Page 1

SELASA 7 Juli 2009 | Nomor 0577

Har ian Per tama dan T erbesar di kawasan Sulawesi T imur Harian Pertama Terbesar Timur

HARGA ECERAN Rp. 3.000

TIDAK TERBIT SEHUBUNGAN dengan pelaksanaan pilpres, maka dengan ini disampaikan kepada para pelanggan, pe masang iklan dan seluruh relasi, koran harian Luwuk Post tidak terbit pada hari Rabu, 8 Juli 2009. Koran ini akan terbit kembali se perti biasa, Kamis 9 Juli 2009.

PIGURA

Tertular Virus Fotografer PENULIS buku laris Asma Nadia kini mulai agak “rewel”. Wanita yang sudah menerbit kan sekitar 33 buku tersebut tak mau sekadar menulis. Ibu dua anak itu mulai ikut campur Asma Nadia dalam urusan perwajahan buku-bukunya yang bakal diterbitkan. Sampul dan isi buku Asma kini mulai disisipi banyak foto. “Awalnya, aku nggak banyak mikir soal itu. Yang penting nulis, beres,” ujar penulis buku Catatan Hati Seorang Istri tersebut kemarin (6/7). Tetapi, semuanya berubah saat dirinya bertemu dengan penulis dari Thailand dan Korsel dalam acara pertemuan penulis se-Asia. Para penulis itu ternyata juga merangkap sebagai fotografer. Foto-foto pun dimasukkan ke buku-buku mereka. Pengasuh acara religi di sebuah sta siun televisi swasta tersebut lalu ketularan “virus fotografer”. Setiap kali me ngunjungi tempat tertentu, dia tak

BACA : PIGURA...............Hal 15

Sophian Mile Contreng di Kampungnya LUWUK -Ang gota DPR-RI, HM. Sophian Mile, SH, MH, sepertinya di beri tanggungjawab besar memenangkan JK-Win di Kabupaten Banggai. Hal ini HM. Sophian Mile terlihat pada Pilpres yang akan dihelat Rabu (8/7) besok. Sophian Mile bakal menggunakan hak politiknya di daerah ini. Padahal lima tahun lalu, peraih suara paling signifikan di pemilu legislatif 2004 ini justru mencontreng di Jakarta. Kalau itu benar, wajar. Sebab anggota Komisi XI Bidang Perbankan, Keuangan dan Perencanaan Pembangunan itu, hingga detik ini masih menjadi ‘anak buah’ JK, yang notabene Ketua Umum DPP Partai Golkar.Lantas benarkah Sophian Mile membawa misi

JK-Wiranto Diprediksi Menang di 19 Provinsi JAKARTA-Menang satu putaran ternyata bukan hanya bisa menjadi milik SBYBoediono. Tapi justru bisa menjadi JKWiranto.

Hasil Analisa Konsultan Asing Independen

Bahkan, kemenangan JK-Wiranto bukan hanya karena perolehan suara yang melam paui 50 persen perolehan suara secara na sional. Tapi juga memenuhi syarat sebaran di

lebih 50 persen provinsi dengan minimal 20 persen suara di setiap provinsi. “Melihat

BACA : JK-WIRANTO..................Hal 15

SBY Mengaku Plong BOGOR-Capres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut bersyukur atas ke putusan MK yang memperbolehkan penggunaan KTP sebagai identitas pemilih yang tak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dia berharap keputusan itu memupus tuduhan adanya kecurangan pemilu yang diarahkan kepada kubunya. “Saya sangat bersyukur. Saya merasa sangat lega. Karena apa, (karena) saya ingin Pemilu baik Pemilu Legislatif maupun Pilpers ini benar-benar berlangsung langsung umum bebas dan rahasia, jujur dan adil, aman, tertib, dan lancar,” kata SBY di kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor, tadi malam (7/7). SBY juga meminta Pemda ikut membantu KPUD melak-

sanakan keputusan itu. SBY merasa perlu ikut berkomentar mengenai keputusan tersebut, setelah kedua pasang kandidat lainnya telah memperjuangkan peng gunaan KTP tersebut terutama dalam dua hari terakhir. “Kedua Capres yang lain, Pak Jusuf Kalla dan Ibu Megawati Soekarno Putri, juga secara aktif dalam gerakan politik dalam dua hari ini. Dengan demikian, tidak keliru kalau malam ini pun saya memberikan statement, menyampaikan pandangan, merespons segala sesuatunya,” kata SBY. SBY mengatakan ia tetap memiliki keinginan agar Pemilu diselenggarakan dengan adil. Ia

BACA : SBY..................Hal 15

Contreng Boleh Pakai KTP MK Batalkan Ketentuan Pemilih Harus Tercatat di DPT

BACA : SOPHIAN MILE CONTRENG......Hal 15

SELEB

JAKARTA-Dua hari menjelang pemilihan presiden (pilpres), Mahkamah Konstitusi (MK) membuat putusan yang akan mengubah secara drastis ketentuan bagi para pemilih. Salah satu putusan penting itu menyebutkan, warga yang tak terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) pilpres bisa tetap menggunakan hak pilihnya dengan memakai KTP atau paspor.

Michael Jackson Punya Pacar Rahasia

BACA : CONTRENG.....................Hal 15

Pemkab Harus Manfaatkan Biosulfur Donggi Senoro Grace Rwaramba

RUMOR seputar kehidupan mendiang Michael Jackson memang tak ada habisnya. Kali ini bertiup berita bahwa dalam tahun-tahun terakhir ini Michael punya kekasih rahasia yang tak pernah

BACA : SELEB...............Hal 15

INTERMEZZO

[RAKA DENNY/JAWAPOS]

HADIRI SIDANG MK : Dua capres Jusuf Kalla (kiri) dan Megawati Soekarnoputri (kedua kiri) bersama Ketua MK Mahfud MD (tengah), Ketua KPU Abdul Hafiz Ansyari (kedua kanan) serta cawapres Boediono, Wiranto dan Prabowo ketika menghadiri sidang MK mengenai sengketa pemilu di MK, Jakarta Senin (6/7). Sidang tersebut dihadiri capres cawapres yang membahas masalah perselisian hasil pemilu presiden mendatang.

Antarcapres Tak Bisa Saling Gugat MK Siap Sidangkan Sengketa Pilpres JAKARTA-Pelaksanaan pemilihan presiden tinggal sehari lagi. Mahkamah Konstitusi juga mulai bersiap-siap. Kemarin (6/ 7) lembaga negara yang salah satu tugasnya menyidangkan sengketa hasil pemilu itu

mengumpulkan tiga pasangan capres-cawapres. Selain pasangan capres-cawapres, hadir lembaga penyelenggara dan penegakan hukum. Yaitu, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, Polri, Kejaksaan Agung, dan Mahkamah Agung. “Kami berkoor-

BACA : SALING GUGAT.........Hal 15

700 Ekspatriat Bakal Banjiri Banggai LUWUK-Sekitar 700-an tenaga kerja asing (ekspatriat) diperkirakan akan masuk ke Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah saat proyek LNG Dong gi Senoro berjalan. Ekspatriatekspatriat ini umumnya insinyur-insinyur Jepang dan

BACA : 700 EKSPATRIAT.........Hal 15

LUWUK-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai harus siap manfaatkan biosulfur yang dihasilkan dari sumur-sumur gas Blok Matindok dan Senoro. Pasalnya, biosulfur yang di hasilkan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman. Hal ini disampaikan Facility Manager PT Pertamina EP –PPGM

BACA : PEMKAB.....................Hal 15

Pilpres Diprediksi Dua Putaran JAKARTA-Gerakan pemilu presiden satu putaran diprediksi tidak akan berhasil. Hasil survei lembaga Strategic Indonesia terhadap 18.439 responden di 15 provinsi menunjukkan bahwa pilpres hampir pasti berlangsung dalam dua putaran. Strategic memprediksi SBY-Boediono dan Jusuf Kalla-Wiranto akan bertarung pada putaran kedua.

BACA : PILPRES....................Hal 15

Kisah di Balik Sukses Rhenald Kasali Meraih Gelar Profesor

Terharu, Undang Guru SD yang Tak Menaikkan Kelas Jawara Dunia Gendong Istri TAISTO MIETTINEN, kanan, dan Kristiina Haapanen meluapkan kegembiraan setelah memenangi Kejuaraan Dunia Menggendong Istri di Sonkajärvi, Finlandia, Sabtu lalu (4/ 7). Ini kali pertama dalam 11 tahun pasangan Finlandia memenangkan kompetisi tersebut. Mereka mengakhiri dominasi Estonia, yang menjadi juara selama 11 tahun beruntun. Miettinen mencatat waktu 62 detik saat melewati lintasan 250 meter, dengan kolam dan dua penghalang, sambil menggendong Haapanen.(AP)

Sabtu pekan lalu (4/7) adalah hari yang sangat membahagiakan bagi Rhenald Kasali PhD. Pakar manajemen pemasaran yang juga konsultan bisnis ternama itu dikukuhkan sebagai guru besar ilmu manajemen di Universitas Indonesia. Ada kisah menarik di balik raihan yang membanggakan itu. TITIK ANDRIYANI, Jakarta

Mungkin kau pernah mengejar gunung yang diberkahi. Ia adalah gunung yang tertinggi

http://luwukpost.info | redaksi@luwukpost.info | iklan@luwukpost.info

di dunia. Yang begitu kau mencapai puncaknya, engkau hanya punya satu hasrat untuk turun ke dalam dan hidup bersama mereka, hanya tinggal di lembah terdalam. KUTIPAN syair Khahlil Gibran itu memotivasi Rhenald untuk meraih impiannya. Dan, dia telah berhasil meraih puncak karir akademik, menjadi guru besar. Bagi dia, itu sama dengan meraih gunung yang telah diberkahi itu. Saat dikukuhkan Sabtu pekan lalu, Rhenald yang lahir pada 13 Agustus

1960 ini membacakan karya ilmiahnya berjudul Keluar dari Krisis: Mem bangun Kekuatan Baru Melalui Core Belief dan Tata Nilai. Menurut Rhenald, dirinya membutuhkan seluruh hidupnya untuk menghasilkan karya ilmiah tersebut. Sebab, perlu proses panjang untuk membuat orang-orang di sekitarnya memahami makna perubahan. Se buah grand pemikiran yang selalu dia tekankan selama ini dan tertuang dalam berbagai karyanya. “Ini seluruh hidup saya, yang

BACA : TERHARU...........Hal 15

[FOTO; DUKUMEN RHENALD FOR JAWA POS]

SELAMAT : Rhenald Kasali bersama sang guru hidup, Prof Dorojatun Kuntjoro Jakti di Universitas Indonesia. Informasi berlangganan koran dan iklan: 0461-325447, fax: 0461-325071


NUHON - BUNTA - PAGIMANA - BUALEMO

TOMINI RAYA

Selasa,7 Juli 2009

2

Disdikpora Diminta Sikapi Iuran SMA 1 Pagimana Warga Keluhkan Ternak Lepas NUHON-Hewan ternak di Kecamatan Nuhon mulai merasahkan warga. Pasalnya, hewan ternak peliharaan warga itu tidak dikandangkan. Hewan ternak tersebut dibiarkan berkeliaran sehingga mengganggu arus kendaraan yang melintas di jalur dua, jurusan Kantor Camat Nuhon, termasuk pada malam hari. Ternak juga sering merusak pekarangan milik warga, ditambah lagi dengan kotoran sapi dan kambing yang hampir memenuhi setiap jalan desa. Salah satu warga yang tidak mau disebutkan identitasnya kepada koresponden Luwuk Pos Senin (06/07), mengatakan, pemilik ternak yang ada di wilayah ini sudah terbilang kebal dan cuek. Pasalnya bukan hanya Perda yang telah disosialisasikan oleh pemerintah setempat, bahkan sudah ditindak lanjuti dengan Peraturan Desa (Perdes) tentang penertiban hewan ternak bahkan sudah ada kesepakan dan sangsi serta denda yang dibuat. “Namun kenyataannya, tidak seperti yang diharapkan, buktinya masih banyak hewan ternak yang berkeliaran,� akunya. Dirinya menyesalkan pihak Satpol-PP yang hanya intens di wilayah kota Luwuk dan sekitarnya. Seharusnya pihak Satpol-PP jeli dalam menyikapi persoalan hewan ternak, karna hewan tersebut lebih banyak yang ada di desa dibanding kota. Penertiban di Kecamatan Nuhon perlu dilakukan mengingar kecamatan tersebut merupakan pintu masuknya masyarakat dari luar daerah. (Yanto)

SMU 1 Pagimana Berlakukan Iuran Pembangunan PAGIMANA-Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banggai diminta untuk menyikapi tinggiya pungutan masuk sekolah, sebagaimana yang terjadi di SMA 1 Pagimana. Sebap, seperti diketahui, protes terhadap atarun yang diberlakukan

terhadap siswa baru di SMA 1 Pagimana, kini menjadi bahan perbincangan bagi orang tua murid. Pasalnya iuaran pembangunan sekolah yang sudah dibebankan kepada siswa baru tidak ada toleransi lagi dan harus bisa menyelesaiakan sebelum terdaftar di sekolah. Belum lagi punggutan di luar iuran pembangunan, siswa harus juga membayar apabila mengambil

sekolah, sebab iuran yang dibebankan ke siswa baru sangat besar dan tidak ada toleransi dan diharuskan harus membayar lunas. Said juga menyesalkan masalah pembangunan sekolah yang cukup besar.KUPT Disdikpora Kecamatan Pagimana, Abd. Naser Latekeng,S.Pd dalam arahannya Senin, (6/7) pada Rapat Kerja Kepala Kepala Sekolah se Kecamatan Pagimana,

bahwa bagi sekolah sekolah dalam penerimaan siswa baru tidak dianjurkan untuk memunggut biaya apapun.Apalagi membebankan kepada siswa dengan harus membayar iuran yang cukup tinggi. Sebap, jika ada sekolah yang memberlakukan seperti itu, orang tua siswa yang ekonominya lemah pasti memaksakan anaknya tidak melanjutkan sekolah.(anto)

Nuhon Siap Laksanakan Pemilu NUHON-Berbagai persiapan Pilpres mulai dilakukan KPPS dan PPS di wilayah Kecamatan Nuhon. Persiapan yang dilakukan diantaranya, pembersihan tempat yang bakal dijadikan TPS, serta pembagian kartu pemilih. Menurut pantauan kores-

ponden Luwuk Pos ada beberapa desa yang sudah siap untuk melaksanakannya. Menurut salah satu anggota PPS Madjid K Sahi, persiapan sudah dilakukan sekitar 90 persen karena untuk TPS di Desa Pakowa menggunakan Balai Pertemuan Umum (BPU) desa, sebagai-

mana pelaksanaan Pemilu legislatif beberapa waktu lalu. Di tempat terpisah, salah satu anggota KPPS Hasna Laadjim, menambahkan, untuk logistik Pemilu sudah diterima seluruhnya, dan sekarang logistik tersebut diamankan oleh Ketua KPPS. (Yanto)

Polsek Gelar Pengecekan Pengamanan Pemilu

serta kurang lebih 160 anggota Lin-mas (Hansip), 120 PAM TPS, 10 orang anggota PAM Swakarsa. Dan dalam apel pengecekan pengamanan pemilu yang dilaksanakan dipelataran Mapolsek Bunta tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolsek Bunta, Ipda, Belen Anggara Paratama. Kapolsek Bunta Ipda. Belen Anggara Pratama dihubungi Luwuk Post menjelaskan, maksud Universitas Tompotika Luwuk Membuka Penerimaan Mahasiswa Baru dan tujuTahun Akademik 2009 - 2010 an apel Dengan 7 (Tujuh) Fakultas dan 13 Program Studi bersama Sudah Terakreditasi Yaitu : itu, agar seluruh Linmas I. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN maupun - Program Study : 1. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) instansi 2. Bimbingan dan Konseling (BK) terkait 3. Pendidikan Matematika lainnya s i a p II. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK mengsuk- Program Study : 1. 2.

dan mengembalikan Formulir Pendaftaran dengan angka yang cukup besar yakni senilai Rp. 150.000/siswa. Said salah satu orang tua siswa baru menuturkan Kepada Luwuk Post, (6/7) bahwa apa yang telah di berlakukan oleh sekolah ini sangat di sayangkan pasalnya bagi orang tua siswa yang ekonominya lemah terpaksa anak mereka tidak bisa melanjutkan

BUNTA -Jajaran Polsek Bunta, Senin (7/7) kemarin, menggelar apel bersama dalam rangka pengecekan pengamanan pemilihan Presiden (Pilpres) 8 Juli mendatang. Pada apel pengecekan pasukan keamanan pemilu tersebut, diikuti oleh Unsur Mupika Kecamatan Bunta, jajaran Kepolisian Polsek Bunta, Lurah, Kades se-Kecamatan Bunta, ketua PPK dan Panwaslu Bunta

Ilmu Administrasi Negara (Adne) Ilmu Pemerintahan (IP)

III. FAKULTAS PERTANIAN - Program Study : 1. Budi Daya Pertanian (Agroteknologi) 2. Sosial Ekonomi Pertanian (Agribisnis) IV. FAKULTAS HUKUM - Program Study : Ilmu Hukum V. FAKULTAS EKONOMI - Program Study : 1. 2.

Manajemen Ekonomi Pembangunan

VI. FAKULTAS TEKNIK - Program Study : 1. 2.

Teknik Sipil Teknik Arsitektur

VII. FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT - Program Study : Ilmu Kesehatan Masyarakat. Pendaftaran mulai dibuka : Gelombang I Tanggal 8 s/d 30 Juni 2009 Gelombang II Juli s/d 08 Agustus 2009 (Setiap Hari/Jam Kerja) Dengan Persyaratan Pendaftaran Sebagai Berikut : 1. Biaya Pendaftaran Rp. 150.000,2. Foto Copy Ijazah dan Surat Keputusan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) yang dilegalisir oleh kepada sekolah atau pejabat yang berwenang (2 Rangkap). 3. Pas Foto : 2 x 1.5 = 4 lembar 2 x 3 = 4 lembar Informasi selanjutnya dapat anda hubungi langsung Pada Kampus Universitas Tompotika Luwuk (Lantai I FKIP Untika)

Alamat : Jln. Dewi Sartika No. 65, 67 Telp. (0461) 324027

seskan pilpres mendatang. Dan anggota Polri jajaran Polsek Bunta juga siap memback-Up pengamanan pilpres demi kesuksesan pelaksanaan pemilu. Informasi yang berhasil dihimpun awak Luwuk Post, orang nomor satu dijajaran Polsek Bunta itu dalam arahannya pada apel pengecekan pengamanan tersebut, menegaskan kepada seluruh pasukan pengamanan pemilu, agar dalam bertindak atau mengambil tindakan untuk pengamanan selalu berkoordinasi. Selain itu, mantan Kanit Narkoba Polres Luwuk Banggai itu juga, meminta kepada seluruh pasukan pengamanan pemilu untuk cepat tanggap terhadap masalah-masalah yang timbul, guna menjaga stabilitas kemanan diwilayah masing-masing. Mengingat pelaksanaan pemilu sudah didepan mata.(Amank)

(FOTO: Anto Yasin/Luwuk Post)

MDST : Tim Pengelola Kegiatan (TPK) program PNPM-Mandiri Perdesaan menggelar Musyawarah Desa Serah Terimah (MDST) Tahun anggaran 2008, sekaligus peresmian Jalan Kantong Produksi,Minggu (5/7).

TPK PNPM-MP Gelar MDST Desa Huhak PAGIMANA— Tim Pengelola Kegiatan (TPK) program PNPM-Mandiri Perdesaan menggelar Musyawarah Desa Serah Terimah (MDST) Tahun anggaran 2008, sekaligus peresmian Jalan Kantong Produksi. Kegiatan itu dilaksanakan di Desa Huhak, Kecamatan Pagimana, Minggu (5/7).Dalam musyawarah tersebut, dihadiri langsung Penanggung Jawab Oprasional Kegiatan (PJOK), Sumitro Balahanti, S.Sos, Badan Kerja Antar Desa (BKAD), Abd. Hamid Lagonah, Fasilitator Tehnik, Darmono, Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Serta Kepala Desa Huhak. Musyawarah Desa dan Serah Terimah untuk siklus 10 T.A 2008 yang dilakukan oleh TPK Desa Huhak itu, merupakan Dana Alokasi Bantuan PNPM-Mandiri Perdesaan yang nilai sejumlah Rp.254.120.000, dengan jenis kegiatan pembuatan jalan kantong produksi dengan jarak 2 km. Dalam musyawarah dan serah terimah ini, Sumitro Balahanti selaku PJOK menyampaikan, hasil yang telah dibuat oleh TPK bersama masyarakat dalam pembangunan jalan kantong produksi tersebut perlu dipelihara bersama, agar hasil pekerjaan yang sudah dibuat bisa tetap baik. Dijelaskan, jalan kantong produksi yang sudah dikerjakan masyarakat sekarang ini, merupakan jalur yang sangat bermanfaat untuk memudahkan dalam melakukan aktifitas perkebunan.(anto)


3

Selasa, 7 Juli 2009

KASUS RUISLAAG

Kejati Bidik Agum Gumelar Cs JAKARTA-Penyidikan dugaan kasus korupsi kasus tukar guling (ruislaag) kampus Akademi Ilmu Pelayaran (AIP) terus bergulir. Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta kini tengah mendalami keterlibatan empat mantan menteri era orde baru dalam korupsi ruislaag kampus yang telah berganti nama menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) itu. Keempat mantan menteri itu adalah mantan Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Abdul Latief, dan tiga mantan Menteri Perhubungan Azwar Anas, Haryanto Dhanutirto, serta Agum Gumelar. Saat ini statusnya sebagai saksi. “Kami masih pelajari. Apakah mereka yang bertanggung jawab sebagai menteri atau para pejabat di bawahnya,” kata Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati DKI Jakarta Budi Panjaitan ditemui saat menghadiri pembukaan pekan olahraga Hari Bhakti Adhyaksa 2009 di Kejaksaan Agung, kemarin (6/7). Hingga saat ini, penyidik Kejati belum menetapkan tersangka kasus itu. Menurut Budi, penetepan tersangka me-

nunggu ekspose (gelar perkara) terlebih dahulu. “Tapi belum kami tentukan waktunya,” terang Budi. Kasus itu berawal pada tahun 1992 ketika lahan AIP yang berlokasi di Gunung Sahari diganti dengan tanah di kawasan Marunda, Jakarta Utara. Saat itu, Menhub Haryanto Danutirto menyetujui dengan memberikan rekomendasi kepada PT Mandiri Dita Cipta (MDC), pihak yang mendapat proyek dengan nilai aset Rp 126 miliar. Sesuai SK Menkeu Nomor 350/94 kegiatan semacam itu harus melalui tender terlebih dahulu. Peserta tender minimal lima. Ketika itu, Abdul Latif yang belum menjabat menteri mengajukan proposal dengan nama perusahaan Pasaraya Toser Jaya. Namun kemudian ada perusahaan baru, yakni PT MDC. Kasus terungkap setelah ada audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Diduga ada mark up untuk tanah di Marunda, sementara di Gunung Sahari dilakukan mark down. (fal/ iro)

10 Menit Ditinggalkan, Sepeda Motor Raib LUWUK-Sungguh malang nasib Elias Kadir (21), warga Kelurahan Simpong. Sebuah motor Honda Revo dengan nomor nomor Polisi DN 3920 CN hilang diembat maling, Minggu (5/7) sekitar pukul 06.30. Pagi itu, ia hendak mengantar kue jualan buatan istrinya, untuk dititip disalah satu warung yang ada dipasar Simpong. Setelah selesai melakukan aktivitasnya, sekitar 10 menit lamanya, ia kaget bukan main saat mengetahui sepeda motornya telah hilang. Motor itu ia parkir di depan kantor Dinas Pendapatan unit Pasar Simpong. Elias mengatakan, sepeda motornya itu baru dua bulan dibeli dengan cara kredit den-gan jangka waktu 3 tahun. Ia kemudian melakukan pencarian dengan cara melakukan penelusuran keliling kota Luwuk. Namun hasilnya tetap saja nihil. Ia

kemudian meminta bantuan para normal. Menurut petunjuk paranormal, motor miliknya itu masih berada di kawasan BTN Nusagriya. Mendengar penjelasan paranormal itu, Elias langsung menuju BTN Nusgriya untuk memastikan kata-kata paranormal itu. Dan lagi-lagi, hasilnya nihil. Bosan dengan berbagai macam cara namun tidak kunjung membuahkan hasil, pria kulit hitam itu akhirnya mendatangi Mapolres Banggai dan langsung melaporkan kepada Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Banggai Senin, (6/7) kemarin. Pihak kepolisian langsung menerima laporan Elias atas kehilangan sepeda motornya. Saat ini, pelaku pencurian tersebut belum terindentifikasi, dan sementara dalam penyelidikan Polisi.(TR-07)

Lumpur Nikel Renggut nyawa LUWUK - Lumpur ternyata juga menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas selain ugalugalan di jalanan. Seperti yang terjadi di ruas jalan umum Kelurahan Bunta. Lumpur perusahaan nikel PT Aneka Nusantara Internasional yang meyelimuti sebagian badan jalan sepanjang 100 meter. Untuk menghindarinya, para pengendara hanya menggunakan sebagian jalan saja. Akibatnya, kecelakaan tak bisa dihindari, seperti yang terjadi pada 31 Mei 2008 silam.Kala itu, sepeda motor Honda Supra X dengan nomor polisi DN 4584 CF yang dikendarai Rinto Laganja dari arah Desa Kalaka menuju Kelurahan Bunta bertabrakan sepeda motor Honda Revo yang dikendarai Roli Jamilu (26) dari arah yang berlawanan. Rinto pun tewas setelah sempat dirawat selama 4 hari di RSUD Luwuk. Sedangkan Fardina (13), yang diboncengnya kala itu ju-ga mengalami luka-

luka dan sempat dirawat di RSU selama 2 malam. Dan Roli, warga Desa Tomeang Kecamatan Nuhon pun akhirnya jadi terdakwa di meja hijau. Senin (6/7) kemarin, Roli kembali menjalani persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Negeri Luwuk. Dalam sidang yang dipimpin Saprudin SH, ia didakwa karena dinilai telah melakukan kesalahan dalam berlalu lintas. Ia di-anggap ceroboh dan lalai saat mengendarai sepeda motornya karena mengambil sebagian jalur jalan yang dilalui Rinto. Terhadap perbuatannya, Roli dijerat pasal 359 KUHP karena kelalaiannya yang menyebabkan orang lain meninggal dunia dan pasal 360 ayat 2. Di sidang itu, JPU menghadirkan 4 saksi, mereka adalah Fadrina (13), Harsad Kalo, Abdul Arif (39) dan Didi Laganja (41). (Tr-04)

Bingung, Kajari Surati Kejati Soal Korupsi APBD 2004

(FOTO: GAFAR/LUWUK POST)

SILATURAHMI: Solidaritas Koalisasi Anti Korupsi (SKAK) Kabupaten Banggai, Senin (6/7) kemarin, mengelar pertemuan dengan jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwuk.

Bicarakan Penuntasan Korupsi di Daerah LUWUK-Solidaritas Koalisasi Anti Korupsi (SKAK) Kabupaten Banggai, Senin (6/7) kemarin, mengelar pertemuan dengan jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwuk. Perkumpulan aktivis anti korupsi itu diterima langsung Kepala Kejaksaan Negeri Luwuk Suhardi,SH. SKAK yang dipimpin Hidayat Monoarfa bersama Refoldi Taher, Andi Munafri dan kalangan LSM, Mahasiswa dan unsure Pers itu melakukan dialog bersama jajaran kejaksaan, yang saat itu hadir secara lengkap. Kejari Luwuk Suhardi didampingi langsung Kasi Intel, Kasis Pidsus dan Kasis Pidum dan Kacab Jari Pagimana. Seluruh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di

institusi kejaksaan itu hadir bersama. Dalam pertemuan itu SKAK mempertanyakan kelanjutan penyelesaian dugaan korupsi DPRD 2004 yang hingga saat ini belum seluruhnya di tuntaskan. Dijelaskan, masih ada 4 orang anggota DPRD yakni 2 diantaranya yang telah meninggal dunia, dan 2 lainnya yang masih hidup namun belum diproses lebih lanjut. Dijelaskan, bukan kejaksaan mendiamkan kasus tersebut, melaikan sedang mempelajari perkembangannya. “Sedangkan yang sudah naik, saat ini masih ada perdebatan, karena ada yang dinyatakan masuk penjara, dan ada yang tidak, makanya kita proses

ini sambil melihat perkembangan kasus serupa di tingkat yang lebih tinggi,” tutur Ruslan,SH. SKAK mengatakan, dengan pertemuan itu menunjukan adanya komunikasi yang baik antara intitusi Kejaksaan dengan komunitas masyarakat yang mendorong pemberantasan korupsi dan penegakan hukum di daerah ini. Kejaksaan Negeri Luwuk sebagaimana dikatakan Kajari Suhardi, mengatakan, pihaknya sangat terbuka menerima kritikan saran dan masukan, demi perbaikan kinerja yang lebih baik. Komunikasi juga diharapkan terus terjaring dengan kelompok-kelopok diluar kejaksaan. (far)

Aniaya Istri, Suami Divonis 10 Bulan LUWUK- Marjono Yadiman, warga Kelurahan Keraton, Luwuk, kini harus menebus perlakuannya yang telah menganiaya istrinya dengan harus mendekam 10 bulan di penjara. Ini setelah majelis hakim yang diketuai Puji Hendro Suroso, SH memvonisnya pada sidang di Pengadilan Negeri Luwuk, Senin (6/7) kemarin. Majelis hakim menilai, Jono telah terbukti secara sah dan

meyakinkan melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya Adetlia Litan sesuai dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) padanya atas pelanggaran pasal 44 ayat 1 Undang-undang Nomor 23 ta-hun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Namun, tuntutan itu justru lebih ringan dibanding tuntutan JPU yang selama 12 bulan

penjara. Adapun hal yang memberatkan dirinya karena ia telah melakukan penganiayaan terhadap istrinya sendiri, serta pernah dihukum dalam kasus yang sama. Sedangkan hal yang meringankan, Jono selalu bersikap sopan di persidangan dan memudahkan jalannya persidangan serta telah meyesali perbuatannya. (Tr-04)

jaksa beralasan bahwa tuntutan itu didasarkan pada sejumlah pertimbangan. Selain terbukti melanggar pasal 5 (1) huruf a UU Pemberantasan Tipikor, keduanya juga dinilai tidak membantu pemerintah yang tengah giat memberantas korupsi. ”Terdakwa terbukti bersalah memberikan hadiah atau janji kepada penyelenggara negara,” kata Jaksa Anang Supriatna. Jaksa menjelaskan perbuatan kedua terdakwa. Darmawati dinilai membantu terjadinya korupsi proyek dana stimulus di Dephub yang melibatkan pengusaha Hontjo Kurniawan. “Terdakwa telah menghubungkan Hontjo Kurniawan dan Abdul Hadi Djamal untuk membantu meluluskan proyek dana stimulus,” ujarnya. Hadi Djamal menyepakati permintaan Hontjo. Sebagai im-

balan, pengusaha asal Surabaya itu berkomitmen memberikan dana Rp 3 miliar untuk memuluskan pembahasan. Dana tersebut selanjutnya diberikan dalam tiga tahap. Yakni, USD 80 ribu dan Rp 32 juta, USD 70 ribu dan USD 90 ribu, serta Rp 54,5 juta. “Terdakwa (Darmawati) terlibat dalam penyerahan dana dari Hontjo,” kata jaksa. Dalam sidang, jaksa juga menyalahkan Hontjo. Dia dinilai memberikan janji atau hadiah kepada legislator. “Seharusnya terdakwa (Hontjo) tahu dan sadar bahwa itu tidak boleh dilakukan,” ungkapnya. Persidangan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda penyampaian pembelaan (pleidoi) pengacara Darmawati dan Hontjo. “Bagaimana pembelaannya, kami sampaikan nanti,” kata pengacara Darmawati, Inu Kertapati. (git/dwi)

LUWUK-Ternyata tidak saja masyarakat luas yang beningung dengan hasil putusan MA yang menyatakan Djarun Sibay dan Suryanto, SH bebas dari jeratan pidana, pada kasus dugaan korupsi dana APBD 2004. Kepala Kejaksaan Negeri Luwuk Suhardi, SH juga mengaku bingung dengan putusan MA tersebut. Pada satu sisi mantan anggota DPRD Banggai 1999-2004 masuk penjara, sementara lainnya bebas. “Saya juga bingung dengan putusan itu,” tuturnya. Secara institusi, kata Suhardi, SH pihaknya telah melayangkan surat ke pihak Kejaksaan Tinggi di Palu, untuk meninjau kembali (PK) putusan MA tersebut. Hanya saja kata dia, mengenai hasilnya belum bisa dipastikan seperti apa. “Yang jelas kami sudah mengajukan surat ke Kejati untuk melakukan PK, dan kami menu-

nggu pentunjuk lebih lanjut dari Kejati,” tuturnya saat tatap muka bersama Solidaritas Koalisi Anti Korupsi, Senin (6/7) kemarin. Sementara itu, Kasi Pidum Ruslan, SH meluruskan pemahaman mengenai putusan MA tersebut. Dijelaskan, dalam putusan MA itu, Djarun dan Suryanto di putuskan bebas dari jeratan pidana. Meksi begitu, tuntutan JPU tetap dinyatakan terbukti, namun hanya terbukti pelanggaran yang bersifat admiknistratif. “Tuntutan tetap terbukti ada pelanggaran, namun tidak masuk dalam pelanggaran pidana, sehingga dibebaskan dari jeratan hukum pidana. Bukan bebas dalam arti tuntutan tidak terbukti,” tutur Ruslan menjelaskan. Hal itu perlu dijelaskan, sehingga tidak terjadi kesalah pengertian dimasyarakat. Kataya, MA membebaskan Djarun Cs dari pidana, namun tuntutan mengenai adanya pelanggaran tetap terbukti. (far)

Terima Permintaan Maaf Kapolres LUWUK-Kasus penganiayaan anggota Polres Banggai, Suyono, yang sempat membuat berang pihak keluarga rupanya mulai menemui jalan keluar. Nyaris saja, kasus penganiayaan tersebut mencoreng institusi Bhayangkara Kabupaten Banggai. Karena, santer beredar kabar, pihak Keluarga Suyono akan menggelar aksi demonstrasi di Mapolres Banggai tepat pada perayaan HUT Bhayangkara, awal Juli lalu. Namun, kebesaran jiwa Kapolres Banggai, AKBP Drs Sri Suhartono, yang langsung meminta maaf kepada pihak keluarga rupanya mampu meluluhkan emosi yang sudah sampai dipuncak ubun-ubun. Asia Pakaya Kepada Luwuk Post, Senin (6/7) kemarin, pihak keluarga Su-yono, mengatakan, menerima dengan ikhlas permintaan maaf Kapolres Banggai. “Kita menerima permintaan maaf Pak Kapolres, apalagi beliau secara lisan bilang dari lubuk hatinya meminta maaf. Bahkan Kapolres juga bersedia membiayai perawatan Suyono,” tutur kerabat korban, Asia Pakaya, dikediamannya tadi malam. Asia Pakaya yang juga me-rupakan salah seorang anggota Isteri Purnawirawan Polres Ba-nggai itu mengatakan, penga-kuan kesalahan seseorang dan langsung meminta maaf merupakan perbuatan yang mulia. Karena itu, kata Ma’ Tua -sapaan akrab Asia Pakaya, harus juga diapreseasi. “Meminta maaf adalah perbuatan mulia disisi Allah dan lebih mulia lagi memberi maafatas kesalahan orang lain,” ungkapnya. Asia Pakaya menuturkan, pihak keluarga tidak melihat Kapolres Banggai dengan sebelah mata. Banyak hal positif yang juga telah dilakukan Kapolres Banggai itu terhadap keluarga Pensiunan Polisi. “Kasus sawit misalnya, dari beberapa Kapolres nanti dia (AKBP Drs Sri Suhartono -red) yang bisa merealisasikan persoalan yang sudah bertahun-tahun melilit ini,” kata Asia Pakaya. Bahkan saat ini, pihak keluarga pensiuanan Polres Banggai bisa menikmati hasil sawit yang sejak beberapa tahun dipersoalkan tersebut. [frm]

Jaksa Minta Tolak Tuntutan Hontjo Kurniawan Lebih Berat PK Joker

Sidang Korupsi Dana Stimulus di Dephub JAKARTA - Persidangan dugaan korupsi kasus dana stimulus yang melibatkan pegawai Departemen Perhubungan (Dephub) Darmawati Dareho dan Komisaris PT Kurniadjaja Wirabhakti Hontjo Kurniawan memasuki babak akhir. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin (6/7), jaksa menuntut kedua terdakwa dengan hukuman berbeda. Dalam persidangan terpisah, Darmawati dituntut tiga tahun penjara. Hontjo dikenai tuntutan hukuman lebih berat, yakni 3 tahun 6. Namun, keduanya dibebani denda yang sama, yakni Rp 150 juta. Dengan alasan yang sama,

JAKARTA - Permohonan Peninjauan Kembali (PK) terpidana kasus dana hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra (Joker) kembali diproses di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kemarin (6/7). Kali ini, agenda persidangan adalah mendengarkan tanggapan jaksa atas PK yang diajukan oleh bos Grup Mulia itu. Jaksa Imanuel Rudy Pailang mengatakan, pengajuan PK atas PK Mahkamah Agung yang menghukum dua tahun Joker tidak sesuai dengan aturan. Sehingga permohonan tersebut tidak perlu diteruskan ke MA. “Seharusnya PK ditolak pada tingkatan pertama pengadilan,” kata jaksa Rudy. Rudy menjelaskan, pengajuan itu tidak sesuai dengan Surat Edaran MA No. 10/2009. Di sana disebutkan, permohoan PK dalam suatu perkara yang sama yang diajukan lebih dari satu

kali adalah bertentangan dengan undang-undang. Jika ada perkara yang diajukan permohonan PK kedua dan seterusnya, MA meminta berkas perkaranya tidak perlu dikirim ke MA. Menanggapi argumen kuasa hukum Joker bahwa PK merupakan hak terpidana dan ahli warisnya, Rudy mengatakan, pihaknya mengacu pada UU No. 4/2004 tentang Kekuasaan Kehakiman. “Berdasar UU itu, semua pihak yang berperkara dapat mengajukan PK,” ungkap jaksa pada Kejaksaan Negeri Jaksel itu. Seperti diketahui, permohonan PK yang diajukan kuasa hukum Djoko adalah atas putusan PK Mahkamah Agung Nomor 12 PK/Pid.Sus/2009 tanggal 11 Juni 2009. Dalam putusan itu, Joker yang kini buron itu dihukum dua tahun penjara dan denda Rp 15 juta subsider 3 bulan. Dalam persidangan kemarin, kuasa hukum Djoko, OC Kaligis juga menghadirkan saksi ahli Adami Chazawi, ahli hukum pidana Universitas Brawijaya. Dia berpendapat, berdasar asas PK perkara pidana, pihak yang berhak mengajukan PK adalah terpidana dan ahli warisnya. Putusan MA yang mengabulkan PK yang diajukan jaksa penuntut umum tidak masuk pada masalah penafsiran norma Pasal 263 ayat (1) KUHAP. ?Itu melanggar asas fundamental. PK ditujukan untuk kepentingan terpidana,” kata Adami. Menurutnya, PK semata-mata ditujukan untuk memperbaiki putusan pidana yang salah. Negara tidak dibenarkan mengajukan PK untuk sebaliknya menghukum terdakwa yang sudah dibebaskan atau lepas dari tuntutan hukum. (fal/iro)


4

Selasa,7 Juli 2009

Lagi, Dr Syahrullah Dapat Dukungan Danrem Tegaskan TNI Netral LUWUK-Kedatangan Danrem 132 Tadulako, Kol. Kav. M Thamrin Marzuki, dalam rangka silaturahmi dengan jajaran Pemerintah Daerah Banggai dan masyarakat di daerah ini, rupanya disambut antusias. Dalam silaturahmi yang dilaksanakan di Eks Gedung Genas, Minggu (5/7) malam, M Thamrin Marzuki dalam sambutannya mengatakan maksud dan tujuannya berkunjung ke Kabupaten Banggai adalah untuk bersilaturahmi. Selain itu, kata dia, Danrem 132 Tadulako juga bermaksud untuk memperkenalkan diri kepada semua unsur Muspida Kabupaten Banggai dan masyarakat setempat. Pasalnya, M Thamrin Marzuki baru saja ditepatkan diwilayah Sulteng. Karena itu, sejak kedatangannya, dirinya telah berkeliling melihat situasi daerah yang menurutnya sampai saat ini tetap aman dan kondusif. Danrem Tadulako itu juga mengatakan kedatangannya bertepatan dengan momentum Pilpres, sama sekali tidak membawa misi politik. “Kedatangannya saya tidak ada sama sekali hubungannya dengan politik melainkan hanya silaturahmi dan memperkenalkan diri,” tuturnya. Bahkan, Danrem 132 Tadulako itu menegaskan TNI tidak akan terlibat dalam politik praktis. Dalam acara tersebut, salah satu Pemuda di Kabupaten Banggai, Dedi Koba’a, dalam sesi dialog menilai Gedung Veteran yang terdapat di dalam lingkungan Markas Kodim, dinilainya layak diganti. Dia berharap, agar Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai bisa turun tangan membantu rehabilitasi gedung tersebut.(TR-07)

Nilai Kasus Oksigen Sentral Politis LUWUK-Tersangka kasus oksigen sentral dr Syarullah K Ngongo M.Kes yang terancaman hukuman penjara selama 20 tahun sepertinya masih mendapatkan dukungan moral. Dukungan moral tersebut datang dari mahasiswa Kecamatan Kintom. Padahal, pihak Kajari Banggai Bangkep telah menjerat dr Syahrullah dengan UU tentang Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi dan ancaman hukuman 20 tahun penjara serta denda Rp 200 juta. Apalagi, pihak kejaksaan telah menemukan indikasi kerugian negara sekitar Rp 2,3 miliar pada proyek pengadaan peralatan medis oksigen sentral dan pekerjaan lanjutan instalasi gas medis dan oksigen flowmeter withmidifer. Salah seorang mahasiswa Kecamatan Kintom, Ramdi Bae-bae, Minggu (5/7), mengatakan lamanya

proses peradilan kasus korupsi oksigen sentral yang melibatkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) itu dinilainya sarat muatan politis. “Kami menginginkan pihak Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Luwuk secepatnya memproses kasus ini, supaya jelas. Sebab kita melihat ini sarat muatan politis,” tuturnya. Ramdi menjelaskan, kasus oksigen sentral tersebut sudah mulai muncul kepermukaan sejak tahun 2007. Namun, kasus tersebut baru dimunculkan lagi akhir-akhir ini. Tidak hanya itu, bahkan, mahasiswa asal Kecamatan Kintom itu menilai, pengusutan kasus okigen sentral yang dilakukan menjelang suksesi Pilkada tahun 2011 itu dilakukan untuk “mengganjal” Kadis Kesehatan Bangkep tersebut. “Makanya kami berharap institusi hukum yang bersentuhan langsung dalam kasus ini bisa menegakkan hukum dengan seadil-adilnya,” paparnya mengakhiri pembicaraan. [frm]

SBY-Boediono Menguat Di Balantak [Foto: Firman/Luwuk Post]

ANAK DI TPA: Kondisi keluarga yang mengharuskan orang tua bekerja disekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mololuntun menyeret anak-anak untuk mengikuti aktivitas orang tuanya.

Masama Siap Laksanakan Pilpres MASAMA-Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Masama menegaskan, pihaknya telah siap melaksanakan agenda Pilpres 8 Juli mendatang. Semua kesiapan telah dilakukan, termasuk distribusi logistik. “KPPS bahkan sudah menyebarkan undangan kepada semua pemilih di de-

sanya masing-masing,” terang Ketua PPK Kecamatan Masama, Kamaludin Djano. Dijelaskan, secara tehnis jumlah pemilih di Kecamatan Masama bertambah sekitar 300 lebih dari jumlah pemilih pada Pemilihan Legislatif lalu. Sementara soal kesiapan lainnya dinilai tidak ada masalah, karena semua

dilaksanakan sebagaimana pelaksanaan Pileg. Dijelaskan jumlah TPS di Masama sebanyak 24 TPS dari 11 PPS yang ada. Dalam satu TPS kata dia, disediakan 2 kotak suara, sehingga dari 24 TPS terdapat 48 kotak suara. “Pada prinsipnya semua sudah siap, dan tinggal melaksanakan,” tuturnya.(far)

BALANTAK-Perhelatan Pilpres 2009 sepertinya bakal panas. Meski sebagian besar warga di Sulawesi termasuk di Kabupaten Banggai cenderung pada Pasangan Capres JK-WIN, namun lain halnya dengan warga di Kecamatan Balantak. Salah seorang warga di Balantak, mengatakan, sebagian masyarakat di kelurahan tersebut cenderung menentukan pilihan politiknya ke pasangan SBY - Boediono. Indikatornya, kata dia, dilihat dari banyaknya tokoh masyarakat dan pengusaha lokal serta

PNS yang cenderung pada pasangan capres tersebut. Strata sosial itu memiliki pengaruh yang cukup kuat pada arus bawah. Selain itu, kecenderungan pilihan politik kepada SBY-Boediono disebabkan figur Presiden RI ke-5 itu yang memiliki kapasitas intelektual serta wibawa politik. “Saya kira SBY - Boediono akan mendapat suara yang cukup banyak di Kelurahan Balantak,” tutur pengajar disalah satu sekolah di wilayah Kecamatan Balantak. [frm]


Selasa, 7 juli 2009

Demokrat Yakin SBY Menang

INFO ZIS ZAKAT dapat menolong, membina, dan membangun kaum dhuafa dan lemah papa, untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya. Dengan kondisi tersebut mereka akan mampu melaksanakan kewajibannya terhadap Allah SWT. (*)

CATATAN

Pokododo Na Poto’utusan KEPEMIMPINAN duet Bupati Banggai Ma’mun Amir dan Wabup Musdar Amin di Kabupaten Banggai cukup memberikan perubahan kepada daerah ini. Kita harus jujur mengakui bahwa daerah ini telah berubah dari taAzikin Lasadam hun-tahun sebelumnya. Ma’mun dan Musdar telah berhasil membangun daerah ini. Saat ini sudah ada kantor bupati baru yang ada di bukit halimun, sudah ada kantor Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, serta rumah jabatan yang begitu megah. Semua adalah asset daerah yang

O

L

E

Halaman 5

H

SBY selama ini, yang sudah LUWUK-Dewan Pimpinan dirasakan sendiri oleh maCabang (DPC) Partai Desyarakat. Hal itu sulit untuk mokrat Kabupaten Banggai dibendung di era transpameyakini dengan sangat, paransi dan perkembangan sangan SBY-Budiono akan tehnologi informasi. “Mamemenangkan perolehan syarakat bisa melihat sendiri suara dalam Pemilu Presiden apa yang dilakukan SBY se8 Juli mendatang. Menurut lama ini,” tuturnya. Ketua DPC Demokrat Evert Apalagi kata Evert, kondisi Kuganda,SH,MH masya- Evert Kuganda,SH masyarakat di pedesaan dan rakat Kabupaten Banggai sudah tidak bisa dibodohi lagi, karena diperkampungan, yang sudah terlanjur mereka sudah cerdas dalam melihat mencintai sosok SBY, sehingga popularitas SBY di pedesaan dan perkamfenomena dan kenyataan selama ini. “Kami yakin dengan seyakin-yakin- pungan di yakini masih terbilang kuat. nya, SBY tetap akan menang di Kabu- Evert yang juga anggota DPRD Kabupaten Banggai,” tutur Evert. Dijelas- paten Banggai itu mengatakan, hasil kan, banyak prestasi pembangunan Pemilu 8 Juli nanti yang akan memyang dilaksanakan oleh pemerintahan buktikan semuanya. (far)

Pansus Minta Rp 4,7 M Segera Disetor DPRD Beri 13 Catatan Dalam LKPD Bupati LUWUK-DPRD Kabupaten Banggai akhirnya menggelar sidang paripurna penetapan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Bupati Banggai 2008, Senin (6/7) kemarin. Dalam laporannya, Pansus memberikan 13 cacatan atas LKPD Bupati Banggai, termasuk mendesak

BACA : POKODODO..... Hal 6

Hentikan Polemik KNPI ! Ramli Ucapkan Selamat untuk Safari LUWUK-Untuk pertama kalinya kandidat Ketua KNPI Ramli Tongko mengucapkan selamat atas terpilihnya Moh. Safari Junus, sebagai Ketua KNPI Kabupaten Banggai periode 2009-2012. Kepada Luwuk Post, Ramli meminta agar polemik tentang KNPI dihentikan, terutama tentang saling serang antara Ramli Tongko yang pro dan kontra dengan terpilihnya Safari Junus. Sebagai Ketua KNPI terpilih yang belum membentuk pengurus menurut Ramli tidak bijak jika kinerja Safari Junus dipersoalkan. “Belum dilantik

BACA : HENTIKAN..... Hal 6

(foto: Bimbim/Luwuk Post)

PARIPURNA : Sidang Paripurna DPRD Banggai, Senin (6/7) kemarin, melahirkan 13 Catatan Pansus atas LKPD Bupati Banggai 2008.

Ramli Mengaku Tambahan 1 Suara Misterius LUWUK-Meskipun Pemilihan Ketua KNPI Kabupaten Banggai periode 2009-2012 telah berakhir, namun perdebatan tentang peserta musdakab yang mendukung masing–masing calon ketua belum berakhir. Saling klaim dan saling bantah dari peserta Musdakab terhadap dukungannya kepada kedua calon kandidat KNPI masih terus berlangsung. Anehnya justru kandidat Ketua KNPI mengaku tidak tahumenahu dengan peserta Musdakab yang memberikan dukungan suara,

terutama Ramli Tongko, calon ketua KNPI yang kalah dalam musdakab Minggu (28/6),lalu. Ditanya tentang tambahan satu suara pada putaran kedua yang melahirkan 21 dukungan kepada dirinya, Ketua Mapancas Kabupaten Banggai itu mengaku tidak tahu. Termasuk apakah dukungan itu berasal dari Ketua DPD KNPI Kabupaten Banggai demisioner Alfian Djibran, sebagaimana yang mengemuka belakangan ini.

BACA : RAMLI..... Hal 6

Diminta Rencanakan Program Dengan Matang

Kinerja Eksekutif Disorot LUWUK-Ini adalah kali pertama DPRD bersikap tegas kepada eksekutif, dalam beberapa tahun terakhir. DPRD dengan keras meminta kepada eksekutif untuk membuat perencanaan yang matang dalam setiap menjalankan program. Pansus DPRD atas LKPD Bupati Banggai 2008 melahirkan catatan atas kinerja eksekutif tersebut. Semua SKPD diminta untuk membuat perencanaan yang matang mengenai program yang akan dilaksanakan. Ada beberapa program yang disorot Pansus karena dinilai tidak dilaksanakan proses perencanaan dengan baik, yakni pemanfaatan mesin pengelolah

sampah yang dilakukan oleh Badan Pengelolah Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Banggai. Bupati Banggai diminta untuk segera merekrut tenaga tehnis khusus yang mengelolah alat pengelolah sampah dan tenaga tehnis analisis labolatorum, yang terdapat pada proyek BPLH. Penegasan itu menjadi salah satu dari 13 catatan Pansus atas LKPD Bupati Banggai. Pansus juga diminta untuk melakukan maksimalisasi proses pengawasan proyek fisik yang dilaksanakan setiap SKPD, sehingga benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.(far)

(foto:Dok/Luwuk Post)

MUBZIR : Mesin pengolah sampah yang diprogramkan BPLH Kabupaten Banggai mubazir dan hanya dibiarkan tergeletak di tengah semak, dan tidak dimanfaatkan.

BRSUD Luwuk segera menyetor retribusi pelayanan kesehatan senilai Rp4,7 miliar ke kas daerah. Dalam sidang tersebut, lima fraksi di DPRD tidak semuanya menggunakan hak pemandangan akhir fraksi, dan langsung menyatakan menerima LKPD Bupati. Fraksi yang memberikan sikap akhir fraksi hanyalah Fraksi PKB/PPP dan Fraksi Golkar, sementra yang lainnya tidak

BACA : PANSUS..... Hal 6


Selasa, 7 juli 2009

Open Turnamen Rektor Cup, Sambut Maba LUWUK-Dalam menyambut kedatangan mahasiswa baru (Maba), Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk, mengadakan kegitan Open Turnamen Rektor Cup, yang dimeriahkan dengan pencak silat yang didatangkan dari dalam dan Luar Kecamatan Luwuk yang berjumlah kurang lebih 70 atlit. Pencak silat 2009, yang berlangsung sejak tanggal 3 hingga tanggal 6 Juli itu, berlangsung heboh. Meski hanya ditonton oleh para mahasiswa Unismuh saja. Namun, acaranya terbilang seru. Pelataran kampus Unismupun nyaris dipenuhi para mahasiswa yang bakal meyaksikan pertandingan pencak silat tersebut. Mahasiswa yang biasanya datang ke kampus tepat pukul 16 tepat dimulainya jam perkuliahan, merubah jadwalnya untuk datang lebih awal sehingga masih sempat menyaksikan pertandingan pencak silat tersebut. Ketua panitia pelaksana Dedi H Said yang dikonfirmasi Luwuk Post Senin (6/7) kemarin, menuturkan, selain dalam menyambut kedatangan mahasiswa baru (Maba) di Kampus Unismuh Luwuk, Open turnamen Rektor Cup pencak silat 2009, ini juga digelar untuk menjaga silaturahmi antara para atlit khusunya, beladiri pencak silat yang ada di Kabupaten Banggai, imbuhnya. (Tr-04)

Marak Pungutan Sekolah, LINCA Buka Posko LUWUK-Maraknya pungutan sekolah terhadap siswa baru, sehingga membuat orang tua siswa menjadi resah, menjadi inspirasi tersendiri bagi LINCA untuk tak hanya fokus pada persoalan politik. Rencananya, komunitas diskusi yang bermarkas di Jole Pante (Jolpan) Kelurahan Simpong ini, membuka posko pengaduan orang tua siswa terkait maraknya praktik pungutan sekolah itu. Posko yang dibuka sejak Senin (6/7) kemarin itu berencana akan beroperasi selama 2x24 jam. Bahkan pengadu dijamin identitasnya serta tak akan dipungut biaya bagi setiap pengadu. Tomundo LINCA, Syahrin Taalek kepada Luwuk Post, kemarin mengatakan, posko ini sengaja dibuka, karena melihat maraknya keluhan orang tua siswa tentang adanya pungutan di sekolah. Nominalnya tidak sedikit. Kata Syahrin bermain di angka jutaan. Tak heran jika kemudian banyak orang tua siswa yang menjadi resah. Ada satu kasus yang resmi masuk. Salah satu orang tua siswa mengaku kaget dengan disodorkannya formulir sumbangan dari sekolah tertentu. Anehnya, jumlah sumbangan ditentukan sekolah, yakni sebesar Rp. 1,5 juta. Padahal kata orang tua siswa sebagaimana dikutip Syahrin hanya bisa menyanggupi sumbangan itu sebesar Rp. 250 ribu. Akan tetapi pihak sekolah menolaknya. Syahrin yakin hal ini tak hanya terjadi pada salah satu sekolah. Namun bisa jadi merata pada seluruh sekolah. Meski modusnya berbeda. Sebab lanjut dia, ada sumbangan sekolah yang terkesan dimusyawarakan, akan tetapi ada unsur pemaksaan di dalamnya. “Model seperti ini yang tidak bisa ditolerir, sehingga kami berharap dengan adanya posko pengaduan ini orang tua siswa meresponsnya, dengan mengadukan kasus itu. Kami jamin identitas kami sembunyikan dan tak dipungut biaya,” kata Syahrin sembari menambahkan jika data akurat pihaknya akan menindak lanjuti hingga pada Kadispora Kabupaten Banggai. (yan)

PANSUS Sambungan dari Hal 5

memberikan pemandangan akhir praksi dan langsung menyetujui. Ketua Fraksi PAN Oskar Paudi mengatakan, fraksinya tidak lagi memberikan padangan sikap akhir fraksi, karena anggota fraksi PAN keseluruhan masuk di Pansus LKPD Bupati,

RAMLI Sambungan dari Hal 5

Ramli mengaku tidak tahu menahu. “Saya tidak tahu. Bagaimana saya tahu, kalau sampai sekarang belum ketemu dia (Alfian-red),” katanya. Bagi dia tambahan satu suara yang diperdebatkan di media massa itu masih misterius. “Saya benarbenar tidak tahu. Tambahan satu suara itu sampai sekarang masih merupakan misteri,” tuturnya.

HENTIKAN Sambungan dari Hal 5

sudah dihantam di sana-sini,” katanya. Mestinya kata Ramli calon ketua KNPI terpilih diberikan kesempatan membentuk pengurus dan melaksanakan program kerjanya. “Sudahi saja polemik ini, berikan kesempatan kepada diri Safari untuk bekerja,” tuturnya. Pernyataan itu disampaikannya menyikapi pernyataan Sukirlan Sandagang yang meragukan kemampuan Safari membawa perubahan di

POKODONO Sambungan dari Hal 5

dibangun pemerintahan Bupati Ma’mun dan Musdar Amin. Dengan melihat keberhasilankeberhasilan itu, maka kita boleh mengeritik, boleh meprotes, tapi kita harus sadar juga sudah apa yang kita berikan kepada bupati Ma’mun dan Musdar Amin dalam memberikan kontribusi pemikiran atau sumbangan materil demi mempercepat terbentuknya Luwuk menjadi kotamadya, sehingga menjadikan Luwuk sebagai

Halaman 6

Pernyataan Sukirlan Bikin OKP Marah GM FKPPI Anggap Lukai Proses Demokrasi LUWUK- Bukan hanya Andi Malarangeng yang membuat pernyataan blunder menjelang Pilpres. Praktisi hukum Sukirlan Sandagang juga demikian, usai pelaksanaan Musdakab KNPI. Bila pernyataan Andi Malarangeng membuat orang makasar marah, maka pernyataan Sukirlan yang menyangsikan Kepemimpinan Safari dapat membawa perubahan di KNPI, juga membuat Organisasi Kepemudaan (OKP) yang ada di KNPI marah. Generasi Muda (GM) FKPPI misalnya, mengecam keras pernyataan Sukirlan yang dinilai terlalu tendensius. Ketua GM FKPPI Jefri Tuela mengatakan, Safari Yunus lahir sebagai Ketua KNPI atas dukungan dan aspirasi dari OKP. Artinya kata dia, OKP memberikan kepercataan kepada Safari, untuk melakukan perubahan di tubuh pemuda dan KNPI. “Menyangsikan Safari itu sama artinya dengan melukai perasaan OKP, dan ini membuat ketersinggungan bagi OKP,” tandasnya. GM FKPPI kata Jufri, tetap akan mengawal kepemimpinan Safari hingga akhir masa kepemimpinanannya. Kalaupun di perjalanan Safari mengalami kemunduran, makaGM FKPPI dan juga OKP lainnya akan mengambil sikap. “Tidak perlu menunggu pernyataan dari Jufri, OKP pasti akan mengambil sikap bila ada hal-hal yang dipandang perlu,” tuturnya. Penyataan Sukirlan juga dinilai sangat pesimis, dan melukai demokrasi. Sekretaris Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Ahmad Ridwan, mengatakan, bukan perkara Safari menang dan Ramli kalah. Namun yang harus diperhatikan adalah substansi demokrasi dari proses pemilihan yang dilakukan. “Masalah kalah dan menang itu biasa, namun demorasi yang lahir dari proses pemilihan, itu yang dilukai,” tandasnya. Ahmad juga mengatakan, bila Sukirlan ingin mempersoalkan

asumsi saya, bahwa kemenangan Safari bikin Sukirlan ‘paka testa’,” kata Syahrin.

Sukirlan Sandagang

Jefri Tuela

penggunaan dana KNPI, juga terlalu tendensius. Semestinya hal itu dilakukan sejak awal, dan bukan nanti saat ini. Lagi pula, bila Sukirlan berani dan serius, maka yang harus diperjelas juga adalah penggunaan dana Sultim yang tidak jelas itu. “Jangan hanya KNPI yang di audit, kalau berani, coba audit juga dana Sultim,” tutur Ahmad.

banyak belajar dari itu, sehingga tak mungkin tak akan ada perubahan di tubuh KNPI kedepan. Tak hanya Ukas yang menanggapi pernyataan Sukirlan itu. Tomundo LINCA, Syahrin Taalek juga angkat bicara. Bagi dia, kemenangan yang diraih Safari Yunus pada Musdakab KNPI benar-benar pertarungan sejati. Ada alasan Syahrin soal itu. Safari kata Syahrin harus berjibaku melawan power rekomendasi Bupati Ma’mun Amir yang sudah pasti didukung para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkup Pemkab Banggai. Tak itu saja, Safari juga harus berhadapan dengan para Camat serta dukungan OKPI yang diberikan pada rivalnya. Belum lagi tambah Syahrin di sana juga tampak terlihat perputaran uang cukup kencang. Semua keberpihakan itu kepada Ramli Tongko bagi Syahrin tidaklah keliru. Karena memang Ramli merupakan sosok pemuda di birokrasi sekaligus akademisi yang hebat. “Itu alasannya sehingga mengapa saya menyebut terlegitimasinya Safari sebagai Ketua KNPI melalui pertarungan yang sejati,” ujar Syahrin. Pernyataan Sukirlan di mata Syahran sangat tendensius. Karena hingga detik ini belum terbentuk kepengurusan melalui sebuah SK, akan tetapi mengapa langsung divonis tak menjamin ada perubahan. Statemen itu bisa diucapkan ketika kepengurusannya sudah berjalan maksimal 100 hari, namun tidak ada tandatanda perubahan. “Ini kan aneh, belum ada kepengurusan namun sudah pesimis. Ini menguatkan

Terlalu Dini Sementara itu, LSM Laskar Merah Putih yang menanggapi balik nada pesimis yang dilontarkan Sukirlan. “Saya kira pernyataan Sukirlan yang pesimis KNPI akan mengalami perubahan di bawa kendali Safari Yunus, terlalu dini,” kata pengurus LSM Laskar Merah Putih Kabupaten Banggai, Abd. Ukas, SH kepada Luwuk Post, Senin (6/7) kemarin. Persoalan disini jelas kata Ukas, kabinetnya saja belum dibentuk, bagaimana bisa action. Soal indikasi ketidak mampuan Safari karena dilihat dari hasil kerja lalu, juga bagi Ukas tidak beralasan. Semua tahu kata dia, Safari Yunus pada masa kepemimpinan Alfian Djibran hanyalah Sekretaris. Itu artinya penentu kebijakan tidak berada di tangannya. Lagipula tambah dia, ini bukan zamannya lagi membangun isyu putra daerah ataupun non putra daerah. Akan tetapi mari kita melihat dari sisi positifnya. “Kalau ada niatan untuk membangun daerah ini, mengapa tidak diberi respons positif,” ujar Ukas. Berangkat dari pengalaman pada kepengurusan lama, bagi Ukas, Safari tentu akan

Sukirlan Sanggah Perang statemen pasca Musdakab KNPI Kabupaten Banggai, sepertinya mulai bergulir. Bahkan gaungnya diprediksi akan lebih alot dari perebutan kursi nomor satu pada organisasi milik OKP itu. Pernyataan yang dilontarkan Sukrilan Sandagang yang mengaku dari Komunitas Anak Negeri atas pesimisnya ia terhadap kepemimpinan Safari Yunus mampu melakukan perubahan di tubuh KNPI kedepan, disambut Ketua Barisan Demokrat, Badrin Noncy. Pernyataan balik tim sukses Safari Yunus ini juga cukup keras. Tak heran jika Sukirlan kembali membalasnya. Kepada Luwuk Post via ponsel, Senin (6/7) kemarin, pengacara ini mengatakan, pernyataan yang sebelumnya dilontarkan itu sudah menjadi harga mati dari Komunitas Anak Negeri, bahwa pada intinya, mereka tak yakin akan ada perubahan di KNPI di bawa kendali Safari Yunus. “Pernyataan itu sudah menjadi keputusan dari Komunitas Anak Negeri. Tak mungkin kami tarik kembali. Bahkan akan terus kami suarakan,” tegas Sukirlan. Keyakinan tak akan ada perubahan lantaran KNPI saat ini sudah dijadikan alat untuk kepentingan politik. “Ini ada apa sebenranya, KNPI sudah dijadikan wadah politik. Belum ada SK namun sudah mengeluarkan rekomendasi calon bupati pada Pilkada 2011,” tanya Sukirlan. Pada kesempatan itu, Sukirlan mengklarifikasi atas tudingan Badrin bahwa dirinya tak paham beroraganisasi. “Saya ini mantan pimpinan PDIP Kabupaten Banggai, juga Ketua DPC IPHI pada Pilkada lalu. Saya juga punya peran melahirkan calon Bupati dari PDIP. Jadi keliru apa yang dikatakan Badrin itu,” tampik Sukirlan. Dia malah balik menuding, kalau merekalah yang tak paham berorganisasi. “Saya kira tak sama dengan mereka. Baru pimpin organisasi di kampung

sombongnya bukan main,” ujarnya. Begitu pula soal kritikan Badrin tentang mekanisme anggaran di KNPI yang dianggapnya Sukirlan tak memahami mekanisme. Menyikapinya, justru Sukirlan balik menuding. “Saya sarankan Badrin yang belajar dulu bagaimana anggaran itu lahir. Karena tidak langsung ke DPRD, melainkan dari ekskutif dulu, sehingga langkah kami tidak salah,” ujarnya. Back-up FORKOT Ditempat terpisah, Ketua Forkot Kabupaten Banggai Hasbi Latuba menilai, bagi kami perubahan yang ditawarkan Safari tak lebih dari sebuah mitos saja. Artinya perubahan itu tak akan terjadi. Bicara perubahan kata Hasbi seharusnya sudah dilakukan sejak dulu. Karena Safari sebelumnya merupakan pengurus KNPI dengan jabatan yang cukup strategis. “Kalau mau melakukan perubahan di internal KNPI, mengapa tidak dari dulu saja,” tanya Hasbi. Memang aku dia, SK kepengurusan KNPI Kabupaten Banggai pasca Musdakab ke XI, belum ada, sehingga belum ada action. Akan tetapi asumsinya, sistem dalam menjalankan roda organisasi yang dibangun KNPI lama dengan KNPI baru sama saja. Dasar itulah sehingga mengapa perubahan itu hanyalah mitos. Indikasinya kata Hasbi sudah terlihat dengan adanya rekomendasi KNPI yang mendukung Alfian Djibran bertarung pada Pilkada 2011. Padahal KNPI me-rupakan wadah milik OKP yang dituntut independensi. “Mana mungkin ada perubahan di dalamnya, orientasi politiknya hari ini cukup kental,” kata Hasbi. Soal porsi anggaran dari APBD yang tak kecil nominalnya untuk KNPI, juga disentil Hasbi. Sejatinya, KNPI mampu mandiri, tidak menjadi beban pemerintah. “Sebagai gerbong pemuda, KNPI sebaiknya membantu pemerintah dalam mewujudkan program, seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan dan perdagangan. Tak hanya terus ‘menete’ dengan alokasi dana yang besar,” ujarnya. (far/yan)

sehingga hal-hal yang dipandang penting telah ditegaskan dan dituangkan dalam laporan Pansus. Untuk diketahui, salah satu yang mencuat dalam 13 cataan atas LKPD 2008 oleh Pansus DPRD itu adalah, meminta kepada BRSUD untuk segera melaporkan kepada Kepala Daerah Kabupaten Banggai dana sebesar Rp4.720.637.277 yang belum disetor ke kas daerah, yang terdiri dari

PT.Askes sebesar Rp1.475.891.644, Jamkesmas Pemerintah Pusat sebesar Rp 1.648.181.213 dan Jamkesda dari pemerintah Kabupaten Banggai sebesar Rp1.496.564.420. Selain itu dana yang dikelolah diluar mekanisme APBD (saldo) dana Jamkesmas per 30 Desember 2008 sebesar Rp673.507.711. Poin lain yang ditegaskan adalah, meminta kepada Bupati Banggai agar terhadap asset-aset

Pemda dalam hal ini asset tanah yang dibebaskan dari kepemilikan lahan masyarakat, agar mendapat ganti rugi sesuai Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang berlaku. Selain itu, dalam laporan Pansus yang disampaikan juru bicara Pansus Ariyanto Hakim, juga meminta kepada Bupati Banggai untuk dapat menindak lanjuti sesuai hasil temuan Inspektorat Kabupaten Banggai di lapangan (BRSUD) dan Dinas

Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Banggai, meminta kepada eksekutif dalam hal penerimaan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisakan (PDAM) agar ke depan tidak lagi terjadi penurunan pendapatan sebagaimana realisasi 2008 dengan anggaran Rp147.750.000 terealisasi hanya Rp70.600.000 dengan persentase 49,11 persen, dan meminta Kepada

Dinas Kesehatan (pengguna mata anggaran) dalam hal ini persediaan obat-obatan segera disalurkan kepada Puskesmas-Puskesmas yang tersebar di 13 wilayah kecamatan. Secara keseluruhan, ada 13 catatan penting Pansus yang haris dilakukan Bupati Banggai atas LKPD 2008. Sidang saat itu dipimpin Ketua DPRD Djarun Sibay dan dihadari oleh Bupati Banggai Ma’mun Amir. (far)

Dengan bergurau Ramli malah balik meminta wartawan untuk menelusuri tambahan satu suara yang mendongkrak dukungan kepadanya menjadi 21 suara. “Yang 20 suara saja saya tidak tahu persis dari mana. Apalagi yang tambahan satu suara itu,” katanya. Proses pemilihan yang menggunakan sistem contreng kata Ramli, menyulitkan upaya untuk melacak arah dukungan para peserta kepada masing–masing kandidat. “Itu kalau siapa mendukung siapa menjadi satu hal yang penting untuk diperde-

batkan,” katanya. Perdebatan itu, lanjut Ramli, hingga kini terkesan meraba-raba dan tidak pasti. Pengakuan Ramli nampaknya ada benarnya. Salah satu tokoh pemuda/KNPI, Sutanto Hambali yang ditemui bersamanya di Bappeda, sesaat sebelum jam kantor berakhir, sore kemarin, mengatakan, dalam catatannya sedikitnya ada enam pihak yang mengklaim maupun telah membantah memberikan dukungan untuk Ramli Tongko pada putaran kedua itu. “Makanya kalau ada

pendapat yang mengatakan satu suara itu berasal dari Ketua DPD KNPI demisioner saya pastikan saya tidak tahu. Maybe yes, maybe no,” sambung Ramli Tongko. Sementara itu, pernyataan eksekutor BM Kosgoro 57 Kabupaten Banggai, Hamzah Djalumang, yang mengatakan Moh Iksan alias Beje tak paham konspirasi Musdakab KNPI sebagaimana dilansir media ini kemarin, dibantah. Menurut mantan Ketua HMI Cabang Luwuk yang juga salah seorang Tim Sukses (TS) Ramli

Tongko itu, mengatakan, justru pernyataan Hamzah Djalumang yang keliru. “Saya kira pernyataan Hamzah Djalumang itu yang keliru,” tuturnya, Senin (6/7) kemarin. Menurut Moh Iksan, dalam bacaan mereka, tidak ada kepentingan yang bisa menarik Ketua DPD KNPI Kabupaten Banggai demisioner itu untuk meletakkan pilihan politiknya kepada Ramli Tongko. Apalagi, Alfian Djibran termasuk salah seorang politisi kawakan. “Sebagai politisi dia membaca peluang kemenangan itu ada di Safari, saya

bilang dia politisi karena indikatornya dia bisa pegang KNPI 2 periode, jadi dia tahu konstalasi, dia tahu mana yang akan menang,” ungkap aktivis lingkungan itu. Kepentingan yang bisa menarik Alfian Djibran, kata Moh Iksan, paling tidak bisa dilihat pada rekomendasi yang telah menelorkan Alfian Djibran untuk maju dalam perhelatan pilkada 2011. “Afian tahu, hanya kubu Safari yang bisa mengakomodir kepentingan itu, apalagi dia tahu kubu Safari juga cukup kuat,” kata dia.[ris/frm]

KNPI ke depan. Meskipun demikian reaksi para pemuda atas pernyataan itu dinilainya tak perlu terjadi. “Kalau kita berpikir positif, mestinya pernyataan Sukirlan dianggap sebagai pemicu untuk memotivasi diri agar bekerja lebih baik. Tapi kalau berpikir negatif, ya meradanglah,” tambahnya. Bagi Ramli, apa yang disampaikan Sukirlan tidak lebih dari sekedar mengingatkan pengurus KNPI agar tidak seperti dulu. “Itu kalau kita berpikiran positif memaknai apa yang dia (Sukirlan) sampaikan,” tegasnya. Ditanya tentang harapannya terhadap KNPI, Ramli Tongko

mengulang kembali apa yang menjadi impiannya. Kata dia, KNPI perlu banyak berkecimpung pada bidang sosial dan tidak terlalu memikirkan masalah-masalah politik. “Politik itu tidak bisa dipisahkan dari KNPI, tapi, minimal harus dibuat seimbang dengan kerja-kerja sosial,” katanya. Ketika politik mendominasi KNPI, menurut dia fenomena politisi kawakan turun gunung seperti yang terjadi di arena musdakab menjadi hal yang lumrah. Padahal, KNPI tidak seperti dulu yang menjadi kekuatan keempat setelah tiga partai politik yang berkuasa di era orde baru. “Dulu

kenapa nuansa politik sangat kental pada pemilihan ketua KNPI karena ketua KNPI secara otomatis jadi anggota DPRD. Sekarang tidak seperti itu lagi, makanya orientasi KNPI ke depan perlu dititik beratkan pada kerja-kerja social,” tandasnya. Meskipun memiliki impian membangun KNPI yang berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Ramli optimis, ketua KNPI terpilih, Safari Junus mampu membawa perubahan ditubuh KNPI. “Apa yang Safari pikirkan dan niatkan tidak berbeda dengan apa yang saya inginkan. Tinggal bagaimana dia menyiasati orang-orang

yang mengelilinginya, sehingga apa yang diperjuangkan KNPI bukan kepentingan orang perorang,” tandasnya. Selain itu, Ramli Tongko tampaknya tidak ingin menyusahkan rivalnya dalam menyusun kabinet. Karena itu Ramli meminta agar namanya tidak tercantum dalam struktur pengurus KNPI kedepan. Kepada Luwuk Post, Ramli Tongko menegaskan dirinya sudah menghubungi Ketua KNPI terpilih, Moh. Safari Junus, MSi, agar tidak mengakomodir dirinya dalam jajaran pimpinan maupun pengurus KNPI sebagaimana desakan sejumlah

pemuda yang mengemuka belakangan ini.“Saya sudah minta Safari untuk tidak memasukkan nama saya sebagai pengurus KNPI,” katanya. Ia mengaku akan terjun ke MPI. “Ini agar ketua terpilih bisa merumuskan struktur pengurus KNPI kedepan dengan lebih baik,” katanya. Sebagai Mantan Ketua OKP Mapancas dirinya menegaskan, akan masuk pengurus Majelis Pemuda Indonesia (MPI) diminta maupun tidak. “Sebab, secara ex officio mantan Ketua OKP itu menjadi anggota MPI, baik diminta maupun tidak,” katanya. (ris)

Ibukota Sultim. Sebagai manusia biasa, Ma’mun pasti punya kelebihan dan kekurangan. Tapi seperti itulah manusia. Karena tidak ada manusia yang sempurnah. Dalam ajaran agama Islam, Rasululah Muhammad SAW diturunkan tuhan dengan dilengkapi kitab suci Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Umatnya berjuta bahkan miliaran dimuka bumi, namun kenyataannya masih ada umat yang membuat maksiat, seperti judi dan lainnya. Dengan kondisi itu, apakah pantas disebut Nabi tidak berhasil? tentu tidak.

Tuhan tidak akan merubah nasip suatu kaum selain kaum itu sendiri yang merubahnya sendiri. Jadi yang saya minta dalam perjuangan ini, supaya Bupati Mamun dan kita semua tetap komitmen untukmelahirkan sultim dan mempercepat Luwuk menjadi ibukota. Jika Luwuk sudah berdiri, maka ibukota Kabupaten Banggai akan kita pindahkan ke dua wilayah di daerah ini. Apakah ke Balantak, atau ke Batui. Sebap, kedua wilayah ini adalah asal leluhur mian Babasal, karena dia menjadi kota adat di daerah ini. Mengenai kesiapan sumber daya

dari segala sisi, kedua wilayah ini tetap siap. Bila Luwuk menjadi kota, dan Sultim terwujud dengan ibukota Luwuk, maka kita bisa memekarkan Toili menjadi daerah otonom sendiri. Bila itu terjadi maka kalangan pengusaha seperti Murad Husain lebih berpeluang dalam mengembangkan usahanya di bidang perkebunan sawit. Untuk itu, sebagai pengusaha yang telah berhasil dan sukses di bidang usaha perkebunan sawit di Kabupaten Banggai, sudah saatnya Murad memberikan dukungan sepenuhnya terhadap kota Luwuk dan Provinsi Sultim. Sebap,

dengan begitu Toili akan mudah terwujud. Apabila ada capres yang bersedia memekarkan Luwuk menjadi kota, dan mewujudkan Sultim, maka masya-rakat pasti akan memilihnya. Dua Capres baik JK dan SBY, samasama memiliki konsep yang baik. JK bilang “lebih cepat lebih baik”, artinya Sultim lebih cepat lebih baik, ke-mudian SBY mengatakan “maju terus” berarti perjuangan Sultim maju terus. Kedua-duanya ada konsep yang baik tentang bangsa ini. Akhirnya saya mengucapkan permohonan maaf karena mungkin pada Pilkada 2006 lalu saya tidak berada di

MAMA. Namun insya Allah jika betul-betul Ma’mun dan Musdar akan membangun daerah Kabupaten Banggai ini, sesuai potun anu nompole, maka daerah ini akan maju diangan keduanya. Saya ingin mengutip “potun anu nompole” (pesan leluluhur) kepada kita semua. Yakni, “siapa saja, darimana saja, siapapun dia, jika dia mau membangun daerah ini, jika mau memelihara Kabupaten Banggai ini, dan mau menjaga daerag Babasal ini, maka sesungguhnya itulah anak daerah. Untuk itu, pokododo na potoutusan (pererat persaudaraan)*


7

Selasa,7 Juli 2009

Temuan Panwaslu tak Kenal Kadaluarsa

Giliran Stiker Kandidat yang Ditertibkan

LUWUK-Pesimis publik terhadap kinerja Panwaslu dalam menyikapi setiap pelanggaran Pilpres salah satunya karena persoalan limit waktu. Pengalaman di Pilleg lalu, banyak pelanggaran pemilu tak terproses lebih lanjut. Satu hal yang menPrayudi Baharullah jadi penyebabnya, yaitu karena dianggap kadaluarsa. Soal itu langsung ditanggapi Petugas Pengawas Lapangan (PPL) Simpong, Prayudi Baharullah. Ditemui di kantor Panwaslu Kecamatan Luwuk, Senin (6/7) kemarin, Prayudi menjelaskan, dalam aturan Pilpres tentang pelanggaran kampanye, tidak ada ketentuan yang menyebutkan kadaluarsa. Apalagi pelanggaran itu sifatnya temuan Panwaslu. “Jadi publik tak perlu kuatir tentang kinerja kami. Yang namanya temuan Panwaslu dalam aturan Pilpres tidak memberi batasan waktu,” ujar anggota Generasi Muda Karaton (GMK) Kabupaten Banggai itu. Prayudi kembali menyentil soal klarifikasi tim pemenangan parpol koalisi JK-Win Kabupaten Banggai, yang hingga detik ini belum terlaksana. Masih seperti yang dikomentari sebelumnya, itu terjadi disebabkan tak responsnya Aripin Morintoh untuk melakukan klarifikasi, atas temuan yang berindikasi melakukan praktik politik uang pada saat kampanye terakhir JK-Win di daerah ini. Kendati terus molor tahapan klarifikasi itu, pihaknya bersama Panwaslu Kecamatan Luwuk, tetap berharap yang bersangkutan untuk tidak mengabaikan undangan klarifikasi Panwaslu. Sebab menurut Prayudi ketentuan itu diatur dalam UU tentang Pilpres. “Kalau saja kita tetap menemui jalan buntu, dengan terpaksa kami akan lakukan klarifikasi langsung di kediaman Arifin Morintoh,” ujar Prayudi sembari diamini seluruh personil Panwaslu Kecamatan Luwuk. (yan)

LUWUK-Setelah melakukan penertiban alat peraga kampanye berupa baliho dan bendera pasangan capres-cawapres pada beberapa titik di dalam kota Luwuk, kini Panwaslu Kecamatan Lwuuk menertibkan alat peraga kampanye lainnya. Kali ini alat peraganya dalam bentuk stiker. Selain di kawasan pertokoan dan rumah makan, Senin (6/7) kemarin seluruh personil Panwaslu Kecamatan Luwuk juga menertibkan stiker yang berada pada kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Bahkan di sekretariat tim pemenangan, lembaga pengawas pemilu ini juga mensterilkan baliho yang terpajang gambar para kandidat. Yang hanya diperbolehkan dipajang di tempat itu hanyalah papan sekretariat bersama bendera parpol koalisi yang mendukung capres-cawapres tersebut. Ada yang tak biasa dalam melakukan penertiban atribut kampanye itu. Yakni tak satupun terlibat Panwaslu Kabupaten Banggai. Padahal pada Pilleg lalu, tak hanya Panwaslu Kecamatan Luwuk yang turun. Akan tetapi personil Panwaslu Kabupaten Banggai juga demikian. Namun kali ini fenomenanya beda. Panwaslu Kecamatan Luwuk yang paling intens melakukan peran dan tanggung jawabnya sebagai lembaga pengawas pesta demokrasi di Kabupaten Banggai. Kabarnya, tak terlihat satupun personil Panwaslu Kabupaten Banggai dalam melakukan penertiban atribut itu, karena lagi disibukkan pada salah satu Raker di kota Palu. (yan)

RN Akui JK-Win Lemah Diakar Rumput LUWUK-Upaya tim pemenangan JK-Win di Kabupaten Banggai terbilang paling maksimal, dibanding tim pemenangan dari kandidat lain. Itu ditandai dengan dilaksanakannya sejumlah kampanye. Meski ujung-ujungnya harus berhadapan dengan Panwaslu, karena diduga melakukan pelanggaran.Hanya saja, intensnya pencitraan JK-Win di dalam kota, tak dibarengi dengan yang dilakukan pada kecamatan. Dasar itulah sehingga tim Relawan Nusantara (RN) JK-Win Kabupaten Banggai pesimis, JK-Win bisa kuat di akar rumput.Salah seorang personil RN JK-Win KabuMustarin, SH paten Banggai, Mustarin kepada Luwuk Post, Senin (6/7) kemarin mengatakan, meski baru seumur jagung bergabung dengan JK-Win, namun kami tetap optimis bisa meraih suara siknifikan. Akan tetapi tidak bisa dipungkiri, perkembangan politik di daerah ini juga bisa memberikan peluang bagi kandidat lain. Memang kata Mustarin, harus diakui bagi masyarakat level atas tentu akan menjatuhkan pilihan pada JK-Win, mengingat figur ini selain cerdas juga skil memimpin yang baik. Tak itu saja, faktor harga diri selaku orang Sulawesi adalah sebagai taruhannya dan tidak mempersoalkan pada menang atau kalah. Hanya saja, pada kalangan akar rumput inilah yang masih membutuhkan pencerahan. “Saya masih merasa ada faktor yang tidak lengkap dalam pemenangan ini. Perlu ada penguatan di akar rumput,” kata Mustarin. Akan tetapi lanjut dia, mudah-mudahan kekuatiran itu tidak terjadi, sehingga target memenangkan secara mutlak JK-Win di Kabupaten Banggai dapat tercipta. Selama ini sambung dia, RN yang di dalamnya inklut dengan LINCA hanya berkutat pada penguatan opini, meski tidak luput dari kerja-kerja person untuk penguatan. Tapi hal ini belum bisa dijadikan patokan mengingat sepak terjang kita juga sangat terbatas. Penyebabnya tidak lain waktu yang mepet, biaya operasional yang minim membuat kami tidak berdaya. Namun begitu, kata dia lagi RN berharap ada mukjizat lain semoga saja mereka yang merasa sebagai orang Sulawesi dan mencari hidup Indonesia Timur bisa menyadari bahwa pertarungan memenangkan JKWin sangat memberikan manfaat bagi kemaslahatan rakyat terkait pembangunan yang merata. (yan)

(Foto: Sofyan Labolo)

SITAAN: Sejumlah baliho capres-cawapres yang diamankan Panwaslu Kecamatan Luwuk. Senin (6/7) kemarin, lembaga yang dikomandoi Muhtar Kantu ini kembali turun menertibkan alat peraga kandidat dalam bentuk stiker.

Ratusan Warga Terancam tak Memilih Zainal: Ada Indikasi Permainan Tim Capres Tertentu LUWUK-Fenomena buruk di Pilleg, kembali terjadi di Pilpres. Upaya meminimalisir jumlah pemilih yang tak masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), sepertinya gagal total. Bukti kongkritnya, masih banyak masyarakat yang pada Pilpres 8 Juli besok, terancam tak akan menggunakan hak politiknya. Ironisnya, ada dugaan kuat, kondisi memprihatinkan ini terjadi lantaran diback-up tim peme-

nangan capres-cawapres tertentu. Indikasinya, karena ada basis pemilih pasangan tertentu sebagian besar tak masuk DPT. Wakil Ketua tim pemenangan parpaol koalisi JK-Win Kabupaten Banggai, Zainal Abidin kepada Luwuk Post, Senin (6/7) kemarin mengatakan, upaya untuk menyukseskan Pilpres yang ditandai seluruh pemilih dapat berpartisipasi, sulit terwujud. Buktinya, tak sedikit pemilih yang tak masuk DPT. Yang lebih mengecewakan lagi, ada sejumlah basis milik JK-Win sebagian besar pemilihnya tidak mendapat surat panggilan untuk memilih di TPS. “Ini ada apa sebenarnya,” tanya kader Partai

Hanura Kabupaten Banggai itu. Dia menduga ini bagian setingan dari tim pemenangan kandidat tertentu. Dugaan itu punya dasar. Sebab ada sejumlah wilayah yang notabene pendukung fanatik JK-Win, sebagian besar pemilihnya tak masuk DPT. Dia menyebutnya, seperti di kompleks Pelabuhan Rotan. Di wilayah yang masuk Kelurahan Luwuk itu, hanya dua warga yang mendapat surat panggilan memilih. Sementara ada 6 KK atau sebanyak 30 warga yang tak kebagian. “Disini basis JK-Win. Sebab penduduknya mayoritas dari Sulawesi Selatan,” kata dia. Tak itu saja, di kompleks Ke-

Lagi, Klarifikasi Murad Husain Molor LUWUK-Panwaslu Kecamatan Luwuk kembali menemui jalan buntu dalam melakukan klarifikasi terhadap Dewan Pembina Nasional Relawan Nusantara (RN), Murad Husain terkait indikasi melakukan black campaign, pada kampanye perdana JK-Win beberapa waktu lalu. Mentoknya klarifikasi itu, karena pada Senin (6/7) kemarin, Murad Husain tidak jadi bertandang pada kantor Panwaslu Kecamatan Luwuk tersebut. Kendati begitu ada ‘lampu hijau’ tahapan tindak lanjut dalam menyelesaikan dugaan pelanggaran itu tetap akan dilakukan. Sebab menurut ‘orang dekat’ Murad, big bos PT. KLS itu merespon undangan klarifikasi itu.“Setelah kami berkoordinasi dengan ‘orang Murad’, klarifikasi ini tetap akan dilakukan. Sebab Murad bersedia memenuhi undangan kami,” kata Ketua Panwaslu Kecamatan Luwuk, Muhtar Kantu, S.Ag, kepada Luwuk Post, Senin (6/7) kema-

rin.Dalam keterangan pers Muhtar Kantu ketika itu didampingi sejumlah personilnya, Bobby Dayanun dan Amir Buhang serta PPL Simpong, Prayudi Baharullah di kantornya.Menurut mereka, berdasarkan jadwal yang disusun, klarifikasi pada Dewan Pembina Nasional RN JK-Win itu dilaksanakan hari ini (kemarin, red). Karena informasi yang diterima Panwaslu, Murad tiba di Luwuk pada Minggu (5/7) setelah keliling sejumlah daerah, meliputi Ampana, Palu, Kendari dan Makassar. Hanya saja jadwal itu termentahkan dengan tidak hadirnya Murad Husain. Akan tetapi lanjut mereka, setelah kemudian dikomunikasikan dengan pihak dekat Murad, undangan klarifikasi Panwaslu itu tetap disahuti. Namun belum ada kepastian kapan Murad tiba di Luwuk. Sebab kabar terakhir Murad kini bersama Danrem di Kecamatan Toili. (yan)

SBY Dihujat, jadi Modal Kemenangan LUWUK-Tim pemenangan SBYBoediono merasa yakin, hujatan yang kerap dialamatkan pada capres-cawapres nomor urut dua itu, merupakan modal kemenangannya di Pilpres. “Saya yakin hujatan itu akan menjadi modal utama bagi kemenangan pasangan SBY-Boediono pada Pilpres yang sebentar lagi dihelat,” nilai tim pemenangan SBYBoediono yang membidangi Advokasi Hukum, Yusak Siahaya SH, kepada Luwuk Post, Senin (6/7) kemarin. Kampanye satu putaran misalnya. Itu kata Yusak bukanlah tim kampanye SBY-Boediono yang membuatnya. Akan tetapi dirancang dan dipubliaksikan oleh simpatisan diluar tim resmi. Itu

artinya, masih ada yang bersimpatik pada SBY sehingga membuat isyu satu putaran di Pilpres, meski akhirnya melahirkan kontroversi. Ada hal positif juga ketika Pilpres 8 Juli hanya satu putaran. Yakni terjadi penghematan biaya. “Saya kira itu penting juga dalam menekan budjet Pilpres yang begitu banyak,” kata Yusak. Dia kembali menekankan keoptimisan SBY tak akan jatuh pamor, kendati di tengah derasnya kritikan dan hujatan. “Saya ingat sekali pak SBY naik rating pada Pilpres lima tahun lalu, lantaran dirinya sering dihujat. Begitu juga pada Pilpres ini. Beliau (SBY, red) bersama pasangannya akan memenangkan pertarungan demokrasi itu,” kata Yusak. (yan)

lapa Dua Kelurahan Simpong juga demikian. Ada sekitar puluhan pemilih yang tak masuk DPT. Di kompleks tersebut klaim Zainal merupakan simpatsian JK-Win, karena penduduknya didominasi etnis Gorontalo. Dia menduga ini sengaja dilakukan oleh tim pemenang kandidat tertentu agar suara JKWin di kawasan itu tak signifikan. Dugaan itu didasari karena oknum Ketua RT nya berasal dari tim pemenangan di luar JK-Win. Terlepas dari dugaan tersebut, Pilpres 8 Juli ini tak jauh beda di Pilleg lalu terkait banyaknya warga yang tak masuk DPT. Sebab tak hanya di kelurahan Lu-

wuk dan Simpong saja. Di Kelurahan Hanga-Hanga ada sekitar 42 warga yang terdaftar. Itu berdasarkan temuan dari Panwaslu Kecamatan Luwuk. Jajaran KPUD Kabupaten Banggai, siang itu belum dapat dikonfirmasi soal banyaknya pe-milih yang tak masuk DPT atau hingga kemarin belum mendapat surat panggilan untuk memilih. Karena siang itu seluruh anggota KPUD tak berada di kantor.Se-jumlah anggota Sekretariat yang dijumpai membenarkan bahwa DPT masih menjadi soal di Pilpres. Ada sejumlah warga yang mendatangi kantor KPUD guna mempertanyakan hal tersebut. (yan)

Jargon Kandidat tak Dilarang di Masa Tenang LUWUK-Jargon kandidat capres-cawapres tak dilarang diucapkan para simpatisan masing-masing, meski sudah masuk pada masa tenang. Sebab itu tidak masuk pada kategori kampanye. Demikian dikatakan Ketua Panwaslu Kecamatan Luwuk, Muhtar Kantu, S.Ag yang dijumpai Luwuk Post, di kantornya, Senin (6/7) kemarin. Muhtar yang kala itu didampingi Petugas Pengawas Lapa-

ngan (PPL) Simpong, Prayudi Baharullah menjelaskan, yang harus steril pada masa tenang ini adalah kegiatan tim peme-nangan capres-cawapres yang sifatnya mengajak, memo-bilisasi massa, apalagi membagi-bagikan sesuatu ke-pada masyarakat untuk kepentingan politik. “Kalau hanya sebatas mengucapkan jargon kami kira itu tak masuk pelanggaran karena melakukan kampanye. Karena itu merupakan hak

politik warga,” terang mereka. Memang saat ini sudah ma-suk pada masa tenang. Meski begitu warga kerap dalam perbincangan menyelipkan kata-kata yang merpakan bentuk jargon pemenangan capres-cawapres. Dua jargon yang sering dimasukkan dalam kalimat perbincangan warga itu adalah, Lanjutkan! dan Lebih Cepat Lebih Baik. Namun di mata Panwaslu itu bukan pelanggaran karena melakukan kampanye di masa tenang. (yan)

DPT Bagian dari Skenario Kandidat LUWUK-Korwil Yayasan Tanah Merdeka (YTM) Provinsi Sulteng, Risal Arwie menilai, Daftar Pemilih Tetap (DPT) merupakan skenario para kandidat capres-cawapres, dengan mengatasnamakan hak rakyat. Indikasinya jelas, dengan berupaya membawanya pada ranah politik dalam hal ini Pilpres. Kepada Luwuk Post via ponsel, Senin (6/7) kemarin Risal mengatakan, ada dua hal yang sangat kontroversi disini jika skenario itu benar-benar

dibawa dalam ranah politik. Pertama kata dia, jika DPT sengaja dimanipulasi hingga rakyat tidak kebagian menggunakan hak politiknya, itu merupakan skenario inkambent. Tujuannya mudah ditebak, agar ingin menang. Kedua kata Korwil Persatuan Politik Rakyat Miskin (PPRM) ini adalah di luar inkambent. Para kandidat angkat suara lantang bahwa DPT adalah hak rakyat. Bahkan hingga menuding itu merupakan pengkebirian politik bagi rakyat. Juga

sasarannya adalah serupa ingin mendapat simpatik dan menang. Harus diakui, jelang Pilpres ini seluruh kandidat dipaksa bermuka manis dihadapan rakyat. Padahal realitas menyebutkan kemiskinan belum dapat dirubah. Dia juga menilai soal maraknya serangan fajar. Bagi Risal, itu langkah pembenaran dengan tidak demokratisnya pemilu. Dan sudah jelas bertolak belakang dengan kampanye para capres-cawapres itu sendiri. (yan)

BS hanya Meluruskan, Bukan Alihkan Isu LUWUK-Tudingan Mangga Besar (Mabes) pada Basri Sono (BS) yang dianggap hanya mengalihkan isyu terkait dana Sultim, ditampik. Tanggapan balik itu bukan berasal dari Korwil FP3-Sultim tersebut. Akan tetapi pembelaan itu berasal dari Forum Kota (FORKOT) Kabupaten Banggai. Ketua FORKOT Kabupaten Banggai, Hasbi Latuba kepada Luwuk Post, Senin (6/7) kemarin mengatakan, bicara soal Sultim,

harusnya dipandang secara komprehensif, sehingga tidak memberikan ruang penafsiran berbeda. Menurut dia, apa yang dikatakan Murad Husain yang ketika itu berkapasitas sebagai Dewan Pembina Nasional Relawan Nusantara (RN) JK-Win di Ampana, pada dasarnya dipicu persoalan minimnya informasi terkait perkembangan dari waktu kewaktu. Sebab sejak digulirkan wacana sempat terjadi

beda pendapat soal ibu kota antara Luwuk dan Poso, sehingga melahirkan poros alternatif untuk menjadikan Ampana sebagai ibu kotanya. Hanya saja sambung Hasbi, polemik tersebut akhirnya terjawab dengan lahirnya UU Sultim yang tidak lagi menempatkan Poso masuk wilayah pemekaran. “Nah dengan demikian terkuburlah yang namanya calon ibu kota alternatif dan menempatkan Luwuk sebagai ibu kota. Persoalan inilah yang tidak diketahui Murad sehingga tanpa beban ia memberikan pernyataan tersebut,” kata Hasbi. Begitupun dengan BS. Hasbi mengatakan, selaku pencetus sekaligus pejuang gigih Sultim, otomatis sangat reaktif menanggapi pernyataan Murad. “Bagi saya wajar kritikan itu dilontarkan. Karena baik Murad maupun BS memiliki niat yang sama melahirkan Sultim. Namun disebabkan putusnya komunikasi,” ujarnya. Tentang desakan audit dana Sultim sebagaimana yang dibeber Mabes juga dijelaskan Hasbi. Dana sultim itu kewenangan pemerintah dan itu sudah diper-tangungjawabkan sejak bupati era Sudarto, bahkan hingga Mamun Amir melalui legislatif. Harusnya saran Hasbi dana Sultim ditambah kalau sekiranya ingin memuluskan perjuangan itu. (yan)


8

Selasa, 7 Juli 2009 PENDAPAT KAMI

Berharap Berkah Pilpres Dua hari lagi bangsa ini melaksanakan pemilihan presiden. Ada tiga pasang capres-cawapres yang bertarung. Siapa pun pemenangnya, kita berharap bakal memberikan sentimen positif pada perekonomian nasional yang mulai lesu darah. Tahun ini akselerasi perekonomian melambat lantaran terimbas krisis global. Menurunnya pertumbuhan global menyusul runtuhnya perekonomian negara maju sedikit banyak telah memukul Indonesia. Tapi, Indonesia masih terbilang beruntung. Karena kaya akan sumber daya alam, punya penduduk besar, dan mengandalkan produk primer, perekonomian kita masih bisa tumbuh positif. Bandingkan dengan negaranegara lain yang rata-rata stagnan atau negatif. Namun, itu saja tidak cukup. Memasuki pertengahan tahun, negeri ini seperti kehabisan bensin. Tak ada lagi instrumen yang mampu memberi trigger agar roda ekonomi kembali berputar kencang. Indikator paling gampang dapat dilihat dari perkembangan kurs rupiah terhadap dolar AS dan indeks harga saham gabungan (IHSG). Entah mengapa, dalam sebulan terakhir kedua indikator itu seperti hanya mondar-mandir di level tertentu. Seolah tanpa daya untuk menembus titik tertinggi terbaru (breaking new high) seperti yang dilakukan enam bulan berturutturut. Padahal, negeri ini masih punya modal kuat. Ketika ekonomi negara lain melambat, bahkan minus, Indonesia mampu mencatat pertumbuhan positif. Hanya sedikit negara yang bisa seperti itu, di antaranya Tiongkok dan India. Selain itu, tren kenaikan harga-harga atau inflasi terus melandai. Berdasar laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dipublikasikan pekan lalu, inflasi kalender (JanuariJuni) hanya 0,21 persen, sedangkan inflasi tahunan (year on year) 3,65 persen. Menurunnya inflasi membuat Bank Indonesia (BI) kian berani mengoreksi suku bunga. Pekan lalu bank sentral juga mengoreksi suku bunga acuan BI rate dari 7 persen menjadi 6,75 persen. Suku bunga sebesar itu adalah yang terendah sepanjang sejarah. Dengan suku bunga sebesar itu, mestinya perekonomian bisa melaju lebih kencang lantaran mendapat guyuran kredit murah. Namun, kenyataan berbicara lain. Indikator ekonomi yang paling mudah dibaca, yakni IHSG tetap maju mundur seakan kehabisan energi. Dari situ dapat ditarik kesimpulan bahwa kali ini faktor nonekonomi lebih kental. Bisa jadi, pelaku ekonomi masih menanti pilpres yang dilaksanakan pada 8 Juli. Kita berharap apa yang terjadi di India menular ke Indonesia. Sewaktu Manmohan Singh kembali terpilih menjadi PM India pertengahan Mei lalu, pasar langsung merespons luar biasa. Kemenangan Manmohan Singh dari Partai Kongres menumbuhkan harapan akan stabilitas politik sekaligus membuka peluang reformasi ekonomi. Dalam sehari, indeks saham di Bursa Efek India (NIFTY) meroket 17 persen dengan transaksi saham USD 13 miliar. Pertumbuhan sebesar itu adalah salah satu yang tertinggi dalam sejarah pasar modal dunia. Transaksi saham sebesar itu nyaris setara dengan jumlah uang yang hengkang dari pasar modal India saat anjlok 52,5 persen tahun lalu. Kita juga berharap Indonesia tidak mengekor Amerika. Meski pemenangnya orang paling populer dan mendapat dukungan penuh, yakni Barack Hussein Obama, ekonomi AS masih terpuruk. Begitu Obama terpilih, indeks Dow Jones di Bursa Efek New York (NYSE) malah tergelincir hingga di level 6.500-an pada Maret 2009. Baru beberapa bulan terakhir indeks Dow Jones naik hingga 30 persen. Belajar dari situ, kita berharap bahwa pilpres benar-benar membawa berkah bagi perekonomian nasional. (*)

Tantangan Ekonomi Tak Ringan DALAM beberapa bulan terakhir ini banyak orang membicarakan pemulihan ekonomi global dari krisis yang sudah mendera dua tahun terakhir. Krisis diharapkan segera pulih, sehingga ekonomi kita cepat membaik dan kehidupan masyarakat semakin sejahtera. Apakah optimisme itu dapat segera kita raih? Menteri keuangan AS maupun gubernur Bank Sentral AS percaya bahwa pemulihan ekonomi negeri Paman Sam itu sudah dimulai. Tanda-tanda ekonomi AS sudah bottoming out ataupun green shoots semakin menguat. Di antaranya dapat dilihat dari pasar modal AS yang meningkat pesat sampai 30 persen sejak Maret lalu. Tak heran bila banyak yang yakin pemulihan ekonomi AS bisa terjadi akhir tahun ini. Meski begitu, tak sedikit pula akademisi dan pelaku pasar di AS yang pesimistis melihat perkembangan ekonomi AS akhir-akhir ini. Warren Buffet, seorang master investasi dunia; lalu Kenneth Rogoff dari Harvard University; dan Nouriel Roubini bos RGE Monitor adalah beberapa orang yang percaya bahwa ekonomi AS masih akan memburuk. Beberapa negara maju lain kondisinya diyakini tidak banyak berbeda. Karena itu, pemulihan ekonomi dunia diharapkan datang dari Tiongkok dan India. Sayangnya, kekuatan ekonomi dua negara tersebut tidak terlalu besar. Pada 2008, produk domestik bruto (GDP) Tiongkok ‘’hanya’’ USD 4,4 triliun, se-

Oleh :Sri Adiningsih Dosen Fakultas Ekonomi UGM, Jogjakarta

dangkan GDP India USD 1,2 triliun. Dengan GDP dunia sekitar USD 60 triliun, berarti kontribusi kedua negara tidak sampai 10 persen dari total ekonomi dunia (data IMF). Karena itu, daya dorong dalam menyelamatkan ekonomi dunia terbatas. Bandingkan dengan ekonomi AS yang sumbangannya 25 persen, Jepang 25 persen, Jerman 6 persen, Prancis 5 persen, serta Inggris dan Italia masing-masing 4 persen pada periode yang sama. Enam negara maju tersebut menguasai lebih dari separo ekonomi dunia. Karena itu, pemulihan ekonomi yang berkelanjutan tidak akan terjadi jika negara-negara maju belum pulih. Ini berarti ekonomi dunia masih terseret pada pelemahan pada beberapa tahun mendatang. Jika tidak berhati-hati, ekonomi Indonesia akan terjebak dalam tren global tersebut. Perkuat Domestik Masa depan ekonomi kita banyak bergantung pada kemampuan memperbaiki masalah domestik dan memperkuat permintaan dalam negeri. Masih banyak masalah ekonomi domestik struktural yang belum dapat diatasi. Seperti daya saing internasional yang rendah, sektor industri dan investasi yang buruk, serta sumber daya alam yang belum dikelola dengan baik (nilai tambah rendah). Itu membuat kemiskinan dan

pengangguran tinggi. Ekonomi kita juga semakin didominasi sektor informal. Usaha mikro menguasai lebih dari 95 persen usaha yang ada di tanah air. Menurut data BPS, penciptaan lapangan kerja akhir-akhir ini lebih banyak di sektor informal. Dengan begitu, kualitas pembangunan ekonomi kita merosot. Tantangan Indonesia saat ini, selain menyelamatkan dari krisis ekonomi global, juga memperbaiki ekonomi domestik agar kualitas pembangunan membaik. Tanpa perbaikan kualitas pembangunan ekonomi, Indonesia sulit meraih potensi pertumbuhan ekonomi yang diyakini bisa di atas 7 persen. Apalagi, jika kita ingin membangkitkan ekonomi di masa mendatang. Prioritas pengeluaran APBN dalam bidang ekonomi diharapkan pada usaha untuk mengatasi masalah struktural ekonomi bangsa. Meski itu tidak berarti pengeluaran untuk keperluan jaring pengaman sosial dihapuskan. Hanya hal itu perlu diperkuat agar lebih difokuskan pada usaha peningkatan kualitas kehidupan manusia supaya dapat lebih mandiri dan memiliki harga diri. Dengan demikian, kita dapat membangun ekonomi Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan.

Untuk itu, pembangunan semua infrastruktur ekonomi seperti jalan, jembatan, pelabuhan, bandara, pasar, irigasi, dan bendungan ataupun listrik perlu mendapat prioritas. Demikian juga berbagai masalah yang menghambat investasi dan industrialisasi serta bisnis lain perlu diselesaikan agar tidak kalah dengan negara-negara tetangga. Dengan begitu, daya saing internasional kita meningkat. Paling tidak sejajar dengan negara ASEAN lain. Selain itu, berbagai penguatan usaha mikro dan pekerja informal ataupun pengangguran dengan pelatihan ataupun magang serta pembiayaan modal yang dapat meningkatkan kualitas perlu didukung dengan anggaran yang memadai. Kalau dapat dilakukan penguatan ekonomi domestik, diyakini masalah lain lebih mudah terurai. Termasuk pengangguran dan kemiskinan dengan sendirinya berkurang. Kita rakyat Indonesia memiliki kesempatan untuk menentukan masa depan bangsa kita dengan membuat pilihan yang kita anggap terbaik pada pemilu presiden 8 Juli mendatang. Kita sebaiknya memilih calon presiden dan wakil presiden yang kita yakini mampu mengatasi masalah ekonomi bangsa ini, dan membangkitkan ekonomi pada masa mendatang. Dengan demikian, kita juga ikut bertanggung jawab pada masa depan kehidupan bangsa ini. Selamat berpesta demokrasi. (*)

Mewaspadai Gerakan Transnasional PENANGKAPAN empat mahasiswa asal Indonesia di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, oleh pihak keamanan setem-pat patut diperhatikan oleh semua pihak. Bukan hanya karena empat mahasiswa tersebut mendapat perlakuan tidak senonoh dari pihak keamanan Mesir. Lebih dari itu, penangkapan tersebut bisa menjadi “peringatan keras” bagi semua pihak terkait gerakan politik keagamaan yang cenderung menggunakan kekerasan dalam menjalankan perjuangannya. Di dalam negeri, gerakan-gerakan seperti ini dikenal dengan istilah gerakan transnasional. Sebagaimana diberitakan, empat maha-siswa asal Indonesia tersebut ditangkap petugas keamanan Mesir karena dituduh terlibat aktif dalam gerakan politik Ikhwan Muslimin ataupun Hamas (Jawa Pos, 4/7). Kedua gerakan Islam politik itu acapkali mendapat perhatian ketat (untuk tidak mengatakan pengekangan) dari pemerintah Mesir. Bersyukur, empat mahasiswa kita tidak terbukti terlibat dalam dua gerakan tersebut. Gerakan Transnasional Selama ini terdapat sejumlah pihak yang melansir Timur Tengah sebagai salah satu “sumber” utama gerakan-gerakan trans-nasional yang saat ini menyebar di ban-yak negara, tak terkecuali di Indonesia. Adalah gerakan politik Ikhwan Muslimin yang sering ditengarai sebagai “ibu gerakan perlawanan Islam” yang saat ini tumbuh subur di banyak negara. Ikhwan Muslimin didirikan oleh seo-rang ulama kenamaan asal Mesir, Hasan Al-Banna, pada 1928. Pendirian gerakan itu terkait erat dengan konteks “keterpu-rukan dunia Islam” secara politik yang secara beruntun dan dramatis dimulai pada 1923, yaitu ketika sistem

Oleh : Hasibullah Satrawi Alumnus Al-Azhar, Kairo, Mesir, peneliti pada Moderate Muslim Society (MMS) Jakarta.

kekhilafahan Utsmaniyah secara resmi dibubarkan oleh Kemal Ataturk di Turki. Sebagian pihak menganggap kekhilafahan Utsma-niyah sebagai khilafah Islam. Pasca 1923, keterpurukan demi keterpurukan terus melanda dunia Islam yang sebelumnya masuk dalam wilayah kekua-saan kekhilafahan Utsmaniyah. Dunia Islam dijajah oleh negara-negara Eropa yang berkuasa pada era itu, terutama Prancis dan Inggris. Puncak keterpurukan dunia Islam terjadi pada 1948, yaitu dengan berdirinya negara Israel di atas tanah dunia Arab-Islam. Konteks kekalahan dan keterpurukan inilah yang kemudian menyebabkan lahirnya pelbagai macam gerakan perla-wanan di dunia Islam, terutama di Timur Tengah. Gerakan yang pertama lahir pda era ini adalah Ikhwan Muslimin yang salah satu tujuannya mengusir kekuatan penjajah yang saat itu menguasai Mesir. Pada hari-hari berikutnya hingga hari ini, gerakan dan tokoh perlawanan terus bermunculan seperti Tandzim Al-Qaedah pimpinan Osama bin Laden, Hamas dan Jihad Islam di Palestina, Hizbullah di Lebanon, dan yang lain. Semua ini tidak terlepas dari konteks keterpurukan yang tak kunjung berakhir di Timur Tengah. Apalagi dengan adanya Israel yang semakin sewenang-wenang dalam merampas hak-hak warga dan negara ArabIslam. Namun, ada hal yang tak kalah menentukan daripada faktor keterpurukan di atas. Yaitu, beberapa ajaran dalam Islam yang dipahami membolehkan perlawanan bahkan

juga aksi kekerasan, terutama dalam keadaan terjajah. Salah satu ajaran dimaksud adalah ajaran tentang jihad, peperangan, dan sebagainya. Pada umumnya gerakan-gerakan transnasional menjadikan ajaran-ajaran di atas sebagai landasan perjuangan mereka. Ti-dak jarang dari mereka yang menghalalkan “aksi kekerasan” karena dianggap dibenarkan oleh norma agama yang dipedomaninya tersebut. Secara jujur harus diakui, Islam memang mempunyai beberapa ajaran yang terkait aksiaksi keras seperti perang, jihad, dan sebagainya. Namun, sungguh tidak benar bila diyakini bahwa ajaran-ajaran perang adalah satu-satunya doktrin dalam Islam. Sebagaimana juga tidak benar bila ajaran jihad hanya dipahami sebagai ajaran tentang angkat senjata ataupun aksi-aksi keras lain. Yang tidak kalah penting adalah hampir semua ajaran jihad, perang, dan ajaran yang identik dengan aksi keras mempunyai latar belakang ataupun konteks yang dapat menjelaskan mengapa hal itu harus dilakukan. Dengan kata lain, ajaran tentang aksi keras dalam Islam tidak diturunkan secara mutlak atau tanpa syarat apa pun. Pengamalan atas ajaran-ajaran ini sejatinya memperhatikan syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh para ulama dan secara rinci tergambar dalam latar belakang (asbaabun nuzuul atau asbaabul wurud) turunnya ajaran tersebut. Dalam sejarah Islam awal, contohnya, ajaran tentang jihad dan perang diturunkan ketika umat Islam berada di Madinah. Sedangkan dalam konteks masih di Makkah, umat Islam tidak

diperbolehkan berperang, walaupun sering mendapat perlakuan tidak adil dari penduduk Makkah. Konteks Indonesia Konteks Indonesia berbeda dengan konteks Timur Tengah. Konteks Timur Tengah hampir identik dengan pepe-rangan, perlawanan, dan aksi-kasi keras lainnya. Hal ini tak lain karena kondisi konfliktual masih terus terjadi hingga hari ini di kawasan ini. Sedangkan konteks Indonesia hampir identik dengan perda-maian, pemberdayaan, dan kelenturan. Sejatinya ajaran-ajaran Islam yang terkait dengan aksi keras seperti di atas dipahami dan diamalkan tanpa mengabaikan perkembangan konteks yang ada. Dalam konteks ini, pengamalan ajaran Islam yang terkait dengan aksi keras di Timur Tengah (pada tahap tertentu) masih bisa diterima dan dibenarkan. Hal ini tidak lain karena hingga hari ini konteks Timur Tengah belum beranjak dari keterpurukan dan peperangan. Juga karena alasan di atas, (pada batas tertentu) keberadaan faksifaksi politik yang cen-derung keras di Timur Tengah masih bisa diterima dan dipahami. Kondisi ini berbeda dengan konteks Indonesia. Sejatinya, pemahaman dan gerakan keislaman di republik ini mendukung upaya pemberdayaan dan perdamaian yang ada. Semua pihak (termasuk para pelajar di luar negeri) sejatinya bisa memilah-memilih dalam mengikuti ataupun mempelajari gerakan keagamaan tertentu. Hingga gerakan keagamaan yang dipelajari tidak kontraproduktif dengan konteks keumatan yang ada di Indonesia. Adalah malapetaka tatkala konteks pemberdayaan dikuasai oleh gagasan dan perjuangan yang bernuansa perlawanan. (*)

“Memutilasi” Peran Esoteris Kiai 628134032 3517 Akhir akhir ini para pakar politik picisan dikota Air Luwuk lagi hangat2nya “Membahas masalah Sultim dari segala sisi”baik itu prgrm krj FP3 SULTIM,hasil yg tlh dicapai,penggunaan n pertnggng jwbn dana,hingga orasi kampanye seorang pengusaha nasional yg tinggal,berbisnis n membesarkan bisnisnya dikota yg sama kita cintai ini..sekian lama waktu terlewati hrsnya bisa buat kita brpkr n bertanya n mencari jawaban dari semua itu..apkh sultim murni keinginan msyrkt atx ada apa dibalik semua itu.. awalnya isu pemekaran Sultim di dengungkan msyrkt dari slrh Kasta di Kab Banggai begitu bergelora smngtnya ntk mendukung dan mendesak semua elemen ntk scptnya memproses n mempercepat proses itu menjadi nyata..kenyataan apa yg trjdi... hrsnya pd saat Orang2 di Lembaga yg berkompeten dgn mslh itu datang k kota kita ntk melihat n menilai langsung kewajaran n kepantasan kota kita ntk jadi Ibukota sebuah propinsi baru maka seluruh elemen msyrkt yg ada dgn hati tulus dan ikhlas datang n mengajak msyrkt sekitar serta msyrkt yg sulit terjangkau untuk datang sama2 dgn pnh smngt kbrsmn k t4 dmn org2 dari Lembaga yg berkompeten itu datang,duduk dan supaya bisa melihat smgt kbrsmn itu... untuk tunjukkan k mereka bhw daerah kita Pantas,Wajar n Siap ntk semua itu mmg bth massa yg bnyk n ntk memobilisasi massa yg bnyk prl dana yg tak sdkt...apkh slrh elemen itu siap ntk brkrbn waktu,tenaga dan materi ntk sebuah cita2 dan keinginan yg algkh indahnya bila selalu dilandasi ketulus ikhlasan dan selalu pula dikokohkan dgn rasa kbrsmn itu...semua “Jawaban”ada pd diri kita masing masing..BRAVO SULTIM.. +628134106 8336 Ass,z rahman.buat pgawai klurahan soho “knp smpai ni hri tgl 6 blum ada pmbgian krtu pemilihn?”tolong klw bisa scptx di bagikn,krn klw brang zpa yg blum trdaftar spy scpatx di atasi. kita prlu tw ini psta DEMOKRASI.bkn undangn u/prgi ke pesta ulang tahun.jdi mohon di prtimbangkn,thank’s b4. +628525718 6363 Ikatan mahasiswa bangkep di gorontalo mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya bapak RAMLI

“POLITIK itu perang tak berdarah, sedangkan perang itu politik yang berwajah darah”. Demikian ungkap Mao Tze Tung yang mengingatkan kita bahwa jagat politik layaknya dunia peperangan yang mengadu strategi, yang kalaupun tidak berdarah, strateginya tentu memakan korban. Korban dalam jagat politik sering tidak mengenal kasta atau strata. Jangankan yang terlibat secara langsung dalam berpolitik, masyarakat yang tidak berdosa atau jauh dari ingar-bingar politik pun bisa jadi korban. Begitu pula kiai, meski sebagai figur sosialkeagamaan, dia tidak steril dari keniscayaan menjadi korban, apalagi kalau kiai itu telah menjadi pemain-pemain politik. Kalau kiai dikatakan sudah meninggalkan pesantren dan lebih asyik dengan “mainan” bernama jagat politik, tentulah kiai itu akan marah dan berapi-api memberikan apologi. Pasalnya, perkataan demikian identik dengan memperlakukan kiai tak lebih lebih dari “raga yang kehilangan makna” atau mencemari citra sakral kekiaian dirinya. Kiai telah dijebloskan dalam dimensi “nihilisme nilai”. Penjeblosan diri dalam ranah “nihilisme nilai” memang suatu punishment yang memosisikan kiai seperti seseorang yang masih berbicara lantang di hadapan umat, namun apa yang dibicarakan sebatas didengar dan bukan dijadikan sumber keteladanan. Apa yang didakwahkan lewat lisan disambut oleh masyarakat tidak lebih dari pesan yang tak disejarahkan, ibarat “tong kosong nyaring bunyinya”. Perasaan kiai bercorak apologis seperti itu semakin aktual mengisi wacana publik ketika pergulatan politik antarkiai atau institusinya

TILAAR. +628152581 3501 JK-WIRANTO MEMANG BELUM SEMPURNA TTPI JK-WIRANTO SLALU BERUSAHA LEBIH CEPAT & LEBIH BAIK. +628524111 8509 KELUARGA BESAR BANG-

Oleh : : Abdul Wahid dekan Fakultas Hukum Unisma Malang dan penulis buku Republik Kaum Tikus.

semakin mendalam, tajam, dan “panas” seiring dengan tampilnya figur-fugur yang sedang bertarung di arena perebutan kekuasaan, yang melibatkan kiai sebagai tim sukses atau pilarpilar di garis depan untuk mendukungnya. Kiai juga berhak berdalih bahwa jagat politik yang dimasukinya menjadi bagian dari ranah dakwah politiknya (dakwah as-siyasah) dan bukan berburu kepentingan ekonomi dan status sosial, apalagi kekuasaan. Tapi, masyarakat sekarang semakin cerdas membaca kiprah kiai di ranah politik sehingga masyarakat pun berhak berasumsi dan mengevaluasi “kinerja moral” kiai dalam relasi dan kontsruksinya dengan politik. *** Masyarakat sekarang, tidak terkecuali di kalangan NU, cenderung semakin pragmatis. Mereka menilai politik sebatas pada standar siapa yang memberi atau dirinya sudah menerima apa dan berapa besar pemberian dari seseorang yang sedang mencalonkan diri jadi eksekutif tertinggi (presiden/Wapres) atau praktisi yang tergabung dalam tim-tim sukses. Masyarakat itu belum bisa dikatakan terjebak dalam materialisasi politik. Pasalnya, apa yang diterima sebatas pada momen instan dan bukan melalui kalkulasi layaknya elite politisi yang terlibat dalam praktik “dagang sapi”. Mereka sekadar menikmati euforia “pesta” seperti yang dilakukan oleh kiai-kiai yang bermain-main di jagat politik. Dalam materialisasi atau kapitalisasi politik, segala bentuk rancangan dan modus gerakan

GAI-SALAKAN TURUT BERDUKA CITA ATAS MENINGGALNYA BAPAK RAMLI TILAAR, MINGGU 5 JULI 2009 DI GORONTALO. +628524111 8224 KTP bs dipake utk memilih, tp hrs disertai dg krtu kluarga. Mslhx tdk smua org memiliki atw

dilakukan secara sistematis dengan target-target yang jelas dan bersifat istimewa. Sementara itu, yang dilakukan masyarakat, khususnya calon pemilih dari kalangan akar umput, yang mau digiring dan dibayar dengan atas nama “konsolidasi dadakan” terbatas sebagai perwujudan emosional. Masyarakat itu juga sering menyebut bahwa apa yang diperbuatnya sebagai cermin “hak asasi”, yang bisa dilakukan oleh siapa pun, termasuk diri dan kiai-kiai. Dalam cermin demikian, persepsi masyarakat (umat) sudah memasuki ranah egalitarianisme dalam berpolitik. Rakyat telah memperlakukan diri-nya dengan cerdas sebagai pemilik kedaulatan layaknya kiai, yang dalam menyikapi dan menentukan opsinya sudah menggunakan takaran “hak” (human right). Dalam ranah umat sekarang, kecerdasan atas nama “hak” di satu sisi dapat menunjukkan atmosfer menggembirakan. Pasalnya, ini menandakan mulai tumbuhnya kesadaran baru atau penyikapan yang dilandasi oleh daya rasionalitas saat menjatuhkan opsi politik. Namun di sisi lain, itu sangat membahayakan bagi peran moral-profetis kiai yang berelasi dengan peneledanan dan pembumian nilai-nilai transendental keagamaan (esoteris) kiai di masyarakat. Perlu kita ketahui, esoteris merupakan nilai metafisis dan dimensi internal agama. Tanpa esoterisme, agama akan tereduksi dan bahkan “tereliminasi” menjadi sekadar aspek-aspek

trcantum dlm krtu klrga. Inilah yg kurang dri putusn MK trkait DPT. +6285757144645 SALAM KETIKA CINTA BERTASBIH MERANGKAI NADA2 RINDU, TERALUNKAN SERPIHAN KASIH SAYANG YG BIASKAN PELUH

eksternal dan dogmatis-formalistik. Esoteris layaknya “roh” dan esoteris bagaikan “badan” agama. Schuon menilai, titik temu agama bukan berada pada level esoteris. Sekalipun agama hidup di dalam dunia bentuk (a world of forms) yang bisa berupa “kiai”, ia bersumber dari esensi yang tak berbentuk (the formless essence). Peran kiai dalam ranah esoteris tersebut bisa terancam oleh gerakan-gerakan elite politik yang terus gencar “memutilasinya” atau mencabik-cabik, mengoyak-ngoyak, atau menjadikannya sebatas sebagai alat memproduksi lahirnya banyak friksi dan faksi di tengah masyarakat. Hal itu pernah diingatkan Muchsin dalam bukunya berjudul NU Berdasi (2008), bahwa disparitas sosial-keagamaan di kalangan masyarakat dan runtuhnya mitos kepatuhan pada elite spiritualitas tidak lepas dari peran tokoh agama yang lebih tergoda mengurus pesona duniawi. Sementara itu, “istana spiritualitasnya” dibiarkan kehilangan kilauan cahaya karismatiknya. Upaya kiai mengembalikan dunia (peran) esoterisnya yang telah ternoda atau teralienasikan bukanlah masalah gampang. Ketika ada poros politik tertentu menggoda kiai supaya masuk dalam lingkarannya, idealnya saat itu kiai berpikir kritis dan bening nurani bahwa dirinya sedang dipertaruhkan atau “karir kekiaiannya” sedang diuji oleh kekuatan yang hendak menyibukkannya dalam jagat gambling, seperti menang kalah, yang sulit dikatakan steril dari praktik-praktik penghalalan segala macam cara. (*)

KEGERSANGAN LEMBAH MAWARKU. KINI, CINTAKU BERDIRI MENATAP NANAR HITAM YG DI TINGGALKAN PERINYA. +6285656506655 Tarik jo itu dukungan buat Sultim lebih cepat lebih baik supaya ditau2..

memang begitu sifat ortu jatuh pd anakx..-tanks..lanjutkan trus sulawesi timur..kt butuh org2 yg iklas +628521415 8456 t tasalah jd ibukota sultim program yg masi dihayal akan dipesiapkan lebe di luwuk yg soxta2 ada..t balekos ini butul .demi allah..

PENERBIT : PT Luwuk Cemerlang. GENERAL MANAGER/PEMIMPIN REDAKSI : Herdiyanto Yusuf. REDAKTUR PELAKSANA : Haris Ladici. REDAKTUR : Haris Ladici, Zulhelmi Alting, Gafar Tokalang. STAF REDAKSI : Nasri Sei,Sofyan Labolo,Rustam Nono, Firman Ibrahim Suling.KORLIP : Zulhelmi Alting, BIRO BANGKEP; Rustam Nono (Salakan), Ahmad Awaluddin (Banggai). BIRO AMPANA; Nasri Sei. BIRO PAGIMANA; Anto Yasin. BIRO BUNTA; Karman. BIRO TOILI; Nurhasan. ART & PERWAJAHAN : Sudin Salasa (Koordinator), Rustam Nasila,Wawan Kusika, PRESIDEN KOMISARIS : Imawan Mashuri. KOMISARIS : Benny H Raintama, Suhendro Boroma. DIREKTUR : Mohamad Sirham, Urief Hassan. MANAGER KEUANGAN : Haryono, STAF KEUANGAN : Aswar Poibara (Koordinator) Astuti Mohune (Kasir) . MANAGER PEMASARAN KORAN : Sukriyadi Mamu . STAF PEMASARAN : Sofyan Dude,Dales Lantapon.MANAGER IKLAN : Sukriyadi Mamu . STAF IKLAN : Hawa Minarni A Bayak.(Kasir), Sutadi Utiarahman. PERCETAKAN : Yusuf Nelwan (Koordinator),Andri Bumbungan. OMBUSDMAN : Ismail Pelu (Ketua), Hinca IP Pandjaitan (Anggota).TARIF IKLAN : Umum Rp 20.000,-/mmk (hitam putih/BW),Rp 30.000-/mmk (Warna/FC ), MUNGIL : Rp 50.000,- (1x muat). HARGA LANGGANAN KORAN : Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). ALAMAT REDAKSI: Jl. Imam Bonjol No. 4 Km 3 Luwuk Telp. (0461) 325447 Fax : (0461) 325071 email : redaksi@luwukpost.info. PERWAKILAN GORONTALO : JL. NANI WARTABONE NO. 144 A GORONTALO Telp. (0435) 827551-827552 Fax : (0435) 829603. PERWAKILAN MANADO : Jln. Babe Palar No.54, Telp (0431) 855558 Fax : (0431) 840763860398. PERWAKILAN SURABAYA : Graha Pena Building, Jln Ahmad Yani No.88, Telp (031) 8287999.PERWAKILAN JAKARTA : Gedung Graha Pena Lt.6, Jl. Raya Kebayoran Lama No.12, Telp : (021) 53699509, Fax (021) 5328487.


X-Cool Radio 93,7 FM

9

Selasa, 7 Juli 2009

INFO SMS : Buat kamu-kamu sobat x-cool yang ingin mengirimkan sms salam-salam, atau sms gaul lainnya. Bisa bergabung di SMS X-Cool :Caranya mudah : ketik Salam (spasi) isi sms kamu kemudian kirim ke nomor

Serap Ilmu dari Pengajar Segar Bayangin sebuah roti cokelat yang baru aja dikeluarin dari oven. Masih hangat, segar, dengan asap tipis mengepul di atasnya. Coba gigit... Hmm..nikmat! Rasa manisnya terasa lebih menggoda karena masih hangat. Iyalah, namanya juga fresh from the oven. Masih segar, hangat, dan yang jelas lebih enak! Yup, makanan apa pun yang baru selesai dimasak pasti terasa lebih nikmat. Pizza, misalnya. Yang barusan dipanggang pasti lebih nyam-nyam ketimbang yang udah disimpan di kulkas. Nah, prinsip itu, ternyata, nggak cuma berlaku buat makanan, tapi juga soal pengajar. Iya, pengajar yang fresh from the oven, eh, fresh graduate maksudnya, menjanjikan aktivitas belajar yang lebih fresh dan menyenangkan. Coba tanyakan itu kepada korban wawancara Mr Cool kali ini. Mayoritas (73,4 persen) di antara mereka lebih senang diajar guru fresh graduate. Alasannya, teknik mengajar mereka lebih modern (31,2 persen), sang guru bisa terasa kayak teman (27,7 persen), dan bisa buat refreshing (24,8 persen). Misalnya, pendapat yang

meluncur dari mulut Maria Rosalinda Malino . Dara berusia 12 tahun ini pernah diajar guru fresh graduate waktu pelajaran matematika. “Menurutku, lebih enak diajar sama guru fresh graduate. Soalnya, yaa... dari pengalamanku, guru yang baru lulus itu teknik ngajarnya lebih modern. Aku dikasih teknik ngafalin rumus yang lebih g a m pang,” ujar cewek yang hobi membaca itu. Berdasar pengalaman tersebut, menurut Maria, mata pelajaran yang paling enak buat diajar sama para pengajar segar adalah matematika. “Enaknya buat mata pelajaran yang susahsusah kayak matematika. Soalnya, guru baru kan lebih modern tuh ngajarnya. Jadi, kita biar cepat ngerti dan suka sama pelajaran ini,” cerocosnya panjang lebar.

Selain Maria, ada Neneng Uswatun Hasanah . Gadis yang duduk di kelas XI IPA ini mengatakan bahwa cara mengajar guru fresh graduate di sekolahnya bikin dirinya cinta sama pelajaran bahasa Inggris. “Padahal, tadinya, aku nggak suka pelajaran itu. Tapi gara-gara cara ngajarnya asyik, aku jadi suka. Soalnya, waktu itu kami nggak cuma diterangin aja, tapi juga dibikin kelompok dan belajar dari dengerin lagu. Wah, fun banget deh pokoknya!” aku dara berzodiak Scorpio itu. Sama kayak Maria, menurut Neneng, guru fresh graduate mending ngajar mata pelajaran yang susah. “Ya kayak bahasa Inggris ini. Kalau kita udah nyaman sama gurunya, kan kita jadi suka juga sama pelajarannya,” jelasnya. Hermawan Zulfikar ikut urun pendapat. Cowok berusia 15 tahun itu juga lebih suka sama guru fresh graduate sejak dirinya diajar matematika. Umur sang guru yang nggak terpaut jauh darinya bikin Hermawan ngerasa kayak belajar sama teman yang sepantaran.“Iya lho. Guru fresh graduate tuh lebih terasa kayak teman. Jadi, kalo di kelas tuh kita nyantai, nggak takut-takut dan tegang. Pelajarannya malah lebih masuk di otak,” katanya. (jpnn)

+628524108598x C4M4L4IKOOM. X-COOL Y9 mkn Suks3s. N + K•Y•N A¿ . Qt ÇumaN M0 T!c4m w4t Qt p pl3nd” ,ad !k@,W!r@,t@nti, d@rm@, samua jo W4t Qt P Plend” ucapanx M4t Blibur jo,n Slm KoMS3L Mga nNt Trn9 kl5 2 msh S4m4",e Yow W4t Qt P m4nt4n yg Skrng g b4 libur m4 dp Ortu di Bunta Slm C¥n9 JO n K@n9•n W4t n9, N ILU slalu W4t n9, N Q M!nt@ Ng j9n lup@ M Qt,& mga Ng + Gant3ng, N MuaniZ, Thanks X COOL . . , Dimu4t ya ! (^,~) +628575646785x AzZ. .X-c??l lp. . Z ne !ndra. . Z mW Ucap!n bnYk’’ tèR!ma KAs!h f0r rAtna n l!za yK udA tR!ma z d!rumAhx n f0r raTna makaS! Ya uDa mW kTmUAn am Z. N f0r macEx raTNA maKac! UDa tr!ma z dGn séNAng hAt!. . .F0r l!zA SAlam kenAl f0r Ü. . . N f0r sMua YK uDa dR tD pAg! N smPe ne mlm uDa zmz 0r tlp z makaz! Bgt wAlapUn Kt bLM ktmUan. . SAlam kEnal jow F0r sMuaX. . F0r x-C0?l yk mAk!n kyEn ajA mAkas!h bGt. . F0r rAtna mE+ b0b0 ya m0gA m!Mp! Yg sEmpRna. . . PlEzeEs . . . Ya d! MUad d! K0raN. . By !nDrA. . +628524126699x AssLm.Wr.Wb., X-c0oL yg MkN KeYeEeEe.....N AbiZ. Zz m0 zLm” bUaT Zz Pe’ pLeNdS dLwuK: EeN, AyU, Iti, AmA (bUnTa), AmA, BaGuS, JeFrI, iSaL, JuFrI (k0y0aN), AdiT (j0lTaS). Ela ZpU2hq DbTn PePaBrI mGa aKuR” DeN NalDy j0w Bku CHaYhAnK TyuZ... N KnP z0o TdK PrnH DtG kRmH....??? EeE’i0 MkCiH X-c0oL c0aLx bErKaT Xc0oL Zz DpT BxK PlEnDS ‘rU. LupAaA CaLaM k0mZeL bUaT pLenDs yG ZlLu ZmZ d’X-c0oL. ThAnK’S mInt0L DmUaT LP.{ ;-)=> SuL <=(-; } +628124507051x Ass,X-COOL..Z mW tHiCaM bWt pReNd2 z , TrTmA ; bOnaTi,mUtI,sUpRi,SamSiR,iWanG,& Yg Sp3cIALx ; z PcNtA Yg pLNg Z cHyK , Th3Nks yAcH X-COOL !! By ResNa. +628528648250x Aslm..aQ cMA mw Ttp sLm bWt AdQ yG lG kLwr kTa Blmo,kPn ad PlNg sLx k2 di Sni sDh kNgn sKli Cma aD,sNdyx k2 p pa2 pRsiDn k2 sRu tDK uSh pKe Lbur2 iN Sklah sPya k2 tDk t pSah dGN aD,cMa pSah 1 hRi sJa k2 sDh rSa sdH 1 tHn,aD K2 mHn ad CpT pLg yA sLx k2 s tRsksA tNpa aD di sNi,jGN lPa ole2x yaaa.By ALDISTA +628575649738x AsS. . X~coOL MKiN KeYeN aj NiCH?? AeN Mo TiCaM dOnG FoR aeN p’pLeNd2,aYa,iMaY, eCHy,wirDa. . UcPnX sLM KNgeN. .TrZ WaT K’aLiM Ma aNdri LAM KeNAL,wAT iCa Ma LiA LaM pRKoSa,trZ WaT iNaNg Ma k’eBOnG Yg d’rMh LAM syNg,trZ WaT NaK2 sPeNdOeL MgA MkiN pNTer,WAT aeN p’syNg mGa sHAT

sLLu,trZ WaT MaMa,PaPa LaM syNg. .X~coOL TLNg mUATiN YaCH? ? ? _AeN_211095_ +6285756497382 AsS. . .X~coOL d’MuaTiN Ya??. .AeN Mo TiCaM,WaT wiRdA+FerDi,aYa+kiPLi, eCHy+diN,k’ebY+Ko2, iNANg + iSaN,k’eNi+MaN, MgA TMbA bKu syNg e. .N sPesiALx wAT aeN p’cYANg. .UcPnX i LOVe u fOReVer. .WaT x~cOoL sKseS sLLu, +628135634036x AsLmkm X-c00l..? Q mw ngrm uCpn bwt tmN deka’Q “Yanthi” slmt UL+4H. smg pmjg umur dan cpt dapat j0d0h. Trus bwt tmN’Q yg udh dpt pCr law blh knLIn d0ng sm Qt-2 jgn main petak umpet aZa. N law blh jgn lupa ya? Sm tmN2 Di sCh00l. N f0r tmN’Q Arin yg d’tggl suamix prg ng’rantw. Ucpnx jgn baxk menghyl (sedh). Krn d’st Qm kgn maka pasti suami Qm jg kgn sm Qm. Trus bwt 0m kumis kpn cri pcr bru. Nich pak pe tamang s dpt cwek. Masa’ iya 0rg tua klh sm ank muda. Yg trakhir Q nitip slm f0r smw guru2 PNS SDN SALIPI ucpnx slmt menikmati hari libur. Mdh2n smwx dlm lindungan yg maha kuasa. AmiiN...! By Ari•s GirLS. +628524126699x “Plend’s, kita ad ddunia, bkn tuk mencari z’z’0rng yg sempurna tuk dcintai, tetapi untk bljar mencintai z’z’0rng yg tdk zempurna dgn cara yg zempurna”. Jd plend’s yg ad dk0ta air lwuk bljrlh mncintai 0rg dgn hati/przan bkn dgn hax kata” zmta tp dgn cra yg zmpurna bkn dgn prmainan 0k. +628524126699x “Kapal z’bzr kapal titanic bz tnggelam dtngah laut yg luaz atw dtngah zamudra pazifik/antartika tp tdk dgn prSAHABATan yg drangkai wlupun kecil tp tak akn tnggelam dlautan yg bgtyu luaz”. +624617013262 “Janganlah kamu memandang cinta itu dr segi apapun,krn cinta adalah suatu ksh syg yg tulus” By DinZero’s d Toili sms ini buat Lili +6281245239261 Choèm...., Qta m Ttp cALam..., bwt QtapÉ,pLèndz,drng..drng aèn,wirda,ayå,imay,iiZ., Mét Liburan jøw e, toñg cAmua. Jan Lp ank sPèndoèL hary sèNìn. TgL 13 cAmuax shcÖoèL e, Thak’zZ (Bwt Lp) FrøM..,X’zHé.., +6285756447012 KdanG aQ Lpa TUk bRTaX apa kaU bAIk2 sJA?? & KDanG aQ LUpa TUk mnGaTakan Hi !Tpi bkN b’arTI kaU TrLpkn! KRna smpai kpAn puN kaU t’aKN Aq lPkn,,HiNgga AkHir HaYat Q..? “Miss_YOU” +6285241060043 Ass... X-C0ol..., mO KrM slM AM4 tmN Q y9 SkrN9 sbK dn9N n9urusiN msk Jdi aN99Ota Mhsiwa...& b’at Guru2 sMÅ 1 BualeMO Slm KN9n ajA cZ sKRn9 Sdh N94 pRñ4h ktMU l9i.. Bu4t adIk2 Q JN9n trlu NkL I94t ksIaN MA2 p & pa2 ya..a.. ?? By £#!M..^..~

0852 5569 4051my_mr.cool@yahoo.co.id ...Ditunggu lho smsnya

+6285241478364 -|LhEcOeM- X_cOoEl yK mKiN kYeN aJe. . Cc mOw thIcAm nEcC. .WaT aNk2 VENUZ COMUNNITY zLaM pRkOzA jOW nEcC. . .WaT dInA & wAwAn mOgA + bKu cAIiAnK +628524124 547x ZhOm, x_ChOeL q MaU TiCaM nE, wT cP pLeN_d2 cZam cHyK,& wT rAtNa cZam kpOmPoNg JoW, & mG +MuANiZ+cAnTiC &+iMuEt jOw bLh bGtOw yoW, Wt x_ChOL Mg zAkZeZ zLaLowW.! +628124512 150x AsSllqUm X-CoOl,,Z FitRY d BlaNTikA,Mw Ttip SlaM Wat AnaK2 UnTIkA KsUSx FkuLtAS TeKnIK 07 Ad SuGi,DikA,AmA,PaCi,MuD,Wa2N,FikRy,TrUs Wat aNaK2 WidyAgAmA Ad Wi2N,Li2S,LiNa,k Teny,k YuLy,Lam KoMpaK N + mNiS2 aJa.sPsL Wat Z p Kk ZhuL D TanJuNG Lam CyaNK,KngEN N CntA Sllu sMpAi Hri iNi,bSOk & SlamAx..tHaNkS +628529500606x Aswswb...Lp t0Long yA d Muat ni sMs,, bt k0mpi tLg d0nk d peRhatiiN aiR pAra peLaNggaNny cZ kt d haNga” 1 hMpr s’tiaP saAt aiRny g jLn...Ini Sj Sdh dR kMrn kLo Pg aiR mAti nTi s0re bRu jLn biAsaNy jg kLo jLn aiRny jg g kEncAng tLg yA cZ kT Sgt t’gNgu sMw kRj jd t’hMbt... +628528718 018x AzZ x_c0oL yG mKin c0oL aJaH nIe . . . Zz m0w nTip cLaM mA zP tMaNk2 yG g LibuRaN d mAkaZzAr .Hu,jHeYz cPaT joWw pLnG. ZoMo sKoLaH. So bleH nG p b libuR. Zo 3 mNgGu nG d sNa. JaN lpA e Zp oLe2.. Oc pLeNd. CpEcIaL x,wAt qt p tMnK2 _ZOMBY_ yg mKin z0mBy aJaH nIe . . . WaT,k’Lhie,k’oDhy,k’vIrA. PkoK x,zMuA joWw. N yG trKhIr wAt zP tmNk2 LAC yG kin aSyIk aJaH jaN lpA mA qT e . . . Oc pLeNd. Fr0m _DHIL4_ KELeZz +6281356099 10x AzZ...NicH UCCHy D’ZiMP0NK.mw TiZaM BwT zMuA Z,p pLEnd_2 Tr’UtM W AT, E g A , Yu L i , e N y, d A Z m - a , L E N y ,eLLA,iNdAH,VyRa,AyU,iCHy,VErA,K’yUZNi,K’ReNdi,K’UdIN,K’uWi,idrIZ,ZanT0, UacPNY ZLaM k0MpAK’j0! n m0gA +maNiz”,+BaiK hATi & Tdk ZOmb0G, RAjiN mNbUG... TyUz WaT Nd0LE ZLAm PAaALiG CyANK...CinTA,KgEN,ZLALU. . !mUaAcH +628135609 910x AzZ...X-c0o| yG KyEN aBizZ. Mw TizAM NicH WaT ANK2 REd0EX,BSG,NETRAL,PJk COMMuNiTty. UCpNY Za|c0mzE|...j0’E, tyUz wAT CyCy m0gA2 nG BHgIa dHEN Nd0LE.!! zPZia|x bWT AT yG d’km2 uCpNY zALam PAaALiG CyANK. . .KgEN ZLALU. . .muAch! By TaUrUZ GiRL. . . +628524108 598x C4m4l4ikoOM. . . X-COOL Y9 mkn + suks3s aj, Q cum4n mo Tic4m ni w4t Qt p plend” ada wir4, !k4, yuli,t4nti, murni, intan, retna, samu4 jo Qt p plend”, slm Komsel jo w4t kamu s4mua, N mga

liburanx Mexenangkan. E yoOW W4T qt p M4NT4N y9 skrng ad TOIM4 Slm Kan9en N Cyn9 w4t n9, mga n9 dpt cwe y9 lebh b4ik dri Qt, N Asal n9 tau Qt i2 msh CyNK SX M4 n9. ILU SL4LU W4T N9. N W4T “ LUWUK POST, HAPPY BRITHDAY, Thanks X-OOL J9n Lupa di muat ya . . . ! +628524111 775x CaMLec0m !!x_c0oL ,,, zZ cMn mo tICaM zJ Ne Wat z p.tMaNk2 ,ad nVy,ciTy,vHy”,zRy, mdH2n kMu cMWa + cNtk2 n cHt sLLu eEh!!!e.iO juNk Lp tgL 8ee ,, cHa pULth!!!he2xxx. . Wat z p.tMaNk yG PLg z zyNk “JecKLiN” ,,mdH2n nG tpRnH Lp z ,,byR TrG z0 JaoH !!HE2xxx n yG zpZiaLx Wat z pcyNk ,, mdH2n dE + zyNk mA zZ !! TqyU x_c0oL ,, +628575677 926x ChmQuMm . .!! X’cOoL ,,Zmo TicHam Wat zpe tmank2 , ,Leny,dazma,uchi,indah,ex’zHie,widya,cUmA mO bln9 low bcry cwo yg bae2 cPya te iri blyat zy dent ehm-ehm He . .3xxChenny +628575677926x LamZ- X’cool yg makin keyen aza . . !! Zmo krm2 chalam wat tamank . . .Anak2 b.s.g ee . .And wat leny jank talalo zombong mentang2 co ada tamang bru, ,ruw co lupa qta ee .teyuz wat indah zmo minta ma’af ee ..Coz zpe zmz yg lalu kazar zkaly zm nga ,Moga2 ng mau kace ma’af zy ee .ruw nga pe hubungan budex bgmana ?He . .3xx Chezar . . .+628569693 3 88x Md PagI x’CoEldZ yG mKiN kReAaNc AbZz...ZpRtY bIaZa,, Z mUw TiChAm WaD zP pReNd2.AdA, nHa, ShA, lia, gItA, uKi, N cMwA2 jZoOwW, t’tRkCwLy !”,,Wad <nHa,Pu3,v3,vHy> ZzUmPpAh,, rHa CyNk Kmu CmWa. RhA zDar,, RhA t’ZnGgUp KhLaNgAn KmU cMwWa. .ToNk MuLai hdUp Bru JowW ee..ToNk HrUz zLiNk PrCyA ! .Pk0x, toNk TuNjJuKn Ma Org2 yg IRI denD toNk P’pRsHbAtAN, law ToNk iNy T’gaMpAnk doNk Mo KzE tA’bUlengKar.. Bku pRcyA jZoOw. ! LuVv’C yHuU sAy’2quUw..Wad Zp CT,, bIeE rHa MnTa MuUpP cKleee . Tp, npA nG c0w BrUbAh, .trZrAh OrG mW bLnG aP, yG pNtiNg ToNk TwSh GbriZt. N, zMpe KpaNpun “KAU KAN SLALU TERSIMPAN D’HTIQ.MESKI RAGAMU TAK DPT Q MLIKI”.Ahhaeiy,-)Bleh BgNy ? . .HeheHe . . WaD zP aLL F_miLLy, mGa mQyN cHaKzEzZt Jz0oWz Ee. . -ThaNdTz X’c0uLdZz,, MgA zHaKzEzZ tRuZ.. +628525575 441x * ChAcU!zZ * rHa bLuE lOvErZ + 230995 +Ml3ycOwm. y9 goKiL N fUnKy bI3zZt. N3 gw4 IF4n d nUgI .m0 nICh4m w4t 4nK2 R3MitZ4 CRUE(RLC).4d 4nto, uN4n,4i,imH4n.eDi,eDi t4to MUiN. .tYuZT W4t z p cHyNk z4zKy y9 D4 D zOhO.zLm cy4Ng n KnGEn zLlu.N w4T Z p mNtN D-WI mDh24n ng bz4 dpt cWo yg lbh b4E DR pd z. tlOnK D Mwat yaCH. . .thankZ X-ChOeL.cRu3 rEmItZ4


10

Selasa, 7 Juli 2009

Bulan Ini, Seluruh Aset Daerah Di Catat AMPANA-Pemerintah Daerah Tojo Una-una belakangan ini mulai menidaklanjuti hasil Temuan Badan Pemeriksa Keuangan seputar banyak aset touna yang tercatat alias tidak jelas. Bentuk dari tindak lanjut tersebut bupati meminta kepada instansi yang berkompeten untuk melakukan pendataan asset Tojo Una-una, baik yang bergerak maupun tidak bergerak di daerah ini. “Saya minta, mulai bulan ini seluruh asset Tojo Una-una harus segera di data,” pinta bupati. Banyak diantara aset daerah di seluruh kecamatan yang hingga saat ini belum terdata. Seperti halnya dikecamatan Ampana Kota. Aset itu seperti Lapangan Dondo, kantor Dinas Perikanan di Wayau serta salah satu rumah dinas yang terletak dekat jembatan Ampana yang kini jadi bengkel. Tak hanya itu, menurut bupati masih banyak lagi aset yang belum terdata, seperti lahan yang telah dibebaskan pemerintah daerah, serta fasilitas jalan yang dibangun pemerintah daerah setempat. “Ini semua perlu diinventarisir, agar diketahui mana semua milik pemerintah. Saya yakin masih banyak aset milik pemerintah yang belum terdata, kalau pun ada yang dibongkar bangunan yang menjadi aset daerah harus minta persetujuan dewan untuk penghapusan aset. Tidak sembarang dibongkar, seperti bangunan kantor Dinas Perikanan di Wayau, dibongkar begitu saja,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati menginformasikan bahwa, hasil pemeriksaan Badan Pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI belum lama ini menyebutkan, sekitar Rp. 8 Miliar aset Kabupaten Tojo Una-una Kurang Jelas (KJ) alias kabur. “Hasil pemeriksaan BPK belum lama ini menyebutkan, terdapat sekitar Rp. 8 Miliar aset Touna tidak diketahui kemana,” bebernya. Namun begitu, kata Damsik dari hasil pemeriksaan tersebut, Tojo Una-una terbilang masuk dalam kategori wajar dibandingkan tahun lalu. Jika tahun 2007 Pemkab Touna masuk kategori disclaimer, maka tahun 2008 Pemkab Touna masuk kategori wajar. Terkait, tindak lanjut hasil pemeriksaan tersebut, bupati akan melakukan terobosan untuk mendata kembali seluruh aset bernilai miliaran rupiah tersebut. Untuk itu mulai tahun ini pemerintah daerah tojo Una-una mencanangkan sebagai tahun pendataan aset Kabupaten Tojo Una-una. Sebagai wujud keseriusan itu, dalam waktu dekat Pemerintah sdaerah setempat berencana untuk menggelar pertemuan dengan seluruh jajarannya menyikapi hasil temuan BPK tersebut. “Besok (hari ini. Red) kami akan melakukan pertemuan di auditorium untuk menyikapi hasil temuan ini. Fokus perhatian kita adalah soal aset, karena itu yang paling besar hasil temuan BPK,” tutur Bupati. “Ia menginformasikan, proses penyelesaian menindak lanjuti hasil temuan BPK tersebut hanya butuh enam bulan saja untuk memperbaikinya. (Nas)

TPKN Touna Dilantik [FOTO: NASRI/ LUWUK POST]

MINIMALISIR ANGGARAN: Pemda Touna membentuk TPKN yang bertujuan menindaklanjuti hasil pemeriksaan lembaga eksternal maupun internal. Tim ini bekerja melaksanakan tugas tambahan menyelesaikan kerugian Negara.

Dewan Pengupahan Segera Dibentuk AMPANA- Dipastikan dalam waktu dekat, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tojo Una-una segera membentuk Dewan Pengupahan. “Insya Allah Bulan depan kami akan membentuknya,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hamsin Pandipa SH, MH, kemarin. Ia mengatakan, pembentukan Dewan Pengupahan tersebut, bertujuan untuk merumuskan upah yang layak bagi pekerja di Tojo Una-una. Untuk kepentingan pembentukan lembaga ini, dinas terkait tengah melakukan survey lapangan. Ini dimaksudkan untuk melihat secara langsung dari dekat mengenai kondisi ekonomi para pekerja di lapangan. Sebelum dilakukan survey pihaknya belum bisa melakukan pembentukan Dewan Pengupahan. Karena, persoalan pengupahan sangat berkaitan erat dengan kondisi ekonomi pe-

kerja. “Tinggal survey, setelah survey akan kita bentuk dewan pengupahan,” tegasnya. Terkait pembentukan lembaga tersebut, Hamsin menyatakan, yang dapat menjadi anggota Dewan Pengupahan diantaranya, adalah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Bagian Hukum Setdakab Touna, Pelaku Usaha serta Organisasi Buruh. “Mereka yang menjadi anggota dewan pengupahan bisa dari nakertrans, bagian hukum, pelaku usaha dan organisasi buruh. Dewan pengupahan ini yang akan merumuskan upah yang layak bagi karyawan swasta di Kabupaten Touna,” katanya. Hasil kesepakatan berupa rumusan dewan pengupahan tersebut Lanjut Hamsin akan dibuatkan peraturan daerah sebagai payung hukum dalam menetapkan upah di setiap perusahaan swasta. Untuk itu ia dapat menjamin bahwa Upah Minimum Ka-

bupaten (UMK) khususnya di Tojo Una-una tidak jauh berbeda dengan Upah Minimum Provinsi (UMP). “UMK tidak boleh jauh dari UMP. Yang jelas, itu disesuaikan dengan kondisi kebutuhan masyarakat,” terangnya. Pasca ditetapkannya UMK Urai Hamsin, kegiatan dilan-jutkan dengan menggelar sosialisasi di tingkat masyarakat terutama bagi para pelaku usaha mengenai payung hukum seputar upah pekerja. “Nanti ada sosialisasi kepada pelaku usaha dan para karyawan/pegawai swasta. Agar ini bisa diketahui dan dijalankan,” ujarnya. Hamsin belum berani mengatakan, UMK akan dijalankan oleh semua perusahaan. “Itu bicara lain, yang jelas langkah mengarah itu ada. Kita buat perangkat lunaknya dulu seperti perda, baru kita jalankan aturan itu,” pungkasnya. (Nas)

Pengelolaan Keuangan Harus Diminimalisir AMPANA- Bupati Tojo Unauna, Drs. Damsik Ladjalani, resmi melantik Tim Penyelesaian Kerugian Negara (TPKN), diruang pertemuan kantor bupati setempat, kemarin. Pembentukan tim tersebut berdasarkan surat keputusan Bupati Tojo Una-una nomor: 188.45/129/ DPPKAD. Mereka yang dilantik adalah Sekretaris Daerah selaku Ketua Tim, Kepala Inspektorat Daerah selaku Wakil Ketua, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) selaku Sekretaris. Tim yang dilantik ini beranggotakan sebanyak 13 orang. Masing-masing Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Sekretaris Inspektorat Daerah, Sekretaris DPPKAD, Irban I Inspektorat Daerah, Irban II Inspektorat Daerah, Irban III Inspektorat Daerah, Irban IV Inspektorat Daerah, Kepala Bidang Perbendaharaan DPPKAD, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Tojo Unauna, Kepala Bidang Asset DPPKAD, Kepala Bidang Akuntansi DPPKAD, Kepala Bagian Hukum dan Perundang-Undangan Setdakab Touna, serta Kepala Bagian Perlengkapan dan Umum Setdakab Tojo Una-una. Tim yang dilantik memiliki tugas membantu pimpinan instansi dalam memproses penyelesaian kerugian negara terhadap bendahara yang pembebanannya akan ditetapkan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan. Tak hanya itu, dalam SK tersebut juga ditetapkan mengenai fungsi Tim yang dibentuk. Di-

antaranya, menginventarisasi kasus kerugian negara yang diterima, menghitung jumlah kerugian negara, mengumpul-kan dan melakukan verifikasi buktibukti pendukung bahwa bendahara telah melakukan perbuatan melawan hukum baik sengaja maupun lalai sehingga mengakibatkan terjadinya kerugian negara. Bukan hanya itu, fungsi juga dibebankan kepada tim untuk menginventarisasi harta kekayaan milik bendahara yang dapat dijadikan sebagai jaminan penyelesaian kerugian negara, menyelesaiakan kerugian negara melalui SKTJM, memberikan pertimbangan kepada pimpinan instansi tentang kerugian negara sebagai bahan pengambilan keputusan dalam menetapkan pembebanan sementara, menata usahakan penyelesaian kerugian negara, serta menyampaikan laporan perkembangan penyelesaian kerugian negara kepada pimpinan instansi dengan tembusan disampaikan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dalam operasionalisasi tim yang dibentuk tersebut dibebankan pada APBD Tojo Unauna tahun anggaran 2009. Dalam sambutannya Bupati Tojo Una-una, Drs. Damsik Ladjalani, mengemukakan sejumlah alasan mengenai pentingnya membentuk Tim Penyelesaian Kerugian Negara di daerah ini. Tim ini dibentuk bertujuan untuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan lembaga eksternal maupun internal. Tim bekerja melaksanakan tugas tambahan menyelesaikan kerugian negara, selain mengerjakan tugas pokoknya. “Segala bentuk temuan ditindak lanjuti oleh TIM yang telah dibentuk,” katanya. “Sebetulnya tim ini juga dibentuk berangkat adanya temuan BPK belum lama ini, ternyata Tojo Una-una belum membentuk yang saat ini berubah namanya menjadi Tim Penyelesaian Kerugian Negara,” tambahnya. Iapun berharap kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk meminimalisir terjadinya ketimpangan pengelolaan keuangan dimasing Dinas, Kantor maupun Badan. “Ketimpangan pengelolaan keuangan harus kita minimalisir, jika tidak akan berhadapan dengan proses hukum,” pintanya berharap. (Nas)


11

Selasa, 7 Juli 2009

Penurunan SBI Pengaruhi Peningkatan KPR

Kelangkaan Mitan Karena Ulah Oknum LUWUK-Kelangkaan minyak tanah dipasaran lokal yang sering terjadi saat bulan ramadhan, lebih disebabkan karena ulah oknum tertentu yang sengaja ingin mendapatkan keuntungan ekstra. Hal ini ditegaskan oleh Jefri Makahekung, salah seorang pejabat dilingkungan Pertamina Luwuk, ketika ditanyakan kesiapan pihak Pertamina menyediakan stock minyak tanah jelang Ramadhan. Menurut Jefri, selama ini pihaknya selalu berupaya menyediakan stock sesuai kebutuhan, serta menyiapkan cadangan stock untuk memenuhi kebutuhan tambahan. Hanya saja, dilapangan sering ada oknum tertentu yang sengaja memanfaatkan keadaan guna mencari keuntungan lebih. “Itu yang sering mengakibatkan terjadinya kelangkaan,” tukas Jefri. Karena itu, ia mengatakan bahwa yang terpenting untuk menjaga agar tidak terjadi kelangkaan mitan ketika ramadhan, pengawasan harus lebih ditingkatkan. Sehingga, jika ada upaya dari tertentu yang sengaja ingin menimbun stock, guna mencari keuntungan lebih, bisa langsung ditindak. Lebih lanjut, Jefri mengutarakan bahwa pada moment tertentu seperti Pemilu, Lebaran, Natal dan lain sebagainya, Depot Pertamina Luwuk selalu menyediakan stock ekstra guna mengantisipasi peningkatan angka kebutuhan masyarakat. “ Karenanya, kami optimis, persediaan stock untuk kebutuhan BBM di daerah ini tetap aman,” tutup Jefri. (bim)

Stock Pangan Jelang Ramadhan Melimpah LUWUK-Mendekati bulan ramadhan, pemda menjamin stock pangan di daerah ini dalam posisi aman. Bahkan dikatakan oleh Kepala Dinas Perindag Kabupaten Banggai, Zen Zubedi. Persedian stock yang ada sekarang melimpah, dan mencukupi hingga beberapa bulan kedepan. “ Kami sudah berkoordinasi dengan para distributor, dan mereka mengaku persediaan stock mereka dalam posisi lebih.” Ujar Kadisperindag ketika ditemui usai rapat paripurna DPRD kemarin. Menurut Zen, selain kebutuhan pangan. Stock untuk kebutuhan lainnya juga dalam posisi aman, seperti semen, seng, dan sebagainya. Lebih lanjut, Zen mengungkapkan andaikan terjadi kelangkaan barang beberapa waktu mendang, pemerintah sudah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mengantisipasi kondisi tersebut. Sehingga warga tidak perlu khawatir apalagi sampai panik akan hal itu. Soal harga, Zen mengatakan pihaknya berupaya untuk menjaga agar tidak terjadi inflasi. Karena, inflasi biasanya hanya akan terjadi jika barang yang dibutuhkan langka dipasaran. “Tapi sekarang kan, stock dalam posisi aman bahkan melimpah” ujarnya. Meski begitu, Disperindag tetap berupaya melakukan pengawasan dan pengendalian guna menjaga kondisi pasar tetap stabil. (bim)

Pengusaha UMKM Nantikan Perhatian Perbankan PARKIR-Dengan maksud memaksimalkan pengelolaannya, pemerintah daerah disarankan untuk mempihak ketigakan pengelolaan parkir di daerah ini. Hal tersebut mencontoh daerah lain, yang bisa mendapatkan sumbangan PAD yang cukup besar hanya dari pengelolaan parkir. (dok)

Dishub, Masih Mampu Kelola Parkir LUWUK-Usulan agar pengelolaan parkir di daerah ini dialihkan ke pihak swasta, dinilai kurang tepat oleh Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Drs Hadi Enteding, MH. Menurutnya, pemerintah masih mampu untuk mengelola parkir dan memaksimalkan hasilnya. Dijelaskan Hadi, saat ditemui usai rapat Paripurna DPRD kemarin, bahwa sampai saat ini tidak ada masalah dalam hal penge-

lolaan parkir. Dan hasilnya pun, cukup maksimal untuk menambah peningkatan pendapatan asli daerah. Menurutnya, pengalihan pengelolaan parkir kepada pihak swasta tidaklah mudah. Perlu ada pengkajian lebih lanjut dan harus melalui beberapa tahapan lainnya. “ Untuk sementara ini, kami belum berpikir untuk mengalihkan pengelolaan parkir,” tukasnya. Usul untuk mempihak ketigakan

pengelolaan parkir di daerah ini, muncul dari sejumlah elemen masyarakat setelah melihat kondisi pengelolaan parkir yang ada sekarang. Dibeberapa kota besar, pengelolaan parkir sudah diserahkan pemerintah kepada pihak swasta. Hal tersebut selain cukup efektif dalam memaksimalkan pengelolaan parkir, pemerintah juga mendapatkan tambahan PAD yang cukup besar dari bagi hasil pendapatan retribusi parkir. (bim)

Utang BUMN Bakal Dikonversi JAKARTA-Upaya restrukturisasi utang-utang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus dilakukan. Untuk utang dari Rekening Dana Investasi (RDI) dan Subsidiary Loan Agreement (SLA) yang menggunung, Kementerian BUMN mengusulkan skema konversi ke dalam Penyertaan Modal Negara (PMN). Menneg BUMN Sofyan Djalil mengatakan, pemerintah dan BUMN memang perlu mencari terobosan untuk menyelesaikan utang-utang masa lalu melalui RDI/SLA yang selama ini menjadi beban bagi BUMN. “Kalau bisa, lebih baik di PMN-kan,” ujarnya di Kantor Kementerian BUMN kemarin (6/7). Menurut Sofyan, upaya untuk mengonversi utang RDI/SLA menjadi PMN merupakan salah satu opsi penyelesaian utang yang sangat memungkinkan ditempuh. “Ini supaya BUMN bisa besar, daripada harus membayar (itu akan memberatkan BUMN),” katanya. Data per akhir Maret 2009 menyebut, pada awalnya, jumlah utang

BUMN mencapai Rp 49,79 triliun di 85 BUMN. Dari jumlah tersebut, pembayaran 41 BUMN senilai Rp 34,32 triliun lancar. Sedangkan utang BUMN yang bermasalah mencapai Rp 15,48 triliun di 44 BUMN. Dari jumlah tersebut, sudah Rp 938,6 miliar yang terselesaikan di 15 BUMN, sehingga yang belum terselesaikan sebesar Rp 14,54 triliun di 29 BUMN. Sementara itu, terkait rencana penyelesaian utang RDI/SLA milik PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk dengan PT Bank Nasional Indonesia (BNI) Tbk, Sofyan mengaku belum mengetahui hal itu. Menurut info, BNI berencana menalangi utang RDI Telkom sebesar Rp 2 triliun. “Belum (dapat infonya), saya mau cek dulu. Saya pikir bagus saja kalau itu bisa menyelesaikan masalah Telkom,” terangnya. Menurut Sofyan, bisa saja Telkom maupun BNI membahas penyelesaian utang RDI/SLA secara langsung dengan Menteri Keuangan selaku bendahara negara. “Tapi kan nanti perlu persetujuan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) juga,” jelasnya. Sebelumnya, Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu

mengatakan, RDI/SLA mulai dikelola oleh Bank Indonesia (BI) pada 1971 dan selanjutnya dialihkan ke Departemen Keuangan mulai 1981. Tujuan pinjaman RDI/ SLA di BUMN untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan sebagai kredit investasi. Menurut Said, terjadinya tunggakan pembayaran utang RDI/ SLA di BUMN terutama disebabkan terutama oleh penugasan pemerintah yang kemungkinan saat itu tidak didukung dengan studi kelayakan yang memadai terhadap suatu proyek. “Tapi, ada juga yang disebabkan kesalahan manajemen,” ujarnya. Said menyebut, beberapa proyek yang dibiayai RDI/SLA yang sebenarnya tidak ekonomis adalah penugasan PT RNI untuk rehabilitasi pabrik kondom, pengoperasian terminal terapung oleh Semen Baturaja, pengadaan simulator pesawat CN 235, proyek laboratorium elektronika oleh PT LEN yang ditempatkan di ITB, serta laboratorium hidrodinamika PT PAL yang ditempatkan di ITS. “Jadi, ada laboratorium yang dipakai ITB dan ITS, tapi utangnya dicatatkan di PT LEN dan PT PAL,” katanya. (jpnn)

LUWUK-Ditengah masih belum berakhirnya pengaruh krisis ekonomi global, pemerintah pusat terus melakukan teroboson dalam bentuk pemberian stimulan kepada pengusaha dalam negeri agar tetap dapat menjalankan usaha mereka secara baik. Salah satu upaya yang dilakukan, adalah dengan terus menurunkan Suku Bunga Bank Indonesia (SBI) hingga ke level terendah, yang sementara ini bertengger di angka 6.5 %. Hal tersebut dimaksudkan, agar kegiatan usaha bisa tetap berjalan dengan baik. Sehingga stabilitas ekonomi bisa terjaga, apalagi menjelang Pilpres mendatang. Turunnya SBI, memang memberikan pengaruh yang cukup luas dikalangan dunia usaha. Salah satunya, disektor usaha realestate. Seperti yang diakui oleh Rony Tanusaputra, salah seorang pengusaha real estate di daerah ini. Kepada Luwuk Post, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat memberikan apresiasi positif atas itikad baik pemerintah yang terus menurunkan

SBI, sebanyak 25 basis point menjadi 6.75 % untuk posisi sekarang. Penurunan tersebut, menurut Rony, memberikan dampak positif yang luas terhadap dunia usaha. “ Dengan penurunan SBI, maka kemungkinan besar jumlah peminat KPR bakal meningkat di daerah ini,” ujarnya. Lebih lanjut, Rony mengatakan dengan turunnya BI rate, para developer pasti senang, krn bunga KPR bakal turut turun dengan begitu pasar properti menjadi lebih bergairah lagi. Hanya saja disisi lain, penurunan BI rate ini tidak akan langsung memberikan pengaruh yang besar terhadap kegiatan usaha UMKM. Pasalnya, masih banyak kalangan UMKM di daerah ini yang belum menikmati kucuran dana kredit usaha dari pihak perbankan. Karena itu, diharapkan agar pihak perbankan bisa lebih memberikan perhatian lebih terhadap para pengusaha UMKM, utamanya dalam hal penyaluran kredit usaha bagi mereka. (bim)

Pasar Mobil Honda Mulai Bergairah LUWUK-Setelah sempat mengalami kelesuan penjualan unit mobil akibat naiknya harga dan tekanan krisis ekonomi global, untuk saat ini kondisi penjualan mobil khususnya bagi merek Honda di daerah ini perlahan mulai kembali normal. Hal itu salah satunya dipengaruhi oleh turunnya BI Rate menjadi 6.75 %. “ Kami cukup bersukur, kenaikan harga unit mobil bisa tertolong dengan turunnya suku bunga bank,” ujar Fitri Wahyuni selaku Person In Charge, Dealer Honda Balindo Luwuk. Dikatakan Fitri, sejak bergulirnya krisis ekonomi beberapa waktu lalu, kemudian

diperparah dengan kenaikan harga unit mobil, membuat realisasi penjualan nyaris statis. “ Namun hal itu, tidak membuat brand Honda sebagai pabrikan mobil berkelas menjadi turun pamor. Hanya memang dari sisi penjualan agak seret,” Ungkap Fitri sambil senyum simpul. Ia juga mengaku, dalam bulan ini sudah ada unit yang terjual. Dan hal tersebut, sangat disukurinya. Selain itu, Fitri juga mengatakan bahwa pihaknya optimis, minta konsumen untuk membeli mobil Honda di daerah ini akan meningkat, seiring dengan makin kecilnya suku bunga kredit perbankan. (bim)

DIJU AL CEP AT DIJUAL CEPA Sebuah Motor Yamaha

“RX KING” Pemakaian Tahun 2002 Modifikasi Harga

Rp. 7,5 Juta (Nego) Hubungi

HP : 0852 4102 2402


Selasa, 7 Juli 2009 | Hal 12

Mulan Jameela, Saling Sindir MULAN JAMEELA diam-diam kesal karena terus menerus “disindir” lewat lagu oleh Maia Estianty, rekan segrupnya di Ratu dulu. “Saya memang enggak pernah punya pikiran buruk. Tapi, setelah membaca liriknya (lagu ciptaan Maia), baru kepikiran kenapa sampai ada kata-kata (sindiran) seperti itu,” katanya. Karena itu, entah sengaja atau tidak, Mulan pun membalasnya dalam lagu Cinta Mati 2, yang klip videonya baru saja dibuat. Simak saja salah satu bait lirik lagu tersebut, “Sahabatku jangan pernah kau limpahkan kekesalan hati pada semua sahabat mu yang kau anggap merebut kekasih hatimu”. Untunglah, sekarang ada banyak perempuan di sekitarnya yang bisa diajak kerja sama. Seperti yang kita tahu, Republik Cinta Management memiliki sejumlah penyanyi perempuan seperti Mahadewi dan The Virgin. Bicara tentang The Virgin, salah seorang personelnya, Mitha, menjadi rekan duet Mulan dalam lagu Cinta Mati 2. “Mitha di sini sangat layak dan bagus diajak kolaborasi. Tadinya mau duet sama gitaris aja, tetapi Mitha bisa main gitar sekalian nyanyi,” jelas Mulan. Konsep video klip kali ini tidak bertutur. Hanya fokus pada permainan band. Seluruh anggota band adalah perempuan. Para perempuan yang sedang memaknai arti cinta mati. “Liriknya gamblang banget. Seandainya teman punya cinta yang harus dijaga selamanya sampai mati,” terang pemilik hit Manusia Paling Seksi ini. (ang)

Aura Kasih Malas Ditanya Pasha SETIAP kali melihat Aura Kasih, para wartawan kerap menanyakan hubungannya dengan Pasha. Aura pun mengaku bosan dan malas jika ada pertanyaan soal vokalis Ungu itu. “Aduh jangan tanya Pasha lagi deh. yang lainnya kan masih ada. Sekarang aku baik-baik saja dan tidak ada hubungannya dengan Pasha,” ujar Aura saat ditemui di studio Cawang, Jakarta, baru-baru ini. Oleh sebab itu, Aura kerap menghindar ketika bertemu dengan wartawan yang bermaksud ingin mewawancarainya. Bahkan seringkali dirinya disebut sombong karena enggan ditanya soal gosip yang menimpa dirinya. “Ya biasanya suka kabur aja kalau ditanya wartawan. Makanya ada yang bilang sombong, tapi bukan begitu maksudku. Aku hanya nggak mau ditanya soal gosip,” ujarnya. (kpl)

JAKARTA - Mata kanan Dinda Kanya Dewi nyaris buta akibat terbentur pintu sebelah kanan setelah mobil sedannya B 502 DK menabrak trotoar Sabtu, dini hari lalu. “Habis syuting dini hari dia pulang nyetir sendiri, mungkin kecapekan dia nabrak trotoar di deket rumahnya Kramat Salemba. Mata sebelah kanan yang parah karena membentur benda keras,” tutur Manooj Punjabi, salah seorang pemilik MD Entertainment kepada para wartawan di Jakarta Eye Centre, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/ 7/2009) malam. Saat ini mata kanan Dinda terjadi pembengkakan cukup parah, dokter menyarankannya untuk istirahat dan tidak buka mata selama seminggu. “Saat dikirim fotonya memang mengerikan sekali, jangan sampai urat matanya sampai pecah di dalam,” tutur Manooj menggambarkan. Saat tabrakan, mata kanan Dinda mengalami kerusakan hingga 80 persen, namun perlahan membaik. “Kata dokter mata kanan Dinda delapan puluh persen damage, namun perlahan meningkat empat puluh persen, kata dokter tanda-tanda bagus,” imbuhnya. (mbs)

Sigi Wimala Belum Mikir Nikah USIA 26 tahun bukanlah usia yang muda bagi artis cantik Sigi Wimala. Namun, Sigi mengaku belum memikirkan untuk menikah. Katanya, menikah itu bisa dilakukannya kapan saja tanpa ada paksaan atau target dari orang tuanya. “Belum mikirin ya. Nanti saja. Aku juga nggak mau menargetkan, seketemunya aja nanti. Masih mau melakukan sesuatu di dunia seni yang sudah lama aku cita-citakan. Orang tua juga untungnya nggak terlalu maksa aku,” kata Sigi saat ditemui dalam konferensi pers LA Indie Movie 2009 di Gedung PPHUI, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (4/7). Menikah bagi Sigi adalah sesuatu yang sakral. Hal itu juga yang membuatnya tidak main-main dalam memutuskan untuk menikah. Kabarnya, keengganan Sigi untuk menikah membuat sang adik Agni Pratistha tak ingin mendahului kakaknya itu. “Nggak juga ah. Kalau Agni mau nikah ya silakan saja. Aku nggak pernah pernah ngasih patokan. Siapa sih yang nggak mau nikah,” ujar wanita kelahiran 21 Juni 1983 itu. (kpl/mai/npy)

Samaran Ayu Diah Pasha Terbongkar di Bulan Puasa BAGI pelakon Ayu Diah Pasha, bulan puasa merupakan bulan penuh berkah. Pasalnya hampir setiap tahun, mantan presenter berita RCTI ini selalu stripping dalam berakting. Namun bukan lelah yang didapat namun keindahan tak terkira yang dirasa. Malah Ayu, biasa disapa begitu, pernah mendapat cobaan berupa panas yang menyengat menerpa tubuhnya yakni saat menjalani peran pengemis di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Bahkan guna meresapi peran tersebut, ia rela menginap di sana kendati dengan fasilitas MCK seadanya. “Saya tinggal di sana beberapa hari dan sempat mendorong gerobak. Tapi samaran saya jadi pengemis tidak ampuh. Terbukti saat melintas di jalan Kuningan ada teman yang negur, elo jadi pengemis sekarang sambil tertawa,” ujarnya usai menjadi pembawa acara Enjoy Jakarta Food Festival, Sabtu (4/7) di Grand Indonesia. Ditambahkan Ayu, untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan khususnya berkenaan dengan kesehatan, ia jarang meminum air dari lokasi tersebut. Ia selalu membawa bekal sendiri. “Kalau kebanyakan minum ntar bawaannya pipis terus,” lanjutnya lalu tersenyum. Lantas pernahkah dirinya batal karena kondisi syuting yang amat panas? Ayu kembali tersenyum. “Alhamdulillah nggak pernah. Malah enak kalau syuting di bulan puasa. Nggak terasa, tahu-tahu sudah magrib,” pungkasnya. (kpl/dis/ boo)

Manohara Bantah Berhutang r jika Manohara Odelia Pinot memiliki BEBERAPA saat lalu terdengar kaba i, Tengku Fakhry. Namun, saat utang sebesar Rp5 M pada sang suam ah bant mem k, dikonfirmasi, Dewi, sang kaka keras hal tersebut. peduli “Itu fitnah, nggak bener. Kami nggak ada k ngga na kare ry Fakh omongan dari Studio buktinya,” kata Dewi saat ditemui di tu wak , ndak Cila a, kars Jaga PERSARI, menemani Mano syuting sinetron MANOHARA, Senin (06/07). yang Saat disinggung mengenai jam tangan an tang jam jika kan utur men i Dew , dipersoalkan n. oala itu harusnya tak jadi pers tu “Mengenai jam tangan, buktinya wak jam Fakhry ngomong di TV itu kan pake tangan. tangan. Jadi, nggak ada masalah jam hal itu,” ng tenta an Kami tidak terlalu memikirk ) (kpl pungkasnya.

Maudy Koesnaedi: Puas dengan Bule JAKARTA-Maudy Koesnaedi memang ngebet ingin nikahi bule sejak dulu. Keinginan ini bukan bermaksud untuk memperbaik i keturunan, seperti mitos yang berkembang di masyarakat Indonesia. “Menyinggung buku salah asuhan karya Abdoel Moeis belum pernah saya yang namanya salah asuhan. Kebanyakan orang nikah sama bule untuk perbaiki keturunan,” tutur Maudy kepada wartawan yang menemuinya saat bedah buku “Salah Asuhan” di Kemang Village, Jalan Antasari, Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2009). Ibu satu anak ini menegaskan, menikahi bule adalah memang keinginannya sejak dulu. “Cita-cita saya memang dari dulu menikah dengar orang asing. Sebelum menikah kita ada sidang keluarga, ngobrol soal beda kebudayaan,” tandasnya.(nov)


13

Selasa,7 Juli 2009

PPK Bangkurung Nyaris Tenggelam

13 Ranperda Akhirnya Diparipurnakan DEWAN -Rapat paripruna 13 ranperda yang ditunda gara -gara tidak hadirnya separuh Aleg kamis kemarin, akhirnya digelar kembali senin (6/7). Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Hindra Husain, wakil Ketua Sulaeman Husen SE.MH dan wakil ketua Syaroni SPd serta para Aleg dan para pejabat teras daerah ini sempat berlangsung alot. masing masing Aleg sempat mengajukan Rahman Hi Makmur pertanyaan dan saran. Meski begitu pelaksanaanya tetap berjalan lancar dan aman sesuai rencanya sebelumnya yakni ke 13 ranperda tersebut telah di paripurnakan.Hal ini dikemukakan protokoler Bupati sekaligus staf Humas Bangkep, Baharudin kemarin. Dikonfirmasi terpiah Ketua komisi A DPRD Bangkep, Rahman Hi Makmur mengatakan pelaksanaan rapat paripurna berlangsung dengan baik. “Pelaksanaanya terbilang cepat sebab setelah dibahas langsung diparipurnakan,” katanya. Dengan begitu lanjut dia 13 ranperda tersebut sudah bisa difungsikan. Sayang Baharudin maupun Rahman tidak menguraikan 13 ranperda tersebut secara detail satu persatu. Ditegaskanya, Rahman setelah paripurna 13 ranperda ini, DPRD daerah ini akan menggelar pembahasan Anggaran Biaya Tambahan (ABT). “Mungkin digelar minggu depan,” sambungnya. Dikonfirmasi sebelumnya Wakil Ketua DPRD Syaroni mengatakan, DPRD hingga saat ini belum menerima draf anggaran tentang ABT. “Bagaimana digelar pembahasan, sementara drafnya yang mestinya kita pelajari justru belum diserakan pihak eksekutif,” katanya. Menurut dia, pembahasan ABT bisa digelarnya secepatnya. “Kalau sudah disodorkan otomatis segera dibahas sebab DPRD akan bisa mengetahui besaran anggaran ABT tersebut,” paparnya. Kepala DPPKA Bangkep Drs Furkanuddin Masulili mengatakan pihaknya segera mengusulkan draf anggaran kepada DPRD,”Kita tinggal menunggu saya beberapa dinas, setelah ada beberapa dinas itu DPRD akan melakukan pembahasan secara marathon,” katanya. (tam)

Tinjau Persiapan Pilpres SALAKAN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkep, benar -benr bertanggung penuh menyelenggarakan pilpres, setelah mendistribusi logistik dan menggelar sosialisasi, lembaga penyelenggara pemilu ini direncanakanya akan memonitoring perisapan pelaksaan pilpres yang akan digelar rabu (8/7). Paling tidak, KPU akan memonitoring wilayah kota Salakan. “Selain para anggota akan berbagi yakni di wilayah satu dua dan tiga untuk memonitoring sejauh mana persiapan pilpres,” kata Sekretaris KPU Bangkep Ali Arham. Kata dia, kegiatan memonitoring persiapan di lapangan kerap dilakukan KPU sejak pemilu legislatif (pileg) kemarin. “Dan ini sudah diprogram kami,” katanya. Sementara kata dia, pada pelaksanaan pilpres ini, KPU akan memfokuskan diri di kantor guna menunggu kepastian perolehan suara dari masing -masing PPK. (tam)

Nelayan Masih Enggan Melaut BANGGAI-Kondisi cuaca yang masih buruk membuat beberapa nelayan enggan melaut. Beberapa buah perahu nelayan masih parkir didermaga Teluk Banggai. Pantauan wartawan Luwuk Post kemarin tampak beberapa kapal perhau dan kapal –kapal kayu lainya sedang parkir di dermaga Banggai. Untuk mengisi waktu luang, mereka memperbaiki kondisi kapal motornya. Seorang anak buah kapal (ABK), bernana Udin mengaku mereka belum melaut karena cuaca buruk. “Satu minggu ini torang belum ba ambe ikan. Soalnya, angin kencang dengan ba ombak. Jadi torang dok dulu, bakase bersih tiram,” katanya.(mad)

Bawa Logistik ke Tokong Sagu

(foto BPM Bangkep)

PIPA : Salah seorang warga Bokep sedang memegang pipa, rencananya pipa ini akan dipasang dibawah laut.

Pemuda Respon Pipa Bawah Laut SALAKAN - Selain para Aleg, tokoh pemuda peling menilai pembangunan pipa bawah laut efektif menyuplai air ke wilayah-wilayah yang kesulitan mendapatkan air. Hal ini dikemukakan tokoh pemuda peling, Risno Salim kemarin. Kata ketua Gapeksindo Bangkep ini, pembangunan pipa bawah laut lebih murah dan tidak terlalu berisiko untuk mengerjakanya. “Sementara untuk proyek air bersih, selain

mahal cukup berisiko dan terkadang tidak berfungsi secara maksimal, dan banyak buktinya,” papar Ino panggilan akrabnya. Karena itu, Ino berharap program maupun gagasan BPMD untuk membangun pipa bawah laut di wilayah kesulitan air bersih, dia meresponya. “Itu ide bagus dan terarah,” katanya. Karena itu, dia berharap pengadaan proyek pipa bawah laut harus dialokasikan pada

APBD maupun ABT tahun ini. “Saya rasa dengan cara ini lebih baik,” katanya. Sementara itu Kepala BPM Bangkep Drs Fuad Muid mengatakan pembangunan pipa bawah laut sejak terdahulu direncanakanya untuk mengatasi krisis air di daerah ini,”Karena saya menilai pengadaan proyek ini murah dan efektif,” paparnya. Dia pun mengakui untuk tahun ini, dananya hanya diambil PNPM. (tam)

Amankan PAD, Bangkurung Intensifkan Pengawasan BANGGAI–Untuk memaksimalkan pendapatan daerah dari sektor perikanan, Pemerintah Kecamatan Bangkurung meningkatkan pengawasan wilayah perairan. Dalam rangka itu, Camat Bangkurung Umar Uloli, S.Sos, belum lama ini mengatakan pihaknya telah membangun Posko Pengawasan PAD (Pendapatan Asli Daerah) di Desa Lantibung dan mengintensifkan pengawasan di 28 pulau kecil yang tersebar di kecamatan yang berbatasan dengan Provinsi Maluku Utara tersebut. Upaya pengawasan ini juga didukung dengan sarana kapal cepat (speed boat). Menurut Camat, selama ini pengawasan yang kurang telah menyebabkan banyak potensi perikanan daerah tersebut tidak termaksimalkan menjadi PAD

karena luput dari pungutan retribusi. Hal ini antara lain disebabkan para pembeli ikan dari daerah lain langsung membeli hasil tangkapan nelayan di tengah laut dan di pulau-pulau mereka kemudian membawanya ke daerah asalnya. Pembeli-pembeli ikan ini berasal dari Luwuk, Kendari dan Manado. Karenanya, jika pengawasan PAD tidak maksimal, maka target PAD yang tahun ini sebesar Rp 325 juta tidak dapat dicapai. Peningkatan pengawasan ini dilakukan bekerjasama dengan TNI dan Polri. Pasalnya, wilayah perairan Bangkurung termasuk rawan terhadap gangguan perompak sebab berbatasan dengan provinsi lain. Dengan adanya patroli laut dari

aparat keamanan, maka ancaman kejahatan di laut dapat dice-gah. Patroli laut juga dimaksudkan untuk mengamankan perairan Bangkurung dari masuknya nelayan-nelayan asing yang mencuri ikan. Sekaligus mengontrol aktifitas penangkapan ikan dengan cara illegal (illegal fishing) seperti pemboman pembiusan dan pengambilan terumbu karang. Selain itu, upaya pengawasan juga dibarengi dengan penyadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut untuk menjaga kesinambungan produksi ikan. Dengan begitu, masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi dalam mengelola potensi perikanan secara bijak dan menjaga kelestariannya. (mad)

SALAKAN -Para anggota PPK Bangkurung nyaris celaka,Speed yang ditumpanginya hendak mendistribusi logistik ke desa Tokong Sagu nyaris tenggelam, Setelah dihajar gelombang tinggi. Untung saja, logistik pilpres tidak satu pun yang rusak dan basah setelah mendapat pengawalan ketat dari Kapospol dan Danramil bersama anggotanya. Gelombang tinggi yang disertai angin kencang tiba -tiba saja datang, setelah speed bergerak sekitar setengah jam dari Bangkurung, “Sekitar beberapa jam Speed dipermainkan ombak,kami sempat panik sebab air mulai masuk,” kata Ketua PPK Bangkurung Nurmi Sakti Sangkota menceritrahakan kronologis kejadian yang hampir membawa malah petaka ini. Meski sempat dihajar gelombang dan angin kencang, kata dia PPK Bangkurung tetap menyelesaikan tugasnya yang menyerakan logistik ke ketua KPPS Tokong Sagu bersama anggotanya. “Alhamdulillah kami disambut dengan baik,” sambungnya. Kekawatiran ancaman cuaca buruk saat menistribusi logistik sempat dilontarkan iBu yang dikenal dengan nama Ibu Cili ini. Kata

dia kondisi laut menuju Tokong Sagu sangat tidak bersahabat. Karena itu, Cili sebelumnya sempat mengusulkan kepada KPU untuk menambah fasilitad dalam mendistribusi logistik di sana,”Dari dulu saya sudah tau sebenarnya, sebab itu saya sempat mewarning KPU untuk memperioritaskan Bangkurung dan wilayah kepulauan lainya pendistribusian logistik. Alasanya selain kondisi laut yang tidak bersahabat juga tidak adanya tambahan fasilitas dari KPU,” katanya. Permintaan Cili sebelumnya sempat disahuti KPU, den g a n diperiotasn y a logistik ke wilayah kepulauan. (tam)

Ibu Cili

Diskanlut Diminta Luncurkan Program Berbasis Kawasan BANGGAI-Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Banggai Kepulauan (Bangkep) diharapkan merumuskan program berbasis kawasan alias memprogramkan pengwilayaan komoditas hasil perikanan di Daerah itu. “Bila perlu di Desa maupun di Kecamatan,“ harap Kepala Karang Tina Ikan Bangkep, Mohamad Zamrud. Harapan itu dikemukakan

Zamrud untuk menjadi bahan informasi dan data base bagi investor luar untuk berusaha di Daerah ini. “Agar mereka tidak kelimpungan mencari data dan informasi sebaiknya diprog--ramkan saja,” lanjut Zamrud. Sedangkan untuk pengawasan komoditi perikanan yang diantar pulau pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak polairud dan Dinas Perikanan dan Kelautan. (mad)


Luwuk Post

Selasa 7 Juli 2009

14


15

Selasa, 7 Juli 2009 PILPRES Sambungan dari Hal 1 Head Officer Strategic Indonesia Audi Wusiang menuturkan, survei dengan metode tatap muka digelar 1?3 Juli 2009 di 15 provinsi. Berdasar hasil survei itu,

SBY Sambungan dari Hal 1 kembali menegaskan tidak ingin mengu lang apa yang telah ia alami pada 2004. Kala itu, ia mengklaim, banyak terjadi ketidaknetralan sejumlah lembaga ne gara. “Saya sungguh ingin apa yang saya alami tahun 2004 tidak terjadi pada 2009 ini,” katanya.Mengenai tuduhan kecu rangan, dia mengatakan hal itu menyakit kan dan menjadi beban baginya. SBY

TERHARU Sambungan dari Hal 1 saya pikirkan dari hari ke hari. Yang kemu dian, saya endapkan selama sebulan untuk ditulis menjadi karya ini,” cerita Rhenald, sambil menunjuk karya ilmiah nya yang mengantarkannya menjadi guru besar.Dia menambahkan, gelar profesor seharusnya bisa dia raih tiga tahun lalu. Namun, lantaran ada pihak-pihak yang menghambat proses peraihan gelar itu, pengukuhannya menjadi tertunda dan tertunda. Surat keputusan (SK) pengu kuhan guru besarnya dari Universitas Indonesia (UI) ke Depdiknas sempat mandek. “Begitu banyak cobaan waktu itu,” ucapnya. Meski demikian, Rhenald tidak mau menyebut pihak yang ingin menjegal laju karirnya. Ketika acara pengukuhan itu dihelat, Rhenald merasa sangat terkesan. Se bab, acara itu dihadiri gurunya semasa SD, Mardiyanti. Dia adalah guru yang sempat tidak menaikkan kelas Rhenald. Ya, Rhenald, yang kini berhasil menjadi profesor itu pernah tidak naik kelas. “Saat itu saya duduk di bangku kelas V SD Tarakanita,” katanya. Entah apa penye bab dirinya tidak naik kelas ketika itu. “Guru saya tidak ingat. Yang pasti, kata beliau, bukan karena saya tidak mampu mengejar pelajaran. Tapi, kemungkinan karena saya nakal dan suka berkelahi,” tutur ketua Program Magister Ilmu Mana

JK-WIRANTO Sambungan dari Hal 1 sebaran suara tersebut dengan pero lehan suara masing-masing di atas 20 persen, praktis pasangan nomor urut 3 ini bisa menang mutlak dalam satu pu taran. Dengan catatan, menurut analisa yang dilakukan konsultan independen pemantau Pilpres, F. Cheery, Pilpres ber langsung dalam kondisi yang fair, jujur, dan adil. “Tapi, kalau ada kecurangan, dalam bentuk money politics dan intimi

CONTRENG Sambungan dari Hal 1 Sebelumnya, berdasar ketentuan UU Pilpres No 42 Tahun 2008, pemilih pilpres adalah warga yang namanya terdata dalam DPT. Hal itu tercantum dalam pa sal 28 dan pasal 111 ayat 1. Pasal 28 me nyatakan, warga yang ingin menggunakan hak pilih harus terdaftar sebagai pemilih. Berdasar pasal 111 ayat 1 huruf a, pemilih yang berhak mengikuti pe mungutan suara adalah yang terdaftar dalam DPT tiap TPS. Atau, ketentuan pasal 111 ayat 1 huruf b, yakni yang ter daftar di DPT tambahan.Dua pasal itu lah yang dibatalkan MK dalam sidang kemarin sore. Selanjutnya, pemilih yang namanya tak terdaftar dalam DPT boleh menggunakan KTP dan paspor. “Bahwa hak pilih seseorang adalah hak konstitu sional yang tidak bisa dilanggar ketentuan administratif,” kata Ketua MK Mahfud M.D. Dalam pembacaan putusan di ruang sidang utama MK, Jakarta, kemarin.Per mohonan uji materiil pasal pembatasan hak pemilih itu diajukan oleh Refli Harun, peneliti Centre for Electoral Reform, dan Maheswara Prabandono, advokat. Kedu anya memosisikan warga yang tidak terdaftar sebagai pemilih dalam pemilu legislatif 9 April 2009.Dalam amar putu sannya, MK memutus bahwa ada sejum lah ketentuan terkait dengan penggunaan KTP dan paspor. Warga negara Indonesia yang belum mendaftar dan terdaftar sebagai pemilih bisa menggunakan KTP bagi WNI yang tinggal di Indonesia atau

PIGURA Sambungan dari Hal 1 pernah lupa menjepret dengan kame ranya. Hasilnya, foto-fotonya cukup ba

SALING GUGAT Sambungan dari Hal 1 dinasi untuk mengantisipasi kalau-kalau terjadi sengketa hasil pemilu nantinya,” ujar Ketua MK M. Mahfud M.D. setelah pertemuan di gedung MK, Jl Medan Mer deka Barat, Jakarta, kemarin.Pada kesempatan itu, dia menegaskan bahwa sengketa hasil pilpres yang akan dipro ses MK bukan pasangan calon presidenwakil presiden melawan kandidat lainnya. Namun, yang bisa disengketakan di MK adalah pasangan capres-cawapres me

PEMKAB Sambungan dari Hal 1 (Proyek Pengembangan Gas Matindok) Syahrial Ali belum lama ini di Luwuk. Menurut Syahrial, pengembangan su mur-sumur gas Matindok di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah nantinya tidak hanya menghasilkan gas untuk dipasok ke kilang PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) tapi juga kondensat dan biosulfur. Untuk kondensat akan disatukan di terminal kondensat yang dikelola JOB Pertamina – Medco E & P Tomori Sula wesi (JOB PMTS) di Lapangan Gas Senoro. Sedangkan biosulfur yang dihasilkan dalam bentuk pasta dari produksi gas beracun hidrogen sulfida (H2S) tidak akan dimanfaatkan. Untuk itu, Pemkab harus memanfaatkannya bagi peningkatan produksi pertanian dengan mendis tribusikannya ke petani.PT Pertamina EP –PPGM sendiri telah bekerjasama

SBY-Boediono menduduki peringkat pertama dengan perolehan suara 46,86 persen dan Jusuf Kalla-Wiranto berada di posisi kedua dengan perolehan suara 32,46 persen. Pasangan Megawati SoekarnoputriPrabowo Subianto berada di peringkat ketiga dengan perolehan suara 20,34

persen. Yang menarik, sepekan sebelum pemungutan suara, di antara warga yang disurvei, yang belum menentukan pilihan kurang dari satu persen.Berdasar hasil pemetaan lembaga ter sebut, pasangan capres-cawapres yang paling mencolok kenaikannya adalah Jusuf Kalla-Wiranto. Pasangan bernomor urut tiga itu unggul

di Sulawesi dengan perolehan suara 71,60 persen, jauh di atas SBY-Boediono 21,73 persen dan Megawati-Prabowo 6,40 persen.Di Jawa, pasangan SBYBoediono masih memuncaki perolehan suara dengan 49,8 persen, disusul JKWiranto dengan 27,65 persen, dan Megawati-Prabowo dengan 22,19

menambahkan, dengan adanya keputu san MK, ia merasa lepas dari masalah DPT yang sangat menghantuinya. “De ngan adanya keputusan MK, sesuatu yang sangat menghantui kita menjadi lepas. Ini sungguh jalan keluar,” katanya. Dia juga tetap beranggapan bahwa ma salah DPT merupakan wilayah tang gung jawab KPU. Semua hak-hak politik rakyat juga harus terus dilindungi. “Kalau dia memiliki hak pilih, tidak bisa memilih, tentu kesalahan dalam penyelengaraan pemilu ini, dan UU telah mengatur, KPU

di sini memiliki tanggung jawab dan ke wenangan yang luas,” kata SBY.Hingga sore hari sebelum sidang MK, kubu SBYBoediono masih menjadi satu-satunya pasangan yang menolak usulan pember lakuan KTP. “Tidak ada jaminan dengan KTP kecurangan akan dapat dihapus,” kritik anggota Timkamnas SBY-Boediono Hayono Isman, di sela rapat koordinasi persiapan pilpres, di Gedung MK, kemarin. Dia menyatakan, bahwa tanda tinta pemilu usai memilih bisa dimanipulasi.

Sebab, menurut Hayono, teknologi sudah berkembang sedemikian pesat. “Lantas siapa yang bisa menjamin” Bahwa tidak ada orang yang memilih di dua tempat berbeda,” gugatnya. Menurut dia, seluruh pihak lebih baik tetap percaya dengan kinerja KPU. Bahwa, penyelenggara pemilu tersebut telah berkomitmen memperbaiki DPT yang ada. “Jangan sampai keputusan MK malah kontraproduktif,” tegas ang gota Dewan Pembina Partai Demokrat tersebut. (sof/dyn/kum)

jemen UI itu.Semasa kecil Rhenald me ngaku sering berkelahi. “Ayah saya me mang mendidik agar saya jadi lak-laki. Jadi, jika merasa benar, saya harus be rani mempertahankan martabat,” ung kapnya.Rhenald tidak bisa melupakan pengalamannya semasa kecil. Ketika itu dia tercambuk untuk membuktikan diri. Tak urung, ketika harus mengulang di kelas V, Rhenald bisa menyabet ranking V di kelas. Setelah itu, dia hampir tak pernah lepas dari prestasi. Lantaran mele kat erat dalam memorinya, menjelang pengukuhan, Rhenald meminta keluarga mencari sang guru yang pernah tidak menaikkan kelasnya itu. Tak disangka, koleganya, Michael Baskoro, direktur Pe rusahaan Gas Negara (PGN) itulah yang berhasil menemukan jejak sang guru dan menghadirkannya saat pengukuhan Rhenald.Sang guru, Mardiyanti, pun turut menghadiri pengukuhan sang murid. Selama pengukuhan, cerita Elisa “istri Rhenald” Mardiyanti terharu. Dia sempat menitikan air mata. “Beliau mengatakan bahwa undangan ini bagaikan mengan tarkannya ke langit ke tujuh. Beliau amat bersyukur diberi kesempatan hadir di acara pengukuhan Bapak,” tutur Elisa yang saat itu turut mendampingi Rhe nald.Apalagi, ketika berpidato, Rhenald sempat menceritakan pengalamannya tidak naik kelas. Dia juga menghaturkan rasa terima kasihnya terhadap sang guru. Peluk hangat sang guru ketika itu menjadi pelipur lara dan menuntaskan kekece

waan dirinya di masa lampau. “Beliau memeluk saya hangat, dan lama sekali,” ucapnya.Kebahagiaan Rhenald tidak berhenti di situ. Pulang dari acara pengu kuhan, dia dan keluarga disambut pesta meriah yang digelar warga di kampung nya. Senyum semringah dan haru meliputi mereka sekeluarga. Sekitar 300 warga tumpah ruah berpesta dan mengucapkan selamat kepada Rhenald. Mereka adalah warga kampung yang tinggal di sekitar rumah perubahan, se buah rumah yang dibangun Rhenald di Jalan Raya Hankam, Jatirangon, Bekasi. Di rumah perubahan itulah Jawa Pos menemuinya. Rumah dan pekarangan yang memiliki luas sekitar dua hektare itu memang amat berbeda dengan rumah kebanyakan.Lahan yang cukup luas itu terdiri atas beberapa bangunan. Ada yang dimanfaatkan sebagai tempat tinggal atau peristirahatan, ada juga ruang yang dipakai untuk pelatihan marketing yang kerap diadakan Rhenald. Sekeliling ba ngunan itu adalah sungai dan perkebunan. Maklum, kata Rhenald, sekitar empat tahun lalu, lahan itu bekas tempat pem buangan sampah. Dia pun membeli lahan di daerah itu hektare demi hektare. Kemu dian, dia berupaya menyulapnya menjadi sebuah rumah yang bisa dipakai untuk banyak orang. Dia pun menamakan de ngan rumah perubahan. Sebuah rumah yang diperuntukkan bagi orang-orang yang mau berubah.Rhenald pun memper luas kegiatan di rumah yang dibangunnya

sejak 2007. Selain menggelar pelatihan bagi mahasiswa dan warga sekitar, Rhenald mengajari warga sekitar untuk berwirausaha. Mereka diajari berkebun dan memasarkan hasilnya. Termasuk, cara mengolah sampah kering maupun sampah basah untuk dijadikan kompos. UKM pun dibentuk dan dikelola dengan profesional. Tak urung, pemberdayaan warga sekitar pun tercipta. Upaya itu, menurut Rhenald, merupakan bagian dari bentuk pengabdian seorang dosen terhadap masyarakat.Hingga kini Rhenald intens mendampingi warga di sekitar rumahnya untuk berwirausaha. Dia menginginkan mereka berani ber ubah. Perubahan itulah yang dia tekan kan dalam karya ilmiahnya.Rhenald me ngatakan, beberapa orang amat berperan penting dalam hidupnya. Selain menga gungkan kedua orang tua yang selalu mendampingi Rhenald saat suka dan duka, istri dan kedua anaknya juga ba nyak menginspirasinya. Termasuk Prof Dr Dorodjatun Kuntjoro-Jakti yang telah banyak membantu karir akademiknya. “Beliau adalah guru hidup saya,” ucapnya. Dorojatunlah yang membukakan pintupintu menuju jalan sukses untuk Rhenald. Salah satunya saat Dorojatun membantu Rhenald untuk berangkat belajar ke negeri Paman Sam, di University of Illinois at Urbana-Champaign. “Beliau membantu saya mencari sponsor,” ujarnya. (kum)

dasi lainnya, maka Pilpres bisa terjadi dua putaran,” katanya dalam analisis ter sebut.Sayangnya, analisis tersebut tak memprediksi hasil jika terjadi kecurangan sistemik dan massif. Mulai dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang bermasalah hingga banyaknya kecurangan lain seperti terjadi pada Pemilu Legislatif, luput dari prediksi analisa tersebut.Se jelek-jeleknya kecurangan yang terjadi, menurut survei tersebut, akan terjadi putaran kedua. Itupun yang melaju ke putaran kedua adalah pasangan JKWiranto dan Mega-Prabowo.Masih menu

rut analisis tersebut, pasangan JKWiranto akan menang di 19 provinsi. Yak ni Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Sulbar, Sulteng, Sulsel, NTB, Kaltim, Kalsel, Jateng, DIY Yogya karta, Banten, Jabar, Jambi, Sumbar, Sumut, NAD. Perolehan suara tertinggi diraih JK-Wiranto di Sulsel dengan suara 71,5 persen. Sementara perolehan suara terendah JK-Wiranto di NTT dan Bali de ngan masing-masing 24,0 persen.Pasa ngan SBY-Boediono hanya unggul di sembilan provinsi, sebut survei itu, yakni di Sultra, Kalbar, Jatim, DKI Jakarta,

Lampung, Kepri, Riau, Babel dan Sum sel. Sementara Mega-Pro unggul di lima provinsi yakni Bengkulu, Kalteng, Bali, NTT, dan Sulut. “Boleh percaya atau ti dak, tapi akan dibuktikan di 8 April nanti,” tulis Samsuddin Mandja, Ketua Tim Pelangi Nusantara JK-Wiranto Papua dan pengantar laporannya soal hasil analisa yang diperoleh Fajar tersebut. Menurut dia, hasil analisa tersebut adalah diperoleh dari seorang konsultan di Papua bernama F. Cheery yang mela kukan analisas untuk elektabilitas capres Pilpres 2009. (har)

paspor bagi WNI yang berada di luar negeri. “Untuk KTP, harus dilengkapi KK (kartu keluarga) atau dokumen lain,” jelasnya.Selanjutnya, KTP yang dimiliki tidak sembarangan bisa digunakan WNI. Mahfud menyatakan, pemilih yang belum terdaftar harus menggunakan KTP-nya sesuai alamat RT dan RW yang tertera. Pada ketentuan lain, sebelum menggu nakan hak pilih, MK memutus bahwa pe milih yang belum terdata dalam DPT ha rus mendaftar dulu melalui kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) setempat. “Pendaftaran menggunakan KTP atau paspor baru dilakukan sejam sebelum pemungutan suara berakhir,” ungkapnya membacakan putusan. Mengapa MK membatalkan ketentuan kewajiban terdaftar sebagai pemilih itu” Hakim konstitusi dalam pembacaan pen dapat MK menyatakan, hak memilih me rupakan hak konstitusional warga (rights to vote). Hal itu telah tercantum dalam pasal 27 ayat 1 dan pasal 28C ayat 2 UUD 1945. “Pembatasan atau penia daan hak memilih adalah pelanggaran HAM,” tegas Arsyad Sanusi, salah se orang hakim MK, yang membacakan pu tusan kemarin. Terlebih, ketentuan konsti tusi telah menyebutkan bahwa WNI yang berusia 17 tahun atau telah menikah me miliki hak memilih dan dipilih. Pasal 28 dan pasal 111 ayat 1 dalam UU No 42 Ta hun 2008 tersebut merupakan sebuah aturan administratif yang bersifat meng hambat hak pilih. “Padahal, hak pilih sese orang tidak bisa dihambat oleh batasan aturan atau ketentuan administratif,” ujarnya.MK menimbang bahwa hak pilih

merupakan ketentuan konstitusi. Diperlukan sebuah solusi, sehingga penggunaannya tidak dihalangi. “Penggunaan KTP dan paspor merupakan satu alternatif,” kata Arsyad.Namun, ketentuan tersebut tidak bisa dibentuk dalam peraturan KPU. “MK juga menilai ketentuan tersebut ti dak bisa dibentuk dalam sebuah perppu, mengingat hal itu berpotensi dibatalkan dalam political review di DPR,” jelasnya. Karena itulah, demi keadilan, MK lang sung menetapkan sejumlah ketentuan terkait dengan penggunaan KTP dan paspor untuk pemilu tersebut. “Keten tuan ini bisa langsung dilaksanakan KPU selaku penyelenggara pemilu sesuai pu tusan MK yang bersifat self executing,” tuturnya.Sidang MK terkait dengan uji materiil pembatasan terhadap pemilih itu berlangsung cepat. Sidang perdana di mulai pukul 10.00 kemarin. Pukul 17.00, MK langsung menetapkan putusan. Arsyad menegaskan, ketentuan itu bisa dilakukan MK sebagaimana tercantum dalam pasal 45 ayat 9 UU MK. “Mengi ngat urgensi putusan ini, MK melakukan sidang cepat,” ungkapnya. RESPONSKPU KPU langsung merespons putusan ter sebut. Dalam keterangan pers di kantor nya, Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary menyatakan bahwa KPU berkewajiban melaksanakan putusan MK tersebut. Dalam putusannya, MK telah menjelas kan teknis-teknis yang harus dilaksana kan KPU. “Kami akan melaksanakan putusan MK,” tegas Hafiz kepada warta wan.Itu berarti warga yang mungkin belum terdaftar dalam DPT bisa memakai

KTP atau paspor untuk menggunakan hak pilihnya. Hafiz menegaskan, putu san tersebut sesegera mungkin disosia lisasikan kepada seluruh elemen penye lenggara pemilu. “Mulai KPU daerah sampai petugas KPPS harus tahu,” katanya. Sesuai putusan MK, pemilih yang belum terdata dalam DPT harus mendaftar sejam sebelum pemungutan suara berakhir. Sesuai peraturan KPU, pemungutan suara di TPS dimulai pukul 08.00 hingga berakhir pukul 13.00 waktu setempat. “Itu berarti pemilih yang belum terdaftar harus mendaftar paling lambat pukul 12.00,” tegasnya. Bagaimana dengan kebutuhan logistik” Hafiz menyatakan bahwa KPU tidak akan menambah logistik, mengi ngat waktu yang mepet. Logistik yang ada saat ini akan dimaksimalkan, yakni sekitar 176 juta surat suara ditambah kelebihan dua persen di setiap TPS. “Harus cukup karena tidak mungkin menambah, mengingat waktunya,” ujarnya. Anggota KPU Andi Nurpati saat ditemui setelah sidang MK mengung kapkan, untuk mengantisipasi penam bahan pemilih, KPU bisa memaksimal kan sebaran TPS di satu RW. Misalnya, jika ada 30 pemilih tambahan di satu RW, petugas KPPS bertugas menyebar kan mereka ke sejumlah TPS di RW tersebut. “Masalah kami saat ini adalah sosialisasi karena waktunya sangat mepet,” katanya. Dalam hal ini, yang diprioritaskan tetap pemilih yang terdaftar dalam DPT lebih dulu. “Semoga cukup,” ujar Andi. (bay/kum)

gus. “Di buku Jilbab Traveller, aku masukkin beberapa foto. Bagus lho,” ka tanya. Asma mulai menyadari bahwa fotofoto itu membantu, terutama memper kaya deskripsi atas tempat-tempat yang

ingin dia ceritakan. “Ya, itu sangat berguna. Apalagi, penulis seperti aku tidak bisa hanya mengandalkan memori,” ucap nya lantas tertawa lepas.Nah, akhir bulan ini, buku baru Asma bakal terbit. Judul nya Emak Naik Haji. Buku fiksi

lawan KPU. “Tidak bisa sengketa pasangan dengan pasangan,” tegas guru besar UII Jogjakarta tersebut.Meski demikian, lanjut Mahfud, atas gugatan yang diajukan salah satu pasangan cap res-cawapres, kandidat lain boleh hadir sebagai pihak terkait. Yang merasa dirugikan atas sengketa hasil pemilu yang diajukan pasangan lain bisa datang ke MK dengan mengajukan data tandingan. “Kandidat lain masih bisa hadir, meski pihak termohonnya tetap harus KPU,” jelasnya. Pertemuan koordinasi tersebut diha diri hampir semua pasangan capres-cawa

pres. Pasangan dengan nomor urut satu dan tiga, yaitu Mega-Prabowo maupun JK-Wiranto, hadir. Hanya pasangan nomor urut dua yang tidak lengkap. Cap res Susilo Bambang Yudhoyono absen karena dikabarkan sedang berada di NTB untuk melaksanakan tugas kenegaraan dan hanya cawapresnya, Boediono, yang hadir. “Kami telah bersepakat untuk berusaha tidak lagi bertemu di gedung ini (MK, Red) karena beperkara,” tambah Mahfud, sambil tersenyum. Dia menambahkan, semua pihak yang hadir pada dasarnya menginginkan pemilu berjalan baik dan benar. Dengan demikian, tidak

yang juga bakal dibuatkan versi film layar le barnya tersebut punya sentuhan fotografi Asma. “Cover-nya aku bikin sendiri. Foto-fotonya juga Asma yang motret. Pokoknya bagus deh,” terang wanita yang juga model busana muslim itu. (aga/dwi) ada perkara sengketa hasil yang dia jukan. Pada kesempatan tersebut, Mahfud juga mengungkapkan bahwa semua kandidat capres dan cawapres siap menerima apa pun hasil putusan di MK seandainya harus beperkara. “Namun, Ibu Mega dan Pak Jusuf Kalla berpesan bahwa selain UU dan peraturan yang baik, pelaksanaan pemilu harus baik dulu. Sedangkan, Pak Boediono berharap semua pihak diberikan kesempatan yang sama mengajukan bukti andai beper kara,” papar mantan menteri pertahanan itu. (dyn/tof)

dengan Pusat Penelitian Bioenergi dan Surfaktan IPB (Institut Per tanian Bogor) untuk penelitian peman-faatan biosulfur dari gas Matindok se bagai pupuk tana man kedelai, jagung, dan jarak pagar. Sementara untuk pupuk tanaman bawang dikerjasamakan de ngan Fakultas Pertanian Universitas Ta dulako (Untad) Palu. Dan hasil penelitian menunjukkan biosulfur dapat meningkat kan pertumbuhan vegetatif yang baik dan memperkokoh sistem perakaran tana man.Dijelaskannya, hasil penelitian ter hadap ta naman bawang oleh Faperta Untad pada percobaan rumah kaca (green house) menunjukkan, respons tanaman terhadap pemupukan biosulfur tidak berpengaruh nyata pada tinggi tanaman, baik pada umur 15 hari, 30 hari maupun 45 hari setelah tanam (HST). Namun, respons tanaman terhadap pemupukan ber pengaruh nyata pada bobot segar dan bobot kering pada 30 HST.Sedangkan pada percobaan lapangan terungkap

bahwa respons tanaman terhadap pe mupukan Biosulfur tidak berpengaruh nyata pada tinggi tanaman, namun perla kuan pemberian pupuk standar (NPK) ditambah biosulfur serta perlakuan pemu pukan biosulfur secara tunggal cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol dan pemupukan standard (NPK) (P0 dan P1). Sementara respons tanaman terha dap pemupukan berpengaruh nyata pada bobot kering tanaman umur 30 HST. Dimana perlakuan pemberian pupuk standar (NPK) ditambah biosulfur, serta perlakuan pemupukan biosulfur secara tunggal (P2 dan P3) cenderung lebih baik dibanding perlakuan kontrol dan pemupukan standar (P0 dan P1).Karenanya, di masa mendatang, kata Syahrial, biosulfur dari Donggi Senoro dapat dimanfaatkan bagi pemenuhan kebutuhan pupuk petani di Sulawesi Tengah. Dengan adanya hasil samping tersebut, maka kebutuhan sulfur yang merupakan hara esensial makro bagi pertanian dapat dipenuhi. Hara

esensial seperti Sulfur sendiri dibutuhkan dalam jumlah besar dan tidak dapat di gantikan oleh hara lainnya. “Biosulfur te lah diteliti dan aman untuk pupuk. Sepan jang dikelola dengan baik, biosulfur bua ngan dari Donggi Senoro sangat poten sial untuk pertanian. Nanti Pemda yang atur soal pemanfaatan biosulfur dari pada hanya dibuang,” kata Syahrial.Diperki rakan, sekitar 15 ton biosulfur per hari akan dihasilkan PT Pertamina EP –PPGM dari Lapangan Gas Donggi, Matindok dan Sukamaju di Blok Matindok selama 15 tahun masa eksploitasi. Sementara JOB PMTS akan menghasilkan sekitar 30 ton biosulfur per hari dari Lapangan Gas Se noro.Syahrial menambahkan, dengan banyaknya produksi biosulfur setiap harinya, makaPemdadiharapkandapatmengelolanya dengan baik. Dan akan lebih baik lagi bila nan tinya biosulfur yang dihasilkan dapat dikomer sialkanuntukmenambahpendapatandaerah dengan mampu didistribusikan bagi kebu tuhandaerahlain. (rahmat)

persen. Bila di survei sebelumnya jarak antara pasangan peraih suara terbanyak (pertama) dan pasangan peraih suara terbanyak (kedua) sangat jauh, maka sepekan menjelang pilpres, jaraknya su dah menyempit.“Bahkan, tidak ada pa sangan capres-cawapres yang unggul mutlak di 15 provinsi. Karena itu, pilpres hampir pasti akan berlangsung dua pu taran,” tandasnya.Secara terpisah, Institute for National Strategic Interest and Development (INSIDE) juga merilis hasil surveinya. Survei yang pengumpulan datanya dilakukan 1?3 Juli itu memang bukan survei nasional, melainkan hanya mencakup 12 kota besar di Indonesia.Ke dua belas kota itu adalah Medan, Pa dang, Bandar Lampung, Jakarta Timur, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Sura

baya, Kupang, Pontianak, Manado, dan Makassar. Jumlah responden yang disur vei 1.200 orang dengan margin of error (MoE) plus-minus 3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.“Survei ini mene mukan, tidak ada pasangan calon yang bisa menang satu putaran,” kata Direktur Eksekutif INSIDE Muhammad Daniel Navis di Hotel Sahid, Jakarta, kemarin. Turut hadir pula pakar komunikasi UI Effendi Gazali, kolumnis Mohammad Sobary, dan Komisaris Utama INSIDE Yudi Latief.Pasangan SBY-Boediono, jelas Navis, mendapat 34 persen. Artinya, belum mencapai perolehan minimal 50 persen plus satu untuk menang dalam satu putaran.Yang unik, INSIDE merilis perolehan duet Mega-Prabowo dan JKWiranto dengan menggabungnya, yakni

29,4 persen. “Konteks survei ini memang antara incumbent dan non-incumbent,” katanya. Di luar itu, imbuh Navis, masih ada 36,6 persen respoden yang tidak menjawab dan menjawab rahasia.Dari survei tersebut juga ditemukan, 78,8 per sen responden memastikan diri bakal datang memilih ke TPS. Sisanya belum pasti. “Animo pemilih sebenarnya cukup tinggi,” ujar Navis.Yudi Latief menegas kan, potensi pilpres berlangsung sampai dua putaran memang sangat tinggi. Me nurut dia, 36,6 persen respoden yang tidak menjawab dan menjawab rahasia punya dua kemungkinan. Pertama, me mang belum punya pilihan.“Kedua,mereka agaksungkanmengakuiakanmemilihdiluar pasangan incumbent,” kata Yudi yang juga direktureksekutifReformInstituteitu. (noe/pri)

SELEB

yawan termasuk keluarga Michael telah mengetahui keberadaan wanita misterius ini. Namun saat dikorek lebih jauh, Matt menolak menyebutkan nama wanita ini karena ia menganggap itu bukanlah ka pasitasnya.Media di Inggris lantas ber spekulasi bahwa kekasih gelap yang dimaksud oleh Matt ini adalah Grace Rwaramba, pengasuh ketiga anak Michael. Spekulasi ini berawal dari ‘pe tunjuk’ bahwa wanita ini sudah akrab

dengan Michael jauh sebelum keduanya menjalin hubungan asmara yang diung kapkan oleh Matt.Menurut berita yang dilansir ContactMusic, Grace ini sudah bekerja pada Michael sejak 17 tahun yang lalu, berawal dari sebagai sekretaris hingga mengurus segala keperluan ketiga anak Michael. Kabarnya Grace bukanlah tipe wanita yang suka publisitas dan karenanya tak pernah mau identitasnya diungkap. (cnm/roc)

Calon Gubernur (Cagub) itu. Namun Sophian enggan mengomentari ketika ditanya tentang kekuatan JK-Win di Kabu paten Banggai, bila dibanding kandidat lain. Meski hitung-hitungan politik itu sudah ada dalam benaknya. Namun dia beralasan saat ini sudah masuk masa tenang. “Ntar malah dianggap kampanye oleh Panwaslu,” katanya.Namun, lanjut dia, seluruh capres-cawapres punya peluang yang sama. “Yah saya kira se luruhnya punya peluang yang sama untuk dapat memenangkan pilpres ini,” tambah Sophian.Jika dikerucutkan, kata dia, akan ada dua kekuatan yang bisa berim bang secara nasional. Sophian menye butnya JK-Win versus SBY-Boediono. Analisa politisi muda Parlemen Senayan ini didasari dari hasil debat para kandidat yang kerap ditayangan di media elek tronik. “Dari dialog, debat serta kampa

nye terbuka tampak kedua capres dan cawapres ini sangat progresif. Tapi alang kah baiknya kita tunggu saja hasil dari hajatan itu,” ujar Sophian.Om Amat_begitu Sofhian Mile disapa me ngaku tak sependapat tentang rumor etnis yang pantas atau tidak ideal memim pin negeri ini kedepan. “Pendapat itu keliru,” tuturnya. Bagi Sophian pemimpin ideal itu memiliki strategi, siasat dan program jitu untuk dapat menyelesaikan se tumpuk masalah yang dialami negeri ini. “Saya kira tipikal pemimpin seperti itu yang ideal,” tutup Sophian. Sophian Mile tiba di ibukota Kabupaten Bangggai ini pada Senin (6/7) sore kemarin. Dirinya datang menggunakanpesawatBatavia.Padapener bangan itu, secara kebetulan Sophian Mile datangbersamadenganmantanBupatiBang gai yang kini terpilih sebagai anggota DPDRI pada pemilu 9 April, H. Sudarto, SH. (yan)

sendiri yang tercatat sebagai perusahaan modal asing (PMA) juga telah diisi orang-orang Jepang. Tercatat, dari 7 di rektur, 3 di antaranya merupakan direktur asing dari Mitsubishi Corporation yang memiliki porsi saham 51 persen disusul PT Pertamina Energy Services dengan 29 persen, dan PT Medco LNG Indonesia sebesar 20 persen.Syahrial menga takan, penggunaan jasa ekspatriat tidak bisa dihindari karena tenaga ahli, khusus nya konstruktor fasilitas pengembangan gas belum cukup tersedia di Indonesia, utamanya dalam membangun kilang LNG. Untuk konstruksi kilang, DSLNG sendiri telah menunjuk Japan Gas Corporation (JGC) sebagai kontraktor EPC (Engineering, Procurement, Construction) kilang LNG Donggi Senoro. Di akhir 2008 lalu, teknisi-teknisi JGC bahkan telah meninjau lokasi rencana pembangunan kilang.JGC sendiri merupakan perusa haan jasa konstruksi kelas dunia yang berpengalaman dalam berbagai proyek pembangunan kilang minyak dan gas

serta petrokimia.Menurut Syahrial, mes kipun menggunakan tenaga ekspatriat, namun rekrutmen tenaga kerja lokal tetap diprioritaskan. Adapun tenaga kerja dari daerah lain akan diterima manakala te naga kerja lokal sudah tidak ada lagi yang memenuhi kualifikasi yang dite tapkan. “Kita tetap prioritaskan tenaga kerja Kabupaten Banggai yang meme nuhi kualifikasi yang kita tetapkan. Kalau sudah tidak ada, baru kita cari dari luar,” katanya.Penerimaan tenaga kerja berda sarkan kualifikasi ditetapkan untuk meng hindari resiko di mega proyek ini. Pasal nya, proyek Donggi Senoro merupakan proyek yang menerapkan teknologi ting gi, padat modal namun beresiko.PT Per tamina EP –PPGM sendiri, katanya, da lam rangka perekrutan tenaga kerja se suai kualifikasiyangdibutuhkanakanbekerjasama denganDinasTenagaKerjadanTransmigrasi (Nakertrans) Banggai. Di mana, pihaknya akan mengeluarkan persyaratan kualifikasi kepada Nakertrans untuk dijadikan acuan dalamperekrutantenagakerja.(rahmat)

Sambungan dari Hal 1 terungkap identitasnya. Sebuah media malah berspekulasi bahwa pacar gelap Michael ini adalah pengasuh ketiga anak nya sendiri.Berita ini berawal saat Matt Fiddes, kepala keamanan pribadi Michael mengatakan bahwa Michael punya seorang kekasih dan seluruh kar

SOPHIAN MILE CONTRENG Sambungan dari Hal 1 untuk pemenangan JK-Win di Kabu paten Banggai, karena mencontreng pada salah satu TPS yang ada di Kelu rahan Baru? Ditemui dikediamannya usai shalat Isya tadi malam, Sophian menga takan, sebagai kader Golkar, dirinya dituntut untuk komitmen memperjuang kan program-program partai. Dia juga mengatakan, selain terkait dengan agen da reses DPR-RI tahun persidangan ke empat yang rencananya berlangsung selama lima hari, mencontreng di tanah kelahirannya sengaja dilakukan. “Se ngaja saya gilir. Karena lima tahun lalu saya mencontreng di Jakarta,” ujar tokoh yang disebut-sebut akan meramaikan bursa Pilkada Provinsi Sulteng sebagai

700 EKSPATRIAT Sambungan dari Hal 1 Amerika Serikat yang akan membangun fasilitas pengem-bangan gas di Lapa ngan Gas Donggi, Minahaki, Matindok, Maleoraja, Senoro dan kilang LNG. Facility Manager PT Perta-mina EP – PPGM (Proyek Pe-ngembangan Gas Matindok) Syahrial Ali, belum lama ini me nyebutkan tenaga kerja asing ini merupakan bagian dari se kitar 7 ribuan tenaga kerja yang dibutuhkan selama tahapan kon struksi sekitar 3 tahun. Kon sorsium PT Donggi Senoro LNG (DS LNG) yang akan mem-bangun kilang LNG di Desa Uso, Kecamatan Batui me rupakan yang paling banyak mempekerjakan ekspatriat. Sedangkan yang lainnya dibutuhkan JOB Pertamina – Medco E & P Tomori Sulawesi di Blok Senoro dan PT Pertamina EP –PPGM di Blok Matindok.Soal ekspatriat, jabatanjabatan strategis di konsorsium DSLNG

Panggil Dubes Mesir Segera Kasus Penyiksan Empat Mahasiswa, RI Kirim Nota Protes JAKARTA-Tuntutan agar kasus salah tangkap empat ma hasiswa Indonesia di Mesir di tuntaskan terus menguat. Salah satunya dari Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Mantan Presiden PKS itu meminta De partemen Luar Negeri (Deplu) segera memanggil Duta Besar (Dubes) Mesir di Indonesia. “Kejadian itu mengganggu kon sentrasi belajar para pelajar Indonesia di Mesir. Sebaiknya pe merintah Indonesia melalui Dep lu memanggil Duta Besar Me sir,” ujar Hidayat di Jakarta ke marin (06/07). Empat mahasis wa, yakni Fathurrahman, Ahmad Yunus, Azril, Tasrih Sugandi ditangkap polisi Mesir awal Juli lalu. Mereka sempat disiksa selama dua hari lalu dibe

baskan.Hidayat menilai motif penangkapan sebagai alasan polisi itu aneh. “Kalau dika takan terlibat Ikhwanul Muslimin, mereka (Ikhwan) itu bukan teroris. Mereka lama di Mesir dan banyak membantu ke hidupan sehari-hari,” katanya. Hidayat khawatir apabila keja dian serupa terus terjadi, bisa ja di pelajar Indonesia menjadi takut belajar di luar negeri. “Apalagi, mereka datang de ngan beasiswa. Jangan sampai pelajar Indonesia menjadi eng gan belajar di luar negeri,” kata suami Diana Abbas Thalib itu. Hidayat berharap pemerintah bekerja maksimal memberi jami nan keamanan pelajar di luar ne geri. “Ini sudah sangat serius, saya harap Deplu segera me ngambil langkah efektif pembe basan dan untuk menanggula ngi agar masalah serupa tidak terjadi lagi,” katanya.Terpisah, Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda berharap pengania

yaan yang diderita empat maha siswa Indonesia di Mesir itu tidak terulang.. Wirajuda me ngatakan apa yang terjadi di Me sir itu dapat dikategorikan pe langgaran hak asasi manusia (HAM). “Pelanggaran HAM se orang tersangka dalam proses penyelidikan,” ujar Hassan di Jakarta kemarin.Menurut Men lu, Departemen Luar Negeri te lah melayangkan nota protes ke pada pemerintah Mesir terkait peristiwa ini. Namun Wirajuda mengatakan belum mendapat jawaban dari pemerintah Me sir.”Mungkin mereka butuh wak tu untuk proses internal dan verifikasi,” ujarnya.Kedutaan Mesir di Indonesia belum mem berikan keterangan resmi terkait insiden ini. Saat Jawa Pos men datangi kantor Kedutaan Mesir Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta kemarin, seorang petugas keamanan hanya meminta Jawa Pos meninggal kan kartu nama.(rdl)

Teliti Berkas Antasari, Kejaksaan Tak Ungkap Motif Pembunuhan J A K A R TA - K e j a k s a a n Agung masih belum mema sukkan motif pembunuhan be rencana sebagai unsur yang diteliti dalam berkas milik Antasari Azhar. Pernyataan itu diungkapkan Jaksa Agung Hendarman Supandji menyusul masuknya berkas para tersang ka kasus pembunuhan ter hadap Nasrudin Zulkarnain kemarin. “Nggak ada unsur motif. Kalau pembunuhan be rencana itu perencanaan yang penting. Motif hanya meru pakan latar,” kata Jaksa Agung Hendarman Supandji seusai membuka Pekan Olahraga Hari Bhakti Adhyaksa 2009 di Keja gung, kemarin (6/7). Jaksa saat ini meneliti kelengkapan syarat formil dan materiil berkas per kara. Bagaimana orang membunuh tanpa ada motif” Hendarman menegaskan tetap melihat pada proses perencanaannya. Hal itu mengacu pada pasal 340 KUHP tentang pembunuhan beren cana. “Tentu perlu juga diru muskan dari saksi-saksi, tapi unsur-unsur yang harus dibuk tikan itu adalah merencana kan,” terang mantan Jaksa

Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) itu. Hendarman tidak banyak ber komentar ketika kasus Antasari dibandingkan dengan Muchdi Pr. Dalam kasus pembunuhan aktifis HAM Munir, Muchdi didakwa sebagai perencana. Na mun dalam persidangan, gagal dibuktikan sehingga Muchdi di vonis bebas oleh pengadilan. “Belum tahu. Ini kan (berkas) masih dipelajari,” elaknya. Dalam kasus pembunuhan terhadap Direktur Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, motif pembunuhan hingga masih menjadi tanda tanya. Polisi berjanji mengungkapkan nya setelah berkas perkara Antasari Azhar rampung dilim pahkan ke Kejaksaan. Alumnus Fakultas Hukum Universitas Diponegoro Se marang itu mengharapkan, persi dangan kasus Nasrudin bisa digelar akhir bulan Juli atau awal Agustus. Lokasi persidangan diperkirakan di Pengadilan Ne geri Jakarta Selatan. “Perun dingan-perundingan (perenca naan, Red) itu kan terjadinya di Selatan,” kata Hendarman. Di tempat yang sama, JAM

Pidana Umum (JAM Pidum) Abdul Hakim Ritonga mengung kapkan, jaksa peneliti (P-16) yang berjumlah 26 orang akan diproyeksikan untuk menjadi jaksa penuntut umum dalam persidangan kasus Nasrudin. “Dipimpin Dirtut (direktur penuntutan JAM Pidum Ibnu Hariyadi,” terang Ritonga. Seluruh berkas perkara ter sangka kasus pembunuhan Nasrudin sudah dilimpahkan dari penyidik Polri ke Kejaksaan. Total adalah sembilan berkas. Namun dari jumlah itu, baru lima berkas yang sudah dinyatakan lengkap (P-21) yakni untuk berkas tersangka eksekutor. Mereka adalah Fransiscus Ta don Keran, Daniel Daen, Hendrikus Kia Walen, Heri Santoso, dan Eduardus Ndopo Bete. Tiga berkas akan dikemba likan ke penyidik karena dinya takan belum lengkap. Yakni untuk tersangka Williardi Wizar, Sigid Haryo Wibisono, dan Jerry Hermawan Lo. Sementara berkas perkara Ke tua KPK (nonaktif) Antasari ma sih dalam tahap penelitian jak sa. (fal/iro)


SPORTIVO

Luwuk Post Selasa 7 Juli 2009

16


LUWUK POST | Selasa, 07 Juli 2009  

LUWUK POST, E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you