Page 5

CMYK

tribun facebook

KAMIS 19 MEI 2011

5

Sama-sama Menyusahkan Masyarakat Korupsi merupakan tindak kejahatan yang sangat membahayakan. Negara-negara yang berkomitmen memberantas korupsi sepakat memperlakukan koruptor seperti teroris. Bahkan, ada penilaian bahwa koruptor adalah the real terrorist. Apakah Anda setuju dengan pernyataan tersebut? Apakah Anda setuju bila hukum untuk koruptor disa...makan dengan hukuman untuk teroris? Hades Kwan Sangat setuju sekali. ‘’Corruptor is the real terrorist’’. Alangkah lebih baik lagi bila hukuman utk para koruptor disamakan dgn hukuman teroris. Masalahnya adalah: apakah negara kita bisa tegas utk mengambil kebijakan seperti itu? Hendry Jabrik Bicara hukum,hukum itu di Indonesia hanya untuk orang kecil saja.Orang gedean yg terlibat kasus apa saja,bisa leluasa bebas berkeliaran.Semestinya tdk ada yg dibeda2kan.Hukum harus disama ratakan atas dasar keadilan.itu yg semestinya,tapi kenyataan nya jauh berbeda.Sy pribadi tdk pernah mempercayai penegak hukum,atau semua perangkat hukum yg ada di Indonesia,mereka semua sama,ADA DUIT URUSAN LANCAR. . . . Malik Abieraisya Harus di bedakan dong..! soalnya dampak buruk korupsi lebih besar ketimbang teroris yg targetnya orang2 tertentu saja klo korupsi dampaknya sangat luas dan dapat membangkRutkan suatu negara Agus Awie Wijaya Menurut saya pribadi, koruptor itu adalah rajanya maling! Kalau maling tertangkap kan biasanya di pukuli tapi yg namanya raja maling kalau tertangkap malah di perlakukan sangat baik sekali, maklumlah namanya juga raja! Liat aja buktinya ber...apa sudah jumlah raja maling

yg sudah jadi tersangka tapi anehnya tidak di sidang2 malah bisa jalan2 lagi, Coba seandainnya hukumannya sama kaya maling biasa pasti bakal kapok si raja maling ini! Bisa kita bayangkan maling biasa yg di pukuli, di arak dan yg paling naas di bakar masa! Kalau boleh sih raja maling ini di perlakukan seperti maling biasa! Pasti anda setujukan? Raden Wiyose Setuju saja lah, tapi yang menjadi pertanyaan sekarang adalah mental para penegak hukumnya, apakah sudah siap, kita lihat saja, sampai saat ini Markus masih merajalela. jangan2 kalau hukum teroris disamakan dengan hukum koruptor, malah menjadi ladang uang baru untuk para makelar kasus. Evans Ozzo SETUJU BANGET. Klo perlu semua.a d kasih hukuman mati ajja sekalian ,,,biar ada efek jera Ibnu Achmad Hendra Meskipun selama ini cuman omong doang,wacana kosong,so pasti saya setuju 299% kalo untuk pidana korupsi layak dihukum mati,berdasarkan besaran nilai korupsi.paling ringan 10 tahun,coba pikir negara china yg penerapan hukuman buat korupsi begitu keras,pembangunannya luar biasa dari hulu ke hilir merata,semua produk nya merajai dunia Indonesia, langit, bumi, lautan kaya, orangnya pinter2 ,tapi gak berdaya. Pato Vik Susah kalau untuk membasmi koruptor,penegak hukumnya gak ada nyali,,,,kalau ngejar teroris aja nangkap hebat banget,tapi ngejar koruptor biar di depan mata gak ketangkap2,,,heheheeh lucu banget, Syaukani Ismail ArRasyidi Korupsi sama dengan mencuri, maka hukuman yang pantas utk para

koruptor adalah potong tangan. Muhammad Yusuf Akibat korupsi sangat merusak sendi -sendi kehidupan berbangsa dan bernegara melebihi yang akaibatkan oleh teroris untuk itu sepantasnyalah para koruptor dihukum mati untuk memberikan efek jera....dengan tetap memegang teguh prinsip kea...dilan ....tapi yang harus juga diibenahi dulu adalah para penegak hukum (POLISI,JAKSA, HAKIM ) dan sisitm hukum dindonesia. Selama mental para penegak hukum diindonesia seperti sekarang ini maka jangan harap ada penindaka hukum terhadap para koruptor kelas kakap. Aji Awang Firdaus Bobyrahmat Pas Bujur... Koruptor=Teroris... Hukuman Mati buat para koruptor, soalnya sangat membahayakan terhadap kelangsungan berbangsa & bernegara kita, juga menyengsarakan segenap rakyat indonesia. ga ada kata lain harus mati.. sudah ada contohnya yg bisa kita teladasni yaitu CINA Mario Suripatty Kurang setuju. Koruptor dengan teroris beda dong. Kalau teroris memang ada unsur kesengajaan untuk menghilangkan nyawa orang lain dan membuat masyarakat resah. Kalau koruptor, hanya masalah egosentris yang berhubungan dengan uang dan materi..., jadi lebih ke perdatanya. Kalau koruptor, negara yang dirugikan dan bisa terganggu dari sendi ekonomi. Kalau teroris, jelas masyarakat dan negara yang terganggu, baik dari segi ekonomi maupun sosial dan keamanan. Kalau korupsi, sebenarnya yang bisa disalahkan adalah banyak pihak, mulai dari koruptornya, pengawasnya, bahkan sistemnya. Namun sedihnya, yang banyak disorot hanya pelakunya saja. Sebenarnya, kejahatan korupsi terjadi karena adanya niat dan kesempatan. Nah, kesempatan itu bisa jadi karena sistem dan pengawasan yang kurang. Sedangkan niat, juga bisa karena sistem pembinaan mental

dan budaya yang lemah. Jadi supaya adil dan memberikan efek jera, kasus korupsi tidak hanya menghukum pelaku, tetapi juga pihak2 terkait, yang teledor atau juga menikmati hasil korupsi baik secara langsung maupun tidak langsung dengan hukuman yang berat. Presiden sebagai penanggung jawab tertinggi juga diminta pertanggungjawaban secara moril. Kalau semua pihak terkait juga dihukum tanpa kompromi, maka saya yakin akan tercipta budaya bersih dinegara ini. Jadi kesimpulannya, koruptor tidak sama dengan teroris. Hukumannya, tidak seharusnya hukuman mati, tetapi bayar semua kerugian negara sampai lunas, baik disita semua asetnya dan dihukum badan secukupnya. Setelah bebas, boleh bekerja, namun uang hasil pekerjaannya semua masuk kekas negara. Yang bersangkutan cukup mendapat jatah untuk makan saja. Dengan hukuman badan dan hukuman moril dan sosial seperti ini, tentu akan memberikan efek jera kepada koruptor. Edy Suyoko Saya sangat setuju koruptor di berantas hanya mekanismenya harus jelas, karena koruptor banyak cara sehingga samar2 maka pemerintah harus buat peraturan yang jelas agar koruptor susah mencari celah. karena korupsi tdk hanya berupa uang tapi waktu kerja jg. akibat korupsi kemiskinan bangsa tidak teratasi. Suwardi Paser Assalamu ‘alaikum w w. Saya setuju jika hukuman koruptor disamakan dengan hukum untuk teroris karena tindak korupsi adalah tindak kejahatan yang sangat membahayakan negara dan merupakan the real teroris karena adalah pencuri uang negara dan... pencuri seluruh uang rakyat. Saya setuju jika hukuman koruptor yang sangat besar dijatuhi hukuman mati seperti di negara Cina. Mengapa di Indonesia makin subur tindak korupsi ?. Karena tidak ada hukuman mati, tuntutan tindak korupsi di Indonesia terlalu minim ditambah vonis hakim yang lebih rendah dan adanya remisi. Dulu tindak korupsi hanya di bidang eksekutif dan legeslatif, kini sudah

CMYK

menjalar di bidang yudikatif yang seharusnya adalah menegakkan hukum dengan main suap, memperjualkan hukum, adanya mafia hukum dan adanya markus. Jika hukuman tindak korupsi tinggi sampai ada hukuman mati dan tidak ada remisi, Insya tindak korupsi akan redup karena ada efek jera dan ada rasa takut untuk korupsi yang sangat besar karena takut dihukum mati. Rustandi Smdasbr Bismillah, Koruptor itu bukan hanya sama dengan teroris tapi juga sama dengan PKI dia merupakan bahaya laten yang sangat susah untuk di jamah dan di berantas karena hukum di negara sangat lemah mengatur hal tersebut bagaimana tidak produk ...hukum diciptakan oleh wakil rakyat dan yang memuluskan kerja koruptor bermula dari wakil rakyat juga sebagai penentu anggaran. Jalan yang terbaik untuk memberantasnya adalah buatlah hukum yang jelas dan sanksi yang berat bagi para koruptor, teroris kalau membunuh mungkin hanya puluhan bahkan ratusan orang saja yang kena dampaknya tapi kalau koruptor yang bertindak maka anggaran untuk kepentingan rakyat banyak ( MASYARAKAT ) habis sehingga ratusan ribu bahkan jutaan rakyat menderita akibat perbuatan mereka para koruptor, hukum yang terbaik adalah perlakukan mereka sama seperti jaman orde baru memperlakukan PKI sehingga mereka menderita seumur hidup, sehingga para calon koruptor berpikir 2 kali untuk menjadi koruptor, semoga bermanfaat. Dinto Handar Koruptor atau Teroris sama saja kok...sama sama menyusahkan masyarakat. Koruptor makan uang rakyat....disisi lain Teroris meneror masyarakat.....biar sampai kapan pun mereka iu nda akan ada habis habisnya....mati satu tumbuh seribu...biar di berantas sampai kapan pun tetap aja masih ada....!!!!! sampai kapan sih negara ini bisa maju seperti negara lain....???? Koruptor sama Terorisnya aja banyak.....dimana mana.....sebaiknya pemerintah harus menindak tegas dan langsung turun kelapangan...jangan cuma omongan doang. Negara ini sudah krisis...krisis

ekonomi krisis politik krisis agama......sampai krisis air pun jadi....!!!! semoga tuh para Koruptor dan Teroris bisa insyaf.....ingat dosa karena sudah menyengsarakan masyarakat....mereka harus berpikir dua kali kalo bertindak semena mena seperti itu....merugikan semua masyarakat bangsa dan negara.....mau di taruh dimana nie martabat bangsa kita.......???? bikin malu negara aja dimata negara lain....!!!!!! kita ini dipandang negara lain sangat rendah karena ulah para Koruptor dan Teroris.....!!!!!! Lentera Era Sekarang hukum di indonesia ini dapat di beli jadi bagaimana mau di hukum berat kalau aparat penegaknya aja tidak punya hati nurani,sudah banyak contoh kasus2 yg belum terselesaikan,kalau mau berantas para korupsi,di didik dulu ahqla para penegak hukumnya,baru koruptornya di berantas,dan juga hukum mati aja buat koruptor. Ady Sumantri Julian Hukum yang sekarang dijalankan untuk menjerat koruptor dinilai sangat ringan, dan tidak ada efek jera yang ditimbulkan dari hukuman tersebut sehingga walaupun sudah banyak koruptor yang di hukum masih saja banyak wajah-wajah baru yang muncul. jika penanganan hukum koruptor disamakan dengan penanganan hukum teroris yang sangat ketat dan sangat berat, memungkinkan memberi dampak jera. Oye Julak Sangadddd Setoejoe !!! negara ini sdh bisa survive keluar dr krisis dn berusaha untuk bisa sejajar dgn negara2 makmur lainnya tapi lama kelamaan bisa terpuruk gara-gara mental2 tikus korup yang makin mewabah hingga sangad merugikan & mengge...rogoti NKRI tercinta.....mungkin untuk berantas koruptor HARUS dibuat hukuman yg sama dgn terorist ...hanya pelaksanaan eksekusinya saja yg dibedakan...Terorist dihadapan Regu Tembak nah kalau KORUPTOR dihadapan Regu Pancung......inilah Efek Jera yg Pasti benar2 buat Jera Tikus Tikus!

TRIBUN KALTIM 19 MEI 2011  

EDISI CETAK TRIBUN KALTIM 19 MEI 2011

TRIBUN KALTIM 19 MEI 2011  

EDISI CETAK TRIBUN KALTIM 19 MEI 2011

Advertisement