Page 5

1 G

rim berjongkok tanpa bergerak sedikit pun pada atap bangunan berlantai tujuh sambil memandang ke bawah, ke arah jalanan. Sepasang sayap gelap mencuat dari punggung hingga ke atas kepalanya. Kakinya mencengkeram erat dinding bangunan, seolah dia merupakan salah satu bagian dari bangunan itu dan tak terpisahkan. Hujan yang turun pada malam itu membuat tubuhnya basah, sama basahnya dengan bangunan yang berdiri megah tepat di bawahnya, dan mengilat. Tubuhnya yang gelap dan berkilauan tidak tampak seperti patung iblis yang sangat besar pada atap bangunan, dan tidak pula mengundang perhatian para pejalan kaki yang memandang mendung yang sedang menggantung di langit. Pada malam yang basah seperti ini, tak akan ada seorang pun yang memandang ke atas. Beberapa orang hanya melintasi jalan sambil menundukkan dan melindungi kepalanya dari air hujan yang sedang turun, seolah-olah mereka melindungi kepalanya dari hunusan pedang yang sangat tajam. Grim tak dapat menyalahkan orang-orang itu. Pada dasarnya, dia juga sangat membenci cuaca basah seperti ini. 5

Grim Gesa Shwartz Bab 1  

Grim Gesa Shwartz Bab 1 Oke

Grim Gesa Shwartz Bab 1  

Grim Gesa Shwartz Bab 1 Oke

Advertisement