Page 12

14

SELASA 8 NOVEMBER 2011

tribun samarinda

Agendakan Periksa Direksi-Pengawas ■ Hasil Evaluasi Ditemukan Penyimpangan di Perusda PAU SAMARINDA,TRIBUN - Tim penyidik Kejaksaan Negeri Samarinda dalam waktu dekat akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap jajaran pengurus Perusahaan Daerah Pergudangan Aneka Usaha (Perusda PAU) terkait adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan HPL (hak pengelolaan lahan) dan pengelolaan keuangan di Perusda tersebut. Diantara pengurus yang akan diperiksa adalah jajaran Direksi dan Badan Pengawas perusahaan. Belum lama ini, penyidik Kejari juga telah memeriksa sebagian pemilik HGB (Hak Guna Bangunan) dari total puluhan pemilik HGB. “Yang baru kita periksa adalah sebagian pemilik HGB, sedangkan pemeriksaan untuk jajaran pengurus Perusda PAU saat ini sedang kita agendakan,” kata Sugeng Purnomo SH, Kepala Kejari Samarinda kepada Tribun, Senin (7/11). Ditanya mengenai jumlah kerugian negara dan penetapan tersangka? Sugeng belum mau menjelaskan, mengingat kasus ini masih dalam proses penyidikan. “Untuk tersangka belum waktunya kita umumkan,

nanti kalau sudah waktunya baru kita umumkan,” ujar dia. Tim penyidik Kejari Samarinda kini masih terus mendalami kasus ini dan mengumpulkan data-data pendukung serta alat bukti. Sebelumnya, penyidik juga sudah memeriksa 13 orang saksi terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan HPL dan pengelolaan keuangan Perusda PAU. Saksi-saksi yang diperiksa itu adalah pengurus Perusda PAU, selebihnya adalah pejabat terkait di Pemkot. Sebelumnya Sugeng mengatakan, pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan pengelolaan HPL dan pengelolaan keuangan Perusda PAU. Namun untuk calon tersangkanya sudah ada, mengingat kasus ini sudah dinaikan ke penyidikan. “Kalau soal tersangka, itu saya belum bisa informasikan, berapa orang tersangkanya dan siapa saja tersangkanya itu saya belum mau bicara. Tapi kalau sudah ditingkatkan ke penyidikan, ya bayanganbayangan kearah itu sudah ada,” ujar Sugeng beberapa waktu lalu. Sekadar diketahui, tim lidik

(penyelidik) Kejari sudah bekerja sekitar satu bulan lebih menyelidiki dugaan penyimpangan dalam pengelolaan HPL No 4 milik Pemprov Kaltim yang diserahkan ke Pemkot Samarinda untuk dikelola Perusda PAU. “Setelah kita eveluasi hasil penyelidikan, kita menemukan adanya dugaan penyimpangan. Baik berkaitan dengan pelepasan HPL kepada pihak ketiga, maupun berkaitan dengan pengelolaan keuangan Perusda PAU. Sehingga akhirnya kasus ini setelah kita ekspos bersama-sama, kita putuskan untuk dinaikan ke penyidikan,” kata Sugeng. Sebelumnya, pada Kamis dan Jumat (20-21 Oktober) lalu tim penyidik Kejri telah melakukan penggeladahan di Kantor Perusda PAU di Jalan Teuku Umar Kompleks Pergudangan, Sungai Kunjang. Dalam penggeledahan itu tim penyidik menyita dan membawa sejumlah berkas dan dokumen penting milik Perusda tersebut. Penyitaan dokumen tersebut dilakukan oleh lima orang penyidik dengan ditemani pimpinan Perusda PAU.(has)

Lakukan Penggeledahan Lagi TIM penyidik Kejari Samarinda rupanya belum selesai melakukan penggeledahan di Kantor Perusda PAU yang beralamat di Jl Teuku Umar, Komplek Pergudangan Sungai Kunjang. Pasalnya, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melakukan

penggeledahan tahap dua di kantor Perusda tersebut untuk mencari data-data pendukung sebagai pelengkap alat bukit yang sudah ada. Kepala Seksi Intelijen Kejari Samarinda Asbach mengatakan, pihaknya dalam pekan ini juga akan kembali

turun ke lapangan (kantor Perusda PAU) untuk melakukan penggeledahan. “Kita sudah lakukan penggeledahan tapi itu belum cukup, makanya kita masih melakukannya lagi,” kata Asbach kepada wartawan di Kantor Kejari kemarin. (has)

TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HP

LOMBA BLOG - Sebanyak 130 pelajar mengikuti lomba blog pelajar se kota Samarinda bertema “Wisata Samarinda” di halaman Kantor Dinas Pariwisata dan Kominfo Samarinda di jalan Dahlia, Senin (7/11). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Festival Mahakam 2011.

Pembukuan UMKM Dibawah Standar SAMARINDA, TRIBUN Pengetahuan pembukuan yang dimiliki para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di kota Samarinda masih jauh dibawah standar. Karena itu, pelaku usaha perlu diberi pelatihan dan pengetahuan pembukuan supaya mereka bisa memanage usaha mereka. Demikian dikatakan Budiman, Manager CD Telkom Area VI Kalimantan saat membuka pelatihan Pembukuan sederhana bagi 50 peserta/pelaku UMKM mitra binaan Telkom tahun 2011 yang digelar di Hotel Grand Sawit Samarinda, Senin (7/11). Pelatihan pembukuan tersebut mengambil tema “Tertib Pembukuan Sebagai Kontrol Bagi Kelangsungan Bisnis” dengan dipandu

CMYK

narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Samarinda. Menurut Budiman, dari assesment (penilaian) yang dilakukan di tingkat nasional, ternyata salahsatu titik kelemahan para pelaku UMKM mitra binaan Telkom di Kalimantan khususnya di Samarinda, adalah pembukuan mereka jauh dibawah standar sebagaimana pembukaan yang sebenarnya. “Atas dasar itulah, kita memberikan pelatihan dasar pembukuan kepada pelaku UMKM. Kita berharap melalui pelatihan ini, mitra binaan Telkom tau dan mengerti tentang posisi usaha dan pembukuan usahanya,” ujar dia. Ia mengatakan, umumnya para pelaku UMKM dalam

berusaha tidak membedakan antara uang rumah dengan uang bisnis. Antara uang rumah dan uang bisnis selalu dicampur aduk, sehingga mereka tidak tau keuntungan dan kerugian dari usaha yang dijalaninya. “Karena itu sekecil apapun kita berbisnis (berusaha), sebaiknya perlu dilakukan pencatatan dan pembukuan yang benar, supaya usaha yang kita geluti bisa kelihatan perkembangan dan prospeknya,” terang dia. Sekedar diketahui pelatihan pembukuan bagi mitra binaan Telkom ini merupakan salahsatu bentuk CSR (corprate social responsibilty) Telkom yang diwujudkan melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan atau PKBL. “PT Telkom tidak hanya

sebatas memberikan penyaluran terhadap seluruh mitra binaan Telkom, tapi kewajiban kita juga adalah memberikan pembinaan manajemen dan pembinaan pengembangan usaha,” tandasnya.. Terpisah Kepala Dinas Koperasi dan UKM Samarinda H Islansyah menyambut positif adanya pelatihan pembukuan bagi UMKM yang digelar PT Telkom. “Kami menyambut baik kegiatan pelatihan ini. Dan kepada PT Telkom kami ucapkan terimkasih karena telah membantu meringankan beban kami dalam upaya meningkatkan SDM pelaku UMKM,” kata Islansyah dalam sambutannya pada acara pembukaan pelatihan pembukuan bagi UMKM kemarin. (has)

TRIBUNKALTIM - 08 NOVEMBER 2011  

EDISI CETAK : TRIBUNKALTIM - 08 NOVEMBER 2011

TRIBUNKALTIM - 08 NOVEMBER 2011  

EDISI CETAK : TRIBUNKALTIM - 08 NOVEMBER 2011

Advertisement