Issuu on Google+

Harian Pertama dan Terbesar di kawasan Sulawesi Timur

RABU 7 OKTOBER 2009 | Nomor 0647

Alice Norin

HARGA ECERAN Rp. 3.000

Boyongan ke Jakarta Anggota DPRD Banggai Sedot Anggaran Daerah Rp. 420 Juta

Makin Baik setelah Berpisah JAKARTA-Hari ini tepat sebulan aktris cantik Alice Norin mengarungi hidup sendiri tanpa suami. Setelah resmi bercerai dengan DJ Riri, bintang film Ketika Cinta Bertasbih itu mengatakan banyak merasakan perubahan hidup. Perpisahan yang dialami membuat dirinya semakin matang. “Aku berusaha untuk berpikir positif

Data Sementara, 23 Siswa Tewas

Usut Korupsi KBRI, Periksa 17 Saksi JAKARTA-Jaksa penyidik Kejak saan Agung sudah dipastikan akan terbang ke Thailand untuk mengusut dugaan korupsi di Kedutaan Besar RI (KBRI) Thailand. Sejumlah jadwal pemeriksaan sudah disusun penyidik yang berangkat ke Negeri Gajah Putih pada 11 Oktober mendatang. ’’Tim penyidik akan memeriksa dua orang tersangka dan 17 orang saksi,’’ kata Kapuspenkum Kejagung Didiek Darmanto di Kejagung kemarin (6/10). Rencananya, penyidik yang dipimpin Asri Agung Putra akan berada di Thailand selama seminggu. Dua orang tersangka tersebut adalah Djumantoro Purbo (wakil duta besar RI) dan Suhaeni (bendahara KBRI).

BACA : KBRI ......Hal 15

[FOTO: JPNN/LUWUK POST]

KORBAN GEMPA : Ida 24 th korban gempa merintih kesakitan akibat patah pada kaki dan tangan kirinya. Derita itu diperparah setelah wajahnya tertimpa reruntuhan rumahnya.

BACA : CPNS ......Hal 15

MUI Sumbar Keluarkan Fatwa, Setuju Penghentian Evakuasi Jenazah

Birokrasi Distribusi Bantuan Kacau

PADANG-Menyikapi situasi di Sumatera Barat pascagempa Rabu pekan lalu (30/9), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat mengeluarkan sejumlah fatwa. Misalnya, lembaga itu memper bolehkan tiga desa di Kabupaten Padang Pariaman dijadikan kuburan masal. Yaitu, Jorong (desa) Pulau Aia, Paraman Cubadak, dan Luduang. Tiga desa ter sebut terletak di Kecamatan Patamuan, Tandikek, Kabupaten Padang Pariaman. Fatwa tersebut dikeluarkan MUI setelah berdiskusi dengan tokoh masyarakat dan pejabat pemerintah.

PADANG-Pendistribusian bantuan bagi korban di Kota Pariaman setelah bencana gempa bumi Rabu lalu (30/9) dinilai kurang. Warga di kota itu mengatakan, hampir sepekan setelah peristiwa itu terjadi, bantuan yang mengalir ke warga terbilang sedikit. Berdasar hasil penelusuran koran ini di lapangan Selasa (6/10), bantuan yang telah diterima warga, seperti di Desa Tungkal Utara dan Desa Ulu

BACA : BIROKRASI ......Hal 15

BACA : TIGA DESA ......Hal 15

K ar ya w an KLS Ber ang Berang

Murad Husain

Peserta Munas Nyaris Adu Jotos

MUNAS GOLKAR: Konferensi pers usai penentuan tatib yang sempat di warnai kericuhan.[F:

LUWUK-Aksi demontrasi yang digelar oleh sejumlah organisasi petani asal keca matan Toili belum lama ini memantik reaksi dari ribuan pekerja PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS) serta petani plasma. Mereka mengutuk aksi demonstrasi yang mendiskreditkan perusahaan yang selama ini telah memberikan keuntungan ekonomi kepada mereka. Hal itu diakui oleh

JAKARTA-Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) kembali berpolemik. Kali ini pangkal polemik adalah pernyataan JK selaku ketua umum Partai Golkar dalam ajang munas yang menegaskan bahwa kader Golkar sebaiknya beroposisi dan tidak mengemis jabatan kepada

PEKANBARU-Hari kedua pelaksanaan Munas VIII Partai Golkar diwarnai kericuhan. Para peserta nyaris adu jotos karena kubu Aburizal Bakrie alias Ical dan Surya Paloh saling berebut menyampaikan aspirasi saat pembahasan draf tata tertib soal pimpinan sidang dalam rapat tertutup yang dipimpin Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla (JK). Kericuhan diperparah oleh persoalan pengeras suara yang tidak berfungsi saat peserta sidang ingin me nyampaikan aspirasi. JK berusaha menenangkan pe serta, namun suasana semakin panas. Peserta saling berargumen sehingga pembahasan tata tertib sempat terhenti sekitar 20 menit. ’’Semua boleh menyampaikan pendapat, namun harus secara bergantian. Saya minta seluruh peserta duduk kembali supaya sidang bisa kembali dilanjutkan,’’ kata

BACA : KLS ......Hal 15

BACA : SBY ......Hal 15

BACA : MUNAS ......Hal 15

Ribuan Massa Siap Turun Demo Bela Perusahaan

Cuma Bisa Lihat Amplop Berseliweran

BACA : PIGURA ......Hal 15

BACA : NOORDIN ......Hal 15

Tiga Desa Jadi Kuburan Masal

Tantowi Yahya

PANGGUNG politik memberikan semakin banyak pelajaran kepada Tantowi Yahya. Presenter kondang itu kini merasakan langsung atmosfer Munas VIII Partai Golkar. Dia hadir bukan sebagai pembawa aca ra. Ke be rada annya di majelis tertinggi partai berlambang pohon beringin itu sebagai peninjau karena statusnya sebagai anggota

JAKARTA-Belum ada satu bulan Noordin M. Top meninggal, tapi penggantinya sudah langsung mengonsolidasikan jaringan. Syaifuddin Zuhri diyakini sudah memegang komando organisasi klandestin (bawah tanah) Noordin dan merawat sisa-sisa anak buahnya. Informasi itu diperoleh dari pengakuan Aris Makruf, salah satu ajudan Noordin yang menyerah Jumat lalu (2/10). “Sudah dipastikan dia sekarang yang pegang kendali,” ujar seorang perwira menengah Mabes Polri saat dihubungi Jawa Pos kemarin. Pengakuan Aris itu tentu sangat berharga bagi Densus 88 Mabes Polri. “Sekarang masih dipetakan sisa-sisa jaringan yang dikontak

LUWUK-Selain memberi ruang bagi investasi sehingga mampu menyerap tenaga kerja, barangkali salah satu cara Pemerintah Daerah menekan angka pe ngangguran adalah dengan membuka peneri-maan Nurwahid Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Apalagi, tidak sedikit warga yang berkeinginan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Desas- desus Pemda Banggai bakal melakukan seleksi peneri maan CPNS tahun ini juga sudah dikonsumsi warga. Namun hingga saat ini hanya ada Pengumuman Tenaga Honorer yang akan diusulkan menjadi PNS. Aleg asal Partai Patriot, Moh Nurwahid SE, yang ditemui Selasa (6/10) kemarin, mengatakan eksekutif seharusnya harus merasionalisasi penerimaan PNS

SAIDMUFTI-RIAU POS]

SBY Tersengat Pernyataan JK

Para Pimpinan Baru di Komisi Pemberantasan Korupsi

Tak Lagi Bebas ke Mal, Larang Istri Praktik Advokat Tiga pimpinan baru KPK kemarin dilantik presiden. Mereka bersemangat untuk mengemban tugas baru. Bahkan, ada yang sudah berkomitmen untuk merelakan hak-hak pribadi “terampas” demi menjaga kewibawaan lembaga. Anggit Satriyo - Sofyan Hendra-, Jakarta

TOYOTA Alphard hitam meluncur perlahan di depan gedung Menara Thamrin kemarin siang. Sejurus ke mudian, pintu mobil terbuka dan tam paklah seorang wanita paro baya mengenakan kebaya hijau duduk di jok tengah. Sambil menebar senyum, dia melambaikan tangan kepada or-

ang-orang yang berada di depan gedung tersebut. Saat bersamaan, dari lobi gedung, seorang pria mengenakan kemeja putih plus dasi bergegas mengham piri mobil mewah tersebut. “Ini istri saya,” kata Mas Achmad Santosa me nunjuk wanita bernama Lilyana Santosa itu sambil menutup pintu mobil. Selanjutnya, mobil membelah lalu lintas ibu kota menuju ke Istana Presiden. Pria 53 tahun itu merupakan salah seorang di antara tiga Plt pimpinan KPK yang kemarin dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dua orang yang lain adalah mantan Wakil Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean dan mantan Deputi Pencegahan KPK Waluyo.

[FOTO: SOFYAN HENDRA / JAWA POS]

PEJABAT SEMENTARA PIMPINAN KPK : Tiga orang pelaksana tugas pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sementara Mas Achmad Santosa (kiri), Waluyo (tengah) dan Tumpak Hatorangan Panggabean (kanan).

Ketiganya menggantikan tiga pimpinan KPK, yaitu Antasari Azhar, Bibit Samad Riyanto, dan Chandra Hamzah, yang kini tersandung perkara hukum. Sebelum melaksanakan prosesi pengucapan sumpah dan janji jabatan, Ota “panggilan Mas Achmad Santosa” kemarin juga masih melakukan seabrek aktivitas di lantai 8 gedung Menara Thamrin, tempat sehari-hari nya dia berkantor. Ota adalah senior advisor di United Nations Development Program (UNDP). Di gedung itu dia menjalani banyak aktivitas, mulai menangani masalah-masalah seputar hak asasi manusia hingga program reformasi birokrasi. “Hari ini kali terakhir saya di kantor

BACA : PARA PIMPINAN......Hal 15

CMYK

BACA : DATA SEMENTARA ......Hal 15

BACA : BOYONGAN ......Hal 15

Penerimaan CPNS Perlu Rasionalisasi Belanja Capai Gantikan Noordin, Syaifuddin Rp 400 Miliar Sudah Pegang Komando

BACA : SELEB ......Hal 15

PADANG-Sebanyak 23 siswa di Kota Padang dipastikan meninggal dunia akibat gempa Rabu (30/9). Satu di an taranya merupakan siswa SD, 19 siswa SMP sederajat, dan empat orang siswa SMA. Angka tersebut mungkin akan bertambah. Sebab, beberapa sekolah belum melaporkan adanya siswa yang meninggal. Berdasar data terakhir Dinas Pendidikan Kota Padang, siswa terbanyak meninggal adalah murid SMP 6, yakni tiga anak. Mereka adalah Lisa (kelas 8), Anisa Pratiwi (kelas 8), Desi Monika, dan Alfioza (kelas 8). Dua di antara mereka adalah korban yang tertimbun bangunan bimbingan belajar Gamma di

keinginan mereka diwujudkan. Menurut Hidayat, keberangkatan para anggota DPRD itu murni dimaksudkan untuk peningkatan kapasitas. Dan sebagai anggota DPRD, ia mengaku siap mempertanggungjawabkan keikutsertaannya pada kegiatan Bimtek tersebut. Penegasannya itu, disampaikan untuk menanggapi berHidayat Monoarfa kembangnya tudingan dari kelompok masyarakat tertentu yang menyebutkan keberangkatan anggota DPRD tidak sekedar mengikuti Bimtek, melainkan karena ada keperluan lain yang tidak ada kaitannya dengan tugas maupun tanggung jawab mereka sebagai seorang wakil rakyat. “Masyarakat bisa menilai nantinya, sekembalinya para aleg dari kegiatan ini. Apakah terjadi peningkatan kinerja dan kapasitas atau tidak sama sekali,”

CMYK

LUWUK-Luar biasa. Meski belum lama dilantik, 35 Anggota DPRD Kabupaten Banggai akan menghabiskan anggaran daerah sekitar Rp 420 juta untuk biaya perjalanan dinas ke Jakarta. Di Jakarta, para aleg akan mengikuti bimbingan tek nis (Bimtek) Susduk atas undangan Departemen Dalam Negeri (Depdagri). Di ketahui, masing-masing aleg menerima dana sebesar Rp 12 Juta, untuk perjalanan selama 6 hari tersebut.Jika tidak ada aral, rencananya para aleg itu akan berangkat serentak hari ini. Meski anggaran yang dihabiskan setara dengan anggaran yang dialokasikan un-tuk merehabilitasi dua unit sekolah, namun para aleg membantah jika keberang-katan mereka ke Jakarta hanya untuk menghabiskan anggaran daerah. Mereka berkilah keikutsertaan anggota Dewan pada kegiatan Bimtek sudah diatur dalam Undang-undang.”Ini bukan kemauan kami, tapi merupakan kewajiban sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang,” ujar Hidayat Monoarfa, salah seorang aleg asal PKS. Secara pribadi, Hidayat bersama sejumlah anggota lainnya berkeinginan agar kegiatan itu dapat dilaksanakan di daerah. Hanya saja, mereka belum mengetahui apakah ada aturan yang membolehkan


Luwuk Post

2

RABU 7 OKTOBER 2009

http://luwukpost.info

Aneh, Mata Air Tawar Muncul di Laut

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

TOMINI RAYA

Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar

PAGIMANA–Sebuah peristiwa unik terjadi di Kecamatan Pagimana. Sebuah sumber mata air tawar, muncul di tengah laut antara Desa jaya Bakti dan areal Pelabuhan Rakyat di Pasar Ikan. Munculnya sumber air tawar di permukaan laut dengan debit air yang sangat deras, langsung menjadi tontonan masyarakat setempat. Kano, salah seorang warga yang ditemui Luwuk Post (6/10) di lokasi terjadinya peristiwa unik tersebut mengatakan, munculnya sumber air tawar di permukaan laut yang tentu saja berair asin, baru pertama kali terjadi di desanya. “Kami benar-benar keheranan melihat ada mata air tawar berada di tengah laut menyatu dengan air asin,” tutur Kano. (anto)

Akibat Sering Alami Pemadaman Listrik di Bunta dan Nuhon BUNTA–Gara-gara sering mengalami pemadaman listrik, dunia usaha di Kecamatan Bunta terancam gulung tikar. Ancaman serupa juga dialami Kecamatan Nuhon. Di dua kecamatan, banyak warga masyarakat yang mengembangkan usaha jasa komputer, warnet, dan sejumlah industri kecil lainnya. Gusti, salah seorang pengusaha asal Pulau Bali yang saat ini berdomisili di Desa Dwipa Karya, Selasa (6/ 10) kemarin menuturkan, akibat listrik padam omzet pengusaha jasa komputer dan warnet melorot tajam. “Listrik di daerah ini be-

Listrik Padam, Kecamatan Lumpuh PAGIMANA–Pemadaman arus listrik yang melanda Pagimana, membuat aktivitas di lingkungan perkantoran pemerintah kecamatan setempat lumpuh total. Komputer yang biasanya dipergunakan untuk melayani kebutuhan masyarakat serta mengurus administrasi pemerintahan, sama sekali tidak dapat difungsikan. Akibatnya banyak urusan masyarakat dan pemerintahan menjadi terbengkalai. Rony, salah seorang staf Kecamatan Pagimana mengatakan, pemadaman yang dilakukan oleh PLN sangat tidak beraturan. “Listrik padam sewaktu-waktu,” katanya, Senin (5/10). “Kami tidak dapat bekerja dengan baik karena semua fasilitas elektronik di kantor kecamatan tidak dapat difungsikan,” sambungnya. Secara material, pemadaman listrik agaknya tidak memicu kerugian. Namun secara moral, Pemerintah Kecamatan Pagimana tidak dapat melayani kebutuhan masyarakat selama listrik dipadamkan. (anto)

lum maksimal,” kata Gusti. “Aki-batnya kita sulit mengembangkan dunia usaha. Sedangkan yang sudah ada pun terancam gulung tikar karena tidak ada pemasukan selama listrik padam,” sambungnya. Ancaman yang dialami dunia usaha, lanjut Gusti, akan menimbulkan akibat serius bagi upaya-upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, masyarakat juga ketinggalan jaman. Sebab akibat matinya listrik, masyarakat tidak dapat mengakses informasi terkini melalui fasilitas penyedia informasi yang bersifat elektronik. Di Bunta dan Nuhon, dalam sehari listrik hanya menyala selama 6 jam. Yakni sejak pukul 18.00 hingga pukul 24.00 Wita. Itupun, masih mengalami pemadaman bergilir. (amank)

Koperasi Tak Aktif, Petani Bunta Mengeluh [Foto: DOK /LUWUK POST]

MASIH KEKURANGAN GURU: Sejumlah sekolah di Kecamatan Bunta hingga saat ini masih kekurangan guru.

Bunta Butuh Guru PNS BUNTA–Kekurangan guru berstatus PNS yang melanda Kecamatan Bunta, agaknya sudah harus diperhatikan pemerintah. Di beberapa SD/Mi,

SMP/MTs guru yang sudah berstatus PNS hanya 1 orang. Sisanya adalah guru honorer yang menerima bayaran sebanyak Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per triwulan. De-ngan bayaran rata-rata sekitar Rp50 ribu sebulan, para guru honorer sulit diharapkan dapat meningkatkan kinerja. Bayaran sebanyak itu bahkan tidak mencukupi kebutuhan ongkos para guru honor. Akibatnya, untuk menutupi kekurangan penghasilan, para guru honor harus pandai

mencari sumber pendapatan lain di luar sekolah. Belum lagi, para guru honor mengajar pada bidang studi yang tidak sesuai dengan disiplin ilmu masingmasing. Penelusuran Luwuk Post di Bunta menyebutkan, mata pelajaran yang sering tidak sesuai dengan disiplin keilmuan guru honor antara lain Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, dan Fisika. Masyarakat dan pemerhati pendidikan di wilayah Bunta berharap, dalam musim penerimaan CPNS yang sebentar lagi akan digelar, pemerintah mengagendakan penempatan guru PNS lebih banyak di wilayah Bunta. Cara itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas hasil pendidikan di wilayah Kecamatan Bunta. (amank)

BUNTA–Sebagian besar petani di wilayah Kecamatan Bunta maupun Nuhon mengharapkan agar koperasi simpan pinjam dihidupkan kembali. Pasalnya, para petani di dua kecamatan membutuhkan pinjaman modal untuk mengembangkan usaha pertanian mereka. Akibat ketiadaan koperasi simpan pinjam, petani mengalami kesulitan mendapatkan pinjaman modal. Darmadi warga Simpang II kecamatan Bunta kepada Luwuk Post, Selasa (6/10) kemarin mengatakan, selama ini memang banyak bermunculan pihak-pihak yang menawarkan bantuan modal. Namun bunga yang mereka minta jauh lebih besar dibandingkan dengan bunga yang biasanya ditetapkan oleh koperasi. Akibatnya petani yang terlanjur meminjam modal

kepada instansi tersebut, mengalami kesulitan mengembalikan pinjaman. Di tempat terpisah, Marwan petani Desa Binoho kecamatan Nuhon mengatakan hal serupa. Di daerahnya dulu pernah beroperasi sebuah koperasi simpan pinjam. Saat itu petani Binoho tidak mengalami kesulitan mendapatkan pinjaman modal usaha. Namun kini setelah koperasi lenyap, petani kesulitan mengembangkan usaha masing-masing karena tidak ada tempat untuk meminjam modal. Melalui Luwuk Post, para petani di Bunta dan Nuhon mengharapkan pemerintah dapat memfasilitasi koperasi simpan pinjam di dua wilayah kecamatan tersebut, agar petani dapat mengembangkan usaha, dalam rangka meningkatkan mutu kesejahteraan mereka. (amank)


HUKUM & KRIMINAL Lakalantas, Bocah Berusia 3 Tahun Masuk UGD LUWUK-Lagi, lakalantas disekitar ruas jalan Kilo meter satu Selasa (6/10) kemarin sekitar pukul 21.30 wita kembali terjadi. Reva, bocah yang baru berusia 3 tahun menjadi korban kecelakaan tersebut. Reva terpaksa dilarikan ke RSU Luwuk untuk mendapatkan perawatan medis. Peristiwa ini bermula ketika Reva dan ibunya Anita (27) bermaksud akan pulang kerumahnya dengan mengendarai sepeda motor Jupiter Z. Namun, setelah berada disekitar ruas jalan kilo meter satu, kedua ibu dan anak ini, ditabrak oleh sebuah sepeda motor supra fit DN 4242 CH yang dikendarai oleh Ridwan (14) warga Jalur Dua, Kelurahan Bungin, yang melaju dengan kecepatan tinggi. Awalnya, sebelum membelok Anita telah memasang lampu weser dengan arah membelok ke kanan. Namun, karena melihat sepeda motor yang di kendarai Ridwan melaju dengan kecepatan tinggi, Anita lalu berhenti tiba-tiba ditengah ruas jalan. Tidak sempat menghindar Ridwan lalu menabrak sepeda motor yang dikendari Anita dibagian sisi kanan, hingga akhirnya Reva dan Anita, ibunya terjatuh ke badan jalan. Sejumlah warga yang ada ditempat kejadian langsung mengamankan sepeda motor yang dikendarai Ridwan, sementara Ridwan juga langsung diamankan oleh warga. Ridwan nyaris saja menjadi korban amukan warga. Beruntung, setelah dinterogasi oleh beberapa warga Ridwan ternyata masih punya hubungan keluarga dengan Anita ibu Reva yang menjadi korban kecelakaan. Akibat kejadian itu, Reva mengalami luka robek dibagian bibir dan bagian pelipisnya. Sementara Anita tidak mengalami luka serius. Sementara itu, pihak kepolisian yang sudah berada dilokasi kejadian, langsung mengamankan kedua sepeda motor tersebut untuk dijadikan barang bukti. (ami/tr-05)

Berteduh di Halte, Leader PT Amtek Dikeroyok BATAM (BP) -Jaliman Nainggolan,34, leader PT Amtek Engineering ini tak mengira niatnya untuk berteduh di halte dekat Simpang Franky berbuah petaka. Dada kirinya luka akibat sabetan pisau empat pria tak dikenal yang mengeroyoknya, Senin (5/10) malam. Jaliman yang ditemui saat melapor mengatakan, peristiwa tersebut berawal sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu ia hendak ke rumah rekannya dengan mengendarai sepeda motor. Namun karena kehujanan, ia berteduh di halte dekat Simpang Franky. Menurut Jaliman, saat menunggu hujan reda, ia didatangi empat pria tak dikenal dan langsung menanyakan identitasnya. Setelah menjawab semua pertanyaan keempat pria tersebut, salah satunya langsung melayangkan pukulan ke wajah Jaliman. “Saya tak kenal mereka, apalagi bermasalah dengan mereka,” kata Jaliman. Jaliman mengatakan, pukulan pertama berhasil ia tangkis, namun karena yang lain juga ikut memukulinya, ia tak bisa mengelak dan menjadi bulan-bulan keempat pria tak dikenal itu. Saat Jaliman mencoba kabur, salah seorang dari ke empat pria tersebut langsung menghujamkan pisau ke dadanya. Untungnya ia bisa mengelak. Namun dada sebelah kirinya luka setelah pria itu kembali menyabetkan pisau ke arahnya. Berhasil lolos dari kepungan keempat pria tersebut Jaliman lari meninggalkan motornya yang diparkir di depan halte. Keempat pemuda tersebut juga kabur setelah Jaliman berteriak minta tolong. “Sebelum pergi, mereka sempat bilang bahwa peristiwa serupa pasti akan mereka lakukan pada supervisor saya,” kata Jaliman. Setelah menghubungi rekan-rekannya, Jaliman pun dibawa ke Charis Medika di daerah Batuaji untuk mengobati luka pada dada kirinya itu. Ketika dikonfirmasi, Kapolsekta Batam Kota AKP Hilman Wijaya membenarkan adanya laporan pengeroyokan tersebut. Menurut Hilman saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihaknya. (jpnn/cr7)

Luwuk Post Rabu 7 OKTOBER 2009

http://luwukpost.info

3

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Korban Tetap Tempuh Upaya Hukum Terkait Pemukulan yang Dilakukan Sejumlah Satpol

[FOTO: AMIADIN/ Luwuk Post]

TEMUI WABUP : Para korban saat menyampaikan kasus pemukulan oleh Sat Pol PP kepada Wakil Bupati Banggai Musdar Amin, Selasa (6/10) kemarin di Kantor Bupati Banggai, Bukit Halimun.

Tiga Terdakwa Cabul Hanya Divonis 3 Tahun Perawani ABG Di Kamar Hotel TANJUNGPINANG (BP) - Tiga terdakwa kasus pencabulan, Rio,19, John,27, dan Bayu,22 yang merenggut keperawanan anak berusia 15, tahun, secara bergilir, masingmasing dihukum 3 tahun penjara dan denda Rp.60 juta subsider 2 bulan oleh Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang. Sidang putusan terdakwa Bayu berlangsung kemarin, Selasa (6/10) dan terdakwa Rio dan Bayu, berlangsung sehari sebelumnya Senin (5/10). Ketiga terdakwa tersebut bersalah mencabuli korban di kamar hotel. Korban diperawani setelah terdakwa mencekokinya miras yang dicampur obat sakit kepala beberapa bulan lalu. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa penuntut Umum, Maya, yang menuntut terdakwa dengan penjara 4 tahun dan denda 100 juta, subsider 6 bulan penjara. Meskipun dalam putusannya, majelis hakim Antono Rustono sebagai ketua dan Morgan Simanjuntak menganggap perbuatan Rio meresahkan masyarakat dan menimbulkan trauma bagi korban. Perbuatannya terdakwa dinilai bertentangan dengan pasal 81 UU nomor 23/2009 tengang Perlindungan Anak. Tapi ternyata putusan yang diberikan hanya putusan minimal dari ancaman pasal yang didakwakan maksimal 15 tahun. “Vonis yang kamu terima merupakan hukuman minimal,” kata Antono Rustono usai membacakan vonisnya pada persi-

dangan terdakwa Rio. Meskipun majelis hakim memvonis hukuman minimal, ternyata tidak membuat Rio langsung menerima putusan tersebut. Rio yang didampingi pengacaranya selama persidangan, atas putusan tersebut pengacaranya menyarankan Rio untuk pikir-pikir dalam menerima putusan tersebut. Usai sidang putusan yang dijalai Rio, dihari yang sama, majelis hakim yang menyidangkan Rio kembali memvonis terdakwa lain dalam kasus yang sama,Jhon, yang ikut dalam aksi pencabulan tersebut. Sama seperti Rio, Jhon juga dikenai hukuman yang sama seperti Rio. Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, kasus pencabulan ini dilakukan di kamar 122 Hotel Sakura, Rabu (13/5). Ketiga terdakwa bertemu dengan korban yang saat itu bersama temannya Nd (12). Saat perjumpaan itu, tiga terdakwa juga bersama dua teman mereka yang lain, yang totalnya saat itu berjumlah ada lima pria di di Bundaran Naga, Komplek Pertokoan Bintan Center pada hari itu sekitar pukul 23.00 WIB. Dari pertemuan tersebut, mereka akhirnya sama-sama jalan menggunakan sepeda motor masing-masing berputar-putar Tanjungpinang. Selanjutnya menuju Hotel Sakura dengan alasan menemui teman mereka yang saat itu ada di hotel. Saat itulah korban dicekoki miras merk Topi Miring yang sudah dicampur obat sakit kepala. Awalnya semua berada di kamar 122. Dalam keadaan teler, tiga dari enam pemuda yang ada di sana

keluar. Mereka pindah ke kamar 121 yang juga mereka pesan. Saat itu, Nd turut diungsikan ke sana dan tinggal korban yang saat itu sudah tidak sadarkan diri bersama Rio, Bayu dan Jhon di kamar 122. Dalam keadaan setengah mabuk dan kondisi kamar yang lampunya sengaja dimatikan, ketikanya mulai menjelajahi tubuh korban dan menggerayangi tubuh korban. Selanjutnya, Jhon dan Bayu keluar kamar dan meninggalkan Rio sendiri bersama korban. Saat itulah Rio memperkosa korban. Usai Rio melampiaskan aksinya, Rio keluar dan masuk Jhon. Jhon yang tadinya juga ingin melakukan hal yang sama, karena melihat banyak darah yang keluar dari kemaluan korban, Jhon tidak jadi melakukannya dan ketiga pria tersebut langsung meninggalkan korban yang saat waktu masih subuh. Kejadian tersebut akhirnya diketahui Nd yang melihat korban ke dalam kamar dalam keadaan busananya yang telah tersingkap dan kemaluannya penuh darah. Nd-pun langsung mengemasi pakaian korban. Kejadian tersebut baru disadari korban yang tersadar sekitar pukul 10.00 WIB. Korban yang menemukan dirinya penuh darah, ketakutan dan memilih pulang. Awalnya korban tidak menceritakan kejadian yang dialaminya pada orang tuanya. Sampai akhirnya Nd yang mengatakan kalau korban diperkosa oleh beberapa pria. Akhirnya kasus tersebut diusut dan polisi berhasil menemukan ketiga tersangka yang kini telah divonis.(jpnn/dew)

Polres : Penyitaan Uang Itu dari Penambangan Illegal LABUHA- Kapala Polisi Resort Halmahera Selatan (Polres) Halsel AKBP Dharma Lelepadang SH saat dikonfirmasi Malut Post yang diundang bupati bersama Kajari Halsel dalam salah satu pertemuan ke kantor bupati, kemarin mengarahkan masalah ini ke Kasat Reskrim AKP Suryadi. AKP Suryadi yang ditemui di ruang kerjanya , membenarkan penyitaan yang dilakukan tim Reskrim tersebut. Menurutnya,penyitaan itu bukan menyita uang warga anggai tetapi uang para pemilik tromol dan penadah emas. Langkah ini katanya untuk menegakkan aturan terkait Undang-undang Nomor 4 tahun 2009 yang mengatur tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Dasar penyitaan ini jelas, karena

tambang yang mereka kelola tidak memiliki izin usaha pertambangan (IUP) dari Bupati sebagaimana diatur dalam undang-undang tersebut,jelasnya. Kasatreskrim menunjuk pasal 48 undang-undang Pertambangan Mineral dan Batubara tentang izin usaha produksi pertambangan (IUP) yang tidak dimilliki, serta pasal 67 yang mengatur tentang izin pertambangan yang dikelola perorangan kelompok atau koperasi. Terkait baru dilakukan penertiban dan penyitaan dan bukan jauh sebelumnya, Polres Halsel memberi alasan karena ini penerapan undangundang baru.Dasar kita jelas mengacu pada undang-undang baru tersebut, jelasnya. Suryadi, meminta masyarakat harusnya hal ini ditanyakan langsung pada polisi. Semen-

tara uang yang disita katanya, menjadi barang bukti, karena kasus ini akan dilanjutkan ke proses yang lebih tinggi. Uangnya di Bendahara Polres dan kasus ini akan dilanjutkan. Kita bukan menyita uang masyarakat Anggai sebab yang disita adalah uang pemilik tromol, penadah dan pembeli emas dari produksi pertambangan illegal, kilahnya. Terkait masalah ini, Polres berjanji segera melengkapi seluruh berkas PETI itu untuk dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Labuha. Saat ini sejumlah saksi terkait penambangan illlegal ini telah diperiksa. Kita seriusi masalah ini karena, yang dilakukan memiliki dasar jelas,tambah Kasatreskrim. Malut Post (jpnn/ici)

LUWUK-Selain sudah melaporkan kepihak yang berwajib, korban aksi pemukulan sejumlah Sat Pol PP, Limin (25) dan Usman Selasa (6/10) kemarin juga menyampaikan adanya kejadian itu kepada pimpinan di daerah ini H. Ma’mun Amir, yang disambut oleh Wakil Bupati Banggai, Musdar Amin, di Kantor Bupati Banggai, Selasa kemarin. Kedua korban yang didampingi beberapa rekannya juga langsung dipertemukan dengan sejumlah Sat Pol PP yang melakukan pemukulan malam itu, untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Kami sangat menghargai kedatangan saudara-saudara,” ujar Wakil Bupati Banggai Musdar Amin, kepada para korban. Dalam kesempatan itu, Musdar juga sempat menyampaikan agar kedua belah pihak dapat menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Ia juga menyarankan kepada sejumlah Sat Pol PP yang ikut hadir agar tidak main pukul. “Hindari pemukulan,” tekannya. Dijelaskannya, pertemuan itu bukan untuk mencari siapa yang salah siapa yang benar. “Kalau soal itu kami serahkan kepada yang berwenang,” tegasnya. Hal ini diungkapkan

Musdar, ketika korban tetap ngotot ingin melanjutkan upaya hokum. ”Saya menuntut,” ujar Limin singkat. Sementara itu, Kasatpol PP Ernaini Mustatim, yang ditemui di ruang kerjanya usai pertemuan itu, mengatakan, pimpinan daerah sangat menghargai kedatangan mereka untuk menyampaikan adanya kejadian itu. “Itu artinya mereka masih mau untuk bermusyawarah,” jelasnya. Dalam menyelesaikan masalah ini lanjut Ernaini, pihaknya akan tetap mengedepankan cara-cara persuasif. “Kami tidak bisa menekan untuk memproses lebih lanjut, kami sangat menghargai keputusan hukum,” bebernya. “Kalau soal saling memaafkan sudah, namun kalau mereka (korban-red) akan melanjutkan upaya hukum, itu terserah mereka,” tambahnya. Dijelaskannya, sejumlah Sat Pol PP yang terlibat aksi pemukulan itu akan tetap diberikan bimbingan diinternal Sat Pol PP. Ernaini juga sempat menyentil persoalan judul Koran edisi Senin kemarin terkait kejadian ini. “Masa’, lagi, Satgas Pol PP aniaya warga,” ujarnya. Dijelaskannya, kata lagi berarti kejadian serupa juga pernah dilakukan oleh anggota Sat Pol PP. “Emangnya pernah kejadian serupa terjadi dan pelakunya Sat Pol PP, kalaupun ada, itu terlepas dari institusi Sat Pol PP. ”Itu mungkin mereka masih preman dulu,” terangnya. (ami)

Polairud Tangkap 4 Kapal Trawl Malaysia TARAKAN-Nampaknya kegiatan illegal fishing masih marak di wilayah utara Kalimantan Timur, khususnya di perairan Kabupaten Nunukan. Itu dibuktikan dengan ditangkapnya empat kapal asal Malaysia yang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan pukat trawl. Kepala Seksi Bina Penegakan Hukum Direktorat Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Kaltim, AKP Hari Setyo Budi SIK, kepada Radar Tarakan membenarkan adanya penangkapan empat kapal trawl tersebut. Lebih rinci dijelaskan Hari, keempat kapal tersebut ditangkap pada Minggu (4/10) sekitar pukul 22.00 Wita di perairan Sebatik. Tepatnya di muara Salindau Nunukan atau perbatasan Indonesia-Malaysia. Penangkapan itu bermula, adanya patroli rutin dari Dit. Polairud Polda Kaltim yang dipimpin AKP Bahril AMd. Saat kapal patroli berada di perairan Sebatik, mendapatkan keempat kapal tersebut sedang beraktivitas atau melakukan penangkapan ikan. Sehingga oleh patroli melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat izin. Namun, tidak satu pun dari keempat kapal tersebut menunjukan surat izin penangkapan ikan (SIPI). Sehingga keempat kapal ini di-ad hock (ditarik) ke pangkalan Polairud Tarakan di Juata Laut guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Keempat kapal itu masingmasing, KMN Perkasa II yang dinakhodai Jafar bin Rabibu (29) warga RT 07 Jl Pangkalan H Muchtar Nunukan, serta dua orang ABK berwarga negara Filipina. Barang bukti, selain kapal dan alat tangkapnya juga ada udang 20 kilogram, ikan 50 kilogram. KMN Perkasa Jaya yang dinakhodai Mustamin bin Amir (26) warga RT 08 Sungai Nyamuk, serta seorang ABK berwarga negara Indonesia. Dari kapal ini, barang bukti

yang disita, selain kapal dan alat tangkap terdapat udang 200 kilogram dan ikan dalam jumlah yang sama. Dua kapal lainnya sebut Hari, KMN Bunga Padi yang dinakhodai Agus Japal (30) warga RT 07 Jl Pangkalan H Muchtar Nunukan, bersama 2 orang ABK berkewarganegaraan Indonesia. Barang buktinya, kapal, alat tangkap, udang 200 kilogram dan ikan 100 kilogram. Kemudian, KMN Karya Nelayan II yang dinakhodai Laima bin Nasir (26) bersama dua orang ABK berasal dari Filipina. Barang buktinya, selain kapal dan alat tangkapnya, juga terdapat udang 300 kilogram dan ikan 200 kilogram. Keempat kapal ini sesuai pengakuan nakhoda maupun ABK pemilik atau yang punya modal adalah warga negara Malaysia bernama Awi, sebut Hari. Karena keempat kapal tersebut melakukan penangkapan ikan secara illegal maka dijerat pasal 93 ayat (1) jo pasal 27 ayat (1) UU RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Ditambahkan Hari yang sebelumnya menjabat Kepala Kesatuan Pelaksana Pengama-nan Pelabuhan (KP3) Tarakan ini, modus operandi yang dilakukan keempat kapal tersebut di antaranya kapal berdokumen Indonesia dan dinakhodai orang Indonesia. Sedangkan pemilik kapal dan pemegang modal adalah warga negara Malaysia, sehingga pada siang hari kapal tersebut berlabuh di perairan Malaysia. Namun malam harinya menangkap ikan di perairan Indonesia. Kemudian, hasil tangkapannya dijual ke Malaysia dengan sistem penggajian yang diterima para nakhoda dan ABK adalah gaji bulanan ditambah bonus sesuai hasil tangkapan. Hasil tangkapan Polairud ini tambah Hari, langsung ditinjau Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs Mathius Salempang, sore kemarin sesaat setelah tiba dari Berau.(noi)


BABASAL

Luwuk Post

4

RABU 7 OKTOBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Rame-Rame Turun Jalan Forum Pemuda Aksi Penggalangan Dana TOILI-Sekitar 70-an orang anggota Forum Pemuda Peduli Bencana Alam yang terdiri dari gabungan berbagai macam organisasi kepemudaan di Toili (My.Com,PKS,IPM,OSIS SMK,SMA dan lain-lain)mengadakan aksi penggalangan dana membantu warga yang tertimpa bencana gempa di Padang Sumatera Barat dan sekitarnya.

Aksi di awali dengan orasi di perempatan pasar unit 11 di iringi dengan permintaan sumbangan sukarela dengan menggunakan dos bekas oleh anggota lainnya. Koordinator aksi Jajang Suparman dalam orasinya mengatakan masyarakat di daerah ini adalah saudara sebangsa yang harus turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat di padang dan sekitarnya.’’Mari kita sisihkan sebagian rizki kita untuk meringankan beban saudara kita yang tertimpa musi-

bah.’’ujarnya. Masyarakat pun antusias menyambut seruan itu dan berbondong-bondong memberikan sumbangan.Aksi kemudian di lanjutkan dengan keliling pasar sambil terus berorasi. Setelah merasa cukup di unit 11, aksi masih di lanjutkan dengan berorasi di perempatan pasar unit 1. Hasil perolehan sumbangan untuk sementara adalah 5,446 juta. Rencana aksi penggalangan dana masih akan dilanjutkan ke desa-desa sampai tanggal 7 Oktober.(Pmj)

Puluhan Tiang Listrik Tak Berfungsi [Foto: Gafar Tokalang/Luwuk Post]

RUSAK PARAH: Jalan kantong produksi Wokos rusak parah. Pemerintah perlu memerbaiki jalan tersebut karena mengakses perkebunan kakao milik warga setempat.

APMS Masama Masih Tutup MASAMA— Meskipun penjualan Bahan Kabar Minyak (BBM) di wilayah Kecamatan Masama terbilang normal, namun sampai saat ini warga masih kuatir akan terjadinya kelangkaan. Pasalnya, sejak beberapa hari terakhir, APMS Tangeban yang ada di Kecamatan Masama tutup dan tidak melakukan aktivitas penjualan BBM seperti biasanya. Meski begitu pantauan koran ini, penjualan BBM khususnya bensin masih normal, warga yang menjual bensin eceran melalui botol tidak mengalami kekosongan. Harga yang diperjual belikan juga terbilang normal yakni Rp5000 per botol, meskipun tidak dengan ukuran penuh.(far)

Jalan Kantong Produksi Wokos Rusak MASAMA—Jalan kantong produksi di wilayah Kecamatan Masama terbilang masih kurang. Sebagian jalan kantong produksi yang ada mengalami kerusakan, sedangkan sebagian lainnya belum terbuka. Seperti yang ada di kawasan perkebunan Kakao, sekitar 2 kilometer dari arah timur Desa Duatakarya. Kondisi jalan kantong produksi menuju perkebunan Kakao tersebut mengalami kerusakan. Jalan tersebut dibuka oleh warga

secara swakelolah, yakni dengan cara mencangkul jalan untuk dilalaui dengan kendaraan pedesaan seperti gerobak sapi atau gerobak handtraktor. Hanya saja, pada musim penghujan ruas jalan itu menjadi sangat sulit untuk dilalui kendaraan karena lumpur yang dalam. Para petani kakao yang ada dikawasan itu meminta kepada pemerintah daerah untuk membangun jalan kantong produksi, yang diperkirakan panjangnya sekitar 2 kilometer.(far)

MASAMA — Puluhan tiang listrik yang ada di ruas jalan Desa Duatakarya (Masama) menuju Desa Labotan (Lamala) hingga kini tidak difungsikan. Tiang listrik tersebut berdiri kokoh namun sebagiannya tidak memiliki kabel jaringan. Menurut warga, tiang listrik tersebut beridiri sejak beberapa tahun lalu, namun sampai saat ini tidak dimanfaatkan. Pantauan koran ini, di ruas jalan LabotanDuatakarya, puluhan tiang listri itu hanya terpasang namun tidak memiliki kabel jaringan listrik. Sebagian lainnya sudah dipenuhi rumput liar dan tali hutan. Sedangkan untuk puluhan tiang listrik yang ada di dalam Desa Duatakarya, juga tidak berfungsi. Meski memiliki kabel jaringan, namun tiang listrik dan kabel tersebut tidak tersambung dengan gardu listrik yang ada. Untuk Desa Duatakarya, terdapat dua jenis kabel dan tiang listrik, yakni tiang listrik yang berbahan besi dan tiang yang berbahan beton. Untuk

tiang listrik berbahan besi yang sejenis dengan tiang liastrik yang berada di ruas jalan Duatakarya-Labotan, tidak berfungsi meskipun

memiliki kabel jaringan. Kabel jaringan itu terputus dan tidak disambungkan ke salah satu gardu PLN yang ada di desa itu. (far)

[Foto: Gafar Tokalang/Luwuk Post]

TIDAK BERFUNGSI: Puluhan tiang listrik di Desa Duatakarya (Masama) menuju Desa Labotan (Lamala) berdiri kokoh namun sebagiannya tidak memiliki kabel jaringan.


RABU, 7 OKTOBER 2009

BACA : BEM.... Hal 6

Pameran Flora dan Founa bakal Digelar LUWUK-Jika tak ada aral melintang, sejumlah pemuda yang tergabung dalam Luwuk Koi Club (LKC) bakal menggelar pameran Flora dan Fauna (Flona). Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan bulan depan, bertempat di lapangan Glora Luwuk. Anggota LKC, Saiful Mambuhu kepada Luwuk Post, Selasa (6/10) kemarin mengatakan, tak hanya LKC. Kegiatan ini juga akan bekerja sama dengan sejumlah media massa lokal. “Yah salah satunya adalah Luwuk Post,” kata dia. Flona kata Saiful merupakan kegiatan tindak lanjut dari Hijau Simpongku yang dihelat beberapa waktu lalu. Ditanya apa saja yang akan ditampilkan pada ajang yang baru pertama kali dilaksanakan di kota ini? Saiful kembali berujar, selain beberapa jenis bunga dan ikan juga LKC akan menampilkan sejumlah pupuk. “Itu diantaranya yang akan kami pajang pada pameran Flona,” kata dia. Adapun sasaran yang hendak kami capai pada kegiatan itu diantaranya, agar masyarakat Kabupaten Banggai lebih mengenal secara dekat sekaligus mencintai anak ragam flora dan fauna yang ada di daerah ini. (yan)

LUWUK-Tunjadiharapkan tidak terjadi ngan Komunikasi Inlagi pada aleg periode tensif (TKI) yang diku2009-2014 ini. curkan setiap bulan Aleg Patriot Muh. sebesar Rp. 2 juta lebih Nurwahid, SE kepada kepada para aleg, haLuwuk Post baru-baru rus dimaksimalkan. ini mengatakan, TKI Selain merupakan keseyogianya dimanfawajiban moral aleg atkan para aleg untuk terhadap konstituenmelakukan komunikasi nya juga ketika dana dengan rakyat, dalam tersebut tidak digurangka menyerap aspinakan sesuai perunrasi. TKI juga kata Nurwahid tukkannya bisa dikaNurwahid, sebagai tegorikan korupsi. bentuk pertanggung jawaban moral Di DPRD Banggai, TKI sudah para aleg dengan konstituennya. diberlakukan sejak periode 2004Apa konsekwensi ketika TKI tidak 2009 lalu. Hanya saja ditengarai ada dimanfaatkan sebaik mungkin? sejumlah oknum aleg yang tidak Nurwahid kembali berujar, kalau saja menggunakan dana itu sesuai BACA : TKI.... Hal 6 peruntukkannya. Kondisi tersebut

CMYK

LUWUK-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhamaditah (Unismuh) Luwuk, Selasa (6/10) kemarin menggalang dana untuk korban gempa bumi di Sumatera Barat (Sumbar). Aksi solidaritas sosial dan kepedulian itu dihelat di dalam Kampus Hijau Unismuh dengan sasaran para mahasiswa dan dosen. Tak itu saja, BEM Unismuh Luwuk juga menggalang dana kepada masyarakat umum tepat di depan kampus mereka. Presiden Mahasiswa Unismuh Luwuk, Makattul Alkap Dg Matona kepada awak redaksi Luwuk Post mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama para pengurus BEM dan para Mahasiswa serta dukungan penuh Dosen. Dukungan moril lainnya juga berasal dari Rektor Unismuh Luwuk Amelia Zainita SE.MM serta Wakil Rektor III Drs. Zainudin Ahmad. Sasaran

Tak Maksimalkan TKI, Sama dengan Korupsi

Pemkab Dituding Back-Up Aksi Tolak Sawit Suwiryo: Rumor Pemerintah Tekan KLS itu Benar

perkebunan sawit milik dua perusahaan itu. “SK Bupati Banggai itu jelas mengindikasikan bahwa aksi massa menolak LUWUK-LSM Komite Indeperkebunan pendent Pemantau Kinerja sawit oleh maLegislatif, Eksekutif dan syarakat, diYudikatif (KIP-Kley) Kabuback-up Pempaten Banggai menuding, kab Banggai,” Pemkab Banggai berada di tegas aktivis balik aksi penolakan perkeKIP-Kley bunan sawit milik PT. Kurnia S u w i r y o Luwuk Sejati (KLS) dan milik Haerani kepada PT. Wira Mas Permai (WMP). Luwuk Post, Penilaian itu terkuak lanSelasa (6/10) ketaran adanya SK Bupati BangSuwiryo Haerani marin. gai yang membentuk Tim InSuwiryo punya argumen mendasar vestigasi dan Advokasi terhadap sehingga harus mengklaim seperti itu. Menurut dia, dalam SK Bupati Banggai bernomor 525/1937/Bag. Kumdang tertangal 1 Oktober 2009, dalam susunan keanggotaan tim investigasi dan advokasi terhadap perkebunan sawit selain menempatkan sejumlah Kepala SKPD dilingkup Pemkab Banggai juga

BACA : PEMKAB.... Hal 6

(Foto: Sofyan Labolo/Luwuk Post)

RAWAN KECELAKAAN: Para pekerja di kota Luwuk, utamanya buruh di Pelabuhan Luwuk rawan mengalami kecelakaan kerja. Pasalnya mereka tidak ditunjang dengan alat pengamanan kerja. Tampak aktivitas bongkarmuat barang di Pelabuhan Luwuk, Selasa (6/10) kemarin.

Hersal FC Koleksi Tropi Bergengsi LUWUK-Di tengah minimnya perhatian pemerintah terhadap cabang sepak bola yang ditandai dengan ‘sunyinya’ ajang yang dihelat, tak menyurutkan semangat para maniak bola di daerah ini. Terbukti, apresiasi masyarakat terhadap cabang olahraga yang satu ini cukup tinggi. Indikatornya jelas, dengan menjamurnya sejumlah tim sepak bola di daerah ini. Salah satu tim sepak bola yang lagi eksis saat ini adalah Hershal FC. Atas prestasi yang ditorehkannya, tak heran jika tim

BACA : HERSAL.... Hal 6

Tak ada Jaminan Keselamatan bagi Pekerja LUWUK-Persoalan ketenaga kerjaan di kota Luwuk, sepertinya makin kompleks saja. Selain masih banyak yang menerima gaji di bawah Upah Minumum Provinsi (UMP), jaminan keselamatan kerja juga tidak ada. Kondisi ini bisa memicu terjadi kecelakaan dalam bekerja. Ironisnya, meski itu sudah terlihat H. Muhtar Dari sejak lama, namun pemerintah terkesan tutup mata. Fenomena tersebut setidaknya dapat

kita jumpai di kawasan Pelabuhan Luwuk. Aktivitas bongkar-muat barang yang dilakukan para pekerja, tidak terlihat satupun alat bantu untuk keselamatan kerja. Hal ini spontan mengundang komentar para aleg. H. Muhtar Dari kepada Luwuk Post bertempat di gedung DPRD Banggai, Selasa (6/10) kemarin mengatakan,

BACA : JAMINAN.... Hal 6

Pengendara tak Paham Rambu Lalulintas LUWUK-Pemicu terjadinya kecelakaan lalulintas (lakalantas) di jalan raya, tidak hanya disebabkan ugal-ugalannya para pengendara. Tak memahami makna rambu-rambu lalulintas yang dipajang di pinggir jalan juga menjadi salah satu penyebabnya. Di Kota Luwuk sendiri pemandangan itu kerap kita dijumpai di jalan raya. Masih begitu banyak pengendara utamanya roda dua yang tidak paham atas petunjuk aturan berlalulintas yang baik tersebut. Sebut saja zebra cros. Tanda ini tidak dimengerti fungsinya oleh pengendara. Terbukti masih banyak kendaraan yang

berhenti di atas zebra cros. Praktis saja sangat mengganggu para pejalan kaki, yang notabene digunakannya ketika lampu merah sedang menyala. Memang pelanggaran ini terlihat hanya sepele. Namun cukup mengganggu kenyamanan para pejalan kaki. Hal tersebut juga bisa diklaim, kondisi ini terjadi karena minimnya sosialisasi yang dilakukan Satlantas Polres Banggai terhadap fungsi rambu-rambu lalulintas. Itu baru sebatas zebra cros. Belum lagi rambu-rambu yang lain. Yang dapat dipastikkan para pengendara juga tak memahami fungsinya. (yan)

CMYK

BEM Unismuh Galang Dana Gempa Sumbar

Halaman 5

(Foto: Sofyan Labolo/Luwuk Post)

TAK PAHAM: Pengendara roda dua di kota Luwuk, masih banyak yang tak memahami fungsi rambu-rambu lalulintas. Terbukti tak sedikit dari pengendara yang mengabaikan aturan itu. Tampak salah satu pengendara yang berhenti di atas zebra cros.


Luwuk Post

6

RABU 7 OKTOBER 2009

sambungan

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

METRO LUWUK Luwuk Sulit Raih Kembali Adipura

(Foto: Sofyan Labolo / Luwuk Post)

ADIPURA: Kota Luwuk sulit meraih kembali piala Adipura. Banyak hal yang menjadi pemicunya. Salah satunya karena kondisi drainase yang tak maksimal. Setiap musim hujan kota ini mengalami banjir lumpur. Tampak sampah dan lumpur dimana-mana ketika musim hujan beberapa waktu lalu.

PENDIDIKAN

Cabang Karate Harumkan SDN 3 Luwuk LUWUK-SDN 3 Luwuk merupakan salah satu sekolah yang mempunyai kemampuan bersaing dengan sekolah lain. Salah satu prestasi yang diandalkannya adalah cabang olahraga karate. Betapa tidak, lewat kegiatan ekstrakurikuler yang satu ini sekolah tersebut pernah mengharumkan nama Kabupaten Banggai pada level regional. Siswa SDN 3 Luwuk pernah menyabet peringkat pertama pada perlombaan karate tingkat provinsi Sulteng, beberapa waktu lalu. Kepala SDN 3 Luwuk, Amiri, S.Pd yang ditemui Luwuk Post, Selasa (6/10) kemarin mengatakan, karate merupakan salah satu cabang olah raga yang sempat membuat rating sekolahnya naik. Pada salah satu perlombaan tingkat Sulteng lalu, SDN 3 Luwuk menjuarainya. “Tak hanya nama sekolah kami yang naik daun. Akan tetapi juga membawa nama harum Kabupaten Banggai,” kata Amiri. Tak hanya prestasi itu yang mampu ditorehkan sekolah ini. Kegiatan ekstrakurikuler lainnya seperti Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) juga demikian. Dia mengaku, meski prestasi ekstrakurikuler cukup baik yang diukir para siswa SDN 3 Luwuk, namun kata Amiri pihaknya tidak mengabaikan bidang akademis. “Kami juga memprioritaskan peningkatan mutu pendidikan di sekolah, yang dibuktikkan dengan tetap mengedepankan tenaga pendidik yang profesional,” kata dia. (yanto)

Siswa SDN KM 8 Bakal Nikmati Perpustakaan LUWUK-Para siswa SDN KM 8 Luwuk sebentar lagi bakal menikmati sarana perpustakaan. Hal itu ditandai dengan akan dibangunnya fasilitas itu di sekolah yang terletak di bagian selatan Kota Luwuk. Wakil Kepala SDN KM 8 Luwuk, Darwati Hatibi ketika berbincang-bincang dengan Luwuk Post, Selasa (6/10) kemarin di ruang kerjanya mengatakan, sekolahnya sangat membutuhkan perpustakaan. Sebab kami menyadari kata dia, peran perpustakaan sekolah sangat penting dalam menambah wawasan, tidak hanya siswa, akan tetapi para guru juga akan menikmati fasilitas itu. Hal ini tidak terlepas dari sebuah pola untuk menumbuh kembangkan minat baca pada anak sekolah sejak SD. Bukan hanya itu saja kata dia, perpustakaan sekolah juga dapat memberikan semacam pemikiran yang lebih maju dan terarah terhadap tenaga kependidikan yang ada disekolah. Dia juga mengatakan, besar harapan pihak sekolah agar perpustakaan itu dapat diakomodir dan diwujudkan dalam rangka mendukung amanat dari UU No 20 Tahun 2003 tentang peningkatan mutu pendidikan. “Jika hal ini terwujud tentunya bukan tidak mungkin mutu pendidikan yang diharapkan dapat terealisasi di sekolah kami,” tutur dia berharap. (yanto)

LUWUK-Kota Luwuk diprediksi tak akan meraih kembali piala Adipura sebagaimana pernah disabetnya beberapa tahun lalu. Pesimis itu dilatari banyak hal. Selain penataan kota yang amburadul juga fasilitas drainase tidak menunjang. Akibatnya, meski hanya diguyur hujan beberapa jam, ibukota Kabupaten Banggai ini langsung diselimuti lumpur. “Saya pesimis kota ini mampu merebut kembali piala Adipura. Luwuk justru akan semakin H. Udin tertinggal dalam sudut pandang kebersihannya,” nilai aleg H. Syafruddin Husain, SH kepada Luwuk Post, di ruang fraksi Persada, Selasa (6/10) kemarin. Selain penataan kota yang baginya tidak terkonsep secara baik juga pembuatan drainase tidak ideal. Buktinya, kota Luwuk kerap tergenangi air ketika musim hujan. Penyababnya kata H. Udin karena rata-rata drainase yang ada hanya berukuran kecil. “Mestinya drainase dibuat berukuran besar. Sehingga air atau lumpur dapat mengalir lancar dan tidak meluap hingga ke badan jalan,” katanya. Dikatakannya lagi sepanjang persoalan ini tak mampu diatasi pemerintah, hal ini akan terjadi terus. Yaitu setiap datang musim penghujan, kota Luwuk digenangi air yang berlumpur. Dasar inilah sehingga dia pesimis Kota Luwuk mampu meraih kembali predikat kota sedang terbersih. H. Udin mengaku dirinya tertarik dengan Luwuk, lantaran kota ini bersih. Apalagi wilayah ini di depannya ada laut serta di belakangnya terdapat pegunungan. “Kota Luwuk memang cukup asri. Seperti kota Uwahjima Provinsi Ehime, Jepang. Tapi sayang Luwuk sulit sama dengan kota itu. Penyebabnya karena tidak tertata dengan baik,” singgung H. Udin. (yan)

Pemkab Diminta Islah dengan KLS Aswan: Dewan Harus Jadi Mediator LUWUK-Polemik yang melibatkan Pemkab Banggai dan PT. Kurnia Luwuk Sejati (KLS) yang terkesan telah berkembang menjadi sebuah konflik, masih menjadi sorotan publik. Beragam komentar dalam menyikapi perseteruhan itu. Salah satunya adalah diharapkan konflik tersebut segera dihentikan. “Sebaiknya Pemkab Banggai dan PT. KLS melakukan islah (perdamaian, red). Sehingga perseteruhan yang terjadi tak lagi meruncing,” saran Ketua LSM Yasfora Kabupaten Banggai,

Aswan Ali, SH kepada Luwuk Post, Selasa (6/10) kemarin. Dalam meredam polemik yang sudah mengarah pada konflik itu kata Aswan lembaga legislatif segera mengambil langkah. “Yah dewan semestinya menjadi mediator antara kedua belah pihak, sehingga persoalan itu rampung,” kata Aswan. Langkah itu perlu dilakukan, dengan mempertimbangkan kepentingan rakyat atau petani serta kondusifnya iklim investasi usaha daerh kita. “Saya kira hal ini jangan dibiarkan terus berkembang menjadi konflik kepentingn masing-masing, ujar dia. Aswan yang juga aktivis LINCA ini kembali berujar, Pemkab Bang-

gai sebagai fasiltator pertumbuhan dan pengembangan ekonomi daerah, agar berperan maksimal dalam menciptakan iklim yang kondsif bagi kegiatan investasi usaha disegala sektor, terutama sektor agrobisnis ataupun agroindustri. Sebab melalui sektor usaha ini akan berdampak luas pada penyerapan tenaga kerja dan pelibatan langsung pada para petani selaku stakeholder infrastruktur pertanian di daerah, yang notabene kebanyakan hidup masih dibawah tarap sejahtera. Pemkab juga kata Aswan, diharapkan dapat bersikap bijak, adil dan akomodatif terhadap semua calon investor, baik dari luar maupun investor

lokal. Hal ini penting kata Aswan lagi demi menjaga keseimbangan persaingan bisnis antara sesama investor, sehingga tercipta persaingan yang sehat dan proforsional. Pemkab harus menyadari, PT. KLS selaku investor lokal yang bergerak disektor industi kelapa sawit, selayaknya dipandang sebagai aset perekonomian daerah. Sebab aktivitas bisnis perusahaan itu selama ini telah memberikan kontribusi riil bagi PAD secara langsung maupn tidak langsung. Selain itu, melalui peran bisnis sawit PT. KLS telah ikut membantu kewajiban pemerintah dalam mengatasai kelangkaan lapangan pekerjaan dan

Penduduk Kabupaten Banggai Capai 332 Ribu LUWUK-Upaya Dinas Kependudukan Kabupaten Banggai memaksimalkan pencatatan penduduk nampaknya tidak sia-sia. Buktinya, jumlah penduduk di daerah ini telah menembus angka 332.245 jiwa. Padahal, sebelum pemilu legislatif lalu jumlah penduduk di Kabupaten Banggai belum mencapai 300 ribu jiwa. Jumlah penduduk sebanyak itu paling banyak tersebar di Kota Luwuk yaitu mencapai 74.631 jiwa. Kepala Bidang Kependudukan Kabupaten Banggai, Drs. Yunus Lemba Kurapa, kepada Luwuk Post, mengatakan, data kependudukan di daerah ini terus berkembang, karena adanya pertambahan penduduk. “Kalau ada kelahiran secara otomatis penduduk bertambah. Tapi kalau ada kematian maupun pindah secara otomatis jumlah penduduk berkurang,” katanya. Yunus mengatakan, perkembangan penduduk selalu berjalan secara dinamis. Karena itu, setiap Dispenduk dan Capil menerbitkan dokumen kependudukan dipastikan dulu apakah warga yang akan didata sudah terdaftar ataupun sudah memiliki NIK. Artinya, kapan saja seorang warga ingin mendapatkan dokumen kependudukan dan belum terdaftar maka yang bersangkutan secara otomatis akan di data dalam data base kependudukan. “ Setiap warga yang berurusan dengan dokumen kependudukan merupakan kesem-

Yunus Lemba Kurapa

patan dari Dispenduk dan Capil untuk mendaftarkan warga tersebut ke dalam data base kependudukan. Karena pada prinsipnya data base kependudukan diolah setiap jam kerja,” katanya. Yunus menjelaskan, pencatatan penduduk berlangsung setiap hari. Apabila ada masyarakat yang namanya telah terdaftar dalam data base kependudukan petugas pencatat penduduk akan menyodorkan formulir F101 yang akan digunakan oleh warga mengisi biodatanya. Pengisian biodata dilakukan berdasarkan anggota atau kelompok keluarga. “Data itu yang kemudian di entri melalui data base,” terangnya. “Setelah terdaftar barulah warga yang bersangkutan memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan mendapatkan KTP,” katanya. Yunus juga menjelaskan masalah prosedur kepindahan

penduduk. Apabila ada warga dari daerah lain yang ingin dan telah menetap di daerah ini maka yang bersangkutan wajib memiliki KTP di daerah ini. “ Warga itu wajib memperlihatkan surat pindah datang yang ditandatangani oleh SKPD yang menangani Kependudukan dan Capil di daerah asalnya,” katanya. Sebab, perpindahan penduduk antar Kabupaten maupun antara provinsi harus mengantongi surat keterangan pindah yang ditandatangani oleh Kepala SKPD yang menangani kependudukan dan capil. Berbeda dengan perpindahan penduduk antar kecamatan dalam satu kabupaten, surat pindah yang bersangkutan cukup ditantangani oleh camat. Sedangkan bagi warga yang pindah dari satu desa atau dari satu kelurahan ke desa /kelurahan lain dalam satu kecamatan, maka surat pindah yang bersangkutan cukup ditandatangani oleh kepala desa atau lurah setempat. “Namun kalau ada penduduk yang pindah dari satu kabupaten ke kabupaten lain atau dari provinsi yang satu ke provinsi yang lain, maka yang bersangkutan harus mengantongi surat pindah yang ditantangani lurah, camat untuk menjadi dasar bagi Kepala Dinas Kependudukan dan Capil atau Kepala SKPD yang menangani Kependudukan dan Capil mengeluarkan surat keterangan pindah ke daerah yang dituju,” tegasnya. (ris)

Pasien Puskesmas Kelurahan Baru Didominasi ISPA LUWUK-Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu penyakit masyarakat yang dominan. Pada Puskesmas Kelurahan Baru saja, pasien ISPA paling besar jumlahnya dibanding dengan jenis penyakit lainnya. “Penyakit ini lebih disebabkan keberadaan lingkungan yang kurang bersih serta perubahan iklim yang tidak menentu,” ujar salah seorang medis di Puskesmas Kelurahan Baru yang enggan menyebutkan namanya, kepada Luwuk Post, Selasa (6/10) kemarin. Menurut sumber, untuk mengantisipasi penyakit ISPA ini cukup mudah, yakni membiasakan hidup bersih, beristirahat yang cukup serta mengkonsumsi makanan bergizi. Dia menambahkan, biasanya pada saat Posyandu, pihak Puskesmas selalu memberikan penyuluhuan terhadap warga agar selalu memperhatikan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Biasanya pada saat akhir tahun akan ada semacam rekapan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai tentang intensitas penyakit apa yang selalu dialami masyarakat pada umumnya. Sumber juga menginformasikan, di Puskesmas Kelurahan Baru tak hanya pasien dari kelurahan ini saja. Melainkan berasal dari kelurahan lainnya. “Pasien yang datang berobat di Puskesmas ini tak hanya dari warga di sekitar ini, melainkan dari beberapa kelurahan, seperti Soho dan Bungin serta kelurahan lain.” ujarnya. (yanto)

BEM Sambungan dari Hal 5

pengumpulan sumbangan untuk korban Gempa Sumbar kata dia, adalah Mahasiswa para Dosen dan Masyarakat Umum. Rencananya, penggalangan dana ini akan dilaksanakan selama lima hari dengan durasi waktu yakni sejak pukul 08.00 Wita hingga 12.00 Wita serta dilanjutkan pada sore harinya. Terkait penggalangan dana kepada pihak umum Alkap menjelaskan, BEM Unismuh Luwuk telah menyampaikan izin kepada Polres Banggai lewat

PEMKAB Sambungan dari Hal 5

JAMINAN Sambungan dari Hal 5

mestinya para buruh di pelabuhan dalam melakukan aktivitasnya ditunjang dengan alat pengaman kerja. Semisal helm kerja atau sepatu boot. Ini setidaknya meminimalisir hal-hal yang tak diinginkan ketika terjadi dalam pekerjaannya. “Resikonya akan beda ketika pekerja mengalami kecelakaan yang menggunakan alat pengaman kerja dengan yang tidak,” kata aleg asal Kecamatan Masama ini. H. Baba_begitu aleg asal Kecamatan Masama ini kerap disapa, tak hanya menyoroti masalah alat pengaman kerja

saja. Dia juga menyesalkan lemahnya sikap pemerintah dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banggai dalam menerapkan gaji pekerja berdasarkan UMP. Seharusnya para pekerja dihargai hasil pekerjaan mereka dengan gaji yang ideal. Namun kondisi riil di lapangan tidak demikian. Masih begitu banyak karyawan yang menerima gaji tidak manusiawi. Satu hal yang menyebabkan hal ini terjadi. Menurut H. Baba, ini dipicu karena tidak komitmennya antara perusahaan dengan Pemkab Banggai atas SK Gubernur Sulteng dalam menerapkan pembayaran gaji sesuai dengan tarif UMP. (yan)

HERSAL Sambungan dari Hal 5

yang bermarkas di jalan Pelita ini telah banyak mengoleksi sejumlah tropi kejuaraan sepak bola. Manager Hershal FC, Rizaldy Kasim Alwi kepada Luwuk Post, Selasa (6/10) kemarin mengaku timnya saat ini lagi vakum. Penyebabnya simple kata Rizaldy, yakni karena sampai saat ini belum ada event kejuaraan sepak bola yang digelar. Saldi begitu dia akrab disapa kembali mengaku, tampil menjadi manager Hershal FC sudah sekitar tujuh tahun. “Yah ketika itu saya masih duduk di bangku kelas 1 SMP hingga sekarang masih mendapat kepercayaan teman-teman,” ujar Saldi.

Disinggung soal prestasi, Saldi tak malu-malu membeberkannya. Pasalnya, pretasi Hersal FC cukup signifikan. Dia merincikan, pertama pada kejuaraan sepak bola yang diprakarsasi DPD KNPI Kabupaten Banggai. “Tim kami ketika itu juara I,” kata Saldi bangga. Selanjutnya Hersal FC juga tak terkalahkan pada kejuraan Nambo Cup. Begitu juga pada kejuaraan Danki Cup, Hersal FC tampil terbaik. Keperkasaan Hersal FC tak hanya di lapangan besar. Di arena futsal pun demikian. “Kami juga juara I pada kejuaraan futsal memperebutkan piala Sentral Sport Mini Futsal,” ujar Saldi sembari menyebut sejumlah juara yang pernah diraih tim yang dinahkodai tersebut.

Diakuinya, keberhasilan ini tentu tidak luput dari keseriusan serta kemauan yang kuat untuk mengelola sebuah club sepak bola. Jika perlu sambung dia, Hersal akan menjajaki sejumlah kejuaraan di tingkat Provinsi Sulteng. Bahkan se-Sulawesi sekalipun. Soal keberhasilan Hersal FC, ternyata tak hanya managernya yang angkat suara. Asisten Managernya juga tak mau ketinggalan. Adalah Iwan Haeno mengatakan, sistem rekruitmen pemain juga menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan Hersal FC. “Kami tak tanggung-tanggung merekrut pemain ‘bintang’ di Kabupaten Banggai untuk masuk skuad Hersal. Dan konsep ini tak dimiliki club lain di daerah ini,” katanya. (yanto/yan)

yang lebh penting lagi PT. KLS telah memberikan kesempatan bagi petani dan pemilik lahan sawit untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahtraan keluarganya. Itu cukup beralasan. Dengan pola inti-plasma dalam penge-lolaan kebun kelapa sawit, PT. KLS telah berpartisipasi menyediakn lapangan pekerjaan terhadap 3 ribuan tenaga kerja lokal. “Nah bisa prediksi, bila ada 10 org saja pengusaha lokal yang punya itikat seperti Murad Husain (Direktur Utama PT. KLS, red) yang mau berinvestasi di sektor riil padat karya, maka puluhan ribu tenaga kerja lokal akan terserap dan mendapatkan penghasilan tetap. (yan)

mencantumkan puluhan nama yang notabene merupakan masyarakat yang sebelumnya menggelar aksi penolakan perkebunan sawit. “Ini jelas Pemkab berada di balik aksi lalu. Buktinya masyarakat yang mengaku petani sawit juga dimasukkan dalam SK tim tersebut,” tegas Suwiryo. KIP-Kley tak hanya menuding Pemkab Banggai turut memback-up aksi itu. Akan tetapi LSM ini juga menyoroti isi SK tersebut yang rancu. Suwiryo mencoba menjelaskannya. Dalam point kedua huruf a memutuskan ada kalimat yang keliru, yakni dalam melaksanakan investigasi dan advokasi di perkebunan sawit milik PT. KLS dan PT. WMP

surat pemberitahuan. Selain itu surat izin juga disampaikan pada Rektor Unismuh. (TR-08)

TKI Sambungan dari Hal 5

tidak dilakukan selain menghianati konstituennya juga terindikasi melakukan penyelewengan uang negara alias korupsi. “Yah itu jelas. Sebab dana itu memang diperuntukkan untuk menyerap aspirasi rakyat. Dan bukan digunakan pada kegiatan lain aleg,” tegas dia. (yan) sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku terhadap tuntutan Koalisi Petani Kabupaten Banggai Untuk Keadilan sebagaimana tersebut dalam pernyataan sikap yang disampaikan pada Bupati Banggai tanggal 30 Oktober 2009. “Tanggal yang dicantumkan dalam SK itu adalah letak kekeliruannya. Hari ini (kemarin, red) kan masih tanggal 6 Oktober. Masa surat itu telah disampaikan pada tanggal 30 Oktober,” tanya Suwiryo. Dia kembali menegaskan, image bahwa Pemkab Banggai melakukan intervensi kepada PT. KLS, ternyata tak hanya sekedar wacana. Kali ini asumsi itu terbukti. “Dugaan Pemkab Banggai menekan PT. KLS, hari ini terjawab dengan keluarnya SK Bupati Banggai itu,” tekan Suwiryo. (yan)


POLITIKA

Luwuk Post RABU 7 OKTOBER 2009

http://luwukpost.info

Ma’mun : “ Yang Penting Jangan Baku Marah”

Pengaruh Djar’un Sibay Masih Kuat LUWUK-Rupanya pengaruh dari Ketua DPD II Golkar Kabupaten Banggai, Djarun Sibay dikalangan kader partai itu masih cukup kuat. Buktinya, dukungan kepada sosok politisi senior itu untuk maju kembali pada bursa pencalonan Ketua DPD II Golkar periode mendatang, masih begitu besar. Salah satunya seperti diutarakan oleh salah seorang aleg Golkar di DPRD Banggai, Sukri Djalumang kepada Luwuk Post, Selasa kemarin. “ Jika beliau masih bersedia maju sebagai ketua, maka saya siap menjadi pendukung utamanya,” ujarnya ketika itu. Menurut Sukri, pernyataannya tersebut bukan bermaksud untuk mengcounter aspirasi sebagian kader muda Golkar yang berkeinginan menempati posisi penting dalam kepengurusan partai. Hanya saja, keberadaan Djarun Sibay masih sangat diperlukan untuk mengomandoi jalannya roda organisasi kedepan. Sukri Djalumang “ Apalagi selama ini, jasa beliau dalam upaya mengembangkan partai sudah begitu banyak,” kata Sukri. Lebih lanjut, terkait dengan pencalonannya sebagai salah satu kandidat ketua DPD II yang bakal bertarung pada Musda nanti, Sukri mengatakan dirinya hanya akan menyatakan kesiapannya jika Djarun Sibay menolak untuk maju. Hal tersebut dilakukannya, sebagai bentuk loyalitasnya terhadap seorang pimpinan partai yang dinilainya banyak berjasa membesarkan partai. “ Saya merasa kapasitas saya dengan kader golkar lain sama, terkecuali jika dibandingkan dengan pak ketua. Karena beliau itu, adalah seorang figur guru dan sosok pemberi teladan yang baik,” ungkap Sukri. Ditambahkannya pula, mengenai proses regenerasi di internal partai, hal itu sepenuhnya di dukung. Hanya saja, hal itu sementara ini masih cocok untuk diterapkan di tingkat pengurus pusat ataupun mungkin provinsi. Alasannya, di daerah ini, untuk mendapatkan seorang figur pemimpin dari kalangan muda yang memiliki kemampuan serta kapasitas yang ideal menempati posisi ketua, masih cukup sulit. Karena itu, peran para orang tua masih sangat diperlukan dalam rangka pengembangan partai. “ Biarlah kami sebagai orang muda menjadi eksekutor terhadap semua konsep pengembangan partai yang dilahirkan oleh para orang tua kita, sambil kita belajar untuk menjadi seorang pemimpin,” tutup Sukri. Sesuai rencana semula, Musda Golkar seyogianya dilaksanakan pada awal september. Namun karena ada aturan baru yang diterbitkan oleh pengurus pusat, pelaksanaan musda DPD II ditunda hingga selesainya Munas dan Musda DPD I. (bim)

BISNIS KAMI BELI BARANG BATOK KELAPA DALAM JUMLAH BESAR. BARANG HARUS KERING DAN BERSIH. DIUTAMAKAN PEMASOK DENGAN KAPASITAS DIATAS 50 TON PER BULAN. HUBUNGI :

08123020622

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Ketua DPRD belum Bisa dilantik

PILKADA 2011

LUWUK-Munculnya beberapa nama yang didukung menjadi peserta pilkada tahun 2011 mendatang, ternyata menarik perhatian Bupati Banggai, Ma’mun Amir. Kepada Luwuk Post, ia mengaku memberikan apresiasi positif terhadap seluruh kandidat yang bakal bertarung di bursa Pilkada Banggai mendatang. Hanya saja, jangan sampai terjadi gap diantara para pendukung maupun tokoh yang di usulkan. Hal ini penting, demi menjaga stabilitas politik daerah. Menurut Ma’mun, siapa saja yang calon yang diusulkan oleh rakyat, sama-sama memiliki potensi dan kapasitas yang tentunya dinilai layak menjadi calon pemimpin. “Layak dan tidak layak itu merupakan penilaian masyarakat,”imbuhnya. Hanya Ma’mun Amir saja, Ma’mun secara pribadi enggan memberikan penilaian lebih terhadap isu yang berkembang seputar para figur yang saat ini mulai di elus untuk ikut bertarung pada Pilkada. Lebih lanjut, terkait dengan kemungkinannya untuk kembali maju pada Bursa Pilkada, Bupati mengatakan bahwa yang namanya politik adalah sesuatu yang tidak dapat ditebak. Apalagi rentang waktunya masih cukup panjang. Ia hanya mengatakan, bahwa dalam karir kepemimpinannya di daerah ini, ia tidak menjabat dua kali secara berturut-turut. Ka-rena, ketika menjabat Bupati pertama kali, ia hanya ditunjuk untuk melanjutkan kepemimpinan Bupati Sudarto, yang ketika itu berhalangan tetap. “ Itu saja keterangan buat anda,” ujarnya singkat. Sementara itu, berdasarkan informasi yang berkembang sudah ada beberapa figur tertentu yang datang merapat ke Bupati guna mendapatkan dukungan. Hanya saja kepada para figur itu Bupati mengatakan, bahwa yang berhak mendukung hanyalah rakyat. Karena pada pemilihan nanti, rakyatlah yang menentukan. (bim)

7

Penetapan Tatib Menunggu PP

RAPAT-Anggota DPRD Banggai, ketika membahas rencana perjalanan dinas mereka ke Jakarta, untuk mengikuti Bimbingan Teknis Susduk, Selasa (06/10) kemarin. (bim)

Lucu...Anggota DRPD Berdebat Soal Dana SPPD LUWUK-Sungguh menggelikan, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Banggai berdebat soal dana SPPD disela-sela pembahasan hasil asistensi tatib yang dilakukan oleh Sekretaris Dewan bersama beberapa anggota DPRD yang sebelumnya masuk sebagai anggota tim perumus tatib. Padahal, persoalan pokok dari pembahasan ketika itu sangat signifikan manfaatnya terhadap eksistensi kinerja dari para anggota DPRD itu sendiri, kedepan. Perdebatan bermula, ketika Nurwahid aleg asal partai patriot bersama salah seorang anggota dewan lainnya, usai menjelaskan hasil dari asistensi yang mereka lakukan ke pemerintah provinsi. Bukannya memberikan masukan atau tanggapan terkait hasil asistensi yang telah dilakukan, justru sejumlah anggota DPRD lain mempersoalkan keberangkatan beberapa orang rekan mereka yang menggunakan SPPD ke Palu tanpa melalui rapat sebelumnya. Para anggota dewan tersebut

menuntut agar penggu-naan dana SPPD ditransparansi-kan. Tak cukup sampai disitu mereka juga mendesak agar Sek-wan dihadirkan pada pertemuan itu guna menjelaskan posisi anggaran SPPD yang ada. “ Kami tak mau kalau kami dibodoh-bodohi disini, kami menghendaki ada pemerataan” ujar salah seorang anggota DPRD. Alhasil, pem-bahasan mengenai hasil asistensi ketika itu tidak berlangsung baik. Dan justru berbelok pada masalah penggunaan dana SPPD oleh sejumlah anggota yang berangkat ke Palu. Menanggapi ‘serangan’ dari sejumlah rekan kerja mereka, beberapa anggota Dewan yang ikut melakukan asistensi ke Palu pun angkat bicara. Mereka me-ngakui bahwa keberangkatan mereka ke Palu memang tidak sem-pat dirapatkan terlebih dahulu. Dan keberangkatan tersebut merupakan inisiatif serta bentuk pertanggungjawaban mereka untuk mengawal pembahasan tatib hingga pada proses asistensi. “Karena itu

merupakan bagian dari tugas anggota DPRD, maka kami menggunakan SPPD,” jelas Nurwahid ketika itu. Hal yang sama juga diutarakan oleh Djufri Diko dan Sukri Djalumang, mereka mengatakan bahwa penting manfaatnya, asistensi tatib dikawal oleh anggota DPRD. Apalagi yang berangkat adalah mereka yang sebelumnya termasuk dalam tim perumus tatib itu sendiri. Perdebatan pun mereda dengan sendirinya, ketika Suryanto selaku unsur pimpinan dewan yang memimpin rapat ketika itu, mengaku bahwa apa yang terjadi sebelumnya merupakan kekhilafan yang akan diperbaiki pada waktu mendatang. Sementara itu diluar, ada beberapa anggota dewan yang menyesalkan terjadinya perdebatan soal SPPD. Bahkan diantara mereka ada yang berceletuk, kalo begitu keinginan sebagian rekan mereka, minta saja sekwan bagi sisa dana SPPD walaupun tidak ada kegiatan perjalanan dinas. (frm/bim)

Money Politics Bakal Warnai Pemilihan Ketua Komisi LUWUK-Meski jadwal pemilihan Ketua Komisi DPRD Banggai belum jelas, namun sejumlah pihak memprediksi akan ada pertarungan alot pemilihan Ketua Komisi nantinya. Pertarungan tersebut ditengarai murni pertarungan kepentingan dari blok politik yang selama ini “terkesan” menjadi rival. Sehingga untuk meloloskan Ketua Komisi yang dipercaya memiliki kemampuan mengamankan sejumlah kebijakan, dipastikan Money Politics akan dilakukan. Beberapa nama bahkan disebut-sebut sebagai calon kuat Ketua Komisi. Diantaranya, Herwin Yatim dan Moh Jufri R Diko yang digadang menuju Kursi Ketua Komisi A. Selain kedua aleg, kader Partai Golkar seperti Sukri Djalumang juga disebut sebagai calon kuat Ketua Komisi A. Nama lainnya yang digadang untuk menduduki jabatan Ketua Komisi diantaranya Syafrudin Husain, Moh Nurwahid, Hanira Lasantu dan Syafrudin Mahasuni. Salah seorang Pemuda di Kelurahan Keraton Kecamatan

juga belum solid. Pertarungan kepentingan suksesi kepemimpinan di tubuh kedua partai tersebut bisa menjadi alasan bagi kegagalan kader partai menduduki jabatan ketua komisi. Hal yang sama juga dialami Moh Jufri R. Diko dan Syafrudin Mahasuni. Kedua aleg terakhir masih belum memiliki kekuatan politik. Baik Moh Jufri R Diko dan Syafrudin Mahasuni sama-sama tidak bisa mengandalkan kekuatan Fraksi Amanah. Benang merah siapa dibalik pertarungan ketua komisi bisa jadi akan mengganjal keduanya. Sehingga, pertarungan Ketua Komisi DPRD Banggai kedepan, diprediksi kuat, akan menggunakan satu-satunya cara mempengaruhi yakni politik uang. Moh Rudianto mengatakan kelahiran alat kelengkapan dewan dengan praktek money politik akan mengakibatkan DPRD Banggai tidak akan pro terhadap rakyat. “Ironis memang, dalam menjalankan tugasnya, aleg yang begini (money politics -red) harus dipertanyakan,” pungkasnya.(frm)

Luwuk, Moh Rudianto alias Siwa, menilai pertarungan perebutan jabatan Ketua Komisi itu merupakan refleksi pertarungan politik diluar Gedung Parlemen Teluk Lalong. Herwin Yatim, kata dia, merupakan sosok yang dikhawatirkan menduduki jabatan Ketua Komisi A. Pasalnya, status Herwin Yatim sebagai salah seorang pimpinan di PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS) yang “terkesan” dizalimi Pemda Banggai bisa menjadi batu sandung bagi melenggang mulusnya kepentingan pihak eksekutif. Karena itu, akan ada upaya untuk mengganjal Herwin Yatim sukses mendapatkan posisi Ketua Komisi. Apalagi, Herwin Yatim ditengarai berseberangan kepentingan dengan Ketua Umum PDIP Kabupaten Banggai, H Suryanto. Kekuatan politik yang bisa diandalkan oleh Herwin Yatim hanya kepada rekan karibnya, Moh Nurwahid. Sementara, ditubuh Partai Golkar dan Partai Demokrat yang masing-masing mengusung Sukri Djalumang dan Hanira Lasantu

LUWUK-Keinginan para anggota DPRD Banggai yang sekaligus menjadi harapan masyarakat, agar pimpinan DPRD definitif segera dilantik, rupanya belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Alasannya berdasarkan hasil asistensi tata tertib DPRD yang dilakukan Sekretaris Dewan bersama sejumlah anggota DPRD ke pemerintah provinsi, di ketahui bahwa Tatib DPRD yang telah dibahas sebelumnya oleh para anggota tersebut, belum dapat ditetapkan, karena masih harus menunggu adanya peraturan pemerintah tentang penjabaran UU No.27 tahun 2009. Dan secara otomatis, pelantikan pimpinan DPRD definitif serta alat kelengkapan dewan lainnya juga belum dapat dilakukan. Dijelaskan oleh salah seorang aleg asal Partai Amanat Nasional, yang ikut dalam kegiatan asistensi ke pemerintah provinsi, Jufri R Diko, bahwa berdasarkan keterangan dari Sekretarif Provinsi, kemungkinan PP yang merupakan penjabaran dari UU no 27 tersebut, paling lambat diterbitkan pada minggu ke tiga bulan ini. Sehingga untuk sementara, pembahasan tatib belum dapat dilanjutkan pada penetapan. Menurut Jufri, kondisi serupa juga dialami oleh DPRD lain, termasuk DPRD Provinsi. Berdasarkan keterangan sekprov, hingga saat ini DPRD Provinsi belum melanjutkan pembahasan

Muh.Jufri R Diko

tatib karena kendala yang sama. “ Untuk lebih jelas lagi mengenai persoalan ini, kami telah meminta agar Sekprov bisa mengirimkan surat atas nama Gubernur guna menjelaskan hal itu secara lanjut kepada para anggota DPRD,” ungkap Jufri. Lantas, bagaiman kinerja anggota DPRD sementara ini ?. Jufri mengatakan bahwa para anggota DPRD akan beraktifitas secara normal. Namun, ada tugas-tugas tertentu yang belum dapat dijalankan. “ Kalaupun ada aspirasi yang masuk dari masyarakat, kami baru bisa menampungnya,” ujar Jufri. Hasil dari asistensi tatib ke pemerintah provinsi tersebut, sudah disosialisasikan kepada seluruh anggota DPRD pada pertemuan yang digelar diruang rapat kantor DPRD banggai, selasa kemarin. Dan pada pertemuan itu disepakati,bahwa DPRD masih akan menunggu datangnya diterbitkannya PP seperti keterangan sekprov. (bim)

Luwuk Harus Optimis Ibu Kota Sultim LUWUK-Ketua Majelis Pemuda Indonesia Kabupaten Banggai, Drs. Alfian Djibran, MM, menyikapi pernyataan fungsionaris PDI-P yang menyarankan Luwuk menarik diri dari daerah calon provinsi Sultim jika letak ibu kota bukan di Luwuk. Kepada Luwuk Post, mantan Ketua KNPI Kabupaten Banggai itu meminta seluruh elemen masyarakat menahan diri dan tidak terjebak pada polemik letak ibu kota Sultim. “Sebaiknya (polemik ibu kota) tidak ditanggapi,” katanya. Segenap elemen masyarakat di daerah ini lanjutnya harus tetap optimis bahwa Luwuk akan dipilih sebagai ibu kota Sultim. Alasannya, karena pada draf Undang-Undang Sultim sudah ditentukan ibu kota Sultim adalah Kota Luwuk. Masyarakat di daerah ini patut optimis karena berbagai indikator dan persyaratan ibu kota telah ada di kota Luwuk. Ia menyontohkan, Luwuk memiliki berbagai infrastruktur penunjang seperti bandara yang terus dikembangkan maupun pelabuhan serta sarana pendidikan yang memadai. “Soal indicator ibu kota sultim, Luwuk paling unggul dari kota lain, itu data yang bicara. Jadi tidak perlu kasak kusuk karena Luwuk lebih representatif,” katanya. Alfian menyarankan kepada para penentu kebijakan

Alfian Djibran

di Ampana untuk berjuang bersama –sama mewujudkan Provinsi Sultim. “Kalau ingin mewujudkan provinsi ini. Mari sama-sama,” katanya. Tokoh pemuda yang direkomendasikan menjadi calon bupati pada Pilkada 2011 ini juga meminta DPRD Tojo Una-Una memberikan rekomendasi dukungan terhadap pembentukan Sultim. Karena sejak daerah itu dimekarkan, DPRD Tojo Una –Una belum pernah memberikan rekomendasi dukungan terhadap pembentukan Sultim. “Kalau ingin mewujudkan pro-vinsi Sultim atau ingin berga-bung dengan provinsi ini mana rekomendasinya. Jangan saling klaim, hanya menghabiskan energi, biarkan pusat yang tentukan mana kota yang layak sebagai ibu kota,” tegasnya. (ris)

Ical Mantapkan Tekad Pendukungnya PEKANBARU-Menjelang puncak pemilihan ketua umum Golkar, kubu Aburizal Bakrie alias Ical terus memantapkan dukungan dari daerah-daerah. Secara khusus pimpinan DPD I maupun DPD II Golkar yang telah menyatakan dukungannya kepada Menko Kesra ini dibekali suntikan semangat. Mereka berkumpul di Hotel Faraya Pekanbaru untuk mendengarkan secara langsung pengarahan dari Ical. Acara ini berlangsung kemarin sore dihadiri ratusan DPD II dan DPD I. “Ini untuk memantapkan dukungan dari daerah-daerah agar tetap solid saat pemilihan ketua umum Partai Golkar nanti,” ujar salah

MOTOR DIJUAL MOTOR SCORPION, MODIFIKASI FAIRING, TAHUN 2008 HARGA NEGO Rp 25.000.000,HUBUNGI 0813 5437 5979

BISNIS TERBARU 2009 BISNIS ONLINE: Ayo sambil brinternet anda bisa mndapat pnghasilan Uang. Caranya gabung di : 1). http://www.desybisnis.com 2). http://www.duniainvestasi.net/?id_punyauang 3). http://www.investasi.com/?id_duitduit

satu peserta dari Jawa Tengah yang tidak bersedia disebutkan namanya, kemarin. Dukungan terhadap Ical jelang pembukaan dilaporkan masih solid. Namun untuk mengantisipasi perpindahan ke kandidat lain, Ical beserta tim suksesnya kembali mengadakan pemantapan di Hotel Faraya. Tadi malam Munas Golkar dibuka resmi Ketua Umum DPP Golkar Jusuf Kalla. Dalam pembukaan Kalla memompa semangat kader Golkar agar tidak larut dalam kekalahan. “Bila kita nomor satu (di pemilu), kepala tegak. Kita nomor dua, kepala tetap harus tegak. Hanya itu cara kita bisa menang lagi,” tegas Ketua Umum

RUMAH & TANAH DIJUAL Rumah dijual. Luas tanah:9x12m, luas bangunan:6x8m, 2 kmr tidur, 1 kmr mandi, dapur sudah direhap. Fasilitas air panas, listrik 450 watt. Alamat Perum Awara Limboto blok B no.5 Hub. 085240277101 Dijual Tanah, seluas 427 M2, sudah ada pondasi. Almt:Jl. Jakarta Kel. Wurnialo, Komp.Perumahan Griya Seiban. Hub.(0435) 8717767, 085256488334. (0435) 827066

DPP Partai Golkar Jusuf Kalla ketika membuka Munas ke-VIII Partai Golkar di Labersa Hotel & Convention, Pekanbaru, Riau, tadi malam (5/10). Munas yang akan berlangsung hingga 9 Oktober diikuti 1.361 orang pengurus DPP, DPD Provinsi, DPD Kabupaten/Kota, dan 10 ormas pendiri, ormas yang didirikan, dan organisasi sayap Partai Golkar. Munas akan bertugas membahas dan mengesahkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, serta memilih dan mengangkat ketua umum DPP Partai Golkar. Pemilihan ketua umum akan dilakukan pada 7 Oktober yang dilakukan oleh 538 pemegang suara.

LOWONGAN KERJA Dibutuhkan: (1) Recepcionist (wanita) (2) RoomBoy (pria) Syarat:Pendidikan Min SMU/ Sederajat Penampilan menarik. Alamat diantar Langsung ke: Crytal Green Hotel Jln. Gelatik No. 234 Tlp. 831546 / 8773939

DIKONTRAKKAN Dikontrakkkan, Rumah makan, di Jl. Arif Rahman Hakim/ Tanggikiki. Hub. Tk. Kue larissa. 8734318/ 081356750108

JASA BANGUNAN BONUS HANYA DIAN INI, trima cepat gbr: rumah, ruko, toko, kantor. Desain minimalis sbb: gbr bangunan+RAB+3D+RVISI+contoh gbr+konsultasi=500 RB. Ada diskon khusus s/d 50 %. Hub. 0438734851

Parfum Harga Spesial JUAL: Parfum Orginal, Paris Hilton, Kenzo, Bulgari, Hugo Boss, Tommy Hilligen dll. Hub Ibu Emi. Jl. Sulawesi no. 17, HP 08525681161 / 081340802026

Kalla meminta kader Golkar tidak menangisi hilangnya kejayaan Golkar yang pernah memperoleh 60 persen suara di pemilu. Dia menekankan masa lalu dan masa sekarang sudah sangat berbeda, sehingga kader Golkar harus berupaya tetap mampu merebut kemenangan sesuai kondisi saat ini. “Dulu kita bisa dapat 60 persen karena kita punya presiden hingga camat dan lurah. Kini kita tidak punya presiden sampai camat, jadi apa pun yang ada di tangan yang harus digunakan,” tegasnya. Jusuf Kalla juga sedikit menyampaikan pembelaan atas kekalahan Golkar di pemilu legislatif dan pemilu presiden. Menurut dia, Munas

KESEMPATAN TERBUKA DBS group arif yang memiliki jaringan downline yang terus berkembang, mencari lgi member baru (memiliki KTP/SIM, no. HP & No. rek) khusus di Gorontalo yang mau ikut patungan untuk membeli Hak Usaha duta business school (DBS). Tinggal pilih untuk 3 Hak. Usaha (500:600), lalu hub. kami lewat telepon atau SMS di 0852 4247 4780 (sdr. Arif)

Golkar 2004 mengamanatkan kepadanya melakukan konsolidasi internal serta melakukan pembangunan sebaik-baiknya. Dia menilai amanat tersebut telah dilakukannya dan kader-kader Golkar di kabinet dan parlemen dengan sebaikbaiknya. “Saya, Fahmi (Idris), Ical (Aburizal Bakrie) telah bekerja dengan baik. Justru karena kami bekerja dengan baik itulah pemerintah berhasil, dan Golkar berada di nomor dua. Terima kasih juga kepada fraksi Golkar DPR yang selama lima tahun ini paling banyak berkorban membentengi pemerintah,” ujarnya. (jpnn)


PERSPEKTIF

Luwuk Post

8

Rabu 7 OKTOBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

PENDAPAT KAMI

Berharap kepada Pelaksana Tugas Pimpinan KPK TIM Lima yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya berhasil menyelesaikan tugas yang dibebankan kepada mereka. Setelah tertunda hampir sepekan karena ada gempa di Sumatera Barat, Tim Lima kemarin menyerahkan tiga nama yang direkomendasikan menjadi plt (pelaksana tugas) pimpinan KPK. Ketiga nama itu adalah mantan Wakil Ketua KPK Tumpak Hatarongan Panggabean, mantan Deputi Pencegahan KPK Waluyo, dan praktisi hukum Mas Ahmad Santoso. Melihat rekam jejak ketiga orang tersebut, kita layak berharap KPK segera kembali ‘’normal’’. Semoga energi yang sempat terkuras dan nyaris drop bisa pulih kembali. Kondisi tersebut layak disyukuri mengingat, sebelumnya, awan hitam sempat menyelimuti lembaga itu. ‘’Polemik’’ cicak dan buaya telah mendatangkan kegelapan dan keputusasaan bagi kelompok antikorupsi di negeri ini.Tentu, terpilihnya Tumpak, Waluyo, dan Mas Ahmad tidak berarti ‘’tragedi cicak v buaya’’ layak dilupakan. Rakyat harus terus memantau ke mana arah kasus tersebut. Kita tidak boleh membiarkan kasus itu berjalan di luar jalur hukum dan keadilan. Karena itu, harapan pertama yang layak disampaikan kepada para ‘’pimpinan KPK baru’’ adalah segera mengambil langkah-langkah yang bisa mengurai persoalan yang belakangan ini menyelimuti KKP. Yakni -kalau memang ada bukti kuat- dengan memeriksa Kabareskrim Komjen Susno Duadji. Pimpinan baru KPK harus bisa menjawab teka-teki soal keterlibatan Susno dalam kasus Bank Century. Itu sangat penting. Sebab, dari sanalah akan bisa diperoleh kepastian apakah perseteruan cicak v buaya yang sudah sedemikian banyak menyedot energi tersebut benar-benar persoalan hukum atau persoalan ‘’dendam’’ pribadi seorang Susno. Atau, malah kedua-duanya: hukum sekaligus dendam. Kalau pemicunya memang murni hukum, tentu kita akan mendukung langkah polisi yang memproses Bibit dan Chandra. Sebaliknya, bila tidak, kita berharap segera ada keputusan baru yang bisa menyelamatkan Bibit dan Chandra. Mereka tidak boleh menjadi korban. Bersamaan dengan itu, kita tentu juga mendorong agar Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri yang kini sudah mulai melakukan pemeriksaan internal segera menyelesaikan hal penting tersebut. Ini tentu juga dimaksudkan agar segera ditemukan kepastian motif di balik penetapan tersangka atas Bibit dan Chandra. Dalam hal itu, kita berharap Irwasum benar-benar bertindak objektif dan profesional. Sebab, keputusan yang mereka ambil nanti sangat terkait dengan citra polisi di mata rakyat. Kita berharap, yang diambil nanti merupakan keputusan yang bisa mengangkat citra polisi. Bukan malah sebaliknya, memperburuk citra polisi. Kalau memang Susno punya motif pribadi di balik langkahnya menetapkan Chandra dan Bibit sebagai tersangka, Irwasum harus bisa mengambil keputusan tegas. Sebaliknya, jika tidak, mereka juga harus bisa mengeluarkan putusan yang membebaskan Susno dari segala tudingan yang selama ini teralamatkan kepada dirinya.Dengan langkah bersama itu -plt pimpinan KPK dan Irwasum- kita berharap kegelapan di tubuh KPK segera berakhir. Tidak ada teka-teki lagi. Penegakan hukum -khususnya pemberantasan korupsi- bisa normal kembali. Dengan demikian, para koruptor tidak akan melanjutkan suka cita mereka. (*)

+6285240579372 sr knpa lamp mmt .2 trs smt org lns rkn trg btu trg bkn mtnya +6285241434451 rkyat di daerah ini pda brhdapan dgn mslah listrik yg slalu padam, tpi wkil2 rkyatnya cma buang wktu dan biaya ke jkrta. +6285696921990 Info luwuk pos. Hasil pemilihan kepala desa Mekar kencana kec. Toili. 1. I wyan Wibawa=104 suara. 2. I ketut Jate = 247 suara. 3. I wyn Mega=126 suara. Suara tdk sah 6suara. Kgtn dhadiri Tripika kecmatn,Danramil. By Andi galasika. +6285241434451 Buat yg blang “Suara Rkyat adalh Suara Tuhan”, prlu di kethui bhwa doktrin itu adalh doktrin yg mnysatkn krna : 1. Rkyat itu bnyak, ada yg pnjahat, pmbunuh, pnista agama, pmbuat mksiat. jdi apakh suara dri org yg mlanggar printah Tuhan di ktakn suara Tuhan jga ? tdak kn ! ingat syetan itu bnyak cara utk mnaklukkan mnusia, sklipun itu dgn “buah kedondong”. +6285756123506 Met mlm lwk pos in cm mo ksh ingt sm kpla PLN, it jdwal yg di msk kan di kran, lbh baik di cbut sj jgn bkin jngkel sm msyrakat mrk tau jdwalx mrka, tau2x so tdk ikut jdwalx bru 2 mlam mti lg, gmna mau jdi ibu kta sultim bru lmpux mti trus, br yg tkang ksh mti lmpu jgn cm sndri2 bw ajudan skrng2x angt polri jgn smpai di culik, klw di culik siapa yg brtnggung jwab, klw bkan kpla PLN. Tlng di ingt ini sms, sblm trjdi di blkang hri. Dri pmuda pndukung ibu kta sultim. Trims. +628563393294 bkn cma d-masiv & geisha yg bsa hentak kota luwuk,tp band2 lokal LUWUK juga bsa,bhkan bsa lbih heboh..bro..!!cb panitia buka matahati kalian..brikan mreka pasilitas spya bsa terekspos..D-MASIV,GEISHA gada apapanya..bro..dbanding potensi band lokal LUWUK.by KOMUNITAS INDIE MUSIK LUWUK +6281341314545 Ass al lp!, itu lurah simpong bersama aparatnya dlm

Babak Baru Pimpinan KPK SUDAH 3 (tiga) orang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian. Ketiga pimpinan KPK tersebut adalah Antasari Azhar, Bibit Samad Rianto, dan Chandra Hamzah. Karena pimpinan KPK hanya tersisa 2 (dua) orang, presiden beranggapan keadaan tersebut berlawanan dengan pasal 21 ayat (1) huruf a yang menegaskan pimpinan KPK harus terdiri atas lima orang. Langkah berikutnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan perppu dan keputusan presiden yang menetapkan Tim Lima untuk mencari kandidat pimpinan KPK yang baru guna menggantikan pimpinan yang dijadikan tersangka sebagai PLT pimpinan. Tim Lima kini sudah bekerja sampai 1 Oktober dan hasil kerja mereka telah disampaikan kepada presiden. Hari ini, Tumpak Hatorangan Panggabean, Waluyo, dan Mas Ahmad Santosa akan dilantik oleh presiden. Nuansa Baru Siapa pun yang dipilih Tim Lima dan akhirnya ditetapkan presiden tetap saja tidak memengaruhi pandangan publik bahwa kini KPK jilid III tengah memasuki babak baru ikhtiar pemberantasan korupsi. Ada dua alasan mengapa disebut demikian. Pertama, komposisi komisioner berubah. Perubahan tersebut cukup signifikan jika dilihat dari proses menjadi komisioner. Ada komisioner yang dipilih melalui lembaga independen, panitia seleksi Komisi Pemberantasan Korupsi 20072011, dan dengan keterlibatan DPR. Ada pula komisioner yang diangkat presiden melalui Tim Lima. Selain proses yang berbeda itu, jumlah komisioner yang diangkat presiden pun lebih banyak, yakni tiga

Oleh : Henry Siahaan peneliti hukum, bekerja di Kemitraan/Partnership, Jakarta

orang. Jumlah dan proses yang berbeda akan memberikan warna dalam perjalanan KPK ke depan. Warna tersebut bi-sa positif dan negatif. Positif jika komposisi tidak memen-garuhi iklim dan semangat kerja atau malah lebih dari yang diharapkan publik. Negatif jika kedua perbedaan itu merupakan titik awal matinya semangat memberantas korupsi di negeri ini. Kedua, disahkannya UU tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada detik-detik akhir DPR periode 2004-2009. UU tersebut merupakan tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi pada 2006 lalu yang mencabut Pasal 53 UU No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kelahiran UU itu memberikan nuansa baru dalam iklim pemberantasan korupsi di Indonesia ke depan. Nuansa baru terse-but, misalnya, terkait dengan kedudukan (pasal 2), kewenangan (pasal 5-7), pene-tapan dan pemberhentian hakim (pasal 11-20), transparansi dan akuntabiltas (pasal 24), komposisi hakim (pasal 26), waktu (pasal 27-32), kedudukan penga-dilan tipikor (pasal 3 dan pasal 35 ayat 1), dan sebagainya. Dua Konsekuensi Perubahan komposisi komisioner dan basis legal sebagaimana disebutkan di atas dapat memberikan dua konsekuensi bagi KPK. Konsekuensi per-tama yaitu

KPK menjalankan business as usual dan ini berarti tidak ada yang berubah dalam pendekatan KPK. Sedangkan yang kedua berupaya menyingkronkan dengan kondisi terkini melalui skenario baru dalam mengelola KPK. Skenario baru itu, misalnya, pertama, KPK memperbanyak staf yang bertugas mencari dan menyediakan data bagi jaksa penuntut umum (JPU), penyidik, dan penyelidik. Dengan itu, KPK bisa mempercepat proses pengaduan masyarakat yang dari segi kualitas maupun kuantitas akan bertambah. Isu tebang pilih pun -sebagaimana diembuskan selama ini- semakin bisa dikurangi dalam menyelesaikan perkara korupsi. Tentu di sana terkandung harapan bahwa staf yang cukup bersama pimpinan KPK yang ada dapat memikirkan dan menginisiasi cara-cara yang lebih progresif dalam menyelesaikan kasus korupsi sehingga wibawa KPK di mata masyarakat tetap lestari dan koruptor semakin takut melakukan korupsi. Dom Helder Comara, seorang uskup di Amerika Latin, pernah mengatakan bahwa pikiran yang lebih dari satu orang akan mampu mengubah dunia. Kedua, KPK perlu melakukan koordinasi dan supervisi secara lebih aktif dengan lembaga-lembaga penegak hukum terkait seperti kepolisian dan kejaksaan guna terwujudnya sinergisitas dan iklim kerja yang kondusif. Untuk hal ini, mungkin Mas

Ahmad Santosa sebagai salah satu “penginisiasi reformasi di Kejaksaan Agung” dan Tumpak Hatorangan Panggabean sebagai alumnus Kejaksaan Agung bisa memecahkan “sengketa gunung es” antara KPK dan kejaksaan. Ketiga, KPK perlu membuka perwakilan di tujuh daerah di mana MA akan mendirikan pengadilan tipikor di sana. Jika saat ini hanya ada perwakilan KPK di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, maka penyebaran pengadilan tipikor di setiap kabupaten/kota (Pasal 3 UU Pengadilan Tipikor) dapat menjadi pertimbangan KPK membuka perwakilan di tujuh provinsi tersebut sesuai dengan mandat Pasal 19 Ayat 2 UU KPK. Itu berarti KPK membutuhkan anggaran dan personal lebih banyak. Mungkin, itu tidak bisa segera dilakukan, tetapi paling tidak, KPK sudah bersiap-siap sejak sekarang untuk melakukan perekrutan sebelum UU tersebut benar-benar berlaku efektif setelah dua (2) tahun sejak disahkan (pasal 35 ayat 4). Keempat, KPK menggunakan informasi dari Komisi Yudisial sebagai lembaga yang berfungsi mengawasi kinerja hakim. Dengan syarat KY perlu lebih proaktif dalam bekerja. Pasal 29 UU Pengadilan Tipikor dapat menjadi pintu masuk yang efektif bagi KY. Kelahiran pengadilan tipikor di berbagai kabupaten/kota akan membuat Komisi Yudisial menerima lebih banyak pengaduan dari masyarakat. Di atas semuanya, ada satu harapan yang tersisa bahwa nuansa baru dengan berbagai konsekuensinya di atas tidak membawa kisah tragis bagi iklim pemberantasan korupsi, tetapi akan membuat orang semakin takut melakukan korupsi. Semoga. (*)

Etnis Tionghoa dan Gempa Sumbar ENTAHLAH, etnis Tionghoa sepertinya ditakdirkan untuk selalu terlibat dalam beragam peristiwa yang terjadi dalam sejarah bangsa ini. Dalam hal gempa di Sumatera Barat, ribuan etnis itu juga menderita bersama anak bangsa yang lain. Menurut Kepala Krisis Bencana Depkes Rustam S. Pakaya, ribuan orang diperkirakan masih tertimbun di Kota Padang. Terutama di wilayah perkampungan Tionghoa. Lebih dari 80 persen perkampungan itu hancur. Dia memperkirakan sekitar 3 ribu warga Tionghoa di perkampungan tersebut meninggal karena tertimbun reruntuhan bangunan (Jawa Pos, 4 Oktober 2009). Yang memprihatinkan, di tengah situasi duka dan memprihatinkan tersebut, merebak pula isu diskriminasi. Sebuah pesan singkat yang beredar dari HP ke HP, antara lain, berbunyi: ‘’Tell the world, Stop the donation to West Sumatra!!! Primordialism and racism is happening in there, Chinese people didn’t allowed to have food and was forced to buy the food aid. Family of mine was at there!!! Please sent out this massage to the world so they know the true!!! (katakan pada dunia, stop bantuan ke Sumatera Barat! Primordialisme dan rasisme terjadi di sana, warga Tionghoa tak diperbolehkan mendapatkan makanan dan dipaksa membeli bantuan makanan. Keluargaku di sana! Tolong sebarkan pesan ini ke seluruh dunia biar mereka tahu kenyataan ini! (Jawa Pos 5 Oktober 2009). Psikologis Korban Penulis sependapat dengan Sutan Zaili

Oleh : Poo Tjian Sie aktivis Tionghoa dan kemanusiaan, tinggal di Surabaya

Asril, direktur Padang Ekspres, anak perusahaan Jawa Pos di Padang, bahwa lambatnya proses evakuasi dan lambannya distribusi bantuan boleh jadi memicu munculnya isu diskriminasi itu. Dalam keadaan menderita, lapar, luka fisik atau trauma jiwa, serta tidak segera didapatkannya pertolongan, korban gempa dari etnis apa pun memang bisa merasa didiskriminasi atau diperlakukan tidak adil. Perasaan demikian merupakan psikologis yang lumrah yang dirasakan para korban yang tidak segera mendapatkan pertolongan sebagaimana yang diinginkan. Di lapangan tentu juga cukup banyak ditemukan keluhan dari etnis Minang yang juga merasa didiskriminasi terkait lambannya evakuasi atau distribusi bantuan. Karena itu, kalau toh SMS tersebut benar, lebih baik direspons dengan bijak. Artinya, bisa dijadikan kritik untuk pihak-pihak yang berwenang dalam memberi bantuan atau melakukan evakuasi. Barang-barang bantuan untuk korban, misalnya, dibuat seadil mungkin. Jangan sampai soal jumlah ‘’mi instan’’ saja menimbulkan kecemburuan. Isu-isu primordial seperti itu memang patut disesalkan. Sebab, kita tahu, gempa di Sumbar pada Rabu (30 September 2009)

itu merupakan bencana kemanusiaan. Ketika ada sesama manusia yang menjadi korban, persoalan etnisitas seharusnya dikesampingkan. Sebab, kemanusiaan itu satu, meski warga yang menjadi korban berbeda-beda. Solidaritas Kemanusiaan Seharusnya peristiwa pahit seperti gempa Sumbar itu bisa dijadikan momentum untuk menggalang solidaritas kemanusiaan. Hal seperti itu sebenarnya tidak terjadi kali ini saja, meski tidak sebesar tsunami di Aceh, Desember 2004. Bagaimanapun, kita harus menghargai bantuan dari berbagai negara sahabat dan datangnya banyak relawan asing untuk menolong para korban gempa. Demikian pula, kita merasa terharu melihat berbagai elemen anak bangsa, entah Jawa, Madura, Bali, dan lainnya, menggalang pengumpulan dana serta bantuan lain untuk para korban gempa Sumbar. Berbagai media yang menggalang dana juga mendapat sambutan luar biasa. Hal-hal seperti itu menunjukkan bahwa masih ada kepedulian dan solidaritas bagi para korban gempa. Kita yakin, kepedulian atau solidaritas seperti itu tidak mengandung unsur primordial lagi. Para relawan dari Jepang atau pemberi bantuan uang, misalnya, jelas tidak akan berpikir bantuan

itu hanya untuk korban dari etnis atau beragama tertentu. Sekali lagi, penulis yakin tidak ada motif-motif primordial seperti itu ketika orang membantu korban gempa Sumbar. Misalnya, seorang donatur beretnis Tionghoa yang memberi bantuan lewat Jawa Pos bisa dipastikan tulus ikhlas membantu. Dia yakin bantuan itu akan diberikan kepada yang berhak tanpa berpikir sebelumnya bahwa bantuan tersebut hanya untuk para korban gempa yang beretnis Tionghoa. Demikian pula dengan para buruh pabrik di Jombang yang menggalang bantuan untuk para korban gempa. Bisa dijamin, motifnya semata-mata hanya karena dorongan naluri kemanusiaan. Para relawan asing atau domestik pasti hanya tergugah oleh penderitaan para korban gempa. Para pemberi bantuan pasti hanya didorong motif ingin ikut berempati atas apa yang dialami warga Sumatera Barat. Seolah, penderitaan berat yang kini ditanggung para korban gempa tak sepantasnya harus dipikul sendirian. Penderitaan akibat gempa Sumbar begitu memukul dan mendera bangsa kita. Tapi, ada hikmah yang bisa kita timba bahwa bencana seperti itu juga bisa dijadikan momentum untuk merekatkan relasi antar sesama anak bangsa yang mungkin merenggang karena dua pileg dan pilpres beberapa waktu lalu. Kita harus merespons isu primordial seperti diskriminasi tersebut dengan kesungguhan untuk menolong para korban gempa secara adil serta objektif. (*)

Membentuk TNI Tangguh ( Bagian Kedua ) BANYAK pesawat jatuh dan tank amfibi yang tenggelam sehingga menewaskan para prajurit. Pada zaman Orde Baru belanja besar-besaran alutsista hanya terjadi semasa Panglima ABRI di bawah pimpinan M. Jusuf. Tidak hanya Hercules yang dibeli. Pangab M. Jusuf juga membeli pesawat F-5E tiger, Skyhawk A-4E, helikopter SA-330 Puma, helikopter jenis Bell 402, dan sebagainya. Bila masih ada alutsista yang lama namun masih layak dipakai, mesinnya diperbarui, seperti tank AMX-13. Sementara saat ini, anggaran pertahanan Indonesia, seperti yang dikatakan Presiden SBY, untuk mencapai kekuatan minimum diperlukan Rp 100 sampai Rp 120 triliun. Tetapi, dalam dalam rancangan APBN 2010, pemerintah mengusulkan kepada DPR hanya menaikkan anggaran pertahanan lebih dari 20 persen dari Rp 33,6 triliun pada 2009 menjadi Rp 40,6 triliun.Sekjen Departemen Pertahanan rangka pemeriksaan rmh kos, tdk ada sopan santunnya, seandainya sy jantungan solama mati digedor seperti kerasukan setan, lbh baik phk polisi msh meminta permisi tdk seperti gerombolan lurah simpong!, perlu pembinaan lagi!!. +6285241118224 Kpd pemda bnggai, polres n instansi trkait tolong segera selidiki, klarifikasi n konfirmasi soal SMS gempa sulawesi yg

Oleh : Ardi Winangun pernah bekerja di Civil-Miltary Relations Studies (Vilters) dan Pengurus Presidium Nasional Masika ICMI

(Dep-han) Letjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin menuturkan, idealnya anggaran pertahanan sekitar 2 hingga 3 persen dari produk domestik bruto (PDB). Namun, dalam APBN 2008 anggaran pertahanan hanya kurang dari 1 persen (PDB). Kemampuan pemerintah terhadap anggaran sepertinya dari tahun ke tahun justru semakin menurun. Buktinya, pada tahun anggaran (TA) 2009, pemerintah mengalokasikan anggaran pertahanan sekitar Rp 32 tri-liun atau lebih rendah dibanding TA 2008 yang mencapai Rp 36 triliun. Bila dibandingkan dengan negara Asean lain, Indonesia adalah negara yang paling rendah anggaran pertahanannya. Sejak 2000 rata-rata anggaran pertahanan di bawah 1 persen dari PDB, sementara

negara lain memiliki anggaran di atas 2 persen dari PDB. Hal ini tentu menyulitkan pembangunan kekuatan pertahanan yang memadai. Pada 2004 tercatat perbandingan persentase anggaran pertahanan setiap negara di Asia Tenggara dan sekitarnya, terhadap PDB dan APBN: Australia: 2,3 dan 7,13, Brunei: 6,9 dan 17,96, Filipina: 2,2 dan 19,88, Malaysia: 4 dan 9,08, Thailand: 2,8 dan 15,04, Singapura: 5,2 dan 20,97, Indonesia: 1,07 dan 5,72. Dengan perbandingan itu, kekuatan militer Singapura lebih unggul dibanding Indonesia. Indonesia hanya memiliki 4 kapal korvet, sedangkan Singapura memiliki 6 kapal korvet. Dibandingkan dengan Malaysia, kita juga tertinggal. Baru saja Malaysia memi-

beredar saat ini. SMS itu sdh meresahkn n bikn bingung msyrkt. Kami perlu pnjelasan pemda sbg people server n protector, n klw bs pemda minta pndapat dri ahli yg kompeten.

+628575677xxxx LP ,TLG MOTTO DITAMBAH : HARIAN PERTAMA DAN TERBESAR DI KAWASAN SULAWESI TIMUR, CIKAL BAKAL PROVINSI BANGGAI RAYA . , oke , pake' nama BANGGAI kok malu !!! .

+628124532xxxx luk pos. tlg muat keluhan kmi.for pln..bubaar saja atau matikan sja lampu slamax... bgmana bsa jd ibu kota sultim kalo lampu mati terus...

+628575677xxxx He. . . . . waktu masa di Komandani 1 L , ( M L ) Banggai Porak Poranda , timbul tumbal , kedepan rame2 di SERAH kan ,

liki kapal selam generasi mutakhir, Scorpene. Kedua, kesepakatan ASEAN yang lebih mendahulukan diplomasi dalam menyelesaikan masalah antarnegara, secara laten juga memandulkan ketangguhan daya tempur militer negara-negara ASEAN. Karena lebih mementingkan perdamaian hubungan antarnegara, militer di negara-negara kawasan Asia Tenggara lebih suka berperang dengan bangsanya sendiri, seperti militer Thailand yang berperang dengan kaum pemberontak di Pattani dan Rohingya, militer Filipina berperang dengan kaum pemberontak di Mindanao, dan TNI berperang dengan GAM dan OPM. Ketiga, Indonesia terlalu kaku dalam menafsirkan politik bebas aktif sehingga berusaha menghindari persekutuan atau ikut dalam blok-blok pertahanan. Persekutuan atau blok pertahanan juga ikut membentuk kekuatan militer yang tangguh. Terlibat dalam blok pertahanan tidak menjadi masalah bila demi kepentingan nasional. Dulu di zaman Bung.( Habis ) 2 L , maka , WHAT NEXT ???. . . . . . +628524106xxxx Yth.petugas DLLAJR, supaya kiranya dapat dipasang rambu peringatan kecepatan di ruas jalan Imam Bonjol at tepatx dari depan TNI AL sampai MIN Luwuk,spy para pegendara tdk "babalap" spy jgn terjadi lagi kclakaan sprti hr minggu kmrin dn jga yg paling penting bagi jamaah yg mau myebrang jalan buat sholat .dari warga bungin

PENERBIT : PT Luwuk Cemerlang. GENERAL MANAGER/PEMIMPIN REDAKSI : Herdiyanto Yusuf. REDAKTUR PELAKSANA : Haris Ladici. REDAKTUR : Haris Ladici, Zulhelmi Alting, Gafar Tokalang.Rustam Nono STAF REDAKSI : Nasri Sei, Sofyan Labolo,Rustam Nono, Firman Ibrahim Suling.KORLIP : Zulhelmi Alting, BIRO BANGKEP; Rustam Nono (Salakan), Ahmad Awaluddin (Banggai). BIRO AMPANA; Nasri Sei. BIRO PAGIMANA; Anto Yasin. BIRO BUNTA; Karman. BIRO TOILI; Nurhasan. ART & PERWAJAHAN : Sudin Salasa (Koordinator), Utam Nasila,Wawan Kusika, Agus tiawan, Muh. Albar Amin. PRESIDEN KOMISARIS : Imawan Mashuri. KOMISARIS : Benny H Raintama, Suhendro Boroma. DIREKTUR : Mohamad Sirham, Urief Hassan. MANAGER KEUANGAN : Haryono, STAF KEUANGAN : Aswar Poibara (Koordinator) Astuti Mohune (Kasir) . STAF PEMASARAN : Dales Lantapon. ( Koordinator ) Sofyan Dude,.MANAGER IKLAN : Sukriyadi Mamu . STAF IKLAN : Hawa Minarni A Bayak.(Kasir), Sutadi Utiarahman. PERCETAKAN : Andri Bumbungan (Koordinator),Yusuf Nelwan, Opick Kasim. OMBUSDMAN : Ismail Pelu (Ketua), Hinca IP Pandjaitan (Anggota).TARIF IKLAN : Umum Rp 20.000,-/mmk (hitam putih/BW),Rp 30.000-/mmk (Warna/FC ), MUNGIL : Rp 50.000,- (1x muat). HARGA LANGGANAN KORAN : Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). ALAMAT REDAKSI: Jl. Imam Bonjol No. 4 Km 3 Luwuk Telp. (0461) 325447 Fax : (0461) 325071 email : redaksi@luwukpost.info. PERWAKILAN GORONTALO : JL. NANI WARTABONE NO. 144 A GORONTALO Telp. (0435) 827551-827552 Fax : (0435) 829603. PERWAKILAN MANADO : Jln. Babe Palar No.54, Telp (0431) 855558 Fax : (0431) 840763-860398. PERWAKILAN SURABAYA : Graha Pena Building, Jln Ahmad Yani No.88, Telp (031) 8287999.PERWAKILAN JAKARTA : Gedung Graha Pena Lt.6, Jl. Raya Kebayoran Lama No.12, Telp : (021) 53699509, Fax (021) 5328487.


INTERNASIONAL Norwegia, Negeri Tersejahtera di Dunia PARIS-Norwegia mempertahankan posisinya sebagai negara dengan standar hidup terbaik di planet ini. Data yang dilansir PBB menempatkan negeri itu di posisi teratas. Sementara, Nigeria disemati status negara dengan tingkat perkembangan sumber daya manusia paling buruk. Data yang dikumpulkan berdasar kondisi krisis global menunjukkan Norwegia, Australia, dan Islandia menjadi negara dengan standar kehidupan terbaik. Norwegia juga menjadi negara paling favorit untuk ditinggali. Sementara Nigeria, Afghanistan, dan Sierra Leon menduduki posisi terbawah negara dengan standar kehidupan dan harapan hidup terendah. Indeks yang dilansir Badan Program Pembangunan PBB (UNDP) tersebut disusun berdasar data pendapatan perkapita masyarakat pada 2007, pendidikan, dan tingkat harapan hidup di sebuah negara. Dari data tersebut UNDP mengelompokkan negara-negara di dunia menjadi dua kelompok. Yakni negara maju dan negara berkembang. “Meski tampak kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, namun perkembangan itu tetap tidak merata,” tulis UNDP dalam pernyataan resmi seperti dikutip AFP kemarin. “Banyak negara mengalami kemunduran dalam beberapa dekade dalam meng-

hadapi krisi ekonomi, konflik internal, dan epidemik HIV/AIDS. Semuanya itu bahkan sudah dirasakan sebelum adanya dampak krisis ekonomi global,”. Tingkat harapan hidup di Nigeria rata-rata 50 tahun, sekitar 30 tahun lebih pendek daripada Norwegia. Perbandingan pendapat perkapita antara kedua negara juga sangat mencolok. Jika orang Nigeria mendapat satu dolar (Rp 9.600), di Norwegia mereka mendapat USD 85 (Rp 800 ribu). Orang Jepang mempunyai harapan hidup paling tinggi. Yakni rata-rata 82,7 tahun. Sementara rata-rata harapan hidup di negara perang, Afghanistan, cuma separonya, 43,6 tahun. Inggris hanya menduduki rangking 21, sebagai negara dengan standar hidup terbaik. Di bawah Amerika, Irlandia, dan Prancis. Liechtenstein tercatat sebagai negara dengan pendapatan per kapita penduduknya tertinggi, yakni USD 85.383 (Rp 817 juta). Di negara kerajaan antara Swiss dan Austria dengan penduduk 35 ribu orang itu terdapat 15 bank dan lebih dari 100 perusahaan dengan manajemen sehat. UNDP yang melansir indeks tahunan sejak 1990 menyatakan bahwa, secara global perkembangan sumber manusia membaik 15 persen sejak 1980. Tiongkok, Iran, dan Nepal mencatat peningkatan cukup signifikan secara rangking.(cak/ami)

Luwuk Post RABU 7 OKTOBER 2009

http://luwukpost.info

9

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Karena PBB Tutup Mata Iran Breidel Tiga Media Oposisi TEHERAN-Pengekangan kebebasan pers kembali terjadi di Iran. Kemarin (6/10), tanpa alasan jelas, pemerintahan Presiden Mahmoud Ahmadinejad menutup tiga media oposisi. Keputusan tersebut diumumkan lembaga pengawas media pemerintah melalui Islamic Republic News Agency (IRNA) dan Iranian Labour News Agency (ILNA). Tiga media yang menjadi korban adalah Farhang Ashdi (Budaya Rekonsiliasi), Arman (Ideal) dan Tahlil Rooz (Analisa Hari). Konon, eksekusi tersebut disampaikan kepada tiga media bersangkutan lewat faksimili. “Kami baru mulai terbit tiga bulan lalu. Hari ini (kemarin), kami menerima perintah penutupan dari komisi pemerintah lewat faksimili,” ujar Emami Nasiri, direktur Farhang Ashdi, seperti dilansir AFP. Pernyataan yang sama dipaparkan Bahman Hagatnian, pimpinan Tahlil Rooz. “Kami diperintahkan tutup tanpa keterangan lebih lanjut,” ujarnya dari markas redaksi di Kota Shiraz. Dalam perintah tertulis pe-

merintah memang sama sekali tidak menyebutkan alasan di balik keputusan tersebut. Tapi, santer beredar rumor bahwa ketiganya ditutup karena mengkritik presiden. Sejak Ahmadinejad duduk di kursi presiden Iran pada 2005, pemerintah semakin ketat mengawasi media dalam negeri. Bukan hanya cetak, tapi juga media online dan juga kantorkantor berita. Bersamaan dengan itu, demi kepentingan politik pemimpin 52 tahun tersebut, Teheran menutup sejumlah media dan kantor berita. Terutama, yang melayani kepentingan kubu oposisi. Sikap tidak simpatik pemerintah itu memuncak pascapilpres 12 Juni lalu yang kembali memenangkan Ahmadinejad. Sejumlah jurnalis reformasi ditangkap dan dituding sebagai provokator dalam serangkaian aksi protes yang mengikuti kemenangan sang incumbent. Meski sebagian sudah dibebaskan, sejumlah jurnalis lainnya masih tetap mendekam di penjara sampai sekarang. (hep/ ami)

Taliban Pakistan Klaim Pelaku Serangan ISLAMABAD “ Tehreek-eTaliban Pakistan (TTP) mengklaim serangan bom di markas World Food Program (WFP), Kota Islamabad, Senin (5/10) lalu. Tapi, mereka menegaskan bahwa serangan semacam itu akan terus dilancarkan dengan sasaran kantor-kantor PBB dan lembaga-lembaga asing di Pakistan. “Dengan bangga, kami mengaku bertanggung-jawab atas serangan bom bunuh diri di kantor PBB di Islamabad. Kami akan mengirimkan lebih banyak pengebom untuk melancarkan serangan yang sama,” tandas Tariq dalam perbincangan telepon dengan Associated Press kemarin (6/10). Dari lokasi rahasia tersebut dia juga menyatakan bahwa PBB dan lembagalembaga kemanusiaan lain di Pakistan tidak bekerja untuk kepentingan masyarakat muslim. Namun, Jubir WFP Amjad Jamal membantah keras anggapan tersebut. Menurut dia, aktivitas WFP di Pakistan benarbenar total untuk kemanusiaan. “Kami menyediakan pangan. Makanan yang kami kumpulkan itu kami distribusikan pada ke-

lompok-kelompok yang lemah, miskin, dan tidak mampu menyediakan makanan sendiri bagi keluarga,” paparnya seperti dikutip Agence France-Presse. Tariq menyatakan TTP tidak akan melancarkan serangan pada lembaga-lembaga kemanusiaan muslim. “Pasukan keamanan Pakistan, kantor-kantor pemerintah dan fasilitas-fasilitas yang melayani kepentingan Amerika Serikat (AS) menjadi target kami berikutnya,” serunya. Dia kecewa karena PBB dan lembaga kemanusiaan asing di Pakistan tutup mata terhadap penderitaan etnis Pashtun di sepanjang perbatasan Afghanistan, akibat serangkaian aksi militer yang dipimpin AS. “Bagaimana bisa PBB diam saja menyaksikan kebengisan (pasukan asing) di Waziristan dan kawasan-kawasan pedalaman lainnya?” protes Tariq, seperti dilansir Reuters. Dalam serangkaian serangan udara bertajuk operasi pemberantasan militan Taliban dan Al-Qaidah, yang diyakini bersarang di pedalaman itu, puluhan warga sipil tewas. Tapi, menurut dia, PBB tidak pernah mengomentari serangan maut AS yang menewaskan lebih banyak warga sipil dibanding militan itu. Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri Pakistan Rehman Malik yang sejak awal meyakini Tali-

ban di balik serangan di WFP itu, menyebut peledakan bom itu sebagai aksi balas dendam. “Mereka ingin membalas serangan udara AS yang menewaskan pemimpin tertinggi Taliban Baitullah Mehsud pada 5 Agustus lalu,” terangnya usai menjenguk beberapa staf WFP yang menderita luka-luka dalam serangan yang menewaskan lima orang tersebut. Hingga kemarin, kantor-kantor perwakilan PBB di seluruh penjuru Pakistan masih tutup. Kendati demikian, aktivitas kemanusiaan tetap berjalan melalui organisasi-organisasi Pakistan yang menjadi mitra PBB. Distribusi makanan, obat-obatan dan bantuan kemanusiaan lain pada masyarakat yang membutuhkan, untuk sementara, ditangani organisasi-organisasi lokal. Sementara itu, investigasi terhadap serangan bom oleh pelaku tunggal tersebut terus berlanjut. Selain menerjunkan tim forensik ke lokasi kejadian, pihak kepolisian juga memeriksa seluruh personel keamanan yang bertugas ketika bom meledak. Terutama, para penjaga di pintu masuk. Sebab, pelaku yang diperkirakan berusia sekitar 20 tahun itu berhasil lolos dari pengawasan petugas di depan. Kepolisian menyelidiki adanya kemungkinan kelalaian petugas. (hep/ami)


AMPANA

Luwuk Post

10

RABU 7 OKTOBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Kinerja Guru Disorot

Badan Penanggulangan Bencana Perlu Dibentuk AMPANA-Sejumlah kalangan di Tojo Una-una tampaknya mulai mengambil pembelajaran atas bergam bencana alam yang menimpah daerah lain. Tak tanggung-tanggung mereka menyarankan agar perlu dibentuk intansi baru yang secara khusus menanggulangi bencana alam di daerah ini. Seperti yang dilontarkan Sekretaris Badan Lingkungan Hidup (BLH) Touna Zulkifli Pomalingo, kema-rin. Ia menyarankan agar segera dibentuk Badan Penanggulangan Bancana Alam (BPBA) To-jo Una-una. Ini bertujuan untuk memproses percepatan penanggulangan bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Upa-ya pena-nggulangannya perlu dilakukan melalui lintas sektoral. Sebab, kata dia, menyangkut bencana alam sangat berkorelasi dengan berbagai aspek. Yakni aspek sosial, ekonomi dan budaya masyarakat, kelestarian lingkungan hidup, kemanfaatan dan efektifitas serta lingkup luas wilayah. “ Untuk itu perlu dibentuk badan penanggulangan bencana. Di dalamnya terkait empat aspek tersebut sebagai langkah mitigasi bencana. Mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana alam,” tuturnya panjang lebar. Dijelaskan, kategori bencana alam dibagi menjadi dua hal. Pertama, bencana yang diakibatkan oleh alam. Kedua, bencana akibat ulah manusia. Bencana alam seperti gempa terang Zulkifli, tidak bisa

diprediksi dampak yang bisa dimunculkannya. Sementara akibat ulah manusia, dampaknya bisa diukur. “Sebelum menjabat sebagai Sekretaris BLH Touna, kami pernah berencana melakukan terobosan untuk mengantisipasi dampak bencana alam dengan menggelar kerjasama dengan BMKG. Sayang, ide tersebut belum kesampaian.” Akunya. Terobosan tersebut menurutnya berkaitan erat dengan sector lingkungan hidup sebagaimana tertuang dalam Undang-undang nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana alam. “Kalau bencana alam paling antisipasi dan sosialisasi penyadaran dalam meningkatkan kemampuan menghadapi bencana. Untuk sosialisasi penyadaran menghadapi bencana ada di Dinas Sosial (Dinsos), bukan di lingkungan hidup,” katanya. Tak hanya itu, diakhir pernyataanya ia menginformasikan bahwa pihaknya saat ini sangat berhati-hati dalam memberikan rekomendasi pembangunan dalam skala besar khususnya yang berkaitan dengan lingkungan hidup. “Antisipasi untuk menghindari bencana terutama yang dilakukan oleh manusia adalah semua pembangunan maupun eksplorasi lingkungan harus melalui proses kajian lingkungan. Apalagi pembangunan besar-besaran. Proses kajian analisa dampak lingkungan (amdal) kami lakukan dengan cermat dan sangat hati-hati, untuk menghindari dampak lingkungan akibat pembangunan,” pungkasnya. (Nas)

Yusrin : Di Kepulauan Banyak yang Jarang Bertugas

[Foto: DOK /LUWUK POST]

TERNAK: Pemerintah Ampana Kota merekrut masyarakat untuk menjadi satgas dalam penertiban ternak lepas.

Satgas Ternak Dikerahkan AMPANA- Tampaknya Camat Ampana Kota memiliki sejumlah jurus untuk menertibkan ternak yang kerap berkeliaran di wilayahnya. Upaya ini ditempuh dengan mengkerahkan Satuan Petugas (Satgas) penertiban ternak yang direkrut dari kalangan masyarakat disetiap desa dan kelurahan. Satgas inipun diberi tugas menangkap ditempat bagi hewan ternak jenis sapi, Kuda dan kambing yang berkeliaran. “Selain bekerja sama dengan satuan polisi Pamong Praja untuk menertibkan hewan ternak, kami juga sudah membentuk Satgas di masing-masing kelurahan dan desa. Satgas ini terus siaga di wilayahnya,” ungkap Camat Ampana Kota Abd. Samad Tolampe SE,

kepada Luwuk Post, kema-rin. Dikatakan, upaya ini ditem-puh semata untuk menegakkan Peraturan Daerah tentang hewan ternak. Dengan begitu, masyarakat merasa aman, karena tanaman pekarangan tak lagi dirusak oleh ternak-ternak yang berkeliaran. “ Masyarakat tidak resah lagi. Karena pemilik ternak sudah mulai mengandangkan ternak peliharaanya. Maskipun sesekali masih kelihatan sedikit ternak yang berkeliaran,” katanya. Upaya mengatasi sisa-sia ternak yang berkeliaran itu kata Camatditempuh melalui upaya memaksimalkan Perda hewan ternak. Tujuannya adalah agar masyarakat memahami secara jelas eksistensi Perda tersebut, termasuk pemberlakuan sanksi

bagi pemilik ternak yang melepaskan ternak peliharaanya. “Selain memaksimalkan peran Satgas ternak, Sosialisasi terus kami lakukan di setiap forumforum resmi yang dipusatkan di ruang pertemuan kantor camat,” terangnya. Sekadar diketahui, dalam implementasinya, hasil tangkapan hewan ternak oleh petugas langsung diamankan di kandang kecamatan yang terletak di Keluarahan Bailo Kecamatan Ampana Kota. Bagi pemilik ter-nak yang hendak mengeluarkan ternak peliharaannya diwajibkan membayar uang tebusan sesuai ketentuan Perda. Sejumlah dana yang diperoleh dari hasil razia ternak ini dimasukkan ke kas daerah. (Nas)

AMPANA-Salah seorang pe-merhati pendidikan Tojo Una-una H. Yusrin Lembah meminta agar tenaga pendidik (Guru,red) di daerah ini terus memaksimalkan perannya dalam mengemban tugas sebagai pengajar. Ini penting dalam hal meningkatkan kualitas peserta didik. Permintaan tersebut dilontarkan Yusrin menanggapi kondisi tenaga pendidik disejumlah desa di wilayah kepulauan yang mulai merosot. Pasalnya, di beberapa tempat tersebut, terdapat sejumlah guru yang jarang masuk sekolah untuk melaksanakan tugasnya. Saya lihat di sana (Kepulauan,red) sejumlah guru jarang mengajar. Bahkan, nanti kelihatan saat terima gaji. Dan kondisi semacam ini sering dikeluhkan warga,” bebernya. Hal tersebut kata Yusrin menjadi salah satu problem yang harus segera dipecahkan oleh instansi terkait. Jika dibiarkan, akan mempengaruhi tingkat pencapaian kualitas SDM yang diharapkan Pemerintah daerah setempat. Apalagi diperhadapkan dengan adanya standarisasi keulusan siswa. “Saya sangat prihatin atas kondisi semacam ini (Guru jarang mengajar,red). Jika perlu Dinas terkait mewarning

para guru tersebut,” tegasnya berharap. Tak hanya itu, dikesempatan yang sama juga Yusrin, mengkritisi kinerja sejumlah pegawai dilingkungan Unit Pelaksana Tekhnis Dinas (UPT) wilayah kepulauan. Menyusul, sepinya pelayanan yang dilakukan oleh kantor tersebut. Setelah ditelusuri lanjut dia, ternyata diantara pegawai tersebut berada di Ampana Kota . “ Tidak diketahui persis alasan mereka (Pegawai UPT,red) memilih tinggal lama-lama di Ampana. Padahal mereka ditugaskan di wilayah kepulauan,” keluhnya. “ Jika alasannya berkonsultasi dengan kepala Dinas pasti hanya membutuhkan sehari saja. Bukan berharihari, sehingga mengabaikan tugas pokoknya di wilayah kepulauan,” tambahnya. Iapun berharap agar pimpinan SKPD terkait, dapat memberikan peringatan keras terhadap pegawai UPT yang kebanyakan berdiam diri di Ampana Kota .“ Sebagai pemimpin di SKPD harus tegas. Jangan biarkan pegawai bermalas-malasan, yang pada akhirnya akan berdampak merosotnya pelayanan pada UPT disejumlah kecamatan wilayah kepulauan,” tandasnya. (Nas)


EKONOMI & BISNIS Angka Pembajakan Piranti Lunak Indonesia Naik JAKARTA - Pada tahun lalu, Indonesia kehilangan potensi pendapatan USD 544 juta akibat pembajakan piranti lunak. Pasalnya berdasarkan data dari International Data Corporation (IDC), angka pembajakan software di Indonesia pada 2008 naik 1 persen menjadi 85 persen.IDC yang melakukan studi di 110 negara tersebut menempatkan Indonesia ke peringkat 12 dalam Global Software Piracy Study 2008. “Dari seluruh software yang digunakan di Indonesia, 85 persen diantaranya merupakan software bajakan,” jelas Ansori Sinungan, kordinator administrasi sekretariat Tim Nasional Penanggulangan Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (Tim Nas PPHKI) pada Sosialisai Anti Penggunaan Software Ilegal di Pusat Perbelanjaan Mangga Dua Jakarta kemarin (6/10). Menurutnya, pemerintah agak kesulitan untuk mendapatkan data mengenai kerugian yang diderita oleh industri maupun right holder di tanah air. “Sebab pembajakan di lakukan diseluruh Indonesia. Paling banyak memang ditemui di lakukan (penjualan dan produksi, Red) di kota besar,” kata dia. Melihat bahwa upaya hukum penegakan HKI di Indonesia seakan tidak membuahkan hasil, kali ini sasaran Tim Nas PPHKI tidak saja penegakan dari sisi hukum HKI saja. Namun juga sudah mulai melakukan sosiali-sasi pada pusat perbelanjaan seperti mall dan plaza. “Awalnya kami akan mengelar aksi simpatik berupa kunjungan ke toko-toko dan pemasangan poster-poster HKI dalam rangka sosialisasi anti penggunaan software ilegal,” kata Ansori yang juga menjabat sebagai Direktur Kerjasama dan Pengembangan Direktorat Pengembangan HKI Departemen Hukum Dan HAM. “Melalui kampanye ini diharapkan penjual dan pembeli lebih berhatihati dan peduli terhadap HKI dan hanya membeli dan menjual barang-barang original.” Kampanye yang dilakukan pada 1 September - 30 November 2009. Selain menyasar pusat-pusat perbelanjaan di beberapa kota besar di Indonesia, kampanye tersebut juga berlangsung di departemen teknis, kantor pemerintah daerah, dan BUMN. Kampanye Nasional HKI tahap I dilakukan pada FebruariJuni 2009 terhadap 2000 perusahaan. “Kami juga menghimbau pada right holder agar menjual produk asli dengan harga yang lebih terjangkau sehingga disparitas harga tidak berbeda jauh dengan yang bajakan. Dengan jumlah penduduk Indonesia 203 juta, jika harga produk terjangaku maka akan volume yang terjual juga besar. Daripada untuk menutup ongkos produksi yang besar menjual dengan harga tinggi namun pada akhirnya pembelinya sedikit akibat konsumen lebih memilih bajakan,” kata dia. Kampanye tersebut sebenarnya juga untuk menyadarkan bahwa penggunaan software berlisensi apalagi buatan lokal sangat menguntungkan bagi perekonomian nasional. Industri software memberikan PDB sekitar 6,5 persen per tahun dalam jangka waktu empat tahun terakhir ini. 5aru pertumbuhan tersebut, diperkirakaan 2.500 lulusan sarjana baru telah diserap sektor tersebut. Serta pendapatan negara dari sektor pajak dari industri itu diperkirakan mencapai USD 8 juta per tahun. Saat ini ada sekitar 500 perusahan software yang berhasil memproduksi sofware lokal sebanyak lima ribu aplikasi. Jika angka pembajakan tidak segera berkurang, lanjut Ansori, maka peluang pembukaan pekerjaan baru akan stagnan. Bahkan negara juga akan kehilanagan pendapatan pajak dari sektor itu. Berdasarkan Study BSA 2008, jika Indonesia mampu menekan pembajakan sebesar 10 poin saja, maka dampaknya akan menambah 2.200 tenaga kerja baru, pendapatan pajak USD 90 juta dan menambah USD 1,8 juta miliar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sementara itu, Ketua ASIREVI (Asosiasi Industri Rekaman Video) Winadi Wiyanto mengatakan bahwa political will dari pemerintah untuk menindak tegas para pembajak. Dia mencontohkan Pemkot Surabaya yang berhasil mengatasi masalah pembajakan ini. “Sehingga akhirnya industri juga bisa menjual produk yang harnya terjangkau karena jalur distribusinya ada, tidak lagi dihalangi mata rantai pembajak,” tegas dia. Data dari Tim Nas PPHKI menyebutkan bahwa sejak 2005-2008 rata-rata Polisi menyita Barang Bukti berupa optical disck mencapai 2 juta keping lebih pertahunnya. Sementara berdasarkan pemantauan asosiasi, hasil bajakan mencapai 60 juta keping per bulannya. “Untuk produk asli paling banter asosiasi menghasilakn 500 ribu - 1 juta keping saja per bulannya.” (aan)

Luwuk Post RABU 7 OKTOBER 2009

http://luwukpost.info

11

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Realisasi Pajak Mengkhawatirkan Kejar Target, Bidik Pengacara dan Dokter

[FOTO : DOK /LUWUK POST]

KAMPUNG NELAYAN: Salah satu perkampungan nelayan yang mengembangkan rumput laut dalam skala besar di Pulau Peling Kabupaten Banggai Kepulauan.

Rumput Laut Primadona Warga Bangkep BANGKEP-Komoditi rumput laut di Bangkep menjadi primadona bagi masyarakat pesisir pantai. Budidaya rumput laut menyebar di kabupaten Bangkep dan mulai mengangkat kesejahteraan masyarakat di daerah itu. Khususnya di Kecamatan Bulagi. Potensi Bangkep memang banyak menarik perhatian investor untuk masuk di daerah tersebut. Salah satu Anggota DPR Bangkep

Hesmon Pandili, beberapa waktu lalu mengatakan, luasan areal pengembangan rumput laut sudah mencapai ratusan kilometer sesuai panjang garis pantai di daerah kepulauan itu. Produksi rumput laut mencapai puluhan ton per bulan tersebar di beberapa kecamatan. ” Masyarakat pesisir pantai di Bangkep sudah mulai merasakan dampak dari budidaya rumput laut itu.

Pola hidup dan kesejahteraan mereka pun mulai meningkat. Warga sudah bisa menabung, membangun rumah dan menyekolahkan anak anak. Sebelumnya, hingga tahun 2004 masyarakat pesisir masih termasuk miskin dan terbelakang, namun berkat rumput laut, masyarakat setempat bisa meningkatkan pendapatan ekonomi keluarganya,” tutur Hesmon. (TR- 07)

Mutiara Banggai Masih Diminati LUWUK-Mutiara laut masih tetap diminati kalangan ibu-ibu. Mutiara diminati sebagai cendramata khas dari Banggai dan Bangkep. Ibu Rida Moidadi penjual mutiara yang berasal dari Bangkep, mengakui mampu mendapatkan omset yang cukup besar dari hasil penjualan mutiara tersebut. Kata dia, peluang bisnis mutiara cukup menjanjikan. Rida Moidadi mengaku menjual mutiara kepada pegawai kantoran, pemilik took maupun kepada pejabat. Bahkan, sesekali dirinya keluar daerah untuk mempromosikan mutiara yang dijualnya. Sebab, kata dia, peminat mutiara ini bukan hanya berasal dari masyarakat di daerah ini melainkan dari kota-kota besar. Dia menjelaskan potensi mutiara di daerah ini sangat besar. Mutiara hasil budidaya misalnya, telah melewati serangkaian proses dengan campur tangan manusia. Meskipun demikian sebagian besar waktu pembentukan mutiara budidaya berada di dalam kerang, namun manusia berperan

penting dalam meyakinkan bahwa mutiara di dalam kerang itu terbentuk sesuai keinginannya. Sejak proses penyisipan bahkan jauh sebelum proses ini berlangsung, untuk meyakinkan bahwa mutiara budidaya terbentuk dengan baik, kerang-kerang yang layak disisip telah diseleksi dengan baik. Menurut Rida, mutiara tersebut telah di proses oleh Alam yang menyediakan bibit kerang mutiara budidaya. Bibit kerang mutiara ini dikumpulkan dengan menggunakan perangkap-perangkap larva (kolektor) yang diletakkan di laut. Material dan model kolektor ini bervariasi. Material kolektor bisa berasal dari alam seperti sabut kelapa dan ijuk maupun buatan seperti kain dan plastic Dijelaskan, lamanya perendaman sebenarnya tergantung dari tingkat pertumbuhan spat yang mencapai ukuran yang bisa dikenal sehingga bisa dibedakan dengan spat kerang jenis lain. Secara teoritis, perendaman bisa

lebih dari 2 bulan tergantung jenis kerang yang akan dibudidayakan. Kolektor kemudian dibersihkan dari jenis kerang lain dan organisme pengotor lainnya sehingga memungkinkan spat bertumbuh dengan leluasa. Setelah itu, jenis yang akan dibudidayakan diambil dengan hatihati karena kondisi mereka sangat rentan. Ia menuturkan peluang bisnis mutiara sangat menguntungkan baginya. Buktinya sebelum ia menjalankan bisnis tersebut dirinya tidak mampu memenuhi kebutuhan sembako setiap hari dalam keluaraganya dan tinggal di kos-kosan yang rewot. Namun, kini, berkat keuletan dan kesabarannya menjalankan bisnis tersebut dari tahun 2000 hingga saat ini ekonomi keluarganya mulai membaik.”Syukurlah kebutuhan sembako rumah tan-gga maupun menyekolahkan anak-anak sudah cukup memuaskan”. Ini semua berkat hasil penjualan mutiara cendra mata ciri khas Banggai,” bebernya (TR-07)

beberapa perusahaan yang telah melaksanakan proses feasibility study tersebut mencapai USD 9-11 miliar,” jelasnya. “Yang terpenting semua pihak, baik pemerintah maupun perusahaan samasama duduk bersama mencari solusi atas persoalan sehingga realisasi investasi bisa tercapai. Kontribusi investasi itu tercapai dengan syarat pemerintah segera keluarkan izin eksplorasi bagi perusahaan sudah melakukan feasibility study. “Apabila izin eksplorasi bisa keluar sekarang, maka perusahaan tersebut bisa langsung melakukan eksplorasi,” terangnya. Sementara Investasi Pertambangan untuk tahun 2010 diperkirakan akan meningkat hingga 30-40 persen. Rasa optimistis ini didasari oleh semakin membaiknya pemulihan ekonomi global dan meningkatnya kebutuhan energi negara-negara di dunia. “Dari sisi internal, didukung oleh peraturan perundangan-undangan yang menjamin investasi sementara ekonomi global juga telah mulai pulih. Adapun total investasi pertambangan tahun lalu mencapai USD1,6 miliar,” ujarnya. Kebutuhan akan energi negara-

negara di dunia, lanjutnya, mulai meningkat. Dia mencontohkan, permintaan batubara dari India sekarang mencapai 35 juta ton. “Mereka tengah mengembangkan power plant dengan kapasitas yang sangat besar tiga kali lipat di banding Indonesia . Jika Indonesia tidak segera melayaninya, India bisa beralih ke negara lain seperti Afrika Selatan,” jelasnya. Selain itu, untuk membuat investasi di sektor pertambangan semakin menggeliat, IMA akan mempromosikan sektor pertambangan di Indonesia melalui The Energy and Mining Indonesia Series of Trade Exhibitions 2009, berlokasi di Jakarta International Expo, Kemayoran pada 1417 Oktober mendatang. Rencananya pameran dan konferensi terbesar itu akan menarik minat 2000 peserta dari dalam dan luar negeri. Adapun perusahaan-perusahaan multinasional yang dipastikan hadir adalah Hitachi , Areca, GE Jenbacher, Cameron, Bosch, Deutsch Power System. “IMA siap memfasilitasi semua keperntingan, baik pemerintah maupun investor, sehingga pertumbuhan investasi semakin menarik,” imbuhnya.(luq)

JAKARTA -Bayang-bayang resesi ekonomi global masih terlihat pada kinerja sektor perpajakan belum menggembirakan. Pasalnya, pundi-pundi pajak baru terkumpul Rp 432,5 triliun. Dirjen Perbendaharaan Negara Departemen Keuangan Herry Purnomo mengatakan, realisasi penerimaan sebesar Rp 432,5 triliun tersebut merupakan angka yang masuk ke Ditjen Perbendaharaan Negara hingga akhir September 2009. “Artinya baru 66,34 persen dari target,” ujarnya saat ditemui di Kantor Menko Perekonomian kemarin (6/10). Dengan pencapaian tersebut, apakah target penerimaan pajak bakal tercapai? Ditanya hal tersebut, Dirjen Pajak Departemen Keuangan Mochamad Tjiptardjo mengatakan, pihaknya masih melakukan penghitungan final realisasi pajak hingga akhir September. “Setelah data final didapat, baru kami bisa memproyeksikan penerimaan pajak sampai akhir tahun,” katanya ketika dihubungi Jawa Pos kemarin. Selain memfinalisasi penerimaan pajak, menurut Tjiptardjo, Ditjen Pajak kini juga tengah menghitung potensi penurunan setoran pajak dari daerah-daerah yang terkena bencana gempa, baik di Jawa Barat maupun Sumatera Barat. “Hasilnya mudah-mudahan bisa segera didapat,” ucapnya. Terkait target penerimaan pajak, data Ditjen Pajak per akhir Agustus menunjukkan realisasi penerimaan pajak tanpa Pajak

Penghasilan (PPh) migas baru mencapai Rp 303 triliun. Padahal, target penerimaan pajak dalam APBN-P 2009 mencapai Rp 528 triliun. “Penerimaan ini masih cukup baik, tapi masih ketarketir,” aku Tjiptardjo. Untuk itu, lanjut dia, untuk periode akhir tahun ini, Ditjen Pajak akan menggenjot penerimaan melalui ekstensifikasi dan intensifikasi, termasuk dengan mendorong kinerja sembilan kantor wilayah pajak yang kinerjanya masih di bawah target. “Sembilan kanwil yang rapor merah ini kita kejar terus,” jelasnya. Dalam jangka pendek, kata Tjiptarjo, upaya intensifikasi akan lebih digiatkan, diantaranya dengan menyasar wajib pajak (WP) profesi seperti dokter, pengacara, dan berbagai profesi lainnya. Selain itu, pihaknya juga akan mengoptimalkan pembayaran dari asosiasi. “Pada umumnya, kepatuhan wajib pajak masih rendah. Rata-rata best compliance-nya baru 40 persen,” jelasnya. Ekonom Indef Aviliani menilai, penerimaan pajak non migas masih relatif baik mengingat perekonomian nasional masih dalam bayang-bayang resesi. “Artinya, krisis global ini tidak menimbulkan problem signifikan bagi penerimaan pajak,” ujarnya. Menurut Aviliani, masih cukup tingginya realisasi penerimaan pajak didorong oleh aktifitas perekonomian yang masih tumbuh, terutama karena masih tingginya konsumsi masyarakat. “Selain itu, jika dilihat kinerja emiten (perusahaan yang listing di BEI) pada semester pertama ini masih membukukan laba. Ini berdampak baik juga untuk pajak,” katanya. (owi/kim)

Harga Semen Stabil LUWUK-Faktor kecukupan stok semen dalam beberapa bulan terakhir membuat harga bahan bangunan ini cukup stabil di pasaran. Pantauan Luwuk Post, Selasa, (6/9) kemarin, di salah satu toko bahan bangunan yang ada di kota Luwuk yakni toko Mega Terang, harga semen masih berkisar pada angka Rp 59 ribu hingga Rp 60 ribu persak. Pemilik Mega Terang, Jalan Ahmat Yani, Ko’ Tony, kepada Luwuk Post, mengatakan, harga semen saat ini masih bertahan di angka Rp 59ribu hingga 60 per sak. “Untuk semen tonasa dan

semen tiga roda harga-nya belum berubah tetap Rp 59 ribu per sak, dan harga itu sudah cukup lama bertahan, mungkin karena faktor kecukupan stok di tangan agen yang mengakibatkan harganya tidak berfluktuasi,” beber pemilik Toko Mega Terang yang dikenal ramah dengan para pembeli ini. Kata dia,stabilnya harga semen untuk semua merek khususnya semen tonasa membuat barang bangunan itu laris manis. Khusus semen tonosa sehari berkisar 20 bantal. “ Dalam sebulan permintaan semen tonasa mencapai 450 sak,” katanya. (TR-07)

Investasi Tambang Ditarget Bertambah USD11 M BTN Lepas 30 Persen Saham Pada 2009 2010 Naik 40 Persen dari USD 1,6 M

JAKARTA-Para pelaku usaha di sektor pertambangan yakin akan ada tambahan investasi di sektor pertambangan sampai USD 11 miliar. Hal itu jika pemerintah segera mengeluarkan izin kepada beberapa perusahaan untuk segera melakukan proses eksplorasi. “Saat ini beberapa perusahaan tinggal menunggu izin dari pemerintah mereka akan segera mengantongi perizinan tersebut agar jumlah investasi di sektor ini terus berkembang,” kata Direktur Executive IMA Priyo Pribadi Soemarno, seusai konferensi pers The Energy and Mining Indonesia Series of Trade Exhibitions 2009, di Hotel Aryaduta di Jakarta, kemarin (6/10). Priyo menyebut perusahaan Rio Tinto sudah berkomitmen untuk berinvestasi senilai USD 4 milyar, PT Dairi Prima sudah komit investasi USD 400-500 juta, dari Mearest Soputan Mining USD 3 milyar, dan PT ANTM untuk proyek Tayan sekitar USD 2 milyar. “Total investasi

JAKARTA - Pemerintah menargetkan PT Bank Tabungan Negara (BTN) bisa merealisasi rencana penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) pada 2009. Rencananya sebelum melepas 30 persen sahamnya bank plat merah tersebut manajemen berencana menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) khusus membahas rencana go public tersebut. “BTN tadi sudah presentasi, mereka akan mengadakan RUPSLB dalam rangka go public tersebut. Rencananya saham yang akan dilepas sekitar 30 persen,” kata Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta , kemarin (6/10). Sofyan mengatakan rencana IPO BTN dilaksanakan sesuai persetujuan dari DPR. Dalam kesepakatan dengan DPR, ditetapkan bahwa saham yang dilepas ke publik mencapai 30

persen. “Saya lupa berapa target dana yang akan dihimpun dari masyarakat, yang penting hal ini akan terealisasi sebelum akhir tahun ini,” tuturnya. Perkiraan sementara target perolehan dana dari IPO tersebut sebesar Rp 2 triliun. Sebagai penjamin emisi, BTN telah menunjuk PT Mandiri Sekuritas dan PT CIMB Securities. Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Eddy Sugito mengaku pihaknya telah menerima dokumen permohonan izin melaksanakan IPO. Saat ini, BEI sedang memproses permohonan tersebut. BEI memperkirakan, IPO BTN dapat dilaksanakan sekitar November atau Desember 2009. Sementara itu, Direktur Utama BTN Iqbal Latanro yang ditemui usai menemui Menneg BUMN enggan berkomentar seputar rencana IPO perusahaan. “Saat ini kami tidak bisa memberikan informasi lebih jauh soal hal itu,” kilahnya.(luq)


Luwuk Post

RABU 7 OKTOBER 2009 HALAMAN 12

RENCANA kedatangan bintang porno Maria Ozawa yang masih menjadi kontroversi membuat Cut Memey merasa perlu ikut angkat bicara. Dirinya mengaku tidak keberatan dengan kedatangan aktris asal Jepang tersebut untuk bermain film di tanah air. Sehingga, jika mendapatkan tawaran bermain bersama dengannya, ia mengaku tidak akan keberatan untuk menerimanya. Menurutnya, kalau memang tujuan kedatangannya ke Indonesia untuk hal yang positif tidak seharusnya mendapatkan tentangan. Asalkan hal itu tidak bertentangan dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat selama ini. “Asal filmnya itu masih sebatas wajar, aku juga pro kalau dia datang. Yang penting dia main filmnya tidak seperti di Jepang,” katanya kepada INDOPOS, kemarin. Hanya saja meski ramai dibicarakan di berbagai media mengenai rencana kedatangannya di Indonesia. Dia menyatakan tidak mengetahui sosok wanita yang dikenal sebagai Miyabi itu. Karena itu, ia sempat bertanya-tanya kepada seorang kawannya. “Sempat tanya sama temanteman cowok. Soalnya aku nggak pernah tahu dan nggak pernah nonton filmnya,” tandasnya. (mom/jpnn)

HUBUNGAN Tyas Mirasih dan pacarnya, Tria makin mesra saja. Kemana pun pergi, keduanya banyak terlihat bersama-sama. Bahkan saat bekerja pun, dara kelahiran Jakarta, 8 April 1987 ini ditemani vokalis band The Changcuters itu. “Kalau nggak ada kesibukkan sama band-nya, dia suka nemenin gue. Gue juga sering nemenin dia. Kalau ditemani, memang sedikit lebih semangat kerjanya,” ungkap Tyas saat ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kemarin sore. Meski sudah merasa cocok, mereka mengaku belum punya rencana menikah. Pertemuan keluarga yang disebut-sebut dilakukan saat Lebaran lalu pun, diakui Tria tidak pernah terjadi. Hingga kini, dia mengaku belum punya rencana mempertemukan dua keluarga untuk membicarakan pernikahan. “Kalau aku ketemu keluarga dia, sudah. Dia ketemu keluarga saya, juga sudah. Tapi kalau dua keluarga dipertemukan, belum,” kata Tria yang mengaku belum tahu kapan akan menyunting gadis pujaannya itu. Menurut Tyas, baik dirinya maupun Tria saat ini masih ingin fokus meniti karir. Dia mengaku, tidak pernah punya target menikah. “Kita punya target tahun depan, tapi bukan menikah. Target kita dalam karir. Kalau nikah, gue nggak punya target. Takutnya kalau nggak tercapai, sakit sendiri,” tuturnya. (eos/jpnn)

CMYK

Tyas-Tria “The Changcuters” Nambah Semangat Kerja

Gwen Stefani Pesta di Dua Tempat Mewah AKTRIS Gwen Stefani, merayakan ulang tahunya yang ke-40, Sabtu (3/10) di sebuah restoran Italia eksekutif Cecconi’s di kawasan West Hollywood. Acara yang dihelat penuh kemeriahan tersebut, juga dihadiri oleh orang-orang dekat Gwen seperti Gavin Rossdale dan dua anak mereka, yakni Kingston, 3, dan Zuma, 13 bulan. Beberapa rekan sejawatnya juga hadir, termasuk Kate Beckinsale dan suaminya Len Wiseman. Pesta tersebut digelar di sebuah ruangan tertutup di dalam restoran itu. Yakni di Butterfly Room, yang harga sewa semalamnya mencapai Rp 10 miliar. Ruangan tersebut didekorasi dengan balutan crystal dan lukisan dari Damien Hirst. “Ruangan itu sengaja didekorasi secara khusus untuk acara ulang tahun Gwen. Banyak balon dan bunga yang menghiasi ruangan Butterfly,” ungkap manajer restoran. Para tamu undangan yang datang, juga disuguhi dengan berbagai hidangan khas Italia, seperti pasta, salad, pizza sampanye, dan anggur.“Gwen terlihat begitu senang dengan acara ulang tahunya. Dia terlihat begitu senang dan bahagia dan sangat menikmati pesta itu. Mereka larut dalam kegembiraan dan canda tawa, mereka pasangan yang bahagia,” lanjut sang manajer. Ternyata, pesta itu sudah dimulai dari sebelum kedua pasangan tersebut tiba di restoran itu. Bahkan, sebuah pesta meriah juga telah digelar di Hotel Oceana di wilayah Santa Monica. Namun, pesta tersebut digelar tanpa kehadiran anak-anak mereka.(fri/jpnn)

TENTANG CUT MEMEY Nama Lengkap: Cut Meylani Decy Susanti TTL: Jakarta, 7 Desember 1980 Anak: Anshita Lorenza Agustine (3 tahun adopsi) FILMOGRAFI Film Horor (2007) Mau Dong Ah (2009) SINETRON Gengsi Gede-Gedean Cowok-Cowok Keren (Cocoker) Selebritis Juga Manusia FTV Akibat Pergaulan Bebas PRESENTER Zoom In (Trans TV) Buah Bibir (ANTV) Rahasia Malam DISKOGRAFI Cermin Hati

CAPICORN (22 DESEMBER - 19 JANUARI)

AQUARIUS (20 JANUARI - 18 FEBRUARI)

Berhati-hati dalam menangani rekan yg sedang berjalan bersama anda. Persoalan bisa meningkat, mem bawa pada perbedaan yg tak terelak kan. Pergunakan selalu akal sehat.

Berusaha menjalankan pekerjaan dengan menyenangkan, hal ini akan memperkuat hubungan dengan rekan kerja. Kesempatan menunjuk kan setiap kemampuan anda akan tiba.

LIBRA (23 SEPTEMBER - 22 OKTOBER)

SCORPIO (23 OKTOBER - 21 NOVEMBER)

SAGITARIUS (22 NOVEMBER - 21 DESEMBER)

Berhati-hatilah dengan pendekatan anda kepada org lain, khususnya yg berhubungan dgn posisi anda. Bekerja sesuai kata hati membawa hasil terbaik .

Hasil yg didapat hari ini tergantung bagaimana anda memperlakukan orang lain. Tidak ada ruang untuk rasa cemburu, namun sikap yg baik melahirkan hubungan yang penting untuk anda.

Jangan mempercayakan org lain atas masalah keuangan ataupun hukum anda. Bersiap melindungi kekayaan dan aset pribadi, keadaan tak semudah yg anda lihat.

CANCER (21 JUNI - 22 JULI)

LEO (23 JULI - 22 AGUSTUS)

VIRGO (23 AGUSTUS - 22 SEPTEMBER)

Seseorang yg anda respon meng hadirkan pergolakan emosi. Tetap tenang dan keluarkan fakta yg anda miliki. Kemarahan hanya membuat orang terpacu lebih keras.

Jangan melihat apa yg tak kamu miliki, tapi pada apa yg bisa kamu lakukan. Masalah keuangan atau hukum bisa diatasi dan akan membawa pada sikap positif dan hasil yg menguntungkan.

Semakin dekat dengan orang lain, semakin anda berhasil. Diskusikan ide dengan sahabat dan seseorang akan maju dan mendukung anda.

ARIES (21MARET - 19 APRIL)

TAURUS (20 APRIL - 20 MEI)

GEMINI (21 MEI - 20 JUNI)

Tak perlu bersedih untuk seseorang yg tak pantas kamu habiskan waktu berhargamu. Berdiri tegak dan akhiri hal yang tak pantas.

Rencanakan menghabiskan waktu dengan teman atau saudara sepupu. Kebahagiaan yg didapat dan infor masi yg diterima akan cukup me mompa ide kreatif anda.

Kerjakan proyek yg menarik minat. tapi hati-hati untuk tidak mengeluar kan terlalu banyak biaya. Imajinasi mampu memberikan solusi hemat biaya.

PISCES (19 FEBRUARI - 20 MARET)

CMYK

Sisihkan waktu untuk mereka yg anda sayangi. Pikirkan sesuatu yg unik yang akan menghadirkan entu siasme. Cinta hadir menemani untuk anda, selamat menikmati!


BANGGAI KEPULAUAN PARLEMEN

Hari Ini 25 Aleg ke Jakarta

Luwuk Post RABU 7 OKTOBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Pemkab Diminta Siapkan Dana Balut FPDIP-Reformasi Ajukan 5 Hal Penting

DEWAN–Jika tidak ada aral melintang, hari ini 25orang anggota legislatif Bangkep akan bertolak ke Jakarta. Mereka akan mengikuti agenda pembekalan yang digelar di ibu kota. Kabag Umum DPRD Bangkep Arifin menjelaskan, setiap anggota dewan yang baru dilantik diharuskan mengikuti pembekalan. Hal itu dilakukan,agar terutama anggota dewan muka baru dapat memahami prosedur kerja DPRD. “Itu rutin dilakukan bagi anggota DPRD yang baru dilantik,” kata Arifin di kantornya kemarin. Direncanakan, pembekalan berlangsung paling lama seminggu di Jakarta. Selesai pembekalan, para legislator akan langsung pulang ke Bangkep. Penegasan tentang adanya agenda pembekalan yang harus dilakukan semua anggota dewan ke Jakarta, juga dibenarkan Delmard Siako, dan H Nursin Salomo. “Ya. Di Jakarta kami akan mengikuti pembekalan yang diperuntukkan bagi anggota DPRD yang baru dilantik,” tutur keduanya. (tam)

Meski Tanpa Rapat Internal Baharudin : PPP Dukung Irianto ! SALAKAN – Partai Persatuan Pembangunan ( P P P ) Bangkep dipastikan bakal mendukung Drs Irianto Malingong MM untuk maju sebagai calon bupati dalam Pilkada 2011 mendatang. Hal itu secara tegas terungkap dalam pernyataan Drs.Irianto malingong.MM Ketua DPC PPP Baharudin Nur, kemarin. Menurut Baharudin, Irianto masih pantas menduki kembali kursi bupati. “Lanjutkan kepemimpinan Irianto saat ini,” tandas politisi senior tersebut. Dihubungi di kantor DPRD Bangkep, Baharudin menguraikan alasanalasan dukungannya terhadap Irianto. Menurutnya, selama 5 tahun terakhir Irianto telah membuktikan kemampuan dan kecakapannya memimpin Bangkep. “Banyak yang berubah setelah Pak Irianto menjadi bupati,” urai Baharudin. Ketua DPC PPP Bangkep itu pun menunjuk keberhasilan Irianto menata infrastruktur, terutama di Kota Salakan. Daerah yang dulu sunyi, kini berubah menjadi sebuah kota yang dipenuhi fasilitas layanan publik serta perkantoran pemerintah yang representatif. Keterlibatan Irianto Malingong sebagai lokomotif perubahan menuju kesejahteraan di Bangkep, sambung Baharudin, sudah dimulai sejak Bangkep masih bergabung dengan Banggai (Luwuk).“Dulu Pak Irianto adalah pejuang pemekaran Bangkep. Hal itu menunjukkan keinginannya yang sangat besar untuk membangun daerah sehingga setara dengan kemajuan yang didapat daerah lain,” kata Baharudin.Berkat sepakterjangnya selama ini, Irianto diyakini bakal kembali memenangkan Pilkada. Rakyat, kata Baharudin tidak mudah tertipu oleh wacana tentang calon lain yang lebih hebat. “Rakyat tahunya daerah ini berubah maju berkat kepemimpinan Pak Irianto, titik. Yang lain belum terbukti dan teruji,” tandas Baharudin. Keputusan untuk mendukung Irianto, menurutBaharudin sudah final. Meskipun secara resmi partai belum membuat keputusan melalui rapat internal. “Tidak ada lagi yang harus diganggu-gugat. Pernyataan ini sudah final keputusan partai meski tanpa ada rapat internal,” tegas Baharudin. Lain lagi dengan salah seorang anggota DPRD Bangkep asal PPRN, Ramalan. Menurutnya partainya belum mengambil sikap berkaitan dengan calon yang akan diajukan dalam Pilkada 2011. “Kita akan menunjukkan sikap setelah ada keputusan partai,” kata Ramalan kepada Luwuk Post. Namun di akhir pembicaraan, Ramalan memberikan isyarat tertentu. Yakni, PPRN akan memberikan dukungan kepada calon yang bisa menguntungkan partai. (tam)

13

[Foto: DOK/LUWUK POST]

PROYEK: Salah satu proyek fisik di Desa Bonganan Kecamatan Tinangkung.

CV Nusantara Perbaiki Tanggul Bonganan SALAKAN- CV Nusantara Raya mulai memperbaiki pekerjaan tanggul Bonganan. Perbaikan pekerjaan itu dilakukanya menyusul diterbitkanya surat teguran pihak Dinas Bina Marga dan Pengairan (Disbimar) terkait pekerjaan proyeknya yang diduga tidak beres. Ketua PPTK Tanggul Disbimair Sumitro menegaskan, pihak kon-

traktor Cv Nusantara telah memperbaiki seluruh pekerjaanya yang rusak sebelum dipakai.” Karena sudah diperbaiki otomatis pekerjaan harus segera dilanjutkan,”katanya. Sebab kata dia pekerjaan proyek itu sangat diharapkan masyarakat.”Saya juga telah mendesak agar pihak kontraktor secepatnya menyelesaikan pekerjaan,”katanya.

Dia mengancam bila pekerjaanya tidak tepat waktu pihak tentu kembali akan mengambil sikap tegas.”Kita tetap evaluasi pekerjaanya termasuk proyek tanggul lainya,”tegasnya. Ditanya selain Cv Nusantara Raya tidak ada CV yang kena teguran.? Dia menjawabnya belum ada.”Tapi akan evaluasi dulu pekerjaan kontraktor,”tegas Sumitro..(tam)

Ronald Tak Mau Main Proyek Lagi SALAKAN–Lain dulu, lain pula sekarang. Demikian juga agaknya Ronald Gula. Begitu dilantik dan disumpah menjadi anggota DPRD Bangkep, legislator termuda itu langsung menyatakan tidak mau lagi bermain proyek. “Dulu waktu belum jadi anggota DPRD saya akui memang sering mengerjakan proyek, tapi sekarang tidak bisa lagi,” papar Ronald kepada wartawan, kemarin. Kini sebagai

wakil rakyat Ronald merasa harus bekerja untuk rakyat. “Setelah jadi anggota dewan saya tidak bisa main proyek lagi. Kalau tidak, saya akan disalahkan oleh aturan,” sambung Ronald. Diungkapkannya, tugas wakil rakyat adalah mengawasi dan memonitoring kerja eksekutif. Ronald tidak memungkiri tugastugas lainnya, yang juga tidak kalah penting. “Saya tidak mau mengkhianati rakyat yang telah memilih

saya sehingga duduk sebagai anggota dewan. Saya akan bekerja sesuai aturan,” kata Ronald lagi. Pernyataan tersebut dilontarkan Ronald untuk menanggapi berbagai informasi yang menyebut, sejumlah aleg Bangkep tidak dapat melupakan profesi lawasnya. Yakni kontraktor. Diyakini, saat sudah menjadi anggota dewan mereka juga akan meneruskan bermain proyek. (tam)

Pemuda Dukung Ibu Cili Wabup Balut BANGKURUNG-Para pemuda di Kecamatan Bangkurung memberikan dukungan kepada Ibu Cili menjadi Wakil Bupati Balut. Bahkan para pemuda itu menyatakan dukungan harga mati ke Ibu yang bernama lengkap Nurmi Sakti Sangkota menjadi orang nomor dua di daerah calon pemekaran Bangkep itu. Pemuda menilai Ibu Cili bisa memajukan Balut sejajar dengan daerah maju di Sulawesi Tengah(Sulteng).”Kami meyakini dengan kemampuan lobinya dan pengalamanya serta pengetahuan intelektualnya dimilikinya akan menjadikan Balut jauh lebih dari kabupaten induk Luwuk,”kata Mamin tokoh pemuda Bangkurung kemarin. Selain itu kata Dia Cili adalah tokoh perempuan yang terbaik.”Buktinya di Bangkurung, meski hanya sebatas ketua tim PKK dia sudah memperlihatkan yang terbaik kepada masyarakat, apalagi kalau sudah Wakil Bupati tentu lebih baik lagi,”katanya. Demikian halnya sebagai ketua Panitia pemilihan kecamatan (PPK).���Ibu Cili telah memberikan yang terbaik Bangkurung dan daerah ini,”katanya. Dukungan agar Ibu Cili menjadi Wakil Bupati mengalir dari tokoh perempuan asal Mansalean, Siti. Kata dia Ibu Cili telah memberikan petunjuk yang baik kepada kaum wanita, antara terus memberikan dorongan dan motivasi terhadap kerja suami. “Saya salut dengan Ibu, meski hanya seorang perempuan tetapi menujukan kehebatanya dalam melakukan tugas-tugas yang tidak bisa dilakukan oleh seorang perempuan tetapi bisa dilakukanya. Antaranya soal melobi dan persoalan yang sulit di kecamatan,”katanya. Karena itu dia (Siti) menyatakan dukunganya kepada Cili menjadi Wakil Bupati Balut. Dihubungi terpisah Ibu Cili hanya tersenyum. Meski begitu dia tidak dapat membedung aspirasi tersebut. Dia dengan menyatakan kesiapanyat maju meramaikan pilkada Balut.Meski begitu dia tetap akan memberikan dukungan terhadap pembentukan Balut(tam)

SALAKAN – Lima hal yang dianggap penting, diajukan oleh Fraksi PDIP-Reformasi kepada Pemkab Bangkep, kemarin. Namun dari ke-5 hal tersebut, soal listrik dan air bersih dinilai paling mendesak untuk ditangani. Lima hal penting tersebut diajukan FraksiPDIP-Reformasi melalui juru bicaranya, Darman Pandipa, dalam rapat paripurna yang membahas KUA dan PPS. Saat menyampaikan pandangan fraksinya, Darman Pandipa menguraikan kelima hal penting tersebut adalah, penanggulangan listrik dan air bersih yang belum maksimal, peningkatan SDM, pengadaan jaringan telekomunikasi, serta pemekaran Banggai Laut (Balut). Darman meminta agar pemerintah mengalokasikan danadana yang dibutuhkan untuk mengurusi kelima hal penting tersebut melalui APBD 2010 mendatang.“Ke-5 hal penting yang kami kemukakan tadi, sangat berkait erat dengan nasib rakyat,” lantang Darman di hadapan seluruh anggota dewan yang turut menghadiri rapat paripurna. Masalah listrik dan air bersih, lanjutnya, sudah lama menjadi problem di daerah. Karena itu Darman meminta, sebelum APBD dibahas, kedua masalah tersebut diprioritaskan untuk ditindaklanjuti. “Kami minta dana untuk menanggulangi masalah listrik dan air bersih dimasukkan dalam APBD Bangkep tahun 2010,” kata Ketua DPC PBR Bangkep tersebut. Selain meminta agar pemerintah menaruh perhatian serius terhadap penanggulangan listrik dan air bersih, Darman juga mendesak agar pemerintah meningkatkan SDM melalui pemberian dana kepada sekolah. Sebab menurutnya selama ini hanya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terus disokong dana. “Tapi sejak TK hingga SMA pengalokasian dananya cukup kecil. Akibatnya pertumbuhan SDM berjalan lambat. Kami minta hal ini diperhatikan, karena sangat penting,” kata Darman. Tidak lupa Darman juga mendesak agar pemerintah serius mendukung pemekaran Balut. Caranya, dengan mengalokasikan kebutuhan

anggaran pemekaran melalui APBD. “Kami minta pemerintah benar-benar serius merealisasikan pemekaran Balut ini.” Darman sempat menyentil kinerja Dinas Pertanian dan Kehutanan Bangkep. Terutama yang berkaitan dengan dana bergulir yang dibagibagikan kepada kelompok tani. Dana tersebut, menurut Darman, banyak yang tidak dikelola dengan baik. Di akhir pidatonya Darman meminta agar pemerintah memperhatikan ajuan Fraksi PDIP-Reformasi agar menjadi bahan untuk dievaluasi pihak pemerintah. Darman pun akhirnya menyatakan, fraksinya menerima laporan bupati soal KUAPPS dan APBD Bangkep. Fraksi Karya-Nurani, juga menyatakan menerima laporan bupati, meskipun dengan catatan. Melalui juru bicaranya Zakaria Kamindang, Fraksi Karya-Nurani lebih suka menyoroti pemerintah soal pembangunan ekonomi kerakyatan. Namun sebagaimana juga Darman, Zakaria Kamindang juga meminta agar pemerintah memberi sokongan terhadap pemekaran Balut melalui pengalokasian anggaran. Dua fraksi lainnya, yakni Fraksi PAN-Kerakyatan dan Fraksi Demokrat-Patriot juga ramai-ramai menyatakan menerima laporan bupati. Sebelumnya, dalam laporannya Bupati Bangkep Drs Irianto Malingong MM menjelaskan pemerintahannya secara serius berusaha menangani masalah kemiskinan serta meningkatkan mutu SDM. Irianto juga menegaskan, pihaknya gencar meningkatkan pembangunan infrastruktur. (tam)

Darman Pandipa

Peminat CPNS Mulai Sibuk

Ibu Cili

BANGGAI–Para peminat CPNS sedang sibuk mempersiapkan berkas yang diperlukan. Sejumlah sekolah ditengarai mulai ramai didatangi mantan siswa yang meminta legalisasi ijazah. Kesibukan para peminat CPNS berkait erat dengan informasi yang menyebut, CPNS akan digelar bulan Oktober ini. Qadria, salah seorang warga yang berniat mengikuti testing CPNS, mengaku dirinya sedang sibuk mempersiapkan berkas yang

dibutuhkan agar bisa jadi pegawai negeri. Ia sengaja membuat persiapan sebelum pengumuman pelaksanaan CPNS. “Kalau baru mengurus berkas setelah ada jadwal pendaftaran, kita akan kesulitan. Karena saat itu banyak pelamar lain juga mempersiapkan berkas. Kalau dipersiapkan sekarang, misalnya mengurus kartu kuning, daftar antriannya tidak panjang,” tutur alumni Akper Luwuk tersebut. (tam)


PEMERINTAH KABUPATEN BANGGAI

SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KAWASAN BUKIT HALIMUN L U W U K 94715

PENGUMUMAN Nomor : 813 / 12.70 / BKD Mendasari Surat Kepala BKD RI Nomor : K. 26-30 / V.141-5 / 99 tanggal 31 Juli 2009 perihal Daftar Nominatif Tenaga Honorer yang Diusulkan Mengisi Formasi 2009, bersama ini disampaikan kepada tenaga Honorer Database Pemerintah Kabupaten Banggai yang telah dinyatakan lulus untuk mengisi Formasi Tahun 2009 sesuai dengan Daftar Terlampir, untuk mengikuti penjelasan pemberkasan pengusulan NIP ke BKN Regional IV Makassar, pada : Hari / Tanggal Jam Tempat

: : :

Jumat, 9 Oktober 2009 14.00 WITA sampai selesai Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai

Diharapkan agar semua Tenaga Honorer yang telah dinyatakan LULUS dapat hadir tepat waktu. Demikian disampaikan untuk diketahui dan dilaksanakan.

JENIS TENAGA HONORER NO. 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37

JENIS TENAGA HONORER NO. 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43

: Tenaga Strategis Lainnya

NAMA TEMPAT LAHIR 2 3 ULWIA HUSEN BANGGAI JACK FEBRI BANGGAI JEFRI KASIM BANGGAI CHARLIE ADJADAN BANGGAI NURWAHIDAH BIDULLAH BANGGAI CHANDRA SAMBETA BANGGAI ASRUDIN MADIANA BANGGAI CHOIRUL ASHARI M BANGGAI ANIARTI LABUAN BANGGAI RENY INDRAWATY K BANGGAI SITTI MARLINA FALITY BANGGAI ARIS DU‘U BANGGAI FITRIANTI BANGGAI MURSAN NOHO BANGGAI SYAFRIL DJANO BANGGAI SAIFUL DJANIN BANGGAI WIWIN PIKINA BONE BOLANGO NI KETUT ARTAMI R D BANGGAI I WAYAN KMARA YADNYA BANGGAI FANDY CANON BANGGAI NURYANTI MARSABESSY SULAWESI UTARA RIO PRIONO ALIMUN BANGGAI FACHNUN BANGGAI UMAR W RUBAI GORONTALO NURLAELA MANOARFA BANGGAI ALFRIDA SAADA BANGGAI RINI YULIANTHI IBA BANGGAI STENLY LAIMPA BANGGAI YAPTHO K. MAMONTO BANGGAI SUMIATI DJAWAN BANGGAI SUSANTI SALEH BANGGAI ANITA VERAWATY BANGGAI ABDUL NASER L BASIKA BANGGAI SOPYAR AHMAD BANGGAI PINER LIPOT BANGGAI MELVIN ABAS BANGGAI JUMADIL AHMAD BANGGAI

TGL. LAHIR NO. REGISTER 4 5 21-04-1967 7204500016 16-02-1981 7204400706 21-04-1981 7204400709 25-04-1981 7204400708 04-05-1981 7204400710 13-05-1981 7204400711 17-08-1981 7204400713 09-10-1981 7204400714 28-01-1982 7204400715 24-02-1982 7204400716 30-04-1982 7204400717 09-05-1982 7204400718 12-07-1982 7204400719 26-08-1982 7204400720 11-11-1982 7204400721 25-12-1982 7204400722 14-01-1983 7204400723 20-04-1983 7204400724 01-06-1983 7204400725 28-07-1983 7204400726 18-08-1983 7204400727 10-09-1983 7204400728 04-10-1983 7204400729 01-01-1984 7204400731 12-04-1984 7204400732 07-07-1984 7204400734 25-07-1984 7204400733 29-09-1984 7204400735 05-10-1984 7204400736 13-12-1984 7204400737 06-02-1985 7204400738 09-02-1985 7204400739 23-03-1985 7204400740 09-04-1985 7204400742 16-04-1985 7204400741 10-06-1985 7204400743 03-10-1986 7204400744

: Tenaga Administrasi Lainnya

NAMA 2 NURUNG M L NINGSIH MAILA ROSANTI SULEMAN NURLINDA M LASANANG AMNA TITA HAMBARINI MILANG FREDRIK R. S. LASIKI NURHAYATI AHMAD IRWANTO PUTCE SULAEMAN MUHAMMAD YUSTIKARINI URUSI LILY LASIMPALA FLAVIANA L AMBABUNGA RIESMAN M DAHLAN DWI HAMANTA RUDI NURJANAH SY ABDUL SUPRIADI ACHMAD SURATMI S MADENG RAHMAWATY ABDULLAH WIDYAWATI MA. D ENDANG SRIHARTINI MS HERIYANTO KUTEGEN AMIRUDIN KADIM SRI RAHMI AHMAD NURLAELA HAMZAH FITRIA PAKAYA ADI ERNO LAMALA MAYA ERLIYANTI AHMAD SUKAMTO MASDA KOMIAN ULWINA PAWATA PAIMAN RAMLA BAMBA IKA FERAWATI SAMRIA RUMAMPU MOENAWAR MAHYUDIN MARNI MARTINI B LAHA MISNAWATI SAPARI SUTARNI LOLANO MASUDAH A PANDJO ENDANG S. GUGULE ELISNA RAHMAN

TEMPAT LAHIR 3 BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANTUL BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI GORONTALO BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI LAMPUNG BANGGAI BANGGAI LUMAJANG BANGGAI NTB BANGGAI BANGGAI MANADO BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI

TGL. LAHIR NO. REGISTER 4 5 13-07-1963 7204500035 09-11-1980 7204500493 04-08-1981 7204500494 09-08-1983 7204500495 26-12-1977 7204500496 26-05-1984 7204500497 13-02-1977 7204500498 06-02-1980 7204500499 28-05-1981 7204500500 03-07-1981 7204500501 06-03-1982 7204500502 14-12-1976 7204500503 13-10-1980 7204500504 02-06-1983 7204500505 01-09-1965 7204500506 06-02-1970 7204500507 15-01-1975 7204500508 07-12-1976 7204500509 20-03-1978 7204500510 27-11-1983 7204500512 12-09-1972 7204500513 22-08-1974 7204500514 12-12-1981 7204500515 12-01-1982 7204500516 03-04-1982 7204500517 20-06-1982 7204500518 28-04-1983 7204500519 09-09-1969 7204500520 21-08-1981 7204500521 07-11-1972 7204500522 14-11-1975 7204500523 05-07-1977 7204500524 10-03-1973 7204500525 04-08-1978 7204500526 12-12-1982 7204500527 08-08-1970 7204500528 09-12-1976 7204500529 11-03-1970 7204500530 08-04-1972 7204500531 01-07-1967 7204500532 01-03-1972 7204500533 08-05-1977 7204500534 07-10-1979 7204500535

NO. 1 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126

NAMA 2 MASWARI K LAGONAH NUR AFNI IYENG FITRI MALLA RISNAWATI B HUSAIN CHARLES ISAK LABAWO SALMAN PADEDEK ASTRI A SONO SUMIARA D ABDUL HALIK LASADAM RONALD REPPY VERAWATI SANGKOTA NOVIANTY SAUD SUGI YANTO RAHIM TEN SAMUN KADARUSMAN MANGANTJO MUDMAINAH BADOLO FITRIATY LAPAGO MUSLIMATIN ANARFA LABARA RAMLI MAMBUHU DIHARJO MUSA RAMNAWATI BOTUTIHE MUH. FADHLI SURATMO FADLI H SALAWALI NURFAN LAGA SYARAH SANGINTANG MASTIN MOLOK HARMININGSI LAMOND KARNI SUMAILA DESPRININGSIH BODE MOCHAMMAD ASAD ABBAS SUKARDI L HADA TRIWAHYONO ENTEDING YENI SUSIANA LAGUNI MISRAWATI SULING MOH. RIZAL AL YAFIE MASRI HULOPI NUR AENA JONI B RAMLI PONIMAX MAKU ASIAHRA MADJID MISRI B MOGOLO YUNAN T MBATONO HETI YULIANA TOKIDU NURMALA MASIR PALMAN LAGANTARA SUKRIA LANAPU ARIF NASIR NURLINA LAUBA RAMLAH TAHENGO I NYOMAN TIRTAYASA MICHAEL MOKOAGOW I NYOMAN SURIYASA MARIAWATI SAMBODA SULISNA LAMAJAU SRI UTAMI NINGSIH P QAMARIA RAHMA YUSUF ANISA RIZKIANTI N HENDRA RENARTO BANG SYAMSUDDIN TALAKANA SULASTRI SUPARMAN DJAMALUDDIN DEDY ISWANTO ANDRIANTO MAHIWA MARIYANI LAMADA VIVI OLIVIA LAUW NUNUNG R KAMARU ARIFUDIN MEONTI INDARI H MADENG NURLAELA YUNUS SARPIN PUTALA WIRAHARDIANA TULE FOLIANA BAKARI SARTIKA A DANO GISMAN ASNIM ALYOIHANA RINO PATANDUNG RIFAI A. INENG NURLAELA PANRELLY SUSANTY SAIDA ICHSAN WAHYUNADI STEVEN

TEMPAT LAHIR 3 BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI TRENGGALEK BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BOYOLALI BANGGAI BANGGAI BANGGAI B.MONGONDOW BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI K. WARINGIN. B BANGGAI TOJO UNA-UNA BANGGAI MOROWALI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI PALU BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI MANADO BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI PALU BANGGAI MANADO

TGL. LAHIR NO. REGISTER 4 5 26-01-1980 7204500536 13-01-1981 7204500537 04-02-1981 7204500538 19-08-1982 7204500539 25-10-1983 7204500540 04-02-1984 7204500541 15-07-1984 7204500542 14-05-1982 7204500543 26-09-1977 7204500544 28-10-1977 7204500545 17-09-1980 7204500546 11-11-1981 7204500547 01-06-1980 7204500548 07-04-1967 7204500549 28-09-1972 7204500550 31-07-1973 7204500551 19-10-1977 7204500552 04-08-1978 7204500553 16-09-1978 7204500554 17-10-1981 7204500555 09-10-1982 7204500556 19-09-1984 7204500557 30-11-1984 7204500558 09-03-1971 7204500559 17-01-1979 7204500560 31-12-1982 7204500561 12-04-1984 7204500562 28-04-1978 7204500563 03-04-1970 7204500564 27-04-1984 7204500565 06-12-1976 7204500566 13-03-1977 7204500567 06-01-1980 7204500568 24-10-1982 7204500569 12-06-1985 7204500570 08-08-1971 7204500571 12-12-1972 7204500572 21-07-1973 7204500573 14-02-1984 7204500574 09-07-1976 7204500575 27-07-1977 7204500576 27-01-1979 7204500577 06-05-1981 7204500578 29-06-1984 7204500579 30-07-1985 7204500580 18-10-1966 7204500581 25-04-1981 7204500582 28-12-1982 7204500583 03-08-1983 7204500584 06-07-1985 7204500585 12-07-1982 7204500586 14-06-1983 7204500587 29-12-1983 7204500588 21-04-1984 7204500589 10-05-1984 7204500590 11-10-1984 7204500591 16-07-1985 7204500592 11-11-1985 7204500593 06-01-1986 7204500594 17-10-1983 7204500595 15-10-1984 7204500596 04-12-1984 7204500597 30-04-1974 7204500598 06-09-1982 7204500599 24-08-1974 7204500600 16-09-1984 7204500601 13-10-1977 7204500602 07-01-1980 7204500603 16-05-1981 7204500604 04-01-1983 7204500605 31-01-1983 7204500606 04-02-1984 7204500607 15-10-1984 7204500608 28-12-1985 7204500609 25-03-1985 7204500610 25-05-1974 7204500611 04-07-1977 7204500612 18-11-1979 7204500613 17-12-1972 7204500614 11-10-1974 7204500615 02-03-1981 7204500616 13-05-1977 7204500617 08-09-1981 7204500618

NO. 1 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189

NAMA 2 MUFLIH AL DUNGGIO AGUSSALIM SANGKOTA ROSLITA WIWING LUKMAN DAYANUN FAJRIAN TITO SAADJAD FIRMAN JOBONG PAISAL KUSIKA SURIANI LAKORO SUWANDI FATNI LASABAI ISMAWATI NUR HASNA LAADJIM SUKAENI T DODANG DIANA M. NAUNSI NOVA NOVITASARI H SITTI AMINA HUSRIYANTO ALAEHA ABDUL LATIF A. RASYD ROSMA D ALES PRATIWI LALUSU MUHAMAD IKBAL RUSMANSAH LAADJIM SAIFUDDIN MANNASSAI MOCH HARIS PANRELLY FATMA F A SAGAF SAMSIA L SINGGA DOORTJE NENTO ANITA LAMAJAU INDRANINGSIH S. NURTETE MUKHTAR KANTU MUCHLIS N. TOLI ADRIANTO MINA SYAHRIANTO MANSOBA HENDRA S. HAMUNTA VERAWATI ABDULLAH MUNIARTI TOLANGGI SUARTIN DJIMAN RAHMAT ASRI HENDRA YARNO SAADJAD RIRI SAIDA DWI MAHARIAH TRIWULAN HANDAYANI LISDARWATY NASIR DEDDY S KAMARU MANSUR DG. MALUSE ZWESTI PSDMSN RAHMAWATY M. SADU KARTINI M DENNY ISMAIL RATNI SARKIA BAHSOAN ARNA TANETE FATMAWATI LARUMA VERAWATI IRMAWANTI MADJIDO FADLY PONGOLIU WIRMA FITRIANI APIT SARI RAMDHANNIA ANDI RIFAI NURSIN SITI ANGRAINI S NELDAWATI BADAU SALMAWATI HI. HATTAS

TEMPAT LAHIR 3 BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI MANADO BANGKEP BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI PALU BANGGAI BANGGAI BANGGAI MALANG BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI PALU BANGGAI BAU-BAU BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI BANGGAI

TGL. LAHIR NO. REGISTER 4 5 26-07-1983 7204500619 07-08-1983 7204500620 26-09-1984 7204500621 04-12-1984 7204500622 11-02-1981 7204500623 11-06-1982 7204500624 03-07-1983 7204500625 22-01-1971 7204500629 27-01-1975 7204500630 15-08-1977 7204500631 25-01-1982 7204500632 04-09-1982 7204500633 29-03-1984 7204500634 10-06-1985 7204500635 20-11-1985 7204400606 16-12-1986 7204500636 20-12-1980 7204500637 02-02-1983 7204500638 06-11-1983 7204500639 03-02-1986 7204500640 04-04-1985 7204500642 15-07-1974 7204500643 28-09-1977 7204500644 21-07-1978 7204500645 28-03-1981 7204500646 05-07-1983 7204500647 07-09-1970 7204500648 25-09-1975 7204500649 17-09-1984 7204500650 09-05-1968 7204500651 15-02-1972 7204500652 12-10-1974 7204500653 05-06-1975 7204500654 06-03-1976 7204500656 29-09-1977 7204500657 02-08-1978 7204500658 02-01-1979 7204500659 01-04-1979 7204500660 02-07-1979 7204500661 11-09-1979 7204500663 12-09-1979 7204500662 04-04-1980 7204500664 06-08-1980 7204500665 26-10-1980 7204500666 20-01-1981 7204500667 06-07-1981 7204500668 28-09-1981 7204500669 02-11-1981 7204500670 24-01-1982 7204500671 28-09-1982 7204500672 05-12-1982 7204500673 26-07-1983 7204500674 10-10-1983 7204500675 31-12-1983 7204500676 09-02-1984 7204500677 11-03-1984 7204500678 13-08-1984 7204500679 29-10-1984 7204500680 17-06-1985 7204500681 25-07-1985 7204500682 22-11-1985 7204500683 01-01-1986 7204500685 03-02-1986 7204500686

Catatan : Daftar Nama tersebut dapat diangkat menjadi CPNS apabila dapat menunjukkan dokumen asli dan sah sesuai PP yang berlaku dan belum pernah diusulkan dalam Formasi Tahun-Tahun sebelumnya


SAMBUNGAN Sambungan dari Hal 1 Banda Mudiak, Kecamatan Paria man Utara, serta Desa Cubadak Mentawai dan Air Santok, Keca

TIGA DESA Sambungan dari Hal 1 ’’Mulai besok (hari ini, Red) peng hentian evakuasi bisa dilakukan. Menyelamatkan jenazah dalam Islam adalah tujuan utama. Tapi, se telah lama, saat jenazah membusuk dan baunya menyengat, mengeluar kan jenazah bukan lagi memuliakan hamba Allah, tetapi menghinakan,’’ ungkap Ketua Bidang MUI Sumbar Gusrizal Gazahar kemarin (6/10). Karena itu, MUI memfatwakan agar tiga desa itu dijadikan kuburan masal. Gusrizal mengatakan, MUI amat berhati-hati dalam menyo sialisasikan fatwa itu kepada ke luarga korban. Sebab, sebagian di antara mereka tetap ingin mene mukan keluarganya yang mening gal.Selain itu, kata Gusrizal, jasad yang busuk bisa membahayakan relawan maupun warga yang ma sih hidup. ’’Karena itu, penghentian evakuasi (korban) bisa dilakukan besok (hari ini, Red),’’ tegasnya. Namun, Gusrizal menambahkan, jenazah dalam bangunan harus diambil. ’’Sebab, bangunan itu akan dibangun lagi,’’ ujarnya. MUI meng imbau masyarakat bersabar dan bahu-membahu menghadapi perso alan tersebut.MUI juga mengharam kan tindakan mengambil keuntu ngan dengan menaikkan harga se jumlah barang kebutuhan pokok, se perti beras dan minyak tanah. ’’War ga sangat membutuhkan. Masa harga cabe Rp 100 ribu sekilo (kilogram) dan minyak tanah Rp 50 ribu per liter. Islam mengharamkan itu (mengambil untung di tengah musibah),’’ cetusnya. Dia juga meng imbau masyarakat tidak memanfa atkan situasi tersebut. USULKAN SANTUNAN BELAN JA Wakil Gubernur Sumatera Barat Marlis Rahman mengusulkan ke pada pemerintah pusat agar korban gempa mendapat santunan uang belanja. Namun, belum ada jawa ban untuk permintaan tersebut. Menurut Marlis, warga korban gempa perlu disantuni Rp 5.000 per kepala keluarga (KK) per hari se lama sebulan. ’’Kalau tidak bisa Rp 5.000, paling tidak Rp 3.000 se bagai uang lauk-pauk,’’ ujarnya setelah acara kunjungan Wapres terpilih Boediono kemarin (6/10). Marlis meramal, dalam tiga bulan ini bakal terjadi perlambatan ekonomi di Sumbar sebesar dua persen. Hampir seluruh kabupaten dan kota di provinsi itu kena dampak gempa. ’’Hanya, tingkat keparahannya ti dak sama,’’ ujarnya. Setelah itu, per ekonomian diharapkan mulai tum buh kembali. ‘’’Kami berharap se

BOYONGAN Sambungan dari Hal 1 ujarnya.Bagi Hidayat, mengikuti kegiatan bimtek maupun pelatihan sangat bermanfaat penting bagi para anggota DPRD, utamanya yang baru dilantik seperti dirinya. Karena melalui pelatihan atau bim tek itu, para aleg dapat memperoleh tambahan pengetahuan penting yang bermanfaat untuk menunjang kinerja mereka.Lebih lanjut, Hidayat

DATA SEMENTARA Sambungan dari Hal 1 Jalan Proklamasi.SMP 24 kehila ngan tiga siswanya, yaitu Nurul Huda, Putri Wulandari, dan Wulan Sari. Mereka adalah siswa kelas 8. Tragisnya, tiga siswa tersebut menjadi korban saat mengikuti bim bingan belajar di Gamma.Jika dirinci, 23 siswa di Kota Padang yang me ninggal dunia tersebut adalah 13 anak korban yang tertimbun ba ngunan bimbingan belajar Gamma, 3 anak terimpit bangunan di LBALIA, 4 siswa tertimbun bangunan

PIGURA Sambungan dari Hal 1 DPR dari Golkar yang baru saja di lantik.Tantowi terlihat serius me ngikuti acara demi acara. “Saya ma sih baru, sedikit-sedikit ikut bela jarlah,” ungkapnya di sela acara mu nas kemarin (6/10).Meski hanya me miliki hak bicara dan tidak memiliki

PARA PIMPINAN Sambungan dari Hal 1 ini. Tadi saya menuntaskan rapat terakhir. Saya memutuskan me ngundurkan diri,” jelasnya.Di UNDP, Ota berkarir sejak enam tahun lalu. Di kantor PBB itu dia mendapatkan gaji sangat besar. Namun, dia tak menyebutkan nilainya. “Kalau mau masuk ke sini, saya harus mengirimkan lamaran lagi,” selorohnya. Sejak kemarin pula Ota juga mele paskan jabatannya di sejumlah ya yasan. Di antaranya, Yayasan Lem baga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Yayasan Keanekaragaman Hayati, dan Indonesian Center Enviromental Law (ICEL). Ota kemudian bercerita soal keputusannya menjadi pimpinan KPK. Dia mengungkapkan, tawaran menjadi pimpinan KPK itu datang pada Jumat malam pekan lalu (25/ 9). Awalnya, SMS dari anggota tim lima Andi Mattalatta masuk ke ponselnya. Isinya, Andi ingin mengajak Ota berbicara secara khu sus.Belum sampai dijawab, sebentar kemudian datang lagi panggilan. Kali ini datang dari anggota tim lima yang lain, mantan Ketua KPK Taufiequrachman Rukie. Mantan polisi itu memberikan tawaran kepadanya untuk mengisi kekosongan pimpinan di lembaga penegak hukum paling angker

RABU 7 OKTOBER 2009

http://luwukpost.info

matan Pariaman Selatan, adalah beras, mi instan, dan beberapa buah tenda.Bantuan baru bisa dite rima warga di desa tersebut pada Sabtu lalu (3/10), tepatnya tiga hari setelah kejadian gempa. Itu pun da lam jumlah terbatas. Masing-masing

kepala keluarga hanya mendapat kan 2,5 kg beras dan 4 bungkus mi instan.’’Bantuan logistik yang su dah kami terima dari Pemkot Paria man ya itu tadi, beras, mi instan, dan beberapa unit tenda darurat. Sayang, bantuan itu hanya kami

terima hari itu. Pada hari berikutnya sampai hari ini, bantuan serupa be lum datang,’’ tutur Marlena, kader Desa Tungka Utara, kemarin. Di desa itu sedikitnya 145 unit di ant ara 178 rumah warga rusak berat dan tak bisa ditempati. Rumah yang

mua berjalan lancar mengingat pa sar-pasar sudah mulai buka,’’ tam bahnya.Pemprov Sumbar juga mem prediksi laju inflasi di wilayah itu masih sekitar satu digit. Total ke rugian akibat bencana segera dihi tung secara komprehensif.Saat ini, kata Marlis, semua bantuan dari pemprov sudah dikirim ke semua kabupaten dan kota. Yaitu, Kota Pa dang, Kota Pariaman, Kota Bukit tinggi, Kota Solok, Kota Padang Pan jang, Kota Payakumbuh, Kota Sawahlunto, Kabupaten Datar, Ka bupaten Padang Pariaman, Kabu paten Kepulauan Mentawai, Kabu paten Agam, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Solok, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Pasa man, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok Selatan, dan Kabupaten Pe sisir Selatan. Kendati sebagian pengiriman agak terlambat, pemprov mengupa yakan berbagai bantuan tersebut cepat tersalurkan. Penyaluran ban tuan terkendala oleh terlalu banyak nya wilayah yang harus dibantu. Di sisi lain, koordinasi antardaerah juga cukup sulit.Menurut Marlis, di rumah dinas gubernur masih ada sekitar 10 persen bantuan yang be lum tersalurkan. Jawa Pos melihat, bantuan di rumah dinas gubernur, seperti mi instan, pakaian, selimut, tenda, dan karpet, menggunung. Ini disebabkan bantuan terus datang, tapi tidak diiringi dengan kecepatan distribusi.Dalam kunjungan singkat ke rumah dinas gubernur Sumbar, Boediono meminta verifikasi dila kukan dengan cepat. ’’Kami akan percepat rehab dan rekonstruksi bangunan rumah,’’ ujar Boediono. Untuk diketahui, jumlah rumah ru sak berat hingga kemarin mencapai 101.653 unit, rusak sedang 48.966 unit, dan rusak ringan 49.026 unit. Selain itu, pemerintah bakal memper cepat pembangunan sekolah rusak. Hingga kemarin, siswa di Padang belum bisa mengikuti proses belajar dan mengajar. Banyak murid sedih karena tidak bisa belajar. Apalagi mereka tidak punya banyak aktivi tas di rumah.Menurut Savitri, sis wa SMPN 2 Padang, belajar di se kolah juga memberikan hiburan. ’’Di sekolah kami bertemu banyak te man dan ikut aneka kegiatan,’’ ucap nya. Namun, gempa meluluh-lantak kan harapan siswa. Mereka tidak tahu kapan bisa belajar lagi seperti sedia kala.Sementara itu, roda per ekonomian dan pelayanan publik di Kota Padang mulai menggeliat lagi. Banyak pasar dan pertokoan yang sudah buka. Demikian pula pela yanan publik seperti rumah sakit, kantor pos, dan bank. Karena itu lah, fokus penanganan pemerintah

atas bencana dialihkan dari Kota Padang ke Padang Pariaman.Tim SAR maupun banyak relawan asing beralih menjangkau beberapa daerah terpencil yang dianggap jauh lebih membutuhkan bantuan. ’’Semua daerah bencana menjadi prioritas. Namun, saat ini perhatian kita ke Padang Pariaman yang jum lah korbannya sangat banyak,’’ ujar Marlis. BANYAK KORBAN TIDAK TERTANGANI,TIM MEDIS SISIR DAERAH PINGGIRAN MASIH banyak korban gempa yang belum tertangani secara me dis dengan baik. Terutama para korban di daerah pinggiran Padang maupun desa terpencil seperti di Kabupaten Padang Pariaman. Ka rena itu, mulai kemarin (6/10) ba nyak tim dokter terjun ke Padang Pariaman untuk membantu para korban. Mereka juga dirujuk ke bebe rapa rumah sakit di Padang, seperti RS Dr M. Djamil, RSD Padang, dan rumah sakit terapung KRI Dr Soeharso-990.Di RS Dr M. Djamil, para korban gempa yang sebelum nya ditempatkan di tenda sudah di pindah ke ruang rawat inap. Se bagian besar bangunan rumah sa kit memang rusak terkena gempa. Tetapi, pasien merasa lebih nyaman dirawat di tenda daripada di rua ngan. Karena banyaknya pasien yang dirawat di rumah sakit itu, tidak semuanya terurus dengan baik. Dina, 25, salah seorang korban gempa di Lubuk Alung, Padang Pa riaman, menuturkan bahwa sejak dirujuk ke rumah sakit Rabu sore lalu (30/9), dirinya baru dapat perto longan Kamis malam (1/10). Dina menderita luka cukup parah di kaki kiri.’’Sehari semalam kaki saya ha nya diganjal kayu agar tidak beng kok. Kamis sore, lukanya baru diber sihkan dan kemudian dijahit,’’ beber nya.Mulanya, Dina merasa jengkel. Dia juga khawatir luka kaki kirinya yang tidak segera dirawat itu bisa terinfeksi. Namun, saat mencermati begitu banyaknya pasien yang ha rus ditangani dan dirawat tim me dis, Dina akhirnya bisa memaklumi. ’’Setelah kaki saya dijahit, perawat selalu memperhatikan perkemba ngan lukanya. Dokter juga bebe rapa kali menjenguk,’’ ungkapnya. Dina tidak khawatir atas kondisinya. Dia lebih mencemaskan kondisi pa ra korban gempa di kampung hala mannya. Sebab, katanya, masih ba nyak korban yang tidak tertangani dengan baik di Lubuk Alung. Tetapi, ada kabar terbaru dari suaminya bahwa relawan dari Rusia sudah datang ke desanya. ’’Saya amat berharap sanak keluarga di sana juga mendapatkan pertolongan,’’ kata Dina.Hal senada disampaikan

Joni Anwar, 28, yang menunggui kakaknya, Novriani, di RS Dr M. Djamil. Menurut Joni, saat pertama kakaknya dirujuk ke rumah sakit, tidak satu pun tim medis yang se gera menangani. Padahal, kakaknya cedera pinggang cukup parah. Novriani terkena reruntuhan ba ngunan rumahnya yang berlokasi di Jalan Khatib Sulaiman, Padang. Baru pada hari kedua, tim dokter me-rontgen pinggang Novriani. Me nurut Joni, begitu para korban gem pa dipindah ke ruang bedah, pena nganan yang dilakukan rumah sakit lebih intensif. ’’Pelayanannya makin baik. Gratis lagi,’’ ujarnya.Belasan kilometer dari pusat Kota Padang atau di daerah pinggiran selatan ko ta, masih banyak korban yang me milih tidak berobat ke rumah sakit. Mereka beralasan tidak ada sarana transportasi yang memadai, seperti mobil untuk mengangkut korban.Se bagian besar korban tak menderita luka berat. Namun, mereka tetap tidak terurus. ’’Ketika gempa terjadi, saya sempat pingsan karena tertim pa kayu yang menghantam kepala,’’ cerita Anang Setiawan. Pemuda berusia 18 tahun itu memilih tetap di rumah dan menggelar tenda. Dia beralasan banyak sanak keluarga nya yang lebih membutuhkan perto longan.Anang menuturkan, karena dia dan tetangganya kerap tidur di luar rumah, saat ini banyak yang kena flu dan diare. ’’Mau ke rumah sakit atau puskesmas, semua ma sih penuh,’’ ujarnya. Mereka juga tidak berpikir untuk mencari perto longan di posko-posko kesehatan. ’’Posko lebih banyak di tengah kota. Di sini nggak ada,’’ tambahnya. Sementara itu, Prof Eddy dari RSU dr Soetomo mengatakan, dia bersama timnya akan menyisir Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman untuk mencari korban yang belum tertangani dengan baik. ’’Beberapa hari ini kami akan ke Pariaman dan menolong korban yang belum tersentuh,’’ ungkapnya. Upaya jemput bola itu amat penting dilakukan.Menurut dia, pasien yang dirawat di rumah sakit sudah terta ngani dengan baik. Stok obat yang ada di rumah sakit juga cukup. ’’Ka mi juga membawa stok obat sen diri,’’ katanya. Untuk stok obat, lan jutnya, pemerintah sengaja tidak me nyuplai berlebihan. Hal itu didasar kan kepada pengalaman di Aceh. Ketika itu, banyak obat terbuang percuma.Kepala Krisis Penanggula ngan Bencana Depkes Rustam S. Pakaya menambahkan, stok obat dijamin aman. Depkes telah mendis tribusikan 5 ton obat ke berbagai daerah. ’’Soal obat, yang tahu kebu tuhannya adalah dokter. Kami jamin aman,’’ tegasnya.(kit/dwi)

mengatakan kedepan bisa jadi ke giatan serupa dilaksanakan di daerah ini. Dengan mendatangkan pemateri yang berkompeten dari pusat. Tapi, kegiatan itu harus dilak sanakan oleh sebuah lembaga yang terakreditasi untuk menggelar kegiatan bimtek maupun pelatihan bagi para anggota DPRD. “Saya akan menyampaikan usulan ini, ketika bimtek nanti,” ungkapnya. Alasan Hidayat, dengan meng gelar kegiatan serupa di tingkat lo kal. Maka penggunaan anggaran

bisa lebih efektif dan efisien. Keun tungan lainnya, tak hanya anggota DPRD yang dilibatkan, melainkan bisa juga diikut sertakan perwa kilan dari eksekutif sehingga me reka paham tentang mekanisme ker ja di DPRD. “Kedepan nanti DPRD perlu lebih banyak lagi melahirkan inisiatif dalam rangka penghematan anggaran seperti harapan masya rakat,” pungkasnya.Sementara itu, sejumlah anggota DPRD lain yang dikonfirmasi soal keberangkatan me reka ke Jakarta, terkesan agak ra

gu. Mereka berdalih, bahwa kebe rangkatan mereka itu sudah sesuai dengan aturan. Dan hanya untuk memenuhi undangan dari Depdagri. Dengan keberangkatan, 35 anggota DPRD ini ke Jakarta, maka dipasti kan dalam kurun waktu kurang le bih 1 minggukedepan.KantorDPRDbakalan sunyi dari aktifitas kegiatan DPRD. Sehingga bagima syarakat yang hen dak menyampai kan aspirasi dalam wak tu dekat, ha rus dapat menundanya se mentara waktu. Menunggu para wakil rakyat itu kembali ke daerah ini. (bim)

sekolah mereka, dan 3 siswa me ninggal di rumah.Kepala Bidang SMA dan SMK Dinas Pendidikan Kota Padang Bambang Sutrisno me ngungkapkan, dinas pendidikan hingga kemarin masih mendata kor ban gempa dari seluruh sekolah di Kota Padang. Dia tak menampik ada kemungkinan tambahan korban yang belum terdata. ’’Sebab, belum seluruh sekolah melaporkan ke pa da kami,’’ ujar Bambang ditemui di ruang kerjanya kemarin.Dia ber ha rap, keluarga yang anaknya me ninggal, namun belum terdata, se gera melaporkan kepada sekolah atau langsung ke dinas pendidikan.

Dengan begitu, pendataan bisa dila kukan secara optimal. ’’Kalau bisa, tolong cari juga arsip asuransi anak yang meninggal sehingga bisa di klaimkan kepada pihak asuransi,’’ tambahnya.Selain siswa sekolah, jajaran dinas pendidikan kehilangan dua orang PNS. Salah seorang di antara mereka adalah PNS SMP 1 Padang yang meninggal terimpit re runtuhan LBA-LIA saat mengikuti ujian percakapan di lembaga ter sebut. Seorang lagi meninggal di rumahnya akibat tertimpa rerun tuhan rumah.Wakil Ketua DPRD Kota Padang Budiman mengatakan, pendataan korban harus dilakukan

secara akurat dan langsung dise rahkan kepada pihak terkait. ’’Dinas pendidikan harus serius mendata siswa tersebut. Bukan hanya yang meninggal, tapi juga yang luka berat hingga ringan,’’ kata Budiman.Se lain itu, perhatian dinas pendidikan harus diwujudkan dalam bentuk memberikan bantuan darurat atau uang duka. Dengan begitu, pihak keluarga tak merasa diabaikan. Na mun, pemberian bantuan itu harus tepat sasaran. Jangan sampai pihak yang seharusnya mendapat kan bantuan malah tak mendapat kan. ’’DPRD akan mengawasi pen dataan tersebut,’’ ujarnya. (lia/jpnn/iro)

hak suara, Tantowi mengaku juga kerap terlibat di tengah lobi-lobi yang gencar dilakukan masing-masing tim sukses. Secara terbuka, dia me ngakui money politics masih ada. “Saya lihat amplop-amplop (uang, Red) berseliweran, tapi ya itu cuma lewat saja, statusnya masih penin jau sih,” ujarnya sambil tertawa.Dia mengatakan, kondisi terse but jauh berbeda jika dibandingkan dengan

saat dirinya masih aktif di dunia hiburan. “Kalau dulu, amplop itu pas ti masuk ke kantong (sebagai ho nor),” tambahnya, kembali tertawa.Munas Golkar boleh hujan duit, namun Tantowi masih optimis tis terhadap masa depan partainya. Menurut dia, uang bukanlah penen tu utama keberhasilan seorang ca lon terpilih menjadi ketua umum. Track record dan visi calon masih

jauh lebih menjadi pertimbangan teman-temannya pimpinan DPD, pemilik hak suara. “Asal tahu, praktik seperti ini sebenarnya tidak hanya di Golkar, semua ini bagian dari proses pendewasaan dan mulai berjalan di Golkar,” katanya. Siapa yang didukung? “Sejak awal, saya ini pendukung Bang Ical (Aburizal Bakrie, Red),” ujarnya dengan enteng. (dyn/tof)

tersebut.Sejenak Ota berpikir. Hari itu jawaban tak langsung diberikan. Dia mau, tapi ada sejumlah syarat. Salah satu di antaranya, dia harus tahu siapa saja dua kolega Ota lainnya saat memimpin KPK nanti. Esok harinya, tim lima mengajak Ota bertemu di sebuah tempat yang dirahasiakan. Selain tim tunjukan presiden itu, di tempat tersebut ada dua sosok lain. Mereka adalah Tum pak Hatorangan Panggabean dan Waluyo. Salah seorang anggota tim menyebutkan bahwa dua orang itulah yang bakal mendampingi Ota memimpin KPK. “Saya menyanggupi,” ungkapnya.Sebelumnya, Ota juga meminta pertimbangan sejumlah kolega dekatnya. Di antaranya, Sekjen Transparency International Indonesia (TII) Teten Masduki dan sejumlah pegiat antikorupsi. Di antaranya, Ketua TII Rizal Malik.Bukan hanya itu. Ota juga meminta pertimbangan istri dan anak semata wayangnya. “Saya berdiskusi bagaimana baik buruknya. Mereka akhirnya sangat men dukung,” ucapnya.Keluarganya juga harus menanggung konsekuensi jabatan itu. “Ya, minimal saya tidak pernah mengajak mereka pergi ke mal,” ujarnya. Sebab, kode etik di KPK mengatur ketat perilaku pimpinan.Dia mengungkapkan bahwa saat di KPK nanti dirinya akan bekerja sangat keras. “Semua bisa diukur dari hasil kerja saya nanti,”

ucapnya.Pada hari pertama menjabat pimpinan KPK, Ota akan meng gelar rapat pimpinan. Di antaranya, membahas ketua KPK yang harus menggantikan Antasari. Namun, soal itu Ota lebih condong kepada sosok Tumpak Hatorangan. Dia ber alasan, Tumpak adalah sosok ter tua di komisi nanti. “Dia juga senior,” ujarnya.Dia menerima tawaran itu karena usaha yang se lama ini dirintis dalam pembe rantasan korupsi tak ingin terputus begitu saja. Selama ini kiprah Ota dalam pembentukan KPK memang tak bisa diremehkan. Dia adalah sosok yang terlibat dalam meng godok pimpinan KPK saat ini. “Chandra, Bibit, Jasin, dan Haryono itu pilihan saya,” jelasnya. Meski terus-terusan diempas isu tak sedap soal kasus suap, di mata Ota, dua pimpinan yang kini ter sandung masalah hukum itu masih memiliki integritas. Ota juga ber sedia angkat kaki dari KPK kalau polisi menghentikan penyidikan Bibit dan Chandra.Pria yang pernah ber giat 14 tahun di YLBHI itu mengung kapkan punya cerita soal terpilihnya Antasari. “Saya ini orang yang paling kritis terhadap dia (Antasari) waktu itu,” jelasnya. Dia menyebut kan, tim panitia seleksi pernah men desak Antasari soal upayanya mem berikan sejumlah uang kepada war tawan yang mewawancarai. War tawan menolak pemberian Antasari

dan mengadukan kepada tim panitia seleksi. “Saya minta dia (Antasari) memberikan penjelasan soal itu,” terangnya.Selain terlibat dalam tim panitia seleksi, Ota banyak terlibat dalam pembangunan hukum di ta nah air. Di antaranya, dia pernah ditunjuk sebagai koordinator ahli pembaruan Kejaksaan Agung. Itu terjadi saat Kejagung dipimpin man tan aktivis YLBHI Abdul Rahman Saleh. “Pembaruan itu sekarang be lum terjadi,” jelasnya. Dia juga men jadi ketua Tim Pembaruan Mah kamah Agung (MA).Ota menambah kan bahwa sejak menerima jabatan itu, dirinya juga mewanti-wanti istri nya, Lelyana Santosa, yang ber profesi sebagai advokat. Selama ini Lelyana adalah pemilik Law Firm Lubis Santosa Maulana (LSM). Dia membangun kongsi dengan advo kat senior Todung Mulya Lubis. Ota melarang keras istrinya untuk me nangani kasus korupsi.Di bagian lain, Tumpak menegaskan bahwa KPK adalah lembaga independen. “Salah satu dari sumpah kami itu bahwa kami tidak akan mau diin tervensi oleh siapa pun. Itu jaminan dari kami, tekad kami,” kata Tumpak. Sementara itu, Waluyo menya ta kan akan langsung bekerja begitu ngantor kembali di KPK. “Saya se bagai mantan deputi pencegahan di sana, insya Allah, bisa langsung bekerja,” kata mantan direktur umum dan SDM PT Pertamina itu. (kum)

15

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

rusak sedang 30 unit dan rusak ringan 3 unit. ’’Bisa dikatakan sekitar 87 persen warga Desa Tungka Utara ini tinggal di tenda pengung sian hingga saat ini,’’ imbuh Mar

lena.Keluhan masih minimnya ban tuan pemkot juga diutarakan Nasir, 68, warga Desa Ulu Banda Mudiak, Kecamatan Pariaman Utara. Pria tua yang rumahnya roboh bersama

lima unit rumah familinya itu mengatakan heran mengapa bantuan bagi korban gempa kerap lambat datang.(zil/ope/ iro/kit/ cr13/ jpnn//dwi/luq/oki)

CPNS

besarnya jumlah alokasi belanja pemerintah yang terdiri dari pemba yaran gaji, tunjangan jabatan, biaya operasional perjalanan di-nas itu setidaknya telah mengecilkan porsi angga-ran pembangunan daerah. Hanya ada sekitar Rp.100 miliar lebih dana APBD yang dialokasikan untuk pembangunan serta rehabili tasi sejumlah infrastruk tur dan pem bangunan sektor riil lainnya seperti pertanian, perikanan, perkebunan, perdagangan, industri kecil, serta pendidikan dan kesehatan. Untuk mensejahterahkan rakyat, seharus nya porsi anggaran APBD harus le bih diprioritaskan pada belanja mo dal. “Belanja modal harus bisa memberikan manfaat langsung terhadap kesejahteraan rakyat seperti trac

ktor, katinting,” ungkapnya.Namun penerimaan PNS, kata Nurwahid, terutama bagi tenaga fungsional seperti tenaga guru, penjaga pintu air dan tenaga PPL seharusnya yang diprioritaskan. Apalagi, masih banyak sekolah yang terletak diluar ibukota yang kekurangan tenaga pengajar. Nurwahid menegaskan, setelah terbentuknya alat kelengka pan dewan sebelum akhir tahun ini, melalui Badan Musyawarah (Bamus) dan Komisi, pihaknya akan meminta eksekutif untuk merasiona lisasi penerimaan PNS. “Di badan musyawarah kita akan usulkan ke ketua supaya diteruskan ke komisi untuk ditekan, itu setelah semua Ba dan DPRD terbentuk Oktober. Paling lambat November,” paparnya. (frm)

Noordin di media massa. “Dia loya lis sejati pada Noordin. Sekarang komandannya tiada. Dia merasa tak punya amir (pemimpin) lagi,” kata nya.Saat penggerebekan di Solo pada 17 September lalu, sebenar nya Aris hendak menuju Solo. Dia dihubungi agar mendampingi Noordin yang “mampir” dalam perja lanan menuju Malang melalui darat via jalur Solo. “Tapi, dia menerima informasi bahwa ada najis,” kata nya.Kata-kata ada najis adalah san di bagi kelompok Noordin ketika mereka merasa pergerakan atau tempatnya terendus polisi. Aris pun batal bergerak. “Dia mengaku shock saat tahu para pimpinannya terbunuh,” ujarnya.Secara terpi sah, pengamat terorisme Mardigu Wowiek Prasetyo menilai kemam

puan Syaifuddin masih menjadi an caman. “Sangat bahaya karena me reka punya kemampuan komplet. Bi sa merekrut, membangun organi sasi, merakit bom meski nggak se perti Azhari, punya koneksi dana,” katanya.Mardigu mengatakan, Syaifuddin memang sosok yang ha rus diwaspadai dan ditakuti karena bisa membangun organisasi dan menjaring pengikut. “Seorang anak SMA saja bisa langsung terpikat dan mau bunuh diri,” ujarnya. Pengamat terorisme Al Chaidar setuju pendapat Mardigu. Menurut dia, Syaifuddin punya kapasitas un tuk menjadi pengganti Noordin. “Dia seperti Noordin dalam masalah agama. Dia juga bisa ber hubungan dengan donatur,” kata nya.(rdl/iro)

itu kacau. Mayoritas peserta berdiri untuk menyaksikan perseteruan sesama kader berlambang beri ngin. Bahkan, beberapa di antara mereka mulai berdiri di kursi de ngan mengeluarkan suara lantang. Panitia berusaha mengamankan situasi dengan menutup akses ke ruangan.Kapolres mengatakan, keributan terjadi ketika peserta hen dak mengambil keputusan tentang jumlah suara bagi sepuluh ormas pendiri dan organisasi sayap Partai Golkar. Sejumlah DPD yang terma

suk pendukung Surya Paloh meng hendaki sepuluh ormas tersebut hanya berhak satu suara atau voting block. Namun, kubu Ical kukuh mempertahan kan agar masing-masing ormas men dapatkan satu suara dalam voting pemu ngutan suara pemilihan ketua umum Golkar.Karena ada gang guan penge ras suara, peserta berlomba-lomba berdiri ketika menginte rupsi pimpinan musyawarah. Karena kesal, Ketua DPD Kabupaten Aru, Ma luku Utara, Jaffar naik ke kursi sidang dan melakukan interupsi.(noe/mar/jpnn/tof/dyn)

semuanya untuk rakyat,’’ ujarnya. SBY juga mengatakan, pemerin tahan terdiri atas pusat dan daerah. SBY menantang Golkar untuk ber oposisi kepada semua level peme rintahan jika memang mengambil sikap berseberangan dengan peme rintah. ’’Tentunya harus berani nanti Golkar juga memberikan kontrol oposisi kepada para gubernur, pa ra bupati, wali kota, yang juga saya kira sebagian di antara mereka dari Partai Golkar. Jadi, tidak pilih-pilih. Semuanya untuk kepentingan rakyat,’’ kata SBY. SBY menyata kan, dirinya juga menyimak pernya taan JK bahwa Golkar tidak memin ta-minta atau mengemis kepada pemerintah. ’’Saya kira tidak perlu di antara kita berpendapat saling mengemis, saling meminta-minta. Kalau apa yang kita lakukan demi kebaikan, untuk negara, rakyat, ti dak perlu mengatakan saling me minta, saling mengemis,’’ kata SBY.SBY mengatakan, dirinya hing

ga kini tetap menghormati Golkar. Dia juga menghormati apa pun pilihan Golkar setelah pemerintahan saat ini berakhir 20 Oktober men datang. ’’Sampai dengan 20 Okto ber, mestinya Golkar tidak beropo sisi. Tetapi, menjadi ganjil (apabila) Wapres, misalnya, kalau sampai dengan 20 Oktober bersikap opo sisi terhadap presiden, itu bertenta ngan dengan UUD,’’ kata SBY. Dia menuturkan, dalam pasal 4 ayat 1 UUD 1945 disebutkan bahwa presiden memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD. Ayat 2 UUD 1945 menyebutkan, dalam melakukan kewajibannya, presi den dibantu oleh satu orang Wap res. ’’Saya kira, Pak Kalla paham sekali dan kemarin saya baik-baik saja berdua di Cilangkap (saat HUT TNI, Red) dan kami berdua bicara banyak hal. Saya yakin, Pak Kalla akan hormati semua itu dan memahami UUD, tentunya men jaga kebersamaan sampai dengan 20 Oktober,’’kata SBY. (sof/agm)

eksis seperti Alice yang dulu. “Se bulan ini aku berusaha sedikit demi sedikit menghilangkan rasa trauma. Meski sedikit kaku, aku berusaha melewati ini dengan percaya diri,” tutur kelahiran Stavanger, Nor wegia, pada 21 Juni 1987 itu. Bagi Alice, menyimpan rasa trau ma mendalam tidak baik bagi kese hatan dan pekerjaan. Yang pasti, jika terus terbawa, hal itu otomatis berpengaruh besar bagi karir yang telah membesarkan namanya. “Ka lau disimpan, pasti jadi sakit. Jadi, lebih baik aku buang. Aku berusaha untuk kembali hidup normal,” tegas

nya.Untuk saat ini, Alice belum ingin menikah lagi. Dia ingin merasakan masa-masa indah seorang diri ber sama keluarga. “Sekarang yang penting aku berusah banyak men cari teman, banyakin teman dulu. Lagian sekarang waktuku hanya buat keluarga,” tuturnya.Tentang hubungan dengan DJ Riri, Alice me ngatakan baik-baik saja. Komuni kasi dan hubungan tetap berjalan, meski tak lagi serumah. “Alhamdu lillah setelah kita berpisah, hubu ngan kita semakin baik. Apalagi sa ya punya prinsip hidup untuk tetap menjaga pertemanan,” ujarnya. (ash/jpnn/ayi)

mengatakan, tim penyidik sedang berkoordinasi dengan Departemen Luar Negeri untuk memanggil para saksi dan tersangka di Bangkok, Thailand.Dugaan korupsi di KBRI Thailand terkait adanya penyimpa ngan anggaran yang berasal dari sisa anggaran 2008 sebesar Rp 2,5 miliar. Sisa itu tidak disetorkan kembali ke kas negara. Namun, oleh pejabat KBRI, dana itu diperguna kan untuk kepentingan lain tanpa revisi anggaran dari Depkeu.Salah satu kegiatan yang dibiayai dari sisa anggaran adalah kegiatan presiden ke Thailand untuk menghadiri KTT Ke-14 ASEAN. Kegiatan tersebut sebenarnya sudah dianggarkan Setneg. Namun,

KBRI Thailand juga menganggar kan. ’’Karena itu, ada double budget,’’ ujarnya.Di tempat terpisah, Syamsu Djalal, kuasa hu kum Djumantoro, mengatakan be lum mengetahui adanya rencana pemeriksaan oleh penyidik Keja gung terhadap kliennya. ’’Pemberita huan pasti belum ada,’’ kata Syamsu ketika dihubungi ke marin. Purnawira wan TNI itu mem perta nyakan status tersangka yang sudah ditetapkan kepada klien nya. Sebab, menurut dia, belum per nah ada pemeriksaan yang dilaku kan terhadap Djumantoro. Meski demikian, pihaknya akan mengikuti prosedur. ’’Kami tunggu dulu pemberita huannya,’’ kata Syamsu. (fal/iro)

Sehingga, wajar kalau mereka me rasa tidak diuntungkan. Apalagi LSM yang memotori aksi itu bukan merupakan LSM lokal. “Kalau mau objektif, silahkan tanya kepada pa ra petani plasma sawit serta para buruh maupun karyawan perusa haan, apakah benar tuduhan dari para pendemo itu,” kata Murad. Murad menambahkan bahwa orga nisasi petani yang ikut dalam aksi demo itu adalah organisasi illegal karena tidak terdaftar. Karena itu, Murad memilih untuk memperka rakan masalah ini melalui jalur hu kum. Karena baginya upaya terse but merupakan solusi yang terbaik. “Tidak ada satupun di negara ini yang kebal hukum, karena itu se ngaja menggiring persoalan ini ke jalur hukum. Biar nanti di dalam pro ses hukum, bisa diketahui siapa se benarnya yang benar,” tegas Murad.Terkait dengan aksi ribuan massa yang bakal digelar akhir pekan mendatang, Murad menga takan dirinya siap tampil di barisan terdepan. Bahkan dia bersedia melakukan orasi, untuk mengklari fikasi semua tudingan negatif yang dialamatkan kepada PT KLS. “Baik itu yang dilontarkan oleh pemerin tah selama ini maupun apa pernya taan dari pada pendemo beberapa waktu lalu,” ungkap Murad.Selain

itu, pengusaha yang sempat me nyumbangkan ribuan dollar kepada pemerintah ketika krisis moneter tahun 1998 silam ini juga mengkritik tim investigasi yang dibentuk oleh pemerintah untuk menindaklanjuti laporan dari pendemo. Ia menilai anggota tim yang berjumlah 41 orang itu kurang memiliki kapasitas dalam melakukan investigasi. Bah kan Murad menuding pembentukan tim tersebut sangat tendensius. Alasannya, sebagian besar anggo ta tim merupakan perwakilan dari pendemo. “Kalau mau objektif, ha rus bentuk tim yang memiliki kapa sitas untuk melakukan investigasi. Misalnya aparat dari instansi per tanahan, perkebunan, kehutanan, transmigrasi, serta aparat hukum. Parahnya lagi, dalam SK yang di buat, disebutkan bahwa tim itu di bentuk berda sarkanmasukanmasyarakatyangmela kukan aksi pada tanggal 30 Oktober. Padahal kenyataannya aksi yang dimaksud, terjadi tanggal 30 September,” tutur Murad.Terakhir, Murad mene gaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dengan semua perso alan yang berkembang sekarang. Ia menga ku siap meladeni siapa saja pihak yang berupaya mendzalimi dirinya serta ma syarakat yang selama ini telah menjalin kerjasamayangbaikdalampengelolaan perkebunan plasma kelapa sawit. (bim)

Sambungan dari Hal 1 termasuk tenaga honorer disejum lah instansi Pemda Banggai. Pasal nya, kata dia, tenaga PNS di Kabu paten Banggai cukup besar. Sekitar 8000 lebih orang dari 300 ribu lebih penduduk di Kabupaten Banggai tercatat sebagai PNS. Sedikitnya Rp.400 miliar lebih dari Rp.600 miliar total dana APBD Kabupaten Bang gai dialokasikan sebagai belanja pemerintah ribuan PNS itu. “Peneri maan PNS dan tenaga honorer itu perlu dirasionalisasi, supaya APBD bisa membiayai sektor riil,” tutur Wakil Ketua Fraksi Amanah tersebut.Nurwahid menambahkan,

NOORDIN Sambungan dari Hal 1 Syaifuddin,” katanya. Karena ber peran sebagai panglima baru, dia dijuluki Syaifuddin M. Top oleh komu nitas tim pemburu. “Supaya makin semangat untuk menangkapnya,” katanya.Menurut Aris, dirinya di kontak Syaifuddin melalui seorang kurir. “Identitas kurir itu sudah kami dapatkan. Doakan saja teman-te man yang masih berkeringat,” ujar nya. Siapa kurir itu? Sumber itu mem bisikkan sebuah nama yang wantiwanti tidak dipublikasikan. “Dia hadir di pemakaman Urwah di Mijen, Kaliwungu, Kudus,” ujarnya.Aris menyerah karena putus asa sete lah membaca berita tewasnya

MUNAS Sambungan dari Hal 1 JK mengajak peserta munas untuk kembali tertib.Kericuhan itu menarik perhatian peserta dan wartawan yang kebetulan di luar ruang sidang. Apalagi, Kapolres Kampar AKBP Zainal Muttaqien tiba-tiba berlari dari ruang atas menuju ke Ballroom Labersa Hotel & Convention Centre.Dari kejauhan, suasana di ruangan berkapasitas 5.000 orang

SBY Sambungan dari Hal 1 pemerintahan SBY.SBY merasa ter ganggu, sekalipun pernyataan itu bukan diucapkan JK selaku Wap res. Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu kemarin mengumpul kan wartawan di taman dalam Is tana Kepresidenan untuk membe rikan keterangan kepada pers. SBY menegaskan, dirinya tidak mempermasalahkan sikap Golkar, apakah beroposisi atau bergabung dengan pemerintahan. ’’Dua-dua nya (sikap itu) saya hormati,’’ kata SBY.Namun, menurut dia, koreksi kepada pemerintah tidak harus dilakukan dengan beroposisi. ’’Dari masyarakat luas, dari NGO, dari ma na pun, mengoreksi pemerintah ka lau ada yang tidak benar, ada yang tidak tepat. Meskipun, kalau peme rintahannya benar, semua pihak bisa diharapkan beri dukungan,

SELEB Sambungan dari Hal 1 dan aku nggak menyesal dalam me ngambil keputusan ini. Yang pasti, apa yang aku lakukan ini pasti ada hikmahnya,” ujar Alice saat ditemui di Studio Penta kemarin (6/ 10).Menurut Alice, melewati tran sisi kehidupan baru sebagai se orang janda memang berat. Namun, semua itu harus dijalani dengan la pang dada. Apalagi banyak keluar ga dan teman yang selalu mendu kung dirinya untuk bisa kembali

KBRI Sambungan dari Hal 1 Sementara 17 saksi yang direnca nakan diperiksa adalah lokal staf KBRI.Apakah Dubes RI untuk Thailand juga diperiksa? ’’Sementara yang dijadwal belum ada,’’ jawab Didiek.Mantan Wakajati Jatim itu mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan akan berupaya me nahan tersangka. Sesuai dengan prosedur, penyidik akan terlebih da hulu menyimpulkan hasil pemerik saan. ’’Nanti bergantung kepada perkembangan pemeriksaan,’’ kata nya.Hingga kini, tim penyidik sudah memeriksa lima orang saksi. Didiek

KLS Sambungan dari Hal 1 Direktur KLS, Murad Husain. Ke pada Luwuk Post, pengusaha ber umur 72 tahun itu menyebutkan se kitar 3000 karyawan tetap dan pe kerja lepas, ditambah buruh serta masyarakat yang menjadi petani Plasma Sawit bakal menggelar aksi demontrasi sebagai bantahan atas segala tuduhan yang dilancarkan oleh para pendemo yang menggelar aksi pada tanggal 30 September silam.Menurut Murad, semua yang dilontarkan oleh para pendemo sa ngat tidak sesuai dengan fakta se benarnya. Utamanya tudingan yang menyebutkan perkebunan sawit yang dikelola KLS bersama masyarakat hanya menyesengsa rakan masyarakat. “Kalau memang seperti itu, harusnya sejak dulu ma syarakat telah melakukan penola kan besar-besaran. Tapi buktinya, sejak saat ini sudah banyak ma syarakat yang tingkat ekonomi me reka meningkat karena adanya per kebunan dan industri pengolahan sawit milik PT KLS. “ ujar Murad. Dia mengatakan para peserta demo beberapa waktu lalu itu, se bagian besar bukan petani sawit.

CMYK

BIROKRASI

Luwuk Post


Luwuk Post

RABU 7 OKTOBER 2009 | HALAMAN 16

Jerman-Italia Kejar Tiket Lolos Langsung

Sold Out Hanya Empat Menit BRATISLAVA-Tidak tersedia kursi lowong di Stadion Tehelne Pole, Bratislava, akhir pekan ini (10/10). Tiket laga Slovakia versus Slovenia yang bakal dihelat di stadion tersebut ludes sejak kemarin (6/10). Yang lebih mencengangkan, tiket sold out hanya dalam empat menit! Dari 23 ribu lembar tiket sesuai dengan kapasitas stadion, permintaan mencapai 160 ribu atau tujuh kali lipat. Tingginya permintaan bisa dimaklumi. Sebab, para pendukung Slovakia tidak ingin ketinggalan menyaksikan sejarah lolosnya negeri pecahan Cekoslovakia itu ke putaran final Piala Dunia untuk kali pertama. Slovakia saat ini memuncaki klasemen sementara grup 3 zona Eropa dengan 19 poin dari delapan laga. Repre –julukan Slovakia– berselisih lima poin dari peringkat kedua Slovenia dan peringkat ketiga Irlandia Utara (14). Praktis, cukup dengan seri lawan Slovenia, Slovakia melenggang ke Afsel tahun depan. ”Tidak ada di antara Slovakia maupun Slovenia yang difavoritkan lolos setahun lalu. Orang lebih membicarakan Republik Ceko sebagai favorit di grup kami,” kata Vladimir Weiss, arsitek Slovakia, sebagaimana dilansir Soccernet. Kendati hanya butuh seri, Weiss mengingatkan anak asuhnya agar tetap berhat-hati dengan sepak terjang Slovenia. ”Slovenia merupakan satu-satunya tim yang bisa mengalahkan kami di kualifikasi (kalah 1-2 pada 10 September 2008, Red). Saya percaya para pemain telah belajar dari pengalaman,” tambahnya. Faktor lain yang berpotensi menggagalkan pesta Slovakia akhir pekan ini adalah absennya beberapa pemain utama. Sebut saja Stanislav Šestak karena skors. Penyerang VfL Bochum itu merupakan top scorer Slovakia di kualifikasi dengan enam gol. Tandem Sestak, Filip Holosko yang berkiprah di Besiktas, ikut dibekap cedera kaki. Tapi, Weiss bisa tersenyum seiring dengan kembalinya kapten tim Miroslav Karhan.(dns/ca/jpnn)

Klasemen Sementara Grup 3 1. Slovakia 8 2. Slovenia 8 3. Irlandia Utara 9 4. Rep Ceko 8 5. Polandia 8 6. San Marino 9

6 4 4 3 3 0

1 2 2 3 2 0

1 2 3 2 3 9

21-8 19 13-4 14 13-9 14 15-6 12 19-11 11 1-44 0

Sebab, lawan mereka adalah tim kejutan Finlandia. Bandingkan dengan Rusia yang hanya melawan Azerbaijan di laga terakhir. ”Posisi kami di klasemen lebih baik daripada Rusia. Saya pikir, tekanan ada di pihak mereka,” tutur Ballack sebagaimana dilansir EARTHtimes. Optimisme gelandang 33 tahun itu didukung hasil pertemuan 11 Oktober 2008 di Dortmund. Dalam laga tersebut, Jerman menang 2-1. Dua gol Der Panzer kala itu diborong Ballack. Di zona Amerika Latin alias Conmebol, Cile dan Ekuador berpeluang lolos mengikuti jejak Brazil dan Paraguay. Sedangkan juara dunia dua kali Argentina masih harus menunggu laga terakhir untuk kepastian lolos atau tidak ke Afsel. Amerika Serikat (AS), Meksiko, atau Honduras juga siap menjadi kloter pertama ke Afsel, mewakili Zona CONCACAF (Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Kepulauan Karibia). Dari Afrika, empat kuota tersisa bisa diisi Tunisia, Pantai Gading, Kamerun, dan Aljazair atau Mesir. Dua tiket sebelumnya telah diplot Ghana dan tuan rumah Afsel, tentu saja. Sementara itu, wakil Zona Asia yang telah diisi Jepang, Australia, dan duo Korea (Korea Selatan dan Korea Utara) bisa bertambah apabila Bahrain mengalahkan Selandia Baru dalam playoff 10 Oktober dan 14 November nanti. (dns/

Tim Lolos (11 negara) - Afrika Selatan (tuan rumah) - Jepang - Australia - Korea Selatan - Korea Utara - Brazil - Paraguay - Ghana - Belanda - Inggris - Spanyol Sisa Lolos (21 negara) - Zona Eropa (10 negara) - Zona Afrika (4 negara) - Zona Conmebol (2/3 negara) - Zona Concacaf (3/4 negara) - Zona Asia/Oceania (satu negara)

ca/jpnn)

Trapattoni Pegang Kunci Azzurri mencerminkan tim juara dunia ketika mengalahkan Bulgaria. ”Saya pikir, Bulgaria kalah karena tampil underform,” ujar pelatih Italia di Piala Dunia 2002 dan Euro 2004 tersebut. Trapattoni optimistis ARMANDO FRANCA/AP EFREM LUKATSKY/AP Giovanni Trapattoni Marcello Lippi pasukannya bisa me-nekuk Italia di Dublin akhir pekan UEL Republik Irlandia Dunia 2010 (enam kali menang ini. Selain para penggawa Irlandia versus Italia dijamin seru. dan dua kaliseri), hal itu di- berada dalam kondisi terbaik, Atmosfer laga semakin sebabkan faktor keberuntungan. Trapattoni sangat mengenal Hal itu tampak pada dua ke- pasukan Italia. Beberapa nama di panas dengan komentar pedas pelatih Irlandia Giovanni Trapat- menangan terakhir Azzurri. Italia skuad Italia sekarang adalah anak toni yang notabene adalah man- menang 2-0 lawan Georgia (5/9) asuh Trapattoni di Euro 2004. Di antaranya, kiper Gianluigi dan Bulgaria (9/9). ”Kemenatan allenatore Italia. Menurut pria yang akrab di- ngan atas Georgia merupakan Buffon, full back Gianluca sapa Mr Trap itu, performa Italia kontribusi pemain lawan (dua gol Zambrotta, dan trio gelandang di bawah sentuhan pelatih Italia bunuh diri kapten Georgia Kakha Mauro Camoranesi, Andrea Pirlo, Marcello Lippi kurang bagus. Kaladze, Red),” ucap Trapattoni dan Gennaro Gattuso. Jangan lupa, Irlandia sukses menahan Kalaupun Azzurri belum terka- kepada La Repubblica. Dia mengatakan, Italia tidak Italia 1-1 pada laga pertama di Bari lahkan selama kualifikasi Piala

D

(1/4). ”Italia tetap favorit dengan pengalamannya. Tapi, saya cukup mengenal beberapa pemain lawan yang kini masih menjadi pilar tim,” tutur Trapattoni yang dikontrak untuk menangani Irlandia sampai Euro 2012 itu sebagaimana dilansir CNR Media. Dalam kesempatan terpisah, defender Irlandia John O’Shea yakin, kemenangan atas Italia akan membuka asa negerinya lolos otomatis ke Afsel. ”Kami dan Italia bermain home di laga terakhir. Namun, mereka akan tampil nervous melawan Spirus, sedangkan kami lebih bersemangat menghadapi Montenegro,” jelas pemain Manchester United itu kepada Irish Examiner. (dns/ca/ jpnn)

MICHAEL PROBST/AP

SANTAI: Pelatih Jerman Joachim Loew memimpin sesi latihan di Mainz kemarin. Jerman akan meladeni Rusia di Moskow akhir pekan ini.

Mati-matian Hindari Playoff MOSKOW-Rusia tidak sabar menanti duel krusial kontra Jerman di Stadion Luzhniki, Moskow (10/10). Beruang Merah –sebutan Rusia– dituntut menang demi menahan langkah Jerman ke putaran final Piala Dunia 2010 Afsel. Hal itu sekaligus membuka kans Rusia lolos otomatis sebagai juara grup 4 dan menghindari playoff. Andrei Arshavin, penyerang dan kapten Rusia, menegaskan tidak akan menyia-nyiakan laga melawan Jerman. ”Semua pemain (Rusia) sudah membicarakan laga ini sejak sebulan lalu. Tidak ada yang ingin melewatkan kesempatan bermain di laga bersejarah itu,” ujar penyerang 27 tahun asal Arsenal tersebut seperti dilansir Sport Express. Performa Arshavin saat ini menanjak setelah pulih dari cedera lutut pertengahan bulan lalu. Di dua laga terakhir Arsenal, pemain dengan dengan 48 caps dan 15 gol itu selalu menyumbangkan gol. Selain Arshavin, arsitek Rusia Guus Hiddink bisa memainkan para pemain terbaiknya. Antara lain Yuri Zhirkov (Chelsea), Diniyar Bilyaletdinov (Everton), dan Roman Pavlyuchenko (Tottenham Hotspur). ”Jujur, saya sangat berharap Rusia tidak sampai menjalani playoff. Sebab, kami ingin segera fokus pada klub kami,” ujar Arshavin. Tak hanya Arshavin yang ogah melakoni playoff. Bintang penyerang Swedia Zlatan Ibrahimovic berkata senada. Ibra – sapaan akrab

Ibrahimovic– punya tugas berat menghindarkan Swedia dari playoff karena harus mengalahkan Denmark dalam derby Skandinavia di Kopenhagen (10/10). Padahal, di kandang sendiri pada 6 Juni lalu, Swedia dipermalukan Denmark dengan skor tipis 0-1. ”Playoff bakal semakin berat karena tim tangguh, seperti Prancis, Rusia, a t a u Kroasia, bisa berada di san a , ” tutur penyerang Barcelona itu di situs resmi klub. (dns/ ca/jpnn)

Kapten Rusia Andrei Arshavin

CMYK

TOM HEVEZI/AP

KEJAR SEJARAH: Pemain Slovakia Martin Skrtel melakukan pemanasan di Stadion Wembley, London, Inggris.

FLORENCE- Kualifikasi Piala Dunia 2010 memasuki fase akhir. Persaingan meraih tiket lolos otomatis ke putaran final di Afrika Selatan (Afsel) kini hanya menyisakan dua laga. Lolos otomatis jelas lebih menguntungkan daripada harus menjalani duel hidup mati via playoff. Nah, itulah yang dikejar beberapa tim dalam laga akhir pekan ini (10/10), termasuk Italia dan Jerman. Italia merupakan jawara empat kali Piala Dunia (1934, 1938, 1982, dan 2006). Sementara itu, Jerman telah tiga kali menjadi kam-piun (1954, 1974, dan 1990). Kans Gli Azzurri –julukan Italia– terbuka lebar karena hanya butuh seri dari dua laga terakhirnya di grup 8. Kalaupun gagal mendapatkan poin saat melawan Republik Irlandia di Stadion Croce Park, Dublin, Sabtu nanti (10/10), Italia masih punya peluang saat menjamu Siprus di Stadion Ennio Tardini, Parma, empat hari kemudian (14/ 10). Presiden FIGC (PSSI-nya Italia) Giancarlo Abete berharap Azzurri segera mengunci tiket di Dublin tanpa menunggu laga di Parma. ”Sangat penting menghindari laga terakhir kualifikasi karena tekanan bakal semakin besar,” tutur Abete sebagaimana dilansir GR Parlamento. Italia saat ini berkibar di puncak klasemen grup 8 dengan 20 poin, unggul empat angka dari peringkat kedua Irlandia. Hanya Italia dan Irlandia yang masih berpeluang merebut tiket lolos otomatis sebagai juara grup. Sebab, peringkat ketiga Bulgaria (11 poin) maksimal berebut tiket playoff via runner-up terbaik. ”Yang paling penting saat ini adalah hasil. Dengan status juara bertahan, kami sudah seharusnya lolos otomatis ke Afsel,” tutur Abete. Jika Italia butuh seri, Jerman perlu menang kala menantang tuan rumah Rusia di Moskow Sabtu nanti. Dari grup 4, hanya Jerman dan Rusia yang masih berpeluang lolos langsung. Der Panzer –julukan Jerman– saat ini hanya unggul satu poin (22-21) dari Rusia. Kalaupun tersandung di Moskow, Jerman masih menyimpan laga home empat hari kemudian. Tapi, kans Michael Ballack dkk cukup riskan.

CMYK

INGIN AMAN


LUWUK POST | Rabu, 07 Oktober 2009