Page 1

TENTIRE UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

DAFTAR PUSTAKA HISTOLOGI SISTEM REPRODUKSI PRIA ................................................. 2 HISTOLOGI SISTEM REPRODUKSI WANITA….......................................... 7 BIOKIMIA GU ..................................................................................... 16 ILMU GIZI GI…………................................................................... 48 ANATOMI GU..………………………………………………………………………………….70| KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA………………………………………………....100

MODUL GASTROINTESTINE DAN GENITOURINARI PSPD BRAIN TBS 2012 FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UIN SYARIF HIDAYAHTULLAH JAKARTA

1


HISTOLOGI: SISTEM REPRODUKSI PRIA

TESTIS

BY GHINA WIDIASIH

Assalamu alaikum Wr. Wb. Teman-teman, sekarang kita akan mempelajari histologi sistem reproduksi pria. Oh ya, ini semua sumbernya dari slide bu ayu yang ga sempet dikuliahin, gue sempet nyariin arti2 tanda panah di slide itu, tapi yang gue ga nemu gue tulis apa adanya. Sebelum kita belajar, marilah kita berdo’a menurut agama dan kepercayaan masing-masing hehehehe. Kalo udah berdo’a, gue kasih tau gimana cara belajarnya. Biar gak pada bingung, kita harus tau dulu apasih komponen-komponen yang harus dipelajari dari histologi sistem reproduksi pria. Nah, ini gue bikinin bagan. Nanti kalo udah dibaca bagannya, nanti kalian tinggal baca penjelasannya deh. Selamat belajar! SISTEM REPRODUKSI PRIA

TESTIS

SALURAN GENITAL

INTRATESTIKULAR 1. TUBULUS REKTUS 2. RETE TESTIS EKSTRATESTIKULAR 1. 2. 3. 4.

DUKTUS EFERENTES DUKTUS EPIDIDIMIS DUKTUS (VAS) DEFERENS DUKTUS EJAKULATORIUS

KELENJAR EKSOKRIN AKSESORI 1. PROSTAT 2. VESIKULA SEMINALIS 3. KELENJAR BULBOURETRA (KELENJAR COWPER)

Pas masih dede bayinya didalem perut, testis itu terbentuk di ruang abdomen atas, berhubungan dengan ginjal. Pada minggu terakhir masa kehamilan, baru testis turun ke skrotum. Testis ditutupi sama tunika vaginalis, kecuali di bagian posteriornya jadi testis tetep dapat bergerak bebas di skrotum. Tunika vaginalis itu terbentuk dari peritoneum yang terikat. Testis terbagi menjadi 250 lobulus oleh sebuah septa (sekat) yang dinamain mediastinum testis. Nah, septa mediastinum testis ini berasal dari bagian dalam sakus yang terikat dengan tunika albugenia. Di dalam lobulus-lobulus itu isinya tubulus seminiferus, tempat ngelakuin gametogenesis. Di antara tubulus seminiferus nanti ada yang dinamain sel leydig. TUBULUS SEMINIFERUS dibungkus sama kapsula fibrosa dan dibatasi sama epitel germinal. Epitel germinal ini dibagi jadi 2, yaitu: (1) sel seks/ sel spermatogenik dan (2) sel penyokong/sel sertoli. EPITEL GERMINAL

PENIS

SEL SEKS/GERMINATIK

1. 2. 3. 4. 5.

SEL SERTOLI

SPERMATOGONIA SPERMATOSIT I SPERMATOSIT II SPERMATID SPERMATOZOA 2


Fungsi sel sertoli:  Melindungi dan memberi makan spermatozoa  Fagositosis sitoplasma yang dibuang selama spermiogenesis, makanya sel sertoli berguna untuk pembentukan sperma saat fase pembungkusan ngebentuk dari calon sperma yang bulet doang ke yang kaya berekor.  Membentuk sawar darah-testis dengan membentuk zonula occludentes diantara sel sertoli yang berdekatan  isolasi ruang adluminal dari jaringan ikat untuk proteksi gamet yang berkembang dari sistem imun  Sintesis Androgen Binding Protein (ABP) yang mengikat testosteron  Sintesis (selama embriogenesis) Antimullerian Hormone yang mencegah pembentukkan duktus mullerian (prekursor sistem reproduksi wanita)  Sekresi hormon inhibin (menghambat pengeluaran FSH)  Sekresi medium kaya fruktosa untuk nutrisi & transport spermatozoa  Sintesis testicular transferrin (apoprotein yang menangkap besi dari serum transferin untuk pematangan gamet) SEL LEYDIG itu isinya sitoplasma eosinofilik dan droplet lemak, kalo udah tua dia mengandung pigmen lipokrom dan kristal. Sel leydig juga yang mensekresikan (intermezzo: menurut EYD seharusnya menyekresikan) testosteron yang gunanya sebagai karakteristik sekunder pria.

Regulasi di testis:  Arteri testikular (cabang aorta)  tunika vaskulosa  septa lobulus  kapiler  Vena mediastinum  membentuk pleksus pampiniformis: komponen utama korda sperma  vena testikular  Pleksus pampiniformis: “thermoregulatory devices” menurunkan temperatur darah arteri sebelum mencapai testis (testis: -2 C drpd tubuh)  Pembuluh limf: mediastinum tetis  Saraf: vasomotor simpatik

SALURAN GENITAL A. INTRATESTIKULAR 1. TUBULUS REKTUS  dilapisin sama sel sertoli, letaknya deket sama tubulus seminiferus. 2. RETE TESTIS  semacem labirin yang dibatasin sama epitel kubus dengan mikrovili dan flagel tunggal.

B. EKSTRATESTIKULAR 1. DUKTUS DEFERENTES  Epitel: nyampur, ada yang kubus nonsilia (buat resorbsi sebagian cairan sel sertoli) dan ada yang silindris bersilia (buat gerakin spermatozoa sepanjang lumen). Nah karena epitelnya 2 macem gini, lumennya jadi ga bulet rata tapi naik 3


turun. Ini yang bedain duktus eferentes sama duktus epididimis.  Dikelilingin sama jaringan ikat dan otot polos sirkular. 2. DUKTUS EPIDIDIMIS  Terdiri dari bagian: (1) kepala, gabungan dari duktuli eferentes, BERGELUNG, (2) badan, BERGELUNG, dan (3) ekor, TIDAK BERGELUNG.  Epitel: berlapis semu, terdiri dari: (1) sel basal, isinya sel basal polihedral dan stem sel dan (2) sel prinsipal, fungsinya buat resorbsi cairan luminal, fagositosis sisa sitoplasma sel sertoli, produksi gliserofosfokolin buat menghambat kapasitasi yang mencegah spermatozoa memfertilisasi oosit II sampe sperma masuk ke saluran reproduksi wanita, dan untuk gerakan peristaltik otot polos sirkuler yang bertanggung jawab untuk transport sperma. 3. DUKTUS (VAS) DEFERENS  Epitel: berlapis semu.  Lumennya ga teratur karena ada lipatan di lamina basalnya.  Struktur otot polosnya long-sir-long. 4. DUKTUS EJAKULATORIUS  Epitel selapis silindris, lumen ga teratur, dindingnya ga ada otot polos, masuk ke dalem prostat.  Ujungnya di bagian posterior uretra prostatik pada colliculus seminalis.

KELENJAR EKSOKRIN AKSESORI

1. VESIKULA SEMINALIS (sepasang)  Terletak antara posterior leher kandung kemih dan kelenjar prostat.  Mukosanya bergelung kayak labirin, lumennya dilapisin epitel berlapis semu yang terdiri dari sel basal dan sel silindris(punya banyak mikrovili dan flagel tunggal)  Sekretnya mengandung cairan kaya fruktosa dan ada pigmen lipokromnya yang bikin warna semen jadi kuning pucat. 2. KELENJAR PROSTAT  Prostat itu kelenjar genital asesori terbesar, dia ditembus sama uretra dan duktus ejakulatorius, prostat dibungkus sama kapsula  Terdiri dari kelenjar-kelenjar tubualveolar kompleks, dibagi jadi 3: (1) kelenjar mukosa, deket uretra, kelenjar terpendek, (2) kelenjar submukosa, besar, dan (3) kelenjar utama, terbesar dan terbanyak.  Epitel: berlapis semu.  Pada lumennya biasanya ada konkresi prostatik atau concora amylacia yaitu kalsifikasi glikoprotein, makin tua makin banyak. catt: inilah yang ngebedain waktu praktikum di preparat ada prostat oldman sama yang biasa yaitu kalsifikasi.  Sekret: cairan serosa putih kaya lipid, enzim proteolitik, asam fosfat, fibrinolisin, dan asam sitrat. Pengeluaran sekretnya ini diregulasi sama hormon dihidrotestosteron. 3. KELENJAR BULBOURETRA (KELENJAR COWPER)  Terdapat di akar penis, awal uretra membranosa.

4


Kapsula fibrosanya terdiri dari fibroblas, otot polos, dan otot lurik. Nah, ini sesuatu-sesuatu yang berhubungan sama histologi sistem reproduksi pria. Sebenernya mau gue gabungin sama pembahasan organnya di atas, tapi supaya ga bingungin kalian, gue pisahin dibawah sini.

PENIS

SPERMATOGENESIS Spermatogenesis itu adalah proses diferensiasi sel seks menjadi spermatozoa, atau gampangnya proses pembuatan sperma. Spermatogenesis ini terjadi dimana hayo coba? Kalo ga inget coba baca lagi di atas, mungkin tadi bacanya sambil ngelamun jorok. Yap, spermatogenesis ini berlangsung di tubulus seminiferus yang ada di dalem testis itu. Spermatogenesis dipengaruhi sama testosteron dan FSH.

Jaringan erektil: (1) dorsal; 2 korpora cavernosa yang saling berhubungan dan (2) ventral; 1 korpora spongiosa yang bagian ujung distalnya membesar disebut glans penis. Kulit tipis yang bungkus penis bagian proksimalnya: rambut pubis, kelenjar keringat, dan kelenjar sebasea, bagian distalnya: ga ada rambut, sedikit kelenjar keringat, dan berlanjut jadi preputium (kulit penutup kepala penis --- yang disunat itu loh guys. Hayo siapa yang belom disunat?)

Cukup tau aja guys tahapannya, soalnya itu bukan kompetensi histo kita. Masih inget juga kan waktu SMA? Yuk diinget-inget lagi. Spermatogonia  Spermatosit Primer  Spermatosit Sekunder (ga keliatan di preparat histo)  Spermatid  Spermatozoa

SPERMATOZOA Spermatozoa ini struktur badannya kebagi jadi 2, kepala sama ekor. Nah yang nanti pas fertilisasi bergabung sama ovum itu cuma kepalanya doang, ekornya ga ikutan. 5


MEKANISME EREKSI, EJAKULASI, DAN DETUMESENS 

Penis flasid (lemes, ga berdiri, perlu gue deskripsikan lagi?) Mekanisme: darah pada jaringan erektil sedikit, anastomosis arteriovenosa banyak. Penis ereksi Mekanisme: darah pada jaringan erektil banyak, anastomosis arteriovenosa sedikit sehingga vena penis tertekan dan darah tertahan dalam ruang vaskular. Stimulasi seks Mekanisme: nervus parasimpatik merangsang pengeluaran nitrit oksida yang memicu relaksasi otot polos arteri dorsal dan arteri dalam sehingga memicu aliran darah ke organ. Ejakulasi dan Detumesens(lemes abis berdiri) Menkanisme: Kontraksi otot polos saluran genital dan kelenjar asesori mendorong semen ke dalam uretra  Otot sfingter kandung kemih berkontraksi mencegah keluarnya urin (atau masuknya semen ke kandung kemih)  Otot bulbospongiosa berkontraksi  semen keluar  berhentinya impuls parasimpatis ke suplai vaskular penis  atriovenous shunt terbuka kembali  aliran darah ke arteri dorsal dan arteri dalam penis berkurang  darah pada ruang vaskular jaringan erektil mengalir keluar  penis detumesens dan flasid. *FYI: karena ejakulasi itu diatur sama saraf simpatis, makanya ada kontrasepsi yang namanya coitus interuptus (ngeluarin sperma diluar vagina supaya cewenya ga hamil) karena ternyata ejakulasi bisa ditahan. Bagaimana teman-teman? Terinspirasi ga? ;)

Sumber: Slide Bu Ayu Buku praktikum histologi FK UI Pengalaman Pribadi

6


HISTOLOGI SISTEM REPRODUKSI WANITA by : Nadiyah Zhafirah Luvi Sistem reproduksi wanita terdiri atas sepasang ovarium, tuba uterina, uterus, vagina dan kelenjar mamae. Gunanya untuk :  menghasilkan gamet wanita (oosit)  menyediakan lingkungan untuk fertilisasi  mempertahankan embrio Folikel ovarium matang akan mengeluarkan sel telur imatur (oosit) ke dalam tuba uterina setiap ±28 hari. Oosit imatur akan berubah menjadi oosit matang ketika terjadi pembuahan, namun, jika oosit tidak dibuahi maka ia akan mengalami degenerasi. Sekarang langsung aja kita bahas bagian sistemnya. OVARIUM Ovarium ditutupi epitel selapis kuboid yaitu epitel germinativum. Epitel germinal terletak diatas jaringan ikat padat tidak teratur tunika albuginea. Dibawah tunika albuginea terdapat korteks dan medula.  Korteks adalah regio yang terisi dengan stroma jaringan ikat yang banyak mengandung sel dan folikel.  Medula merupakan bagian terdalam ovarium yang mengandung jar.ikat longgar dan pembuluh darah.

Gambar. Sistem reproduksi wanita

PERKEMBANGAN AWAL OVARIUM 

Bulan pertama kehidupan embrio : Sel benih primordial bermigrasi dari yolk sac ke primordia gonad → di gonad, sel berdiferensiasi menjadi oogonia Bulan ketiga : oogonia melakukan pembelahan fase pertama secara meiosis tanpa menuntaskannya. Sel yang terhenti ini disebut oosit primer. Folikel primordial sudah terbentuk selama kehidupan di janin, terdiri dari oosit primer dikelilingi sel-sel folikel.

7


Menjelang bulan ke tujuh : terdapat fase atresia → dimana oosit primer mengalami degenerasi.

II.

Folikel Perkembangan (ini terjadi pas kita(cewe) masuk masa pubertas) a. folikel primer unilaminar : sel folikel membelah melalui mitosis → membentuk selapis sel kuboid di sekitar oosit

PERTUMBUHAN FOLIKEL Pada saat masa pubertas dan dibawah pengaruh hormon hipofisis, folikel primordial tumbuh menjadi folikel primer, sekunder dan matur. Ovarium mengandung korpus luteum yaitu folikel yang tidak mengalami ovulasi. Korpus albikans merupakan korpus luteum yang mengalami degenerasi. Tahap pertumbuhan folikel I.

Gambar. Folikel primer unilaminar b. folikel primer multilaminar : sel folikel terus berpoliferasi dan → membentuk folikel berlapis yaitu granulosa. Di antara oosit dan sel granulosa terbentuk zona pelusida

Folikel Primordial

Gambar. Folikel Primordial. (itu lhoo folikel yang terbentuk pas kita(cewe) pas masih di janin mama kita)

Gambar. Folikel primer multilaminar c. folikel antrum (udah masuk sekunder) : Sewaktu tumbuh, folikel berpindah ke korteks ovarium yang lebih dalam → terbentuk ruang kecil dalam lapisan granulosa saat sel-sel menyekresikan cairan folikel (liquor folliculi).

8


III.

Folikel Matang (Graaf) Folikel yang telang siap mengalami ovilasi.

Gambar. Folikel antrum Terbentuk antrum ketika cairan folikel mengumpul, ruang-ruang kecil menyatu dan sel granulosa mengatur diri untuk membuat rongga yang lebih besar.

Gambar. Folikel Graaf Selama sel granulosa menyusun antrum, sebagian sel membentuk bukit keci di sel yaitu : cumulus oophorus Corona radiata : dibentuk oleh sel granulosa yang mengelilingi dan terhubung dengan oosit Sel stroma di sekitar folikel secara cepat membentuk teka folikular, berdiferensiasi → Teka interna & Teka externa

Teka interna Jaringan endokrin dengan vaskularisasi baik. Sel ini berdiferensiasi sebagai sel penghasil steroid → mensintesis androstenedion → diangkut ke lapisan granulosa (sel granulosa dibawah 9


pengaruh FSH) → mensintesis enzim aromatase mengubah steroid → estrogen → estrogen dikembalikan menuju teka dan stroma → masuk kapiler → tersebar ke seluruh tubuh Teka externa Mengandung otot polos dan fibroblas OVULASI Oosit matur yang besar terlepas dari ovarium di tangkap oleh ujung tuba uterina. Ovulasi normalnnya terjadi pada pertengahan siklus menstruasi : sekitar hari ke-14 dari satu siklus 28 hari. Folikel matur besar yang menonjol ke tunica albuginea membentuk area iskemik keputihan yaitu stigma. Secara bersamaan sel granulosa dan sel teka interna mulai menyekresikan progesteron dan estrogen. Stimulus untuk ovulasi adalah lonjakan kadar LH yang disekresikan oleh hipofisis anterior sebagai respon peningkatan kadar estrogen dalam sirkulasi yang dihasilkan oleh folikel de graaf/matur. Peningkatan tekanan cairan folikel dan pelemahan dinding folikel → penggelembungan dan ruptur permukaan ovarium di stigma → oosit, korona radiata, cairan folikel, dan sel dari kumulus oophorus dikeluarkan.

LH merangsang korpus luteum untuk menyekresikan progesteron dan estrogen → merangsang perkembangan uterus & kelenjar mamae → antisipasi apabila sel telur dibuahi ↑ progesteron & estrogen → ↓ pengeluaran FSH & LH → mencegah ovulasi.  Jika oosit tidak dibuahi → korpus luteum menyekresikan hormonnya selama 12 hari → regrasi (difagosi makrofag) → korpus luteum menstruasi → membentuk jaringan parut ikat padat/non-fungsional (korpus albikans). note: pas fungsi korpus luteum terhenti, efek inhibitorik progesteron dan estrogen menghilang, FSH dari adenophisis memulai siklus ovarium baru  Jika oosit dibuahi → mukosa uterus tidak boleh luruh → sel trofoblas embrio menghasilkan hormon glikoprotein (HCG : Human Chorionic Gonadotropin) → mencegah regrasi note: kerja HCG mirip LH yang merangsang sekresi progesteron dan mempertahankan mukosa uterus, tapi HCG umurnya cuma sampe 4 bulanan :’( , terus digantiin sama plasenta ^^

KORPUS LUTEUM Setelah ovulasi folikel matur dan pembebasan oosit sekunder ke dalam infundibulum tuba uterina → dinding folikel kolaps dan berlipat → fase luteal. Korpus luteum terdiri atas sel lutein granulosa dan sel lutein teka. Hal ini menyebabkan folikel yang telah berevolusi menjadi jaringan endokrin sementara.

10


TUBA UTERINA Deretan regio di sepanjang setiap tuba : a. Infundibulum : bentuk seperti corong dan memiliki juluran seperti jari (fimbrae). Guna fimbrae → membantu menangkap oosit menuju uterus. b. Ampulla → sebagai tempat fertilisasi dan merupakan area terpanjang c. Isthmus → area tersempit dekat uterus d. Intramural → “which passes through the wall of the uterus and opens into the interior of this organ” artinya kurang lebih yang melalui dinding uterus dan membuka bagian dalam rongga ini

Saat terjadi ovulasi : Tuba uterina memperlihatkan pergerakan aktif → juluran infundibulum mendekati ovarium dan sebagian menutupi permukaannya → memudahkan transpor oosit sekunder ke tuba → oosit masuk infundibulum dan bergerak ke ampula (di bantu adanya kontraksi otot fimbrae dan aktivasi silia epitel). note: ada sekret yang melapisi tuba yang isinya nutrisi dan bersifat protektif bagi oosit dan sperma dan sifatnya meningkatkan aktivasi sperma (kapasitasi) Susunan dindingnya terdiri dari : a. Mukosa Epitelnya mengandung 2 jenis sel : sel bersilia dan sel sekretorik (peg cell). Fungsi dari peg cell → menghasilkan bahan nutritif penting bagi oosit, perkembangan awal ovum dan embrio. Menghambat mikroorganisme dari uterus masuk ke oviduk. b. Muskularis Kaya biasa, ada otot sir-long c. Serosa UTERUS Uterus adalah organ berbentuk pir dengan dinding otot yang

Gambar. Regio pada tuba uterina

tebal.    

Korpus(Badan) → area yang dimasuki tuba kanan dan kiri Fundus → area superior yang melengkung di antara kedua tuba Isthmus → tempat uterus menyempit Cervix → uterus berakhir di sini ^^ 11


Tiga lapisan utama uterus :  Perimetrium Lapisan jaringan ikat longgar. Bersambungan dengan ligamen yang berupa lapisan adventisisa di sejumlah area, tetapi kebanyakan berupa serosa yang dilapisi mesotel  Miometrium Lapisan tebal otot polos yang memiliki banyak pembuluh darah. Pas hamil, miometrium akan mengalami masa pertumbuhan pesat yang melibatkan hiperplasia (otot polos >>) dan hipertrofi (ukuran sel >>). Lapisan otot : long-sir-long  Endometrium Endometrium punya sel-sel kolumnar pelapisnya memiliki sel bersilia dan sekretorik. Lapisan ini dibagi jadi dua area: o Lapisan Basal → Mengandung lamina propria yang memiliki banyak sel dan ujung basal kelenjar uterus o Lapisan fungsional → Mengandung lamina propria yang berpons dan memiliki sedikit sel Vaskularisasi endometrium merupakan percabangan dari arteri di miometrium. Arteri arcuata dari miometrium bercabang jadi a.lurus/a.recta (menyuplai lapisan basal) dan a.spiralis (mengalirkan darah melalui lapisan fungsional) FASE MENSTRUASI  Fase proliferatif - Ditandai perkembangan endometrium cepat → pertumbuhan cepat folikel ovarium → estrogen ↑ - Difase ini, endometrium dilapisi epitel selapis silindris

-

Dimulai pada akhir masa mentruasi : sekitar hari ke-5 sampe hari ke-14 daur haid. Aktivitas mitosis di lamina propria ↑dan sisa kelenjar uterus di stratum basal endometri menghasilkan sel yang melapisi mukosa uterus yang terkelupas saat menstruasi.

Fase sekretori - Dimulai segera setelah ovulasi sekitar hari ke-15 sampe hari ke-28 daur haid. - Endometrium menebal dan menimbuncairan menjadi edematosa - Bergantung pada progesteron yang dihasilkan korpus luteum. Karena progesteron yang merangsang sel epitel kelenjar uterus yang terbentuk selama proliferasi dan sel epitel mulai menimbun glikogen untuk nutrisi.

Fase haid - Dimulai ketika oosit tidak dibuahi dan tidak terjadi implantasi di uterus. - Regresi korpus luteum → ↓kadar progesteron → kontriksi intermiten arteri spiralis → aliran darah ke stratum fungsional terganggu (sementara aliran ke stratum basal tak teganggu) → nekrosis(kematian) sel dinding pembuluh darah → regenerasi stratum fungsional di endometrium → fase menstruasi (darah + cairan uterus + sel stroma + bahan sekretorik + epitel stratum fungsional = darah haid)

12


Gambar. Siklus ovarium

Gambar. Siklus uterus CERVIX UTERI

Gambar. Kadar gonadotropin

Gambar. Kadar hormon ovarium

Gambar. Uterus dan cervix 13


-

-

Cervix merupakan bagian bawah uterus yang silindris. Lapisan mukosa endocervix adalah epitel selapis silindrs penghasil mukus pada lamina propria. Pada saat ovulasi sekresi mukus mencapai jumlah terbanyak, encer sehingga mempermudah pergerakan melalui uterus oleh sperma. Saat fase luteal, kadar progesteron tinggi sehingga sekresi mukus menjadi kental sehingga menghambat pasase sprema dan mikroorganisme kedalam corpus uteri. Membentuk sumbat mukus di kanalis servikalis.

  

 VAGINA -

Dinding vagina tidak memiliki kelenjar dan terdiri atas tiga lapisan: mukosa, muskularis, dan adventisia. Permukaan kanalis vaginalis tetap lembap dan licin karena sekresi mukus oleh kelenjar serviks uterus. Pelumas tambahan saat melakukan hubungan seksual berasal dari glandula vestibularis minor dan major. Epitel mukosa vagina : epitel berlapis gepeng tanpa keratin. Estrogen merangsang sel-sel vagina untuk mensintesis dan menimbun glikogen. Bakteri mematobolisme glikogen → asam laktat → pH rendah dalam vagina → perlindungan terhadap mikroorganisme patogen.

KELENJAR MAMAE -

susu. Setiap lobus dipisahkan jaringan ikat padat dan banyak jaringan adiposa. Memiliki kelenjar eskretorik sendiri yaitu ductus lactiferi.

Sebelum pubertas : Kelenjar mamae terdiri atas sinus lactiferi. Sinus lactiferi dilapisi epitel kuboid berlapis. Gadis pubertas : estrogen ↑ → payudara & puting membesar Wanita dewasa tak hamil : lobus terdiri atas banyak lobulus yang disebut unit lobular ductus terminalis. Duktus lactiferi dan duktus terminal dilapisi epitel kuboid selapis. Wanita hamil : Pastinya kelenjar mamae bertumbuh pesat pas hamil. - Pertumbuhan lebih lanjut bergantung pada hormon hipofisis prolaktin, laktogen plasenta, dan kortikoid adrenal → merangsang duktus duktus intralobularis kel. mamae berproliferasi cepat, bercabang dan membentuk banyak alveoli → alveoli ber-hipertropi menjadi tempat pembentukan air susu. - Pada akhir kehamilan, alveoli mulai menghasilkan kolostrum yang kayaaaaaa protein, vitamin, mineral, & antibodi. Air susu mulai diproduksi beberapa hari setelah persalinan. - Setelah persalinan → hormon inhibisi sekresi air susu dieliminasi → hormon hipofisis prolaktin mengaktifkan sekresi susu → produksi kolostrum terhenti. note : Rangsagan taktil puting/hisapan bayi mendorong pengeluaran prolaktin. Selain itu terjadi pengeluarab oksitosin yang mengakibatkan refleks ejeksi susu

Setiap kelenjar payudara memiliki 15-25 lobus dari jenis tubuloalveolar kompleks dan berfungsi sebagai meyekresi 14


Gambar. Kelenjar mamae Alhamdulillah selesai juga nih ^^, semoga ilmunya bermanfaat dan sumatif kita lancaaaar dan hasilnya baik !

DAFTAR PUSTAKA 1. Slide kuliah bu ayu 2. Anthony L.M. Histologi Dasar Junquiera Edisi 12. Jakarta: EGC; 2012 3. Victor P.Eroschenko. Atlas Histologi diFiore Edisi 11. Jakarta: EGC; 2012

15


TENTIRE BIOKOMIA SISTEM REPRODUKSI Oleh : Silvi Apriani dan Siti Binayu Adzani Hormon yang disekresikan oleh kelenjar adrenal terdiri atas 3 golongan, yaitu : 1. Glukokortikoid : berasal dari sel-sel zona fasikulata, terhadap metabolisme protein, karbohidrat dan lipid. 2. Mineralkortikoid : berasal dari sel-sel zona glomerulosa, berperan dalam transport/ keseimbangan elektrolit dan distribusi air dalam jaringan. 3. Androgen dan Estrogen : berasal dari sel-sel zona retikularis dan zona fasikulata, berperan dalam terhadap sifat seks sekunder. Walaupun judulnya adalah pembentukan sintesis hormon reproduksi, gak cuma golongan androgen& estrogen aja yang berperan tapi kalian juga harus paham gimana pembentukan hormon glukokortikoid & mineralkortikoid. “Banyak yah? Iya gue&silvi juga awalnya b3t3 kenapa jadi semuanya harus kita bahas  ??????” Ibu endah dengan semangat menjawab pertanyaan di atas. KARENA ketiga golongan di atas saling berhubungan. Androgen akan susah kalo ga ada mineral.K. & gluko.K. Nih contohnya: 1. Glukokortikoid. Dia punya peran untuk pembelahan & pembentukan sel. Nah kan kalo mau buat sperma atau ovum juga ada proses pembelahannya kan. 2. Mineralkortikoid. Biasanya di tubuh kita protein, karohidrat, lemak, dan mineral lainnya butuh transporter untuk bisa

mencapai sel tujuan. Nah disinilah peran mineral.K! dia akan buat GLUT, pintu gerbang Na, dll. Sel Target Semua steroid dalam sitoplasma begabung dengan protein reseptor spesifik untuk tiap-tiap steroid. Bisa juga terikat secara kompetitif membentuk kompleks hormon reseptor. Untuk steroid tertentu kompleks hormon reseptor berperan sebagai pengatur. Kompleks hormon reseptor masuk ke inti dan terikat pada kromatin (reversibel) DNA yang selanjutnya sebagai bahan untuk pembuatan mRNA pada sintesis protein atau enzim. Steroid pada konsentrasi tinggi bekerja langsung pada aktivitas enzim-enzim dimembran sel-sel target. Ohya, khusus steroid, reseptornya adalah intrasel yang lain ada yang di membran plasma. kompleks Hormon-reseptor  masuk ke inti terikat pada kromatin (reversibel) DNA  membuat mRNA  sintesis protein/enzim Struktur Kimia Steroid, mempunyai inti siklo-pentano-perhidro-fenantren yang disintesis dari kolesterol. Ciri-cirinya punya 3 cincin heksagonal (6 karbon): cincin A, B, dan C. Dan Sisanya cincin pentagonal (5 karbon) : cincin D.

16


Pembelahan Rantai Samping Kolesterol dan Struktur Dasar Hormon Steroid

Steroid merupakan hasil dari metabolisme lipid. Singkatnya  Metabolism lipid  kolesterol  sintesis prehormon steroid steroid  jadi deh *\^o^/*

STRUKTUR MOLERKUL STEROID

17


Variasi Isomer steroid terdiri dari 2 cincin, yaitu cincin A dan cincin B, bisa sis ataupun trans, kecuali estrogen dikarenakan cincin A-nya aromatik dan hidrogen atau gugus lain yang melekat pada cincin A atau B. Nomenklatur Steroid

Secara fisiologi steroid aktif berjumlah 50 steroid. Steroid terbanyak terdapat dalam plasma dan berbentuk bebas (kortisol), antara lain : kortison, hidrokortison (kortisol, 17-OH- kortikosteron), aldosteron, androstenedion dan dehidroepiandosteron (DHA/DHEA).

Jalan Sintesis 3 Golongan Utama Steroid

Pada sintesisnya, hormon mineralkortikoid/ aldosteron memerlukan hidroksilasi pada C18, oleh enzim hidroksilasenya yang hanya terdapat pada zona glomerulus ginjal (dibawah kapsula bowman) dan pada sebagian besar hidroksilase steroid ada pada korteks adrenal.

18


Sruktur aldosteron mirip dengan kortikosteron, hanya pada atom C18 terdapat gugus aldehid, dan sintesis aldosteron pada strukturnya mempunyai gugus asetat dan deoksikortikosteroid asetat (DOCA).

Hormon androgen adrenal dibentuk dari 17-OH pregnenolon, yang dipecah pada rantai sampingnya. Estrogen adrenal berjumlah sedikit serta dapat dibuat dari testosteron (melalui dehidroepiandrosteron (DHEA) dan 17-OH progesteron). Fungsi Metabolisme  Hormon-hormon Glukokortikoid Kortisol + steroid lain: - Sintesis enzim sel-sel target - Glikolisis  meningkatkan glukosa darah - Lipolisis  meningkatkan asam lemak darah - Met protein  meningkatkan asam amino darah

*klinis: 1. Jika terbentuk tumor di adrenal menyebabkan kerusakan sel yang nantinya ga bias melakukan 17 hidroksilasi. Padahal 17 hidroksilasi itu penting bagi terlaksananya pembentukan aldosteron, jadinya aldosteron kadar K darah rendah sekali. Coba di liat gambar jalur pembentukan sintesis 3 gol. Steroid  2. Ekskresi K androgen dalam urin  17 ketosteroid  bisa juga DEA (adrenal) bisa pada pria dan wanita  pada penderita hiperadrenokotisism  produksi androgen berlebihan

Efek Metabolik Glukokortikoid

Hormon Androgen Adrenal ( Dehidroepiandrosteron/DHEA)

19


banyak maka menyebabkan volume darah lebih banyak dan urine juga lebih banyak serta menyebabkan hipertensi. Aldosteron emmiliki reseptor disitosol yang selanjutnya akan menuju ke inti yang bertujuan untuk meningkatkan sintesis RNA dalam sisntesis enzim protein. Hormon Seks/Reproduksi (Adrenal-kortikosteroid C-19). Androgen kortikosteroid (C-19), merupakan androgen primer diadrenal yang meliputi : dehidroepiandrosteron, androstenedion, dan testosteron pada tumor adrenal. Hormon ini memiliki hormon anabolik dalam retensi mineral N, P, K, Na dan Cl. Hormon ini memiliki analog steroid yang bersifat lebih potensial dalam afinitas terhadap reseptor disitosol, ukuran lebih besar, berikatan dengan flour yaitu kortisol dan kortikosteron. Hormon yang memiliki efek retensi mineral, seperti : fluorokortison, deksametason. Adanya ikatan rangkap pada atom Cl dan C2 terjadi pada kortison (prednison) dan kortisol (prednisolon). Steroid Antagonis

Hiperglikemia Terjadi karena peningkatan glukoneogenesis di hepar penurunan uptake glukosa di jaringan perifer.

dan

Hormon Mineralkortikoid Semua kortikosteroid kecuali androgen dapat meningkatkan absorpsi Na,Cl (ginjal) dan oenurunan Na,Cl ( kelenjar keringat, kelenjar liur dan traktus gastrointestinal). Aldosteron merupakan golongan mineralkortikoid dalam darah yang memiliki 1000 kali kekuatan dari kortisol dan 35 kali kekuatan deoksikortikosteron. Aldosteron memiliki sifat retensi terhadap N2 dan eksresi K & Mg, bila cairan ekstrasel lebih

Bersifat terikat pada steroid reseptor secara kompetitif, spironolakton (aldakton) bersifat antagonis terhadap aldosteron, sedangkan progesteron bersifat antagonis glukokortikoid pada beberapa jaringan. Klasifikasi Steroid Berdasar Aktivitas Glukokortikoid

Steroid dapat diklasifikasikan sebagai: agonis (A) agonis parsial (B), antagonis (A+C , B+C) zat tidak aktif (D)

20


Klasifikasi Steroid Menurut Aksi Glukokortikoid

Steroid Adrenal Sintetik

21


ďƒ˜ Kolesterol jadi steroid Sekarang kita akan tau bagaimana caranya kolesterol berubah jadi inti steroid di adrenal :

Biosintesis Hormon Glukokortikoid (kompartementasi subselular)

22


2. 3 β hidroksisteroid dehidrogenase dan ∆ 5,4 isomerase 3. 17 α hidroksilase 4. 21 hidroksilase 5. 11 β hidroksilase

Kontrol Sekresi Kortikosteroid Adrenal Pemindahan kolesterol ke P450scc di membran dalam mitokondria butuh protein regulatorik akut steroidogenik (steroidogenic acute regulatory protein, StAR) yang dependenACTH. Apa peran pregnolon? Nah ibaratnya dia itu adalah pioner dari steroid. Terus gimana sih jalur pembentukan 3 golongan steroid itu? Untuk terjun ke sini, kalian harus bawa amunisi yang banyak yah, jika tersesat panggil nama khoiron 3x. khoiron..khoiron..dan khoiron..  Steroidogenesis (pembentukan steroid) adrenal meliputi “shuttle” antara mitokondria dan retikulum endoplasma yang melibatkan enzim-enzim pada reaksi : 1. C20-21 liase

23


Sistem Renin-Angiotensi- Aldosteron Sekitar 90% kortisol berada dalam darah dan terikar secara longgar dengan protein pengangkut (a-globin) membentuk corticosteroid binding protein ( CBG/ transcortin ). Estrogen dapat bersifat meningkatkan CBG, menyebabkan kortisol yang terikat banyak dan sedikit yang bebas. Progesteron memiliki afinitas CBG bersaing dengan alam feses kortisol, kortisol terikat menurun dan kortisol dan kortisol bebas meningkat. Kortisol dieksresi 70% dalam urin, 20% dan sisanya melalui kulit dalam bentuk lengkap sebagai kortisol (tidak pecah ). Sistem Renin-Angiotensi-Aldosteron dimana kortikosteroid diinaktifkan dihepar dengan struktur cincin dan gugus keton pada posisi 3 yang direduksi oleh NADH/ NADPH-Dehidrogenase dalam urin sebagai 24


derivat tetrahidro dan terkonjugasi dengan glukoronat 15-50% yang terdiri dari karboksilat C17 dan C21. Kortisol didalam feses berbentuk terkonjugasi yang bebas melalui empedu menuju sirkulasi enterohepatik yang selanjutnya dieksresikan ke urin. Sintesis aldosteron terjadi di hepar, sebagian besar dari androstenedion, memiliki aktivitas rendah yang selanjutnya akan segera direduksi dan dikonjugasi ke hepar, penetapn dalam dalam darah dan urin. Faktor yang Mempengaruhi Pelepasan Urin

Pemberian H Steroid/ACTH secara terus-menerus, dapat menyebabkan :

 Maskulinisasi.  Penimbunan lemak

 Congenital Adrenal Hiperplasia Biasanya tumor adrenal terjadi androgen steroid pada congenital vitilizing (C21) yang meningkat dapat menyebabkan hiperplasia, sebab tidak ada C21 hidroksilase yang mengakibatkan kortisol, kortison tidak dibuat dan menyebabkan aldosteron terganggu. Sedangkan pada pembentukan peminisasi testis, tidak ada reseptor di sel-sel target, maka terjadilah keseimbangan hipofisis yang membentuk adrenal normal. Aldosteronisme Aldosteronisme primer dapat membentuk tumor adrenal serta bersifat defek dan tak dapat melakukan 17 hidroksilasi, terjadi shunt progrest, menyebabkan aldosteron kadar K darah ↑. Eksresi K androgen dalam urin pada 17-ketosteroid/ bisa juga DEA (adrenal) baik pada pria maupun pada wanita, sedangkan pada penderita hiperadrenokotism menyebabkan produksi androgen ↓ ( berlebihan ).

Mekanisme Kerja Aldosteron

 Hiperglikemia/glukosuria (DM efek).  Retensi Na + air.  K menurun, yang menyebabkan alkalosis hipokalemia.  Keseimbangan N. 25


Hiperadrenokortikosteroidism, terjadi :  Hiperfungsi, yaitu pada Tumor dan Hiperplasia.  Penyakit Cushing, dimana Pangkal kelainan hipofungsi dan hiperfungsi korteks adrenal pada pembentukan ACTH. Hormon-hormon Sex  Dibuat di testis ovarium, adrenal korteks  Guna : -Pembentukan sperma, ovum - sifat seks sekunder xz

 Hormon-hormon sex bersifat anabolik Biosintesis Hormon Sex Hipoadrenokortikosteroidism, terjadi pada :  Degeneratif adrenal korteks, karena : tuberkulosis, anemia, kelainan endokrin multiple.  Penyakit Addison : terjadi akibat 17-OH dan penurunan kortikoid dan aldosteron, Na urin meningkat dan K darah meningkat yang selanjutnya diekskresi dalam urin.  Tekanan darah menurun, lemah, suhu rendah, hipoglikemia, pigmentasi kulit karena MSH meningkat. 26


 Pregnolon merupakan prazat kortikosteroid, testosteron dan progesteron. Dehidroepiandrosteron (DHEA) dan androstenedion dibentuk digonad dan adrenal.  Adrenal merupakan sumber utama DHEA disintesis sebagai prazat estrogen.  DHEA-sulfat dari adrenal ada dalam plasma 400x dari testosteron, dalam sintesis DHEA,SO4 melepas DHEA bebas serta sintesis testosteron.  Dalam plasma 99% testosteron terikat dengan protein membentuk Testosteron Binding Protein (TBG) akan meningkat pada kehamilan dan pemberian estrogen ( guna penurunan kerja androgen ).  Gluko+mineralokortikoid , hanya disintesis di adrenal walau adrenal dan testis dapat mensintesis androgen karena testis tak punya enzim C-11 hidroksilase.  Pada wanita di ovarium androstenedion membentuk testosteron sedikit Testosteron (C-19 ketosteroid)  Testosteron (C-19) disintesis di sel-sel leidig testis, melalui 3 tahapan, yaitu kolesterol -progesteron- Ohprogesteron – androstenedion - testosteron, kolesterol-pregnenolon Ohpregnenolon-dehidroepiandrosteron-androstenedion – testosteron dan DHEA dapat langsung menjadi testosteron tanpa melalui androstenedion.

 Fungsi testis di atur oleh : FSH, LH dan prolaktin pada dihipofisis melalui pembentukan cAMP  Feminisasi testis : terhambatnya perubahan testosteron  dehidrotestosteron akibat reseptor disitosol berkurang.  Androgen sintetik dehidrotestosteron.

:

Fluoxy

mesteron

&

2-metil

27


 Bentuk eksresi dalam urin dalam bentuk andosteron, etiokolanolon (sebagai 17 kolesterol dalam jumlah besar ) dan DHEA (sedikit) dalam urin sebagai konyugat sulfat dan glukoronat, dimana 1/3 berasal dari testis yang menggambarkan keadaan testis (androsteron, etiokolanolon, epiandrosteron). Dihidrotestosteron

 Dalam darah terikat dengan protein pengikat kortikosteroid. Bentuk eksresi pregnodiol sebagai glikoronida-sulfat 75% dieksresi dalam empedu.  Pada kelainan adrenal tertentu seperti congenital adrenal hyperplasia (CAH) yang ditemukan banyak pregnanetriol dalam urin ( gejala khas ) Relaxin-Progestational  Merupakan hormon yang dihasilkan oleh corpusculuteum dan plasenta.  Relaksasi simpanan pubis menjelang dan waktu melahirkan untuk memperluas jalan lahir.  Progesteron tak efektif jika diberikan peroral untuk pil KB dipakai sintesisnya yaitu noretindron (norlutein) dan noretinodrel (enovid). Hubungan Hipofisis dengan Kelenjar Sasaran dan Jaringan

Progesteron (H.Luteal)  Progesteron, dibentuk di crop lutein sel graaf dan plasenta, sebagai prekursor hormon-hormon C19 dan C21, dan dibentuk oleh pregnenolon.  Trimetilandrostenolon merupakan analog pregnenolon yang bersifat menghambat progesteron.

28


Hubungan hipofisis dg kel sasaran dan jaringan

Alhamdulillah Tentirenya Sudah Selesai

Semangattt PSPD 2012, Semoga Allah Memberikan Kemudahan dalam Segala

29


Tentir Biokimia Sintesis Hormon Steroid versi 2 Oleh Silvi Apriani & Siti Binayu Adzani

Yak, perkenalkan gue: binayu, cewe paling gaul 2013 se FKIK UIN dan silvi: cewe paling sunda yang pernah ada di dunia ini. Kali ini kita akan belajar tentang…… kode morse yang ada di pramuka. Oke salah, bukan kode morse tapi jauh lebih rumit dari itu yaitu SINTESIS HORMON STEROID MENURUT ILMU BIOKIMIA. Gak usah pasang muka gini :

tapi

30


Untuk pelajari ini, ibarat ngedeketin gebetan kita, DENGAN HATI  ini seriuuus. Kalian juga harus bilang kaya gini 3 Kali dengan sungguhsungguh:

YES I CAN ! Oke maaf terlalu banyak iklan, dimulai saja BISMILLAH

adrenokotikal dan gonadal. Harper bilang, semua steroid punya nukleus siklik atau gampangnya steroid itu terdiri dari cincin-cincinyang dibentuk dari 5-6 karbon. Udah ngerti kan steroid apa? Ada 2 kata kunci : 1. dia itu bagian dari kelompok lipid. Hayo ko bisa? Balik lagi, kan tadi steroid emang asalnya dari metabolisme lipid  2. punya cincin yang dibentuk dari karbon. Bukan cincin tunangan yah, tapi cincin yang kaya gene ne!

1. KONSEP UTAMA Pertama kita harus tau, KONSEP UTAMA PEMBENTUKAN HORMON REPRODUKSI itu kaya gimana? Nah dari sekian banyak kode morse yang ada di slide bu endah, intinya adalah:

Nah, gambar di atas adalah inti steroid. Nama kerennya siklo-pentanoperhidro-fenatren. Ciri2nya punya 3 cincin heksagonal (6 karbon): cincin A, B, dan C. Dan Sisanya cincin pentagonal (5 karbon) : cincin D.

Metabolism lipid  kolesterol  sintesis prehormon steroid steroid  jadi deh *\^o^/*

#terus ada di mana sih pembentukan hormon steroid?

Yang akan ditekankan di sini adalah “hormone steroid”. Sebenarnya kalian tau gak arti dari steroid itu apa? Dorland bilang, STEROID adalah bagian dari kelompok lipidspesifik seperti progesterone, hormon

2. SEL TARGET Dia adalah semua sel tempat hormon (ligan) yang berikatan dengan reseptor. Untuk apa ada interaksi reseptor-ligan? Untuk 31


menghasilkan sinyal yang mempengaruhi laju transkripsi sel tertentu. Transkripsi sel akan menghasilkan asam amino  asam amino akan bergabung jd protein. Nah, si protein ini kan merupakan kandungan yang ada di hormon. Itulah tujuan kenapa kita harus tau tentang “sel target”. Singkatnya kaya gini loh sist:

Walaupun judulnya adalah pembentukan sintesis hormon reproduksi, gak cuma golongan androgen& estrogen aja yang berperan tapi kalian juga harus paham gimana pembentukan hormon glukokortikoid & mineralkortikoid. “Banyak yah? Iya gue&silvi juga awalnya b3t3 kenapa jadi semuanya harus kita bahas  ??????”

kompleks Hormon-reseptor  masuk ke inti terikat pada kromatin (reversibel) DNA  membuat mRNA  sintesis protein/enzim

Ibu endah dengan semangat menjawab pertanyaan di atas. KARENA ketiga golongan di atas saling berhubungan. Androgen akan susah kalo ga ada mineral.K. & gluko.K. Nih contohnya:

Terus kita tau darimana kalo si sel target akan buat hormon steroid, kortisol, atau yang lainya? Tentu sesuai kebutuhan tubuh kita. Kita butuh apa, si sel target bakal buat. #oke selnya udah ngerti. Terus di organmana di tubuh kita yang ngehasilin steroid?

3. KORTEKS ADRENAL Jadi, kita bisa dapetin si steroid di korteks (bagian terluar) adrenal. Ibarat pabrik sepatu, korteks adrenal gak cuma bikin 1 golongan hormon, tapi ada 3 golongan : 1. Glukokortikoid karbohidrat, lipid

tepatnya di sel fasikulata. Fungsi: met. protein,

2. Mineralkortikoid tepatnya di sel glomerulosa. Fungsi: transport elektrolit&air

1. glukokortikoid. Dia punya peran untuk pembelahan & pembentukan sel. Nah kan kalo mau buat sperma atau ovum juga ada proses pembelahannya kan. 2. mineralkortikoid. Biasanya di tubuh kita protein, karohidrat, lemak, dan mineral lainnya butuh transporter untuk bisa mencapai sel tujuan. Nah disinilah peran mineral.K! dia akan buat GLUT, pintu gerbang Na, dll. #terus gimana alur pembentukan hormon steroid? Yak tarik napas dalam2, baca BISMILLAH. Allah bersama kalian broh. 4. STEROIDOGENESIS A. Kolesterol jadi steroid Tadi kita udah tau steroid itu dari kolesterol, gimana rupanya si inti steroid siklopentanoperhirofenatren, dan lokasi dibentuknya steroid. Nah, sekarang kita akan tau gimana sih caranya kolesterol berubah jadi inti steroid di adrenal :

3. Androgen & Esterogen tepatnya di sel retikularis &fasikulata. Fungsi: pembentukan sifat seks sekunder. 32


#terus gimana sih jalur pembentukan 3 golongan steroid itu? Untuk terjun ke sini, kalian harus bawa amunisi yang banyak yah, jika tersesat panggil nama khoiron 3x. khoiron..khoiron..dan khoiron..

B. Jalur sintesis 3 golongan steroid (Mineralkortikoid, Glukokortikoid, dan Androgen)

*pemindahan kolesterol ke P450scc di membran dalam mitokondria butuh protein regulatorik akut steroidogenik (steroidogenic acute regulatory protein, StAR) yang dependen-ACTH. Apa peran pregnolon? Nah ibaratnya dia itu adalah pioner dari steroid.

33


*Untuk memandangi gambar ini ga usah panik  apalagi pasang muka cantik kaya gue/ganteng kaya khoiron entar jadi banyak yang naksir :0o0 #awww. Intinya kalian tinggal liat PANAHnya jalan ke mana, yang diARSIR abu-abu itu artinya modifikasi yang ada di tiap tahap, dan yang diKOTAK itu enzimnya. Yuk kita start dari PREGNOLON. Bisa dilihat dia itu merupakan asal muasal steroid karena dari dia nanti akan kesebar ke banyak arah dan mengalami modifikasi yang ujungnya bisa dilihat di paling BAWAH. Ada 3 hormonkan? Yak, aldosteron (mineralkortikoid), kortisol (glukokortikoid), dan androsten-3, 17-dion (androgen). Steroidogenesis (pembentukan steroid) di adrenalmeliputi “shuttle” (perpindahan keluar-masuk) antara mitokondria dan retikulum endoplasma. Kenapa pindah2 sih kan cape? Karna di 2 tempat itu terdapat enzim yang berbeda2. Apa aja enzimnya? 1. C17-20 liase 2. 3 β hidroksisteroid dehidrogenase &∆ 5,4 retikulum endoplasma halus

isomerase : di

3. 17α hidroksilase : bekerja pada progesteron atau lebih sering pada pregnolon 4. 21 hidroksilase : di retikulum endoplasma halus 5. 11 β hidroksilase : di mitokondria *untuk letak enzim nomor 1,3 masih bingung maaf ya teman2 

34


*waktu pemakaian enzim nomor1,2,3,4 atau 5 tergantung apa yang akan dibuat (liat panah). #masih bingung ya? Coba dipijit-pijit dulu kepalanya, inget orang tua mu di rumah nak. Hitung ada berapa tetes keringat mereka untuk membiayai kita :’’’’’’’).

3. Jika terbentuk tumor di adrenal menyebabkankerusakan sel yang nantinyaga bisamelakukan 17 hidroksilasi. Padahal 17 hidroksilasi itu penting bagi terlaksananya pembentukan aldosteron, jadinya aldosteron kadar K darah rendah sekali.Ga percaya? yuk coba di liat gambar jalur pembentukan sintesis 3 gol. Steroid  4. 2. Ekskresi K androgen dalam urin  17 ketosteroid  bisa juga DEA (adrenal) bisa pada pria dan wanita  pada penderita hiperadrenokotisism  produksi androgen berlebihan

C. Mineralkortikoid ( aldosteron) Untuk nice to know, ternyata hormon aldosteron itu hebat loh, why? Karena di dalam darah dia punya kekuatan 1000xnya kortisol dan 35xnya deoksikortikosteron. Ohya, tadi kita udah belajar gimana jalur pembentukan hormon aldosteron di korteks adrenal kan. Nah ternyata juga ada sintetisnya yang di buat di luar tubuh, contohnya deoksikortikosteroid asetat (DOCA). Yang membedakan dengan deoksikortikosteroid (DOC) di tubuh kita adalah DOCA punya gugus asetat. Gambar ini bentuk adalah bentuk keseimbangan aldosteron

D. Glukokortikoid (kortisol) Apa aja sih fungsi dari Hormon Kortisol + steroid lain? (1)Sintesis enzim sel-sel target, (2) Glikolisis meningkatkan glukosa darah, (3)Lipolisis  meningkatkan asam lemak darah, (4) Met protein  meningkatkan asam amino darah. Gambat di bawah ini nunjukin gimana efek metabolik dari kortisol. Ini sudah pernah dibahas jadi silahkan dibuka catatan dk modul neuroendokrinnya yah :D

*klinis: 35


Masih ingatkan kalo dalam pembentukan steroid itu terjadi “shuttle� mitokondria dan retikulum endoplasma? Kenape ye? Yuk baca lagi di bagian jalur sintesis 3 gol steroid. Sebenarnya ini udah dijelasin di bagian situ cuma lebih ditekankan pada bagian kompartemen selularnya. Terus ntu gambar di atas apa maksudnya? Teu ngartos abdi teh. Biosintesis hormon kortisol (kompartemen selular

1. kolesterol yang sebagian besar berasal dari plasma di esterfikasi dulu jadi esterkolesteril untuk jadi kolesterol bebas. 2. Terus masuk ke mitokondria. Kenapa dia harus masuk mitokondria? Kenapa ga masuk hati ica aja yang masih kosong?*ups. Ingetkan kalo di mitokondria ada enzim P450scc yang bisa ngerubah kolesterol jd pregnolon melalui pemutusan rantai samping 3. Abis itu pregnolon keluar dari mitokondria& diubah jadi progesteron di retikulum endoplasma 4. Lanjut progesteron berubah jadi 17a-hidroksiprogesteron 36


5. Nah si 17a-hidroksiprogesteron dirubah jadi 11-deoksikorsol oleh enzim 21-hidroksilase yang ada di retikulum sarkoplasma 6. Habis itu 11-deoksikortisol masuk lagi ke mitokondria untuk diubah jadi kortisol oleh enzim yang ada di situ namanya enzim 11b-hidroksilase 7. Baru deh kolesterol matang \^0^/ dan siap diedarkan ke sel yang membutuhkan Proses ini ternyata di kontrol sama ‌‌. Renin-angiotensin

(melalui pembentukan aldosteron). intinya dengan ada renin-angiotensin bakal merangsang pembentukan aldosteron. untuk lebih jelasnya gini: Sesuai gambar di atas: 1. jika terjadi penurunan tekanan darah (saat dehidrasi), sel jukstaglomerlurus arteriol adrenal ginjal akan terangsang untuk ngeluarin renin 2. terus renin bekerja pada substrat angiotensinogen (globulin besar yg ada di hati) untuk jadi angiotensin I 3. lalu angiotensin I akan membentuk angiotensin II oleh enzim ACE (angiotensin-converting enzyme) yang ada di paru, sel endotel, dan plasma *coba ingat tentang faal ginjal yang dijelasin bu ratna* 4. nah si angiotensin II akan menyebabkan:  vasokontriksi arteriol & merupakan zat vasoaktif yang sangat kuat  berikatan dengan reseptor di sel glomerulosa korteks adrenal. Nah interaksi reseptor ini akan merangsang ACTH di hipofisis untuk ngeluarin kortisol. 5. Nah si kortisol inilah yang menyebabkan retensi Na+, ekspansi volume, dan peningkatan tekanan darah. Biosintesis dan metabolisme angiotensin

Kenapa sih kita harus belajar sistem renin-angiotensin? Bikin kita lelah, letih, dan jenuh dengan dirimu saja ď Œ soalnyaaa, sistem ini berperan dalam mengatur tekanan darah&metabolisme elektrolit 37


Pengaturan umpan balik biosintesis kortisol

faktor yang mempengaruhi pelepasan renin

38


apa ini?

Pandangi dulu gambarnya sebentar. 1..2..3.. ngerti ga? Jadi sebenernya gambar di atas cuma ngejelasin kalo misal kortisol di plasma kadarnya udah banyak, pembentukannya harus di stop supaya yang ada di tubuh kita berjalan dengan normal. Kalo kekurangan kortisol, bakal ada impuls ke hipotalamus untuk sekresi CRH yang merangsang ACTH untuk membuat kortisol. #begitulah cerita tentang glukokortikoid& mineralkortikoid. Situasi di sana gimana bro? aman terkendali? Siaga 1,2,3? apa kaya gini?

39


#By the way, itu fajr sm lindakan ya? Mereka kan si putra dan putri duyung kita. Ko bisa pas? Apa jangan2 mereka sudah ditakdirkan? :0. Bagi kalian yg udah ngantuk, diperbolehkan tidur 5 menit ya karna abis ini akan bergulat denganpembentukan hormon reproduksi. YUK BANGUUUUUN. KITA LANJUT BELAJARNYA, INGAT INI JIHAD :D hehehe

2. Jalur progesteron: 17-hidroksiprogesteron diubah sama 17,20 liase. Tapi untuk yang ini lebih sedikit. Setelah itu, androsteronediondireduksi pengeluaran H) di posisi C17 biar terbentuk testosteron. Nama keren testosteron itu C-19 ketosteroid. Apaan sih ga jelas pffffft! Baiklah, kita pandangi gambarnya yuk

E. Androgen Prekusor androgen utama yang dihasilkan oleh korteks adrenal adalah dehidroepiandrosteron (DHEA). Nah kalo aldosteron&kortisol punya enzim spesifik untuk dalam pembuatannya, androgen juga punya. Dia itu 17,20 liase yang fungsinya untuk mengeluarkan rantai samping 2 karbon. Nih liat gambarnya 

Di gambar ada androstendionkan? Itu apa? Intinya dia itu punya fungsi yang lebih kuat dari DHEA. Untuk buat androstendion ada 2 cara nih: 1. Jalur dehiroepiandrosteron(DHEA): DHEA diubah 3 β hidroksisteroid dehidrogenase&∆ 5,4 isomerase

Di slide bu endah tertulis “Gluko+mineralokortikoid  hanya disintesis di adrenal  walau adrenal + testis dapat mensintesis androgen  karena testis tak punya enzim C-11 hidroksilase” maksudnya apa? Hal ini berkaitan dengan spesifikai jaringan. hormon gluko.K. & mineral.K disintesis di adrenal doang, dia ga bisa di sintesis di testis. Padahal selain di testis, pembentukan testosteron juga bisa terjadi di 40


adrenal. Intinya adrenal bisa bikin 3 macem hormon (gluko.K, mineral.k, dan androgen) tapi testis cuma bisa bikin 1 macem hormon (androgen). Kalo gitu si testis curang dong? Tenang saudara2. Hal ini diakibatkan gonad yaitu ovarium dan testis, tidak menghasilkan enzim 21-hidroksilase atau 11β-hidroksilase yang dibutuhkan untuk memproduksi kortikosteroid sehingga gonad hanya menghasilkan progestin, androgen dan estrogen saja. Selain testosteron, adrenal juga menghasilkan estrogen adrenal dengan jumlah sedikit. Estrogen adrenal dapat dibuat dari testosteron (melalui dehidroepiandrosteron (DHEA) dan 17-OH progesteron) # terus pembentukan testosteron di testis gimana pembentukannya?

Ternyata bisa terjadi feminisasi testis seperti pada waria yang ada di pasar malem :0. Kenapa sih ko bisa? karenaterhambatnya perubahan testosteron menjadi dehidrotestosteron akibat reseptor disitosol berkurang. Androgen juga bisa di sintetik contohnya: Fluoxy mesteron & 2-metil dehidrotestosteron. Dehidrotestosteron Testosteron jadi, tapi proses ini ternyata masih berlanjut sedikittttt. Terdapat produk metabolik yang paling siginifikan dari testosteron yaitu dehidrotestosteron (DHT). Kenapa signifikan? Karena di banyak jaringan termasuk prostat, genitalia eskterna, dan beberapa bagian kulit, DHT merupakan hormon aktif yang jauh lebih kuat dari testosteron. Terus pembentukannya gimana?

Steroidogenesis di testis Jangan lupa, semuanya diawali dari kolesterol. Perubahan kolesterol menjadi pregnolon di adrenal, ovarium, dan testis itu sama. Bedanya di ovarium&testis dipicu oleh LH bukan ACTH seperti pada adrenal.Pengeluarn LH di testis di atur olehhipofisis melalui pembentukan cAMP. Enzim yang dipake untuk buat testosteron di testis juga sama aja kaya yang dipake di adrenal. Terus intinya apa yang beda? Yah sama aja brooo, Cuma di testis lebih dominan. Walaupun di adrenal ga dominan, kata bu endah dia juga penting. Ohya, jangan lupa jalur yang sering di lalui testis manusia adalah jalur apa? Jalur dehiroepiandrosteron (lihat digambar sebelumnya. Jalur ini ada di sebelah kiri.

Intinya reaksi di atas dikatalisis sama 5a-reduktase yang dependen NADPH. Hayo Ini terjadi di mana aja ya? Di testis lah pastinya. TAPI yang utama itu ternyata ada di PERIFER. Kenapa ya? Coba deh testosteron itu buat apa? Dan ngaruhnya di pria gimana? Dia itu untuk ciri seks sekunder. Efek seks sekunder itu adanya di mana aja sih? Tanyakanlah pada dirimu sendiri nak. Steroidogenesis di ovarium 41


Jalur umum dan lokalisasi subselular enzim2 yang berperan dalam tahap awal sintesis estradiol (estrogen primer ovarium) itu sama dengan jalur lokalisasi enzim yang terlibat dalam biosintesis androgen. Bedanya di mana? Bedanya terdapat reaksi aromatase. Apa lagi sih ini? Dia itu adalah aktivitas enzim pada reticulum endoplasma yang mengatalisis perubahan testosteronmenjadi senyawa aromatik estradiol. Ga usah pusing, nih liat aja gambarnya ď Š

itu ko di gambar ada estradiol, estriol, dan estron? Bedanya sama estrogen apaky? Jadi ternyata kata dorland estrogen itu “hormon seks wanita yang meliputi� : 1. estradiol

: estrogen yang paling poten pada manusia

2. estriol 42


3. estron

: estrogen yang diisolasi dari urin wanita hamil dan plasenta manusia.

Intinya estradiol, estriol, dan estron = saudara kembarnya estrogen. Udah ngertikan gimana pembentukan estrogen? Ohya jangan lupa nama kerennya estrogen itu C-18 ketosteroid. Selain itu, estrogen juga ada yang bisa disintetik diluar tubuh kita. Bentuknya mirip, coba bandingkan.

Di slide bu endah tertulis “Pada wanita di ovarium androstenedion  testosteron sedikit”. Maksudnya,pada wanita di ovarium akan memproduksi testoteron yang berasal dari androstenedion dalam jumlah yang sedikit dibanding laki2. Kemudian testosteron akan diubah menjadi estrogen oleh sel granulosa. Inget ya, sebagian besar estrogen diproduksi di ovarium. #Estrogen udah. Terus gimana sih pembentukan progesteron di korpus luteum?

Biosintesis progesteron di korpus luteum

VS

Progesteron diproduksi dan disekresi oleh korpus luteum sebagai produk akhir dari hormon. Maksudnya produk akhir itu apa? Jadi di korpus luteum si progesteron ini ga akan diubah2 atau dimodifikasi jadi jadi hormon steroid lain seperti yang udah dijelaskan sebelumnya. Kok bisa? Karena sel korpus luteum ga punya enzim untuk buat modifikasi hormon steroid lainnya. Mari kita memandang gambarnyaaa  Ternyata ada analog pregnolon yaitu Trimetilandrostenolon. Dia ngapain? Dia bakal menghambat pembentukan progesteron. Untuk mengendalikan kehamilan pemberian progesteron tak efektif jika diberikan peroral karena harus setiap hari. bisa saja sang ibu lupa meminumnya terus langsung hamil  nah untuk pil KB dipakai sintetis progesteron yaitu noretindron 43


(norlutein) dan noretinodrel (enovid)

 Spironolakton (aldakton)  antagonis aldosteron

Selain progesteron, korpus luteum (dan plasenta) juga buat hormon relaxin = progestational hormon. Fungsinya untuk relaksasi simpanan pubis menjelang dan waktu melahirkanmemperluas jalan lahir.

 Progesteron  antagonis glukokortikoid pada beberapa jaringan

*klinis: Pada kelainan adrenal tertentu seperti Congenital adrenal hyperplasia (CAH)  ditemukan banyak pregnanetriol dalam urin (gejala khas)

C. Klasifikasi steroid berdasar aktivitas glukokortikoid Steroid dapat diklasifikasikan sebagai: agonis (A), agonis parsial (B), antagonis (A+C , B+C) zat tidak aktif (D)

5. STEROID ADRENAL SINTETIK Sebenernya steroid adrenal sintetik itu apa? Di itu hormon steroid adrenal yang sengaja dibuat di luar tubuh kita. Yah ibaratnya kalo sepatu crocks, ini KW 1nya. Nah kata bu endah pembuatan ini ga diisolasi dari tubuh kita terus diperbanyak, tapi emang dibuat aja karna pembuatannya gampang. A. Analog steroid (steroid sintetik) Analog artinya sama sesuai dengan yang ada di tubuh kita. Analog steroid dimasukin ke tubuh kita kalo kita itu kekurangan hormon steroid. Ini tebentuk akibat adanya ikatan rangkap pada atom C1 dan C2 contoh : kortison  prednison, Kortisol  prednisolon B. Antagonis steroid Kalo yang ini dibuat untuk menghambat=antagonis hormon steroid yang ada di tubuh kita. Misalnya untuk penundaan kehamilan. Ciri-ciri hormon ini adalah:

D. Klasifikasi steroid menurut aksi glukokortikoid

 Terikat pada reseptor secara kompetitif 44


F. Efek pemberian steroid yang terlalu lama E. Contoh Steroid adrenal sintetik

Pemberian steroid sintesis ga boleh terlalu lama, maksdunya jangan berlebihan. Kalo udah berlebih menyebabkanHiperglikemia,karena peningkatan glukoneogenesis di hepar dan penurunan uptake glukosa di jaringan perifer. G.Pemberian H steroid/ACTH terus-menerus  Hiperglikemia/glukosuria (DM efek)  Retensi Na + air  K menurun  alkalosis hipokalemia  Keseimbangan N 45


 Maskulinisasi  Penimbunan lemak *klinis: 1. Congenital Adrenal Hiperplasia: Biasanya tumor adrenal  androgen steroid  hiperplasiatidak ada C21 hidroksilase  kortisol, kortison tidak dibuat  aldosteron dll terganggu 2. Hipoadrenokortikosteroidism:  Degeneratif adrenal korteks karena : tuberkulosis, anemia, kelainan endokrin multiple  Penyakit Addison : terdapat  17-OH kortikoid menurun, aldosteron menurun, Na urin meningkat dan K darah meningkat  ekskresi dalam urin  Tekanan darah menurun, lemah, suhu rendah, hipoglikemia, pigmentasi kulit karena MSH meningkat 3. Hiperfungsi : Tumor, hiperplasia 4. Penyakit Cushing : Pangkal kelainan hipofungsi dan hiperfungsi korteks adrenal  ACTH

SUMMARY Referensi: 1. Side bu Endah, 2. Biokim Harper, 3. Dorland 46


Mohon maaf apabila ada hal yang menyinggung perasaan yaa. Semoga kalian dapat mengerti apa yang sudah dijelaskan. Amiiiiiin ^o^

47


By: Novia Putri R & Khoirunnisa DA Bismillahirrahmanirrahim,, Baiklah teman-teman sebelum kita mulai tentang diskusi kita kemarin sudahkah kalian makan? Kenapa makan? Yap, bukan karena hobi penulis makan, tentunya karena materi yang akan kita bahas adalah bagaimana makanan dapat dicerna tubuh dan memberikan nutrisi dan bahan untuk metabolisme tubuh kita. Apa saja yang kita makan? Apa sih mereka itu? Bagaimana nasib mereka dalam pencernaan kita? Bagaimana tubuh kita dapat menggunakannya? Lets check it out! :D Berikut adalah makanan yang sering kita jumpai bahkan sering kita makan, nasib merekalah yang akan kita bahas dalam sistem pencernaan kita pada kesempatan ini.

48


Apa saja sih mereka??? Dalam gastrointestinal tract, intake makanan dalam tubuh kita akan mengalami proses Digestion, Absorption, Transport, serta Excretion. Dan bagaimana mekanisme pencernaannya akan kita bahas satu persatu sesuai dengan jenis molekulnya, apa saja makromolekul yang akan dicerna?

Berikut adalah gambaran gastrointestinal tract dalam tubuh manusia Salivary : 1. amylase 2. mukus 3. lisozim

mukus

Salivary gland

Oesophagus

gaster

Gastric juice : 1. HCl 2. Pepsinogen 3. Mukus 4. Faktor intrinsik

Liver

Bile

gallbladder Pancreas

Small intenstine

Membrane brush boder : 1. Disakaridase spesific (sucrase; maltase;

Panceratic juice : 1. amylase pancreatic 2. tripsinogen; kimotripsinogen; karboksi peptidase 3. lipase

49


50


51


SOURCE OF CARBOHYDRATES

Klasifikasi Karbohidrat : 1. Monosakarida Molekul ini tidak dapat dihidrolisis menjadi karbohidrat yang lebih sederhana, contoh : glukosa, galaktosa, fruktosa Molekul jenis inilah yang bisa di absorpsi oleh usus halus nantinya akan digunakan tubuh untuk metabolismenya 2. Disakarida

52


Merupakan produk kondensasi 2 monosakarida, contoh : Maltosa

(glukosa+glukosa); sukrosa

(glukosa+fruktosa); laktosa (glukosa+galaktosa)

3. Oligosakarida Merupakan produk kondensasi 3-12 monosakarida.

4. Polisakarida Merupakan kondensasi > 12 monosakarida, contoh : pati dan dekstrin yang merupakan penyusun sebagian besar sumber karbohidrat makanan yang kita makan

53


Polisakarida non-pati  tidak dicerna enzim, nantinya membentuk bulk disebut serat dan digunakan sebagai pembentuk massa feses. Serat dibagi menjadi 2 jenis : a. Soluble fiber Merupakan jenis serat yang larut dengan air, yang akan di fermentasikan oleh bakteri dalam colon sehingga menghasilkan gas  mendorong feses keluar; dan meningkatkan koloni mikroflora dalam colon  meningkatkan massa feses. Contoh: Gum, Alginat, β-glukan b. Insoluble fiber Merupakan serat yang tidak larut air, tapi menyerap air sehingga bentuk feses tidak kering dan massa feses bertambah  memudahkan untuk dikeluarkan dan massa transit feses di colon cepat. Contoh: Selulosa, Hemiselulosa, Lignin Nasib karbohidrat di dalam tubuh : 1.

Nasi uduk fakhri, nasi goreng kantin, roti, ubi, dan lain sebagainya (segala bentuk sarapan, makan siang, makan malam, yang merupakan sumber karbohidrat) pertama kali memasuki CAVUM ORIS kita dan proses digesting dimulai; Mereka akan di hancurkan oleh molar dengan semangat, lidah dengan senang hati membantu mengatur tata letaknya di antar oklusi gigi kita dan mencampurnya dengan salivary enzyme sehingga mengubah bentuk menjadi ukuran lebih kecil. Amylase berfungsi untuk mengubah : makromolekul (polisakarida)  dextrin molekul dan disakaridase 54


proses pemecahan ini terus berlanjut selama perjalanannya melewati oesophagus, selama perjalanannya bolus dibantu dengan mukus agar jalan yang di laluinya tidak macet. Serta satpam lisozim mengawalnya menuju ke gaster agar aman dari ancaman mikrobakteri dkk. 2. Didalam GASTER proses digesting terus dilanjutkan dengan bantuan HCl sehingga Dextrin molekul ďƒ smalller dextrin molekul + disakarida 3. Proses selanjutnya adalah mulai memasuki kawasan small intestine tepatnya di DUODENUM duktus pancreaticus bermuara disini, pancreatic amylase melanjutkan perjuangan teman-teman sejawatnya untuk memecah molekul dextrin menjadi disakarida, hingga pada akhirnya didalam lumen small intestine terdapat berbagai macam disakarida berupa : maltosa, sukrosa, laktosa, serta Îą-dextrin limit 4. Semua disakarida yang telah dicerna dari awal terpapar dengan epitel mukosa yang mempunyai MEMBRANE BRUSH BORDER untuk diserap. Di permukaan membare brush border terdapat disakaridase spesifik berupa Maltase, Sukrase, Laktase, dan Îą-dextrinase; mereka akan memecah disakarida menjadi bentuk yang dapat di absorpsi oleh tubuh yaitu monosakarida (glukosa, galaktosa, dan fruktosa) 5. Absoption beginning, glukosa dan galaktosa memasuki membran brush border dengan cara transport aktif sekunder (trasnport terfasilitasi); menggunakan sodium-dependent transporter SGLT-1 atau disebut juga glukosa (galaktosa) cotransporter, yang akan memindahkan monosakarida dan sodium dari lumen kedalam interior usus halus. Jika sodium (Na+) pindah maka monosakarida akan mengikutinya, jadi secara tidak langsung transport ini menggunakan energi. Sedangkan fruktosa akan diabsorpsi dengan cara difusi terfasilitasi (transport pasif) yang diperantai oleh pembawa GLUT5, sehingga penyerapannya more slowly

55


6. Menuju ke portal sirculation vein primary yang di aktivasi dengan tingginya konsentrasi 7. Sirculation ďƒ Vena Porta Hepatica ďƒ  Liver ďƒ  to tissues, organ, and others for metabolism. glukosa akan di simpan di hati dan otot dalam sebagai cadangan makanan. Di dalam liver, sebagian besar fruktosa dan

facilitated by GLUT2, glukosa di dalam lumen. distributed and stored Namun, sebagian bentuk glycogen bentuk galaktosa akan

di ubah bentuk menjadi glukosa. 8. Sisa pembentuk karbohidrat (serat) yang tidak dapat di cerna oleh manusia (selulosa, hemiselulosa, pektin, gum, dan lainya) akan segera menuju ke colon. Kenapa kita tidak bisa mencernanya? Ya karena didalam tubuh kita tidak ada bakteri yang dapat mencerna serat seperti yang terdapat pada rumen sapi, kita kan manusia ď Š Nah, serat tadi membentuk massa bulk/feses di colon akan di fermentasi oleh bakteri seperti E.coli dan kawan2 sehingga membentuk gas ďƒ mendorong feses + jadi flatus. Dan pada akhirnya kita dapat BAB dan tidak mengalami konstipasi-karena semakin banyak massa feses yang terbentuk, regangan otot rectum akan semakin besar sebanding dengan regangan yang memicunya (sampai batas tertentu tentunya) *bahagianya :D

56


Makromolekul yang akan kita bahas selanjutnya adalah protein, di dunia barat intake protein mencapai 50100 gram perhari. Secara umum sumber protein ada yang hewani dan nabati, protein yang bersumber dari hewan lebih bagus di konsumsi karena lebih efisien dicerna jika dibandingkan dengan protein nabati, akan tetapi didalam gastrointestinal tract manusia sangat efektif mencerna dan meng-absorpsi berbagai sumber protein dan dalam jumlah besar; karena sebagian besar digunakan untuk membentuk protein tubuh yang baru (regenerasi). Bagaimana nasib mereka di dalam tubuh kita??? 1. Ketika makanan diubah menjadi bolus di CAVUM ORIS melalui OESOPHAGUS dan sampai di GASTER barulah digesting protein di mulai. Protein dalam kimus masih berbentuk polipeptida; karena dari sebelumnya tidak mengalami pencernaan apapun. pepsinogen yang di hasilkan oleh chief cell akan aktif jika bertemu dengan HCl yang dihasilkan oleh parietal cell sehingga berubah bentuk menjadi aktif pepsin. Pepsin mempunyai efek otokatalisis “pengaktifan diriâ€? yaitu efek memicu pepsinogen agar lebih banyak menghasilkan pepsin. Jadi, bentuk inaktif pepsinogen akan berubah menjadi enzim pepsin jika bertemu dengan HCl dan molekul pepsin yang lain. Kerja pepsin : Polipeptida ďƒ small polypeptides 2. Perjalanan fragment-fragment peptida yang telah terbentuk serta polipeptida yang belum sempat di pecah berlanjutďƒ  Duodenum kimotripsinogen; karboksi Pancreatic enzyme (tripsinogen; peptidase) di keluarkan melalui ductus prancreticus. 57


Kontak antara kimus dan intestinal mukosa  memicu pengeluaran enterokinase, merupakan enzyme yang mengubah bentuk inaktif tripsinogen menjadi bentuk aktif; tripsin merupakan enzyme mayor pancreas untuk mencerna protein. Kemudian, tripsin yang telah aktif akan mengaktifasi enzyme proteolitik pankreas yang lain seperti kimotripsinogenkimotripsin, dan karboksipeptidase; yang akan memecah polipeptida dan fragment polipeptida menjadi bentuk polipeptida kecil dan asam amino. Jadi, kerja enzyme proteolitik pankreas: Fragment peptida dan polipeptida  peptida kecil dan asam amino 3. Absorption beginning, semua penyerapan berlangsung hingga ke jejunum. Untuk dapat diserap protein harus melewati MEMBRANE BRUSH BORDER. Protein hasil pencernaan terutama dalam bentuk asam amino dan beberapa potongan peptida kecil. Serupa dalam absorpsi glukosa dan galaktosa; asam amino diabsorpsi dengan cara transport aktif sekunder. Mereka semua mendapat tumpangan gratis dari transpor Na+ (sodium-or chloride- dependent transporter) Sedangkan, peptida kecil masuk melalui pembawa yang berbeda (peptida transporter “transport aktif”) di membrane brush border yang pada permukaannya terdapat aminopeptidase dan dibantu peptida hidrolase yang terdapat didalam intertitial brush border sehingga peptida kecil dapat di pecah menjadi asam amino. Untuk perjalanan asam amino selanjutnya sama persis dengan perjalanan glukosa dan galaktosa ya teman  4. Hanya sekitar 1% dari protein yang di cerna ditemukan dalam feses, sejumlah kecil asam amino dapat bersumber dari epithelial sel yang digunakan untuk sintesis protein baru, termasuk enzyme pencernaan, dan sel baru (regenerasi)

58


INI GAMBARAN PENCERNAAN TEMAN!!!\

59


Alhamdulillah, makromolekul terakhir nih, biar semangat liat aja tuh sumber makanan berlemak, sebagaian besar ada lah makanan yang sering kita konsumsi, padahal jika konsumsi berlebih dan tanpa diimbangi dengan pengonsumsian serat, lemak dapat menyebabkan barbagai gangguan kesehatan. (makanya jangan tertipu enaknya aja, haha) 97% dari lipid yang kita konsumsi berbentuk triglicerides, dan bentuk lain adalah cholesterol dan phospholipid. Bagaimakah nasib lemak di dalam tubuh???

60


1. Pencernaan lemak hanya terjadi di small intestine, jadi dari mulutbolusoesophagusgasterkimus; hingga dikeluarkan ke Duodenum struktur lemak masih berupa trigliserida. Ketika lemak masuk ke duodenum, menstimulasi small intestine untuk mengeluarkan CCK. CCK stimulates: Didalam

Pancreas  secretion of pancreatic enzyme (lipase) Gallbladder secretion of bile (garam empedu) Gaster memperlambat pengosongan lambung Colon meningkatkan motilitas small intestine di sekresikan garam empedu dan lipase

prankreas yang akan mengemulsikan lemak dan memecahnya menjadi

monogliserida

dan

fatty

acid,

kemudian

dengan

menggunakan garam empedu monogliserida dan fatty acid diubah menjadi micelles.

61


Struktur misel (bagian luar merupakan lapisan yang didrofilik) sehingga memfasilitasi lemak agar mudah masuk kelingkungan berair di intestinal lumen menuju ke membrane brush border.

2. Misel mengeluarkan komponen lemak di membran brush border. Komponen lemak akan masuk ke interior sel mukosa dengan cara difusi pasif. Sedangkan bile salts akan kembalikan ke intestinal lumen untuk di reabsorpsi secara aktif di terminal ileum, kemudian di kembalikan ke hati melalui sistem enterohepatic sirculation. 3. INTERIOR MUCOSA CELL, fatty acid dan monogliserida di bentuk kembali menjadi trigliserida bersama kolesterol, vitamin larut lemak, serta phospholipid, berlayar menggunakan perahu lipoprotein  membentuk kilomikron. 4. Kilomikron dengan mekanisme eksositosislacteal ‘lymphatic system’duktus thoraxicusleft internal jugulare vein dan left subclavia veinvena cava superiorjantungdistributed

62


63


HORMON GASTROINTESTINAL UTAMA HORMONE Gastrin

TEMPAT

YANG

RELEASE

MENSTIMULASI

- Mukosa gaster - Duodenum

- Peptida, asam amino, caffein - Pelebaran dari antrum - Minuman beralkohol

ORGAN AFFECTED - Gaster, oesophagus menstimulasi sekresi HCl dan pepsinogen; meningkatkan motilitas gaster; meningkatkan suara sfingter esofagus bagian bawah - Gallbladder melemahkan stimulasi kontraksi

64


gallbladder - Pancreas melemahkan sekresi bikarbonat pankreas Secretin

CCK

GIP &

- Mukosa duodenum

- Asam di usus halus (dari gaster)

- Pancreas meningkatkan pengeluaran H2O dan bikarbonat; meningkatkan sekresi enzim pankreas; dan pelepasan insulin - Duodenum menurunkan motilitas; meningkatkan pengeluaran mukus

- Ujung dari usus halus (duodenum)

- Peptida, asam amino - Lemak - HCl

- Pancreas stimulasi sekresi enzim pankreas - Gallbladder menyebabkan kontraksi gallbladder - Gaster memperlambat pengosongan gaster - Colon meningkatkan motilitas;

- Usus halus

- Glukosa - lemak

- gaster, panceras stimulasi pelepasan insulin; memanjangkan masa pengosongan gaster sehingga menghambat pelepasan glukagon

- gaster - usus halus - colon

- pengeluaran pancreas dan gallbladder

- menyebabkan pengosongan perut dan motilitas gastrointestinal

GIP-1

Motilin

65


66


Karbohidrat (polysaccharides)

Lipid (triglycerides; cholesterol)

Proteins (polypeptides)

Cavum oris (salivary enzyme) amylase

polypeptides

Disakaridase; dextrin

Gaster (gastric enzyme and HCl) amylase

Pepsin

Disakaridase; smaller dextrin

peptides

Small intestine (pancreatic enzyme & bile) amylase

Proteolitik enzyme

bile

Lipid emultion

Disakaridase; Îą-dextrin limit

Amino acid lipase Fatty acid

monoglycerides

bile

misel Maltase; sucrase; lactase; Îą-dextrase

Aminopeptidase

Brush border membrane ( specific enzyme and sodium dependent cotransporter) Transport terfasilitasi kapiler

Pasif difussion triglycerides kilomikron

Vena porta hepatica to LIVER eksositosis

67


gastric juice  Pepsin  HCl

stomach

Pancreas Pancrease juice

Duodenum Cl- , SO42Iron

 Bicarbonate  Enzymes

Galbladder

Calcium

Bile

Magnesium

Zinc Glucose, galactose, fructose Amino acids, dipeptides and tripeptides

Jejunum

Vitamin C Thiamin Riboflavin Pyridoxine Folic acid 68

ileum


Vitamin A, D, E, K Fat Cholesterol

Bile salts and vitamin B12

Na+, K+ Vitamin K formed by bacterial action H2 O

Rectum Anus

Okkeee braaay tentir kita rampung sampe mriki mawon, enten kelepatan, kulo kaleh partner kulo sepuntene ingkang katah. Maaf apabila ada kekurangan, dan mohon dikembalikan apabila ada kelebihan :D Thank you mbak berrooo :D By : nisa with putri ^^ 69


ANATOMI GENITO URINARIA By Amelia Nurfajrina & Aliefa Asyifa

SISTEM GENITALIA Genitalia Pria

GARIS BESAR AKAN MEMBAHAS : 1. Genitalia eksterna dari sistem reproduksi pria terdiri dari: - penis - skrotum (kantung zakar) - testis (buah zakar), epididimis

2. Genitalia interna terdiri dari: -

vas deferens uretra, kelenjar prostat & klj accesoris vesikula seminalis. Beserta nervus, arteri, vena, limpatic , batas permukaan dan sedikit fungsionalnya.

70


2. Bulbuspenis; ditembus oleh urethra dan diliputi M. Bulbospongiosus, berlanjut menjadi Corpus Spongiosum.

Genitalia Eksterna

Penis merupakan organ yang berfungsi untuk Kopulasi (seksualitas).

1. PENIS

 Corpus cavernosum penis : disebelah dorsal,dibungkus t.albugenia tebal ¹ 0,5 mm, ketika ereksi tersusun o/ serabut kolagen sirkuler (sblh dlm) dan longitudinale (luar)  Corpus spongiosum penis : disebelah ventral,dilapisi t.albugenia,cavernae lebih padat & kecil2,bgn tengah ditembus o/ urethra

Radix Penis tersusun atas 2 jaringan erektil, yaitu : 1. Crus penis; melekat pada arcus pubis, diliputi oleh M. Ischicavernosus, dan berlanjut menjadi Corpus Carvernosum.

Keterangan : 1.Testicles

71


2. Epididymis 3. Corpus cavernosa 4. Foreskin 5. Frenulum -> menggantung gland penis , berperan penting dalam ereksi 6. Urethral opening 7. Glans penis : fungsi G-sport (sensitif terhadap rangsangan karena ada saraf dan pembuluh darah). Saat ejakulasi arteri vasodilatasi dan skrotum mengeras 8. Corpus spongiosum 9. Penis 10. Scrotum PREPUTIUM PENIS  Kulit penutup glans penis terlipat, yang pada saat sirkumsisi dipotong dilepaskan.

PERDARAHAN PENIS  Nadi suplai di ruang cavernosa: a.profunda penis & cabangcabang a.dorsalis penis Pembuluh darah: a.pudendala.dorsal dan a.cavernosum deepx

 ≠ Frenulum preputii

 Corpus spongiosum: a.bulbi urethrae & a.urethralis

 Celah preputium – glans penis: kantong preputial

 Darah balik kumpul v. dorsalis penis profunda  plexus prostaticus

 Corona glandis & colum penis: kelenjar2 sebasea  smegma Nah smegma ini yang salah satu jadi penyebab kanker serviks pada wanita. Makanya bro klo sayang istri sunat dulu ya :D

INNERVASI PENIS  Persarafan: n.pudendus & plexus pelvicus  Getah bening kulit penis  nnll.inguinales superfisiales  Getah bening jar erektil & urethra pars cavernosa  nnll.iliaci interni 72


Lapisan Scrotum (a) Kulit + M. Dartos

2. SKROTUM

(b) Fascia Spermatica Eksterna

 Kantung yang berisi testis , ada 2.

(c) M. Cremaster

 Terdiri dari lapisan luar kulit yang tebal dengan sejumlah kelenjar lemak dan keringat

(d) Fascia Spermatica Interna (e) Funiculus Spermaticus, didalamnya terdapat A, V,

 Fungsi : sebagai penyangga bagi testis & regulasi temperatur

Testicularis, Vas Deferens, “Isinya lebih banyak lagi, yang terlihat di manekin hanya itu”

3. TESTIS  Organ primer untuk reproduksi pria  Mengalami penurunan dari daerah asalnya, melalui kanalis inguinalis ke dalam skrotum  struktur dan fungsional diatur oleh hormon gonadotropin  Fungsi : 73


Kelenjar endokrin : hormon testosteron

Kelenjar eksokrin : penghasil sel sperma Vesica

 Struktur : alat ini tersusun atas kerangka bungkus & struktur dalam.

urinaria Lobus Medialis,

Symphysis

 Bungkus luar :

Insidensi

Pubica Lobus

A. Tunika vaginalis : 2 lapis sbg kantong → mesothelium,melapisi permukaan testis bag. Anterior yaitu testis dan epididimis. Tunika vaginalis dari peritonium intrabdominal berpindah ke dalam primitif skrotum saat perkembangan genital internia pria. B. Tunika albugenia : jar. Ikat padat fibrosa, kapsula yg lbh tebal sepanjang permukaan posterior → medias num tes s C. Tunika vasculosa : sangat tipis 

tertinggi BPH

Anterior

Duct. Ejakulatorius

Corpus Cavernosum

Lobus Posterior Corpus

Gland

Spongiosum

Bulbourethral

Orifisium uretrha externum

4. EPIDIDIMIS

Struktur Dalam:  Saluran transport sperma pertama A. Septa : perluasan T. albugenia, membagi testis mjd ± 250 lobulus B. Lobulus : terdiri dari 1-4 tubulus seminiferus → eksokrin dan jaringan ikat longgar diantara tubulus tdpt endocrynocytus interstitialis ( Leydig) → endokrin

 Tersusun atas saluran2 yang tidak teratur, panjang 600 cm.  Pembagian anatomis: caput, corpus dan cauda  Mempunyai 4 fungsi : 1) Transpor sperma Transport 2) Konsentrasi sperma 3) Penyimpanan sperma 74


4) Maturasi/pematangan sperma (khususnya di daerah cauda)

SALURAN KELUAR TESTIS Fungsi : untuk proses spermatogenesis, perjalanan sperma, pematangan sperma, dan persiapan sperma. Komponen : a. Tubulus semineferus convolutus ďƒ spermatogenesis b. Tubulus semiferus rectus c. Rete Testis d. Duktuli Efferentes e. Duktus Epididymidis ďƒ  pematangan sperma f.

Duktus Deferen (Vas Deferen) : terdapat pembuluh darah yang menggulung

g. Duktus Ejaculatorius

Jadi, perjalanan sperma adalahhhh.... Produksi: di tubulus seminiferus, setiap hari produksi

Genitalia Interna

Duktus eferentes-> epididimis(3 bulan untuk pematangan)-> vas deferens-> vesikula seminalis -> duktus ejakulasi-> feniculus spermaticus

75


KELENJAR AKSESORIS PRIA

1. Vesikula Seminalis : ada semen 2. Glandula Prostata : alkalisis uterus yang cenderung asam 3. Kelenjar Bulbo uretral :pelicin di lapisan spongiosa 4. Kelenjar Littre : untuk membasahi pangkal uretra biar licin 76


 Penyatuan ductus excretorius gl.vesiculosa dg ductus deferens  Pj ± 2cm

GLANDULA VESICULOSA (VESICA SEMINALIS)

 Masuk dari batas post gl.prostata

 Terdiri dari 2 gelembung, terdapat ratusan lobus  Letaknya di dorsal vesica urinaria

 Batasan permukaan:   

Medial tiap gelembung: ampula ductus deferens Dorsal: rectum Caudal: mengecil, gabung dg ductus deferens ipsilateral  duct. ejaculatorius

Fungsi : produksi sekret u/ tambah cairan semen, bahan2 esensial nutrisi sperma , : Fruktosa (sumber energi spermatozoa) untuk motilitas dan Flavin (forensik) mendeteksi adanya semen

 Ejakulasi: kontraksi dinding dorong isi  duct. Ejaculatorius  Pendarahan: a.vesicalis sup & a.rectlis media  Getah bening: Nnll.iliaci externi & interni  Persarafan: plexus hypogastricus superior

FUNICULUS SPERMATICUS  Fungsi : Menggantung testis pd scrotum  Testis turun dinding abdomen  scrotum ( terdapat pembuluh2, saraf & duct deferens)  Struktur2 tsb bertemu pd anulus inguinalis profundal  funiculus spermaticus

DUCTUS EJACULATORIUS 77


 posterior : Anulus inguinalis profunda  N.ilioinguinalis: inferior funic sperm  Canalis inguinalis, funic sperm, penutup2 dari lapisan dinding abdomen hingga scrotum  Fascia spermatica interna (tunica vaginlis communis), M.cremaster , Fascia spermatica externa  Perdarahan: A.v.testicularis, A.cremasterica (cab a.epigastrica inf), A.deferentialis (cab a.vesicalis sup/inf)  Pembuluh limf : R.genitalis n.genitofemoralis  Persarafan: N.cremasterica (cab r.genitalis n.genitofemoralis)  Plexus symphalicus testis yg b’gabung dg plexus hypogastricus inf, yg menyertai a.deferentialis

GLANDULA PROSTATA  Fungsi: Alkalisis , asam sitrat (proses likuifikasi ejakulat dan memelihara keseimbangan osmotik plasma semen), spermin,spermidin, IgA dan IgG (menstimulasi kehidupan spermatozoa) 78


 Bangunan padat sekeliling pangkal uretra  Sebagian besar kelenjar merupakan sisa jar. fibromuskular  Letak: bg bwh pelvis minor, antara tepi inferior symphysis & arcus pubis – ampulla recti (raba) Klo rectal toucher glandula prostat dapat teraba

 Anterior: -plexus venosus prostaticus & jar lemak- dorsal symphysis pubis  Posterior: -fascia rectovesicalis (avascular)- rectum  2 inferolateral: -plexus venosus prostaticus- batas dg bg anterior m.levator ani dg penutupnya (fascia diaphragmatis pelvis superior)

Terdapat 5 lobus, antara lain:  L.anterior: ventral urethra pars prostatica, ≠ kelenjar  L.medialis: antara urethra & ductus ejaculatorius, kelenjar  L.posterior: post urethra, caudal ductus ejaculatorius, kelenjar  L.lateralis; kiri & kanan urethra, kelenjar  f/: cairan encer putih, mgd fosfat & sitrat o  Permukaan apex, bawah, batas fascia diaphragmatis urogenitalis superior & badan perineal  Ductus ejaculatorius  bg atas permukaan post gl.prostata  urethra pars prostatica, lat orificium utriculus prostaticus

Permukaan2:

Alkalis, netralisir pH cairan vagina

 Ejakulasi: o

Kontraksi otot polos stroma

o

Sekret  urethra pars prostatica

Vaskularisasi:  Cabang2 a.iliaca interna (a.hypogastrica):

79


 a.pudenda interna  a.vesicalis inferior  a.rectalis media

Vena:  Plexus venosus prostaticus (antara kapsul & fascia pelvis) o

Dari v.dorsalis penis (profunda)

  v.iliaca interna  Anastomosis plexus venosus prostaticus & plexus venosus rectalis (hemorrhoidalis) & plexus venosus extradural  mgkn penyebaran keganasan prostat  corpora vertebrae  Getah bening

KELENJAR BULBOURETHRALIS

  nnll. iliaci interni; nnll. sacralis

 Letak:

  nnll. Iliaci externi

lateral uretra pars membranosa, dlm kantong perinealis profundus (cranial membrana perinealis & bulbus penis) 

Terbungkus serabut2 m.sphincter uretrae

Fungsi: pelumas sperma sekret pelicin

Sal keluar tembus membrana perinealis  urethra pars spongiosa, 2,5 cm caudal membrana perinealis

80


81


2. Organa genetalia eksterna

GENITALIA FEMININA

 Vulva tdd labia majora , labia minora dan clitoris (analogi dengan penis)

GENERAL:  Gl.vestibularis major dan minor: rongga sebelah laterlar yang di batasi labia minor dan anteror terdepat klitoris. Terdapat dua kelenjar skene dan kelenjar bertolini untuk sekrets saat seksualitas

Eksternal : Vagina, labia minora, labia mayora, ostium ureter, klitoris, fossa vestibular.

Organ Genitalia Eksterna

Internal: Serviks, uterus, tuba fallopi, ovarium. Beserta limpatik, vaskular , nervus dan sedikit fungsional

Prepuce klitoris

Gland clitoris

Labia minora

1. Organa genetalia interna  Ovarium: tempat oogenesis

Ostium vagina

hymen  tuba uterine. Terdapat ampula tepat fertilisasi; pertma kali oogenesis dilepas dan disimpan selama 3 hari. Labia mayora

 Uterus; tempat embrio. Matang lapisan endometrium. Menstruasi kapiler di endometrium pecah  Vagina  tempat seksual. Bersifat asam.

Ostium uretra externum

Fossa vestibular 82


VULVA  vulva ini neh yang merupakan tempat bermuaranya sistem UROGENITAL kita.  Vulva merupakan genitalia eksterna perempuan. Bagian anterior :rambut pubis Bagian posterior: anus Lateral: genitorural fold

Inget kan apa yang dibilang dr.Lucky kalo perempuan punya 6 BIBIR, nah kita tau kan 2 BIBIR d atas.. 4 nya dimana neh? Ternyata 4 BIBIR kita tuh ada d ORGAN GENITALIA, yang di sebut LABIA.

2. Labia minora merupakan bibir kecil yang terdapat di medial dari labia mayora. 1. Labia minora yang mengarah ke perineum menjadi satu frenulum labiorum pudenda. 2. Labia minora kedepan menjadi satu preputium klitoridis dan frenulum klitoridis Jangan lupa teman-teman, didepan frenulum terdapat fossa navikulare.  Kanan dan kiri di dekat fossa navikulare ini dapat dilihat dua buah lubang kecil tempat saluran kedua glandulae Bartholini bermuara. Bartholini ini merupakan pelicin vagina dan terbuka dari mulai jam 5 dan jam 7 pagi.  Di bawah frenulum klitoridis terdapat klitoris. Kira-kira 1,5 cm di bawah klitoris terdapat orifisium urethrae eksternum.  Di kanan kiri orifosium ini terdapat dua lubang kecil dari saluran yang buntu (duktus paraurethralis atau duktus Skene).

Vaskularisasi:  Vulva kita ini dilingkari oleh 2 labia, yaitu: 1. Labia mayora ke bawa menjadi satu  kommisura posterior dan perineum. Ukurannya Besar, terdapat rambut pubis, adiposa, jaringan ikat fibrosa yang berdiri dari mons pubis hingga badan perineal.

 arteri dari aorta dan arteri renalis.  Pada arteri testis dan plexus vaskular tebal (plexus pampiniform plexus), yang memperdarahi tunika vaginalis. Pampiniform plexus membuang panas skrotum melalui vasodilatasi dan sangat penting dalam meregulasi term dalam skrotum. 83


 vena testikular kanan yang merupakan muara dari vena cava dan arteri testis kanan muara dari vena renal kiri  limfatik: para aortic nodes

   

Innervasi: plexus superior hipogastric  mensarafi internal genital organ n.iliohypogastric  dari medial ke anterosuperior spina iliaca (area suprapubic) n.ilioinguinal  dari bawah perut , diatas labia mayora. N.pudendal  dari plexus sakral, berjalan bersama arteri pudendal dan vena pudendal, merupakan sensory n motorik serat otot dan kulit perineum.

sumber: at glance gynekologi

Pendarahan Arterial

Penyaluran balik darah dan penyaluran limfe Vena labialis adalah anak cabang vena pudenda interna dan vena comitans (vena pangiring) arteria pudenda interna. Di dalam vulva terdapat ayaman pembuluh limfe melintas ke lateral dan ditampung oleh nodi limphoidei inguinales superficiales

Persarafan Saraf-saraf untuk vulva adalah cabang nervus ilioinguinalis, ramus genitalis nervi genitofemoralis, ramus perinealis nervi cutanei femoralis dan nervus perinealis

   

Sistem limfatik Superfacial dan linguinal limpa nodus: dari vulva dan dibawah vagina Limpa nodus Pelvic  diatas vagina 2-3 dan di serviks Nodus pelvis dan paraaortik  uterus ( nih jawaban dari pertanyaan dr.lucky ‘apakah di uterus ada KGB?’ ) nodus para-aortic atas  di ovarium dan tubulus fallopi . dekat dengan arteri dan vena renalis

Perangsangan parasimpatis menghasilkan : *Peningkatan sekresi vagina *Ereksi clitoris *Penggembungan jaringan erektil dalam bulbus vestibuli

Organ Genitalia Interna 84


1. Ovarium

Ovarium terletak di fossa ovarica (lekuk pada dinding lateral pelvis), pada permukaan lat & med, ext. tubaria & uterina, tepi mesovaricus & libera  Permukaan:  Sblm akil balik: licin  Stlh akil balik: kasar  degenerasi corpora lutea  Menopause: kisut & kecil

85


Batas-Batas Ovarium

 Anterior: margo mesovaricus  lig.latum o/mesovarium, hadap ke lig.umbilicale laterale  Posterior: margo libera hadap ureter & a.iliaca interna  Superior: extremitas tuba batas dg fimbria ovarica tuba uterina & lig.suspensorium ovarii. Melintas a.v.iliaca interna  Lateral: fascia pelvis lapis parietal, vaskular pediculus, infudibulopelvic (IP)ligament  Medial: sbgn bsr tertutup tuba uterine. Utero-varian ligament  Recessus peritoneal, ovarium – mesosalphinx

86


2. Tuba Uterina

 Pendarahan  A.uterina (cab a.iliaca interna)  A.ovarica (cab aorta)  Vena2 ikut nadi  Pembuluh limf:  ikut arteri  nodi lymphatici iliacae internal  nodi lymphatici paraaortae  Persarafan: cabang2 plexus hypogastricus inferior  Fungsi :  Terima ovum  Terima sperma

 fertilisasi 3. Uterus

Kalian tau kan bentuk buah pia, nah UTERUS memiliki bentuk yang sama seperti pir. UTERUS berongga dan dindingnya merupakan otot. Nullipara  Pj: 7,5 cm  L: 5 cm  Tebal: 2,5 cm  30-40 g  Fundus uteri: di atas muara tuba  Corpus uteri: di bwh muara tuba  Cervix uteri: bg bwh, sempit, tembus ddg ventral vagina  Pars supravaginalis cervicis: atas vagina 87


 Pars vaginalis: dalam vagina Cervix uteri  Canalis cervicis: cavum uteri (ostium internum) – vagina (ostium externum)  Ostium externum  Nullipara: sirkuler  Multipara: lintang

 Siklus haid

STRUKTUR UTERUS  Luar: diliput peritoneum  Kec: bg anterocaudal bwh ostium internum (cervix uteri)  Dinding: myometrium  Otot polos, sedikit jar ikat  Dalam: membrana mucosa  endometrium  Lgs melekat myametrium  ≠submucosa 88


Vaskularisasi Uterus

ANATOMI GENITO URINARIA By Amelia Nurfajrina & Aliefa Asyifa GINJAL berfungsi sebagai pengatur volume dan komposisi kimia darah dengan mengeksresikan zat terlalu dan air secara selektif.

Atreri  A.uterina (cab a.iliaca interna)  medial dlm dsr lig.latum uteri  Silang ureter di lateralnya  cervix, setinggi ostium internum  Cranial spj lat uterus dlm lig.latum  Anastomosis dg a.ovarica  Cab2 kecil jg  cervix & vagina

Vena  V.uterina  Ikut a.uterina  Muara  v.iliaca interna

89


Temen-temen kita tau kan kalo sistem urinary terdiri dari organ apa aja, nah ini neh organ perkemihan kita: 1.Ginjal 2.Ureter 3. Vesica Urinaria 4. Uretra

- Beratnya 120-170 gram - 0,4% dari berat badan kita

Retroperitoneal yaitu di rongga abdomen belakang atas, di depan dua iga terakhir batasnya (syntopi) :

Permukaan Ginjal Kanan  Lobus dexter hepar Anterior  Pars descendes duodeni  Flexura coli dextra 

GINJAL merupakan organ yang terletak RETROPERITONEAL yang dibungkus oleh lemak, dan ada organ yang dibungkus oleh peritoneum.

Kotak Pintar ! Tahukah kamu kalo dulunya secara embriologi ginjal terletak di region panggul, kemudian bergeser ke posisi lebih cranial di abdomen, pergeseranya ke atas itulah yang menyebabkan ginjal kanan mempunyai posisi yang lebih rendah karena terhalang keberadaan hati diatasnya, dibandingkan ginjal kiri yang lebih tinggi karena tidak ada organ yang menghalanginya saat pergeserannya keatas.

Posterior

Ginjal Kiri  Dinding dorsal gaster  Pankreas dan vasa lienalis  Lengkung-lengkung jejunum  Lien  Flexura coli sinistra

 Diafragma  M. psoas mayor hempel sama permukaan bag. medial ginjal bagian posterior  M quadratus lumborum nempel sama permukaan lebih lateral ginjal bagian posterior

 Processus transversus L1-2(3)  Aponeurosis m.transversus abdominis nempel sama permukaan paling lateral ginjal bagian posterior  Proyeksi tulang iga ke-11 dan ke-12 pada ginjal kiri

Nah, ukuran ginjal itu tergantung dari: - Jenis Kelamin, Umur dll - Dewasa 11,5x6x3,5 cm 90


 Calix mayor

STRUKTUR GINJAL

      

Korteks Medula Columna renalis Perlvis renalis Hillus Papila renalis Calix minor 91


Each kidney contains over 1 million nephrons and thousands of collecting ducts

Glomerulus

DCT

renal cortex

PCT

renal medulla Collecting duct Loop of Henle

Yang melekat pada ginjal (berurutan dari dalam keluar): fibrous kapsule, perirenal fat, renal fascia dan corpus adiposum pararenale. perirenal fat, renal fascia dan corpus adiposum pararenale. Buat menyokong dan fiksasi ginjal pada posisinya di dinding posterior abdomen. Permukaan anterior dan posterior, kutub atas dan bawah serta tepi lateral ginjal berbentuk cembung, kalo sisi medialnya berbentuk cekung karena ada hilus/hilum. Hilus ada tempat keluar masuknya struktur (urutan dari anterior ke posterior) : Vena renalis, arteri renalis, ureter. Selain itu juga tempat keluar masuk saraf dan pembuluh limfatik. Hilus meluas ke suatu ruangan yang besar yang disebut sinus renalis.

92


Setelah dipotong koronal maka akan terlihat ginjal terbagi menjadi 2 lapisan yaitu cortex renalis dan medulla renalis. Secara makroskopik, cortex terlihat bergranul-granul karena ada

glomerulus dan terlihat cokelat gelap, sedangkan medulla (Piramid) bergaris-garis karena banyak tubulus yang melewati lapisan ini dan terlihat lebih cokelat terang. Ruang diantera pyramid adalah kolumna renalis.

Urine yang dibentuk melalui filtrasi reabsorpsi sekresi akan melewati tubulus dan duktus pengumpul, selanjutnya akan memasuki saluran berikut : Duktus papilaris Belini (terbentuk dari papilla yang ada di VASKULARISASI GINJAL apeks pyramid) kaliks minor kaliks mayor Perdarahan pada renal(merupakan terbagi menjadi arteriutama renalis (yang berasal dari pelvis ginjal reservoir system aorta abdominalis kira-kira setinggivesika vertebra lumbalis 2)uretra dan vena pengunpul ginjal) ureter urinaria

renalis. Ureter diperdarahi oleh cabang dari a.renalis, aorta abdominalis, a.iliaca communis, a.testicularis/ovarica serta a.vesicalis inferior

 A. renalis

→ Aorta Abdominalis

 Vena renalis → Vena kava inferior  End arteries → Tanpa anastomosis

Satuan terkecil dari ginjal adalah nefron.

93


vasomotorik dan aferen viseral. Sedangkan persarafan simpatis melalui n.vagus.

URETER  Panjang: 25-30 cm  Hasil penyaringan dari pelvis renalis menuju vesica urinaria  Terletak retroperitoneal

 Tempat penyempitan ureter: 1. Ureter pelvis junction 2. Penyilangan dengan a. iliaca di rongga pelvis 3. Pada saat ureter masuk ke vesica urinaria

SYNTROPI URETER

CATATAN : pada bahasan anatomi baik slide maupun kuliah, struktur mikroskopiknya yaitu si nefron ini tidak dibahas secara terperinci. Karena akan dibahas pada bahasan histologi. DIPELAJARIN YA TEMAN-TEMAN 

INERVASI GINJAL Persarafan ginjal yaitu serabut plexus renalis. Serabut-serabut aferen yang berjalan melalui pleksus renalis masuk ke medulla spinalis melalui nervi thoracici 10, 11 dan 12.

Anterior

Ureter Sinistra

Ureter Dextra

Kolon Sigmoid a/v. colica sinistra a/v testicularis ovarica

Duodenum pars descenden Ileum terminal a/v colica dextra a/v ileocolica mesostenium

Persarafan simpatis ginjal: segmen T10-L1/L2, melalui n.splanchnicus major, n.splanchnicus minus dan n.lumbalis yang memiliki fungsi 94


Posterior

M. Psoas mayor, percabangan a. iliaca communis Laki-laki: melintas di bawah lig. umbilikal lateral dan ductus deferens Perempuan: melintas di sepanjang sisi cervix uteri dan bagian atas vagina

INERVASI URETER Pada segmen T10-L1 atau L2 melalui pleksus (renalis, aorticus, hipogastricus superior dan inferior)

*Gambar diatas memperlihatkan bahwa satu ureter menghubungkan pelvis ginjal dan vesica urinaria.

95


VESICA URINARIA  Reservoar urine, kapasitas 500 ml  Terletak di rongga pelvis dibelakang simphisis pubis  Terdapat 3 lapisan  Peritoneum parietal  Muscularis  Mukosa  Trigone : tempat pembukaan ureter dan uretra, berbentuk segitiga

 Bagian vesica urinaria:  Fundus, bagian yang menghadap ke arah belakang dan bawah, bagian ini terpisah dari rektum oleh spatium rektovesikel yang terisi oleh jaringan ikat duktus deferen, vesika umbilicalis dan prostat.  Korpus, yaitu bagian antara verteks dan fundus.  Verteks, bagian yang mancung ke arah muka dan berhubungan dengan ligamentum vesika umbilicalis  Syntopi vesica urinaria:

Vertex

Lig umbilical medial

Infero lateral

Os pubis, M. obturator internur, M. levator ani

Vertex

Lig umbilical medial

Infero lateral

Os pubis, M. obturator internur, M. levator ani

Superior

Kolon sigmoid, ileum (laki-laki), funduskorpus uteri, excav. vesicouterina (perempuan)

Infero posterior

Laki-laki: gl.vesiculosa, ampula vas deferens,rektum Perempuan: korpus-cervis uteri, vagina

Superior

Kolon sigmoid, ileum (laki-laki), fundus-korpus uteri, excav. vesicouterina (perempuan)

Infero posterior

Laki-laki: gl.vesiculosa, ampula vas deferens, rektum Perempuan: korpus-cervis uteri, vagina

PERDARAHAN VESICA URINARIA  

Oleh a.vesicalis superior dan inferior. Namun pada perempuan, a.vesicalis inferior digantikan oleh a.vaginalis.

96


INERVASI VESICA URINARIA   

Terdiri atas persarafan simpatis dan parasimpatis. Persarafan simpatis melalui n.splanchnicus minor, n.splanchnicus imus, dan n.splanchnicus lumbalis L1-L2. Persarafan parasimpatis melalui n.splanchnicus pelvicus S2S4, yang berperan sebagai sensorik dan motorik

97


URETRA PRIA

 Panjang 18 – 20 cm

URETRA URETRA WANITA  Panjang 3-4 cm  Orificium uretra ekternus  Antara orificium vagina dan clitoris  Sphingter uretra interna  Otot detrusor yang tebal tidak dapat dikontrol  Sphingter uretra Eksterna

Otot skeletal, dapat dikontrol

 3 Regio  Bagian prostat - Panjang 3 cm, berhubugan dengan saluran kelamin  Bagian membran - Panjang 1 – 2 cm, plg sempit  Bagian berongga - Panjang 15 cm, berada dalam penis 98


99


KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA – DEWASA

klinis dan dalam proses pelayanan yang memusatkan perhatian pada pasien dalam konteks keluarga dan komunitasnya.

BY: PUTRI AULIYA HILFA LUBIS DAN HALIMATUSSA’DIAH  Assalamualaikum, teman-teman theBrainers yang amat sangat kecee…

1.

Pendahuluan. Apa itu ilmu kedokteran keluarga (family medicine) itu? Kedokteran keluarga adalah sebuah ilmu yang merupakan bagian

Pada kesempatan kali ini Kami berdua akan mencoba membahas

dari kedokteran komunitas yang tidak memandang dari segi biomedis

mengenai kuliah kesehatan reproduksi remaja – dewasa yang dikuliahkan

dan klinis saja, tapi juga memandang dari segi social, tanpa melihat

oleh dr. Marita hari Jumat lalu entah kapan itu. Pengen curhat sedikit nih,

usia, gender, atau jenis penyakitnya serta berpusat pada konteks

sebenarnya bingung maksud kuliahnya apa karena sepanjang kuliah tidak

keluarga

mengerti apa yang dikuliahkan, namun akhirnya dapat hidayah dari Tuhan

pencegahan namun juga tetap melaksanakan kuratif.

atau

komunitas

yang

menekankan

pada

paradigma

YME yang hasilnya adalah *jengjeng* ya tentire ini lol.. Yasudahlah kalau

Terciptanya kehidupan sehat merupakan kehendak semua pihak.

curhat terus akan panjang lebar, mending kita langsung bahas sajaa. Ayo

Tidak hanya oleh orang perorang atau keluarga, tetapi juga kelompok dan

baca basmalah dulu……

bahkan oleh seluruh anggota masyarakat. Namun, yang dimaksud sehat

A.

Kedokteran Keluarga. Nah, pembahasan kedokteran keluarga ini merupakan pembahasan

intermezo dr. Marita yang ingin menerangkan tentang kedokteran keluarga itu sebenarnya apa dan bagaimana bentuk-bentuknya. Ternyata penjelasan mengenai kedokteran keluarga ini penting, kenapa? Karena nanti kita lulus dituntut untuk menjadi dokter yang memiliki jiwa seperti dokter keluarga ini. Ilmu kedokteran awalnya cuman praktik umum aja, sekarang berkembang 3 dimensi, yaitu ilmu kedokteran, ketrampilan

di sini bukanlah tentang tercapainya kesehatan badan saja, tetapi mencangkup kesehatan jiwa, social, atau bahkan ekonomi. Untuk terciptanya keadaan sehat itu harus ada yang namanya pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatannya ini dapat berupa promosi kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), pengobatan suatu penyakit (kuratif), serta perawatan guna mengembalikan ke keadaan sehat (rehabilitative). Dan ini semua harus dilakukan oleh dokter keluarga.

100


tidak bisa hanya men-judge dia seperti ini atau apalah. Banyak

Resume :

aspek yang harus kita lihat dan pertimbangkan. Agar pelayanan 4 landasan kesehatan reproduksi berdasarkan pendekatan keluarga : 1. 2. 3. 4.

yang kita berikan kepada pasien juga akan menyeluruh. 2.3 Pelayanan yang terpadu.

Preventif Promotif Kuratif rehabilitatif

Terpadu , menurut dr. Maritha adalah dapat bekerja dengan tim.Maksud: menjadi seorang dokter yang selain memiliki kemitraan antara dokter dengan pasien pada saat proses penatalaksanaan medis, juga menjalin kemitraan lintas program

2. Pendekatan kedokteran keluarga.

dengan

2.1 Pelayanan yang paripurna. Paripurna sendiri berarti TUNTAS. Jadi, jelas, dalam pelayanan kedokteran

keluarga,

tidak

setengah-setengah

dalam

menghadapi atau menyelesaikan kasus yang dialami si pasien Maksudnya: pelayanannya itu harus dilakukan secara tuntas, berdasarkan 4 dasar pelayanan kesehatan (promotif, preventif, kuratif, serta rehabilitatif). 2.2 Pelayanan yang menyeluruh. Maksudnya: peduli bahwa pasien adalah seorang manusia seutuhnya yang terdiri dari fisik, mental, social dan spiritual, serta berkehidupan di tengah lingkungan fisik dan sosialnya. Umumnya, manusia bukan terdiri dari 1 aspek, tetapi seorang

berbagai

institusi

yang

menunjang

pelayanan

kedokteran, baik formal maupun informal. Misalnya aja , kayak di FKIK ini, udah pas banget kemitraannya dalam menjalankan misi menyehatkan masyarakat, karena di kampus kita ini sudah ada 4 prodi berbeda namun dengan tujuan yang sama, kerjasama antar prodi ini dapat menjadi analog kita saat menjalankan kemitraan pada profesi dokter yang akan djalani nantinya. Siph ď Š 2.4 Pelayanan yang berkesinambungan. Berkesinambungan lo,,tau kan,??? Taulah continuee hay,,heh Maksud: melaksanakan pelayanan kedokteran secara efektif, efisien, proaktif dan terus menerus demi kesehatan pasien.

manusia mempunyai 3 unsur dalam dirinya yaitu : body, mind and spirit (siklus mandala itu lo ď Š). Jadi, sebagai dokter kita 101


1 lagi ketinggalan, ada namanya pelayanan yang berbasis komunitas dan keluarga.

Pelayanan kedokteran keluarga :  Berbasis komunitas dan keluarga  Paripurna  Menyeluruh  Terpadu  bersinambung

3.

Pendekatan pelayanan holistic.

Gambar: the mandala of health: a model of human ecosystem.

Masalah penyakit pasien tidak hanya disebabkan dimensi fisik tetapi juga dari segi psikologi dan social (bio-psiko-sosial) dari pasien, keluarga dan komunitasnya. Pendekatan secara holistic ini sangat penting pada zaman ini ketika teknologi tinggi menyebabkan dehumanisasi pasien dan fragmentasi pelayanan kesehatan. 4.

The mandala of health.

the mandala of health: a model of human ecosystem merupakan suatu cara lain yang digunakan untuk mendefinisikan kesehatan secara luas. Gambaran ini juga digunakan cara pandang seorang dokter keluarga terhadap pasiennya. Banyak factor yang dapat menentukan kesehatan seseorang. biasanya kita menganggap bahwa definisi sehat itu adalah sehat secara biologis saja. Namun ternyata definisi sehat luas cangkupannya.

102


Setiap orang terdiri dari tubuh, pikiran, serta keinginan atau

sedang berada di stage yang mana, diataskah dibawahkah ( ingat

semangat. Ketiga unsur tersebut membangun empat unsur pokok

roda slalu berputar, gag selamanya yg diatas bkalan diatas, gag

kehidupan manusia, yaitu :

slamnya…. Hahh,, maksudnyaa INTERMEZO).

personal behevior,

Ayo,, ayoo semangat bacanya,, enak kok,makanya dinikmati,hayati,

psycho-socio-enconomic environment,

rasakan sentuhannya,,hahah,, bayangin aja kita udah berkeluarga,,

physical environment,

jadi….

dan human biology.

lanjuuuuuuttttttt!!!!!! :p Nah, oleh sebab itu pak Duvall (1977) mencetuskan bahwa

Di mana ke empat karakterisktik tersebut akan membentuk sifat-sifat

sesungguhnya (gaya pak karno baca UUD,, upacara kalee ) siklus

yang dimanfaatkan dalam kehidupan di komunitas ketika digabung 2, ke-

kehidupan keluarga terdiri dari 8 tahapan yang mempunyai tugas

4 unsur kehidupan manusia itu, yaitu membentuk :

dan resiko tertentu pada setiap tahapan perkembangannya. Pengetahuan mengenai siklus kehidupan keluarga ini sangat penting,

 life style (personal behavior- psycho-socio-enconomic environment),  work

(psycho-socio-enconomic

environment-

physical

environment),

karena: 

masalah penyakit yang berbeda-beda.

 human-made environment( physical environment- human biology),, 

dan sick care system (human biology -personal behavior).

Tiap tahapan dalam suatu siklus keluarga memiliki resiko terhadap

Pada tiap keluarga, tidak selalu terdiri dari tahapan siklus keluarga yang sama, namun dapat beragam, sehingga resiko tiap keluarga

5.

Siklus kehidupan keluarga.

terhdap penyakit makin beragam.

Mengapa harus ada siklus keluarga??? Buat apa hayoo,,

Adapun 8 tahapan dalam siklus keluarga by pak Duvall adalah

Buat bisa ngebedain cara kita menangani kesehatan reproduksi yang

sebagai berikut :

saat ini kita hadapi, karena beda stage, beda yang dihadapi, maka beda pula cara mengangani masalah setiap stage itu. Tergantung kita 103


Masalah

kesehatan:

masalah

seksual,

peran

perkawinan,

kehamilan yang kurang direncanakan.

b.

Tahap 2 : Keluarga dengan kelahiran anak pertama. Tandanya : anak pertama maks. usia 30 bulan (2,5 tahun). Tugas perkembangan : perubahan peran menjadi orang tua, adaptasi dengan perubahan anggota keluarga, mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan pasangan. Masalah kesehatan: pendidikan meternitas, perawatan bayi yang baik, pengenalan dan penanganan masalah kesehatan secara dini, imunisasi tumbuh kembang, dll.

Gambar : 8 tahapan dalam siklus kehidupan keluarga menurut Duvall. c. a.

Tahap 1 : keluarga pemula. Biar gampang, ingat aja pengantin baru ,stage 1 pengantin baru, belum punya anak. Kalo pengantin baru, masalah keluarganya apa coba?? Ya cuman aku dan kamu :D, blum terlalu komvleks :D Dimulai saat baru membentuk keluarga melalui perkawinan. Tugas perkembangan : membina keluarga intim yang memuaskan kehidupan baru, membina hubungan dengan teman lain atau

Tahap 3 : Keluarga dengan anak pra sekolah. Tandanya : anak pertama berusia 2,5 tahun – 6 tahun (lihat yang paling sulung 6 tahun) Tugas perkembangan: memenuhi kebutuhan anggota keluarga, membantu anak bersosialisasi, beradaptasi dengan lingkungan, mempertahankan hubungan yang sehat, dll. Masalah kesehatan: masalah kesehatan fisik (penyakit menular pada

anak),

masalah

kesehatan

psikososial

(hubungan

keluarga lain, membina keluarga berencana.

104


perkawinan,

perceraian),

persaingan

antara

kakak

adik,

Di mulai sejak anak pertama meninggalkan rumah(menikah) sampai

pengasuhan anak.

anak terakhir, lamanya bergantung dengan jumlah anak atau banyaknya anak yang belum menikah dan tinggal di dalam rumah.

d.

Tahap 4 : Keluarga dengan anak usia sekolah.

Tugas perkembangan: memperluas keluarga inti, mempertahankan

Di mulai sejak anak pertama berusia 6 tahun sampai 13

keintiman pasangan, membantu orang tua yang sakit dan memasuki

tahun.Tandanya :lihat si sulung ≤ 13 tahun.

masa tua. Membatu anak tumbuh secara mandiri, penataan kembali

Tugas

perkembangan:

meningkatkan

komunikasi

terbuka,

peran keluarga.

memenuhi kebutuhan hidup, membantu pertumbuhan anak.

Masalah kesehatan: masalah komunikasi dewasa muda dengan orang tua tidak lancar, transisi peran suami istri, memberi

e.

Tahap 5 : Keluarga dengan anak remaja.

perawatan, kondisi kesehatan kronis, masalah menopause, efek

Di mulai saat anak pertama berusia 13 tahun sampai 19-20 tahun.

dari obat-obatan, merokok, diet, dll.

Tandanya : lihat si sulung ≤ 20 tahun Tugas perkembangan: memberikan kebebasan yang seimbang

g.

Tahap 7 : Keluarga dengan usia pertengahan.

dengan tanggung jawab, meningkatkan otonominya, mempererat

Di mulai sejak anak terakhir meninggalkan rumah dan berakhir saat

hubungan intim antar keluarga, mempertahankan komunikasi

pensiun atau salah satu pasangan meninggal.

terbuka, perubahan system peran dan peraturan tumbuh kembang

Tugas

keluarga.

mempertahankan hubungan baik antar keluarga, meningkatkan

Masalah kesehatan: penyalahgunaan obat-obatan dan penyakit

keakraban pasangan.

jantung.

Masalah kesehatan: promosi kesehatan, masalah hubungan

perkembangan:

mempertahankan

kesehatan,

dengan perkawinan, komunikasi dan hubungan dengan anak cucu, f.

Tahap 6 : Keluarga dengan anak dewasa.

masalah hubungan dengan perawatan kesehatan, dll.

105


h.

Tahap 8 : Keluarga dengan usia lanjut.

B. Kesehatan Reproduksi Remaja – Dewasa.

Di mulai salah satu meninggal atau pension sampai dengan keduanya meninggal. *Nb: yang tugas perkembangan nice to know aja ya*

8 tahap siklus keluarga menurut pak Duvall: Tahap 1 : keluarga pemula Tahap 2:Keluarga dengan kelahiran anak pertama (≤2,5 tahun). Tahap 3 : Keluarga dengan anak pra sekolah (≤ 6 tahun) Tahap 4 : Keluarga dengan anak usia sekolah (≤ 13 tahun) Tahap 5 : Keluarga dengan anak remaja (≤ 20 tahun) Tahap 6 : Keluarga dengan anak dewasa (si sulung menikah) Tahap 7 : Keluarga dengan usia pertengahan (pensiun atau si bungsu menikah) Tahap 8 : Keluarga dengan usia lanjut (salah 1 pasangan ada yg meninggal atau keduanya)

Sekarang kan kita masih materi yang normal belum masuk bahasan klinisnya, jadi di materi ini dr.Marita lebih menekankan pada usaha preventif dan promotifnya alat reproduksi , no klinis dulu. Waduh,, ini penting lo teman2 demi masa depan anak cucu kita nanti,, simak baik2 ya,,, agar tidak ada pnyesalan dikemudian harii!!!!! Pemuda HARAPAN BANGSA!! Semangaattt,, sedikit lagi cuy,, Preventif  Primer Tujuan: untuk mengurangi atau mengendalikan faktor resiko/ menurunkan insiden penyakit Contoh: Melakukan konseling. Misalnya pada anggota keluarga yang memiliki resiko tinggi terkena diabetes, karena di keluarga tersebut ada penderita diabetes. Hal ini mencegah agar anggota keluarga lain tidak terkena diabetes.  Sekunder Tujuan: untuk mendeteksi awal penyakit Contoh: Melakukan screening. Dokter menganjurkan melakukan screening pada orang yang memiliki resiko tinggi terhadap penyakit yang dapat diturunkan, agar mengetahui seberapa besar resiko terkena penyakit tersebut. Kalau udah tau seberapa besar resikonya, dokter bisa memberi saran pola hidup dan semacamnya agar terhindar dari penyakit tersebut. 106


ďƒ˜ Tersier Tujuan: untuk rehabilitasi atau mengurangi komplikasi Contoh: Melakukan pelatihan pada pasien stroke. Misalnya sudah tidak bisa berjalan, dilatih kembali untuk berjalan. Sebelum kita bahas yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi, ada baiknya kita bahas dulu tentang remaja.

Sekarang kita masuk ke pembahasan tentang kesehatan reproduksi remaja-nya yaa! Semangat! (/ ^,^)/ KITA WOOYY KITAAA!!! :D 1. Pubertas Pubertas itu periode saat ciri-ciri seks sekunder mulai berkembang dan kemampuan untuk reproduksi seksual mulai didapat.

Remaja (Adolescence) Masa remaja ini merupakan masa transisi pertumbuhan psikososial dan fisik, dari dependent (bergantung) menjadi independent (merdeka= freedom= bebas). Remaja itu harapan bangsa. Kita juga masih termasuk remaja looh.. Jadi lakukan yang terbaik untuk agama dan bangsa kita untuk masa depan yang lebih baik /ď Š/

Waktu pubertas itu remaja mengalami:  Perubahan fisik atau karakteristik seks sekunder Laki-laki: Memiliki jakun, tumbuhnya rambut ketiak dan pubis, dada lebih bidang. Perempuan: Panggung yang lebih berlekuk, tidak berjakun, tumbuhnya rambut ketiak dan pubis. 

Dan usia remaja ini sangat riskan terhadap perilaku seksual bebas, karena itu kesehatan remaja sangatlah penting. Terus siapa yang bertanggung jawab memberi sex education pada remaja? Ya orangtua, dan seharusnya juga dokter keluarga. Remaja juga ada pembagiannya ternyata, yang dikenal sebagai fase remaja, yaitu: 1. Early adolescence (10-14 tahun) 2. Middle adolescence (14-17 tahun) 3. Late adolescence (17-20 tahun)

Perubahan psikologi - Cenderung membatasi pergaulan dan hanya mau berteman dengan kelompoknya saja - timbulnya rasa bosan yang diekspresikan dengan sifat malas - perubahan emosi yang tidak stabil, seperti menangis, gelisah, marah - munculnya sikap antagonis sosial, seperti: suka membantah, menantang, mengeluarkan komentar pedas/merendahkan, permusuhan, kurangnya rasa kerja sama 107


-

kurangnya rasa percaya diri karena takut terhadap kritikan

2. Perilaku seksual beresiko Kita harus selalu bisa jaga diri dan menahan hawa nafsu, biar gak tergoda melakukan perilaku seksual seperti melakukan hubungan seksual di luar nikah. Naudzubillah. Karena kita semua tau kan kalau melakukan hubungan seksual sebelum nikah itu menimbulkan banyak dampak negatif dan yang pasti bertentangan dengan agama. Kenyataannya di Indonesia ini, diatas 50% remaja telah melakukan hubungan seksual di luar nikah. Astaghfirullah. Kita sebagai calon dokter, harus cari cara untuk dapat menurunkan persentase ini!! Beberapa resiko yang terjadi karena perilaku seksual:  Kehamilan Kalau ini sampai terjadi, bukan Cuma cewek yang hamil yang merasa rugi dan menyesal, tapi juga berdampak ke keluarganya dan orang-orang terdekatnya.  Sexual transmitted disease Yaitu penyakit yang diturunkan melalui hubungan seksual Misalnya: gonorrhea, sifilis, HIV, dll  Faktor resiko cervical carcinoma Ketika melakukan koitus/ kopulasi, pada serviks akan terjadi goresan atau luka. dr.Marita pernah baca

disebuah buku, yang tertulis: Semakin muda seseorang melakukan koitus pertama kali, semakin besar resiko dia terkena kanker serviks. Karsinoma atau kanker serviks ini disebabkan akibat adanya infeksi dari Human Papillomavirus terutama tipe 16/18 3. Vaksinasi cervical carcinoma Tujuannya untuk mencegah terkena kanker serviks. Rekomendasi IDAI, vaksinasi kanker serviks ini dilakukan sejak usia 10 tahun Selain kesehatan reproduksi remaja, ada beberapa hal yang harus kita persiapkan untuk menjaga kesehatan reproduksi setelah dewasa , diantaranya ketika menghadapi: 1. Kehamilan Kehamilan ini harus direncanakan sebelum menikah. Mungkin maksudnya dosen itu sebelum nikah kita (perempuan doang yaa, laki-laki gak termasuk “kita” dalam pembahasan ini) harus udah mempersiapkan diri untuk kehamilan setelah menikah nanti. Cieee ^,^  Persiapan fisik - Imunisasi TT(Tetanus Toxoid) : mencegah penyakit tetanus Kaitannya sama kehamilan: Waktu jaman dulu, banyak wanita yang melahirkan di dukun, atau 108


-

semacam itu yang menyatakan kurangnya sterilizasi alat-alat yang pastinya masuk ke dalam tubuh kita saat proses melahirkan tersebut. Hal ini meningkatkan angka terjadinya tetanus, karena itu sejak awal disarankan untuk melakukan suntik tetanus. Gizi : terbiasa mengkonsumsi makanan bergizi agar kuat ketika suatu saat hamil Screening TORCH (Toxoplasma, Rubella, Clamidia, Herpes) Tujuannya agar wanita terhindar dari infeksi kuman TORCH, karena banyak kejadian keguguran atau cacat janin karena terinfeksi kuman TORCH ketika dalam kandungan.

ďƒ˜ Persiapan psikologi Intinya para wanita menyiapkan mental karena setelah menikah insya allah akan hamil. Karena ketika hamil akan terjadi beberapa perubahan baik fisik maupun mental. 2. Family planning Melakukan KB ini dapat menimbulkan efek samping. Karena itu kita (dokter) harus melakukan inform concent pada ibu agar ibunya tidak kebingungan ketika timbul efek samping. Nanti dikira salah prosedur. ďƒ˜ Hormonal Misalnya: pil, suntik, susuk, vaginal ring ďƒ˜ Non hormonal

Misalnya: - IUD ( Intrauterine device) : masukin alat berbentuk spiral (Lippes-loop) atau bentuk T (copper T, mirena, multiload dan yang sering dipakai sekarang copper T Cu 380A atau nova T) NICE TO KNOW aja kalo tipetipe IUD ini! ď Š - Kalender : para wanita harus tau kapan masa suburnya. Jadi agar tidak hamil, melakukan koitus tidak pada saat masa subur - Tubectomy : pengambilan secara bedah tuba Fallopii/ tuba uterina/ oviduct - Vasectomy : pengambilan secara bedah sebagian atau seluruh ductus (vas) deferens 3. Screening Screening merupakan pemeriksaan untuk mendeteksi resiko terjadinya suatu penyakit atau kelainan. Screening termasuk preventif sekunder. Pap smear (Papanicula smear, kmrin tu dr.maritha bilang ini kepanjangannya, karena yg menemukan metode ini si papanicula): Pemeriksaan untuk mendeteksi kanker serviks. Dengan cara, si wanitanya disuruh dalam keadaan litotomi, dan kmudian dmasukkan alat (sejenis stab) yg dapat mengambil kelenjar mukosa yang ada di organ serviks trsbut. Baru deh, di periksa di bwah mikroskop. Apkah ada kanker atau tidak,. Mammography : Pemeriksaan radiografi kelenjar payudara untuk mendeteksi kanker mammae.(kayak USG,tpi, yg di USG payudaranya ) 109


- Timbulnya masalah dengan suami 4. Sexual transmitted disease Kita sebagai dokter melakukan usaha preventif dengan memberikan pengetahuan pada pasien agar terhindar dari penyakit-penyakit yang diturunkan akibat berhubungan seksual. Dan apabila ada pasien yang terkena, maka kita melakukan anamnesis. Misal, apabila pasiennya laki-laki: bertanya apakah dia “jajan” diluar?, dengan cara yang sopan dan berjanji rahasianya akan kita jaga. Dan apabila pasiennya perempuan: menanyakan apakah suaminya mengalami penyakit ini? Atau perempuan tersebut tertular dari pria lain. Yang memiliki resiko tinggi terkena sexual transmitted disease ini adalah PSK (Pekerja Seks Komersial) dan yang datang ke PSK. Naudzubillah.

5. Menopause Harus banyak persiapan yang dilakukan wanita dalam menghadapi menopause, baik persiapan fisik maupun persiapan psikologi. Karena setelah menopause, banyak terjadi perubahan pada dirinya. Diantaranya: - Lebih rentan terkena osteoporosis - Pada awalnya kerja, menjadi tidak kerja - Timbulnya masalah-masalah kesehatan

Sebenernya kan diatas udah dibahas tuh upaya pencegahannya, tapi di slide terakhir dibahas ulang dan ada sedikit tambahan. Ini tuh pengelompokan dari cara pencegahan yang sebagian udah dijelasin diatas.  Pencegahan Primer Pencegahan ini diutamakan untuk kaula muda (read:remaja), makanya pencegahannya juga disamakan dengan kebiasaan remaja(biar menarik perhatiannya remaja,gag basi), misalnya:  Talkshow  Penyuluhan Datang ke sekolah-sekolah (SD kelas 6, SMP, SMA), pesantren, rumah singgah yang dihuni usia remaja  Komunitas di jejaring sosial media Misalnya bikin account fb, twitter dan semacam itu lalu membuat tulisan tentang pentingnya kesehatan reproduksi, dsb.  Family conference Dokter mendatangi rumah warga dan kumpul dengan anggota keluarga warga tersebut. Biasanya dilakukan untuk keluarga yang anggotanya ada yang telah terkena penyakit.  Pencegahan sekunder  TORCH  Pap smear 110


 Mammography Alhamdulillah tentir Kesehatan Reproduksi yang disampaikan oleh dr.Marita telah selesai. Walaupun mungkin banyak yang berpikir bahwa materi ini tidak begitu berat, namun apapun ilmu yang kita dapat harus kita pahami dan ingat baik-baik. Insya Allah ilmu ini akan memberikan manfaat bagi kita semua dan orang disekitar kita. Amiiin.. Makasih buat PJ Tentire kuliah yang udah ngasih kepercayaan kepada Kami untuk membuat tentire ini. Makasih juga buat semua PSPD 2012 yang mau meluangkan waktunya baca tentire kami yang masih jauh dari kata lengkap apalagi sempurna, semoga bisa jadi manfaat, meskipun nanti pas sumatif cuma sedikit yang keluar. Semoga sumatif kita di modul ini gak ada yang her/ perbaikan. Amiiin, amiin ya robbal ‘alamiin.

Arsita Eka Prasetyawati. BAB I KEDOKTERAN KELUARGA DAN WAWASANNYA. Semarang: Universitas Sebelas Maret. BUKU_KEDOKTERAN_KELUARGA_.pdf

TERIMAKASIHH BANYAK UNTUK PEJUANG TENTIR, YANG TELAH MENDEDIKASIKAN SEBAGIAN BESAR KERINGETNYA UNTUK MEMBUAT TENTIR KULIAH YANG SUN BRIGHT LIKE A DIAMOND BANGET. PJ.TENTIR KULIAH

Wassalamu’alaikum wr.wb

Referensi : Slide dr. Marita Fadhilah; Kamus Kedokteran Dorlan;

111

Tentir minggu 2 Genitourinary  

anatomi, histologi, dan biokimia genitourinary, kesehatan repro remaja dan ilmu gizi gastrointestinal

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you