Issuu on Google+

HARGA ECERAN Rp. 3.000

RABU 2 DESEMBER 2009 | Nomor 0693

Mengenal Ihwan Datu Adam, Kandidat Bupati Banggai (2/)

Aishwarya Rai

Kalah dan Menang Hal Biasa

Bakal Perankan Mumtaz Mahal

SEJAK membulatkan tekad maju ber tarung sebagai kandidat Bupati Banggai. Ihwan Datu Adam bukan tidak menyadari lawan-lawan politik yang bakal mengha dangnya pada pilkada 2011 mendatang. Misalnya, tokoh–tokoh nasional yang disebut-sebut bakal turun gunung, seperti Sofyan Mile dan Sukri Agama. Begitu juga figur-figur yang kini ber kiprah di ibu kota Palu. Seperti Sri Lalusu

dan Irsan Umar. Di daerah, sederet nama berkelas mulai ramai disebut, seperti Herwin Yatim, Sahrain Suni, Musdar Amin dan calon incumbent Ma’mun Amir. Lantas seperti apa Ihwan memposisikan mereka? Politisi yang lahir bertepatan dengan hari Pahlawan, 10 November itu, melihat

BACA : MENGENAL IHWAN......Hal 15

Gaji Guru Naik Lagi Belum Terima Tunjangan Profesi,Dirapel dari Januari 2009 JAKARTA-Pemerintah kemarin menetapkan tambahan penghasilan bagi guru PNS sebesar Rp 250 ribu per bulan dengan pembayaran dirapel mulai 1 Januari 2009. Kebijakan tersebut ditujukan kepada

CMYK

Ditambah Rp 250 Ribu per Bulan

BACA : GAJI GURU......Hal 15

Din: Penyelamatan Bank Tak Adil

KISAH cinta nan legendaris penguasa Ke sultanan Mughal di anak benua India, Shah Jehan, dengan Mumtaz Mahal pada abad ke17 bakal difilmkan di layar lebar. Aktor peraih Oscar Sir Ben Kingsley berencana membuat

JAKARTA-Para inisiator hak angket Century tak henti menggalang dukungan dan opini. Mereka kemarin (1/12) menemui Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan Ketua Umum DPP Partai

BACA : SELEB ......Hal 15

BACA : DIN......Hal 15 [FOTO:HARI BUDIMAN/RAKYAT MERDEKA]

JAKARTA-Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) terus berupaya mengusulkan penambahan usia pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari 56 tahun menjadi 58 tahun. Dalam waktu dekat, Ketua Umum Korpri Diah Anggraeni bakal membawa usulan itu ke Menteri Pemberdayaan Aparatur Ne gara(MenPAN). “Kami akan bawa ke sana. Usulan ini sudah ada sejak tahun 2000 lalu tapi macet,” kata Diah Anggraeni saat ditemui di kantor Depar temen Dalam Negeri (Depdagri) kemarin (1/ 12). Diah yang juga Sekjen Depdagri ini menga takan, usulan penambahan usia kerja itu untuk kesejahteraan PNS. Dengan tambahan dua ta hun, PNS memiliki waktu cukup menyiapkan masa pensiunnya. Lagipula, kata Diah, TNI

BACA : KORPRI......Hal 15

Habis Wukuf, JH Terjun dari Lantai 6 MAKKAH-Satu lagi ja maah haji Indonesia me ngalami nasib tragis. Dia terjun di pondokannya setelah menyelesaikan wukuf dan melempar jum rah. Sukimah, nama jama ah itu, meninggal seke tika. Dengan demikian, sampai kemarin, ada dua jamaah haji yang mening gal karena terjun di pondokan. Korban sebelumnya bernama Zahra Ashari Hamim yang tinggal di Bakhutmah. Sedang kan korban yang meninggal kemarin tingal di pondokan nomor 524, sektor 5, wilayah Aziziah Janubiyah, Makkah. Kedua korban

BACA : INFO HAJI ......Hal 15

USUT TUNTAS CENTURY: Ribuan massa yang tergabung dari berbagai elemen masyarakat dam mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI di Jakarta, Selasa (1/12).

Demokrat Curigai Materi Angket JAKARTA-Babak baru pe ngungkapan skandal bailout bank century dimulai. Sidang Paripurna DPR, kemarin, telah mengesahkan usul hak angket century menjadi hak dewan. Ini merupakan salah satu hak konstitusional yang di miliki para wakil rakyat, yakni hak melakukan penyelidikan. Hak angket sendiri disepa kati secara aklamasi setelah sembilan fraksi di DPR ikut mendukung secara res mi. Meski begitu, suasana

sidang paripurna sempat me manas. Persoalannya dipicu dari sikap pimpinan sidang, Ketua DPR RI Marzuki Alie yang ingin lang sung mengesahkan usul hak ang ket tersebut.Namun, se belum palu sem pat

BACA : DEMOKRAT CURIGAI......Hal 15

Tak Sependapat Alasan Yuridis Bibit dan Chandra Soal Penerbitan SKPP JAKARTA-Penghentian kasus dua pimpinan nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra Marta Hamzah dan Bibit Samad Riyanto belum diterima sepenuhnya oleh tim

BACA : SKPP......Hal 15 SEMRINGAH: Wakil Ketua KPK nonaktif Bibit Samad Rianto (tengah) dan Chandra M Hamzah (kanan) memperlihatkan hasil SKPP (Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan) dari Kepala Kejari Jakarta Selatan Untung Ari Mulyadi setelah ditanda-tangani bersama di gedung Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/12).[FOTO : DWI PAMBUDO/RAKYAT MERDEKA]

Ibas dan Trio Mallarangeng Lapor Polisi Merasa Difitnah Soal Dana Century JAKARTA-Putra presiden SBY Edy Baskoro Yudhoyono merasa gerah disebutsebut menikmati kucuran dana Bank Century. Didampingi beberapa mantan anggota tim

BACA : IBAS......Hal 15

Suparwono, Manusia Tertinggi asal Lampung yang Bersiap-siap ke Rekor Dunia

Sehari Habis 3 Kilogram Beras, Ukuran Sepatu 64 Kantor gubernur Lampung kemarin siang kedatangan tamu berjuluk Manusia Gajah. Namanya Suparwono, 24, yang menurut kerabat dekatnya bertinggi badan 270 sentimeter dan berat 180 kilogram. Dalam waktu dekat dia bakal didaftarkan ke Guinness Book of World Records sebagai manusia tertinggi di dunia. Segan Petrus S., Bandarlampung

BAK seorang artis terkenal, kedatangan Wono (panggilan akrab Suparwono) ke kantor gubernur Lampung kemarin menyedot perhatian para PNS di sana. Mereka menyambut Wono dengan antusias. Ada yang berebut salaman, tak sedikit pula yang mengajak foto bersama. Pria berambut ikal gondrong itu terlihat percaya

BACA : SUPARWONO ......Hal 15

[F-SEGAN PETRUS/RDR LAMPUNG]

PERCAYA DIRI: Suparwono, manusia raksasa dari Lampung.

Beruang Korban Iklim DUA ekor beruang kutub mengenakan kacamata dan peralatan snorkeling. Gunung es di sekitarnya terlihat mencair. Sebuah tulisan berbunyi ‘’Tolong’’ tampak di bagian atas. Itu memang poster iklan dalam pameran pariwisata di Berlin, Jerman. Tetapi, iklan itu menunjukkan betapa seriusnya masalah pemanasan global menjelang KTT Perubahan Iklim di Kopenhagen, Denmark, 7 Desember nanti. Jika emisi karbon tak diturunkan, pemanasan global sulit diredam. Kutub Utara dan Selatan bisa meleleh. Beruang salju yang tinggal di sana harus ‘’pindah rumah’’ dengan bersnorkeling. Atau, mungkin, mere-ka (dan makhluk hidup lain) bakal punah. Email : Redaksi@Luwukpost.Info

Info Berlangganan Koran dan Iklan : (0461) 325447 Faksmili : (0461) 32507

CMYK

Korpri Ajukan Usulan ke MenPAN


TOMINI RAYA

Luwuk Post

2

RABU 2 DESEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

FP2KT Gelar Sosialisasi Tompotika BUALEMO-Forum Perjuangan Pembentukan Kabupaten Tompotika (FP2KT) menggelar sosialisasi tentang persiapan pemekaran Kabupaten Tompotika. Sosialisasi bertempat di Balai Desa Bualemo B, Kecamatan Bualemo, Senin malam (30/ 11), kemarin. Sosialisasi tersebut turut dihadiri oleh para tokoh masyarakat yang juga merupakan perwakilan dari Kecamatan pendukung. Antara lain Balantak, Masama dan tokoh-tokoh masyarakat Bualemo selaku tuan rumah. Pantauan Luwuk Post, Senin malam kemarin (30/11) di balai desa Bualemo B, persiapan panitia pelaksana sosialisasi tampaknya sudah cukup matang. Langkah antisipasi panitia yang memprediksikan bahwa acara sosialisasi tersebut akan dihadiri ratusan bahkan ribuan masyarakat. Karena itu panitia telah menyiapkan atap terpal dan kursi plastik hingga di luar balai desa. Informasi yang diperoleh korespon den Luwuk Post, menyebutkan, planning awal sosialisasi tersebut akan dilaksanakan Minggu kemarin (29/11) dengan memanfaatkan momentum Idul Adha. Namun, karena sesuatu dan lain hal atau pertimbangan lain, sehingga kegiatan tersebut berubah menjadi Senin (30/11) malam kemarin. Adapun maksud dan tujuan acara tersebut yaitu sebagai tindaklanjut tahapan persiapan percepatan peme karan Kabupaten Tompotika serta untuk mengetahui seberapa besar respon masyarakat dengan pemekaran wilayah tersebut. (Ofy)

Dua Bocah di Laonggo Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai

[FOTO: DOK/LUWUK POST]

JEMBATAN TOBOLEMBANG: Meskipun sudah bisa dilewati kendaraan. Namun, jembatan Tobolembang, Kecamatan Nuhon, hingga kini belum diperbaiki. Nampak oprit jembatan yang hanyut terbawa banjir bandang beberapa waktu lalu.

Kerusakan Jalan Sumberagung Makin Parah BUNTA-Kerusakan jalan di Desa Sumber Agung Kecamatan Nuhon se makin parah. Buktinya, selain berlubang jalan desa tersebut terlihat dipenuhi bebatuan besar yang berhamburan. Bah kan, kalau musim penghujan yang desa itu tergenang air serta berlumpur. Aki

batnya, para pengenda kendaraan yang melintas di jalan itu merasa tidak nyaman. Pasalnya, sejak tiga minggu terakhir wilayah tersebut diguyur hujan. Sudarmin, warga setempat kepada Luwuk Post mengakui kondisi jalan Desa Sumber Agung yang kerusakan yang

cukup parah. Karena itu, Sudarmin meminta kepada pemerintah daerah dan instansi terkait agar dapat memperha tikan kondisi jalan yang ada di desa itu. Sebab, sudah sekitar kurang lebih 20 tahun warga setempat menderita dengan kondisi kerusakan jalan. (Amank)

SPESIALIS ALA T VIT AL D ARI SUKAB UMI ALAT VITAL DARI SUKABUMI

SPESIALIS TERAPI ALAT VITAL PALING SPEKTAKULER LANGSUNG BESAR & PANJANG DI TEMPAT TIDAK MENGGUNAKAN SUNTIK/SILIKON DIJAMIN TANPA EFEK SAMPING BEBAS PANTANGAN UNTUK SEMUA USIA, RAS DAN AGAMA (BERGARANSI). Anda punya keluhan seputar alat vital? Loyo, kecil dan kurang perkasa? Atau anda sudah bosan berobat kemana-mana belum mendapatkan hasil juga? Disini jawabannya?

NO. 1.

Disini jadi ajang pembuktian bagi yang kurang percaya, setengah percaya, yang masih ragu-ragu, yang mau coba-coba dan gagal berobat di tempat lain. Bukan sekedar janji-janji belaka tapi berdasarkan fakta dengan penanganan secara profesional paling aman. Cukup 1 kali berobat kemampuannya luar biasa !!! Dijamin JOSS !!!

-

-

Langsung terbukti di tempat, menjadikan alat vital kuat, keras dan tahan lama. Sanggup melakukan hubungan secara berulang-ulang tanpa obat/doping. Mengobati lemah syahwat, impotensi, kencing manis (diabe tes), mengatasi disfungsi ereksi, loyo, kurang gairah, kembali perkasa. Silahkan memilih ukuran : panjang 15 cm diameter 3 cm, panjang 17 cm diameter 4 cm, panjang 20 cm diameter 5 cm. cukup 1 kali berobat keampuhannya luar biasa !!! Dan juga menangani masalah rumah tangga, ingin cepat dapat jodoh, penglarisan. Segala jenis usaha dagang. Raja pelet/pengasihan Banten Selatan : Aji Semar Mesem, Jala Sutera, Pelet Pemikat Sukma, Pelet Sihurung Pendung, dan pasang segala susuk: Susuk Banyu-banyu, susuk Emas, susuk Cahaya Rembulan, dll.

2.

Cek harga, Booking, Issued Tiket klik di :

www.bisnis-tiketpesawat.com/ ?id=dira8379 Cari Sendiri Harga Yang Termurah Yang Anda Mau Dan DAPATKAN KOMISINYA

SEGERA GABUNG DENGAN KAMI

JASA BANGUNAN

Parfum Harga Spesial JUAL: Parfum Orginal, Paris Hilton, Kenzo, Bulgari, Hugo Boss, Tommy Hilligen dll. Hub Ibu Emi. Jl. Sulawesi no. 17, HP 08525681161 / 081340802026

HARI / TANGGAL

sepanjang riol yang belum dibersihkan oleh kontraktor pelaksana proyek. Tumpukan tanah galian yang masih berserakan di bibir riol itu mengganggu arus lalulintas. Salah satu tokoh masyarakat desa Bondat kepada Luwuk Post, (1/12) sangat menyayang kan kontraktor yang hingga kini belum melakukan pembersihan pada lokasi itu. Padahal, semestinya, proyek itu dikerjakan hingga tuntas. “Selain mengganggu arus lalu lintas, tumpukan material juga mengganggu kebersihan desa,� katanya. (anto)

LOKASI PEMADAMAN

Selasa, 01 / 12 / 2009 Jl. A Yani, Jl. Yos Sudarso, Jl. Marthadinata, Jl. U. Sumoharjo, Jolek Pante, Jl. Jend. Jam 17.00 - 23.00 Sudirman, Psr Simpong, Jl. P. Banggai, Jl. MT Haryono, Jl. K. Dewantoro, Jl. Tg Branjangan, Jl. Kartini, Jl. Tanjung Santigi, Jl. Taman Siswa, Jl. S. Parman, Kec. Pagimana, Kec. Luwuk Timur, Kec. Masama, Kec. Lamala, Jl. Rajawali, Jl. Garuda, Jl. Lompobatang, Jl. S. Musi, Jl. S. Lariang, Jl. G. Colo, Jl. G. Merapi, Jl. D. Poso, Jl. Nyiur Atas & Bawah, Jl. P. Antasari, Psr Sentral, Jl. Datu Adam, Jl. Sutarjo, Jl. Wahid Hasyim, Jl. Ir. Soekarno, Jl. Adyaksa, Jl. S. Musi, Jl. S. Lariang, Jl. S. Lambangan, Jl. KH. Dahlan, Jl. T. Sauna, Jl. S. Bunta, Jl. Imam Bonjol, Jalur Dua, Kilongan, BTN Nusagriya, BTN Muspratama, Bumi Beringin, BTN Pepabri, Ds. Awu, Ds. Leoknyo, Ds. Biak & Ds. Bunga. Desa Tontouan, Jl. Tg Jepara, Jl. P. Nias, Rabu, 02/ 12 / 2009 Jl. P. Masalembo, Jl. P. Sulawesi, Jl. P. Jam 17.00 - 23.00 seram, Jl. P. Kalimantan, Jl. P. Karimun, Jl. Listrik Negara, Jl. Ikan Tuna, Jl. LumbaLumba 2, Jl. Jend. Sudirman, Jl. Moh. Hatta, KM 5, BTN KM 5, komp. STM, KM 8, Ds. Bubung, Ds. Koyoan, Kec. Kintom s/d Kec. Batui, Jl. Samratulangi, Komp. Aspol, Jl. KH Dahlan, Jl. St. Hasanudin, Jl. Sutarjo, Komp. Pertokoan, Jl. C. Aminoto, Jl. Maleo & Jl. Datu Adam. Luwuk, 01 Desember 2009

Demikian pemberitahuan, mohon maaf atas terganggunya pelayanan kami dan terima kasih.

HP. 0812 4533 5471 / 0857 5677 9995

BONUS HANYA DIAN INI, trima cepat gbr: rumah, ruko, toko, kantor. Desain minimalis sbb: gbr bangunan+RAB+3D+RVISI+contoh gbr+konsultasi=500 RB. Ada diskon khusus s/d 50 %. Hub. 0438734851

PAGIMANA-Proyek riol di Desa Bondat, Kecamatan Pagi mana yang baru rampung bulan lalu disoal warga. Warga kebe ratan dengan tumpukan tanah

Jadwal ini sewaktu-waktu dapat berubah apa bila terjadi gangguan pembangkit.

PRAKTEK MENETAP : AP AN B AR U-L UWUK PENGINAP APAN BAR ARU-L U-LUWUK PENGIN SULWESI TENGAH JL. AHMAD YANI DEPAN POS POLISI

TIKET PESAWAT MURAH

Proyek Riol Bondat Disorot

Sehubungan dengan berkurangnya debit air di PLTM Hanga-hanga dan PLTM milik PT. Bumi Nata Cita Banggai, dan gangguan mesin Deutz di PLTD Luwuk, maka dengan ini kami beritahukan bahwa akan diadakan pemadaman bergilir dengan pola pemadaman 1:1 (1 hari nyala 1 hari padam). Adapun jadwal pemadaman tanggal 01 s/d 06 Desember 2009, sebagai berikut :

Langsung ditangani Biang Kejantanan Terbesar Terpercaya Bikin Pria Perkasa. Ditangani Langsung Cucunya Hj. Mak Erot

-

BUNTA-Nasib naas menim pa dua orang bocah yakni Aten (6) dan Pirlo (4) warga Desa Laonggo Kecamatan Bunta. Keduanya ditemukan terapung di sungai sekitar galiang excavator dengan kedalaman kurang lebih 6 meter. Kedua bocah yang diketahui anak kedua serta ketiga dari pa sangan suami istri Yulius Dari ngo dan Medi ditemukan tewas akibat tenggelam saat bermain di sungai bersama kakanya pada Senin (30/11) lalu. Informasi yang dihimpun Luwuk Post menyebutkan awal nya dua bocah tersebut ber main di sungai sekitar bekas gali an excavator. Tak lama kemudian sekitar pukul 14.00 wita, Pirlo (4) ditemukan terapung di sungai

sekitar tempat ia bermain. Se dangkan Aten (6) yang juga ka kak kandung Pirlo nanti ditemu kan warga pada keesokan hari nya yakni Selasa (1/12) seki tar pukul 08.00 wita terapung di su ngai yang tidak jauh dari tempat ditemukan jasad adiknya. Sementar itu, berdasarkan keterangan Medi, ibu korban, ia tidak mengetahui kejadian yang menimpah kedua adaknya tersebut. Karena saat itu, ia sedang menjaga anaknya yang kecil atau adik korban. Saat itu, Medi menganggap kedua anaknya tersebut sedang tidur dengan ayahnya. Sampai berita ini diturunkan, kedua jasad korban belum dikebumi kan dan masih disemayamkan di rumah duka. Sementara itu, orang tua korban merasa bersa lah dan kehilangan atas mening galnya kedua anaknya tersebut. (Amank)

JASA BANGUNAN Dijual Tanah, seluas 427 M2, sudah ada pondasi. Almt:Jl. Jakarta Kel. Wurnialo, Komp.Perumahan Griya Seiban. Hub.(0435) 8717767, 085256488334. (0435) 827066 Dijual Tanah, seluas 427 M2, sudah ada pondasi. Almt:Jl. Jakarta Kel. Wurnialo, Komp.Perumahan Griya Seiban. Hub.(0435) 8717767, 085256488334. (0435) 827066

LOWONGAN KERJA

LOWONGAN KERJA

Dibutuhkan: (1) Recepcionist (wanita) (2) RoomBoy (pria) Syarat:Pendidikan Min SMU/ Sederajat Penampilan menarik. Alamat diantar Langsung ke: Crytal Green Hotel Jln. Gelatik No. 234 Tlp. 831546 / 8773939

Dibutuhkan: (1) Recepcionist (wanita) (2) RoomBoy (pria) Syarat:Pendidikan Min SMU/ Sederajat Penampilan menarik. Alamat diantar Langsung ke: Crytal Green Hotel Jln. Gelatik No. 234 Tlp. 831546 / 8773939

DIKONTRAKKAN Dikontrakkkan, Rumah makan, di Jl. Arif Rahman Hakim/ Tanggikiki. Hub. Tk. Kue larissa. 8734318/ 081356750108

DIKONTRAKKAN Dikontrakkkan, Rumah makan, di Jl. Arif Rahman Hakim/ Tanggikiki. Hub. Tk. Kue larissa. 8734318/ 081356750108

JASA BANGUNAN BONUS HANYA DIAN INI, trima cepat gbr: rumah, ruko, toko, kantor. Desain minimalis sbb: gbr bangunan+RAB+3D+RVISI+contoh gbr+konsultasi=500 RB. Ada diskon khusus s/d 50 %. Hub. 0438734851

Parfum Harga Spesial JUAL: Parfum Orginal, Paris Hilton, Kenzo, Bulgari, Hugo Boss, Tommy Hilligen dll. Hub Ibu Emi. Jl. Sulawesi no. 17, HP 08525681161 / 081340802026

KESEMPATAN TERBUKA DBS group arif yang memiliki jaringan downline yang terus berkembang, mencari lgi member baru (memiliki KTP/SIM, no. HP & No. rek) khusus di Gorontalo yang mau ikut patungan untuk membeli Hak Usaha duta business school (DBS). Tinggal pilih untuk 3 Hak. Usaha (500:600), lalu hub. kami lewat telepon atau SMS di 0852 4247 4780 (sdr. Arif)


HUKUM & KRIMINAL Kasus Penipuan Pupuk Oplosan Dilimpahkan LUWUK-Akhirnya berkas pemeriksaan 4 orang warga medan yakni Hendra Gunawan, Hanafing, Salidan, Mahyudin Lubis yang tersandung kasus penipuan pupuk oplosan terhadap warga Batui dinyatakan lengkap. Berkas keempat tersangka dilimpahkan tahap dua dari Polsek Batui ke kejaksaan Negeri Luwuk. Kasi Pidum Ruslan SH membenarkan telah menerima, berkas, tersangka, dan barang bukti, sehingga keempat tersangka masing-masing Hendra Gunawan, Hanafing, Salidan, Mahyudin lubis, langsung dihadapkan ke Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Luwuk. “Karena dianggap sudah lengkap maka dilakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti ke Kejari Luwuk dan selanjutnya tinggal menunggu pelimpahan ke Pengadilan untuk segera sidang,” terangRuslan. Kasus penipuan tersebut itu terungkap setelah ada laporan masyarakat Batui yang merasa telah ditipu. Dalam laporan itu di-temukan adanya barang bukti penipuan 8 jerigen pupuk yang kini diamankan di kejaksaan Negeri Luwuk untuk dijadikan barang bukti. Ruslan mengatakan ke empat tersangka penipuan tersebut melakukan aksinya sejak bulan agustus 2009. Aksi mereka dilakukan pertama di Kecamatan

Batui dan dilanjutkan ke Kecamatan Toili, modus penipuan yang mereka lakukan. Awalnya mereka mengaku dari CV Mitra Karya Putra Palu. Mengaku sebagai penyalur pupuk dan racun rumput. Berpakaian rapi berdasi dan memakai kartu nama yang lengkap layaknya seorang kantoran. Mereka menemui masyarakat yang ada di daerah tersebut dan langsung menawarkan pupuk merek gramaxone yang tak lain adalah terbuat dari air, yang dicampur dengan soda kue, dan di campurkan sedikit pupuk asli agar sama dengan bau pupuk yang sebenarnya. Dan dikemas dalam jeregen ukuran 35 liter dengan rapi dengan lebel gramaxone. Setelah menemui masyarakat mereka mengajak untuk bermitra dengan mereka dengan mempromosikan pupuk tersebut dengan cara memperlihatkan orderan dan ketika warga menyatakan setuju bermitra dengan mereka, disitu langsung dibuat pernyataan persetujuan warga untuk pembelian pupuk mereka. Dan langsung menyetor pembayaran pupuk tersebut. Dengan catatan pupuk yang mereka perlihatkan kepada warga itu yang menjadi jaminan sambil menunggu pupuk lainnya. Saat itu juga ke empat tersangka meninggalkan pesan kepada konsumen agar tidak

peristiwa itu terjadi mulanya dirinya tengah merayakan Hari Ulang tahun sahabatnya, di teluk lalong, setelah acara tersebut selesai dirinya bersama beberapa sahabatnya berniat untuk segera pulang kerumah masingmasing.Saat ia mulai mengendarai sepeda motornya, dompet yang berisikan HP pun langsung digantung di sepeda motor. Ia pun dengan santai terus mengendarai sepeda motor dari arah teluk lalong menuju rumahnya. Setelah dipertengahan jalan yakni di seputaran kompleks toko maju, ia melihat dompet tersebut tidak lagi berada di tempat gantungnya. Saat itu, rasa kesal, gelisah, cemas, sedih, sudah campur

RABU 2 DESEMBER 2009

http://luwukpost.info

Pupuk Oplosan

membuka penutup jeregen sebelum pupuk yang lainnya di antarkan. Wargapun percaya dengan tipu muslihat yang mereka lakukan. Akhirnya langsung menyerahkan sejumlah uang. Selain itu, mereka juga mengimingi warga tersebut. Kalau memang warga betul-betul ingin bermitra dengan mereka dan ingin mengembangkan bisnis tersebut mereka akan memberikan bantuan berupa seng dan kayu untuk pembuatan gudang pupuk.

Namun itu semua hanyalah sebuah tipu muslihat, sepulangnya mereka dari menjual pupuk tersebut salah satu warga merasa ragu dengan pupuk yang mereka jual. Ketika itu ia langsung membuka penutup botol pupuk itu dan menciumnya dan apa yang terjadi ternyata Gramaxone bukanlah pupuk asli melainkan pupuk oplosan. Merasa keberatan warga langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada Polsek Batui hingga kasus itu telah dilimpahkan ke kejaksaan. (ifa)

aduk, sampai-sampai dirinya tidak dapat menahan air matanya. Kendati begitu dirinya tetap optimis akan dapat mene-mukan kembali dompet itu. Tanpa berfikir panjang dirinya langsung melakukan pencarian di jalan yang baru saja di lewatinya didampingi 4 orang rekannya, Dirinya semakin gelisah setelah menelusuri sepanjang jalan yang ia lewati sebelumnya belum juga nampak dompet hitamnya itu. Ia pun hanya bisa pasrah. Namun rekan-rekannya terus saja mengsuport agar dirinya tidak pasrah begitu saja. Ketika penelusuran sepanjang jalan sudah dilakukan namun tak membuahkan hasil, untung saja

saat nomor handponenya dihubungi masih tetap aktif dan ternyata orang yang menemukan dompet tersebut adalah orang yang jujur. Ami nama sapaan warga Balantak ini langsung mengarahkan Astuti dan rekannya untuk segera menjemput dompet dan kedua handpone dan sejumlah uang yang tetap utuh tanpa kurang satu sen pun sampai di tangan Astuti. Suatu pelajaran yang patut dicontohi masyarakat. Ternyata di Kabupaten Banggai ini masih ada orang yang pribadinya jujur dan berbudi pekerti yang baik seperti ibu Ami. Astuti yang tadinya terlihat sedih kini gembira, berkat bantuan Ibu Ami. (ifa)

3

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Saksi Ahli Kuatkan Gus Oblong Visum dan Otopsi Kuat, Asa Meninggal karena Dibunuh

Kejujuran Ami Membawa Berkah LUWUK-Pusing tujuh keliling itulah yang dirasakan salah satu karyawan Luwuk Post Astuti (30) Senin, (30/ 11) kemarin. Betapa tiibu Ami dak kedua HP kesayangannya yakni Nokia dan Sony Ericsson yang ada di dalam dompet beserta sejumlah uang tanpa disadari tercecer pada saat dirinya tengah mengendarai sepeda motor. Astuti menceritakan sebelum

Luwuk Post

DENPASAR-Keberanian IB Adnyana Narbawa alias Gus Oblong menyebut Ir Nyoman Susrama MM sebagai otak pembunuhan Prabangsa, mendapat penguatan dari Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RS Sanglah dr IB Putu Alit DFM SpF. Itu terungkap pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Gus Oblong adalah satu-satunya terdakwa (dari sembilan terdakwa) berani mencokok teman-temannya. Keterangannya itu, paling tidak kemarin mendapat penegasan dari dokter forensik yang intinya membenarkan kepala Prabangsa yang wartawan Radar Bali (Jawa Pos Group) itu remuk dipukul benda tumpul. Dokter IB Putu Alit DFM SpF hadir di ruang utama Cakra untuk bersaksi di hadapan majelis hakim pimpinan Djumain. Terdakwanya Susrama yang tidak lain adik kandung Bupati Bangli I Nengah Arnawa. Susrama sendiri pada Pemilu Legislatif lalu lolos menjadi anggota DPRD Bangli, tapi diganti dengan orang lain karena terlibat kasus ini. Dokter Alit dalam kesaksiannya mengurai visum et repertum (VER) dan otopsi pada jasad korban pasca ditemukan mengambang di pelabuhan Padangbai 16 Februari 2009. Dari pemeriksaan ditemukan 11 luka pada tubuh korban. Delapan tanda luka sewaktu korban masih hidup dan tiga luka lain ditemukan setelah korban sudah meninggal. (selengkapnya lihat grafis, red). ”Kesimpulan dari hasil pemeriksaan VER dan otopsi, diduga korban meninggal akibat kekerasan benda tumpul,” terangnya. Keterangan saksi ahli ini setidaknya menguatkan keterangan Gus Oblong (terdakwa dalam berkas lain). Di mana Gus Oblong menyebut korban bernama lengkap Anak Agung Gde Bagus Narendra Prabangsa roboh di halaman belakang rumah Susrama di Banjar Petak, Desa Bebalang, Bangli pada 11 Februari 2009. Terang Gus Oblong, korban

roboh setelah dipukul Susrama dari arah depan dengan kayu balok. Bahkan sempat memeragakan di depan sidang atas permintaan penasihat hukum Susrama, Sugeng Teguh Santoso. Atas kesaksian Gus Oblong itu lah, kemarin saksi ahli menyatakan ada luka retak di bagian kepala samping kanan korban. ”Luka bisa saja berubah atau bergeser akibat faktor luar. Seperti adanya pembusukan dan bakteri. Namun berdasar otopsi, bukti adanya kekerasan benda tumpul itu justru terdapat pada kepala bagian samping kanan,” terang dr.Alit, rinci. Bukti bahwa kekerasan benda tumpul tersebut terjadi di kepala bagian samping kanan, bukan kepala samping bagian kiri, ini diperkuat saksi ahli dari penemuan tulang tengkorak korban yang retak. “Luka di bagian kepala kiri itu adalah luka yang merupakan jaringan lunak yang tidak bisa kita dipercayai begitu saja. Namun yang lebih memperjelas adalah luka retak pada tulang tengkorak yang diduga terjadi akibat pukulan benda tumpul dengan beban yang berat,” terang dr.Alit. Saksi ahli juga menerangkan sebelum diceburkan ke laut, ada dugaan korban masih bernafas. Ini diperkuat adanya pasir di bagian kerongkongan korban. Kendati korban dalam kondisi meregang nyawa, namun dengan saraf pada batang otak masih aktif dan adanya denyut jantung serta aliran darah pada tubuh korban, menurut saksi ahli, korban masih hidup saat berada di tengah laut. Penguat lain adanya tanda resapan darah pada dada. ”Menurut bahasa medisnya korban mengalami fase akonal (meregang nyawa). Hal itu bisa terlihat dari mulut dan hidung serta tanda nafas,” terangnya. Pengacara Susrama, Suryadarma dkk mempersoalkan adanya pasir putih di lambung korban. Sayangnya, alibi mencoba berkelit agar lolos dari dak-waan itu pun, akhirnya secara gamblang dipatahkan oleh keterangan saksi ahli. Terkait pasir putih dan hitam yang ditemukan di lambung korban, masih menurut saksi, diduga terjadi saat korban tenggelam di tengah laut. Dugaan itu diperkuat adanya dua spesifikasi jenis pasir. Kalau pasir di

pinggir pantai memiliki bentuk kasar, sementara di tengah laut halus. Atas keterangan saksi ahli yang terus mematahkan alibi terdakwa, ini kemudian dicoba dialihkan dengan pemeriksaan atau tes DNA (deoxyribonucleic acid). Sayangnya, jurus pamungkas pengacara terdakwa itu tak sampai membuat saksi ahli bingung. Bahkan dengan hanya menyatakan kondisi mayat Prabangsa sudah bengkak dan membusuk, menurut dr.Alit dengan tanpa harus melakukan tes DNA dan adanya tiga bukti kuat sebagai pendukung untuk identifikasi sekunder, sudah lebih dari cukup untuk memastikan bahwa mayat tersebut adalah mayat Prabangsa. Tiga bukti kuat itu selain property dokumen berupa kartu tanda penduduk (KTP) milik korban dan pakaian korban yang diakui kerabat korban. Tim dokter forensik juga menemukan ciri medis sebagai bukti kuat. Ciri medis yang kemudian memperkuat bahwa jasad tersebut Prabangsa yakni dengan ditemukannya tahi lalat pada buah zakar bagian depan milik korban yang juga diakui istri korban, Sagung Putu Prihantini saat berada di RS Sanglah ketika itu. Usai menghadirkan saksi ahli, jaksa penuntut umum (JPU) Abraham Cholis menghadirkan saksi Dewa Gede Mulya Antara alias Dewa Sumbawa untuk bersaksi di depan terdakwa Susrama. Keterangannya berubahubah dan berbelit-belit. Sumbawa yang juga sebagai terdakwa dalam kasus ini dalam keterangan sebelumnya berseberangan dengan keterangan majikannya. Bukti perbedaan keterangan antara saksi Sumbawa dan terdakwa Susrama ini bahwa saksi pada 11 Februari 2009 sempat pergi ke Bank Danamon di Gianyar. Namun saat terakhir sebelum sidang ditutup, Susrama yang dimintai tanggapannya justru memberikan jawaban berbeda. Menurut Susrama saat itu dirinya tidak pergi ke Bank Danamon melainkan ke Bank BCA. Berakhir sidang Susrama, menyusul sidang berikutnya dengan terdakwa I Nyoman Wiradnyana alias Rencana. Saksinya satu saja, yakni Komang Gede Wardana alias Mangde.(pra)


BABASAL

Luwuk Post

4

RABU 2 DESEMBER 2009

http://luwukpost.info

PNPM MANDIRI KP

Kelompok Nelayan Buka Rekening Bank BATUI—Kelompok nelayan di Desa Sinorang dan Desa Nonong Kecamatan Batui mulai membuka rekening bank terka it dengan pencairan dana Bantuan Lang sung Masyarakat PNPM Mandiri Ke lautan Perikanan. Re kening bank dibuka di BRI Cabang Lu wuk, Selasa (1/12). Meskipun sebagian besar kelompok ne layan sudah membu ka rekening, namun masih ada beberapa kelompok nelayan menemui kendala. Pasalnya, mereka belum memiliki Kartu Tanda Penduduk yang merupakan salah satu persyaratan ketika membuka rekening bank. “Padahal, persyaratan KTP sudah disosialisasikan sejak bulan September,” kata Pejabat Pembuat Komit men PNPM Mandiri KP, Sri Wahyuni Moidady, MSi. Selain KTP, persyaratan yang harus dipenuhi kelompok nelayan adalah SK Kuasa Pengguna Anggaran tentang penetapan penerima BLM. “Yang bertandatangan pada rekening bank adalah Ketua, Sekretaris dan Bendahara Kelompok,” sebut Wahyuni.Nelayan sasaran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Kelautan Perikanan, terdiri atas 13 kelompok sebanyak 103 nelayan, masing–masing 6 kelompok di Desa Nonong dan 7 kelompok di Desa Sinorang. Anggaran BLM nantinya akan dicairkan kepada rekening kelompok setelah Surat Perintah Untuk Membayar (SPUM) diajukan. Hanya saja, menurut Wahyuni penarikan anggaran dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar 40 persen _untuk belanja serta pemesanan barang_ dan tahap kedua sebesar 60 persen. “Tahap kedua dapat dicairkan apabila kelompok nelayan sudah memasukkan laporan pertanggungjawaban pembelanjaan dan sudah dilakukan pemeriksaan,” katanya. Wahyuni me nyebutkan, total dana BLM yang akan disalurkan mencapai Rp 488.320 juta. Anggaran sebesar itu disalurkan kepada nelayan sesuai dengan proposal yang mereka ajukan, yang paling kecil nilainya Rp 10.878 juta (untuk pengadaan alat tangkap) dan yang paling besar nilainya Rp 58.416 juta yaitu untuk pengadaan kapal 3 GT besarta alat tangkapnya. (ris)

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

IPM Toili Gelar Reuni Akbar TOILI-Sekitar 100 orang lebih alumni Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) memadati halaman MTS Unit 12 guna menghadiri reuni akbar. Panitia menyediakan dua tenda cukup mewah untuk hal trsebut. Turut hadir dalam acara ini PC Muhammadiyah, PC Pemuda Muhammadiyah, PC Nasiatul Aisyah, PD IPM Luwuk dan beberapa tokoh masyarakat. Acara ini sebagaimana dikatakan ketua IPM Kecamatan Toili Sunarto Iskandar adalah untuk mempererat silaturahim dan untuk mendapat masukan dari senior demi kemajuan IPM ke depan. Sementara Pimpinan Cabang

Muhammadiyah Aep Saefudin S.Pd dalam sambutannya menekankan pentingnya melaksanakan sunah-sunah Rasulullah dalam kehidupan nyata. ‘’Inti dari ajaran Muhammadiyah adalah kita mampu mengaplikasikan nilai-nilai agama sesuai yang di contohkan rosulullah dalam kehidupan nyata.Jangan sampai para remaja kita terjerumus dalam hal-hal yang negatif seperti pergaulan bebas,minuman keras,dan lainlain.’’Ujarnya. Hal senada dikatakan oleh Pimpinan Cabang Nasiatul Aisyah, Indra Komariah. Dia

mengatakan bahwa untuk meencapai hal tersebut perlu di adakan pengajian rutin kalau bisa sepekan sekali.Dan jangan sampai,terhalangi karena konsumsi. Kemudian acara di lanjutkan dengan mendengarkan pengalaman-pengalaman dari pemuda puhammadiyah yang telah sukses antara lain dari Ruslan Abdul Ghani, Wibowo,Amir Syarifudin,Abdul Qodir,Abdul Kardiyana dan Rohman Iskandar. Masing-masing mereka di beri waktu lima menit untuk menyampaikan pengalamannya sekaligus saran dan kritik.(pmj)

Kondisi Pompes Nurul Ikhsan Memprihatinkan LUWUK – Ratusan siswa TK hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs) di pondok pesantren Nurul Ikhsan, Arga Kencana, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai belajar dibawa bangunan yang sangat mempri hatin kan. Selain atapnya telah bocor, din ding yang terbuat dari papan telah berlubang-lubang. Pompes yang dibangun pada areal sekitar 7000 M2 itu, berjarak sekitar tujuh kilometer dari ibukota keca matan Toili dan sekitar 120 Km dari Luwuk, ibukota Kabupaten Banggai, memerlukan uluran tangan dermawan atau donatur yang peduli terhadap peningkatan kualitas/mutu siswanya. Yang menyedihkan adalah mobiler yang digunakan di Ponpes itu adalah bekas mobiler sekolah Alkhaerat Toili yang sudah dibuang. “Sebetulnya, bangunan sekolah dan mobiler yang ada, tidak layak pakai. tetapi tuntutan masyarakat agar anak-anaknya tetap sekolah, sehingga kami tetap berta han dibangun rusak itu,” urai pimpi nan Ponpes Yayasan Nurul Ikhsan

Ustadz Amin Bachmid kepada Luwuk post, kemarin. Menurutnya, yayasan Nurul Ikh san yang berdiri sejak tahun 1987 ku rang mendapat sentuhan dan angga ran pemerintah. Pembangunan dan kelangsungan hidup ponpes itu hanya berbekal bantuan orang tua dan masyarakat yang peduli terha dap pendidikan anak-anaknya. Bahkan, sekitar 40 orang santri yang tinggal di pompes itu harus makan kangkung dan makanan seke darnya yang tidak sesuai kesehatan empat sehat lima sempurna. Tetapi mereka tetap bertahan, untuk menda patkan pengetahuan dari tenaga pe ngajar yang mengabdi secara suka rela di ponpes itu. “Saya sangat sedih melihat kondisi bangunan ponpes yang sangat mem prihatinkan dan melihat santri yang sabar menjalani kehidupan secara sangat sederhana. Tetapi mereka te tap bertahan di bangun tua yang atap nya telah bocor pada musim hujan,” katanya.

Yayasan Nurul Ikhsan telah menga jukan proposal ke Bupati Banggai, un tuk mendapatkan bantuan pemba ngunan ruangan minimal tiga lokal. Diharapkan melalui proposal itu, Yayasan Nurul Ikhsan mendapatkan alokasi dana melalui program P2DTK kabupaten Banggai untuk pemba ngunan 3 lokal itu. Namun, permohonan bantuan itu hingga saat ini, belum ada realisasi nya. Informasi terakhir ini, Yayasan Nurul Ikhsan hanya mendapatkan anggaran rehabilitas bangunan seko lah. Sedangkan bangunan yang ada, tidak pantas untuk direhabilitasi saja, melainkan dibutuhkan pembangunan baru. Kini Ponpes Nurul Ikhsan mem punyai siswa sebanyak 207 orang yang terdiri dari siswa Raudhatul Aff al (RA) 34 siswa, MTs kelas 1 dan 2 sebanyak 60 siswa, Diniyah Ula 53 siswa, Diniyah Wustha 60 siswa. Dari ratusan siswa tersebut, sebanyak 40 siswa mondok di pesantren yang kon disinya tidak layak huni.(ifa)

Banggai Dapat Rp6,1 Miliar Besok Bupati dan BNPB Teken MoU Dana Pasca Bencana LUWUK-Pemerintahan Bupati Ma’mun Amir tidak henti-henti nya mencari celah untuk menda patkan anggaran lebih untuk pem bangunan infrastruktur di daerah ini. Melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bang gai, Pemda Kabupaten Banggai kembali mendapatkan anggaran sekitar Rp 6,1 miliar. Anggaran se besar itu merupakan anggaran pascabencana alam tahap 2 yang akan dikucurkan sebelum akhir tahun 2009 ini. Jika tidak ada aral. Bupati Banggai, Drs. Ma’mun Amir akan bertolak ke Jakarta, Rabu (2/12) untuk menandata ngani Mou dengan Badan Nasio nal Penanggulangan Bencana. (BNPB). “ Insya Allah tanggal 3 (desember) saya tandatangani MoUnya,” kata Bupati Ma’mun Amir, kemarin. Ma’mun mengatakan diri nya akan berangkat ke Jakar ta hari ini, untuk menyele saikan semua urusan ya ng terkait dengan angga ran tersebut.“Saya sebe narnya belum ingin keluar daerah, namun ini juga penting harus diselesai kan,” tuturnya kemarin. Kepala Dinas Bina Mar ga dan Pengairan Kabu paten Banggai, Ir. Andi Jalaludin, MM, kepada

Luwuk Post, mengatakan, angga ran pascabencana alam tersebut akan digunakan untuk memba ngun infrastruktur jalan dan pengairan. “Insya Allah kami akan kon sentrasikan ke Sinorang Pantai, untuk membangun tanggul dan bronjong,” katanya. Andi menga takan, dirinya akan bertolak ke Jakarta untuk mengasistensi bantuan anggaran pascaben cana alam tersebut. Dan jika tidak ada aral. Rabu (2/12), hari ini. Bupati Banggai, Drs. Ma’mun Amir, akan menandatangani nota kesepaha man dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BN PB) untuk proses pencairan anggaran. “Insya Allah sebelum akhir tahun anggarannya akan dicairkan ke rekening pemerintah daerah. Pelaksanaan kegiatan yang akan dibiayai dengan angga ran itu nanti dimulai pada tahun 2010,” katanya. (ris)

Ma’mun Amir


LUWUK-Bakal hengkangnya Donggi Senoro Liquefied Natural Gas (DSLNG) dari Kabupaten Banggai, menyusul tak rampungnya proses pembebasan lahan warga yang menyisahkan sekitar 2 persen lagi, tak hanya melahirkan keprihatinan Forum Kota (FORKOT). LSM LiunMachtar Sangkota tinuvu juga demikian. Berbeda dengan FORKOT, yang lebih fokus pada perlunya langkah kongkrit yang dilakukan DPRD Banggai. Bagi LSM Liuntinuvu tawaran yang diberikan lebih tegas. LSM ini meminta agar Pemkab Banggai melakukan upaya hukum terhadap

BACA : PEMKAB.... Hal 6

Keluarga Ismail Muid Serahkan pada Pemkab LUWUK-Keluarga almarhum Ismail Muid ternyata tidak ngotot atas usulan yang disampaikan Tim VII untuk penggunaan nama jalan H. Ismail Muid. Marga besar ini menyerahkan sepenuhnya kepada Pemkab Banggai, apakah disetujui penamaan jalan itu atau sebaliknya. Pudin Muid “Kami tidak ambisius agar salah satu kawasan jalan di BTN Kilolima dilabeli nama H. Ismail Muid. Kami sepenuhnya menyerahkan pada pemerintah, apakah diamini atau tidak,” ujar Syaifudin Muid kepada Luwuk Post, Selasa (1/12) kemarin. Keluarga Muid kata pria yang akrab disapa Pudin ini pada dasarnya

BACA : KELUARGA.... Hal 6

Club Culture dan Fastron masih Perkasa LUWUK-Kejuaraan Bola Voli MegaRendy Cup II yang dihelat di lapangan Pengcab Perbasi Luwuk, berakhir sudah. Dua club dinyatakan sebagai jawara pada pertandingan yang cukup menyedot perhatian warga Kota Luwuk tersebut. Club-club itu adalah Culture dan Fastron. Di partai final putri, Culture yang merupakan juara bertahan MegaRendy Cup I tahun lalu, sulit diimbangi lawannya yakni Club Mama-Mama Cantik (M2C). Yanto Culture menang telak 3-0 atas M2C. Sebelum lolos pada partai final, Club Culture menumbangkan Club Mothers, yang dinahkodai Hanira Lasantu.

BACA : CLUB.... Hal 6

Ma’mun Diminta Waspada Terhadap Pembisik yang Bikin Pamornya Jatuh

Kejuaraan Motor Prix Tertunda LUWUK-Kejuaraan Motor Prix Open Tournament 2009 yang rencananya dihelat pada Jumat (4/12) lusa, terpaksa ditunda pelaksanaannya. Perubahan jadwal itu dipicu bukan lantaran tidak siapnya panitia dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Mundurnya hajatan itu disebabkan guna menyesuaikan dengan jadwal kedatangan Menteri yang akan membuka kegiatan Jambore Pemuda di desa Koyoan sekaligus Motor Prix. Sekretaris Panitia Kejuaraan Motor Prix Open Turnamen 2009, Troy Setiawan kepada Luwuk Post di Sekretariat, Selasa (1/12) kemarin mengatakan, kesiapan panitia pada dasarnya sudah hampir 100 persen. Tertundanya pelaksanaan kejuaraan kali ini karena panitia ingin menyesuaikan kehadiran Menteri yang bakal bertandang di daerah ini untuk membuka kegiatan Jambore Pemuda, sekaligus Motor Prix. Direncanakan Motor Prix yang dipusatkan di Sirkuit Tugu Adipura Karaton Luwuk ini akan dilaksanakan tanggal 11 s/d 13 Desember mendatang.

(FOTO: SOFYAN LABOLO / LUWUK POST)

TERTUNDA : Kejuaraan Motor Prix tertunda pelaksanaannya. Awalnya dijadwalkan pada Jumat s/d Minggu (4 s/d 6/11). Panpel akhirnya menyepakati agenda itu dihelat Jumat s/d Minggu (11 s/d 13/11) mendatang. Tampak Panpel disibukan dengan aktivitas persiapan kejuaraan balap motor yang dipusatkan di Sirkuit Tugu Adipura Karaton Luwuk.

Troy mengaku belum mengetahui persis Menteri Negara siapa yang akan membuka kegiatan tersebut. “Awalnya Menteri Pemuda dan Olahraga. Namun belakangan kami dapat informasi

berubah, yakni Menteri Transmigrasi,” kata Troy. Disinggung soal kesiapan panitia,

BACA : KEJUARAAN.... Hal 6

Pembalap Nasional Wanita bakal Berlaga Listrik Padam, Rapat MKKS Jalan Terus LUWUK-Pemadaman listrik tidak beraturan yang sering diberlakukan PT PLN Cabang Luwuk pada Pukul 11.30 Selasa (1/12) kemarin cukup mengganggu Rapat MKKS para kepala sekolah se-Kabupaten Banggai. Pasalnya dalam penjelasan Kepala Bidang PMPTK Drs. Nawik Ibrahim ME mengenai program bermutu bagi kepala sekolah dengan menggunakan pengeras suara tiba-tiba saja tidak terdengar lagi. “Ado mati lampu,” keluh salah seorang peserta rapat. Akibat padamnya listrik tersebut, penjelasan Kabid PMPTK

BACA : LISTRIK.... Hal 6

William jangan Jadi Corong Kades

LUWUK-Direncanakan kejuaraan Motor Prix Open Tournament 2009 yang dipusatkan di Sirkuit Tugu Adipura Karaton Luwuk bakal menghadirkan tiga pembalap wanita. Mereka adalah Inuk Blazer, Pieka dan Arini. “Saat ini kami masih melakukan lobi-lobi untuk mendatangkan ketiga pembalap nasional wanita Aipi tersebut. Yah kami harap lobi itu berhasil,” kata Sekretaris Panitia Motor Prix, Troy Setiawan alias Aipi kepada Luwuk Post di

BACA : PEMBALAP.... Hal 6

BACA : WILLIAM..Hal 6

Dianggap Langkahi UU 44 Tahun 2009

BACA : DIANGGAP.... Hal 6

BACA : MA’MUN..Hal 6

LUWUK-Aktivis muda Irfan Bungaadjim meminta kepada William Monggesang untuk tidak menjadi corong bagi oknum Kades yang terindikasi berfoya-foya dengan Alokasi Dana Desa (ADD). Sebab jika William menjadi pembela terhadap oknum Kades yang tak bertanggung jawab itu, jangan heran kalau ada asumsi miring Irfan Bungaadjim yang harus dialamatkan pada William. “Saya minta kepada William untuk tidak menjadi corong bagi oknum Kades yang bermasalah tersebut,” tegas Irfan Bungaadjim kepada Luwuk Post, Selasa (1/12) kemarin. Sekretaris DPD AMPI Kabupaten Banggai ini kembali berujar, mestinya Ketua BPD

BRSUD Jadi Sansak Kritikan LUWUK-Jarang sekali terdengar pujian yang dilontarkan pada Badan Rumah Sakit Umum Daerah (BRSUD) Luwuk. Yang sering terdengar hanyalah kritikan atas kinerja institusi tersebut. Kali ini giliran Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Kabupaten Banggai yang menyorot peran BRSUD Luwuk. Bagi wadah ini, BRSUD Luwuk telah melangkahi UU Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Apa alasan sehingga harus mengklaim seperti itu? Ketua AMK Kabupaten Banggai, Moh. Rudianto kepada Luwuk Post, Selasa (1/12) kemarin mengatakan, selama ini pelayanan BRSUD Luwuk terhadap pasien rawat inap tidak sesuai dengan apa yang diamanatkan dalam UU Nomor 44 tahun 2009, dalam hal ini pasal 32 yang mengatur hak pasien. Ini terlihat kata dia, dari kondisi faktual yang terjadi serta sejumlah keluhan masyarakat terhadap pelayanan SKPD itu yang sangat memprihatinkan. Beragam indikator yang menguatkan hal itu. Sebut Rudiyanto

LUWUK-Tidak sedikit kebijakan Bupati Ma’mun Amir yang dianggap tidak populis. Mulai dari proyek-proyek monumental seperti Luwuk Shoping Mall, jalan lingkar Soho-Tontouan serta rehab sarana Bandar Udara hingga penamaan fasilitas umum yang kini melahirkan polemik. Kebijakan yang dianggap kontradiktif ini lahir bagi aktivis Mat Laode, tak se-mestinya kesalahan Ma’mun Amir full harus ditumpahkan pada Ma’mun Amir. Kondisi ini terjadi lantaran banyak pembisik di sekeliling Ma’mun yang mengarahkan pikirannya. Akibatnya banyak kebijakan yang diambil tak bersusuaian dengan keinginan publik. “Ma’mun mestinya sadar diri dengan kondisi

(FOTO: SOFYAN LABOLO / LUWUK POST)

PELAYANAN DIKELUHKAN : BRSUD Luwuk sepertinya tak henti-hentinya menjadi sasaran kritikan. Penyebabnya, karena institusi ini tak dapat memberikan pelayanan yang maksimal. Tampak Kunker yang dilakukan Komisi A terhadap BRSUD Luwuk, beberapa waktu lalu.

Ketua HMI Dituding Lakukan Pembohongan LUWUK-Klarifikasi Ketua HMI Cabang Luwuk, Frangki Botutihe tentang pemajangan logo HMI di arena Jambore Pemuda, ternyata belum mengakhiri polemik pada institusi tersebut. Bahkan bisa jadi, pernyataan itu justru menambah keruncingan perbedaan persepsi di internal HMI Cabang Luwuk. Buktinya, Harissusanto sehari setelah pernyataan Frangki, Sekretaris HMI Cabang Luwuk, Harissusanto langsung angkat bicara. “Tidak pernah ada rapat harian di Masjid An-Nur Luwuk yang membicarakan soal kegiatan jambore pemuda. Yang ada hanyalah rapat membahas pembenahan sekretariat cabang dan rencana Basic Training (Bastra) atau latihan kader 1

BACA : KETUA..Hal 6

CMYK

Pemkab Perlu Lakukan Upaya Hukum

Halaman 5

CMYK

RABU, 2 DESEMBER 2009


Luwuk Post

6

RABU 2 DESEMBER 2009

sambungan

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

METRO LUWUK

Laporan Pemda Cukup Baik

Peran Dishut tak Maksimal

LUWUK-Laporan keuangan Pemda Banggai yang menjadi pemeriksan badan pemeriks keuangan (BPK) sudah cukup bagus. Sebab, Pemda Banggai disebutkan wajar dengan pengecualian. Kalau hasil penilaian yang wajar tanpa pengecualian itu hanya ada 7 provinsi di Indonesia. Menurut Kepala DPPKAD Kabupaten Banggai, Sulastri Urusi, wajar tanpa pengecualian adalah hasil pemeriksaan yang diharapan akan dicapai. Namun untuk se Indonesia saja, hasil pemeriksaan WTP itu baru berhasil dilakukan di 7 provinsi. “Kita berusaha untuk bisa menjadi wajar tanpa pengecualian, dan kita sedang berusaha kesana,” tuturnya kemarin. Kata dia, yang menjadi catatan BPK atas pemeriksaan laporan Pemda Banggai tahun 2008 adalah soal aset yang saat ini masih terus dirampungkan. “Masalah aset ini adalah masalah nasi-onal, hampir semua daerah mengalami masalah dalam pengaturannya,” tutur Sulastri. (far)

Aroma Ilegal Loging di Balantak tak Tercium

Bentrok Fisik Aleg Disesalkan LUWUK-Kontak fisik yang terjadi di tengah paripurna DPRD Banggai oleh sejumlah aleg ketika membahas pembentukan Badan Legislatif dan Badan Anggaran, Senin (30/11) lalu, terus saja menuai komentar. Insiden itu bukan melahirkan simpatik. Akan tetapi disesalkan. Aktivis Mat Laode misalnya. Dia sangat menyesalkan hal tersebut terjadi. “Mestinya kontak fisik di tengah paripurna DPRD Banggai itu, tidak terjadi. Terus terang saya sangat menyesalkan hal itu,” kata Mat Mat Laode Laode kepada Luwuk Post, Selasa (1/12) kemarin. Memang aku dia, insiden itu tercipta lantaran masing-masing aleg yang bertikai sama-sama ngotot untuk menggolkan program mereka yang dianggap relevan dan bermanfaat bagi masyarakat. Hanya saja cara yang dilakoni keliru. “Saya kira dalam mengakomodir kepentingan publik ada cara santun yang diperlihatkan para wakil rakyat kita. Bukan harus ada kontak fisik. Itu jelas perbuatan yang tidak dibenarkan,” ujar Mat. Dapat dimaklumi kata Mat lagi, ketika insiden kontak fisik itu harus terjadi. Sebab para aleg kita saat ini dominan berasal dari kalangan muda. “Saya kira itu wajar, karena memang mereka masih berdarah panas,” ujarnya. Namun bukan berarti cara-cara itu bisa ditolerir. Sebab mereka adalah aleg, yang tidak hanya sebatas sebagai wakil rakyat saja, akan tetapi menjadi panutan masyarakat, baik sikap maupun tingkah laku. (yan)

PEMBALAP Sambungan dari Hal 5

Sekretariat Radio Sich, Selasa (1/12) kemarin. Aipi mengatakan, ini merupakan salah satu upaya panitia agar kejuaraan Motor Prix akan lebih seru jika di tengah arena hadir pembalap wanita. Memang kata dia, panitia belum dapat memastikan apakah planing mendatangkan pembalap nasional wanita ini akan mulus. Akan tetapi mereka tetap optimis lobi-lobi itu bisa berjalan maksimal. “Kebetulan saja Ketua KNPI Safari Yunus tengah mengikuti Rakernas IMI di Jakarta. Selain

LISTRIK Sambungan dari Hal 5

tidak dapat didengar secara jelas. Terlenih lagi para peserta yang berada di kursi paling belakang. Meskipun begitu Kabid PMPTK tetap melanjutkan penjelasannya tanpa menggunakan alat pengeras suara. Sayang penjelasan penting tersebut tidak dapat diserap secara keseluruhan oleh para peserta MKKS ditempat itu. Padamnya aliran listrik di

MA’MUN Sambungan dari Hal 5

sekarang ini. Sebab yang membuat pamor-nya jatuh adalah orang-orang yang menjadi pembisik disekelilingnya. Sehingga dalam merumuskan kebijakan terkadang ditentang publik,” kata Mat Laode kepada Luwuk Post, Selasa (1/12) kemarin. Sebagai incumbent kata Mat Laode, Ma’mun cukup berpeluang untuk kembali memimpin Kabupaten Banggai satu periode mendatang. “Bagi saya siapapun calon orang nomor duanya pada Pilkada 2011 mendatang, Ma’mun masih punya kans besar,” nilai Mat Laode. Akan tetapi tekan Mat Laode lagi, harapan memuluskan

(FOTO: DOK. LUWUK POST)

ILEGAL LOGING: Kasus pembabatan hutan di Kabupaten Banggai, mestinya harus disikapi tegas instansi terkait. Jika tidak, banyak dampak buruk yang ditimbulkan akibat ilegal logil tersebut. Tampak kasus ilegal loging yang berhasil diungkap aparat kepolisian.

Satpol PP Bongkar Toko Rudi Jaya LUWUK-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) membongkar toko rudi jaya, yang ada di komplek Polres Luwuk. Pasalnya, toko tersebut tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) dan sudah melakukan pembangunan di beberapa lantai.

Kepala Stuan Polisi Pamong Praja, Ernaini Mustatim, mengatakan, pihaknya memberikan waktu selama satu minggu utuk melakukan pembongkaran sendiri. Bila tidak, maka pemda yang akan melakukan pembongkaran. Ernaeni didampingi instansi teknis lainnya

pada pekan lalu telah menemui pemilik toko rudi jaya tersebut, dan melakukan pembongkaran sebagian dari lantai toko. Dijelaskan, hal itu adalah contoh, dan bila tidak dilakukan pembongkaran maka akan dilakukan pembongkaran secara paksa.(far)

Rapat MKKS Bahas Program Bermutu LUWUK-Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) digelar di SMPN 3 Luwuk Selasa (1/12) kemarin. Rapat tersebut merupakan rangkaian rutin dari evaluasi para Kepala Sekolah (Kepsek) ditingkat SMP se Kabupaten Banggai. Selain Kepsek hadir pula Dinas Dikpora Kabupaten Banggai yang diwakili Kepala Bidang PMPTK Drs. Nawik Ibrahim, ME. Menurut Kepsek SMPN 3 Luwuk Anwar, S.Pd, bahwasanya untuk suksesnya progam mutu pendidikan di sekolah tidak terlepas dari kerja sama para Kepsek. Para guru juga harus memiliki inovasi, edukasi dan kreatif. Bahkan untuk kemajuan mutu pendidikan disetiap sekolah minimal dapat membuat artikel tentang apa dan bagaimana proses

itu juga big bos dealer Yamaha Istana Motor Pong-Pong juga berada di Jakarta. Kami harap lewat lobi mereka, pembalap nasional wanita itu bisa didatangkan untuk meramaikan kejuraan Motor Prox ini,” ujar dia. Lantas bagaimana dengan kesiapan peserta lainnya? Aipi kembali berujar, di luar pembalap lokal yang berjumlah sekitar 20 pembalap sudah ada beberapa menyatakan positif untuk berlaga. Mereka kata Aipi berasal dari Palopo dan Papua. Untuk pembalap yang ada di Sulteng juga demikian, mulai dari seeded hingga pemula menyatakan kesiapannya. (yan) sekolah itu tidak mengalihkan perhatian para peserta. Hal ini dibuktikan dengan seriusnya para peserta rapat untuk menyimak penjelasan nara sumber meskipun tidak jelas. Sementara itu diluar ruang rapat, para guru SMPN 3 Luwuk sedang mempersiapkan penggunaan mesin listrik cadangan berupa genset, agar dapat menyuplai listrik ke ruangan. Selain tidak jelasnya penjelasan yang diberikan, ruang rapat tersebut menjadi panas, yang disebabkan tidak berfungsinya pendingin ruangan. (ynt) Ma’mun pada perhelatan demokrasi nantinya kemungkinan besar mentok. Kondisi itu terjadi apabila para pembisiknya tidak mampu disterilkan, mulai dari samping kiri hingga bagian kanannya. Sebab bagi Mat kelompok yang kerap disebut Asal Bapak Senang (ABS) ini yang justru menjatuhkan pamor Ma’mun di hadapan masyarakat Kabupaten Banggai. “Kalau Ma’mun ingin berhasil memimpin daerah ini, baiknya pembisik disekelilingnya segera disterilkan. Ma’mun mestinya harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Bukan justru lebih percaya pada ABS, yang hanya mengejar kepentingan pribadi. Namun ketika itu tercapai, Ma’mun lalu ditinggalkan,” tegas dia. (yan)

pengajaran yang dilakukan seorang guru di kelas. “Ini dilakukan dalam rangka memajukan sistim pengajaran yang ada di sekolah,” papar Anwar. Kabid PMPTK Drs. Nawik Ibrahim ME dalam pemaparannya mengatakan, saat ini terjadi penurunan anggaran untuk pendidikan. Untuk anggaran daerah saja tidak terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Meski begitu dia berharap adanya penurunan dana tersebut tidak mempengaruhi peningkatan kualitas guru serta kelulusan. Lanjut Nawik, menyangkut program bermutu dilingkup sekolah se Indonesia hanya diperuntukan 75 Kabupaten/Kota, termasuk daerah ini. Program ini adalah perwujudan

WILLIAM Sambungan dari Hal 5

Kamumu ini harus mendukung transparansi, bukan malah menjadi corong Kades. “Kalau seandainya ada desa yang merealisasikan ADD sesuai item dalam proposal, saya kira patut disyukuri. Tapi khan kasian kepada Kades yang merealisasikan, sementara ada oknum Kades justru yang berfoya-foya dengan ADD,” ujar Irfan. Memang mantan caleg Partai Golkar ini belum mau membeber nama-nama oknum Kades yang hanya memanfaatkan ADD untuk kepentingan pribadi. “Saya kira keliru apa yang dikatakan William, bahwa statemen

KELUARGA Sambungan dari Hal 5

mengucapkan terima kasih atas usulan Tim VII tersebut. “Saya kira itu apresiasi yang diberikan Tim VII kepada almarhum, yang di mata mereka sebagai tokoh yang patut diberi penghargaan. Dan hal tersebut bagi kami patut diberi ucapan terima kasih,” kata Pudin. Pada kesempatan itu, orang kedua pada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten

KETUA Sambungan dari Hal 5

(LK-1) HMI,” kata Haris kepada Luwuk Post via ponsel, Selasa (1/12) kemarin. Kalaupun ada rencana rapat kata Haris dia orang pertama yang mengagendakannya, melalui undangan rapat. Sebab itu merupakan tupoksinya sebagai sekretaris. Haris juga membantah pernyataan Frangki lainnya. Dikatakannya lagi, hasil rapat yang diberitahu oleh Ketum padanya hanya soal rencana pemindahan sekretariat dan rencana Bastra. Akan tetapi tidak tentang jambore pemuda. “Ini jelas namanya pembohongan sekaligus bukti adanya

untuk pencapaian profesionalisme guru. Selain itu, kemajuan sekolah tidak terlepas dengan adanya forum seperti ini. Nawik berharap, kepada para Kepsek agar mensiasati dan mengoptimalkan program yang ada. Dia juga memberikan informasi bahwasanya program bermutu ini disertakan pula dengan pemberian bantuan kepada beberapa sekolah yang sumber dananya berasal dari Bank Dunia. Sementara itu di tempat yang sama Kepala SMPN 1 Nuhon Abd. Rohim kepada koran ini mengatakan, kegiatan seperti ini dilakukan rutin dua minggu sekali dan biasanya juga jika ada persoalan, rapat seperti ini akan kembali dilakukan. (ynt)

saya sebelumnya telah menuduh seluruh Kades seperti itu. Untuk menyebut siapa oknum Kades yang bermain ADD, pasti ada saatnya,” kata Irfan menggantung. Mestinya sambung dia, adanya indikasi penyimpangan ADD pihak-pihak terkait langsung bersikap, seperti DPRD Banggai, Inspektorat malah jika perlu Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwuk. Sebab nilai Irfan pengelolaan ADD secara serampangan itu bisa jadi ada konspirasi busuk yang dibangun antara oknum Kades dengan BPD, dalam persoalan realisasi item yang ada di dalam proposal. Kerancuan lain lanjut dia, pembuatan proposal ADD bukan dibuat di desa, akan

tetapi oknum kecamatan yang membuatnya. “Ini ada apa sebenarnya kalau bukan permainan untuk mencari keuntungan,” tegas dia. Kalau saja ada pihak-pihak berkompoten seperti DPRD Banggai untuk melakukan evaluasi terhadap realisasi ADD, Irfan mengaku sangat memberi respons. Malah dia menyarankan kalau saja action itu dilakukan, Kecamatan Balantak layak menjadi wilayah yang pertama di evaluasi. “Saya setuju Kecamatan Balantak yang di evaluasi pertama. Tapi ingat jangan hanya di ibukota kecamatan saja. Akan tetapi monitoring itu dilakukan pula hingga ke pelosok desa,” saran Irfan. (yan)

Banggai ini menyentil apa yang sebelumnya dikomentari Zulkifli Matorang, yang mengaku tak respons atas usulan Tim VII tersebut. Menurut Pudin, kepada pihak-pihak yang tidak mengetahui jelas substansi perjuangan Ismail Muid, sebaiknya tidak usaha bicara. Apalagi harus menyentuh privasi almarhum. Sebab ingat kata Pudin, marga Muid saat ini lagi berduka, jangan sampai state-men yang tidak mengenakan itu membuat keluarga Muid marah.

“Saya sebagai wakil keluarga Muid meminta untuk jangan membuat pernyataan yang mengarah pada unsur pencemaran nama baik,” tegas Pudin Muid. Harus diakui tekan dia lagi, dalam sejarah di Kabupaten Banggai tidak ada tokoh yang mempunyai kemampuan seperti Ismail Muid dan tidak ada tokoh yang meninggal ditangisi hampir seluruh masyarakat Kabupaten Banggai. “Saya kira itu menandakan dia tokoh yang paling dicinta,” tegas Pudin Muid. (yan)

ketidak mampuan dalam memaneg organisasi, sehingga terkesan rapuh dalam tataran berkoordinasi,” tegas Haris dalam SMS nya. Soal pernyataan Frangki mestinya kritikan nanti disampaikan pada Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) juga tak luput dari tampikan Haris. Menurutnya, ini bukan soal nanti di LPJ, baru dikemukakan. Karena ini merupakan tanggung jawab besar yang harus diemban seorang pimpinan. “Apa yang menjadi alasan Frangki bagi saya pemikiran yang terlalu kerdil,” tegas wartawan PANTAU ini. Dia kembali menjelaskan, seorang pemimpin minimal memiliki tiga bentuk tanggung jawab, yakni prosedural, subs-

tansial dan moralitas. Karenanya sambung dia, ini bukan soal tanggung jawab prosedural atau nanti di LPJ, akan tetapi mana tanggung jawab substansialnya serta moralitas sebgai pemimpin dalam sebuah komunitas. Apalagi ini organ yang bernafaskan Islam. Diakhir keterangannya, Haris menyarankan agar Ketua HMI Cabang Luwuk untuk lebih membangun semangat prosedural, substansial dan morilitas. Itu dilakukan agar misi HMI bisa teraktualisasi dengan benar, sebagai wujud nyata insan pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridho Allah SWT. (yan)

LUWUK-Aksi ilegal loging di desa Teku Kecamatan Balantak, akhir-akhir ini terus saja marak. Betapa tidak, warga di desa tersebut kabarnya sebagian besar telah memiliki chainsaw (sensor, red). Dengan begitu, mereka cukup leluasa melakukan penebangan liar di kawasan hutan tersebut. Ironisnya, meningkatnya intensitas ilegal loging di kawasan Kepala Burung tersebut, instansi terkait tidak mengetahuinya. Malah secara tegas membantah kalau di desa dimaksud tak ada ilegal loging. Warga Desa Teku kepada Luwuk Post, Selasa (1/12) kemarin mengaku, di desanya saat ini aksi penebangan liar tidak dapat dielakan lagi. “So marak ilegal loging di desa kami,” keluh dia. Sumber yang enggan menyebutkan jati dirinya ini kembali berujar, satu hal yang menjadi pemicu sehingga pembabatan hutan harus terjadi, yakni hampir setiap rumah warga memiliki chainsaw. “Ini menjadi penyebab sehingga pembalakan makin menjadi-jadi,” kata sumber. Banyak dampak buruk yang ditimbulkan atas kondisi itu. Selain bahaya banjir mengancam lantaran hutan menjadi gundul juga akan punahnya sejumlah satwa di dalamnya.

CLUB Sambungan dari Hal 5

Sementara itu pada partai putra, juara bertahan MegaRendy Cup I Britama, harus mengurungkan ambisinya untuk kembali memboyong piala bergilir tersebut. Ironisnya, Britama tumbang bukan pada ajang final. Akan tetapi pada semi final. Club ini harus mengakui keunggulan Fastron Pertamina dengan skor 1-3. Di partai final, Club Angkasa ternyata bukan lawan tanding yang berarti bagi Fastron Pertamina. Terbukti, Angkasa harus bertekuk lutut terhadap Fastron Pertamina dengan skor cukup telak, 3-0. Kemenangan mudah yang dipetik Fastron adalah wajar. Dari skil pemain saja, Fastron lebih unggul. Pada ajang ini, Fastron diperkuat sederet

KEJUARAAN Sambungan dari Hal 5

pria yang akrab dengan pang-gilan Aipi ini kembali berujar, segala sesuatu yang bertalian dengan perizinan kejuaraan sudah dirampungkan panitia. Begitu juga dengan pembenahan sirkuit, yang telah memasuki 95 persen. Untuk kesiapan

PEMKAB Sambungan dari Hal 5

warga yang masih mempertahankan tanahnya dengan tarif yang tidak masuk akal. “Sebaiknya Pemkab Banggai menempuh jalur hukum terhadap warga yang keras ke-pala itu. Kan diatur oleh ketentuan yang berlaku,” tegas Direktur LSM Liuntinuvu, Machtar Sangkota, SH kepada Luwuk Post, Selasa (1/12) kemarin. Dijelaskannya, dalam PRP Nomor 51 Tahun 1961 tentang pengusaan tanah negara, jelas disebutkan bahwa Pemkab punya kewenangan melakukan langkah tersebut. “Kalau memang mereka (warga, red) punya

DIANGGAP Sambungan dari Hal 5

diantaranya, lambatnya penanganan bagi pasien, tidak memadainya alat-alat kesehatan, kurangnya ketersediaan obatobatan di apotik Rumah Sakit, lingkungan yang kotor, birokrasi yang berbelit-belit dan masih banyak lagi keluhan pasien terhadap pelayan instansi itu. Menyikapi sederet pelanggaran yang dilakukan BRSUD Luwuk dia berharap, DPRD Banggai tidak bisa hanya diam.

Dikonfirmasi, Kepala Bagian Perlindungan pada Dinas Kehutanan Kabupaten Banggai tidak berada di kantornya. Menariknya pejabat tersebut belum nongol di kantor lantaran masih menghabiskan liburan Idul Adha. Padahal masa liburannya sudah berakhir sejak Senin (30/ 11) lalu. “Kabag sedang liburan Idul Adha dan hingga hari ini (kemarin, red) belum juga datang,” ujar salah seorang staf polos. Dikejar dengan pertanyaan soal indikasi ilegal loging di desa Teku, sumber itu mengaku hingga saat ini belum ada laporan yang masuk ke Dinas Kehutanan Kabupaten Banggai. “Setahu saya laporan itu belum masuk pada dinas ini,” ujar dia. Tak hanya mengaku laporan itu belum masuk, sumber itu juga buru-buru menampik dugaan tersebut. “Dugaan itu tidak logis. mengingat untuk daerah Lamala dan Balantak kebanyakan jenis kayu yang diolah adalah batang kelapa yang sudah tidak produktif,” ujar dia berkelit. Bahkan tambah dia, batang kelapa tersebut diangkut menggunakan konteiner melalui pelabuhan Luwuk untuk dijual keluar Sulawesi. “Jadi bukan berarti menjamurnya alat pemotong tersebut lantas langsung dituduh telah terjadi penebangan liar secara luas,” ujar dia sembari menyarankan mengkonfirmasi lagi dengan Kabidnya. (ynt/yan) pemain potensi. Mereka adalah Halim transferan dari pemain Makassar dan Roy dari Bontang. Ketua Forum Atlit Bola Voli Kabupaten Banggai, Yanto kepada Luwuk Post Selasa (1/ 12) kemarin menginformasikan, partai final tersebut ditutup secara resmi oleh aleg DPR-RI Ir. H. Rendy Lamadjido. Dalam sambutannya, Rendy berujar, untuk seri III kejuaraan ini akan dilaksanakan Maret tahun depan. Malah skalanya akan lebih besar lagi, yakni open tournament. Tak itu saja, hadiah yang disiapkan panitia jauh lebih besar dibanding MegaRendy cup II. Yanto juga menginformasikan, dalam waktu dekat ini akan dilakukan penyegaran di dalam tubuh Pengcab Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Banggai. (yan) pembalap yang akan berlaga, baik lokal mapun luar juga demikian. “Kesiapan panitia sudah hampir 100 persen. Tinggal menyelesaikan sisa-sisa agenda kesiapan lain. Mundurnya jadwal yang ditentukan sebelumnya, penyebabnya cuma satu, yakni menyesuaikan dengan agenda kedatangan Menteri,” ujar Aipi. (yan) hak kepemilikan tanah yang sah, itu tak masalah. Tapi ironis jika mereka tidak memiliki legalitas. Saya kira Pemkab perlu menempuh jalur hukum,” tegas Tarang. Senada dengan Hasbi, Tarang mengaku Pemkab Banggai akan mengalami kerugian besar ketika DSLNG benarbenar angkat kaki dari daerah ini. Tak hanya dari sisi PAD yang lenyap, dari sisi lain juga daerah ini dirugikan. Yakni sebut Tarang, lepasnya penyerapan ketenaga kerjaan sekaligus aksebilitas ekonomi. “Nah sekarang Pemkab harus bersikap. Jangan hanya karena sebagian kecil warga yang menahan tanahnya, lantas kerugian besar terjadi buat daerah ini,” kata dia. (yan) Sebab sudah cukup jelas masalah ini, apalagi telah melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku. Konsekwensinya adalah harus ada sikap tegas yang dilakukan legislatif, khususnya Komisi A yang membidangi pengawasan terhadap pelayanan masyarakat. Jika perlu kata aktivis muda yang kerap disapa Siwa ini DPRD dapat menggunakan hak interpelasinya untuk meminta keterangan kepada BRSUD Luwuk terkait sederet pelanggaran yang dilakukan selama ini. (yan)


POLITIKA

Luwuk Post RABU 2 DESEMBER 2009

http://luwukpost.info

7

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

PENCEMARAN NAMA BAIK : Menteri perekonomian Hatta Rajasa memberi keterangan didampingi (ki-ka) Menpora Andi Mallarangeng, Menkopolhukam Joko Suyanto, Rizal Mallarangeng, Choel Mallarangeng, anngota DPR RI Eddy Baskoro, usai melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian, Polda, Jakarta, Selasa (1/ 12). Mereka, atas nama individu, melaporkan pelanggaran pencemaran nama baik, fitnah, dan penghinaan oleh Mustar Bona Ventura Ferdi Simaun terkait aliran dana Bank Century.

Foto : Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka.

Pilkada Banggai Lebih Menarik Lisa-Vinjte Tetap Aman LUWUK-Posisi dua anggota DPRD Kabupaten Banggai dari Golkar, Lisa Sundari dan Vintje Nayoan, diyakini tidak akan menerima sanksi apapun dari partai Golkar, menyusul tidak adanya ketegasan dari partai Golkar, dalam menyikapi masalah tersebut. Penegasan Ketua DPD II Golkar mengenai perlunya Syarifudin Tjatjo untuk bersabar dalam menghadapi pengkhianatan yang terjadi di komisi B DPRD Banggai beberapa waktu lalu, serta mulai adanya keinginan dari kader-kader Golkar agar partai tersebut tidak lagi melakukan aksi pemecatan terhadap kader-kadernya yang ada di DPRD, memberikan gambaran bila Lisa dan Vintje tetap berada dalam posisi aman dalam kasus ini. (far)

Bali Mang Sosok Pemimpin Masa depan LUWUK-Pernyataan ketua DPRD Banggai, Syamsul Bahri Mang, bahwa dirinya belum cukup layak untuk menerima amanah untuk maju sebagai salah satu kandidat di Pilkada Banggai, mendapat tanggapan balik dari sejumlah kelompok masyarakat. Menurut mereka, alasan ketua DPRD untuk yang disapa Bali itu untuk perlu belajar lagi sebelum memutuskan mengambil amanah tersebut, sebenarnya cukup Samsulbahri Mang positif. Hanya saja, kapasitas Bali sebagai ketua DPRD saat ini sudah cukup membuktikan bahwa sebenarnya dia mampu ketika dipercaya masyarakat memimpin daerah ini.“Saya kira, beliau hanya cukup membutuhkan keberuntungan dan kesediaan untuk maju,” ujar salah seorang pemuda Luwuk, Ipnu Kobaa. Ia menilai, salah satu figur pemimpin yang memiliki ciri kepemimpinan yang mirip dengan Ismail Muid, salah satunya adalah ketua DPRD. Contohnya, Bali tidak terlalu terikat pada aturan protokoler sehingga mudah ditemui masyarakat, selain itu model kepemimpinan Bali yang blak-blakan dan rasional membuatnya makin disegani oleh masyarakat. “Itu tercermin ketika ia memimpin DPRD sekarang ini,” Ungkap Ipnu. Terakhir, ia berharap agar bali dapat memikirkan dan mempertimbangkan lagi dukungan masyarakat yang diberikan adanya. Karena dukungan tersebut bersifat riil. (bim)

Golkar Akan Rapat Kembali LUWUK-DPD II Golkar Kabupaten Banggai akan menggelar rapat kembali, guna membahas pemberian sanksi yang akan diberikan kepada dua orang anggota DPRD dari Golkar. Seperti yang dijelaskan Koordinator PK Golkar, Nur Agama, mengatakan, pihaknya masih

akan melakukan rapat dengan semua PK Golkar se Kabupaten Banggai, mengenai pemberian sanksi kepada Lisa dan Vintje. “Kita diberikan kesempatan untuk melakukan rapat di PK-PK dan mengusulkannya kepada pleno. Jadi kami akan menggelar rapat terlebih dahulu,” tuturnya,

kemarin. Dijelaskan, dalam waktu dekat ini pihaknya masih akan mengikuti Musda DPD 1 Golkar Sulteng. Dan sekembalinya dari Palu, barulah rapat untuk menentukan Lisa dan Vintje itu dilakukan. (far)

Massa Ismail Beralih pada Fuad LUWUK-Konsolidasi yang dibangun Ismail Muid Centre (IMC) pada 13 kecamatan untuk membangun pencitraan buat Fuad Muid, ternyata tidak sia-sia. Rating Fuad Muid terus saja meroket. Bukti lain yakni, IMC dapat meyakinkan calon konstituen dari yang sebelumnya enggan menggunakan hak pilih pada Pilkada 2011 lantaran sepeninggalan Ismal Muid, kini berubah. Bahkan dari hasil investigasi IMC di lapangan, basis massa Ismail Muid yang berjumlah sekitar 70 ribu, kini beralih pada Fuad Muid. Jumlah itu belum termasuk kelompok yang sebelumnya bersimpatik pada kakak kandung almarhum Ismail Muid tersebut. Personil IMC kepada Luwuk Post, Selasa (1/12) kemarin mengatakan, memang awalnya simpatisan almarhum Ismail Muid merasa pesimis dengan Pilkada Kabupaten Banggai nantinya. Sebab mereka yakin tidak ada yang mampu menggantikan posisi Ismail Muid di hati mereka. Namun setelah IMC memprok-

Fuad Muid

lamirkan Fuad Muid adalah calon alternatif pengganti Ismail Muid, simpatisan Ismail Muid langsung beralih memberi dukungan moril pada Fuad Muid. Kondisi itu tak hanya terlihat di Kecamatan Pagimana, dimana massa simpatisan Ismail Muid menarik kembali pernyataan golput mereka. Di kecamatan lain

fenomenanya juga demikian. Salah satunya kata sumber di Desa Saluan Kecamatan Toili. Dalam konsolidasi yang dilakukan Fuad Muid bersama IMC di desa itu, ratusan warga menyambut dengan histeris. Malah ada yang meneteskan air matanya. “Mereka berharap perjuangan Ismail Muid dapat dilanjutkan oleh Fuad Muid. Sehingganya mereka memberi dukungan,” kata sumber. Menurut dia, kekuatan Fuad Muid cukup variabel. Sebab tak hanya didukung simpatisan almarhum. Akan tetapi simpatisan Fuad juga kini mengakar. Jika ditotalkan jumlah dukungan itu kata sumber lagi, maka Fuad Muid mendapat restu sekitar 100 ribu pemilih. “Jumlah massa yang cukup signifikan untuk Pilkada Kabupaten Banggai,” kata dia. Jika saja tak meleset apa yang menjadi hasil investigasi IMC, maka sudah dapat ditebak siapa nantinya yang bakal melenggang mulus pada pertarungan Pilkada 2011 mendatang. (yan)

Januari, KPUD Verifikasi DPT Pilgub LUWUK-Warning agar KPUD Banggai, bisa segera melakukan verifikasi terhadap daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilihan gubernur (pilgub). Ditanggapi serius dari para anggota KPUD. Dan rencananya, bulan Januari mendatang, kegiatan verifikasi itu sudah akan mulai dilaksanakan. “ Kami sudah menjadwalkannya awal tahun depan,” Ujar ketua KPUD, Syamsuridzal Djalumang. Kepada Luwuk Post kemarin,

ketua KPUD yang biasa disapa Yan itu mengatakan bahwa jadwal tahapan pelaksanaan agenda Pilgub akan diawali dengan verifikasi data pemilih. Kemudian dilanjutkan dengan tahapan lain sesuai dengan jadwal dari KPUD Provinsi. Sebelumnya, KPUD Banggai sudah diingatkan oleh sejumlah elemen masyarakat bahkan oleh Bupati Banggai, Ma’mun Amir agar dapat segera melakukan verifikasi DPT. Hal itu

dimaksudkan untuk menghindari munculnya polemik tentang DPT ketika pilgub di gelar. Karena pengalaman ketika pilpres dan pileg beberapa waktu lalu, banyak kelompok masyarakat maupun organisasi politik yang memasalahkan perihal DPT, karena ada banyak wajib pilih yang tidak terdaftar dalam DPT, sehingga mereka tidak dapat menggunakan hak politik mereka. (bim)

Pilgub-Pilkada Digelar Berurutan LUWUK-Dibandingkan dengan agenda Pemilihan Gubernur (Pilgub) yang sebentar lagi bakal digelar, Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banggai justru lebih menjadi topik pembicaraan yang banyak dibicarakan orang. Bahkan, sebagian besar masyarakat di daerah ini mengaku kurang mengetahui kapan Pilgub akan digelar. Selain minim sosialisasi, masyarakat juga kurang tertarik dengan pelaksanaan pilgub dengan alasan tidak adanya tokoh asal Banggai yang diketahui bakal turun bertarung di agenda politik tersebut. Sejumlah politisi lalong pun mengakui kondisi seperti itu. Menurut mereka, masyarakat lebih tertarik berbicara soal pilgub, jika ada tokoh yang mewakili daerah ini. Contohnya saja, ketika pelaksanaan pilgub periode lalu, dimana mantan Bupati Banggai, Sudarto ikut tampil sebagai salah satu kontestan di Pilgub. Meski begitu, para politisi itu tetap optimis nantinya ketika

Syamsuridzal Djalumang

Pilgub di gelar kemungkinan, masyarakat tetap akan berpartisipasi aktif pada agenda tersebut. Sementara itu, Ketua KPUD Banggai, Syamsuridzal Djalumang, menjelaskan bahwa pihaknya sementara ini tengah mempersiapkan agenda pelaksanaan pilgub dan pilkada. Dan kemungkinan tahun 2010 nanti, agenda pilgub dan pilkada akan digelar berurutan. “kami tengah mempersiapkan pelaksanaan dua agenda politik tersebut,” ujar Syamsuridzal. (bim)

Janji Politik Harus Rasional LUWUK-Sejumlah figur yang nantinya akan bertarung di Pilkada Kabupaten Banggai diingatkan untuk tidak berlebihan memberikan janji politik yang terlalu berlebihan. Alasannya, masyarakat sudah cukup pintar untuk menilai figur mana yang berkwalitas dan layak dipilih. Bahkan sebaliknya, janji politik yang sudah berlebihan justru akan menghilangkan simpati masyarakat wajib pilih. Tanggapan ini diutarakan oleh salah seorang generasi muda Luwuk, Iwan Satri. Ia mencermati, dalam beberapa waktu terakhir nampak ada figur-figur tertentu yang sudah semakin getol melakukan sosialisasi pencalonannya kepada masyarakat. Hal itu dinilainya

wajar, sebagai bagian dari ikhtiar politik. Hanya saja, disayangkan ada figur yang terlalu memberikan harapan atau janji yang terkesan berlebihan. Menurut Iwan, hal tersebut akan menjadi kontraproduktif dengan tujuan awal sosialisasi. Harapan untuk mendapatkan simpati politik dari masyarakat, justru dapat memberikan hasil berbeda. Ditambahkan Iwan, saat ini masyarakat berharap ada calon pemimpin yang benar-benar bekerja tanpa banyak memberikan janji. Karena saat ini Kabupaten Banggai, sudah dalam tahap pengembangan wilayah. Sehingga butuh seorang calon pemimpin yang punya integritas dan kemampuan leadership yang baik. (bim)


PERSPEKTIF

Luwuk Post

8

RABU 2 DESEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

PENDAPAT KAMI

Berharap kepada Ikhtiar Depdiknas DI tengah kontroversi masalah pelaksanaan ujian nasional (unas), Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) mencoba menawarkan parbaikan. Setidaknya, ada dua hal penting yang bisa dicatat. Pertama, Mendiknas M. Nuh menandaskan bahwa unas bukanlah satu-satunya penentu kelulusan siswa. Selain unas, ujian yang dilakukan sekolah ikut menjadi penentu. Kedua, Depdiknas mengupayakan agar hasil unas bisa kredibel. Caranya, dengan menambah porsi keterlibatan perguruan tinggi dalam pelaksanaan unas. Dalam Unas 2010 nanti, pengawas dari perguruan tinggi diperbolehkan mengawasi di dalam ruang ujian. Selain itu, pencetakan soal unas dan pendistribusiannya dilakukan perguruan tinggi. Cara lainnya, guru mata pelajaran tertentu tidak boleh menjadi pengawas ketika mata pelajaran yang diampunya sedang di-unaskan (Jawa Pos, 30 November 2009). Kita tentu patut memberikan apresiasi terhadap upaya perbaikan Depdiknas itu. Tawaran pertama, agaknya, dimaksudkan untuk menjawab persoalan selama ini bahwa unas adalah penentu mutlak kelulusan siswa. Hal ini secara nyata telah menimbulkan dampak tidak baik. Banyak siswa yang dikenal cukup pandai gagal meraih kelulusan unas gara-gara nilai salah satu mata pelajaran yang di-unaskan jeblok. Kenyataan itu ironis. Sebab, kelulusan siswa hanya ditentukan oleh momen unas yang hanya beberapa menit. Padahal, bisa jadi, kegagalan tersebut hanya dipicu persoalan yang kebetulan muncul tepat pada saat unas dilakukan. Persoalan lainnya, dengan menjadikan unas sebagai penentu utama kelulusan, ada pengabaian atas kemampuan di luar mata pelajaran yang di-unas-kan. Padahal, seperti diyakini mayoritas ahli pendidikan, kemampuan yang seharusnya dikuasai anak didik bukan hanya mata pelajaran yang di-unas-kan. Itu hanya masuk pada ranah kognitif. Ada kemampuan afektif dan psikomotorik yang sama pentingnya. Adapun tawaran kedua (memperketat pelaksanaan unas) lebih dimaksudkan untuk menjawab indikasi adanya kecurangan selama ini. Sebab, gara-gara kecurangan tersebut, kredibilitas unas merosot tajam. Jika dicermati, tentu tawaran yang pertama lebih substantif dan mendasar daripada tawaran kedua. Karena itu, kita mendorong agar hal tersebut tidak mengalami problem di tingkat pelaksanaan. Departemen Pendidikan Nasional harus merumuskan sistem yang menjamin konsep dan pelaksanaan tidak akan timpang. Jujur, kendati kita menyambut baik upaya itu, keraguan belum bisa dienyahkan. Terlalu banyak suguhan di republik ini yang menyajikan adonan yang tidak klop antara konsep dan pelaksanaan. Bersamaan dengan itu, pembenahan pendidikan secara keseluruhan juga harus dilakukan. Sebab, pada hakikatnya, persoalan unas merupakan cermin persoalan pendidikan nasional secara keseluruhan. Ketidakjujuran, misalnya. Patut dicurigai bahwa hal itu tidak semata-mata dipicu dan terjadi karena adanya unas. Namun, memang ada krisis kejujuran yang melanda sebagian pendidik di negeri ini. Itu tentu tidak berdiri sendiri. Tapi, tumbuh dan berkem-bang seiring dengan krisis kejujuran yang melanda bangsa Indonesia akhirakhir ini. Artinya, bila persoalan krisis kejujuran tidak bisa diatasi, sistem apa pun yang diterapkan tidak akan tepat sasaran. Oleh karena itu, seiring dengan perbaikan sistem, perbaikan moral juga harus dilakukan. Dunia pendidikan memang harus memulai. Sebab, dari dunia pendidikanlah, perubahan besar diharapkan bisa terjadi. Mendiknas M. Nuh yang selama ini dikenal sebagai sosok lurus dan progresif diharapkan bisa menorehkan hal tersebut. (*)

+628124500xxxx As..blm ada brita tentang Kep.Plabuhn Lwk yg sy smpaikn melalui Sofyan?.. +628124534xxxx Ass.LP.Sebenarx tdk pas klu menuntut jasa bpk Ismail Muid dibuatkan nama jalan.karena semasi tugas beliu sdh diberi fasilitas yg memadai.seperti gaji,tunjangan,perumahan, mobil dll.Lagipula Korpri itu jelas berjuang tanpa pamri, tdk perlu dipuja2 sdh berlebihan,dan untuk yg dari Pagimana ditau dari mana klu tdk ada pengganti Ismail Muid Pagimana akan golput, pantas kec.yg bsr. Kec.yg senior tdk wakilx yg du2k di DPRD.Kab.Banggai +628124535xxxx Trima ksh dinkes sdh megdakan pengasapan d tmpt kmi pd 29/11 09, tpi syang hanya asap doang, nyamuk hanya teler/td mti obtnya pkai cap tikus ya? +628134227xxxx Bismillah.ass.wr.wb.LP tlg sms sya ini di muat buat semua teman2 muslim ini hanyalah renungan buat kta semua. Klu kta msi mendgr AZAN ber arti kta masi hdup.Klu kta masi hdup itu tandanx kta masi d beri ke sempatan oleh ALLAH kesempatan apa..? Kesempatan ber towbat,kesempatan memperbaiki diri.Cba kta lihat banyak org yg tda mendapat kan kesemptan krna umur nx telah sampai.Nah cba lihat dri kta, kta masih hdup maka jgn pernah sia2kan salam JIHAD AFGANISTAN. +628134276xxxx untuk no.08524148xxxx mengenai undian jalan santai artinya anda jalan santai cuma cari kupon saja kalau tidak ada undian kopun anda tidak jalan santai mending tidak usah jalan santai dirumah saja hanya Allah yang dapat mengetahui keikhlasan panitia bekerja tanpa pamrih dari pihak manapun dari mencari donatur, membuat kupon hingga mengedarkan kupon. +628135420xxxx Azs.L-pozt..tolögpotoi ble nu pLn po mowakmo na lmpu,mka mzim ujan mo...abo-bo uwe na kurang,uka kan ujanmo jdi uwe molabezmo..BOLI MONGAKALI MIAN.X-BOSHI +628135429xxxx Motto"MOMPOSA'ANGU TANGA MONTINJOHAKON TANO" adalah ajakan bagi kita mian nu lipu untuk bersatu tekat jgn

Renungan Hari AIDS Dunia 2009 Hantu Gunung Es HIV/AIDS MEMBICARAKAN HIV-AIDS (Human Immunodeficiency Virus - Acquired Immunodeficiency Syndrome) tidak akan bergema bila kita tidak memperhatikan angka-angkanya yang mencengangkan dan memprihatinkan. Sampai 31 Maret 2008 Departemen Kesehatan (Depkes) RI mencatat secara kumulatif 11.868 kasus AIDS terjadi di 32 provinsi dan 194 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Direktur Pemberantasan Penyakit Menular Langsung Depkes RI dr Iwan M. Mul/jono MPH, menyebut angka 18.442 per September 2009 dalam Seminar Nasional HIVAIDS di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya pada 30 November 2009. Secara gamblang, angka-angka di atas dapat ditafsirkan bahwa sampai saat ini satu di antara kira-kira 12.500 orang di Indonesia adalah penderita AIDS! Kalau kita tidak segera terus-menerus berupaya menekannya, bukan mustahil orang-orang terdekat yang kita sayangi ternyata juga penderita AIDS. Lima besar provinsi yang memiliki penderita AIDS kumulatif terbanyak dalam kurun 1987 - September 2009 berturut-turut adalah Jawa Barat (3.233), Jawa Timur (3.133), DKI Jakarta (2.811), Papua (2.681), dan Bali (1.506). Untuk Jawa Timur, Kota Surabaya dan Malang menduduki tempat teratas. Perlu diingat, angka-angka itu hanyalah yang tercatat sudah terkena AIDS. Fenomena gunung es tetap menghantui. Berapa banyak di masyarakat kita yang terkena AIDS tapi tidak tercatat? Lebih dahsyat lagi, berapa banyak yang sudah terkena HIV tapi tidak tercatat? Wallahualam. Akses dan Hak Asasi Tahun ini dunia memperingati Hari AIDS dengan pembicaraan tentang akses universal dan hak asasi manusia untuk hidup berdampingan dan mendapatkan pengobatan terhadap HIV-AIDS dan

Oleh :Muhadam Labolo· dosen, Praktisi Kesehatan dan Manajemen Rumah Sakit

kondisi/penyakit penyerta. Diharapkan masyarakat dapat menerima para penderita HIVAIDS dengan tangan terbuka dan memberikan mereka hak yang sama dengan orang-orang yang bukan penderita. Hal ini terutama lebih terasa maknanya bagi mereka yang terkena HIV-AIDS bukan akibat perbuatannya sendiri dan yang risiko penularannya rendah sekali. Yang perlu menjadi perhatian penting adalah memperkecil risiko penularan dan mengobati yang telah terkena. Kata kuncinya adalah pendidikan moral-agamis. Namun, bukan berarti semua mereka yang terkena itu adalah orang-orang yang (sebelumnya) tidak bermoral, apalagi bayi-bayi yang terlahir dari ibu penderita HIV-AIDS. Memperkecil risiko penularan, antara lain, dengan sosialisasi yang gencar dan terus-menerus tentang cara-cara penularan serta pola hidup dan seks sehat. Termasuk di dalamnya melakukan universal/special precaution dengan peralatan yang memadai bagi tenaga medis dalam penanganan terhadap penderita. Dapat pula memutus mata rantai HIVAIDS, terutama terhadap bayi-bayi yang lahir dari ibu yang menderita HIV-AIDS, dengan cara screening dan pemantauan terhadap wanita-wanita yang akan menikah, hamil, atau melahirkan. Ini karena sejatinya wanita itu merupakan entry point yang luar biasa besar perannya, tapi dalam posisi bargaining yang teramat lemah. Isu gender ini amat penting. Karena kecenderungan proporsi penderita wanita

makin meningkat, sekalipun jumlah terbanyak penderita hingga Juni 2009 adalah lakilaki (sekitar 75 persen). Menurut Depkes RI, selama kurun 2000-2008, proporsi penderita wanita meningkat dua kali lipat, dari 10 persen menjadi 20 persen. Ironis bahwa wanita (terutama wanita Jawa) terpaku dengan 3 M-nya (masak, macak, manak) dan lebih banyak menghabiskan waktu sebagai ibu rumah tangga. Sementara sang lakilaki (baca: suami) yang tanpa tanggung jawab, bebas berkeliaran ke mana-mana, bertualang meninggalkan benih di manamana (!), termasuk benih penyakit AIDS, kemudian pulang ke rumah membawanya bagi sang istri. Pola seperti itulah yang diduga turut memberi andil besar betapa cepat dan hebatnya penularan penderita di beberapa tempat, termasuk daerah Papua yang cenderung dikonotasikan masih primitif-perawan. Lain lagi bila di kota-kota besar yang terdapat banyak penularan akibat pemakaian bersama jarum suntik atau alat-alat tindik/tato bekas penderita. Memantapkan Langkah Ada tiga hal dalam program kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan akses dan hak asasi bagi penderita. Ketiganya diharapkan mampu memantapkan langkah bagi penderita untuk bertahan hidup dengan kualitas yang lebih baik, bahkan berkarya bersama. Pertama, ketersediaan dan akses mendapatkan pengobatan. Sesungguhnya beban obat-obatan untuk penderita sangatlah mahal. Karena itu, pemerintah, baik

swadana ataupun dengan bantuan dana dari luar negeri, mampu menyediakan obat-obatan yang cukup. Obat-obatan itu harus didistribusikan ke daerah-daerah terpencil yang membutuhkan, agar penderita bisa memperolehnya tanpa harus ke rumah sakit-rumah sakit atau pusat layanan kesehatan besar. Kedua, kemudahan akses demi kepatuhan penderita. Misalnya, menyediakan petugas atau relawan yang rajin berkunjung ke tempat penderita untuk memotivasi dan mengingatkan penderita untuk minum obat-obatan secara teratur. Peme-rintah juga harus memperbanyak tempat yang bisa dijadikan rumah singgah atau tempat penampungan bagi penderita pada kondisi tertentu dengan pengawasan tenaga medis, termasuk untuk mengendalikan risiko penularan. Diharapkan juga tercipta suasana kondusif bagi penderita, baik dalam hal pencegahan penularan maupun pengobatan penyakitnya, juga kondisi/ penyakit penyerta seperti tuberkulosis, pneumoni, infeksi-infeksi sekunder lain. Ketiga, ketersediaan tenaga medis atau dokter yang bisa diajak berkomunikasi dengan baik. Mencurahkan beban pikiran kepada orang yang berkompeten merupakan salah satu terapi yang sangat ampuh bagi penderita. Tak hanya relawan yang bisa diajak ‘curhat’, namun perlu disiapkan lebih banyak lagi dokter atau tenaga medis yang mampu membangun komunikasi dan membina hubungan yang baik dengan penderita. Kini sudah saatnya kita mampu hidup berdampingan dengan ODHA (orang dengan HIV-AIDS), berkarya bersama untuk hari depan bangsa yang lebih baik, dan bulatkan tekad untuk menghentikan ganasnya Sang Virus. “Stop AIDS. Keep the promise.”(*)

Gaza dan Goldstone Oleh : ANDIKA HADINATA

( Bagian Kedua ) “Perdamaian tak bisa terwujud dari ketidakadilan” (Carlos Santana, Associated Press,1 September 2004).

SEMULA, laporan Golstone akan dibahas dalam sidang Dewan HAM PBB pada 2 Oktober lalu. Namun, anehnya, atas permintaan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, sidang ditunda hingga Maret 2010. Langkah Abbas tersebut dikecam Hamas sehingga Hamas dan Fatah makin jauh dari agenda rekonsiliasi di internal Palestina. Abbas memang tunduk kepada tekanan AS yang sudah sejak jauh hari berpesan agar Otoritas Palestina jangan bersikap terlalu keras kepada pemerintah Israel, termasuk dalam menyikapi laporan Goldstone. Sebab, bila dikerasi, Israel akan menarik diri dari proses perdamaiaan. Boleh jadi, pertimbangan Abbas seperti itu bertumpu pada fakta bahwa hampir semua akses penghidupan dan kehidusampai dicerai beraikan oleh "msyrakat yg bkn mian nu lipu INGAT kita misa manuk anu toluk o potuhu,yg pada akhirnya ayamnyo namalawe tumpunyo na sanang. Untuk itu saya mengajak bagi warga mian nu lipu 'TUNJUKAN KWALITAS BAHWA KITA MAMPU BERBUAT."boli mompajuli aha anu la molio kakayaan i tano anu junjungto. +628154324xxxx For kifli mtrg.tdk usah mobkin pncitraan nga pekluarga.. Cb bkin buku sjarah prjuangnx nga pe te2 itu.tp yg valid bkn paganisme..N ingt kmu bkn mian tumpu nu lipu cm ats nma mian balan Cb apa yg kmu pkluarga bgun u blantak lamamla msama slama mnjbt?.. Prbyk istgfar jo.. Thank lp. +628524113xxxx Untika sy dengar so dibuka program s2 kerja sama dgn ypup makasar klu benar tlg disebar luaskan kpd msy mungkin ada yg mau masuk jgn hanya baku pangge dan juga jaminan kelangsungan proram itu tdk akal akalan ingat dilwk pernah masuk lembaga pendidikan molekosi yaitu pendikan maleo dekat apotek sehat dari 0852 411 dstnya +628524116xxxx "Kpd Lwk Pos sbgai media Publik!" Tlong,smpaikn kpd ptugs TELKOMSEL bhwa jaringn/sixl Tlfn Seluler di Kec.Bualemo sring2 dikntrol..!!! S'lx sdh 1minggu smpai saat ini trutama pd siang hari jaringn slalu EROR/tdk ada sixal,shingga komuniksi trputus. U/ itu kpd Lwk pos dihrpkn agr dpt mnrskn kluhn msyrkt ini kpd pihk TELKOMSEL..! Mksih ats bntuax... +628524120xxxx Lp.. Tlg smpaikn sm anggota dwn yg trplh didaerah bunta, lht akn dulu dp msyrkt bnta yg slalu b dkng p drg.lampu cm smpe jam 12 mlm,kong mati2 lg.msh mendingan lalu,mati cm smpai jam 9mlm.tp skrg 1 mlm pnh mti. +628527028xxxx LP. sy tdk mengerti knp skang mesjid di perkantoran yg di halimun.dp nama so drng2. mulai dr halimun,mesjid,bandara,jln. jd perlu di sampai kpd pak hasbi latuba. bentuk tim buat.provinsi amir raya. tausa banggai raya...

analis politik internasional, tinggal di Tubingen, Jerman

pan rakyat Palestina dikuasai Israel. Misalnya, lapangan pekerjaan. Bahkan, akses untuk air bersih pun dikuasai Israel sehingga saat warga Palestina harus menghemat air, warga Israel bisa berenang sepuasnya di kolam renang pribadi mereka. Sebagian tanah mereka dirampas untuk dijadikan permukiman baru bagi warga Yahudi meski hal tersebut menjadi ganjalan bagi proses perdamaian. Keras Kepala Kini publik dunia memang tengah menunggu sidang HAM PBB yang membahas laporan Goldstone pada Maret 2010. Tapi, para analis masalah Timur

Tengah sudah yakin bahwa Israel tidak akan bisa diseret ke Mahkamah Internasional. Pasalnya, masih ada hak veto AS. Terbukti pula, Israel masih berani melancarkan serangan baru ke Gaza. Kecuali itu, Israel selama ini “doyan” melanggar berbagai resolusi dan regulasi PBB. Antara lain, Israel tidak pernah mematuhi Resolusi No 242/1967 yang mewajibkan negeri Yahudi tersebut mengembalikan wilayah-wilayah Palestina, Syria, dan Lebanon yang diduduki secara tidak sah dalam perang Arab-Israel tahun 1967. Juga, kegemaran Israel membangun

by laskar pelangi

pagimana yg mau mo ikut dgn org pata pinsil/ non school. Pe bxk ini kader pgm yg S1 dan S2 yg bagus mo ikot akn,jd hati2 pak fuad,jgn cuma dgula2'i akhirx kemps.

+628569694xxxx Sy jd heran semua org sibuk mengomentari nama masjid BAITUL MA'MUN,bandara SYKURAN AMIR,bahkan calon nama jalan ISMAIL MUID.. Yg jd sy bigung diatas bingung kinapa nama jalan MANOHARA di km 2 tdk disoroti apa lg manohara itu tdk ditau asal usulx..Jadi sy sebagai masyarakat sotau pasti ada kepentingan dibalik smua itu. Jan talalo baxk ba MEMBLE dikoran nabolong t ditau..bikin malu se.by mr.pogot. +628569699xxxx Sy mndukung sms'x sdr.Alumni tkhnik elektro di edisi 1 des.Dan mndukung pak ma'mun brsama pak bachtiar untk pilkada 2011.Hidup CPNS ABDI NEGARA. +628575613xxxx Thx PLN...Pemadaman telah diminimalisir..Tingkatkan pelayananmu. Pemerintah janganlah mempersulit investor utk membantu masalah listrik..Jayalah Indonesiaku. +628575615xxxx Yth LP, Buat pak FUAD MUID,agr dketahui pendukung pak ismail muid,cm segelintir orng merasa px hub dekat dgn alm.jd jgn talalo percaya dukungan yg dberikan kpd bpk,krn dorang cuma mo b cr akn doi sama bapak,yg TIDAK SUKA pak ismail dkec.pagimana ini sngat bxk,trmasuk saluan yg ada hub keluarga dgn pak alm.xxxxxxx….dst….apalagi bpk fuad muid t ada yg kenal dsini,torang orng pagimana t mau dkase2 bodoh,jd pikir2 memang kalo mo maju,kalo mo suka ningkot doi silakan,yg pasti yg mo pilih sama pak fuad muid,pasti cuma dadi,gafur dlambangan d tambah dgn rino ms dan pak udin zaman dbondat,lebih soe lagi pak ismail pernah bicara dkoran luwuk pos tahun 2007,setelah pulang dr naek haji bhw DIPAGIMANA TDK ADA KELUARGAX ISMAIL MUID,KRN ORANG PAGIMANA ORANG GORONTALO BUKAN SALUAN,jd torang ingat trus i2,koran LP yg memuat i2,ada torang simpan nti 2011 br torang mo hambur dmasyarak,kmdian yg trakhir kase tau dadi jgn bawa2 an masy.pagimana,kapasitasx dia apa?,t ada orang

+628575646xxxx Buat kifli Matorang. mengapa sejak dari dulu kala tidak ada pengusulan pemakaian nama2 pahlawan yg anda sebutkan utk jalan raya yg ada di daerah ini. nanti sekarang setelah ada pengusulan nama alm. Ismail Muid utk jln bukit Halimun baru di suarakan dan di permasalahkan. masalah kepahlawanan, tidak nanti yg mati membela tanah air baru di namakan pahlawan. apakah alm. H. Ismail Muid bukan di namakan pahlawan kebudayaan daerah kita dikala beliau yg bukan seorang seniman tapi hanyalah seorang birokrat memiliki kepedulian utk memelihara dan menumbuhkan bhs daerah banggai, balantak, dan saluan melalui karya seni album musik daerah kab. Banggai. +628575646xxxx Pak Bupati jangan hanya berteori juga. visi misi pelayanan pendidikan dan kesehatan yg gratis dan memadai serta pembanguna infrastruktur jalan raya mana prakteknya. jalan di kab. Banggai 70 persen rusak. daerah2 kecamatan masih kekurangan tenaga pendidik dan kesehatan. RSUD Luwuk kita tidak menjanjikan pengobatan gratis dgn keseimbangan pelayanan yg memadai. para peserta askeskin dapat makanan yg tdak memenuhi nilai gizi 4 sehat 5 sempurna, hanya menempati ruang perawatan kelas III yg kelayakan huninya tidak pas. juga, tidak semua rakyat miskin mendapatkan pengobatan gratis utk penyakit2 parah stadium tingkat tinggi. Jangan hanya bangun kantor Bupati, kantor DPRD, dan VIP Bandar udara Bubung yg mewah, tapitidak bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat keciil. +628575646xxxx Tambahan buat no 08134275xxxx kalau PLTA lebih banyak dari PLTD atau PLT jenis lain yg masih menggunakan solar sebagai penggerak pembangkitnya. Pebisnis2 solar tingkat tinggi akan cemas karena potensi pasar

tembok pernah dilaporkan ke Mahkamah Internasional. Namun, pemerintah Israel justru menganggap Mahkamah Internasional mencampuri urusan dalam negeri Israel. Pembangunan tembok pun terus berjalan. Melihat sikap keras kepala Israel, tampaknya, prospek perdamaian di bumi Palestina kian tak cerah, apalagi kita belum berbicara tentang “Yahudisasi Jerusalem” yang terus dilakukan Israel. Lebihlebih, masyarakat internasional yang diwakili PBB sering kali bersikap tidak adil kepada bangsa Palestina. Ketidakadilan terbesar terjadi ketika Dewan Keamanan PBB mengesahkan negara Israel dengan Resolusi No 181/ 1947 yang berdiri di atas wilayah Palestina. Ironisnya, kemerdekaan bangsa Palestina sebagai sebuah negara tidak pernah diwujudkan oleh PBB. Karena itu, sangat tepat perkataan Carlos Santana di awal tulisan ini. (*) mereka yg sangat menggiurkan keuntungannya akan hilang. +628575646xxxx LP, tlong di muatkan sms ini. Buat no 08132475xxxx. Sy memang hanya seorang anak lulusan SMA dan anda seorang dosen. Tapi, kenapa komentar anda hanya menyajikan banyak pertanyaan tanpa ada penjelasan yg lebih lanjut yg menguatkan komentar anda. Intinya komentar anda itu tidak jelas pengarahan topiknya alias mengira2. Kenapa anda tidak menjelaskan berapa angka pastinya anggaran pembangunan sebuah PLTA supaya bisa langsung di ketahui apakah lebih mahal pembangunan PLTA di bandingkan PLT lain. Next, yg anda maksudkan PLT lain itu yg mana ? PLTG ya ? Proyek DS LNG saja tdak tahu kejelasan pembangunannya. Atau PLTS ? kalau PLTS hanya ukuran perkampungan. PLT jenis lain yg dominan di gunakan adalah PLTD. Kalau PLTD dari segi keekonomisan, anggaran utk operasinya sangat tidak ekonomis yg menyebabkan uang negara puluhan miliar rupiah keluar hanya utk pembiayaan operasi 1 PLTD dalam setahun. Sekarang sy tanya kepada anda apakah anggaran pembangunan PLTA sampai puluhan miliar rupiah ? Apakah PLTA utk operasinya membutuhkan uang negara utk pembelian ribuan liter solar ? Apakah PLTA akan menyebabkan polusi udara ? Apakah dgn adanya PLTA masyrakat tidak akan memiliki kesadaran utk menjaga kelestarian hutan ?. Juga, Anda dosen tapi anda tidak mengenal yg namanya investor. Investor jepang saja mau menanamkan investasi mereka utk pembangunan PLTA. Hal itu kan bisa di manfaatkan utk pendanaan pembangunan PLTA. Intinya, PLTA di bandingkan PLT lain semacam PLTD nilai manfaatnya lebih banyak daripada nilai mudaharatnya. +628575646xxxx Bagaiman anggota DPRD kab. Banggai bisa jadi panutan masyrakat di daerah ini kalau dalam paripurna DPRD pembentukan Baleg para aleg terlibat kontak fisik bukan kontak iQ dan profesionalitas. itu kan bukan contoh yg baik bagi masyrakat. ada-ada saja para aleg kita ini.

PENERBIT : PT Luwuk Cemerlang. GENERAL MANAGER/PEMIMPIN REDAKSI : Herdiyanto Yusuf. REDAKTUR PELAKSANA : Haris Ladici. REDAKTUR : Haris Ladici, Zulhelmi Alting, Gafar Tokalang,Rustam Nono,Sofyan Labolo .STAF REDAKSI : Nasri Sei,Sofyan Labolo,Rustam Nono, Amiadin Lawia. BIRO BANGKEP; Rustam Nono (Salakan), Ahmad Awaluddin,Iwan Bua (Banggai). BIRO AMPANA; Nasri Sei. BIRO PAGIMANA; Anto Yasin. BIRO BUNTA; Karman.BIRO BUALEMO; Sofyan Taha. ART & PERWAJAHAN : Sudin Salasa (Koordinator), Utam Nasila,Wawan Kusika, Agus tiawan, Muh. Albar Amin. PRESIDEN KOMISARIS : Imawan Mashuri. KOMISARIS : Benny H Raintama, Suhendro Boroma. DIREKTUR : Mohamad Sirham, Urief Hassan. MANAGER KEUANGAN : Haryono, STAF KEUANGAN : Aswar Poibara (Koordinator) Astuti Mohune (Kasir) . STAF PEMASARAN : Dales Lantapon. ( Koordinator ) Staf.Berlian Lupy,.MANAGER IKLAN : Sukriyadi Mamu . STAF IKLAN : Hawa Minarni A Bayak.(Kasir), Sutadi Utiarahman. PERCETAKAN : Andri Bumbungan (Koordinator),Opick Kasim,Yusuf Nelwan. OMBUSDMAN : Ismail Pelu (Ketua), Hinca IP Pandjaitan (Anggota).TARIF IKLAN : Umum Rp 20.000,-/mmk (hitam putih/BW),Rp 30.000-/mmk (Warna/FC ), MUNGIL : Rp 50.000,- (1x muat). HARGA LANGGANAN KORAN : Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). ALAMAT REDAKSI: Jl. Imam Bonjol No. 4 Km 3 Luwuk Telp. (0461) 325447 Fax : (0461) 325071 email : redaksi@luwukpost.info. PERWAKILAN GORONTALO : JL. NANI WARTABONE NO. 144 A GORONTALO Telp. (0435) 827551-827552 Fax : (0435) 829603. PERWAKILAN MANADO : Jln. Babe Palar No.54, Telp (0431) 855558 Fax : (0431) 840763-860398. PERWAKILAN SURABAYA : Graha Pena Building, Jln Ahmad Yani No.88, Telp (031) 8287999.PERWAKILAN JAKARTA : Gedung Graha Pena Lt.6, Jl. Raya Kebayoran Lama No.12, Telp : (021) 53699509, Fax (021) 5328487.


INTERNASIONAL Tak Boleh Obesitas Kalau Mau Lulus PENNSYLVANIA - Gelar sarjana harusnya dianugerahkan kepada seorang mahasiwa berdasarkan pencapaian akademisnya, yang parameternya nilai mata kuliah. Tapi, tidak dengan Lincoln University di Pennsylvania, Amerika Serikat. Di tempat itu, selain nilai, agar bisa lulus, para mahasiswa juga harus memenuhi syarat kebugaraan fisik. Para murid di Lincoln University dengan massa indeks tubuh di atas 30 atau mengalami obesitas, harus mengikuti pelatihan fitnes tiga kali setiap minggu. Yang tidak lolos, jangan harap bisa diwisuda untuk menyandang titel sarjana. Seperti dilansir CNN kemarin (1/12), saat ini angkatan pertama yang mensyaratkan kelas kebugaran tersebut akan segera diwisuda. Tentu saja kebijakan kontroversial yang dimulai pada 2006 tersebut mendapat kritik keras. Baik dari mahasiswa sendiri maupun dari pihak luar. Salah seorang mahasiswa yang menentang keras ketentuan itu adalah Tiana Lawson, 21. Tulisan tajuknya di media kam-pus menyita perhatian nasional terkait kebijakan kontroversial tersebut. Lawson menulis di The Lincolnian (media kampus) kebijakan seperti itu lebih mu-dah dipahami jika diberlakukan kepada semua siswa. Menurut-nya, kebija-

kan yang hanya diperuntukkan bagi penderita obesitas merupakan bentuk diskriminasi. “(Dulu) Saya masuk ke Lincoln tidak untuk menjadi bahan perbincangan (orang-orang) bahwa berat badan saya tidak memenuhi standar,” tulisnya. “Saya berada di sini untuk mendapat pendidikan layak, sebagai seorang mahasiswi yang telah tiga kali mendapat pernghargaan. Artinya semua persyaratan akademis telah saya lakukan dengan baik, meski kenyataannya indeks massa tubuh saya kurang memadai,” keluhnya. Lawson yang tak pernah mengambil kelas kebugaraan hingga tahun ini baru menyadari bahwa syarat itu wajib baginya. Awalnya dia mengaku marah dan bingung dengan kebijakan kaku tersebut. “Saya tidak mengerti mengapa mereka ingin seseorang menjadi lebih sehat dari orang lain,” terangnya. Namun, James DeBoy, kepala departemen kesehatan dan kebugaran Lincoln University mengatakan, persyaratan tersebut merupakan sarana untuk membantu para siswa meningkatkan kecakapan dalam bidang matematika dan komunikasi. Program tersebut juga bertujuan memprioritaskan kejujuran kepada para peserta didik. (cak/ttg)

Luwuk Post RABU 2 DESEMBER 2009

http://luwukpost.info

9

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Kecewa Beijing dan Moskwo Iran Nilai Dunia Terlalu Reaktif Kebijakan Nuklirnya TEHERAN-Persetujuan Rusia dan Tiongkok atas resolusi baru atas program nuklir Iran, berbuntut protes. Negeri Para Mullah menganggap dunia terlalu reaktif dengan kebijakan nuklirnya. “Tak ada yang berubah dalam hubungan strategis dengan kedua negara (Rusia dan Tiongkok), tapi kami akan menyatakan rasa kekecewaan kami kepada mereka,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast kemarin (1/12) seperti disitir Agence France Presse. Dua puluh lima dari 35 negara anggota IAEA menyetujui usulan resolusi baru terhadap Iran (27/11). Sementara tiga negara diantaranya Malaysia, Venezuela dan Kuba mendukung kebijakan Iran. “Untuk ketiga negara itu kami akan mengirimkan surat (pernyataan) penghargaan. Bagi negara yang secara salah mengganggu hak kami sebagai bangsa, kami akan menyatakan komplain atas untuk mengingatkan bahwa keputusan mereka salah,” jelas Mehmanparast. Sementara dari Beijing dilaporkan, kementerian luar negeri

mendesak peningkatan langkah-langkah diplomasi untuk mencari solusi atas krisis program nuklir Iran. “Menyimak kondisi mutakhir, semua pihak harus meningkatkan upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan yang komprehensif, tepat, dan untuk jangka panjang untuk isu nuklir Iran,” jelas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qin Gang. Rusia dan Tiongkok yang awalnya menolak sanksi baru terhadap Teheran, tiba-tiba memberikan suara setuju atas usulan International Atomic Energy Agency (IAEA)menjatuhkan resolusi baru untuk mendesak Iran menghentikan pengembangan fasilitas pengayaan uranium keduanya. Namun Qin menegaskan, penjatuhan sanksi bukanlah tujuan utama resolusi tersebut. “Kita harus menyelesaikan isu nuklir tesebut dengan baik melalui dialog dan negosiasi,” tandasnya. Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengatakan, Iran bisa mendapat sanksi baru jika gagal meyakinkan dunia mengenai program nuklirnya. Meski Moskow sendiri juga sedang membangun fasilitas nuklir sipil di negaranya. Fasilitas pengayaan uranium kedua milik Iran berada di dekat kota suci Syiahh, Qom. Diban-

DITENTANG DUNIA : Salah satu kegiatan pengembangan fasilitas pengayaan uranium di Iran.

gun di dalam sebuah gunung untuk melindunginya dari serangan udara Amerika atau Israel. Pasca pengambilan keputusan atas resolusi tersebut, pu-

cuk pimpinan IEAE mengalami pergantian. Diplomat Jepang Yukiya Amano dipilih untuk menggantikan Mohamed ElBaradei.

“Ini adalah hari pertama bagi saya menjabat direktur jenderal IAEA,” ujar pria 62 tahun itu kepada wartawan di Wina kemarin (1/12). (cak/ami)


AMPANA

Luwuk Post

10

RABU 2 DESEMBER 2009

http://luwukpost.info

PILKADA 2010

Damsik Tak Kekang Pejabat Yang Bertarung AMPANA- Bupati Tojo Una-una Drs. Damsik Ladjalani tampaknya merasa bangga jika ada sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Daerah setempat, yang ingin bertarung pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang dihelat pada 2 Juni 2010 mendatang. Sebagai kepala daerah ia tak mengekang bagi DAMSIK LADJALANI pejabat yang memiliki hajatan politik untuk tampil sebagai kandidat bupati maupun wakil bupati. Bahkan ia bersedia memberikan izin bagi pejabat bersangkutan. “ Iya saya tetap memberikan izin pejabat yang ingin maju pada Pemilukada mendatang,” ungkapnya menan-ggapi signal, mencuatnya nama pejabat yang akan bertarung pada pesta demokrasi menda-tang. Ia mengatakan, semakin banyak pejabat yang ingin bertarung semakin baik. Sebab, ini adalah merupakan bagian dari pembelajaran politik. Selain itu, keinginan seseorang untuk maju pada Pemilukada merupakan hak azasi setiap orang. “ Silahkan, saya tetap memberikan memberikan izin. Lebih banyak lebih bagus. Dengan tetap menjunjung nilainilai demokrasi, dalam menyukseskan hajatan pesta demokrasi di daerah ini. Sekadar diketahui, Damsik sendiri dipastikan akan berpasangan dengan Jamal Djuraejo. Paket ini menurutnya sudah paten. Dengan mempertimbangkan sejumlah masukan, baik dari tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat di daerah ini. Jika tak memperoleh dukungan, dari partai pengusung, pasangan inipun memberanikan diri untuk maju melalui jalur perseorangan. “ Iya.. jika tidak dapat dukungan dari Partai Politik, kami akan maju melalui jalur perseorangan. 60 persen kami memilih jalur perseorangan. Kalau jalur ini kami tidak ada musuh,” tegasnya merendah. (Nas)

Drs. Damsik Ladjalani

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Dikpora Diminta Desain Peta Pendidikan AMPANA- Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga (Dikpora) Tojo Una-una diminta untuk segera mendesain peta pendidikan di daerah ini. Konsep ini dibuat sebagai upaya pemaparan terperinci mengenai eksistensi pendidikan di sembilan kecamatan. Pernyataan tersebut disampaikan salah seorang anggota DPRD Touna Makmur Amudaiya, kepada Harian Luwuk Post, usai rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan, Pemuda dan

Olah Raga yang dipusatkan di ruang komisi I DPRD setempat, kemarin. Ia mengatakan, menjadi tujuan utama dibuatnya peta tersebut adalah, untuk mengetahui secara detail mengenai perkembangan infrastruktur pendidikan di seluruh kecamatan. Dengan begitu akan dilahirkan gagasan untuk menyeimbangkan pembangunan infrastruktur pendidikan di semua jenjang. “ Kalau ada petanya, kita dapat meli-

hat, sekolah mana yang perlu di renovasi. Tinggal melihat peta saja, dapat ditahu kondisi sekolah yang diperbaiki,” terang Makmur. Peta semacam ini urai lanjut dia harus dikantongi anggota DPRD setempat. Yang nantinya akan dijadikan rujukan dalam agenda pembahasan di parlemen khususnya sektor pendidikan. Selain untuk mengetahui tenta-ng kondisi infrastruktur, peta tersebut dapat dijadikan rujukan dalam hal menempatkan

tenaga pendidik disemua jenjang. Sehingganya dalam penempatan personil guru di sekolah dilakukan secara merata. Sebab, diakui bersama, masih terdapat sejumlah sekolah yang kekurangan guru. “ Kalau ada peta pendidikan, kita tinggal melihat kondisi riil keadaa guru di seluruh kecamatan. Kalau ada yang kurang, diupayakan untuk dimaksimalkan. Sehingganya terjadi pemerataan penempatan guru hingga ke wilayah pelosok,” paparnya. Hal

senada juga dikatakan Polian Rungge. Anggota Komisi I DPRD ini meminta kepada Dinas terkait untuk menyerahkan data keadaan guru di semua jenjang pendidikan di daerah ini, kepada komisi terkait. Ini akan dijadikan rujukan DPRD untuk memerjuangkan aspirasi khususnya disektor pendidikan. “ Kami minta Dinas terkait agar menyerahkan data guru. Baik yang honorer maupun guru yang PNS,” pintanya berharap. (Nas)

Rahmat, Sang Guru Ditengah Rimba

Bertahun-tahun Mengabdi Tak Terima Insentif PENGHARGAAN patut diberikan kepada Rahmat (28), atas kepeloporannya memberantas buta huruf dipedalaman, tepatnya di sub kelompok Dusun Polokapalii Desa Uebone Kecamatan Ulubongka, Tojo Una-una. Betapa tidak, konsep pengembangan sekolah diperkampungan yang dikelilingi hutan rimba ini, terbilang telah menghasilkan kader-kader terdidik meskipun hanya tahu membaca dan menghitung. Sayangnya, selama dua tahun mendidik, tak kunjung menerima insentif, seperti yang dijanjikan UPT Dikpora kecamatan setempat. Kini ia berjuang untuk mendapatkan interpensi Instansi terkait.

OLEH : NASRI SEI SANG surya mulai menyengat, seolah menusuk pori-pori. Fatamorganipun mulai nampak di sekeliling ruas jalan gedung wakil rakyat yang terletak dibilangan Jalan Tanjumbulu. Tampak dari luar gedung,suasana begitu ramai akan aktivitas para wakil rakyat. Beberapa kendaraan mewah berpelat merahpun tampak parkir teratur dipelataran halaman gedung bercat putih itu. Sontak muncul dua sosok warga berpenampilan sederhana memasuki gedung wakil rakyat. Dengan langkah pasti mereka menelusuri rute untuk masuk keruang komisi. Dengan tujuan untuk mene-

mui salah seorang anggota DPRD Dapil I Polian Rungge. Kedatangan kedua warga pedalaman ini, dengan satu komitmen memerjuangkan sekolah yang tak lain adalah kelas jauh dari SDN Uebone.Mereka adalah Rahmat sang guru, dan Sure Ui yang tak lain adalah kepala dusun. Kedua sosok inipun diterima dengan takjub oleh Komisi I DPRD. Sesekali kedua sosok ini diajak curhat oleh anggota komisi I tentang problem yang mereka alami ditempat mereka bermukim. Hingga berujung pada pertemuan formal yang turut menghadirkan Instansi yang berkompeten, untuk menanyakan

Insentif yang pernah dijanjikan kepada sang guru. Rahmat memang bukan guru berstatus honor daerah atau honor swasta. Ia hanyalah tamatan SDN Uebone beberapa tahun silam. Panggilan hati nurani, dan penuh keikhlasan, ia mengajar anak-anak di Sub Kelompok Polokapali untuk memberi pelajaran, meski hanya mengajarkan berhitung dan membaca. Saban hari hanya itu yang diajarkan kepada 41 murid tiga kelas (kelas I, II dan III,red). “Cuma itu saja yang diajarkan, kalau bukan menghitung ya belajar membaca,” ujar Rahmat usai pertemuan diruang komisi I DPRD, kemarin, (1/12). Prosesi belajar mengajar kata Rahmat, tidak ada bedanya dengan sekolah formal lainnya. Masuk pukul 07.15, keluar pukul 11.00. Bedanya, di sekolah yang dibangun atas swadaya masyarakat beratap rumbia dan berlantai tanah tersebut, tidak ada buku pelajaran, baik buku wajib maupun buku penunjang lainnya. Karena ia sendiri yang menjadi kepala sekolah, guru kelas, guru bidang studi yang me-

rangkap sebagai penjaga sekolah nyaris Rahmat tak pernah istirahat ketika proses belajar mengajar berlangsung. Usai memberi pelajaran di kelas satu, ia pindah ke ruang kelas lainnya untuk memberi materi yang hampir diakuinya sama. Namun begitu Rahmat menyadari statusnya yang hanya tamatan Sekolah Dasar tidak mungkin akan bisa berubah menjadi Pegawai Negeri (PNS). “Saya mau mengabdi untuk daerah. Saya sadar, saya tidak memenuhi syarat untuk menjadi guru,” katanya. Sadar akan kekurangan itu, Rahmat dalam kesempatan itu meminta agar ditempatkan satu orang guru dari SDN Uebone. Ini penting dalam hal memberi mata pelajaran lainnya, bukan hanya sekadar belajar menghitung dan membaca. Tidak ada satu guru pun dari SDN Uebone mengajar di Sub Kelompok Polokapali, karena jarak tempuh dari Uebone ke Sub Kelompok Polokapali terbilang jauh. bisa memakan waktu satu hari dengan berjalan kaki. Keinginan menemui Polian Rungge yang dikenal pejuang warga pedalaman, karena beberapa waktu lalu pihak UPT Dikjar di Kecamatan Ulubongka pernah menyampaikan janji bahwa akan ada insentif buat Rahmat yang telah mengabdikan diri. Sayang, hingga kini janji itu tidak pernah dipenuhi. Polian Rungge bersama rekan satu komisi yaitu Taslim K. Obong pun mendesak Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Touna untuk menya-

huti keluhan tersebut. Kepala Dikpora Touna, As’ad Idris Akuba mengatakan, untuk tahun 2009 belum ada pos anggaran untuk membayar insentif. Hal ini akan diupayakan pada tahun 2010 mendatang. “Insentif pos anggaran tidak tersedia, akan disiasati pos anggaran untuk membayar insentif mereka,” kata As’ad Idris Akuba. Masih kata As’ad, pihaknya akan menganggarkan pembangunan tiga lokal di tempat mengajar Rahmat pada tahun anggaran 2010. Meski menyahuti membangun kelas tiga lokal, tapi As’ad nampaknya belum memberi penegasan terkait dengan penempatan guru. “Kita harus berupaya untuk bisa menyukseskan pendidikan,” kata As’ad memberi jawaban. Kondisi yang dialami murid-murid di Sub Kelompok Polokapali sama persis dengan sekolah yang digagas oleh Yayasan Merah Putih yaitu Sekolah Lipu. Ketua Komisi I Mohamad Afnan Rahmat menginginkan, sekolah-sekolah tersebut diformalkan. Bentuknya sekolah jauh atau Sekolah Lipu, tapi harus terdaftar di sekolah negeri agar tamatannya mendapatkan pengakuan yuridis yaitu ijazah. Tidak masalah kata Afnan, meski murid-murid tersebut diajar dari pihak LSM. Apabila ini bisa disahuti, sekolah lipu akan mendapatkan anggaran tersendiri termasuk di dalamnya membayar insentif guru. “Kita akan koordinasi dengan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah). Dikpora bisa membuat format khusus terkait hal ini,” tutur Afnan. (***)


EKONOMI & BISNIS

Luwuk Post RABU 2 DESEMBER 2009

http://luwukpost.info

Dinas Perikanan Gelar Pelatihan LUWUK- Selasa (1/12) kemarin Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banggai menggelar pelatihan manajemen teknik pemasaran hasil perikanan. Pelatihan tersebut melibatkan kelompok nelayan, Dharma Wanita dan PKK, Kecamatan Pagimana dan Bualemo. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Banggai, Rusdi Rachmad saat ditemui disela-sela kegaitan kepada Luwuk post mengatakan, tujuan kegiatan ini dalam rangka menampilkan produk perikanan yang dapat dipasarkan untuk hasil diserfikasi pengolahan ikan. Kegiatan seperti ini sudah dua kali dilaksanakan dan jika tidak ada aral melintang akan dilaksanakan selama dua hari yakni Selasa s/d Rabu (1/12 s/d 2/12). Rusdi kembali mengatakan, pelatihan ini juga untuk pengembangan ketrampilan terhadap para peserta, sehingganya pengetahuan pengolahan komoditi, hasilnya bisa dipasarkan di daerah asal mereka. Dengan begutu dapat menambah pendapatan mereka. Dalam pelatihan itu materi yang diberikan diantaranya pengelolaan rumput laut yang dapat dijadikan bahan makanan seperti cendol, jus serta dapat pula dijadikan dodol. Sementara tenaga instruktur, instansi tersebut mendatangkan khusus tenaga pelatih yang berasal dari Manado Sulawesi Utara. Rusdi bersyukur juga bahwasanya apa-apa yang telah menjadi program utama Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banggai untuk tahun anggaran 2009 semuanya telah dilaksanakan dengan baik. (ynt)

Dealer Motor Terus Bertambah di Banggai BANGGAI-Terus meningkatnya jumlah permintaan akan sepeda motor di kota Banggai, Bangkep, sejak beberapa tahun belakangan ini, telah membuat usaha penjualan motor daeler, terus bertambah jumlahnya di daerah tersebut. Pada tahun 2005 silam di kota Banggai, hanya ada dua dealer penjualan sepeda motor, namun jumlahnya terus bertamba dari hari-kehari dan kini jumlahnya, telah lebih dealer yang ada di kota Banggai. Jumlah tersebut, belum ditambah lagi dengan beberapa dealer yang khusus menjual motor bekas. Satu-satu alasanya yang rasional untuk menggambarkan fenomena ini, yakni tingginya angka pembelian sepeda motor dari berbagai di jenis di Banggai, dimana semua itu tidak terlepas dari terus meningkatnya kemampuan ekonomi masyarakat di Banggai. Kepada Luwuk Post, belum lama ini, seorang pemilik usaha dealer di Banggai, mengakui bahwa memang dari waktu-waktu jumlah pesanan dan permintaan sepeda motor terus meningkat. Ia mengakui dengan terus bertambahnya jumlah dealer yang ada, telah mendorong lahirnya persaiangan antara sesama pengusaha, namun sejauh ini kata sumber, persaingan tersebut masih berjalan dengan sehat. Sumber yang mengatakan namanya tidak perlu diekspos ini, menuturkan jika dirataratakan pada setiap bulannya lebih dari tiga sepeda motor dengan berbagai jenis yang dibeli oleh masyarakat. Ia juga menambahkan sejak setahun terakhir ini, diantara beberapa jenis sepeda motor yang paling banyak di beli oleh masyarakat adalah jenis metic. Jenis ini sangat digandrungi pembeli karena jenis ini memang lagi trend. (Wan)

11

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

DSLNG Terancam Angkat Kaki Pemkab Banggai Kehilangan PAD Ratusan Miliar

[FOTO: DOK /LUWUK POST]

RAPAT: Bupati Banggai, Ma’mun Amir memimpin rapat bersama direksi DS-LNG di ruang rapat umum Kantor Bupati Banggai April lalu. Rapat tersebut antaranya membahas kejelasan dimulainya pelaksanaan proyek kilang DS LNG.

Izin Usaha Cuma 17 Hari Depdagri Gandeng Tiga Menteri Bikin SKB JAKARTA - Lamanya waktu izin usaha membuat Departemen Dalam Negeri (Depdagri) bertindak. Departe men pimpinan Gamawan Fauzi itu ba kal memangkas waktu pengurusan izin usaha yang rata-rata 60 hari menjadi 17 hari. Itu agar gairah investasi di Indonesia semakin meningkat. “Mulai 1 Januari itu akan kami berla kukan,” kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di kantor Depdagri kemarin (1/12). Kata Gamawan, pengu rusan izin usaha selama ini sangat lama. Itu membuat citra investasi di Indonesia tidak bagus. Mantan Gubernur Sumatera Barat itu mengatakan, pemangkasan waktu

pengurusan izin usaha itu melibatkan beberapa departemen terkait. Yakni, Depdagri, Depkum HAM, Depdag, dan Depnakertrans. Karena itu, dalam waktu dekat dia akan menggandeng menteri departemen tersebut untuk membuat Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri departemen terse but sebagai dasar hukum sementara. Kata Gamawan, kebijakan tersebut sebenarnya membutuhkan Keppres. Namun, pengurusan Keppres cukup lama. Karena itu, SKB menjadi dasar hukum sementara sembari menunggu Keppres rampung. “Keppres tak bisa cepat selesai kendati masuk dalam program 100 hari,” katanya. Percepatan izin usaha itu sudah menjadi tren daerah tujuan investasi. Gamawan mencontohkan perizinan usaha di Selandia Baru. Negara kepu

lauan itu bisa mempersingkat izin usa ha hanya dalam waktu satu hari. Dia tak ingin investor dipersulit ketika me mulai usaha. “Kenapa harus lama ka lau bisa dipercepat,” katanya. Apakah ada sanksi jika waktu pengurusan izin lewat 17 hari” Gama wan menjanjikan bakal ada sanksi. Namun, dia tidak memperjelas dalam bentuk apa sanksi tersebut. “Sanksi itu akan dikaitkan dengan undang-un dang pelayanan publik,” katanya. Untuk merangsang performa peme rintah daerah, Gamawan bakal mengi ming-imingi bonus. Daerah yang suk ses menyederhanakan perizinan itu bakal diberi reward. “Departemen Keu angan saja memberi Rp 32 miliar untuk daerah yang melakukan pengelolaan keuangan terbaik, kalau kami Rp 2 mi lliar bisa lah,” katanya.(aga)

Minyak Cepu Sudah Siap Dikonsumsi SURABAYA - Hasil minyak bumi dari Lapangan Banyu Urip di Blok Ce pu, Jatim sudah sukses diolah menja di minyak siap jual. Per awal Desember ini, Mobil Cepu Ltd. (MCL) sudah berhasil mengolah 60 persen atau dari rancangan kapasitas olahan perhari sebesar 20 ribu barel.Perusahaan yang merupakan anak perusahaaan Exxon Mobil Corporatio saat ini memproses hingga 12 ribu dari empat sumur produksi yang telah di bor sebelumnya. “Kinerja baik yang dihasilkan oleh sumur-sumur serta fasilitas-fasilitas produksi awal yang mulai diopera sikan pada bulan Agustus ini, akan meningkatkan nilai ekonomis pada ke suluruhan proyek, dengan tentunya mendukung tujuan pemerintah Indo-

nesia serta prioritas produksi energi,? ujar Michael K. Nelson, presiden Mobil Cepu Ltd dalam rilis yang diterima kemarin. Jumlah minyak bumi yang diolah akan terus meningkat seiring dengan fasilitas-fasilitas baru yang dikem bangkan oleh para pembeli. Juga akan sesuai dengan kemampuan pembeli untuk menerima pengiriman melalui pipa terpasang.Kesuksesan atas dimulainya penggunaan fasilitas ini, menunjukkan tingginya komitmen semua orang yang terlibat dalam me ngembangkan sumber daya minyak dan gas bumi di Blok Cepu secara aman dan efisien. Sementara itu pihak pertamina juga berupa terus meningkatkan kapasitas

produksi penuh. “ Produksi awal meru pakan permulaan baik bagi pengem bangan Blok Cepu. Kami juga ingin segera mencapai kapasitas produksi penuh secepat mungkin,” kata Hapo san Napitupulu, presdir Pertamina EP Cepu. Mereka juga menantikan kerjasama dengan mitra kami mau paub bersama BP Migas dalam meng hadapi berbagai tantangan pengemba ngan kapasitas produksi penuh. “ Seperti kontrak EPC dan juga pembebasan lahan, untuk mencapai fasilitas bagi pengolahan 165 ribu barel minyak per hari. Ex xonMobil dan Pertamina masing-ma sing memiliki 45 persen saham di Blok Cepu. Sisa 10 persen dimiliki oleh empat perusahaan milik daerah setempat. (aan)

LUWUK-Donggi Senoro Liquefied Natural Gas (DSLNG) ter ancam angkat kaki dari Kabu paten Banggai. Kebijakan itu ditempuh perusahaan multi nasi onal tersebut lantaran masih menyisahkan sekitar 2 persen tanah yang belum dibebaskan. Banyak dampak yang ditim bulkan ketika langkah tersebut harus diambil DSLNG. Salah sa tunya adalah Pemkab Banggai akan kehilangan sumber Penda patan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp. 100 miliar setiap tahun. Kondisi ini ternyata dikuatir kan Forum Kota (FORKOT) Kabupaten Banggai. Makanya organisasi kepemudaan ini me minta sikap tegas DPRD Bang gai dalam menjawab persoalan tersebut “DPRD harus bersikap terkait semakin tidak jelasnya investasi DSLNG soal ganti rugi lahan yang belum terselesaikan. Jika tidak perusahaan itu akan ang kat kaki. Akibatnya daerah ini akan kehilangan ratusan miliar PAD per tahun,” kata Ketua FORKOT Kabupaten Banggai, Hasbi Latuba kepada Luwuk Post, Selasa (1/12) kemarin. Dikatakannya, tak hanya pe merintah yang rugi, akan tetapi 320 ribu rakyat Kabupaten Banggai bakal gigit jari. Bisa di bayangkan kata Hasbi, jika investasi padat modal itu mam pu melakukan eksploitasi gas,

Hasbi Latuba

selain menguntungkan penda patan negara dan daerah juga berdampak pada multi player efek pada seluruh kegiatan perekonomian rakyat dengan beredarnya trilyunan dana setiap tahun pada investasi yang satu ini. “Bagi saya putaran modal bisa berbunyi miliaran rupiah se tiap hari di daerah ini. Yang mera sakannya tentu mereka yang bergerak pada Usaha Kecil Me nengah (UKM),” jelas Hasbi. Tak itu saja dampak positif nya, terserapnya tenaga kerja lang sung ke perusahaan maupun ti dak langsung. Semisal tenaga kerja sektor perkebunan, perika nan, jasa dan perdagangan. Ini tentunya akan menambahkan tingkat pendapatan rakyat yang nantinya akan dibuktikan dengan daya beli yang mening kat pula. “Jika faktor ganti untung yang menjadi penyebab hengkang nya perusahaan tersebut, tentu sa ngat disayangkan. Semua ini aki bat lambatnya pe merintah dalam melakukan langkah-langkah pendekatan,” te rang dia. (yan)

Penurunan Omzet Mobil Bekas SURABAYA- Akhir tahun merupakan momen dimana orang banyak membeli mobil. Apalagi berkaitan dengan ada nya pajak progresif dan pajak pertambahan nilai yang menye babkan harga mobil naik. De ngan ramainya pembeli mobil, banyak Agen Tunggal Peme gang Merk (ATPM) yang mem berikan diskon. Hal itu menye babkan penurunan penjualn mobil bekas. Menjelang akhir tahun, ba nyak showroom mobil yang memberikan diskon dan bunga murah. Seperti pada United Mo tors Centre (UMC). Pemilik Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) Suzuki itu memberikan bunga mulai dari satu persen dan tergantung dari uang muka. Hal tersebut rupanya berpe ngaruh terhadap penjualan mobil bekas di Divisi Mobil Bekas UMC. Menurut Sales Manager UMC Agnes Meliana Lim, sela ma dua bulan ini, penjualan mobil bekas mengalami penuru nan. “Karena antara harga mobil baru dan bekas ada perbandi ngan yang nggak terlalu besar. Kalau harganya nggak terlalu beda orang pasti milih mobil baru”, katanya. Namun, Agnes optimis bah wa tahun depan, mobil bekas bakal laris manis. Hal tersebut berkaitan dengan adanya pajak progresif dan pajak pertamba han nilai. Adanya pajak tersebut

akan berpengaruh terhadap kenaikan harga mobil sebesar 30 persen. Agnes mengatakan bah wa pajak tersebut tidak akan mempengaruhi harga mobil bekas, karena harga mobil bekas sudah naik tahun ini. Kenaikan itu sebesar 5-10 persen dari tahun lalu. Divisi mobil bekas UMC men jual mobil bekas dari berbagai merk seperti Suzuki, Honda, dan Toyota, serta mobil asal Korea. Mobil-mobil itu dijual dengan kisaran harga Rp 50-200 juta. Tahun ini, harga produk Korea tidak terlalu mengalami pening katan. Setiap bulan, Agnes memiliki stok 40-45 unit mobil bekas. Suzuki menjadi penyumbang terbanyak sebanyak 50 pesen. 50 persen sisanya merupakan sumbangan dari berbagai merk. Dengan membeli produk Suzu ki, costumer akan memperoleh garansi selama enam bulan dan gratis ganti oli. Sementara, de ngan membeli produk merk lain, customer akan memperoleh dis kon 15 persen untuk ganti oli. Tahun ini, UMC belum mam pu mencapai target penjualan. Tahun depan, diharapkan pen jualan naik 20 persen. “Harapan nya satu banding satu. Kita punya stok satu, yang laku juga satu”, kata Agnes. Agnes me nambahkan, bila Desember ini, stok mobil baru habis, maka pen jualan mobil bekas akan mening kat. (mer)


Luwuk Post

RABU 2 DESEMBER 2009 HALAMAN 12

Siti Nurhaliza Ungguli Krisdayanti CMYK

Tyas Mirasih

Ngecilin Perut Buat Berbikini DEMI adegan berbikini ria, Tyas Mirasih harus menurunkan berat bobotnya sampai 10 kg dalam jangka waktu 3 bulan. Di film terbarunya, Air Terjun Pengantin Tyas Mirasih tampil vulgar mengenakan bikini. Sadar perut gendut tak sedap dipan dang saat mengenakan bikini, Tyas diet ketat tak menjamah gula dan tepung-tepungan. Hanya beras merah yang dikonsumsi nya. “Saya sebenarnya kaget juga bisa turun 10 kg, karena saya or-

ang yang susah untuk diet. Ka rena suka makan. Motivasi di film ini memang besar. Saya juga ng gak mau kelihatan gendut waktu memakai bikini,” terang Tyas. Setelah tubuhnya langsing, Tyas siap tampil total di layar film. Tidak hanya mengenakan bikini seksi, untuk beradegan ciuman dan ranjang dia siap asalkan se suai skenario. Tyas juga sangat bersyukur memiliki kekasih, Tria Chanchuter yang sangat mengerti dirinya. Menurut Tyas, Tria mengetahui

kalau dirinya tampil seksi di film ini.“Saya nggak mau dibilang vulgar. Tria sangat support, ma lah dia kayaknya pusing karena setiap ngobrol pasti saya ngomo ngin film ini. Jadi dia tahu bagai mana excited-nya saya,” ucap Tyas. Salah satu alasan Tyas mene rima film ini karena Rizal Man tovani yang menjadi sutradara. Setelah sekian lama menjadi mo del klip yang diarahkan Riza, Tyas tahu hasil filmnya tidak akan murahan. AAL

KEBERHASILAN Shireen Sungkar di jagat sinetron dan menyanyi terganggu. Lagi di atas angin, Shiren justru menerima kabar tak mengenakan mengenai perce rain kedua orangtuanya, Mark Sungkar dan Fanny Bauty. Shiren mengaku bingung mendengar orang tuanya bercerai. Sebab dari pengamatannta, hubungan kedua orang tua nya selama ini baik-baik saja. “Mereka itu berantem nggak pernah di depan kita, kita lihat baik-baik saja,” ucap cewek cewek kelahiran 28 Januari 1992 ini. Ditanya penyebab percerai an kedua orang tuanya,

Shireen ogah menjawab. Tapi Shireen membantah, percerai an ini disebabkan sifat keras dari ayahnya, Mark Sungkar. “Ayahnya bukanlah orang yang keras, hanya tegas,” pungkas pacar dari Adly Fairuz itu. Sebelumnya, rumah tangga Fanny Bauty dan Mark Sungkar dua kali berantakan. Di awal tahun 2006 dan Agustus 2009. Tapi keduanya berhasil rujuk. Senin (30/11) Fanny kembali mengajukan gugatan cerai untuk kali ketiga. Fanny mengungkapkan alasan kembali mengajukan cerai karena tidak tahan de ngan kondisi rumah tangga

nya yang sering bertengkar. “Kalau ribut terus itu nggak baik untuk kesehatan,” ucap nya saat dihubungi wartawan melalui telepon kemarin. Fanny mengatakan kepu tusan bercerai sudah menda patkan restu dari keluarga besarnya. Fanny juga tak lupa ketiga anaknya untuk dimintai pendapatnya. “Keluarga sudah tahu dan mereka menyerahkan semua nya ke kita. Jadi memang sudah empat tahun belaka ngan ini kita sering ribut. Mungkin sudah nggak bisa disatukan lagi. Mungkin ini jalan yang terbaik,” tutup Fanny. FJR

KRISDAYANTI agaknya harus banyak belajar dari Siti Nurhalizah dalam soal membina rumah tangga. Krisdayanti dan Siti Nurhalizah berteman dekat sejak lama. Sama-sama diva, keduanya sering manggung menyanyi bareng. Belakangan, keduanya terlibat pembuatan album bersama. Tapi soal rumah tangga, Siti Nurhalizah layak diacungi jempol. Jika KD akhirnya bercerai dengan Anang Hermansyah dan kini digosipkan akan menikah dengan pengusaha asal Timor Leste, Raul ramos. Siti tetap tegar meski beberapa kali dihantam gosip bercerai dengan suaminya, Datuk Khalid. Siti rupanya punya resep khusus menghadapi gosip. “Siti ingatkan pada diri sendiri dan suami sendiri pun sudah mulai terbiasa dengan keadaan menjadi public figure. Selagi Siti bergelar anak seni, gosip itu tidak akan pernah berhenti. Bagaimana kami menanganinya harus ada kesabaran yang tinggi,” kata Siti ditemui saat menjalin kerja sama membuat album dengan Krisdayanti di bilangan Pondok Indah, Jakarta Selatan, belum lama ini. Siti yang dinikahi Datuk Khalid 21 Agustus 2006 lalu mengaku sudah terbiasa rumah tangganya dikabarkan retak. Untuk menjaga keharmonisan, Siti tidak melupakan jalinan komunikasi yang terus terjalin. “Kami saling komunikasi. Tak pernah berhenti sampai sekarang. Suami sekarang ada kerja di Afrika, kami saling BB-an (black berry), seperti orang bercinta. Sampai saat ini Siti bersyukur pada Allah karena mempunyai suami yang sayang sama Siti dan yang terpenting kami saling menghormati,” ucapnya. Siti juga mengatakan, rumah tangga harmonis terjadi karena ada saling kepercayaan. “Menerima pasangan apa adanya itu penting dan senantiasa saling give and take,” tutup wanita berambut panjang itu. FJR

CMYK

Shireen Sungkar Bingung Orang Tua Cerai


BANGGAI KEPULAUAN

Luwuk Post RABU 2 DESEMBER 2009

http://luwukpost.info

PARLEMEN

Dipimpin Israfil, Pembahasan APBD Lancar DEWAN–Tidak seperti kekhawatiran beberapa pihak sebelumnya, rapat pembaha san APBD Bangkep selama seminggu terakhir ternyata berjalan lancar tanpa perso alan berarti. Sebelumnya dikhawatirkan, tanpa Ketua DPRD Sulaeman Husen SE MH, pembahasan APBD ti dak akan dapat berjalan mak simal. Tadi malam, pembahasan APBD memasuki hari kedela pan. Hesmon Pandili, salah seorang anggota Panitia Hesmon Pandili Anggaran (Panggar) menge mukakan, agenda penting tersebut berlangsung normal dan lancar. “Lancar dan aman. Memang sempat terjadi ketegangan, namun dapat dicapai kesepakatan yang bagus,” tutur legislator Bukit Trikora asal PDS tersebut. Ra pat pembahasan APBD dipimpin Wakil Ketua DPRD seka ligus Wakil Ketua Panggar, Israfil Malingong SE. Ketua Pan sus Rahman Hi Makmur SAg mengatakan, pembahasan akan mencapai paripurna sekitar 15 Desember mendatang. “Yang akan memimpin rapat paripurna adalah Pak Israfil Malin gong,” katanya. (tam)

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Hari Ini Test CPNS

Om Tono Memang Lain SARTONO Moidady memang lain dari pada yang lain. Pejabat Banggai Kepulauan (Bangkep) yang satu ini tidak ingin membuang-buang waktu. Sebagai Kepala Badan Kepegawaian Dae rah (BKD) setem pat, CATATAN tidak ingin momen testing Calon Pega wai Negeri Sipil (CP NS) di daerahnya menjadi runyam. Tes ting tersebut, digelar Rabu (2/12) hari ini di sejumlah sekolah di Kota Salakan. Jauh hari sebelum nya, lelaki yang ak rab disapa Om Tono tersebut sudah mulai melakukan persia pan. Beberapa hari lalu, Om Tono yang Rustam Nono sempat disebut-se but sebagai figur ideal calon Bupati Banggai Laut (Balut), bertolak ke Palu. Di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) tersebut, Om Tono menjemput soal-soal test CPNS ditemani sejumlah stafnya di BKD. Berkas rahasia tersebut benar-benar dijaga dan dilindungi agar tidak ada yang mengintip. Om Tono mengawal sendiri berkas soal testing CPNS tersebut hingga akhirnya tiba dengan selamat dan terbungkus rapat beberapa dos ba nyaknya.Kemarin, sehari sebelum pelaksanaan testing, Om Tono mengerahkan sebagian besar anak buahnya mengecek kesiapan sekolah-sekolah yang akan dijadikan lokasi testing. Ruang demi ruang, bangku demi bangku, meja demi meja diperiksa agar tidak terjadi kecurangan. Om Tono benarbenar tidak ingin testing CPNS dikotori aksi tidak terpuji. Tadi malam saat wartawan bertandang ke rumahnya, Om Tono sedang menerima banyak tamu. Namun begitu dilihatnya Luwuk Post, Om Tono langsung menyambut dengan tawa ramahnya. “Mari ke dalam, Pak,” kata Om Tono sambil tak lupa meling karkan lengan ke bahu Luwuk Post, sebagai tanda keakraban yang selalu muncul dari hatinya yang tulus. Om Tono sedang menghadapi hajatan penting. Yakni merekrut CPNS baru yang nantinya akan jadi ujung tombak pelayanan pemerintah terhadap rakyat. Om Tono tahu betul, CPNS seperti apa yang dibutuhkan daerahnya.Sungguh merupa kan pengalaman berharga dan penting yang dapat diterap kannya kelak jika sudah jadi bupati di Kabupaten Balut. ###

13

Ribuan Peserta Mengecek Lokasi

[Foto: Dok/Luwuk Post]

TEST CPNS: Hari ini ribuan pelamar CPNS akan mengikuti test yang akan dilaksanakan di Salakan, Ibu Kota Bangkep.

Sulaeman : Kami Sudah di Mekah Jamaah Haji dalam Keadaan Sehat SALAKAN–Ketua DPRD Banggai Kepulauan (Bangkep) Sulaeman Husen SE MH kembali menginformasikan, sekitar 35 jamaah haji kloter Bangkep dalam keadaan sehat. Melalui telepon genggamnya, Sulaeman yang sedang menunaikan ibadah haji juga mengabarkan, dirinya bersa ma 35 jamaah asal Bangkep, kema

rin sudah berada di Mekah. “Alhamdulillah, kita sehat semuanya. Sekarang ini kita sudah kembali dari Mina ke Tanah Suci Mekah,” papar adik kandung Bupati Bangkep Drs Irianto Malin gong MM tersebut. Dikatakan pula, jamaah asal Bangkep dalam waktu tidak terlalu lama sudah akan tiba di daerah. Ketua DPRD yang akrab disapa Om Eman tersebut mengharapkan doa yang tak putus-putus dari segenap warga Bangkep, teruta

ma keluarga, agar perjalanan para jamaah kembali ke daerah dapat lancar dan aman. “Berkat doa dari keluarga mau pun semua warga Bangkep, kita di sini selalu dilimpahi kesehatan sehingga dapat menunaikan iba dah haji hingga selesai,” katanya. Sulaeman juga mengabarkan kondisi Bupati Bangkep Drs Irianto Malingong MM yang juga berhaji tahun ini. Menurutnya, bu pati dalam keadaan sehat dan bu gar. (tam)

Kades Paisu Lamo Dituding Tidak Paham Aturan BANGGAI-Pejabat Kepala De sa Paisu Lamo, Kecamatan Labo bo, Jalaluddin Naha, dituding ti dak paham aturan. Sebab dirinya menggeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk mengangkat dan mem berhentikan sejumlah perangkat desa setempat, yang diduga cacat hukum dan tumpang tindih. Indi kasi cacat hukumnya SK yang dike luarkan Kades itu, dapat dilihat dari konsideran hukum pada item mengingat. Dimana Jalaluddin, masih menggunakan UU No 22 tahun 1999 tentang pemerintah daerah, padahal UU tersebut sudah tidak berlaku lagi, karena telah digantikan dengan UU No 32 tahun 2004 tentang otonomi daerah. Sebagai pegangan hukum, SK harus benar-benar bersih dari kekeliruan, itulah yang membuat banyak tokoh di Desa Paisu Lamo menilai SK dari Kades itu cacat hukum dan harus dibatalkan dibuatkan SK yang baru. Ketidak beresan dalam SK yang di keluarkan Jalaluddin ini, dapat pula dilihat di lampiran kedua SK tersebut, dimana Kades menetap kan Aryaton M Madadi sebagai Kaur Pembangunan, sementara

yang bersangkutan belum diber hentikan dari jabatan Kaur Pemerin tahan. Kondisi itu diperparah lagi dengan menegaskan bahwa Rah mad Madadi sebagai Kaur Peme rintahan mengantikan Aryanto. Permasalahannya terletak tidak adanya SK pemberhentian Aryan to dari jabatannya sebagai Kaur Pembangunan. Dimana hal terse but menurut sumber media ini yang enggan menyebutkan nama nya, bertentangan dengan aturan yang ada, yang mengisyarakat sebelum diberikan SK terhadap jabatannya yang baru, mestinya yang bersangkutan harus dibuat kan SK pemberhentian dari jaba tan lamanya, sehingga tidak terjadi tumpah tindih. Kerancuan lain dalam SK yang di keluarkan oleh Kades ini, yaitu penetapan kepala Dusun II atas nama Baharudin Laeba, yang meng gantikan posisi Saharudin Muda lim, dimana sebenarnya kepala Dusun II tidak lagi di jabat oleh Saharudin Mudalim, karena pada beberapa tahun lalu, dirinya telah digantikan oleh Titin. Titin sendiri, merupakan pejabat Kepala Dusun yang legal karena di SK-kan kepala

Desa. Lucunya lagi, Kepala Desa Pai su Lamo ini, tak bergening dengan banyaknya sorotan atas SK yang dikeluarkannya itu, walaupun dirinya sendiri telah menyadari bahwa SK tersebut cacat hukum. Buktinya setelah banyaknya desa kan itu, Jalaludin tidak langsung membuat SK baru, namun sebalik nya dirinya hanya mengeluarkan surat pengesahan atas SK terse but, dengan dasar hukum yang tidak jelas di tambahkan lagi surat pengesahan tersebut hanya ditulis nya dengan menggunakan tulisan tangan. Banyak pihak di Paisu Lamo, telah beberapa kali menyampaikan hal tersebut kepada Camat Labo bo, Balsam Sarikaya, namun hingga kini tidak jelas penanganan nya. Kepada Luwuk Post, belum lama ini, seorang tokoh masyarakat Paisu Lamo, yang enggan menye butkan namanya, berharap agar pihak Pemda Banggai, khususnya instansi terkait dapat merespon keluhan masyarakat ini, karena jika tidak itu akan berdampak luas di tengah-tengah masyarakat Paisu Lamo. (Wan)

SALAKAN–Rabu (2/12) hari ini, ribuan pelamar CPNS di Bang gai Kepulauan (Bangkep) akan mengikuti testing secara serentak. Sesuai jadwal yang diumumkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat, testing akan me ngambil tempat di sejumlah sekolah di Kota Salakan. Pantauan Luwuk Post di Kota Salakan kemarin, para peserta testing CPNS sudah bersiap-siap. Sejumlah peserta yang berasal dari luar daerah, kemarin sudah berada di Kota Salakan. Mereka menginap di rumah saudara ma sing-masing. Sisanya tinggal di beberapa penginapan. Dua pengi na an agaknya menjadi favorit mereka. Yakni Penginapan Barata dan Natasya. Hajatan testing CPNS seketika mengubah wajah Kota Salakan. Sehari sebelum testing, Kota Sa lakan mendadak ramai. Nyaris se tiap rumah warga mengalami penambahan penghuni. Demi kian juga dengan penginapan. Nyaris sudah tidak ada lagi kamar kosong. Kemarin di kantor BKD, para pelamar CPNS datang berduyunduyun sejak pagi hingga siang hari. Dari kantor tersebut, mereka

Sartono Moidady

beramai-ramai mengecek lokasi sekolah tempat mereka mengikuti test hari ini. Ditemui di kediaman nya kemarin, Kepala BKD Bang kep Sartono Moidady menjamin, pelaksanaan testing CPNS hari ini akan berlangsung secara jujur dan adil. Namun demikian, Sarto no juga berharap, semua kala ngan turut menjaga suasana testing CPNS sehingga dapat ber jalan sesuai harapan. Sementara itu, amatan Luwuk Post, siang kemarin, ratusan ca lon penumpang di pelabuhan to bing didominasi para pelamar CP NS. Qadria,salah seorang penum pang yang akan berangkat kema rin mengatakan dirinya bersama dengan beberapa teman nya me nuju Salakan untuk mengikuti uji an CPNS yang bakal diselengga rakan Rabu (2/12). (tam/mad)

Upacara Tumpe Dimulai BANGGAI-Upacara adat pe ngantaran telur burung Maleo, atau yang lebih dikenal dengan budaya Tumpe, Selasa (1/12) kemarin di mulai prosesinya yang ditandai dengan serangka ian upacara pelepasan pengan tar telur burung Maleo di Keca matan Batui, Kabupaten Bang gai (Luwuk). Setelah dilepas dengan upa cara adat yang khusus di Batui, selanjutnya, upacara Tumpe ini akan dilanjutkan pada Rabu besok (hari ini red) di kota Bang gai, dengan serangkaian adat lanjutan seperti upacara penjem putan oleh para perangkat adat Banggai, serta penyerahan telur Maleo kepada Tomundo Bang gai ke-21, Ir H Iskandar Zaman MM. Rencananya rombongan adat dari Batui ini, sebelum di jemput oleh perangkat adat Banggai di pelabuhan veri Tinakin Laut Kecamatan Banggai, terlebih dahulu akan singgah di pulau Labobo untuk menjalan sejum lah ritual khusus yang masih masuk dalam rangkaian upacara

adat Tumpe ini. Kepada Luwuk Post, di Keraton Banggai, Selasa (1/12) kemarin, Ketua panitia pelak sanaan upacara Tumpe, Ahmad Yusuf, mengatakan dalam upa cara adat ini, panitia Tumpe yang ada di Banggai, akan meli batkan ribuan masyarakat untuk melakukan penyambutan kepa da para delegasi dari Batui. Disinggung tentang persia pan yang telah dilakukan oleh panitia pelaksana dalam me nyukseskan kegiatan adat ini, Ahmad berujar, semua persia pan telah rampung dilaksana kan, tinggal persiapan pada tahapan pelaksanaan saja, yang belum terselesaikan. Sementara menjelang pelaksa naan upacara Tumpe ini, kota Banggai, terlihat semakin me riah. Karena hampir seluruh halaman rumah warga di kota tua tersebut, telah terhias de ngan bendera adat Banggai. Dan memandangan itu mem buat kota Banggai jauh berbe dah dengan hari-hari sebelum nya. (Wan)

Selamat Tinggal Sulteng Selamat Datang Malut Sultan Tarnate Balas Surat LAB BANGGAI-Upaya pengabungan wilayah Pulau Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng), untuk masuk dalam peta administrasi pemerintahan Kabupaten Sula, Provinsi Maluku Utara (Malut), mulai memasuki babak baru. Babak baru ini, boleh dikata sebagai titik terang dalam upaya pengabungan Banggai ke Malut ini. Sebab baik pemerintah Kabupaten Sula dan Provinsi Sulteng serta perangkat adat yang dipimpin oleh Sultan Tarnate Drs Sultan H Mudaffar MSi, telah menunjukan apresiasi yang positif terhadap adanya keinginan pengabungan wilayah ini. Apresiasi tersebut, diabadikan dengan surat balasan dari Sultan Tarnate, yang ditujukan kepada Ketua Lembaga Adat Banggai (LAB), Hamsen B Kuat, yang intinya menjawab dan

akan memperjuangkan aspirasi dari masyarakat Banggai untuk mengabungan diri ke Malut. Ada tiga poin terpenting dalam surat yang di tandatangani langsung oleh Sultan Tarnate dan tertanggl 1 Desember 2009 itu, ketiga isi surat itu yakni pertama ucapan terima kasih dari perangkat adat Kesultanan Tarnate atas adanya asprisasi masyarakat Banggai terhadap pengabungan wilayah ini. Kedua, ketegasan sikap dari Sultan Tarnate beserta istrinya yang juga adalah anggota DPD RI, tentang komitmen mereka untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Banggai untuk bergabung ke Malut. Ketiga akan mengirim delegasi dari kesultanan Tarnate untuk selanjutnya bertemu dengan masyarakat beserta seluruh perangkat adat Banggai. Selain dengan delegasi dari perangkat adat Kesultanan Tarnate, dalam surat yang ditembuskan pula ke Gubernur Malut di Tarnate dan Bupati Kepulauan Sula di Sanana,

juga mengisyarakat tentang adanya rencana kedatangan tiem dari Pempov Malut dan Pemkab Kepulauan Sula. Sementara itu, ketua Lembaga Adat Banggai (LAB) Hamsen B Kuat, yang dihubungi Luwuk Post, via ponselnya Selasa (2/11) kemarin, membenarkan tentang adanya surat balasan dari Sultan Tarnate tersebut. “Suratnya sudah saya terima dan kami sudah memahami isi surat tersebut,” tutur Hamsen. Lanjut Hamsen, sikap respon yang ditunjukan Sultan Tarnate tersebut, adalah langkah maju demi mewujudkan upaya pengabungan wilayah ini. Pasalnya, dengan modal aspirasi yang murni dari masyarakat Banggai serta adanya respon dari seluruh stakholder di Malut, telah membuat upaya pengabungan ini tinggal menyisakan satu langkah lagi menuju realisasi. Satu langkah yang tersisa kata Hamsen adalah rekomendasi dari Pemprov Sulteng terhadap hal tersebut. Rekomendasi dari Pemprov Sulteng,

terhadap upaya pengabungan tersebut di pandang banyak pihak sangat susah terealisasinya, bahkan mendekati mustahil keberadaannya. Kendati demikian, membuat Hamsen pesimis, sebab dirinya yakin jika aspirasi itu datang dari masyarakat secara murni dan mayoritas, semuanya tidak akan mustahil. Modal kesatuan rakyat adalah kunci utama untuk mewujudkan pengabungan wilayah ini. “Timor-timor saja bisa pisah dengan NKRI karena adanya keinginan masyarakat secara mayoritas, apalagi kita yang hanya menginginkan pengabungan wilayah yang masih dalam bingkai NKRI,” tegas Hamsen. Lewat media ini, Hamsen berharap kepada seluruh lapisan masyarakat Banggai, untuk bisa menyatukan barisan dan sikap demi menunjukan kepada semua pihak bahwa rakyat Banggai tidak main-main dengan sikap politiknya untuk mengabungkan wilayah Banggai ke Malut serta menyatakan selamat

tinggal Sulteng dan selamat datang Malut. Upaya pengabungan masyarakat Banggai ini, sebenarnya telah berlangsung cukup lama namun semuan belum menekukan titik terangnya, karena baik pemerintah Malut dan Kesultanan Tarnate belum menunjukkan responnya. Namun kali ini usaha untuk mengabungkan tersebut mulai menemukan jalan setelah adanya respon dari pihak Malut. adapun alasan yang cukup fundamental dan mendasar sehingga lahirnya upaya pengabungan wilayah ini, yakni karena kurangnya perhatian dari pemerintah Provinsi Sulteng terhadap keberadaan Banggai, khususnya terkait dengan konflik di Banggai pasca pemindahan ibukota. Alasan lainnya, adalah adanya hubungan emosional dari ranah adat dan budaya antara Banggai dan Tarnate, itu juga menyebabkan upaya pengabungan wilayah ini, lebih banyak dilakukan oleh perangkat adat Banggai. (Wan)


SAMBUNGAN SKPP Sambungan dari Hal 1 penasehat hukum. Mereka tidak sependapat dengan alasan yuridis yang dikemukakan Kejaksaan dalam penerbitan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP). “Kita tidak sependapat dengan alasan yuridis yang disampaikan,” tegas Alexander Lay, salah satu penasehat hukum Chandra-Bibit di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan kemarin (1/12). Sejak awal, penase hat hukum meyakini kasus dua klien nya itu tidak ada. “Missing link-nya terlalu banyak,” imbuhnya.Menurut dia, alasan yang tepat dalam meng hentikan kasus Chandra dan Bibit adalah tidak cukup alat bukti. “Itu sesuai dengan rekomendasi Tim Delapan,” sambung Taufik Basari, penasehat hukum yang lain. Kata pria yang akrab disapa Tobas itu, tidak satu pun bukti yang menunjuk kan Chandra-Bibit melakukan tindak pidana yang disangkakan, yakni pe merasan. “Baik Pak Chandra mau pun Pak Bibit tidak melakukan. Itu yang penting,” tegas

KORPRI Sambungan dari Hal 1 dan Polri juga ditingkatkan dari 56 tahun menjadi 58. “Lantas, kenapa PNS tidak,” katanya.Namun, Diah

IBAS Sambungan dari Hal 1 sukses SBY-Boediono Ibas, pang gilan Edy Baskoro mendatangi pe tugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya kemarin (01/12).Mereka melaporkan pence maran nama baik yang dilakukan oleh beberapa aktivis Benteng De mokrasi Rakyat (Bendera) Senin (30/11) lalu di jalan Diponegoro 58 Jakarta. Bendera menggelar kon frensi pers terkait dengan aliran da na Bank Century yang diduga ma suk ke kantong beberapa anggota tim sukses SBY-Boediono.Namanama yang disebut Bendera adalah institusi KPU menerima dana Rp 200 miliar, LSI Rp 50 miliar, FOX Rp 200 miliar, Partai Demokrat Rp 700 miliar, Edhie Baskoro Yudhoyono Rp 500 miliar, Hatta Radjasa Rp 10 miliar, Mantan Panglima TNI, Djoko Suyanto Rp 10 miliar, mantan Jubir Presiden Andi Malarangeng Rp 10 miliar, Rizal Malarangeng Rp 10 miliar, Choel Malarangeng Rp 10 miliar, dan Pengusaha Hartati Murdaya Rp 100 miliar. Ibas datang didampingi Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Men kopolhukam Djoko Suyanto, Menteri Pemuda dan Olah Raga, Andi Mallarangeng, CEO Fox Indonesia, Andi Zulkarnain Mallarangeng dan Rizal Mallarangeng.Mantan ketua tim sukses SBY-Boediono yang kini

MENGENAL IHWAN Sambungan dari Hal 1 semua kandidat Bupati yang di sebut–sebut bertarung nanti meru pakan kader–kader terbaik di Kabu paten Banggai. Mereka, kata Ihwan, merupakan figur yang memi liki kiprah politik yang mumpuni. Ka rena itu, dirinya sangat mengapre siasi dan menghargai calon-calon

SELEB Sambungan dari Hal 1 film berjudul Taj dengan anggaran USD 27 juta (sekitar Rp 256,5 miliar).Aktris kenamaan India Aishwarya Rai Bachchan dipilih memerankan Mumtaz, wanita yang menginspirasi Shah Jehan untuk

GAJI GURU Sambungan dari Hal 1 guru PNS yang belum mendapatkan tunjangan profesi. Saat ini, masih ada sekitar 2,1 juta guru di Depdik nas dan 400 ribu guru di Depar temen Agama yang belum menda patkan tunjangan profesi. “Sebagai penghargaan pemerin tah terhadap profesi guru, tadi pagi (kemarin), saya telah menandata ngani Perpres No 52 tahun 2009 tentang Tambahan Penghasilan bagi Guru PNS,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam puncak peringatan Hari Guru ke marin. Peringatan itu dihadiri ratusan guru yang memadati di Lapangan

SUPARWONO Sambungan dari Hal 1 diri meski datang tanpa alas kaki. Wono, warga SP 8 Gunung Agung, Tulangbawang (Tuba), kemarin memang diundang Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. Anak keempat dari lima bersaudara pa sangan Sugito-Siti Aisah itu juga akan pamit ke gubernur untuk terbang ke Jakarta, memenuhi unda ngan salah satu stasiun televisi swasta. Wono didampingi tiga kera batnya, yakni Sukani, Susanto dan Suwarno.Ketika ditanya mengapa Wono datang ke kantor gubernur tanpa alas kaki, Sukani punya jawa ban tersendiri. “Sebenarnya Wono mau pakai alas kaki. Tapi, tidak ada yang cukup. Sebab, sepatu atau sandal yang dipakai Wono harus berukuran 64,” tutur Sukani seusai diterima Gubernur Lampung Sjac hroedin di ruang kerjanya. Wono tiba di kantor gubernur pa da pukul 10.25 WIB. Bersama tiga kerabatnya, dia datang mengen darai Toyota Kijang. Agar tubuh rak sasanya bisa masuk mobil, jok te ngah dan belakang harus dilepas. Setelah itu baru kedua kakinya bisa diselonjorkan, meski tak bisa benar-

Luwuk Post RABU 2 DESEMBER 2009

http://luwukpost.info

Tobas.Sebelumnya, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Marwan Effendy mengungkapkan alasan yuridis dan sosiologis pener bitan SKPP itu. Alasan yuridisnya, perbuatan Chandra dan Bibit diang gap wajar karena terkait tugas dan kewenangannya, serta sudah dila kukan oleh pimpinan KPK sebelum nya. (Jawa Pos, 1/12).Meski demi kian, tim penasehat hukum menya dari SKPP merupakan kewenangan pihak Kejaksaan. “Kami dalam po sisi menerima (penyerahan) SKPP ini,” kata pengacara yang lain, Luhut M. Pangaribuan.Kemarin, SKPP bagi Chandra-Bibit ditandatangani Kepala Kejari Jaksel Setia Untung Arimuladi sekitar pukul 13.00. Itu setelah melalui proses maraton tim JPU menyelesaikan tugasnya sejak Senin (30/11) malam. “Tadi pagi (ke marin) diteruskan Kajari ke Kajati DKI Jakarta (Andi Nirwanto) untuk dimintakan persetujuan. Pukul 12.30, Kajari sudah menerima per setujuan dari Kajati,” terang Kapus penkum Kejagung Didiek Darmanto setelah penandatanganan berita acara penyerahan SKPP.Dua SKPP itu masing-masing SKPP Nomor: Tap-01/0.1.14/Ft.1/12/2009

tanggal 1 Desember 2009 untuk ter sangka Chandra M. Hamzah. Ke mudian SKPP Nomor: Tap-02/ 0.1.14/Ft.1/12/2009 tanggal 1 Desember 2009 untuk tersangka Bibit Samad Rianto.Turunan SKPP tersebut, lanjut Didiek, diberikan kepada tersangka (Chandra-Bibit) atau keluaraganya, penyidik kepolisian, dan Pengadilan Negeri Jaksel. “Itu sesuai prosedur un dang-undang,” urai mantan Waka jati Jatim itu.Prosesi penyerahan SKPP berlangsung sekitar 30 menit. Sekitar pukul 15.45, Chandra dan Bibit beserta tim penasehat hukum nya sudah tiba di Kejari Jaksel. Secara bergantian, keduanya lan tas menandatangani berita acara penyerahan SKPP di lantai dua ge dung Kejari.Chandra lebih dulu me nandatangani pada pukul 16.10 disusul Bibit pada 16.12 dengan diselingi penandatanganan oleh Kajari Jaksel Setia Untung Arimuladi. Saat mendapat kesem patan berbicara, Chandra dan Bibit mengucapkan terima kasihnya ke pada semua pihak yang telah men dukung. “Memang saya tidak ber buat seperti yang dituduhkan, wa jar dikeluarkan (SKPP),” kata

Bibit.Di bagian lain, keluarnya SKPP oleh Kejagung mendapat respons negatif dari Komisi III DPR RI. Ketua Komisi III DPR Benny Kabur Harman mempertanyakan dimasukkannya landasan sosiologis dalam keluar nya SKPP. Jika nuansanya adalah alasan sosiologis, tidak tepat jika dikeluarkan SKPP. “Alasan sosio logis adalah untuk deponering, tidak untuk SKPP,” kata Benny di gedung parlemen, Jakarta, kemarin.Wakil Ketua Komisi III Azis Syamsuddin berpendapat sama. Azis menilai, kalau kejaksaan sudah menyatakan berkas dua pimpinan KPK itu adalah P-21 (lengkap), sikap selanjutnya adalah proses pengadilan. “Kami tidak sepakat jika SKPP harus didahului P-21. Jika sudah P-21, pro ses selanjutnya adalah depone ring,” ujarnya.Kejaksaan, lanjut dia, seakan ingin membuat celah agar kasus Bibit dan Chandra bisa di buka kembali. Produk SKPP ataupun SP3 di kepolisian adalah produk yuridis. Jika dilakukan pra pera dilan, dan dikabulkan, kasus itu bisa dibuka kembali. “Tidak bisa dilaku kan deponering, karena nanti dinya takan cukup bukti demi hukum,” ujar nya mengingatkan.Benny menam

membatasi usulan itu hanya untuk PNS struktural kecuali eselon satu dan eselon dua. Sebab, dua eselon itu sudah dijatah pensiun ketika ber usia 60 tahun. Itupun bisa ditambah lagi bergantung pengajuan dan kinerja pejabat yang bersangkutan. Karena itu, kata Diah, perlu ada

revisi UU yang mengatur pember hentian PNS. Yakni, UU nomor 32 tahun 1979 dan UU nomor 65 tahun 2008. Di dalam dua PP tersebut, masa pensiun PNS masuk saat usia mereka 56 tahun. “Kita akan ajukan usulan revisi untuk semua undangundang yang mengatur pemberhen

tian PNS,” katanya.Diah yang baru saja terpilih sebagai ketua umum beberapa pekan lalu ini mengata kan, pengajuan itu akan dilakukan setelah dia menyusun kepengu rusan Korpri. “Pengajuan masa pen siun ini menjadi prioritas kami,” tegasnya.(aga)

menjabat sebagai Menko Perekono mian, Hatta Radjasa mengatakan, kedatangan mereka ke petugas SPK, untuk melaporkan kasus pen cemaran nama baik pribadi.“Kami datang sebagai warga Negara, untuk melaporkan pencemaran na ma baik pribadi. jadi sebagai warga Negara yang baik dan sebagai bentuk penghargaan pada pene gakan hukum dan Ham, kami mela por ke Kepolisian,” ujarnya di Polda Metro Jaya.Menurut Hatta, apa yang disampaikan oleh dua aktivis Bendera yakni Ferddy Semaun dan Mustar Bona Ventura adalah fitnah. “Laporan kami terkait dengan Kon frensi pers yang dilakukan pada tanggal 30 kemarin. Apa yang di sampaikan dalam konfrensi pers tersebut adalah fitnah. Jadi kami me laporkan dua orang warga negara yang melakukan pencemaran nama baik,” tambahnya.Ibas yang nama nya juga disebut menerima aliran dana Bank Century menyebut dirinya korban fitnah. “Saya datang kesini karena nama saya juga di sebut menerima aliran dana ter sebut. Oleh karena itu saya mela porkan fitnah yang disampaikan ter hadap diri saya secara pribadi,” ujarnya.Menteri Pemuda dan Olah raga Andi Mallarangeng, menga takan jika laporan yang dilayangkan ke Polda Metro Jaya juga disertai de ngan beberapa bukti. “Bebe rapa bukti yang disertakan yakni vi deo dari konferensi pers, sele

baran dan press rilis,” ujarnya.Ke datangan beberapa mantan tim sukses SBY-Boediono turut pula didampingi oleh dua kuasa hukum yakni Amir Syamsudin dan Hinca Panjaitan. Kedua kuasa hukum ini mengatakan, kedatangan mereka untuk mewakili masing masing pe lapor.“Saya datang untuk mewakili masing-masing pelapor. Disamping itu saya juga mewakili Partai De mokrat,” ujar Amir Syamsudin. Menurut Amir, laporan dilayang kan ke Polda Metro jaya terkait de ngan tiga pasal yakni soal pencema ran nama baik, fitnah, dan penghina an. “Kami melaporkan tiga pasal yakni 310, 311, dan 315. Khusus untuk pencemaran Fox dan Partai Demokrat, kami melayangkan lapo ran pasal 207 tentang pencemaran nama baik sebuah lembaga,” kata nya.Usai menerima laporan, Kabid humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol, Boy Rafli Amrar, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari beberapa pihak terkait pence maran nama baik yang dilakukan oleh dua aktivis Bendera.“Hari ini kami telah menerima laporan ten tang pencemaran nama baik yang dilakukan oleh dua aktivis Bendera yakni Mustar Bona Ventura dan Ferdy Semaun. Kini kami masih me lakukan penyelidikan terhadap la poran yang dilayangkan pihak-pi hak terkait,” ujarnya.Polda tidak mengistimewakan para pelapor karena kerabat presiden. “Prinsip

nya siapapun yang melapor pasti akan kami layani. Apalagi, kami punya program pelayanan cepat atau Quick Response,” kata Rafli. Dihubungi secara terpisah, Ke tua Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) Mustar Bona Ventura mengaku siap melawan secara hukum. “Terkait pelaporan kita akan siap menghadapi. Saya bersama kawan-kawan siap menghadapi nya,” ujarnya.Mustar memperta nyakan, kenapa yang dilaporkan adalah dirinya dan Ferdi Simaun. Padahal saat jumpa pers Senin (30/ 11/2009) lalu itu merupakan jaringan aktivis Jakarta, Bogor, Bandung dan Cianjur. “Harusnya yang dila porkan jaringan aktivis bukan personal. Pelapor tidak memahami kon teks hukum,” katanya. Mustar menambahkan, data yang diungkap saat jumpa pers tentang siapa saja yang menerima dana Century bukan data kosong. Data merupakan hasil investigasi tim dari Jakarta dan Jawa Barat. Mustar juga menambahkan, dirinya dan Ferdi siap diperiksa jika Sri Mulyani dan Boediono ditangkap.“Saya akan datang bersama Ferdi jika ada kepastian Sri Mulyani dan Boediono ditangkap. Pemanggilan saya tidak penting, jauh lebih penting diban ding penangkapan Sri dan Boediono, buka dulu harta kekaya an Sri dan Boediono. PPATK harus berani membuka seluruh dana Bank Century supaya jelas,” katanya.(rdl/ind)

tersebut. “Kalau mereka maju kita harus mengapresiasi,” katanya. Ihwan tak kaget dengan banyak nya figur–figur yang digadang se bagai kandidat Bupati. Karena dia mengakui, Kabupaten Banggai me miliki banyak putra–putra terbaik yang dapat memimpin daerah. “Sa ya kira tepat saja kalau mereka ikut dalam proses pilkada, bagus se mua. Pak Sofyan misalnya. Beliau senior saya. Ibu Sri masih saudara sepupu. Tidak ada yang perlu dikua

tirkan. Memang harus begitu mem bangun daerah, harus ada orangorang yang memiliki potensi untuk itu,” tegasnya.Dalam prosesnya nanti. Kata Ihwan ada yang kalah dan ada yang menang. Namun ka lah menang adalah hal yang biasa. “Siapapun yang memimpin daerah ini nanti dia adalah putra terbaik, harus kita dukung, jangan cari–cari kesalahannya. Berikan kesem patan kepadanya untuk melaksa nakan amanah rakyat. Jangan di

obok-obok apalagi di cungkel-cung kel,” cetusnya.Pro dan kontra pas capilkada menurutnya juga meru pakan hal yang lumrah. Karena itu lawan–lawan politik tidak bisa disi kapi dengan system ‘tebang habis’. “Kalau ada masukan–masukan positif, kalau bagus untuk mem bangun daerah, harus dipakai. Ha rus diakomodir. Jangan tidak di pakai karena masukan–masukan itu misalnya, berasal dari lawan–la wan politik kita,” tegasnya.(ris)

membangun monumen Taj Mahal di Agra, India. Dalam film itu, Rai akan bermain bersama istri Kingsley, Daniela Lavender, yang berperan sebagai Kandahari Begum, istri pertama Shah Jehan.Skenario film, kabarnya, ditulis David Ashton dan syuting akan berlangsung mulai September hingga Oktober tahun depan. “Aishwarya Rai Bachchan bakal bermain sebagai Mumtaz

dalam film jika setuju dengan skena rio dan menyukainya,” ungkap King sley di Panaji, India, Senin lalu (30/ 11).Sebelumnya, artis kelahiran Mangalore, India, pada 1 November 1973 itu bermain bersama Kingsley dalam film The last Legion pada 2007. “Selama syuting The Last Legion, (Kingsley, Red) selalu berbagi ide dengan saya. Kini saya baru terima draf skenario (Taj, Red)

dan berencana mempertimbang kan,” papar Rai seperti dikutip kan tor berita India, PTI.Istri aktor Abhishek Bachchan tersebut dijuluki media sebagai wanita ter cantik di dunia. Rai beberapa kali tampil dalam film berbahasa Inggris. Awal tahun ini dia muncul dalam film komedi Hollywood berjudul The Pink Panther 2 bersama aktor Steve Martin. (PTI/dwi)

Tenis Indoor Gelora Bung Karno, Jakarta. Selain Mendiknas M. Nuh, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu lainnya juga tampak hadir.Presiden mengatakan, de ngan Perpres itu, penghasilan guru minimal Rp 2 juta per bulan bisa dicapai. Menurut SBY, untuk me ngembangkan profesionalisme guru, pemerintah secara tajam te lah meningkatkan ketersediaan anggaran. Anggaran pendidikan ta hun 2009 telah dialokasikan antara lain untuk mengangkat martabat, meningkatkan kompetensi, profesi, serta perlindungan terhadap guru dan dosen.“Anggaran yang besar itu dialokasikan juga untuk mengu rangi kesenjangan, ketersediaan guru dan dosen antardaerah dari

segi jumlah, mutu, kualifikasi aka demis dan kompetensi,” kata pre siden. Pada 2009, lanjut SBY, pemerin tah telah meningkatkan sasaran pemberian subsidi tunjangan pro fesi kepada 478 ribu orang guru bukan PNS. “Pemerintah juga telah memberikan bantuan kesejahteraan kepada lebih dari 30 ribu orang guru yang bertugas di daerah terpencil,” ujarnya.Sesuai undang-undang, kualifikasi guru harus setara S1 atau D4. Kata SBY, pemerintah te lah berupaya memberikan bea siswa kepada guru untuk meraih jenjang kualifikasi yang ditentukan. “Dalam kurun waktu yang tidak la ma, guru-guru kita semua meme nuhi sertifikasi pendidik sesuai

dengan peraturan UU,” ujar SBY. Presiden berpesan kepada Mendik nas agar mempercepat upaya peningkatan kualifikasi guru melalui pengakuan atas pengalaman kerja dan hasil belajar, bagi guru yang akan melanjutkan studi ke jenjang S1. Sejak guru dicanangkan sebagai profesi pada 14 Desember 2004, kata SBY, pengembangan profesio nalisme guru telah berjalan makin baik. “Dengan perhatian pemerintah untuk memajukan pendidikan, saya ingin berpesan kepada guru dan dosen agar terus bekerja keras, berpikir cerdas dan senantiasa me ningkatkan pembinaan profesinya,” ujar SBY.(sof)

benar diselonjorkan.Saat keluar dari mobil, Wono juga merasa kesu litan. Tapi, atas bantuan beberapa orang, dia akhirnya bisa keluar dari mobil ketika tiba di kantor gubernur. Ketika beraudiensi dengan guber nur, Wono didampingi Bupati Tuba Abdurachman Sarbini.Kepada war tawan yang mencegatnya kemarin, Wono mengatakan, sebenarnya dia dijuluki orang-orang kampung se bagai manusia raksasa. “Tapi, saya tidak suka dan saya lebih senang dinamai manusia gajah,” tutur pria berkulit hitam ini seusai beraudiensi dengan gubernur dan para pejabat pemprov.Sebelum terkenal seperti saat ini, Wono menjadi buruh tani di kampung halamannya di SP 8. Dia juga pernah mengadu nasib sebagai pebasket. “Saya suka bas ket dan pernah bermain di salah sa tu klub basket di Surabaya, Jawa Timur. Nama klubnya adalah Pasific Caesar Surabaya. Saya berga bung sejak 2002 sampai 2006,” ungkapnya.Dalam perkembangan nya, Wono merasa tidak kerasan lagi bermain di klub tersebut. Apa lagi, dia cedera di lutut kanan, se hingga tak bisa lagi bermain basket seperti pebasket normal. “Saya ter jatuh ketika bermain. Lutut kanan terbentur hingga cedera berat. Se andainya masih bisa main basket,

saya sangat bercita-cita menjadi pebasket terkenal seperti Shaquille O’Neil,” katanya. Pihak keluarga sebenarnya sudah mengupayakan pengobatan untuk Wono. Dia pernah dibawa ke Seputihbanyak, Lampung Tengah (Lamteng) untuk menjalani terapi pengobatan pada cedera lututnya. Di kantor gubernur kemarin Wono juga diajak makan siang. Saat itulah, banyak yang memper hatikan bagaimana manusia raksa sa tersebut makan. Dia sanggup menghabiskan ayam sayur hingga delapan potong. Menurut kerabat dekatnya, Wono yang lahir di Ba nyumas, Pringsewu, 4 November 1985, itu dalam sehari bisa meng habiskan 3 kilogram beras. Gubernur pun tak henti-henti me mandangi tubuh Wono. Dia juga terkesima ketika menyaksikan manusia gajah itu makan siang. Bahkan, Oedin “sapaan gubernur Lampung” terkejut ketika Wono me megang pundaknya seusai menye rahkan bantuan dana sekitar Rp 10 juta.?Baru kali ini ada yang berani memegang pundak seorang guber nur dengan cukup mudah. Untung saja tidak memegang kepala saya,” canda Oedin sembari tersenyum. Oedin mengatakan, dirinya akan menjajaki potensi Wono untuk diajak

mempromosikan Visit Lampung Year (VLY). ?Kami pasti beri perhatian lebih kepada dia. Kami akan berdayakan dia (Wono, Red) untuk mengem bangkan VLY. Potensi dan keung gulan yang ada padanya cukup ba gus untuk dunia pariwisata Lam pung,” katanya. Dalam waktu dekat, pihak keluar ga akan mendaftarkan Wono ke museum rekor dunia, Guinness Book of World Records. Mereka yakin Wono ditasbihkan sebagai manusia tertinggi di dunia. Menurut Susanto, Wono memiliki tinggi 270 sentimeter. Saat ini rekor manusia tertinggi di dunia, menurut Gui nness Book of World Records, dipegang Sultan Kosen dari Turki. Tingginya 2 meter 47 sentimeter. Susanto sangat yakin dengan tinggi Wono yang mencapai 270 senti meter. “Kami pernah mengukurnya saat tidur. Tingginya, kalau dihitung, sampai sembilan keramik. Setiap keramik berukuran 30 cm x 30 cm. ?Rencana untuk masuk rekor Muri memang ada. Tapi, belum tahu ka pan pastinya,” tambah Sukani. Menurut paramedis, Wono diduga mengalami kelainan hormon sejak kecil. “Kata dokter sih seperti itu. Namun, kami belum tahu persis karena belum pernah check up,” ujarnya. (jpnn/kum)

15

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

bahkan, Komisi III DPR akan me manggil Kejagung atas keputusan itu.

Sebab, hal itu terkait konsistensi jalur hukum yang seharusnya ditem puh kejaksaan. “Jangan kita tutup

kasusnya, tapi dikasih kunci untuk dibuka lagi,” tandasnya.(fal/bay/ oki)

DIN

Din, sudah ada niat baik dari Wap res Jusuf Kalla. Komunikasi de ngan Bank Indonesia dan Menkeu Sri Mulyani juga dilakukan. Dana ta langan yang dibutuhkan maksimal hanya Rp 265 miliar. Bahkan, bila cair Rp 100 miliar saja, BPI sudah terselamatkan. Namun, pemerintah, ternyata, berkeberatan dengan ber bagai macam alasan.“Tahu-tahu Bank Century yang size-nya hampir sama (dengan BPI, Red) mendapat kucuran hingga Rp 6,7 triliun. Ini sungguh-sungguh ketidakadilan dan kezaliman yang nyata,” tegas Din. Din menambahkan, berdasar hasil audit BPK terhadap Bank Century, Boediono dan Sri Mulyani se harusnya mengundurkan diri. Pre siden SBY yang mengangkat dua pejabat itu, tegas Din, secara moral dan etika politik juga harus bertang gung jawab.Bentuk pertanggungja wabannya seperti apa? “Kalau menggunakan hati nurani, tahu ca ranya. Tapi, jangan lama-lama ka rena hati nurani segera menjawab nya,” ujar Din.Dia juga berpanda ngan bahwa desakan agar pimpi

nan pansus angket dari para pe ngusul sangat logis, rasional, dan etis. “Etika dan agama mengajarkan pemrakarsa harus diberi keutama an. Jangan terjebak soal minoritas dan mayoritas,” tegasnya.Sore nya, tepat pukul 17.00, para pe ngusul diterima Wiranto di Kantor DPP Partai Hanura, Jalan Dipone goro, Jakarta Pusat. Wiranto me ngatakan, fraksinya mendukung penuh angket Century sebagai bagian dari check balances.“Tidak ada iktikad menjatuhkan orang per orang,” katanya. Menurut dia, ang ket Century diperlukan untuk mem bongkar persoalan yang masih ter tutup dan sangat artifisial. “Tapi, ka lau dalam perjalanannya ada satu atau dua orang yang harus bertang gung jawab, itu masalah lain,” tegas Wiranto.Wiranto tidak mau ikutikutan mendesak Boediono dan Sri Mulyani mundur. Dia berprinsip bah wa semuanya tetap harus melalui proses. “Tentu setiap pejabat yang secara hukum dan politik tidak bisa mempertanggungjawabkan perbua tannya harus menanggung risiko,” katanya. (pri/tof)

lagi ada penjelasan pada sidang ha ri ini,” ujarnya.Di tengah perdebatan itu, Sekretaris Fraksi Partai Golkar (FPG) Ade Komaruddin mengata kan fraksinya menghendaki agar materi angket dibacakan. Karena aspirasi sebagian besar anggota menginginkannya. Dia mengingat kan bahwa yang ditiadakan dalam sidang paripurna berdasarkan tatib yang baru adalah penyampaian pandangan fraksi.“Tapi, pengusul boleh (membacakan penjelasan materi angket, Red). kalau ditolak ini bisa menjadi preseden yang tidak baik,” ujarnya.Marzuki Alie se benarnya sempat melunak. Menurut dia, daripada berdebat panjang lebih baik didengarkan saja materi hak angket tersebut. “Tapi, substan sinya tidak untuk memvonis sia papun. Karena kita belum tahu sia pa yang salah dan siapa yang be nar,” katanya.Himbauan Marzuki itu ternyata justru membuat sidang semakin tak terkendali. “Sudah jelas pimpinan,” teriak seorang anggota. “Ketok saja pimpinan,” timpal yang lain. Mendapat dorongan itu, akhir nya Marzuki mengetok palu sidang nya. Sejumlah anggota FPDIP yang masih berusaha mengajukan inte rupsi tampak kesal dengan keputu san itu.Tanpa dibacakannya materi angket tersebut, memang tidak berpengaruh terhadap legitimasi angket century. Meski begitu, pe nolakan itu tentunya menimbulkan berbagai spekulasi politik.Anggota FPDIP Effendi MS Simbolon, misal nya, mengatakan fraksi pemerintah, yakni Fraksi Demokrat dalam posisi membentengi kepentingan pengua sa. “Apa lagi yang kita harapkan dari angket. Membaca materi saja tidak mau, apalagi membuka tabir perampok-perampok itu,” katanya. Anggota FPAN Teguh Juwarno mengatakan peristiwa itu menunjuk kan potensi hak angket century akan dibajak semakin besar. Pa dahal, untuk sekedar dibacakan ti dak membutuhkan waktu yang

lama. Paling maksimal 5 menit. “Se mentara, berdebat kayak tadi lebih dari 30 menit. Kok malu-maluin sub stansinya nggak ada,” ujar pendu kung angket century itu.Sementara itu, belasan aktivis Serikat Konsti tuen Indonesia (SAKTI) menggelar unjuk rasa tepat di depan pintu ruang sidang paripurna DPR. Se telah sidang ditutup, mereka ber usaha masuk ke ruang sidang. Se hingga, sempat terjadi tarik-menarik spanduk antara para aktivis de ngan pengamanan dalam (pamdal) gedung DPR.Mereka terus mene riakkan yelyel “lengserkan Presiden Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono”. Koordinator SAKTI Standard Kiaa menyatakan organisasi nya mendukung angket century un tuk menyelediki ke mana aliran dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun.Si tuasi mulai terkendali setelah se jumlah pengusul angket century ber gabung dengan para aktivis terse but. Bahkan, Maruarar Sirait, ini siator angket century memutuskan untuk membacakan substansi ang ket century di antara para akti vis.Menurut Arar-begitu dia biasa disapa-beberapa pertanyaan be sar yang ingin diselidiki melalui ang ket adalah indikasi pelanggaran peraturan perundangan, baik per data, maupun pidana, dari proses bailout. Termasuk, adanya peru bahan peraturan BI secara men dadak terkait pencairan dana tala ngan, keterlibatan Kabareskrim Ma bes Polri Komjen Pol Susno Duaji dalam pencairan dana nasabah sebesar Rp 2 triliun, serta kemung kinan konspirasi antar para peme gang saham utama Bank Century dengan otoritas perbankan dan ke uangan pemerintah.“Ke mana saja aliran dana talangan Bank Century dan adakah faktor kesengajaan pembobo lanuangnegarademikepentinganpolitik tertentu?” katanya. Rencananya, pada 4 Desember mendatang, 30 anggota pansus angket century akan disahkan paripurna DPR. (pri)

Wakil Ketua Panitia Penyeleng gara Ibadah Haji (PPIH) Bidang Kesehatan Barita Sitompul membe narkan, Sukimah pernah mengalami stres berat. Bahkan, dia pernah dira wat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Makkah. Setelah keli hatan sembuh, keluarganya minta agar Sukimah dikembalikan ke pond okan. Selain ditemani suami, dia didampingi ibunya.Menurut Barita, stres itu mungkin meningkat lagi setelah tenaganya terkuras selama menjalankan ibadah di Arafah-Mina. Bagi orang yang telah menderita gangguan kejiwaan, pertahanan nya bisa jebol. Akibatnya, dia me lakukan tindakan yang tidak terkon trol.Plt Kepala Pusat Kesehatan Haji Depkes Andi Muhadir menambah kan, ada 11.202 pasien rawat jalan. Sedangkan pasien rawat inap 180 orang. Sebanyak 130 orang di rawat di BPHI dan 50 orang di RS Arab Saudi. Namun, secara umum, kondisi kesehatan jamaah lebih baik daripada tahun lalu. Itu ditandai de ngan menurunnya angka kematian. Tahun ini, jamaah yang wafat saat prosesi Armina hanya 26 orang. Itu lebih kecil daripada tahun 2008 sebanyak 57 orang.Sementara itu, kemarin (1 Desember) jamaah yang hendak pulang ke tanah air telah memasuki hotel transito di Jeddah. Mereka menginap semalam sebe lum diterbangkan ke tanah air hari ini (2 Desember). Jamaah kloter 1

Medan mendapat kehormatan ter bang paling awal. Kloter itu berang kat dari Bandara Jeddah pukul 10.45 WAS dan direncanakan tiba di Indonesia pukul 23.45 WIB.Jama ah dari embarksi Surabaya yang terbang pada hari pertama pemu langan masing-masing kloter 1, 2, 3, dan 5. Karena terbang malam, mereka tiba di tanah air hari berikut nya. Kloter 1 dijadwalkan mendarat di Juanda, Surabaya, tanggal 3 De sember, pukul 10.15; kloter 2 pukul 12.10; kloter 3 pukul 13.10; dan klo ter 5 pukul 16.10.Ketika jamaah ma suk hotel transito, barang bagasi mereka dibawa ke Madinatulhujjaj untuk ditimbang. Kopor-kopor me reka yang semula kurus ketika tiba di Tanah Suci, kemarin kelihatan gemuk. “Rata-rata 30 kilogram,” kata H Silotonga, petugas X-ray Garuda di Madinatulhujjaj, kepada Jawa Pos.Jamaah haji hanya diper bolehkan membawa bagasi mak simal 32 kilogram. Selama ini belum ada yang melebihi ketentuan terse but. Juga belum ditemukan barangbarang terlarang dalam bagasi. Bah kan, tidak ditemukan satu kopor pun yang berisi air zamzam botolan. Hal itu sangat memperlancar pemerik saan dan penimbangan barang. Semua jamaah haji akan mendapat air zamzam gratis dari Garuda ketika tiba di tanah air. Air zamzam itu diterbangkan dari Tanah Suci bersama jamaah sehingga dijamin keasliannya. (hq/kum)

Sambungan dari Hal 1 Hanura Wiranto.Seperti Gus Dur, Amien Rais, dan Syafi’i Ma’arif; dukungan moral terhadap angket Century juga diberikan Din Syam suddin. Tak hanya itu, dia mengingat kan agar DPR tidak “bermain-main” dengan hak angket Century. “Peng gunaan angket kali ini harus ber hasil dan efektif,” kata Din di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, saat menerima para penggagas angket Century tersebut.Para pengusul yang melakukan road show itu adalah Maruarar Sirait, Bambang Soesatyo, Andi Rahmat, Chandra Tirta Wijaya, Nasrullah, dan Rieke Dyah Pitaloka.Din menuturkan, skan dal bailout Bank Century telah me ngusik rasa keadilan. Bahkan, se cara khusus bagi Muhammadiyah. Dia menceritakan, pernah ada bank yang dekat dengan kepentingan Muhammadiyah dan perlu disela matkan, yaitu Bank Persyarikatan Indonesia (BPI).Saat itu, ungkap

DEMOKRAT CURIGAI Sambungan dari Hal 1 diketok, anggota FPDIP Panda Nababan mengajukan interupsi. Dia meminta agar pihak pengusul dibe rikan kesempatan terlebih dulu un tuk menjelaskan substansi angket century di podium. “Baru afdol apa yang mau kita sahkan,” kata Panda. Marzuki Alie menolak permintaan tersebut. Menurut dia, mengacu ke pada UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD, serta tata tertib DPR, pemberian penjelasan dan penjadwalan dibi carakan di rapat Bamus (Badan Musyawarah). “Jadi, hari ini hanya mengesahkan,” ujar Sekjen DPP Partai Demokrat itu.Anggota FPDIP Aria Bima gantian angkat bicara. Dia menyampaikan bahwa proses rapat bamus tidak menjelaskan ma teri yang substantif dari angket cen tury. Rapat Bamus, imbuh dia, ha nya menjadi forum untuk menjelas kan persoalan administratif. Misalnya, prosedur diperbolehkan nya hak angket untuk dibahas di paripurna.“Angket bukan sah di ba mus, tapi di paripurna setelah dije laskan. Pimpinan harus tahu soal itu,” katanya dengan nada tinggi. Perkembangan sidang paripurna itu kontras sekali dengan suasana beberapa menit sebelumnya. Se mua tampak sangat kompak. Perwa kilan dari masing- masing fraksi, se cara bersama-sama maju ke meja pimpinan sidang untuk menyerah kan 503 tandatangan dukungan angket.Sejumlah anggota dewan, seperti Refrizal (PKS), Roy Suryo (Demokrat), Angelina Sondakh (De mokrat), Nudirman Munir (Golkar), Michael Wattimena (Demokrat), ter masuk yang ngotot menolak materi angket dibacakan.Michael Watti mena mengatakan usul angket telah ditandatangani 503 anggota de wan. Artinya, ujar dia, seluruh ang gota DPR sudah memahami subs tansi angket. “Sehingga, tidak perlu

INFO HAJI Sambungan dari Hal 1 sama-sama dari embarkasi Palem bang. Mereka sama-sama terjun dari lantai enam. Keduanya samasama menderita gangguan jiwa se jak dari tanah air.Sukimah diketahui jatuh dari lantai enam pondokannya Senin malam (30/11) sekitar pukul 20.00 WAS (Waktu Arab Saudi). Kejadian tersebut disaksikan sejum lah jamaah haji lainnya yang tidak jauh dari lokasi. Mereka dikagetkan suara keras seperti benda jatuh. Mastur Sarbini, suami korban, yang ditemui di lokasi, mengaku is trinya pernah menderita stres be rat enam tahun lalu. Namun, dia sudah sembuh. Selama di Tanah Suci, dia juga melaksanakan ibadah seperti jamaah-jamaah lain. “Istri saya pernah punya penyakit stres seperti mau dibunuh orang,” ujar nya.Dia menambahkan, sebelum kejadian, istrinya itu tidak pernah menunjukkan gejala aneh. Ter masuk setelah menyelesaikan se rangkaian wukuf di Arafah dan me lempar jumrah di Mina. Saat itu se mua jamaah, termasuk istrinya, hen dak tidur karena kelelahan.Mastur berharap istrinya yang telah melak sanakan semua proses haji itu diterima Allah SWT. “Itu harapan sa ya, semoga khusnul khatimah,” ujar nya.

SBY Bantah Terima Dana Century JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kem bali membantah tudingan bahwa dirinya menerima aliran dana dari Bank Century. Bantahan tersebut disampaikan SBY di depan ribuan guru yang memadati Lapangan Te nis Indoor Gelora Bung Karno, Jakarta, saat peringatan puncak Hari Guru, kemarin.”Dikatakan ada aliran dana dari Bank Century, kata nya, kepada tim politik SBY dalam jumlah yang besar. Saudara-sau dara, di hadapan Allah SWT, pada kesempatan yang baik ini, di forum yang mulia ini, forum pendidik yang memiliki perasaan, nurani dan akal budi, saya ingin menyampaikan bah wa berita itu seratus persen tidak benar,” kata SBY dengan suara bergetar dan disambut tepuk ta ngan para guru. SBY mengatakan, sebagai kepala negara, dirinya merasa pri hatin atas beredarnya berita se cara terbuka yang dinilai sebagai fitnah. ”Berita yang tidak berlandas kan pada kebenaran, dan menurut saya, sudah keterlaluan,” katanya. Presiden menyilakan semua pihak

untuk mengecek kebenaran kabar tersebut. SBY juga mengatakan, fitnah tersebut harus diselesaikan secara hukum.”Tentu, berita atau fitnah yang luar biasa itu perlu dise lesaikan agar keadilan tegak di ne geri ini. Mereka yang dicemarkan nama baiknya di depan jutaan rak yat, memberikan beban pada keluar ga, tentu memiliki hak untuk menda patkan keadilan. Negara kita ne gara hukum, karena itu, kita berikan hukuman untuk mendapatkan kea dilan yang sejati,” kata SBY dengan berapi-api.Presiden mengatakan, jika politik yang seharusnya bermar tabat menjadi penuh intrik, fitnah, dan pembunuhan karakter, keadilan bisa terinjak. ”Demokrasi bisa rusak, peradaban kita bisa tercemar,” ka tanya.SBY mengajak rakyat Indonesia untuk membangun politik yang baik, ksatria, dan sportif. Se lain itu, juga membangun politik yang tidak menghalalkan segala cara, serta politik yang mendidik rakyat. ”Mari sekali lagi kita membangun politik yang mendidik, dan perlunya moral dan etika dalam politik. Kebe naran dan keadilan akan datang,

barangkali terlambat, tapi insya Allah akan datang. Sebab, itu kekua saan Tuhan Yang Maha Esa,” sebut nya.Dia mengajak semua pihak untuk memberi kesempatan kepada DPR untuk menuntaskan pemerik saan terhadap Bank Century. ”Sila kan nanti diikuti rakyat Indonesia secara terbuka. Apakah benar-be nar ada kejahatan, dan apakah ada korupsi dalam penanganan kasus Bank Century,” kata SBY.Dalam penjelasan kepada para guru yang dia sebut sebagai “breaking news” itu, SBY juga menyinggung kasus dua pimpinan KPK nonaktif Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Rianto. Langkah tidak membawa ke pengadilan, kata SBY, merupakan konstruksi terbaik agar tujuan memberantas korupsi bisa dilakukan. Pemerintah juga mengam bil pilihan untuk melakukan perbai kan secara menyeluruh di berbagai lembaga yang dinilai memiliki kekura ngan dan kesalahan. Kepada se mua guru, SBY juga berpesan agar tetap menjalankan tugasnya, mes kipun tengah terjadi banyak persoa lan di Jakarta. (sof/oki)


Diyakini Bawa Perubahan

Sosok Pemimpin Peduli Rakyat Kecil

LUWUK-Tekad Ihwan Datu Adam bertarung sebagai kandidat Bupati Banggai melalui Partai Demokrasi Indonesia–Perjuangan mendapatkan dukungan karena mantan Plt Bupati Penajam Pasir Utara dinilai mampu membawa perubahan bagi daerah ini ke depan. Ihwan diyakini mampu membangun Kabupaten Banggai yang lebih pro rakyat. Salah seorang warga Luwuk, Ihwan Nasir, kepada Luwuk Post, mengatakan, sebagai masyarakat, dirinya senang ada tokoh sekaliber Ihwan Datu Adam ingin mengabdikan dirinya memimpin daerah ini. Menurut Ihwan Nasir, sudah saatnya Ihwan Datu Adam pulang kampung dan maju bertarung sebagai kandidat Bupati Banggai. “Karena Pak Ihwan memiliki kemampuan memimpin. Sederhananya di negeri orang saja dia berhasil, masa di negeri sendiri tidak. Kebersilannya di negeri orang, menandakan bahwa Ihwan memiliki pembawaan yang dicintai banyak orang,” katanya. Ia tak meragukan kepemimpinan Ihwan. Sebab, sebagai seorang mantan Wakil Bupati sekaligus Plt Bupati di salah satu Kabupaten terkaya di Kalimantan Timur, Ihwan sudah memiliki kemampuan di bidang pemerintahan. “Ibarat seorang pe-tinju, Pak Ihwan sudah kenal banyak pukulan. Pak Ihwan layak, karena dia memiliki kemampuan, saya berharap dirinya mampu membawa perubahan dengan menggiatkan pembangunan yang lebih pro rakyat,” katanya. (ris)

LUWUK-Rekam jejak Ihwan Datu Adam yang sukses merintis karier sebagai Wakil Bupati/Plt Bupati Penajam Pasir Utara Provinsi Kalimantan Timur dinilai menjadi modal besar memimpin daerah ini. Sejumlah aktivis pemuda bahkan menyebut Ihwan Datu Adam sebagai calon incumbent yang pro rakyat. “Kalau bukan sekarang kapan lagi daerah ini mendapatkan pemimpin seperti Ihwan Datu Adam,” kata Supardi, aktivis pemuda Alkhairat Kabupaten Banggai. Selain berpengalaman sebagai politisi, Ihwan juga memiliki pengalaman di bidang pemerintahan. Yang lebih penting, kata dia, Ihwan adalah figur sederhana yang peduli terhadap rakyat kecil. “Tanpa diminta pun, sebagai aktivis pemuda saya akan mendukung memenangkan beliau pada pilkada 2011 mendatang,” katanya. Menurut Supardi sudah saatnya daerah ini memiliki pemimpin yang mencintai rakyat kecil, teguh memegang amanah, berahlak mulia, professional dan memiliki kecerdasan emosional, spiritual maupun kecerdasan intelektual seperti Ihwan Datu Adam. (ris)

KANDIDAT Bupati Banggai Ihwan Datu Adam memang memiliki segudang pengalaman sebagai kepala pemerintahan di Penajam Pasir Utara, Provinsi Kalimantan Timur. Ketika mendengar bahwa dirinya pernah menjabat sebagai Wakil Bupati maupun Plt Bupati Panajam Pasir Utara, publik bisa menebak bahwa dirinya adalah kepala pemerintahan yang berpengalaman mengurusi masalah pertambangan. Maklum saja, PPU bukan sekedar daerah penghasil tapi sekaligus penampung migas. Lantas apa yang membuat dirinya begitu optimis menjadi kandidat Bupati Banggai. Sementara, terlepas dari daerah ini memiliki cadangan migas yang disebut-sebut terbesar ke empat di Indonesia, perekonomian masyarakat Kabupaten Banggai masih bertumpu pada sektor pertanian. Sekitar 60 persen masyarakat Kabupaten Banggai adalah petani. Terhadap fenomena itu. Ihwan bukan tidak memiliki kemampuan. Sebab, Kabupaten Penajam Pasir Utara yang dipimpin oleh putra salah seorang pahlawan Kemerdekaan di Kabupaten Banggai ini juga merupakan daerah pertanian. “Penajam Pasir Utara itu lumbung berasnya Kalimantan Timur. Bahkan beras dari PPU kami suplai hingga ke Kalimantan Selatan,” ungkapnya. Meskipun lebih dikenal sebagai daerah migas, Pemerintahan PPU lanjutnya juga melaksanakan pembangunan di bidang pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan. “Kabupaten Banggai dan PPU itu tidak jauh berbeda. Keduanya–keduanya penghasil migas, ekonominya juga mengandalkan sector pertanian dan kelautan. Bagi saya tidak sulit,” katanya. Ihwan yakin pertambangan migas tidak akan mempengaruhi sector pertanian sebagai tumpuan ekonomi masyarakat kecil. Untuk itu, pertambangan migas harus didorong untuk membantu menghidupkan sector pertanian, perkebunan maupun perikanan. “Di PPU, perusahaan migas turut memberikan bantuan dan mendorong pertumbuhan di sector pertanian, perkebunan dan perikanan dengan memberikan berbagai pelatihan kepada masyarakat setempat mengelola potensipotensi local. Tugas ini, menjadi tugas pemerintah daerah,” katanya. Masyarakat kata Ihwan harus diberikan pemahaman bahwa Sumber Daya Alam tidak dapat diperbaharui. Karena itu, kata dia, bersama pemerintah, masyarakat harus menumbuhkan sentra–sentra unggulan. “Banyak orang punya program pertanian, tapi tidak berkualitas. Padahal kalau tidak berkualitas nilai jual akan jatuh, datang tengkulak, petani tidak berdaya,” katanya. Karena itu, menurutnya, pemda harus mendorong pembangunan pertanian yang berkualitas. “Ketika hasil pertanian berkualitas, pendapatan petani bertambah, petani sejahtera. Dan tugas pemerintah mewujutkan hal itu,” imbuhnya. (ris)

Berpengalaman Ngurus Migas BANYAK orang menilai Ihwan Datu Adam adalah calon incumbent yang sudah banyak makan asam garam. Klaim tersebut rasanya tidak berlebihan. Sebagai mantan Wakil Bupati maupun Plt Bupati Penajam Pasir Utara tidak akan sulit bagi Ihwan membawa daerah ini memasuki era migas. Era yang segera dijalani masyarakat Kabupaten Banggai dua tiga tahun mendatang. Sebab, tak berbeda dengan Kabupaten Banggai. Kabupaten Penajam Pasir Utara yang dipimpinnya selama periode 20032008 adalah sebuah daerah penghasil sekaligus penampung minyak dan gas bumi. Di Kalimantan Timur, memang ada daerah yang hanya menjadi penghasil atau penampung saja. Misalnya, Kota Balikpapan yang notabena hanya sebagai daerah penampung migas. Namun, Kabupaten Banggai kedepan akan menjadi seperti Penajam Pasir Utara, wilayah penghasil sekaligus penampung migas. Karena itu, kemampuan Ihwan mengurus migas ketika masih menjabat sebagai Wakil Bupati mau-

pun Plt Bupati akan menjadi modal besar ketika memimpin daerah ini. Ihwan sendiri mengakui dirinya tidak asing dengan investasi pertambangan, khususnya migas. “Saat menjadi Wakil Bupati/Plt Bupati di PPU saya memang sudah terbiasa dan turut menyelesaikan permasalahan yang terkait dengan migas. Ketemu orang-orang migas sudah biasalah,” katanya ketika menjawab pertanyaan wartawan koran ini di kediaman orang tuanya, alm. AR. Datu Adam. Menurut Ihwan, pemerintah daerah harus memberi ruang kepada para investor migas. “Jangan diganggu, jangan direcoki, investor migas harus diberi ruang. Sebab, kalau berhasil. Pemda misalnya, pasti dapat pembagian untuk menambah pendapatan kas daerah.

Ihwan Datu Adam

APBD akan bertambah,” katanya. Karena itu, Pemda kata dia, harus memberi kemudahan-kemudahan kepada investor. Kalau bisa dipermudah, jangan dipersulit. “Masyarakat juga perlu diberikan sosialisasi akan dampak migas untuk perekonomian daerah. Masyarakat juga perlu tahu bahwa kontrak migas diteken oleh pemerintah pusat dan bukan pemda. Tapi kalau berhasil pemda (masyarakat) turut menikmati hasilnya,” tambahnya. Rakyat lanjutnya, pasti akan diuntungkan dengan keberhasilan migas. Namun, masyarakat di sekitar jangan hanya jadi penonton. “Itu tidak boleh, masyarakat sekitar tidak boleh hanya jadi penonton,” tegasnya. Caranya seperti apa? Masyarakat sekitar harus diberdayakan. Dan itu harus difasilitasi oleh pemda. Tidak bisa masyarakat sendiri yang melakukan. “Pemda harus menfasilitasi,” tegasnya. Ihwan menyontohkan, ketika perusahaan migas membutuhkan tenaga operator maka pemda harus menfasilitasi dan mencari

masyarakat setempat untuk mengisi lowongan pekerjaan itu. “Kalau tidak ada, bikin pelatihan agar masyarakat setempat bisa mendapat pekerjaan. Kita harus pintar-pintar mencari peluang, perusahaan butuh apa? Kita adakan, butuh satpam, butuh suplayer, butuh tenaga administrasi, butuh petugas lapangan, pemda harus mengusahakan dari warga sekitar. Kalau tidak ada, ya bikin pelatihan. Sehingga apa yang dibutuhkan perusahaan terpenuhi dari masyarakat lokal,” paparnya. Pemda lanjutnya, harus bisa melihat potensi sumber daya alam yang dapat dikembangkan. “Investor didatangkan, tapi bukan datang monopoli. Kita harus bisa kawinkan. Ada uang, kita ada Sumber Daya Alam. Jadinya hidup sejalan, sama– sama diuntungkan,” katanya. Investor dari luar menurutnya, perlu diatur agar tidak mematikan pengusahapengusaha local. “Semua harus diberi ruang, semua harus didukung, pemerintah harus bisa mengayomi semua pihak. Jangan yang dari luar diberi ruang, pengusaha local dimatikan. Tidak bisa seperti itu,” tegasnya. (ris)

Sekecil Apapun Aspirasi Rakyat Harus Disahuti TERHADAP aspirasi pemekaran wilayah. Kandidat Bupati Banggai, Ihwan Datu Adam menilai pemerintah harus memposisikan diri sebagai pendorong agar aspirasi masyarakat terwujud. Politisi yang mencapai puncak karier sebagai Wakil Bupati Penajam Pasir Utara saat berumur 38 tahun itu melihat wilayah Kabupaten Banggai seperti sebuah rumah yang dihuni keluarga besar. Menurutnya, kalau sebuah rumah sudah penuh sesak, kamar-kamar tidak lagi mampu menam-pung, dan menyebabkan anak–anak tidur di emperan maupun di teras rumah, maka menjadi kewa-jiban orang tua untuk membuat-kan ataupun mendorong mereka membangun rumah baru. “Kalau toh (pemekaran) sudah menjadi keinginan masyarakat, maka pemerintah daerah harus mendorong pemekaran itu. Jangan diabaikan ataupun dipersulit. Sehingga, pembangunan bisa merata,” katanya. Sebagai kepala pemerintahan, Bupati, kata Ihwan tidak boleh melarang ataupun

menghalangi aspirasi pemekaran wilayah yang muncul dari masyarakat. Sebab, pemekaran wilayah sudah diatur undang-undang dan menjadi urusan pemerintah pusat. Pemda, sebatas mendorong saja. “Karena masyarakat menginginkan rumah baru, dibantulah mereka. Kalau rumah kita masih cukup, kamar–kamar masih ada dan bisa menampung untuk bisa hidup bersama. Kenapa harus pisah,” tuturnya. Ihwan berpendapat terhadap aspirasi masyarakat, kepala daerah harus menjadikan penyelenggaraan pemerintahan seperti sebuah sekolah, ada murid, ada guru, murid bertanya dengan benar, guru memberi dan mengajarkan ilmu. Atau harus seperti masjid. Ada imam, ada ma’mun. Imam sujud, ma’mun juga sujud. Syaratnya, imam harus jadi panutan. Kepala daerah kata dia, tidak boleh menjadikan pemerintahan seperti rumah sakit. “Semua orang sakit, ada yang sakit hati, sakit jiwa. Itu sungguh tidak enak. Membangun daerah tidak bisa dengan benci dan dendam,” katanya. Pemerintahan kata dia, jangan seperti itu. Pemerintahan kata Ihwan juga tidak boleh seperti kuburan. Sebab, meskipun dikebumikan berdekatan, orang-orang yang sudah meninggal dan dikubur tidak akan pernah saling berkomunikasi. “Bagi saya, sekecil apapun aspirasi masyarakat harus diselami, didengar, dan langsung disahuti,” imbuhnya. (ris)

Tokoh Pemuda yang Giat Majukan Olahraga

T

IDAK sekedar bergelut dan giat di organisasi pemuda sekelas KNPI dan FKPPI. Namun, kandidat Bupati Banggai, Ihwan Datu Adam, juga aktif dalam berbagai organisasi olahraga. Beberapa jabatan strategis dan penting di bidang olahraga pernah disandangnya di negeri rantau. Ia misalnya, aktif Ketua Umum Pengprov Forki Kaltim dan Ketua Umum Pengprov Wushu Indonesia Kaltim. Bahkan beberapa tahun lalu dirinya pernah terobsesi untuk memboyong klub Medan Jaya ke Panajam Pasir Utara. Pasalnya, saat itu proyek pembangunan stadion sepak bola berkapasitas 30 ribu penonton di Nipah-nipah Penajam Pasir Utara, ditargetkan rampung akhir Agustus 2007. Menurutnya stadion yang dibangun itu akan mubazir, kalau PPU tidak memiliki klub sepak bola sendiri. Selain pertimbangan stadion, keberadaan klub sepak bola di Kabupaten PPU dalam padangan Ihwan punya nilai strategis. Selain sebagai sarana promosi daerah, dengan

memiliki klub sepak bola sendiri berarti bisa menyalurkan potensi atau bakat sepak bola masyarakat PPU. Karena selama ini PPU tidak memiliki klub sendiri, atlet potensial PPU akhirnya banyak yang bermain di daerah lain. Ihwan sendiri mengukir sejarah sebagai wakil kepala daerah yang menempati posisi Ketua I KONI Kaltim. Di setiap organisasi olahraga tersebut. Ihwan Datu Adam tidak sekedar numpang nama, namun giat membina dan memajukan organisasi tersebut. Pernah suatu ketika dirinya matimatian mempertahankan agar Kalimantan Timur dijadikan tuan rumah penyelenggaran Pekan Olahraga Nasional. Ihwan termasuk diantara pendobrak agar KONI Kaltim memperjuangkan Kalimantan Timur menjadi tuan rumah penyelenggaran PON ke 17. Upaya itu bukan tidak mudah. Sebab, tantangan untuk menjadikan Kaltim sebagai tuan rumah tidak datang dari luar, tapi justru

[Foto: Dok Pribadi/Luwuk Post]

HOBI OLAHRAGA : Ihwan termasuk tokoh pemuda yang giat memajukan olahraga. Nampak Ihwan Datu Adam, ketika menyerahkan piala kepada Club Datu Adam Putri yang memenangkan sepakbola putri dalam rangka memperingati HUT Kota Balikpapan.

datang dari dalam, baik di internal KONI maupun para petinggi di negeri itu.

Namun, berkat kepiawaiannya meyakinkan semua pihak maka akhirnya Kaltim ditunjuk sebagai tuan

rumah. Walhasil, Kaltim yang sebelumnya tidak pernah masuk 10 besar dalam setiap penyelengaraan PON, mengukir sejarah setelah meraih juara tiga, setelah Jawa Timur dan Jakarta pada posisi pertama dan kedua. Padahal, saat itu, Kaltim hanya menargetkan posisi lima besar. Dampak lain dari penyelenggaraan PON tersebut provinsi terkaya di Indonesia itu sudah memiliki tiga stadion, satu diantaranya adalah stadion di Samarinda yang tercatat sebagai salah satu stadion terbesar di Asia Tenggara. Ihwan mendobrak semua gangguan internal yang berpotensi menggagalkan Kaltim sebagai tuan rumah penyelenggara PON ke -17 karena menurutnya menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON banyak manfaatnya. Apalagi penyelenggaraan PON hanya sekali dalam empat tahun. Sehingga menurut pandangannya kalau kesempatan itu dilepas peluang untuk menjadi tuan rumah akan sulit

diraih. Hal ini bukan tidak beralasan. Selain Kaltim ada 32 provinsi yang setiap saat berebut menjadi tuan rumah penyelenggaraan iven olahraga tersebut. Apalagi, sebelum Kaltim, penyelenggaraan PON nyaris tak pernah digelar di luar Jawa. “Kini Kaltim menjadi daerah yang diperhitungkan, ada apa–apa ke Kaltim. Bahkan Kaltim menjadi tempat pemusatan latihan, tidak lagi harus ke Jakarta,” tuturnya. Kaltim bahkan mencatat sejarah sebagai pembuka jalan bagi penyelenggaraan PON yang sebelumnya selalu digelar di pulau Jawa, dengan terpilihnya Riau sebagai tuan rumah penyelenggara PON ke-28 tahun 2012 mendatang. Semua pengalaman yang diperolehnya dinegeri rantau merupakan modal besar baginya ketika kembali ke daerah ini. Minimal, ke depan nanti, bila Ihwan diberi kepercayaan memimpin daerah ini, tidak ada lagi atlet– atlet potensial daerah yang berkiprah di luar daerah. (ris)

CMYK

Komitmen Dorong Pertanian Berkualitas

[FOTO : DOK/LUWUK POST]

BERPENGALAMAN DIBIDANG EKONOMI : Kandidat Bupati Banggai, Ihwan ketika masih menjabat sebagai Wakil Bupati Penajam Pasir Utara. Tampak Ihwan dan Walikota Palu, H. Imdat Hamid, SE ketika mendatangani MoU dengan Kadin Balikpapan dan PPU.

CMYK

RABU, 2 DESEMBER 2009 16


LUWUK POST | RABU, 02 DESEMBER 2009