Page 1

EDISI FEBRUARI – MARET 2012

MENYUSURI SUDUT KOTA HONG KONG 12 KOTA KULINER


Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

1


2012 Editorial Notes Publisher

Sayudin Hsb Arief. A

Editor in Chief

Dwi Lepen

Journalist & Photographer Marcell. L,

Fatoer Doang, Lily. S

Marketing Manager

Lily Suhairy

Marketing

Hani. M

Graphic Design

Iwan. K

Lokasi: Hong Kong Disneyland Foto: Lily. S

Finance

Dewi

SALAM REDAKSI,

Distribution

Doddi, Rahmat

D

unia kuliner tidak bisa terpisahkan dari pariwisata. Coba saja, saat kita sedang menikmati jalan-jalan atau berlibur ke suatu tempat wisata, tentu tidak lupa berburu merasakan mencicipi makanan khas yang ditawarkan kota tersebut. Begitu pun saat akan pulang ke kota asal, tidak lupa membawa serta oleh-oleh, baik itu kain, kerajinan, maupun penganan yang menjadi ciri khasnya. Indonesia tidak hanya kaya akan alam, bahari, dan budaya saja. Akan tetapi juga terkenal akan “surganya kuliner”. Ini bisa dilihat dari setiap kota yang kita datangi memiliki ciri khas dalam membuat, menyajikan, meramu, dan mengemas makanan dan minumannya. Karena keunikan dan kelezatan yang ditawarkan setiap kota itu pula, TWM pada edisi Februari-Maret 2012 mengangkat tema “12 Kota Kuliner” . Ikuti perjalanan TWM dalam menyusuri sudut-sudut Kota Hong Kong serta rubrik-rubrik tetap lainnya yang menarik untuk dibaca. SELAMAT MEMBACA.......

E-mail Editorial

tourismwatch.magazine@gmail.com

E-mail Marketing

tourismwatch.magazine@yahoo.co.id

Follow

@tourismwmagz : (021) 3598.4488

Alamat

Jl. Pusdiklat Depnaker No. 9 Makasar – Jakarta Timur

Published by

PT. AURORA SEJAHTERA


TRAVEL NOTE

BERBURU BARANG ANTIK, HARGA PUN “ANTIK�

J

angan buru-buru membuang koleksi barang kuno Anda ke tong sampah. Coba dibersihkan dicuci, sikat, dan keringkan dengan lap, sudah terlihat kinclong bisa dijadikan pemanis ruang tamu. Namun apabila benar-benar berniat menyingkirkan barang loak Anda, bawa saja ke Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat. Ditempat itu, akan lebih bernilai alias diuangkan. Jangan katakan Anda warga Jakarta kalau tidak tahu atau pernah melewati Pasar Barang Antik ini. Di Jalan Surabaya, Anda bisa berburu berbagai jenis koleksi barang antik. Mulai dari piringan hitam era 1960-an, porselen Cina, koper-koper, patung, guci, seterika, jam dinding, kamera, lampulampu, telepon, tas wanita maupun pria, setir kemudi dan helm kapal selam, tekstil, sampai koleksi buku-buku yang kesemuanya adalah berusia tua. Sepanjang trotoar kiri bahu jalan, para pedagang menjual keunikan masing-masing koleksi. Pasar yang ada sejak tahun 1960 ini, awalnya barupa tenda-tenda dan hanya menjual barang-barang loak kebutuhan rumah tangga saja. Kemudian pada tahun 1974, oleh Pemda DKI mulai ditata mempercantik dengan

Koleksi pasar antik

Koleksi kuno teko dan bejana perunggu

e

Koleksi Gramophon

membuat bangunan yang dijadikan kios-kios, hingga kawasan ini menjadi populer di turis mancanegara yang penggemar barang antik. Tahun 1974, pasar ini diresmikan oleh Gubernur DKI, Ali Sadikin dan ditetapkan sebagai salah satu area wisata di kota metropolitan, Jakarta. Ketika Anda mengunjungi kawasan ini untuk berburu koleksi antik, bersiaplah membawa isi dompet tebal. Walaupun disini barang-barang tua atau loak, harga yang ditawarkan membuat mata terbelalak alias lumayan mahal. (By. Lily. S) Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

3


Contents 12 KOTA KULINER

Ketika kita berwisata, kurang lengkap rasanya tanpa mencicipi dan merasakan makanan khas daerah tersebut. Ulasan 12 kota yang terkenal akan kulinernya dapat di baca (Hal 12–23)

TOURISM MUSICAL Legenda Lutung Kasarung kembali dipentaskan setelah sekial lama sempat “tertidur”. Pagelaran ‘Drama Musikal Lutung Kasarung’ digarap secara moderen dengan dibalut unsur tradisional yang kuat. Sangat menarik dan penuh tawa, lengkapnya baca (Hal 24–26)

Lokasi Cover, Hong Kong Disneyland Foto, Lily. S

COVER STORY

Orang-orang mengenal Hongkong pusatnya surga belanja di Asia. Padahal tidak hanya perihal mode saja. Banyak hal menarik lainnya yang layak untuk di jelajahi. Apa saja itu??.. Baca selengkapnya di (Hal 34–40)

CAMERA LENS Tahun Baru China, Imlek, pada 23 Januari lalu disambut meriah oleh masyarakat keturunan pecinan. Dari mulai berburu pernak pernik Imlek, tarian seribu tangan, atraksi barongsai sampai pembagian angpao. Kami sajikan dalam potret

(Hal 10–11)

Redaksi menerima kiriman tulisan (2000 karakter) wisata/festival disertai foto-foto. Email ke: tourismwatch.magazine@gmail.com 4

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012


Contents RUBRICS

TOURISM CULTURAL

• Travel Note - Berburu Barang Antik, Harga Pun “Antik”................................................ Hal 3 • News Event ................................................... Hal 6 & 8

Lombok tak hanya tersohor akan keindahan pantai dan kemilau mutiaranya. Beragam atraksi seni dan budayanya patut diacungi jempol, salah satunya adalah Tarian Amak Tampengas, lengkapnya di

• Calender Event..................................................... Hal 9 • Camera Lens – Museum Sentul Dengan Sejuta Kenangan ......................... Hal 32 –33 • Tourism Entertainment ..................................... Hal 49

(Hal 27–31)

• Tourism – Gua............................................ Hal 50 –51 • Tourism Gadget.......................................... Hal 52 –53 • Tourism Culinary........................................ Hal 54 – 56 • Destination – Hongkong (Inggris)............. Hal 57 – 63 • News – Laporan Akhir Tahun Kemenprekraf.................................................... Hal 66

JELAJAH TANAH AIR – Baubau Negeri Seribu Benteng (Hal 44–48)

• Columnist.......................................................... Hal 67 • Potrait................................................................ Hal 70

HEALTHY Seberapa sering Anda berjalan kaki dalam satu hari dan berapa kilometer? Malas karena panas sinar matahari, kena debu, sibuk atau takut di goda orang-orang yang kita lewati??.. Padahal olahraga jalan kaki tidak saja hanya untuk mengurangi kalori dan salah satu cara melangsingkan tubuh semata. Lengkapnya di (Hal 64–65)

TOURISM BUSSINESS Saat ini bisnis refleksi menunjukan pertumbuhan yang cukup menggembirakan, khususnya daerah-daerah yang dipadati oleh para wisatawan. Baca (Hal 41–43)

Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

5


Reader Letters

NEWS EVENT

S

aya membaca majalah edisi Desember di salah satu hotel Jakarta yang memuat tulisan Destinasi Singapura, sangat menarik. Apalagi ditambah dengan panduan Tips Liburan di Singapura yang disertai peta MRT. Usul, ditambah lagi liputan luar negerinya biar menjadi referensi dimana saja tempat-tempat wisatanya. Ary Firmansya – Jakarta Hi Ary, Terimakasih atas masukannya. Untuk edisi FebruariMaret 2012 ini, kami mengulas wisata yang ada di Hongkong. Negara manalagi yang akan kami ulas, tetap baca edisi Tourism Watch Magazine selanjutnya.

S

ebagai pencinta jalan-jalan, saya menyukai tulisan yang mengangkat Benang Tenun Desa Sade. Foto-foto yang ditampilkan fokus dan menonjolkan karakter.

Fasilitas Departure Lounge The Haven Seminyak Sebagai wujud komitmen The Haven Seminyak dalam me­ningkatkan pelayanan dan fasilitasnya untuk memberikan terbaik dan kepuasan para tamunya, awal November 2011 lalu, diresmikan fasilitas terbaru yaitu departure lounge dengan nama Havener’s Club Lounge. Fasilitas ini ditujukan untuk mengurangi ketidaknyamanan para tamu The Haven Seminyak yang memiliki jadwal penerbangan pada sore atau malam hari disaat jadwal check-out kamar dilakukan pada siang hari. Sehingga, para tamu tersebut dapat menunggu jadwal keberangkatannya di club lounge dengan nyaman. Havener’s Club Lounge dilengkapi sofa-sofa yang nyaman, fasilitas toilet/shower, aneka makanan kecil dan minuman, serta suasana ruangan yang nyaman dan santai. Selain itu, juga disediakan ruang meeting informal, koneksi internet Wi-Fi secara cuma-cuma, berbagai program TV dan hiburan, serta koran dan majalah dalam berbagai bahasa.

Agent Cocktails Gathering Grand Kuta Hotel

Anggie – Bandung

Hi Anggie, Terimakasih atas komentarnya, jangan lewatkan edisi-edisi Tourism Watch Magazine ke depannya. Kirimkan saran dan komentar Anda ke e-mail redaksi: tourismwatch.magazine@gmail.com

6

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012

Pada Jumat (9/12/2011), Gand Kuta Hotel and Residence mengadakan Agent Cocktails Gathering. Acara diperuntukkan sebagai bentuk terima kasih kepada kepada agen dan media yang bekerjasama serta telah mendukung perkembangan Grand Kuta Hotel and Residence. Juga sekaligus ramah tamah dengan General Manager Grand Kuta Hotel and Residence, A. A. Sri Laxmi Aryani, yang bergabung sejak awal November 2011. Acara yang berkonsep santai penuh keakraban tersebut ber­ langsung di pinggir kolam renang dengan iringan musik. Kemeriahan bertambah saat dilakukan pengundian voucher menginap di Grand Kuta Hotel dan Residence kepada para tamu undangan. A. A. Sri Laxmi Aryani menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada Grand Kuta Hotel and Residence dan berharap kerja sama dapat ditingkatkan di masa mendatang.


Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

7


NEWS EVENT

Techking Fun Day

Renovasi Total Patra Bandung Hotel

Toshiba lewat PT. Techking En­ terprises Indo­ nesia menggelar gathering bagi para karyawan marketing dan gu­dangnya yang membaur berserta para pe­ mimpin perusahaan. Kegiatan ini bertujuan menyegarkan pikiran dari kesi­bukan pekerjaan serta meningkatkan kerja sama dan hubungan baik antar karyawan dengan membangun tim yang solid dan kuat dalam jaringan pemasaran notebook Toshiba. Gathering yang diberi tema ‘Techking Fun Day!! Tahun Baru Semangat Baru!!’ digelar di Bandung, Jawa Barat pada tanggal 6-7 Januari 2011. Rangkaian acara diantaranya mengunjungi Trans Studio Bandung pada hari pertama, kemudian dilanjutkan makan malam bersama dan hiburan bagi seluruh peserta. Pada hari kedua, peserta diajak mengenal lebih dekat dan menikmati alam Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda yang sangat sejuk.

Tanggal 9 Februari 2012, me­ rupakan angka dan per­ubahan baik bagi Patra Bandung Hotel. Manajemen PT. Patra Jasa, melalui Donny J. Subakti, Direktur Utama, mengumumkan merenovasi total hotel yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda No. 132, Dago, Ban­ dung. Direncanakan pada Desember 2012, pembangunan Patra Bandung akan selesai dan dibuka untuk tamu hotel. Perubahan total tidak hanya pada bangunan saja, hotel ini pun menjadi bintang 3, memiliki 5 lantai, dengan 100 kamar, dan dilengkapi fasilitasfasilitas lainnya. “Pada akhir tahun ini, kami akan mengoperasikan Patra Bandung Hotel dan terus menerus secara bertahap memperbaharui produk unit usaha lainnya sesuai dengan rencana pengembangan Patra Jasa. Hal ini sesuai dengan visi perusahaan, yakni dipilih dan dikenal secara universal sebagai perusahaan pengelola jasa dengan pelayanan dan keramah-tamahan di Indonesia maupun mancanegara nantinya” kata Donny J. Subakti saat peresmian peletakan batu pertama di Patra Bandung Hotel.

HARRIS Hotel & Conventions Kelapa Gading Peringkat ke-7 “Paling Trendi” di Indonesia HARRIS Hotel & Conventions Kelapa Ga­ding patut berbangga hati. Diawal tahun 2012 terpilih sebagai hotel peringkat ke-7 “paling trendi” di Indonesia, pi­lihan wisatawan 2012 dari situs TripAdvisor yang merupakan situs rekomendasi wisata terbesar di dunia. Pemenang adalah hasil pilihan para wisatawan pengunjung situs tersebut berdasarkan hasil ulasan dan komentar berharga yang mereka tulis. Kategori yang diberikan kepada HARRIS Kelapa Gading membuktikan bahwa hotel berbintang empat ini telah dikenal dan dipercaya sebagai salah satu hotel pilihan teratas para wisatawan di Jakarta. “Kami semua sangat senang bisa terpilih dan penghargaan ini semakin meningkatkan semangat dan motivasi kami untuk selalu memberikan kejutan-kejutan positif kepada semua tamu,” kata Jeny Herdanto, Asisten Eksekutif Manager HARRIS Hotel & Convention Kelapa Gading. Penghargaan ini melengkapi prestasi setelah tahun lalu meraih predikat sebagai “Indonesia Leading City Hotel – Jakarta 2011/12” oleh Indonesia Travel & Tourism Awards (ITTA).

8

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012

De’ Opera offers you a place to hang out, to chill out and to satisfy your appetite with our tempting and delicious foods and drinks. Our spacious space can acomodate 600 people. De’Opera are beautifully desogned with 3 luxury restaurants, Benihana Teppanyaki Restaurant, Gyu Ka-ku Japanese BBQ Restaurant itself with its special Tahi Food recipe, De’Opera has become one of the best places to spend your day with your beloved friends and family. Through the concept of Music, Art and Fashion, De’ Opera become the most modern and stylish places to hang out in Nusa Dua area. With a floating cat walk, VIP Room, awimming pool and high-end lounge, we are willing to accomommodate your needs who are seeking a pleasure, luxury and privacy. You can enjoy Bali’s Mother Nature while relaxing right in front of the beach, accompanied by a glass of wine and sink in a soothing music. With us, you will get an unforgettable lifestyle experience; the fresh air breeze and a magnificent view from Nusa Dua beach are just steps away from your bare eyes. Now, we are than ready to serve all guests with warmth and sinceity of Bali.


Tourism

Calender of Event

Februari – Maret 2012

1. Tema : Trend Property Expo 2012 Waktu : 2 – 13 Februari 2012 Tempat : Jakarta Convention Center, Exhibition Hall A+B – Jakarta

2. Tema : Feed The World (KADIN Indonesia) Waktu : 7 – 10 Februari 2012 Tempat : Assembly Hall 1,2,3 – Jakarta Convention Center

3. Tema : Drama Kolosal PETA Waktu : 14 Februari 2012 Tempat : Komplek Monumen PETA – Blitar

4. Tema : Indonesia International Education & Training Expo 2012 Waktu : 16 – 19 Februari 2012 Tempat : Assembly Hall 1,2,3 Jakarta Convention Center

14. Tema : Java Jazz Festival 2012 Waktu : 2 – 4 Maret 2012 Tempat : Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran – Jakarta

5. Tema : Upacara Tradisional Desa (Nyanggring) Waktu : 17 – 18 Maret 2012 Tempat : Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang – Lamongan

15. Tema : Gelar Budaya Aceh 2012 Waktu : Sabtu, 3 Maret 2012 Tempat : Auditorium Sasana Budaya Ganesha

6. Tema : Festival Kethoprak Waktu : 17 – 21 Februari 2012 Tempat : Gedung Kesenian Taman Bale Kembang – Solo

16. Tema : Live Concerts Roxette Waktu : 3 Maret 2012 Tempat : Tennis Indoor Senayan – Jakarta

7. Tema : Solo Karnaval Waktu : 18 Februari 2012 Tempat : Jalan Slamet Riyadi – Solo

8. Tema : Gunungan Charity Boat Race Waktu : 19 Februari 2012 Tempat : Bengawan Solo – Solo

9. Tema : Indonesia Fashion Week 2012 Waktu : 23 – 26 Februari 2012 Tempat : Assembly Hall 1,2,3, Cendrawasih Room – Jakarta Convention Center

10. Tema : Mega Wedding Festival 2012 Waktu : 24 – 26 Februari 2012 Tempat : Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Hall D2 11. Tema : Design Festival 2012 Waktu : 27 Februari – 3 Maret 2012 Tempat : Universitas Kristen Petra, Gedung P, Jalan Siwalankerto – Surabaya 12. Tema : The 18th Mega Bazaar Computer Waktu : 29 Februari – 4 Maret 2012 Tempat : Jakarta Convention Center, DP Mall Semarang, Java Mall Semarang, Graha Cakrawala Universitas Malang, Celebes Convention Centre Makassar. 13. Tema : Food, Hotel, & Tourism Bali 2012 Waktu : 1 – 3 Maret 2012 Tempat : Bali Nusa Dua Convention Centre, Nusa Dua – Bali

Foto Calender Event Feb-Maret 2012

Santana, Java Jazz 2011

17. Tema : Bazaar Bapindo Plaza Waktu : 6 – 9 Maret 2012 Tempat : Bapindo Plaza, Assembly Hall Lt. 8, Hall D – Jakarta 18. Tema : International Furniture Craft & Fair Indonesia 2012 (IFFINA) Waktu : 11 – 14 Maret 2012 Tempat : Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Hall A,B,C1,D 19. Tema : Astindo Travel & Holiday Fair 2012 Waktu : 16 – 18 Maret 2012 Tempat : Cendrawasih Room, Jakarta Convention Center 20. Tema : Mahesa Lawung Keraton Waktu : 22 Maret 2012 Tempat : Keraton Kasunanan Surakarta 21. Tema : Shopping Vaganza 2012 Waktu : 26 – 30 Maret 2012 Tempat : Setiabudi Atrium, Jalan H.R. Rasuna Said Kav.62 – Jakarta 22. Tema : Bali Spirit Festival Waktu : 28 Maret – 1 April 2012 Tempat : Purnati Center, Batuan, Ubud – Bali 23. Tema : Deep & Extreme 2012 Waktu : 29 Maret – 1 April 2012 Tempat : Assembly Hall 1,2,3, Jakarta Convention Center Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

9


CAMERA LENS

Semarak Imlek Menyambut Tahun

Naga Air Opera Klasik Peking

T

Naskah & foto: Marcell

ahun Baru China atau yang lebih kenal dengan ‘Imlek’, merupakan hari raya yang paling penting dalam masyarakat yang berketurunan China. Dapat dipastikan ‘Imlek’ hampir dirayakan oleh seluruh pelosok dunia dimana terdapat orang China, keturunan China atau pecinan. Banyak bangsa yang bertetangga dengan China turut merayakan Tahun Baru China seperti Taiwan, Singapura, Hong Kong, Vietnam, Malaysia, Jepang dan tentunya di negeri kita sendiri, Indonesia. Di Indonesia, seperti yang diketahui perayaan ‘Imlek’ ini dapat dikenal pada era Gus Dur menjadi Presiden. Yang dahulu memperjuangkan hari Imlek sebagai Hari Libur Nasional, hingga akhirnya disepakati secara legitimasi pada Januari 2001 lalu. Dan kini segala hal yang berhubungan dengan ‘Imlek’ atau masyarakat Tionghoa Indonesia tak perlu ragu dan tertutup untuk dijalankan.

Wayang Potehi

10

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012


CAMERA LENS

Berburu Pernik Imlek

Berdoa Untuk Tahun kedepan

Pernak-pernik atau kesenian yang berhubungan dengan ‘Imlek’ kini tidak tampil ragu untuk semarak dominan dengan warna merah dan emas dimana-mana, terlebih dipusat perbelanjaan yang banyak menggelar program-program acara bertemakan ‘Imlek’ untuk menarik perhatian pengunjungnya. Mulai dari lampion, angpao, baju, hingga kue dan manisan. Serta kesenian seperti wayang potehi, dragon dance, wushu, opera China, musik dan tarian tradisional Cina Seibu Tangan. ‘Imlek’ juga tidak terlepas Barongsai dan Liong Naga yang membentuk singa yang meliuk-liuk mengikuti tabuhan musik khas, hingga melahirkan daya tarik sendiri, khususnya bagi anak-anak. Dan ada kepercayaan bila memberi angpao sebesar-besarnya kepada Barongsai akan diberi pula rejeki yang lebih besar untuk tahun berikutnya yang pada tanggalan China mendatang akan memasuki tahun ‘Naga Air’, yang ‘Naga’ sebagai shio terbaik dengan dipercaya pula dapat dapat mengusir roh-roh jahat serta ‘Air’ yang dapat mempunyai makna sejuk dan dimurahkan untuk mengalirkan rezeki. Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

11


R E N I L U K A T O 12 K 1 MEDAN

M

emang pantas menobatkan kota ini sebagai urutan pertama dalam tujuan wisata kuliner. Medan adalah surganya bagi penikmat makanan. Ragam santapan multi etnik bisa dicicipi dan temukan di kota ini, seperti masakan Aceh, Timur Tengah, India, Chinese, Melayu-Mandailing, Batak, dan lain sebagainya. Tidak susah untuk menemukan atau mencari aneka jajan dengan rasa nikmat dan menggiurkan. Penjual atau pedagang sentra kuliner terpapar di berbagai ruas kota dari daerah pinggiran sampai inti kota. Sebut saja Merdeka Walk, Pagaruyung, Warkop Sudirman, Durian Peringgan, Kawasan Jalan Semarang – Selat Panjang, Jalan Puri, Kawasan Dr. Mansyur, Boulevard Kompleks Cemara Asri, bika ambon Jalan Majapahit, dan kawasan Ring Road sampai menuju Jalan HAL 12 - TOURISM 12 KOTA KULINER Asrama, Helvetia.

KULINER DAN OLEH-OLEH KHAS MEDAN Sop Sum-sum Langsa di Jalan Misbah. Berisi potongan tulang dengan sedotan, sepiring nasi, dan perkedel. Sedotan berfungsi untuk menghisap sum-sum tulang tersebut. Selain sedotan, disediakan pula pisau, untuk memotong bagian daging atau kikil yang masih menempel pada tulang. Merdeka Walk Jalan Ahmad Yani atau lebih dikenal dengan Jalan Kesawan, adalah Medan di masa lalu. Berlokasi di salah satu sisi Lapangan Merdeka dengan ciri khas bangunan tenda-tenda, kafe bergaya timur tengah. Beberapa

Sop sum-sum langsa

12

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012

Pancake durian

tempat makan dan minum “ditebar” di sana, dengan pilihan yang luas. Chinatown bertempat di Jalan Selat Panjang merupakan pusat jajanan khususnya di waktu malam. Di daerah ini banyak warung-warung makan murah-meriah, halal maupun non-halal. Di sudut Jalan Bogor dan Semarang, misalnya, ada satu kedai penjual mi yang sangat terkenal dengan nama Tiong Sim. Di depannya ada penjual durian yang juga punya banyak pelanggan. Soto Sinar Pagi di Jalan Sei Deli 2D, masih tetap populer dan menjadi rujukan utama. Kelezatannya sudah cukup mengundang beberapa pejabat untuk menikmatinya. Soto Kesawan berlokasi di Jalan Ahmad Yani sudah dikenal gurih dan kelezatannya. Satu mangkuk soto berisi daging sapi, irisan ayam dan udang goreng. Mie Kepiting Aceh, yang enak dan tersohor berada di Jalan Titi Bobrok. Medan tidak hanya menawarkan surga makanmakan, tetapi juga kota dengan pilihan oleh-oleh yang sungguh beragam. Dulu, Medan hanya memiliki beberapa cenderamata kuliner, contohnya sirup markisa, terong Belanda, dan manisan jambu. Kini sudah banyak varian rasa dan jenis yang bisa dibawa. Bika Ambon Medan berada sepanjang Jalan Majapahit, dengan beberapa merek dapat dipilih, seperti Zulaikha, Ati, Acai dimana masing-masing mempunyai penggemar. Bolu Gulung Meranti di Jalan Kruing nomor 2K. Bolu gulung ini sangat lembut dengan rasa pilihan keju, strawberry, blueberry, nougat, mocha, dan banyak lagi. Pancake Durian bisa dibeli di Jalan Putri Hijau 1A. Walaupun harganya lebih mahal dari Bika Ambon dan Bolu Miranti, tapi pembeli dan peminatnya lumayan berjubel. (foto istimewa)


12 KOTA KULINER

BERBURU KUDAPAN RINGAN DENGAN RASA NIKMAT

Gedung Sate

2 BANDUNG

K

ota ini tidak hanya dikenal akan menjamurnya factory outlet atau wisata belanja saja. Melainkan gudangnya kuliner. Pengrajin oleh-oleh Bandung dikenal sangat kreatif. Beragam suguhan penganan mulai dari tradisional khas pasundan, moderen, seafood, sampai aneka jajanan kue dengan mudah ditemui. Oleh karena itu jangan heran, saat 3 bulan datang lagi ke Bandung, kita akan menemukan banyak tempat jajan baru. Pertumbuhan resto pinggir jalan dan kelas mewah, toko-toko kue terus bermunculan dengan menghadirkan varian rasa, bentuk, dan keunikan yang menggugah selera para pengunjung untuk mencicipinya. Para pengunjung yang datang ke kota ini, pastinya menyem­patkan wisata kuliner. Kita pun bisa memilih tempat makan, karena masing-masing tempat makan di Bandung memiliki kelebihan dan keunikan. Mau bersantap di atas ketinggian 700 meter, datang saja ke Saung Panineungan Lembang, sambil menyantap kuliner kita dapat menikmati pemandangan kota kembang. Atau ingin makan di tengah petakpetak sawah dengan tempat saung beratapkan jerami menyerupai sebuah gubug layaknya sebuah pedesaan?.. Pilihannya adalah resto SapiLidi. Sambil mendengar gemercik aliran air yang seperti irigasi dan melihat kolam ikan semakin menambah lahap kita menyantap makanan.

Selain makanan berat, banyak tersedia kudapan ringan dengan harga terjangkau, seperti Batagor Riri yang terletak di kawasan Burangrang atau Batagor Kingsley di Jalan Naripan. Kedua tempat makan ini tidak pernah sepi dari para pelancong. Mih Kocok Mang Dadeng yang berlokasi di Jalan Banteng Nomor 67 ini sudah lumayan dikenal pecinta mie. Kelebihannya ada pada racikan bumbunya yang menambah kelezatan mie. Martabak San Fransisco memiliki dua tempat dan bagi yang ingin membelinya datanglah pada jam 16.00. Lokasi pertama di Jalan Burangrang Nomor 47 dan Jalan Karapitan Nomor 7G. Yang membedakannya yakni tekstur martabak tebal dan rasa enak serta gurih. Warung Lela berada di Jalan Kupa Nomor 6 Rancakendal Dago Atas merupakan pilihan penikmat Mie Ayam Jamur dan Yamien. Untuk membawa buah tangan pisang molen dengan varian rasa, brownies kukus maupun panggang, dan kue kering lainnya bagi keluarga, rekan kerja, serta teman bisa datang ke Kartika Sari dan Primarasa di Jalan Kemuning nomor 20 atau Buah Batu nomor 169. Tahu Yun Sen sudah ada sejak tahun 1938 bisa kita rasakan dan santap di Warung Telaga yang tersebar dibeberapa tempat. Rasa dari Tahu Talaga atau Tahu Yun Sen Bandung ini memang mantap, selain terasa lembut dan gurih di ketika dikunyah. Masih banyak lagi tempat-tempat kuliner di Bandung yang dapat kita nikmati. (foto istimewa)

Jajanan Batagor

Pisang molen salah satu oleholeh paling populer

Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

13


12 KOTA KULINER

3 MAKASSAR

K

ota Anging Mammiri ini tidak hanya kaya akan wisata pulau dan sejarah, tapi sejuta cita rasa kulinernya. Kudapan tradisionalnya seperti Coto Makassar, Sop Konro, dan Mie Titi tidak hanya bisa dijumpai di kota ini saja, melainkan sudah merambah kota-kota besar lainnya. Selain ketiga makanan di atas, masih banyak kuliner-kuliner yang dapat mengenyangkan dan menggugah selera kita. Berkeliling di kota angin sepoi-sepoi ini terasa kurang lengkap tanpa menikmati makanannya. Walaupun kehadiran restoran siap saji sudah banyak, tetap saja tidak mengurangi antusias masyarakat lokal maupun wisatawan untuk mencicipi makanan khas kota Deang tersebut. Yang menjadi ciri khas makanan tradisional disini adalah kebanyakan menggunakan daging sapi atau kerbau, beserta jeroannya dan kuah encer pekat. Sekilas terlihat kurang Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar

menarik, tapi ketika sudah menyantapnya dijamin bakal ketagihan.

PILIHAN KULINER MAKASSAR

Otak-otak Makassar tebal, legit, & sangat halus

Jalangkote

Palbas Serigala

14

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012

Sop Saudara yang berasal dari Pangkep ini bisa ditemui di Jalan Andalas tepatnya persis di samping Masjid Raya Agung Makassar. Palbas Serigala atau lebih dikenal dengan Pallu Basa Serigala, jangan berpikir menggunakan daging serigala. Diambil dari nama jalan yakni Serigala. Sekilas secara tampilan mirip dengan Coto Makassar, yang membedakan disajikan dengan ketupat. Mie Kering Awa, rumah makan ini tergolong sederhana. Memang banyak mie titi di kota ini, tapi yang terkenal akan kegurihan dan kelezatannya ada di Jalan Bali Kampung Cina. Berupa mie kering di masak menggunakan arang kemudian disajikan dengan kuah kental berisi irisan ayam, udang, dan cumi yang selanjutnya di campur ke dalam mie. Jalangkote atau lebih dikenal dengan pastel. Berisi wortel, kentang, daging, telor rebus, dan soun dengan kuah sambal kental. Rasanya garing dan gurih. Penganan ini bisa ditemukan sepanjang Jalan Lansirang dan dibawa sebagai oleh-oleh dalam kondisi setengah matang. Nasi Kuning Popsa ini menu sarapan pagi berada di sudut jalan Kota Makassar, yaitu di dalam dermaga Posa Jalan Penghibur. Bakso Ati Raja bisa dijadikan sebagai oleh-oleh. Bakso terbuat dari daging sapi ini tersedia dengan pilihan kasar maupun halus dan saat menyantapnya ditemani buras atau ketan . Untuk membelinya dapat menuju Jalan Gunung Merapi 170 atau Jalan Lanto Daeng Pasewang nomor 20G. Ayam Goreng Sulawesi ini bisa dikatakan kecil tapi soal rasa juaranya. Untuk menyantap kriuk ayam ini bisa datang ke Jalan Hasanudin, Pattimura atau G. Lompobattang. Otak-otak disini bercirikan daging tebal, lembut dan sangat terasa ikan tenggirinya. Bagi yang ingin membawa pulang, bisa membelinya di rumah makan Ibu Elly di Jalan Kijang, Nelayan, Lae-Lae, dan beberapa tempat lainnya.


12 KOTA KULINER

4 YOGYAKARTA

S

elain menawarkan keindahan wisatanya, kota ini terkenal akan makanan Gudegnya. Menyantap makanan dan minuman di Yogyakarta tidak hanya memanjakan lidah saja, harganya pun murah. Mendengar atau menyebut nama gudeg dan bakpia patok, tentu mengingatkan kita akan kota budaya Yogyakarta. Yang menjadi daya tarik kota Kesultanan dan Pakualaman ini adalah keramahan masyarakatnya dan menawarkan suasana tenang serta nyaman. Ragam wisata kuliner tradisional yang dapat kita nikmati dan rasakan. Tidak hanya gudeg dan bakpia saja. Atau mau mencari penganan selain lesehan di Malioboro?. Kota ini pun tidak hanya menyajikan rasa manis saja. Saat rasa lapar datang, kita bisa menaiki becak dan bertanya dimana tempat makanan tradisional yang enak dan paling ramai di kunjungi. Sang pengemudi becak pun dengan sigap akan langsung mengantar kita ke tempat tujuan. Bagi penikmat makanan, Yogyakarta adalah surganya.

Angkringan Lik Man

PILIHAN KUDAPAN LINER ENAK DAN SEDERHANA Oseng-oseng Mercon Bu Narti berada di Jalan KH. Ahmad Dahlan. Warung bertenda ini menawarkan masakan dari jeroan sapi dengan citarasa super pedas. Angkringan Lik Man sudah melegendaris di kalangan pecinta kudapan. Tempatnya di samping stasiun kereta Tugu Jalan Wongsodirjan dan buka malam hari. Berkonsep lesehan dan menyajikan menu jadah bakar, nasi kucing, sate hati, sapi, telur puyuh, dan minuman khasnya kopi joss. Sate Klathak, buka pada waktu malam dan berlokasi di Jalan Imogiri Timur KM 8, di dalam Pasar Jejeran Wonokromo,

Bakpia

Sate klathak

Pleret, Bantul. Yang menjadi ciri khas adalah sate kambing muda dibumbui garam, merica dan di tusuk menggunakan jeruji besi. Nasi Goreng Beringharjo di Jalan Pabringan 1 atau bisa di jumpai di Jalan Mataram. Keberadaannya sudah ada sejak 1960 dan mulai buka jam 18.00-23.00 WIB. Setelah nasi goreng jadi dan ditaruh ke piring, kemudian ditambahkan daging babi atau ayam serta irisan tomat, kol, daun seledri, telur dadar bulat dan acar sebagai pelengkap. Soto Sulung Pak Malik Stasiun Tugu ada sejak 1968 dan buka jam 09.00-21.00. Berupa soto daging dan campur khas Madura, kita dapat memilih di tambah telor atau tidak yang di santap dengan nasi yang di bungkus kecil-kecil. Wajik Week yang telah ada pada 1939 ini lokasinya agak jauh, dapat di temui ketika sedang jalan-jalan ke Candi Borobudur. Keunikan dan rasanya sudah populer. Makananan ringan ini bisa dijadikan oleh-oleh seperti wajik, onde-onde, keripik tempe, rempeyek kacang, dan jadah (kue dari ketan dan kelapa parut). (Foto istimewa) Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

15


12 KOTA KULINER

5 SOLO

D

aya tarik kota yang dilintasi sungai Bengawan Solo salah satunya adalah makanan tradisionalnya menggugah selera dan memanjakan lidah Anda. Ya, Solo dikenal salah satu surganya kuliner dengan harga cukup murah. Jenis makanan dan minuman maupun jajanan yang khas dapat dengan mudah di jumpai di Kota Solo. Menyajikan citarasa khas dan eksotis yang hanya bisa ditemukan di tempat ini. Warung makan tidak pernah sepi dari pengunjung pecinta makanan. Apalagi saat menjelang malam hari, keramaian itu semakin tampak. Yang khas dari kota ini adalah Nasi Liwet dan Sop Timlonya. Dan rasa yang ditawarkan hampir sama dengan Yogyakarta, yakni cenderung manis. Yang masih terlihat mendominasi dan menjadi ciri khasnya adalah penggunaan santan dan gula Jawa. Pasar Klewer Beragam makanan tradisional Kota Surakarta seperti Nasi Liwet, Tongseng, Tengkleng sudah merambah kota-kota besar lain dan khususnya tidak asing lagi di telinga masyarakat Jakarta. Rasanya yang gurih, dan unik membuat aneka menu makanan ini terasa pas di lidah setiap orang. Galabo salah satu pusat jajanan malam hari terbesar dan yang sudah sangat terkenal bagi penikmat kuliner di kota yang mempunyai julukan, Kota Batik. Nama tersebut dari singkatan Gladag Langen Boga, berlokasi di sebelah barat timur bundaran Gladag, tepatnya Jalan Mayor Sunaryo depan Pusat Grosir Solo dan Beteng Trade Center. Sambil melepas dahaga lapar, di kawasan peruntukkan kuliner untuk para wisatawan domestik, mancanegara maupun masyarakat lokal, kita bisa menikmati keindahan Solo di malam hari.

Sate Kere

MAKANAN DAN JAJANAN KHAS SOLO Nasi Liwet Wongso Lemu mulai buka jam 18.00 WIB dan berada di daerah Kepabron, Jalan Teuku Umar. Tiga orang ibu-ibu berpakaian kebaya dan bersanggul menyambut para tamu di depan warung Bu Wongso. Sambil menikmati Nasi Liwet gurih dengan pilihan lauk berupa ayam, telor, jeroan dan lain-lain, pengunjung ditemani dendang lagu Jawa dari ketiga ibu tersebut. Tengkleng Bu Edi berada di salah satu sudut bawah gapura Pasar Klewer ini baru mulai buka jam 14.00. Berupa gulai kambing, namun kuahnya tidak memakai santan dengan isi tulang-tulang kambing dengan sedikit daging yang menempel, bersama dengan sate usus, sate jeroan, dan otak. Kelezatannya sudah sangat terkenal (sejak tahun 1971) dan bahkan pengunjung rela antri untuk merasakan makanan dari hasil tangan Bu Ediyem.

Nasi Liwet Wongso Lewu

Serabi Notosuman

16

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012

Sate Kere bisa kita jumpai di sebelah selatan Stadion Sriwedari, Jalan Kebangkitan Nasional nomor 1-2 dan muka dari pagi jam 11.00-20.00 WIB. Dengan menyajikan menu utama tempe gembus yang terbuat dari ampas kedelai sisa pembuatan tahu dan saat menyantapnya ditemani bumbu kacang. Dawet Selasih Bu Watik berlokasi di dalam Pasar Gede ini serta sudah lama berjualan, yaitu 15 tahun. Karena kekhasan dan kelembutannya, dawet ini banyak diminati. Serabi Notosuman lokasinya ada di Jalan Prof. M.Yamin nomor 52, Notosuman dan sudah berdiri sejak puluhan tahun yang lalu. Kalau ingin mencicipi rasa gurihnya bisa datang jam 06.0018.00 WIB. (foto istimewa)


12 KOTA KULINER

6 PADANG

B

erciri khas pedas dan menggunakan santan kental itulah kuliner daerah Padang. Kota dari Provinsi Sumatera Barat ini memiliki makanan khas yang sangat terkenal di seluruh Indonesia bahkan masakan Rendang pun sudah merambah hingga luar negeri. Dan ini terbukti rumah makan Padang dapat ditemui dengan mudah di kota mana saja. Makanan dari Kota Bukittinggi yang populer di kalangan pecinta kudapan di antaranya Sate Padang, Dendeng Balado, Ayam Pop, Soto Padang, Rendang, serta Bubur Kampiun. Belum lagi setiap kabupaten memiliki kekhasan dan keunikan tersendiri. Adalah sebutan untuk tiga jenis varian sate di Sumatra Barat, yaitu sate Padang, Sate Padang Panjang dan sate Pariaman. Masing-masing mempunyai ciri khas, seperti sate padang memakai daging dan lidah sapi dengan bumbu kuah kental berwarna kuning, yang buatan Padang Panjang kuahnya berwarna kuning, sedangkan dari Pariaman berkuah merah.

Jam Gadang, Bukittinggi

MENIKMATI KULINER DAN OLEH-OLEH PADANG

Ketupek Pical

Varian oleh-oleh di Pasar Atas Bukittinggi

Bika Mariana

Sate Mak Syukur ini sangat terkenal berlokasi di jalan menuju kantor Balaikota Padang Panjang. Kelebihannya pada dagingnya yang empuk, potongan yang besar, serta bumbu tidak terlalu pedas dan menyengat. Pical Sikai kalau di Pulau Jawa disebut pecel, perbedaannya yakni diberi irisan rebung dan jantung pisang serta bumbu kacang lebih cair. Ada yang bilang, belum datang ke Bukittinggi kalau tidak mencicipi ulekan dari warung yang letaknya di dalam gang Almanzari persis depan Masjid AlIkhwan, Jalan Panorama, Kota Bukittinggi ini. Nasi Kapau Uni Lis berada di kawasan Los Lambuang, Pasar Ateh dan jaraknya dekat dengan jam gadang ikon dari Kota Bukittinggi. Ketupek Pical merupakan makanan sejenis ketupat sayur. Ketupat dipotong-potong, lalu diberi irisan halus kol, pakis, daun singkong dan mie kuning. Kemudian disiram kuah gulai dengan campuran isi nangka muda, rebung dan daun kol, dan sebagai penutup diberi saus kacang. Lokasinya juga berdekatan dengan nasi kapau Uni Lis yakni di dalam Pasar Ateh. Gulai Bukek untuk merasakannya datang saja ke Pasar Atas, Bukittinggi. Menggunakan bahan dasar nangka muda dan daging kambing. Beras yang ditumbuk diberi bumbu secu­kupnya yang selanjutnya dimasak. Gulai ini tidak pakai santan tetapi air yang ditambah lemak untuk menambah kental. Bika Mariana terbuat dari santan, tepung beras, dan gula merah yang di panggang di atas tungku api dan dibungkus dengan daun. Dengan pilihan rasa original, pisang, dan coklat. Terasa lebih nikmat menyantapnya selagi hangat. Bisa membelinya di Pasar Atas atau di Jalan Raya Koto Baru, antara Padang Panjang dan Bukittinggi. Keripik Balado adalah salah satu oleh-oleh yang biasa dibawa wisatawan yang datang. Kripik dari singkong yang diberi Lado (cabe). Rasanya ada yang pedas dan ada yang pedas manis. Untuk membelinya singgah saja ke Pasar Atas, disana banyak penjual yang menjajakan kripik ini. (foto istimewa) Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

17


12 KOTA KULINER

7 JAKARTA

W

alaupun agak susah mencari makanan khas Betawi, namun Jakarta memiliki ratusan bahkan ribuan tempat untuk berwisata kuliner. Mau dari restoran kelas mewah, warung kaki lima, resto di mal atau hotel-hotel, sampai rumahan pun semuanya ada di kota metropolitan Jakarta. Memburu tempat makan enak seakan menjadi suatu kenikmatan tersendiri, namun tidak setiap orang hafal atau tahu dimana lokasi-lokasi tempat makan enak dan mungkin dengan suasana yang spesial, berbeda dari biasanya. Kawasan Jakarta Timur, Barat, Pusat, Selatan, dan Utara mempunyai tempat menyantap dan kelebihan masing-masing. Misalnya di kawasan Jalan H Agus Salim, Jakarta Pusat, atau lebih dikenal dengan Jalan Sabang. Di gerbang gapura tertulis Sabang Food Center, yang menggambarkan beragam jenis makanan dapat bisa kita jumpai dan rasakan. Lokasinya yang berapa di pusat kota, terutama area perkantoran, menjadikan tempat ini salah satu favorit orang-orang untuk melepas rasa dahaga lapar. Mulai dari rumah makan Padang, bubur ayam, sate ayam, nasi goreng, mie ayam dan masih banyak masakan ada disini. Kita tinggal memilih mau makan apa dan harganya terbilang ekonomis. Kampung kuliner lainnya yakni Kelapa Gading, mulai dari jalur sebalah kanan dan kiri Jalan Boulevar Raya terdapat rumah makan seafood, nusantara sampai masakan internasional pun ada. Kalau lagi ingin menyantap masakan Chinese food atau seafood, bisa juga datang ke daerah Harmoni tepatnya di Pecenongan, Jakarta Pusat. Untuk penggemar buah durian, bisa meluncur ke Jalan Kalibata (depan Taman Makam Pahlawan) Jakarta Selatan atau ke Jalan Mangga Besar, Jakarta Pusat.

Jalan Sabang siang hari

18

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012

Es krim Ragusa

Roti Tan Ek Tjoan

ICIP JAJANAN JAKARTA Martabak AA di Jalan Minangkabau 29A, Manggarai ini sudah terkenal akan tebal, gurih, serta kelezatannya. Mie Ayam Kaki. Bagi penggemar mie ayam yang ingin menikmati, datang saja ke Jalan Tanjung Menteng, Jakarta Pusat. Gado-gado BonBin bertempat di Jalan Cikini IV nomor 5 tersebut sudah berjualan sejak tahun 1960. Bumbu menggunakan kacang tuban super sehingga terasa lebih lembut dan kental. Raja Bebek Bakar 21 berlokasi di Jalan Sabang. Warung makan itu menyajikan bebek berlapis madu dan taburan wijen, bebek goreng sambal hijau, atau bisa memilih bebek bakar khas. Bakso Kumis berukuran besar, seperti bola tenis. Untuk mencicipinya datang saja ke lapangan Blok S Jakarta Selatan. Di tempat ini pengunjung meracik sendiri bumbu sambal, garam, kecap, bawang merah goreng, dan seledri. Setelah itu kita tinggal pilih, mau bakso kasar atau halus. Roti Tan Ek Tjoan berdiri di bangunan tua Jalan Cikini Raya nomor 61, keberadaannya sudah ada sejak 1953. Di toko kue ini tersedia roti cokelat, keset, kelapa, bakso, gambang dan lain-lain. Buka hari Senin-Sabtu jam 08.00-18.00, dan Minggu pukul 08.00-17.00. Es Krim Ragusa sudah ada sejak 1932 dan berlokasi Jalan Veteran I nomor 10 gambir, Jakarta Pusat. Rasanya yang lezat dan tidak menggunakan bahan pengawet. Pilihan es krimnya yaitu Banana Split, Coup de Maison, Tutti Frutti, Cassata Sicialiana, Rum Raisin, dan tentunya Spaghetti Ice Cream.


12 KOTA KULINER

Sungai Musi, Palembang

8 PALEMBANG

P

ada umumnya orang-orang mengenal Palembang kota pempek dan kerupuk kemplang. Padahal masih banyak makanan khas yang bisa dinikmati. Contohnya model, tekwan, berbagai jenis kerupuk dan kemplang yang bahan bakunya terbuat dari ikan. Ya, memang makanan daerah di sini sebagian besar terbuat dari ikan. Selain makanan tadi, ada banyak ragam masakan kuliner khas Palembang. Berbagai jenis pindang menghiasi keragaman wisata kuliner di Palembang. Ada pindang ikan, yang terdiri dari pindang ikan patin atau tulang, serta ikan baung. Lumayan banyak tempat-tempat kita untuk berburu kuliner di kota ‘wong kito’. Berikut adalah makanan berat dan ringan yang bisa dijadikan referensi saat Anda mengunjungi kota Sungai Musi tersebut. Mie Celor yang berada di rumah makan 26 HM Syafei Jalan KHA. Dahlan nomor 2, Pasar Ilir Palembang, kelezatannya sudah menyebar dikalangan pecinta kuliner. Menggunakan mie telur berwarna kuning dengan ukuran lebih besar. Untuk menambah gurih, lezat, dan lembut kuah kentalnya ditambah udang. Martabak HAR yang diambil dari nama sang pemilik Haji Abdul Rojak cukup melegenda di masyarakat Palembang. Untuk mencicipi kekhasan martabak yang terbuat dari telur bebek yang dicampur dengan kuah rempah dari campuran kentang ini datang ke Jalan Jenderal Sudirman, Sekip. Pindang Musi Rawas lokasinya ada di Jalan Angkatan 45 nomor 18, Pakjo. Rumah makan ini sudah lama berdiri, yaitu 15 tahun. Menyajikan menu pindang ikan patin, udang, iga, daging, ikan seluang goreng sampai brengkes patin tempoyak dengan kuah hangat dan lumayan pedas.

Mie Celor

Cemilan Srikayo

Pindang udang Musi Rawas

Kue 8 Jam adalah jajan tradisional Palembang. Dinamakan demikian karena proses pembuatannya hingga 8 jam. Penganan ini biasanya disajikan pada hari besar Islam, tetapi bisa juga didapat di toko-toko kue Kota Palembang atau di Pasar Cinde. Srikayo adalah kue yang dikukus bercitarasa manis, lembut, dan berwarna hijau. Beberapa restoran dan Pasar Cinde di Kota Jemabatan Ampera menjual cemilan mungil ini. Untuk merasakan aneka pempek, tinggal datang ke Jalan Depaten Baru Kelurahan 27 Ilir. Disini tersedia ragam kuliner model, tekwan, pempek kapal selam, lenjeran, panggang, lenggang dan masih banyak jajanan lainnya. Membeli oleh-oleh, ada beberapa tempat yang dapat didatangi. Seperti Jalan Rustam Efendi, Pasar 16 Ilir, Pasar Cinde, serta Piparejo Kemuning. (foto istimewa) Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

19


12 KOTA KULINER

9 BOGOR

D

ikenal dengan sebutan kota hujan, Bogor mempunyai segudang masakan dan cemilan yang enak. Dari Jakarta untuk mencapai kota ini bisa ditempuh dalam waktu 45 menit melalui jalan tol. Rumah makan maupun warung-warung yang menjajakan masakan menawarkan varian menu dengan sensasi rasa dan keebihan masing-masing. Cemilan yang melekat di Kota Bogor adalah taoge goreng dan roti unyil. Saat weekend dan libur panjang, Bogor dipenuhi pengunjung dari berbagai kota. Selain menikmati wisata belanja, para pelancong membanjiri tempat-tempat makan. Dan tidak ketinggalan menenteng plastik berisikan oleholeh khas kota yang sekarang disebut “seribu angkot�. Buah tangan yang biasa dibawa pulang, seperti asinan Bogor, talas, makaroni panggang, dan pastel apel.

Beberapa Rusa di Istana Bogor

ICIP KULINER BOGOR Gebro merupakan taoge goreng yang sudah dirintis sejak tahun 1944. Usaha kuliner yang diteruskan oleh Mamad, anak dari Samiun pemilik Gebro tersebut dapat dirasakan di Jalan Pengadilan, dekat Pasar Anyar, Kecamatan Bogor Tengah. Kelebihannya terletak pada pengolahannya yakni mie kuning dan taoge yang direbus serta bumbu kuah menggunakan tauco. Makaroni Panggang di Jalan Salak nomor 24 tidak pernah sepi dikunjungi para pembeli. Yang menjadi favorit makaroni special isi jamur hioko dan smoked beef, serta rasa panggang biasa. Dengan 3 pilihan ukuran yang dapat dipilih, ukuran kecil, sedang, dan besar. Surabi Duren banyak dijual di Bogor, tapi yang enak ada di Sukasari yang lokasinya dekat dengan Ekalokasari Plasa. Sebenarnya tidak hanya rasa durian saja, tetapi tersedia pilihan coklat, keju, nangka, jagung, ataupun pisang. Sangu Tutug Oncom makanan yang berasal dari Tasikmalaya tersebut bisa dinikmati di Saung Klray Jalan Bina Marga, tidak jauh dari pintu tol Jagorawi. Warung makan ini menyajikan 3 variasi yakni sangu tutug oncom Pasundan, ikan asin, dan rasa opak pedas. Perbedaan menu tersebut terletak pada taburan krutuk di atas nasi. Nasi Uduk Bansus Empang kuliner yang disantap waktu malam hari. Soal rasa jangan ditanya, sangat lezat dan terasa pas di lidah. Aromanya pun menggugah selera makan. Nasi uduk bansus menyajikan 4 varian favorit yaitu ayam bakar pedas, empal, kikil, serta jengkol. Lokasinya berada di Jalan Pahlawan Empang.

Makaroni panggang

Surabi duren keju

20

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012


12 KOTA KULINER

10 MALANG

D

i anugerahi alam yang indah, udara sejuk dan bersih, serta situasi kota yang cukup tenang. Malang kota di Jawa Timur tersebut mempunyai beragam kuliner yang dihasilkan dari akulturasi berbagai budaya negara-negara dan sukus-suku pendatang. Tempat-tempat makan maupun jajanan yang ada Kota Malang harganya cukup murah dan terjangkau serta mempunyai nilai historis. Mengenai citarasanya, tentu saja sangat lezat dan mengenyangkan. Keunikannya pun tidak kalah dengan kota-kota ‘surganya’ kuliner. Selain pemandangan taman-taman kota yang asri dan tertata rapi, kota ini juga menyajikan varian jenis masakan dan jajanan. Mau yang moderen, kontemporer hingga tradisional semua ada di kota bunga itu. Makanan yang menjadi ikon dari kota ini adalah Bakso Malang.

Monumen tugu di alun-alun Malang

JAJANAN DAN OLEH-OLEH KHAS MALANG

Bakpao telo

Bakwan Malang

Bakso Stasiun Kota atau Pak Dul Manan biasa disebut orang-orang berlokasi di Jalan Trunujoyo 9 sangat populer di kalangan penikmat makanan. Soto Ayam Lamongan Oro-oro wajib dirasakan ketika mengunjungi Kota Malang. Depot yang berlokasi di Jalan Orooro Dowo nomor 147C itu memiliki kekhasan menggunakan ayam kampung dan kuah kaya akan bumbu terasa sangat gurih. Nasi Madura Jalan Semeru, tepatnya warung Sego Duro lumayan dipadati pengunjung yang ingin merasakan racikan tradisional khas Ibu Lely sang pemilik. Orem-orem Pertukangan berupa makanan ketupat yang diberi sayur tempe kuning. Untuk menikmati ketupat ukuran besar ini datang saja ke warung sangat sederhana Pak HM. Syahri di Jalan Gatot Subroto. Bakpao Telo berwarna ungu dan hijau ini adalah pendatang baru untuk cenderamata makanan, namun banyak digemari para pelancong. Dengan menyajikan varian isi daging sapi, keju, kacang merah, dan kacang hijau. Beberapa tempat untuk membeli bakpao ini yaitu Jalan Raya Purwodadi nomor 1, Simpang Lawang, Jalan Langsep nomor 11, Jalan Terusan Borobudur 80, serta Jalan Semeru nomor 25. Ayam Panggang dan Sate Usus Mbak Sriono salah satu tempat kuliner yang menjadi favorit di Kota Malang. Lokasinya di depan gerbang timur Stadion Gajayana. Yang menjadi kelebihan, sebelum dibakar usus terlebih dahulu dicelupkan ke dalam santan untuk menambah sedap. Roti Kadet, Warmbol Poetih dan Tjoklat, Boterjanhagel, dan Allerhande adalah beberapa jenis kue yang bisa diberikan sebagai oleh-oleh. Membelinya datang saja ke Toko Oen Tempoe Doeloe Jalan Basuki Rahmat nomor 5, yang telah berdiri sejak tahun 1930. (foto istimewa) Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

21


12 KOTA KULINER

11 BANJARMASIN

K

ota ini merupakan ibu kota dari Kalimantan Selatan. Banjarmasin yang dikenal sebagai “Kota seribu sungai” tidak hanya kaya akan budayanya, akan tetapi kulinernya menarik untuk disantap. Banjarmasin kota yang lumayan padat dan memiliki satu keunikan yakni pasar terapung. Aktifitas pasar terapung tersebut menarik perhatian wisatawan yang datang berkunjung ke sana. Pasar tradisional itu berada di Sungai Barito dan para penjual menggelar dagangannya di perahu mulai pukul 04.00 WITA. Tidak hanya sembako saja yang dijual di pasar terapung, Aneka makanan dan kue khas Banjar bisa pengunjung beli. Unik dan menariknya, manakala ingin membeli kuliner di perahu yang lain, kita harus melompati dari satu perahu ke perahu lainnya dan menikmati sarapan di atas perahu sambil digoyang riak air sungai. Inilah “pasar seni” yang tidak dimiliki kota lain.

Pasar terapung Barito

MAKANAN DAN KUE KHAS KOTA BANJAR Soto Banjar merupakan soto khas suku Banjar, Kaliman­ tan Selatan dengan bahan utama ayam dan beraroma harum rempah-rempah seperti kayu manis, biji pala, dan cengkeh. Berlokasi di Jalan Brigjend Hasan Basri, Kayu Tangi, tempat lain adalah pasar terapung Barito soto ini bisa kita rasakan. Bingka Barandam bahan bakunya dari kentang. Penganan yang merupakan favorit masyarakat Banjar tersebut hampir sama dengan kue lumpur. Kue Lam adalah khas dari Barabai, dengan bentuk persegi. Pengunjung yang ingin membawa sebagai oleh-oleh datang ke Jalan PM. Noor, Barabai, Hulu Sungai Tengah. Memang agak jauh dari Kota Banjarmasin, menempuh waktu sekitar 4 jam atau berjarak 165 kilometer. Kue yang merupakan makanan khas kerajaan banjar tersebut ada dua pilihan basah atau kering. Ikan Pakasam masakan khas Desa Mahang, Kecamatan Pandawan, Barabai. Yakni berupa ikan sepat yang diawetkan dengan garam dan cuka serta taburan nasi dingin yang telah disangrai atau keringkan. Tersedia dalam dua pilihan ikan pakasam asam basah atau kering. Datang saja ke pasar tradisional Barabai untuk mencicipinya. Mandai Basang berasal dari kulit buah cempedak yang digoreng. Tiwadak atau cempedak ini teman makan nasi bagi masyarakat Banjar. Kulit cempedak dikupas kulitnya kemudian dibersihkan dan direndam dalam air selama beberapa jam untuk menjadikannya lebih lunak saat digoreng. Katupat Kandangan sudah tidak asing bagi lidah masyarakat Banjar. Makanan yang berasal dari Kota Kandanga, Hulu Sungai Selatan, dapat kita jumpai di rumahrumah makan yang tersebar di Banjarmasin, contohnya Jalan Pangeran Jati, Jalan Pasar lama, Jalan S. Parman, Jalan Teluk Dalam, maupun Jalan A. Yani. (foto istimewa)

Soto Banjar

Kue Bingka Barandam

22

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012


12 KOTA KULINER

12 BANDA ACEH

K

a Leuh Pajoh Bu? Atau sudah Makan Nasi? Adalah sapaan akrab yang menunjukkan keramahan masyarakat di Aceh dan merupakan salah satu cara Pemulia Jamee (Memuliakan Tamu). Berada di wilayah barat Indonesia, Aceh memiliki keanekaragaman dan keunikan kuliner yang sayang untuk dilewatkan. Beberana jenis makanan tradisional yang populer adalah gulai itik, kari kambing, mie Aceh, serta timphan. Tak hanya itu, makanan camilan seperti emping melinjo yang berasal dari kabupaten Pidie yang terkenal renyah dan gurih juga pas untuk oleh-oleh saat berlibur ke Aceh, Terus ada juga dodol Sabang yang bahannya dibuat dengan aneka rasa yang khas dan harum. Selesai melepas dahaga lapar, cobalah minum kopi khas negeri yang dikenal Serambi Mekkah itu. Resep makanan khas Aceh berasal dari warisan nenek moyang “indatu�, dengan rasa dan aroma yang unik masih terus dikembangkan dan dipelihara sampai sekarang. Meskipun, beberapa daerah lainnya juga memasak makanan yang sama (khas Aceh), namun rasa dan aromanya masih sangat jauh berbeda. Makanan, cemilan, dan minuman khas Kota Banda Aceh cukup dikenal dan menjadi peluang baru yang menjanjikan.

Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Masakannya mulai digemari bagi yang mengunjungi tanah Nanggroe Aceh Darussalam, dikarenakan keunikan dalam proses pembuatan dan citarasa dari kulinernya. Terkenal akan masakan hangat dan berbumbu pedas terasa menggoyang lidah yang menyantapnya.

PILIHAN KUDAPAN SEDAP ACEH

Kue Timphan

Mie Caluk berbeda dengan mie Aceh yang digoreng atau direbus. Mie caluk seperti spageti dengan menggunakan saus atau bumbu kacang dapat disantap di resto-resto yang ada di tanah rencong. Bahan yang digunakan untuk pembuatan juga menggunakan bahan rempahan, sehingga rasa dan aromanya sangat khas dan menggoda. Mie Aceh dengan pilihan rebus, goreng, dan basah yang diberi campuran sayuran beserta bumbu rempah. Makanan khas Banda Aceh ini bisa disantap di depot Mie Rajali Jalan T. Panglima Polim, Peunayong. Keberadaan depot ini sudah ada sejak 1967. Kue Timphan yakni kue khas Nanggroe Aceh Darussalam yang disajikan pada hari raya Islam. Kue tersebut terbuat dari bahan tepung, pisang, serta santan. Makanan lembek berbalut daun pisang muda yang paling terkenal adalah rasa srikaya. Wisatawan bisa membelinya di kawasan Peunayoung atau Jalan Masjid Baiturarahman, Banda Aceh. Ayam Tangkap ini sangat terkenal di Aceh. Sajian makanan yang satu ini amat menarik, yaitu ayam berbumbu yang digoreng bersama daun rempah-rempah yg beraroma harum dan menggugah selera. Referensi tempat yang enak ada di Jalan Bandara Iskandar Muda atau Jalan Ratu Safiatudin, Banda Aceh. Sate Matang dihidangkan dalam 40 sampai 50 tusuk. Tapi bukan berarti harus disantap kesemuanya. Terbuat dari daging sapi maupun kambing yang disajikan dengan nasi dan semangkuk kuah kaldu. Kue Adee disebut bingkang Aceh, yakni salah satu jajanan khas daerah Pidie Jaya. Rasanya sangat khas dan lezat. Tak heran Adee menjadi kue andalan yang bisa dijadikan oleh-oleh jika singgah ke Pidie atau membeli di toko oleh-oleh yang ada di Kota Banda Aceh. (foto istimewa)

Ayam Tangkap Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

23


TOURISM MUSICAL

Pentas

Lutung Kasarung

Dalam Musikal Moderen

S

Naskah & foto: Marcell

iapa yang tak kenal legenda atau budaya ‘Lutung Kasarung’ dari Jawa Barat? Bila ada yang tidak mengenal haruslah kembali kebangku sekolah dan kembali nikmati pelajaran sejarah Indonesia. Terbukti ‘Lutung Kasarung’ memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi, karena legenda ini pernah menjadi film pertama yang diproduksi di Indonesia oleh pemerintah Belanda pada tahun 1926. Setelah sekian lama, putra-putri terbaik Jawa Barat mencoba menuangkan kreasinya lewat legenda ‘Lutung Kasarung’ menjadi suatu sajian hiburan kelas dunia yang digelar menjelang pergantian tahun baru 2012, yaitu pergelaran ‘Drama Musikal Lutung Kasarung’. Digarap secara moderen dengan dibalut

24

TOURISM WATCH MAGAZINE

unsur tradisional yang kuat. Pergelaran Lutung Kasarung ini merupakan teater musikal terbesar di Jawa Barat sepanjang tahun 2011, karena pagelaran ini digelar pada 27 Desember 2011 sampai 1 Januari 2012 di Sasana Budaya Ganesha, Bandung. ‘Drama Musikal Lutung Kasarung’, diartikan menjadi Lutung yang tersesat. Mengisahkan legenda masyarakat Sunda tentang perjalanan Sanghyang Guruminda dari Kahyangan yang diturunkan ke Buana Panca Tengah (bumi) dalam wujud seekor lutung (sejenis monyet). Dalam perjalanannya di bumi, sang lutung mencari putri idaman hati yang ternyata ada pada sosok Purbasari Ayuwangi. Purbasari adalah putri calon pemegang tahta yang diusir oleh saudaranya yang

Februari – Maret 2012

pendengki, Purbararang. Dalam perjalanan mendapat haknya sebagai pemegang tahta, Purbasari diberikan beragam cobaan oleh Purbararang. Terlintas cerita ‘Lutung Kasarung’ memiliki kemiripan dengan kisah ‘Beauty and The Beast’ dari luar negeri sana, namun kisah legenda ini lebih menarik karena selain percintaan adapula nilai-nilai kekeluargaan, kepribadian luhur dan kepemimpinan yang sangat menanamkan kearifan lokal Jawa Barat. Namun sesekali pertunjukan ini dimasuki adegan yang menyentil dan sangat memiliki relavansi yang kuat dengan realitas yang terjadi di masa kini. Sentilan konflik-konflik mengenai demokrasi, pemerintahan, kekeluargaan dengan disertai intrik dan humor cukup


TOURISM MUSICAL

Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

25


TOURISM MUSICAL membuat tawa penonton dengan keras lepas sebagai tanda menyetujui yang sedang disentil. Indahnya alur cerita ‘Drama Musikal Lutung Kasarung’, tak lepas dari konsep musikal moderen dengan tidak menghilangkan unsur tradisi dan budaya yang khas. Dengan konsep semi orkestra moderen itu pula, lagu-lagu terbawa dengan merdu mengikuti dialog para pemain ‘Drama Musikal Lutung Kasarung’, yang terkadang menyanyi dengan nuansa Rock n’ Roll dan membuat sesekali penonton berhentak mengikuti irama tersebut yang mirip dengan lagu-lagu masa kini. Kemegahan panggung dan tata cahaya lampu juga sangat membuat mata terbuai walau menyinari hilir mudik para pemain yang hampir kurang lebih seratus pemain dengan gaya koreografi tari yang cantik. Tata panggung yang luas dan tata cahayanya jelas terlihat berteknologi moderen karena dapat mendukung dengan desain kostum yang mampu memantulkan cahaya-cahaya indah beraneka warna. ‘Drama Musikal Lutung Kasarung’ didukung beberapa putra terbaik Jawa Barat seperti Didi Petet (Sutradara), Eddy D Iskandar dan Getar Jagat Raya (Penulis Naskah), Ismet Ruchimat dan Iman Lukman “Sambasunda” (Penata Musik), Ayo Sunaryo dan  Asep Nugraha (Penata Tari), Deden Siswanto dan  Kania Roesli (Penata Kostum), Abdullah Yuliarso (Produser Eksekutif) serta pasangan selebriti ternama Laudya Cynthia Bella dan Chico Jerikho juga ikut bergabung untuk lebih menjajal kemampuan aktingnya dalam pertunjukan musikal ini. Besar harapan pula ‘Drama Musikal Lutung Kasarung’ ini dapat menjadi inspirasi kreatif sekaligus menciptakan alternatif berkarya bagi para seniman Jawa Barat. Terlebih Jawa Barat merupakan gudangnya musisi-musisi dan seniman kreatif yang potensial dan kelak mampu mengangkat kesenian serta kebudayaan Jawa Barat ke level kreatif yang lebih tinggi.

26

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012


CULTURAL-Tarian

Amak Tampengas

Amak Tempengas Tari Penghibur Sang Raja Naskah & foto: Fatoer Doang Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

27


Amak Tampengas CULTURAL-Tarian

B

erlibur ke Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya Lombok Anda tidak hanya akan menemukan beragam keindahan alam, akan tetapi juga di suguhi atraksi seni dan budayanya. Dan, Lombok, tak hanya kesohor dengan pantai dan kemilau mutiaranya. Cobalah, Anda bertandang ke Desa Wisata kampung Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Jumputan, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Saat musim libur, atau berdasarkan permintaan, pengunjung wisata di kampung Sade bisa menyaksikan beragam tarian asli Sasak. Salah satunya adalah tarian Amak Tempengas. Tarian Amak Tempengas ini, boleh dibilang tarian yang unik dan berbeda dari yang ada di suku Sasak. Pasalnya, tarian Amak Tempengas, tidak mempertontonkan lemah gemulainya sang penari. Tarian Amak Tempengas ini, hanya mempertunjukan tingkah dan gerak tubuh yang lucu dan menghibur. Sesekali, sang penari ini menyanyi, sesekali pula ia berinteraksi dengan sang tamu. Selalu ada gerak tubuh maupun mimik muka yang lucu. Dan ini, memang ia dikonstruksi oleh sang penari, agar para pengunjung bisa tersenyum hingga tertawa.

Secara tampilan dan busana yang dikenakan sang penari memang sangat mencolok. Busana sang penari dengan corak asli suku Sasak dengan warna-warna terang, mampu menjadi magnet retina mata pengunjung, untuk memperhatikan secara detail. Belum lagi, baluran bedak nan tebal di muka bak badut pun mampu menggelitik tawa. Menurut Embar, Tour Guide asli Kampung Wisata Sade, Amak (orang tua) Tempengas, mitologi Amak Tempengas konon adalah seorang pembantu setia, yang bekerja untuk menghibur keluarga sang raja. Sebagai abdi raja, Amak Tempengas ini pun selalu berusaha menghibur sang raja, mana kala kondisi kerajaan sedang terpuruk atau dirundung musibah, baik secara politik maupun keamanan yang mulai mengamcam pemerintahannya. Bagi sang penari, membuat raja kembali gembira dan riang adalah sesuatu yang tak ternilai. Itu sebabnya, Amak Tempengas dituntut piawai dalam melontarkan joke atau guyonan kepada sang raja. Tak terkadang pula ia harus pandai bernyanyi dan menari. “Amak Tempengas ini, selalu tampil ceria dihadapan sang raja. Meskipun dirinya sedang dirundung sebuah masalah,� ujar Embar.

28

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012


CULTURAL-Tarian

Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

Amak Tampengas

29


Amak Tampengas CULTURAL-Tarian

Satir Untuk Sang Pemimpin Ada juga sebuah mitologi yang menyatakan, bahwa tarian Amak Tempengas ini untuk menggambarkan sebuah kondisi seorang pemimpin yang tamak atau rakus dan dibuai oleh kekuasaan. Itu sebabnya, sang penari terkadang menari berkeliaran secara lincah bak monyet. Monyet oleh sang penari Amak Tempengas disimbolkan sebagai binatang yang tamak dan tendensius. Enaf, salah satu Tour Guide lain di Kampung Wisata pun menuturkan, bahwa tarian Amak Tempengas ini sebuah satir yang ditujukan kepada para pemimpin yang dibuai oleh jabatan sehingga ia lupa daratan, dan mendadak tamak atau rakus untuk mempertahankan jabatannya. Oleh karena di kemas dalam sebuah tarian, lagu dan mimik muka yang lucu, Amak Tempengas ini terkesan santun dalam mengkritik sang raja ketika menjadi seorang pemimpin, yang menjadi panutan para rakyatnya. Tarian Amak Tempengas, saat ini memang sangat cocok untuk menggambarkan sebuah perlawanan yang santun bagi para pemimpin yang tamak. Bukan melalui sebuah perlawanan yang anarkis. Yang hanya menambah kesengsaraan rakyatnya. Seiring dengan perkembangan jaman, tarian Amak Tempengas ini telah beralih fungsi. Jika dulu, difungsikan sebagai penghibur sang raja, kini menjadi sarana hiburan bagi

30

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012


CULTURAL-Tarian

Amak Tampengas

rakyat, maupun wisatawan asing yang datang ke Kampung Wisata Sade, dan tamu-tamu penting tertentu. “Tarian Amak Tempengas ini, pernah menghibur Presiden SBY beserta tamunya saat meresmikan kawasan Mandalika Resort, Lombok,” ujar Embar. Embar mengatakan, tidak tahu persis sejak kapan keberadaan tarian Amak Tempengas yang ada di suku Sasak. Yang pasti, tarian Amak Tempengas ini berasal dari suku asli Sasak, dan sudah memasuki generasi ke 15. Memang sangat disayangkan, tarian asli suku Sasak ini belum tertulis dalam sebuah literatur dan data di ruang publik. Padahal, tarian Amak Tempengas ini, telah ada sejak generasi suku Sasak ada di Lombok. Jika dibandingkan dengan beberapa tarian asli Sasak atau Lombok pada umumnya seperti Gendang Belek, Peresean, Petuk dan lainnya, tarian Amak Tempengas ini, kurang begitu terkenal dan di ketahui oleh publik. Literatur tentang tarian Amak Tempengas, pun belum banyak bisa ditemukan, baik secara buku maupun di dunia maya. Kita sebagai pelancong wisata, hanya bisa menggali informasi mengenai tarian Amak Tempengas ketika bertan­ dang ke Kampung Sade. Dari sisi seni dan budaya, tarian Amak Tempengas ini sangat layak untuk dipublikasikan. Sebab, bahasa sang penari adalah universal, dan bisa menjadi media yang ampuh dan santun untuk memberikan suatu kritik atas kondisi sosial, politik, hukum dan ekonomi yang sedang terjadi. Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

31


CAMERA LENS

Naskah & foto: Marcell

Museum Sentul Dengan Sejuta Kenangan

S

irkuit Sentul selain menjadi daya tarik pembalap, ternyata menyimpan koleksi motor dan mobil yang terbilang sangat klasik. Semua tersimpan rapih dan tertata di Museum Sentul. Sebelumnya tak lupa membeli tiket dengan harga Rp. 6.000,- pada hari biasa dan Rp. 7.000,- untuk hari libur. Begitu masuk kedalam museum ini para pengunjung akan langsung merasakan nuansa kemerdekaan dikarenakan museum ini menyimpan mobil Chrysler Imperial Le Baron, sedan Amerika yang diproduksi pada 1962 sebagai kendaraan eks istana dan diyakini pernah digunakan Soekarno sebagai mobil dinasnya, yang diletakkan didepan pintu masuk.

32

TOURISM WATCH MAGAZINE

Kemudian pandangan akan langsung tertuju pada Ford Thunderbid merah, sedan kesayangan istri dari Soekarno, Dewi Sukarno pun ada dimuseum ini. Diletakan bersebelahan seperti mensimbolkan suami istri untuk kedua mobil ini. Masih banyak lagi jenis mobil di ‘Museum Sentul’ ini dan masih bisa dijalankan, seperti; Packard Super 8 1948, Dodge Coupe 1948, Dodge Coupe 1947, Limusin Cadillac Fleetwood 1962, Dodge Fargo Mesin Goodwrench V8 350, Spyker Touring 1904. Juga terdapat koleksi motor, seperti Honda RC30 atau VFR750R yang termasuk fenomenal dieranya Ducati 91 dan hanya satu warna saja, yaitu ross white dengan kombinasi biru dan

Februari – Maret 2012

merah. Ini merupakan warna HRC, divisi balap Honda. RC30 ini dibuat oleh Soichiro Honda untuk membuktikan pada dunia dapat membuat best super bike dan itu bisa dilihat di museum ini. ‘Museum Sentul’ ini juga menyimpan bukti sejarah atas pembalap-pembalap muda kita, Ananda Mikola dan Moreno Soeprapto. Seperti piala, foto-foto hingga ke pecahan-pecahan atau sisa ban dari mobil saat kecelakaan di diluar negeri ketika mengharumkan nama Indonesia. Koleksi museum ini dapat memanjakan mata dan membuat kita berimajinasi saat mengendarainya.


CAMERA LENS

Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

33


DESTINATION - HO

NG KONG

HAL 34 - DESTINATION - HONGKONG

MENYUSURI SUDUT KOTA HONG KONG Naskah & foto: Lily. S

Terkenal akan gedung-gedung pencakar langit dan surga belanja, khususnya di kawasan Asia. Dua kata diatas tepat diberikan kepada Hong Kong. Dan setelah menelusuri sudut-sudut kota Hong Kong, banyak hal menarik lain yang bisa kita potret dan wajib untuk dikunjungi.

S

aat tiba di Bandar Udara International Hongkong atau yang dikenal dengan Chek Lap Kok, langsung disambut udara dingin. Tapi bukan karena air conditioner (ac) melainkan sedang musim dingin, 10°C. Saat tiba di bandara waktu masih menunjukan pukul 06.35 dan saya sempatkan untuk berkeliling. Melihat kebersihan, kerapihan, dan ketertiban bandara yang terletak di Lantau ini membuat decak kagum. Hong Kong adalah kota yang terdiri dari beberapa pulau, seperti Hong Kong Island, Lantau Island dan Hong Kong Kowloon. Mengunjungi negara HsiangKang yang dalam lafal Mandarin berarti pelabuhan harum ini, kita seakan diajak terus berjalan cepat. Kenapa?.. Karena kebanyakan masyarakat disini untuk mencapai tempat tujuannya lebih banyak jalan kaki. Menelusuri tiap sudut jalan Hong Kong seperti menembus rimba beton dan pertokoan.

34

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012

Bandara Hong Kong


DESTINATION - HO Kalau diminta untuk berjalan jauh di Kota Jakarta se­ pertinya enggan. Bagaimana tidak, lahan pejalan kaki sudah dipergunakan para pedagang dan motor-motor. Perbedaan terasa sangat di negara ini, pembangunan jalur pedestriannya aman dan nyaman, rambu khusus bagi pejalan kaki, hingga moda transportasi umum yang beragam merupakan fasilitas yang didedikasikan bagi para pejalan kaki. Walaupun sudah mengenakan 3 lapis baju, sarung tangan, kaos kaki, serta sepatu boot tetap saja terasa dingin. Tapi bukan berarti menyurutkan niat untuk menjelajahi keindahan Kota Hong Kong. Dari bandara saya menaiki MTR (Mass Transit Railway) Airport Ekspress untuk mencapai Stasiun Lai King. Sebelumnya terlebih dahulu membeli kartu Octopus di counter yang ada dibandara. Dengan membayar HK$150 (sudah termasuk deposit HK$50) kita sudah bisa menikmati kereta cepat, sangat bersih, kursi empuk, koneksi Wi-Fi, LCD televisi yang memberi tahu berbagai hal tentang Hong Kong serta sebagai petunjuk setiap stasiun perhentian, dan ruang bagasi setiap gerbong. Kelebihan octopus card ini dapat digunakan pada semua jenis moda transportasi masal (MTR, bus kota, feri penyeberangan, atau pun trem listrik), bahkan sebagai alat transaksi pembelian di beberapa toko tertenu. Setiba di Lai King, kemudian pindah jalur merah melanjutkan dengan MTR (Mass Transit Railway) ke stasiun Tsim Sha Tsui. Untuk mencapai Nathan Road tempat tujuan saya, cukup berjalan kaki dari stasiun. Bagi wisatawan yang berkunjung, Nathan Road adalah salah satu tempat favorit untuk berbelanja. Disini banyak sekali pertokoan, butik-butik mewah, dan beberapa mal yang dapat ditemui sepanjang jalan. Ya, inilah surga fashion lovers. Dan pada saat kunjungan awal Januari lalu, hampir semua toko dan butik menggelar pesta diskon.

NG KONG

Kartu Octopus

Airport Ekspress

Nathan Road salah satu tempat surga belanja

DAYA TARIK WISATA HONG KONG Tidak sulit untuk menemukan KOWLOON WALEED CITY PARK yang memiliki luas 13,5 hektar. Taman ini diperuntukkan

Maze Park Kowloon

Walled City Park di Kowloon

sebagai paru-paru kota. Pohon-pohon tinggi yang rindang dan aneka taman ditata cantik dan menarik. Di area Kowloon Park, terdapat berbagai macam taman yang bisa kita nikmati dan rasakan kesejukannya. Seperti Maze Park, sebuah taman berpola labirin yang terletak di areal dalam. Taman kota ini tidak terlalu ramai pada saat saya kunjungi. Tempat bersejarah lainnya yang banyak didatangi para wisatawan adalah jam tua. Berupa menara tinggi dimana setiap sisi terdapat satu buah jam kuno berangka romawi. Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

35


DESTINATION - HO

NG KONG

CLOCK TOWER yang biasa disebut ini berlokasi didekat pelabuhan Star Ferry di Tsim Sha Shui dan merupakan monumen ketika membuat bagian terminal Kowloon – Canton Railway. Clock Tower dibangun sekitar tahun 1915, yang terbuat dari batu bata merah dengan tinggi 44 meter. Tidak jauh dari Clock Tower, sempatkan singgah ke Hong Kong Cultural Center. Beratap melengkung yang futuristik. Tempat ini merupakan Philharmonic Orchestra. Berbentuk oval, dimana pada bagian utama ruang konser tersedia sekitar 2019 kursi. AVENUE OF STARS, terletak di Tsim Sha Tsui Promena­ de, di dekat Salisbury Garden. Tempat ini diperuntukkan sebagai apresiasi terhadap para aktris dan aktor di industri perfilman Hongkong. Di sini kita dapat melihat tapak tangan dari bintang film Hongkong, seperti Chow Yun Fat, Andy Lau, Jackie Chan, dan masih banyak lagi. Patung Bruce Lee dan juga patung Hong Kong Film Awards (semacam FFI kalau di Indonesia), juga dapat kita temui di Avenue of Stars. Karena ini berada di areal terbuka, maka pengunjung bebas saja masuk & berfoto disini tanpa dipungut bayaran. Tidak jauh dari patung Bruce Lee, juga ada patung The Oscar, yang menggambarkan seorang wanita berdiri tegak dengan tangan kanannya memegang piala berbentuk bola. Saat beranjak malam dari depan jembatan menuju Avenue of Stars, kita bisa melihat sebuah pertunjukan

yang memukau mata, yakni SYMPHONY OF LIGHTS. Ini bukan pagelaran konser musik, melainkan paduan antara sinar laser, multimedia, musik yang melibatkan 44 gedung pencakar langit di Hongkong Island dan juga Kowloon. Yang mendapatkan penghargaan dari Guinness World Record sebagai “Largest Permanent Light and Sound Show”. Pertunjukan menarik dan menakjubkan ini diadakan setiap hari, mulai pukul 20.00 selama 10 menit dan tidak dipungut biaya. Untuk dapat menontonnya, datanglah satu jam sebelum pertunjukan dimulai, agar dapat posisi didepan. DISNEYLAND HONGKONG, menjadi tempat pilihan favorit bagi keluarga yang berwisata. Nah, bagi yang akan tur satu hari, pengunjung berumur 12 sampai 64 tahun dikenakan biaya masuk HK$399, sedangkan anak kecil berusia 3 hingga 11 tahun hanya membayar HK$285. Untuk mencapai tempat ini, kita bisa menggunakan MTR yang kemudian pindah ke jalur orange dan turun di stasiun Sunny Bay. Kereta menuju Disneyland Resort ini sungguh lucu dan menarik. Mulai dari badan MTR, kaca berbentuk kepala maskot disney, sampai pajangannya menggambarkan Mickey dan Minnie Mouse. Ketika memasuki areal taman wisata ini, pengunjung langsung disambut sebuah pintu gerbang besar dan kolam air mancur berhiaskan patung ikan paus yang diatasnya berdiri Mickey Mouse, Minnie Mouse, Donald Duck yang sedang termenung. Menelusuri komplek taman bermain ini sungguh menarik. Di tempat ini kita bisa membeli cenderamata mulai dari kaos, gantungan kunci, tas, kemeja, pin sampai coklat. Menjelang sore, petugas Disneyland

Telapak tangan Jackie Chan Avenue of Stars

Sinar cahaya The Symphony of Lights

36

TOURISM WATCH MAGAZINE

Monumen Clock Tower

Februari – Maret 2012


DESTINATION - HO meminta pengunjung yang berada di area tengah untuk berada di bahu kanan dan kiri jalan. Sebuah pertunjukan Flights of Fantasi pun siap digelar. Obyek wisata terpopuler di dunia ada di taman ini. Kita dapat mengunjungi Fantasyland, Tomorrowland, Adventureland, Main Street USA, pertunjukan Lion King & Disney 3D serta permainan anak-anak lainnya. Obyek wisata ini cocok untuk anak-anak usia dibawah 12 tahun bergembira bersama keluarga. Juga dapat berfoto bersama beberapa tokoh kartun favorit Anda. Ketika mengunjungi Hong Kong kurang lengkap kalau tidak singgah ke THE PEAK. Victoria Peak atau dikenal juga sebagai The Peak yang merupakan sebuah gunung tertinggi di Hong Kong Island. Yaitu dengan ketinggian 552 meter. Dari The Peak kita bisa melihat dataran Hong Kong, apalagi waktu

Kereta menuju Disneyland Resorts

The Peak Tower

Atraksi Flights of Fantasi

NG KONG

malam, luar biasa cantik. Untuk melihat kota Hong Kong kita dapat menggunakan teropong yang tersedia di pelataran atas The Peak Tower. Di tempat ketinggian inilah terdapat Museum Patung Lilin, MADAME TUSSAUDS. Didepan pintu tiket masuk, terdapat dua patung lilin Hong Kong. Disini kita dapat berfoto dengan duplikat dari artis-artis Hong Kong yang terkenal di dunia film dalam bentuk seukuran manusia sebenarnya. Selain itu juga kita bisa berfoto dengan Presiden Obama, Madonna, Lady Gaga, Michael Jackson dan tokoh-tokoh lainnya, serta selebriti internasional. Semuanya terbuat dari lilin dan meyerupai bentuk aslinya. Museum patung lilin ini buka setiap hari mulai jam 10am – 10pm dengan harga tiket masuk HK$190 (dewasa) dan HK$120 (anak-anak).

Patung lilin Michelle Yeoh

Tiket masuk Madame Tussauds Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

37


DESTINATION - HO

NG KONG

TEMPAT BELANJA SERU DI HONG KONG LADIES MARKET, terletak di Mongkok, Kowloon, buka dari sore hingga malam hari dengan menggelar tenda2 sepanjang jalan. Kawasan belanja model kaki lima ini membutuhkan kepintaran kita menawar. Kalau di Jakarta, Blok-M contohnya. Salah satu kawasan wisata belanja ini yang wajib dikunjungi. Di kawasan ini kita dapat juga menemukan barang-barang asli tapi palsu dari merek-merek terkenal. Pasar kelas kaki lima ini terjamin kebersihannya, sehingga para pembeli merasa nyaman dan betah berlama-lama menyusuri lorong demi lorong di tempat ini. Walaupun namanya pasar wanita, tapi bukan berarti barang yang dijual disini khusus kaum hawa. Disini ada beragam barang, termasuk aneka cinderamata khas Hong Kong, gantungan kunci, baju sutra, tas, kaos kaki, sarung tangan kulit dan bahan wol, kaos berlogo Hong Kong, pasmina yang lagi ‘in’, sarung iPad, dompet, dan lain-lain. Seni memilih barang dan menawar harga mutlak diperlukan disini. Pedagang menyiapkan satu kalkulator sebagai alat transaksi bagi para wisatawan yang akan menawar. Jadi, buat yang sudah terbiasa belanja dipasar, silahkan unjuk gigi. Tawarlah mulai dari sepertiga harga yang Ladies Market

Citygate outlets

38

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012


DESTINATION - HO ditawarkan, meski kita harus siap-siap mendengar ocehan kesal si pedagang dalam bahasa Kanton. Cuek aja, tinggal senyum atau bales pake bahasa Indonesia, mereka juga tidak akan paham. CITYGATE OUTLET. Bagi pecinta barang-barang merek terkenal, inilah surganya. Kawasan wisata belanja barang-barang branded dengan harga murah. Anda dapat menemukan factory outlet dari semua produk Hong Kong terkenal di mal ini. Produk yang ditawarkan mulai dari baju, sepatu, tas hingga pernik– pernik lainnya. Semuanya dijamin asli tetapi harga lebih murah dibandingkan dengan butik-butik yang ada di daearah Harbour City, Nathan Road, Causeway. Citygate merupakan mal outlet terbesar di Hong Kong. Di pusat perbelanjaan ini ada lebih dari 80 merk internasional yang menawarkan diskon dalam sepanjang tahunnya dari mulai 30% sampai dengan 70%. Menarik dan siapa pun pasti akan tergoda. Kategori-kategori toko yang ada seperti aksesoris, olahraga, pakaian anak-anak, perancang busana, fashion dan kecantikan serta berbagai perlengkapan rumah tangga. Di kawasan wisata belanja ini kita dapat menemukan toko-toko unggulan semacam Alfred Dunhill, Anteprim, Aquascutum, Ball, Burberry, Coach,

NG KONG

Calvin Klein Jeans, Guess, Espri, Max Mara dan masih banyak lagi. Factory outlet ini juga dilengkapi dengan belasan gerai makanan dan minuman serta fasilitas hiburan yang lainnya seperti bioskop Citygate UA dan spa. Lokasinya strategis karena letaknya dekat dengan stasiun MTR Tung Chung dan membuat Citygate Outlet adalah titik awal bagi yang ingin mengeksplorasi dan berpetulang di Lantau Island.

Ragam cangkir teh &

leh

kopi set untuk oleh-o

Rumah Tarjan

Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

39


DESTINATION - HO

NG KONG

Temple street market

TEMPLE STREET MARKET. Tempat ini menawarkan aktivitas dan lapak-lapak yang serupa dengan Ladies Market. Kalau pasar kaki lima ini dikenal dengan tempat belanjanya kaum pria, Men’s Market. Tapi disini juga menjual kebutuhan wanita. Kita bisa menemukan jam

Rute map MTR

40

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012

tangan, kaos bertuliskan Hong Kong, korek api gas, tempat menyimpan rokok, cenderamata khas Hong Kong, mainan, giok, aksesoris gelang, kalung, CD, DVD, dan lain sebagainya. Di tempat ini jangan segan untuk menawar dari sepertiga harga yang ditawarkan. Di sekitar kawasan ini, satu blok Selatan Square Umum Street ada peramal untuk membaca telapak tangan dan meramalkan masa depan kita. Dengan tarif terendah HK$25, kalau penasaran dan ingin tahu peruntungan kita di tahun 2012 tidak ada salahnya mencoba. Pesona Hong Kong semakin terlihat jelas pada malam hari, dimana kita bisa menyaksikan seluruh kota tersebut bermandikan cahaya lampu yang memesona. Mulai dari keindahan bangunannya, pelabuhannya, bahkan kendaraan bermotor seperti double-decker bus yang berlalu lalang di jalan raya Hong Kong juga menjadi obyek yang menarik untuk diketahui.


Image by klikunic.com

TOURISM BUSINESS

Peluang Bisnis Refleksi Terhadap Pariwisata Saat ini bisnis refleksi menunjukan pertumbuhan yang cukup menggembirakan, khususnya daerahdaerah yang dipadati oleh para wisatawan.

P

erlu diketahui, bahwasannya antara pijat refleksi dan spa memiliki suatu perbedaan yang mendasar. Pijat refleksi beda dengan

spa yang berarti terapi air. Dari sisi penanganan pun berbeda, refleksi lebih beroperasi pada titik-titik tertentu di daerah kaki dengan menggunakan media jari telunjuk maupun alat bantu

lainnya. Sedangkan spa, dalam bahasa Latin yang berarti ‘mengupayakan kesehatan dengan memanfaatkan air’. Di Yunani budaya spa telah dikenal sejak 377 SM.

Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

41


TOURISM BUSINESS

Arsih, Ahli pijat refleksi dari

kepada titik-titik tertentu di kaki untuk

refleksi pun kini makin beraneka ragam

Kawasan Padangsambian, mengatakan,

merangsang organ atau bagian tubuh

dan dapat ditemukan di banyak tempat.

Refleksi, walau tidak langsung

yang sesuai. Refleksologi mirip dengan

mengobati satu penyakit, terapi pijat

akupresur.

refleksi dapat membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti sakit kepala, depresi, sindrom pra-haid, asma, gangguan pencernaan, penyakit kulit, dan arthritis. Refleksologi atau pijat refleksi

Maraknya tempat refleksi ini diikuti pemintaan pasar serta kemampuannya menyerap tenaga kerja yang besar.

Nilai Ekonomis Bisnis Refleksi yang dulunya hanya

Dari sisi pendapatan pun cukup menggiurkan. Jika dalam satu tempat, rata-rata mengkaryakan tiga orang,

bisa di hitung dengan jari, seiring

maka 100 usaha rumah refleksi telah

waktu dan perkembangan jaman, serta

membuat 300 orang rata-rata lulusan

bekerja dengan cara menstimulasi kaki

tumbuhnya nilai industri pariwisata

sekolah menengah atas dan sederajat

untuk tujuan penyembuhan. Hal ini

dalam negeri, semakin hari semakin

dapat bekerja di sektor ini. Pendapatan

dilakukan dengan cara memberi tekanan

menjamur. Untuk sarana dan arena pijat

mereka dari Rp 650.000 (untuk

42

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012


TOURISM BUSINESS penunggu alat pijat elektronik) hingga sekitar Rp 2 juta per bulan (terapis termasuk gaji dan tip dari klien). Suhardi Anggawidjaya, Manajer Nano Healthy Family yang menjadi agen sebuah alat kesehatan asal China mengatakan, semula tak terpikir untuk membuka tempat pijat refleksi. Namun, tak disangka, tempat pijat yang didesain khusus dengan fasilitas wah bak di kabin pesawat kelas bisnis ini malah disukai pengunjung. “Apalagi, tarif yang dipasang terjangkau oleh semua kalangan. Bayangkan Anda bisa menikmati pijatan di kaki, badan, dan tangan selama 90 menit hanya dengan Rp 25.000 (pukul 10.00- pukul 13.00) atau Rp 40.000 (pukul 13.00 ke atas), ujar Suhardi Anggawidjaya. Baron Suwarta, Ketua Asosiasi Praktisi Pijat Pengobatan Indonesia menyambut gembira perkembangan binis tersebut. Meski demikian, Baron tetap mengingatkan agar para terapis perlu memenuhi standar kompetensi Pijat refleksi. Image by_httpbarokahassyifa.com

pijat refleksi. “Kami sudah menyiapkan standar kompetensi itu dan segera menyosialisasikan kepada para terapis,” terang Baron. Sementara itu, Dunanti Sianipar, Kepala Subdirektorat Bina Upaya Tradisional Departemen Kesehatan mengingatkan, agar masyarakat berhati-hati melakukan pijat refleksi. Kepada pengelola pijat refleksi, ia meminta izin operasinya dilengkapi.

Sudarma Putra, seorang pengelola

kenaikan. Hal ini terbukti dengan

Alat pijatnya pun harus didaftarkan di

lembaga pendidikan keterampilan

kian bertambahnya jumlah terapis

Departemen Kesehatan. Diharapkan,

terapis di Kawasan Jl. Raya Kapal,

yang mampu terserap ke luar negeri.

alat-alat itu benar-benar menyehatkan.

Bali mengatakan, untuk jasa terapis

Keunggulan terapis atau refleksi

refleksiologi saat ini memang marak. Ini

lokal, selain dalam praktiknya lebih

tak lepas dari permintaan pasar. Pasar

beretika, mengutamakan teknik-teknik

juga menuntut pelayanan maksimal.

tradisional dengan bahan terapi alami,

Karena itu, mereka yang ingin terjun ke

juga keramahan dalam pelayanan

tinggi di pusat perkotaan dan pusat

bisnis ini atau melakoni sendiri sebagai

sehingga bisa menciptakan kenyamanan

perbelanjaan, ternyata bisnis refleksi

terapis, maupun ahli fleksiologi.

dalam proses pelayanan konsumen.

Refleksi Tumbuh Pesat Selain memiliki prospek yang

pun tumbuh singnifikan di beberapa daerah pusat kunjungan wisata.

Bali contohnya, perkembangan

(Fatoer Doang *berbagai sumber)

bisnis refleksi maupun spa menunjukkan Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

43


JELAJAH TANAH AIR-BAUBAU NEG

ERI SERIBU BENTENG

Monumen naga Kota Bau-Bau

44

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012


B

erada di wilayah penghasil aspal yaitu Pulau Buton, Sulawesi Tenggara, tepat terletak di ujung selatan. Baubau disebut sebagai negeri seribu benteng. Di kota Baubau sendiri, paling tidak terdapat tujuh benteng. Dan, puluhan lainnya tersebar di berbagai tempat, termasuk di pulaupulau kecil di sekitar Pulau Buton. Kota ini tidak hanya mempunyai potensi budaya dan alam saja, akan tetapi sebagai pusat budaya dari Kesultanan Buton. Beberapa jejak peninggalan sejarah bisa kita temukan di tempat ini. Lokasinya yang strategis menjadikan Baubau sebagai pintu masuk bagi pelayaran kapal-kapal dari kawasan barat dan timur Indonesia. Pelabuhan Murhum adalah gerbang utama kota Bau-Bau, untuk menjangkau kota-kota lain di Pulau Buton Di tengah jantung kota Baubau, terdapat sebuah alun-alun dengan monumen naga yang menghadap arah

JELAJAH TANAH AIR-BAUBAU NEG laut. Saat menjelang sore, banyak masyarakat lokal memanfaatkan waktu untuk bersantai di areal monumen naga. Alun-alun ini sering juga dimanfaatkan untuk tempat penyelenggaraan acara pameran maupun festival. Ketika mendatangi kota penghasil mutiara jenis Pinctada Maxima (mutiara bundar) dan Pteria Pengu (mutiara blister) kita seakan diajak kembali menelusuri Kerajaan Buton atau dikenal Wolio, yang ditulis dalam kitab Mpu Prapanca.

BENTENG KERATON WOLIO Benteng Keraton Pulau Buton berlokasi sebelah Tenggara Sulawesi. Di antara Teluk Bone, Selat Muna, dan Laut Banda. Dan, sekitar dua belas jam perjalanan laut dari kota Makassar. Rona budaya dan agama masih membaur erat, memayungi kehidupan masyarakat. Benteng Keraton Wolio masih menjadi simbol kejayaan

ERI SERIBU BENTENG

Kesultanan Buton. Dan, jauh ke pelosok pulau, juga menghampar bentengbenteng tua, yang menjadi bukti keberadaan, Negeri Seribu Benteng. Pulau Buton menjadi menarik, terkait jejak masa silam, ketika Kesultanan Buton menjadi pengendali kekuasaan dan kedaulatan wilayah ini. Dan, catatan nyata yang membuktikan kejayaan kesultanan itu, salah satunya adalah Benteng Keraton Wolio. Benteng Keraton Wolio dibangun sejak masa pemerintahan Sultan Buton ke-III, La Sangaji, pada abad ke-15. Dan, pembangunannya rampung pada masa pemerintahan Sultan Buton ke-VI, La Buke, pada tahun 1634. Bila dilihat dari atas, dengan bangunan sebelah selatan sebagai kepalanya, maka akan membentuk huruf Dal, huruf ke delapan pada bahasa arab. Sedangkan pada pintu benteng, atau lawa, berjumlah 12, yang berarti jumlah lubang pada tubuh manusia. Bastion, atau kubu pengawasan, berjumlah 16. Tapi, sumber lain

Benteng Keraton Wolio Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

45


JELAJAH TANAH AIR-BAUBAU NEG

ERI SERIBU BENTENG

Bagian atas Benteng Keraton

menyebutnya berjumlah 17, yang berarti jumlah rakaat shalat dalam sehari. Angka-angka pilihan, berkaitan dengan nilai-nilai tasawuf, juga diperlihatkan Masjid Agung Keraton. Masjid Agung Keraton ini berada di dalam benteng, yang di bangun oleh Sultan Buton XIX , Sakiuddin Durul Alam atau Langkariyri pada awal abad 17. Masjid yang memiliki dua lantai ini berukuran 20,6 x 19,4m2 dahulu dipergunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan kesultanan. Saat ini pun, masjid keraton ini masih digunakan untuk sarana peribadatan sehari-hari. Masjid ini memiliki 12 pintu, memiliki 17 anak tangga, dan dua anak tangga tambahan di depannya. Makna dua anak tangga adalah shalat sunnah. Dulu, Benteng Keraton Wolio menjadi pusat kegiatan pemerintahan, ekonomi, sosial, dan syiar islam.

46

TOURISM WATCH MAGAZINE

Kegiatan syiar Islam terjadi, persisnya setelah bentuk pemerintahan di wilayah ini berubah dari kerajaan menjadi kesultanan, pada masa pemerintahan Raja Buton ke-VI, Lakilaponto, yang akhirnya berganti nama menjadi, Sultan Murhum Kaimuddin Khalifatul. Benteng memiliki lahan luas, yakni sekitar 400 ribu meter persegi, dan dikelilingi benteng sepanjang 2.740 meter. Tinggi tembok benteng adalah dua hingga delapan meter, dan lebarnya satu hingga dua meter. Catatan lengkap tentang Benteng Keraton Wolio dapat kita lihat melalui manuskrip-manuskrip kuno, yang disimpan di rumah Mujazi Mulki. Ia adalah salah satu keturunan Sultan Buton. Seluruh naskah kuno ini ditulis dengan huruf arab gundul. Sedangkan bahasa yang digunakan adalah bahasa

Februari – Maret 2012

arab, bahasa melayu, atau bahasa wolio. Benteng Keraton Wolio juga masih menyimpan adat istiadat khas buton. Upacara akad-nikah diawali dengan iring-iringan mempelai laki-laki, saat hendak mendatangi rumah mempelai perempuan. Prosesi akad nikah, seperti juga dilakukan para leluhur mereka, dilaksanakan di dalam kamar mempelai perempuan. Dan, di dalamnya hanya terdapat orangtua kedua mempelai, penghulu, dan tetua adat. Seluruh prosesi dilakukan dalam bahasa wolio. Semua arsitektur bangunan dalam benteng ini sarat bermakna religi dan sosial. Dengan luas areal kompleks 22 hektar, maka oleh MURI dicatat merupakan benteng terluas di Indonesia.


JELAJAH TANAH AIR-BAUBAU NEG

ERI SERIBU BENTENG

Pemandangan Baubau dari atas benteng

BENTENG SORAWOLIO Benteng Sarawolio, yang menjadi penyangga Benteng Keraton Wolio. Sayangnya, kerusakan mewarnai sebagian besar bangunan, namun tidak menutup ketegaran temboktemboknya. Di bagian dalam, benteng tua ini hanya menyimpan rumput ilalang dan makam tua. Arsitektur bangunannya sendiri jauh lebih sederhana dibandingkan Benteng Keraton Wolio.

Dilihat dari atas, bentuknya adalah hampir persegi panjang, dengan em­pat bastion atau kubu pengawasan di tiap sudutnya. Tidak tercapainya bentuk persegi panjang, karena bentuk benteng disesuaikan dengan kontur tanah di bawahnya. Sedangkan, bahan bangunan yang digunakan sama dengan Benteng Keraton Wolio, yakni dari batu kali serta campuran pasir dan kapur. Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

47


JELAJAH TANAH AIR-BAUBAU NEG

ERI SERIBU BENTENG

Pintu masuk Benteng Wolio

Benteng Sarawolio terdiri dari dua bangunan. Dan, keduanya memiliki pintu penghubung. Seperti juga Benteng Sarawolio pertama, benteng kedua pun tidak lagi terawat. Cukup sulit untuk mendapati pintu, atau lawa, di benteng ini. Sedangkan di bagian dalam benteng, lagi-lagi hanya memperlihatkan rumput ilalang. Hanya sekitar satu kilometer dari Benteng Keraton Wolio, kota Baubau juga masih menyimpan ketegaran Benteng Baadia. Satu dari puluhan benteng di Negeri Seribu Benteng. Bentuknya mirip Benteng Sarawolio. Nasibnya pun, persis seperti bentengbenteng penyangga Benteng Keraton Wolio, tidak terawat dan seakan dibiarkan hancur. Padahal, bentengbenteng kecil ini pun, bagian dari Kejayaan Kesultanan Buton. Lebih jauh lagi, merupakan fakta sebuah peradaban luhur di masa silam. Yakni, sebuah kesultanan yang menjunjung tinggi ajaran tasawuf.

Merian Benteng Wolio

48

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012


ENTERTAINMENT

WUTHERING HEIGHTS Adalah Heathcliff, seorang anak gipsi yang dipungut Mr. Earnshaw tua dalam perjalanan pulangnya dari Liverpool ke rumahnya, Wuthering Heights, serta Catherine, anak perempuan Mr. Earn­ shaw, yang menjadi tokoh sentral dalam cerita ini. Heathcliff dan Catherine tumbuh menjadi sepasang sahabat ken­ tal, walaupun mendapat tantangan dari Hindley, kakak Catherine, yang cem­ buru karena ayahnya lebih menyayangi Heathcliff. Wuthering Heights mengisahkan tentang cinta yang tak sampai antara Pengarang : Emily Bronte Heathcliff dan Catherine Earnshaw. Ke­ Harga : Rp. 59.000,tika Catherine yang sangat dicintainya Penerbit : Qanita (Mizan Grup) memutuskan untuk menikah dengan Kategori : Novel Fiksi Edgar Linton yang merupakan saingan Heathcliff sejak kecil, Heathcliff pun melarikan diri dan kelak kembali sebagai pria kaya dan berpen­ didikan, lalu dia mulai menyusun rencana pembalasan dendam kepada keluarga Earnshaw dan Linton yang diyakininya telah menghancurkan hidupnya.

BACKPACKING HEMAT KE AUSTRALIA

Pengarang : Elok Dyah Messwati Harga : Rp. 50.000,Penerbit : Gramedia

IDES OF MARCH

UNDERWORLD: AWAKENING

Produser : Len Wiseman, David Kern, Skip Williamson, Gary Lucchesi Pemain : Kate Beckinsale, Michael Ealy, Stephen Rea, Charles Dance, India Eisley Produksi : Sony Picture Sutradara : Måns Mårlind, Björn Stein Durasi : 120 menit

Kate Beckinsale berperan sebagai vampir Warrioress Salence, yang lolos penjara untuk menemukan dirinya sendiri di dunia. Dia mendengar bahwa manusia telah menemukan keberadaan kedua klan yaitu vampir Dan Lycan (Manusia Serigala), dan manusia melakukan perang untuk memberantas kedua klan tersebut. Enam bulan setelah peristiwa Underworld: Evolution, Selene (Kate Beckinsale) ditangkap oleh manusia. Akhirnya pejabat pemerintah dan masyarakat mengetahui tentang keberadaan dua spesies abadi vampir Dan Lycans (manusia serigala). Perang Salib dan Perang lainnya telah dimulai. Setelah dipenjara selama 12 tahun, Selene berhasil melarikan diri.

Bagi yang hobi jalan-jalan men­ cari obyek wisata menarik dan berencana liburan ke Australia, harus membaca buku ini. Seperti negara-negara maju pada umum­ nya, maka Australia tidak bisa disebut sebagai negara murah untuk didatangi. Namun, ada cara untuk berhemat, untuk lebih memperkaya pengalaman, mewar­ nai perjalanan, yakni tinggal di rumah masyarakat lokal. Dengan demikian kita bisa berhemat biaya akomodasi, mulai dari belasan hingga puluhan juta rupiah tergantung pada lamanya kita tinggal atau berkeliling Australia. Caranya? Hospitality Exchange. Sebuah kabar baik untuk backpacker Indonesia yang ingin menjelajah dunia.

Stephen Meyers (Ryan Gosling) adalah Manager Kampanye Junior untuk Mike Mor­ ris (George Clooney) Gubernur Pennsylvania dan calon Presiden Demokrat, yang akan bersaing melawan Senator Ted Arkansas Pullman (Michael Mantell). Para calon akan berkampanye di Ohio. Kedua kampanye berusaha untuk meminta dukungan dari North Carolina Senator Thompson (Jeffrey Wright). Produser : Brian Oliver, George Setelah debat berlangsung, Meyers me­ Clooney, Grant Heslov minta pertemuan rahasia dengan Manajer Pemain : Ryan Gosling, George Kampanye Pullman Tom Duffy (Paulus Gia­ Clooney, Philip Seymour matti). Meyers memanggil bosnya, tetepi Hoffman, Paul Giamatti Produksi : Alliance Films Senior Manager Kampanye Paulus Zara Sutradara : George Clooney (Philip Seymour Hoffman) tidak menjawab Durasi : 1 jam, 41 menit dan Meyers meninggalkan pesan pen­ ting. Meyers bertemu dengan Duffy yang menawarkan kepadanya posisi dalam kampanye Senator Pullman. Meyers menolak, dan menegaskan bahwa ia percaya di Morris. Meyers kemudian terlibat hubungan seksual dengan Molly Stearns (Evan Rachel Wood), pegawai magang untuk kampanye Morris dan putri dari Jack Stearns (Gregory Itzin) Ketua Komite Nasional Demokrat.

Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

49


TOURISM GUA

Menikmati Wisata Gua Di Bandung Naskah & foto: Marcell

Bila sudah bosan berwisata belanja atau kuliner di Bandung, tak ada salahnya bila mencoba sesuatu wisata yang berbeda, salah satunya dengan menikmati alam dan ‘Gua’.

G

ua yang memiliki nilai sejarah ini berada di Kawasan Wisata Alam Taman Hutan Raya Juanda atau lebih dikenal dengan Dago Pakar. Kawasan ini terbilang luas karena melebar hingga ke daerah Maribaya, Lembang. Kawasan Wisata Alam Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung memiliki konsep seperti daerah konservasi alam berupa hutan, boleh dibilang sangat mirip dengan Kebun Raya Bogor namun yang berbeda mungkin umur dari pohon yang ada. Untuk menikmati indahnya alam disini, setelah memasuki pintu gerbang yang sederhana dan membeli tiket Rp. 8.000,- per pengunjung pada hari Minggu atau hari libur lainnya, pandangan langsung dihijaukan dengan rimbunnya barisan pohon pinus serta kesegaran hutan alami. Taman Hutan Raya ini di dominasi jenis pohon Pinus, Kaliandra, Bambu, Kenanga, Mahoni Uganda, Mahoni Daun Besar dan beberapa jenis tanaman lainnya. Kadang ada bermacam spesies burung, musang, tupai atau

50

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012


TOURISM GUA

kera bersahutan mengeluarkan suara dikeheningan hijaunya hutan. Memasuki areal lebih dalam, akan menemukan sisi lain yang juga memiliki daya tarik wisata yaitu, Gua. Merupakan peninggalan Jepang dan Belanda. Gua Jepang dibangun pada 1942 dengan panjang lorong keseluruhan sekitar 70 meter.

Pembangunan gua ini dilakukan oleh orang-orang pribumi melalui kerja paksa atau dikenal dengan Romusha. Yang bertujuan sebagai benteng pertahanan pada waktu perang para tentara Jepang. Ketika akan memasuki gua, kita bisa menggunakan jasa pemandu yang juga menyewakan senter seharga Rp. 3.000,- dan

sekaligus menjelaskan asal usul sejarah Gua Jepang ini. Saat berjalan lebih jauh lagi, akan menemukan Gua Belanda yang dibuat pada tahun 1918. Awalnya gua ini dimaksudkan sebagai terowongan air, namun karena tempatnya yang strategis, semasa Perang Dunia II fungsinya berubah menjadi pangkalan tentara Belanda untuk melakukan siaran radio bagi kepentingan militer. Gua Belanda lebih besar dan bersih. Di pintu masuk terdapat peta tentang lorong-lorong yang bisa kita pelajari sebagai petunjuk. Penghujung dari Gua Belanda pada bagian belakang sedikit lebih rendah dan sempit dibandingkan bagian depan. Dari sini, kita masih bisa meneruskan perjalanan treking ke daerah Maribaya, Lembang. Bisa dikatakan kondisi ke-dua gua ini masih alami dan tera­wat baik. Namun, masih terlihat kurangnya kesadaran dari para penggunjung yang menuliskan namanya pada dinding batu Gua, sebagai tanda bahwa mereka pernah berkunjung ke sana.

Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

51


TOURISM GADGET

Kamera Saku Samsung DV300F

Nexian Magic A893

S

B

amsung kembali merilis seri kamera baru DualView DV300F, kamera saku digital yang dilengkapi dengan teknologi Dual LCD dan keunggulan untuk berkonektivitas Wi-Fi. Memiliki layar LCD berukuran 1.5 inci di bagian depan kekuatan sensor 7.76mm CCD dan 3 inci di bagian belakang. Kamera ini mengandalkan sensor 16 megapiksel, lensa f2.5 dengan kemampuan 5x optical zoom dan 25mm wide-angle. Sesuai namanya, kamera ini memiliki layar depan untuk memudahkan pengambilan gambar secara self-portrait. Kedua layar LCD tersebut telah mendukung teknologi touch screen. Layar depan di kamera juga memiliki fungsi lain ketika kamera disetel dalam mode Child. Mode yang akan menampilkan animasi untuk memancing pandangan anak-anak ketika difoto. Karena kita mungkin mengerti bagaimana sulitnya untuk berfoto dengan anak-anak dan mode ini pun menjadi sangat berguna. Selain itu adapula fitur SplitShot dan Motion Photo, yang memungkinkan kita lebih berkreasi dengan hasil foto-foto kita. Ditambah Filter efek Artistic Brush yang dapat membuat hasil foto kita langsung terlihat indah untuk diprint. Banderol Samsung DV300F diper­ kirakan sekitar Rp 2,5 juta dan rencananya akan tersedia di pasaran mulai bulan Maret 2012. Pilihan warna seperti; hitam, silver, navy dan merah.

ila dilihat sekilas ponsel keluaran terakhir Nexian ini hampir 100% mirip dengan ponsel keluaran Apple. Namun jika melihat lebih dalam sistem operasinya, baru dapat sadari bahwa ponsel pintar ini tidak menggunakan sistem operasi iOS melainkan sistem operasi Android. Lebih tepatnya ponsel ini berjalan pada OS Android 2.2 froyo dengan menggunakan jaringan WCDMA 2100 MHz GSM 900/1800 MHZ yang dapat membuat penjelajahan di dunia maya sangat menyenangkan. Ponsel ini juga dilegkapi Wi-Fi supaya kita dapat menikmati konektifitas dengan kecepatan yang luar biasa, Bluetooth untuk transfer data. Aplikasi seperti E-compas, A-GPS, Nexian Messenger dan News juga sudah terinstal di dalam. Untuk tampilan layarnya ponsel ini bermodalkan layar yang lumayan besar 3.5� HVGA with Capacitive Multitouch dalam desain yang cukup elegan namun juga terkesan canggih dalam balutan dua warna, yakni hitam dan putih. Tak hanya itu saja, untuk melengkapi fitur multimedia, ponsel ini juga dilengkapi banyak fitur mulai dari audio service seperti FM radio, internal audio player, termasuk juga video players dan lain sebagainya. Kamera yang ditawarkan juga cukup memuaskan. Dua kamera melengkapi ponsel layar sentuh

ini, yakni dengan komposisi kamera belakang berkekuatan 2,0MP dan kamera depan dengan kualitas VGA, yang memungkinkan kita untuk memotret dan melakukan video calling dengan teman maupun kolega dengan cukup nyaman.

iPhone 5

M

emasuki tahun 2012 mungkin gadget ini yang dinanti kejutannya. Akan seperti apakah gadget unggulan dari Apple ini? Kabar yang dihembuskan, iPhone 5 nanti direncanakan menggunakan komponen dari bahan karet atau semacam plastik lunak. Bahan ini mirip dengan bahan-bahan yang digunakan sebagai bumper atau casing ponsel den-

52

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012

gan tujuan menjadi kuat dan tahan banting. Penerapan bahan ini akan memiliki dua fungsi, pertama, bahan karet tersebut akan menutupi tepian panel depan dan menjadi satu dengan belakang ponsel yang kemungkinan memakai bahan aluminium. Kedua, bahan ini juga bakal menutupi antena yang berada di sekeliling ponsel. Walaupun bahan ini secara otomatis telah menutupi antena yang didesain ulang mengelilingi ponsel, namun tidak terpengaruh dengan interferensi dari tangan pengguna. Disisi lain iPhone 5, adapula yang akan dipasang pelat pada bagian belakang dari aluminium namun tanpa plastik, seperti pada iPod dan iPad. Kehadiran iPhone 5 yang tertunda ini dikarenakan kesibukan yang mendalam untuk debut Apple iTV yang katanya akan dirilis ke publik pada kuarter kedua atau ketiga tahun 2012. Peluncurkan iPhone 5 dan iTV sepertinya akan menjadi sangat besar. Selain itu, walaupun peluncuran iPhone 5 dan iTV tidak akan berbarengan, prediksi yang bisa dibuat ialah pembeli akan lebih condong untuk membeli seri terbaru iPhone 5 karena kesederhanaan design namun tinggi teknologi.


TOURISM GADGET

Tablet Sony S1 dan Sony S2

M

eriahnya pasar tablet didunia membuat Sony ingin turut memeriahkan pasar tablet dengan memperkenalkan dua produk unggulan sekaligus. Tablet PlayStation pertama yang diberi nama Sony S1 yang dipersenjatai dengan prosesor Tegra dan dilengkapi dengan layar berukuran 9”. S1 memiliki desain yang serupa dengan tablet pada umumnya. Berbeda dengan S1, tablet PlayStation kedua yang bernama S2 akan memiliki desain clamshell seperti Nintendo DS. S2 dilengkapi dengan dua layar sentuh yang masing-masing berukuran 5.5” dengan resolusi 1024×480. Pada saat bermain game, layar bagian bawah S2 berfungsi sebagai kontroler, sedangkan layar bagian atas sebagai tampilan video game. Kedua tablet PlayStation ini menggunakan sistem operasi Android 3.0 Honeycomb dengan konektivitas Wi-Fi, 3G, dan 4G. Tablet S1 dan S2 juga dilengkapi dengan PlayStation Suite dan kompatibel dengan layanan musik online Sony serta ­e-book store. Banyak pendapat orang yang menganggap bahwa Apple

iPad 2 akan menjadi konsol game portabel di masa depan. Namun, dengan kehadiran tablet PlayStation berpotensi mematahkan asumsi tersebut. Dengan jajaran video game , tablet PlayStation siap menyaingi kepopuleran tablet lainnya. Dengan hadirnya kedua tablet ini, semakin membuat nama Sony menjadi idola teratas para gamers yang belum puas dengan produk-produk unggulan sebelumnya seperti; Sony Ericsson Xperia Play atau PSP.

Samsung Galaxy S III

Amazon Kindle Fire

R

R

aksasa elektronik Korea Selatan, Samsung dalam waktu dekat ditahun 2012 ini akan segera meluncurkan kembali produk penerus dari Galaxy S II yaitu Galaxy S III. Produk terbaru Samsung ini akan dibekali prosesor quad-core (empat inti) 1,8 GHz. Ini dilakukan Samsung untuk menandingi vendor asal Taiwan, HTC. Penggunaan prosesor Exynos baru juga menjadi andalan dalam Galaxy S III ini, yaitu Exynos 4412. Ini adalah prosesor quad core berukuran 32 nanometer, yang berlandaskan arsitektur ARM Cortext A9. Ditunjang dengan RAM sebesar 2GB (lebih besar dari S II), menjadi jaminan kendali multitasking dan permainan menjadi lebih efektif. Untuk layar Galaxy S III akan tampil dengan layar Super AMOLED Plus dengan kualitas HD (1280 x 720). Selain itu, Galaxy S III akan dibekali kamera 12 MP. Dan yang sangat menjadi andalan adalah Sistem operasi Ice Cream Sandwic dan prosesor quad core, yang diharapkan menjadi daya tarik Galaxy S III lainnya yang dijadikan Samsung sebagai senjata memikat para pencinta smartphone.

aksasa ritel daring (online), Amazon sukses dengan tablet keluaran perdananya, Amazon Kindle Fire yang cukup membuat para pesaingnya pusing tujuh keliling dengan harga murahnya. Tablet Amazon Kindle Fire ini cukup bermodalkan layar touchscreen berukuran 7 inci dengan 16-juta warna. Dengan mengadopsi sistem operasi Android, namun tablet ini tak mirip dengan Android lainnya. Tampilan layar utamanya seperti karosel Cover Flow pada software di komputer Apple, yang akan menampilkan konten tablet se­perti” koleksi buku, aplikasi, video, dan sebagainya.  Dalam tablet ini juga dibenamkan sebuah panel IPS, yang berarti ia memiliki sudut pandang lebar dan saturasi warna yang bagus. Resolusi cukup padat dengan 169 piksel per inci.Untuk layar, pengamanan cover tablet ini dilindungi oleh Gorilla Glass. Sedangkan bodi belakangnya telah dilapisi rubberised. Tablet Ini hanya berbobot 414g, dan hanya memiliki satu port untuk transfer data. Amazon Amazone Kindle Fire juga didukung oleh CPU dual-core dan, tentu saja memiliki Wi-Fi. Dengan tampilan konten yang mulus tablet ini membuat mata tidak cepat lelah bila digunakan lama untuk menonton tv. Sayangnya tablet ini tidak memiliki kamera atau mikrofon, sehingga tidak ada fitur Video Conference dan tidak ada konektivitas 3G. Tablet ini hanya memiliki memori 8GB. Fasilitas yang dicari adalah berbagai layanan Amazon yang sangat terintegrasi dengan tablet ini. Karena  menggunakan Android Appstore milik Amazon. Dengan fitur pembaca buku elektroniknya yang menjadi aplikasi Kindle menjadi alasan untuk dibeli. 

Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

53


Tourism CULINARY

A

pa yang terlintas ketika Anda mendengar makanan burger??. Yang terbayangkan adalah roti gandum berlapis terisi dengan daging sapi dan sayuran. Kini, burger menjadi makanan yang disukai bagi seluruh masyarakati. Dari tangan sang juru koki, Gatot Susanto (Executif Chef) menghasilkan kreasi menu baru yakni Sumo Burger. Menu baru dari Aston Paramount Serpong Hotel Confe­rence Center, berukuran jumbo dan diberi nama Sumo Burger. Dengan diameter lebih dari 20cm. Keunikannya terletak pada daging lebih besar dan terasa empuk, roti lebih tebal serta besar. Ciri khasnya adalah diracik dari 50 lebih bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, lada, dan lain-lain yang dibakar terlebih dahulu kemudian ditaburkan pada dagingnya sebelum dipanggang dengan menggunakan bahan bakar batok kelapa selama 10 menit. Sebagai penambah rasa diberi keju, mayonese masted, dan sayuran segar yang menjadi tahapan akhir dari proses penyajiannya. Untuk mendapatkan kualitas dan rasa burger yang nikmat, bahan-bahan seperti roti, daging, mayonase,

54

BURGER SUMO DENGAN RASA UNIK

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012

Chef Gatot dengan kreasinya, Burger Sumo.

dan lainnya, semuanya dibuat dengan memadukan aneka bahan makanan segar dan daging sapi pilihan. Jadi bagi yang ingin menikmati dan merasakan sensasi keunikan dari Burger Sumo ini, datang saja ke The Lounge lantai dasar lobi Aston Paramount Serpong. Soal harga, cukup terjangkau yaitu Rp. 98.000,-++/porsi. The Lounge yang buka mulai pukul 10.00-00.00 WIB, ini memiliki desain interior dinamis moderen dan ekslusif. memberikan kenyamanan bagi tamunya.


Tourism CULINARY

Sroto Eling-eling Sokaraja Yang “nylekamin”

U

rusan kuliner, negeri kita gudangnya. Untuk satu jenis kuliner saja, semisal soto, setiap daerah memilikinya. Sebut saja misalnya, coto Makassar, soto Betawi, soto padang, Sroto Sokaraja, Tauto Pekalongan dan lain-lain. Uniknya lagi, masing kuliner tersebut memiliki rasa yang khas.

T Di Banyumas, Jawa Tengah, kuliner soto disebut Sroto. Dan, jika Anda merasa “klangenan” akan kulinas khas asal Banyumas ini, di Jakarta pun ada. Salah satu kedai yang menjajakan adalah Sroto Eling-eling Sokaraja, di kawasan Tebet. Persisnya di Jalan Casablanca Ujung, Lapangan Roos, Tebet, Jakarta Selatan, samping pompa bensin Shell. Jika dilihat, kuah Sroto ini memang berbeda dengan yang lainnya. Kuahnya berwarna agak kekuningan namun bening. Isi dari Sroto Komplit, ati, ampela, ayam, daging, daun bawang. Yang paling menarik dari kuliner ini, saat menyantap makanan, Anda pasti akan menemukan suara “kriuk” yang diperoleh dari usus ayam yang digoreng sangat kering. Padahal, usus tersebut sudah terpendam kubangan kuah sroto, namun “kriuk” nya begitu nylekamin alias nikmat. Untuk menikmati sroto ini, bisa menggunakan nasi putih atau ketupat. Harganya pun relatif murah, dengan Rp. 25.000 Anda sudah mendapatkan satu porsi sroto komplit, jus jeruk, dan satu porsi mendoan atau peyek. Sekedar saran, ketika hendak berkuliner di kedai Sroto Eling-eling Sokaraja, sebaiknya menyantap sebelum atau sesudah waktu makan siang. Sebab, kedai yang dibuka setiap hari antara jam 09.00 – 20. 00 WIB ini, selain dipadati oleh para pecinta kuliner, lalu lintas kendaraan di kawasan Casablanca pun terbilang padat.

auto adalah kudapan khas Pekalongan sejenis soto. Kuliner berkuah ini, hampir semua daerah memilikinya. Cuma, namanya saja yang berbedabeda. Dinamakan, Tauto, karena bumbu utamanya berasal dari tauco. Demi menjaga kualitas rasa, si empu kuliner pun medatangkan tauco langsung dari Pekalongan. Seperti halnya soto, tauto pun berisi campuran daging, jeroan, serta soun. Secara tampilan, kuahnya cokelat pekat. Hal ini, berasal dari tauco sebagai bahan utamanya. Bagi penikmat kudapan berkuah, menyantap Tauto Pekalongan adalah sesuatu yang berbeda, baik rasa maupun menu pendukung lainnya. Ciri khas untuk menikmati Tauto Pekalongan, selalu ditemani dengan mendoan. Mendoan, adalah gorengan tempe yang disajikan setengah matang. Kuah tauto hasil dari paduan rempah yang melimpah mulai dari serai, lada, pala, daun jeruk, garam, dan tauco, yang disatukan dengan bumbu uleg seperti bawang merah, bawang putih, cabe merah, sehingga tercipta kuah yang luar biasa. Untuk menikmati Tauto Pekalongan tak perlu jauh-jauh datang ke kota asalnya. Resto pinggir jalan ini berlokasi di jalan Tebet Timur Dalam Raya No. 3, buka setiap hari jam 09.00 – 20.00 WIB. Tepatnya di depan Pasar PSPT, Tebet, Jakarta Selatan. Di rumah makan Tauto Pekalongan ini, para tamunya akan diajak bernostalgia ala kota santri. Tak perlu merogoh kocek terlalu dalam, untuk menyantap kuliner tradisi masyarakat Pekalongan ini, cukup membayar Rp. 28.000 sudah menikmati satu porsi tauto, satu porsi lontong, segelas jeruk panas untuk menetralisir lemak, dan satu porsi mendoan.

Tauto Pekalongan “ni-no” Si Penjaga Rasa

Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

55


Tourism CULINARY

K

uliner andalan yang sudah ada sejak tahun 1988 ini sudah sangat disukai para penggunjung setia Tosoto. ‘Soto Madura Wawan’, kaya akan racikan dan yang membuat soto madura ini spesial adalah dagingnya begitu empuk serta kuah dengan rasa kaldu terasa gurih karena tanpa bahan penyedap. Ditambahi taburan bawang goreng, daun seledri dan seporsi nasi hangat, soto ini menjadi menu yang pantas untuk menjadi menu favorit bagi kalangan konsumen Tosoto di Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading Jakarta. Citarasa soto Madura ini terasa mantap karena bumbubumbunya yang tidak ditumis. Setelah dihaluskan, bumbu langsung dimasukkan ke dalam kuah, dan menggunakan rempah-rempah dalam jumlah yang lebih banyak dari pada kebanyakan soto madura. Sehingga menghasilkan aroma yang menambah semangat menyantap saat kita mencium kepulan uap soto yang dihargai Rp 21.500,- berserta nasi hangatnya. Dan semua bumbu yang digunakan masih asli dari Surabaya

Soto Madura Wawan

sana untuk menjaga keaslian dari citarasa soto ini. Tak heran bila rumah makan sederhana bernuansa hijau dan kuning ini kadang dijadikan tempat temu kangen para arek Jawa Timur yang berdomisili di Kelapa Gading.

Soto Padang H.St Mangkuto

D

ahulu rumah makan ini beratapkan terpal biru namun dengan keuletan dan kegigihan, kini rumah makan ‘Soto Padang H.St. Mangkuto’ sudah dengan tembok dan berdiri gagah di Jalan Pintu Air No. 26, Pasar Baru Jakarta Pusat. Bahkan sudah membuka cabang di Jakarta Selatan dan Jakarta Utara. Kuliner khas yang disajikan dirumah makan ini adalah Soto Padang dari Sumatra Barat yang merupakan racikan asli warisan dari H. Mangkuto yang dijaga turun temurun oleh keluarganya. Kuliner dengan suwiran daging sapi yang digoreng dan terendam kuah soto, terasa gurih empuk dengan aroma

56

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012

bawang yang kuat. Kuliner ini semakin nikmat tercampur suun yang lembut dan perkedelnya dibuat tanpa campuran apaapa sehingga rasa kentangnya sangat dominan. Jangan lupa dengan sedikit sambal cabai merah rebus plus sedikit kucuran air jeruk nipis, rasa kaldunya jadi makin dahsyat saja yang kemudian diaduk hingga membuat kuah memerah disertai kepulan asap tipis dari hangatnya soto padang ini. Untuk harga, semangkuk dari ‘Soto Padang H.St. Mangkuto’ berserta nasi, hanya Rp. 28.000,- saja. Dan kini juga tersedia kue-kue panganan kecil seperti lapek bugis yang sangat berguna untuk mengurangi rasa pedas dari soto.


DESTINATION - HO

NG KONG

EXPLORING HONG KONG ATMOSPHERIC STREETS buildings skyscrapers in Hong Kong

Known for its buildings, skyscrapers and shopping paradise, especially in Asia. Two words on the right is given to Hong Kong. And after tracing the corners of the city of Hong Kong, many other interesting things that we can photograph and must to visit.

U

pon arrival at Hong Kong International Airport, known as Chek Lap Kok, immediately welcomed the cold. But because of the air conditioner (AC) but it is winter, 10 ° C. Upon arrival at the airport when I was a show at 6:35 and I make time to get around. Looking at the cleanliness, neatness, and order the airport which is located in Lantau makes admiration. Hong Kong is a city that consists of several islands, such as Hong Kong Island, Lantau Island and Hong Kong Kowloon. HsiangKang state visit to the Mandarin pronunciation means fragrant harbor, we are invited to continue to run as fast.

Why? .. Since most people here to reach his destination more walking. Tracing every corner of Hong Kong seemed to pierce the concrete jungle and shops. If asked to walk away in the city of Jakarta seemed reluctant. How not land pedestrians and traders had used motors. The difference was so in this country, the development of safe and convenient pathways pedestriannya, special signs for pedestrians, to the various modes of public transport is a dedicated facility for pedestrians. Despite already wearing three layers of clothes, gloves, socks, and boots still feel cold. But that does not mean to discourage the intention to explore the beauty of the city of

Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

57


DESTINATION - HO

NG KONG

Hong Kong. From the airport I boarded the MTR (Mass Transit Railway) Airport Express to reach Lai King Station. Previous first buy Octopus card at the counter that there dibandara. By paying HK $ 150 (includes deposit of HK $ 50) we have been able to enjoy a fast train, very clean, overstuffed chair, a Wi-Fi, LCD television that tell many things about Hong Kong as well as guide each station stop, and luggage space of each carriages. Excess Octopus card can be used on all types of mass transportation (MTR, bus, ferry crossings, or even an electric tram), even as a tool purchases at some stores. Arriving at Lai King, then move the red line to continue with the MTR (Mass Transit Railway) to Tsim Sha Tsui station. Nathan Road to reach my destination, just walking distance from the station. For tourists who visit, Nathan Road is one of the favorite places to shop. Here many shops, luxury boutiques, and several malls that can be encountered along the way. Yes, this is heaven fashion lovers. And at the initial visit in January, nearly all shops and boutiques held a party discount.

Swarm of birds hoping for corn flakes

HONG KONG TOURISM ATTRACTION It is not difficult to find Kowloon WALEED CITY PARK which has an area of ​​13.5 hectares. The park is designated as the lungs of the city. Tall trees that shade and variety of gardens laid out beautiful and attractive. In the area of ​​ Kowloon Park, there are many parks that we can enjoy and feel the coolness. As Maze Park, a park patterned maze located in the area. This city park is not too crowded at the time of my visit. Other historic places are much visited by tourists is the old clock. Be a high tower where each side there is one hour dates to ancient Roman. CLOCK TOWER commonly called the port is located near the Star Ferry in Tsim Sha Shui and is a monument to the terminal when the Kowloon - Canton Railway. Clock Tower was built around 1915, which is made of red brick with a height of 44 meters.

Not far from the Clock Tower, a time to stop at the Hong Kong Cultural Center. A futuristic curved roofs. This place is a Philharmonic Orchestra. Oval, where the main part of a concert hall is available around 2019 seats. AVENUE OF STARS, located in Tsim Sha Tsui Prome­nade, near Salisbury Garden. This place is intended as an appreciation of the actress and actor in Hong Kong film industry. Here we can see the palms of the Hong Kong movie stars, such as Chow Yun Fat, Andy Lau, Jackie Chan, and much more. Statue of Bruce Lee and also a statue of the Hong Kong Film Awards (sort of FFI that in Indonesia), also can we meet at the Avenue of Stars. Because this was in an open area, so visitors are free to enter and take pictures here free of charge. Not far from the statue of Bruce Lee, there is also The Oscar statue, which depicts a woman standing erect with his right hand holding the cup-shaped ball.

Kowloon City Park

58

Clock Tower

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012


DESTINATION - HO

NG KONG

The Symphony of Lig

hts

Bruce Lee wax figure at Madame Tussaud

Pedestrians walk to Avenue of Stars

he Oscar at the Avenue of Stars

At night went from the front of the bridge to the Avenue of Stars, we can see a show of dazzling the eye, namely SYMPHONY OF LIGHTS. This is not a music concert, but a combination of laser light, multimedia, music that involved 44 skyscrapers on Hong Kong Island and Kowloon. Who received an award from the Guinness World Record as the “Largest Permanent Light and Sound Show”. This exciting and amazing performances are held every day, starting at 20.00 for 10 minutes and is free of charge. To be able to watch it, come one hour before the show begins, in order to position in front. HONGKONG DISNEYLAND, became the favorite choice for families who travel. Well, for those who will one day tour, visitors aged 12 to 64 years entry fee HK $ 399, while children aged 3 to 11 years pay only HK $ 285. To reach this place, we can use MTR and then moved to the orange line and get off at Sunny Bay station. Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

59


DESTINATION - HO

NG KONG Train to Disneyland Resort is really funny and interesting. Starting from the body MTR, glass-shaped head of Disney’s mascot, until decoration doll Mickey and Minnie Mouse. When entering the area of the ​​ garden tour, visitors are immediately greeted by a large gate and the fountain decorated with a statue of a whale that above it stands Mickey Mouse, Minnie Mouse, Donald Duck was pensive. Tracing the complex playground is really interesting. In this place we can buy souvenirs ranging from t-shirts, key chains, bags, shirts, pins until brown. By late afternoon, Disneyland officials ask visitors who are in the middle area to be in the right shoulder and left the road. Flights of Fantasy a show was held ready. World’s most popular tourist attraction in this park. We can visit Fantasyland, Tomorrowland, Adventureland, Main Street USA, performances & Disney Lion King 3D and other children’s games. This tourist attraction is suitable for children aged under 12 years of fun with the family. Also can take pictures with some of your favorite cartoon character.

Train special to Disneyland Resorts

Dancer Flights of Fantasy

60

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012


DESTINATION - HO

NG KONG

The Peak Tower

When visiting Hong Kong less than complete if you do not stop to THE PEAK. Victoria Peak, also known as The Peak, which is the highest mountain on Hong Kong Island. With a height of 552 meters. From The Peak we could see the plains of Hong Kong, especially at night, pretty incredible. To view the city of Hong Kong we can use the binoculars are available in the courtyard of The Peak Tower. At this altitude there is a Statue of Wax Museum, MADAME TUSSAUDS. Front entrance door, there are two wax statues of Hong Kong. Here we can take pictures with a duplicate of Hong Kong artists are famous in the film world in the form of actual humansized. In addition, we can take pictures with President Obama, Madonna, Lady Gaga, Michael Jackson and other luminaries, as well as international celebrities. Everything is made of wax and resemble its original form. Waxwork museum is open daily starting at 10am - 10pm with admission price HK $ 190 (adults) and HK $ 120 (children).

The Peak Tower at Victoria Peak

Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

61


DESTINATION - HO

NG KONG

SHOPPING FUN PLACE IN HONG KONG LADIES MARKET, located in Mongkok, Kowloon, open from late afternoon until the evening by holding tents along the way. The shopping street of this model requires as much intelligence we bargained for. If in Jakarta, Block-M for example. One of these shopping areas that must be visited. In this area we can also find items of real or fake famous brands. This five-foot class market cleanliness is assured, so the buyers feel comfortable and feel at home for a long time down the aisle after aisle in this place. Despite its name, the women’s market, but that does not mean the goods sold here specially the womenfolk. Here there are a variety of goods, including a variety of typical Hong Kong souvenirs, key chains, silk shirts, bags, socks, gloves, leather and wool, T-shirts bearing the logo of Hong Kong, pasmina a longer ‘in’, iPad gloves, purses, etc. other. The art of selecting goods and bargain prices here are absolutely necessary. Merchants set up a calculator as a means of transaction for the tourists who will bid. So, who are used to shopping for the market, please show its teeth. Driving bargain from one-third the price offered, even though we have to get ready to hear chatter annoyed the traders in

Ladies Market

62

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012

Cantonese. Just a simple, lived a smile or reply Indonesian language, they also will not understand. CITYGATE OUTLET. For lovers of the famous brand goods, this is paradise. Shopping area branded goods at cheap prices. You can find factory outlets of all products of Hong Kong famous in this mall. Products offered starting from clothes, shoes, bags to other trinkets. Everything is guaranteed authentic but the prices are cheaper than the boutiques that exist in district Harbour City, Nathan Road, Causeway. Citygate is the largest outlet mall in Hong Kong. In this shopping mall there are more than 80 international brands that offer discounts throughout the year in the starting 30% to 70%. Attracting and anyone would be tempted. The categories of existing stores such as accessories, sports, children’s clothes, fashion designers, fashion and beauty as well as various household goods. In this shopping area we can find flagship stores like Alfred Dunhill, Anteprim, Aquascutum, Ball, Burberry, Coach, Calvin Klein Jeans, Guess, Espri, Max Mara and many more. Factory outlets are also equipped with dozens of food and beverage outlets and other entertainment facilities such as cinemas and spa UA Citygate. The location is strategic because of its proximity to the Tung Chung MTR station and


DESTINATION - HO

NG KONG

Citygate Outlet.

make Citygate Outlets is the starting point for those who want to explore and adventure on Lantau Island. adventure TEMPLE STREET MARKET. This place offers activities and shanties in the palm similar to the Ladies Market. If the market is known for its five-foot shopping place of men, Men’s Market. But here also sells women’s needs. We can find watches, t-shirts that said Hong Kong, lighters, a cigarette store, Hong Kong souvenirs, toys, jade, accessories bracelets, necklaces, CDs, DVDs, and so forth. In this place do not hesitate to bargain for a third of the price offered. Around this area, one block south of Public Square Street no soothsayer to read palms and predict our future. With rates as low HK $ 25, if curious and want to know our fortune in the year 2012 there is no harm in trying. Charm of Hong Kong’s increasingly visible at night, where we can see the entire city is bathed in dazzling light. Starting from the beauty of the buildings, harbors, and even motor vehicles such as double-decker bus passing by on the highway Hong Kong also became objects of interest to know. Temple Street market Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

63


HEALTHY

Ayo Jalan Kaki Dan Rasakan Segudang Manfaatnya Seberapa sering Anda berjalan kaki dalam satu hari dan berapa kilometer? Malas karena panas sinar matahari, kena debu, sibuk atau takut di goda orang-orang yang kita lewati??.. Padahal olahraga jalan kaki tidak saja hanya untuk mengurangi kalori dan salah satu cara melangsingkan tubuh semata. Dibalik itu banyak manfaatnya...

M

au ke warung atau minimarket saja, terkadang kita malas untuk jalan kaki. Ya sudah gampangnya saja, keluarkan motor atau mobil lalu meluncur ke toko yang jaraknya hanya beberapa kilometer dari rumah. Atau, ketika parkir kendaraan di mal, yang dicari pasti aksesnya dekat dengan pintu masuk. Alhasil, membuat seseorang malas berjalan kaki. Coba perhatikan orang-orang yang tinggal di pedesaan (terutama orang tua), mereka hampir setiap hari berjalan kaki untuk menempuh sekolah, kebun, sawah, tempat ibadah, dan ke pasar. Dengan jarak tempuh yang cukup jauh untuk sampai, 25-45 menit. Bukan tidak ada transportasi kendaraan, tapi karena mereka merasakan besar manfaat dari jalan kaki. Olahraga yang sangat murah meriah dan tidak perlu mengeluarkan biaya. Berjalan kaki selama 25 hingga 50 menit tiap harinya memiliki manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Padahal olahraga jalan kaki, tidak membutuhkan biaya mahal. Cukup handuk kecil, kaos oblong, celana panjang atau pendek, sepatu kets, sandal jepit, atau tanpa ke-duanya alias telanjang kaki. Bisa dilakukan pagi maupun sore hari di sekitar komplek rumah, pekarangan rumah, maupun lapangan olahraga. Dengan jalan kaki santai setidaknya 5 – 10 kilometer per hari dapat membantu mengatasi penyakit.

64

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012


HEALTHY

Berikut 8 manfaat olahraga “pedesaan”: Menguatkan Jantung dan Mencegah Stroke Selain bisa meningkatkan sirkulasi darah dan membantu meregulasi denyut jantung, juga mengejangnya otot-otot tubuh yang berada di sekitar dinding pembuluh darah yang akan membantu kelenturan pembuluh darah arteri dalam menguncup dan mengembang. Dengan demikian mampu mengurangi gumpalan bekuan darah yang menyumbat dan Anda terhindar dari tekanan darah tinggi.

Mempertajam Otak Dalam studi tentang jalan kaki ditemukan, wanita yang berja­ lan 45 menit sampai 1,5 jam tiap harinya memiliki fungsi kerja organ kepala yang lebih tajam dan meningkatkan kewaspadaan.

Mencegah Osteoporosis Tidak hanya memperkokoh otot-otot badan, jalan kaki dengan cepat juga bermanfaat bagi tulang kita. Selain paparan cahaya matahari pagi, berjalan kaki juga dibutuhkan untuk metabolisme kalsium. Mencegah osteoporosis tidak cukup hanya dengan ekstra kalsium dan vitamin D. Luangkanlah setidaknya 15 menit untuk menggerakkan tubuh dibawah paparan sinar matahari saat pagi hari.

Mengurangi Resiko Kanker Wanita yang berjalan secara rutin 50 menit hinga 130 menit per minggu bisa mengurangi risiko terkena kanker payudara dan kolon hingga 18 persen dibandingkan wanita yang tidak olahraga jalan kaki.

Mencegah Diabetes Membiasakan berjalan kaki sekitar 6 km per jam dengan waktu tempuh sekitar 50 menit, ternyata dapat menunda atau mencegah berkembangnya diabetes tipe 2, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk. Ini didasarkan studi dari National Institute of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases.

Mencegah Disfungsi Ereksi Dengan membiasakan berjalan kaki 5 kilometer setiap hari dapat membantu mengurangi terkena risiko disfungsi ereksi atau impoten bagi pria. Dan ini berdasarkan penelitian dari American Medical Association dan efeknya akan lebih berpe­ ngaruh pada pria setengah baya dan yang terkena diabetes.

Mengurangi Depresi Jalan kaki cepat merupakan salah satu cara membatu mengurangi depresi, dan dapat menggantikan obat antidepresan yang harus diminum rutin. Setidaknya dilakukan 4 kali dalam satu minggu dan saat pagi hari.

Obat Panjang Umur Ada yang mempertanyakan resep umur panjang masyarakat Jepang. Dalam salah satu laporan di jurnal Preventive Medicine, Akiko Tamakoshi melaporkan, ada 6 faktor yang melindungi orang Jepang dari ‘cepat mati’. Salah satu dari faktor tersebut adalah orang Jepang minimal menghabiskan 1 jam dalam sehari untuk berjalan kaki. Nah, segudang manfaat yang akan kita peroleh dengan menyediakan waktu untuk jalan kaki. Karena jalan kaki yang dilakukan secara rutin bisa mengatasi berbagai masalah kesehatan mulai dari sakit kepala, sesak napas, berat badan, jantung, dan lain sebagainya. Apalagi sekarang ini banyak sekali makanan yang mengandung bahan pengawet yang memicu banyaknya kandungan zat-zat yang tidak sehat terpendam di dalam tubuh kita. Jadi setelah membaca artikel ini, mulailah luangkan waktu setiap hari minimal 35 menit sampai satu jam berjalan kaki. Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

65


NEWS

Laporan Akhir Tahun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

M

enutup tahun 2011, pada 28 Desember, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu menggelar jumpa pers akhir tahun 2011 di Balairung Soesilo Sudarman Gedung Sapta Pesona, Jakarta. Mari Elka Pangestu memaparkan untuk tahun 2011, berdasarkan estimasi wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia mencapai 7,6 juta orang melebihi target rensta 7,1 orang, dan naik 8,5 dibandingkan tahun 2010. Mari menekankan bahwa kenaikan ini melebihi pertumbuhan pariwisata dunia 2011 sebesar 4.5 persen. Untuk perolehan devisa, pariwisata tahun 2011, diperkirakan sebesar US$ 8,5 miliar, atau tumbuh 11,8 persen dibanding tahun lalu sejumlah US$ 7,6 miliar. Dikarenakan perolehan devisa pariwisata tahun ini seiring dengan meningkatnya pengeluaran wisman dari US$ 1.085,75 tahun 2010 menjadi 1.118,26 per orang per kunjungan tahun ini. Peningkatan pengeluaran wisata juga terjadi pada wisatawan nusantara (wisnus). Tahun 2010 pengeluaran rataratanya adalah Rp. 641.76 ribu, dan meningkat menjadi Rp. 662.68 ribu per orang per perjalanan. Sehingga pada triwulan ketiga (angka estimasi) tahun ini pengeluaran wisnus mencapai Rp. 114,64 triliun dari 172,994 juta perjalanan, dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp. 150,41 triliun. Pertumbuhan sektor pariwisata selama triwulan I-III 2011, sebesar 6,67% juga lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional 6,52 persen. Menyongsong 2012, Kemenparekraf menargetkan 8 juta jumlah kunjungan wisman ke Indonesia dan menghasilkan de-

66

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012

visa sekitar US$ 8,96 miliar. Sementara untuk wisnus sebesar Rp. 171,5 triliun. Mari Elka optimis target tersebut akan tercapai karena sektor pariwisata tahan terhadap krisis. “Ketika tahun 2009 lalu terjadi krisis ekonomi global, sektor pariwisata di Indonesia tetap tumbuh meski jumlahnya sangat kecil. Dan, dapat menjadi sumber pertumbuhan perekonomian nasional,� terang Mari. Pada kesempatan jumpa pers, Mari juga menyampaikan usulan perubahan Kemenparekraf yang tengah menunggu persetujuan presiden. Ada perubahan nomenklatur dari kemenbudpar menjadi kemeparekraf akan disesuaikan dengan membentuk struktur baru, khususnya di bidang ekonomi kreatif. Struktur masing-masing ada dua Direktorat Jenderal di bidang pariwisata yaitu, Ditjen Pemasaran Pariwisata dan Ditjen Pengembangan Destinasi Pariwisata. Sedangkan di bidang ekonomi kreatif ada Ditjen Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya, dan Ditjen Ekonomi Kreatif Berbasis Media, Desain, dan Iptek. (Fatoer)


Columnist

Peluang dan Potensi Ecotourism di Indonesia Penulis: Nurdiyansah

Foto dok. Miyara Sumatera Foundation

M

ungkin istilah “ecotourism” belum begitu akrab di telinga kita. Namun, bukan berarti tidak menjadi primadona. Dengan modal kekayaan alam dan budaya, serta tuntutan terhadap keberlangsungan-nya (sustainable), ecotourism adalah wajah masa depan pariwisata Indonesia. Sejalan dengan isu perubahan iklim dan tren “back to nature”, gaung ecotourism mulai menyebar di penjuru dunia. Ecotourism disebut-sebut sebagai alternatif solusi yang mempertemukan jalinan antara pariwisata dan aspek lingkungan. Respon ini muncul setelah berbagai penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pariwisata telah berkontribusi terhadap dampak buruk lingkungan, pula masalah sosio-kultural dan ekonomi. Sebagai sebuah negara kepulauan dengan keragaman suku, Indonesia dikenal oleh turis mancanegara akan keindahan alam dan budayanya. Dua hal tersebut sebagai daya tarik wisata yang mendatangkan banyak keuntungan di sektor ekonomi. Maka, untuk tetap menghidupkan ekosistem dan pariwisata, ecotourism bisa dipilih sebagai jalan keluar. Ecotourism atau wisata eko merupakan kegiatan yang meng­andalkan alam (flora dan fauna) serta kebudayaan ma­ syakat setempat sebagai daya tarik, di mana prinsip keberlangsungan dapat terjaga. Ecotourism tidak sekedar melihat alam dan kebudayaan sebagai obyek, tapi juga sesuatu yang perlu dijaga kelestariannya. Ecoturism kini begitu populer digalakkan sebab merupakan potensi pariwisata mendatang.

Area Pesisir Canti-Rajabasa, Lampung Selatan

seperti TN Kepulauan Seribu, Kebun Raya Bogor, dan area Cibodas (Kebun Raya Cibodas dan TN Gunung Gede Pangrango). Selain itu, terdapat juga kawasan konservasi yang sudah dikenal di kalangan penggiat lingkungan dan backpacker dunia karena kecantikan alam dan budayanya, seperti TN Komodo, TN Wakatobi, TN Laut Bunaken, TN Gunung Rinjani, serta TN Bromo Tengger Semeru.

Ecotourism dan Pelestarian Lingkungan

Peran Penting Agen Perjalanan dalam Ecotourism

Prinsip yang ditekankan ecotourism ialah kualitas peng­ alaman yang hendak dirasakan wisatawan ketika menikmati alam dan budaya, seimbang dengan jaminan bahwa ling­kungan fisik, sosio-kultural, maupun ekonomi bagi penduduk lokal dapat terjaga keberlangsungannya. Untuk itu, etika melakukan ecotourism harus diterapkan. Di Tanah Air, taman nasional, hutan lindung/margasatwa, dan kebun raya adalah contoh kawasan yang menerapkan konsep ecotourism. Pada mulanya, taman nasional, hutan lindung, maupun kebun raya memang bukan diperuntukkan bagi kegiatan pariwisata, melainkan konservasi dan laboratorium alam. Namun ide bahwa pengetahuan serta pengalaman untuk berinteraksi dengan alam dan suku asli, mulai mengemuka, taman nasional pun dibuka untuk umum bagi kepentingan edukasi. Dari Sabang hingga Merauke, terdapat 50 taman nasional dan kebun raya. TN (Taman Nasional) Lorentz di Irian Jaya berpredikat World Heritage Park, sedangkan TN Ujung Kulon telah menjadi World Heritage Site. Kini ecotourism kian digemari wisatawan domestik – juga wisatawan asing. Sejumlah destinasi yang ramai dikunjungi

Prediksi WTO (World Tourism Organization) terkait tren wisata yang sedang tumbuh dan akan berkembang ke depan, memposisikan ecotourism pada urutan pertama. Meski eco­ tourism relatif memiliki segmen pasar yang lebih kecil diban­ ding lainnya, namun wisata eko terbukti menjadi salah satu jenis wisata yang paling cepat pertumbuhannya. Selama ini, kendala yang dihadapi ecotourism terkait aksesibilitas dan akomodasi. Oleh karena itu, agen perjalanan dituntut untuk dapat bekerjasama dengan penduduk lokal. Kolaborasi bersama akan memberikan pengalaman yang lebih menarik dan unik bagi wisatawan karena akan didampingi langsung pemandu yang mengenal betul kawasan, menikmati kebudayaan asli, mencicipi kuliner lokal, serta merasakan pengalaman dengan menginap di rumah penduduk (guesthouse) dan kegiatan menarik lainnya. Persoalan lingkungan jelas telah merubah wajah industri pariwisata. Hal ini tentu berdampak signifikan terhadap bagaimana agen perjalanan dituntut untuk melakukan perubahan dan penyesuaian terhadap pasar. Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

67


DISTRIBUTION

Februari – Maret 2012

TOURISM WATCH MAGAZINE

69


TOURISM POTRAIT

Y

By: Lily. S

Mengejar Matahari

ang paling menakjubkan adalah melihat terbenamnya matahari ke pelukan bumi. Kemilau cahaya yang terpancar, merah, kuning keemasan berbaur menjadi kombinasi indah. Untuk memandang kecantikan cahaya yang menyinari bumi sejak pagi hingga sore hari

70

TOURISM WATCH MAGAZINE

Februari – Maret 2012

ini, tidak perlu pergi ke pantai atau pegunungan. Di kota me­ tropolitan Jakarta, tepatnya di atas jembatan penyeberangan daerah Tugu Pancoran, kita bisa melihat dan memotret sang matahari yang perlahan-lahan mulai tenggelam. Sembari di­suguhi lalu lalang kendaraan yang mulai memadati Pancoran.


Untuk pemasangan iklan hubungi: Telp: (021) 359-84488, E-mail: Tourismwatch.magazine@yahoo.co.id, mktgwm@yahoo.com


Tourism Watch Magazine  

Mengulas 12 Kota Kuliner, *Liputan ke Hong Kong, *Tourism Musical - Lutung Kasarung * Tourism Cultural - Tarian Amak Tempengas