Page 1

Harga Eceran

Rp 2.000 Langganan: Rp 55.000/bulan (Luar Samarinda dan Balikpapan ditambah Ongkos Kirim) Berlangganan Hub: 0542-7020151, 0541-202416

INDEPENDEN & KREDIBEL

No.050/Tahun 9

SENIN, 27 JUNI 2011

follow us: @tribunkaltim

e-mail: redaksi@tribunkaltim.co.id

join us: us: add tribunkaltim.co.id

epaper.tribunkaltim.co.id

36

Halaman

Pamor SBY Merosot Lagi ■ Karena Sering Curhat dan Kasus Muhammad Nazaruddin ”Publik heran mengapa seorang presiden menghabiskan waktu untuk hal sepele, sementara kasus besar menanti dituntaskan.” Sunarto Ciptoharjono Peneliti Senior LSI

JAKARTA, TRIBUN - Pamor Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali merosot. Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia menyebutkan bahwa tingkat ketidakpuasan publik terhadap kepemimpinan SBY di paruh pertama tahun ini merosot drastis hingga ke angka 47,2 persen. ● Bersambung Hal 9

TRIBUNNEWS/HERUDIN

Ratusan penari dan pemain teater memeriahkan acara Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang diadakan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Silang Monas Jakarta Pusat, Minggu (26/6). Acara yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Boediono itu mencanangkan Indonesia tahun 2015 bebas Narkoba dengan memantapkan langkah BNN.

Napi Pesta Narkoba saat Digerebek ● BNN Curigai Pejabat Lapas Terlibat Jaringan Narkoba DENPASAR, TRIBUN - Badan Narkotika Nasional menduga kuat ada keterlibatan petugas Lapas Kerobokan, Bali, dalam sindikasi narkoba. Indikasinya, narapidana peredaran narkoba bebas di dalam penjara. Bahkan saat penggerebekan dini hari, para narapidana sedang asyik berpesta narkoba, sambil bermain judi.

Indikasi lainnya mengenai keterlibatna orang dalam Lapas, saat digerebek, seorang narapidana, Ariadi, berada di dalam sel yang tidak semestinya, melainkan ikut pesta narkoba. Perlawanan para napi diduga tidak terlepas keterlibatan oknum petugas lapas dari jaringan narkoba di balik penjara itu. “Buktinya,

ketika saya masuk (petugas lapas) kaget, karena di sel tidak ada orang yang dimaksud. Bingung KPLP-nya, mukanya pucat. Ternyata, (ada) di sel lain lagi pesta, lagi main judi,” ujar Direktur Pemberantasan Narkotika Alami BNN Benny Mamoto, ditemui seusai acara Hari ● Bersambung Hal 9

Ruhut Percaya KETUA Bidang Departemen Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, menilai merosotnya tingkat kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) disebabkan ulah sejumlah kader bermasalah. Ruhut menyebut tiga nama kader bermasalah itu, yaitu Muhammad Nazaruddin, Angelina ● Bersambung Hal 9

Indonesia Puasa Gelar JAKARTA, TRIBUN - Harapan Indonesia untuk merebut gelar di turnamen Indonesia Open Super Series 2011 lenyap. Dari dua wakil yang mengusung ‘Merah Putih’ di final, keduanya dipaksa bertekuk lutut. Meski didukung oleh ribuan penonton yang memadati Istora Senayan, Minggu (26/6), ganda putri Vita Marissa/Nadya Melati dan ganda campuran Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir gagal mengatasi permainan lawan. Vita/Nadya ditekuk ganda putri China, Wang Xiaoli/Yu Yang, dengan skor 12-21, 10-21, sementara Towi/

Lilyana juga dipecundangi pasangan China, Zhang Nan/Zhao Yunlei, dengan 22-20, 14-21, 9-21. Dengan hasil itu, maka Indonesia Open Super Series tahun ini bisa dibilang menjadi milik China yang menguasai empat nomor. Satu nomor lagi menjadi milik Malaysia. Selain ganda putri dan ganda campuran, China berjaya di tunggal putri di mana Wang Yihan berhasil mencegah pemain India, Saina Nehwal, mencetak tiga gelar berturut-turut. ● Bersambung Hal 9

Vettel Berjaya

AFP/JAVIER SORIANO

Sebastian Vettel

VALENCIA, TRIBUN Dominasi Sebastian Vettel di kompetisi Formula 1 musim ini berlanjut. Sempat kalah di

Kanada, dia kembali jadi yang terbaik di GP Eropa dan merebut kemenangan keenamnya musim ini. Dalam balapan di Sirkuit Valencia, Minggu (26/6), Vettel yang menempati pole position langsung melesat sejak awal balapan. Meski sempat kehilangan posisi akibat pitstop, pembalap Red Bull ini relatif tak mendapat gangguan berarti untuk memenangi balapan. Balapan di Valencia cukup spesial karena nyaris tak ada insiden. Semua pembalap juga bisa menyelesaikan lomba. Dengan kemenangan ini, Vettel sudah memenangi enam dari delapan seri awal ● Bersambung Hal 9

Satgas TKI Bukti tak Mampu kata Adhie, dalam ADHIE M Masardi, diskusi ‘Mampukah mantan juru bicara Satgas TKI Melawan presiden pada masa Mafia Perdagangan Pemerintahan Budak’, di Doekoen Presiden Caffee, Minggu (26/ Abdurrahman 6). Wahid (Gus Dur), Adhie menilai, mengungkapkan pembentukan pembentukan ANT Satgas TKI justru Satuan Tugas TKI Adi Masardi menunjukkan Melawan Mafia ketidakmampuan Presiden Perdagangan Budak, terlalu Susilo Bambang Yudhoyono mengada-mengada. (SBY) mendelegasikan tugas “Instrumen yang resmi ke menteri-menterinya. Selain saja tidak dijalankan, kecuali sudah tak mampu lagi, silahkan bentuk Satgas TKI,” ● Bersambung Hal 9

Sofyan Diperiksa Kejari ● Dicecar 22 Pertanyaan Kasus Dugaan Korupsi Dana Asuransi DPRD Bontang BONTANG, TRIBUN Mantan Walikota Bontang, Andi Sofyan Hasdam, akhirnya diperiksa sebagai tersangka, atas kasus dugaan korupsi dana asuransi 25 anggota DPRD Bontang, periode 19992004. Sofyan Hasdam yang telah ditetapkan jadi tersangka sejak tahun 2006 lalu menjalani pemeriksaan perdana di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari)

Sofyan, Jumat Bontang, Jumat kemarin. Ia (17/6) lalu. didampingi Mantan pengacaranya Walikota Bilher Hutahea Bontang dua SH,” ujar Kepala periode itu, Kejaksaan mendatangi Negeri Bontang, Kejaksaan, Budi Handaka sekitar pukul DOK SH, Minggu (26/ 14.00 Wita, Sofyan Hasdam 6) kemarin. didampingi Menurut Kajari, kuasa hukumnya, Bilher pemeriksaan terhadap Hutahea SH. “Benar, kami Sofyan Hasdam dilakukan sudah memeriksa Pak

Membedah Buku ’Pak Harto, The Untold Stories’ (8)

Tak Mau Gubris Pesan Habibie DI akhir pemerintahan Soeharto, mantan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ary Mardjono, punya cerita menarik mengenai sejumlah menteri Kabinet Pembangunan VII yang tak lagi loyal kepada sang jenderal besar. SAAT itu, 20 Mei 1998, Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin) Ginanjar Kartasasmita, menggelar rapat koordinasi di kantor Bappenas, Jakarta. Rapat yang berlangsung pukul 17.00-19.00 WIB itu dihadiri 15 menteri. Ada tiga menteri tidak

OKEZONE.COM

Soeharto dan BJ Habibie.

hadir, yaitu Menteri Lingkungan Hidup Prof Dr Juwono Sudarsono sedang sakit, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Bob Hasan, serta Menteri Keuangan Dr

Fuad Bawazier. Dalam kesempatan itu Ginanjar menyatakan,” Di Indonesia sekarang ini satu● Bersambung Hal 8

setelah sebelumnya, penyidik memeriksa 14 orang saksi terlebih dahulu. Tiga diantaranya adalah, mantan Pimpinan DPRD Bontang, yakni Ketua DPRD HM Rusdin Abdau, Wakil Ketua DPRD, Nukman Fadli dan Sewaya Hali, serta seorang anggota DPRD H Totok Meinarko. Tiga mantan Sekretaris Daerah (Sekkot) Bontang, masing-masing Umar Baqi

LH Sekkot 2011, Dr Muhammad Nurdin, Sekkot tahun 2002, dan mantan Kabag Keuangan Bontang tahun 1999-2004, Abdul Azizs, yang menjabat Sekkot tahun 2010. Saksi lainnya yang turut dimintai keterangan adalah, Pemimpin Operasional Asuransi ● Bersambung Hal 8


3 tribun market Mudahkan Mempelai Atur Acara SENIN 27 JUNI 2011

" Santika Wedding Easy Package BALIKPAPAN, TRIBUN Pernikahan merupakan sebuah hari yang bersejarah. Ini menjadi momen yang menandai dimulainya perjalanan hidup baru bagi calon pengantin atau pasangan yang baru menikah. Namun, persiapan pernikahan terkadang membuat kita repot dengan segala perlengkapan pernikahan. Untuk menjawab itu semua, Hotel Santika mengeluarkan paket pernikahan Santika Wedding Easy Package yang memberi solusi bagi semua urusan perlengkapan pernikahan. “Santika Wedding Easy Package memberikan kemudahan bagi calon pengantin untuk merencanakan acara pernikahan mereka sesuai dengan kemampuan finansial tanpa mengurangi kualitas produk makanan dan minuman serta kenyamanan selama acara,” kata RM Ansar, Sales Manager Hotel Santika Bsquare, pekan lalu. Selain itu calon pengantin

HARGA PAKET ! Prasmanan: Rp 45.000 s/d Rp 95.000/ orang. ! Pondokan: Rp 11.700 s/d Rp 40.000/ porsi. ! Dekorasi: Rp 3 juta s/d Rp 14 juta. ! Foto Pre Wedding-Foto Wedding: Rp 3.250.000 s/d Rp 12,5 juta. ! Ice Curving-Kue Pengantin-Mobil Pengantin: Rp 1 juta s/d 4,5 juta ! Baju Pengantin-Make Up: Rp 2,5 juta (mei) dapat mendesain sendiri dekorasi, pelaminan sesuai yang diinginkan. “Kami akan mewujudkan semua keinginan mempelai. Untuk perayaan yang lebih mewah dan megah lagi, konsep yang ditawarkan Santika Wedding Easy Package ini akan mewujudkan kebahagiaan Anda bersama orang-orang yang Anda cintai,” tambahnya. Menurut Ansar, semua paket pernikahan ini adalah paket pernikahan lengkap/ komplit karena mulai gedung pertemuan, dekorasi, jamuan makan prasmanan, kamar pengantin, kamar rias, paket entertainment, MC, wedding cake, mobil pengantin,

dokumentasi foto, dan buku tamu semua ada di dalam paket ini. “Jadi pelanggan cukup memilih mana paket yang sesuai dengan finansial dan kebutuhan, kami yang akan mempersiapkan segala keperluan pernikahan Anda,” kata Ansar. Harapannya, dengan hadirnya paket ini dapat memberikan solusi bagi calon mempelai untuk menentukan tempat perkawinan mereka. Didukung lokasi yang strategis serta pelayanan profesional nan ramah khas Indonesia, area parkir yang sangat luas, Hotel Santika BSquare memberikan pilihan untuk hari bahagia Anda. (mei)

Skutik Retro TVS Meluncur Awal 2012 BOGOR, TRIBUN - Penjualan skutik di Indonesia yang sudah mencapai 50 persen dari total pasar nasional telah menyemangati PT TVS Motor Indonesia untuk meluncurkan skutik bergaya retro kuartal pertama tahun depan. Menurut Darmadi Tjuatja, Chief Operating Officer TVS Indonesia, kondisi tersebut masih berpotensial tumbuh terus setidaknya samapai 60 persen. “Sampai sekarang

perusahaan masih mempersiapkan. Kami maunya tahun ini tapi sepertinya baru bisa awal tahun depan,” jelas Darmadi di PineWood, Puncak, Bogor, Sabtu (25/6) malam. Darmadi melanjutkan, skutik akan melengkapi portofolio TVS di Indonesia. Produk baru itu, katanya, akan menyasar ke segmen entry level bersaing dengan Honda BeAT, Yamaha Mio dan

Suzuki Spin. Dikatakannya, kalau untuk mesin masih belum pasti, antara 110cc dan 125cc. Sedang modelnya kayaknya bergaya retro. Menganai harga, Darmadi masih menutup rapat-rapat informasi itu. Dia cuma memastikan, produk yang diluncurkannya akan menawarkan kelebihan dari segi teknologi dan harga yang kompetitif. (kompas.com)

TRIBUN KALTIM/M WIKANH

Seorang model menunjkkan koleksi perlengkapan pernikahan di Santika Wedding Easy. Paket ini memberikan kemudahan bagi calon pengantin untuk merencanakan acara pernikahan mereka sesuai dengan kemampuan finansial.

RIM Andalkan Pertumbuhan Asia SINGAPURA, TRIBUN Research in Motion (RIM) mengandalkan pertumbuhan pasar di Indonesia dan negara Asia lainnya di tengah sengitnya persaingan smartphone. Produsen BlackBerry asal Kanada ini yakin kepemimpinan mereka di area ini akan terus menguat. “Ketika saya berpikir tentang pasar Asia, saya tersenyum lebar,” demikian kata Gregory Wade, RIM’s Regional Managing Director yang dikutip dari AFP, Minggu (26/6).

Wade mengklaim BlackBerry saat ini memimpin pasar smartphone di Indonesia, Filipina dan Thailand. Biro riset IDC mengestimasi RIM mengapalkan 1,5 juta BlackBerry di Asia pada kuartal pertama 2011. Sejak 2004, sudah 8,5 juta unit terjual di wilayah ini. Asia menyumbang 11 % dari total pengapalan global BlackBerry kuartal 1 2011. Ini adalah peningkatan dari 8% periode tahun sebelumnya. Menurut Wade, peluang pasar di wilayah ini amat tinggi karena masih banyak orang

akan beralih dari ponsel biasa ke smartphone. Indonesia, Filipina dan Thailand punya kombinasi populasi sekitar 400 juta. Pasar Indonesia pun disoroti secara khusus. Di Tanah Air, fitur BlackBerry Messenger amat digilai sehingga dengan sendirinya, BlackBerry pun laris manis. “Jika Anda melihat negaranegara yang disebutkan Wade, di sana memang terjadi kisah sukses meski di ranah global mereka mulai menurun. Di Indonesia, setiap

orang ingin memiliki BlackBerry,” ucap analis IDC, Byan Ma. Saat ini secara global, RIM menempati peringkat empat segmen OS smartphone pada kuartal pertama 2011 dengan market share 12,9%. Mereka berada di belakang Android, Symbian dan Apple iOS. Untuk memperkuat posisinya, RIM juga mulai menjual tablet BlackBerry PlayBook di wilayah Asia. Tablet ini dinilai sebagai pelengkap bagi ponsel BlackBerry. (dtc)


4

SENIN 27 JUNI 2011

tribun finance & investment

Industri Bahan Bangunan Tumbuh Pesat ■ Hampir Seluruhnya Diproduksi Dalam Negeri ■ Masih Terkendala Pasokan Energi JAKARTA - Industri bahan bangunan nasional tahun ini diperkirakan mengalami pertumbuhan yang cukup pesat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pertumbuhan industri bangunan ini tidak lepas dari gairahnya pembangunan di sektor properti, infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkirakan pertumbuhan industri bahan bangunan nasional pada tahun ini mencapai lima persen. Angka tersebut naik dari realisasi pertumbuhan pada tahun lalu sebesar tiga persen. Menurut Dirjen Basis Industri Manufaktur Kemenperin Panggah Susanto, pertumbuhan industri bahan bangunan masih sangat bergantung pada pertumbuhan ekonomi serta kondisi infrastruktur. “Tak hanya itu, juga bergantung pada pertumbuhan industri semen dan properti. Tahun ini, industri bahan bangunan memang bertumbuh, tapi belum maksimal,” kata Panggah akhir pekan lalu. Pertumbuhan industri bahan bangunan juga dipengaruhi oleh pasokan energi, terutama gas. Salah satu produsen keramik di kawasan Jabodetabek mengalami kekurangan pasokan gas. “Industri bahan bangunan bergantung pada pasokan energi, terutama gas. Nota kesepahaman (memorandum of understanding/ MoU) antara PGN dan

FIPGB merupakan salah satu upaya kita untuk mengerti dan berusaha maksimal untuk memenuhi kebutuhan gas,” ujar Panggah. Menurut Panggah, pertumbuhan industri bahan bangunan ini patut disambut baik oleh semua pihak. Sebab imbasnya luas, banyak sekali produk turunannya yang dapat mendorong perputaran dan pertumbuhan ekonomi. Saat ini hampir semua bahan bangunan sudah bisa diproduksi di dalam negeri. Bahkan, secara rata-rata penggunaan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) untuk bahan bangunan sudah di atas 50 persen. “Jadi, kualitas produk bahan bangunan kita tidak

kalah sama produk impor, sebab hampir semua bahan bangunan sudah bisa diproduksi di dalam negeri,” tutur Panggah. Ia menambahkan saat ini industri bahan bangunan masih banyak berpusat di Pulau Jawa. Meskipun jumlah perusahaan asing mendominasi industri bahan bangunan nasional, yang penting proses produksinya harus dilakukan di dalam negeri. “Industri semen merupakan salah satu kategori dari industri bahan bangunan. Industri semen terus bertumbuh secara signifikan dengan produksi semen sekitar 52 juta ton, dengan total konsumsi sebanyak 45 juta ton,” tandas Panggah. (tribunnews/ugi)

Masih Impor GAIRAH pertumbuhan industri bangunan di Indonesia ini ternyata belum diikuti oleh tumbuhnya produk-produk baru bahan bangunan yang dibutuhkan. Akibatnya masih ada beberapa produk bahan bangunan yang tidak bisa dipenuhi oleh produsen dalam negeri dan harus diimpor. Menteri Perindustrian MS Hidayat, mengakui masih ada beberapa produk bahan bangunan yang masih diimpor, misalnya dari Turki dan Italia. Hanya saja porsi impor produk bahan bangunan masih kecil, yakni 40 persen. Tidak disebutkan jenis-jenis

bahan bangunan yang masih di impor. “Keramik Indonesia bagus dan juga diekspor ke puluhan negara. Asal jangan kecolongan di dalam negeri dan industri konstruksi memberikan multiplier effect karena banyak sekali industri turunan, termasuk industri bahan bangunan,” kata Hidayat. Menurut Hidayat, pihaknya mengusulkan agar para produsen bahan bangunan bisa menjual produknya dengan harga yang ideal. “Saya minta harga mereka kompetitif karena desain produknya bagus sekali,” tegas Hidayat.(ugi)

THE WAVEPembangunan apartemen The Wave di Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta (26/6). Apartemen yang di rencanakan selesai di bangun pada akhir tahun ini, telah terjual sebanyak 75 persen dari 676 unit dengan harga mulai dari Rp 700 juta. Gairah di sektor properti memicu pertumbuhan industri bahan bangunan. KONTAN/MURADI

Investor Timteng Lirik Perbankan Syariah JAKARTA - Investor Timur Tengah terus menunjukkan antusiasmenya berinvestasi di bisnis perbankan syariah di Indonesia. Oleh sebab itu, mereka berencana mengakuisisi bank yang telah ada, membangun bank baru, membuka cabang baru, serta membuat produk-produk syariah pada bank konvensional. “Kami melihat berbagai macam peluang bisnis pada sektor perbankan syariah di Indonesia, dan masih sangat potensial. Berdasarkan kondisi tersebut, kami menawarkan beberapa pilihan peluang sektor keuangan syariah di Indonesia,” kata Presiden Direktur Islamic Financial Services Group, Dubai Islamic Bank (DIB) Capital Dr Anwar Belgaumi dalam keterangan tertulis Konsulat Jenderal RI Dubai yang diterima di Jakarta, akhir pekan lalu.

Pernyataan Belgaumi itu mengemuka saat ia menyampaikan pembahasan bertajuk “Islamic Finance Opportunities in Indonesia” dalam acara Islamic Finance Forum 2011 (IFF) yang berlangsung belum lama ini. Pasar perbankan syariah di Indonesia, katanya, masih potensial karena didukung pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2011 yang diperkirakan mencapai 6,4 persen. Apalagi, ekspektasi pasar tetap positif walaupun masih dibutuhkan keberanian pemerintah Indonesia untuk mencapai target dan program yang sudah dicanangkan. Ia memperkirakan situasi Indonesia yang kondusif akan berlangsung hingga 2016 karena perekonomian yang ekspansif. “Hambatannya hanya satu, yakni perilaku sistem yang jarang

berubah,” katanya. CEO Royal Emirates Group Sheikh Butti Bin Suhail Al Maktoum menyatakan sistem keuangan syariah merupakan solusi bangsa untuk kemakmuran. Apalagi, bank syariah juga punya fungsi amanah sehingga wajib menjaga dan bertanggung jawab atas keamanan dana yang telah dititipkan. Konjen RI di Dubai Mansyur Pangeran menyatakan, ekonomi Indonesia kemajuannya signifikan, sehingga tercatat sebagai negara dengan pertumuhan ekonomi tercepat ketiga di antara negara kelompok 20/G20 pada 2010 lalu. Hal itu menempatkan Indonesia di posisi 17 kekuatan ekonomi terbesar dunia. Apalagi, jumlah masyarakat kelas menengah yang mencapai 17 persen dari total populasi 240 juta penduduk.(tribunnews/ugi)


tribun facebook

SENIN 27 JUNI 2011

5

Sampaikan Komentar Anda melalui Tribun Kaltim Interaktif di Facebook Tribun Facebook adalah media komunikasi antara Tribun Kaltim dengan masyarakat, khususnya di Kaltim. Melalui jejaring Facebook, kami akan menjaring komentar Anda terkait berita dan isu yang sedang marak. Sampaikan gagasan dan pemikiran yang positif untuk membangun negeri ini agar lebih baik. Semua komentar terpilih akan dimuat di Tribun Facebook dengan catatan pendapat yang disampaikan tidak mengandung unsur sara, pornografi dan fitnah. Mari bergabung bersama kami di Tribun Facebook.

Anda melalui Tribun Kaltim Interaktif di Facebook

Topik Besok Luar biasa. Biaya perjalanan dinas anggota dewan di Samarinda tahun ini mencapai Rp 12 miliar, dari Rp 1,8 triliun APBD Samarinda. Berikan komentar Anda mengenai fakta ini? Bagaimana anda melihat perjalanan dinas anggota dewan seperti studi banding selama ini? Apakah manfaatnya sudah dirasakan masyarakat?

Nasib Guru Honor Memprihatinkan ! Gaji Rp 150.000 tak Layak untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa MENYEDIHKAN, honor guru bantu di Samarinda masih ada yang berada di bawah upah minimum kota. Bayangkan, dalam sebulan bekerja mereka hanya menerima Rp 150.000. Berikan komentar Anda terkait hal ini? Maurits Sipayung Sangat menyedihkan, sementara pejabat tinggi dan anggota dewan bergaji ratusan kali lipat. Syaukani Ismail ArRasyidi Ya mungkin aj dikarenakan jam mengajarnya lbh sedikit makanya d gaji segitu. Lain halnya yg bekerja di instansi layanan lgsg ke masyarakat yg full 5-6 hr dlm seminggu apabila di bwh UMR yg ditetapkan oleh gubernur Kaltim. WĂ­ro SableĂąks Makanya org indonesia gak

maju2,gimana mau maju kalo gurunya aja gajinya segitu ya ngajarnya setengah hati juga lah kan habis selesai ngajar nyari obyekan lagi buat nyambing hidup,coba kalo di gaji 20x lipat dari sekarang pasti gak seperti ini otaknya orang indonesia.guru juga manusia butuh makan butuh minum udh ga jaman lagi namanya pahlawan tanpa tanda jasa ,tu kan akal2an orde baru aja Raden Wiyose Itulah susahnya jadi orang kecil yang selalu tidak berdaya oleh ketamakan para pemimpinnya, agama selalu dijadikan tameng akan tetapi segala tindak tanduknya bak srigala,tidak berprikemanusiaan terhadap bawahannya senidiri,mereka bekerja ha...nya selayaknya budak tanpa diberi imbalan yg pantas, bagaimana mau memikirkan masyarakat

banyak, sedangkan yang di depan mata saja dianiaya nasibnya. ini semakin memperlihatkan bahwa janji2 waktu kampanye hanya sekedar manis dimulut akan tetapi tidak akan pernah ada implementasi di dunia nyatanya. Ady Sumantri Julian Sabar... pengabdian untuk negeri bedebah ini memang seperti itu.... ingat dong lagu iwan fals yang judulnya oemar bakri... Nanik Listiyowati Ah masak sich... bukannya guru - guru sekarang gede gajinya, apalagi Kaltim... tunjanganx besar bo...!!! Berarti memang kesejahteraan rakyat/guru tidak merata... ada yg gede gajinya tapi ada yang sangat memprihatinkan... kapan ya keadilan di negeri ini bisa terjadi...???

Mario Suripatty Yang bener. Jangan becanda ah. Mungkin dalam sebulan hanya ngajar 3 atau 4 jam saja... Tapi kalau ngajar lebih dari 50 jam per bulan, tentu saja ini musibah buat guru ybs. Dan dinas pendidikan setempat seharusnya yang bertanggungjawab untuk... hal ini. Yang jelas, guru ybs juga hendaknya pro aktif memperjuangkan hak haknya. Sudah guru, ya harus jadi contoh yang baik dong. Jangan hanya ngeluh tapi tetap rela mengajar, namun mengurangi kualitas mengajar gara2 honor yang rendah. KoenTo Hoed Bandingkan dgn anggota dewan kita yg terhormat, yg katanya mewakili rakyat? tunjangan dan fasilitasnya se-abreg2, tp apa yg dilakukan pd saat sidang...? tau sednirlah kita semua... Muhammad Sofyan Saya tidak bisa memberikan komentar yang tegas karena tidak ada data yang akurat tentang gaji guru honor yang hanya di bayar 150rb/bln. berapa jamkah dia mengajar dalam seminggu. namun jika dia mengajar sesuai standar kerja guru pada umumny...a maka ini termasuk perbuatan zalim dan pemerintah daerah harus memperhatikan jangan sampai terjadi penyunatan dana anggaran guru honor sehingga dana yang sampai bukan yang sebenarnya melainkan sudah dipangkas oleh orang yang tidak bertanggung jawab . oleh sebab itu butuh kerjasama berbagai pihak oleh menangani masalah ini. semoga dengan diangkatnya kasus ini di media massa maka akan membuka mata para pejabat tinggi yang mungkin belum mengetahui hal tersebut.dan jika benar terjadi penyunatan segera diambil tindakan tegas. Chan Dra Lie Pahlawan tanda jasa, kerja senin sampai sabtu, gaji perbulan cuma Rp. 150.000 . . . sungguh terlalu lebh rendah dari gajih pnyapu jalanan, bikin malu aja samarinda ni. Moccho Knc Wah,wah,wah keterlaluan baget pemerintah kita di kemanakan ya uangnya....kalau anggota dewan atau pemerintahaan lainya mau ga ya di kasih gaji kaya gitu .... Yudiansyah Budi Ayo KPK, ada kerjaan nih. Jangan cuman kasus yang besar dan berbau politis aja yang diributin, kayaknya pemerintah, diknas dan sekolah ybs pasti bingung mencari sanggahan.


6

tribun nasional

SENIN 27 JUNI 2011

Mayat Putri Dimasukkan Koper ANTARA/CANTIKA AULIA

Warga Aek Latong, Tapanuli Utara menyaksikan bus masuk kolam bekas galian ditarik alat berat, Minggu (26/6).

Bus Masuk Kolam, 14 Penumpang Tewas MEDAN, TRIBUN - Mobil Antar Lintas Sumatera (ALS) yang berangkat dari Medan-Bengkulu terbalik masuk ke kolam bekas galian. Manajemen PT ALS membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Awi, Humas PT ALS, kejadian yang memakan korban jiwa itu terjadi Minggu (26/6) sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera Desa Aek Latong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. “Hingga kini, kita masih dapat informasi dari kepolisian 14 orang meninggal. Polisi masih mengevakuasi korban dari dalam mobil yang terbenam air,” kata Awi ketika ditemui tribun-medan.com, Minggu (26/6) di kantornya Terminal PT ALS Jalan SM Raja Medan. Namun, untuk nama-nama korban, Awi mengaku pihaknya belum mendapatkan data-datanya dari Kepolisian Lalu Lintas Polres Padang Sidimpuan yang menangani evakuasi. “Saya baru dapat informasinya pukul tujuh pagi tadi,” katanya.

Bus ALS Medan-Bengkulu yang membawa 45 penumpang tersebut berangkat dari Medan menuju Bengkulu sejak Jumat (24/6) pukul 15.00 WIB. Keterangan yang diperoleh menyebutkan, bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan nomor polisi BK 7088 DL, berangkat dari Medan dengan tujuan Bengkulu. Sampai di Aek Latong pada Minggu (26/6) dinihari, sopir memerintahkan sebagian penumpang untuk turun. Sebabnya Aek Latong, yang berada sekitar 312 kilometer dari Medan, merupakan jalan yang rusak, bus tidak akan kuat menanjak jika kapasitas banyak. Ternyata walau pun sebagian penumpang sudah turun, bus tak kuat juga menanjak. Bus kemudian mundur dan masuk ke kolam yang ada di dasar jurang. “Para penumpang yang menjadi korban akibat kecelakaan tersebut, kebanyakan perempuan dan anak-anak. Sekarang ini sedang dilakukan evakuasi,” kata salah seorang warga di lokasi kejadian. (dtc)

Nazar Janji Pulang 2 Minggu Lagi JAKARTA, TRIBUN - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin diperkirakan pulang ke Indonesia dalam waktu dekat. Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan rekannya tersebut akan tiba di Indonesia dua sampai tiga minggu lagi. “Dia kemarin telepon saya, dia bilang 2 atau 3 minggu lagi akan kembali ke Indonesia,” ujar Ruhut kepada Tribunnews.com, Minggu (26/ 6). Kabar mengenai kepastian

pulangnya Nazar tersebut juga sudah disampaikan Ruhut ke internal Partai Demokrat dan sudah terkonfirmasi. “Saya sudah bilang ke teman-teman semua bahwa Nazaruddin akan pulang 2 sampai 3 minggu lagi,” jelas Ruhut yang duduk sebagai anggota Komisi III DPR RI. Menurut Ruhut, sebelum kepulangannya nanti, Nazar meminta dirinya pergi ke Singapura untuk menemani pulang ke tanah air. “Dia (Nazaruddin) suruh saya ke Singapura, saya bilang, kalau kau mau pulang saya kesana,

tapi kalau tidak saya juga tidak mau,” kata Ruhut menirukan ucapan Nazar. Nazaruddin masih memerlukan waktu dua hingga tiga pekan untuk betul-betul sembuh dari penyakit jantung yang dideritanya. Saat ini dia masih terapi penyembuhan dari dokter di Singapura, berupa terapi senam jantung dan perawatan lainnya. “Dia lagi berobat jalan, bilang ke aku lagi terapi, senam jantung. Pokoknya tinggal perawatan,” kata Ruhut. (tribunnews/wil)

● Istri Perwira Polisi Dibunuh Pembantu BATAM, TRIBUN - Istri Kepala Subdit II Reskrim Khusus Polda Kepulauan Riau, Kompol Mindo Tampubolon, Ny Putri Mega Umbuh (25) ditemukan tewas di kavling Punggur, Batam Minggu (26/ 6) pukul 08.00 WIB. Korban ditemukan meninggal dengan lima luka tusukan pada tubuh dan luka bekas digorok pada bagian leher. Mayat korban yang sedang hamil dua bulan ditemukan di dalam koper di jurang, tepatnya sekitar 15 meter dari jalan utama Tanjung Punggur-Batam Centre. Menurut Kabid Humas Polda Kepulauan Riau, AKBP Hartono, Putri dan anaknya yang masih berumur sekitar 2,5 tahun meninggalkan rumah sejak Jumat. Mereka pergi bersama pembantunya bernama Ros. Polisi sendiri, menurut

Hartono, kini telah menangkap dua orang yang diduga sebagai pelaku. Mereka disergap di sebuah hotel di kawasan Jodoh, Batam. “Dugaan pelakunya adalah Ros, pembantu korban, dibantu Ujang pacar pembantu korban tersebut,” kata dia. Hingga Minggu sore jasad korban masih berada di ruang jenazah Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) di Sekupang, Batam. Hartono memperkirakan, motif pembunuhan diduga karena pelaku ingin menguasai harta korban. “Setelah dibunuh mobil korban dibawa oleh pelaku,” kata dia. Saat ini mobil dan terduga pelaku sudah diamankan di Mapolda. Pemeriksaan masih berlangsung. Barang bukti mobil juga telah diparkir di halaman setempat. (tribun batam)

Kesal dengan Majikan UJANG ternyata bukan sosok yang asing bagi penghuni Hotel Bali. Selain sering menginap di hotel kelas melati itu, Ujang juga sering membawa tamu untuk menginap. Namun tidak demikian dengan Ros, pacar Ujang. Beberapa penghuni hotel mengaku belum mengenal Ros. “Kalau tidak salah panggilannya Ujang, tapi saya juga tidak tahu identitas sebenarnya, sebab Ujang ini sering membawa tamu ke Hotel Bali,” ujar Elin, seorang penghuni hotel kepada Tribun Batam, Minggu (26/6). Penangkapan Ujang ternyata tidak menghebohkan. Ujang ditangkap saat turun dari

taksi. Tidak ada perlawanan yang berarti. Tidak heran, ada juga tamu hotel yang tidak mengetahui. “Saya pikir itu bandar narkoba, soalnya yang menangkapnya hanya beberapa orang polisi saja,” ungkap Joni, seorang tukang ojek yang biasa mangkal di depan hotel Bali. Elin, penghuni hotel, mengaku terkejut Ujang merupakan tersangka pembunuhan sadis. Menurut Elin, dirinya tidak begitu kenal. Namun ia mengakui sempat ngobrol dengan Ujang. Ujang kepada Elin sempat bercerita, bahwa dirinya merasa kesal dengan majikan pacarnya. Rosa, pacarnya itu

TRIBUN BATAM

Polisi membawa Ros (tengah) tersangka pembunuhan istri perwira polisi.

Kronologis Pembunuhan Kamis (23/6) - Ujang menyelinap ke rumah Kompol Mindo Tampubolon di Perumahan Anggrek Mas. Ujang sembunyi di kamar Rosa, pembantu Kompol Mindo. Jumat (24/6) pagi ■ Ujang masuk ke kamar mandi sambil membawa pisau. Putri Mega, istri Kompol Mindo, masuk ke kamar mandi. ■ Ujang langsung memukul Putri hingga terjatuh. Ujang menghabisi Putri menggunakan pisau. Leher Putri menganga dan ada enam tusukan di tubuh. ■ Ujang melucuti pakaian Putri dan mengikat pakai tali. Putri dimasukkan ke dalam koper merah. ■ Ia menyuruh Rosa membersihkan darah yang bercecer. Rosa menolak. Ujang lalu membersihkannya. ■ Sekitar pukul 10.00- Ujang membawa pergi jenazah dan anak korban menggunakan mobil korban. ■ Korban dibuang di Punggur. Koper dan jenazah dibuang di tempat terpisah. ■ Mobil korban ditinggal. Ujang dan Rosa serta anak korban naik taksi menuju Hotel Bali. Sabtu (25/6)-Polisi menggerebek tersangka di Hotel Bali, Nagoya. Tersangka menunjukkan lokasi pembuangan jenazah.

sering dibentak-bentak dan diperlakukan kasar.”Tapi dia tidak ada bilang mau balas

dendam, dia hanya bilang kasihan dengan pacarnya saja,” tutur Elin. (tribun batam)


tribun manca Nikah Sesama Jenis di New York Melonjak FENOMENA RENCANA pernikahan antar sesama jenis di negara bagian New York mengalami peningkatan seiring disahkannya undang-undang pernikahan sesama jenis pada Jumat (23/6) lalu. Seperti dilansir dari kantor berita Associated Press (AP), pasangan sesama jenis, Yvonne Lindesay dan Elaine Livingston misalnya, berencana menikah setelah mengetahui hasil pemungutan suara anggota senat. “Saya menangis. Telepon kami berdering,” ujar Lindesay. Perancang busana asal New York, Malcolm Harris, juga tidak membuang waktu melamar kekasihnya yang telah dipacari selama sembilan tahun. Adapun salah seorang perencana pernikahan sesama jenis di Boston, Bernadette Smith, berencana memindahkan bisnisnya ke

mengesahkan undangundang pernikahan sesama jenis. Dengan undangundang tersebut, para kaum homoseksual di seantero AS MAAF MAS, dapat mengikat PENGANTIN cinta mereka di WANITANYA YANG MANA YAA ?? kota yang dijuluki Big Apple ini. Pengesahan undangundang Illustration: TribunKaltim/Radit pernikahan Kota New York. sesama jenis disahkan setelah Sejumlah pasangan sesama melalui pemungutan suara jenis membatalkan rencana anggota senat pada Jumat, 24 mereka menikah di luar negara Juni 2011. Dengan bagian New York. Mereka kemenangan 33-29, undangmulai memesan tempat untuk undang ini dapat segera pernikahan di kota tersebut. berlaku 30 hari sejak disahkan. Seperti diketahui anggota (vnc) senat Amerika Serikat di negara bagian New York akhirnya

Kesehatan Kritis TOKOH PRESIDEN Venezuela Hugo Chavez, yang berada di Kuba setelah menjalani operasi darurat, berada dalam kondisi “kritis” tetapi stabil, demikian laporan El Nuevo Herald di Miami, Sabtu (25/ 6) waktu setempat, mengutip sumber intelijen AS. Pemerintah Chavez telah menyatakan ia menjalani operasi abses panggul pada 10 Juni dan kondisinya membaik; adik presiden itu telah mengatakan kepada media resmi Venezuela bahwa Chavez akan pulang ke Caracas dalam waktu dua pekan. Pemerintah Chavez telah menyatakan ia menjalani operasi abses panggul pada 10 Juni dan kondisinya membaik; adik presiden itu telah mengatakan kepada media resmi Venezuela bahwa Chavez akan pulang ke Caracas dalam waktu dua pekan. Namun, pemerintah Venezuela belum membahas perincian kondisi Chavez. Dan anggota oposisi bersiap di Caracas, sementara banyak orang berpendapat sesuai dengan undang-undang dasar jika presiden tersebut memerintah dari luar negeri. El Nuevo Herald, yang berbahasa Spanyol, mengutip sumber intelijen AS yang tak ingin disebutkan jati diri mereka dan menolak mengomentari desas-desus Chavez mungkin menjalani perawatan untuk kanker prostat. Namun satu sumber, yang dikutip El Nuevo Herald, Sabtu (25/6) waktu setempat, mengatakan, Chavez berada dalam kondisi kritis, bukan berada di ambang kematian, tapi kritis dan kondisinya rumit.

AFP

Presiden Venezuela, Hugo Chavez.

Sumber yang sama mengatakan putri Chavez, Rosines, dan ibunya, Marisabel Rodriguez, barubaru ini bergegas ke Kuba naik pesawat kepresidenan, kata laporan tersebut. “Mereka membawa Marisabel dan putrinya secara mendesak,” kata satu sumber lain. “Itu terjadi 72 jam lalu.” Setelah hampir dua pekan tidak aktif, Chavez menulis lagi di akun Twitter pada Jumat (23/6), tanpa membahas kontroversi mengenai keberadaannya di luar negeri untuk menjalani pemulihan di Kuba. “Selamat pagi kepada semua (pengikutku di Twitter). Ini Hari Angkatan Darat, dan matahari bersinar cerah. Aku mengirim pelukan besar kepada tentaraku dan rakyatku yang tercinta,” kata Chavez (@chavezcandanga) di layanan blog mikro itu. Pemimpin sayap-kiri tersebut dirawat di rumah sakit pada 10 Juni di Havana, sekutu utama regionalnya, karena apa yang dikatakan para pejabat adalah operasi abses panggul, tapi ia belakangan tak tampil untuk waktu cukup lama. Para pejabat di Caracas berkeras Chavez (56) pulih dengan baik dan terus mengeluarkan instruksi dari Kuba, dan mengikuti perkembangan di Venezuela. (kompas.com)

Suriah-Turki Memanas DAMASKUS, TRIBUN - Andai tak bersikap bijak, tak lama lagi Suriah dan Turki berpotensi berseteru. Catatan AP dan AFP pada Minggu (26/6) menunjukkan, tentara Suriah sudah mencapai Desa Najia untuk mencari apa yang mereka sebut sebagai kelompok bersenjata anti pemerintah. Problem bisa muncul karena Najia letaknya di perbatasan dengan Turki. Artinya, “hawa panas” sudah mencapai perbatasan itu. Tak hanya itu, pasukan Suriah juga mendekati perbatasan dengan Lebanon. Tugas mereka tetap sama, mencari kelompok pemberontak. Najia dekat dengan Kota Jisr al-Shughour yang dikuasai pasukan pemerintah. Pasukan itu mengklaim sekitar 120 tentara tewas ditembak oleh kelompok bersenjata. Sementara itu, pemerintah Suriah mengatakan pasukan tentara telah memeriksa perbatasan desa tanpa tembakan senjata. Tetapi, sebuah laporan menyebutkan, ratusan orang Suriah mengalami luka yang sebagian karena tembakan, telah melarikan diri ke Lebanon. Diperkirakan sekitar 12.000 orang Suriah telah mengungsi ke Turki. Setidaknya empat orang warga sipil dilaporkan tewas oleh pasukan keamanan dalam serangan yang dilakukan dari rumah ke rumah. Serangan juga terjadi ketika upacara pemakaman tiga orang yang meninggal dalam demonstrasi Jumat (24/6) lalu. Protes terhadap rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad terjadi sejak lebih dari satu bulan lalu. Aktivis mengatakan lebih dari 1.300 orang demonstran tewas oleh pasukan keamanan dan pendukung pemerintah. Pemerintah Damaskus menyebutkan mereka menangkap kelompok bersenjata. (kompas.com)

SENIN 27 JUNI 2011

7

Belasan Aktivis Malaysia Ditahan ● Dianggap Dukung Oposisi untuk Galang Demo KUALA LUMPUR, TRIBUN Polisi Malaysia menahan belasan orang pendukung oposisi Minggu, yang disebutkan untuk mencegah demonstrasi besar pada bulan depan. Seperti diberitakan AP, Minggu (26/6) para aktivis mengatakan penangkapan pendukung oposisi itu untuk menghalangi demo besar yang akan digelar bulan depan untuk menuntut transparansi pemilu. Otoritas Malaysia menahan sekitar 60 orang di berbagai kota, dan sebagian dari mereka ditahan ketika membagikan selebaran politik Sabtu kemarin, menurut

aktivis HAM, Suaram. Sebagian besar dari aktivis dibebaskan setelah menjawab sejumlah pertanyaan dari penyelidik, sementara yang lainnya diharapkan akan dibebaskan segera. Penahanan terhadap pendukung oposisi terjadi setelah Perdana Menteri Najib Razak dan Kepala Kepolisian Nasional Ismail Omar pada akhir pekan meminta agar warga Malaysia ini menghindari demonstrasi yang digelar oleh oposisi pada 9 Juli nanti, dan menyebutkan akan terjadi kerusuhan di Kuala Lumpur. Oposisi menuduh Barisan Nasional yang berkuasa

melakukan manipulasi hasil pemilu dan mempertahankan kekuasannya dalam 54 tahun terakhir. Pemerintah mengatakan pemilu yang digelar berlangsung jujur dan adil. Aktivis politik independen yang didukung oleh pemimpin oposisi Anwar Ibrahim berharap dapat mengumpulkan puluhan ribu orang untuk mengelar demonstrasi untuk meminta perubahan sistem pemilu nasional, yang akan digelar pada tahun mendatang. Para aktivis di sejumlah wilayah mencoba untuk meningkatkan kepedulian politik dan mendorong orang

untuk bepergian ke Kuala Lumpur untuk mengikuti demonstrasi politik yang disebutkan terbesar dalam empat tahun terakhri. Mereka meminta agar prosedur pemilu transparan dan memperbaikin daftar pemilih. Najib menuduh para oposisi yang mendukung rencana demo itu berniat untuk melakukan kerusuhan karena menginginkan kekuasaan. Sebab jika kerusuhan terjadi, maka anda akan bertangungjawab,” kata PM Malaysia pada Minggu (26/6). Mandat bagi barisan nasional sendiri akan berakhir pada pertengahan 2013. (dtc)


8

tribun buffer

SENIN 27 JUNI 2011

Richard Gere Senang jadi Duta Borobudur 2015 Bebas Narkoba NARKOBA jauh lebih berbahaya dibanding teroris! Data di lapangan menunjukkan kasus pengguna dan perdagangan narkoba bukan mengecil melainkan terus membengkak. Ini sangat berbahaya dan bisa meruntuhkan sendir-sendi negara dan berbangsa. Ini sebuah ancaman sangat serius. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono punya target tahun 2015 Indonesia bebas narkoba. Sebuah target berani dan penuh tantangan. Mampukah negeri ini terbebas dari jerat menyiksa penyalahagunaan narkoba? Inilah yang sedang dicanangkan oleh pemerintahn. Untuk mencapai tartet itu, Presiden menginstruksikan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memimpin pelaksanaan Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika (P4GN) 2011-2015. Pada tahun 2010, prevalensi penyalahgunaan narkoba meningkat menjadi 2,21 persen atau sekitar 4,02 juta orang. Pada tahun 2011, prevalensi penyalahgunaan meningkat menjadi 2,8 persen atau sekitar 5 juta orang. Presiden meluncurkan Jakstranas P4GN di Lapangan Silang Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (26/6), bertepatan dengan peringatan Hari Antinarkotika Internasional. Kepala Negara telah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk mendukung tekat BNN mewujudkan Indonesia Bebas Narkotika pada 2015. Ia menilai bila semua pihak memberikan komitmen dan kerja keras bersama, Indonesia akan berhasil menghentikan dan mencegah kejahatan narkotika yang berpotensi merusak generasi muda, karakter dan fisik masyarakat, serta dalam jangka panjang merusak daya saing bangsa. Kepala BNN Gories Mere, survei prevalensi penyalahgunaan narkotika di Indonesia oleh BNN menunjukkan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Ia menyebut hal itu sebagai suatu fenomena gunung es, yang bisa meningkat dari tahun ke tahun dan menilai kalangan pelajar sebagai suatu kelompok yang paling rentan. Gories juga menyebutkan ada jaringan peredaran narkotika internasional yang beroperasi di Indonesia, antara lain sindikat dari Iran, Nigeria, India, Cina, dan Malaysia, termasuk yang melibatkan WNI. Beberapa di antaranya telah diungkap oleh aparat yang berwenang. Namun, ia mengakui, upaya dan komitmen bersama terus dibutuhkan untuk melindungi Indonesia dari kejahatan narkotika. Berdasarkan data Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia, prevalensi penyalahgunaan narkoba mengalami kenaikan sejak 2009. Pada tahun tersebut, prevalensi penyalahgunaan narkoba mencapai 1,99 persen atau setara dengan 3,6 juta orang. Angka tersebut naik menjadi 2,21 persen pada 2010. Sedangkan data BNN menyebutkan, korban penyalahgunaan narkoba sebagian besar adalah lulusan sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA). Bukan pekerjaan mudah membebaskan negeri ini dari jerat narkoba. Bahkan negara-negara termaju sekalipun di dunia, misalnya Amerika, Prancis, Jepang, Jerman dan Belanda tidak mampu membersihkan negaranya dari kotoran narkoba. Indonesia harus mempunya cara-cara paling ekstrem bila ingin memusnahkan persoalan narkoba. Tingkat ekstremnya tidak jauh ketika Indonesia memerangi komunisme, dengan sistem permusnahan semacam itu, maka upaya menuju Indonesia Bebas Narkoba 2015 barangkali akan bisa terapai. Bukannya BNN dan seluruh jajaran aparat kepolisian tidak bekerja serius menangani narkoba, lembaga-lembaga ini sangat serius dan profesional. Akan tetapi produsen, pengedar dan gang mafia narkoba memang sudah menguasai hampir setengah dari belahan dunia. Kini rakyat dari keluarga, ayah, ibu, anak-anak, kakek nenek, orang tua muda dan semua lapisan, RT/RW atau siapapun di lini pada unit masyarakat terkecil punya tanggung jawab yang sama memerangi narkoba. (*)

● Kaget Ada Bebek saat Saksikan Sendratari di Borobudur satu jam tersebut, Richard terharu dan membalas keinginan pemerintah, salah satunya menyampaikan gaung Borobudur yang pernah menjadi salah satu situs dari tujuh keajaiban dunia. “Jika ada acara kemanusiaan yang besar saya bersedia dilibatkan,” ujar Richard ditirukan Jero. Bengong Saat menyaksikan pementasan ‘Mahakarya Borobudur’ di pelataran Candi Borobudur, tadi malam, Richard Gere sempat bengong beberapa detik. Ia tak menyangka mendengar suara bebek dan kambing yang muncul dalam salah satu adegan sendratari tersebut. Sesekali aktor yang malam ini berbalut kemeja putih itu tertawa kecil. Sejak sendratari ini dipentaskan, Richard Gere begitu menikmati pementasan ini. Matanya tak lepas dari adegan per adegan. (tribunnews/mun)

JAKARTA, TRIBUN - Artis Hollywood Richard Gere merasa senang ditawari Pemerintah Indonesia untuk memopulerkan dan mempromosikan objek wisata Candi Borobudur ke dunia internasional. Usai erupsi Gunung Merai, akhir 2010, jumlah wisatawan berkurang berkunjung ke candi yang terletak di Magelang, Jawa Tengah tersebut. “Sebelumnya Richard Gere pernah ke Ankor Wat. Nah ini Borobudur, candi Budha terbesar di dunia. Makanya langsung saya layangkan surat. Dengan senang hati dia datang kemarin, dan tiba tadi pagi bertemu dengan saya di saya di kantor. Saya perlihatkan foto candi Borobudur waktu sunrise,” ujar Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik usai bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima Richard, Minggu

(26/6). Kedatangan aktor yang tenar karena aktingnya bersama Julia Robert dalam film Pretty Woman ini dipilih menjadi duta Candi Borobudur bukan tanpa alasan. Kepribadiannya yang banyak menaruh perhatian pada cagar budaya dunia, seperti candi, membuat pemerintah tertarik padanya. Terlebih, orang seperti Richard diyakini Jero Wacik bisa mengangkat pamor candi Borobudur pascaerupsi Merapi berapa waktu lalu. Jero mengaku, sosok Richard menjadi penting untuk memopulerkan Borobudur sebagai candi Budha terbesar di dunia. “Makanya kami mencari tokoh atau orang yang saya yakini punya perasaan dekat dengan Borobudur. Tokoh itu adalah Richard Gere. Kalau saya yang mengatakan kan sudah lewat PBB. Kalau tokoh dunia yang ngomong akan

Sofyan Diperiksa Kejari

rumah, dan inventaris kantor yang nilai variatif. “Makanya, semua saksi kita periksa ulang untuk memisahkan berkas perkara ini, agar nantinya lebih fokus dan fair,” ungkap Kajari. Ia menambahkan, selain diperiksa sebagai tersangka, Sofyan juga dimintai keterangan sebagai saksi atas 3 mantan anggota DPRD Bontang yang kini berstatus tersangka, yakni Tajuddin Pawannari, Hamzah MD yang menamakan diri “koruptor insyaf”, dan Muhammad Idrus HP. Rencananya, berkas perkara Sofyan, bersama 3 mantan anggota DPRD tersebut, akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tipikor bersamaan. “Rencananya berkas Pak Sofyan akan dilimpahkan secara bersamaan, perkara 3 mantan anggota DPRD yang sudah jadi tersangka,” ujarnya. 22 Pertanyaan Andi Sofyan Hasdam, saat dikonfirmasi membenarkan pemeriksaan terhadap dirinya. Ia mengaku diberondong 22 pertanyaan dari penyidik Kejaksaan. “ Tapi sebenarnya tidak hal yang baru dari pertanyaan-pertanyaan itu,” ungkap Sofyan Hasdam, Minggu (26/6) Menurut Sofyan, kebijakannya menyetujui pemberian dana asuransi pada prinsipnya hanya bersifat otorisasi atau sekedar menjalankan apa yang telah tertuang dalam APBD. Pasalnya, anggaran pembayaran premi asuransi itu, sebelumnya telah mendapat persetujuan dari panitia anggaran legislatif dan

eksektutif dan masuk dalam batang tubuh APBD 2002, yang pengesahannya dilakukan akhir 2001. Adapun SK Walikota Nomor 61/2002, tentang Pemberian Asuransi DPRD baru ditandatangani, pada 12 Feb 2002. “Jadi SK Walikota itu sifatnya hanya otorisasi APBD, yang memang harus diterbitkan untuk menjalankan apa yang telah tertuang dalam APBD,” paparnya. Sofyan sendiri mengaku tidak pernah bertemu dengan pihak asuransi jiwa Bumiputera 1912 Balikpapan. Segala kegiatan lobi dan pengurusan asuransi itu dibahas dan ditunjuk oleh pihak DPRD. Ia bahkan tidak tahu kalau asuransi tersebut bakal dicairkan di akhir masa jabatan DPRD. “Makanya saya kaget saat ada staf yang menyampaikan asuransi saya cair. Saya bilang, kok ada asuransi yang dicairkan. Saya bilang ini tidak benar, makanya tolak. Jadi tidak seperpun uang asuransi itu yang saya ambil,” ungkapnya. Bahkan, Sofyan mengaku langsung memerintahkan Badan Inspektorat Daerah untuk melakukan pemeriksaan. Hasilnya, Bawasda menemukan penggunaan anggaran tahun 2002-2004, yang tidak ketentuan. “Itu alasan saya menerbitkan surat nomor 700/ 745/bawasko-B/x11/2004, pada 6 Desember, yang intinya meminta semua anggota DPRD saat itu mengembalikan dana asuransi ke kas daerah. Kalau saja saat itu semua

anggota dewan mengembalikannya, saya yakin tidak akan seperti sekarang ini,” tandasnya. Saksi Kunci Kepala Kejaksaan Negeri Bontang, Budi Handaka SH, mengatakan pihaknya akan memeriksa Mantan Wakil Walikota Bontang periode 1999-2004, Adam Malik, atas perkara kasus dugaan korupsi yang melibatkan Sofyan Hasdam. Adam Malik, kata Kajari merupakan saksi kunci yang harus dimintai keterangan atas perkara Sofyan Hasdam. Pasalnya, pencairan dana asuransi milik Sofyan Hasdam diduga diterimakan oleh Adam Malik, namun langsung ditolak oleh Sofyan karena dianggap pelanggaran. “Jadi Pak Adam merupakan saksi kunci yang

harus diperiksa,” ujar Kajari Budi Handaka SH, kemarin. Menurut Kajari surat pemanggilan terhadap Adam Malik sebenarnya sudah pernah dilayangkan, tapi yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan tersebut. Kabar yang diterima Kejaksaan yang bersangkutan sedang umroh. “Surat panggilan pertama sudah kami layangkan, tapi tidak dipenuhi. Dalam waktu dekat kami akan layangkan. Kami berharap Pak Adam lebih kooperatif,” paparnya. Selain Adam Malik, Budi juga mengaku akan memintai keterangan staf ahli Pemkot Bontang, Asmuddin Hamzah. Asmuddin yang diperiksa dalam kapasitas sebagai Sekwan DPRD pada saat kebijakan pemberian dana asuransi ini terjadi. (don)

Tak Mau Gubris Pesan Habibie

Ginanjar. Ajakan Ginanjar ternyata mujarab. Sebanyak 14 dari 15 menteri yang hadir, kecuali Ary Mardjono, menyatakan sepakat. Tak ingin tinggal diam, mantan Sekjen Partai Golkar tersebut mengajukan empat pertanyaan kepada Ginanjar. Pada intinya purnawirawan Letnan Jenderal itu mempertanyakan mengapa dalam kondisi Soeharto menghadapi masalah berat, para menterinya justru meninggalkannya. Ginanjar yang sudah cukup lama ikut dalam pemerintahan Soeharto justru menjawab enteng,” Kalau Pak Ary Mardjono tidak mau mundur, juga tidak apaapa.” Draf penguduran para menteri dibuat Akbar Tandjung dan dikirimkan kepada Soeharto. Selanjutnya para menteri tersebut melanjutkan pertemuan di rumah Wakil Presiden BJ Habibie. Ary kemudian mendapat informasi dari Mbak Tutut (saat itu menjabat Menteri Sosial), surat dari 14 menteri telah diterima

Soeharto sembari menambahkan ayahnya akan mundur pada 21 Mei 1998. Beberapa hari setelah BJ Habibie dilantik menjadi Presiden RI, Ary mengunjungi pakar pesawat terbang tersebut atas permintaan Marwah Daud Ibrahim. Satu jam Habibie bercerita panjang lebar, yang pada akhirnya curhat mengenai kesulitannya bertemu Soeharto. Habibie kemudian minta bantuan Ary Mardjono menyampaikan tiga pesan pribadi kepada Soeharto. Sayang Ary tak mengungkapkan apa isi pesan Habibie tersebut. “Tiga poin pesan pribadi itu tidak dapat saya sampaikan di sini mengingat pesan penting dan bersifat sangat pribad itu saya anggap off the record,” kata Ary. Malam itu juga Ary menemui Soeharto. Selama mendengar isi pesan dari Habibie, Soeharto hanya tersenyum. “Saya melihat ada keraguan tersirat dari wajahnya. Pada kahirnya saya baru menyadari bahwa ternyata salah satu dari poin

pesan BJ Habibie itu tidak dapat dilaksanakannya,” kenang Ary. Alumni Akademi Militer Nasional 1962 itu memberanikan diri bertanya, apakah Soeharto marah kepada Habibie sehingga menolak bertemu. “Saya justru menjaga nama baik Habibie. Apa komentar orang kalau presiden baru sering bertemu dengan mantan presiden, sehingga presiden baru terkesan berada di bawah bayang-bayang mantan presiden,” jawab Soeharto. Jawaban tersebut, menurut pendapat Ary, merupakan kalimat bijaksana. Namun Ary meyakini jawaban itu bukan jawaban sesungguhnya dari Soeharto. Saat itu sebenarnya Ary ingin memberitahu Soeharto mengenai rapat yang digelar Ginanjar Kartasasmita sehari sebelum pengunduran diri sang Presiden. “Agar beliau memperoleh informasi akurat dari tangan pertama. Namun saya tidak sampai hati menambah kecewa hati Pak Harto,” ungkap Ary Mardjono. (feb)

● Sambungan Hal 1

Kumpulan (Askum) Bumiputera Balikpapan, Umar Effendi Lubis, dan seorang karyawan Asurasnsi Jiwa Bumiputera (AJB) 1912 Balikpapan, Ary Budi Prasetyo. “Totalnya ada 14 saksi yang telah diperiksa, dan masih tersisa sekitar 5 saksi lagi akan dimintai keterangan sebelum perkara Pak Sofyan ini kami limpahkan,” katanya. Budi mengatakan, pemeriksaan ulang terhadap para saksi dilakukan guna memisahkan berkas perkara Sofyan, dengan perkara 25 mantan anggota DPRD Bontang. Pemisahan ini dilakukan karena, Sofyan dijadikan tersangka atas kebijakannya menyetujui pemberian dana asuransi jiwa kepada 25 anggota DPRD saat itu, termasuk untuk Walikota dan Wawali Adam Malik. Pembayaran premi asuransi senilai Rp 2,022 miliar tersebut selama 3 tahun berturut-turut mulai 2002-2004. Sementara kasus korupsi berjamaah 25 mantan anggota DPRD meliputi banyak item. Mulai dari penerimaan dana asuransi jiwa masing-masing Rp 74,9 juta per orang, perjalanan dinas fiktif, biaya peningkatan SDM, sewa

● Sambungan Hal 1

satunya orang yang paling dekat dan paling dipercaya IMF adalah saya. IMF bahkan mengatakan I count on you (saya mempercayai kamu) kepada saya.” Selanjutnya Ginajar menyatakan, “Umur Republik Indonesia saat ini, ditinjau dari segi ekonomi hanya tinggal lima hari, sehingga merupakan situasi gawat apabila tidak tidak diambil langkah-langkah reformasi di segala bidang. Kabinet baru yang akan dibentuk Pak Harto juga tidak akan menyelesaikan masalah.” Lebih mengejutkan Ginanjar menyatakan tidak akan bersedia duduk dalam kabinet yang akan dibentuk Soeharto keesokan harinya, 21 Mei 1998. “Kalau para menteri yang lain sependapat dengan saya, mari kita secara bersama-sama menuli surat untuk Pak Harto,” tambah

ANTARA/ANIS EFIZUDIN

Richard Gere diwawancarai di pelataran Candi Borobudur.

menimbulkan trust yang lebih tinggi,” ujar Jero kepada wartawan di Jakarta. “Dia juga malam ini akan menyaksikan pentas di Borobudur. Jadi orang enggak ketakutan lagi. Dia menjadi informal Indonesian Tourism Ambassador,” tambahnya, kemarin. Gayung pun bersambut.

Kebetulan keinginan pemerintah sejalan dengan kedatangan Richard yang sekaligus ingin menghabiskan liburannya bersama istri dan anaknya ke Bali. Baginya Bali sudah sangat akrab. Mengingat Richard sudah sekian kali ke Pulau Dewata tersebut. Dalam pertemuan selama

DAFTAR SAKSI KASUS SOFYAN HASDAM 1. HM Rusdin Abdau, Ketua DPRD Bontang periode 2000-2004 2. H Nukman Fadli, Wakil Ketua DPRD Bontang periode 2000-2004 3. Sewaya Hali, Wakil Ketua DPRD Bontang periode 2000-2004 4. H Totok Meinarko, Anggota DPRD Bontang periode 2000-2004 5. H Umar Baqi LH, Sekkot Bontang 2001 6. Dr Muhammad Nurdin, Sekkot Bontang 2002 7. H Abdul Azizs, Sekkot Bontang 2010, sekaligus Kabag Keuangan Sekretariat Daerah Bontang 1999-2004. 8. H Muhtar, Bendahara Rutin Sekretariat DPRD Bontang, 2003 9. H Baslan, Bendahara Rutin Sekretariat DPRD Bontang, 2001-2002 10. Nurdin Hamzah Rani, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan dan Aset (DPKKA) Bontang. 11. Masirah, Bendahara Rutin Sekretariat DPRD Bontang, 2000-2004 12. Umar Effendi Lubis, Pemimpin Asuransi Kumpulan Bumiputera Balikpapan 2003-2004. 13. Ary Budi Prasetyo, Karyawan asuransi jiwa bumiputera (AJB) 1912 Balikpapan. 14. Muliana, Mitra AJB 1912 Balikpapan + Saksi kunci yang bakal diperiksa, Mantan Wawali Bontang, H Adam Malik, 2000-2004. * Sumber: Data Kejaksaan Negeri Bontang. (don)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Fransina Luhukay, Iwan Apriansyah, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Perdata O Ginting, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Meinar F Sinurat, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Effendi, Basir Daud, Handry Jonathan, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, , Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER


tribun line Satgas TKI Bukti tak Mampu ● Sambungan Hal 1

itu SBY juga dinilai membuang-buang uang dan membuat kewenangan tumpah tindih. Koordinator Gerakan Indonesia Bersih itu mengibaratkan SBY seperti pilot pesawat. “Delapan puluh persen pengendalian pesawat ada di cockpit, pilot seharusnya hanya bekerja 20 persen,” kata Adhie. “Tapi, SBY pusing dengan 80 persen yang sudah diselesaikan komputer.” Menurut Adhie, SBY seharusnya memaksimalkan kerja menteri-menterinya. Juga menghidupkan instrumen yang ada seperti Kedutaan Besar RI, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Luar Negeri, dan BNP2TKI. “Maksimalkan lembaga-lembaga itu, jangan selalu bikin Satgas,” kata Adhie. Senada dengan Adhie, Haris Rusli menegaskan adanya lembaga adhoc, Satgas TKI yang diwacanakan Presiden SBY dinilai tidak akan menyelesaikan masalah TKI dan TKW yang kerap terjadi terhadap buruh migrant Indonesia. “Karena satgas ini bukan persoalan baru. Dulu Presiden pernah membentuk satgas

Vettel Berjaya ● Sambungan Hal 1

musim ini. Dia cuma gagal juara di Cina dan Kanada saja. Vettel masih memimpin klasemen pembalap dengan raihan 186 poin. Jenson Button dan Mark Webber berbagi posisi kedua dengan koleksi 109 poin. Lewis Hamilton di tempat keempat dengan 97 poin, sedangkan Fernando Alonso yang mengumpulkan 87 poin di posisi kelima. Vettel yang menempati pole position dengan mudah memimpin seusai start balapan yang digelar dalam 57 lap ini. Hanya Hamilton yang disalip Alonso dan Massa. Posisi 5 besar seusai start diisi VettelWebber-Alonso-MassaHamilton, disusul Rosberg dan Button. Webber mencatat lap tercepat di lap 6, sedangkan Vettel memperlebar jarak menjadi 2 detik. Di lap 7, giliran

Indonesia Puasa Gelar ● Sambungan Hal 1

Di ganda putra, gelar buat China sudah dipastikan sebelum final digelar karena terjadi All China Final. Akhirnya, Cai Yun/Fu Haifeng, melipat juniornya, Chai Biao/Guo Zhendong, 2113 21-12. Satu-satunya nomor yang lepas dari tangkapan kontingen China adalah di tunggal putra di mana pebulutangkis nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei, menang 21-11 217 atas Peter Hoeg Gade dari Denmark. Gelar terakhir yang direbut pemain Indonesia di Indonesia Open adalah pada

Ruhut Percaya ● Sambungan Hal 1

Sondakh, dan Andi Nurpati. “Kami tertimpa angin puting beliung, ada kader kena kasus korupsi dan dihukum. Saya sebagai Kabid Departemen Kominfo akan menyampaikan pada Pak SBY selaku Ketua Dewan Pembina Demokrat tentang apa yang terjadi,” kata Ruhut, Minggu (26/6). Ruhut percaya dengan kredibilitas LSI. Oleh karena itu, dia mengklaim Partai Demokrat tak akan mempermasalahkan hasil survei, melainkan menjadikan survei itu sebagai bahan introspeksi menghadapi Pemilu 2014. Apalagi pada 2004-2009, tingkat kepercayaan publik pada SBY masih baik. “Kami bersyukur, ini bahan introspeksi 3,5 tahun mendatang,” kata Ruhut. Sejumlah kader Partai

markus. Tapi sampai hari ini tidak ada yang bisa diungkap oleh satgas,” tegas aktivis Petisi 28 ini dalam acara yang sama. Menurutnya, persoalan TKI tak lepas adanya mafia dan sindikat TKI. Bahkan mafia dan sidikasi TKI berada satu level dibawah sindikasi dan mafia narkoba. “Begitu luar biasanya perdagangan TKI ini, ini setara dengan mafia hukum. Nah mafia TKI, mafia hukum dan mafia narkoba tidak bisa diselesaikan dengan satgas. Bagaimana mungkin mafia dilarang pakai hukum. Mafia itu berjalan melawan hukum,” tukasnya. Sebelumnya, mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Muzadi menilai satgas tak akan mampu berbuat banyak. “Satuan tugas yang dilepas sendiri tidak akan mampu menyelesaikan persoalan yang sangat berat ini,” ungkapnya. Menurut Hasyim, penyelesaian persoalan itu haruslah langsung dipimpin Presiden atau Kepala Negara karena ada hal-hal yang memerlukan diplomasi tingkat tinggi. “Jangan hanya diserahkan ke satgas yang kenyataannya selalu gagal, dan terkesan Presiden menjaga jarak dengan persoalan,” katanya. Pada bagian lain Hasyim mendesak Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengambil fatwa tegas yang melarang pengiriman tenaga kerja wanita untuk pembantu

rumah tangga ke luar negeri, dan meminta seluruh ulama di Indonesia menyerukan kepada masyarakat agar tidak memberangkatkan tenaga kerja wanita (TKW) pembantu rumah tangga (PRT) untuk daerah masing-masing. Ia lantas bercerita ketika menghadiri Muktamar Robithoh Alam Islamy atau Liga Islam Dunia di Mekkah pada 2-7 Agustus 2010, ia mendapat banyak protes dari para mufti tentang pengiriman TKW khusus pembantu rumah tangga. “Mereka mempersoalkan bukankah pengiriman wanita tanpa muhrim ke tempat jauh hukumnya haram secara syariat? Bukankan pengiriman itu merendahkan Islam dan Indonesia sendiri?” katanya. Ulama pemrotes tersebut, kata Hasyim, berasal dari Mesir, Lebanon, Suriah, dan Maroko yang dipimpin oleh Syekh Wahbah Zuhaily dan Syeh Ayatulloh Ali Tashiry . Mereka, kata Hasyim, mempertanyakan bagaimana sesungguhnya pendapat para ulama Indonesia tentang pengiriman TKW PRT. “Tidak tahukah Indonesia bahwa tidak ada negara Islam semiskin apapun yang mengirim TKW sebagai PRT ke Saudi?” kata Hasyim menirukan pernyataan para ulama tersebut. Terhadap pertanyaan tersebut, kata Hasyim, ia menjawab bahwa dirinya telah berkali-kali menyampaikan hal tersebut namun diabaikan. (ti/tribunnews)

Vettel mencatat lap tercepat. Vettel memperlebar jarak dengan Webber sekitar 3,5 detik di lap 13. Alonso mengambil keuntungan setelah Webber masuk pit. Di lap 14, Vettel masuk pit diikuti Alonso. Hamilton masih berada di posisi 7, di belakang Michael Schumacher. Schumi mengalami rusak sayap depan dan masuk pit di lap 16. Publik di Sirkuit Valencia bersorak melihat jagoannya, Fernando Alonso mulai mendekati Webber di lap 19. Andalan Ferrari ini memang kian cepat. Hamilton mencatat fastest di lap 28. Ia juga diberitahu kru McLaren di lap 30 bahwa ban depannya mulai panas. “Saya tak bisa lebih lambat dalam kondisi seperti ini,” kata Hamilton lewat radio timnya. Di lap ini, Vettel dan Button masuk pit. Di lap 32, Button mengeluh KERS di mobilnya tak bekerja.

Dan dari grafik memang mengindikasikan hal itu. Vettel kembali mencatat fastest di lap 35 dan semakin menjauhi Webber. Temperatur di sirkuit masih panas mencapai 47 derajat celcius. Vettel makin menjauh karena kembali mencatat fastest lap di lap 37 dan 40. Pada lap 43, Hamilton masuk pit untuk mengganti bannya yang bermasalah. Webber juga terlihat masuk pit dalam posisi agak melebar. Alonso masuk pit di lap 45 dan berhasil ke luar di depan Webber. Sampai lap 51, Vettel sudah unggul 9 detik atas Alonso yang juga berjarak 2,5 detik dari Webber. Vettel semakin jauh dengan keunggulan 10 detik atas Alonso sampai lap 53. Vettel tak tertahan untuk meraih juara seri ke-6 dari delapan GP musim ini. Posisi finis 6 besar berturut-turut diisi Vettel-Alonso-WebberHamilton-Massa-Button. (dtc)

tahun 2008 di mana Sony Dwi Kuncoro memenangi nomor tunggal putra dan Vita Marissa/Lilyana Natsir juara di ganda putri. Kalah Kelas Ganda putri Vita Marissa/ Nadya Melati mengakui kalah kelas dari lawannya, Wang Xiaoli/Yu Yang asal China. “Kami memang beda kelas (dengan lawan). Sejak awal permainan pasti lawan nyerang orang baru,” komentar Vita usai pertandingan. Yang dimaksud ‘orang baru’ oleh Vita adalah Nadya yang masih relatif baru berduet dengan dia. Menurut Vita, langkah mereka (yang tidak diunggulkan) sampai bisa ke final dengan sebelumnya mengalahkan lawan yang lebih diunggulkan juga sudah luar biasa.

“Di babak kedua kami mengalahkan unggulan kedua. Di semifinal kami mengalahkan unggulan keempat. Ini prestasi bagi kita,” tukas Vita yang pada tahun 2008 menjuarai Indonesia Open bersama Lilyana Natsir. “Ini penampilan pertama saya dengan suasana seperti ini. Kita akan coba turun di Kejuaraan Dunia dulu, baru memikirkan Olimpiade,” tambah Nadya perihal apa yang akan mereka lakukan ke depan. Vita dan Nadya mengaku sangat berterima kasih kepada para penonton yang telah memberi dorongan semangat yang luar biasa. “Terima kasih atas dukungan sampai final ini. Maaf belum bisa kasih yang terbaik,” tutup keduanya kompak.(dtc)

Demokrat terbelit perkara. Dalam kasus suap Wisma Atlet Jakabaring, empat nama kader partai, Nazaruddin, Angelina, Mirwan Amir, dan Andi Mallarangeng terseret. Adapun Andi Nurpati diduga terlibat kasus pemalsuan surat Mahkamah Konstitusi. “Kerja keras kami memenangkan Partai Demokrat pada 2009 tercoreng ulah mereka,” kata Ruhut. Dalam situasi seperti ini, menurut Ruhut, partainya akan menggelar rapat membahas sejumlah kasus yang diduga melibatkan kader partai. “Kami harus cuci gudang, kalau ada indikasi keterlibatan dalam sebuah kasus, lebih baik kader itu mundur,” katanya. Berdasarkan hasil survei LSI terhadap 1.200 responden di 33 provinsi, tingkat ketidakpuasan publik terhadap kepemimpinan SBY pada semester pertama tahun

ini merosot drastis hingga ke angka 47,2 persen. Survei juga menyebutkan sebanyak 52,5 persen responden dari pedesaan merasa puas dengan kepemimpinan SBY, namun hanya 38,9 persen masyarakat kota yang puas. Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad tidak setuju terhadap penilaian yang menyebut popularitas SBY menurun. Fadel mencontohkan dalam kunjungan ke daerah selaku menteri, masih banyak warga bertepuk tangan saat ia menyebut nama Presiden SBY dalam pidato. “Saya pikir tidak menurun. Terbukti, saya sering ke daerah. Justru ketika saya menyebutkan nama Pak SBY, mereka tepuk tangan,” kata Fadel saat menghadiri peringatan Hari Anti-Narkotik Internasional di Silang Monas, Jakarta, Minggu (26/6). (ti/ tribunnews/sam/iwa)

Pamor SBY Merosot Lagi ● Sambungan Hal 1

Merosotnya kepuasan atas kinerja SBY menyebar hingga ke aneka segmen masyarakat. Dari hasil itu ditemukan bahwa kepuasan publik atas kinerja SBY di kota jauh lebih kecil daripada di pedesaan. Jika tingkat kepuasan masyarakat desa sebesar 52,5 persen, maka masyarakat kota yang mengaku puas hanya sebesar 38,9 persen. “Akses informasi responden di kota lebih mudah. Semakin mereka tahu atas informasi-informasi yang berkembang, maka tingkat kepuasan atas kinerja SBY semakin turun,” kata peneliti senior LSI, Sunarto Ciptoharjono, dalam konferensi pers di Kantor LSI di kawasan Rawamangun, Minggu (26/6). Selain itu, semakin tinggi tingkat pendidikan masyarakat, tingkat kepuasan terhadap kinerja SBY juga semakin turun. Kepuasan atas kinerja SBY di kalangan pendidikan tinggi lebih kecil (39,5 persen) dibanding yang berpendidikan hanya SMP ke bawah (di atas 50 persen). “Pemilih di kota dan berpendidikan tinggi memang lebih punya akses ke informasi dan lebih kritis,” kata Sunarto. Responden dari kalangan partai juga memberikan respons berbeda atas kinerja SBY. Tingkat kepuasan terendah muncul dari kalangan pemilih Partai Gerakan Indonesia Raya (25 persen), Partai Keadilan Sejahtera (40 persen), dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (40,7 persen). “Kepuasan paling tinggi ada di pemilih Demokrat yang juga merupakan partainya SBY,” ujar Sunarto. Data survei diperoleh dari responden yang sama dengan hasil survei tentang Muhammad Nazaruddin yang dirilis dua pekan lalu. LSI melakukan survei dalam rentang 1-7 Juni 2011 dengan metode multistage random sampling. Survei melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 33 provinsi. Survei dilakukan dengan cara wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Tingkat kesalahan dari survei yang dilansir LSI sebesar kurang lebih 2,9 persen. Turunnya pamor SBY ini bukan muncul tanpa sebab. Hasil survei LSI menemukan

Napi Pesta Narkoba saat Digerebek ● Sambungan Hal 1

Anti-Narkoba Internasional di Lapangan Silang Monas, Minggu (26/6). Seperti diketahui, Sabtu lalu BNN gagal menangkap narapidana Ariadi, yang diduga masih menjadi anggota jaringan narkoba di Lapas Kerobokan. Saat hendak ditangkap, para narapidana melawan dengan sengit. Para napi yang digerebek saat pasta narkoba dan main judi melindungi rekan mereka dengan mengahalangi kedatangan polisi, dan akhirnya bentrok antara kedua pihak di dalam lapas. Atas kejadian itu, BNN akan menjerat para napi yang melawan petugas ini dengan pasal menghalang-halangi penyidikan. “Yang jelas, beberapa napi akan kami kenakan (pasal) menghalanghalangi penyidikan, Pasal 138 Undang-undang Narkotika. Ancamannya 7 tahun. Termasuk yang memprovokasi dan teriakteriak. Ya kalau terlibat kasus narkobanya, kami akan tambah lagi,” kata Benny. Saat ini, petugas BNN segera mengamankan Ariadi dan barang bukti yang masih ada di dalam Lapas Kerobokan, jika kondisi di dalam lapas telah kondusif. Jika barang bukti tidak ada saat ditagih, BNN menduga KPLP melakukan penggelapan. “Semua barbuk seperti HP dan lain-lain, masih ada di dalam. Tinggal lagi nagih ke KPLP. Kalau enggak ada, berarti dia gelapkan,” ujar Benny. Bukan hanya itu, polisi juga menemukan pisau, jarum suntik, dan shabu. “Bukan lagi tidur, tapi lagi pesta. Itu masalahnya,” kata Benny

Kaltim SENIN 27 JUNI 2011

9

empat faktor penyebab merosotnya pamor SBY hingga ke angka 47,2 persen pada Juni 2011. Pertama, semakin banyak kasus besar nasional tidak tuntas di bawah pemerintahan SBY. Meski awalnya SBY meyakinkan publik akan menuntaskan kasus-kasus itu, kenyataannya pernyataan SBY hanya wacana belaka. “SBY dinilai kurang efektif menuntaskan masalahmasalah itu,” kata Sunarto. Beragam komunitas punya contoh isu besar sendiri yang tak kunjung tuntas di tangan SBY. Komunitas hak asasi punya kasus pembunuhan Munir. Komunitas politik punya kasus bail out Bank Century. Komunitas keberagaman agama punya kasus kekerasan terhadap jemaah Ahmadiyah dan pembakaran gereja. Komunitas anti korupsi punya sejumlah kasus, di antaranya kasus dugaan suap dan korupsi yang menyeret nama bekas Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin. “Tak tuntasnya kasuskasus membuat kepemimpinan SBY diragukan,” kata Sunarto. “Publik tak mempermasalahkan apakah SBY bisa mengintervensi hukum, publik hanya melihat SBY pernah berjanji menuntaskannya, ternyata tak juga selesai.” Kedua, SBY dinilai terlalu reaktif atas sejumlah kasus yang menyerang pribadinya dan sering “curhat” ke publik. Padahal kasus itu oleh publik dianggap sepele dan bukan kelasnya ditanggapi presiden. Menurut Sunarto, SBY justru tak bersikap ketika menyangkut kasus nasional lebih besar. “Reaksi SBY untuk kasus publik yang besar justru lamban, ini adalah persepsi yang muncul di publik,” kata Sunarto. Sunarto mencatat, ada sejumlah kasus yang diingat publik atas “curhat” SBY. Antara lain, kasus SMS gelap dari seseorang yang mengaku bernama Nazaruddin, yang isinya menyerang pribadi SBY. Respons SBY terhadap SMS gelap lebih cepat dibanding ketika merespons pemancungan TKI Ruyati oleh pemerintah Arab Saudi. “Publik heran mengapa seorang presiden menghabiskan waktu untuk hal sepele, sementara kasus besar menanti dituntaskan. Bahkan SBY lebih reaktif menanggapi kasus SMS itu ketimbang isu Ruyati,” kata

Sunarto. Sikap curhat SBY yang lain adalah saat menyampaikan gajinya sebagai presiden belum naik-naik selama 7 tahun (Januari 2001) dan curhat saat dirinya direpresentasikan sebagai kerbau dalam aksi demo (Februari 2010). “Ini justru dianggap bukan karakter strong leader,” ujar Sunardo. Ketiga, SBY dianggap tak mempunyai operator politik tangguh yang bisa membantunya menuntaskan berbagai masalah. Operator politik yang dimaksud antara lain wakil presiden, Partai Demokrat, kabinet, dan Sekretariat Gabungan Partai Koalisi (Setgab). “Sebagai presiden, SBY tentu bicara pada level umum, dan menjadi tugas operator politik untuk menuntaskan dan membuat detil,” kata Sunarto. “Masalahnya, tak adanya operator politik juga atas pilihan SBY sendiri.” Keempat, berkembangnya kasus dugaan korupsi di Partai Demokrat, kandang politik SBY sendiri. Terseretnya nama sejumlah petinggi partai dalam kasus itu bukan saja merusak citra antikorupsi SBY, tapi juga membuat publik ragu atas kemampuan SBY mengendalikan para kadernya. “Berlarutnya kasus Nazaruddin di Singapura padahal ia masih menjadi anggota DPR dari Demokrat semakin menambah runyam kasus itu. SBY dianggap tak berdaya di ‘kandangnya’ sendiri,” kata Sunarto. Ia menambakan, kasus Nazaruddin cukup punya daya rusak yang tinggi bagi kewibawaan SBY,” ujarnya Justru Kokoh Menanggapi hasil survei LSI tersebut, Staf Khusus Presiden SBY, Denny Indrayana, menilai hal itu justru menunjukkan kokohnya pendukung Presiden SBY. Padahal selama ini SBY selalu digempur isu tidak sedap. “Dengan survei masih hampir 50 persen, padahal gempuran kasus dan bad news terus dilakukan tanpa henti justru menggambarkan angka yang sangat tinggi. Dibandingkan dengan survei LSI versi Lembaga Survei Indonesia, justru dukungan kepada Presiden SBY tidak ada perubahan signifikan, di tengah berbagai gempuran,” terang Denny. Denny menilai angka kisaran 50 persen popularitas SBY justru menegaskan semakin solidnya pendukung SBY. “Turun hanya 10

persenan, dari hasil pilpres 2009, dengan gempuran yang tak henti selama 2 tahun ini menunjukkan kokohnya kepemimpinan Presiden SBY di mata para pendukungnya,” jelasnya. Hasil survei itu juga menunjukkan pemerintahan SBY tetap positif di mata masyarakat. “Itu menunjukkan kepercayaan dan legitimasi pemerintahan masih stabil dan memadai,” terangnya. Berbeda dengan Denny, Partai Demokrat menganggap hasil survei tersebut patut dipertanyakan. “Popularitas SBY turunnaik itu hal biasa. Tapi kalau ini turunnya jeblok, kok rasanya ‘maksa’ ya. Apalagi instrumen pertanyaannya ini jaka sembung bawa golok,” kata Wasekjen PD, Ramadhan Pohan, kemarin. Instrumen pertanyaan terhadap responden yang dinilainya tidak nyambung adalah mengenai kewenangan Presiden SBY dengan pola kewenangan KPK yang berniat memeriksa Nazaruddin. Padahal sudah jelas KPK merupakan lembaga yang independen dan proses hukum yang KPK jalannya sepenuhnya bukan jadi wewenang Presiden SBY. “Lingkaran barangkali tidak paham, kewenangan Presiden zaman reformasi sudah ‘diambil alih’ oleh DPR, MK, KPK, Bupati, Walikota dan sebagainya. Bahwa KPK belum dapat periksa Nazaruddin, kok Presiden SBY ‘disalahkan’ Lingkaran?” gugat Ramadhan. Bila yang menjadi dalih Lingkaran adalah posisi SBY yang juga adalah Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, maka menurut Ramadhan Pohan juga tidak nyambung. Sebab partai bukan lembaga yang berwenang menjalankan proses hukum atau melakukan aksi seperti mengejar buronan. “Itu kan wilayah hukum dan kewenangan penegak hukum! Siapa pun yang akan periksa, kapan dan bagaimana memeriksanya, itu wewenang KPK,” ujarnya. Lebih lanjut mantan jurnalis ini mendorong Lingkaran Survei Indonesia agar meneladani lembaga survei lain menggelar jajak pendapat yang menyehatkan kehidupan berbangsa. Yaitu dengan mengajukan pertanyaan relevan, materi yang objektif, proporsional, profesional dan tidak tendensius. (kompas.com/dtc/tribunnews)

Mamoto. Dengan tidak terpantauanya pesta shabu dan judi di dalam sel oleh pihak Lapas, lanjut Benny, makin meyakinkan BNN bahwa oknum petugas Lapas Kerobokan terlibat. “Jadi keterlibatan oknum dalam, ada. Buktinya bisa pesta. Jadi ini memang dari oknum lapas sendiri yang mengahalanghalangi penyidikan,” tegas Benny. Benny menandaskan, dalam penggerebekan jaringan narkoba di Lapas Kerobokan, Denpasar, BNN mengaku telah berkoordinasi dengan pihak setempat. “Perintah sudah ada, sudah ketok pintu Kalapas, penguasa di situ namanya Kalapas dengan Kepala Pengamanan LP yang bertanggung jawab terhadap keamanan. Kami diantar masuk ke dalam. Biasanya yang kami lakukan adalah setelah orang itu diamankan dan barang buktinya ditemukan, baru kita menunggu berjam-jam mereka lapor kepada pimpinanya. Koordinasi ya sudah, kalau tidak ya tidak dibukakan pintu,” tegasnya. Trik-trik penyidikan sudah disesuaikan dengan modus mereka. Kalau menunggu jam kantor, tentu keburu hilang, karena mereka tetap kolusi dengan oknum petugas. “Lagi pula, proses penyidikan kasus narkoba, yang merupakan kejahatan luar biasa ini, harus secepat dan seefektif mungkin dilaksanakan,” katanya. Saat itu, ketika pihak BNN hendak membawa keluar tersangka Ariadi, berikut barang bukti, mereka harus menunggu lama untuk mendapat konfirmasi dari Kanwil dan Direktur Lapas. Benny mengatakan hal tersebut dilakukan sudah sesuai dengan trik penyidikan. Maret lalu, BNN telah membongkar jaringan Narkoba Nusakambangan.

Kepala Lapas Narkotika Nusakambangan Marwan Adli, ditangkap BNN kaena dituga terlibat jariangan narkoba di dalam penjara. Bersama Marwan, BNN juga meringkus dua narapidana lapas narkotika Nusa Kambangan, Yoyok dan Hertony. SBY Ingatkan RT/RW Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap para ketua RT dan RW ikut berperan memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotik. Hal ini perlu karena narkoba adalah sebuah kejahatan kelas tinggi yang hingga kini masih permasalahan yang serius di Indonesia. Menurutnya, pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, melainkan dapat dilakukan masyarakat dari lingkungan kecil, di perumahan. “Oleh karena itu, saya sungguh berharap agar jajaran RT/RW memiliki kesadaran tinggi agar warganya terhindar dari kejahatan narkoba,” ujar SBY pada acara Hari Anti-Narkoba Internasional di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Minggu (26/6). Menurutnya, kejahatan narkoba sungguh serius dan berbahaya, karena narkoba merusak generasi bangsa di negara manapun, merusak karakter, fisik dan menghambat kemajuan bangsa. SBY menegaskan kejahatan narkoba telah terbukti menimbulkan masalah lain, yakni terjadinya percepatan penularan penyakit HIV AIDS. Selain itu, kejahatan narkoba juga mendorong munculnya kejahatan lain. Misalnya, terjadinya perampokan untuk dapat mengomsumsi narkoba, dan money laundering. “Jelas ini perbuatan tidak halal,” ujarnya. Lebih lanjut, ia mengatakan narkoba kini menjadi sebuah kejahatan terstruktur

dengan adanya jaringan nasional, regional bahkan jaringan global. “Banyak pihak yang hidupnya kaya raya, berlimpah dengan merusak generasi bangsa,” paparnya. Masalah selanjutnya adalah, korban dari narkoba ini harus diobati dan direhabilitasi. Namun tidak semua korban bisa sembuh dan menjauhi barang haram tersebut. “Untuk melakukan rehabilitasi dan pengobatan tidak semudah yang kita bayangkan. Ada yang tobat dan ada yang kembali mengkonsumsi narkoba,” kata dia. Menanggulangi penyalahgunaan narkoba tersebut, presiden menginstruksikan enam cara untuk memberantas kejahatan narkoba. SBY mengintruksikan agar semua pihak meningkatkan intensitas dalam menyukseskan upaya pencegahan narkoba. “Jangan menunggu hari esok,” kata SBY. Presiden juga meminta untuk meningkatkan kerjasama regional dan internasional untuk mendeteksi para pengedar narkoba yang telah memiliki jaringan yang kuta dan luas. “Ini dilakukan agar para sidikat internasional sulit mengobok-obok negeri kita,” ujarnya. Lebih lanjut, peran serta para tokoh agama serta tokoh masyarakat dinilai sangat penting. Presiden berharap agar mereka lebih aktif dan membimbing masyarakat agar tidak tersesat, khususnya kepada para generasi muda Indonesia. Kepada aparat Kepolisian, SBY berharap agar lebih aktif untuk menangkap dan mengadili para pelaku kejahaan narkoba. Dari sisi pemerintah, SBY janji mengalokasikan anggaran yang jauh lebih besar, dengan mengembangkan pusat rehabilitasi. (tribunnews/coz/ iwa)


10

SENIN 27 JUNI 2011

Persisam Butuh Rp 20 M Lebih ■ Persiapan Ikut ISL 2011/2012

Kelola Perusahaan Tambang DIREKTUR Marketing Persisam Putra Samarinda Yunus Nusi menilai, Persisam bisa eksis dengan kesungguhan dari pemerintah dan Dewan untuk membantu mencari dana. Misalnya, dari sekitar 60 pemilik izin kuasa pertambangan (KP kini Izin Usaha Pertambangan) bisa memberikan bantuan dana. “Perusahaan batubara yang produksinya hanya 10 ribu ton bisa bantu Rp 100 juta. Yang produksinya di atas 10 ribu ton, bisa bantu Rp 200 juta setahun. Klub Persisam ini menjadi kebanggaan Samarinda dan Kaltim, tidak merusak lingkungan seperti perusahaan batubara. Padahal hampir semua perusahaan

tambang ada kesalahannya. Pusamania bisa bergerak untuk mengawasi tambang yang ada di Samarinda,” tegas Yunus, Sabtu (25/6) malam. Pemerhati sepakbola Amir P Ali mendesak Pemkot Samarinda untuk memiliki komitmen membantu mencarikan solusi agar Persisam bisa mandiri. Misalnya, Persisam diberikan usaha mengelola pabrik atau tambang batubara. “Klub itu harus punya usaha sendiri. Seperti klub Brescia di Italia. Dia punya hotel, punya katering dan alat transportasi. Persisam itu harus punya usaha sendiri. Pemkot dan Dewan harus membantu itu,” saran Amir.(bud)

SMPN 13 Kalahkan SMPN 12 ● Laga Perdana Liga BNK Balikpapan BALIKPAPAN, TRIBUN SMP Negeri 13 memenangi laga perdana Liga Badan Narkotika Kota (BNK) Balikpapan, Minggu (26/6). Bermain di lapangan SMP Negeri 18, Ramadan cs mampu mengungguli SMP Negeri 12 dengan skor tipis 10. Atas kemenangan ini

SMPN 13 memuncaki klasemen grup A mengantongi tiga poin. Satu-satu golnya pada pertandingan perdana tersebut dicetak melalui kaki Ramadan menit ke-76. Sejak menit awal pertandingan berjalan monoton. Seringnya salah umpan membuat pesepakbola muda ini kesulitan Grup Tingkat SMP mengontrol Grup A : SMP Negeri 12, SMP Negeri 13, SMP Islam Al Ula bola. Hingga Grup B : SMP Kartika, SMP Negeri 17 babak Grup C : SMP Negeri 8, SMP Muhammadiyah 2, SMP Negeri 2 Grup D : SMP Negeri 6, SMP Negeri 18, SMP Sinar Pancasila pertama usai Grup E : SMP Negeri 1, SMP Negeri 9, SMP Wiyata Mandala kedudukan Grup F : SMP Negeri, SMP Negeri 22 0-0. Grup G : MtsN 1, SMP Negeri 3, SMP Al Hasan Memasuki babak kedua Grup tingkat SMA pertandingan Grup A : SMK Negeri 1, MAN 1, BNK Selection Grup B : SMA Negeri 1, SMA Negeri 6 dan SMK Negeri 5 tetap saja Grup C : SMA Al Hasan, SMA Negeri 8, SMA Negeri 3 berjalan Grup D : SMK Pangeran Antasari, SMA Negeri 4, SMK Setia Budi kurang

mulus. Banyak tendangan kurang sempurna menuju gawang. Satu gol akhirnya tercipta setelah Ramadan memenangi duel sengit di kotak penalti. Tendangan mendatarnya tidak mampu dihalau penjaga gawang. Kedudukan berubah 1-0 bagi SMPN 13 hingga usai. Pertandingan selanjutnya, Senin (27/6), di grup B, akan berhadapan SMP Kartika I menghadapi juara bertahan SMP Negeri 7 di lapangan yang sama. Sementara pertandingan perdana tingkat SMA di gelar di lapangan SPN Polda Kaltim antara SMK Negeri 1 menghadapai MAN I. Untuk pertandingan tingkat SMA akan dipimpin oleh wasit dari Pengcab PSSI Balikpapan. (bay)

IST

PERSAHABATAN - Pertandingan Persahabatan Team Futsal Tribun Kaltim Samarinda dengan PCP (Priority, Cargo & Package) di Lapangan Levi Futsal, Samarinda, Minggu (26-6).

SAMARINDA, TRIBUN Direktur Operasional klub Persisam Putra Samarinda Erwin Dwi Budiawan berharap Persisam tetap eksis di dunia sepakbola. Hanya saja, untuk tetap eksis, Persisam butuh anggaran setahun Rp 20 miliar. Bahkan tidak menutup kemungkinan, jika Persisam bubar maka sekitar seribu pesepakbola se-Kaltim akan putus harapan. “Kalau persisam sampai tidak eksis. Sekitar 14 klub akan patah arang. Belum lagi ada sekitar 50 SSB (Sekolah Sepakbola) atau sekitar 1000 pesepakbola di Samarinda yang patah arang,” kata Erwin sebagai pembicara Diskusi Terbuka yang digagas Lembaga Informasi Publik (LIP) mengu-

kebutuhan satu sung tema ‘Persisam musim itu sekitar Rp Terancam Gulung 20 miliar sampai Rp Tikar’ di Kafe Joint 23 miliar. Pemasukan Kopi, Samarinda, dari sponsor, kurang Sabtu (25/6) malam. dari Rp 1 miliar. Menurut Erwin, Bantuan sponsor itu sampai saat ini ada berupa barang sepakbola belum juga,” ujarnya. menjadi industri. Hal Dengan kondisi ini terbukti dengan TRIBUN KALTIM/NEV demikian, lanjut belum mandirinya Erwin Erwin, artinya untuk klub-klub di bisa menghidupi klub selama Indonesia. Misalnya, untuk satu musim masih perlu menghidupi klub, sumber bantuan dari pemerintah. pendapatan klub Persisam “Untuk menutupi itu ada terbesar antara lain Rp 5 miliar. solusi untuk membiayai klub. Pendapatan sebesar itu dari Misalnya dengan menurunkan penjualan tiket selama setahun. pemain lokal kita. Tapi jika tim Itupun belum termasuk kita ingin pemainnya yang potongan pajak. “Kalau berkualitas, itu harus dibantu dipotong pajak, sekitar Rp 4 pemain asing,” beber Erwin. miliar pemasukan dari Erwin berharap, Persisam penjualan tiket. Dan untuk

masih bisa eksis di dunia sepakbola di tanah air. “Kita masih menunggu hasil kongres di Solo. Hampir semua klub di ISL belum siap untuk persiapan kompetisi ISL musim depan,” tambah Erwin. Diskusi Terbuka yang diselenggarakan LIP menghadirkan juga Ketua DPRD Kota Samarinda Siswadi, Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Sugeng Muhdar, Direktur Marketing Persisam Yunus Nusi, Ketua Bidang Pembinaan Atlet Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Samarinda Ego Arifin dan pemerhati sepakbola Amir P Ali. Diskusi ini digelar untuk mencari solusi klub Persisam Putra Samarinda.(bud)

Mijo Dadic Cinta Balikpapan BALIKPAPAN, TRIBUN Musim kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 bagi kapten Persiba Balikpapan Mijo Dadic memang kurang menyenangkan. Bagaimana tidak, prestasi timnya harus melorot sampai tujuh peringkat dibanding musim lalu. Kondisi itu membuat Mijo ingin memberi lebih pada musim depan. Dengan catatan, jika dirinya masih dipertahankan oleh manajemen Persiba. “Sudah sering saya bicara kepada media, bahwa saya ingin di sini (Persiba) sampai pensiun dan saya ingin sekali bila pensiun bisa jadi pelatih di Persiba,” ujarnya melalui percakapan messenger. Mijo menambahkan, dirinya tidak pernah sedikit pun pindah dari Balikpapan. Dirinya begitu mencintai Persiba dan suporternya. Apalagi kota

TRIBUN KALTIM/AHMAD BAYASUT

Kehadiran Mijo Dadic menarik perhatian penggemar bola di Palembang.

Balikpapan dianggapnya sudah seperti rumahnya sendiri. Karena Balikpapan merupakan kota pertama dan berkesan dibenaknya. “Pertama kali saya di Indonesia langsung ke Balikpapan, tidak sempat kemana-mana dan saya sudah merasa cocok di sini,” ujar

pemain dengan postur badan 190 cm ini. Bahkan suami dari Gabrijella ini ingin anak pertamanya lahir di Balikpapan. Sebab sang sitri baru saja hamil muda. “Kalau ada kesempatan saya kembali lagi setelah liburan akan saya bawa istri, siapa tahu

anak saya jadi orang Balikpapan,” ujarnya. Catatan laga Mijo di musim ini memang sedikit ternoda di awal musim. Ia harus absen beberapa laga setelah mengalami cedera pergeseran tulang bahu saat tandang di markas Persijap Jepara. Usai sembuh cedera bahu, ia kembali absen. Mijo harus absen beberapa laga lagi karena cedera pergelangan kaki akibat salah tumpuan menginjak lapangan saat latihan. “Cedera itu membuat saya tidak maksimal dan trauma,” katanya. Penggemar Mijo mengharapkan sang kapten tetap memimpin skuad Beruang Madu musim depan. Ia dianggap sangat ideal sebagai pemimpin di lapangan. Dan pemilik nomor punggung 20 ini tidak pernah bermasalah di luar lapangan. (bay)


SENIN 27 JUNI 2011

11

Jessy Kalahkan Ayu Damayanti Tahun Depan Hadiah Dinaikkan Walikota Tarakan Udin Hianggio berjanji akan meningkatkan total hadiah pada Tennis Women’s Circuit Walikota Tarakan Open tahun 2012 menjadi 25.000 dolar AS. ‘’Insya Allah tahun delapan hadiahnya kita naikkan menjadi 25.000 dolar AS. Ini kita lakukan untuk memotivasi agar banyak pemain yang bermain di sini,” ucapnya. Rencana kenaikan hadiah ini tentu saja

disambut gembira oleh Keith Sweneey, Supervisor Federasi Tenis Internasional (ITF). Pria asal Australia ini menjamin akan hadir petenis peringkat dunia jika total hadiah ditingkatkan. ‘’Turnamen ini sudah layak naik kelas. Tarakan menjadi favorit banyak pemain asing. Karena di sini sangat nyaman dan pelayanan panitia sungguh memuaskan,’’ ujar Keith. (jnh)

● Final Tennis Women’s Circuit Walikota Tarakan Open 2011 TARAKAN, TRIBUN Unggulan kedua Jessy Rompies akhirnya menjuarai Turnamen Tennis Women’s Circuit Walikota Tarakan Open 2011, setelah mengalahkan unggulan pertama Ayu Fani Damayanti dengan skor 6-1, dan 6-2, Minggu (26/6) di Lapangan Tennis Indoor Telaga Keramat. Dalam pertandingan ini, penampilan Ayu tak seperti biasanya. Petenis asal Bali ini tampil kurang gesit. Bahkan banyak melakukan kesalahan sendiri. Sebaliknya, Jessy bermain agresif, sehingga Jessy pun menang mudah. Di awal set pertama Jessy langsung bermain menyerang. Tercatat tiga kali Jessy berhasil mematahkan service Ayu hingga kedudukan menjadi 5-0. Ayu hanya bisa meraih game ke enam di set pertama ini. Saat istirahat di set pertama, Ayu meminta perawatan medis. Ayu mengeluh sakit di lutut kirinya. Usai mendapat perawatan permainan Ayu mulai berubah. Petenis tim SEA Games Indonesia ini bahkan berhasil mematahkan

TRIBUN KALTIM/JUNISAH

Jessy dan Ayu menerima hadiah Tennis Women’s Circuit Walikota Tarakan Open 2011, Minggu (26/6).

service Jessy dan unggul 2-0. Sayang, keunggulan ini tidak bisa dipertahankan. Jessy mulai mengejar dan mengunci Ayu. Set kedua dimenangkan Jessy dengan skor 6-2. Atas keberhasilan ini Jessy berhak atas hadiah 1.568 dolar AS. Sedangkan Ayu membawa pulang uang tunai 980 dolar AS. Usai pertandingan, Ayu mengaku ia tidak dapat

bermain dengan baik. Ini dikarenakan pada semifinal kemarin, saat berhadapan dengan Grace Sari, ia mengalami kram di lututnya. Namun ia tetap memaksakan untuk bertanding. “Sebenarnya kemarin itu sudah kram, namun aku paksain saja. Eh pas sorenya selesai mandi aku merasakan tiba-tiba kedua pahaku kram. Karena itu bola-bola yang

menyulitkan dari Jessy tidak aku kejar karena aku tidak mau maksain takutnya nanti malah sakit,” ucapnya. Ayu mengatakan, usai pertandingan ini ia akan istirahat seminggu untuk kembali memulihkan kondisinya. Setelah itu ia pun akan memulai latihan dan mengikuti turnamen di Jerman. “Rencananya akhir Juli aku sama Jessy ikut turenamen di Jerman dan fokus memperkuat tim Indonesia di SEA Games,” ujarnya. Sementara Jessy bersyukur atas kemenanganya meraih juara di Turnamen Tennis di Tarakan. Sebab, ini kemenangan pertamakalinya atas Ayu. “Saya senang bisa juara, sebab beberapa kali menghadapi Ayu, baru kali ini saya menang,” katanya. Sementara itu, sehari sebelumnya, di nomor ganda, gelar juara disabet pasangan Jepang, Moe Kawatoko/Miki Miyamura. Walau sempat memberikan perlawanan, Jessy Rompies/Grace Sari Ysidora tidak mampu berbuat banyak. (jnh)

Kaltim Raih Satu Emas ● Kejurnas Tinju Junior di Sumut SAMARINDA, TRIBUN - Tim Tinju Junior Kaltim meraih medali emas di Kejurnas Tinju Junior di Sumatera Utara. Marsye Ruht Entamoi menyumbangkan satu medali emas di kelas 44 kg, setelah dipartai final mengalahkan Novita petinju asal Jateng. Komite Teknis Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Kaltim, Anggitiono, Minggu (26/6), mengatakan, kontingen Kaltim masih menyisakan dua pertandingan yang akan menurunkan Abdul Azis di kelas 56 kg putra dan Nurmila di kelas 48 kg putri di babak final. “Dua petinju kita hari Senin (27/6) baru bertanding. Atlet kita Abdul Azis

akan melawan M Falde. Untuk petinju putri, Nurmila bertemu petinju Sinar Pagi Simbolon yang masing-masing atlet tuan rumah,” jelas Anggitiono. Menurut dia, Kaltim berpeluang menambah koleksi medali emas di kejurnas ini. Hanya saja, peluang itu terbilang cukup berat. Pasalnya, lawan yang dihadapi adalah petinju tuan rumah. “Kan sudah bukan menjadi rahasia umum lagi, setiap pelaksanaan kejurnas, wasit akan banyak menguntungkan tim dari tuan rumah, apalagi ini partai final. Tapi kita tetap optimis kedua petinju kita akan bermain dengan penampilan terbaiknya,” ujarnya

Hingga memasuki hari kelima, Kejurnas Tinju Nasional Youth dan Junior di Open Stage Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kaltim yang menurunkan 11 atlet petinju mengkoleksi satu medali Emas, tiga perak dan satu perunggu. Medali perak diraih Azti Eka Saputra di kelas 60 kg putra, Henny Brenda di kelas 54 kg dan Martinus Paledang kelas 59 kg putra. Sedangkan satu medali perunggu dipersembahkan petinju Imam Hanafi. Imam meraih perunggu setelah di semifinal takluk atas petinju Kalteng Tia Supriyanto.(bud)


SMS CENTER/CALL CENTER GUBERNUR KALTIM : 3148 SENIN, 27 JUNI 2011

HALAMAN 12

Haul Akbar KH Muhammad Zaini Bin Abdul Gani di Kediaman Wagub

Kaltim Daerah Bebas Bencana Gempa SAMARINDA – Kalimantan Timur merupakan provinsi yang memiliki sumberdaya alam berlimpah. Selain itu, berdasarkan hasil penelitian ahli, ternyata provinsi ini merupakan daerah yang aman atau terbebas dari ancaman bencana alam, berupa gempa bumi dan tsunami. “Namun demikian, Kaltim tetap mengharapkan keberkahan dan rahmat dari Allah SWT agar tetap terjaga dan terlindungi dari bencana alam tersebut. Diantaranya, masyarakatnya melaksanakan setiap yang diwajibkan dan menjauhi segala larangan-Nya, untuk mengetahui pemahaman ini diperlukan bimbingan dan binaan dari para alim ulama,” katanya Wakil Gubernur Kaltim, H Farid Wadjdy, usai Sholat Magrib Berjamaah pada Haul Akbar KH Muhammad Zaini Bin Abdul Gani, di Rumah Dinas, Jl Milono, akhir pekan lalu. Menurut dia, dalam kehidupan modern dan pengaruh globalisasi ini, umat sangat memerlukan pegangan, yaitu ajaran agama yang dapat menuntun pada jalan lurus, selamat di dunia dan akhirat. Pemerintah Provinsi Kaltim menyadari akan pentingnya peran para alim ulama khususnya dalam pelayanan dakwah, pembinaan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, sehingga tercipta masyarakat religius dan berakhlak mulia. Masyarakat yang rukun dan

Wakil Gubernur Kaltim, H Farid Wadjdy bersama Walikota, Wakil Walikota Samarinda bersama para alim ulama pada Haul Akbar KH Muhammad Zaini Bin Abdul Gani. (masdiansyah/humasprov kaltim). damai dalam kebersamaan karena mampu mengamalkan ajaran agama dengan baik dan benar. Alim ulama sebagai bagian dari berbagai komponen masyarakat dan bangsa, berkewajiban menuntun umat dalam menegakkan ajaran agama, menjaga dan mencegah agar jangan sampai terjadi hal-hal yang dapat merusakkan aqidah, keimanan dan sendi-sendi

kehidupan serta moral bangsa. Dalam momen memperingati atau haul akbar Guru Ijai (panggilan Ulama Besar asal Martapura Kalimantan Selatan) yang merupakan salah seorang ulama kharismatik yang mampu memberikan bimbingan bagi Umat Islam, baik di Kalimantan dan Indonesia bahkan dunia internasional. Hadir dalam Haul Akbar serta

Sholat Magrib dan Isya berjamaah itu, para alim ulama Kaltim dan puluhan Habaib dari berbagai daerah di Indonesia, diantaranya Habib Syech bin Muhammad Al Idrus dan Habib Segaf Hasan Bahrun Surabaya, Habib Ali Zainal Abidin Al Kaf dan Habib Haidar Utsman Al Hamid Jakarta, serta Habib Usman bin Shihab dan Habib Ahmad bin Jufri Martapura.(yans/adv).

Dekopin Diminta Ikut Bangun Perekonomian di Kaltim SAMARINDA – Kalimantan Timur menyambut baik setiap usaha dan partisipasi organisasi perkoperasian seperti halnya Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) yang secara sinergis ikut membangun perekonomian di provinsi ini yang lebih baik dari waktu kewaktu. “Saya menyambut baik kehadiran Dekopin di Kaltim, pada pengurus yang baru dilantik agar menjalankan organisasi dengan baik, selamat bekerja dan mendarma baktikan untuk kejayaan koperasi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak dalam sambutan

tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Desperindagkop) Kaltim, H M Djailani, pada pelantikan pengurus Dekopin Kaltim periode 2010-2015, di ruang Ruhui Rahayu, Jumat (24/6). Dijelaskan, program Pemprov Kaltim yang diperuntukan

masyarakat lewat UMKM diantaranya kredit sawit sejahtera Rp 1,2 milliar adalah untuk pengembangan perkebunan sawit sejuta hektare, begitu juga untuk kredit ternak sejahtera 3,47 milliar untuk mendukung terwujudnya swasembada daging sapi, kerbau dan unggas, sedangkan kredit

SENIN, 27 JUNI 2011 08.00. 09.00. 19.30.

Hari Anti Narkoba Internasional, Tarakan. Pelepasan Kontingen Kaltim ke Jambore Nasional, Halaman Kantor Gubernur. Konferwil XIX GKII, Gedung Kemaj Injil.

Berita Foto

TERBESAR DALAM SEJARAH. Bangkit sejahtera dengan pertanian. Itulah yang menjadi tekad Petani-Nelayan se-Tanah Air yang paa tanggal 18-23 Juni laku melaksanakan Pekan Nasional (Penas) XIII Petani-Nelayan berlangsung di Tenggarong Kutai Kartanegara. Penas yang dibuka oleh Wapres Boediono, Sabtu (18/6) di Stadion Madya Aji Imbut Tenggarong Seberang, berikutnya pada 22 Juni berlangsung video conference bersama dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan keesokan harinya ditutup oleh Menteri Pertanian Suswono. Sejumlah foto dokumentasi terkait perhelatan akbar dan terbesar dalam sejaran penyelenggarannya karena dihadiri lebih dari 30 ribu peserta Penas itu, diturunkan berikut ini. (foto tim humasprov kaltim).

keramba sejahtera Rp 1,34 milliar untuk mendukung program 500 ribu keramba untuk perikanan air tawar, laut dan payau. Sedangkan untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Bank Kaltim, hingga 2010 mencapai Rp734 juta dengan jumlah nasabah 61.424 orang. Sementara itu Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Kaltim, Suratman mengatakan setelah pengurus Dekopin dilantik selanjutnya melakukan konsolidasi pengurus di kabupaten dan kota dengan tugas utama mensosialisasikan Dekopin, advokasi dan pelatihan. (sar/adv).

tribun kaltim

Gubernur Hadiri HUT ke-8 RS Haji Darjad

Masyarakat Semakin Cerdas Pilih Pelayanan Kesehatan SAMARINDA – Masyarakat kini semakin cerdas dalam menentukan pilihan, apalagi pilihan tersebut adalah pilihan yang menyangkut kesehatan. Demikian disampaikan Gubernur Kaltim DR H Awang Faroek Ishak dalam acara Hari Ulang Tahun ke-8 Rumah Sakit Darjad Samarinda, Jumat malam pekan lalu (24/ 6). “Masyarakat kini tidak lagi memilih-milih dan membedakan mana rumah sakit milik pemerintah dan mana rumah sakit milik swasta. Sepanjang pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit swasta melebihi rumah sakit milik daerah, tentulah pilihan masyarakat jatuh pada rumah sakit yang memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya. Gubernur mengjelaskan bahwa dua rumah rumah sakit milik Pemprov Kaltim, yaitu RS Abdul WAhab Sjahranie (RS AWS) di Samarinda dan RS Kanujuso Djatiwibowo (RSKD) di Balikpapan telah memiliki akreditasi dan pengkargaan kualitas terhadap pelayanan dokter spesialisnya. Untuk itu, Gubernur menantang para dokter di RS Haji Darjad untuk memberikan kualitas dan pelayanan terbaik agar dapat mengikuti prestasi yang dimiliki dua RS milik pemerintah tersebut. Gubernur juga

menantang para dokter di seluruh Kaltim, khususnya dokter spesialis agar dapat memberikan pelayanan terbaik. “Selain itu, saya juga mendorong rumah sakit Haji Darjad untuk menitikberatkan satu pelayanan yang khusus berbeda dengan rumah-rumah sakit lainnya. Contohnya RS Kanujuoso akan difokuskan untuk pelayanan stroke dan RS AW Sjahhranie akan menitikberatkan pada bedah jantung,” ujarnya. Dikatakan Awang Faroek, Pemprov Kaltim akan terus mendorong rumah sakit dan alokasi anggaran yang besar untuk pelayanan kesehatan. Saat ini, lanjutnya, anggaran kesehatan Provinsi Kaltm telah melampai anggaankesehatan nasional yaitu sebesar 13,5 persen, sementara anggaran nasional hanya sebesar 10 persen dari APBD. “Pelayanan kesehatan bagi pemerintah daerah merupakan prioritas yang tinggi karena kesehatan merupakan hak dasar masyarakat. Untuk itu Pemprov Kaltim terus mendorong rumah sakit diberbagai kabupaten kota, seperti RS IA Moes di Samarinda, RS Parikesit di Tenggarong dan RS di Tarakan dan Samboja dalam peningkatan pelayanan,” ujarnya.(yul/adv)

Selamatkan Bumi dengan Sepeda SEGEROMBOLAN orang tiba-tiba maju membentang spanduk berukuran kirakira 4 x 1 meter. Spanduk panjang itu, tidak tanggung-tanggung langsung dibentangkan di hadapan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Tan Aspan dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Bambang Widaryatmo. Meski sempat dikagetkan dengan aksi dadakan tersebut, tapi ketiga pemimpin tersebut kemudian tersenyum dan menganggukan kepala setelah membaca lengkap isi bacaan spanduk tersebut. “Selamatkan Bumi dengan Sepeda”. Aksi yang digalang komunitas sepeda “Ontel Balikpapan Mania” atau disingkat Obama ini rupanya bukan sedang melakukan demonstrasi atau penyampaian aspirasi radikal. Mereka justru memberi dukungan atas komitmen daerah ini untuk mengembalikan kondisi udara menjadi lebih bersih dan sejuk. “Kegiatan ini sangat cocok dengan apa yang mereka aspirasikan. Polda Kaltim juga sangat berkomitmen untuk membantu pemerintah mengembalikan kondisi udara menjadi lebih sejuk dan nyaman. Sepeda sehat adalah wujud kampanye untuk mengurangi emisi gas buang karbon kendaraan bermotor,” kata Kapolda Kaltim Bambang Widaryatmo. Pada tempat yang sama, Gubernur Awang Faroek mengaku salut dengan dukungan Obama dan komunitas bersepeda lainnya di Balikpapan. Awang Faroek bahkan telah menggelorakan semangat bersepeda ini, sejak setahun lalu. “Ini harus menambah motivasi masyarakat dan komunitas masyarakat

Gubernur Kaltim bersama “Ontel Balikpapan Mania”. (la djuni/humasprov kaltim). lainnya untuk memberi dukungan yang sama. Selamatkan dunia dengan sepeda, ini gagasan yang baik dan kami sudah lakukan,” tegas Awang Faroek. Sedangkan Adi Suhartoyo, anggota Obama mengatakan sangat bergembira karena pemerintah memberikan reaksi sangat baik dalam upaya mengurangi emisi gas karbon kendaraan bermotor, khususnya di kota Balikpapan. Mereka juga melihat respon yang sangat positif masyarakat Balikpapan untuk gemar bersepeda. “Obama telah mengkampanyekan gemar bersepeda ini sejak tahun lalu. Kami patut berbangga, karena animo masyarakat Balikpapan demikian besar, salah satunya bisa kita lihat pada rangakaian kegiatan Hari Bhayangkara ini. Sekitar 5.000 peserta mengikuti

sepeda gembira ini,” ujar Adi Suhartoyo. Sepeda gembira kemarin berlangsung lebih menarik sebab diikuti Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Kapolda Kaltim, Bambang Widaryatmo, Pangdam VI Mulawarman, Tan Aspan, Walikota Balikpapan, Rizal Efendi serta sejumlah pejabat lainnya yang membaur bersama ribuan peserta lain, termasuk para orang tua lanjut usia dan anakanak. Peserta yang beruntung, panitia telah menyiapkan ratusan doorprize yang cukup menarik. Selain menanam pohon dalam program Kaltim Green dan one man five trees, ternyata cukup menarik pula menjaga kelestarian lingkungan hidup dan mengembalikan kesejukan udara dengan semangat baru ”Selamatkan Dunia Dengan Sepeda”. (sul/adv).


Berlangganan Hub: SENIN 27 JUNI 2011 Halaman 13

Telepon: 0541-202416, 202417 SMS: 0541-7080008 Fax Iklan: 0541-769855

Tidak Perlu Izin DPRD ■ MBS Kuasai 51 Persen Saham Kaltim Aviation ■ Rusman: Saya Tidak akan Pernah Setuju SAMARINDA, TRIBUN Anggota DPRD Kaltim melarang Perusda Melati Bhakti Satya (MBS) tanam modal di perusahaan penerbangan Kaltim Aviation. Namun menurut Direktur Utama MBS Sabri Ramdhani, tidak ada kewajiban bagi MBS meminta izin DPRD Kaltim untuk mengembangkan bisnis. Penanaman modal di PT Kaltim Aviation, perusahaan holding untuk Kaltim Airlines, adalah bentuk ekspansi bisnis. Kaltim Airlines adalah

perusahaan yang digagas Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Nama itu mencuat sejak sekitar dua tahun lalu, saat pendiriannya dirintis MBS bersama PT Merex Indonesia, yang kemudian gagal di tengah jalan. Menurut Sabri di Samarinda, Minggu (26/6), sesuai UU Nomor 5 Tahun 2004, untuk aset yang sudah diserahkan ke perusda, persetujuan cukup dari Badan

● Bersambung hal 21

Menunggu Hari Kemerdekaan Tiba TERUS terang saya agak penasaran mendengar optimisme Ketua Kamar Dagang dan Industri Kaltim Fauzi Bahtar yang begitu antusias mendirikan Kaltim Airlines. HR Dang Naja, Wakil Ketua Kadin Kaltim, juga

sama antusiasnya. Alasannya sederhana: “Kalau perusahaan penerbangan yang ada saja selama ini dapat untung padahal tanpa campur tangan

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

ANAK AUTIS - Beberapa ibu menemani anak-anaknya, penderita autis, dalam lomba mewarnai di Samarinda Square, Minggu (26/6). Lomba ini diselenggarakan Yayasan Cemara Wilis dengan tujuan menggali potensi seni dan kreatifitas anak penderita autis.

● Bersambung hal 21

DPRD Komitmen Dukung Anggaran KONI Kaltim Jalan di Sebatik-Sungai Nyamuk Rusak Parah Sepanjang 1-2 Kilometer Banyak Lubang

FOTO FOTO DPRD KALTIM / LIA SANYOTO / M IMRON ROSYADI

DUKUNGAN ANGGARAN _ Komisi IV dan Banggar DPRD Kaltim bertemu dengan jajaran pengurus KONI Kaltim. Dalam pertemuan disepakati DPRD Kaltim mendukung kebutuhan anggaran KONI Kaltim menghadapi PON XVIII 2012 di Riau.

Usulkan Rp202,8 Miliar Tahun 2012 SAMARINDA, TRIBUN - Badan Anggaran (Banggar) dan Komisi IV DPRD Kaltim berkomitmen mendukung anggaran KONI Kalimantan Timur menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 di Riau, baik menyangkut anggaran rutin, maupun anggaran pembangunan prestasi dengan jumlah total sekitar Rp205,85 miliar. “KONI Kaltim menargetkan Kaltim masuk peringkat lima besar PON XVIII 2012 di Riau, karena mempertahankan prestasi tiga besar yang diraih pada PON XVII 2008 di Kaltim sangat berat. Ada sejumlah cabang olahraga yang tidak dipertandingkan lagi di Riau, begitu pula sejumlah atlet peraih emas pada PON XVII tak bisa lagi bertanding karena faktor usia, jadi target lima besar cukup realistis. DPRD Kaltim berkomitmen mendukung pencapaian target tersebut, salah satunya dengan mengalokasikan anggaran yang memadai untuk KONI Kaltim, agar target itu bisa dicapai,” kata Wakil Ketua DPRD Kaltim, H Hadi Mulyadi, kemarin, menanggapi usulan anggaran KONI Kaltim. Jajaran pengurus KONI Kaltim yang dipimpin Ketua I, H Hermain Okol, Jumat (24/6) malam, bertemu dengan Banggar dan Komisi IV DPRD Kaltim di ruang rapat Gedung E DPRD Kaltim. Pertemuan dipimpin Wakil Ketua DPRD Kaltim, H Hadi Mulyadi. Hadir pula Wakil Ketua DPRD, Yahya Anja dan Marten Apuy, serta Ketua Komisi IV, Ali Hamdi, Wakil Ketua Komisi IV, Andarias P Sirenden, Sekretaris Komisi IV, Hj Encek Widyani, anggota Komisi IV, HA Waris Husain, Yakob Ukung dan Datuk Yaser Arafat serta anggota Banggar, HM Hatta Zainal Abidin (Fraksi Golkar), H Zaenal Haq (Fraksi PKS), Darlis Pattolongi (Fraksi PAN), H Rusman Ya’qub (Fraksi PPP), Sudarno (Fraksi PDI Perjuangan), Bahrid Buseng (Fraksi Golkar), Syaparudin (Fraksi PPP), HM Syahrun HS (Fraksi Golkar), H Saifuddin DJ (Gerindra/Fraksi Golkar) dan

Yefta Berto (Fraksi Hanura PDS). “Kami sepakat mengalokasikan anggaran KONI Kaltim ini pada perubahan APBD 2011 dan APBD murni 2012,” kata Hadi Mulyadi, yang sehari harinya juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Wilayah Dakwah (Wilda) Kalimantan. Secara terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Ali Hamdi menjelaskan, KONI Kaltim mengajukan anggaran rutin sebesar Rp22,90 miliar dan anggaran pembangunan prestasi sebanyak Rp182,95 miliar, sehingga totalnya mencapai Rp Rp205,85 miliar. Menurut dia, Komisi IV sejak pertemuan awal dengan KONI Kaltim sepakat mendukung alokasi anggaran untuk pencapaian target lima besar pada PON XVIII 2012 di Riau. “Kami pikir anggaran yang diajukan KONI Kaltim cukup realistis, karena itu Komisi IV sejak awal memberikan dukungannya. Meskipun begitu, untuk besaran bonus, kami ingatkan agar ditetapkan jauh hari, sehingga selain bisa menjadi motivasi bagi para atlet dan pelatih, alokasi anggarannya juga bisa dipastikan. Jangan setelah PON usai, kita masih ribut soal bonus, seperti terjadi sebelumnya,” kata Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kaltim ini. Sedangkan anggota Banggar, Rusman Ya’qub, mengatakan anggaran yang diajukan KONI Kaltim menghadapi PON XVIII 2012 rasional dan sesuai kebutuhan, karena itu tak ada alasan bagi DPRD Kaltim untuk tidak mendukungnya. Malah dia berpikir lebih jauh, anggaran yang dialokasikan bagi pembinaan prestasi olahraga Kaltim harus mampu menjamin kesejahteraan atlet dan pelatih, ketika mereka sudah tak bisa lagi menyumbangkan prestasi emas. “Jadi pemerintah tidak cukup hanya memberikan anggaran untuk mereka mengikuti pemusatan latihan, berbagai kejuaraan dan bonus prestasi, namun harus pula dipikirkan

ketika mereka sudah tidak mampu menyumbangkan prestasi emas, bagaimana dengan jaminan kesejahteraan mereka? Tentu kita tak tega melihat mereka hidup terlantar, setelah tak bisa lagi berprestasi. Pemerintah bersama DPRD Kaltim harus memikirkan persoalan ini,” kata Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kaltim ini. Rusman juga meminta Pemprov melalui Dispora Kaltim membuat perencanaan yang menyeluruh tentang pembinaan olahraga Kaltim dari mulai pembibitan, pelatihan, kejuaraan hingga pasca atlet dan pelatih tak bisa lagi berprestasi. Dia melihat perencanaan yang dibuat selama ini masih sporadis, sehingga antara program Dispora dan KONI Kaltim belum bisa bersinergi dan saling melengkapi. “Saya pikir Pemprov, DPRD, Dispora dan KONI harus duduk satu meja untuk membahas masalah ini, sehingga ke depan ada cetak biru pembinaan prestasi olahraga Kaltim yang bisa dipedomani bersama,” kata Ketua Komisi II DPRD Kaltim ini. Sementara anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Yakob Ukung, berpendapat anggaran yang diajukan KONI Kaltim wajar dan Komisi IV maupun Banggar sepakat memberikan dukungannya. Namun karena dana pemerintah yang tersedia relatif terbatas, sementara begitu banyak program yang harus dibiayai, maka dari total anggaran yang diajukan KONI Kaltim pasti mengalami sejumlah penyesuaian. “Hasil kunjungan kami mengecek Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban gubernur tentang pelaksanaan APBD 2010, banyak sekali kebutuhan anggaran untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak di kabupaten/kota. Ini pasti akan menyedot APBD, karena itu anggaran yang diajukan KONI Kaltim pasti mengalami penyesuaian,” kata politisi Gerindra ini. Meskipun begitu, Yakob berpesan agar kebutuhan atlet dan pelatih dalam menghadapi PON XVIII 2012 mendapat prioritas utama, sehingga target Kaltim meraih lima besar dapat dicapai. Dia juga mengimbau perusahaan perusahaan swasta dan BUMN di Kaltim bisa membantu KONI Kaltim dalam merealisasikan program pembinaan prestasi atlet.(adv/lia/mir)

SAMARINDA, TRIBUN - Tim VII Gabungan Komisi DPRD Kaltim menemukan kerusakan jalan sangat parah pada ruas dari Sebatik Barat Sungai Nyamuk. Kerusakan di daerah Sianak ini kurang lebih sepanjang 1,2 kilometer. “Dalam berbagai kesempatan Pak Gubernur menyatakan Sebatik dipersiapkan menjadi daerah otonom baru, yakni Kota Sebatik, namun kenyataannya infrastruktur di sana, terutama jalan, sangat memprihatinkan. Jalan berlubang dan belum teraspal,” kata pimpinan rombongan Tim VII Gabungan Komisi DPRD Kaltim, HM Arsyad Thalib, kemarin, menjelaskan hasil kunjungan timnya ke Tarakan dan Nunukan untuk mengecek Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Kaltim tentang pelaksanaan APBD 2010, tanggal 13 18 Juni 2011 tadi. Tim VII Gabungan Komisi DPRD Kaltim yang dipimpin HM Arsyad Thalib, beranggotakan HM Darlis Pattolongi SHut MSi (Komisi III), H Andi Harun ST MSi (Komisi III), H Datu Yaser Arafat

(Komisi IV), H Ihwan Datu Adam SE (Komisi I), H Ichruni Luthfi Sarasakti (Komisi III) dan Hj Asmin Laura Hafidz SE (Komisi II). Menurut Arsyad, selain di daerah Sianak, kerusakan jalan juga terdapat pada ruas yang dibangun dengan dana APBN dari Membangan Aji Kuning. Jalan yang melewati wilayah perbukitan ini banyak longsor, sehingga sangat membahayakan masyarakat yang melintas. “Sedangkan di Tarakan, kami menemukan anggaran bantuan provinsi tahun 2010 sebesar Rp43 miliar untuk pembangunan bandara, yakni apron dan terminal penumpang baru terserap Rp7,8 miliar atau sekitar 20 persen akibat adanya persoalan lahan masyarakat. Tapi kami mendapat laporan Pemkot Tarakan sudah turun tangan untuk menuntaskan persoalan ini,” kata politisi partai Golkar ini. Baik di Tarakan maupun di Nunukan, menurut Arsyad, anggaran dari bantuan keuangan provinsi tahun 2010 terserap di atas 90 persen. Sedangkan kemajuan pembangunan RSUD Tarakan sudah mencapai 65 persen.(adv/mir)

FOTO DPRD KALTIM / RACHMAD/ M IMRON ROSYADI

Tim VII Gabungan Komisi DPRD saat berada di Tarakan.


14

tribun samarinda

SENIN 27 JUNI 2011

Masih Ada Tersangka Baru ■ Diumumkan Setelah Berkas Fadly Cs Rampung ■ Kejari Periksa 35 Saksi Kasus KTM Korpri

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

KEJURDA MOTOCROSS - Crosser bocah dibawah usia 14 tahun menunggangi minicross tak mau kalah beraksi dengan para seniornya saat Kejurda Motocross dan GrassTrack Seri IV di sirkuit Pelita 7 Sambutan, Minggu (26/6). Kejurda ini diikuti sejumlah crosser Kaltim dan luar Kaltim, 25- 26 Juni.

Kelanjutan Proyek SMP-SMAN 1 Ditunda SAMARINDA, TRIBUN Akibat APBD 2011 Kota Samarinda mengalami defisit, sejumlah proyek pembangunan di kota ini terpaksa ditunda. Proyek yang tertunda itu antara lain Terminal Bukit Pinang, pembangunan Gedung Pengujian Kendaraan Bermotor, peningkatan Waduk Benanga, dan kelanjutan pembangunan SMP Negeri 1 dan SMA Negeri 1 Samarinda. Plt Humas Pemkot Samarinda Erham Yusuf menjelaskan pembangunan proyek yang tertunda di 2011 akan dilanjutkan tahun 2012. Namun, proyek untuk pembangunan jalan lingkungan akan tetap terlaksana seperti di Jl Gerilya yang sudah tahap tender untuk

mencari pemenangnya kontraktor yang mengerjakan perbaikan jalan, Minggu (26/6). “Proyek seperti Jl Gerilya telah masuk pembiayaan di APBD P 2011 dan proyek lainnya yang tertunda akan masuk APBD 2012. Untuk gedung SMPN 1 dan SMAN 1 kami optimis bisa digunakan nanti tahun 2012 secara bertahap, karena hanya tinggal teraliri listrik saja,” kata Erham. Proyek lainnya yang dikejar untuk selesai dan digunakan adalah Instalasi Pengolahan Air (IPA) Loa Bakung 250 liter/detik. Diharapkan, dengan ada IPA ini, dapat menjadi solusi bagi warga Samarinda di daerah tersebut kesulitan mendapat aliran air dari PDAM maupun

warga yang menjadi daftar tunggu. Disinggung, mengenai gedung Markas Polresta Samarinda yang baru dibangun di Jl Slamet Riyadi, Erham menjelaskan secara umum bangunan tersebut telah siap digunakan. Hanya saja tinggal koordinasi lagi dari Dinas Cipta Tata Kota dengan Polresta Samarinda. “Dari inspeksi mendadak Walikota Samarinda Syaharie Jaang ke Markas Polresta, Kamis (23/6) lalu, gedung digunakan polisi telah siap. Tetapi Markas Polresta ini tidak semua menjadi tanggung jawab Pemkot Samarinda dan perlu koordinasi untuk menggunakannya,” kata Erham. (min)

Jaang Targetkan Bebas Krisis Air 2014 SAMARINDA, TRIBUN Kabar gembira bagi warga Samarinda yang saat ini masih kesulitan air, dengan selesainya pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Loa Bakung 250 liter/detik yang akan diresmikan pertengahan Juli mendatang dan menyusul IPA Bendang II di Loa Bahu yang pembangunannya selesai pada Oktober. “Target kita, tiga tahun ke depan masalah air bukan persoalan lagi. Karena nanti akan terpasang instalasi berkapasitas total 2.500 liter/ detik. Di Lempake juga kan

sedang dibangun kapasitas 200 liter/detik oleh propinsi, juga kita menambah kapasitas IPA di Selili. Dan dalam waktu dekat ini IPA Loa Bakung pertengahan Juli akan kita resmikan,”kata Walikota Samarinda H Syaharie Jaang belum lama ini. Jaang menyebutkan, dukungan distribusi air dari IPA Bendang II juga dalam waktu dekat segera terealisasi, karena berdasarkan presentase pihak kontraktor, pembangunan IPA Bendang berkapasitas 400 liter/detik akan selesai Oktober mendatang. “Khusus

IPA Loa Bakung untuk sementara kapasitasnya 250 liter/detik dulu, namun sambil berjalan melengkapi kendala teknis, nantinya bisa berproduksi 400 liter/detik, karena yang dibangun memang 400 liter/detik,” jelas dia. Terkait pipa distribusi di IPA Loa Bakung, Direktur PDAM Alimuddin menyebutkan tidak masalah dan saat ini sedang dilakukan koneksi pipa dari IPA ke pipa distribusi. “Tidak masalah, tinggal mengkoneksikan saja ke jaringan yang sudah ada,” kata Alimudin.(*/m28)

SAMARINDA, TRIBUN Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda Sugeng Purnomo SH memastikan, penambahan tersangka baru untuk kasus Kavling Tanah Mandiri (KTM) lahan Perumahan Korpri Samarinda senilai Rp 43,5 miliar, setelah berkas pemeriksaan untuk tiga tersangka yakni Fadly Illa cs rampung. Fadly cs itu adalah Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Fadly Illa, David Effendi (Dirut PT Davindo Jaya Mandiri) dan Yusradiansyah (Sekretaris Korpri Samarinda). Sejak ditetapkan sebagai tersangka, ketiganya sudah diperiksa sebanyak dua kali oleh tim penyidik Kejari Samarinda. “Kita rampungkan dululah

berkas 3 tersangka itu, baru kita menetapkan tersangka barunya siapa. Yang jelas memang bakal ada tersangka lain, kita sudah menganalisanya siapa, tapi sekali lagi saya tegaskan, belum bisa kita tambah tersangka baru, sebelum berkas tiga tersangka yang ada sekarang ini selesai dulu, oke” kata Sugeng ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, belum lama ini. Menurutnya, saat ini pihaknya terus bekerja untuk menuntaskannya, dan dari perhitungan sementara, sudah ada sebanyak 35 saksi yang diperiksa tim penyidik selain tiga tersangka sendiri, untuk menguatkan pengungkapan kasus itu, atau penguatan

pembuktiannya. “Memang untuk tiga tersangka, kita belum akan memeriksanya, dua kali kami periksa sementara ini sudah cukup, hanya saja kalau saksisaksi, terus kita periksa. Nah kalau pertanyaannya, diantara saksi-saksi yang kita periksa itu, apakah ada yang akan kita naikkan jadi tersangka juga, jawabannya bisa iya bisa juga tidak. Yang jelas saya tegaskan, memang akan ada tersangka baru, tapi siapa, tunggu berkas 3 tersangka yang ada sekarang ini rampung,” ujarnya. Untuk pembebasan kavling tanah perumahan Korpri dilaksanakan PT DJM. Lokasi lahan yang dibebaskan di Kelurahan Sambutan dan

Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Samarinda Ilir sejak tahun 2004. Pembebasan dimulai tahun 2004 berdasarkan SK Walikota No:596/083/ HUK-KS/2004 tanggal 9 Maret 2004 tentang pemberian izin lokasi seluas 400 hektar. Singkatnya, proyek pembangunan itu berjalan mulai tahun 2005 sampai 2007 untuk membangun perumahan Korpri secara bertahap. Pada tahap pembangunan IV dibangun diatas tanah seluas 30 hektar untuk 500 unit rumah. Diketahui lahan perumahan Korpri itu dimiliki PT DJM dan PT Tunas Satria Muda (TSM) milik Fauzi Bahtar (Ketua Kadin Kaltim) yang juga penjual tanah kavling. (aid)

3 Kali Ekspos di BPK

benar-benar dapat dipertanggungjawabkan, dan penyidik ataupun majelis hakim nantinya ketika berkas sudah dilimpahkan ke Pengadilan, lebih mudah untuk memprosesnya,” kata Sugeng. Karena tak mau salah hitung atau gegabah dalam menetapkan kerugian negaranya, dikatakan Sugeng, pihaknya tak akan memasang target apapun dalam

menuntaskan kasus tersebut. Intinya Kejari akan bekerja maksimal. “Nanti kalau kita pasang target, ternyata tidak rampung, kami lagi yang diserang media. Makanya KTM ini memang akan jadi prioritas kami, kalau besokbesok sudah ada perhitungan kerugian negaranya, pasti akan kami ekspos langsung ke publik,” tandasnya. (aid)

SELAIN terus memeriksa tiga tersangka dan beberapa saksi dalam kasus KTM lahan Perum Korpri Samarinda senilai Rp 43,5 miliar itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda juga melakukan ekspos di depan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk perhitungan kerugian

negaranya. Menurut Kepala Kejari Sugeng Purnomo Kejari dan BPK melakukan ekspos hingga tiga kali. “Jadi kami tidak sembarangan dalam memutuskan kerugian negaranya berapa dari kasus KTM itu. Makanya sampai tiga kali kami ekspos di BPK, supaya perhitungannya

Wawali: Samarinda Perlu Kanal Besar SAMARINDA, TRIBUN Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail mengatakan untuk penanganan banjir yang terjadi di Samarinda memerlukan normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM). Pasalnya, pesatnya perkembangan jumlah bangunan di kota Samarinda memerlukan sungai kanal besar. Untuk mewujudkannya, butuh pelaksanaan relokasi warga bantaran sungai SKM. “Penanganan banjir di Samarinda hanya dua yang perlu dilaksanakan yaitu normalisasi sungai dan relokasi rumah-rumah di

pinggir sungai. Saat ini sedang dilakukan rencana relokasi warga di bantaran sungai. Kalau ada sungai kanal besar di Samarinda, banjir akan tertangani dan kapal-kapal bisa melintas di sungai dan di pinggiran sungai dapat menjadi taman,” kata Nusyirwan dihadapan warga khitanan massal di Kantor Cabang Jamsostek Samarinda, Sabtu (25/6). Sejumlah pihak melihat permasalahan banjir di Kota Samarinda cuku kompleks. Umumnya banjir di Samarinda disebabkan karena aliran daerah aliran sungai seperti sungai dan anak sungai semakin dangkal serta berkurangnya

daerah penyerapan air seperti rawa atau danau. Sebelumnya, dalam kesempatan LSM Lingkungan Jatam Kaltim mendesak DPRD bersama dengan Pemerintah Kota Samarinda melindungi kawasan-kawasan yang bernilai penting bagi ekologi di Samarinda. Hal itu dapat dilakukan dengan membuat sebuah Peraturan Daerah (Perda) agar mencegah terjadinya banjir. Pemkot seharusnya dapat melindungi kawasan-kawasan rawa yang tersisa, seperti kawasan perbukitan dan mangrove di Samarinda. Informasi yang dihimpun Tribun, usulan daerah untuk

rawa yang masih tersisa di Samarinda adalah Jl Belatuk, Jl PM Noor, Jl Banggeris dan Jl A Wahab Syahranie. Untuk lokasi mangrove adalah sepanjang tepi Mahakam, mulai dari Jembatan Mahakam hingga Jl Slamet Riyadi tepatnya depan Depot Pertamina. Sementara itu, Nusyirwan juga berjanji akan melakukan pengawasan ketat terhadap pertambangan. Pemkot sudah mencabut tiga perusahaan tambang di Jl Padat Karya karena tak mampu mengelola lingkungan. Tambang dituding merugikan bagi kepentingan ekologi dan sosial-ekonomi rakyat. (min)


tribun samarinda

SENIN 27 JUNI 2011

15

Jangan Beri Izin Eksploitasi ■ Saran Jatam Cegah Kerusakan Lebih Parah ■ Penciutan Lahan hanya Cocok untuk PKP2B SAMARINDA, TRIBUN Rencana penciutan lahan pertambangan di Kukar yang telah memiliki IUP (Izin Usaha Pertambangan) Ekplorasi sulit diterapkan di Samarinda. Pasalnya, lahan pertambangan di Samarinda tidak begitu besar yakni berkisar 100-150 hektare dalam satu Kuasa Pertambangan atau IUP. Dinamisator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim Kahar Al Bahri menilai langkah yang bisa dilakukan Pemkot Samarinda adalah dengan tidak memberikan perpanjangan untuk peningkatan status lahan pertambangan. “Tidak memperpanjang izin peningkatan status adalah yang paling tepat untuk Samarinda. Saat ini ada 76 KP, sekarang ini yang masuk eksploitasi sekitar 50 KP. Nah, sisanya jangan ditingkatkan statusnya. Yang kini tahapan eksplorasi cukup sampai di situ saja, jangan diberikan perpanjangan,” kata Ocha--sapaan akrabnya, Minggu (26/6). Data di Distamben Samarinda menyebutkan, total IUP saat ini adalah 63 bukan 76. Yang sudah

mengantongi izin ekpsloitasi sebanyak 55 IUP. Sisanya, 8 IUP berstatus eksplorasi. Bila Pemkot Samarinda masih saja ngotot untuk memperpanjang status izin KP saat ini, maka ke depan Samarinda mesti bersiap-siap untuk terus menghadapi pencemaran lingkungan, konflik lahan dengan masyarakat pemukiman dan berbagai konsekuensi lainnya. “Tetapi kalau niat ini dilakukan, sebenarnya Samarinda tidak rugi apapun, karena pertambangan tidak ada pengaruhnya bahkan terbukti tambang tidak menjadi penopang ekonomi di Samarinda,” paparnya. Upaya penciutan lahan tambang di Samarinda, kata Ocha bisa dilakukan untuk PKP2B. Saat ini ada lima PKP2B di Samarinda yang luasannya rata-rata di atas 5.000 hektare. “Tetapi karena izin dari pusat maka yang bisa dilakukan adalah berkirim surat kepada Menteri ESDM agar dilakukan penciutan lahan,” ujarnya. Menurutnya, Pemkot bisa bersurat kepada Menteri ESDM agar lahan tambang yang dikelola PKP2B bisa ikut

Sulit Dilakukan PLT Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Samarinda Agus Tri Susanto mengucapkan terimakasihnya atas masukan yang disampaikan Jatam, khususnya mengenai inisiatif berkirim surat kepada pemerintah pusat agar PKP2B yang beroperasi di Samarinda bisa diciutkan. Agus Tri Susanto memang sempat terdiam, saat Tribun menanyakan kemungkinan tersebut dan meresponnya dengan serius. Agus menyatakan akan menyampaikan masukan tersebut kepada Walikota Samarinda Syaharie Jaang. “Saran yang bagus dan ini menjadi masukan buat Pemkot. Saya memang belum terpikirkan dan itu memang

dibolehkan. Terima kasih buat Jatam. Nah, LSM yang demikian yang kami harapkan bisa memberikan kritik dan masukan yang bermanfaat. Besok saya akan melaporkan kepada Bapak Walikota,” papar Agus, Minggu (26/6). Hanya saja, saran untuk tidak memperpanjang atau meningkatkan status IUP, sulit untuk dilakukan Pemkot Samarinda. Agus juga menyatakan saat ini ada sekitar 63 IUP di Samarinda bukan 76 seperti yang disebutkan Jatam, yakni 55 IUP Operasi Produksi dan sisanya IUP Eksplorasi. “Pemilik IUP Eksplorasi dan ingin ditingkatkan itu dilindungi UU. Jadi tidak bisa semena-mena. Harus ada

diciutkan dan itu sangat dimungkinkan. “Paling tidak ada inisiatif karena UU Minerba membolehkan daerah menata ulang kawasan wilayah pertambangan dan itu bisa diterima kalau menyangkut pemukiman dan pertanian,” paparnya. Dalam kesempatan sama, Ocha juga menanggapi pernyataan Bupati Kutai Kertanegara (Kukar) Rita Widyasari yang menyatakan tidak bisa menutup lahan tambang yang kini sudah beroperasi. Menurut Ocha, penghentian memang sulit karena Kukar sudah terlanjur menerbitkan izin yang kenyataannya tidak mampu dikontrol Pemkab Kukar. Bayangkan saja, di seluruh wilayah Kukar terdapat 722 KP sedangkan pengawasnya hanya 9 orang saja. “Bukan itu saja, saat ini kita juga mesti berbicara prioritas, artinya prioritas itu adalah pangan dan bukannya batu bara dan yang menjadi masalah batu bara kini sudah merambah ke sektor pangan. Jadi kalaupun tidak mau menutup semua tambang, lindungi pertanian.” (may) alasan kuat untuk tidak meningkatkan statusnya. Kalau kerusakan lingkungan secara umum menjadi alasan untuk tidak meningkatkan satu IUP, maka tidak bisa karena harus bicara pengelolaan lingkungan dari pemegang IUP tersebut dan tidak bisa secara global,” paparnya. Menurutnya, sejauh ini Pemkot Samarinda terus melakukan pembinaan dan pengawasan 55 IUP operasi produksi di Samarinda. Kalaupun ada kerusakan lingkungan, maka Pemkot akan melakukan pembinaan agar tidak lagi melakukan kerusakan lingkungan. “Meski begitu, kami bukan berarti tidak pernah melakukan penghentian sementara karena sebelumnya hal tersebut pernah dilakukan,” ujarnya. (may)

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

PILIH BAJU SEKOLAH - Masuk sekolah masih sekitar dua minggu lagi. Tetapi sejumlah orang tua sudah mulai sbuk menyediakan seragam sekolah untuk anak-anak mereka. Tampak kesibukan memilih baju sekolah di Mal Lembuswana amarinda, Minggu (26/6).

Pansus Laporkan PT Daisy ke Menhut

● Terkait Penghilangan 10 Persen Saham Perusda Kehutanan SAMARINDA, TRIBUN Panitia Khusus (Pansus) Evaluasi Kinerja Perusahaan Daerah (Perusda) DPRD Kaltim sangat serius dalam mengungkap kasus sehingga lenyapnya 10 persen saham milik Perusda Kehutanan PT Silva Kaltim Sejahtera di PT Deasy Timber Kabupaten Berau. Beberapa waktu lalu, Pansus melaporkan kasus itu ke Kementerian Kehutanan (Kemenhut) di Jakarta, agar Kemenhut turut bertanggungjawab dalam menyelesaikan persoalan tersebut. “Kami sudah ketemu dengan salah satu Dirjen yang menangani persoalan kehutanan di PT Deasy itu di Kemenhut, dan termasuk kami juga menelusuri bagaimana legal formalnya

dari perusahaan yang diduga menghilangkan 10 persen saham milik Perusda kita itu. Intinya dalam waktu dekat, manajemen PT Deasy akan dipanggil oleh Kemenhut untuk menjelaskan sebenarbenarnya persoalan itu,” kata Ketua Pansus Andi Harun, kemarin. Menurutnya, penelusuran Pansus ke Jakarta juga termasuk untuk mengkroscek Akta Notaris terbaru yang dibuat oleh manajemen baru PT Deasy dengan tidak memasukkannya Perusda Kehutanan dalam struktur pemegang saham. Pengkroscekkan langsung ke notaris yang menerbitkan akta itu. “Kita sudah lakukan, dan kami sudah tahu persoalan sebenarnya seperti apa, sudah

ada data-datanya lengkap pada kami. Hanya saja belum saatnya kami ungkap semuanya ke publik, tunggu sampai kerja Pansus yang menangani sebanyak tujuh Perusda untuk dievaluasi, rampung secara keseluruhannya. Bahwa manajemen PT Deasy dipanggil, silahkan itu adalah urusannya Kemenhut. Kami Pansus bekerja sesuai dengan tugas kami sendiri,” ujarnya dengan tegas. Selain melaporkan PT Deasy, Pansus dikatakan Andi, juga melaporkan PT Sanggam Lebanan Lestari di Berau ke Kemenhut. Hal itu menyangkut defiden Perusda Kehutanan sebesar 20 persen, yang tidak sesuai dengan perhitungan sebenarnya. Sehingga asumsinya ada mark up yang

dilakukan perusahaan kayu itu, atau oknum di Perusda atau juga oknum di Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltim. “Dan kami Pansus juga sudah kroscek langsung ke wilayah produksi PT Sanggam itu, dan faktanya kami melihat, produksi dan penjualan kayunya terus meningkat setiap tahunnya, namun dari laporan defiden pertahun yang kami terima dari Perusda, tak ada perubahan dalam beberapa tahun terakhir. Ini kan berarti, ada persoalan atau dugaan mark up defiden oleh oknum yang tak bertanggungjawab,” ujarnya. Andi menargetkan, dalam satu bulan ke depan, semua persoalan Perusda khususnya yang menyangkut Perusda Kehutanan akan rampung. (aid)

BLH Baru akan Sosialisasikan UU LH

● Kumpulkan Perusahaan Tambang Batu Bara Akhir Juni SAMARINDA, TRIBUN Maraknya pencemaran lingkungan akibat aktivitas ekplorasi dan eksploitasi tambang di Kota Samarinda, membuat Badan Lingkungan Hidup (BLH) geram. Atas hal tersebut BLH Samarinda dalam waktu dekat akan segera memanggil seluruh perusahaan tambang atau pemegang izin PKP2B (Perjanjian karya pengusahaan penambangan batu bara), pemilik KP (kuasa pertambangan dan IUP (izin usaha pertambagan). “Diakhir bulan Juni ini kami akan segera panggil (mengumpulkan) seluruh pengusaha tambang.

Tujuannya adalah untuk bersilaturahmi sekaligus mensosialisasikan serta memberi pemahaman kepada mereka tentang penerapan UU No 32 Tahun 2009 tentang pengelolaan lingkungan hidup,” kata Kepala BLH Samarinda Endang Liansyah kepada Tribun, Minggu (26/6) malam. Endang mengatakan, sebenarnya pertemuan dengan seluruh pengusaha tambang sudah kita jadwalkan Selasa (28/6), tapi itu kita tunda karena petugas kami sedang bertugas melakukan pengawasan dilapangan. “Pertemuan dengan pengusaha tambang kita

tunda, karena staf kita hampir semuanya saat ini sedang sibuk melakukan pengawasan dilapangan,”ungkap dia. Dalam ketentuan UU No 32 /2009 yang akan disosialisasikan itu, kata Endang, BLH bisa memberi sanksi dalam bentuk pidana kurungan satu hingga tiga tahun atau denda mulai Rp 1 miliar hingga Rp 3 miliar bagi perusahaan yang tetap membandel melanggar IPAL (instalasi pembuangan air limbah), yakni perusahaan yang membuang limbahnya sembarangan dan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan sekitarnya,” tegas Endang.

Pemberlakuan sanksi tersebut, tambah dia didasarkan pada perubahan Undang-Undang (UU) tentang Lingkungan yang lama pada UU Lingkungan yang baru. “Pada awalnya BLH masih mengacu pada UU Nomor 23 Tahun 1997 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Namun saat ini, sanksi UU tersebut dirasa terlalu lembek, maka diganti dengan UU Nomor 32 Tahun 2009 yang lebih mempunyai sanksi tegas terhadap para pelanggar, khususnya pengusaha yang membuang limbahnya tidak sesuai standar dan ketentuan yang ada,pungkas dia.(m28)


16

SENIN 27 JUNI 2011

tribun tenggarong-sendawar

52 Anak Balita Terkena Diare SENDAWAR, TRIBUN Sebanyak 52 anak usia balita hingga 14 tahun menderita diare akibat mengonsumsi air minuman yang dijual oleh depo minuman di Kampung Muara Kedang dan Resak Kecamatan Bongan. Namun berkat laporan puskesmas di Muara Kedang dan Resak ke Dinas Kesehatan Kubar, ke52 anak balita itu dapat diselamatkan dengan memberikan obat oralit oleh tim kesehatan dari Dinas Kesehatan. “Begitu kami mendapat laporan, langsung segera kami beri pengobatan ke anak balita tersebut dan kondisi mereka sudah berangsur-angsur sembuh

dan sehat,” ujar Kasi Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kutai Barat HM Junaidi, Minggu (26/6) melalui ponsel sepulang dari Muara Kedang. Kasus diare ini ada 52 anak, katanya, 40 kasus terjadi di Kampung Muara Kedang dan 12 kasus terjadi Kampung Resak. Kemudian berdasarkan hasil pertanyaan kepada pihak keluarga pasien dikarenakan mengonsumsi air mineral yang dibeli di depo minuman tanpa terlebih dahulu merebusnya hingga mendidih. Lebih jauh dikatakannya, seusai laporan itu, Dinkes melakukan pengecekan ke

depo minuman yang dibuka di kedua kampung tersebut. Ternyata, depo minuman tersebut belum mengantong izin dari Dinas Perizinan Provinsi Kaltim. Kemudian juga air yang dijual ke masyarakat kedua kampung diambil dari sungai. “Ternyata setelah diperiksa secara lab, air yang dijual mengandung bakteri tricoli yang menyebabkan diare bagi 52 anak balita,” ungkapnya. Junaidi mengimbau kepada warga, sebelum mengonsumsi air yang dijual di depo minuman agar terlebih dahulu direbus hingga masak. Setelah itu baru dapat dikonsumsi. (lex)

Penjambret Babak Belur Dihakimi Massa

HO

Muhammad Ali (25) sempat dihakimi massa lantaran menjambret dompet. Pelaku diamankan di Mapolsek Tenggarong, Minggu (26/6).

TENGGARONG, TRIBUN Muhammad Ali (25), menjadi bulan-bulanan massa karena nekat menjambret dompet milik Dini Irawati (39) di depan Terminal Jonggon, Tenggarong, Jalan Danau Semayang, Minggu (26/6) sekitar pukul 07.30. Wajah Ali babak belur dihakimi warga yang berada di sekitar terminal. Ali segera diamankan aparat kepolisian dan dijebloskan dalam tahanan Mapolsek Tenggarong. “Pelaku yang berhasil merampas dompet korban berupaya kabur, namun teriakan korban membuat seluruh warga ramai-ramai mengejar,” kata AKBP Fadjar

Abdillah, Kapolres Kukar melalui Kapolsek Tenggarong AKP Herbin Sianipar, Minggu (26/6). Herbin menjalaskan, korban berniat akan belanja ke Pasar Tangga Arung. Dini yang usai berolahraga pagi meneruskan untuk berjalan kaki menuju pasar. Korban yang memegang dompet di tangan kirinya memancing pelaku untuk menjambret. Ali yang sedang duduk santai melihat korban di depan mata memegang dompet segera beraksi. Pelaku menghampiri korban dan secepat kilat merampas dompet korban. Ali berupaya kabur setelah mendapatkan

barang incarannya. Dini berteriak-teriak maling kepada warga sekitar. “Warga yang mendengar teriakan korban segera memburu penjambret,” ujar Herbin. Ratno, seorang ojek yang kebetulan berada di TKP, segera memburu pelaku dan menangkapnya. Pelaku yang tak berkutik makin tak berdaya dipukuli massa. Mukanya bonyok dibogem warga. Beruntung aparat kepolisian segera datang dan mencegah aksi brutal massa. Ali digiring ke Mapolsek Tenggarong. “Saat ini pelaku masih diperiksa,” ujar Herbin. Polisi juga mengamankan barang bukti dompet yang dijambret pelaku dengan uang di dalamnya senilai Rp 410 ribu. Pelaku dijerat pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan (curas) yang diancam 6 tahun penjara. Ditemui wartawan kemarin, Ali mengaku menjambret baru pertama kali lantaran perlu uang yang mendesak. “Saya ingin pulang ke Banjarmasin tapi tak punya uang sama sekali. Saya datang ke Kukar sejak 2 bulan lalu untuk bekerja sebagai buruh angkut kayu. Tapi perusahaan, tempat saya bekerja, bangkrut dan saya pun menganggur,” tutur Ali. Dia pun mengaku kebingungan untuk pulang kampung karena uang yang tersisa tidak cukup. Maka itu, dia pun tergoda untuk menjambret ketika melihat mangsa di depan mata sedang membawa dompet. (top)

Warga Awai Minta Listrik SENDAWAR, TRIBUN - Hampir lima tahun warga Kampung Awai Kecamatan Nyuatan tidak pernah menikmati penerangan listrik. Padahal jaringan listrik melintas di kampungnya sejak tahun 2006. “Kami sangat berharap sekali, agar kampung Awai diterangi listrik dari siang hingga malam, tidak seperti sekarang ini hanya kegelapan padahal ada jaringan listrik yang melintas di dalam kampung,” ungkap Beni, Petinggi Awai. Pada 2006, jaringan listrik masuk di

Kampung Awai dengan satu paket pemasangan instalasi gratis rumah penduduk. Namun ternyata sampai saat ini belum juga terpasang-pasang, padahal ada 70 rumah saja yang sudah siap pasang instalasi listrik. Beni mengungkapkan, setelah lima tahun menunggu tiada kunjung terpasang, pengurus kampung Awai telah membuat proposal ke Pemkab agar pada 2012 dapat dipasang instalasi listrik ke dalam rumahrumah penduduk. (lex)

TRIBUN KALTIM/LEX

HUT BHAYANGKARA -- Jalan sehat yang digelar Polres Kutai Barat diikuti oleh masyarakat umum dan keluarga Polres. Kegiatan ini merupakan serangkaian acara untuk memperingati HUT ke-65 Bhayangkara.

Warga Dibebani Utang Rp 58 Juta ● Adukan Perusahaan ke LIRA Kaltim TENGGARONG, TRIBUN Ratusan warga Desa Muara Kaman Ilir, Kecamatan Muara Kaman, Kukar mengaku dirugikan oleh perusahaan kelapa sawit PT Prima Mitrajaya Mandiri. Mereka harus menanggung utang sebesar Rp 58 juta dan harus membayar komisi sebesar Rp7 juta per hektare (ha). Kerugian yang dialami warga ini diadukan tiga orang perwakilan warga yang menjadi pengurus KUD Agro Cahaya Tabalai kepada Humas Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kaltim, Agus Shali. Mereka meminta pendampingan hukum. Hermansyah, Ketua KUD Agro Cahaya Tabalai, menga-

takan kejadian ini bermula sejak 2005 silam. “Saat itu pihak perusahaan menggarap lahan milik warga tanpa izin. Setelah diprotes, warga dan pihak perusahaan mengadakan pertemuan,” kata Herman didampingi Agus Shali dalam siaran pers, Minggu (26/6). Dalam pertemuan itu, kedua pihak mencapai kesepakatan secara lisan. Lahan perkebunan dikelola perusahaan lewat sistem inti dan plasma dengan pembagian 60-40 persen. Artinya, masyarakat menginvestasikan 60 persen lahan kepada pihak perusahaan untuk dikelola dan ditanami sawit, sedangkan sisa 40 persen dikelola perusahaan dengan pembiayaan mulai

pematangan lahan, penanaman bibit, biaya perawatan hingga panen. Dalam hal ini warga sebagai pemilik lahan mendapatkan uang dari hasil jerih payah mereka sebesar Rp1 juta. “Warga lama menunggu hingga memasuki masa panen. Ternyata, komitmen sistem plasma tersebut tidak diakui perusahaan. Warga malah dibebani utang sebesar Rp 58 juta per ha dan harus membayar fee serta biaya lainlain sebesar Rp 7 juta,” kata Herman. Lewat KUD Agro Cahaya Tabalai, warga menuntut agar hak pengelolaan lahan tersebut dikembalikan kepada masyarakat karena selama 10

bulan masa panen warga terus merugi. Humas LIRA Kaltim, Agus Shali menyayangkan sikap perusahaan yang merugikan petani. Menurut dia, perusahaan yang mestinya memberikan manfaat kepada warga justru malah menyengsarakan warga. Dia menegaskan, LIRA akan memberikan perhatian khusus terhadap masalah sengketa pengelolaan lahan perkebunan sawit. “Kami akan menempuh berbagai cara agar hak warga untuk mengelola lahan sendiri terpenuhi,” ujar Agus kemarin. Sementara itu hingga kemarin, pihak perusahaan belum bisa dikonfirmasi terkait masalah ini. (top)

LSM dan Ormas Demonstrasi ke Kejati TENGGARONG, TRIBUN Hari ini, Senin (27/6), sejumlah LSM dan ormas bakal menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim. Mereka menuntut kejati agar para pelaku lain kasus Bansos Kukar tahun 2005 ditetapkan tersangka. Sebelumnya, Khairuddin, terpidana Bansos Kukar tahun 2005 senilai Rp 18,7 miliar dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri (PN) Tenggarong. Sejumlah LSM yang menggelar aksi unjuk rasa di Kejati hari ini, yakni Lembaga Investigasi Tindak Pidana Korupsi (LITPK), Laskar Anti

Korupsi Indonesia (LAKI) Kukar . Ketua LITPK Kukar, Baharuddin mengatakan, UU Tipikor Pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 yang diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan UU Nomor 31 tahun 1999 tentang UU tindak pidana korupsi menyatakan tindakan korupsi adalah orang yang memperkaya diri sendiri maupun orang lain atau korporasi dan dapat merugikan keuangan negara. “Ini menjadi dasar kami untuk menggelar aksi ke Kejati Kaltim agar pelaku kasus bansos lainnya seperti Dedy Sudarya, Fajri

Tridalaksana dan Iskandar agar segera ditetapkan sebagai tersangka,” kata Baharuddin, Minggu (26/6). Dia menjelaskan, dalam dakwaan maupun persidangan Khairuddin selama ini sangat jelas terlihat keterlibatan Dedy Sudarya Cs terhadap kasus bansos. “Dalam persidangan, Dedy Sudarya disebut sebagai pembuat 54 proposal bansos fiktif sedangkan Fajri Tridalaksana ikut membagikan dana bansos ke anggota dewan. Lalu, Iskandar merupakan orang yang membuka rekening dan menyerahkan dana ke Khairuddin,” imbuhnya.

Dia mempertanyakan pihak Kejari Kukar yang sampai kini belum juga menetapkan mereka sebagai tersangka. Baharuddin sengaja memilih untuk menggelar aksi di Kejati karena berharap Kejati Kaltim dapat mendengar aspirasi seluruh rakyat Kukar. Sedangkan, menurut dia, Kejari Kukar sudah kendor dalam upaya penanganan kasus korupsi di Kukar dan terkesan tebang pilih. “Kepercayaan rakyat pada Kejari Kukar sudah kurang karena kasus korupsi yang ditangani Kejari berjalan lamban, baik yang disidangkan maupun tahap penyelidikan,” ujarnya. (top)


SENIN 27 JUNI 2011

17

Boleh Memanen tapi tak Boleh Diangkut ● Masyarakat Desa Telaga Duduki Perusahaan Kelapa Sawit ”Kami telah melayangkan beberapa surat kepada perusahaan, tetapi mereka tidak pernah memberikan jawaban atas surat kami, sehingga wajar kami pertanyakan komitmen perusahaan,” Fadli, Kepala Desa Telaga

SANGATTA, TRIBUN Sekitar 200 warga Desa Telaga, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur, melakukan aksi dan menduduki areal perusahaan kelapa sawit PT Telen Prima Sawit yang berada dalam wilayah desa mereka. Dengan menggunakan beberapa unit truk dan kendaraan roda dua, masyarakat secara berombongan menduduki perusahaan dan memasang portal penghalang pada jalan kebun yang berada dalam wilayah desa. Pendudukan perusahaan oleh masyarakat Desa Telaga dipicu oleh ketidakpuasan mereka atas minimnya perhatian perusahaan, termasuk ketidakjelasan realisasi kebun plasma yang pernah dijanjikan perusahaan. Kepala Desa Telaga, Fadli, Minggu (26/6), melalui telepon seluler menyampaikan, bahwa masyarakat sudah tidak tahan lagi dengan berbagai janji yang disampaikan perusahaan. “Kami telah melayangkan beberapa surat kepada perusahaan, tetapi mereka tidak pernah

memberikan jawaban atas surat kami, sehingga wajar kami pertanyakan komitmen perusahaan,” katanya. Pihaknya bahkan pernah meminta agar perusahaan melakukan sosialisasi secara terbuka kepada masyarakat terkait dengan beroperasinya perusahaan tersebut dalam wilayah desa. Aksi pendudukan tersebut dimulai Kamis (23/ 6/2011) sekitar pukul 10.00 Wita hingga saat berita ini ditulis, Minggu (26/6). Setibanya di lokasi, masyarakat langsung memasang terpal dan portal penghalang pada jalan kebun. Masyarakat juga menutup operasi perusahaan yang berada dalam wilayah mereka, termasuk dengan pengangkutan tandan buah segar (TBS) yang akan dikirimkan ke pabrik pengolahan kelapa sawit di Desa Rantau Beliwit, Kecamatan Muara Bengkal. Menurut Fadli, pemerintah desa bahkan telah berusaha untuk menelusuri izin perusahaan, termasuk mempertanyakan kepada pihak Dinas Perkebunan, tetapi tidak mendapat jawaban, bahkan dari hasil penelusuran mereka, tidak ditemukan bahwa izin perusahaan tersebut masuk dalam wilayah desa mereka Dalam aksinya, masyarakat tetap membolehkan pekerja perusahaan untuk panen TBS, tetapi mereka melarang untuk diangkut ke pabrik pengolahan kelapa sawit di Desa Rantau Beliwit, Kecamatan Muara Bengkal. Sumber Tribun menjelaskan, berdasarkan hasil kesepakatan dalam

musyawarah masyarakat Desa Telaga, terdapat beberapa tuntutan yang disampaikan kepada perusahaan, antara lain agar perusahaan mengganti rugi lahan yang telah digusur menjadi areal kebun sawit dan menuntut direalisasikan kebun plasma seperti yang telah dijanjikan perusahaan. Diminta pula agar perusahaan melibatkan masyarakat dalam beberapa kegiatan produksi perusahaan sebagai wujud pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar, prioritas tenaga kerja lokal, serta perbaikan secara berkala jalan penghubung antara Desa Telaga dan Rantau Beliwit. Fadli menyatakan bahwa aksi masyarakat tersebut tidak akan berhenti sampai adanya keputusan atau kesepakatan bersama. Mereka menuntut agar manajemen perusahaan dari Jakarta datang agar dapat mengambil keputusan dalam persoalan ini, serta penyelesaian persoalan ini harus dilakukan di lapangan, bukan di Sangatta atau Jakarta. Untuk mengatasi masalah tersebut, telah dilakukan pertemuan pada tanggal 23 Juni, pihak perusahaan diwakili oleh Widia selaku manager site dan Armain, serta masyarakat desa yang diwakili langsung oleh pemerintah desa dan juga dihadiri oleh Kapolsek Muara Bengkal. Tetapi pertemuan tersebut gagal karena perusahaan memaksakan secara sepihak bahwa mereka mau membantu asalkan pihak pemerintah desa dan masyarakat mau menandatangani surat pernyataan. (khc)

TRIBUN KALTIM/KHOLISH CHERED

DUET - Dandim Kutim Letkol Inf Husni Mubarak, dan Wakil Ketua DPRD Kutim Mahyunadi, berduet di Acara HUT ke 65 Bhayangkara di Mapolres Kutim, Minggu (26/6). Polres menggelar kegiatan funbike, jalan santai, dan aneka lomba yang berlangsung semarak.

Hari Ini DPRD Sahkan Empat Raperda BONTANG, TRIBUN - DPRD Kota Bontang, Senin (27/6) hari ini dijadwalkan akan mengesahkan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Ke-4 Raperda yang akan disahkan itu adalah Raperda Perlindungan Anak Telantar; Retribusi Jasa Umum; Retribusi Jasa Usaha; dan Retribusi Jasa Tertentu. Wakil Ketua DPRD Bontang, Ma’ruf Effendi mengatakan sidang paripurna DPRD dengan agenda mendengarkan pendapat akhir fraksi-fraksi di DPRD akan digelar, di ruang sidang utama, diperkirakan akan berjalan lancar. Pasalnya, ke-4 raperda yang akan disahkan telah dibahas secara alot oleh seluruh fraksi di DPRD, masing-masimh Fraksi Partai Golkar (FPG), Fraksi PKS, Fraksi PAN, Fraksi Gerakan Perjuangan Patriot Indonesia (F-GPPI) dan Fraksi Pelangi Rakyat (FPR). “Perkiraan saya paripurna besok akan berlangsung lancer

karena sebelumnya telah dilakukan kajian dan pembahasan secara marathon dan semunya telah dikonsultasikan dengan Depdagri,” ujar Ma’ruf Effendi, kepada Tribun, Minggu (26/6). Ia mengungkapkan, satu raperda yang melalui pembahasan alot yakni Raperda Perlindungan Terhadap Anak Telantar. Pada draft awal, raperda ini memuat gagasan tentang perlindungan terhadap anak yatim dan anak telantar. Namun belakangan, setelah melalui sejumlah kajian dan konsultasi, klausul yang memuat soal perlindungan terhadap anak yatim dihilangkan. Alasannya, ketentuan ini dinilai terlalu sempit makna. Pertimbangan lain, tidak semua anak yatim itu telantar dan hidup miskin. Dijelaskan, semangat dari Raperda Perlindungan Anak Telantar yang akan disahkan DPRD adalah untuk memastikan anak-anak di Kota Bontang

EMPAT RAPERDA YANG AKAN DISAHKAN 1. Raperda Perlindungan Anak Telantar 2. Raperda Retribusi Jasa Umum 3. Raperda Retribusi Jasa Usaha 4. Raperda Retribusi Jasa Tertentu. (don) mendapat pendidikan dan kesehatan yang layak. Karenanya, dalam raperda tersebut disebutkan sejumlah indikator sederhana tentang anak telantar yakni anak-anak yang kebutuhan fisik, mentalnya, pendidikan serta kesehatannya tidak bisa dipenuhi oleh keluarganya. “Ini yang harus dilindungi oleh pemerintah,” ungkapnya. Ia menambahkan, keberadaan anakanak telantar banyak terdapat di yayasan sosial seperti pondok pesantren dan panti asuhan. (don)

Dokter Gadungan Mulai Disidang 28 Juni SANGATTA, TRIBUN- Dokter gadungan yang berhasil menembus dua rumah sakit swasta di Sangatta, Kutai Timur, Susanto, akan mulai menjalani rangkaian persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kutim 28 Juni 2011. Berkas pemeriksaan telah dilimpahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta pekan ini. Humas PN Kutim, Ali Sobirin, SH, mengatakan sidang akan digelar Selasa (28/6/2011) yang dipimpin hakim ketua Satrio Mukti Aji, SH. “Agendanya pemeriksaan identitas dan pembacaan dakwaan,” katanya, kata Ali Soburun, belum lama ini. Namun hingga saat ini belum

diketahui apakah Susanto akan didampingi pengacara atau tidak. “Kepastiannya kita lihat dalam sidang perdana nanti,” katanya. Sidang perdana Susanto diprediksi akan menarik perhatian publik, mengingat kasus ini sempat menjadi sorotan publik Kutim dan Kaltim awal tahun ini. Susanto dalam pemeriksaan kepolisian sempat mengaku bernama Suwarto. Namun dalam pengembangan penyidikan, diketahui ia bernama asli Susanto. Diketahui, sebelumnya ia pernah menjadi dokter gadungan di Temanggung, Grobokan, bahkan Kandangan, Kalimantan Selatan.

Di Sangatta, dokter gadungan ini berhasil menembus RS Sangatta Occupational Health Center (SOHC) dan RS Prima Sangatta, dan menjalankan praktek sebagai dokter spesialis penyakit dalam selama 5 bulan dan menangani ratusan pasien. Pascatertangkapnya Susanto, DPRD Kutim memfasilitasi pembentukan tim penanggulangan dampak dokter gadungan yang terdiri dari beberapa elemen di Kutim. Tim fokus menelaah penanganan di SOHC. Sedangkan RSPS menolak dikoordinir tim, dan mempersilakan para pihak yang dirugikan untuk menempuh jalur hukum. Kerja tim terpadu berakhir dalam waktu dekat. (khc)

Wabup Ardiansyah: Drainase Tuntas 2014 SANGATTA, TRIBUN- Wakil Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, memastikan pemerintah akan menyelesaikan persoalan drainase kota Sangatta secara tuntas hingga tahun 2014 mendatang. “Komitmen pemerintah adalah penataan drainase, folder dan semua yang berhubungan dengan pembuangan air, sampai tahun 2014 nanti akan tuntas, sehingga lingkungan kita akan lebih baik,” kata Ardiansyah. Ardiansyah berharap lomba Kampung Bersemi

yang dimotori PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) bisa jadi salah satu model pengembangan budaya bersih dan sehat berbasis kemandirian masyarakat bagi Kutai Timur. Pada sisi lain, upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang mendukung terus digalakan pemerintah. Seperti pembangunan sistem dan jaringan drainase di Kutim, khususnya Sangatta selaku ibukota kabupaten, yang ditargetkan rampung tahun

2014. Masalah drainase terkait langsung dengan tujuan penyehatan lingkungan karena berhubungan dengan peningkatan indikator keberhasilan pembangunan nasional, yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Salah satu dari komponen indikator ini adalah angka harapan hidup. Apabila kondisi drainase dan lingkungan secara umum seperti air baik, maka risiko kematian akibat water-borne disease seperti diare, kolera, thypoid, malaria, DBD

menjadi minimal yang pada gilirannya meningkatkan IPM itu sendiri. Selain itu, kondisi drainase juga dijadikan ukuran bagi Bank Dunia untuk melihat keberlanjutan pembangunan perkotaan. Selain juga merupakan satu dari 18 target tujuan pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) dari delapan tujuan MGDs yang telah ditetapkan. Indonesia merupakan salah satu negara yang telah meratifikasi 8 tujuan MDGs itu yang diharapkan bisa dicapai hingga tahuan 2015. (khc)


20

SENIN 27 JUNI 2011

Berau Motor, Tarakan SIM C Gratis ! Sepeda Santai Peringatan Hari Bhayangkara

TRIBUN KALTIM/SYAIFUL SYAFAR

Maryono Anggota personel Satuan Reskrim Polres Berau mendapat hadiah utama sepeda motor pada peringatan Hari Bhayangkara di Tanjung Redeb Berau, Minggu (26/6).

Tidak Ada Penangkapan ! Program Pengampunan TKI Mulai 11 Juli NUNUKAN, TRIBUN Tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal yang bekerja di Sabah diimbau memanfaatkan program pengampunan yang ditawarkan Kerajaan Malaysia sejak 11 Juli nanti. Hal itu disampaikan Konsul Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu, Soepono Sahid seperti dikutip dalam surat kabar Malaysia Harian Sabah Times, Minggu (26/6). Ia mengatakan, TKI ilegal di Malaysia tidak perlu takut untuk mendaftarkan diri mengikuti program pengampunan tersebut karena sepanjang program pengampunan masih berjalan tidak akan ada tindakan penangkapan yang dilakukan terhadap mereka. “Program pengampunan ini akan memberikan manfaat secara bersama termasuk majikan di negeri ini dan kebijakan pekerja Indonesia akan dilindungi jika mendaftarkan diri pada program ini,” ujarnya, Ia memperkirakan setidaknya terdapat 20 ribu TKI ilegal di Sabah. Sebelumnya dalam program pengampunan yang berlangsung sejak tahun 2008 hingga 2009 sedikitnya telah tercatat 210 TKI ilegal yang memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan dokumen resmi.

Program pengampunan kepada para TKI ilegal ini hanya berlangsung selama enam bulan. Pengampunan berlangsung sejak 11 Juli dengan harapan dapat mengurangi jumlah TKI ilegal yang berada di Sabah. TKI ilegal di Sabah yang memanfaatkan program ini rencananya dipulangkan ke Nunukan guna mengurus dokumen paspor dan ketenagakerjaan. Program pemutihan ini meliputi enam tahap dimulai dari pendaftaran, pemutihan, pengampunan, pemantauan, penangkapan dan pengusiran. Untuk melaksanakan seluruh program itu dibutuhkan waktu selama enam bulan. Program ini tak hanya berlaku bagi WNI melainkan untuk semua pendatang asing tanpa izin di Sabah, Malaysia. Program pendaftaran dilakukan secara biometerik untuk menghindari penyalahgunaan identitas. Program pendaftaran ini bertujuan mengumpulkan data mengenai pendatang asing tanpa izin di negeri ini seperti informasi mengenai tempat mereka bekerja, majikan dan gaji yang diterima serta sejumlah informasi yang diharapkan dapat membantu mengatasi isu sosial dan kejahatan di negara itu. Dengan diadakannya proses pendaftaran ini

diharapkan bisa digunakan untuk kebutuhan tenaga industri dan sektor tertentu di Malaysia. Karena itu pula pemerintah Malaysia telah mengarahkan semua kementerian yang mengetuai sektor perkebunan, pembuatan, pembinaan dan perkhidmatan serta sub sector di bawahnya untuk mengumpulkan fakta terkait jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan setelah proses pendaftaran berlangsung. Untuk memastikan berjalannya program itu, pemerintah Malaysia akan melibatkan sejumlah lembaga yang berpengalaman untuk ikutserta membantu proses pendaftaran seperti, menemui majikan dan mendaftarkan pekerja asing yang berada di bawah lembaga terkait. Para majikan diharapkan terlibat secara aktif mendaftarkaan pekerjanya karena tidak ada tindakan yang dikenakan pada pekerja ilegal ini. Pemerintah Malaysia berharap paling lambat proses pendaftaran telah usai menjelang akhir tahun nanti. Pelaksanaan program ini kemungkinan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan. Namun jika program itu telah berakhir, dipastikan pendatang tanpa izin akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan kemigrasian negara setempat. (noe)

Wagub Buka Peringatan HANI TARAKAN, TRIBUN - Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjady akan membuka Peringatan Hari Antinarkoba Internasional (HANI) 2011 tingkat Provinsi Kaltim, yang akan diselenggarakan, hari ini, Senin (27/6) di Stadion Datu Adil. Dalam kegiatan ini tidak hanya digelar upacara, namun juga berbagai kegiatan. Di antaranya pemberian penghargaan keluarga teladan antinarkoba, pengukuhan barisan antinarkoba hingga hiburan bagi masyarakat di Pasar Bom Panjang. Ketua Badan Narkoba Kota (BNK) Tarakan, Suhardjo Trianto yang juga Wakil Walikota Tarakan mengungkapkan, pihaknya

bangga dan sekaligus senang Kota Tarakan dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan HANI tingkat Provinsi Kaltim. Untuk itu pihaknya berharap pelaksanaan HANI dapat berjalan dengan lancar dan aman. “Tentu ini moment yang baik untuk memperlihatkan kepada tamu undangan tentang Kota Tarakan. Mudahmudahan pelaksanaan berjalan baik, karena ini membawa nama baik Kota Tarakan,” ucapnya. Suhardjo mengatakan, dalam upaya mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di Kota Tarakan, pihaknya telah melakukan penyuluhan kepada pelajar di seluruh sekolah di Tarakan. Mulai SD,

SMP/MTs, SMA/MA dan SMK. “Selama kami melakukan penyuluhan narkoba kadang kala juga melakukan razia di sekolah melibatkan polisi. Tak hanya itu kami juga telah membentuk barisan antinarkoba yang melibatkan para pelajar yang berkomitmen memberantas penyalahgunaan narkoba,” ucapnya. Sementara itu, khusus untuk panggung rakyat akan dilaksanakan malam hari. “Untuk panggung rakyat ini kami akan menghadirkan artis Ibukota Jakarta. Jadi masyarakat yang ingin melihat panggung rakyat silahkan datang ke Pasar Boom Panjang,” ujarnya. (jnh)

TANJUNG REDEB, TRIBUN - Ratusan warga Kabupaten Berau berkumpul dan memadati lapangan Pemuda Tanjung Redeb, Minggu (26/6) pukul 07.00. Mereka yang berasal dari berbagai kalangan tampak berbaur bersama keluarga Polisi untuk mengikuti kegiatan funbike (sepeda santai) yang dihelat Polres Berau. Demikian juga di Tarakan, sekitar 600 peserta berkumpul di halaman Polres Tarakan untuk mengikuti funbike. Sama seperti sebelumnya, kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 65 yang jatuh pada 1 Juli mendatang. Beragam hadiah pun disiapkan. Di Berau pemenang utama doorprize mendapat satu unit sepeda motor, sedangkan di Tarakan tiga pemenang mendapat SIM C gratis. Funbike di di Tanjung Redeb dibuka Kapolres Berau AKBP Endro Prasetyo SIK. Sementara, Bupati Berau Drs Makmur HAPK yang sebelumnya dijadwalkan membuka acara, batal hadir lantaran tengah berada di Jakarta. Tampak ikut serta dalam kegiatan itu, Dandim 0902/ TRD Letkol Arm Rabimin, Asisten IV Pemkab Berau Jonie

Marhansyah, serta sejumlah unsur Muspida lainnya. Sekitar 30 personel dari Satlantas Polresta Berau dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas di sejumlah titik. Rute funbike menempuh perjalanan kurang lebih 10 Km. Melintasi jalan Pemuda, jalan Pulau Panjang, jalan Gunung Panjang, jalan Singkuang, jalan Murjani III, jalan Murjani II, jalan Murjani I, jalan APT Pranoto, jalan SA Maulana, dan finis di Mapolres Berau. Dalam keterangannya kepada Tribun, Kapolres Endro Prasetyo mengatakan, selain memperingati hari jadi Polri, funbike sengaja dihelat untuk memasyarakatkan olahraga sepeda yang kian hilang di masyarakat.

“Sebetulnya mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga untuk menjaga kesehatan. Apalagi saya lihat olahraga ini mulai ditinggalkan sama masyarakat,” ujarnya. Selain itu menurut Kapolres, kegiatan tersebut juga merupakan ajang silaturahmi antar klub sepeda di Berau. “Ajang silaturahmi juga antar klub sepeda, sehingga klub sepeda itu bisa berkiprah bukan dalam acara seperti ini saja, tapi setiap Sabtu atau Minggu bisa diadakan kegiatan. Jadi misi untuk menyehatkan dan menjaga lingkungan dari polusi udara itu bisa tercapai,” tambahnya. Polres Berau lanjutnya,

berkomitmen untuk mengintensifkan kegiatan funbike di kalangan masyarakat Berau. Untuk menyikapi hal itu, rencananya kedepan Polres Berau akan bekerjasama dengan instansi terkait untuk membudayakan olahraga tersebut. “Kedepan kita akan buat even-even dan tentunya melibatkan instansi terkait untuk membudayakan olahraga sepeda ini. Karena olahraga ini cukup memacu masyarakat dan ikut menjaga lingkungan dari polusi,” terangnya. Usai bersepeda, peserta funbike juga mendapatkan sejumlah doorprize dengan beragam hadiah menarik. Mulai dari kipas angin, rice cooker, lemari es, televisi, hingga hadiah utama sepeda motor. (ful)

Hadiah Motor untuk Sang Isteri MUNGKIN Maryoto adalah satu dari sekian banyak orang yang bernasib mujur, Minggu (26/6) kemarin. Pasalnya, Anggota Reskrim Polres Berau ini sama sekali tak menyangka akan membawa pulang satu unit sepeda motor bermerk Suzuki Smash Titan. Hadiah utama funbike tersebut diberikan Kapolres Endro Prasetyo kepada

Maryoto, setelah kupon undian bernomor 00786 miliknya keluar sebagai pemenang. Maryoto mengaku bersyukur, pasalnya sebelumnya dirinya tak pernah bermimpi akan membawa pulang hadiah tersebut. “Alhamdulillah sangat senang sekali. Saya sangat bersyukur, karena sama sekali nggak pernah

nyangka bisa dapat hadiah ini,” ujarnya kepada Tribun. Menurut pengakuan Maryoto, dia hanya membeli dua tiket berwarna biru, dan beruntung, satu diantaranya keluar. Rencananya, motor tersebut akan diberikan kepada isteri tercintanya di rumah. “Ini akan saya berikan buat isteri saya,” pungkasnya. (ful)

650 Orang Ikut Sepeda Santai SEMENTARA di Kota Tarakan, sebanyak 650 orang mengikuti sepeda santai yang digelar Polres Kota Tarakan untuk memeriahkan HUT ke65 Bhayangkara Minggu (26/ 6) di halaman Polres Tarakan. Mereka yang ikut funbike ini dari anggota Polri, TNI, komunitas sepeda dan masyarakat umum. Sepeda santai ini juga diikuti Walikota Udin Hianggio, Wakil Walikota Suhardjo Trianto, Danlanal Kolonel Laut Taat Siswo Sunarto, Danlanud Letkol Nav Budi Handoyo, Dandim 0907 Tarakan Letkol Arm Andi Khairuddin, dan Kapolres AKBP Budi Prasetyo. Rute yang ditempuh sepeda santai ini berjarak 6,5 kilomter. Start dari halaman Polres Tarakan di Jalan Yos Sudarso, melalui Jalan Sudirman, Martadinata, Sumatra, Kusuma Bangsa, Gunung Lingkas hingga kembali di halaman Polres Tarakan. Kapolres Budi Prasetyo mengungkapkan, sepeda

TRIBUN KALTIM/JUNISAH

Wakil Walikota Tarakan Suhardjo Trianto beserta Danlanal (kiri) dan Kapolres Tarakan (kanan) ikut mendayung sepeda, Minggu (26/6).

santai merupakan salah satu kegiatan memeriahkan HUT ke-65 Bhayangkara. “Kegiatan sepeda santai ini juga diadakan serentak di Polres dan Polda di seluruh Indonesia,” ucapnya. Budi mengatakan, dengan kegiatan ini dapat mempersatukan warga Kota

Tarakan dan memperat tali silaturahmi antara masyarakat dan anggota Polri dan TNI. “Kegiatan ini juga mewadahi kegiatan komunitas sepeda di Tarakan,” katanya. Berbagai hadiah mewarnai kegiatan ini. Panitia menyediakan hadiah mulai

dari kaos, payung, rice cooker, mini compo kulkas, televisi dan sepeda gunung. Yang menarik lagi tiga orang pemenang mendaptkan hadiah pembuatan SIM C gratis. Tiga pemenang hadish mengurus SIM C gratis ini semuanya berasal dari anggota Polri. Tentunya tiga orang ini mengundang senyum dan gelak tawa dari peserta. Pasalnya mereka ratarata telah memiliki SIM. Tak hanya itu peserta sepeda santai pun disuguhkan hidangan makanan dan minuman tradisional. Seperti ketan hitam, ketan putih, singkong, jagung dan ubi rebus serta minuman segar dawet. Ada pula bakso, mie pangsit dan coto Makassar. Rencanaya acara puncak HUT ke -65 Bhayangkara akan ditutup dengan menggelar upacara dan syukuran yang akan dilaksanakan di Polrek Tarakan Utara di daerah Kelurahan Juata Laut. Tempat ini dipilih karena halamannya yang cukup luas. (jnh)

Polres Siap Backup Razia Pengecer BBM TANJUNG REDEB, TRIBUN - Kapolres Berau AKBP Endro Prasetyo SIK, menegaskan pihaknya akan terus membackup razia pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diduga menyebabkan banyaknya penyedotan. Meskipun pekan lalu, tim gabungan pengawasan BBM Kabupaten Berau, yang terdiri dari Bagian Perekonomian, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertambangan dan Energi, Dinas Perhubungan dan Informasi, Kesbang Linmas, Satpol PP, serta kepolisian, telah melakukan razia, namun kelangkaan BBM masih terus berlanjut. Menurut Kapolres, dari razia yang digelar tim gabungan pekan lalu, ada beberapa oknum yang sudah ditindak dan menjadi tersangka kasus tindak pidana ringan (Tipiring). Hal ini

karena perilaku mengecerkan BBM di sembarang tempat dinilai melanggar Perda tentang ketertiban umum. “Razia sudah dilakukan bersama dengan Satpol PP dalam rangka penertiban pengecer BBM. Dalam razia itu, sudah ada yang ditindak dan dikenai Tipiring, cuma datanya ada di Satpol PP. Mereka tidak memiliki izin menjual BBM,” ungkap Kapolres, Minggu (26/6) di kantornya. Dalam Perda tersebut diatur bahwa setiap warga dilarang untuk mengecerkan BBM di sembarang tempat, kecuali bagi warga yang telah mendapatkan izin penjualan di tempat yang telah ditentukan. Penetapan tersangka Tipiring tersebut dilakukan setelah jajaran Polres dan Satpol PP Berau melakukan penertiban pengecer BBM di sepanjang ruas jalan protokol Tanjung

Redeb, pekan lalu. Penertiban itu merupakan tindak lanjut hasil kesepakatan rapat pembahasan krisis BBM yang digelar Pemkab Berau, beberapa waktu lalu. Mereka yang ditetapkan tersangka Tipring, lanjut Kapolres, akan dikenai hukuman minimal 3 bulan penjara atau membayar denda. Namun demikian, Kapolres mengakui hingga kini kelangkaan masih terjadi, mengingat razia belum secara kontinyu dilaksanakan. “Memang masih ada, karena razia belum dilakukan secara berkelanjutan. Tapi paling tidak sudah ada penurunan dibanding sebelumnya,” ujarnya. Mengenai intensitas jadwal razia, Kapolres menyatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Pemkab Berau dalam hal ini Tim Pengawas BBM. “Untuk

menggerakkan kami menyerahkan sepenuhnya kepada Pemda, karena ini sudah menjadi kewenangannya,” ujarnya. Meski demikian, ia berjanji siap membackup personel jika razia digelar. Polres Berau telah menyiapkan 3 Unit Kerja Lapangan (UKL) yang ditugaskan untuk menangani razia. Satu UKL teriri dari 10 personel. Satuan UKL tersebut dipersiapkan untuk menggelar razia BBM, senjata tajam (sajam), narkoba, dan tindak kriminal lainnya. Seperti diketahui, krisis BBM di Kabupaten Berau sudah dirasakan sejak April 2011 lalu. Meski akhir pekan lalu, 4 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) buka, namun antrean tetap panjang. Bahkan, harga di tingkat pengecer masih berada di kisaran Rp 10.000- Rp 15.000 per botol. (ful)


tribun penajam-grogot

SENIN 27 JUNI 2011

21

Gunung Steleng Juara Kampung Sehat ● Wakili Kaltim Lomba Kelurahan Tingkat Nasional ”Jadi masyarakat tanpa harus diimbau pun, mereka sudah menjaga kebersihan masing-masing. Ini harus dicontoh kelurahan lain khususnya di Kecamatan Penajam” Khaeruddin, Camat Penajam

TRIBUN KALTIM/SAMIR

TERTANGKAP - Mantan kepala desa (kades) Gunung Intan, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jn, 54, Rabu (22/6) sekitar pukul 14.30 ditangkap Satnarkoba Polres PPU karena kedapatan membawa dua poket narkoba jenis SS seberat 1,7 gram dan 0,01 gram. Sabusabu tersebut disembunyikan di polibek bibit jeruk yang dibawa dari Balikpapan. Selain Jn, polisi juga mengamankan MA, 26, yang juga sopir Jn.

PENAJAM, TRIBUN Kelurahan Gunung Steleng, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), akan mengikuti lomba kelurahan tingkat nasional mewakili Kaltim. Terpilihnya, Gunung Steleng

karena di wilayah itu telah dibentuk kampung sehat dan kampung aman. Dimana seluruh masyarakat ikut andil dalam menjaga kebersihan. Hal ini diungkapkan Camat Penajam, Khaeruddin beberapa waktu lalu. “Kelurahan Gunung Steleng juga dinilai tertib dalam hal administrasi serta berhasil dalam pembinaan kepada masyarakat. Makanya dalam seleksi tingkat Kaltim, berhasil menjadi juara dan berhak mewakili Kaltim pada lomba kelurahan tingkat nasional mendatang. Yang jelas kami berharap agar di tingkat nasional bisa meraih prestasi yang membanggakan,” jelasnya.

Untuk menghadapi lomba tingkat nasional itu lanjutnya, pihaknya akan membantu memantapkan mengelolaan dan penyusunan administrasi di Kelurahan Gunung Steleng. Sehingga dalam penilaian nanti, kriteria penilaian dari tim juri tidak ditemukan adanya kekurangan. Sementara mengenai predikat sebagai kampung sehat, Khaeruddin menyatakan, bahwa masyarakat di Gunung Steleng dengan kesadaran sendiri menjaga lingkungan tetap sehat. “Jadi masyarakat tanpa harus diimbau pun, mereka sudah menjaga kebersihan masing-masing. Ini harus dicontoh kelurahan lain

khususnya di Kecamatan Penajam,” harapnya. Selain Lomba Kelurahan, kata Khaeruddin, lurah dan kades berpretasi juga akan dilombakan untuk tingkat Kaltim. Ia mengatakan, Kades Girimukti dan Lurah Gunung Steleng yang akan mewakili PPU dalam lomba tingkat Kaltim nanti. Mengenai terpilihnya kades dan lurah prestasi ini, Khaeruddin menyatakan bahwa, mereka selama ini dinilai telah berhasil melakukan pembinaan kepada warganya. “Insya Allah lomba kades dan lurah prestasi ini akan dilaksanakan Juli ini. Mudahmudahan bisa mewakili Kaltim pada tingkat nasional,” harapnya. (mir)

Anak Paser akan Ikut FAN di Solo Peserta Ujian UT Pertanyakan Jatah Makan Siang TANAH GROGOT, TRIBUN - Prestasi gemilang kembali diukir putra-putri daerah Kabupaten Paser. Melalui kegiatan Forum Anak Daerah (FAD) seKaltim di Samarinda, pertengahan Juni lalu, Siswi SMP Negeri 2 Tanah Grogot Trisya Benazir Dewinegara terpilih mewakili Kaltim diajang kegiatan Forum Anak Nasional (FAN) dan Konfrensi International AsiaPasifik di Solo Jateng tanggal 30 Juni mendatang. Putri pasangan Trisno dan Soraya ini menurut Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

Berencana (P2KB) Paser Hj Faulina Widryani, meraih prestasi karena keuletan dan kemampuannya, sehingga berhasil mengungguli 27 peserta lainnya pada penilaian di tingkat kabupaten, dan kembali mengukir prestasi di tingkat provinsi. “Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraihnya, apalagi di tingkat Kaltim Trisya harus bersaing dengan 50 peserta dari daerah lain, tetapi anak kita ini mampu meraih prestasi tertinggi. Oleh karena itu, Trisya bersama tiga rekan lainnya dari Balikpapan, Kukar dan Nunukan ditunjuk

mewakili Kaltim diajang international itu,” jelas Faulina didampingi Kasi PPA Lilis Nurhasanah SH. Pembinaan anak melalui FAD menurut Faulina, adalah salah satu bentuk dukungan kebijakan perlindungan tumbuh kembang anak guna pemenuhan hak-hak anak serta meningkatkan kemampuan anak. Ini juga untuk memahami KHA dan UUPA, sehingga hak-hak anak untuk dapat hidup dan berkembang sesuai harkat dan martabat kemanusian secara optimal dan mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. (aas)

TANAH GROGOT, TRIBUN - Mulai hari Sabtu (24/6), dan hari ini, mahasiswa Univesitas Terbuka (UT) melaksanakan ujian semester di SDN 008, SDN 014, dan SDN 016 Tanah Grogot. Setiap hari setidaknya ada lima mata kuliah yang diujikan dari pukul 07.30 sampai 17.00, sehingga wajar ada peserta ujian semester yang mempertanyakan jatah makan siang. Menurut seorang pengawas ujian semester UT yang namanya tidak ingin dikorankan, peserta ujian semester UT memang biasanya tidak mendapat jatah makan siang, mereka semua disarankan

untuk makan siang di warung makan terdekat dengan biaya masing-masing. Ada 851 peserta yang melaksanakan ujian di tiga tempat. “Bukan tahun ini saja saya diminta menjadi pengawas ujian semester UT, sudah sering, makanya ketika ditanya apakah peserta dapat jatah makan siang? Saya bilang tidak, sebab tahun-tahun sebelumnya mereka juga tidak mendapat jatah makan siang, tapi saya juga tidak berani memastikan apakah dana untuk makan siang peserta ada atau tidak,” kata pengawas tersebut. Dikonfirmasi terpisah,

Kepala Seksi Peningkatan Mutu Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Paser H Zulkifli, Minggu (25/6) menjelaskan, anggaran untuk jatah makan siang memang tersedia, tapi khusus untuk peserta ujian semester UT yang masuk dalam proyek peningkatan kualitas guru (PNS), bukan dalam arti untuk seluruh peserta ujian semester UT. “Mahasiswa UT yang ikut ujian semester terbagi dua, ada peserta swadaya dan ada peserta yang masuk dalam proyek peningkatan mutu dari Disdik, jadi cuma proyek yang dapat jatah makan siang. Berapa banyak? Itu harus

diinventarisir, yang mana mahasiswa swadaya dan yang mana mahasiswa termasuk dalam proyek,” kata Zulkifli. Mengingat persiapan pelaksanaan ujian semester sudah mepet waktunya, lanjut Zulkifli, sehingga pihaknya tidak sempat mengkondisikan fasilitas makan siang, sebagai penggantinya akan diberikan dalam bentuk uang. “Hal ini juga sudah kita sampaikan kepada peserta, dan mereka bisa memakluminya. Jika nanti anggaran untuk jatah makan siang mereka cair, maka akan kita serahkan kepada mereka,” pungkasnya. (aas)

Tidak Perlu Izin DPRD

Ia menyesalkan sikap dewan dalam menilai MBS dan Kaltim Airlines. MBS misalnya, dikatakan tidak sehat. Padahal yang sebenarnya terjadi adalah likuiditas tumbuh terus. MBS mendatangkan keuntungan Rp 2 miliar pada tahun 2010. Namun karena nilai penyusutan Airvan yang sangat besar, mencapai Rp 4 miliar, menjadikan tercatat di pembukuan merugi Rp 2 miliar. “Seharusnya dewan mendukung sebab misinya kan membuka isolasi. Dalam hal pembuatan regulasi misalnya, dewan bisa bantu membuat aturan gak boleh airlines lain masuk sampai Kaltim Airlines benar-benar sehat (secara bisnis). Jangan terus dicurigai.” Sabri juga menyebut MBS bahkan sebagai satu-satunya perusda milik Pemprov Kaltim yang tidak pernah meminta APBD. Setidaknya sejak perusda ini ia pimpin sekitar empat tahun lalu. Kalaupun ada subsidi dari pemda, sekitar tahun 2007, itu pun bukan untuk MBS. Melainkan untuk Airvan yang harus mengemban misi menerbangkan penumpang dan barang ke daerah-daerah yang sebenarnya tak layak secara bisnis. Komposisi saham di Kaltim Aviation sampai saat ini masih 51 persen dipegang MBS. Sisanya 49 persen dipegang Fauzi Bahtar, Ketua Kadin Kaltim. Tapi ini sifatnya sementara. MBS nanti akan roadshow ke 14 kabupaten/ kota untuk menawarkan saham yang kini dikuasai MBS. Hal yang sama akan dilakukan Fauzi Bahtar, membagi-bagi 49 persen saham itu kepada investor swasta lain yang berminat. Bukankah MBS disebutsebut dalam kondisi tidak sehat, lantas dari mana uang diperoleh dan berapa modal telah disetor? Sabri enggan menyebut nilai uang yang sudah disetor. “Ada beberapa sudah kami setor,” sebutnya. Kalau modal awal Kaltim Airlines yang diperlukan Rp 50 miliar, apakah itu berarti MBS sudah menyetor modal 51

”Kalau pure swasta lalu pengusaha akan berlindung kepada siapa? Lagi pula Gubernur gak mungkin perintahkan swasta (terkait misi sosial penerbangan ke jalur yang kurus). Makanya diperlukan ada perusda”

Menunggu Hari Kemerdekaan Tiba

***** SEMUA ini memang berawal dari mimpi. Mimpi seorang Awang Faroek Ishak, Gubernur Kaltim, yang ingin mencatatkan sejarah baru bahwa Kaltim mampu memiliki maskapai penerbangan sendiri. Mimpi seorang Awang Faroek yang ingin mengatasi bottle neck permasalahan transportasi menuju sejumlah titik di pedalaman dan perbatasan Kaltim. Sebab menunggu jalur darat entah kapan akan terhubung. “Tidak usah hidup kalau Anda takut bermimpi.” Demikian sindir gubernur terhadap orang-orang yang mengkritiknya. Tapi kita tahu polemik terus berkembang. Kita juga tahu bahwa Kaltim bukanlah pemda pertama yang terjun dalam bisnis penerbangan. Pada tahun 2002 silam, Pemprov Aceh pernah memiliki Seulawah NAD Air. Diresmikan Presiden Megawati. Sayang sekali, belum sampai setahun sudah terseok tak mampu terbang dan meninggalkan utang besar. Pada 2008, Pemkab Aceh Utara membangun North Aceh Utara dengan menyewa Fokker 28. Nasibnya lebih tragis. Sempat sekali terbang, habis itu padam. Pemprov Sumsel juga pernah punya Serunting Sakti. Selama 10 tahun perjalanannya tidak pernah jelas. Puncaknya terjadi pada 2006. DPRD setempat merekomendasikan pesawat Cassa yang dimilikinya untuk dijual guna menutupi utang operasional. Masih di Sumatara, Pemprov Riau membangun maskapai bernama Riau Airlines pada 2002. Namun sejak awal selalu dirundung badai hingga pernah dilarang terbang oleh Dephub tahun 2008. Riau Airlines atau lebih dikenal dengan nama RAL pernah dimenej oleh Samudra Sukardi, orang yang ditunjuk Gubernur Awang Faroek sebagai arsitek yang membidani Kaltim Airlines. Tapi tetap saja tidak mampu mengubah keadaan. “Inilah kelirunya kita.

Selalu yang dijadikan referensi yang gagal-gagal. Kenapa kita tidak mencoba ambil referensi yang sukses seperti Singapore Airlines dan Garuda Indonesia?” kata Daeng. Daeng selama ini dikenal sebagai pengamat yang kritis. Ia seorang notaris dan pengusaha. Dirut MBS Sabri Ramdhani mengatakan, kehadiran MBS, selain sebagai alat yang memungkinkan bagi daerah untuk mendapatkan untung dari usaha yang digelutinya, juga sebagai alat bagi kepala daerah untuk memungkinkan melakukan campur tangan. Terutama untuk jalur-jalur penerbangan kurus yang harus dibuka tapi secara bisnis belum layak. Saat ia menerbangkan Airvan dari Samarinda-Dt Dawai misalnya. Biaya operasinya Rp 1,5 juta per orang. Setiap 1 jam terbang, Airvan membutuhkan biaya Rp 7 juta. Kursi Airvan hanya enam orang. Perjalanan Samarinda-Dt Dawai dicapai 1,5 jam. Padahal toleransi tarif seat yang diizinkan oleh Dephub hanya Rp 200 ribu. “Mana ada penumpang pedalaman dan perbatasan yang mau naik dengan harga Rp 1,5 juta. Juga mana ada pengusaha yang rugi. Oleh karena diperlukan campur tangan pemerintah melalui subsidi ongkos angkut barang dan penumpang,” jelas Sabri. ***** PATUTKAH menyebut warga Desa Long Bawan, Kabupaten Nunukan, Kaltim sebagai orang kaya? Bayangkan saja, setiap kali mereka membeli barang kebutuhan pokok selalu dengan harga jauh lebih tinggi dibanding masyarakat dari daerah lain di Indonesia. Garam dapur, mereka beli seharga Rp 35.000 per kilo gram, gula pasir Rp 13.500 per bungkus (8 ons), dan bensin premium Rp 15.000 per liter. Patut pulakah menyebut masyarakat Desa Long Nawang di Malinau sebagai orang kaya ketika mereka harus mengeluarkan duit hingga Rp 1,4 juta untuk 1 sak semen ukuran 50 kg yang dibelinya dari Malinau

atauTarakan? Karena keterbatasan angkutan pesawat, harganya memang jadi melambung. Jika barang yang sama itu dibeli dari Malaysia, harganya bisa lebih “murah” (meski tetap saja tidak bisa disebut murah), hanya Rp 700 ribu. Barang-barang ini harus melewati get-get (semacam pintu-pintu pemeriksaan tidak resmi) yang sengaja dipasang oleh Askar Malaysia agar mereka mendapatkan upeti dari barang tersebut. Ingkong Ala, tokoh masyarakat Desa Long Nawang mengatakan, harga diri bangsa memang dipermainkan di sini. Namun kita tidak punya pilihan lain sebab bila menunggu bantuan pemerintah pusat dan provinsi, kenyataannya tidak pernah ada. Ada memang subsidi ongkos angkutan barang, tetapi tetap volumenya tidak bisa memenuhi kebutuhan warga perbatasan selama satu tahun, sehingga harganya masih saja tinggi. “Semenjak dahulu kita sudah ambil barang di Malayisa secara ilegal karena hanya Tapak Mega saja yang menjadi harapan kita untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga kecamatan perbatasan. Sebab bila menunggu bantuan pusat dan provinsi, kapan lagi,” ucapnya. Ketika bepergian ke luar daerah, mereka pun selalu naik pesawat, kendati itu hanya menuju ibukota kabupaten. Tapi patutkah kita menyebut warga di dua desa ini sebagai orang terkaya? Jawabnya: tidak! Keadaanlah yang memaksa mereka harus membeli dengan harga yang mencekik leher. Kini saatnya mereka mendapat layanan baik agar demo tak terulang. Semoga Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2011 mendatang akan benarbenar menjadi perbangan perdana Kaltim Airlines dan untuk selamanya. Bukan sekali terbang habis itu padam. Setidaknya mereka bisa turut merasakan bahwa kemerdekaan RI telah pula mencapai wilayah-wilayah mereka. (achmad bintoro)

● Sambungan hal 13 Pengawas saja. “Kami mengacu pada perda. Tidak perlu persetujuan DPRD, kecuali apabila aset yang kini dikelola oleh perusda belum diserahkan. Ini kan sudah, seperti Airvan, mobil dan lainnya,” jelasnya seraya menambahkan bahwa Airvan adalah harta terbesar (95 persen) yang dimiliki MBS. Ia menanggapi sikap Ketua Komisi II DPRD Kaltim Rusman Ya’qub yang menegaskan tak akan pernah menyetujui MBS untuk berinvestasi di Kaltim Aviation. Persetujuan dewan baru dibutuhkan, katanya khusus yang ada misi sosialnya, tidak yang pyur bisnis seperti saat MBS tanam modal di Kaltim Airlines atau saat MBS pernah kerjasama dengan Kura-kura Aviation, untuk menerbangkan Airvan. “Misalnya saat kami memerlukan tambahan APBD, itu harus minta persetujuan dewan. Bagaimana pun perusda ada keterbatasan, padahal diketahui ada saja misi sosial yang harus diemban.” Dalam dialog “Kontroversi Kaltim Airlines” di studio TVRI Kaltim, Rusman Ya’qub mengatakan, dirinya mendukung Kaltim Airlines sepanjang tidak ada share saham dari Pemprov melalui perusda MBS. “Pemprov tidak harus terjun di semua lini bisnis, terlebih bisnis penerbangan yang kita tahu memiliki risiko besar. Saya tidak akan pernah setuju. Lagi pula saya tahu persis kondisi MBS yang tidak sehat.” “Sudahlah, kalau memang ada investor swasta yang berminat silakan Kaltim Airlines jalan saja. Tak usah libatkan pemprov atau perusda. Tugas pokok pemprov itu bagaimana menyediakan infrastruktur yang diperlukan. Soal bisnisnya biarlah diambil swasta,” tambah Rusman (Tribun, 24/6).

Sabri Ramdhani Dirut MBS

persennya? “Modal awal Rp 50 miliar itu kan itungan konsultan. Tapi kan tidak harus sekaligus. Belum, belum terkumpul sampai segitu. Bertahap,” jawab Sabri. “Lagi pula, dalam bisnis, modal itu nomor 5 atau 6. Nomor satu punya kepercayaan, teman, jaringan, bank dan lainnya. Kami misalnya bisa saja ajak investor dari Singapura, dan mereka mau. Jadi tak harus memiliki modal sendiri,” elak Sabri ketika didesak lagi berapa sebenarnya uang yang sudah ditanam MBS di Kaltim Airlines. Menanggapi pernyataan Wakil Ketua Kadin HR Daeng Naja yang merasa lebih nyaman bila MBS turut sebagai pemegang saham di Kaltim Airlines Sabri mengatakan, dirinya memahami jika investor swasta merasa gamang atau tidak nyaman bila MBS tidak ikut di Kaltim Airlines. “Kalau pure swasta lalu pengusaha akan berlindung kepada siapa? Lagi pula Gubernur gak mungkin perintahkan swasta (terkait misi sosial penerbangan ke jalur yang kurus). Makanya diperlukan ada perusda,” jelasnya. Dengan adanya unsur perusda, kepala daerah bisa saja meminta dilakukan block seat. Tapi bersifat sementara, hanya setahun untuk menumbuhkan ekonomi. Setelah itu tidak perlu lagi ada subsidi, selanjutnya bisa pyur bisnis. Misinya adalah membuka isolasi transportasi. Jadi, fungsi perusda sebagai trigger. (bin)

● Sambungan hal 13 pemda, apalagi Kaltim Airlines yang notabene digagas dan mendapat dukungan penuh Gubernur.” Berbagai kritikan dari kalangan anggota DPRD Kaltim maupun pemerhati kebijakan publik seperti gayung tak bersambut. Penasaran saya lebih didasarkan pada realitas bahwa jalur menuju kawasan pedalaman dan perbatasan yang akan diterbangi Kaltim Airlines, adalah jalur kurus. Mereka bukan jalur gemuk layaknya BalikpapanSurabaya atau BalikpapanJakarta. Bagaimana mungkin pengusaha akan nekad dan tetap berdalih byur bisnis untuk melayani jalur-jalur kurus itu. Sama saja tidak mungkin kita berharap ada investor swasta yang mau membangun jalan tol Balikpapan-Samarinda, kecuali ada insentif lain yang nilainya minimal sepadan dengan uang yang telah mereka keluarkan. Lain kalau kita berharap yang datang cuma kontraktor. So pasti akan banyak tanpa harus repot-repot mengundangnya. Saya baru agak ngeh saat Daeng Naja menjawab pertanyaan saya dalam dialog “Kontroversi Kaltim Airlines” di studio TVRI Kaltim, pekan lalu, bahwa swasta merasa lebih nyaman kalau MBS turut bertanam saham di Kaltim Airlines. Saya kini melihat ada sedikit kegamangan untuk terus maju bila MBS atau perusda lainnya tidak turut di Kaltim Airlines. Pertanyaan ini saya ajukan ke dia juga sekaligus untuk meneruskan warning yang disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kaltim Rusman Ya’qub. Rusman menegaskan, silakan saja pihak swasta berjalan mengoperasikan Kaltim Airlines. Tapi jangan libatkan pemprov lewat perusda.


22

SENIN 27 JUNI 2011

Pembebasan Lahan jadi Penghambat ■ Jalur Alternatif MT HaryonoSyarifuddin Yoes Bisa Tertunda Jalan penghubung MT Haryono dan Syarifuddin Yoes itu total panjangnya 4 km. Nah yang belum selesai itu tinggal sekitar 400 meter. Dalam waktu dekat ini kita lelang sisanya itu, cuma sepertinya pengerjaannya baru bisa 2012, soalnya ada beberapa lahan yang harus dibebaskan lagi Sri Sutantinah Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan BALIKPAPAN, TRIBUN Pembebasan lahan lagi-lagi menjadi penghambat proses pembangunan yang dica-

nangkan Pemkot Balikpapan. Selain pembangunan Stadion Balikpapan di Batakan, kelanjutan penyelesaian jalur alternatif yang menghubungkan Jl MT Haryono dengan Jl Syarifuddin Yoes tampaknya turut terhambat lantaran masih ada lahan yang harus dibebaskan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan, Sri Sutantinah menuturkan Pemkot menyiapkan sekitar Rp 8 miliar guna menyelesaikan jalur alternatif yang terletak di Jl MT Haryono dalam tersebut. Rencananya, sisa penyelesaian jalan alternatif sepanjang 400 meter ini akan dilelang dalam waktu dekat. “Jalan penghubung MT Haryono dan Syarifuddin Yoes itu total panjangnya 4 km. Nah yang belum selesai itu tinggal sekitar 400 meter. Dalam waktu dekat ini kita lelang sisanya itu, cuma sepertinya pengerjaannya baru bisa 2012,

soalnya ada beberapa lahan yang harus dibebaskan lagi,” jelas Plt Asisten II Setkot Balikpapan ini. Pembangunan jalan alternatif tersebut, kata Tantin, merupakan proyek bantuan dari Provinsi Kaltim. Proyek Jl MT Haryono dalam ini terbagi menjadi beberapa paket pekerjaan yang mulai dikerjakan sejak 2008 lalu. “Pelaksanaannya itu mulai PON 2008 lalu, kalau tidak salah paket I Rp 300 juta, paket II Rp 3 miliar, dan paket III itu Rp 11 miliar. Saat ini yang sedang dikerjakan itu drainasenya dulu, penyelesaian jalannya menyusul,” tutur Tantin. Jalan MT Haryono bagian dalam merupakan jalur alternatif yang menghubungkan kawasan Damai dengan Jl Syarifuddin Yoes. Sedianya jalur ini menjadi jalan alternatif menuju Bandara Sepinggan lantaran kawasan simpang Damai kerap dilanda kemacetan. (m26)

Perusda Siapkan Rp 6 Miliar ● Bangun IPAL, Bufferzone, dan Bumi Perkemahan di Bendali II BALIKPAPAN, TRIBUN Perusahaan Daerah (Perusda) Balikpapan menyiapkan alokasi dana sekitar Rp 6 miliar. Rencananya, dana tersebut akan dipergunakan guna membangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), pembukaan bumi perkemahan, serta pembangunan Bufferzone (zona penyangga). Direktur Utama Perusda Balikpapan, Poerba Widjaja mengatakan, ketiga proyek tersebut dibangun sebagai wujud kepedulian guna mempertahankan kelestarian lingkungan. Rencananya, ketiga proyek itu berlokasi di

kawasan Bendungan Pengendali (Bendali) II. “Jadi begini, kita menyiapkan Rp 2 miliar untuk membangun IPAL dan Rp 4 miliar lainnya untuk membangun bufferzone dan bumi perkemahan. Tapi kita inginnya Pemkot yang membebaskan lahannya,” ujar Poerba. Tiga proyek tersebut, kata Poerba, memerlukan luas lahan yang mencapai 5 hektar. Khusus untuk pengelolaan IPAL nantinya akan diserahkan ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sedangkan untuk bufferzone dan bumi perkemahan akan dikelola

oleh Pemkot Balikpapan. “Kalau bufferzone itu untuk mengoptimalkan fungsi Bendali II sebagai pengendali banjir. Sementara kalau IPAL kita sudah samasama tahu, yakni untuk mengolah air limbah sebelum dibuang. Kan bahaya kalau limbah tidak diolah terus langsung dialirkan,” jelasnya. Anggaran sebesar Rp 6 miliar yang dialokasikan Perusda, lanjut Poerba berasal dari kas Perusda murni. “Itu (Rp 6 miliar) semua bersumber dari kas Perusda. Ya misalnya dari hasil jual barang yang kemudian kita jadikan sebagai modal,” tandasnya. (m26)

TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE

Peserta Fun Bike HUT Bhayangkara ke-65 foto bersama Gubernur Kaltim, Kapolda Kaltim, dan Pangdam VI Mulawarman usai bersepeda, Minggu (26/6) di Lapangan Merdeka.

Ribuan Orang Ikut Fun Bike Bhayangkara BALIKPAPAN, TRIBUN Ribuan pesepeda mengikuti Fun Bike yang diadakan Polda Kaltim dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-65, di Lapangan Merdeka, Minggu (26/ 6). Sejak pukul 6.00, peserta sudah memenuhi kawasan Lapangan Merdeka, menantikan dimulainya acara gowes bersama. Meski banyak yang tidak kebagian kaos, para peserta yang tergabung dalam banyak komunitas sepeda di Balikpapan, tampak menikmatinya. Mulai dari komunitas sepeda onthel, pecinta downhill, sampai dengan sepeda low rider. Mereka juga tampil unik, seperti komunitas Onthel Balik-

papan Mania (Obama) yang tampil dengan dandanan jadul tahun 45-an. Start dari Lapangan Merdeka, peserta mengayuh sepeda melalui Jl Jenderal Sudirman, simpang tiga Balikpapan Plaza, dan berputar di simpang Hotel Le Grandeur untuk kembali ke Lapangan Merdeka. Gowes bersama ini juga diikuti Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Kapolda Kaltim Irjen Pol Bambang Widaryatmo, Pangdam VI Mulawarman Mayjen Tan Aspan, Walikota Balikpapan Rizal Effendi, para undangan, dan sejumlah pejabat utama Polda Kaltim. “Bersepeda tak hanya membuat tubuh kita sehat, tapi juga turut

melestarikan lingkungan,” ujar Bambang. Di gelaran Fun Bike HUT Bhayangkara kali ini, Bambang mengajak seluruh masyarakat dan komunitas pecinta sepeda di Balikpapan dan seluruh anggotanya di jajaran Polda Kaltim turut berpartisipasi. “Sesuai dengan temanya, kami ingin menjalin kemitraan dengan masyarakat melalui kegiatan bersepeda bersama ini,” kata Bambang. Selain bersepeda, para peserta Fun Bike HUT Bhayangkara juga disuguhkan makanan, hiburan dan doorprize berupa tiga sepeda motor dan puluhan sepeda. Untuk selanjutnya, setelah aksi gowes bersama ini, Polda Kaltim juga

melaksanakan serangkaian kegiatan Go Green seperti penanaman pohon di kawasan Delta Mahakam. Sementara Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menyambut baik fun bike yang digelar Polda Kaltim. Ditemui usai bersepeda, Awang mengimbau masyarakat Kaltim menjaga kelestarian lingkungan, salah satunya dengan menanam pohon dan bersepeda. Menurutnya, kegiatan fun bike seperti ini bisa menjadi semangat untuk menumbuhkan gerakan cinta lingkungan. “Karena dengan bersepeda bisa mengurangi polusi dan tingkat kemacetan,” ujarnya. (bdu/m36)

Rizal: Jaga Keamanan Kota dengan Kearifan BALIKPAPAN, TRIBUN Menanggapi stabilitas Kota Balikpapan yang akhir-akhir ini dirundung berbagai isu, Walikota Balikpapan meminta kepada semua pihak untuk sama-sama berpikir jernih dan mengedepankan

semangat persatuan di tengah perbedaan penduduk yang heterogen. Hal tersebut disampaikan Rizal usai mengikuti sarasehan tentang nilai-nilai Pancasila di Hotel Gran Tiga Mustika, Minggu (26/6).

Ia juga berharap agar semua warga Balikpapan bisa sama-sama mengedepankan kearifan untuk menjaga kota ini tetap dalam kondisi aman. “Jadi kita harap para tokoh betul-betul arif menyikapi bahwa perbedaan itu adalah

sesuatu yang wajar. Dengan perbedaan itu kita tetap bersatu sebagai negara persatuan,” katanya. Rizal juga mewanti-wanti alangkah sangat disayangkan jika Balikpapan yang selama dikenal sebagai kota paling aman di Indonesia sampai mengalami disintegrasi antar penduduknya. Hal ini tentunya akan menjadi sebuah luka yang disesali seumur hidup. Kedepan Rizal menjanjikan akan mengadakan dialog dengan semua pihak untuk menjelaskan bagaimana situasi yang sesungguhnya dan mencari solusi untuk tetap mepertahankan keamanan kota ini. (m35)


tribun balikpapan Perempuan Harus Bisa Berkarya BALIKPAPAN, TRIBUN Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Balikpapan mengadakan pelatihan dan pendidikan (diklat) untuk kader mereka. Pelatihan dilakukan di Hotel Pasific selama dua hari sejak Jumat (24/6) hingga Sabtu (25/6). Diklat ini mengusung tema “Melalui Diklat Kesatuan Perempuan Partai Golkar dan Catur Sukses”. Acara ini dihadiri oleh Ketua DPD Golkar Balikpapan Andi Burhanuddin Solong, Ketua KPPG Kaltim H Aisyah Nazaruddin, Ketua KPPG Balikpapan Hj Suharti SE, dan 117 peserta diklat yang terdiri dari pengurus KPPG kecamatan, kelurahan, pengurus DPD II Partai Golkar unsur perempuan dan peninjau rakerda (simpatisan Partai Golkar). Acara dibuka oleh Ketua DPD Golkar Balikpapan Andi Burhanuddin. Dalam sambutannya ia mengharapkan agar setiap peserta diklat dapat mengilhami pelatihan yang dilaksanakan, agar mampu merealisasikan program kerja partai yang pada tujuannya setiap kader dapat memberikan sumbangsih bagi pembangunan Balikpapan.

23

DPC PDI-P Peringati Bulan Bung Karno ● Ajak Hidupkan Semangat Pancasila

TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE

Rakerda KPPG Partai Golkar, di Hotel Pasific selama dua hari sejak Jumat (24/6) hingga Sabtu (25/6).

Menurut Ketua KPPG Balikpapan Suharti, selain untuk menambah wawasan, tujuan dilaksanakannya acara ini adalah untuk menampung aspirasi dan masukan baru dari keluarga besar KPPG. “Animo masyarakat mengikuti rakerda dan diklat ini cukup tinggi, telihat dari dari permintaan mengikuti acara yang masuk,” katanya. Dari antusiame yang tinggi ini diharapkan semua program yang hendak dijalankan dapat menyentuh setiap lapisan masyarakat, terutama tingkat kelurahan. Kedepannya, diharapkan semua aspirasi masyarakat

sampai lingkup terkecil dapat terserap. “Contohnya korban kebakaran, kita tinjau langsung dan berikan bantuan untuk meringankan beban,” jelas Suharti. Masih menurut Suharti, melalui diklat ini diharapkan tersedia kader perempuan yang profesional dan intelektual serta memiliki tanggung jawab, disiplin, militansi, moralitas dan kesetiaan yang tinggi pada organisasi. “Perempuan harus diberdayakan sesuai kemampuannya, yang dapat membantu penghasilan pendapatan keluarga,” katanya. (m36)

Besok NCW Serahkan ”Antikorupsi Award ” BALIKPAPAN, TRIBUN Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Nusantara Corruption Watch (NCW) Korwil Kaltim akan menyerahkan “Antikorupsi Award”. Penghargaan ini diberikan kepada pejabat dan masyarakat antikorupsi di Kaltim di Ballroom Hotel Blue Sky, Balikpapan, Selasa (28/6) malam. Selain penyerahan”’Antikorupsi Award”, juga digelar dialog interaktif dengan menghadirkan pembicara praktisi dan penegak hukum, di antaranya dari Komisi Pemberantasan Korupsi

SENIN 27 JUNI 2011

(KPK), Polri dan institusi lainnya. Ketua NCW Kaltim Taufiq Qur’rahman mengatakan, persiapan acara sudah maksimal, dan undangan pun sudah disampaikan kepada sejumlah pejabat, baik di Kaltim maupun dari Jakarta. Dikatakan, konfirmasi terakhir, sejumah narasumber dalam dialog interaktif juga sudah siap hadir di Balikpapan. “Kami berharap tidak ada perubahan jadwal lagi, sehingga syukuran HUT ke12 NCW dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses,” ujar Taufiq didampingi Ketua Panpel HUT-12 NCW Robert Effendi . Menurut Taufiq, sebelum acara ini digelar, NCW Kaltim

bekerjasama dengan KPK dan Bupati Malinau DR Drs Yansen TP MSi mengadakan penyuluhan dan pendidikan anti korupsi bagi para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Malinau. Dijelaskan, yang hadir memberikan penyuluhan di Malinau yakni Ryan Hevriansyah Utama dari Divisi Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK. Sebelumnya, NCW Kaltim juga telah mengadakan seminar dan penyuluhan serta pencegahan antikorupsi sejak dini bagi siswa dan mahasiswa di Kaltim yang mendapat respon dari para walikota dan bupati se-Kaltim, terutama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim, H Musyahrim. (*/son)

BALIKPAPAN, TRIBUN Kurang lebih setelah 66 tahun dicetuskan oleh Bung Karno dan ditasbihkan sebagai dasar negara Indonesia, Pancasila kini dianggap telah kehilangan daya magisnya. Nilai-nilai luhur persatuan dan gotong royong telah lama dilupakan oleh anak-anak bangsa. Hal tersebut merupakan bentuk keprihatinan yang mucul saat berlangsungnya Sarasehan “Pancasila Jiwa Bangsa” di Hotel Grand Tiga Mustika Minggu (26/6), yang digelar oleh DPC PDI Perjuangan. Menghadirkan enam orang narasumber yang dengan latar belakang berbeda, masing-masing membedah bagimana sesungguhnya menemukan formula tepat agar Pancasila kembali menjadi tatanan hidup berbangsa dan bernegara. Pembicara pertama Wakil Sekjen DPP PDIP Ahmad Baskara mengungkapkan bahwa eksistensi keakuan

sebagai identifikasi lokal menjadi salah satu penyebab mengapa budaya Persatuan mulai luntur. Misalnya adanya konflik antara umat bergama tentang pendirian rumah ibadah, bahkan eksisitensi keakuakan itu juga menyentuh ranah politik. Sementara itu, ketua Pengurus alumni GMNI Kalimantan Timur Imdaad Hamid menuturkan ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mengevaluasi kembali Pancasila sebagai pedoman berbangsa dan bernegara. Yang pertama adalah menggali lagi file-file lama tentang P4 yang selama ini telah dilupakan oleh masyarakat. Cara yang kedua mencari lagi buku “Di Bawah Bendera Revolusi” dan diberikan kepada anak-anak muda sekarang agar ajaran dan pikiran bung Karno yang tertuang dalam buku tersebut bisa dijadikan semacam referensi bagi mereka.

TRIBUN KALTIM/JANUAR ALAMIJAYA

Sarasehan Pancasila yang digelar DPC PDIP di Hotel Grand Tiga Mustika Minggu (26/6), menghadirkan 6 pembicara.

Redaktur Pelaksana Tribun KaltimPriyo Suwarno yang mendapat kesempatan sebagai pembicara ketiga menuturkan bahwa diskusi ini cocok bagi warga negara pemimpin atau rakyat Indonesia yang didalam dirinya telah tertanam jiwa Pancasila. Karena sesungguhnya Pancasila adalah ideologi final. “Yang perlu kita lakukan adalah menjadi lilin, karena seberapapun menyalanya lilin akan

tetap menerangi jiwa-jiwa tersebut,” katanya. Usai acara Ketua umum DPC PDIP Balikpapan Tohari Azis mengingatkan bahwa sarasehan ini digelar untuk memperingati bulan Bung Karno, dimana ada tiga peristiwa penting menyangkut bung Karno, yakni 1 Juni sebagi dicetuskannya Pancasila oleh beliau, 6 Juni sebagi hari lahir beliau dan 21 Juni yang merupakan hari dimana beliau wafat. (m35)

Pertamina dan BMH Gelar Sunatan Massal BALIKPAPAN, TRIBUN Libur sekolah nasional dimanfaatkan PT Pertamina dan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Balikpapan dengan mengelar sunatan massal di kantor Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, akhir pekan lalu. Tercatat 280 anak dikhitan dibantu oleh 50 tenaga medis dari DKK Balikpapan. Para orang tua yang mendampingi anaknya tampak sumringah saat sang buah hatinya keluar dari ruang khitan. “Alhamdulillah akhirnya anak saya sudah khitan dan terima kasih kepada Pertamina, BMH dan DKK yang membantu proses khitanan ini,” ujar Ruslan yang mengantar anaknya berusia 9 tahun. Pihak BMH

TRIBUN KALTIM/AHMAD BAYASUT

Walikota Balikpapan Rizal Effendi dikerubuti peserta usai membuka dan meresmikan acara khitanan massal gelaran Pertamina.

mengungkapkan diadakannya sunatan massa ini sudah berlangsung lama. Dan setiap tahun peserta sunatan massal selalu

bertambah. Bahkan pada pelaksanaan kali ini awalnya terdaftar 250 anak. Namun hingga hari pelaksanaan membludak sampai 280 anak.

Asisten Manajer Extension Upms VI Pertamina Rudi mengatakan acara kali ini merupakan kepedulian Pertamina di bina lingkungan. Kegiatan ini disalurkan melalui Coorporate Social Responsbility (CSR) Pertamina. Di samping itu, Pertamina juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mensosialisasikan penggunaan elpiji yang aman bagi para orang tua anak.Walikota Balikpapan Rizal Effendi yang hadir meresmikan dalam sambutannya mengatakan kepedulian BMH, Pertamina dibantu DKK merupakan wujud nyata kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas. (bay/m37)


CMYK

tribun etam Sawit di Sebatik Jangan Dipolemikkan

24

SENIN 27 JUNI 2011

■ Pulau Kecil dan Perairan Diprioritaskan untuk Konservasi NUNUKAN,TRIBUNAktivis LSM Lingham Nunukan Agus Mahesa mengatakan, sebenarnya perkebunan sawit di Pulau Sebatik tidak perlu dipolemikkan lagi jika pemerintah mengacu pada Undang-undang 27/2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil. Ia menyimpulkan, Pulau Sebatik yang luasnya 414,16 kilometer persegi di wilayah Indonesia pengelolaannya mengacu pada undangundang tersebut karena dalam aturan pulau kecil luasnya lebih kecil atau sama dengan 2.000 kilometer persegi beserta kesatuan ekosistemnya. Dalam aturan itu, kata Agus, pemanfaatan pulaupulau kecil dan perairan di sekitarnya diprioritaskan untuk kepentingan konservasi, pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan, budidaya laut, pariwisata, usaha perikanan dan kelautan dan industri perikanan secara lestari, pertanian organik, dan atau peternakan. “Jadi tidak ada untuk kegiatan perkebunan. Apalagi dalam aturan itu juga ditegaskan kegiatan di atas wajib memenuhi persyaratan pengelolaan lingkungan dengan memperhatikan kemampuan sistem tata air setempat serta menggunakan teknologi yang ramah lingkungan,” katanya. Menurutnya aturan itu menyebutkan pengelolaan pulau pulau kecil bertujuan melindungi, mengonservasi, merehabilitasi, memanfaatkan, dan memperkaya sumber daya pesisir dan pulau kecil serta sistem ekologisnya secara berkelanjutan. Ini semua harus mempertimbangkan keserasian, keselarasan, dan keseimbangan dengan daya

dukung ekosistem, fungsi pemanfaatan dan fungsi perlindungan, dimensi ruang dan waktu, dimensi teknologi dan sosial budaya, serta fungsi pertahanan dan keamanan. Sementara kalangan mahasiswa mendesak pemerintah melakukan kajian lingkungan di Pulau Sebatik sebelum melarang berdirinya pabrik dan perkebunan kelapa sawit di Pulau Sebatik. Koordinator Serikat Mahasiswa Nunukan Surabaya Saddam Husin mengatakan, saat ini tak sedikit warga yang sudah bercocok tanam sawit di Sebatik, hal itu juga tak boleh diabaikan. “Memang kalau yang kita baca dari sejumlah literatur, sawit ini rakus hara dan air. Dalam satu batang pohon sawit bisa menyerap 10 sampai 12 liter air. Di samping itu pertumbuhan kelapa sawit mesti dirangsang berbagai macam zat fertilizer sejenis pestisida dan bahan kimia lainnya sehingga merusak struktur tanah,” katanya. Ada juga dampak lainnya seperti pencemaran lingkungan bahkan mengarah pada longsor dan banjir jika

pembukaan kebun mengonversi hutan alam. “Karena itu harus dikaji, berapa deposit air tanah yang terkandung di Pulau Sebatik kemudian bandingkan dengan kebutuhan air yang diserap sawit. Jangan sampai Sebatik krisis air bersih,” katanya. Kalaupun sawit yang sudah tumbuh saat ini harus dipertahankan di Pulau Sebatik, maka hal yang harus dilakukan adalah mengoptimalkan kawasan atau daerah resapan air di lokasi sawit, yang merupakan kawasan lindung, meskipun harus spot-spot atau tidak dalam satu hamparan. “Kemudian tidak memperluas kawasan sawit, mencari terobosan teknologi pengolahan kelapa sawit atau pabrik kelapa sawit yang tidak memerlukan banyak air, termasuk untuk pengolahan limbahnya,” ujarnya. Ia malah menyarankan agar petani setempat lebih meningkatkan produktivitas kakao serta meningkatkan nilai tambah kakao dengan mengusahakan proses lanjutan sehingga penghasilan masyarakat meningkat. (noe)

Lebih Cocok Kakao

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

PENANAM BENIH - Mesin penanam benih padi yang merupakan salah satu teknologi pertanian yang memudahkan petani untuk menanam padi lebih cepat. Alat ini sempat dipamerkan pada Penas KTNA XIII di Tenggarong beberapa waktu lalu.

Pengurus Pramuka Minta Buper Binusan NUNUKAN,TRIBUNPengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Nunukan meminta agar pemerintah membebaskan lahan untuk bumi perkemahan Pramuka di Desa Binusan, Kecamatan Nunukan. Mereka menolak lahan di Sungai Lancang, Kecamatan Nunukan Selatan yang telah disiapkan Pemkab Nunukan karena letaknya sangat sulit dijangkau. “Kami meminta supaya lahan bumi perkemahannya di Binusan saja,” kata Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Nunukan Trisno Hadi belum

AKTIVIS LSM Lingham Nunukan Agus Mahesa menyarankan agar petani di Pulau Sebatik kembali mengembangkan komoditas kakao karena lebih memberikan nilai ekonomis yang tinggi terhadap para petani. Dengan mengembangkan kakao, daya ikat tanah terhadap air juga bagus. Selain itu dari segi bisnis kakao sangat menguntungkan karena bisa disimpan dalam waktu lama dan dijual jika memang harga lagi menguntungkan. “Kalau sawit tidak bisa disimpan dalam waktu lama. Panen butuh uang langsung dijual walaupun berapapun harganya. Sementara kakao harganya lebih bagus dan peremajaannya bisa lebih bagus,” ujarnya. Bupati Nunukan Basri sebelumnya tidak setuju jika Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik dikembangkan untuk perkebunan sawit apalagi untuk pembangunan pabrik kelapa sawit. Sebab perkebunan sawit terkait erat dengan ketersediaan air. “ Boleh saja Sebatik dikembangkan untuk sawit, tetapi penduduk kita relokasi semua. Jadi di sana kita khususkan untuk perkebunan sawit saja,” katanya. (noe)

65 Hadiah di HUT Bhayangkara TANAH GROGOT, TRIBUN - Hari jadi Bhayangkara ke-65, Minggu (25/6), dimeriahkan dengan acara jalan santai dan sepeda sehat. Sedikitnya 1.500 orang ikut berpartisipasi dalam acara ini, baik dari kalangan keluarga besar Polres Paser, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan masyarakat, berbaur melintasi rute yang telah

ditentukan panitia penyelenggara. Start dan finish di depan Mapolres Paser. Peserta juga dihibur dengan aneka doorprize. Surya, seorang sekuriti di BRI Tanah Grogot beruntung mendapat hadiah sebuah sepeda motor Yamaha Mio. Kapolres Paser AKBP Ade Yaya Suryana, secara simbolis berkenan menyerahkan hadiah utama

tersebut kepada Surya. Selain sepeda motor, ada berbagai hadiah hiburan lainnya, seperti kulkas, televisi, kompor gas, kipas angin, dispenser, tabungan Bank Mandiri, BNI, dan BRI. Jika dijumlahkan doorprize jalan santai dan sepeda sehat HUT Bhayangkara ini semuanya sebanyak 65 buah, sama jumlah HUT Bhayangkara tahun ini. (aas)

CMYK

lama ini . Wakil Ketua Kwarcab Nunukan Hermansyah mengatakan, semula pemerintah sudah mencanangkan pembebasan lahan di Desa Binusan. Bahkan masyarakat telah mengurus surat tanah agar lahan mereka memenuhi syarat untuk dibebaskan. “Kasihan masyarakat di sana. Tim pemda yang turun meminta dilengkapi surat menyurat. Kita maklum masyarakat di sana tidak ada mata pencahariannya sehingga untuk mengurus surat

menyurat itu mereka terpaksa berutang. Sudah keluar uang tahu-tahunya tidak jadi dibebaskan pemerintah, malah surat tanah mereka ditahan pemda,” kata Hermansyah. Sekretaris Kabupaten Nunukan Zainuddin HZ mengatakan, dirinya sebenarnya berharap agar bumi perkemahan Pramuka lokasinya di Desa Binusan, Kecamatan Nunukan. “Memang harapan saya dulu di sana. Namun ada perubahan lagi. Ada berbagai macam alasan yang dikemukakan tim sehingga SK penunjukannya di

Sungai Lancang. Kalau memang dipandang kurang tepat, bisa kita pertimbangkan kembali,” ujarnya. Sebenarnya, kata Zainuddin, tanah di Binusan sudah diperiksa dan tidak ditemukan masalah. Asisten I Setkab Nunukan juga saat itu mengatakan tidak ada masalah. “Saya kan sekda, kalau saya turun ke lapangan kapan saya kerja? Itu ketua timnya asisten I dia mengatakan tidak masalah. Saya limpahkanlah kepada asisten untuk ke lapangan,” katanya. (noe)


Super Ball Senin, 27 Juni 2011

Halaman 25

N 11 AAZZEERRBBAAIIJJAAN

M AA N N 33 JJ EE RR M

IKLAN MANDOM 7x50 FOTO: AP PHOTO

2011

PERHELATAN akbar Copa America selalu menarik perhatian dunia karena keberadaan dua raksasa sepakbola dunia, Argentina dan Brasil. Dua negara ini adalah gudang pemain-pemain hebat bertalenta luar biasa yang menyebar ke seluruh penjuru dunia. Ada dua nama yang bakal menjadi pusat perhatian di Copa America 2011 yang akan bergulir 1 Juli nanti. Maestro sepakbola dunia Lionel Messi dari kubu Argentina dan tunas muda Brasil, Neymar, yang baru mencuat ke permukaan namun cukup mencengangkan. Copa America 2011 bermakna penting bagi Messi, tidak hanya karena Argentina bertindak selaku tuan rumah, lebih dari itu inilah pertaruhan besar bagi peraih penghargaan pemain terbaik dunia dua kali itu untuk membuktikan diri bahwa ia juga mampu berprestasi di level timnas. Messi telah mengukir sejarah dengan tinta emas lewat statusnya sebagai pemain terbaik dunia. Penghargaan itu diraih karena kiprah hebatnya bersama Barcelona dengan menjuarai berbagai kompetisi

Kata Mereka

Sentuhan Inggris “Sangat baik untuk fisiknya AP PHOTO jika Neymar berlaga di Liga Inggris. Ia akan diuji dengan pengawalan ketat. Jika bisa melaluinya, ia akan jadi pemain sangat hebat”

baik domestik maupun level kompetisi benua Eropa. Sayangnya, Messi belum mampu berbuat banyak untuk negaranya. Praktis, di perhelatan panggung sepak bola dunia, Argentina seolah mati kutu. Terakhir kali mereka meraih gelar juara adalah di Copa America pada 1993 lalu, atau 18 tahun lalu! Ini cukup ironis karena Argentina tidak pernah sepi menghasilkan pemain-pemain hebat berkaliber bintang. “Impian terbesar saya adalah menjuarai Copa America. Kami semua tahu gelar itu berarti penting buat saya dan Argentina. Ini adalah hal objektif pertama yang harus

Mano Menezes, Pelatih Brasil

Sejarah Sendiri “PEMAIN yang sama dengan AP PHOTO Pele tidak akan pernah lahir. Setiap pemain harus mencipatkan sejarahnya sendiri. Neymar telah mengukir sejarah dengan sangat baik, tapi ia tidak sama dengan Pele,” Robinho, Striker Brasil.

Data Diri Lionel Messi Lahir: Santa Fe, 24 Jun 1987 Tinggi: 169 cm. Berat: Berat:67 Kg. Posisi: Striker Nomor Punggung: 10 Klub: Barcelona Karier di Timnas 2005 Argentina U20 7 (6) 2008 Argentina U23 5 (2) 2005- Argentina 56 (17) Neymar da Silva Santos Júnior Lahir: Mogi das Cruzes, 5 Februari 1992 Tinggi: 174 cm. Berat: 60 Kg. Posisi: Striker Nomor Punggung: 11 Klub: Santos Karier di Timnas 2009 Brasil U17 3 (1) 2011 Brasil U20 7 (9) 2010- Brasil 5 (3)

kami tunjukkan dalam konteks satu kesatuan grup yang hebat,” kata Messi dilansir soccernet, Sabtu (26/6). Digelarnya Copa America di Argentina diharapkan Messi bisa membantu banyak The Albiceleste Argentina memuluskan misi mencapai target tertinggi. Untuk itu, Messi menginginkan dukungan besar dari publik Argentina sebagaimana publik Barcelona mencintainya. “Saya tidak pernah merasa begitu dicintai oleh orang-orang Argentina. Ini adalah satusatunya tempat di mana sebelumnya saya tidak diperlakukan dengan kasih sayang yang sama seperti di Barcelona. Saya selalu dibahas

1 - 24 juli 2011

di Argentina tapi sayangnya kami tidak bisa menjuarai apapun. Mudah-mudahan sekarang saya bisa berbuat buat Argentina,” kata Messi. Sementara Brasil tampaknya akan memamerkan aset mudanya, Neymar, yang saat ini menjadi pembicaraan hangat di Eropa karena jadi rebutan raksasa Inggris Chelsea dan raksasa Spanyol Real Madrid. Berusia 19 tahun, Neymar telah mengguncang dunia dengan aksi-aksi brilian bersama klub Brasil, Santos. Ia baru saja dinobatkan sebagai pahlawan Santos dengan mengantar klub Brasil itu menjuarai Copa Libertadores. “Saya sangat senang, bahkan ini melebihi memori dari permainan besar dimana Santos baru saja memenangi Piala Copa. Saya harus berterima kasih kepada semua yang telah membantu kami mencapai ini,” kata Neymar dilansir goal.com. Sukses bersama Santos tak membuat Neymar berleha-leha. Ia akan kembali memfokuskan dirinya bersama timnas Brasil untuk menghadapi pergelaran Copa America. “Kami menghadapi tantangan berat di ajang ini,” kata Neymar. Bersama pemain-pemain Brasil bertalenta hebat lainnya, Neymar diprediksi akan bersinar di ajang Copa America. Kompetisi terbesar di daratan Amerika Latin ini seperti panggung besar yang disediakan buat Neymar untuk menampilkan aksi-aksi cemerlang. Tuan rumah Argentina dijadwalkan melakoni laga perdana penyisihan grup A dengan melawan Bolivia, 1 Juli nanti. Sementara Brasil mengawali kampanye di grup B dengan melawan Venezuela, 3 Juli nanti di La Plata.(Tribunnews/cen)

Kata Mereka

Pemain Hebat “MESSI MESSI adalah pemain hebat, AP PHOTO kami perlu menempatkannya di posisi yang tepat sebagaimana ia pantas di tempatkan di tempat yang seharusnya ia tempati,” Sergio Batista, Pelatih Argentina.

Tiada Duanya “MESSI sangat dibutuhkan di AP PHOTO tim ini, ia mampu melakukan pekerjaan dengan caranya sendiri. Kami merasa yakin tim kami akan mudah dengan keberadaan Messi. Ia pemain yang tiada duanya,” Javier Mascherano, Gelandang Argentina

AKSI CALON BINT ANG Bintang BINTANG muda Brasil, Neymar berlatih dengan rekanrekannya di Los Cardales (26/6), Argentina jelang digelarnya Copa America 2011 mulai 1 Juli mendatang

Dipanaskan Perseteruan Maradona-Pele LEGENDA hidup sepakbola Argentina Diego Maradona dan legenda sepakbola Brasil Pele sudah tidak aktif lagi main di lapangan hijau. Namun perseteruan dua maestro sepakbola dunia ini masih terus berlanjut. Keduanya yang sama-sama mengklaim sebagai raja sepakbola dunia masih kerap melontarkan sindiran untuk menegaskan identitas masing-

masing. Keberadaan Lionel Messi dan Neymar yang disamakan dengan figur dua tokoh itu ternyata juga dikomentari. Maradona yang sangat menyayangi Messi menerima bila kehebatannya disamakan dengan Messi. Sebaliknya Maradona menyebut Neymar belumlah selevel Messi karena kemampuannya masih belum teruji. “Messi adalah pemain yang sangat

luar biasa dan saya ragu akan ada pemain lain yang bisa menyamainya sebagai pemain terbaik dunia. Saya melihat Neymar sebagai pemain yang tidak sopan seperti Pele,” kata Maradona dilansir dailymail, Sabtu (26/ 6). Maradona yang kini menjadi pelatih klub UAE, Al Wasl, juga tidak mau mendeskripsikan kemampuan Neymar

terlalu jauh. Ia enggan memberikan penilaian tentang pemain muda Brasil itu. “Saya kurang berminat berbicara tentang Neymar, karena saya tidak kenal dia dan tidak pernah melihat bagaimana ia bermain,” ujar Maradona. Panas dengan ungkapan Maradona, Pele yang baru saja menolak Messi disamakan dengan dirinya membalas

perkataan Maradona yang menyepelakan kemampuan Neymar. “Messi lebih baik dari Pele? Untuk sampai di sana ia perlu mencetak lebih dari 1.283 gol. Neymar memiliki bakat besar Saya berharap Neymar tidak berakhir seperti Messi yang bermain sangat baik untuk klub, tapi tidak berbuat sesuatu untuk negaranya,” kata Pele. (Tribunnews/cen)


26

soccer hot news

SENIN 27 JUNI 2011 AP PHOTO/JENS DRESLING/POLFOTO

Ulasan Tami

ADRIAN LOPEZ

Kepala Tegak

Adrian Tak Pernah Targetkan Gol ADRIAN Lopez menjadi salah satu pemain paling berbahagia usai pergelaran Piala Eropa U-21. Penyerang Spanyol U-21 asal Deportivo La Coruna ini menjadi top skorer turnamen, dan meraih sepatu emas setelah mengoleksi lima gol. Di partai final kontra Swiss, Minggu (26/6) dinihari WIB, Adrian memang tidak menyumbang gol saat timnya menundukkan lawan dengan skor 2-0. Namun, capaian lima golnya sudah cukup membuatnya jadi topskorer. “Tentu saja secara pribadi saya amat senang dengan penghargaan ini. Anda tidak pernah berpikir keadaan akan berjalan sebaik ini. Ini adalah sebuah impian, tapi Anda sulit berpikir akan jadi

nyata,” ujar Adrian dikutip dari situs UEFA. Penyerang Swiss Admir Mehmedi berhak atas Sepatu Perak dengan raihan tiga gol. Sedangkan Sepatu Perunggu diraih playmaker Spanyol Juan Mata, yang kendati dua golnya setara dengan empat pemain lain, ia tetap unggul karena juga punya dua assist. Penyandang kostum nomor tujuh ini menegaskan, dirinya tak pernah menargetkan gol di setiap pertandingan. “Yang penting adalah tim menang,” katanya. Dituturkan, awal pertandingan saat melawan Inggris yang berakhir 1-1 menjadi yang paling sulit. “Tapi setelah itu, keran gol seperti terbuka,” katanya. (Tribunnews)

PER TAMA PERT AMA, Spanyol memang bermain di level tinggi seperti biasanya. 30 menit pertama kita bisa mengimbangi, tapi setelahnya kita kehilangan konsistensi. Namun, saya harus katakan, kita pulang dengan kepala tegak sebab kita kalah terhormat. (den) *) Pierluigi Tami, Swiss

Ulasan Milla

Kerja Keras HASIL yang sangat membanggakan. Tapi, saya lebih bahagia melihat para pemain mendapat hasil maksimal dari segala kerja keras, semangat, dan doa yang selama ini mereka lakukan. Swiss pun patut diacungi jempol, mereka tim terberat di kompetisi ini. (den) *) Luis Milla, Pelatih Spanyol

Road to Glory Penyisihan Grup B Spanyol 1-1 Inggris Republik Ceko 0-2 Spanyol Ukraina 3-0 Spanyol Semifinal Spanyol 3-1 Belarusia Final Swiss 0-2 Spanyol

Soccer Short gembira manajemen La Vecchia Signora menggaet gelandang Bayer Leverkusen, Arturo Vidal. Bianconeri setuju mengeluarkan uang 15 juta euro atau lebih dari Rp 157,5 miliar untuk peronsel timnas Cili tersebut. Musim lalu, pemain berusia 24 tahun ini sukses melesakkan 10 gol.

Loic Nego NEGO NEGO- AS Roma mendapatkan bek timnas Prancis U-20, Loic Nego. Pemain asal Nantes ini biasa beroperasi di sisi kanan, baik sebagai bek maupun sayap. Belum ada detail transfer, namun nilai pemain berusia 20 tahun tersebut berkisar di angka delapan juta euro atau lebih dari Rp 100 miliar. Sebelumnya, pemain berpostur 181 cm ini juga diburu Benfica, Cesena dan Saint-Etienne. VIDAL VIDAL- Pelatih Juventus, Antonio Conte mengaku

CAZORLA CAZORLA- Langkah gesit Malaga di bursa transfer belum berhenti. Setelah mendapatkan sederet pemain berkualitas tinggi, kini mereka mengincar sayap timnas Spanyol, Santi Cazorla. Manajemen Los Boquerones setuju untuk membayar 20 juta euro atau lebih dari Rp 300 miliar. Malaga juga hampir pasti mendapatkan kiper Daniel Aranzubia dan Ruben Martinez. Sebelumnya, sederet pemain yang sudah datang adalah Joaquin, Jeremy Toulalan, Diego Buonanotte, Ruud van Nistelrooy, Joris Mathijsen, Nacho Monreal dan Sergio Sanchez. (Tribunnews/bud)

Susunan Pemain: Spanyol: De Gea, Montoya, Botia, Dominguez, Didac, Javi Martinez, Mata, Thiago, Herrera (Diego Capel 88'), Muniain (Parejo 86'), Adrian (Jeffren 82') Swiss: Sommer, Koch, Klose, Rossini, Berardi, Shaqiri, Xhaka (Kasami 67'), Lustenberger, Frei, Emeghara, Mehmedi

Statistik Pertandingan Swiss 2

Gol

Spanyol 0

2

Tendangan ke gawang

3

8

Tendangan meleset

5

3

Tendangan Sudut

3

14

Pelanggaran

22

2

Kartu kuning

2

0 46%

Kartu Merah 0 Penguasaan Bola 5 4 %

Daftar Topskorer Euro U-21 Tahun

Nama

Negara

Gol

2011: Adrian Lopez Spanyol

5

2009: Marcus Berg Swedia

7

2007: Maceo Rigters Belanda

4

2006: Klaas-Jan Huntelaar Belanda 4 2004: Alberto Gilardino

Italia

4

2002: Massimo Maccarone Italia 3 2000: Andrea Pirlo

Italia

3

AP PHOTO/JENS DRESLING/POLFOTO

SELEBRASI- Para pemain Spanyol merayakan gelar juara Piala Eropa U-21 2011 usai mengalahkan Swiss 2-0 di Stadion Aarhus, Denmark (26/6).

SWISS 0

VS

2 SP ANYOL SPANYOL

Matador Muda Sempurna SPANYOL membuktikan mereka raja di pentas sepak bola dunia. Setelah tim senior menyebet gelar juara Piala Eropa 2008, dan Piala Dunia 2010, kini giliran tim yunior yang meraih gelar juara Piala Eropa u21 usai menaklukkan Swiss 2-0 dalam partai final di NRGi Park, Minggu (26/6) dinihari WIB. Ini adalah gelar ketiga Spanyol setelah sukses di tahun 1986 dan 1998. Seperti juga para seniornya, tim Matador Muda tak sekadar meraih kemenangan, melainkan juga menunjukkan kemegahan dalam permainan yang begitu menghibur lewat variasi permainan umpanumpan pendek, tiki-taka. Sukses anak-anak Luis Milla pun semakin lengkap tatkala

striker mereka Adrian dinobatkan sebagai top skor turnamen dengan lima gol. Spanyol, yang dalam pertandingan final lebih difavoritkan untuk menang, memang menguasai penuh jalannya pertandingan. aru tiga menit babak pertama berjalan, Adrian sudah mengancam gawang Swiss meski tendangannya masih melebar. Swiss, yang berada dalam tekanan tak menyerah begitu saja. Mereka juga sempat mengancam gawang David De Gea melalui sepakan Xherdan Shaqiri di menit 30. Di menit 41, Spanyol akhirnya bisa memecah kebuntuan. Diawali penetrasi Didac Vila di sayap kiri, dia melepaskan umpan silang yang selanjutnya diselesaikan dengan baik oleh Ander Herrera. Kedudukan 1-0 bertahan sampai babak pertama usai.

Di babak kedua, Swiss tetap tampil percaya diri. Mereka berusaha mengejar ketinggalan gol untuk menyamakan kedudukan. Tercatat, peluang bagus Swiss diperoleh Emeghara dan Pajtim Kasami. Tak kunjung mebuat gol, gawang Swiss malah kembali bobol di menit 82, melalui sepakan brilian Thiago Alcantara. Gol Thiago tersebut mengunci kemenangan Spanyol atas Swiss. “Kemenangan ini sangat layak, karena adanya tekanan tambahan menjadi tim yunior juara Piala Dunia. Saya mendedikasikan gelar ini ke semua orang di tim, keluarga saya, dan semua rekan saya,” ujar pencetak gol pertama, Herrera untuk AS. Spanyol pun kini menatap Olimpiade London 2012 dengan penuh optimisme. Mereka akan menurunkan tim

U-23 dengan pengecualian tiga pemain senior tambahan. Gerard Pique dan Xavi dikabarkan akan tampil di London, untuk memperkuat tim dengan sebagian besar berisi tim juara Euro U-21 ini. Di perebutan tempat ketiga, Belarus U-21 menciptakan kejutan dengan menjadi juara ketiga Piala Eropa U-21 setelah menaklukkan Rep. Ceska U-21 1-0 di Energi Nord Arena, Sabtu (25/6). Satusatunya gol kemenangan Belarus ditentukan oleh bek Yegor Filippenko, menjelang pertandingan usai. Kemenangan itu juga menjadikan Belarus meraih tiket ke Olimpiade 2012 London. Belarus menjadi tim Eropa keempat yang dipastikan mendapat tiket ke Olimpiade setelah Spanyol dan Swiss yang tampil di final Piala Eropa serta Inggris Raya. (Tribunnews)


30

G el at

SENIN 27 JUNI 2011

Diterangi Lampu Minyak PANDANGAN berbeda terlihat di Melawai II. Hamparan lapang dimanfaatkan puluhan pedagang. Kawasan ini pun minim pencahayaan dan tidak ada kursi taman. Pedagang pun menggelar terpal dan diberi karpet sebagai alas duduk. Untuk pencahayaan, pedagang menggunakan minyak goreng yang diberi sumbu. Kondisi sangat sederhana ini justru menjadi daya tarik pengunjung. Menurut para pengunjung, tempat duduk lesehan dan temaram lampu minyak memberikan suasana romantis. “Romantis tempatnya, murah meriah makanannya,” tutur Sarah yang diamini Yuli, sahabatnya. Pengunjung yang datang sangat beragam mulai dari keluarga hingga anak muda.

“Biasanya yang ramai datang itu anak-anak sekolah, ada juga keluarga,” jelas Bambang penjual nasi goreng di Melawai II. Bambang mengaku dagangannya cepat habis. Karena lokasinya berada di lapangan, pengunjung tak perlu khawatir soal tempat parkir. Tersedia area parkir yang sangat luas. Menu yang disajikan pun tidak berbeda jika dibandingkan dengan tempat lainnya. Ada pecel ayam, burger, ayam goreng tepung, sate, nasi goreng dan sebagainya. Demikian juga minumannya. Ada macam-macam jus buah, es teh, es jeruk, minuman dalam kemasan. Soal harga relatif terjangkau. Berbekal Rp 20.000 sudah mendapat satu porsi makanan plus minumannya. (m34)

Pedagang Jamin Kebersihan

TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN

Penjual makanan dan minuman di Taman Bekapai Balikpapan

DI Taman Bekapai ini memang banyak penjual makanan dan minuman yang berjejer rapi tepat di depan gedung PLN Balikpapan. Tidak kurang dari sepuluh pedagang menyajikan aneka makanan. Mulai dari makanan ringan seperti gorengan, pisang gapit, tahu petis, kacang dan jagung rebus hingga hidangan makan malam seperti sate, nasi goreng, tahu tek, pecel ayam, pecel lele, burger, roti bakar dan lain-lain. Nasrul salah seorang pedagang di Taman Bekapai mengaku berdagang hingga dagangannya habis terjual. “Sekitar jam enam sore sudah menyiapkan tempat. Kalau pulangnya ya tidak tentu, kalau habis baru

pulang,” ujarnya. Nasrul menjual pisang gapit, burger dan aneka jus buah. Nasrul tidak sendiri, dirinya dibantu dua adiknya yang samasama berasal dari Madura. Menurut Nasrul, semua pedagang di Taman Bekapai berupaya menjaga kebersihan. “Sampahnya harus dikumpulkan, kalau tidak ya kena denda nanti,” katanya. Nasrul juga menjamin kebersihan makanan atau minuman yang dijualnya. “Seperti buah-buahan ini kami cuci sejak dari rumah pakai air matang. Kami tidak berani menjual sembarangan nanti malah kehilangan pelanggan,” tuturnya. Bagaimana kalau hujan? Tak perlu khawatir. Para

pedagang ini sudah terbiasa memasang tenda kurang dari tiga menit. Mereka menyediakan terpal plastik yang digulung dan disimpan di balik pagar atau di atas gerobaknya. Pedagang di Melawai I, Mamat sudah bertahuntahun berjualan. Menurutnya, para pedagang sangat peduli pada kebersihan. “Kami buka mulai pukul 17.00 dan ditutup tengah malam. Jadi besok paginya sepanjang kawasan Melawai Semayang bersih dan tidak ada satupun PKL yang berjualan,” ujarnya. Melawai I Semayang memang layak diapresiasi, karena tempat itu dipenuhi penjual dan pembeli hanya malam hari sedangkan pagi sampai sore tidak ada aktivitas apapun. Sehingga kawasan tersebut tetap bersih baik siang maupun malam. Mamat berharap, pemkot memberikan fasilitas lampu dan fasilitas umum lainnya sehingga Melawai I lebih indah dan menjadi ikon kuliner Balikpapan. “Katanya dulu direklamasi pantainya untuk memperlebar sekitar lima meter, tapi sampai sekarang belum. Ya, semua kan tergantung kebijakan pemerintah,” tutur Mamat.(m34/fer)

comments

Perhatikan Pedagang Kecil

Camilan dari Rumah

Harlen Samosir

Rendy

LEBIH enak nongkrong di sini (Melawai 2). Suasananya tenang apalagi harga makanannya murahmurah. Saya biasa datang M34 ke sini karena tidak terlalu jauh dari rumah. Sesekali jalan-jalan sama keluarga makan di luar. Reakreasi cari udara segar di tempat terbuka seperti ini, anakanak senang. Saya juga berharap supaya pemerintah bisa memperhatikan pedagangpedagang kecil, ya disediakan tempat yang layak.(m34)

BOSAN ke mal terus. Sesekali jalan-jalan di tempat terbuka. Makanan di Taman Bekapai juga lebih murah, banyak jenisnya. KadangM34 kadang bawa cemilan sendiri dari rumah. Sering datang ke sini bareng teman-teman sekolah dulu, reunian. Ya, sesekali habis gajian makan di tempat yang mewah sedikit. Tapi kalau kantong lagi kosong ya balik ke sini juga.(m34)

Ajak Teman dan Pacar Kurniawan DI Taman Bekapai ini kan rame, banyak yang datang. Kadang ketemu teman atau tetangga dekat rumah. Biasanya datang sama M34 teman, tapi malam ini sama pacar hehe.. Di tempat ramai begini kan enggak dicurigai orang macam-macam. Mending di sini, terang, banyak orang enggak khawatir dirampok, dan ada yang jual makanan. (m34)

Latihan Dance Rahmat DI sini ya ngumpul bareng teman sekolah, biasa latihan dance di sini. Kalau enggak latihan ya paling makanmakan, apalagi kalau ada M34 teman yang ulang tahun biasanya sering mengajak makan di Taman Bekapai ini. Tempatnya asyik banyak pengunjungnya, banyak penjual makanannya. Harga juga terjangkau lah buat anak sekolahan seperti saya.(m34)

Utamakan Kenyamanan Mamat

FERY

MAKANAN bagi pengunjung itu nomor dua, sedangkan yang utama adalah tempat nongkrong yang nyaman yang ada makanan dan minuma, itu saja. (fer)

Internetan Gratis Supri DI Taman Bekapai ada hotspot-nya, lumayan bisa sambil internetan gratis. Saya lebih suka nongkrong di sini, ada bangku, M34 pancuran air, lampu warna-warni. Kalau di Melawai sana kan enggak ada hotspot, duduk di kursi harus pesan makanan, di sini enggak. Lapar ada yang jual makanan enggak jauh bedalah dengan Melawai atau Lapangan Merdeka.(m34)

Pemandangan Pantai Alfian DI sini ini tempat yang paling bagus, pemandangannya pantai. Harga di sini harganya relatif murah sedangkan tempatnya FERY setara dengan tempat di kawasan Ruko Bandar Klandasan. (fer)

Lebih Ekonomis Angel BIASANYA saya ke sini bareng teman-teman kantor. Sering diajak Melawai 2, kadang ke Melawai 1 atau ke Taman M34 Bekapai. Lebih irit.. Kalau makan di mal mahal banget. Bagus sih ada tempat-tempat seperti ini. Ada tempat berkumpul yang ekonomis, enggak wah banget. Lagian kalau ke mal antrean keluar masuk parkiran lama bikin bete. Kalau di sini terserah parkir dimana aja yang penting tidak menutupi jalan.(m34)

TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN

Pengunjung Melawai II Balikpapan menikmati suguhan aneka menu sambil lesehan dan diterangi lampu minyak.

Nongkrong Bareng yang Tidak Mahal ■ Asyiknya Kongkow-kongkow pada Malam Hari BALIKPAPAN menjadi salah satu kota termahal di Indonesia. Tempat untuk kongkow-kongkow pun tak luput dari kemahalan. Beruntung di alam terbuka, terdapat beberapa tempat nongkrong yang menawarkan konsep murah. Tak heran bila kemudian menjadi tempat yang favorit warga kota ini. SEBUT saja Melawai ISemayang, Melawai IIRingroad, Taman Bekapai, Perumahan Atas Air dan Kemala Beach. Ini merupakan tempat nongkrong yang dapat dijangkau semua lapisan masyarakat Kota Balikpapan di saat malam tiba. Empat lokasi ini pun menjadi tempat favorit warga. Begitu senja tiba, mulai berdatangan para penjaja makanan dan minuman. Dagangan mereka dijejerkan rapi mulai dari samping Banua Patra hingga depan kantor KPU Balikpapan. Ada yang berkonsep lesehan, dan ada juga yang menggunakan kursi dan meja. Malam itu, Jumat (24/6), belasan roda empat (mobil) serta puluhan kendaraan roda dua tampak diparkir di pinggir jalan di kawasaan tersebut. Penerangan tidak terlalu maksimal namun para pengunjung berjubel. Ada yang bersama pasangannya alias pacar, bareng teman hingga relasi bisnis. Semuanya ingin menikmati suasana malam Kota Balikpapan di alam terbuka. Ada yang bercanda gurau, bernyanyi diiringi gitar hingga serius ngobrol dengan rekannya. Itulah geliat masya-

TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN

Pengunjung Melawai II Balikpapan foto bareng.

rakat di Balikpapan mulai 17.00 hingga 24.00. Dagangan pedagang kaki lima (PKL) menjadi pesona baru bagi para penikmat suasana malam di alam terbuka. Ada nasi lalapan, kopi, mi, kentang goreng, susu, the, dan aneka makanan dan minuma lainnya. Harganya sangat terjangkau. Alfian, salah seorang pengunjung mengaku berkunjung ke Melawai I Semayang untuk melepas kepenatan sekaligus ngobrolngobrol dengan temannya. Menurutnya, Melawai merupakan tempat nongkrong yang paling asyik. “Di sini (Melawai Semayang) ini tempat yang paling bagus, pemandangannya pantai. Dan yang paling bagus adalah harganya, di sini harganya relatif murah,” tuturnya. Mahasiswa perguruan tinggi swasta sering berkunjung di Melawai Semayang. “Kalau akhir pekan biasanya sama teman spesial, tapi kalau selain itu, biasanya bareng teman-teman. Kalau lama

tidaknya tergantung suasana, biasanya kalau diskusi dengan teman bisa sampai tengah malam,” jelasnya. Senada diutarakan pengunjung lainnya, Rahman. Ia lebih memilih nongkrong di Melawai Semayang dengan teman-teman komunitas motor karena harga lebih terjangkau. “Paling banyak paling habis Rp 20 ribu saja. Selain itu, di sini lebih bebas dan nyaman,” ujarnya. Tak jauh berbeda dengan Taman Bekapai. Tiap malam hampir tak pernah sepi pengunjung. Tak harus mengeluarkan uang untuk bisa menikmati suasana malam di Taman Bekapai karena taman yang terletak di tengah kota ini merupakan area publik untuk berekreasi. Tak pelak, pengunjung pun dari berbagai kalangan. Dari anak-anak muda hingga lanjut usia. Dwi Hartati, warga Kelurahan Damai menjadikan Taman Bekapai sebagai tempat berkumpul bersama teman-teman kerjanya. “Disini suasananya enak sih.. Banyak

orang. Kalau lapar yang tinggal ke situ pesan,” katanya sambil menunjuk sejumlah pedagang di Taman Bekapai. Alasan yang sama juga diungkapkan Sutarto, warga Kelurahan Gunung Bahagia. Ia datang bersama istri dan tiga anaknya yang masih kecil. “Tempat ini pas kalau buat keluarga, banyak anak kecil. Jadi anak-anak saya punya teman bermain,” tutur Sutarto. “Lebih murah juga dan pilihan makanannya banyak,” timpal Rini, Istri Sutarto. Sementara Kemala Beach salah satu lokasi kuliner menyajikan suasana pantai malam maupun siang hari. Banyak sajian menu yang ditawarkan di tempat ini. Menariknya, di sini pengunjung dihibur live musik dan suasana Bali. Para pengunjung yang datang malam hari tidak hanya menghabiskan waktu untuk makan dan minum, namun juga kongkowkongkow hingga lebih dari dua jam. Harga makanan pun relatif murah berkisar dari Rp 5.000 hingga Rp 50.000. Menurut salah seorang pengunjung Titis, ia suka nongkrong di Pantai Kemala karena bukan hanya makanan dan minuman terjangkau, serta suasananya asyik. Apalagi kursi dan meja tertata rapi di atas pasir pantai. Untuk masuk Kemala Beach sangatlah mudah. Lokasinya di belakang kantor Direktorat Sabhara Polda Kaltim di Jl Jendral Sudirman. Parkir hanya dipungut Rp 1.000 - Rp 2.000. (fer/m34/wik)

Kafe Atas Air Tawarkan View Kilang TAK berbeda banyak dengan tempat nongkrong di kawasan Melawai, Balikpapan Selatan. Tempat nongkrong dengan mengandalkan view laut pun kini tersedia di kawasan Balikpapan Barat, tepatnya di perkampungan atas air Kelurahan Margasari. Ami, salah satu pengunjung di kafe atas air Margasari mengaku kerap berkunjung ke kafe tersebut bersama rekannya. Alasannya sederhana, dekat tempat tinggalnya di kawasan Kampung Baru. “Biasa ke Melawai, tapi setelah ada kafe atas air ini jadi pindah nongkrong di sini. Soalnya dekat dengan rumah, terus ngga beda jauh sama Melawai,” tutur Ami. Lain lagi dengan Edy yang mengaku senang menikmati Sisha (rokok khas Timur Tengah) yang tersedia di kafe atas air. Selain itu, nongkrong di kafe yang buka sejak sore hingga tengah malam ini tidak memerlukan

banyak biaya. “Menu yang ditawarkan sama seperti kafe di Melawai, mulai dari minumannya hingga makanan kecilnya seperti kacang dan kentang goreng. Lebih mantap karena ada Sisha juga, dan harga di sini sangat terjangkau,” ungkap Edy. Senada dengan Edy, Yudi warga Pandansari mengaku kerap berkunjung ke kafe atas air bersama rekannya sepulang kerja. “Tidak jauh dari rumah, tempatnya juga enak, gazebonya tertata rapi,” ujarnya singkat. Selain menawarkan view laut, kafe atas air di Kelurahan Margasari juga menawarkan view yang cukup istimewa, yakni kerlip lampu di kilang minyak milik Pertamina Balikpapan. Terdapat puluhan rombong (kafe) yang menawarkan beragam penganan ringan di kafe atas air ini. Meski berada di perkampungan atas air, namun aroma asri dari hijau tanaman

masih terasa kental di kafe ini. Di kafe ini terdapat puluhan gazebo lengkap dengan taman yang dihiasi lampu warna-warni. Kafe atas air juga menyediakan fasilitas MCK serta ruang serbaguna yang bisa dipakai untuk menggelar pertemuan hingga resepsi pernikahan. Mukmin, salah satu pemilik kafe menuturkan, keuntungan yang diraup dari menjajakan penganan kecil cukup menjajikan. Menurut Mukmin, dalam semalam ia bisa meraup keuntungan hingga ratusan ribu rupiah. Mukmin mengaku tidak membuka kafe di perkampungan atas air ini tidak memerlukan banyak modal. “Untungnya lumayan, soalnya semakin hari pelanggannya semakin ramai. Untuk membuka kafe ini saya keluar modal tidak sampai Rp 5 juta, dengan iuran bulanan ke pengelola hanya Rp 60.000,” tandas Mukmin.(m26)

Dinas Kesehatan Awasi Higienitas KENDATI menawarkan harga murah, namun penjaja di kafekafe dengan alam terbuka diminta memperhatikan higienitas makanan yang ditawarkan. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Dyah Muryani, Minggu (26/6). Menurut Dyah, DKK melakukan sampling (uji higienitas secara acak) di sejumlah kafe. Tidak jarang, tim dari DKK menemukan makanan atau minuman yang mengandung zat berbahaya bagi tubuh seperti zat pewarna, pemanis buatan, hingga pengawet sejenis borak. “Zat pewarna yang dipakai

DOK/OST

Dyah Muryani

itu bukan pewarna makanan, kemudian pemanis buatan hingga borak. Kalau kedapatan tentu dagangannya kita buang, dan kita minta untuk tidak menggunakan zat-zat

berbahaya itu lagi pada makanan. Biasanya para pedagang itu menurut kok,” ujar Dyah. Mendekati Bulan Ramadhan, DKK berencana kembali menggelar sampling di sejumlah titik. Menurut Dyah DKK akan memperketat pengawasan dengan memperbanyak titik sampling. Biasanya, DKK menggelar sampling secara rutin setiap enam bulan sekali. “Titik yang di sampling nanti lebih banyak, soalnya kita memang 2011 ini lebih ketat mengawasi jajanan ini. Anggaran untuk pengawasan juga semakin besar dari tahun sebelumnya, kita akan sampling sampe

malam hari nanti,” tegasnya. Saat menggelar sampling, biasanya tim dari DKK dilengkapi rapid test (alat uji). Dengan demikian, higienitas makanan dapat diketahui saat itu juga tanpa perlu diuji lagi di laboratorium. “Kita bawa Rapid Test, tapi ada juga yang tetap harus dibawa ke laboratorium,” jelas Dyah. Makanan yang mengandung zat berbahaya biasanya memiliki ciri yang mudah dikenali yakni, warna yang terlalu mencolok hingga nyaris hitam, serta rasa manis yang berlebihan. Untuk itu waspada dalam memilih menu penganan wajib ditingkatkan. (m26)


Aspirasi

SENIN 27 JUNI 2011

31

Angkot tidak Lagi Tertib Surat untuk Walikota Balikpapan

MASYARAKAT Provinsi Kalimantan Timur menemukan banyak permasalahan di sekitar lingkungan mereka. Ada masalah infrastruktur hingga persoalan pembangunan. Ada pula saran dan gagasan-gagasan brilian untuk memajukan Kaltim. Mereka menginginkan adanya perhatian dari para kepala daerah mulai tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Berikut surat mereka:

Tertibkan Angkot KAMI pemakai sepeda di Kota Balikapapan. Rekan kami Dyan Faksilanto, mengalami cedera berat setelah Rizal Effendi AMI di tabrak sebuah angkot di Jl. Minyak pada tanggal 13 Juni 2011 yang lalu. Angkot tersebut mencoba mendahului kendaraan lain di depannya, tetapi rupanya pengemudi tidak bisa menguasai kendaraannya, sehingga keluar dari jalur-nya, terlalu jauh ke kanan, masuk ke jalur berlawanan lalu menabrak rekan kami yang sedang bersepeda dari arah berlawanan. Angkot akhirnya berhenti setelah masuk parit (di seberang jalan, melawan arus lalu lintas). Yang menjadi korban dari kejadian ini adalah rekan kami, para penumpang angkot, dan tentunya pengemudi angkot sendiri. Kami bermaksud untuk meminta pejabat berwenang di Balikpapan, supaya menindak angkutan kota yang tidak tertib. Sebab akan merugikan masyarakat pemakai angkot, pengguna jalan yang lain dan juga para pengemudi angkot sendiri. Razia harus lebih sering dilakukan, dan verifikasi kondisi angkot (ujian KIR) harus benar-benar dilaksanakan, supaya angkutan yang digunakan hanya kendaraan yang benar-benar aman dan layak jalan. Angkutan kota dengan setir kecil, tidak punya indikator kecepatan, lampu yang tidak memadai, aksesories tambahan yang mengganggu konsentrasi pengemudi, tidak boleh ditoleransi. Begitu juga sistem “supir tembak� dan praktek-praktek lain yang menambah risiko kecelakaan juga harus ditindak tegas. Kita semua menyadari, bahwa kita memerlukan angkutan kota dengan harga terjangkau dan sekaligus aman bagi masyarakat baik penumpang angkot, pengemudi angkot sendiri, dan tentunya juga semua pemakai jalan yang lain. Terima kasih. andreas.andhy@xxx

Surat untuk Gubernur Kaltim AMI

Awang Faroek

Menderita Akibat Kebijakan

SURAT untuk Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda. Terlalu banyak keluhan dan kritik saran untuk gubernur dan walikota karena kebijakan yang membuat masyarakat menderita. Contohnya, banjir semakin tidak terkendali dan pemeliharaan jalan terabaikan. Lihat saja Jembatan Mahakam, aspal terkupas bertahun-tahun hingga besinya kelihatan dibiarkan saja. Hampir seluruh ruas jalan berlubang dan dibiarkan begitu saja dan menunggu lebih parah. Jangan salahkan kalau masyarakat marah. Banyak proyek asal jadi menjadi bukti, antara lain pengecoran jalan beton Bengkuring, Jl Proklamasi, dan Jl Siti Aisyah. Ruas jalan Wahau Tanjung Redeb, tebal lapisan hotmix 1-2 cm saja dan tidak dipelihara, ya jelas tidak tahan lama. Kok menyalahkan kendaraan berat. +6287810722xxx

Calo Terminal dan Preman KEPADA Bapak Gubernur Kaltim, tolong tertibkan calo-calo di Terminal Sungai Kujang dan amankan dong para premannya. Dan bubarkan saja antrean taksi antarkotanya, karena ongkos yang dimintai tidak sesuai dengan barang bawaan! Barangnya sedikit, diminta Rp 40 ribu! Terima kasih! +6285248126xxx

Pungutan Siswa Baru KEPADA yth walikota. Saya warga Balikpapan ingin menyampaikan kepada walikota mengenai beberapa sekolah SD, SMP, SMA negeri yang masih meminta pungutan biaya dari murid yang baru masuk. Mohon diberantas oknum tersebut. +6285346228xxx

PKL Berterima Kasih

IST

Mobil yang ringsek akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Minyak Balikpapan 13 Juni 2011 lalu (atas). Lokasinya dekat parit atau selokan (bawah)

KEPADA Yth Bpk Walikota, Wakil Walikota, Sekda, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Kantor Pol PP, Camat Balikpapan Barat dan Utara di Balikpapan. Kami atas nama PKL Buah Pasar Inpres Kebun Sayur dan Bensin Eceran mengucapkan terima kasih telah diberi kesempatan dan tempat untuk berjualan di sepanjang jalan depan Pasar Inpres dan jalan di depan eks Bioskop Ria Karang Anyar, mulai jam 16.00 sampai selesai. Semoga bapakbapak kian jaya dan sukses dalam membina kami selaku PKL dgn disertai ucapan selamat tidur yang nyenyak dan semoga mimpi indah. +62811590xxx

Terima Gakin Saja? BUAT Walikota Balikpapan, mengapa tiap sekolah penerimaan murid baru semuanya yang diterima gakin? Sedangkan lainnya tidak diterima? Mohon penjelasannya, kasihan anak yang mau sekolah +6285247220xxx

Perbaiki Jalan di Rapak PAK Walikota Rizal Effendi kapan ya Jalan Cendrawasih Gang Telindung Kelurahan Muara Rapak diperbaiki? Bapak waktu kampanye kan udah ngeliat bagaimana jalannya rusak parah. Kok sampai sekarang belum diperbaiki. Sakit banget kalau melewati jalan itu. +6285251596xxx


Bisnis I N S P I R A S I

32

SENIN 27 JUNI 2011

Menjajal Franchise Rajanya Ayam, Suga Chicken

Harga Murah, Rasa Mewah TRIBUN KALTIM/ADHINATA

TRIBUN KALTIM/ADHINATA

Atas: Paket menu ayam goreng. Bawah: Ruangan dilengkapi 20 kursi. _

BEHIND THE SUCCESS

Strategi ’Nasi Kotakan’ SUGA Chicken Balikpapan Cabang ke 59, memang terbilang masih baru. Resto ini buka baru sekitar akhir Maret lalu. Untuk mengenalkan Suga kepada masyarakat Balikpapan dalam waktu singkat bukan persoalan mudah. Untungnya, Imam Subaweh, Owner Suga Chicken Cabang ke 59, punya strategi jitu untuk mempromosikan sekaligus menggaet konsumen. “Pemasarannya simpel TRIBUN KALTIM/ADHINATA saja. Jika ada pembeli Wiknyo yang bawa pulang, biasanya kami sisipkan brosur kecil berisi paket-paket yang kami jual,” kata Wiknyo, Manager Suga Chicken Cabang ke 59. Strategi ini rupanya cukup mengena. Perlahan orang pun mulai mengenal Suga Chicken. Bahkan kini, Suga Chicken juga banyak melayani pesanan nasi kotak untuk acara-acara tertentu. Bahkan pesanan ‘nasi kotakan’ ini bisa tembus ratusan kotak, di akhir pekan. “Dari pesanan nasi kotakan ini, kami juga menyelipkan brosur paket yang ukurannya kecil saja,” kata Wiknyo. Selain strategi “kotakan” ini Suga Chicken juga menerapkan strategi diskon. Menyambut musim libuaran sekolah hingga 20 Juli nanti, ada diskon 20 persen menikmati menu paket 1. “Diskon ini berlaku untuk yang makan di tempat. Ini untuk meningkatkan kunjungan konsumen yang menikmati ayam goreng di Suga Chicken,” katanya. (aka)

Ayam goreng tepung atau crispy, sudah menjadi salah satu pilihan makanan favorit. Penikmatnya banyak dan tak kenal usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Di Balikpapan, resto-resto franchise luar negeri terlihat tak pernah sepi pengunjung. Tak mau kalah, outlet-outlet pinggir jalan pun mulai bermunculan, tentunya dengan harga yang lebih murah. MELIHAT pangsa pasar yang luas ini, Imam Subaweh pun berani terjun ke dalam bisnis ayam goreng dengan membeli sebuah franchise nasional yakni Suga Chicken di Balikpapan. Imam sebagai pemilik Cabang Ke -59, ingin mencoba mengisi sebuah ceruk pasar penikmat ayam goreng. “Di Suga Chicken, kami menawarkan ayam goreng dengan harga murah namun memiliki cita rasa mewah, tak kalah dengan ayam goreng franchise luar negeri,” kata Imam. Ayam goreng Suga Chicken ditawarkan mulai harga Rp 6.000 sepotong. Lalu, apa saja cita rasa mewah itu? Dijelaskan oleh Manajer Suga Chicken Balikpapan Cabang ke 59, Wiknyo, bagi yang ingin menikmati ayam

goreng di tempat, resto yang terletak di Jln. Soekarno Hatta KM 1,5 Balikpapan (tepatnya di depan toko Raja Kredit) ini menyediakan ruangan yang cukup nyaman. Dekorasinya didominasi warna merah dan hitam. Kapastias yang tersedia ada 20 kursi. “Kalau konsumen beli untuk dibawa pulang, kami juga sediakan kotak dan kantung kertas eksklusif,” tambah Wiknyo. Penyajian nasinya pun dicetak dan dibungkus khusus. Resto dengan tag line “Rajanya Ayam” ini juga menyediakan burger seharga Rp 7.000, aneka jus, softdrink. Pelangan juga bisa memilih aneka menu paket ayam goreng beserta nasi plus minumnya. Untuk paket menu dimulai dari harga Rp 10 ribu. Imam memulai usahanya di Suga Chicken dengan berinvestasi Rp 30 juta untuk membeli franchise ini. Imam dan Wiknyo juga diharuskan mengikuti training menggoreng di Suga selama 2 hari. Soal pasokan ayam, Wiknyo mengandalkan pengusaha lokal. “Bumbu, tepung, sambal, kotak dan bungkus dipasok pemilik waralaba,” kata Wiknyo.

ANALISA BISNIS

TRIBUN KALTIM/ADHINATA

Suga Chicken yang terletak di Jln Soekarno Hatta KM 1,5, menjadi cabang ke 59 di Indonesia.

“Di Suga Chicken menggunakan alat menggoreng “Deep Fryer” sehingga ayam gorengnya menjadi lebih renyah. Selain itu kami juga menggunakan minyak padat yang titik didihnya lebih tinggi dari minyak goreng biasa sehingga tidak lekas rusak dan lebih menyehatkan. Dan untuk menjaga agar ayam goreng selalu hangat, kami gunakan “Hot Snack”,” papar Wiknyo. Suga Chicken, didirikan sekitar tahun 2005 lalu di daerah

Perumahan Vila Nusa IndahBekasi, oleh H. Agus Setiawan. Suga diambil dari kebalikan nama pendirinya, Agus. Setahun kemudian atas permintaan banyak pelanggan,

BIO DATA Suga Chicken cabang ke 59 Balikpapan ■ Pemilik: Imam Subaweh ■ Alamat: Jl Soekarno Hatta, KM 1,5 (Depan Raja Kredit) ■ Telepon: 0542-733490 ■ Info franchaise: www.sugafood.com

Gunawan Ardianto Konsultan di A603N Consult (081254821988)

Pasang Papan Nama Mencolok BISNIS ayam goreng sudah banyak pemainnya, baik franchise dari luar negeri, nasional maupun lokal (provinsi di Kalimantan Timur). Untuk memenangkan pasar dan mempertahankan pelanggan di antara banyak kompetitor banyak cara yang bisa dilakukan oleh pengusaha. Agar terhindar dari penghancuran reputasi oleh kompetitor, maka pengusaha harus lebih berkonsentrasi kepada titik terlemah di antara lima sasaran tembak kompetitor, yaitu hubungan personal, performa individual,

karyawan dan pelanggan, pemasok dan pendukung, sumber daya modal atau dukungan finansial. Dengan memperhatikan hal ini maka semua kelemahan dapat diminimalisasi, sehingga reputasi dapat dipertahankan dan perusahaan tetap dapat bertahan, untuk lebih jelasnya bisa dibaca di buku saya yang ketiga “Intelijen Bisnis” terbitan Pohon Cahaya Yogyakarta, Desember 2010. Komentar saya untuk Suga Chicken, 1. Nama Suga Chicken, nama yang berkesan “Global

atau Nasional” ternyata kebalikan dari nama pemiliknya (aguS). Unik menarik, salah satu trik nama Think Global, act Local. 2. Lokasi Jl. Soekarno Hatta Km 1,5 merupakan jalur yang cukup padat dengan lalu lintas dengan kecepatan yang cukup tinggi. Untuk menarik pelanggan, perlu dibuat papan nama dengan warna menyolok dan tegak lurus dengan arah jalan dan dapat dibaca 2 arah, sehingga dari jauh calon konsumen sudah bisa melihat Suga Chicken 3. Soal interior : - Untuk stok minuman tidak ditaruh di ruang makan,

akhirnya Suga membuka cabang-cabang dengan system Franchise. Kini Suga Chicken pun sudah ada di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua. (aka)

HO

tetapi disediakan gudang khusus sehingga tidak terlihat oleh konsumen. - Kerapian instalasi kabel perlu diperhatikan dari ruang makan ke arah stockist ayam dan burger - Pengaturan warna kursi kombinasi kursi hitam dan

dinding warna merah, lebih mantab 4. Perlengkapan di meja makan, warna botol untuk saos dan sambal dibedakan. 5. Jika memungkinkan dapat ditambah menu-menu lain seperti sup ayam, sup jagung, asparagus, kepiting, juga bermacam-macam jus buah. 6. Memasang iklan di koran, atau lewat media internet seperti Facebook, twitter, blog, membuat brosur, membuat penawaran ke instansi-instansi, sekolah, event organizer dan sebagainya. Membuat kartu nama dan brosur yang disiapkan di meja kasir 7. Selain makan di tempat, Suga juga bisa menambah layanan pesanantar untuk pemesanan minimal tertentu dan eventevent tertentu. (*)


SENIN 27 JUNI 2011

Para Selebriti Penggila Seni

FOTO-FOTO: AP PHOTO

Jennifer Aniston, Brad Pitt Victoria Beckham

KEHIDUPAN para selebriti dunia tak lepas dari dunia seni. Penghasilan melimpah yang diterima membuat mereka bisa membelanjakan uangnya untuk memborong benda-benda seni yang disukai, semahal apapun harganya, yang buat orang awam hal itu hanya sekedar jadi impian. Mereka sengaja membeli rumah sangat besar dan luas serta mewah, lalu mengisi rumah tersebut dengan aneka benda seni. Cukup banyak selebriti dunia yang menggilai benda-benda seni. Sebut saja, Madonna, Jennifer Aniston, Brad Pitt sampai Victoria Beckham. Victoria Beckham sejak lama dikenal sebagai penggila seni. Dia banyak mengoleksi benda seni karya Damien Hirst. Satu di antara karya Damien yang dia punya

adalah lukisan aneh, bergambar hati dengan ornamen kupu-kupu mati. Lukisan mahal tersebut merupakan hadiah dari David Beckham, suaminya yang pesepakbola itu, sebagai kado ulang tahun pernikahannya dengan Vic. Artis multitalenta Madonna juga penggemar berat barangbarang seni. Jika ditaksir harganya, total arga bendabenda seni koleksinya bernilai lebih dari Rp 900 miliar. Madonna banyak mengoleksi lukisan karya pelukis tenar Frida Kahlo dan Damien Hirst. Dia juga mengoleksi lukisan Ferdinand Leger dan Tamara de Lempcka. Produser film dan sutradara kenamaan Steven Spielberg juga fans berat benda-benda seni. Dia banyak mengoleksi karya seniman lukis Norman Rockwell. Spielberg juga

menjadi donatur terbesar yang menyumbangkan penghasilannya untuk membangun koleksi Museum Seni Norman Rockwell di Massachussets, AS, senilai 4,3 juta dolar AS atau sekitar Rp 38,7 miliar. Menariknya, Spielberg di tahun 2007 juga pernah menjadi pembeli sebuah lukisan Norman Rockwell yang hilang tercuri tahun 1998. Kasus ini sampai membuat Biro Penyelidik Federal AS (FBI) turun tangan. Uang bukan persoalan buat penyanyi dan pencipta lagu Elton John. Tak heran jika dia banyak menginvestasikan duitnya ke benda-benda seni berharga super mahal. Elton banyak membirong lukisan karya Damien Hirst, Picasso, Francis Bacon, David Hockney, Andy Warhol, Julian Schnabel, Jean-Michel Basquiat, Henri Matisse, Diane Arbus, Henri Cartier-Bresson, Man Ray, Helmut Newton, Alfred Stieglitz dan banyak lagi. Saking banyaknya koleksi lukisan yang dia punya, sampai-sampai Elton punya sebuah galeri lukisan cukup luas di kediamannya. Aktor Brad Pitt juga dikenal sebagai penggila seni. Tapi, teman kumpul kebonya, Angelina Jolie belakangan banyak mendorongnya agar menjual sebagian koleksi seni tersebut dan menyumbangkan hasil penjualannya untuk amal sosial.(fin)

Tebar Senyum Pada Pasukan Inggris UNTUK pertama kalinya, Kate Middleton mendampingi sang suami Pangeran William

menghadiri acara Hari Angkatan Bersenjata (Armed Forces Day) bersama para tentara Inggris di London, akhir pekan lalu. Mengenakan dress biru gelap, Kate terlihat banyak tersenyum saat berjalan beriringan bersama Pangeran William memberkan penghormatan kepada pasukan Inggris. Bersama sang pangeran, Kate juga sempat menemui para keluarga tentara Inggris yang menjadi korban selama bertugas menunaikan tugas negara. Tak lupa, Kate dan William juga menyempatkan diri berbincang dengan satu per satu dari sekitar 60 anggota Irish Guards yang hadir di acara tersebut. Februari lalu, Pangeran GETTY IMAGES TETAP CANTIK- Kate Middleton bersama pasu- William mendapat kehormatan berupa gelar Colonel-in-Chief di Irish Guards.(fin) kan Inggris.

Fanny Fabriana Melanggar Tradisi Pingitan FANNY Fabriana kini tengah menjalani fase pingitan menjelang pernikahannya dengan Zaky Badrudin di Bandung. Fanny menuturkan, menjalani pinggitan justru menyenangkan. Yakni, bisa bikin rasa rindu terhadap calon suaminya jadi meluap-luap. Itu seolah jadi bumbu tersendiri buat

menjelang peresmian hubungan mereka di pelaminan. Ditemui di sela menghadiri undangan resepsi pernikahan sahabatnya, Laura Basuki dan Leo Sanjaya di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Sabtu (25/6) malam, Fanny mengatakan, selama menjalani pingitan waktu serasa berjalan sangat lambat. “Bikin BioFile tambah kangen. Walau baru enam hari udah kayak enam tahun saja,” ujar Fanny dengan tawa berderai. Fanny mengaku, menjalani masa pingitan juga memberi manfaat positif lain. Yakni, bikin batin dirinya dan Zaky jadi lebih tenang. Dia dan Zaky juga jadi lebih bisa intropeksi diri dan Nama : Fanny Fabriana menegaskan jika mereka Lahir : Bandung, 29 Januari memang saling 1985 membutuhkan. Tinggi badan : 175 cm Fanny dan Zaky akan Profesi : Pemain sinetron, film, melangsung pernikahan model iklan, presenter awal Juli ini dengan konsep pesta kebun. Akad nikah ■ Juara I Cover Girl Majalah Aneka 1999 akan memakai adat Sunda ■ Juara I Top Model Indonesia 2002 namun dengan acara FILMOGRAFI resepsi yang dikemas ■ Preman In Love (2009) modern. ■ Serigala Terakhir (2009) Fanny Fabriana menjalani ■ Hari Untuk Amanda (2010) masa pingitan selama kurang ■ Sehidup (Tak) Semati (2010) lebih dua minggu. Meski ■ I Know What You Did on Facebook (2010) begitu, jika kangen mendera ■ Jakarta Maghrib (2011) begitu hebat, secara terus ■ Lost in Papua (2011) terang Fanny mengaku ■ True Love (2011) kadang dirinya dan Zaky SINETRON melanggarnya juga. Mereka ■ Preman Kampus/Galang suka nekat janjian ketemu. ■ Antri Dong (FTV) Kehadirannya bersama ■ Mat Grobak Zaky di acara resepsi ■ Pink pernikahan Laura Basuki adalah contoh aksi ■ Naila melanggar aturan pingitan ■ Peri Sok Gaul yang Fanny lakukan. “Karena ■ Janji Jaya menghadiri pernikahannya ■ Mr.Untung & Ms.Sial Laura kita harus pergi bareng, FILM TELEVISI jadi (pingitan) harus langgar,” ■ Sopir Juga Manusia (Bersama Revalina S. Temat) kata dara bermata indah ■ Idola Dua Cinta (Bersama Ricky Harun) ini.(fin)

FOTO-FOTOTRIBUN/ISMANTO

34


36

reen G

Life

SENIN 27 JUNI 2011

Sinergi dengan BLH Kota/Kabupaten PARUS, Kepala Subdit Bagian Evaluasi Pendidikan Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup menuturkan, untuk wilayah Kaltim ada dua sekolah yang menerima penghargaan Adiwiyata Mandiri yakni SMPN 10 Samarinda dan SMPN 1 Balikpapan. Beberapa sekolah di Kaltim juga menerima penghargaan Adiwiyata Pratama diantaranya SMPN 8 Samarinda. “Penilaian didasarkan pada kebijakan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan partisipatif serta sarana dan prasarana pendukung. Yang diverifikasi untuk penghargaan Adiwiyata Mandiri sebanyak 35 sekolah dan yang lolos hanya 21 sekolah yakni 7 SD, 7 SMP dan 7 SMA,” kata Parus. Parus menyarankan prestasi yang telah dicapai Kaltim sejauh ini khususnya untuk peningkatan kepedulian dan budaya menjaga lingkungan hidup bisa lebih ditingkatkan dengan sinergi antara Dinas

Pendidikan, Badan Lingkungan Hidup dan sebaiknya dipayungi dengan SK kepala daerah setempat guna menggerakkan pendidikan berbasis lingkungan hidup. Lily Kusnowati Pakar Adiwiyata yang mantan Kasubbid Kapasitas Lingkungan BLH Kaltim juga memberikan apresiasi terhadap tiga sekolah yakni SMPN 10 Samarinda, SMPN 1 Balikpapan yang meraih Adiwiyata Mandiri. Selanjutnya, beberapa sekolah yang juga meraih predikat Sekolah Adiwiyata bisa ikut mencapai penghargaan serupa, yang tentunya didukung dengan upaya dalam mewujudkan lingkungan dan budaya sehat dan berwawasan lingkungan. “SD 1 YPPSB Sangatta, SMP YPPSB Sangatta dan SDN 01 Balikpapan dan SMAN 1 Balikpapan, kami harapkan bisa mencapai prestasi yang sama. Sementara sekolah lainnya, kami harapkan mampu meningkatkan kegiatan untuk memantapkan

murid-murid supaya bisa lebih menjaga lingkungan dengan baik sehingga muncul budaya menjaga lingkungan di sekolah,” papar Lily. Beberapa sekolah seperti SDN 006 Samarinda, SMPN 4 Samarinda dan MAN 2 Samarinda, kata Lily juga sudah cukup baik dan hanya perlu dipoles lagi sehingga bisa mengikuti jejak beberapa sekolah yang telah berhasil menorehkan namanya dalam bidang lingkungan hidup. “Setelah menerima penghargaan Adiwiyata Mandiri, saya berharap SMPN 10 Samarinda tetap menciptakan murid-murid yang peduli dengan lingkungan sekitarnya. Image ini harus tetap dipegang murid,” tandasnya. Khusus untuk SMAN 8 Samarinda yang telah berhasil meraih Adiwiyata Tahun Pertama, Lily berpesan agar kekompakan bisa terus terjaga, dalam mewujudkan sekolah adiwiaya. Apalagi perjuangan mereka masih panjang guna mencapai adiwiyata mandiri.(may)

Walikota Anggarkan Dana di APBD-P KEBERHASILAN SMPN 10 Samarinda meraih Adiwiyata Mandiri dan SMAN 8 Samarinda yang meraih Adiwiyata Pratama, menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemkot Samarinda. Walikota Samarinda Syaharie Jaang menuturkan, anugerah lingkungan yang dicapai dua sekolah di Samarinda ini bukan hanya milik SMPN 10 Samarinda namun menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Samarinda. “Ini suatu penghargaan yang luar biasa,” ujar Jaang, di sela-sela pertemuan dengan Kepala SMPN 10 dan tim Adiwiyata SMAN 8 Samarinda, belum lama ini. Tidak cukup puas dengan keberhasilan SMPN 10 Samarinda saja, Jaang juga akan menggelar pertemuan dengan seluruh kepala sekolah di Samarinda dan instansi terkait dengan pengelolaan lingkungan hidup guna memberikan pengarahan sekaligus motivasi bagi seluruh kepala sekolah, untuk ikut serta dalam upaya menumbuhkan kepedulian dan budaya menjaga lingkungan hidup di sekolah. “Karena Adiwiyata bukan hanya untuk SMPN 10 saja, tetapi bisa untuk seluruh sekolah termasuk yang ada di Samarinda. Oleh karenanya saya akan memberikan pengarahan kepada seluruh kepala sekolah,” ujarnya. Guna menanggulangi kendala dalam penilaian Adiwiyata, Pemkot Samarinda juga akan ikut serta mendukung. Salah satunya berupa bantuan yang akan diberikan untuk perbaikan kantin SMAN 8 Samarinda melalui APBD Perubahan 2011. “Pemkot akan menyiapkan anggaran karena masih ada yang

mesti dibenahi sehingga pada tahun 2012 mendatang, SMAN 8 bisa lebih baik lagi dalam penilaian berikutnya,” ujarnya. Berbagai perusahaan di Samarinda diharapkan ikut berperan serta dalam pembinaan kepedulian dan budaya lingkungan hidup. “Kami himbau perusahaan-perusahaan yang ada di 10 kecamatan di Samarinda untuk ikut membantu kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan dan pendidikan sehingga bisa bersama-sama membangun Samarinda,” ujarnya. Menindaklanjuti rencananya, Walikota Samarinda Syaharie Jaang menggelar Penyerahan Piala Adiwiyata kepada dua sekolah di Sungai Kunjang, yakni SMPN 10 dan SMAN 8 di SMPN 16 Loa Bakung Samarinda, 16 Juni lalu. Hadir pada acara tersebut kemarin, sejumlah pejabat pemkot terkait seperti Dinas Pendidikan, Badan Lingkungan Hidup, Camat Sungai Kunjang serta seluruh kepala sekolah dan sejumlah perusahaan yang beroperasi diwilayah Sungai Kunjang. Syaharie Jaang berjanji akan memperjuangkan alokasi dana dalam APBD-P 2011 agar SMPN 10 dan SMAN 8 mempunyai alokasi dana tambahan meningkatkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam meraih adiwiyaa tahapan yang lebih tinggi lagi. “Saya minta Kepala Badan Lingkungan Hidup untuk secara khusus membantu kedua sekolah ini, terutama untuk melengkapi koleksi buku yang berkaitan lingkungan pada perpustakaan sekolah,” kata Jaang. (may/m28)

Sekolah Berjuang Empat Tahun ● SMPN 10 Samarinda Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri Kehidupan masa mendatang tergantung pada pengelolaan lingkungan hidup hari ini. Upaya ini memang bukan perkara mudah, meskipun bukan hal yang tidak mungkin untuk dilakukan. Dalam lingkup yang kecil, beberapa sekolah di Samarinda tidak lagi sekadar bicara dalam pengelolaan lingkungan hidup. Dua diantaranya SMPN 10 Samarinda dan SMAN 8 Samarinda membuktikannya dengan meraih Adiwiyata Mandiri dan predikat Sekolah Adiwiyata Pratama.

Kepala SMPN 10 Samarinda Erminawati menerima penghargaan Adiwiyata Mandiri dari Presiden SBY di Istana Negara, 7 Juni lalu.

ERMINAWATI, Kepala SMPN 10 Samarinda tak mampu menyembunyikan wajah gembiranya. Bersama dengan tim Adiwiyata SMPN 10 Samarinda, Erminawati tiba di Istana Negara Jakarta guna menerima penghargaan Adiwiyata Mandiri dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Mengenakan pakaian serba ungu berhiaskan batik ampiek khas Kaltim, Erminawati berbaur dengan puluhan kepala daerah dan kepala sekolah dari seluruh daerah di Indonesia yang juga menerima anugerah lingkungan dari Presiden SBY di Istana Negara, 7 Juni lalu. SMPN 10 Samarinda adalah salah satu sekolah dari 21 sekolah se-Indonesia yang berhasil meraih Adiwiyata Mandiri, yakni penghargaan tertinggi untuk sekolahsekolah yang berhasil menumbuhkan kepedulian dan budaya menjaga lingkungan hidup di lingkungan sekolah. Erminawati mengungkapkan rasa gembiranya atas pencapaian SMPN 10 Samarinda hingga berhasil membawa pulang Adiwiyata Mandiri. “Lega karena kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas kami membuahkan hasil. Semua ini tidak terlepas dari kerja tim di SMPN 10 yang solid,” kata

Erminawati. Bukan hal mudah bagi SMPN 10, hingga di tahun keempat ini berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri. Tidak sekadar berhasil mengelola lingkungan sekolah menjadi kawasan asri, setiap sudutnya menjadi ruang bermanfaat untuk pengembangan akademik murid ataupun potensi murid, sekaligus membangun kesadaran murid untuk menjaga lingkungan sekolah. Selama beberapa tahun ini seluruh guru, kepala sekolah, murid dan unsur di sekolah ikut menjaga terciptanya lingkungan bersih dan secara bertahap kerja keras mereka diganjar dengan anugerah Calon Adiwiyata, Adiwiyata Pratama, Adiwiyata Madya dan kini Adiwiyata Mandiri. Kendati demikian, SMPN 10 tidak berpuas hati dan akan terus mempertahankan budaya serta pendidikan berbasis lingkungan hidup yang telah diterapkan di sekolah selama ini. “Kami tetap berupaya dan bahkan kami akan terus melengkapi kurikulum berbasis lingkungan di sekolah dengan menjalin kerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup karena kami menilai masih banyak kekurangan yang harus kami lengkapi,”

HO

papar Erminawati. Meskipun telah berhasil meraih Adiwiyata Mandiri, SMPN 10 juga tak segan berbagi ilmu dan pengalaman dengan sekolah lain guna meningkatkan pendidikan dan budaya lingkungan hidup di sekolah. Upaya ini dibuktikan dengan ikut mendukung SMAN 8 Samarinda yang kini berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata Pratama dari Kementerian Lingkungan Hidup, Selasa 7 Juni lalu. “Kami ikut mendukung SMAN 8 Samarinda yang juga berada di Kecamatan Sei Kunjang. Kami memang mengutamakan sekolah terdekat dulu yang berada di kawasan yang sama dengan SMPN 10. Namun tidak tertutup untuk sekolah lainnya juga dan yang terpenting adalah mengubah mindset terlebih dahulu,” ujar Ermin. Dari pertemuan dengan kepala sekolah dari berbagai daerah di Indonesia di Jakarta, menurut Ermin, terungkap pula berbagai persoalan dalam mewujudkan sekolah sehat khususnya untuk penerapan adiwiyata yakni masih kurangnya koordinasi antara Dinas Pendidikan dan BLH di daerah. Minimnya sokongan dana adanya sekolah gratis juga ikut menjadi kendala. Meski begitu, hingga sejauh ini

bukan berarti semuanya tidak bisa diantisipasi dengan kemauan yang keras dan tim yang solid di sekolah. “Kalau mau dikatakan ini sebenarnya kerja nekat bersama dengan tim di sekolah. Oleh karenanya pula, kebanggaan ini juga kami bagi bersama dengan tim adiwiyata yang ikut serta ke Istana Negara untuk ikut merasakan hasil kerja keras mereka selama ini,” papar Ermin. Sementara itu, Watini Ketua Tim Adiwiyata SMAN 8 Samarinda menuturkan, setelah menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata Pratama, kini mereka menyiapkan diri menyongsong penghargaan adiwiyata tahun kedua dan adiwiyata mandiri. Sasaran utama, kata Watini adalah pengadaan buku lingkungan hidup di perpustakaan, rehabilitasi kantin agar lebih sehat dan ramah lingkungan, serta pengadaan tanaman dalam pot di sekitar kelas dan sekolah. “Selain itu, kami juga melakukan pengembangan kurikulum pendidikan lingkungan hidup secara monolotik dan integratif. Selama ini sudah ada, tetapi perlu dikembangkan lagi dengan metode yang lebih inovatif,” paparnya. Seluruh kegiatan untuk menunjang prestasi adiwiyata yang sekaligus menjadi penghargaan prestise bagi sebuah sekolah ini, kata Watini juga lebih fokus dan dilakukan secara menyeluruh bersama dengan warga sekolah. “Kami berharap sekolah adiwiyata bisa mencerminkan keseluruhan, bukan saja lingkungan SMAN 8 menjadi hijau tapi sudah menjadi budaya warga di SMAN 8, kualitas pembelajaran meningkat, kreativitas dan kesejahteraan juga bisa meningkat,” ujarnya.(may)

TRIBUN KALTIM 27 JUNI 2011  

EDISI CETAK TRIBUN KALTIM 27 JUNI 2011