Issuu on Google+

CMYK

SENIN, 13 AGUSTUS 2012

MEGAPOLITAN ABIANTORO/BANDUNG EKSPRES

BANTUAN Paket Ramadan Murah Bagi Buruh BANDUNG-Jelang lebaran Idul Fitri, meski beberapa harga kebutuhan pokok masih tetap cenderung tinggi dan bahkan stok barang pun dikhawatirkan akan langka. Pasalnya, harga jual berbagai kebutuhan pokok pada pekan keempat kembali naik. Namun demikian, bagi kalangan pekerja dan buruh, kondisi itu tetap memberatkan. Dasar itulah yang membuat LKS Tripartit Jabar, yang terdiri atas serikat pekerja, pengusaha yang tergabung dalam DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jabar, dan pemerintah, dalam hal ini, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, berkerja sama dengan PT Jamsostek Kantor Wilayah VI Jabar-Banten, menggulirkan Bazar Murah Ramadan. "Bazar ini rutin bergulir sejak 2010. Tujuannya, membantu meringankan para pekerja dalam memenuhi kebutuhan Idul Fitri mereka tahun ini," tandas Wakil Ketua Badan Pekerja LKS Tripartit Jabar, Iwan Kusmawan, Sabtu (11/8). Iwan menjelaskan, bazar ini merupakan bagian upaya untuk meningkatkan akses kerjasama LKS Tripartit provinsi dan kabupatenkota dengan berbagai lembaga dan institusi. Peningkatan itu, lanjutnya, untuk mendukung pelaksanaan fungsi dan peran LKS Tripartit. Selain itu, imbuhnya, juga untuk membangun soliditas semua unsur LKS Tripartit guna menciptakan hubungan industrial yang harmonis sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja dan masyarakat. Lebih lanjut Iwan menegaskan, dalam agenda ini, tersedia beragam jenis komoditi yang berharga jual murah. Dikatakan, bahkan, bagi para pekerja yang memilki kartu kepesertaan Jamsostek, memperoleh potongan harga jual sebesar 15 persen. Potongan itu, jelasnya, bagi pembelian 5 kilogram beras, 2 kilogram gula pasir, 2 liter minyak goreng, 1 kilogram telur, 1 kilogram mentega, 1 kilogram terigu, dan 1 botol sirup. "Jumlahnya bertambah pada tahun ini. Tahun lalu, hanya beras, gula pasir dan minyak goreng,” ujar Iwan. Iwan mengungkapkan, komoditi-komoditi pada acara ini, tidak hanya terbatas pada kebutuhan pokok, semisal beras, gula pasir, minyak goreng, terigu, telur, mentega, aneka makanan, dan minuman olahan, tetapi produk lainnya.(hen)

REZEKI TUMPAH EUY: Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf memberikan bingkisan parcel kepada tukang beca di sela-sela kegiatan sidak di beberapa toko penjual bingkisan parcel di Jalan Cikawao dan Karapitan, Bandung, kemarin (12/8).

Wagub Jabar Lakukan Sidak Parcel Dede: Pejabat Tak Boleh Terima Bingkisan BANDUNG-Mendekati lebaran, sejumlah toko musiman bermunculan dengan menjual Parcel, namun kekhawatiran parcel kadularsa pun kian ramai. Untuk itu Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa toko parcel di Jalan Cikawao dan Jalan Karapitan, Minggu (12/8). Hal tersebut dilakukan untuk mengecek tanggal kadaluarsa parcel yang dipasarkan di Jalan Cikawao

dan Jalan Karapitan. Dede menjelaskan, kedua ruas jalan itu merupakan sumber utama penjualan parcel di Kota Bandung. "Kita lakukan sidak untuk mengetahui tanggal kadaluarsa pada tiap produk yang ada di dalam parcel," jelas Dede saat ditemui usai sidak di Jalan Karapitan, kemarin. Orang nomor dua di Jawa Barat itu, menghampiri 4 toko di Jalan Cikawao dan Jalan Karapitan. Ketika melakukan sidak ke-4 toko tersebut, ia sempat membuka beberapa parcel, untuk memastikan apakah parcel tersebut sudah melewati tanggal kadaluarsa

atau tidak. Pasalnya, ketika membuka beberapa parcel, ia tidak menemukan makanan atau produk yang kadaluarsa. "Rata-rata, dan batas akhir kadaluarsanya hingga tahun 2013, jadi artinya masih aman lah," ungkap Dede. Selain melakukan sidak, Dede juga memborong parcel untuk dibagikan kepada rekan-rekannya. "Ini untuk rekan-rekan saya dan kolega-kolega saya, sekalian saja saya beli," kata Dede. Sementara itu, disinggung soal pelarangan pemberian parcel kepada pejabat, dengan tegas ia

menjawab tidak ada parcel untuk para pejabat. Hal itu pun sudah dibahas Departemen Dalam Negeri (Depdagri) maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahwa pejabat tidak boleh menerima bingkisan. Sebab pemberian bingkisan pada pejabat bisa jadi masalah. Staf-staf kerja layak dianugrahi atau diberikan penghargaan dengan parcel. Menurutnya, itu sebagai tanda bukti penghargaan kepada staf yang telah berbakti selama menunjang kerja atasannya.

"Pejabat tidak boleh menerima bingkisan, tapi pejabat harus memberikan bingkisan kepada staf-staf kerjanya. Itu merupakan penghargaan selama menunjang kinerja atasannya, saya pikir ga ada salahnya ko, itu wajar," jelas Dede. Ia juga menghimbau, agar pemberian bingkisan tidak hanya dilakukan para pejabat pemerintah, tetapi juga para pegawai swasta juga harus memberikan THR kepada pekerja. "Dengan begitu, pekerja akan merasa dihargai dan membuat hati mereka senang," pungkasnya.(hen)

Oli Matik Teknologi Baru ala Federal Oil ISTIMEWA

Gunakan Turbo Venturi Molecule Crusher (TVMC) BANDUNG–Langkah pasti dilakukan Federal Oil seiring dengan perkembangan kendaraan bermotor roda dua yang semakin pesat. Salah satu perusahaan pelumas dalam negeri menciptakan oli baru yang cocok untuk mesin matik dan bebek. Perusahaan oli yang sudah berkiprah sejak 1988 tersebut meluncurkan produk terbarunya yaitu Federal Oil Flick 40 AT yang sangat cocok dengan motor matik dengan teknologi teranyar dan Evo Tec 40 4T yang digunakan untuk motor bebek 4 tak. Menurut Sales Manager PT Federal Karyatama, Sagali Budi Setiawan, tahun ini Federal Oil melakukan perubahan kemasan baru yang lebih canggih. Salah satu kelebihan dua oli ini adalah faktor kekentalannya. Flick 40 AT dan Evo Tec 40 4T memiliki keenceran 10W-30, serta 10W-40. "Yang jelas, keenceran oli tersebut sangat pas dengan teknologi matik dan motor 4 tak," katanya saat ditemui di Bandung, Sabtu. Pria yang akrab disapa Budi ini menjelaskan, oli keluaran baru ini lebih encer tapi tidak

Sales Manager PT Federal Karyatama, Sagali Budi Setiawan, tahun ini Federal Oil Tengah menjelaskan teknologi terbaru Federal Oil

mudah menguap. Karena federal oil mengaplikasikan teknologi terkini dalam hal pembuatan pelumas, yaitu turbo venturi molecule crusher (TVMC). Bahkan, lanjut Budi, penggunaan teknologi TVMC, Federal Oil juga sangat peduli dengan kualitas. Untuk memastikan konsistensi kualitas oli, pihaknya mengunakan teknologi robotik dalam proses produksi. "Selama ini, Federal Oil merupakan oli pertama di dunia yang diproduksi dengan menggunakan teknologi robotik," ungkap pria yang kerap disapa Budi ini. Sementara itu, Area Representative PT Federal Karyatama (Federal Oil) Jawa Barat Bayu Indratno menjelaskan, setidaknya ada delapan jenis oli yang diproduksi Federal Oil untuk kebutuhan pelumas motor konsumennya. “Adanya perbedaan jenis oli maupun kekentalan pelumas (SAE) dari Federal Oil,

bukan berarti jenis yang satu lebih unggul dengan jenis oli lainnya melainkan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pelumas merek dan jenis motor konsumen,” ujar pria yang akrab dipanggil Bayu ini. Untuk Honda jenis matic, jelas Bayu, Federal Oil yang cocok dipakai adalah jenis Flick-20 SAE 10W-30. Sedangkan Honda nonmatic, oli yang disedikan adalah jenis Evotec20 SAE 10W-30. “Jadi, meski satu merek motor tapi jenis oli yang digunakan berbeda disesuaikan dengan varian motornya,” terang Bayu. Sementara itu, untuk motor merek Yamaha, jenis Flick-40 SAE 10W-40 disediakan untuk motor jenis matic seperti Mio, Soul dan motor matic lainnya. Sedangkan nonmatic seperti Jupiter, Vega, V-ixion dan motor nonmatic lainnya, oli yang digunakan adalah Evotec-40 SAE 10W-40. (fik)

Harga Produk Pertanian Fluktuatif BANDUNG-Hingga pekan ketiga Ramadan, harga jual sejumlah komoditi masih tergolong stabil. Artinya, belum terjadi kenaikan harga yang signifikan. Beberapa waktu lalu, Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, optimistis, bahwa beberapa komoditi menjelang Ramadan, potensi kenaikan harganya sangat kecil. Itu karena ketersediaan dan pasokan yang memadai. Meski begitu, pada pekan keempat, ada beberapa komoditi yang berpotensi mengalami kenaikan harga jual. "Tidak seluruh bahan makanan, harga jualnya naik. Contohnya, barang-barang produksi industri makanan, selama Ramadhan, harga jualnya, dapat relatif stabil," ungkap Sekretaris DPD Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) Jabar, Henri Hendarta kepada wartawan, Sabtu (11/8). Bahkan, lanjut Henri, tidak tertutup kemungkinan, harga

jual produk makanan olahan harga jualnya sangat fluktuatif. atau buatan industri, turun. Pa- "Setiap waktu, harga jualnya besalnya, jelas Henri, itu dapat rubah, bisa naik, bisa pula turun," terjadi apabila sebuah tutur Henri. toko punya stok Henri berpendabarang yang mepat, jika mengacu limpah. "Jika sebupada tahun-tahun ah toko punya stok sebelumnya, biasaKami punya banyak, umumnnya, memasuki pedata. Untuk ya, harga jualnya kan keempat atau turun. Soalnya, to- daging sapi has pekan terakhir Rako tidak ingin ada madhan, harga jual dalam, yang sisa stok," terang naik sekitar 10-15 Henri. pada akhir Juli persen. Kendati deAkan tetapi, tampapar Hensecara rata-rata mikian, bahnya, lain halnya ri, komoditi sulit terharganya Rp dengan produkprediksi perkembaproduk seasonal, ngan harganya. 94.167 per seperti komoditi "Umpamanya sakilogram.” hasil pertanian dan ja, harga jual telur peternakan, misalayam. Beberapa Lucky Fathul Aziz nya, daging, telur, waktu lalu, harga Hadibrata dan sebagainya. jualnya sekitar Rp18 Menurutnya, perribu per kilogram. kembangan harga komoditi-ko- Tapi, pada pekan ketiga, harmoditi tersebut sulit terduga. Itu ganya tidak melebihi Rp 14 ribu terjadi, karena perkembangan per kilogram," terangnya. (hen)

CMYK


3 MEGA