Page 16

22

SELASA 8 NOVEMBER 2011

Bagikan Solar Merata di SPBU ■ Solusi Mengurangi Antrean Kendaraan yang Menyebabkan Kemacetan BALIKPAPAN, kendaraan terpaksa TRIBUN - Kemaparkir hingga ke cetan di beberapa badan jalan. Akibatbeberapa titik Jl MT nya, jalan pun Haryono Balikpapan menjadi penuh sesak terjadi setiap hari. dengan hilir mudik Selain karena kendaraan lainnya. perbaikan jembatan Tak hanya itu, DOK/M26 yang belum kunjung Ali Munsjir Halim sejumlah pedagang usai, kemacetan kini pun kuatir dagangan diperparah dengan antrean mereka tak laku. kendaraan di Stasiun Pengisian “Ya kalau begini terus kan Bahan Bakar (SPBU) Damai. kasian kita mas, bisa sepi Pantauan Tribun, antrean ditinggal pembeli,” ujar Yoko, kendaraan didominasi truk salah satu pelaku usaha seluler yang hendak mengisi bahan di kawasan tersebut. bakar solar. Panjangnya Saat dimintai keterangan antrean membuat sejumlah terkait kemacetan tersebut,

Berlakukan Batasan Jam ANGGOTA Komisi III DPRD Balikpapan, Fahruddin, mendesak pemkot segera mengatasi kemacetan yang terjadi di SPBU Damai Jl MT Haryono Balikpapan. Pasalnya, kemacetan tersebut dinilai telah mengganggu aktivitas warga serta mematikan pendapatan pedagang setempat. “Kalau saya mengusulkan sebaiknya yang diizinkan hanya bensin saja, jangan pengisian solar. Kalaupun ada pengisian solar harus dibatasi jamnya,” ujar politisi Partai Hanura ini, Senin (7/11).

Menurut Fahruddin, pemkot sebaiknya memberikan batasan waktu kepada seluruh kendaraan yang melakukan pengisian bahan bakar solar. “Boleh ngisi tapi jam 10 malam ke atas, karena kalau malam hari jalan itu kan nggak sibuk. Jadi jangan antri diluar jam-jam yang telah ditentukan,” paparnya. Kendati demikian, Fahruddin mengaku pihaknya akan mendiskusikan masalah ini lebih lanjut dengan Pemkot Balikpapan sehingga ada jalan keluar yang bisa meringankan beban warga. (ful)

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan Ali Munsjir Halim mengatakan, beberapa hari lalu pihaknya sudah mendiskusikan masalah tersebut dengan Sekkot Balikpapan Said MN Fadly. Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan akan berusaha untuk memecah antrean tersebut dengan mendistribusikan solar secara merata di tiap-tiap SPBU. Sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan di tengah kota. “Kemarin Pak Sekkot sudah ngomong, kami rapat dan akan berusaha memecah antrean itu. Artinya, SPBU yang berada di luar kota itu harus dibagi rata solar yang bersubsidi, sehingga mereka antre di sana, tidak numpuk di tengah kota,” ujarnya seusai mengikuti coffee morning, Senin (7/11) di kantor Pemkot Balikpapan. Lebih lanjut ia mengatakan, penyebab kemacetan di SPBU Damai lebih dikarenakan bahan bakar solar bersubsidi yang diburu oleh para sopir. “Sekarang orang pada ngejar subsidi itu kan. Sebenarnya kalau dia ngambil yang industri nggak ada masalah, hanya karena ada disparitas harga, itu yang membuat mereka ngantre,” paparnya.(ful)

HO

Panglima Kodam VI Mulawarman Mayjen TNI Tan Aspan menyerahkan hewan kurban secara simbolis untuk disembelih lalu dibagi-bagikan, Minggu (6/11).

Bagi-bagi ke Panti Asuhan dan Masjid ● Kodam Mulawarman Sembelih 23 Sapi dan 10 Kambing BALIKPAPAN, TRIBUN- Memperingati hari raya Idul Adha, Kodam VI/Mulawarman mengadakan shalat Idul Adha berjamaah diikuti ratusan prajurit, PNS, keluarga serta masyarakat sekitar Makodam VI/ Mlw yang dilaksanakan di Lapangan Makodam VI/Mlw Balikpapan. Bertindak sebagai imam Mayor Caj Drs HM Solehuddin Siregar MM. Dalam ceramahnya, Solehuddin

Pertamina Distribusikan Merata TINGGINYA kebutuhan solar dan belum diiringi kuota menjadi salah satu faktor meningkatnya antrean kendaraan di beberapa SPBU di Balikpapan, dan berdampak menimbulkan kemacetan di sekitar kawasan SPBU di Balikpapan. “Karena kebutuhan solar masyarakat terus meningkat sementara kuota tidak demikian. Yang kedua masyarakat atau konsumen lebih suka membeli solar bersubsidi walaupun harus menunggu saat solar belum sampai di SPBU, sementara

kuota dan solar non subsidi diupayakan merata pembelinya tidak di tiap SPBU. “Selain banyak,” kata itu, Pertamina juga Bambang Irianto, menyediakan solar Asisten Manager non subsidi di External Relation sebagian SPBU dan Pertamina BBM Retail Pertamina masih Region VI KalimanDOK/BAY tan, Senin (7/11), Bambang Irianto berusaha untuk mendistribusikan Untuk mengurai solar di SPBU relatif sama kemacetan di kawasan sekitar waktunya, sehingga solar akan SPBU, Bambang menuturkan hingga saat ini belum ada solusi tersedia di setiap SPBU dan konsumen bisa membeli di ideal yang bisa diberikan. setiap SPBU dan tidak terjadi Namun Pertamina terus penumpukan di satu atau dua berupaya untuk SPBU saja,” kata Bambang. (may) mendistribusikan solar sesuai

SEBELUM pria kelahiran Balikpapan, 16 Agustus 1972 ini berada di lembaga terhormat DPRD Kota Balikpapan, ia banyak bergelut di dunia bisnis dengan berbagai ragam bidang usaha. “Ya karena background saya ini adalah pengusaha maka orientasi saya adalah cari uang dengan cara bagaimana mengembangkan usaha saya,” jelas lelaki berpostur 175 cm dan berat 75 kg ini. Sabaruddin, demikian ia akrab disapa, memang memiliki kecakapan berbisnis, apalagi ia pernah bergelut di HIPMI, Gapkaindo, dan Koperasi Madani Syariah program Pemberantasan Kemiskinan dalam sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Lewat organisasi pengusaha itulah, dirinya banyak ditempa dan menimba pengalaman berbisnis. Bahkan diakuinya, pengalaman dari dunia usaha banyak memberi kontribusi positif dalam menjalankan tugasnya sebagai legislator. Ia memang berada di Komisi II, yang membidangi perekonomian dan

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

PRAKIRAAN CUACA Wilayah Kaltim - Selasa (08/11/2011) KAB/KOTA

CUACA

Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Ringan

WAKTU

Pagi Hari Pagi Hari Pagi Hari Pagi Hari Pagi Hari Pagi Hari Pagi Hari Pagi Hari Pagi Hari Pagi Hari Pagi Hari Sore/malam Pagi Hari Pagi Hari

SUHU( C)

23 - 31 23 - 31 23 - 31 24 - 31 24 - 31 24 - 31 24 - 31 24 - 31 23 - 31 24 - 31 24 - 31 23 - 30 24 - 31 24 - 30

Sumber: Bmkg Balikpapan, Forecaster: Carolina Ms.(m34)

Sabaruddin Panrecalle

24 Jam Terbuka untuk Publik

Koki memasak daging kurban milik para warga di Plaza Rapak Balikpapan, Senin (7/11).

Tanah Grogot Penajam Pasut Balikpapan Samarinda Tenggarong Bontang Sangatta Sendawar Tanjung Redeb Tanjung Selor Tarakan Malinau Tana Tidung Nunukan

Mlw berjumlah 23 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Daging kurban diserahkan kepada mereka yang berhak menerima yakni para mustahak dari satuan-satuan, panti asuhan, masjid, mushola dan fakir miskin yang telah terdaftar oleh panitia pelaksana kurban PHBI Balikpapan, kata Prantara, Kepala Penerangan Kodam melalui press release-nya.(*/m34)

PROFIL

Gratis Masak Daging di Plaza Rapak BALIKPAPAN, TRIBUN - Manajemen Plaza Rapak menggelar acara unik. Mereka menyediakan 10 koki andal untuk memasak daging hewan kurban yang diterima masyarakat selama hari raya Idul Adha. Daging kurban akan dimasak oleh kokikoki tersebut sesuai permintaan pemilik daging. Yang menarik, proses memasak daging tersebut tidak dipungut biaya alias gratis, kata Manajer Umum Plaza Balikpapan, Jamal Al Rasyid kepada Tribun, Senin (7/11). “Warga mendapat daging kemudian harus mengeluarkan biaya lagi untuk memasaknya. Nah, dengan koki gratis di Plaza Rapak semua teratasi. Saatnya berbagi di Idul Adha. Anda senang kami pun senang,” katanya. Acara memasak gratis tersebut akan berlangsung mulai Senin (7/11) hingga Selasa (8/11) hari ini. Program tersebut kata Jamal sudah berlangsung sudah berjalan dua tahun terakhir ini. “Ini ide kreatif marketing Plaza Rapak. Mereka membahas di internal, kemudian dibahas dengan teman-teman penggila kuliner di lingkungan Plaza Rapak setelah itu memanggil orang-orang yang punya kemampuan di bidang olah daging, digulirkan dan jadilah koki di Plaza Rapak,” tandas Jamal yang juga Manajer Persiba Balikpapan ini. Tak hanya itu. Berat daging yang diolah juga tidak akan berkurang.(fer)

memaparkan tentang semangat pengorbanan termasuk dalam kehidupan sehari-hari prajurit harus bisa memilih dan berjuang yang didasari oleh pengorbanan yang ikhlas. Usai shalat, Pangdam Tan Aspan menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada Solehuddin yang juga menjabat Ketua Perayaan Hari Besar. Sedangkan hewan kurban yang disembelih oleh Kodam VI/

keuangan. Tidak jauh korelasinya dari latar profesinya sebagai seorang pengusaha. Juga yang dinilai cukup berarti bagi dirinya adalah karena tempaan kekaderannya di Partai Indonesia Sejahtera (PIS). Kiprahnya di partai berlambang bola dunia itu tergolong strategis. Apalagi saat ini Sabaruddin masih tercatat sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu Daerah (Bapiluda) Kaltim. Seiring perjalanan karir politiknya, ia mengaku banyak mengalami tantangan eksternal yang luar biasa beratnya. Namun bagi wakil rakyat yang dikenal dekat dengan kelompok nelayan ini, tantangan itu justeru menjadi bagian terpenting dalam menempuh karir politiknya sekarang dan di masa yang akan datang. Suami dari Ika Suhartini yang dikaruniai tiga anak ini mengatakan, melewati kisah penuh perjuangan seperti itu, semakin mengukuhkan eksistensi dirinya untuk konsisten membawa amanah rakyat yang dititipkan kepadanya. “Bagaimanapun resikonya, kepercayaan rakyat yang

ada di pundak saya sekarang ini adalah amanah yang wajib saya jalankan dengan sebaik-baiknya secara tulus dan ikhlas,” ujar putra pasangan H Djafar Sakati (alm) dan Hj Daifah Panrecalle ini. Dalam mengemban tugas sebagai wakil rakyat, mantan Direktur Utama PT Brother Indonesia ini mengaku, tak ada pekerjaan terberat selain yang dilakoninya saat ini. “Mungkin di Dewan inilah pekerjaan yang paling berat. Di sini bekerja unlimited, kita pulang dengan kerjaan nggak selesai masih ada masyarakat yang menanti,” ujarnya. Namun Sabaruddin menilai hal itu sudah menjadi nawaitunya sejak awal. Menurutnya, salah satu risiko menjadi wakil rakyat

adalah harus siap menghibahkan sebagian waktu untuk masyarakat. “Insya Allah 24 jam rumah saya selalu terbuka. Kalau memang itu kepentingan publik saya akan layani, walaupun subuh. Nanti tergantung kita mengontrolnya, antara keluarga, kebijakan publik dan kerja kita di kantor,” ujarnya. (ful)

BIOFILE ■ Nama Nama: Sabaruddin Panrecalle, SS ■ Lahir Lahir: Balikpapan, 16 Agustus 1972 ■ Alamat Alamat: Jl MT Haryono Ruko sentra Eropa II Blok AB 2 No 33 Balikpapan Baru ■ Pendidikan Pendidikan: S1 Fakultas Sastra English Literature Universitas Balikpapan (1993-1997) ● Tafe College - Hunter Institute of Technology di New Castle Australia (Non-Title) subjects Indonesian and Australian Culture, 1997

Grafis : Tribun Kaltim / Radit

POJOK BANDARA AP I akan Evaluasi Tenan MANAJEMEN PT Angkasa Pura I (AP I) Bandara Sepinggan Balikpapan akan melakukan evaluasi terhadap para penyewa tenan di terminal penumpang. Ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa Bandara Sepinggan. “Sebagai bandara internasional harus mengutamakan kenyamanan para penumpang atau calon penumpang. Sekarang ini kami berorientasi pada image (citra) dan kontribusi, image ini penting, sebagai masa bandara internasional tapi tidak tertata rapi,” tegas Efrizal Chaniago, Manajer Komersial AP I. Selain itu, evaluasi juga

bertujuan untuk menjaga estetika bandara. Menurutnya, citra bandara sangat penting, pasalnya Bandara Sepinggan nantinya akan menjadi bandara terbesar di Indonesia. Yang kedua, kontribusi. Bandara menyediakan 30 persen space untuk area komersial dengan harapan memberikan kontribusi di luar bisnis penerbangan. Chaniago mengatakan, melalui evaluasi tersebut diharapkan para penyewa tenant bisa lebih tertib dalam menjalankan bisnis di area bandara. “Mereka (penyewa tenant) juga harus ikut mengangkat citra bandara, mari bekerjasama,” imbaunya.m34)

TRIBUNKALTIM - 08 NOVEMBER 2011  

EDISI CETAK : TRIBUNKALTIM - 08 NOVEMBER 2011

Advertisement