Page 1

Kreativitas Tanpa Batas Sintesa | Edisi April 2014

Bulletin UKM Penelitian Universitas Negeri Yogyakarta

Tips dan Trik

Cara mudah menulis karya tulis

Dari Leader of Ukm Penelitian

“Erbi Bunyannudin�

Mengepakkan Sayap Bersama UKM Penelitian Sosok Ramah dan inspiratif : Anang Prasetyo

New News

tahukah kalian apa itu rewamagz? Flash back

Ukm Penelitian : Unlimited Creativity


Susunan Redaksi Penanggung Jawab Erbi Bunyannudin

Bulletin UKM Penelitian Universitas Negeri Yogyakarta

Pembimbing Doni Bowo Nugroho

Daftar Isi

Pimpinan Umum Umi Habibah Sekretaris Arif Dwihantoro Bendahara Venti Indiani Rahardi Pimpinan Redaksi Revika Niza Artiyana Redaksi Dandi Prastyanto Ratih Sukmaresi Editor Dea sakinah Hulfa Publikasi Puput Pujianti Andi Wijayanto Pencetak Ningtyas Yuniar Respatu Layout Fajar Hidayat

SALAM REDAKSI

Humas Ukm Penelitian NEW NEWS

Tahukah kamu apa itu REWAMAGZ? NOT ME BUT US

Kutemukan Keluarga Baruku SOSOK Ramah dan inspiratif : Anang Prasetyo HUMOR

Iya juga sih? FLASH BACK

Ukm Penelitian : unlimited creativities Renungan : Perantau Ulung TIPS DAN TRIK

Tips mudah menulis karya ilmiah


Sintesa | Edis iMeii 2014

salam redaksi

Humas UKM Penelitian Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Kreativitas Tanpa Batas! Kami hadir untuk membangkitkan semangat pembaca setia Buletin Sintesa. Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan buletin. Buletin yang kami susun kali ini kembali hadir dengan tema “Mengepakkan Sayap bersama UKMPenelitian�. Dalam buletin ini pembaca akan menemukan rubrikrubrik yang akan menambah wawasan pembaca seperti new news, sosok, not me but us, flashback, dan renungan. Selain itu ada juga humor, potret, dan juga tips-tips yang tidak kalah menariknya. Akhir kata, semoga buletin ini mampu memberikan pengetauan dan semangat pembaca untuk terus berkarya. Tak lupa kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penerbitan buletin ini. Selamat Membaca :)

1

sintesa edisi April 2014


TAHUKAH KAMU APA ITU “REWAMAGZ”???

“Wah, ok keren! emang kreatif

Eh, ada yang baru lho, yang terkinews kinews gitu.. “Apa?”

new news

kalian ki. Terus yang ngisi madingnya siapa?” Oh iya yah lupa, itu yang ngisi mading

Mau tau aja atau mau tau banget? “Emmm, pengen ngerti wae, ora

per bidang dan sub bidang, pi, dpo, dan anggota

usah banget-banget kok, hahaha. Tapi

juga dilibatin. Di madingnya udah ada rubrik

kepengen ngerti ding. Penasaran je!”

buat masing-masing bidang. Tinggal ngisi aja

Okelah, aku kasih tau ya. Sekarang

sesuai kreativitas mereka. Jadinya nanti

ini UKM-Penelitian baru aja

kelihatan mana yang suka ngisi dan ng-update

melaunchingkan mading barunya dengan

mading dan mana yang enggak. Etung-etung

nuansa yang berbeda. Kalau dulu mading

mading sebagai ajang unjuk kebolehan lah.

UKM Penelitian bernama “Mading UKMP”,

Hahaha.

saat ini sudah tidak lagi karena nama itu sudah digubah menjadi “REWAMAGZ”.

Jadi, buat pembaca yang masih menganggap UKM Penelitian sebagai

Nah lhoh, kok “REWAMAGZ”?

keluarga, jika memang mading bagian kalian

Soalnya nama “REWAMAGZ” berarti

tidak pernah di-update, bahkan masih kosong,

Research Wall MAGaZine. Research

mohon kesadarannya yah. “REWAMAGZ”

artinya penelitian dan wall magazine artinya

adalah sarana kita berbagi dan menerima. Kita

kan majalah dinding, kalau digabung kan jadi

berbagi ilmu maupun informasi di sana, tetapi

'majalah dinding penelitian'. Bagus kan? Asal

kita juga dapat mendapat ilmu dan informasi

kalian tahu juga ya, madingnya udah ditempel

yang baru dari bidang lain.

lho. Unyu-unyu gitu pokoknya, ada lope-

Bermimpilah setinggi langit, karena

lopenya dan bulu ayamnya (niatnya sih

kalau bermimpi saja kita tidak berani, lalu

bentuk daun, eh ada yang bilang kayak bulu

bagaimana mungkin kita akan

ayam, oh mennn!).

mewujudkannya? Believe that, our dreams will come true. Salam sukses dan Semangat

2

sintesa edisi April 2014


NOT ME BUT US KUTEMUKAN KELUARGA BARUKU Kisah yang tak bermakna, kisah yang hanya rangkaian kata biasa, kisah tentang sebuah perjalanan seorang dalam peradaban keduanya. Kisah tentang kebersamaan bukan hanya kisah seorang diri, tapi semua ini adalah tentang kita, aku dan teman-teman dalam seperjuangan. Sebuah cuplikan kecil mengenai kisah perjuangan ini berawal dari pertama kali masuk Perguruan Tinggi. Semangat hari-hari kian menggema ketika hari pertama aku mendengar suara menyeru dalam kumpulan mahasiswa pengubah masa depan. Saat itu aku tekadkan diri untuk bisa berprestasi dan berkarya untuk bangsa. Ini adalah awal sebuah perjuangan untuk menggapai masa depan yang cerah. Dalam kota pelajar ini, peradaban pendidikan sebuah organisasi besar telah menunggu, lantas aku pun bertekad untuk bisa berkontribusi di dalamnya. UKM Penelitian adalah salah satu organisasi di tingkat universitas yang pertama kali mengantarkanku untuk menjadi orang yang lebih baik dari saat ni. Di sinilah aku menemukan keluarga baru, keluarga yang selalu memberiku semangat dalam kebersamaan. Di sinilah aku bertekad untuk bisa berkarya dan menciptakan karya yang bermanfaat. UKM Penelitian ibarat sebuah keluarga yang memiliki satu tujuan untuk dapat berkarya membangun Indonesia. Keluarga ini tak henti-hentinya memberi ilmu baru, dimana aku bisa belajar dengan semua orang yang ada di dalamnya. Di sini kita semua dapat belajar menciptakan karya yang baik, bukan hanya aku seorang tapi kita bersama karena sebuah karya besar adalah karya yang bisa bermanfaat untuk orang lain. Dan sebuah karya bersama adalah hasil kerja bersama dalam susah, lelah, sedih ataupun gembira yang kita rasakan bersama. Inilah keluarga, keluarga Penelitian, keluarga untuk berkarya bersama bukan hanya seorang diri. Keluarga yang tercipta dari perbedaan yang menjadi satu kesatuan yang sejati dan menjadi penyemangatku dalam berkarya, karena ini bukan hanya aku tapi kita semua UKM Penelitian. Tak ada yang tak mungkin Tak ada yang tak bisa Selama kita yakin akan segala kehendaknya Untuk menggapai asa Dan cita-cita, untuk Indonesia KREATIVITAS TANPA BATAS

3

sintesa edisi April 2014


Anang Prasetyo Ramah dan Inspiratif Anang Prasetyo, seorang pria yang lahir di Wonosari pada tanggal 19 Desember 1992. Pria lulusan SMK Negeri 2 Wonosari ini awalnya tidak terpikirkan untuk melanjutkan kuliah di UNY karena mempunyai rencana untuk bekerja. Berawal dari iseng-iseng dan ajakan teman untuk masuk UNY, akhirnya dia pun berhasil diterima di Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta pada tahun 2011. Sosok yang ramah ini mempunyai pandangan visioner, bahkan diawal menjadi mahasiswa dia sudah memikirkan bagaimana membuat skripsi, dengan latar belakang dari SMK yang dirasanya kurang dalam bidang penelitian atau penulisan. Maka dari itu, dia pun merasa perlu untuk mencari teman atau kelompok yang menguasai bidang tersebut dan UKM Penelitianlah yang menjadi pilihan. Berawal dari rasa ingin tahu akan penelitian dan kepenulisan yang begitu besar, dia pun merintis karirnya dari nol, yaitu dari hanya sekedar diajak senior untuk membuat karya tulis hingga membuatkan karya tulis untuk orang lain. Semua itu dia lakukan sebagai wujud rasa terima kasihnya untuk orang yang berjasa mengajarkan ilmu dalam bidang penelitian. Rasa cintanya terhadap UKM Penelitian yang begitu besar, dapat dilihat ketika dia menjadi pengurus UKM Penelitian selama dua periode kepengurusan tepatnya di bidang dua (Penelitian). Pengabdiannya di UKM Penelitian kini telah melahirkan banyak karya yang membuat UKM Penelitian bangga.

Sosok

Prestasi-prestasi Anang Prasetyo dapat dikatakan sangat b anyak, beberapa di antaranya, yaitu tiga judul proposal PKM GT lolos didanai DIKTI pada tahun 2012 dan menjadi Finalis dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) di Jambi 2012. Setiap orang hebat pasti memiliki sosok yang hebat di belakangnya. Entah itu ibunya, ayahnya, atau justru orang lain yang membakar semangatnya. Begitu juga Anang Prasetyo, dibalik kesuksesannya dibidang karya tulis ternyata dia terinspirasi dari seorang dosen di Jambi yaitu Bapak Didi Wartino yang memberikannya nasihat bahwa “Manusia itu tempatnya salah dan terbatas, tetapi ada satu hal yang tidak terbatas yaitu Imajinasi. Berimajinasilah untuk membuat karya”. Kata-kata tersebut dirasa sangat berpengaruh dalam membuat karya tulis. Selain itu, beliau berpesan agar dalam membuat penelitian atau karya tulis haruslah yang bermanfaat bagi orang banyak. Inilah Anang Prasetyo, sebuah batu permata yang di setiap sudutnya memancarkan cahaya dan kilauan yang kini dimiliki UKM Penilitian. Sosok pemuda tampan yang menginspirasi ini ternyata mempunyai harapan besar terhadap UKM Penelitian dan menunggu sosok yang melegenda berikutnya dari UKM Penelitian. Angkat dan kepalkan tanganmu, lalu teriakkan, UKM Penelitian... Kreativitas Tanpa Batas!!

Iya juga sih? Seorang ibu setengah baya pergi ke pasar untuk membeli semangka. Sesampainya di pasar, sembari memilih semangka kepada penjual, ia bertanya pada penjual, “Bang, kualitas semangkanya bagus kan?” Dengan yakin si penjual menjawab, “Oh pastinya, Bu. Ini sampelnya silahkan dicicipi!” Setelah mencicipi Ibu itu pun berkata, “Wah manis sekali, Bang!” Si Penjual lagi-lagi menjelaskan, “Lihat, Bu. Ini kalau buah semangkanya berwarna merah berarti sudah matang, tapi kalau masih putih berarti masih mentah.” Ibu itu hanya mengangguk-angguk. Akhirnya ia memutuskan untuk membeli 20 kg semangka. Karena jumlah semangkanya terlalu banyak maka ia pun memutuskan untuk menyewa becak.

4

Humor

Di tengah perjalanan, salah satu semangkanya menggelinding dan membelah menjadi dua. Ibu itu pun terkejut ketika daging semangkanya masih berwarna putih. Karena merasa kecewa ia pun memutuskan kembali ke pasar untuk meminta ganti rugi kepada penjual. “Pak semangkanya ada yang mentah, tadi ada yang jatuh dan daging buahnya putih pucat. Saya minta uang saya kembali.” Dengan santainya Si Penjual menjawab, “Orang aja kalau jatuh pasti pucat.”

sintesa edisi April 2014


UKM Penelitian:

flash back

Unlimited Creativity “Kalau kamu melewatkan kesempatan untuk sukses,itu sama dengan kamu memberikan kesuksesan kepada orang lain” -anonimeKata-kata itulah yang pertama kali kita lihat pada halaman pertama di buku prestasi UKM-Penelitian periode Desember 2011-November 2012. Buku yang didesign oleh Ikhlasul Smal special from Humas UKM-Penelitian UNY berisi kurang lebih 109 prestasi yang terdokumentasi. Beragam prestasi mulai dari ajang bertaraf nasional bahkan internasional berhasil mereka raih. Deretan nama-nama yang tertera sudah tidak asing lagi di telinga kita. Siapa mereka??? Mereka adalah para pejuang mimpi terdahulu di UKM-Penelitian yang berhasil merebut gelar terbaik mereka. Perasaan haru biru ikut kita rasakan ketika kita membaca tulisan-tulisan singkat dan melihat foto-foto mereka terpampang di buku itu. Seperti diungkapkan Ninda Arum Rizki Ratnasari yang menjabat sebagai Ketua UKM-Penelitian 2012, “Saya gemetar ketika Indonesia Raya berkumandang di KBRI Thailand ketika kami anak Indonesia datang.” Hal tersebut beliau ungkapkan ketika Program Hibridasi Pertukaran Mahasiswa di Negeri Gajah Thailand. Kata-kata lain yang tak kalah hebat yang diungkapkan oleh Febri Nurhayati dalam ajang Internasional Conference on Environmental Engineering and Aplications adalah, “Kita menjadi Peserta Termuda”. Kalimat yang luar biasa sudah pasti buah dari orang hebat. Begitu pula kata-kata yang luar biasa yang diungkapkan oleh anak-anak emas UKM Penelitian. Bahkan, pikiran kita sanggup menembus dimensi waktu ketika kita membacanya. Senyum yang menghiasi wajah mereka, piala, tropi, dan medali yang mereka pegang menunjukkan bahwa usaha mereka terbayar sudah. Bendera UKM-Penelitian yang berciri khas warna hijau selalu ada di setiap foto mereka di sudut-sudut berbagai Negara. Kenangan indah anak emas UKM-Penelitian akan jauh lebih tepat jika kita sebut sebagai coretan meraih mimpi yang sangat inspiratif. Walaupun coretan mimpi tersebut hanya diabadikan dalam sebuah buku, ,namun semangat mimpi mereka terus mengalir di setiap nadi-nadi kehidupan pejuang mimpi di UKM-Penelitian. Seberapa pun banyaknya harapan kita, tidak mungkin akan terwujud jika hanya berada dalam wilayah angan-angan, tetapi harapan itu perlu diwujudkan karena pasti ada jalan untuk meraihnya. Imajinasi mimpi yang dulu mereka lakukan memberikan sketsa tentang wilayah-wilayah kemungkinan (space of possibilities) yang bisa diwujudkan sekaligus langkah yang harus dilakukan. (Masterpiece Humas UKM-Penelitian “bisa semua ,semua bisa!”)

Perantau Ulung

Di kala sepi menghampiriku, angin seperti menjelma menjadi teman dalam diam. Angin terus berhembus, terus berlalu dengan untaian helai rambut. Di saat aku menoleh kesepanjang sudut, tibatiba secara terlintas tampak anak-anak manusia sedang bermain. Tapi sayang, itu hanya laluan semata. tersadar dalam kesendirianku, aku adalah seorang perantau, dimana adik-adiku tidak ada di sini , apalagi ayah dan ibu berada jauh di pulau seberang. Menjadi seorang perantau bukan berarti aku menjelma menjadi penyendiri sejati yang tidak peka akan alam dan sekitar. Aku tidak ingin seperti itu, itu bukanlah aku. Teringat sebuah patuah “Orang yang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman, tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang” –Imam syafi'i.. Sungguh, kata-kata itu merasuk ke dalam pikiranku, hingga bulu kudukku naik. Kata-kata itu seakan menyihir seluruh organ tubuhku. Benar-benar merasuki hati dan pikiranku. Menjadi seorang perempuan itu sangatlah beruntung, dimana seorang perempuan itu sangat dimuliakan oleh kaum laki-laki, sebagaimananya Islam menganggap betapa mulianya seorang wanita sehingga 'surga itu diletakkan di bawah telapak kaki ibu'. Islam telah memberikan wanita satu kedudukan yang paling mulia dibandingkan agama apapun” (http://dara.karangkraf.com/cinta-islam/surah-an-nisamenjelaskan-kemuliaan-seorang-wanita-1.195814).

Seorang perempuan tidaklah lemah. Tidak lagi seperti anggapan orang-orang di negeri keju dulu yang memperlakukan wanita sebagai budak. Perempuan sekarang sudah sama derajatnya dengan laki-laki. Apalagi perempuan di masa moderenisasi seperti sekarang ini, banyak yang lebih tangguh dari laki-laki. Siapa yang sangat berjasa di sini? masih ingatkan dengan penulis buku “ habis gelap terbitlah terang”? Siapa lagi, kalau bukan R.A Kartini.

5

Renungan RA Kartini sangat berjasa di masanya. Beliau membangun sebuah sekolah untuk para perempuan demi kemajuan perempuan-perempuan di Indonesia. Hingga saat ini, perempuan di Indonesia kemajuannya sangat pesat. Banyak yang sudah menjadi orang-orang besar, ada juga yang sudah menjadi presiden. misalnya Presiden Indonesia ke-4 Ibu Megawati Soekarno putri. Dialah presiden wanita pertama Indonesia dan satu-satunya, karena sampai saaat ini belum ada yang menjabat lagi menjadi pemimpin wanita. Sungguh menginspirasi bukan?! siapa yang tidak mau menjadi orang yang hebat seperti beliau-beliau ini. Satu kata yang ku ingat dari Ibu Kartini “Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! 2 patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata “Aku tiada dapat!” melenyapkan rasa berani. Kalimat “Aku mau!” membuat kita mudah mendaki puncak gunung.” – R.A Kartini. Aku, aku, mau menjadi orang hebat, iya, yang bisa besar nantinya, orang yang selalu bisa bermanfaat untuk orang lain. Walaupun aku seorang wanita, aku tidak akan takut, karena ada Allah pastinya yang menjaga. Ibu Kartini dan Ibu Megawati saja bisa menjadi seorang wanita yang tangguh, kenapa kita tidak! Aku tidak akan membuang dengan sia-sia jasa yang telah Ibu Kartini perjuangkan.

sintesa edisi April 2014


“Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang.”- R.A Kartini. Jangan pernah menyerah, iya aku tidak akan menyerah sebelum keberhasilan mendapatiku. Sama halnya dengan seorang perantau, “Tidak akan pulang sebelum berhasil” tekad yang keras layaknya baja, sudah aku taruh 5 cm di depan kening ini. Sejak SMA aku bertekad, aku akan merantau, merantau jauh, ke negeri orang. Dan di sinilah, di tanah Jawa ini aku memualai petualanganku. Pergi meninggalkan kampung halaman tidaklah semudah melepaskan ikat pinggang. Perlu hati yang kokoh , perlu pikiran yang luas, perlu tekad yang bulat, dan siap menanggung resiko apapun. Tapi di luar itu semua, aku ingat salah satu kutipan dari sebuah novel “Mulai hari ini bulatkanlah niat di hati kalian. Niatkan menuntut ilmu hanya karena Allah, lillahi ta'ala” –Kiai Rais. Semua niat hanya untuk Allah, dan Insyallah dimudahkan walaupun badai selalu datang, aku yakin Allah selalu bersama hamba-hambanya . Aku meningggalakn kampung halaman tidak sekedar hanya meninggalkan, karena aku mempunyai janji dengan diriku sendiri “aku akan berhasil di tanah ini. ”Man jadda wajadda“ Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil (sukses) !” – Negri 5 menara.

Sampai hari ini, detik ini, 2 april 2014, aku menjadi seorang pengembara episentrum (perjalanan), tentunya sudah banyak yang aku alami. Di tanah jawa ini, kegalauan, kebahagiaan, kebingungan, kecemasan, dan semua bentuk perasaan telah menghampriku. Tapi itulah masa muda, sama seperti yang dikatakan oleh seorang dosen di Korea “masa muda hanya adalah saat kamu merasa bingung, tidak berdaya, takut, kesepian, cemas, sekaligus berbahagia, itulah masa muda “- Randokim (time of your life) Aku sadar, aku jauh dari orang tua, ya, sekarang aku belajar untuk mandiri, belajar untuk lebih memikul diri sendiri. Seperti pesan yang disampaikan dalam Novel 5 cm, “Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak berbuat dari biasanya, mata yang akan menatap lebih banyak dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya, serta mulut yang akan selalu berdoa”

Tips Mudah Menulis Karya Ilmiah oleh : Leader of UKM Penelitian “Erbi Bunyannudin" Rubrik ini akan memudahkanmu untuk menulis karya ilmiah dari awal. Tidak masalah kamu masih pemula maupun sudah tingkat lanjut. Karena dari rubrik ini akan menjembatani dan membawamu merasakan nikmatnya menulis karya ilmiah. Sebuah kenikmatan tidak akan terasa jika tanpa perjuangan. Seperti negara ini, kita bisa menikmati negara yang merdeka dengan kebebasan mengungkapkan pendapat karena melalui fase perjuangan yang panjang. Dari perjuangan kemerdekaan, masa-masa revolusi, hingga reformasi 1998 oleh para mahasiswa. Di negara ini, ide-ide kita dapat dengan mudah diungkapkan dan disebar luaskan. Mengugkapkan pendapat atau ide melalui karya ilmiah akan membuat ide-idemu semakin kuat. Ide yang kita ungkapkan pun tidak sekedar pedapat tanpa landasan yang kuat. Orang yang membaca idemu tidak serta merta menolak, karena idemu dibarengi dengan argumen yang kuat dan sistematis. Data-data yang kamu tunjukkan menyatakan bahwa idemu memang hal yang urgent atau penting dilaksanakan. Kepekaan kita pada lingkungan akan terasah, hal ini bisa ditunjukkan saat kamu menulis latar belakang masalah. Kamu melihat dari realita yang ada kemudian kamu angkat menjadi bahan ide cemerlangmu. Lalu keuntungan yang akan kamu dapatkan jika menulis karya tulis ilmiah adalah pertama, cara pikirmu akan sistematis, idemu akan lebih mudah diterima orang lain, kamu akan menemukan hal-hal yang belum pernah ditemukan, kemampuan empati dengan orang lain akan semakin terasah dan banyak lagi. Keuntungan menulis karya ilmiah akan dibarengi dengan derajat yang lebih tinggi daripada orang lain karena kamu akan memiliki ilmu. Ingat hadist Rasullah, derajat orang yang berilmu akan lebih tinggi dari pada orang lain. Pasalnya mendapatkan ilmu bukanlah perkara mudah. Memperoleh ilmu perlu rasa menyukai tantangan. Proses usaha ini yang menyebabkan orang berilmu memiliki derajat yang lebih tinggi. Pengalamanpengalaman untuk mendapatkan ilmu belum tentu dialami oleh orang lain.

6

Tips and Trik

Selanjutnya, masalah yang sering dihadapi sebelum membuat menulis karya ilmiah adalah kurang percaya diri dan merasa karya ilmiah hanya dilakukan orang-orang pintar. Padahal orang-orang yang dianggap pintar tersebut juga manusia biasa yang dulunya tidak tahu apa-apa dan mencoba menulis karya ilmiah. Mereka berjuang untuk melawan minder atau kekurang percaya diriannya sendiri untuk terus mendapat pengalaman-pengalaman yang belum tentu dialami orang lain. Sehingga akhirnya mereka paham dan dipandang orang lain menjadi orang yang pintar. Kedua, tidak tahu cara menulis karya ilmiah. panduan menulis karya ilmiah begitu banyak, dari buku, majalah, jurnal, skripsi, bahkan blog. Karya ilmiah tidak akan jauh-jauh membahas latar belakang idemu, mencari referensi untuk memperkuat karya ilmiahmu, membahas ide atau metode pelaksanaan idemu, kemudian menarik hubungan antar gagasanmu dengan referensimu, dan diujung membuat kesimpulan. Dan jika pertama kali membuat pasti akan dihargai orang lain. Masalah ini kan mudah kamu taklukan dengan usaha secara bertahap sambil berdoa. Ketiga, tidak bakat dalam menulis karya ilmiah. Perlu disadari bahwa karya ilmiah dapat dikerjakan berkelompok. Barangkali kamu tidak mahir dalam menulis, tetapi orang lain dapat melengkapi tulisanmu, kamu bisa memberikan idemu untuk tim karya ilmiahmu. Semakin kuat hubungan antar tim dan saling melengkapi akan semakin menguatkan idemu. Jadi carilah teman yang mau melengkapi idemu. Ilmu sesorang akan kalah dibanding 2 orang bahakan lebih. Kenali karakteristik temanmu sehingga memudahkanmu menyukseskan idemu. Keempat, Karya ilmiah bukanlah passion. Berkaitan dengan passion maka akan berbicara dengan mood. Nah, di jawa ada istilah tresna jalaran kulina (cinta karena sering bertemu). Banyak para master-master karya ilmiah yang dahulunya merasa karya ilmiah bukanlah passionnya. Tapi karena mereka terus menerus menulis akhirnya merasa bisa dan suka untuk menulis karya ilmiah. Dampaknya menjadi ketagihan untuk menulis karya ilmiah. Yang dulunya bukan passionnya sekarang menjadi passion yang menciptakan dirinya terus berkembang.

sintesa edisi April 2014


Kalau tadi membahas tentang prasangka yang harus diubah cara pandangnya, sekarang membahas teknis agar mudah membuat karya tulis ilmiah.

Data yang kamu ambil lebih baik dari sumber yan terpercaya

1.Membaca karya tulis milik orang lain minimal 3, lebih

Sosial, website kementerian pendidikan dan banyak lagi.

seperti Badan Pusat Statistik, website Kementerian

baik kamu mencari miliknya orang yang sudah ahli dan

Karena semakin kuat data yang kamu munculkan maka

yang masih awal. Agar kamu bisa membandingkan mana

idemu semakin diperhitungkan orang lain. Orang lain

yang tepat dan mana yang masih perlu ditingkatkan. 2.Dari ketiga karya tersebut, kamu pilah dan pilih mana karya ilmiah yang kamu cocok. Entah dari caranya dia memilih kata, membuat antar paragraf, atau caranya menjelaskan ide dengan detail.

akan merasa idemu ini benar-benar dibutuhkan oleh banyak kalangan dan dapat menyelesaikan masalah yang ada. 5.Carilah referensi dari beberapa jurnal, buku, atau sumber lain yang memperkuat idemu. Contoh dengan judul

3.Sebelum lebih lanjut, kamu sudah mendapat ide belum?

Wayang sebagai media pembelajaran untuk

Kalau belum tipsnya adalah diskusi dengan teman, bisa

meningkatakan kemampuan perbendaharaan kata bahasa

satu jurusan dan beda juruasan. Yang penting dalam

jawa anak sekolah dasar. Maka referensi yang harus dicari

diskusi kamu mengangkat topik yang sekiranya ada

pertama, wayang, kedua, media pembelajaran, bahasa

masalahnya dan dapat diselesaikan. Biasanya ide belum

jawa, ketiga, perbendaharaan kata bahasa jawa, dan

tentu dapat pada diskusi pertama, bisa jadi kedua-atau

keempat, anak sekolah dasar. Data ini sebagai pemerkuat

ketiga. Jika diskusi pertama belum dapat, selama selang

idemu sehingga dapat di pertanggungjawabkan jika ada

sebelum diskusi dengan temanmu yang kedua kalinya,

yang menanyakan apa yang dimaksud dengan wayang,

kamu tetap harus mikir tentang masalah-masalah yang

media pembelajaran dan lain sebagainya. Jauhkan dari

didiskusikan pada diskusi pertama. Mikir yang

sumber blog karena blog hanya sebagai wawasan bukan

dimaksud adalah menyangkut paut kan masalah

acuan dan blog tidak bisa dipastikan keabsahannya.

tersebut dengan segala hal. Begitu juga dicoba gagasan

6.Dalam metode pelaksanaan kamu bisa memperinci idemu

satu demi satu dicocokin dengan masalah dari diskusi

dan bagaiaman merealisasikan idemu. Sehingga orang

apakah cocok atau tidak. Hal ini terus dilakukan,

lain ketika membaca dapat mencerna dan memahami alur

barangkali saat kamu menyetir sepeda motor saat

pikiranmu.

pulang dari kampus, tiba-tiba ada ilham ide, atau

7.Pembahasan, tahap ini kamu jelaskan secara lebih rinci

barangkali saat sebelum kamu tidur. Ilham ide datang

bagaimana tahap-tahapmu dalam merelaisasikan idemu.

tidak tiba-tiba tapi perlu diusahakan agar muncul. Dan

Semakin detail semakin mempermudah orang lain

biasanya menjadi ide yang cemerlang saat kamu dalam

memahami. Dan pada pembahasan kamu juga perlu

keadaan benar-benar rileks seperti setelah mandi,

menyangkutkan idemu dengan referensi-referensi yang

setelah sholat atau berdoa, dan lain sebagainya. Jadi

ada di kajian teori. Sehingga idemu tidak sekedar

ketika belum dapat ide, maka perlu terus dipikirkan

pendapat tetapi ada hubungannya dengan teori yang ada.

hingga kamu mendapatkan ilham ide. Jangan

8.Buatlah kesimpulan sesuai dengan rumusan masalah.

menyerah. Sharing dengan yang sudah berpengalaman

Karena dalam susunan karya ilmiah menginginkan untuk

akan semakin memudahkan kamu mendapat ilham

menjawab masalah yang telah dirumuskan.

tersebut. 4.Setelah dapat ide baru kemudian kamu membuat latar belakang masalah. Semakin kamu detail mengungkap masalah yang akan kamu angkat akan semakin mudah

Nah itu tips yang insya Allah dapat mengatarkanmu dalam kesuksesan. Aamiin. Jangan lupa, lakukan secara bertahap, karena mendapat ilmu menulis karya ilmiah membutuhkan proses. Dan Tuhan tidak melihat hasil, tetapi proses.

kamu menulis karya ilmiah ditahap-tahap berikutnya.

7

sintesa edisi April 2014


OPEN HOUSE FORUM BERLIMA

potret

Bentuk kerjasama disini adalah Open house disetiap pergantian kepengurusan,Atmosfer pembuatan PKM yang dikoordinir UKM Penelitian,Pencantuman link web masing-masing lembaga,pembukuan abstrak karya,mengadakan symposium penelitian diakhir kepengurusan dan desimininasi karya disetiap bulanya. Open house disini bertujuan untuk saling mengenal masing-masing progam kerja dan juga sebagai wadah untuk berbagi keluh kesah dilembaga masing-masing dan sekaligus memberikan solusi terbaik kedepan. Pada kepengurusan tahun ini dikoordinir oleh ukm penelitian sendiri,open house dilaksanakan pada tanggal 6 maret 2014 dengan tema “berkarya bersama keluarga forum berlima� . Diharapkan acara ini dapat menjadi wadah teman-teman dalam saling bertukar informasi,berkeluh kesah dan mencari solusi terbaik.�kata fajar selaku ketua panitia diakhir acara selesai. FORUM BERLIMA Adalah Bentuk kerjasama eksternal UKM Penelitian yang anggotanya yaitu semua UKMF di UNY yang berkecimpung dibidang penalaran. Ada 6 anggota yang dinaungi UKM Penelitian yaitu Kristal FT,Screen FIS,Kristal FE,Reality FIP,Limlarts FBS,Ksi-Mist Fmipa,Koskma FIK.

RAPAT KERJA UKM PENELITIAN 2014 Rapat kerja UKM Penelitian UNY 2014 adalah titik awal UKM melangkah dalam setahun mendatang. Dalam rapat kerja ini semua pengurus baik inti maupun harian diwajibkan untuk datang untuk memberikan sumbangan pendapat tentang langkah kerja setahun mendatang. Alumni pun diundang dalam rapat kerja tahun ini dengan tujuan memberikan masukan-masukan tentang progam kerja yang akan dilaksanakan setahun mendatang. Diah Meta Arofah selaku ketua panitia dan wakil ketua UKM Penelitian berharap UKM Penelitian pada tahun ini dapat memberikan karya-karya yang membanggakan almamater. Pada kepengurusan tahun ini ada beberapa perubahan susunan kepengurusan yaitu teridiri atas Ketua,Wakil ketua,bendahara,sekretaris,kabid bidang 1,kabid bidang 2,kabid bidang 3,kasubid hrd,kasubid kesra dan 8

sintesa edisi April 2014


Buletin sintesa Edisi 1  

Salam Kreativitas Tanpa Batas

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you