Page 1

Harga Eceran

Rp 2.000 Langganan: Rp 55.000/bulan (Luar Samarinda dan Balikpapan ditambah Ongkos Kirim)

Senin 6 Juli 2009 No.059/Tahun 7

32

INDEPENDEN & KREDIBEL

Halaman

Berlangganan Hub: 0542-7020151, 0541-202416

ANTARA/HASAN SAKRI GHOZALI

Warga menyaksikan evakuasi bus yang tertabrak kereta api Prameks (Prambanan Ekspres) di perlintasan rel desa Jombor, Kecamatan Ceper, Klaten, Jateng, Minggu (5/7). Dalam kecelakaan yang juga melibatkan satu sepeda motor ini mengakibatkan 15 orang meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka.

AP/SLAMET RIYADI

Perlintasan Ilegal KEPALA Humas PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, menyatakan, sebanyak 405 perlintasan kereta api yang berada di Yogyakarta, tak memiliki palang perlintasan dan penjaga pintu. “Pintu yang ada penjaganya hanya mencapai 113 perlintasan dan sisanya perlintasan yang dibuat oleh masyarakat sendiri,” kata Eko

Budiyanto, Minggu (5/7). Eko menambahkan, sejak awal tahun hingga bulan Juli tahun 2009 ini sudah tercatat lebih dari 10 kecelakaan ada perlintasan kereta api tanpa penjaga palang pintu

yang mengakibatkan korban meninggal dunia. ● Bersambung Hal 9

15 Pengiring Pengantin Tewas ■ KA Pramex Sambar Minibus ■ Mesin t!ps

Mati di Perlintasan tanpa Palang Pintu KLATEN, TRIBUN - Tabrakan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa pintu. Minibus Hadi Mulyo yang ditumpangi rombongan pengantin ditabrak Kereta Api Prambanan Express (Pramex), Minggu (5/7). Sebanyak 15 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. KA PRAMEX VS Minibus

■ Korban tewas: 15, Luka Berat: 12, Luka Ringan: 20 ■ Kejadian: 10.20 WIB, Minggu (5/7) ■ Minibus nopol AD 1444 BE ■ Pramex Loko CC 759 ■ KA Prambanan Express (Pramex) melaju dari Solo-Yogya ■ Tabrakan terjadi di lintasan jalur ganda tanpa palang pintu Dusun Jombor, Desa Ceper, Kecamatan Ceper, Klaten, Jateng ■ Minbus ringsek, terseret KA sejauh 100 meter. GRAFIS: ERVAN

Mesir Harus Minta Maaf JAKARTA, TRIBUN rintah Mesir meminta - Ketua Badan Kerjamaaf, sekaligus mesama Antar-Parlemen ngambil tindakan keDPR RI, Abdillah Topada aparat yang berha di Jakarta, Minggu tanggung jawab,” te(5/7), mendesak Pegas Abdillah Toha. merintah RI melalui Abddilah yang juDepartemen Luar Nega anggota Komisi I geri dan Kedutaan BeDPR RI ini menyataDOK sar RI di Kairo, agar sekan, Pemerintah MeFaturrahman gera mengklarifikasi sir memang cenderung berita penyiksaan empat maha- otoriter, tak menghormati HAM siswa Indonesia oleh aparat Mesir. serta represif. “Karenanya, ma“Bila benar, dan tampaknya hasiswa Indonesia di sana saya memang benar, segera me- minta agar lebih berhati-hati,” nyampaikan protes sekeras- ujarnya. kerasnya dan meminta Peme● Bersambung Hal 8

JAKARTA, TRIBUN Desakan penundaan Pemilihan Presiden 8 Juli 2009 kian kencang. Sejumlah LSM, di antaranya Gerakan Perubahan Nasional (GPN), Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Komite Bangkit Indonesia (KBI), dan Masyarakat Madani Indonesia (MPM), menyerukan penundaan Pilpres jika tak ada perbaikan daftar pemilih tetap (DPT). “Tunda Pilpres! Diakui atau tidak, persoalan DPT Pilpres sudah sangat genting,” ujar Ketua

Profesional Masyarakat Madani (MPM) Ismed Hasan Putro saat jumpa pers di Restoran Omah Sendok, Jakarta, Minggu (5/7). Menurutnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penanggung jawab dan pelaksana Pilpres sudah tidak berdaya dan kehilangan legitimasi moral. “Sudah semestinya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai negarawan segera me● Bersambung Hal 9

MINIBUS Hadi Mulyo yang membawa 35 pengiring pengantin tak bisa menghindar dari hantaman KA Pramex diduga karena kondisinya sudah rewel sejak awal. Selain

128 Kasus Pelanggaran BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat, selama pelaksanaan kampanye capres-cawapres telah terjadi 128 kasus pelanggaran. Pelanggaran itu sendiri terdiri dari tiga jenis, seperti pelanggaran administrasi sebanyak 71 kasus, pelanggaran pidana ● Bersambung Hal 9

Mas Kawin 500 Bibit Jati DTC/M RIZAL MASLAN

SUDAH menjadi kebiasaan, bila mahar atau mas kawin untuk ijab kabul pernikahan berupa emas, uang, bahkan ada yang berupa kendaraan atau rumah. Yang menarik,

jumlah penumpang terlalu banyak, juga karena dua ban bus telah meletus. Runyamnya lagi, ban bus sudah gundul. ● Bersambung Hal 9

Mesin Mati, Dorong! SUDAH sering terjadi kendaraan bermotor tiba-tiba mati mesinnya saat melintas di atas rel kereta api. Itu terjadi terutama ketika ada KA yang mau lewat. Pengemudinya kesulitan menghidupkan kembali mesin kendaraan itu. Akibatnya, kendaraan bermotor itu ditabrak KA dalam hitungan sekian puluh detik, setelah mesin mati. ● Bersambung Hal 9

Jacko Dikubur tanpa Otak ● 1,6 Juta Fans Berebut Tiket Pemakaman LOS ANGELES, TRIBUN - Legenda musik pop Michael Jackson akan dimakamkan 7 Juli 2009. Pemakaman tersebut rupanya tak mengikutsertakan seluruh bagian tubuh Jacko. Otak ‘King of Pop’ itu tak ikut dikubur. Craig Harvey, bagian forensik Los Angeles telah memberi konfirmasinya perihal otak Jacko yang dipisahkan tersebut. Menurutnya, perlu dilakukan serangkaian tes neuropathology untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya sang legenda itu. ● Bersambung Hal 8

AFP

Michael Jackson

selamat pagi

fenomena

Menhut MS Kaban menjadi saksi pernikahan dengan mas kawin 500 bibit jati unggulan, Bogor, Minggu (5/7).

● Bersambung Hal 9

Ban Meletus Dua Kali

Desakan Kian Kencang

● Soal Penyiksaan Mahasiswa WNI ● KPU Tolak Tunda Pilpres

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 di perlintasan Mbah Ruwet, Jombor, Ceper, Klaten, Jawa Tengah. Jerit tangis dan rintihan kesakitan mewarnai hari yang panas itu. Rombongan adalah pengiring pengantin dari Sragen, Jawa Tengah. Hari yang mestinya membahagiakan bagi kerabat pengantin itu berubah menjadi hari penuh duka.

bila mas kawin itu berupa bibit pohon jati, tak tanggungtanggung 500 bibit jati unggulan. Mas kawin berupa 500 bibit pohon jati unggulan ini

diberikan dalam sebuah acara pernikahan Girindra Rangkuti dan Sitti Samrotul Fuadah yang disaksikan Menteri ● Bersambung Hal 8

Uki M Kurdi Direktur Tribun Kaltim

Pilpres, Hati dan Pikiran SELAMAT hari Senin. Selamat mengawali hari-hari di pekan ini dengan harapan-harapan baru. Rabu (8/7) lusa kita yang memiliki hak pilih akan berbondong ke bilik TPS untuk melaksanakan hak demokrasi dalam bernegara. ● Bersambung Hal 8


tribun bisnis Pelatihan Trading Online Saham BI Siapkan Rp 5 T

2

SENIN 6 JULI 2009

BALIKPAPAN, TRIBUN - PT Alam Aji Sentosa (A2S) Training&Consulting, bekerjasama dengan PT Anugerah Sekurindo Indah Cabang Samarinda akan menyelenggarakan pelatihan investasi saham melalui online trading Pelatihan akan berlangsung sehari, pada tanggal 28 Juli 2009. Beberapa materi pokok pe-

latihan, antara lain: Pengenalan Pasar Modal, Dasar Investasi Saham, Faktor Yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Saham, Cara Membuka Rekening Efek, Memahami Online Trading, Simulasi Online Trading dengan Real account dan Virtual account. Pelatihan ini mengangkat tema “Investasi Saham Lebih Gampang, Aman, dan Menguntungkan dengan Online Trading”, dengan fasilitator Aji M. Abidharta Hakim, M.M., R.F.C., dan Teguh Wahyono, M.B.A., Aff. W.M. Investasi saham relatif belum memasyarakat bagi penduduk di Kalimantan Timur. Padahal saham adalah alternatif investasi yang dapat memberikan keuntungan atau imbal hasil (return) yang tinggi. Di

beberapa kota besar di Jawa saham telah menjadi bingkisan/ kado untuk berbagai event penting, seperti hadiah kelahiran cucu, atau kado ulang tahun anak. Keengganan masyarakat berinvestasi saham secara umum karena dua sebab, keterbatasan informasi mengenai saham termasuk cara mendapatkannya, dan keterbatasan kemampuan menganalisis kinerja saham. (*/aka)

INFORMASI DAN PENDAFTARAN Fahriza (Hp.085247059345) PT. ALAM AJI SENTOSA Jl. Pahlawan No.9 Samarinda Telp. 0541-7209292 http://www.alamajisentosa.com

● Selama Pilpres hingga Lebaran BALIKPAPAN, TRIBUN - Bank Indonesia (BI) Balikpapan mempersiapkan cadangan rupiah (uang kartal) untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) sebesar Rp 4,2 triliun, dan telah didistribusikan ke Samarinda, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Menurut Tazlimnur, Kasir Muda Senior BI Cabang Balikpapan, cadangan rupiah itu masih bisa ditambah sekitar Rp 1,5 triliun lagi yang telah diajukan BI Balikpapan, jika sewaktuwaktu terjadi permintaan. “Artinya untuk wilayah Balikpapan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Baratm stok amanlah. Kurang lebih Rp 5 triliun kami siapkan untuk Pilpres hingga Lebaran, bahkan jika ada putaran kedua (Pilpres) pun dengan stok sebesar itu cukuplah,” kata Tazlimnur. Berdasarkan pengalaman Pemilihan Legeslatif (Pileg) April lalu, cadangan rupiah yang disiapkan BI Balikpapan sebesar Rp 3,5 triliun namun cadangan tersebut masih tersisa. Pada Juni 2009, outflow atau

jumlah pengaliran uang rupiah (uang kartal) yang keluar dari BI Balikpapan, entah itu melalui bayaran kepada bank dan non bank, penukaran dan kas keliling dalam suatu periode tertentu sebesar Rp 418,019 miliar. Jumlah ini jauh lebih besar dibanding bulan-bulan sebelumnya. Bahkan pada April 2009 saja, outflownya sebesar Rp 344,063 miliar. “Artinya pengaruh Pilpres lebih besar dibanding Pileg. Kami juga kurang tahu kenapa saat Pileg tak terlalu signifikan (outflow), tapi setelah kami perhatikan, pada Desember 2008 ada penarikan cukup besar, sehingga di Januari sampai Februari jumlah yang keluar jauh lebih sedikit daripada jumlah yang masuk, mungkin uangnya disimpan di bank dulu,” terangnya. (mei)

ALIRAN UANG DI BI BALIKPAPAN JUNI 2009 ■ Inflow: Rp 16,991 miliar ■ Outflow: Rp 418, 019 miliar ■ Netflow: Rp 401,028 miliar

ANTARA


tribun market

SENIN 6 JULI 2009

3

3 Bagikan Tiket Nonton MU Gratis ● Diundi

Setiap Hari TRIBUN KALTIM/MENIAR

Peluncuran 3 di Banjarmasin beberapa waktu lalu.

Chevron IBU Luncurkan Kampanye ’Energi Insani’ JAKARTA, TRIBUN - Chevron IndoAsia Business Unit (IBU) meluncurkan kampanye Human Energy (Energi Insani) di berbagai media cetak dan elektronik (online, radio, dan televisi) di seluruh Indonesia sejak tanggal 21 Juni 2009. Energi Insani merupakan tagline brand Chevron yang memiliki tiga arti yaitu komitmen Chevron untuk terus menyediakan energi guna mendorong perkembangan peradaban dunia; bahwa melalui kerjasama, umat manusia Santi selalu bisa mengatasi berbagai tantangan dalam memperoleh energi; dan sebagai representasi dari 7,000 karyawan Chevron yang berada di IndoAsia Business Unit. “Energi Insani mewakili semangat positif untuk memenuhi kebutuhan energi bagi masyarakat dunia yang berubah dengan sangat cepat,” jelas Steve Green, Managing Director Chevron IBU. Menurut Steve, Chevron percaya bahwa jawaban untuk memenuhi kebutuhan energi yang semakin besar di masa

yang akan datang ada di luar sana. “Dan untuk kita harus bekerja bersama untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” kata Steve. Yanto Sianipar, Vice President Policy, Government, and Public Affairs Chevron IBU mengatakan melalui kampanye ini, Chevron berharap masyarakat luas akan dapat lebih mengenal unit bisnis Chevron di Indonesia. “Selain itu kami juga berharap para pemangku kepentingan akan daFACEBOOK pat mengenal Chevron secara lebih baik dan mempercayai Chevron sebagai mitra kerja pilihan,” ungkap Yanto. “Iklan yang akan ditayangkan memperlihatkan bahwa kebutuhan akan energi adalah kebutuhan kita bersama. Adalah komitmen Chevron untuk mencari berbagai terobosan dan energi alternatif guna memenuhi kebutuhan tersebut,” ujar Yanto. Sementaar itu Santi Manuhutu, Manager Corporate Communication Chevron IBU menjelaskan, kampanye ter-

sebut juga bertujuan untuk memperkenalkan bahwa Chevron adalah perusahaan yang menghasilkan energi, bukan hanya minyak dan gas bumi. “Chevron juga merupakan produsen terbesar energi geothermal (panas bumi) di Indonesia. Merupakan komitmen Chevron untuk menghasilkan energi yang bersih, ramah lingkungan, dan terus mengembangkan berbagai energi alternatif bagi kebutuhan masyarakat luas,” tambah Santi. Kampanye Energi Insani ini terdiri atas dua tema yaitu Power of Human Energy: We Are Indonesia (Kekuatan Energi Insani: Chevron di Indonesia) dan Power of Human Energy: Renewable Energy (Kekuatan Energi Insani: Energi Terbarukan). Kedua tema tersebut ditayangkan dalam bentuk iklan televisi selama 30 detik. Kampanye berlangsung dalam dua periode yaitu Juni-Juli 2009 dan Oktober-November 2009. Selain beriklan di media koran, majalah, dan televisi, iklan ini juga ditayangkan secara online di internet dan melalui talkshow di radio. (pr)

BALIKPAPAN, TRIBUN - Kabar baik bagi para pecinta klub sepakbola Manchester United (MU) yang ingin melihat langsung tim utamanya berlaga di Indonesia. Hutchison CP Telecommunication, penyedia layanan telekomunikasi bermerek 3 (baca: Tri), selaku sponsor utama Manchester UnitedAsia Tour 2009 memberikan gratis tiket untuk menyaksikan tim MU bertanding dengan tim Indonesian All Star melalui pengundian. Program ini

berlangsung sejak tanggal 28 Juni hingga 16 Juli 2009. Chief Commercial Officer Tri Suresh Reddy mengatakan, program gratis Tiket Asia Tour ManUtd ini akan membawa para pencinta MU berada lebih dekat lagi dengan tim sepakbola kelas dunia ini, sekaligus bisa menikmati layanan GSM kelas dunia dari Tri, yang memberikan kombinasi dari keterjangkauan, inovasi, dan penawaran nilai terbaik dalam berkomunikasi seluler. “Cara untuk mendapatkan tiket gratis menyaksikan laga ManUtd dan tim Indonesian All Star sangat mudah, yaitu cukup gunakan kartu perdana edisi

Sudah Hadir di Balikpapan SETELAH hadir di Samarinda dan Banjarmasin pada awal Mei lalu, kini 3 (baca:Tri), jaringan GSM milik PT. Hutchison CP Telecom (HCPT) Indonesia semakin agresif memperluas jaringannya ke wilayah Kalimantan, khususnya Balikpapan.

khusus TriMu lalu isi ulang minimal 10.000,” kata Suresh. Semakin sering mengisi ulang maka akan semakin banyak kesempatan untuk mendapatkan tiket gratis ini. Satu nomor Tri berkesempatan mendapatkan satu tiket seharga Rp 100.000 yang memberikan manfaat tambahan menyaksikan MU berlatih sebelum pertandingan berlangsung. Penentuan pemenang, lanjut Suresh, akan ditentukan melalui mekanisme pengundian yang dilakukan setiap hari selama periode promo. Nama pemenang akan diumumkan lewat website www.three.co.id/gra-

Dengan perluasan jaringan ini, kini masyarakat Balikpapan dapat menikmati sinyal kencang Tri bersama lebih dari 5,3 juta pelanggan Tri lainnya di Indonesia. “Sesuai dengan target kami di awal tahun 2009, kami akan terus melakukan pemekaran jaringan di berbagai wilayah di Indonesia, dan Balikpapan menjadi kota sasaran selanjutnya dalam perluasan agresif kami di pulau Kalimantan, setelah Jawa, Bali, Lombok, Sumatera dan Sulawesi,” kata Manjot Mann, Presiden Direktur Tri. Produk dan layanan Tri di Balikpapan di

tistiket dan pemenang akan ditelepon oleh pihak Tri. “Tri telah menjalin kemitraan dengan MU selama 3,5 musim pada akhir Maret lalu. Kemitraan ini memungkinkan Tri membawa tim kesebelasan terbaik dunia ini lebih dekat lagi dengan para fansnya di Indonesia, melalui serangkaian produk dan layanan edisi terbatas kartu perdana dan voucher, akses tanpa batas seputar informasi Manchester United dan aneka konten yang dapat diakses dari nomor Tri,” tuturnya. Tri juga mensponsori hadirnya para pemain utama mereka dalam Asia Tour Jakarta, di 20 Juli nanti. (mei)

antaranya Kartu Perdana seharga Rp 10.000 dengan total bonus sebesar Rp 72.750 (termasuk total bonus pulsa sebesar Rp 15.000 dan bonus konten sebesar Rp 57.750). Ada juga penawaran SMS terbaik: bonus SMS ke semua nomor (non Tri) selama 24 jam penuh, dengan membayar 6 SMS pertama sebesar Rp 75 per SMS per hari, isi ulang minimal Rp 10.000, dan dapatkan beragam keuntungan langsung menikmati gratis internet-an hingga 1 MB/ hari. Program berlangsung hingga 20 September 2009. (mei)

Dirjen Postel Deadline RIM 15 Hari JAKARTA, TRIBUN - Pemerintah hanya memberikan waktu selama 15 hari bagi produsen smartphone BlackBerry, Research in Motion (RIM) untuk mendirikan perwakilan layanan purna jualdiIndonesiapalinglambat15hari. Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Ditjen Postel) memberikan batas waktu tersebutmulaitanggal1Juli2009sehingga paling lambat harus ada layanan purna jual hingga 15 Juli nanti.

RIM adalah prinsipal perangkat BlackBerry asal Kanada yang memasarkan produk dengan pola kemitraan melalui operator lokal. Operator yang menjadi mitra RIM adalah Telkomsel, XL, dan Indosat. Selama ini jika ada kerusakan berat pada perangkat, mitra RIM mengirimkan perangkat ke Singapura. “Sejak 1 Juli lalu, Postel telah mengirim surat ke mitra RIM dan importir umum terkait permintaan pem-

bukaan layanan purna jual,” ujar Kepala Pusat Komunikasi dan Humas Depkominfo Gatot S. Dewa Broto di Jakarta, Jumat (3/7). Pada Jumat (3/7) lalu, jelas Gatot, RIM bertemu dengan Dirjen Postel, namun tidak ada pembicaraan yang menghasilkan kemajuan berarti. “Mereka hanya menjelaskan posisi bisnis, kami hanya mendengarkan,” ujarnya. Pejabat RIM yang datang adalah Government Relation

RIM Jason Saunderson dan Adviser Legal Cosultant, Abadi Sisnadisastra dan Kedubes Kanada, Atase Kebudayaan Muller. Ditegaskan Gatot, jika tenggat waktu terlewati, Ditjen Postel akan menghentikan pemberian sertifikasi untuk seluruh perangkat BlackBerry baik yang model baru maupun kiriman tambahan model lama setelah hari kelimabelas bulan ini. (PersdaNetwork/ewa)


4

SENIN 6 JULI 2009

tribun finance & investment

Simpanan di Bank Syariah Naik Tajam

Seperti Dapat Durian Runtuh JAKARTA - Dana pihak ketiga (DPK) perbankan syariah naik tajam. Pertumbuhan DPK secara tahunan atau year on year naik hingga 30 persen. Kenaikan ini didorong oleh naiknya produk simpanan nasabah di perbankan syariah di tengah merosotnya kepercayaan terhadap bank konvensional akibat krisis keuangan global. “Namun demikian kita berharap DPK yang masuk ke bank syariah dalam jumlah yang banyak dan sesuai daya tampung. Menurut saya kenaikan ini sudah lumayan bagus, tapi kalau terlalu tinggi kenaikannya, banknya bisa keteteran,” kata Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI) Ramzi A Zuhdi di gedung Bank Indonesia Jakarta, pekan lalu. Menurut dia, saat ini industri perbankan syariah dalam negeri seperti kejatuhan durian runtuh. Sayangnya, di saat kepercayaan nasabah kepada perbankan syariah meningkat, justru instrumen pendukung industri ini masih belum mampu mengimbanginya. “Kita ingin kenaikan aset yang berasal dari naiknya DPK dan modal serta pembiayaan seimbang dengan kapasitas banknya sendiri. Jangan diakselerasi terlalu cepat, karena itu juga bahaya,” katanya. Dia menambahkan, pertumbuhan aset perbankan syariah sampai akhir Juni 2009 mencapai Rp 65 triliun dengan rasio pembiayaan bermasalah di bawah empat persen (gross). Sampai akhir Juli tahun lalu, DPK perbankan syariah mencapai Rp 32,90 triliun, sempat turun tipis dari posisi DPK per akhir Juni 2008 yang sebesar Rp 33,05 triliun. Untuk mempertahankan jumlah DPK, bank syariah umumnya memasang strategi dengan memberikan nisbah atau bagi hasil simpanan yang lebih kompetitif. Beberapa bank syariah tertentu berani memberikan nisbah yang lebih tinggi dari rata-rata perbankan syariah lain. Penghimpunan DPK per-

ISTIMEWA

Kenaikan ini sudah lumayan bagus, tapi kalau terlalu tinggi kenaikannya, banknya bisa keteteran RAMZI A ZUHDI ZUHDI, Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI)

bankan syariah umumnya terbagi dalam dua jenis, simpanan wadi’ah dan simpanan modharobah. Simpanan wadi’ah atau jasa penitipan merupakan jasa penitipan yang dananya dapat diambil sewaktu-waktu. Bank tidak berkewajiban, namun diperbolehkan, memberikan bonus kepada nasabah. Sementara, simpanan mudhorobah merupakan jenis simpanan dana nasabah dalam kurun waktu tertentu dengan perjanjian bagi hasil keuntungan. Keuntungan investasi dana nasabah yang dilakukan bank akan dibagikan antara bank dan

nasabah dengan perjanjian bagi hasil tertentu. Ramzi menyebutkan, BI telah menuntaskan pembuatan rumusan tentang Grand Strategi Pengembangan Pasar Perbankan Syariah. Langkah ini sebagai strategi komprehensif pengembangan pasar yg meliputi aspekaspek strategis. Dia menjelaskan, rumusan ini dibagi dalam tiga kelompok fase mengembangan industri perbankan syariah nasional. Fase I sudah dilalui tahun 2008 kemarin berupa rumusan membangun pemahaman perbankan syariah sebagai industri perbankan masa depan dengan pencapaian target asset sebesar Rp 50 triliun dan pertumbuhan industri sebesar 40 persen. Fase II, tahun 2009 dengan menjadikan industri perbankan syariah nasional sebagai industri keuangan syariah yang paling atraktif di kawasan regional ASEAN dengan pencapaian target aset sebesar Rp 87 triliun dan pertumbuhan industri 75 persen. Berikutnya, Fase III tahun 2010 dengan menjadikan perbankan syariah Indonesia sebagai industri perbankan terkemuka di ASEAN dengan pencapaian target aset sebesar Rp 124 triliun.(Persda Network/aco/ fin)

KOMPAS

BNI Pisahkan Unit Syariah

Bukopin Targetkan Juli TAK hanya Bank BNI yang akan segera melakukan pemisahan unit usaha syariah (UUS) BNI Syariah menjadi Bank BNI Syariah yang berdiri sendiri, Bank Bukopin Tbk mulai 10 Juli nanti resmi memisahkan UUS Bank Bukopin Syariah dari induknya, Bank Bukopin, dan selanjutnya dilebur ke dalam Bank Bukopin Syariah. Dengan peleburan ini, total aset Bank Bukopin Syariah akan membengkak menjadi Rp1,9 triliun. “Tanggal 10 Juli secara resmi unit usaha syariah Bukopin akan segera digabungan dengan Bank Bukopin Syariah,” kata Direktur Bisnis Bank Bukopin Syariah Eriadi di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jakarta, Minggu (5/7). Dari sekitar Rp 1,9 triliun total asetnya nanti, sebanyak 70 persen akan difokuskan pada pembiayaan sektor usaha kecil-menengah (UKM) perdagangan, kesehatan dan jasa. Sebagai perusahaan induk, Bank Bukopin juga akan menambah modal ke Bank Bukopin Syariah untuk memperkuat permodalan dan rasio kecukupan modal (CAR). Sampai akhir Mei 2009 CAR Bank Bukopin Syariah adalah (fin/ol) 29,6 persen.(fin/ol)

IMAGE

MAKIN DILIRIK DEPOSAN- Petugas pemasaran sebuah bank swasta syariah memberi penjelasan kepada pengunjung tentang fitur produk di bank tempatnya bekerja di ajang Festival Perbankan Syariah di Jakarta beberapa waktu lalu. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga di perbankan syariah nasional hingga 30 persen secara year on year per Juni 2009.

ISITIMEWA

Jahja Setiatmadja BISNIS perbankan syariah memang menggiurkan. Buktinya, Bank BCA Tbk kini juga bersiap untuk membentuk anak perusahaan BCA Syariah. Menurut Presdir Bank BCA Tbk, Jahja Setiatmadja, embrionya adalah konversi dari sebuah bank swasta konvensional kecil yang akusisi-

nya baru saja dituntaskan, beberapa waktu lalu. Begitu juga dengan Bank Jabar-Banten. Bahkan, bank ini telah menyerahkan proposalnya kepada Bank Indonesia. Menurut Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI) Ramzi A Zuhdi, pekan lalu, Bank Jabar-Banten telah menyiapkan modal disetor Rp 500 miliar. Salah satu pemain jasa keuangan syariah yang mulai eksis, Bank BNI Tbk, semester II tahun ini juga akan memisahkan (spin off) unit usaha syariah (UUS) Bank BNI Syariah-nya menjadi Bank BNI Syariah yang berdiri sendiri. Ini merupakan strategi manajemen Bank BNI Tbk untuk mendorong agar BNI Syariah mekar cepat. Soalnya, jika

langkah pemisahan ini tuntas, BNI sebagai induk perusahaan selanjutnya akan mengundang invetor strategis masuk. BNI Tbk sudah memiliki calon partnernya, yaitu Islamic Coorporation for the Development of Private Sector (ICD). ICD akan menyuntikkan modal ke BNI Syariah hingga 500 juta dolar atau sekitar Rp 5 triliun. Direktur Utama BNI Tbk Gatot Suwondo membenarkan adanya rencana ini. Menurutnya, banyak hal yang harus BNI lakukan BNI untuk mengarah ke sana. Diantaranya, penataan karyawan yang saat ini berjumlah 500 orang, lalu penataan infrastruktur atau banking system-nya, penataan kantor cabang dan pemberesan aspek legal-nya. “Kita masih harus meminta izin usaha ke Departemen Hu-

kum dan HAM, mengajukan izin operasi ke Bank Indonesia. Sekarang sedang proses internal mengenai spin off dengan karyawan,” sebut Gatot M Soewondo di Jakarta, Minggu (5/7). Soal komitmen ICD, Gatot mengatakan ICD siap menambah modal 500 juta dolar dan akan mengucur setelah proses spin off BNI Syariah beres. Peraturan terbaru Bank Indonesia menyebutkan, syarat pendirian bank syariah adalah memiliki modal minimum Rp 500 miliar. Saat ini modal BNI Syariah dengan status UUS baru mencapai Rp 300 miliar. Gatot menegaskan, kelak jika ICD masuk sebagai pemegang saham, porsinya akan dibatasi maksimal 40 persen. Dengan begitu, BNI Tbk tetap menjadi pemegang saham pengendali.(fin)


tribun bola

Mushafry Incar Topskor ● Musim Ini Jadi Fair Play Player of the Season BALIKPAPAN, TRIBUN-Penyerang Tim Nasional (Timnas) Indonesia sekaligus kapten Persiba Balikpapan Talaohu Abdul Mushafry patut bangga. Pasalnya, pemain asal Ternate ini dinobatkan sebagai Fair Play Player of the Season pada penganugerahan Fair Play Awards Djarum Indonesia Super League di Ballroom Hotel Shangrilla, Surabaya, Sabtu (4/7). Mushafry tak menyangka penghargaan bergengsi tersebut menjadi miliknya, walau pada tahun lalu ia juga menjadi kandidat. “Tahun lalu saya tidak tahu dijadikan kandidat walau akhirnya tak terpilih. Tetapi kemarin saya hanya ditelepon panitia untuk menghadiri acara,” kata Mushafry, Minggu (5/7). . Pencetak 17 gol pada ISL 2008/2009 itu mengaku, kaget ketika namanya dipanggil naik panggung untuk menerima penghargaan tersebut. Apalagi ia merasa undangan menghadiri acara tersebut hanya jadi penonton saja. “Alhamdulillah saya bersyukur kepada Allah karena diberi hadiah yang sangat diinginkan pesepakbola seluruh Indonesia,” kata Mushafry

TRIBUN/WIKAN

TA Mushafry

yang kini di Jakarta mengikuti Training Centre (TC) Timnas Indonesia, yang akan mengikuti Merdeka Games di Malaysia awal Agustus. Penghargaan yang diteri-

ma kali ini, menurut Mushafry, sebagai penyulut agar tampil lebih baik musim depan. Bahkan, Mushafry kini mempersiapkan diri untuk bisa meraih penghargaan lain. Koleksi penghargaan yang diincarnya adalah sepatu emas alias topskor dan pemain terbaik di seantero nusantara. “Tentu penghargaan yang saya dapat sekarang sebagai motivasi untuk mendapat predikat pemain terbaik atau topskor,” katanya. Tidak lupa pemain bernomor punggung 29 itu menyampaikan rasa terima kasih kepada Persiba, masyarakat Balikpapan dan suporter Balikpapan. Karena penghargaan tersebut bisa diraihnya atas kerja sama tim dan dukungan suporter. “Terima kasih untuk Persiba, suporter yang selama ini mendukung saya dalam meniti karier di sepakbola,” ujar pemain kelahiran 19 Februari 1982 itu. Ia juba berterima kasihnya untuk keluarga. Menurutya keluarga adalah bagian terpenting dalam hidup untuk menggapai prestasi. Karena dalam senang dan duka, menurut Mushafry, keluarganya selalu mendukung. (bay)

Benny Dollo Puas hasil Tes Validasi JAKARTA, TRIBUN-Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia Benny Dollo mengaku, puas dengan hasil tes validasi pemain yang dilakukan, Minggu (5/7). Meski tidak semua pemain yang dipanggil datang ke pusat latihan di Sawangan, Depok, Benny sudah merasa cukup yakin dengan hasil tes tersebut. “Pada dasarnya saya cukup puas hanya saja hasilnya belum bisa kita umumkan. Mungkin Senin baru bisa kita umumkan,” kata Bendol--sapaan Benny Dollo--ketika. “Pemain yang datang 19 orang,” tambah sang pelatih.

Jumlah pemain yang datang dalam tes kemarin lebih sedikit empat pemain dari yang dipanggil BTN (Badan Tim Nasional). Namun Bendol mengaku tidak terlalu khawatir dengan hal itu karena hasil tes sudah memenuhi standar yang ia inginkan. Apalagi latihan kemarin juga tidak terlalu berat. Ketika ditanya perbandingan hasil tes saat ini dengan tes sebelumnya, Bendol menolak menyimpulkan. Menurutnya, ia baru bisa melakukan hal itu bila sudah melihat hasil tes secara keseluruhan.

“Saya belum tahu pasti perbandingannya. Tapi mayoritas pemain memang sudah memenuhi persyaratan,” ujar Bendol. Tes ini dilakukan dalam rangka pemusatan latihan PraPiala Asia (PPA) 2011. Tadinya latihan perdana akan dimulai Sabtu (4/7). Namun, karena jumlah pemain yang datang masih sangat sedikit, latihan diundur sehari. Pemusatan latihan akan berlangsung hingga akhir Juli 2009. Selepas itu, Ponaryo Astaman cs akan berangkat ke Malaysia untuk mengikuti Merdeka Games pada Agustus 2009. (vn)

SENIN 6 JULI 2009

5

Persisam Gagal Gaet Markus SAMARINDA, TRIBUN-Tekad manajemen Persisam Putra Samarinda menggaet salah satu penjaga gawang terbaik nasional Markus Horison Ririhina (kini bergabung dengan PSMS Medan) akhirnya gagal. Hal itu disampaikan Manajer Persisam Putra Aidil Fitri di Samarinda, Minggu (5/7). Namun ia mengaku, sudah mendapatkan kiper yang tidak kalah kualitasnya dibanding Markus. “Markus batal bergabung dengan Persisam, karena ia belum memikirkan mau bermain di mana musim depan. Jawaban yang mengambang itu kami anggap sebagai keengganan bergabung,” katanya. Aidil menuturkan bahwa, ia bersama unsur manajemen lain sudah bertatap muka dengan Markus belum lama ini dan mendapat jawaban yang tidak pasti. Merasa Markus tak memberikan kepastian, manajemen Persisam langsung melirik rekan Markus di PSMS, yakni Galih Sudaryono atau kiper kedua Ayam Kinantan. “Kami melihat pada pertandingan playoff justru Galih bermain gemilang. Meski pada saat itu Galih kebobolan namun kami melihat potensinya setara dengan Markus. Itulah alasannya kenapa kami memilih dia masuk tim Elang Borneo,” kata Aidil. Ia mengatakan Galiha akan segera bergabung bersama pemain Persisam lainnya untuk mengikuti pemusatan latihan di Agro Wisata Batu, Malang, 20 Juli 2009. “Sebelum memasti-

ANTARA/ANDIKA WAHYU

Markus Horison (kanan)

kan mengontrak Galih, saya bersama manajemen termasuk Aji Santoso (pelatih) sudah berkosultasi. Akhirnya kesepakatan kami dapatkan, apalagi Galih juga ingin bersama Persisam musim depan,” imbuhnya. Sementara itu mengenai target Persisam untuk menggaet Zainal Arif, striker Persib Bandung, Aidil mengatakan bahwa yang bersangkutan kemungkinan besar bermain untuk kesebelasan kebanggaan warga Kota Tepian.

Dalam pertemuan di Bandung, Persisam bahkan sudah memberikan uang panjar kepada Zainal, yang musim lalu lebih banyak duduk di bangku cadangan Persib. “Kami sudah memberikan gambaran kekuatan dan target Persisam di ISL. Ternyata Zainal Arif ingin menjadi bagian dari skuad yang kita bangun,” imbuh Aidil. Disinggung mengenai perburuan pemain di Thailand, Aidil mengaku, belum mendapat informasi dari H Arna Effendi, sekretaris tim yang saat ini

bersama Aji Santoso, Iwan Budianto dan Tommy Ermanto tengah berada di Negeri Gajah Putih tersebut. Persisam kini sangat berambisi untuk menggaet salah satu striker terbaik di kawasan Asia Tenggara, yakni Teerasil Dangda, pemain muda berbakat Timnas Thailand untuk menambah daya serang Elang Borneo. “Seandainya gagal, kami sudah punya alternatif, yakni pemain depan berkualitas Australia atau Maroko,” ujar Aidil. (ant)

Sepuluh Pemain Asing Melamar ke PSM MAKASSAR ,TRIBUN-Manajer PSM Makassar Kadir Halid mengaku telah dihubungi beberapa agen pemain yang menawarkan pemainnya kepada PSM. Jumlah pemain yang ditawarkan sudah belasan. Sepuluh pemain di antaranya, adalah pemain yang baru akan menginjak Indonesia “Pemain-pemain baru ini, ada dari Asia dan beberapa negara di Amerika Latin seperti Paraguay , Uruguay, Cili dan Argentina,” ujar Kadir usai Rapat Anggota Tahunan (RAT) PSM di Hotel Singgasana Makassar, Sabtu (4/7) pagi. Menurut Kadir, jika sudah ada petunjuk dari ketua umum, ia akan bergerak menyusun

benteng pertahanan manajemen (pengeloPSM adalah Hamka la) PSM dan melakuHamzah. Khusus pekan perekrutan pemamain asal Sulsel yang in dan seleksi pemainmusim lalu membela pemain asing. Paling Persik Kediri ini, Kadir lambat pekan depan, tampaknya masih Kadir sudah menyuberambisi untuk sun nama-nama pemendapatkannya. ngelola PSM yang akan membantunya TRIBUN/WIKAN Soal harga yang dipaHamka Hamzah sang Hamka sebesar mengurusi tim. Mengenai pemain asing, Rp 950 juta semusim, Kadir lanjutnya, kemungkinan besar, menyatakan masih ada upaya PSM hanya akan merekrut tiga negosiasi. Kadir sendiri yang pemain. Pemain asing yang akan melakukan negosiasi deakan direkrut adalah striker ngan pemain yang bisa juga dua orang dan seorang gelan- menjadi striker itu. Pemain-pemain lokal Sulsel dang. Selebihnya adalah pelainnya yang masuk incaran main-pemain lokal. Salah satu pemain lokal Kadir adalah Hendra Ridwan, yang dipersiapkan menjadi Zulkifli, Marwal Iskandar, M

Ilham dan Isnan Ali. “Pokoknya musim depan target saya juara dengan mengandalkan pemain-pemain lokal Sulsel ditambah tiga pemain asing berkualitas,” ujarnya. Kadir memperkirakan butuh anggaran Rp 11 miliar untuk keperluan membeli pemain. Di kompetisi musim depan, PSM akan merekrut 28 pemain, 25 pemain lokal Sulsel dan tiga orang pemain asing. Dana Rp 11 miliar diperkirakan sudah cukup untuk pemain-pemain PSM musim lalu yang masuk daftar pemain dipertahankan dan membeli pemain-pemain baru yang masuk incaran PSM. (persda network/tt)


CMYK

6

sport hot news

SENIN 6 JULI 2009

Pereli Internasional Tampil di Kaltim ● Kejurnas 1-2 Agustus di PPU

TRIBUN KALTIM/AHMAD BAYASUT

Atlet hoki Balikpapan menggunakan alat seadanya saat latihan di Lapangan Merdeka, Balikpapan.

Alat Hoki Balikpapan Belum Standar BALIKPAPAN, TRIBUNOlahraga Hoki di Balikpapan terbilang belum populer. Tetapi semangat atlet dan pelatih hoki di Kota Minyak patut diacungi jempol. Kekurangan seperti fasilitas lapangan, alat-alat hoki dan sebagainya tidak mengendurkan semangat para atlet untuk berlatih. Bertempat di lapangan Merdeka, dekat jalan raya, Minggu (5/7), sejumlah atlet hoki senior dan junior berlatih serius memainkan bola dengan tongkat atau stik. Pelatih Hoki Balikpapan Alim bersama asisstennya Burhanuddin dan Indra setia menemani anak asuhan mereka agar tetap menghidupkan olahraga, yang berasal dari Persia ini. Mereka secara serius memberi arahan dan teknikteknik bermain hoki. Burhanuddin mengungkapkan, hoki di Balikpapan be-

lum terlihat kemajuannya. Hal ini karena kurangnya perhatian dari pemerintah. Pertama, kata pelatih asal Makassar itu, adalah lapangan hoki belum tersedia. Kemudian peralatan yang digunakan belum memenuhi standar jika dipakai bertanding. “Lihat saja lapangan di sini, kita tidak bisa konsentrasi karena bercampur dengan warga lain yang berolahraga,” katanya. Bahkan, Burhanuddin bersama atlet pernah diusir penjaga keamanan lapangan. Alat-alat yang digunakan atlet sekarang, kata Burhanuddin, hanya bisa digunakan untuk latihan. “Peralatannya itu cukup untuk latihan tetapi kalau untuk bertanding jauh dari standar hoki lapangan,” tuturnya. Ia berharap ada perhatian dari pemerintah kota agar hoki di Balikpapan bisa berprestasi.

Hal senada dikatakan Alim. Ia mengungkapkan pada PON Kaltim XVII lalu seharusnya di Balikpapan dibangun lapangan hoki. Sebab, menurutnya, minat warga Balikpapan untuk olahraga tersebut bisa ditingkatkan. Saat ini di Balikpapan terdapat dua tim hoki, satu tim senior laki-laki terdiri dari 18 pemain dan tim junior dengan jumlah pemain yang sama. Namun, tim wanita masih kekurangan pemain, sehingga saat berlatih gabung dengan tim laki-laki. Bahkan penjaga gawang tim hoki Balikpapan hanya satu orang dan perempuan. “Kiper kita hanya satu wanita. Dan, beberapa pemain yang sudah kuliah atau kerja memilih tidak meneruskan latihan karena sibuk,” ujar Burhanuddin. (bay)

BALIKPAPAN, TRIevent ini kata Jeffry BUN-Setelah ditunda sudah diselenggadua kali, Kejuaraan rakan di Kaltim selama Nasional (Kejurnas) tiga kali sejak 2007. Reli Putaran I akan diAdapun service ahelat awal Agustus di rea, yang untuk ketiga Kaltim. Opening Cerekalinya digelar di Kalmony dan Finish Certim ini, akan dipusatB AY emony akan dilaksana- Rendra Rahman kan di Bukit Raya Sekan di area Kantor Bupaku, PPU dengan rupati Penajam Paser Utara (PPU) te SS seluruhnya berupa gravel pada 1-2 Agustus. atau tanah di PPU dan perSementara scrutineering a- kebunan Hutan Tanaman Inkan dilaksanakan di Bukit Da- dustri PT IHM ITCI di Kecamai Indah Town House Balik- matan Sepaku 11 SS (Hari I: 6 SS papan yang juga merupakan dan Hari II: 5 SS) atau total jarak rally headquarters event ini baik SS 166,50 km. untuk sekretariat dan pusat keKetua Umum Pengprov giatan panitia penyelenggara. IMI Kaltim Rendra Rachman Tetapi sebelumnya pihak menjelaskan para pereli naBloedus Managemant Indone- sional yang akan berpartisisia (BMI), selaku penyelenggara, pasi pada event ini di antaramenyampaikan mohon maaf nya Rifat dan Rizal Sungkar atas tertundanya event tersebut (Pertamina Prima XP), Risehingga berdampak negatif cardo Gelael dan Cody Crocbagi pereli nasional. ker (Juara APRC) dari Austra“Saya mohon maaf atas ter- lia (KFC Serge), Subhan Aksa tundanya event ini,” ujar Direk- (Pertamina Bosowa), Akbar tur BMI Jeffry JP dalam rilisnya Hardianto dan Sadikin Aksa kepada Tribun. Ia berharap de- (FBRT Management), Robin ngan dukungan dan kerja sama Tato (Mahaka Team), Eddy semua pihak, BMI akan tetap WS (Suzuki Spectra Indocafe) komitmen melanjutkan pro- serta beberapa pereli unggram peningkatan kualitas dan gulan dari daerah Jawa Timur, kuantitas reli di Indonesia agar Jawa Barat, Sumatera Utara, tercapai niat jadi penyelenggara DKI serta Sulawesi Selatan seWRC di Tanah Air. rta sembilan pereli dari Kaltim Pada penyelanggaraan kali di antaranya Roy Nirwan, ini, BMI bekerj sama dengan Gatotkaca, Ryan Nirwan, IbPengprov Ikatan Motor Indo- rahim dan sebagainya. nesia (IMI) Kaltim. Karena Rendra menambahkan pa-

CMYK

TRIBUN KALTIM/M WIKAN H

Rifat Sungkar melakukan selebrasi usai menjuarai Kejurnas Reli Indonesia 2008 di Kaltim.

ra peserta akan melakukan survei lintasan SS, Kamis, (30/7) dan Jumat, (31/7) di area per-

kebunan HTI. “Nanti ada acara konvoi ketika menuju lokasi finis,” katanya. (bay)


8

tribun buffer

Kaltim SENIN 6 JULI 2009

Allianz Tower, Gedung Modern Kompas Gramedia

Diam Itu Emas, Bicara Itu Berlian PEPATAH lama menyatakan bahwa diam itu emas, tetapi omong itu berlian! Jauh lebih berharga orang omong dan bicara daripada mereka yang cuma diam seribu basa. Suka berbicara ternyata melahirkan banyak efek positif yang luar biasa. Lebih dari itu, bisa menghasilkan pendapatan sangat besar. Apalagi semua yang berbicara itu melalui saluran telepon, berbasis pulsa. Industri telekomunikasi di Indonesia punya masa depan cerah. Mau bukti? Di tengah-tengah terjangan krisis ekonomi yang dimulai pertengahan 2008, ternyata tidak membuat bergeming industri komunikasi di Indonesia. Industri ini tumbuh positif pada tahun 2008 dibanding tahun sebelumnya. Demikian diungkap Sekretaris Jenderal Asosiasi Kliring Interkoneksi dan Telekomunikasi (Askitel) Rakhmat Junaidi saat puncak perayaan Aksikel di Jakarta, Jumat (3/7). Menurut Rakhmat, pertumbuhan positif tersebut ditunjukkan dengan naiknya lalu lintas panggilan (traffic call) sebanyak 24,19 persen. Pada tahun 2007, traffic call-nya 16 miliar call. Sedangkan tahun 2008 naik 19,9 persen. Indikasi kenaikan berikutnya, tingkat durasi juga mengalami peningkatan 28,04 persen. Tahun 2007 durasinya 22 miliar menit, sedangkan di tahun berikutnya naik menjadi 28,2 miliar menit. Askitel berdiri tahun 2004, saat ini beranggotakan 12 operator di Indonesia, yakni Bakrie Telecom, Batam Bintan Telekomunikasi, Indosat, Mobile 8, Axis, Pasifik Satelit Nusantara, Sampoerna Telekomunikasi Indonesia, Telkomsel, Telkom, XL, Hutchison CP Telecom Indonesia, dan Smart. Dilihat dari pertumbuhan itu, maka nilai bisnis industri telekomunikasi di Indonesia pada 2009 diperkirakan mencapai Rp 8 triliun. Nilai bisnis tahun ini naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 7 triliun. Menurut Direktur Industri Telematika Direktorat Jenderal Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian, Ramon Bangun, total belanja semua operator mencapai Rp 40 triliun hingga Rp 50 triliun pada tahun ini. Sementara, aturan belanja dalam negeri untuk BWA (broadband wireless access) sebesar 20 persen dan USO (universal services obligation) sebesar 30 persen. Dengan hitung-hitungan seperti itu dan ditambah produk-produk lain yang tidak diwajibkan, maka diperkirakan akan diperoleh Rp 8 triliun. Instruksi Presiden Nomor 2/2009 tentang Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri, dinilai telah berhasil meningkatkan nilai bisnis industri telekomunikasi. Tadinya, operator belanja di luar negeri. Misalnya, kontraktor yang menang dari China, maka yang dibawa, ya barang dari China. Sebelum inpres diberlakukan, operator teknologi BWA banyak menggunakan teknologi vendor-vendor asing, padahal teknologi serupa juga ada di Indonesia. Tapi sekarang sudah mulai menggandeng PT LEN Industri (Persero) atau PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) dengan aturan dari Inpres tersebut. Di samping itu, fakta lain menunjukkan industri telekomunikasi di dalam negeri masih menjanjikan. Jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 240 juta orang merupakan pasar potensial bagi perkembangan industri telekomunikasi, apalagi industri ini merupakan kebutuhan yang sangat mendasar. Pelanggan industri telekomunikasi di dalam negeri pada tahun 2009 diperkirakan bakal melonjak 20% dari 75 juta menjadi 90 juta pelanggan. Pasar industri telekomunikasi di dalam negeri sebenarnya masih besar. Jangan terlalu pesimistis memandang masa depan usaha ini, karena semua pelanggan telekomunikasi di Indonesia adalah orang-orang yang rakus berbicara, baik itu untuk urusan bisnis, berita penting, maupun hanya sekadar ngrumpi belaka. Konon, belanja pulsa untuk ngrumpi di Indonesia jauh lebih besar dibanding dengan untuk urusan bisnis. Pokoknya, bisnis ‘bicara’ di Indonesia sangat menjanjikan. Selamat berbicara pakai pulsa! (ps)

Mas Kawin 500 Bibit Jati ● Sambungan Hal 1

Kehutanan MS Kaban di Kampung Cimayang III RT 12 RW 05, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Leuwiliang, Bogor, Minggu (5/7). Kaban sendiri menghadiri acara akan pernihakan kedua mempelai, karena ayah Girindra, Hamzah Rangkuti seorang penyair yang juga temannya sejak muda. Dalam ijab qabul tersebut, seperti pernikahan pada umumnya diserahkan sejumlah seserahan termasuk cara simbolik mempelai pria menyerahkan sat pot bibit pohon jati tersebut. Usai prosesi ijab qabul tersebut, kedua mempelai beserta orang tua, kerabat dan MS Ka’ban menanam bibit pohon jati itu di sebuah hutan yang berjarak sekitar 500 meter dari tempat acara. “Saya senang diundang Bang Hamzah untuk menghadiri pernihakan anaknya ini, apalagi ini jarang terjadi dan baru ada acara pernikahan

mas kawinnya bibit pohon jati, pohon jati unggulan produk putra-putra bangsa kita,” jelasnya dalam sambutan. Menurut Kaban, bila 500 bibit jati ini tumbuh dan kemudian mencapai 10 tahun, diperkirakan hargannya akan mencapai Rp 1,5 miliar. “Pohon jati tersebut kalau berumur 8 tahun diameternya bisa mencapai 60 centimeter. Jadi, pohon tersebut bisa jadi tabungan kedua mempelai,” ujarnya. Diakui Kaban, ide mas kawin dan penanaman pohon jati ini untuk pernikahan ide dari Hamzah Rangkuti. Setelah mendengar hal itu, dirinya memberikan bibit tersebut. “Ide pemberian bibit pohon sebagai mahar sangat unik dan positif. Karena bisa jadi wahana untuk membudayakan penanaman pohon oleh masyarakat. Dan, itu sesuai dengan program Dephut selama ini, yakni One man one tree. Jadi, mahar bibit ini mengandung banyak dimensi, terutama untuk melindungi bumi dari pemanasan global,” tandasnya.(dtc)

Berbentuk Buku Terbuka dan Penuh Pohon KOTA Jakarta dalam waktu dekat ini memiliki green building atau gedung ramah lingkungan di kawasan Segi Tiga Emas, Kuningan, Jakarta Selatan. Gedung ramah lingkungan berlantai 28 dan diberi nama Allianz Tower tersebut diresmikan pembangunannya oleh Chairman Kompas Gramedia Jacob Oetama, Minggu (5/7). Jakob Oetama dalam sambutannya saat acara ground breaking atau pembuatan tiang bor uji (test pile) di kawasan Kuningan, Jaksel, hari Minggu (5/7) siang, mengungkapkan, kepedulian terhadap isu pemanasan global perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, baik

Mesir Harus Minta Maaf ● Sambungan Hal 1

Ia pun berpendapat, di Mesir tak ada kebebasan berpendapat dan sangat menekan kekuatan-kekuatan sekecil apapun yang dianggap membahayakan kelanggengan kekuasaan rezim berkuasa. “Sesungguhnya inilah satu contoh rezim represif yang didukung Barat, yang walaupun tak demokratis tetapi dianggap menguntungkan kepentingan Barat,” kata Abdillah. Empat mahasiswa Indonesia di Mesir itu mengalami penahanan dan penyiksaan selama tiga hari di Mesir, karena diduga sebagai bagian dari jaringan teroris. Penangkapan terjadi setelah rekan keempat korban, Ismail Nasution membuka situs Ikhwanul Muslimin dan menempelkan gambar Syeikh Ahmad Yasin, pendiri gerakan Ha-

Jacko Dikubur tanpa Otak ● Sambungan Hal 1

Keluarga sudah diberitahu soal kondisi di atas. Mereka diberi pilihan, otak tersebut dipisahkan atau ikut dikubur namun penyebab kematian Michael akan jadi tanda tanya. Keluarga rupanya memilih pilihan pertama. Otak Jacko tak bisa ikut dimakamkan karena pemeriksaan baru bisa dilakukan dua minggu setelah almarhum meninggal. Setelah dua minggu, otak tersebut akan mengeras sehingga bisa dibedah untuk dilakukan pemeriksaan. Menurut seorang sumber di bagian forensik, otak Jacko sudah dipisahkan sebelum jenazah si Moonwalker itu dipulangkan ke keluarga. Pemeriksaan pada otak Jacko diharapkan bisa mengungkap obat-obatan apa saja yang pernah dipakai-

Pilpres, Hati dan Pikiran ● Sambungan Hal 1 Semoga harapan baru itu memihak kepada pembaca, siapapun pilihannya. Demokrasi mengajarkan kepada kita untuk siap menang dan siap kalah. Di dalamnya ada juga ajaran moral untuk saling menghormati. Yang menang menghormati yang kalah, sebaliknya yang kalah pun harus bermoral mau menghormati yang menang. Pada dasarnya, kita masih dalam proses berdemokrasi. Lazimnya sebuah proses, maka dalam perjalanan itu akan terjadi pencapaian-pencapaian, baik yang sudah sempurna maupun yang kurang di sana-sini. Maka semangat untuk terus memperbaiki diri, haruslah menjadi kesadaran bersama, demi terciptanya sebuah kehidupan bernegara dan berbangsa yang kita sepakati bersama, yang bermuara pada perbaikan terus-menerus bagi kesejahteraan rakyat. Dalam pemahaman belajar berdemokrasi itulah, maka hati dan pikiran kita pun harus diselaraskan, untuk menerima dan memahami, terhadap beberapa kekurangan dan kelemahan dalam pelaksanaan sistem tersebut. Dengan hati dan pikiran yang jernih, yang positif, tentu kita tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang merusak yang destruktif, yang merugikan proses demokrasi. Namun demikian, dalam semangat itu juga terkandung sikap untuk mau melakukan perbaikanperbaikan diri, koreksi diri, dan me-

dalam skala kecil yaitu tindakan seharihari maupun dalam skala besar, seperti membangun gedung berkonsep hijau yang ramah lingkungan. Hadir dalam peresmian ini CEO Kompas Gramedia Agung Adiprasetyo, CEO Allianz Jens Reisch dan Volker Miss, Komisaris Utama PT Medialand International Harli Ojong, Direktur PT Medialand International Teddy Surianto, Direktur Procon Hendra Hartono, dan sejumlah undangan lainnya. “Allian Tower dibangun dengan mengacu kepada kepedulian terhadap kondisi alam dan bumi tempat manusia hidup. Grup Kompas yang kini bergerak dalam bis-

nis realestate ikut serta dan menjadi pioner pembangunan gedung berkonsep ramah lingkungan,” kata Jacob Oetama. Jacob Oetama menambahkan, membangun gedung ramah lingkungan merupakan kesempatan emas dan perlu dilakukan. “Perlu diciptakan bangunan yang hemat dalam pemakaian energi dan air, sehingga ramah terhadap lingkungan. Selain itu arsitektur Allianz Tower memiliki nilai seni dan filosofi tinggi dan fungsional. Inilah gedung yang memadukan nilai seni dan fungsi, serta ramah terhadap alam,” ujarnya kalem. Gedung berlantai 28 ini berdiri di

atas tanah seluas 7.000 meter persegi, dengan perbandingan lahan untuk bangunan hanya 30 persen sedangkan lahan hijau mencapai 70 persen. Uniknya, gedung tersebut berbentuk pipih seperti buku. Dindingnya terbuat dari kaca. Selain itu, kawasan gedung ini menggunakan teknologi resapan air, pemanfaatan air hujan, dan proses daur ulang, sehingga benar-benar ramah lingkungan. Menurut CEO Kompas Gramedia Agung Adi Prasetyo, lantai satu hingga sebelas akan digunakan oleh perusahaan asuransi Allianz. Sedangkan lantai 12 dan seterusnya digunakan untuk perkantoran. “Lantai 12 hingga 27 akan kami sewakan untuk perkantoran. Ini bagian dari kerjasama Allianz dan Kompas Gramedia,” terangnya. (persda network/yon)

mas, pejuang Palestina, di tembok kamar kost. Menurut Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Hidayat Nurwahid, justru perilaku aparat Mesir meneror warga Indonesia. “Perilaku merekalah yang teror,” kata Hidayat, Minggu (5/7). Alasan aparat Mesir mengaitkan situs Ikhwanul Muslimin dan Hamas dengan teror sangat berlebihan. “Sangat mengada-ada dan bahkan meneror para pelajar Indonesia,” tegas Hidayat. Menanggapi kasus ini, Pemerintah Indonesia melalui Departemen Luar Negeri (Deplu) melayangkan nota protes kepada pemerintah Mesir terkait penyiksan itu. Menurut Juru Bicara Departemen Luar Negeri, Teuku Faizasyah, interogasi dengan caracara penyiksaan yang dilakukan aparat tak patut dilakukan. Deplu menuntut keterangan dan meminta jaminan keamanan bagi mahasiswa Indonesia di Mesir.

Saat menginterograsi, polisi Mesir antara lain menelanjangi dan menyetrum buah zakar. “Melalui jalur diplomatik, kami minta pemerintah Mesir memastikan kasus ini tak terulang lagi,” tambah dia. Selain melayangkan nota protes, Deplu RI akan meminta waktu bertemu dengan pejabat Deplu Mesir untuk meminta jaminan kekerasan serupa tak diulangi lagi. Nota protes itu sudah direspons, di antaranya dengan pembebasan mahasiswa. Sedangkan jadwal pertemuan yang diminta Deplu belum dijawab. Tiga dari empat mahasiswa yang ditangkap dan disiksa berasal dari Kabupaten Rokan Hulu, Riau, yakni Faturrahman, adik kandungnya, Arzil, dan Tasrih Sugandi. Sedangkan Ahmad Yunus berasal dari Kecamatan Bangun Purba, Sumatera Utara Keempatnya sudah dilepas pada Rabu (1/7) lalu. “Pada 2 Juli 2009 mereka sudah bertemu pihak KBRI Mesir. Dalam keterangannya mereka me-

nyatakan tetap ingin tinggal di Mesir untuk melanjutkan kuliah di Universitas Al Azhar,” kata Faizasyah. Sebelumnya, Raudhatul Firdaus, adik Faturrahman mengatakan, peristiwa itu berawal saat teman kos para korban, Ismail Nasution, ketahuan membuka situs Ikhwanul Muslimin. Polisi yang tak menemukan Ismail lantas menangkap empat mahasiswa Indonesia. “Setelah ditangkap, mereka disiksa dan ditelanjangi selama tiga hari dalam tahanan sejak 28-30 Juni 2009 lalu,” kata Raudhatul Firdaus. Ingin Bertemu Gubernur Keluarga mahasiswa Indonesia asal Riau di Mesir yang menjadi korban penyiksaan polisi setempat berencana ingin bertemu dengan Gubernur Riau, Rusli Zainal. Mereka berharap, Pemerintah Provinsi Riau bisa menjembatani keinginan keluarga korban untuk bertemu dengan Menlu di Jakarta. “Kami dari pihak keluarga

korban telah memutuskan bersama agar kasus penganiayaan adik-adik kami di Mesir dapat diselesaikan pemerintah kita. Karena itu kami berharap dapat diberi kesempatan untuk bisa bertemu dengan Gubernur Riau,” kata Sainul Muttaqien, kakak Fatuhrraman, di Pekanbaru, Minggu (5/7). Sainul yang juga alumni Al Azhar Kairo ini menyebut, keinginan keluarga korban untuk bertemu orang nomor satu di Riau ini adalah ingin melaporkan secara langsung soal penangkapan polisi Mesir terhadap mahasiswa asal Riau tersebut. “Para keluarga mahasiswa telah memberikan kepercayaan kepada kita untuk mengurusi masalah ini. Kita juga diberi kepercayaan agar dapat bertemu dengan Pak Gubernur atau jajaran Pemerintahan Provinsi Riau. Kami sangat berharap adanya pihak yang bisa menjembatani untuk dapat bertemu dengan Gubernur Riau,” kata Sainul. (dtc/viva.com/ant)

nya. Apakah sebelumnya ayah tiga anak itu pernah overdosis juga bisa diketahui. “Jaringan otak tersebut harus diperiksa. Tapi aku tidak bisa tahu berapa lama pemeriksaan akan berlangsung,” ujar sumber yang dikutip Mirror, Minggu (5/7). Sementara itu, lebih dari 1,6 juta fans yang terdaftar untuk tiket ke upacara pemakaman Jacko akan menunggu hingga Senin (6/7) untuk mengetahui apakah mereka menerima salah satu dari 11.000 tiket yang dibagikan dalam upacara yang digelar Selasa (7/7). Dua hari masa pendaftaran untuk layanan ini di Staples Center, di pusat kota Los Angeles, berakhir Sabtu. Para fans harus mendaftar secara gratis di Staplescenter.com antara pukul 10.00 pagi pada Jumat sampai 06.00 sore pada Sabtu, untuk mendapatkan secara acak dari 8.750 nama. Setiap orang yang terpilih akan menerima dua tiket dan

akan diberitahukan lewat e-mail setelah pukul 11.00 hari Minggu. Sebelumnya, pejabat di AEG, pemilik dan operator dari Staples Center, akan memeriksa untuk meminimalkan pengunjung yang menggunakan tiket duplikat dan siapapun yang dicurigai oleh sistem otomatis atau go-bots,” kata juru bicara keluarga Jackson, Ken Sunshine. Sunshine mengatakan langkah-langkah ini telah diambil untuk mencegah tiket diperbanyak. Penerima tiket akan menerima kode unik dan petunjuk tentang cara untuk mengambil tiket mereka di luar lokasi pusat distribusi pada hari Senin. Di pusat distribusi, mereka akan menerima tiket dan manset lengan yang akan diletakkan di pergelangan tangan mereka pada saat itu. Sementara itu, pejabat kota telah bersiap untuk menerima kerumunan besar para pelayat. Asisten Kepala Polisi Paysinger Earl mengatakan, dari seperem-

pat juta sampai 700.000 orang mencoba untuk mencapai arena, walaupun luas wilayah sekitar Staples Center akan tertutup bagi mereka yang tanpa tiket. Anggota Dewan Kota, Jan Perry, mendesak penduduk setempat untuk tinggal di rumah dan menonton peringatan itu di TV saja. Upacara ini tidak akan ditampilkan melalui layar raksasa di luar Staples dan tidak akan ada prosesi pemakaman melalui kota. Perry mengatakan, bahwa biaya untuk perlindungan polisi yang ‘luar biasa’ seperti acara peringatan ini diambil dari anggaran Departemen Kepolisian. Diincar Polisi Hingga saat ini, penyebab meninggalnya Jacko terus jadi tanda tanya. Polisi pun kini mengincar dokter-dokter Jacko yang dianggap memberikan resep obat-obatan berbahaya padanya. Dikutip dari CNN, Minggu (5/7), ada lima dokter yang memberikan resep pada

Jacko. Pemeriksaan pada lima dokter tersebut diperkirakan bisa mengungkap penyebab meninggalnya pelantun Beat It itu. Pemeriksaan pada dokterdokter itu dilakukan terkait dengan ditemukannya obat-obatan berbahaya di rumah sewaan Michael di Holmby Hills. Di rumah itulah, ia meninggal. Salah satu obat-obatan yang ditemukan di rumah Jacko adalah Diprivan. Menurut seorang sumber, di rumah itu ada beberapa botol Diprivan yang masih terisi penuh, tapi ada juga yang sudah kosong. Dari mana Michael mendapatkan Diprivan itu belum diketahui. Diprivan merupakan obat keras yang dipakai untuk pembiusan di rumah sakit. “Itu obat yang sangat berbahaya. Harus orang yang sudah terlatih yang memberikan obat tersebut,” ujar, Ethan Bryson, asisten profesor anastesi di Mount Sinai School of Medical, New York. (mirror/cnn/dth/ti)

nempatkan berbagai masalah ke dalam semangat kebersamaan untuk maju. Hati dan pikiran yang jernih hanya lahir pada individu-individu yang demokratis. Sebaliknya, hati dan pikiran yang tidak bersih, hanya akan melahirkan mereka yang a-demokratis. Indikator sikap dari mereka yang tidak demokratis, misalnya adalah sikap menghalalkan segala cara demi keuntungan diri, kelompok, golongan, partai politik, dan kepentingan diri mereka. Sikap seperti ini dari perspektif demokrasi, dimaknai sebagai tindakan mengabaikan atau menghilangkan dan merugikan hak-hak orang lain. Karena, demokrasi adalah sebuah filsafat, sebuah tatanilai, sebagai pedoman bersama dalam bernegara dan berbangsa yang basisnya adalah moral yang menghargai hak orang lain atau pihak dan golongan lain, bukan menghilangkan, apalagi merampasnya. Indonesia memang negara besar, dari jumlah penduduk dan luasnya wilayah. Dunia mencatat, bahwa proses demokrasi yang sedang berlangsung di Indonesia sangatlah unik. Karena bila berhasil, maka ia adalah sebuah sukses luar biasa, yang akan dicatat dalam sejarah dunia, sebagai kehebatan dari sebuah negara baru pelaksana demokrasi, dengan karakteristik wilayah dan penduduknya yang luas, besar, dan heterogen. Besarnya masalah ini salah satunya mungkin bisa dicatat dari jumlah penduduk Indonesia yang memiliki hak pilih. KPU mencatat, untuk Pemilhan Presiden (Pilpres) 2009, terdapat 176.367.056 orang yang memiliki hak pilih dan sudah ditetapkan sebagai Daftar Pemilih

Tetap (DPT). Angka di atas, sudah merupakan perbaikan —tentu dengan upaya keras KPU— dibanding jumlah DPT untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) pada Mei lalu yang tercatat 171.068.667 orang, atau naik sekitar lima juta pemilih. Kita semua tahu bahwa banyak masalah yang menyebabkan KPU dari pemilu ke pemilu selalu saja tak siap sepenuhnya dengan persoalan DPT. Dengan melihat pada begitu banyaknya jumlah penduduk Indonesia, menurut saya harus kita akui bahwa kesalahan ini adalah “dosa” semua pihak. Ini adalah “dosa” kita seluruh rakyat Indonesia, utamanya pemerintah rezim siapapun yang telah memimpin negeri ini. Banyak hal yang menjadi penyebabnya, antara lain; Pertama, karena kita lemah dalam hal pencacahan penduduk. KPU memiliki standar ganda. Apakah hendak menggunakan data pencacahan yang dilakukan oleh Departemen Dalam Negeri, atau menggunakan data KPU sendiri. Pada kenyataannya, ketika KPU memilih taat pada undang-undang dengan menggunakan data pencacahan Depdagri, ternyata data mereka tidaklah valid benar, ada banyak lubang kesalahan di sanasini. Namun ketika KPU melakukannya updating dengan cara mengkombinasikan dua cara (Depdagri dan KPU), pun ternyata belum juga menyelesaikan masalah. Kedua, karakteristik dari sebagian penduduk kita masih kurang sadar terhadap pentingnya tertib administrasi dalam masalah pencatatan kependudukan. Banyak kasus terjadinya KTP ganda, atau penduduk yang tidak melaporkan diri pada pejabat terkait setempat

ketika yang bersangkutan melakukan perpindahan domisili. Ketiga, karena sikap masih tidak profesionalnya para pegawai yang berwewenang dalam hal ini. Banyak di antara mereka yang malas, atau bahkan masih berindikasi melakukan KKN. Sikap buruk ini tentunya semakin menambah rumitnya nilai validitas DPT yang dibuat berdasarkan daftar yang mereka kerjakan. Sikap buruk ini pada gilirannya menimbulkan berbagai masalah baru, misalnya seseorang yang telah pindah atau telah meninggal dunia, ternyata masih tercatat di dalam DPT. Keempat, mentalitas para elite politik kita yang masih banyak memiliki sikap menempuh segala macam cara demi kemenangan partainya, golongannya, atau kepentingannya. Masalah ini sering ditudingkan kepada pihak-pihak incumbent. Karena mereka inilah yang sedang memiliki otoritas, kewenangan, dan kekuasaan, dalam kurun dimana KPU bertugas. Harus diingat bahwa KPU secara organisasi berada di bawah posisi pemerintah yang yang sedang berkuasa, baik untuk tingkat pusat maupun kabupaten/kota. Atas dasar keempat masalah tersebut di atas, menurut saya perlu dilakukannya tertib administrasi dalam hal pencacahan dan pencatatan penduduk di Indonesia, untuk menghasilkan data yang sangat valid. Data pencacahan itu kemudian dijadikan database yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan negara termasuk untuk kepentingan KPU dan KPUD dalam menetapkan DPT, ketika berlangsungnya hajatan demokrasi dalam bentuk pileg, pilpres, mapun pilkada.

Semangat ini harus menjadi kepentingan dan tujuan bersama seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu haruslah ada political will dan kerja keras dari semua pihak. Sehingga kasus masih terjadinya ketidaksiapan sepenuhnya KPU dalam hal DPT pada Pileg dan Pilpres 2009, tidak terulang kembali pada tahun-tahun berikutnya baik untuk pelaksanaan tingkat pemilu maupun pilkada. Namun demikian, selain masalah DPT, saya tidak sependapat pada pihak-pihak yang menghendaki ditundanya Pilpres 2009. Apapun alasannya bila usulan penundaan itu diakomodasi, maka masalah yang akan ditimbulkannya jauh labih besar ketimbang bila kita selenggarakan saja pilpres ini tepat pada waktu yang sudah diagendakan. Namun demikian, kekurangkekurangan dan kesalahan KPU tersebut harus menjadi catatan serius dan dipecahkan kemudian secara bersama, setelah Pilpres 2009 selesai berlangsung. Pembaca yang saya hormati. Silakan meneruskan membaca berita-berita sajian Tribun Kaltim edisi hari ini. Semoga sajian kami memberi manfaat. Silakan berbondongbondong menuju TPS untuk menggunakan hak demokrasi Anda, dengan menyontreng pilihan masingmasing. Siapa pun nanti yang akan menang dalam Pilpres 2009, harus kita maknai sebagai kemenangan seluruh rakyat Indonesia dalam melaksanakan demokrasi. Untuk itu agar tak terjadi gesekan-gesekan yang bersumber pada sikap-sikap yang tidak demokratis, maka mohon gunakanlah hati yang jernih dan pikiran yang postif dalam menyikapi proses dan hasil pilpres nanti. Salam.(*)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, IGN Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Fransina Luhukay, Iwan Apriansyah, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Perdata O Ginting, Aloys GA Ebo, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Catur Sulistyorini, Amalia Husnul A, Rita, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Junisah, Meinar F Sinurat, Nevrianto HP, Ahmad Bayasut, Kholish Chered, Feri Mei Effendi . BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Katharina Siswi Widyawati, Khaidir, INDEPENDEN & KREDIBEL Maipah, Rahmat Taufik,Safruddin, Fachmi Rachman, Reza Rasyid Umar KUTAI KARTANEGARA: Reonaldus KUTAI TIMUR: Udin Dohang BONTANG: Basir Daud PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Darajat Mazunus. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Heroe Baskoro, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 17.000/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 27.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 30.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/ mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN HARIAN PAGI

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER


tribun line Ban Meletus Dua Kali

15 Pengiring Pengantin Tewas

● Sambungan Hal 1

Menurut seorang korban luka, Ngadiyo Yoso Suwito (70), ketika bus berada di Kecamatan Delanggu atau dua kilometer sebelum lokasi kejadian, satu ban meletus. “Ban meletus yang bagian belakang sisi kanan. Jalannya jadi oleng,” kata warga Dusun Brontok, Desa Jati, Sumberlawang Sragen ini.Ngadiyo sudah mengingatkan sopir agar mengganti ban itu. Namun sopir mengabaikannya dan terus melanjutkan perjalanan. Ketika bus berada di dekat lintasan KA tanpa palang pintu, lagi-lagi satu ban meletus. Kali ini sisi kiri bagian belakang. Ban itu meletus diperkirakan karena jumlah penumpang yang cukup banyak.

Perlintasan Ilegal ● Sambungan Hal 1

Karena itu, Dapos VI Yogyakarta akan melakukan penertiban palang pintu liar di beberapa titik. Untuk menghindari adanya kecelakaan seperti yang terjadi diperlin-

Mesin Mati, Dorong! ● Sambungan Hal 1

Dr Ir Djoko Sungkono, Kepala Laboratorium Motor Bakar Teknik Mesin Institut Teknologi Surabaya (ITS) mengatakan, mesin tiba-tiba mati karena terjadi impedansi (penghambat daya) listrik yang ditimbulkan oleh pergesekan roda kereta api dan rel. Impedansi itu cukup untuk mengakibatkan mesin mobil yang mati sulit menyala kembali. Kejadian itu terutama berpengaruh pada

Desakan Kian Kencang ● Sambungan Hal 1

manggil KPU untuk bersamasama dengan Ketua DPR dan capres-cawapres membahas secara komprehensif guna mencari solusi mengatasi persoalan DPT,” kata Ismed. Ismed menjelaskan, jika tidak segera diselesaikan, masalah DPT ini bisa berimplikasi terhadap kekacauan politik. “Kita tidak menghendaki hasil Pilpres 2009 memunculkan chaos politik yang mengancam demokrasi kita,” katanya. Direktur Eksekutif LIMA, Ray Rangkuti, menambahkan, pada Senin (6/7) hari ini LSMLSM tersebut akan mendatangi kantor KPU guna menyampaikan tuntutan penundaan Pilpres. Pihaknya juga akan menyampaikan kekecewaan tentang kenetralan KPU sebagai penyelenggara pemilu. “Kami juga akan membawa data (DPT bermasalah). Mutlak Pilpres harus ditunda, karena tidak mungkin dalam tiga hari KPU bisa menyelasikan masalah ini. Apalagi KPU tidak memiliki sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Tidak punya alat yang bagus,” ujar Ray. Dari hitungan kasar LSMLSM tersebut, diduga ada 25 juta warga Indonesia yang belum terdaftar di DPT. “Sesuai DPT yang diumumkan KPU, berarti ada pertam-

● Sambungan Hal 1

ANTARA/HASAN SAKRI GHOZALI

Korban tabrakan kereta api Prameks sedang di rawat di rumah sakit.

Namun, bus tetap saja melaju dan ketika berada di tengah lintasan rel, bus tidak bisa berbuat apa-apa ketika KA Pramex tiba-tiba melintas dari arah utara. Bus tidak bisa maju atau

mundur diperkirakan karena dua bannya telah meletus dan beban yang berat. Ban terselip di di lintasan. PT KA menyebut insiden ini akibat kelalaian pengendara minibus. (viva.com/dtc)

tasan liar Mbah Ruwet, Ceper, Klaten, Jawa Tengah, seharusnya perlintasan tanpa palang pintu ditutup. “Seharusnya perlintasan Mbah Ruwet di Klaten ditutup karena sangat membahayakan,” ujarnya. Perlintasan tanpa penjaga adalah perlintasan yang dibuat oleh masyarakat sendiri untuk memudahkan masyarakat untuk mencari jalan pintas

atau jalan tikus sehingga lebih cepat sampai tujuan. Eko menambahkan, masih banyaknya perlintasan yang ilegal ini akan sangat berbahaya karena per hari frekuensi perjalanan kereta saat ini sudah cukup padat, yaitu 62 kereta biasa, 26 Pramex, kereta barang, dan kereta pengangkut bahan bakar minyak. (viva.com)

mobil atau kendaraan yang berbahan bakar bensin, meskipun kendaraan berbahan bakar solar juga ada yang terpengaruh. Pada kendaraan yang berbahan bakar bensin, starternya digerakkan oleh dinamo. Dari dinamo ini dihasilkan medan magnet yang selanjutnya menggerakkan mesin mobil. Djoko mengatakan, tidak jadi masalah bila mesin mobil tersebut tidak mati, namun bila mesin tersebut mati maka akan sulit untuk dihidupkan lagi. Medan impedansi mulai dapat berpengaruh ketika kereta api masih berjarak 1,5

kilometer dari lokasi lintasan di mana kendaraan bermotor itu melintas rel. Djoko lalu mengingatkan, jika mesin mobil tiba-tiba mati di atas rel, hendaknya penumpangnya segera keluar dan mendorongnya. Jika tidak, akan sangat membahayakan karena kereta segera lewat. Dan jangan berusaha menghidupkan mesin! Yang harus dilakukan adalah keluar dan mendorong! Kalaupun mobil tidak sempat terdorong, setidaknya penumpang sudah berada di luar kendaraan dan bisa sewaktu-waktu lari menghindar. (dari berbagai sumber/bm)

bahan lima juta pemlih. Berdasarkan pengakuan KPU ada 20 juta masyarakat yang tak sempat mempergunakan hak pilihnya. Kalau dibandingkan temuan Komnas HAM di pemilu legislatif lalu, angka moderatnya 30 juta. Artinya, total pemilih yang tidak terdaftar ada 25 juta,” terangnya. Tak Terbukti Meski dibombardir tudingan terkait DPT yang carut-marut, KPU tetap pada keputusan melaksanakan Pilpres pada 8 Juli. Masukan dari kubu Megawati-Prabowo dan Jusuf Kalla-Wiranto mengenai DPT bermasalah berjumlah 27 juta, dianggap tak akurat dan tidak sesuai dengan realitas di lapangan. “Sampai hari ini tidak (alasan). Tidak relevan kalau mundur. Alasan pengunduran tidak jelas. Untuk Pilpres, KPU punya data yang sudah ditetapkan. Tak ada seorang pun yang bisa membuktikan berapa juta tidak terdaftar itu di mana saja,” ujar Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary, Minggu (5/7). Sebelumnya Hafiz melakukan pemeriksaan ulang terhadap DPT enam provinsi di Jawa bersama KPU provinsi tersebut. Hasilnya, dari sekian data yang diserahkan ke KPU, tidak ada satu pun yang mendukung wacana pemunduran jadwal pelaksanaan Pemilihan Presiden. Sehari sebelumnya, tim kampanye Megawati-Prabwo dan Jusuf Kalla-Wiranto mengaku menemukan DPT bermasalah di enam provinsi di

Jawa. Jumlahnya mencapai 47 juta pemilih yang terdapat di 69 kota/kabupaten. KPU mempertanyakan asalusul data yang disampaikan beberapa pihak terkait permasalahan DPT ini. “Pada waktu Pilpres, bukan data itu yang dipakai. KPU punya data yang sudah ditetapkan. Beliau-beliau dapat data dari mana saja,” ujar Hafiz. KPU menyatakan siap membersihkan nama pemilih ganda jika disertai bukti akurat. “Laporan kelebihan akan kami coret. Selain itu orang tak mungkin memilih dua kali, soalnya ada tanda tinta,” ujarnya. Terkait banyaknya warga negara yang tidak masuk DPT, Hafiz menyebut sebagai isu yang tidak mendasar. Jika ada pemilih tidak masuk DPT, sekalipun punya kartu tanda penduduk (KTP), sesuai ketentuan undang-undang tidak bisa ikut mencontreng. “KPU tidak bisa melanggar undang-undang,” tegas Hafiz. Dari hasil pertemuan klarifikasi KPU dengan enam KPU provinsi se-pulau Jawa di kantor KPU, sebagian besar data yang disampaikan Tim JK-Wiranto dan Mega-Prabowo adalah data lama, yakni November 2008. “Misalnya DPT Blora, Jawa Tengah, data digunakan untuk kroscek tertanggal 15 November 2008. Itu data yang belum ter-update untuk pemilihan presiden,” ujar anggota KPU, I Putu Gede Artha. (persda network/cr2/cr1)

Saat itu, KA Pramex dari arah Solo menuju Yogyakarta melintas dari Stasiun Klaten dan Ceper. Di perlintasan yang populer dengan sebutan perlintasan Mbah Ruwet, sopir minibus Turbudi (39) yang penuh penumpang tidak menghiraukan peringatan ada kereta akan melintas. Sopir bus dengan nomor polisi AD 144 DE itu terus melaju, tetapi minibus tiba-tiba mogok di tengah rel saat kereta sudah sangat dekat. “Duaaar...! Tabrakan tak terhindarkan. Lokomotif menyambar minibus dengan kecepatan penuh. Bus terserat KA Pramex hingga 200 meter. Asisten masinis KA Pramex, Mardi Sanyoto, juga dilaporkan mengalami luka berat dan saat ini dalam kondisi kritis. Masinis KA Pramex nomor loko CC 759, Asrul Efendi, selamat. Perlintasan Mbah Ruwet memang tidak memiliki palang pintu sehingga mudah diterobos. Jalan di tepat di lintasan kereta itu sedikit menanjak. Namun, menurut pengakuan pihak PT KA, di perlintasan tersebut lengkap terdapat ramburambu seperti tanda stop dan peringatan perlintasan traffic light. Akibat tabrakan tersebut, minibus ringsek, sementara satu gerbong KA Pramex keluar lintasan. Sekitar pukul 14.30 gerbong tersebut berhasil dievakuasi sehingga lalu lintas

128 Kasus Pelanggaran ● Sambungan Hal 1

pemilu sebanyak 49 kasus, dan lain-lain sebanyak 8 kasus. Kasus pelanggaran tersebut diungkapkan anggota Bawaslu Wirdyaningsih saat jumpa pers terkait hasil pengawasan masa kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2009 di kantor Bawaslu, Jakarta, Minggu (5/7). Dari 34 provinsi di Indonesia, kata Wirdya, DKI Jakarta menempati urutan teratas dalam hal pelanggaran pidana kampanye dan pelanggaran administrasi kampanye dibanding dengan provinsi lainnya. Hal itu ditunjukkan dari 46 pelanggaran yang terjadi di DKI. ‘’DKI Jakarta paling banyak di antara yang lain,’’ ujarnya. Wirdya juga mengatakan, dari 49 pelanggaran pidana yang terjadi dalam kampanye Pilpres, menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye merupakan kasus terbanyak dengan 10 kasus. Sementara itu di Samarinda, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kaltim tidak memberikan toleransi lagi terkait penertiban baligo tiga pasangan calon presiden yang masih bertengger di beberapa titik jalan, sepert di Jl Diponegoro, Jl Basuki Rahmat, dan Jl Kalimantan. “Saya sudah beri toleransi semalam. Masih ada beberapa baligo besar pasangan SBY Boediono di Jalan Antasari, JK-Win dan Mega-Prabowo di Sungai Kunjang. Tapi saya masih lakukan langkah persuasif kepada seluruh ketua tim sukses,” ujar Ketua Panwaslu Kaltim, Andi Rakhmat, saat memantau baligo yang belum dicopot pada masa tenang, Minggu

Kaltim SENIN 6 JULI 2009

9

KA melalui jalur tersebut kembali normal. Mesin Mati Menurut seorang korban selamat, Kaliyo (36), mesin minibus mati saat berada di atas rel. Kejadian ini berlangsung sangat cepat. “Saat di atas rel, busnya macet. Jadi tidak bisa maju dan tidak bisa mundur,” kata Kaliyo di RS Islam Klaten, Minggu (5/7). Ban mobil bus terselip rel kereta, sehingga tidak bisa berjalan. Selain itu, bus terhalang oleh sepeda motor, sehingga mobil sulit berjalan sementara di belakang kendaraan lain sudah mengantre. Kaliyo masih merasa syok lantaran tiga anggota keluarganya tewas dalam kecelakaan ini. Keluarganya yang meninggal yaitu ibu kandungnya, Painem (60), istrinya bernama Parti (35), dan anaknya yang baru usia 10 tahun, Nur Lailatul Nikmah. Jenazah korban akan dibawa ke rumah duka di Kampung Brontok, Desa Jati, Kecamatan Sumber Lawang, Sragen. Desa tersebut berjarak sekitar 80 kilometer dari Kota Klaten. Beberapa ambulans dari berbagai Puskesmas di Sragen didatangkan untuk mengangkut jenazah-jenazah tersebut. Sekitar 35 orang menjejali minibus yang menjadi korban santapan KA Pramex itu. Hanya penumpang yang berdiri di bagian belakang bus yang bisa menyelamatkan diri. Seorang korban selamat adalah Ngadiyo Yoso Suwito (70). Dia menderita luka di kaki bagian kiri karena buru-buru meloncat dari bus ketika KA Pramex bersiap ‘mencium’ minibus. “Saya selamat karena

melompat,” ujar kakek warga Dusun Brontok, Desa Jati, Sumberlawang, saat ditemui di RS Islam Klaten. Meski selamat, Ngadiyo sangat sedih. Karena dia kehilangan istrinya, Sumi, dan adik iparnya plus sejumlah kerabat lainnya. Minibus itu memang berisi orang-orang yang memiliki hubungan darah. Mereka membawa serah-serahan untuk pengantin. Menurutnya, korban luka parah dan tewas kebanyakan berada di jok kiri dan depan. Sedangkan penumpang yang tak kebagian kursi dan terpaksa berdiri di bagian belakang bus mayoritas selamat karena buru-buru meloncat. Periksa Saksi Polisi masih memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui musibah tabrakan tersebut. Kasubag Lantas Polwil Surakarta, AKP Juang Andi Priantomengatakan, saksi yang diperiksa adalah pengendara sepeda motor, dua saksi yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa terjadi, dan penumpang bus yang selamat. “Mereka diperiksa di Polres Klaten untuk mengetahui penyebab terjadinya tabrakan tersebut,” katanya. Ketika ditanya penyebab sementara kejadian tersebut, dia mengatakan, yang jelas sopir bus Turbudi yang juga meninggal dunia dalam peristiwa tersebut tidak hapal medan karena baru pertama kali melewati jalur ini. Menurut dia, bus tersebut sudah berada di lintasan kemudian terpaksa berhenti karena ada sepeda motor yang mogok di depannya. “Bus itu tak bisa berjalan ka-

rena menunggu sepeda motor yang ada di depannya. Saat itu, ada kereta lewat sehingga menabrak bus tersebut,” katanya. Ketika ada kereta lewat, pengendara sepeda motor yang mogok itu lari untuk menyelamatkan diri. Ia menambahkan, jumlah penumpang bus tersebut sekitar 35 orang dan 15 orang di antaranya meninggal dunia dalam peristiwa itu. “Sembilan orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dan lima orang lainnya meninggal dunia di rumah sakit,” katanya. Korban yang meninggal di tempat adalah Ginem (60) , Sumiyati (55), Rakinem, Tumiyem (35), Nurlela (10), Lagiyem (60), Trio (11), Turbudi (39, sopir bus), Painem (60), Wahyuni (15), dan Tumini (35). Empat korban lainnya meninggal di RS Islam Klaten, mereka adalah Hadi Mulyono (50), Parti Paliyo (35), dan Nyono (50), dan Sunarni (30). Mereka semua adalah warga Brontok Janti, Sumber Lawang, Sragen, Jawa Tengah. Hingga pukul 20.00 jenazah mereka masih berada di RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten. Adapun korban luka yang masih menjalani perawatan intensif di RS Islam adalah Suyamto (34) asal Salatiga, Nurhidayati (9), Mardi Sanyoto (50, asisten Masinis asal Solo), Wagiyati (50), Naryo (50), Eko Mulyono (70), Yulfi (4), dan Kartini Sugiyanto (17). Naryana Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Wilayah Surakarta mengatakan sebagian besar korban meninggal akibat luka di kepala. (kompas.com/dtc/viva.com/ant)

(5/7) sore. Meski begitu, selama kampanye, Andi mengatakan tidak ditemukan pelanggaran pemilu dari tim sukses maupun massa pendukung ketiga pasangan capres. “Tidak ada pelanggaran yang berarti,” tutur Andi. Di Penajam, Panwaslu Penajam Paser Utara (PPU) kemarin mulai membersihkan atribut kampanye. Ketua Panwaslu PPU Masnur menjelaskan, atribut kampanye di Kecamatan Penajam, Waru, dan Babulu sudah dibersihkan. Pembersihan ini melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Ketua KPUD Andi Arfin menyatakan, pendistribusian surat suara di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di empat kecamatan sudah dilakukan sejak Sabtu (4/7). Dalam pendistribusian ini pihaknya melibatkan aparat kepolisian. “Kalau kotak dan bilik suara sudah kami lakukan sebelumnya. Nanti surat suara itu merupakan tugas PPK untuk menyerahkan masingmasing PPS. Dan PPS yang akan menyalurkan kepada tiap-tiap TPS,” jelasnya. Untuk Pilpres ini, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di PPU mencapai 103.047, naik bila dibandingkan dalam pemilu legislatif lalu. Adanya kenaikan ini sesuai dengan hasil validasi data dan berdasarkan DP4 yang diberikan Disduknakercapil PPU. Pantauan Tribun di Bontang, sebagian besar atribut kampanye telah diturunkan. Ketua KPU Bontang Adief Mulyadi mengatakan, Bontang siap menggelar Pilpres 2009 karena seluruh logistik dan perlengkapan telah lengkap. “Kami akan distribusikan ke TPS sehari sebelum pencontrengan. Memang sebelumnya ada kekurangan

surat suara, namun sudah bisa kita atasi,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (5/7). Adief menjelaskan, formulir C4 (undangan memilih) juga telah dibagi sejak tiga hari yang lalu. “Kalau ada warga yang belum dapat barangkali masih disortir di Kelurahan atau KPPS,” katanya. Ia menyarankan kepada calon pemilih yang merasa masuk dalam DPT agar menanyakan kepada KPPS jika sehari sebelum pemilihan, belum mendapat undangan. “Kami juga akan memantau perkembangan sehari sebelum hari pencontrengan. Untuk saat ini, semuanya siap dan tidak ada kendala,” katanya. Di Balikpapan, Panwas juga menemukan masih banyak alat peraga kampanye (algaka) terpasang saat minggu tenang tiba. Sementara mengenai logistik, telah tersebar ke seluruh PPS di Balikpapan. Proses pendistribusian langsung dilakukan KPUD ke seluruh PPS, tanggal 4 dan 5 Juli. “Kami membagi pendistribusian dalam dua hari. Hari pertama untuk PPS di Kecamatan Balikpapan Barat, Utara, dan Tengah. Sedangkan hari kedua di untuk Kecamatan Balikpapan Selatan dan Timur,” kata anggota KPUD, M Ramli, Minggu (5/7). Untuk menjaga logistik agar tak mengalami masalah, dilakukan upaya pengamanan pendistribusian dengan pengawalan. “Selain itu, di seluruh PPS telah ditempatkan personel polisi dan Linmas,” katanya. Mereka akan bersiaga penuh dan menutup akses bagi pihak lain selain petugas PPK dan PPS. Pihak penyelenggara Pilpres juga sudah merampungkan bimbingan teknis untuk KPPS. “Bahkan ada beberapa daerah yang

menambah Bimtek dengan simulasi,” kata Ramli. Bimtek terakhir digelar di Kelurahan Margo Mulyo. Dengan demikian, seluruh penyelenggara diharapkannya bisa bertugas lebih baik dibandingkan sebelumnya. Panwas Balikpapan menyatakan telah menemukan 5 tindak pidana pemilu, namun keseluruhannya tidak dapat diproses di Gakumdu karena tidak memenuhi unsur pidana, baik barang bukti, keterangan saksi, maupun terlapor. “Seluruh pidana Pemilu tersebut kosong,” kata Ketua Panwas Kota Balikpapan. Tutup Sardi Santoso. Ia merinci, pelanggaran tersebut mencakup pelanggaran kampanye pawai arak-arakan, serta pemasangan algaka bukan pada tempat yang seharusnya. Tak Berubah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kaltim Andi Sunandar menyatakan, DPT Provinsi Kaltim dipastikan tidak akan mengalami perubahan. Pasalnya, sejak ditetapkan DPT per tanggal 31 Mei, KPU Pusat kembali menetapkan DPT yang sudah menerima tambahan dari KPU Penajam Pasir Utara (PPU). “Tidak ada perubahan DPT. Karena jumlah DPT yang sudah kita plenokan di pusat menggunakan DPT yang telah ditetapkan tanggal 8 Juni lalu. Sebelumnya DPT Kaltim ada 2.473.965 pemilih. Tapi setelah ada tambahan dari PPU sebanyak 64 pemilih menjadi 2.474.029,” jelas Andi. Andi menegaskan, DPT yang ditetapkan tanggal 8 Juni merupakan hasil kroscek di lapangan dan telah dilakukan pemuktahiran data secara berkala. “Jadi, intinya Kaltim akan pakai DPT yang ditetapkan tanggal 8 Juni,” ucapnya. (bud/mir/asi/khc)

Pernah Roboh di Saat Merias Pengantin PROFESINYA adalah pengusaha rias pengantin dan penyewaan pakaian adat pengantin. Karena itu, di saat ada order, terkadang waktu istirahatnya tak bisa diatur. Akibatnya, kelelahan fisik tak dapat ia elakkan. Selain itu, pikiran tentu amat terfokus kepada apa yang tengah dihadapi. Maka, dalam kondisi seperti itu, migrainnya sering kambuh. “Ini sudah berlangsung selama lima belas tahun,” ujar wanita 40 tahun yang bernama Erma Suryani ini. “Pernah suatu kali di saat saya sedang merias pengantin, badan saya tiba-tiba roboh dan saya dilarikan ke rumah sakit. Kebetulan, saya menderita sakit maag juga. Mungkin kejadian itu diakibatkan oleh perpaduan dari kedua penyakit saya itu,” ujar ibu tiga orang anak ini saat ditemui di

rumahnya akhir April 2009 lalu. Untuk itu, salah satu upaya yang dilakukannya guna mengatasi penyakitnya tersebut adalah mengonsumsi makanan kesehatan. Dan yang dipilihnya sejak awal 2009 lalu adalah Zena-600, yang rutin ia minum tiga kali sehari. Ternyata dengan bantuan sari bubuk kacang hijau plus bubuk kedelai itu keluhan penduduk Gang Nusa Indah IV, Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, itu tak sering muncul lagi. Sakit di kepala yang dibarengi kaku di tengkuk dan tegang di leher merupakan gejala migrain. Migrain merupakan salah satu bentuk sakit kepala berulang yang kadang timbul dengan sendirinya. Selain faktor hormonal, faktor lain yang diduga menjadi

pemicu munculnya migrain itu adalah kurang tidur, kelebihan tidur, rokok, penyedap makanan, makanan atau minuman tertentu, dan obat-obatan tertentu. Seseorang yang kekurangan sulfur, kalium, dan asam amino lisin biasanya gampang terserang migrain, terutama bila orang itu suka Erma Suryani mengonsumsi makanan berlemak. Menurut berbagai penelitian, mengonsumsi bubuk kacang hijau dan kedelai dapat

mencegah dan meredakan gejala migrain itu. Hal ini disebabkan karena di dalam kedua jenis serealia itu terdapat sejumlah vitamin, mineral, dan asamasam amino yang sangat bermanfaat bagi peningkatan sistem imun tubuh dan kelancaran proses metabolisme. Di antaranya adalah vitamin B kompleks (kecuali B12), dan juga mineral kalium serta asam amino lisin dalam jumlah yang cukup tinggi. Selain itu, isoflavon yang juga terkandung dalam bubuk kedelai

mampu meningkatkan sistem imun tubuh sehingga tubuh takkan gampang terserang penyakit. Namun, mengingat penyebab migrain itu begitu banyak, penderita juga dituntut untuk menerapkan pola hidup yang lebih sehat seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, menghindari stres, meminum air putih dengan cukup, dan lain-lain. Zena-600 sudah laku di seluruh wilayah pemasarannya. Ini tak lepas dari manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah higienis. Selain itu, formulanya merupakan penyempurnaan dari formula-formula kedelai bubuk yang selama ini banyak beredar di pasaran. Dan ini amat ditunjang oleh mulai sadarnya masyarakat untuk beralih ke bahan nabati alami dalam memelihara kese-

hatan. Tetapi, produk ini bukanlah obat melainkan makanan kesehatan untuk memelihara kondisi tubuh. Dan untuk konsultasi kunjungi segera purwatis@centrin.net.id atau telepon (021) 70288540 dan distributor Kaltim (0542) 7027163. Sub distributor: Balikpapan (0542) 7207546, 7153198; Bontang 081513677775; Samarinda 08125359192; Melak: 081350726537, Toko Devi-Tering 081350194422, Toko Obat Sumber Sahat-Bigung 081346421052, Klinik Elanda_ Purworejo 085240264026, Michail - Damai 08125271756, Toko Aneka Raya - Melak 0545-41428 ; Sangata 08195434770, Tarakan (0551) 5528404 Berau: Apotek Berau Farma, Produksi ini tersedia di apotik dan toko obat. Dicari agen untuk wilayah lain di Kaltim. [Adv]


CMYK

10

tribun pemilu

SENIN 6 JULI 2009

Temukan DPT Bermasalah, Lapor! ● KPU: Menjelang Pencontrengan, Perbaikan Masih Dimungkinkan

ANTARA/WIDODO S. JUSUF

Petugas KPU berpakaian maskot Pemilu "Si Pena" (kanan) membagikan buku yang berisi visi dan misi dari masing-masing pasangan capres dan cawapres kepada para pengunjung di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Minggu (5/7). KPU terus melakukan sosialisasi pelaksanaan Pilpres 8 Juli untuk memberikan petunjuk bagaimana cara mencontreng kertas suara melalui alat peraga.

Camat Dilarang ke Luar Kota SAMARINDA, TRIBUN- Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengeluarkan surat edaran yang melarang camat dan lurah untuk bepergian ke luar kota sejak hari H pemungutan suara pemilihan presiden (Pilpres) hingga 19 Juli 2009. “Wali Kota Samarinda Achmad Amins telah mengeluarkan surat edaran tersebut yang intinya melarang camat dan lurah bepergian ke luar kota, meskipun melakukan perjalanan dinas diminta untuk menuda keberangkatannya,” kata Sekretaris Kota Samarinda, HM Fadly Illa, Minggu. Ia mengatakan, para camat dan lurah harus tetap berada di wilayahnya masing-masing untuk melakukan pemantauan jalannya Pilpres hingga selesai. Mereka harus memantau proses penting yakni mulai dari proses penerimaan surat suara, rekapitulasi hasil penghitungan suara, serta penghitungan di tingkat KPPS dan PPK, kata dia. “Jika terjadi persoalan atau perselisihan dalam proses Pilpres maka bisa segera diatasi dengan mengambil langkahlangkah penyelesaian, selain itu camat dan lurah harus mengaktifkan telepon selulernya selama 24 jam,” katanya. Menurutnya, bukan hanya camat dan lurah yang dilarang bepergian ke luar kota, tetapi juga wali kota, wakil wali kota, sekretaris kota, juga para pejabat yang terkait langsung dengan proses Pilpres. Fadly menjelaskan, setiap kali pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Samarinda

diminta untuk berpartispasi menggunakan hak pilihnya. Namun, ia mengingatkan, tidak ada intruksi ataupun tekanan bagi PNS untuk mendukung salah satu calon, mereka bebas memilih sesuai dengan hati nuraninya. “PNS diimbau untuk menggunakan hak pilihnya, hal ini bertujuan untuk memberi contoh baik kepada masyarakat, sehingga dapat menekan angka golput,” katanya. Ia menambahkan bahwa dalam pelaksanaan Pilpres perusahaan diwajibkan melibur-

kan para pekerjanya, supaya mereka dapat memberikan hak pilihnya di TPS. Hal itu sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) No.42/2008, dalam Pasal 238 disebutkan “Majikan/atasan harus memberikan kesempatan kepada para pekerja untuk memberikan suaranya pada Pilpres 2009”. “Bagi pengusaha yang tidak melaksanakan Keppres tersebut maka diancam pidana enam hingga 12 bulan penjara atau denda enam sampai dua belas juta rupiah,” kata Fadli Illa.(ant)

JAKARTA, TRIBUN- Pemungutan suara pemilihan presiden dilaksanakan Rabu (8/7). Menjelangnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan Daftar Pemilih Tetap (DPT) masih mungkin diperbaiki. Ini dikemukakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Abdul Hafiz Anshary, di Jakarta, Minggu (5/7). Untuk itu, kata Hafiz, pihak-pihak yang menemukan adanya permasalahan pada DPT diharapkan segera melapor disertai dengan bukti yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kita terbuka pada siapapun yang memberikan sumbangan pikiran berkaitan dengan DPT,” katanya setelah menggelar pertemuan dengan KPU daerah di enam provinsi yaitu Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

CMYK

pasangan JK-Wiranto Ia mencontohkan, dan Mega-Prabowo pihaknya terbuka tertersebut berbeda dehadap masukan yang ngan DPT resmi KPU. disampaikan tim Untuk itu, KPU mekampanye pasangan nyimpulkan data terJusuf Kalla-Wiranto sebut tidak benar. dan Mega-Prabowo Menurut Hafiz jika mengenai dugaan DOK nyata terdapat pemiadanya 11,22 juta peA H Anshary lih ganda, maka KPU milih ganda dalam DPT dari 69 kabupaten/kota tidak segan untuk memangpada enam provinsi di Pulau kasnya dari DPT. Demikian pula jika masih Jawa. Setelah tim JK-Wiranto ditemukan adanya pemilih dan Mega-Prabow melapor yang tidak terdaftar, lanjut dia, pada Sabtu (4/7), KPU meng- KPU akan memasukkannya gelar pertemuan dengan KPU dalam DPT. Ia meminta agar daerah di enam provinsi yaitu masukan terhadap DPT ini disJawa Timur, Jawa Tengah, ampaikan secepatnya karena DKI Jakarta, Banten, DI Yog- daftar pemilih berkaitan deyakarta, dan Jawa Barat pada ngan penyediaan logistik peMinggu (5/7) untuk mem- milu. Berkaitan dengan proses bandingkan dan memeriksa perbaikan DPT, Hafiz berpesan data tersebut. Hasilnya, data DPT yang di- kepada penyelenggara pemilu laporkan tim kampanye dari di bawah, apabila menemukan

nama ganda, pemilih tidak jelas identitasnya, yang telah meninggal dunia, masih berstatus TNI atau Polri aktif, dan dibawah umur dalam DPT untuk ditandai. “Kalau ganda dicoret, jangan sampai ia menggunakan hak pilihnya lebih dari satu kali. Kita masih punya ‘benteng’ yaitu tinta untuk menandai pemilih yang telah menggunakan haknya,” ujarnya. Demikian pula, bagi pemilih yang telah memenuhi syarat namun tidak tercantum di DPT. Pemilih yang ‘tercecer’ tersebut akan dimasukkan dalam DPT sehingga dapat menggunakan haknya. “Kami akan mengeluarkan surat edaran yang isinya kalau masih ditemukan nama ganda segera dicoret. Surat edaran ini menjadi pegangan untuk petugas kita,” katanya.(ant)


tribun nasional

SENIN 6 JULI 2009

11

Deplu Akan Temui Pejabat Tinggi Mesir ! Klarifikasi Penyiksaan Empat Mahasiswa Indonesia

ANTARA/ERIC IRENG

ANTRE SURAMADU- Ratusan motor, terjebak macet jelang pintu masuk jembatan Suramadu sisi Surabaya, Minggu (5/7). Memasuki musim liburan sekolah, jumlah kendaraan yang menuju jembatan Suramadu dari sisi Surabaya meningkat tajam hingga seratus persen. Ini mengakibatkan antrean panjang hampir dua kilometer dan memicu tindak pelanggaran melawan arus lalu-lintas.

Perppu Paspor Haji Segera Dibahas BANDUNG, TRIBUN - Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni mengungkapkan, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang penggunaan paspor hijau bagi jemaah haji akan dibahas dalam rapat konsultasi antara Presiden dengan Pimpinan DPR. “Dalam waktu dekat akan ada rapat konsultasi Presiden dan Pimpinan,” kata Maftuh dalam perjalanan dinasnya ke

Jawa Barat dan Jawa Tengah, Minggu (5/7). Masalah paspor hijau bagi jemaah haji Indonesia menjadi hal serius terkait adanya pemberlakuan dari pemerintah Arab Saudi yang mengharuskan calon jemaah haji menggunakan paspor internasional (paspor hijau). Sebelumnya Indonesia menggunakan paspor khusus haji, yang dikenal sebagai paspor coklat. Untuk mengguna-

kan paspor internasional (hijau) tentu perlu ada payung hukum mengingat mengubah atau meniadakan paspor coklat berarti UU imigrasi dilanggar. Ia menjelaskan pula, Menteri Hukum dan HAM Andi Matalata pro aktif dalam menyikapi persoalan tersebut. Karena itu diharapkan jajaran imigrasi ikut menyukseskan dalam memberikan pelayanan kepada calon haji sebagai tamu Allah di tanah suci.(ant)

Keluarga Richa Cemas ! Nasib Pramugari Yemenia Air Belum Diketahui MAGETAN, TRIBUN - Keluarga dari Richa Dwiyana Margareta (21), korban kru pesawat Yaman yang mengalami kecelakaan di Kepulauan Komoro, yang berada di Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Magetan, Jatim, hingga kini cemas karena belum adanya kepastian tentang keberadaan korban. Pihak keluarga mengaku, setiap hari sejak kabar kecelakaan pesawat sipil milik maskapai Yaman yang diawaki Richa tersebut, merasa semakin diliputi perasaan tidak tenang. Pasalnya, hingga kini keluarga belum mendapat kepastian apapun dari pihak berwenang. “Sudah hampir enam hari ini sejak kecelakaan pesawat tersebut, kami belum mendapat kabar dari Departemen Luar Negeri (Deplu), Kedutaan Besar RI (KBRI) di Yaman, dan pihak lain. Terus terang, keluarga membutuhkan informasi menyangkut pencarian korban dan keadaan Richa sendiri setiap harinya,” ujar Paman Richa, Kadimin, Minggu (5/7). Menurut dia, kontak terakhir dengan KBRI dilakukan pada Jumat (3/7) lalu pukul 11.45 WIB. Dalam kontak tersebut, pihak KBRI meminta keluarga agar bersabar dan tabah. Saat itu, kontak datang dari Aulia staf KBRI di Yaman. Setelah itu, hingga saat ini belum ada kontak lagi. “Kondisi seperti ini membuat pihak keluarga merasa kecewa, sebab informasi dari pihak terpercaya terhenti. Sisi lain, pihak keluarga juga tidak berdaya jika hanya mengetahui perkembangan pencarian melalui siaran di televisi maupun membaca dari media massa cetak. Keadaan ini sungguh berat,” katanya sedih. Sementara itu, Ibunda Richa, Dwi Nuryati terlihat sudah berada di rumah duka. Wanita yang baru tiba dari Hongkong ini juga terlihat sedih dan berusaha menghindari wartawan. Selama 10 tahun terakhir, ibu Richa bekerja menjadi TKW di Hongkong, sehingga sangat wajar jika intensitas bertemu dengan putrinya jarang. “Ibu Dwi baru tiba di rumah pada Minggu pagi. Dia masih shock, jadi maaf untuk sementara jangan diwawancarai atau diambil gambarnya,” kata Kadimin lagi. Kadimin mengatakan, untuk sementara

JAKARTA, TRIBUN- Departemen Luar Negeri (Deplu) sudah mengirimkan nota protes ke Pemerintah Mesir pada 30 Juni 2009 lalu. Tak cukup, Deplu akan meminta waktu bertemu dengan pejabat Deplu Mesir untuk meminta jaminan kekerasan serupa tak diulangi lagi. “Kami sudah mengirimkan nota 30 Juni lalu. Dan juga saat ini sedang menyatakan meminta waktu untuk bisa bertemu pejabat tinggi Deplu di sana (Mesir),” ujar Juru Bicara Deplu Teuku Faizasyah, Minggu (5/7/2009). Bagaimanapun Deplu akan menempuh jalur diplomatik untuk mengklarifikasi penyiksaan yang dialami empat mahasiswa Indonesia di Mesir. Nota protes itu sudah direspons salah satunya dengan pembebasan mahasiswa. Sedangkan jadwal pertemuan yang diminta Deplu belum dijawab. “Belum. Kan hari libur di sana. Kita sudah sampaikan nota, berangkat dari situ mendorong dilepaskannya mahasiswa kita. Kita minta penjelasan tentang penangkapan agar mereka dibebaskan kalau mereka tak terbukti bersalah karena dugaan aktivitas politik,” jelas dia. Maka pada 1 Juli 2009 lalu keempat mahasiswa tersebut dibebaskan. Sedangkan untuk jaminan bahwa Mesir tak mengulangi perbuatannya lagi, akan disampaikan setelah pejabat Deplu RI dan Deplu Mesir bertemu.

Minta Maaf

ANTARA/B ANGGORO

Mahasiswa Indonesia yang ditangkap di Mesir.

“Kami akan mintakan dalam kesempatan pertemuan nanti. Ya karena Mesir adalah negara yang menerapkan darurat militer, sehingga peran aparat keamanan sangat menonjol. Kita akan minta perhatian pemerintah tentang kasus salah tangkap ini,” tutur Faizasyah. Sedangkan keempat mahasiswa itu, Faizasyah mengatakan, keadaannya sudah lebih baik. “Saya mendapat informasi mereka telah menyampaikan bahwa ingin terus melanjutkan sekolahnya,” tandasnya. Empat mahasiswa Indonesia di Mesir dianiaya oleh polisi setempat. Mereka ditelanjangi

dan disetrum selama 3 hari. Kejadian itu bermula ketika pada 28 Juni lalu polisi Mesir menggerebek kos-kosan mereka untuk mencari mahasiswa asal Tapanuli bernama Ismail Nasution. Ismail dicari polisi karena diketahui membuka situs Ikhwanul Muslimin Online dan diduga menjadi bagian dari jaringan Islam radikal. Tak menemukan Ismail, polisi malah menangkap 4 mahasiswa lain asal Kabupaten Rokanhulu, Pekanbaru, Riau. Mereka adalah Faturrahman, Arjil, Ahmad Yunus, dan Tafri Sugand yang merupakan mahasiswa Universitas Al Azhar.(dtc)

KETUA Badan Kerjasama Antar Parlemen DPR RI, Abdillah Toha, di Jakarta, Minggu (5/7), mendesak Pemerintah RI melalui Departemen Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Kairo, agar segera mengkarifikasi berita penyiksaan empat mahasiswa Indonesia oleh aparat Mesir. “Bila benar, dan tampaknya memang benar, segera menyampaikan protes sekeraskerasnya dan meminta Pemerintah Mesir meminta maaf, sekaligus mengambil tindakan kepada aparat yang bertanggungjawab,” tandasnya. Sebagaimana diberitakan sejumlah media, 4 mahasiswa asal Riau itu ‘diambil’ petugas keamanan, karena diduga terlibat gerakan keagamaan yang ekstrim di sana. Abddilah Toha yang juga anggota Komisi I DPR RI ini menyatakan, Pemerintah Mesir memang cenderung otoriter, tidak menghormati HAM serta represif. “Karenanya, mahasiswa Indonesia di sana saya minta agar lebih berhati-hati,” ujarnya.(ant)

Temui Gubernur Berharap Bantuan

FRIENDSTER

Richa pramugari Yemenia Air asal Magetan

yang dilakukan keluarga hanya pasrah dan tabah. Bahkan selama ini, setiap malam pihak keluarga juga menggelar tahlilan untuk Richa. “Tujuannya adalah meminta yang terbaik buat Richa. Semoga masih diberikan perlindungan oleh Tuhan. Namun jika harus sebaliknya, semoga juga dilapangkan jalannya,” katanya. Pihak keluarga sangat berharap Richa segera dapat ditemukan. Rencananya, perwakilan dari keluarga nantinya ada yang dikirim ke Yaman oleh Deplu RI, untuk mengetahui perkembangan evakuasi pencarian korban pesawat. Namun, hingga sekarang hal tersebut juga belum terealisasikan. Sebelumnya dilaporkan bahwa sebuah pesawat Airbus A330-200 yang dioperasikan maskapai penerbangan milik negara Yaman, Yemenia Air, yang lepas landas dari Paris menghilang di antara wilayah Yaman dan Komoro. Pesawat ini mengangkut 153 penumpang dengan 11 kru di dalamnya. Dilaporkan Richa, ikut menjadi salah satu korbannya yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.(ant)

KELUARGA mahasiswa Indonesia asal Riau di Mesir yang menjadi korban penyiksaan polisi setempat berencana ingin bertemu dengan Gubernur Riau Rusli Zainal. Mereka berharap, Pemerintah Provinsi Riau bisa menjembatani keinginan keluarga korban untuk bertemu dengan Menlu di Jakarta. “Kami dari pihak keluarga korban telah memutuskan bersama agar kasus penganiayaan adik-adik kami di Mesir dapat diselesaikan pemerintah kita. Karena itu kami berharap dapat diberi kesempatan untuk bisa bertemu dengan Gubernur Riau,” kata Sainul Muttaqien kakak dari Fatuhrraman

mahasiswa yang disiksa, Minggu (5/7) di Pekanbaru. Sainul yang juga alumni Al Azhar Kairo ini menyebut, keinginan keluarga korban untuk bertemu orang nomor satu di Riau ini, ingin melaporkan secara langsung

soal penangkapan polisi Mesir terhadap mahasiswa asal Riau tersebut. “Para keluarga mahasiswa telah memberikkan kepercayaan kepada kita untuk mengurusi masalah ini. Kami juga diberi kepercayaan

agar dapat bertemu dengan Pak Gubernur atau jajaran Pemerintahan Provinsi Riau. Kami sangat berharap, adanya pihak yang bisa menjembatani untuk dapat bertemu dengan Gubernur Riau,” kata Sainul.(dtc)


Berlangganan Hub: Senin 6 Juli 2009 Halaman 13

Telepon: 0541-202416, 202417 SMS: 0541-7080008 Fax Iklan: 0541-769855

FOTO-FOTO: TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

PENGGEMAR KUCING Penggemar kucing, Febri dan Hasan bersama sejumlah anggota Indonesian Cat Association (ICA) Cabang Samarinda dan ICA Tenggarong, berkumpul di Rumah Makan Bakut, Samarinda, Minggu (5/7). Mereka bertukar informasi dan berdiskusi seputar hobi mengoleksi kucing dari jenis Persia, Anggora dan jenis lainnya.

Warga Tiga Kampung Gatal-gatal Gubernur Kaget Lihat Patok Perbatasan Rata Tanah

TRIBUN KALTIM/REZA R UMAR

Sebuah HP diletakkan di atas patok perbatasan.

NUNUKAN, TRIBUN - Gubernur Kaltim Awang Faroek kaget melihat patot perbatasan RI- Malaysia di Pulau Sebatik yang nyaris tidak terlihat. Patok berupa tiang yang terbuat dari beton itu terbenam ke dalam tanah. Jarak satu patot dengan patok lainnya lima kilometer. Padahal patok itulah yang jadi acuan yang membatasi wilayah kedua negara. “Jadi ini patoknya? Hanya seperti ini,” kata Awang heran melihat patok semen yang

rata dengan tanah, Sabtu (4/7) di Desa Aji Kuning dan Sei Pancang, Pulau Sebatik. Ia didampingi Danrem 091/ASN Kolonel Inf Musa Bangun, Wabup Nunukan Kasmir Foret, Dandim Nunukan Letkol Inf Basri dan rombongan Muspida Kaltim lainnya. Menurutnya, tidak semestinya patok negera dibuat ala kadatnya dengan kondisi tertanam dalam tanah. Awang

● Bersambung hal 21

Entah Kapan Jalan Bontang-Sangatta Mulus

Lubang Tiap 50 Meter Sudah bertahun-tahun kondisi jalan raya BontangSangatta dibiarkan rusak. Warga mengklaim, Awang Faroek Ishak pernah menjanjikan jalan tersebut bakal segera diperbaiki. Namun hingga kini janji itu belum terwujud. Bagi warga, tidak penting Pusat atau Provinsi yang memperbaiki. Yang penting jalan itu bisa aman dan nyaman kembali mereka lalui. TERBUKTI berdasarkan pengamatan langsung Tribun, Sabtu (4/7) kemarin,

● Bersambung hal 21

TRIBUN KALTIM/KHAIDIR

Kondisi jalan Bontang-Sanggata yang rusak. Gambar diambil Sabtu.

● Sudah Setahun Terjadi di Kota Bangun ● Klaim akibat Tambang Batu Bara SAMARINDA, TRIBUN - Ratusan warga di tiga kampung Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegera (Kukar) terserang penyakit gatalgatal disekujur tubuh. Tiga kampung itu adalah Desa Senoni, Sanggulan dan Selerong. Penyakit menular itu menyerang hampir seluruh warga di tiga kampung itu, mulai dari anakanak, dewasa hingga orang tua. Bahkan menurut informasi, hampir setiap rumah ditemukan warga yang mengidapnya. Dan tak tanggung-tanggung

IST

● Bersambung hal 21

Salah satu bayi yang terserang gatal-gatal. Ratusan orang di tiga desa mengalami penyakit serupa.

Janji Kroscek KEPALA Bidang Penanggulangan dan Pemberantasan Penyakit Berbahaya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim Jurnanto mengakui, baru mendengar kabar ada tiga kampung di Kukar yang mengidap penyakit gatalgatal itu. Ia berjanji akan segera melakukan kroscek ke Dinkes setempat dan akan

● Bersambung hal 21

Indominco Dituding Langgar Amdal ● Data Amdal Produksi 11,5 Juta Ton ● Produksi Saat Ini 12,5 Juta Ton SANGATTA, TRIBUN - Tim investigasi bentukan DPRD Kutai Timur (Kutim) yang ditugaskan mengusut kasus penambangan batu bara PT Indominco Mandiri (IM) di kawasan Hutan Lindung (HL) menemukan kejanggalan terkait data produksi. Pada dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang dimiliki Badan Lingkungan Hidup Kutim tertera produksi 11,5 juta metrik ton. Namun data produksi batu bara yang tercatat di Dinas Pertambangan Kutim menunjuk-

kan, IM sudah meningkatkan produksinya hingga 12,5 juta metrik ton per tahun. “Tim kami sudah mulai bekerja. Selain masalah penambangan dalam HL kami juga curiga dengan dokumen Amdal PT IM, karena data yang dibeberkan dinas teknis berbeda,” ujar Hariyadi, salah satu anggota tim investigasi PT IM, Minggu (5/7) kemarin. Dipaparkan, data dokumen Amdal PT IM yang ada di Badan LH Kutim masih mengacu pada produksi batu bara 11,5 juta ton,

sementara pengakuan dari Dinas Pertambangan Kutim, produksi batu bara PT IM saat ini sudah berada pada posisi 12,5 juta MT. Perbedaan data Amdal ini menurut Hariyadi patut ditelusuri karena bersumber dari dua instansi resmi pemerintahan. Jika kejanggalan ini terbukti maka bisa dipastikan PT IM telah melanggar dalam melakukan aktivitasnya selama kurun waktu lima tahun terakhir. “Kalau sampai perbedaan

● Bersambung hal 21

Masuk Pelanggaran Pidana KOORDINATOR Jaringan Tambang (Jatam) Kaltim, Kahal al Bahri, mengaku prihatin dengan adanya aktivitas pertambangan batubara dalam kawasan HL. Ia meminta agar Pemkab Kutim melakukan koodinasi dan

● Bersambung hal 21


14

tribun samarinda

SENIN 6 JULI 2009

Warga Laporkan Pemkot ke Polisi ● Terkait Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Jual Beli Tanah

TRIBUN KALTIM/DWI ARDIANTO

Akdan harus menjalani operasi untuk menyembuhkan luka bakarnya. Luka itu akibat ledakan bengkel, Sabtu.

Bocah Korban Ledakan Jalani Operasi SAMARINDA, TRIBUN - Bocah mengalami luka bakar, Akdan, 4, menjalani operasi bedah debri dement pengangkatan jaringan kulit mati, Minggu, sekitar pukul 20.00. Luka bakar bocah laki-laki ini menjadi korban ledakan sebuah bengkel oli kendaraan yang terjadi, Sabtu (6/7) lalu. Humas RSU AW Syahranie, dr Nurliana Adriati Noor menjelaskan luka bakar yang dilakukan pembersihan mencapai 42 persen. Luka tersebut terletak di belakang punggung, perut, kaki dan tangan. Parahnya, lukanya juga mengenai wajah. “Saat pasien masuk dirawat unit gawat darurat, pasien terluka cukup serius. Pada bagian luka di wajahnya cukup mengganggu. Karena luka kulitnya mengeluarkan cairan luka yang sepertinya menguap sehingga

bisa mempengaruhi rongga pasien,” kata dr Nana, sapaan akrab drNulianaAdriatiNoorditemuidi RSU AW Sjahranie, Minggu (5/7). Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah bengkel oli kendaraan beralamat Jl KH Wahid Hasyim RT 50 No 30 Sempaja Selatan, Sabtu (4/7), sekitar pukul 08.30, meledak. Saksi mata yang mendengar, ledakan cukup keras, membuat api membesar dan cepat melahap bangunan. Peristiwa kebakaran ini hampir saja merenggut korban jiwa. Sebuah keluarga yang menghuni sewa bengkel terjebak api. Beruntung mereka hanya mengalami luka bakar. Ambo Upe, 29 dan istrinya Siti Munirah, 27 terluka bagian kaki kanan dan kiri. Sedangkan, seorang anak, Akdan, 4, mengalami luka bakar pada sekujur tu-

buh akibat kebakaran. Polisi menangani kejadian ini, Kepala SPK Polsekta Samarinda Utara, Aiptu Sujono, menjelaskan keterangan saksi dihimpun memang ada ledakan sebelum api membesar dan membakar bangunan. “Empat rumah terbakar. Bangunan yang terbakar terbuat dari kayu dan atap. Sebelum terjadinya kebakaran ini benar adanya ledakan sesuai keterangan saksi yang kami periksa,”katanya. Peristiwa kebakaran yang hampir merenggut korban jiwa ini sedang diselidiki Polsekta Samarinda Utara. Bila ada ditemukan unsur kelalaian, maka pelaku yang bertanggung jawab hadapi proses hukum. Polisi meminta korban untuk menjalani visum. Sedangkan lokasi kejadian dipasang police line. (min)

4 Bandar dan Pemain Togel Ditangkap SAMARINDA, TRIBUN Jajaran Reskrim Poltabes Samarinda kembali mengamankan empat tersangka jaringan judi togel. Mereka adalah Hendra jaya, 34, Bowo, 32, dan Rani, 26 ditangkap di sebuah rumah di Jl Dr Sutomo Gang Batubara, Jumat (2/7) pukul 18.00. Polisi menyita uang Rp 3 juta, alat faxmail, kerta fax, rekapan, 2 kalkulator dan 4 ponsel. Kasat Reskrim Poltabes Samarinda Kompol A Yusep Gunawan menjelaskan keempat tersangka terdiri 3 orang bandar togel dan 1 pembelinya dikenakan pasal 303 dengan hukuman penjara 5 tahun penjara. “Tersangka sudah kita tahan bersama barang bukti untuk jalani pemeriksaan,” katanya, Minggu (5/7). Terungkapnya judi togel ini dari informasi masyarakat. Polisi lalu menyelidiki laporan tersebut dan mengarah ke warga Jl Dr Sutomo Gang Batubara sering adanya transaksi jual beli togel. Petugas pun menangkap Bowo. Polisi pun memancing pelaku lainnya agar ke sarang judi tempat Bowo. Ternyata benar, Rani dan dan orang yang tak diketahui identitasnya ikut ditangkap. Kasus ini pun berkembang, Bowo mengaku rekapan biasa-

nya di serahkan kepada Hendra, 34, “Biasanya rekapan akan diambil pada pukul 3 siang oleh Hendra “katanya. Berdasarkan kesaksian Bowo, polisi melakukan penungguan terhadap target yang dituju. Selang berapa lama datang-

lah Hendra ke rumah Bowo sekitar pukul 3 siang untuk mengambil rekapan lalau jajaran reskrim menangkap dan mengamankan tersangka kemudian dibawa ke poltabes Samrinda untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (min)

SAMARINDA, T RIBUN - Seorang warga, Khiru Subhan SH, melaporkan jajaran Pemerintah Kota Samarinda ke Poltabes Samarinda atas dugaan pemalsuan surat-surat. Laporan itu tercatat dalam registrasi polisi No TBL/ 507/IV/2009/SPK tanggal 19 Juni 2009. Pelapor adalah ahli waris tanah di jalan AW Sjahranie. Ia mengadukan kasus dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oknum di pemkot dalam perjanjian pembelian tanah. Khairu Subhan adalah ahli waris almarhum Nukthoh Arfawie Kurde yang diangkat dan dinobatkan sebagai salah satu tokoh agama di Samarinda. Kasat Reskrim Poltabes Samarinda Kompol A Yusep Gunawan menjelaskan laporan tersebut kini masih dalam penyelidikan. Pihaknya baru menerima laporan secara sepihak kemudian akan dicek kembali dengan data-data pembanding lainnya. “Kami masih menyelidiki laporannya dan memeriksa berkas-berkas terkait kasus ini,” katanya. Mengenai adanya pemalsuan tandatangan, polisi bisa saja melakukan pemeriksaan dokumen ke laboratorium forensik untuk melihat asli atau palsu surat-surat. Termasuk tandatangan seseorang. “Ya, bila ada pemalsuan tandatangan kami periksa ke bagian forensik,” kata Yusep.

Belum Lunas

IST

Khairul Subhan dan Hj Djubaidah membeberkan kasusnya.

Informasi dihimpun Tribun, pada tahun 2004 lalu, melalui perantara pihak ke 3 ada kesepakatan penjualan tanah milik Alm.H. Nuktahah yang terletak di jalan Aw. Syahranie seluas kurang lebih 28.078 m2 kepada Pemkot Samarinda. Perjanjian jual beli atau pelepasan hak tanah untuk bank tanah keperluan pemerintah kota SamarindadijalanA.Wahab Syahranie kelurahan sempaja kecamatan Samarinda Utara antara Drs.H.Nuktah Arfawie Kurde dengan Pemerintah Kota Samarinda pada Pasal 3 Harga Jual dan Beban Anggaran ayat 2 Harga Tanah yang disepakati oleh Kedua Belah Pihak adalah sebesar

Rp.326.000 per m2 atau dengan harga total Rp 9.128.000.000. Sesuai dengan Pasal 4 ayat 1 dan 2 Pihak pertama dan pihak kedua sepakat bahwa pembayaran dilakukan pada tahun anggaran 2004 melalui APBD , tapi ahli waris kecewa sekali sampai tahun 2009 pembayaran belum juga lunas dan ada masalah lagi ditanda tangan almarhum yang diduga dipalsukan. Adanya dugaan pemalsuan tanda tangan, pelapor menyerahkannya penyelidikan ke Poltabes Samarinda. Yang terlihat jelas, masalah ini adalah adanya pembayaran tanah milik orang tuanya sudah bertahun tahun belum tuntas. (min)

KASUS jual beli tanah kepada Pemkot Samarinda tahun 2004 lalu, Hj Djubaidah yang menyerahkan kepada anaknya dan pengacara mengaku agar perjanjian kesepakatan berjalan seperti apa adanya dengan tidak ada penyimpangan seperti sekarang kasus yang menimpanya. “Saya berharap perjanjian (jual beli tanah kepada Pemkot Samarinda, red) berjalan apa adanya dengan tidak ada belok kiri, belok kanan. Sesuai perjanjian bukan diluar perjanjian,” kata , Minggu (5/7). Bahwa pembayaran jual beli tanah sesuai perjanjian untuk dibayar lunas pada tahun 2004 secara bertahap oleh Pemkot Samarinda. Namun tidak seperti sekarang, pembayaran malah dilakukan tahun 2005, 2006 bahkan sampai sekarang, tak lunas. Pihak keluarga ahli waris pun terpaksa melapor ke Poltabes Samarinda. (min)

Pohon Gaharu KRUS Sering Dicuri SAMARINDA, TRIBUN - Guna menjaga lestari hutan beserta flora dan faunanya dari tindakan pencurian, Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS) mengajukan pembangunan pagar keliling di atas lahan sekitar 200 hektare. Dana yang diajukan sekitar Rp 15 miliar. “Dana itu tak hanya untuk pembangunan pagar saja tapi ada beberapa pembangunan unit lainnya menunjang KRUS. Karena bulan Juni 2009 lalu, kami

kesulitan mencegah hilangnya tanaman langka dan bernilai ekonomis. Seperti pohon Gaharu yang sangat mahal,” kata Syarif, staf KRUS, Minggu (5/7). Dijelaskan, pohon Gaharu yang terancam dicuri adalah pohon berdiameter 30-35 centimeter, dengan kerugian sekitar Rp 10 juta per pohon. Pohon itu dijual di pasaran seharga minimal Rp 20 ribu per kilogram. KRUS sendiri mempunyai pohon Gaharu induk yang sangat

dilindungi karena selalu menghasilkan anakan atau bibit untuk dibudidayakan. “Sudah ada dua kali pohon diameter yang cukup besar, hilang. Kalau bibit-bibit Gaharu tak terhitung jumlahnya yang raib. Bisa mencapai ribuan bibit tanaman. Kami sulit menjaganya karena terletak di lahan yang cuma dibatasi pagar kawat,” kata Syarif. Pagar kawat yang kini berdiri di KRUS tak cukup bisa

mencegah orang luar atau pencuri masuk mengambil pohon Gaharu. Belum lagi pohon atau tanaman lainnya yang semakin hari terancam diambil. Untuk itu, Syarif juga meminta bantuan tenaga kerja atau petugas yang memerhatikan kekayaan alam KRUS. “Sebaiknya ada juga petugas dari polisi kehutanan berjumlah satu atau dua orang membantu kami. Karena kalau kami saja, tak cukup,” jelas Syarif. (min)


tribun samarinda

15

SENIN 6 JULI 2009

,,

● DPRD Minta Laporan Penggunaan Dana 2009

,,

Tapi realisasi yang 2009 harus dilaporkan dan dijelaskan dulu

Husni Thamrin Hasan, Ketua Komisi III DPRD Kaltim

SAMARINDA, TRIBUN Ketua Komisi III DPRD Kaltim Husni Thamrin Hasan menyatakan, pihaknya sudah menyetujui usulan anggaran pembangunan badan jalan freeway atau jalan bebas hambatan sebesar Rp 250 miliar di APBD 2010. Hanya saja, Komisi III tetap meminta laporan realisasi penggunaan APBD 2009 lalu. “Memang belum ada laporannya yang tahun 2009. Dalam waktu dekat kita tatap muka lagi dengan Dinas PU. Saya kira kalau memang yang Rp 250 miliar itu harus diajukan, itu tidak masalah. Memang itu sudah disetujui. Tapi realisasi yang 2009 harus dilaporkan dan dijelaskan dulu,” tutur Thamrin, Minggu (5/7). Komisi III meminta hasil realisasi penyerapan anggaran Rp 20 miliar dan Rp 100 miliar yang digunakan untuk pembebasan lahan. Meski Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Pemukiman dan Prasarana Wilayah (PU Kimpraswil) Kaltim belum mematok harga pembebasan lahan, ia berharap Dinas

PU Kaltim dapat menekan harga ganti rugi pembebasan lahan tersebut. “Harapannya bisa lebih murah. Tapi itu harganya bervariasi, karena ada yang dekat jalan dan harganya beda. Soal harga ganti rugi pembebasan lahan harus di komunikasikan dengan warga sekitar, supaya tidak ada masalah,” ujar Thamrin. Untuk itu, Thamrin menyarankan, pemerintah dalam hal ini Dinas PU Kaltim, Dinas Pertanahan dan Pemkot Balikpapan dan Pemkab Kukar dan tim pembebasan lahan harus menyosialisasikan proyek ini dan uang ganti rugi pembebasan lahan. “Makanya harus disosialisasikan, biar cepat terealisasi,” tegas Thamrin. Kendati demikian, Thamrin meminta, proyek yang bakal menelan biaya mencapai Rp 4,2 triliun ini perlu ada pengawasan dari berbagai pihak. “Tidak hanya dewan yang mengawasi. Kami juga minta media mengawasi perkembangan proyek ini,” pinta Thamrin.(bud)

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

Disetujui Rp 250 Miliar untuk Freeway Masih Sosialisasi KEPALA Seksi Binar Marga Dinas PU Kimpraswil Kaltim Joko Sutiono mengatakan, progres perkembangan pembebesan lahan untuk jalan freeway belum ada. Hanya saja, ia mengatakan, perkembangan pembebasan lahan masih sebatas sosialisasi. Sosialisasi yang dilakukan tim pembebsan lahan yakni guna menginformasikan bahwa, Pemprov Kaltim segera membangun jalan bebas hambatan yang akan menggunakan lahan milik warga setempat yang akan mendapatkan nilai ganti rugi pembebasan lahanya. Kata Joko, pemerintah sedang melakukan sosialisasi di tingkat kecamatan. Menurut Joko, tahapan sosialisasi pembebasan lahan milik warga Balikpapan dan Kutai Kartanegara masih ditingkat kecamatan masih dalam proses komunikasi pemerintah dan warga. (bud)

MANDI BOLA Sejumlah bocah tengah asyik bermain bola di Tepian Mahakam, Minggu (5/7). Tiap sore hingga malam, terlebih pada hari libur, Tepian Mahakam menjadi tempat alternatif bagi warga untuk rekreasi.

Pemprov Tanggung hingga 1,5 Juta/Siswa

● BOSDA untuk SMA/SMK di Kaltim ● Sisanya Kewajiban Pemkab/Pemkot SAMARINDA TRIBUN - Musyahrim, Sekretaris Dinas Pendidikan Kaltim mengungkapkan, Bantuan Operasional Daerah (BOSDA) untuk SMA sebesar Rp 2 juta per siswa/tahun. Sedang SMK sebesar Rp 2,5 juta per siswa/tahun. Dari jumlah itu, sesuai MoU antara Gubernur dengan Bupati/Walikota yang disaksikan Mendiknas beberapa waktu lalu, Pemprov akan menanggung Rp 1 juta untuk SMA dan Rp 1,5 juta untuk SMK. Sisanya menurut Musyahrim, sebesar Rp 1 juta per siswa/ tahun, menjadi tanggung jawab Pemkot/Pemkab.”Besaran BOSDA yang disepakati dalam MoU beberapa waktu lalu itu adalah nilai minimal. Jadi kalau Pemkot/Pemkab bisa mengucurkan lebih besar justru lebih baik, agar dengan begitu program Wajib Belajar 12 tahun bisa terlaksana baik,” katanya, Sabtu (4/7). Begitu pula kalau ada masyarakat atau orang tua murid untuk menyumbang, dipersilakan, dan tentu saja diharap-

kan. “Jadi tanggung jawab biaya operasional ditanggung pemerintah, tetapi kalaupun ada masyarakat yang hendak menyumbang maka dipersilakan karena tanggung jawab pendidikan itu bukan hanya pada pemerintah melainkan juga masyarakat,” tambahnya. Pemprov Kaltim sendiri telah mengalokasikan dana tersebut dalam APBD-Perubahan 2009 dan akan langsung masuk ke APBD Perubahan masingmasing kabupaten/kota. Hal yang sama amat diharapkan di kabupaten/kota. Sebelumnya, para Kepala Sekolah SMA/SMK merasa kesulitan untuk menyusun dan membuat langkah lanjutan terkait sumber biaya operasional di sekolah masing-masing, sebab belum tahu berapa besaran dana BOSDA yang akan mereka terima. Sehingga belum diketahui apakah dana BOSDA itu kurang atau dianggap sudah cukup untuk membiayai operasional di masing-masing sekolah. Semestinya, saat tahun aja-

ran baru dimulai, sumber pembiayaan itu sudah bisa diketahui supaya bisa jadi pegangan bagi kepala sekolah untuk membuat perencanaan lanjutan. Suardi, Kepala Musyawarah Kepala Sekolah (MKS) SMA Kota Samarinda mengungkapkan, pihak sekolah belum merapatkan persoalan dana dalam

tahun ajaran baru kali ini. “Kami sama sekali belum membahas, karena saat ini ada pencanangan wajib belajar 12 tahun, selanjutnya bagaimana kami belum tahu. Kami juga tidak tahu berapa besaran BOSDA dari pemerintah kota ataupun dari pemerintah propinsi,” kata Suardi.(may)

Kepsek Bingung KETUA Masyarakat Kepala Sekolah (MKS) Samarinda Suardi mengatakan, saat ini para kepala SMA dan SMK masih bingung dan belum bersikap. “Bagaimana kami mau rapat, kalau belum jelas apa yang mau dirapatkan. Kepala SMA dan SMK juga masih bingung, karena kami belum dapat gambaran mengenai BOSDA sekaligus sinkronisasinya dengan program wajib belajar 12 tahun yang baru dicanangkan kemarin,”

papar Suardi. Untuk saat ini, kejelasan mengenai BOSDA tingkat SD dan SMP telah diketahui, namun untuk tingkat SMA dan SMK belum diketahui pihak sekolah. “Sekolah akan kesulitan kalau tidak secepatnya ada kejelasan. Kalau sudah ada kejelasan berapa dana yang akan diterima SMA dan SMK, barulah kami bisa menggelar rapat memutuskan hal ini,” paparnya.(may).

FOTO : DWI ARDIANTO

Samekarindo Indah Manjakan Customer „ Pelanggan Dapat Suvenir dan Doorprize GUNA memanjakan para customernya yang telah loyal, PT Samekarindo Indah bekerja sama Suzuki Finance Indonesia cabang Samarinda menggelar acara gathering yang dipusatkan di dealer Suzuki, Jalan Juanda, Sabtu (4/7). Sedikitnya 150 orang customer diundang dalam acara bertajuk Gathering Loyal Customer Suzuki. Acara gathering ini dikemas dalam suasana santai namun penuh keakraban. Suzuki ingin semakin dekat dengan seluruh customernya. Seluruh undangan

mendapatkan bingkisan menarik berupa souvenir langsung dari Suzuki. Para pelanggan motor Suzuki juga dijamu suguhan makanan yang spesial. Sembari santap siang, customer juga dihibur tembang-tembang populer yang dibawakan seorang biduanita. Tak hanya itu, hadirin juga berkesempatan mendapatkan doorprize berupa hadiah menarik, diantaranya kulkas, televisi dan kompor gas. Acara gathering kali ini merupakan kegiatan pertama namun rencananya ke depan bakal terus digulirkan sehingga menjadi

agenda rutin. Pimpinan PT Samekarindo Indah Samarinda Andi Anantaputra Suardana menyampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada para customer yang telah loyal dan mempercayakan produknya pada Suzuki. “Suzuki tidak ada apa-apanya tanpa kehadiran customer yang telah loyal menggunakan produkproduk kami,” kata Andi. Ia berharap keakraban ini bisa terus terjalin di masa-masa mendatang. Selain itu, Andi berharap customer makin loyal dengan produk Suzuki. (Adv/top)

Uang Muka dan Bunga Ringan PADA acara gathering kemarin, seluruh customer berkesempatan mencoba test ride produk motor terbaru Suzuki, yakni motor Skydrive. Khusus selama gathering, motor Skydrive ini ditawarkan dengan uang muka dan bunga yang ringan. “Motor Skydrive ini ditawarkan dengan uang muka Rp 500 ribu, khusus hari ini saja,” ujar Sumarno Abriyanto, Kepala Suzuki Finance Indonesia cabang Samarinda, dijumpai usai acara gathering kemarin. H Nasaruddin, seorang customer, mengaku tertarik setelah mencoba Skydrive. “Motor ini memiliki desain

yang keren, lincah dan pakem remnya,” ujarnya. Ia mengaku saat ini sudah memiliki empat motor Suzuki di rumahnya. Ia memiliki alasan sendiri kenapa memakai motor Suzuki. “Saya sering ambil motor suzuki di sini lantaran uang muka dan cicilanya ringan,” katanya. Ia juga bakal menambah koleksi Suzuki-nya dengan mengambil satu unit Skydriver. “Saya tertarik dengan motor Skydrive apalagi hari ini uang mukanya sangat ringan hanya Rp 500 ribu,” katanya tersenyum. (Adv/top)

FOTO : DWI ARDIANTO


16

SENIN 6 JULI 2009

tribun tenggarong-sendawar

Didi Menderita Komplikasi Lever ● Stres Terkait Kasus Dugaan SK T3D Palsu TRIBUN KALTIM/HO

Pj Bupati Kukar Sjachruddin, saat memberikan cinderamata berupa Patung Lembuswana kepada seorang peserta saat Pagelaran Seni Budaya Kukar di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, Minggu (5/7).

Seni Budaya Kukar Pukau Sultan hingga Dubes DINAS Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kutai Kartanegara (Kukar), pada Minggu (5/7) kemarin menggelar pementasan seni budaya, dengan tajuk Jelajahi Kutai Kartanegara, Kunjungi Erau Tempong Tawar 2009 di Anjungan Kaltim, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kegiatan ini menampilkan tari Ganjar Ganjur, dilanjutkan prosesi adat budaya naik ayun, tari Topeng, Jepen Romba, dan diakhiri tari Jepen bersama. Kegiatan ini dihadiri Penjabat (Pj) Bupati Kukar Sjachruddin, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kaltim Firminus Kunum, Direktur Operasional TMII Ade F Meyliala, juga dihadiri para Duta Besar Negara tetangga di Jakarta seperti Kan Pha Rid dari Kamboja, Anggeli Akhusan dari Suriname, Victor Z dari Lebanon, Yoshiharu Neno dari Jepang, serta Kazutimo Saito dari Indo-

nesia Wo Tanoshimou Kai. Selain itu, pagelaran seni budaya ini juga dihadiri para sultan dan raja di Indonesia yaitu Pangeran HARM Hari Gondoprawiro dari Keraton Kukar, Mudhfar Syah dari Kesultanan Ternate, Isemetullah Al Abas dari Kesultanan Banten, Iskandar Mahmud Badaruddin dari Kesultanan Palembang, Benny Ahmad Samu-samu Raja Samusamu VI Maluku, PRA Arief Natadiningrat dari Kartanon Kesepuhan Cirebon, KP Edi Wirabumi dari Keraton Surakarta, Fahry Sang Aji Raja Romohoni Maluku, Yosep Calep Pattinama Raja Oma Maluku. Sjacruddin mengatakan, Pemkab akan terus berupaya untuk mempromosikan potensi yang ada, tidak saja potensi pengembangan investasi ekonomi daerah, tetapi juga potensi lainnya yaitu potensi seni budaya. “Kukar memiliki

potensi budaya yang sangat tinggi nilai sejarahnya satu diantaranya kerajaan Hindu tertua di Indonesia yang ada sejak abad ke-3, dan itu perlu dilestarikan, dikembangkan dan dipromosikan ke dunia internasional, “ kata Sjachruddin. Potensi lain yakni Erau Tempong Tawar 2009 yang akan digelar pada 26 Juli hingga 3 Agustus mendatang. Erau sendiri menurutnya merupakan adat istiadat dari Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang digelar secara turun-temurun, dimana pada tahun ini dilaksanakan tidak saja kegiatan sakralnya saja, namun juga dibarengi dengan tampilannnya yang bersifat tradisional termasuk olahraga tradisional dan seni budaya tradisional yang ada di masyarakat. “Erau kali ini kita laksanakan dari rakyat dan untuk rakyat,” ujar Sjachruddin. (/*reo)

alert DISBUDPARPORA BUKA PENDAFTARAN PUTRA-PUTRI SENDAWAR 2009 Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mengajak putra-putri daerah Kubar untuk mengikuti ajang pemilihan PutraPutri Mahakam Provinsi Kaltim pada 17-20 Juli mendatang. Pendaftaran dibuka sejak 23 Juni-10 Juli 2009 di Disbudparpora Kubar, setiap hari kerja pukul 09.00-15.00. Panitia bisa menghubungi Helmi (081350180508), Christian (08250235290), atau Rahimah (081254254717). PERSYARATAN PEMILIHAN PUTRA-PUTRI SENDAWAR 1. Meengisi formulir pendaftaran yang disediakan panitia 2. Melampirkan biodata 3. Surat izin dari orangtua 4. Surat keterangan sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba dari puskesmas 5. Pas foto terbaru warna berukuran 4X6 cm dengan pakaian formal sebanyak 3 lembar serta foto postcard seluruh badan sebanyak 1 lembar 6. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 25 tahun serta belum menikah 7. Tinggi badan minimal 170 cm (putra) dan minimal 165 cm (putri). 8. Mewakili dari unsur siswa, mahasiswa dan pemuda-pemudi se-Kabupaten Kutai Barat 9. Menguasai bahasa Inggris lisan maupun tulisan. 10. Menguasai salah satu kesenian daerah masing-masing seperti tari-tarian dan lagu daerah 11. Menguasai pengetahuan umum, kepariwisataan dan kepribadian. 12. Bebas narkoba dan obat-obat terlarang seperti rokok dan minuman keras. (lex)

TENGGARONG, TRIBUN Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kutai Kartanegara (Kukar) Didi Marzuki, menderita komplikasi penyakit jantung, lever dan lainnya. Hingga kemarin, Minggu (5/7), tersangka dugaan pemalsuan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Tenaga Tidak Tetap Daerah (T3D) Kukar ini masih dirawat di Rumah Sakit Islam Samarinda. Sebelumnya, Didi sempat dirawat di RS Adji Muhammad Parikesit Tenggarong. Setelah itu, ia dirujuk ke RS Islam Samarinda. “Beliau masih sakit. Sakitnya komplikasi jantung, lever dan lainnya. Dia juga mengalami persoalan dengan lemaknya,” kata pengacara Didi Marzuki, Arjunawan, ketika dihubungi melalui telepon selulernya. Arjunawan mengatakan, keadaan Didi masih tak stabil. Tekanan darahnya kadang tinggi, kadang rendah. “Alhamdulillah, keadaaan Pak Didi memang sudah membaik dibandingkan saat pertama dibawa ke sini. Namun, tekanan darahnya masih tak stabil. Kadang 160, tapi kadang juga sampai 200,” ucapnya. Arjunawan menuturkan, keadaan Didi yang saat ini menjadi staf ahli Penjabat (Pj) Bupati Kukar itu disebabkan karena stres terkait kasus ini. “Otomatis, pasti ada kaitannya dengan kasus ini. Apalagi pemeriksaan kemarin cukup menguras tenaga. Mulai dari pagi

hingga malam. Saya sendiri mulai menemani beliau mulai pukul 12.00 malam hingga pukul 03.00 saat pemeriksaan itu,” katanya. Arjunawan mengaku tak tahu kapan Didi bisa keluar dari rumah sakit. Hingga saat ini, belum ada keterangan dari pihak rumah sakit, kapan Didi bisa keluar. Seperti diberitakan sebelumnya, Sabtu (3/7), Didi Marzuki pingsan saat diperiksa di Polres Kukar, Kamis (2/7). Didi pingsan sekitar pukul 01.00 dini hari. “Pak Didi pingsan saat kami periksa. Anggota kami lalu membawanya ke rumah sakit dan saat ini sedang berada di Rumah Sakit Islam,” kata Kapolres Kukar, AKBP Dono Indarto S Ik, Jumat (3/7). Menurut Dono, rencananya malam itu juga Didi langsung ditahan bersama dengan dua tersangka lainnya, Romi dan Waedah. Namun, karena sakit, penahanannya akan dilakukan setelah dirinya sembuh. “Dua tersangka lainnya sudah kami tahan. Keduanya adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS). Romi bekerja di Bagian Perekonomian sementara Ibu Waedah bekerja di Dinas Pendidikan (Disdik) Kukar,” kata Kasat Reskrim Polres Kukar, AKP Arief Budiman S Ik menambahkan. Isu adanya SK T3D yang palsu alias bodong itu sebenarnya sudah lama diketahui Polres Kukar. Namun, Polres Kukar kesulitan karena

tidak ada korban yang melaporkan kasus itu. “Isu ini sudah kami ketahui. Tapi masih katanya, katanya.... Setelah ada yang melaporkan kasus ini kepada kami, langsung kami tindak lanjuti,” kata Dono. Menurut Dono, ketiga tersangka ini memiliki peranan yang sangat penting dalam kasus pemalsuan ini. Namun, ia enggan menjelaskan peran apa saja yang dimainkan ketiganya. “Kasus ini seperti pohon. Ada dahan,cabang dan ranting-rantingnya. Yang kami tahan ini baru pokoknya saja. Kasus ini akan terus kami kembangkan. Dan kemungkinan, jumlah tersangka akan terus bertambah,” ucapnya. Ketiga tersangka ini sudah mereka periksa sejak sekitar 8.017 T3D menuntut gaji mereka yang belum dibayarkan selama 5 bulan. Dari hasil penyelidikan polisi, jumlah SK yang palsu ini diduga berjumlah 2.700. Umumnya, SK ini beredar setelah tahun 2005, atau sejak Pemerintah Pusat mengeluarkan kebijakan agar pemerintah daerah tidak mengangkat tenaga honor atau sejenisnya. Selain kasus pemalsuan SK T3D, Polres Kukar juga sedang mengembangkan kasus T3D yang masuk dalam waiting list atau daftar tunggu. Mereka dijanjikan masuk T3D apabila ada T3D yang diangkat sebagai CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil).(reo)

Sebagian T3D Khawatir KABAR dimulainya pengusutan terhadap Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Tenaga Tidak Tetap Daerah (T3D) Kutai Kartanegara (Kukar) menimbulkan sikap yang berbeda-beda di sebagian T3D yang jumlahnya mencapai 8.017 orang. Ada sebagian dari mereka yang khawatir kalau SK Pengangkatan mereka adalah SK yang palsu. Namun, ada juga yang tidak khawatir, karena merasa sudah melalui proses yang resmi sebelum diangkat jadi T3D. “Saya sih tenang-tenang saja. Saya melalui proses yang resmi, tidak ilegal. Jadi, yakin saja kalau SK saya tidak bermasalah,” kata seorang T3D yang bekerja di Sekretariat Pemkab Kukar, Minggu (5/7). Pria yang bekerja sebagai T3D sejak tahun 2007 itu mengatakan, kalau dirinya belum pernah ditawarkan jasa calon untuk mengurus T3D. “Saya tahunya dari berita di koran kalau ada yang sebagian bayar. Tapi saya tidak pernah ditawari,” ucapnya. Sementara itu, seorang guru yang enggan disebutkan namanya mengatakan, timbulnya pengusutan ini tentu saja membuat dirinya khawatir. (reo)

Kampung Sumber Sari Bisa jadi Contoh AWALNYA, Kampung Sumber Sari adalah tempat dimana para transmigran dari Jawa bermukim pada 1964. Semula hanya 500 kepala keluarga (KK) yang tersebar di empat kampung yaitu Sumber Sari, Purwodadi, Srimulyo, dan Bangun Sari. Untuk Sumber Sari sendiri hanya ada 123 KK atau 625 jiwa. Namun sekarang, dengan usia Kampung Sumber Sari yang telah mencapai 45 tahun, penduduk pun kian bertambah. Saat ini tercatat ada 1.300 jiwa yang bertempat tinggal di kampung tersebut. Hal itu disampaikan Petinggi Sumber Sari Mukminin pada Perayaan Hari Jadi ke-45 Kampung Sumber Sari di halaman kantor petinggi kampung beberapa hari lalu.

Bertani karet adalah mata pencaharian masyarakat setempat. Dari situ kampung berkembang hingga memiliki beberapa sarana seperti kantor satu atap yang diserahterimakan dari Pemkab Kubar tahun 2008, Koperasi Simpan Pinjam (KSP), gedung sekolah TK dan SD, rumah ibadah berupa masjid dan gereja. Sedangkan prasarana berupa akses jalan, air bersih, dan listrik. Jika dulu penduduknya hanya Suku Jawa saja, kini sudah banyak bercampurbaur. Mulai dari Suku Dayak Tunjung, Benuaq, Bahau, Bugis, Banjar, Kutai, Batak, dan Tana Toraja. Dengan luas wilayah kampung sekitar 383 hektare (ha), Sumber Sari diharapkan bisa menjadi pionir bagi kampung lainnya dalam menyediakan kebutuhan bagi

masyarakat dan perusahaan. Dengan mengoptimalkan lahan yang belum produktif, baik lahan pekarangan rumah, perikanan dan juga peternakan digunakan dengan optimal. Lantaran masyarakat Sumber Sari sudah familiar dengan usaha perkebunan, pertanian, peternakan dan perikanan. Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Sosial H Ediyanto Arkan berharap agar masyarakat Sumber Sari bisa menjadi penggerak dan pegiat perekonomian. “Dengan letaknya yang strategis, di jantung Kota Sendawar, warga kampung bisa jadi suri tauladan karena telah memiliki kelompok usaha bersama, koperasi, dan sarana-prasarana yang dijaga baik,” tuturnya. (lex)


tribun bontang

SENIN 6 JULI 2009

17

Pemkot Kaji Lima Lokasi Bandara TRIBUN KALTIM/BASIR DAUD

Mine Head PT Indominco Mandiri Sean T Pillow bersama Komaruddin Arsyad dan Instruktur Pelatihan foto bersama usai pelatihan MBS Seri 1A di Hotel Tiara Surya, Sabtu (4/7).

IM Fokuskan Comdev Pendidikan BONTANG, TRIBUN - PT Indominco Mandiri saat ini tengah memfokuskan program Community Development (Comdev) pada pengembangan pendidikan. “Kami menilai pendidikan adalah investasi jangka panjang dan sejalan dengan semangat kemandirian. Karena itu perusahaan memiliki tanggung jawab sosial untuk mengembangkan pendidikan dengan baik kepada masyarakat di desa binaan yang termasuk bagian dari kami. Namun, bukan berarti sektor laintidakpenting.Semuanyasaling bersinergi,” ujar Mine Head PT IndomincoMandiri(IM)SeanTPillow usai membuka pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah (Seri 1A) di Hotel Tiara Surya, Sabtu (4/7). Terkait dengan pelatihan MBS untuk 61 kepala sekolah dan pengawas sekolah di 10 desa/kelurahan di Kutai Timur, Bontang dan Kutai Kartanegara, Sean berharap peserta mampu menjadi pemimpin sekolah yang

membawa perubahan ke arah yang lebih baik pada perkembangan sekolah. “Ke depan kami akan terus menindaklanjuti program seperti ini, tentunya dengan melakukan evaluasi-evaluasi berdasarkan indikator keberhasilan program yang sudah kami rumuskan bersama,” katanya. Sebelumnya, Sean yang memberikan sambutan dalam Bahasa Indonesia yang terbatabata itu mengatakan, kondisi geografis sekolah yang berada di pelosok dengan latar belakang budaya merupakan tantangan tersendiridalammemajukanpendidikan. Sehingga keadaan itu kata Sean menjadi perhatian bersama seluruh stakeholders untuk bahu membahu meningkatkan pendidikan dengan optimalisasi Sumber Daya Manusia (SDM) setempat. “Dan kami percaya bapak ibu yang diberikan amanah sebagai pemimpin sekolah, memiliki kemampuan dan keyakinan

untuk menghadapi tantangan tersebut,” ujarnya dalam Bahasa Indonesia yang belum fasih. Koordinator Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Bontang Komaruddin Arsyad dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut berharap kegiatan yang berbasis pengembangan SDM tenaga pendidik terus dilakukan PT IM sebagai bentuk tanggungjawab sosial perusahaan. Sementara Community Relations Manager PT IM Muhammad Ilham menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan gagasan bersama yang dimulai dari kebutuhan sekolah. “Kami ingin tepat sasaran, sehingga rumusan program harus melalui masyarakat sebagai pelaku pembangunan,” katanya. PT IM dalam pelatihan itu mendatangkan fasilitator dan instruktur dari Gresik Jawa Timur yang telah berpengalaman dan profesional dalam pelatihan sejenis. (asi)

● Tiga di Bontang, Dua di Kukar dan Kutim BONTANG, TRIBUN - Pemkot Bontang masih mengkaji lokasi pembangunan bandar udara (Bandara) Kota Bontang yang akan menggantikan Bandara PT BadakNGL.“Bontangharuspunya bandara dan kami tetap memperjuangangkan. Kami masih terus melakukan kajian. Hasilnya mulai mengerucut di lima lokasi,” ujar Wakil Wali Kota Bontang Sjahid Daroini, Minggu (5/7). Sjahid menjelaskan, tanpa bandara yang layak, Kota Bontang tidak bisa menjalankan peran sebagai kota industri di masa depan. Pasalnya, jalur transportasi cepat sangat dibutuhkan bagi pelaku bisnis atau investor yang akan menanamkan modal di Kota Taman. “Lima alternatif lokasi itu, tiga berada di Bontang Lestari, satu di Marangkayu Bandara Chevron dan satu di Sangkima Kutai Timur. Kita akan hitung plus mi-

nusnya. Setelah itu baru kita putuskan bersama,” katanya. Di samping mengembangkan kota industri, bandara sangat dibutuhkan Bontang untuk menggaet wisatawan sebagai kota jasa pariwisata. “Karena itu mutlak harus ada bandara. Bagaimana kita mau mengembangkan wisata, kalau tidak ada bandara,” ujar Sjahid. Ia mengungkapkan, kajian lima lokasi pembangunan bandara itu paling lambat diterima Pemkot Bontang akhir 2009. Tahap kajian lima lokasi itu kata Sjahid juga termasuk konsultasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Pusat. “Semua jalan akan kita tempuh sampai mentok,” katanya. Setelah mendapat lokasi yang pasti untuk pembangunan bandara dan menyusun konsep pembangunan, Pemkot Bontang kata Sjahid masih bisa menggaet investor pembangu-

ALTERNATIF LOKASI BANDARA Bontang Lestari:3 titik ● Kutai Timur:Bandara Pertamina, Sangkima ● Kukar:Bandara Chevron, Marangkayu Sumber: Wawali Bontang (asi) ●

nan sebagai mitra yang akan membantu pendanaan bandara perintis itu. “Kalau Pemkot Bontang siap lahan 40 - 50 hektare. Tapi kita akan menawarkan investor setelah lokasi dan konsep kita ada,” katanya. Berapa estimasi biaya yang dibutuhkan untuk membangun bandara yang rencana hanya akan melayani rute antar kabupaten/ kota di Kalimantan Timur itu? Sjahid memprediksi, untuk bagian lapangan terbang, dana yang dibutuhkan berkisar antara Rp 150 miliar sampai Rp 200 miliar. “Itu belum bangunan fisik bandara. Bangunan fisik ter-

gantung dari arsitektur dan pertimbangan lain,” ujarnya. Wakil Ketua DPRD Bontang Isro Umarghani mengatakan, kajian pembangunan bandara memang harus melalui tahapan yang cermat dan akurat. Pasalnya, sejumlah bandara alternatif seperti Bandara Sungai Siring Samarinda juga akan dibangun. “Kita tunggu hasil feasibility studi (FS). Itulah nanti yang akan menjadi jembatan untuk mengambil kebijakan,” ujarnya. Isro mengatakan, Pemkot perlu melakukan konsultasi dengan Pemprov Kaltim untuk melihat peta jalur perhubungan dan penerbangan di Kalimantan Timur agar bisa lebih komprehensif dalam melakukan kajian. “Seharusnya Provinsi hanya memiliki satu bandara internasional dan seluruh penerbangan di Kalimantan Timur bisa bermuara ke sana,” ujarnya. (asi)

2010 Bontang Bebas Preman Proyek BONTANG, TRIBUN - Kota Bontang akan segera melaksanakan pelelangan elektronik di 2010. Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang Adi Darma mengatakan, program yang dikenal dengan istilah e-procurement itu sekaligus mencegah dan menghapus indikasi preman proyek dalam pelelangan. “Tidak ada lagi istilah preman-preman proyek karena seluruh proses pelelangan melalui perangkat elektronik. Panitia lelang dan pengusaha tidak harus bertemu untuk administrasi pelelangan. Semuanya melewati jalur internet yang transparan,” ujarnya saat deklarasai Komite Pemantan Kebijakan Publik (KPKP), pekan lalu di Hotel Tiara Surya. Adi mengatakan, Pemkot Bontang telah menyiapkan perangkat berupa sarana dan prasarana yang akan menunjang kesuksesan program e-procurement. Ia mengungkapkan, saat ini Pemkot telah mengadakan

sejumlah komputer berbasis Teknologi Informasi (TI) serta menyiapkan jaringan untuk pelelangan elektonik. “Kami sudah membeli perangkat komputer dan sementara mempersiapkan teknis jaringan. Sekretariat persiapan sementara di Sekretariat Kota Bontang di lantai dua,” katanya. Selanjutnya, setelah persiapan selesai, Pemkot kata Adi akan menyiapkan tempat khusus untuk menjalankan e-procurement dengan baik. Sekilas mengenai e-procurement, Adi mengatakan, seluruh pengusaha yang terdaftar dalam data base Pemkot Bontang akan mendapat akses untuk melihat pelelangan barang maupun jasa melalui internet. “Nanti mereka akan memiliki kartu khusus yang akan digunakan mengakses informasi soal pelelangan dan mengirimkan dokumen penawaran,” katanya.

Sebelum memulai program tersebut, Pemkot kata Adi akan mensosialisasikan kepada seluruh pengusaha dan pemangku kepentingan agar dalam pelaksanaan tidak menimbulkan kendala dan hambatan. “Kita akan undang semua, agar mereka mengerti secara filosofi dan teknis e-procurement. Kalau perlu kita buat pelatihan kepada pengusaha supaya benar-benar mengerti. Kalau ini jalan, kita semua sama-sama enak bisa tidur nyenyak,” ujarnya. Wakil Ketua DPRD Bontang Isro Umarghani menuturkan, e-procurement dalam pengadaan barang dan jasa merupakan tuntutan zaman dan implementasi good governance. “Seharusnya implementasi ini menurut kepala daerah akan dimulai di 2009 untuk menghindari conflict of interest dan di beberapa daerah di Kalimantan Timur mulai menerapkan hal ini seperti di Balikpapan,” katanya. (asi)


CMYK

20

SENIN 6 JULI 2009

tribun sangatta-tarakan Salmawati Menangis, yang Lain Berpelukan ● Calon Siswa dari Tawau tak Diterima Siang itu, Sabtu (4/7) tepat pukul 12.00 panitia Pendaftaran Penerimaan Siswa Baru (PSB) di SMPN 2 Tarakan menekan tombol. Tombol ini pertanda pendaftaran PSB berakhir. Mendengar tombol ini, orangtua calon siswa dan calon siswa yang dari pukul 09.00 telah berkumpul di SMPN 2 langsung berteriak kegirangan.

TRIBUN KALTIM/JUNISAH

BERBAGAI ekspresi kegembiraanpun ditunjukkan. Ada yang berpelukan, bersalaman hingga ada yang menangis. Tampak Salmawati, salah satu orangtua calon siswa yang diterima langsung menangis dan mengucapkan syukur alhamdullillah. “Alhamdullillah, alhamdullillah ya Allah, anak saya diterima,” ucapnya. Ibu rumah tangga ini tak henti-hentinya ber-

syukur atas keberhasilan anaknya dapat diterima SMPN 2, yang merupakan salah satu sekolah favorit di Tarakan. Ia mengungkapkan, tak mengira anaknya dapat diterima di SMPN 2. Sebab di hari terakhir PSB, nama anaknya berada di posisi rangking 293, dengan nilai 21,10. Sedangkan yang diterima sampai rangking 302 dengan nilai 21,00. “Saya menangis, karena ti-

dak menyangka anak saya bisa terima. Sebab tadi tuh, sempat mau tarik berkas, dan mendaftar di sekolah lain. Namun syukurnya panitia bilang tidak usah ditarik dulu, siapa tahu diterima, dan syukurlah saya menurut, dan akhirnya benarbenar diterima,” ujarnya sambil menghapus air mata yang berlinang di pipinya. Sementara itu Ketua PSB, Rasyid mengatakan, selama penerimaan ada sekitar 400 calon siswa yang mendaftar, namun yang diterima hanya 302 siswa. Mereka yang mendaftar ini pun dari berbagai daerah, ada yang dari Malinau, Nunukan, Balikpapan, Berau dan Tawau, Malaysia

“Ada salah satu calon siswa dari Tawau yang mendaftar di sini. Tapi kami tidak menerima karena nilainya tidak sama dengan kami. Waktu kami melihat datanya ternyata nilainya menggunakan huruf ada A, B dan C-nya. Saat kami tanya apa arti huruf A, wali calon siswa tersebut tidak tahu,” ucapnya. Rasyid mengaku heran mengapa, calon siswa dari Tawau tersebut ingin masuk di SMPN 2. “Saya tidak tahu mengapa, cuma kami sempat tanya kepada wali calon siswa tersebut, katanya sekolah kami ini gedungnya bagus, dan itu pun dia tahu dari informasi temannya,” katanya. (jnh)

Petugas pendistribusian logistik pilpres mengangkat kotak berisi logistik pemilu yang akan diantar ke PPK di empat kecamatan di Tarakan, Jumat (3/7).

KPU Tarakan Telah Selesaikan Pendistribusian Logistik TARAKAN, TRIBUN - Memasuki masa tenang menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 8 Juli mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan, Jumat (3/7) telah mengirimkan surat kepada tim sukses masing-masing pasangan capres dan cawapres untuk menurunkan semua atribut kampanye. “Kami sudah kirimkan surat dan meminta masing-masing tim sukses capres dan cawapres, Minggu (5/7) untuk menurunkan semua atribut kampanye, sebab saat ini sudah memasuki masa tenang,” ucap Ketua KPU Tarakan, Syafruddin. Syafruddin mengatakan, pada masa tenang tidak dibenarkan semua artibut kampanye capres dan cawapres dipasang ataupun melaksanakan kegiatan berbau kampanye. “Saya yakin masing-masing tim sukses capres dan cawapres sudah mengerti dan paham tentang masa tenang ini,” ucapnya. Sementara itu, untuk pendistribusian logistik pilpres, KPU Tarakan telah melakukan pendistribusian Sabtu (4/7) dari pukul 08.00 hingga pukul 12.00. Pendistribusian semua logistik pilpres, mulai kertas suara, bilik suara, tinta, segel, kotak suara, hingga sampul diangkut menggunakan truk, dan dikawal dua polisi yang menggunakan sepeda motor. “Alhamdulillah tidak ada masalah dalam pendistribusian, semuanya sudah kami dis-

tribusikan ke kelurahan, yang akan kembali didistribusikan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Meskipun begitu masih ada satu TPS di Kelurahan Karang Harapan Tarakan Bara yang belum kami distribusikan, yaitu di Pulau Sadau. Kami rencananya akan mendistribusikan pada H- 1. Ini kami lakukan untuk menjaga keamanan logistik,” ucap Divisi Logistik KPU, Ahmad. Di masa tenang ini KPU Tarakan, masih terus melakukan simulasi pencontrengan yang benar kepada masyarakat. Seperti Sabtu (4/7) KPU melakukan simulasi pecontrengan ke-

pada masyarakat di Pulau Sadau yang memiliki 73 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Jarak antara Kota Tarakan yang melalui pelabuhan PT Intaraca ke Pulau Sadau ditempuh dalam waktu 10 menit dengan perahu ketinting. Dalam simulasi ini, masyarakat berkumpul di rumah ketua RT, yang nanti akan digunakan sebagai TPS. Tampak saat melakukan simulasi pencontrengan, dengan 20 kertas suara, ternyata semuanya melakukan pencontrengan dengan benar dan rata-rata mencontreng wajah capres dan cawapres. (jnh)

Sudah Diturunkan IMBAUAN penurunan atribut kampanye, ternyata telah dilakukan masing-masing tim sukses capres dan cawapres. Seperti yang dilakukan Tim Sukses SBY- Boediono. Penurunan semua atribut telah dilakukan, Sabtu (4/7) dari pukul 20.00 hingga pukul 02.00, dengan menurunkan 10 orang personel. Ketua Timses SBY-Boediono Tarakan Abdul Kadir mengatakan, memasuki masa tenang, pihaknya telah menurunkan semua atribut SBY-Boediono. “Kami sudah menurunkan semua atribut kampanye. Mulai dari halaman kantor partai, di depan Bandara Juata Tarakan, hingga di jalanjalan. Semuanya sudah diturunkan. Namun apabila masyarakat masih menemukan ada atribut kampanye SBYBoediono masih terpasang silakan beritahu nanti kami turunkan,” ujarnya. Hal serupa juga diungkapkan Wakil Ketua Tim Sukses Jusuf Kalla-Wiranto, Yusuf Mardi. Dia menjelaskan, pihaknya telah menurunkan semua atribut kampanye pada Sabtu (4/7) mulai pukul 16.00 hingga 17.30 dengan mengerahkan 8 personel. “Kami sudah menurunkan semua atribut kampanye, dan kebetulan atribut kami juga tidak terlalu banyak, sehingga cepat selesai. Tapi kalau masih melihat atribut kampanye kami, yah tolong beritahu kami atau panwaslu,” ucapnya. (jnh)

Kadin Tarakan-Sabah Pameran Bersama ● Produk Indonesia Juga Beredar di Malasysia TARAKAN, TRIBUN - Meskipun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia, akhir-akhir ini memanas terkait dengan permasalahan Ambalat, ternyata tidak mempengaruhi hubungan perdagangan kedua negara tersebut. Buktinya Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sabah Malaysia, Sabtu (4/7) mengunjungi Kadin Tarakan. Kunjungan Kadin Sabah, Malaysia ke Tarakan, untuk mengajak Kadin Tarakan berpastisipasi dalam pameran Borneo International Trade Fair (BITF) 2009 yang akan dilaksanakan selama tiga hari 13-16 November 2009 di Kota Kinabalu Sport Complex Sabah, Malaysia. Ajakan ini mendapatkan respons positif Kadin Tarakan. Kadin Tarakan akan ikut berpartisipasi dalam pameran ini. Rencananya produk yang akan diperkenalkan hasil laut. Seperti ikan, kepiting dan udang. “Kami membawa hasil laut, karena kami melihat selama ini orang Sabah paling suka dengan produk hasil laut di Tarakan,” ucap Ketua Kadin, Abdul Khair. Abdul Khair mengatakan, dalam mengikuti pameran ini pihaknya tidak hanya mema-

CMYK

Ketua Kadin Tarakan Abdul Khair berjabat tangan dengan Jusril Sudi Sekretaris BITF Sabah Malaysia saat menyambut kedatangan Jusril di Kantor Kadin, Sabtu (4/ 7).

TRIBUN KALTIM/JUNISAH

merkan produk dari Tarakan, melainkan juga produk dari Balikpapan, seperti manik-manik, dan makanan amplang. “Kami memperlihatkan produk dari Balikpapan, karena orang di Sabah Malaysia juga suka dengan produk manik-manik khas Kalimantan,” ujarnya. Sementara itu, BITF ini untuk kedua kalinya dilaksanakan dan akan diikuti sebanyak 10 negara. Seperti Cina, Korea, Australia, Taiwan, Thailand, dan negara yang tegabung dalam BIMEAGA (Brunei, Indonesia, Malaysia dan Filipina – Area Pertumbuhan Asia Timur).

Kepala Sekertariat BITF, Juril Sudi mengatakan, untuk penyelenggaraan BITF 2009, pihaknya menyiapkan 200 stand pameran dengan menampilkan produk andalan dari masingmasing negara, mulai produk makanan, minuman, furniture, otomotif, hingga pariwisata. “Dalam BITF kedua ini kami menargetkan ada 50.000 orang berkunjung dan menyaksikan pameran tersebut. Sebab BITF 2007 lalu ada 46.000 kunjungan. Kami optimistis kunjungan akan bertambah, karena stand kami tambah dari 146 menjadi 200 stand,” ucapnya.

Mengenai alasan mengapa mengajak Kadin Tarakan, untuk berpartisipasi dalam BITF, menurut Juril, selama ini hubungan perekonomian antara Sabah dan Tarakan telah terjalin lama. Apalagi produk Indonesia, juga ada beredar di Sabah. “Biarpun ada persoalan Ambalat ini, tidak mempengaruhi masyarakat di Sabah. Mereka tetap saja membeli produk Indonesia, misalnya mie sedap. Jadi tidak ada masalah, dan pemberitaan Ambalat di Sabah tidak terlalu besar, dan masyarakatnya biasa-biasa saja,” ungkapnya. (jnh)


tribun penajam-grogot

● Calon Ketua DPRD PPU 2009/2014

TRIBUN KALTIM/ SARASSANI

Banyak Proyek yang Harus Desain Ulang ● Hasil Monev DPRD PPU

Gubernur Kaget Lihat Patok Perbatasan Rata Tanah ● Sambungan hal 13 lantas meminta pantok ini diperbarui dan diperbanyak tiap tiga kilometer. “Tolong patok ini nanti dibenarin, agak ditinggikan sedikit biar masyarakat bisa tahu kalau ini batas wilayah negara kita. Kalau kayak begini orang tidak tahu kalau ini batas wilayah,” katanya. Menurut sejumlah warga yang ditemui Tribun, patok ini awalnya tinggi, sekitar satu meter. Tapi karena tempatnya di jalan yang biasa dilalui warga Aji Kuning, akhirnya warga menurunkannya hingga rata tanah. “Dulunya tinggi segini (menunjuk dadanya,red),” ujar Sade’, salah satu warga Aji Kuning. Perjalanan dilanjutkan me-

Lubang Tiap 50 Meter ● Sambungan hal 13 jalan berstatus negara itu sungguh sangat memprihatinkan kondisinya. Hampir setiap sekitar 50 meter ditemukan lubang-lubang besar dan menganga. Baik kendaraan roda dua maupun empat terlihat tak ada yang mampu memacu kecepatan kendaraannya sampai 60 kilometer perjam. Tak sedikit pula ditemukan mobil harus menghentikan laju kendaraannya, selain untuk menghindari berpapasan dengan mobil besar karena badan jalan yang sempit, juga agar ketika melintasi lubang besar dan menganga yang diperkirakan dalamnya hingga 30 centimeter itu tak tersentuh badan mobil mereka. Sejumlah mobil yang lepas ban, rusak mesin ditengah jalan sepertinya sudah menjadi pemandangan biasa ketika melintasi jalan Bontang-Sangatta. Jarak tempuh 1,5 jam

21

Golkar Masih Jagokan Nanang Ali

PENULIS KOMIK Dengan bakat menggambar Rapi’i Hamdi (kiri) dan Ramadhan Irhamna mengangkat kembali ceritra rakyat Paser karya HM Yusuf menjadi sebuah komik. Cerita rakyat Paser berjudul Gunung Kensor Ayus dibuat oleh Rapi’i, sedangkan Ramadhan membuat komik Pego & Putri Kayangan.

KETUA Dewam Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) Nanang Ali menyatakan, banyak proyek yang harus didesain ulang karena kurang memberikan manfaat. Sementara anggaran yang dibutuhkan cukup besar untuk menyelesaikan proyek itu. “Seperti pembangunan jembatan di Babulu Laut, di mana sungai hanya tiga meter tapi dibangun jembatan 12 meter dan akan menghabiskan dana sekitar Rp 4 miliar. Makanya jembatan ini harus didesain ulang sehingga anggaran yang dibutuhkan tidak sebesar itu. Kalau perlu dibangun saja gorong-gorong,” jelas Nanang. Lebih lanjut Nanang menjelaskan, hasil monitoring dan evaluasi (Monev) proyek yang dilakukan DPRD PPU banyak menemukan proyek yang harus dide-

SENIN 6 JULI 2009

sain ulang termasuk jalan. Akses jalan yang belum memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sebaiknya ditunda dulu. Ia mencontohkan akses jalan di Sotek-Mariangau sepanjang 3,8 kilometer. Jalan yang sementara dibangun belum ada rumah maupun penduduk yang tinggal di sekitar jalan itu. Sehingga untuk tahun berikutnya, Nanang menyatakan sebaiknya lanjutan proyek itu ditunda. “Kita mau katakan jalan usaha tani juga bukan. Kalau saran teman-teman DPRD sebaiknya jalan seperti itu ditunda dulu kelanjutannya. Kita alihkan pada proyek yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat,” katanya. Sementara anggota Komisi III, Muslimin mengaku kecewa dengan sejumlah proyek yang sedang dikerjakan namun tidak

sesuai dengan yang diharapkan. Bahkan ia menilai banyak proyek yang bermasalah. “Kalau boleh saya katakan, banyak proyek yang bermasalah sehingga harus dievaluasi lagi,” ujarnya. Muslimin mengatakan, banyaknya proyek yang tidak sesuai dengan harapan karena konsultan pengawas tidak bekerja secara maksimal. Ia menyatakan tidak setuju bila DPRD disalahkan karena banyaknya proyek yang bermasalah. “Jangan menyalahkan DPRD, karena kami hanya menganggarkan saja di APBD. Seharusnya kan proyek itu dimulai dari perencanaan, terus pengawasan sampai pelaksanaan proyek. Kalau semua yang berkompeten melaksanakan tugasnya dengan baik, saya yakin tidak ada proyek yang bermasalah,” ujar politisi Golkar ini. (adv/mir)

lihat patok ke-11 di Desa Sei Pancang. Berita di sejumlah media massa nasional yang sempat memberitakan adanya penggeseran patok yang dilakukan Malaysia di desa ini membuat Awang menyempatkan melihat langsung batas wilayah yang berada di persawahan berbatasan dengan Desa Melayu ini. Dari laporan warga, Pemerintah Malaysia akan membangun barak perumahan tepat di sebelah perbatasan RI dan Malaysia. Anehnya, sebelum membangun barak perumahan, Malaysia tidak lebih dulu membangun jalan sebagai akses masyarakat di kampung Melayu. Alhasil, masyarakat Kampung Melayu menggunakan akses jalan semen yang dibangun di Kecamatan Nunukan. Namun, lanjut Awang, Pemerintah RI tidak dapat menyelesaikan masalah perbatasan ini sendiri. Sebab, ada mekanisme yang mengaturnya yaitu melalui perundingan bilateral antara RI dan Malaysia. Pemerintah sudah mempunyai rencana komprehensif jangka panjang terkait pemba-

ngunan infrastruktur di wilayah perbatasan sepanjang 1.049 kilometer. “Jelas, masalah pembangunan infrastuktur sudah masuk rencana komprehensif pemerintah hingga jarak 1.049 kilometer, salah satunya di wilayah Sebatik ini. Karena Pemerintah sepakat jika Sebatik ini merupakan beranda depan NKRI,” ujarnya. Disinggung masalah pemberitaan media nasional tentang pergeseran patok batas negara di wilayah Sei Pancang, Awang membantah berita tersebut. Sebab, patok dari kayu dan bercat warna merah tersebut dikatakan Awang bukan patok negara, namun hanya batas sawah yang dimiliki warga sekitar. Kepada masyarakat di Sei Pancang Awang juga mengingatkan untuk tetap hidup tenang berdampingan dengan warga Malaysia yang juga bercocok tanam di Kampung Melayu. “Biar bagaimanapun kitakan tetap bersaudara dengan Malaysia, jadi saya harap masyarakat di sini tetap bisa hidup berdampingan,” pungkasnya.(eza)

perkilometer yang pernah diungkapkan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak belum lama ini tenyata tak benar. Terbukti masih harus membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam dari Bontang ke Sangatta. Padahal dulunya ketika jalan itu masih dalam kondisi normal, hanya perlu 1 jam. Memang terlihat ada upaya perbaikan yang dilakukan, misal ada sejumlah tumpukan pasir batu (sirtu) di kanan-kiri jalan dan alat berat yang bekerja, namun itu masih hanya sekitar 10 kilometer dari Bontang, selebihnya kondisinya tetap rusak dan bahkan menurut informasi semakin parah. Karena belum maksimalnya perbaikan itu, oleh para pengendara yang melintas disebut hanyalah untuk memberikan harapan kepada masyarakat. Karena perbaikannya pun diperkirakan dalam jangka waktu sebulan sudah kembali rusak lagi. “Namanya juga sirtu, tidak melekat ke badan jalan. Dilintasi mobil besar, lama-

lama akan terkikis dan kembali jalannya ke bentuk semula yakni rusak. Belum lagi kalau hujan turun dan persoalan teknis lainnya,” kata Pakde, salah satu pengendara yang ditemui Tribun saat melintas Jalan BontangSangatta. Kepala Dinas PU dan Kimpraswil Kaltim, Husinsyah mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak memperbaiki jalan itu sesuai dambaan masyarakat. Sebab Pemerintah Pusat selaku pihak yang bertanggung jawab atas jalan negara itu, hanya menganggarkan Rp 9 miliar pada tahun 2009. Padahal jalan yang dibaiki mencapai 53 Km. “Akhirnya kami hanya bisa “sapu lubang” saja. Sementara diketahui untuk mengembalikan jalan yang kondisinya sudah rusak sangat parah seperti di BontangSangatta itu membutuhkan Rp 3,5 miliar per kilometernya. Hitung saja kalau 53 kilometer, maka seharusnya dibutuhkan sekitar 180 miliar untuk mengembalikannya ke kondisi normal,” kata Husinsyah.(m khaidir)

PENAJAM, TRIBUN - Sekretaris DPD II Golkar Penajam Paser Utara (PPU), Nanang Ali masih berpeluang besar untuk kembali menduduki posisi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) periode 20092014. Pasalnya, Golkar yang meraih delapan kursi menjagokan Nanang Ali sebagai Ketua DPRD. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua I Golkar PPU, Jumari saat dikonfirmasi, Jumat (3/7) lalu. “Golkar memang belum pernah rapat untuk membahas siapa calon yang akan diajukan sebagai calon Ketua DPRD. Tapi sepertinya masih Nanang Ali yang paling kuat,” jelas Jumari. Jumari menyatakan sebelum pemilu sudah dibuat komitmen antar calon legislatif (caleg) Golkar.

Dalam kesepakatan itu caleg yang berhasil meraih suara terbanyak, akan diajukan Golkar sebagai calon Ketua DPRD. “Di antara caleg yang terpilih Nanang Ali paling banyak meraih suara karena mencapai 3.187. Sesuai dengan komitmen maka Nanang Ali lah yang akan diajukan,” katanya. Sementara mengenai rencana rapat internal Golkar untuk membahas calon Ketua DPRD, Jumari menyatakan pertemuan akan digelar setelah pelantikan 18 Agustus mendatang. Setelah dilakukan pelantikan dan penunjukan Ketua DPRD sementara, maka Golkar secepatnya akan membahas calon Ketua DPRD. Selain Golkar yang berhak mengajukan calon, PDIP dan

Long Ikis Masih Mencekam TANAH GROGOT, TRIBUN - Setiap malam suasana Simpang Pait, Pait I, Tajur dan beberapa desa lainnya di Kecamatan Long Ikis, sepi dan mencekam. Sebagian besar warga memilih tidak keluar rumah, tetapi dengan perasaan tidak tenang, takut rumah disambangi perampok. Akibat ulah kawanan rampok itu juga, sebagian warga terutama pria dewasa setiap malam melaksanakan Siskamling. Peralatan yang dibawa untuk berpatroli di sekitar lingkungan mereka antra lain parang dan senjata tajam lainnya. Seperti diungkapkan Arif, warga Long Ikis. Menurutnya, karena ada keper-

Warga Tiga Kampung Gatal-gatal ● Sambungan hal 13 lagi, penyakit itu ternyata telah dialami warga dalam satu tahun terakhir ini, tanpa diketahui penyebab dan obat penyembuhannya. Jenis penyakit seperti biasanya gatal-gatal atau dalam bahasa medisnya dermatitis. Namun yang membuat keanehan warga adalah, ketika bintikbintik merah tersebut mulai masak dan pecah maka yang keluar selain air nanah berwarna bening juga binatang semacam “kutu” berwarna putih. Pengakuan salah satu warga Senoni yang mengidap penyakit itu, Sandra, gatal-gatal akan menyerang ketika malam hari datang. Tak ada satupun warga yang mampu menahan ketika gatal-gatal menyerang, lantas menggaruknya dan bermunculanlah bintik-bintik merah. “Pokoknya hampir seluruh tubuh ini gatal, apalagi di ba-

Indominco Dituding Langgar Amdal ● Sambungan hal 13 data ini terbukti maka saya berani katakan bahwa ini jelas pelanggaran,” ujar Hariyadi. Burhan yang juga Ketua Aliansi Peduli Aset Daerah (APAD) Kutim. Senada, Ketua Aliansi Peduli Aset Daerah (APAD) Kutim, H Burhan mengatakan bahwa simpang siurnya data Amdal PT IM harus ditelusuri secara serius. Pasalnya, ketentuan mengenai Amdal tersebut secara jelas sudah diatur dalam setiap kegiatan perusahaan. Untuk perusahaan batu bara misalnya, setidaknya terdapat tiga alasan untuk melakukan revisi Amdal. Pertama, revisi Amdal diwajibkan jika terjadi perubahan kepemilikan perusahaan, perpindahan lokasi penambangan dan peningkatan produksi.

luan, ia pulang sedikit lebih malam, pemandangan dan suasana sepi mencekam membuat ciut nyalinya. “Gila, Long Ikis makin mencekam, dimana-mana orang pada nenteng sajam, sulit membedakan siapa kawan dan siapa lawan,” kata Arif. Kondisi seperti ini menurut Arif hanya akan pulih apabila kawanan perampok berhasil ditangkap, sehingga warga sangat berharap aparat keamanan segera bertindak. Jika tidak, masyarakat akan terus dihantui rasa ketakutan didatangi kawanan perampok. Seperti diberitakan, kawanan perampok telah membuat suasana Long Ikis sejak dua pekan lalu mencekam. (aas)

gian tubuh yang lembab seperti ketiak, siku hingga alat kelamin. Kalau sudah kami garuk, maka siap-siap besoknya akan bermunculan bintik-bintik merah yang baru, sementara bintik merah yang lama belum juga sembuh,” kata Ibu tiga orang anak ini. Menurutnya, hingga saat ini tidak diketahui penyebab pastinya, namun diperkirakan pasca banjir besar melanda Kukar setahun lalu, penyakit gatal-gatal itu kemudian melanda, dengan perkiraan limbah perusahaan batu bara yang ada disekitar tiga kampung itu turun mencemari Sungai Mahakam yang merupakan kebutuhan seharihari warga. “Memang Sungai Mahakam adalah tempat kami mandi, minum dan semuanya. Tapi selama ini tidak pernah terjadi apa-apa, kami aman dan sehatsehat saja. Nah setelah banjir besar itu, kemudian banyaknya perusahaan tambang di daerah kami, barulah sepertinya penyakit gatal-gatal ini tak pernah sembuh,” ujarnya. Upaya penyembuhan, mulai dengan berobat ke Puskesmas terdekat, Rumah Sakit di “Perlu dicatat, setiap terjadi peningkatan produksi maka perusahaan diwajibkan melakukan perubahan Amdal. Logikanya jelas, setiap kenaikan produksi tentu akan merubah lingkungan sekitarnya, nah yang perlu diatur. Perusahaan tidak bisa seenaknya meningkatkan produksi mereka tanpa memperhatikan dampak lingkungan, ekonomi dan sosial masyarakat,” ujar Burhan yang juga anggota tim investigasi PT IM. Sementara itu, Community Relations Manager PT IM, Muhammad Ilham, ketika dikonfirmasi via ponsel tidak bersedia mengangkat telponnya. Ia hanya menjawab pesan singkat yang dikirimkan Tribun, bahwa dirinya tidak punya kapasitas untuk mengomentari masalah Amdal. “Saya tidak kapasitas untuk itu. Saya bidang sosial bukan lingkungan,” ujar Ilham. Sekedar diketahui dari data yang dihimpun Tribun di situs Wikipedia menyebutkan PT IM adalah sebuah perusahaan pertambangan batu bara mulai

Partai Demokrat juga berpeluang untuk menduduki posisi unsur pimpinan. Karena dalam pileg lalu PDIP meraih tiga kursi dan Demokrat meraih dua kursi dan mengungguli perolehan suara dari sejumlah partai dalam perolehan kursi. Peluang ini bila RUU Susduk disahkan DPR RI dalam waktu dekat ini. Dalam RUU Susduk dinyatakan, jabatan ketua dan wakil ketua DPRD dilihat dari partai politik yang mendapat kursi terbanyak pertama dan berikutnya pada pasca pileg lalu. Apabila parpol perolehan kursinya sama, maka ditentukan melalui parpol yang mendapat suara terbanyak secara keseluruhan. Berdasarkan hasil pleno penetapan KPUD PPU, parpol

yang mendapat kursi terbanyak adalah Partai Golkar dengan delapan kursi yang diprediksi akan menempati posisi ketua DPRD. Sementara partai yang meraih tiga kursi yakni PDIP yang juga diperkirakan akan mendapat satu jatah wakil ketua DPRD. Sementara satu kursi untuk unsur pimpinan akan diserahkan kepada Demokrat dimana dalam pileg lalu meraih suara terbanyak di antara parpol yang meraih dua kursi. Perebutan kursi pimpinan kemungkinan akan seru di internal PDIP. Ketua DPC PDIP Ihwan Datu menyatakan, sampai saat ini belum membahas mengenai siapa calon yang akan diajukan untuk mengisi posisi unsur pimpinan di DPRD PPU.(mir)

Kehilangan Rp 27.6 M TANAH GROGOT, TRIBUN Tiga dari empat anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Kaltim, Luther Kombong, Drs Nur Syamsa Hadis dan Ir Nur Adriani, melontarkan rasa prihatin mereka setelah mendengar penuturan Panitia Kerja (Panja) DPRD Paser, terkait dengan persoalan lelang proyek perkantoran dan hotel. Menurut Ketua Panja DPRD Paser Akhmat Khoiri SH, ketiga anggota DPD tersebut meminta masukkan panja untuk mempertimbangkan bantuan apa yang mereka bisa berikan, mengingat Kabupaten Paser terancam kehilangan uang sebesar Rp 27,6 miliar, apabila proyek perkantoran dan perhotelan diberikan kepada rekanan penawar terendah kedua. Seperti diberitakan, dalam

tahap verifikasi penawaran, pihak panitia lelang hanya mengundang empat rekanan, PT Waskita Karya (PT WK) dan PT Nindya Karya (PT NK), penawar terendah kedua dan ketiga untuk perkantoran. Untuk proyek hotel, panitia lelang mengundang PT Raka Utama (PT RU) dan PT Bangun Cipta Kontruksi (PT BCK), penawar terendah kedua dan keempat. Jika PT WK dan PT RU ditetapkan sebagai pemenang proyek perkantoran dan hotel, maka Paser menurut anggota Panja HM Aksa Arsyad, akan kehilangan Rp 27,6 miliar. Mengapa? Karena PT Hutama Karya (PT HK) menawar lebih rendah Rp 24 miliar dari WK, dan PT Adhi Karya (PT AK) menawar lebih rendah Rp 3,6 miliar.(aas)

Samarinda sudah beberapa kali dilakukan, namun tak membuahkan hasil, dan bahkan penyebaran virus dari penyakit itu semakin meluas ke Desa Tanjung Harapan yang tepat berseberangan dengan tiga kampung tersebut. “Kata dokter yang pernah saya datangi, obat apapun untuk menyembuhkannya tak akan mempan, kalau kita yang sembuh ini kembali ke desa kami lagi, karena warga lain di sa-

na masih banyak yang mengidapnya dan akhirnya menularkannya lagi. Kecuali kata dokter itu, semua warga disembuhkan dulu,” tambahnya. Saat ini, dia berharap, perhatian pemerintah baik Pemkab Kukar setempat hingga Pemprov Kaltim untuk memberikan solusi penyembuhannya. “Soalnya kami sekarang sudah bingung dan pasrah mau bagaimana lagi,” harapnya. (aid)

Janji Kroscek menurunkan tim untuk investigasi. “Aduh maaf nih, saya baru dengar. Makanya itu sebelum jauh melangkah, saya harus mencek kebenaran informasinya terlebih dahulu ke Dinkes Kukar. Nanti kalau memang benar laporannya, kami akan turunkan tim khusus ke sana,” kata Jurnanto, Minggu (5/7). Menurutnya, penyakit gatal-gatal memang termasuk lima besar penyakit yang

melanda warga Kaltim saat ini. Namun ketika hal itu menjangkitinya hingga jangka waktu yang lama, maka bisa saja kemudian menjadi fenomena luar biasa yang harus dicarikan solusinya segera. “Tapi sekali lagi, saya belum bisa berbicara solusinya seperti apa, sebelum laporan pastinya saya terima. Bukan bermaksud tidak percaya, tapi memang prosedur kami seperti itu. Tapi kami mengucapkan terima kasih atas informasinya, dan langkah solusinya akan segera kami laksanakan,” tambahnya. (aid)

beroperasi pada tahun 1997. Perusahaan ini kini dimiliki secara penuh oleh Banpu, sebuah konsursium usaha asal Thailand. PT IM memiliki cadangan batu bara total (sebelum ditambang) sebanyak 289, 7 juta ton sementara cadangan batu bara yang tersisa kini mencapai 86 juta ton (perhitungan pada tanggal 31 Desember 2006). Je-

nis batu baranya adalah Bituminus, memiliki kandungan sulfurnya sebanyak 0,8%. Indominco Mandiri kini mampu memproduksi batu bara maksimal sebanyak 11 juta ton per tahun dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai sekitar 8 juta ton per tahun (2005) dan kurang lebih 9 juta ton per tahun (2006). (don)

Masuk Pelanggaran Pidana

menyalahi produksi yang ada sekarang, maka kita harapkan pemerintah segera mengambil tindakan cepat melakukan penutupan,” ujar Kahar yang akrab disapa Ocha. Menurut Ocha, pelanggaran terhadap Amdal sangat tidak bisa ditolerir karena terkait langsung dengan daya rusak perusahaan terhadap lingkungan, dan pengerukan sumber daya alam secara tidak bertanggung jawab. “Setiap peningkatan produksi itu terkait dengan daya rusak terhadap lingkungan ,” paparnya. (don)

● Sambungan hal 13

● Sambungan hal 13 menelusuri dugaan perbedaan antara Amdal PT dengan produksi batubara yang mereka hasilkan saat ini. Jika temuan itu terbukti maka pemerintah diminta melakukan tindakan tegas dengan menutup kegiatan tambang yang melanggar. “Saya kira ini bisa masuk ranah pidana, kalau memang terbukti Amdal PT IM


22

tribun balikpapan

SENIN 6 JULI 2009

Fasilitas Umum jadi Tempat Jualan ! P4S Minta Dinas Pasar Menertibkan

Marching Band SMPN 1 Juara di Bali BALIKPAPAN, TRIBUN - Marching Band Gita Bahana (MBGB) SMPN 1 Balikpapan berhasil meraih juara umum lomba marching band Langgam Indonesia 2009 yang diadakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali, mulai tanggal 3-5 Juli 2009. Lomba ini telah diadakan 22 kali, dan untuk pertama kalinya piala bergilir dibawa keluar dari Bali, dan prestasi berhasil diukir SMPN 1 Balikpapan, setelah mengalahkan delapan sekolah lain yang pesertanya juga dari sekolah menengah atas. Juara I direbut SMAN 1 Den-

pasar dan juara III direbut SMA Saraswati Denpasar. Selain meraih juara, MBGB juga merebut juara individu di bidang general effect, display showmanship, alat tiup, (brass), perkusi, color guard. Adapun pelatih MBGB adalah Rahmat, Bayu, Bambang, Adi, Sukardi, Vina dan Ali. Adapun pembinanya Gofar dan Natalis. Bertindak sebagai ketua kontingen Irjen Purn Indarto (mantan Kapolda Kaltim), yang anaknya ikut dalam MBGB, Kombes Pol Gde Sugianyar (mantan Kapolresta Balikpapan), yang anaknya Ayu dan Uli ikut memperkuat tim. (bdu)

i

TRIBUN KALTIM/IST/GDE SUGIANYAR

Nyoman Try Yuliani Pertiwi, anggota MBGB SMPN 1 saat tampil di lomba, Minggu (5/7), di Denpasar.

BALIKPAPAN, TRIBUN - Pasar Pandansari kembali bermasalah. Setelah diduga terjadi praktik pungutan liar dalam proses pembagian tempat berjualan, kini muncul masalah baru setelah bangunan senilai Rp 48 miliar itu beroperasi. Sekretaris Umum Persatuan Pedagang Pasar Pandansari (P4S), Ahmad Yani mengatakan, tiga diantaranya adalah petak kelapa parut sebanyak 26 unit, yang digunakan untuk berjualan sayur. Petak yang berada di luar Pasar Pandansari itu dijadikan tempat berjualan sayur dan peracangan. “Padahal komitmen dari pedagang kelapa parut kepada pedagang yang berada di da-

kul ner

lam pasar petak kelapa tidak akan ditempati menjual dagangan lain kecuali kelapa parut. Pedagang kelapa parut bahkan siap menerima konsekuensi apabila tidak patuh, yakni penutupan petak yang melanggar,” katanya, Minggu (5/7). Masalah yang timbul ini akan berdampak kepada pedagang tersebut nantinya. Sebagai institusi yang mewadahi, P4S berupaya untuk menjembatani setiap permasalahan yang dihadapi oleh pedagang dan mengomunikasikan permasalahan itu ke Dinas Pasar. “Harapan kami agar permasalahan tersebut segera disikapi oleh pemerintah dan memberikan solusi,” katanya.

Selain itu ada juga pemanfaatan fasilitas umum, hidran, yang didepannya dijadikan tempat berjualan. Pengurus P4S khawatir jika nantinya terjadi kebakaran, hidran rusak karena di sekitarnya digunakan berjualan oleh pedagang. Selain itu ada beberapa titik tempat yang disediakan untuk kenyamanan pengunjung pasar justru dipasangi meja. Akibatnya, pemandangan di dalam pasar menjadi kurang sedap. “Dampak lainnya bisa memancing oknum lain untuk memasang meja di tempat-tempat lain. Dan tekad untuk menjadikan Pasar Pandansari menjadi pasar tradisional percontohan semakin jauh,” katanya. (fer)

Angkut Paksa KEPALA Dinas Pasar Kota Balikpapan, Hairani, mengatakan akan melakukan penertiban kepada sejumlah pedagang yang menyalahi peraturan. Seperti disampaikan P4S, ada petak yang ditempati untuk menjual sayuran dan bahkan ada yang ditempati untuk menjual peracangan. “Besok kita akan tertibkan, barangnya akan kita angkut paksa, karena kami tidak ada toleransi bagi pedagang tak sesuai aturan,” ujarnya, Minggu (5/7). (fer)

RM Segeri Monpera

Belanja di BTC Bisa Dapat Mobil Satu Sajian Empat Sambal BALIKPAPAN, TRIBUN - The Plaza Balikpapan Trade Centre (BTC), Minggu (5/7) kemarin mengadakan lomba mewarnai. kontestan untuk Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) dari kelas satu sampai kelas tiga, dimulai dari pukul 12.00 sampai 14.00. Acara ini diikuti 25 peserta, diadakan di lantai satu BTC. “Lomba mewarnai ini salah satu bagian dari launching Shop & Win dan program ini telah di-

mulai dari hari sabtu kemarin dan akan berakhir 20 november nanti” kata Elli, Humas BTC. Shop & win adalah program belanja diatas Rp 300.000. “Bagi yang berbelanja diatas Rp 300.000 mendapat kupon undian. Senin sampai Jumat dapat dua kupon, Sabtu dan Minggu satu kupon,” kata Elli. Kupon itu akan diundi 20 November mendatang dengan hadiah utama berupa satu mobil Toyota Yaris, serta hadiah elektronik lainnya. (m24)

Penderita Flu Meningkat ! DKK Tingkatkan Kewaspadaan Virus Flu Babi Tips Antisipasi Flu Babi 1. Cuci tangan anda sesering mungkin 2. Hindari tangan bersentuhan dengan mata, hidung atau mulut 3. Hindari kontak terlalu dekat 4. Jangan keluar rumah jika sedang sakit 5. Gunakan penutup hidung dan mulut, tetaplah menjaga jarak 6. Terapkan gaya hidup sehat 7. Konsultasi dengan dokter jika anda sakit 8. Tunda perjalanan jika sedang sakit 9. Ikuti perkembangan informasi dari otoritas kesehatan lokal. (fer) BALIKPAPAN, TRIBUN - Dinas Kesehatan kota (DKK) Balikpapan meningkatkan kewaspadaan terhadap virus H1N1atau yang biasa disebut virus flu babi. Hal itu dikarenakan, kasus flu babi bukan hanya dari luar negeri saja.

“Kita terus meningkatkan kewaspadaaan terhadap virus H1N1 ini, karena penyebaran virus ini sangat mengkhawatirkan. Kasus penularan flu babi ini sudah di Indonesia, jadi bukan hanya dari luar negeri saja,” ujar Kepala DKK Balikpa-

pan Dyah Muryani, kepada Tribun, Minggu (5/7). Dari catatan DKK, pengunjung puskesmas dan rumah sakit yang menderita flu cukup banyak, yakni setiap bulan ada sekitar 500-1000 penderita flu yang berkunjung dan berobat di puskesmas dan rumah sakit di Balikpapan. Sehingga, patut diwaspadai karena penderita flu sangat mudah terjangkit virus flu babi ini. Namun, Dyah membantah kasus flu babi terjadi di Balikpapan. “Alhamdulillah di Balikpapan belum ditemukan kasus flu babi, namun kita tetap waspada,” kata Dyah yang mengaku sedang berada di Jakarta. Untuk mengantisipasi, DKK memasang alat detekasi suhu di Bandara Sepinggan. (fer)

BALIKPAPAN adalah daerah yang kaya biota laut, terutama aneka sea food. Berbagai restoran sampai lapak kaki lima yang menyajikan sea food pun bermunculan. Salah satu yang cukup lama eksis adalah Rumah Makan Segeri di Monumen Perjuangan Rakyat, Balikpapan. RM Segeri telah eksis di tempat tersebut sejak 10 tahun lalu. Pemiliknya, H Kamaruddin, tetap konsisten dengan menu andalan ikan bakar dan aneka sari laut, seperti udang, cumi, dan kepiting. Mereka memberi pelayanan mulai jam 10.00 sampai 22.00. Jumlah

pengunjung memuncak, terutama di akhir pekan. Manager RM Segeri, Wahyu Nugroho, mengatakan rata-rata pengelola membutuhkan lebih dari 50 kilogram ikan setiap hari. “Menu paling laris adalah aneka ikan bakar,” kata Wahyu. Mereka pun telah memiliki pemasok tetap di pasar Pandan Sari dan Klandasan. Mereka juga berkomitmen untuk terus menjaga kualitas masakan. Tribun berkesempatan menikmati ikan kakap ricarica dan bawal bakar. Saat disajikan, empat jenis sambal langsung disiapkan penyaji

TRIBUN KALTIM/ M WIKAN H

Suasana di Rumah Makan Segiri.

menemani ikan bakar segar itu. Mulai dari sambal tomat, terasi, kacang, dan mangga. Selain itu, beberapa potong tahu dan tempe, lalapan lengkap, dan semangkuk sop siap dipadupadankan. Rasanya, luar biasa. Maknyus. Mereka menyiapkan aneka jenis ikan di sana, mulai

dari kakap, trakulu, belanak, baronang, bawal hitam dan putih, udang galah, kipar, kerapu, bandeng, ikan mas, cumi, udang kecil, keptiting, sate kerang, juga ayam. Sajian bisa divariasikan dengan bakar, goreng, rica-rica, dan asam manis. Selain itu aneka sayuran juga tersedia. (khc)

Nirmala Studio Buka Audisi jadi Bintang PUNYA mimpi jadi bintang atau ingin berkarir di dunia hiburan? Atau sekadar ingin menjajal peruntungan di gemerlapnya dunia hiburan, Nirmala Studio membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin mengikuti audisi langsung ke Jakarta dalam Top Model Iklan Indonesia 2. “Ini adalah kali ketiga kami melakukan audisi untuk mencari calon bintang. Tahun-tahun sebelumnya kami mengadakan audisi di Balikpapan, kemudian pemenangnya akan ikut ke Jakarta. Namun, dari pengalaman sebelumnya, malah semuanya pengin ikut ke Jakarta untuk mencoba ikut audisi

langsung disana. Karena itulah, sekarang kami memutuskan hanya membuka pendaftaran saja disini, untuk kemudian bersama-sama berangkat ke Jakarta,” kata Etty Subagio, pemilik Nirmala Studio, Sabtu (4/7). Rencananya, menurut Etty, seluruh peserta yang berminat untuk mengikuti audisi ke Jakarta akan dikoordinir Nirmala Studio. “Di Jakarta, yang pasti akan ada audisi untuk ikut bermain dalam FTV (film televisi) yang berjudul Cinta Kepentok Sapu. Selain itu, masih ada banyak peran lain yang bisa diperoleh di rumah produksi lainnya,” imbuhnya.

Namun, Etty memastikan para calon peserta yang berminat tidak akan terlantar di Jakarta. “Karena nantinya, kita akan bersama-sama ke rumah produksi tersebut. Kita akan selalu mendampingi selama berada di Jakarta. Bukan kok sendiri-sendiri, jadi tidak perlu takut terlantar,” katanya. Nirmala Studio menjadi agensi khusus untuk warga Balikpapan dan Kaltim yang ingin meniti karir di dunia hiburan. “Untuk persyaratan bisa datang ke Nirmala Studio di Telindung Jalan Melati No 48, atau hubungi 9169699, 5615161,” kata Etty. (cpk)


CMYK

tribun balikpapan

23

SENIN 6 JULI 2009

Balita Tiga Tahun Diculik ● Penculik Minta Tebusan Rp 30 Juta

TRIBUN/M WIKAN H

BOOK Fair- Fun Holiday With Us Gramedia di Malll Balikpapan Baru, Minggu (5/7). Di stan ini Gramedia menjual berbagai jenis buku dengan harga yang terjangkau. Stan ini hanya dibuka pada Jumat, Sabtu dan Minggu.

Kodam Tetapkan Status Siaga Satu BALIKPAPAN, TRILetkol Bagus Antonov BUN - Jajaran Kodam Hardito, usai menggeVI/Tpr mengirim selar apel luar biasa yang jumlah prajurit perwidiikuti oleh satuanra penghubung ke sesatuan di jajaran Kojumlah polres di Kalidam VI/Tpr, Balikpamantan. Hal itu dilakupan, Minggu (5/7). kan untuk memperBagus menambahsiapkan pengamanan kan, pihaknya telah IST menetapkan dan mesukseskan pestatus laksanaan Pemilu Pre- Bagus Hardito siaga satu untuk mesiden 8 Juli 2009 mendatang. nyambut Pilpres 2009. “Salah “Tugas para perwira peng- satu bentuk kesiapan Kodam hubung ini adalah mengkoor- VI/Tpr dalam rangka memdinasikan antara unsur TNI dan bantu Polri adalah masalah banunsur Polri tentang pengera- tuan unsur TNI kepada Polri han seluruh kekuatan unsur dalam operasi pengamanan. TNI yang ada di daerah dalam Sehingga, kami sudah menememberikan bantuan kepada tapkan siaga satu untuk mePolri sehingga kecepatan dalam nyambut pilpres ini,” ujarnya. mengambil langkah-langkah Apel luar biasa ini diadakan antisipatif dapat terjamin,” ujar dengan maksud untuk memastiKepala Penerangan Kodam kan kembali tingkat kesiapan se(Kapendam) Tanjung Pura VI, luruh prajurit dalam melaksana-

kan tugas memberikan bantuan pengamanan kepada unsur Polri apabila setiap saat diperlukan. “Satuan-satuan yang melaksanakan apel siaga-I merupakan seluruh prajurit yang nanti akan disiapkan untuk membantu Polri dalam melaksanakan pengamanan pemilihan Presiden dan wakil presiden yang dimulai pada H-3 hingga H+3,” kata Bagus. Sementara itu, Asisten Operasi Kolonel Inf Eko B Soepriyanto di lingkungan Makodam VI/Tpr mengatakan Pilpres adalah alat utama mewujudkan kedaulatan rakyat dan kemudian mengingatkan kembali bahwa TNI tetap tidak berpolitik praktis dan netral. “Serta tidak memihak kepada partai maupun calon presiden dan wakil presiden,” katanya. (fer)

BALIKPAPAN, TRIBUN - Kasus dugaan penculikan anak kembali terjadi di Balikpapan. Kali ini korban penculikan bernama Evan (3), anak ketiga pasangan Murni dan Rosid, warga Jalan Manggar Sari II, Batakan. Balita ini dilaporEvan kan menghilang saat bermain di rumah neneknya yang terletak sekitar 200 meter dari rumah orangtuanya, Murni dan Rosid, Kamis (2/7) lalu hingga Minggu (5/7) sore, belum ditemukan. Aparat Polresta Balikpapan dan Polsek Balikpapan Timur sudah dikerahkan untuk melakukan pencarian. Namun belum berhasil menemukan Evan dan siapa yang menculik Evan. Namun penculik mengirimkan SMS kepada orangtua Evan, yang meminta uang tebusan Rp 30 juta sambil mengancam akan membunuh anak tersebut, bila kejadian ini dilaporkan kepada polisi. Ketika ditemui di rumahnya

di kawasan Manggar Sari, Murni mengaku sangat shock dengan kejadian tersebut. Rosid, sang suami bahkan sudah tak ingin ditemui siapa pun. Kesehariannya hanya mengurung diri di dalam kamar. “Saya pasrah saja, kalau memang dia IST (penculik) mau uang seperti yang di SMS kemarin, bilang saja, uang itu harus saya taruh dimana. Nanti saya taruh. Yang penting anak saya kembali,” ungkap Murni. Sampai kemarin malam, penculik masih mengirim SMS. Isinya minta dikirimi pulsa. Setelah dikirimi pulsa, ia mengabarkan bahwa Evan sudah makan, dikasih ayam minta telur. “Anak saya memang tidak suka ayam,” ujar Murni. Hilangnya Evan, disadari pertama kali oleh Machfud, kakak paling tua Evan. Saat itu, Evan dan Machfud sedang bermain di tempat nenek mereka. “Anak saya itu hampir setiap hari main ke rumah neneknya.

Pulang pergi begitu saja. Karena dekat. Kami sudah mencari ke sekitar rumah hingga ke sungai, takut kalau-kalau tercebur di sungai,” ungkap Murni ditemani Machfud. Saat kejadian, Evan pergi bermain sekitar pukul 8.30 pagi. Ia bermain di luar rumah. Sesaat kemudian terdengar suara tangis Evan. Namun ketika disusul ke luar, Evan sudah hilang. Mengira adiknya pulang ke rumah, Machfud menyusul ke rumah ,tapi Evan tak ada di rumah. Murni lalu ikut mencari anak bungsunya. Sekitar pukul 11.00, orangtua pulang ke rumah. Ternyata di ponselnya terdapat empat kali telepon tak terjawab dan sebuah SMS yang berisi “Kamu jangan lapor-lapor polisi. Kalau mau anakmu selamat, siapkan saja uang Rp 30 juta”. SMS ini tak hanya diterima di ponsel milik Murni, tetapi di ponsel Rosid juga. Namun setelah dibicarakan dengan keluarga lainnya, Murni dan Rosid akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Balikpapan Timur, sekitar pukul 14.00. (sar)

Anjing Pelacak MENDAPAT informasi penculikan, tak hanya aparat Polsek Balikpapan Timur saja yang dibuat kelimpungan. Kapolresta Balikpapan, AKBP Suwono Rubiyanto langsung menerjunkan Unit Buser, dan anjing pelacak. Tapi penculik mengetahui gerakan polisi di sekitar rumah Evan. Bahkan penculik mengirim SMS yang isinya mempertanyakan kenapa rumah Evan dipadati warga. Polisi sempat mengumpulkan warga dan memisahkan antara yang memiliki ponsel dan yang tidak, untuk mengetahui apakah ada yang mengirimkan SMS tersebut. Apalagi dari teknologi diketahui titik lokasi pengiriman SMS tidak jauh dari rumah Evan. Tapi hasilnya nihil. (sar)

Tangkap Tiga Pasangan Mesum BALIKPAPAN, TRIBUN - Tiga pasangan mesum bersama lima waria dan 17 PSK terjaring razia Satpol PP Kota Balikpapan dalam razia yang digelar Sabtu (4/ 7) mulai pukul 24.00 tengah malam hingga Minggu (5/7) sekitar pukul 04.00 dini hari. Tiga pasangan mesum berhasil dijaring dari Hotel Cinderella di kawasan Gunung Malang. Sementara waria maupun PSK dijaring aparat Satpol PP di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman termasuk Taman Bekapai, depan Hotel Bahtera, Marbo dan Terminal Balikpapan Permai. Setelah dimintai keterangan serta identitas diri, puluhan orang yang terjaring ini pun

langsung dibawa ke Kantor Pemberdayaan Masyarakat (KPM) Ringroad untuk diinapkan selama semalam. “Kami tak sembarang jaring. Buat kami, kalau memang mereka wanita baik-baik, tentu tidak lagi berada di jalanan pada waktu tengah malam. Mereka ini, ada yang sedang berdiri-diri di tepi jalan atau nongkrong di Taman Bekapai saat kami temui,” ungkap Kepala Operasional Satpol PP Kota Balikpapan, Subardiono, kemarin. Namun tak disangka, beberapa di antara mereka ada yang melakukan pengrusakan dinding dan plafon KPM. Sehingga, mereka kembali dibawa ke

TRIBUN/MARGARET SARITA

PSK dan waria yang terjaring hendak dibawa ke KPM.

kantor Satpol PP untuk diinterogasi lanjut. “Harusnya mereka dibebaskan hari ini. Tetapi, karena ada pengrusakan di kantor KPM, sehingga kami harus

tanyai lagi, siapa pelakunya,” ujar Subardiono. Proses interogasi lanjutan ini pun sempat diwarnai suara tangis histeris dari satu di antara beberapa PSK yang terjaring. (sar)

DPRD KABUPATEN NUNUKAN Pr o fil Pro

Dewan Soroti Rencana Kunjungan Gubernur

Viktor Ola Tokan

Dengarkan Suara Rakyat ORANGNYA selama ini dikenal kritis terhadap kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat. Hanya saja nasib berbicara lain, pada Pemilu bulan April lalu, Viktor Ola Tokan tak lagi terpilih menjadi anggota DPRD Nunukan. Namun pria kelahiran Waiwerang 3 September 1950 lalu itu masih banyak berharap, anggota Dewan yang akan datang lebih memposisikan diri sebagai wakil rakyat yang sesungguhnya, jangan berharap untuk dilayani. “Jangan lupa untuk rajin- rajin turun lapangan dan mendengarkan suara rakyat. Jangan malah membenarkan semua kebijakan- kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada suara rakyat,” kata mantan PNS di Dinas Kehutanan Bulungan. Ia berharap, anggota Dewan mendatang membuktikan dirinya sebagai wakil rakyat yang bekerja untuk rakyat serta melayani secara utuh, dimanapun, kapanpun dan siapapun tanpa membeda- membedakan suku, ras, agama maupun konstituen. “Jadi semua masyarakat Nunukan berhak kalian dengarkan suaranya,” kata Ketua Yayasan SMA/SMP katolik St. Gabriel Nunukan. Saat duduk dan dipercayakan menjadi Wakil ketua Komisi I DPRD, Viktor sudah merasa jika menjadi anggota Dewan sebenarnya tidak menyenangkan. Sebab kursi yang diduduki merupakan amanah rakyat, yang jika tidak dilaksanakan tentu mejadi dosa besar. Latar belakang pendidikannya yang sesuai dengan pekerjaannya, membuat ia senang bergelut sebagai wakil rakyat. “Hal terberat yang saya rasakan selama bertugas, ketika menghadapi orang- orang saya sendiri. Jelas itu beban moral, dimana kita sudah berbuat sejauh mungkin dan sebaik mungkin, namun masih juga kita dikatakan tidak baik sebagai seorang pemimpin,” kata

● Pembentukan Panitia Hanya Kepentingan Kontraktor

HO

pria yang juga dipercaya sebagai anggota Badan Kehormatan DPRD Nunukan. Sebagai manusia biasa, Viktor pernah merasa kecewa saat bertugas di DPRD Nunukan. Penggemar musik klasik dan keroncong ini yakin sudah berbuat yang terbaik, semua sudah dikerahkan namun ada yang menilai itu tidak cukup. Menurut asumsi konstituen, apa yang dibuatnya tidak baik. Untuk mengobati kekecewaan itu, penggemar keladi dan ubi rambat ini mencoba untuk kuliah S2 di Universtias Gajah Mada Jogjakarta. Sebenarnya dengan menjadi anggota DPRD, Viktor berharap buah yang dikerjakannya dapat dinikmati masyarakat. Setelah tak lagi terpilih menjadi anggota Dewan, selain menyelesaikan kuliah S2, ketua PDK Nunukan ini berencana mendirikan notaris. Sementara itu pula, ia akan membatasi keterlibatan dalam politik. “Soalnya tidak ada dukungan dari orang- orang saya sendiri. Buktinya kalau memang mereka mendukung saya kan saya akan terpilih kembali. Namun saya akan tetap mendengarkan aspirasi masyarakat saya, karena walau bagaimanapun mereka tetap masyarakat saya. Jadi tetap akan saya perjuangkan,” kata Ketua Kerukunan Keluarga NusaTenggara Kabupaten Nunukan. (sadam/adv)

NUNUKAN,TRIBUNSekretaris Komisi I DPRD Nunukan Kornalius Tadem berharap, kunjungan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ke Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan tidak untuk menghamburkan anggaran. Kornalius melihat ada yang tidak beres, karena untuk menyambut kedatangan Gubernur ke kecamatan terisolir itu, telah dibentuk panitia khusus. Padahal selain membuat warga setempat menjadi sangat sibuk, tentu akan ada anggaran yang dikeluarkan untuk persiapan panitia hingga hari H kunjungan tersebut. “Tentunya pembentukan panitia ini ada kaitannya dengan kepentingan orangorang tertentu. Sebenarnya kalau menurut saya, tidak perlu pak gubernur turun kesana lalu dibentuk panitia. Kemudian ada anggaran panitiannya lagi,” ujarnya, Sabtu (4/7). Menurut anggota DPRD dari Partai Damai Sejahtera ini, seharusnya yang dilakukan Gubernur yakni membuat program untuk perbatasan dengan anggaran yang memadai tentunya. Anggaran tersebut dapat digunakan untuk membangun jalan,

kepentingannya sarana dan sudah jelas untuk prasarana yang mencari keuntuberguna serta ngan pribadi. fasilitas yang Indikasi ini sudah sangat dibutuhmenunjukkan kan masyarakat kalau keberadaan sebagai kebutuhpanitia kurang an dasar mereka. berpengaruh dan Setiap program HO tidak berpihak Pemprov Kornalius Tadem pada kepentingan diperbatasan masyarakat. hendaknya terencana “Jadi titik persolan dnegan baik. Gubernur yang saya mau katakan Perlu menjelaskan, kapan yaitu jangan sampai program- program itu kedatangan Gubernur ini terlaksana. malah memberikan “Saya termasuk salah kesempatan para konsatu tim sukses beliau saat Pilgub lalu. Dan disini traktor untuk saya bermaksud menagih mengutamakan kepentingan mereka. komitmen beliau sebelum menjadi gubernur, yaitu selain pendidikan beliau akan memprioritaskan pembangunan daerah terisolir atau WARGA Tau Lumbis, perbatasan secepat Kecamatan Lumbis, mungkin. MudahKabupaten Nunukan, mudahan Pak Gubernur mengeluhkan mahalnya bisa mengingat itu harga kebutuhan pokok kembali. Bukan peryang dijual kepada soalan pergi melihat masyarakat setempat. Krayan, tapi program Padahal pengadaan yang ingin saya tanyakan barang- barang tersebut dulu. Apakah dia datang telah mendapatkan untuk kunjungan kerja subsidi dari pemerintah. program jangka Warga mengeluh karena pendeknya atau jangka harga barang subsidi itu panjangnya itu?” katasama saja dengan harga nya. barang yang dijual di Kornalius malah kios- kios. menyayangkan, karena Ananias, salah sedalam kepanitiaan orang warga mengatatersebut didalamnya ada kan, subsidi barang beberapa kontraktor yang selama ini ternyata tidak

Semua itu ada anggarannya, jadi saya pikir kalau memang kedatangan gubernur ini untuk kujungan kerja maka tidak perlu ada panitia seperti itu,” katanya. Menurutnya, jika kedatangan Awang Faroek sebagai pribadi, boleh- boleh saja membentuk panitia dengan melibatkan kontraktor. Namun jika kehadirannya sebagai Gubernur Kaltim, maka cukup memberdayakan struktur pemerintah di Kecamatan Krayan. Sebab sebagai Gubernur

kedatangannya ke Krayan tentu akan menggunakan uang negara. “Jadi saya pikir Gubernur harus menjelaskan dulu kepentingannya datang ke Krayan itu atas nama apa? Sebagai pemerintah dalam rangka kunjungan kerja? Atau atas nama Awang Faroek sebagai tokoh politik yang ingin mencari simpatisan? Kalau atas nama Awang Faroek, silakan panitianya dilanjutkan tapi kalau atas nama Gubernur tolong fungsikan aparatur negara yang ada,” katanya. (sadam/adv)

Harga Subsidi Dikeluhkan Warga

CMYK

banyak membantu masyarakat kurang mampu. Sebab harga barang tetap saja mahal dan masyarakat tak bisa menjangkaunya. “Kalau seperti kamikami ini tentu tak sanggup membeli karena harganya mahal. Yang bisa beli hanya sebagian orangorang yang mampu saja seperti PNS,” ujarnya. Padahal Ananias berharap, subsidi barang diadakan pemerintah untuk membantu masyarakat yang kurang mampu di daerah pedalaman dan perbatasan. Sebab dengan

jarak yang jauh dari ibukota kecamatan, warga sulit mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga murah. Jhonson Buayo warga lainnya berharap, barangbarang yang disubsidikan ini mendapatkan pengawasan dari pemerintah. “Jangan subsidi digunakan untuk kios pribadi, sehingga menguntungkan segelintir orang saja. Kalau seperti itu dihilangkan saja subsidi barang tersebut, daripada merugikan masyarakat dan negara,” katanya. (sadam/adv)


HALAMAN 24

SENIN, 6 JULI 2009

Duta Wisata

Personel GLAP merayakan keberhasilan pemasangan bendera di bukit curam Desa Batu Butok, Kecamatan Muara Komam pada 17 Agustus 2007. (kanan) Anggota Pencinta Alam Remaja SMK Negeri 1 Tanah Grogot atau Pareska. (atas) Personil GLAP foto bersama di Hutan Pendidikan Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang saat Diklat GLAP Angkatan III. (bawah)

Foto-foto: HO

Latih Pelajar Peduli Lingkungan Kecintaan terhadap lingkungan bukan hanya mendorong agar alam tetap lestari, tetapi juga menumbuhkan semangat cinta tanah air. Itu dibuktikan komunitas pencinta alam yang tergabung di Gerakan Lestari Alam Paser (GLAP). Beragam aktivitas mereka di Kabupaten Paser patut diacungi jempol. SALAH satunya, kegiatan GLAP di perbukitan sekitar Desa batu Butok, tak jauh dari Objek Wisata Liang Losan di Kecamatan Muara Komam. Hanya dengan

mengandalkan seutas tali, sejumlah anggota komunitas ini memanjat tebing setinggi 75 meter. Sudut kemiringan 80 derajat, tetapi mereka begitu mudah memanjatnya. Sebelum sampai di puncak, mereka membentangkan bendera Merah Putih berukuran 10 x 8 meter. Sda empat paku yang mereka ditancapkan ke dinding tebing. Sejak saat itu bendera Merah Putih raksasa terbentang di tebing curam tersebut. Menurut Ketua GLAP, Syafrudin Rasyid, kegiatan di Muara Komam itu mereka laksanakan untuk

Berawal dari Warung Kopi GLAP terbentuk dari panggilan jiwa untuk aktif berpartisipasi melestarikan lingkungan. Sejumlah orang yang biasa mendiskusikan

memperingati HUT ke-62 Kemerdekaan Indonesia. “Itu kegiatan yang kami laksanakan tahun 2007, tepatnya 17 Agustus. Kami semua komunitas pencinta alam, cinta kepada negara dan mengungkapkannya di alam bebas. Memang terkesan berbeda dengan biasanya,” kenang Syafrudin. Siapapun boleh menjadi anggota GLAP. Terutama yang mencintai alam atau lingkungan hidup. Apalagi yang bisa panjat tebing. “Keahlian memanjat sudah dimiliki temanteman, makanya kami mence-

tentang lingkungan sepakat mengajak teman-teman yang satu visi dan misi, lalu membentuk komunitas pencinta alam yang selanjutnya diberi nama GLAP. Salah satunya Rizal. Menurutnya, GLAP memang indentik dengan gelap yang diambil dari Habis Gelap Terbitlah Terang. Filosofi bermakna

tuskan ide yang termasuk berani itu. Kami siap melaksanakannya karena mampu, artinya berani dengan perhitungan yang matang,” jelasnya. Ada kepuasan tersendiri setelah bendera Merah Putih berhasil dibentangkan di dinding tebing. Begitupula saat mengikuti kegiatan organisasi. Seperti ikut membidani kelahiran komunitas lingkungan hidup remaja, dimana GLAP turut memberikan pendidikan dan pelatihan (diklat) demi terbentuknya Pencinta Alam Remaja SMK Negeri 1 Tanah Grogot.

pembebasan diri dari segala hambatan menuju cita hidup di masa depan. GLAP berharap semua pihak ikut ambil bagian melestarikan alam untuk generasi berikutnya. “Dari seputar obrolan di warung kopi maka tercetuslah keinginan membentuk organisasi. Kami ajak teman-teman eks

Pelaksanaan diklat dipusatkan di Objek Wisata Doyam Turu Desa Lempesu, Kecamatan Pasir Belengkong. Selain bisa menikmati keindahan alam di sekitar objek wisata, peserta ditempa menjadi kader pencinta lingkungan yang bermental kuat. “Ada 17 peserta dari SMKN 1 Tanah Grogot yang ikut diklat, awalnya mereka diberi teori setelah itu praktek di alam bebas. Kegiatan itu kami laksanakan tahun lalu. Sekarang mereka sudah membentuk organisasi pencinta lingkungan hidup remaja,” tuturnya.(aas)

mapala yang berdomisili di Grogot dan teman-teman sepakat memberi nama GLAP,” tutur Rizal. Sejak terbentuk Maret 2006, kata mantan Ketua GLAP, organisasi ini sudah berpartisipasi membantu Pemkab Paser mempercantik Kota Tanah Grogot. Sejumlah taman asri disumbangkan elemen

Batu yang bentuknya seperti air menyembur difoto anggota GLAP di Liang Losan, Kecamatan Muara Komam. (atas) Pelajar SMK Negeri 1 Tanah Grogot berendam di air saat kegiatan diklat pencinta alam. (tengah) Seminggu dua kali anggota GLAP berlatih panjat tebing. (bawah)

masyarakat dari perusahaan, paguyuban dan organisasi kepemudaan. Setidaknya ada 15 orang terlibat dalam pendirian GLAP. Penambahan anggota pun terus dilaksanakan. Anggota baru biasanya mengikuti diklat sebelum mendapatkan kartu anggota tetap. “Kami sudah melaksanakan

SETELAH pelajari teori, anggota baru GLAP wajib praktek di alam bebas. Semula lokasi yang dijadikan tempat praktek adalah objek wisata Kabupaten Paser. Seperti, Taman Hutan Rakyat (Tahura) Lati Petangis Kecamatan Batu Engau, Kawasan Objek Wisata Goa Loyang dan Goa Tengkorak di Desa Kasungai Kecamatan Batu Sopang. Bahkan pernah juga GLAP melaksanakan kegiatan di Gunung Maliat di Desa Busui Kecamatan Muara Komam. Semua itu mereka lalukan untuk melatih kemandirian. “Ketika kami di luar, di alam bebas, mental kemandirian terbentuk,” kata Kusnadi Nabir, Wakil Ketua GLAP. Selain itu, GLAP juga memberi pengetahuan cara bertahan hidup di alam bebas, apa saja tumbuhan yang bisa dimakan dan tumbungan yang mengandung air untuk diminum. “Kami berkemah membawa peralatan secukupnya, sebab sudah diajari teknik hidup di alam bebas untuk tetap survive,” jelasnya. Dengan selalu berkemah di sekitar objek wisata, lanjut Kusnadi, GLAP secara tidak langsung ikut mempromosikan objek wisata alam kepada masyarakat luas. Namun GLAP juga bisa berfungsi sebagai duta wisata Paser saat menghadiri kegiatan bertema lingkungan hidup di luar daerah. Setiapkali bertemu komunitas pencinta lingkungan di daerah lain, tema yang dibicarakan adalah seputar lingkungan daerah masing-masing, termasuk objek wisata andalan. Karena itu, setiap pencinta alam akan bangga memaparkan upaya pemerintah daearh yang tetap menjaga kelestarian alam, begitu pula sebaliknya.(aas)

diklat angkatan pertama dan sekarang memiliki 33 anggota. Menjadi anggota GLAP lumayan sulit. Namun bila anaknya memiliki mental kuat, ujian itu akan dilaluinya dengan mudah. Mengapa? Karena syarat utama menjadi seorang pencinta alam adalah bermental kokoh,” tandasnya. (aas)


ids K Kekuatan Super Tanaman

28

SENIN 6 JULI 2009

TANAMAN adalah makhluk hidup yang sangat bermanfaat. Tanaman adalah penopang kehidupan makhluk hidup yang ada di muka Bumi. Tanpa tanaman, tak ada kehidupan di muka Bumi. Tanaman mencegah banjir dan longsor. Tanaman menyediakan makanan, menjadi tempat berteduh bagi manusia dan hewan, dan yang sangat penting menghasilkan oksigen. Berkat oksigen yang ada di udaralah, kita bisa hidup. Tanpa tanaman, tak akan ada oksigen. Dan tanpa oksigen, makhluk hidup tak akan mampu bertahan. Walaupun tampak diam, namun tanaman memiliki kekuatan super yang membuatnya bisa bertahan sampai sekarang. Apa sajakah kekuatan tanaman itu? Melindungi Diri Sendiri Tanaman tidak selalu

aman. Selalu saja ada makhluk lain yang mengganggunya. Itulah sebabnya tanaman melindungi dirinya untuk bertahan hidup. Banyak tipuan dan pertahanan diri dilakukan oleh tanaman. Kupu-kupu Postman (Heliconius melpomene) meletakkan telur mereka di atas dedaunan. Telurtelur itu akan menetas dan menjadi ulat yang memakan daun-daun. Dan itu tentu membuat tanaman kehilangan daun-daunnya. Tetapi kupu-kupu tak akan meletakkan telur mereka, kalau sudah keduluan oleh kupu-kupu lain. Mereka akan mencari daun-daun lain untuk bertelur. Tanaman rupanya sadar akan kebiasaan kupu-kupu tersebut. Daripada daunnya habis dimakan ulat, tanaman pun mengembangkan tipuan.

Tanaman membuat telurtelur palsu, sehingga kupu-kupu tidak jadi menaruh telur-telurnya. Pohon Nettle memiliki rambut tajam, yang bisa menyobek kulit binatang, lalu memasukkan bahan kimia yang menyakitkan. Sedangkan Kaktus dapat tumbuh di tempat yang sangat kering seperti gurun. Agar tidak kehilangan air, daun Kaktus berukuran sangat kecil. Kaktus pun takut kalau ada hewan yang mencuri air atau memakan batangnya. Pohon ini lalu mengembangkan duriduri tajam di sekujur tubuhnya. Masih banyak lagi tanaman yang berduri, misalnya Mawar, pohon Angelica, bunga Sembung Cucuk, dan Jeruk. Duriduri itu tentu untuk melindungi bunga dan tunasnya agar tidak dimakan tanaman. (Renny Yaniar, Majalah Mombi)

GAMBARGAMBAR : FIRDAUS, ELIZABETH, TAUFIK, MUJIYO, ARIA, WANDI (TIM ARTISTIK MOMBI)

POHON kaktus bisa bertahan di lingkungan kering seperti gurun. Untuk melindungi tubuhnya dari binatang, kaktus mengembangkan daun yang berduri di sekujur tubuhnya.

Bisa Menyerbu Juga, Lho!

Pohon bunga Buddleia bisa menyebar dengan cepat. Tanaman asal Cina ini sekarang merajai perkotaan di Eropa, New Zealand, Australia, dan Amerika.

TANAMAN bisa menyerbu dan menduduki berbagai wilayah di berbagai belahan dunia. Misalnya tanaman bunga Buddleia. Bunga ini diambil dari nama seorang Inggris, Adam Buddle, seorang ahli tanaman. Bunga ini aslinya ditemukan di Cina. Pada abad 19, tanaman ini dibawa ke Inggris. Sekarang bunga ini ada di seluruh dunia dan menghiasi perkotaan-perkotaan di Eropa , New Zealand , Australia , dan Amerika. Bunga Purple Loosestrife (Lythrum salicaria), adalah tanaman asli Eropa, yang dibawa ke Amerika pada pertengahan tahun 1800. Ini tanaman yang sangat hebat, karena dari satu batang pohon, bisa menghasilkan 300 ribu biji. Sekarang tanaman ini sudah menyebar ke-40 negera bagian di Amerika Serikat. (Renny Yaniar, Majalah Mombi)

Terbang Seperti Helikopter BIJI pohon Willow bisa melepaskan diri dari bunganya, lalu terbang ke udara. Biji itu bisa terbang berkilo-kilo meter, dengan gerakan bagai balingbaling helikopter, hanya mengandalkan tiupan angin. Di suatu tempat, mereka akan turun ke tanah dan tumbuh sebagai pohon baru. Tanaman pun memilih tanah yang subur untuk tumbuh. Bunga Randa Tapak merupakan bunga-bunga kecil yang bergerombol jadi satu. Setiap bunganya punya banyak biji. Setiap biji punya benang putih

seperti kapas. Angin menerbangkan benangbenang itu dan bijinya ikut diterbangkan angin. Apabila jatuh di tanah, biji akan bertunas dan menjadi tumbuhan baru. Biji memang harus bepergian ke tempat-tempat baru, supaya bisa menyebar dan tumbuh. Kadang biji melekat pada pakaian orang atau bulu binatang. Yang penting, mereka pergi jauh dari pohon induknya. Biji pohon lain yang terbang adalah Milk Thistle, Dandelion, dan Eulalia. (Renny Yaniar, Majalah Mombi)

Hiii Ada yang Suka Memakan Daging DI dunia ini terdapat 550 jenis tanaman karnivor (pemakan daging), 66 di antaranya terdapat di Indonesia. Tanaman the Sundew menangkap serangga dan memakannya. Tanaman ini mengeluarkan cairan seperti lem, untuk memerangkap serangga yang mendarat di atasnya. Serangga kemudian dilumatkan dan diserap nutrisinya. Daun Kejora menangkap lalat dengan mengatupkan kedua daunnya. Daging lalat akan diubah menjadi sari kental yang akan dimakan olehnya. Setelah sari itu habis, tumbuhan ini membuka daunnya kembali. Bagian tubuh lalat yang tersisa akan segera diterbangkan angin. Tanaman lain seperti Kantung semar akan makan serangga dalam kantungnya. Punggu api memasang

cairan lengket di sekitar bunganya, sehingga banyak serangga terperangkap. Bersahabat dengan Serangga Namun, banyak juga tanaman yang justru bersahabat dengan serangga. Misalnya bunga Daisy yang kerap bekerja sama dengan serangga seperti lebah. Serangga-serangga ini membantu penyerbukan bunga-bunga itu, sehingga mereka bisa berkembang biak. Sebelum tanaman memproduksi benih, bunga harus subur. Ini bisa terjadi bila bagian jantan tanaman menemukan cara, untuk mencapai bagian betina dari tanaman. Nah, ketika lebah minum nektar, tubuhnya penuh dengan serbuk.

Di seluruh dunia, ada 550 jenis tanaman karnivor, 66 jenis di antaranya ada di Indonesia. Tanaman karnivor seperti Daun Kejora menangkap lalat dengan kedua tangkup daunnya. Lalat kemudian diubah menjadi sari kental yang menjadi makanannya. Setelah makanannya habis, tumbuhan itu akan kembali membuka daunnya.

Kemudian lebah membawa serbuk itu ke bunga-bunga lain, penyerbukan dan pengembangbiakan pun terjadi. Kerjasama juga terjadi antara bunga Rafflesia, yang merupakan bunga yang dilindungi di Indonesia. Tumbuhan ini diserbuki oleh lalat yang tertarik pada bau seperti daging busuk. Bahkan tikus pohon pun diduga membantu pengembang biakan Rafflesia. Pada pohon palem Arenga, Kumbang menjadi perantara penyerbukan. Jadi tanaman dan hewan sudah lama menjalin hubungan saling menguntungkan. (Renny Yaniar, Majalah Mombi)

BANYAK tanaman yang bisa melepaskan diri dari bunganya, lalu terbang ke udara dengan gerakan bagai baling-baling helikopter. Hanya dengan tipuan angin, mereka bisa berkelana berkilo-kilo meter. Mereka akan turun di suatu tempat, dan tumbuh sebagai pohon baru.

Get it now GIRLS24 Masih dalam suasana liburan, GIRLS edisi kali ini akan mengajak putri Anda untuk menyimak gaya berpakaian para bintang cewek dalam Film Harry Potter seperti: Emma, Bonnie, dan Jessie serta mengetahui arti namanama tokoh dalam cerita Harry Potter. Mereka juga akan memperoleh informasi menarik seperti: plus minusnya ikut situs pertemanan seperti facebook dan friendster. Serta dapatkan informasi kesehatan mengenai asap yang berbahaya di sekitar kita dan dapatkan juga tips untuk menghadapi teman yang sedang marah, ikuti pula kuis berhadiah nonton gratis Film UP! Dapatkan GIRLS edisi 24 ini, jangan sampai kehabisan!

GIRLS 24/ Tahun IV. Terbit : 8 Juli 2009 Bonus : Poster Harry Potter Harga : Rp. 15,000 Rp. 16,000 (Luar P. Jawa) DISNEY JUNIOR BILINGUAL MAGAZINE LEARNING WITH US HAS NEVER BEEN SO MUCH FUN! Di edisi Disney Junior kali ini, Junior Anda akan diajak untuk mengikuti pertunjukkan sirkus, mereka akan diajak untuk:menghitung jumlah badut, mencari benda di pertunjukan sirkus dan melihat sirkus serangga. Dapatkan juga 20 PAGES OF ACTIVITIES IN ENGLISH! Dalam sisipan berbahasa Inggris ini, Junior Anda akan diajak untuk: menghitung layang-layang bersama Marlin dan Dory, serta mengurutkan tinggi tokoh di film UP. Ajak mereka untuk mengikuti kuis berhadiah tiket nonton film UP!

Disney Junior 11: Terbit 9 Juli 2009 Harga : Rp 17.500, Rp. 18.500, (Luar P. Jawa) Bonus: Poster UP

Hidup Sampai 4000 Tahun POHON pinus Bristol Cone yang ditemukan di Amerika Utara, bisa hidup sampai 4000 tahun! Para ilmuwan mengetahui usianya dari lingkaran di dalam batangnya. Kalau batang pohon yang ditebang itu kita amati, kita akan melihat lingkaran-lingkaran. Tiap tahun, pohon membentuk satu lingkaran. Dengan menghitung lingkaran di batang pohon, kita dapat mengetahui usianya ketika ditebang. Itu disebut lingkaran pertumbuhan. Pohon Oak juga berumur panjang. Pohon Oak baru bisa menghasilkan biji setelah berusia 20 tahun, bahkan ada yang baru menghasilkan biji di usia 50 tahun. Pohon ini masih bisa berkembang biak sampai usia 200 tahun! Bisa Hidup Kembali Banyak tanaman yang tampaknya mati selama 12 tahun. Namun kematian itu untuk sementara. Sebagai contoh tanaman Herbaceous Perennials. Salah satu keluarga perennial adalah bunga Dahlia. Tanaman ini bisa saja di bagian atasnya tampak mati dan kering. Namun di bagian akar, masih ada zat tepung atau gula, yang bisa digunakan untuk tumbuh lagi di tahun berikutnya. Tanaman lain seperti Bawang Merah, kalau kita potong daunnya, lalu kita

biarkan di tanah, akan tumbuh lagi. Begitu pun tanaman umbi-umbian. Uniknya lagi, seperti manusia dan binatang, tanaman pun membutuhkan tidur. Tanaman memilih posisi yang nyaman di malam hari. Bunga Cucko, Anemon, Asteagalus, dan Randa Tapak menutup kelopaknya pada malam hari. Begitupun dengan tanaman Putri Malu dan Calincing. Mereka melakukan itu untuk melindungi tubuh mereka dari udara dingin. (Renny Yaniar, Majalah Mombi)

Pada malam hari, tanaman seperti bunga Anemon menutup kelopaknya. Itu dilakukan untuk melindungi tubuhnya dari udara dingin.

Pinus Bristol Cone yang tumbuh di Amerika Utara bisa hidup ribuan tahun. Para ilmuwan mengetahuinya dari jumlah lingkaran dalam batangnya. Dengan menghitung lingkaran di batang pohon, kita dapat mengetahui usia pohon tersebut.

c m y k


M y Wedding

29 Perjanjian Pranikah Antisipasi Perceraian SENIN 6 JULI 2009

PERCERAIAN yang menyakitkan biasanya bertambah rumit ketika muncul masalah pembagian harta gono-gini. Namun potensi kerumitan bisa diminimalisir bila sebelum menikah sudah ada perjanjian pranikah. Apa pentingnya dan plus minusnya?

FOTOGRAFER: ADRIANUS ADRIANTO/NOVA

Pelanggaran Bisa Dijerat Hukuman PERJANJIAN Pranikah diberitahukan ke petugas pencatat perkawinan di KUA atau Catatan Sipil, tergantung dari agama yang dianut pasangan. Lalu, bagaimana bila salah satu pihak tak setuju membuat perjanjian pranikah? “Ya, tidak bisa dibuat. Yang namanya perjanjian, harus dibuat berdasarkan kesepakatan, kedua belah pihak dalam keadaan sehat, dan isinya tak bertentangan dengan hukum, agama, dan kesusilaan,” papar pengacara M. Muslih. Perjanjian ini tidak memiliki batasan waktu. Bahkan, dilakukan sehari sebelum menikah pun boleh. Namun, sebaiknya dilakukan minimal tujuh hari sebelum pernikahan, agar diskusi isinya bisa berlangsung leluasa. Bagaimana bila salah satu pihak melanggar perjanjian? “Dia bisa dihukum. Isi hukumannya sendiri bisa bersama-sama

dimasukkan ke dalam materi perjanjian,” tuturnya. Dalam perjalanannya, perjanjian pranikah bisa dibatalkan, kecuali yang berisi taklik talak. Bila ingin membatalkan perjanjian yang sudah dibuat, keduanya harus menyatakan pembatalan itu, dan mencabutnya di kantor tempat mereka mencatatkannya. Di Indonesia, perjanjian pranikah memang masih kurang dikenal di kalangan masyarakat, sehingga tak banyak yang melakukannya. Faktor budaya jadi salah satu penyebab utama. Sangat berbeda dengan di barat, yang notabene masyarakatnya sudah jauh lebih terbuka. “Di sini, selain sikap orang-orangnya kurang terbuka, juga karena salah satu pasangan lebih suka mengalah atau cukup membatin saja.” Imbuhnya.(Hasuna/NOVA)

PERJANJIAN pranikah mungkin tidak sepopuler pembagian harta gonogini, bagi sebagian orang. M. Muslih, SH, MH, pengacara dari kantor Law Office of M. Muslih & Partners, Jakarta mendefinisikan, perjanjian pranikah adalah perjanjian tentang harta bersama yang dibuat kedua calon mempelai sebelum pernikahan terjadi. Perjanjian pranikah, yang biasa disebut sebagai perjanjian perkawinan, diatur dalam Undang Undang Perkawinan No. 1 tahun 1974 pasal 29. Perjanjian ini berlaku sejak kedua calon mempelai menikah. Pada dasarnya, dalam setiap pernikahan, harta yang dimiliki suami dan istri akan bercampur. Namun, dengan perjanjian pranikah, kondisi itu bisa dibuat sebaliknya, sehingga harta yang dihasilkan tetap menjadi milik masing-masing. Yang dibuat dalam perjanjian ini bisa berupa pemisahan harta, harta

bawaan dijadikan harta bersama, dan pencampuran harta. Muslih mencontohkan, harta yang dihasilkan selama menjadi suami-istri akan tetap jadi milik masing-masing, tetapi suami tetap memberi nafkah kepada istri dengan perhitungan sesuai kesepakatan mereka. Selain soal harta, larangan untuk berselingkuh atau melakukan kekerasan fisik terhadap pasangan, bisa juga ditambahkan di dalam perjanjian pranikah. Ketika calon mempelai ini menikah, adanya perjanjian ini dinyatakan dalam surat nikah, di bagian belakang. Pemberitahuan di surat nikah inilah yang nanti bisa dijadikan bukti di pengadilan, jika keduanya kelak bercerai. “Dengan adanya perjanjian ini, pada umumnya pihak perempuan akan menjadi lebih aman, “ tutur Muslih. Agar Perceraian Tidak Terlalu Rumit Ketika perjanjian pranikah sudah dibuat,

proses cerai tidak akan rumit. “Cukup gugatan cerai saja. Sebab, kewajiban suami (yang harus dilaksanakan bila perceraian terjadi) adalah yang sesuai dengan perjanjian. Misalnya, dalam perjanjian dicantumkan, bila bercerai, istri akan mendapatkan bla-bla-bla. Saat bercerai, cukup ajukan bukti perjanjian ini di pengadilan,” papar Muslih. Perjanjian pranikah untuk melindungi harta masing-masing pihak, baik suami maupun istri. Perlindungan ini untuk mengantisipasi bila kelak salah satu pihak melakukan hal-hal negatif, misalnya pemborosan akibat berselingkuh, punya utang, atau berjudi. Sebelum menikah, lebih baik bersikap terbuka kepada pasangan agar segala situasi menjadi jelas. Artinya, saling memberi tahu apa saja harta yang dimiliki dan kewajiban yang harus ditanggungnya, termasuk utang. Bila memang ingin membuat perjanjian pranikah, saran Muslih,

ajak pasangan berdiskusi secara terbuka. Bila ternyata setelah perjanjian pemisahan harta dibuat, suami tak bisa lagi menafkahi karena usahanya bangkrut, istri boleh saja merelakan hartanya dipakai untuk kepentingan bersama. “Perjanjian ini, kan, dibuat hanya untuk berjaga-jaga ketika salah satu pihak berperilaku negatif. Yang penting, kedua belah pihak harus punya pemahaman yang sama bahwa perjanjian pranikah ini nilainya positif,” ujar Muslih. Ketika kedua belah pihak sudah setuju dan membuat isinya, perjanjian itu selanjutnya diaktanotariilkan, ditandatangani berdua di depan notaris, atau notaris yang membuatkan akta perjanjian, lalu kedua calon pengantin ini tinggal menandatanganinya. “Akta ini disebut akta otentik, dan kedua cara ini sah secara hokum, “ tuturnya. (Hasuna Daylailatu/NOVA)

Jangan Biayai Resepsi dari Utangan

FOTOGRAFER: ADRIANUS ADRIANTO/NOVA

ESTER Lianawati, M.si, Psi, psikolog dari LPP Universitas Kristen Krida Wacana Jakarta menyebutkan, masih banyak wanita Indonesia yang didesak menikah oleh keluarganya, hanya karena usianya sudah lebih dari 30 tahun. Padahal, idealnya pernikahan terjadi bukan karena desakan, melainkan ditentukan oleh diri sendiri. “Jangan menikah karena dituntut atau didesak-desak, “ tuturnya. Berikut beberapa hal penting sebelum menikah:

pernikahan anaknya tidak dipestakan. “Dalam kondisi seperti ini, sebaiknya pasangan dan orangtua mendiskusikan terlebih dahulu.” Sebab, lanjutnya, jika orangtua ikut membiayai apalagi bila jumlahnya cukup besar, biasanya mereka akan ikut campur mengatur pesta. Agar tak terjadi konflik keluarga, bila orangtua tetap ingin mendanai, lebih baik diserahkan ke wedding organizer.

■ Pentingnya Kata Sepakat Bagaimana kalau pasangan mendapat bantuan dari orangtua ? Memang, lanjut Ester, tak ada salahnya orangtua membantu mendanai biaya pesta pernikahan. Sebab, untuk kultur di Indonesia, masih banyak orangtua yang akan menanggung malu bila

■ Hindari Hutang Untuk membiayai pernikahan, akan lebih baik bila membiasakan diri menabung jauh-jauh hari sebelum pernikahan. Ester menegaskan, idealnya memang jangan sampai berutang, tetapi bagi sebagian pasangan tentu akan menjadi sulit.

Kiat Menarik Hati Calon Mertua

1. Puji pasangan Anda dengan menceritakan tentang bakatnya yang luar biasa, kedisiplinannya, dan kesuksesannya di tempat kerja. Semua ini tentu hasil didikan yang luar biasa dari orangtuanya. Percayalah, pujian akan mempermudah Anda, di mana pun Anda berada. 2.Persingkat pertemuan pertama Anda dengan calon mertua. Dengan pertemuan yang singkat dan mengesankan, Anda akan membuat mereka penasaran dan mereka pasti ingin tahu lebih banyak lagi mengenai diri Anda! 3.Perhatikan panggilan yang mereka sukai. Anda harus selalu memerhatikan, apakah calon mertua Anda termasuk tipe orang yang kaku, yang ingin dipanggil dengan sebutan Ibu dan Bapak, atau cukup dengan panggilan Om dan Tante saja. 4.Jangan sok pintar! Arahkan pembicaraan

sesuai dengan pengetahuan yang Anda miliki, jangan coba-coba memberi komentar tentang politik, bila wawasan Anda di bidang politik tak terlalu luas. 5.Kirimkan ucapan terima kasih dalam kartu yang manis. 6.Jangan berikan kritikan, bersikap sok tahu, atau menginterupsi perkataan pasangan Anda di depan keluarganya. Mereka pasti tahu kelemahan anaknya. Jadi, jika Anda membicarakan kelemahannya di depan keluarganya, mereka pasti akan membela anaknya mati-matian, seperti yang biasa dilakukan para orangtua. 7.Jangan ikut campur masalah keluarganya. Alihkan pembicaraan pada topik yang netral dan umum saja. 8.Sayangi binatang perliharaan kesayangan

keluarganya. Binatang peliharaan keluarga secara hierarki, posisinya berada di atas Anda. Jadi, jangan terkejut jika pembicaraan tiba-tiba terpotong karena terganggu kehadiran anjing kesayangan keluarganya, dan perhatian mereka langsung dialihkan kepadanya. 9.Tarik nafas dan relaks. Mulai sekarang, tanyakan kepada pasangan Anda mengenai keluarganya. Sehingga, ketika harus bertemu, Anda akan lebih siap dengan pembicaraan pembuka yang sempurna seperti, “Oo, wah, kalian baru membeli mobil baru, ya? Ceritakan dong, kelebihan mobil ini!: Atau, :Siapa yang paling rajin mengajak anjing kesayangan jalan-jalan sore?” dan lainnya. Jadi, bersiap-siaplah!(Aline/ Ilustrasi: Aries Tanjung/ NOVA)

Nah, bila terlanjur berutang, jangan lupa untuk selalu membayarnya agar tak menderita di kemudian hari. “Kemegahan pesta tak akan menjamin sebuah pernikahan akan langgeng. Menurut saya, kemegahan pesta korelasinya hanya dalam satu hal, yaitu berpotensi konflik!” tandasnya. Jadi, sebelum pesta mewah digelar, ada baiknya kedua pasangan dan keluarga memikirkan dengan matang, perlukah menggelar pesta bila keuangan tak memungkinkan. Memang diperlukan kebesaran hati masing-masing keluarga untuk menerima keputusan itu. Yang juga penting untuk calon pengantin, jangan ada lagi istilah mementingkan diri sendiri, karena yang akan menjalani biduk rumah tangga adalah berdua. “Kini

makin banyak perempuan menuntut kesetaraan gender, tapi soal biaya pernikahan malah menuntut pihak lakilaki yang membayar sebagaian besar biaya pesta. Ini, kan, enggak adil. Jangan melekatkan tuntutan berdasarkan jenis kelamin. Harusnya semua diupayakan berdua.” Menurut Ester, yang paling penting dan harus segera dipikirkan justru pasca pesta. Menabung tetap harus dijalankan untuk membiayai rumah tangga. Berbulan madu atau asuransi pendidikan anak. Kehidupan baru, lanjut Ester, justru baru dimulai setelah pernikahan berlangsung. Jangan lagi mengandalkan orangtua, dan jadilah dua orang dewasa yang tengah mengarungi biduk rumahtangga dengan bahagia. (Noverita K. Waldan/NOVA)

Jelita dan Wangi di Hari Istimewa PERAWATAN tubuh tubuh dengan PERAWATAN dengan memadukan memadukan gaya tradisional dan gaya tradisional dan modern sebelum hari-H, patut modern sebelum hari-H, Anda Coba. Berikut di antaranya: patut Anda Coba.

Berikut di antaranya: ● Meditasi Biasanya calon pengantin akan -Meditasi terserang panik saat mendekati Biasanya calon hari-H. Untuk mengurangi rasa pengantin akan panik, Anda dapat mencoba terserangdengan panik saat relaksasi meditasi secara mendekati Untuk teratur, yaituhari-H. di awal minggu mengurangi rasa panik, pertama sebelum hari pernikahan. Anda dapat mencoba Latihan meditasi akan membuat relaksasi dengan jiwa tenang dan relaks. meditasi secara teratur, yaitu di awal minggu ● Luluran pertama Untuk sebelum membuat hari kulit pernikahan. bersih, Latihan wangi, meditasi dan akan bercahaya, membuat sangatlah jiwa penting tenang untuk dan melakukan relaks. luluran, lakukan pada minggu ke-2 dan diulang kembali pada minggu ke -4 untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Gunakan

bahan-bahan tradisional seperti: kunyit, beras, temugiring, akar wangi dan cendana yang telah dihaluskan menjadi bubuk. Pijatpijat ringan sebelum melakukan luluran, berguna untuk melancarakan peredaran darah.

● Perawatan Wajah Kulit wajah yang putih dan halus merupakan faktor penunjang utama penampilan tata rias wajah sempurna. Oleh karena itu, rawatlah wajah dengan facial oksigen pada minggu ke-3 sebelum hari pernikahan. Facial oksigen berguna untuk menghilangkan jerawat dan hiperpigmentasi atau bercak-bercak dan mampu merangsang tumbuhnya sel-sel kulit baru. Satu minggu sebelum hari-H, gunakan masker yang terbuat dari bahan seperti bengkuang, tomat atau wortel yang telah dihaluskan dan disaring, lalu gunakan hanya endapannya saja. Masker ini akan membuat wajah Anda terlihat segar, sehat dan mempesona. Untuk perwatan mata agar tidak terlihat lelah dan lebih bercahaya gunakan irisan kentang

yang terlebih dahulu dimasukkan ke dalam kulkas. ● Perawatan Daerah V Perawatan paling spesial untuk menjaga agar daerah intim kewanitaan bersih dan harum hingga pernikahan yaitu dengan melakukan ritual ratus pada minggu terakhir sebelum hari-H. Penggunaan akar-akaran atau empon-emponan dan kayu wangi dari tumbuhan seperti kayu gaharu, cendana, kulit jeruk purut dan campuran sari bunga mawar, kenanga dan melati akan membuat daerah intim menjadi harum dan bersih, serta mencegah pertumbuhan jamur dan keputihan. Rempah-rempah ini dibakar diwadah khusus dan diuapkan ke bagian intim wanita.(L. Wisnu Sulistyanto)

MODEL: DIAN, MAKE UP HAIRDO: IWAN BUSANA KEBAYA JAWA KOL: APIPS BY AFIF SYAKUR (0274- 589914/580665) BUSANA MINANG KOLEKSI ZAINAL SONGKET (021 – 3141118 / 314461) AKSESORIS CIPTA BUSANA MARTHA TILAAR ( 0213143489 ) LOKASI: SPA MARTHA TILAAR CENTRE, GRAHA IRAMA BUILDING, LT. MEZZANINE, JL HR. RASUNA SAID BLOK XI KUNINGAN, JAKARTA ( 021-5261124) STYLIST: L. WISNU SULISTYANTO, FOTO: ROMY PALAR / NOVA

c m y k


30

SENIN 6 JULI 2009

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

Tampak seluruh bodi depan, samping dan belakang All New Honda Jazz milik Franz, anggota Borneo Honda Jazz Club (BHJC).

Street Racing yang Elegan ! Honda Jazz Franz BHJC Nuansa street racing terlihat jelas pada Honda Jazz milik Franz, seorang anggota Borneo Honda Jazz Club (BHJC) Samarinda. Dengan bodi kit Mugen racing dan velg Akina Spy Jepang, Honda Jazz berwarna silverstone ini tampil lebih sporty. Namun, meski bernuasa racing, namun Franz tidak meninggalkan fungsinya sebagai kendaraan sehari-hari.

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

tip n trik Rem Bunyi REM mobil saya akhir-akhir ini sering berbunyi saat dilakukan pengereman. Rasanya juga sudah kurang responsif. Apa penyebabnya dan bagaimana solusinya? Rahman, warga Antasari Jawab : REM menjadi salah satu komponen penting dalam berkendaraan, baik roda empat maupun roda dua. Merawat kondisi rem memang menjadi satu syarat NEV penting dalam Fahmi berkendaraan. Banyak penyebab yang membuat rem tidak pakem dan tidak responsif, apalagi saat ini musim hujan sehingga sering banyak air dan debu yang masuk di sela-sela kanvas rem, akibatnya rem menjadi kotor sehingga menimbulkan bunyi saat dilakukan pengereman dan pengereman tidak pakem. Idealnya perangkat rem perlu dicek setiap kendaraan menempuh jarak 10.000 km. Ini untuk memastikan apakah komponen-komponennya masih dalam kondisi sempurna. Selain itu, pembongkaran juga perlu untuk membersihkan dari penumpukan debu di bagian kanvas, teromol, dan cakram. Debu berpotensi menyebabkan goresan pada piringan atau teromol tergores. Mudahnya, saya sarankan agar anda tidak memperbaiki sendiri rem mobil anda, dan sebaiknya segera membawanya ke bengkel resmi agar terjamin perbaikannya. Dan pastikan jika terjadi pergantian pada komponen rem seperti kanvas gunakan produk yang orisinal. Fahmi Rosyadi, Service Manager Honda Semoga Jaya Samarinda (eza)

Bersihkan Ujung Knalpot Pakai Bedak BIKIN kinclong ujung knalpot mobil yang model krom tak harus mengandalkan bahan cairan seperti wax atau sejenisnya. Ada yang lebih murah seperti dilakoni anggota klub Batalyon 13, yakni menggunakan bedak pemulus pipi. Metode ini tidak berlaku untuk tail pipe yang sudah berkarat atau luka tergores. Kondisinya tergolong ringan alias kusam saja. Bagaimana cara membersihkannya, ikuti langkah-langkah di bawah ini. 1. Siapkan bedak dan lap karet (plas camois) kering. 2. Mulailah menabur bedak pada wadah kertas, lalu tempelkan pada ujung knalpot yang akan dibersihkan. Ingat! Bagian knalpot yang akan dibersihkan dalam kondisi dingin. 3. Gosok bedak tadi berulang kali dibantu lap karet sampai kotoran tergerus. 4. Cermati hasilnya dengan sebelum digosok pakai bedak. Beda, kan? murah lagi. (kompas.com)

TRIBUN KALTIM/HO

Membersihkan knalpot dengan bedak.

KONSEP utama modifikasi yang ditampilkan Franz adalah street racing. Tujuannya, karena mahasiswa semester VI Jurusan Teknik Pertambangan Unmul ini ingin menciptakan karakter diri sebagai penyuka racing. “Konsep street racing saya pilih karena saya memang suka racing dan saya ingin menciptakan karakter kalau saya memang suka racing. Jadi, dengan melihat mobil ini orang bisa tahu karakter saya,” kata Franz. Lantaran itu, tampilan luar tunggangannya ini dibuat lebih sporty dengan menggunakan bodi kit Mugen. “Untuk melahirkan kesan ini saya memasang bodi kit Mugen karena Mugen memang lebih ke racing,”

ujarnya. Untuk menciptakan kesan racing ini Franz harus merogoh koceknya hingga Rp 10 juta. Namun, sebagai mobil harian, Franz tetap tidak meninggalkan fungsi utama Honda Jazz-nya. Sebagai daily use, Franz menciptakan rasa aman dan nyaman di sisi eksteriornya. Ia memasang seperangkat audio untuk menunjang hobinya mendengarkan musik- musik DJ progresive. “Saya hobi dengar musik DJ progresive karena itu biar nyaman saat turing, saya memasang seperangkat audio,” kata penggemar modifikasi sejak usia 17 tahun ini. Selain seperangkat audio, pria yang gemar drag race ini

juga menampilkan kesan elegan pada sisi interior mobilnya dengan memberikan beklit double stich. Dengan dominasi warna silver, interior Honda Jazz tahun 2008 ini tampil elegan. “Beklitnya saya beri warna silverstone seperti warna bodinya sehingga seragam. Selain itu model beklitnya doble stich sehingga terlihat

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

Bemper Honda All New Honda Jazz yang telah dimodifikasi.

lebih elegan VIP. Untuk membuat beklit seperti ini menghabiskan sekitar Rp 5 juta,” katanya. Meski sudah terbilang wah, namun sejumlah penambahan aksesori masih akan dia pasang, salah satunya penambahan mini tivi dan perlengkapan hiburan lainnya. “Saya masih akan tambah seperangkat hiburan lainnya sehingga benar-benar memberikan rasa nyaman saat sedang turing,” ujarnya. Untuk menciptakan mobilnya seperti saat ini, Franz harus merogoh koceknya lebih dalam hingga sekitar Rp 40 juta. Bagi Franz, meskipun terbilang mahal, namun ia merasa puas melihat tunggangannya tampil sporty dengan konsep street racing sesuai hobinya.(eza)

Sound System Kenwood Rp 20 Juta SEBAGAI penikmat musik DJ progressive, Franz memasang separangkat audio berkekuatan 1.800 watt pada tunggangannya. Hal ini dilakukan Franz agar dirinya merasa nyaman setiap kali turing dengan Honda jazz silvernya ini. “Saya suka turing. Kalau turing saya selalu memutar musik DJ progressive yang membuat saya tidak ngantuk. Dan saya pikir biar lebih melahirkan suara yang dahsyat saya harus memasang seperangkat sound system yang hebat,” kata Franz. Untuk itu Franz

memasang seperangkat audio merk kenwood di bagasi belakang Honda Jazznya, mulai dari satu power mono blok, satu power empat channel, dua softwofer 10 inci dan dua set speaker. “Saya memang suka dengan sound system kenwood karena saya Jepang minded,” katanya. Dan tak tanggung-tanggung, untuk dapat memiliki seperangkat sound system Kenwood ini Franz merogoh koceknya hingga Rp 20 juta. “Memang terbilang mahal, tapi kalau hobi, seberapa pun mahalnya tidak masalah yang penting puas,” ujarnya.(eza)

info produk Chevrolet Cruze Raih Lima Bintang CHEVROLET Cruze dari GM yang baru dipasarkan April di China, telah menerima rating maksimal berupa lima bintang dari China New Car Assessment Program (C-

NCAP) sebagai kendaraan yang memiliki tingkat keamanan yang baik dalam C-NCAP. Sedan kompak berdesain global

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

Sound system Kenwood agar kualitas suara musik DJ Progressive kegemaran Franz terdengar dahsyat dan menggelegar.

yang dites ini menggunakan mesin 1.6L SE. Ada beberapa bagian yang menjalani pengujian. Seperti berkaitan dengan keselamatan pengemudi dan penumpang di depan, bagian itu mendapat nilai maksimal 16 poin. Saat dilakukan tes tabrakan frontal 40 persen, Cruze mengantongi nilai 15,73. Selama pengetesan, kompartemen penumpang terlindung dengan baik. Pilar A, B, dan C tidak rusak, kemudian keempat pintu tidak mengunci secara otomatis. Sekalipun sudah

mendapat benturan, bagian itu masih dapat dibuka dengan mudah. Unsur keselamatan yang dirancang pada Cruze tak cuma berupa 4 airbag di depan dan samping, tetapi juga Body Frame Integration (BFI). Chevrolet model SX bermesin 1.8L juga dilengkapi dengan dua airbag, masingmasing di depan dan belakang. Sekadar informasi, penjualan Cruze di China untuk tiga bulan pertama ini, sudah terjual sebanyak 19.196 unit. (kompas.com)


32

reen G

SENIN 6 JULI 2009

Life

Kaltim Hasilkan 2.660 Ton Limbah B3 Fakta bahwa pengelolaan limbah B3 banyak ditangani perusahaan di luar Kalimantan Timur, harusnya ditangkap sebagai peluang investasi bisnis yang menjanjikan.

Awang Faroek Ishak, Gubernur Kaltim

TRIBUN KALTIM/DH SAPTO NUGROHO

Seminar bertajuk Tantangan Dunia Industri Menyikapi Regulasi Pemerintah tentang Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) diselenggarakan di Hotel Le Grandeur Balikpapan, pekan lalu.

Perusahaan Enggan Keluarkan Biaya DIREKTUR PT Balikpapan Environmental Services (BES) Faisal Ahmad mengatakan, masih ada perusahaan yang tidak mau mengeluarkan biaya untuk pembuangan limbah bahan berbahaya beracun (B3). Pihak perusahaan hanya berpikir untuk mengeluarkan limbah dari perusahaan, tanpa pernah memikirkan tanggungjawabnya. Menurut Ahmad, hal itu tentu sangat menghawatirkan. Sebab jika tidak segera dikoordinasi dan dilakukan sosialisasi terhadap

perusahaan, maka pencemaran akan terjadi di mana- mana. “Kami ingin mengubah pandangan kalangan industri khususnya di Kalimantan untuk menyadari pentingnya lingkungan dan industri yang baik. Karena selama ini industri diimagekan sebagai perusak, pencemar lingkungan. Tapi kami ingin hal itu diubah, jadi industri bukan hanya pencemar tetapi dia juga punya tanggungjawab,” ujarnya. Ia mengungkapkan,

banyak perusahaan di Kaltim yang masih membuang limbah bahan berbahaya dan beracun (LB3) secara tidak benar. Padahal itu sangat berbahaya bagi lingkungan. “Terus terang, kalau kita tutup mata saja, pasti masih ada. Tapi kita tidak bisa menyebutkan perusahaan siapa- siapa saja. Jangankan perusahan kecil, perusahaan besar saja yang sudah punya sertifikasi, ISO dan sebagainya kadang- kadang masih juga melakukan hal itu. Apalagi perusahaan yang tidak peduli pada lingkungan,” ujarnya. BES memiliki kompetensi limbah domestik, pengumpulan limbah B3 dan pengangkutan limbah. Awal pekan lalu perusahaan ini menggelar seminar yang dihadiri sejumlah kalangan usaha penghasil limbah B3. “Lewat seminar ini kami ingin menumbuhkan kesadaran para pengusaha agar melakukan pengelolaan limbah, dan menumbuhkan tanggungjawab mereka terhadap proses produksi supaya limbah bisa dikelola dengan baik. Dan kami siap membantu kalau ada masalah pengelolaan limbah. Darimana harus buang dan sebagainya kita siap memfasilitasi,” ujarnya. (m23)

Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang dihasilkan dari sektor industri dan jasa di Kalimantan Timur, ternyata sangat besar. Ini merupakan ancaman terhadap lingkungan hidup, sekaligus peluang investasi bisnis yang cukup prospektif. Bagaimana masyarakat Kaltim meresponinya? POTENSI limbah B3 spent catalys mencapai 2.660 ton per tahun. Potensi limbah B3 tersebut berasal dari 472 ton per tahun dari produksi pupuk, sebanyak 1.462 ton pertahun dari kilang minyak, dan 726 ton pertahun dari produksi petrokimia. Selain itu pelumas bekas, majun dan filter oil serta jenis limbah B3 lainnya, jumlahnya bahkan jauh lebih besar lagi. Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak mengatakan, di Kaltim perusahaan pengolah limbah B3 ternyata belum bekerja secara optimal. Sebab kemampuan mereka terbatas pada teknologi. “Fakta bahwa pengelolaan limbah B3 banyak ditangani perusahaan di luar Kalimantan Timur, harusnya ditangkap sebagai peluang investasi bisnis yang menjanjikan,” ujar Awang. Awang mengatakan, Kaltim dikenal sebagai salah satu simpul utama investasi Indonesia. Iklim investasi yang kondusif didunia industri melalui kegiatan eksplorasi dan eksploitasi terhadap sumber daya alam, selain memberikan sumbangsih yang besar bagi

pertumbuhuan ekonomi provinsi juga berpotensi menyebabkan peningkatan risiko pencemaran dan perusakan lingkungan. Industri berbasis pada kelautan seperti industri galangan kapal, transportasi, pelayaran, eksplorasi dan produksi migas, petrokimia serta pertambangan batu bara menjadi sektor industri unggulan di Kaltim. Namun beberapa dampak yang umum dijumpai dari kegiatan tersebut yakni dihasilkannya limbah merusak yang termasuk dalam kategori B3. Katalis bekas,filter oil dan majun, drill cutting, oil based mud, slop minyak, sludge minyak dan residu dasar tangki merupakan contoh- contoh limbah B3 dari kegiatan mereka. Bahkan rumah sakitpun cukup banyak menghasilkan limbah B3. Limbah itu berupa infeksius yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan baik secara biologi, geologik, fisik, kimia dan sosekbud. “Berangkat dari permasalahan tersebut, diperlukan pengelolaan limbah B3 yang efektif dan efisien sehingga dampak balik dari manfaat industri dan jasa tidak menurunkan atau merusak lingkungan dan kesehatan manusia,” ujarnya. Awang mengingatkan, limbah B3 yang dibuang langsung ke lingkungan dapat menimbulkan bahaya terhadap lingkungan dan kesehatan manusia serta makhluk hidup lainnya.

Kelola Secara Elektronik

ANT

Rachmat Witoelar

MENTERI Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar, meluncurkan sistem elektronik pengelolaan B3 dan limbah B3, di Jakarta Convention Center, Jumat (29/5) lalu. Seperti dikutip melalui b3.menlh.go.id, ketika itu Rachmat mengatakan, kecenderungan terjadinya peningkatan jumlah izin pengelolaan limbah B3, dapat dimaknai sebagai hal yang sangat positif. “Untuk itu diperlukan adanya suatu bentuk pelayanan publik yang

sangat prima, sehingga birokrasi pengurusan izin merupakan suatu critical process yang harus selalu disempurnakan. Proses pelayanan publik yang transparan dan peningkatan akuntabilitas pemerintah mutlak diperlukan. Kreatifitas dan inovasi untuk menciptakan sistem yang lebih efisien dan efektif harus terusmenerus dilakukan,” ujarnya. Sistem elektronik pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (e-B3) merupakan sistem

Pemprov Siapkan Perda SELAMA ini izin untuk kegiatan pengelolaan limbah bahan berbahaya beracun (B3), telah menimbulkan berbagai permasalahan. Sebab semua perizinan masih dikeluarkan menteri. Sangat sentralistik dan menyebabkan kesulitan bagi dunia usaha untuk memperoleh izin. a Selain karena pelayanan Tuparman yang lambat, faktor teknis dan biaya yang harus dikeluarkan juga menjadi keluhan pihak perusahaan. Namun di satu sisi pengurusan izin ternyata memerlukan sumber daya yang cukup besar. Hal tersebut cukup memberatkan untuk kegiatan usaha kecil dan menengah. Kepala Badan Lingkungan Hidup Kaltim, Tuparman, mengatakan untuk menyelesaikan masalah itu pemerintah telah meneribitkan Peraturan Pemerintah Nomor 38/2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah, Pemda dan Pemda Kabupaten/Kota. Selain itu telah diterbitkan Edaran Menteri Dalam Negeri RI perihal Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun di daerah. Isinya menyebutkan, urusan pengelolaan limbah B3 yang menjadi kewenangan provini dan kabupaten/kota yakni, pengawasan pelaksanaan pengelolaaan limbah B3, memberikan rekomendasi izin pengumpulan limbah B3, izin pengumpulan limbah B3 skala provinsi untuk lintas kabupaten/kota dan skala kabupaten/kota, kecuali minyak pelumas atau oli bekas. Selanjutnya pengawasan pelaksanaan

sistem tanggap darurat. Pengawasan penanganan kecelakaan pengelolaan limbah B3. “Kabupaten/kota juga mengeluarkan izin lokasi pengelolaan limbah bahan berbahaya beracun serta mengeluarkan izin penyimpanan sementara limbah bahan TRIBUN/NEVRI berbahaya dan beracun,” katanya. Menurutnya, regulasi yang telah dikeluarkan pemerintah pusat harus ditindaklanjuti pemerintah daerah dnegan membuat peraturan daerah yang menjadi landasan teknis pelayanan dalam mengeluarkan izin dimaksud. Namun untuk kasus izin pengolahan limbah B3 di rumah sakit, perlu dicarikan jalan keluarnya dulu. Misalnya dengan melimpahkan tugas pemberian izinnya ke pemerintah provinsi sehingga pelayanan lebih cepat dan tidak memerlukan biaya yang tinggi. “Dengan demikian niat baik kegiatan usaha untuk mematuhi aturan tidak dihadapkan pada birokrasi yang panjang,” ujarnya. Tuparman mengatakan, belum adanya perda pengelolaan limbah B3 di provinsi, kabupaten/ kota telah mengakibatkan pelayanan dalam perizinan tempat pembuangan sementara limbah B3 belum bisa dilaksanakan. “Dalam hal ini Pemprov Kaltim sedang mempersiapkan Perda Pengelolaan Limbah B3 agar pengelolaan limbah B3 yang menjadi kewenanaan pemerintah daerah dapat diimplementasikan,” ujarnya. (m23)

online pengelolaan limbah B3 yang dikembangkan untuk memudahkan pengelolaan limbah B3 di Indonesia. Sistem ini terdiri atas e-Manifest dokumen limbah B3 online, Data Base pengawasan dan penaatan industri, database perizinan dan registrasi B3 online dalam satu website pengelolaan limbah B3. Hal ini pula yang disosialisasikan Kementerian Negara Lingkungan Hidup, saat berlangsungnya seminar “Tantangan Dunia Industri Menyikapi Regulasi Pemerintah

Mengingat risiko tersebut, perlu diupayakan agar setiap kegiatan usaha dan jasa dapat meminimalisasi timbulan limbah B3, mengupayakan reduksi pada sumber- sumber dengan pengelolaan bahan baku dan bahan penolong. Selain itu perlu dilakukan substitusi dengan bahan yang ramah lingkungan, pengaturan operasi kegiatan, dan diharapkan adanya good housekeeping. Bila memungkinkan, dilakukan waste exchange untuk keperluan industri yang lainnya. Jika menghasilkan limbah B3 maka kewajiban kegiatan usaha dan jasa untuk mengelola dengan baik limbah yang dihasilkannya. Pengelolaan limbah B3 yang dimaksud merupakan rangkaian yang mencakup reduksi, penyimpangan, pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, pengelolaan dan penimbunan limbah B3. “Praktek sehari- hari pengelolaan limbah B3 di Indonesia khususnya di Kaltim, disadari bahwa administrasi dan ketentuan pengelolaan limbah B3 di Indonesia masih kurang pas,” katanya. Ironisnya permasalahan pengelolaan limbah B3, khususnya pengumpulan limbah B3 berupa pelumas bekas menjadi konflik sosial horizontal. Hal itu terjadi karena adanya oknum dan kelompok masyarakat yang memaksakan kehendak untuk pengumpulan limbah B3. Padahal izin pengumpulan limbah B3 tidak mereka miliki.(m23)

Tentang Limbah Bahan Berbahaya Beracun (LB3)” di Hotel Le Grandeur Balikpapan, Rabu (24/6) lalu. Dalam pemaparannya, Koordinator Pelaksana Sistem Elektronik Pengelolaan B3 dan LB3 Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Amrizal mengatakan sistem elektronik (e-B3) yang diluncurkan tersebut merupakan wujud dari bentuk pelaksanaan e-government yang dilakukan KLH. Hal itu untuk menjawab tantangan kehidupan global yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan informasi. Dengan peluncuran sistem elektronik ini, para pemangku kepentingan pengelolaan B3 dan

50 Hektare di Sepaku POTENSI limbah B3 di Kaltim ternyata sudah sangat besar. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltim sejak lama merencanakan pembangunan Pusat Pengolahan Limbah B3. Pembangunannya direncanakan di Sepaku, Semoi. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan, pusat pengolahan limbah ini nantinya direncanakan untuk menampung limbah B3 dari Indonesia bagian tengah dan timur. “Pemerintah daerah telah mengalokasikan lahan seluas 50 hektare. Namun belum ada investor yang serius berminat melakukan pembangunan pusat pengolahan limbah tersebut,” katanya. Awang menyesalkan kebanyakan penghasil limbah B3 cenderung tidak mau tahu tentang pengelolaannya. Ini menjadi tugas tersendiri bagi pemerintah untuk melakukan pengawasan, pembinaan dan penindakan pelanggaran kegiatan usaha yang pengelolaan limbah B3-nya tidak sesuai. Karena tingkat bahayanya, maka pengelolaan limbah B3 harus memenuhi ketentuanketentuan tertentu, yakni sejak dari asal dan sumbernya sampai ke pengolahan akhir, semua proses limbah B3 harus terlacak dan tercatat.(m23)

limbah B3 akan semakin cepat mengakses semua data dan informasi terutama dalam pengurusan perizinan, dokumen perpindahan limbah B3 dan pengawasan. Dengan sistem ini pula, pemerintah daerah dapat dengan mudah mengkases pengelolaan B3 dan Limbah B3. Saat ini, pemerintah menggunakan program sistem pengawasan antara lain melalui program penilaian kinerja pengelolaan lingkungan oleh industri (Proper). Tahun lalu jumlah industri yang diawasi melalui PROPER berjumlah 525 Industri. Sedangkan tahun ini diharapkan mencapai 750 industri.(m23)

Diancam Penjara 15 Tahun PERUSAHAAN yang kegiatannya menghasilkan limbah bahan berbahaya beracun (B3) tampaknya harus lebih berhati- hati dalam pengelolaan limbah. Jika limbah itu mengakibatkan pencemaran, maka penyidikan dapat dilakukan dengan menggunakan dasar Pasal 40 Undang- Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Asisten Deputi Urusan Penegakan Hukum Pidana dan Administrasi Lingkungan pada Kedeputian Bidang Penataan Lingkungan Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Dasrul Chaniago mengungkapkan, jika pencemaran tersebut mengakibatkan orang mati atau luka berat maka pelaku diancam pidana penjara paling lama 15 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 750 juta. “Dengan sengaja melakukan

pencemaran dan atau perusakan LH, bisa dipidana penjara paling lama 10 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 500 juta,” ujarnya. Sedangkan mereka yang melakukan kealpaan, dijerat hukuman dengan ancaman pidana penjara paling lama tiga tahun dan pidana denda paling banyak Rp 100 juta. Dalam ketentuan pidana pasal 41 ayat 1 disebutkan, barang siapa secara melawan hukum dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan maka diancam pidana penjara dan pidana denda. Dasrul mengatakan, dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup, maka setiap usaha dan atau kegiatan dilarang melanggar baku mutu dan baku kriteria kerusakan lingkungan hidup. Rencana usaha dan atau kegiatan yang

PROSES PENYIDIKAN KEJAHATAN LH

menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup, diwajibkan memiliki Amdal. “Setiap penanggungjawab usaha dan atau kegiatan, wajib melakukan pengelolaan limbah yang dihasilkan. Dan setiap penanggungjawab usaha dan atau kegiatan, wajib melakukan pengelolaan limbah B3 yang dihasilkan,” ujarnya. Dasrul menjelaskan proses penyidikan yang dimulai dari penyiapan alat untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TPK) di tempat terjadinya pencemaran seperti sampling, wadah sampling, pengawet sampling, benang, laks, lilin, ice box, dan tustel. Selanjutnya TKP dilakukan dengan jalan menentukan titik sampling, menyiapkan peralatan sampling, mengambil sampling sebagai barang bukti, pengambilan BB, pembungkusan dan

penyegelan BB, penyitaan BB, mencatat dan interview saksisaksi yang ada di TKP, serta membuat dokumentasi. Sampling ini kemudian dibawa ke laboratorium yang profesional dan independen. Khusus untuk tumpahan minyak dilaut, sebutnya, untuk membuktikan sumber tumpahan dapat dilakukan dengan analisa sidik jari, modeling dan citra satelit. Setelah proses dilaboratorium selesai, selanjutnya dilakukan pemanggilan saksi dan pemeriksaan saksi- saksi. Kemudian meminta keterangan ahli teknis setelah analisis laboratorium selesai. Selanjutnya meminta keterangan ahli hukum lingkungan jika diperlukan. Setelah itu, maka proses hukum terus bergulir hingga akhirnya kasus kejahatan lingkungan itu disidangkan dipengadilan. (m23)

■ Dasar : Pasal 40 UU Nomor 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup ■ Penyidik : PNS dan Polri ■ Penyidikan tindak pidana LH di Perairan Indonesia dan ZEE dilakukan berdasarkan peraturan yang berlaku ■ Harus ada laporan kejadian (PPNS) ■ Harus ada laporan polisi (Penyidik Polri) ■ Ada alat bukti (fakta-fakta) ■ Ada saksi ahli ■ Ada laboratorium lingkungan ■ Konsepsi penegakan hukum meliputi sanksi pidana, sanksi administrasi, penyelesaian sengketa di pengadilan, penyelesaian sengketa di luar pengadilan SUMBER : Kementerian Negara Lingkungan Hidup. (m23)


TRIBUN KALTIM 06 JULI 2009  

EDISI CETAK TRIBUN KALTIM 06 JULI 2009

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you