Page 1

tribun market

c m y k

SELASA 8 MARET 2011

3

AT&T Investor Asing Pertama ■ Garap Sistem Komunikasi Data di Indonesia ”PT AT&T Indonesia sudah mengantongi izin prinsip dari Kemkominfo untuk layanan sistem komunikasi data. Selanjutnya, tinggal menunggu izin penyelenggaraan. Kami masih melakukan evaluasi.” FOTO ANTARA/ISMAR PATRIZKI

PELUNCURAN TABUNGAN - Direktur Retail Banking Panin Bank Ken Ng (kanan), dan National Head Liabilities Panin Bank Sugiarto Budiman (kiri), berbincang di sela peluncuran Tabungan Panin Super Bonanza, di Jakarta, Senin (7/3). Tabungan berhadiah bulanan uang tunai Rp1 miliar dan grand prize Rp3 miliar, dengan berbagai fasilitas kemudahan tersebut diluncurkan antara lain untuk memenuhi loyalitas nasabah terhadap produk jasa perbankan Panin Bank.

Kembalikan SPT Tahunan di Mal BALIKPAPAN, TRIBUN Anda belum mengembalikan SPT Tahunan PPh Anda? Segera kembalikan karena batas akhirnya sampai 31 Maret. Namun kini untuk mengembalikan SPT Tahunan PPh tersebut, tak perlu datang ke kantor pajak tapi cukup datang ke pojok pajak di pusat perbelanjaan/ mal yang ada di Plaza Balikpapan, Mal Balikpapan Baru, dan e-Walk Balikpapan SuperBlock. Kehadiran pojok pajak yang dibuat oleh Ditjen Pajak Kaltim tersebut, selain untuk memberikan layanan yang lebih baik juga untuk memudahkan masyarakat pembayar pajak dalam mengembalikan SPT Tahunan PPh-nya. Meski demikian, wajib pajak tak memerlukan waktu lama untuk penyetoran SPT tersebut karena umumnya mereka telah mengerti cara pengisiannya. Apalagi para petugas yang ditempatkan pun terbilang cekatan dan mudah menjelaskan tata cara pengisian bagi wajib pajak yang butuh konsultasi. Dibutuhkan waktu antara 2-5 menit untuk setiap SPT. Di Balikpapan ada 7 lokasi yang dijadikan tempat

CNI Berlibur ke Luar Negeri BALIKPAPAN, TRIBUN Sebanyak 31 anggota CNI dari Balikpapan berlibur gratis dengan tujuan Jakarta, Bangkok, dan Malaysia. Seluruh biaya transportasi, akomodasi, dan konsumsi dibiayai oleh CNI (Citra Nusa Insan Cemerlang). “Rombongan berangkat dari Bandara Sepinggan dengan menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 511 sekitar pukul 06.50 WITA, Senin (7/3). Begitu rombongan mendarat di Jakarta langsung bergabung dengan rombongan lainnya dari seluruh wilayah Indonesia. Anggota yang berlibur gratis ke luar negeri seluruhnya hari ini berjumlah 730 anggota,” ungkap Hana Shelly Head of Branch CNI Balikpapan. Ia mengatakan CNI berkomitmen memberikan penghargaan yang sesuai dari para anggotanya. “Penghargaan CNI bagi para anggota yang berprestasi diberikan langsung syarat apapun, tahun ini negara tujuan kami adalah Bangkok dan tahun depan adalah Beijing,” ujar Hana. Emma Juliana salah anggota rombongan dari Balikpapan mengungkapkan rasa kebahagiaannya, “Saya sangat senang bisa berlibur keluar negeri, semua biaya perjalanan mulai dari tiket pesawat, hotel, dan makan ditanggung oleh CNI, “ ujar ibu yang pernah sakit dan kemudian sembuh setelah mengkonsumsi produk CNI. Setelah mendapatkan kesembuhan iapun langsung menjadi anggota CNI. (m33)

Gatot S Dewobroto Humas Kemkominfo

JAKARTA, TRIBUN - AT&T akan menjadi perusahaan asing pertama yang bakal mengelar layanan sistem komunikasi data (siskomdat) di Indonesia. Perusahaan telekomunikasi asal AS tersebut telah mengajukan izin penyelenggaraan layanan yang masih diproses saat ini. “PT AT&T Indonesia sudah mengantongi izin prinsip dari Kemkominfo untuk layanan sistem komunikasi data.

Selanjutnya, tinggal menunggu izin penyelenggaraan. Kami masih melakukan evaluasi sebelum bisa mengeluarkan izin penyelenggaraan,” ungkap Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Gatot S Dewobroto, Senin (7/3). Gatot mengatakan pendirian perusahaan di bidang multimedia itu memungkinkan dilakukan oleh asing sesuai dengan Perpres No 36 Tahun 2010 tentang Daftar Negatif Investasi (DNI). Untuk siskomdat, kepemilikan asing diizinkan hingga maksimal 95

persen. Perusahaan yang akan dibangun itu juga berusaha memaksimalkan aturan itu dan hanya dimiliki oleh investor domestik sebesar 5 persen. Siskomdat merupakan salah satu bagian dari jasa multimedia seperti halnya ISP, NAP, dan VoIP. Namun siskomdat lebih banyak dipergunakan bagi komunikasi data perusahaan untuk mempermudah pengumpulan, pengolahan, dan distribusi data. Setelah AT&T, terbuka peluang bagi banyak perusahaan asing lain untuk menyusul masuk ke bisnis

sikomdat. AT&T sendiri sebetulnya bukan perusahaan baru di Indonesia. Mereka juga terlibat dalam pendirian perusahaan telekomunikasi PT Indosat Tbk. “AT&T berkomitmen melayani pasar Indonesia dengan solusi jaringan berkualitas tinggi. Kami menyediakan beragam layanan, yang diimplementasikan para insinyur AT&T yang berpengalaman,” demikian pernyataan AT&T dalam situsnya. Saat ini, AT&T menggandeng PT Sistelindo Mitralantas sebagai mitra di Indonesia. (kompas.com)

Telkom Juga Berminat TIDAK cuma asing, layanan sistem komunikasi data (siskomdat) juga menjadi daya tarik bagi perusahaan domestik. PT Telkom juga dalam fase pengajuan izin prinsip. Sampai saat ini, sudah ada 9 perusahaan yang telah mengantongi izin penyelenggaraan siskomdat. Mereka adalah PT Sejahtera Globalindo, PT Sistelindo Mitralintas, PT Centrin Nuansa Teknologi, PT Berca Hardaya

Perkasa, PT Dini Nusa Kusuma, PT EDI Indonesia, PT Imani Prima, PT Patrakom, dan PT Aplikanusa Lintasarta. Perusahaan-perusahaan itu, menurut Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Gatot S Dewobroto, merupakan perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh investor domestik. (kompas.com)

Migrasi Kartu Chip Baru Rampung 2016 TRIBUN KALTIM/MEINAR F SINURAT

Pojok Pajak di pusat belanja siap menerima kembalian SPT Tahunan.

penyetoran SPT, yakni Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Balikpapan, Plaza Balikpapan, Mal Balikpapan Baru, e-Walk Balikpapan SuperBlock, Gedung BRI, Gedung Keuangan Negara dan Balaikota. KPP Pratama Balikpapan sendiri menargetkan 55 persen untuk pengembalian SPT Tahunan, baik orang pribadi dan pajak badan. SPT Tahunan untuk badan batas akhirnya hingga 30 April. Kepala KPP Pratama Balikpapan Eko Samrianto mengatakan, berdasarkan

pengalaman tahun lalu, hanya 41 persen dari 127.000 wajib pajak yang menyampaikan SPT Tahunan PPh-nya tepat waktu. SPT Tahunan PPh merupakan sarana bagi wajib pajak untuk melaporkan seluruh penghasilan dan mempertanggungjawabkan kepada negara penghitungan dan pembayaran pajak. SPT Tahunan PPh yang telah diisi dengan benar, jelas, lengkap dan telah ditandatangani, segera disampaikan ke Kantor Pelayanan Pajak dimana wajib pajak terdaftar. (mei)

JAKARTA, TRIBUN - Bank Indonesia (BI) menargetkan migrasi kartu ATM dan debet dengan teknologi chip selesai pada 31 Desember 2015. Mulai Maret 2011, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) dan PT Bank Permata Tbk telah siap untuk uji coba penggunaan kartu ATM dan debet berbasis chip. “Dari BI sendiri peraturan sedang di godok dimana nantinya selesainya kita harapkan di 31 Desember 2015 jadi di 1 Januari 2016 seluruh kartu debet berbasis chip sudah semua dan sudah bisa diwajibkan,” ujar Kepala Biro Sistem Pembayaran Aribowo di Jakarta, Senin (7/3). Menurut Aribowo, bank sudah bisa melaksanakan uji coba pada Maret 2011 ini walaupun saat ini standar chip internasional

untuk perbankan di Indonesia masih harus di sertifikasi terlebih dahulu. “Ada sedikit kendala, yakni sertifikasi standar chip internasional dimana harus ada yang di audit terlebih dahulu. Harus complai kepada standar internasional itu sedang di godok. Tapi mudah-mudahan nanti di Juni 2011 sudah keluar standarnya dan saat ini bank sudah bisa memulai dari sekarang, bisa sambil jalan,” ungkapnya. Lebih jauh Aribowo mengatakan, BI mendorong agar biaya investasi lebih ringan maka pengadaan kartu chip ini dilakukan secara bersamaan oleh perbankan. Sehingga, lanjut Aribowo bank dapat mendapatkan harga yang paling baik ketika dilaksanakan secara bersama-sama. Dihubungi secara terpisah, Ketua

Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan terdapat 3 bank yang sudah mempersiapkan diri untuk melakukan migrasi di Maret 2011. “Yakni BCA, Mandiri dan Bank Permata. Rencananya pada bulan Maret ini dimulai,” tuturnya. Sebelumnya, BI mendorong industri perbankan nasional untuk segera menerapkan implementasi kartu debet khususnya kartu ATM yang berbasis chip. Ini untuk mencegah pembobolan ATM yang dahulu sempat terjadi di awal 2010. Namun, karena kartu debet volumenya cukup besar BI belum memberikan jangka waktu khusus bagi bank-bank dalam menerapkan kartu debet berbasis chip tersebut. (dtc)


CMYK

4

SELASA 8 MARET 2011

tribun finance & investment

Aset Holding BUMN Perkebunan Rp 30 T „ Go Public Ditunda „ Lebih Mudah Cari Pembiayaan Perbankan JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) optimistis dapat merampungkan pembentukan induk usaha alias holding BUMN perkebunan pada semester I-2011. Hanya saja rencana go public perusahaan BUMN perkebunan dengan menawarkan sebagian sahamnya ke masyarakat tidak jadi dilaksanakan tahun 2011 ini. Semula, rencana go public beberapa perusahaan BUMN perkebunan akan dilaksanakan setelah pembentukan holding BU MN ini selesai. Namun dalam perkembangannya, karena kondisi pasar modal dinilai kurang bagus, meskipun pembentukan holding BUMN perkebunan diperkirakan selesai akhir semester I - 2011, tidak langsung ditindaklanjuti dengan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO). “Belum ada IPO BUMN perkebunan tahun ini. Tahun ini BUMN (setelah IPO Garuda) hanya mengupayakan PT Semen Baturaja (Persero) untuk IPO. Yang lain saya kira masih belum,” ungkap Deputi Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Kementerian BUMN Pandu Djajanto, Senin (7/3). Meskipun demikian, pembentukan holding BUMN perkebunan ini akan meningkatkan kinerja perusahaan-perusahaan yang ada di dalamnya. Sebab setelah terkumpul dalam satu holding, BUMN perkebunan asetnya akan mencapai Rp 30 triliun. Salah satunya kemudahan yang akan didapat adalah industri perbankan, khususnya bank Persero, bisa menyalurkan pembiayaan dengan mudah. “Nanti kan memberikan multiplier effect yang baik, sehinggga perbankan kita bisa masuk dengan mudah untuk memberikan pembiayaan,” tutur Pandu.

Belum ada IPO BUMN perkebunan tahun ini. Tahun ini BUMN (setelah IPO Garuda) hanya mengupayakan PT Semen Baturaja (Persero) untuk IPO. Yang lain saya kira masih belum PANDUDJAJANTO Deputi Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Kementerian BUMN Menurutnya, ketika aset BUMN perkebunan tidak dijadikan satu, maka masing-masing perusahaan perkebunan itu rata-rata asetnya hanya Rp 2 triliun. Namun dengan holding, dari PTPN I hingga PTPN 14 digabung, serta ditambah PT RNI menjadi satu, maka akan lebih bagus. “Minggu ini Perpresnya akan dibawa ke Kemenkumham, sehingga di semester I-2011,” tambahnya. Hal senada disampaikan Sekretaris Menteri BUMN Mahmudin Yasin. “Saat ini aset

BUMN perkebunan itu kan mencapai Rp 20 triliun, kalau semua bergabung maka space leverage-nya bisa lebih tinggi mencapai Rp 30 triliun, sehingga kapasitas meminjam di bank itu bisa terdongkrak,” ujar Yasin. Menurutnya, saat ini Perpres mengenai pembentukan holding perkebunan tersebut sedang dituntaskan di Kementerian Keuangan yang nantinya di harmonisasikan di Kementerian Hukum dan HAM. (tribunnews/ ugi)

Jual Tiga Perusahaan TIGA peusahaan milik BUMN akan dilepas melalui skema strategic sale atau akuisisi. Tidak perusahaan tersebut adalah PT Primissima, PT Kertas Padalarang, dan PT Sarana Karya. Sarana Karya rencananya akan diakuisisi oleh dua perusahaan BUMN, yakni PT Tima Tbk (TINS) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). “Timah dan WIKA akan bentuk anak usaha baru untuk mengakuisisi Sarana Karya,” kata Pandu. Sarana Karya akan melepas 100 persen saham milik negara. Sementara Primissima, perusahaan penghasil tekstil, akan melepas saham 52,79 persen negara. Pemerintah akan menawarkan saham ini kepada Gabungan Koperasi Batik Indonesia yang memiliki 47,21 persen pada perusahaan. Perseroan memiliki pangsa pasar 0,11 persen dari total produksi benang nasional. Untuk kain tenun sebesar 1,2 persen. Produksi Primissima sebesar 1,4 persen dikonsumsi pasar domestik. Namun, Primissima mencatat kerugian sepanjang tiga tahun terakhir. Tahun 2010, perseroan mencatat kerugian sebesar Rp4,3 miliar. Untuk Kertas Padalarang, pemerintah akan melepas 40,77 persen sahamnya. Perusahaan penghasil kertas sekuriti ini juga mengalami kerugian dalam tiga tahun terakhir. Tahun lalu (2010), Kertas Padalarang diperkirakan mengalami rugi sebesar Rp10,5 miliar. Saham Padalarang ini 50,51 persen milik Perum Peruri dan 8,72 persen PT Pengelola Investama Mandiri. (ugi)

KOMPAS/HERU

ANTARA

JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk mulai mempersiapkan tender pengadaan pesawat untuk memperkuat unit bisnis strategisnya, Citilink, agar mampu bicara dalam percaturan bisnis penerbangan berbiaya murah

atau low cost carrier (LCC). “Kita sudah mempersiapkan tender. Yang sedang dipilih adalah antara Airbus A320 dan Boeing 737-800 NG. Ini adalah untuk pengoperasian pesawat pada 2015 mendatang,” kata

JAKAR TA- Menteri Kelautan JAKART dan Perikanan Fadel Muhammad membuat terobosan untuk memasarkan produk perikanan dan kelautan dengan menggandeng perusahaan ritel modern Carrefour. Langkah ini selain untuk memotong rantai distribusi pemasaran juga untuk menyuseskan gerakan gemar makan ikan. Menurut Fadel, terjalinnya kerjasama dengan Carrefour ini sebagai keberpihakan peritel modern terhadap pentingnya masyarakat untuk memperoleh produk perikanan yang segar dengan harga terjangkau masyarakat. “Carrefour dengan sistem jaringan logistik dan distribusi kuat diyakini dapat menjadi

mitra strategis UKM sektor kelautan dan perikanan dalam mendukung distribusi produkproduk perikanan ke seluruh wilayah nusantara,” kata Fadel dalam keterangan tertulis, Senin (7/3). Dikatakannya, kegiatan farmer and fisherman week merupakan salah satu bentuk nyata pihaknya dalam mengatasi permasalahan distribusi produk perikanan. Menurutnya, kerjasama dengan Carrefour menjadi sarana usaha kecil dan menengah (UKM) perikanan untuk meningkatkan produksi karena adanya dukungan pasar industri ritel moderen, hipermarket, supermarket, maupun mini market.

menjalankan bisnis lebih kompetitif. “Citilink harus menjadi juara dari sisi tarif dengan level keselamatan sesuai standar Garuda,” tegasnya. Selain itu, Citilink juga akan mulai melayani rute Singapura dan Malaysia. Selama ini rute Singapura dan Malaysia menjadi kontribusi terbesar dari sisi penumpang bagi industri penerbangan. Tercatat, pada tahun lalu jumlah penumpang in and out ke Malaysia berjumlah 4,5 juta jiwa dan Singapura 4,1 juta jiwa. “Kita akan kembangkan Citilink ke dua Negara tersebut pada tahun ini. Untuk ke Kuala Lumpur atau Penang bisa dari Bandung dan Medan. Sedangkan untuk ke Singapura, kemungkinan dari Denpasar, Medan, atau Ampenan. Kita

bidik rute-rute yang biasa diterbangi oleh Silk Air,” jelasnya. Menurut Elisa, terdapat dua syarat agar LCC bisa berhasil, yakni tingginya penetrasi internet di masyarakat dan perilaku pembayaran berbasiskan kartu kredit. Sementara dari sisi pesawat, maskapai harus bisa mengoptimalkan kapasitas ruang “Di Indonesia itu masih bermasalah di luar Jakarta dan Surabaya untuk internet dan pola pembayaran. Kita mencoba mengakali dengan membuat micro agent, yang akan membantu penumpang untuk membeli tiket. Soal komisi, mereka atur dengan penumpang, sedangkan kita mensyaratkan tidak boleh dilakukan pembelian secara bulk,” katanya. (tribunnews/ewa)

Harga BBM Mulai Goyang Bisnis Penerbangan JAKARTA -Kenaikan harga BBM dunia akibat konflik di Timur Tengah dan Afrika mulai berdampak pada maskapai nasional. Perusahaan penerbangan di Indonesia mulai mengakali agar tidak menaikkan biaya operasional dan menurunkan daya beli masyarakat. Direktur Keuangan Garuda Indonesia Elisa Lumbantoruan mengatakan, untuk rute-rute internasional lebih mudah yaitu meningkatkan fuel surcharge atau selisih biaya tambahan harga BBM. “Tetapi untuk rute domestik, sulit dilakukan karena sudah ada aturannya,” kata

Elisa di Jakarta, Senin (7/3). Meski demikian, jelasnya, Garuda mengakali harga tiket dengan melakukan alokasi sub kelas dalam harga tiket. Kebijakan tersebut adalah mengurangi harga tiket yang murah, seperti tiket promo. Hal itu dilakukan setelah Garuda menaikkan harga terbaik. “Belum lama ini best fare dinaikkan sebesar lima persen,” jelasnya. Dijelaskannya, saat ini jumlah penerbangan Garuda terus tumbuh, karenanya konsumsi BBM pun terus meningkat. Bila pada 2010 lalu dalam sehari Garuda melakukan 247 penerbangan, saat ini pener-

bangan perharinya meningkat menjadi 319 frekuensi. “Konsumsi fuel-nya pun semakin meningkat, tahun lalu dalam setahun sekitar 800 juta liter. Tahun ini menjadi satu miliar liter hingga akhir tahun,” tandasnya.Biaya pembelian avtur ini berkontirbusi sebesar 25-37 persen bagi beban operasional Garuda. Sebelumnya, Presiden Direktur Indonesia Air Asia Dharmadi menjelaskan, jika harga avtur sudah melewati 130 dollar AS per barel hal itu bisa menjadi alasan bagi maskapai untuk meminta regulator merevisi batas fuel surcharge yang

KUMORO

Fadel Gandeng Carrefour Pasarkan Produk Perikanan

Garuda Tender Pengadaan Pesawat Citilink Direktur Keuangan Garuda, Elisa Lumbantoruan di Jakarta, Senin (7/3). Elisa menjelaskan, pihaknya akan mempergunakan Citilink sebagai unit bisnis Garuda untuk menangkal persaingan pada segmen LCC. Saat ini penerbangan nasional dikuasai oleh LCC. Agar efisien, mulai 2013 akan ada penyeragaman armada, Boeing 737-800 NG atau Airbus A320. Tahun ini, Citiling ditargetkan bakal diperkuat dengan 12 hingga 15 unit pesawat. Enam di antaranya adalah jenis Airbus A320 yang didatangkan mulai Juni mendatang. Perseroan berencana akan memperkuat unit bisnis Citilink menjadi LCC berbasis Teknologi Informasi (IT Based) agar bisa

SRI

MEMANGKAS RANTAI DISTRIBUSI-Produk perikanan dari pemasok yang membina petani dan nelayan dipasarkan di “Kampung Carrefour” di Carrefour Lebak Bulus, Jakarta, Senin (7/3). Sebanyak 37 pemasok, untuk produk pertanian dan perikanan, tersebut diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pasar di 81 gerai Carrefour di Indonesia. Keberadaan Kampung Carrefour diharapkan bisa memangkas rantai distribusi sehingga petani maupun konsumen sama-sama diuntungkan.

ada di regulasi. “Saat ini kami menutupi kenaikan harga avtur dari pemasukan ancillary seperti penjualan makanan di pesawat dan memilih kursi,” katanya. Direktur Komersial Sriwijaya Air Toto Nursatyo menyarankan, sebaiknya pemerintah tidak menunggu selama tiga bulan sebelum merevisi peraturan tentang besaran avtur sambil melihat perubahan biaya operasi maskapai penerbangan sebesar 20 persen. “Katakanlah kalau harga avtur mencapai Rp 11.000 per liter akibat konflik Libya terus berlanjut, siapa nantinya yang akan menanggung selisih se-

CMYK

ribu rupiah tersebut sebab untuk penerbangan dengan waktu satu jam saja kami harus membeli avtur 4.000 rupiah liter. Tarif batas atas yang ditetapkan dalam aturan sudah tidak bisa menutupi biaya operasi kami, siapa yang akan menanggung selisihnya,” keluhnya. Diungkapkannya, avtur memberi kontribusi 55 persen bagi seluruh biaya operasional yang dikeluarkan Sriwijaya. Dalam sebulan maskapai tersebut mengkonsumsi sekitar 20 juta liter avtur untuk seluruh penerbangan domestik dan internasional yang dilayaninya. (tribunnews/ewa)

“Kerjasama dengan industri ritel modern menjadi jembatan masyarakat dalam mendapatkan produk perikanan yang berkualitas secara mudah dengan harga terjangkau,” ucapnya. Konsumsi ikan nasional pada tahun 2010 telah mencapai 30,47 kg/kapita/ tahun, meningkat sebesar 4,78 persen dibandingkan tahun 2009. Untuk meningkatkan gizi dan protein hewani masyarakat, di samping meningkatkan penyerapan produk perikanan di pasar domestik, Fadel menargetkan konsumsi ikan nasional sebesar 38,67 kg/ kapita/tahun pada tahun 2014. Direktur Utama PT Carrefour

Indonesia Shafie Shamsuddin menjelaskan, Farmerand Fisherman Week memiliki tujuan untuk mempromosikan produk-produk lokal yang segar dan berkualitas, seperti ikan, sayur dan daging. Carrefour juga bekomitmen untuk mendukung pengembangan para UKM untuk dapat menembus industri ritel modern. Kegiatan Farmer and Fishermen Week secara serentak dilakukan di 81 gerai Carrefour di seluruh wilayah Indonesia dan akan berlangsung selama dua minggu, yakni mulai 2 hingga 15 Maret 2011 diikuti oleh 37 pemasok dan asosiasi pembudidaya ikan serta petani. (tribunnews/ugi)

China - Malaysia Berminat Investasi Proyek JSS

JAKARTA-Investor dari Malaysia dan China sudah menyatakan minatnya untuk terlibat dalam proyek Jembatan Selat Sunda (JSS). Proyek senilai Rp 100 triliun tersebut diperkirakan akan banyak melibatkan investor dari dalam dan luar negeri. Sebab pemerintah tidak sanggup membiayai sendiri mega proyek tersebut. “Kita tak bisa sendiri. Kita butuh investor dari dalam dan luar negeri. Yang dari luar negeri sudah ada dari Malaysia dan China. Lokal juga ada, nanti BUMN korsorsium juga berminat. Intinya tidak bisa mengerjakan sendiri, kita akan lihat siapa yang mengerjakan itu,” kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto usai, Senin (7/3). Menurut Djoko Kirmanto, dengan melibatkan pelaku swasta, maka kosep pengembangan dan pengoperasian JSS akan seperti jalan tol, sehingga bisa mengembalikan modal investor. Selain itu, untuk mempercepat pengembalian modal investor, juga akan

dikembangkan wilayah pemekaran di sisi Jawa dan Sumatera. Mengenai perkembangan payung hukum JSS yaitu keputusan presiden (Keppres) soal JSS, saat ini masih dalam tahap proses finalisasi. Diharapkan pertengahan tahun ini payung hukum itu sudah keluar. “Yang ada baru tim pengarah, begitu ada Keppres keluar kita akan bentuk badan pengelola Jembatan Selat Sunda. Kenapa Keppres belum jadi, karena masih meyakinkan pemerintah. Hasil studi mereka (tim pengarah) menunjukan JSS sangat layak dibangun,” katanya. Wacana pembangunan JSS sudah megemuka beberapa waktu lalu. Bahkan pemerintah sudah merencanakan pembangunan Jembatan Selat Sunda mulai 2013 nanti. Jembatan yang menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera tersebut panjangnya akan mencapai sepanjang 30 km dengan anggaran bisa di atas Rp (tribunnews/ugi) 100 triliun.(tribunnews/ugi)


tribun facebook Sampaikan Komentar Anda melalui Tribun Kaltim Interaktif di Facebook Tribun Facebook adalah media komunikasi antara Tribun Kaltim dengan masyarakat, khususnya di Kaltim. Melalui jejaring Facebook, kami akan menjaring komentar Anda terkait berita dan isu yang sedang marak. Sampaikan gagasan dan pemikiran yang positif untuk membangun negeri ini agar lebih baik. Semua komentar terpilih akan dimuat di Tribun Facebook dengan catatan pendapat yang disampaikan tidak mengandung unsur sara, pornografi dan fitnah. Mari bergabung bersama kami di Tribun Facebook.

SELASA 8 MARET 2011

5

Topik Besok Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat, sepanjang tahun 2010 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangani kasus korupsi yang paling banyak dilakukan oleh anggota DPR, yaitu 26 orang. Berikan komentar Anda terkait hal ini!

Waspada Terjebak Fitnah ● Polisi Harus Usut Tuntas Penyerangan Andi Darussalam PULUHAN orang penyerang Direktur Liga Indonesia Andi Darussalam ternyata para pengawal Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. Hal ini disampaikan polisi setelah berhasil menangkap sebagian besar penyerang. Menurut Anda, apakah hal ini ada kaitannya dengan kisruh di PSSI? Mario Suripatty Menurut saya, ini hanya fitnah untuk NH. Pembentukan opini telah dibuat seakan akan NH adalah penjahat besar. Relina Nox Fleuret Bukankah kasus tsb masih belum jelas? 1. Belum ada tersangka. 2. Motifnya pun masih berupa misteri. 3. Sebagian pelaku yg kabur juga belum tertangkap. Entah ada hubungannya dgn kisruh PSSI atau tidak, yg pasti lebih baik polisi memgusut tuntas kasus ini agar semuanya jelas !!! Hades Kwan Entah kenapa saya jadi berpikir ada “Udang Dibalik Batu” dari kasus tsb... Muhammad Yusuf Kita tetap berpegang pada hukum praduga tak bersalah, biarlah polisi menyelidiki kasus ini sempai tuntas, hanya jangan karena ini terjadi kisruh d tubuh PSSI yang tokoh sentralnya NH sehingga semua kasus yang muncul di tubuh PSSI NH-...lah dalangnnya.POLISI harus

mengadakan pembuktian terbalik didepan hukum baru kita bisa mengambil suatu kesimpulan,jangan cepat memvonis seserang tanpa didukung bukti yang kuat ...tapi seumpamanya betul NH terlibat dalam kasus ini polisi harus memproses secara hukum tanpa pandang bulu begitu juga kasus ini di rekayasa pihak pihak tertentu untuk menjelekkan NH ...POLISI harus mengusut tuntas demi Hukum Teddy Swivelly Bisa ya bisa tidak. Bisa ya, karena orang suruhan NH salah sasaran.. yang harusnya Andi M jadinya Andi T.. (rusak mobil Andi, serang Andi katanya) hehehe 1. Tersangka sudah jelas yaitu E, 2. Motif masih perlu di korek dari pengakuan 11 orang... tersebut yang katanya dibayar 700rb/org untuk melakukan hal ini. 3. Dari keterangan mereka telah terungkap dalangnya. Bisa Tidak, ada orang yang memanfaatkan kekisruhan PSSI untuk kepentingan pribadi. Usut tuntas, jangan mau dipakai untuk pengalihan issue politik lain. Suwardi Tanahgrogot Assalamu ‘alaikum w w. Puluhan orang penyerang Direktur Liga Indonesia Andi Darussalam ternyata para pengawal PSSI Nurdin. Kemungkinan ada kaitannya dengan kisruh di PSSI, kemungkinan juga tidak ada hubungannya kisruh di PSSI, semua kemungkinan bisa terjadi. Kita tunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan kepolisian. Pankgil Akk Sarif

ANTARA /BASRUL HAQ

Sejumlah suporter yang tergabung dalam aliansi suporter Sulawesi Utara membawa karangan bunga saat berunjuk rasa di sekretariat PSSI Sulut, Manado, Senin (28/2). Mereka menolak Nurdin Halid dicalonkan kembali sebagai calon ketua Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI), serta menuntut agar sepakbola tidak dijadikan komuditas politik sehingga presetasi sepakbola bisa lebih baik.

Kita sebaiknya tidak usah ikut-ikutan karena negara kitakan demokrasi sebagai bwarga negara indonesia saya malu atas PSSI karena NURDIN HALID. Aji Awang Firdaus Bobyrahmat Wah Premannya Keluar... Bahaya.. sesama Preman

jgn saling menyerang dong (lihat Kitab UU Hukum Rimba Hal. XX).. Isyaf lah .. Jabatan tuh Amanah yg harus dipertanggung Jawabkan Dunia & Akhirat.. Buat NH sdh GAME OVER.. saatnya yg lain maju.. AYO DUKUNG BUNG ADHYAKSA MAJU JADI KETUM PSSI Bimo Putra

Sekarang tugas aparat kepolisian lagi untuk mengungkap dengan jelas siapa dalang di balik semua penyerangan tersebut. Dan harus menyampaikan dan memberikan informasi yang jelas kepada publik. Janganjangan ada rekayasa atau udang di balik batu. Dynamo Kiev Saya tidak mendukung

Nurdin Halid. Akan tetapi saya juga tidak suka dengan adanya fitnah yang memojokkan seseorang. Sebaiknya polisi tidak membuat pernyataan yang membuat keruh suasana. Aslam Hadiie Semua kejadian itu pasti ada dalangnya. Saatnya penegak hukum bertindak brantas orang2 yg bersalah. Semoga

Indonesia tidak terjadi kekisruhhan. Tunjukkan pada hallayak bahwa Indonesia itu damai dan ber tata krama yg baik. Sujoko Hastanto Itu semua hanyalah skenario belaka .... ada-ada saja.


6

SELASA 8 MARET 2011

Tidak Ada Intervensi! ● Kejaksaan Agung dalam Menetapkan Deponeering Bibit dan Chandra

ANTARA/YUDHI MAHATMA

Jaksa Agung Basrief Arief mengikuti rapat kerja membahas kinerja Kejaksaan Agung bersama Komisi III DPR, Senin (7/3).

JAKARTA, TRIBUN - Jaksa Agung Basrief Arief membantah adanya intervensi pihak lain dalam menetapkan deponeering atau pengenyampingan perkara demi kepentingan umum kepada dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah dalam kasus dugaan suap dan penyalahgunaan wewenang yang menimpa keduanya. Menurutnya, keputusan itu dikeluarkan murni demi hukum dan kepentingan bangsa. “Saya sudah memutuskan

Susun Agenda ADANYA perdebatan seputar keputusan deponeering yang dikeluarkan Jaksa Agung terkait perkara Bibit-Chandra membuat Komisi III sepakat mengadakan pembahasan secara mendalam. Hal itu disampaikan wakil ketua Komisi III, Aziz Syamsudin usai rapat kerja dengan Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (7/3). “Komisi III DPR RI sepakat dengan Jaksa Agung dan melibatkan Kapolri untuk membahas, khusus mengenai implikasi yuridis dari deponeering yang dilakukan oleh Jaksa Agung kepada dua pimpinan KPK, Bibit-Chandra,” katanya.Sebelumnya, anggota Komisi III Syarifudin Sudding mempertanyakan keluarnya keputusan deponeering tidak terlepas dari pernyataan SBY. Dirinya menduga adanya tawarmenawar antara kasus BibitChandra dengan perkara Century. Sedangkan Ketua Komisi III, Benny tak setuju pendapat tersebut karena mengarah ke politis. (tribunnews.com)

mengenyampingkan kasus Bibit dan Chandra. Kalau dikatakan subyektif, justru lebih obyektif tentunya. Saya tegaskan dalam menerbitkan deponeering tidak pada intervensi dari manapun. Apalagi tadi dikatakan bahwa saya sudah maghrib (umurnya) tidak ada kepentingan apapun selain penegakan hukum, kepastian hukum yang berkeadilan dan kemaslahatan bagi bangsa. Tidak ada kepentingan lain,” tegasnya dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Senin (7/3). Basrief menegaskan hal

ini karena pertanyaan sejumlah anggota dewan yang mempertanyakan status deponeering yang dikeluarkan Jaksa Agung sehingga berdampak pada keraguan dewan untuk menerima Bibit dan Chandra dalam rapat kerja sebelumnya. Menurut Basrief, kasus Bibit dan Chandra dapat ditentukan kemudian berdasarkan perkembangan kasus Anggodo. Mahkamah Agung sudah mengeluarkan putusan yang lebih berat kepada Anggodo tetapi dia masih bisa mengajukan banding. Hanya saja, Basrief menegaskan kasus Anggodo dan kasus Bibit-Chandra tak bisa disamakan. “Sangkaan disamakan, saya kira tak demikian. Tapi kita harus baca keseluruhan kenapa itu bisa terjadi. Kasus Ari Muladi juga masih berproses. Terbersit, rekayasa seperti apa yang terjadi di sana. Tapi kalau tadi dikatakan penanganan Bibit Chandra dan Anggodo tidak sama, memang demikian karena substansinya beda,” tambahnya. (kompas.com)

Takkan Lindungi Cirus JAKSA Agung Basrief Arief mengatakan tidak akan melindungi Cirus Sinaga, jaksa yang sudah berstatus tersangka dalam dugaan suap atau korupsi perkara mafia pajak dan mafia hukum Gayus Tambunan. Kalaupun Cirus belum ditahan kepolisian, bukan karena campur tangan Kejaksaan Agung. “Temuan dari pengawasan Kejagung, lalu ada indikasi pidana umum dan kami tidak bisa melakukan penyelidikan,” kata Basrief saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Jakarta, Senin (7/3). Karena tidak bisa menyelidiki, kata Basrief, tindak lanjut kasus tersebut disidik Polri. Dia juga menyatakan hingga kini terus berkoordinasi dengan kepolisian agar kasus tersebut cepat selesai. “Kami menyatakan lebih cepat lebih baik untuk kepastian hukum,” ujarnya. Selain itu, Basrief menegaskan komitmennya untuk memberantas jaksajaksa nakal. Cara yang dilakukan adalah memaksimalkan fungsi pengawasan melekat dalam setiap tugas jaksa. Atasan

juga berkewajiba secara langsung melakukan fungsi pengawasan melekat. “Sesuai PP 53 tahun 2010, atasan bisa memberikan hukuman langsung kepada bawahannya,” ujarnya. Posisi Cirus sebagai tersangka sudah ditetapkan sejak 8 November lalu. Saat itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Babul Khoir Harahap, menyatakan Kejaksaan Agung telah menerima SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) nomor B/191/ XI/2010/Dit Pidum tanggal 2 November 2010 dari Mabes Polri. “Setelah diterimanya SPDP itu, selanjutnya Direktur Pra Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) menerbitkan Surat Perintah Penuntutan Jaksa Penuntut Umum untuk mengikuti perkembangan penyidikan perkara tindak pidana umum atas nama tersangka Cirus Sinaga dan Haposan Hutagalung,” kata Babul. Bahkan Kapolri menandaskan status tersangka tersebut dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR. (tribunnews.com)

ANTARA/LUCKY.R

SABU DI CELANA DALAM -Dua tersangka penyelundup sabu asal Iran berinisial AF (28) dan AS (35) di amankan pihak Bea dan CUkai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (7/03). Kedua pelaku menyelundupkan sabu dari Iran dengan modus di simpan di dalam celana dalam pelakau, berat sabu yakni 2.160 gram dengan estimasi nilai mencapai 3,4M rupiah.

Delapan Petugas Bebas, Polisi Tak Serius DEPOK, TRIBUN - Bebasnya delapan mantan petugas Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, dinilai menunjukkan Polri tak pernah serius membongkar kasus Gayus Halomoan Tambunan. Pasalnya, kasus suap ke petugas rutan tidak rumit untuk diselesaikan. “Ini semakin menguatkan kita bahwa kepolisian tidak serius membongkar secara umum kasus Gayus, termasuk kasus yang melibatkan anggota,” kata Donal Fariz, peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) ketika dihubungi Kompas.com, Senin (7/3). Donal mengatakan, kasus suap ke petugas rutan tak rumit lantaran tidak berbau politik seperti kasus mafia pajak Gayus. Oleh karena itu, kata

dia, waktu empat bulan cukup buat penyidik menyelesaikan kasus itu sebelum masa penahanan habis. “Seharusnya mereka lebih mudah membongkar. Janggal jika kasus yang tidak begitu rumit malah polisi tak mampu menuntaskan,” ucap dia. Keanehan lain, tambah Donal, polisi tak menjelaskan kendala-kendala yang dihadapi untuk menyelesaikan kasus itu.”Apakah di alat bukti?,” katanya. Dengan penetapan tersangka serta penahanan, tambah Donal, penyidik pastinya memiliki cukup alat bukti. Dikatakan Donal, belum tuntasnya kasus dugaan suap ke para oknum polisi menunjukkan Polri belum menjalankan Instruksi

Presiden yang memerintahkan untuk memberi tindakan hukum maupun sanksi administrasi kepada petugas yang terlibat. “Instruksi Presiden tak terlaksana,” lontar dia. Bambang Widodo Umar, pengamat kepolisian, mengatakan, waktu empat bulan semestinya cukup untuk melakukan penyidikan. “Duapuluh hari pun kalau bukti-bukti, keterangan saksi cukup, bisa saja selesai kalau ditangani dengan serius,” kata purnawirawan polisi itu. Seperti diberitakan, penahanan terhadap delapan petugas, yakni Briptu BH, Briptu DA, Briptu DS, Briptu AD, Bripda ES, Bripda JP, Bripda S, dan Bripda B, telah ditangguhkan Jumat (4/4)

pekan lalu. Mereka dibebaskan setelah masa penahanan yang dimiliki penyidik selama 120 hari habis hari ini. Para petugas dan atasannya, Kompol Iwan S, itu ditahan setelah diduga menerima suap dari Gayus ketika memberi ijin keluarmasuk rutan tanpa prosedur ke Gayus. Pemilik harta Rp 100 miliar itu tercatat 68 kali keluar di sela-sela sidang empat perkaranya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Boy Rafli Amar, mengatakan, pihaknya tinggal menunggu menetapan P21 atau berkas perkara dinyatakan lengkap oleh jaksa. Hal itu juga berlaku dengan berkas perkara Iwan. (kompas.com)

Hukuman Mati atau Dimiskinkan

IST

Busyro Muqoddas

YOGYAKARTA, TRIBUN - Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan, hukuman mati bagi koruptor itu dimungkinkan. “Bukan masalah bisa tidaknya, asal ada buktinya dan kuat untuk ke sana, ya akan kami ambil kemudian di proses dan ditahan,” kata Busyro, di Gedung Sportorium, Universitas

Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (7/3) siang. Bambang Widjojanto, mengatakan, ada banyak cara untuk membikin jera para koruptor selain hukuman mati. Satu di antaranya adalah pemiskinan. “Hasil korupsi itu dinikmati oleh keluarga koruptor dan kekayaannya bisa digunakan

untuk macam-macam, satu di antaranya untuk menyuap. Untuk itu salah satu yang membuat jera koruptor adalah membuat mereka menjadi miskin,” kata aktivis hukum ini. Langkah lainnya, dengan mempermalukan di depan publik. “Dengan begitu, pelaku bisa jera,” katanya. (tribunnews.com)

KPK Tangani Koruptor Terbanyak di DPR JAKARTA, TRIBUN Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat, sepanjang tahun 2010 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangani kasus korupsi yang paling banyak dilakukan oleh anggota DPR, yaitu 26 orang. “Selama tahun 2010 aktor korupsi terbanyak yang ditangani KPK adalah

anggota DPR,” ungkap salah satu anggota ICW, Tama S Langkun, dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (7/3). Kasus-kasus yang melibatkan anggota DPR, yaitu dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004 dengan nilai mencapai Rp 24 miliar. Selain itu, KPK juga

menangani kasus pengadaan alat pemadam kebakaran di Otorita Batam yang diduga melibatkan mantan anggota DPR RI dari Fraksi PPP, Sofyan Usman. Selain anggota DPR sebagai pelaku korupsi terbanyak, ICW juga mencatat pelaku lainnya berlatar belakang direktur swasta dan pengusaha, berjumlah delapan

tersangka. Sementara, pegawai kementerian yang dijerat KPK sebanyak delapan tersangka, dan pejabat tinggi kementerian sebanyak tujuh tersangka. Secara kualitas, kata Tama, KPK mengalami peningkatan kerja dari tahun 2009 dengan menjerat 40 anggota DPR sampai dengan tahun 2010. (kompas.com)


tribun manca

SELASA 8 MARET 2011

7

Pemerintah Tunggu Banding Darsem ■ TKW Jabar yang Didakwa Membunuh Majikan AP

Menlu Jepang Seiji Maehara menundukkan kepalanya usai jumpa pers terkait pengunduran dirinya.

Begini Seharusnya Pejabat Bersikap TOKYO, TRIBUN - Menteri Luar Negeri Jepang Seiji Maehara secara mendadak mengundurkan diri karena telah melanggar produk undang-undang di negaranya dengan menerima dana politik dari seorang warga asing. Pengunduran diri Maehara Seiji merupakan pukulan baru bagi pemerintahan Perdana Menteri Naoto Kan yang performanya selama ini diguncang oleh kritik publik. Seiji Maehara (48) hingga Minggu (6/3) tercatat genap menjabat sebagai menlu selama enam bulan. Maehara selama ini diunggulkan untuk menggantikan posisi Naoto Kan. Ketua Sekretaris Kabinet Yukio Edana untuk sementara akan merangkap jabatan dengan posisi yang ditinggalkan oleh Maehara. Kan adalah pemimpin negara ke-5 Jepang yang dalam empat tahun terakhir rating popularitasnya merosot di bawah angka 20 persen. Pemerintah Jepang telah diterpa kritik sehubungan

dengan ketidakmampuannya menangani masalah serius seperti penyusutan ekonomi, membengkaknya utang nasional, hingga menyusutnya pertumbuhan penduduk dan meningkatnya angka penduduk usia manula. Maehara mengakui telah menerima dana sebesar 250.000 yen atau sekitar 3.000 dollar AS selama beberapa tahun terakhir dari seorang perempuan Korea berusia 72 tahun yang telah hampir sepanjang usianya menetap di Jepang. Maehara menerangkan telah menjadi sahabat perempuan ini sejak masa kanak-kanaknya. Undang-undang yang berlaku di Jepang menutup kemudahan bagi warga asing untuk menjadi warga negara di negeri matahari terbit walaupun anggota keluarga dari warga asing itu telah menetap di Jepang selama beberapa generasi. Warga asing yang mencakup ratusan ribu etnis Korea yang menetap di Jepang sebagian besar

berasal dari buruh yang didatangkan secara paksa ke Jepang selama Perang Dunia II. Undang-undang pengaturan dana politik di Jepang melarang anggota parlemen untuk menerima donasi apa pun dari warga asing termasuk warga Jepang. Pengunduran diri Maehara yang disampaikan dalam sebuah keterangan pers diperkirakan menambah noda ketidakpercayaan publik terhadap pemerintahan Kan. Sambil membungkukkan badannya, Maehara menyampaikan permohonan maaf secara terbuka ke publik dalam sebuah keterangan pers. “Saya mohon maaf ke segenap rakyat bahwa saya terpaksa meletakkan jabatan setelah mengabdi selama enam bulan karena telah menyebabkan ketidakpercayaan yang bermuara dari isu politik dan uang meskipun saya telah berjanji untuk menciptakan kondisi politik yang bersih,” ujarnya. (kompas.com)

Timor Leste, Makin Positif Masuk ASEAN JAKARTA, TRIBUN - Pemerintah Indonesia selaku pimpinan ASEAN menyampaikan, bahwa pihaknya mulai memproses permintaan Timor Leste untuk bergabung dalam ASEAN. Juru Bicara Kementrian Luar Negeri RI, Michael Tene, menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia mendukung negara tersebut bergabung. “Dengan diterimanya surat resmi Timor Leste menjadi bagian dari ASEAN kemarin, prosesnya sekarang sudah bergulir,” kata Michael di Kementrian Luar Negeri, Jakarta, Senin (7/3). Kendati demikian, Michael belum

bisa memastikan waktu yang tepat Timor Leste resmi bergabung dengan ASEAN. Hal itu tergantung kesiapan diri negara itu untuk dapat memfasilitasi berbagai instrumen ASEAN. “Untuk jadi anggota ASEAN harus mengaksesi, baik di bidang politik, ekonomi, dan lainnya,” kata Michael. Surat permintaan Timor Leste untuk menjadi anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara tersebut, tambah Michael, akan disampaikan kepada negaranegara anggota ASEAN lainnya. Selanjutnya, permintaan itu secara konsensus akan dimintai persetujuannya. (kompas.com)

RI-Filipina Bahas Hubungan Bilateral JAKARTA, TRIBUN - Menteri Luar Negeri Filipina yang baru, Albert F Del Rosario, melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia, Senin (7/ 3). Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menerima kedatangan Albert di Kementerian Luar Negeri, Jakarta. Menurut Marty, kunjungan Albert hari ini membahas hubungan bilateral kedua negara sekaligus mengantisipasi rencana kedatangan Presiden Filipina Benigno Aquino ke Indonesia. Benigno dijadwalkan tiba di Indonesia malam ini. “Kita bahas hubungan bilateral kedua negara, kerja sama kedua negara

dalam regional termasuk ASEAN, dan akan melanjutkan pembahasan masalah global yang jadi kepedulian bersama,” kata Marty dalam jumpa pers, Senin. Dikatakan Marty, hubungan bilateral Indonesia dan Filipina sangat erat. Tantangan kedua negara dalam menjalin hubungan bilateral adalah mengidentifikasi peluangpeluang baru dalam bidang ekonomi, perdagangan, investasi, dan hubungan antarmasyarakat. “Di samping itu, meningkatkan kerja sama di Asean,” kata Marty. Dalam kesempatan yang sama, Albert mengatakan

bahwa pihaknya berterima kasih atas sambutan Kementerian Luar Negeri. Presiden Filipina Benigno Aquino sangat tertarik berkunjung ke Indonesia. “Kita teman yang sangat dekat, saling membantu satu sama lain dan saling menghormati,” katanya. Selain membahas hubungan bilateral kedua negara, kunjungan kenegaraan Filipina kali ini, menurut Albert, menunjukkan solidaritas Filipina untuk ASEAN. “Terutama karena Indonesia adalah pemimpin ASEAN,” ucapnya. (kompas.com)

JAKARTA, TRIBUN - Nasib tenaga kerja Indonesia asal Subang, Jawa Barat, Darsem binti Dawud Tawar masih bergantung pada proses hukum pengadilan Riyadh, Arab Saudi. Pemerintah Indonesia memilih menunggu keputusan proses banding atas perkara pembunuhan majikan oleh Darsem ketimbang langsung menanggung uang kompensasi senilai dua juta riyal atau Rp 4,7 miliar untuk membebaskan Darsem dari jerat vonis mati. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene mengatakan, pembayaran uang kompensasi merupakan bagian lain dari upaya perlindungan terhadap Darsem. “Proses bandingnya sendiri masih berjalan sehingga nanti kalau kita lihat hasilnya berbeda (dengan keputusan pengadilan tahap pertama, vonis mati), ya kita lihat opsi yang mana,” kata Michael dalam kesempatan temu pewarta di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (7/3). Kendati demikian, Michael mengatakan bahwa pemerintah mempersiapkan

opsi perlindungan Darsem untuk berbagai kemungkinan, termasuk jika akhirnya harus membayar uang kompensasi senilai Rp 4,7 miliar yang diminta ahli waris korban. Namun, ketika ditanya mengenai jumlah uang yang sudah terkumpul untuk kompensasi Darsem, Michael enggan menjawab. “Saya kira pemerintah melakukan berbagai cara yang dimungkinkan sesuai proses hukum di sana,” katanya.

Darsem binti Dawud Tawar terbukti bersalah membunuh majikannya, seorang warga negara Yaman. Dalam persidangan, Darsem melalui pengacaranya yang ditunjuk Kedutaan Besar RI di Arab Saudi menyatakan, pembunuhan itu terjadi karena dia membela diri dari upaya pemerkosaan oleh majikannya tersebut. Malangnya, pengadilan di Riyadh, Arab Saudi, menjatuhkan vonis mati bagi

Darsem pada 6 Mei 2009. Namun, berkat bantuan pihak Lajnah Islah (Komisi Jasa Baik untuk Perdamaian dan Pemberian Maaf) Riyadh dan juga pejabat Gubernur Riyadh, Darsem mendapat pemaafan. Ahli waris korban pada 7 Januari 2011 memberikan maaf kepada Darsem, tapi juga meminta uang kompensasi sebesar 2 juta riyal atau Rp 4,7 miliar. Uang tersebut harus dilunasi dalam enam bulan ke depan. (kompas.com)

Bayar Uang Kewajiban KEBERUNTUNGAN dan nasib baik boleh jadi belum sepenuhnya didapat Darsem binti Dawud Tawar. Pada Desember 2007, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Subang, Jawa Barat, itu dinyatakan terbukti bersalah membunuh majikannya, seorang warga negara Yaman. Dalam persidangan, Darsem lewat pengacaranya, yang ditunjuk Kedutaan Besar RI di Arab Saudi, menyatakan pembunuhan itu terjadi karena dia membela diri. Sang majikan akan memerkosanya. Sayang, pengadilan di Riyadh, Arab Saudi, tetap menjatuhinya vonis mati pada 6 Mei 2009. Namun, berkat bantuan pihak Lajnah Islah (Komisi Jasa Baik untuk Perdamaian dan Pemberian Maaf) Riyadh dan juga pejabat Gubernur Riyadh, Darsem mendapat pemaafan.

Ahli waris korban, Asim bin Sali Assegaf, pada 7 Januari 2011 memutuskan memberikan maaf kepada Darsem, tetapi juga meminta uang kompensasi diat sebesar dua juta riyal atau sekitar Rp 4,7 miliar. Dalam enam bulan ke depan, uang yang juga dikenal sebagai blood money itu harus dilunasi. Untuk sementara waktu, Darsem lolos dari jerat vonis mati. Apalagi sejumlah dermawan di negeri itu pun tergerak membantu menalangi separuh kewajiban diat Darsem. Sayang, hal itu tidak lantas menjadikan segala sesuatunya semakin mudah buat Darsem, terutama karena tidak jelas benar siapa yang akan membayari separuh sisa kewajiban diatnya. Bahkan, pemerintah pun tidak secara gamblang menyebut akan membayari, baik secara penuh maupun separuh. (kompas.com)

Tidak Peduli Sanksi Negara Barat TEHERAN, TRIBUN - Presiden Iran telah belajar untuk berdikari Iran, Mahmoud Ahmadinejad, atas sumber daya dan mengaku selama ini tidak ambil kemampuan sendiri, sehingga pusing atas berbagai sanksi bisa melakukan pencapaian sains ekonomi dan perdagangan yang dan industri,” kata Ahmadinejad. dipelopori negara-negara Barat. Menurut kantor berita Fars, Pasalnya, pengusaha-pengusaha Iran sudah empat kali terkena Barat tetap berminat berbisnis sanksi ekonomi dan dengan Iran sambil mencari ceperdagangan dari Dewan IST lah agar tidak ikut terjerat sanksi. Keamanan PBB. Pasalnya, Iran Ahmadinejad “Banyak perusahaan Ameselalu menolak seruan dari rika dan Eropa berupaya menghindari negara-negara Barat - seperti Amerika sanksi-sanksi dan berbagai hambatan Serikat dan Eropa - untuk melucuti perdagangan yang ada, sehingga mereka teknologi uranium. bisa bekerja sama dengan Republik Islam Mereka khawatir Iran sedang Iran, kata Ahmadinejad, Minggu (6/3), mengembangkan senjata nuklir. Namun, seperti dikutip surat kabar Teheran Times. Ahmadinejad dan para pejabat Iran Dia menilai segala sanksi yang berkali-kali menyatakan bahwa uranium diterapkan atas Iran ternyata berjalan yang mereka kelola hanya untuk tidak efektif dan justru menjadi pemicu kepentingan damai, seperti membuat bagi bangsanya untuk semakin kuat dan pembangkit listrik tenaga nuklir. Berbagai mencari peluang-peluang baru. “Bangsa sanksi dan embargo itu tidak membuat

Iran khawatir. Sebagai produsen terbesar kedua minyak dan gas (migas), Iran menilai semua hukuman yang dipelopori AS itu justru berjalan tidak efektif. Iran pun mencari mitra-mitra bisnis baru di Asia. Sejumlah perusahaan China, Rusia, India, dan negara-negara lain Asia tetap bernegosiasi dengan Iran untuk proyek pengolahan migas. Bahkan, sejumlah perusahaan Eropa mulai kembali berminat berbisnis dengan Iran. Perusahaan energi asal Swiss, Elektrizitaetsgesellschaft Laufenburg. Perusahaan itu menandatangani kontrak selama 25 tahun dengan Iran pada Maret 2008 untuk proyek gas sebesar 5,5 miliar kubik meter per tahun. Selain itu, perusahaan konstruksi Jerman, Steiner Prematechnik Gastec, tahun ini sepakat untuk membangun tiga fasilitas konversi gas alam di Iran. Nilai kontraknya 147 juta dolar AS. (vnc)

Kamboja Desak Thailand Terima Usul Indonesia PHNOM PENH, TRIBUN Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, mendesak Thailand agar segera menyelesaikan konflik perbatasan, yang terus mempertikaikan kedua negara. Caranya, dengan segera menerima usul Indonesia, yang bersedia kembali menjadi tuan rumah pertemuan damai sekaligus terus membantu penyelesaian konflik. “Jangan langsung tutup pintu bagi perundingan dan mengumbar ancaman, karena

itu tidak mungkin selesai. Mari kita bersama-sama ke Jakarta,” demikian pesan Hun Sen kepada pemerintah Thailand, yang dikutip harian The Phnom Penh Post, Senin (7/3). Menurut Hun Sen, Kamboja pada dasarnya menyambut baik inisiatif lanjutan dari Indonesia, melalui Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa, yang mengusulkan pertemuan lanjutan berupa forum Komisi Perbatasan Umum (GBC) tingkat

bilateral, yang melibatkan menteri pertahanan Thailand dan Kamboja. “Indonesia menjadi tuan rumah dan akan jadi penengah [pertemuan],” kata Hun Sen. Thailand pun belum memberi jawaban atas rencana pertemuan itu. Pada Jumat pekan lalu, harian The Bangkok Post mengungkapkan bahwa Thailand mengusulkan agar pertemuan GBC, yang sedianya berlangsung di

Kamboja pada April mendatang, dipercepat jadi bulan ini. “Kami ingin pertemuan segera diselenggarakan secepatnya sehingga kami bisa membicarakan pengerahan pasukan di sepanjang perbatasan dan kerjasama di berbagai bidang,” kata Menteri Pertahanan Thailand, Prawit Wongsuwon. Namun, belum ada usulan lebih lanjut dari Thailand, kapan dan dimana pertemuan itu akan berlangsung. (vnc)


8

tribun buffer

Kaltim SELASA 8 MARET 2011

PKS Siap Didepak

Harga BBM Naik! JERIT kesulitan bahan bakar minyak sudah mulai terdengar nyaring di berbagai pelosok tanah air. Seperti biasa, selalu daerah ujung dan pelosok Kaltim paling sengsara menyangkut urusan BBM ini. Misalkan di Kabuoaten Nunukan, berbatasan dengan Malaysia, rata-rata harga premium eceran berkisar Rp 15.000/ 20.000 liter. Keluhan, rintihan dan teriakan dari warga masyarakat disana sudah berjalan bertahun-tahun, suara mereka sudah habis dan kecapaian sehingga keluhan ini sudah berubah menjadi sebuah kebiasaan. Mereka sudah bosan dan menerima apapun nasib yang menimpa. Hal serupa juga terjadi wilayah pedalaman Kaltim. Baru sebulan berjalan pasca-rapat pengendalian harga bahan bakar minyak (BBM) di Kutai Barat (Kubar) bersama pemilik APMS, DPRD dan Pemkab Kubar, Februari. Saat itu Wakil Bupati Kutai Barat Didik Effendi sudah meneken kesepakatan bahwa premium Rp 5.000 di tingkat pengecer dan Rp 4.500 di tingkat APMS, tetapi banyak pengecer menjual premium seharga Rp 6.000 - 7.000 per liter. Pengecer yang menjual premium seharga Rp 6.000 per liter di Kampung Ngenyan. Mereka mengaku membeli dari distributor seharga Rp 5.500 dan hanya mengambil untung Rp 500 per liter. Di Kecamatan Melak, Barong Tongkok, Sekolaq Darat, Linggang Bigung, Tering dan Long Iram, kebanyakan pengecer menjual premium Rp 6.000 – 7.000 per liter. Harga ini termasuk masih murah dbanding dengan 2010, harga pemium di wilayah itu bisa mencapai Rp 11.000/liter. Masyarakat Kutai Barat saat ini mengeluhkan harga minyak tanah sudah mencapai Rp 10.000/liter. Menurut Kabid Analisa dan Promosi Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T), Saripudin, di Kutai Barat tidak pernah lagi terjadi kelangkaan BBM khususnya premium. Hanya saja harga jual di tingkat pengecer tidak sesuai kesepakatan Rp 5.000 di kalangan pengecer. Memang benar harga minyak tanah justru melonjak hingga Rp 10.000/ liter mestinya antara Rp 7.000-8.000/liter. Antrean panjang pun mulai tampak menjadi pemandangan umum di Pontianak, warga terpaksa antre dari pagi hari agar bisa mendapatkan premium dengan harga SPBU. Persoalan BBM bukan monopoli Kaltim saja, di banyak bagian lain mengalami kondisi serupa. Pekanbaru baru juga langka premium, akibatnya pengecer menangguk untung empat kali lipat dari harga SPBU, awal Maret ini harga premium di kawasan penghasil minyak bumi itu melejit sampai Rp 20.000/liter di tangan pengecer. Harga masih bisa longgar bila pembeli bersedia antre berlama-lama di SPBU. Antrean pembeli premum mengular di hampir semua SPBU Perkanbaru, Riau. Ironisnya kelangkaan Premium ini terjadi di provinsi yang terkenal kaya minyak. Hampir tiap tahun negeri ini selalu mengalami hal serupa. Pasokan BBM menurut Pertamina selalu disebutkan lancar dan terkendali, akan tetapi fakta di lapangan sulit dicari. Tentu ini semua terkait dengan gonjang-ganjing pemerintah untuk membatasi BBM ke masyarakat, di satu sisi Indonesia sudah mulai kelabakan karena harga minyak mentah dunia sudah menyentuh level 103$US. Sebentarnya lagi bila kondisi keamanan dan politik di negeri Timur Tengah tidak segera mereda, maka Indonesia bakal terkena dampak berat luar biasa. Untuk mengatasi persoalan ini, pemerintah membentuk tim dari kalangan akademisi top di Indonesia. Tim akademis pembatasan BBM subsidi melibatkan pakar-pakar ekonomi dari UI, ITB dan UGM. Mereka telah menyerahkan 3 opsi kajian pada pemerintah. Celakanya tidak ada satu pun opsi menyebutkan tim itu mampu membuat rumusan harga BBM turun. Opsi-opsi itu adalah menaikkan harga BBM, mengalihkan pemakaian dari premium ke Pertamax, serta melakukan pembatasan pembelian. Menteri Koordinator bidang perekonomian, Hatta Rajasa di Jakarta, Senin (7/3) menyatakan bahwa pemerintah tidak bisa memutuskan opsi yang akan diambil tanpa melibatkan DPR. Pemilik kendaraan bermotor tahun 2011 ini bakal semakin ‘tidak nikmat’ alias mahal. Selain dihantui oleh kenaikan harga BBM itu sendiri, Pemerintah juga akan menetapkan Tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) maksimal lima persen di 2011. Hatta Rajasa menjelaskan pada UU 28 tahun 2009 memberikan kewenangan pemerintah daerah untuk menentukan PBBKB dengan nilai maksimum sebesar 10 persen. Nah para pemilik kendaraan bermotor mulai sekarang sudah harus belajar menghitung ulang anggaran transportasi pribadi maupun umum, karena memang badai kenaikkan BBM segera terjadi. Sudah siap? (*)

● Sambungan Hal 1

langkah politik apa kalau keluar dari koalisi, tidak mau berandai-andai,” tandasnya. PKS mengaku tidak bermasalah lantaran tidak diundangnya mereka dalam rapat koalisi pemerintahan SBY-Boediono. Menurut Mahfudz Siddiq hal itu bukan merupakan bukan hal yang penting dari PKS. “Itu tidak menjadi konsideran kami, itu jadi urusan masing-masing,” ujar Mahfudz. Menurut Mahfudz, pertemuan tersebut dianggapnya sebagai bagian dari proses komunikasi antar partai politik. Ia juga mempersilahkan partaipartai politik koalisi melakukan pertemuan. “Ya nggak apa-apa, itu bagian komunikasi yang dilakukan antar partai silahkan saja,” jelasnya. Lebih jauh Ketua Komisi I DPR tersebut menjelaskan bahwa yang terpenting bagi PKS adalah melakukan pertemuan dengan Presiden SBY membahas persoalan koalisi. “Dalam konteks ini hanya akan mempertimbang-

Bukan Kiamat ● Sambungan Hal 1

posisinya apa adanya,’ kata Agung. Dia juga menegaskan surat perjanjian yang ditandatangi oleh ketua umum parpol aggota koalisi pendukung pemerintah hingga sekarang tidak dicabut serta tidak dirubah dan masih seperti yang dulu sehinga anggota parpol masih tetap berada dalam koalisi. “Perubahan itu kalau memang sudah dinyatakan tidak ada lagi,” kata Agung. SBY menanyakan soal maraknya nama-nama calon menteri yang akan dimasukkan dalam anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II hasil reshuffle (perombakan). “Beliau menanyakan soal santernya berita soal reshuffle. Apalagi sekarang beredar nama-nama segala macam. Itu benar-benar dari publik,” kata Staf Khusus Presiden bidang Informasi Heru Lelono

Oposisi akan Rebut Tripoli ● Sambungan Hal 1

terjadi ketika massa proKadhafy, berjumlah sekitar 2.000 orang, sedang turun ke jalan-jalan bersorak kegirangan membunyikan klakson mobil dan sirene. Mussa Ibrahim dan Abdel-

Pentingnya Tidur Untuk Kesehatan TIDUR yang cukup merupakan hal yang penting bagi kesehatan seseorang. Namun dewasa ini, entah karena faktor kesibukan atau gaya hidup, atau lainnya, banyak orang yangmengeluhkansusahtidur. Dimas Bimantara adalah salah seorang yang mengeluhkan sulit sekali tidur di malam hari. “Mungkin karena awalnya saya selalu begadang, lama-lama jadi terbiasa. Rasanya sudah lama saya menderita insomnia, kira-kira setelah lulus SMA,” terang pria berusia 24 tahun itu membuka percakapan. Jika kita kurang tidur atau mengalami gangguan dalam tidur, maka hari-hari kita akan menjadi lambat dan kurang bergairah. Sebaliknya tidur yang cukup dan berkualitas akan membantu kita memiliki energi dan gairah dalam menjalani aktifitas sehari-hari. Efek dari kurang tidur itu diakui Dimas yang merasakan aktifitasnya sering terganggu karena insomnia. Insomnia adalah suatu gangguan tidur yang dialami oleh penderita dengan gejala-gejala selalu merasa letih dan lelah sepanjang hari dan secara terus menerus (lebih dari sepuluh hari) mengalami kesulitan untuk tidur atau selalu terbangun di tengah malam dan tidak dapat kembali tidur. Untungnya, sekitar 1 tahun yang lalu, pria muda yang tinggal di Perum Korpri, Lobakung, Samarinda, Kalimantan Timur ini menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi keluhannya itu. Apakah itu? “Orang tua saya menganjurkan untuk mencoba minumGentongMas.Ternyatabenar-benarbermanfaat. Setelah mengkonsumsi secara rutin, sekarang saya dapat tidur dengan nyenyak, tidak terkena insomnia.” Ungkap pria yang berprofesi sebagai wiraswasta ini. Setelah merasakan manfaatnya, kini ia tidak segansegan membagi pengalaman sehatnya itu dengan orang lain, “Semoga pengalaman saya ini dapat www.gentongmas.com

bermanfaat bagi orang lain. Amien…” Pungkasnya mengakhiri percakapan. Gentong Mas adalah minuman herbal yang sangat bermanfaat dan aman tanpa efek samping karena terbuat dari bahan alami seperti Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda). Gentong Mas baik dikonsumsi oleh penderita berbagai gangguan kesehatan. Saponin yang terdapat di dalam Habbatussauda memiliki fungsi seperti kortikosteroid yang dapat berfungsi untuk mempertahankan diri dari perubahan lingkungan, gangguan tidur, dan dapat menghilangkan stress. Dengan kandungan Omega 3 dan 6, Habbatusssauda merupakan nutrisi bagi sel otak dan juga memperbaiki mikro (peredaran darah) ke otak serta bermanfaat menjaga kekebalan tubuh dan menetralisir racun. Sedangkan Gula Aren selain memiliki rasa yang manis dan lezat, juga mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Thiamin dalam Gula Aren berfungsi sebagai koenzim dalam metabolisme energi, membantu tubuh menggunakan protein, serta memperkuat sistem syaraf. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Samarinda:085223982705/ 0541-7905465. Balikpapan:085250545080. Bontang: 054-85115077. Sangata:081347915477 Tenggarong:081253908261. Melak;085652195959. Penajam;081346348384. Grogot;085247121259 . Tarakan;085245458757. [Adv]. P-IRT NO. 812320501114

kan komunikasi dengan SBY,” tandasnya. Sebelumnya, diam-diam, empat mitra partai koalisi pemerintahan SBY-Boediono, Demokrat, PAN, PKB dan PPP sudah kerap kali bertemu. Terakhir, pertemuan dilakukan pada hari Jumat (4/3) kemarin. Tanpa dihadiri oleh perwakilan Golkar dan PKS. Tifatul Enteng Pihak Istana Negara, tibatiba membatalkan rapat antara Presiden SBY dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring, Senin (7/3). Siang itu, dijadwalkan rapat, namun ditunda tanpa alasan yang pasti. Tifatul akhirnya memilih tetap melanjutkan pekerjaannya di kantor Kementerian Komunikasi dan Informasi di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. “Rapat diundur, mungkin besok,” ujar salah seorang ajudan Tifatul. Ditemui usai keluar dari kantornya, Tifatul dengan balutan kemeja warna putih dipadu dasi warna merah, nampak sumringah. Di tengah isu politik yang memanas karena posisinya sebagai menteri dari Partai Keadilan Sejahtera bakal digeser Presiden SBY, Tifatul mau

menerima wartawan. Pagi hari sebelum mengantor, Tifatul masih menerima wawancara salah satu stasiun radio di rumahnya. Lantaran menjelang siang harus menerima tamu di kantor. Ia bercerita, simpang siur perombakan kabinet tak mengurangi sekalipun kerjanya yang tinggal hitungan hari, itupun kalau PKS benar-benar didepak dari koalisi. “Soal reshuffle biasa saja. Hal itu terhadap semangat enggak berpengaruh ya,” ujar Tifatul. Hampir tiga menit, mantan Presiden PKS itu tak sekali pun menampik pertanyaan. Menurut Tifatul, jabatan menteri adalah amanah yang harus terus diemban, tak peduli ada reshuffle atau tidak. Sikap Tifatul sejalan dengan petuah Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq pada pertemuan terbatas Sabtu malam. Dalam pertemuan itu empat menteri asal PKS dikumpulkan dan ditanyai terkait evaluasi. “Ya biasalah. Kemarin itu konsolidasi. Enggak ada pesan khusus. Biasa-biasa saja. Diminta kerja yang benar, dan optimalkan prestasi,” ujar Tifatul. Belum genap dua tahun, Tifatul mengisi pos Menteri Kominfo. Kinerjanya yang

sudah berjalan baik, dia mengakuinya melebihi target, masih menyisakan target yang harus dipenuhi. Namun, target itu sepertinya tak bisa diteruskan jika SBY benarbenar akan menggesernya. “Itu sudah hak preoregatif Presiden,” katanya enteng. Penilaian Tifatul atas prestasinya berbeda dengan evaluasi Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) yang diketuai Kuntoro Mangkusubroto. Pada tahun pertama menjabat menteri, rapor Tifatul dianggap UKP4 nilai merah. Bukan Tifatul namanya jika tak tenang. Buktinya, dalam pembicaraan sore itu, Tifatul mengaku waktunya sebagai menteri sudah dijalani dengan baik. Tifatul pun mengurai satu persatu prestasi yang sudah dicapainya sebagai menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II Pemerintahan SBY-Boediono. “Target sudah tercapai ya. Kan pornografi sudah diblokir, RIM sudah mematuhi aturan kita. Prosedur jalan semua. Apa yang kita rencanakan jalan sudah. Kemudian PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) kita naik,” kata Tifatul. “Dulu Rp 2 triliun dan

sekarang Rp 4 triliun. Waktu saya masuk target Rp 7 triliun tercapai Rp 10,2 triliun. Terakhir 2010 mencapai Rp 12,2 triliun dengan modal APBN Rp 2,8 triliun. Jadi 10 triliun lebih,” bebernya. Apakah dengan angka di atas, kinerja sebagai Menkominfo, masih layak dipertahankan Presiden SBY, Tifatul hanya menjawab dengan tawa. Kendati sudah memenuhi target, ia mengaku masih ada target yang belum dicapai. Ia berharap semua target yang belum dikerjakan bisa dituntaskan. Sejatinya, kata Tifatul, tak ada yang perlu dipungsikan dengan isu reshuffle. “Kita tenang-tenang saja. Enggak usah dipikirin. Emangnya apa yang mau dipikirin? Beliau (SBY) yang punya kewenangan,” tegasnya kali ini. Toh, kalaupun dipecat sebagai menteri, Tifatul tak kehilangan aktivitas. Ia mengaku, masih banyak kegiatan yang bakal dilakukannya nanti jika tak menjabat lagi. Termasuk kegiatan di masyarakat. Satu hal yang dia garisbawahi, “Asal jangan dipanasin saja,” kata Tifatul menyudahi pembicaraan. (tribunnews/ade/yat)

usai mengikuti rapat dalam rapat terbatas kabinet bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di kantor Presiden, Jakarta. Seperti diketahui, belakangan ini berhembus sejumlah nama calon menteri menyusul isu reshuffle kabinet yang kabarnya akan dilakukan Presiden. Isu reshuffle berhembus menyusul pecahnya koalisi partai politik pendukung pemerintah. “Tidak pernah Presiden sampaikan mengganti ini dengan itu. Itu tidak ada. Jadi kalau ada dari publik maka itu bukan dari Presiden,” kata Heru. Ical Didesak Kader Golkar endesak Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk segera hengkang dari Sekretariat Gabungan Koalisi Parpol pendukung Pemerintahan SBY-Boediono. “Desakan dan pernyataan Demokrat tentang keberadaan PG di Setgab koalisi, telah meyinggung harga diri para kader partai di akar rumput di seluruh Indonesia. Mereka

sekarang, melalui ketua DPD tingkat I dan II mendesak DPP dan ketua umum Ical agar segera keluar dari koalisi dan menarik para menteri PG dari kabinet,” kata ujar Wakil Bendahara DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo, Senin (7/3). Golkar akan siap menerima konsekuensi kehilangan kursi menteri, bila pada akhirnya, secara resmi akan mengumumkan tidak lagi menjadi mitra koalisi. Perjuangan Golkar demi bangsa dan negara tak akan berubah berada di dalam atau di luar pemerintahan. “Bagi kami Partai Golkar, kehilangan kursi menteri bukan berarti kiamat. Golkar akan berduka kalau ditinggalkan pemilihnya. Jadi, kalau dalam koalisi Golkar harus memilih pro kekuasaan atau pro rakyat, maka Golkar akan memilih pro rakyat,” kata Bambang diplomatis. Terkait posisi politik Golkar, DPP Golkar mengumpulkan para Ketua DPD Golkar di

seluruh Indonesia. “Kalau ada hal ihwal yang kami pandang penting,apalagi dalam situasi perpolitikan yang bisa saja berubah secara cepat, maka sebagai partai yang modern, kami biasakan diri bicarakan hal-hal penting dengan semua ketua DPD provinsi,” kata Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso. Menurut Priyo, pertemuan yang digelar di Hotel Sultan ini sangat penting. Bahkan, para ketua DPD tingkat provinsi tidak diperkenankan untuk tidak hadir atas undangan DPP Partai Golkar tersebut. “Mudah-mudahan berjalan lancar. Insya besok pagi pukul 10.00 WIB,” ujarnya. Dia menambahkan, pertemuan akan berlangsung secara tertutup. Wartawan tidak diperkenankan masuk saat pertemuan berlangsung. “Untuk pers, nanti diumumkan hal-hal yang patut dibicarakan,” ungkapnya. Calon Menteri Gerindra Sementara itu, Ketua DPP

Partai Gerindra Bidang Pengkaderan Desmond J Mahesa mengungkapkan sebenarnya ada nama lain yang disebut-sebut bakal masuk dalam kabinet pemerintahan SBY-Boediono. Selain Rahmat Pambudi, Profesor Suhardi, Fadli Zon, Hasyim Djodojadikusumo, juga nama Sekjen Gerindra Ahmad Muzani juga termasuk nama yang diusulkan masuk kandidat menteri. “Saya dengar-dengar saja. Dari nama yang sudah disebutsebut, Ahmad Muzani juga diusulkan. Tapi, saya tak yakin Gerindra masuk kabinet. Malahan kami khawatir akan seperti Anggito Abimanyu, sudah ramai diberitakan, malah tak jadi menteri,” kata Desmond. Secara pribadi, kata Desmond, Gerindra mahzabnya berbeda dengan pemerintahan SBY-Boediono. Gerindra memiliki konsep yang pro rakyat, sementara pemerintah yang sedang berjalan, mengedepankan pro pasar. (tribunnews/ yog/wil/aco/yat/ade)

Majid al-Dursi, juru bicara rezim, membantah adanya pertempuran antara kubu Kadhafy dan oposisi di Tripoli. Suara tembakan adalah luapan kegembiraan atas suksesnya pasukan pemerintah merebut lagi kota pelabuhan minyak Ras Lanuf di Libya tengah dan Misrata, kota di Libya barat. Namun, warga di dua kota itu mengatakan, kubu oposisi masih memegang kendali. Kelompok oposisi terus berjuang mendekati Tripoli sejak Sabtu malam dengan terlebih dahulu menguasai kota-kota di sekitarnya, seperti Misrata, Zawiya, Sirte, dan Ras Lanuf. Mereka berusaha mengepung Tripoli, basis pertahanan Kadhafy, dengan menguasai Sirte, kota asal Kadhafy. Pertempuran sengit terjadi di kota-kota itu, ketika pasukan loyalis Kadhafy membombardir dari udara, yang dibalas tembakan artileri dan mortir oleh oposisi. Kata seorang dokter, pertempuran di Zawiya menewaskan 30

orang. Dalam dua hari, 60 orang tewas dan ratusan warga sipil terluka. Pasukan Kadhafy juga menggempur Ras Lanuf dan memukul mundur oposisi. Pasukan pro-Kadhafy dilaporkan telah merebut kembali kota Sirte, Ras Lanuf, dan Bin Jawad, Minggu. Tank dan mobil militer loyalis Kadhafy berkeliaran di Zawiya dan Misrata. Wakil Menteri Luar Negeri Libya Khaled Qaid mengatakan, ”99 persen” Zawiya dikuasai pemerintah, tetapi disangkal kubu oposisi. Revolusi tengah terjadi di negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara. Setelah Tunisia dan Mesir, kini aksi protes massa berubah menjadi perang saudara di Libya. Oposisi menuntut Kadhafy, yang telah berkuasa dengan tangan besi selama 41 tahun 5 bulan, mundur. Akibat kekerasan senjata, sudah 6.000 orang tewas hingga Kamis pekan lalu. Sementara Barat telah memberikan tekanan kuat

kepada rezim Kadhafy agar mundur. Selain pembekuan aset, juga larangan perjalanan dan embargo senjata. 61 WNI Kementerian Luar Negeri mencatat, masih ada 61 warga negara Indonesia berada di Libya. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene mengatakan, WNI yang tersisa di Libya dalam kondisi aman. “Sebanyak 61 orang termasuk staf KBRI (Kedutaan Besar RI), mahasiswa, maupun TKI (Tenaga Kerja Indonesia). Tentunya yang sekarang ini yang tersebar di beberapa tempat karena yang terkonsentrasi di Tripoli dan sekitarnya sudah terangkut. Yang tidak terdata masih kita cari ya,” kata Michael dalam keterangannya di Kementrian Luar Negeri, Jakarta, Senin (7/3). Michael mengatakan, jumlah WNI yang keluar dari Libya mencapai 809 orang. Sebanyak 489 orang dari 809 WNI tersebut dievakuasi melalui penerbangan yang dilakukan dua kali dari Libya ke

Tunis. Dari 489 orang tersebut, 229 orang telah tiba di Indonesia dan 260 orang lainnya masih berada di Kedutaan Besar RI untuk Tunisia. “489 orang dievakuasi melalui penerbangan, di perbatasan 34 orang, lalu evakuasi mandiri oleh warga kita 92 orang, dan ada 194 orang yang sudah keluar dari Libya sebelum krisis terjadi,” paparnya. Upaya evakuasi WNI tersebut, lanjut Michael, terus dikelola oleh Satuan Tugas Evakuasi Libya yang dipimpin Hassan Wirajuda. Pemerintah menghendaki untuk menjangkau sebanyak mungkin WNI yang berada di Libya untuk dipulangkan. Dia juga mengatakan, tidak semua WNI di Libya akan pulang ke Indonesia. Sejumlah mahasiswa dan TKI memilih tetap di Tunisia, menunggu situasi di Libya normal. “Karena mereka ada kepentingan untuk segera kembali ke Libya,” tandas Michael.(kompas.com)

Hanya Tuhan dan SBY...

mungkin masuk kabinet. Semua itu memperkuat kesan di masyarakat bahwa Presiden SBY memang hendak merombak kabinet. Meski kalangan Istana menyebutkan bahwa acara akhir pekan kemarin di Istana Cipanas cuma agenda keluarga, tak ayal tetap merebak spekulasi bahwa PresidenSBYmemilihCipanas guna menata kembali kabinetnya. Jadi atau tidak reshuffle itu, kini terus ditunggu publik. Bahkan sejumlah partai yang bergabung dalam koalisi juga cuma bisa menunggu. Staf Khusus Presiden bidang Informasi dan Hubungan Masyarakat Heru Lelono menegaskan bahwa kabar soal adanya reshuffle kabinet itu

tidak datang dari Istana. Presiden dan pihak dalam Istana, kata Heru, tidak pernah mengatakan bahwa ada perombakan kabinet, apalagi menyebut nama sejumlah menteri yang diganti. “Sekarang beredar nama segala macam, itu betul-betul bersumber dari publik. Tidak pernah presiden sampaikan mengganti ini dengan itu,” kata Heru di Istana Kepresidenan, Senin (7/3) Ditanya apakah perombakan kabinet itu hanya pepesan kosong, Heru menjawab tidak. Heru menegaskan bahwa perombakan kabinet bukan sekadar wacana. “Ini konkret karena sudah mau dibicarakan,” ujarnya. Tapi dia memastikan

bahwa perombakan itu dilakukan bukan karena pertimbangan politik semata, tapi juga berdasarkan kinerja para menteri itu. “Kalau suatu saat ada pergantian, bukan karena ini ada masalah koalisi dan bukan koalisi tapi soal kinerja,” ujarnya Lalu kapan Presiden akan melakukan perombakan kabinet? “Tidak tahu. Yang tahu hanya Tuhan dan Pak SBY,” jawab Heru. Dikatakan, banyak hal yang lebih penting dari hanya sekadar urusan reshuffle kabinet. “Siapa yang jadi menteri untuk 33 orang itu tidak sulit. Sebetulnya sistem pemerintahan yang penting agar berjalan efektif,” kata Heru. (tribunnews.com/vnc)

● Sambungan Hal 1

dua partai koalisi yang melanggar komitmen. Koalisi, kata Presiden, bukan hanya di eksekutif tapi juga di bidang legislatif. Statement Presiden SBY itu kemudian yang ditafsirkan sejumlah orang sebagai isyarat bahwa Presiden akan merombak kabinet. Tafsir itu kemudian kian kuat setelah sejumlah politisi Demokrat ramai memberi pernyataan tentang partai politik yang mungkin terpental dari kabinet dan juga partai yang

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Fransina Luhukay, Iwan Apriansyah, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Perdata O Ginting, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Amalia Husnul A, Rita, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Meinar F Sinurat, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Effendi, Handry Jonathan. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Khaidir, Maipah, Rahmat Taufik, Nevrianto HP, Reza Rasyid Umar, Reonaldus. KUTAI KARTANEGARA: Basir Daud KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, , Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/ baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER


tribun line 2 Sukhoi RI Kejar Pesawat Pakistan ! Sambungan Hal 1

pertahanan udara lewat radar. Tiba-tiba terlihat titik mencurigakan di radar Lanud Sultan Hasanuddin. Radar itu mendeteksi sebuah pesawat asing memasuki wilayah Indonesia tanpa izin. Tak menunggu lama, 2 pesawat Sukhoi lalu dikerahkan untuk mengejarnya. Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional II (Pangkosekhanudnas II), Marsekal Pertama Abdul Muis, menjelaskan, pada pukul 12.30 Wita, radar Bandara Sultan Hasanuddin mendeteksi 1 pesawat yang melintas. Setelah diidentifiasi ternyata pesawat tersebut tidak memiliki izin. Setelah itu dilaporkan ke Mabes TNI dan Pangkohanudnas TNI AU, Marsekal Muda Edi Suyanto. Pangkohanudnas memerintahkan Pangkosekhanudnas II untuk menerbangkan 2 Sukhoi. Pesawat Sukhoi berhasil mengejar dan melakukan komunikasi dengan pilot. Setelah dicek, pesawat tersebut tidak memiliki izin terbang dari pemerintah Indonesia, Mabes TNI, dan Departemen Luar Negeri. Akhirnya pesawat tersebut dipaksa mendarat dengan dituntun 2 Sukhoi. Pesawat itu tiba di Bandara Sultan Hasa-

KPPN Klaim Direstui FIFA ! Sambungan Hal 1

hak suara terbanyak. Menurut Ketua KPPN Syahrizal Domopoli, pihaknya berhak menggelar Kongres karena PSSI tidak lagi diakui oleh anggotanya. “Ya, KPPN adalah otoritas PSSI sekarang karena PSSI kemarin sudah tidak dapat restu dari anggota. Tidak dipercaya lagi. Kongres nanti akan benar-benar melaksanakan amanat para pemilik suara sesuai statuta FIFA. Kami harus bikin Kongres sendiri, tidak boleh tidak. Peraturannya harus kami tegakkan,” kata Syahrizal saat dihubungi wartawan, Senin (7/3). Syahrizl yang juga Ketua Pengurus PSSI Provinsi Sulawesi Utara itu bahkan menyatakan KPPN sudah membeberkan misinya kepada FIFA. “Pada 1 Maret lalu melalui perwakilan pemerintah di Swiss kami telah menyampaikan misi KPPN ke FIFA. Tanggapannya positif dan meminta Nurdin Halid tidak maju,” tuturnya. Percaya PSSI Forum Pemilik Suara PSSI (FPSP) menyatakan hingga hari ini mempercayai PSSI sebagai pelaksana Kongres. Oleh karena itu, FPSP meminta badan lain yang mengaku mendapatkan mandat dari pemilik suara PSSI untuk tidak menggelar Kongres. Sebagaimana diberitakan, kongres PSSI rencana akan digelar oleh KPPN. Mereka yang beranggotakan 87 anggota pemilik suara PSSI yang terdiri dari Pengurus Provinsi PSSI dan klub, telah menetapkan jadwal Kongres untuk membentuk Komite Pemilihan dan Komite Banding PSSI di Surabaya pada 26 Maret. Kemudian, pada akhir April, KPPN kembali menggelar Kongres guna memilih anggota Komite Eksekutif PSSI termasuk Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI periode 2011-2015 di Solo. KPPN merasa mereka lebih berhak menggelar kongres karena memiliki hak suara terbanyak. Meskipun tidak menyebutkan secara eksplisit, FPSP dalam lima pernyataan sikap terutama butir kedua menyebutkan, forum ini menolak dari badan lain di luar PSSI untuk mengambil alih tugas resmi PSSI seperti pelaksanaan Kongres. “Tidak sah jika ada badan lain yang menggelar Kongres PSSI,” jelas juru bicara FPSP, Indra M Adnan, dalam pernyataan pers di Hotel Santika, Senin (7/3). Indra mengaku sangat menyayangkan adanya badan lain seperti KPPN yang menggelar Kongres. Pasalnya, bila Kongres nantinya tidak korum yakni 2/3 dari anggota, Kongres Luar Biasa

nuddin, Makassar pukul 13.45 WIB untuk dilakukan pemeriksaan terkait pelanggaran izin terbang. Pesawat Pakistan ini ternyata terbang dari Dili, Timor Leste, menuju Malaysia. Pesawat sudah terdeteksi radar bandara sejak pukul 12.00 Wita. Namun menurut Agus, pesawat ini terbang di wilayah Indonesia tanpa izin. “Pesawat ini dipaksa mendarat karena tidak memiliki Diplomatic Clearance, Security Clearance dan Flight Aproval,” kata Agus. Agus menambahkan, saat ini pesawat sudah diparkir di apron bandara Sultan Hasanuddin dan seluruh penumpang pesawat, termasuk awak kabinnya, diamankan di Lanud Sultan Hasanuddin. Pesawat ini baru bisa diizinkan melanjutkan penerbangannya kembali, lanjut Agus, jika pihak maskapai PIA yang berada di Pakistan mengurus dokumendokumen yang dibutuhkan di KBRI di Pakistan. “Mereka juga harus mengurus berkas-berkas di Kemlu dan Kemenhub, agar mereka bisa bebas terbang kembali,” pungkas Marsekal bintang satu ini. Agus menambahkan, saat ini pesawat sudah diparkir di apron Bandara Sultan Hasanuddin. Seluruh penumpang pesawat, termasuk awak kabinnya, diamankan di Lanud Sultan Hasanuddin. Pasukan PBB Pesawat ini diketahui mengangkut 62 orang,

termasuk 49 di antaranya pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Dari pengecekan sementara, diketahui pesawat tersebut dengan pilot Tariq khalil Ur Rehman Awan. Total kru pesawat sebanyak 13 orang,dengan penumpang 49 orang Pasukan PBB. Pesawat tersebut dipaksa mendarat karena tidak berkoordinasi dengan otoritas bandara di Makassar. Pesawat terpantau oleh Air Traffic Control (ATC) di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar. Saat pemeriksaan dilakukan, 62 kru dan penumpang tetap berada di dalam pesawat. Menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Michael Tene, pesawat itu tidak memiliki izin melintasi wilayah Indonesia. . ”Kemlu belum pernah menerima permintaan izin dari pesawat tersebut untuk melintasi wilayah Indonesia,” katanya di Jakarta, Senin (7/3). Insiden melintasnya pesawat di udara Indonesia secara ilegal bukan pertama kalinya. Sebelumnya, pada rute yang sama TNI juga pernah menahan pesawat Malaysia bernomor penerbangan Bae 146-200 karena telah memasuki wilayah Indonesia tanpa izin resmi. Pesawat yang membawa 81 penumpang termasuk kru pesawat itu berangkat dari Dili, Timor Leste ,dan mendarat ilegal di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, untuk mengisi bahan bakar. (dtc/kompas.com)

(Kongreslub) bisa digelar. Selain itu, Indra juga meminta PSSI tidak menghalangi seseorang untuk menjadi ketua umum karena bukan saja bertentangan dengan Statuta PSSI, tetapi juga bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia. “Yang bisa menggugurkan pencalonan seorang hanyalah aturan di dalam Statuta PSSI itu sendiri, bukan yang lain,” tukas Indra. Peluang Jatuhkan Nurdin KPPN berpeluang menjatuhkan Nurdin Halid dari jabatan Ketua Umum PSSI jika komite itu memang terbukti memiliki mandat yang diberikan 84 pemilik suara anggota PSSI. Hal itu dikatakan pengamat sepakbola Sulsel, Yopie Lumoindong. Sebaliknya, jika klaim itu ternyata hanya pengakuan sepihak atau tidak terbukti, maka keinginan untuk menggelar Kongres tandingan tidak akan berguna. “Jika memang benar ada kekuatan (84 suara) seperti itu, maka KPPN bisa saja membuat keputusan penting terkait persepakbolaan nasional. Sebab, FIFA tentu tidak keberatan karena sudah sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Yopie di Makassar. Menurut Yopie, berdasarkan Pasal 22 Ayat 4 Statuta FIFA, Exco sudah memiliki hak menggelar Kongres Luar Biasa jika diminta secara tertulis oleh seperlima pemilik suara. Keputusan untuk menggelar Kongres juga sesuai dengan Statuta PSSI yang menyebutkan Kongres Luar Biasa bisa digelar jika ada permintaan dari dua pertiga pemilik suara resmi baik klub atau Pengprov PSSI. Apalagi pemilik suara yang akan diperebutkan dalam Kongres PSSI hanya sekitar 100 suara. Itu berarti jumlah KPPN sudah lebih dari cukup untuk menggelar Kongres sekaligus menetapkan satu keputusan. “Namun, soal keabsahan suara yang tergabung dalam KPPN sendiri saya belum mengetahui kebenarannya. Jika benar, tentu sangat besar peluangnya untuk menetapkan keputusan besar,” jelasnya. Dihubungi terpisah, Ketua PSSI Sulsel Kadir Halid, mengatakan tidak benar jika ada 84 suara dari total 100 suara yang kini mendukung mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Nurdin. Penyebabnya, dari 84 suara tersebut, banyak suara yang tidak sah. Mantan Manajer PSM itu menambahkan, pihaknya belakangan ini juga banyak menerima SMS yang mengabarkan bahwa tanda tangan yang diterima KPPN itu palsu. Kondisi itu pun membuatnya tidak khawatir dan tetap fokus untuk menggalang dukungan kepada Nurdin. “Sesuai aturan, surat sah itu baru asli jika ditandatangani ketua dan

sekretaris. Namun demikian, hal itu tidak akan berlaku jika tanda tangan tersebut palsu,” ujarnya. Perusakan Mobil Sementara itu, pelaku perusakan berinisial E diduga memainkan peran sentral dalam insiden perusakan mobil Toyota Alphard hitam milik Andi Darussalam Tabusalla. E diyakini mengetahui persis peristiwa Jumat (4/3) sore di Jalan Pintu I Senayan, Jakarta. Berdasarkan rekaman gambar dari sejumlah media, polisi belum menemukan pria mana yang dikenal dengan inisial E itu. “Yang bawa samurai saat kejadian, belum diketahui siapa,” ucap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharuddin Djafar, Senin (7/3) di Jakarta. E disebut-sebut oleh beberapa orang dari 11 pria di tempat kejadian yang sempat diamankan polisi di Reserse Mobil. Menurut mereka, E adalah orang yang menugaskan kepada 11 orang itu untuk mengamankan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. Penugasan pertama 11 pengawal Nurdin itu sudah dilakukan sejak pengamanan NH saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum antara Komisi X DPR dan PSSI, Rabu (2/3). Polisi mengaku, sudah memperlihatkan rekaman gambar dari beberapa televisi kepada para saksi, termasuk empat orang yang saat itu berada di dalam Toyota Alphard. Keempat orang itu adalah Andi Darussalam Tabusalla (ADT) selaku pemilik mobil, staf ADT, pengemudi dan pengawal ADT. “Entah kepada siapa, sasaran perusakan itu ditujukan di antara empat orang di dalam mobil yang dirusak,” terangnya. Baharudin memastikan, E dan empat pelaku lain ada di lokasi kejadian berdasarkan keterangan para saksi. Kelima orang itu merusak mobil ADT hingga kaca belakang bolong dan kaca samping pecah. Ketika ditanya apakah E terkait dengan seseorang atau kasus lain, polisi enggan menjawab sebelum E tertangkap. Penyidik juga tidak mau menyebutkan siapa lagi yang akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan. “Tunggu E itu ditangkap, nanti akan ditelusuri siapa lagi yang akan diperiksa selanjutnya,” kata Baharudin. Disebutkan pula, ADT benar-benar tidak mengenali pelaku perusakan, termasuk E. Polisi hanya menyita barang bukti kendaraan milik ADT, yakni mobil Toyota Alphard hitam bernomor polisi B 258 ADS. “Samurai dan senjata tajam lain belum ditemukan. Motif perusakan belum diketahui. Tunggu si E,” kata Baharudin. (tribunnews.com/ vnc/kompas.com)

Bangga Ba’asyir Dikawal 3.000 Polisi ! Sambungan Hal 1

“Kita jangan takut dengan cecunguk yang menjual dirinya terhadap Amerika. Yang mereka cari adalah neraka, yang mereka tunggu adalah kesengsaraan. Sementara yang kita tunggu adalah mencari nimat Allah,” tambah Rosela. Orasi Rosela ini disambut puluhan pria dengan takbir sekencang-kencangnya. Puluhan pria itu berbaris rapi, beradu punggung dengan barisan polisi yang tidak jauh dari para pendemo yang hendak pulang. Sementaar itu, dalam sidang kemarin, jaksa penuntut umum (JPU) menilai terdakwa teroris Abu Bakar Ba’asyir telah mengakui adanya keterlibatan dalam pelatihan militer di pegunungan Jalin Jantho, Aceh Besar, jika melihat eksepsi pribadi yang disampaikan pada sidang sebelumnya. “Secara garis besar telah menyatakan, mengakui serta membenarkan adanya persiapan latihan fisik dan senjata atau I’dad, termasuk ibadah penting dalam Islam,” kata Andi M Taufik, salah satu jaksa, saat membacakan tanggapan atas eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (7/3). Namun, jaksa tak akan membahas lebih jauh penjelasan Ba’asyir terkait pelatihan militer itu lantaran sudah masuk dalam substasi perkara. Jaksa juga tak menanggapi isi eksepsi Ba’asyir maupun tim pengacara yang mengaitkan dengan

Polda Tinjau kembali Kasus Ridwan Suwidi ! Sambungan Hal 1

didampingi Kabid Humas Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta, Senin (7/3). Mengenai ketentuan dalam UU nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah yang menyatakan penyidik bisa memeriksa pejabat sebagai tersangka, bila dalam 60 hari tidak ada surat balasan dari Presiden atas izin pemeriksaan yang diajukan, dibenarkan pula oleh Idris. “Memang benar, kita bisa periksa kalau tidak ada balasan dari Presiden melalui Setneg RI. Tapi untuk kasus ini bukan tidak ada balasan, tetapi ada balasan. Hanya saja

Barca Tetap Favorit Lolos ! Sambungan Hal 1

beberapa bursa taruhan, Senin (7/3), Barca diunggulkan untuk menang. Bursa Asian Handicap menempatkan Barca sebagai unggulan dengan memberi poor pada Arsenal 1 3/4. William Hill, bursa taruhan terbesar di Inggris, juga menjagokan Barcelona dengan koefisein 3/10, imbang 4/1, dan kemungkinan Arsenal menang hanya 9/1. Sementara situs Soccerway memberi koefisien pada Barcelona 1.31 berbanding cukup jauh dengan Arsenal 10.00 dan hasil imbang 6.67. Selain kualitas tim yang lebih baik, Barca memiliki catatan bagus di babak knock out. Mereka mencatat 11 kemenangan setelah kalah di leg pertama dalam laga away. Barca wajib menang dalam laga hidup mati ini. Paling tidak Lionel Messi dkk harus menang 1-0 untuk merebut tiket ke perempatfinal. Jika imbang atau hanya menang dengan selisih satu gol selain skor 1-0, favorit juara ini terpaksa terpental. Lini belakang menjadi perhatian Pelatih Pep Guardiola. Masalahnya, Barca kehilangan dua bek sentral, Gerrard Pique dan Carles Puyol. Pique terkena sanksi akumulasi kartu kuning, sementara Puyol mengalami cedera lutut. Guardiola menyiapkan beberapa opsi untuk menutup lubang di sektor vital itu. Setidaknya ada tiga pemain yang diharapkan mampu bermain di sentral bek.

Kaltim SELASA 8 MARET 2011

9

kasus-kasus yang pernah menjerat Ba’asyir. “Menurut kami, itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan perkara yang didakwakan sehingga tidak perlu ditanggapi,” kata jaksa. Dalam tanggapan, jaksa menolak eksepsi pihak Ba’asyir yang menyebut dakwaan kabur, tidak jelas, tidak cermat, dan tidak lengkap sehingga harus batal demi hukum. Menurut jaksa, tidak ada kesalahan dalam penyusunan dakwaan. “Eksepsi tim pengacara dan terdakwa tidak beralasan,” ucap jaksa. Oleh karena itu, jaksa memohon kepada majelis hakim untuk menolak seluruh eksepsi dan memerintahkan agar sidang dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi. Herry Swantoro, ketua majelis hakim memutuskan akan melanjutkan sidang Kamis (10/3) nanti dengan agenda pembacaan putusan sela. Seperti diberitakan, Ba’asyir mengklaim pelatihan militer dengan peserta sekitar 50 orang itu sesuai dengan perintah Allah. Dia menyakini, “latihan fisik dan senjata di pegunungan Aceh adalah amal ibadah untuk menaati perintah Allah,” katanya dalam eksepsi. Ba’asyir menyebutkan, kegiatan di Aceh sebagai I’dad untuk melawan musuhmusuh yang dianggap kafir. Selain itu, klaim dia, I’dad tidak kalah penting dengan shalat, puasa, zakat, haji, dan lainnya. “I’dad merupakan kebutuhan pokok yang tidak boleh dipandang remeh dalam Islam,” kata Ba’asyir. Munarman Kesal Kericuhan sempat terjadi di akhir sidang terdakwa teroris Abu Bakar Ba’asyir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kemarin. Munarman, salah satu penasihat hukum Ba’asyir, adu

mulut dengan JPU. Kericuhan terjadi lantaran Munarman kesal namanya disebut-sebut dalam nota keberatan jaksa terhadap eksepsi pihak Ba’asyir. Dalam nota, jaksa menanggapi pernyataan lisan Munarman pada sidang sebelumnya. Saat itu, Munarman mempertanyakan dakwaan soal pembicaraan Ba’asyir dengan Dulmatin. “Dari mana penyidik ataupun jaksa penuntut umum mengetahui pembicaraan terdakwa dengan Dulmatin berdua saja membahas masalah pelatihan militer Aceh, sementara Dulmatin sudah meninggal. Apakah memeriksa di dalam kubur atau mendapat bocoran dari malaikat,” kata Munarman. Menurut jaksa, pernyataan itu hanya sebuah retorika yang kurang santun dan bersifat provokatif. “Pernyataannya tidak menunjukkan sikap seorang Muslim yang semestinya memberikan penghormatan terhadap orang yang sudah meninggal dan terhadap malaikat sebagai makhluk Allah SWT yang memiliki kekuatan-kekuatan,” kata jaksa. Sebelum majelis hakim menutup sidang, Munarman menanggapi pernyataan jaksa. “Saya harap kita tidak mengaitkan personal. Semua pihak hormati pribadi-pribadi. Saya tidak pernah sebut nama Anda secara pribadi. Itu bagian dari hak kami sebagai penasihat hukum,” kata Munarman. Setelah sidang ditutup, Munarman menghampiri jaksa yang telah menyinggungnya. Dengan nada tinggi dan berkali-kali, Munarman mengatakan, “Anda jangan ngomong masalah pribadi.” Penasihat hukum lain menimpali pernyataan Munarman. Beberapa jaksa

mencoba menenangkan tim pengacara Ba’asyir. Akhirnya, seluruh jaksa langsung dievakuasi tim Densus 88 Anti Teror yang mengawal. Berlebihan Keluarga Abu Bakar Ba’asyir yang tinggal di Jalan Jambu, Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung Jombang angkat bicara soal tuduhan jaksa kepada Ustad Abu. Keluarga menyayangkan jaksa yang menyebut Ba’asyir terlibat dalam kasus terorisme dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Keluarga Ba’asyir juga menyatakan bahwa penolakan jaksa merupakan tindakan di luar kesadaran. Selain itu, keluarga juga yakin bahwa Ba’asyir tidak terlibat dalam aksi terorisme seperti yang dituduhkan jaksa. Keluarga yang semasa kecil pernah tinggal di rumah Ba’asyir ini juga menyatakan penolakan terhadap pembelaan Ba’asyir oleh Jaksa merupakan tindakan berlebihan dan tidak berdasar. Selain itu, menurut keluarga, Ba’asyir hanya melakukan dakwah seperti para ustadz pada umumnya. Menurut keponakan Abu Bakar Ba’asyir, Azizah Ba’asyir (50), kondisi keuangan Khal Bakar (Panggilan Amir Jamaah Anshorut Tauhid) tidak sebesar apa yang dituduhkan seperti pendanaan untuk kegiatan terosisme sebesar Rp 1,39 miliar. “Tuduhan itu kesannya di buat-buat, padahal kami tahu sendiri kondisi keuangannya (Ba’asyir),” kata Azizah. Keuangan Ba’asyir menurut Azizah, hanya didapat pada aktivitas menjadi seorang ustad yang sering keliling untuk berdakwah. “Beliau hidupnya sederhana, sangat murah hati kepada keluarga,” kata ujar Azizah. (dtc/tribunnews)

balasannya bukan memperbolehkan atau tidak memperbolehkan penyidik memeriksa. Tetapi meminta agar kasus Bupati Paser ditinjau kembali. Surat tersebut, ditujukan langsung dari Setneg RI ke Kapolri dan fotokopinya ada pada kami juga,” kata Idris. Berdasar isi surat jawaban tersebut, Idris mengatakan pihaknya memanggil Ridwan Suwidi sebagai saksi. Karena ijin pemeriksaan sebagai tersangka memang belum keluar. “Saat ini kami belum menjadwalkan pemanggilan lagi. Karena kami masih memperjelas langkah kasus ini agar tidak dipersalahkan kemudian. Karena surat ijin yang kami ajukan bukan tidak ada balasan tetapi ada. Jadi kita ikuti saja prosedur dan aturan yang berlaku,” ujar Idris. Sebelumnya, Forum 15 sempat mendatangi Polda

Kaltim untuk mempertanyakan kelanjutan kasus Bupati Ridwan Suwidi. Sebab, sejak menerima pelimpahan laporan pada Juni tahun 2010 lalu, hingga kini Polda Kaltim belum melakukan pemeriksaan terhadap orang nomor satu di Kabupaten Paser itu. Terkuaknya kasus dugaan penggunaan ijasah palsu bermula dari laporan Jaringan Pemantau Independen (JPI) Kabupaten Paser ke Polda Kaltim, Maret 2010 lalu. Mereka melapor terkait dugaan penggunaan surat keterangan biasa sebagai surat keterangan pengganti ijazah untuk mendaftar diri ke KPU. Ketua JPI Subono mengatakan, mulanya Ridwan Suwidi mengaku ijazahnya terbakar. Baik ijazah SD, SMP hingga SMU. Untuk memiliki ijazah SD, pada tahun 2005, Ridwan Suwidi meminta surat

keterangan pernyataan kehilangan ijazah SD pada Kepala Disdik (saat itu dijabat H Ahmad Badong S Sos) yang diperkuat dengan saksi dan ditandatangani Lurah. Surat itu, menurut Badong, surat yang dikeluarkan hanya sekedar surat keterangan biasa, bukan sebagai surat keterangan pengganti ijazah. Namun surat tersebut dibuat sebagai pelengkap berkas untuk mendaftarkan diri sebagai calon Bupati Paser ke KPUD Paser. Sedangkan surat keterangan pengganti ijazah SMP dan SMU yang diterbitkan Lembaga Tarbiyah Pengurus Besar Darud Dakwah Wal Irasyad dan diketahui oleh Kepala Kanwil Depag Provinsi Kaltim tahun 2005, menurut Subono juga diduga palsu. Sebab SMP dan SMU DDI di Tanah Grogot tidak ada di tahun 1960 an.(sar)

Memilih duet Eric Abdidal dan Gabriel Milito adalah pilihan paling logis bagi Barca. Kedua pemain itu biasa menjadi pemain lapis kedua saat Puyol atau Pique berhalangan tampil. Milito yang musim ini sangat jarang dimainkan juga terlihat sudah mulai disiapkan untuk laga ini. Pemain asal Argentina ini diturunkan penuh saat laga terakhir La Liga melawan mantan klubnya Real Zaragoza. Performanya juga cukup bagus dan ada jaminan ia bakal dipercaya lagi sebagai starter. “Saya sudah melakoni pertandingan penting dan hasilnya kami mampu melakukan cleen sheet. Ini sangat penting untuk tetap menjaga keseimbangan di semua lini. Saya pikir saya siap untuk laga melawan Arsenal,” kata Milito dilansir fcbarcelona.com, Senin (7/3). Pemain lain yang bisa diharapkan main di posisi bek tengah adalah Sergio Busquets. Pemain Timnas Spanyol ini sejatinya adalah seorang gelandang bertahan. Namun ia pernah dicoba bermain di posisi bek dan hasilnya cukup lumayan. Busquets cukup terkenal dengan daya tahan dan kemampuannya menahan gempuran pemain-pemain depan lawan. Opsi ini bisa dilakukan dengan sedikit mengubah lini tengah Barca dengan memasukkan Javier Mascherano sebagai gelandang bertahan. Terlepas dari masalah pertahanan Barca, pasukan Blaugrana meyakini Arsenal tidak akan mengambil risiko dengan main bertahan meski mereka telah unggul 2-1 di leg pertama lalu. Arsenal bisa

lolos ke perempatfinal cukup dengan skor imbang. “Mereka akan menjadi Arsenal yang sama seperti selama ini, Arsenal yang menyerang. Begitulah cara mereka bermain dan saya tak bisa memikirkan mereka bermain dengan cara yang lain.” kata wing back Barca, Daniel Alves, dilansir ESPNstar. Main bertahan memang tidak menjadi jaminan bagi The Gunners untuk bisa lolos dari adangan tim Catalan. Pasalnya, dengan karakter tim tuan rumah yang bermain dengan gaya ball possesion, akan sangat menimbulkan bahaya jika Arsenal terus menerus bertahan. Sekokoh apapun pertahanan yang dibangun Arsenal, lama kelamaan juga akan kebobolan jika terus-terusan dibombardir. Apalagi Arsenal terkenal dengan kinerja lini pertahanan yang kurang bagus, terbukti dengan sering kecolongannya mereka di pertandingan Liga Inggris. Trio maut Barcelona, David Villa, Lionel Messi, dan Pedro Rodriquez harus diperhitungkan Arsenal. Selain itu gelombang serangan Barcelona yang biasa muncul dari second line melalui Xavi Hernandes dan Andres Iniesta kerap menjadi pemicu terciptanya gol-gol buat Barcelona. Dalam konteks ini, Arsenal memungkinkan untuk menerapkan filosofi bertahan yang baik adalah menyerang. Dalam artian, The Gunners memiliki peluang untuk mengimbangi serangan sporadis Barca dengan menerapkan serangan yang sama. Pelatih Arsene Wenger sudah mengisyaratkan akan menerapkan strategi

berimbang antara bertahan dan menyerang. “Sangat penting bagi kami untuk mempertahankan keseimbangan karena Anda melawan tim menyerang terbaik dunia,” kata The Proffesor. Sayangnya Wenger tidak bisa memainkan striker andalannya, Robin van Persie, yang mencetak gol ke gawang Barcelona akibat cedera. Ini kerugian besar bagi The Gunners dengan melihat performa Van Persie yang sedang on form. Arsenal mau tidak mau harus memilih antara Nicklas Bendtner atau Marouane Chamakh yang jarang menjadi pilihan inti di beberapa pertandingan krusial. Ketajaman lini serang Arsenal juga berkurang dengan cederanya Theo Walcott. Praktis The Gunners mengandalkan Andrey Arshavin yang akan berkolaborasi dengan Samir Nasri dengan dukungan dua gelandang cerdas, Cesc Fabregas dan Jack Wilshere, yang biasa menjadi jenderal lapangan tengah. Rencana bermain menyerang Arsenal ini sudah dikonfirmasi sejak awal oleh Wilshere. Gelandang yang masih berusia 19 tahun itu menyatakan tak ada gunanya Arsenal menahan diri dengan bermain total bertahan. Bermain total defensif di Camp Nou tak akan memberikan jaminan apa-apa bagi Arsenal. Sebaliknya, jika bermain menyerang dan akhirnya mencetak gol, Arsenal bisa memancing Barca untuk bermain lebih terbuka lagi sekaligus menambah tekanan untuk skuad besutan Pep Guardiola itu. (tribunnews/cen)


10

SELASA 8 MARET 2011

tribun bola Laga Persija vs Persiba Dipimpin Wasit Asing

ANTARA/BAMBANG SUSENO

Pemain Deltras Sidoarjo Marcio Souza (kanan), berhasil melewati penjagaan pemain Persisam M Roby, dalam lanjutan ISL di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (6/3). Deltras Sidoarjo mengalahkan Persisam Samarinda 4 - 0.

Evaluasi Lini Belakang ■ Persisam Optimistis Hadapi Persela SAMARINDA, TRIBUN Setelah mengalami kekalahan telak 0-4 dari Deltras Sidoarjo, Minggu (6/3), tim Persisam Putra Samarinda tetap optimistis menghadapi tuan rumah Persela Lamongan dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Suralaya, Lamongan, Rabu (9/3). Pelatih Hendri Susilo melakukan evaluasi lini belakang yang dianggapnya menjadi salah satu faktor kelemahan Persisam saat takluk di Sidoarjo. Hal ini dikarenakan absennya Jayusman Triasdi dan Tsimi Joel dilaga kemarin. “Memang absennya Jayusman dan Tsimi menjadi

salah satu titik lemah Persisam,” kata Hendri. Menurut Hendri, ada beberapa rotasi pemain belakang yang akan dia pasang ketika berhadapan dengan Persela Lamongan. “Harus kita carikan solusi. Minimal akan ada perubahan di lini belakang untuk menghadapi Persela besok,” ucap Hendri Susilo, via ponsel, Senin (7/3). Hendri masih optimis pada skuad Persisam untuk bisa memberikan perlawanan kepada tuan rumah Persela, meskipun ia belum bisa memastikan jika Tsimi akan diturunkan. Pasalnya, cedera lutut pemain asal Kamerun itu

masih belum pulih. “Kita tidak bisa bergantung pada suatu yang tidak pasti. Kan lebih baik memaksimalkan pemain yang sudah siap. Minimal jangan kalah telak seperti lawan Deltras. Saya sudah tekankan kepada temanteman agar bertanding habishabisan besok,” ujar Hendri. Menurut dia, kekalahan saat dijamu Deltras Sidoarjo dijadikan pelajaran berharga. Kekalahan itu juga menjadi hasil terburuk yang dialami oleh tim Elang Borneo sepanjang pertandingan ISL musim ini. “Semoga saja tidak terulang lagi menghadapi tuan rumah Persela,” harapnya.(bud)

Danlanud Cup XV

Balikpapan FC Taklukkan PS Kargo BALIKPAPAN, TRIBUN Partai tunda antara Balikpapan FC vs PS Kargo pada lanjutan turnamen Danlanud Balikpapan Cup XV berakhir 2-0 untuk Balikpapan FC, Senin (7/3) di Lapangan Bima Sakti. Kemenangan tim besutan M Arsyad ditentukan oleh dua pemainnya yakni Ahmad Hisam dan Hermansyah. Namun, kemenangan ini belum mengubah kedudukan Balikpapan FC dari posisi ketiga klasemen grup F dengan mengantongi nilai lima. Sebab, dua tim di atas Balikpapan FC, yaitu PS Hexindo sudah mengantongi nilai enam. Sedangkan pemuncak klasemen PS Badak Selection meraih poin tujuh.

Pada laga ini, tim Balikpapan FC yang diproyeksikan mengikuti Liga Primer Indonesia (LPI) musim depan, mengurung pertahanan Kargo. Namun pertandingan bertahan kacamata sampai turun minum. Memasuki babak kedua Ahmad Hisam membuka keunggulan Balikpapan FC menit 57. Kemudian peluang emas dari pemain Kargo kepertahanan Balikpapan FC masih belum mampu dibendung. Keasyikan menyerang malah membawa malapetaka bagi PS Kargo. Serangan balik Balikpapan FC berbuah gol melalui Hermansyah menit 78. Keunggulan 2-0 bagi

Balikpapan FC bertahan sampai babak kedua berakhir. Partai kedua, PS Somel sukses menaklukan PS Ikat dengan skor akhir 3-0. Tiga gol PS Somel disumbangkan Hari Mulyanto menit 18 dan 20. Gol penutup Somel dilesakkan Sapri Hadi menit 54 melalui titik putih. Kemenangan ini memperkuat posisi Somel di puncak klasemen grup E dengan mengemas nilai 10. Sementara PS Ikat tetap menjadi juru kunci dengan mengantongi nilai satu. Gelaran pertandingan hari ini, Selasa (8/3) PS Pegadaian akan menghadapi United Tractors dan partai kedua PS Mapala Jaya menjamu Satara FC.(bay)

BALIKPAPAN, TRIBUN Manajer Persiba Balikpapan Jamal Al Rasyid menyambut positif Penggunaan wasit asing yang memimpin sejumlah pertandingan di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. Salah satu partai yang akan menggunakan wasit asing adalah laga tandang perdana skuad Beruang Madu pada putaran II ISL di kandang Persija Jakarta, Minggu (13/3). “Diberlakukannya penggunaan wasit asing antara Persija menjamu Persiba di Gelora Bung Karno di tanggapi positif oleh Persiba Balikpapan,” kata Jamal melalui pesan singkat, Senin (7/3). Jamal memberi apresiasi lebih terkait hal ini. Ia mengacungi jempol kepada PT Liga Indonesia karena memberi warna baru dalam sepakbola Indonesia, terlebih untuk mendewasakan sepakbola tanah air. “Angkat jempol terkait hal ini. Ya saya sangat merespon positif sekali terkait penggunaan wasit asing ini. Sikap yang tegas, tidak kompromi serta fair play menjadi acuan yang utama bagi setiap klub terhadap penilaian kepada seorang wasit,” ujar Jamal.

DOK/AHMAD BAYASUT

Keputusan wasit kerap dianggap merugikan tim-tim peserta ISL. Akibatnya wasit sering menjadi sasaran amuk suporter dan ofisial tim. Karenanya, di putaran kedua ini PT LI mulai menggunakan wasit asing.

Jamal menambahkan, penggunaan wasit asing ini menjadi iklim yang sejuk bagi persepakbolaan Indonesia, di mana selama ini wasit-wasit lokal selalu menjadi ‘kambing hitam’ di setiap pertandingan, walau kenyatannya, keputusan-keputusan wasit sering dianggap merugikan tim. “Kita berharap banyak dengan pemakaian wasit asing

ini dan tentunya juga menjadi pembelajaran yang positif bagi wasit-wasit kita,” katanya. Hanya saja Jamal memberi catatan penting, sejauh mana kualitas wasit asing ini, perlu pembuktian terlebih dulu di lapangan. “Yang lebih sempurna lagi adalah kalau asisten wasit pun satu paket dengan wasit utama. Karena sebagus dan setegas apapun

wasit utama tapi asisten wasitnya tak berkualitas, akan rusak juga mutu wasit utama. Tapi sebagai langkah awal kita apresiasi positif gebrakan dari PT Liga Indonesia terkait penggunaan wasit asing ini, karena happy ending dari penggunaan wasit asing ini adalah kualitas mutu sepakbola kita menjadi jempolan,” pungkasnya.(bay)

Gasper, Nama Suporter Baru Persiba BALIKPAPAN, TRIBUN - Gabungan Suporter Persiba atau Gasper memimpin perolehan polling tertinggi, nama suporter baru Persiba Balikpapan. Dengan demikian, nama Gasper akan digunakan sebagai nama suporter baru Persiba menggantikan Persiba Fans Club (PFC) dan Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik) yang dilebur menjadi satu. Seperti diberitakan sebelumnya, pengurus Persiba sangat menginginkan adanya penggabungan antara PFC dan Balistik. Maka, dibuatlah polling nama baru bagi suporter Persiba. Hasilnya, nama Gasper paling banyak dipilih oleh masyarakat dan pecinta Persiba. Ketua Umum Persiba Syahril HM Taher menyambut positif hasil polling

tersebut. Hal ini menurutnya salah satu proses demokrasi untuk penentuan nama suporter Persiba. Pilihan nama suporter ini datang dari, oleh dan untuk suporter sendiri. “Ini adalah upaya yang sangat adil karena masyarakat yang memilih nama suporternya sendiri dan masyarakat sendiri nanti yang akan berada di bawah naungannya,” kata Syahril, Senin (7/3). Syharil menambahkan, pemilihan ini tidak perlu banyak proses perdebatan panjang dan tidak perlu banyak dipermasalahkan. Intinya, kata Syahril, nama ini memiliki tujuan untuk membesarkan serta mendukung dengan penuh kesetiaan tim Persiba. Dalam waktu dekat dirinya akan memanggil seluruh elemen suporter yang

ada di Balikpapan selama ini. Di mana pemanggilan itu untuk membahas pemilihan pucuk pimpinan Gasper. Dengan satu catatan, pengurus maupun manajemen Persiba tidak akan mengusulkan nama-nama calon. “Semua nanti akan muncul sendiri dari kalangan suporter. Seperti yang saya bilang, ini demokrasi, hak dari para suporter sendiri. Biarkan mereka sendiri yang menentukan pilihan, siapa yang layak memimpin mereka,” tegasnya. Kemenangan Gasper di polling meraup suara 73 persen. Berbeda dengan tiga nama lain yang diusulkan seperti Balikpapan Mania (Balman), Balikpapan Borneo Mania (BBM) dan Beruang Madu Suporter (BM Sport). (bay)

Persipura Bantai Arema Malang 6-1 JAYAPURA, TRIBUN Persipura Jayapura mencatat hasil meyakinkan dalam laga perdana di putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 setelah mencatat kemenangan telak 6-1 atas Arema Indonesia di Stadion Mandala, Senin (7/3). Hasil itu semakin mengokohkan posisi tim Mutiara Hitam di puncak klasemen sementara dengan nilai 35. Persipura berselisih delapan angka dari rival terdekatnya, Semen Padang. Sedangkan Arema tetap berada di peringkat ketiga dengan koleksi nilai 26. Persipura dan Arema menerapkan permainan terbuka di pertandingan ini. Namun, publik tuan rumah sempat terbungkam ketika Roman Chmelo menjebol gawang Yoo Jae Hoon saat laga memasuki menit kelima. Tersentak dengan gol tersebut, Persipura langsung meningkatkan intensitas serangan untuk menekan pertahanan lawan. Hasilnya, Persipura berhasil

ANTARA/ALEXANDER W LOEN

Striker Persipura Boaz Solossa (kanan) cetak hattrick melawan Arema.

menyamakan kedudukan pada menit ke-14 lewat tendangan bebas Zah Rahan yang bersarang di gawang Ahmad Kurniawan. Selang enam menit kemudian, Arema harus bermain dengan sepuluh orang setelah Ahmad Kurniawan diusir keluar lapangan, karena melakukan pelanggaran terhadap striker Rahmat Rivai yang melakukan solo run, dan berpeluang mencetak gol.

Unggul jumlah pemain membuat Persipura mendominasi permainan. Sejumlah peluang diperoleh tuan rumah, namun tidak membuahkan hasil. Skor 1-1 ini bertahan hingga babak pertama usai. Di babak kedua, pelatih Persipura Jacksen F Tiago melakukan perubahan tanpa mengurangi daya gedor tim, karena mereka unggul jumlah pemain. Sebaliknya, Arema

lebih memperkuat lini pertahanan untuk meredam serangan Persipura. Boaz Solossa membawa Persipura unggul ketika pertandingan memasuki menit ke-60 memanfaatkan bola muntah hasil tendangan penjuru. Boaz pun memperbesar keunggulannya selang tiga menit kemudian setelah menyambut umpan Ian Luis Kabes. Dominasi Persipura tidak berkurang di pertandingan ini. Striker muda Lukas Mandowen menambah pundi gol Persipura pada menit ke-78 setelah menyambut sundulan Bio Paulin. Yustinus Pae membuat Arema semakin terpuruk setelah menyumbang satu gol di menit ke-81. Boaz mencetak hattrick untuk menggenapi kemenangan Persipura menjadi 6-1 melalui tendangan penalti empat menit sebelum laga berakhir. Hadiah penalti diberikan wasit atas pelanggaran terhadap Ian Luis Kabes.(goal)


SELASA 8 MARET 2011

11

Berlaga di Kejuaraan Dayung Internasional ! Tim Macan Dahan Kubar ke Malaysia

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

Tim Perahu Naga Macan Dahan dari Kubar mengikuti Kejuaraan Dayung Internasional di Malaysia.

FPTI Kaltim Butuh Rp 2,5 M ! Usulkan di APBD-P Tahun 2011 SAMARINDA, TRIBUN Ketua Umum Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (Pengprov FPTI) Kaltim Sudarno mengatakan, alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk FPTI se-Kaltim untuk persiapan Pra dan PON XVIII sebesar Rp 2,5 miliar. Anggaran tersebut untuk kepentingan peralatan dan operasional atlet dan pengurus. Menurutnya, saat ini tidak memungkinkan dana KONI Kaltim yang dialokasikan di APBD 2011 yang hanya Rp15 miliar dapat membantu kebutuhan FPTI se-Kaltim. Sementara itu, lanjut dia, banyak cabang-cabang olahraga (cabor) yang membutuhkan anggaran untuk kegiatan lainnya. “Mau tidak mau akan kita perjuangkan di APBD Perubahan (APBDP) 2011 nanti,” kata Sudarno, kepada

Tribun, Senin (7/3). Ditanya berapa anggaran yang dibutuhkan untuk FPTI se-Kaltim? “Semalam kita rapat formatur untuk menyusun struktur pengurus yang baru. Kita juga sudah bicara-bicara dengan Subhan (Sekretaris FPTI Demisioner) soal kebutuhan anggarannya. Kita perlukan sekitar Rp 2,5 miliarlah,” lanjut Sudarno. Total kebutuhan anggaran FPTI se-Kaltim, menurut dia, karena banyaknya pengurus cabang (Pengcab) FPTI di kabupaten/kota yang membutuhkan perbaikan wall climbing (dinding tebing) untuk latihan. Selain itu, peralatan penunjang seperti tali harnes, karabiner dan lainnya sudah kurang layak digunakan untuk latihan. “Kalau kita berbicara safety atlet, maka segala kebutuhan peralatan climbing harus didukung. Kita tidak ingin peralatan yang usianya sudah

beberapa tahun dipakai lagi untuk latihan yang harus menjamin keselamatan atlet,” ungkapnya. Oleh karena itu, tambah Sudarno, keselamatan atlet dan jaminan peralatan menjadi tanggungjawab semua pengurus FPTI. “Belum lagi di beberapa pengurus cabang memerlukan wall climbing seperti di Tarakan, Pasir dan beberapa daerah lainnya. Di Tarakan saja, kami estimasikan sekitar Rp 500 juta untuk papan tebing,” katanya. Untuk menyiasati kebutuhan peralatan pendukung atlet FPTI seKaltim, Sudarno akan melakukan komunikasi dengan kepala-kepala daerah untuk membantu dengan sharing dana. “Misalnya di Tarakan, kita akan bantu dari anggaran provinsi dan pemkot. Tinggal pembagiannya berapaberapa,” jelasnya.(bud)

SENDAWAR, TRIBUN Sebanyak 30 orang yang terdiri dari atlet dayung Macan Dahan dari Kutai Barat, ofisial dan ketua rombongan, Kamis (10/3) akan berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk mengikuti kejuaran internasional lomba perahu dayung. Pada kejuaraan ini, tim Macan Dahan Kubar membawa nama Indonesia. Keberhasilan tim Macan Dahan menjurai kejuaraan dayung tingkat Provinsi di Tenggarong dan juga kejuaraan dayung internasional di Balikpapan

beberapa waktu lalu, menjadi salah satu alasan Pemerintah Provinsi mempercayakannya berlaga di Malaysia. Dijelaskan Ketua Rombongan tim Macan Dahan Kutai Barat Ayonius, direncanakan pada hari Rabu (9/3), 30 atlet dayung termasuk ofisial dan ketua rombongan akan dilepas Bupati Kubar di Auditorium Tulur Aji Jejangkat. Dan keesokan harinya, rombongan berangkat menuju Balikpapan, Jakarta dan Kuala Lumpur. “Kami sangat bersyukur dan berterimakasih kepada

Pemprov Kaltim khususnya kepada Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kaltim yang memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada atlet dayung Kutai Barat untuk berkompetisi di Kuala Lumpur mewakili Kaltim dan Indonesia,” ungkap Ayonius. Ditambahkannya, kepercayaan yang diberikan ini tidak disia-siakan begitu saja. Secara rutin tim Macan Dahan melakukan latihan di Danau Kelumpang setiap hari. Dan kebetulan, atlet dayung ini adalah penduduk asli Kelumpang yang hampir

setiap hari mengunakan perahu dayung untuk beraktifitas di danau. “Ketika memberikan pelatihan dan pembinaan tidak mengalami kesulitan karena mereka sudah memiliki dasar dayung, hanya memberikan polesan sedikit saja,” ujarnya. Tim Macan Dahan mohon doa restu dari masyarakat Kutai Barat, Kaltim dan Indonesia untuk bisa menjuarai kejuaraan tersebut. “Di satu sisi kita dapat mempromosikan potensi wisata Kutai Barat di mata internasional,” harapnya.(lex)

Indonesia Tantang Thailand ! Semifinal Grup II Piala Davis TEHERAN, TRIBUN - Tim Piala Davis Indonesia menyibak harapan untuk menggapai promosi ke Grup I Zona Asia/Oceania setelah menghantam Iran 3-1. Di semifinal Grup II, Indonesia berjumpa dengan Thailand. Indonesia dijamu oleh Iran di lapangan Clay Shiroodi Sports Complex, Teheran, sejak Jumat (4/3). Dari dua hari pertama, Indonesia sudah unggul 2-1 atas tim tuan rumah. Iran sebenarnya unggul terlebih dahulu ketika tunggal Anoosha Shahgholi berhasil menundukkan Sunu Wahyu Trijati 6-3, 6-4, 2-6, 4-6, 7-5, di hari pertama. Masih di hari yang sama, Indonesia berhasil menyamakan skor jadi 1-1 lewat kemenangan 7-6 (7-3), 61, 6-3 Christopher Rungkat atas Shahin Khaledan. Di hari kedua, Sabtu (5/3), Indonesia berbalik unggul 2-1 lewat ganda Christopher

Rungkat/Sunu Wahyu. Artinya, tim ‘Merah Putih’ tinggal butuh satu kemenangan lagi untuk mengungguli lawan. Kemenangan itu dipastikan oleh Christopher pada hari terakhir, Minggu (6/ 3), dengan unggul 6-3, 6-3, 6-0 atas Mohsen Hossein Zade. Di laga yang tidak menentukan, Khaledan memecundangi Aditya Hari Sasongko sehingga Indonesia unggul 32. Demikian dikutip dari situs resmi turnamen. Di babak kedua alias semifinal Grup II, Indonesia bakal berjumpa Thailand yang sebelumnya melibas Pasifik Oseania 5-0. Pemenang duel ini bakal berjumpa Korea Selatan atau Pakistan untuk memperebutkan tiket promosi ke Grup I. Dari Grup Dunia, juara bertahan Serbia memastikan

KOMPAS.COM

Christopher Rungkat

kemenangan 4-1 atas India. Setelah unggul 2-1 di dua hari pertama, kemenangan Serbia ditutup oleh Viktor Troicki dan Janko Tipsarevic yang menang atas lawan masing-masing. Selain Serbia, tim kuat Spanyol juga melenggang ke babak perempatfinal berkat kemenangan 4-0 atas Belgia. Rafael Nadal menang dua kali dan dua poin lainnya

disumbangkan Fernando Verdasco dan ganda Feliciano Lopez/Verdasco. Di perempatfinal, Spanyol akan bertemu Amerika Serikat yang sebelumnya memukul Chile 3-1. Selain mereka, partai perempatfinal lainnya bakal mempertemukan Serbia dengan Swedia, Argentina vs Ceko/Kazakhstan dan Jerman vs Prancis/Austria.(dtc)


SMS CENTER/CALL CENTER GUBERNUR KALTIM : 3148 HALAMAN 12

SELASA, 8 MARET 2011

tribun kaltim

Perkebunan Berwawasan Lingkungan Wajib Dukung ”Zero Burning Policy” SAMARINDA – Para pengusaha perkebunan wajib mendukung dan mentaati zero burning policy (kebijakan bebas pembakaran hutan) yang ditetapkan pemerintah, sebagai upaya menggalakkan pengelolaan perkebunan H Awang Faroek berwawasan lingkungan. “Pelaku usaha perkebunan tidak boleh membuka lahan perkebunan dengan membakar lahan, karena selain akan terjadi polusi udara tentu akan menciptakan pencemaran dan kerusakan lingkungan,” kata Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak pada peringatan HUT Dekranas ke-31

di Desa Jembayan Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara. Membuka lahan dengan membakar sangat menganggu ekosistem di lingkungan sekitar, bahkan asapnya mengakibatkan pencemaran dan polusi udara dan yang paling parah dapat memusnahkan habitat kehidupan alam di kawasan tersebut. Menurut Awang, alasan pengusaha membuka lahan perkebunan dengan membakar adalah untuk efesiensi biaya pembukaan lahan karena lebih murah. Selain itu, dapat dilakukan dengan cepat. Namun tanpa disadari, ternyata perbuatan tersebut sangat bertentangan dengan kebijakan pemerintah untuk melakukan pembangunan dengan berwawasan lingkungan, terutama dalam upaya mengurangi pencemaran maupun kerusakan lingkungan. Karena yang dikhawatirkan pemerintah dengan pembakaran lahan itu, banyak kehidupan hayati maupun lingkar ekosistem di kawasan tersebut terganggu, rusak

bahkan akan hilang. Padahal, semua pihak wajib untuk melindungi ekosistem di suatu kawasan, serta melestarikan kondisi lingkungan tetap alami. “Masyarakat harus aktif mengontrol kegiatan-kegiatan pengusaha perkebunan, Terutama pengusaha nakal yang dengan sengaja melakukan pelanggaran saat membuka lahan dengan cara dibakar” harapnya. Apabila masyarakat menemukan kegiatan pembakaran yang dilakukan pengusaha tersebut,segera laporkan kepada aparat pemerintah. Jika terbukti melakukan pelangaran itu, akan ditindak tegas. “Apalagi saat ini pemerintah telah menetapkan pembangunan yang berwawasan lingkungan melalui program Kaltim Green. Pelaku usaha di Kaltim hendaknya mengerti bahkan mendukung program pembangunan tersebut, demi pelestarian alam dan lingkungan Kaltim untuk semua,” demikian Awang Faroek Ishak.(yans/adv).

Gubernur: Tingkatkan Peran dan Fungsi Keluarga dengan Baik SAMARINDA - Para suami atau laki-laki, para ibu atau wanita, para remaja dan anak-anak sebagai bagian dari suatu keluarga, harus

mampu memainkan peran dan fungsinya masing-masing. Peran dan fungsi suami atau laki-laki jelas sebagai kepala keluarga yang

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak didampingi Sekprov Kaltim H Irianto Lambrie memperhatikan tampilan website TP-PKK Kaltim yang diluncurkan pada pembukaan Rakerda TP-PKK se-Kaltim. (enny/ humasprov kaltim)

bertanggung jawab memenuhi keperluan lahir dan batin anggota keluarganya. Para ibu atau wanita adalah pendamping suami dan pembimbing anggota keluarganya. “Begitu pula dengan anakanak atau anggota keluarga lainnya, peranannya adalah sebagai pendukung bagi keutuhan sebuah keluarga. Namun demikian, dalam perkembangannya yang terjadi dalam kehidupan ini, peran para suami atau laki-laki, para ibu atau wanita dan anak-anak, tidak hanya cukup sampai di situ, tetapi tentu bisa lebih besar lagi,” ujar Gubernur pada pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) TP-PKK Provinsi Kaltim yang berlangsung di Lamin Etam (Senin malam (6/3). Para ibu atau wanita lanjutnya, tidak lagi identik hanya sebagai pendamping suami dan mengurus kehidupan rumah tangga, tapi juga dapat berkiprah lebih luas sebagai pemimpin, pembina, penggerak dan subyek pembangunan. Setiap anggota keluarga, para suami atau laki-laki dan para ibu atau wanita, serta anak-anaknya, diimbau Gubernur agar dapat menjadi mitra yang baik. Bersamasama berkiprah, bersama-sama berupaya meningkatkan peran dan fungsi-nya masing-masing, sehingga dapat berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara. Dikatakan, penduduk Kaltim di tahun 2011 ini sudah mencapai lebih dari 3,5 juta jiwa. Sebanyak 243.000 orang (7,66%). (Data BPS tahun 2010) tergolong miskin dari segi materi, pendidikan dan kesehatan. “Karena itulah

Pemerintah Provinsi Kaltim dalam pembangunannya menetapkan peningkatan SDM sebagai prioritas utama. SDM keluarga dan masyarakat Kaltim harus ditingkatkan. Lebih khusus lagi tertuju pada pemberdayaan kaum wanita dan anak-anak yang selama ini masih belum maksimal,” kata Gubernur. Sehubungan dengan itu kepada TP-PKK se-Kaltim Gubernur mengharapkan agar membuat program-program kerja yang dapat bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat seperti halnya pengentasan kemiskinan dengan meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga. Sementara Ketua TP-PKK Provinsi Kaltim Hj E Amelia Suharni Faoroek mengatakan, Rakerda TP-PKK se-Kaltim berlangsung sampai Selasa (8/3). Dalam program kerjanya ke depan menurutnya TP-PKK Provinsi Kaltim akan fokus pada kegiatan yang dikelola oleh KelompokKelompok Kerja (Pokja).. “Di samping itu, akan terus menggali program-program unggulan yang diharapkan dapat menjadi percontohan bagi TP PKK Kabupaten/Kota se-Kaltim seperti Jaringan Remaja Waspada Penyalah-gunaan Narkoba (Jarwasnaba), Kelompok Bermain Ceria (KBC), Tempat Penitipan Anak (TPA), pemanfaatan lahan pekarangan dalam bentuk kebun dan kolam ikan percontohan, serta memasyarakatkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” katanya. (ri/adv).

HM Sa’bani (kedua dari kiri) pada pembukaan sosialisasi Permendagri No.54 tahun 2010. (lely/humasprov kaltim)

Samakan Persepsi PP No.54 Tahun 2010 SAMARINDA - Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No.54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No.8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, Senin (7/ 3) disosialisasikan kepada jajaran SKPD dalam lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat Perencanaan Pembangunan Daerah Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri. “Melalui sosialisasi ini hendaknya dapat disamakan persepsi tentang Permendagri tersebut sehinga dapat tersusun rencana penganggaran yang efektyif dan efesien,” kata Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ir HM Sya’bani ketika membuka acara yang berlangsung di Ruang Pertemuan Bappeda Kaltim tersebut. Permendagri No.54 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No.8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah ditetapkan di Jakarta pada tanggal 21 Oktober 2010. Permendagri itu terdiri

dari 13 Bab dan 301 Pasal yang dimulai dari Bab Ketentuan Umum hingga Bab Ketentuan Penutup. Pada kesempatan itu dibahas tentang Tahapan dan Tatacara Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD). RKPD yaitu dokumen perencanaan daerah untuk periode 1 tahun atau biasa juga disebut dengan rencana pembangunan tahunan daerah. RKPD mengoperasionalkan perencanaan strategik lima tahunan (RPJMD) dan menghubungkannya ke segi penganggaran. RKPD sesuai Pasal 17 ayat (2) PP 8/2008 merupakan penjabaran dari RPJMD. RPJMD yang ditetapkan dengan Perda menjadi pedoman penetapan Renstra SKPD dan penyusunan RKPD, serta digunakan sebagai instrumen evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Tema RKPD Kaltim tahun 2012 adalah; “Peningkatan Produktifitas dan Daya Saing Ekonomi Daerah yang Pro-Rakyat, Berkeadilan dan Berkelanjutan”. Sementara itu Kasubdit Perencanaan Pembangunan Wilayah III Kementerian Depdagri Ir Suprayitno MA pada sosialisasi itu mamaparkan tentang tahapan dan tatacara penyusunan rencana

SELASA, 08 MARET 2011 09.00. Rakernas FKDPM, Bankaltim. 10.00. Rapat hasil kajian Timdu perubahan kawasan hutan revisi RTRWP Kaltim, Manggala Wanabakti Jakarta.

kerja (Renja) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Renja SKPD adalah dokumen perencanaan SKPD untuk periode 1 tahun yang juga merupakan penjabaran Renstra SKPD yang mengacu pada RKPD,” katanya. Renja SKPD memberikan gambaran tentang program dan kegiatan yang akan dikerjakan oleh SKPD dalam satu tahun anggaran. Renja SKPD menjawab pertanyaan apa yang menjadi tujuan, sasaran peningkatan pelayanan, target capaian kinerja, serta bagaimana pengorganisasian program dan kegiatan pelayanan SKPD sesuai tugas pokok dan fungsinya. Selain itu, Renja SKPD juga mengakomodasikan hasil Musrenbang RKPD dan Forum SKPD. Renja SKPD tersebut disusun dnegan tahapan mulai dari persiapan penyusunan Renja SKPD, penyusunajnh Rancangan Kerja SKPD, Pelaksanaan Forum SKPD dan Penetapan Renja SKPD. Selanjutnya, pengesahan Renja SKPD oleh Kepala Daerah sesuyai Pasal 153 dan 154 ditetapkan dengan Keputusan Gubernur. Penetapannya paling lambat 2 minggu setelah RKPD Provinsi ditetapkan. Rancangan Renja SKPD Kabupaten/Kota ditetapkan dengan Keputusan Bupati/ Walikota paling lambat 2 minggu setelah RKPD Kabupaten/Kota ditetapkan, sedangkan penetapan Renja SKPD oleh Kepala SKPD paling lama 14 hari setelah Renja SKPD ditetapkan oleh Kepada Daerah.(ri/adv)

BERITAFOTO

Kaltim Dapat Bantuan Sarana dan Prasarana Peternakan Rp 13,4 Miliar SAMARINDA – Pemerintah pusat melalui Direktur Prasarana dan Sarana Kementerian Pertanian menyalurkan dana bantuan untuk pengembangan prasarana dan sarana peternakan kabupaten dan kota di Kaltim dengan nilai Rp13,422 miliar. “Dana tersebut dipergunakan untuk pengembangan program penyediaan dan pengembangan prasarana dan sarana pertanian, khususnya peternakan. Kegiatan ini terbagi dua kegiatan, yakni dana dekonsentrasi Rp600 juta dan dana tugas pembantuan Rp12,824 miliar,” kata Direktur Prasaran dan Sarana Kementerian Pertanian, Edi Gunawan pada Rakor Sinkronisasi dan Sosialisasi Kegiatan APBN 2011 di ruang rapat Dinas Peternakan Kaltim, pekan lalu. Kegiatan tersebut berupa Unit Pengembangan Pupuk Organik (UPPO) 10

paket untuk daerah Berau, Bulungan, Kutai Kartanegara, Kutai Timur,, Paser, Penajam Paser Utara, Kutai Barat, Tana Tidung dan Balikpapan serta Samarinda. Selain itu juga program pengembangan jalan produksi 15 kilometer untuk Berau, Bulungan, Paser, Balikpapan dan Samarinda. Pengembangan 17 unit embung, masing-masing untuk Berau, Kutim, Kubar dan Samarinda. Pengembangan 14 unit Irigasi Tanah Dangkal di Berau dan Samarinda dan delapan unit Pengembangan Air Permukaan di Berau, Bulungan serta Samarinda. Pengembangan Hijauan Makanan Ternak 19 paket untuk Berau, Bulungan, Kukar, Kutim, Paser, Penajam Paser Utara, Kubar, Balikpapan dan Samarinda. Pengembangan padang penggembalaan sebanyak delapan paket di Berau, Kukar, Paser, Penajam Paser

Utara dan Tana Tidung. Sementara itu untuk bantuan dari Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementerian Pertanian Rp1,454 miliar. Terbagi pada dua kegiatan yaitu dana dekonsentrasi Rp504 juta dan Dana Pembantuan Rp950 juta. Sejumlah dana tersebut untuk program peningkatan nilai tambah, daya saing, industri hilir, pemasaran dan ekspor hasil pertanian. Kegitatan yang dilakukan berupa pameran, promosi, eksebisi dan perlombaan dalam maupun luar negeri. Salah satunya kegiatan promosi, yaitu pada Agro and Food Expo, Indonesia Agribisnis Expo dan Batam Expo. Bantuan gedung dan sarana prasarana pasar ternak untuk satu paket di Kota Tarakan. Bantuan alat dan sarana prasarana pakan ternak juga satu paket di Kabupaten Malinau.(yans/adv).

SALURKAN BOS. Sekprov Kaltim, Dr H Irianto Lambrie menyalami peserta Rapat Percepatan Penyaluran Dana BOS SD dan SMP untuk anggaran 2011. Dana BOS yang disalurkan ke Kaltim, khusus untuk murid SD dan SMP tahun ini cukup besar, yakni mencapai Rp271,7 miliar. Dana tersebut sangat besar jika dibanding pada masa Orde Baru, saat itu APBD Kaltim hanya mencapai Rp300 miliar, bahkan APBD kabupaten/kota ada yang Rp100 miliar saja. (rosihan/humasprov kaltim)

Kepiting Soka Bakal Mendunia

Kepiting soka yang dibuat pada Agrinex Expo mendapat perhatian pengunjung yang berebut ingin menikmatinya. (samsul/humasprov kaltim)

KALTIM akan memiliki satu lagi produk makanan olahan andalan masa depan. Makanan olahan tersebut berasal dari olahan kepiting cangkang lunak yang sudah mulai dipasarkan di kota Tarakan dan sekitarnya. “Kepiting soka ini bakal mendunia. Saya sangat yakin, produk ini benar-benar akan diminati masyarakat dunia,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan, HM Fadel Muhammad usai menyantap Kepiting Soka yang disajikan hangat di stand Agrinex Kaltim, pekan tadi. Produk makanan olahan memanfaatkan kekayaan potensi sumber daya kelautan ini menurut Fadel Muhammad cukup menjanjikan. Kepiting cangkang lunak crispy di Indonesia, baru dikembangkan di Kaltim. Jika potensi ini dikelola dengan manajemen dan terobosan yang lebih baik menyangkut kualitas dan daya tahan produknya, maka bisa dipastikan booming Kepiting Soka tidak terhindarkan. Jajaran pejabat pusat dan nasional yang telah mencoba gurihnya Kepiting Soka diantaranya adalah Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dan Gubernur DI Yogyakarta,

Sri Sultan Hamengku Buwono X. Umumnya mereka mengakui, keunikan rasa kepiting yang saat ini dikembangkan, Mare, pengusaha produk makanan olahan asal kota Tarakan. Produk ini, telah dua kali dipamerkan dalam expo bertaraf nasional. Pertama dalam forum Teknologi Tepat Guna (TTG) di Yogyakarta, September 2010 dan Agrinex International Expo 2011 di Jakarta, awal Maret tadi. Di arena expo Agrinex, pemilik produk ini, Mare, sempat melakukan demo masak pembuatan Kepiting Soka. Penampilannya disambut antusias pengunjung yang kemudian menyerbu sajian Kepiting Soka yang ditawarkan. “Rasanya gurih dan enak. Badan sampai capit kepitingnya bisa dimakan. Kita juga gak repot-repot, seperti makan kepiting yang biasa,” kata seorang ibu yang juga aktif bertanya saat demo masak digelar. Jika produk ini bisa terus dikembangkan, bukan mustahil, Kaltim akan lebih dikenal dengan tambahan imej dari produk olahan kepiting ini. (sul/adv)


CMYK

Berlangganan Hub: SELASA 8 Maret 2011 Halaman 13

Telepon: 0541-202416, 202417 SMS: 0541-7080008 Fax Iklan: 0541-769855

Kalau Bisa Dibalik Saja ■ Samarinda Minta Keringanan ke Pemprov ■ Tak Mampu Bayar Penuh BOSDA dan Insentif Guru

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

SUSI AIR - Penumpang turun dari pesawat Susi Air di Bandara Temindung Samarinda, Senin (7/3). Susi Air kini menggantikan SMAC untuk rute ke daerah perbatasan utara Kaltim. Berita terkait di halaman 15.

Hilangnya Saham Masih Misteri

SAMARINDA, TRIBUN Dinas Pendidikan Kota Samarinda meminta perlakuan khusus alias keringanan terkait kewajiban membayar insentif guru Rp 1 Juta/bulan dan BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah). Pasalnya, kondisi keuangan Pemkot Samarinda yang defisit tidak memungkinkan untuk memenuhi kesepakatan yang dituangkan dalam nota kesepakatan (MoU) antara Gubernur dan Bupati/ Walikota tahun 2009 lalu. Dalam kesepakatan itu disebutkan bahwa bahwa Pemkot/Pemkab menanggung BOSDA sebesar Rp 1 juta/tahun/siswa. Sedang Pemprov Kaltim menanggung Rp 1 juta-1,5 juta. Terkait insentif guru, Pemkot/Pemkab menanggung minimal Rp 700 ribu/bulan/guru. Sedang Pemprov tanggung subsidi Rp

● Bersambung hal 21

● Pemprov Tunggu Penjelasan Bawas Perusda Kehutanan SAMARINDA, TRIBUN Pemprov hingga kini belum melakukan tindakan ataupun bersikap tegas terhadap dugaan lenyapnya 10 persen saham milik Perusahaan Daerah (Perusda) Kehutanan PT Silva Kaltim Sejahtera di perusahaan HPH PT Daisy Timber, Berau. Kepala Biro Ekonomi Setprov Kaltim Abu Helmi ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih

akan meminta pendapat dan penjelasan Badan Pengawas (Bawas) Perusda Kehutanan yang saat ini juga masih berproses merampungkan laporan hasil kroscek lapangan atas dugaan lenyapnya saham milik Perusda itu. “Belum, kami masih menunggu penjelasan dari Bawas, karena memang seperti itu prosedur yang harus dilalui. Nah setelah

semuanya ada penjelasan dari Bawas, baru kita melaporkannya ke Gubernur untuk menentukan langkah selanjutnya seperti apa. Jadi kalau sekarang belum ada yang bisa kami Pemprov katakan,” kata Abu, Senin (7/3). Namun demikian dikatakannya, Biro Ekonomi sebagai instansi yang membawahi semua Perusda,

● Bersambung hal 21

ALOKASI SEMENTARA DANA BOS UNTUK KABUPATEN/KOTA SE-KALTIM TAHUN ANGGARAN 2011 Kabupaten/Kota SD Berau Bulungan Kukar Kubar Kutim Malinau Nunukan Pasir Balikpapan Bontang Samarinda Tarakan PPU Tana Tidung Jumlah

Alokasi BOS (dalam rupiah) SMP

10.009.561.000 6.436.561.000 32.856.514.000 10.070.302.000 14.550.447.000 4.015.258.000 8.471.168. 000 12.108.103.000 25.412.400.000 7.731.200.000 33.024.800.000 9.474.800.000 7.716.092.000 813.453.000 182.690.677.000

4.566.840.000 3.300.300.000 14.766.990.000 4.940.760.000 6.197.610.000 2.029.200.000 4.002.540.000 5.135.700.000 13.923.050.000 4.151.500.000 17.898.025.000 4.404.500.000 3.267.240.000 474.240.000 89.058.495.000

Jumlah 14.576.401.000 9.736.861.000 47.623.504.000 15.011.062.000 20.748.057.000 6.044.458.000 12.473.726.000 17.243.803.000 39.335.450.000 11.882.700.000 50.922.825.000 13.879.300.000 10.983.332.000 1.287.693.000 271.749.172.000 Sumber : Disdik Kaltim (may)

Ini Soal Antisipasi Saja USMAN Gumanti, Kasubdit Dana Otsus dan Dana Transfer Lainnya Ditjen Keuangan Daerah Kemendagri menuturkan, perubahan mekanisme penyaluran dana

BOS yang sebelumnya melalui Disdik Prov dan kini langsung ke APBD Kabupaten/Kota, sesuai dengan PP 38/2007 tentang Pembagian Urusan Antara Pemerintah Pusat,

Pemprov dan Pemkab/ Pemkot. “Kalau dengan cara lama, maka tidak melaksanakan PP

● Bersambung hal 21

BOS Belum Tersalur Sekolah Terpaksa Utang SAMARINDA, TRIBUN Sudah tiga bulan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) belum disalurkan. Dengan berbagai alasan teknis, dana itu masih mengendap di kas daerah di kabupaten/ kota di Kaltim. Padahal Pusat telah menyalurkan dana itu, sebesar Rp 271,749 miliar pada 19 Januari 2011.

Menurut Sekprov Kaltim Irianto Lambrie di Samarinda, Senin (7/3), paling lambat 26 Januari, dana itu seharusnya sudah disalurkan ke masingmasing SD dan SMP. “Sesuai ketentuan penyaluran dari kas daerah ke masing-masing satuan pendidikan dasar SD dan SMP dilakukan oleh daerah paling lambat 7 hari

setelah dana masuk kas daerah. Seharusnya sudah diterima oleh sekolah paling lambat 26 Januari,” katanya. Berbeda dari tahun sebelumnya, penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk SD dan SMP tahun 2011 dari Pemerintah Pusat kini disalurkan langsung ke APBD kabupaten/kota.

Perubahan mekanisme sesuai Surat Edaran Mendagri dan Mendiknas mengenai Pedoman Pengelolaan Dana BOS dalam APBD TA 2011 ini ternyata berdampak terhadap penyaluran dana BOS yang berjumlah Rp 271,749 miliar untuk 13 kabupaten/kota.

● Bersambung hal 21

Komisi I: Pertanyakan Saham Perusda Kehutanan Hilangnya Saham Perusda Sylva Kaltim Sejahtera

FOTO DPRD KALTIM/ LIA ANGGRAENI / M IMRON ROSYADI

SAHAM HILANG - Komisi I DPRD Kaltim menggelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Kehutanan Kaltim, Biro Hukum dan Biro Ekonomi Setprov Kaltim terkait saham Perusda Kehutanan Sylva Kaltim Sejahtera di PT Daisy Timber yang hilang.

SAMARINDA, TRIBUN - Komisi I DPRD Kaltim mendesak Pemprov mengusut tuntas hilangnya 10 persen saham Perusda Kehutanan Sylva Kaltim Sejahtera (SKS) di PT Daisy Timber dan memproses secara hukum pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam penghilangan aset daerah tersebut. "Kami meminta diusut tuntas dan siapa pun yang terlibat dalam penghilangan 10 persen saham Perusda Kehutanan di PT Daisy Timber itu agar diproses secara hukum," kata Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Syaparudin, kemarin. Data yang diperoleh Komisi I, tambah Syaparudin, awalnya komposisi saham PT Daisy Timber terdiri atas 60 persen milik PT Teluk Sulaiman, 10 persen milik Koperasi Pondok Pesantren Arsyad Al Banjari, Perusda Kabupaten Berau 10 persen dan KUD Mufakat Biduk-biduk, Berau, 20 persen. Selanjutnya, berdasarkan berita acara serah terima kepemilikan saham dari Perusda Kabupaten Berau kepada Perusda Sylva Kaltim Sejahtera Nomor 50/BA/SKS/VI/2007 tanggal 18 Juni 2007, pemegang saham sebesar 10 persen pada PT Daisy Timber mengalami perubahan dari Perusda Kabupaten Berau kepada Perusda Sylva Kaltim Sejahtera.

Namun anehnya, menurut Syaparudin, berdasarkan akta notaris Ny Toety Juniarto SH No. 16 Tahun 2007 tanggal 14 Agustus 2007, saham Perusda Kabupaten Berau sebanyak 300 lembar senilai Rp300 juta beralih ke PT Teluk Sulaiman. Tanpa dasar yang jelas, kata Syaparudin, kemudian ada pembagian komposisi saham PT Daisy Timber yang memicu persoalan, yakni PT Teluk Sulaiman dari 60 persen menjadi 85 persen, Koperasi Pondok Pesantren Arsyad Al Banjari dari 10 persen menjadi tinggal 5 persen, KUD Mufakat Bidukbiduk dari 20 persen menjadi tinggal 5 persen dan Koperasi Karyawan 5 persen. Sedangkan saham Perusda Kehutanan Sylva Kaltim Sejahtera hilang. "Di sini anehnya, ada saham 10 persen milik Perusda Kehutanan Sylva Kaltim Sejahtera bisa hilang begitu saja. Kami menduga pasti ada yang tidak beres," kata Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini. Yang lebih aneh lagi, menurut Syaparudin, dalam kondisi bersengketa soal saham dengan Perusda Kehutanan Sylva Kaltim Sejahtera, namun PT Daisy Timber ternyata tetap memperoleh Rencana Karya Tahunan (RKT), sehingga perusahaan ini tetap bisa

berproduksi, yakni 2006 sebanyak 19.994,17 m3, 2007 sebesar 25.772,35 m3, 2008 sebanyak 15.871,78 m3 dan 2009 sebanyak 10.077,52 m3, sehingga total produksi 2006 - 2009 sebanyak 71.715,82 m3. Semestinya, menurut Syaparudin, Dinas Kehutanan menyetop RKT PT Daisy Timber, apalagi sejak Gubernur Yurnalis Ngayoh hingga Gubernur Awang Faroek Ishak telah meminta Dinas Kehutanan Kaltim untuk turut menyelesaikan kasus hilangnya saham Perusda Kehutanan Sylva Kaltim Sejahtera tersebut. "Kami jadi bertanya-tanya ini, ada apa dengan Dinas Kehutanan Kaltim. Semestinya pejabat di Dinas Kehutanan membantu menyelamatkan aset Kaltim. Tidak bisa mereka beralasan kasus hilangnya saham Perusda Kaltim ini bukan area mereka," tegas Syaparudin. Kepala Dinas Kehutanan Kaltim, Chairil Anwar usai rapat dengar pendapat berjanji akan mengklarifikasi terkait hilangnya saham Perusda Kehutanan Sylva Kaltim Sejahtera, Koperasi Pondok Pesantren Arsyad Al Banjari dan KUD Mufakat Biduk-biduk itu kepada PT Daisy Timber. "Kami akan melakukan klarifikasi seperti yang diminta Komisi I DPRD Kaltim," katanya. (adv/mir)

Komisi III Perjuangkan Dana Tol di Bappenas SAMARINDA, TRIBUN Setelah bertemu dengan Dirjen Planologi Kehutanan dan jajaran Kementrian Kehutanan untuk mencari solusi hambatan pembangunan jalan tol Balikpapan - Samarinda soal izin pinjam pakai lahan, Komisi III DPRD Kaltim, Selasa (8/3) hari ini bertemu pejabat Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk memperjuangkan dana tol melalui APBN. Darlis Pattalongi "Jalan tol Balikpapan Samarinda ini sudah diputuskan pemerintah pusat masuk jaringan jalan nasional jalan tol, sehingga sangat wajar dibantu pendanaannya melalui APBN," kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Darlis Pattolongi, kemarin. Menurut dia, Kaltim sudah menganggarkan secara tahun jamak dana Rp2 triliun untuk membiayai proyek jalan tol ini. Dengan adanya dukungan pemerintah pusat melalui APBN, maka proyek ini secara keuangan akan semakin layak, sehingga tanpa perlu dipromosikan ke sana kemari, akan banyak investor yang tertarik untuk menanamkan modalnya membiayai proyek ini. Dia merasa yakin, apabila ada bantuan dana dari APBN, PT Jasa Marga selaku BUMN yang mengelola sebagian besar jalan tol di Indonesia akan tertarik untuk berinvestasi di proyek tol Balikpapan - Samarinda ini. "Tinggal bagaimana kita bersama-sama

memperjuangkan alokasi anggaran dari APBN ini. Pemprov, DPRD Kaltim, DPR RI dan DPD RI harus kompak mendesak pemerintah pusat untuk membantu dana APBN bagi proyek tol ini," kata Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltim ini. Terpisah, anggota Komisi III DPRD Kaltim Abdurrahman Al Hasni menambahkan, selain membahas soal perjuangan tol, juga membahas proyek Abd Al Hasni Bandara Samarinda Baru (BSB) dan Perbatasan. "Agenda yang akan dibicarakan antara lain soal tol, BSB dan Perbatasan. Kita akan memastikan anggaran untuk tol itu berapa? Karena tahun ini kita hanya dapat Rp 900 miliar. Sementara kebutuhan kita cukup banyak untuk membiayai proyek-proyek besar itu," tutur Al Hasni. Al Hasni mengatakan, Kaltim sebagai daerah terbesar yang menyumbangkan devisa negara mendapat bantuan keuangan APBN terbilang kecil. Jika dibandingkan dengan Provinsi Kalteng lebih Rp1 triliun. "Kita ini paling besar pendapatan devisanya kalau dibandingkan Kalteng. Kalteng itu kecil menyumbang devisa ke negara dibanding Kaltim. Makanya kita mau memastikan bantuan dari APBN untuk proyek tol dan BSB," tambah Al Hasni, dari Fraksi Golkar.(adv/mir/ bud)

Tolak Beaya Tol Pakai APBD Lagi KETUA Fraksi PDI Perjuangan Sudarno Dirjen PU Pusat saat pertemua dengan Komisi mendukung upaya Pimpinan Dewan dan III, yang menyarankan agar jalan tol dibeayai Komisi III DPRD Kaltim untuk APBD. "Alasannya, karena PU Pusat belum memperjuangkan anggaran proyek jalan tol bisa mencukupi kebutuhan anggaran yang ke pemerintah pusat. Rencananya, hari ini menjadi tanggungjawab pemerintah pusat di Komisi III melakukan pertemuan dengan Kaltim. Misalnya perawatan dan pemeliharaan Bappenas. itu senilai Rp7 triliun," beber Sudarno. "Kita pasti akan bantu agar beban Meski sudah terlanjur mendapat anggaran tol itu tidak semuanya ke APBD kucuran dana multiyears contract (MYC) tingkat I. Karena, kita sudah gelontorkan Rp2 untuk jalan tol sebesar Rp2 triliun, lanjut triliun. Saya kira, itu sudah sangat cukup Sudarno, maka pemerintah harus berupaya untuk proyek tol saja. Tapi kalau perjuangan mencari investornya. "Tol Kaltim itu tidak membuahkan hasil, jangan korbankan layaknya tahun 2023. Investor belum jelas, APBD untuk membeayai lagi. Saya atas solusinya coba tawarkan ke Bakrie. nama fraksi akan menolak," tegas Sudarno, Katanya pernah berminat. Tetapi dana Sudarno Senin (7/3). kompensasi tetap harus dibayar dulu," Menurut Sudarno, pernyataan itu reaksi atas jawaban tambah Sudarno.(adv/bud)

CMYK


CMYK

14

SELASA 8 MARET 2011

tribun samarinda

Adrian Sebut Tanah Milik Salbiah ■ Sidang Lanjutan Pemalsuan Tanah Volder Gang Indra Samarinda

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

Walikota Syaharie Jaang meninjau lokasi Terminal Barang KM 2,5 Loa Janan. Sejauh ini belum beroperasi.

Operasional Dua Terminal Terkendala Perda

● Dishub Baru Lakukan Pendataan Kendaraan Kargo SAMARINDA, TRIBUN Hingga saat ini, Terminal Kilometer 2,5 Loa Janan Jl M Riffadin dan Terminal Bukit Pinang di Kelurahan Bukit Pinang Samarinda Ulu, belum bisa beroperasi sepenuhnya dan memungut retribusi kendaraan kargo. Ini akibat Peraturan Daerah (Perda) retribusi pungutan yang digodok di Bagian Hukum dan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Samarinda tidak selesaiselesai. Walikota Samarinda Syaharie Jaang pun ketika ditanya wartawan tentang masalah ini berjanji bulan April mendatang, Perda Retribusi akan selesai dan terminal kargo bisa beroperasi. “Terminal kargo akan jalan April ini sambil menunggu selesainya Perda-nya,” kata Syaharie Jaang, Senin (7/3) disela-sela melakukan kunjungan ke terminal kargo.

Perda Retribusi nantinya tidak hanya mengatur pungutan kendaraan kargo di terminal ini namun juga mengatur pungutanpungutan lainnya di Samarinda. Perda ini sangat diharapkan selesai untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditengah APBD Kota Samarinda 2011 defisit. Kepala Dinas Perhubungan Samarinda Suko Sunawar mengatakan pihaknya saat ini telah operasikan terminal kargo namun baru sebatas pendataan kendaraan. “Kami baru melakukan pendataan kendaraan saja dan belum bisa melakukan pungutan,” katanya. Pantauan Tribun, terminal kargo di depan gerbang kompleks Stadion Palaran dilengkapi jembatan timbang, kantor dan mushola. Terdapat pula parkir yang luas bagi kendaraan kargo untuk parkir

dan menginap beberapa hari untuk menunggu waktu membongkar muatan. Walikota Samarinda selain melakukan kunjungan ke terminal kargo, juga mengunjungi lahan rencana pembangunan kawasan Taman Wisata dan Peristrihatan Graha Mahkota, Terminal Bukit Pinang, Terminal Sungai Kunjang dan IPA Loa Bakung di Jl Jakarta. Untuk Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Loa Bakung ditargetkan akan selesai bulan Juni mendatang dan dapat beroperasi. Walikota berharap IPA Loa Bakung dapat mengurangi masalah warga yang tidak dapat menikmati fasilitas air bersih. “Dengan beroperasinya IPA ini, IPA Cendana selama ini mengaliri kebutuhan air warga Loa Bakung dapat dialihkan ke pelanggan Kecamatan Samarinda Utara,” katanya. (nev/min)

Jaang Minta Terminal Pasar Pagi Dipindah

● Kurangi Kepadatan Kendaraan di Jl Gadjah Mada SAMARINDA, TRIBUN Walikota Samarinda Syaharie Jaang meminta terminal angkutan kota melayani Pasar Pagi-Palaran-Samarinda Seberang segera dipindahkan ke Terminal Sungai Kunjang. Pemindahan ini untuk mengurangi kepadatan aktivitas kendaraan di daerah tersebut yang rawan terjadi kemacetan pada jam sibuk. “Dulunya terminal Palaran dan Samarinda Seberang hanya sementara. Sekarang ini, seharusnya terminal ini dipindah ke terminal Sungai Kunjang. Walikota meminta pemindahan terminal ini dikaji untuk mengurangi kepadatan kendaraan agar tidak terjadi kemacetan lalu lintas di Pasar Pagi,” kata Kepala Dinas Perhubungan Samarinda, Suko Sunawar, Senin (7/3). Untuk memindahkan terminal angkutan kota ini tak

mudah. Kendalanya, warga Palaran dan Samarinda Seberang yang telah terbiasa berpergian ke Pasar Pagi tentu akan mengeluarkan ongkos mahal lagi bila terminal jadi dipindah ke terminal Sungai Kunjang. “Penumpang dua kali naik angkot kalau mau ke pusat kota Samarinda,” ujar Suko. Terminal angkot Palaran dan Samarinda Seberang setiap harinya cukup padat aktivitas menaikan dan menurunkan penumpang. Kadang kala, angkot parkir dan berhenti di badan jalan raya di Jl Gadjah Mada menunggu penumpang. Tak pelak, arus lalu lintas kendaraan di jalan tersebut terhambat dan bahkan macet pada waktu jam sibuk kendaraan. Kepadatan kendaraan di terminal ini juga ditambah dengan semakin banyak

kendaraan plat hitam berseliwuran di lahan parkir Pasar Pagi tersebut. Kendaraan itu melayani sewa charteran kendaraan yang menambah masalah kemacetan lalu lintas di Jl Gadjah Mada. Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Samarinda Komisaris Polisi Handoko mendukung rencana Pemkot Samarinda memindahkan terminal Palaran dan Samarinda Seberang ke terminal Sungai Kunjang. Namun, pemerintah perlu juga membangun dan menyediakan fasilitas halte atau pemberhentian kendaraan penumpang di Pasar Pagi tersebut. “Saya mendukung sekali rencana pemindahan terminal Pasar Pagi ke Sungai Kunjang. Tapi yang jelas, pemerintah harus juga sediakan halte di daerah tersebut,” katanya. (min)

SAMARINDA, TRIBUN Terdakwa Adrian alias Atung, mantan Ketua RT 50, Kelurahan Air Putih, Samarinda Ulu, Samarinda, terkait kasus ganti rugi lahan proyek pembangunan Volder Gg Indra menyatakan tanah yang dijual oleh almarhum Zainuddin sebenarnya milik Salbiah. Salbiah, adalah keluarga Zainuddin yang ia sebut kini mengalami gangguan jiwa. Hal tersebut dikemukakan Adrian kepada Tribun di selasela skor sidang pemeriksaan para saksi di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Senin (7/3). Tribun menanyakan kepadanya asal-usul tanah yang diklaim milik Zainuddin dan dijual kepada beberapa orang yang mendapatkan ganti rugi dari Pemkot Samarinda. Dalam sidang dua pekan sebelumnya, Adrian yang didakwa terlibat pemalsuan surat tanah untuk

pembebasan lahan Volder Gang Indra, sempat mengajukan eksepsi. Tapi majelis hakim menolak eksepsinya sehingga sidang dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi. “Tanah itu punya Salbiah. Salbiah minta diuruskan tanahnya itu kepada Zainuddin. Warga sekitar tahu kalau tanah itu diurus Zainuddin. Tanya warga sana, namanya Pak Lan. Dia tahu tanah itu,” jelas Adrian. Tribun maupun penyidik sendiri tidak bisa mengkonfirmasi kebenaran ucapan Adrian mengingat Zainuddin sudah meninggal. Saat terjadi proses pembebasan lahan oleh Pemkot, Zainuddin juga disebut-sebut dalam keadaan stroke. Sehingga, kata istrinya yang dikonfirmasi beberapa waktu lalu, tidak mungkin bisa datang mengurus uang ganti rugi. Lagi pula, Zainuddin, katanya, tidak memiliki tanah

di lahan volder yang kini diklaim oleh Norsiah. Disinggung apakah Salbiah masih tinggal di Antarasari? “Saya kurang tahu. Cuma katanya kini jiwanya terganggu,” jawab Adrian. Jika tanah itu milik Salbiah, berarti surat tanah atas nama Salbiah? Tetapi Adrian mengakui tidak ada suratnya. “Tapi dari keterangan enam warga di sana, memang benar itu tanah Salbiah yang diurus oleh Zainuddin,” kata Adrian yang mengenakan seragam tahanan, sambil menghisap rokok filter. Adrian juga membenarkan bahwa Zainuddin menerima uang ganti rugi dari Pemkot Samarinda. Tanah seluas 1.556 M2 sebesar Rp 350,1 juta. “Dia datang ke Pemkot menerima ganti rugi juga. Malah sebelum dibayar, istrinya pernah tanya ke saya, kapan dana itu cair,” kata Adrian mencontohkan. Keterangan Adrian jelas berbeda dengan keterangan

Lurah Tahu Ada Tanah Saya SIDANG lanjutan kasus pemalsuan surat tanah di lokasi Volder Gang Indra Samarinda mulai memeriksa saksi. Norsiah, pemilik tanah diperiksa sebagai saksi untuk terdakwa Ardian alias Atung di PN Samarinda, Senin (7/3) kemarin. Sidang yang dipimpin Suharjono didampingi Frans dan Zaenal Arifin

mempertanyakan status kepemilikan tanah milik saksi. Suharjono menanyakan bukti yang dimiliki Norsiah. Norsiah memjawab, ia memiliki tanah dari warisan orangtuanya sejak 1976. Bahkan, ia juga sempat mempertanyakan ke Pemkot untuk penyelesaian tanah miliknya yang diakui oleh Adha Wijaya dkk.

“Saya juga tanyakan ke Lurah pak Jumri. Itu 9 April 2009 lalu, saya sudah tanyakan ke lurahnya bahwa di situ ada tanah saya. Pak Jumri saat itu mengatakan ia sudah tahu ada tanah saya,” beber Norsiah. Tapi yang mengherankan dia, kenapa tanah itu kemudian diproses seakan-akan sebagai milik Zainuddin dan dijual

istri Zainuddin. Tanah kavlingan milik Zainuddin yang djual ke Arbayah, Slamet Riyadi, Irana Yanti, Achmad Subhan dan Adha Wijaya hanya berdasarkan hak pelepasan tanah dari lurah dan camat saja. “Saya yang urus. Karena tahun 2005, Pak Zainuddin kena stroke. Tahun 2006 sampai 2007 sudah agak sehat. Meninggalnya tahun 2008,” ungkapnya. Adrian mengaku, ia hanya membantu proses jual tanahnya itu pada saat Pemkot Samarinda berkepentingan untuk membebaskan lahan di sekitar itu untuk Volder Gang Indra. “Kalau memang itu tanahnya (Norsiah), kenapa tidak tahu kalau tanahnya mau dibebaskan. Ini kan aneh,” ucap Adrian. Dalih Adrian ini sama persis dengan dalih yang dinyatakan mantan Camat Samarinda Ulu Eddy Mariansyah saat dikonfirmasi Tribun sebelumnya.(bud) kepada beberapa orang untuk mendapatkan ganti rugi. Sebelum sidang ditutup, majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa Adrian untuk menanggapi keterangan saksi. Terdakwa menyatakan keberatan atas keterangan saksi. “Saya keberatan semua keterangan saksi,” jawab Adrian yang didampingi penasihat hukumnya Dalmasius, Robin Dana dan Yosep.(bud)

Jasad Rio Terapung di Sungai Mahakam SAMARINDA,TRIBUN Warga Pulau Buaya, Kecamatan Palaran, Samarinda, Senin (7/3) pukul 8.00 dikejutkan dengan penemuan mayat laki-laki yang terapung di sungai Mahakam. Identitas laki-laki tersebut diketahui adalah Rio F Agustan (30), wiraswasta asal Desa Jembayan, Kabupaten Kutai Kartanegara. Jasad Rio pertamakali ditemukan seorang pengemudi perahu mesin (cas) yang sedang melintas diperairan Pulau Buaya pagi kemarin. Saat ditemukan, jasad korban dalam posisi terkelungkup dan sudah membusuk. Korban menggunakan baju kaos abuabu serta celana jeans hitam. Diduga korban sudah 3 hari terapung di sungai. Pihak Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda yang menerima laporan dari warga pagi kemarin, langsung meluncur ke lokasi dan melakukan evakuasi

CMYK

terhadap jasad korban. Setelah dievakuasi jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Abdul Wahab Sjahranie untuk diotopsi. Kapolsekta Kawasan Pelabuhan Samarinda, Kompol Eko Budiarto melalui Kanit Reskrim, Ipda Denny Wahyudi mengatakan, dari hasil penyelidikan dan hasil visum, tidak ditemukan tandatanda kekerasan atau tindak pidana ditubuh korban. Diduga korban jatuh terpeleset ke sungai hingga akhirnya tenggelam. “Dari informasi yang kami dapat, korban jatuh terpeleset di sungai mahakam sekitar 3 hari lalu di daerah Jembayan. Setelah itu korban lalu terbawa arus air sungai hingga ke perairan Pulau Buaya,”jelas Deny kepada Tribun Senin (7/3). Menurut Deny, kejadian tersebut sudah diketahui oleh pihak keluarga korban, dan pihak keluarga mengaku menerima musibah itu dengan

lapang dada. “Tadi keluarga sudah menjemput jasad korban di RSU AWS, dan kemudian dibawa ke rumah duka di Jembayan untuk selanjutnya di makamkan,”kata Deny.

Ia menambahkan, saat ini pihak kepolisian masih terus menyelidiki lebih lanjut motif dibalik jatuhnya korban di sungai, hingga menyebabkan korban tewas terbawa arus air sungai,pungkas Deny.(m28)


CMYK

tribun samarinda

SELASA 8 MARET 2011

15

Susi Air Gantikan SMAC ■ Layani Penerbangan Bersubsidi ke Perbatasan ■ Harga Tiket Samarinda-Long Apung Tetap Rp 250.000

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

PATUNG PESUT - Seorang ibu dan anaknya berpose di depan patung Pesut di Tepian Mahakam Samarinda. Pesut yang hidup di Sungai Mahakam kini nyaris tinggal cerita, makin sulit disaksikan kemunculannya.

Yunus Klaim 103 OKP Solid

● Tegaskan Dualisme KNPI hanya di Tingkat DPP ● Kumpulkan OKP di Hotel Grand Sawit SAMARINDA, TRIBUN Ketua DPD KNPI Kaltim hasil Musyawarah Provinsi (Musprov) Desember 2010 lalu, Yunus Nusi menegaskan sebanyak 103 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan 14 DPD II KNPI Kabupaten dan Kota se-Kaltim tetap solid mendukung kepemimpinan dirinya sebagai Ketua KNPI Kaltim. “Saya mendapat telepon dari semua DPD II KNPI di Kabupaten dan Kota se-Kaltim dan 103 OKP di bawah koordinasi KNPI, mereka menyatakan tetap solid mendukung saya. Artinya ketika yang katanya tim careteker itu menyebut ada sebanyak 41 OKP dan 3 DPD II yang sudah masuk dalam lingkaran mereka, itu adalah bohong,” kata Yunus, Senin (7/3) dalam jumpa persnya bersama sejumlah wartawan. Diberitakan kemarin, tim karateker bentukkan DPP KNPI versi Ancol yang menang gugatan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan melakukan pembekuan terhadap DPD

KNPI Kaltim dan 14 DPD II KNPI di tingkat Kabupaten dan Kota se-Kaltim, dengan akan menggelar Musprov luar biasa 19-20 Maret mendatang di Balikpapan. Ada delapan DPD II yang juga dibentuk tim careteker , dan 20 lebih OKP yang dinyatakan tidak komitmen atas keputusan PN Jakarta Selatan, termasuk DPD KNPI Kaltim sendiri yang masih diketuai Yunus Nusi. Ketua Harian Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Amir P Ali menambahkan, konflik dualisme kepemimpinan KNPI yang akhirnya berujung ke PN Jakarta Selatan adalah domainnya DPP KNPI Pusat. Daerah, termasuk DPD KNPI Kaltim, tidak termasuk di dalamnya. “Dan juga perlu diketahui, putusan PN itu belum incracht atau berkekuatan hukum tetap, masih berproses banding, kemudian nanti kasasi dan barangkali sampai ke Peninjauan Kembali (PK). Makanya itu kami sendiri heran, koq sudah ada tim karatekernya di Kaltim, yang kemudian juga tiba-tiba

membekukan KNPI Kaltim yang dipimpin Yunus. Dari mana hukum dan dasarnya seperti itu?” kata Amir didampingi Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kaltim Said Amin. Dan untuk lebih mempertegas komitmen tersebut, tambah Amir, pihaknya akan menggelar pertemuan dengan 103 OKP, Senin (7/3) malam di Hotel Grand Victoria Samarinda. Agendanya untuk penegasan komitmen solid terhadap kepemimpinan Yunus hingga nantinya keluar vonis berkekuatan hukum tetap. “Dan dari 103 OKP yang kami undang, semua menyatakan kesediaannya untuk hadir dan menyatakan sikapnya tetap solid kepada KNPI Kaltim yang diketuai Yunus. Ini kenapa harus kami MPI yang lakukan, supaya KNPI Kaltim tidak terpecahpecah, namun tetap solid dalam menjaga kondusifitas Kaltim. Kami menghormati putusan PN, tapi tolong hormati juga bahwa ada proses hukum selanjutnya,” tandasnya. (aid)

Kembalilah ke Jalan Benar SEKRETARIS Tim Careteker KNPI Kaltim Mukhlis yang dihubungi terpisah mengatakan, pembekuan kepengurusan DPD KNPI Kaltim berikut DPD II KNPI di Kabupaten dan Kota se-Kaltim, untuk kemudian digelar Musyawarah Provinsi (Musprov) di Balikpapan 19-20 Maret mendatang, karena memang berdasarkan fakta hukum yakni dimenangkannya gugatan KNPI versi Ancol di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. “Jadi bukan kebohongan publik seperti yang dikemukakan Yunus Nusi itu, ini fakta hukum loh. Kami hanya menjalankan tugas dari

KNPI yang konstitusional,” kata Mukhlis, Senin (7/3). Jika kemudian dikatakan masih berproses hukum, menurutnya, itu sudah lama berlangsung dan kini proses hukum banding dan barangkali kasasi itu sudah kadaluarsa atau melewati batas waktu setelah putusan PN tersebut dilakukan. “Sekali lagi ini adalah fakta hukum, mari kita sama-sama menghormatinya. Jadi ya kami pun mengimbau kepada semua kader-kader KNPI, OKP dan barangkali yang lainnya, kembalilah ke jalan yang benar dalam hal ini KNPI yang konstitusional berdasarkan putusan PN yang

sah,” ujarnya dengan tegas. Terkait klaim sepihak 41 OKP solid ke KNPI versi Ancol dan termasuk 3 DPD II KNPI (Balikpapan, Samarinda dan Malinau), Mukhlis mengatakan bahwa mereka sendiri yang langsung menyatakan diri loyal terhadap putusan PN yang memenangkan KNPI Ancol. “Selain itu perlu diketahui, Musprov 19-20 Maret nanti akan dihadiri langsung Menteri Pemuda dan Olahraga. Itu artinya pemerintah pun melegitimasi KNPI Ancol, karena pemerintah pun kini mengetahui siapa yang benar dan sah secara hukum,” tandasnya. (aid)

SAMARINDA, TRIBUN Sekitar tiga minggu tidak beroperasi, akhirnya penerbangan perintis ke kawasan selatan perbatasan Kaltim dengan subsidi pemerintah diambil alih maskapai penerbangan Susi Air. Rajoki Aritonang, Kepala Bandara Temindung menuturkan, penerbangan ke perbatasan yakni rute Samarinda-Long Apung (PP), Samarinda-Datah Dawai (PP), Datah Dawai-Melak (PP) dan Balikpapan-Melak (PP) yang sempat terhenti karena PT Sabang Merauke Raya Air Charter diaudit Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Udara, kembali beroperasi mulai Senin (7/3). “Jadi ini penggantian armada. Kalau selama ini SMAC maka sekarang diganti dengan Susi Air dan akan berlangsung hingga 31 Desember nanti,” kata Rajoki, didampingi Yasin Koordinator Penerbangan Perintis, Senin (7/3). Kesepakatan penggantian

armada ini, diakui Rajoki memang membutuhkan waktu cukup lama dengan berbagai pertimbangan dan Jumat pekan lalu disepakati Susi Air yang melanjutkan penerbangan ke perbatasan. Dipilihnya Susi Air, kata Rajoki didasarkan atas beberapa pertimbangan, salah satunya dengan pertimbangan armada Susi Air yang cukup banyak sehingga memudahkan dalam pengaturan jadwal. Untuk ke wilayah perbatasan ini, disediakan dua pesawat jenis Grand Caravan. “Total armada Susi Air itu ada sekitar 30 pesawat, jadi kalaupun ada satu yang ditarik maka penerbangan lainnya tak akan terganggu,” ujarnya. Namun, pertimbangan ini tidak lantas menganggap maskapai lainnya tidak baik. “Kami hanya tak mau di tengah jalan terputus, lalu ribut lagi,” ujarnya. Beroperasinya Susi Air untuk penerbangan ke perbatasan, juga dibarengi

Bentuk Tim Monitoring MENYIKAPI berbagai persoalan dalam penerbangan ke perbatasan, Kepala Bandara Temindung Rajoki Aritonang menuturkan akan segera membentuk tim evaluasi dan monitoring untuk mengawasi kelancaran penerbangan, terutama penerbangan perintis ke perbatasan .

“Jadi dari sisi jadwal, keselamatan, manifest hingga keamanan akan kami monitor. Kami juga akan mengevaluasi keterlambatan dari maskapai penerbangan,” kata Rojaki. Selain itu, penjualan tiket yang pernah dikeluhkan warga juga akan dimonitor bandara. Selama ini,

dengan harga tiket bersubsidi seperti sebelumnya, berkisar Rp 250.000 untuk SamarindaLong Apung dan Rp 200.000 untuk Samarinda-Datah Dawai. Sedangkan untuk ongkos barang, masih dalam tahap negosiasi agar bisa disamakan dengan ongkos angkut barang saat menggunakan SMAC yakni sebesar Rp 20.000/Kg. Untuk saat ini, pihak bandara masih terus menyusun jadwal penerbangan ke perbatasan menyesaikan dengan kapasitas pesawat grand caravan yang lebih kecil dibandingkan Cassa 212-200 yang sebelumnya dioperasikan SMAC. “Karena kapasitas seat pesawat Grand Caravan Susi Air 12 seat, maka penerbangan yang sebelumnya tiga kali menjadi 5 kali dalam sepekan. Berbeda dengan SMAC dengan pesawat Cassa 212 dengan kapasitas 16 seat, maka 3 kali sepekan,” kata Rajoki. Kendati demikian, pengalihan armada ini tidak

lantas memutus kontrak penerbangan dengan SMAC. Upaya ini ditempuh karena belum ada kepastian kapan audit dari Kemenhub akan selesai. Lantas bagaimana bila audit SMAC yang dilakukan Ditjen Perhubunan Udara Kementerian Perhubungan telah selesai? Apakah SMAC akan kembali beroperasi untuk melayani kawasan perbatasan? “Kalau itu akan dievaluasi lagi,” ujarnya. Menurutnya, upaya yang dilakukan dengan penggantian armada, dengan tujuan agar warga tetap terlayani. “Kami juga tidak mengetahui sampai kapan audit akan dilaksanakan, karena itu bukan wewenang kami,” paparnya. Dari nilai kontrak Rp 13,6 miliar untuk angkutan udara perintis kawasan Selatan, masih tersisa sekitar Rp 11 miliar lebih yang akan dijalankan Susi Air. “Sekitar Rp 1,3 miliar telah dijalankan SMAC hingga terjadinya audit kemarin,” imbuh Yasin. (may)

penjualan tiket pesawat dipusatkan di kantor bandara. Namun, tetap akan dilakukan pengawasan. “Di bandara ada petugas yang melayani, khususnya di Long Apung dan Melak. Tetapi untuk Datah Dawai, karena ada 1013 desa maka kuotanya dibagi 2 seat untuk tiap desa. Meski begitu, harga tiketnya tetap sama,” kata Yasin, Koordinator Penerbangan Perintis Bandara Temindung.

Rajoki juga menegaskan pembelian tiket mesti dilakukan pihak yang bersangkutan, menggunakan kartu identitas sehingga tidak ada peluang bisnis penjualan tiket. “Kalau ada agen yang menjual atau calo maka bisa diproses sesuai dengan UU Penerbangan No 1 tahun 2009. Kami tidak ingin masyarakat kesulitan karena masalah ini,” ujarnya. (may)

PDIP Jaring Empat Balon Gubernur SAMARINDA, TRIBUNPemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltim sebenarnya masih lama, tahun 2013, namun PDIP Kaltim telah menginventarisir nama-nama bakal calon (balon) gubernur. Ada empat nama yang diinventarisir dan bakal dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) DPD I-II seKaltim, Sabtu (11/3) pekan ini. Menurut Sekretaris PDIP Kaltim Sudarno di Samarinda, Senin (7/3), empat balon yang dianggap layak memimpin Kaltim itu adalah Isran Noor (Bupati Kutim), Makmur HAPK (Bupati Berau), Imdaad Hamid (mantan Walikota Balikpapan), dan incumbent

CMYK

Awang Faroek (Gubernur Kaltim saat ini). Ia menjelaskan, figur empat cagub itu bakal diagendakan dalam Rakor PDIP se Kaltim di Ballroom Hotel Mesra untuk menguatkan struktur dan kader diinternal PDI Perjuangan. Rencananya, Rakor PDI Perjuangan akan dihadiri Puan Maharani, Tjahyo Kumolo (Sekjen DPP PDI Perjuangan), Emir Moeis dan pengurus DPP lainnya. “Salah satu agenda rakor PDIP itu soal penguatan pemilih PDIP di struktur partai. Selama ini calon-calon kepala daerah yang kita usung banyak yang kalah. Ini akan kita bahas di Rakor Sabtu ini,”

ucap Sudarno, anggota DPRD Kaltim. Menurut dia, untuk memperbaiki struktur pengurus, kader dan pemilih loyal PDI Perjuangan maka Rakor akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait hasil-hasil pilkada dan persiapan menjelang pilgub 2013 mendatang. “Memang Pilgub masih beberapa tahun lagi. Tetapi PDI Perjuangan sudah harus mempersiapkan diri untuk menghadapi pilgub 2013 mendatang. Soal siapa kader PDI Perjuangan yang akan diusung, sepertinya kita akan menyorongkan wakil gubernur dulu. Karena posisi partai kita harus tahu diri,”

tutur Sudarno. Disinggung siapa kandidat bakal calon wakil gubernur Kaltim yang diusulkan dari PDI Perjuangan Kaltim, Sudarno mengungkapkan, ada beberapa kader partai yang bakal diusung. Kata dia, untuk bakal cawagub Kaltim dari kader yang cukup populer, memiliki visi pembangunan Kaltim dan dekat dengan rakyat bawah. “Ada pengurus partai yang layak dicalonkan sebagai bakal calon wakil gubernu. Salah satunya, Aji Sofyan Alex. Tapi untuk kepastiannya, itu nanti DPP PDI Perjuangan yang akan menentukan. Ini masih proses yang cukup panjang,” ujarnya.(bud)


16

SELASA 8 MARET 2011

tribun tenggarong-sendawar

Ratusan Warga Tolak Kutai Pesisir ● Minta DPRD Cabut Rekomendasi Pemekaran Pesisir

TRIBUN KALTIM/TAUFIK

Ratusan Massa Gema Kukar Bersatu melakukan aksi damai menolak pemekaran Kutai Pesisir di depan Gedung DPRD Kukar.

Rekomendasi DPRD Tidak Berlaku WAKIL Bupati Kukar Ghufron Yusuf mengatakan, rekomendasi DPRD Kukar periode 2004-2009 terkait rekomendasi pemekaran Kutai Pesisir dianggap tidak berlaku. Karena saat itu DPRD masih mengacu pada PP No 129 Tahun 2000. “DPRD Kukar mengeluarkan rekomendasi pemekaran dengan dasar PP No 129 Tahun 2000, padahal PP itu tidak berlaku karena digantikan dengan yang baru, yakni PP No 78 Tahun 2007,” jelas Ghufron saat menemui ratusan massa yang menolak pemekaran Kutai Pesisir, Senin (7/3). Dalam PP 78 Tahun 2007, jelasnya, ada persyaratan yang mesti dipenuhi dalam proses pemekaran kabupaten. Salah satunya, kata dia, pemekaran kabupaten harus mewakili wilayah minimal lima kecamatan. “Pemekaran ini harus mewakili masyarakat di lima kecamatan secara keseluruhan. Sedangkan mereka (massa pro Kutai Pesisir) mewakili sebagian kecil masyarakat,” tuturnya.

Dia menilai, masyarakat yang menolak pemekaran Kutai Pesisir juga tak sedikit. Dia melihat dari para pendemo yang menolak Kutai Pesisir, ternyata cukup banyak. “Kami menerima dengan senang hati kedatangan masyarakat yang menolak pemekaran Kutai Pesisir. Ibu Bupati juga tidak gegabah untuk menyetujui pemekaran pesisir. Perlu diketahui, pemekaran itu ada mekanismenya. Dan, masyarakat yang datang mengatasnamakan Pesisir (sebelumnya) hanya mewakili sebagian kecil warga. Aspirasi ini akan saya tampung dan segera disampaikan kepada Bupati,” ujar Ghufron. Dia mengatakan, kalau proses pemekaran itu memenuhi persyaratan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, paling tidak akan dipertimbangkan. “Kalau tidak memenuhi persyaratan (pemekaran), tentunya ditolak,” ucanya disambut teriakan massa yang mendukung penolakan Kutai Pesisir. (top)

Minyak Tanah Rp 10.000 per Liter ● Kesepakatan Harga Premium di Kubar Mulai Dilanggar SENDAWAR, TRIBUN — Setelah sebulan berjalan pascarapat pengendalian harga bahan bakar minyak (BBM) di Kutai Barat (Kubar) dengan pemilik APMS, DPRD dan Pemkab Kubar, Februari lalu, kesepakatan harga BBM kini mulai dilanggar. Sesuai kesepakatan dalam rapat yang dipimpin oleh Wakil Bupati Kutai Barat Didik Effendi ketika itu, seharga Rp 5.000 di tingkat pengecer dan Rp 4.500 di tingkat APMS. Namun pantauan Tribun, banyak pengecer menjual BBM jenis premium seharga Rp 6.000 - 7.000 per liter. Para pengecer yang berjualan di dekat RSUD HIS mengaku, sebenarnya mereka ingin menjual premium seharga

Rp 5.000. Namun karena diantar orang dan dijual seharga Rp 6.000, maka mereka harus menjual seharga Rp 7.000. Demikian halnya pengecer yang menjual premium seharga Rp 6.000 per liter di Kampung Ngenyan. Mereka mengaku membeli dari distributor seharga Rp 5.500 dan hanya mengambil untung Rp 500 per liter. Pantauan Tribun di Kecamatan Melak, Barong Tongkok, Sekolaq Darat, Linggang Bigung, Tering dan Long Iram, kebanyakan pengecer menjual Premium seharga Rp 6.000 – Rp 7.000 per liter. Ding, salah seorang pengojek mengaku sangat senang harga premium kini stabil di kisaran Rp 6.000 – Rp 7.000 per liter. Ini lebih baik dibandingkan tahun 2010 yang

harganya mencapai Rp 11.000 per liter. Saat ini, sangat dikeluhkan masyarakat Kutai Barat yakni naiknya harga minyak tanah yang mencapai Rp 10.000 per liter. “Aduh, saya kaget dengar harga minyak tanah seharga itu,” ungkap Aloysia, ibu rumahtangga. Menurut Kabid Analisa dan Promosi Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T), Saripudin, di Kutai Barat tidak pernah lagi terjadi kelangkaan BBM khususnya premium. Hanya saja harga jual di tingkat pengecer tidak sesuai dengan kesepakatan yaitu Rp 5.000 di kalangan pengecer. Saat ini, kata Saparudin, yang mengalami lonjakan justru harga minyak tanah yang mencapai Rp 10.000 per liter.(lex)

TENGGARONG, TRIBUN Giliran massa yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Kutai Kartanegara (Gema Kukar) Bersatu melakukan aksi damai di depan Kantor DPRD Kukar dan Kantor Bupati, Senin (7/3). Ratusan massa dari berbagai elemen, seperti KNPI, AMPG, PDKT, PMII dan Laskar Merah Putih, menyatakan sikap untuk menolak pemekaran Kutai Pesisir. Beberapa perwakilan massa diterima anggota DPRD Kukar dari perwakilan empat fraksi, yakni Golkar, Demokrat, PAN dan Patriot Pancasila di Ruang Rapat Banmus. Dalam pertemuan yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Kukar, Mus Mulyadi, perwakilan massa meminta DPRD Kukar untuk mencabut rekomendasi pemekaran wilayah Kutai Pesisir. “Kami tidak ingin terpecah belah dengan adanya pemekaran Kutai Pesisir,” kata Chairul Anam, Korlap Aksi Gema Kukar Bersatu kemarin. Dalam pertemuan kemarin, massa juga mendesak anggota DPRD yang hadir untuk menandatangani pernyataan

sikap yang telah mereka buat. Ada lima pernyataan sikap yang mereka kehendaki. Salah satunya mereka meminta DPRD Kukar segera akan mencabut rekomendasi terhadap pemekaran Kutai Pesisir dan mendesak Pemkab Kukar untuk tidak memberikan persetujuan adanya Kabupaten Kutai Pesisir. Mereka juga menghendaki keutuhan dan kesatuan Kukar tetap terjaga. “Poin pentingnya, DPRD Kukar mendesak Pemkab Kukar untuk segera menciptakan kebijakankebijakan yang pro pada kesejahteraan masyarakat Kukar secara keseluruhan,” tegas Anam. Semua anggota fraksi yang hadir ikut menandatangani pernyataan sikap itu, namun hanya anggota fraksi dari PAN yang tidak tanda tangan. “Sebagai wakil rakyat, kami akan merekomendasikan kepada bupati untuk menolak Kutai Pesisir. Apabila dalam satu rumah terdapat masyarakat yang pro pemekaran, namun masyarakat lain menginginkan menolak, maka nantinya bakal timbul masalah,” kata Mus Mulyadi

mewakili fraksi Patriot Pancasila. Abdul Sani dari Fraksi Golkar menyatakan ikut mendukung penolakan Kutai Pesisir. “Kami akan membicarakan lebih lanjut dengan Ketua DPRD dan Bupati agar mencabut dukungan terhadap Kutai Pesisir, dengan catatan pembagian uang harus merata,” katanya. Suwaji, anggota DPRD lainnya menambahkan, masyarakat pesisir diimbau agar mengurus usaha atau pekerjaan mereka masing-masing, jangan malah mengurusi masalah pemekaran. Sudirman dari Fraksi PAN mengaku belum bisa mengambil sikap terkait apakah mendukung atau menolak pemekaran Kutai

Pesisir. “Kami sebagai anggota DPD PAN menyerap aspirasi dari masing-masing perwakilan, baik pro maupun menolak pemekaran Kutai Pesisir. Pemekaran Pesisir ini perlu item-item yang harus dipenuhi. Misalnya, item-item itu dipenuhi, mau tidak mau pesisir dimekarkan. Soal mereka yang menolak, tak jadi masalah,” ujarnya kepada Tribun. Namun, sebagai pribadi sekaligus wakil rakyat, dia mengaku menerima semua aspirasi masyarakat. “Kami tidak ingin terjadi gesekan-gesekan dalam masyarakat,” ucapnya. Usai bertemu anggota DPRD Kukar, ratusan massa bergeser ke Kantor Bupati Kukar. Mereka ditemui langsung Wakil Bupati Kukar Ghufron Yusuf. (top)

PERNYATAAN SIKAP 1. Menolak adanya pembentukan Kabupaten Kutai Pesisir yang hanya berlandaskan kepentingan pragmatis segelintir elite bukan kepentingan masyakat pesisir secara keseluruhan 2. DPRD Kukar segera akan mencabut rekomendasi terhadap pemekaran Kutai Pesisir 3. Mendesak Pemkab Kukar untuk tidak memberikan persetujuan adanya Kabupaten Kutai Pesisir 4. Mempertahankan keutuhan dan kesatuan Kukar 5. DPRD Kukar mendesak Pemkab Kukar untuk segera menciptakan kebijakan-kebijakan yang pro pada kesejahteraan masyarakat Kukar secara keseluruhan. (top)

Ribuan Massa Pro Pesisir Tertahan Meskipun demikian, kami agak kecewa. Karena surat kami lebih awal masuk, tapi kenapa kami diberikan kesempatan melakukan aksi pukul 12.00. Sudirman Korlap Masyarakat Anggana Pro Kutai Pesisir

AKSI kemarin berbarengan dengan rencana ribuan massa dari Kecamatan Anggana yang juga ingin mendatangi Kantor Bupati Kukar untuk mendesak dikeluarkan rekomendasi pemekaran Kutai Pesisir. Guna mengantisipasi terjadi bentrok antara 2 kelompok, Polres

Kukar menahan ribuan massa itu agar tidak masuk wilayah Tenggarong. Massa yang menggunakan mobil itu tertahan di Pos Lembuswana, wilayah perbatasan antara Samarinda dan Tenggarong. Sejumlah polisi berjaga-jaga di gerbang masuk menuju jalan poros Tenggarong itu. “Kami tidak ingin terjadi bentrok dua kelompok masyarakat di Tenggarong. Untuk mengantisipasi itu, kami tidak mengijinkan masyarakat pendukung Kutai Pesisir masuk wilayah Tenggarong,” kata AKBP Fadjar Abdillah, Kapolres Kukar kemarin. Sudirman, Korlap Masyarakat Anggana Pro Kutai Pesisir, mengaku berbesar hati menuruti imbauan aparat kepolisian agar tidak mendatangi Kantor Bupati

untuk menjaga situasi kemanan tetap kondusif. “Meskipun demikian, kami agak kecewa. Karena surat kami lebih awal masuk, tapi kenapa kami diberikan kesempatan melakukan aksi pukul 12.00,” ujar Sudirman seraya mengatakan ditahan di Pos Lembuswana selama 30 menit. Ribuan massa pun akhirnya kembali pulang melalui Samarinda. Dia mengaku menurunkan sekitar 3.000-an orang. “Kami sudah mengondisikan ini selama seminggu sejak aksi kami pekan lalu,” imbuhnya. Seperti diketahui, massa Anggana pernah mendatangi Kantor Bupati Senin (28/2) lalu. Aksi ini dilakukan mereka sebagai upaya mempertegas bahwa masyarakat Anggana juga pro pemekaran Kutai Pesisir, seperti halnya

Kecamatan Muara Jawa, Sangasanga, Loa Janan dan Samboja. Mereka juga mendesak Bupati segera mengeluarkan rekomensasi pemekaran Kutai Pesisir. “Kami menagih janji Bupati waktu pemilu untuk memperjuangan Kutai Pesisir. Kami menuntut hak kami. Dan, perlu diingat, kami juga sebagai anak Kukar,” tegas Sudirman. Dia juga menyinggung pembagian APBD kecamatan yang tidak merata. “Salah satu kecamatan menerima APBD hingga Rp 168 miliar, sedangkan APBD 5 kecamatan pesisir digabung pun belum bisa menyamainya,” tuturnya. Dia berjanji akan melanjutkan aksi mereka mendatangi Kantor Bupati dengan menurunkan massa lebih banyak. Namun, dia belum bisa memastikan waktunya. (top)


tribun bontang-sangatta

PN Dilempari 300 Telur Busuk ■ Desak Penahanan Udin Mulyono BONTANG, TRIBUN - Tidak kurang dari 100 warga yang tergabung dalam Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Bontang, kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pengadilan Negeri (PN) Bontang, Senin (7/3). Aksi ini digelar bersamaan dengan sidang pledoi terdakwa kasus dugaan mark up proyek peningkatan Jalan RE Martadinata Loktuan Bontang, Udin Mulyono. Dalam aksinya, LAKI mendesak majelis hakim PN Bontang yang diketuai oleh Wahyudi Said SH MH, didampingi dua hakim anggota BRP Situmorang SH dan Imelda SH, menahan Udin Mulyono.Dalam orasinya, Sekretaris LAKI Bontang Frans Micha meminta agar para tersangka korupsi yang menjalani persidangan segera ditahan dan dijatuhi vonis penjara maksimal “Kami minta supaya, Jaksa dan majelis hakim PN Bontang benar-benar serius menegakkan hukum dan aturan yang berlaku sesuai undangundang. Apapun itu, yang namanya pelaku korupsi harus dihukum seberat-beratnya. Namun di Bontang ini tersangka korupsi tak pernah ditahan,” ujar Frans Micha. Selain menggelar mimbar bebas di depan kantor PN

Bontang, massa LAKI juga melakukan sejumlah aksi teatrikal dengan membakar keranda mayat. Aksi dilakukan sebagai cerminan matinya penegakan hukum di Kota Bontang. Tak hanya itu, massa yang kecewa karena gagal menemui majelis hakim yang menangani perkara Udin Mulyono, melempari halaman kantor PN Bontang dengan telur dan tomat busuk. Tidak tanggung-tanggung jumlah telur busuk yang dilemparkan ke halaman PN mencapai 30 rak, atau sekitar 300 biji, dan ratusan tomat busuk. Belum puas dengan aksi lempar tomat dan telur busuk, massa juga sempat memaksa masuk ke dalam kantor PN Bontang berusaha merobohkan pagar pembatas PN Bontang yang terbuat dari jeruji. Beruntung, aksi ini segera dicegah sebelum pagar PN Bontang benar-benar roboh. Demo baru berhenti sekitar pukul 16.30, setelah seluruh hakim PN Bontang diam-diam meninggalkan kantor mereka. Merasa tuntutannya diabaikan, Sekretaris LAKI Bontang, Frans Micha mengancam akan melaporkan seluruh penanganan kasus korupsi di Bontang kepada sejumlah lembaga dan institusi penegak

hukum di Jakarta, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Indonesia Corruption Watch (ICW), Kejaksaan Agung dan Komisi Yudisial (KY). “Laporannya sudah masuk ke KPK dan ICW, apa yang kami lihat di lapangan semua dilaporkan. Termasuk oknum jaksa dan majelis hakim di PN Bontang ini. Kan lucu, masak pelaku koruptor hanya dituntut 18 bulan penjara, denda Rp 50 juta. Sekali lagi, tuntutan itu hanya untuk pelaku maling ayam,” ungkap Frans Micha, melansir tuntutan JPU Kejari Bontang terhadap Udin Mulyono. Terpisah, Humas PN Bontang, Bens Ronald P Situmorang menegaskan, majelis hakim PN telah melakukan koordinasi dan menyimpulkan terdakwa Udin Mulyono tidak akan ditahan. Alasannya, sesuai KUHAP, terdakwa siap memenuhi panggilan PN kapan saja, kemudian terdakwa menjamin tidak akan melarikan diri, serta tidak menghilangkan barang bukti (BB). “Soal tudingan adanya intervensi dari pihak lain, sekali lagi itu tidak benar. Kami tetap menjalankan aturan hukum dan undangundang yang berlaku,” kata Situmorang. (don)

Udin Mulyono Minta Dibebaskan TERDAKWA kasus dugaan mark up proyek peningkatan Jalan RE Martadinata Loktuan, Udin Mulyono, dalam pledoinya meminta majelis hakim membebaskan dirinnya dari segala tuntutan. Alasannya dari total 26 saksi yang dihadirkan selama persidangan, tak satupun yang mengatakan ada kerugian negara atas proyek yang dia kerjakan tahun 2002 silam. Termasuk keterangan dari saksi ahli yang dihadirkan JPU tidak menyatakan adanya kerugian negara atas proyek Jalan RE Martadinata. “Kami minta kepada majelis hakim, agar kami bisa dibebaskan. Karena dari keterangan 26 saksi yang hadir, semuanya menyatakan tidak ada kerugian negara dan keterangan ke26 saksi termasuk saksi ahli sangat meringankan saya sebagai terdakwa,” ujar Udin Mulyono, saat menyampaikan pledoi secara lisan di PN Bontang, (7/3). Udin yang didampingi dua penasehat hukumnya, Bilher Hutahea SH dan Andi

Zakariah SH mengatakan pledoi yang diucapkan secara lisan itu bukanlah suatu intervensi kepada majelis hakim. Tapi murni fakta yang terungkap selama menjalani persidangan. Kuasa hukum Udin Mulyono, Bilher Hutahea SH menambahkan, dari semua alat bukti yang sah sesuai aturan di KUHAP sekurang-kurangnya minimal ada dua (2) alat bukti yang sah, untuk menjerat seseorang sebagai terdakwa, sementara pada kasus ini tidak terbukti. “Dari hasil laporan saksi ahli tanggal 4 September 2007, dan keterangan ahli di persidangan yang menyatakan tidak ada penyimpangan, ini sudah menjadikan bukti bahwa tidak ada alat bukti yang sah dan tidak ada bukti bahwa klien kami merugikan negara,” kata Bilher. Ketua majelis hakim PN Bontang, Wahyudi Said SH menyatakan, sidang akan kembali dilanjutkan pada Senin depan, untuk mendengarkan tanggapan JPU atas pledoi terdakwa. (don)

SELASA 8 MARET 2011

17

Pasien Dokter Gadungan akan Diperiksa Kembali ● RS Prima Sangatta dan SOHC Minta Maaf SANGATTA, TRIBUN - Dua Rumah Sakit (RS) di Sangatta yang menjadi tempat bekerja dokter gadungan, Suwarta, menyatakan meminta maaf secara terbuka kepada publik. Pihak RS Prima Sangatta dan RS Sangatta Occupational Health Center (SOHC) meminta maaf dan menyatakan komitmen moral untuk bertanggungjawab pada pasien. “Sebagai korban penipuan, kami meminta maaf kepada publik, disertai itikad baik untuk memperbaiki sistem,” kata Pimpinan SOHC, Uce Prasetyo, Senin (7/3). Sebagai komitmen moral, pihaknya meminta seluruh pasien yang pernah ditangani Suwarta untuk kembali memeriksakan diri, dengan dibiayai pihak RS. “Kami meminta pasien yang pernah ditangani Suwarta untuk memeriksakan diri kembali. Kami yang menanggung biayanya. Pasien akan ditangani internist (dokter spesialis penyakit dalam, red) yang kompeten,” katanya. Selain itu, pihak RS akan melakukan perbaikan manajemen. “Kami berharap masyarakat memberikan kepercayaan kepada kami. Kami berkomitmen memperbaiki mekanisme rekrutmen dan kinerja,” kata Uce. Baginya, kasus ini merupakan musibah sekaligus berkah. “Musibah bagi institusi kami, namun berkah bagi dunia medis karena terungkapnya modus penipuan ini,” katanya. Komitmen senada disampaikan oleh Pimpinan RSPS, Sulaiman. Sulaiman menegaskan kasus ini menjadi pelajaran yang tidak akan diulangi kembali. “Kami meminta maaf atas kejadian ini. Kepada para pasien yang ditangani Suwarta, kami minta kembali memeriksakan diri. Kami yang menanggung biayanya,” kata Sulaiman. Baik Uce maupun Sulaiman menyatakan

TRIBUN KALTIM/KHOLISH CHERED

Pimpinan RSPS dan RS SOHC menggelar konferensi pers di Dinas Kesehatan Kutim terkait terkuaknya dokter palsu yang bekerja di kedua RS tersebut, Senin (7/3).

pihaknya telah menjadi korban penipuan dari Suwarta. Penipuan dilakukan dengan pemalsuan dokumen dan identitas pada saat melamar. “Karena itu kami akan melaporkan Suwarta ke kepolisian dengan tuduhan penipuan,” katanya. Uce menjelaskan, pada saat melamar, Suwarta telah membawa berbagai dokumen yang menjadi persyaratan. Yaitu fotocopy ijazah, surat penugasan, juga surat keterangan selesai masa bakti. “Yang membuat kami yakin, Suwarta menunjukkan Surat Tanda Registrasi (STR) yang asli dari Konsil Kedokteran Indonesia,” katanya. STR merupakan dokumen yang relatif sulit untuk diperoleh. “Untuk memperoleh STR, tentu ada ijazah asli dan uji kompetensi. Karena itu kami yakin yang bersangkutan memang layak untuk diterima,” katanya. Namun pada perkembangannya memang muncul kecurigaan atas kinerja Suwarta. “Setelah sekian lama bekerja, kami mengevaluasi akan memutuskan kontrak

kemitraan dengan Suwarta. Selain kinerjanya kurang baik, ia juga sering memberikan resep obat yang mahal. Namun belum sempat diberhentikan, kasus ini sudah terkuak,” kata Uce. Pihaknya menerima Suwarta, karena internist yang ada sedang menjalani pendidikan. Senada dengan SOHC, pihak RSPS juga sudah menaruh kecurigaan pada Suwarta. dr Bahrani, Ketua IDI Kutim, yang juga bekerja di RSPS, mengatakan sempat mengira Suwarta adalah dokter yang bodoh. “Perawat kami mengatakan terapinya aneh. Resep yang ditulis terkadang obatnya salah,” katanya. Karena itu Bahrani menginstruksikan bila ada pasien yang gawat, jangan dikonsulkan kepada sang dokter penyakit dalam. “Saya instruksikan langsung dirujuk saja. Atau kalau ada yang agak aneh (penanganan Suwarta, red), konsulkan ke dokter umum dulu,” katanya. Namun seiring berjalannya waktu, kecurigaan tersebut kian

memuncak. Hingga akhirnya, seorang kenalan dr Eko Adhi Pangarsa (dokter asli), di Tenggarong menghubunginya. “Semua berawal dari sales farmasi yang berkunjung ke Kukar,” katanya. Sales tersebut bertemu dengan seorang internist, dan mengatakan pernah mengenal dokter di Kutim yang merupakan alumni Undip, Semarang. “Ketika ditanyakan siapa namanya, yang disebutkan ternyata teman kuliah internist tersebut di Undip. Internist langsung mengecek ke dr Eko. Saya juga diberi nomor telepon dr Eko,” kata Bahrani. Setelah itu, Bahrani langsung menghubungi dr Eko. Malam itu juga mereka saling bertukar informasi tentang dokumen dr Eko. “Setelah yakin yang bertugas di RSPS bukan dr Eko yang asli, kami langsung mengawasinya. Saya juga langsung melapor ke Polres Kutim,” katanya. Pada pagi harinya, sang dokter palsu langsung dibekuk jajaran Polres Kutim saat bertugas di ruang kerjanya. (khc)

Dinkes akan Beri Surat Peringatan KEPALA Dinas Kesehatan Kutim, Dr Marten Luther, menyatakan pihaknya akan memberikan surat peringatan kepada RSPS dan SOHC. Peringatan diharapkan menjadi rujukan untuk memperbaiki sistem manajemen. Dinkes juga meminta perbaikan beberapa pola manajemen di seluruh RS di Kutim. “Atas kejadian ini, kami telah memberikan peringatan lisan. Kami juga akan memberikan surat peringatan agar menjadi rujukan untuk memperbaiki sistem manajemen,” katanya, Senin (7/3) malam. Namun Marten menilai wajar kedua RS bisa mempekerjakan Suwarta, mengingat dokumen yang dimilikinya memang lengkap. “Kalau melihat dokumennya memang lengkap. Apalagi ada STR asli

yang diterbitkan Konsil Dokter Indonesia. STR itu sulit untuk didapatkan. Pasti sudah ada ijazah dan uji kompetensi,” katanya. Selain itu, sang dokter gadungan juga telah memiliki surat kolegium yang menjadi semacam sertifikasi kompetensi,” katanya. Marten juga mengimbau seluruh pasien yang pernah ditangani Suwarta untuk memeriksakan diri. “Pasien perlu memeriksakan diri untuk mengetahui kondisinya. Karena pemberian obat yang salah juga berpengaruh,” katanya. Secara umum, Dinkes meminta seluruh RS di Kutim untuk membentuk Komite Medik. “Komite Medik inilah yang akan menjadi semacam dewan kehormatan dalam proses rekrutmen, juga

mengevaluasi kinerja dokter dan paramedis,” katanya. Selain itu, akan kembali dilakukan verifikasi administratif. “Verifikasi administratif akan dilakukan pada seluruh dokter, bidan, juga perawat. Tujuannya untuk menilai keabsahan dokumen milik yang bersangkutan,” katanya. Karena ia menduga, bisa saja ada orang lain di tempat lain yang menggunakan modus yang sama untuk menipu. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kutim, AKP Sugeng Subagyo, menyatakan pihaknya terus memperdalam penyidikan terhadap Suwarta. Belakangan diketahui, Suwarta pernah melakukan praktek serupa di Kalimantan Selatan dan Jawa Tengah atas nama dr Susanto. “Kami sudah menghubungi dr Eko Adhi Pangarsa yang asli. Ternyata beliau pernah mengenal Suwarta saat sama-sama bekerja di

sebuah RS di Temanggung. Saat itu, Suwarta yang menggunakan nama dr Susanto, diminta menunjukkan STR-nya namun selalu mengelak. Tak lama kemudian, ia kabur,” kata Sugeng. Eko juga mengetahui bahwa orang yang mengaku dr Susanto juga pernah praktek sebagai dokter umum di PMI Purwodadi. “Kapolres Kutim juga telah mengecek informasi ke Polres Kandangan, Kalsel. Ternyata benar ada seorang dokter yang pernah divonis 1 tahun 6 bulan atas nama dr Susanto,” katanya. Sugeng juga menjelaskan, bahwa Suwarta telah membuat KTP Palangkaraya, Kalteng per tanggal 29 Januari 2011. “Kami menduga tersangka berencana praktek di sana,” katanya. Karena itu pihaknya akan terus mendalami kasus ini. Termasuk menyelidiki kemungkinan sindikasi. (khc)


CMYK

public services PUBLIC SERVICES

ANDA punya masalah terkait pelayanan publik (public services) di kantor pemerintah maupun swasta? Ya, semisal persoalan air, listrik, pengurusan kartu tanda penduduk, passport, hingga penataan kota, atau yang lainnya. Layangkan keluhan anda kepada Tribun Kaltim, kami akan membantu mencarikan solusinya melalui pihak-pihak yang berkompeten. Mari kita membangun Kaltim!

SELASA 8 MARET 2011

SMS ke

:

Email

:

19

085251081441 tribunkaltim@yahoo.com

Air Tidak Mengalir tiap Pagi HAMPIR tiap pagi, air PDAM di Jl Telagasari 3 tidak mengalir. Tapi tidak ada info apakah ada perbaikan atau sengaja digilir distribusinya. Selain itu, kualitas airnya kuning kecoklatan apakah sudah memenuhi syarat-syarat kesehatan apalagi untuk air minum? Mohon Bapak Dirut PDAM lakukan sidak dan survei ke rumah warga agar mengetahui apakah kualitas airnya ada peningkatan atau sebaliknya. Ayo PDAM tunjukkan komitmennya. Jangan hanya sekadar slogan. Hidup PDAM.

+628164581xxx

Pemakaian Puncak UNTUK pelanggan yang bermukim di kawasan perbukitan atau tinggi, memang tidak bisa mendapatkan distribusi air maksimal. Pada kondisi pemakaian puncak (dipakai banyak pelanggan), maka air akan sulit terdistribusi ke kawasan tinggi. Ketika pemakaian oleh pelanggan yang bermukim di wilayah rendah berkurang, pada kesempatan itulah air dapat terdistribusi ke pelanggan di kawasan perbukitan atau tinggi. Mengenai kualitas, saat pipa dalam kondisi kosong dan tiba-tiba air kembali mengalir, pasti terjadi kekeruhan. Namun hal itu tidak berlangsung lama. Setelah beberapa saat mengalir, air akan kembali jernih seperti biasa. Memang selama ini kami mengurangi penambahan pelanggan di kawasan perbukitan. Tapi warga selalu memaksa untuk tetap dipasang baru. Walau begitu, kami akan terus berupaya agar masalah ini dapat dituntaskan dan semua pelanggan dapat menikmati distribusi air sebagaimana mestinya.

Gazali Rakhman, Kabag Humas PDAM Balikpapan

Razia Kendaraan Berlampu Hologen PAK Satlantas yang terhormat. Tolong merazia mobil/motor yang menggunakan lampu hologen/ lampu putih. Sangat mengganggu pengguna jalan yang lain apalagi pada saat berlawanan arah, hampir tidak bisa melihat jalan di depan kalau disorot lampu tersebut. Mohonm dirazia untuk mencegah jatuh korban lebih banyak...! Terimakasih.

+628565005xxx

Ditilang Polisi KAMI sangat berterima kasih atas informasi yang berharga ini. Kami sampaikan, bahwa saat ini kami terus melakukan penegakan hukum dengan menilang motor yang menggunakan lampu hologen maupun tidak menyalakan lampu pada siang hari saat cara razia maupun patroli. Karena penggunaan lampu hologen termasuk melanggar pasal 239 (2) jo pasal 107 (2) UU nomor 22 tahun 2009. Pelanggar dikenai sanksi denda Rp 100.000. Karena efek lampu yang tidak sesuai standar tersebut dapat merugikan pengguna jalan lain. Kami berharap kalau ada informasi tentang pelanggaran pengguna jalan atau hal lain yang berkaitan dengan lalu lintas di Balikpapan bisa menghubungi kami di nomor hotline 0542421134.(sar)

Satlantas Polresta Balikpapan

Balik Nama Kendaraan Warisan KEPADA petugas Samsat Balikpapan. Bila ingin mengurus baliknama kendaraan bermotor dari nama ayah saya ke nama saya, apa saja syaratnya? Berhubung ayah saya sudah meninggal. Apakah kuitansi pembelian juga diperlukan? Terima kasih.

+6285828446xxx

Dasar Hibah UNTUK kendaraan dari bapak kepada anak, dikategorikan kendaraan dasar hibah atau warisan. Ketentuan dan persyaratan kendaraan : 1. Mengisi formulir SPPKB 2. Identitas diri (KTP) atau akte pendirian atau surat tugas 3. STNK asli 4. BPKB asli 5. Surat keterangan kematian dan persetujuan ahli waris/akte notaris/putusan pengadilan 6. Surat hibah bermaterai cukup/akte notaris 7. Bukti pelunasan PKBN/BBNKB dan SWDKLLJ 8. Cek fisik terbaru.(sar)

Ditlantas Polda Kaltim

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

TRUK PARKIR - Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan sudah melarang truk parkir di pinggiran jalan depan Pelabuhan Semarang. Namun hingga kini masih ditemukan truk parkir di kawasan tersebut.

Cara Mengurus KTP di Balikpapan TRIBUN yang terhormat. Bagaimana cara mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) baru di Balikpapan? Saya pendatang dari Jawa. Terima kasih.

+6285752154xxx

Syarat Pengurusan KTP Sementara WNI ( Warga Negara Indonesia ) 1. Surat Keterangan Pindah dari daerah asal yang dilegalisir oleh ketua RT dan Camat setempat. 2. Surat Keterangan Kelakuan Baik dari Kepolisian daerah asal bagi yang belum bekerja. 3. Surat Jaminan bertempat tinggal di Balikpapan. 4. Surat Keputusan / Keterangan / Mutasi dari Pimpinan Instansi/ Kantor/ daerah asal (bagi

CMYK

yang mutasi bekerja) 5. Menyetorkan Uang Jaminan, bagi pendatang yang tidak memiliki pekerjaan yang mencari pekerjaan atau pendatang yang sudah bekerja tetapi bukan karena mutasi. 6. Mengisi formulir Biodata yang telah disediakan di Kantor Kelurahan. 7. Masa berlaku KTP selama 6 (enam) bulan. 8. Retribusi 9. Pengurusan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil KTP TETAP WNI (Warga Negara Indonesia ) a. Permohonan Baru ~ Surat Pengantar Pengurus RT ~ Kartu Keluarga ~ Mengisi Formulir yang telah disediakan di Kelurahan ~ Pengurusan di Kantor Kecamatan b. Perpanjangan ~ KTP Lama ~ Pengurusan di Kantor Kecamatan c. Perubahan / Penggantian ~ Surat Tanda Lapor Hilang dari Kepolisian ~ Surat Pengantar Pengurus RT

~ Kartu Keluarga ~ Mengisi Formulir yang telah disediakan di Kelurahan ~ Pengurusan di Kantor Kecamatan d. Pendatang * Pengurusan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil : 1. KTP Sementara dan KK Sementara Asli 2. Surat pernyataan telah bekerja atau telah mempunyai pekerjaan tetap dari pimpinan tempatnya bekerja yang diketahui oleh Ketua RT setempat dan atau instansi yang berwenang. 3. Kwitansi Uang Jaminan 4. Mendapat Surat Pengantar Permohonan Kartu Keluarga (SPPKK). * Pengurusan di Kantor Kecamatan : 1. SPPKK 2. Surat Pengantar Pengurus RT 3. Mengisi Formulir yang telah disediakan di Kelurahan

Hasbullah Helmi Kabid Pelayanan Kependudukan - Dinas Kependudukan & Capil Balikpapan


20

SELASA 8 MARET 2011

tribun tarakan-nunukan-berau

Baliho Proyek Balikpapan

TRIBUN KALTIM/AMALIA H A'ROFIATI

Baliho yang membuat Iqbal dan Munaji kesetrum di Jalan P Antasari Tanjung Redeb Berau.

MANAJER Gerai Halo Telkomsel Berau, Edi ketika dikonfirmasi mengenai proyek baliho miliknya yang mengakibatkan dua pekerjanya kesetrum mengaku tidak tahu menahu mengenai proyek tersebut. “Saya tidak tahu mengenai proyek tersebut. Karena proyeknya langsung dari Balikpapan. Ada beberapa proyek yang memang semuanya dikoordinasikan langsung dari Balikpapan. Termasuk yang di depan Hotel Kartika tersebut. Bahkan saya tidak tahu siapa kontraktornya yang

mengerjakan,” katanya. Ia meminta untuk menghubungi langsung pejabat yang berwenang di Balikpapan. Sementara itu, pihak RSUD dr Abdul Rivai juga terkesan tidak profesional dalam menangani kasus ini. Ketika Tribun mencoba meminta keterangan seputar kondisi kedua korban terutama Munaji, dokter di UGD menolak memberikan keterangan. Alasannya, kondisi korban sudah dikonsultasikan dengan dokter spesialis. Dokter wanita yang sekilas pada jas dokternya bertuliskan nama Anin ini meminta Tribun langsung menemui dokter spesialis bedah, dr Irwan di ICU. Sementara, dr Irwan ternyata tidak ada di ICU. Staf ICU mencoba membantu dengan menelepon dr Irwan. Sayangnya, dr Irwan melalui staf ICU tersebut malah meminta Tribun untuk kembali menanyakan langsung kepada dokter di UGD yang menangani Munaji. “Dokter Irwan belum melihat pasiennya. Bisa langsung ditanyakan ke dokter di UGD saja,” kata seorang staf ICU meniru ucapan dr Irwan. Tribun harus kembali ke UGD lagi. Di UGD, dr Anin kembali menelepon dr Irwan. “Maaf, saya tidak bisa memberikan keterangan. Kalau langsung tanya ke pasiennya kondisinya seperti apa silakan saja. Tapi, kalau kami harus memberikan keterangan kondisinya bagaimana, saya tidak bisa. Itu menurut prosedur harus melalui Humas RS, dr Jusram,” katanya. Sayangnya, ia juga menolak memberikan nomor telepon dr Jusram. Sementara keberadaan dr Jusram juga tidak diketahui. “Maaf bukan saya bermaksud melemparlempar, tapi memang begitu prosedurnya. Besok saja lagi,” katanya. Pelayanan RSUD lagi-lagi sangat tidak profesional. Padahal RSUD ini menempatkan profesional sebagai salah satu prinsip pelayanannya. (cpk)

Asisten III Enggan Sebutkan Besaran Honor NUNUKAN, TRIBUN Meskipun membantah honor yang diterimanya dari tim maupun kegiatan di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mencapai Rp100 juta hingga Rp150 juta, namun Asisten III Setkab Nunukan Haji Abdul Karim enggan menyebutkan nominal honor yang diterimanya dalam sebulan. “Sampai sekarang saya tidak pernah menghitung. Secara pribadi saya tidak pernah menghitung honor itu. Tapi angkanya tidak sampai segitu. Itu terlalu besar, tidak ada itu. Kalau asisten bisa menerima sebesar itu alhamdulilah. Tapi nyatanya tidak segitu,”ujarnya. Karim mengatakan, ratarata honor untuk asisten tidak diperhitungkan. Dan dalam jabatan itu, tidak

semua kegiatan ia dimasukkan. Pejabat yang masuk dalam tim dan kegiatan disesuaikan dengan kapasitas jabatan dan kapasitas dalam mekanisme struktur keuangan. Bukan hanya asisten, Sekkab Nunukan dan Bupati serta Wakil Bupati Nunukan belum tentu masuk dalam tim sebagai pengarah, penanggungjawab, penasihat maupun pembina. Berbeda dengan penanggungjawab kegiatan yakni kepala SKPD, yang bersangkutan wajib mendapatkan honor tim. “Tetapi kalau dalam tim anggaran, selaku Ketua Tim Anggaran tentu Sekda harus masuk. Kalau di sini ada tiga yang masuk yaitu organisasi, umum dan humas. Nah mereka ada kegiatan dan ada kegiatan yang tanpa honor. Kalau sesuai tupoksi tidak

semua dibentuk tim atau kegiatan. Tetapi kalau disarankan bentuk tim, itu akan dibentuk. Yang elektronik saja ada lima tim,” ujarnya. Tim yang terbentukpun kerjanya biasanya hanya tiga bulan. Sehingga honor yang mereka peroleh hanya selama masa tim itu bekerja. “Tim tidak boleh setahun. Dan kalau kegiatan taruhlah sosialisasi masak itu harus berbulan-bulan? Dalam setahun paling cuma tiga bulan. Honornya tidak mungkin sampai setahun. Kalau misalnya dalam setahun kegiatannya belum selesai, itu tidak boleh lagi membentuk tim. Nanti tahun depan lagi baru bisa. Kalau kegiatan itu tidak perlu sosialisasi, tidak perlu dibentuk tim,” ujarnya. (noe)

Untuk Kesejahteraan PNS PENGAMAT Sosial dan Kebijakan Publik Kabupaten Nunukan Indrasasmita Anshori menyayangkan adanya pemborosan anggaran hingga mencapai miliaran rupiah untuk honor para pejabat di Pemkab Nunukan seperti Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan asisten Sekkab Nunukan. “Mungkin ini saatnya masyarakat harus tahu. Inilah satu lagi bentuk pemborosan anggaran di Pemkab Nunukan. Masih ingatkah ketika Sekda menyatakan PNS jangan berharap lebih terkait kesejahteraan?”

ujarnya. Ia mengatakan seandainya Pemkab Nunukan mau berpikir untuk lebih efisien, di antaranya dengan meniadakan honorhonor pada tim- tim bentukan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), tentu anggaran itu bisa digunakan untuk menaikkan tunjangan tambahan penghasilan para PNS. “Dan itu mungkin akan lebih menghemat anggaran. Karena jujur saja, keberadaan honor tim atau panitia tersebut sebenarnya cuma ngakali anggaran yang ada,

sementara kenyataannya tugas tim atau panitia itu ya tugas yang memang rutin telah dilakukan. Logikanya tanpa ada tim, tugas itu tetap menjadi tanggung jawab SKPD. Jadi buat apa sebenarnya gaji dan tunjangan dari APBN itu?” ujarnya.? Disinyalir, setiap pejabat bisa menerima antara Rp 100 juta hingga Rp 150 juta sebulan dari honor keterlibatan mereka sebagai penasehat, penanggungjawab, pembina maupun pengarah dalam tim maupun kegiatan. (noe)

Hari Ini Pelatihan LPSE untuk DPU dan Tata Ruang TARAKAN, TRIBUN Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tarakan akan memberikan pelatihan layanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik (LPSE) kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkot Tarakan. Pelatihan LPSE akan berlangsung selama tiga hari mulai 8 hingga 10 Maret di ruang Kenawai Kantor Walikota Tarakan. LPSE ini akan diikuti SKPD Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), bagian administrasi Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pelelangan. Sekretaris LPSE Kota Tarakan, Tarmiji mengatakan, pelatihan LPSE kepada SKPD dilakukan secara bertahap. “Untuk tahap pertama ini untuk DPUTR, dan selanjutnya

SKPD-SKPD lainnya,” ujar Tarmiji di Media Center Diskominfo, Senin (7/3). Tarmiji mengaku, pelatihan ini sangat penting bagi SKPD, karena pada saat pelelangan pengadaan barang dan jasa akan diserahkan langsung kepada SKPD bersangkutan. “Kami di sini hanya mengumumkan lelangnya saja. Sedangkan untuk proses pelelangan yah SKPD yang bersangkutan,” katanya. Tak hanya mengadakan pelatihan bagi SKPD, rencananya dalam waktu dekat ini Diskominfo juga akan melakukan pelatihan LPSE bagi kontraktor di Kota Tarakan. “Kami akan berkoordinasi dengan asosiasi kontraktor di Tarakan agar dapat mengetahui juga LPSE ini, agar memudahkan kontraktor dalam mengikuti

kegiatan pelelangan ini,” ucapnya. LPSE Kota Tarakan telah launching 1 Maret kemarin dengan webiste www.lpse.tarakankota.go.id. Dalam website ini hanya tercantum pengumuman lelang pengadaan barang dan jasa setiap SKPD di Kota Tarakan. Sedangkan proses pelelangannya dilakukan SKPD masing-masing. Penerapan LPSE ini sesuai Peraturan Presiden No. 54/ 2010 tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, pengganti Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003, yang berlaku efektif mulai 2011. Dengan LPSE ini pula dapat memperlancar penyerapan anggaran, menurunkan potensi KKN, memperluas peluang vendor mengikuti tender, dan mendorong profesionalisme. (jnh)

TRIBUN KALTIM/AMALIA H A'ROFIATI

Munaji menjalani perawatan di UGD RSUD dr Abdul Rivai Berau.

Munaji dan Iqbal Sempat Tergantung ● Dua Pekerja Pemasang Baliho Kesetrum TANJUNG REDEB, TRIBUN - Dua orang pekerja pemasang baliho sebuah provider telepon seluler kesetrum kabel listrik, Senin (7/3). Munaji dan Iqbal sempat tergantung begitu kena aliran listrik dari kabel tegangan rendah yang melintang persis di atas baliho tersebut. Munaji yang kondisinya paling parah, sebagian tubuhnya jelas terlihat mengalami luka bakar. Munaji dan Iqbal yang sama-sama datang dari Tarakan ini memang pekerja yang biasa memasang baliho milik provider seluler tersebut. Kemarin pagi, keduanya mengerjakan pemasangan baliho di sebuah counter di sebelah Hotel Kartika Jalan Pangeran Antasari, Tanjung Redeb. Munaji dan Iqbal meninggalkan rumah sekitar

pukul 10.00 Wita. Dari informasi Tribun yang dihimpun di sekitar lokasi kejadian, Munaji sempat lengket di bagian atas baliho tersebut. Bajunya habis terbakar. Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) dikerahkan untuk menurunkan Munaji dari bagian atas baliho. Sementara, Iqbal yang masih sadarkan diri melompat turun. Keduanya kemudian dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Abdul Rivai. Munaji segera diberikan pertolongan pertama oleh petugas medis dan dokter yang bertugas. Di bagian dadanya terlihat kulitnya terbakar dan ada sedikit tercium bau hangus. Sementara, Iqbal terbaring

lemas di salah satu tempat tidur. Pakaiannya masih lengkap. Tidak ada bagian tubuhnya yang terbakar. Ia hanya terlihat lemas dan terkadang gemetar saat harus berbicara. “Ketika itu saya ada di bagian tengah. Sementara, dia pas di bagian atas ujung. Sebenarnya, pekerjaan kami hampir selesai. Hanya tinggal menempel stiker bagian atas. Kurang sedikit saja, di bagian ujungnya. Kita kan pakai air juga supaya bisa nempel. Nah, begitu kita siram air ternyata tahu-tahu api sudah berkobar seperti obor,” kata Iqbal. Iqbal sendiri mengaku tidak begitu jelas melihat asal api tersebut. “Apakah dari atas atau bawah. Yang pasti, setelah kita siram air, dia bilang ini kau tutup botolnya,

saya mau nempel. Langsung ada api berkobar gitu. Memang baliho tersebut sangat berdekatan dengan kabel yang hitam itu. Kalau saya yang di situ, pasti kena kepala saya. Jaraknya dekat sekali kok,” katanya. Munaji mengalami luka bakar sekitar 63 persen. Sore hari, Munaji sudah sadar dan telah dipindahkan ke bagian ICU RSUD dr Abdul Rivai. Hingga sore hari, belum diketahui siapa keluarga korban. “Saya nggak tahu keluarganya. Saya juga baru kenal dia beberapa hari. Yang saya tahu dia belum menikah. Dia orang Sekatak. Kami berdua sama-sama dari Tarakan. Di sini, ia tinggal bersama saya di rumah keluarga,” jelas Iqbal lagi. (cpk)

Jembatan ke Danau Kakaban Nyaris Patah TANJUNG REDEB, TRIBUN - Minggu (6/3) sore, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Farid Wadjdy beserta rombongan dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata mengunjungi Pulau Kakaban. Dari kunjungan ini diketahui jembatan yang menghubungkan dermaga di pulau menuju danau mengalami kerusakan. Ada bagian yang nyaris patah, sehingga rombongan harus melintas satu per satu supaya jembatan yang sudah goyang tidak patah. Dari dermaga menuju bagian danau dihubungkan dengan jembatan yang terbuat dari kayu ulin. Bagian yang nyaris patah ini ada di bagian yang telah mendekati pantai. Ketika mendekati bagian tersebut, mulai goyang, sehingga rombongan harus melintas satu per satu. Bupati Berau, Drs Makmur HAPK MM yang mendampingi Farid bersama Wakil Bupati Ir Ahmad Rifai MM dan Wakil Ketua I DPRD, Sa’ga beserta pejabat pemkab lainnya segera menegaskan komitmennya untuk memperbaiki jembatan tersebut. “Nanti, pemerintah kabupaten yang akan memperbaiki. Supaya

TRIBUN KALTIM/AMALIA H A'ROFIATI

Jembatan menuju Danau Kakaban Derawan yang nyaris patah.

wisatawan tidak terganggu,” katanya. Menurutnya, jembatan yang dibangun ketika Menteri Kelautan dan Perikanan dijabat oleh Freddy Numberi ini sangat penting untuk memudahkan kunjungan ke Danau Kakaban. Sementara itu, Anwar, Kepala Dinas Kelautan Perikanan (DKP) berjanji akan segera melakukan perbaikan. “Kalau untuk kerusakan itu, akan segera kita perbaiki. Nanti, akan segera dikoordinasikan dengan mitra bahari kami,” imbuhnya.

Anwar menjelaskan, kondisi alamnya memang rentan dengan gelombang besar. “Kemungkinan itu baru terjadi karena sering terkena gelombang. Sementara, kita kesulitan juga untuk memasang terlalu dalam kayunya supaya tidak mudah goyah, karena di bawahnya karang,” katanya. Tidak adanya tiang penyangga vertikal di bagian tersebut memang menyebabkan rentannya bagian yang nyaris patah ini. Untuk perbaikan jembatan secara keseluruhan menurut Anwar masih akan diusulkan tahun depan.

“Saat ini juga sulit mencari kayu ulin. Sementara, kita tidak bisa menggunakan konstruksi beton karena kondisi alamnya. Alternatif yang dapat ditempuh adalah dengan membuat jembatan gantung. Jadi, tidak terkena gelombang. Namun, tentu ini memakan biaya yang lebih besar,” katanya. Sementara ini, DKP memprioritaskan untuk memperbaiki bagian yang rusak tersebut. Mengenai perbaikan jembatan secara keseluruhan, menurut Anwas masih akan dibahas lebih lanjut. (cpk)

Walikota Siapkan Lahan 100 Hektare ● Mendukung Program 100 Ribu Unit Rumah Murah TARAKAN, TRIBUN Walikota Tarakan Udin Hianggio mendukung program Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) untuk membangun 100.000 unit rumah murah seharga Rp 20 juta hingga Rp 25 juta per unit yang bisa dicicil Rp 200 ribu per bulan. “Saya sangat mendukung rencana Kemenpera ini. Sebab ini sangat baik untuk membantu warga ekonomi lemah untuk mendapatkan rumah,” ucap orang nomor satu di Tarakan ini, Senin (7/3)

di rumah dinasnya, sebelum bertolak ke Jakarta. Udin mengungkapkan, sebagai bentuk dukungan ia bersama stafnya akan bertolak ke Jakarta pada 17 Maret mendatang untuk menemui Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) untuk membahas program rumah murah tersebut. “Kami akan bertemu Menpera, Rabu atau Kamis ini untuk membahas rumah murah ini. Namun karena Menpera ada tugas luar, jadwalnya diundur. Kami pun dijanjikan bisa bertemu

dengan Menpera sekitar 17 Maret, karena tanggal ini Menpera ada waktu luang,” ungkapnya. Selain akan menemui Menpera di Jakarta, pihaknya juga telah menyiapkan lahan untuk rumah murah ini seluas 100 hektare di daerah Juata Laut. “Kami sudah siapkan lahannya, dan untuk suratsuratnya dalam proses pembenahan. Kami harap ini dapat segera terlaksana untuk membantu warga Tarakan,” ujarnya. Seperti diketahui, pemerintah melalui

Kemenpera menargetkan penyediaan rumah murah sebanyak 100.000 unit selama 2011 di seluruh Indonesia. Sasaran rumah murah ini lebih diprioritaskan untuk kelompok masyarakat berpenghasilan Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta per bulan. Harga rumah murah ini sekitar Rp 20 juta hingga Rp 25 juta dengan angsuran sebesar Rp 200.000 per bulan dan tanpa uang muka. Pembangunan rumah murah ini pun tergantung respons dari pemerintah daerah untuk menyediakan lahan. (jnh)


tribun penajam-grogot Pelatihan Jurnalistik dan Fotografi Dasar Tingkat SMA di PPU

Ternyata Jadi Wartawan Itu Susah Ya... MAYA Astarina tampak malumalu. Suaranya terbata-bata ketika tampil di depan puluhan peserta pelatihan jurnalistik praktis dan fotografi dasar tingkat SMA di gedung Gerbang Sepadu, Minggu (6/3). Saat itu, Maya disuruh menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti pelatihan yang digelar Ikatan Jurnalis Benuo Taka (IJBT) Penajam Paser Utara (PPU) selama dua hari. SESEKALI wajahnya ditundukkan seakan menahan malu. “Kalau kesannya sih, sangat bagus dan bermanfaat mengikuti pelatihan ini. Karena selama ini hanya membaca berita di koran, tapi di sini bisa mengetahui cara membuat berita. Ternyata tidak gampang membuat berita,” kata Maya, siswi SMK 4 Waru ini. Beda dengan rekannya, Ahmad Alfi. Siswa SMA 8 Penajam ini tampak lancar menyampaikan pengalamannya selama mengikuti pelatihan ini.

“Sebelum mengikuti pelatihan ini, saya tidak tahu bagaimana sih wawancara dan membuat berita. Tapi setelah mengetahui, tenyata menjadi wartawan itu susah ya. Tulisan mereka bermakna dan enak dibaca,” ucapnya. Alfi mengatakan selain bisa mengetahui teknik menulis berita juga diajari bagaimana memgambil foto yang memiliki nilai berita. Pelatihan bagi Alfi, sangat bermanfaat karena pelatihan seperti ini baru pertama kali digelar di PPU. “Kami mohon pelatihan seperti ini jangan berhenti di sini, tapi ada kelanjutannya,” harapnya. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Rahman Nurhadi meminta, agar apa yang sudah didapat dalam pelatihan ini bisa diaplikasikan di sekolah masing-masing. “Yang mengikuti pelatihan ini harus bersyukur karena banyak yang mau ikut tapi tidak punya kesempatan karena peserta terbatas. Jadi

ilmu yang didapat tolong dibagi kepada temantemannya,” harap Rahman yang menutup pelatihan ini. Selain itu, Rahman menegaskan bahwa saat ini bukan lagi zamannya bagi pelajar untuk foya-foya dan tidak mempergunakan kesempatan untuk belajar. Karena yang dituntut saat ini adalah prestasi. Kepada panitia, Rahman berharap agar kegiatan ini bisa digelar kembali karena bisa menambah pengetahuan bagi pelajar. “Ilmu yang didapat di sini tidak diperoleh di sekolah,” katanya. Ketua panitia , Isnan Rahardi menyatakan, jumlah peserta yang mengikuti pelatihan ini mencapai 40 orang. “Kami berharap pelajar yang mengikuti pelatihan ini bisa menjadi pelopor di sekolah masing-masing. Baik membuat majalah dinding maupun majalah atau bulletin internal sekolah,” jelasnya. (samir paturusi)

Pemkab Bangun Jaringan Pipa PDAM TANAH GROGOT, TRIBUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser berencana membangun jaringan pipa distribusi air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Meski air bersih dari PDAM, tetapi bukan berarti PDAM Tirta Kandilo yang membangun jaringan pipa tersebut, melainkan Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Perumahan (DKKP) Paser. Apabila rencana ini terealisasi, maka jangkauan layanan air bersih PDAM akan semakin luas. Bukan lagi sekadar melayani masyarakat/pelanggan Kota Tanah Grogot dan sekitarnya, tetapi juga melayani masyarakat Desa Sempulang, Janju, Padang Pangrapat,

Pondong, Rantau Panjang dan sekitarnya. Hanya saja, diperlukan biaya yang tidak sedikit untuk membangun jaringan pipa distribusi air bersih ini, mengingat pembangunan fasilitas umum ini juga diperlukan peralatan pendukung. Seperti penyediaan mesin pompa di beberapa titik tentu untuk mendorong air dari permukaan yang rendah ke permukaan lebih tinggi. Sumber dari DPRD Paser menginformasikan, alokasi anggaran untuk pembangunan jaringan pipa distribusi air bersih PDAM telah beberapa kali dibicarakan. Dan sejumlah tokoh masyarakat desa menyambut baik keinginan Pemkab Paser, termasuk

DPRD. Seperti disampaikan tokoh masyarakat Desa Sempulang Suntoko. “Masyarakat Desa Sempulang sudah lama mendambakan masuknya air bersih PDAM. Saat ini warga banyak mengandalkan sumur gali atau sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih, tanpa mengetahui layak atau tidaknya air yang dikonsumsi. Air pun diperoleh dengan susah payah,” kata Suntoko, (7/3). Selain itu, sumur itu akan menyusut atau habis sama sekali di musim kemarau. Bagi warga yang memiliki kemampuan lebih, dia bisa membeli air bersih PDAM, sebaliknya warga yang hidupnya pas-pasan hal ini membuat mereka semakin menderita. (aas)

BOS Belum Tersalur Sekolah Terpaksa Utang

dan alasan teknis lainnya dari kabupaten/kota lainnya. Kepala Disdik Samarinda Harimurti WS mengakui, belum disalurkannya dana BOS mengganggu operasional di sekolah. “Banyak kepala sekolah yang mengeluh terutama jenjang SD. Mereka terpaksa meminjam atau mengutang dulu untuk operasional sekolah,” kata Harimurti. Untuk Samarinda, penyaluran dana BOS terkendala belum terbitnya DPA BOS dari Pemkot Samarinda serta belum terbitnya Peraturan Walikota untuk mendukung kelancaran pencairan dana BOS tahun

2011. “Karena aturan baru, maka sekarang dana BOS masuk batang tubuh APBD tetapi karena APBD Samarinda telah disahkan sebelum Januari, sedangkan dana BOS baru masuk ke kas daerah 19 Januari, sehingga harus membuat DPA,” kata Harimurti. Untuk itu, Disdik Samarinda meminta perlakuan khusus dalam penyaluran dana BOS agar operasional SD dan SMP bisa berjalan lancar. “Jadi tadi sudah disepakati, nanti akan dilaporkan saja dan selanjutnya akan masuk dalam APBD Perubahan,” paparnya. (may)

Kaltim Sofyan Helmi mengatakan, pihaknya pun belum akan menentukan sikap hukum atas lenyapnya saham 10 persen itu. Terkecuali nanti ada perintah dari Gubernur untuk memprosesnya secara hukum, setelah semuanya dipelajari dan diklarifikasi lebih lanjut oleh instansi berwenang. “Semuanya masih ditangani Biro Ekonomi, jadi mereka yang mengklarifikasinya. Kami di Biro Hukum ini kan ketika menyangkut nantinya ada proses hukum, baru kami yang turun tangan. Tapi itu ketika menjadi keputusannya bahwa Pemprov memproses hukum,” ujar Sofyan dengan tegas. Seperti diberitakan, kepemilikan saham Perusda Kehutanan sebesar 10 persen lenyap di PT Daisy Timber. Seharusnya sejak 2007 berdasarkan akta notaris Abdul Wahab tahun 2000, ada empat pemegang saham di perusahaan kayu yakni PT Teluk Sulaiman sebesar 60

persen, Pondok Pesantren (Ponpes) Syekh M Arsyad AlBanjari Balikpapan 10 persen, Perusda Pemkab Berau yang kemudian 2007 menjadi milik Perusda Kehutanan Kaltim 10 persen, dan KUD Mufakat Biduk-biduk 20 persen. Juni 2007 berdasarkan Berita Acara Pemkab Berau status kepemilikan saham 10 persen itu menjadi milik Perusda Kehutanan. Namun ternyata, di tahun yang sama juga ada proses penjualan saham sebanyak 300 lembar saham senilai Rp 300 juta milik Pemkab Berau itu ke PT Teluk Sulaiman sebagai pemilik saham mayoritas. Dan karena ada perubahan pemilik saham dibuatkan struktur terbaru, namun dalam struktur baru itu Perusda Kehutanan tak tercantum, termasuk milik Ponpes Syekh M Arsyad AlBanjari Balikpapan yang seharusnya 10 persen hanya menjadi 5 persen saja, dan KUD Mufakat Biduk-biduk juga berkurang 5 persen. (aid)

● Sambungan hal 13 Kenyataannya, baru satu kota yakni Balikpapan yang telah menyalurkannya, sebesar Rp 8,136 miliar. Sedang 13 kabupaten/kota lainnya belum menyalurkan ke satuan pendidikan, dengan beberapa alasan teknis diantaranya menunggu nomor rekening sekolah (PPU), belum terbitnya DPA BOS dari Pemkot (Samarinda)

Hilangnya Saham Masih Misteri ● Sambungan hal 13 sangat berkomitmen akan menyelesaikan permasalahan tersebut. Apalagi dugaannya saham Perusda 10 persen itu lenyap. Saham Perusda dalam artian adalah milik Pemerintah sendiri dari perusahaan yang bergerak di bidang perkayuan itu. “Pemprov pasti akan mengambil sikap, tidak mungkin tidak. Karena ini kan hak kita yang telah menanamkan saham di PT Daisy Timber itu. Tapi itu nanti setelah Bawas. Selain itu juga Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltim juga melakukan klarifikasi atas persoalan ini. Mudah-mudahan saja dalam waktu dekat ini,” ujarnya. Dikesempatan terpisah Kepala Biro Hukum Setprov

Harus Klarifikasi KOMISI I DPRD Kaltim melalui sekretarisnya Syaparuddin meminta kepada Pemprov dalam hal ini instansi teknisnya untuk segera melakukan klarifikasi atas dugaan lenyapnya 10 persen saham milik Perusda Kehutanan di PT Daisy Timber Berau. Hal itu agar persoalannya dapat diselesaikan segera, mengingat saham 10 persen itu jika ada,

maka uang milik Perusda adalah Rp 1,2 miliar yang disetorkan. “Hasil rapat kami kemarin bersepakat untuk meminta kepada Dishut Kaltim sebagai pihak yang sangat terkait untuk melakukan klarifikasi kepada PT Daisy Timber beserta beberapa pihak lain yang dianggap perlu. Dari hasil klarifikasi sangat penting

bagi kerja komisi selanjutnya, atau di rapat lanjutan lainnya,” kata Syaparudin kemarin. Dia mengatakan, klarifikasi sangat dibutuhkan mengingat Dishut hingga saat ini rupanya tidak mengetahui dan memiliki sejumlah data yang dibutuhkan oleh Komisi I sebagai pendukung dalam penyelesaian persoalan tersebut. “Ini tidak bisa dibiarkan, bayangkan saja angka Rp 1,2 miliar itu sangat signifikan menunjang PAD kita.” (aid)

SELASA 8 MARET 2011

21

Pengusaha Jangan Terbiasa Menyogok ● Latifu Alie Kembali Pimpinan DPD Apindo PPU PENAJAM, TRIBUN - Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Penajam Paser Utara (PPU), Latifu Alie meminta, upaya meningkatkan minat investor untuk berinvestasi di daerah ini perlu didukung suasana nyaman dalam berusaha, ketenangan dan keamanan perlu tetap dijaga. Selain itu, juga tidak membiarkan pungutanpungutan yang tidak perlu, yang sangat mempengaruhi ongkos produksi, sehingga untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan masyarakat sulit diwujudkan. Hal ini ditegaskan Latifu saat pembukaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) I DPD Apindo PPU, di Hotel

Kalimantan Penajam, Senin (7/ 3). “Kami juga mengimbau kepada seluruh pengusaha untuk tidak mengembangbiakkan virus yang namanya pungutan liar (Pungli) dan sogok menyogok yang dapat merusak tatanan bisnis dan etika berusaha,” tegas Latifu. Muskab I ini dihadiri Asisten II Firmansyah, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Andi Iskandar Hamala, Ketua DPD Apindo Kaltim, M Slamet BS, Ketua Kadin PPU Harimuddin Rasyid serta sejumlah pengusaha di PPU. Lebih lanjut Latifu meminta, agar pengusaha harus bersama-sama menciptakan clean government

dan menjauhkan diri dari KKN. Selain itu katanya, perlu perhatian serius untuk anggota LKS Tripartit, Dewan Pengupahan. Karena menurut pengalamannya, kondisi anggota lembaga ini sangat memprihatinkan. Karena honor mereka masih di bawah UMK serta terlambat sering dibayar. “Bahkan sampai 9 bulan tidak dibayar,” katanya. Padahal dalam SKB dua menteri, Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Dalam Negeri sudah jelas menegaskan, bahwa seluruh biaya untuk tripartit merupakan beban pemerintah yang dituangkan dalam APBD. Namun ternyata SKB itu tidak mendapat perhatian sehingga lembaga ketenagakerjaan tidak

dapat difungsikan dengan maksimal. Sementara Ketua DPD Apindo Kaltim, M Slamet BS mengatakan, kondisi berusaha di Kaltim ini sudah sangat bagus. Apalagi dalam pertemuan dengan Gubernur Kaltim sudah sepakat agar pengusaha bisa memberikan andil dalam pembangunan di Kaltim. “Kebijakan Apindo juga harus dilaksanakan,” ucapnya. Sementara itu, Muskab kembali memilih Latifu Alie secara aklamasi dan Saiful Anwas sebagai Sekretaris DP Apindo PPU periode 2011-2015. Selanjutnya, para pengurus dilantik Ketua DPD Apindo Kaltim. (mir)

Menangkap Ikan Sambil Beternak ● Masyarakat Desa Perlu Pendampingan dan Bimbingan TANAH GROGOT, TRIBUN - Ada tiga kegiatan yang bisa dibiayai dari Alokasi Dana Desa (ADD). Seperti, pemberdayaan ekonomi desa, lingkungan/infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat desa. Untuk pemberdayaan ekonomi dan lingkungan sudah berjalan di desa, sedangkan pemberdayaan masyarakat dirasakan masih kurang. Oleh karena itu, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Paser berusaha mendorong agar penggunaan pos anggaran desa tersebut bisa optimal, bukan cuma untuk

peningkatan SDM aparatur pemerintah desa, tetapi juga SDM masyarakat itu sendiri. Hal ini diungkapkan Kepala BPMPD Kabupaten Paser Drs Katsul Wijaya Msi menanggapi keinginan sejumlah desa mendatangkan tutor/nara sumber yang bisa menambah pengetahuan masyarakatnya. “Itu bagus sekali, sangat kami dukung, peningkatan SDM aparatur boleh-boleh saja, tapi SDM masyarakat desa juga perlu mendapat perhatian,” kata Katsul, Senin (7/3). Disadari atau tidak, masing-masing desa memiliki potensi yang mampu mensejahterakan

masyarakatnya. Hanya saja, untuk sampai ke arah sana, masyarakat desa sebagai subjek pembangunan perlu dibekali pengetahuan, apakah itu pengetahuan pertanian, peternakan, dan perikanan. Desa Petiku misalnya, lanjut Katsul, sebagai desa yang mayoritas masyarakatnya bermatapencaharian menangkap ikan, mereka sebenarnya bisa menambah penghasilan dengan berternak ayam atau bebek dengan membuat pakan ternak dari sisa-sisa ikan/udang, bahkan pakan itu bisa jual ke peternak yang lain. “Itu kata seorang pakar pertanian dan perternakan, dia

sempat melihat sisa ikan/ udang dibuang begitu saja, padahal itu bisa diolah menjadi pakan ternak. Kenapa? Karena mereka belum dikasih tahu, belum dibimbing, dan kalau mereka tahu hasilnya, tanpa disuruh pun mereka berlomba- lomba memanfaatkannya,” terangnya. Begitu pula dengan pelatihan pembuatan krupuk, jamu dan lainnya. Mereka perlu mendapat bimbingan agar barang dagangan mereka menarik pembeli, sehingga berpengaruh pada peningkatan pengasilan, dan warga desa pun semakin sejahtera. (aas)

Kalau Bisa Dibalik Saja

BOSDA Rp 1 juta untuk SMA. Kami hanya bisa Rp 500.000 dan itu pun telat. Untuk SMK juga tidak bisa karena ini terkait dengan keuangan daerah,” tambahnya. Harimurti enggan menyebutkan pasti besaran BOSDA yang belum dibayarkan hingga saat ini. Namun ia memaparkan dari alokasi dana 20 persen pendidikan sekitar Rp 315 miliar, sudah terserap sekitar Rp 200 miliar untuk gaji pegawai, lalu BOSDA menyerap Rp 90 miliar dan insentif guru sebesar Rp 100 miliar. “Kalau dihitung, habis untuk itu saja. Oleh karenanya, kami meminta perlakuan khusus bagi Samarinda, melihat kondisi keuangan daerah saat ini,” ujarnya. Bukan itu saja, alokasi dana

BOSDA untuk Samarinda juga terbilang besar karena jumlah murid cukup banyak. “Pertumbuhan penduduk di Samarinda itu sekitar 7 persen. Kalau APBD tetap, lalu pertumbuhan penduduk cepat maka kesulitan. Dari jumlah peserta ujian saja, meningkat sekitar 1.000 orang. Kalau dulu hanya 11.000 orang, kini mencapai 12.000 orang. Jadi pertumbuhan penduduk sangat cepat dan mempengaruhi pembiayaan pendidikan padahal kondisi keuangan berbeda dengan Kukar dan daerah lainnya,” ujarnya. Bukan hanya perlakuan khusus dalam BOSDA yang setiap siswa dan tiap tahun pembiayaannya diperoleh dari Rp 1 juta dari Pemprov dan Rp 1 juta dari Pemkot/Pemkab untuk jenjang SMA, lalu untuk

jenjang SMK sebesar Rp 1,5 juta dari Pemprov dan Rp 1 juta dari Pemkot/Pemkab, Disdik Samarinda juga menginginkan adanya perlakuan khusus dari sisi pembiayaan insentif guru. “Kalau selama ini dari Provinsi Rp 300.000 dan Pemkot sebesar Rp 700.000 untuk menggenapi menjadi Rp 1 juta/bulan maka kalau bisa dibalik saja,” ujarnya. Rakor yang dihadiri dari perwakilan dan Disdik Kabupaten/Kota se-Kaltim dan Kabag Keuangan 14 kabupaten/kota ini awalnya untuk membahas mengenai percepatan penyaluran BOS yang dananya diperoleh dari APBN, namun ketika rakor berjalan mencuat pula keluhan mengenai dana BOSDA yang diperoleh dari APBD Prov dan Kota/Kabupaten. (may)

Gubernur, Senin (7/3) Usman menuturkan untuk setiap mekanisme terdapat kekurangan dan kelebihan tersendiri. Untuk sistem yang diterapkan melalui Disdik Provinsi, mudah dimonitor oleh provinsi dan mudah diterima sekolah. “Tetapi kalau begitu tidak melaksanakan PP 38 karena sekolah milik daerah.

Nantinya ada dua mekanisme, kalau sekolah swasta melalui hibah, sedangkan sekolah negeri melalui Disdik,” ujarnya. Diapun menepis hal ini bukan karena tidak adanya kepercayaan terhadap pemprov dalam penyaluran dana BOS. Namun, belum lancarnya penyaluran dana BOS ke satuan pendidikan

rupanya tak hanya terjadi di Kaltim saja. “Cukup banyak juga yang belum menyalurkan,” ujarnya. Meski begitu, selanjutnya diharapkan penyaluran segera dipercepat. “Balikpapan bisa kok, jadi tinggal bagaimana mengantisipasi. Lagipula sosialisasi sudah kami lakukan sejak Desember lalu,” paparnya. (may)

● Sambungan hal 13 300 ribu guna mencukupi insentif Rp 1 juta/bulan/guru. “Dengan dana yang ada, keuangan kota agak keberatan. Kalau ada dana enak saja, tapi di Disdik ini tidak pernah ada dana yang mengendap lama. Begitu satu hari diperoleh, selama laporan pertanggungjawaban dari sekolah diterima maka langsung ditransfer,” papar Kepala Disdik Samarinda Harimurti WS dalam Rakor Percepatan BOS tahun anggaran 2011 di Kantor Gubernur, Senin (7/3). “Yang jadi masalah, sampai dengan hari ini kami tidak bisa menyediakan dana

Ini Soal Antisipasi Saja ● Sambungan hal 13 38/2007. Lagipula pendidikan itu urusan daerah,” kata Usman, usai Rakor Rapat Percepatan Penyaluran Dana BOS SD dan SMP tahun anggaran 2011 di Kantor

Harus Bisa Berpikir Non-APBD

● Jaang Minta Tetap Semangat Terkait Keuangan Pemkot SAMARINDA, TRIBUN Setelah minggu lalu di Kecamatan Samarinda Ulu, Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail kembali memimpin apel di Kecamatan Samarinda Ilir, Senin (7/3) kemarin, di Jl Kehewanan. Menurut Camat Samarinda Ilir Nursan saat ini kecamatannya terus melakukan pembenahan dalam memberikan pelayanan terpadu yang dilakukan 27 pegawainya kepada warga setempat. Memang untuk saat ini, lanjutnya mengenai pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sementara masih ditangani oleh kantor induk, tetapi kedepannya untuk memperpanjang KTP

tersebut sudah bisa dilakukan di Kelurahan Sidomulyo yang lokasinya tidak jauh dari Kecamatan Samarinda Ilir. “Kelurahan Sidomulyo saat ini telah memiliki tower yang langsung bisa link ke Dinas Catatan Sipil, jadi dalam waktu dekat untuk masalah memperpanjang KTP kita maksimalkan di kelurahan tersebut, mengingat di kantor Camat sekarang sementara statusnya masih menyewa,” ucap Nursan. Sementara Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail mengutarakan apel di kecamatan pagi itu merupakan untuk kedua kalinya ia pimpin setelah sebelumnya melaksanakan

kegiatan yang sama di masingmasing SKPD. Dia mengakui, menurunnya APBD kota Samarinda sekarang untuk dua tahun ke depan memang sangat berpengaruh terhadap pembangunan kantor kecamatan di Samarinda, sehingga tidak sedikit kantor Kecamatan harus mengontrak sebuah gedung demi melaksanakan aktivitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Saya berharap kepada para pegawai di kecamatan bisa memaklumi dengan keadaan keuangan kita sekarang, setidaknya dengan situasi seperti ini diharapkan tidak mengendorkan

semangat kerja untuk mengabdi kepada masyarakat,” pesan Wawali yang pagi itu didampingi Asisten III Ridwan Tassa, Kabag Aparatur Sartono dan Kabag Ekonomi M Yamin. Ia mengatakan pemerintah memang membatasi alokasi dana untuk masing-masing SKPD tidak sebanyak tahun kemarin, tetapi hal itu tidak untuk kecamatan. “Sekarang ini pegawai harus berpikir dan bergerak tanpa terpaku melalui APBD, banyak yang bisa disinergikan dengan pihak swasta yang sifatnya positif demi memajukan kota Samarinda menjadi sebuah kota Metropolitan,” kata Nusyirwan. (*/min)


CMYK

22

SELASA 8 MARET 2011

tribun balikpapan 6 Titik Pantau Adipura Harus Dibenahi ● Hari Ini BLH Kumpulkan Semua Stakeholder

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

Tugu Adipura di simpang tiga Nusantara, Jl A. Yani simbol kebanggaan bidang kebersihkan bagii Kota Balikpapan. Pemkot dan masyarakat Balikpapan harus bersama-sama pertahankan penghargaan ini.

Korban Angin Gusty dapat Sembako BALIKPAPAN, TRIBUN Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Balikpapan tengah menyiapkan bantuan natural berupa bahan pokok makanan bagi korban Angin Gusty di Karang Joang, Balikpapan Utara. Seperti diketahui, Angin Gusty melanda kawasan Jl Soekarno-Hatta, Km 9 hingga Km 15, Minggu (6/3) lalu. Angin gusty yang bertiup kencang tersebut tidak hanya menumbangkan pohon di sekitar poros jalan BalikpapanSamarinda, namun juga sempat merusak beberapa rumah warga. “Kita sedang inventarisir korbannya dimana dan berapa jumlahnya, setelah itu bantuan akan kita salurkan. Bantuannya ya hanya berupa sembako,” ujar Kepala Disnakersos Balikpapan Tara Allorante, Senin (7/3). Saat ditanya apakah Pemkot akan membantu perbaikan rumah warga yang

mengalami kerusakan, Menurut Tara itu mungkin saja dilakukan. Namun demikian, hal itu (bantuan perbaikan rumah), kata Tara memerlukan proses yang panjang. “Bisa saja dibantu, tapi prosesnya cukup rumit dan memakan jangka waktu yang panjang. Kita (Pemkot) harus inventarisir dulu kerusakannya seberapa parah, berapa jumlahnya, selanjutnya masih harus diajukan ke Provinsi, kemudian ke Pusat melalui Kementrian Sosial,” jelasnya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran (BPBK) Kota Balikpapan Suseno mengungkapkan, meski tidak menimbulkan kerusakan parah, berdasarkan laporan yang dihimpun, Angin Gusty sempat merusak beberapa bangunan di sekitar SMA Negeri 4, Sepinggan. Sebelumnya, data BPBK menyebutkan angin merusak bangunan yang berada di

komplek Perumahan Panorama, Karang Joang, dua ruang kelas di SMP Negeri 15 Karang Joang, serta menumbangkan pohon di kawasan Balikpapan Baru. Menurut Suseno, kawasan Jl Soekarno-Hatta memang terkenal rawan angin gusty maupun puting beliung. Kondisi ini semakin diperparah lantaran banyaknya pohon besar yang berada di tepi jalan. “Kita sama DKPP, Dishub juga sudah melakukan pemangkasan pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang baik oleh angin maupun karena lapuk,” tandas Suseno. (m26) LOKASI ANGIN GUSTY 1. Balikpapan Baru (menumbangkan pohon dan diduga sempat menimpa pengendara roda dua) 2. Jl Soekarno-Hatta 3. Perumahan Panorama ( 1 rumah) 4. SMPN 15 (2 ruang kelas rusak) 5. Sepinggan (dekat SMAN 4). Sumber BPBK (m26)

DPRD akan Panggil Manajemen PLN BALIKPAPAN, TRIBUN - DPRD Kota Balikpapan berencana memanggil manajemen PLN Cabang Balikpapan terkait keluhan warga RT 32, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara akibat terganggu operasional PLTD di kawasan tersebut. Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan Prijono Demo mengaku prihatin atas informasi tersebut. Ia berjanji akan memanggil manajemen PLN untuk meminta keterangan sekaligus klarifikasi apakah keluhan warga tersebut bisa mendapat jalan keluarnya. “Terima kasih informasinya, kami turut prihatin. Namun, akan kami kroscek dulu dengan pihak terkait. Nanti setelah masalah stadion rampung nanti kita agendakan,” katanya, Senin (7/3).

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak PLN belum mengambil sikap. Perwakilan warga Karang Joang di kawasan PLTD akhirnya mengirim keluhan ke Public Service Tribun Kaltim. Warga tersebut mengeluh karena rumahnya mengalami getaran dan suara yang sangat bising serta asap yang berbau belerang. “Sejauh ini juga kami belum mendapatkan jaminan apa-apa dari PLN. Kami selaku warga RT 032 yg terkena dampak mesin PLN sangat mengharapkan bantuan anggota DPRD selaku wakil kami tolong saat kami menjerit seperti ini bantulah kami, begitu juga sebaliknya saat pemerintah membutuhkan suara kami dengan tulus ikhlas pekerjaan kami, dan menuju ke TPS untuk memberikan suara kami,” tutur salah seorang warga. (fer)

BALIKPAPAN, TRIBUN - Peran serta masyarakat Balikpapan menjaga kebersihan lingkungan merupakan faktor penting dalam meraih Adipura. Demikian dikemukakan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Balikpapan, Soufian, Senin (7/3). Untuk itu, menjelang penilaian tahap kedua (P2) Adipura 2011, Soufian berharap dukungan masyarakat dan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah, serta intansi baik negeri maupun swasta di Balikpapan terlibat aktif menjaga kebersihan. “Raihan Adipura selama ini membuktikan budaya bersih masyarakat Balikpapan. Kami harap ini terus dijaga, bahkan ditingkatkan,” ujarnya. Menurut Soufian ada enam titik rawan yang perlu dibenahi bersama, yakni pemilahan sampah, pertokoan, perumahan menengah ke bawah, jalan kolektor, pasar, serta drainase.

Soal sampah, Sofian mengimbau agar masyarakat bisa tertib membuangnya sesuai waktu yang ditentukan. Ini untuk mencegah penumpukan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS). Begitu pula dengan pemilahan dan pengolahan sampah. Soufian meminta pemukiman memaksimalkan penggunaan komposter yang sudah ada. Diketahui, Pemkot telah membagikan 1.377 komposter untuk permukiman dan beberapa instansi. Kapasitas setiap unit komposter rata-rata mencapai 30 liter. “Penggunaan komposter cukup mudah dan alatnya pun sudah ada. Dengan maksimalnya penggunaan komposter, volume sampah yang masuk ke TPA bisa berkurang,” ujar Soufian. Begitu pula titik pantau pertokoan Balikpapan yang mendapat nilai rendah di penilaian sebelumnya. Ia mengajak para

pemilik toko menjaga kebersihan dan memaksimalkan tempat sampah. Hal sederhana semacam pot bunga pun bisa menjadi faktor penting. Pot bunga yang ditempatkan Pemkot kerap justru menjadi tempat membuang puntung rokok. Untuk memaksimalkan peran serta masyarakat, hari ini BLH mengumpulkan seluruh stakeholder terkait, mulai Kepala SKPD, intansi vertikal , dan lainnya. Tokoh masyarakat Balikpapan drh Joko Suseno berharap budaya bersih benar-benar ditanamkan kepada masyarakat. “Jangan ada kesan Adipura hanya untuk Pemkot, masyarakat harus ikut merasa memiliki juga,” ujar Joko. Agar Adipura tetap bisa diraih Balikpapan, Joko mengimbau pejabat SKPD dan masyarakat bersama-sama kerja keras mempertahankan Adipura. Menjelang penilaian tahap II jangan ada pejabat yang “santai-santai”. (joe)

BPJT akan Tinjau Proyek Tol ■ Pemkot Diminta Dukung Pembebasan Lahan BALIKPAPAN, TRIBUN Upaya mempercepat pembangunan freeway (jalan tol) Balikpapan-Samarinda terus dilakukan pihak terkait, termasuk Pemkot Balikpapan. Dalam waktu dekat, Pemkot akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemprov Kaltim. Nota kesepahaman berisi komitmen bersama mendukung proyek jalan tol, khususnya masalah pembebasan lahan. Demikian penuturan Kabag Pembangunan Setkot Muhaimin saat ditemui Tribun di ruang kerjanya, Senin (7/3). “Memang masih ada beberapa masalah pembebasan lahan. Untuk itu, Pemkot dan Pemkab yang wilayahnya masuk rencana pembangunan (jalan tol) diminta mendukung. Ini merupakan hasil rapat koordinasi di Samarinda beberapa waktu lalu,” ujar Muhaimin. Dikemukakan, nota kesepahaman tersebut

kesepahaman antara merupakan salah satu DATA TOL BALIKPAPAN-SAMARINDA Pemprov dan syarat MoU Pemkot/Pemkab. pembangunan freeway ● Panjang Jalan : 99,02 Km Diketahui, jalan tol antara Gubernur dan ● Jumlah Lajur : 2 Jalur dengan 6 lajur yang direncanakan Menteri Pekerjaan ● Lebar Badan Jalan : 36,9 meter ● Kecepatan Rencana : 100 Km/Jam Pemprov Kaltim Umum (PU). ● Estimasi Biaya : Rp 6.268.490.000.000 sepanjang 99,02 Km. Sementara masalah Sumber: Dinas PU Kaltim. (joe) Jalan tol akan lahan Hutan Lindung melintasi Balikpapan, DAS Manggar yang Kutai Kartanegara, dan mendatang. akan dipinjam untuk jalan tol Samarinda. Rencananya, jalan “Sebelum ada peninjauan akan langsung dibuat dalam dua jalur dengan BPJT, MoU antara Pemkot/ dikoordinasikan Gubernur enam lajur selebar 3,6 meter. Pemkab dan Pemprov harus dengan Menteri Kehutanan. Estimasi biaya yang sudah ada. Kalau Peran PemPemkot bersama tim dibutuhkan mencapai Rp 6,2 kot membantu pembebasan pembebasan lahan triliun. Rinciannya, biaya lahan di wilayah Balikpapan,” dari Pemprov Kaltim konstruksi sebesar Rp 5 triliun, ungkap Muhaimin. pun telah bertemu dengan dan biaya pembebasan lahan Dalam kunjungan nanti, Badan Pengatur Jalan Tol mencapai Rp 1,2 triliun. BPJT akan melihat lokasi, (BPJT) di Jakarta. Rencana, Rencananya, pembangunan desain jalan, serta rencana BPJT dijadwalkan meninjau terkait. Termasuk juga melihat freeway berlangsung selama proyek jalan tol Balikpapantiga tahun. (joe) komitmen dalam nota Samarinda, 17-18 Maret

Ganti Dua Kali Lipat ADANYA rencana pembuatan nota kesepahaman (MoU) antar Pemprov dan Pemkot Balikpapan terkait pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda diakui Walikota Imdaad Hamid. Hal ini dituturkan Imdaad kepada Tribun, Senin (7/3) di Kantor Walikota.

“MoU bersama Pemprov ini untuk komitmen percepatan pembebasan lahan. Untuk pembebasan lahan, sejauh ini di Balikpapan belum ada kendala. Kalau memang ada hutan kota yang dilewati, harus diganti dua kali lipat,” ujar Imdaad. (joe)

Pemenang Favorit Ditentukan SMS BALIKPAPAN, TRIBUN - Launching New Pacifica pada April mendatang akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, diantaranya lomba mewarnai “New Pacifica” yang dilaksanakan pada Minggu (6/ 3) kemarin. Menurut Elyn, panitia lomba mewarnai, tema lomba mewarnai adalah New Pacifica Food Court. Perlombaan sudah dilaksanakan di Pacifica Food Court Plaza Balikpapan mulai pukul 09.00 WITA 13.00 WITA berlangsung meriah. Seluruh peserta berjumlah 84 anak yang dibagi-bagi tiga kategori yaitu: TK, kelas 1-2 SD dan kelas 3-4 SD. Pemenang lomba mewarnai mendapatkan tropi, uang pembinaan, dan bingkisan, Selain itu akan dipilih satu pemenang favorit melalui polling SMS yang akan mendapat hadiah HP Browser dari Telkomsel. Untuk pemilih polling SMS yang beruntung akan mendapatkan souvenir dari Telkomsel. Pemenang favorit bisa melalui polling sms dengan cara: ketik BPN (spasi) NP (spasi) No

PEMENANG LOMBA MEWARNAI NEW PACIFICA KATEGORI A Juara I : Jihan Juara II : Ariel Itsbat Nurhad Juara III : Meylina Amelia Ardi Harapan I : Dzacky Zivka Harapan II : Syifha Alya. S Harapan III : Dealsy Agnesia Nominasi I : Adel Nominasi II : M. Alief Rizky Nominasi III: Rafi KATEGORI B : Clairine Aurellia : Ismadianty Alifa Aziz Juara III : Bambang. T Harapan I : Celia Elvira Ardi Harapan II : Keenan Harapan III : Rizqy Yuliah Juara I Juara II

HO

Peserta lomba mewarnai New Pacifica.

Peserta kirim ke 3954 dan akan dilakukan polling s/d tgl 12 Maret 2011. Bagi Pemilih Polling SMS terbanyak akan mendapatkan souvenir dari Telkomsel. (m33)

KATEGORI C Juara I : Oksa Anindya Juara II : Deja Juara III : Michelle Tang(m33)


tribun balikpapan

SELASA 8 MARET 2011

23

Rusli Nasution Gantikan Ngadino ! Jabat Wakil Kepala Polda Kaltim

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

Kapolda Kaltim Irjen Mathius Salempang melantik Kombes Rusli Nasution sebagai Wakapolda Kaltim menggantikan Brigjen Pol Ngadino di Ruang Mahakam Mapolda, Senin (7/3).

BALIKPAPAN, TRIBUN Kombes Pol Rusli Nasution kini resmi menggantikan posisi Brigjen Pol Ngadino sebagai Wakil Kepala Polda Kaltim. Sementara, Brigjen Pol Ngadino segera menempati jabatan baru sebagai Kepala Lemdiklat Secapa Mabes Polri. Upacara serah terima jabatan dipimpin Kapolda Kaltim Irjen Pol Mathius Salempang di ruang Mahakam Polda Kaltim, Senin (7/3). Selain menyatakan mutasi jabatan merupakan suatu kewajaran di lingkungan Polri, Mathius berpesan agar Wakapolda Kaltim yang baru dapat terus melaksanakan program

Kapolri. “Reformasi birokrasi harus ditunjang pelaksanaan program Kapolri. Pertama pengungkapan kasus dan pemberantasan semua kegiatan ilegal, baik ilegal mining, logging maupun fishing. Polda Kaltim telah berhasil menyelesaikan program pertama tersebut dengan predikat baik. Pemuatan Detasemen 88 di lingkup Polda Kaltim meski secara struktural tidak berada di Polda Kaltim,” kata Mathius. Program ketiga, implementasi organisasi struktur yang baru di Direktorat Reserse dan Kriminal. Dan keempat, membangun kerja sama

dalam bentuk sinergitas kerja sama. “Wakapolda, penggerak organisasi dalam Polda. Diharap dapat melaksanakannya dengan baik,” ujar Mathius. Kombes Pol Rusli Nasution, yang sebelumnya menduduki jabatan Wakapolda Bangka Belitung. Pria kelahiran Mandailing Natal, Sumatera Utara, 53 tahun silam ini pernah menduduki jabatan penting di berbagai kota di Indonesia. Sebut saja, Malang, Jawa Timur. Ayah tiga anak ini pernah menjabat Kapolwil Malang selama satu tahun, pada 2008-2009 lalu. Sebelumnya, ia juga menduduki jabatan sebagai

Direskrim Polda Jatim. Pernah pula menjabat Kapolres Purwakarta dan Sukabumi. Tak hanya lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) 1983, suami Novieta Elladona ini juga langsung melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) tiga tahun berikutnya. Kemudian mengikuti kuliah hukum di Universitas Pancasila tahun 1994 dan Sespim Polri tahun 1998. Tak berhenti sampai di situ, dalam kurun 2002 hingga 2004, predikat Master Manajemen dari Universitas Bhayangkara dan Master Hukum bisnis dari Universitas Padjajaran pun berhasil direngkuhnya.(sar)

90 Persen Lahan Belum Dibebaskan ! DPRD akan Mediasi untuk Selesaikan Ganti Rugi ”Kami terkejut, karena lapangan yang akan dibangun ternyata hampir 90 persen masih belum terbebaskan,” Prijono Demo, Kepala Dinas PU Balikpapan

BALIKPAPAN, TRIBUN Pembangunan Stadion Balikpapan yang menjadi dambaan masyarakat Kota Balikpapan masih mengalami kendala. Anggota Komisi III DPRD bersama Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan meninjau lokasi pembangunan stadion tersebut. Wakil Ketua Komisi III Prijono Demo mengaku terkejut saat mengetahui lahan pembangunan stadion tersebut ternyata 90 persen masih belum terbebaskan. Hampir dua pertiga luas areal pembangunan stadion belum

dibebaskan. “Kami terkejut, karena lapangan yang akan dibangun ternyata hampir 90 persen masih belum terbebaskan,” ujar Prijono di sela-sela peninjauan sambil melihat peta yang disodorkan pejabat Dinas PU Kota Balikpapan, Senin (7/3). Lambatnya pembangunan stadion karena terkendala pembebasan lahan. Pihak pemilik lahan menginginkan harga sekitar Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu per meter, sedangkan harga tanah sesuai Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) berkisar Rp 64 ribu. Kondisi tersebut menurut Prijono juga memprihatinkan. Jika dibiarkan berlarut-larut maka stadion yang rencana berkapasitas 40 ribu penonton tersebut akan semakin lama rampungnya. “Harusnya Bagian Perlengkapan lebih aktif melakukan pendekatan dengan warga pemilik tanah sehingga proses pembebasan lahan bisa segera terealisasi,” tutur Prijono

STADION BALIKPAPAN Lokasi

: Jl. Martapura Batakan Kota Balikpapan

Kapasitas

: 40.000 penonton

Rencana Anggaran I.

Stadion

: Rp 600 miliar

II.

Serba Guna

: Rp 29 miliar

III.

Asrama atlet

: RP37,565 miliar

IV.

Masjid

: Rp 11,034 miliar

V.

Luar bangunan : Rp 33,956 miliar

Pembangunan stadion tahap pertama berupa pematangan lahan, pembangunan tribun penonton sisi barat dan lapangan. Namun, dari pantauan Tribun, pekerja masih melakukan pemancangan tiang untuk sisi tribun penonton barat. Sementara kontrak kerja antara pemerintah dengan kontraktor Waskita Karya tahap pertama tinggal empat bulan lagi. “Katanya baru 38 persen, tapi sisa kontrak kerja sisa empat bulan,” tandas Prijono. Selain masalah pembebasan lahan lapangan, juga pembebasan lahan jalan menuju masuk stadion masih

terus mengalami kendala. Untuk itu, DPRD dalam waktu dekat akan memanggil Bagian Perlengkapan, Dinas Pekerjaan Umum, dan warga pemilik lahan. Dewan akan memediasi antara Pemkot dan pemilik lahan, sehingga pembebasan lahan segera terselesaikan. “Pendekatan dengan warga, nanti secepatnya akan kami mediasi masalah pembebasan lahan. Kalau Pemkot membayar melebih NJOP maka bisa menjadi temuan BPK, tapi di sisi lain pemilik lahan tidak mau diganti sesuai NJOP. MAKanya nanti dicarikan solusinya,” katanya. (fer)

Optimistis Rampung Sesuai Rencana

Pembangunan Tahap I (2010-2011) A. Pekerjaan

TRIBUN KALTIM/FERI MEI EFENDI

Anggota Komisi III DPRD Balikpapan meninjau proyek pembangunan Stadion Balikpapan, Senin (7/3).

: Pematangan lahan

D. Nilai kontrak

: Rp 74.593.602.007 (APBD Provinsi)

E. Pemilik proyek

: Pemkot Balikpapan

F.Pengguna anggaran

: Dinas PU Kota Balikpapan

G. Konsultan Perencana

: Arsitek team empat (Jakarta)

H. Kontraktor pelaksana

: PT Waskita Karya

I. Management kontruksi

: PT Sangkuriang

J. Sumber dana

: APBD Provinsi dan APBD Kota

K. Waktu pelaksanaan

: 360 hari kalender

L. Masa pemeliharaan

: 180 hari kalendar (fer)

KEPALA Seksi Pembangunan Gedung Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan AM Yusri mengaku optimistis pembangunan stadion tahap pertama yang jatuh tempo pada Juli bisa rampung. “Jalan belum dikerjakan karena lahannya belum bebas. Sekarang pemancangan lahan untuk tribun penonton sisi barat. Memang kontraknya sisa empat bulan. Karena kita masih mengalami kendala lahan yang belum terbebaskan, tapi kan tetap berusaha dan optimistis bisa terealisasi,” katanya saat ditemui di sela-sela peninjauan di lokasi pembangunan stadion, Menurutnya, pembebasan lahan rencananya akan dilakukan dengan cara ganti rugi lahan dengan lahan baru yang juga berada di kawasan stadion tersebut. Total pembebasan lahan secara keseluruhan sekitar 3 hektare. “Kalau soal pembebasan lahan, Bagian Perlengkapan yang tahu. Tapi informasinya akan direlokasi ke sekitar kawasan itu juga,” tuturnya. (fer)

Pemkot Bentuk Tim Verfikasi !Penutupan Km 17 Tunggu Ganti Rugi Wisma BALIKPAPAN, TRIBUN Pemkot Balikpapan telah membentuk tim verivikasi guna menangani proses penghitungan ganti rugi (taksasi) bangunan wisma di lokalisasi Lembah Harapan Baru (LHB) Km 17 Jl Soekarno-Hatta, Balikpapan Utara. Demikian dikemukakan Walikota Balikpapan Imdaad Hamid, usai Coffe Morning, Senin (7/3). Imdaad mengungkapkan, tim verifikasi khusus yang diketuai Asisten II Sayid MN Fadly tengah bekerja menghindari mark up (penggelembungan) biaya taksasi ganti rugi bangunan wisma.“Tim khusus ini tengah jalan. Biar jelas angka yang diperlukan untuk ganti rugi itu berapa. Kalau angkanya jelas bisa kita ajukan di APBD-P nanti. Bahkan kalau DPRD setuju, bisa saja mendahului

APBD-P,” ujar Imdaad. Masalah penutupan lokalisasi, bukanlah perkara sulit. Lantaran ia hanya perlu menandatangani SK Penutupan. Namun, yang menjadi kendala, proses dan dan dampak dari penutupan lokalisasi tersebut. “Kan tinggal teken (SK Penutupan) saja. Tapi dampak dan prosesnya ini harus diperhitungkan. Insyaallah tidak

ada hambatan. Pemkot dan Dewan sudah sepakat dan tinggal pelaksanaan saja,” tuturnya. Imdaad berharap, proses pemulangan 401 Pekerja Seks Komersial (PSK) yang menghuni LHB dapat dilakukan bersamaan dengan ganti rugi dan pembongkaran bangunan wisma. “Harapannya bisa dilaksanakan bersamaan,”

pungkasnya. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Tara Allorante mengatakan ganti rugi 48 wisma (blok) di LHB mutlak diperlukan. “Berkaca dari penutupan lokalisasi Manggar Sari yang dilakukan tanpa ganti rugi wisma, maka prkatek prostitusi di kawasan itu kembali lagi. Meski harus kucing-kucingan dengan petugas,” ujar Tara. (m26)

Disetujui Rp 900 Juta DARI total anggaran Rp 2,7 Miliar yang diajukan Disnakersos untuk proses penutupan lokalisasi Lembah Harapan Baru (LHB) Km 17, DPRD hanya menyetujui Rp 900 juta. Praktis, hal ini membuat Disnakersos memprogram ulang konsep penutupan LHB dari perencanaan semula. Sedianya, anggaran Rp 2,7 miliar digunakan untuk menggelar pembinaan dilanjutkan pemulangan PSK. Anggaran Rp 900 juta hanya

cukup sebagai biaya pengecekan kesehatan PSK sebelum dipulangkan, dengan asumsi, per PSK mendapat alokasi sekitar Rp 1,2 Juta. “Pasti ada perubahan konsep dengan anggaran yang disetujui segitu berarti tanpa pembinaan, hanya tiket kapal laut. Tapi tak terlalu masalah tanpa pembinaan, karena mereka (PSK) juga bukan warga Balikpapan,” kata Tara. (m26)


Balikpapan All Star HALAMAN 30

SELASA, 8 MARET 2011

Berawal dari Kedai Kopi Persiba pernah mengalami masa-masa kejayaannya di era 7080an saat berlaga di kompetisi perserikatan. Nama-nama pemain top Persiba seperti Junaedi, Batharuddin, Edi Simon, Edi Ayub, Sukliwon Irianto, Rahmin Sanjaya, Jalil Jamaluddin dan Deni Bingku, adalah sederet pemain bintang Persiba di masa lalu. KINI meski sudah tidak terdaftar dalam line up Persiba, tapi nama-nama mereka tidak bisa dipisahkan dari sejarah panjang perjalanan Persiba. Dan kini, para veteran-veteran Persiba ini tergabung dalam Balikpapan All Star (BAS). Berawal dari kedai kopi Pak Aciu di daerah Pandan Sari, veteran-veteran Persiba ini terlibat perbincangan serius tapi santai tentang sepakbola Galatua. Pada masa itu, veteranveteran Persiba ini sudah menginjak masa senja, sekitar 40 tahunan, masa yang tidak memungkinkan lagi untuk mereka berkarir di sepakbola profesional sebagai pemain. Meski demikian, kecintaannya kepada sepakbola tidak dapat memisahkan mereka dengan si kulit bundar. Turnamen Galatua dan turnamen sepakbola antar kampung (Tarkam) pun jadi pelarian. Sejumlah pensiunan Persiba ini menjadi incaran banyak klub yang berlaga di Galatua. “Jadi banyak rekan-rekan yang bermain untuk klub berbeda-beda. Si A main di klub ini, si B main di klub itu. Di lapangan kami saling berjibaku. Sampai akhirnya kami berpikir, kenapa kami tidak buat klub sendiri yang isinya mantan-mantan pemain Persiba,” kata Rahmin Sanjaya, salah satu pencetus BAS. Atas semangat kebersamaan inilah para veteran Persiba berkeinginan membentuk klub. Tahun 1998, mereka membentuk PS Café. Para pencetusnya antara lain Junaedi, Edi Simon, Edi Ayub, Sukliwon Irianto, Rahmin Sanjaya, Jalil Jamaluddin, Deni Bingku, Abdul Gafur, Burhan, Warsito Hadi, Ibnu Suroso, Ngadiono, Andi Alfian, Sultan, Arifin Taledeng, Bambang Hartoyo, Husin Elkadir, Cecem, Gendon, Kafrawi, Nyoman Sukadana (almarhum) dan Abdul Rahim (almarhum). “PS Café ini beranggotakan mantan pemain Persiba di era perserikatan. Jadi dengan terbentuknya PS Café ini, tidak ada lagi mantan pemainpemain Persiba yang dibayar (dibond) klub-klub lain saat Galatua,” terang Rahmin. Dengan semangat kebersamaan, PS Café terus eksis dengan modal iuran para anggotanya, bahkan hingga memasuki usia di tahun keempatnya.(eza)

Bina Pemain Muda Junaedi, Pemain Persiba Era 80-an BALIKPAPAN All Star (BAS) bukan hanya jadi wadah silaturahmi mantan pemain-pemain Persiba. Tapi didirikanya BAS juga punya tujuan untuk membina pesepakbola-pesepakbola muda di Balikpapan. Kami ingin membentuk BAS usia enam belas tahun yang diisi anakanak usia enam belas tahun. Intinya, kami ingin BAS punya kontribusi untuk kemajuan sepakbola di Balikpapan kedepannya.(eza) TRIBUN KALTIM/REZA R UMAR

Para pemain Persiba yang tempo dulu menjadi bintang dan kini tergabung dalam Balikpapan All Star.

Rahmin Sanjaya, Pemain Persiba Era 80-an TUJUAN dibentuknya BAS hanya sebagai ajang silaturrahmi antar mantan pemain Persiba, tidak lebih dari itu. Kami tidak berpolitik, kami tidak bergerak di bidang TRIBUN/EZA lain, kecuali hanya untuk silaturrahmi. Dari sepakbola, kembali ke sepakbola, itulah tujuan kami. Dan kami pun tidak ingin berpolitik. Kami hanya fokus untuk kemajuan sepakbola di Balikpapan dan Kaltim.(eza) REZA R UMAR

Balikpapan All Star (berdiri) saat menghadapi tim Hotel Mega Mustika di Lapangan Stal Kuda SPN, Balikpapan, Sabtu (5/3).

PF Cafe Menjadi BAS SEIRING berjalannya waktu, semakin banyaknya mantan pemain Persiba, mantan wasit Persiba dan mantan pengurus Persiba di era perserikatan yang ingin bergabung, maka tercetuslah ide untuk membuat perkumpulan yang lebih besar. “Kami sering kumpul di rumah Sdr Junaedi untuk membicarakan rencana pembentukan wadah baru yang semakin besar. Dan pertemuan terakhir di kantor PT Deraholdings-Ruko Wika yang difasilitasi Sdr Abdul Gafur yang dihadiri sekitar 20an anggota PS Café, akhirnya kami sepakat mendirikan BAS pada tanggal 29 Juni 2003. Otomatis, nama PS Café kami ganti jadi BAS,” kata Rahmin. Periode awal berdirinya BAS telah menetapkan bahwa masa bakti kepengurusan BAS pada saat itu adalah periode 2003-2005. Dan hingga saat ini BAS baru melakukan dua kali penggantian ketua. “Sesuai misi dari pendiri dan inisiator pada saat itu, bahwa BAS ini adalah milik seluruh anggota yang beranggotakan mantan-mantan pemain Persiba, mantan pengurus Persiba, mantan wasit Persiba dan para simpatisan. Oleh karenanya, di BAS, suara anggota adalah suara tertinggi dalam mengambil keputusan,” terang Rahmin. “Intinya, BAS itu dibentuk sebagai wadah untuk saling silaturrahmi dan mengikat rasa kebersamaan,

guna mengenang dan bernostalgia bagi mantan-mantan pemain di era keemasan mereka masingmasing,” tambahnya. Hanya Bermain Bola Banyak suka duka di dalam organisasi BAS selama perjalanannya, utamanya dalam menyatukan dan mengumpulkan mantanmantan pemain dan angota Persiba yang terdiri dari beberapa era, baik di era tahun 80an, tahun 90an dan tahun 2000. Sekretaris BAS, Abdul Gafur mengatakan, BAS menganut asas kepemimpinan kolektif. “BAS adalah milk kita bersama yang anggotanya merupakan mantanmantan pemain Persiba. BAS tidak mengenal super hero, yang ada adalah super tim, seperti yang selalu kita junjung dan kita lakukan disaat kita masih menjadi pemain sepakbola yang berprestasi. Dalam BAS tidak menganut asas kepemimpinan tunggal, namun BAS menganut asas kepemimpinan kolektif,” kata Abdul Gafur. Ia juga mengatakan, BAS juga bukan wadah dan tempat untuk mencari uang. BAS hanyalah wadah silaturrahmi sesama anggotanya. “Di sini bukan tempat untuk mencari uang. Di BAS, semua anggotanya dituntut untuk berkorban sesuai kesanggupannya, bukan untuk mencari keuntungan karena kedudukan jabatannya,” katanya. Berkumpul dan bermain sepakbola adalah tujuan BAS.(eza)

Balikpapan All Star

Best Of The Best Jalil J/ Budiharto

Rahmin/ Edi Garong Asmawan Fadil/ Y. Purnomo

Junaedi/ Budiono

A.Gafur/ Edi Simon

Odnel/ Budiono Sukliwan/ Heru.P A/Rahim

Sultan

Demi Bingku/ Isak

3-4-3 Grafis: Tribun Kaltim/Ervan

CM Y K

Tidak Berpolitik

Kegiatan Sosial

SUSUNAN PENGURUS BALIKPAPAN ALL STARS Periode : 2011 - 2013 PEMBINA

: H.Rizal Efendi SE : H.Heru Bambang SE

PENASEHAT

: Edi Simon Badawi : Budiharto : Junaidi

KETUA

: Jalil Jamaluddin

WAKIL KETUA SEKRETARIS

: Nexson Mailangky : Abdul Gafur

Edi Simon Badawi, Pemain Persiba Era 80-an Di BAS ini, selain kami bersilaturrahmi, kami juga melakukan kegiatan-kegiatan sosial. Kami ikut membantu korban bencana di Balikpapan dan juga menggelar laga amal TRIBUN/EZA jika ada anggota atau mantan pemain sepakbola yang meninggal dunia. Misalnya saat Almarhum Jumadi Abdi meninggal, saat itu BAS menggelar laga amal. Hasil yang terkumpul dari laga itu kami sumbangkan ke keluarga korban.(eza)

: Abdul Kadir BENDAHARA

: Ir.Ibnu Suroso : Sultan

BIDANG ORGANISASI&SOSIAL : Rachimin Sanjaya,Spd

Kepemimpinan Kolektif Abdul Gafur, Sekretaris BAS

: Abdul Rachim : Budiono Angga PERLENGKAPAN

: Rudi Hermanto : Edy Ayub : Fadil Hasan : Eddy Herlambang : Aswan

ANGGOTA KEHORMATAN BAS

: Andi Tandrang Al Idrus

history

BAS adalah milik anggotanya yang merupakan mantanmantan pemain Persiba. BAS tidak mengenal super hero, yang ada adalah super tim. Dalam BAS TRIBUN/EZA tidak menganut asas kepemimpinan tunggal, namun BAS menganut asas kepemimpinan kolektif. Di BAS, para anggotanya dilarang mempolitisasi BAS. BAS murni untuk ajang silaturahmi antar mantan pemain-pemain Persiba.(eza)

Ajang Silaturrahmi

Tim Beruang Madu PERSIBA Balikpapan. Nama tim ini bisa dikatakan menjadi salah satu tim besar di tanah Borneo. Atau mungkin bisa dikatakan Persiba merupakan tim tertua di Kalimantan Timur. Menilik sejarahnya, sangat wajar jika tim yang dahulu berjuluk Tim Selicin Minyak ini layak mendapat predikat sebagai tim tertua di Kaltim. Pasalnya, sejak tahun 1950, tim ini sudah terbentuk. Persiba Balikpapan atau Persatuan Sepakbola Indonesia Balikpapan merupakan sebuah klub profesional yang bermarkas di kota Balikpapan. Tim berjuluk Beruang Madu ini adalah salah salah satu kontestan Superliga, kompetisi paling elit di tanah air. Prestasi tertinggi Persiba sepanjang keikutsertaanya di pentas sepakbola profesional yang ditandai dengan digulirkannya Liga Indonesia sejak musim kompetisi 1994/95 silam, adalah tembus tiga besar pada Superliga 2009/2010. Sebelumnya, Persiba juga lolos babak delapan besar yang dicapai pada musim kompetisi 2006, dan mengikuti Superliga tahun 2007. Pasang surut prestasi juga dialami tim ini dengan sekali turun kasta di divisi satu, yakni pada musim 1988/99. Lima musim bergelut di level kedua kompetisi sepakbola nasional, Persiba baru bisa kembali ke divisi utama, setelah mampu menempati peringkat empat wilayah Timur pada musim kompetisi 2004. Setelah itu, tim kebanggaan publik sepakbola di Balikpapan ini terus bertahan di kompetisi level atas.(eza)

Budiharto, Pemain Persiba Era 70-an ADANYA BAS sangat positif karena kami jadi sering berkumpul sesama mantan pemain Persiba. Ini jadi ajang silaturahmi buat kami. Selain itu kami juga punya keinginan TRIBUN/EZA untuk dapat memajukan sepakbola di Balikpapan. Kami ingin membina pesepakbolapesepakbola muda di Balikpapan agar bisa menjadi pemain masa depan Kaltim dan nasional seperti yang terdahulu.(eza)

Tempat Berolahraga Junaidi, Pemain Persiba Thn 1993-2000 SELAIN untuk wadah silaturrahmi, BAS ini sebagai wadah untuk berolahraga. Di BAS ini kami bermain bola seperti saat muda dulu waktu aktif di Persiba. Kami TRIBUN/EZA bermain bola melawan tim-tim di Balikpapan, baik hanya untuk persahabatan, maupun untuk turnamen seperti Galatua.(eza)


32

SELASA 8 MARET 2011

Pantang Menikah

Sebelum Pensiun PERNYATAAN Jenson Button berikut mungkin membuat sang kekasih, Jessica Michibata sedih, dan kecewa. Pembalap McLaren ini berikrar, dirinya tak akan pernah menikah, dan punya anak sebelum menggantung helm alias pensiun dari dunia balap. Padahal, sebelumnya sang kekasih yang merupakan model asal Jepang ini sudah berkali-kali mengisyaratkan ingin melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius. Button pun sebelumnya sempat memberi sinyal akan segera mematenkan hubungan mereka. “`Menikah, dan punya anak sepertinya sesuatu yang sangat istimewa. Bayangkan, kamu punya anak, dan mengatakan pada sang anak, ‘ayahmu adalah seorang juara dunia,’” ujarnya ketika itu. Tapi kini jelang balapan F1 2011, juara dunia F1 2009 ini tiba-tiba berpikiran lain. Ia tak ingin menikah dulu, dan juga tak ingin punya anak dulu sebelum gantung helm. Kenapa?

Bisakah Anda membayangkan saya membalap dengan kecepatan 300 km/jam sembari membayangkan anak saya menunggu di rumah? JENSON BUTTON Pembalap McLaren

Pernyataan Button ini terlontar bukan karena ia tak serius membina hubungan dengan Michibata, atau masih mencari perempuan lain yang lebih baik. Alih-alih, katanya, karena ia berpikir untuk membina keluarga dirinya tak hanya harus siap jadi suami, tapi juga harus siap menjadi ayah. Dan, untuk saat ini ia merasa belum mampu menjalankan tugas menjadi seorang ayah. “Saat sudah punya anak, maka itu akan mengubah

seluruh duniamu,” kata pembalap berusia 31 tahun ini dikutip dari Sunday Express, kemarin. Dan itu berarti, lanjutnya, akan mengubah juga konsentrasinya yang selama ini terfokus pada dunia balap. “Bisakah Anda membayangkan saya membalap dengan kecepatan 300 km/jam sembari membayangkan anak saya menunggu di rumah?,” ujarnya memberi contoh. “Itulah salah satu alasan kenapa sampai saat ini saya masih belum siap punya anak, meski sebenarnya saya sangat senang dengan anakanak,” ujar pembalap asal Inggris ini. Alasan lain, paparnya, adalah karena ia takut tak bisa menghabiskan banyak waktu dengan anaknya nanti jika dmasih aktif membalap. “Di dunia F1 yang sibuk dan gila ini, tak mungkin kita menghabiskan banyak waktu untuk mengurus anak. Itu hal mustahil, kita bepergian setiap waktu, latihan dan latihan, menyusun strategi, promosi

untuk tim, tak terasa satu tahun berlalu, dan mendadak anakmu sudah besar,” ujarnya. Dalam konteks ini, ia menganalogikan keputusannya untuk pantang menikah, dan punya anak sebelum pensiun dengan saat berada di sirkuit. Katanya, “Jika kamu merasa mulai takut saat menggeber mobilmu, kamu harus segera menghentikannya. Sebab, jika diteruskan kamu tak akan menikmati moment itu, dan bisa jadi itu akan menjadi keputusan terburukmu.” Pada usianya sekarang, Button telah menjajal 189 kali balapan di F1, jumlah yang terbilang paling tinggi dari jejeran pembalap lain yang akan berlaga di F1 2011. Ia hanya terlewati oleh para seniornya seperti Rubens Barrichello, Michael Schumacher, dan Jarno Trulli —yang semuanya sudah jadi ayah. (Tribunnews/den)

Jenson Button bersama Jessica Michibata

Semenit Heningkan Cipta untuk Richards

THE SUN

Istri almarhum Dean Richards, Samantha, beserta dua anaknya, Rio dan Jordan

Istri Richards, Samantha, SEBELUM laga Wolves dan dan dua anaknya, Rio dan Tottenham digelar di Jordan didapuk ke tengah Stadion Molineux, Minggu lapangan sembari membawa (6/3), suasana di dalam kostum yang biasa dipakai stadion yang dipenuhi Richards. Nyonya Richards ribuan penonton tampak terharu, dan mendadak senyap. Selama tangannya bergetar saat satu menit mereka SUN memegang pundak kedua mengheningkan cipta Dean Richards anaknya. untuk mendoakan, dan Usai mengheningkan cipta, suasana mengenang defender Spurs, Dean mendadak jadi gemuruh dengan tepukRichards (36) yang meninggal karena tangan dari para penonton. Mereka kanker otak akhir pekan lalu.

bahkan berdiri untuk memberikan penghormatan terakhir untuk almarhum. Di lapangan, hadir juga para pelatih, dan rekan-rekannya dari klub yang pernah dibela oleh Richards, Bradford City, dan Southampton. “Meninggalnya Dean Richards pada usia 36 sangat mengenaskan. Saya mengenang 16 tahun silam saat saya masih di usia seperti itu, itu sungguh membuat sedih,” kata pelatih Wolves, Mick McCarthy dikutip dari Telegraph, kemarin.

Ratusan fan Richard bersama keluarga, dan kerabatnya mengantar pemakaman bek handal tersebut ke pemakaman di Bradford akhir pekan lalu. Mereka membawa poster almarhum, sembari mengusung poster yang di antaranya bertuliskan “Rest in peace, Richards!” Richards mengawali karier profesional dengan menjadi bek di Bradford City pada 1992. berlanjut di Wolverhampton Wanderers, Southampton, dan terakhir di Tottenham Hotspur. (Tribunnews/den)


TRIBUNKALTIM - 08 MARET 2011  

EDISI CETAK : TRIBUNKALTIM - 08 MARET 2011

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you