Issuu on Google+

MAJALAH & PETA WISATA

KOTAREOG.COM GAYA HIDUP | KULINER | WISATA | SENI & BUDAYA PONOROGO

MAJALAH EDISI DES 12 - JAN 13

002

MAJA LA GRAT! H S

BACKPAKER

DANAU NGEBEL

KULINER TRADISIONAL

JUAL MAKANAN KHAS SEJAK TAHUN 50-AN

HIJABER KOTA REYOG AKSESORIS & GAYA HIJAB

JATHIL

FENOMENA DI PANGGUNG & REYOG OBYOG

DAPATKAN DISCOUNT MENARIK & KAOS ASL! KOTAREOG.COM [ I N F O R M A S I L E N G K A P N YA A D A D I M A J A L A H E D I S I D E S E M B E R 2 0 1 2 I N I ]


SENSASI BARU MENIKMATI LIBURAN PENUH KESAN K E N YA M A N A N A N D A A D A L A H P R I O R I TA S

[ TIKET PESAWAT ] Dalam Negeri atau Luar Negeri

[ AGEN PERJALANAN WISATA ] PERSONAL - WISATA KELUARGA - WISATA RELIGI - WISATA GROUP

[

PERSEWAAN HELICOPTER PERSONAL ataupun PERUSAHAAN

Kantor: JL. Sadewa No. 4B Ponorogo Reservasi: 085 335 277 770 Majalah KOTAREOG.COM/002/Des 2012- www.kotareog.com

]


EDITORIAL

EDISI KEDUA - Desember 2012 Sampul: “Penari Jathil� Tara Dibta dari Gajah Menggolo, dalam pembukaan HAI 2012, tgl 1 Desember 2012 di panggung utama Alun-alun Ponorogo. Foto: Wisnuputra

REDAKSI

02. EDITORIAL | DAFTAR ISI KOTA REOG KINI 03. Kilas Berita di Kota Reyog CERITA SAMPUL

07. JATHIL

Fenomena Di Panggung & Reyog Obyog

8b. PETA WISATA

Lokasi pilihan sesuai selera anda. FASHION

09.14. AKSESORIS HIJABER Kreasi Manis & Modis SEKILAS BUDAYA

10. TOPENG ART

Seniman & Pengrajin Topeng KULINER TRADISIONAL

11. SATE KEBUK & GO GEGOG Makanan warisan leluhur Ponorogo BACKPACKER

13. NGEBEL YANG TERTIDUR Begitu Hijau, Tenang & Alami...

erita dan gaya kota Ponorogo semakin C terasa dari masa ke masa. Seluruh elemen masyarakat, semua nya berkiprah tumpah ruah

ke dalam dinamika yang tanpa sadar telah memberi kota Ponorogo ini menjadi penuh warna.

Edisi kedua majalah Kotareog.com kembali hadir dengan Warna cerah Netty jilbab dan aksesoris, berjalan seiring dengan warna-warna Topeng Art Ponorogo. Kehangatan yang ditawarkan Resto Aji Nikmat dan Terazz Cafe, membaur lembut dengan gaya fesyen hijab Janeeta yang elegan. Sophie Paris yang mencoba menggali potensi, Nurisa dengan gaun pestanya tak ketinggalan menebarkan harapan. Tunggul Naga Tour & Travel dengan rendah hati mendekat ke alam Telaga Ngebel yang eksotik. Tak lupa kuliner tradisional Go Gegok MPWG yang mengundang selera, bersama kesahajaan Sate Kebuk Pak Sakiran. Gemulai Jathil yang penuh sensasi dan arti. Semangat gotongroyong jembatan Basuki, melebur dalam warna-warni batik para guru dan keteguhan komunitas CB Warok. Nikmati liburan akhir tahun anda dengan sajian kuliner khas, wisata alam serta beberapa ke-eksotisan di kota reyog untuk menyongsong Tahun Baru 2013. Kami akan kembali di 2013 dengan wajah & isi yang Baru tentunya. Selamat Tahun Baru 2013!

Redaktur

Untuk mengetahui lebih detail tentang artikel serta redaksionalnya silahkan email ke: redaksi@kotareog.com

REDAKSI KOTAREOG.COM | Direktur: Brillyan Arizza | Akunting: Ririn Widyastuti | Manager Marketing: Moh. Yoesoef, marketing@kotareog.com | Redaktur: Sigid Wisnu Wardono | Artistik: Bagus Wisnuputra, bagus@kotareog.com | Kontributor: Jose Mariano, Shandy A.Aziz, Mellynda, Laila Fitriya, artikel@kotareog.com | Fotografi: Wardono, Wisnuputra | Distribusi: Tole Muji ALAMAT REDAKSI KOTAREOG.COM | Jl. Sadewo No. 4 Ponorogo Jawa Timur Indonesia Telp: 085 635 106 54 atau 081 234 387 16 | email: redaksi@kotareog.com | www.kotareog.com

Pick-Up Point ( Tempat mendapatkan Majalah Kotareog.com secara GRATIS ! ) :

Alfa Mart (Alun-alun Selatan), Kencana Dewi Hotel (Diponegoro), Bakso Buntut Sapi Dengok, Griya Rias (Timur Jemb. Sekayu), CUCIQU (Jl. Kalimantan - Barat), Sophie Martin BC.Agus Irawan (Jend. Sudirman), Aji Nikmat Resto (SoeHatt), Surya Utama Computer (Pabrik Es), Wakoka (Menur Timur), Majalah Mini Market Jeruksing, Nurisa Collection (Jl. Ir.H.Juanda), Romansa FMKOTAREOG.COM/002/Des (Jl. Pacar). 2012- www.kotareog.com


KOTAREOG KINI

INDAHNYA ‘BUDAYA INDONESIA’ DI HAI 2012

Alun-Alun Ponorogo

ndonesia yang berbudaya damai dan berkarakter, Itahun demikianlah tema Hari Aksara Internasional ke-47 ini. Sepertinya tema ini diresapi dg penuh oleh 38 peserta stan pameran produk unggulan dari kabupaten/ kota wilayah Propinsi Jawa Timur. Bagaimana tidak?

Seragam batik yang warna-warni sungguh membuat damai dan menegaskan karakter bangsa Indonesia. Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai ‘Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non Bendawi’ (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009. HAI ke-47 tahun 2012 dipusatkan di alunalun Ponorogo, bersamaan dengan ultah PGRI ke-67. Acara ini dibuka oleh Bupati Ponorogo dan ditutup oleh gubernur Jawa Timur H.Soekarwo. Dalam kesempatan itu Pakde Karwo juga menyerahkan penghargaan kepada delapan kabupaten di Jatim yang telah peduli dalam pemberantasan buta aksara. (KRC-sigid)

GOTONG ROYONG JEMBATAN “BASUKI” Desa Nglengkong & Desa Bareng

“Basuki”, begitulah jembatan ini disebutnya. Membentang antara desa Nglengkong Kecamatan Sukorejo dan desa Bareng Kecamatan Babadan, melintang di atas aliran sungai Sekayu. Jembatan Basuki ini hasil swadaya masyarakat dan dikerjakan oleh masyarakat sendiri secara bergotong-royong. Jembatan dengan model gantung (suspension bridge) ini, menghabiskan dana sekitar 1.5 M. Swadaya masyarakat 75 juta untuk operasionalnya, didukung oleh Holchim yang

03.

Majalah KOTAREOG.COM/002/Des 2012- www.kotareog.com

menyumbang 300 sak semen. Jembatan Basuki ini menggunakan kawat baja kualitas no.1 yang didatangkan dari Argentina. Pembangunan jembatan ini dibawah pengawasan dari Mr.Tonny, insinyur Swiss, yang menyumbang sebagian besar dana secara pribadi. Dan telah membangun jembatan sebanyak 595 buah. Sangat membanggakan & menyenangkan, di jaman sekarang ini masih bisa berkesempatan menyaksikan budaya gotong-royong ditengah masyarakat kita. Jembatan Basuki ini rencana akan diresmikan di bulan Desember ini. (KRC-sigid)


SERASA MAKAN DI RUMAH SENDIRI

Fresh, Murah, Berkwalitas INTERNASIONAL

INTERIOR RUANG KLASIK | AC

300 MENU MAKANAN

MENU NUSANTARA | INTERNASIONAL | CHINESE | EROPA

GRATIS HOSTPOT AREA | KARAOKE GRATIS JL. SOEKARNO - HATTA NO. 222 PONOROGO | TELP: 0352 483 592

Majalah KOTAREOG.COM/002/Des 2012- www.kotareog.com


KOTAREOG KINI

DEKLARASI CB WAROK

Gedung Pramuka, Ponorogo

Honda CB, motor klasik ini ternyata sampai sekarang masih banyak penggemarnya, termasuk di Ponorogo. Pada tanggal 1 Desember 2012, di deklarasikan komunitas Honda CB di Ponorogo yang di namakan “CB Warok�. Tercatat 52 anggota dalam komunitas ini, yang bermarkas dijalan Bupati Subarkah Blok.R No.8 Perumda Keniten Ponorogo. Dalam deklarasi ini juga ditandai dengan penempelan stiker Pelopor Tertib ber-Lalu Lintas kepada CB Warok secara simbolis oleh Kasatlantas Polres Ponorogo AKP. Arif Mukti Surya Adhi,SIK. Dalam kesempatan ini juga telah dikukuhkan anggota kehormatan CB Warok yaitu Bapak AKBP. Drs. Toto Muji Santoso, SH, SE, Msi. Ketua Pembina & Penasehat CB Jawa Timur Dan AKP. Arif Mukti Surya Adhi,SIK. (KRC-sigid)

PEMILIHAN MISS SOPHIE & SOPHIE KIDS 2012 Sasana Praja, Ponorogo

Bonjour...; Sophie Paris Indonesia memang selalu peduli dengan anak-anak dan remaja berbakat

dari daerah. Berbagai ajang pencarian bakat selalu digelar setiap tahunnya, sehingga anak-anak dan remaja mempunyai wadah untuk menyalurkan bakatnya. Acara pemilihan Miss sophie dan Sophie Kids 2012, Sophie Paris BC. Agus Irawan Ponorogo, dengan leadernya ibu Titin Irawan berhasil digelar dengan cukup meriah. Para pemenang dari kejuaraan tersebut sangat pantas untuk dibanggakan dan dikirim untuk mewakili BC. Agus Irawan Ponorogo ke ajang yg lebih tinggi.

Pemilihan tersebut hanya salah satu dari banyak kegiatan yang selalu diadakan. Sophie Paris BC. Agus Irawan juga rajin mengadakan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kemampuan para member-nya. Bagi yang berminat, silahkan bergabung dengan Sophie Paris dengan menghubungi ibu Titin Irawan di BC. Agus Irawan di Jl. Jend. Sudirman 39 Po. Sophie Paris, Show your talent, be a Sophie Star !

( Teks: Joesoep; Foto: Wisnuputra )

05.

Majalah KOTAREOG.COM/002/Des 2012- www.kotareog.com


Majalah KOTAREOG.COM/002/Des 2012- www.kotareog.com


CERITA SAMPUL

JATHIL

FENOMENA DI PANGGUNG & REOG OBYOG Teks oleh: Sigid Wisnu | Photo by Wisnuputra

JATHIL ADALAH PENGGAMBARAN PRAJURIT BERKUDA DALAM CERITA KESENIAN REYOG. JATHIL DIBAWAKAN OLEH BEBERAPA PENARI PEREMPUAN MUDA DENGAN MENGGUNAKAN KUDA KEPANG YANG TERBUAT DARI ANYAMAN BAMBU.

P

reyog di panggung, jathil dan tari jathil sudah menjadi sebuah pokok didalamnya, yang semakin memperkaya khasanah seni dan budaya Reyog Ponorogo.

Dulu tarian jathil tidak ada pakem, para penari hanya berjoged bebas sesuai dengan gamelan yang mengiringinya. Jathil sekedar menjadi sebuah pelengkap dan pemanis pertunjukkan reyog semata. Sekarang dalam pertunjukkan

Meskipun demikian, jathil versi jaman dulu masih ada dan lestari dalam kesenian Reyog Obyog atau reyog yang bukan di panggung. Kesenian Reyog Obyog ini ditengah masyarakat Ponorogo dipakai untuk meramaikan hajatan, baik hajatan pribadi seperti sunatan dan pernikahan, atau hajatan pubik seperti bersih desa, pelantikan perangkat desa dan lain sebagainya. Kesenian Reyog Obyog bagi masyarakat Ponorogo dijadikan sebagai ekspresi suka cita dengan pertunjukkan tari dan tetabuhan gamelan. Tidak dipungkiri kesenian reyog memang mampu mengundang massa dan kegembiraan dengan segala atraksinya. Ditambah

ada masa lalu jathil dibawakan oleh penari laki-laki muda dengan rias wajah perempuan bahkan dengan gerakan lemah gemulai seperti perempuan. Jathil dengan penari laki-laki ini berlangsung lama hingga pada tahun 1980-an penari jathil laki-laki ini kemudian diganti dengan perempuan muda karena alasan keindahan dan kepatutan. Keberadaan jathil dalam kesenian reyog tidak lepas dari cerita tentang Klono Sewandono yang mencoba memenuhi salah satu persyaratan Dewi Songgolangit yang meminta 144 prajurit berkuda.

06

Majalah KOTAREOG.COM/002/Des 2012- www.kotareog.com


dengan gamelannya yang menghentak dan membangkitkan gairah. Jathil dalam Reyog Obyog maupun Reyog Panggung , mempunyai ke khas-an masing-masing dan mempunyai penggemar masing-masing. Bagi penari jathil Reyog Obyog, menari jathil adalah sebuah pekerjaan, yang dimana mereka mendapatkan bayaran atau kadang saweran. Sementara bagi penari jathil Reyog Panggung, menari jathil sebagai media ekspresi kesenian dan rasa kebanggaan karena tampil di panggung. Meskipun tidak semuanya begitu, ada pula penari jathil Reyog Panggung yang sudah profesional. Kesenian Reyog, khususnya tarian Jathil sekarang sudah banyak dikembangkan disekolah dan universitas. Para pelajar putri penari jathil, mengaku senang dan bangga dengan penggambaran karakter jathil sebagai prajurit berkuda yang gagah berani. Peran jathil sebagai prajurit dalam pertunjukkan reyog, dirasa heroik dan sesuai dengan karakter mereka sebagai anak muda. Lepas dari sejarah masa lalu, versi ataupun segala identitas miring yang melekat, jathil dan tarian jathil sangat layak menjadi perhatian dan mendapatkan penghargaan sebagai seni budaya bangsa yang adiluhung. (KRC-sigid) Ket.Foto; Kiri; Mulai sekitar tahun 80-an Jathil mulai diganti perannya oleh sosok wanita, Kanan; Jathil yang merupakan perwujudan prajurit dari Prabu Klana Sewandana.

INGIN MILIKI

KAOS ASL! KOTAREOG.COM BONUS LANGGANAN MAJALAH KOTAREOG.COM SAMPAI DI DEPAN PINTU RUMAH ANDA !

85ribu

( 12 edisi gratis biaya kirim - kota Ponorogo ) ( 12 edisi belum biaya kirim - luar Ponorogo )

65ribu

( 6 edisi gratis biaya kirim - kota Ponorogo ) ( 6 edisi belum biaya kirim - luar Ponorogo )

SILAHKAN EMAIL KE: subscribe@kotareog.com atau HUB: 081 234 387 16 Juga bisa INBOX di FANPAGE Facebook KOTAREOG.COM

Majalah KOTAREOG.COM/002/Des 2012- www.kotareog.com

07


FASHION

09. AKSESORIS

HIJABER

Griya Rias, Sekayu Pinggirsari

Jilbab dan aksesoris jilbab sudah menjadi semacam trend fesyen yang terus berkembang. Model dan aksesorisnya pun kian beragam. Peniti jilbab, bros, jurai jilbab adalah macam aksesoris yang bisa disematkan dijilbab. Selain sebagai pemanis, aksesoris ini berfungsi sebagai pengait kunci kain jilbab. Itulah mengapa aksesoris jilbab begitu dicari oleh para hijaber. Aksesoris pendukung lainnya adalah kalung, gelang dan cincin. Sementara untuk korsase adalah aksesoris jilbab yang biasanya dipakai untuk pengantin. Netty Aksesoris dan Jilbab, pengrajin aksesoris jilbab di Ponorogo yang memproduksi berbagai aksesoris jilbab ini. Menggunakan bahan mutiara sintetis, kristal, batu-batuan, clay dan akrilik.Dengan selalu menggunakan bahan-bahan dengan kualitas terbaik, maka daya tahan dari produk lebih awet dan tidak mudah rusak atau berubah warna. Kisaran harga dari aksesoris-aksesoris ini bervariasi, dari harga Rp.2000 untuk peniti jilbab hingga Rp.100.000 untuk 1 set aksesoris lengkap. Untuk bros harga berkisar Rp.7000-25000. Bagi para hijaber Ponorogo, Netty Aksesoris dan Jilbab adalah sahabat yang tepat untuk gaya keseharian anda.

Majalah KOTAREOG.COM/002/Des 2012- www.kotareog.com

Aksesoris : Netty Aksesoris & Jilbab Jilbab : Netty Aksesoris & Jilbab Busana: Khanza Model: Herra Dwi Make-up: Griya Rias Foto: Wisnu Wardono Lokasi: Lesung Galeri


SEKILAS BUDAYA

10. POHON DADAP YANG MENGHASILKAN KAYU RINGAN, LUNAK DAN BERWARNA PUTIH SANGAT IDEAL UNTUK MEMBUAT TOPENG SEPERTI TOPENG BUJANGGANONG, KLONO SEWANDONO DAN BANYAK TOPENG LAINNYA.

TOPENG ART Teks oleh: Sigid Wisnu | Foto oleh: Wisnu Wardono

ahan pohon dadap ini mulai sulit untuk didapatkan, hal ini B yang sering menghambat para pengrajin topeng, seperti yang dituturkan mas Andi dari Topeng Art Ponorogo. Pengrajin topeng yang mampu memproduksi sendiri dari bahan mentah hingga tahap finishing saat ini masih sangat jarang. Sering yang ada di temui adalah para pengrajin yang hanya mengerjakan finishing pengecatannya saja. Sedangkan bahan dasar setengah jadi biasanya ada pemasok nya sendiri.

Ket.Foto; Mas Andi sedang mengerjakan pesanan topeng kelas

Topeng , utamanya untuk reyog, Bujangganong dan Klono Sewandono ini ada dua macam. Yaitu topeng untuk keperluan hiasan dan souvenir atau biasa di sebut Topeng Koden dan topeng untuk dipakai menari yang disebut Topeng Kelas. Untuk Topeng Koden harga berkisar Rp.35.000. Sedangkan Topeng Kelas harganya berkisar Rp.250.000 keatas, karena untuk Topeng Kelas ini membutuhkan presisi dan ketekunan agar indah dan nyaman dipakai oleh penarinya. (KRC-sigid)

Majalah KOTAREOG.COM/002/Des 2012- www.kotareog.com


KULINER TRADISIONAL

KULINER WARISAN LELUHUR PUDAK Go Gegog MPWG, Mangkujayan Sego Gegog, begitulah kuliner ini disebutnya. Kuliner ini asli berasal dari ujung timur Ponorogo tepatnya di kecamatan Pudak, berbatasan dengan kabupaten Trenggalek. Jangan terlalu berharap makanan ini tersedia di warung, karena di daerah asalnya kuliner ini menjadi sajian sehari-hari masyarakatnya, hampir setiap rumah membuat makanan ini. Sego Gegog adalah nasi yang dikukus bersama dengan parutan kelapa bumbu–menyerupai bothok–dan tempe. Bumbu parutan kelapa ini meresap langsung ke nasi ketika proses pengukusan, sehingga menghasilkan nasi yang gurih dan sedap. Sementara parutan kelapanya memberikan sensai gurih dan pedas menggugah selera. Makanan ini lebih nikmat jika disajikan hangat. Makan kekenyangan sampai sulit berjalan atau istilah jawa ‘megag-megog’, dipercaya dari istilah ini nama kuliner ini diambil. Di daerah asalnya, bungkusan Sego Gegog ini memang cukup luar biasa untuk ukuran perut normal. Sekarang kuliner ini dapat anda nikmati di kota Ponorogo, tepatnya di Jl.Puspo Warno (Jl. Prajuritan) utara perempatan Tambakbayan ke barat, rumah bapak Purnomo (Mbah Pur). Dengan semboyan “Sego Gegog, nasi kukus selera para warog”, mbah Pur mencoba menawarkan ke-khas-an budaya Ponorogo yang unik, nikmat & mengesankan. Pertama anda penasaran, selanjutnya ketagihan... (KRC-sigid)

SATE SAPI JAMAN BELANDA Sate Kebuk Pak Sakiran, Surodikraman

Pak Sakiran biasa menggotong rombong satenya setiap hari jam 4 sore dari rumahnya ke tempat biasa dia mangkal. Perempatan jalan Subali dan jalan Poncowolo, di perbatasan kelurahan Patihan & kelurahan Surodikraman. Sejak bapaknya memulai jualan dulu, hingga sekarang tempat mangkalnya tak pernah pindah begitu tuturnya. Awalnya sekitar tahun 1950an Pak Sakiran berjualan sate daging kerbau, sekarang daging kerbau sulit didapatkan maka diganti dengan daging sapi dan jerohannya, yang kemudian biasa di sebut Sate Kebuk. Daging sapi dan jerohannya di potong kecil dan ditusuk dengan lidi, diberi bumbu kecap, bawang merah, dan daun jeruk lalu di bakar hingga garing. Disajikan dengan lontong yang pulen dan sambal kacang manis pedas yang khas. Tak banyak yang ditawarkan pak Sakiran dengan satenya. Tapi dengan segala kesederhanaan, kejujuran,ketekunan dan loyalitasnya, Sate Kebuk pak Sakiran memberikan perspektif rasa yang berbeda tentang keaneka ragaman kuliner dan budaya di Ponorogo. (KRC-sigid)

11.

Majalah KOTAREOG.COM/002/Des 2012- www.kotareog.com


harga spesial dari 17 Des’12 - 5 Jan’13

Rp. 3500,-

J L . D r. S o e t o m o N o . 7 0 P o n o r o g o Majalah KOTAREOG.COM/002/Des 2012- www.kotareog.com

04


BACKPACKER

DANAU

NGEBEL

YANG ALAMI YANG TERLUPAKAN

DANAU ALAMI DENGAN PANORAMA ALAM YANG EKSOTIS, UDARA SEJUK PEGUNUNGAN JAUH DARI POLUSI DAN KEBISINGAN KOTA.

Teks oleh: Joesoef | Kontribusi Foto oleh: Shandy A.Aziz

T

elaga Ngebel adalah sebuah danau alami yang masih perawan, begitu orang seringkali menyebutnya. terletak sekitar 18km dari pusat ponorogo yang bisa dengan mudah ditempuh lewat jalan darat. Dengan udara yang sejuk karena dikelilingi hutan alami yang masih terjaga. Jika anda dari Jakarta, bisa memulai perjalanan dengan pesawat ke Surabaya atau Solo. Hanya saja untuk tujuan Solo jadwal penerbangannya tidak sebanyak tujuan ke Surabaya. Dari Surabaya perjalanan bisa dilanjutkan dengan naik Bus Ekonomi AC jurusan Ponorogo dengan tarif Rp 25.000 saja. Kemudian perjalanan dilanjutkan lagi dengan menyewa kendaraan jenis mobil niaga dengan sewa Rp 350.000 untuk waktu 24 jam, sudah termasuk bahan bakar dan driver. Perjalanan akan ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit untuk sampai ke telaga Ngebel. Di telaga Ngebel anda akan langsung disambut oleh air telaga yang jernih dan dingin. Luas keliling telaga sekitar 8km, anda bisa menikmati pemandangan dari perahu yang bisa disewa dengan harga per orang Rp 5.000. Disekitar telaga juga tersedia warung makan yang menyediakan berbagai menu ikan segar khas Ngebel dengan harga sekitar Rp 12.000 per porsinya. Untuk penginapan tersedia dengan tarif Rp 80.000Rp 125.000 per malam. Selain telaga, anda juga bisa mengunjungi objekobjek wisata lain disekitar telaga seperti air terjun, sumber air panas, dan kawah belerang yang berada tidak jauh dari telaga ngebel. Selamat berpetualang ! ( Reservasi: 085 335 277 770 )

13.

Majalah KOTAREOG.COM/002/Des 2012- www.kotareog.com

Ket. Foto: Atas:Menjelang senja menunggu matahari terbenam dibalik bukit yang hijau dan teduh. Tengah: Pagi hari kabut masih mengambang di atas permukaan air dan diantara keramba ikan. Bawah; Eksotika pohon kelapa diantara pohon-pohon besar yang menaungi bibir telaga.


FASHION

Busana: Khanza Model: Herra Dwi Make-up: Cici Salon Foto: Wisnu Wardono Lokasi: Lobby Hotel Kencana Dewi

Majalah KOTAREOG.COM/002/Des 2012- www.kotareog.com


Majalah KOTAREOG.COM/002/Des 2012- www.kotareog.com


Majalah GRATIS KOTAREOG.COM Online - Des 12