Issuu on Google+

Kasasi Ditolak, Tiga Mantan Aleg Terancam Bui LUWUK-Ka sus korupsi AP BD Kabupaten Banggai Tahun Anggaran 2004 senilai Rp. 3,1 miliar, kembali makan korban. Tiga mantan aleg periode lalu, ter ancam dijeblos kan dalam pen Nasrun Hipan jara, menyusul ditolakanya permohonan kasasi mereka olehMahkamah Agung (MA) RI. Akibatnya, ketiga mantan aleg masingmasing Magahakim, Ahmad Labongkeng dan Suudi Akwan harus menjalani hu kuman penjara sesuai dengan putusan Pengadilan Tinggi Palu selama 2 tahun penjara. Apa yang diputuskan MA RI ini kontro versi, dengan putusan sebelumnya. Dimana Djar’un Sibay, Suryanto, Ramli Mbane dan Yusman Rahim dinyatakan bebas. Padahal kasusnya serupa. Informasi telah turunnya putusan MA RI mantan aleg yang merupakan paket keenam ini, dibenarkan pengacara, Nasrun Hipan, SH. “Benar putusan MA

Harian Pertama dan Terbesar di kawasan Sulawesi Timur

HARGA ECERAN Rp. 3.000

Curhat Lewat Lagu Ma’mun Amir Launching Album Lagu Daerah LUWUK-Bupati Banggai Ma’mun Amir me-launching album lagu daerah bertepatan de ngan perayaan hari lahirnya yang ke-57 semalam. Album ini me ngingatkan apa yang telah dila kukan mantan Sekkab Banggai, Ismail Muid, dua tahun lalu. Be danya, album yang bertajuk “Pop Babasal, Ambon, Indonesia,” ini

lebih mirip merupakan “curahan hati” Ma’mun Amir. Dengar saja lagu berjudul “perantauan”. Ma’mun secara lugas menumpahkan isi hatinya soal kecintaannya terhadap tanah leluhurnya, Babasal. Berikut pe tikan, lagu tersebut; Sekian lama aku dirantau... tahun demi tahun di negeri

orang….namun hatiku selalu me ngingat negeriku...di sini aku di besarkan…tak kan terlupakan ke nangan indah…kurela sisa hidup ku untuk membangun…negeri yang tercinta. Selain lagu perantauan yang sepertinya menjadi andalan album ini, Ma’mun juga bercerita tentang bukit halimun. Bukit yang kini

menjadi ikon kota Luwuk itu, digambarkan sebagai bukit yang indah, tempat mempertaruhkan keinginan menggapai harapan yang pasti. Yang menarik, dalam album tersebut Ma’mun juga menyanyi kan lagu “Aku Tak Rela” ciptakan Jhon Mintha. Lagu ini sempat populer di kalangan pemkab Bang gai saat intrik melanda pemerin tahan Pemkab Banggai beberapa bulan silam yang berujung “leng sernya” Sekkab Ismail Muid. Lagu ini sempat dirumorkan sebagai

BACA : CURHAT ......Hal 15

Rp 4 M PAD Tak Jelas Retribusi Pelayanan Kesehatan Berbau Korupsi LUWUK-Penerimaan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Banggai, yang berasal dari retribusi pelayanan kesehatan tahun 2008 berbau korupsi. Setidaknya, BPK-RI menemukan Rp 4 miliar retribusi pelayanan kesehatan yang tidak dilaporkan dan tidak disetor ke kas daerah

BACA : TERANCAM BUI ......Hal 15

CMYK

SENIN 2 NOVEMBER 2009 | Nomor 0669

BACA : TAK JELAS ......Hal 15

Belum Jelas, Rute 325 Bus di Makkah MAKKAH-Hingga kemarin transpor tasi jamaah haji Indonsia di Makkah masih rawan menimbulkan kekacauan. Bus untuk jamaah memang sudah disediakan. Jumlahnya 315-325 unit. Tetapi, hingga kemarin belum ditentukan rutenya. Panitia hanya menentukan titik pemberhentian, baik di Masjidilharam maupun dekat pondokan. Sebagian bus tersebut kemarin digeber di Terminal Hudai. Kondisinya lumayan bagus. AC-nya dingin. Namun, belum ada satu pun yang ditempeli stiker. Kepala Daerah Kerja Makkah Panitia Penyeleng gara Ibadah Haji (PPHI) Subakin A.M. yang meninjau angkutan itu langsung memberikan instruksi. Pada hari pertama kedatangan jamaah haji di Makkah kemarin dioperasikan 18 bus untuk melayani 6.000 jamaah haji. Bus-bus tersebut beroperasi 24 jam de ngan dua sopir. Setiap hari setiap bus mengangkut jamaah 5-6 rit. Di Masjidilharam disediakan empat pember hentian. Masing-masing di Jiyad, Bab Ali, Misfalah, dan Jakfariyah. Sedangkan di pemondokan disediakan 32 titik. Trayek dari Masjidilharam ke 32 titik

BACA : INFO HAJI ......Hal 15

ROSSA

MK Siap Beber Bukti Rekayasa Curigai Agenda Tersembunyi Apabila Polisi Keberatan JAKARTA-Teka-teki rekayasa dalam kasus yang menjerat dua wakil ketua Komisi Pemberan tasan Korupsi (KPK) nonaktif,

Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah, bakal terjawab di gedung

Pondaag, penyanyi sekaligus pencipta lagu asal Makassar pada era 1980-an yang terkenal

PENYANYI bertubuh mungil Rossa tetap lincah menjalankan tugas sebagai single parent untuk anak semata wayangnya, Rizky Langit Ramadhan, 4. Mantan istri penabuh drum grup band Padi, Yoyo, itu berusaha seringsering dekat dengan putranya. Termasuk

BACA : JADI KOMANDAN ....Hal 15

BACA : SELEB ......Hal 15

BACA : MK SIAP ......Hal 15

Chandra M. Hamzah, si Pance yang Aktivis Otentik

Jadi Komandan Menwa, tapi Tak Militeristik Di kalangan teman-temannya ketika menjadi mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Chandra M. Hamzah biasa dipanggil Pance. Chandra

ternyata juga pernah menjadi komandan Menwa (resimen mahasiswa). Sapaan Pance untuk Chandra terinspirasi nama Pance Frans

Ajak Buah Hati

Cerita di Balik Syuting Film Eat, Pray, Love yang Dibintangi Julia Roberts (1)

Lumayan, Ikut Adegan Mikul Padi Dapat Rp 400 Ribu Selama syuting film di Bali berjudul Eat, Pray, Love (EPL) yang dibintangi artis top Julia Roberts, warga di sana menuai berkah. Beberapa kisah menarik mewarnai proses syuting tersebut. OKA SURYAWAN, Gianyar

BAGI para petani jelata dan masyarakat pinggiran di Bali, nama Julia Roberts terasa asing. Maklum, mereka hampir tidak pernah

menikmati layar lebar. Beberapa film Julia Roberts sebenarnya sudah ditayangkan di televisi. Tetapi, tetap saja mereka tak bisa mengenali wajah peraih Oscar untuk kategori aktris terbaik lewat film berjudul Erin Brockovich pada 2001 itu. Sejak datang di Bali pada pertengahan Oktober lalu dan selama menjalani sesi syuting EPL, penjagaan untuk Julia Roberts yang menjadi pemeran utama sangat ketat. Pengamanan pun dibuat berlapis-lapis. Hampir

semua aparat dilibatkan. Selain polisi, pengamanan itu melibatkan para pecalang (semacam tenaga keamanan adat).

BACA : LUMAYAN ......Hal 15 [FOTO : OKA SURYAWAN/RADAR BALI]

REJEKI NOMPLOK: Petani yang diajak syuting berjalan di lokasi parkir lapangan Tegallalang saat syuting Roberts di Pejeng Aji Tegallalang.

Boneka Besar dalam Kotak

CMYK

SUASANA Fantasy Fest Masquerade March di Key West, Florida, AS, benar-benar meriah Jumat lalu (30/10). Sejumlah wanita berdandan ala boneka dengan kotaknya. Mereka meni rukan boneka mainan yang biasa dijual di tokotoko. Hanya, karena kali ini ‘’bonekanya’’ terlalu besar, kotaknya tidak sampai muat. Sebab, sebagian tubuh wanita itu telah melar alias membengkak. Acara itu merupakan bagian dari pawai kostum fantasi yang menjadi agenda tahunan di Key West. Festival kostum dan to peng di sana berlangsung selama 10 hari.


TOMINI RAYA

Luwuk Post

2

SENIN 2 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Tim Verifikasi PNPM Jelajahi 42 Desa WALAUPUN harus menembus hutan mendaki bukit dan menyeberang lautan, semangat tujuh orang anggota Tim Verifikasi PNPM tak pernah kendur. Sejak tanggal 23 hingga 30 Oktober kemarin, mereka didampingi dua fasilitator dan UPK bertugas melihat dan CATATAN mengunjungi serta melakukan wawancara langsung dengan masyarakat di 39 desa serta 3 kelurahan se Kecamatan Pagimana. Tim verifikasi usulan sarana/ pra-sarana dan kegiatan SPP melakukan pengecekan kembali terhadap usulan-usulan dari masyarakat soal pembangunan gedung sekolah, riol, jalan kantong produksi, jalan rabat beton, tambatan perahu, tanggul penahan banjir, Poskesdes, air Anto Yasin bersih dan perpipaan, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), pengadaan mesin listrik tenaga diesel serta simpan pinjam perempuan (SPP). Agar dapat menampung seluruh usulan masyarakat, tim verifikasi terpaksa menempuh perjalanan dengan jarak yang melelahkan serta medan sangat berat selama 7 hari. Namun demikian, rintangan berupa sulitnya medan serta kelelahan di perjalanan, tidak membuat semangat seluruh anggota tim menjadi susut. Desa dan hutan dilewati, bukit-bukit didaki. Dengan semangat pengabdian yang menyala-nyala, akhirnya seluruh anggota rombongan tiba di hadapan masyarakat dalam keadaan segar.Suasana perjalanan kian berbeda, mana kala tim verifikasi di hari-hari terakhir harus menjelajah enam desa kepulauan. Saat itulah tim merasakan kebersa-maan yang kian meningkat lantaran tantangan yang harus dihadapi kian mencekam.Suatu malam saat bermaksud mengadakan perjalanan pulang setelah berkeliling ke desa-desa kepulauan, tim verifikasi hanya dapat menaiki perahu bodi batang berkapasitas 1 ton. Tim harus menghadapi gelombang air laut yang mengganas. Belum lagi diterjang tiupan angin yang sangat kencang. Akibatnya sepanjang perjalanan pulang di malam hari itu pun, suasana demikian mencekam. Sejumlah mulut anggota tim tampak komat-kamit, tak hentihenti memanjatkan doa mohon perlindungan dari Yang Maha Kuasa.Kini, setelah seluruh perjalanan telah dituntaskan, tantangantantangan yang pernah dialami tidak menyurutkan minat seluruh anggota tim untuk mengulang pelaksanaan tugas membantu masyarakat mewujudkan keinginan-keinginannya. Demi kemakmuran masyarakat, tim akan selalu solid. ###

DIJUAL TANAH Trletak di Jln jur. STM,litbang + 250 M² dari prtigaan KM 5 Kel. Maahas,sluas:1.+2000M²,2.+ 3 0 0 M ² , 3 .+ 9 0 0 M ² , 4 . + 6 5 0 M ² , 5 . + 400M²,6.+600M²,7.+450M².Dan sbidang tnah trletak di KM.3 jlur 2:1.Luas+450M²,2.+3500M². Smua brsrtfikat,Hub.Telp.0461-21405 dan 081341219405 tnpa prantara

TIKET PESAWAT MURAH Cek harga, Booking, Issued Tiket klik di :

www.bisnis-tiketpesawat.com/ ?id=dira8379 Cari Sendiri Harga Yang Termurah Yang Anda Mau Dan DAPATKAN KOMISINYA

SEGERA GABUNG DENGAN KAMI

Kejari Pagimana Periksa BOS di SD Bomban Di Temukan Ada Kejanggalan Tahun Sebelumnya PAGIMANA-Bendahara dan beberapa guru tenaga lepas di SD Inpres Bomban, diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Pagimana. Pemeriksaan berkait dugaan penyelewengan pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima sekolah tersebut. Salah seorang sumber di Kejari Pagimana, Minggu (1/11) menuturkan, pemeriksaan belum selesai. Sebab ditemukan pula kejanggalan dalam laporan

(Foto Anto Luwuk Post)

WALAUPUN harus menembus hutan mendaki bukit dan menyeberang lautan, semangat tujuh orang anggota Tim Verifikasi PNPM tak pernah kendur. Tampak beberapa anggota PNPM sedang menerima materi.

Banyak Warga Dambakan Kebun Sawit Walaupun Nyaris Terjadi Adu Jotos BUALEMO –Walaupun baru dimulai, tapi manfaat rencana perkebunan sawit di Kecamatan Bualemo sudah dirasakan masyarakat. Sayangnya, rencana tersebut tidak berjalan mulus. Beberapa waktu yang lalu, suasana kian memanas saat buldozer yang bermaksud melakukan pembersihan lahan di Desa Bokoboko sempat dihalang-halangi masyarakat. Bahkan dalam peristiwa tersebut, ketegangan demikian meninggi hingga nyaris terjadi aksi saling adu jotos. Seorang tokoh masyarakat di areal yang rencananya akan dibuat perkebunan sawit mengatakan, walaupun baru memasuki tahap pembibitan, perkebunan tersebut

HP DIJUAL Jual B_Berry, Nokia&iPhone sgala tipe.Hrg 3 jt-4 Jt/Unit.U/Pesan 2unit hrg bisa nego.U/info hub;HAMSA 0812 8884 4964.AMPANA

JUAL TANAH Dijual Tanah, seluas 427 M2, sudah ada pondasi. Almt:Jl. Jakarta Kel. Wurnialo, Komp.Perumahan Griya Seiban. Hub.(0435) 8717767, 085256488334. (0435) 827066

telah mempekerjakan sekitar 200 warga masyarakat. Dijelaskan, warga pekerja pada proses pembibitan yang menggunakan polly bag, dibagi ke dalam 12 kelompok. Untuk pekerjaan tersebut, warga menerima upah sebesar Rp28.800 per hari, di luar upah lembur sebanyak Rp4 ribu setiap jam. “Untuk menghindari kemungkinan terjadinya kontak fisik, akhirnya buldozer diparkir sementara di Desa Boko-boko,” tutur sumber yang enggan namanya dikorankan tersebut. Senin (26/10) malam kemarin, jumlah alat berat yang diperlukan untuk membersihkan lahan, mulai ditambah. Alat-alat berat sebanyak 4 unit tersebut terdiri dari 2 buldozer dan 2 eskavator. Semuanya diangkut menggunakan kontainer menuju lokasi yang hendak dibersihkan di

Desa Boko-boko.Sejumlah warga masyarakat yang ditemui Luwuk Post di sekitar kawasan yang hendak dijadikan perkebunan sawit mengatakan, mereka tidak memahami alasan pihak-pihak yang berusaha menghalang-halangi perkebunan. Warga umumnya memahami manfaat yang bisa didapatkan dari perkebunan sawit. Selain mengurangi pengangguran secara besar-besaran, warga juga berharap memperoleh kesempatan membina karir di perkebunan. Sahar, salah seorang warga Desa Mayayap mengungkapkan harapannya, saat perekrutan tenaga kerja pihak perusahaan memprioritaskan tenaga kerja lokal.“Sebab banyak warga lokal yang sebenarnya memiliki minat sangat besar bisa bekerja di perkebunan sawit,” ungkapnya. (ofy)

LOWONGAN KERJA

LOWONGAN KERJA

Dibutuhkan: (1) Recepcionist (wanita) (2) RoomBoy (pria) Syarat:Pendidikan Min SMU/ Sederajat Penampilan menarik. Alamat diantar Langsung ke: Crytal Green Hotel Jln. Gelatik No. 234 Tlp. 831546 / 8773939

Dibutuhkan: (1) Recepcionist (wanita) (2) RoomBoy (pria) Syarat:Pendidikan Min SMU/ Sederajat Penampilan menarik. Alamat diantar Langsung ke: Crytal Green Hotel Jln. Gelatik No. 234 Tlp. 831546 / 8773939

DIKONTRAKKAN Dikontrakkkan, Rumah makan, di Jl. Arif Rahman Hakim/ Tanggikiki. Hub. Tk. Kue larissa. 8734318/ 081356750108

DIKONTRAKKAN Dikontrakkkan, Rumah makan, di Jl. Arif Rahman Hakim/ Tanggikiki. Hub. Tk. Kue larissa. 8734318/ 081356750108

pemanfaatan BOS tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah guru yang diperiksa mengaku, selama beberapa tahun belum menerima honor yang seharusnya menjadi hak mereka. Tahun 2009 saja, SD Inpres Bomban telah menerima BOS tahap ketiga sebesar Rp18,7 juta. Namun dewan guru hingga komite sekolah yang belum lama menyelesaikan masa tugasnya, mengaku tidak tahumenahu soal bantuan tersebut.Yang lebih parah, para guru lepas yang melaksanakan tugas setiap hari, terkesan dibiarkan tidak dapat menikmati honorarium selama beberapa tahun. (anto)

Warga Dimbau Tidak Lakukan Penebangan Dikawasan Sumber Mata Pembangunan PLTMH NUHON-Anggota Legislatif (Aleg) asal dapil III Bunta, Nuhon, Pagimana dan Bualemo, Irwanto Kulap kepada Luwuk Post Minggu (1/11) kemarin, menghimbau kepada warga sekitar sumber mata air kawasan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hydro (PLTM). Hal itu demi kelangsungan pembangunan PLTMH, sebagaimana program pemerintah daerah Kabupaten Banggai dalam mengatasi krisis listrik di daerah ini, khususnya di Kecamatan Bunta maupun Nuhon. Maka dari itu, Irwan Kulap salah seorang dari sekian aleg asal Bunta-Nuhon meminta kepada seluruh lapisan masya-

JASA BANGUNAN BONUS HANYA DIAN INI, trima cepat gbr: rumah, ruko, toko, kantor. Desain minimalis sbb: gbr bangunan+RAB+3D+RVISI+contoh gbr+konsultasi=500 RB. Ada diskon khusus s/d 50 %. Hub. 0438734851

Parfum Harga Spesial JUAL: Parfum Orginal, Paris Hilton, Kenzo, Bulgari, Hugo Boss, Tommy Hilligen dll. Hub Ibu Emi. Jl. Sulawesi no. 17, HP 08525681161 / 081340802026

rakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan dikawasan sumber mata air lokasi pembangunan PLTMH guna menjaga debet air tetap stabil. Sebab jika tidak, kemungkinan besar pembangunan PLTMH yang bergantung terhadap debet air, akan terancam gagal. Dengan demìkian harus ada kesadaran dari seluruh masyarakat untuk tidak melakukan penebangan kayu secara liar dikawasan tersebut. Karena jika hanya berharap kepada pemerintah daerah maupun Dinas Kehutanan dalam pelakukan pengawasan terhadap penebangan liar dilokasi itu, tidak akan berhasil tanpa kerjasama dan dukungan dari seluruh masyarakat. Mengingat hal tersebut untuk kepentingan bersama. (Amank)


HUKUM & KRIMINAL

Luwuk Post

3

SENIN 2 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Stres, Siswi SMA Coba Bunuh Diri Sempat Minum Ombak Nyamuk Tapi Tercium Orangtuanya LUWUK- Diduga menyimpan banyak beban di benaknya, Siti, siswi kelas 1 di salah satu SMU di Kota Luwuk nekad bunuh diri dengan meneguk obat anti nyamuk.

Untungnya, aksi nekad anak dara yang tercatat sebagai warga Hanga-hanga satu ini cepat tercium kedua orang tuanya, sehingga Siti berhasil diselamatkan dari maut.

Keluarga korban menuturkan, sebelum kejadian, Minggu (1/ 11) mereka sudah merasakan ada gelagat aneh dari Siti. Karena tidak seperti biasanya Siti meminta duit dari ayahnya, untuk membeli obat nyamuk. “Dia meminta duit 2000, kata mau beli obat nyamuk di warung,” cerita sang ayah, saat

ditemui di ruang UGG RSUD Luwuk, kemarin. Ayah Siti merasa aneh, karena selama ini anaknya tidak terbiasa menggunakan obat nyamuk, apalagi di siang hari. Karena itu, sang ayah sempat bertanya, untuk apa obat nyamuk itu. Namun pertanyaan sang ayah tidak indahkan

korban yang buru-buru menuju warung setelah diberi uang. Usai membeli obat nyamuk, Siti langsung menuju kamarnya dan meguncinya. Sampai di situ orang tuanya masih tidak curiga. Namun beberapa saat kemudian, ibu korban yang kebetulan melintas di depan kamar

anaknya mendengar suara anaknya yang tidak biasa. Karena mulai curiga, keluarga korab langsung mendobrak pintu kamar korban, brak. Dan benar saja, di atas ranjang, Siti sudah tak sadarkan diri dengan posisi telentang. Tanpa pikir panjang orang tua korban langsung melarikan

korban ke RSUD. Nyawa Siti pun bisa diselamatkan. Orang tua korban mengakui selama ini Siti memang menyimpan masalah keluarga. Sayang, kedua orang tuanya enggan menceritakan apa masalah yang ikut membebani buah hati -itu.(arif)

Polisi Bebaskan Germo, Warga Protes TOILI-Pembebasan tersangka kasus germo prostitusi yang terjadi di Sentral timur oleh Polsek Toili menuai protes keras dari warga. Warga yang menamakan diri Forum Anti miras, judi dan prostitusi yang di pimpin oleh Hamka Puasa,S.Pd, Sabtu lalu mendatangi Polsek Toili guna mempertanyakan hal tersebut. Sayangnya warga agak kecewa karena Kapolsek Toili Moh.Dharmanto,S,H sedang tidak ada di tempat.

Atas kinerja Polsek Toili yang telah membebaskan tersangka, betapa tidak warga ber-sama pemerintah desa telah bekerja keras untuk menggerebek praktek prostitusi yang di lakukan oleh Paini, kemudian menyerahkan ke polisi guna di proses lebih lanjut, malah dibebaskan. Sementara itu ketua Forum, Hamka Puasa, mengatakan, kasus pembebasan ini diduga ada indikasi suap. “Saya harap kasus ini

diproses dengan baik, dan kalau terbukti ada indikasi suap maka harus di usut secara tuntas. Dan kalau tidak kami akan melanjutkan kasus ini ke Polres,”ujarnya. Sementara Wakapolsek Aiptu,Samsudin menyampaikan permohonan maafnya atas peristiwa ini. Dia juga berjanji akan kembali memproses kasus ini dan akan mengusut tuntas kalau ada oknum-oknum polisi yang melakukan pelanggaran.(Pmj)

FOTO : ARIEF NUR/RATEG/JPNN

RINGSEK - Salah satu mobil Kijang Innova bernopol B-108-RFS yang membawa rombongan Menteri Pertanian RI, nampak ringsek setelah mengalami kecelakaan kerambol di ruas jalan Slawi - Jatibarang, tepatnya di Desa/Kecamatan Dukuhwaru.

Warga Kelapa Dua Dihajar Orang Tak Dikenal Teman Korban Terus Lakukan Pencarian LUWUK-Andry (14) warga Kelapa Dua babak belur dihajar tiga orang tidak dikenal, Sabtu (31/10) kemarin. Peristiwa penganiayaan terjadi ketika remaja tersebut bermaksud menyeberangi jalan sekitar pukul 10.30 Wita. Saat itulah datang tiga orang tak dikenal menggunakan sepeda motor, lalu tanpa basabasi lagi langsung memukuli Andry. Akibat kejadian tersebut wajah Andry babak-belur.

Sehubungan dengan berkurangnya debit air di PLTM Hanga-hanga dan PLTM milik PT. Bumi Nata Cita Banggai, dan gangguan mesin Deutz di PLTD Luwuk, maka dengan ini kami beritahukan bahwa akan diadakan pemadaman bergilir dengan pola pemadaman 1:1 (1 hari nyala 1 hari padam). Adapun jadwal pemadaman tanggal 31 Oktober s/d 03 November 2009, sebagai berikut :

NO. 1.

2.

HARI / TANGGAL

LOKASI PEMADAMAN

Desa Tontouan, Jl. Tg Jepara, Jl. P. Nias, Jl. P. Masalembo, Jl. P. Sulawesi, Jl. P. seram, Jl. P. Kalimantan, Jl. P. Karimun, Jl. Listrik Negara, Jl. Ikan Tuna, Jl. LumbaLumba 2, Jl. Jend. Sudirman, Jl. Moh. Hatta, KM 5, BTN KM 5, komp. STM, KM 8, Ds. Bubung, Ds. Koyoan, Kec. Kintom s/d Kec. Batui, Jl. Samratulangi, Komp. Aspol, Jl. KH Dahlan, Jl. St. Hasanudin, Jl. Sutarjo, Komp. Pertokoan, Jl. C. Aminoto, Jl. Maleo & Jl. Datu Adam. Selasa, 03 / 11 / 2009 Jl. A Yani, Jl. Yos Sudarso, Jl. Marthadinata, Jl. U. Sumoharjo, Jolek Pante, Jl. Jend. Jam 17.00 - 23.00 Sudirman, Psr Simpong, Jl. P. Banggai, Jl. MT Haryono, Jl. K. Dewantoro, Jl. Tg Branjangan, Jl. Kartini, Jl. Tanjung Santigi, Jl. Taman Siswa, Jl. S. Parman, Kec. Pagimana, Kec. Luwuk Timur, Kec. Masama, Kec. Lamala, Jl. Rajawali, Jl. Garuda, Jl. Lompobatang, Jl. S. Musi, Jl. S. Lariang, Jl. G. Colo, Jl. G. Merapi, Jl. D. Poso, Jl. Nyiur Atas & Bawah, Jl. P. Antasari, Psr Sentral, Jl. Datu Adam, Jl. Sutarjo, Jl. Wahid Hasyim, Jl. Ir. Soekarno, Jl. Adyaksa, Jl. S. Musi, Jl. S. Lariang, Jl. S. Lambangan, Jl. KH. Dahlan, Jl. T. Sauna, Jl. S. Bunta, Jl. Imam Bonjol, Jalur Dua, Kilongan, BTN Nusagriya, BTN Muspratama, Bumi Beringin, BTN Pepabri, Ds. Awu, Ds. Leoknyo, Ds. Biak & Ds. Bunga. Senin, 02 / 10 / 2009 Jam 17.00 - 23.00

Jadwal ini sewaktu-waktu dapat berubah apa bila terjadi gangguan pembangkit. Demikian pemberitahuan, mohon maaf atas terganggunya pelayanan kami dan terima kasih.

Luwuk, 30 Oktober 2009

Afit (15) salah seorang teman Andry menuturkan, awalnya bersama belasan temannya Andry menikmati pemandangan Kota Luwuk dari atas perbukitan di Jl Jalur Dua Keles. Sedang asik menikmati pemandangan, Andry tiba-tiba merasa ingin buang air kecil. Bergegas Andry menyeberangi jalan untuk melepas hajat di balik pepohonan di tempat itu. “Saat itulah kami mendengar suara Andry berteriak minta tolong,” kata Afit. Bersama teman-temannya, Afit mengejar ke tempat suara Andry berasal. Di tempat kejadian Afit dan temanteman melihat Andry sudah dalam keadaan terkapar di

seberang jalan, dekat semaksemak.Andry bercerita, sesaat setelah buang air kecil ia bermaksud menye-berangi jalan kembali untuk da-pat bergabung dengan temantemannya. Saat itu pula dari arah kafe yang terdapat di sekitar tempat itu datang sepeda motor yang dinaiki tiga orang sekaligus. “Tidak tahu ada masalah apa, tiba-tiba tiga pemuda yang berboncengan itu langsung berhenti dan menghajar saya, hingga saya terlempar ke semaksemak,” tutur Andry sebagaimana ditirukan Afit.Tidak terima temannya dipukuli, Afit bersama teman-teman lainnya lang-

sung berusaha melakukan pengejaran. Sayangnya, para pelaku penganiayaan tidak da-pat ditemukan. Namun semangat Afit dan teman-temannya tak luntur. Pencarian diteruskan dengan menyebar sekitar 30 sepeda motor menyusuri sekitar lokasi kejadian. Namun hingga pukul 00.00 Wita, pencarian mereka tidak mendatangkan hasil. Afit menduga, para pelaku tinggal di sekitar tempat kejadian. Sebab itulah mereka dengan cepat lenyap seperti ditelan bumi.“-Tapi kami akan terus mencari, hingga kami dapat siapa pelaku pemukulan terhadap teman kami,” ungkap Afit gagah. (tr-05)


BABASAL

Luwuk Post

4

SENIN 2 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Perjuangan Tompotika Kembali Bergerak

Petani Datangi Polsek Toili Perjelas Kasus Penangkapan Solar LUWUK-Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Persatuan Petani Pengguna Air (P3A) Desa Moilong dan sekitarnya Sabtu (31/10) mendatangi markas Polsek Toili guna mempertanyakan dan menegaskan tentang penahanan mobil PT.KLS yang bermuatan 58 buah jerigen solar berukuran 35 Liter, beberapa waktu lalu. Penahanan yang dipelopori oleh beberapa orang warga itu diduga memiliki persoalan pribadi. Sebab, tindakan tersebut salah alamat karena solar yang diangkut tersebut adalah solar yang akan dipergunakan untuk alat berat milik PT.KLS yang akan membantu petani mengeruk saluran irigasi yang mengairi persawahan di daerah moilong dan sekitarnya. Ketuanya P3A Desa Moilong, Abidin, mengatakan, polisi harus segera melepaskan penahanan terhadap mobil bersama solar tersebut, karena tiadk ada alasan dan alat bukti yang bisa digunakan untuk menahan mobil beserta solar itu. Setelah mendatangi kantor polsek, direncakanakn para petani akan melaksanakan kerja bakti dengan bantuan satu buah eksafator milik PT.KLS. Sebab, bila tidak segera dikeruk maka pada musim tanam tahun ini yang tidak lama lagi, beberapa daerah persawahan di Desa Moilong, Toili dan sekitarnya dipastikan tidak bisa tanam.“Kalau mau tunggu perhatian Pemda mana ada, mujur ada bantuan KLS, kenapa ditahan,” tuturnya.(Ton)

Rapat FP2KT Lahirkan Tim Kecil

(foto dok Luwuk Post)

Polsek Balantak.

Haris Hakim Layak Pimpin Distan LUWUK- Kepala BPMPD Kabupaten Banggai, Abdul Haris Hakim, dinilai layak untuk memimpin Dinas Pertanian Kabupaten Banggai. Sejumlah petani di Kecamatan Luwuk Timur meminta kepada Bupati Banggai Ma’mun Amir, untuk menempatkan mantan Camat Toili itu, pada jabatan Kepala Dinas Pertanian menggantikan Sobirin.Pertimbangannya, Haris Hakim cukup sukses dalam membangun komunikasi dengan masyarakat desa selama ini, sehingga ketika memimpin Dinas Pertanian dengan konsep pemberdayaan petani, maka sosok Haris diyakini memiliki kemampuan untuk itu. Dikatakan, masalah mutasi memang menjadi hak Bupati Banggai, namun masyarakat juga tidak dilarang untuk menyampaikan aspirasi dan kehendak. Alasannya, Bupati Banggai tinggal memiliki satu tahun lebih masa kepemimpinan, dan membutuhkan

ekstra keras dalam membangun ekonomi kerakyatan yang menjadi visi misinya. Dengan ditempatkannya Haris Hakim di Dinas Pertanian, diyakini program pemberdayaan ekonomi kerakyatan akan lebih muda dijalankan. Apalagi, Haris pernah menjabat Camat yang diketahui sebagai pelaksana pemerintahan di kecamatan dengan segala jenis kebijakan dan tidak hanya pada satu sektor saja. Persoalannya kata para petani itu, bukan terletak pada Ir.Sobirin gagal atau tidak berhasil. Kiprah Sobirin selama ini sudah cukup maksimal dalam mendorong pembangunan di sektor pertanian. Hanya saja, Sobirin tidak mempunyai kematangan dalam membangun komunikasi dengan petani secara langsung, sehingga membuat sejumlah program disektor pertanian menjadi mandek.

Bangunan sektor pertanian yang sudah diletakkan oleh SObirin saat ini, akan lebih sukses dan berhasil bila dilanjutkan oleh Haris Hakim. Sementara Sobirin sendiri diyakini tidak akan bisa membawa Dinas Pertanian hingga puncak kesuksesan bila dipaksakan untuk tetap menempati instansi tersebut. Prestasi penghargaan secara nasional yang diberikan Presiden SBY kepada Bupati Banggai, memang tidak terlepas dari peran serta Sobirin selaku Kepala Dinas Pertanian. Namun, pembangunan disektor pertanian tidak cukup hanya sampai pada penerimaan penghargaan, melainkan harus sampai pada kesejahteraan petani secara rill. Hal itulah yang hingga kini belum tercapai. Dengan kenyataan itu, maka Bupati Banggai patut untuk mempertimbangan Haris Hakim, untuk ditempatkan di Dinas Pertanian.(far)

LUWUK-Setelah hampir dua tahun terakhir perjuangan pembentukan Kabupaten Tompotika redup, kini semangat pembentukan sebuah kabupaten di wilayah timur Kabupaten Banggai itu kembali menggelora. Hasil rapat Forum Perjuangan Pembentukan Kabupaten Tompotika (FP2KT) yang digelar Sabtu (31/10) malam, memutuskan untuk membentuk tim kecil untuk melancarkan sosialisasi kembali atas gagasan itu. Rapat yang dilaksanakan di kediaman Plt Ketua FP2KT, Winarso Saida itu memutuskan pembentukan tim yang mewakili lima kecamatan calon Kabupaten Tompotika, yakni Bualemo, Balantak, Balantak Selatan, Lamala dan Masama. Rapat memutuskan tim kecil itu dipimpin Verry Saadat. Dalam pertemuan tersebut sempat membahas polemik yang berkembang di media massa beberapa hari terakhir, yakni desakan untuk dilakukan perubahan struktur FP2KT dan bahkan dsakan untuk digelar Musyawarah Luar Biasa. Namun pada pertemuan itu tidak dilahirkan gagasan untuk menggelar reshuffle kepengurusan FP2KT apalagi menggelar Musyawarah Luarbiasa, melainkan hanya direkomendasikan untuk melakukan penambahan kepengurusan terhadap tokohtokoh yang aktif. Wakil Ketua I FP2KT Moh.Rifai Dg Matorang pada kesem-

patan itu mengatakan, forum harus menghindari reshuffle kepengurusan sehingga tidak membuat pihak-pihak lain yang selama ini kurang aktif menjadi kecewa. Kata dia, kepengurusan yang ada saat ini harus bekerja sesuai kemampuan yang dimiliki dan tidak saling menyalahkan terhadap panitia lainnya yang belum sempat ikut terlibat langsung. Beberapa agenda yang telah diputuskan dalam rapat itu adalah segera menggelar sosialisasi di lima kecamatan calon Kabupaten Tompotika, dengan cara melakukan sosialisasi hingga ke desa-desa. Harapannya, perjuangan ini bisa dipahami secar bersama oleh semua lapisan masyarakat “kepala burung” hingga ke akar rumput. “Agar perjuangan ini benarbenar mengakar dan menjadi gerakan bersama, sehingga tidak ada perbedaan pandangan dalam perjalanannya,” tutur Rifai. Dalam pertemuan itu juga dibahas agenda untuk melakukan silatuhrahmi dengan timpemekaran Kabupaten Banggai bentukan Pemda Banggai, serta rencana untuk silaturahmi kepada Bupati Banggai. Pasalnya, kebijakan Bupati Banggai Ma’mun Amir yang telah memekarkan Kecamatan Balantak patut mendapatkan apresiasi dan penghargaan, sehingga diharapkan kebijakan pemekaran kecamatan di daerah Kabupaten Banggai bisa terus dilakukan, khususnya terhadap beberapa kematan yang masih terbentur persyaratan beberapa waktu lalu.(far)


SENIN, 2 NOVEMBER 2009

Tim Investigasi Pemkab tak Independent Hasbi: Tanpa Diktum Masa Tugas Tim, Cacat Hukum

WASPADA terhadap aleg vokal. Warning yang dilontarkan Irfan Bungaadjim ini, pastinya ada yang merasa terusik. Meski Irfan tidak secara flugar menunjuk batang hidung para aleg, sehingga harus menyentuh privasi sekaligus membunuh karakter mereka. Sekretaris DPD AMPI Kabupaten Banggai ini punya back-up alasan, sehingga melempar pernyataan bernada menyindir tersebut. Oleh: Bagi dia, aleg vokal Sofyan Labolo kerap tampil ‘musiman’. Artinya, itu berlaku pada hal-hal tertentu saja. Sepanjang tidak ada kepentingan, aleg tersebut justru menjadi wowo alias bisu. Bahkan

LUWUK-Tim investigasi dan advokasi terhadap perkebunan sawit milik PT. Kurnia Luwuk Sejati (KLS) dan PT. Wira Mas Permai (WMP) bentukkan Pemkab Banggai, dinilai tidak independent. “Bila mencermati tim yang di SK kan Bupati Banggai itu, bagi saya tidak independent. Ada sejumlah indikator yang memperkuat bahwa tim itu batal demi hukum,” kata Ketua Umum (Ketum) Forum Kota (Forkot) Kabupaten Banggai, Hasbi Latuba kepada Luwuk Post, Sabtu (31/10). Dalam SK tertanggal 30 September 2009 itu kata Hasbi, tidak

BACA : ALEG.... Hal 6

PARLEMEN

Golkar ‘Jagonya’ Lobi LUWUK-Meski tidak lagi sebagai ‘penguasa’ Parlemen Lalong yang ditandai dengan banyaknya perolehan kursi di DPRD Banggai, namun Partai Golkar masih terbilang perkasa pada lembaga legislatif itu. Itu terbukti pada kekuatan fraksinya. Partai ini mampu mendominasinya, mulai dari unsur pimpinan dewan hingga unsur pimpinan pada alat kelengkapan dewan. Fraksi Golkar setidaknya berhasil menempatkan personilnya pada jabatan strategis. Selain pada unsur pimpinan dewan yakni Ketua DPRD Banggai, fraksi ini juga menyebar personilnya pada unsur pimpinan di komisi. Sebut saja Wakil Ketua Komisi A (pemerintahan). Jabatan ini memang dipegang Sofyan Mang, aleg asal Partai Gerindra. Akan tetapi partai ini di DPRD Banggai

(Foto: Sofyan Labolo / Luwuk Post)

DEMO: Masyarakat yang mengatasnamakan diri Koalisi Petani Kabupaten Banggai Untuk Keadilan, beberapa waktu lalu menggelar aksi tentang sawit. Aksi ini merupakan asal-muasal sehingga terbitnya SK Bupati Banggai dalam membentuk Tim Investigasi dan Advokasi terhadap sawit milik PT. KLS dan PT WMP.

Sebaiknya DPRD Bentuk Tim Sawit LUWUK-Rencana Komisi A DPRD Banggai turun lapangan dalam rangka melakukan investigasi terhadap perkebunan sawit milik PT. KLS dan PT. WMP, diminta obyektif.

Bukit Halimun. Melalui Sekretarisnya, Suardi Kandjai berupaya meluruskan image miring tersebut. “Demi Allah, MUI tidak

LUWUK-Jumat (30/10) pekan lalu, jajaran aleg di Komisi C menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana. Beragam hal yang dibahas dalam pertemuan yang dipusatkan di ruang komisi yang membi- Sukri Djalumang dangi masalah keuangan tersebut. Ketua Komisi C Sukri Djalumang yang ditemui Luwuk Post dikediamannya, Minggu (1/11) kemarin mengatakan, ada dua hal yang dibahas pada pertemuan yang diikuti 10 personil Komisi C itu. Pertama kata Sukri, membahas seluruh surat-surat yang masuk dalam komisi. “Surat yang bertalian dengan Tupoksi, itu yang dibahas dalam Raker perdana kami,” ujar Sukri. Pem-

BACA : MUI... Hal 6

BACA : KOMISI... Hal 6

KLC Ramaikan Jambore King di Manado

BACA : KLC.... Hal 6

200 Eksekutor Tentukan Nasib Gapensi LUWUK-Pelaksanaan Muscab Gapensi Kabupaten Banggai dipastikkan bakal ramai. Tak hanya sekadar ada lima calon kandidat yang bakal ikut bertarung pada kompetisi itu. Ke-akbaran dari Muscab ini juga tergambar lewat jumlah pesertanya. Ada sekitar 200 lebih pengurus Gapensi Kabupaten Banggai. Itu artinya, 200 lebih anggota ini bakal menjadi eksekutor sekaligus menentukkan nasib wadah milik para kontraktor ini satu periode mendatang. Sejumlah pengurus Gapensi Kabupaten Banggai yang dikonfirmasi Luwuk Post, Minggu (1/11) kemarin mengaku belum mengetahui kapan pelaksanaan Muscab itu digelar. Hingga saat ini kata mereka, masih menunggu petunjuk dari Badan

BACA : EKSEKUTOR.... Hal 6

BACA : DPRD.... Hal 6

Komisi C bakal Hearing Tujuh Instansi

BACA : GOLKAR.... Hal 6

LUWUK-Jambore King bakal dipusatkan di Kota Manado. Kegiatan tahunan itu direncanakan dilaksanakan Maret tahun depan. Sejumlah komunitas motor King se-Sulawesi dipastikkan akan menghadiri hajatan itu. Salah satunya adalah King Luwuk Comunity (KLC). Personil KLC, Rudi kepada Luwuk Post, Minggu (1/11) kemarin mengatakan, Jambore King sudah Rudi KLC menjadi rutinitas. Tahun ini momentum itu dipusatkan di Kota Manado. Selain menjadi ajang silahturahim, Jambore King juga mengagendakan beberapa

salah satu perusahaan sawit di daerah ini. Ketua Umum Forum Kota (Forkot) Kabupaten Banggai,

Independensi itu perlu dikedepankan, mengingat komisi yang membidangi masalah pemerintahan tersebut, diketuai Herwin Yatim, yang notabene memiliki kedekatan emosional dengan

(Foto: Sofyan Labolo / Luwuk Post)

POLEMIK: Nama masjid di Bukit Halimun, ternyata berpolemik. Baitul Ma’mun sebagaimana disepakati MUI dan sejumlah SKPD dilingkup Pemkab Banggai, melahirkan protes.

MUI Bantah Diintervensi Pemerintah LUWUK-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banggai terpaksa angkat bicara menjawab penilaian Syahrin Taalek, bahwa lembaga itu diintervensi dalam menentukkan nama masjid di

Hasbi Latuba

ditemukan pada salah satu Diktum menyangkut masa tugas tim. Hal ini tentu saja berkon-

CMYK

Dibutuh Aleg yang Komit !!!

BACA : INVESTIGASI..Hal 6

Rugikan Karyawan, PKWT Perlu Direvisi LUWUK-Persoalan ketenagakerjaan tetap menjadi topik yang hangat untuk diperbincangkan. Satu contoh mengenai penerbitan UndangUndang Ketenagakerjaan mengenai Perjanjian Kontrak Waktu Tertentu (PKWT) bagi karyawan swasta. Undang-undang ini dianggap merugikan para tenaga kerja. “Saya selaku pribadi sangat mengharapkan adanya revisi terhadap PKWT,” tutur Kepala Bagian Pengawasan pada Dinas

Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banggai, Yudi Amisudin kepada Luwuk Post di ruangnya beberapa waktu lalu. Menurutnya, penerapan PKWT disebuah perusahaan akan merugikan karyawan itu sendiri. Pasalnya, jika telah selesai perjanjian kontrak, berarti akan putus pula hubungan kerja dengan perusahaan dimana tempat dia bekerja.

BACA : RUGIKAN.... Hal 6

Syahrin Taalek Diminta Jangan Usil LUWUK-Protes Tomundo LINCA, Syharin Taalek terhadap nama Masjid di Bukit Halimun, Baitul Ma’mun, mendapat tanggapan balik. Protes balik itu dilontarkan Koordinator kelompok Pojohok, Andin. “Saya kira Syahrin tidak perlu usil soal Baituil Ma’mun yang merupakan nama pada masjid di Bukit Halimun,” kata Andin kepada Luwuk Post, Minggu (1/11) kemarin. Lagipula kata Andin, pemberian nama itu lewat rapat, dengan melibatkan beberapa pihak terkait, termasuk dari Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Andin

Kabupaten Banggai. “Baiknya Syahrin tidak perlu usil dalam mempersoalkan nama Baitul

BACA : SYAHRIN.... Hal 6

Kembali, KIP Kley Demo Ijazah Palsu

Desak Reformasi Penyidik Polisi serta Rekomendasi Dewan KOMITE Independent Pemantau Kinerja Legislatif, Eksekutif dan Yudikatif (KIPKley) Kabupaten Banggai, kembali unjuk gigi. Lag-lagi LSM ini menyoal dugaan penggunaan ijazah palsu yang dilakukan oknum aleg asal Golkar, Vintje Nayoan. Apa sebenarnya obsesi Suwiryo Haerani sehingga intens dengan kasus yang satu ini? SOFYAN LABOLO - Luwuk

H

ARI ini Senin (2/11), KIPKley Kabupaten Banggai bertandang ke DPRD Banggai. Persoalan yang dibawa pada rumah rakyat tersebut, tak lain

adalah dugaan ijazah palsu yang dimiliki srikandi partai Golkar, Vintje Nayoan. Aksi yang diprakarsai Suwiryo Haerani ini, bukan kali pertama. Namun sudah berulang kali dirinya bertandang ke Parlemen Lalong hanya untuk menyuarakan aspirasi tersebut. Kali ini pria yang sering disapa Bu Rio ini, dalam menggelar aksinya tidak single fighter, sebagaimana kerap dilakoninya beberapa kali. Dalam aksi damai tersebut dia merekrut ratusan massa. “Besok (hari ini, red) KIP-Kley kami akan turun dengan ratusan massa. Secara estimasi, massa berkisar 250 orang,” kata Bu Rio kepada Luwuk Post bertempat di markas kelompok diskusi Pojok Kanan Soho (Pojohok), Minggu (1/11)

(Foto: Sofyan Labolo / Luwuk Post)

IJAZAH: Hari ini KIP-Kley kembali ke DPRD. Aksi LSM ini tak lain mempersoalkan dugaan ijazah palsu milik aleg Vintje Nayoan. Tampak koordinator KIP-Kley Suwiryo Haerani ketika menggelar orasi di kantor dewan, beberapa waktu lalu.

kemarin. Jumlah massa itu kata dia, sengaja dibatasi. Meski diketahui cukup besar antusias rekan-rekannya untuk mendukung aksi tersebut. “Saya sengaja batasi jumlah massanya,” ujarnya. Bu Rio yang juga koordinator pada aksi ini kembali mengatakan, rencananya massa yang akan memusatkan aksi demo di DPRD Banggai itu akan bertandang dengan menggunakan jasa ojek. “Begitu rencana kami. KIP-Kley akan bertandang ke kantor dewan dengan menggunakan kendaraan ojek,” ujar dia. Ditanya apa saja yang bakal menjadi isi tuntutannya? Mantan polisi ini kembali berkomentar.

BACA : DESAK.... Hal 6

CMYK

CATATAN

Halaman 5


Luwuk Post

6

SENIN 2 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

sambungan E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

PENDIDIKAN

SMPN 6 Menyesuaikan Materi

Masyarakat Diminta Boikot Bayar Listrik

LUWUK-Pengembangan kurikulum pendidikan pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) selalu mengalami perubahan. Ini dilakukan sebagai langkah memajukan pendidikan dilembaga itu sendiri. Selang beberapa tahun terakhir, sistem pendidikan yang berorientasi pada pemerintah pusat telah dikembalikan pada sekolah. SMPN 6 Luwuk misalnya. Untuk penyusunan materi disesuaikan dengan keaadaan sekolah. Dan jika pada penerapan materi masih ada yang sulit untuk diserap akan dicarikan jalan keluar yang lebih mudah. Salah seorang tenaga pendidik pada SMPN 6 Luwuk kepada Luwuk Post, belum lama ini mengatakan, ini semua tergantung kemampuan siswa itu sendiri. Ditanya tentang perbandingan pola mengajar yang dulu dengan saat ini, guru yang tidak mau menyebutkan jati dirinya itu kembali berujar, pada dasarnya semuanya baik, tinggal tergantung tingkat penyerapan siswa. Selain intelektual, faktor latar belakang kelulusan juga mempengaruhi. Dia kembali berujar, misalnya saja pelajaran bahasa Inggris untuk kelas 1 (kurikulum baru kelas 7), ada siswa hanya tertawa. Karena pada tingkat sekolah dasar pelajaran ini belum dikenali. Selain pengembangan ilmu pengetahuan, SMPN 6 Luwuk juga mengembangkan ilmu ketrampilan kerumah tanggaan dan pariwisata melalui pelajaran muatan lokal. Untuk fasilitas pendukung kegiatan belajar, saat ini SMPN 6 memiliki Laboratorium Komputer. Bahkan beberapa waktu lalu sekolah mendapatkan bantuan 5 unit komputer berbahasa Indonesia serta bantuan pembangunan ruang laboratorium IPA yang telah selesai dilaksanakan. (ynt)

ALEG Sambungan dari Hal 5 dalam isi komentar mantan caleg Partai Golkar ini ada yang lebih pedas lagi. Aleg vokal sering memanfaatkan ‘syaraf bibir’ nya itu untuk membangun posisi tawar. Yang arahnya tidak lain finansial, baik untuk kepentingan pribadi maupun person. Komentar ini tak direspek aktivis muda lainnya. Adalah Muttaqin Suling yang meragukan kebenaran dari

RUGIKAN Sambungan dari Hal 5 “Saat ini tercatat ada berkisar 991 perusahaan yang ada didaerah ini. Jika sistem ini diberlakukan diseluruh perusahaan, sudah barang tentu akan semakin menambah pengangguran di daerah ini,” prediksi Yudi. Dia kembali berujar, berdasarkan hasil pengawasannya, kebanyakan perusa-

KLC Sambungan dari Hal 5 kegiatan. Salah satunya kata karyawan pada perusahaan kredit motor di Kota Luwuk ini adalah perlombaan drak khusus motor King. Ada yang unik pada Jambore King tahun ini. Pada Maret mendatang merupakan bulan kelahiran KLC. “Hajatan itu bertepatan dengan kelahiran KLC. Jadi kami pasti akan menghadirinya sekaligus

INVESTIGASI Sambungan dari Hal 5 sekwensi hukum bahwa SK yang ditanda-tangani Ma’mun Amir itu berlaku sepanjang zaman. “Tanpa diktum masa berlaku tim, itu cacat hukum,” tegas Hasbi. Kejanggalan lain dalam SK juga disorot Hasbi. Kata advokasi nilai Hasbi tidak tepat dimasukkan dalam SK tersebut. Sebab advokasi jika diartikan dalam bahasa Indonesia adalah pembelaan. Hal ini kemudian melahirkan kesan bahwa pemerintah kita sudah menjadi sebuah fungsi lembaga swadaya masyarakat (LSM), mengingat salah satu tupoksi LSM adalah melakukan advokasi.

KOMISI Sambungan dari Hal 5 bahasan surat-surat masuk itu lanjut dia, ditindak lanjuti dengan rencana menggelar dengar pendapat (hearing, red). Sedikitnya kata politisi yang akrab dengan panggilan Uci ini akan menggelar

DESAK Sambungan dari Hal 5 Setidaknya ada dua aspirasi yang akan dipaparkannya di hadapan para aleg yang nantinya menerima mereka. Tuntutan pertama kata Bu Rio adalah mereformasi birokrasi pada penyidik polisi. Selama ini tuding Bu Rio, penyidik polisi kita hanya berpihak pada kelompok elit alias berduit. Sementara non elit alias tidak berduit diabaikan, meski benar. Tidak sedikit pelanggaran kode etik penyidik dilanggar.

METRO LUWUK

pernyaan Irfan tersebut. Menurut Ketua Forum Masyarakat Lokal (Formal) ini, yang perlu diwaspadai justru sebaliknya, aleg yang tak vokal. Salah satu alasan Muttaqin karena tipikal seperti ini tidak mampu bersuara dalam memberikan kontribusi pemikiran buat daerah. Parahnya lagi, para aleg model seperti ini hanya bisa berpenampilan parlente, namun otak kosong. Lain halnya pendapat pemerhati sosial dan politik, Abd. Madjid Saada. Bagi dia, predikat aleg vokal dan non vokal, sulit diukur. Kevokalan seorang wakil rakyat

Peningkatan Mutu Pendidikan jadi Prioritas LUWUK-Terkait program pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010 ataupun Dekonsentrasi, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banggai lebih menitik beratkan pada peningkatan mutu pendidikan Sekolah Dasar (SD). Hal itu difokuskan pada pengadaan mobiler, alat peragah, pembangunan perpustakaan dan lain yang bersentuhan langsung dengan proses belejar mengajar. Namun bukan berarti tidak memperhatikan kualitas gedung sekolah. Untuk SMP pada rehabilitasi gedung dan juga akan memperhatikan rumah dinas guruguru pada desa terpencil dengan tujuan dapat memotivasi semangat guru. “Saya yakin mereka dapat betah, walaupun mengabdi di daerah terpencil,” ujar Kadis Dispora Kabupaten Banggai, Drs. Syamsyul Rizal Poma, kepada Luwuk Post, dikediamannya belum lama ini. Menurut dia, program utama dalam pengalo-

kasian DAK untuk anggaran 2010 lebih menitik beratkan pada peningkatan Mutu Pendidikan, bukan pada pembangunan serta rehabilitasi gedung sekolah. Pertimbangan dia, karena hampir seluruh SD di Kabupaten Banggai telah tersentuh program rehabilitasi berat maupun ringan. Alokasi DAK untuk rehabilitasi gedung sekolah diprioritaskan pada SMP dan perbaikan pagar juga lebih mengutamakan pada perbaikan rumah dinas untuk meningkatkan semangat mengajar dari guru yang ada di daerah terpencil. Kadis juga menginformasikan, kemingkinan besar akan ada perubahan Juklak dan Juknis pelaksanaan pekerjaan proyek DAK. Ini dilakukan agar para Kepsek tidak terkesan sebagai kontraktor dan dapat kembali berdasarkan tupoksinya, sehingganya dalam pelaksanaan alokasi DAK tidak mengganngu aktivitas Kepsek yang bertanggung jawab dalam peningkatan mutu belajar-mengajar di sekolah. (tr-08)

Hanya saja dia tidak setuju kalau aleg tak vokal alias jarang berbicara di tengah forum resmi, tidak punya konsep. Bisa saja kata Madjid dengan nada membela, aleg tersebut memiliki kontribusi pemikiran yang cukup brilyan untuk kepentingan rakyat, meski tidak melalui jalur membahasakan dalam forum resmi. Aleg yang kerap bersuara dengan yang lebih banyak diam dalam setiap forum resmi, belum bisa dijadikan parameter bahwa mereka tak layak duduk pada kursi empuk lembaga terhormat itu. Namun yang terpenting disini adalah

seberapa besar komitmen mereka dalam menjalankan tupoksi. Salah satu satunya sebagai penyambung lidah rakyat. Artinya aleg vokal dan tidak vokal, belum dapat dijadikan garansi, jika mereka mampu menjadi wakil rakyat yang sejati. Akan tetapi aleg yang komitmen itulah yang sangat dibutuhkan. Walau proses penyampaian di dewan menggunakan jalan alternatif. Yah karena hari ini rakyat memang lagi butuh komitmen seorang wakilnya. Dan bukan sekedar janji-janji manis lewat kevokalan yang abu-abu itu. (*)

personil Komisi A juga wakil rakyat yang dituntut independensinya. Untuk menghindari dugaan tidak berpihaknya komisi A dalam menangani persoalan ini, Hasbi punya saran. Sebaiknya DPRD Banggai membentuk tim investigasi sawit, dengan melibatkan gabungan komisi. Sebab pada persoalan ini, seluruh komisi masuk tupoksinya. Memang secara bicara soal administrasi SK, itu merupakan kewenangan Komisi

pemerintahan. Namun setelah turun lapangan peran tim lebih luas. Disana kata Hasbi dibutuhkan peran Komisi B (Pembangunan) dan andil Komisi C (Keuangan). “Saya sepakat jika komisi A turun melakukan investigasi. Akan tetapi harus melibatkan komisi lain. Hal ini dilakukan guna meminimalisir kepentingan sekaligus menampik rumor bahwa DPRD kita mampu bersikap obyektif terhadap polemik sawit,” ujar Hasbi. (yan)

sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkup Pemkab Banggai. “MUI tidak sendiri dalam merumuskan nama masjid itu. Akan tetapi melibatkan beberapa SKPD,” tegas dia. Selain itu sudah menjadi kata mufakat dalam rapat, nama Baitul Ma’mun juga memiliki arti yang baik, yakni rumah yang memberi rasa aman. Ditempat terpisah, aktivis muda Hasbi Latuba menyarankan, sebaiknya penamaan masjid yang berada di kawasan kantor Bupati Banggai di Bukit Halimun itu, melalui paripurna di dewan. Malah jika perlu dirumuskan dalam sebuah Peraturan Daerah (Perda). Dia menjelaskan, terlepas rumah

ibadah itu dana pembangunannya diambil dari APBD ataupun dana pihak ketiga, namun lokasinya berada di tanah pemerintah. Masjid kata Hasbi merupakan fasilitas publik, sama seperti halnya bandara, pelabuhan dan jalan, sehingganya namanya perlu dituangkan dalam Perda. Dari informasi yang diterima, masjid yang pembangunannnya terus digenjot yang diperkirakan awal pekan ini diresmikan, bersumber dari dana penyesuaian, yakni dana bantuan pusat yang dimasukkan ke dalam APBD. Paket masjid ini ditender sendiri. Namun belum diketahui besaran anggaran pembangunan rumah ibadah itu. (yan)

Pimpinan Daerah (BDP) Gapensi Provinsi Sulteng. Bahkan lanjut mereka, kemungkinan besar agenda Muscab Gapensi Kabupaten Banggai akan dilaksanakan secara bersamaan dengan Muscab di Kabupaten Bangkep. Menyangkut peluang, mereka juga menjelaskan. Dari lima calon kandidat yang digembar-gemborkan akan maju, para pengurus Gapensi Kabupaten Banggai ini lebih cenderung pada calon incumben, yakni Sukri Djalumang.

Mengapa? Mereka punya alasan. Memang kata mereka, empat calon kandidat lain selain bersyarat juga punya kans memimpin wadah ini kedepan. Hanya saja sambung mereka, Sukri Djalumang lebih besar peluang. Satu alasan mereka, yakni Sukri dianggap mampu memimpin Gapensi Kabupaten Banggai ini dengan lebih baik. Dasar itulah sehingga mereka masih berharap Ketua Kosgoro Kabupaten Banggai ini masih mendapat legitimasi untuk pimpin Gapensi satu periode mendatang. Pada Muscab beberapa tahun lalu, dukungan yang mengalir pada Sukri

Djalumang cukup deras. Tak heran jika pada pertarungan itu, Sukri menang telak atas saingannya, Bebby Kobstan. Ketika itu Sukri meraih simpatik sebanyak 158 suara. Sedang rivalnya hanya mendulang 6 suara. Muscab kedepan dipastikkan hal itu akan terjadi. Sebab Sukri masih menjadi ‘jagoan’ sejumlah pengurus Gapensi Kabupaten Banggai untuk didorong kembali menjadi Ketua. (yan)

dengar pendapat dengan tujuh instansi. Ketujuh instansi itu diantaranya, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Banggai, menyangkut persoalan asset Pemkab Banggai, termasuk mobil dinas (Mobnas) dan Rumah Dinas (Rudis) unsur pimpinan dewan. PT. PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo Cabang Luwuk juga menjadi

fokus agenda Komisi C. Untuk instansi ini Komisi C akan meminta pendapat soal Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Selain itu lanjut dia, pihaknya juga akan mengundang BNI, mempertanyakan keluhan warga terkait pengucuran kredit Usaha Kecil Menangah (UKM). Rencana pembangunan air bersih di Kecamatan Toili juga tak luput dari

agenda Komisi C. “Untuk persoalan yang satu ini kami akan mengundang PDAM Luwuk,” kata Uci. Sementara persoalan Harga Eceran Tertinggi (HET) khususnya solar yang menjadi keluhan juga masuk dalam daftar kerja Komisi C nantinya. “Kemungkinan hearing ini akan kami gelar selama beberapa hari kedepan. Sebab tidak mungkin dalam sehari saja kami bisa rampungkan,” kata Uci. (yan)

Bu Rio punya file soal itu. Dia menjelaskan, tanggal 21 April dirinya memasukkan laporan polisi terkait penggunaan ijazah palsu. Keesokan harinya terlapor sudah menjalani pemeriksaan. Ironisnya kata dia, beberapa saksi yang diantaranya saksi kunci belum menjalani pemeriksaan, akan tetapi penyidik polisi telah mengeluarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). Mestinya sambung Bu Rio, dalam tehnik penyidikkan, polisi mengumpulkan barang bukti (babuk) sekaligus

memeriksa seluruh saksi, baru kemudian memeriksa terlapor. Dia berharap lewat aksi ini sistem itu mestinya dirubah total. Paling tidak saran dia, untuk kasus yang satu ini Polres Banggai membentuk tim khusus, yang terdiri dari Perwira Pengawas Kinerja Kepolisian (Propam), Pengawasan Internal Kepolisian (Paminal) serta Reserse. “Saya yakin dengan tim ini, kinerja penyidikkan polisi tidak akan tebang pilih,” tegas Bu Rio. Tak hanya mendesak perlunya mereformasi birokrat penyidikkan polisi, dia juga mengatakan pada aksi ini DPRD

Banggai mengeluarkan rekomendasi terhadap pembenaran kasus ijazah palsu. Dasarnya kata Bu Rio cukup jelas oknum aleg tersebut menyebut dirinya dinyatakan lulus SMP pada tahun 1976. Sedang hasil pemeriksaan SP2HP tahun yang sama bersangkutan duduk pada kelas III SMP tersebut. Ditanya apa obsesi sehingga kasus ini terus saja diobok-oboknya? Bu Rio berujar singkat, itu sudah menjadi komitmennya untuk mengungkap kasus yang sudah lama terkubur, tanpa sentuhan hukum yang jelas. (*)

haan besar yang menerapkan perjanjian kontrak semacam ini adalah perusahaan pertambangan. Sementara perusahaan lainnya hanya menerapkan masa uji coba selama 3 bulan kerja, dengan gaji dibawah Upah Minimum Provinsi (UMP). Ketentuan ini menurut dia sudah sesuai dengan Undang-Undang No 13 Tahun 2003. Dan jika menurut perusahaan yang bersangkutan punya kinerja yang baik gaji akan disesuaikan dengan standar UMP. (ynt) merayakan HUT pertama KLC pada ibu kota Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) itu,” kata Rudi. Pada hajatan itu, KLC tidak sendirian. Sebab akan ditemani beberapa komunitas King yang ada di Sulteng. Sebut Rudi, seperti King Palu Club (KPC), komunitas King Poso dan Parigi Moutong. “Rencananya kami akan bertemu di Parigi Moutung, sekaligus berangkat bersama-sama dengan teman-teman komunitas motor King yang ada di Sulteng,” ujar Rudi. (yan) Tak itu saja, Pemkab Banggai lanjut Hasbi bisa diklaim telah melakukan penudingan baik terhadap PT. KLS maupun WMP atas dugaan kesalahan tersebut. Masih menurut Hasbi, ketidak independent SK itu juga terlihat dengan diakomodirnya sebanyak 27 warga masuk dalam komposisi Tim Investigasi dan Advokasi bentukkan Pemkab Banggai. Karena bukan dari unsur pemerintahan terkait, sehingga tidak ada jaminan warga itu mampu bersikap independent. “Kalau tim itu mengatasnamakan Pemkab Banggai, mestinya hanya melibatkan SKPD dan bukan warga. Apalagi mereka diketahui termasuk yang turut menggelar aksi demo akhir September lalu,” kata Hasbi. (yan)

bisa jadi muncul karena tidak ada intervensi dari pihak-pihak tertentu. Kevokalannya akan memudar apabila masuk dalam sebuah sistem. Sebut saja Fraksi. Di dalam salah satu alat kelengkapan dewan ini, beragam kepentingan aleg. Bisa jadi kata Abd. Madjid demi mengamankan kebijakan fraksi, kevokalan aleg menjadi kendur. “Makanya sering kita lihat di Parlemen, ada fraksi yang setuju dan ada yang menolak,” kata Abd. Madjid menggambarkan.

DPRD Sambungan dari Hal 5 Hasbi Latuba kepada Luwuk Post, Sabtu (31/10) mengatakan, warning pada Komisi A ini perlu ada. Sebab bisa saja, turunnya Komisi A di lapangan guna mengimbangi kekuatan Tim Investigasi dan Advokasi bentukkan Pemkab Banggai. Hal ini janganlah terjadi. Sebab

MUI Sambungan dari Hal 5 mau di intervensi oleh pihak manapun. Dan komitmen ini berlaku sampai kapanpun, karena kami memang selalu berprinsip kullil haqa walau kaana muuran,” tegas Suardi yang dihubungi Luwuk Post via ponsel, Sabtu malam (31/10) lalu. Perumusan nama masjid di Bukit Halimun yakni Baitul Ma’mun, kata Suardi bukan merupakan keputusan MUI Kabupaten Banggai semata. Akan tetapi penggunaan nama itu disepakati dalam sebuah musyawarah dengan melibatkan

EKSEKUTOR Sambungan dari Hal 5

‘Diduga ada Oknum PLN yang Untung Atas Pemadaman’ LUWUK-Dalam menyikapi masalah pemadaman listrik bergilir yang diberlakukan PT. PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo Cabang Luwuk, koordinator Institut Parlemen Banggai (IPB), Aswan Ali, SH punya saran. Menurut Aswan kepada Luwuk Post, Minggu (1/11) kemarin, masyarakat sebagai pelanggan diminta kompak dan bersatu dalam mengambil sikap krisis listrik yang terjadi saat ini. Wujud kekompakkan itu kata Aswan dengan membangun posisi tawar terhadap PLN melalui sebuah kesepakatan bersama untuk tidak membyar dulu tagihan rekening bulan berjalan. Dan itu dilakukan selama beberapa bulan kedepan. Penundaan pembayaran ini dilakoni pelanggan lanjut aktivis LINCA dan Forkot ini sebagai bentuk warning atau peringatan tegas, sehingga menimbulkan efek jera buat PLN. “Mungkin dengan konsep seperti ini, PLN serius dan bersungguh-sungguh dalam mencari solusi mengatasi permasalahn listrik di daerah ini,” ujar Aswan. Dia mengatakan, kontribusi pelanggan kepada PLN sudah sangat berimbang dengan kewajibannya. Itu ditandai dengan ketaatan pelanggan dalam membayar rekening tepat waktu sudah

SYAHRIN Sambungan dari Hal 5 Ma’mun,” ujar Andin lagi. Dia kembali menilai, terlepas pembangunan masjid itu bersumber dari APBD, Syahrin meskinya memahami pengguna anggaran itu adalah Bupati Banggai, yang kebetulan namanya Ma’mun Amir. Pemberian nama masjid yang pembangunannya bakal rampung bulan ini, juga merupakan wujud penghargaan buat Ma’mun Amir dalam memimpin Kabupaten Banggai. “Bagi saya itu salah satu wujud ucapan terima kasih masyarakat kepada Ma’mun, sehingga harus melabeli masjid itu dengan nama Baitul Ma’mun.

GOLKAR Sambungan dari Hal 5 berkolaborasi dengan Fraksi Golkar. Jabatan Wakil Ketua Komisi B (Pembangunan) juga dipegang personil Fraksi Golkar. Dia adalah Lisa Sundari. Tak itu saja fraksi ini juga memegang tampuk pimpinan pada Komisi C, yakni Sukri Djalumang. Selain menguasai jabatan pada unsur pimpinan di komisi, Fraksi Golkar juga menempatkan personilnya pada anggota Badan Kehormatan (BK), yaitu Purwanto. Dibanding dengan Fraksi gabungan PAN yang notabene ada tujuh personilnya, namun fraksi ini tidak mendominasi unsur pimpinan di komisi. Tercatat hanya dua personil Fraksi ini yang duduk pada posisi strategis masing-

dipenuhi, tapi sayang hak-hak pelanggan sering diabaikan PLN. Selain itu, kelalaian PLN yang seringkali melakukan pemadaman, telah menimbulkan kerugian pelanggan, baik secara ekonomis, maupun berupa terjadi kerusakan pada alat-alat elektronik. Pemkab Banggai lanjut Aswan, juga diharapkan bersikap proaktif dalam mendorng PLN mempercepat dicapainya solusi. Jangn hanya bersikap dingin seperti selama ini. Sebab pelanggan telah membantu pemerintah dalam pembayaran Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Bagi Aswan, terksan ada sikap pembiaran yang dilakukan PLN atas permasalahan pemadaman listrik. Indikatornya, kondisi ini selalu berulang-ulang kali terjadi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Ironisnya, dengan latar belakng permasalahan yang sama. Masalah klasik berupa mesin tua dan kemarau panjang, justru dimanfaatkn PLN setiap tahun untuk melakukan pemadaman. Oleh karena dengan adanya pemadaman, patut dicurigai justru akan memberikan keuntungan finansial pada oknun-oknum tertentu di PLN. “Bisa jadi dibalik pemadaman listrik ada keuntungn pribadi para oknum di PLN. Untuk mengatasi permasalahn yang telah akut ini, para pelanggan listrik PLN harus bersatu untuk menunda pembayaran rekening bulanan,” tegas Aswan. (yan) Mestinya tidak perlu lagi dipolemikkan,” ujar Andin sembari menambahkan, apalah artinya sebuah nama. Andin menambahkan, jika saja Syahrin Taalek yang kebetulan menjadi Bupati Banggai saat ini, bandar udara pun bisa diganti dengan namanya. “Bandar udara Syarin Taalek misalnya. Oposia haknyo (bikin bagaimana lagi, itu dia punya hak, red),” kata Andin. Ketua Barisan Muda Saluan (BMS), Alwi L. Pauh sepakat dengan Andin. Menurut dia, itu hak sebagai pengguna anggaran. “Yah kalau hari ini Ma’mun Amir memberi nama jalan lingkar Soho-Tontouan seperti namanya, kenapa?,” tegas Alwi. “Yang penting hingga detik ini, Masjid Soho tidak berganti nama, yakni tetap Al-Hikmah,” sambung dia. (yan) masing Oskar Paudi Ketua Komisi B dan Nurwahid Sekretaris Komisi C. Satu personilnya yakni Kardi Sangintang masuk dalam keanggotaan BK. Begitu juga Fraksi Persada. Dari enam personilnya, hanya tiga yang mendapat jatah baik di komisi. Mereka adalah Elim Mangontan Sekretaris Komisi A, Yenny Lyanto Sekretaris Komisi B dan Masnawati Muhammad Wakil Ketua Komisi C. Meski menempatkan lima kadernya, namun Fraksi PDIP hanya mampu mendorong dua personilnya pada kursi empuk dewan. Selain Wakil Ketua Dewan Suryanto juga Ketua Komisi A Herwin Yatim. Ini artinya, Fraksi Golkar benar-benar parpol yang jago lobi. Dari tujuh fraksi di dewan, Fraksi Golkar mendominasi unsur pimpinan pada alat kelengkapan dewan. (yan)


POLITIKA

Luwuk Post SENIN 2 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

7

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

RAPAT KONSOLIDASI : Ketua Bidang Kemenangan Pemilu Golkar Wilayah Indonesia Timur, Freddy Latumahina (tengah), didampingi, Wakil Sekjen Partai Golkar, Hasanudin Mohdar (kiri) dan Bendara Golkar, Tonny Uloli (kanan) saat menggelar rapat konsolidasi Partai Golkar wilayah Timur Indonesia, Minggu (1 Nov 2009) di Jakarta. Rapat konsolidati Partai Golkar wilayah Indonesia Timur dihadiri para pengurus Partai Golkar, Papua, Sulawesi, Maluku dan daerah-daerah lain yang masuk dalam bagian Indonesia Timur, membahas tentang kemenangan partai Golkar untuk Pemilu dan Pilkada mendatang.

(FOTO:/Mustafa Ramli/Jawa Pos

Sikap F PKS Perlu Dukungan LUWUK-Sikap Fraksi PKS di DPRD Kabupaten Banggai yang terus mengusut asetaset daerah perlu mendapatkan dukungan. Salah seorang tokoh pemuda Kabupaten Banggai, Hendri Ombong, mengatakan, bila ditingkat pusat saat ini banyak dukungan untuk penahanan pimpinan KPK maka di Luwuk dukungan moril juga perlu diberikan kepada Fraksi PKS yang ada di DPRD Kabuten Hendri Ombong Banggai, untuk terus melakukan pengusutan aset-aset daerah yang masih dikuasai oleh pe-jabat dan mantan pejabat tertentu. “Saya menghimbau semua elemen masyarakat yang masih punya nurani dan mencintai daerah ini, mari kita dukung anggota Fraksi PKS yang berjuang terus untuk memburu aset-aset daerah yang disembunyikan pada pejabat,” tutur Hendri. Seperti diketahui, FPKS menilai bahwa adanya aset yang dikuasai secara tidak prosedural, adalah bagian dari bentuk korupsi. Sehingga, dukungan kepada FPKS untuk memperjelas masalah aset di daerah ini menjadi perlu untuk mendapatkan dukungan moril. (far)

Vinjte : Dugaan Ipal Harus Dibuktikan..! LUWUK-Anggota DPRD Kabupaten Banggai, Vintje Nayoan, meminta kepada semua pihak untuk tidak menjustiffikasi kasus dugaan ijazah palsu yang menimpa dirinya. Kata dia, selama ini dirinya diopinikan seolah-olah sudah terbukti melakukan pemalsuan ijazah, padahal semua itu membutuhkan pembuktian secara hukum. Vintje mengatakan dirinya tidak mempersoalkan masalah itu, sepanjang semua pihak hanya Vintje Nayoan sebatas mencurigai saja, dan tidak menyimpulkan bahwa dirinya benarbenar telah melakukan pemalsuan. Legislator Golkar itu bahkan mengkritisi pemberitaan tentang dirinya. Ia menganggap pemberitaan itu telah menjustifikasi dirinya telah melakukan ijasah palsu. “Inikan membutuhkan pembuktian, kalau hanya curiga sih silahkan saja, itu hak orang untuk berpendapat,” tutur Vintje. (far)

Tompotika Kado Buat Aleg Dapil I Harus Lahirkan Rekomendasi

Ditanya Pilkada, Alfian Senyum-senyum LUWUK-Alfian Djibran bak putri malu jika diajak bicara soal Pilkada Bangkep 2011. Ditanya Pilkada, Kepala Badan Pertanahan Bangkep tersebut selalu tersenyum walaupun jawabannya tidak bersifat pasti. “Ah, nanti saja,” katanya pendek seperti diutarakan tadi malam saat ditemui di sela-sela acara ulang tahun Bupati Banggai dan peresmian Yayasan KBS/111, di mall Exhibition. Alfian mengatakan juga, Pilkada terlalu dini untuk dibicarakan. Selain itu menurut mantan Camat Luwuk tersebut, sebagai pegawai negeri dirinya menghargai atasan. Sudah pasti yang dimaksudnya adalah bupati. “Saya ini PNS. Sebagai bawahan tentu kita harus menghargai atasan,” tutur Alfian yang mengenakan baju kemeja berlengan panjang warna putih. Ditanya apakah dirinya akan turut bertarung jika diusung masyarakat, lagi-lagi Alfian senyumsenyum manis. Lagi-lagi pula, mantan Ketua KNPI Bangkep tersebut mengatakan Pilkada masih terlalu jauh untuk dibicarakan. “Yang penting dan terbaik kita harus membantu masyarakat,” sambungnya tanpa memberi penjelasan lebih, apakah membantu masyarakat sebagai PNS atau sebagai pimpinan daerah. Alfian juga mengaku belum tahu aturan apakah pegawai negeri boleh turut menjadi peserta Pilkada. “Saya belum tahu persis aturan mainnya,”

katanya lagi sambil, lagi-lagi tersenyum. Sementara, pantauan Luwuk Post di sejumlah daerah menyebut, desakan agar Alfian turut berlaga dalam ajang Pilkada 2011, datang bak banjir bandang. Sejumlah aktivis dan tokoh pemuda, masyarakat, ulama, bahkan birokrasi menginginkan Alfian menjajal kerasnya pertarungan memperebutkan kursi bupati. (tam)

Ormas Keagamaan Diimbau Independen PERTH -Kian lemahkan kekuatan oposisi di Indonesia menjadi keprihatinan tersendiri bagi mahasiswa yang kini menimba ilmu di Perth, Australia Barat. Hal tersebut terungkap dengan jelas ketika dihelat dialog antara peserta dialog antariman dari Indonesia dan warga negara Indonesia di Kantor Konsulat Jenderal RI di Perth akhir pekan lalu. “Pemerintahan sekarang mengarah ke pemerintahan hegemonik,” tutur Budi Setiyono, mahasiswa program doktor ilmu politik di Curtin University of Technology asal Semarang. Karena itu, dia mendesak tokoh agama agar tetap independen dari kooptasi kekuasaan. Ormas keagamaan, seperti NU, Muhammadiyah, PGI, KWI,PHDI, dan Walubi, harus mampu menyuarakan jerit hati masyarakat bawah yang tidak bisa tersalurkan lewat partai politik yang

haus kekua-saan,” imbuhnya. Pada dialog antariman pada 29?30 Oktober tersebut, delegasi dari Indonesia memang merupakan tokoh ormas keagamaan di Indonesia, yakni KH Hasyim Muzadi (ketua umum PB NU), Sudibyo Markus (PP Muhammadiyah), Philip K. Widjaja (tokoh Buddha), Prof Dr Masykuri Abdillah (UIN Jakarta), Prof E. Aminudin Aziz (Persis), dan Romo Benny Susetyo (Katolik). Karena itu, Budi yang di Indonesia tercatat sebagai dosen Undip tersebut berharap mereka mau mengambil langkah “penyelamatan” terhadap masa depan bangsa Indonesia. Selain para tokoh agama, dialog itu dihadiri Dubes RI di Canberra Primo Alui Joelianto. Peserta dari warga Indonesia di Perth rata-rata adalah mahasiswa program S-2 dan S-3. Sebagian kecil lainnya merupakan mahasiswa S-1. Mereka datang bersama keluarga. Budi

yang kebetulan menjadi koordinator Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU di Perth itu menambahkan, bila pemerintah dibiarkan hegemonik, bahaya besar bisa mengancam proses konsolidasi demokrasi di Indonesia. Pemerintahan yang nyaris tanpa oposisi bisa berbuat apa saja untuk melegalkan ambisiambisi politik yang belum tentu sesuai dengan kepentingan rakyat. Atas pernyataan itu, konsulat dan delegasi mewakilkan kepada Hasyim untuk menanggapi. Dalam uraian, Hasyim mengatakan bahwa masalah di Indonesia saat ini memang krusial. “Pendapat orang bisa berubah-ubah, sesuai dengan pendapatan yang diterima,” terang dia. Hasyim menyatakan tidak bisa mewakili sikap yang akan diambil ormas keagamaan di Indonesia. Dia hanya menuturkan bahwa NU yang dipimpinnya bakal berupaya menjadi organisasi independen. (zen/tof)

LUWUK-Pembentukan Kabupaten Banggai Tompotika membutukan perhatian serius dari banyak pihak. Perjuangan pemekaran itu hendaknya tidak sekedar dijadikan wacana, melainkan perlu ada aktivitas dan langkah konkrit. Salah satu tokoh pemuda dari Kecamatan Lamala, Hardiyanto Djanggih,SH mengatakan, salah satu elemen yang harus bertanggung jawab terhadap perjuangan pembentukan Kabupaten Tompotika adalah para anggota DPRD Kabupaten Banggai yang berasal dari daerah pemilihan I. Menurut Hardiyanto, pembentukan Kabupaten Tompotika, harusnya menjadi perhatian para aleg Dapil I di DPRD Kabupaten Banggai. Ia meminta langkah konkrit yang harus dilakukan para aleg dapil I di DPRD Banggai adalah mendorong rekomendasi DPRD

Hardiyanto Djanggi,SH

Kabupaten Banggai, terhadap pemekaran Kabupaten Tompotika. “Supaya tidak hanya menjadi wacana, harus ada langkah konkrit. Yakni Anggota DPRD dari dapil I harus mendorong rekomendasi DPRD untuk Tompotika,” tutur Hardiyanto. Hardiyanto mengatakan, pemuda di Kecamatan Lamala menantang para anggota DPRD, khususnya yang dari dapil I untuk merealisasikan kehendak masyarakat tersebut.(far)

Sabarudin Mengaku Salah Persiteruan FP2KT Tuntas LUWUK-Persiteruan antara tokoh pemuda wilayah Kepala Burung dan Forum Perjuangan Pembentukan Kabupaten Tompotika (FP2KT), antara Sabarudin Salatun dan Humas FP2KT Abd Madjid Saada berakhir suda. Keuda belah pihak sudah dipertemukan dalam rapat yang digelar FP2KT di kediaman Plt Ketua Winarso Saida. Dalam pertemuan itu, Sabarudin Salatun mengakui kesalahannya dengan melemparkan penyataan keras melalui media massa, terkait dengan kondisi FP2KT yang dinilainya sudah fakum. Namun Sabarudin mengatakan tidak ada niatan bagi dirinya untuk mengecam forum dan membuat perjuangan terhambat. “Saya hanya mengingatkan kepada forum dan kita se-

mua,untuk bisa bergerak lagi. Karena beberapa syarat sudah terpenuhi dan kita belum mengambil langkah-langkah,” tuturnya. Sabarudin mengakui, sejatinya gagasan itu ia sampaikan melalui mekanisme forum secara internal. Menanggapi itu Plt.FP2KT WInarso Saida mengatakan tidak ada yang bisa disalahkan dalam pelemik ini. Kata dia, selama ini FP2KT memang sudah banyak melakukan kerjakerja, namun bila masih ada yang menilai langkah yang ditempuh masih kurang maksimal, maka hal itu juga sangat diakui. Dalam pertemuan itu, Humas FP2KT dan Sabarudin saling berangkulan dan komitmen bersama untuk kembali menyebarkan panji-panji perjuangan pembentukan Tompotika di seluruh wilayah calon Kabupaten Tompotika. Dengan dibentuknya tim kecil itu, saat ini perjuangan Tompotika kembali digerakan. (far)


PERSPEKTIF

Luwuk Post

8

SENIN 2 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

PENDAPAT KAMI

Indonesia Can Do It HARI-hari ini, masa depan bangsa sedang ditentukan. Melalui sebuah acara rembuk nasional yang berlabel National Summit 2009, puluhan menteri, 400 bupati/wali kota, 34 gubernur, ratusan pengusaha profesional, dan akademisi berusaha merumuskan konsep terkait kinerja 100 hari dan rencana pembangunan jangka panjang. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengawali acara strategis itu dengan baik. Kepala negara yang baru memulai tahap pemerintahan keduanya tersebut menyerukan optimisme. Banyak wisdom yang disampaikan, terutama dalam mengobarkan semangat ‘’Indonesia Bisa’’. ‘’Kalau China bisa, India bisa, mengapa kita tidak bisa. Kita harus bisa!’’ katanya seraya melanjutkan, ‘’Kalau Singapura, Malaysia bisa, kita juga harus bisa!’’ Presiden juga mengimbau berbagai pihak yang selama ini mencemooh dan menjelek-jelekkan bangsa sendiri untuk menghentikan pikiran buruk mereka. Hati kita berdegup kencang menyambut can do spirit yang dikobarkan presiden tersebut. Jika presiden bisa seoptimistis itu, kenapa kita tidak? Negeri ini memiliki banyak orang pandai. Lembaga penelitian milik pemerintah dan swasta bertaburan di mana-mana. Tapi, secara umum, bangsa ini tidak punya motivasi kuat untuk maju dan berdiri sejajar dengan bangsa lain. Bangsa ini sulit bersatu. Energi bangsa ini tidak dihabiskan untuk melawan musuh bersama, melainkan digunakan untuk saling menjatuhkan. Kelemahan utama bangsa ini bukan terletak pada hard skill, tapi soft skill. Hard skill adalah ilmu pengetahuan, penguasaan teknologi, dan keterampilan profesional. Sedangkan soft skill adalah motivasi, sikap, dan tingkah laku. Kemampuan beradaptasi, berakomodasi, dan merespons secara tepat berbagai hal masuk dalam lingkup soft skill. Begitu pula motivasi, semangat juang pantang menyerah, dan berpikir positif. Namun, yang perlu ditegaskan bahwa can do it itu seharusnya juga menjadi tantangan bagi pemerintahan baru. Sebab, soft skill di negara-negara maju baru tumbuh dan berdaya guna optimal di tangan pemimpin inovatif dengan mesin pemerintahan yang bersih. Kesadaran atas potensi soft skill tersebut akan sia-sia jika birokrasi korup, masih minim perencanaan, dan bernyali kecil dalam mengeksekusi perencanaan itu. Sejak era Orde Baru 40 tahun lalu, sistem ekonomi kita belum berubah signifikan. Peran pemerintah tidak menonjol. Semua lebih banyak diserahkan kepada ekonomi pasar. Ekspor Indonesia didominasi ekspor bahan mentah bernilai tambah rendah. Revitalisasi pertanian dan industri tidak berjalan sehingga angka pengangguran dan kemiskinan pun tetap besar. Pembangunan infrastruktur juga sangat lamban. Karena itu, alangkah bagus jika National Summit 2009 berhasil menguraikan can’t do it problem di birokrasi itu. Optimisme yang dilontarkan presiden perlu dijabarkan lebih konkret ke dalam program aksi yang terarah dan terjadwal. Memiliki cita-cita menjadi mandiri, optimistis, dan menjadi negara maju memang mulia. Tetapi, tanpa operator yang berkualitas, semua itu hanya omong kosong. (*)

Malapraktek KPU Merusak Nilai Demokrasi PEMILIHAN Umum Tahun 2009 yang dilaksamakan tanggal 9 April memang sudah berlalu. Para caleg terpilih sudah dilantik, dan kini mereka tengah melaksanakan tugasnya sebagai wakil rakyat. Namun bagi saya, dan mungkin pula bagi kalangan tertentu lainnya, pemilu kali ini masih menyisakan persoalan mendasar yang belum terselesaikan. Oleh karena itu, tulisan ini saya dedikasikan bagi para konstituen pemilu yang merasa hak-hak politik dan aspirasinya terabaikan. Selain itu saya berharap semoga tulisan ini bisa pula menyadarkan pada penyelenggara pemilu (KPU) bahwa mekanisme dan prosedur pelaksanaan pemilu di Indonesia jangan sampai mengabaikan dan atau menghilangkan substansi makna atau nilai-nilai demokrasi yang sesungguhnya. Bila demokrasi kita artikan sebagai pengejawantahan kehendak mayoritas rakyat dalam rangka perbaikan nasib masyarakat melalui mekanisme pembentukan struktur pemerintahan, maka pemilu itu sendiri hendaknya dilaksanakan demi menghasilkan perwakilan rakyat di parlemen sesuai asas pemilu itu sendiri, yakni Luber dan Jurdil. Fokus tulisan ini khusus membahas mekanisme salah satu tahapan pemilu. Dalam hal ini menyangkut penetapan caleg terpilih yang menurut saya, dan juga menurut pandangan dan hasil uji materi majelis hakim Mahkamah Agung, telah bertentangan dengan asas jujur dan adil sebagaimana diatur dalam UU No. 10 Tahun 2008. MALAPRAKTEK Pengertian malapraktek disini diartikan sebagai suatu kesalahan yang dilakukan oleh aparat yang berwenang akibat ketidakcermatannya dalam menganalisa, membuat dan menyusun suatu produk turunan peraturan sehingga mengakibatkan peraturan yang dibuat menjadi bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi. Dalam konteks pembahasan ini saya hendak menyajikan fakta-fakta hasil pemilu di Kabupaten Banggai, kemudian menganalisanya berdasarkan asas pemilu. Asumsi pertanyaannya ialah, apakah penetetapan calon anggota DPRD Kabupaten Banggai yang dihasilkan melalui Pemilu 2009 telah memenuhi asas jujur dan adil? Kedua, apakah konstituen pemilu, dalam hal ini rakyat Kab. Banggai selaku subyek pemilik kedaulatan telah puas dan merasa terwakili sesuai sistem proforsio-

628134227xxxx ass.lp ebeee kasian torang ini slalu di padam kan lampu terus siang mlm di padam kan 2 hri berturut2.tlg dlu lp cba di muat di koran dlu ada apa2 ini kon so mati2 lampu,katanya bergiliran kon kenapa so jdi ber turut2 di padamkan.skrg sya mau tanya sebenarnx mesin siapa yg padam ini? pltd punx atau bimoli dgn indotropik yg rusak. cba sya mau tau di mana klu kmu ada kasi pasokan listrik di bimoli dgn indotropik?jujur sya org yg pernah kerja dgn pln.sesungguh nx yg rusak bkn pln punx mesin tpi bimoli dgn indotropik sehingga masarakat yg kena imbas nx. +6285241131480 As..kse tau PlN,soi2 klu mesin s0 tua gnti j0w mangkli mesin peninggalanx t0mundo yg di pake,. memang s0 dp waktu hendeu...for pln yg wajar2 saja 0k.thanks LWK P0ST +628124503xxxx Ass . . .Luwuk kotaku yg cantik kota yg indah klo di liat pd mlm hri,tpi sejak PLN k’semati... Manyala... Mati... Manyala... lampu pd mlm hri... Lama2 ini luwuk sy kse nama “LUWUK KOTAKU YANG BERDISKO” BY : !P@nk ludu +628565649xxxx Ass,,LP.Yth bpk BUPATI Banggai atw Dinas trkait,tlng d’crikan slusi mslah T4 Pmbuangn Smpah (TPS) smntra yg ad d’Desa Bunga krna slain baux yg tdk sdap,TPS yg ad d’Desa BUNGA jg rwan kclakaan d’sbabkn olh asap yg tbal dr hsil pmbakaran.ssuai kspkatan llu bhwa wktu yg d’spkati hx 3 bln smbil mnunggu t4 yg d’sdiakn pmrntah,tp sdh s’tahun lbh blm jg ad lkasi yg psti.Jaya LP,,!! Lanjutkan . . . +628575611xxxx Ass. . . . Pln toLNnG kaSiANk kita penilai SHo TUrUn KoN sHo TdK bIsA b_laJar gara2 maTi LaMpu tUrUs. . . . ? +628565661xxxx Ass..lwuk pos yg mkin mntap dpe brta.tlong trang pe sms di muat akan krn pnting.ada CPNS yg bermasalah an: SUKxxxxxx guru TK Tangxxxxx jd istri piara koq d kase msok prajbtn tgl 2/ 10???jd tlong pak BUPATI dan pak SEKKAB serta kpala BKD DI TINDAKI SESUAI ATURAN YG BERLAKU SKARANG!!! +628524090xxxx Azz,lp ini PLN zo t’lalo ,ktorang mlm lalu bru mtia, lmpu dpe tdi mlm , mti lgi Kaziang kta ini zo DUA mlm tdk dpa nonton CINTA

Ketua Yayasan Forum Kedaulatan Rakyat dan Caleg PAN

nal yang diterapkan dalam pemilu ini ?. Baiklah, berikut ini adalah data resmi hasil pemilihan anggota DPRD Kabupaten Banggai sebagaimana ditetapkan KPUD Banggai melalui rapat pleno bersama saksi-saksi parpol peserta pemilu 2009. Dari tiga dapil yang dikumpulkan melalui hasil rekapitulasi perolehan suara oleh KPPS dan PPK ditetapkan oleh KPUD Banggai 14 parpol yang mendapat kursi DPRD Banggai. Berurutan dari parpol yang mendapat suara terbesar hingga terkecil yang memiliki kursi di DPRD Banggai, yaitu Golkar 24.639 mendapat 6 kursi; PDIP 19.685 Beroleh 5 kursi; Demokrat 15.235 kebagian 3 kursi; PAN 13.602, 3 kursi, Hanura 9.018, 3 kursi; PPRN 8.364, 3 kursi; PDS 6.527, 2 kursi; PDP 5.961, 1 kursi; PKS 5.844, 3 kursi; Patriot 4993, 1 kursi; PKB 4.522, 1 kursi; Gerindra 4,201, 1 kursi; PNIM 3.767, 1 kursi; dan PPP 3.555 memperoleh 2 kursi. Jumlah total kursi DPRD Banggai 35 kursi. Dari data perolehan suara dan kursi 14 parpol tersebut dapat dianalisa perbandingan perolehan suara dan kursi masingmasing parpol. Kemudian dapat diuji, apakah penetapan perolehan kursi parpol tersebut telah sesuai dengan asas keadilan dan pembagian yang proforsional. Disini nampak jelas terlihat terjadi ketimpangan yang menyolok antara satu parpol dengan parpol lain, jika harga atau nilai satu kursi itu ditakar dengan akumulasi perolehan suara parpol terkait. Artinya, telah terjadi ketidakadilan; oleh karena ada parpol tertentu yang dirugikan, sementara dilain pihak ada parpol yang sangat diuntungkan. Jika dikelompokkan, ada 4 parpol yang sangat dirugikan, yaitu, Demokrat, PAN, Golkar dan PDP. Sebab, bila dirata-ratakan harga satu kursi untuk empat parpol tersebut terhitung antara 4 ribu hingga 5 ribu lebih suara. Bilangan angka ini sudah setara, bahkan melebihi angka bilangan pembagi pemilih (BPP) yang ditetapkan oleh KPUD Banggai yang berkisar pada bilangan empat ribuan.

Sementara itu dua parpol yang sangat diuntungkan, yaitu PKS dan PPP. Sebab dua parpol ini nilai rata-rata perolehan kursinya dibandingkan dengan akumulasi suara yang didapatkan hanya berkisar pada angka seribuan lebih. Jadi harga 1 kursi bagi dua parpol ini sangat berselisih jauh dengan angka BPP (suatu ketimpangan yang tidak proforsional dibandingkan dengan perolehan suara dan kursi empat parpol diatas). Selain itu, keganjilan lainnya yang kian memperkuat asumsi bahwa telah terjadi ketidakadilan dalam sistem pembagian kursi oleh KPUD Banggai terlihat pula bila kita membandingkan perolehan suara antara PKS, PDS, PDP, dan PPP. Antara PKS dan PDS misalnya. Suara PDS 6.527, lebih banyak 683 suara dari pada milik PKS yang berjumlah 5.844. Tetapi dalam pembagian kursi PKS mendapat 3 kursi, sementara PDS hanya kebagian 2 kursi (nah, bandingkan suara dan kursi PKS dengan suara dan kursi milik Demokrat dan PAN, dimana ketiga parpol ini sama-sama mendapat 3 kursi ). Begitu pula yang terjadi antara PDP dan PPP. Jumlah suara milik PDP 5.961 tetapi hanya mendapat satu kursi. Sementara PPP mendapat dua kursi, padahal suara yang diperoleh hanya 3.555 (selisih 2.406 suara dengan PDP). Fakta ketimpangan ini akan lebih nyata lagi jika membandingkan perolehan suara dan kursi ditiap-tiap dapil. Di Dapil I misalnya, total suara PAN 5.125 hanya mendapat 1 kursi, tetapi Gerindra yang hanya memiliki suara 1.671 juga kebagian 1 kursi. Begitu pula di Dapil II, Demokrat dengan jumlah suara 6.257 hanya diberikan 1 kursi, sementara PKB yang hanya mendapat 1.923 suara juga memperoleh 1 kursi. Di Dapil III, PPP yang hanya memperoleh 1.431 suara tapi juga kebagian 1 kursi. Ketidakadilan ini juga terjadi dalam penetapan caleg terpilih. Ada seorang caleg di parpol tertentu yang hanya mendapat 300 lebih suara ditetapkan menjadi caleg terpilih, sementara ada caleg di partai lain yang memperoleh 900 lebih suara tetapi gagal menjadi caleg terpilih. Hal ini tentu

bertentangan dengan system suara terbanyak yang digunakan dalam pemilu tahun 2009. Kondisi seperti ini terjadi akibat kesalahan KPU merumuskan metode pembagian kursi yang mengacu pada penggunaan BPP dengan sistem dua putaran saja. Semestinya perhitungan pembagian kursi DPRD Kabupaten/kota tetap memakai sistem tiga putaran, seperti yang diterapkan pada perhitungan dan pembagian kursi DPR RI. Jadi, semestinya bagi parpol yang jumlah suaranya melebihi angka BPP dan masih memiliki sisa suara di suatu dapil tetap harus diikutkan pada pembagian kursi tahap kedua, minus parpol yang susranya tak mencapai BPP. Pembagiannya didasarkan pada sisa kursi yang ada dan dimulai dari parpol yang memiliki sisa suara terbesar hingga yang terkecil. Jika masih terdapat sisa kursi di dapil tersebut barulah dibagikan dalam perhitungan tahap ketiga bagi parpol yang suaranya tidak mencapai BPP berdasarkan sistem rengking sampai kursi terbagi habis. Kesalahan KPU dalam merumuskan aturan tentang tatacara perhitungan dan pembagian kursi ini telah dibuktikan melalui persidangan uji materi di Mahkamah Agung. MA dalam amar putusannya telah membatalkan Peraturan KPU No, 15 Tahun 2009 khusunya pasal 46 karena dinilai bertentangan dengan UU No, 10 Tahun 2008 tentang Pemilu, khususnya pasal 2 dan pasal 212. Akibat kesalahan peraturan KPU yang hingga saat ini belum juga direvisi sesuai perintah MA, itu mengakibatkan rakyat Kabupaten Banggai di sebagian wilayah kecamatan merasa tak memiliki perwakilannya di DPRD Banggai karena figur calon mereka tak satu pun yang terakomodir. Beberapa kecamatan itu seperti Kecamatan Balantak dengan jumlah pemilih 11 ribu lebih tetapi tak menghasilkan satu pun caleg terpilih yang berasal dari kecamatan tersebut. Kekosongan figur-figur lokal yang terpilih menjadi anggota DPRD Banggai juga dialami oleh Kecamatan Pagimana, Kecamatan Kintom, dan Kecamatan Luwuk Timur. Fakta dan fenomena ini hendaknya menjadi pengalaman dan pelajaran berarti bagi seluruh rakyat Kabupaten Banggai agar ke depan kelak di Pemilu Tahun 2014 kita tak menjadi seperti “bangsa keledai” yang selalu terantuk dan terjerembab pada lubang yang sama, …!*

Tren Positif Peringkat Utang RI ( Bagian Pertama )

+628124540xxxx tolong kepala pln luwuk ini merupakan saran supaya di ganti saja kepala pln bunta kalau di ganti cari akan yang pengalaman di bagian mesin sebab kitorang pemasin so sakato ibarat manusia perasaan mau kerja tapi tenaga tidak mampu lagi bagimana kitorang tidak momara perjanjian 2 malam menyala satu kali mati anehnya lagi satu malam menyala satu mati lama2 mati turus jadi kitorang pe anggapan kepala pln bunta tidak mampu jadi lioimae anu pangalaman daboli ola mamba nu timbangi mas na besi de timbalimo besi tua *B@h@R*

Oleh : ASWAN ALI, S.H.

Kabinet Indonesia Bersatu II mendapatkan kado istimewa berupa kenaikan rating outlook Republik Indonesia dari stabil menjadi positif sehari setelah dilantik. Seperti diketahui, pada 23 Oktober 2009 -kabinet dilantik 22 Oktober-, lembaga pemeringkat Standard & Poor’s (S&P) menaikkan peringkat Indonesia ke outlook positif dari sebelumnya stabil. Sempat timbul dugaan, kenaikan peringkat itu sekadar ‘’kado’’ untuk kabinet baru. Naiknya peringkat Indonesia serta merta diikuti naiknya peringkat utang dalam mata uang asing menjadi BB-. Sementara untuk peringkat utang dalam mata uang rupiah menjadi BB+. Satu langkah lagi berarti peringkat utang kita menjadi kategori investasi. Banyak alasan mengapa kenaikan peringkat terjadi. Menurunnya rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) merupakan alasan utama. Membaiknya peringkat karena membaiknya kemampuan bayar pemerintah terhadap utang yang terus ‘’menggunung’’. Selain itu, makin baiknya pengelolaan utang pemerintah dilihat dari sisi transparansi dan akuntabilitasnya jelas menjadi pertimbangan menaikkan peringkat saat ini. BuktiVITRI ,zo tdk tau bgimna itu varel mo dpa itu drang pe anak +6281624xxxx Biok..biok na pln aide, nautu gara2 nopoho na lampu aqu i’ nogoton nu tulang nu mantaun. Muda2an mian nu pln nogoton ingko-ingkot ka tulang nusapi da’a timbali sapi. Paya’a kase’e LP muatakon na smsqu aide. Talimakase.. +628524113xxxx Bkn kmiskinan yg pling allah khawatirkan, tp perlombaan menumpuk harta benda pd diri umatx hingga la2i dan binasa +628124511xxxx Bravo LP! Skedar diketahu bhwa krisis listrik it bkn cm dilwk di kta2 bsar sj bgtu yg tau2 bxk pembngkt lìstrik jd jgn cma tau b protes trang ini msi mndgn dpt liat manyala dibnding kota laen,from: daffadiva production.. +628152579xxxx Buat pln so blh ba kse mati i2 lampu.trg so bosan.jg sampe trg berbuat yg td diinginkan.lp tlg di muat ini sms. +628524244xxxx Buat,LP mint tlng di tls ini sy cm mau komplin yg b sms b bilng patemo yg b bela PLN tlng d tls in yg b bilang patemo so it sikola jgn ola tedek yg di otak kalu km so t suka dgn PLN yoo baluk mo komiu p Meteran br pake pansona jo kamu kanpa km so terganggu km pe manontn sinetron atw kamu pigi mo monggoli msin PLTD sausa pateayakon pe,e

Oleh : Abdul Mongid Pengurus Pusat ISEI dan dosen STIE Perbanas Surabaya

nya adalah hasil audit BPK yang memberikan opini Wajar tanpa Pengecualian atas Direktorat Pengelola-an Utang yang dipimpin Rahmad Waluyanto itu. Bisa jadi naiknya peringkat mencerminkan menurunnya potensi kebangkrutan fiskal. Secara politik, kenaikan peringkat utang juga dapat dilihat sebagai bentuk dukungan dari S&P terhadap program ekonomi yang diwacanakan Presiden SBY. Itulah bentuk dukungan internasional se-cara tidak langsung yang dinikmati peme-rintahan baru. Naik, tetapi Turun Secara ekonomis, menurunnya rasio utang publik terhadap GDP merupakan sumber utama mengapa kenaikan peringkat utang terjadi. Meski demikian, terjadi sebenarnya adalah bukan jumlah nominal utang yang menurun, tetapi karena pertumbuhan ekonomi yang naik sehin-

gga nilai GDP juga naik. Sampai akhir pemerinta-han SBY-JK, secara nominal utang pemerintah Rp 1.616 triliun bahwa yang dalam bentuk Surat Berharga Negara (SBN/Surat Utang Negara/SUN) Rp 567,37 triliun per 24 September 2009. Bandingkan dengan 2005 yang total utang pemerintah hanya Rp 1.313 triliun. PDB pada 2005 sebesar Rp 2.774 triliun dan pada 2009 nilainya naik menjadi Rp 5.401 triliun. Akibatnya, ra-sio utang terhadap PDB turun tajam dari 54 persen pada 2005 menjadi 32 persen pada 2009. Sementara dari sisi cadangan devisa, terjadi kenaikan signifikan yaitu USD 62,3 miliar pada Oktober 2009. Jumlah itu cukup untuk membiayai impor dan utang di atas tiga bulan. Secara komparatif, rasio defisit APBN terhadap PDB juga relatif rendah. Seperti diketahui, defisit Indonesia pada 2008 hanya 0,1 persen dari PDB. Angka itu jauh lebih rendah daripada rata-rata global yang mencapai 2,6 persen.

jg na komiu br kmu jo yg b msuk di mesn jd seherx PLTD so di berikn penjelasn t mangarti2 jg,THANK,S ,LP tlng di muat ok

dech. Mksih lwuk post, mintol d’muat yach!

+628124507xxxx Camlecom,HI sobat X-coll smw aq iNANG D’GORONTALO,Aq cmn mw ticam bwt tmn2q yg ad d’dispenda lwuk smw clam kompak aj,bwt mntnq dedy d’biak clam kngen n syng aj,btw k’ucun d’klo 3 clam kmpak aj,btw susy d’kaldu bwh clm kmpk aj,n spesial bwt my be loveq clam paling chyn’k, +6281624xxxx Kepada DINAKER tolong di tegur pak bupati dp gaji di kasih naik umr dan pol pp jangan cuma ngana baurus perusahan orang. Ebe nga pe fungsi apa ? +628525622xxxx Lwk.pos ada kds yg merangkap sekder.ba hugel di panti pijat. +628524138xxxx Mati....lmpu truz, kasian skali trg nh, PLN sllu menuntuT kwjbn msyrkt byrlh listrik sblm tgl 20 bln brjln. Pdhl ap yg slm nh yg drg bken, cm pntr b.kse mti-mnyala trz,pntar2 miu’ dio PLN? No,... Bru trg px Hak mana dank?...’PATE YAKON’.,. +628525624xxxx Met mlam lwuk post? Qu mau krim2 slam nih bwat tmanq d sp3ntil khussx bwat ank2 klas 9c moga2 akur2 truz n special bwat Ece, fitri, Esa B. K, Rismawati, Novi, & pkokx untk smuax

+628525604xxxx P.L.N..Pomoak na Lampu nu Kilongan..trg pe 35 batu zo t da yg m0 kras...cpt +628575699xxxx Påg! LP.... Sy cm m0 kåsè såråñ sm TV KABÉL.. cß km ß ßili sj msiÑ cådångåñ spyå kl km mti lmpü ßiså d pakè i2 mèsiÑ, ksiåÑ pÉlng9åñ tv kaßèl sukå m’nt0ñ tp t åd siåråñ Tv. +628575714xxxx Siang Q try’,q mo ttp psan kelwuk pos bwt PLN.tlg dmuat y?q ngn komplen mngnæ listrik yg 1 hr mati 1 hr hdup,g siang g mlm tu sll trjd khsusx dkwsan toili timur ne.q sbgæ pljarkn mrs trganggu dgn g efktfx listrk ne+dtmbh ge mskpn keadæn listrk dmkian pmbyarn /bln msh j ttp mhal.ko’ bs?sensilh ma scon ni?? +628575612xxxx So knp lg in pln.., in lampu s’mt2 truz matijo km..,trg in tiap malm montutung sulu’an jd kahu motoyok nasung n km mba’mokoala mongoli genset..,hrp d mengerti +628565661xxxx So knp ne lmpu mti trus,pdhal torng b’byar trus listrik,tp knp dikse mti trus disni(btn nugi),pdhal disni bnx pjbat2,eh yow i2 kpla pln so ble dignti,czx so t bcus bkerja. +628134276xxxx Untuk no.hp.08523203xxxx kalau ingin

Bahkan, jika dibandingkan dengan Amerika yang mengalami defisit 3,2 persen, defisit Indonesia relatif terkendali. Pada 2008, Jepa-ng merupakan negara yang defisit APBN-nya paling besar, yaitu 6,4 persen dari PDBnya. Pada 2009, defisit APBN kita menjadi 2,4 persen. Sementara secara global angkanya menjadi 8,1 persen seba-gai akibat dari besarnya defisit untuk membiayai penyelamatan perbankan dan perusahaan di negara maju, seperti Ameri-ka Serikat, Inggris, dan bahkan Tiongkok. Dengan pertumbuhan ekonomi yang masih di atas 4 persen, diharapkan defisit APBN mampu ditekan hingga di bawah 2 persen. Seperti diketahui, menurut UU No 17/2003 tentang Keuangan Negara, pemerintah dibatasi dalam membiayai defisit APBN dari utang, yaitu maksimum 3 persen dari PDB. Pembatasan itu berarti jumlah utang atau pembiayaan baru juga dibatasi selama perekonomian tidak tumbuh cukup besar. Koordinasi Apa pun yang terjadi, kenaikan peringkat tersebut merupakan bukti keberhasilan tim ekonomi yang diketuai Sri Mulyani dan didukung BI yang diketuai Boediono yang saat ini menjadi wakil presiden RI. ( Bersambung ) mencari teman di no.ini tempatx bisa membuat anda gembira lagi dgn cerita lucu. +628124507xxxx warning bwt pln.jangan coba2 managih di masama.mo bangka’ pulang. +628524090xxxx kata lain PLN :PILN(pegala Ini Lampu negara) By:gasi2 cInA +628575699xxxx w0i.. sLm4t pg! LP tLöñg d mü4t sMs sy niÇh,,, åGår ßs d ßc 0rg2 PlÑ,, s0 tal4lö lMpü mati tRüst,, km t ksìåÑ sM km punyå pÉlng9åñ, ßyår f00ll tiåp ßlÑ, listrik t f0ll d påkè,, kL t åd aèr ß timßåh jng cm råjiñ mNtå d0i{ßåtåg!h} ß timßåh mlås,, s0è,,,, ? +628124549xxxx yth LP,kasian ktorang d pasar simpong,pagi2 so mati lampu,,t,bs karja,br mo plang k rumah mo makan apa, anak ada ampat,bini satu, pokokx, hati2 PLN! kalo kt p anak kena gizi buruk,tnggng jawab. jgn anggp remeh, krn kt ini lg bamarah,marah,marahhh,,, +628575699xxxx åsSlåmÜc0mÉ,, påg! Lp,, sy cM m0 nuMpåñg ßuåñg ktå2 åj pd 0rng2 PLÑ, wÉi 0rng2 PlÑ uåNg yg sLmå ini km tag!2 sm 0rng2 sÉ- kåb. ßang9åi s0 kmÅNå knpå i2 msiÑ t ß ßili sj yg ßåru, cm km mkån i2 uang,, ålsåñ t ad aÉr, kl t ad aèr ß tmßåh,,Kömiu t ksiåÑ sm t0råñg, m0ngkåån mèÉ daßu2 ßr mati lmPü i hÉ nå mßå’ pus!Ñg,, c0ßaåå?

PENERBIT : PT Luwuk Cemerlang. GENERAL MANAGER/PEMIMPIN REDAKSI : Herdiyanto Yusuf. REDAKTUR PELAKSANA : Haris Ladici. REDAKTUR : Haris Ladici, Zulhelmi Alting, Gafar Tokalang,Rustam Nono,Sofyan Labolo .STAF REDAKSI : Nasri Sei,Sofyan Labolo,Rustam Nono, Firman Ibrahim Suling, Amiadin Lawia. BIRO BANGKEP; Rustam Nono (Salakan), Ahmad Awaluddin,Iwan Bua (Banggai). BIRO AMPANA; Nasri Sei. BIRO PAGIMANA; Anto Yasin. BIRO BUNTA; Karman. ART & PERWAJAHAN : Sudin Salasa (Koordinator), Utam Nasila,Wawan Kusika, Agus tiawan, Muh. Albar Amin. PRESIDEN KOMISARIS : Imawan Mashuri. KOMISARIS : Benny H Raintama, Suhendro Boroma. DIREKTUR : Mohamad Sirham, Urief Hassan. MANAGER KEUANGAN : Haryono, STAF KEUANGAN : Aswar Poibara (Koordinator) Astuti Mohune (Kasir) . STAF PEMASARAN : Dales Lantapon. ( Koordinator ) Staf.Berlian Lupy,.MANAGER IKLAN : Sukriyadi Mamu . STAF IKLAN : Hawa Minarni A Bayak.(Kasir), Sutadi Utiarahman. PERCETAKAN : Andri Bumbungan (Koordinator),Opick Kasim,Yusuf Nelwan. OMBUSDMAN : Ismail Pelu (Ketua), Hinca IP Pandjaitan (Anggota).TARIF IKLAN : Umum Rp 20.000,-/mmk (hitam putih/BW),Rp 30.000-/mmk (Warna/FC ), MUNGIL : Rp 50.000,- (1x muat). HARGA LANGGANAN KORAN : Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). ALAMAT REDAKSI: Jl. Imam Bonjol No. 4 Km 3 Luwuk Telp. (0461) 325447 Fax : (0461) 325071 email : redaksi@luwukpost.info. PERWAKILAN GORONTALO : JL. NANI WARTABONE NO. 144 A GORONTALO Telp. (0435) 827551-827552 Fax : (0435) 829603. PERWAKILAN MANADO : Jln. Babe Palar No.54, Telp (0431) 855558 Fax : (0431) 840763-860398. PERWAKILAN SURABAYA : Graha Pena Building, Jln Ahmad Yani No.88, Telp (031) 8287999.PERWAKILAN JAKARTA : Gedung Graha Pena Lt.6, Jl. Raya Kebayoran Lama No.12, Telp : (021) 53699509, Fax (021) 5328487.


Luwuk Post SENIN 2 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

Bibit Satu Blok dengan Besan SBY JAKARTA-Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah kini menghabiskan hariharinya di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Mereka menempati dua sel berbeda dalam satu blok tahanan setelah dipindahkan dari Rutan Bareskrim Mabes Polri kemarin. Sel Bibit di Blok A. Mantan Kapolda Kaltim itu satu blok dengan tahanan kasus korupsi yang pernah ditangani, seperti besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Aulia Pohan dan Maman H. Soemantri. Aulia dan Maman dijebloskan Chandra dan Bibit ke tahanan setelah disangka terlibat dalam dugaan korupsi aliran dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) senilai Rp 100 miliar. Mereka diganjar hukuman Pengadilan Tipikor masingmasing 4,5 tahun penjara. Blok tahanan yang ditempati Bibit itu memang lebih luas dibanding ruang tahanan di Mabes Polri. Sementara Chandra ditempatkan satu sel dengan para tahanan teroris. Di blok yang ditempati Chandra, ada beberapa tersangka kasus peledakan Hotel JW Marriott beberapa waktu lalu. Di antaranya Muhammd Jibril Abdurrahman, Amir Abdillah, dan Ali Muhammad. ’’Mereka dalam kondisi baik. Bahkan, mereka (Bibit dan Chandra) bisa bergurau, termasuk dengan

kami,” jelas Ari Juliano, anggota tim pengacara ChandraBibit, di Jakarta kemarin. Petugas di rumah tahanan itu, kata Ari, juga mudah diajak berkomunikasi. “Pastinya tidak ada intimidasi. Saya melihat keadaan keduanya baik-baik saja,” katanya. Kondisi sel tersebut juga sangat baik. Hanya AC di ruang tahanan itu agak bermasalah. “Tapi, itu tidak terlalu dipersoalkan,” ujarnya. Sebelum dijebloskan ke tahanan, kesehatan keduanya diperiksa tim dokter kepolisian. Sebab, Bibit memiliki keluhan diabetes. Menurut Ari, yang dikeluhkan saat ini hanya jadwal berkunjung yang amat ketat, yakni Selasa dan Jumat. Kondisi ini menyebabkan pihak keluarga Bibit dan teman-teman mereka seangkatan di Akabri tak bisa membesuk. “Kami mengharapkan jadwal berkunjung lebih longgar karena ini untuk kepentingan hak konstitusional mereka mengikuti sidang di MK nanti,” ucapnya. “Kami sebagai penasihat hukum juga harus berkonsultasi,” tambahnya. Soal penahanan ini, baik Bibit dan Chandra memang sudah memperkirakan. Bahkan, saat berkunjung di kantor Jawa Pos beberapa waktu lalu, keduanya sempat bergurau menghadapi kasus ini.(git/ agm)

9

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Ribuan Aktivis Siap Duduki Kantor Polisi JAKARTA–Penahanan Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah membuat aktivis mahasiswa geregetan. Mereka tak terima atas perlakuan Polri yang terkesan sewenang-wenang terhadap dua mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu. Karena itu, aksi massa besar-besaran bakal dihelat hari ini. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), misalnya. Ketua Umum PB HMI Arif Mustofa menginstruksi semua perwakilan HMI di seluruh wilayah Nusantara turun ke jalan hari ini (2/11). Mereka bakal mendemo kantor kepolisian mulai dari polsek, polwil, hingga polda. ’’Ada 321 ribu aktivis siap turun di daerah masing-masing,’’ katanya kepada Jawa Pos di Jakarta kemarin (1/10). Massa HMI, kata Arif, turun ke jalan dengan satu tuntutan: Bebaskan Bibit dan Chandra! Khusus di Jakarta, HMI akan beraksi semalam suntuk. Mereka memulai aksi dengan menggelar mimbar bebas di Bundaran Hotel Indonesia (HI) kemudian long march ke Istana Negara, kantor KPK, dan berakhir di Mabes Polri. Malamnya, mereka menyalakan lilin mengelilingi Bundaran HI. Kami melihat ada upaya mempermainkan hukum dalam penahanan Bibit dan Chandra. Ini tak

bisa dibiarkan,’’ tegasnya. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) juga siap menurunkan massa. Ketua Umum KAMMI Pusat Imam sudah mengorder elemen KAMMI di daerah untuk turun ke jalan hari ini. Mereka menun-tut Presiden SBY turun langsung menyelesaikan karut-marut kasus perseteruan KPK-Polri alias cicak melawan buaya ini. Massa KAMMI yang siap turun sekitar 50 ribu orang. Mereka akan menggelar mimbar bebas di semua daerah perwakilan KAMMI. ’’Mereka menyatakan sudah siap dan langsung turun menyampaikan tuntutannya,’’ katanya. Sikap SBY sendiri, kata Rijal, cukup mencurigakan. Saat perseteruan KPK-Polri memanas, dia enggan turun tangan. Namun, saat Bibit dan Chandra ditetapkan sebagai tersangka, tiba-tiba SBY langsung menerbitkan perppu untuk memilih Plt menggantikan tiga pimpinan KPK. ’’SBY tak konsisten,’’ katanya. Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) juga kesal atas penahanan Bibit dan Chandra. Sekjen PB PMII Zaini Shofari mengatakan, insiden itu menunjukkan karakter sejati Polri. ’’Polisi gandrung kekerasan. Mereka bisanya cuma asal tang-

DAPAT DUKUNGAN: Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Chandra M Hamzah dan Bibid Samad Riyanto saat dilepas oleh Koalisi Cinta Indonesia Cinta Komisi Pemberantasan Korupsi (CICAK) di depan Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (15/9) silam.

kap,’’ tegasnya. Lebih jauh, kata Zaini, karutmarut kasus perseteruan cicak dan buaya itu memberi aib pada pemerintahan SBY. Menurut dia, SBY tak lagi bisa membang-

gakan stabilitas dan kepastian hukum yang selama ini dia banggakan. ’’Ini api dalam sekam pemerintahan SBY,’’ katanya. Apalagi, kata Zaini, perseteruan itu terjadi pada masa ’’hon-

eymoon’’ program seratus hari pemerintahan SBY. Citra positif yang ingin ditunjukkan bakal sulit terwujud. ’’SBY sendiri terkesan abai terhadap kasus ini,’’ katanya. (aga/agm)


AMPANA

Luwuk Post

10

SENIN 2 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Dua Figur Dinilai Mampu Kalahkan Incumbent Akses Jalan Malotong Terancam Putus AMPANA- Akses jalan Transulawesi yang terletak di kawasan obyek wisata Malotong, kecamatan Ampana Kota terancam putus. Menyusul salah satu plat deker mulai memperlihatkan tanda-tanda kerusakan. Informasi yang terhimpun Luwuk post, pada warga setempat menyebutkan, kerusakan disebabkan karena ruang pembuangan air pada plat deker sangat kecil, sehingga mudah tergerus arus air hasil pembuangan, pemandian obyek wisata. Pantauan luwuk Post kemarin, kerusakan plat deker sebagiannya sudah jebol hingga dua meter. Bahkan di bagian lain plat deker telah memperlihatkan tanda-tanda keretakan. Sejumlah wargapun mulai khawatir akan kondisi ini. Pasalnya, jika plat deker tersebut ambruk, maka akses transportasi akan terhambat. “ Kalau plat deker ini diperbaiki harus diper-lebar lagi agar pembuan-gan air menuju laut tidak sempit,” pinta salah seora-ng warga. “ Harus segera diperbaiki, sebelum terjadi kerusakan yang cukup parah,” pintanya lagi. (Nas)

TAK TERAWAT- Kondisi obyek wisata Malotong tampak tak terawat. Ini dibuktikan dengan rusaknya sejumlah infrastruktur di kawasan itu. [Foto: Dok/ Luwuk Post]

Obyek Wisata Malotong Tak Terawat AMPANA-Obyek wisata alam Malotong yang terletak di wilayah perbatasan Kecamatan Ampana Kota dan Ulubongka tampaknya kurang mendapat perhatian dari Instansi terkait. Buktinya saja, sejumlah infrastruktur yang dibangun di areal obyek wisata pemandian ini mulai rapuh (Tidak terawat,red). Pantauan Luwuk Post kemarin, salah satu infrastruktur yang kelihatannya tak terawat adalah jembatan yang melintasi pemandian obyek wisata tersebut.. Jembatan menggunakan konstruksi kayu ini sudah mulai memperlihatkan tanda-tanda pelapukan. Parahnya lagi ring pada bagian jembatan yang dibangun beberapa ta-

hun silam ini sudah patah. Tak hanya Dengan begitu akan semakin menaitu landasan pada bagian jembatan rik minat warga mengunjungi kawajuga mulai koyak. Praktis, bagi siapa san wisata ini. saja yang melintasi jembatan itu akan Terkait pengembangan obyek wimerasa was-was (Goyang,red).. sata Malotong, sebelumnya salah Secara estetis kondisi ini dapat seorang pentolan Forum Kota Touna menganggu kenyamanan dan ke- Oneng Iskandar berharap kedepan indahan obyek wisata yang tersohor Pemerintah Daerah setempat perlu di Ampana tersebut. Kondisi ini memberlakukan tarif harga bagi para semakin diperparah dengan lingkun- pengunjung yang hendak menikmati Khaerullah Willa alam obyek wisata Malogannya yang dihiasi sampah barang panorama bekas, yang dibuang sembarangan tong. Ini bertujuan untuk meningkattempat oleh sejumlah pengunjung. kan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tampak kondisi obyek wisata ini ko- disektor kepariwisataan. tor akibat belum tersedianya tempat “ Pemda semestinya harus menepembuangan sampah. rapkan harga tanda masuk di kawaSejumlah warga berharap, kedepan san obyek wisata Malotong. Pendainstansi terkait dapat membenahi patan hasil penerimaan dari biaya mainfrastruktur obyek wisata tersebut. suk, untuk meningkatkan pem-

bangunan infrastruktur kepariwisataan di daerah ini,” paparnya. Masih terkait pengembangan obyek wisata Malotong. Sebelumnya Bupati Drs. Damsik Ladjalani menekankan kepada Dinas terkait untuk menggenjot program pengadaan berbagai jenis tanaman hutan untuk ditanami di kawasan hutan alam obyek wisata tersebut. “ Semua jenis tanaman hutan yang unik-unik perlu di tanam di obyek wisata Malotong. Sehingganya kedepan obyek wisata ini tak hanya sekadar dijadikan obyek wisata pemandian saja, namun juga dapat dijadikan sarana penelitian oleh para peneliti,” pinta Bupati. (Nas)

AMPANA- Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tojo Una-una yang dihelat 30 Juni 2010 mendatang, sejumlah kalangan mulai menganalisa figur yang dinilai dapat mengalahkan incumbent, Drs. Damsik Ladjalani,red. Figur yang dinilai memiliki kapabilitas besar untuk menyaingi inkumbent tersebut adalah Masri DJ Latinapa SE dan Lucky Lasahido. Kedua politisi senior ini dinilai mampu menyaingi popularitas inkumbent ditengah masyarakat. Ini akan melahirkan sebuah kekuatan besar untuk menyaingi kekuatan Damsik ketika Masri dan Lucky berpasangan dalam perhelatan pesta demokrasi mendatang. Menurut analisa tersebut, jika kedua figur ini berpasangan, kekuatan incumbent akan dapat tersaingi, dan boleh jadi analisis ini akan membuahkan kemenangan. Menanggapi hal ini Ketua DPD II Golkar Masri DJ Latinapa SE mengatakan jika isyu tersebut masih akan dibedah lagi. “ Ya... bisa jadi bisa juga tidak. Semuanya masih serba kemungkinan,” tegasnya. Yang jelas lanjut Masri keputusan partai, tentang kandidat yang diusung Partai Golkar akan ditetapkan pada Januari mendatang. “ Kandidat pasangan calon yang diusung Golkar akan ditetapkan pada Januari mendatang,” terangnya. Terkait hal tersebut pihaknya kini terus melakukan koordinasi bersama DPD I Golkar. Sebab, dalam mekanisme internal partai berlambang pohon beringin ini, seluruh kebijakan dikeluarkan harus dilakukan koordinasi bersama DPD I Golkar provinsi Sulawesi Tengah. “ Koordinasi kami lakukan sesuai mekanisme. Kami tidak inginkan yang kami lakukan di daerah salah menurut DPD I Golkar,” tutur Masri. Diakhir pernyataannya Masri juga menginformasikan, jika saat ini partai yang dinahkodainya terus membuka pintu lebarlebar bagi para kandidat yang ingin bertarung pada Pilkada mendatang. “ Ya....kami membuka bagi siapa saja yang ingin maju untuk diusung Golkar pada Pilkada nanti,” katanya. Ditanyakan soal arah koalisi Golkar? Masripun dengan nada khas pilitisnya menjawab, jika saat ini pihaknya masih terus melakukan penjajakan ke sejumlah Partai Politik di daerah ini. “ Untuk saat ini belum dibahas soal koalisi. Masih dalam tahap penjajakan. Yang pasti kami sudah mengantongi data-data partai untuk membangun koalisi bersama,”beber Masri menutup pembicaraan. (Nas)


EKONOMI & BISNIS

Banggai Banjir Ikan Dipasaran Terpaksa di jual Murah BANGGAI-Harga berbagai jenis ikan segar di Banggai, sepekan terakhir ini mengalami penurunan harga yang cukup berarti. Itu tentunya telah membuat banyak masyarakat selaku konsumtor ikan, sangat gembira. Pasalnya sebelumnya harga ikan segar di Banggai, mengalami lonjakan harga, dimana itu dikeluhkan oleh masyarakat. Penurunan harga ikan segar di Banggai, lebih disebabkan karena adanya over produksi ikan segar atau banyaknya suplai ikan segar yang masuk di pasar-pasar di Banggai.

Stok ikan segar di pasar baru Banggai, diperkirakan mencapai lebih dari lima ton pada setiap harinya, padahal sebelumnya stok ikan hanya separuh dari jumlah tersebut.Sebagai gambaran konkretnya, kini harga jenis ikan kembung yang dulunya dijual dengan harga Rp 10 ribu pertiga ekornya, saat ini, dengan harga yang sama, pembeli bisa mendapatkan lima atau enam ekor ikan kembung dengan ukuran yang sama. Beberapa jenis ikan lainnya seperti ikan cakalang, juga demikian. Kalau sebelumnya ikan jenis ini dijual dengan harga Rp 10 pertiga ekornya, kini dengan harga serupa para pembeli dapat membawa pulang tujuh ekor ikan yang sama.Kepada Luwuk Post, Jumat kemarin, seorang pedagang

ikan di pasar baru Banggai, yang enggan menyebutkan namanya, mengakui jumlah ikan segar dari berbagai jenis dan ukuran, mengalami peningkatan dengan jumlah yang cukup signifikan. “Macam-macam ikan stoknya jauh leih banyak dari kemarin-kemarin,” kata sumber ini.Produksi ikan di Banggai mengalami peningkatan, seiring dengan semakin membaiknya kondisi cuaca di perairan Bangkep. Itu yang menyebabkan, nelayan yang sebelumnya ogah melaut, kini kembali melaut dan menjual hasil tangkapan ikannya di pasar Banggai. “Cuaca tidak lagi buruk, itu mungkin yang membuat para nelayan kembali bisa melaut seperti semula,” cetus seorang pedagang ikan segar lainnya di pasar baru Banggai. (Wan)

Luwuk Post SENIN 2 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

Pakaian Bekas Tetap Diburu Diyakini Miliki Semua Barang Import BANGGAI-Kalau ada kegiatan usaha yang menjanjikan di Banggai, salah satunya adalah bisinis penjualan pakaian bekas atau yang lebih dikenal dengan pakaian RB. Anggapan ini, bukannya tanpa alasannya yang kuat. Setidaknya ada alasan yang cukup rasional untuk itu. Salah satu alasan kuatnya, karena permintaan pasar terhadap pakaian bekas di Banggai, bisa dibilang cukup tinggi, sehingga itu tentunya membuat usaha perdagangan yang satu ini selalu saja menjanjikan keuntungan bagi para pelakonnya. Dari amatan Luwuk Post, belum lama ini, di pasar Banggai, terlihat los pasar khusus menjual pakaian bekas, cukup dipadati dengan para pembeli yang ingin memburu dan membeli pakaian bekas. Pemandangan seperti demikian, hampir terlihat setiap harinya, apalagi pada harihari libur atau hari Minggu. Maklum dihari-hari libur, biasanya para pedagang pakaian bekas di pasar Baru Banggai, selalu melakukan pembokaran baru atas barang dagangnya. Kepada wartawan seorang Pandi, seorang pembeli pakaian bekas di pasar Baru Banggai, menuturkan tentang sejumlah alasannya sehingga dirinya lebih tertarik untuk membeli pakaian bekas, ketimbang memilih pakaian baru di tokoh atau tempat penjualan lainnya. Menurut Pandi, diantara alasan itu, yaitu harganya yang relatif lebih murah serta kwalitasnya yang cukup tinggi.Pandi menyakini pakaian bekas yang dijual di pasar ini, memiliki kwalitas luar negeri. Sebab memang sebagian besar pakaian bekas yang kini dijual itu, merupakan pakaian yang bermerk asing. “Semua celana, kaos dan jaket yang dijual di RB sebagian besar bermerek luar negeri yang tentunya kwalitas barang bisa dijamin,” kata pemuda yang masih berstatus mahasiswa ini. Rul seorang pedagang pakaian bekas di pasar Baru Banggai, kepada Luwuk Post, Senin kemarin, mengakui bahwa dari waktu-kewaktu omset penjualan pakaian bekasterus menerus mengalami peningkatan. Omset penjualan, lanjut dia, akan semakin meningkat jika menyelang datangnya hari-hari besar seperti lebaran, dimana omset penjualannya bisa mencapai hingga sepuluh kali lipat dari hari biasanya.Dikatakan Rul, dari sekian banyak sajian jualan, pakian bekas jenis kaos, celanan jeans dan jaket yang paling banyak di cari oleh para pembeli pakaian bekas yang biasanya datang untuk berbelanja di tempat berjualnya. Ditanyakan soal asal pakaian bekas tersebut, ia sendiri mengaku tidak mengetahuinya secara pasti dari mana asal pakaian bekas yang ia dagangkan, tetapi pastinya pakaian bekas itu dibelinya dari Kendari Sulawesi Tenggara. (Wan)

11

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Pasar Malam Banggai Semakin Meluas Laporan : Iwan Bua -BANGGAI

Dulu-nya Hanya Tempat Jual Kue, Kini Jadi Pasar Malam Anggapan tentang kota Banggai, yang telah mengalami kemunduran dari segi perekonomian, setelah terjadinya pemindahan ibukota Bangkep, dari Banggai ke Salakan, sepertinya harus dibuang jauh-jauh, karena hal ini tidak terbukti. Coba lihat, di kota tua itu, kini telah memiliki sebuah pasar lagi. Banyak praktisi atau ilmuan ekonomi, berpendapatan bahwa kemajuan suatu daerah dapat dilihat dengan banyak pasar di sekitarnya. Dengan begitu, tentunya tidak salah kalau kita menyebutkan pertumbuhan ekonomi di Banggai terus bergerak laju dan dinamis,kendati ibukota Kabupaten Bangkep, tidak lagi di kota tua tersebut.pasar baru yang sekarang dimiliki oleh Banggai, yakni pasar malam Banggai, yang terletak di Kelurahan Tonobununungan. Walaupun pasar ini, masih telihat sepertipasar dadakan, namun jangan salah, di pasar ini, ada sekitar seratus lebih pedagang yang menjajakan berbagai dagangan mereka kepada para pembeli yang datang. Dengan jumlah pedagangan dan pembeli yang berjudel dengan jumlah yang banyak itu, kemudian telah membuat pasar malam ini, tidak dapat ditinggalkan dengan eksensi dan makna dari sebuah pasar yang sebenarnya. Pasar ini, menyandang nama pasar malam, karena aktifitasnya hanya terlihat dari pukul 16.00 sore hingga pukul 21.00 malam. Di jalan poros yang kini dijadikan lokasi pasar malam tersebut, dulunya adalah tempat dari sekitar belasan ibu-ibu yang berdagang kue dan pakaman ringan lainnya, tetapi seiring dengan terus berjalannya waktu, kini tempat itu telah dipadati oleh ratusan pedagang yang menjual berbagai kebutuhan pokok sehari-hari

termasuk bergai jenis sayur-sayuran dan ikan segar, layaknya pasar tradisional lainnya. Ratusan pembeli hampir setiap hari terlihat dilokasi pasar yang sejak enam bilan lau tersebut, untuk membeli berbagai kebutuhan mereka. Kepda Luwuk Post, sejumlah pengunjung di pasar tersebut, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan pasar malam ini. Yusni, seorang warga Banggai, mengatakan keberadaan pasar malam ini, adalah jawaban dari kesibukannya dalam menjalankan aktifitas dan rutinitasinya yang dilakukannya pagi himhha sore hari. Dimana itu semua membatasi waktu mereka untuk berbelanja berbagai pokok keseharian. “Bagi saya, keberadaan pasar malam ini, adalah jawaban dari tidak adanya kesempatan disiang hari untuk berbelanja berbagai kebutuhan, karena padatnya aktifitas. Mungkin masyarakat Banggai lainnyajuga perpendapat dan merasakan hal yang sama,” tutur wanita yang mengaku kesehariannya beraktifitas di luar kota Banggai. sementara bagi para pedagang di pasar tersebut, dengan adanya pembukaan pasar malam ini, adalah sebuah anugerah tersendiri bagi mereka. karena sebagian besar pedagang di pasar malam ini, adalah pedagang di pasar Baru Banggai. Mereka mengaku mendapat tambahan penghasilan yang lumayan besar, karena mereka dapat menjajakan dagangan mereka dari pagi hingga malam hari. Terlepas dari seluruh aktifitas perekonomian di pasar malam ini, mungkin pemerintah kecamatan setempat, sudah sejak sekarang memikirkan lokasi alternatif dari pasar malam ini, sebab jika terus dibiarkan maka perkembangan pasar tersebut akan berdampak pada terganggunya aktifitas lalulintas sepanjang jalan raya yang kini tekah dijadikan sebagai lokasi pasar tersebut. ###


Luwuk Post SENIN 2 NOVEMBER 2009 HALAMAN 12

Bebi Romeo Selalu Curhat Pada Istri

Takut Mati Rasa DEPOK Dewi Sandra telah dua kali gagal membina rumah tangga. Namun ia berharap pengalaman pahitnya itu tak lantas membuatnya mati rasa. ‘Mati Rasa’ juga merupakan single dari album terbarunya yang bertajuk Wanita’. Lagu itu menceritakan mengenai seseorang yang kecewa karena cintanya, sehingga ia merasa mati rasa. Pengalaman yang dialami Dewi hampir serupa, ia pun berharap cerita itu tak terjadi padanya. “Saya berharap saya tidak mati rasa. Saya selalu merasa hidup. Mudah-mudahanan saya bisa kembali merasakan bahagia,” ujar Dewi saat ditemui di lokasi syuting video klipnya, di Pengadilan negeri Depok, Jl. Boulevard, Depok, Minggu (1/11/2009).Yang membuatnya merasa tetap hidup adalah rasa syukurnya yang tak hentihenti. walau pernah merasa dipandang sebelah mata karena menjanda dua kali, Dewi tetap bersyukur.“Mudah-mudahan saya bisa kembali merasakan bahagia. Saya selalu merasa bersyukur walaupun dalam keadaan terpuruk tapi saya bersyukur,” ujar Dewi lagi.(dtk)

CMYK

KESIBUKAN Bebi Romeo sebagai pencipta lagu akhir-akhir ini makin bertambah, meskipun jarang tampil di layar kaca ternyata Bebi lebih banyak di belakang layar. Sekarang Bebi sering menggarap penyanyipenyanyi muda, salah satunya adalah Faby. Karena seringnya bertemu dengan penyanyi muda, khususnya perempuan, apa sang istri, Meisya Siregar, tak cemburu? “Aku selalu curhat masalah kerjaan sama istri aku. Di manapun aku kerja, aku juga tanyakan sama istri aku. Jadi kita selalu sharing dan saling terbuka,” ujar Bebi saat launching single Faby Marcelia yang ber judul Pura-Pura di Hard Rock Café EX Thamrin, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10). Bagi pasangan selebritis ini, urusan komunikasi itu sangat penting, karena kalau komunikasi sudah berkurang bisa mengurangi keharmonisan. Komunikasi bisa dalam bentuk apa saja kalau sedang di luar bisa dengan telpon, SMS. Kalau pas ada di rumah bisa dengan bercerita tentang pekerjaan masing-masing. “Aku sangat bersyukur punya istri seperti Meisya, karena dia sangat percaya sama aku dan aku sendiri sangat menjaga kepercayaan itu. Dia tau persis aku seperti apa,” pungkas Bebi Romeo. (kpl/hen/bun)

Dewi Sandra

Emosi akan sedikit tak terken dali hari ini. Anda akan berhasil jika mampu bersikap tenang dan memberikan yg terbaik.Coba pikirkan untuk membuat peru bahan dlm penampilan anda. Look sharp, grasshoper....

CAPICORN (22 DESEMBER - 19 JANUARI) Seseorang yg penting sedang memikirkan anda. Anda dapat memenangkan perjanjian dan mendapatkan hubungan kerja baru. Cinta terlihat didepan mata. Oh,goodie...

LEO (23 JULI - 22 AGUSTUS) Berikan waktu untuk kehidupan personal anda dan apa yg bisa anda lakukan untuk mendapat kan yg terbaik yg anda punya. Lakukan apa yg dapat dilakukan untuk kenyamanan rumah an da.

AQUARIUS (20 JANUARI - 18 FEBRUARI) Kegiatan yg berhubungan dgn pekerjaan akan membuka ke sempatan baru. Ambil pende katan baru dlm pekerjaan dan anda akan menang. Jangan biar kan orang lain melenggang de ngan ide brilian anda. Be very aware, grasshopper.

VIRGO (23 AGUSTUS - 22 SEPTEMBER)

ARIES (21MARET - 19 APRIL)

TAURUS (20 APRIL - 20 MEI)

GEMINI (21 MEI - 20 JUNI)

Hari ini adalah saat yg tepat untuk keluar & bertemu kenalan yg tampaknya anda suka. Ber sentuhanlah dengan kehidupan, cinta dan kegiatan yg anda su ka.Have a blast with life today.

Luangkan waktu dan tenaga untuk mengatasi masalah di rumah dan bersiap untuk menghadapi kemung kinan yg ada. Semakin sedikit mem berikan kesempatan pihak lain untuk menyuarakan keberatan, semakin baik. Tampaknya, uang akan menjadi ma salah hari ini.

PISCES (19 FEBRUARI - 20 MARET)

LIBRA (23 SEPTEMBER - 22 OKTOBER)

SCORPIO (23 OKTOBER - 21 NOVEMBER)

SAGITARIUS (22 NOVEMBER - 21 DESEMBER)

Anak-anak & teman yg lebih mu da akan menceriakan hari ini. Se makin sosial anda, semakin baik hasilnya. Biarkan kreatifitas anda memimpin.

Tidak semua org setuju dgn pendapat anda. Konsentrasi pada pekerjaan dan lakukan yg terbaik. Hindari permasalahan pribadi yg hanya memperlambat langkah anda.

Selama bersikap jujur pada diri & kepercayaan anda, tidak ada yg mampu akan menghentikan anda mendapatkan apa yg anda inginkan. Anda mampu meraih dukungan.

Bersikaplah tenang dan santai hari ini. terlalu memaksakan diri hanya merugikan kesehatan anda. Lakukan perubahan posi tif yg berguna di rumah.

Hubungan akan menjadi fokus Jika tidak merasa puas dengan utama hari ini. Anda akan meraih posisi anda, (FOTO: tingkatkan danPOS) ZULHAM MUBARAK/JAWA kesempatan bergabung dgn pelajari kemampuan Ber MENTERI Kesehatan baru Endang Rahayu Sedianingsih usaibaru. mengikuti organisasi atau perkumpulan siaplah merubah rapat koordinasi perdana diyg Kemenko Kesrauntuk kemarin petangjalan hi sejalan dengan tujuan anda. dup anda.

CMYK

CANCER (21 JUNI - 22 JULI)


BANGGAI KEPULAUAN Desakan Pembuatan Hukum Adat Untuk Atasi Pekat PENYAKIT masyarakat (Pekat) tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan kota, tidak pandang itu kota besar maupun kecil, sepanjang geliat pembangunan perkotaan dapat ditemui, selalu saja ada yang namanya Pekat. Mungkin itulah konsekuensi logis dari majunya sebuah daerah, menuju CATATAN kearah yang lebih maju lagi. Kota Banggai, Bangkep, sepertinya juga tidak j a u h dengan anggap a n Iwan Bua seperti demikian. Sebab, geliat pembangunan di daerah itu, sejauh ini telah membuat kota ini, telah diingakapi penyakit yang dapat merusak moral dan karakter sosial dari masyarakat tersebut. Berbicara soal Pekat ini dengan lebih dalam lagi, sudah barang tentu kita tidak dapat memisahkannya dengan maksimalisasi dari penerapan aturan hukum yang dilakoni oleh lembaga yang telah diberikan tugas oleh negara untuk mengurusi masalah ini. Karena dengan penegakan hukum, maka keberadaan pekat dapat dihilangkan atau minimal dapat dikurangi jumlahnya. Walaupun sejatinya seperti demikian, tetapi pada realitanya semua itu kadang jauh dari harapan. Buktinya di Banggai, kendati aparat kepolisian dan unsur terkait lainnya selalu melakukan upaya penaganannya, tetapi tetap saja kegiatan Pekat, seperti peredaran miras, perjudian, prostitusi dan sebagainya, masih tetap terlihat hingga kini. Berbadasarkan pendapat beberapa kalangan, yang membuat pekat ini cukup susah diberantas di daerahdaerah, karena konsekuensi hukum atas semua itu, masih relatif ringan sehingga itu tidak membuat efek jerah pada para pelakunya. Inilah yang menyebabkan adanya kecenderungan, seorang pelaku pekat akan terus melakukan kegiatannya walaupun sebelumnya telah pernah berperkara secara hukum. Berangkat dari titik itu, kini sejumlah element di Banggai, mulai mendesak kepada para perangkat adat di Banggai, untuk dapat merumuskan sebuah hukum adat yang dapat mengatur dan memberikan konsekuensi yang lebih tajam kepada para pelaku pekat yang berada di wilayah adat Banggai. “keberadaan pekat di Banggai, telah cukup meresahkan dan aparat sudah sedikit kewalahan untuk menghadapinya. Maka perlu ada rumusan aturan secara adat untuk mengatasinya atau paling tidak menguranginya,” ungkap Yahya seorang tokoh pemuda di Banggai.Keberadaan hukum adat ini, bukan untuk mendelegitimasikan keberadaan hukum positif atau hukum yang mengatur hal tersebut secara legal, tetapi kata Yahya, keberadaan hukum adat itu akan semakin menguatkan posisi pelaranggan terhadap keberadaan pekat ini. “Mungkin setelah ada hukum adat soal itu, bisa kembali ditindaklanjuti dengan pembuatan perda yang mengatur tentang masalah itu lebih jauh,” tambah Yahya lagi. Lebih jauh lagi Yahya menuturkan, di zaman dahulu jauh dari belum adanya hukum negara, masyarakat adat Banggai, selaku tunduk terhadap aturan adat yang diberlakukan ketika itu, termasuk pula terhadap hukum adat yang mengatur tentang pekat ini. Olehnya, bukanlah sebuah yang berlebihan ketika di zaman sekarang, kita kembali menghidupkan kekuatan hukum adat tersebut. Apalagi dewasa ini, eksistensi dari peranan adat Banggai, tengah mendapat tempat yang cukup baik di tengahtengah masyarakat, baik di Banggai maupun di daerahlainnya yang masih cakupan dari wilayah adat Banggai. Kepada Luwuk Post, belum lama ini sejumlah perangkat adat Banggai, seperti Sekertaris Keraton Banggai, Syarif Uda’a, mengungkapkan, pihak Batomundoaan Banggai, sebenarnya sejak beberapa waktu lalu telah memiliki rencana untuk membuat konsepsi dari peraturan adat atau hukum adat yang akan mengatur tentang beberapa hal termasuk di dalamnya soal pekat ini, namun hal ini belum bisa terealisir karena beberapa alasan yang sifatnya teknis dan mendasar. Diakuinya, dalam perencanaanya sebelumnya, pihak Batomun doaanBanggai, telah membentuk tim untuk merumuskan aturan dan hukum adattersebut. ###

Luwuk Post SENIN 2 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

13

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Pol PP Ancam Kos-kosan Mesum Kerap Jadi Tempat Prostitusi Terselubung

(foto dok Luwuk Post)

SEBANYAK lima desa di Kecamatan Bangkurung mendesak diperhatikan pemerintah Bangkep. Kelimanya masingmasing Desa Kalupapi, Tabulang, Bone-Bone, Lantibung, Tokong Sagu, dan Sosobobok. tampak para Kase Se Bangkurung dalam sebuah pertemuan di kantor Camat Bangkurung.

Anggaran 2010 Tidak Cukup SKPD Alami Pemangkasan SALAKAN – Dari seluruh SKPD yang terdapat di Bangkep, hanya Bappeda yang tidak mengalami pemangkasan anggaran. Pemangkasan anggaran terpaksa dilakukan pemerintah, mengingat alokasi APBD tahun 2010, hanya berkisar sekitar Rp332 miliar. Menurut Kepala Bappeda Bangkep Husni Makaraow, alokasi RAPBD sebesar Rp332 miliar tersebut memang masih bersifat sementara. Kini Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Bangkep tersebut, tengah diasistensi oleh Pemerintah Provinsi Sulteng. Dalam asistensi, terdapat kemungkinan alokasi anggaran untuk pembangunan di Bangkep mengalami kenaikan. Biar pun juga tidak tertutup kemungkinan terjadi penurunan. “Pemerintahan kabupaten hanya bertugas melakukan pembahasan, sebab yang mengesahkan anggaran adalah pemerintah provinsi. Tidak tertutup kemungkinan anggaran untuk Bangkep bertambah, maupun berkurang,” papar Husni Minggu sore kemarin. Menurut mantan Kepala Kantor Kesbang Linmas Bangkep tersebut,

karena alokasi anggaran hanya Rp332 miliar, maka alokasi tiap SKPD mengalami koreksi berupa penurunan. Bappeda satu-satunya yang tidak mengalami pemangkasan. Lembaga tersebut diplot mendapat ‘jatah’ sebesar Rp4 miliar.“Sudah tepat anggaran untuk kita tidak dipangkas. Bila perlu bahkan ditambah. Sebab biaya yang kami butuhkan besar juga,” kata Husni diamini stafnya Najamudin Mointang.Tahun depan, anggaran dari pemerintah dimanfaatkan Bappeda untuk kebutuhan non fisik. Menurut keduanya pembangunan fisik lebih banyak di Disbimair dan Discikar. Ditanya detail pemangkasan anggaran yang dilakukan terhadap SKPD selain Bappeda, Husni Makaraow tidak dapat menjelaskannya. Sebab menurutnya hal tersebut berada di luar kewenangannya.”Itu di luar batas wewenang kita. Yang penting untuk kita tidak dipangkas,” papar Husni dan Najamudin sambil buru-buru minum kopi. Dua dinas yang terancam pemangkasan anggaran, yakni Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) serta Dinas Pendidikan dan Olah Raga (Dispora). Sekretaris Diskanlaut Bangkep Sangihe L S.Pi M.Si mengatakan, tahun depan dinasnya hanya kebagian Rp400 juta.

Angka tersebut dinilai terlalu kecil sehingga tidak mencukupi. ”Kebutuhan kita banyak, yakni untuk kegiatan fisik maupun non fisik,” kata Sangihe. Untuk menutupi kekurangan anggaran, Sangihe berencana melobi Menteri Perikanan dan Kelautan Ir Fadel Muhammad. “Kita terpaksa mencari dana tambahan dari pusat,” kata Sangihe lagi. Sangihe juga berencana mengajukan usulan penambahan anggaran untuk dinasnya, dalam rapat pembahasan DPRD sebentar lagi.Keluhan serupa juga terjadi di lingkungan Dispora. Salah seorang sumber di lingkungan Dispora Bangkep mengatakan, alokasi anggaran untuk dinas tersebut terlalu kecil sehingga tidak mencukupi. Dengan anggaran yang terlalu sedikit, dikhawatirkan Dispora tidak sanggup menggaji guru bantu. “Bisa-bisa gaji guru bantu tidak bisa dibayarkan kalau anggaran yang diplot ke kita terlalu kecil,” kata Bendahara Dispora Bangkep Amadin.Sementara berdasarkan sumber-sumber lain, anggaran Diskanlaut dan Dispora dipangkas lantaran kedua dinas bakal mendapat kucuran dana dari pusat yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). (tam)

SALAKAN-Sejumlah penginapan bahkan kos-kosan di wilayah Bangkep diduga telah dijadikan lokasi prostitusi terselubung. Karena itu Kesatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkep dalam waktu dekat berniat menggelar razia ke sejumlah penginapan dan kos-kosan. Sejumlah personil Pol PP kini sedang disebar guna melakukan investigasi lokasi-lokasi maksiat tersebut.“Saya sementara suruh investigasi di lapangan pada anak buah saya dan pastilah nanti kita akan turun,” kata Kepala Satpol PP Bangkep, Umar Uloli S.Sos. Menurut mantan Camat Bangkurung tersebut, rencana razia dilatari perasaan gerah pemerintah mendengar banyaknya penginapan dan kos-kosan yang dijadikan lokasi perbuatan mesum. Umar mengatakan, perubatan tersebut telah membuat keresahan tertentu kepada masyarakat di sekitar penginapan dan kos-kosan. Satpol PP, katanya lagi, bertugas memerangi aksi maksiat tersebut.“Yang pasti saya akan melibatkan banyak pihak saat melakukan razia. Pemilik penginapan dan kos-kosan yang biasa dipergunakan layaknya lokasi prostitusi, siap-siap

saja. Saya dan seluruh pasukan saya tiba-tiba akan turun tanpa pemberitahuan lebih dulu,” kata Umar Uloli bernada tegas. Razia yang digelar tanpa pemberitahuan, menurut alumni IPDN tersebut, untuk menghindari kebocoran informasi.“Cukup saya yang tahu. Jika nanti berhasil, kita akan ekspos melalui media massa agar pelakunya kapok,” kata Umar lagi. Sementara, ancaman yang pernah dilontarkan Umar tentang penertiban mobil dinas (mobnas) sudah menuai hasil. Beberapa mobnas milik Bangkep yang dulu banyak berkeliaran di Luwuk, satu demi satu mulai dipulangkan ke Bangkep. Salah satunya mobnas bernomor polisi 10 H yang kini sudah dapat dipergunakan Kepala Bappeda Husni Makaraow. Sedangkan ancaman berkait razia pegawai negeri sipil yang kerap berada di luar kantor saat jam tugas, agaknya dianggap angin lalu. Sebab Jumat kemarin, masih banyak ditemukan PNS yang berada di luar kantor padahal masih jam bertugas. Umar Uloli tidak dapat serta-merta melaksanakan ancamannya. Sebab untuk melaksanakan razia terhadap PNS, ia membutuhkan ijin dari bupati. Padahal, Bupati Drs Irianto Malingong MM saat ini tengah berada di tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji. (tam)

5 Desa Butuh Perhatian SALAKAN – Dihitunghitung, sebanyak lima desa di Kecamatan Bangkurung mendesak diperhatikan pemerintah Bangkep. Kelimanya masingmasing Desa Kalupapi, Tabulang, Bone-Bone, Lantibung, Tokong Sagu, dan Sosobobok. Melalui koran ini, Desa Kalupapi pernah mengajukan permintaan perbaikan pelabuhan. Bone-Bone dan Lantibung mengajukan perbaikan jalan. Togong Sagu butuh pengerukan pelabuhan, Lantibung menghendaki pembangunan Pustu, sedang Desa Sosobobok meminta pembuatan jalan. Permintaan yang pernah diajukan Kades Bone-Bone Cagung, telah mendapat respon Dinas Bina Marga dan Pengairan (Disbimair) Bangkep. Melalui Kadisnya Djufri Unus, Disbimair berjanji akan segera memperbaiki jalan di BoneBone. Demikian halnya permintaan dari Sosobobok, Kalupapi serta Togong Sagu. Tahun depan

Pemkab Bangkep dikabarkan akan mendapat kucuran dana segar sebanyak Rp14 miliar. Dana tersebut rencananya dipergunakan untuk membiayai perbaikan infrastruktur pelabuhan di seluruh wilayah Bangkep. Plt Camat Bangkurung Kardi Madja mengatakan, akan melaporkan kepada pemerintah seluruh permintaan desa-desa di wilayahnya. “Kita akan usulkan kepada pemerintah. Apapun petunjuknya nanti, kita akan terima,” kata Kardi yang ditemui di rumah dinas camat. Menanggapi banyaknya permintaan dari Bangkurung, dua anggota DPRD Bangkep yakni Ramalan dan H Musdin Nape mengatakan akan memperjuangkannya melalui lembaga dewan.“Kita akan desak pemerintah untuk memperhatikan dan mengabulkan permintaanpermintaan dari Bangkurung itu,” papar keduanya, kompak. (tam)

Menengok Kembali Sejarah Pemekaran Balut (1) CATATAN

Rustam Nono REALISASI pemekaran Kabupaten Banggai Laut (Balut), kini sudah di depan mata. Presiden telah meminta kepada DPR RI di Jakarta untuk mengirim kembali Rencana Undang Undang (RUU) Pemekaran Daerah Otonomi Baru. Termasuk di antaranya, RUU Pemekaran Kabupaten Balut.

Tidak ada salahnya, sambil menunggu keputusan pemerintah, kita tengok kembali riwayat pemekaran Balut. Keinginan untuk memekarkan Banggai Kepulauan (Bangkep), sudah dimulai sejak pemerintahan Bupati Ali Hamid. Melihat rentang kendali pelayanan publik yang masih terlalu panjang, saat itu pemerintah Bangkep menyetujui pemekaran. Namun saat itu nama kabupaten baru hasil pemekaran, bernama Kabupaten Peling. Karena saat itu ibu kota Kabupaten Bangkep masih berada di Banggai. Saat di bawah pemerintahan Ali Hamid, kabupaten penghasil mutiara ini baru memiliki 9 kecamatan. Yakni Kecamatan Banggai, Bokep, Labobo, Tinangkung, Totikum, Bulagi, Bulagi Selatan, Buko, dan Kecamatan Liang. Enam kecamatan terakhir berada di dataran Pulau Peling. Masyarakat dan pemerintah di bawah kendali Ali Hamid, telah berusaha keras untuk merealisasikan Kabupaten Peling. Seluruh kebutuhan administrasi telah disodorkan ke pusat, namun sayangnya tidak kunjung direalisasi. Pada saat yang sama, Bangkep menghadapi agenda Pilkada tahun 2006 silam. Mengingat agenda pesta demokrasi tersebut juga bakal mempengaruhi masal depan daerah, maka masyarakat dan pemerintah bersama-sama mengalihkan

konsentrasi ke Pilkada. Perjuangan merealisasi Kabupaten Peling sempat tertunda. Pilkada Bangkep tahun 2006 akhirnya melahirkan pasangan pemimpin yang baru. Yakni Drs Irianto Malingong MM dan Drs Ehud Salamat, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bangkep periode 2006-2011. Sayangnya pasangan baru pemimpin Bangkep tersebut tidak dapat menaruh perhatian lebih besar terhadap gagasan pemekaran kabupaten. Keduanya diwajibkan melaksanakan UU No.51 yang mengatur pemindahan ibu kota kabupaten, dari Banggai ke Salakan. Pasal 10 UU tersebut mengamanatkan, ibu kota Bangkep berkedudukan di Banggai. Sedangkan Pasal 11 menyebut, lima tahun kemudian ibu kota Bangkep dipindah ke Salakan.Kini Undang Undang tersebut telah dilaksanakan. Ibu kota Bangkep benar-benar dipindah ke Salakan.Seiring dengan persiapan-persiapan pemindahan ibu kota kabupaten, gagasan pemekaran pun bergeser. Jika semula kabupaten hasil pemekaran bernama Kabupaten Peling, kini berubah menjadi Kabupaten Banggai Laut (Balut). Sejak saat itu pula perjuangan merealisasikan Balut menjadi bergelora. Nyaris setiap hari masyarakat memperbincangkan rencana Kabupaten Balut. Pemerintah pun di tengah

kesibukan memindahkan ibu kota kabupaten, memotivasi semangat masyarakat memekarkan Balut. Agar pemekaran daerah baru berlangsung lancar, pemerintahan Irianto Malingong dan Ehud Salamat gencar memekarkan kecamatan baik di dataran Peling maupun Banggai. Jika di jaman Bupati Ali Hamid Bangkep hanya memiliki 9 kecamatan, kini di bawah pemerintahan Irianto Malingong, Bangkep telah memiliki 19 kecamatan. Memekarkan kecamatan-kecamatan, merupakan bagian penting dari upaya memekarkan Balut. Sebab sesuai aturan, wilayah kabupaten baru sekurang-kurangnya terdiri dari 5 pemerintahan kecamatan. Setelah pemekaran-pemekaran kecamatan berlangsung sukses, kini segala persyaratan Balut sebagai sebuah calon daerah pemekaran baru, telah terpenuhi. Karena itu wajar jika kemudian Presiden SBY meminta kepada DPR RI untuk memproses kembali RUU Pemekaran Balut. Dapat disimpulkan, jika kemudian Balut benar-benar dapat direalisasi, hal itu tak lepas dari peran besar yang telah dilakukan Irianto Malingong. Sebab tanpa pemekaranpemekaran kecamatan, Balut tidak mungkin direalisasi.Berjuang terus, Irianto – Ehud ! (bersambung)


14

SENIN 2 NOVEMBER 2009

ARMENIA V SPANYOL

CHARLES PLATIAU/REUTERS

HARUS MENANG : Reaksi kapten Prancis Thierry Henry saat melawan Serbia di Stadion Marakana, Belgrade, Serbia (9/9).


SAMBUNGAN JADI KOMANDAN Sambungan dari Hal 1 dengan suara kecil dan meleng kingnya. Gaya bicara Chandra yang lembut dengan suara kecil itulah yang membuat ketua harian Senat Mahasiswa UI pada 1991 tersebut dijuluki Pance.’’Suara Chandra kan tidak segagah orangnya. Chandra orangnya besar, tapi suaranya kecil. Mirip Pance Pondaag,’’ kata Indra Jaya Piliang, fungsionaris DPP Partai Golkar, yang juga junior Chandra di UI. Chandra yang lahir di Jakarta, 25 Februari 1967, menamatkan pendidikan sarjana di Fakultas Hukum UI pada 1995.Selama menjadi mahasiswa, Chandra yang aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) juga menjadi komandan

MK SIAP Sambungan dari Hal 1 Mahkamah Konstitusi (MK). Lembaga penjaga konstitusi itu memastikan memperdengarkan rekaman pembicaraan yang men jadi salah satu alat bukti rekayasa kasus. “Memang benar, rekaman itu kami perdengarkan semuanya agar lebih transparan,” kata Ketua MK Mahfud MD, kepada Jawa Pos, kemarin (1/ 11). Ditegaskannya, memperde ngarkan rekaman itu memang perintah majelis saat persidangan lalu. Menurut Mahfud, isi rekaman itu akan meyakinkan sikap majelis hakim yang menangani permoho nan uji materiil yang diajukan Bibit dan Chandra. Keduanya meminta mahkamah menguji pasal 32 huruf C UU KPK. Pasal itu mengatur bahwa pimpinan KPK baru dapat diberhentikan secara tetap apabila telah berstatus terdakwa. “Reka man itu untuk meyakinkan hakim dalam menguji pasal itu. Prinsip penegakan hukum itu keterbuka an,” ucapnya. Meski siap memutar rekaman, lanjut Mahfud, MK tidak akan me nyinggung aspek pidana yang disangkakan kepada Bibit dan Chandra. “Kalau MK ikut menguji (kasus pidana), itu sama dengan merusak sistem hukum,” terang Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta itu. Bagaimana apabila polisi memak sakan menyita rekaman dengan izin pengadilan negeri (PN)? Mahfud optimistis polisi tidak akan menem puh cara itu. “Sebab rekaman itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan upaya kepolisian,” ucap pria asal Madura itu. Apabila polisi menyelidiki delik lain dalam rekaman, penyitaan bisa dilakukan setelah persidangan MK. Lebih lanjut, Mahfud tak mau berandai-andai dengan sikap kepolisian. “Kalau kepolisian ada upaya menghalanghalangi, justru kami memperta

INFO HAJI Sambungan dari Hal 1 itulah yang sampai kemarin belum ada. Padahal, sore kemarin bus itu sudah harus dipergunakan untuk melayani jamaah. ’’Mua sasah menyanggupi mengerah kan bus di mana saja yang dibu tuhkan,’’ kata Subakin.

CURHAT Sambungan dari Hal 1 sindirin orang nomor satu di Pemkab Banggai ini. Namun kala itu, sejumlah kalangan di pemkab

SELEB Sambungan dari Hal 1 saat dirinya mendapat job nya nyi.Aktivitas bekerja sambil mem bawa buah hati itu menjadi kesibukan baru bagi Rossa. Dia

TAK JELAS Sambungan dari Hal 1 hingga akhir tahun anggaran. Dalam pemeriksaan BPK-RI atas APBD 2008 yang dilaksanakan Juni 2009 lalu, ditegaskan, pendapatan retribusi pelayanan kesehatan dalam LRA TA 2008 kurang disajikan (understated) sebesar Rp4.037.155.882,50. Angka itu terdiri dari retribusi pelayanan kese hatan BRSD digunakan langsung untuk pembayaran jasa medik senilai Rp218.266.875,00 penerima an dari penjualan obat selama ta hun 2008 yang digunakan lang sung untuk membeli obat dan se bagiannya dibagi-bagi senilai Rp694.816.150,00, penerimaan klaim Akses yang digunakan lang sung senilai Rp1.475.891.644, dan Penerimaan dari pasien SKTM-Jam kesda yang digunakan langsung dan dibagi-bagi sebesar Rp1.496.564.420,00.Selain angka

LUMAYAN Sambungan dari Hal 1 Pihak manajemen film EPL juga sangat ketat menjaga agar jalannya syuting tidak diketahui publik. Tempat Julia menginap juga dira hasiakan. Ada yang menyebutkan di Hotel Amandari, ada yang menyebut Four Season. Bahkan, ada yang menyebut Julia menginap di Pitamaha. Pihak aparat, jajaran Polsek dan Mapolres Gianyar terus siaga 24 jam menjelang syuting berlang sung. Pengaturan parkir dan peng alihan arus lalu lintas terjadi di beberapa ruas jalan. Tidak jarang jalan yang sebelumnya satu arah diubah menjadi dua arah, untuk kepentingan syuting EPL.

Luwuk Post SENIN 2 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

Resimen Mahasiswa (Menwa) UI. Menurut Indra, kepemimpinan Chandra cukup sukses sehingga wajah Menwa UI tidak segarang Menwa di kampus lain. ’’Menwa mampu membangun kedekatan dengan kelompok atau organisasi mahasiswa lain,’’ ujar Indra. Selama bersama-sama menjadi aktivis di UI, Indra menilai Chandra atau Pance memiliki leadership yang sangat kuat, garis komandonya jelas, dan punya ketegasan. Namun, seiring dengan itu, pende katan kemanusiaannya juga sangat tinggi.’’Seusai rapat, biasanya dia mendatangi kami satu per satu, mengajak ngobrol sambil bercan da, sehingga tidak ada jarak di antara kami,’’ ceritanya.Indra yang kelahiran Pariaman itu mengaku baru tahu kalau Chandra juga berdarah Minang saat menghadiri

pernikahan Chandra pada 1994. Itu gara-gara prosesi pernikahan Chandra dengan Nadia Madjid, putri Nurcholis Madjid, menggunakan adat Minang (kini Chandra dan Nadia sudah bercerai). ’’Waktu itu saya baru tahu kalau Pance adalah putra Minang. Selama di kampus, identitas Minangnya sama sekali nggak pernah muncul,’’ tutur Indra. Setelah meraih status sarjana, keterikatan Chandra terhadap dunia gerakan mahasiswa tetap tak luntur. Saat bergulir aksi-aksi mahasiswa pada 1998, tepatnya pada 2 Mei, Indra mengaku kembali bertemu Chandra di pagar halaman kampus UI Salemba. Mereka ber usaha mencegah mahasiswa UI agar tidak keluar kampus. Mereka juga menghalangi aparat yang terus mendekat ke arah maha siswa. ’’Pance bilang kepada saya, dia

mendapat informasi kalau mahasiswa UI akan dikorbankan. Dia lantas meminta saya meng hubungi pimpinan aksi mahasiswa agar jangan sampai mahasiswa UI turun ke jalan,’’ tutur Indra. Ketika para mahasiswa menduduki gedung MPR/DPR, lanjut Indra, Pance juga terlihat di luar pagar. Belakangan, Indra menge tahui bahwa seniornya itu ber usaha mencegah terjadinya pe nyerbuan dari aparat. Bahkan, Pance menyediakan sejumlah bus untuk evakuasi, kalau penyerbuan itu benar-benar terjadi. ’’Tapi, menurut saya, peran Pance yang paling besar adalah dalam berhubungan dengan ayah mertuanya, Cak Nur (Nurcholis Madjid, Red),’’ ujarnya. Dari semua proses itu, Indra meyakini bahwa Pance adalah produk kaum reformis yang otentik.

nyakan ada agenda tersembunyi apa dari kepolisian,” ucapnya. Menurut dia, isi rekaman akan memperjelas kasus tersebut, khususnya siapa saja yang terlibat dalam kriminalisasi KPK. “Ya kalau ada yang tidak beres dalam isi rekaman itu polisi bisa mengusut nya. Usut saja siapa yang terlibat dalam rekaman itu,” tambahnya. Penjelasan tersebut juga sejalan dengan pidato Presiden SBY saat menghadiri acara National Summit beberapa waktu lalu. Presiden me negaskan siapa saja yang ber usaha menghambat penegakan hukum harus minggir. “Saya mem baca pesan presiden seperti itu,” terangnya. Hingga kini, kata Mahfud, reka man itu belum ada di tangan para hakim MK. KPK baru menyerah kannya dalam persidangan Selasa nanti. “Saya juga belum mengetahui berapa banyak rekaman yang akan diperdengarkan,” jelas dia. Mantan Menteri Pertahanan di era Presiden Gus Dur itu menekan kan hendaknya lembaga penegak hukum yang selama ini telah menunjukkan konsistensinya harus lebih dihargai pemerintah. “Jangan sampai penegak hukum itu berbicara keluar,” terangnya. Ketegasan MK dalam konflik KPK- Polri itu memang telah ditunjukkan sejak pekan lalu. Kali pertama, MK mengeluarkan putu san sela yang meminta presiden tidak mengeluarkan surat pember hentian terhadap Bibit dan Chandra, sebelum ada putusan final uji material MK. Tak hanya itu, setelah putusan provisi itu, MK juga meminta kepada KPK agar menyerahkan semua bukti-bukti rekaman yang menjadi pergunji ngan nasional itu. Namun setelah keputusan mengejutkan keluar, polisi langsung menahan tersangka dua pimpinan KPK itu. Ihwal rekaman itu menyeruak, setelah beberapa media massa memuat transkrip yang berisi duga an rekayasa terhadap penetapan tersangka Bibit dan Chandra.

Dalam transkrip itu ada pembi caraan Anggodo Widjojo, adik bos PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo dengan beberapa petinggi Kejaksaan Agung, serta beberapa pejabat dari kepolisian. Polisi kemudian menegaskan sikap menyelidiki siapa yang membocorkan rekaman itu ke khalayak. Pengacara Bibit dan Chandra, Taufik Basari menegaskan, semua pihak harus menghormati sikap MK. “Ini sudah perintah pengadilan. Jadi tak ada pihak manapun bisa mengintervensi. Jadi harus dihar gai,” katanya di kantor Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), kemarin. Dia menambahkan dalam setiap momentum pembelaan, tim pengacara akan menyampaikan adanya dugaan rekayasa dalam penanganan kasus kliennya itu. Kecil Kemungkinan Rekaman Berubah Hingga kini, rekaman yang akan mengungkap rekayasa kasus BibitChandra masih tersimpan rapi di KPK. Rekaman tersebut diperoleh saat KPK menyelidiki kasus dugaan korupsi pengadaan SKRT (Sistem Komunikasi Radio Terpadu). Lantas, bagaimana sebenarnya KPK menjaga rekaman itu? Sebuah sumber di KPK menyebutkan bahwa rekaman itu amat terjaga. “Tidak semua orang bisa menge tahui isi rekaman atau mengakses tempat rekaman suara itu dibuat,” jelas sumber itu. Mereka yang bekerja juga diharuskan melaksana kan aturan ekstra ketat. “Semua yang bekerja di area itu tidak bisa sembarangan,” sambungnya. Bahkan, kata sumber itu, penyidik atau pimpinan KPK yang berkepentingan dalam penanga nan kasus korupsi sekalipun tak bisa sembarangan meminta rekaman. “Harus ada prosedurnya dan itu sangat ketat sekali,” jelas nya.Bukan hanya itu. Pengawas Internal (PI) di KPK juga terjadwal mengawasi dan mengaudit setiap keluar masuknya rekaman itu. Di samping itu, ada juga sistem tekno

logi yang bisa mendeteksi keaslian rekaman. “Sangat-sangat tidak mungkin bisa ditambah atau dikurangi, sebab keasliannya bisa dianalisis,” jelasnya. Yang pasti, kecil kemungkinan rekaman itu berubah. Rekaman penyadapan di KPK itu hanya keluar saat di persidangan. Wakil Ketua KPK M Jasin juga pernah menegaskan memiliki ada sistem komputer forensik yang menjaga otensitas rekaman tersebut.Sumber itu juga menerangkan bahwa KPK mela kukan penga walan ketat hingga rekaman suara itu sampai ke Mahkamah Konstitusi. Sebab segala sesuatu kemung kinan masih bisa terjadi. “Semua kami antisipasi,” tambahnya. Terpisah, Juru Bicara KPK Johan Budi SP menegaskan bahwa KPK akan mematuhi perintah pengadilan. “Kami serahkan kepada MK, mau dibuka atau tidak itu terserah mereka,” katanya.Peneliti hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Diansyah mendukung langkah KPK untuk menyerahkan bukti rekaman ke MK. Bahkan, lembaga antikorupsi itu tidak perlu menunggu hingga hari Selasa esok. “Tidak perlu menunggu. Harapannya, saat sidang (persoalan) itu sudah clear,” kata Febri. Dia menegas kan, MK harus ikut ambil peran mengungkap kasus yang dialami Bibit- Chandra. Yakni dengan memutar rekaman tersebut. “MK harus menjadi bagian untuk mengungkap rekayasa kasus itu,” tegas Febri.Selain itu, dorongan agar dibentuk tim penyelidik inde penden perlu terus dilakukan. Menurut Febri, itu penting untuk mengusut dugaan keterlibatan petinggi-petinggi Kepolisian dan Kejaksaan Agung dalam skenario penetapan tersangka Bibit dan Chandra. “Untuk menjaga indepen densi, bisa dipertimbangkan jangan ada unsur-unsur dari kepolisian, kejaksaan, dan KPK dalam tim itu,” urai alumni fakultas hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Jogjakarta, itu.(git/fal/aga/agm)

Belum adanya kepastian trayek dengan bus dan sopir dikhawa tirkan membingungkan jamaah. Sebab, di Makkah ada empat tempat pemberhentian, sedangkan jurusannya ke 32 titik. Bisa jadi jamaah akan keliru naik bus yang tidak melewati tempat tinggalnya. Para sopir bus ternyata juga belum berpengalaman melayani jamaah haji Indonesia. Ketika dicek

Subakin kemarin, kebanyakan baru kali ini melayani jamaah haji. Mereka dari Syria dan Mesir. Subakin memang telah menginstruksikan agar petugas dikerahkan ke tempat-tempat pemberhentian dan segera memasang stiker di bus-bus tersebut. Paling tidak, hari pertama ini bisa lancar. Selanjutnya, dibicarakan dengan muasasah.

Sebab, muasasah itulah yang memiliki tugas dan kewenangan mengangkut jamaah. Muasasah sendiri tidak menetapkan rute bus karena berprinsip semua bus bisa melayani rute mana saja. Persoalannya, jamaah tak punya waktu lama untuk menunggu bus. Mereka bisa marah seperti tahun lalu.(kum)

menyanggahnya. Dengar saja penggalan liriknya; “…kini kau menderita…kau ingin kembali lagi…ku tak rela menerima…”. Peresmian Yayasan Kalibosi Selain meluncurkan album lagu daerah, pada saat yang sama, tadi malam, Ma’mun juga meresmikan

Yayasan Kalibosi 1 November (KBS 111) yang diketuai Hj. Halima Amir. Acara yang dihelat di Luwuk Exhibition Center itu nampak dihadiri sebagian besar kepala SKPD di lungkup Pemkab Banggai serta sejumlah pelaku ekonomi di daerah. Halima menegaskan, KBS 111

hadir untuk membantu tugas-tugas pemerintah dalam mengentaskan berbagai masalah sosial. “Yayasan ini memang didirikan untuk tujuan sosial,” kata Halima. Dalam kesem patan itu, KBS 111 juga menyalur kan bantuan untuk sejumlah pesantren dan panti asuhan.(tam)

menyatakan harus terbiasa de ngan rutinitas baru tersebut. ’’Iya, kalau ke mana-mana, aku seka rang bawa dia (Rizky). Asyik banget bisa dekat dengan dia,’’ tutur wanita bernama lengkap Rossa Roslaina Sri Handayani itu.Sebagai ibu yang

baik, perem puan kelahiran Sumedang, Jabar, pada 9 Oktober 1978 itu tentu tidak sembarangan membawa sang buah hati ke lokasi kerja. Dia harus cermat memilih, apakah tempat tersebut aman atau tidak bagi sang anak.

Karena itu, Rossa selalu membawa pengasuh Rizky serta seorang bodyguard. ’’Jadi, pas aku lagi kerja, dia bisa temani Rizky. Kami biasanya pergi berempat,’’ ujar pelantun Tegar dan NadaNada Cinta itu. (irf/jpnn/dwi)

Rp4 miliar lebih itu, BPK-RI juga menemukan kekurangan penye toran dana dari bendahara Askes ke bendahara penerimaan BRSD sebesar Rp10.646.461,00, dan pemberian kepada Direktur, Plt Direktur dan Sekretaris BRSD yang tidak sesuai ketentuan sebesar Rp63.133.840,00.Untuk diketahui, pendapatan yang bersumber dari retribusi pelayanan kesehatan di BRSD Luwuk, adalah pendapatan yang diperoleh dari peembayaran pelayanan kesehatan yang diberi kan kepada pasien yang berobat di rumah sakit, baik untuk pelaya nan rawat jalan, rawat inap mau pun penjualan obat-obatan. Pelaya nan kesehatan itu secara umum dibedakan menjadi lima kelompok pasien, yaitu pasien umum yang biaya kesehatannya ditanggung sendiri oleh pasien, pasien peserta Asuransi Kesehatan yang ditang gung oleh PT.Askes, pasien peser ta Jaminan Kesehatan Masyarakat yang ditanggung oleh pemeritah me lalui program Jamkesmas), pasien

peserta Jaminan Sosial Tenaga Kerja yang ditanggung oleh PT.Jam sostek dan pasien yang memper oleh Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang ditang gung oleh Pemda Kabupaten Bang gai.Dalam laporan pelaksanaan APBD 2008 disebutkan, penerima an retribusi kesehatan yang dite rima bendahara penerimaan dari kasir, dan pengelola dana askes/ jamsostek di BRSD Luwuk hanya senilai Rp1,7 miliar. Sedangkan lebih dari Rp 4 miliar lainnya tidak dila porkan. Bahkan, dari penerimaan sebesar Rp1,7 miliar yang dilapor kan tersebut, masih terdapat retri busi senilai Rp218.266.875,00 yang tidak disetor ke kas daerah melainkan digunakan langsung tan pa melalui mekanisme APBD. SELISIH PASIEN DAN HARI PERAWATAN Selain itu, pengendalian atas pe nerimaan jasa pelayanan di BRSD juga tidak maksimal. Terdapat selisi jumlah pasien dan jumlah hari pe

rawatan, antara data yang ada pa da unit rekam medik pasien, dengan yang dilaporkan bendahara peneri maan sepanjang tahun 2009. Hasil pemeriksaan BPK-RI secara uji pe tik ,atas jumlah dan hari perawatan pasien antara data pada unit rekam medik pasien dengan yang dilapor kan bendahara penerimaan, ditemu kan perbedaan jumlah pasien dan hari perawatan yang signifikan. Di mana disebutkan, pada tahun 2008 jumlah pasien di BRSD Luwuk ber dasarkan rekam medik sebanyak 3.123 orang dengan hari rawat se banyak 11.472 hari.Sedangkan data yang ada di bendahara penerimaan hanya disebutkan se banyak 3.059 pasen dan 10.788 hari perawatan, atau terjadi selisih antara data rekam medik dan data bendahara penerimaan sebanyak 64 pasien dan 684 hari perawatan. Menurut BPK, selisih jumlah pasien dan hari perawatan itu menggambarkan terdapat potensi penerimaan BRSD yang hilang.(far)

Pengamanan baru sedikit longgar saat syuting keempat di Pasar Ubud Selasa lalu (20/10). Hanya, pengambilan foto atau gambar tetap dibatasi. Saat itu, ada salah seorang turis asing yang memotret Julia Roberts, meski dari jarak tempat agak jauh. Tak lama berselang, kameranya dirampas para kru film. Meski demikian, hal itu tak membuat beberapa pemburu foto jera. Mereka terus berusaha mengabadikan wajah Julia Roberts dari dekat. Bahkan, ada yang sampai bersembunyi di rak pakaian. Ternyata syuting film EPL sempat terhambat. Itu terjadi pada syuting perdana 15 Oktober lalu di Banjar Bentuyung, Ubud, Gianyar. Saat itu manajemen film EPL mendapat reaksi keras masyarakat setempat yang mempertanyakan kompensasi Rp 300 juta.

Bupati Gianyar Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace langsung menenangkan war ga dan berjanji menjembatani ma salah tersebut. Aksi warga akhir nya mereda dan syuting di areal persawahan berjalan sesuai ren cana.Esok harinya, Bendesa Pekraman (kepala adat yang se tara dengan kepala desa) Ben tuyung Gede Caplin yang sebelum nya ngotot soal kompensasi, lang sung melunak dan menyebutkan bahwa kejadian sebelumnya ada lah miskomunikasi. ’’Kedatangan Julia merupakan kebanggaan. Ini membuat Ubud lebih dikenal di mata internasional (dunia),” kata Nyoman Suda, salah seorang warga Ubud, menyikapi kedata ngan Julia.Untuk itu, pihaknya ku rang sependapat jika masalah biaya dijadikan alasan untuk

menghambat syuting. ’’Masalah da na jangan terlalu dibesar-besarkan. Mari berpikir positif demi kemajuan pariwisata kita,” ujarnya.Syuting yang melibatkan kurang lebih 200 kru film itu juga menjadi berkah tersendiri bagi warga yang dijadi kan pemeran pembantu. Seorang warga menyebutkan dibayar Rp 400 ribu untuk dua kali syuting. Seperti disampaikan Made Mangku yang mengaku berperan sebagai petani di wilayah Bentuyung dalam film EPL. Dalam dua kali akting dia menerima bayaran Rp 400 ribu. Baginya, uang tersebut cukup dipakai untuk hari raya (Galungan, 13 Oktober lalu). Apa yang disampaikan Mangku diakui Made Wis. Dirinya juga mendapatkan bayaran Rp 400 ribu karena berperan sebagai petani yang menjinjing padi usai panen.

15

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

’’Mungkin karena itu, sekarang dia ditahan dan teraniaya,’’ katanya. Indra masih ingat pesan Chandra kepada dirinya saat mendeklara sikan diri untuk maju sebagai caleg dari Partai Golkar di Universitas

Paramadina pada 6 Agustus 2008. Chandra berharap Indra menjadi politikus yang melawan, bukannya bersahabat dengan praktik korupsi. ’’Seandainya proses pembuatan legislasi undang-undang diwarnai

nuansa korupsi, bisa dibayangkan generasi ke depan akan dikekang atau hidup dalam suasana korup,’’ ujar Indra menirukan nasihat Chandra kepada dirinya. (pri/ kum)

TERANCAM BUI

Pengadilan Tinggi Palu, masingmasing selama 2 tahun.Nasrun menilai, putusan pengadilan ten tang kasus korupsi APBD 2004 sifatnya variatif. Pertama kata mantan aleg PBB ini, terjadi penghu kuman sampai pada tingkat putusan kasasi. Kedua terjadinya pembe basan pada tingkat Pengadilan Ne geri, yang dikuatkan oleh putusan MA. Sedang ketiga kata Nasrun, terjadinya pembebasan (putusan lepas, red) pada tingkatan kasasi. Lebih variatif lagi sambung do sen pada salah satu universitas di kota Luwuk ini, yakni terhadap limit waktu hukuman penjara. “Lihat

saja ada yang dihukum selama 2 tahun penjara dan ada yang di hukum 2,6 tahun. Malah pada ting katan Pengadilan Negeri ada yang hanya 1 tahun penjara,” jelas Nasrun.Lantas bagaimana dengan nasib terdakwa yang masuk pada paket ketujuh, yang kabarnya pu tusan MA RI juga akan menyusul? Nasrun kembali memberi pendapat. “Jika melihat fenomena variatif tadi, saya sulit untuk menebaknya. Yah apakah dinyatakan bebas atau ditolak permohonan kasasi mereka oleh MA. Yang perlu dilakukan paket Aryanto Hakim cs hanyalah nam-namko,” kata Nasrun berguyon. (yan)

Sambungan dari Hal 1 terkait kasus korupsi APBD Tahun Anggaran 2004 dengan terdakwa tiga mantan aleg telah tu run. Salinan putusannya kini ber ada di Pengadilan Negeri (PN) Luwuk,” kata Nasrun yang ditemui di kediamannya, Minggu sore (1/ 11) kemarin. Dalam putusan itu kata Nasrun, MA RI menolak permohonan kasasi yang diajukan ketiganya. Itu berarti hukuman penjara yang akan me reka jalani mengikuti putusan

Mobil Rombongan Mentan Kecelakaan Karambol

[ARIEF NUR RS/RATEG]

RINGSEK : Salah satu mobil Kijang Innova bernopol B-108-RFS yang membawa rombongan Menteri Pertanian RI, nampak ringsek setelah mengalami kecelakaan kerambol di ruas jalan Slawi Jatibarang, tepatnya di Desa/Kecamatan Dukuhwaru.

TEGAL–Rombongan Men teri Pertanian (Mentan) Ir H Suswono MMA mendapat musibah saat kunjungan kerja kemarin (1/11). Iring-iringan mobil rombongan Mentan me ngalami kecelakaan karambol di ruas Jalan Raya Slawi–Jati barang –tepatnya di Desa Dukuhwaru, Kecamatan Dukuhwaru, Tegal– sekitar pukul 12.30. Di antara sepuluh mobil yang mengangkut rombongan, tiga unit mengalami kecelakaan karambol. Yakni, satu unit mobil Kijang Innova dan dua bus. Musibah itu terjadi saat rom bongan Mentan melakukan kun jungan kerja di Kabupaten Te gal dan hendak ke Brebes. Beruntung, tidak ada korban dalam insiden itu. Kerusakan terparah akibat tabrakan itu dialami mobil Kijang Innova nomor polisi B 108 RFS yang ditumpangi Abdul Rozak, staf ahli Mentan. Bagian depan dan belakang mo bil tersebut rusak. Sementara itu, bus bernomor polisi B 7935 IW yang ditumpangi Mentan Suswono hanya rusak di bagian

belakang. Bus lain yang me ngangkut rombongan dari Dep tan rusak pada bagian depan akibat menabrak Kijang Innova. Sebelum terjadi musibah itu, iring-iringan mobil melaju de ngan kawalan petugas dari Pol res Tegal. Mentan Suswono ber ada di bus yang melaju paling depan setelah mobil Patwal Pol res Tegal. Di belakangnya, mo bil Innova yang ditumpangi Abdul Rozak dan diikuti bus Deptan serta iring-iringan mobil yang lain. Menurut informasi yang diper oleh Radar Tegal (Jawa Pos Group), rombongan Mentan melaju dari timur (arah Slawi, Kabupaten Tegal) ke arah Kabu paten Brebes dengan kece patan sedang. Saat melintas di ruas jalan wilayah Desa Dukuh waru, iring-iringan mobil ber maksud mendahului truk tangki pengangkut BBM yang melaju pelan.Pada saat hampir bersa maan, dari arah berlawanan melaju sebuah kendaraan. Demi meng hindari tabrakan dengan kendaraan itu, bus yang membawa Mentan urung me nyalip truk tangki BBM dan

mengurangi kecepatan secara mendadak. Akibatnya, terjadi kecelakaan karambol. Sopir Kijang Innova tidak mampu mengendalikan laju kendaraan nya dan menabrak bagian bela kang bus. Selanjutnya, bagian belakang Kijang Innova dise ruduk bus Deptan yang melaju di belakangnya.’’Jarak antara Kijang dan bus di depannya hanya sekitar dua meter. Saat tabrakan, bagian belakang bus juga sempat terangkat,’’ tutur Yuli Wantoro, 30, warga Desa Dukuhwaru yang menyaksikan tabrakan itu. Mulyono, 32, warga Desa Dukuhwaru lainnya menam bahkan bahwa tabrakan berlang sung sangat cepat. Tetapi, tidak ada korban luka. Sesaat setelah tabrakan, empat penumpang Kijang Innova ber pindah ke mobil lain yang me ngikuti rombongan Mentan. ’’Lantas, mereka melanjutkan perja lanan,’’ katanya.Petugas dari Polres Tegal langsung bertin dak sigap dengan mengaman kan lokasi kejadian. Alhasil, tidak sampai terjadi kemacetan. (aan/jpnn/dwi)

6.000 Jamaah Dilayani 18 Bus MAKKAH-Berbagai persia pan untuk melayani para ja maah haji Indonesia selama berada di Makkah, terus dilaku kan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Bus untuk jamaah sudah disediakan. Jumlahnya 315-325 unit. Panitia bahkan sudah menentukan titik pemberhentian, baik di Masjidil haram maupun dekat pondo kan.Sebagian bus tersebut ke marin digeber di Terminal Hudai. Kondisinya lumayan bagus. AC-nya dingin. Namun, belum ada satu pun yang ditem peli stiker. Kepala Daerah Kerja Makkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPHI) Subakin A.M. yang meninjau angkutan itu langsung memberikan ins truksi.Pada hari pertama keda

tangan jamaah haji di Makkah kemarin dioperasikan 18 bus untuk melayani 6.000 jamaah haji. Bus-bus tersebut berope rasi 24 jam dengan dua sopir. Setiap hari setiap bus me ngangkut jamaah 5-6 rit. Di Masjidilharam disediakan empat pemberhentian. Masing-ma sing di Jiyad, Bab Ali, Misfalah, dan Jakfariyah. Sedangkan di pemondokan disediakan 32 titik. ’’Muasasah menyanggupi me ngerahkan bus di mana saja yang dibutuhkan,’’ kata Subakin. Dari pantauan kemarin, para sopir bus ternyata juga belum berpengalaman melayani jamaah haji Indonesia. Ketika dicek Subakin kemarin, kebanyakan baru kali ini

melayani jamaah haji. Mereka dari Syria dan Mesir. Subakin memang telah menginstruksikan agar petugas dikerahkan ke tempat-tempat pemberhentian dan segera memasang stiker di bus-bus tersebut. Paling tidak, hari pertama ini bisa lancar. Selan jutnya, dibicarakan dengan muasasah. Sebab, muasasah itulah yang memiliki tugas dan kewenangan mengangkut jamaah. Muasasah sendiri tidak mene tapkan rute bus karena ber prinsip semua bus bisa melayani rute mana saja. Persoalannya, jamaah tak punya waktu lama untuk menunggu bus. Mereka bisa marah seperti tahun lalu.(kum)

Salju Pertama Selimuti Beijing BEIJING -Setelah mengalami musim kemarau dan kekeringan panjang, Beijing mulai diguyur hujan salju kemarin (1/11). Koran Beijing Evening News menyebut bahwa hujan salju itu merupakan yang paling awal turun di ibu kota dalam 10 tahun terakhir. Salju pertama tersebut turun setelah diciptakan mendung tebal untuk membawa cuaca dingin ke Beijing. Kantor berita Xinhua melaporkan bahwa hal itu sengaja dilakukan untuk mengatasi kekeringan dan kemarau panjang. Hujan salju pun turun cukup lebat sejak pagi hingga siang. Akibatnya, ibu kota Tiongkok

tersebut tertutup salju tebal. Hal itu juga didukung suhu dingin di bawah -2 (minus dua) derejat Celsius dan angin kencang yang bertiup dari utara. Salju bersama cuaca dingin dan angin kencang itu ber dampak pada sektor transpor tasi. Di Bandara Beijing banyak pesawat terlambat datang mau pun terbang. Layanan kapal penumpang di lepas pantai Provinsi Shandong juga ter ganggu atau terputus semen tara. Menurut Xinhua, selain di Beijing, salju pertama turun di Liaoning dan Jilin (dua provinsi di timur laut Tiongkok) dan Hebei (provinsi di utara). Kota

pelabuhan Tianjin di timur Tiongkok juga menikmati salju pertama di musim gugur ini.’’Kami tidak akan melewat kan setiap kesempatan turun nya hujan salju buatan sejak Beijing mengalami kekeringan panjang,’’ kata Xinhua mengu tip pernyataan Zhang Qiang, kepala Kantor Modifikasi Cuaca Beijing.Selama bertahun-tahun para pakar meteorologi Tiong kok berupaya menciptakan hu jan dengan menginjeksikan bahan kimia khusus ke awan atau mendung. Meski teknik tersebut sering membawa hasil, kenyataannya kekeringan di utara Tiongkok terus berlanjut lebih dari satu dekade. (AFP/dwi)



LUWUK POST | SENIN, 02 NOVEMBER 2009