Issuu on Google+

SELASA 16 Juni 2009 | Nomor 0559

DONNA AGNESIA

Tak Ingin Keburu Langsing

HARGA ECERAN Rp. 3.000

Gaji Guru Naik 100 Persen Berlaku Mulai Tahun 2010 JAKARTA-Pemerintah tampaknya benar-benar memper hatikan nasib guru. Pelan namun pasti, aparat negara yang selama ini punya predikat ‘pahlawan tanpa tanda jasa’ itu tingkat kesejahteraannya bakal terus meningkat. Pemerintah pada 2010 mendatang berencanan menaikkan gaji guru dan dosen sebesar 100 persen. Kenaikan ini jauh lebih tinggi dibanding PNS lainnya. Hanya saja, menurut Deputi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN) Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Ramli Naibaho, kenaikan tersebut hanya diberikan pada guru maupun dosen yang sudah memenuhi persyaratan, salah satunya sudah memenuhi syarat sertifikasi. “Yang menerima kenaikan gaji 100 persen hanya bersertifikasi. Kenaikan 100 persen ini dihitung dari pemberian tunjangan profesi yang besarnya satu bulan gaji pokok,” kata Ramli yang dihubungi Senin (15/6). Selain itu, kenaikan gaji 100 persen dilakukan secara

BACA : GAJI GURU.......Hal 15

KPK v Kepala Daerah (Koruptor)

Murad Ajak Warga Tangkap 23 Orang, Rp 1, 6 T Raib Banggai Dukung JK-Win MESKI tubuhnya belum kembali seperti sedia kala setelah melahirkan, Donna Agnesia tetap percaya diri. Istri Darius Sinathrya ini baru sebulan melahirkan anak keduanya, Diego Andres Sinarthrya yang lahir Mei lalu.”Wanita

BACA : DONA.....Hal 15

Kakak Mano Diteror JAKARTA-Di tengah-tengah upaya penyelesaian kasus hukum, kakak Manohara Odelia Pinot, Dewi Sari Asih, justru menerima intimidasi. Dia dicegat dan diancam senjata oleh lelaki tak dikenal saat melintas di kawasan Senayan, Minggu (14/6) siang lalu. Dia lantas melapor ke Polda Metro Jaya. Dewi menuturkan, peristiwa itu terjadi ketika dia diantarkan Yudha, supirnya,

BACA : MANO.....Hal 15

Selama tiga tahun terakhir ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menangkap sedikitnya 23 kepala daerah koruptor. Ada gubernur, wali kota, hingga bupati.

JIKA uang yang dikorupsi para kepala daerah itu dikumpulkan, jumlahnya men capai Rp 1,6 triliun. Sebuah angka yang tidak sedikit. Sekitar tiga kali jumlah itu bisa digunakan membangun Suramadu, jembatan terpanjang di Indonesia. Angka Rp 1,6 triliun juga bisa digunakan menyantuni 5,3 juta orang mis kin, jika mengacu pada nilai BLT (bantuan langsung tu-nai) Rp 300 ribu per orang miskin. Nilai Rp 1,6 triliun kerugian negara tersebut belum termasuk yang ditangani institusi penegak hukum lain, kejaksaan dan kepolisian. Riset oleh Indonesia Corruption Watch

BACA : COVER STORY....Hal 15

(FOTO : SAIDMUFTI/RIAUPOS/JPNN)

HARAP-HARAP CEMAS : Para Siswi sebuah di Pekanbaru terlihat tegang beberapa saat sebelum pengumuman kelulusan UN Senin (15/6) kemarin.

Siswa Tak Lulus Daftar Paket C JAKARTA-Pengumuman ujian na sional (unas) tingkat SMA/MA telah diumumkan oleh sekolah kemarin. Di beberapa daerah masih ada sekolahsekolah yang siswanya tidak lulus 100 persen. Tingkat kelulusan unas SMA/

64 Persen Surat Suara Selesai Dicetak

BACA : PILPRES.....Hal 15

INTERMEZZO

BACA : PAKET C.......Hal 15

BACA : KAMPANYE.....Hal 15

Cara Konjen RI Hongkong Mengelola TKW Kita (1)

Kursus Kecantikan agar Tak Jadi TKW Abadi Saat sibuk meeting dengan mitra di Hongkong untuk Project SCAN (Submarine Cable Asia Network) atau kabel fiber optik yang akan menghubungkan Surabaya-Jakarta-Hongkong, LINGGAR MULYONO meliput aktivitas KJRI Hongkong menangani TKW di bekas koloni Inggris itu.

BACA : KURSUS.....Hal 15

CHRISTIAN MOULLEC tampak enjoy saat terbang dengan pesawat ultralight di Langsenselbod, sekitar 40 km timur Frankfurt, Sabtu (13/6) lalu. Itu terjadi saat pa meran dirgantara dalam rangka peringatan Hesse Day di Jerman. Lebih dari 10 ribu pe ngunjung menyaksikan atraksi tersebut. Tapi, yang lebih membanggakan bagi warga Prancis itu adalah ketika sekawanan burung bangau mengiringinya saat terbang. Burung-burung itu, barangkali, menganggap Moullec sebagai satu spesies dengan me reka. Atau, mereka mungkin menilai Moullec sebagai ‘’burung aneh’’ sehingga lantas me ngikuti dan mengiringinya. Siapa tahu?(Rtr)

MA tahun ini sebesar 93,62 persen. Artinya, persentase ketidak-lulusan mencapai 6,38 persen. Jika peserta unas SMA/MA tahun ini mencapai 2,2 juta

JAKARTA-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menemukan 13 pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diduga terdaftar dalam tim kampanye resmi pasangan calon. Dari dugaan itu,

“PAK Linggar, selamat pagi. Kalau ikuti kasus nasib buruk yang menipa Siti Hajar, TKW di Malaysia, penanganan dan sistem pelayanan berbasis perli dungan KJRI Hongkong salah satu jawabannya.” Itu

Terbang di Antara Burung

BACA : MURAD.......Hal 15

19 Pejabat Masuk Tim Kampanye

PILPRES

JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan pencetakan surat suara pemilihan presiden telah mencapai 64 persen atau 151 juta dari total 180-an juta surat suara. “Laporan sampai hari kemarin telah mencapai 64 persen,” kata Wakil Kepala Biro Logistik Komisi Pemilihan Umum, Boradi, di Gedung KPU Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/6). Jumlah surat suara yang dicetak ini

LUWUK-Pembina Relawan Nasional dari pasangan Capres Jusuf Kalla dan Cawapres Wiranto, Murad Husain mengajak seluruh warga di Kabupaten Banggai untuk bersatu memenangkan pasangan tersebut di ajang Pilpres 2009 nanti. Murad beralasa, JK-Win merupakan pa sangan pemimpin yang mampu mengangkat martabat bangsa melalui program-program nya. Kepada Luwuk Post, satu-satunya in- Murad Husain vestor lokal yang menempati posisi bergengsi pada jajaran Tim Sukses JK-WIN ini mengatakan, sebagai Capres, Jusuf Kalla sudah membuktikan kepiawaiannya dalam merumuskan dan mengolah sejumlah program ekonomi yang berpihak pada kepentingan rakyat. “Selama jadi wapres dalam 5 tahun terakhir, Jusuf Kalla merupakan tokoh sentral di balik

(FOTO : KJRI HONGKONG UNTUK JAWA POS)

BEKAL KETRAMPILAN : Para wanita buruh migran Indonesia mengikuti kursus kecantikan yang diadakan Konsulat Jenderal RI di Hongkong, Mei lalu.

(FOTO : RAKA DENNY/JAWAPOS)

DATANGI MUI : Capres Jusuf Kalla (tengah) didampingi Ketua MUI Amidan Sabera (kanan) dan Umar Shihab (kiri) serta anggota MUI lainnya ketika bertemu di kantor MUI, Jakarta, Senin (15/6).

Saatnya JK Buka Fakta soal Aceh JAKARTA-Pernyataan calon presiden Jusuf Kalla (JK) mengenai perannya dalam proses terciptanya perdamaian di Nangroe Aceh Darussalam (NAD), mendapat dukungan banyak pihak. Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuty mengatakan, sudah semestinya JK membuka fakta-fakta yang terjadi di internal pemerintahan. Fakta-fakta yang diungkapkan JK sangat penting bagi publik. “Itulah fakta-fakta yang selama ini tidak kita ketahui. Jusuf Kalla telah membuka fakta tentang apa yang sesungguhnya terjadi dalam lima tahun ini. Tinggal publik yang menilai, siapa yang sesunguhnya bekerja, SBY atau JK,” ungkap Ray Rangkuty di Jakarta, Senin (15/6). Seperti diketahui, saat berkampanye di Aceh, Sabtu(13/6), JK menyebutkan hanya dirinya yang berani menandatangani

BACA : JK.......Hal 15


NUHON - BUNTA - PAGIMANA - BUALEMO

Selasa,16 Juni 2009

TPK Pemuda Gelar LPJ 2007/2008 BUALEMO-TPK Pemuda P2DTK Kecamatan Bualemo menggelar laporan pertanggung jawaban tahun anggaran 2007/2008 Kamis (11/6) lalu. Rapat selain menyampaikan laporan program 2007/2008 juga digunakan untuk membahas proses persiapan pengelolaan program PNPM-DTK 2009. Sebab, selama ini belum ada rapat yang membahas masalah laporan pertanggung jawaban untuk program 2007/2008. Sementara rapat untuk tahun 2009 diarahkan pada proses musyawarah persiapan dan penetapan TPK Pemuda yang baru. Rapat tersebut dihadiri oleh 3 orang perwakilan pemuda dari desa-desa se Kecamatan Bualemo. Rapat berjalan dengan aman dan lancer. (ofy)

Pemda Diminta Tindaki Kades Nakal BUNTA-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai dalam hal ini, Bupati diminta untuk menindak tegas dan memberikan sanksi terhadap Kepala Desa (Kades) Nakal khusunya diwilayah Kecamatan Bunta. Informasi yang didapatkan Luwuk Post, sejumlah Kades diwilayah Kecamatan Bunta sering melakukan tindakan yang melanggar aturan yang berlaku alias nakal. Seorang warga Desa yang minta tidak dipublikasikan namanya kepada Luwuk Post beberapa waktu lalu meminta kepada Pemda untuk menindaki para Kades nakal yang ada diwilayah itu. Sebab ditengarai ada sejumlah Kades yang ada diwilayah Kecamatan Bunta sering melakukan tindakan atau hal-hal melanggar peraturan, etika dan norma kepemimpinan, seperti mengkomsumsi minum beralkohol (mabuk-mabukan). Bahkan ada seorang Kades diwilayah tersebut menggadaian STNK kendaraan Dinas desa untuk kepentingan pribadi. Karena hal seperti itu tidak seharusnya dilakukan oleh seorang Kades yang notabenenya sebagai panutan masyarakatnya. Maka dengan itu, sumber koran ini yang mewanti-wanti agar tidak dipublikasikan namanya itu, meminta kepada Bupati memberi tindakan tegas pada Kades nakal. Dan kalau perlu diberi sanksi berat atau kalau perlu dilengserkan dari jabatanya selaku Kader. Sebab pemimpin seperti itu, tidak layak untuk dipertahankan. (Amank)

TOMINI RAYA

2

HP di Bualemo Bisa 24 Jam JK-WIRANTO Harga Mati di Pagimana PAGIMANA-Para tim sukses Capres-Cawapres terus mematangkan persiapan politik menjelang pelaksanaan Pemilihan Presidan dan Wakil Presiden yang sudah semakin dekat. Salah seorang tokoh politik di Pagimana, Amir S Lagonah mengatakan, pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk memenangkan JK-WIN di Pagimana. Sebab kata dia, sangat bodoh orang Sulawesi yang tidak memilih JK-Win. “Kita di Sulawesi sudah saatnya untuk bersatu, dengan menyatukan pilihan pada JK-WIN, dan ini sudah harga mati,� tuturnya.(anto)

Pasar Ikan Bunta Perlu Dibenahi TERGENANG : Pasar Bunta tergenang air. Diharapkan, pasar itu segera di benahi. (Foto:Dok Luwuk Post)

BUNTA-Kondisi Pasar ikan tepatnya di Pasar Sentral Bunta saat ini telihat jorok dan semberaut serta tergenang air. Sehingga pasar ikan tersebut, kiranya perlu dibenahi agar tidak terlihat jorok, semberaut dan tergenang air seperti saat ini. Suhati seorang pengunjung pasar ditemui Luwuk disekitar pasar sentral Bunta Jumat (12/6) kemarin mengatakan, pasar ikan yang berda di pasar tersebut perlu dilakukan pembenahan, terutama pada saluran pembuangan air atau drainase yang ada. Pasalnya, pasar ikan itu tergenang air cucian

ikan para penjual. Sehingga terlihat jorok, semberaut dan tergenang air serta menimbulkan bau tak sedap. Bukan hanya itu, dari hasil pantau Luwuk Post, drainase pasar ikan tersebut telah tersumbat sampah maupun kotoran lainnya dan membuat drainase yang ada tidak dapat berfungsi dengan baik. Karena itu, para penjual ikan berharap agar pihak UPT Pasar Sentral Bunta dapat memperhatikannya dan segera membenahi agar tidak tekesan jorok serta terlihat semberaut. (Amank)

Ujicoba Dilakukan Hari Ini BUALEMO-Pengguna alat telekomunikasi berupa HP yang ada di wilayah Kecamatan Bualemo, patut bersyukur karena pelayanan jaringan telekomunikasi sebentar lagi akan sempurna dan dapat memuaskan para konsumennya. Menurut informasi De Ismuhu, salah satu warga pengguna jaringan Telkomsel, dikabarkan HP akan efektif dapat dioperasikan selama 24 jam sejak hari ini Selasa (16/6). Sebab, Telkomsel telah mulai memproses uji coba alat penun-

jang yang baru, guna memuaskan para konsumennya di wilayah Kecamatan Bualemo selama 24 jam penuh. Sekalipun belum bisa beroperasi normal sinyalnya sebab masih terjadi gangguan yang kerap menghilang tiba-tiba, namun seluruh masyarakat setempat masih bisa memakluminya. Harapan warga agar pihak Telkomsel bisa secepatnya menemukan settingan pas alat baru tersebut sehingga jaringan HP bisa beroperasi normal. Sementara itu, masyarakat yang berada di ujung barat dan timur Kecamatan Bualemo, sangat mengharapkan dibangunnya tower-tower penunjang agar dapat menjangkau sampai ke desa-desa mereka.(ofy)

Poskesdes Bahingin di Soal PAGIMANA—Kepala Desa Bahingin Kecamatan Pagimana, Leksi H.Molintas, sangat menyesalkan hasil pekerjaan pembangunan Poskesdes di desanya. Pasalnya, proyek dengan anggaran pemerintah daerah tahun 2008 yang dikerjakan oleh salah satu kontraktor tahun 2008 saat ini sudah menunjukan tanda-tanda kerusakan. Selain itu, Kades mengatakan, pekerjaan itu juga tidak sesuai dengan RAB sehingga Poskesdes itu kini mulai rusak. Dituturkan, kondisi fisik bangunan Poskesdes Desa Bahingin, saat ini dinding ba-

ngunan telah mengalami keretakan, pemasangan tehel dan pemasangan plafon hanya asal asalan. Bahkan yang ia sesalkan, sejak pembangunan dilakukan, kontraktor tidak pernah menyampaikan laporan kepada pemerintah desa. Ia mengatakan, untuk itu kedepan, dalam pelaksanaan pembangunan apapun, hendaknya kontraktor harus menyampaikan kepada pemerintah desa. Ia juga meminta Pemda Banggai untuk melakukan pemeriksaan kepada kondisi fisik Poskesdes tersebut. (anto)

Jalan Depan Puskesmas Bunta Dikeluhkan BUNTA-Nampaknya pihak Dinas Bina Marga dan Pengairan (Disbimair) Kabupaten Banggai harus jelih melihat masalah kerusakan jalan di daerah ini, khususnya di pusat ibu kota Kecamatan Bunta seperti jalan berlubang didepan Puskesmas Bunta. Sebagian besar pengendara diwilayah tersebut, mengeluhkan jalan berlubang didepan Puskesmas Bunta. Pasalnya, kerusakan jalan itu telah berlangsung sejak lama yakni kurang

lebih 2 tahun terakhir. Berdasarkan pantauan Luwuk Post lubang depan Puskesmas Bunta itu, cukup besar (selebar badan jalan) dengan panjang kurang lebih 2,5 meter dan sedalam 15 sentimeter. Naswin seorang sopir angkutan umum kepada Luwuk Post Minggu (14/6) kemarin mengeluhkan jalan berlubang depan pus-kesmas tersebut. Karena selain lubangnya besar juga berada tidak jauh dari tikungan tajam.

Sehingga seringkali pengendara bermotor seperti sepeda motor, bentor dan akutan umum mengalami kecelakaan atau insiden kecil akibat kerusakan jalan. Untuk itu, sebagian besar pengendara berharap dalan anggaran pemiliharaan jalan Bunta tahun ini, kerusakan jalan seperti yang ada didepan Puskesmas Bunta dapat diperbaiki demi ketertiban dan kelancaran lalu lintas kendaraan yang kerap melewati jalaur itu. (Amank)


3

Selasa,16 Juni 2009

Kejari Optimis Bongkar Korupsi Bantah Turun Prestasi

Berlaku Cabul, Kekasih Divonis 3 Tahun LUWUK-Yusri Abi warga Banggai Kepulauan (Bangkep) ini terpaksa harus menjalani hari-harinya dibalik jeruji besi untuk mepertanggung jawabkan perbatannya, hal ini terkuak saat majelis hakim membacakan amar putusan yang bakal dijatuhkan padannya. Setelah berbagai pertimbangan dilakukan oleh majelis hakim yang di pimpin Saprudin SH yang didampingi anggota majelis masing-masing Wisnu Widodo SH dan Ivan SH, Yusri akhirnya di jatuhi vonis 3 tahun penjara dikuangi masa tahanan yang telah dijalaninya. Tidak hanya itu, terdakwa juga dijatuhi denda senilai Rp 60 juta Subsider 6 bulan penjara. Majelis hakim meilai, Yusri telah secara sah dan meyakinkan telah malakukan tindak pidana pencabulan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 81 ayat 1 Undang-undang RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Sebelum menjatuhkan vonis terlebih dahulu dibacakan hal-hal yang memberatkan dan meringankannya. Hal yang memberatkan telah merusak masa depan korban dan telah membuat malu keluargannnya, sedangkan hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum serta bersikap sopan selama persidangan berlangsung. Putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Edi SH yang telah menuntutnya 6 tahun penjara, denda senilai Rp 60 juta Subsider 6

bulan. Oleh terdakwa langsung menerima putusan itu sementara Jaksa masih mengajukan pikir-pikir terhadap putusan yang dijatuhkan majelis hakim. Terdakwa yang di temui Luwuk Post usai persidangan mengakui kalau dirinya dengan Misnawati pernah menjalani masa pacaran dan itu berlagsung beberapa bulan. “ ya, saya memang pacaran dengannya,” aku Yusri. Yusri juga mengatakan, peristiwa yang terjadi pada pada Rabu (11/12) 2008 silam dilakukannya atas dasar suka sama suka. Menurutnya, saksi korban Misnawati telah menjebaknya, “saya telah dijebak,”ujarnya. Memang pada awalnya kata Yusri, dirinya yang membujuk Misnawati untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Namun, untuk yang kedua kali hingga yang kesekian kalinnya misnawati tidak menolak lagi alias “juga mau” dan mengiayakan keinginan saya,”uajar Yusri kesal. Dalam keterangan dakwaannya, awalnya Misnawati menolak ajakan terdakwa, dengan alasan mereka belum menikah. “kita belum menikah,”uajr Misnawati. Namun, terdakwa mengatakan akan bertanggung jawab terhadap perbuatannya itu. “saya akan bertanggung jawab, “janji Yusri. Termakan bujukan dan rayuan, Misnawati lalu menurut saja terhadap apa yang di inginkan Yusri. Tidak berhenti disitu, kejadian ini terus dilakukan keduan nya hingga beberapa kali. (Tr-04)

PN Luwuk Sidang Pencuri Jemuran LUWUK- P nama samaran, terpaksa harus berurusan dengan hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Senin (15/6) kemarin dirinya diseret kemeja hijau terkait kasus pencurian 9 lembar baju dan 3 lembar celana milik N yang dilakukannya pada Sabtu (11/ 4) 2009 silam di Kelurahan Simpong tepatmya di tali jemuran di pekarangan rumah N. Pada persidangan yang berlangsung tertutup dengan agenda sidang, pemeriksaan saksi sekaligus peeriksaan terdakwa yang dipimpin oleh majelis

hakim tunggal Henu SH dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wawan SH itu, P didakwa dengan pasal 363 ayat ke-3 KUHPidana Subsider pasal 363 ayat ke-3 Junto pasal 53 KUHPidana. P dinilai telah melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal yang didakwakan. Meski demikian, belum diketahui dengan jelas motif yang melatar belakangi terdakwa melakukan pencurian itu. Sidang akan kembali digelar pekan depan. (Tr-04)

(FOTO: JPNN/Metro Aceh /Agustiar)

PELAKU PENCULIKAN : Hingga saat ini Polres Lhokseumawe telah mengamankan 10 pelaku yang diduga terlihat dalam sejumlah aksi penculikan selama ini. Terlihat kapolres Lhokseumawe AKBP Zulkifli yang didampingi waka polres Kompol Iskandar ZA dan Kasat reskrimnya sedang menginterogasi sevara langsung, Senin (15/6) di mapolres Lhokseumawe.

SKAK Bakal Main Pada Dua Lini LUWUK-Tudingan ‘tidur’ yang dibidikkan kepada Solidaritas Koalisi Anti Korupsi (SKAK) Kabupaten Banggai, kembali dibantah aktivisnya. Kali ini yang tak respons atas klaim tersebut adalah, Jimmy Alimun. “Tak benar SKAK tidur,” tegas Jimmy kepada Luwuk Post, belum lama ini. Memang aku Jimmy beberapa bulan terakhir ini SKAK belum punya gerakan. Bukan berarti wadah ini diam, apalagi tidur. Ada sejumlah gebrakan yang bakal dilakoni organisasi yang dibentuk tahun 2004 lalu itu. Selama ini SKAK lebih banyak berperan dalam meneriaki kasus korupsi melalui parlemen jalanan. Kedepan frekuensinya dikurangi. SKAK kata koor-

Jimmy Alimun

dinator Gerakan Mahasiswa Peduli Uang Rakyat (Gempur) Kabupaten Banggai ini akan lebih banyak bermain di dalam

sistem. Hal itu dimungkinkan dilakukan. Sebab sejumlah aktivis SKAK mendapat legitimasi rakyat duduk di Parlemen Lalong. “Saya kira peran SKAK akan semakin kuat, ketika kita bermain juga dalam lini Parlemen. Sebab disana ada Hidayat Monoarfa dan Nurwahid, yang notabene personil SKAK,” kata Jimmy.Meski begitu, dukungan moril terhadap pihak terkait dalam penanganan kasus korupsi juga dilakukan melalui parlemen jalanan. “Konsep ini tidak bisa kita matikan. Hanya saja frekuensinya menurun. Itu perlu dilakukan. Selain power di DPRD juga perlu di back-up lewat aksi damai terkait peran terhadap para koruptor,” tegas dia. (yan)

Oknum Satpam Cabuli Murid TK BENGKULU- Ulah miring dan tak beradab diduga dilakukan oknum anggota satuan pengamanan (Satpam) di salah satu Taman Kanak-Kanak (TK), di Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Adalah Boncel (23) nama samaran, warga asal Kabupaten Seluma. Tangan jahilnya menjamah kemaluan bocah TK tempat ia bekerja, Putih (5) nama samaran, warga Gading Cempaka. Dugaan asusila itu dilakukan Boncel saat korban tengah berada di WC TK tersebut, Jumat (5/6) sekitar pukul 09.00 WIB. Gadis cilik yang masih lugu dan polos, itu tak begitu mengerti apa yang telah dilakukan pria yang biasa dia sapa dengan sebutan Om itu, sehingga diam

saja. Sepulang dari sekolah barulah ia menceritakan kepada ibunya. Bak disambar petir, ibu korban mendengar celotehan buah hatinya. Keesokan harinya kedua orang tuanya mendata-ngi TK anaknya itu. Namun Bocel yang diduga telah mencium kalau ulah miringnya sudah diketahui orang tua korban, tak lagi berada di TK tersebut. Upaya pencarian Boncel menemui jalan buntu, memaksa orang tua korban melaporkan penjahat kelamin ini ke Polsek Gading Cempaka, Kamis (11/6). Di Mapolsek Gading, korban didampingi orang tuanya menuturkan kejadian yang tak dimengertinya itu. Dengan polos, Putih menceritakan, pagi itu

ia keluar kelas mau buang air kecil di WC. Tanpa diketahuinya, dalam kedaan sekitar WC sepi, korban yang baru saja melangkah masuk ke WC, diikuti Boncel dari belakang. Usai korban buang air kecil, kesempatan itu dipakai Boncel yang diduga mengidap kelainan seksual ini menjamah bagian sensitif dari tubuh korban. Mendapat perlakukan tak wajar, korban yang belum mengerti apa-apa hanya bingung. Hanya itu dilakukan Boncel, tak sampai lebih jauh lagi. Kapolsek Gading Cempaka, AKP Jhony Tri Satria, S.Ik dikonfirmasi RB, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pecakan keberadaan tsk pencabulan itu. .(adn/jpnn)

LUWUK-Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwuk membantah lambat menangani kasus korupsi sehingga predikat Kejari terbaik nasional harus ditanggalkan. Bantahan itu di-katakan Kasi Pidum Kejari Luwuk, Ruslan, SH kepada Luwuk Post, Senin (15/6) kemarin di kantornya. Memang kata Ruslan, tahun 2007 lalu, Kejari Luwuk telah menangani kasus korupsi hingga pada tingkat penyidikan sebanyak 17 kasus. Sehingga Kejari Luwuk mendapat predikat Kejari terbaik tingkat nasional. Jumlah itu turun pada tahun 2008. Yaitu hanya menangani sebanyak 9 kasus korupsi. “Secara kuantitas memang jumlahnya turun. Akan tetapi target yang diberikan Kejaksaan Agung (Kejagung), kami lampaui,” kata Ruslan. Dijelaskannya, berdasarkan instruksi Kejagung, seluruh Kejari termasuk Kejari Luwuk ditargetkan dapat menyelesai-

kan tiga kasus korupsi. “Alhamdulillah tahun lalu kami capai 200 persen dari target Kejagung,” kata Ruslan. Apa yang menyebabkan sehingga 2007 lalu begitu banyak penanganan kasus korupsi dibanding tahun lalu? Ruslan kembali menjelaskan, dua tahun lalu kasus korupsi yang ditangani paling besar adalah Kredit Usaha Tani (KUT). “Seingat saya ada delapan kasus korupsi KUT yang ditangani saat itu,” kata Ruslan. Sementara tahun 2008, penanganan kasus ditingkat penyidikan bervariasi. Dia menyebutkan seperti, percetakan sawah, kasus korupsi di BPMD serta KPUD Kabupaten Banggai. Apakah di tahun ini Kejari Luwuk optimis bisa melampaui penanganan kasus korupsi pada tahun sebelumnya yakni sebanyak sembilan kasus, Ruslan yang ketika itu didampingi salah seorang stafnya mengatakan, kami berharap begitu. Bila melihat pencapaian pada tri wulan ketiga ini, kami yakin jumlahnya akan lebih dari tahun sebelumnya. (yan)

Pasangan Selingkuh Nyaris Diamuk Massa LUBUKLINGGAU-Diduga selingkuh, ZN (40) warga Kelurahan Kali Serayu, Lubuklinggau Utara II dan MJ (45) warga Jalan Mangga Besar RT 5 Kelurahan Kenanga, Lubuklinggau Utara II, Senin (15/6) sekitar 10.30 WIB nyaris diamuk massa. Hal ini terjadi saat keduanya diserahkan Ketua RT 5 Kelurahan Kenanga ke petugas kepolisian, sehingga Kapolsek Lubuklinggau Utara AKP Ikromi terpaksa melepaskan tembakan ke atas. Kronologisnya seperti dijelaskan Ketua RT 5 Kelurahan Kenanga, Suyono, 4 Februari 2009 lalu ZN yang sudah memiliki istri dan lima anak, kabur bersama MJ yang juga sudah memiliki suami. Setelah beberapa bulan kabur, keduanya diketahui berada di rumah kontrakan Kelurahan Pelita Jaya, Lubuklinggau Barat II. Karena itulah, Senin dinihari, tepatnya mulai pukul 01.00 WIB, suami MJ yakni SR (50) dan beberapa orang kerabatnya langsung mengintai ZN dan MJ. Sekitar pukul 04.00 WIB, ketika keduanya keluar rumah, langsung ditangkap SR bersama kerabatnya, kemudian diserahkan ke Ketua RT. “Dia dibawa ke rumah saya sekitar pukul 04.00 WIB. Karena di rumah saya, maka saya amankan,” ujarnya yang kemudian melaporkan masalah ini ke petugas Babinkamtibmas Polsek Lubuklinggau Utara, sehingga delapan orang petugas langsung datang langsung dipimpin Kapolsek. Setelah bertemu dengan ZN dan MJ, bersama Ketua RT dan SR. Kapolsek awalnya menginginkan keduanya secara baikbaik dibawa ke Polsek. Namun karena warga terlihat beringas, Kapolsek pun meminta bantuan kepada Satsamapta Polres Lubuklinggau, sehingga dikirimkan sekitar 15 orang petugas. Pasangan selingkuh ini kemudian dibawa keluar, namun

masih saja ada warga yang nekat memukul ZN. Bahkan salah seorang warga terlihat hendak mengambil batu, makanya Kapolsek langsung melepaskan tembakan ke atas, agar warga tidak bertindak anarkis. Akhirnya ZN dan MJ pun berhasil dievakuasi ke Polsek Lubuklinggau Utara. Kapolres Lubuklinggau AKBP Mukhlis melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara AKP Ikromi menjelaskan, berdasarkan laporan korban SR, selain melakukan selingkuh, istrinya juga melarikan uang Rp 14 juta hasilnya berjualan model selama ini, dan emas 2 suku. “Uang itu dihabiskan keduanya,” jelasnya. Terpisah ZN kepada Musirawas Ekspres, mengakui ia selingkuh dengan MJ. Menurutnya ia bisa selingkuh, karena sering bertemu saat ia berjualan pentol baksa. “Saya sering mampir di rumahnya, kalau berjualan,” jelasnya. Dari beberapa kali bertemu, akhirnya timbul benih-benih cinta antara keduanya. Sehingga sempat terjadi hubungan terlarang antara keduanya. “Kami berhubungan cuma sekali, kemudian saya mengajaknya lari ke Lampung,” jelas ZN yang juga mengaku meminta MJ membawa uang. Dua bulan di Lampung, yakni di Tanjung Karang, keduanya kemudian pindah ke Blora, Jawa Tengah. “Di Lampung kami kontrak rumah. Sementara di Jawa tinggal di rumah keluarganya MJ. Kami pulang, karena saya dihubungi istri saya, katanya agar MJ dipulangkan saja secara baikbaik, ternyata lain ceritanya,” tambah ZN yang berencana menjadikan MJ sebagai istri kedua. Sementara itu MJ, me-ngaku ia selingkuh dengan ZN dengan alasan tidak bisa dipuarkan oleh suaminya. “Dia itu sudah tua, tidak bisa apa-apa lagi, umurnya saja sudah 70 tahun,” jelasnya.(jpnn)


4

Selasa,16 Juni 2009

PT KLS Antisipasi Musim Hujan

Pelayanan PLN Balantak Masih Dikeluhkan

LUWUK-Musim hujan bukan hanya menjadi anugerah. Dibalik itu, ancaman bencana banjir juga turut menghantui warga. Terutama diwilayah rawan banjir seperti di Kecamatan Toili. Menghadapi musim hujan kali ini, PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS) mengatakan telah melakukan langkah antisipasi. Hal itu diungkap oleh Manejer Perkebunan PT KLS, Subandi, Senin (15/6) kemarin via selulernya. Menurut pria yang dikenal murah senyum itu, langkah antisipasi menghadapi musim hujan diantaranya menyelesaikan beberapa proyek yang dilakukan perusahaan perkebunan sawit terbesar di Kabupaten Banggai itu. “Sudah, antisipasinya diupayakan maksimal. Pembuatan tanggul juga sudah selesai 100 persen,” paparnya. Sebelumnya, pada tahun lalu, PT KLS termasuk yang cukup diresahkan dengan banjir bandang. Pasalnya, jembatan HGU nyaris ambruk dihantam arus banjir bandang. Bahkan kedua oprit jembatan tersebut jebol. Mengantisipasi kerugian materiil yang lebih besar, selain menyambung oprit jembatan, PT KLS juga membiayai pembangunan tanggul sepanjang kurang lebih 500 meter dan membangun tanggul pemecah arus. Hal itu dilakukan untuk menjaga kondisi jembatan agar tetap layak pakai. Pasalnya, jembatan HGU tersebut juga menjadi penghubung warga Desa Uemea dan ratusan karyawan PT KLS dengan wilayah pusat perekonomian dan pemerintahan di Kecamatan Toili. [frm]

Pemerintah Diharap Tanggap

Sosialisasi SMP Satu Atap Akan Segera di Laksanakan LUWUK-Jika tidak ada aral melintang, dalam waktu dekat ini sosialisasi SMP Satu Atap yang terletak di Desa Teku Kecamatan Balantak akan segera dilakukan. Salah seorang tenaga pengajar di SDN Desa Teku, Firman Maurani, Senin (15/6) kemarin, mengatakan sosialisasi SMP Satu Atap akan dilakukan pada akhir pekan ini. “Kalau tidak ada halangan hari Jumat-Sabtu sosialisasi akan dilakukan,” ujarnya. Sosialisasi tersebut dilakukan karena SMP Satu Atap tersebut akan dibuka untuk penerimaan siswa baru pada tahun ajaran ini. Pembukaan SMP Satu Atap di Desa Teku Kecamatan Balantak dinilai Firman Maurani akan sangat membantu proses pendidikan diwilayah kecamatan terujung Kabupaten Banggai itu. Apalagi, jarak antara desa dibagian Utara Kecamatan Balantak dengan Ibu Kota Kecamatan relatif cukup jauh. “Paling tidak anak-anak di Desa Ondoliang dan Kampangar serta anak-anak di Desa Teku sendiri tidak lagi terlalu sulit mendapatkan akses pendidikan,” ungkap Firman. [frm]

[Foto: Firman/Luwuk Post]

KONGKOR : Sarana transportasi kongkor antara Desa Lomba dan Bonebobakal Kecamatan Lamala makin ditinggalkan. Meski demikian sebagian warga dan pelajar masih membutuhkan sarana transportasi yang selama puluhan tahun melayani warga.

BALANTAK-Pelayanan PT PLN Ranting Kecamatan Balantak hingga saat ini masih menuai keluhan. Pasalnya, pelayanan penerangan dinilai kurang maksimal. Salah seorang warga Kecamatan Balantak, Alwanto, Senin (15/6) kemarin menilai pelayanan penerangan yang kurang maksimal tersebut cukup mengganggu aktivitas keseharian warga. Apalagi, pelayanan penerangan tersebut sering ngadat. “Biasanya juga tidak sampai 6 jam, karena kabarnya mesin mengalami gangguan,” tutur Alwanto. Tidak maksimalnya pelayanan PLN di Ranting Kecamatan Balantak, kata dia, berimbas cukup banyak pada pembangunan sektor ekonomi masyarakat setempat. “Ada orang yang bikin es batu, punya penginapan dan kegiatan ekonomi yang bersandar pada penggunaan energi listrik tapi terpaksa harus mengeluarkan energi ekstra,” paparnya. Energi ekstra itu, kata dia, seperti biaya untuk genset serta pemeliharaan lainnya. Meskipun teknologi komunikasi juga sudah

dinikmati masyarakat setempat, namun karena pelayanan PLN Ranting Kecamatan Balantak tidak maksimal, informasi dan komunikasi menjadi sedikit terhambat. Harusnya, dengan melihat pendapatan perkapita dan peningkatan ekonomi masyarakat setempat, pelayanan PLN Ranting Balantak dapat dimaksimalkan. “Dari data PDRB (Produk Domestik Regional Bruto -red) Kecamatan Balantak sejak tahun 2003 samapi 2007 terjadi peningkatan signifikan,” ujar Mahasiswa Fakultas Ekonomi Untika Luwuk itu. Menurutnya, pada tahun 2007, PDRB Kecamatan Balantak, sudah mencapai angka 64.341 juta rupiah. Angka ini cukup signifikan dibanding dengan tahun 2006 dimana PDRB Kecamatan Balantak berada pada titik 59.900 juta rupiah. “Semua sektor yang mendongkrak PDRB Kecamatan Balantak ternyata membutuhkan dukungan pasokan energi listrik. Jadi saya kira ini perlu menjadi perhatian semua pihak terutama pemerintah kecamatan setempat,” pungkas Sekretaris Perhimpunan Demokratik (PD) Kabupaten Banggai itu mengakhiri pembicaraan. [frm]

PK KNPI Balantak Dinilai Cenderung Ke Ramli LUWUK-Perhelatan suksesi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Banggai rupanya makin memanas. Konstelasi kekuatan dukungan terhadap dua kandidat yang “dijagokan” juga makin jelas. Paling tidak hal itu diungkap oleh salah seorang kader muda Kecamatan Balantak, Moh Rifai Tatuereng. Menurut Moh Rifai Tatuereng, PK

KNPI Kecamatan Balantak akan cenderung meletakkan pilihannya kepada kandidat Ketua KNPI, Ramli Tongko. Indikatornya, secara struktural, PK KNPI yang masih dipegang PNS. Hal ini dipengaruhi pernyataan Bupati Banggai yang merestui Ramli Tongko. “Pernyataan Pak Bupati itu merupakan signal. Selain itu juga parameter loyalitas terhadap atasan bagi PNS. Dan saya kira

ini tidak melanggar etika,” tuturnya. Mahasiswa Fakultas Ekonomi Untika itu mengatakan, selain secara struktural PK KNPI masih dipegang PNS, secara politis Pemerintah Kecamatan Balantak dalam hal ini, Camat Balantak, Subhan Lanusi, ju-ga mampu mempengaruhi pilihan politik PK KNPI Kecamatan Balantak. “Camat itu kan perpanjangan tangan Pemda Banggai, jadi secara hirarkis, PK

KNPi Balantak saya kira pasti mengarah ke Ramli Tongko. Apalagi sudah ada signal Bupati Banggai,” paparnya. Sementara, Ketua PK KNPI Kecamatan Balantak, Jhoni Nursin, yang dihubungi via poselnya mengatakan hingga saat ini PK KNPI Kecamatan Balantak belum menentukan sikapnya. “Untuk sementara belum ada yang istimewa, semua bagus, nanti kita lihat visi misinya,” paparnya. [frm]


Selasa, 16 juni 2009 Halaman 5

BPLH Tidak Mau Disalahkan

[FOTO: DOK/LUWUK POST]

LUWUK-Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup, Moh. Juanda Balahanti, SH, tidak mau disalahkan atas kegagalan Kota Luwuk meraih piala adipura. Juanda memastikan BPLH telah maksimal melaksanakan tugas penanaman pohon peneduh dan pohon pelindung di sejumlah titik pantau adipura. Menurut Juanda, kegagalan Kota Luwuk meraih piala adipura lantaran penanganan sampah yang belum maksimal. “Rata–rata yang membuat penilaian adipura rendah adalah masalah–masalah yang terkait dengan penanganan sampah. Baik itu TPA, pemilahan sampah, pengomposan maupun ketersediaan TPS di kantor dan fasilitas public lainnya,”

SAMPAH: BPLH memastikan kegagalan kota Luwuk meraih piala adipura lantaran penanganan sampah yang belum maksimal.

Djar’un: Luwuk Ini Kotor LUWUK-Ketua DPRD Kabupaten Banggai, Djarun Sibay, mengakui bila Luwuk memang tidak pantas untuk mendapatkan piala adipura. Pasalnya, kota Luwuk kata Djarun sangat kotor dan tidak bersih sebagamana yang dihaDjarun Sibay rapkan. Penegasan Djarun itu dikemukakannya dihadapan Sekkab Banggai Musir A Madja, saat dilakukan rapat

BACA : DJAR’UN..... Hal 6

Pengadaan Genset Kantor Bupati Dipertanyakan

BACA : BPLH..... Hal 6

Bupati Tidak Terlibat DDPMAS Disunat, Orang Tua Murid Kecewa LUWUK-Pemotongan Dukungan Dana Pemberdayaan Masyarakat Anak Sekolah (DDPMAS) sebesar Rp. 10 ribu dari Rp. 50 ribu per siswa, sepertinya telah menjadi fenomena umum terlihat

di Kabupaten Banggai. Satu-persatu para orang tua siswa mulai mengeluh atas kebijakan yang dilakukan pihak sekolah tersebut. Kali ini yang keberatan soal itu adalah para orang tua siswa

pada SDN Inpres Hanga-Hanga.”Kami keberatan dengan pemotongan dana tersebut. Apalagi alasan

BACA : DDPMAS..... Hal 6

Eksekutif Permainkan Legislatif Pertanyaan Reses Dijawab Asal-asalan

LUWUK-DPRD Kabupaten Banggai mempertanyakan pengadaan dua unit genset untuk Kantor Bupati Banggai dan rumah dinas bupati Banggai. Proyek itu diprogramkan melalui Bagian Umum Setda Kabupaten Banggai melalui APBD tahun 2008, namun hingga saat ini tidak ada kejelasannya. Padahal, menurut pengetahuan DPRD program pengadaan dua unit genset itu sudah dicairkan anggarannya 30 persen, namun

LUWUK-Wibawa lembaga DPRD Kabupaten Banggai benar-benar terpuruk. Esekutif yang semestinya menjadi mitra kerja eksekutif, hanya mempermainkan legislatif. Sebagaimana yang terungkap dalam rapat kerja antara Gabungan Komisi di DPRD Banggai dengan jajaran KepalaKepala SKPD Pemda Banggai, para pejabat daerah itu hanya memberikan jawaban asal-asalan terhadap setiap pertanyaan para wakil rakyat. Padahal rapat itu dipimpin langsung Ketua

BACA : EKSEKUTIF..... Hal 6

BACA : GENSET..... Hal 6

Persiapan Porseni Hampir Rampung LUWUK-Persiapan Pekan Olahraga dan Seni tingkat Kabupaten yang akan dilaksanakan di Kecamatan Pagimana hampir rampung. Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora, Kabupaten Banggai, Qarmawan Suling, kepada Qarmawan S Luwuk Post, mengatakan, persiapan pelaksanaan iven Porseni telah mencapai 99 persen. “Persiapan sarana dan

BACA : PORSENI..... Hal 6

Pengumuman UNAS SMA Batal LUWUK-Pengumuman hasil Ujian Nasional (Unas) yang rencana dilaksanakan Senin (15/6), kemarin, batal. Penundaan pengumuman hasil Ujian Nasional ini langsung dipertanyakan para kepala sekolah. Bahkan ada kepala sekolah Nawik Ibrahim yang datang dari Kecamatan Bualemo hanya untuk memertanyakan penundaan pengumuman hasil Unas ini.

BACA : UNAS..... Hal 6

[Foto: DOK/LUWUK POST]

BALAPAN LIAR: Salah satu aksi balapan liar di kilometer lima. Hingga kini aksi balapan liar masih marak di sana.

Balapan Liar Masih Marak LUWUK-Meski unit satlantas Polres Banggai telah melakukan razia terhadap aktivitas balapan liar di kilometer lima, Kelurahan Tanjung Tuwis Kecamatan Luwuk, namun praktek balapan liar yang dilakoni anak–anak remaja belum juga hilang. Amatan Luwuk Post, sejumlah anak remaja memanfaatkan jalan lebar dan sunyi di ruas jalan kilometer lima untuk balapan. Minggu (13/6) siang kemarin, sepeda motor Yamaha hitam meraung–raung dipacu oleh salah seorang remaja.

BACA : BALAPAN..... Hal 6

(Foto:Gafar Tokalang/Luwuk Post)

RAPAT KERJA : Gabungan komisi di DPRD Banggai dan KepalaKepala SKPD menggelar rapat kerja di DPRD Banggai, Senin (15/ 6). Rapat dipimpin Djarun Sibay dan dihadiri Sekkab Musir A Madja.

Dishut Pertegas Kawasan Hutan Penyangga LUWUK-Dinas Kehutanan Kabupaten Banggai memastikan bila areal yang terbuka lebar dibagian atas pegunungan Soho, bukan areal kawasan hutan penyangga. Kepala Dinas Kehutanan Jamhar Basir, menjawab pertanyaan seputar kawasan hutan penyangga kota yang dipertanyakan anggota DPRD Banggai dalam rapat di Kantor DPRD Banggai, Senin (15/6), mengatakan, khusus areal yang kini terbuka sebagaimana yang dapat dilihat dari arah kota, tepatnya di kawasan jalan lingkar Soho-Rumah

Sakit, adalah diluar kawasan hutan penyangga. “Kami sudah lihat dalam peta kita, bahwa areal yang sudah terbuka sekarang itu adalah diluar areal kawasan hutan penyangga kota. Sehingga, dalam penertibannya itu sudah menjadi kewenangan instansi lain di SKPD Pemda Banggai,” tutur Jamhar. Sebelumnya, anggota DPRD Kabupaten Banggai mempersoalkan adanya sikap penolakan yang dilakukan masyarakat terhadap aktivitas

[Foto: DOK/LUWUK POST]

BACA : DISHUT..... Hal 6

BUKAN HUTAN PENYANGGA: Areal terbuka di bagian atas pegunungan Soho bukan areal kawasan penyangga kota.

Juanda: Bupati Tidak Menyuruh dan Mengambil Uang Itu LUWUK-Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai nampaknya perlu mengklarifikasi dugaan pemerasan yang dilakukan oknum pejabat di Dinas Perkebunan terhadap Direktur PT. Kurnia Luwuk Sejati. Sebab jika tidak, masalah tersebut akan membias dan menyeret nama Bupati Banggai. Informasi yang Juanda Balahanti dihimpun Luwuk Post, menyebutkan, dugaan pemerasan yang dibeber Dirut KLS di media massa memicu rumor negatif terhadap diri Bupati Banggai. Rumor beredar menyebutkan, uang sebesar Rp 200 juta yang dicairkan Dirut PT. KLS kepada oknum

BACA : BUPATI..... Hal 6

Kadisbun Coreng Wajah Bupati LUWUK-Dugaan pemerasan yang dilakukan oknum pejabat Pemkab Banggai terhadap Murad Husain, dianggap telah mencorengkan wajah Bupati Banggai, Ma’mun Amir. Pasalnya, kasus yang kini telah diarahkan pada ranah hukum oleh Murad Husain, turut membawa-bawa nama Bu-pati Ma’mun. Ironisnya, sejauh ini belum ada klarifikasi yang disampaikan Pemda atas tuduhan tersebut. Jika ini berlarut-larut tanpa ada penje- Aswan Ali lasan balik, maka tak keliru jika ada tudingan, Ma’mun gagal wujudkan pemerintahan yang bersih (clean governance). Demikian penilaian Ketua LSM Yayasan

BACA : KADISBUN..... Hal 6

Pejabat Dishut Dituding Peras Pengusaha Kayu LUWUK-Para pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Banggai terus diterpa isu tidak sedap. Belum selesai kasus dugaan pemerasan yang dilakukan salah seorang pejabat di Dinas Perkebunan Kabupaten Banggai, muncul lagi isu tentang pejabat di lingkungan Dinas Kehutanan yang diduga kuat melakukan tindakan serupa. Informasi yang dihimpun Luwuk Post, menyebutkan, salah seorang pejabat di Dinas Kehutanan Kabupaten Banggai telah memeras JN, salah seorang pengusaha kayu asal Kecamatan Bunta. Sumber Luwuk Post, menceritakan, awal mula pemerasan itu

BACA : PEJABAT..... Hal 6


Selasa, 16 juni 2009 Halaman 6

Warga Desa Bunga Krisis Air LUWUK-Warga Desa Bunga Kecamatan Luwuk mengeluhkan pelayanan PDAM Kabupaten Banggai. Pasalnya, dua minggu terakhir ini mereka kesulitan mendapatkan air bersih. Salah seorang warga Bunga kepada wartawan koran ini menceritakan, distribusi air bersih ke Desa Bunga terganggu dua minggu terakhir ini. Akibatnya, sekitar 200 Kepala Keluarga yang bergantung pada jasa PDAM mengalami krisis air bersih. Menurut warga penyebab terganggunya distribusi air bersih ke rumah mereka lantaran pekerjaan proyek tanggul di antara desa Biak dan Bunga menggunakan air PDAM. Pekerja proyek itu mengambil air melalui pipa PDAM sehingga debit air untuk warga desa bunga berkurang. Sayang warga tersebut tidak menyebut nama proyek dan kontraktor pelaksana poryek. Meskipun begitu dirinya mengaku, bersama 10 orang warga Desa Bunga dirinya sudah mendatangi lokasi proyek itu, namun tidak berhasil menemui kontraktor. Di sana mereka hanya menemui karyawan proyek. Kesal dengan air yang sering macet. Warga mengaku mendatangi kantor unit PDAM di Kilongan. “Pada waktu itu mereka mengatakan akan segera menindak lanjuti keluhan kami. Namun sampai saat ini, airnya tetap saja belum jalan. Kasian gara-gara air PDAM tidak mengalir saya terpaksa mengambil air di desa tetangga dua minggu terakhir ini,” tuturnya. Dia berharap PDAM segera menindak lanjuti kesulitan warga yang krisis air bersih ini. (tr-07)

BALAPAN Sambungan dari Hal 5 Aksi balapan liar terang saja menuai keluhan warga. Kepada Luwuk Post, salah seorang warga kilometer lima mengatakan, balapan liar di lokasi itu

KANDIDAT Sambungan dari Hal 5 Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Disdikpora, Drs. Nawik Ibrahim, ME, yang dikonfirmasi Luwuk Post,mengakui, hasil ujian nasional untuk tingkat SMA/

GENSET Sambungan dari Hal 5 barangnya tidak berada di tempat. Pemda Banggai melalui Kepala Bagian Umum Setda Banggai, Usmar Mangantjo menjelaskan, pengadaan dua unit genset itu sudah dibatalkan, melalui pemutusan kontrak dengan perusahaan yang mengadakan. Usmar mengakui dana 30 dari dana sudah dicairkan. Hanya saja kata dia, sejalan dengan pemutusan kontrak, maka pihak perusahaan diminta untuk mengembalikan uang muka 30 persen itu beserta dengan denda atas tidak terlaksananya kegiatan. Program pengadaan dua unit genset itu senilai Rp275 juta 1 unit atau Rp550 juta untuk dua unit. Dijelaskan, sebagaimana dalam perjanjian kontrak

EKSEKUTIF Sambungan dari Hal 5 DPRD Kabupaten Banggai Djarun Sibay dan dihadiri wakil Ketua Basri Sono dan wakil ketua Bahrudin Tjatjo. Sementara pihak esekutif dipimpin Sekretaris Daerah Musir A Madja, SH,MM. Rapat tersebut membahas temuantemuan reses yang dilakukan DPRD Kabupaten Banggai beberapa waktu lalu. Temuan-temuan reses itu disusun dalam 50 pertanyaan tim reses DPRD baik dapil I, dapil II dan Dapil III, yang kemudian dilayangkan kepada pihak esekutif. Sayangnya, pertanyaan-pertanyaan para wakil rakyat itu hanya dijawab asal-

BUPATI Sambungan dari Hal 5 pejabat Disbun itu digunakan oleh Pemda untuk membiayai penarikan sekretaris daerah ketika terjadi pertikaian antara pimpinan daerah, Januari silam. Artinya, uang sebesar Rp 200 juta itu digunakan untuk memuluskan upaya menjatuhkan karier Sekretaris Daerah Ismail Muid. Namun isu tersebut langsung dibantah oleh Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Banggai, Moh. Juanda Balahanti, SH. “Isu itu tidak benar,” tandas orang dekat

DDPMAS Sambungan dari Hal 5 pemangkasannya tak rasional,” keluh sejumlah orang tua murid SDN Inpres Hanga-Hanga, yang tak mau disebutkan jati dirinya, kepada Luwuk Post, Senin (15/6) kemarin. Kenapa tidak rasional? Mereka menjelaskan, dana Rp. 10 ribu yang dipotong setiap siswa digunakan untuk sumbangan Pekan Olahraga dan Seni (Personi) tingkat kabupaten. Memang lanjut mereka, nominalnya kecil. Akan tetapi jika ditotalkan pada seluruh murid di sekolah ini serta seluruh sekolah seKecamatan Luwuk, jumlahnya sangatlah

Buruh Gudang Semen Mogok Kerja Polres Gelar Even Akbar 4 Open Turnamen Plus Festival Musik LUWUK-Jelang semarak HUT Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli nanti jajaran Polres Banggai akan memeriahkannya dengan menyelenggarakan open turnamen Kapolres Cup. Beberapa pertandingan yang akan digelar diantaranya open turnamen tennis meja yang dikoordinir Kasat Lantas AKP. Nugroho D.SIK. Rencananya, open turnamen tenis meja akan digelar mulai 22 Juni sampai 1 Juli di Aula Cakramanggala. Jika tidak ada aral melintang, open turnamen tenis meja tersebut akan diikuti atlet nasional dari Sulteng, Manado, Gorontalo, Kendari, Irian, Makassar dan Kalimantan. Selain itu, tidak ketinggalan juga dihelat turnamen Volley Ball. Turnamen Voley Ball itu sendiri di koordinir Kasat Intel AKP. Baharuddin. Rencananya, pertandingan tersebut akan selenggarakan mulai Selasa (16 /6) hari ini. Beberapa team handal se-Sulawesi Tengah meliputi Palu, Parigi-Moutong, Morowali, Poso, Ampana, Bangkep dan Luwuk Banggai dipastikan akan meramaikan turnamen volley ball tersebut. Sedangkan Turnamen Bulu Tangkis yang dikoordinir Kabag Min AKP Darise direncanakan akan

sudah berlangsung lama. Bukan hanya berlangsung pada akhir pekan, namun hampir setiap hari. “Biasanya sore hari seusai magrib, tapi ada juga yang berlangsung tengah malam,” kata salah seorang warga kepada Luwuk Post. Menurut dia, aktivitas balapan liar anak–anak muda itu sangat meng-

dilaksanakan di indoor stadion Ki-longan Luwuk. Adapun turnamen Tenis Lapangan yang dikoordinir AKP Leo H. Siagian SIK, MSc akan dihelat di lapangan GOR Gelora Luwuk Banggai. Adapun Kabag Binamitra, AKP Recky Lumintang Kompol Yudi dipercayakan Gunawan mengkoordinir festival musik Clas Music Competition. Ditemui awak Luwuk Post, Wakapolres Kompol Yudi Gunawan, mewakili Kapolres Banggai AKBP Drs. Sri Suhartono sebagai Penasehat dan Pelindung dalam pertandingan tersebut, mengatakan untuk turnamen Volley Ball telah diadakan meeting Volley Ball, Senin (15/6) kemarin. Meeting voley ball tersebut dibuka langsung Kapolres Banggai AKBP Drs. Sri Suhartono dengan melibatkan team volley ball dari 13 kecamatan serta di hadiri jajaran Kabag Polres Banggai, Kasat, Perwira serta perwakilan dari masing-masing kontingen. Hasil meeting tersebut dipastikan turnamen volley ball akan di gelar mulai Selasa (16/6) hari ini. “Kemungkinan pertandingan tersebut akan berlangsung meriah,” kata Kompol Yudi Gunawan. “Untuk pembukaan resmi pertandingan tersebut akan di

ganggu kenyamanan warga terutama yang bermukim di sekitar lokasi. “Kalau malam jelas sangat mengganggu,” tutur warga. Mereka berharap, Satlantas Polres Banggai menggencarkan razia terhadap balapan liar itu. “Selain sangat mengganggu, balapan liar rawan kecelakaan,” tutur warga. (ris)

gelar Sabtu (20/6) nanti,” tambahnya. Pertandingan tersebut, kata Yudi, selain dilakukan untuk memeriahkan HUT Bhayangkara 1 Juli nanti, juga di lakukan Jajaran Polres banggai untuk mempererat tali silaturrahmi antara jajaran Polres Banggai dengan masyarakat Kabupaten Banggai. “Open turnamen ini juga bertujuan untuk menghindarkan generasi muda dari berbagai tindak kriminal. Kami berharap turnamen ini dapat dijadikan ajang meningkatkan prestasi,” jelasnya. Di tempat yang sama, Kepala Kantor Kursus Latihan Kerja (KLK) Kabupaten Banggai, Sudar SH, yang saat itu ikut menghadiri Meeting Turnamen Volley Ball di Mapolres Banggai mengatakan pihaknya mengikutsertakan Regu Volley Ball dari Desa Lontio Kecamatan Kintom. Menurutnya, masyarakat Kabupaten Banggai perlu memberikan apreseasi pada Jajaran Polres Banggai karena begitu antusiasnya institusi tersebut memeriahkan daerah ini dengan berbagai pertandingan olah raga. “Kegiatan ini juga mempunyai dampak positif kepada kaula muda di daerah ini, misalnya menjadi ajang untuk melahirkan atlet handal, dan saya kira program Kapolres Banggai untuk tahun ini patut di ancungi jempol,” tutupnya. (TR-07)

BPLH Sambungan dari Hal 5

SMK belum diumumkan. “ Saya tidak tahu kenapa sampai belum diumumkan. Yang jelas panitia penyelenggara Unas Provinsi Sulteng masih sementara di Jakarta,” katanya. Rencananya, kata Nawik, panitia kegiatan Unas Provinsi Sulteng akan bertolak ke Palu membawa hasil Ujian Nasional Selasa (16/6), hari ini. “Setiba

di Palu, hasil Unas ini masih akan dirapatkan sebelum diserahkan ke dinas pendidikan di masing–masing kabupaten kota,” terangnya. Ditemui sebelum bertolak ke Palu, sore kemarin, Nawik juga mengatakan, jika tidak ada halangan, pengumuman hasil Unas SMA/SMK bisa dilaksanakan pada Jumat (19/6), mendatang. (ris)

terangnya. Menurut Juanda, BPLH hanya menangani urusan penghijauan kota, sementara urusan sampah dan kebersihan ditangani langsung oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Penanganan sampah yang masih ditangani oleh Disciktar cukup menyulitkan BPLH dalam memaksimalkan pembenahan Kota Luwuk menjadi kota yang bersih dan hijau. Berbeda dengan Pemkot Bogor. Di sana urusan Lingkungan Hidup dan Kebersihan ditangani oleh satu instansi yaitu Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan. “Di sini masalah Kebersihan masih ditangani oleh Dinas

dengan pihak perusahaan pengadaan genset No 602.2/19.96/Bagian Umum tertanggal Agustus 2008, disebutkan pihak pertama dalam hal ini Pemda Banggai dapat melakukan pembatalan secara sepihak perjanjian tersebut setelah pihak pertama memberikan surat peringatan/teguran tertulis selama tiga kali berturut-turut namun pihak kedua tidak mengindahkan. Menurut Usmar, Pemda Banggai sudah melayangkan surat teguran sebanyak 3 kali yakni tertanggal 30 september 2008 kepada CV.Halima Jaya Tirada namun tidak di indahkan. Selanjutnya teguran kedua disampaikan pada 7 oktober 2008 dan terakhir pada 14 oktober 2008. Setelah tiga kali disurati berturut-turut namun tidak diindahkan, maka pada tanggal 22 Oktober 2008 disurati untuk pengembalian uang muka

sebesar 30 persen yang sudah dicairkan, yakni senilai Rp127.727.273 dan sudah dikembalikan kepada kas dareah. Dijelaskan, alasan pihak CV.Halima Jaya Tirada tidak dapat mengadakan adalah karena fluktuasi dolar terhadap rupiah, sehingga membuat harga barang naik melampaui nilai yang ada dalam kontrak. Menanggapi itu, Syarifufin Tjatjo mengatakan, semestinya hal itu tidak terjadi. Sebab, di dinas lain seperti di Dinas Perikanan dan Kelautan, pada tahun yang sama juga mengadakan mesin genset dan bisa diadakan oleh kontraktor. Anehnya, untuk 2 unit yang rencananya diperuntukan bagi Kantor Bupati dan Rumah Dinas Bupati tidak dapat dilaksanakan. Anggota DPRD Banggai Hi.Suryantom, SH mengingatkan kepada Kepala Bagian Umum Setda

Banggai untuk ke depan agar melihat keberadaan kontraktor dan perusahaan yang ikut pengadaan barang di Pemda Banggai. “Pilih perusahaan yang bonefit dong, jangan asal-asal,” tandas Suryanto. Sementara itu, sejumlah kontraktor di Kantor DPRD Banggai yang mendengarkan jalannya rapat, merasa heran dengan alasan Kepala Bagian Umum Usmar Mangantjo itu. Sebab, sebenarnya dalam ketentuan pengadaan barang, tidak dibenarkan adanya pembayaran uang muka. Katanya, pengadaan berbeda dengan tender proyek lain, yang mewajibkan pencairan uang muka 30 persen. “Kalau proyek pengadaan itu tidak bisa ada penacairan uang muka. Ketentuannya, ada barang baru bisa dibayar langsung 100 persen,” tutur Idin Masa, salah seorang kontraktor lokal.(far)

asalan oleh eksekutif. Pertanyaanpertanyaan para anggota DPRD itu pada umumnya hanya dijawab dengan enteng. Misalnya jawaban “sedang diusahakan,” atau “sudah selesai 100 persen,” atau “akan ditindak lanjuti,” bahkan ada juga jawaban “akan menjadi pelajaran pada tahun anggaran mendatang.” Jawaban setiap SKPD yang melaksanakan program tersebut tampaknya disadari oleh para anggota DPRD, bahwa jawaban tersebut tidak sesuai dengan harapan. “Ini jawaban anak-anak, yang ketika ditanya “dari mana? dijawab mandi laut, terus selesai,” sergah Syarifudun Tjatjo. Arif_sapaan akrabnya, ternyata sadar benar bila jawaban eksekutif itu tampak tidak serius dan terkesan asal

jawab. Padahal kata Arif, pertanyaan DPRD itu disampaikan secara resmi kepada Pemda Banggai melalui surat yang ditandatangani Ketua DPRD. “Ini bukan pertanyaan saya pribadi, namun pertanyaan institusi DPRD kepada Pemda Banggai,” tandasnya. Begitu juga dengan Nasrun Bandiong. Anggota DPRD Banggai itu mengatakan, eksekutif hanya menjawab asal-asalan dengan pertanyaan yang disampaikan DPRD. Nasrun kesal karena setiap pertanyaan yang disampaikan itu hanya dijawab dengan enteng tanpa terkesan ada kesalahan-kesalahan di dalamnya. Dijelaskan, reses DPRD yang dilakukan saat itu adalah reses untuk program pembangunan yang dibiayai dengan

APBD 2008, sehingga untuk saat ini sebenarnya tidak ada alasan bagi esekutif untuk menjawab akan ditindak lanjuti atau sedang diselesaikan, karena batas pelaksanaan semestinya akhir tahun 2008 semestinya semuanya sudah selesai. “Kok bisanya, ada proyek tahun 2008 yang sampai sekarang sudah bulan 6 tahun 2009 masih akan diperbaiki, ini tidak masuk akal,” tuturnya. Nasrun meminta kepada forum rapat itu, untuk dibuat Pansus DPRD untuk melihat kembali temuan reses DPRD yang oleh eksekutif disebutkan sudah selesai. Hal itu kata Nasrun perlu dilakukan untuk memastikan jawaban yang disampaikan pihak esekutif. (far)

Bupati Banggai ini. Buktinya, kata Juanda, Pemerintah Daerah tidak pernah melakukan gerakan menyikapi konflik internal itu. “Kalau dibilang untuk biaya ini dan itu. Kita tidak pernah mengerahkan masa pendemo. Jadi apanya yang diongkosi,” tandasnya. Mantan Kabag Tata Pemerintahan dan Otda Setda Kabupaten Banggai itu menegaskan, Bupati Banggai tidak pernah menyuruh maupun menerima uang sebesar Rp 200 juta yang diduga kuat mengalir ke kantong pejabat di Dinas Perkebunan. “Pak Bupati tidak pernah menyuruh dan menerima uang itu. Dan sampai saat ini kami tidak tahu apakah

kasus pemerasan itu benar atau tidak,” tegasnya ketika berbincang wartawan Luwuk Post, kemarin. Kalaupun benar, Juanda memastikan bahwa Bupati Banggai tidak terlibat di dalamnya. “Kalau benar. Pasti itu ulah oknum. Saya tegaskan Pak Bupati tidak menyuruh–nyuruh pejabatnya untuk meminta uang kepada pengusaha,” tegasnya. Terkait pengakuan Direktur PT. KLS bahwa Kadis Perkebunan Kabupaten Banggai datang kepadanya dan meminta uang atas suruhan Bupati Banggai. Juanda menyatakan, bersama sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah daerah dirinya sudah pernah

memertanyakan masalah itu. “Torang so pernah pertanyakan ke Anca (Kadis Perkebunan Anshar Maeta-red), menurut Anca tuduhan itu tidak benar. Makanya untuk membuktikan ini harus melalui proses hukum,” tandasnya. Yang pasti, lanjut Mantan Camat Pagimana ini pejabat di lingkungan pemerintah daerah tidak pernah membawa-bawa nama Bupati untuk menekan pengusaha demi keuntungan pribadi. “Kalaupun ada. Itu hanya oknum. Kami saja yang dekat dengan Pak Bupati tidak pernah membawa-bawa nama Bupati untuk urusan–urusan seperti ini,” tegasnya. (ris)

besar. Tidak itu saja, pungutan Rp. 10 ribu tiap siswa dilakukan selama tiga bulan berturut-turut. “Ini yang bagi kami sudah tak rasional. Masa hanya sebatas peserta, tapi dananya harus besar sekali. Apa memang Kecamatan Luwuk tidak punya porsi dana untuk kegiatan itu, lantas harus hak siswa yang digrogoti,” tanya mereka. Tak cuma nominal yang dikeluhkan karena dinilai sudah berlebihan, mekanisme pemotongan dana tersebut juga menjadi sorotan para orang tua siswa tersebut. Menurut mereka lagi, pemotongan itu berdasarkan kesepakatan antara dewan guru dengan pihak Kecamatan Luwuk. Harusnya, kesepakatan itu dibangun dulu dengan orang tua siswa.

Bukan dengan pihak Kecamatan Luwuk. Sebab mereka mengaku pihak sekolah mengundang untuk menggelar rapat setelah adanya rekomendasi dari Camat Luwuk yang isinya wajib setiap siswa dipotong Rp. 10 ribu. “Ini terkesan dipaksakan,” keluh mereka. Meski sempat menentang atas kebijakan yang dianggap sepihak itu, sebagian para orang tua siswa dengan terpaksa mengamininya. Pasalnya, mereka mengaku dilematis. Ketika menolak konsekwensi tidak baik akan dialami anak mereka di sekolah. Pungutan Rp. 10 ribu per siswa itu untuk kepentingan Personi ternyata mendasari rekomendasi dari Camat Luwuk. Dalam surat bernomor 270/

06.50/Umum yang ditanda-tangani Camat Luwuk Junaidi Sibay itu menyebutkan, mendasari hasil rapat para Kepala SD, Kades, Lurah dan panitia Personi menyepakati untuk menarik sumbangan sebesar Rp. 30 ribu untuk para guru serta Rp. 10 ribu terhadap para siswa. Penarikan sumbangan itu dilakukan selama tiga bulan berturutturut, yakni mulai April hingga Juni. Khusus murid diserahkan pada sekolah masing-masing. Dalam surat rekomendasi itu juga disebutkan, sumbangan tersebut untuk persiapan seleksi Porseni tingkat kecamatan dan persiapan tingkat kabupaten di Kecamatan Pagimana pada bulan Juni. (yan)

Cipta Karya dan Tata Ruang,” tuturnya. Perbedaan struktur perangkat daerah ini menurut Juanda yang menyebabkan pihaknya sulit menangani penghijauan serta sampah dan kebersihan. “Kalau Bidang Kebersihan berada dibawah BPLH mungkin lain ceritanya. Kita bisa bergerak cepat lantaran kita yang mengelola dan melaksanakan sarana dan prasarana persampahan,” tandasnya. Ke depan lanjutnya, penanganan sampah harus dimaksimalkan dengan mengfungsikan TPA Desa Bunga. “TPA Mololuntun itu dari dulu sudah dinilai tidak layak. Sehingga pemanfaatan TPABunga mendesak untuk dipercepat,” tandasnya. (ris)

PORSENI Sambungan dari Hal 5 prasarana sudah 99 persen,” tandasnya. Even tahunan itu akan diikuti oleh kontigen dari 13 kecamatan. Qarmawan Suling memastikan porseni yang akan dilaksanakan di Pagimana lebih meriah dibanding tahun–tahun sebelumnya. Meskipun belum menyebutkan jumlah peserta yang akan mengikuti iven ini, namun Dia memastikan peserta porseni akan mencapai ribuan orang. “Kontigen dari Kecamatan Masama saja mencapai 300 orang,” katanya. Rencananya iven ini akan memertandingkan 10 cabang perlombaan baik olahraga maupun kesenian. Cabang

DJAR’UN Sambungan dari Hal 5 kerja antara gabungan komisi di DPRD Banggai dengan pihak esekutif. “Luwuk ini memang tidak pantas untuk mendapatkan piala adipura, karena memang kota ini kotor,” tutur Djar’un. Djarun meminta kepada pemda Banggai untuk berniat dengan baik. Katanya, bila memang ingin mendapatkan piala adipura sebagaimana yang disebutkan, maka harus dipersiapkan dengan serius. Kata dia, selama ini Pemda hanya menggembar gemborkan akan

PEJABAT Sambungan dari Hal 5 terjadi lantaran masalah hutang piutang antara oknum pejabat dan pengusaha. “Oknum pejabat Dishut ada hutang sama JN. Tapi dia mau pinjam uang lagi, JN tidak kasih. Akhirnya Dia kasih (jual-red) dokumen kayu sama JN, tapi dia jual dengan dengan harga mahal, sehingga JN tidak bersedia membelinya,” tutur sumber yang mewanti-wanti tidak disebut namanya. Tak hanya itu. Oknum pejabat kata sumber, mengancam akan menangkap kayu–kayu milik JN. “No bagimana mo ditangkap, dia pe dokumen kayu lengkap,” beber sumber. Sejumlah pejabat penting di Dinas Kehutanan Kabupaten Banggai tidak berhasil dikonfirmasi mengenai kasus ini. Baik Kabid Pemanfaatan Hutan maupun Kabid Perlindungan Hutan. Yang berhasil dikonfirmasi Luwuk Post hanyalah Sekretaris Dinas Kehutanan Ir. Andi Akhyas. Namun Andi mengaku tidak tahu menahu dengan masalah itu. Andi bahkan sanksi dengan kebenaran informasi tersebut, lantaran menurutnya antara pengusaha dan Dinas Kehutanan adalah mitra kerja. Dia menjelaskan hubungan antara pengusaha kayu dengan Dinas Kehutanan terkait dengan perizinan. Masalah izin misalnya, tidak ada satupun pejabat di Dishut yang mempersulit pengusaha. Izin yang dikeluarkan Dinas Kehutanan lanjutnya, terkait dengan semua bidang. “Bukan hanya pada bidang pemanfaatan hutan saja, tapi juga pada

Minta Kejelasan Upah LUWUK-Sekitar 150 orang buruh yang bekerja di unit gudang semen Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Cabang Luwuk, Senin (15/6) kemarin, menggelar aksi mogok kerja di pelabuhan Luwuk, Mereka menuntut kejelasan status buruh yang bekerja, kejelasan upah yang diterima dan meminta kejelasan PHK yang dilakukan terhadap 38 orang anggotanya. Para buruh hanya hadir di gudang semen dan tidak bersedia bekerja. Selama ini, para buruh melakukan aktivitas bongkar semen dari mobil ke gudang. Koordinator Forum Perjuangan Buruh (FPB) Kabupaten Banggai, Faisal Lalimu, kepada koran ini menjelaskan, mereka melakukan aksi mogok kerja terkait dengan tidak transparansinya penguurs Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Cabang Luwuk, unit Gudang Semen, dalam pengelolaan dan pemenuhan hak-hak dasar buruh. Untuk itu, forum buruh tersebut menuntut 6 hal, yakni menuntut kejelasan status buruh dalam bekerja di unit gudang semen SPTI, agar lebih mempertegas status buruh dengan diberlakukannya KTA buruh. Kedua, mereka menuntut penjelasan duduk perkara mengenai upah yang diterima oleh buruh dengan adanya penye-

KADISBUN

suaian dengan aturan yang telah disepakati antara buruh dan pemerintah dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, yakni senilai Rp22.500/ tom dengan potongan untuk organisasi sebesar 12 persen sehingga yang diterima buruh senilai Rp19.800/ton. Sebab, pada kenyataanya, buruh hanya menerima Rp19.000/ton. Forum buruh juga menuntut pengurus SPTI Cabang Luwuk untuk menjelaskan mengenai PHK terhadap 38 orang anggota buruh yang bekerja di unit gudang semen SPTI Kabupaten Banggai. Mereka juga menuntut kejelasan jumlah buruh yang bekerja dalam satu gang. Sebab, dalam aturan disebutkan jumlah buruh sebanyak 20 orang dalam satu gang, dan hanya bisa ditambah dua orang. Namun pada kenyataanya ketambahan sudah terjadi sebanyak 3 orang, sehingga dalam pembagian upah terjadi pengurangan seiring dengan bertambahnya jumlah buruh dalam satu gang. Forum buruh juga menuntut SPTI untuk melakukan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan organisasi, dan meminta agar seluruh buruh dilibatkan dalam pengambilan keputusan. Mereka mengancam akan melakukan mogok kerja dalam waktu yang lebih lama, bila tuntuta itu tidak diindahkan. Mereka baru akan bekerja bila tuntutan buruh tersebut direalisasikan. (far)

Forum Kedaulatan Rakyat (Yasfora) Kabupaten Banggai, Aswan Ali, SH, kepada Luwuk Post, Senin (15/6) kemarin. Memang kata Aswan, kasus itu belum mempunyai kekuatan hukum tetap. Sebab masih dalam bentul laporan polisi yang telah diajukan Murad Husain. Akan tetapi tambah Aswan, hal ini berdampak negatif tak hanya pada

Ma’mun akan tetapi akses buruknya juga merembet pada pemerintahan. Pasalnya, hingga saat ini belum ada upaya klarifikasi, baik dari Ma’mun Amir maupun dari corong pemerintah dalam hal ini Bagian Humas Setkab Banggai. Jika tidak ada upaya meluruskan persoalan, secara otomatis lanjut Aswan, publik masih menduga pernyataan Murad tersebut benar adanya. Ketika ini dibiarkan, akan terbangun image Ma’mun tidak dapat membangun pemerintahan yang bersih.(yan)

olahraga meliputi sepakbola, takraw, tennis meja, bulu tangkis, silat dan volley ball. Sedangkan untuk lomba kesenian, masing-masing lomba pop singer, vocal grup, baca puisi dan tari tradisional. Pada pembukaan porseni, Bupati

Banggai Drs. Ma’mun Amir akan menyerahkan piala bergilir kepada tuan rumah sebagai penyelenggara kegiatan. Piala bergilir yang tahun lalu diraih oleh Kecamatan Luwuk ini akan diperebutkan pada even yang akan dimulai Sabtu (20/ 6) hingga Kamis (25/6) itu. (ris)

DISHUT pembangunan jalan lingkar Soho-Rumah Sakit, yang disebut mengganggu hutan penyangga kota. Sementara pada sisi lain, masyarakat secara perorangan juga melakukan pembukaan lahan di sekitar jalan lingkar itu. “Kenapa kalau program yang dilaksanakan pemerintah selelu

ditentang masyarakat, sementara masyarakat juga ada yang secara perorangan melakukan pembukaan lahan di kawasan itu,” tandas Syarifudin Tjato. Menurut Jamhar, sebagai tugas mereka adalah melindungi kawasan tersebut sebagai kawasan hutan penyangga kota. Hanya saja, kawasan yang kini terlihat dengan jelas sedang terbuka di kawasan jalan baru, berada di luar kawasan hutan penyangga kota.(far)

meraih piala adipura, namun pada kenyataanya tidak ada usaha dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan piala tersebut. Djarun mencontohkan Kota Manado dan beberapa kota lainnya di Sulawesi Utara, yang dipersiapkan dengan baik untuk menyambut penilaian adipura. Alhasil, Manado dan beberapa kota lainnya di Sulut berhasil memperoleh piala tersebut. “Coba lihat bagaimana Manado. Sangat bersih, dari bandara sudah kelihatan bahwa kota itu ditata dengan baik, dan sangat bersih,” tutur Djarun. Dijelaskan, kota Luwuk sangat jauh dari indikator bersih dan rapi, untuk

mendapatkan piala adipura. “Jadi wajar kota ini tidak dapat piala adipura,” tuturnya. Menurut Ketua DPRD Banggai yang juga Ketua DPD II Partai Golkar itu, di kota ini, penataan hanya dilakukan secara terpusat saja di dalam kota Luwuk, padahal wilayah Kota Luwuk tidak saja yang ada di dalam kota ini. Selain itu, pada saat musim hujan jalanjalan di pusat kota begitu kotor. Karena tidak ada pengelolaan sistim drainase yang dilakukan dengan baik. “Saya minta kalau memang ingin memperoleh piala adipura, tolong diseriusi,” tandasnya. (far)

bidang PPTGH (Pemetaan dan Penata Gunaan Hutan),” katanya. Izin itu diproses dengan melihat status kawasan menjadi fungsi kawasan hutan. Apakah berada di kawasan budidaya kehutanan atau kawasan budidaya non kehutanan (KBNK) atau Areal Penggunaan Lain (APL). Dia menjelaskan, selain izin yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah, ada juga izin yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Misalnya, Usaha pemanfaatan Hutan dan Pemungutan Hasil Hutan yang diterbitkan oleh Departemen Kehutanan adalah IUPHHK atau HPH. Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) yang merupakan hasil dari pelepasan kawasn hutan oleh Dishut Provinsi dan IPK atau IPKR yang status kawasannya APL dikeluarkan oleh Dinas Kehutanan Kabupaten Banggai. “Yang namanya izin tidak tergantung pada satu bidang saja, tapi sangat terkait dengan bidang–bidang lainnya. Baik itu oleh pejabat dengan jabatan structural maupun fungsional seperti P2LH dan P2SKSKB,” katanya. Kata Andhy, sepanjang kewajiban pengusaha kepada Negara yaitu membayar PSDH/DR terpenuhi, pejabat P2LH akan melakukan pemeriksaan dan dokumennya diterbitkan oleh pejabat P2SKSKB dengan memerhatikan bukti setoran kewajiban kepada negera tersebut, termasuk retribusi. Dia juga membantah adanya kemungkinan pejabat di Dinas Kehutan menjual dokumen. Sebab, menurutnya, industri primer Hasil Hutan Kayu atau dikenal dengan sawmill, harus memiliki sumber bahan baku kayu dari perizinan

yang sah. Apabila industri tidak memiliki bahan baku, maka industri tidak bisa menerbitkan Fako (Faktur Angkutan Kayu Olahan). Karena itu setiap industri wajib memiliki sumber bahan baku kayu bulat dari perizinan yang sah, baik HPH, IPK, maupun IPKR. “Industri jika tidak memiliki sumber bahan baku dari perizinan yang sah, Misalnya kayu olahan yang diantar pulaukan, dianggap illegal,” terangnya. Soal penetapan harga menurutnya pemegang izin telah mengeluarkan biaya sehingga memang perlu ada kesepakatan harga. Misalnya, produksi ditujukan kepada salah satu industri IPHHK atau sawmill. Maka sumber bahan bakunya bisa dari mana saja. Bisa dari ampana, parimo maupun daerah lain, yang memiliki dokumen yang sah. Dia juga menjelaskan, keterlibatan pejabat dengan pengusaha kayu sebatas membantu dalam hal administrasi. Sebab, banyak diantara pengusaha kayu yang tidak mengerti soal aturan penataan usahaan hasil hutan, sehingga banyak pemilik sawmill secara administrasi minta dibantu dalam dokumen penataan hasil hutan. “Dan setahu saya tidak ada pejabat yang mempersulit pengusaha di sini, tandasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Banggai, Ir. Zahmar Basir, menegaskan, pihaknya tidak akan membantu pengusaha yang melakukan usahanya secara illegal. “Kalau illegal ngak mungkin kita bantu. Pengusaha itu mitra kita, keterliban Dishut dengan pengusaha semata–mata sebatas pembinaan saja,” tuturnya.

Sambungan dari Hal 5

Sambungan dari Hal 5


7

Selasa,16 Juni 2009

Murad Husain Turun, JKWin Dipastikan Naik LUWUK-Partai Golkar mengaku tampilnya Murad Husain untuk mem back-up JK-Win di Kabupaten Banggai pada Pilpres, dapat mendongkrak perolehan suara pasangan itu. Satu hal yang dijadikan tolak ukur. Karena Murad merupakan tokoh pengusaha sukses yang ada di daerah ini. Penilaian itu dikemukakan juru bicara (Jubir) tim pemenangan JK-Win Kabupaten Banggai, Aryanto Hakim, kepada Luwuk Post, belum lama ini di kediamannya. M u r a d nilai Aryanto Hakim tak hanya berlabel pengus a h a semata. Lebih dari itu andil Murad Husain untuk daerah ini cukup besar. Utamanya pada kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat usaha yang digelutinya.Ketokohannya itu sambung Aryanto Hakim, akan sangat mempengaruhi konstituen. Bahkan Murad bisa masuk dalam kelompok mana saja, termasuk partai yang tidak menjagokan JK-Win sekalipun. “Saya kira ketokohan Murad mampu masuk ke areal itu. Apalagi Murad didukung dengan kekuatan finansial,” kata Aryanto. Terlepas dari andil Murad yang diyakininya dapat mendongkrak perolehan suara JK-Win, adalah sebuah kewajaran jika masyarakat Kabupaten Banggai memberi dukungan moral terhadap pasangan itu. Sebab kapan lagi kesempatan kita memilih Presiden dari Sulawesi kalau tidak pada Pilpres yang dihelat 8 Juli mendatang. (yan)

Statemen Rinto Prematur dan Tendensius LUWUK-Tudingan Rinto Alimun yang mengklaim LINCA tak konsisten mengusung pasangan capres dan cawapres sehingga terkesan sebagai kutu loncat, disanggah. Adalah Erik Alimun yang memberi jawaban atas klaim miring terhadap kelompok diskusi yang bermarkas di Jole Pante (Jolpan) tersebut. Dalam pembelaannya, personil LINCA ini memberi apresiasi atas pernyataan Rinto itu. Walaupun Erik Erik Alimun mengakui jika statemen itu prematur dan tendensius.“Saya apresiatif buat bung Rinto atas statemenya itu, walupun kelihatannya premateur dan tendensius tapi mampu menampilkan sisi kedangkalan dan kekuranganya dalam beranalisa,” kata Erik kepada Luwuk Post, Senin (15/6) kemarin. Tak itu saja, dalam klarifikasi Erik juga mengaku memberi hormat atas keberanian Rinto yang secara telanjang dan tidak langsung menambah daftar panjang pengakuan orang ataupun kelompok yang mengakui akan besarnya cara berfikir kelompok diskusi LINCA. “Asal dia tahu saja, dalam setiap upaya dan konsep, apapun itu membutuhkan sebuah proses untuk menuju kesempurnaan. Dan kesempurnaan itu adalah klimaks dari proses itu sendiri,” jelas Erik.Dikatakannya lagi, dalam konteks kenapa LINCA sebelumnya mewacanakan dukungan terhadap SBY-Boediono, bisa dikatakan ini hanyalah kulit luar dari pemikiran intelektual bagi para pemikir pada paguyuban itu. Yang pasti lanjut dia, akan mengalami pergeseran berfikir juga sikap yang ditelorkan. Dalam perhelatan diskusi puncak radikalisasi berfikir kelompok LINCA ternyata JI-Win yang paling tepat untuk di back-up oleh kelompok kami. “Nah inilah klimaksnya yang melahirkan sikap politik cerdas kelompok LINCA dalam alam demokrasi seperti sekarang ini. Saya pikir itu sah-sah saja. Seharusnya Rinto mampu membaca arah dari inti sikap politik kita hari ini,” ucap Erik. (yan)

Sehubungan dengan gangguan mesin Komatsu II di PLTD Luwuk yang berkapasitas 500 kW, maka dengan ini kami beritahukan bahwa akan diadakan pemadaman bergilir dengan pola pemadaman 8:1 (8 hari nyala 1 hari padam). Adapun jadwal pemadaman tanggal 12 s/d 19 Juni 2009, sebagai berikut :

NO.

HARI / TANGGAL

LOKASI PEMADAMAN

1.

Selasa, 16 / 06 / 2009 Jam 17.00 - 23.00

Jl. Garuda, Jl. H. Agus Salim, Jl. Rajawali, Jl. G. Merapi, Kamp. Baru, Komp. Aspol, Persibal, Komp. PDAM Mangkio, Pelita, Komp. Kehutanan, Persibal, PDAM Mangkio.

2.

Rabu, 17 / 06 / 2009 Jam 17.00 - 23.00

Jl. Sutarjo, Jl. Diponegoro, Jl. S. Ratulangi, POLRES, KODIM, dan Htl. Ramayana.

3.

Kamis, 18 / 06 / 2009 Jam 17.00 - 23.00

Jl A. Yani, Pasar Malam, Pasar Sentral, Mesjid Agung, Teluk Lalong, BRI, Telkom, Pertokoan Sebagian, Ktr Bupati Lama, Jl. Hasanudin, Jl. Datu Adam, Golden Hill, Htl. Dinasty, Komp. Psr. Malam, Jl. Maleo, Jl. A. Yani, Jl. Cokro Aminoto, Jl. Urip Sumoharjo sebagian.

4.

Jumat, 19 / 06 / 2009 Jam 17.00 - 23.00

Jl. Kartini, Jl. Saman Hudi, Jl. Dewantoro, Untika, Jl. Tg. Branjangan, Jl. U. Sumoharjo sebagian, Sentral Sulawesi, Hoki Laut, Komp. RM Dewi, Jl. Sudirman, Jl. P. Komodo, Jolek, Jl. Martadinata, Hotel Rosalina, Komp. Tanjung, Warna Sari.

Luwuk, 10 Juni 2009

Demikian pemberitahuan, mohon maaf atas terganggunya pelayanan kami dan terima kasih.

Back-Up SBY-Boediono, PKS Kerahkan 400 Saksi

(Foto: Sofyan Labolo)

KOSONG: Sekretariat tim pemenangan SBY-Boediono yang terletak di jalan Sultan Hasanuddin Kelurahan Luwuk, pada Senin (15/6) siang kemarin terlihat kosong. Tak ada aktifitas pemenangan yang dilakukan tim tersebut.

LUWUK-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) termasuk salah satu parpol yang tergabung dalam koalisi pemenangan pasangan SBY-Bodiono. Di Kabupaten Banggai, kontribusi yang bakal diberikan PKS untuk capres dan cawapres itu salah satunya adalah dengan menurunkan ratusan saksi pada sejumlah TPS pada Pilpres mendatang. Andil yang diberikan itu tak keliru. Sebab dalam strukturisasi tim pemenangan SBY-Boediono, kader PKS dipercayakan sebagai koordinator saksi. “PKS telah menyiapkan ratusan saksi untuk disebar pada delapan kecamatan se-Kabupaten Banggai. Dan kami jamin militansi mereka,” kata kader PKS Kabupaten Banggai, Hairuddin Dahlan, kepada Luwuk Post, Senin (15/6) kemarin. Delapan kecamatan yang jadi jatah PKS sebut Hairuddin yakni Toili, Toili Barat, Bunta, Nuhon, Luwuk, Luwuk Timur, Kintom, dan Masama. Berapa jumlah kader PKS yang akan terlibat menjadi saksi SBY-Bodiono pada Pilpres itu? Hairuddin mengatakan, jumlah tersebut disesuaikan dengan TPS pada delapan kecamatan itu. Kalau mengacu pada pemilu legislatif lalu ada sekitar 400 lebih TPS pada delapan kecamatan itu. “Kalau saja pada Pilpres ini jumlahnya tidak berubah, sudah dapat dipastikan jumlah saksi yang dibutuhkan adalah 400 lebih sudah termasuk koordinator kecamatannya,” kata Hairuddin. Mengapa memilih delapan kecamatan itu? Koordinator saksi pada tim pemenangan SBYBodiono Kabupaten Banggai ini kembali menjelaskan, selain untuk mempermudah koordinasi juga PKS mempunyai basis riil di wilayah itu. Dasarnya terlihat pada pelaksanaan pemilu legislatif lalu. (yan)

Tim RN JK-Win Susun Kekuatan Sekretaris DPD PKS Dukung IPB LUWUK-Sekretaris DPD PKS Kabupaten Banggai, Moh. Chandra Ilyas, SSos, menyatakan dukungannya terhadap ide pembentukan Institut Parlemen Banggai (IPB). Menurutnya, ide yang dilontarkan Aswan Ali itu patut didukung untuk mengawasi kinerja anggota parlemen teluk lalong ke depan. “Sepanjang IPB dibentuk untuk menjalankan fungsi parlemen watch dan bukan sekedar mencari-cari kesalahan parlemen. Insya Allah itu ide brilian. Kita harus husnudzon (berbaik sangka) bahwa IPB bukan sekedar lembaga yang mewakili barisan sakit hati,” tuturnya ketika berbincang dengan koran ini kemarin. Chandra berharap IPB akan memberikan pengawasan terhadap kinerja anggota DPRD Kabupaten Banggai ke depan. “IPB harus focus mengawasi

kinerja anggota DPRD sehingga hal–hal negative bisa diminimalisir,” katanya. Menurutnya, isu barisan sakit hati yang dihembuskan untuk mengganjal pembentukan IPB tidak beralasan. “Saya pikir kita jangan suudzon (berburuk sangka) dulu, kalau idenya baik dan positif kenapa kita tidak mendukungnya,” tandasnya. Lagi pula kata dia, Aswan Ali, pengagas IPB dikenal sebagai aktivis yang cukup konsisten, sehingga apa yang diusulkannya patut untuk didukung. Caleg terpilih DPRD Provinsi Sulteng ini bahkan mengusulkan agar IPB bisa menggelar diskusi–diskusi yang berhubungan dengan kepentingan rakyat di parlemen. Misalnya, membedah APBD dan peraturan –peraturan daerah dengan melibatkan public di dalamnya.(ris)

Bakal Turun Kampanye dengan Ribuan Massa LUWUKTim Relawan Nusantara (RN) benarbenar siap tempur memenangkan pasangan JKWin pada Pilpres mendatang. Betapa tidak, tim yang secara nasional ini telah terbentuk dise- Hasbi Latuba luruh wilayah se-Indonesia itu, merencanakan akan menurunkan sekitar 1.500 massa pada saat kampanye JKWin dihelat di daerah ini. Untuk merumuskan kekuatan itu, sehingga para personil RN yang berasal dari LINCA akan menggelar pertemuan dengan Dewan Penasehat tim RN pemenangan JK-Win Kabupaten Banggai, Murad Husain. “Rencana Selasa (16/6) hari

ini, kami akan menggelar pertemuan dengan pak Murad Husain, selaku Dewan Pembina tim RN pemenangan JK-Win Kabupaten Banggai. Banyak agenda yang akan dibahas dalam rapat internal itu,” kata personil tim RN pemenangan JKWin Kabupaten Banggai, Hasbi Latuba, kepada Luwuk Post, Senin (15/6) kemarin. Berdasarkan planing awal, pertemuan itu bakal membahas persiapan kampanye JKWin di Kabupaten Banggai. Salah satu persiapannya adalah dengan perekrutan jumlah massa. Diperkirakan kuantitas simpatisan JK-Win yang akan tumpah ruah pada kampanye rapat umum itu sebanyak 1.500 lebih massa. Hal itu cukup beralasan. Sebab itu merupakan jumlah personil tim RN pemenangan JK-Win yang tersebar pada 13 kecamatan se-

Kabupaten Banggai. Hasbi memprediksi, bila melihat komposisi kekuatan tiga pasang capres dan cawapres khusus daerah ini, pasangan JK-Win masih di atas angin. Alasan dia, Kabupaten Banggai merupakan salah satu basis kekuatan JK-Win. Bahkan Hasbi yakin, tanpa melakukan kampanye, sekalipun pasangan yang diusung Partai Golkar dan Hanura ini dipastikan akan menang mutlak di daerah ini. Apalagi hadirnya tim pemenangan RN Kabupaten Banggai. Kendati begitu, kata Hasbi lagi, kami tidak takabur. Tim RN tetap akan berupaya semaksimal mungkin agar pasangan nomor urut tiga ini menjadi pemenang di daerah ini pada khususnya dan republik ini pada umumnya di Pilpres 8 Juli mendatang. Guna memaksimalkan perjuangan pemenangan tersebut, tentu sangat tergantung pada peran Murad Husain, selaku Dewan Pembina tim RN pemenangan JK-Win Kabupaten Banggai. “Semua tergantung pada Murad. Dan kami siap memback-upnya,” ujar Hasbi. (yan)

Supriyadi Minta Soeria Belajar Aturan Panwaslu LUWUK-Untuk kesekian kalinya, tulisan wartawan senior Sulteng, Soeria Lasny dikecam. Kali ini yang merasa ‘terpukul’ atas opini yang pernah dilansir Luwuk Post belum lama ini adalah Divisi Hukum dan Pengawasan Panwaslu Kabupaten Banggai, Supriyadi Djafar. “Kalau tidak tahu mekanisme di tubuh Panwaslu, sebaiknya Soeria Lasny berdiam diri saja. Tidak usah bersuara,” tegas Supriyadi kepada Luwuk Post di ruang kerjanya, Senin (15/6) kemarin. Keberangan Supriyadi ini mengemuka, lantaran dalam tulisan Soeria antara lain menyebut Supriyadi telah mengabaikan aspek integritas dan solidaritas sesama anggota Panwaslu. Sebab klaim Supriyadi semua anggota Panwaslu adalah Ketua. Bahkan opini Soeria juga menyebutkan atas hal itu memungkinkan Supriyadi bisa dicopot dari jabatan sebagai anggota Panwaslu. Dasar itulah sehingga Supriyadi harus melakukan

klarifikasi. Menurut dia, Panwaslu bukanlah instansi pemerintahan, dimana dalam pengambilan keputusan harus didasari keputusan pimpinan. Di Panwaslu kata Supriyadi bersifat adhock. Artinya, keputusan itu tidak mutlak dari Ketua, melainkan harus mendasari hasil pleno. “Bahasa Ketua belum tentu bahasa Panwaslu. Karena semua keputusan harus melalui pleno,” tekan dia. Supriyadi juga menyentil soal pleno terakhir KPUD Kabupaten Banggai beberapa waktu lalu. Pihaknya secara internal telah menggelar rapat. Hasilnya dari tiga personil Panwaslu, dua diantaranya menganggap itu pelanggaran yang dilakukan KPUD. “Dalam pleno itu, saya dengan Zaidul menganggap itu pelanggaran. Sementara Suhartono pendapatnya beda,” ujar Supriyadi. Atas dasar pleno itu sehingga Panwaslu Kabupaten Banggai menindak lanjutinya pada Panwaslu Sulteng.

Diakhir komentarnya Supriyadi kembali menyodok Soeria Lasny. Dia justru meminta mantan wartawan Suara Pembaharuan itu belajar dulu soal tupoksi Panwaslu, barulah memberi pendapat. “Saya kira Soeria h a r u s membedah dulu aturanaturan yang ada di Panwaslu, b a r u l a h menyajikan opini sehingga tidak salah tafsir,” tegas dia. (yan)

Supriyadi Djafar


8

Selasa, 16 Juni 2009

RUU Susduk Legislatif

PENDAPAT KAMI

Beban Utang Warisan BEBAN utang pemerintah hingga kini terus menyandera anggaran. Tiap tahun porsi pembayaran cicilan pokok plus bunga tercatat sekitar 15 persen dari APBN. Porsi sebesar itu hanya bisa dikalahkan anggaran pendidikan yang mencapai 20 persen dari total anggaran negara. Cicilan utang jauh di atas anggaran militer, kesehatan, dan se jumlah pos penting lain. Dan, yang mengkhawatirkan, jumlah utang naik tiap tahun. Mulai zaman Orde Baru hingga Orde Reformasi. Memang, rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) terus menurun. Tapi, itu lebih banyak disebabkan membesarnya jumlah PDB dari tahun ke tahun. Menurut data terbaru, posisi utang pemerintah secara keseluruhan pada 2004 tercatat Rp 1.294,8 triliun. Jumlah itu melonjak hampir Rp 400 triliun pada 2009 menjadi Rp 1.667 triliun. Peningkatan terjadi baik pada utang luar negeri maupun surat berharga negara. Ya, dalam beberapa tahun terakhir pemerintah memang agresif menerbitkan obligasi di dalam dan luar negeri untuk menutup defisit. Kini isu membesarnya utang pemerintah kembali me nyeruak. Isu utang menjadi komoditas politik menjelang pemilu presiden. Merasa perlu meluruskan isu membeng kaknya jumlah utang, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kemarin menggelar jumpa pers secara mendadak. Menurut Sri Mulyani, utang adalah isu yang ada di semua negara. Dia bilang, tak hanya di negara berkembang, negara maju pun tetap punya utang. Bahkan, utang mereka jauh lebih besar ketimbang Indonesia. Yang terpenting, pemerintah yang mengelola transparan dan akuntabel. Memang apa yang disebut Menkeu. Tapi, itu tak bisa dijadikan pembenar untuk terus berutang. Eskalasi utang justru menunjukkan pemerintah tak punya strategi jitu untuk mencari alternatif pendanaan. Pemerintah juga tak punya komitmen untuk mengurangi kebergantungan terhadap utang. Dalam bahasa sederhana, kita selalu gali lubang tutup lubang dengan lubang yang kian dalam. Itu mulai terlihat dalam anggaran bahwa cicilan pokok plus bunga sudah lebih besar ketimbang utang baru. Terus meningkatnya utang adalah akibat tak adanya keberanian pemerintah merombak struktur anggaran. Jika membiarkan anggaran negara terus ditutupi dengan utang, pada satu titik tertentu kita tak akan pernah bisa keluar lagi dari lingkaran utang. Karena itu, harus dicarikan solusi yang komprehensif untuk memecahkan persoalan utang. Mumpung sekarang menjelang pilpres, ada baiknya para kandidat membeber kan seperti apa strategi mereka mengelola utang. Misalnya, untuk utang luar negeri, apakah bisa dimintakan korting atau haircut kepada kreditor secara bilateral atau multilateral. Sebab, kita tahu bahwa utang pada masa lalu banyak yang tak tepat sasaran. Dengan begitu, utang yang sebagian besar merupakan warisan rezim sebelumnya tidak menjadi beban generasi saat ini dan mendatang. Bagaimanapun, cicilan utang yang sangat besar itu harus dibayar lewat pajak yang dipungut dari keringat rakyat. Dan, itu tetap harus dibayar oleh anak cucu kita. Berkurangnya pos cicilan utang otomatis melonggarkan anggaran belanja negara. Dana yang selama ini digunakan untuk mencicil bisa dialokasikan ke kesehatan, infrastruk tur, atau militer yang akhir-akhir ini kerap ditimpa musibah. Dengan demikian, pemanfaatkan APBN benar-benar optimal.(*)

+628575604 xxxx LP...! Tlng dmuat yach. Cz pntg nech. Pemda, tlng prs0aln “SAWIT” liat bae2. Atw jgn2 d0rank t tw dampak ngatif dr swt ni. 1 phn sawit mxerap air sbsr 1500 ltr. Bgmn klw ribuan phn ? Kn kciank msy. Mw tnm pa kl0 aer s0 t da ? +628524106 xxxx AzZ LP.cma mkse tw sm i2 p’calek yg dah du2k enak dkrsix.tlng i2 jln kbualemo dkse bae akn.ksiang trng plng kmpng.masakit na bolok.krna manjo na loang.tlng i2 dprhtkn..! Ky..? By drakula. +628575652 xxxx As.wb.wb.menanggapi komentr IPK 3,30 ttg pmilihan BEM FKM UNTIKA.prlu d phami pnetapan IPK 3,30 bkn untk pembunuh krakter atw pmbtasan hak stiap mahasiswa untk ikt mencalonkn diri. Apkh ad jaminan seseorang di bwh IPK 3,30 bisa berbuat.?? +628569690 xxxx >PEBCY dgn kkuatan 4 SSK..siap b’tmpur mnghrumkn nma kesatuan mrebut ‘RT cup’...b’juanglh dg pnuh kbnggaan hncurkn ‘mzuh2’ tuk kjayaan PEPABRI t’cnta,.,auu_auu_auu,., ££>===>> +628524144 xxxx U/guru2 sby gaji dinaikan 20 % dan jk 25 % u/pegawai 0% jadi pns,pensiunan dan masyarakat lebih baik netral +628524147 xxxx Qtrg masy.LWK t ush dl sibuk dg Lwk mo jd SULTIM,cb pikir sdgkn Lampu so mati2 tiap bln ada giliran,jd t ush dl ggu pmrnth biar drg pikirkan bgm mo cukupi lampu utk masy.LWK.tq LP +628569610 xxxx Memilih ada pilihan,knp harus pilih lain mega-pro solusinya C2TK (cepat cerdas tanggap dan komitmen) dah kelihatan capres yg ambisi,mega pro tenang wae.Thx lp +628124505 xxxx Mat sore! Sy roni mengluhkn pelayanan PLN Luwuk dlm hal keamanan mslh ptugas satpam, mslhx waktu sy menyetor pm byrn tgihn pln, sy mengalami khilangan sbuh HELM, sy txa kn kpd ptgas satpam mreka tdk mngtahui brarti tugas satpm itu apa, apa haxa du2k? Skraxa kluhan sy bsa diterima dan di publiksikn +628124507 xxxx Lp yg makin kren,himbauan bwt aparat desa so bleh brenti kerja.apalagi bakutip pajak.biar saja dorang dtg langsung managi sandiri.pojohok. +628124270 xxxx Kpd Yth: Bpk/ibu,sdra/i Pelanggan Telkomsel yg kami hor mati,untk itu Sgrlah M’jauhi lyr Ponsel Anda,Krn raut Wajah Anda Sangat M’gnggu Jaringan Kami. Trma Ksih! +628575641 xxxx Ass...kpd y6 trhormat LP, tlong kLw bkin brta jgn hnX dkota

(Perubahan mendasar susduk legislatif) PENYELENGGARAAN pemilihan umum untuk memilih anggota legislatif di Indonesia sejak Pemilu pertama pada tahun 1955 sampai saat ini tahun 2009 te lah dilaksanakan sebanyak 10 kali. Seiring dengan penyelenggaraannya, Instrumen hukum yang digunakanpun telah beberapa kali dilakukan perubahan. Disini penulis tidak mengemukakan instrumen hu kum dalam penyelenggaran Pemilu tetapi instrumen hukum tentang susduk legislatif yaitu RUU tentang susduk MPR, DPR, DPD, DPRD propinsi, dan DPRD kabupaten/kota yang tidak lama lagi akan segera disahkan menjadi Undang-Undang yang berlaku bagi keanggotan legis latif periode 2009 - 2014. Penulispun mem batasinya pada perubahan-perubahan mendasar saja dalam susduk DPRD kabu paten/kota. Ada beberapa perubahan mendasar dalam RUU susduk baru yang penulis coba membedakannya antara lain : (1) Kedudukan ; Lembaga DPRD Kabupaten/ Kota, menurut undang-Undang nomor 22 Tahun 2003 merupakan lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai lembaga pemerintahan daerah kabupaten/kota. Pada RUU susduk tahun 2009 (pasal 73) kedudukan DPRD kabupaten/kota menjadi sebagai unsur penyelenggara pemerintahan di daerah kabupaten/kota. (2) Kewajiban anggota dan sanksi atas pelanggaran kewajiban ; Ada dua belas kewajiban yang anggota DPRD kabupaten/kota (pasal 86) yang apabila salah satu atau lebih kewajiban itu tidak dilaksanakan maka dikenakan sanksi

Oleh : Makmur Manesa, SH Makmur Manesa, SH Alumni / Mantan Ketua BEM Fakultas Hukum Untika Luwuk

pemberhentian atau pemberhentian sementara sebagai anggota DPRD kabupaten/kota yang prosesya melalui Badan Kehormatan DPRD kabupaten/kota. Dua diantara kewajiban itu yang tidak boleh dilanggar adalah anggota DPRD kabupaten/kota wajib memperjuangkan pening katan kesejahteraan rakyat dan menaati kode etik dan peraturan tata tertib DPRD kabupaten/kota. Setiap orang, kelompok atau organisasi dapat mengajukan pengaduan kepada badan kehormatan DPRD kabupaten/kota dalam hal memiliki buktibukti yang cukup bahwa terdapat anggota DPRD kabupaten/kota yang tidak melaksanakan salah satu atau lebih kewajibanya. (3) Pimpinan ; Susduk sebelumnya disebutkan bahwa pimpinan DPRD kabupaten/kota terdiri atas seorang ketua dan dua orang wakil ketua yang dipilih dari dan oleh anggota DPRD kabupaten/ kota dalam sidang paripurna DPRD kabupaten/kota. Dalam RUU susduk tahun 2009 (pasal 88) perubahannya menjadi Pimpinan DPRD kabupaten/kota terdiri atas seorang ketua dan paling banyak 2 (dua) orang wakil ketua yang berasal dari partai politik berdasarkan urutan perolehan kursi terbanyak di DPRD kabupaten/ kota. Disebutkan pula dalam hal terdapat lebih dari satu partai politik yang memperoleh kursi sama, ketua dan wakil ketua ditentukan berdasarkan urutan hasil

perolehan suara terbanyak dalam pemilu. Dalam hal terdapat lebih dari satu partai politik yang memperoleh suara sama, ketua dan wakil ketua ditentukan berdasarkan persebaran perolehan suara. (4) Penggantian Antar Waktu ; Ketentuan baru yang mencolok adalah penggantian antar waktu (pasal 99) dilakukan apabila Anggota DPRD kabupaten/kota tidak menghadiri rapat paripurna dan/atau rapat alat kelengkapan DPRD kabupaten/kota yang menjadi tugas dan kewajibannya selama 3 (tiga) kali berturut-turut tanpa ala san yang sah atas pengaduan dari pimpinan DPRD kabupaten/kota, masyarakat dan/atau pemilih . Penggantian antar waktu karena hal tersebut dilakukan setelah adanya hasil penyelidikan dan verifikasi yang dituangkan dalam keputusan badan kehormatan DPRD kabupaten/kota. (5) Fraksi ; Ketentuan membentuk fraksi di DPRD kabupaten/kota (pasal 116) harus beranggotakan paling sedikit sepuluh orang dan apabila partai politik yang jumlah anggotanya di DPRD kabupaten/kota tidak mencapai ketentuan sebagaimana dimaksud, anggotanya dapat bergabung dengan anggota partai politik yang memenuhi ketentuan untuk membentuk 1 (satu) fraksi atau anggotanya bergabung dengan anggota partai politik lain untuk memenuhi ketentuan pembentukan fraksi. (6) Lara ngan dan sanksi atas pelanggaran keten-

tuan larangan ; Anggota DPRD kabupaten/kota dilarang melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta menerima gratifikasi (pasal 122). Sanksi atas pelang garan larangan tersebut, dikenai sanksi pemberhentian sebagai anggota DPRD kabupaten/kota yang diputuskan melalui badan kehormatan DPRD kabupaten/ kota (7) Penyidikan ; Terhadap anggota DPRD kabupaten/kota (pasal 124) dilakukan penyidikan tanpa persetujuan tertulis dari Gubernur apabila melakukan tindak pidana terorisme, korupsi dan tertangkap tangan dalam tindak pidana lainnya. Dari uraian singkat diatas, penulis berpendapat bahwa perubahan mendasar dalam susduk dimaksudkan untuk menjaga martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas legislatif DPRD. Ada dua hal penting yang dapat mengefektifkan keten tuan-ketentuan dalam susduk dimaksud. Pertama, Badan Kehormatan DPRD kabu paten/kota yang merupakan alat kelengkapan DPRD kabupaten/kota harus terbentuk dan harus mampu melaksanakan fungsinya. Kedua, Kode etik dan peraturan tata tertib yang akan disusun nanti harus memuat dan mengatur secara jelas tentang hal-hal yang harus dipatuhi dan juga harus memuat jenis sanksi se tiap anggota DPRD Kabupaten/kota ter masuk Anggota DPRD Kabupaten/kota dilarang melakukan kegiatan proyek yang sumber dananya dari APBN dan/atau APBD dengan cara bagaimanapun dan baik secara langsung maupun tidak lang sung.(*)

Budaya, Pekan Olah Raga dan Seni ATAS saran kawan lama saya, kali ini saya memposisikan diri sebagai pengamat pemerintahan saja, sebab posisi lain tampaknya dipandang terlalu gagah, mewah, eklusif, Jakarta sentrislah, atau kurang merakyat (yang jelas bukan neo-liberal). Sebagai pengamat pemerintahan, caku pan yang harus diamati sebenarnya ter lalu luas. Saking luasnya saya berpikir bisa bicara apa saja, termasuk aspek budaya seperti judul lagu traditional di kampung halaman saya yaitu “Banggai Tano Manondo”. Saya pikir ini beralasan, sebab siapapun Capres dan Cawapres yang akan memimpin pemerintahan ke depan buktinya harus melalui fit and pro per test oleh tim penguji politik, ekonomi dan budaya. Ujian itu bisa kita saksikan dalam tayangan TV, sampai-sampai ada Capres yang membawakan sajak gubahan sendiri hingga mencopot sepatu sebagai bukti kecintaan terhadap produk dalam negeri. Lagu diatas mengingatkan saya pada usia 15 tahun ketika saya menari dengan iringan lagu tersebut pada satu acara adat di Lambangan. Saya teringat semua to koh agama dan adat berkumpul ditengah masyarakat dalam sebuah ritual yang dibarengi pagelaran seni dan budaya. Saya tak pernah melupakan acara-acara semacam ini di kampung, sebab selain ja rang hiburan (tidak ada TV), maka pagelaran seni semacam ini menjadi incaran kawula muda dan masyarakat umum agar dapat berkomunikasi secara verbal de ngan gayanya masing-masing. Pada ke sempatan lain, selain saya, ada juga

Oleh : Muhadam Labolo kawan saya dari Bajo yang pasti datang berjubel melewati perairan laut dangkal di tengah malam buta. Mereka dan saya sendiri benar-benar haus hiburan, bahkan kalaupun ada karcis dijual, so pasti habis. Kami menikmati semua gerak tarian dan iringan lagu traditional sebagai pilihan wajib peserta dibawah gendang yang membuat penonton penasaran serta tak dapat tidur. Saya anak muda yang menyu kai hiburan semacam itu, terlebih lagi jika ada acara pencak silat traditional seperti “Kon Tau” (saya tidak tau persis asal usul kata itu, mungkin dari bahasa China). Ka lau atraksi yang satu ini, jujur saya benarbenar sulit menghindari, sebab bisa terbawa hingga tidur jika tidak sempat di tonton. Saya terkena “demam” silat “Kon Tau” selama berhari-hari. Saya bahkan pernah menjadi pesilat kampungan yang dapat di order sebagai pemain amatiran dengan bayaran satu bungkus kacang kulit, satu buah kelapa kering, atau uang sebesar dua puluh hingga lima puluh rupiah kala itu. Saya bangga, tapi orang tua saya melihat saya dengan rasa geli. Semua bentuk atraksi budaya diatas ra sanya hilang saat ini, saya hampir tak menemukan lagi ada anak muda seumur saya yang bisa menyanyikan lagu daerahnya sendiri, bahkan tak pernah tau tarian traditional kecuali lagu popular anak muda jaman sekarang seperti Peter Pan, ST 12, Ungu atau Wali. Budaya penting dipahami sebagai refleksi dari akar perilaku

kehidupan nenek moyang bangsa kita yang ditanamkan dalam bentuk yang seringkali sulit dipahami seperti lagu dan tarian traditional. Disebagian pelosok ne geri ini bahkan olah raga traditional masih dipertahankan dan dikembangkan sebagai refleksi dari nilai kompetitif, fairness, honesty dan kesabaran. Sayang sekali, kita suka menyerap nilai-nilai bangsa lain yang dipoles dalam bentuk modern sehingga me ninggalkan nilai-nilai luhur nenek moyang kita yang teramat sakral dan agung. Kali ini kita semua menyambut Pekan Olah Raga dan Seni dengan suka cita, sekalipun gaungnya tak segegap kegiatan MTQ. Saya hanya ingin berpesan agar kegiatan yang baik semacam itu menjadi wahana bagi pengembangan budaya lokal sehingga setiap orang di kampung halaman paham tentang budayanya ditengahtengah gempuran budaya luar yang sulit dibendung. Seringkali kita suka mengimport kesenian dan olah raga dari daerah lain, tetapi melupakan seni dan olah raga traditional daerah sendiri. Di Jawa Barat, seorang antropolog muda bahkan mampu mengkompilasi jenis-jenis kesenian dan permainan nenek moyang mereka sehingga dapat dimainkan serta terjaga oleh ge nerasi masa kini. Sebagai contoh, olah raga Takraw adalah salah satu olah raga traditional bangsa Melayu yang menjadi icon dalam kompetisi olah raga tingkat Asean. Olah raga ini tentu saja tidak ditemukan di Eropa, Amerika bahkan di Timur Tengah

sekalipun. Saya teringat pengalaman saya ketika bulan April 2004 dikirim ke Hyderabad (India) selama kurang lebih 3 bulan untuk studi jangka pendek tentang Teknologi Informasi, pada akhir kursus saya diminta membawakan salah satu lagu dari daerah saya. Untunglah saya masih ingat lagu Banggai Tano Manondo dan Anging Mamiri. Lebih lucu lagi ketika saya memberanikan diri membawakan lagu India “Kuchu-Kuchu Hotae” dengan goyangan dangdut Indonesia. Semua peserta dari berbagai negara, termasuk para instruktur dari India sempat tertawa terpingkal-pingkal. Kalau ingat pengala man itu saya suka senyum geli, tetapi saya bangga memiliki kekayaan budaya Indonesia yang tak ternilai harganya. Pekan Olah Raga dan Seni sesungguh nya merupakan ajang bagi generasi muda untuk memupuk nilai-nilai kesetaraan, kejujuran, kedewasaan, kesabaran, kelega waan, kemandirian, percaya diri, solida ritas, disiplin, loyalitas, keberanian, dedi kasi, kerjasama, kesantunan, dan peng hormatan pada sesamanya. Pada sisi lain, sebagai tuan rumah selayaknya kita men jadi tuan rumah yang baik, melayani tamu dengan hormat dan sepenuh hati, mereka adalah saudara kita yang patut kita lin dungi. Sebagai tamu yang baik, tentu saja kita patut berterima kasih serta menyesuaikan dengan karakter budaya setempat sehingga dapat diterima sebagai bagian dari keluarga besar di gugusan Banggai daratan. Selamat me nyelenggarakan Pekan Olah Raga dan Seni.(**)

Investasi Gerakkan Ekonomi PERDEBATAN tentang bagaimana mengelola ekonomi bangsa ini seolah tak ada habis-habisnya. Kita masih saja men cari sistem ataupun mazhab yang diang gap terbaik untuk menyelesaikan masalah ekonomi. Khususnya terkait dengan ma sih tingginya pengangguran dan kemis kinan serta semakin tertinggalnya kita dibandingkan negara-negara tetangga. Tak heran bila banyak warga negara kita yang terpaksa mengais rezeki di luar ne geri untuk menjadi pembantu rumah tang ga.Berbagai perdebatan publik terkait pengelolaan ekonomi juga masuk ke kam pus. Tentu saja, itu bagus untuk perkem bangan daya pikir anak muda kita. Namun, banyaknya benturan kepentingan yang mewarnai perdebatan di ranah publik, kalau tidak hati-hati, juga akan meme ngaruhi daya kritis anak-anak muda. Sangat tidak baik bagi anak-anak di kam pus kalau dalam pemikiran akademik, analisis yang mereka buat sudah sarat de ngan berbagai kepentingan. Dengan begitu, anak-anak muda tersebut tidak bisa menganalisis sesuatu masalah secara ob jektif. INVESTASI SWASTA Saya yakin banyak di antara kita yang cukup memahami bahwa investasi sangat penting bagi pembangunan ekonomi. Demikian pula, mahasiswa ekonomi sejak tingkat pertama tentu sudah belajar ba gaimana pentingnya investasi dalam pem bangunan ekonomi suatu sja tp cri y6 ad dpdesa’an agr tw koNdsi y6 ad desa2...sLx tiap2 hri Z b’baca korN luwk post cMn dkota aj key...Luwuk Post by ‘PengMar Luwk Post’ WsLm... +628124500 xxxx Ass. Wr. Wb. Wei pak polisi, teru tama yg lgi piket dipos polisi, kami

bangsa.Investasi, baik yang dilakukan pemerintah maupun swasta, akan memacu aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesempatan kerja (pendapatan bagi masyarakat). Bahkan, bisa meningkatkan penerimaan pajak negara. Selain itu, ekonomi yang semakin maju banyak ditentukan oleh besar kecilnya investasi. Karena itu, pembangunan ekonomi suatu bangsa ataupun di daerah memerlukan investasi agar masyarakat semakin maju dan se jahtera.Dampak investasi pemerintah mau pun swasta secara umum tidak banyak berbeda. Meski, tentu saja hal tersebut juga bergantung pada pengaturan dan pe ngawasan dari otoritas terkait. Jika penga turan dan pengawasan pada dunia usaha swasta berjalan baik, kita tidak perlu kha watir atas timbulnya eksploitasi atau dam pak negatif lainnya yang dapat merusak alam, ekonomi, dan sosial.Sayangnya, berbagai perdebatan pada tingkat elite sering membuat masyarakat, khususnya di daerah, cenderung anti terhadap peran swasta dalam dunia usaha (juga inves tasi), khususnya asing. Hal tersebut juga muncul dalam suatu diskusi di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, pe kan lalu. Yakni, generasi muda kita cenderung ti dak percaya terhadap investasi asing. Pa da kesempatan lain, kadang muncul ke tidaksenangan pada usaha swasta domes tik besar (investasi swasta dalam negeri). Sentimen negatif itu, jika terus berkem

mintol agar itu motor yg pakai knalpot baribut supaya ditilang soalnx sdh mresahkan masyarkt dan pak polisi jangan hanya baporo dipos polisi and mnonton TV soalnx klu hanx menon ton lebih bagus pulang and tidur sj dirumah. Than +628124507 xxxx

bang tanpa kendali, akan membahayakan masa depan ekonomi Indonesia.Sebab, ber kurangnya investasi di Indonesia dalam satu dekade terakhir telah membuat kualitas pembangunan ekonomi merosot. De mikian pula, berbagai infrastruktur dasar yang penting untuk menggerakkan eko nomi tidak tersedia dengan cukup. Tanpa investasi yang memadai, ekonomi Indonesia tidak akan maju. Demikian juga, ke hidupan masyarakat tidak akan sejahtera. KEUANGAN NEGARA CEKAK Berbagai proyek pembangunan infra struktur dasar (jalan, jembatan, pelabuhan, irigasi, pasar, waduk, dan listrik) atau ber bagai pelayanan dasar yang diperlukan ma syarakat (pendidikan, kesehatan, dan se bagainya) sebaiknya memang didanai negara. Namun, kita ketahui bahwa keuangan negara terbatas. Bahkan, tiap tahun masih terus defisit yang dibiayai dari utang luar negeri atau melalui pasar modal dengan penerbitan surat perbendaharaan negara (SPN).Selain itu, sejak reformasi, banyak kebijakan publik kita yang tersandera kepentingan jangka pendek untuk kepen tingan politik, baik dari pusat sampai ke daerah. Karena itu, berbagai prioritas pengeluaran pemerintah mulai pusat hingga daerah cenderung bersifat populis, khususnya yang menyenangkan rakyat dalam jangka pendek.Hal tersebut membuat berbagai program atau proyek yang bersifat jangka panjang. Misalnya, pembangunan infrastruktur kurang mendapatkan prio-

Ass lp.bwt aparat desa se kab banggai jangan suka d kase bodokx pemda.tdk d byr honr tp kerja jln trus.kacian deh lu.lp makasih,! +628524144 xxxx As.YTH pak BUPATI,sy mhn kse dian bpk unt mpercepat proses pnye rahn Sk cpns.08 krn unt kt yg guru.kt

ritas. Tak heran bila krisis listrik masih saja berlangsung (dunia usaha dipaksa beroperasi pada hari libur secara bergiliran). Kondisi jalan, pelabuhan, atau infrastruktur terkait dengan irigasi pun sangat memprihatinkan.Karena keuangan negara mulai pusat sampai daerah terbatas dan tuntutan pembangunan ekonomi yang berkualitas agar dapat memberikan kesejateraan bangsa terus meningkat, tidak bisa tidak, investasi swasta di perlukan. Jika investor dalam negeri ke kurangan dana serta memiliki hambatan dalam teknologi, pasar, produksi, ataupun manajemen, itu bisa dipenuhi investor asing. Kehadiran investor asing diperlukan, meski perlu pengaturan dan pengawasan supaya berdampak positif bagi masyarakat.Kabupaten Purbalingga termasuk salah satu daerah di Indonesia yang sukses memanfaatkan investor asing (khususnya dari Korea) dalam membangunan ekonomi daerahnya. Tingkat pengangguran di sana hanya 3 persen (bandingkan dengan Indonesia yang lebih dari 8 persen). Rakyatnya juga semakin sejahtera karena banyak industri yang berkembang yang banyak didukung investor asing. Kehadiran investor asing yang disertai pengaturan serta pengawasan yang baik terbukti bisa memajukan Kabupaten Pur balingga hingga saat ini. Karena itu, kita jangan melihat investasi swasta yang dilakukan asing secara negatif.(*)

hrs mnyesuaikn dgn program & jad wal skolah tempat kt brtugas nti.trma kasih, +628524145 xxxx As Lp yg baik hati,tlong muat akan ini ke luhan dri orang tua sis wa,ke napa diknas msh menunda2 pengu mumanx SMA,mesia talalo makan

puji. +628524149 xxxx As...pak kades bualemo A tlng dulu kami masyarakat kecil masih men dukung bapak maju calon kades pri ode 2009/20015 yang msh mendu kung bapak sekitar 410 wajib pilih yg membuat pernyataan,

PENERBIT : PT Luwuk Cemerlang. GENERAL MANAGER/PEMIMPIN REDAKSI : Herdiyanto Yusuf. REDAKTUR PELAKSANA : Haris Ladici. REDAKTUR : Haris Ladici, Zulhelmi Alting, Gafar Tokalang. STAF REDAKSI : Nasri Sei,Sofyan Labolo,Rustam Nono, Firman Ibrahim Suling.KORLIP : Zulhelmi Alting, BIRO BANGKEP; Rustam Nono (Salakan), Ahmad Awaluddin (Banggai). BIRO AMPANA; Nasri Sei. BIRO PAGIMANA; Anto Yasin. BIRO BUNTA; Karman. BIRO TOILI; Nurhasan. ART & PERWAJAHAN : Sudin Salasa (Koordinator), Rustam Nasila,Wawan Kusika, PRESIDEN KOMISARIS : Imawan Mashuri. KOMISARIS : Benny H Raintama, Suhendro Boroma. DIREKTUR : Mohamad Sirham, Urief Hassan. MANAGER KEUANGAN : Haryono, STAF KEUANGAN : Aswar Poibara (Koordinator) Astuti Mohune (Kasir) . MANAGER PEMASARAN KORAN : Sukriyadi Mamu . STAF PEMASARAN : Sofyan Dude,Dales Lantapon.MANAGER IKLAN : Sukriyadi Mamu . STAF IKLAN : Hawa Minarni A Bayak.(Kasir), Sutadi Utiarahman. PERCETAKAN : Yusuf Nelwan (Koordinator),Andri Bumbungan. OMBUSDMAN : Ismail Pelu (Ketua), Hinca IP Pandjaitan (Anggota).TARIF IKLAN : Umum Rp 20.000,-/mmk (hitam putih/BW),Rp 30.000-/mmk (Warna/FC ), MUNGIL : Rp 50.000,- (1x muat). HARGA LANGGANAN KORAN : Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). ALAMAT REDAKSI: Jl. Imam Bonjol No. 4 Km 3 Luwuk Telp. (0461) 325447 Fax : (0461) 325071 email : redaksi@luwukpost.info. PERWAKILAN GORONTALO : JL. NANI WARTABONE NO. 144 A GORONTALO Telp. (0435) 827551-827552 Fax : (0435) 829603. PERWAKILAN MANADO : Jln. Babe Palar No.54, Telp (0431) 855558 Fax : (0431) 840763860398. PERWAKILAN SURABAYA : Graha Pena Building, Jln Ahmad Yani No.88, Telp (031) 8287999.PERWAKILAN JAKARTA : Gedung Graha Pena Lt.6, Jl. Raya Kebayoran Lama No.12, Telp : (021) 53699509, Fax (021) 5328487.


X-Cool Radio 93,7 FM

9

Selasa, 16 Juni 2009

INFO SMS : Buat kamu-kamu sobat x-cool yang ingin mengirimkan sms salam-salam, atau sms gaul lainnya. Bisa bergabung di SMS X-Cool :Caranya mudah : ketik Salam (spasi) isi sms kamu kemudian kirim ke nomor

Satu Guru Banyak Sekolah PENGAJAR WELL? Wuih, apaan lagi tuh? Jenis mata pelajaran baru? Bukan.. bukan.. Belum ada kurikulum baru berisi mata pelajaran antah berantah WELL loh, hihihi.. Penasaran sama arti WELL yang Det maksud? Hmm.. OK deh, Det kasih tahu. Yang dimaksud pe-ngajar WELL adalah para guru yang punya Wilayah Edar Lumayan Luas alias bapak ibu guru kita yang mengajar di beberapa sekolah. Nah, udah ngerti kan? Hohoho. Percaya nggak percaya, sebagian besar sobat X-Cool punya guru yang mengajar di lebih dari satu lembaga pendidikan. Umumnya sih, beliau-beliau ini beredar di dua sekolah sekaligus . Namun, ada juga yang menjelajah tiga , bahkan lima sekolah . Mereka melakukan hal itu tentu bukan tanpa alasan. Ada bermacam-macam persoalan yang menjadi akarnya. Mayoritas pengin mencari tambahan uang atau karena sang pengajar memang workaholic . Selain itu, ada yang di sekolah lain, ter-

nyata, bisa memangku jabatan lebih tinggi . Sayang, kelebihan wilayah edar itu justru bikin proses mengajar terhambat. Pasalnya, pengajar jadi sering nggak masuk saking sibuk . Akibatnya, para murid sering dapat tugas dan para guru nggak konsen keti-ka ngajar di dalam kelas . Pengalaman itu pernah dialami D e a r i s m a Budiarni. Siswi kelas X-1 tersebut punya guru WELL yang mengajar salah satu bahasa asing. Beliau punya jadwal mengajar di satu sekolah lagi, selain di sekolahnya. Akibatnya, sang ibu guru sering berhalangan hadir saat jam mengajar. Para penghuni kelas Dea, sapaan akrab Dearisma, sering jadi korban. Pelajaran seminggu sekali itu kerap diisi tugas, tugas, dan tugas. Padahal, Dea menyukai cara beliau mengajar. Beliau senang bercanda dan menyelipkan cerita-cerita masa lalu. Soal pengalaman semasa sekolah dulu, juga tentang mengajar di sekolah lain.

Dea mengaku sama sekali tidak tahu-menahu alasan beliau mengajar lebih dari satu sekolah. ‘’Mungkin beliau mau nyari uang lebih banyak lagi. Kita tahu sendiri kalo gaji guru itu nggak begitu gede,” ujar cewek 16 tahun itu. Sama seperti di sekolah Dea, guru berwilayah edar lumayan luas juga dimiliki salah satu SMK swasta . Menurut Vincentius Chandra, penghuni sekolah itu, ada bapak gurunya yang juga membagikan ilmu beliau di salah satu SMP. Loh, kok Vincent tahu? ‘’Iya, soalnya bapak itu sering ngomel kalau kelas kita rame. Beliau sering bilang, ‘Masak kalah sama anak SMP?’ Terus, beliau cerita tentang murid-muridnya di SMP itu,” papar cowok yang hobi nonton itu. Selama ini, Vincent belum pernah merasakan pengalaman buruk. Kalaupun sang guru sering ngasih tugas, hal itu dianggap bagian dari proses belajar mengajar di sekolahnya. ‘’Aku cuma nggak suka kalau dibandingin sama murid-muridnya di sekolah lain, itu aja,” katanya. Di balik semua itu, Vincent mengenal guru tersebut sebagai sosok pekerja keras. “Cuma orang-orang tertentu yang bisa bekerja di dua tempat. Aku juga maklum kok kalau guruku sampai ngajar di dua sekolah. Gaji guru kan memang kecil,” imbuh Vincent. (pna/rum)

+628525553716x cAMleCOm x-coOl yG mkIN kyEN aJA,aQ cm mO tiCaM aJA buAT sobAT2 aQ yg Ad d sPTran blMo ad Chalin,saMSI,aMA.ATuN,mGa2 tmbAH cntIK & gnTENG2 aJA,buAT ATun yG aD d lWUk sPY cpt2 blik k sni cOZ tRag smua so kGEN sm nGA.N BuaT Ama,mga tmbAH d chaYG aja smA pcaRx i2 tUH yG ad d pARiGi.By sagitarius. +628134394412x Meth mlm x+cool qw adit d pepci mo ntp zlam bwt ank2 pepabri ian.bowo.alam.utha.fikhar.chql.aldi kudun and jgn lp bwt ank2 d’zpuniet yg mkn kyen dan bwt ketuax JaN DAn sLM SpEciaL BWt ponari dari aT0. ThaNKz x_cool udAH Muatin sms ini dan slm manis bwt opo muda2han tambah cantik dan sukses mendapat mangsa. Thanks x_C00L tlng sms ini di masukan ke dLm krn LP.en jan lup buat opo ikel blng dia so rindu. ? . +628124523423x H¡ LP pa kbAr n¡Ch baE azA kHn ? XCOOL tl9 yA mUaT¡N zmcztQ cZ pnt¡Ng buangetz... Aq mw ttP sLaM n¡Ch bWt nK OHP yg mK¡N kyent ajah, h, h, . . ! Trst bwT N¡Ndy n N¡Ken yg mk¡N kyent ajah n mk¡N cnt¡K ajah, , , he... 99x. OoOo yoW bWt aNdRa n ¡NdRa bLaJr bAe” joW tRsT t’uSh lg¡ b bLoZ” sPyA t d kSe kLuAr lG¡ dR¡ zPeNdOoElL, , , bRuW s¡ kMbR uCaPx jGa” kMu p’dR¡ tRsT lW b’cR¡ cWeK yG bAe” e, , , jgN t’llo gTl. . . AtW Lw nGn mW z sJa,,, he..99x juStKiDdInG ! BwT sKeTzA oOw..oOw..oOw...oOw kYkX tMbH kYeNt aJ n¡Ch, . . O yOw x-cool lW mW b’lGgNn LUWUK POST bgMn ? ? ? Lzt thanxY x-cOoL (^_~){~_^} ‘cE,cAn7¡K’ +628124523423x Hi x-cool wach mkin kyet aja nich ! Aq mw krim slm nich bwt guru2 zpentil n ank2 zpentil khususx bwt klas 1 n 2 SBI mga2 tambh kyent aja n tmbh pntar yach! Trust bwt ank2 OHP n SKETSA mdah2an gnkX mkin mju ya ! Trust bwt ama, nindy, niken, vini, ri2n, nurul, vira, sisilia, k’ra2, k’tiwi, k’rina, bwt andi rhmt, indra, n jefert mdah2an tmbah cantik n gnteng n pda pnter smua ya, , , ! ! ! Trst bwt ibu intan, n miss hetty mdah2an tmbh sukses n slalu dlm lndungan ALLAH SWT. OoOo yow z jg mw kse tw sma dhiza aws ngn lw z dpat ngn ba sms yg mcm2 tntang z p’ade niken e. . . Aws ngn e... Bruw dhiza ngn jgn t’llo gtl lw so plg, plg sja t’ush b sngga d’amik nurmal b puber2 e,,, ngn p’gtl so lbih dri org yg dpe gtl mnta ampun! Muatin ya x-cool. X-cool mkin kyent ajah ! ! ! ‘cE,cAn7¡K’

+628124520613x Hai,,,, X_Co0 z cMn m0o kRiM c aM Ma zpE tmAnK”,,!!! bWaT SeRil,k”oNald,RuLLy,k”sTeNLy,pUtRi,Ferdy,N RizKy yK Da d’pALu,,,c aM cHaYaNk & KaNGeN Aja,,, ee Yh0w Lw mCm jdi z m0o k’pLu Nhe jMpT qTa ee,,,!!! TrZ BwT,, YeNNy,Ayh0e,fy_3, & rHi_N,,, c aM KaNgEn,,,sLx qTa NdA kTeMu Ne,, GiMnA KaBaR TrkhIr bWt iChE,ChA_ChA,DeZhI,PuPuT,CyNdi cLaM KoMzeL AjA Ye,, byEByE,,,,,,, <@@>* O * +628124512484x Hai aq krm salam nich?bwat keluarga aq d gorontalo, terutama bwat ibu jou, DH ebi, nia, yudi N ti udo, jgn lp dgn k’fitri d bunta ya...? N bwat k2Q rahmat d lwk +628523159264x CoOeEeMmMm_Lp, .KyU m? tTp cLm wAd mBf_kYu mH?ncEz,.DhìÅN,,zHåNtY. .Ru, .wAd AnK zmÅnsA mGa2 t?n9 nAe cLazZ E. .Ru wAd mÅyA ?hP_jN tLaL? pUbèR,Ru zR¡ MzK joWw zmUa i2 sCho?l,tUyuZ wAD m?Y0_eLå,m?nÅ_LhY tMbH akYuR2 cLLoWw.NdZ_kYu pcAiiAnNgGg mGa2 tMbH cAiiAanNggG mA kYuU..cLm kUuAaanNgeEeNNn. .By_aQuÄrIuZz gIrZl EeeMmMmcCuhhh_muAtiìN YAa +628524108059x Clamoc0em,,,x coOL Yg mwantp abiz,,nCh dngn Mhuin z mw krm zLm bwt ank2 r3mitZa jg ank2 stm tnpa trkcwli,,zAlkomz3l Az bwt mreka2,,br bwt adhi mudah2n lu2s. +628524138767x ChAmLOeCoM,.,.,.X-CoOL Yg Mk!n KyEn Ab!Zz GuE Mw N!Tp ClAm bWT AnK”Yg KwT Na3k Tx WrNa MrH Zm MANGE.,.,.Ad AkBaR, IfAn, MuIn, ANto, ImAn,AtiN.,.,RuzZ BwT MuIn KNp Ng P KpLa kOn TjAM,.,.,BWt AnTO MaNgE ByR BrPa 1 X Mn,.,.,.BwT LhOoE MaNG3 KnP Ng TdK TnG!” MaNgE sPY Ng Mo TngI nG BGn ToNG D Ats ToWE3r,.,.,ThAnKz Lp +628524108939x ChAmLEkOm,,, X_cOoL yG mKin kEyEN aZa,, Z mhEy d’QiLSat mO TiChaM nEh wAt sMUa Z pLEnDz_2 di QiLSat dha aEn,shELa,aYu, nhOVa,dhEWi,iiN, NhuR,phUy, EnD SpECiaL_X wAt Z phE sUaMi n Z phE aNk ‘’khEyZa’’ sLaM phaLinG ChAyANkkk........!! Ho..ho..ho.. ThaNKz X_cOoL +628134130254x Ch@@MleKyUM...X_CoOL Y4ÑK mKeN COOL Aja.. AQ APR¡L d_KrA-tHoN. . . Aq mO krim cLaM Nich bwt z p PLEND2 yG d SMA 1 BNTA... KhusUs_X bwt aNk2 X11 IPA DN IPS mGa” torng Lu2s sMw ee ZpZ¡Al_x bwt Z,p K’c¡Tra

0852 5569 4051my_mr.cool@yahoo.co.id ...Ditunggu lho smsnya

zLaM pLnG CHYAaAaAnNkK....... N jgn LUpa sHOLAT tyUz..Yach..??? Thank’Z For Lp..?? +628124526420x AzZ_cOeM. . ! Lp...!!! nE’ Q_LaDy D’pEpCy MoW TTp cLm WhAt AnK” _bLaCh DeViL__D’sPuNiEt_ tRtAmA wHaT aRsAL ‘DeViL’ AnD DoLe ‘D’SpUnIeT’ mOgA LLs 100%. . ! rUeW wHaT dIsA,fAnY,AGuSLy, tGKtKn JoW i2 mAnYoNtEk...! RuEw TdK LP jG wHaT kEtUaX BLACH DEVIL uUcCpPnXx sLm CiNta+CyNk...!_$~ X_cOoL jAn_k LP D’MuAtIn , , , , UuUpPzZ tDk Lp jG WHat SE”OrG yG TgL d’PePcY yG pLg tEnGkE.... UCpNx JGn TaLaLo b’GaYa.... +628575677862x AzZ,,X_cOoL yG pL¡Ng mNtAp aJa.... Aq mAu nTiP zLaM BuAt aNaK2 MtZ aD DitA,Siti,mAzYitA, nUr,HilDa,rAzNi, mGa2 lUlUs 100% n sPeCiAl bUat dHeSi,iChE,aNhy,uMi,cInDy mGa2 sEtiA DgAn pSanGan mSiNg2...Mga2 dImUat zMzQ. By “%cAnCeR GirLz”% “%mUaAaCh”% +628524246517x AsS,, X~C0oL yg c0oL ab!ez,, Z m0 ticam neh,, tUk ank” FÖrS¡Ps Masama.. Khsusx kLs X11,,0ptimiz sj m0ga t0nk lu”s smua e . . !! Spc!aL tuk Z p hNey “3yZz” . . I MizZ U . .||~Indar~|| +628575644701x AzZ|am , , yUpz’Z btU| ¡’2 , yG No_+628569691379x , c’ ¡’2 yAe|ah , nPa eNe C’B’S|Hkn V¡RgIN . . .BeCh GRaPZ E . . !! JuZtRu eNe , fr¡lY Yg T’|lo uRaRa. . .Cpa CB Yg T’kNaL dy , beEe . . !! KsIan De ¡’2 . . !!! Dpe M|uT I’2 yg mO d’PRCYa ,LbE bAe PrcyA btU JOe , drI pd pRCya DE i’2 , amIet” CBnG bAyi e . . !!! MTi JoE nGN i2 ?? C’I2 kLO t’MW D’SKaT T’uZh URARA ?? B|Ng KCe’ , , BEeE . . . !!zmPh e . . !!!¿ +628524124547x AsCuM hy X_cOoL z MaU tIcAm WaT aNk2 sMaNd0eL wAt AnK2 lAz X TrUtM jUnI mG cPt CmBu JoW n WaT tUrA_dAz_UlFa mG+ AkR jOw & gK lP jG wAt GeNk e}{c Mg+zUkZeZztT. +628124523262x SalaM “bWt aNdy bTaRi .T. TaRy jJr Z sYnK Sx sMa nG.. z bAhAgI BiLa nGa dA d’sAmPiNgX z.. z RsA dUNia iNi hX Milik qTa bRduA.. tP,Z Tw Z Dn nG Tu tkKaN PrN BrSaTu... MesKipN nGa jGa sYnk sMa z,n z jGa sYnk sMa nG.. tP,CinTa qTa tKkaN BrSaTu MeskiPn bRsaTu cInTa iT AqN d’nMaqN “CinTa Terlarang”.. tP,Z T’BsA Boh0nGi zPe pRasaAn.. nGa pSt t’tW To.. sTiaP kaLi z kTeMu dgN nG z sAnAaAaNgGg sX....!!! z SaYaNk sKali sMa nGa TaRy...zPe RsA SyNk zMa nG Tu LbiH Dri zPe NyaWa n kMu hRz tW.. Qu

hRaP Kw Bca pSaN Qu iNi... bY OrNk yG AqN sLaLu SyNk sMa kaMu TaRhI... zPeNzL..”@>>— +628565648107x JaNg pRn4 nG bLg c!Nta,, loW nG t’pDuLi dEn dY ... JaNg bLg SoAl pRaZaAn, loW nG te bTuL”... JaNg pErNh nG bLg SuKa ZmA dY,, loW aKh!Rx nG cMa mO kZe kCeWa.. Ru jAnG nG bLg ChYnK, LoW nG CmA b’Eto .. KrNa,, loW oRg jU”r i2 lbiH bGuZ, sKlipUn i2 sKiT d’RzA. & i2 sMuA aWaL dR ciNt4 yG tAnPa eTo” ... !!!yanti +628569693388x ChuM x’CoEldz. .rHa MuW nHiChAeM wAd TmNk2x rHa, ZhE’kOtHa AeR lwOeK . . wAd GADIZ ZISM0EDH, rHa cHaAiiaNk KmUuW. .wAd ChoLmEd FoRhEvAx Rha, eLa, cLaM pLyYyYnG cAiiaNk. .cPeChIaLx, wAd RhA p” ChAiiaNk ( NANDO ), jaN pUnK b” MnUm PaAiia. .LuVv’C yHuUw, BuChU. .hoho. .tHaNkZ_ x’CoeLd. +628524121680x ChamlAIKuM.... X_Cooll YG mAKiN kEyEn aJA.!!! aQ gAdIs vIRgo di jAlBar,aQ mAU tiCam Nih.. BwT tMn2_Qu yG scoll Di SmEnSaL.Trutma tMn2_Qu AnAK2 _VirGin_yG so bA BiKiN kAsUS,bWt Vra dgn D_deW..SuMpAH qT fNess skAlE..Km dua orag yG so ba kSe mSUk orG p Ank di rMH sAKit. Bwt D_deW qT dUkUg nga dRi bLAKang,mMag it pRAmpuan pAnts di bAge..BgMn depe MUluT d T’biSh coNTrol..Ba Bilg _VirGiN_yG T’Butl..TruSS sO bA KasE paTAH oRg p TanGan..nANt di BiKN bGiTU sPya d toBaT.bWt X_coOL mAkaCih udh bCA Zmz_Qu,mOga2 mAkin sUkSeS aJA.!<< +628524122435x ChaaMlQ... Lp yn9 mK!N KeyEn 4jA. 4q cM@N Mw ntF cL4m W4£ chynkQ yN9 d4 d j4lTeS..!! 4Q Cm4N wW bL4N9 sMo94 kM Mn’D4ptK4n psN94N yn9 lbiH B4Ik drIQ..!! B¥ 4R!Es 9irLs +628524032261x Camcum x_CoO| z AcHiEzZ d’q¡LdU nI MaU tiCaM wAt AnK2 e}{c Mg+aKhUr JoW aNd wAt yAnTi_aNy CaLaM kNgEn JoW & CpEcIaL WaT aNk2 sOhO AnD tMnK2 Yg d’sMaNdOeL... +628524104156x CMLeCOm, , ,”LP” nE aQ ‘nHOVa’77c’ cMa Mau Ti2C@M ajjd, bwT aNk2"pEBCy mOg kLiaN Zmua Makin CoOL ajjd yha and Is THe bEeZt forEVer”and sLLU SuKSes” eh iYa Lp bWT cWok y9 aQ CidaHa bANgt n Sy9n9i Mo9a kMu j9 biZa Sy9 yha m’aQ” “HmMmM bWT RicKy j9n sKa TrllU Bnyk bhS Orn9 dOnK JgN Kau, jd GILA sNdry’Cz X di LwUK Ngk ad ‘MAMBORO’ heHehe2x...! “eH Iya uDh dlw yha, Ti2C@M x”Maksy Lwk pOs” mOhn di mUaT Yha”


10

Selasa, 16 Juni 2009

Perda Pengelolaan Wilayah Pesisir Disosialisasikan AMPANA- Bagian Hukum Sekretariat Daerah Tojo Una-una menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 6 tahun 2007 tentang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Kegiatan yang dipusatkan di ruang pertemuan kantor bupati tersebut, turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Daerah setempat. Dalam sambutannya Sekretaris Kabupaten (Sekab) Drs. Bahrun Ladjuba mengatakan kegiatan tersebut memiliki nilai positif, terutama bagi instansi yang berkompeten mengurusi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Diharapkan, dengan Perda tersebut, pengelolaan serta pelestarian wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dapat dimaksimalkan. Se-bab, merupakan aset daerah yang perlu di kelolah serta dilestarikan untuk kemakmuran rakyat Tojo Una-una, baik generasi saat ini maupun generasi yang akan datang. “ Kedepan peran sumber daya alam dipandang strategis untuk menjamin kelangsungan pembangunan, maka kebijakan pembangunan lebih diarahkan pada kelestarian ekologi. Oleh karena itu diperlukan payung hukum sebagai landasan pengelolaannya,” terang Bahrun. Terkait pengelolaan kawasan pesisir, belakangan ini ia mengaku tengah mendapatkan sejumlah kendala dilapangan. Namun begitu kata Sekab, pemerintah daerah akan semaksimal mungkin mengatasi kendala tersebut, dengan merujuk aturan yang berlaku. Diakhir penjelasannya ia meminta agar peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut secara sungguh-sungguh. Sangkin pentingnya kegiatan tersebut diikuti sesekali Sekab menanyakan pimpinan SKPD yang tak hadir dalam mengkuti kegiatan sosialisasi tersebut. “ Kegiatan ini sangat penting untuk di ikuti, kalau pimpinan SKPD tidak berkesempatan hadir, minimal ada perwakilannya,” pinta Sekab ketika itu. (Nas)

Pembahasan APBD-P Molor Yaser: SKPD Dinilai Lamban

[FOTO: NASRI / LUWUK POST]

POTENSI WISATA: Festival Bahari Togean yang dipusatkan di Kecamatan Una-una akan dihelat Kamis–Sabtu (2325/7) mendatang.

Dispar Paparkan Persiapan Festival Skala International Jafet : Jadwalnya Ditentukan Departemen AMPANA- Dinas Pariwisata Tojo Una-una memaparkan program jelang Festival Bahari Togean yang dipusatkan di Kecamatan Una-una pada Kamis-Sabtu (23-25/7) mendatang. Keseluruhan program ini di desain skala international dengan dukungan sepenuhnya dari Pemerintah Pusat, Provinsi, serta dukungan Pemerintah Daerah setempat. Program ini dibagi menjadi tiga dimensi kegiatan yakni bawa laut, permukaan laut serta wilayah pesisir (Daratan,red). Kegiatan bawa laut akan

digelar sejumlah ke-giatan antaranya lomba menyelam bebas, foto bawa laut, pemasangan karang buatan serta kegiatan lainnya. Dipermukaan laut, akan di gelar se-jumlah kegiatan antaranya lomba memancing, dayung, perahu hias serta kegiatan lainnya. Sedangkan di wilayah darat atau pesisir digelar kegiatan pergelaran seni dan budaya local, kunjungan ketempat-tempat unik seperti jembatan Bakau, lomba makanan tradisional, pameran kerajinan tangan masyarakat, kegiatan Semi Loka, serta kegiatan lainnya. “ Saat ini sejumlah persiapan tengah dimaksimalkan terkait pelaksanaan festival bahari Togean,” ungkap Ke-pala Dinas Pariwisata Tojo Una-una Jafet Latulola dite-ngah-tengah rapat membahas periapan kegiatan tersebut diruang pertemuan kantor bupati setempat kemarin. Ia mengatakan, kegiatan festival kali ini, sengaja di desain skala international. Tujuannya adalah untuk mengangkat po-tensi pariwisata Tojo

Una-una dimata Dunia. “ Seluruh turis manca negara akan terlibat lang-sung dalam pelaksanaan festival Togean baik diving maupun kegiatan lainnya,” terang Kadis. Untuk menyajikan desain kegiatan yang menarik minat para turis asing ini diakui butuh dana yang cukup besar. Untuk itu saat ini dinas terkait tengah berupaya meminta dukungan Pu-sat, Provinsi, dan daerah. “ Jadwal pelaksanaan festival bahari Togean ditentukan langsung oleh Departemen Pariwisata RI, ini membuktikan perhatian pusat terhadap kegiatan festival bahari Togean begitu besar,” terangnya. Begitupun dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Bentuk dukungan Gubernur dalam kegiatan terse-but adalah dengan menang-gung biaya pelaksanaan pembukaan Festival Togean. “ Pemerintah Provinsi melalui bapak Gubernur siap menanggung biaya pembukaan Festival togean,” ungkap Jafet saat rapat tersebut. (Nas)

AMPANA- Pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tojo Una-Una molor dari jadwal agenda persidangan DPRD setempat. Idealnya dalam jadwal yang telah ditetapkan pembahasan APBD-P digelar Mei 2009. “ Sesuai jadwal persidangan yang telah ditetapkan seharusnya APBD-P dibahas pada bulan Mei, sedangkan Juni sudah masuk agenda pembahasan APBD tahun 2010,” ungkap Panitia Anggaran DPRD Moh. Yasser fedayyen kepada Luwuk Post kemarin. Ia mengatakan, jika APBD-P tahun 2009 dibahas pada bulan Juni atau Juli dikhawatirkan, hingga anggota DPRD periode 20092014 dilantik, APBD tahun 2010 belum juga dibahas. Seharusnya menurut Yasser pembahasan APBD tahun 2010 dibahas oleh anggota DPRD periode 2004-2009. “ Saat ini sebagaimana agenda persidangan DPRD KUA PPAS APBD 2010 sudah harus dibahas, melihat siklus penganggaran, APBD 2010 dibahas oleh anggota DPRD periode 2004-2009,” katanya. Ia menilai, molornya pembahasan tersebut disebabkan Satuan Kerja Perangkat Daerah lamban sehingga mempengaruhi jadwal persidagangan DPRD. Buktinya saja kata Yasser hingga saat ini pihak eksekutif masih memberikan deadline kepada SKPD dilingkungan Pemerintah daerah setempat untuk segera mengajukan rumusan RKA perubahan, untuk selanjutnyab dibahas di DPRD. “ Saat ini DPRD tengah menganggur, padahal dalam ketentuan jadwal persidangan seharusnya banyak agenda yang perlu dibahas, bagaimana pembahasan dilakukan kalau SKPD tidak konsisten dengan jadwal pembahasan DPRD,” kesalnya. “ Kalau SKPD patut terhadap jadwal kegiatan pembahasan di DPRD tak akan molor begini jadinya,” tambahnya mengeluh. Hal senada dikatakan anggota DPRD Jemmy Lasahido. Ia menilai molornya pembahasan APBD-P saat ini disebabkan karena perencanaan yang dibuat SKPD belum maksimal. “ Sebetulnyab mereka (SKPD) tahu ketentuan jadwal pembahasan di DPRD, cuma saja perencanaanya yang belum maksimal,” katanya. Tak hanya itu, Jemmy ju-ga khawatir, molornya pembaha-san APBD-P 2009 akan mempenga-ruhi jadwal pembahasan APBD 2010. Jika pembahasan APBD-P tak segera dilaksanakan, maka bisa saja pembahasan APBD 2010 di ba-has oleh anggota DPRD yang baru. “ Kalau pembahasan APBD 2010 dibahas oleh anggota DPRD saat ini (Periode 2004-2009,red) akan nyambung jadinya,” tutur Jemmy. (Nas)

Yaser Fedayyen


11

Selasa, 16 Juni 2009

Industri Peranti Lunak sumber Terbuka Mulai Terdongkrak SURABAYA-Perkembangan industri peranti lunak sumber terbuka (open source) di Indonesia semakin meningkat signifikan. Peluang industri ini pun diperkirakan semakin besar. Dalam kondisi perekonomian saat ini, perusahaan dituntut untuk meningkatkan produktifitas namun efisien. Untuk bidang ICT, open source bisa dijadikan salah satu solusi. Ketua Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI) Betti Alisjahbana membenarkan bahwa perkembangan open source di tanah air semakin bagus. Setahun terakhir, penetrasi peranti lunak ini didukung oleh pelaku bisnis, pengembang open source, perguruan tinggi, sampai pemerintah. “Sekarang berbagai lini bisa bersinergi mengembangkan penggunaan open source, terutama untuk industri,” katanya disela pembukaan ICT Business Solution Fairs (iBISA) yang diselenggarakan oleh Universitas Ciputra dan Senada di Hotel Mercure Grand Mirama kemarin (15/6). Seberapa jauh peningkatan penggunaan open source, Betti mengatakan belum ada angka pasti. Tapi indikasi peningkatan bisa terlihat dari jumlah pengguna yang melakukan migrasi ke open source. “Sejauh ini pengguna terbesar adalah BUMN seperti Telkom. Mereka memiliki 24 ribu PC (personal computer) dan 80 persennya menggunakan open source,” ungkapnya. Usaha kecil dan menengah (UKM) juga mulai menggunakan peranti ini. Persentasenya memang lebih rendah dibanding dengan perusahaan besar. dari data AOSI baru 20 persen UKM di Indonesia yang sudah menggunakannya. Menurut mantan Presiden Direktur IBM Indonesia itu ada beberapa hal yang menjadi penyebab antara lain skill dan biaya. “Tapi penyebab terbesarnya adalah sebagian besar dari pelaku UKM merasa tidak butuh ICT. Mereka lebih suka menjalankan bisnisnya dengan cara konvensional. Lebih dari 50 persen pelaku UKM berpendapat demikian,” jelasnya. Tapi dia optimistis, tahun depan pengguna ICT dari UKM akan meningkat dua kali lipat. Agar bisa bersaing mereka perlu meningkatkan produktifitas dan berinovasi. Keduanya bisa dilakukan dengan dukungan ICT. Contohnya menciptakan model bisnis baru seperti toko online. Di katakan oleh Betti anjuran pemerintah untuk menggunakan software legal juga menjadi faktor pendorong. “Solusi open source biayanya lebih terjangkau jika dibandingkan membeli software lain Daripada memakai yang ilegal mereka lebih memilih ini,” katanya. (jpnn)

Penguatan Rupiah Pukul Eksportir Udang Transasksi ekspor Jadi Menurun

DIREDUKSI—Beberapa bank mereduksi bunga KPR (Kredit Pemilikan Rumah), dari 13-14 menjadi 12,5 persen. Hal ini membuat masyarakat, bisa lebih mudah memenuhi kebutuhan mereka akan kebutuhan papan. (dok)

Direksi - Komisaris Pertamina Aman JAKARTA-Rumor tentang perombakan direksi dan komisaris Pertamina tak terbukti. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilakukan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kemarin sama sekali tidak mengutakatik posisi direksi dan komisaris, semua masih aman. Deputy Menneg BUMN Bidang Pertambangan, Industri Strategis, Energi, dan Telekomunikasi (PISET) Sahala Lumban Gaol yang memimpin RUPS mengatakan, pembahasan RUPS hanya membahas kinerja perseroan 2008. “Itu saja, tidak ada agenda lain,” ujarnya usai RUPS di Kantor Kementerian BUMN kemarin (15/6). Sebelum RUPS digelar, rumor terkait perombakan direksi dan komisaris memang berhembus kencang. Untuk kursi direksi, Dirut PT Pertamina Karen Agustiawan sempat dikabarkan akan mengundurkan diri karena mendapat tekanan dari kepentingan politik tertentu. Meski Karen sudah membantah isu tersebut, namun rumor pergantian direksi kembali mencuat setelah

adanya kebakaran depot elpiji Pertamina di Makassar, Sabtu lalu (13/6). Sementara itu, rumor perombakan komisaris dipicu oleh duduknya dua komisaris (Komisaris), dalam gerbong tim sukses pasangan SBYBoediono. Hal tersebut sempat memancing desakan dari beberapa pihak agar dua komisaris tersebut mundur. Menurut Sahala, RUPS sama sekali tidak membahas isu-isu yang terkait dengan posisi direksi, termasuk keberadaan komisaris dalam tim sukses salah satu kandidat calon presiden. “RUPS itu agendanya sudah pasti, tidak bisa melebar kemana-mana,” katanya. Terkait kinerja perseroan, Dirut PT Pertamina Karen Agustiawan mengatakan, hasil RUPS memutuskan laba bersih Pertamina 2008 sebesar Rp 30,20 triliun atau naik 54,8 persen dibandingkan laba tahun 2007 yang sebesar Rp 19,51 triliun. “Capaian ini juga melampaui target laba yang ditetapkan dalam RKAP 2008 sebesar Rp 25,44 triliun,” ujarnya. Adapun pendapatan atau revenue

Pertamina 2008 mencapai Rp 554,21 triliun atau naik 44,5 persen dari revenue 2007 yang sebesar Rp 383,60 triliun. Dengan raihan tersebut, maka rating kesehatan Pertamina yang meliputi aspek keuangan, aspek operasional, dan aspek adiministrasi adalah 81,25 (AA). “Artinya, sehat,” kata Karen. Sementara itu, terkait setoran dividen tahun buku 2008 yang akan disetor tahun ini, Pertamina kembali mengusulkan porsi 45 persen dari laba bersih atau sekitar Rp 13,59 triliun. Menurut Karen, angka 45 persen tersebut sama dengan porsi setoran dividen tahun lalu. “Tapi, ini baru usulan, belum ditetapkan,” terangnya. Menurut Sahala, Kementerian BUMN memang baru akan menetapkan besaran setelah ada laporan keuangan yang telah di-audit (audited). Selain itu, target setoran dividen juga akan disesuaikan dengan kebutuhan pendanaan APBN. “Kalau memang audit belum selesai, kami akan ambil dividen interim dulu, tapi persentasenya masih belum final,” ujarnya. (jpnn)

SURABAYA-Menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) memukul eksportir udang. Keuntungan transasksi ekspor yang dilakukan dalam bentuk dolar ikut turun.. Ketua asosiasi Asosiasi Pengusaha Coldstorage Indonesia (APCI) Jatim Johan Suryadarma penurunan keuntungan karena pelemahan dolar AS itu mulai terasa pada Maret-April. “Saat itu nilai dolar merosot mulai bergerak turun keluar dari angka Rp 12.000 masuk ke kisaran Rp 11.000,” katanya kemarin (15/6). Dikatakan, penguatan rupiah secara tiba-tiba cukup merepotkan pengusaha. Sebab, perhitungan beban produksi, biaya transportasi, dan keuntungan menjadi tidak menentu. “Di saat harga jual ke buyer turun, harga beli dari petani tambak cenderung tetap,” tuturnya. Padahal, saat itu, permintaan udang di AS meningkat, karena tambak-tambak udang di negara lain belum memasuki masa panen. “Sayang, hal ini tak bisa dimanfaatkan untuk mengeruk laba. Sebab, kami mengalami rugi kurs,” ucapnya. Dia menyebut, idealnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Rp 11 ribu. “Jika nilainya stabil kami tidak perlu repot untuk mela-

kukan beberapa kali perubahan terhadap asumsi harga, biaya produksi dan sebagainya. Tentu hal itu akan membuat buyer lebih nyaman,” imbuhnya. Tetapi naiknya permintaan dari buyer asing tak berlangsung lama. Sebab, pada Mei, AS mengalihkan impor udang dari negara Asia lain, antara lain Thailand, Tiongkok dan Vietnam. “Meski cenderung berhatihati, itu tidak membuat kami beralih tapi terus mencari ceruk pasar ekspor. Untuk memenuhi itu produksi udang dalam negeri harus ditingkatkan,” ujarnya. Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Jatim Adi Nugroho mengatakan ekspor komoditi ikan dan udang cenderung stabil pada Maret dan April terus menduduki peringkat empat. “Ekspor dua komoditi tersebut memiliki kontribusi yang cukup besar bagi volume dan nilai ekspor jtim ke Jepang dan AS. Mengingat dua Negara tersebut menjadi tujuan utama ekspor,” ujarnya. Sementara itu, berdasarkan data ekspor udang dan ikan milik BPS periode April 2009 mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya. Volume ekspor meningkat dari 14, 682 ribu ton menjadi 16,687 ribu ton . Peningkatan itu diiringi dengan naiknya nilai ekspor ikan dan udang dari 44, 201 juta dollar AS menjadi 48,512 juta dollar AS.(jpnn)

Bunga KPR Direduksi SURABAYA-Angin segar bertiup bagi masayarakat yang tengah mengusahakan kebutuhan papan. Bebebrapa bank mereduksi bunga KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Kepala Kantor Wilayah III PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Surabaya Joni Handriyanto mengatakan jika pihaknya telah menurunkan bunga KPR dari 1314 menjadi 12,5 persen. “Ini karena likuiditas kami sudah mulai longgar dan kebetulan kami memiliki kelebihan dibanding beberapa bank lain yakni porsi dana murah di dana pihak ketiga (DPK) kami yang menjadi mayoritas, “ katanya kemarin (15/6). Selain itu, upaya tersebut, lanjutnya, untuk mengupayakan agar resiko non performing loan (NPL) atau rasio kredit macet kredit konsumer semakin menurun. “Kini angka kredit

macet di beberapa bank mulai naik, itu merupakan salah satu buntut dari tingginya bunga,” tuturnya. Penurunan bunga itu diyakininya akan mendongkrak pengajuan KPR. “Tetapi naiknya pengajuan KPR tidak bisa langsung signifikan. Ini perlu proses, disamping banyak diantara para calon debitor yang memang masih wait and see mengantisipasi penurunan bunga kembali,” ungkapnya. Joni menyebut pada Mei lalu pengajuan KPR telah naik disbanding bulan-bulan sebelumnya. Jika pada November 2008April 2009 rata-rata dalam satu bulan ada sekitar 10 pengajuan KPR, pada Mei meningkat menjadi 20 pengajuan. “Tetapi, walau dibanding tahun lalu jenis rumah yang paling diminati tetap sama yakni RSh (rumah sederhana sehat) dan menengah, tetapi pengajuan KPR

masih belum sebaik di awal tahun lalu, perbulan rata-rata ada 60 pengajuan,” ucapnya. Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Bank Danamon Indonesia Tbk Joseph Luhukay mengatakan Danamon juga telah menurunkan bunga KPR dari 14 persen menjadi 11-12 persen. Itu seiring persaingan yang semakin ketat dengan bank lain. “Tetapi penurunan tidak bisa drastik. Sebab, hal itu mengandung konsekuensi di mana kami harus menurunkan cost of fund salah satunya bunga simpanan,” ujarnya. Jika bunga simpanan di Bank Danamon diturunkan dan bank lain tidak melakukan hal yang sama, bisa jadi para nasabah memindahkan dananya ke bank lain. Dia optimistis bunga KPR akan kembali turun, karena bank juga mulai agresif menurunkannya. (jpnn)


Selasa, 16 Juni 2009 Hal 12

Nadine Tertawa Senang, Tangannya Diremas

Cici Paramida

Masih Shock tetapi Membaik

KONDISI Cici Paramida pasca melaporkan tindakan kekerasan yang dilakukan sang suami, Akhmad Suhaebi, masih belum jelas. Namun, berdasar keterangan keluarga, Cici mulai membaik. “Mbak Cici lagi istirahat. Kalau mau lebih detail apa yang terjadi, kami nggak bisa ngasih. Semua sudah kami serahkan ke polisi,” tegas Allu, sepupu Ci-ci, saat ditemui di rumah orang tuanya di kawasan Plumpang, Jakarta Utara, kemarin (15/6). Ditambahkan, meski mulai membaik, Cici masih shock. Luka di bagian tangan dan wajahnya belum pulih. Dia juga, lanjut Allu, belum bisa memberikan pernyataan apa pun. “Mohon maaf karena kami tidak bisa memberikan komentar,” katanya. Pada Minggu malam (14/6), penyanyi dangdut itu melaporkan suaminya ke Polres Bogor, Jawa Barat. Padahal, usia pernikahan penyanyi kelahiran 7 September 1973 tersebut belum genap setahun. Pelantun Wulan Merindu itu melapor lantaran menjadi sasaran pemukulan MESKI sudah punya kekasih, namun mantan Puteri Indonesia 2008, Nadine Chandrawinata mengaku senang diremas oleh penyanyi dan aktor Ario Wahab. “Tadi itu adegan pacaran, pas adegan makan malam, tiba-tiba lampu mati, akhirnya ke arah yang romantis,” ucap Nadine saat ditemui di sela-sela syuting video klip RBT, Jika Bumi Bisa Bicara, di Wisma Mampang, Jaksel, kemarin. Alasan Nadine ia ikut video klip itu bersama 11 artis lainnya lantaran mendukung peduli dengan lingkungan. “Buat aku video klip ini pesan yang disampaikan jelas, dan aku enjoy aja,” ucapnya. Yang pasti, Nadine mengakui dalam adegan saling remas itu justru itu senang. Lho kenapa bisa begitu.” “Iya, santai saja, aku menikmati kok, ketawa-ketawa karena syutingnya enggak ada beban, mengasikkan, karena posisinya di sini seni, tanpa batas” ungkapnya. Nah, yang dimaksud tanpa batas itu menurut Nadine, saat ini ia tengah mencoba beberapa bidang seni. “Aku lagi coba bidang tari, dan tarik suara. Pokoknya semuanya aku pengen coba, tapi kalo sudah yakin baru aku mau mencobanya, soalnya sudah beberapa orang yang nawarin aku nyanyi,” tukasnya. (jpnn)

suaminya. Dikabarkan, Cici melihat suaminya berduaan semobil dengan perempuan yang tidak dikenalnya di kawasan Puncak, Bogor. Melihat itu, artis yang menikah pada 12 Maret 2009 di Masjidilharam, Arab Saudi, tersebut langsung menghampiri dan mengetuk kaca mobil yang dikemudikan suaminya. Melihat hal tersebut, entah karena panik atau merasa bersalah, Suhaebi langsung tancap gas dan meninggalkan Cici yang tersungkur di tengah jalan. Cici mengaku luka lebam di wajah karena terjatuh tersebut. Luka di bagian kanan wajahnya terlihat parah. Bagian pelipis mata sebelah kanan robek, bibir bagian kanan tersayat dan mengeluarkan darah, serta pipi sebelah kanan memar. Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Suntana mengungkapkan, Cici belum terbukti mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Sebab, sampai saat ini, polisi masih menunggu hasil visum. “Kami cek dulu hasil visum. Kalau indikasi KDRT, kami belum bisa memastikan,” tuturnya. (ash/tia)

Shine Band Gaet Manohara Jadi Model Video Klip PESONA model Manohara Odelia Pinot ternyata juga membuat band pendatang baru, Shine kepincut. Mereka pun berencana menjadikan istri Pangeran Kelantan itu untuk menjadi model video klip dalam lagu jagoan mereka dalam album terbaru berjudul Jalan Masih Panjang. “Pas banget kan dengan kisah hidupnya. Kita sih memang baru sebatas rencana karena semuanya nanti akan kita bicarakan dengan manajemen,” kata Reynol dari manajemen Shine saat ditemui baru-baru ini. Band Shine merupakan sekumpulan lima anak muda yang sangat semangat ingin berekspresi dalam dunia musik Indonesia. Band yang mengandalkan Yudi Setiawan pada gitar, Bayu pada drum, Pandit pada bass, Prayunada pada keyboard dan Iman pada vokal,

ANDI SORAYA BUKA LOWONGAN

TIDAK ada yang tahu status hubungan Andi Soraya dan Steve Emmanule. Sepasang kekasih bukan, pasutri juga bukan. Tapi Aya-sapaanya-mengklaim kalau ia dan Steve sudah satu jiwa. Steve tidak bisa hidup tanpa Aya, begitu sebaliknya. Anehnya, Aya masih mau menerima pria lain untuk dijadikan pacar. Bikin bingung bukan? “Saya dan Steve tumbuh bersama. Sejak Steve berusia 17 tahun kita sudah tumbuh bersama, kita jadi satu jiwa. Kalau nggak ada saya, Steve merasa ada yang hilang. Saya juga be-

gitu. Kita seperti sahabat yang orang nggak mengerti hubungannya seperti apa,” tutur Aya. Meski begitu Aya selalu membuka pintu lebar-lebar jika ada pria yang naksir. “Tentu dong. Saya selalu membuka lowongan untuk orang lain. Saya nggak mau ngomong siapa orangnya,” kata Aya sambil tertawa ngakak. Banyak yang mengira, hubungan mereka belum disahkan karena perbedaan keyakinan. Namun setelah Steve menjadi mualaf, keduanya belum juga bersatu. Tapi Aya me-

ngaku kemungkinan besar mereka rujuk. “Saya dan Steve se-lalu melihat peluang untuk ber-sama lagi. Tapi kita nggak tahu ke depannya seperti apa. Kita punya ego masing-masing,” ucap Aya. Di depan anak-anak, keduanya kompak bahkan terlihat mesra. Tapi jika bertengkar, kedua anaknya tidak ada yang tahu. “Di depan anak-anak, kita berusaha kompak dan damai. Tapi mereka nggak tahu di belakangnya,” jawab Aya terkekeh. (jpnn)

Dewi Sandra Cuma Bisa Pasrah

merupakan gabungan pemain band yang eksis di berbagai festival musik. Setelah perjalanan panjangnya, Shine akhirnya mencurahkan ekspresinya lewat album Jalan Masih Panjang dengan single hit Jujur. (jpnn)

SUKSES didunia tarik suara, ternyata tidak membuat perempuan blasteran Indonesia-Inggris itu sukses dalam membina biduk rumah tangganya bersama penyanyi Glenn Fredly. Dewi Sandra tidak hadir saat sidang Kamis (11/6/2009) lalu. Glenn Fredly mantapkan dirinya untuk menceraikan Dewi Sandra. Dewi yang tidak pernah menginginkan berpisah, hanya bisa ikhlas menanggapi hal itu. Mau gimana lagi, memang seperti itu. Aku ikhlas aja, tapi pasrah sama ikhlas itu beda,â•• tuturnya saat ditemui di Studio Penta, usai acara Playlist, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat, 12/06. Pelantun When I Fall In Love yang berduet dengan Glenn Fredly itu, merasa jenuh dengan pertanyaan wartawan yang te-rus membahas soal perceraian dirinya dengan Glenn. “Aduh jangan tanya hal yang sama deh,” katanya.

Terlihat da-ri mimik wajahnya, Dewi sangat terpukul dengan perceraiannya ini. Apalagi setelah pernikahannya yang pertama bersama aktor Surya Saputra kandas pada tahun 2000. Kini bayang-bayang per-

ceraian itu seakan menjadi karma terhadap Dewi. Apalagi setelah Glenn menolak untuk rujuk. “Pasrah lah. Kemarin kan ngomongnya sama,” tegas Dewi, sambil berlalu menuju mobilnya.(jpnn)

Indah Kalalo Diomongin Orang, Cuek Aja DARI modeling ke penyanyi, itulah yang kini dilakukan Indah Kalalo. Untuk tetap eksis dan menghasilkan karya yang bisa diterima masyakarat. Untuk pembaca Lampu Hijau, Indah punya tips agar segala keinginan bisa tercapai. ”Yang penting harus mau belajar dan kerja keras terus jangan ngoyo. kesempatan kan gak datang dua kali jadi aku selalu fokus sama kerjaan dan bener-bener berusaha karena semua orang udah ada rezekinya masing-masing,” kata Indah Kalalo. Dan tak hanya itu, jika ada omongan negatif dari orang lain jangan pasrah begitu saja. Menurut Indah, sentilan itu justru membuatnya tetap semangat. (jpnn)


13

Selasa,16 Juni 2009

Aleg Ajak Warga Berdoa

Proyek Sapi Bakalan Bakal Digiring ke Hukum Ukas: Sapi Tidak Ada, Uang Cair

Sulaeman Husen SE. MH,

Ablit Hi Ilyas

DEWAN-Wakil ketua DPRD Bangkep, Sulaeman Husen SE. MH, menegaskan, Amanat Presiden (Ampres) pemekaran Banggai Laut (Balut) segera terbit. “Mudah -mudahan dalam waktu dekat,” sambung adik kandung Bupati Bangkep ini senin, kemarin. Kata dia, usulan penerbitan Ampres telah dilakukan pihak pihak tertentu di pusat. “Kita tinggal menunggu hasilnya, kita harus terus memberikan dukungan dan mendoakannya agar Ampres ini segera diteken Presiden,” katanya. Sebab kata dia, terbitnya Ampres sangat penting untuk memuluskan pembentukan sebuah daerah otonom. Pasalnya sebuah daerah pemekaran dibentuk menjadi daerah tersendiri harus memiliki Ampres. “Selama tidak ada jangan harap menjadi sebuah daerah tersendiri,” katanya. Karena itu, Sulaeman berharap kepada seluruh masyarakat Bangkep sebelum ditekennya Ampres oleh Presiden untuk memberikan dukungan dan doa. “Tidak ada yang lain kita harus lakukan tetap mendoakanya dan memberikan dukungan,” Harap ketua DPD PAN Bangkep ini. Penegasan seperti Sulaeman pernah diungkap staf Ahli bidang komisi 2 DPR RI Bangkep, Dudi Usuman, kata dia komisi 2 DPR RI telah menyerakan ke meja Presiden Ampres Balut untuk ditanda tangani. Menanggapi pernyataa keduanya, Ablit Hi Ilyas mengatakan pihaknya terus memberikan doa dan dukungan terhadap pemekaran Balut ini. Keduanya menilai lahirnya Balut ini banyak dampak positifnya untuk masyarakat di Banggai dan sekitarnya. “Kita tentu menunggu pemekaran ini,” kata Aleg asal PKS ini. Penegasan serupa juga diungkap Alimuddin Bapiol. Dia mengaku terus mendukung dan memberikan doa terhadap pemekaran Balut. (tam)

BCW Temukan Proyek Tak Beres SALAKAN-Ketua Banggai Coruption Watc (BCW) Yusmizral diam -diam menelurusi realisasi fisik proyek tahun 2009 di wilayah Peling Barat (pelbar). Hasil penulusuranya menunjukkan banyak proyek yang diduga menyimpang. “Terutama proyek tanggul, banyak yang saya temukan tidak beres,” ungkap Yus panggilan akrabnya. Dia mengancam akan megungkap ketimpangan proyek itu hingga ke aparat penegak hukum. “Ya nanti lihat saja, saya akan ungkap satu per satu proyek yang tidak beres,” katanya. Meski begitu dia masih merahasiakan proyek proyek tidak beres hasil temuannya itu. “Saya belum bisa bilang, saya masih akan mengambil gambar-gambar sebagai bukti dokumentasinya,” katanya.Selain, di wilayah pelbar, Yus juga mengaku akan mengecek realisasi proyek-proyek di wilayah Peling Timur (Peltum) dan Peling Tengah (Pelteng). yusmizral (tam)

SERBU Kantor Distan : Puluhan warga bakalan yang menyerbu kantor Dinas Pertanian (Distan). Puluhan warga ini mempertanyakan proyek pengadaan sapi bakalan.

Camat Berproyek Dihukum SALAKAN-Desakan agar Bupati Bangkep Drs Irianto Malingong MM memberikan hukuman pada bawahannya (Camat) yang terindikasi bermain proyek terus saja berdatangan. Setelah Ketua DPC Partai Kedaulatan, Kristanto Apit, Tokoh pemuda peling, Rusadi meminta oknum Camat itu dihukum dan ditindak tegas. Sebab kata dia keterlibatan Camat bermain proyek ini tidak saja mencoreng citra PNS yang dilarang keras berproyek, akan

tetapi merugikan kontraktor lokal. “Proyek sebenarnya jatuh ke kami, tapi sudah dikeroyok oknum Camat ini, ini benarbenar tidak manusiawi lagi yang dilakukan mereka itu,” kesal Rusadi dengan nada tinggi. Sanksi maupun hukuman kata dia tidak bisa main -main. “Perlu diumumkan ke publik dan dipindah jabatannya terhadap oknum Camat yang bermain proyek ini, agar bisa jerah dan memberikan kesempatan kerja untuk kontraktor lokal,” kata Rusadi.

Meski begitu Rusadi masih menyembunyikan oknum Camat yang terlibat main proyek itu. “Tidak enak saya sampaikan di koran namanya, tetapi sebagian besar masyarakat sudah mengetahui siapa oknum Camat itu,” katanya. Rusadi berencana akan melaporkan secara diam-diam dalam bentuk tertulis siapa oknum Camat yang terlibat main proyek itu. “Saya akan bawah bukti -bukti dokumentasi proyek oknum Camat itu ke Bupati,” ancamnya. (tam)

Ukas: Depkes Tak Bisa Kalahkan Hukum SALAKAN- Turunnya 4 orang tim Departemen Kesehatan (Depkes) Biro Hukum ke Banggai Kepulauan (Bangkep) guna mengecek eksistensi proyek Oksigen Sentral yang bermasalah dinilai Abdul Ukas SH hal yang wajar. Namun begitu kata tokoh aktivis Banggai, Bangkep ini, turunnya ke 4 orang tim itu tidak akan mempengaruhi proses

hukum yang sedang dijalankan pihak penegak hukum di daerah ini. “Itu hak mereka (ke 4 tim depkes,red), untuk melihat dari dekat eksistensi proyek tersebut, tetapi tidak serta-merta bisa mempengaruhi proses hukum, ya iya, tugas mereka lain, tapi proses hukum tetap jalan juga,” ujarnya dengan nada tinggi. Sebab kata Ukas proyek

penyidikan dugaan kasus Oksigen Sentral sedang diproses dengan serius pihak Kejaksaan. “Bahkan akan ke disidangkan di Pengadilan, ini kan tidak harus dihentikan dengan turunnya tim tersebut,” paparnya lagi. Karena itu dia meminta kepada pihak Kejaksaan untuk terus memproses kasus tersebut hingga tuntas. (tam)

SALAKAN-Tokoh aktivis Banggai, Bangkep Abdul Ukas SH mengancam akan memproses secara hukum proyek pengadaan sapi bakalan yang ditender tahun 2008 silam. Menurut dia, proyek yang berbandrol Rp 800 juta itu telah merugikan uang negara. Pasalnya hingga saat ini pengadaan sapi belum berada di bakalan, Bangkep. Sementara uang muka sebesar 30 persen telah dicairkan pihak Dinas. “Ini nyatanyata salah dan melanggar,sebab saya akan giring ke hukum masalah ini,”tegas Ukas yang juga Sekretaris DPC Hanura Bangkep ini. Kata Ukas,kerugian akibat tidak terealisasi proyek ini, tidak saja pemerintah yang mengeluarkan uang Negara, tetapi juga masyarakat yang belum mendapat pembagian jatah sapih tersebut. “Atas kesalahan ini, Distan harus b e r t a n g g u n g jawabkanya di pihak penegak hukum,” kata Ukas lagi. Ukas pun mengancam akan memperkarakan kasus ini hingga ke m e j a hijau. “Karen a

ini sudah merugikan negara dan masyarakat saya siap pasang badan,” tegasnya lagi. Dia mengaku akan melaporkan kasus ini dalam waktu dekat. “Saya hanya meminta dukungan dari berbagai pihak untuk mengungkap masalah ini, sebab masalah ini cukup merugikan orang banyak,” katanya lagi. Dikonfirmasi terpisah sebelumnya PPTK Proyek pengadaan sapi bakalan watso mengakui pihaknya telah mencairkan uang muka kepada kontraktor. “Tapi uang itu sudah dikembalikan kepada kami,” katanya kepada Luwuk Post lalu. bukan ke kas daerah?, Watso menjawabnya telah dikembalikan ke kas daerah. “Kami rencanakan dana untuk pengadaan sapi itu kami programkan lagi pada APBD pengadaan sapi,” tutupnya.(tam)

Abdul Ukas SH

KPUD Dituduh Tak Serius SALAKAN-Sekretaris DPC Partai Hanura Abdul Ukas SH menilai KPU ceroboh dalam melakukan pemutahiran data pemilih tetap (DPT) pemilihan Presiden (Pilpres). Menyusul terungkapnya salah seorang pemilih terdaftar yang telah meninggal dunia. “Ini menandakan KPU tidak sungguh sungguh bekerja,” kesal Ukas kemarin. Dia mencemaskan hasil pemutahiran data KPU yang pada DPT bertambah 5000 dari pemilih legislatif 104 dan pilpres 109 itu tidak falit ditemukanya di lapangan. “Salah satu indika-

tornya kuat, salah satu pemilih yang meninggal dunia masih terdaftar, saya curigai yang 5000 itu tidak ada yang beres juga,” katanya. Meski begitu Ukas tetap memberi toleransi kepada KPU untuk melakukan pemutahiran data kembali pemilih pilpres ini. “Sebagai manusia saya tetap menghargai ada keihlapan, tapi keihlapan tetap diperbaiki dan masih ada kesempatan,” paparnya. Terungkapnya pemilih meninggal dunia dikemukakan Rahman ST salah seorang anggota Panwaslu Bangkep. (tam)


Selasa ,16 Juni 2009

14


15

Selasa, 16 Juni 2009 JK Sambungan dari Hal 1 perundingan damai RI dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang disebut dengan perjanjian Helsinki itu. JK dengan lugas juga menyatakan, demokrasi lokal

KAMPANYE Sambungan dari Hal 1 sembilan pejabat BUMN terdaftar di tim kampanye resmi pasangan SBYBoediono, sementara sisanya terdaftar di tim kampanye resmi Jusuf KallaWiranto.“Jika ditotal dengan yang tak resmi, ada 19 pejabat BUMN yang masuk dalam tim kampanye,” kata Wahidah Suaib, koordinator bidang pengawasan Bawaslu kepada wartawan di kantornya, Jakarta, kemarin (15/6). Data ini masih bisa berkembang. Sebab, Bawaslu masih menelusuri dugaan adanya pejabat BUMN yang masuk di tim kampanye Megawati Soekarnoputri dan Prabowo. Dalam data yang dirilis Bawaslu, sejumlah nama-nama pejabat BUMN diduga kuat masuk dalam tim kampanye SBY dan Boediono. Tercatat, Achdari (Ketua Dewan Pengawas Peruri), Soeprapto (Komisaris Independen Indosat), Effendi Rangkuti (Komisaris Kimia Farma), dan Yahya Ombara (Komisaris Kereta Api Indonesia) adalah sejumlah nama yang masuk di tim resmi SBY-Boediono.Sementara di kubu JKWiranto, Tanri Abeng (Komut PT Telkom), Fadhil Hasan (Komisaris PTPN XI), dan Rekson Silaban (Komisaris Jamsostek) adalah nama-nama yang masuk dalam daftar tim kampanye resmi. “Nama mereka terdaftar di tim kampanye nasional yang disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum,” kata Wahidah.Wahidah menyatakan, Bawaslu akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pejabat yang terduga masuk dalam tim kampanye res mi. Dua pejabat BUMN yakni Umar Said dan Achdari (Komisaris Pertamina) kemarin diperiksa. Namun, keduanya tak datang dalam pemeriksaan. Umar Said sama sekali tidak memberi alasan ketidak hadirannya.Sementara, Achdari hanya diwakili oleh stafnya. Perwakilan Achdari itu membawa surat dari tim kampanye SBY Boediono bahwa Achdari bersama sembilan pejabat lainnya telah dicoret dari tim kampanye nasional. Wahidah menyatakan, meski Bawaslu telah me nerima surat pernyataan mundur, hal itu tidak berpengaruh. Bawaslu akan tetap melanjutkan pemeriksaan terhadap seluruh pejabat yang terduga masuk dalam tim kampanye resmi. Bawaslu perlu mengetahui, apakah pencantuman nama itu atas kesengajaan atau tidak. “Kami perlu tahu, apakah nama mereka dicatut atau tidak,” terangnya. Hal ini terkait sanksi pidana dalam UU Pilpres nomor 42 tahun 2008. Pasal 216 UU Pilpres menyatakan, tim kampanye yang sengaja memasukkan pejabat BUMN akan dijerat pidana tiga hingga 12 bulan, ditambah denda Rp 30 sampai Rp 60 juta. Sementara pasal 217, menjerat pejabat BUMN yang terbukti masuk dalam tim kampanye atas inisi atifnya sendiri.Meski begitu, Wahidah menyatakan, data yang dirilis Bawaslu masih terdapat kerancuan nama. Di daftar pejabat tim kampanye nasional BU MN JK Win, terdapat nama komisaris

COVER STORY Sambungan dari Hal 1 (ICW) selama 2008 menunjukkan, 36 kepala daerah diduga bertindak pidana korupsi. Potensi kerugian negara mencapai Rp 442,77 miliar. Modus yang digu-nakan para kepala daerah menggerogoti uang negara itu sebenarnya mirip satu sama lain. Yang paling rawan adalah pe ngadaan barang dan jasa. Modus lain adalah korupsi kebijakan. Yakni, karena menjabat kepala daerah, mereka ber wenang memberikan izinizin tertentu. “Mayoritas terkait dengan anggaran. Misalnya, menyetujui proyek-proyek tertentu yang dalam pelaksanaannya ada markup (penggelembungan dana, Red),” kata Wakil Koordinator ICW Emerson Yuntho. Selain itu, ada penerimaan suap atau gratifikasi kepada kepala daerah karena telah memberikan izin tertentu.Di antara sejumlah kepala daerah yang ditangkap KPK, nilai kasus korupsi yang melibatkan Bupati Pelalawan, Riau, Tengku Azmun Jafar merupakan yang paling besar, yakni mencapai Rp 1,2 tri liun. Kasus tersebut terkait dengan pem berian izin pengelolaan hutan.Selain ada penyalahgunaan izin, dalam kasus tersebut ada penerimaan hadiah (gratifikasi). “Jadi, modelnya, selain uang masuk ke kroni, bisa juga berbentuk suap,” ungkap Emerson.Penyalahgunaan anggaran pen

PILPRES Sambungan dari Hal 1 meningkat seiring penambahan daftar pemilih tetap Pilpres sebanyak 5 juta orang.Boradi mengatakan, 18 perusahaan menangani pencetakan surat suara Pilpres 2009. Ia optimis KPU dapat menyelesaikan produksi dan distribusi surat suara pemilihan presiden ke berbagai daerah tepat waktu, sesuai tenggang waktu yang ditetapkan, 25 Juni 2009.Apalagi, kata dia tidak ada kendala berarti selama proses produksi pencetakan. Ukuran surat suara, lebar 23 cm, panjang 27 cm. “Proses pencetakan lebih cepat dan tingkat kerusakan yang ditemukan kecil,” ujarnya.Permasalahan yang muncul selama proses pencetakan, hanya warna surat suara kurang sempur na pada tes cetak pertama dan itu sudah dapat diatasi.Mengenai distribusi logistik, KPU bergerak cepat menghadapi gawe Pilpres 8 Juli 2009. Tak ingin mengulangi kesalahan akibat keterlambatan distri-

MURAD Sambungan dari Hal 1 keberhasilan program ekonomi peme rintah,” ujar Murad.Tak hanya itu, dengan lantang Murad juga menyebut bahwa JK merupakan tokoh pemersatu bangsa di tengah maraknya konflik sosial. Bukti nya, JK berhasil mendamaikan pertikaian di Ambon, Poso bahkan Aceh dalam ku run waktu yang tidak terlalu lama. Pada

Aceh tumbuh berkat dirinya. Pasalnya persetujuan pendirian partai lokal dirinya juga yang menandatangani, sedangkan Presiden SBY tidak mau sama sekali. Menurut Ray,pernyataan JK tidak boleh dilihat dari kacamata etis atau tidak etis. Bagi publik, yang terpenting bisa tahu fakta-fakta apa di pemerintahan

yang memang harus diketahui publik. Kalau kubu pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono menilai pernyataan JK itu tidak etis, kata Ray, itu menunjukkan sikap reaktif lawan politik JK. “Karena pihak SBY sudah kehilangan ide sehingga hanya menarik pernyataan JK ke bingkai etis atau tidak etis,” ungkap

Pertamina Sumarsono masuk di dalamnya. Wahidah menyatakan, nama itu perlu di cross check mengingat ada kemiripan dengan nama Sumarsono, Sekjen Partai Golkar. “Karena itu kami perlu memeriksa seluruh pejabat BUMN dalam daftar itu,” terang Wahidah.Bagaimana dengan pejabat BUMN di tim kampanye yang tidak resmi? Wahidah menyatakan, Bawaslu tidak bisa melakukan pemang gilan terhadap mereka. Sebab, status mereka sebagai tim kampanye bayangan, tidak bisa menjerat mereka kepada pasal 217 UU Pilpres. Namun, pejabat tersebut tetap bisa dijerat dalam pasal 211 UU Pilpres. Di pasal tersebut, setiap pejabat negara yang melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon, dijerat pidana penjara 6 hingga 36 bulan, ditambah denda Rp 6 hingga Rp 36 juta.Rencananya, hari ini Bawaslu akan memanggil dua pejabat BUMN lain untuk diperiksa. Keduanya adalah Tanri Abeng dan Raden Pardede (Komut Perusahaan Pengelola Aset).Terpisah, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti tak berdaya menghadapi manuver politik beberapa komisaris BUMN yang bergabung dengan tim sukses calon presiden. Kementerian yang membawahi 140 BUMN ini pasrah, menyerahkan tindak lanjut persoalan tersebut kepada Bawaslu.Deputi Menneg BUMN Bidang Pertambangan, Industri Strategis, Energi, dan Telekomunikasi (PISET) Sahala Lumban Gaol mengatakan, keterlibatan komisaris BUMN dalam tim sukses calon presiden merupakan ranah Pemilu. “Jadi, itu (kewenangan) Bawaslu,” ujarnya usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina di Kantor Kementerian BUMN kemarin (15/6).Sebagai Deputi Menneg BUMN bidang PISET, Sahala memang membawahi dan mengawasi BUMNBUMN kakap di bidang pertambangan, energi, serta telekomunikasi ?seperti Pertamina, Aneka Tambang (Antam), PLN, termasuk Telkom. Di BUMN-BUMN inilah, beberapa komisaris dikabarkan terlibat dalam tim sukses calon presiden, seperti mantan Kapolri Sutanto (Komisaris Utama Pertamina), Umar Said (Komisaris Pertamina), serta Tanri Abeng (Komisaris Utama PT Telkom). Menurut Sahala, saat ini Kementerian BUMN belum bisa menentukan sikap terkait keberadaan komisaris-komisaris tersebut, sebab masih dalam tahap evaluasi. Namun saat didesak apakah akan ada tindakan tegas seperti bakal meminta kepada komisaris agar mundur, Sahala kembali mengelak. “Kami akan pelajari dulu, itu kewenangan Bawaslu. Tapi, nanti akan kami panggil (komisarisnya), jangan-jangan itu hanya isu saja,” katanya.Sebelumnya, Menneg BUMN Sofyan Djalil mengatakan, pihaknya tidak bisa menindak pejabat BUMN yang ikut dalam tim sukses. Sebab, lanjut dia, yang dilarang dalam UU No 42 Tahun 2008 adalah yang terlibat aktif berkampanye atau didaftarkan sebagai juru kampanye di KPU.“Nah, apakah tim sukses itu termasuk kampanye atau

tidak, kami serahkan ke Bawaslu. Soal ancaman hukuman, itu juga bukan kantor ini yang memutuskan, sebab kami bukan hakim,” jelasnya.Direktur Pelaksana Lembaga Studi Kebijakan Publik Ichsanudin Noorsy mengatakan, masuknya komisaris BUMN dalam arena politik praktis dengan menjadi tim sukses, harus dilihat bukan sekadar isu netralitas. “Tapi, lebih dari itu. Hal ini bisa membuka peluang KKN (Korupsi Kolusi Nepotisme) dan melanggar prinsip good corporate governance (tata kelola peru sahaan yang baik),” ujarnya.Ichsanudin mengakui, memang akan sangat susah untuk membuktikan adanya kaitan antara komisaris BUMN yang terjun dalam partai politik dengan penggunaan uang atau aset BUMN untuk membantu calon presiden tertentu. “Sekarang kan canggih, jadi susah untuk mencari bukti. Tapi kalau melihat dari persepsi indikasi, itu sangat mudah terlihat,” katanya.Pengamat Kebijakan Publik Ismed Hasan Putro mengatakan, modus tim sukses dalamd mengeruk dana dari BUMN seringkali dibungkus dengan aksi-aksi seremonial, misal peringatan Hari Ibu, Hari Anak, maupun acara-acara sepele seprti aktifitas sepeda santai. “Permintaan dana masuk melalui proposal. Jika misalnya satu proposal nilainya Rp 1 miliar dan dikirim ke beberapa BUMN maka sudah banyak sekali uang yang diraup,” papar nya.Menurut Ismed, meski tidak terlibat dalam operasional perusahaan, posisi komisaris sangat besar dalam memberikan masukan-masukan kepada di reksi untuk menjalankan berbagai kebi jakan. “Memberi masukan ini dalam tanda kutip menekan direksi, sehingga direksi akan segan atau pekewuh, apa lagi jika yang menekan adalah komisaris yang menjadi tim sukses pasangan yang berpotensi menang,” jelasnya.Karena itu, lanjut Ismed, para komisaris yang terlibat dalam tim kampanye harus segera mengundurkan diri agar BUMN terbebas dari infiltrasi kepentingan politik. Yang lebih penting, agar BUMN bisa menjadi entitas bisnis yang terhindar dari intervensi non korporasi. “Jadi, ini soal etika,” ujarnya.Menurut Ismed, seorang pejabat BUMN tidak sepatutnya bermain di dua kaki dengan menjadi tim sukses dan tetap sebagai komisaris BUMN. “Ini kan tidak pantas. Dia masih ingin menikmati gaji besar sebagai komisaris, tapi juga ingin bermain politik praktis,” katanya. Untuk itu, kata Ismed, jika memang para pejabat tersebut tidak mau mengundurkan diri, maka Komisi Pemberan tasan Korupsi (KPK) dan Pusat Penyelidik dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) harus terjun mengusut transaksi keuangan di BUMN yang komisarisnya masuk dalam tim sukses. “Langkah itu harus dilakukan,” tegasnya. SUTANTOKESAL Mantan Kapolri Sutanto yang kini men jabat sebagai Komisaris Utama PT Perta mina menyatakan siap mundur dari Ketua Dewan Penasehat Gerakan Pro SBY. Hal itu diungkapkan saat ditanya apakah le bih memilih kursi komisaris utama Pertamina atau tim kampanye. “Kalau me-

dapatan dan belanja daerah (APBD) dalam beberapa kasus justru menunjukkan keterkaitan dengan pemerintah pusat. Hal itu tampak dari kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran. Dalam kasus tersebut, empat kepala daerah, yakni wali kota Medan, wali kota Makas sar, gubernur Riau, dan gubernur Jawa Barat (semua kini mantan) harus berurusan dengan KPK karena kasus yang berhubungan dengan Departemen Da lam Negeri.Ada juga model lain dengan dalih peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Dalam kasus itu, Bupati Situbondo Ismunarso berusaha menginvestasikan sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) Rp 43 miliar ke pihak swasta. Tampaknya, keuntungan yang didapatkan justru menjadi sumber pendapatan baru bagi sejumlah pejabat di kota pesisir tersebut. Kasus itu memang belum ram pung. Ismunarso kini sedang menjalani sidang di Pengadilan Tipikor.Soal korupsi kepala daerah tersebut, Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto mengibarat kan sungai di pedalaman Kalimantan. “Sungai di sana itu banyak ikannya. Begitu menepuk air, dapat ikan. Sama halnya dengan korupsi. Ke mana pun KPK masuk, pasti dapat kasus,” ujarnya. Maraknya kepala daerah yang terbelit kasus korupsi ditengarai terkait dengan melubernya kekuasaan karena penerapan otonomi daerah. Desentralisasi me mungkinkan kewenangan begitu tinggi, sehingga godaan untuk menyalahgu-

nakannya juga tinggi.Ketua Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta, Zainal Arifin Muchtar mengakui hal tersebut. Proses pemekaran, misalnya. Menurut dia, hal itu justru menjadi ladang baru bagi praktik-praktik ko rupsi.Padahal, idealnya, dengan pemekaran tersebut, pelayanan kepada publik bisa meningkat karena faktor kedekatan dan ruang yang tidak begitu luas. “Alihalih melayani publik, (pemekaran) itu justru menjadi ruang baru untuk korupsi,” tegasnya.Jika sebelumnya praktik korup si banyak terjadi di level pemerintah pusat, kini bergeser ke daerah. Masingmasing kepala daerah memiliki kewenangan untuk membangun daerahnya. Selain itu, mereka memiliki kewenangan penuh dalam mengelola keuangan. Zainal mengungkapkan, tumbuh subur nya praktik korupsi di daerah juga dipengaruhi lemahnya pengawasan peme rintah. Pemerintah dinilai gagal menciptakan sistem pengawasan yang bisa meminimalkan praktik kotor itu. “Akibatnya, korupsi yang sudah mengakar itu masih ada,” katanya.Hasil audit Badan Pemerik sa Keuangan (BPK), sering ditemukan adanya kebocoran atau penyimpangan dalam penggunaan APBD. Bagaimana mengatasinya”Zainal mengungkapkan, dibutuhkan suatu gebrakan dari pemerintah untuk bisa menekan berkembang nya tindak pidana korupsi. Awalnya, dia mengapresiasi positif adanya Inpres Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan

busi logistik seperti pemilu legislatif lalu, lembaga pelaksana Pemilu ini telah mengi rimkan logistik Pilpres ke sejumlah da erah. Logistik Pilpres yang dikirim yaitu, surat suara, segel dan tinta. Distribusi telah dilakukan sejak 11 Juni 2009.Demi kian disampaikan Wakil Kepala Biro Logistik Komisi Pemilihan Umum, Boradi, di Gedung KPU Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/ 6).Pengiriman logistik itu dilakukan melalui jalur udara. “Untuk kotak suara dan bilik suara masih tetap menggunakan yang lama, yang sebelumnya digunakan saat pemilu legislatif,” imbuhnya.”Menurut Boradi, begitu surat suara selesai dicetak, langsung didistribusikan ke daerah-daerah.Distribusi diprioritaskan di sejumlah daerah yang mengalami ken-dala transportasi. Misalnya di Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Barat, Kali-mantan Barat, Kalimantan Tengah, Kali-mantan Timur, dan di Kalimantan Se-latan.Meskipun jadwal distribusi dimulai 11 Juni lalu, tapi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mendistribusikan sebagian besar logistik Pilpres 2009.Sampai hari ini hanya wilayah Sumatera di bagian selatan dan Pulau Jawa yang belum didis-tribusikan logistik. Distribusi dipriori-taskan di wilayah Indonesia Timur atau daerahdaerah yang mengalami kendala transportasi. “Untuk distribusi di Pulau Jawa dan sebagian Sumatera kami optimis dapat dilakukan tepat waktu atau sebelum tenggang waktu tanggal 25 Juni,” ujar Boradi lagi.?” Boradi menjelaskan, sampai hari ini (kemarin, red) daerah-daerah yang telah didistribusikan logistik Pilpres antara lain; Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Pulau Sulawesi, NTB, NTT, Pulau Kalimantan dan sebagian Pulau Sumatera.Pengi riman langsung dilakukan setelah surat suara selesai dicetak. Distribusi dilakukan melalui jalur udara. “Sistem pendistribusian dilakukan tanpa menunggu su rat suara selesai dicetak. Kalau surat suara sudah mencukupi satu provinsi atau kabupaten langsung dikirim,” jelas

hal, sebelumnya sudah banyak tokoh nasional yang sudah berupaya melakukan hal tersebut, namun kurang berhasil. Lebih lanjut, Murad mengungkapkan bahwa sudah saatnya negeri ini memiliki sosok pemimpin yang benar-benar mampu menjaga dan meningkatkan martabat bangsa di tengah pergaulan dunia. Dan hal itu, telah salah satunya sudah dilakukan oleh JK ketika pengusaha asal Makassar ini menemui wakil presiden Amerika, Joe Bidden, dan mena

nyakan apa yang bisa dibantu oleh Indonesia guna mengatasi krisis ekonomi di Amerika. “ Saya kira, di antara semua pemimpin bangsa yang ada sekarang, baru JK yang bisa melakukan hal berani seperti itu,” tukas Murad.Karenanya, Murad mengatakan bahwa para Pilpres nanti, Ia optimis masyarakat akan lebih memilih Jk-Win dibanding pasangan lain nya. Karena masyarakat, sudah makin sangat bahwa jika ingin sejahtera, maka mereka harus memilih pemimpin seperti

Ray.Kalau bicara etis tidak etis, kata Ray, justru banyak hal tidak etis yang dilakukan kubu SBY-Boediono. Antara lain, banyak menteri dan pejabat BUMN yang menjadi anggota tim sukses. Bah kan, ada sebuah stasiun TV swasta yang dalam dua hari, yakni 13 dan 14 JUni 20 09, terus-terusan menayangkan pidato

SBY saat kampanye di Surabaya dan Kendari, dengan durasi satu jam. “Itu yang tidak etis. Saya sedang mengumpulkan data untuk selanjutnya melaporkan ke Bawaslu,” ujar mantan Koordinator Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) itu.Seperti diketahui, kubu SBY-Boediono telah bereaksi menanggapi pernyataan JK di Aceh itu. Dalam rilis yang disampaikan ke sejumlah media, Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kam panye Nasional SBY-Boediono, Bara Hasibuan, menyatakan hal tersebut se-

bagai pelanggaran etika bernegara.Ray menilai, dalam sepekan masa kampanye in, JK memang menguasai pengembangan isu. “Masa kampanye seminggu ini memang menjadi panggungnya JK. Jadi wajar kalau tingkat elektabilitas JK terus naik. Mega-Prabowo masih stabil dan SBY-Boediono hanya sibuk mengcounter isu, sehingga publik tidak bisa membaca apa yang mau disampaikan SBY-Boediono ke publik,” terang Ray.Le bih lanjut dikatakan Ray, kalau tren seperti ini berlanjut, bukan tidak mungkin

tingkat elektabilitas JK melejit mengalahkan SBY. Secara umum, Ray menilai, masa kampanye pilpres 2009 ini jauh le bih baik dibanding pilpres 2004. Alasannya, perang program begitu dominan dilontarkan para capres-cawapres. Mega-Prabowo terus gencar menawarkan program ekonomi kerakyatan dan JK-Win dengan gerakan kemandirian bangsa. “Sedang SBY mencoba mengu sung ekonomi jalan tengah, yang sebe narnya hanya untuk mengcounter program dua rivalnya itu,” ujar Ray.(sam/jpnn)

DONA

yang mengaku saat ini berat badannya mencapai 59 kilogram.Donna tengah berupaya untuk mengurangi berat badan hingga 7 kilogram kembali. Sejumlah program pun direncanakan perempuan bernama lengkap Donna Agnesia Wayong tersebut. Namun, setelah konsultasi ke dokter pribadi dan mereka menyarankan agar tidak terlalu buru-buru.Karena, kata dia, dampaknya akan menggangu proses pemberian ASI. Akhirnya, niat tersebut diurungkan.”Untuk sementara ini berjalan normal sajalah. Kalau aku rutin memberi ASI tubuhku juga turun sedikit demi se dikit,” imbuhnya.Meski telah memiliki dua orang anak, tapi tak menghalanginya

untuk memiliki momongan kemba li.”Kalau bisa 3 atau 5 tahun lagi. Aku pi nginnya satu anak lagi, maunya cewek,” timpal Darius.Apalagi jarak antara anak pertama dan kedua cukup dekat. Sehingga rasa cemburu pada diri anak tersebut pasti ada. “Sekarang saja kakaknya su dah main klaim, kalau ini papanya, ini mamanya, dan itu nenek,” ujarnya.Kare nanya, Donna berpikir untuk lebih membe rikan perhatian yang cukup bagi kedua anaknya. Untuk itulah ia lebih memilih bekerjasebagaiseorangpresenterketimbang sinetron. “Kalau presenter kan waktunya bisa diatur, sehingga aku bisa berikan waktu yang lebih buat anak-anakku,” tandasnya.(ash)

Ditjen PMPTK Depdiknas Achmad Dasuki yang dihubungi JPNN via telepon mengatakan, jumlah guru yang sudah bersertifikat pendidik baru 361.000 dari total 2,7 juta guru di Indonesia. “Saat ini kita tengah menggenjot guru-guru untuk mendapatkan sertifikat pendidik tersebut. Dan, ada sekitar 200 ribu guru yang tengah diproses sertifikat pendidiknya,” tegasnya.Adapun komponen persyaratan sertifikasi tersebut adalah kualifikasi akademik, pendidikan dan pelatihan, pengalaman mengajar, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, penilaian dari atasan dan pengawas, prestasi akademik, karya pengembangan profesi, keikut

sertaan dalam forum ilmiah, pengalaman organisasi dibidang kependidikan dan sosial, dan penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sendiri telah mengisyaratkan, gaji guru dan dosen akan mengalami kenaikan lebih dari 50 persen pada 2010. “Dengan adanya kenaikan anggaran pendidikan menjadi minimal 20 persen dari belanja negara, yang mendapat cukup banyak adalah para pendidik, guru, dan dosen. Perhitungan kenaikannya berdasarkan golongan,” kata Menkeu di Gedung DPR Jakarta, belum lama ini.(esy/jpnn)

yang kita adakan,” ujar Pak Ferry, yang selalu memanggil “adik” untuk para TKW di Hongkong.TKW kita di Hongkong, tampaknya, harus banyak bersyukur jika dibandingkan dengan TKW yang ditempatkan di negara lain. Mereka menerima banyak “kenikmatan” yang tidak bisa dirasakan TKW di negara lain. Selain pe merintah Hongkong yang bersih dan tegas dalam menegakkan hukum, KJRI di Hongkong telah menerapkan apa yang oleh Pak Ferry disebut “sistem pelayanan berbasis perlindungan”.Para TKW kita di Hongkong memiliki hak, kewajiban, dan standar kontrak yang diatur sedemi kian rupa oleh pemerintah Hongkong. Dan, itu tertuang dalam Employment Ordiance Chapter 57 untuk penatalak sanaan rumah tangga asing atau foreign domestic helper. Dalam aturan itu tertuang dengan jelas hak-hak para TKW, seperti gaji minimum, uraian kerja, kodisi tempat tinggal, asuransi kecelakaan kerja, libur satu hari dalam seminggu, cuti tahunan 7 hari, makan dan transportasi, hingga pemeriksaan kesehatan bila TKW sakit.Hanya di Hongkong, TKW kita bisa bebas keluar rumah dan ber kumpul dengan sesama TKW lain pada Minggu. Dengan begitu, kalau ada per masalahan, mereka bisa berdiskusi de ngan sesama TKW, atau datang ke kon jen. Dan, setiap Minggu, jangan kaget, sekitar 10 ribu TKW kita kumpul di Vic toria Park yang berada di kawasan Cau seway Bay, sama dengan gedung KJRI kita.“Waktu Idul Fitri lalu sekitar 40 ribu TKW kita salat Id bersama di Victoria Park,” ujar Pak Ferry, yang saat itu men jadi penjamin akibat polisi Hongkong “gugup” dengan hadirnya puluhan ribu orang di tempat yang sama. “Semua lancar, aman-aman saja,” tambahnya. Tentu ini suatu “kemewahan” bagi TKW kita, yang tidak bisa dirasakan TKW lain meski ditempatkan di negara Islam seperti Malaysia atau negara-ne gara di Timur Tengah. Jangankan kumpul-kumpul tiap Minggu, atau salat Idul Fitri bersama, ke luar rumah saja tidak boleh. Bahkan, Siti Hajar selama tiga tahun tidak bisa keluar rumah hingga dia merusak gembok rumah majikanya yang dipasang di pintu dobel.TKW di Hongkong bahkan bisa memperoleh tabloid berbahasa Indonesia gratis, yakni Apakabar dan Suara, yang terbit dwimingguan. Mereka bisa mengikuti berita-berita dari Indonesia maupun seputar Hongkong yang berkaitan dengan profesinya. Tabloid Apakabar edisi 23 Mei?5 Juni, misalnya, halaman depan memuat foto Ketua KPK Antasari Azhar dengan judul Jebakan Cinta Ketua KPK. Sementara itu, halaman depan tabloid Suara mem beritakan demo TKW Indonesia sehubungan dengan Hari Buruh (May Day), yang

antara lain menyuarakan underpayment dan excessive agency fee. Wartawan dua tabloid itu juga hadir saat pembukaan kursus kecantikan di Farida, yakni Aliyah Purwati (Suara) dan Risty (Apakabar). “Kami hidup dari iklan,” ujar mereka saat saya tanya bagaimana mereka membiayai tabloidnya, yang setiap terbit dicetak sekitar 35 ribu eksem plar itu. Dan, memang, iklannya cukup banyak dengan produk dan jasa yang spesifik ditujukan kepada para TKW. Mi salnya, produk kecantikan, telepon mu rah, cara telepon ke Indonesia dengan cara murah, dan cara mengirimkan ba rang ke Indonesia.Itulah sebabnya, bila ada kegiatan di KJRI, para TKW bisa ta hu dan mendaftar untuk ikut serta karena dimuat di tabloid. Misalnya, untuk kursus memasak yang diadakan di KJRI, peserta yang mendaftar 260 orang sehingga harus diseleksi. Untuk kursus itu, yang diterima hanya 40 orang untuk empat angkatan, tiap minggu 10 orang. Seleksi yang lebih ketat diterapkan untuk peserta kur sus kecantikan.“Saya senang bisa ikut kursus kecantikan karena seleksinya ketat,” ujar Zainatul Magzuroh, 26, TKW asal Desa Jasun, Demak, Jawa Tengah, yang sudah delapan tahun di Hongkong. Menurut Zaina ?begitu dia dipanggil?, dirinya tidak ingin terus-terusan menjadi TKW. “Saya juga ingin menikah dan punya anak,” ujar gadis cantik berkulit putih itu. Itulah sebabnya, Zaina akan serius mengikuti kursus sehingga ketika kontraknya habis dia bisa membuka salon kecantikan di kota asalnya.Suasana kon dusif itulah yang membuat remiten sosial (ide-ide, perilaku, identitas, dan kapital sosial) TKW Hongkong lebih menonjol jika dibandingkan dengan TKW dari ne gara lain. Penelitian yang dilakukan Wu lan (2008) menunjukan bahwa TKW yang pulang dari Hongkong terlihat lebih pandai, lebih punya perencanaan untuk masa depan, dan punya banyak keterampilan daripada yang pulang dari Malaysia, Arab Saudi, dan Singapura.Menurut Ferry Adamhar, meski kondisi TKW di Hong kong relatif lebih baik ketimbang di negara lain, bukan berarti tidak ada persoalan. Dia membagi persoalan yang ada dalam dua kategori besar, yaitu struk tural dan kultural. Dua persoalan itu mem butuhkan penanganan yang berbeda. Berkat perhatiannya yang intens selama satu setengah tahun menjadi konsul di Hongkong, dia bisa merumuskan apa saja yang telah dan harus dilakukan. Pengalamannya itulah yang lantas dituang kan dalam buku yang berjudul Rumah yang Ramah: Menuju Palayanan Ber basis Perlindungan bagi TKI di Hongkong. Apa saja yang telah dia lakukan sehingga patut ditiru oleh pejabat kita di luar negeri yang lain, ikuti lanjutan tulisan ini besok.(bersambung)

yang hendak ikut kejar paket C,” jelas nya. Telatnya penyetoran daftar peserta kejar paket disebabkan pengumuman unas dilakukan tidak serentak. “Ada yang baru mengumumkan hari ini (kemarin, Red). Ada juga yang sejak Sabtu lalu,” ungkapnya.Karena itu, kata Yunan, demi kelancaran ujian tersebut, dinas pendidikan kabupaten/kota diminta segera mendaftarkan anak didiknya. Sebab, ijazah ujian tersebut juga akan dipakai untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Sayangnya, justru penyelenggaraan ujian tersebut bersamaan dengan pendaftaran masuk PTN. Persoalan itu lah yang dari tahun ke tahun dikeluhkan peserta ujian kejar paket C. Sebab, prak tis mereka tidak bisa daftar masuk ke PTN.Terkait persoalan itu, menurutnya, masih banyak PTN yang membuka pen daftaran. Meski saat ini belum banyak PTN yang bersedia menerima siswa

yang berbekal ijazah kejar paket C. “Meski kami mengakui belum semuanya,” terang dia. Padahal, amanat UU 23/2003 tentang sistem pendidikan na sional (sisdiknas) telah mengamanatkan agar ada kesetaraan antara ijazah pendi dikan formal dan informal. Namun, disatu sisi, kata Yunan, sebagai perguruan ting gi, PTN juga memiliki hak otonom untuk menyelenggarakan pendidikan. “Kami sudah pernah duduk bersama untuk membahas persoalan ini. Ada yang mau menerima, ada juga yang menolak,” te rangnya.Karena itu, tahun ini BSNP meng gandeng PTN untuk mengawal unas SMA/ MA. Tujuannya, agar PTN menge tahui kredibilitas ujian tersebut. Dengan demikian, hasilnya bisa dijadikan pato kan masuk PTN.“Mudah-mudahanseiringdenganhasil unas yang lebih baik, perguruan tinggi bersedia menerima juga hasil ujian kejar paket C,” ujarnya. (kit/jpnn)

itu,” ujar Dewi kepada Jawa Pos tadi malam.Yudho terus menga cuhkan lelaki itu. Dia terus memacu mobil tersebut. Namun, lelaki itu tak menyerah. Dia bahkan mendahu lui dan memotong jalur mobil De wi. Mobil Dewi berhenti. Lelaki itu kemudian turun dari mobil dan menghampiri Yudha. “Dia marahmarah nggak karuan. Tiba-tiba datang dan menampar Yudha,” katanya.Saat menampar itu, dia me ngancam keduanya agar tidak macam-macam. Dewi yang terkejut dengan kejadian itu pun ikut-ikutan diancam. “Apa kamu. Mau saya tembak apa,” kata Dewi menirukan kata-kata kasar lelaki itu. Ketika mengancam itu, lelaki itu seperti hendak mengambil sesuatu di balik bajunya. Seolah ada pistol yang

disembunyikan di balik baju ter sebut. Dewi lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya pada Minggu (14/6) malam bersama Daisy Fajarina, ibunya, dan Yudha. “Saya tidak mau berandai-andai apakah ini ada hubungannya dengan kasus Manohara. Yang jelas, saya sudah lapor dan mengikuti prosedur hukum,” ujar Daisy. Daisy tak mau menuduh ada anasir Kerajaan Kelantan dalam insiden tersebut. Sebab, dia sendiri belum bisa memastikannya. “Lebih baik kita tunggu saja proses hukumnya. Ini juga membuat kami lebih waspada kalau berada di jalan,” ujar wanita yang fasih berbahasa Prancis dan Inggris itu.(aga/jpnn)

Sambungan dari Hal 1 mana yang nggak mau tampil cantik, te tapi kan harus lihat kondisi dulu,” kata Donna saat ditemui di Studio Penta, Ke bon Jeruk, Jakarta, kemarin.Menurut dia, meski baru melahirkan anak kedua, tapi dia tidak mau terlalu memforsir agar terlihat langsing kembali. Apalagi Sampai saat ini ia masih memberikan ASI eks klusif kepada anaknya hingga enam bu lan ke depan.“Puji Tuhan, hanya dengan treadmill berat badanku setelah ditimbang turun 15 kilogram,” tutur Donna

GAJI GURU Sambungan dari Hal 1

mang aturannya seperti itu (tidak boleh merangkap), saya akan lebih fokus di sini (Pertamina, Red),” ujarnya sebelum RUPS Pertamina di Kantor Kementerian BUMN kemarin.Menurut Sutanto, pihak nya siap mematuhi aturan jika memang Bawaslu menafsirkan bahwa tim sukses juga masuk sebagai tim kampanye, sehingga terlarang bagi pejabat BUMN. “Pertamina ini BUMN yang besar sekali, sehingga memerlukan konsentrasi penuh,” katanya. Pengamat Kepolisian Adnan Pandupraja menilai Sutanto kesal karena tidak mendapat pembelaan memadai ketika diserang isu satu pasangan capres meminta dana kampanye pada Pertamina. Ketika itu, Tim Kampanye SBY-Boediono menyatakan Sutanto bukan tim sukses, hanya salah satu teman pribadi SBY yang wajar bila bersimpati pada temannya. “Padahal, Sutanto sebagai komisaris utama Pertamina adalah sasaran utama isu tersebut,” tutur Pandu.Pengamat mili ter Andi Widjayanto menyatakan, posisi Sutanto memang sulit karena satu-satunya figur polisi di antara mantan-mantan jenderal TNI. Sutanto diyakininya akan kalah pengaruh dibandingkan mantan Panglima TNI Jenderal (TNI) Djoko Suyanto yang memimpin Tim Echo. “SBY seharusnya tidak menyingkirkan Sutanto karena dia adalah salah satu penyumbang citra bersih pemerintahan SBY melalui gebrakannya pemberantasan narkoba, judi, dan pembalakan liar,” tandas Andi.Sementara itu, komisaris Pertamina Umar Said yang juga disebut Bawaslu masuk dalam tim kampanye SBY-Boediono membantah. Menurut dia, saat ini dia tidak masuk dalam tim kampanye SBY-Boediono. “Dulu saat 2004, saya memang masuk tim kampanye, ta pi saat ini tidak, jadi tidak ada yang perlu dipermasalahkan,” ujarnya.(bay/owi/noe/ iro/jpnn) Pemberantasan Korupsi. Sayangnya, pelaksanaannya tidak sesuai harapan. Menurut dia, pelaksanaan koordinasi, monitoring, dan evaluasinya tak maksimal. “Padahal, poinnya jelas dalam inpres itu. Beberapa bupati malah tidak tahu inpres tersebut. Itu kan lucu,” ung kap Zainal. Dia lantas menyebutkan bahwa persoalan itu menjadi tanggungan pemerintahan SBY-JK yang perlu ditagih.Persoalan lain penegakan hukum yang melibatkan kepala daerah adalah dalam hal perizinan untuk memeriksa mereka. Prosedur itu memang tidak berlaku jika kasus ditangani KPK. Lain ceritanya bila kasus tersebut ditangani kejaksaan. Sebab, mereka harus memiliki izin pemeriksaan dari presiden untuk bisa “menyentuh” para “raja kecil” di daerah yang bermasalah. Prosedur tersebut mengacu pada UU No 32/2004 tentang Pe merintah Daerah.“Problemnya adalah regulasi dan birokrasi,” jelas Emerson Yuntho. Mata rantai yang terlampau panjang sering menjadi kendala penyelesaian kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah. Dia mencontohkan, kasus yang melibatkan seorang bupati dan ditangani kepolisian. Mulai penyidikan yang harus melalui polda, Bareskrim Polri, Sekkab, hingga presiden. Begitu pula dengan kem balinya, dari presiden hingga polda. Hal yang sama terjadi jika kasus ditangani kejaksaan. “Prosedur yang panjang itu sangat mungkin berpotensi menimbulkan kebocoran,” tegasnya.(fal/git/kum/jpnn) nya.Ini sebagai antisipasi keterlambatan logistik tiba di daerah-daerah yang susah dijangkau akibat kendala transportasi atau geografis. “Distribusi dipioritaskan di daerah-daerah yang kesulitan trans portasi,” sebutnya.Lebih jauh Boradi mengatakan,surat suara yang telah didistribusikan sebelum dibawa ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) harus dicek le bih dulu di Komisi Pemilihan Umum tingkat kabupaten/kota.Jika nanti ditemu-kan kerusakan surat suara, petugas KPU tingkat daerah akan segera melaporkan nya ke KPU pusat. Apabila kerusakan terjadi dari percetakan atau dalam proses distribusi, maka akan menjadi tanggu-ngan perusahaan. Tapi, jika kerusakan terjadi dalam proses penyortiran misal-nya terendam air, maka akan ditanggung KPU.Menurutnya, suara yang rusak akan segera dicetak diganti dengan pen-cetakan ulang. KPU telah mengalo-kasikan dana untuk mengantisipasi kasus seperti itu. Anggaran pencetakan sampai distribusi surat suara ke daerah mencapai sekitar Rp 78 miliar. (sao/kie/jpnn) JK, yang mampu bertindak dengan cepat untuk kepentingan rakyat, demi hasil yang lebih baik.Murad Husain, secara resmi telah ditetapkan sebagai pembina relawan nasional bersama Sutiyoso, untuk pasangan JK-Win. Pengusaha sukses dibidang perkebunan dan industri sawit ini mengaku optimis, bahwa pasa ngan yang diusungnya mampu mendulang suara yang signifikan. Karena banyak kelebihan yang dimiliki oleh ke dua pasangan itu.(bim)

bertahap disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara. Jumlah kuota guru bersertifikasi yang ditetapkan oleh Depdiknas, juga dijadikan pertimbangan karena menyangkut dana yang bakal dikeluarkan negara. “Artinya kalau tahun ini ada 10 persen dari total guru dan dosen yang mendapatkan sertifikasi, mereka itu yang lebih dulu menikmati gaji 100 persen, begitu seterusnya,” tutur nya. Di sisi lain Direktur Profesi Pendidik

KURSUS Sambungan dari Hal 1 adalah pesan singkat (SMS) yang saya terima dari Ferry Adamhar, konsul jen deral RI di Hongkong, saat saya sedang makan pagi di Hotel Ibis, Jakarta, Kamis lalu (11/6).Hari itu saya sedang bersiap untuk presentasi di Pearl Energy tentang jalur kabel yang akan melalui daerah konsesi perusahaan minyak dari Abu Dhabi itu. Ketika SMS Pak Ferry masuk, kebetulan saya lagi membaca Koran Tem po yang memberitakan kasus penganiayaan Siti Hajar, 33, oleh majikannya yang bernama Michel. Selama tiga tahun, sejak Juli 2006, segala macam penganiayaan dialami Siti setiap hari, selain gajinya tidak dibayar dan dia tidak pernah bisa keluar rumah. Janda beranak dua itu sekarang dirawat di Universiti Malaya Medical Centre, Kuala Lumpur, untuk menyembuhkan luka-lukanya. Sebagai Presdir PT Fangbian Iskan Corporindo (FIC), anak perusahaan Jawa Pos yang mengurusi proyek SCAN, saya harus sering ke Hongkong untuk pertemuan dengan partner. Saya juga bebera pa kali bertemu dengan Pak Ferry untuk berbincang banyak hal tentang Hongkong, termasuk soal TKW. Tapi, baru Minggu, 31 Mei, lalu saya mengikuti ke giatan Pak Ferry “mengelola” tenaga kerja wanita (TKW) kita di Hongkong yang saat ini mencapai 122 ribu orang le bih ?75 persen di antara mereka berasal dari Jawa Timur.Hari itu saya diajak meresmikan kursus kecantikan bagi para TKW kita di Farida International Academy of Aesthetics di Jordan Road, kawasan Kowloon, yang merupakan angkatan pertama. Kegiatan itu disokong oleh beberapa perusahaan Indonesia di Hongkong, juga Teleglobal Pacific Group (TPG), par tner FIC dalam pemasangan kabel Su rabaya?Jakarta?Hongkong. Angkatan pertama diikuti 28 peserta, melalui selek si yang cukup ketat. Setelah itu, kami menuju ke gedung konjen di kawasan Causeway Bay untuk meresmikan kur sus memasak angkatan ke-9 hingga ke12 bagi para TKW.Saya sampaikan kepada Pak Ferry, menurut bos saya, Pak Dahlan Iskan, berita tentang manusia itu ada dua jenis, yakni berita “kekalahan manusia” dan berita “kemenangan manusia”. Berita Siti Hajar yang dihajar majikannya selama tiga tahun jelas merupakan contoh yang pas untuk jenis berita “kekalahan manusia”.Tapi, berita TKW kita dikursuskan kecantikan sampai men dapatkan sertifikat sehingga nanti tidak terus menjadi domestic helper, istilah pembantu di Hongkong, merupakan berita “kemenanganan manusia” yang jarang muncul dari dunia TKW. “Adik-adik antusias mengikuti kegiatan-kegiatan

PAKET C Sambungan dari Hal 1 siswa, maka jumlah siswa yang tidak lulus mencapai sekitar 140.360 orang. Badan standarisasi nasional pendi-dikan (BSNP) menjadwal ujian kejar paket C bagi siswa yang tidak lulus akan diseleng garakan pada 23-26 Juni mendatang. Menurut anggota BSNP Yunan Yusuf, pihaknya telah memberitahukan kepada dinas pendidikan kabupaten/kota untuk mendata siswa yang tidak lulus atau me reka yang sejak awal berencana ikut ujian kejar paket C sejak seminggu lalu. Namun, hingga kini belum semua dinas pen didikan kabupaten/kota menyetor daftar peserta ujian tersebut.“Harusnya, hari ini (kemarin, Red) terakhir, tapi ternyata belum semuanya. Karena itu, kami minta agar segera disetor jumlah siswanya

MANO Sambungan dari Hal 1 menuju mall Senayan City meng gunakan Toyota Camry hitam Minggu (14/6) siang. Mobil itu biasa digunakan Manohara tiap kali bepergian. Dari kediamannya di Slipi, Jakarta Barat, mereka melintas Jalan Asia Afrika. Ketika itu, kata Dewi, kondisi jalan sedang macet. Mobil-mobil berhimpitan. Sebuah mobil Toyota Fortuner lantas mendempet mobil Dewi dari sisi kiri. Pengemudi mobil tersebut lantas membuka kaca mobil dan menyuruh Dewi ber henti. “Awalnya saya cuekin, soal nya saya nggak kenal. Lagian, kita nggak ada masalah dengan mobil


Luwuk Post, Selasa, 16 Juni 2009

SPORTIVO

16


LUWUK POST | Selasa, 16 Juni 2009