Page 11

KAMIS 19 MEI 2011

11

96 Atlet Anggar Ikuti Seleksi ● Syarat Pra Kualifikasi PON XVIII

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

Pembagian trofi Kejurda Anggar 2011, Rabu (18/5) di GOR Segiri, Samarinda.

Sport Style

Kolektor Boneka Sapi ATLET anggar Kaltim Ayu Miftahul Jannah (21), selalu memanfaatkan waktu untuk membawa oleh-oleh boneka setiap kali ia dikirim mengikuti kejuaraankejuaraan di luar kota. Atlet senior yang pernah meraih perunggu di PON XVIII 2008 lalu, diam-diam mengkoleksi ratusan boneka sapi yang diburu dari berbagai kota. Bukan tanpa alasan Ayu mengkoleksi boneka sapi. Sejak duduk di bangku SMA, ia sudah mulai menyukai corak warna boneka sapi yang hanya menampilkan dua warna hitam-putih. “Sukanya karena warnanya hitam-putih. Aku suka warna itu sejak SMA. Dari situ mulai koleksi boneka dan pernakpernik sapi,” ungkap Ayu. Biasanya, setelah selesai tugas mengikuti kejuaraan, baru Ayu berburu boneka. “Saya manfaatkan waktu mencari boneka atau pernikpernik sapi. Awalnya yang

SAMARINDA, TRIBUN Sebanyak 96 peserta atlet anggar senior se-Kaltim mengikuti proses seleksi daerah (Selekda) guna menyaring atlet-atlet yang akan mengikuti pra kualifikasi PON XVIII 2012 di Riau. Mereka harus mengikuti tes fisik dan permainan yang menjadi syarat untuk lolos ke pra kualifikasi. Sekretaris Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kaltim Muslimmin mengatakan, tes fisik dan

permainan menjadi alat ukur setiap atlet yang ikut seleksi. “Total peserta yang ikut selekda ada 96 atlet senior. Itu dari beberapa kabupaten yang yang direkomendasikan dari Pencab IKASI kabupaten/ kota,” jelas Muslimmin. Menurut dia, 96 peserta itu dari Pengcab IKASI Tarakan, Bulungan, Nunukan, Bontang, Kutim, Samarinda, Kubar, Balikpapan dan Kukar. “Hasil tes peserta akan dievaluasi tim. Siapa saja yang lolos akan kita umumkan,” lanjut

Muslimmin, yang juga sebagai pelatik anggar Kaltim. Ia berharap dari 96 peserta atlet senior anggar yang ikut seleksi harus memprioritaskan fisik. Pasalnya, menurut dia, fisik menjadi penilian utama setiap atlet yang ikut seleksi. Hasil evaluasi tes fisik dan permainan, lanjut dia, akan menentukan siapa saja atletatlet yang akan dikirim ikut pra kualifikasi. Peserta yang lolos, kata Muslimmin, berdasarkan ranking atau

peringkat 1 sampai 4. “Mereka yang lolos seleksi, akan kita sentralisasikan atau ikut trainning center (TC),” tegas Muslimmin. . IKASI Kaltim mentargetkan, atlet Kaltim bisa meloloskan 48 atlet bisa mendapatkan tiket menuju PON XVIII. “Untuk atlet senior, minimal harus lolos sampai 16 besar di pra kualifikasi. Untuk juniornya itu harus lolos 12 besar,” beber Muslimmin.(bud)

KONI Perhatikan Kondisi Atlet TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

Ayu Miftahul Jannah dengan koleksi boneka sapinya.

hitam-putih. Tapi ada juga yang warna-warna pink,” kata Ayu. Hanya, Ayu tidak menyiapkan kocek khusus untuk memborong boneka dan pernak-pernik. Beberapa koleksinya kini tersimpan rapi di dalam lemari khusus. Mulai dari sandal berbentuk sapi, bantal guling, tempat tisu, jam tangan dan keramik. “Jumlahnya sudah sekitar ratusan koleksi. Ada boneka sapi yang panjang sampai satu meter, buat nemani tidur,” ucap wanita, yang mengenakan jilbab ini. Ayu kini tercatat sebagai atlet senior anggar Kaltim. Beberapa kali ia mewakili Kaltim mengikuti event internasional, diantaranya Malaysia Open. Ia termasuk salah satu atlet yang

Biofile : Nama Usia TTL Atlet Prestasi

: Ayu Miftahul Jannah : 21 Tahun : Samarinda 11 September : Anggar Kaltim : Perunggu PON XVII 2008 di Kaltim. (bud)

direkomendasikan mengikuti seleksi daerah untuk pra kualifikasi PON XVIII 2012 di Riau. “Besok (18/5) saya ikut seleksi. Mudah-mudahan bisa lolos. Kalau lolos saya ikut pra kualifikasi untuk PON. Kalau sampai lolos pra kualifikasi, berarti saya bisa mewakili Kaltim di event PON nanti,” papar Ayu.(bud)

BALIKPAPAN, TRIBUN - Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 masih setahun lagi. Namun sejumlah daerah jauh-jauh hari sudah menyiapkan diri menyongsong event empat tahunan itu. Pasalnya, sudah menjadi rahasia umum, olahraga di Indonesia masih diwarnai ketidaksportifan dengan memakai jasa atlet atau pelatih ‘belian’ dari daerah lain. Di mata Ketua KONI Balikpapan Roy Nirwan kondisi ini sangat disayangkan. Karena atlet demikian masih belum memahami rasa patriotisme kedaerahan. “Seharusnya itu menjadi tanggungjawab KONI Provinsi agar tidak terlalu mudah

kita bahu membahu bagaimana melepas atletnya ke daerah lain atlet kita tetap memiliki rasa jelang PON nanti,” ujar Roy kedaerahan yang tinggi, karena kepada Tribun, Selasa (17/5). ini untuk kepentingan Kaltim,” Kasus demikian, menurut ujarnya. Roy, harus diminimalisir. Ia menambahkan, KONI Seharusnya, lanjut Roy, KONI Balikpapan sudah berusaha Tingkat I dan II bahumaksimal memberi yang membahu menguatkan diri terbaik bagi atlet dan pelatih. mengikat atlet berprestasi agar tidak keluar daerah. “Banyak AHMAD BAYASUT Terutama menyangkut masalah kesejahteraan, kesehatan cara dilakukan agar para atlet Roy Nirwan sampai dengan lainnya. Banyak ini tidak pergi. Tentunya terobosan program KONI Balikpapan dengan memperhatikan kondisi atlet untuk kesuksesan olahraga Balikpapan, bersama pelatihnya,” katanya. yaitu bonus, insentif dan jaminan Menurutnya, atlet jangan hanya asuransi.(bay) diperhatikan saat dibutuhkan saja. “Mari

Slamet Tak Mencalonkan Lagi BALIKPAPAN, TRIBUN Musyawarah Kota (Muskot) Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Balikpapan akan digelar akhir pekan ini. Ketua PDBI Balikpapan Slamet Sungkono menyatakan tidak akan mencalonkan lagi sebagai ketua periode 2011-2015

Ia memberi kesempatan kepada generasi muda untuk menangani cabor yang termasuk pada olahraga prestasi dan seni tersebut. Slamet menjelaskan alasannya tidak mencalonkan lagi karena ingin fokus untuk kepengurusan KONI. Saat ini

dia menjabat sebagai Wakil Sekretaris KONI Balikpapan. “Sekarang giliran yang muda untuk memimpin PDBI Balikpapan,” ujarnya, Rabu (18/5). Slamet menjelaskan jadwal dan tempat Muskot masih dirancang panitia. Ada satu calon nama yang sudah

mengajukan diri yakni Feri Purwanto. Selama dibawah naungan Slamet PDBI maju pesat. Salah satu pencapaian fantastis yakni tim Marching Band Bahana Sparadha juara kategori display pada Malaysia World Marching Band Competition.(bay)

TRIBUN KALTIM 19 MEI 2011  

EDISI CETAK TRIBUN KALTIM 19 MEI 2011

TRIBUN KALTIM 19 MEI 2011  

EDISI CETAK TRIBUN KALTIM 19 MEI 2011

Advertisement