Page 1

RABU 2 SEPTEMBER 2009 | Nomor 0623

MAGHRIB ISYA IMSAK SUBUH 17 : 55

19 : 04 04 : 21 04 : 31

Luwuk dan Sekitarnya

Harian Pertama dan Terbesar di kawasan Sulawesi Timur

HARGA ECERAN Rp. 3.000

BI Halangi Audit Century BPK Sulit Investigasi sebelum Darmin Masuk

SELEB

JAKARTA-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sulit mela kukan audit investigasi terhadap Bank Century karena diha langi Bank Indonesia (BI). Lampu hijau baru diberikan bank sentral itu pada 26 Agustus 2009 setelah masuknya Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Darmin Nasution. ’’Atas permintaan KPK, kami sebenarnya sudah berupaya masuk. Sebelumnya, koordinasi agak susah. Tapi, setelah Pak Darmin menjadi DGS, kami bisa masuk pada 26 Agustus. Sekarang kami sudah mengumpulkan data. Tinggal melihat apa yang sebenarnya terjadi,’’ kata Ketua BPK Anwar Nasution setelah berbuka puasa bersama KAHMI di Istana Wakil Presiden kemarin (1/9). Dalam pemeriksaan, BPK akan menelisik neraca Bank Century dari dua sisi. Yakni, sisi aktiva (penerimaan) dan sisi pasiva

MK Tutup Sengketa Hasil Pemilu

SORAYA ABDULLAH

Diburu Densus 88

JAKARTA-Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk menutup semua sengketa hasil pemilu mulai kemarin (1/9). Itu dilakukan agar KPU segera dapat menetapkan hasil pemilu secara final. Para anggota DPR dan DPD terpilih pun bisa segera dilantik. ’’Kalau mau menuruti sampai semua orang puas, sudah pasti takkan selesai-selesai karena selalu saja bisa dicari celah untuk mempersoalkan. Belum lagi yang lain pasti ikut-ikutan,’’ kata Ketua MK Mahfud M.D. di gedung MK kemarin (1/9). Dengan demikian, apabila ada pelanggaran pidana pemilu, Mahfud mempersilakan penggugat menempuh jalur hukum ke pengadilan umum. Itu, kata dia, juga berlaku untuk kasus DPD Sultra. Berdasar laporan ke MK, pemenangnya membuat dokumen palsu yang diajukan bukti dalam sidang-sidang MK. Menurut Macfud, pada pertemuan antara MK, MA, Kapolri, Jakgung, KPU, dan Bawaslu pada 7 Mei lalu disepakati bahwa pelanggaran pidana pemilu yang berimpit dengan pidana umum dapat tetap diproses secara hukum, kendati sudah

MANTAN artis dan presenter Soraya Abdullah diburu wartawan lantaran dikabarkan memiliki kedekatan dengan pihak Noordin M. Top dan terkait pen danaan bom Marriot. Kabarnya, Tim Densus 88 juga memburunya. Be narkah? Dikutip dari Klip21.com, setelah menjalani kehidupan sebagai

BACA : SELEB ......Hal 15

KESEHATAN

Vaksin H1N1 Diujicobakan Oktober JAKARTA-Kendati jumlah pasien influenza A atau H1N1 (flu babi) di Indonesia terus meningkat, Menkes Siti Fadilah Supari mengimbau masyarakat agar tidak panik dan risau. Oktober mendatang vaksin H1N1 mulai diuji cobakan. Dengan demikian, persebaran virus itu diharapkan bisa dicegah sejak dini.’’Trial vaksin H1N1 dimulai Oktober. Kita kaji apakah vaksin itu

BACA : KESEHATAN ......Hal 15

PIGURA Cinta Laura

Toleransi Teman

LPS Tak Akan Bayar Nasabah Antaboga LEMBAGA Penjamin Simpanan (LPS) selaku pemegang saham Bank Century mulai pasang badan. Terkait kekhawatiran mem bengkaknya dana bailout, LPS memastikan tidak akan membayar dana nasabah yang tersangkut di produk reksadana bodong Antaboga Delta Sekuritas (ADS). Kepala Eksekutif LPS Firdaus Djaelani mengatakan, secara legal nasabah Antaboga bukanlah nasabah ritel Bank Century. ’’Jadi, tidak ada lubang bagi Bank Century untuk membayar,” ujarnya saat dihubungi Jawa Pos kemarin (1/9). Sebelumnya, kekhawatiran mengenai

potensi pembengkakan dana bailout menge muka karena dana nasabah Antaboga yang besarnya mecapai kisaran Rp 1,3 triliun masih belum jelas. Anggota Komisi XI DPR Dradjad H. Wibowo mengatakan, dana bailout Rp 6,7 triliun yang sudah disuntikkan LPS ke Bank Century bisa membengkak. Hal itu bisa terjadi mengingat Bank Century masih memiliki semacam kewajiban yang berkekuatan hukum tetap terkait dana nasabah Antaboga Rp 1,3 triliun. Selain itu, kata Dradjad, masih ada kewajiban

BERPUASA di tengah komunitas yang mayoritas nonmuslim memiliki tantangan tersendiri. Itulah yang di alami artis cantik Cinta Laura. Di se kolahnya, Jakarta International School, sebagian besar siswa adalah anak-anak ekspatriat nonmuslim. Sementara itu, Cinta menyatakan hingga kini pua sanya belum bolong.Menurut gadis kelahiran Jerman tersebut, saat

BACA : MK TUTUP ......Hal 15

BACA : LPS ......Hal 15

Dijerat dengan Empat Pasal,Huni Rutan Mako Brimob JAKARTA-Muhamad Jibril akhirnya menjadi penghuni Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Polisi menetap kan putra Abu Jibril itu sebagai tersangka terkait dengan tero

risme. Penetapan tersebut se suai dengan batasan 7 x 24 jam sejak penangkapan. “Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kami lakukan upaya penahanan,” tutur Ka

div Humas Polri Irjen Pol Na nan Soekarna di Mabes Polri kemarin (1/9). Penetapan itu sesuai dengan hasil penyi dikan polisi, terutama sejak penangkapan Jibril pada 25

Agustus lalu.Nanan menjelaskan, Jibril diduga berperan dalam kegiatan yang memudahkan peledakan bom di Ho

BACA : DIJERAT ......Hal 15

[RAKA DENNY/JAWAPOS]

MANTAN Gubernur Sumatera Selatan Syahrial Oesman menjalani sidang kasus korupsi alih fungsi hutan lindung menjadi Pelabuhan Tanjung Api-api di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Mantan Gubernur Bupati Siak Jadi Tersangka Sumsel Hanya Merasa Lalai Kasus Dugaan Korupsi Hutan

[F.RAKA DENNY/JAWAPOS]

CINTA LAURA syuting klip di Blok S jakarta.

CMYK

BACA : BI HALANGI ......Hal 15

[F:IRAWAN A/TANGSEL POS]

SHABU 2.5 M : Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai, Bandara Soekarno Hatta menggagalkan upaya penyelundupan 2,050 (Dua ribu lima puluh) gram shabu dari seorang warga China.

WARGA TIONGKOK SELUNDUPKAN SHABU RP 2,5 M TANGERANG-Pengusaha Tiongkok bernama Liu Cin Chung, 52, ditangkap petugas Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta karena berusaha menyelundupkan shabu seberat 2.050

BACA : SHABU ......Hal 15

Terdakwa Korupsi Alih Fungsi Hutan

JAKARTA-Satu lagi pejabat publik dijerat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kemarin KPK mengungkapkan telah menetapkan Bupati Siak Arwin A.S. sebagai tersangka dugaan korupsi hutan Riau. Penetapan itu sebenarnya dilakukan beberapa waktu lalu. Namun, baru kemarin KPK mengumumkannya ke publik. Menurut Juru Bicara KPK Johan Budi Sapto Pribowo, Arwin diduga menerbitkan Surat Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHKHT) kepada sejumlah pengusaha pada kurun 2001–2003. ’’Dugaan kami, pemberian izin tidak sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya. Perbuatan Arwin, terang dia, diduga melanggar pasal 2 (1), pasal 3, dan pasal 5 UU Pemberantasan Korupsi. Pasal ini merupakan norma larangan bagi pejabat yang memperkaya diri, menyalahgunakan

JAKARTA-Persidangan kasus dugaan korupsi di Penga dilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan terdakwa mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Syahrial Oesman hampir memasuki babak akhir. Dalam sidang kemarin (1/9), Syahrial menyesali terjadinya kasus alih fungsi hutan lindung untuk pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-Api yang mengantar dirinya ke bui. ’’Saya merasa tidak bersalah. Tapi, saya menyesali semua ini. Saya hanya lalai,’’ kata Syahrial ketika ditanya Ketua Majelis Hakim Teguh Haryanto apakah mengaku bersalah atas korupsi itu. Syarial mengaku lalai karena selama ini bersikap kurang tegas kepada anak buahnya yang mengurus pembangunan. Yakni, Kepala Badan Pengembangan Pelabuhan Tanjung ApiApi (BPPTAA) Sofyan Rebuin. Padahal, ketika itu Syahrial mengetahui adanya aliran dana

BACA : BUPATI SIAK ......Hal 15

BACA : MANTAN GUBERNUR ......Hal 15

BACA : PIGURA ......Hal 15

T i m o r L e s t e s e t e l a h S e p u l u h Ta h u n P i s a h d a r i I n d o n e s i a

(1)

Kantor Presiden Baru, Sediakan Hotspot Gratis Puncak acara peringatan 10 tahun referendum Timor Leste digelar kemarin. Negara bekas provinsi ke-27 Indonesia itu pun bersolek. Seperti apa kondisi wilayah tersebut saat ini? JUSTIN M. HERMAN, DILI

Domba Rp 3,78 Miliar SUNGGUH mahal nian harga domba satu ini. Domba jantan yang dinamai Deveronvale Perfection itu laku GBP 231 ribu (sekitar Rp 3,78 miliar) dalam lelang ternak di Skotlandia akhir pekan lalu. Oleh pemiliknya, domba yang asal-usulnya didatangkan dari Be landa itu dijadikan pejantan agar mengha silkan keturunan unggul. Hmmm bagaimana rasanya ya bila dijadikan sate. (daily telegraph)

MENGUNJUNGI Timor Leste kembali saat negara itu merayakan 10 tahun referendum terasa ada nuansa berbeda. Awal 2008, ketika negara itu digemparkan kasus penembakan terhadap Presiden Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Jose Ramos Horta, su asana begitu tegang dan men cekam. Saat itu, begitu menginjakan kaki di negara berpenduduk se kitar 1 juta jiwa tersebut, tatapan

mata setiap orang seperti penuh curiga. Seakan-akan mereka hendak menyelidik orang-orang asing yang baru datang. Tapi, kali ini suasana jauh berbeda. Tiap orang terlihat begitu ramah dan selalu mengumbar senyum. Sorot matanya juga tampak bersahabat, tanpa kecurigaan. Bukan hanya itu. Infrastruktur negara juga terlihat mulai tertata. Sejumlah bangunan kantor pemerintahan bediri megah di beberapa titik kota. Mulai Kementerian Pe rencanaan Pembangunan di Villa Verde, Istana Kepresidenan di Aitarak Laran, Kementerian Luar Negeri di Pantai Kelapa, hingga pusat perbelanjaan modern Timor Plaza di Fathada. Warga Timor Leste juga sangat antusias menyambut perayaan 10 Tahun Referendum yang puncak

nya terjadi kemarin. Berbagai macam pernik-pernik “kemerdekaan” mereka pajang di halaman rumah sehingga suasana terlihat meriah. Mirip di Indonesia ketika memperingati hari kemerdekaan tiap 17 Agustus. Di jalan-jalan protokol terpasang umbul-umbul dan bendera negara itu (hitamkuning-merah dengan bintang di pinggir). Seperti hendak memberikan kado istimewa buat rakyatnya, Presiden Horta saat kali pertama memasuki kantor baru berseru bahwa kantor tersebut terbuka un tuk umum. Siapa pun bisa mengun jungi gedung istimewa tersebut. Kantor baru presiden itu dibangun di lahan bekas lapangan udara milik TNI-AU di kota Dili. Pembangunannya mendapat bantuan dari pemerintah Tiongkok. Di

kiri bangunan dua lantai menghadap utara itu tersedia arena bermain bagi anak-anak. Sebelah kanan disiapkan fasilitas hotspot bagi pengguna internet gratis. Ada empat gazebo yang disiapkan untuk keperluan itu. ’’Rakyat Timor Leste yang memiliki laptop bisa berinternet gratis. Gunakan gazebo yang ada sebagai tempat berinternet. Bangunan ini (kantor presiden, Red) adalah ruang publik. Silakan menggunakan fasilitas ini,’’ kata Horta saat berpidato di hadapan ribuan orang yang memenuhi kantor itu Jumat sore (28/

BACA : KANTOR PRESIDEN .....Hal 15 UNJUK KEKUATAN : Para anggota tentara tradisional Timor Leste pada peringatan 10 tahun referendum, Minggu (30/8).

CMYK

INTERMEZZO


TOMINI RAYA

Luwuk Post

2

RABU 2 SEPTEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Gugus 6 Gelar Pesantren Kilat BUALEMO-Dalam rangka mengisi kegiatan pada bulan suci ramadan 1430 H/2009 M, 4 sekolah dasar yang tergabung dalam gugus 6 menggelar pesantren kilat. Pelaksanaan kegiatan religi itu didasarkan pada musyawarah bersama Kepsek gugus 6 dan seluruh staf pengajar. Musyawarah tersebut menindak lanjuti surat edaran Disdikpora Kabupaten Banggai yang menghasilkan keputusan menyelenggarakan kegiatan pesantren kilat. Informasi yang di peroleh koresponden LP, seluruh sekolah dasar di Kecamatan Bualemo mengadakan kegiatan serupa. Namun waktunya tidak bersamaan. Terutama gugus yang berada di wilayah timur. Adapun sekolah yang baru akan memulai pelaksanaan pesantren kilat, yakni sekolah yang tergabung dalam Gugus 6. Sekolah itu terdiri dari 4 SDN di wilayah Barat Kecamatan Bualemo. “Kegiatan pesantren kilat Gugus 6 yang di pusatkan di SDN Batakundamo Desa Toiba akan di mulai Senin,” tutur beberapa staf guru. Rencananya awal kegiatan itu akan di laksanakan sebelum tiba bulan puasa. Pertimbangannya waktu lebih tepat untuk memberikan bekal atau bimbingan agama ke siswa menjelang bulan suci ramadan. Namun rencana itu bentrok dengan kegiatan sebagian guru yang juga adalah bendahara sekolah. “Mereka mengikuti kegiatan diklat guru sertifikasi di Palu,” ungkap salah seorang guru yang juga bendahara salah satu sekolah. Menurut keterangan Kepsek SDN Trans Mayayap, Taslim, yang di konfirmasi LP di rumahnya, Minggu (30/8), mengatakan setelah seluruh guru hadir dalam musyawarah yang di adakan Senin pekan kemarin, di sepakatilah kegiatan pesantren kilat Gugus 6 di pusatkan di SDN Batakundamo. “Kegiatan akan di mulai Senin, di ikuti minimal 100 siswa yang berasal dari gabungan 4 sekolah, yakni SDN Mayayap, SDN Trans Mayayap, SDN Bomban dan SDN Batakundamo selaku tuan rumah,” ungkap Taslim selaku Ketua Gugus 6. Lebih lanjut di terangkan pula bahwa maksud dan tujuan kegiatan itu di laksanakan yaitu sebagai bentuk tanggung-jawab moral pihak sekolah untuk membekali dan menanamkan nilainilai keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. “Tentunya di mulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga di rumah,” terangnya. (ofy)

PT. Walea Dituduh Lakukan Ilegal BBM Negara Dirugikan Ratusan Juta Rupiah

KOTOR: Drainase di pasar Bunta tampak kotor dan tidak terawat. [Foto: Karman/Luwuk Post]

Fasilitas Terminal Pagimana Belum Maksimal PAGIMANA-Kondisi terminal penumpang Pagimana yang terletak di Desa Pisou sampai saat ini belum juga menunjukan peningkatan. Kondisi areal terminal sampai saat ini masih memprihatinkan.Terutama

jalan masuk maupun keluar terminal serta tempat parkir kendaraan masih terlihat berlubang-lubang. Sehingga di musim hujan, air tergenang. Artemas Lagonda, Kepala Terminal Pagimana kepada Luwuk Post,

Senin (1/9) mengatakan bahwa usulan pe-ngaspalan jalan pada areal terminal dilakukan ke instansi terkait. “Hanya mungkin tahun ini belum bisa terlealisasikan, mungkin tahun 2010,” ungkap Artemas. (anto)

Meriam Bambu jadi Hiburan Warga PAGIMANA- Bunyi meriam bambu saat menantikan buka puasa hingga pada malam hari menjadikan bulan ramadan ini menjadi lebih unik. Setidaknya hal ini dirasakan warga Desa Pisou Kecamatan Pagimana. Kegiatan tersebut ternyata sudah merupakan tradisi setiap tahun. Utamanya di bulan ramadan. Setiap bulan puasa, warga membuat meriam bambu besar dengan panjang kurang lebih satu meter. Meriam itu

diisi minyak tanah. Tidak hanya itu, bunyi petasan korek api juga cukup meramaikan saat-saat berbuka puasa. Bedo Cale -salah satu warga pemuda Desa Pisou yang temui Luwuk Post, Senin (1/9), mengatakan bahwa meriam dan petasan korek api itu sudah menjadi kegiatan yang setiap tahun dilakukan warga. Kegiatan itu cukup berbahaya bagi yang akan membunyikan. Terutama bila semburan api dari dalam bambu

keluar. Jika tidak hati-hati akan mengenai wajah. Bedo mengatakan, aktifitas ini sebenarnya dilarang oleh sebagian warga. Pasalnya, warga disekitar lokasi meriam bambu merasa terganggu dengan ledakan suara yang sangat begitu keras. “Ini sudah tradisi di bulan puasa dan sulit untuk dihilangkan. Sekarang, saya tidak lagi membuyikan meriam bambu,” tuturnya. (anto)

LUWUK-PT. Walea ternyata tidak fair dalam mengembangkan usahanya. Pasalnya, perusahaan yang bergerak di bidang wisata ini terindikasi telah melakukan ilegal Bahan Bakar Minyak (BBM). Modusnya, perusahaan tersebut tak membeli BBM industri yang dipasok dari Depot Pertamina, akan tetapi menggunakan jatah BBM subsidi, yang sudah pasti tarifnya berbeda jauh. “Ilegal BBM yang dilakukan PT. Walea sudah terjadi sejak 2007 lalu. Ini jelas sangat merugikan negara,” ujar salah seorang karyawan PT. Walea kepada Luwuk Post, Selasa (1/9) kemarin. Menurut sumber yang tidak mau dikorankan namanya, terhitung 2007 sampai 2008 lalu, perusahaan yang juga punya cabang di Kecamatan Pagimana ini, mendapat jatah 2 tanki (dengan isi 5000 liter) setiap bulannya. “Jatah itu dipasok dari Depot Pertamina secara selang seling. Misalnya dapat jatah di Januari, nanti bulan Maret dipasok kembali. Begitu seterusnya,” ujar sumber. Bentuk kerugian negara yang dilakukan perusahaan itu kata dia, pembelian BBM bukan me-

ngacu pada tarif industri. Melainkan menggunakan harga subsidi. PT. Walea meraih keuntungan cukup signifikan, ketika membeli BBM baik bensin maupun solar dengan tarif subsidi. Sebab harga BBM subsidi sebesar Rp. 7.000 per liter. Sedang untuk ukuran harga industri sebesar Rp. 13 ribu per liter. “Perusahaan apa saja tidak dibenarkan menggunakan atau membeli BBM berdasarkan tarif subsidi, melainkan tarif industri. Jika itu dilakukan, jelas saja merugikan negara,” ujar dia. Masih menurut sumber yang mengaku menjadi karyawan pada perusahaan itu sudah sekitar belasan tahun, ilegal BBM yang paling besar meraup keuntungan yang dilakukan perusahaan itu adalah pembelian melalui jerigen. “Model seperti ini yang membuat perusahaan untung besar,” kata dia. Sebab dalam sehari, perusahaan membeli di SPBU paling sedikit 200 liter atau paling banyak 2.000-an liter melalui jerigen. Harganya pun murah, karena disesuaikan dengan tarif biasanya yakni Rp. 4.500 per liter. “Seingat saya pembelian BBM lewat SPBU ini sudah dilakukan perusahaan itu sejak 2004 lalu. Bahkan kemungkinan masih terjadi hingga tahun ini,” ujar sumber. (yan)

Warga Minta Aleg Tepati Janji BUNTA-Sejumlah warga diwilayah daerah pemilihan 3 khusunya Kecamatan Bunta, meminta anggota legislatif (Aleg) priode 2009-2014 yang baru dilantik untuk menepati janjinya pada saat kampanye. Pasalnya, sebagian besar aleg dapil 3 khusunya aleg asal Bunta pada saat kampanye, berjanji akan memperhatikan nasib dan kesejahteraan rakyat diwilayah itu. Terutama dibidang peningkatan sarana prasarana, fasilitas penunjang pendidikan dan kesehatan yang memadai. Misran seorang warga Kelurahan Rantau Jaya kepada Luwuk Post Selasa (1/9) kemarin mengharapkan aleg asal Bunta

untuk menepati janji mereka pada saat kampanye. Menurut, Misran yang paling penting, para aleg harus memperhatikan nasib rakyat kecil terutama dibidang pelayanan pendidikan maupun kesehatan. Karena selama ini pelayanan kesehatan yang dirasakan masyarakat kecil belum terlalu memadai. Lebih lanjut Misran berharap, agar aleg yang baru dilantik itu, dapat bekerja secara maksimal sesuai fungsi dan tanggung jawab yang diembannya. Dan lebih mengutamakan kepentingan rakyat, diatas kepentingan pribadi maupun golongan. (Amank)


HUKUM & KRIMINAL Curi Sapi, Warga Bangkep Disidang LUWUK-Gara-gara mencuri sapi, Masrudin Yampata (32) warga Desa Kombutokan, Banggai Kepulauan (Bangkep) akhirnya diseret kemeja hijau untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dalam sidang dakwaan yang diketuai Wisnu Widodo, SH Selasa (1/9) kemarin di Pengadilan Negeri Luwuk, Masrudin didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Edi, SH dengan pasal 363 ayat 1 KUHP tentang tindak pidana pencurian. Masrudin dinilai telah melakukan tindak pidana pencurian karena membawa kabur 2 ekor sapi jantan milik Sahil warga Bangkep, pada Kamis (21/5/2009) silam, tepatnya di Gunung Heli, Kecamatan Tinangkum, Bangkep. Sahil mulanya, sekitar pukul 17.00 wita sore, membawa 3 ekor sapi ke Gunung Heli dan diikat di bawah pohon kelapa. Sekitar pukul 04.00 wita, Heli baru kembali lagi untuk memeriksa sapinya tersebut. Namun sial, 3 ekor sapi yang sebelumnya ia ikat dipohon kelapa, tinggal satu ekor saja yang tersisa. Akibat kehilangan 2 ekor sapi tersebut ditaksir kerugian yang dialami Sahil senilai Rp 15 juta. “Ya, sekitar 15 juta,” tutur Sahil saat dimintai keterangannya Selasa kemarin oleh majelis hakim. Ironisnya sabagian keterangan yang diterangkan saksi dipersidangan dinilai tidak relevan dengan hasil pemeriksaan BAP dikepolisian. Pasalnya, menurut hasil BAP dikepolisian saksi mengatakan, kalau saat itu dirinya membawa 3 ekor sapi ke Gunung Heli hingga akhirnya dibawa kabur 2 ekornya oleh terdakwa. Sementara keterangannya di persidangan Selasa kemarin, saksi mengatakan kalau saat itu dirinya membawa 7 ekor sapi yang Ia ikat dibawah pohon kelapa. Jawaban ini dilontar-kan terdakwa, ketika JPU menanyakan berapa sebenarnya sapi yang Ia bawa ke gunung sore itu, namun hingga majelis menanyakan langsung, saksi tetap menjawab dengan jawaban yang sama. “Ya, saya membawa 7 ekor. “Sebenarnya 7 ekor itu adalah jumlah keseluruhan, saya hanya membawa tiga ekor saja,”ungkapnya usai persidangan. (ami)

POSO-Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Poso mengendus ada pelaku baru pada dugaan kasus korupsi dana gaji guru bantu Dinas Pendidikan Poso tahun 2007 senilai Rp741 juta lebih. Pelaku baru pada kasus dugaan korupsi yang menyeret nama kepala Inspektorat Pemkab Poso, Anton Tadjongga alias AT, adalah Rama Tandawuya alias RT, salah seorang pejabat eselon III di Badan Inspektorat Poso. Munculnya nama RT setelah tim penyidik kasus korupsi guru bantu melakukan pemeriksaan maraton terhadap seorang saksi berinisial SM yang notabene adalah bendahara Disdik Poso. SM diperiksa tim penyidik pada Senin (31/8). “Dia (SM) “nyanyi” saat diperiksa. Salah satu yang dinyanyikan adalah RT,” jelas Kajari Poso, Andi Sakka Yusuf SH MH, kemarin. Oleh tim penyidik, RT telah dibidik untuk segera diperiksa. Bahkan RT dipastikan bakal bernasib dan berstatus sama dengan AT pada kasus yang telah membuat pusing para petinggi Pemkab Poso itu. Dijelaskan Sakka, dibidiknya RT pada kasus guru bantu karena yang bersangkutan ikut serta pada upaya memutarbalikan fakta pengembalian barang bukti sisa dana gaji guru bantu senilai Rp1.390.000 (sisa dari jumlah total Rp741 juta) yang diyakini kuat berada ditangan AT. RT yang diduga kuat suruhan AT itu datang ke Disdik Poso. Bak pahlawan ia pun menemui seorang pejabat eselon III Disdik untuk meminta dan memaksa SM agar mencari uang pinjaman sebesar Rp1.390.000 untuk disetor ke kas daerah di BPD Sulteng Poso guna mencukupi sisa kekurangan dana gaji guru bantu tahun 2007 yang diduga kuat telah dikorupsi. Penyetoran yang dikehendaki RT adalah penyetoran uang dengan bukti setoran dinas pendidikan. Harapannya, agar muncul kesan bahwa selama ini uang Rp1.390.000 memang berada ditangan Disdik, dan bukan ditangan AT sebagaimana yang disangka penyidik. Karena takut dengan desakan RT, maka SM pun dengan terpaksa menuruti permintaan tersebut, meski uang Rp1.390.000 yang disetor SM ke kas daerah atas nama Disdik adalah uang pribadinya. “Begitulah keterangan SM pada tim penyidik saya,” tandas Kajari Sakka yang kala itu didampingi ketua tim penyidik, Tri Priyambodo SH MH. “Ini bukti baru bahwa memang ada upaya AT Cs untuk mengaburkan barang bukti,” timpal Jaksa Tri menambahkan. Dari kesaksian SM, tim penyidik juga berhasil menggali informasi berupa “borok” Pemkab Poso terkait kasus dugaan korupsi gaji guru bantu yang menyeret nama AT. Pada kasus ini Kejari telah mencium kuat adanya aroma upaya Pemkab menyelamatkan AT. “Saat datang memaksa SM, si RT bilang ke SM cepat kau setor atas nama Disdik sisa uang Rp1.390.000 ke kas daerah di BPD. Sebab maalah ini sudah akan diatur baik oleh bupati,” cerita Tri menirukan ucapan SM sebagaimana termuat dalam BAP. Bila benar apa yang dibeber SM pada kesaksiannya kepada penyidik, maka Kejari sangat menyangsikan “koaran” komitmen Bupati Piet Inkiriwang pada upaya memberantas korupsi dengan wujud tidak melindungi pejabat di bawahnya yang terindikasi melakukan korupsi.(bud/jpnn)

RABU 2 SEPTEMBER 2009

http://luwukpost.info

3

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Mimpi jadi PNS, Duit 17,5 Juta Melayang Bogiek : Tersangka sudah Kami Tahan LUWUK-Diimingi akan diterima menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemda Bangkep Nonce Fatasio (47) warga Kelurahan Luwuk dan Melianti (31) warga Kecamatan Batui rela memberikan uang senilai 17,5 juta kepada Jemi Nteding (24) warga Kecamatan Walea Kabu-

paten Tojo Una-Una yang mengaku sebagai PNS Golongan 3 C di Kantor Pemda Bangkep. Uang tersebut diberikan kepadanya agar keduanya lolos menjadi PNS. Namun setelah dua bulan berjalan janji Jemi yang menjamin kedua korban tersebut akan diterima sebagai PNS akhirnya tidak terealisasi juga. Sementara uang tersebut sudah diberikan kepadanya secara berangsurangsur selama 2 bulan. Merasa telah ditipu, kedua-

nya akhirnya mendatangi Mapolres Banggai Kamis, (13/8) untuk melaporkan Jemi Nteding. Berbekal laporan itu, Polres Banggai langsung membekuk tersangka. Kasat Reskrim AKP Bogiek Sugiyarto SH SIK, Selasa, (1/9) kemarin membenarkan laporan tersebut. Bogiek juga membenarkan penahanan tersangka. ”Bahkan kami sudah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka, korban, maupun para saksisaksi,” tutur Bogiek. (TR-07)

Kejaksaan Diminta Sidik Temuan BPK BCW Siap Kerjasama Dengan Kejaksaan

FOTO : SOFIAN/RADAR BOGOR/JPNN

GEREBEK : Barang Bukti pembuatan sabu-sabu yang ditemukan di rumah Blok B2/13 Perumahan Telaga Kahuripan, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, kemarin.

Nama Bupati Piet Polisi Bongkar Pabrik Disebut-sebut dalam Shabu di Telaga Kahuripan Pemeriksaan Terkait Dugaan Korupsi Gaji Guru Bantu di Poso

Luwuk Post

KEMANG- Kepolisian berhasil membongkar sindikat pembuat shabu di perumahan Telaga Kahuripan Bukit Indra Prasta Blok B2 No.13, kemarin. Sebanyak dua loyang plastik shabu cair seberat satu liter, fosfor 2 kilo, soda api 2 kilo, amoniak satu liter, asetton dua liter, alfo dua gulung, tabung reaksi, alat tes kadar PH, corong, pipet, timbang eletrik, kompor gas dan tabung gas berhasil disita petugas. Diperkirakan omset bandar shabu tersebut mencapai miliaran rupiah. Terbongkarnya sindikat ini berawal dari kasus Ranmor yang ditangani petugas Polda Metro Jaya. Pada malam sebelumnya petugas Polda Metro Jaya membekuk Burhan salah seorang tersangka ranmor, ketika digeledah di rumah tersangka ternyata terdapat beberapa kantong bahan-bahan untuk pembuatan shabu. Berdasarkan keterangan tersangka, akhirnya petugas mendapat info terdapat tersangka lainya yang ikut dalam jaringannya. Setelah ditunggu sekitar dua jam akhirnya Muhammad Jakob (55) dan Muhammad Fadli (40) datang ke rumah yang telah dikepung puluhan petugas dari Polda Metro Jaya dan Polres Bogor tersebut. Tanpa banyak kesulitan akhirnya mereka berdua berhasil dibekuk. Selain menyita puluhan barang bukti bahan-bahan shabu, polisi pun menyita mobil Kijang Innova berwarna hitam dengan plat nomor B8827BS. Kini para tersangka sekarang masih dalam pengamanan ketat anggota Polres Bogor dan Polda Jabar untuk diinterogasi lebih lanjut. Kapolwil Bogor Kombes Pol Agung Sabar Santoso menje-

laskan semua tersangka merupakan asal Aceh. “Mereka mengaku baru memulai bisnis haramnya selama 4 bulan,namun kami tidak percaya begitu saja. Kami terus telusuri jaringan mereka dan kini kasusnya langsung ditangani Polda Jabar,” terangnya. Sementara itu menurut Direktur Serse Narkoba Polda Jawa Barat, Kombes Nugroho Aji Wijayanto didepan wartawan media cetak dan eletronik menyatakan, berdasarkan bukti awal yang ditemukan pihaknya masih belum bisa memastikan apakah para tersangka memiliki keterkaitan dengan jaringan yang terdapat di Cariu. Namun Nugroho memastikan bahan-bahan yang terdapat di dalam rumah tersebut adalah bahan pembuat narkoba jenis shabu. “Kami masih mengembangkan apakah para tersangka memiliki jaringan luar negeri,”terangnya. Rencananya esok pagi, pihak kepolisian akan melakukan olah TKP bersama tim Labfor Polda Jabar. Terbongkarnya sindikat pembuat sabu-sabu di kawasan Kemang, membuat geram Kapolres Bogor AKBP Suntana. Bahkan, dengan tegas Suntana akan mencopot Kapolsek Kemang AKP Agus Widodo. Menurut Suntana, Kapolsek Kemang sudah dua kali kecolongan kasus besar. Pertama, kasus pelaku bom bunuh diri di Mega Kuningan beberapa waktu lalu. “Ini sudah tidak bisa ditolerir lagi. Saya akan mencopot Kapolsek kemang,” terangnya.Pencopotan ini, lanjut pria berpangkat melati dua ini, sudah menjadi kewenangannya jika melihat kinerja kapolsek dan kanit tidak becus. (cr3/ dkw)

KPK: Kembalikan Mobil Dinas Tepat Waktu Anggota DPR Yang Purnatugas JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), rupanya, geram terhadap anggota DPRD yang purnatugas tetap ogah-ogahan mengembalikan mobil dinas. Komisi meminta para mantan wakil rakyat itu segera mengembalikan mobil dinas tepat waktu. “Kami mengimbau para mantan anggota DPRD agar mengembalikan mobil dinas pada waktu yang ditentukan. Jangan sampai urusannya bertambah rumit gara-gara mobil tak dikembalikan,” ucap Wakil Ketua KPK Haryono Umar kemarin (1/9). Jika mengembalikan, kata dia, kondisi mobil dinas harus diperhatikan. ”Itu kan aset negara. Mobil harus tetap bisa beroperasi,” ucapnya. Untuk memaksimalkan pengembalian, pemerintah setempat juga harus aktif menagih mobil yang masih nyantol. ”Kami bisa kirimkan surat agar pemerintah memperhatikan imbauan ini,” ucapnya. Apabila pengembalian lewat waktu, lanjut dia, urusannya bisa panjang. ”Nanti bisa menjadi urusan pidana, kami khawatir begitu,” ucapnya. Ihwal mobil dinas itu memang menjadi persoalan tersendiri. Di Jatim, misalnya, di antara 27 mobil dinas yang berstatus pinjam pakai, ternyata baru 15 yang dikemba-

likan. Demikian juga di beberapa daerah, banyak mobil dinas yang dikembalikan dalam kondisi tak utuh. Misalnya, di beberapa bagian rusak sehingga tak bisa digunakan untuk menunjang tugas anggota dewan baru. Untuk wakil rakyat yang baru, beberapa pemerintah daerah juga mulai mengadakan mobil baru. Dalam pemanfaatan mobil dinas, Haryono berharap seperti praktik eksekutif. Selama ini, mobil dinas yang telah dikembalikan bisa digunakan pejabat baru. ”Tidak sedikit-sedikit pengadaan baru, itu dikhawatirkan memboroskan keuangan negara,” ucapnya. Selama ini, ucap dia, pemerintah memang belum memiliki acuan penyusutan soal pengadaan barang. Acap kali, pengadaan dilakukan ketika anggaran tersedia. ”Kalau ada acuannya, setiap pengadaan mobil dinas baru bisa terukur. Anggaran yang tersedia bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan lain,” ujarnya. Di samping mendesak pengembalian mobil dinas, Haryono mewanti-wanti penggunaan mobil dinas untuk mudik hari raya. ”Ini juga penting, mobil dinas jangan dipakai mudik. Mobil dinas hanya digunakan untuk operasi penunjang pekerjaan,” ujarnya. Soal itu, KPK akan mengirimkan surat ke departemen agar masing-masing atasan memperhatikan pemanfaatan mobil dinas. (git/oki/jpnn)

BANGGAI-Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terhadap keberadaan dana sebesar Rp 2,2 triliun, yang tidak disertai dengan laporan penangungjawaban penggunaannya sesuai dengan ketentuan, oleh Pemda Bangkep dalam beberapa tahun terakhir ini, diminta banyak kalangan anti korupsi di daerah tersebut, untuk segera di sikapi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Banggai, dengan melakukan penyelidikan, terhadap adanya kemungkinan korupsi dan penyelewengan terkait dana tersebut. “Kejaksaan harus menelusuri hasil temuan BPK itu, bisa saja diantara item dana sebesar Rp 2,2 triliun itu, ada yang memang penggunaannya tidak jelas alias di salah gunakan, dan tidak hanya sekedar laporan pertangungjawabannya yang tidak sesuai,” ungkap Didi seorang akademisi di Bang-

kep, kepada Luwuk Post, Selasa (1/9) kemarin. Seperti yang kerap terjadi di sejumlah daerah lain di tanah air, lanjut Didi, apa yang menjadi temuan BPK itu, bermuara akhir pada pelanggaran hokum kejahatan terhadap keuangan negara, dimana semuanya yang terlibat diseret ke kursi pesakitan. Berangkat dari semua itu, bukan tidak mungkin lanjutnya lagi, dalam temuan BPK di Bangkep, akan berakhir pula di meja hijau karena dana tersebut diduga tidak digunakan sesuai dengan yang semestinya. Dari sekian banyak item anggaran yang menjadi satu rangkaian temuan BPK di Bangkep, adalah Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2008, yang menurut Didi, sangat potensial untuk mengarah pada dugaan korupsi. Pasalnya kata dia, dana sebesar Rp 19,3 miliar itu, penyalurannya tidak sesuai dengan petunjuk teknisnya, yakni dilakukan langsung ke rekening milik sekolah. Dari total dana tersebut, diduga kuat, ada dana Rp 5 miliyar yang belum dipertangungjawabkan pengu-

naannya. “Dana DAK pendidikan tahun 2008, bisa jadikan fokus utama penyelidikan dari Kejaksaan, karena selain mekanisme penyalurannya yang tidak sesuai karena tidak langsung disalurkan ke rekening milik sekolah, juga ada dana sebesar Rp 5 miliyar yang tidak dan belum dipertangungjawabkan, penggunaannya” ujar Didi. Sementara itu, LSM Banggai Coruptions Warcth (BCW), yang selama ini dikenal sebagai LSM yang ngentol mengadvokasi dugaan korupsi di daerah tersebut, berjanji akan membantu pihak Kejaksaan dalam mengumpulkan data terkait dengan temuan BPK itu, demi kepentingan penyelidikan akan adanya kemungkinan dugaan korupsi dan penyelewengan keuangan negara. “Atas nama BCW, kami akan mengumpulkan data yang dibutuhkan demi kepentingan penyelidikan untuk memastikan, benar atau tidaknya adanya penyelewengan keuangan negara,” ungkap Budi, salah seorang aktifis BCW di Banggai. (Wan)

Lagi, Kasus Penganiayaan Seret Warga Bangkep LUWUK-Merasa tidak nyaman melihat orang merokok saat melakukan pesta joged, membuat Muhdin alias Kaka (23) warga Banggai Kepulauan (Bangkep) nekad menganiaya Ijiharto warga setempat hingga babak belur. Peristiwa inilah yang membuat Kaka harus berurusan dengan hukum. Selasa (1/9) kemarin Kaka terpaksa diperhadapkan ke kursi pesakitan Pengadilan Negeri Luwuk, untuk dimintai pertanggung jawabannya. Seperti yang disebutkan dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Edi, SH

didepan majelis hakim Puji Hendro Suroso,SH serta 2 hakim anggota Rais Sakrani, SH dan Ivan B Hartanto, SH, terdakwa melakukan tindak penganiayaan itu hanya karena melihat saksi korban Ijiharto merokok saat sedang joged di pesta kawin, Desa Panapat, Bangkep, pada tanggal 1 Mei 2009 silam sekitar pukul 02.00 wita. Tidak memeberi tahu atau mengingatkan korban, terdakwa langsung melayangkan pukulan kearah korban. Akibat pukulan tersebut, korban mengalami luka memar dibagian pelipis sebelah kanan dan

kelopak mata terdapat bengkak biru. Terhadap perbuatannya itu, Kaka terjerat pasal 351 ayat 1 KUHP, tentang tindak pidana penganiayaan, sebagaimana dakwaan JPU yang didakwakan padanya, dalam sidang dakwaan yang digelar Selasa (1/9) kemarin di Pengadilan Negeri Luwuk. Dalam persidagan itu, JPU belum sempat mengha-dirkan saksi kepersidangan terkait perkara tersebut untuk dimintai keterangan. Majelis terpaksa menunda persidangan, dan kembali dilanutkan Rabu (9/9). (ami)

Dituntut 6 Bulan, Dua Pemuda Ajukan Pledoi LUWUK-Safrin (25) Sawaludin (20) Selasa (1/9) kemarin di Pengadilan Negeri Luwuk, mengajukan pledoi atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wawan Yunarwanto, SH yang sebelumnya telah menuntut keduanya dengan kurungan penjara, masing-masing 6 bulan dengan hukuman percobaan selama 1 tahun. Kedua kakak beradik ini, dituntut karena dinyatakan terbukti bersalah melakukan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga kepada Lakutala (62) yang tidak lain adalah ayah kandung mereka sendiri, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 44 ayat 1 UU No. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT). Dalam sidang pembelaan tersebut kedua terdakwa didepan majeis hakim yang diketuai Puji

Hendro Suroso, SH dengan hakim anggota Rais Sakrani, SH meminta agar diberi keringanan. Kedua terdakwa merasa bersalah terhadap perbuatan yang telah mereka lakukan. Dalam berkas pembelaan terdakwa yang dibacakan terpisah masing-masing menyebutkan, perilaku yang mereka tunjukan kepada ayahnya itu karena ayah sebagai tulang pungngung keluarga yang mereka anggap, sejak 20 tahun terakhir tidak pernah lagi menafkahi mereka. Bahkan setelah, lama ditinggal pergi, ayahnya malah balik dengan maksud ingin menjual rumah yang mereka tempati selama ditinggal pergi. Perbutan itu juga mereka lakukan untuk menasehati bapaknya, dengan maksud ingin menyadarkan bapaknya. “Kami tidak tahu harus pakai cara apalagi, kami ta-

hu dia adalah orang tua kami, dan tidak sepantasnya kami perlakukan seperti itu. Tapi, kami harus pakai cara apalagi”. Kedua kakak beradik ini meminta agar diberi keringanan, dengan beralasan mereka saat ini adalah tulang punggung keluarga apalagi, lanjut kedua terdakwa dalam pembelaannya, ibunya saat ini sudah sering sakit-sakitan, sementara untuk mendapatkan biaya pengobatan mereka sendirilah yang harus bekerja. Mereka juga mengatakan, tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi. “Jika kami masih melakukan, kami bersedia diberi hukuman yang setimpal,”pinta kedua terdakwa dalam pembelaannya. Namun demikian, JPU Wawan Yunarwanto, SH tidak mengajukan tanggapan dengan menyatakan tetap pada tuntutannya. (ami)

ABG Tawuran Pulang Tarawih, Satu Tewas BEKASI-Pertikaian dua kelompok anak-anak remaja di Kompleks Perumahan AURI, Jaladapura, Margahayu, Bekasi Timur, Senin (31/08) memakan korban jiwa. Bentrok yang terjadi usai salat terawih itu merenggut nyawa Ased Tagwa, 14, dengan sekujur tubuh luka parah. Korban adalah seorang pelajar kelas tiga SMP Yapin Tambun Kabupaten Bekasi. Dari kecil, korban tinggal di Kampung Jati Bulak, Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Diduga korban terkena hantaman batu yang dibungkus dengan kain sarung. Ayunan sarung yang diisi batu itu men-

genai kepala bagian belakang korban. Kanit Jatanras Polres Metro Bekasi AKP Mugiono mengatakan, ada enam orang yang diperiksa terkait perkelahian yang berujung maut itu. Di antara enam orang tersebut, lima pelajar SMP dan seorang pelajar SD. Sementara itu, Ketua RT 04 RW 01 Kampung Jati Bulak, Mohamad Eddy mengemukakan, dirinya sempat terkejut kalau korban itu adalah Ased yang dikenalnya sebagai anak pendiam. ”Kalaun mau salat terawih, biasanya teman-temannya di masjid bersama temantemannya, ” ujarnya.

Ketika malam sebelum kejadian pertikaian, Ased sedang bermain ke Kompleks Perumahan AURI Jaladapura Kota Bekasi. Pasalnya, jarak tempat tinggal korban dengan lokasi kejadian sangat jauh. Wawan, ayah korban, sopir toko material, mengakui, malam itu anaknya pamit main dengan temannya. ”Kok malah jadi begini akhirnya,” ujarnya tersedu-sedu. Keterangan yang diperolah di tempat kejadian, perkelahian itu bermula saling ejek di antara dua kelompok pemuda yang berbeda kampung perbatasan wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten itu. Saling ejek itu berbuntut saling serang. (dny/jpnn)


BABASAL

Luwuk Post

4

RABU 2 SEPTEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Rencanakan Bangun Pembangkit Listrik Dan Pelabuhan Lutfi: Ini Sesuai Master Plan Perusahaan

Tolak Tambang, Terima Sawit LUWUK TIMUR-Jika segelintir orang berupaya mengganjal rencana investasi sawit di Kecamatan Bualemo, tidak demikian halnya dengan warga yang memiliki lahan perkebunan di Kecamatan Luwuk Timur. Meski tidak masuk dalam rencana perkebunan kelapa sawit (CPO), warga yang memiliki lahan perkebunan di kecamatan tersebut justru mendukung program perkebunan kelapa sawit. Tidak main-main, mereka bahkan menyiapkan lahannya untuk ditanami sawit dengan pola mandiri. Namun, rencana tersebut sepertinya kurang berjalan mulus. Pasalnya, luas lahan perkebunan kelapa sawit dengan pola mandiri itu belum memenuhi ketentuan agar perkebunan kelapa sawit diwilayah tersebut dibuka kembali. Salah seorang warga, Wawan, Minggu (30/8), menuturkan rencana perkebunan seharusnya didukung. Alasannya, selain petani tidak memiliki akses modal untuk menggarap lahannya yang ada, wilayah Kecamatan Luwuk Timur juga merupakan salah satu wilayah basis perkebunan di Kabupaten Banggai. Menurut dia, investasi disektor perkebunan sangat berbeda dengan investasi di sektor pertambangan. Eksploitasi tambang dinilai hanya memperparah kerusakan lingkungan. Apalagi, investasi disekor pertambangan juga hanya mengekploitasi sumber daya tanpa bisa diperbaharui lagi. Investasi itu, secara diametral berbeda dengan investasi perkebunan. “Andai-kata memungkinkan, saya akan berusaha supaya investasi perkebunan diterima masyarakat. Apalagi pada dasarnya masyarakat kita memang banyak yang petani,” tutur Wawan. [frm]

[Foto: Achan/Luwuk Post]

LUWUK-PT Wira Mas Permai ternyata tidak hanya membangun perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Bualemo. Rencananya, untuk mendukung kegiatan tersebut, perusahaan tersebut akan membangun pembangkit listrik dan pelabuhan diwilayah Kecamatan Bualemo. Manajer Perkebunan PT Wira Mas Permai, Lutfi Wibisono, Senin (31/8), mengatakan pembangunan infrastruktur pendukung seperti pelabuhan sudah direncanakan sesuai master plan perusahaan. “Ini sesuai master plan perusahaan. Hanya tempatnya yang belum ditentukan karena masih harus melakukan penelitian kedalaman laut,” tuturnya. Selain itu, infrastruktur lain yang akan dibangun perusahaan perkebunan kelapa sawit di

Kecamatan Bualemo itu adalah pembangkit listrik. Pembangkit listrik tersebut dibangun tidak saja untuk menjawab krisis energi di Kecamatan Bulaemo. Tapi juga untuk memanfaatkan cangkang sawit. Menurut Lutfi Wibisono, cangkang sawit tersebut akan digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik. “Jadi tidak ada yang tersisa dari sawit itu, kecuali uapnya,” paparnya. Rencana pembangunan pembangkit listrik tersebut diadopsi dari areal perkebunan sawit PT Wira Mas Permai Group yang berada di Sumatera. Sementara itu, Kades Bualemo B, Sukri Kairupan, mengatakan pihaknya sangat mendukung rencana perusahaan tersebut. Meski Desa Bualemo B tidak termasuk dalam rencana perkebunan namun Sukri Kairupan mengatakan kesiapannya membantu perusahaan untuk mendapatkan lahan untuk pembangunan infrastruktur pendukung seperti pabrik. [frm]

SEJUMLAH mesjid di Kecamatan Toili membutuhkan bantuan rehabilitasi akibat dirusak bencana banjir tahun lalu.

Pesantren Ramadan Darul Ulum Usai TOILI-Sekitar 140 peserta pesantren ramadan gabungan dari Madrasah Aliah dan Madrasah Tsanawiyah Darul Ulum Rusakencana Kecamatan Toili tampak khusuk mengikuti acara penutupan kegiatan tersebut, Minggu (30/8). Pesantren Ramadan yang dilaksanakan selama 6 hari sejak (25-30/8) ini agak berbeda dengan pesantren ramadan tahun-tahun yang lalu. Kali ini lebih menekankan pada praktek dan aplikasi, bukan teori. Adapun materi inti yang disajikan diantaranya fiqh, khutbah, muhadaroh dan

taksinul kiro’ah. Tujuan pesantren ramadhan kali ini sebagaimana dikatakan Ketua Pembina Madrasah, Drs Nurhayat M.Pd.I adalah untuk melatih para santri agar mampu mengaplikasikan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari dengan iman dan takwa. Hal senada juga di ungkapkan oleh Ketua Yayasan Darul Ulum, Muh. Dalio, bahwa pesantren harus mampu menciptakan kader-kader bermoral dan berhati bersih. “Masa depan Toili ada ditangan kalian semua sebagai generasi muda. Saya berharap kepada dewan

guru agar mampu membina dan memberi contoh yang baik,” katanya dalam sambutannya. Menanggapi pernyataan Ketua Yayasan, Kepala Madrasah Aliyah Darul Ulum, Muhadi S.Pd, mengatakan bahwa dirinya siap melaksanakan amanah tersebut. Bahkan dirinya telah menyiapkan konsep baru mengangkat pamor Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah yang selama ini dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Antara lain dengan memberikan berbagai macam keterampilan kepada para santri. (pmj)

Hari Ini Bupati Safari Ramadhan Di Toili TOILI-Jika tidak ada aral melintang, Bupati Banggai Drs Ma’mun Amir akan melaksanakan tarwih di Kecamatan Toili, Rabu (2/ 9) hari ini. Bupati Banggai dikabarkan akan melaksanakan tarwih bersama rombongan tim safari ramadan Pemda Banggai. Informasi yang dihimpun Luwuk Post menyebutkan Tim Safari Ramadan Pemda Banggai itu akan berbuka Puasa di rumah jabatan Camat Toili di Kelurahan Cendana lalu dilanjutkan sholat tarwih di Desa Rusakencana. Adapun tim yang lain akan di sebar di beberapa

desa diantaranya Desa Mansahang, Desa Saluan dan Desa Toili Dusun Kayuku. Beberapa pejabat dilingkungan Pemda Banggai dikabarkan turut hadir dalam safari ramadan tersebut. Camat Toili M. Yunus Hi Said, SE kepada awak Luwuk Post membenarkan hal itu. “Kalau tidak ada halangan besok (Hari ini red) Bupati dan rombongan Safari Ramadan berada di Toili,” tutur M Yunus. Camat Toili bahkan tengah mempersiapkan kedatangan tim safari ramadan Pemda Banggai. (acg)


Halaman 5

CMYK

RABU, 2 SEPTEMBER 2009

INFO ZIS Harta (Maal) yang wajib dizakati tidak untuk dipekerjakan demi kepentingan pemiliknya, seperti untuk membajak, mengairi tanaman, alat trasnportasi dan sebagainya. (Biasanya hewan besar seperti sapi, kerbau, kuda kecuali kuda tunggangan (hewan besar) dan kambing, domba, biri-biri (hewan kecil) serta jenis lainnya, kecuali hewan yang diharamkan menurut agama seperti babi. (*)

Dewan Bantah Mandi Doi Gaji dan Tunjangan Mentok di Rp10 Juta LUWUK-Hari ini, para anggota DPRD Banggai yang baru akan menerima hak mereka, yakni gaji dan tunjangan. Namun para anggota DPRD Banggai itu ternyata belum bisa senang, sebab, gaji dan tunjangan yang akan diterima, tidak akan sebesar Rp25 juta sebagaimana yang diberitakan sebelumnya. Sekretariat DPRD Banggai Selasa (1/9) kemarin, membantah keras daftar gaji yang dilansir koran ini, yang menyebutkan para anggota DPRD Banggai akan mandi doi. Pasalnya, rujukan yang menyebutkan perbandingan

Menyoal Tunjangan Perumahan Dewan

BACA : MENYOAL..... Hal 6

HIJAU SIMPONGKU

Pernyataan Ramli Ditanggapi LUWUK-Pernyataan Sekretaris Fispra Bappeda Kabupaten Banggai, Ramli Tongko, SSOs, ST, MSi, yang terkesan meragukan keseriusan masyarakat simpong menindaklanjuti program hijau simpongku menuai reaksi. Sekretaris Pencanangan Hijau Simpongku, Rahmat, dalam releasinya kepada Luwuk Post, menyatakan, keseriusan masyarakat simpong menindaklanjuti program hijau Simpongku tidak perlu diragukan. Dia mengaku dua minggu terakhir mengawal dan mengamati perkembangan

BACA : RAMLI..... Hal 6

PNPM MANDIRI KP

Tim Pemberdayaan Terbentuk LUWUK-Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Banggai membentuk tim pemberdayaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM Mandiri) Kelautan dan Perikanan. Tim tersebut dibentuk menyusul keluarnya surat keputusan Nomor 523/34/ PNPM/Dislutkan/2009 tentang pembentukan tim Wahyuni Moidadi pemberdayaan PNPM Man-diri KP. Pejabat Pembuat Komitmen Program PNPM Mandiri KP, Sri Wahyuni Moidadi,

BACA : TIM..... Hal 6

BACA : DEWAN.... Hal 6

Daftar Gaji dan Tunjangan DPRD (Foto:Gafar Tokalang/Luwuk Post)

MASJID DIGENJOT : Masjid yang ada di kawasan perkantoran pemerintahan di bukit halimun, akan diusahakan penyelesaiannya pada bulan ramadhan ini.

DPRD Bakal Rombak APBD 2010 LUWUK-DPRD KabuKata dia, bila itu tidak dilapaten Banggai bakal memkukan, maka penyusunan bongkar APBD tahun angAPBD 2010 sama artinya garan 2010 mendatang, mesdengan melakukan pemasukipun Plafon Perioritas ngan terhadap hak dan keweAnggaran Sementara nangan lembaga DPRD seba(PPAS) APBD 2010 sudah gai lembaga yang memiliki ditetapkan DPRD sebekewenangan da fungsi budlumnya. Penegasan itu digeting anggaran. sampaikan Anggota DPRD Nurwahid mengakui PPAS Moh. Nurwahid Banggai dari Partai Patriot, adalah patron dalam penyuMoh. Nurwahid, Selasa (1/9) kemarin. sunan APBD, namun bukan berarti

DPRD Banggai periode ini tidak dapat lagi mengutak atik angka-angka yang tertuang dalam PPAS untuk kepentingan APBD secara keseluruhan. “DPRD memiliki hak untuk melakukan budgeting anggaran, sehingga tidak ada yang tidak bisa dilakukan perombakan, bila memang itu dianggap tidak rasional,” tandasnya. Ada beberapa alasan bagi DPRD

BACA : DPRD.... Hal 6

Dewan Tunggu Hasil Konsultasi LUWUK-Para anggota DPRD Banggai yang baru belum bisa melaksanakan aktivitas apa-apa. Pasalnya, sampai saat ini belum ada pedoman yang bisa digunakan bagi lembaga perwakilan rakyat itu, untuk melakukan program kerja. Sekretaris DPRD Banggai, Ramlin Hanis, SH mengatakan, hari ini, pihaknya bersama Pimpinan DPRD Banggai akan berangkat ke Jakarta, guna

melakukan konsultasi ke Departemen Dalam Negeri, bagian Hukum dan Perundang-undangan, guna melakukan konsultasi pedoman penyusunan alatalat kelengkapan DPRD. Pasalnya, sampai saat ini belum diketahui apakah DPRD Banggai menggunakan UU Susduk No 22/2003 untuk melaksanakan pembentukan perangkat DPRD, atau menggunakan UU Susduk yang baru, yang sampai saat ini juga belum

di dilembar negarakan. “Besok kami berangkat, dan mungkin senin depan baru ada hasilnya seperti apa,” tutur Ramlin. Dijelaskan, sebagai sekretariat, pihaknya hanya melaksanakan dan mempersiapkan agenda-agenda kerja DPRD Banggai, sepanjang itu sudah ada perintah dari pimpinan DPRD. “Kalau sudah ada perintah untuk persiapkan rapat atau sidang, kami akan siapkan,” pungkasnya. (far)

Uang Representasi Tujangan Suami/Istri Tunjangan Anak Tunjangan Komunikasi Uang Paket Tunjangan Jabatan Tunjangan Perumahan Tunjangan Panmus Tunjangan Komisi Tunjangan Beras Tunjangan Khusus uang Pembulatan

Rp 1.575.000 Rp 157.500 Rp 63.000 Rp 3.570.000 Rp 157.000 Rp 2.283.750 Rp 2.550.000 Rp 91.350 Rp 152.250 Rp 120.360 Rp 121.648 Rp 90

Jumlah Total

Rp10.842.448 Sumber : Sekretariat DPRD Banggai

Penyelesaian Tanah Perumahan Dewan Hampir Rampung LUWUK-Penyeleasian tanah di lokasi perumahan DPRD Banggai di kawasan BTN NUsagriya Luwuk, yang dilakukan pemerintah daerah sudah hampir rampung. Kepala Bagian Administrasi Pertanahan Setda Banggai, Alfian Djibran mengatakan, sampai saat ini sudah ada beberapa pemilik tanah yang berhasil dilakukan komunikasi dan membicarakan soal harga. Kata dia, Alfian Djibran ada satu pemilik tanah yang memang berada di lokasi sangat fital di perumahan DPRD Banggai itu, yang harus dibebaskan dengan segera. Untuk itu, pihaknya sedang

BACA : TANAH.... Hal 6

Pemda Bagi-bagi Voucher THR Nilainya Capai Rp250.000 LUWUK-Menjelang masa lebaran, pemerintah daerah Kabupaten Banggai saat ini mulai membagi-bagikan Voucher THR kepada para pegawai dilingkungan Pemda. Voucher THR tersebut diberikan dalam bentuk voucher belanja, yang sudah ditentukan lokasi belanjanya. Voucher itu, berisikan dana senilai Rp250.000, yang akan dibelanjakan di Golden Hill Baru, Luwuk. Para pegawai yang telah dibegaikan voucher tersebut adalah

pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai. Selas (1/9) kemarin, voucher tersebut sudah diterima di bagian administrasi pertanahan Setda Banggai. Kepala Bagian Administrasi Pertanahan Setda Banggai, Alfian Djibran mengatakan, dirinya sangat memberikan apresiasi terhadap bentuk voucher THR lebaran itu. Kata dia, cara itu lebih efektif dan simpel. Sebab, kata dia, kebutuhan masing-masing pegawai berbeda satu sama lainnya. Dengan pemberian voucher belanja itu, maka masing-masing pegawai memilik sendiri, akan dibelanjakan

barang yang ia butuhkan. Kata dia, bila barang yang diambil melebihi dana yang ditanggung dalam voucher belanja itu, maka yang bersangkutan akan membayar sendiri selisihnya. “Saya lebih suka cara yang ini, terasa sangat simpel dan lebih kreatip, sebab, kebutuhan masingmasing orang itu beda-beda, jadi serahkan saja kepada mereka yang akan membeli barang,” tuturnya. Pada tahun-tahun sebelumnya, pemberian THR dilakukan dengan cara membagibagikan barang langsung, seperti mentega, minuman, dan bahan-bahan untuk lebaran lainnya. (far)

CMYK

TUNJANGAN perumahan DPRD Banggai, periode 2004-2009 patut untuk dipertanyakan. Pasalnya, pemberian tunjangan kepada Anggota DPRD, semestinya harus memperhatikan asas kepatutan, kewajaran dan rasionalitas serta standar harga setempat yang berlaku. Sebab, dalam daftar tunjangan anggota DPRD Banggai periode 2004-2009 Oleh : yang baru saja selesai periodenya, tunjangan peruGafar Tokalang mahan diberikan senilai Rp2.550.000 perbulan. Angka itu jelas tidak

VOUCHER BELANJA : Pemda Banggai kini telah membagi-bagikan voucher belanja kepada para pegawai di lingkungan Setda Banggai. Voucher ini adalah THR menjelang lebaran.


Luwuk Post

6

RABU 2 SEPTEMBER 2009

http://luwukpost.info

sambungan E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

METRO LUWUK

Bantu Siswa Drop Out Pemanfaatan BLM P2DTK Toili Dinilai Inovatif LUWUK-Berbeda dengan kegiatan pembangunan jalan kantong produksi batu soopan yang dinilai tidak beres, kegiatan Program P2DTK Kecamatan Toili yang memberikan bantuan kepada siswa drop out justru dinilai sebagai kegiatan yang inovatif. Kegiatan yang dibiayai dengan BLM Kecamatan Toili tersebut mendapat pujian dari tim bank dunia ketika berkunjung ke lokasi, Selasa (1/9), kemarin. Koordinator Konsultan Manajemen Program P2DTK Provinsi Sulteng, Aminuddin, kepada Luwuk Post, mengatakan, Task Team Leader P2DTK Bank Dunia, Sri Kuntari telah melakukan supervise terhadap program P2DTK di Kecamatan Toili, Selasa (1/9), kemarin. Di sana, tim bank dunia menemui seorang siswa drop out penerima manfaat BLM Kecamatan Toili. Siswa tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak siswa dibeberapa desa di Kecamatan Toili yang mendapatkan bantuan BLM Kecamatan. Siswa tersebut menerima bantuan sepeda

DPRD Sambungan dari Hal 5

Banggai periode ini, masih akan melakukan perombakan terhadap APBD 2010. Kata dia, sebelum melakukan pembahasan APBD 2010 mendatang, DPRD Banggai masih akan melakukan reses ke wilayah-wilayah kecamatan. Sedangkan DPRD Banggai yang lama tidak melakukan reses saat pembahasan PPAS 2010. Dengan begitu, kata dia,

TANAH Sambungan dari Hal 5

melakukan pebicaraan harga dengan pemiliknya. Kata dia, pemilik tanah cukup akomodatif dalam menyelesaikan masalah itu, sehingga diharapkan penyelesaian perumahan DPRD bisa dilaksanakan lebih cepat.(far)

RAMLI Sambungan dari Hal 5

masyarakat kelurahan Simpong pasca pencanangan gerakan bersama hijau simpongku. Dalam pengamatannya, banyak hal yang menggelitik yang ‘memaksa’ dirinya memberikan gambaran fakta yang terjadi di lapangan. Sedikitnya, kata dia, ada beberapa hal yang terjadi di beberapa RT. Ketua RT 14 misalnya, sempat tegang dan mengarahkan pemuda di RT nya hanya untuk mengusir tukang strom ikan dengan menggunakan genset di sungai jole, sehingga nyaris terjadi pemukulan. Lain halnya yang terjadi di RT 17 dan 16. Ketua RT setempat memberikan tang-

MENYOAL Sambungan dari Hal 5

memenuhi asas kepatutan, kewajaran dan rasionalitas serta standar harga setempat yang berlaku, sebagaimana diamanatkan dalam PP 24 tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD, yang juga telah dirubah dengan PP 24 tahun 2004. Untuk diketahui, sebagaimana diatur dalam PP 24 tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD. Pasal 20 ayat (1) disebutkan, dalam hal

serta peralatan sekolah, dan difasilitasi untuk diterima di sekolah tanpa dipungut biaya. Oleh Sri Kuntari kata Aminuddin, kegiatan ini dinilai sebagai kegiatan inovatif yang tidak pernah terpikirkan maupun dilakukan oleh pelaku program P2DTK di daerah lain. Maklum saja, sebelum melakukan monitoring dan supervise di kabupaten di Sulawesi Tengah, Sri Kuntari juga melakukan monitoring program P2DTK di Provinsi Lampung, Kalbar, Kalteng, Maluku dan Maluku Utara. Selain mengungjungi penerima manfaat makanan tambahan yang dikelola oleh UPKD Bidang Kesehatan di Desa Banteng Kecamatan Toili. Sebelumnya, tim juga melakukan monitoring terhadap penerima manfaat makanan tambahan di Desa Rata Kecamatan Toili Barat. “Hasil evaluasi tim penerima manfaat makanan tambahan di kedua kecamatan itu tepat sasaran,” tuturnya. Setelah ke Desa Banteng, tim bank dunia mengunjungi proyek air bersih di Arga Kencana Kecamatan Toili. Kata Aminudin, dalam kesempatan itu Task Team Leader P2DTK Bank Dunia Sri Kuntari memberikan beberapa catatan, khususnya terkait dengan belum dinikmatinya kegiatan tersebut oleh masyarakat setempat. (ris)

[FOTO: DOK /LUWUK POST]

SUPERVISI: Tim Bank Dunia didampingi pelaku program P2DTK ketika meninjau lokasi kegiatan pembangunan jalan kantong produksi di Batu Soopan, Kecamatan Masama, Senin (31/9), kemarin.

Makanan Harus Higienis LUWUK-Pemerintah daerah Kabupaten Banggai mengakui adanya geliat pertumbuhan ekonomi rill masyarakat, di bulan ramadhan ini. Pasalnya, banyak kebutuhan masyarakat yang diperjual belikan sehingga mendorong geliat ekonomi. Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Juten Koleba mengatakan, pemerintah harus melakukan pengawasan terhadap jalannya harga-harga di bulan ramadhan ini. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah makanan

dan minuman yang marak diperjual belikan, hendaknya menjaga kebersihan dan kualitasnya. “Jangan sampai karena sudah banyak yang menual makanan dan minuman di pinggiran jalan, lalu soal kualitasnya tidak diperhatiukan,” tuturnya. Yang dihawatirkan kata dia, meskipun memberikan dorongan pergerakan ekonomi, namun bila dari sisi kesehatan tidak terpenuhi, maka hal itu akan berakibat fatal. “Ini hanya sekedar himbauan,” tuturnya.(far)

Para Aleg Buka Puasa dengan Dhuafa LUWUK-Di bulan Ramadhan ini, para aleg yang baru dilantik, rupanya punya agenda religius. Mereka berencana menggelar kegiatan buka puasa bersama. Kalangan yang akan dilibatkan dalam momentum itu adalah dari kaum dhuafa. Aleg PKS Kabupaten Banggai, Hidayat Monoarfa kepada Luwuk Post, Selasa (1/9) kemarin di gedung dewan mengatakan, buka puasa bersama dengan melibatkan sejumlah anak yatim yang tersebar dari beberapa Panti Asuhan (PA) seperti Salamul Fallah dan Aisyiah beserta petugas kebersihan kota, akan dilaksanakan

DEWAN Sambungan dari Hal 5

pekan depan. Kegiatan yang sifatnya sosial ini sambung Hidayat mendapat respons seluruh aleg. Termasuk Ketua DPRD Banggai sementara Samsul Bahri Mang. “Barusan kami telah menghadap pak Ketua (Syamsul Bahri Mang, red) untuk membicarakan rencana itu. Dan pak Ketua meresponsnya,” ujar aleg yang disebut-sebut bakal maju sebagai calon Ketua Badan Kehormatan (BK) ini. Kegiatan yang bertalian sebagai ungkapan rasa terima kasih serta syukur para aleg yang baru ini kata Hidayat akan dilaksanakan di pelataran gedung DPRD Banggai. (yan) Banggai yang lama dan terpilih kembali, Vintje Nayoan, meluruskan informasi soal besaran gaji anggota dewan periode sebelumnya. Kata dia, dirinya tidak pernah menerima gaji sebesar itu. “Paling hanya Rp10.400.000 saja, dan itupun masih ada potongan. Bersihnya tinggal Rp9 jutaan saja,” terangnya. Tidak hanya para anggota DPRD Banggai lama yang membantah. Mantan Sekwan Samsulridjal Poma, juga ikut melakukan klarifikasi. Kata dia, selama dirinya menjadi Sekwan, gaji para anggota DPRD Banggai hanya mentok pada angka Rp10 jutaan saja. Kata dia, pemberian gaji para anggota DPRD berpedoman pada ketentuan, sehingga tidak dibenarkan memberikan gaji dan tunjangan yang berlebihan. Kata dia, angka angka yang ada dalam penjabaran APBD itu, ada yang masih harus dibagi 30 orang anggota DPRD Banggai yang ada, dan dikalikan 12 bulan dalam setahun. Misalnya tunjangan beras, tunjangan keluarga dan tunjangan khusus. Sehingga, kekeliruan dalam penyajian daftar gaji para anggota DPRD Banggai sebagaimana diberitakan itu, kata dia, karena seluruh angka yang ada langsung dihitung untuk satu orang anggota DPRD.(far)

SPt, MSi, kepada Luwuk Post, mengatakan, tim tersebut ber-tugas mengidentifikasi, menfe-rivikasi calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLM) PNPM-Mandiri KP. Mengusulkan calon penerima BLM PNPM Mandiri KP, serta melakukan seleksi calon penerima dan jenis bantuan serta melakukan pe-ngujian dan penelitian cepat terhadap calon penerima ban-tuan program PNPM Mandiri KP. Kata dia, dalam waktu dekat, konsultan perencana program PNPM Mandiri KP akan menggelar pertemuan di tingkat kecamatan. Pertemuan itu digelar untuk mensingkronkan usulan masyarakat desa Nonong dan Sinorang Pantai, yaitu usulan yang terkait dengan program PNPM Mandiri Perdesaan dan

PNPM Mandiri KP. “Usulan masyarakat yang tidak tertampung melalui program PNPM Mandiri KP akan berupaya kita ‘jual’ untuk ditangani melalui program PNPM Mandiri Perdesaan,” tuturnya. Dia menjelaskan, program PNPM Mandiri KP yang diarahkan ke Desa Nonong dan Desa Sinorang bergerak dibidang pengembangan usaha ekonomi kelautan dan perikanan. Karena itu masyarakat Desa Nonong mengusulkan pemberian bantuan berupa sarana dan prasarana perikanan tangkap maupun pengembangan budidaya kepiting di Desa Sinorang Pantai. Khusus masyarakat Nonong, kata dia, juga mengusulkan difasilitasi mendapatkan bantuan kredit micro. Dibanding program fisik, kredit micro sangat dibutuhkan masyarakat setempat untuk mengem-

bangkan usaha mereka. Rencananya, lanjut Wahyuni pertemuan tingkat kecamatan yang difasilitasi oleh konsultan perencana pengembangan masyarakat akan dihadiri oleh unsur Bappeda, kepala desa, tokoh masyarakat, dinas, camat serta tenaga pendamping. “Tim pemberdayaan ini yang akan bekerja setelah konsultan perencanaan menyusun dokumen perencanaan yang akan berlaku hingga tiga tahun mendatang,” tuturnya. Sekedar diketahui, tim pemberdayaan beranggotakan, Ridwan Abdul Rauf, SPi, MSi (DKP Banggai), Ruba Tangga (unsure pemerintah Kecamatan Batui), Djadal Benda (Kades Nonong) Arifien (Tokoh Masyarakat Desa Sinorang) Arifien A Mang, SPi (tenaga pendamping), Herdyanto Djiada, SPi (tenaga pendamping) serta satu orang lainnya dari unsure Bappeda.(ris)

dengan gaji para anggota DPRD Banggai sebelumnya, dinilai keliru. Sekwan DPRD Ramlin Hanis, SH mengatakan, terjadi kekeliruan dalam menjabarkan gaji dan tunjangan DPRD sebagaimana yang ada dalam Penjabaran APBD Banggai 2008. Dijelaskan, gaji dan tunjangan para anggota DPRD Banggai hanya mentok di Rp10 juta saja. Untuk Ketua DPRD Djarun Sibay kata dia, bahkan hanya menerima lebih kecil karena tidak menerima tunjangan perumahan. Dijelaskan, angka yang besar dalam daftar gaji dan tunjangan para anggota DPRD Banggai hanya berada pada uang representasi yang nilainya Rp1.575.000, Tunjangan Komunikasi Intensif yang nilainya Rp3.570.000, Tunjangan Jabatan yang nilainya Rp2.283.750 dan tunjangan perumahan yang nilainya Rp2.550.000. Selebihnya, hanya berkisar pada Rp120.000 hingga Rp150.000 saja. “Jadi tidak benar itu gaji dan tunjangan DPRD Banggai senilai Rp25 juta per bulan, tidak ada yang mandi doi seperti diberitakan itu,” tandas Ramlin. Sebelumnya, Anggota DPRD

gungjawab 3 pohon kelapa kepada setiap rumah warga untuk menyiram dan merawat pohon kepala serta melarang warga yang membuang sampah di laut. Begitu juga dengan kelompok pemuda Kompo yang tergabung dalam KPA Savana. Saat ini hampir setiap sore memilik kegiatan rutin menyiram kelapa di sepanjang pantai serta membuat tempat pembibitan beberapa pohon pelindung di markas mereka. Bukan hanya itu, warga RT 1 berupaya menanam bunga sepanjang kiri kanan jalan pulau masalembo yang kemudian mereka namai dengan revolusi bunga. “Dan saat ini mereka sedang berupaya untuk mengelola sampah sendiri yang didaur ulang sehingga dapat berman-

faat bagi kehidupan,” tuturnya. Selain itu, budaya malu ditanamkan pada masyarakat pasar. Saat ini, kata dia, Kepala Kebersihan Pasar dan kepala UPTD pasar Simpong terus mengajak masyarakatnya agar bertanggungjawab terhadap sampah pasar sehingga tidak lagi ditangani dan memusingkan orang luar. Meskipun upaya ini belum cukup untuk mengubah perilaku masyarakat untuk hidup bersih. Namun setidaknya, lanjutnya, ada sprit besar bisa ditangkap dari upaya itu. “Upaya ini membutuhkan dukungan dan support dari semua pihak,” katanya. Dirinya mengaku tersentak dengan pernyataan Ramli Tongko yang mengatakan hijauku semacam gerakan politik yang tanpa action. “Sungguh

aura ramadan sangat menyejukkan sehingga saya langsung diarahkan ke suatu anekdot, bahwa kalau kita sedang berada di atas Toil-Toli dalam satu penerbangan akan segera ketahuan karena tajamnya aroma cengkeh yang menusuk hidung, maka kalau berada di atas kabupaten banggai akan cepat menusuk hidung aroma politik yang ditebarkan,” katanya. Mewakili masyarakat, dirinya menaruh kesan dan harapan kepada Ramli Tongko untuk bersama–sama merubah daerah ini kearah yang lebih baik, daripada terbawa pada persoalan politik yang menguras energi. “Paling tidak dibutuh-kan kejujuran dan keberanian untuk mengatakan yang sesungguhnya walaupun itu pahit.

Karena yang pahit sejatinya adalah obat dan yang manis dapat menjadi racun untuk pembentukan jati diri pemuda,” katanya. Dia menegaskan, pemerintah Kabupaten Banggai dibawah pimpinan Ma’mun Amir akan bersukur dan berterima kasih apabila diberi masukan yang baik dan beretika untuk penanganan lingkungan di Kabupaten Banggai ini. Terkait dengan kegiatan mulia masyarakat simpong yang diblowup oleh banyak pihak, seperti pemerhati lingkungan, pers, NGO, dan politisi menyangkut kondisi kabupaten menurutnya adalah hal yang wajar dan setiap orang punya hak untuk mengomentari hal ini. Meski begitu dia mengajak semua pihak untuk mengambil

sisi positifnya yang merupakan hasil evaluasi dari apa yang telah diperbuat selama ini. “Dan ditengah penilaian miring dan plus minus saya masih melihat kecerahan di depan mata,” katanya. Jika kemarin, pemerintah kelurahan simpong memberikan pengakuan dan penghargaan kepada seorang Laelatu Djanun atas kesungguhan dan keseriusannnya menjalani tugasnya menjaga kebersihan Kota Luwuk, dan tokoh –tokoh lainnya, justru secara pribadi dirinya memberikan pengakuan kepada seorang Agus Sandagang yang masih tetap eksis dengan semangat dan ideidenya tentang program pembangunan masyarakat kelurahan Simpong. Walaupun itu, lanjutnya,

harus berhadapan dengan suka atau tidak suka dari orang yang dapat dikategorikan pembisik. Namun sebagai orang dekat dan mengetahui semua program pemerintah kelurahan simpong, mulai strategi kebijakan, perbaikan administrasi kantor kelurahan dan pemberdayaan masyarakat, perbaikan pelayanan sehingga meraih kelurahan teladan di tingkat provinsi, serta ide besar gerakan bersama hijau simpongku dan yang terakhir keberanian Agus Sandagang untuk kepentingan masyarakat ketika mengusulkan membagi simpong menjadi tiga kelurahan, masing –masing satu kelurahan induk (Simpong) serta dua kelurahan yang dimekarkan yaitu kelurahan Jole dan Kelurahan Kompo. (ris)

Pemerintah daerah belum dapat menyediakan rumah jabatan pimpinan atau rumah dinas Anggota DPRD, kepada yang bersangkutan diberikan tunjangan perumahan. Selanjutnya dalam Ayat (2) dijelaskan, tunjangan perumahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa uang sewa rumah yang besarnya disesuaikan dengan standar harga setempat yang berlaku yang ditetapkan dengan Keputusan Kepala Daerah. PP 24 tahun 2004 itu kemudian mengalami perubahan dengan PP 37 tahun 2005. Pasal 20 dalam PP 37/2005 tersebut

menyebutkan, tunjangan perumahan sebagaimana dimaksud, diberikan dalam bentuk uang, dan dibayarkan setiap bulan terhitung mulai tanggal pengucapan sumpah/janji. Dalam ayat selanjutnya dijelaskan, pemberian tunjangan perumahan sebagaimana dimaksud harus memperhatikan asas kepatutan, kewajaran dan rasionalitas serta standar harga setempat yang berlaku. Dengan begitu, pemberian tunjangan perumahan senilai Rp2.550.000 per bulan kepada anggota DPRD Banggai, menjadi tidak wajar bila diperhadapkan dengan asas kepatutan,

kewajaran dan rasionalitas serta standar harga di kota Luwuk. Sebab, sewa rumah bulanan yang tertinggi di dalam Kota Luwuk saat ini, berkisar pada angka Rp750.000 per bulan hingga Rp1.000.000 per bulannya. Bila dihitung setahun, tunjangan perumahan Anggota DPRD Banggai menjadi Rp30.600.000 per tahun. Angka ini juga tidak memenuhi asas kepatutan, kewajaran dan rasionalitas serta standar harga di kota Luwuk untuk kontrak perumahan. Lagipula, perhitungan setahun, tidak diatur dalam PP 37 tahun 2005. Sebab, yang diatur

hanyalah pemberian tun-jangan dalam perhitungan bulan. Tidak itu saja, pemerintah daerah Kabupaten Banggai sebenarnya telah menyediakan perumahan DPRD Banggai sejak tahun 2008. Namun sampai saat ini perumahan tersebut tidak dipergunakan, dengan alasan tidak dilengkapi fasilitas. Namun, kurun waktu dua tahun anggaran (2008-2009), sudah tidak wajar dijadikan alasan belum dilengkapinya fasilitas perumahan, sehingga menjadi sah untuk dianggarkan dalam bentuk tunjangan perumahan dewan. Sebab, ada kesan yang kuat

soal unsur kesengajaan dalam mengulur-nglur waktu pemanfaatan perumahan dewan, agar bisa mengalokasikan tunjangan perumahan. Dalam konteks inilah, jajaran Kejaksaan Negeri Luwuk semestinya sudah harus melakukan proses penyelidikan terhadap dugaan ketimpangan yang terjadi. Sebab, dalam pasal 26 UU No 24 tahun 2004 itu, ditegaskan, penganggaran atau tindakan yang berakibat penge-luaran atas beban belanja DPRD, untuk tujuan lain di luar ketentuan yang ditetapkan dalam peraturan pemerintah ini, dinyatakan melanggar hukum.

Itulah kenapa Kejaksaan negeri Luwuk, semestinya harus mempertanyakan alasan penempatan angka Rp2.550.000 perbulan untuk satu orang anggota DPRD, sebagaimana yang dilakukan selama ini. Serta alasan keterlambatan pemanfaatan perumahan dewan selama dua tahun anggaran. Lagi-pula, sebagian besar anggota DPRD Banggai periode sebelumnya, sebagian besarnya memiliki rumah kediaman sendiri, dan tidak melakukan kontrak perumahan per-bulan, sebagaimana yang dipersyaratkan dalam PP No 24 tahun 2004 maupun PP 37 tahun 2005.(*)

hasil reses DPRD Banggai untuk penetapan APBD 2010 mendatang, harus dimasukan dalam APBD 2010. Sebelumnya, DPRD Banggai periode sebelumnya dan Pemda Banggai telah menyepakati PPAS APBD 2010. Berkembang isu, upaya yang dilakukan Pemda Banggai dalam mempercepat pembahasan PPAS 2010 bersama dengan DPRD Banggai periode sebelumnya, adalah upaya membuat DPRD Banggai periode ini menjadi tidak bisa berbuat banyak dalam mengawal APBD 2010. Sebab, PPAS sudah ditetapkan. Bahkan tidak itu saja, para anggota DPRD Banggai yang lama dan berhasil lolos dalam periode ini, dikabarkan telah dikondisikan untuk mengamankan PPAS 2010, dengan alasan mereka ikut menyetujui PPAS APBD 2010 itu dengan pemerintah.(far)

TIM Sambungan dari Hal 5


POLITIKA Fatwa Ramaikan Bursa Ketua DPD JAKARTA – Perebutan kursi ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2009–2014 mulai menghangat. Sejumlah senator terpilih ingin meraih posisi tersebut. Beberapa sudah menyampaikan secara terbuka. Salah satu di antara mereka adalah A.M. Fatwa. ’’Insya Allah, saya siap bersaing,’’ kata Fatwa di Ballroom Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, kemarin (1/9). Fatwa terpilih sebagai anggota DPD dari DKI Jakarta. Sebelumnya, dia menjadi anggota DPR dari PAN dan menjabat wakil ketua MPR periode 2004–2009. Untuk menyosialisasikan visi-misinya, kemarin Fatwa mengumpulkan puluhan anggota DPD. Mereka baru saja selesai mengikuti acara pembekalan di Hotel Sultan. Fatwa mengakui, saingannya cukup berat. Ada Ginandjar Kartasasmita, Irman Gusman, Laode Ida, GKR Hemas, dan Aksa Mahmud. ’’Malah Pak Laode mengirimkan surat kesanggupan kepada kami semua untuk meneruskan kepemimpinan Pak Ginandjar. Pak Aksa Mahmud juga ingin menggelar pertemuan seperti ini,’’ ujarnya. Meski begitu, Fatwa tak gentar. ’’Rumput saja untuk tumbuh harus bersaing. Apalagi kepemimpinan,’’ kata mantan aktivis Pergerakan Islam Indonesia (PII) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang sempat dipenjara karena kritis terhadap rezim Orba itu. Mengacu kepada mekanisme pemilihan ketua DPD pada 2004, prosesnya terdiri atas dua tahap. Tahap pertama, dipilih tujuh nama mewakili tujuh pulau, yakni Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Tujuh nama itu dipilih lagi tiga teratas oleh seluruh anggota DPD. Yang memperoleh suara tertinggi menjadi ketua DPD. ’’Jadi, mulai tahap pertama sudah bersaing dengan Pak Ginandjar dan Ratu Hemas,’’ ujar Fatwa, lantas tersenyum. Fatwa kembali menegaskan, dia masuk DPD bukan karena terdampar atau tidak laku lagi di parpol. Faktanya, dia masih menjabat wakil ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN bersama Hatta Rajasa. Dia mengaku ingin menciptakan check and balances serta komunikasi yang baik antara DPD dan DPR. ’’Saya termasuk orang yang resah karena sering terjadi salah paham antara DPR dan DPD. Padahal, itu tidak perlu terjadi,’’ tegasnya. Acara pembekalan dihadiri 41 anggota DPD terpilih periode 2009–2014. Tampak, antara lain, Aryanthi Baramuli Putri (Sulut), Kemala Motik Gafur (Maluku Utara), Ahmad Farhan Hamid (NAD), Farouk Muhammad (NTB), Aida Ismeth (Kepri), Sofwat Hadi (Kalsel), dan Istibsjaroh (Jatim). Wakil Ketua MPR dari unsur DPD Mooryati Soedibyo juga menyempatkan diri datang meski tidak lagi menjadi senator. Aida Ismeth berharap DPD lebih punya kekuatan bila lembaga tersebut dipimpin Fatwa. ’’Kami akan buktikan DPD tidak pernah alergi kepada orang parpol,’’ kata istri Gubernur Kepulauan Riau Ismeth Abdullah itu. (pri/agm)

Konflik Demokrat, Berpotensi Muscablub LUWUK-Konflik internal di Partai Demokrat Kabupaten Banggai yang terus meninggi, dinilai berpotensi akan dilaksanakan Muscablub. Pasalnya, tudingan yang dialamatkan pada Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Banggai, Evert Kuganda adalah pelanggaran AD/ART. “Tak menutup kemungkinan konflik ini akan berujung pada agenda Badrin Nonsi Muscablub. Sebab jenis pelanggaran Evert adalah AD/ART partai,” kata Ketua OKK Partai Demokrat Kabupaten Banggai, Badrin Nonsi kepada Luwuk Post, kemarin. Dia mengaku, polemik ini tak hanya kencang dibahas para pengurus partai. Akan tetapi sudah menjadi konsumsi publik. “Tidak hanya dikalangan internal yang membahas masalah ini. Diluar sistem atau masyarakat yang bersimpatik dengan Demokat juga fokus membicarakan polemik ini,” ujar Badrin. Dia mengaku, fenomena ini tentu sangat merugikan partai. Sebab bukan tidak mungkin masyarakat yang tadinya bersimpatik dengan Demokrat, akan meluntur. “Saya kira kondisi ini akan membuat rakyat tak bersimpatik pada partai kami,” ujar mantan caleg Demokrat dapil III ini. Lantas apa sikap partai dalam merampungkan kisruh yang terjadi sudah lama ini? Badrin kembali menjelaskan, pada dasarnya partai punya aturan main. “Kita punya mekanisme dalam menyelesaikan persoalan ini,” ujar dia. Badrin menggambarkan, kalau saja tuduhan pelanggaran AD/ART yang dialamatkan pada Evert itu dibenarkan separuh lebih pengurus baik kabupaten maupun kecamatan, berdasarkan ketentuan partai, maka tidak ada lagi tawarmenawar, partai tetap akan memproses. Paling tidak lanjut Badrin lewat agenda Muscablub. Demokrat tidak akan pandang bulu, kalau saja ada kadernya melakukan kesalahan, konsekwensinya adalah tindakan tegas. “Semua kader di mata aturan partai sama. Itu artinya siapa saja yang melanggar AD/ART, berpeluang dipecat,” tegas Badrin. (yan)

Luwuk Post RABU 2 SEPTEMBER 2009

http://luwukpost.info

7

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Nama Hidayat Paling Laris-Manis Suksesi Ketua BK Dekab Banggai

(Foto: Sofyan Labolo)

KERJA: Samsul Bahri Mang mulai disibukkan dengan aktivitasnya sebagai Ketua DPRD Banggai sementara. Selasa (1/9) kemarin merupakan hari kedua dirinya duduk pada kursi yang sebelumnya ditempati Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai, Djar’un Sibay.

Fraksi Persada Makin Mantap bentuk fraksi di LUWUKdewan akan kaPlaning memmi dilakukan. bentuk satu Malah persiafraksi oleh tiga pannya makin parpol, PPRN, mantap,” ujar PDS dan PDP, aleg PPRN Katernyata bukan bupaten Bangs e k a d a r gai, H. Syafwacana. Fraksi ruddin Husain yang bakal dibekepada Luwuk ri nama Persada Post yang dite(jika dalam Susmui di kediduk baru ada amannya barufraksi gabuH. Syafruddin Husain baru ini. ngan, red) ini Ketua Bapilu DPC PPRN justru makin mantap saja. Bahkan bukan tak mungkin, Kabupaten Banggai ini mengaku, tak hanya tiga parpol yang rencana kolaborasi dan membaberkolaborasi di dalamnya. Bisa ngun kekuatan di dewan ini, jadi akan ada partai lain yang sudah sejak lama dilakukan. Hamenyatakan bergabung di dalam- nya saja belakangan ini barulah wacana itu dihembus ke ranah nya. “Yah ini serius. Wacana mem- publik.

Tidak menutup kemung-kinan lanjut kader PAN ini, tak hanya tiga partai yang masuk dalam Fraksi Persada. Akan tetapi ada partai lain juga bakal nimbrung. “Hingga detik ini kami masih membuka peluang partai lain untuk bergabung. Dengan begitu ada potensi ketambahan partai di dalamnya,” ujar politisi yang akrab disapa H. Udin ini. Ditanya partai apa yang kemungkinan bergabung, H. Udin berujar, PNIM. Memang aku dia, secara resmi pihaknya belum ada deal dengan partai peraih satu kursi dari dapil II itu. Akan tetapi lobi politik tengah dilakukan. “Kami berencana akan menemui Ketua PNIM, untuk membahas planing politik itu. Dan saya optimis akan mendapat lampu hijau,” tutur H. Udin yakin. (yan)

Oskar: Itu karena Kedekatan Idiologi LUWUK-Kendati sebelumnya wacana kolaborasi antara PAN dengan PPP membangun satu fraksi di DPRD Banggai, belum diamini Sekretaris DPD PAN Kabupaten Banggai, Jufri R. Diko, namun berbeda dengan pimpinan partainya. Ketua DPD PAN Kabupaten Banggai, Oskar Paudi justru membenarkan planing politik tersebut. Ditemui di gedung DPRD Banggai, Selasa (1/9)

Catatan:

O L E H

Sofyan Labolo

kemarin politisi yang mendapat legitimasi untuk kedua kali periode ini mengaku, memang saat ini PAN dan PPP terus membangun komunikasi politik terkait pembentukkan fraksi di DPRD Banggai kedepan. “Memang kami lagi intens membahas rencana itu. Dan saya harap kolaborasi itu benar-benar terealisasi,” ujar Oskar. Tidak menutup kemungkinan lanjut dia, akan ada satu partai lain

yang bergabung dengan koalisi ini. Oskar menyebutnya, yaitu PKB. Dia punya alasan mengapa begitu antusias atas rencana membangun fraksi antara partai yang dipimpinnya beserta PAN dan PKB. Ada sejumlah alasan Oskar. Salah satunya karena kesamaan prem perjuangan partai. “Mungkin karena kedekatan idiologi, sehingga saya respons dengan planing membentuk fraksi di dewan,” ujar Oskar. (yan)

LUWUK-Nama Hidayat Monoarfa, saat ini lagi naik daun. Aleg terpilih PKS Kabupaten Banggai itu populer di tengah suksesi Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Banggai. Betapa tidak, sejumlah dukungan terus saja mengalir pada sosok yang terlegitimasi sebagai wakil rakyat paling kecil budjet politiknya. Respons positif kali ini berasal dari mantan caleg Partai Indonesia Sejahtera (PIS), Dedy Kobaa. Dijumpai Luwuk Post barubaru ini Dedy menilai, figur yang paling pas menjabat Ketua BK DPRD Banggai periode 20092014 mendatang adalah Hidayat Monoarfa. Dedy punya indikator atas apresiasinya tersebut. Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Kabupaten Banggai ini berujar, kiprah Hidayat dalam menggeluti dunia LSM, telah membuktikkan komitmennya kepada rakyat. Pijakan itulah sehingga tak mengherankan walau hanya ditopang cost politik minim, namun Hidayat mendapat kepercayaan yang tinggi rakyat menjadi aleg. Tak neko-neko dalam mengkritisi kebijakan pemerintah ketika dianggap tidak populis, adalah wujud gerakan yang selama ini telah dilakoninya di luar parlemen. Hidayat juga di mata Dedy sebagai sosok aktivis yang bersih. Pantaslah jika PKS merekrutnya sebagai kader. Jika dikaitkan dengan sepakterjang Hidayat selama ini, tepatlah Hidayat mendapat kepeceryaan menjadi Ketua BK.

Dedy Kobaa

Alat kelengkapan dewan itu butuh aleg yang punya komitmen moral serta profesionalitas dalam mengembang tanggung jawab. “Tak keliru, jika Hidayat dipasang pada jabatan strategis itu,” kata Dedy. Terkait akan ada kelompok di dewan yang kontra dengan wacana Hidayat paling pas jabat Ketua BK, bagi Dedy itu sah-sah saja. Apalagi di areal politik yang kental dengan kepentingan. “Saya kira wajar kalau ada kelompok yang tak respons pada Hidayat,” ujar Dedy. Bisa saja alasan tak respons itu disebabkan akan ada kelompok yang merasa terganggung kenyamanannya di dewan ketika Hidayat jadi Ketua BK. Sebab salah satu tupoksi BK adalah melakukan pengawasan terhadap kinerja para aleg. Dia mengaku, meski cukup kencang dukungan yang diberikannya, namun semua terpulang pada Hidayat dan PKS. Apakah punya keinginan merebut kursi nomor satu di BK atau tidak. “Yang pasti rakyat mendambakkan terjadi perubahan mendasar di DPRD kita. Salah satunya adalah peran BK harus maksimal,” ujar dia. (yan)

Pendamping AY Masih Dirahasiakan LUWUK-Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng, Ahmad Yahya (AY) semakin pasti meramaikan bursa Pilkada Sulteng tahun 2010 mendatang. Kepastian itu selain telah dibeberkan tim suksesnya ketika menghadiri pelantikkan anggota DPRD Kabupaten Banggai beberapa waktu lalu, juga rencana itu dibenarkan Ketua DPD Partai Demokrat Kabupaten Banggai, Evert Kuganda. Berbincang-bincang dengan Luwuk Post, Selasa (1/9) kemarin Evert mengatakan, majunya AY sebagai calon orang nomor satu pada perhelatan demokrasi itu bukan sekadar rumor. Akan tetapi itu sudah pasti.“Pak AY memang sudah pasti untuk maju guna meramaikan bursa tersebut,” kata Evert.Tampilnya sosok yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulteng itu pada pertarungan Pilgub mendatang, sambung Evert sudah menjadi amanat dari pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). “Itu merupakan amanat pak SBY, bahwa setiap kader Demokrat yang

Evert Kuganda

berpotensial harus didorong pada arena Pilkada, termasuk di Sulteng,” tutur dia. Disinggung siapa yang punya peluang mendampingi AY sebagai calon nomor dua, Evert belum mau membeberkan informasi itu. “Partai Demokrat sudah mengantongi nama calon pendamping pak AY. Namun belum saatnya dipublikasikkan. Yang pasti sosok itu layak didampingi dan dijual ke publik,” ujar Evert menggantung. (yan)

Kapan Kata Damai itu Diucap? MESKI baru dua kali ikut pemilu, namun Demokrat tergolong partai sukses. Betapa tidak, dua kali perhelatan demokrasi di tanah air, orang Demokrat berjaya. Terpilihnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Presiden RI dua periode berturut-turut adalah bukti kongkrit bahwa partai ini benar-benar mendapat simpatik luar biasa dari rakyat. Selain diajang pemilihan Presiden (Pilpres), Partai Demokrat juga sukses di arena pemilu legislatif (Pilleg). Pada pemilu tahun ini saja, Demokrat menempati posisi kedua perolehan kursi di DPRD Sulteng, setelah Partai Golkar. Dengan mengoleksi sebanyak 6 kursi, otomatis jatah unsur pimpinan sebagai Waket Deprov berada di tangan partai ini. Mengalirnya dukungan dari rakyat terhadap partai nomor urut 31 pada pemilu lalu, juga terlihat di Kabupaten Banggai. Itu tak berlebihan. Buktinya, partai ini mampu meraih tiga kursi di Parlemen Lalong. Kuantitas itu dapat dipertahankannya ketika pemilu lima tahun lalu. Memang di Kabupaten Banggai, tak hanya Demokrat yang meraih tiga kursi. Akan tetapi masih ada beberapa partai yang mengoleksi jumlah kursi yang sama. Namun berdasarkan raihan suara, Demokrat masuk tiga besar terbanyak, setelah Golkar enam kursi dan PDIP mengirim lima kadernya di DPRD Banggai. Antusias konstituen terhadap partai berciri khas warna biru ini, cukup besar.

Hal itu dapat dibuktikkan dengan banyaknya pemilih yang mencontreng tanda gambar partai. Itu artinya bisa diklaim peluang menjadi aleg dari Partai Demokrat cukup besar ketimbang partai lain. Cuma satu pemicunya, karena besarnya kecintaan rakyat terhadap partai yang dibina SBY ini. Namun sayang seiring kebesaran dan kejayaan Partai Demokrat di tanah air tersebut tak diikuti dengan kekompakkan para kadernya di daerah. Kondisi memiriskan itu terlihat jelas di Kabupaten Banggai. Sudah menjadi rahasia umum di tengah masyarakat saat ini, kalau polemik internal Demokrat Kabupaten Banggai yang melibatkan sejumlah pengurus partai dengan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Banggai, Evert Kuganda, belum berujung. Malah perbedaan pandangan tersebut makin meruncing. Hingga detik ini, perang saudara itu belum ada tanda-tanda akan disudahi. Sebab kedua kubu yang berseteruh, masing-masing mempertahankan pendapatnya paling benar. Kisruh ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama. Yakni tepatnya pada proses pencalegkan pemilu 9 April lalu. Polemik itu memanas kembali, setelah ditabuhnya suksesi Wakil Ketua Dekab Banggai asal Partai Demokrat. Kubu Evert bersikeras tetap menjagokkan Ketua DPC untuk didorong menjadi unsur pimpinan. Namun disisi lain

kubu Badrin Nonsi cs tak respons atas keinginan tersebut. Kelompok ini tak bersimpatik jika Evert yang harus mendapat legitimasi Tim IX untuk didorong menjadi Waket DPRD Banggai periode 2009-2014 mendatang. Tak pelak, kentalnya perseteruhan panjang itu, membuat para kuli disket harus memburu berita tersebut. Karena memang hangat untuk dipublikasikkan. Alhasil, debat argumen para kader Demokrat pun tak terhindarkan pada sejumlah media massa lokal. Memang belum ada simpatisan Demokrat yang mengeluarkan pendapat soal perseteruhan yang terjadi sesama kader dan pengurus Demokrat tersebut. Akan tetapi paling para konstituen partai ini menjadi sedih dengan tidak solidnya para pengurus partai. Pasalnya dengan tidak kompaknya mereka, otomatis roda organisasi partai tidak akan berjalan. Bahkan bisa jadi mengancam partai ini tak maju. Kabarnya, meningginya intensitas permusuhan itu, juga dipicu karena kedua kelompok yang beda pandangan tersebut masing-masing mempunyai backing. Baik yang ada di DPW maupun di DPP. Akibatnya hingga detik ini kata damai belum bisa terwujud. Karena memang keduanya belum mau menginginkan genjatan senjata. Lantas sampai kapan polemik ini berakhir? Jawabannya tentu ada pada kader dan pengurus partai Demokrat itu sendiri. (*)


PERSPEKTIF

Luwuk Post

8

RABU 2 SEPTEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Ratifikasi Konvensi Buruh Migran TUNTUTAN agar ada perlindungan yang lebih optimal terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI) kembali mengemuka. Kali ini giliran sejumlah LSM yang tergabung dalam Aliansi Rakyat untuk Ratifikasi Konvensi Migran (Arak) yang menyuarakannya. Mereka menuntut pemerintah segera meratifikasi Konvensi Buruh Migran. Setidaknya sampai akhir tahun ini. Bagi Indonesia, konvensi internasional mengenai perlindungan buruh migran dan keluarganya yang dideklarasikan di New York pada 1990 bukan hal baru. Sebagai anggota Perserikatan BangsaBangsa (PBB), kita termasuk negara yang cepat meresponsnya. Indonesia sudah menandatangani konvensi yang dibuat Organisasi Buruh Internasional (ILO) pada September 2004, sekitar setahun pascakonvensi diberlakukan sebagai hukum internasional. Memang, meneken bukan berarti meratifikasi. Pemerintah, dalam hal ini Depnakertrans, hingga saat ini atau lima tahun setelah menandatanganinya, belum juga memberlakukan isi konvensi itu. Salah satu alasan mengapa konvensi tersebut belum bisa dijadikan dasar untuk mengatur buruh migran di Indonesia karena adanya ketidaksesuaian pasal-pasal konvensi dengan undang-undang yang kita miliki. Yakni, Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan UndangUndang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Artinya, pemberlakuan konvensi itu berimplikasi pada revisi undang-undang tentang ketenagakerjaaan dan serikat pekerja/buruh yang sudah kita miliki.Selain itu, Depnakertrans beranggapan, jika diratifikasi sekarang, konvensi tersebut hanya efektif memberikan perlindungan kepada para pekerja migran (dari luar negeri) dan anggota keluarganya yang bekerja di Indonesia. Tidak otomatis konvensi itu berlaku bagi ratusan ribu TKI yang kini bekerja di berbagai negara. Kalaupun Indonesia meratifikasinya, Depnakertrans memang berharap agar negara-negara yang menjadi tujuan para TKI, seperti Malaysia dan negara-negara di Timur Tengah, juga meratifikasinya. Dengan demikian, konvensi ILO itu berlaku resiprokal. Artinya, Malaysia memberikan perlindungan sesuai konvensi ILO terhadap TKI di negaranya, Indonesia juga memberikan hal yang sama terhadap tenaga kerja asal Malaysia di sini. Sayangnya, sebagian besar negara yang meratifikasi konvensi ILO (36 negara) itu memang baru “eksporter” buruh migran, seperti Turki, Meksiko, dan Maroko. Di ASEAN, baru Filipina -saingan Indonesia dalam ekspor buruh migran- yang meratifikasinya. Bukan negara-negara yang selama ini menerima buruh migran, seperti Amerika Serikat, negara-negara Eropa Barat, dan negara-negara di kawasan Teluk. Seperti Indonesia, negara-negara itu memang mem-butuhkan konvensi ILO untuk melindungi warga nega-ranya dari ketidakadilan sistem pengupahan, kesewang-wenangan dan kekejaman majikan, serta berbagai tindak tak manusiawi lain saat bekerja di luar negeri. Dengan jumlah TKI di luar negeri yang mencapai 900 ribu lebih serta devisa yang masuk sekitar Rp 82,4 triliun, memang sudah sewajarnya jika Indonesia berada di garis depan bersama negara-negara yang meratifikasi konvensi ini. Apalagi, banyak buruh migran kita yang masuk sektor pekerjaan yang sangat rentan (pembantu rumah tangga/PRT) diperlakukan sewenang-wenang di luar negeri. Kalau di Indonesia sendiri kita tak menghargainya, bagaimana kita minta negara lain menghormati konvensi buruh migran ILO? (*)

+628524109xxxx Yth,Bapak kapolres Banggai,menyimak kejadian kecelakan lalulintas diRanga-ranga 4 hr lalu yg menggakibatkan satu orang meninggal maka kami menyampaikan bahwa sang sopir telah 2 kl membunuh dengan mengendarai mobil dlm keadaan mabuk dan mungkin akan datang ada lagi korban ,kami sarankan spy sang sopir dikategorikan penjahat kelaskakap dan dipenjarah dinusakambagan krn ybs juga selalu membuat keonaran di desa ,masak dibulan puasa mabuk2kan , +628524143xxxx Yaa Ramadhan... Sejuk kasihmu sirami kemarau imanku. Yaa Ramadhan... Sinar cintamu terangi sudut berdebu jiwaku. Yaa Ramadhan... Ku ingin pemilikMU meridhai setiap tetes penyesalan di dalam sujudku. +628524142xxxx Mt siang, tlg jmput uang bulanan koran utk SD GKLB 3 ,dtg ambe d lwk 2 dgn alamat PAK NOLDI yg d POM,krn td sz tnggu d sklah smpe jam 2 itu yg antar koran tdk dtg(di tnggu skrg) +628134131xxxx Ass al lp!, cuman mobilang lurah maahas, itu bengkelnya mas heri didpn ktr lurah lwt sdkt, lbh banyak menggunakan jln raya! Apa lurah tdk bisrtibkan? +628134144xxxx Ass lp, tlng di muat sms ini, sy cuma mau nanya sama BPMPD tntng dana ADD, kpn sih dana ADD di bangkep bs di cairkan? Kami para kades dan aparat butuh mkn, bkn cuma pns, kami sdh lksnakan kewajbn kami, tp kami blm terima apa yg menjd hak kami. Tlng bpmpd bangkep sdr, ghimana klw gaji pns yg di tunda sampe 8 bln, pst bxk yg ngomel2. Bkn cuma pns yg mau mkn, kami pr kades dan aparat lain butuh mkn, klw gini terus jgn hrp kinerja pr kades bs maksimal, tlng di muat sms ini ya? Mksh lp. +628575677xxxx Wai...i.. PLN ?KAMU KR KMU PE LAMPU INI KAMU KS KASE MATI,HEH,TAUDIRI KAMU KAMU DST ORG LISTRK Cb km ks nae trn listrk kalo koslet koN I2 RUMAH TBKAR KM PENENE Moyang mau tangGUNG JA-

Pelajaran dari Kasus Bank Century LUAR biasa. Kalimat itulah yang layak meluncur dari mulut kita manakala mendengar dan mencermati nilai rupiah yang sudah digelontorkan pemerintah (melalui Lembaga Penjamin Simpanan/ LPS) untuk Bank Century. Untuk menyelamatkan bank hasil merger tiga bank, yakni Bank CIC, Bank Pikko, dan Bank Danpac itu, ternyata dibutuhkan kucuran dana tidak kurang dari Rp 6,7 triliun. Dengan modal dan dana yang masih terbatas dari setoran pemerintah dan premi asuransi bank-bank peserta penjaminan, keuangan LPS sesungguhnya sangat terbatas. Di Amerika Serikat diberitakan, karena banyaknya dana talangan yang harus dibayar oleh lembaga penjamin simpanan di sana, yakni Federal Deposit Insurance Corp (FDIC), keuangan menjadi terkuras. Lembaga itu nyaris ‘’bangkrut’’ karena menipisnya dana-dana talangan untuk membayar klaim dana pihak ketiga yang dijamin pemerintah AS. Nah, tentunya kemampuan keuangan LPS juga sangat terbatas, yang bukan tidak mungkin akan semakin membebani neraca keuangan pemerintah sebagai pemegang saham. Dengan cara semacam itu, bagaimana jika terjadi hal yang sama dengan kasus Bank Century ini? Pertanyaan tersebut wajar mengemuka di tengah semakin banyaknya dana masyarakat yang masuk dalam skema penjaminan LPS. Hingga kini, dana-dana yang masuk dalam skema LPS adalah maksimal Rp 2 miliar per nasabah per bank dengan suku bunga wajar LPS. Di luar itu, dana-dana masyarakat tidak dijamin LPS. Sebelumnya, dana-dana yang masuk dalam skema penjaminan LPS maksimal Rp 100 juta per nasabah per bank. Dengan

Oleh : Susidarto paktisi perbankan di Jogjakarta

kenaikan menjadi Rp 2 miliar, akumulasi dana yang harus dijamin LPS pada dasarnya semakin besar seiring membesarnya premi yang harus dibayar bank-bank peserta program penjaminan. Hanya, kita sering tidak berpikir sejauh ini bahwa kemampuan keuangan LPS juga sangat terbatas. Bisa dibayangkan seandainya kasus serupa Bank Century ini terjadi bersamaan di beberapa bank. Bisa dipastikan LPS segera bangkrut, dalam arti meminta suntikan dana lagi dari pemerintah. *** LPS tidaklah bisa terlepas sama sekali dari peran BI dalam mendukung keberadaannya, terutama dalam masalah pengawasan bank-bank. Maklum, pengawas perbankan selama ini menjadi domain bank sentral. Kalau persoalan sebuah bank bisa terdeteksi sejak dini, niscaya danadana talangan yang dikucurkan LPS tidak akan sebesar yang terjadi sekarang ini. Dalam kasus Bank Century, misalnya. Bila BI dalam hal ini tegas memberikan sanksi kepada manajemen Bank Century sejak diketahui menjual produk reksadana bodong pada 2003-2005, kerugian nasabah dan LPS tidak akan sebesar sekarang. Itu berarti sepak terjang sang pemilik ADS sekaligus komisaris Bank Century akan terdeteksi sejak dini. BI dalam hal ini seharusnya bertindak tegas sejak awal. Bahwa bank harus dikelola oleh orang-

orang yang benar-benar bisa dipercaya (kredibel) dan cakap (capable) serta tidak memiliki bisnis ‘’bank’’ dalam bank. Kalau masalah tersebut bisa dilimitasi saat itu, bukan tidak mungkin Bank Century tidak akan menghadapi persoalan rumit seperti yang terjadi pada Oktober 2008, yang berujung pada fenomena kalah kliring sebagai puncak minusnya permodalan bank tersebut. Sayangnya, penyakit kronis yang diderita Bank Century dibiarkan berlarut-larut hingga 2008. Akhirnya, penyakit yang dibawa pascamerger itu menjadi bom waktu yang meluluhlantakkan bangunan bank yang selama ini sudah dibangun dengan susah payah. Bank Century harus diselamatkan. Karena itu, BI harus ekstraketat mengawasi bank, terutama untuk mencegah terjadinya penyakit kronis seperti di Bank Century. Di sini perlu ketegasan BI, sehingga tidak terjadi kerugian berlarutlarut. Nasi sudah menjadi bubur. Kalau sekarang kalangan DPR mempertanyakan masalah penyelamatan Bank Century beserta talangan dana LPS yang demikian besar, itu wajar. Semua harus bisa dijelaskan kepada publik karena menyangkut dana-dana yang berasal dari publik. Maklum, sebagian dana talangan tersebut juga berasal dari pemerintah (setoran modal)

yang berarti juga dari masyarakat banyak. Masyarakat (melalui DPR) juga berkepentingan atas masalah ini dan berhak mengetahui melalui pengungkapan serta transparansi penggunaan dana-dana untuk menyelamatkan Bank Century. Pelajaran penting yang bisa dipetik adalah urgensi untuk meningkatkan lagi pengawasan bank beserta penegakan sanksi yang tegas. Adanya temuan-temuan yang signifikan terhadap kinerja sebuah bank harus segera ditindaklanjuti dengan serangkaian aksi yang jelas dan tegas. Ke depan, pembentukan lembaga pengawas bank (dan lembaga/jasa keuangan lainnya) yang lebih independen layak ditindaklanjuti. Pembentukan otoritas jasa keuangan (OJA) yang selama ini sudah banyak dibicarakan di tingkat pengambil keputusan layaknya perlu segera ditindaklanjuti. Jadi, tugas bank sentral hanya menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta mengatur (minus pengawasan) bank-bank. Dalam konteks perbankan, bank sentral hanya bertugas mengatur perbankan di tanah air tanpa harus dibebani tugas pengawasan perbankan. Di sini, bank sentral harus dengan legawa memberi tugas pengawasan kepada lembaga independen yang akan dibentuk melalui UU. Hal tersebut tentunya sudah sesuai UU Bank Indonesia. Akhirnya, di tengah perkembangan sistem keuangan-perbankan yang kian rumit, kita semua tetap harus belajar untuk terus menegakkan ramburambu kehati-hatian bank. Tanpa langkah itu, kita akan kejeblos ke persoalan yang sama. (*)

Menunggu Opsi Kabinet SBY KEMENANGAN di atas 60 persen dalam pilpres memperlihatkan betapa SBY terlalu mudah mengalahkan para pesaingnya. Kini tugas SBY adalah membentuk kabinet. Pertanyaannya, mudahkah itu dilakukan SBY? Tampaknya tidak. SBY harus memilih opsi kabinet yang berisi orang-orang profesional atau opsi kabinet akomodatif yang mewakili kepentingan koalisi partai politik. Dari aspirasi yang kita dengar, rakyat menghendaki SBY bersama Boediono membentuk kabinet yang diisi para profesional dan mereka yang tidak pernah terlibat dalam kasus hukum. Mereka yang berasal dari partai politik dinilai tidak tepat karena mereka bukan orang profesional. Sementara kalangan partai pendukung menghendaki SBY mau akomodatif terhadap mereka. Toh mereka sudah berkeringat untuk kemenangan SBY. Pertanyaan selanjutnya, sebagai presiden terpilih yang memiliki legitimasi penuh dari rakyat, beranikah SBY menentukan orang-orang yang akan duduk di kabinet dengan mengacu pada profesionalitas dan bukan sekadar politik dagang sapi? Kabinet Profesional Menjadi menteri adalah menjadi pembantu presiden, seperti diatur dalam ketentuan pasal 17 UUD 1945. Itulah pembantu yang superbodi karena berwenang dan berkuasa mengambil kebijakan publik. Karena memiliki wewenang dan kekuasaan untuk mengambil kebijakan publik inilah, sebagai pembantu, dia harus menyandang etika dan tanggung jawab publik. Menjadi menteri jelaslah orang pilihan. Karena itu, SBY harus memilih menteri yang cakap secara konseptual dan fungsional, tetapi juga sosok yang memiliki integritas kuat untuk mengabdi kepada kepentingan publik. Jangan memilih menteri yang mentalitasnya hanya

Oleh : Soetanto Soepiadhy ketua Pusat Kajian Konstitusi Untag Surabaya.

berorientasi ke atas, menghambat kepada kekuasaan. SBY memiliki kebebasan mutlak untuk memilih pembantu-pembantunya dari kalangan profesional guna membentuk zaken kabinet atau kabinet ahli pada pemerintahan periode keduanya seperti yang dikehendaki rakyat yang telah memilih-nya. Zaken kabinet itu adalah kabinet ahli dalam bidangnya masing-masing, terdiri atas kalangan profesional. Itulah Kabinet Profesional. Apalagi, hal itu diperkuat oleh survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang digelar 18-28 Juli 2009, yang menyebutkan hanya 4,1 persen responden yang ingin agar menteri berasal dari partai politik. Sementara 78,3 persen responden menginginkan menteri diambil dari kalangan profesional. Profesional dalam hal ini dimaknai sebagai “orang yang dinilai paling mampu atau bahkan ahli untuk bidang-bidang terkait dengan kementeriannya, apa pun latar belakang partai, agama, maupun suku.” “World-Class Professionalism” Abad ke-21 dicirikan oleh globalisasi yang serbakompetitif dengan perubahan yang terus tanpa henti. Dengan demikian, kata profesional adalah sebuah keniscayaan. Jadi, tidak terbayangkan lagi kalau masih ada yang berkehendak hadirnya sebuah kabinet atau pemerintahan yang jauh dari nilai-nilai profesional. Di sini arti profesional bukan sekadar profesional biasa, tetapi profesional kelas tinggi, world-class professionalism. Justru, ketika kita tidak memedulikan kata profesional tersebut, berarti kita bersiap-

siap untuk ‘’kalah’’ dalam pertarungan. Karena itu, kabinet profesional adalah kabinet yang selalu menampilkan kinerja terbaiknya. Tidak akan pernah menampilkan the second best. Selalu mengusahakan berada di posisi paling terbaik. Kabinet profesional selalu termotivasi untuk berbuat baik bagi kemaslahatan masyarakat. Mementingkan mutu kerja. Keprofesionalannya diabdikan demi kebaikan masyarakat yang didorong oleh kebaikan hati, bahkan dengan kesediaan berkorban. Dia mampu mengendalikan mental spiritualnya, sehingga melakukan tindakan berdasarkan nilai-nilai, prinsip hidup, ataupun agama dan kepercayaan yang dianut. Kabinet profesional tidak bekerja untuk kepuasan diri sendiri, tapi lebih untuk kepuasan masyarakat lewat interaksi kerja. Juga karena sangat memahami bahwa kabinet profesional itu lahir dari kebutuhan masyarakat. Jadi, mereka harus bisa melayani masyarakat sebaik-baiknya secara konsisten dengan segenap ketulusan dan kerendahan hati. Kabinet profesional terdiri atas menterimenteri yang penuh pengabdian. Mereka memiliki rasa keterpanggilan untuk mengabdi di bidang keahliannya. Semua itu dilakukan dengan penuh kecintaan kepada masyarakatnya. Kabinet profesional adalah kabinet yang senantiasa dinamis dan selalu berani melakukan terobosan atau kreativitas baru bagi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Kabinet profesional adalah kabinet

yang terdiri atas menteri-menteri yang selalu menjaga etika dan moralitas profesinya. Mereka tidak pernah terkontaminasi uang dan kekuasaan yang lebih besar. Mereka tetap membutuhkan uang dan kekuasaan, tetapi mereka menerimanya secara terukur dan sesuai. Semuanya sebagai bentuk penghargaan dari masyarakat. Kabinet profesional terdiri atas orang yang tekun, sabar, dan tahan godaan. Sebab, menjadi profesional memerlukan proses panjang. Profesional tidak bisa langsung diraih selama satu minggu pelatihan. Profesionalitas merupakan proses berkesinambungan. Kita tetap berharap SBY mau lebih mendengarkan aspirasi rakyat yang justru telah memilihnya ketimbang suara dan tekanan partai politik koalisi. Bukan itu saja, dengan membentuk zaken kabinet atau kabinet profesional, SBY akan lebih aman dan tidak ribet dengan kepentingan sempit partai-partai untuk keharusan menjaga keseimbangan sistem pemerintahan presidensialnya. Dalam periode kedua ini tidak boleh hal yang pernah terjadi pada periode pertama lalu terulang. Dengan demikian, SBY bisa maksimal memperhatikan kepentingan rakyat dengan lebih berani dan tegas. Berani melakukan terobosan untuk kemakmuran rakyat sekarang, bukan kemakmuran untuk 10 atau 20 tahun lagi. Karena itu, kita berharap profesionalisme akan menjadi ukuran utama dalam penentuan figur yang akan mengisi kursi menteri. Inilah periode monumentalnya SBY. Periode di mana SBY harus bisa menorehkan tinta emas bagi sejarah bangsa besar ini. Tentu juga bagi keluarga besar SBY sendiri. Terlalu sayang apabila SBY tidak bisa menorehkan tinta emas itu. Sebab, Karena abinet profesional adalah zaken kabinet yang menjadi conditio sine qua non. (*)

Harga Gula Semakin Pahit ( Bagian Kedua ) KEPENTINGAN secara terintegrasi. Kita pernah mencatat, hingga 60-an negara Indonesia merupakan eksporter gula terbesar kedua di dunia. Pada 1930, ketika Pulau Jawa di bawah kendali Belanda, produksi gula Pulau Jawa saja mencapai 3 juta ton dan tercatat sebagai produsen gula terbesar kedua setelah Kuba. Kala itu di Jawa terdapat 180 pabrik gula yang mampu memproduksi hablur 15 ton per hektare. Pada 2008 lalu rata-rata produksi hablur kita hanya 6,2 ton per hektare. Rupanya semangat bongkar ratoon petani belum diimbangi dengan modernisasi pabrik gula sehingga rendemen masih berkisar 7 persen. Dengan modernisasi pabrik, rendemen dapat didongkrak hingga 9-10 WAb,,HEH KM YG DS PLN TAU LISTRK APA TDK??bkn nae darah km ini?mati manyala” km taroh ini koMPLEK,MACam kamu yang bayar,,LUWUK POS MUAT KS BSAR INI BRT Spy tbk drg pemata? +628135647xxxx Kepada Yth, Bpk Bupati Banggai, kami ingin menanyakan kpd Bpk Bupati,

Oleh : Joko Susanto persen. Karena itu, program akselerasi swasembada gula harus dilakukan dengan penggantian dan modernisasi mesin/peralatan pabrik yang sudah tua dan tidak efisien. Inovasi bibit unggul dengan potensi produktivitas tinggi melalui riset secara berkelanjutan perlu dilakukan. Menurut beberapa literatur, pembongkaran tanaman keprasan (ratoon) den-gan penggunaan varietas tebu unggul baru dan penyediaan benih bermutu dapat

meningkatkan produksi tebu menjadi 126146 persen. Upaya pengembangan tebu di luar Jawa perlu dilakukan dengan serius. Survei Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia mendapati lahan seluas 287.000 ha yang sesuai untuk tebu tersebar di 11 provinsi luar Jawa. Jika produktivitas rata-rata 8 ton/ha gula hablur, akan ada tambahan produksi 2,3 juta ton. Dengan tambahan produksi sebesar ini, kedaulatan pangan

gula negeri ini dapat ditegakkan. Pembenahan tata niaga gula dalam negeri perlu segera dilakukan. Saat ini instrumen tata niaga masih terkotak-kotak di berbagai departemen atau lembaga, yaitu di Departemen Perdagangan, Men BUMN, Departemen Perindustrian, Deptan, PTPN, serta Menteri Keuangan. Saatnya Perum Bulog diberi kepercayaan lagi untuk mengelola stok penyangga (buffer stock) untuk keperluan stabilisasi harga pada saat dibutuhkan seperti sekarang ini. Berbagai konflik kepentingan dan praktik perburuan rente yang memperkeruh tata niaga perlu segera diakhiri. Jika semua upaya ini telah dilaksanakan secara serius dan terintegrasi, bukan mustahil kejayaan agroindustri gula dapat kita raih kembali.(*) ( Habis )

apakah kasus ijazah palsu kades uwedaka daka tdk diproses atau gimana soalx sdh 10 Bln laporan kami ternyata sampai saat ini tdk ada kepastian hkm.kami mohon perhatian & ketegasan Bpk Bupati. sekian & terimakasi dr. msykt uwedaka daka. mhn btuan Lwk Pos spy dbritkn

LAMPU INI KAMU KS KASE MATI,HEH,TAUDIRI KAMU KAMU DST ORG LISTRK Cb km ks nae trn listrk kalo koslet koN I2 RUMAH TBKAR KM PENENE Moyang mau tangGUNG JAWAb,,HEH KM YG DS PLN TAU LISTRK APA TDK??bkn nae darah km ini?mati manyala” km taroh ini koMPLEK,MACam kamu yang bayar,,LUWUK POS MUAT KS BSAR INI BRT Spy tbk drg pemata?

+628135647xxxx Kepada Yth, Bpk Bupati Banggai, kami ingin menanyakan kpd Bpk Bupati, apakah kasus ijazah palsu kades uwedaka daka tdk diproses atau gimana soalx sdh 10 Bln laporan kami ternyata sampai saat ini tdk ada kepastian hkm.kami mohon perhatian & ketegasan Bpk Bupati. sekian & terimakasi dr. msykt uwedaka daka. mhn btuan Lwk Pos spy dbritkn

alumnus Jurusan Agroindustri IPB, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kab Tegal, Jateng

+628575677xxxx Wai...i.. PLN ?KAMU KR KMU PE

PENERBIT : PT Luwuk Cemerlang. GENERAL MANAGER/PEMIMPIN REDAKSI : Herdiyanto Yusuf. REDAKTUR PELAKSANA : Haris Ladici. REDAKTUR : Haris Ladici, Zulhelmi Alting, Gafar Tokalang.Rustam Nono STAF REDAKSI : Nasri Sei, Sofyan Labolo,Rustam Nono, Firman Ibrahim Suling.KORLIP : Zulhelmi Alting, BIRO BANGKEP; Rustam Nono (Salakan), Ahmad Awaluddin (Banggai). BIRO AMPANA; Nasri Sei. BIRO PAGIMANA; Anto Yasin. BIRO BUNTA; Karman. BIRO TOILI; Nurhasan. ART & PERWAJAHAN : Sudin Salasa (Koordinator), Utam Nasila,Wawan Kusika, Agus tiawan, Muh. Albar Amin. PRESIDEN KOMISARIS : Imawan Mashuri. KOMISARIS : Benny H Raintama, Suhendro Boroma. DIREKTUR : Mohamad Sirham, Urief Hassan. MANAGER KEUANGAN : Haryono, STAF KEUANGAN : Aswar Poibara (Koordinator) Astuti Mohune (Kasir) . STAF PEMASARAN : Dales Lantapon. ( Koordinator ) Sofyan Dude,.MANAGER IKLAN : Sukriyadi Mamu . STAF IKLAN : Hawa Minarni A Bayak.(Kasir), Sutadi Utiarahman. PERCETAKAN : Andri Bumbungan (Koordinator),Yusuf Nelwan, Opick Kasim. OMBUSDMAN : Ismail Pelu (Ketua), Hinca IP Pandjaitan (Anggota).TARIF IKLAN : Umum Rp 20.000,-/mmk (hitam putih/BW),Rp 30.000-/mmk (Warna/FC ), MUNGIL : Rp 50.000,- (1x muat). HARGA LANGGANAN KORAN : Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). ALAMAT REDAKSI: Jl. Imam Bonjol No. 4 Km 3 Luwuk Telp. (0461) 325447 Fax : (0461) 325071 email : redaksi@luwukpost.info. PERWAKILAN GORONTALO : JL. NANI WARTABONE NO. 144 A GORONTALO Telp. (0435) 827551-827552 Fax : (0435) 829603. PERWAKILAN MANADO : Jln. Babe Palar No.54, Telp (0431) 855558 Fax : (0431) 840763-860398. PERWAKILAN SURABAYA : Graha Pena Building, Jln Ahmad Yani No.88, Telp (031) 8287999.PERWAKILAN JAKARTA : Gedung Graha Pena Lt.6, Jl. Raya Kebayoran Lama No.12, Telp : (021) 53699509, Fax (021) 5328487.


INTERNASIONAL

Luwuk Post RABU 2 SEPTEMBER 2009

http://luwukpost.info

9

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Kurikulum Holocaust’ Bikin Hamas Gerah Kasus Kematian Brian Jones Dibuka Lagi LONDON –Anda penggemar rock and roll? Jika jawabnya ‘ya’, tentu anda mengenal Brian Jones, gitaris Rolling Stones yang mati muda pada 1969. Kepolisian Inggris rencananya bakal membuka lagi kasus kematian Brian Jones yang sarat kontroversi. Aparat di Kepolisian Sussex, Inggris menyatakan, penyelidik sudah mengantongi dokumen yang berhubungan dengan kematian Brian Jones. Seperti dilansir Associated

Press, dokumen yang kini dipegang polisi itu merupakan hasil investigasi wartawan. Pihak kepolisian menyatakan, dokumen tersebut akan diselidiki lebih lanjut. “Tetapi terlalu dini untuk memberi komentar tentang hasilnya,” sebut polisi. Seperti diketahui, Brian Jones meninggal di bulan Juli 1969 pada usia 27 tahun. Tubuhnya ditemukan di kolam renang di rumahnya yang terletak di kawasan hunian seluas 4,5 hektar di Sussex. Petugas pemeriksa kematian

mengatakan, Brian Jones tewas karena tenggelam saat berada di bawah pengaruh alkohol dan obat-obatan. Namun tetap saja spekulasi tentang kematian Brian Jones terus berkepanjangan. Minggu (30/8) lalu, harian The Mail melaporkan bahwa seseorang bernama Scott Jones, yang tidak terkait apapun dengan Brian Jones, menyerahkan lebih dari 600 lembar dokumen tentang hasil investigasi ke Polisi Sussex.(AP/ara/ jpnn)

Brian Jones

Tersangka Pengebom Dipilih Jadi Menhan TEHERAN - Anggota parlemen Iran kompak mendukung keputusan Presiden Mahmoud Ahmadinejad memilih Ahmad Vahidi sebagai menteri pertahanan. Padahal saat ini nama Vahi-di masuk dalam daftar cekal Argentina terkait dengan keterlibatannya dalam tragedi pemboman di Buenos Aires 1994. Mengenakan seragam militer, Vahidi memaparkan visi pertahanannya empat tahun ke depan di parlemen kemarin (1/9).

Pemaparan tersebut untuk meyakinkan legislatif bahwa dirinya memang pantas masuk menjadi salah satu dari 21 menteri di kabinet baru Iran yang akan diumumkan hari ini. Seperti dilaporkan AFP, Vahidi sama sekali tidak mendapat penolakan dari anggota parlemen saat dia mengelaborasi gagasannya dalam memimpin kementeriannya. Termasuk ide untuk membangun produk pertahanan yang inovatif, ekspansi pasar

regional, dan kerjasama internasional berdasar azas diplomasi aktif. Argentina menuduh Vahidi terlibat dalam pemboman komunitas Yahudi di Buenos Aires yang menewaskan 85 orang. Pada 2007, Interpol secara resmi mengeluarkan surat cekal internasional kepada Vahidi atas permintaan pemerintah Argentina. Surat cekal itu didistribusikan kepada 187 anggota Interpol. Argentina sendiri telah men-

yatakan rasa marahnya atas nominasi Vahidi sebagai calon menteri oleh pemerintah Iran. Dan telah mendesak agar Vahisi segera ditangkap. Salah satu anggota parlemen Hadi Ghavami yang pada awalnya diprediksi akan menolak pencalonan Vahidi, menulis catatan dan menegaskan bahwa dia berubah pikiran setelah melihat sikap sinis yang ditunjukkan oleh rezim Zionis, Israel, terkait penunjukan Vahidi. (cak/ ami)

JALUR GAZA - Pertentangan antara Hamas dengan Israel ternyata tak sebatas di medan perang. Sampai soal kurikulum sekolah pun, keduanya juga berebut pengaruh. Pemimpin spiritual Hamas, menyatakan bahwa mengajari anak-anak Palestina tentang pembunuhan enam juta kaum Yahudi oleh Nazi merupakan kejahatan. Hamas menolak usulan PBB untuk memasukkan Holocaust sebagai bagian mata pelajaran di sekolah-sekolah di Gaza Younis al-Astal melontarkan penolakannya setelah mengadakan dengar pendapat dengan perwakilan PBB dan Works Agency, satu badan utama PBB yang membantu pengungsi Palestina, yang merencanakan pengenalan pelajaran tentang Holocaust di Gaza. “Menambah Holocaust ke dalam kurikulum akan menambah penyebarluasan kebohongan,” tulis al-Astal dalam pernyataan resminya. “Saya tidak membesar-besarkan ketika mengatakan Holocaust adalah kejahatan perang tentang bagaimana melayani koloni Zionist dan bersepakat dengan kemunafikan dan kebohongan,” tulisnya. Juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri juga keberatan dengan masuknya Holocaust dalam mata pelajaran di Gaza. “Kami pikir, lebih penting mengajarkan ke anak-anak Palestina tentang

F. PALESTINE

TANPA BEBAN: Seorang anak Palestine berangkat ke sekolah meski salah satu lengan kanannya cidera berat.

kejahatan pendudukan oleh Israel,” tandasnya. Terang saja, pernyataan Hamas itu membuat berang Israel. Pejabat senior Israel mengatakan, pernyataan pemimpin Hamas itu selayaknya membuat barat berpikir lagi untuk mengakhiri boikot terhadap Hamas di tempat yang dikuasai secara paksa sejak 2007. Juru bicara pemerintah Israel, Mark Regev mengatakan, negara-negara lain mestinya merenungkan lagi rencana menarik boikot atas Hamas. “Mereka mesti secara serius menyadari

tentang pernyataan Hamas yang tidak senonoh,” tandasnya. Banyak warga Palestina memang enggan mengakui penderitaan kaum Yahudi. Sikap ter-hadap Holocaust berkisar pada penyangkalan secara langsung. Namun Hamas telah membuat tawaran ke Barat untuk mengakhiri blokade atas Gaza. Namun pernyataan pejabat senior Hamas itu jelas bakal merongrong upaya untuk merepresntasikan diri sebagai kelompok yang bisa diajak bekerjasama.(AP/ara/JPNN)


AMPANA

Luwuk Post

10

RABU 2 SEPTEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Eksekutif Luruskan Pernyataan Aleg Alfian: Semua Program Membebani APBD AMPANA- Pernyataan anggota DPRD Masri DJ Latinapa SE, menolak segala bentuk pemekaran wilayah baik Desa, Kelurahan maupun Kecamatan yang akan diajukan eksekutiv ke DPRD, dengan alasan hanya membebani APBD, ditanggapi bijak oleh pihak eksekutif. Seperti dilontarkan Kepala Bagian Hukum dan Perundang-undangan Setdakab Touna Alfian Kasim SH kepada Luwuk Post, kemarin. Ia mengatakan, subtansi dihembuskannya pemekaran wilayah untuk memperpendek rentan kendali pelayanan kepada masyarakat. Jika alasan penolakan pemekaran tersebut dinilai membebani APBD sangatlah tidak tepat, karena semua program pastilah membebani APBD. “Tak ada program yang tidak membebani APBD. Kami berharap pemekaran wilayah di daerah ini harus dikaji secara bijak dan realistis untuk kepentingan masyarakat,” harapnya. Ia menilai salah satu petimbangan eksekutif dalam mendorong proses pemekaran baik desa dan kelurahan adalah untuk mewujudkan terbentuknya pemekaran kecamatan yang baru. Ini semata bertujuan untuk memperpendek rentan kendali pelayanan. Seperti di wilayah kecamatan Ampana Tete. Di wilayah ini menurut Alfian, perlu dimekarkan lagi kecamatan yang baru, sebab masyarakat yang mendiami wilayah dataran bulan dan sekitarnya, cukup susah

menjangkau pusat pemerintahan kecamatan yang berkedudukan di desa Tete. Begitupun di wilayah kepulauan. “Lagian ini semua (Pemekaran,red) merupakan usulan dan keinginan masyarakat, yang harus kita perjuangkan,” terangnya. Disisi lain urai Alfian proses pemekaran juga dapat mendorong pencapaian target APBD, serta menjadi pertimbangan pemerintah pusat dalam menggulirkan Dana Alokasi Umum (DAU). “ Kami menilai dengan adanya pemekaran wilayah di daerah ini justeru dapat mendorong pencapaian realisasi APBD,” paparnya menyangga pernyataan Masri. Untuk itu Alfian berharap proses pemekaran wilayah di daerah ini dapat berjalan mulus. Jika wacana penolakan terjadi, ia mengingatkan agar anggota DPRD dapat menerima pertimbangan pihak eksekutif dalam mendorong pemekaran wilayah di daerah ini. “Usulan pemekaran ke DPRD belum dilakukan, namun sudah ada bahasa penolakan. Kami menyarankan agar lebih bijak mengkaji makna sebuah pemekaran yang akan di usulkan pihak eksekutif. Pertimbangan pihak eksekutif perlu dijadikan referensi sebelum mengambil keputusan,” pinta Alfian. Hal senada dikatakan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Touna Khaerul Willah. Menurutnya, penolakan pemekaran bisa saja dilakukan dengan pertimbangan berbagai aspek. Namun begitu kata willah, kita juga harus selektif menilai. Sebab, pertimbangan eksekutiv untuk memekarkan kelurahan dan desa adalah semata untuk memperpendek rentan kendali

pelayanan kepada masyarakat. Dengan begitu masyarakat akan lebih mudah untuk mendapatkan pelayanan. “ Kita tetap mengedepankan konteks aturan, mau tidak mau, harus dilakukan pemekaran desa dan kelurahan. Kalau yang diusulkan 10 kelurahan yang akan dimekarkan, tidak mungkinlah harus disetujui 10, asal jangan keseluruhan ditolak,” harapnya menanggapi pernyataan Masri yang juga Ketua DPD Partai Golkar Touna. Tak hanya itu ia juga menginformasikan bahwa tiga kecamatan yang akan dimekarkan masing-masing, satu kecamatan di wilayah Una-una, Ampana Tete serta satu kecamatan di wilayah Ampana Kota. “Untuk kecamatan Ampana Tete akan kita pecahkan menjadi dua kecamatan, begitupun Kecamatan Ampana Kota dan Kecamatan Una-una. Jadi secara keseluruhan jumlah kecamatan yang akan dimekarkan berjumlah 3,” ungkapnya. Namun, sebelum rencana tersebut diusulkan ke DPRD, pihaknya terlebih dahulu mendorong pemekaran desa, untuk menunjang persyaratan pemekaran sebuah kecamatan. Setidaknya jumlah desa yang direncanakan akan dimekarkan adalah 15 desa. “Ada 15 desa yang direncanakan dimekarkan,” terangnya. Upaya ini dilakukan Lanjut Khaerullah, untuk memperpendek rentan kendali pelayanan masyarakat. Sebab, sejauh ini dinilai terdapat sejumlah desa yang terbilang sulit untuk mendapatkan pelayanan oleh Pemerintah Kecamatan. Seperti di wilayah dataran bulan kecamatan Ampana Tete. Masyarakat setepat harus menempuh jarak yang cukup jauh

ke pusat pemerintahan kecamatan. Dengan dimekarkanya sebuah kecamatan di wilayah kecamatan Ampana Tete, masyarakat akan semakin mudah mendapatkan pelayanan. Hal demikian juga di wilayah kecamatan Ampana Kota dan Unauna. “ Di wilayah Batudaka Kecamatan Una-una akan dimekarkan menjadi satu Kecamatan, karena masyarakat cukup jauh menjangkau pusat pemerintahan kecamatan,” terangnya menutup pembicaraan. Sekadar diketahui peryataan dari kalangan ekskutif tersebut mencuat kepermukaan menanggapi sikap Masri yang menilai upaya eksekutif untuk memekarkan desa dan kelurahan tersebut hanya membebani daerah saja. Pemekaran dapat dilakukan, lanjut Masri, jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tojo Unauna sudah mencapai Rp.15 Miliar. “ PAD kita baru mencapai Rp. 8 miliar sementara pemekaran terus dipacu, ini jelas membebani keuangan yang ada. Saya sepakat pemekaran dihentikan sementara waktu dulu. Sambil memacu Penda-patan Asli Daerah. Jika PAD sudah mencapai Rp. 15 Miliar baru bisa dilakukan pemekaran kelurahan dan desa,” tegasnya. Ia mengatakan, selama pihak eksekutif belum dapat mencapai target PAD senilai Rp. 15 Miliar, sepanjang itupula proses pemekaran kelurahan dan desa di tangguhkan sementara waktu. Idealnya ukuran pemekaran ditempuh harus disesuaikan dengan PAD yang diperoleh. “Kita sepakat pemekaran di pending dulu, kalau PAD sudah naik baru kita lanjutkan pemekaran, dengan begitu beban keuangan dapat diminimalisir,” tekannya. Tak hanya itu, diakhir pernyataannya Masri menilai, salah satu faktor penyebab lambannya upaya pengejaran target PAD oleh setiap SKPD dikarenakan masih lemahnya fungsi pengawasan. “ Banyak potensi daerah kita yang tercecer. Untuk itu, kami berharap SKPD harus lebih memperketat pengawasan terhadap potensi yang menjadi sumber pendapatan daerah,” pintanya.(Nas)

Jelang Pilkada 2010

[Foto: Nasri/ Luwuk Post]

PENILAIAN : Menjelang Pilkada Touna 2010, Partai Golkar Touna akan mendatangkan pakar ekonomi untuk melakukan penilaian lima tahunan.

Golkar Bakal Datangkan Pakar Ekonomi AMPANA- Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tojo Unauna yang dihelat 30 Juni 2010 mendatang, sejumlah Partai PoMasri Dj Latinapa litik (Parpol) tengah bersiap untuk mengevaluasi kinerja Bupati dalam LKPJ 5 tahunan. Sepertihalnya yang tengah dipersiapkan partai Golongan Karya (Golkar) Touna. Partai berlambang pohon beringin ini berencana akan men-

datangkan pakar ekonomi untuk melakukan penilain terhadap LKPJ lima tahunan. “Untuk menilai lebih jauh tentang LKPJ 5 tahunan kami akan mendatangkan pakar ekonomi. Pakar ini secara khusus menilai LKPJ 5 tahunan Pemerintahan Damsik,” ungkap Ketua DPD Golkar Tojo Una-una Masri DJ Latinapa Kepada Luwuk Post, kemarin. Ia mengatakan, hasil penilaian pakar tersebut, nantinya dapat dijadikan tolak ukur apakah Golkar masih mengusung inkamben ataukah mengusung kandidat lainya pada Pilkada mendatang. Jika penilaian LKPJ lima tahunan dinilai baik, maka kenapa tidak Golkar tetap mempetahankan inkamben untuk kemudian diusung pada pesta demokrasi (Pilkada,red) di daerah ini. Dan jika penilaian berbalik dari harapan, maka Golkar tentunya mem-pertim-

bangkannya. “Semuanya masih serba kemungkinan. Apakah masih mempertahankan inkamben ataukah tidak. Semuanya tergantung hasil penilaian LKPJ lima tahunan,” katanya. “Golkar sejauh ini belum mengambil sikap jelang Pilkada 2010 mendatang. Masih membaca perkembangan yang ada. Yang jelas saat ini kami sudah ada catatan-catatan mengenai Par-pol sebelum peta koalisi dibangun,” tambahnya. Sekadar diketahui, penentuan sikap secara resmi kandidat yang diusung Partai Golkar akan diekspose pada Januari 2010 mendatang. Ini dilakukan setelah digelarnya konsolidasi kader partai dan simpatisan partai baik ditingkat desa hingga pengurus di tingkat Kabupaten. “Golkar akan menentukan sikapnya pada Januari 2010 mendatang. Ini sudah direncanakan sejak awal,” tegasnya menutup pembicaraan. (Nas)

PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS MUHAMMDIYAH LUWUK KELAS RINTISAN UNHAS MAKASSAR KERJA SAMA

MEMBUKA PENDAFTARAN MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2009/2010 DIBUKA PROGRAM STUDI : 1. 2. 3. 4.

S2 ILMU HUKUM (ANGKATAN KE III) S2 PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH (ANGKATAN II) S2 MANAJEMEN DAN KEUANGAN (ANGKATAN I) S2 AGRIBISNIS (ANGKATAN I) PENDAFTARAN DIMULAI 13 AGUSTUS 2009 SAMPAI DENGAN 1 OKTOBER 2009

PERSYARATAN PENDAFTARAN : 1. 2. 3. 4. 5.

6.

FOTO COPY IJASAH S1 DILEGALISIR RANGKAP 2 PAS FOTO UKURAN 3X4 = 2 LEMBAR IP (INDEKS PRESTASI) MINIMAL 3,00 BAGI YANG KURANG DARI 3,00 MEMBUAT MAKALAH ILMIAH. STOPMAP SNEL HEKTER PLASTIK WARNA MERAH (ILMU HUKUM), KUNING (PPW), BIRU (MANAJEMEN DAN KEUANGAN), HIJAU (AGRIBISNIS) MASING-MASING RANGKAP 2. MEMBAYAR BIAYA PENDAFTARAN

TEMPAT PENDAFTARAN : DIKANTOR SEKRETARIATPASCA SARJANA UNISMUH LUWUK JL.KH A. DAHLAN III/79 LUWUK PADA JAM KERJA ATAU KONTAK PERSON : WINARDI KUANGGA, SE (0857 5646 5569/0812 4540 2725


EKONOMI & BISNIS

Luwuk Post RABU 2 SEPTEMBER 2009

11 11

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

http://luwukpost.info

EO, Jadi Alternatif Usaha LUWUK-Seiring dengan berkembangnya dinamika dunia hiburan didaerah ini, bisnis Event Organizer (EO) diproyeksikan memiliki peluang positif untuk menjadi lahan usaha alternatif. Apalagi, saat ini sudah banyak perusahaan yang sering bersedia menjadi sponsor acara sebagai salah satu trik promosi produk mereka. Salah seorang penggiat dunia entertaintment yang sudah sering terlibat dalam beberapa event pernah digelar didaerah ini, Rizal , ketika dimintakan tanggapannya, menilai bahwa prospek bisnis EO didaerah ini cukup positif. Karena sebagai kota berkembang, masyarakat didaerah ini terbilang masih haus akan berbagai kegiatan hiburan. Buktinya, dalam beberapa kali event yang pernah digelar. Animo masyarakat sangat tinggi. Khususnya bagi kegiatan yang bersifat hiburan. Seperti konser musik, lomba band maupun kegiatan bidang entertaintment lainnya. Lebih lanjut, Rizal juga mengatakan bahwa bisnis EO dibeberapa kota lain sudah menjadi industri yang menjanjikan keuntungan besar. Padahal modal yang diperlukan tidak sebegitu besar, dibandingkan dengan modal yang dibutuhkan untuk mendirikan sebuah industri produk tertentu. Namun, kata Rizal untuk mendirikan EO tidaklah mudah. Karena membutuhkan kemampuan dan wawasan luas dibidang manajemen usaha hiburan. Selain itu, dibutuhkan pula jaringan sponsor yang memadai. Karena kelangsungan usaha EO sangat bergantung setidaknya pada 2 hal yaitu, Sponsor dan animo masyarakat. “ini penting untuk diperhatikan jika ingin sukses dalam menjalankan usaha EO,” tukasnya. (bim)

Tarif Kesehatan Naik, Pelayanan RSUD Masih Memprihatinkan LUWUK-Walaupun pemerintah daerah secara resmi telah menetapkan kenaikan tarif pelayanan kesehatan Di RSUD Luwuk beberapa waktu lalu, tapi disayangkan kebijakan itu belum disertai dengan peningkatan kwalitas pelayanan kesehatan seperti yang diharapkan masyarakat. Nurhayati, salah seorang keluarga pasien yang sempat di rawat di RSUD Luwuk, kepada Luwuk Post, selasa kemarin mengatakan bahwa pihaknya sangat kecewa dengan masih buruknya kwalitas pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut. Pasalnya ada beberapa ruang pelayanan dan perawatan pasien yang kondisinya sangat kotor. Diantaranya ruang UP Bedah. “ Itu ruangan pe kotor mati eh. Nyanda pantas di jadikan tampat perawatan pasien,” ujarnya dengan nada kesal. Harusnya, menurut ibu satu 3 anak ini. Pengelola Rumah sakit dapat lebih jeli lagi dalam memperhatikan kondisi kebersihan rumah sakit. Apalagi, saat ini biaya pelayanan kesehatan sudah naik. “ Bagimana ini, tarifnya saja yang dikase naek baru pelayanan masih kurang optimal,” tegas Nurhayati. Lebih lanjut, Ia meminta dengan tegas kepada pemerintah daerah agar dapat menegur pengelola rumah sakit untuk dapat meningkatkan kwalitas pelayanan mereka. Salah satunya dengan cara memperhatikan kondisi kebersihan di masingmasing ruangan. Terkait dengan keluhan dari masyarakat ini, Herwin Yatim aleg DPRD asal PDIP dengan tegas mendesak kepada pengelola RSUD agar dapat memperhatikan keluhan dari masyarakat itu. Jangan sampai, kredibilitas pengelola RSUD menjadi rusak karena kurang maksimalnya pelayanan terhadap para pasien. “ Memang sudah wajar jika masyarakat sebagai konsumen mengeluh, karena harusnya ketika tarif dinaikkan, kwalitas pelayanan juga mesti diperbaiki,” ujar Herwin. (bim)

BISNIS PULSA Cari Master Dealer Pulsa All Operator, dengan harga murah s5= 4,7. s10=9,3. a5= 4,8. a15= 14,2. trx24 jam Hubungi 081318138333 d-net.peperonity.com

CARI JODOH Saya pria, mncari wanita single, brpnampilan mnarik, sdrhana, bisa dipercaya. Hubungi : 0812 4513 6221. Luwuk.

IMPORT—Untuk memenuhi kebutuhan beras di daerah, sejumlah agen dan distributor kebutuhan pokok mendatangkan beras dari luar daerah. Nampak, kegiatan bongkar muat beras di pelabuhan luwuk, sore kemarin. (bim)

Konsumen Perumahan Terus Bertambah Roni : Prospek Bisnis Ini Masih Sangat Cerah LUWUK-Bisnis properti di daerah ini terus menampakkan perkembangan ke arah yang positif. Hal itu ditandai dengan makin bertambahnya jumlah investor maupun konsumen yang berminat terhadap produk properti. Diantaranya perumahan. Kondisi ini tentu saja berbanding terbalik dengan kondisi ekonomi yang secara umum masih belum begitu pulih dari krisis global yang melanda negara ini sejak

akhir tahun 2008 silam. Roni Tanusaputra yang merupakan direktur dari PT Luwuk Anugrah Abadi, salah satu pengembang kawasan perumahan di daerah ini, kepada Luwuk Post, Selasa kemarin, menjelaskan bahwa bahwa minat konsumen terhadap produk perumahan masih sangat tinggi. Hal itu jelas terlihat, terus bertambahnya jumlah unit perumahan yang laku terjual. Menurut Roni, salah satu penyebab yang membuat produk properti khususnya perumahan, begitu menarik minat masyarakat, antara lain adalah karena doro-

ngan kebutuhan. “ Masih banyak masyarakat di daerah ini yang masih belum memiliki rumah tinggal definitif,” ujar Roni. Apalagi, disisi lain daerah ini terus mengalami perkembangan. Sehingga tingkat urbanisasi makin tinggi. “ Dengan begitu, maka jumlah konsumen kedepannya akan terus bertambah,” imbuh pengusaha berdarah tionghoa ini. Meski begitu, sebagai pe-ngembang Roni mengatakan pihaknya tetap membutuhkan banyak kreasi ataupun inovasi dalam hal pemasaran. Hal itu dimaksudkan, agar jumlah konsumen yang tertarik

mem-beli produk perumahan yang ditawarkan perusahannya itu bisa terus bertambah. “ Walaupun jumlah konsumen di daerah ini banyak, tapi sangat perlu bagi kami untuk lebih memberikan motivasi bagi mereka agar dapat membeli produk kami,” tukas Roni. Guna meningkatkan minat konsumen, seperti yang dimaksudkan, Roni mengatakan pihaknya menggelar undian berhadiah bagi para konsumennya. Dan terbukti, ikhtiar itu mampu mendorong pertambahan jumlah konsumen yang membeli produk

perumahannya. Sementara itu, terkait dengan potensi persaingan usaha dengan investor lain di usaha sejenis. Roni menilai itu merupakan sebuah kewajaran. Justru dengan begitu, menurut Roni, masyarakat sebagai konsumen akan lebih diuntungkan. Karena bisa memiliki banyak alternatif pilihan, sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli. “ saya kira yang namanya persaingan usaha itu sifatnya positif, selama dilakukan secara sportif. “ Tutup Roni. (bim)

Bupati Minta Data Potensi Wisata Segera Diperbaharui

Ma’mun Amir

LUWUK-Guna lebih mempercepat akselarasi pembangunan dibidang pariwisata, Bupati Banggai, Ma’mun Amir, telah menginstruksikan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai, untuk

RUMAH & TANAH DIJUAL Rumah dijual. Luas tanah:9x12m, luas bangunan:6x8m, 2 kmr tidur, 1 kmr mandi, dapur sudah direhap. Fasilitas air panas, listrik 450 watt. Alamat Perum Awara Limboto blok B no.5 Hub. 085240277101 Dijual Tanah, seluas 427 M2, sudah ada pondasi. Almt:Jl. Jakarta Kel. Wurnialo, Komp.Perumahan Griya Seiban. Hub.(0435) 8717767, 085256488334. (0435) 827066

segera melakukan pembenahan terhadap seluruh data potensi wisata yang ada didaerah ini. Selain itu, Bupati juga menyarankan agar Dinas tersebut lebih giat lagi dalam melakukan upaya promosi terhadap seluruh potensi wisata yang ada. Baik itu berupa potensi wisata budaya maupun wisata alam. Kepada Luwuk Post, selasa kemarin, Bupati mengatakan bahwa pemerintah daerah berupaya untuk bisa bergerak lebih cepat lagi dalam hal pengembangan dan pemanfataan seluruh potensi alam maupun sosial budaya yang terdapat di daerah ini. Hal itu, salah satunya tercermin dari upaya

GAME KONAMI GAME sales & service, terpercaya dan murah. Menjual mesin PS, PS2, PSP, DVD Game/ dan asesorisnya Grosir/eceran. Hrg bs nego, kwalitas bergaransi, kunjungi dan hub. kami di Jl. Budi Utomo (dpn Htl Smbr Ria) Kota G o r o n t a l o . Te l p . 0 4 3 5 8700554,085213850500, 081943456098.

pemerintah melengkapi segala infrastruktur yang dibutuhkan secara bertahap. Terkait dengan pengembangan potensi wisata, Bupati mengaku yakin bahwa potensi wisata yang dimiliki oleh daerah ini tidak kalah menariknya dengan potensi serupa yang ada di daerah lain. Karena itu, Bupati secara lugas mengatakan bahwa instansi terkait perlu lebih optimal lagi menjalankan tugasnya dalam rangka mengembangkan berbagai potensi wisata yang ada. “ Tapi diakui, bahwa pemerintah memang sering terkendala dengan persoalan terbatasnya dana dalam pelaksanaan program. Tapi, sebenarnya hal itu bisa

BISNIS TERBARU 2009 BISNIS ONLINE: Ayo sambil brinternet anda bisa mndapat pnghasilan Uang. Caranya gabung di : 1). http://www.desybisnis.com 2). http://www.duniainvestasi.net/?id_punyauang 3). http://www.investasi.com/?id_duitduit

Daftar M-Kios, nasional dan Ahli Operator di seluruh Nusantara. Sim 5= 4950/9800/19200/47700/93500 As 5= 4950/9800/14200/24400/ 47700/93500. Hub 0812 8924 2424

saja dicarikan alternatif solusi lain, asalkan kita dapat lebih kreatif lagi,” ujar Bupati. Ditempat berbeda Haryati SE, salah pengamat ekonomi lokal, mengatakan bahwa data potensi merupakan merupakan hal mutlak yang harus dimiliki oleh pemerintah. Dan data potensi itu harus terus diperharui dalam kurun waktu tertentu. “ Ini akan sangat bermanfaat bagi pemerintah maupun investor,” ujarnya. Suryani kemudian mencontohkan, ada beberapa pimpinan daerah yang selalu menyertakan data investasi daerahnya ketika melakukan perjalanan ke luar daerah atau melakukan pertemuan

JASA BANGUNAN BONUS HANYA DIAN INI, trima cepat gbr: rumah, ruko, toko, kantor. Desain minimalis sbb: gbr bangunan+RAB+3D+RVISI+contoh gbr+konsultasi=500 RB. Ada diskon khusus s/d 50 %. Hub. 0438734851

Parfum Harga Spesial JUAL: Parfum Orginal, Paris Hilton, Kenzo, Bulgari, Hugo Boss, Tommy Hilligen dll. Hub Ibu Emi. Jl. Sulawesi no. 17, HP 08525681161 / 081340802026

KESEMPATAN TERBUKA DBS group arif yang memiliki jaringan downline yang terus berkembang, mencari lgi member baru (memiliki KTP/SIM, no. HP & No. rek) khusus di Gorontalo yang mau ikut patungan untuk membeli Hak Usaha duta business school (DBS). Tinggal pilih untuk 3 Hak. Usaha (500:600), lalu hub. kami lewat telepon atau SMS di 0852 4247 4780 (sdr. Arif)

dengan pihak tertentu. Maksudnya, agar lebih banyak pihak yang dapat mengetahui keberadaan potensi daerah mereka masing-masing. “ Upaya itu juga merupakan bagian dari kegiatan promosi,” ujarnya. Lebih lanjut, Haryati juga mengatakan bahwa ia sangat optimis di waktu mendatang jumlah kegiatan investasi di daerah ini akan bertambah. Karena, masih banyak potensi yang bernilai ekonomi tinggi yang belum dikelola secara baik. Hanya saja, pemerintah diharapkan lebih kreatif dalam mengenalkan segala potensi yang dimiliki daerah ini ke pihak luar. (bim)


Luwuk Post RABU 2 SEPTEMBER 2009 HALAMAN 12

CAPICORN (22 DESEMBER - 19 JANUARI)

AQUARIUS (20 JANUARI - 18 FEBRUARI)

Kamu memiliki apa yang kamu butuhkan hari ini. Semua yang kamu lakukan harus sesuai rencana dan kerjakan. jangan biarkan masalah emosional mengganggu aktivitas.

Semakin banyak yang kamu lakukan untuk orang lain, semakin baik hari kamu. Kamu dapat berkolaborasi dan datang dengan situasi yang baik untuk mengatasi masalah keuangan. Romantika ada di sini.

LIBRA (23 SEPTEMBER - 22 OKTOBER)

SCORPIO (23 OKTOBER - 21 NOVEMBER)

SAGITARIUS (22 NOVEMBER - 21 DESEMBER)

Kamu mungkin kurang cocok dengan partner hari ini. Dengarkan dan perhatikan apa yang orang ini lakukan sebelum kamu membuat keputusan yang dapat mempengaruhi hubungan.

Kamu memiliki dampak yang tinggi terhadap orang sekitar kamu hari ini. Energi kamu dalam mepresentasi kan sesuatu yang kamu senangi akan menjadi nilai tambah buat kamu.

Kamu akan berada dalam mood untuk menghibur dan melakukan hal yang kamu kerjakan. Jangan mudah marah yang akan membawa kamu kesulitan dalam memberikan keberhasilan hari ini

CANCER (21 JUNI - 22 JULI)

LEO (23 JULI - 22 AGUSTUS)

VIRGO (23 AGUSTUS - 22 SEPTEMBER)

Jika kamu membiarkan orang lain mengerjakan hal mereka, kamu akan menemukan semakin mudah jalan kamu. Semua ada dalam strategi yang kamu gunakan hari ini.

Seseorang yang kamu temui akan menarik perhatian kamu, dan ini dapat membawa ke hubungan yang menarik. Kamu kelihatannya akan mengubah arah ke jalan yang lebih positif hari ini.

Pikirkan dulu sebelum kamu temui diri kamu dalam jebakan. Tidak semua orang dapat dipercaya, jadi jangan terlibat dalam kesepakatan.

ARIES (21MARET - 19 APRIL)

TAURUS (20 APRIL - 20 MEI)

GEMINI (21 MEI - 20 JUNI)

Jangan tinggalkan dirimu dengan terlalu banyak waktu senggang untuk memikirkan hal yang tidak berarti. Semakin kamu menyibukan diri, semakin baik yang kamu rasakan.

Tidak semua akan terlihat di depan kamu begitu saja. Jika kamu hati hati dan mempertanyakan apa yang orang lain kerjakan, kamu akan mendapatkan inti masalah dan berhasil.

Bersiaplah untuk bertemu dengan orang yang menarik. Keluar dan lakukan pekerjaan yang kamu senangi akan membawa cinta, persahabatan dan masa lalu yang indah.

PISCES (19 FEBRUARI - 20 MARET) Jangan biarkan masalah pribadi mengganggu aktivitas kamu hari ini. Buat meeting dan bicara dengan orang sekitar. Taruh masalah cinta di belakang hari ini.

Shania Twain Curhat Sesama Korban Selingkuhan PENYANYI Shania Twain mengaku bisa menjadi wanita lagi. Itu diungkapkan pasca perceraianya dengan sang suami, Robert John Mutt Lange, pada tahun lalu. Twain, 44, harus menyudahi biduk rumah tangganya, yang telah dilewati selama kurang lebih empat dengan produser rekaman tersebut. Keputusan itu diambil, setelah sang suami ketahuan selingkuh dengan sekretarisnya, Marie-Anne Thie baud.Namun, sepertinya Twain tidak mau berlama-lama larut dalam kesedihan. Minggu ini, pelantun “You’re Still The One” itu tampil di ajang “American Idol” sebagai bintang tamu. Dalam surat yang dirilis di dalam situs pribadinya, Twain mengatakan kepada para penggemar nya, pasca perceraian lebih banyak berlibur, membaca, dan mengha biskwan waktu dengan anak si mata wayagnya, Eja, 8, dan kembali menyusun rencana karir jangka panjangnya.“Saya melewati cobaan yang begitu besar dan saya banyak belajar dari pengalaman itu se mua. Sulit rasanya untuk bisa percaya lagi dan memiliki pasangan. Namun saya tidak tahu kenapa hal ini seperti ini harus terjadi. Mencaoba berpikir positif dan kembali menyusun rencana karir, saya pikir itulah yang menjadi pilihan saat ini,” ungkap Twain. Menariknya, suami Marie-Anne Thiebaud, Frederic Thiebaud, yang juga korban selingkuhan, malah intens curhat dengan Twain. “Kami bertukar pikiran tentang banyak hal dan kami juga saling belajar dari pengalaman. Keputusanya adalah, kami harus menjadi orang yang lebih kuat dan lebih tegar dalam menghadapi masalah seperti ini. Masih banyak agenda yang harus dikerjakan, ketimbang berpikir tentang apa yang telah terjadi di masa lalu,” pungkasnya. (fri)

CMYK

KEMERIAHAN konser Ungu di stasiun radio swasta di FX Music, Senayan, Jakarta Pusat berbading terbalik dengan situasi hati Pasha. Maklum saja, vokalis Ungu itu kini bertatus tersangka atas kasus kekerasan terhadap Oki Agustina, mantan istrinya. Status baru tersebut membuatnya harus menjalani wajib lapor tiap 2x24 jam. Pasha tidak menganggap status tersangka yang kini sangkut padanya sebagai sebuah beban terhadap dirinya sendiri. “Kami berharap yang penting kerjaan jalan dan kewajiban sebagai warga negara ada,” terang ayah tiga anak ini. Meski statusnya sudah dinaikkan menjadi tersangka, pemeriksaan yang dilakukan tetap seperti saat dirinya masih menjadi saksi. Namun ia mengaku akan menjalani semua proses hukum yang berjalan dan berusaha belajar menghadapi permasalahan yang tengah merundungnya. “Gue tahu ini adalah cobaan. Gue tetap berusaha untuk men jalaninya,” ujarnya. Hanya saja, segala proses hukum yang kini tengah berjalan. Dirinya tetap menginginkan semua per masalahan dapat diselesaikan secara baik-baik dan kekeluargaan tanpa melibatkan pihak lain. “Dia dan saya sama-sama ingin semuanya baik-baik saja,” ungkapnya.(mom)

CMYK

MESKI padat jadwal syuting di bulan Ramadan, Thalita selalau berusaha menyantap makan sahur dan buka puasa bersama keluarga. Menurutnya, makan bersama keluarga kian menambah nikmat men jalankan ibadah. Apalagi dengan makan bersama, ia bisa bertatap muka langsung dengan keluarganya. Sehingga bisa bercerita kegiatan yang telah ia lakukan sehari penuh di luar. “Kalau buka puasa mungkin terkadang nggak bersama keluarga. Tetapi kalau sahur gue selalu bersama keluarga,” kata Thalita Menurutnya, meski tidak tiap hari buka bersama keluarga, namun, moment kebersamaan di meja sangat sulit ditemukan di luar. Apalagi keluarganya pasti menyediakan kolak biji salak kesukaanya. “Sejak kecil memang gue nggak bisa berbuka tanpa biji salak,” tuturnya. Uniknya yang doyan dengan biji salak di lingkungan keluarganya hanya dia seorang. Hampir semua keluarganya tidak suka dengan kolak isi biji salak tersebut. “Gue suka karena kenyal-kenyal,” tandasnya. Makanan yang terbuat dari ubi dengan bentuk bulat menyerupai biji salak dan terasa manis jika di makan, lantaran di campur dengan gula merah plus santen tersebut memang kesukaan Thalita sejak kecil. Namun, uniknya jika dirinya disuguhkan ubi ia pasti menolak. “Ya, gue suka dari kecil, tiap buka puasa nggak pernah absen. Kalaupun sibuk syuting pasti minta dikirimin. Di keluarga, gue memang yang paling suka, karena rasanya kenyal-kenyal gitu. Dan saya sering juga bikin menu itu sendiri,” pungkasnya. (ash)


BANGGAI KEPULAUAN

Luwuk Post RABU 2 SEPTEMBER 2009

http://luwukpost.info

Proyek Pelabuhan Kontenir Terus Berjalan BANGGAI-Pindahnya ibukota Bangkep, dari Banggai ke Salakan, ternyata tidak mampu menghentikan geliat pembangunan di kota tua bekas pemerintahan kerajaan Banggai itu. Kendati setelah pemindahan ibukota, alokasi dana APBD Bangkep, untuk pembangunan di kota Banggai, tidak sebesar yang dulunya seperti ketika ibukota masih di pangkuan kota itu, namun pembanguanan di kota transit tersebut, terus saja berjalan. Sejak beberapa tahun belakangan ini, kota Banggai, selalu saja menjadi pusat pelaksanaan pembangunan dengan menggunakan dana dari Pemerintah Pusat dan Provinsi Sulteng, sebesar miliyaran rupiah. Dari catatan Luwuk Post, sejak tiga tahun belakangan ini ada sejumlah proyek pembangunan fasilitas umum dengan pembiayaan dari dana pusat dan Pemprov Sulteng yang dipusakan di Banggai. Pembangunan-pembangunan tersebut diantaranya, pembangunan dermaga dan terminal pelabuhan Veri, pembangunan dermaga dan terminal kontener atau petikemas serta pembangunan gedung sekolah SMKN I Banggai yang bertaraf nasional. Pembangunan fasilitas di kota Banggai itu, telah menekan pembiayaan miliyaran rupiah yang dianggarkan secara bertahap selama beberapa tahun sekarang ini. Berbeda dengan pembangunan dermaga dan terminal di pelabuhan veri yang pengerjaannya hampir rampung, pengerjaan pembangunan pelabuhan kontener (peti kemas) di Banggai, masih terus dilakukan dan sekarang baru dua tahap yang diselesaikan dari enam tahap pengerjaannya yang akan dituntaskan. Tahapan pengerjaan yang baru diselesaikan dalam rangkaian pengerjaan pelabuhan ini, yaitu penimbunan beserta tanggulnya seluas sekitar dua hektar persegi serta pembangunan dermaga pertama. Dari amatan Luwuk Post, di lokasi pembangunannya di Banggai, terlihat para pekerja terus melakukan pengerjaan sambungan kontruksi dermaga yang akan menghubungkan dermaga pertama dengan dermaga induk yang merupakan sebuah rangkaian dengan bagunan kontruksi dermaga pelabuhan Banggai. Selasa sore (1/8) kemarin, aktifitas yang dilakukan yakni pemasangan tiang pancang, sebagai tiang pondasi penyangah dari hamparan lantai dermaga. Anggaran untuk pembangunan dermaga bertaraf nasional ini, di perkirakan akan menembus angka Rp 20 miliyaran lebih. Sesuai dengan data yang dihimpun media ini dari berbagai sumber, untuk tiga tahun pengerjaannya yang sudah lewat, dana yang digunakannya telah mendekati angka Rp 10 miliyar lebih(wan)

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Balut Makin Kurang Jelas

3 Tokoh Kharismatik Temui Lania Laosa SALAKAN – Nama dan ketokohan Lania Laosa kian hari kian berkibar. Lelaki asal Desa Kombutokan Kecamatan Totikum tersebut langsung melejit begitu menyatakan diri akan maju sebagai calon Bupati Bangkep 2011. Lania langsung jadi pusat perhatian. Baru-baru ini sejumlah tokoh berpengaruh di Banggai, memberikan apresiasi khusus kepada Lania. Mereka adalah H Bahar Rape, Alwi Dg Liwang, serta Zakaria Kamindang, yang bertemu dengan Lania Laosa dalam acara buka puasa bersama di rumah H Bahar Rape di Banggai. Dalam acara buka puasa yang dihadiri ratusan orang tersebut, ketiga tokoh tampak serius mengajak Lania Laosa bicara-bicara. Bisa ditebak, pembicaraan mereka berkisar seputar pembangunan daerah dan agenda Pilkda Bangkep 2011 mendatang. Ditemui pasca pelantikan dan pengambilan sumpah DPRD Bangkep kemarin, Alwi Dg Liwang tampak raguragu mengakui pembicaraannya dengan Lania di kediaman H Bahar Rape berkisar soal Pilkada. “Ah, kita ketemu biasa saja,” katanya. Namun tak pelak, pertemuan para tokoh mengundang perhatian juga. Sebab tiga tokoh yang berbincang serius dengan Lania Laosa merupakan tokoh yang dikenal memiliki charisma tertentu. Seperti diakui Adri, salah seorang tokoh masyarkat asal Totikum, kemarin. H Bahar Rape, Alwi Dg Liwang, dan Zakaria Kamindang adalah tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh sangat kuat kepada masyarakat. Adri mengaku berada di dekat Lania ketika ketiga tokoh kharismatik tersebut berbincang-bincang serius dengan pengusaha yang kini mukim di Tangerang tersebut. Dari tempat duduknya, Adri mengaku mendengar jelas pembicaraan Lania dengan ketiga tokoh. “Yang saya dengar Pak Lania menyambut ketiganya dengan suka cita,” tutur Adri. Saat berbicara dengan H Bahar Rape, Alwi Dg Liwang, dan Zakaria Kamindang, Lania Laosa bersikap seperti orang biasa saja. Tidak menunjukkan diri sebagai pengusaha sukses yang sudah bertahun-tahun merantau ke Jakarta. “Pak Lania menghormati Pak Bahar Rape, Pak Alwi dan Pak Zakaria seperti adik menghormati saudara-saudaranya sendiri,” kata Adri lagi. “Pak Lania selalu tersenyum saat berbincang dengan mereka,” lanjutnya.Selain ketiga tokoh kharismatik, sejak memasuki puasa Lania Laosa banyak didatangi tokoh penting asal Daerah Pemilihan 3 seperti Ayub Masu. Lania pun menyambut dengan tangan terbuka. “Semua yang bertemu dengan saya adalah orang-orang yang memberikan perhatian kepada nasib masyarakat dan kemajuan daerah,” tutur Lania menjelaskan, belum lama ini. (tam)

13

Perjuanganya Harus Dimulai Lagi Dari Nol

[Foto: DOK /LUWUK POST]

DIMINTA PRO RAKYAT: Anggota DPRD Bangkep yang baru saja dilantik diminta pro rakyat.

Konsep APBD Harus Pro Rakyat Hindra Husain Masih Berpeluang BANGGAI-Sebanyak dua puluh lima wakil rakyat Bangkep, periode 2009-2014 hari minggu lalu resmi diambil sumpah jabatannya oleh Gubernur Sulteng, HB Paliudju. Itubertanda mereka mulai menjalankan tugas legislator untuk mengantikan Anggota Legislatif (Aleg), yang telah purna bakti. Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh para wakil rakyat yang baru itu, baik pekerjaan rumah simbolis yang diwariskan oleh Aleg periode lalu ataupun pekerja rutin yang mereka akan kerjakan setelah label wakil rakyat mereka sandang. Sejumlah kalangan di Bangkep, berharap para Aleg hasil teluran pemilu April 2009 lalu, dapat melakukan langkah-langkah konkret yang nyata demi meraih kesejahteraan rakyat, dengan waktu capaian yang singkat. “Selama seratus hari pertama setelah menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat, Aleg harus sudah bisa mengimplementasikan kerja nyata mereka untuk sebuah wujud nyata dari upaya peningkatan kesejahteraan rakyat,” Kata Rahmat, seorang aktivis di Banggai. Durasi waktu selama seratus hari

pertama untuk menunjukan eksistensi dari keberadaan wakil rakyat itu, tutur Rahmat, sangatlah wajar untuk berikan kepada para Aleg baru ini. Itu untuk memacu mereka, agar bisa menunjukan eksistensi mereka dalam mengemban tugas dan fungsinnya, sebagai seorang wakil rakyat yang bertugas pokok untuk menjadi pelayan rakyat di lembaga pengesah anggaran pembangunan untuk publik itu. Memang konsekuensinya tidak jelas untuk komitmen seratus hari pertama tersebut, sambung Rahmat, tetapi berangkat dari janji politik manis yang diumbar mereka pada masa kampaye, masyarakat selaku pemberi legitimasi politiknya kepada Aleg tersebut, berhak menagih janji politiknya pada masa kampayenya, setelah melihat kinerja mereka di seratus hari pertama. Konsekuensi-nya bisa saja masyarakat mencabut legitimasinya kepada Aleg tersebut atau bahkan kepada partai politik pengusungnya. Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bangkep tahun 2010 yang tidak lama lagi akan dilaksanakan, tutur Rahmat, adalah sebuah gerbang untuk bisa membuktikan bahwa mereka mampu berbuat yang terbaik bagi rakyat Bangkep, di seratus hari pertama setelah mereka

merasakan empuknya kursi di gedung DPRD Bangkep. Kenapa harus lewat APBD? Karena APBD menurut Rahmat, yang juga adalah seorang petinggi salah satu parpol di Bangkep, merupakan salah satu “nyawa” yang akan menentukan arahan pembanguanan di daerah termasuk di Bangkep. Pasalnya, kata dia lagi, tahapan pembahasan APBD, adalah tahapan dimana para wakil rakyat dapat menggunakan hak legislasinya seperti hak untuk menentukan anggaran, untuk menentukan jenis pembangunan yang akan dimplementasikan kepada masyarakat Bangkep. “Dengan fungsinga itu,- dapat kita lihat apakah mereka mampu mengasahkan APBD yang akan mebiayai proses pembangunan yang dapat bersentuhan langsung dengan masyarakat atau sebaliknya,” tambah Rahmat lagi. Rahmat mengungkapkan, di Bangkep, APBD setiap tahunnya, masih didominasi untuk belanja rutin atau dialokasikan demi urusan penyelenggaraan pemerintahan seperti perjalanan dinasa kepala SKPD dan lainnya, ketimbang belanja public seperti pembanguanan fasilitas publik serta pembiayaan dari program pro rakyat yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. (Wan)

Petasan Resahkan Warga BANGGAI-Banyak hal yang menindentikan bulan Ramadhan, salah satunya adalah permainan petasan pada malam hari yang digelar oleh para anak-anak. Indentitas Ramadhan semacam itu, terlihat pula di kota Banggai, Bangkep. Hampir setiap malam lepas buka puasa, para anakanak menggelar permainan petasan. Permainan petasan itu, mereka lakukan hingga hampir tengah malam. Bunyian petasan yang dimainkan oleh anak-anak itu, telah membuat masyarakat resah. Itu pasalnya, karena akitifitas bermain petasan itu, telah menganggu warga yang sedang menjalankan ibadah sholat Isya dan terawih di malam hari. Tak jarang, warg yang terusik dengan ulah para anak-anak ini, mengambil tindakan sendiri dengan menegur secara langsung kepada para anakanak yang sedang bermain petasan. Bahkan ada juga yang telah terlanjur jengkel ulah anak-anak itu, langsung menggunakan cara kekerasan.

Di Banggai, keberadaan petasan itu, dijual atau dijajahkan secara bebas oleh para pedagangnya dan harganya relatif terjangkau. Itu mungkin yang membuat semakin maraknya, pesta petasan yang digelar oleh sekelompok anak-anak hamper disetiap sudut kota Banggai. Dari amatan Luwuk Post, di sejumlah tempat, memang terlihat sejumlah pedagang dengan leluasa menjual permainan yang memiliki resiko tinggi ini, tanpa melihat anakanak atau orang dewasa yang mau membeli. Petasan yang dijual secara bebas tersebut, terdiri dari berbagai ukuran dan jenis-nya. Harganya juga relatif murah yakni Rp 1000, untuk satu buah petasan berkekuatan ledak besar. Ironisnya, sejumlah pedagang petasan di Banggai, tidak mengetahui bahwa peredaran petasan sekarang telah mendapat pelaranggan. Kepada Luwuk Post, Selasa (1/ 8) lalu, Indra, seorang pedagang petasan di Banggai, mengakui, ka-

lau dirinya belum pernah mendengar adanya aturan yang melarang pejualan petasan secara bebas. “Saya tidak tau kalau bajual petasan itu dilarang atau melanggar hukum,” aku Indra dengan sedikit polos. Masyarakat yang merasa terusik dengan kegiatan permainan petasan itu, berharap agar pihak kepolisian Polsek Banggai dan pihak lainnya yang berkaitan tugas dengan masalah itu, agar secepatnya bisa melakukan penyitaan terhadap berbagai jenis petasan yang kini dijual bebas oleh para pedagang di sejumlah tempat seperti pasar baru Banggai, pasar lama Banggai serta sejumlah warung-warung yang ada di sejumlah kompleks perumahan. “Petasan sangat meresahkan kami, karena mereka bermain petasan di malam hari tepat di waktu orang lagi sholat terawih. Kami berharap pihak yang berwenang bisa menertibkan peredaran petasan yang kini telah dijual bebas di manamana,” harap Darto seorang warga Banggai. (Wan)

SALAKAN–Pemekaran Banggai Laut (Balut), agaknya harus dimulai dari nol lagi. Hal tersebut diakibatkan perubahan pada komposisi DPR/MPR hasil Pileg 2009, maupun komposisi pemerintahan hasil Pilpres baru lalu. Sesuai mekanisme pemekaran, usulan pemisahan Balut terlebih dahulu harus disetujui DPR/MPR. Namun karena DPR/ MPR mengalami rekomposisi sesuai hasil pemilihan legislatif belum lama ini, maka wakil-wakil rakyat tersebut bakal disibukkan dengan sejumlah agenda yang bersifat seremonial. Misalnya mempelajari mekanisme pengambilan keputusan legislatif, maupun tahapan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Sudah barang tentu, DPR/ MPR komposisi baru harus mempelajari dari awal kembali soal keinginan memekarkan Balut. Apa lagi diperkirakan, jumlah DPR/MPR muka baru mencapai sekitar 60 persen dibandingkan muka lama. Banyaknya wakil rakyat yang baru menduduki kursi legislatif di pemerintahan pusat, menyebabkan proses adaptasi mereka makin butuh waktu. Belum lagi di tingkat pemerintahan. Bisa saja komposisi di kementerian dalam negeri mengalami koreksi. Jika hal tersebut terjadi, agenda yang sama dengan yang terjadi di lingkungan DPR/MPR pun harus dialami kementerian yang menjadi gawang pemekaran tersebut.Salah seorang tokoh perantau Jakarta asal Banggai mengatakan, pemekaran daerahdaerah baru akan digelar usai pelantikan presiden dan wakil presiden. Menurutnya, di lingkungan DPR RI sekarang ini, sedang berlangsung kegiatan pembahasan yang lumayan padat. Maklum, wakil-wakil rakyat menginginkan agar seluruh agenda pembahasan dapat dilakukan sebelum mereka digantikan oleh DPR/MPR yang baru. “Bila terjadi perubahan anggota DPR/MPR, soal-soal pembahasan pemekaran Balut pasti akan dimulai dari nol lagi,” katanya. Sebelumnya, staf ahli Komisi 2 DPR RI, Dudi Usuman

pernah meragukan pemekaran Balut, bila proposal pemekaran belum tiba di meja DPR RI akhir Agustus kemarin. Menurutnya, agenda pembahasan yang akan dibuat marathon oleh DPR RI sebelum mereka meninggalkan gedung parlemen, adalah masalah-masalah yang sudah masuk ke meja mereka hingga akhir Agustus. Yang lewat dari masa itu, akan dibahas oleh DPR RI yang baru. “Karena itu jika pemekaran Balut belum tiba di meja DPR RI per akhir Agustus, saya kira Balut harus menunggu hingga setahun ke depan,” ungkap Dudi.Sementara Ketua DPC PPI Sabarudin Salutan mengaku jengkel pemekaran Balut belum juga direalisasi. Selama Balut belum rampung, Sabarudin akan membangun kekuatan oposisi bersama masyarakat Mansalean. “Lebih baik kita gabung dengan Banggai pusat pemerintahan Bangkep sebelum dipindah ke Salakan,” tutur Sabarudin.Menurutnya, pemekaran Balut akan memperpendek rentang pelayanan publik oleh pemerintah. Bila rentang pelayanan diperpendek, kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat bisa makin meningkat. “Semua orang di Bangkep ini tahu bagaimana itu jauhnya Mansalean ke Salakan, pusat pemerintahan Bangkep sekarang ini,” ungkap Sabarudin lagi. Jauhnya jarak menuju Salakan membuat masyarakat yang tinggal di Mansalean dan sekitarnya, merasa dirugikan. Sebab selain harus mengeluarkan ongkos lebih banyak, warga Mansalean yang ingin mengurus sesuatu keperluan ke kabupaten juga harus rela menghabiskan banyak waktu dan tenaga. Beda halnya bila Balut terealisasi. Warga Mansalean tidak lagi kesulitan mengurus keperluan ke pusat pemerintahan kabupaten. Kepada Luwuk Post, Sabarudin Salutan juga mempertanyakan pernyataan Bupati Irianto Malingong yang pernah mengaku mendapat pemberitahuan dari seorang temannya di Depdagri. Pemberitahuan itu mengatakan, Balut akan direalisasi dalam waktu dekat. Namun kenyataannya, hingga Agustus menggelinding berganti September, Balut masih KJ alias Kurang Jelas. (tam)

Rp 93,10 M Menuju Jakarta SALAKAN – Masalah dana Rp93,10 miliar bakal bergulir hingga ke Jakarta. Sebagaimana dilaporkan Luwuk Post, dana sebanyak itu tidak dapat dipertanggungjawabkan Pemkab Bangkep dalam laporan keuangan yang diperiksa BPK Perwakilan Sulteng di Palu. Mantan anggota legislatif Bangkep, Nico Soolany berniat akan menggulirkan persoalan dana tersebut ke Kejaksaan Agung, KPK, dan Mabes Polri. “Saya akan serius dengan masalah ini. Saya tidak main-main,” tegas Nico melalui telepon genggamnya, siang kemarin. Sebagai warga masyarakat, apa lagi pimpinan sebuah LSM Nico merasa berhak membuat laporan kepada pemerintah melalui lembaga-lembaga terkait. Namun Nico secara jujur juga mengatakan, hingga kemarin ia

belum dapat memastikan apakah Rp93,10 miliar bernuansa korupsi. “Makanya kita akan sampaikan kepada ahlinya. Biar mereka yang menentukan,” ungkap Direktur Lembaga Advokasi Demokrasi Pembangunan Daerah dan Lingkungan Hidup tersebut. Di luar Nico, anggota legislatif Bangkep yang minta identitasnya tidak diungkap menegaskan niatnya untuk menelusuri dan membongkar kasus dana yang diduga bermasalah tersebut. Ditemui usai pelantikan DPRD Bangkep, Kepala DPPKA Drs Furqanudin Masulili mengatakan belum bisa memberikan komentar soal hasilhasil temuan BPK. “Tunggu saja. Nanti saja,” katanya pendek. (tam)


14

RABU 2 SEPTEMBER 2009

Spalletti Pergi, Dekati Ranieri ROMA-Pelatih AS Roma Luciano Spalletti akhirnya menyerah. Pria plontos itu meletakkan jabatan pelatih AS Roma kemarin (1/9). Sebagai ganti, manajemen I Lupi julukan Roma- mendekati mantan

pelatih Juventus Claudio Ranieri. Spalletti mengundurkan diri dari jabatannya karena mendapat tekanan besar dari fans setelah melakoni awal musim yang buruk. Francesco Totti dkk selalu kalah dalam

dua laga awal Serie A Liga Italia oleh Genoa (2-3) dan Juventus (1-3). Roma pun harus menghuni juru kunci di klasemen sementara Serie A. Sebelum memutuskan mundur,

beberapa kali Spalletti dikabarkan siap hengkang dari Stadion Olimpico, Roma. Itu tidak lepas dari performa buruk Roma musim lalu. Dia juga kerap dikaitkan dengan klub Rusia Zenit St Petersburg. �Saya telah mengajukan pengunduran diri dan klub telah menerimanya. Dengan begitu, kerja sama di

antara kami telah berakhir,� ungkap Spalletti, seperti diwartakan Football Italia. Awal musim ini, Roma yang mengalami problem keuangan tidak banyak beraksi di bursa transfer. Mereka sama sekali tidak membeli pemain. Hanya mendatangkan Nicolas Burdisso dengan status pinjaman dari Inter Milan. Sebelumnya, I Lupi justru kehilangan

gelandangnya, Alberto Aquilani, yang hijrah ke Liverl Dengan begitu, Spalletti hanya bisa mengandalkan skuad yang tidak berbeda jauh dengan musim lalu saat gagal tembus zona Liga Champions. Sejatinya, Spalletti masih punya kontrak tersisa hingga 2011. Namun, kedua kubu akhirnya memutus kontrak itu. Dia bergabung sejak

2005. Hasilnya, Spalletti mampu memenangi dua Coppa Italia pada 2007 dan 2008 serta Piala Super Italia pada 2007. Spalletti juga pernah terpilih sebagai pelatih terbaik di Serie A pada 2006 dan 2007.Setelah pengunduran diri Spalletti, petinggi Roma langsung mendekati Ranieri. (ham/aww)


SAMBUNGAN Sambungan dari Hal 1 bisa melindungi manusia atau tidak,’’ tutur Menkes di sela acara buka puasa bersama di kediaman

DI JERAT Sambungan dari Hal 1 tel JW Marriott dan Ritz-Carlton per tengahan Juli lalu. “Berkaitan de ngan pendanaan dan beberapa hal lain,” terang jenderal bintang dua tersebut. Keluarga Jibril pun sudah diberi kesempatan untuk bertemu.Selain itu, Jibril yang memiliki na ma lain Muhammad Ricky Ardan ter

MK TUTUP Sambungan dari Hal 1 melewati masa pengajuan. ’’Di sini yang berlaku adalah ketentuan ten tang kedaluwarsa menurut hukum

MANTAN GUBERNUR Sambungan dari Hal 1 kepada anggota Komisi IV DPR un tuk memuluskan pengurusan re komendasi alih fungsi hutan lindung. Dana yang mengalir ke DPR itu berasal dari pengusaha PT Chandratex Indo Artha, Chandra Antonio Tan, Rp 5 miliar.Chandra merupakan calon investor pemba ngunan pelabuhan tersebut yang telah divonis 3 tahun penjara. Ka sus itu juga menyeret sejumlah ang gota DPR. Dua orang divonis 4,5

SELEB Sambungan dari Hal 1 seorang artis, Soraya Abdullah mendalami dunia kerohanian. Sejumlah peliput berita ikut perburuan dan melacak keberadaan Soraya Abdullah. Beberapa lokasi yang ter kait keberadaan Soraya disambangi, seperti rumah kampung Arab Kp. Melayu, rumah di Pasar Minggu dan rumah orangtua di komplek BPK II, Ciputat hingga pondok pesantren Al -Ihya di Ciomas, Bogor,

BI HALANGI Sambungan dari Hal 1 (pengeluaran). Karena itu, selain melihat asal-usul dana pihak ketiga dan bantuan likuiditas dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), BPK akan menelisik indikasi pembobolan dana oleh pengelola bank. ’’Dari surat kabar, kita lihat sejak awal bank itu sudah salah. Sudah dimerger pada 2004, ada surat berharga dalam bentuk valas. Yang punya orang Pakistan. Uang itu ti dak pernah masuk sebelumnya. Bank juga terus-menerus melang gar BMPK (batas maksimal pemberian kredit), CAR (rasio kecukupan modal), dan lain-lain,’’ papar mantan deputi gubernur senior Bank Indonesia tersebut. Meski demikian, Anwar menolak berasumsi tentang kondisi yang ter jadi di Bank Century. Dia juga menolak membenarkan adanya persekongkolan jahat untuk menggarong dana nasabah dan menimpakan akibatnya pada keuangan negara. ’’Kami tidak tahu persis. Tapi, Pak Jusuf Kalla bilang ada kele mahan pengawasan bank. Karena itu, kami perlu mengaudit,’’ tegas nya. Anwar juga menolak menjelaskan mengapa upaya penyelamatan oleh pemerintah melonjak sepuluh kali lipat dari awalnya sekitar Rp 600 miliar menjadi Rp 6,7 triliun. ’’Sa ya juga tidak tahu mengapa bisa seperti itu, bisa melonjak hampir sepuluh kali lipat. BPK itu lembaga auditor. Harus berdasar fakta, tidak bisa menduga-duga,’’ ujarnya. Dia juga enggan mengonfirmasi kabar yang menyebutkan salah seorang deposan terbesar di Bank Century adalah Hartati Murdaya, pengusaha yang dikenal dekat de ngan kalangan istana. ’’Saya belum tahu,’’ ungkapnya. Setelah auditor-auditor BPK berhasil masuk ke Bank Century pada 26 Agustus, Anwar menjanjikan hasil audit diserahkan kepada DPR dan KPK maksimal sebelum Lebaran. ’’Karena ini sudah menjadi perhatian publik, kami harap audit selesai sebelum Lebaran. Saya su dah minta mereka (auditor), kalau perlu tidak tidur sampai sahur agar audit bisa selesai sebelum Le baran,’’ paparnya. Meski dirinya sempat menjadi sa lah seorang saksi kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI)

KANTOR PRESIDEN Sambungan dari Hal 1 8).Perdana Menteri Xanana Gusmao mengatakan, sudah ada kemajuan yang cukup signifikan pembangunan di Timor Leste se lama 10 tahun ini. Mulai sektor pemerintahan, keamanan, ekonomi, kesehatan, hingga pertambangan. ’’Pertumbuhan ekonomi negara ini naik 12,8 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya,’’ kata Xanana saat menggelar konferensi pers di Kementerian Luar Negeri Timor Leste Jumat sore (28/8). Dia mengakui, pembangunan memang belum menyentuh semua rakyat secara merata. Tapi, pemerintah terus berupaya agar warga negara Timor Leste bisa hidup dalam suasana damai dan stabil. Meski menggelar perayaan 10 tahun referendum secara meriah, para pemimpin negeri itu menekankan bahwa hal tersebut bukan dimaksudkan untuk hura-hura. Dengan perayaan itu, pemerintah mengingikan rakyat Timor Leste memaknai momentum tersebut untuk memberikan semangat mengisi kemerdekaan.

RABU 2 SEPTEMBER 2009

http://luwukpost.info

nya, Jalan Denpasar, Jakarta Selatan, kemarin (1/9).Menkes me nyatakan tidak ingin gegabah de ngan langsung memutuskan me makai vaksin yang diproduksi WHO tersebut. ’’Kita lihat manfaatnya,’’ ujarnya.

Saat ini, kata Menkes, jumlah penderita H1N1 di tanah air men capai 1.083 orang yang tersebar di 24 provinsi. Delapan di antara nya meninggal. Jumlah itu relatif kecil dibandingkan penderita di negara-negara Asia lain. Di Malay-

sia, dari 1.000 pasien flu babi, 68 orang tewas. ’’Kita lebih kecil,’’ ucap Menkes. Dia mengatakan, sesuai prosedur penanganan di negara-negara maju, jika pasien H1N1 lebih dari 1.000 orang, pertambahan pa-

sebut diduga menggunakan identitas palsu. Tapi, Nanan enggan membeberkan lebih jauh peran Jibril. “Kami tetap berdasar pada asas praduga tak bersalah,” ung kap mantan Kapolda Sumut itu.Soal pembiayaan peledakan bom, kali ini polisi menduga dana itu tidak dikirim kan melalui transaksi bank. Uang tersebut diduga dibawa langsung dari luar negeri ke Jakarta.Jibril di tangkap aparat pada 25 Agustus

lalu pukul 15.00 di sekitar 500 meter dari kompleks Witanaharja, Pamulang, Tangerang Selatan. Penangkapan tersebut hanya berselang kurang dari dua jam sejak pengumuman dirinya sebagai ter sangka pada pukul 13.30 di Mabes Polri.Jibril dikenai empat pasal. Di antaranya, dua pasal UU Teroris me, yakni permufakatan jahat untuk tindak pidana terorisme dan pembe rian kemudahan. Selain itu, dia dike

nai pasal KUHP dan UU Keimi grasian. “(Dia, Red) menggunakan dokumen palsu,” papar Nanan.Abu Jibril yang didampingi kuasa hu kumnya kemarin mendatangi Mabes Polri. Namun, mereka lantas ber tolak menuju Rutan Mako Brimob. Saat di tanya terkait dengan peran anaknya dalam teror itu, Abu Jibril yakin bahwa anaknya tidak terlibat. “Belum dibuk tikan. Saya yakin karena dia anak saya,” ungkap Abu Jibril. (fal/iro)

pidana, bukan kedaluwarsa me nurut UU Pemilu,’’ katanya.Machfud mengatakan takkan lagi membuka perkara hasil putusan sela. Sebab, putusan MK final dan mengikat. Ke marin MK memutus delapan kasus pelaksanaan putusan sela. Yakni,

di Nias Selatan, Rokan Hulu, Batam, Tulang Bawang, Pariaman, Mina hasa, Musirawas, dan DPD Sumut. ’’MK sudah menyaksikan prosesnya. Semua berjalan fair dan transparan. Ada kendala di lapangan, di selesaikan dalam forum yang

dihadiri oleh KPU, KPUD, Bawaslu, panwas, dan saksi-saksi,’’ kata nya.Namun, keputusan itu dike cualikan untuk pemilu ulang di Yahukimo, Papua. Sebab, hingga kemarin, KPU belum melaporkan hasil pemilu ulang ke MK.(aga)

tahun. Mereka adalah Yusuf Erwin Faisal dan Sarjan Tahir. Tiga tersangka yang lain, Azwar Chesputra, Hilman Indra, dan Fachri Andi Leluasa, belum disidang hing ga kini. ’’Saya seharusnya bisa menye top (kasus itu). Saya juga pernah menegur,’’ ujar Syahrial yang ke marin mengenakan kemeja batik. Syarial beralasan saat itu dirinya mengetahui pengurusan rekomendasi alih fungsi hutan tersebut telah prosedural. Jadi, tidak perlu aliran dana untuk memuluskan pengurusan rekomendasi.

Dia mengetahui aliran dana itu setelah Chandra Antonio Tan ber sama Sofyan Rebuin menuntaskan penyerahan dana tahap dua ke pada anggota DPR sebesar Rp 2,5 miliar. ’’Yang Mulia, saya menge tahui penyerahan dana setelah (pencairan) tahap kedua,’’ tutur Syahrial. Kendati mengetahui penyerahan dana, Syahrial membantah dakwa an jaksa penuntut umum (JPU) yang menyebutkan bahwa dirinya meme rintahkan pemberian dana kepada anggota DPR. Dia juga tak menge tahui dari mana dana Rp 5 miliar itu.

’’Yang saya ketahui, Sofyan (Sofyan Rebuin) meminjam dana Rp 5 miliar itu dari Chandra secara pri badi,’’ jelasnya. Rencananya, uang itu digunakan Sofyan untuk menca lonkan diri sebagai gubernur di Bangka Belitung.Majelis hakim menilai, keterangan Syahrial berbeda dengan keterangan sejumlah saksi yang telah diperiksa. Mereka menga kui, Syahrial yang meminta Chandra menyediakan dana tersebut. Rencananya, dalam persidangan pekan depan, JPU mengajukan tuntutan pidana untuk Syahrial. (git/ dwi)

Jawa Barat.Kabarnya, artis Asti Ananta yang jadi tetangga Soraya Abdullah juga tidak bisa dihubungi untuk mengetahui keberadaan Soraya. Sementara Handphone Soraya tidak bisa dihubungi lantaran tidak aktif.Sedangkan info lain mengatakan, kalau Soraya Abdullah sempat menuangkan sejumlah ki sah sedihnya di beberapa blog internet.Hingga Selasa (01/9), Soraya masih menghilang, sedang kan aparat Kepolisian belum memberikan keterangan mengenai hubungan Soraya dan pendanaan bom JW Marriots dan Ritz Carlton

ini.Soraya Abdullah Balvas, ustadzah lulusan STID Al-Hikmah jurusan penyiaran dan komunikasi ini sudah memiliki dua buah hati; Muhammad Senarai Ikhtiar dan Siti Aisyah Az-Zahra. “Saya enggak percaya kalau mba Soraya jadi teroris,” ujar Tuti, fans yang pernah mengikuti penga jian yang diberikan ustadzah Soraya Abdullah saat dikutip dari Klip21.com. Kabarnya, Soraya adalah wa nita yang dikenal memiliki kegigihan dan visi yang kuat.Kehidupan Soraya yang sempat terpuruk

akibat perceraian, membuat dirinya masuk pesantren lalu mendapat hidayah.“Bagi saya, ini adalah titik balik hidup saya. Sedikit sekali orang yang diberikan kesempatan oleh Allah untuk memperbaiki diri nya. Banyak perempuan-perempuan yang didepak oleh suami, tapi tidak membuat mereka sadar malah bertambah stress. Saya bersyukur, karena akibat perceraian saya kemudian diberikan hidayah olehNya,” ujar wanita yang juga pernah merasakan kehidupan glamour itu saat dikutip dari kedai baca. (Bit/ sumber:klip21.com)

1999, Anwar menjamin BPK akan tetap independen dalam audit ini. ’’Saya bukan politisi. Jelas BPK akan independen, tidak berpihak kepada siapa pun. Sesuai harapan masyarakat. Sumpah akan kami junjung tinggi,’’ tegasnya. Dia juga mengingatkan, audit BLBI sebenarnya sudah selesai dilakukan BPK. Hasilnya sudah disampaikan kepada Polri dan Kejaksaan Agung. ’’Tapi, kalau sampai sekarang tidak ada tindakan, itu bukan urusan kami (BPK) lagi,’’ ungkapnya. Sementara itu, mantan Menkeu Fuad Bawazir yang juga hadir pada acara buka puasa bersama tersebut menuturkan, tindakan pemerintah menggelontorkan dana kepada Bank Century itu tidak masuk akal. Bahkan, dia menduga ada kepentingan pihak tertentu di balik pengucuran dana bantuan tersebut. Dia menyatakan, penyelesaian Bank Century itu semestinya meniru yang dilakukan pemerintah terhadap Bank Indover sebelumnya. Artinya, pemerintah tidak perlu mem beri bantuan dana dan bank tersebut ditutup saja. ’’Jadi, tidak seperti ini. Harusnya sudah diketahui, lebih bagus ditutup atau orangnya ditangkapi saja, tidak masalah. Menolong itu harus pakai otak, mana yang harus ditolong,’’ tegasnya. Dia mengemukakan, reksadana yang dilaksanakan secara liar oleh bank tersebut –karena tanpa izin Bapepam– sudah merupakan satu indikasi adanya sesuatu yang men curigakan. ’’Apalagi, konon kabarnya ada isu, saat pengambilan, rek sadana diubah menjadi deposito. Itu kan cara menyelamatkan uang. Selamatkan siapa, dananya ke ma na?’’ ujarnya. Fuad juga yakin audit investigasi BPK akan menemukan penyimpangan atau penyelewengan dana tersebut. ’’Siapa yang menikmati aliran dana itu, tidak mungkin bank tersebut. Pasti ada sesuatu yang tidak beres. Anda tahulah siapa di belakang itu,’’ ungkapnya. Di tempat terpisah, kekhawatiran terjadinya BLBI jilid II dalam kasus Bank Century menjadi perhatian ICW. Mereka mendukung langkah BPK melakukan audit secara transparan. ’’Terutama untuk menilai secara objektif kebijakan pemerintah dalam penyelamatan perbankan,’’ kata Koordinator ICW Danang

Widoyoko di kantor ICW kemarin. Menurut dia, pemerintah harus transparan karena masalah itu sudah masuk ke wilayah publik. ’’Siapa sebenarnya pemilik simpanan di Bank Century,’’ ujarnya. ICW men dorong penegakan hukum oleh KPK jika memang ditemukan indikasi tin dak pidana korupsi. Anggota ICW Yanuar Rizki menambahkan, dalam audit, BPK harus meneliti setiap transaksi di Bank Century. Lebih dari itu, mencari ada tidaknya aliran dana dalam kasus pengucuran dana bailout tersebut. ’’Untuk mengetahui transaksi di Century itu antara siapa lawan siapa,’’ ucapnya. Selain itu, lanjut dia, audit ditujukan untuk memastikan apakah ada kepentingan-kepentingan tertentu dalam pengucuran dana tersebut. ’’Ini murni kesalahan pengambil kebijakan atau ada kepentingan-kepentingan,’’ ujarnya. Dorongan penyelesaian terhadap kasus Bank Century itu, kata dia, ditujukan agar kasus serupa tidak terulang pada masa mendatang. ’’Kalau tidak, ini bisa menjadi preseden buruk,’’ tegasnya. Seperti diberitakan, Wakil Presiden Jusuf Kalla bahkan membantah sanggahan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang menyatakan telah melaporkan penanganan masalah di Bank Century pada 22 November 2008. JK mengaku baru mendapat laporan dari Menkeu dan Gubernur BI Boediono pada 25 November 2008 atau tiga hari setelah Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) mengambil alih Bank Century serta dua hari setelah LPS mengucurkan dana talangan Rp 2,7 triliun ke Century. ’’Saya sudah periksa ke sekre taris. Tanggal 22 November itu hari Sabtu, sehingga saya tidak ke kantor, tapi (melakukan kunjungan kerja) ke (Pelabuhan) Tanjung Priok dan (laboratorium LIPI di) Cibinong,’’ ujar JK dalam keterangan pers di Kantor Wakil Presiden kemarin (31/ 8). Untuk kali pertama dalam lima tahun terakhir, JK memberikan keterangan pers menggunakan pointer serta membagikan press release kepada wartawan. Dia menyatakan, pada 25 November 2008, Sri Mulyani dan Boediono datang ke kantornya untuk melaporkan langkah yang diambil Bank Indonesia dan pemerintah melalui LPS. ’’Jadi, mereka melapor setelah LPS mengucurkan

dana ke Bank Century. Dalam perte muan itu, sama sekali tidak dibicarakan soal dana (bailout ke Bank Century) Rp 6,7 triliun,’’ tegasnya. Dalam pertemuan tersebut, JK menegaskan bahwa masalah Bank Century bukan masalah krisis moneter, namun tindak pidana perampokan bank oleh mantan pemiliknya. Indikasinya, pengendali bank merampok dana milik nasabah dengan segala cara, termasuk menerbitkan obligasi bodong. Dananya lantas dilarikan ke luar negeri.’’Itu tidak bisa kita toleransi. Karena itu, saya meminta Bank Indonesia menindak keras. Saya bilang kepada Pak Boediono, penyelesaiannya, orang ini (Robert Tantular, mantan pemilik Bank Century, Red) dan direksinya harus dilaporkan ke polisi supaya ditangkap dulu karena kriminal dan perampokan. Tapi, BI tidak berani dengan alasan tidak ada dasar hukumnya,’’ tuturnya.Karena guber nur BI menolak memolisikan Robert Tantular dan direksi Bank Century, JK di depan Sri Mulyani dan Boediono langsung menelepon Ka polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Dia memerintah Polri untuk menangkap Robert dan direksi Bank Century dalam dua jam karena dikhawatirkan mereka melarikan diri.’’Pas pukul tujuh malam, Kapolri lapor sudah menangkap lima orang. Karena itu, saya anggap sudah aman. Sebab, masalah Century ada lah masalah kriminal yang dibiarkan (BI selaku pengawas bank, Red), sehingga merugikan keuangan ne gara,’’ tegasnya. JK mendukung pendapat Sri Mulyani yang menegaskan bahwa masalah di Bank Century disebabkan lemahnya Bank Indonesia mengawasi pengoperasian perbankan nasional, sehingga merugikan keuangan negara. BI dinilai lalai dalam pengawasan, sehingga direksi dan pemilik Bank Century sejak 2005 leluasa melarikan dana milik nasabah ke luar negeri melalui penerbitan obligasi bodong. ’’Ini bukan krisis, tapi kelemahan pengawasan BI. Mengapa uangnya dibiarkan dilarikan? Mengapa obligasi bodong dibiarkan menjadi aset Bank Century? BI seharusnya melakukan segala upaya men cegah dan melaporkan agar (pemilik dan direksi Bank Century) dicegah ke luar negeri karena mereka merampok,’’ ujarnya. (noe/ fal/iro/jpnn)

Yang tidak kalah penting, rakyat Timor Leste diharapkan terus mem perkuat dan mempererat hubungan persahabatan dengan masyarakat Indonesia. ’’Saya bangga karena selama sepuluh tahun masyarakat Timor Leste menunjukkan semangat toleransi dan solidaritas de ngan rakyat Indonesia. Itu pertanda bahwa meski berpisah, kita tetap bersaudara,’’ kata Presiden Horta. Dia meminta masyarakat Timor Leste untuk memperingati hari referendum dengan rasa bangga dan gembira. Sebab, kemerdekaan yang diperoleh sepuluh tahun silam ditempuh dengan proses referendum yang merupakan wujud dari sebuah mimpi. ’’Saya tahu bahwa nilai referendum sangat mahal karena diperoleh dengan darah, air mata, dan harta benda. Ada yang kehilangan anak, istri, atau suami hanya karena ingin mewujudkan mimpi merdeka sendiri,’’ tegas Horta. Di tengah gempita pesta memperingati referendum, sebagian warga yang moderat juga masih mem persoalkan terpisahnya warga Ti mor Leste yang hingga kini hidup di wilayah pengungsian di Indonesia. Berdasar data terakhir, sekitar 60 ribu warga Timor Leste hidup di

kamp pengungsian di wilayah Indonesia. Hidup mereka tak me nentu. ’’Adanya referendumlah yang mengakibatkan orang Timor berpisah. Pemerintahan Xanana Gusmao juga harus memperhatikan nasib mereka yang masih susah itu,’’ pinta Antonio Morreira, 31, seorang warga. Menurut dia, rekonsialiasi warga Timor adalah hal urgen yang harus segera dilaksanakan pemerintah. Dia mengajak semua pihak melupakan masa lalu yang saling bermusuhan dan bersatu membangun Timor Leste. Menanggapi permintaan itu, Xanana mengatakan, wajar jika dalam sepuluh tahun kemerdekaan ada banyak kesalahan. ’’Dari kesalahan baru kita memperbaiki menjadi baik. Orang Timor suka sa ling kritik. Saya kira, sebagai negara demokrasi, kritik itu untuk membangun. Saya kira wajar-wajar saja kalau kita melakukan kesalahan. Dari kesalahan itu kita akan melakukan sesuatu yang benar dan baik,’’ kata Xanana.Ketua Parlemen Nasional Timor Leste Fernando Lasama de Araujo menambahkan, pembangunan yang dilakukan

sepuluh tahun terakhir belum menjawab semua kebutuhan masyarakat. Karena itu, kata Lasama, melalui peringatan referendum ini, se mua pihak perlu merefleksikan diri apa yang sudah dilakukan dan apa yang belum dilakukan.’’Selama sepuluh tahun pemerintah sudah mela kukan banyak hal, meski belum men jawab semua kebutuhan masya rakat. Namun, pemerintah terus ber upaya agar secara bertahap pem bangunan akan menjawab semua kebutuhan masyarakat Timor Leste,’’ ujarnya.Mantan Perdana Menteri dan Sekretaris Jenderal Par tai Fretilin Mari Alkatiri mengatakan, Referendum 30 Agustus 1999 tidak akan terjadi kalau tidak ada peris tiwa 28 November 1975 bahwa Fretilin memproklamasikan kemerdekaan Timor Leste. ’’Satu hal penting yang saya ingin sampaikan ke pada masyarakat Timor Leste ada lah krisis politik dan militer pada 2006, ketika saya menjadi perdana menteri, jangan terulang lagi. Jika perjalanan bangsa ini terus diiringi dengan konflik, kita tidak punya kesempatan untuk membangun negeri ini. Kesalahan yang lalu biarlah berlalu, jangan diulangi lagi,’’ tandasnya.(nw)

15

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

sien tidak dihitung lagi. Fokus penanganan diprioritaskan pada pasien yang terinfeksi berat. ’’Kita akan ikuti prosedur penanganan banyak negara,’’ ujarnya. Sementara itu, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Depkes Tjandra Yoga Aditama mengatakan, saat ini yang dilakukan Depkes adalah me ngamati perkembangan virus flu babi. Sebab, virus tersebut telah menginfeksi unggas di beberapa negara. ’’Kita berupaya virus itu

tidak berkoalisi. Pengamatan terus kami lakukan. Begitu pula surveillance kita intensifkan,’’ jelasnya. Yang membahayakan, jika he wan yang terinfeksi H1N1 juga ter infeksi virus lain. Artinya, bakal terjadi koalisi virus. Dampaknya lebih membahayakan. ’’Penelitian tentang virus itu terus kami lakukan,’’ ungkapnya. Dia menambahkan, sambil menanti perkembangan vaksin, masyarakat diminta mengantisipasi pe nularan virus H1N1. Cara efektif

mencegah flu babi adalah menjaga kondisi tubuh tetap sehat dan bu gar. Yaitu, mengonsumsi gizi seimbang, berolahraga teratur, serta istirahat cukup. ’’Jangan lupa menutup hidung dengan tisu atau sapu tangan jika batuk dan bersin,’’ ujarnya. Masyarakat juga diminta me meriksakan diri ke puskesmas ter dekat jika mendapati gejala flu. Pola hidup bersih dan sehat juga men jadi salah satu kunci agar tidak ter jangkit virus H1N1.(kit/dwi)

BUPATI SIAK

sehingga merugikan negara Rp 1,2 triliun. Azmun kini menjalani hu kuman sebelas tahun penjara garagara menerbitkan izin yang sama kepada sejumlah pengusaha kayu. “Pemeriksaan sebagai tersangka belum kami lakukan,” ujarnya. Namun, pemeriksaan dalam rangka penyelidikan sudah dilakukan bebe rapa kali terhadap Arwin. Komisi telah mengirimkan surat kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menghitung nilai

kerugian negara. Untuk mendalami kasus itu, pertengahan Agustus lalu KPK menggeledah kantor bupati dan kantor Sekretaris Daerah Siak. Penggeledahan juga dilakukan di beberapa perusahaan kayu yang diduga mendapatkan izin itu. Di antaranya, PT Siak Raya Group di Jalan Sutan Syarif Kasim, Pe kanbaru. Tim menggeledah bebe rapa anak perusahan PT SRG. Misalnya, PT SRP, PT QI, dan PT NTR. (git/oki)

marin (1/8) menyebut bahwa penye lundupan itu terungkap setelah petugas mencurigai gerak-gerik penumpang pesawat Eva Air (BR) 237 dari Taiwan yang tiba di Bandara Soekarno Hatta Minggu pukul 12.51 WIB. Setelah mengamati koper yang dibawa tersangka lewat mesin XRay, petugas langsung curiga. Begitu melihat tampilan layar, petugas langsung membuka isi koper. ’’Hasilnya, ditemukan 2.050 gram shabu-shabu yang disembunyikan di dinding koper,’’ kata Bahaduri. Kepada petugas, Liu mengaku hanya kurir yang disuruh sese-orang di Taiwan untuk membawa barang haram itu ke Indonesia dengan upah Rp 20 juta. Dia menerima tugas itu setelah bangkrut karena kalah judi. ’’Karena tidak punya penghasilan lagi untuk kebutuhan hidup sehari-hari, dia akhirnya menerima tawaran untuk membawa shabu,’’ ujar Bahaduri.

Dari tangan Catherine, juga disita alat-alat yang diduga akan digunakan untuk membuat paket kecil shabu, seperti timbangan dan plas tik kecil. Tetapi, dia tidak bisa dihadirkan kemarin karena harus di rawat di RS Husada, Jakarta Barat. Dia mengalami stres berat sehing ga asam lambungnya meningkat. Kedua tersangka dijerat pasal 61 ayat 1 UU nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika. Ancaman pidana kurungannya paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 300 juta. Selain itu, mereka juga akan dijerat pasal 102e jo 103c UU no mor 17 tahun 2006 tentang Ke pabeanan dengan ancaman pen jara paling lama 5 tahun dan denda Rp 1 miliar. Untuk penyelidikan lebih lanjut, kedua tersangka dan barang bukti diserahkan ke Direktorat IV Narkoba dan Kejahatan Terorganisir Mabes Polri. (kin/jpnn/dwi)

ing besar nasabah Antaboga terjadi di Surabaya dan Bali dengan nilai kerugian Rp 651 miliar. Penjualan produk investasi di Bank Century itu berjalan atas instruksi Robert Tantular. Padahal, sejak 2006 bank tidak boleh lagi sembarangan menjual produk investasi. Beberapa aturan di antaranya, bank harus mempunyai izin Wakil Agen Penjual Reksadana (WA PERD) untuk bisa menjual produk reksadana. Terkait dugaan adanya pencairan dana dari Bank Century milik deposan-deposan besar, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku tidak memiliki informasi. ’’Kalau soal deposan besar, tanyakan pada LPS. Sebab, jika ada deposan besar, siapa pun namanya, kalau mau mencairkan dana, pasti dalam pengawasan LPS,” ujarnya di Kantor Departemen Keuangan kemarin (1/9). Saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR pekan lalu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengungkapkan, pada periode November–Desember atau saat Bank Century sudah ditangani LPS, terjadi penarikan dana dalam jumlah besar oleh nasabah, termasuk beberapa nasabah kakap. “Total dana yang ditarik mencapai Rp 5,6 triliun,” sebutnya. Adanya pencairan dana deposan kelas kakap di Bank Century itu sempat memicu protes. Menurut Dradjad H. Wibowo, jika memang dana para nasabah kakap bisa dicairkan sementara dana nasabah ritel tak kunjung dicairkan, perlu

investigasi. “Jika memang benar, ini bakal menjadi pertanyaan besar,” katanya. Terkait hal tersebut, Sri Mulyani mempersilakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit investigatif. ’’Kita akan lihat, apakah semuanya dijalankan sesuai governance tata kelola undang-undang atau tidak,” terangnya. Menurut dia, jika memang ada unsur kriminal dalam proses pencairan dana, hal tersebut akan ketahuan saat dilakukan audit investigatif oleh BPK maupun dalam penye lidikan KPK. “Kita lihat saja,” ucap nya. Dirut Bank Century Maryono per nah menyebutkan bahwa dana USD 18 juta milik Boedi Sampoerna masih aman. Selain itu, beberapa deposan besar lain yang dikabar kan menyimpan dana di Bank Century adalah bos Medco Group Arifin Panigoro, pengusaha Murdaya Poo, serta beberapa BUMN. Kepala Eksekutif Firdaus Djaelani menyatakan, hingga saat ini belum ada dana milik para deposan kakap yang ditarik secara besar-besaran. Atas dasar UU Perbankan tentang kerahasiaan nasabah, pihaknya tidak bisa memaparkan detail infor masi nasabah kakap di Bank Century. ’’Yang jelas, dana deposan besar masih ada di Bank Century. Me mang ada sedikit penarikan, sekitar 10 persen dari total dananya. Tapi, itu wajar dan normal karena dia kan juga menjalankan bisnis. Mung kin untuk operasional atau mem bayar pajak,” katanya. (owi/iro)

ngajak aku makan atau makan di depan aku,” ujar Cinta. Selama bulan puasa, Cinta menuturkan tidak mengurangi aktivitas sama sekali. “Kegiatan sama saja, sekolah, nyanyi-nyanyi pas weekend. Puasa tidak berarti bermalas-malasan,” ucap gadis kelahiran 17 Agustus 1993 itu lantas tersenyum.

Menu favorit Cinta selama puasa terbilang cukup unik. Bintang si netron Upik Abu dan Laura ter sebut hobi menyantap sandwich saat sahur. Sementara itu, kala berbuka puasa, dia paling senang melahap sushi, makanan khas Je pang. “Sushi mengandung protein tinggi,” tambah dara yang rajin fitness tersebut. (eos/jpnn/nw)

Sambungan dari Hal 1 kewenangan, dan menerima ha diah. “Hasil penyidikan KPK, tersangka juga menerima semacam hadiah dari pengusaha terkait penerbitan izin tersebut,” ujarnya. Prinsipnya, perbuatan Arwin mirip perbuatan Bupati Pelelawan Tengku Azmun Djafaar. Dia disi dangkan setelah kedapatan mengobral izin pemanfaatan hutan

SHABU Sambungan dari Hal 1 gram (2,05 kg). Dalam pengem bangan lanjutan atas kasus tersebut, petugas juga menangkap Catherine, 25, warga Taman Palem Lestari Blok A22/31 RT 12/16, Cengkareng, Jakarta Barat. Keduanya adalah kurir narkoba. Penangkapan atas Liu Cin Chung dilakukan Minggu lalu (30/8). Setelah mendapat pengakuan dari Liu, tim gabungan dari Satgas Airport Interdiction Bandara SoekarnoHatta menyusun strategi. Liu Cin yang dijadikan umpan berhasil bertemu Chaterine di Hotel Novotel, Mangga Dua, Jakarta. Senin siang (31/8), Catherine ditangkap setelah menerima shabu senilai Rp 2,5 miliar. Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta Bahaduri Wijayanta kepada wartawan ke-

LPS Sambungan dari Hal 1 pengembalian dana milik institusi dana pensiun tentara Amerika Serikat (AS) yang jumlahnya sekitar Rp 250 miliar. Total kewajiban itu Rp 1,55 triliun. ’’Karena itu, dana bailout masih bisa membengkak,” katanya. Firdaus mengakui, para nasabah Antaboga memang membeli produk investasi reksadana dari Bank Cen tury. Namun, lanjut dia, bukan berarti Bank Century harus bertanggung jawab ketika Antaboga bangkrut. ’’Mereka sadar kok, ketika membeli produk investasi tersebut bukan produk bank dan mereka telah lama menikmati bunga yang tinggi dari Antaboga sebelum bangkrut,” tegasnya. Kasus penggelapan dana nasabah Antaboga mulai terkuak pada Desember 2008 lalu. Saat itu ratusan nasabah Bank Century melaporkan kerugian karena membeli produk investasi Antaboga lewat Bank Century. Dana nasabah yang ditelan Antaboga awalnya hanya sekitar Rp 240 miliar. Namun, angka tersebut terus membengkak hingga mencapai Rp 1,3–1,5 triliun. Beberapa nasabah kakap yang ikut menjadi korban Antaboga adalah mantan Komisaris Utama PT HM Sampoerna Tbk Boedi Sampoerna. Bahkah, Boedi disebutkan sempat menginvestasikan total dana hingga Rp 2 triliun. Berdasar informasi pengaduan ke pihak kepolisian, kerugian pal-

PIGURA Sambungan dari Hal 1 istirahat biasanya teman-teman nya selalu mengajak makan. Tapi, selama bulan puasa ini, mereka tidak melakukannya. “Mereka ngerti aku puasa. Maka, mereka nggak pernah

Penghilangan Aktivis

Sikap DPR Keluar Dua Pekan Lagi JAKARTA-Pansus DPR tentang penghilangan orang secara paksa pada 1997–1998 segera memasuki babak final. Ketua Pansus Effendi Simbolon berjanji dalam tempo maksimal dua minggu ke depan, DPR sudah mengambil sikap politik resmi. ’’Antara 1 sampai 2 minggu ke depan. Dimulai dari pan dangan mini fraksi, laporan ke Bamus (Badan Musyawarah, Red), dan pandangan akhir fraksi di paripurna,’’ kata Effendi saat rapat dengar pen dapat (RDP) dengan para ak tivis dan keluarga korban penculikan di gedung DPR kemarin (1/9). Dalam acara itu, hadir Ketua IKOHI (Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia) Mugiyanto dan Koordi nator Kontras (Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) Usman Hamid. Dari keluarga korban, yang hadir, antara lain, Tuti Koto, ibunda Yani Afrie; Nurhasanah, ibunda Yadin Muhidin; dan Paian Siahaan, ayahanda Ucok Munandar Siahaan. Mereka semua aktivis yang diculik pada 1997 dan termasuk di antara 13 aktivis yang nasibnya tak jelas sampai sekarang. Sementara itu, di antara 50 anggota pansus,

hanya terlihat enam orang. Selain Effendi Simbolon (PDIP), ada Willa Chandrawila (PDIP), Andreas Pareira (PDIP), Suparlan (PDIP), Maria Ulfah (PKB), dan Darmayanto (PAN). Effendi menuturkan, awalnya pansus masih berharap ada respons positif dari pemerintah. Pansus, kata dia, tidak ingin memberikan sikap politik dengan informasi yang ter batas. Apalagi, pansus tidak diberi ruang gerak untuk melakukan penyelidikan lagi. Jadi, hanya mempelajari temuan dari Komnas HAM. Karena itu, pansus, lanjut Effendi, terus berupaya mengundang pemerintah hingga empat kali. Mulai Menkopolhukam, panglima TNI, menteri pertahanan, Kapolri, jaksa agung, Menkum HAM, sampai kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Namun, rapat-rapat itu tidak bisa berjalan optimal. Sebab, mereka semua selalu berha langan hadir. ’’Rekomendasi DPR nanti tentu menyer takan catatan bahwa selama ini pemerintah tidak memberikan respons yang baik,’’ ujarnya. Lantas, apa saja rekomendasi pansus? ’’Mudah-mudahan poin-poin yang diharapkan

keluarga bisa masuk,’’ jawab Effendi. Salah satu poin yang pasti masuk adalah desakan pansus agar pemerintah meratifi kasi Konvensi PBB Anti Peng hilangan Paksa. Usman Hamid sangat meng harapkan sebelum masa jabatan anggota DPR periode sekarang berakhir pada 30 September, pansus orang hilang mengeluar kan rekomendasi final. Salah satu poin yang mereka dorong adalah pansus mengeluarkan rekomendasi kepada Presiden SBY agar membentuk penga dilan HAM ad hoc untuk kasus penghilangan paksa aktivis pada 1997–1998. Pemerintah juga harus men cari tahu dengan segala upaya perihal keberadaan dan nasib korban yang masih hilang untuk dikembalikan kepada keluarga dalam kondisi apa pun. Selain itu, imbuh Usman, pemerintah harus segera menge sahkan Konvensi PBB Anti Penghilangan Paksa. Itu semua dimaksudkan untuk mem berikan kepastian bagi korban dan jaminan peristiwa tersebut tidak terulang. ’’Jadi, jangan ditempatkan seolah-olah kami ingin menyudutkan mantan jenderal tertentu di tubuh militer,’’ tandasnya. (pri/agm)

CMYK

KESEHATAN

Luwuk Post


Luwuk Post RABU 2 SEPTEMBER 2009 | HALAMAN 16

Ferrari Segera Putuskan Nasib Luca Badoer

Massa Butuh Operasi Lanjutan kembali 100 persen di awal musim tahun depan,” begitu bunyi pernyataan Ferrari. Massa pun men g a k u senang d e ngan

hasil pemeriksaan ini. “Setelah operasi kecil yang akan saya jalani dalam beberapa hari ke depan, saya bisa kembali latihan fisik. Setelah itu saya bisa mulai latihan go-kart,” ucapnya. “Naik mobil F1” Mari kita bertindak selangkah demi selangkah. Sekarang saya hanya fokus untuk kembali melakukan aktivitas fisik,” tandasnya. Pada operasi lanjutan nanti, sebuah pelat akan dipasang pada tempurung kepala Massa, di bagian yang terhantam per mobil. Dengan perkembangan ini, berarti Ferrari harus segera mengambil sikap untuk sisa musim 2009, yang dimulai dengan Grand Prix Italia di Monza, 13 September mendatang. Luca Badoer, test driver yang dalam dua lomba terakhir menggantikan Massa, telah tampil sangat mengecewakan. Kandidat utama pengganti Badoer di Monza adalah Giancarlo Fisichella, pembalap veteran Force India-Mercedes.(aza/jpnn)

CMYK

MIAMI-Bintang Ferrari, Felipe Massa, dipastikan tak mungkin kembali berlaga di sisa musim Formula 1 2009. Pembalap asal Brazil itu masih harus menjalani operasi plastik pada tempurung kepalanya dalam beberapa hari ke depan. Setelah pulih, baru Massa boleh menjalani latihan fisik. Jadi, kemungkinan dia kembali mengemudikan mobil tahun ini sangatlah kecil. Senin lalu (31/8, Selasa kemarin WIB), Massa menjalani pemeriksaan di Neuroscience Intensive Care Unit, Jack- s o n Memorial Hospital, Miami, Amerika Serikat. Dia mengecek kondisi kepalanya, yang pada akhir Juni lalu terhantam per mobil dalam kecepatan tinggi, di Grand Prix Hungaria. Menurut pernyataan Ferrari, secara keseluruhan kondisi Massa membaik. Namun, dia belum mungkin kembali ba-lapan dalam waktu dekat, meski sangat mungkin untuk comeback normal di awal musim 2010 nanti. “Hasil pemeriksaan ini disambut dengan hangat di Maranello (markas Ferrari di Italia, Red). Kini, tim bisa mengharapkan dia

Duo India Pertama ke Babak Kedua

NEW YORK-Babak awal grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka 2009 tak selalu berlangsung mulus bagi unggulan utama. Andalan tuan rumah di tunggal wanita, Williams bersaudara Venus dan Serena memetik hasil yang kontras. Meski demikian, nyaris tak terjadi kejutan di hari pertama tunggal wanita. Serena langsung panas di pertandingan pertamanya. Dia menundukkan rekan senegaranya Alexa Glatch dengan 6-4, 6-1. itu makin membuatnya jadi favorit untuk gelar ketiga dari empat grand slam tahun ini. Sebelumnya dia sudah memenangkan Australia Terbuka dan Wimbledon. Hal yang berbeda ditunjukkan oleh Venus. Dia melewati ancaman tersingkir di babak wal dengan susah payah. Venus harus menjalani pertarungan tiga set dan kalah di set pertama saat berhadapan dengan Vera Dushevina (Rusia). Akhirnya, Venus memastikan tiket ke babak kedua dengan kemenangan 6-7 (5), 7-5, 6-3 dalam waktu 2 jam dan 43 menit. “Ketika saya tertinggal 1-3 di set kedua, saya berusaha untuk tetap fokus dan tak terlalu memaksakan diri. Penonton sangat membantu saat saya ketinggalan 4-5 dan itu jadi momen yang hebat di New york,” ujar Venus pada AFP. Laga yang berlangsung di lapangan utama Arthur Ashe Stadium pada malam hari itu benar-benar menyulitkan Venus. Di game ketiga set pertama dia harus meminta perawatan untuk masalah yang mendera lutut kanannya. Venus juga terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri (unforce error). Tercatat sebanyak 54 kali dia melakukan kesalahan, termasuk tujuh kali salah kaki saat melakukan servis.(ady/jpnn)

Somdev bermain baik sejak awal tahun dan terus membaik,” ujar Mirza pada Reuters. “Saya gembira kini India punya dua petenis di babak kedua grand slam. Saya tak tahu, apa pengalaman ini pernah terjadi sebelumnya,” tambahnya. Mirza mengakui hal itu memberikan tambahan motivasi bagi dirinya. Bukan hanya dia, Devverman juga mengakui hal yang sama. “Saya tak mau membicarakan diri saya, tapi saya merasa hebat dengan yang saya capai. Itu memberikan saya kepercayaan diri dan yakin bisa bersaing dengan siapa pun,” beber Devvarman. Sebelum AS Terbuka 2009 berlangsung, ITF (Federasi Tenis Internasional) mengonfirmasi bahwa keduanya

Sania Mirza

menjadi duo India pertama di nomor tunggal babak utama grand slam. Mirza menyebut beberapa hari terakhir adalah hari yang menakjubkan bagi dunia olahraga India. Sebab, akhir pekan kemarin tim Formula 1 asal India, Force India, mendapatkan pole position melalui Giancarlo Fisichella di GP Belgia. Di balapan itu, Fisichella finish di posisi kedua. Babak selanjutnya akan berlangsung berat bagi Mirza dan Devvarman, karena keduanya sudah akan berhadapan dengan petenis yang masuk daftar unggulan. Mirza akan menghadapi unggulan kesepuluh Flavia Pennetta. Sementara Devvarman menantang unggulan ke23 Philipp Kohlschreiber (Jerman). (ady/ang/jpnn)

Devvarman

Rubio Tunda Masuk NBA Tanda Tangani Kontrak Enam Tahun Bersama Regal Barcelona Spanyol BARCELONA-Pemain ajaib asal Spanyol, Ricky Rubio, sudah pasti menunda masuk NBA. Point guard yang dipilih di urutan lima oleh Minnesota Timberwolves pada NBA Draft 2009 lalu itu telah memutuskan untuk bertahan dulu di Spanyol. Kalau segalanya lancar, maka dia baru akan bergabung di Timberwolves pada 2011 mendatang. Sebenarnya, Rubio sudah sangat ingin masuk NBA. Pemain 18 tahun itu pun nekat ikut NBA Draft 2009, meski sebenarnya masih terikat kontrak dengan DKV Joventut di Badalona, Spanyol, hingga 2011. Pertimbangannya, Rubio bisa menggunakan sebagian gajinya di NBA untuk membeli kontrak DKV Joventut. Tapi ternyata, Rubio tidak dipilih di barisan tiga besar. Sesuai aturan NBA, maka bayaran yang bakal dia dapat dari Timberwolves tidaklah sebesar yang diharapkan. Apalagi, juga sesuai aturan NBA, klub tidak boleh memberi sumbangan lebih dari USD 500 ribu untuk membeli kontrak pemain asing. Dan untuk membeli (buyout) kontrak DKV Joventut, nilainya luar biasa tinggi. Mencapai USD 8,11 juta atau lebih dari Rp 81 miliar. Padahal, gaji Rubio pada dua tahun pertama di NBA “hanya” bernilai di kisaran USD

7 juta (Rp 70 miliar). Kubu Rubio (dan Timberwolves) sudah mengerahkan segala upaya untuk membantu membeli kontrak itu. Termasuk dengan cara-cara kreatif, seperti sepakat melakukan pertandingan ekshibisi antara Timberwolves melawan DKV Joventut, dan membagi pemasukannya dengan klub Spanyol tersebut. DKV Joventut sebenarnya mau menurunkan nilai buyout. Hanya saja, masih terlalu tinggi untuk Rubio. Kemudian, muncullah tawaran dari klub Regal Barcelona. Klub itu mau membeli kontrak Rubio senilai USD 5,28 juta (Rp 52,8 miliar), lalu menggaji Rubio minimal USD 1 juta (Rp 10 miliar) semusim selama enam tahun ke depan. Regal Barcelona juga memberi keringanan untuk Rubio. Pada 2011, mereka bersedia melepas Rubio ke NBA dengan nilai buyout yang “murah.” Dalam beberapa hari terakhir, David Kahn, general manager Timberwolves, sudah berada di Spanyol untuk melanjutkan negosiasi. Hasilnya tetap buntu, tak mampu menarik Rubio ke NBA. Akhirnya, Rubio pun sepakat ke Regal Barcelona. Penggemar NBA baru akan bisa melihat aksinya paling cepat pada 2011 nanti, ketika dia sudah berusia 20 tahun. Menurut Rubio, keputusan ini sebenarnya dibuat dengan berat hati. Dia tahu, Timberwolves sangat menginginkannya untuk musim 2009-2010 nanti. Dan dia mengaku, prioritas utamanya adalah masuk NBA.(aza/jpnn)

Pentingnya Gaya Berbusana Bagi Petenis Papan Atas Dunia

Agar Ekslusif, Sharapova Permak Produk Nike Lapangan tenis di even mayor tidak hanya jadi panggung unjuk kehebatan skill. Bagi beberapa petenis, itu tak ubahnya panggung untuk menampilkan model unik pakaian mereka. ENYAMANAN bukan satu-satunya faktor yang mendasari keputusan seorang petenis papan atas untuk memilih jersey. Faktor model juga memegang peranan yang sangat penting. Ingat, betapa Rafael Nadal setia dengan kaus tanpa lengan dan kerah tahun lalu. Kemudian beralih pada kaus berlengan dan berkerah tahun ini. Petenis asal Spanyol melakukan revolusi pada caranya berpakaian untuk menunjukkan perubahan statusnya yang pada awal tahun lalu telah menjadi petenis nomor satu dunia menggusur Roger Federer. Selain motivasi seperti Nadal, ada

K

banyak ide lain yang mendasari gaya berpakaian seorang petenis. Maria Sharapova, petenis cantik asal Rusia, bisa disebut yang paling perhatian dengan penampilannya. Dalam setiap even, model pakaian yang dia kenakan hampir selalu berubah. Banyak pengamat fashion menilai, model pakaian petenis dengan tiga gelar grand slam itu sederhana dan tak terlalu berisiko. Artinya, bisa dikenakan siapa saja. Tidak seperti yang kerap diperlihatkan Williams bersaudara, yang suka menggunakan model dan warna yang ekstrem. Sharapova memiliki kontrak jangka panjang dengan produsen apparel Nike. Tapi, Sharapova tak sekedar mengenakan pakaian yang lazim diproduksi sebuah produsen peralatan dan pakaian olahraga. Petenis kelahiran Nyagan, Siberia itu, menyerahkan desain pakaiannya pada label pakaian Cole Haan. Jadi, pakaian itu tetap nyaman dengan teknologi dari Nike, sekaligus

COLE HAAN

MODIS: Maria Sharapova dengan produk rancangan Cole Haan. Produk-produk itu menggunakan teknologi Nike, termasuk kantong udara pada sepatu.

berselera tinggi karena dirancang oleh satu desainer papan atas. Sharapova tak sepenuhnya me-

nyerahkan desain pakaiannya pada Cole Haan. Dia juga turut merancangnya. Kolaborasi Sharapova,

Cole Haan dan Nike bisa disaksikan saat AS Terbuka bergulir. Selain untuk keperluan tenis, baju-baju itu juga untuk kebutuhan Sharapova di luar lapangan. “Divisi olahraga Cole Haan membuktikan bahwa fashion dan teknologi bisa bekerja bersama untuk mengubah cara berpikir tiap wanita untuk mengenakan produk pakaian yang terinspirasi dari olahraga,” jelas Saharapova. “Kerja sama kami memberikan banyak inovasi baru pada merk pakaian yang kaya sejarah,” lanjutnya. Pihak Cole Haan pun sangat gembira ketika Sharapova dan Nike memilih mereka untuk turut berperan dalam model pakaian yang dikehendaki. Chief Marketing Officer Cole Haan, Michael Capiraso, memandang hal itu sebagai kehormatan bagi perusahaannya. “Kami bisa mengadopsi pengaruh yang diberikannya (Sharapova) pada dunia mode dan olahraga, di saat yang sama kami bisa

berinteraksi dengan konsumen dalam cara yang baru dan unik,” tutur Capiraso. Penggabungan produsen perlengkapan olahraga dan label pakaian juga dilakukan petenis Amerika Serikat James Blake. Sejak awal tahun ini, Blake mendapatkan produsen asal Italia, Fila sebagai sponsornya. Pengalaman tersebut baru bagi Blake, karena hampir sepanjang karir profesionalnya mendapat dukungan dari Nike. Blake dan Fila menjalin kerjasama dengan label pakaian Thomas Reynolds. Uniknya, Thomas Reynolds adalah usaha yang dikelola keluarga Blake. Bisnis tersebut menjadi tumpuan bagi Blake bila suatu saat istirahat dari karir profesionalnya. “Ini adalah kali pertama saya membawa sesuatu dari pakaian yang saya kenakan. Saya tak gugup saat di lapangan, saya lebih gugup untuk urusan yang lainnya,” ujarnya. (ady/ang/jpnn)

CMYK

Cuma Venus yang Kesulitan

AS Terbuka 2009 memiliki makna spesial bagi India. Untuk kali pertama, mereka meloloskan wakil di babak utama tunggal pria dan wanita secara bersamaan. Mereka adalah Somdev Devvarman di tunggal pria, serta Sania Mirza di tunggal wanita. Bahkan, keduanya pun mampu menembus ke babak kedua. Mirza mengalahkan Olga Govortsova (Belarusia) 6-2, 36, 6-3 kemarin WIB. Sementara, Devvarman yang melangkah dari kualifikasi menundukkan Frederico Gil (Portugal) 6-3, 64, 6-3. “Dalam waktu yang lama, saya satu-satunya (petenis India) yang bermain di tunggal pada babak utama grand slam. Sangat hebat mengetahui


LUWUK POST | Rabu, 02 September 2009  

LUWUK POST, E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you