Page 1

CMYK

Media Pemantau Korupsi Negara Bukan Milik Mbahmu ! Pejuang Restorasi Sumatera Selatan www.transformasinews.com

EDISI 30 | 28 Januari - 10 Februari 2013

Celoteh Jalanan

Herman Deru Segera Deklarasi Partai Pendukung

+ Herman Deru Segera Deklarasi Partai Pendukung - Payo yang belum dukung, merapatlah...

HD Difitnah!

+ Jalan Tanjung Api -Api Hancur Lebur Perbaikan Jalan Telan Dana Rp 13 M - Makmano dak rusak, gawean jelek dile wati kendaraan besak besak... + KPK Periksa Mantan Gubernur Sumsel - Payo ngapo berani cuma dengan sang mantan

KPK Periksa Mantan Gubernur Sumsel

Bersambung ke Hal 11

Badko HMI Sumbagsel Tolak Pembayaran Hutang Sea Games Menggunakan APBD PALEMBANG, Transf Ketua UmumBadko HMI Sumbagsel, Aman Saputra ST, menyapaikan tentang rencana aksi penolakan pembayaran hutang Sea Games tahun 2011, mengunakan dana APBD Sumatera Selatan. Rencana aksi tersebut akan dilakukan pada Rabu (23/1/ 2013) besok pukul 09.30Wib. Aksi ini dilakukan di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, diikuti sekitar 50 orang, serta akan memasang spanduk di depan Kantor Kejati Sumsel bertuliskan ‘Badko HMI Sumbagselmendukung proses hukum terkait pembayaran hutang Sea Games mengunakan dana APBD Sumsel tahun 2012’. Aman menuturkan bahwa pelaksanaan Sea Games di Kota Palembang yang diselenggarakan pada 11-22 November 2011, berjalan dengan sukses.Dengan adanya pelaksanaan tersebut banyak dilakukanpembangunan fasilitas olahraga berstandar internasional di daerah sekitar Jakabaring, ►►

NO 9

Bersambung ke Hal 11

Palembang, Transf Situasi menjelang Pemilihan Pilgub sumsel semakin panas, hal tersebut setidaknya sangat dirasakan oleh Bakal calon Gubernur Herman Deru (HD) diserang isu murahan nan keji, seperti dimuat salah satu media lokal yang barubaru ini beredar isinya fitnah yang sama sekali tidak benar tentang isu tersebut. “ini sengaja diberitakan dan disebar kerumah-rumah oleh

pihak tertentu untuk menjatuhkan diri saya dan keluarga, sebagai Calon dengan cara tidak sehat melalui kampanye hitam, ini jelas bentuk pembunuhan karakter saya. Untuk memengaruhi opini masyarakat. Saya benar-benar dizalimi” tegas HD. “Menurut HD, dirinya sudah melaporkan fitnah dan pencemaran nama baik tersebut ke Polres Oku Timur dan ke Polda Sumsel Saya

minta kasus ini diproses secara hukum termasuk dengan media yang telah membuat pemberitaan tersebut ,” ujar HD. Pemantauan selama ini ujar Ir.Amrizal Aroni,M.Si. Ketua LSMIndoman, yang salah satu bidang pemantauan Politik dan Demokratisasi, menilai tentang isu negative yang menerpa Herman Deru (HD) merupakan suatu hal yang wajar ►►

Herman Deru Calon Gubernur

Bersambung ke Hal 11

PENGADAAN BARANG/JASA PDAM TIRTA RANDIK MUBA

SARAT KOLUSI Sekayu, Transf Pengadaan Barang/Jasa APBD Muba tahun 2012 dilingkup PDAM Tirta Randik terindikasi sarat kolusi dan persekongkolan dalam proses tender. Puluhan paket Kontrak pekerjaan baru ditandatangani menjelang akhir tahun 2012. Kapan selesainya ? Pengadaan Barang/Jasa dana APBD Muba tahun 2012 dilingkup PDAM Tirta Randik Kab. Musi Banyuasin nampaknya perlu mendapat perhatian serius dari instansi yang berwenang menindak perbuatan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) dan penyimpangan lainnya dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Data yang dihimpun Pengadaan Barang/Jasa pada PDAM Tirta Randik telah memenuhi sebagian Tahapan Pengadaan yang digariskan dalam PERPRES 54 Tahun 2010 tentang PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH dan Instruksi Presiden (INPRES) No. 17 Tahun 2011 tentang AKSI PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN KURUPSI TAHUN 2012 yang mengharuskan sekurang-kurangnya 40% Belanja APBD Wajib Dilelang Secara Elektronik melalui LPSE Sendiri atau LPSE Terdekat Sebelum pelelangan dilaksanakan, Direktur PDAM Tirta Randik selaku Pengguna Anggaran menayangkan pengumuman Rencana Umum Pengadaan (RUP) sebanyak 35 Paket Pengadaan Barang/ Jasa, Nilai Total HPS Rp 61.020.510.000,di LPSE Kab. Muba. Sebanyak 6 paket Pekerjaan Konstruksi dengan Nilai Total

Korban Mobil Angkutan Batubara

Jalan Tanjung Api -Api

Hancur Lebur

Perbaikan Jalan Telan Dana Rp 13 M Sekitar 15 kilometer ruas jalan akses ke pelabuhan Tanjung Api-Api yang ditingkatkan dengan anggaran tahun jamak APBD Sumsel 2005 – 2008 sebesar Rp 460 Miliar hancur lebur akibat dilalui kenderaan bertonase melebihi kapasitas jalan terutama mobil angkutan batubara ke Terminal Khusus Batubara Kerusakan paling parah terjadi di sepanjang ruas jalan mulai dari KM 15 sampai KM 30. Badan jalan selebar 7 meter yang dibangun dengan konstruksi Flexible Pavement dan Rigid Pavement itu hancur berkeping-keping. Kerusakan itu menjadi salah penyebab tertundanya peresmian Pelabuhan Laut Tanjung Api-Api Perlu diketahui jalan yang hancur lebur tersebut merupakan bagian dari hasil pembangunan tahun jamak APBD Sum-

►►

Bersambung ke Hal 11

sel 2005 – 2008 sepanjang 73,6 Km yang menelan dana sebesar Rp 460.140.000.000,-. Pembangunan Jalan Palembang Tanjung Api – Api dimulai tahun 1991 lalu dengan pekerjaan pokok penimbunan badan jalan dengan tanah setempat (swamp soil) sepanjang 68,6 Km. Biaya yang sudah tertanam dari tahun 1991 hingga 2005 berjumlah Rp 69,938 Miliar terdiri dari APBN Rp 40,5 Miliar dan APBD Sumsel Rp 26,9 Miliar. Dengan demikian dari tahun 1991 hingga 2008, Jalan Palembang - Tanjung Api-Api telah menyerap APBD Sumsel sebesar Rp 486 Miliar. Belum lagi dana APBD tahun 2010 sampai tahun 2012 Dipihak lain, pada bulan Mei – Juni 2012 lalu 6 perusahaan yang tergabung di organisasi Gabungan Pengusaha Terminal Khusus Batubara Banyuasin (GPTKB)

►►

........Bersambung ke Hal 11

Bakal Calon DPRD Provinsi Sumatera Selatan

Alamat Redaksi Khusus: Jl Setunggal Komplek Griya Mutiara Blok B no 3 RT 33 RW 09 Kel. Sukamaju Kec. Sako Palembang (Belakang YPAC) Hp 0813 6800 6000

E-mail : trans.formasi@yahoo.co.id trans.formasi@yahoo.co.id

CMYK

r u im T u l U g in r e m o K Ir Amrizal Aroni, M.Si Daerah Pemiliah Ogan Wakil Ketua Majelis Dewan Pakar trans.formasi@yahoo.co.id

CMYK

CMYK

Jakarta, Transf Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Ketua Komisi X Mahyuddin untuk penyidikan kasus korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Bukit Hambalang, Jawa Barat. “Diperiksa sebagai saksi DK (Deddy Kusdinar dan Andi Alfian Mallarangeng), kalau saya kapasitasnya sebagai ketua Komisi X,” kata Mahyuddin di gedung KPK Jakarta, Selasa. Namun Mahyuddin membantah DPR ikut menyetujui proyek dengan anggaran tahun jamak (multi-years), termasuk proyek Pusat Pelatihan, Pendidikan dan Sekolah Olah raga Nasional (P3SON) di Bukit Hambalang. Dia justru menunjuk Kementerian Pemuda dan Olah Raga serta Kementerian Keuangan sebagai pihak yang paling bertanggung-jawab atas terlaksananya proyek itu. Mahyuddin yang merupakan mantan Gubernur Sumsel tahun 2008 itu menegaskan perubahan anggaran proyek Hambalang dari anggaran tahun tunggal menjadi anggaran tahun jamak tidak membutuhkan persetujuan DPR RI. Keterangan Mahyuddin itu untuk melengkapi berkas perkara tersangka kasus Hambalang, Deddy Kusdinar dan Andi Alifian Mallarangeng. “Multi-years yang di Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 (tentang pengadaan barang dan jasa) dinyatakan bahwa untuk usulan tahun jamak, tidak perlu DPR mengetahui,” kata Mahyuddin usai diperiksa penyidik KPK. Menurut Mahyuddin pengajuan anggaran tahun jamak dilakukan antara kementerian terkait dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan Kementerian Keuangan. Dia menegaskan berdasarkan risalah rapat Komisi X DPR RI terkait proyek Hambalang, Andi Alifian Mallarangeng selaku menteri pemuda dan olah raga (Menpora) hanya mengajukan penambahan anggaran ►►

TERBIT 12 HALAMAN | Harga Rp 4000


Transf Opini

Hal.

2

EDISI 30 | 28 Januari - 10 Februari 2013

Opini

Bagi Masyarakat, Ormas, LSM yang pernah melaporkan kasus kepihak penegak hukum yang belum diproses sampai sekarang sesuai daftar terlampir harap melakukan koordinasi dengan LSM Indoman. Untuk mempertanyakan perkara tersebut

Menyelamatkan Optimisme Bangsa

LAPORAN TAHUNAN KPK 2011

LSM Indoman

Kasus Korupsi di Wilayah Provinsi Sumatera Selatan “Kapolda dan Kajati Jangan Tinggal Diam Masih Banyak PR, penegakan hukum tak boleh berhenti”

KASUS YANG MENJADI PERHATIAN MASYARAKAT SANGAT pilu menyaksikan bencana moral dan materil yang menimpa bangsa ini. Kasus korupsi pejabat publik sudah menjadi pemberitaan sehari-hari. Kekerasan, pelecehan seksual, dan narkoba seakan telah menjadi istilah yang akrab dengan generasi muda. Bencana alam mulai dari banjir, longsor, tsunami, dan gempa telah banyak memporak-porandakan tanah air ini. Akan tetapi sebagai sebuah bangsa seharusnya kita tidak berlarut dalam penyesalan berkepanjangan. Bencana yang menimpa sebuah bangsa adalah suatu keniscayaan. Yang terpenting adalah kita harus menyadari inti masalah yang dapat membuat bangsa tidak akan pernah bisa mengatasi bencana yang menimpanya. Keputusasaan atau hilangnya harapan, itulah inti masalahnya. Sebuah bangsa akan menemui ajalnya jika tidak ada lagi harapan yang diperjuangkan. Jika kita menyadari itu, maka kita akan tahu apa yang menjadi kunci utama dalam perbaikan bangsa ini. Kuncinya adalah optimisme. Optimisme akan menjembatani realita dan harapan. Jika optimisme dapat kita transformasikan dari optimisme individu menjadi optimisme kolektif dalam wujud optimisme bangsa, maka cerahnya masa depan bangsa ini bukan hal yang mustahil untuk kita raih. Setidaknya ada empat upaya yang dapat dilakukan oleh individu untuk mewujudkan optimisme bangsa.Pertama, berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan karakter untuk anak-anak dan remaja. Kita tahu optimisme lahir dari karakter yang kokoh. Dan pendidikan karakter sangat penting diberikan kepada anak-anak dan remaja karena pada masa anak-anak karakter mulai dibentuk dan masa remaja adalah masa pencarian jati diri sekaligus penyempurnaan pembentukan karakter. Oleh sebab itu wajar saja jika banyak sekolah di Jepang yang memberlakukan kurikulum pendidikan moral pada siswa kelas satu sekolah dasar. Hasilnya etos kerja dan kedisiplinan mereka sangat tinggi. Partisipasi di sini bisa dengan cara bergabung dengan aktivis sosial yang menggeluti pendidikan karakter dalam menyelenggarakan berbagai program mereka, membuat wacana dukungan terhadap penyelenggaraan pendidikan karakter, menyalurkan donasi kepada lembaga yang memiliki concern dalam pendidikan karakter dan lain sebagainya. Kedua, membiasakan berbagi informasi kebaikan. Terkadang pesimisme lahir dari perasaan ketidakberdayaan kolektif. Makin banyak orang yang pesimis biasanya seseorang terpengaruh untuk ikut pesimis juga. Informasi positif akan membantu seseorang untuk menumbuhkan keyakinan bahwa masih ada harapan untuk mengentaskan bencana yang menimpa bangsa ini. Informasi kebaikan bisa berupa aktivitas sosial kemanusiaan, capaian prestasi anak bangsa, dan lain sebagainya. Itu semua akan menyadarkan kita bahwa masih ada orang-orang yang berupaya melakukan perbaikan, masih ada orang-orang yang dapat diandalkan untuk membangun bangsa ini, dan tentunya masih ada harapan yang dapat diperjuangkan secara bersama-sama. Ketiga, bersikap kritis terhadap berita negatif. Tidak semua berita negatif adalah fakta. Bahkan terkadang berita negatif sering dibesar-besarkan dan dijadikan alat untuk membunuh karakter anak bangsa. Sikap kritis ini akan menangkal virus negative thinking yang mudah tersebar melalui berita negatif yang bertransformasi menjadi opini publik. Dalam hal ini bukan berarti berita positif tidak dikritik, akan tetapi upaya ini lebih kepada bentuk perlawanan terhadap prinsip ‘bad news is good news’ yang sudah menjadi rahasia umum kadangkala diterapkan oknum media tertentu. Keempat, membangun kembali persaudaraan nasional. Sudah banyak bentuk pesimisme yang dilahirkan dari perpecahan bangsa ini. Berbagai macam konflik telah merontokkan persatuan dan kesatuan bangsa. Sudah saatnya generasi baru bangsa ini merajut kembali persaudaraan nasional agar optimisme bangsa lahir dari kerja-kerja besar yang dilakukan secara bersama-sama. Sudah saatnya kepentingan bangsa diperjuangkan dengan rasa persaudaraan yang kental. Dalam konteks ini golongan pelajar dan mahasiswa sangat tepat untuk menjadi pelopor gerakan persaudaraan ini karena posisinya yang strategis sebagai iron stock para pemimpin di masa depan. Keempat upaya tadi harapannya bisa diupayakan oleh setiap individu untuk mewujudkan optimisme bangsa. Masa depan yang cerah bagi bangsa ini akan terwujud dengan optimisme sebagaimana terwujudnya kemerdekaan Indonesia berkat optimisme para pahlawan kemerdekaan yang tak kenal lelah berjuang. Diki Saefurohman Mahasiswa Departemen Hasil Hutan Institut Pertanian Bogor

Alamat Redaksi : Jl. Raya Buay Madang BK.I Tanjung Bulan. Kec. Buay Madang Kabupaten OKU Timur. SUMSEL Kode Pos : 32161 Alamat Redaksi Khusus Pracetak:

Jl Setunggal Komplek Griya Mutiara Blok B no 3 RT 33 RW 09 Kel. Sukamaju Kec. Sako Palembang (Belakang YPAC) Hp 0813 6800 6000 www.transformasinews.com

1. Perkara Tindak Pidana Korupsi (TPK) Dugaan Suap Pembangunan Wisma Atlet Jakabaring Palembang Sumatera Selatan dana APBN 2010-2011. Meskipun beberapa pelaku telah mendapat vonis di Pengadilan Tipikor dan yang lainnya sedang dalam proses persidangan, KPK belum menyatakan secara resmi sudah menghentikan Penyidikan cukup sampai kepada beberapa tersangka itu saja PENUNTUTAN 1. Perkara Tindak Pidana Korupsi (TPK) atas nama terdakwa Dharna Dachlan sehubungan Proyek Pembangunan Jalan Tajung Api-Api Sumsel T.A 2005 – 2008 GELAR PERKARA

1. Tindak Pidana Korupsi (TPK) Penyalahgunaan Dana APBD Kab. Muba T.A 2003/2004 pada Kegiatan Pelebaran Jalan Sekayu s.d Lais (Polda Sumsel) 2. Tindak Pidana Korupsi (TPK) Dana APBD Kab. Muba T.A 2003/2004 pada Kegiatan Pembangunan Lapangan Terbang pada Dinas PU Bina Marga Kab. Muba (Polda Sumsel) PEMINTAAN PERKEMBANGAN PENYIDIKAN 1. Tindak Pidana Korupsi (TPK) Penyimpangan Penggunaan Dana APBD pada Sekretariat DPRD Kab. Muba T.A 2009, tersangka M (Kejati Sumsel Qq Kejari Sekayu-Penyidikan 2. Dugaan Tindak

Pidana Korupsi (TPK) pada Pembangunan Mess SMP/SMA Muhammadiyah di Kec. Lalan yang dibiayai Pos Bantuan Sosial Masyarakat Kab. Muba TA 2009 (Polda Sumsel Qq Polres Muba – pulinfo) 3. Dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) pada Pekerjaan Peningkatan Jalan ruas Tebing Bulang – Kertajaya Kec. Sungai Keruh pada Dinas PU Bina Marga TA 2007 s.d 2008 (Kejati Sumsel Qq Kejari Sekayu – belum pernah ditangani) 4. Dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) pada Penggunaan Dana APBD pada Sekretariat DPRD Kab. Banyuasin TA 2009 dan T.A 2010, Tersangka M, dkk (Kejati Sumsel-Penyidikan) 5. Dugaan Tindak Pidana Korupsi(TPK) Penyalahgunaan Dana Bantuan Sosial Kab.

Banyuasin TA 2007 dan TA 2008, Terdakwa HL dan RS (Kejati Sumselpersidangan-putusan PN Sekayu) 6. Dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) Mark Up dalam Pengadaan Alat-Alat Kesehatan pada Politeknik Kesehatan Palembang T.A 2009, Tersangka HE dan NH (Kejati SumselPenyidikan, Pemeriksaan saksi-saksi/39870911) ANALISIS 1. Dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) Penyalahgunaan Dana Bantuan Sosial pada Proyek Crash Program dan Proyek Pembangunan Fisik di Kab. Muba TA 2009 (Kesimpulan : belum didukung bukti permulaan yang cukup, perlu dilakukan pulbaket ; kasus sedang ditangani Kejati Sumsel)

Dibutuhkan

Apakah Anda telah berpengalaman dibidang Jurnalistik Mari Bergabung Bersama Kami :

Lamaran Kirim Via POST ke alamat Jl Setunggal Blok B no 3 Perumahan Griya Mutiara Baru (belakang YPAC) Kelurahan Sukamaju Sako Kenten Palembang E-Mail : Trans.formasi@yahoo.co.id Hp: 0813 6800 6000

Penerbit : CV. TRANSFORMASI SAI MANDIRI, Akte Notaris : No. 196. Tanggal 20 Maret 2006, NPWP : 02.758.135.4-302.000 | Rekomendasi tengang penyediaan tabung racun api apar OKU Timur No: 364/301/ Ban. KBPM/PBK/2011 Tangal 27 Juli 2011 | TDP (CV) Nomor : 06165520066 Disperindag OKU Timur No : 510 / 066/ Perindag/VII/2011 Tgl 27 Juli 2011 | Siup : Disperindag OKU Timur No : 510/041/PM-b/VII/2011 Tgl 27 Juli 2011 | HO/SITU/izin gangguan. petikan keputusan bupati OKU Timur No: 503/754/KPTS/ekonomi/200 tgl 4 Agustus 2011 | Pimpinan perusahaan : Aisyata CH Penasehat Hukum : LBH LSM-INDOMAN, Pembina : Prof.Dr.Ir.H. Zainal Ridho Djakfar, Zainal Bachri, SE, Drs.H. Supadmi Kohar, MM, Drs H Ibnu Hajar Dewantara MSi, Ir. Aswandi Asegaf, Achmad Tolib, SH,MH, Pemimpin Umum / Redaksi : Ir. Amrizal Buay Madang, MSi, Redaktur Pelaksana : Nur Muhammad, Dewan Redaksi : Ir Ruslan Ismail MM, Adriyaneka AB JS, Jeck Baihaki, Abdul Muit, S,Fil, Yudi Panjalu Putra Pracetak : Ata JS Perwakilan / Biro: Jabodetabek: Juanda SE, MM, Syarpawi Mansur | OKU : Sugito, | OKU Selatan : Wandri, SE, Irzal Efendi, SHI | Bengkulu/Curup : Nurdin Sindak,Sag, Kabupaten Mesuji Lampung : Saipudin, Biro Muara Enim : -------, Perwakilan/Biro Lahat/Pagaralam : H. Ameng, Eryadi Zakaria, SH. Palembang : Nur Muhammad, Ir. Ferry Kurniawan | Muba/Banyuasin : Abdul Hakim,SE, Lubuk Linggau/Musi Rawas : Taufik, MS. Ogan Ilir : Subianto, Prabumulih : Biro OKI : A.Roni, Heriyanto S, | Kabupaten Mesuji : Saipudin, OKU Timur : Jack Baihaki, Suyanto, Suryanda, Fahrur Rozi | Way Kanan : Marji Saputra |Sekretaris Redaksi : Aisyata Ch, Administrasi dan Umum : Aisyata Ch. No rekening Bank Sumselbabel : 140- 61- 01023 An CV Transformasi sai mandiri |No. Rekening Bank BCA Cab. Mandala JAK-BAR : 307-0014130 A/n Ir. Amrizal Aroni. Alamat Redaksi & Pemasaran Jl. Raya Buay Madang BK.I Tanjung Bulan. Kec. Buay Madang Kabupaten OKU Timur. SUMSEL Kode Pos : 32161 | Alamat Biro DKI Jl Musyawarah III RT/RW 010/001 Srengseng Kec Kembangan Jakarta Barat HP. 081368006000 | E-mail : trans.formasi@yahoo.co.id Percetakan : PT Sumex Intermedia (isi diluar tanggungjawab percetakan) Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik Wartawan Surat Kabar Umum Transformasi dilengkapi kartu Pers yang masih berlaku dan tidak diperkenankan menerima atau meminta apapun kepada siapapun dengan alasan apapun, nama tercantum dalam Box Redaksi


CMYK

Advertorial

EDISI 30 | 28 Januari - 10 Februari 2013

Hal.

3

OKU Timur Menuju Kabupaten Terdepan Alex Akui Prestasi dan Kemajuan OKU Timur

M

ARTAPURA- HARI Ulang Tahun (HUT) ke-9 Kabupaten OKU Timur merupakan momentum untuk melihat bahwa daerah sebiduk sehaluan telah menjadi kabupaten maju dan siap menjadi yang terdepan diantara daerah lainnya di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Sesuai dengan tema HUT OKU Timur ke9 yakni memperkuat peran serta masyarakat dalam rangka membangun OKU Timur agar lebih maju dan terdepan.Hal itu ungkapkan Bupati OKU Timur, H Herman Deru SH MM dalam sambutannya pada sidang paripurna istimewa yang digelar di gedung DPRD yang dihadiri Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan sejumlah tamu undangan yang memadati rungan tersebut. Dikatakan Deru, dengan kemajuan dan prestasi yang telah diraih maka OKU Timur

kedepan fokus pada percepatan pembangunan untuk menjadi yang terbaik. Kemajuan dan prestasi yang telah diraih OKU Timur selama sembilan tahun tersebut diakui langsung oleh Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin SH. Dalam sambutannya, Alex mengakui Kemajuan OKU Timur dengan berbagai prestasi seperti penghargaan, peningkatan produksi beras nasional (P2BN), piala Adipura dan angka kemiskinan terendah di Sumsel termasuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi merupakan bukti nyata yang faktanya tidak bisa terbantahkan “Siapa yang akan membantah kemajuan OKU Timur saat ini,” ujar Alex. Bahkan lanjut Alex, OKU Timur termasuk salah satu daerah yang konsisten dan sangat berperan dalam sharing program sekolah gratis dan berobat gratis yang dicanangkan pe-

merintah provinsi Sumatera Selatan. “Senadainya semua Kabupaten/kota si Sumsel kemajuannya seperti seperti OKU Timur, saya yakin sumsel akan menempati peringat tertinggi,” kata Alex. Dalam rangkaian HUT OKU Timur ke-9 tersebut dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan sepert Bhakti Sosial, hiburan rakyat berupa atraksi yang diperankan oleh master linbad serta pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang ki Entus yang digelar di dua lokasi yakni Lapangan KONI Martapura dan Lapangan KONI Belitang. Selain itu, dalam perayaan HUT ini juga di resmikan bus transmarta, penandatanganan MoU pengelolaan Hotel Puri Tani oleh grup El-Jhon, lounching dan peninjauan lokasi pemrosesan air mineral dalam kemasan oleh PDAM Way Komering. (Hr/humas)

CMYK

CMYK dalam perayaan HUT ini juga di resmikan bus transmarta, penandatanganan MoU pengelolaan Hotel Puri Tani oleh grup El-Jhon, lounching dan peninjauan lokasi pemrosesan air mineral dalam kemasan oleh PDAM Way Komering.

CMYK

Transf

Transf


Hal.

4

EDISI 30 | 28 Januari - 10 Februari 2013

Transf Advertorial

„„ Edisi 131 „„ 7 - 13 Februari 2011

Gubernur Bangun Asrama Mahasiswa Asal Sumsel di Kairo

L

AGI-LAGI Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Alex Noerdin menunjukkan perhatiannya pada dunia pendidikan. Kali ini orang nomor satu di Sumsel itu menyediakan uang saku untuk mahasiswa asal Bumi Sriwijaya yang tengah mendulang ilmu di Mesir. Saat ini ada sekitar 200 mahasiswa asal Sumsel di Mesir, setiap mahasiswa bakal mengantongi duit setiap bulannya Rp500 ribu ‘’Bantuan tersebut diberikan karena banyak mahasiswa kita yang kesulitan keuangan. Padahal mereka adalah generasi muda yang akan membangun Sumsel kedepannya,” tegas Alex saat berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Furqon, Desa Tanjung Rambang, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Prabumulih, beberapa waktu silam. Tidak tanggung-tanggung, Alex bersama KBRI Mesir menyepakati pembangunan satu tower asrama mahasiswa empat lantai kapasitas 320 kamar di tengah kampus Universitas Al Azhar senilai Rp10 miliar. ‘’Nanti mahasiswa yang tinggal di asrama itu, akan mendapatkan fasilitas makan tiga kali sehari dan beasiswa untuk pendidikannya. Pihak Al

Azhar juga sudah komitmen akan menanggung biaya perbaikan, listrik dan lainnya,” papar Gubernur. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel merupakan daerah pertama asal Indonesia yang membangun rumah singgah atau asrama untuk mahasisa di Kairo. Dengan adanya fasilitas tersebut terbuka kesempatan bagi jebolan ponpes di Sumsel dan pelajar lainnya untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar. Alex berjanji secepatnya akan membentuk tim seleksi untuk mengirim pelajar-pelajar asal Sumsel menimbah ilmu di Al Azhar. ‘’Nantinya setiap mahasiswa yang dikirim ke Kairo itu, akan dibantu transport living cost. Sedangkan biaya kuliah di universitas tersebut gratis,’’ janji sang Gubernur. Alex memberi apresiasi keberadaan Ponpes Al Furqon sebagai salah satu lembaga pembelajaran khusus agama Islam dalam membentuk generasi yang beriman dan bertaqwa. “Pondok pesantren adalah saran pembelajaran khususnya agama Islam yang sangat baik,” jelasnya. Pada kesempatan ini juga H. Alex Noerdin

memberikan bantuan alat - alat olah raga kepada pesantren Al Furqon, sekaligus melakukan penandatanganan pembangunan Mesjid Jami’ Al Furqon. Sedangkan Ketua Yayasan Al Furqon H Abdul Rahman menyambut apresiasi dari Gubernur. “Perhatian besar dari Gubernur terhadap dunia pendidkan serta kemajuan Sumsel yang dapat di rasakan oleh masyarakat seperti brerobat gratis juga sekolah gratis pantas untuk di pertahankan,” tegas Abdul Rahman. Disisi lain Universitas Al Azhar telah sepakat bekerja sama dengan IAIN Raden Patah dalam peningkatan sumber daya manusia

(SDM) tenaga pengajar serta pengembangan program studi. Sumsel juga mendapatkan bantuan dari Islamic Devloment Bank (IDB) untuk pembangunan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, senilai 35 juta dolar Amerika ditambah bantuan pemerintah pusat sekitar 6 juta dolar Amerika. Kampus UIN Raden Fatah itu, akan dibangun di lahan seluas 15 hektare dan segera ditambah 20 hektare di kawasan Jakabaring. “Pembangunan Kampus UIN Raden Fatah ini, akan kita sinergikan dengan pembangunan Masjid Raya Sriwijaya dan Islamic Center,” urai Alex. ***

Milad ke-40 PPP Meneguhkan Kembali PPP Sebagai Rumah Besar Umat Islam Palembang Transf. Perayaan hari ulang (Milad) ke-40 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sekaligus memperingati mauled Nabi Muhammad SAW, yang digelar sabtu (26/1) di DPW-PPP Sumatera Selatan (Sumsel) Jalan Kolonel H.Burlian, Palembang berlangsung meriah. Dihadiri, Wakil Ketua Umum DPPPPP H.Emron Pangkapi, Ketua Majelis Syariah DPP-PPP KH.Nur Muhammad Iskandar, SQ, Ketua MPP DPW-PPP Sumsel Kgs.Zaini Husin Umri, Ketua DPW-PPP Sumsel Drs.H.Ibnu Hajar Dewantara, M.Si, Sekretaris DPW-PPP Sumsel Agus Sutikno, sejumlah pengurus teras, Kader dan simpatisan PPP se-Sumsel, serta tak ketinggalan pasangan bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur sumsel pada pilkada Sumsel 2013 – 2018, Herman Deru dan Maphilinda Syahrial Oesman, peringatan milad dengan tema “Meneguhkan Kembali PPP sebagai Rumah Besar Umat Islam” terasa tepat. Wakil Ketua Umum DPP-PPP, Emron Pengkapi dalam pidatonya menyatakan, melalui peringatan milad ke-40 PPP yang digelar di DPW-PPP Sumsel ini, dapat membangkitkan kembali semangat perjuangan segenap kader dan simpatisan partai persatuan pembangunan berlambang Ka’bah ini di sumsel,hingga kejaan PPP pada Pemilu 2014 nanti dapat diraih. Selain itu, nomor urut 9. pada Pemilu 2014 nanti, menurut Emron, merupakan nomor urut terbaik yang dimiliki PPP, Sama halnya dengan nomor urut partai ini pada pemilu 1999 silam, dimana PPP mampu meraih suara mencapai 11,9 % kala itu, meski diramalkan sejumlah pengamat politik saat itu, PPP akan hancur sebagai efek dari kehadiran sejumlah partai baru, bentukan sejumlah tokoh-tokoh islam yang sebelumnya tergabung di PPP. “Sebagai sat-satunya partai berazas islam di pemilu 2014 nanti, kita berharap partai-partai dengan azas yang sama dan tak lolos sebagai peserta pemilu 2014 ini dapat kembali bergabung di PPP. Pengurus Wilayah diperintahkan untuk membuka pintu lebar-lebar bagi kembalinya para tokoh islam ini ke PPP,” tukas Emron.

Sementara, Ketua DPW-PPP Sumsel, Ibnu Hajar Dewantara menyatakan, di usianya yang ke-40 tahun ini, keberadaan PPP sebagai salah satu organisasi partai politikdi negeri ini, tentunya penuh warna dan perjuangan. “Tetap berpegang teguh danmenguatkan eksistensi partai ini sebagai partai yang berazaskan islam al sunnah wal jamaah, merupakan tugas yang mestinya diemban segenappengurus, kader dan simpatisan partai di sumatera selatan,” tegas Ibnu Hajar Dewantara, dalam pidatonya. Hal senada diungkapkan, Seketaris DPW-PPP Sumsel, Agus Sutikno. Menurut Agus, peringatan milad ke-40 PPPini merupakan wujud rasa syukur dari segenap pengurus, kadar hingga simpatisan PPP di Sumsel, karna partai ini telah berhasil memasuki usia 40 tahun ini, merupakan uasia produktif yang etos kerjanya sedang bagus-bagusnya.

“Kita sudah siap untuk mengikuti pemilu 2014, yang dibuktikan dengan lolosnya PPP sebagai partai politik peserta pemilu 2014, oleh KPU,” kata Agus Sutikno. Persiapan menghadapi Pemilu 2014 inilah, menurut Agus ,yang saat ini menjadi focus kerja partainya, yang salah satunya telah melakukan pemetaan calon anggota legislative dari internal partai, dan selanjutnya akan mengundang pihak eksternal untuk melakukan hal yang serupa di PPP. Untuk wilayah sumsel sendiri, Agus Sutikno yang juga merupakan anggota DPRD Sumsel ini, mengaku optimistis,pencapaian target 15-20 % suara PPP pada Pemilu 2014 nanti, akan tercapai dengan adanya perubahan beberapa daerah pemilihan (Dapil), Kemudian Program kaderisasi partai dan bergabungnya kembali ke PPP sejumlah tokoh yang sempat pergi. (SI/Info)

Ketua DPW-PPP Sumsel Drs.H.Ibnu Hajar Dewantara, M.Si,

Pasangan bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur sumsel pada pilkada Sumsel 2013 – 2018, Herman Deru dan Maphilinda Syahrial Oesman

Wakil Ketua Umum DPP-PPP H.Emron Pangkapi,

Ketua Majelis Syariah DPP-PPP KH.Nur Muhammad Iskandar, SQ,

All foto: amrizal/transformasi


Transf OKU Timur Kadispenda OKUT : Target PAD 2013 Sebesar Rp30 Miliar Lebih MARTAPURA, Transf Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten OKUT pada 2012 lalu sudah melebihi target dari Rp27.310.517.000 dengan realisasi Rp33.770.030.626 atau 123,65 persen, membuat pemerintah Kabupaten OKUT menaikan target pada 3013 menjadi Rp30.864.137.00 atau mengalami kenaikan 13,01 persen. “Alhamdulillah target PAD kita pada 2012 mencapai target. Kedepan dengan adanya kenaikan PAD ini bukan menjadi beban, tapi akan semakin memacu kinerja menjadi lebih baik lagi,” ungkap Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadipenda) Kabupaten OKUT, H Herfiansyah Djarab, Senin (28/1/2013). Menurutnya, tahun 2012 lalu baik pajak daerah maupun retribusi daerah mencapai target semua. Maka pada tahun ini kedua sektor PAD pada tahun ini mengalami kenaikan target. Untuk pajak daerah target 2013 mencapai Rp7.216.200.000 dari tahun sebelumnya hanya Rp5.018.700.000. Sedangkan target retribusi daerah pada 2013 Rp.19.013.337.000, dari target tahun sebelumnya hanya Rp18.766.817.000. “Sementara untuk pendapatan laba usaha daerah tahun sebelumnya dari target Rp525.000.000, targetnya naik menjadi Rp750.000.000. Sama halnya dengan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Sebelumnya target hanya Rp3.000.000.000, pada tahun ini naik menjadi Rp3.884.600.00,” terangnya. Dia menambahkan, guna menaikkan PAD OKU Timur agar mencapai target yang sudah ditetapkan, Dispenda akan terus melakukan berbagai upaya, baik secara ekstensifikasi maupun intensifikasi. Artinya, tidak hanya menjaring wajib pajak yang baru saja, tetapi secara internal pihaknya juga terus memperbaiki berbagai sistem dan metode. (beritanda)

Persawahan di OKU Timur Masih Tergenang Air

Martapura, Transf Tingginya intensitas hujan yang turun di OKU Timur membuat ratusan sawah di kawasan ini terendam air. Air menggenangi tak kurang dari 873,00 hektar sawah di 26 desa dalam 6 kecamatan di OKU Timur. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) OKU Timur, Ir Tubagus Sunarseno M.Si, mengatakan hingga kini pihaknya masih terus memantau kondisi areal persawahan yang tergenang. Disebutkanya kecamatan Semendawai Suku III, Belitang Jaya, Belitang II, Semendawai Timur, Belitang III, BP Bangsa Raja merupakan daerah terparah yang tergenang air. Pemantaun yang dilakukan Dinas TPH dikatakanya juga mengenai kondisi padi yang menjelang panen. “Petugas juga mengecek bagaimana kondisi padi yang tergenang, apakah rusak, mati atau masih bisa hidup,” tuturnya beberapa waktu lalu, Ia berharap padi tidak rusak dan areal persawahan kembali surut, sehingga sawah yang sudah ditanam bisa segera diurus kembali. “Kami juga akan membantu petani untuk dalam penyediaan bibit yang rusak karena banjir, meskipun tidak besar,” tandasnya. Tubagus juga mewanti-wanti petani untuk selalu waspada dengan cuaca yang belum menentu. Selain itu ia juga meminta petani untuk melaporkan kepada petugas di lapangan bila areal persawahanya masih terendam air. “Jika masih terendam petani diharapkan bisa melaporkan kepada tim yang ada di lapangan, agar bisa diambil langkah penanganan,” tuntasnya.(suarasumsel.com)

Harga Beras Melonjak Drastis Martapura, Transf Harga beras di Sumsel merangkak naik dalam beberapa hari terakhir. Hujan deras, masa tanam yang terlambar, sawah yang masih terendam banjir hingga irigasi yang masih rusak disinyalir menjadi penyebab utama kenaikan harga beras. Dalam pantaun SuaraSumsel.Com di OKU Timur harga berasa melonjak dari Rp 7 ribu perkilogram menjadi Rp 10 Ribu perkilogram. Sementara di Pagaralam, harga juga sudah mencapai Rp 9.500 hingga Rp 10 ribu perkilogramnya. Dari lapangan kenaikan juga nampak pada jenis beras Cireng dan Surya yang sudah mencapai Rp 9.500 perkilogram. Sedangkan untuk beras jenis IR ditingkat petani dan mesin penggilingan sudahmencapai Rp 8.500, naik Rp 1.000 rupiah/kilogramnya. Naiknya harga beras pasca hujan deras dan banjir dibeberapa tempat ini dikeluhkan para warga. Apalagi kini sudah memasuki masa paceklik. Pemasalahan stok beras yang menipis, keterlambatan masa tanam dan banjir yang melanda beberapa lokasi penghasil beras di duga kuat menjadi sumber masalahnya. Menurut, salah seorang warga di OKU Timur, perbaikan irigasi Upper Komering yang tidak bisa maksimal dipergunakan merupakan penyebab keterlambatan. “Kenaikan diperkirakan bisa terus terjadi mengingat banyaknya lahan yang tergenang banjir, sehingga mengakibatkan fusi,” ujar Toni di Martapura.( SuaraSumsel.com )

Hal.

EDISI 30 | 28 Januari - 10 Februari 2013

5

Masyarakat Lempuing OKI Dukung Deru KAYUAGUNG- Bakal Calon Gubernur Sumsel H Herman Deru mendapatkan sambutan hangat dari tiga ribu lebih jemaah pengajian akbar peringatan Maulid Nabi yang digelar di Ponpes Takziyatun nafsi desa Cahya Maju Lempuing Kabupaten OKI. Kehangatan sambutan ribuan jemaah atas kehadiran H Herman Deru itu begitu tampak diawali dengan tibanya H Herman Deru dilokasi acara. Ribuan jemaah tertuju pada sosok calon Gubernur dengan motto Muda dan Peduli Rakyat itu. Satu persatu jemaah berkesempatan salaman dan foto bersama dengan Bupati OKU Timur tersebut. Pimpinan Ponpes Takziyatun nafsi desa Cahya Maju Lempuing Kabupaten OKI, Yusuf Surya S,Pdi program yang dijalankan ponpes ini terus mengalami inovasi dengan meluluskan SDM yang handal. “Kita mencetak manusia yang handal. Bukan saja ilmu agama namun juga ilmu pengetahuan lainnya,” tegasnya. Dia menegaskan, sambutan hangat yang diberikan atas

kedatangan H Herman Deru. “Mari kita dukung pencalonan H Herman Deru jadi Gubernur Sulsel,” tambahnya. Sementara itu H Herman Deru dalam sambutannya mengharapan jemaah dapat meneladani Rosulullah. “Kita berkumpul disini tidak lain dalam rangka meningkatkan ukhuah islamiah, dan menjadikan Rosul sebagai tauladan,” tegasnya. Herman Deru juga menegaskan, pertama kali peringatan hari besar ini diprakarsai oleh tokoh Islam, Solahudin Alayubi. “Cinta kita dengan Rosul tidak cukup dengan peringatan saja. Tapi bagaimana kita mencontoh sikap, perbuatan dan tauladan yang dicontohkan rosul,” tambahnya. Terkait dengan pencalonannya jadi Gubernur Herman Deru membenarkan, bahkan dirinya

meminta masyarakat Kecamatan Lempuing OKI untuk selektif dalam mencari pemimpin. Dia mengibaratkan mencari pemimpin sama dengan mencari

hand phone. “Jadi harus pandai pandai cari pemimpin biar tidak rugi kedepan,” imbuhnya. Dalam kesempatan ini Her-

man Deru menyerahkan bantuan pembangunan SMK Cendekia dan mengajak anak anak menjawab quis seputar Islam. (Hr/humas Sahabat Deru)

OKI Miliki Desa Termiskin di Indonesia

Ratusan Petani dan Dinas TPH OKUT Lakukan Gerakan Massal -Perang melawan hama penyakit kresek-

MARTAPURA, Transf Pemeritah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) dan dibantu petugas Pengamat Hama Penyakit (PHP) dari Balai Perlindungan Tanaman (BPT) Sumsel wilayah tugas Kecamatan Martapura dan Bunga Mayang, Nurhidayatullah SP, pada Jumat (25/1/2013) kemarin, bertempat di Kecamatan Bunga Mayang, melakukan gerakan missal pengendalian penyakit blas dan HBD atau kresek pada tanaman padi. Gerakan massal yang dipusatkan di desa Negeri Ratu Baru itu, diikuti dari dinas terkait masing-masing Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pertanian, Balai Penyuluh Pertanian (BPP), Petugas PHP BPT Sumsel, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Perangkat Desa. Tak ketinggalan ratusan petani yang sawahnya terserang kresek juga turun menceburkan diri ke sawah melakukan penyemprotan. “Gerakan yang kita lakukan merupakan bentuk perhatian dan kepedulian dinas pertanian kepada para petani di Kecamatan Bunga Mayang, yang saat ini sawahnya lagi terkena serangan hama kresek. Untuk itu, bukan hanya turun langsung memberikan bimbingan dan arahan saja, tetapi juga bantuan obat gratis kita berikan,” ungkap Nurhidayatullah. Lebih lanjut Nurhidayatullah dalam memberikan pengarahan kepada petani sebelum dilakukan gerakan massal mengatakan, bantuan obat ini tolong dimanfaatkan dengan baik. ”Kalau ada yang kurang tolong lakukan pemerataan dan seluruhnya jumlah bantuan obat dari kita jumlahnya 30 kilogram (tiga dus -red) jenis fungisida bubuk merk Sidazeb,” jelasnya. Jika nanti petani ada yang kurang, kata dia, silahkan menghubungi petugas penyu-

luh di kantor UPTD setempat. “Jadi petani tidak usah kuatir kekurangan obat, sebab kita punya persediaan cukup selain jenis bubuk ada juga yang jenis cairan dalam botol kemasan. Fungsinya pun sama yakni pencegahan dan memberantas penyakit kresek,” terangnya. Saat ditanya reaksi obat terhadap tanaman setelah dilakukan penyemprotan, menurut Nurhidayat, sekitar sepuluh hari sudah terlihat hasilnya. ”Namun akan lebih efektif lagi setelah sepuluh hari penyemprotan sebaiknya di lakukan sekali kali. Itu dilakukan karena terkadang masih ada yang ketinggalan belum kena semprot,” ucapnya. Salah seorang petani, Warsianto (55), warga setempat saat dikonfirmasi terkait gerakan massal Itu mengatakan, petani merasa terbantu. “Kami petani sebelumnya sempat bingung dan putus asa memikirkan tanaman padi yang terkena penyakit. Berbagai obat telah dicoba tidak

ada yang membuahkan hasil. Namun setelah dinas pertanian turun memberikan bimbingan dan bantuan obat terus terang petani sangat terbantu. Kami tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Pemkab OKUT atas kepeduliannya,” ujarnya polos. Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) OKU Timur, Ir Tubagus Sunarseno M.Si, melalui koordinator PHP, Nurhadi SP, saat dihubungi Minggu (27/1/2013) ,mengatakan penyakit kresek timbul akibat venomena iklim, curah hujan tinggi, suhu udara lembab serta faktor lainnya. “Untuk itu, kita menyarankan kepada petani pakai bibit yang baik dan bagus jangan sembarangan, gunakan pupuk urea sesuai dosis anjuran, secepatnya melapor kepada petugas pertanian jika sekiranya sawah terkena serangan penyakit ataupun hama,” harapnya kepada petani. (beritanda)

KAYUAGUNG, Transf Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Ir H Hafisz Tohir mengatakan, ada satu desa di Kabupaten OKI yang kondisinya saat ini sangat miskin di Indonesia. Hal ini membuktikan tidak meratanya pembangunan di Kabupaten OKI, khususnya di kawasan pelosok.Pernyataan tersebut diungkapkannya saat melantik tim pemenangan Iskandar SE di Desa Srigeni, Kecamatan Kayuagung, Senin (21/1). “Saya lupa desa apa, yang pasti berdasarkan data BPS, di OKI ada desa paling miskin di Indonesia,” ujarnya. Menurut Hafisz, kondisi tersebut tidak bisa didiamkan, selama sepuluh tahun telah berlalu pembangunan OKI masih tersendat. Karena sistem pembangunan tidak dimulai dari desa sebagai ujung tombak kemajuan ekonomi masyarakat, terutama dalam bidang infrastruktur jalan. Dalam upaya mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.Sebagai putra OKI dari Kecamatan Jejawi, kata Hafisz, lambatnya pembangunan dan pemerataan di Bumi Bende Seguguk ini dilihat dari penerangan. Dia mencontohkan untuk masyarakat Jejawi sendiri, baru menikmati listrik pada tahun 2010. Padahal menurut dia, untuk mengupayakan agar PLN bisa masuk ke pelosok desa, bukanlah barang mahal. “Di tahun 1965 dulu, Presiden Soekarno pernah datang ke OKI dan melewati suatu jalan di desa yang ada di OKI, di mana jalan tersebut sampai saat ini masih rusak dan tidak pernah dibangun,” katanya.Sementara Iskandar SE saat menyampaikan sambutan menyatakan, seluruh kader PAN yang dilantik sebagai tim pemenangan, agar bisa merapatkan barisan dalam mengawal Pemilukada di OKI untuk mengantarkannya menjadi Bupati OKI. Tak terkecuali bagi masyarakat OKI yang menghendaki perubahaan. “Selama ini kita sangat prihatin dengan kondisi pembangunan di OKI yang dinilai tidak pro kepada masyarakat, kaum petani, buruh, yang selama ini masih dibawah garis kemiskininan. Hal ini menandakan selama sepuluh tahun yang telah berjalan pembangunan di OKI belum maksimal,” tandasnya.Dari pantauan di lapangan, suasana pelantikan sempat terjadi kericuhan. Disaat salah seorang petinggi PAN menghamburkan uang di hadapan masyarakat, di mana saat itu artis ibukota sedang bernyayi. Sontak gara-gara duit yang dihamburkan itu, warga beramairamai naik keatas panggung yang menyebabkan panggung runtuh di sebelah kiri. (sumselpost)

Klik : www.trasformasinews.com Dari Komputer Anda

Dapatkan berita terkini kami


Transf Dinamika Daerah

Hal.

6

EDISI 30 | 28 Januari - 10 Februari 2013

Mobil Truk Kayu Juga Dilarang Lewat PRABUMULIH, Transf Aksi penolakan angkutan batubara untuk kembali melintas di jalan umum (Jalan Negara) terus mengalir. Bahkan penolakan tidak hanya bagi truk angkutan batubara saja, tapi juga truk pengangkut kayu yang melebihi tonase muatan. Pernyataan ini disampaikan oleh salah satu anggota Aliansi LSM Muara Enim-Prabumulih, Sastra Amiadi, Senin (21/1/2013) siang. Menurut Sastra Amiadi, penolakan bagi kedua angkutan bertonase besar itu sesuai hasil rapat koordinasi antar anggota Aliansi LSM Muara Enim-Prabumulih, beberapa waktu lalu. “Dari kesepakatan rapat itu, larangan lewat berlaku tidak hanya bagi angkutan batubara saja tetapi juga bagi truk pengangkut kayu,” ungkap Sastra, menyampaikan isi kesepakatan tersebut. Dari data yang mereka

peroleh, setidanya ada dua perusahaan angkutan kayu yang beroperasi di sepanjang jalan lintas Indralaya (Ogan Ilir) menuju Prabumulih-Muara Enim. Kedua perusahaan itu beroperasi mengangkut hasil kayu olahan untuk dibawa ke perusahaan pabrik kertas yang ada di wilayah Kabupaten Muara Enim. “Berdasarkan data, ada dua perusahaan angkutan kayu. Keduanya beroperasi mengangkut kayu untuk dibawa ke perusahaan PT TEL, informasinya muatannya melebihi tonase dan hal ini yang akan kita tertibkan,” buka Ketua LSM Masyarakat Rambang Lubai Bersatu (MRLB) ini, tanpa menyebut nama dua perusahaan angkutan kayu tersebut. Pihaknya juga menambahkan, akan bertindak tegas bila mendapati angkutan truk kayu tersebut muatannya melebihi tonase. “Masyarakat sudah gerah, bila terbukti melebih to-

nase muatan kayunya akan kami ambil dan diserahkan ke Polres,” ancam bapak dua anak ini. Sementara itu, aksi penolakan terhadap angkutan batubara juga berlangsung di Kantor DPRD Kota Prabumulih, Senin (21/1/2013) pagi sekitar pukul 10.00 Wib. Sekelompok massa yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Peduli Reformasi (GEMPUR) ini menuntut agar truk batubara tidak diperbolehkan kembali melintasi di jalan Kota Prabumulih. Puluhan massa ini tidak hanya menuntut pelarangan angkutan batubara tapi juga mendukung keputusan Gubernur Sumsel. “Kami menuntut agar truk batubara jangan dibiarkan melintas, kami mendukung keputusan Gubernur yang melarang truk melintas,” ujar Penanggungjawab Aksi, Drs M Amin Nur saat menyampaikan tuntutannya.(beritanda)

Warga Mesuji OKI Dukung Deru

KAYUAGUNG, Transf Warga masyarakat yang bermukim di desa Catur Tunggal Kecamatan Mesuji Kabupaten OKI siap mendukung dan memenangkan H Herman Deru agar jadi Gubernur Sumsel pada Pilgub yang dijadwalkan 6 Juni 2013 mendatang. Dukungan masyarakat Catur Tunggal itu terungkap dalam kunjungan Herman Deru ketika hadir acara Maulid Nabi yang digelar jemaah Moshola Nadwatul Umah dusun V Desa Catur Tunggal, Sabtu (19/1/2013). Tokoh masyarakat setempat yang Saftariwijaya dalam sambutannya menegaskan sosok H Herman Deru bukan orang asing bagi masyarakat mesuji sebab apa yang telah dilakukan Herman Deru selama menjadi Bupati OKU Timur sudah banyak sampai ditelinga mereka sebagai warga OKI yang letaknya berada diperbatasan OKI

dan OKU Timur. “Kami sudah beberapa kali minta didatangi pemimpin daerah ini (OKI) tapi tidak pernah datang. Karena itu kami akan dukung Herman Deru yang sudah datang ketempat kami,” ujarnya. Dia mengjak masyarakat desa Catur Tunggal untuk bisa memenangkan Herman Deru pada Pigub mendatang. “Pemimpin yang kita butuhkan adalah pemimpin yang peduli dengan kita,” imbuhnya yang disambut antusias dari masyarakat. Sementara itu H Herman Deru dalam arahannya menegaskan tujuannya hadir diacara tersebut tidak lain ingin menjalin tali silaturahmi dan sekaligus menghadiri acara peringatan maulid nabi. “Jadi siapapun dia, dari manapun dia berasal tidak ada larangan untuk datang. demi terjalinnya silaturah-

mi,” imbuhnya. Dihadapan ratusan warga Catur Tunggal Kecamatan Mesuji ini Herman Deru berpidato menggunakan bahasa jawa sebab warga yang bermukim didaerah itu 90 persen adalah dari suku jawa. Pasihnya Herman Deru bertutur jawa kian mendekatkan sosok calon Gubernur dengan moto Mudan dan Peduli Rakyat ini dengan masyarakat setempat. “Menjadi seoarang pemimpin itu takubahnya mencari hand phone. Harus nyambung dengan rakyat. Termasuk dalam basaha ini,” ucap Deru. Dikesempatan ini Herman Deru menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan masjid setempat. Hadir serta sejumlah tokoh dengan menghadirkan penceramah Ust H Fuad Maskuri dari Belitang. (Hr/ humas sahabat Deru)

H Herman Deru mernyanyi bersama dengan masyarakat Penukal dalam acara hajatan yang digelar salah satu warga desa Babat Muaraenim

Deru : PALI Lahir Akan Membawa Kesejahteraan Dahsyat MUARAENIM, Transf Bakal Calon Gubernur Sumsel H Herman Deru mengaskan Kelahiran Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kedepan akan membawa kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat Kabupaten PALI kedepanM “Lahirnya Kabupaten PALI akan membawa kesejahteraan Dasyat,” ucap Herman Deru dalam sambutannya sebagai wakil dari tamu undangan dalam syukuran hitanan

salah satu warga desa Babat Kecamatan Penukal Muaraenim, Menurut H Herman Deru dirinya yang selama telah dipercaya sebagai Bupati OKU Timur yang merupakan daerah pemekaran memiliki trik yang bisa dijadikan rujukan pemimpin PALI kedepan. “Dulu OKU Timur sebagai Kabupaten baru sangat tertinggal namun dengan trobosan dan kerja keras semua masyarakat OKU Timur. Belum genap 10 ta-

hun OKU Timur menjadi kabupaten pemekaran terbaik di Indonesia,” tambah Deru. Herman Deru juga mengucapkan terima kasih atas sambutan masyarakat PALI yang sangat bersahabat dan penuh harapan akan sosok pemimpin kedepan. “Yakinlah jika saya diberikan kepercayaan. PALI ini kita akan kita jadikan sebagai kawasan yang maju disegala sektor,” tambahnya. Sementara itu tokoh masyarakat setempat Asri

AG dalam sambutannya mengajak masyarakat PALI untuk dapat berjuang memenangkan H Herman Deru agar jadi Gubernur Sumatera Selatan. “Kami disini tau H Herman Deru sering datang ke daerah kali ini. Itu artinya masyarakat PALI menerima kehadiran bapak. Karena itu yakinlah Bapak Herman Deru akan kita dukung penuh jadi Gubernur,” ucap Asri yang juga calon Bupati Muaraenim.(Hr/humas Sahabat Deru)

MARTAPURA, Transf Herman Deru (HD) dan Hj Maphilinda Syahrial Oesman (MSO)secara resmi menyatakan diri sebagai pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel priode 2013-2018 mendatang. Hal tersebut terungkap dalam sambutan H Herman Deru dalam acara resepsi pernikahan salah satu keluarga besar H Syahrial Oesman yang digelar di desa Pulau Negara Kecamatan Buay Pemuka Peliung Kabupaten OKU Timur, Minggu (20/1/2013). “Dikesempatan ini saya meluruskan isu dan cerita yang berkembang di masyarakat,” ujar Herman Deru dalam sambutannya mewakili keluarga kedua memplai. Masih menurut Herman Deru, selama ini dirinya dika-

takan tidak memiliki perahu atau partai untuk bisa maju dalam Pilgub Sumsel yang akan digelar tanggal 5 Juni 2013 mendatang. “Saya ini sudah dua kali ikut dalam pemilihan Bupati. Masak saya tidak memikirkan hal itu,” tambahnya. Bupati OKU Timur ini lantas mempersilahkan Hj Maphilinda Syahrial Oesman yang sebelumnya duduk dimeja depan naik ketas panggung dan berdiri persis di kirinya. “Bapak ibu sekalian apakah cocok kalau saya dan ibu Maphilinda menjadi pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel,” ucap Deru dengan lantang dan dijawab ribuan massa undangan yang hadir dari 15 kabupaten kota di Sumsel. “Kalau memang cocok kita akan lanjutkan. Tapi cocok be dak cukup tolong didu-

kung,” tambah Deru. Sejumlah alasan menurut Herman Deru yang mendasari dirinya menjadikan HJ Maphilinda sebagai Calon Wakil Gubernur. Diantaranya sosok Hj Maphilinda sudah tidak asing bagi masyarakat Sumsel sebagai istri mantan Gubernur Sumsel H Syahrial Oesman, alasan lainnya HJ Maphilinda adalah orang Gumay Lahat dan mengalir juga darah Padang dan Komering. “Jika tiga OKU ini (OKU Timur,OKU dan OKU Selatan) kita meraih suara bulat. Makin banyak calon makin bagus. Maka sudah dapat dipastikan kemenangan apa pada kita H Herman Deru dan Hj Maphilinda sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel terpilih,” tegas Deru disambut meriah tepukan massa yang hadir. Herman Deru meng-

harapkan seluruh keluraga, simpatisan dan udangan yang hadir dapat mensosialisasilkan dirinya dan Hj Maphilinda sebagai pasangan calon Gubernur dan calon wakil Gubernur. “Kita masih butuh pengenalan sekitar 20 persen lagi. Jika kita bersama bersatu padu maka 100 persen itu segera tercapai,” imbuhnya. Sementara itu Hj Maphilinda dalam sambutannya meminta maaf pada hadirin karena H Syahrial Oesman tidak bisa hadir karena ada usuran di Jakarta. “Meski pak Syahrial tidak bisa hadir namun tidak mengurangi kebersamaan kita. Salam dari beliau untuk kita semua,” tegas Maphilinda. Tampak hadir dalam acara kali ini sejumlah tokoh masayarakat dari sejumlah daerah di Sumsel. (Hr/humas)

Pasangan HD-MSO Nyatakan Diri Siap Rebut Kursi Gub dan Wagub Sumsel

Herman Deru dan Hj Febrita Borong Nasi Tiwul

MARTAPURA- Disela-sela kesibukannya H Herman Deru dan Hj Febrita Lustia melakukan aktifitas turun langsung ke masyarakat. Blusukan yang dilakukan Herman Deru dan istri itu kembali terlihat ditengah keramaian pasar Sidomulyo BK IX Belitang,Minggu (17/1/2013). Usai melakukan pencoblosan kades Sidomulya yang digelar di aula balai desa setempat langsung menghampiri ratusan warga dan para pedagang yang berjualan tidak jauh dari lokasi pencoblosan. Ratusan warga yang sejak dari hadir langsung reaksi menyerbu H Herman Deru dan istri untuk bersalaman dan foto bersama dengan pemimpin yang dikenal sangat dekat dengan masyarakat itu. Disela belusukannnya di pasar ini H Herman Deru dan istri menyempatkan diri berdialog dengan pedagang dan memborong sejumlah dagangan

warga mulai dari makanan sejenis gorengan, nasi tiwul dan sayuran. Terlihat jelas Bupati OKU Timur ini tidak ada sekat pembatas dengan masyarakat sehingga sangat wajar jika pada pilkada priode kedua tahun 2010 lalu dia mendapatkan dukungan 96 persen suara dan memecahkan rekor MURI. Usai melakukan belusukan dipasar Sidomulya, H Herman Deru terus mengisi hari liburnya dengan menghadiri acara

peresmian masjid Desa Karang Binangun, menghadiri acara peringatan Maulid Nabi didesa Sidorahayu, Desa Tanjung Mas,dan pada sore harinya membuka turnamen bola yang digelar di Desa Nusa Bakti Belitang III. Agenda padat seperti ini kerap dilakukan Herman Deru bahkan dia dinamai bupati dua lima yakni dua hari masuk kantor dan lima hari sisinya digunakan untukbertemulangsung dengan masyarakat. Masyarakat yang ditemuipun bermacam

ragam mulai dari acara pengajian, hajatan, bahkan ada warga yang meninggalpun tidak luput dari perhatiannya untuk datang melayat dan sekaligus memberikan santunan kematian. Kedekatan Herman Deru dengan masyarakat tampaknya sudah tidak bisa dibantah baik dari kalangan orang tua maupun anak anak tau betul jika pemimpinnya akan melintas mereka sepontan berjejer disetiap ruas jalan yang akan dilewati. Hal ini rela dilakukan warga dan anak anak tidak lain meminta perhatian sekaligus pemberian langsung dari tangan pemimpin yang dikenal dengan moto muda dan peduli rakyat tersebu.Terlebih ayah dari Hj Percha Leanpuri anggota DPD RI ini suka memberikan permen bagi setiap anak yang ditemuinya. Kontan saja Herman Deru sangat dikenal dikalangan anak anak hingga orang dewasa. (Hr/humas)


Transf Dinamika

Hal.

EDISI 30 | 28 Januari - 10 Februari 2013

7

Kinerja KPK Selama Tahun 2012

Sebagai wujud pertanggungjawaban kepada publik dan transparansi kinerja, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 20112015 menyampaikan capaian kinerja selama tahun 2012: a. Roadmap KPK Pada 2012 KPK berhasil merumuskan peta jalan (roadmap) pemberantasan korupsi 2011-2023. Roadmap dibutuhkan untuk menentukan arah, target dan fokus serta langkah-langkah sistematis untuk memberantas korupsi yang sudah demikian kompleks dan mengakar. Secara garis besar ada beberapa hal penting dalam roadmap KPK, yakni national interest, yaitu yang menjadi kepentingan publik secara nasional; penanganan grand corruption; sistem integritas nasional; dan fraud control system. Dari beberapa hal tersebut, dibuat turunannya sebagai acuan rencana kerja KPK. Antara lain yang termasuk national interest adalah ketahanan pangan plus (pertanian, perikanan, kehutanan); ketahanan energi/sumber daya alam (SDA); dan revenue, yaitu sektor penerimaan negara melalui pajak. Serta yang terkait pemerataan dan perbaikan kualitas pendidikan serta kesehatan. Di dalamnya juga terdapat turunan tentang apa-apa saja yang dimaksud dengan grand corruption yang akan menjadi prioritas penanganan. Yaitu yang berdampak luas pada national interest, melibatkan aparat penegak hukum, melibatkan para pengambil kebijakan, serta yang tergolong kejahatan sindikasi dan terorganisasi Sementara itu, pembangunan integritas nasional lebih bersifat jangka panjang. Dalam hal ini, KPK tidak ingin apa dilakukan hanya berhenti pada penanganan kasus semata, namun juga menyasar program-program pembangunan integritas sehingga menjadi budaya bangsa Indonesia di masa depan. Roadmap menetapkan apa yang dilakukan bidang pencegahan harus terintegrasi dan simultan dengan bidang penindakan. Penindakan yang dilakukan KPK di suatu instansi harus diikuti dengan pencegahan melalui perbaikan sistem. Demikian juga sebaliknya, penindakan akan masuk saat upaya-upaya pencegahan di fokus area tidak berjalan efektif. b. Penindakan Di bidang penindakan, KPK bersyukur bahwa melalui proses hukum yang dapat dijamin prudentiality-nya, KPK meningkatkan status penanganan perkara Century dari penye-

lidikan ke penyidikan. Kasus yang sungguh menyita perhatian masyarakat luas dan harus diakui telah menggerogoti kepercayaan publik kepada KPK. Kasus-kasus besar lainnya juga terus dikembangkan, seperti kasus Hambalang. Salah satu kasus besar yang menjadi catatan sejarah dalam pemberantasan korupsi KPK adalah, bahwa pada tahun ini untuk kali pertama KPK menetapkan seorang jenderal polisi aktif dan menteri aktif sebagai tersangka. Tidak kecil hambatan yang diharus dihadapi.

KPK juga mulai menerapkan Undang-Undang TPPU pada kasus korupsi yang ditangani sebagai tindak pidana asal. Kasus M. Nazarudin menjadi kasus pertama yang menerapkan UU TPPU, diikuti dengan kasus dana DPID yang dilakukan oleh Wa Ode Nurhayati. KPK juga menerapkan melakukan terobosan dengan penggunaan pasal yang terhitung jarang, yakni Pasal 18 UU No. 31 tahun 1999, yang diharapkan dapat lebih memberikan efek jera. Di tahun ini, untuk kali pertamanya, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di luar Pulau Jawa, seperti di Riau, bahkan di Buol, Sulawesi Tengah, yang berjarak sekitar tujuh jam perjalanan darat dari Palu, ibu kota Sulawesi Tengah. Hal tersebut menegaskan bahwa jangkauan KPK tak sebatas Pulau Jawa. Selain menjadi terapi kejut, OTT merupakan bentuk respons KPK atas antusiasme masyarakat yang telah melaporkan praktik korupsi.

Secara total, di bidang penindakan, pada tahun ini KPK melakukan 74 kegiatan penyelidikan, 68 penyidikan, dan 60 kegiatan penuntutan, baik kasus baru maupun sisa penanganan pada tahun sebelumnya. Selain itu juga melakukan eksekusi terhadap 28 putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Sebanyak 111 miliar rupiah lebih telah dimasukkan ke kas negara dalam bentuk Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari penanganan TPK. Selain penindakan dengan melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan; sebagai trigger mechanism, KPK juga secara aktif meningkatkan fungsi koordinasi dan supervisinya. Sebagai bentuk respons atas kejahatan korupsi yang kian sistematis dan canggih, KPK menggandeng aparat penegak hukum menyelenggarakan pelatihan bersama. Selama 2012 telah dilakukan sekurangnya 4 kali pelatihan

bersama aparat penegak hukum, yakni di Provinsi Jawa Tengah, Bengkulu, Jambi, dan Kalimantan Timur. c. Pencegahan Fungsi trigger mechanism dilakukan di sektor pencegahan. Dalam hal ini, KPK melakukan kerja sama koordinasisupervisi pencegahan dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang memiliki SDM lebih banyak untuk melakukan koordinasi dan supervisi secara masif di 33 provinsi, yaitu kepada 33 pemprov dan 497 SKPD pemkot/pemkab. Tiga sektor yang menjadi perhatian khusus adalah pelayanan publik, perencanaan dan pengelolaan APBD, dan pengadaan barang dan jasa. Di tahun ini, KPK juga menggagas dan melaksanakan program “Pilkada Berintegritas”. Pilkada DKI Jakarta menjadi pilot project pelaksanaan program pencegahan korupsi melalui pengawasan penyelenggaraan pemilu. Latar belakang program ini adalah karena sistem politik berintegritas merupakan salah satu pondasi dalam terwujudnya sistem integritas nasional dan salah satu momen signifikan dan krusial dalam sistem politik di negeri ini adalah saat dilangsungkannya pemilu/pilkada. Secara terpisah, KPK juga melakukan berbagai kajian sistem dan tindak lanjut terhadap kajian yang telah dilakukan. Salah satunya di sektor kehutanan yang sistem pengelolaannya masih belum baik, sehingga tidak hanya menimbulkan kerugian negara dalam jumlah yang besar, namun juga berpotensi memicu konflik. KPK mendorong terciptanya solusi dan regulasi tata kelola kawasan hutan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada pemenuhan hak-hak dasar rakyat selaku pemegang kedaulatan ekonomi. Kajian lainnya adalah menyangkut social cost of corruption serta sektor katahanan pangan dan ketahanan energi.

Di sektor pendidikan, KPK menerbitkan buku “Tunas Integritas”, sebuah buku bacaan yang ramah anak sebagai salah satu media pembelajaran. Dalam seri buku yang terdiri atas enam buku sarat gambar ini, nilai-nilai antikorupsi ditanamkan ke anak-anak melalui beragam cerita yang menyenangkan dan tidak menggurui. Sementara Untuk membangkitkan semangat masyarakat untuk memberantas korupsi, salah satu caranya adalah melalui pendekatan budaya pop (pop culture) bertema peran keluarga dalam membangun

budaya antikorupsi, yaitu dengan pembuatan film layar lebar berjudul “Kita versus Korupsi” atau disingkat “KvsK”. Film ini diproduksi bekerja sama dengan USAID, MSI, TII, dan Cangkir Kopi. Sejak diluncurkan pada 26 Januari 2012, film ini sudah ditonton melalui screening program dan nonscreening program sebanyak hampir 50.000 penonton di seluruh Indonesia dalam kegiatan roadshow di 15 kota. Secara masif, KPK pada tahun ini mengkampanyekan tagline “Berani Jujur Hebat”, satu dari sembilan nilai dasar antikorupsi yang mencerminkan integritas diri. Serangkaian kegiatan dilakukan di berbagai wilayah dengan mengusung tema ini. Hebatnya, kampanye ini tidak dilakukan KPK sendirian, melainkan juga terdapat keterlibatan banyak elemen. Selain itu, KPK juga coba untuk membangun budaya antikorupsi di dalam keluarga.

d. Kerja Sama Strategis Banyak kerja sama strategis dilakukan KPK sepanjang 2012, di antaranya dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Tentara Nasional Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Perusahaan Penyedia Jasa Telekomunikasi. Semua itu menegaskan bahwa banyak instansi yang punya kepedulian tinggi untuk berpartisipasi dalam pemberantasan korupsi, sekaligus kesepahaman bahwa korupsi haruslah diberantas secara bersama-sama.

Dengan Kemenkumham, beberapa pokok kerja sama strategisnya adalah pendirian rumah tahanan KPK; akses ke link system Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH), yang memungkinkan KPK mengakses data perusahaan dan badan hukum dalam kaitannya pemberantasan korupsi; dan link system data perlintasan yang ada di Ditjen Imigrasi. Dengan IDI, kerja sama meliputi di antaranya pemilihan tenaga medis atau dokter untuk menangani sejumlah saksi, tersangka, dan terdakwa saat ditahan oleh KPK dan pemberian second opinion kesehatan para saksi, tersangka, dan terdakwa. Sebagai kejahatan yang sudah tergolong transnational crime, KPK juga aktif menjalin hubungan dengan luar negeri. Dua hal penting terjadi di tahun ini. Pertama adalah pertemuan SEAPAC yang berisi lembaga antikorupsi se-Asia Tenggara yang menajamkan kebersamaan dan kesepahaman untuk saling bekerja

sama. Kedua, pertemuan lembaga antikorupsi sedunia yang menelurkan Jakarta Principle yang berisi 16 prinsip untuk penguatan lembaga antikorupsi.

e. Sumber Daya Seluruh kegiatan yang dilakukan KPK pada tahun ini menggunakan anggaran yang berasal dari APBN. Dari pagu anggaran sebesar 606 miliar rupiah, yang digunakan KPK adalah sebesar 307 miliar rupiah, dengan Pengembalian Negara Bukan Pajak (PNBP) dari penanganan perkara dan gratifikasi sebesar 113 miliar rupiah.

Tahun 2012 ini juga dirasa cukup berat bagi KPK dari segi sumber daya. Kapasitas gedung yang saat ini ditempati KPK tidak mampu lagi menampung tambahan pegawai. Gedung yang ditempati saat ini sudah over capacity, baik dari untuk ruang kerja pegawai, ruang operasional, maupun ruang penyimpanan arsip. Alhamdulillah, bahwa pada akhir tahun ini anggaran pembangunan gedung KPK yang sempat dibintangi akhirnya dicabut. Harapan untuk memiliki gedung sendiri mulai terbuka. Mulai 2013, KPK akan mulai merealisasikan pembangunan gedung yang direncanakan dibangun di atas lahan seluas 8.294 meter persegi yang terletak di Kelurahan Guntur, Setiabudi, seluas 27.600 meter persegi yang terdiri atas 16 lantai dan dapat menampung 1.394 orang pegawai. Dalam perencanaannya, KPK juga akan membangun rumah tahanan sendiri yang dikelola dan berada di lingkungan gedung KPK. Tidak seperti saat ini, dengan kondisi gedung yang terbatas, kondisi rutan KPK memanfaatkan gudang yang tidak terpakai dan atas kerja sama dengan TNI, dalam hal ini Pomdam Jaya,

KPK dapat meminjam pakai Rutan Guntur.

SDM yang dimiliki juga menjadi kendala. Jumlah personel KPK sangat tidak berimbang dengan tugas berat dan cakupannya yang begitu luas yang diemban KPK. Ditambah lagi dengan terus berkurangnya penyidik yang ditarik instansi asal. Di akhir 2011, jumlah SDM KPK adalah 710, dan kini menjadi 674 orang.

Dibandingkan dengan Hong Kong, yang memiliki populasi penduduk hanya tujuh juta jiwa dan luas wilayah tak lebih luas dari Jakarta, ternyata lembaga antikorupsi negeri tersebut didukung oleh 1.200 pegawai. Dari jumlah tersebut, 900 di antaranya merupakan pegawai yang khusus untuk menangani masalah investigasi terkait kasus korupsi. Untuk itu, ke depan penguatan SDM harus tetap dilakukan. Tidak hanya menambah jumlah SDM melalui standar proses rekrutmen yang selama ini berlaku di KPK, namun juga melalui peningkatan kualitas SDM yang ada. Salah satu komponen SDM yang krusial adalah penyidik yang sangat tergantung kepada instansi lain. Itu sebabnya, pada tahun ini KPK merasa bahwa sudah saatnya mulai melepaskan diri dari ketergantungan tersebut dengan mengangkat penyidik sendiri. Hal ini sudah dilakukan sebagian lembaga antikorupsi di dunia. Mereka sudah keluar dari problem tersebut, karena melakukan perekrutan terhadap penyidiknya sendiri. Jumlah SDM yang minim memang sungguh dirasa menjadi hambatan terberat. Apalagi, ditambah penarikan penyidik KPK yang berasal dari institusi lain, yang harus diakui memengaruhi kinerja dan mengakibatkan upaya pembe-

rantasan korupsi mengalami pelambatan. Di saat krusial, kehadiran PP 103 tahun 2012 menyelamatkan kondisi darurat pegawai negeri yang dipekerjakan. Masa tugas mereka diperpanjang dari 8 tahun menjadi 10 tahun.

Demi mewujudkan tujuan organisasi KPK yang profesional dan berintegritas, pada 2012 KPK telah melakukan serangkaian kegiatan terkait dengan pemeriksaan bidang keuangan dan kinerja, yang mencakup reviu terhadap sistem pengendalian untuk memastikan ketaatan terhadap kebijakan, perencanaan, prosedur, dan tujuan organisasi serta memastikan efisiensi dan efektivitas sumber daya juga melakukan serangkaian tindakan atas pelanggaran yang dilakukan. Di tahun ini KPK melakukan penegakan etika dan peraturan kepegawaian. Di tahun ini pula telah dilaksanakan sidang Dewan Pertimbangan Pegawai (DPP) terkait pelanggaran etika, yakni sebanyak 6 kasus dugaan pelanggaran berat, dengan hasil putusan pemberhentian dengan tidak hormat sebanyak 2 kasus, pengembalian ke instansi asal sebanyak 1 kasus, skorsing sebanyak 2 kasus; dan surat peringatan ketiga atau terakhir sebanyak 1 kasus.

Di samping itu, berkat upaya keras menjaga akuntabilitas, pada 2012, KPK memperoleh beberapa penghargaan,di antaranya nilai A untuk Akuntabilitas Kinerja KPK oleh KemenPAN dan RB; juara 2 Realisasi Inventarisasi dan Penilaian Barang Milik Negara (IP BMN) oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan; dan predikat “Wajar Tanpa Pengecualian” dari BPK, predikat yang telah dipertahankan KPK sejak 2008. PIMPINAN KPK/DS

Herman Deru Diserang Kampanye Hitam PALEMBANG, Transf Menjelang Pilkada Sumsel, Bupati OKU Timur, H. Herman Deru kembali diserang kampanye hitam. Dalam berita yang dimuat salah satu mingguan terbitan Sumsel, Deru difitnah telah memiliki anak dari wanita yang mengaku-ngaku pernah bekerja sebagai pembantu rumah tangganya. Kampanye hitam serupa ini sebetulnya juga pernah disebar menjelang Pilkada OKU Timur 2010 lalu . Kuat dugaan, kampanye hitam dilakukan pihak tertentu untuk mempengaruhi opini masyarakat Sumsel menjelang Pilgub Sumsel JUni 2013 mendatang. Tabloid yang berisi kampanye hitam tersebut diduga sengaja telah disebar ke rumah-rumah warga di Sumsel. Menanggapi berita tersebut Herman Deru membantahnya dan menegaskan bahwa berita tersebut adalah berita bohong, isu murahan yang mengandung fitnah nan keji. “Berita tersebut adalah fitnah yang sangat keji. Tujuannya sangat jelas yaitu ingin membunuh karakter saya . Saya yakin berita ini sengaja dimuat dan disebarkan menjelang Pilkada Sumsel untuk mempengaruhi opini masyarakat,’’ tegas Herman Deru dalam konfrensi pers, kemarin. Deru mengungkapkan, serangan kam-

panye hitam terhadap dirinya ini pernah terjadi menjelang Pilkada OKU Timur tahun 2010 lalu. Bahkan pihak-pihak yang menyebarkan fitnah tersebut pernah dilaporkannya ke Polres OKUT dan Polda Sumsel .

“Saya sudah laporkan fitnah dan pencemaran nama baik saya ini ke polisi. Saya minta kasus ini diproses secara hukum,’’ tandasnya.

Ketua Ormas Nasdem ini menegaskan dirinya sedang menyusun langkah-langkah hokum terhadap pihak-pihak yang telah dengan sengaja menyebat fitnah tersebut. Termasuk akan memperkarakan semua pihak yang bersekongkol untuk menyebar kampanye hitam tersebut. Termasuk kepada media massa yang memuat dengan sengaja dan diduga kuat mengandung maksud jahat untuk menggiring opini masyarakat terhadap dirinya. “Terhadap media juga kita akan lakukan

langkah-langkah hukum sesuai dengan ketentuan berlaku,’’ tegasnya. Deru yang disebut sebut calon kuat Gubernur Sumsel ini yakin masyarakat Sumsel tidak akan terpengaruh oleh kampanye hitam yang mengandung isu-isu negative terhadap dirinya. Mengingat publik Sumsel sudah cerdas dan pintar memisahkan mana berita yang benar dan mana berita sampah. Apalagi berita bohong tersebut dimuat di mediamedia yang tidak jelas siapa pemilik dan kapan terbitnya.

“ Saya sangat yakin Allah Tuhan Yang Maha Kuasa menolong orangorang yang dizolimi,’’ ujarnya.

Pengamat politik Sumsel. DR. Tarech Rasyid menilai, gencarnya kampanye hitam yang dialamatkan kepada Herman Deru sangat terkait dengan Pilkada Sumsel. DImana saat ini berdasarkan hasil survey sejumlah lembaga survey Deru unggul dibanding kandidat lainnya dalam Pilgub Juni 2013 mendatang. “HD adalah kandidat yang memiliki elektabilitas tinggi saat ini. Sehingga wajar lawan-lawan politiknya mulai ketakutan. Namun sebenarnya isu-isu murahan seperti ini tidak akan dipercaya masyarakat karena sengaja diterbitkan menjelang Pilkada. Masyarakat tidak akan percaya dengan berita-berita rendahan seperti itu,’’ tegas Tarech. Tarech menyayangkan bila ada media yang sengaja dimanfaatkan pihak tertentu untuk menyerang lawan politiknya. Apalagi yang dimuat tersebut adalah berita-berita bohong dan sampah yang termasuk katagori fitnah. “Saya sangat yakin kalau media itu jelas dan mengerti kode etik jurnalistik, pasti media tersebut tidak mau memberitakan sesuatu hal yang tidak jelas kebenarannya,’’ ujar Tarech.(rel)


Transf Sumsel

Hal.

8

EDISI 30 | 28 Januari - 10 Februari 2013

SCW Sumsel: Tangkap Direktur PT. Barniah Rahmad Utama PALEMBANG, Transf Sriwijaya Corruption Watch (SCW) Sumsel, mengelar aksi unjuk rasa di Mapoda, terkait tindak lanjut kasus pencurian minyak ilegal yang di duga dilakukan oleh PT. Barniah Rahmat Utama di Kabupaten Banyuasin. Aksi ini diikuti puluhan orang yang dipimpin Sanusi (Direktur Eksekutif SCW Sumsel) dan Perwakilan Masyarakat Kota Palembang. Dalam aksinya, massa membentangkan spanduk bertuliskan ‘Tangkap M. Teguh Direktur PT. Barniah Rahmad Utama, Otak Pelaku Pencurian Minyak 18 Ton Minyak Ilegal’.

Sanusi juga membacakan tuntutan SCW Sumsel ke Polda Sumsel yakni meminta Kapolda untuk segera menjadikan Direktur Rahmad Utama M. Teguh sebagai tersangka, yang dinilai telah merugikan negara, karena diduga mencuri 18 ton minyak ilegal di Desa Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin dan pihak Kepolisian jangan tebang pilih dalam melakukan penangkapan, karena selam ini Direktur Rahmad Utama M. Teguh, merupakan orang kebal hukum, sehingga hingga saat ini hanya anak buahnya yang dilakukan penangkapan.

Dalam aksi ini, massa diterima oleh AKBP Zulkurnain (Kasubdit IV Pidter Reskrimsus Polda Sumsel), yang menyampaikan bahwa Polda Sumsel saat ini sudah melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian 18 ton minyak mentah ilegal di Desa Mangun Jaya, Kec. Babat Toman, Kab. Banyuasin. “ Sedangkan beberapa berkas yang diterima Polda Sumsel terkait pencurian minyak mentah tersebut saat ini telah selesai dilakukan pemeriksaan, dan akan segera dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Tinggi Sumsel untuk segera disidangkan,” ungkapnya. (beritanda)

PLN WS2JB 2013 Targetkan 12.000 Pelanggan LPB PALEMBANG, Transf Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Alex Noerdin, Jumat (25/1/2013) pagi, menerima General Manager Wilayah Sumatera Selatan (GM WS2JB) PT. PLN (Persero), I Gusti Agung Suteja dalam rangka kunjungan kerja (kunker) Direksi PT. PLN (Persero) Palembang. Kunker di Griya Agung yang berada di Jalan Demang Lebar Daun Kota Palembang tersebut selain dihadiri jajaran Manager WS2JB PT PLN (Persero), juga Humas Protokol Pemerintah Provinsi Sumsel. Dalam kunker tersebut I Gusti Agung Suteja mengatakan, PLN WS2JB merencanakan target mempunyai 12.000 pelanggan LPB ( Listrik Prabayar). Untuk mencapai target pihaknya akan mentargetkan yang dimulai dari internal dimana semua Karyawan PLN WS2JB harus melakukan migrasi ke LPB. “Kita akan lakukan mulai dari Palembang dilanjutkan keempat cabang lainnya yang ada di Sumatera Bagian Selatan,” ujarnya. Namun, lanjutnya, perencanaan itu juga ada suatu permasalahanya, yaitu arus tenaga listriknya yang belum maksimal. Oleh hal itu WS2JB PT PLN (Persero) mempunyai perencanaan 3 (tiga) Pebangkit Tenaga Listrik baru dengan Kekuatan 3 x 600 MV. “Di Sumsel sendiri untuk 2013 ini, untuk mengurangi sering terjadinya pemadaman listrik, sehingga arus listrik di Sumatera Selatan bisa intens” jelasnya.

Sementara itu, Alex Noerdin menanggapi hal itu mengatakan, permasalahannya, PT PLN (Persero) itu mengalami bangkrut, padahal Sumber Daya Manusianya (SDM) itu ada, namun negeri ini seperti tersandera. “Silahkan kalkulasikan serta didesain pemetaaannya, dimana titik-titik akan dibangunnya Tenaga Pembangkit Listrik yang baru itu, dan segera laporkan kepada saya dan nanti akan bahas oleh Assisten 1 pemerintah Provinsi Sumatera Selatan,” tandasnya. Saat BeritAnda.com Palembang konfirmasi perihal masih banyaknya pedesaan di Sumsel yang belum teraliri listrik dan sistem pembayaran tagihan listrik yang belum dirasakan mudah oleh warga pedesaan, I Gusti Agung Suteja mengatakan, harap dimaklumi saja, karena banyaknya pelanggan pemakai listrik, jadi belum terkoordinir dengan maksimal. “Namun hal itu nanti akan segera bisa terealisasikan untuk semua pedesaaan yang

ada di Sumsel ini, segera teraliri arus listrik bila kontribusi kerjasama yang bagus juga oleh pihak pemerintah daerah. Mudah-mudahan saja pihak pemerintah juga intens kerjasamanya terhadap perluasan jaringan listrik di Sumsel ini,” jelasnya. Menurut I Gusti, untuk 3 titik tenaga pembangkit yang baru itu, masih dalam pembahasan yang matang oleh intern PLN. Sementara mengenai sistem pembayaran listrik, bila ada tenaga listrik yang memeriksa dan menghitung pemakaian amper meter listrik dirumah yang salah hitung, agar segera laporkan ke Kantor PLN. “Dan untuk mempermudahkan sistem pembayaran listrik, sekarang ini pihak PLN sedang mensosialisasikan dengan pemakaian listrik sistem prabayar. Jadi beli paket arus listrik dalam perbulanya, sesuai dengan kebutuhan pelangggan, sehingga bisa meminimalisir kesalahan hitungan dalam pembayaran listrik, ” pungkasnya. (beritanda).

107 Personil Polda Sumsel ‘Disekolahkan’ di SPN Betung -Polisi pengguna narkoba-

PALEMBANG, Transf Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (25/1/2013) memberang-

langnya dari sana ternyata masih kembali menggunakan Narkoba mapun Obat-obatan terlarang lainya, maka akan di

katkan jajarannya yang terjaring memakai narkoba, ke SPN Betung, Kabupaten Banyuasin untuk menjalani pembinaan selama 1 bulan. Dalam konfirmasi BeritAnda.com Palembang, Humas Polda Sumsel, AKBP R Djarod Padakova, mengatakan, dari seribuan anggotanya, hasil test urine-nya ada 107 yang positif memakai narkoba. Dan mereka yang merupakan pengguna narkoba tersebut akan dibina selama satu bulan SPN Betung. “Bila nanti dalam pembinaan di SPN Betung dan sepu-

pemberhentikan sebagai Anggota Polri dengan secara tidak hormat,” tandasnya. Pantauan BeritAnda.com Palembang, sebelum diberangkatkan anggota yang terkena narkoba tersebut, diinterogasi langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Iskandar Hasan untuk mengetahui kesadaran mereka. Menurut Kapolda Sumsel Irjend Pol Iskandar Hasan, dari pengguna narkoba tersebut pihaknya terus mengembangkan karena kemungkinan masih ada personil lain yang belum diketahui.

“Anggota polisi yang hendak dibina tersebut antara lain akan diberikan bimbingan fisik dan mental supaya mereka kembali menjadi polisi yang benar. Dan pembinaannya akan dilakukan selama satu bulan, namun jika memang diperlukan akan ditambah lagi,” terangnya. Namun, lanjutnya, setelah mendapat pembinaan secara rutin akan tetapi tidak ada perubahan, maka sanksinya adalah pemecatan. “Polda Sumsel juga akan melakukan tes kejiwaan dan bila mereka tidak bisa berubah lagi maka satusatunya jalan adalah pemberhentian. Mudah-mudahan, anggota yang saat ini masih dalam pembinaan, bisa sadar dan memberikan informasi terhadap anggota Polisi Sumsel yang lain, mungkin masih ada anggota lainnya juga ikut menggunakan Narkoba namun belum terjaring. “Pembinaan tersebut bukan berarti untuk menyengsarakan anggota Polri, tetapi hanya membenahi prilaku mereka agar taat terhadap hukum dan agama,” pungkasnya. (beritanda)

Garda Nusantara Sumsel “Sisir” Truk Batu Bara Palembang, Transf Garda Nusantara Sumatera Selatan, salah satu organisasi pemuda nasional menyisir truk batu bara yang melintas di Kabupaten Lahat, Muaraenim, Prabumulih dan Ogan Ilir. Ketua Garda Nusantara Sumatera Selatan, Kiki Revolt di Palembang, Selasa mengatakan penyisiran truk batu bara di daerah yang dilintasi tersebut sebagai wujud kekecewaan mereka masih beroperasinya angkutan itu di jalan umum. Aktivitas angkutan batu bara selama ini telah menimbulkan permasalahan kompleks bagi masyarakat yang dilintasi truk-truk itu. Menurut dia, pihaknya sangat mendukung kebijakan gubernur setempat melarang

truk batu bara melintas di jalan umum. Angkutan batu bara tersebut tidak hanya menyebabkan kemacetan lalu lintas, tetapi juga merusak jalan dan menjadi “mesin pembunuh” akibat banyak pengemudi truk yang ugalugalan. Ia mengatakan, semestinya perusahaan yang mengeksploitasi batu bara tidak memanfaatkan jalan negara untuk kepentingan bisnis mereka, tetapi membuat jalur khusus mengangkut sumber daya alam

Sumsel yang mereka keruk. Apalagi, kontribusi pengusaha batu bara terhadap kas daerah disinyalir tidak ada sama sekali. Dia menjelaskan, aksi “sweaping” truk batu bara akan mereka intensifkan agar tidak adalagi melintasi jalan umum, karena selama ini telah berakibat fatal terganggu perekonomian masyarakat di daerah itu. Sektor ekonomi perkebunan dan pertanian serta perdagangan sangat terganggu dengan lalu lintas kendaraan pengeruk sumber daya alam daerah itu. Hal senada diungkapkan, Apisman (29) warga Palembang yang setiap akhir pekan pulang ke Prabumulih mengatakan sejak beroperasinya truk batu bara beberapa tahun ini,

mereka tidak lagi bisa menempuh waktu 1,5 jam untuk sampai ke Kota Prabumulih karena kemacetan yang kerap sampai lima jam. “Mobilitas kami sangat terganggu akibat lalu lalang truk batu bara yang biasa konvoi menuju Palembang,” katanya. Dia mengatakan, bukan hanya jenuh dengan kemacetan jalur Palembang - Prabumulih, tetapi pihaknya juga dirugikan secara ekonomi karena tidak bisa membuka usaha lebih cepat akibat macet. Berangkat dari Prabumulih setelah sekitar pukul 06.00 WIB karena macet paling cepat tiba di Palembang pukul 11.00 WIB, padahal sebagai pengelola usaha yang bergerak dibidang jasa bengkel mereka mesti mengutamakan kecepatan melayani pelanggan,” katanya. (antara/JS)

Palembang, Transf Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin tetap melarang angkutan batu bara menggunakan jalan umum karena itu sudah menjadi keputusan, lagi pula sudah ada jalan khusus. Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Sumsel Irene Camlyn Sinaga kepada wartawan usai menerima para demontrasi asosiasi pengusaha angkutan batu bara di Palembang, Selasa mengatakan, larangan tersebut karena sebelumnya selama dua tahun telah melaksanakan sosialisasi tentang pelarangan angkutan batu bara melalui jalan umum. Sebagaimana ratusan kendaraan pengangkut batu bara mendatangi kantor Pemerintah Provinsi Sumsel untuk meminta supaya mobil tersebut bisa melewati jalan umum. Kendaraan yang dikoordinir

asosiasi pengusaha angkutan batu bara itu sejak pagi mendatangi kantor pemerintahan provinsi, selanjutnya mereka menuju kantor DPRD Sumsel. Selain itu, kata Irene, dalam aturan setiap perusahaan pertambangan berhak menyediakan fasilitas seperti jalan khusus, sehingga hasil tambang bisa didistribusikan tanpa harus mengganggu jalan umum. Oleh karena itu pihaknya menghimbau kepada seluruh perusahaan pertambangan untuk menghormati keptusan gubernur itu, karena pelarangan tersebut untuk kepentingan masyarakat banyak, katanya. Memang, kata dia, pihak pengusaha angkutan mengeluhkan setelah dilarangnya angkutan batu bara melalui jalan umum, karena mereka menyatakan kesulitan untuk mencicil kredit mobil.

Namun, pemerintah sudah berupaya dan terus melakukan sosialisasi atas larangan angkutan batu bara melalui jalan umum, karena menimbulkan kemacetan arus lalu lintas kendaraan. Jadi larangan tersebut bukan mendadak sudah disosialisasikan sejak jauh hari, jadi pihak pengelola harusnya sudah mempersiapkan diri, dan lagi pula telah dibahas bersama terlebih dahulu, kata dia. Sementara, gubernur dalam beberapa kesempatan mengatakan, pihaknya tetap memberlakukan keputusan tentang larangan angkutan batu bara melalui jalan umum untuk kepentingan rakyat banyak. Hal itu karena sejak angkutan batu bara melalui jalan umum arus lalu lintas kendaraan menjadi macet sehingga keputusan tersebut diberlakukan,

kata dia. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Sumsel Muzni Wijaya mengatakan, setelah diberlakukannya pelarangan angkutan batu bara melalui jalan umum itu pihaknya terus memaksimalkan pengawasan. Memang ada beberapa kendaraan kecil milik pribadi mengangkut batu bara melalui jalan umum, tetapi pihaknya tetap melarang dengan memerintahkan kepada pengemudi untuk kembali ke tempat semula, katanya. Sementara, pantauan Antara selama sebulan terakhir memang angkutan batu bara sudah tidak terlihat lagi, tetapi angkutan buah kelapa sawit atau TBS rajin melintasi jalan umum khususnya di kawasan Jalan A Yani Palembang yang tonasenya lebih berat dibiarkan saja.(antara/JS)

MUARA ENIM, Transf Direktur CV. Lematang Banuayu Mandiri, M Arif Bin Abdul Lani, kembali berencana melaporkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN Palembang), Pemkab Muara Enim dan Pemprov Sumsel, terkait dugaan penyerobotan lahan miliknya oleh PT. Barito Pasifik yang sekarang berubah namanya menjadi PT. Musi Hutan Persada (PT. MHP). Kepada wartawan BeritAnda.com, M Arif Bin Abdul Lani mengaku berbagai upaya hukum telah ia lakukan untuk melakukan gugatan atas penyerobotan lahan miliknya yang bertindak atas nama Direktur CV Lematang Banuayu Mandiri oleh PT. Barito Pasifik pada tahun 1993 silam. Ia sendiri menilai adanya kerancuan dalam proses hukum atas gugatan yang ia layangkan ke beberapa institusi penegak hukum. Sementara dirinya memiliki alat bukti lengkap atas kepemilikan lahan yang diserobot itu. “Saya berencana kembali mengajukan gugatan ke PTUN Palembang, dan Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Muara Enim dan Pemprov Sumsel,” ungkapnya, Kamis (24/1/2013). Dikatakan M Arif, kronologis gugatan yang ia pernah layangkan bermula pada tahun

1993, PT. Barito Pasifik melakukan penyerobotan tanah adat Desa Banuayu Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim. Pada waktu itu, ia pun melaporkan gugatan ke polisi yakni Kantor Polsek Prabumulih Pos Rambang Dangku dengan Nomor Polisi B/59/VII/1993. Waktu itu, pihak pimpinan PT. Barito Pasifik Group sempat dipanggil Kapolpos Rambang Dangku, A Sibero untuk melakukan klarifikasi atas laporan yang disampaikan. “Laporan yang disampaikan itu seperti tak berujung, dan tidak ada penyelesaian perkara atas hal tersebut,” ungkap dia. Selanjutnya, penyerobotan lahan miliknya juga dilakukan oleh PT. Tanjung Enim Lestari Pulp and Paper untuk dijadikan lahan pabrik. Terkait penyerobotan ini, ia juga telah melaporkan hal itu ke Gubernur Sumatera Selatan tertanggal 7 Maret 2009, perihal meminta bantuan Gubernur Sumsel untuk penyelesaian persoalan tanah yang diserobot oleh PT. Barito Pasifik tahun 1990 tersebut. Nah, waktu itu, kata dia, Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf, SH, MM telah melayangkan surat ke Bupati Muara Enim dengan Nomor

Surat. 182/0844/III/2009 tertanggal 23 Maret 2009 yang isinya meminta Pemkab Muara Enim menyampaikan laporan tertulis atas persoalan sengketa lahan yang dilaporkan dirinya ke Gubernur Sumsel melalui Kabiro Hukum dan HAM Setda Provinsi Sumsel. “Pengaduan ini juga tidak ada penyelesaian,” tukasnya. Selanjutnya, pengaduan terbaru, kata M Arif, ia pun telah melaporkan kembali dugaan penyerobotan itu ke Mapolres Muara Enim dengan nomor laporan. STTL/B-57/VIII/2012/ SUMSEL/ RES MA ENIM tertanggal 15 Agustus 2012 lalu. Dari sekian banyak laporan gugatan yang disampaikannya itu, tukas M Arif, dirinya baru mendapatkan sedikit kejelasan dari pengaduan yang disampaikan ke Gubernur Sumatera Selatan yang ditindaklanjuti hingga sampai ke tingkat persidangan. Namun, kata dia, gugatan itu ditolak oleh PN Muara Enim dengan Nomor.02/Pdt.6/2011/ PN.ME tertanggal 23 Juni 2011, dan dilakukan banding dengan putusan penolakan banding oleh Pengadilan Tinggi Sumsel No.134/PDT/2011/PT.PLG. “Alasan ditolaknya proses banding itu, menurut Pengadilan Tinggi Sumsel dikarenakan keterlambatan pengiriman memori banding dari PN

Muara Enim, sementara pihak PN Muara Enim menyalahkan pihak Pengadilan Tinggi Sumsel yang tak mau menanggapi berkas memori banding yang disampaikan. Mereka saling lempar tanggungjawab,” kata dia. Terkait masalah ini, kata M Arif, dia pun telah menyampaikan permohonan Kasasi ke Mahkamah Agung atas penolakan gugatan yang disampaikan oleh Pengadilan Tinggi Sumsel yang telah mengeluarkan penolakan gugatan dengan Nomor. 134/PDT/2011/PT.PLG itu. “Permohonan Kasasi itu juga seperti tak ada kabarnya hingga kini. Saya berencana akan melaporkan kembali hal ini ke PTUN Palembang dan Tata Pemerintahan Pemkab Muara Enim dan Pemprov Sumsel. Menurut saya ini masih wajar, karena lahan tersebut merupakan milik saya dan sebagian lagi saya beli dari masyarakat yang dibuktikan dengan kepemilikan surat kepemilikan dan surat jual beli,” kata M Arif lagi. Sementara itu, Humas PT. Musi Hutan Persada (PT. MHP), Erwin ketika dikonfirmasi dua kali melalui ponselnya belum dapat memberikan jawaban atas gugatan yang disampaikan Direktur CV Lematang Banuayu Mandiri tersebut. (beritanda)

Angkutan Batu Bara Dilarang Gunakan Jalan Umum

PT. MHP Diduga Serobot Lahan Warga


Trans Advertorial C M Y K

EDISI 30 | 28 Januari - 10 Februari 2013

9

Alex Noerdin Kunjungi Pasien RS Belitang OKU Timur

“Terima Kasih Pak Gubernur, Bantuannya Tak Terkira”

Tuti Sumiati, 35

“Saya sangat

C M Y K

Hal.

bersyukur Pak Gubernur dan Hj Eliza Alex menyempatkan diri untuk membesuk anak saya yang tengah dirawat di rumah sakit. Meski jauh, beliau sangat peduli dengan rakyatnya, terima kasih pak Alex dan istri,”

“Dijenguk pun rasa sedih kami terhapus. Apalagi, Pak Gubernur memberi bantuan secara langsung,” ujar Tuti Sumiati, 35, dengan air mata yang menetes membasahi pipi. Tak kuasa menahan haru, tangan ibu muda itu bergetar tatkala menerima amplop yang disodorkan orang nomor satu di Sumatra Selatan (Sumsel) tersebut. Kamis (17/1) siang itu merupakan hari yang berkah bagi Tuti dan keluarga soalnya selain mendapat kunjungan tidak terduga, dia juga menerima bantuan berupa uang Rp1 juta dari sang gubernur saat menjaga anaknya yang dirawat di Rumah Sakit (RS) Belitang Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Sedangkan anaknya, Neni Sumiati usia

dua tahun enam bulan meringis menahan sakit. Sekujur tubuh bocah malang yang di balut popok putih itu penuh luka bakar hingga sebagian wajahnya. Alex mendekat lalu mengelus kepala Neni sebagai bentuk doa agar cepat sembuh. ‘’Yang sabar ya bu. Jaga agar anak ini betul-betul sembuh,’’ ujar Gubernur Alex Noerdin. Perasaan haru dan bahagia bercampur baur di hati Tuti yang mengaku kaget serta tidak pernah ada pertanda sebelumnya akan dikunjungi Gubernur dan Hj Eliza Alex. Tidak berlebihan kalau Tuti pun merasa kedatangan Alex dan istri sebagai pengalaman yang tidak akan terlupakan. “Saya sangat bersyukur Pak Gubernur

foto : Humas Pemprov Sumsel

dan Hj Eliza Alex menyempatkan diri untuk membezuk anak saya yang tengah dirawat di rumah sakit. Meski jauh, beliau sangat peduli dengan rakyatnya, terima kasih pak Alex dan ibu,” ungkapnya. Tuti warga Desa Karang Jati, Nisabakti,BK 10 Belitang, OKU Timur bercerita awal mula putrinya Neni Sumiati dirawat di rumah sakit. Empat hari lalu, saat Neni tengah bermain, tiba-tiba lampu teplok yang minyaknya masih panas jatuh menimpa tubuh gadis kecil itu. Akibatnya sekujur tubuh Neni mengalami luka bakar tingkat 2,40% dan keadaan live saving. Pemulihan pencegahan kecacatan direncanakan dikonsultasikan ke RSM Hoesin menggunakan pelayanan kesehatan Jamsoskesmas Semesta. Bukan cuma Neni, Gubernur Alex juga sempat menjenguk pasien–pasien lainnya yang tengah di rawat inap RS Belitang tersebut. Gubernur bertanya kepada pasien mengenai program pengobatan gratis tersebut, sebagian pasien menjawab ada yang gratis menggunakan fasilitas Jamsoskes di kabupaten bermoto Sebiduk Sehaluan itu. Kebiasaan gubernur memang jika ada waktu luang kerap mengunjungi pasien yang tengah dirawat di rumah sakit. Hal itu dilakukan sekalian untuk memantau secara langsung keberadaan sarana dan prasarana rumah sakit dan ruang rawat inap di seluruh Sumsel. Sebelumnya, Alex juga mengunjungi Reza, pasien penderita penyakit jantung yang telah menjalani operasi jantung terbuka pertama yang dilakukan di RSM Hoesin Palembang. Reza dirawat menggunakan Jamsoskesmas Semesta Sumsel. Ia dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSMH Palembang.***

C M Y K

C M Y K


CMYK

Hal.

10

EDISI 30 | 28 Januari - 10 Februari 2013

Transf Advertorial

AKHIRNYA UPAH MINIMUM PROVINSI 2013 NAIK

Alex Noerdin Sejahterakan Kaum Buruh

CMYK

CMYK

Akhirnya dengan pertimbangan yang matang dan demi kaum buruh akhirnya, gubernur menetapkan dan mengubah UMP Sumsel menjadi Rp 1.630.000 ribu atau naik 20 % dari sebelumnya disebutkan dalam SK tersebut Rp 1.350.000. Kepada perwakilan buruh, Alex menjelaskan, dalam menentukan UMP harus berdasarkan mekanisme yang ada seperti survei disetiap kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. “Saya mengambil ditengahtengah, UMP sebesar Rp 1.630.000, dari permintaan buruh sebesar Rp 1.874.000. Upah ini mungkin paling tinggi di Sumatera, sebelumnya dalam SK sudah ditetapkan Rp 1.350.000, jika UMP ditinggikan

pasti akan membuat gubernur lain protes,”tegasnya.

H. Alex Noerdin Gubernur Sumatera Selatan

“Lebih baik saya dibenci perusahaan dari pada dibenci rakyat, ” Dia menilai kesejahteraan buruh adalah kesejahteraan rakyat,dengan meningkatnya upah buruh/pekerja, maka dapat membantu daya beli buruh. Upah yang layak adalah upah yang

dapat memenuhi kebutuhan hidup buruh. Biaya hidup yang semakin meningkat membuat buruh harus terus menerus mengencangkan ikat pinggang dan bekerja lembur,sehingga buruh,yang juga manusia harus rela mengorbankan kehidupan sosialnya di lingkungan masyarakat,agar dapat memenuhi kebutuhan hidup. Pemerintah itu adalah pelayan, kata Alex sehingga harus mampu mengedepankan komunikasi sebagai jalan keluar, jujur sebuah sikap, tegas dalam perbuatan. Hal ini untuk kepentingan bersama, terutama rakyat. “Lebih baik saya dibenci perusahaan dari pada dibenci rakyat, ”tegasnya. Alex Noerdin yang bersedia menandatangani SK UMP tersebut. Keputusan

tersebut disambut haru kaum buruh hingga ada yang menenteskan air mata, karena selama ini belum ada gubernur yang sangat memikirkan kepantingan rakyat. “Semoga keputusan terakhir ini dapat di terima seluruh kaum buruh yang ada di Sumsel,”ujar Alex saat menemui pendemo. Alex mengatakan dia akan segera melakukan lobi kepada para pengusaha agar bisa merealisasikan keputusan ini, besaran yang disepakati saat ini juga sudah mempertimbangkan kemampuan pengusaha. Kepala Disnaker Sumsel, Rizal Fatoni menjelaskan bahwa kegiatan untuk menentukan UMP tidak bersumber dari survei disatu kabupaten saja tapi kami survei di seluruh kab/kota. “Hasil dari itu dirangkum dimana KHL terendah yang dibicarakan di Dewan Pengupahan dan para pengusaha,” jelasnya. Ketua Ketua KASBI Pusat, Nining Lilitos mengungkapkan bahwa aksi mereka meminta pencabutan SK Gubernur Sumatera Selatan Nomor: 745/ KPTS/DISNAKERTRANS/2012, dimana dalam SK tersebut Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menetapkan UMP Sumsel sebesar Rp. 1.350.000 Dia mengatakan cukup puas dengan apa yang telah diputuskan gubernur tersebut. Menurutnya, tinggal lagi kesiapan dari para pengusaha untuk memenuhi keputusan tersebut. Peraturan ini sejatinya hanya perubahan dari ketentuan mengenai kebutuhan fisik minimal dan pada kenyataannya hasil dari KHL sangat jauh dari kebutuhan hidup sehari – hari kaum buruh. (*)

CMYK

“Selama tinggal di Palembang dan sudah mengalami perubahan pemimpin, baru kali ada gubernur Sumsel yang peduli dengan kaum buruh dan saya bangga memiliki pemimpin yang memperhatikan nasib para kaum buruh dan rakyat, walaupun memang angka tersebut masih jauh dari angka yang layak untuk ukuran kaum buruh, namun sudah cukup baik dari tahun lalu sebesar Rp 1.350.000,” ungkap Dodi Ariyanto,32, salah satu demonstran dengan mata berkaca-kaca. Meski diselimuti mendung tetapi tak semendung harapan ribuan buruh yang tergabung dalam Front Buruh & Rakyat Sumatera Selatan Bersatu (KASBI, PRD, SRMI, LMND, HMI, AJI), aksi mereka di Kantor Gubernur Sumsel direspon positif Alex Noerdin. Sebagai pemimpin yang bertanggung jawab atas rakyatnya, ia secara spontan menerima langsung perwakilan buruh didampingi Kepala Dinas Tenaga kerja dan transmigrasi Prov. Sumsel, Rizal Fatoni, dan asisten kesejahteraan rakyat, M. Najib untuk berdialog membahas tuntutan usulan buruh. Tanpa basa basi, ia menjawab dalam rapat dengar pendapat pembahasan mengenai permintaan sejumlah buruh tentang kenaikkan UMP beberapa waktu lalu. Meski memang di akhir tahun lalu SK Gubernur Sumsel Nomor: 745/KPTS/ Disnakertrans/2012 tentang upah minimum provinsi (UMP) Sumsel sudah diputuskan, bersama pengusaha dan dewan pengupahan pada akhir tahun.


Sambungan

Hal.

EDISI 30 | 28 Januari - 10 Februari 2013

11

PENGADAAN BARANG/JASA PDAM TIRTA RANDIK MUBA SARAT KOLUSI HPS Rp 33.220.245.000,- dari 35 Paket Pengadaan Barang/ Jasa APBD (Induk) tahun

2012 tersebut Dilelang Secara Elektronik melalui LPSE Kab. Muba ( 54,4 % lebih dari

Nilai Pagu Rp 61.020.510.000,-red ) Sementara 29 paket lainnya Dilelang secara Non Eproc. Tetapi sampai PANITIA PENGADAAN hanya menayangkan PengumumanPemenang 32 Paket Pekerjaan di LPSE Kab. Muba yakni 6 paket pekerjaan yang dilelang secara elektronik (Full Eproc) dan 26 paket yang dilelang non eproc. Pemenangnya ditayangkan melalui PENGUMUMAN PEMENANG LELANG No. 15/ PAN/APBD/PDAM/V/2012 Tgl. 16 Mei 2012 ( 15 paket – red) dan PENGUMUMAN PEMENANG LELANG No. 30/ PAN/APBD/PDAM/VI/2012 Tgl. 28 Juni 2012 ( 11 paket –red) Untuk 3 paket lainnya yakni PENGADAAN 2 UNIT KENDERAAN MOBIL TANGKI AIR HPS Rp 700 Juta, PENGADAAN 1 UNIT KENDERAAN MOBIL OPERASIONAL HPS Rp 213 Juta dan PEN-

GADAAN SEPEDA MOTOR OPERASIONAL HPS Rp 213 Juta Tidak Ditayangkan Pemenangnya LELANG 4 PAKET 4 PESERTA TENDER Bila mengacu pada pernyataan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Agus Raharjo seusai Deklarasi Pengadaan Bersih di Monumen Nasional Jakarta pada 11 November 2012 lalu yang intinya menyatakan “JIKA PESERTA LELANG SEDIKIT HAMPIR BISA DIPASTIKAN ADA REKAYASA”. Bila pengusaha yang ikut hanya 5 gampang untuk diatur. Tapi kalau peserta tender sudah 50 an sudah susah untuk mengaturnya. Di negara lain seperti Korea pengusaha yang ikut lelang bisa mencapai 500 Data yang dihimpun, jumlah perusahaan yang mengajukan/up load penawaran

penawaran dan bergantian menjadi Pemenang dan Pemenang Cadangan, yakni : 1. Pekerjaan Penambahan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Baru Kapasitas 30 L/Detik Berikut Jaringan Pipa Transmisi pada PDAM Sungai Lilin, HPS Rp5.714.000.000,-, Pemenang : PT. PAKU ALAM Harga Tawaran Rp 5.651.100.000,atau 98,89% dari HPS. Pemenang Cadangan I : PT. ALPIN KARYA Harga Tawaran Rp 5.674.000.000,- atau 99,29% dari HPS, Pemenang Cadangan II : PT. CIPTA PRIMA KONTRINDO Harga Tawaran Rp 5.685.500.000,- atau 99,50% dari HPS 2. Pekerjaan Pembangunan Booster Pump Station Berikut Jaringan Pipa di Desa Simpang Bayat dan Lubuk Harjo Kec. Bayung Lencir, Nilai HPS Rp 4.090.000.000,-, Pemenang : PT. ALFIN KARYA Harga Tawaran Rp

3. Pekerjaan Pembangunan Booster Pump Station Berikut Jaringan Pipa

Bahkan disebut-sebut Pelelangan paket – paket dilingkup PDAM Tirta Rand-

4.030.600.000,- atau 98,54% dari HPS, Pemenang Cadangan I PT. PAKU ALAM Harga Tawaran Rp 4.045.100.000,atau 98,90% dari HPS, Pemenang Cadangan II : PT. CIPTA PRIMA KONTRINDO Harga Tawaran Rp 4.057.200.000,atau 99,19% dari HPS

di desa Suka Maju dan Desa Letang Kec. Babat Supat HPS Rp 5.888.000.000,- Pemenang : PT. PROPITA OSAKA EPRA Harga Tawaran Rp 5.846.700.000,- atau 99,29% dari HPS, Pemenang Cadangan I : PT. CIPTA PRIMA KONTRINDO Harga Tawaran Rp 5.858.550.000,- atau 99,49% dari HPS, Pemenang Cadangan II : PT. PANDAWA MAJU JAYA Harga Tawaran Rp 5.864.400.000,- atau 99,59% dari HPS 4. Pekerjaan Pembangunan Booster Pump Station Berikut Jaringan Pipa di Desa Suka Jaya dan Wonorejo Kec. Bayung Lencir HPS Rp 4.240.000.000,-, Pemenang : PT. PANDAWA MAJU JAYA Harga Tawaran Rp 4.176.400.000,- atau 98,5 % dari HPS, Pemenang Cadangan I : PT. CIPTA PRIMA KONTRINDO Harga Tawaran Rp 4.206.100.000,- atau 99,20% dari HPS, Pemenang Cadangan II : PT. PROPITA OSAKA EPRA Harga Tawaran Rp 4.227.200.000,- atau 99,69% dari HPS Disamping hanya 4 perusahaan yang bergantian menjadi Pemenang dan Pemenang Cadangan, indikasi adanya Pengaturan Bersama/Persekongkolan antara sesama peserta tender yang diduga difasilitasi atau setidaknya atas sepengetahuan Panitia Pengadaan/ PPK dan Pengguna Anggaran pada 4 paket tersebut juga tampak dari nilai penawaran seluruh Harga Tawaran Pemenang mendekati HPS yakni 98 % sampai dengan 99,29 % dari HPS, Selisih Harga Tawaran Pemenang, Pemenang Cadangan I dan Pemenang Cadangan II hanya berkisar 0,1 % sampai dengan 0,7%

ik – hanya Formalitas Belaka karena paket-paket tersebut telah dibagi-bagikan oknum pejabat teras Pemkab MUBA bersama oknum-oknum DPRD MUBA sebelum pelelangan dilaksanakan PDAM KURANG SEHAT Meskipun PDAM Kabupaten Musi Banyuasin (Tirta Randik) sudah berusia 26 tahun, namun sampai saat ini kondisi PDAM Tirta Randik termasuk kategori KURANG SEHAT sama dengan PDAM yang masih berusia seumur jagung seperti PDAM Tirta Betuah. PDAM Tirta Randik sendiri didirikan dengan PERDA No. 13 tahun 1987 jo. PERDA No. 12 Tahun 2005. Hal itu terungkap dalam Laporan Kinerja PDAM di seluruh Indonesia periode tahun 2011 yang merupakan Hasil Evaluasi yang dilakukan oleh BPPSPAM dengan menggunakan data dari tahun 2006 – 2010. PDAM Tirta Randik termasuk dalam kategori PDAM YANG BERKINERJA KURANG SEHAT (Menanggung resiko atas keadaan kas dan pembayaran pinjaman dalam mengembangkan pelayanan) Padahal sejak tahun 2008 lalu Pemkab Muba telah melakukan penambahan penyertaan Modal sebesar Rp 178.414.388.900,kepada PDAM Tirta Randik yang diatur dengan PERDA KAB. MUBA No. 3 Tahun 2008 tentang perubahan atas PERDA No. 18 Tahun 2007 Upaya konfirmasi kepada Direktur PDAM Tirta Randik, Firdaus sampai berita ini ditulis belum berhasil. Surat konfirmasi No. 05/ Red-DS/W/11/2012 yang dilayangkan pada 30 November 2012 lalu juga tak berbalas (tim/ds)

pada pelelangan sebagian besar Kontruksi dilingkup PDAM Tirta Randik hanya 3 - 5 perusahaan. Contohnya pada pelelangan 4 paket Pekerjaan Konstruksi dengan Nilai Total HPS Rp 19.932.000.000,- hanya 4 perusahaan yang mengajukan namun suksesnya penyelenggaraan tersebut banyak meninggalkan masalah, salah satunya hutang Pemrov Sumsel sebesar Rp324,9 miliar. Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin, mengusulkan kepada DPRD Prov. Sumsel bahwa hutang Sea Games agar dimasukkan ke dalam APBD Sumsel tahun anggaran 2012. “Hal ini sangat bertolak belakang dengan peryataan Gubernur Sumsel bahwa pembangunan semua fasilitas tidak menggu-

nakan dana APBD Sumsel, melainkan atas partisipasi pihak ketiga seperti BUMN dan lainnya,” terang Arman, Selasa (22/1/2013). Arman menerangkan, bahwa sebelumnya Badko HMI Sumatera Bagian Selatan, pada tahun 2012 telahmengadakan dialog terbuka tentang hutang Sea Games di Hotel Swarna Dwipa, dengan narasumberAlamsyah Hanafiah (Praktisi Hukum) dan Eddy Hermanto (Assisten II Pemprov Sumsel).

“Namun, hasil dialog tersebut menjadi tidak berguna karena Pemrov Sumsel tetap melaksanakan rencana tersebut,” jelasnya. Sementara itu terkait rencana aksi tersebut, Badko HMI Sumbagsel menuntut antara lain, memproses semua pihak yang terkait dalam menganggarkan hutang Sea Games, mengaudit dengan sebenarbenarnya permasalahan hutang Sea Games dan melalui Pengadilan Negeri Palembang

kami Badko HMI Sumbagsel mendukung sepenuhnya semua proses hukum yang dilakukan, demi memperjuangkan hak-hak masyarakat Sumatera Selatan. “Harapan kami dengan aksi tersebut dukungan pada penegak hukum di Sumsel untuk mengawal semua proses hukum permasalahan hutang Sea Games melalui APBD Sumsel dan memperjuangkan hak-hak masyarakat Sumsel,” pungkasnya. (beritanda)

sebesar Rp 625 miliar dan Rp 500 miliar. Menurut pengakuan Mahyuddin, permohonan tersebut ditolak. DPR saat itu hanya memberi anggaran Rp 400 miliar dan Rp 150 miliar untuk proyek Hambalang. “Kami kasih Rp 400 miliar. Terus minta Rp 625 miliar, jadi kami kasih Rp 150 miliar. Itu saja yang keluar,” kata Mahyuddin. Untuk itu, Mahyuddin mengaku sudah menyerahkan sejumlah dokumen perihal pembahasan proyek P3SON Hambalang kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mahyuddin mengatakan, dokumen yang diserahkan itu berupa kronologis dan materi pembahasan proyek

Hambalang yang dilakukan Komisi X DPR saat dia pimpin. “Saya sudah serahkan dokumen soal kronologi, materi pembahasan di Komisi X, serta bukti risalah rapat-rapat yang pernah dilakukan,” kata Mahyuddin saat hendak meninggalkan Gedung KPK. Pada kesempatan itu, politisi Partai Demokrat tersebut membantah tudingan mantan bendahara umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin yang menyatakan dia (Mahyuddin) menerima Rp 10 miliar dari PT Adhi Karya karena telah memperjuangkan proyek tersebut ditangani perusahaan BUMN itu. “Bohong itu,” ujar Mahyudin. Sebelumnya, nama Mahyudin kerap disebut-sebut oleh

M Nazaruddin dalam pemeriksaan kasus ini sebagai orang yang mengetahui persis perihal proyek P3SON Hambalang. Nazar juga menudingnya sangat mengetahui dana yang mengalir dari kongkalikong proyek itu dengan sejumlah pihak, khususnya penyelenggara negara. “Di Komisi X yang paling bertanggung jawab Pak Mahyudin karena anggaran Hambalang sengaja disimpan dan tidak dibahas di komisi itu,” ujar Nazar usai memberi keterangan di KPK tahun lalu. Nazaruddin menuding Mahyuddin lah yang mengamankan proyek itu dengan menandatangani berkas-berkas proyek bersama pimpinan lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Mahyudin menegaskan tak keberatan dengan tudingan Keluarga Mallarangeng yang menyatakan ikut menikmati uang proyek P3SON Hambalang tersebut. Sebab, dia menegaskan tudingan tersebut tidak diikuti fakta, hanya sebatas tudingan belaka. “Ya itu bisa saja dia nuduh, saya dapat jatah,” kata Mahyudin. Namun, Mahyuddin memilih menyerahkan hal itu kepada proses hukum di KPK. Saat ini, KPK sedang meneliti fakta yang diserahkan Tim Elang Hitam bentukan Keluarga Mallarangeng yang diserahkan Rizal Mallarangeng kepada penyidik KPK(humas kpk/ds)

◄◄ Jalan Tanjung Api Api............................................. yakni PT. Sinar Mas Jaya (SMJ), PT. Swarna Dwipa Dermaga Jaya (SDJ), PT. Cakrawala Sejahtera Sejati (CSS) dan PT. Dina Rana Petrojasa (DRP) telah melakukan perbaikan Jalan Tanjung Api-Api mulai dari Simpang Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II sampai KM 50. Perbaikan dilakukan dengan cara menimbun lubang badan jalan dengan batu split Hanya saja perbaikan jalan yang diklaim Sekretaris GPTKB H. Ujang Sai Yasak menghabiskan biaya sebesar Rp 1 Miliar itu nyaris tak bermanfaat. Kondisi ruas jalan khususnya dari KM 15 sampai KM 30 tetap saja rusak berat Menurut Kepala Dinas PU Bina Marga Sumsel Ir. H. Heri Amalindo, MM kepada Wartawan, meskipun status jalan Tanjung Api-Api (TAA) belum I.

memiliki kejelasan apakah milik provinsi atau negara, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tetap menganggarkan dana sebesar Rp13 miliar dalam APBD 2013 yang ditujukan untuk pemeliharaan jalan. Pemeliharaan jalan tersebut harus dilakukan, jika tidak maka kerusakan yang terjadi akan lebih parah dan dipastikan memerlukan dana yang lebih besar untuk melakukan perbaikan. “Jalan itu hingga kini status quo, jadi kita tidak memiliki tanggungjawab untuk melakukan perbaikan. Namun kerena letak atau kondisinya berada di Provinsi Sumsel, kita harus mempunyai perhatian terhadap jalan tersebut,” kata Heri Amalindo beberapa waktu lalu Kondisi jalan TAA yang

mengalami kerusakan saat ini sepanjang 15km, yakni dimulai dari KM15 hingga KM30. Sedangkan sisanya masih dalam kondisi baik untuk dilalui. “Pemeliharaan jalan itu kita masukkan dalam APBD 2013 sebesar Rp13 miliar. Sebelumnya kita sudah mengajukan ke Balai atau pusat untuk melakukan pemeliharaan jalan TAA. Namun tidak ada respon dari mereka, jadi kita yang ambil alih,” kata Heri . Tidak dapat dipungkiri, kerusakan ruas jalan Tanjung Api – Api disebabkan oleh kenderaan bertonase melebihi kapasitas jalan yang selama ini lalu lalang ke luar masuk Palembang – Tanjung Api-Api, terutama mobil pengangkut batubara yang jumlahnya membludak setiap hari sebelum adanya Larangan dari Gubernur Sumsel (ds/tim)

KRONOLOGI JALAN PALEMBANG – TANJUNG API-API

Pelaksanaan Pembangunan Jalan akses ke Pelabuhan Tanjung Api-Api dari tahun 1991 s/d 2005 - Panjang Jalan 68,6 Km dengan pekerjaan pokok penimbunan badan jalan dengan tanah setempat (swamp soil) secara bertahap : Jalan Tanah 53,6 Km (Km 15 + 00 – 68,6), Jalan Aspal 10,25 Km (Km 0 + 00 – 10 + 250), Jalan Koral 5,25 Km (Km 10 + 250 – 15 + 00) - 7 (Tujuh) unit Jembatan yakni : Jembatan Air Gasing (Km 15 + 000), Jembatan Jalur 21 (Km 16 + 175), Jembatan 21.A (Km 18 + 432), Jembatan AYU (Km 21 + 000), Jembatan Jalur 19 (Km 24 + 425), Jembatan Jalur 17 (Km 32 + 500), Jembatan Terusan Sebalik (Km 40 + 200) - Jumlah biaya yang sudah terserap Rp 69,938 Miliar terdiri dari Rp 40,5 Miliar APBN dan Rp 26,9 Miliar APBD Prov. Sumsel II. Pelaksanaan Pembangunan Tahun Jamak APBD Sumsel 2005 – 2008 - Total Nilai Kontrak : Rp 460.140.000.000, - Panjang Jalan : 73,6 Km - Lebar Perkerasan Jalan : 7 Meter - Tekanan Gandar : MST 10 Ton - Konstruksi : Flexible Pavement : 45,95 Km, Rigid Pavement : 27, 72 Km III. Pelaksanaan Pembangunan tahun 2009 – 2012 ……………… ?

◄◄ Herman Deru Segera................................................. dimana era demokratisasi berkembang dengan pesat setelah era roformasi. Namun menjadi tidak wajar ketika melampaui batas Norma, Etika dan kode etik berpolitik di abaikan. Bakal calon Gubernur Herman Deru, tumbuh sebagai sosok yang menakutkan diantara calon - calon lain sehingga perlu dijatuhkan dengan berbagai cara termasuk dengan isu murahan, sebaiknya para bakal calon Gubernur menyampaikan Visi dan Misi bukan nelakukan Kempanye hitam yang di utamakan untuk menghantam lawan politik. Masih lanjut Amrizal aroni, HD merupakan calon yang sudah sukses memimpin OKU Timur lebih maju Aman dan mewujudkan kesejahtraan Oku Timur, juga telah diakui Alex Noerdin Gubernur sumsel naupun di akuin pemerintah secara nasional. Juga dikenal masyarakat sumsel sampai pelosok desa, HD merupakan seorang pemimpin begitu dekat dengan masyarakat, ramah, santun dan agamis, tanpa ada sikap kepura-puraan semuanya tulus dan iklas dari hati nuraninya. Dia tidak pernah pilihpilih siapa saja yang akan

bertamu pasti ditemui, tradisi ini sudah berjalan sejak lama ketika masih menjadi kontraktor, tradisi terus berjalan sampai HD mencalonkan diri sebagai Bupati Oku Timur periode pertama, sampai sekarang tiap malam selalu ramai masyarakat yang akan bertemu baik sekedar silaturahmi, maupun menyampaikan aspirasi, tradisi ini sudah berjalan sejak orang tua HD menjadi Pasirah, kemudian kebiasaan tersebut diteruskan HD sampai sekarang untuk menyerap aspirasi masyarakat. HD terkenal sangat peduli terhadap rakyatnya sebagai insan pribadi maupun sebagai pemimpin. “Dalam kepeminpinan HD, setidaknya ada beberapa kriteria dasar yang dimilikinya sebagai seorang colon peminpin masa depan sumsel: yaitu Integritas, Kapasitas, Akseptabilitas, Loyalitas dan memiliki Komitmen yang kuat mensejahtrakan masyarakat,” tegas Amrizal aroni. Berdasarkan fakta tersebut wajar lawan-lawan politiknya ketar-ketir dalam menghadapi pilgub tanggal. 6 juni 2013, apa lagi HD berpasangan dengan Maphilinda Syahrial Oesman,

yang tentunya masih banyak simpatisan Syahrial Oesman mantan Gubernur sumsel dan Maphilinda Syahrial Oesman merupakan representasi dari kaum perempun (Perwakilan suara perempuan) dimana kaum perumpuan merupakan pemilih terbesar. Setelah HD menetapkan wakilnya untuk pilgub, maka segera mendeklarasikan parpol pendukung pada pemilukada Gubernur sumsel, tanggal. 6 juni mendatang, setidaknya sudah didukung 21 partai siap menghantarkan HD. Yakni, 17 parpol non parlemen; PPNUI, PPi, PRN, Partai Pelopor, PDK, PMB, PKNU, Partai Merdeka, PPDI, PNI Marhaen, PPD, PIS, Pakar Pangan, Partai Patriot dan PDP. “Selai itu, ada tiga partai yang memiliki kursi di DPRD Sumsel yakni Partai Haanura, PPRN dan PKB. Satu lagi segera menyusul namun belum bisa saya sebutkan,” kata ketua koalisi parpol sahabat Deru, Suparman Ramon. Menurut Suparman, pihaknya akan melakukan deklarasi bulan februari ini, sebelum mendaftarkan diri ke KPU. Yang jelas, semua dukungan parpol itu diketahui oleh pengurus DPP. (SE / AR)

◄◄ Badko HMI....................................................................................................

◄◄ KPK Periksa Mantan..................................................................................


CMYK LSM Indoman

Advertorial

EDISI 30 | 28 Januari - 10 Februari 2013

12

TERBIT 12 HALAMAN

Alex Noerdin Akui Keberhasilan Deru 9 Tahun Usia Oku Timur ”Bagaimana caranya anak bisa mengalahkan orang tua (Kabupaten Induknya) ini prestasi besar”

“Saya mewakili masyarakat OKU Timur mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang selalu memberikan bimbingan sehingga kabupaten ini lebih maju,” ungkap Deru.

CMYK

CMYK

M

artapura Transf. Alex Noerdi yang selama ini tak pernah hadir dalam ulang tahun Oku Timur, dimana selalu dihadiri oleh Eddy Yusuf sebagai wakil gubernur, namun situasi berubah yang selama ini kelihatan kedua pemimpin selalu tegang bilamana berhadapan disuatu acara. Tapi saat ulang tahun Oku Timur ke-9 (17/1) nampak harmonis hal tersebut dibuktikan salin memuji, tidak seperti prediksi banyak orang bakal terjadi saling hujat program, di ulangtahun ini hadir para tokoh masyarakat OKU Timur diantaranya H.M. Saropi RM, SE dan unsur muspida juga pejabat sumsel. Justru sebaliknya, saat pidato Alex Noerdin memuji

keberhasilan OKU Timur selama dipimpin oleh Herman Deru. Menurut Alex Noerdin seandainya seluruh Kabupaten dan Kota yang ada di sumsel sama dengan OKU Timur, tentu akan membuat sumsel lebih maju lagi. Tidak hanya keberhasilan pembangunan fisik dan non fisik. Alex Noerdin juga mengacungkan jempol terhadap keberhasilan Oku Timur dalam meningkatkan APBD-nya sehingga tembus angka Rp. 1,1 Miliar lebih yang jauh meninggalkan kabupaten induknya. ”Bagaimana caranya anak bisa mengalahkan orang tua (Kabupaten Induknya) ini prestasi besar. Selain itu angka kemiskinan Oku Timur terendah di sumsel dan angka indek pembangunan Maanusia (IPM) kabupaten ini cukup tinggi.

Saya melihat keberhasilan daerah itu dari angka kemiskinan yang rendah dan angka IPM yang tinggi, dua factor ini menjadi indicator majunya suatu daerah.” Puji Alex Noerdin. Tidak hannya itu. Alex Noerdin juga memuji keberhasilan OKU Timur dibandingkan Kabupaten dan Kota di sumsel yang selama lima tahun berturut-turut mendapat penghargaan bidang pangan dari pemerintah pusat. Kemudian Martapura selama empat tahun berturu-turut dinobatkan sebagai Kota kecil terbersih dengan dirahnya Piala Adipura. Sementara itu, Bupati Oku Timur H.Herman Deru,SH.

Alamat Redaksi Khusus : Jl Setunggal Komplek Griya Mutiara Blok B no 3 RT 33 RW 09 Kel. Sukamaju Kec. Sako Palembang (Belakang YPAC) Hp 0813 6800 6000

MM mengatakan, keberhasilan pembangunan Oku Timur tidak terlepas dari peran serta masyarakat. Kondisi inji tentunya dampak semakin membaiknya tingkat perekonomian masyarakat, dan turunnya angka kemiskinan. “Saya mewakili masyarakat OKU Timur mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang selalu memberikan bimbingan sehingga kabupaten ini lebih maju,” ungkap Deru. Dalam memimpin OKU Timur, “Deru selalu melakukan pengelolaan yang maksimal terhadap seluruh potensi yang ada. Selain itu, OKU Timur terus berpartisipasi pada program pembangunan Sumsel.” (RP-AR)

E-mail : trans.formasi@yahoo.co.id

Edisi 30  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you