Page 1

issue 1 / February 2009 / Free









Editor’s Note

artwork by sebuah koma

It’s 2009! It’s a new year and we’re here to bring you a new, fresh, never been done, free urban lifestyle magazine in Indonesia. We will deliver the rawest interviews with local and international artists, events coverage from in and out of the country to products from South East Asia to Europe to Australia. If you’re into skating then you can start stealing our magazines from coffee shops, lounges, bookstore or wherever you bump into us, same goes for you who’s also into hip hop and tattoos. We feel like all these other free mags only covers nothing but partying, chewing your faces off, holding up drinks with dark ass eye bags and just looking wrecked in all photos! You can still look and see if you’ve made it into our Gallery section ‘cause we’re still gonna cover some events but just not four to six pages of them. We’re here to introduce you the people that’s behind all of these urban activities that we see or do these days, be it from indo or not, we will bring them to you! URBAIN..Adalah nama yang kita sepakati untuk menemani kalian setiap bulannya, URBAIN akan menceritakan dan menggambarkan secara detail tentang semua aktivitas yang berkaitan erat dengan kehidupan kota. Dari Arian 13 yang memang sudah tidak asing lagi di dunia musik indie, The Ask juara nasional freestyle basketball, Mase Crew yang sudah menghiasi tembok-tembok di ibukota, sampai interview langsung dengan juara dunia body board dari Australia, Mason Rose akan kita sajikan se”URBAIN” mungkin! Tidak hanya itu, tattoo, sneakers, fashion, music, and also events, juga merupakan content utama URBAIN yang siap membuat kalian “menganggukan kepala” di edisi kami yang pertama ini. Executing and delivering this magazine will be a tough challenge for us in the ’09. Not because we have to gather infos from overseas but it’s also tough to pick the right people and the right events to bring to you guys. So support will probably be the best we can ask for from all you urban fans and those who actually live it. Don’t be sad ‘cause what we do isn’t in the mainstream, that’s what make us unique and different, stick to it and things will follow. Stick with us and we will keep on feeding you nothing but the freshest urban contents.
































cover model Jessica Sutanto



“Mad props to the guys who made it all happen! Keep it up, keep it real!” – Adi WhatNot (

“Congrats for URBAIN global!” – Kims, CAPITAL

“Big ups URBAIN Magz, brilliant stuff innit!” – Bima Girindra

“Shouts to URBAIN magazine. Let’s make the beginning of this new year one worth looking back to. Best of luck with the magazine and cheers!!” – Kenji (

“Big ups for URBAIN magazine. Selamat untuk volume perdana majalah ini. Keep the movement strong. Bless!” – Ras Muhammad “Congrats for URBAIN magazine for making such a great street lifestyle magz. Keep rockin’ non stopin’!” – Nsane5 “Congrats to URBAIN Magz, keep it fresh!” – Indra Chino “ Congrats on the launch of this magz. Hope it can feed any hungry soul out there.” – Yacko “Talent works, genius Kreates. Congrats for URBAIN, all the best.” – DJ Stan, Trigger Production “Congrats on the launch of this wonderful prospect! It’s time to grind and show cats how JKT gets down!!” – Punang (






“Big ups to the nation’s newest urban lifestyle mag! Always keepin’ it fresh and reppin’ the latest. Look out as URBAIN hits the streets in the ’09.” – P.Double, Soul Menace “Congrats to URBAIN Magazine! I honestly can’t wait to see what you guys have in store for us. Good Luck!!!” – VJ Yani. “Congrats to the rise of the new and fresh URBAIN magazine. May you bless with everything urban and always keep us updated with the freshest news to date!!” – Casanova "As long as you love it boys, wishing you success won't be neccessary" - UnqlRiq ,Footurama





Bandung Art Now

what do peter says?

lazy savage denim dunk high

Sebanyak 26 seniman asal Bandung kembali menggelar pameran berlabel Bandung Art Now. Acara yang dimulai dari tanggal 1 sampe 17 Januari kemarin di Galeri Nasional, Jakarta ini menampilkan berbagai macam idiom seni seperti; seni instalasi, seni video, seni obyek, seni grafis, seni patung, seni keramik, seni lukis dan juga seni fotografi. Tema-tema yang diangkat dipameran ini adalah seputar kehidupan dan intrik sosial yang sedang terjadi di Indonesia. Bandung Art Now merupakan pameran lanjutan dari Petisi Bandung 1 (2005) dan Petisi Bandung 2 (2007) yang sebelumnya diselenggarakan di Galeri Langgeng, Malang.

Petersaysdenim baru aja ngerilis koleksi celana jeans premium edition nya yang berjumlah 5 jenis. URBAIN suka banget sama bahan dry denim nya dan asli, nih denim line bikin lo semua makin yakin kalo denim line lokal kita ga kalah bagusnya sama jeans-jeans dari luar negeri sana.

buat lo penggemar custom sneakers, nama Lazy atau Akalazy pasti udah ga asing lagi buat lo. Pada tanggal 11 Januari kemaren Lazy ngerilis sepatu Nike Dunk hasil custom nya yang berbahan denim ini, and it is only available for 12 pairs world wide. Tuh sepatu hampir sold out ketika kami menulis berita ini.

Dennis the (vinyl) Menace

ouch..they are biting !!

lous vuitton skateboard invasion

Saat yang baik untuk mengenang masa kecil kalian. 382 Media merilis karakter kartun Dennis The Menace ke bentuk soft vinyl figures berukuran 10 inci. Ada dua figure Dennis The Menace yang dibuat disini, Dennis urban yang didesain oleh Wayne Thompson dan Dennis classic yang didesain oleh Nigel Parkinson. Keduanya dirilis dalam limited edition yang hanya berjumlah 1000 pieces diseluruh dunia. Curious?

Sebuah band pop rock ibukota bernama Bite akan merilis mini album mereka dibawah naungan Firecatz Records pada bulan Februari ini. Hits single Populer, dan 5 lagu lainnya bisa lo dapatkan di mini album ini nantinya. Just wait for them, alright!

Entah mereka tertarik sama industri skateboard atau ngga. Tapi yang pasti mereka udah ngeluarin papan skateboard mereka 6 Januari kemaren. Skateboard yang didesain sama Stephen Sprouse ini cuma dibikin sebanyak dua buah dan dibandrol dengan harga $ 8.250 perbuahnya. Tertarik buat jadiin papan skate ini sebagai hadiah ulang taun lo? Kami yakin banget pacar lo ga akan mau ngebeliin papan ini buat lo sampe kapanpun.. Hehe!


words by: Febian Hidranto

lamb of god is coming to town !!

crips and bloods : made in America

not available Indonesian tour

Lo para metalheads di Indonesia boleh seneng karena Lamb Of God beneran jadi dateng kesini. Solucite selaku promotor telah mendapatkan confirmation letter dari pihak manajemen Lamb Of God untuk konser mereka yang akan digelar di Tennis Indoor Senayan 9 Maret nanti. Konser ini merupakan bagian dari promo album kelima mereka “ Wrath� yang akan dirilis pada 24 Februari ini.

Stacy Peralta, sutradara Dogtown & Z boys membuat film dokumenter tentang pertarungan dua geng african-american terbesar di Los Angeles sana, Crips dan Bloods. Dokumenter ini berisikan komentar-komentar dari ex-member dua geng tersebut dan kumpulan video-video aksi war mereka. Great documentary indeed!

Setelah sempat menunda kedatangannya taun lalu, Not Available, band melodic punk asal jerman ini akan melangsungkan konsernya pada 27 Februari ini di Plaza Selatan, Senayan, Jakarta. Dengan Kuro, No Label, Sextoy, dan Speak Up sebagai band pembuka, kami rasa ini akan menjadi salah satu konser yang cukup dinanti para pecinta musik melodic punk disini. So, be there on the front line guys!

karissa debut album

rest in peace our beloved friend

mudderfukker re-release

Karissa yang beberapa tahun belakangan ini meninggalkan profesinya sebagai seorang model membuat gebrakan dengan merilis debut albumnya awal Maret nanti. Karissa memilih jalur pop-electro untuk mewarnai album pertamanya ini. Album ini diproduserin sama Ade Habibie dan bakal dirilis oleh Groove Recordings.

Sabtu, 17 Januari kemarin merupakan hari yang paling menyedihkan buat kita semua. Seorang figur metalhead yang juga sahabat kita Robin Hutagaol telah menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit Husada, Jakarta setelah beberapa hari terbaring karena kecelakaan motor yang dialaminya. URBAIN turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas peristiwa ini. Semoga keluarga dan kerabat yang ditinggalkan diberikan ketabahan hati untuk menerima keadaan ini semua. We never forget you and what you’ve done pal! So long! Hope you rest in peace there..

Setelah taun lalu berhasil menjual sold out t-shirt season pertamanya kini Mudderfukker, sebuah konspirasi clothing line asal Jakarta ini berencana akan merilis ulang koleksinya tersebut di taun ini. Terinspirasi dari kultur full print dan warna-warna shiny, Mudderfukker berusaha membangun imej clothing line mereka supaya tidak melenceng keluar dari jalurnya. Cukup membantu buat lo yang punya mata minus tujuh dan suka baca tulisan di kaos orang tapi ga pernah pake kacamata kalo lagi jalan-jalan.

words by: Febian Hidranto




HISTORY OF BBOYIN' BBOYing atau yang biasa dikenal dengan nama break dance bermula dari Bronx, New york di awal tahun 70 an. Kultur ini tercipta saat DJ pertama dalam sejarah yang bernama DJ Kool Herc sedang membuat block party untuk ulang tahun adik perempuannya saat itu. Acara yang diadakan di 1520 Sedgwick Avenue, Bronx itu juga merupakan acara pertamanya DJ Kool Herc. Kata Bboy pun mempunyai beberapa arti. Bboy bisa berarti Break Boy, karena mereka dancing di bagian break (koda) pada lagu yang dimainkan, atau Beat Boy dikarenakan mereka dance on the beat, atau bisa juga diartikan menjadi Bronx Boy karena memang kulturnya di mulai dari sana dan yang terakhir adalah Boogie Boy karena semua bboy pada saat itu kerap melakukan boogie style pada tiap gerakannya. Banyak bboy dari generasi pertama yang tidak dikenali oleh bboy generasi saat ini. Dan banyak juga bboy dari generasi


pertama yang tidak mendapat penghargaan untuk apa yang telah mereka lakukan untuk kultur ini padal awalnya. Banyak nama-nama bboy dari generasi pertama yang terlupakan seperti; The Niggas Twins, Trixie, Salsa, El Dorado Mike, Clark Kent, The Amazing Bobo, James Bond, Sista Boo dan lain-lain. Battle bboy pertama yang pernah di dokumentasikan sebetulnya bukan battle yang kita lihat di film Breaking atau Beat Street, battle bboy yang pertama sebenarnya adalah battle antara Rock Steady Crew dan Dynamic Rockers yang terjadi di Lincoln Centre. Saat ini bboying sudah dikenal di seluruh dunia. Di setiap negara dan bahkan di kota-kota kecil, walaupun sedikit, bboy pasti ada di sana.

words Febian Hidranto

Ada opini bahwa mereka yang bisa hip hop dance berarti mereka harus bisa bboying! Ada empat elemen di kultur hip-hop dan bboy adalah salah satu elemen yang terdapat di dalamnya selain MC, DJ dan Graffiti. Bboy dari setiap belahan dunia mempunyai kemampuan yang berbeda dan mahir di kategori mereka masing-masing (footwork, freezes, power moves, dll). Kultur ini tidak pernah mati, walaupun kultur ini sempat menghilang dari eskposur media pada akhir tahun 80 an, kultur ini bangkit kembali di akhir tahun 90 an. Dan sampai kapan pun kultur bboy tidak akan pernah mati !


If you’re interested in our fashion-spread in this issue, you might want to know who’s behind the wardrobe line. Triplets, sebuah brand yang memberikan gaya baru terhadap urban fashion bersedia meluangkan waktu untuk interview dengan URBAIN di sela-sela kesibukannya. Hello doodettes! Congrats for the new collection ya! You are most welcome. Had fun with the photosession? Hehe Haha a lot! So, could you tell our readers who’s behind Triplets? Well, Triplets terdiri dari seorang dokter, professional swimmer, dan Yetti yang lagi bosen di Himalaya

Apa yang membedakan Triplets dari fashion line lainnya? Baju triplets cuma ada satu per-piece, so you'll feel special and won’t bump into someone who’s wearing the same dress, rite? And most people says that Triplets has unique style. We can say that Triplets is timeless because we’re not affected by present trend. We combine many style of fashion into one special dress for you to wear.

Nice! Trus sejak kapan sih Triplets mulai berkecimpung di fashion business? Kita mulai dari 2007 secara gerilya. Sampai sekarang kita juga masih prefer for stay in that way until we really established, abis itu baru deh pengen punya toko seluruh dunia dan jagat alam. Soalnya bisa dibilang sekarang Triplets masih bayi banget.

Baju-bajunya Triplets bisa dibeli dimana nih? Sampai sekarang kita masih menggunakan jasa internet a.k.a online. Terus kita juga biasanya ketemu costumer by appointment dengan contact ke 0818894212 (Buncis) atau 081574844475 (Nai). Selain itu untuk info terbaru tentang Triplets bisa diakses di Http:// atau Http:// Triplets juga sering berpartisipasi di exhibitionexhibition ibukota kok, so don’t miss it!

But we can’t under-estimate the babies, can we? Hehe! Udah berapa banyak koleksi Triplets yang dikeluarkan sejak awal berdiri? Kalo untuk jumlah kita agak lupa sih hehe. Tapi yang pasti kita udah ngeluarin 3 seasons.

Hehe of course we won’t! Last but never the least, how do you describe Triplets in one word? Spontaneous!

words Tyara Putri



Revolusi Tahun Baru Aribowo Sangkoyo Setelah berjuang sekian lama akhirnya kita sampai pada sebuah kesimpulan: tahun 2008 bukan seperti yang kita harapkan. Seperti kebanyakan orang kita akan melihat tahun “baru” dengan penuh harap dan optimisme. Perubahan yang dijanjikan akan datang, kita meyakini itu. Ingat apa yang terjadi di akhir tahun 2007 lalu? Perayaan demi perayaan diadakan untuk menyambut datangnya detik pergantian tahun. Beberapa bahkan bergerak terlalu jauh dengan membuat daftar apa yang mereka harapkan datang di era yang akan datang itu. Dan ketika akhirnya tahun 2008 datang semua orang bersorak sorai menyambut tahun baru yang –akhirnyabahagia. Bodohnya kita. Nyatanya, kita tertipu. Hanya orang bodoh yang tidak menyadari kalau tahun 2008 sama saja dengan tahun-tahun mengecewakan sebelumnya, detik pertama setelah terompet ditiup dan Auld Lang Syne dinyanyikan menegaskan hal tersebut. Tak ada yang ’baru’ dari tahun baru.

penanggalan Gregorian itu. Kita bisa saja berharap Januari dihapuskan untuk selamanya --sekedar berharap tidak akan menyakiti siapa-siapa. Sebagaimana yang kita ketahui bersama, hal ini akan terjadi terus-menerus sampai kapanpun. Walau akan makan waktu berbulan-bulan, kita harus yakin suatu saat tahun itu akan berakhir dan digantikan oleh tahun yang baru lagi, tahun di mana harapan yang sudah lama kita labuhkan akan kembali hidup. Ada 12 bulan penuh tantangan yang harus kita hadapi. Apa yang harus kita lakukan sudah jelas, kita tak bisa membiarkan kekecewaan rutin ini terus memenuhi janji siklusnya di tahun 2009. Kita harus terus berusaha dan mengakhiri kesengsaraan yang terlanjur merasuki hidup kita. Kita harus membuang tahun ini beserta tahun-tahun sebelumnya jauh di belakang; lalu memaafkan, melupakannya dan maju ke depan. Draft resolusi yang sudah kita buat hanya akan menemui satu di antara dua pilihan takdirnya: berhasil atau gagal.

Sayangnya, harapan itu takkan pernah bisa dipenuhi. Januari tetap datang seperti biasanya, tanpa permisi atau permintaan maaf dan menjelaskan kenapa harapan kita dimentahkan bulat-bulat di tahun sebelumnya. Seolah menular, bulan-bulan berikutnya pun ikut menggejala seperti Januari. Lalu kekecewaan pertama datang di hari pertama tahun ini –tepat setelah pesta yang kita rayakan dengan penuh suka cita-- dengan datangnya bulan Januari. Sepanjang sejarah, melalui rentetan suksesi kalender yang seolah tak mengenal akhir seperti yang selama ini kita jalani itu, Januari selalu jadi bulan yang kejam dan tak berperasaan. Ekspektasi demi ekspektasi yang kita luapkan dalam malam tahun baru satu persatu pupus di bulan Januari. Optimisme yang dibangun dengan hati-hati dalam ingatan selalu menatap curiga pada bulan yang menepati urutan pertama dalam sistem


Saat itulah keadaan baru akan benar-benar berbeda



Hendra a.k.a The Ask, Freestyler yang berasal dari MASA DEPAN BASKETBALL ini bisa dibilang adalah freestyler nomer satu di Indonesia saat ini. Dia selalu memenangkan kompetisi taraf regional sampai nasional yang dia ikuti. Hendra yang saat ini baru berumur 16 tahun bercerita banyak kepada URBAIN tentang jerih payah, inspirator dan rencana dia tahun 2009. Hello The Ask! Dari tahun berapa sih lo mulai jadi freestyler? Dari tahun 2006 waktu nonton L.A LIGHTS STREETBALL di Tenda Semanggi. Jujur, saat itu gw kagum banget pas ngeliat aksi-aksi dari SPINBOY dan BROTHER J, setelah melihat mereka main gw jadi berniat menggeluti bidang streetball dan freestyle basketball yang memang berkaitan cukup erat. Lo kan masih SMA kelas 1, selain sekolah, kegiatan lo apa aja sih? Emm. Paling pas pulang sekolah gw tidur bentar trus latian freestyle antara 1 sampe 2 jam, dan itu gw lakuin setIap hari.

Setiap hari? Well, URBAIN ga heran berarti sama apa yang udah lo capai sekarang. Lo punya tim ga?kalo ada apa namanya? Ada, MASA DEPAN BASKETBALL namanya. Bisa ceritain sedikit tentang tim MASA DEPAN lo? Tim gw gokil, isinya orang-orang jago semua, sesuai dengan bidangnya masing-masing. Hal itu jadi bikin gw tambah semangat untuk bikin gaya-gaya baru. Ditambah kehadiran para senior kaya Insane, Brother J, dan Spinboy. Mereka bikin gw semangat untuk menyamai bahkan melebihi prestasi mereka suatu hari nanti, amin.

Gimana menurut lo skill para freestyler di Indonesia sekarang? Tergolong bagus sih kalo menurut gw. Tapi kurang banyak yang berani untuk nyoba gaya-gaya yang lebih extreme kaya freestyler di luar sana dan kebanyakan dari mereka masih meniru gaya orang lain. Punya cerita unik ga tentang jerih payah lo saat mendapatkan semua gelar itu? Ada. Pas grand final streetball, gw punya bola yang biasa gw pake untuk gaya original gw, tapi guess what!? Bola nya ilang! Jadi gw harus pake bola panitia yang bobotnya beda sama bola yang biasa gw gunain. Tapi gw tetep yakin. Syukur gw berhasil ngatasin masalah itu dan keluar sebagai juara. Wow! Gokil! Terus menurut lo trick freestyle apa yang paling susah? Impossible Trick nya Tommy Becker. Target lo di tahun 2009? Terus berusaha mempertahankan gelar nomer satu, terutama di tahap nasional. Mimpi terbesar lo? Emm. Bisa battle ama freestyler dari luar negeri kaya Tommy Becker dan Surprise. Dan mengalahkan mereka pastinya! Hehe!

Dari sekian banyak prestasi yang lo dapet, mana yang paling berkesan dan kenapa? Pas jadi juara nasional, karena gw berhasil ngalahin orang yang pernah ngalahin gw sebelumnya. Orang itu adalah Rico a.k.a Halelujah. Di situ gw jadi juara nasional dan bermain di depan ribuan orang. Lo mau ga jadi model iklan dari brand ternama cabang tenis meja? Dengan nilai kontrak yang besar tentunya! Hehe. AH!!GAK MAU GW!! gila, bukan gw banget dan gw mana bisa main tenis meja! Hahhahaha!!

words Rico Lubis photos Rendha Rais



Throw up or piece? Hmmmm both, karena menurut gw dua-duanya penting. Di saat gw ga sempet bikin piece (karena spotnya high patrol atau rame orang) gw bikin throw up. Throw up soalnya lebih cepet. Paling lama cuma 5 menit gw udah selesai. Kalo piece, gw bisa bikin sampe 1 bulan. Tergantung detail dan konsep yang gw bikin. Describe your style! Style gw lebih ke N.Y. Wild dan agak ga bisa terbaca oleh orang awam, tapi gw suka colorway orang-orang eropa. Warna-warna yg di pake ceriaceria. Jadi gw gabungin dua style itu sama style pribadi yang gw buat selama bertaun-taun untuk ngehasilin karya yang gw buat sekarang. Ever get busted? Yeaa man, tons of times! Hahaha!

Sebuah online messenger akhirnya mempertemukan URBAIN dengan Nsane5, seorang graffwriter ternama dari Jakarta. Hohoo.. You better watch out! Dulu kan lo seorang bboy tuh yaa, terus kenapa tiba-tiba lo memutuskan untuk menjadi seorang graffwriter? Tell us! Haha tau aje gw dulu bboy, sebenernya gw mulai bikin graffiti berbarengan dgn mulai bboyin. Itu sekitar tahun 2000 sampe 2001. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, gw lebih fokus ke graffiti, karena gw bisa eksplor warna, bentuk, tempat, ide, knowledge, taste, typo, karakter, semua elemen-elemen itu jadi satu karya. Terus kenapa Nsane5? Kenapa nsane? Hmmmm, karena gw gila, sinting, gawat, menggelegar, dan spektakuler! Haha! Makanya namanya Nsane5, diambil dari kata ‘insane’ yang artinya gila. Menurut gw NAMA = ATTITUDE! Jadi nsane5 adalah nama yang tepat untuk gw represent hidup gw. Dan ‘5’ gw ambil dari jumlah huruf nsane yang berjumlah 5, dan 5 adalah angka terbesar dalam 1 tangan. Hi 5!!


Favorit graffwriter lo? kalo lokal gw suka Graver, Name2, Shake, Netic9, Wormo, Darbotz, Arks, The Slyndicates, Kims, Tutu, dan lain-lain. Kalo dari luar gw suka Ewok 5MH, Revok1, Does, Smash137, Wany, Rusl. Gimana scene graffiti di Indonesia sekarang menurut lo? Maju pesat. Jaman gw mulai gambar, itu benerbener cuma satu-dua orang lah yang gambar. Itu juga ngga yang di jalan-jalan protokol. Cuma di kompleks, sama di beberapa tempat lah. Tapi sekarang, hampir setiap orang bikin graffiti. Walau hanya beberapa orang yang bener-bener international, tapi, that’s a start untuk menjadi lebih baik. Mudah-mudahan tahun 2009 ini lebih banyak lagi orang yg gambar. Hehe!

words Alphamario photos courtesy of Nsane5

Seandainya nih ya, someday, lo ditangkep polisi pas lagi gambar dan si polisi cuma ngasih dua pilihan buat lo : A. Dipenjara dua bulan plus ngecat ulang semua tembok yang udah lo gambar diseluruh Jakarta atau.. B. Dilepasin gitu aja tapi abis itu lo cuma boleh pake font ARIAL BLACK kalo mau gambar piece lagi. FOREVER! Wah pertanyaan yang sulit nih.. Tapi gw lebih baik pilih yang pertama sih, soalnya abis itu gw masih bisa bikin karya-karya yang gw mau. Masa arial black doang, adek gw juga bisa bikin dong.. Hehehe! Spot paling susah yang pernah lo gambar? Hmmmm, di kereta. Gw bilang spot itu lumayan susah di jamah. Bukan karena polisinya juga sih, tapi preman-premannya banyak banget. Ada spot lain yang lo pengen-pengenin lagi ga buat digambar? More train, billboard, jalan-jalan protokol, di luar negeri, sama spot yang belum pernah gw gambar terutama.

New year resolution? 2009 ini gw mau lebih fokus buat bikin-bikin exhibition, masuk ke majalah-majalah seperti interview ini, bikin merchandise, dll. Nsane5 udah pernah ikut acara apa aja? Medium Rare 2005 Jakarta, Sneakerpimps Jakarta, 400ml France, Buff Over Session Capital, Superb Ambition, Der Ach, etc. Kanye west or 50 Cent? Beastie Boys, Cypress Hill, Nujabes, Cro Magnon, Krs One, MF Doom, The Roots, hehehe! Sips! Eh ‘Sane..Gambar dong buat URBAIN! Siipp! Cek email aja ntar ya! Hehe!


ADE HABIBIE SNEAKERS COLLECTOR & DJ Di edisi pertama ini, URBAIN melakukan “ tour� menuju rumah Ade Habibie di bilangan Antasari, Jakarta. Tour yang semula direncanakan untuk photo session Ade dengan sneakers nya berkembang menjadi sebuah obrolan panjang yang membuat kami kelaparan dan terpaksa menghabiskan satu loyang baked macaroni buatan Karissa istri tercintanya. Inilah Ade Habibie dengan kehidupannya, check it.

Lagi sibuk apa aja sekarang? Gw lagi nyelesain albumnya Electronic Groove, karena kita mau rilis akhir bulan Januari ini, terus gw juga lagi ngurus clothing line bareng tementemen gw di Belanda, LEYP, sama gw juga lagi produserin album istri gw, Karissa, rencananya Maret ini mau rilis kan. Okay, now tell us more about Electronic groove! Ya setelah vacuum pas gw sekolah lagi di Belanda kemaren sekarang kita udah kumpul bareng lagi, tetap sama Lawrence dan satu orang baru yaitu Aldi. Kalo Aldi lebih ke filling vocal sessionnya. Udah kelar semua proses recordingnya dan bakal rilis dibawah bendera Groove Recordings, bareng Spinach Records juga. Enakan nge-DJ apa jadi produser ? Ya enak jadi produser dan nge-DJ juga hehehe. Tapi gw ngga suka nge-DJ banget yang kaya jadi resident DJ gitu, soalnya waktu itu pernah gw main di suatu club dan ada yang request lagu inilahitulah, males banget. Dan untuk album Electronic Groove yang baru ini kita back to the old school dimana saat kita live, mainin semuanya secara analog. Trus mungkin ga kalo Electronic Groove itu live dengan lo sendiri tanpa Lawrence atau juga Aldi atau sebaliknya? Kayanya ga mungkin deh, tadinya malah kita mau bubar hahaha. Kalo main sendiri ya atas nama Ade aja. Dan gw juga pengennya Electronic Groove itu mainnya setaun sekali aja tapi gede-gedean gitu. Kalo masalah bagi waktu antara mengurus keluarga dan bermusik gimana? Nah itu dia, untungnya gw punya istri yang sangat pengertian.


Nice, trus kira-kira band lokal yang lo suka siapa? Terus terang gw suka D'massiv, secara produksi dan lagunya bagus. Ngomong–ngomong nih, sepatu lo sekarang total ada berapa? Gw belum itung pastinya, yang ada disini aja sekitar 150 an terus yang belum gw bawa dari rumah gw yang di Belanda ada sekitar 100 an, ya total sekitar 250 an deh. Sepatu yang paling susah didapet yang mana sih? Sebenernya sepatu yang gw punya ga ada yang susah gue dapet sih, mungkin yang susah tuh yah nyari sepatu yang retro. Yang bener-bener first release nya, bukan yang re-release. Kayanya URBAIN liat ada beberapa pasang Air Jordan nih, lo punya Air Jordan yang mana aja? Gue ada Air Jordan I, III, IV, sama XI. Paling jauh nyari sepatu sampe kemana? Belanda, tapi ga termasuk jauh sih, karena kan gw emang tinggal disana kemarenan. Hehe. Paling Singapur aja sih. Talking about sneakers, gw lagi jenuh banget sama sneakers akhir-akhir ini. Makin banyak banget sekarang yang make dan jadi stereotype gitu sekarang. Sekarang banyak banget yang pake sneakers hanya karena trend atau ikutikutan aja. Bukan karena mereka emang mencintai sneakers. Udah sebulan ini gw ga pernah pake sneakers lagi, karena sekarang musim hujan juga sih dan gw kan kemana-mana naik motor. Trus kalo ga pake sneakers lo pake apa dong? Gw pake boot Red Wing gw dong. Hehe.

words Alphamario photos Audrio Susanto

Sebutin dong dua sneakers favorit lo. What The Dunk sama Air Max Homegrown State. Sneakers pertama yang lo beli apa de? Vans Oldskool, tuh masih ada tuh sepatunya sampe sekarang. (Ade berjalan ke ujung ruangan studionya dan mengambil sepatu dari tumpukan kardus-kardus sepatunya) Nih dia sepatunya, udah bolong sana-sini, gokil parah banget. Haha! Udah berapa lama sih tuh sepatu ? Lupa gue. Gue beli awal-awal gw kuliah dulu, kirakira tahun 95 an lah. Kayanya koleksi lo bukan sebatas sneakers aja nih de. Lo koleksi apa lagi sih selain sneakers? Gw koleksi plat, keyboard–keyboard old school, motor vespa sama vintage bike gitu. Last, apa sih definisi urban menurut lo? Urban menurut gw sama aja kaya survivor yang tangguh, karena di dunia urban, banyak tantangan yang bukan hanya tantangan fisik tapi juga mental. Tapi selain itu juga urban merupakan suatu karakter yang dibilang unik karena merupakan gabungan dari banyak karakter.




SPINMASTER OFF COURT JOHANNES ”SPINMAN” KAYA atau yang akrab dengan panggilan "Nyonk” merupakan one of the streetball legend. Nyonk yang punya banyak prestasi dari tahun 1997 sampe 2006 ini menghilang dari berbagai streetball tournament. And now we found him!

Where have you been man?? Travelling! Jalan-jalan aja hahhaha. Jalan-jalan aja? Trus selain itu sibuk apa? Iya, jalan-jalan aja gw. Males gw sama Jakarta macet, ribet. Hehehe! Kesibukan sih, kebetulan gw usaha ama temen gw bikin café di daerah Pakubowono situ. Penasaran nih, apa sih alesan lo ninggalin dunia basket sampe-sampe lo lebih milih jalan-jalan? Lo masih penasaran? Hahaha oke gw jelasin. Gw punya prinsip apapun yang bikin hati gw seneng akan gw lakuin, gak mikir dua kali gw untuk hal itu! just enjoy your life man. Hehe! Kalo soal basket gw lg jenuh, kasih kesempatanlah buat mereka berprestasi. Regenerasi penting banget. Agree for the re-generation! Sekarang menurut lo gimana scene streetball-freestyle di sini, ada kemajuan atau gitu-gitu aja? Jujur gw sama sekali gak ngikutin lagi info-info basket sekarang, mau streetball ataupun IBL gw gak ngikutin lagi. NBA aja cuma kalo kebetulan

lagi nonton TV aja, tapi yang gw tahu sih dari sisi promosi (streetball) udah berkembang. Gw sering liat banner dan billboard mereka, tapi gw ga tau lagi tuh ,siapa aja all-star nya, dan siapa yang juara. Hehe. Dan yang terpenting para sponsor lebih memperhatikan si pemain-pemain yang bernaung di bawah brand mereka, karena banyak banget pemain yang berbakat tapi mereka ga di support sama sponsor yang bagus, trus mereka berhenti basket deh. Sayang banget kan. Makanya kalo menurut gw masih susah olahraga maju di sini. Kangen ga sih sama basket? Jujur gw kangen banget. Ya kalo di ibaratkan, badan gw di rontgen, setengah dari badan gw terbuat dari bola basket hahaha!

Yeah, We saw that! Keren gila! Hehe! Dari sekian banyak piala dan medali yang lo dapet, mana yang paling berkesan buat lo? Saat gw juara slam dunk di Gebyar Basket Bulungan tahun 1998. Saat itu gw sama temen-temen gw lagi lewat Bulungan, dan lagi gak ada duit. Hehe! Kebetulan gw lewat dan melihat ada kontes slam dunk. Ya udah gw iseng-iseng ikut. Dan gw jadi juara! Haha! terus gw traktir deh temen-temen gw. Ya pokoknya gw berkesan banget sama moment itu. Last question,jadi anak-anak basket kalo mau nyari lo dimana nih? Di café gw aja di Pakubuwono atau di Facebook juga bisa kok!Hehe!

Your biggest achievement? Oke. Gw bangga banget waktu muka gw terpampang di billboard, full face, dan ada di seluruh Indonesia dan itu billboard buat event streetball! Bangga banget gw saat itu!

words Rico Lubis photos Rendha Rais




pinkgirlgowild “gue suka banget tapir”

Ini adalah Eunice a.k.a Pinkgirlgowild yang juga kita kenal lewat karakter desain nya yg diberi nama Suzuka. Banyak sudah pameran–pameran bersifat street art yang diadakannya bersama Redbox Active nya selain mendirikan wadah karakter desain ‘seniman–seniman jalanan’ lokal bernama Royal Consortium. Dulu juga dikenal sebagai salah satu scenester yang sering membuat acara musik di BB’s bar. Nikmati bincang santai URBAIN bareng Eunice..

Dalam 25 huruf, siapa itu Eunice? Istri yang ga bisa berhenti ngayal & mikir. Hahaha jawabannya lebih dari 25 huruf, gapapa deh. Ngomongngomong udah pernah keserempet ojek waktu gambar? Belum pernah nyoba, tapi good idea siapa tau bisa gw cobain dan timbul hasil yang keren. Jelaskan mengenai karakter yang lo buat? Karakter gw sangat terinspirasi dari kartun-kartun yang gw tonton waktu umur 5 tahun, terus pada saat akhirnya pertama kali gw coba pameran sangat terinspirasi dari semua anggota keluarga gw dan robot-robot ganas era 80 an (painting mix media di atas kayu dan diboyong ke Perancis), akhirnya pada saat ngeluarin mainan, gw mencoba mencari bentuk yang sederhana banget tapi ternyata dapat memprovokasi orang, sekarang gw lebih ke arah visual dan untuk sekarang kadang gw bikin karakter jahat, karakter baik dan jahat, dan karakter baik, tapi semuanya dari awal harus gw kondisikan gw buat ceritanya, dunia tentang si karakter itu, sebagai dasar konsep dan untuk pengembangan artistik elemennya. Hmmm kalo Royal Consortium itu sebenernya apa? Dulunya wadah untuk karakter desain, tapi karena semuanya sibuk banget, kayanya per tahun ini gw akan ngerubah itu jadi online promosi jualan karya dan merchandise seniman muda. Lo pilih bikin mainan buat bayi anoa atau buat kuskus remaja? Buat tapir aja. Gw suka banget tapir.

Senjata rahasia waktu bikin gambar atau karakter? Pensil, kopi susu, rokok, baju adem, spidol, musik yang enak buat gw (percaya ga percaya gw udah cobain ngelukis pakai musik yang beda-beda kaya; hiphop, jazz, klasik yang sedih atau yang senang, elektronik, metal, rock..Dan hasilnya yang keluar beda semua). Apakah lo lebih jago dari Pak Raden dalam hal gambar? Gila. Pak Raden pernah dapet beasiswa ke Perancis untuk animasi, biar gambarnya dia itu sederhana tapi dia jagoan dan konsepnya kuat banget, gw suka banget Pak Raden alias Pak Suyadi itu, unsur Indonesianya kuat banget di garis yg dia buat. Hal yang bisa bikin males waktu gambar? Musik yang ga enak, CD skip, dan dipanggil-panggil atau ditelpon orang terus. Lo mau ga bikin pameran di daerah yang banyak preman beringasnya? Wah boleh banget. Preman beringas kan depannya aja, hatinya belum tentu. Pasti bisa diajak ngomong walaupun nanti duit gw abis gara-gara dipalak. Setau gw dulu lo sering buat acara musik juga, terus kenapa sekarang udah ga pernah lagi? Awalnya gw sempat buat acara Six To Six dan Rave Warehouse678, terus sering buat acara di BB’s buat ngumpul bareng anak-anak, tapi belakangan makin banyak orang yang ga dikenal yang dateng dan anak–anaknya jarang pada dateng karena rame banget, jadinya udah ga mood lagi hehehe.

Wah untungnya lo tidak menikah sama tapir ya..Hehe! Pernah berniat bikin pameran di Mars? Bentuk pamerannya nanti bakal seperti apa? Ga tuh, tapi ada sketch tentang Mars dijajah dan dijadiin tempat tinggal jamur ciptaan gw.


words Danang Prihantoro photos courtesy of Pinkgirlgowild

words by: Febian Hidranto



Jelaskan siapa Arian13 dalam versi lo. Cukup baca sifat-sifat yang tertera dalam zodiak Leo, dan itu semua terjawab sudah. Hari ini serigalanya dikasih makan apa? Warteg depan di cipete di sebelah Circle K! Sekarang lagi sibuk apa? Sejauh ini sih hanya menggambar dan bermain band. Mengurus bisnis kecil-kecilan saja seperti jual beli tanker dan lahan gambut di Sumatera, that’s it. Kalo pameran gambar ? Terakhir Semarak Tengkorak, Untitled (Bandung) dan sedang berkolaborasi dengan Wedhar Riyadi pelukis dari Jogja. Arian dan bandana adalah hal yang sangat dekat, URBAIN jarang ngeliat lo tanpa bandana, kenapa ? Sebenarnya bandana itu bawaan dari tradisi SMU gw. Di SMU gw dulu sepertinya bandana adalah item yang wajib dimiliki, mau cowok ataupun cewek. Mungkin pengaruh dari kegiatan-kegiatan outbound yang memang besar di SMU gw dulu. Jadi, kalau kebetulan gw sedang hang out dengan teman-teman mantan SMU dulu, semua memiliki dan memakai bandana. Fungsi ekstranya adalah buat ngelap keringat atau membuang ingus. :D


Belasan tahun menjadi anak band tidak pernah membuatnya bosan, sempat membuat band hardcore legendaris Puppen, mengeluarkan fanzine bernama Tigabelas dan juga sempat menjadi jurnalis di majalah musik lokal dan majalah yang kontroversial di Indonesia, juga sering terlihat menjadi DJ metal. Adalah Arian 13, seorang yang memiliki kharisma dan sering membuat joke–joke berwacana diatas panggung, teman yang konyol dan menghibur, seorang kolektor ’bentuk fisik’ musik yang kebanyakan metal, seorang yang memiliki segudang pengetahuan, seorang anak metal yang santai..

Ngomong2 lo inget ga karya/gambar lo yg pertama kali dipublikasikan (jd cover CD, kaos dsb)? Dipakai oleh siapa? Ga inget sih sebenernya. Mungkin dari mendesain t-shirt untuk kaos kelas pas jaman SMP. Tiap tahun ada pertandingan mendesain t-shirt per kelas, dan gw selalu jadi desainer kelas. Ga pernah menang tapi gambar gw biasanya selalu provokatif pada masanya. Entah dengan ada pentagram atau senjata. :D Mau gak kalo lo disuruh gambar buat posyandu? gambarnya bakal kayak apa? menggambar buat klien mah nggak aneh buat gue. gambar ya sesuai dengan permintaan saja. kalau sesuai dengan yang gue mau mah nanti ada tengkorak-tengkoraknya gitu dong. atau mungkin si lambang palang merahnya yang atas agak panjang jadi inverted cross. Nah apa yang bikin lo tetep ngeband? arena itu yang bikin hidup gue, memang pada dasarnya juga mungkin seneng perform.


words Danang Prihantoro photos Rendha Rais

Maiden pas SD dulu, gw memutuskan untuk menjadi binaragawan idealis. Pernah kepikiran buat ngerubah image yg beda dengan lo yang sekarang? Ngga. Tapi selalu terpikir buat merubah image orang lain sebenarnya. Kalo lo menemukan foto lo berbentuk hati di mas-mas penjaga kandang banteng reaksi lo gimana? Gw akan minta tengkorak banteng kepada dia untuk dikoleksi di rumah. Kalo ga ngasih, ya mungkin tengkorak dia juga nggak apa. Arti urban buat seorang Arian 13? Kata yang overrated. Seperti ‘indie’. Otherwise,

gaji buta. Parau (label rekaman milik Arian) masih ada? Bisa diadakan. Hahaha. Sekarang lagi mau ngerilis The Southern Beach Terror band surf rock dari Jogja. Rencana bareng Seringai tahun ini? Merilis home video, album baru, dan mengganti vokalisnya! :D Hahaha.. Seringai disetiap albumnya pasti ada image yang ditonjolin seperti di mini album High Octane Rock ada 'Alkohol' dengan generasi menolak tuanya, di Serigala Militia ada 'Kilometer Terakhir' , apa emang bakal selalu seperti itu? Maksudnya dulu ga ada maksud ditonjolin, tapi kaya line 'generasi menolak tua' ternyata banyak orang suka. Di Serigala Militia malah ga terlalu spesifik line yang seperti 'generasi menolak tua'. Tapi dari lirik di 'Kilometer Terakhir' seakan menjelaskan kalo kalian tuh anak motor. Hahaha! Hahaha anak motor juga ga banget-banget, tapi kalau ada kesempatan bermotor langsung disikat. Gw udah ga ada motor lagi, malah baru mau bangun. Cuma Sammy dan Khemod yang masih main motor Pilih mana, manggung dengan sound system mantap tapi cuma ditonton empat orang, atau manggung di depan ratusan orang tapi akustikan? Pilih pas udah lunas pembayaran dan mau manggung, eh ternyata sound system sama sekali ga bisa digunakan, penonton rusuh dan marah, polisi anti huru hara datang, acara bubar. Jadi saja

2 words: urban discipline! Kemarin URBAIN liat lo manggung di acara yang kalo gw ga salah liat ada logo salah satu partai, kenapa lo mau? Kan itu bertentangan dengan sikap politik lo yang skeptis. Hehe! Gw ga inget, acara yang mana ya? Seinget gw sih nggak ada. Apa gw dan teman panitia tersusupi? Hahaha. Apa yang lo lakukan kalo manggung dibawah todongan senjata? Pura-pura buta dan mulai ayan. Kalo nanti seandainya lo jadi solois, jenis lagu seperti apa yang bakal lo pilih? Country! Dan gw akan main slide guitar. Country? Pilihan yang menarik. Kalo pandangan lo terhadap musik lokal sekarang? Band yg bagus itu menurut lo yang kaya gimana? Band yang bagus itu adalah band yang punya passion besar dengan apa yang mereka lakukan. Rencana pribadi di tahun baru ini? Mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya! Para mesin shovelheads diluar sana sudah menunggu gw! Sebenernya cita-cita lo waktu kecil itu apa? Mungkin standar, tapi gw dulu mau jadi astronaut. Karena gw memang senang dunia itu. Sejak kelas 2 SD ternyata harus pakai kacamata, jadi saja citacita itu kandas. bokap gw juga nyaris jadi rocket scientist, so that make sense. Dan semakin kandas ketika gw sadar gw tidak menggemari matematika dan fisika. Akhirnya sejak gw mendengarkan Iron

words by: Febian Hidranto



SNEAKERS reebok pump hi Rp 600.000,-

alife! Rp 1.300.000,-

nike huarache Rp 650.000,-

nike court force X stussy Rp 3.000.000,-

new balance 577 vault Rp 4.500.000,nike air jordan 1 Rp 4.500.000,-

reebok pump hi Rp 1.300.000,-

nike X stussy X neighbourhood Rp 2.500.000,-

the locker / plaza semanggi / floor 2a No: 151-152


selection Febian Hidranto photos Audrio Susanto


silver / camo trucks / Rp 580.000,-

deck pack

sunglasses deck

rocket wood deck

gangsta monkey

deadboy decks / Rp 420.000,-

grind king / yellow trucks / Rp 580.000,-

almost / wheels 54mm / Rp 420.000,-

toy machine / wheels 51mm / Rp 420.000,-

reflex / utilitool / Rp 300.000,-

powell / mini logo bearings / Rp 75.000,-

shorty's / kingpin / Rp 75.000,-

deadboy limited / jl. bulungan raya no. 8c / kebayoran baru selection Alphamario photos Rendha Rais



FASHION SPREAD Wardrobe by Triplets, Makeup by Ita Tambunan (using Makeup Forever), Stylist: Tyara, Model: Jessica Sutanto, Photographer: Aghe1909(, Location: The Edge, Kemang Icon


EDITORIALS LUCY / Rp 435.000,-


CONTENTS CURTIS / Rp 390.000,-




Diana 35mm Back @ Rp 650.000,-

Diana F+ Clone: Hong Meow @ Rp 1.400.000,-

Diana Lens+ Fisheye @ Rp 560.000,-

Diana Lens+ Superwide Rp 465.000,-

Diana F+ Clone: Mr.Pink @ Rp 1.300.000,-

Diana F+ Clone: Mamo Not for sale

Diana F+ Clone: Chromiac @ Rp 1.305.000,-

+62 21 7395302 Diana F+ Clone: Glow @ Rp 1.300.000,-

Diana F+ Clone: Dreamer Not for sale

Lomography Embassy Indonesia/ Jl. Bumi No. 17 Mayestik. / Kebayoran Baru / phone: +62 21 7395302


selection Tyara Putri photos Rendha Rais


black flag / classic logo / $ 10.00

pink floyd /atom heart mother / $ 22.00

joy division / here are the young men / $19.99

sonic youth / express way to your skull / $ 18.00

husker du / new day rising / $ 10.00

placebo / striped slim fit / $ 20.00

morrissey / brown ringer tour / $ 15.00

social distortion / red hot / $ 15.00

new order / movement fact. 50 / $ 20.00

selection Alphamario




A friend of mine that I’ve known for a couple of years now that is known as the video maker/editor of Australia’s own Bboy DVD “Seven Shadows". After all these time knowing him, I just discovered that he is also the number one body boarder in the world as I saw boards with his signature all over his house. In the one year I spent living in Sydney, I didn’t get a chance to witness his skills on riding the big waves there, but I got in touch with him again and he’s more than happy to share about his life, his hobbies and the whole nine to URBAIN magazine and this is what he has to say..

What's up Mason Rose, introduce yourself to the Indos. Shoots, what up my Indo brothers and sisters? My name is Mason Rose. I’m from the east coast of oz and I love good food, voluptuous women and partying, I love the ocean and I have a passion for music and creativity.

Yeah I’m not too fussed on where I stand, I love competitions and being second comes down to me and my choosing to do only 3 contests in the year and not following the tour, I have a life outside the sport and I keep it real but trying to juggle everything at once. I like being underground, just have fun!

Why did you choose to do body board? Why not surf? I do that too, its not a question of choosing, its a question of feeling and what I‘m feeling that day that makes me do either of the two, just be original mother fuckers and stop cloning!

Do you get girls for being a sick body boarder? I love women but I’m not a goose like most ozzies, I like to feel I’m a gentleman and that I respect women for who they are and not what they look like, there is nothing better than a passionate women that has her shit going on. I love being around women like that! Love life!

Word on the street is that you’re number two in the world? Or are you numero uno now? Don’t gotta be modest! Ehehehe.


How many sponsors are on your jock now Mr. Rose? I've seen those boards in your house

words Febian Hidranto photos courtesy of Mason Rose

with your signature on them. Turbo bodyboards are the best in the world, their website is other than that I live from filming and taking photo's of bboying. Any chics ever made you cry? Hahhahahahaaaa, what the..! No. Saw your cat in your Facebook photo album, will you ever take him body boarding with you one day? He loves water so why not yeah sure ill take him out and push him into some biggins! any spot in the world that you've been to that you think is too dangerous? Backdoor pipe is pretty dangerous! As you see in the picture here!


What do you think of Bali's waves since you've been there a couple of time? Bali is very spiritual and I love the waves there and the people. I want a Balinese wife! One that can cook and have fun! You ever stood on your body board and try to surf with it? I have a board especially made for standing up on, it’s a real challenge and gets respect by all. I love the challenge of this, you should try! Ever gone boarding when you’re drunk? hahahahaaa. Maybe, I can't remember! How long have you been doing this for? Sixteen years since I got my first sponsor!

“money don't mean shit if you're not smiling and if you're smiling good things will come to you anyway!”

Is there any girl body boarders? Pfff. They are beautiful. Especially the body board girls from Brazil and Japan! Do the local people from the beaches you've been to ever gotten mad at you for surfing in their turf? If you surf well and respect then you should have no problem. I have had no problem! When's your next trip to indo to body board again? This year-end of June. You ever going to stop doing this hobby of yours? No, I love my life and I love what I do! How’s the body board scene in indo? If there is any. I’m not sure but I think it’s just all about fun and to me that’s what is real deal, money don't mean shit if your not smiling and if your smiling good things will come to you anyway!

Any word of advice you wanna give to the indo body boarders? Do it all, respect everything cause there are so many rippers and culture to see, respect your family and your friends, love what you do and do what you love!

To my brother Kreate and all the bboys in Indonesia, we all fuckin love this shit so keep the scene motivated and help it grow (www. and to any girls over there I want to dance with you in June!! Much love to turbo and all the oz bboys and worldwide bboys. Love to all dropknee riders out there!Stay energized! PEACE!

Last but not least, any shout outs you want to give out to your peoples or for this magazine?

words by: Febian Hidranto




Untuk kalian yang sering melihat graffiti di daerah Jakarta pasti sudah tidak asing lagi dengan nama MASE. Nama crew yang berdiri Desember 2003 ini adalah singkatan dari "Mad Artists Striking Existence". MASE crew berdiri tepatnya Desember 2003 di Jakarta, di rumah salah satu aggotanya. Enam artist yang sudah saling mengenal sejak di bangku sekolah ini juga mempunyai nama-nama unik seperti NSANE5, Zany13, Same33, Graver, Cabi1 dan Mumu. Tiap artist pun mempunyai skill yang berbeda di bidangnya masing-masing entah itu font, throw up, atau karakter. Mereka biasanya membuat gambar mereka di tembok-tembok dan tempat apapun yang mereka anggap layak, tapi favorite spot mereka untuk menggambar adalah di kereta. MASE crew pun pernah melakukan session gambar bersama dengan artist-artist dari Amerika, Jepang, Malaysia, Singapore, Swiss, dll. MEskipun mereka saat ini adalah salah satu graffiti crew yang lumayan top di Indonesia, mereka


words Febian Hidranto

masih mempunyai idola-idola, sebagian besar adalah artist dari luar negeri seperti Ewok, Graver, Insa, Futura dan Nash. MASE crew juga telah meng-eksibisi-kan karya mereka di beberapa acara-acara seperti Medium Rare, Sneaker Pimps, Urban Festival, Djarum Black Urban Art, dll. Artist-artist dari Mase Crew ini pun tidak sekedar hanya membuat graffiti tapi mereka juga membuat customized shoes, clothing line, topi, sepeda sampai toys. They don't plan to stop and they do not think they would want to stop with the reputation that they have in the scene now. So be on the look out for MASE on walls and trains near you.

TOUR AND TRAVEL TRAVEL (Reguler & Charter) & Package



BANDARA SOEKARNO - HATTA Rec. Seat 8 Passengers + Mobile Cinema


POINT BANDUNG: BANDUNG TRADE MALL (BTM) Jl. Ibrahim Adjie No. 36A (C1 No. 49A) Kiaracondong


GIANT Supermarket


Kantor Pusat TELKOM

BDG : 022 - 7072194 - 95 JKT : 021 - 68631844 - 94

Jl. PHH. Mustofa / Suci No 7 Jl. Japati No. 1

POINT JAKARTA: Kawasan Niaga Sudirman Terpadu

Gratis 1 Tiket untuk setiap 10 tiket Atas nama Penumpang yang sama

Golf Driving Range - Jakarta Selatan

Ged. TELKOM Graha Citra Caraka Jl. Gatot Subroto No. 52

JADWAL KEBERANGKATAN BDG - JKT 04:00 05:00 06:00 07:00 09:00 11:00 13:00 15:00 17:00 19:00

JKT - BDG 05:30 07:30 09:30 11:30 13:30 15:30 17:30 19:30 21:30


ROCK N' ROLL Tattoo Studio

Memang dilihat dari jenis-jenis gambar yang banyak dipilih untuk dijadikan tato sekarang ini sangatlah salah kalau orang-orang memandang sebagai identitas seorang kriminal, banyak dari teman-teman kita yang bertato berusaha berusaha sekian lama untuk menunjukkan kepada publik bahwa bertato itu bukanlah hal yang jelek, sama halnya dengan teman-teman dari Rock N Roll tattoo studio yang sudah berdiri selama lebih kurang 5 tahun ini memperjuangkan supaya tato tidak lagi dipandang sebagai hal yang buruk. Berawal dari Bobby yang memiliki keahlian dalam mentato dan bertemu dengan Ade Gilbert dan Ade Habibie, mereka bertiga sepakat untuk membuat sebuah studio tato profesional. "Gw tertarik karena prosesnya unik dan sulit. Waktu itu juga belum banyak yang bisa, jadi gw tertantang. Lama-lama, gw jadi suka banget sama bidang ini and it became my passion. Gw seneng


Tato sekarang ini sudah tidak lagi dipandang sebagai identitas seorang kriminal. Walaupun masih ada beberapa kalangan yang menganggap demikian, tetapi tato sebenarnya adalah lebih kepada bentuk ekspresi atas keindahan seni yang diaplikasikan di atas kulit dan juga merupakan monumen atas 'cerita diri' yang ingin diabadikan. Mungkin juga sebagai identitas atas diri orang yang memiliki tato tersebut sebagai simbol bentuk kebebasan berekspresi.

banget kalo ternyata pada akhirnya hobi gw ini bisa menghidupi gw dan bisa dijadiin karir." Ungkap Bobby yang sudah bertahun–tahun malang melintang di dalam dunia tato dan belajar secara otodidak. Rock N Roll yang sempat berpindah-pindah tempat ini pada awalnya berada di jalan Brawijaya I yang kemudian pindah ke Splash di daerah Kemang, lalu Pejaten sampai akhirnya sekarang berada di daerah Karang Tengah. Sudah banyak sekali orang yang mempercayakan kulitnya untuk ‘digambar’ di Rock N Roll dengan hasil yang memuaskan, termasuk beberapa artis-artis lokal, sebut saja Tora Sudiro, Vincent Club Eighties, Kaka Slank, Imel Ten2Five dan banyak lagi, you name it. Juga banyak penghargaan dalam bidang tato yang diraih oleh studio ini, Museum Rekor Indonesia (Muri) juga mencatat Bobby sebagai salah satu tattoo artist yang turut serta dalam pemecahan

words Danang Prihantoro photos courtesy of Rock n Roll tattoo studio

rekor mentato satu orang secara bersamaan dengan sebelas tattoo artist lokal lainnya. Sekarang Rock N Roll memiliki tiga orang tattoo artist yaitu Bobby, Ade Gilbert (yang juga seorang piercer) dan Unbound. Juga apprentice seperti Bram "Jempol". Silahkan kunjungi Rock N Roll tattoo studio di Jl. Karang Tengah Ruko Bona Indah Plasa Blok A2 No. A3 – A4. Jakarta Selatan.

words by: Febian Hidranto




words by: Febian Hidranto


T08YL019-3 by: Kidpunk

T08YL020-3 by: Kidpunk

T08YL021-3 by: Kidpunk BODEGA by: Kano



JAWS KEYCHAIN by: Coarse Toys

PAY DAY by: Nate Van Dyke

X-RAY by: Billy Bananas

EL PANDA ORIGINAL by: Gobi x monster 5



LOTUS KANSER by: Andrew Bell

ANARCHY MINI by: Gobi x Kozik x monster 5



CARHARTT CULTURE by: Street Legend Ink


selection Danang Prihantoro

KING CULTURE by: Street Legend Ink x Carhartt






Hat Sunnies Jacket Belt Shorts Shoes

bboy : Beli di Singapore : Beli di Bali : Nike windbreaker : Custom pesen di Singapore : Dickies : Adidas adicolor II

Cilla mahasiswi T-shirt Jacket Necklace Pants Shoes Bracelet


: Orange : Promod : Rosario beli di Rockets : Beli di Soho tapi lupa mereknya : Marks & Spencer : Order


Hat T-shirt Jeans Shoes

personal assistant : Beli di Mangdu : Junk Food : Jahit sendiri : Converse Chuck Taylor All-Star

Desti T-shirt Shirt Necklace Shorts Bag Shoe

traveller : Leyp : Converse : Dikasih pacar : Bikin sendiri : Adidas : Nike Court Force





Earrings Sweater Necklace Bag Skirt Flat

Hat T-shirt Jacket Pants Shoes

graphic designer : Dari nyokap : Pasar senen : dikasih temen : Dari Nepal : Semo : The Fly

pengamat musik : Stray : Megadeth : Topman : Ksubi : Vans Era

Beanie Sunnies Shirt Watch Shorts Shoe

T-shirt Jacket Jeans Shoes

kolektor kucing : Beli di Australia : Ray Ban : Uniqlo : Fossil : GAP : Nike Dunk SB

sports maniac : Beli di Permata Hijau : Nike windrunner : Lee Cooper : Vans Era





selection Alphamario photos Alphamario and courtesy of each graff writers





Kids In Glass Houses

The All American Rejects

self titled [ Purbaharuan Records ]

Smart Casual [ Roadrunner Records ]

When The World Comes Down [ Universal ]

Dibuka dengan lagu 'Day After (entering peace)' yang diawali dengan dentuman drum yang megah disambut dengan petikan gitar yang mengambang dan mengalun seakan membuat pendengar ingin menelusuri lebih dalam isi lagu-lagu mereka. Terdengar Ghaust banyak terpengaruh oleh band-band macam Mogwai, Pelican, dan juga band-band punk rock. Mood kita seakan dimainkan disini. Kita tidak melulu dihanyutkan dengan beat-beat pelan karena terkadang ditengah lagu mereka menaikkan tempo. Uri sang mastermind terlihat piawai dalam menulis lagu. Ditutup dengan lagu 'At Sea (we are nothing)' yang melengkapi buaian lamunan kita saat mendengar lagu mereka. Semua lagu kuat dan penuh distorsi tetapi kekasaran yang dihasilkan sangatlah rapih. Sound di album ini digarap dengan baik. Kalau biasanya pada saat live Ghaust hanya memainkan instrumen gitar dan drum, di album ini akan terdengar bass line yang sangat memberikan keindahan. Terdengar manis tetapi tetap gagah. Sebuah debut album yang mengagumkan di akhir tahun 2008. Sangat direkomendasikan. [D]

Band power pop asal negeri Inggris ini merilis debut album mereka "Smart Casual" setelah sebelumnya mengeluarkan 3 mini album. Dua belas lagu dengan cranky-itchy distortion dan irama yang ceria siap menemani waktu ber macetmacetanmu dengan pacar-baru-tiga harimu dari Semanggi menuju Sunter. Listen to 'Easy Tiger', single pertama yang sounds really catchy dan 'Give Me What I Want', single kedua mereka yang di album EP mereka terdahulu berjudul 'Me Me Me'. 'Give Me What I Want' is a re-recording track and it is considerably more successful than the previous one. Dan berikutnya mereka punya 'Girls', just hear it once and you will be dancing for the whole night! Untuk fans dari Fall Out Boy dan Head Automatica, kalian sekarang bisa beralih ke Kids In Glass Houses. Overall, "Smart Casual" bisa menjadi soundtrack kalian untuk menyambut tahun baru cina dan valentine day nanti. [A]

Tiga belas lagu yang sangat radio-ready-track di album ini sepertinya cukuplah buat meyakinkan kita kalau The All-American Rejects bukan sekedar one hit wonder band A.K.A Oklahoma-cute facerockers semata. Tapi tetep, ga ada perubahan signifikan di sisi musikalitas yang mereka lakukan. Template lagu-lagu di album "Move Along" terdengar kembali di album ini, dengan sedikit revisi mungkin. Because they are going slower. Ada 'Fallin’ Apart' yang sekilas terdengar seperti lagu 'Come on Eileen' di era 80 an, an acoustic song 'Monalisa' (Oh my God! Is it Green Day featuring Tyson Ritter?), dan tentunya single pertama di album ini, 'Gives You Hell' yang ga ada salahnya buat dijadiin ringtone di henfon CDMA kalian. For a die-hard fans of The All-American Rejects, "When The World Comes Down" layak buat dimiliki, and start hoping it’s not their last album because we all know that Tyson Ritter will change his pace to become a Hollywood Actor. [A]




Global Metal


Seville Pictures

Fox Searchlight Pictures

Setelah sukses membuat film dokumenter "Metal: A Headbanger’s Jorney" yang menceritakan tentang keberadaan musik metal yang berkembang di negara- negara di Amerika dan Eropa seperti New York, London, Wacken sampai Norway, kali ini Sam Dunn yang juga seorang metalhead dan rekannya Bryan Mcfadden kembali membuat film dokumentasi tentang metal ke negara–negara yang dirasa belum begitu terdengar keberadaan scene metal-nya oleh orang banyak dengan pendekatan yang lebih antropologis dan melihat sisi sosio-politis di negara-negara seperti Brazil, Cina, India, Israel bahkan Indonesia. Perjalanan dimulai dari Brazil kemudian Jepang, Mumbai (India), Beijing, dan Indonesia (dimana ada beberapa metalheads lokal seperti Arian 13, Andre Siksa Kubur, dan Wenz Rawk) yang diakhiri dengan perjalanan Sam kembali ke India untuk menyaksikan konser band metal besar pertama di India, Iron Maiden. [D]

Film ini bercerita tentang kehidupan rapper ChristopherWallace a.k.a Notorious B.I.G a.k.a Biggie yang merupakan salah satu tokoh besar di dunia hip-hop. Mengisahkan Biggie yang meninggal pada tahun 1997 karena terlibat baku tembak yang sampai saat ini masih misteri. Dan dia baru berumur 24 tahun saat itu. Cerita yang memiliki plot cukup pelik ini berawal dari hal-hal yang menggambarkan masa kejayaan Biggie, seperti hadir di berbagai acara awards, karya-karyanya yang mendominasi berbagai music charts, dan juga bagaimana dia diselimuti dengan harta yang melimpah. Cerita tentang persahabatannya dengan P. Diddy dan perseteruannya dengan Tupac Shakur cukup mendominasi. Jamal Woolard cukup baik memerankan serta mengambarkan lika-liku kehidupan Biggie disini. Disarankan kalian para fans Notorious B.I.G buat menonton film yang disutradarai oleh George Tillman Jr. dan diproduksi oleh Fox Searchlight Pictures ini. [R]



CASE # 1

File Name : Stars Live Concert Court / Location: Esplanade Concert Hall, Singapore Date: 7 Januari 2009 Investigator: Stella Febrina Scene Photograph By: Stella Febrina Case Information: Dekorasi bunga-bunga mawar di panggung dan diseluruh ruangan membuat suasana konser menjadi lebih meriah. 'The Nights Starts Here' menjadi lagu pembuka konser band indie pop asal Montreal-Canada ini. Stars membawakan hit-hit andalan dari album "Set Yourself On Fire" dan "In Our Bedroom After War", seperti 'Your Ex-Lover Is Dead', 'Take Me To The Riot', dan lainlain. Konser berjalan lancar dengan sound system dan akustik yang sangat berkualitas, membuat vokal Amy Millan dan Torquil Campbell terdengar sangat indah. Klimaks dari konser ini adalah ketika interlude lagu 'Calendar Girl', secara mengejutkan Torquil menerjunkan dirinya ke para penonton dan berjalan melalui kursikursi penonton sehingga membuat penonton antusias . 'One More Night' menjadi lagu penutup konser sukses mereka. Penonton pun tetap dimanja dengan adanya meet and greet pasca konser, para penggemar beramah-tamah dengan para personil Stars yang sangat responsif. Kedatangan dan performa Stars di Singapore terbilang sangat berhasil. Well done Greenhorn Productions!


CASE # 2

File Name: Kele Okereke DJ set Court / Location: Home Club, Singapore Date: 9 Januari 2009 Investigator: Stella Febrina Scene Photograph By: Tri Haptiko Sukarso Case Information: Kele Okereke, vokalis sekaligus gitaris Bloc Party dijadikan sebagai umpan dengan harapan dapat merealisasikan kehadiran Bloc Party secara lengkap di Singapore pada waktu mendatang. Resident DJ Home Club seperti Ginette dan Kelvin menyuguhkan hidangan pembuka untuk merangsang adrenalin crowd yang memang sudah menggebu-gebu. Turns out that it wasn’t really a DJ set, Kele sibuk memilih CD untuk diputar ketimbang melakukan aksi kongkrit seperti apa yang telah dipromosikan. Kele memainkan hits andalan masa kini seperti 'That’s Not My Name' nya The Ting Tings, 'Single Ladies' nya Beyonce sampai tembang Nirvana, 'Smells Like Teen Spirit'. Interaksi dengan crowd tidak terjalin dengan baik tapi ntungnya crowd tidak peduli, mereka cukup gembira dan kompak berdansa dengan apapun yang Kele mainkan malam itu. Secara serentak crowd meminta Kele untuk bernyanyi dengan berteriak “Sing! Sing! Sing!”, tetapi sayang ketika jam menunjuk ke angka 3 Kele sudah menghilang dan resident DJ Home Club, Ming menjadi penutup malam itu. Overall, being a very credible guitarist and a vocalist of an indie rock band doesn’t equal with being a satisfying DJ. But it was Kele’s nice try.

CASE # 3

File Name: Insight 'Product Campaign' Court / Location: Couple spot at Jakarta and Ego Room Date: 20-21 Januari 2009 Investigator: Alphamario Scene Photographer: Rendha Rais Case Information: URBAIN kali ini dapet kesempatan buat ngeliput 3 skateboarder luar negri yang dateng ke Jakarta. Mereka adalah Daniel Shimizu, Nick Boserio dan Sam Partaix. Kedatangan mereka kesini adalah untuk pembuatan video 'product campaign'-nya Insight yang emang tiap taun dibuat. Rencananya footage-footage (skateboard dan surf) rider mereka buat di video itu akan diambil di wilayah Asia termasuk Indonesia. Dan untuk segmen skateboard, mereka sempet mampir ke Jakarta. Di hari pertama URBAIN ngikut mereka cek spot ke Mega Kuningan, Taman Menteng dan Taman Ria. Sampe di Taman Ria hari udah gelap dan kameramen mereka ga bawa lampu buat nerangin mereka maen, padahal mereka bertiga keliatan udah napsu banget buat nyobain hand rail tangga di bawah Embassy situ. Hari kedua URBAIN ga sempet ngikut mereka cek spot lagi. Tapi kata temen-temen URBAIN yang ngikut hari itu, mereka balik lagi ke Taman Ria dan Daniel berhasil landing backside 50-50 di hand rail itu. Wow!! Malemnya URBAIN dateng ke press conference mereka di Ego Room dan moderator dari pihak Insight mengatakan akan merilis video ini di bulan Maret mendatang.

CASE # 4

File Name: United We Care – Charity For Robin Court / Location: Bulungan Outdoor, Jakarta Date: 25 Januari 2009 Investigator: Alphamario Scene Photograph By: Alphamario Case Information: Dalam rangka penggalangan dana untuk almarhum Robin Hutagaol, Solucite ngadain acara United We Care ini. Acara ini diisi sama band-band indie papan atas yang rata-rata mengenal Robin dan ingin melakukan sesuatu yang berguna untuk sahabat mereka ini. Netral, Dead Squad, Seringai, The Upstairs, Trauma, dan Trashline merupakan sebagian nama dari band-band yang ikutan mengisi acara ini. URBAIN baru dateng jam 5 sore karena hujan yang tak kunjung berhenti. Berurutan main setelah kedatangan URBAIN yaitu Roxx, Purgatory, Tengkorak, dan Steven & The Coconut Trees.Sayang sekali setelah Steven & The Coconut Trees main acara diberhentikan dengan alasan berbagai faktor dari pihak keamanan. Padahal saat itu belum semua band tampil. Acara ditutup dengan naiknya orang tua dari Robin keatas panggung untuk memberikan testimoni tentang perjalanan hidup anak mereka dan juga pemutaran rekaman testimoni tentang Robin dari kawan-kawannya termasuk slide show foto-foto Robin semasa hidupnya. Acara ini dihadiri oleh sekitar 3000 orang dan dari tiket dan merchandise yang terjual panitia berhasil mengumpulkan dana sebesar kurang lebih 54 juta rupiah yang semuanya akan disarahkan ke keluarga almarhum Robin Hutagaol.







photos Rendha Rais and Ricky Emilius





photos Febian Hidranto, Ricky Emilius, Alphamario, and Rendha Rais



Indonesia Hari Ini Magic Happens Sun, 15 February @ Alun-alun Indonesia Pameran Foto Streetball Fri, 20 February @ Grand Indonesia T-Shirt Festival Sat-Sun, 21-22 February @ Bentara Budaya Step N Groove "Love Bite" Stereo Sound 21 February @ Urban Lounge


La Vie en Rouge La Salle College Fri, 13 February @ Blitz Megaplex Grand Indonesia Movie screening, photography competition, artistic make up


6 issues / Rp 50.000,-

Komunal Showcase Fri, 28 February @ Stardust - Thamrin

12 issues / Rp 100.000,-

Name: Address: Post code:

Not Available Tour Fri, 27 February @ Tennis Indoor Senayan Pachwurk Store Opening Fri, 27 February @ Kemang Jl. Bangka VIII No. 3c, Jaksel 021 93692647






Transfer to the following account: MANDIRI CABANG PANGLIMA POLIM 126.000.490.939.5 an. PT. PPP INDONESIA

Send form and bank receipt to: Jl. Grinting I 22a Blok A, Kebayoran Baru Jakarta Selatan or fax to +62 21 724 4669



JAKARTA Grand Indonesia: Danesi Café, Gelato Bar, Oh La La Café, Pizza Marzano, Starbucks Coffee, Excelso, Plaza Indonesia / EX: Anderson, Bakerzin, Chopstix, The Coffee Bean & Tea Leaf, Dairy Queen, Ya Kun Kaya Toast, Fish and Co., Planet Surf, Dome Menteng: Oh La La Café, Pizza Marzano, Shisha Café, Pisa Café, Starbucks Coffee, New York Deli, Buddha Bar, Thamrin: Oh La La Café, Starbucks Coffee, Miko Coffee, The Café Cartel, Red Planet, dPlace, Setiabudi Buliding: Autumn Bistro & Lounge, Chatter Box, Daily Bread, Fit by Beat, Frankfurter, La Forca, Mangkok Putih, Pisa Café, Spinelli, Starbucks Coffee, Sushi Groove, The Platters, Ya Kun Kaya Toast, dMusic Cilandak Town Square: 2nd Kitchen, Amadeus, Avenue Pizza, Brake Café, Bakerzin, Brew&Co., Bistro Delifrance, Cinnzeo, Chatter Box, Cold Stone, Chopstix, Churrasco café, Excelso, dPlace, Dome, Double Decker, Daily Bread, Frankfurter, Izzi Pizza, J.Co, Café Regal, Mangkok Putih, Mister Bean Coffee, Pizza Café, Ra Sushi, Starbucks Coffee, Shisha Café, Slam Resto, Tartine Fresh Bistro, The Coffee Bean and Tea Leaf, Wing Dome, Mother’s Cook, Score! Dharmawangsa: Citrus Café, Music Studio, Poke Sushi, Sushi Nobu, Banana Café, Gelato Bar, Grand Canyon Coffee, Oh La La, Totar Café, Pizza and Ribs


Kemang: Coffee Bros, The Trip, Loka!, Kekun, Coffee Bean Kemang, Starbucks, Stardeli, BreadNbreakfast, Delight, Casa, Aksara, Die Stube, Prost!, Tabac, Kemchick, Vin+, Amor, Gourmet Garage, Warung Apa?, Warung 68, Oh La La, Daily Bread, Cartel, Breww, Caswell, Pizza Marzano, Emerald, Izzi Pizza, Dakken, Kedai, Oktroi, Sabero House, Kemang Icon, La Codefin (Cold Stone, Oh La La), Kemang Food Festival (Oh La La, Mi Item, Kebab), QB Oakwood: Starbucks, Izzi Pizza, Loewy, Pancake Parlour, Penang Bistro Bellagio: Las Vegas, Bakoel Coffee, Tomodachi, Amigos Taman Ria Senayan: Front Row, TGIF, Bebek Bali TIS: Dome, Starbucks, Hemma, Coffee Bean and Tea Leaf, Citrus Café Mall Kelapa Gading: Cold stone, Dante Coffee, Jco, Chowking, Extreme Toys, Hot Shots, La Porta, Dairy Queen, Walls, City surf , Bengawan Solo, Rice Bowl

Council, Atma Jaya, La Salle College, Imago, Paramadina, Trisakti, Moestopo, Universitas Pelita Harapan, IKJ, Inter Studi, CCF, Goethe, Ruang Rupa, Digital Studio, Universitas Indonesia, NEXT Academy, London School Radio Station: OZ, Trax FM, Hard Rock FM, Global Radio, iRadio, Female Radio, Prambors Radio, Mustang Coffee Shop: Café Au Lait (Cikini), Bakoel Coffee (Barito), Pisa Café (Mahakam), Anomali (Senopati), Koi (Mahakam), Tattoo Studio: Rock N’ Roll, Guardian, Bucksbuks, Windfall, Forbidden, Plaza Senayan: Starbucks, Coffee Club, Coffee Bean and Tea Leaf, Hagen Daz, Bakerzin , Point Break , Graniph , Ohlala, Matcha Moon , Pacific Dinner Senayan City : Coffee Bean, The Cream and Fudge Factory, Burger King, Secret Recipe, Hotshots, De'excelso, Gelato Bar, Ohlala, Warjok Asli, Frankfurter, Tator Starbucks, Pizza Marzano, Urban kitchen, Soho Music , Takigawa, Takemori

Bintaro: Oh La La, Bakoel Coffee

BANDUNG Distro, Boutique, Outlet and Store: Crooz, Nanonine, Bloop, Endorse, Noin Brand, Locker, Hey Folks!, Ten Dencies, Orbis, Tribute, AOD, Deadoy, Capital, Stepa, Replika, Gummo School, Course, Institution, etc: Direct English, Wall Street Institute, TBI, British

Ohlala Dago, 347, Monik, Airplane, Soho Music, Ouval, Evil, Invictus, Tobucil, Disconnect, Ommonium, 7Sins, 18 Hours, Flashy, Anonim, Café Halaman, OZ FM, Hard Rock FM, PVJ , UnPar, ITB, Bandung Indah Plaza, Bandung Super Mall

English Language Institute

in Jakarta

Virginia, USA

Welcome to a whole new world of learning in:

- General English

- English for Academic Purposes (EAP)

- Business English

- TOEFL Preparation (Special Focus)


Monday - Friday, 10am - 4 pm Jl. Taman Margasatwa Raya No. 18 Pasar Minggu Jakarta 12540 Telp. / Fax.: 021 - 7883 - 1581 / 80 Email:

Urbain Magazine Issue 1  
Urbain Magazine Issue 1  

Urbain Magazine Issue 1