Issuu on Google+

42 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12


VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

41


40 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

sertakan foto/ gambar contoh kostum di poster publikasi) serta bentuk acara apa saja yang akan disuguhkan – yang sesuai dengan tema. Tema bisa saja sederhana, namun tidak terpikirkan oleh orang lain. Jangan terlalu terikat

Daftar Isi

dengan tema yang sedang ngetren (misalnya superhero) karena kemungkinan besar prodi lain juga memiliki tema yang sama. Ada baiknya juga bila didiskusikan dengan calon wisudawan/ wati, karena siapa tahu mereka punya special request yang kreatif dan unyu-unyu. Susun serta pikirkan acara dengan baik

Menyusun acara ternyata susah-susah gampang. Biasanya saat syukwis, panwis kekurangan performer, sehingga pilihan suguhan acara pun terbatas.

Topik Utama 2 5 9

bisa mengadakan acara kejutan untuk wisudawan/ wati – yang bukan menyanyi – sehingga syukwis menjadi semakin berkesan.

dulunya menangani divisi yang sama, serta jangan sungkan-sungkan bertanya bila ada kesulitan. Namun, berusaha maksimal saja dulu sebelum bertanya, sehingga abang/ kakak tersebut tidak merasa kalian hanya malas. Berkonsultasi dengan calon wisudawan/ wati

Penerapan UU Minerba,

UU No. 4 Tahun 2009 dan

monoton. Jika memungkinkan, carilah waktu rutin untuk konsultasi atau diskusi dengan calon wisudawan/ wati, sehingga progress acara pun dapat terpantau dengan baik. [Levi]

Rangkaian Lustrum I IMMG Indonesian Process

Medkom-Info: Cara Menggunakan Dropbox IMMG Charity Day: Donor Danar IMMG

Obituari 12 Prof. Ir. Arief S. Sudarsono, M.Sc

29 30

IMMISCIBLE Apa, sih, Departemen Pengembangan Anggota itu?

Lebih Dekat dengan Alumni

14

Bang Risen Delta

Lain-lain

sudah kalian rencanakan. Mungkin memang ada detail yang terlewat oleh panwis, atau mungkin memang acara yang sudah direncanakan terkesan

25 27

Nah, hal yang satu ini mungkin agak dihindari oleh panwis, karena beranggapan bahwa calon wisudawan/ wati biasanya banyak meminta. Padahal, belum tentu loh mereka bermaksud menjelek-jelekkan acara yang

Galeri IMMG

Metallurgy 3 (IPM 3)

Sinergisasi Industri PertambanganUniversitas di Indonesia

(pemberian bunga atau simbol-simbol lainnya). Atau panwis sendiri mungkin

Bila panwis mengalami ‘mentok’ saat memikirkan syukwis, panwis tahun-tahun sebelumnya pasti akan mau membantu. Cari tahulah siapa saja panwis senior yang

20 23 23

Siapkah Kita?

wisudawan/ wati dengan cara memberikan kejutan kepada orang tuanya

Berkonsultasi dengan panwis tahun-tahun sebelumnya

Info Departemen

dan Pengaruhnya

Namun, hal ini bisa diatasi dengan menyusun acara sekreatif mungkin. Mungkin saja semua penampil ingin bernyanyi, maka panwis harus pintarpintar mencari selingan, misalnya diadakan acara ungkapan terima kasih dari

Undang-Undang Minerba

18

Kisah Inpiratif: Sekuntum Bunga

19

Karya Anggota: Karikatur

22 32

Teka-teki Silang Bandung Corner: Wisata Museum Bandung

34 37 39

Input: Inspirasi Tugas Akhir Tahukah Kamu Apa Itu DSSC? Tips n Trick: Syukwis Oke


Topik Utama

2 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12 Pasal 33 UUD 1945 menyatakan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai oleh negara dan digunakan untuk kemakmuran rakyat. Berdasarkan pasal tersebut, maka sudah seharusnya pemerintah Indonesia membuat kebijakan untuk melindungi kekayaan alam negara ini, salah satunya adalah barang hasil tambang. Untuk itulah maka dibuat UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan, Mineral, dan Batubara. Dalam UU ini dijelaskan mengenai berbagai peraturan untuk kegiatan pertambangan hingga pemurnian di Indonesia, salah satunya tertuang dalam pasal 102 dan pasal 103 ayat 1. Di dalam kedua pasal tersebut disebutkan bahwa pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) di Indonesia wajib untuk mengolah dan memurnikan barang tambang yang digali dan kegiatan pengolahan dan pemurnian tersebut harus dilakukan di dalam negeri. Hal ini akan mengakibatkan penghentian ekspor bijih atau konsentrat dari Indonesia. Untuk mendukung UU tersebut, maka dibuat beberapa peraturan untuk pelaksanaan teknis, dua diantaranya adalah Peraturan Menteri (PerMen) ESDM No. 7 Tahun 2012 tentang Peningkatan Nilai Tambah Mineral melalui Kegiatan Pengolahan dan Permurnian Mineral dan PerMen ESDM No. 11 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No 7 Tahun 2012. Dalam PerMen No. 7 Tahun 2012 dijelaskan mengenai komoditi-komoditi barang tambang dan kadar minimum masing-masing komoditi yang diizinkan untuk diekspor; apabila kadar komoditi tersebut kurang dari batas minimal, maka barang tersebut tidak boleh diekspor dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Selain itu, dijelaskan pula

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

39

Tips n Trick

Syukwis Oke Halo, IMMGers! Sebentar lagi syukuran wisuda sudah dekat.

Calon

wisudawan/wati juga pasti udah deg-degan ga sabar mau keluar

dari kampus

tercinta ini secepatnya, hehehe‌. Nah, supaya syukwis bisa berjalan dengan lancar dan ga ngebosenin, berikut ada beberapa tips dan trik yang bisa dicontoh: Susun kepanitiaan dengan baik

Pertama, jangan membentuk kepanitiaan dalam jangka waktu yang pendek alias MEPET, idealnya sebulan sebelum tanggal syukwis. Untuk ketua panitia, carilah ketua divisi (kalo bisa sekalian sama wakilnya) yang MAU dan kamu

yakin BISA melakukan

tugasnya dengan

baik.

Yang

sudah

berpengalaman biasanya lebih preferable. Jangan lupa juga, ketua divisi harus orang yang dapat berkomunikasi baik dengan ketua panitia/ panitia lain, sehingga konsultasi/ diskusi dapat berjalan dengan baik. Cari tahu nama-nama abang/ kakak yang akan diwisuda

Setelah panitia terbentuk, cari tahulah siapa saja calon wisudawan/ wati yang akan disambut di acara syukwis. Hal ini penting dalam menentukan orang tua siapa yang akan memberikan sambutan, kakak/ abang mana yang perlu diberi penghargaan lebih (lulus dengan cum laude, misalnya), berapa jumlah tamu yang akan hadir saat syukwis, dsb. Sapaan nama juga harus diperhatikan, sehingga tidak menimbulkan ketegangan dengan calon wisudawan/ wati. Cari tema yang feasible dan ga pasaran

Tema merupakan hal yang akan menentukan bagaimana syukwis akan diselenggarakan. Maka, carilah tema syukwis yang belum pernah digunakan (baik di prodi sendiri/ di prodi lain) dan pikirkan jenis kostum (bila perlu


38 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

spektrum cahaya matahari. Perbandingan lain antara DSSC dengan solar cell kovensional yaitu efisiensi DSSC relatif lebih kecil dari yang konvensional, akan tetapi untuk harga pembuatannya, DSSC masihlah lebih murah dibandingkan dengan solar cell konvensional. Bagian dari DSSC ini sendiri biasanya tersusun dari nanopori TiO2, molekul dye yang teradsorpsi di permukaan TiO2, dan katalis yang semuanya dideposisi diantara kedua kaca konduktif. TiO2 yang digunakan dalam DSSC ini memiliki fasa anatase, supaya memiliki kemampuan fotoaktif yang tinggi

dengan ukuran pori dalam skala nano. Dengan hal tersebut akan menaikkan jumlah dye yang teradsorp, sehingga cahaya yang teradsorpsi juga akan semakin meningkat. Kemurnian minimal TiO2 yang baik adalah 93%, dye itu sendiri menggunakan ruthenium complex untuk mendapatkan efisiensi yang tinggi, akan tetapi dapat juga dye ini dibuat dari buahbuahan yang mengandung antocynin (senyawa yang memberi berbagai warna pada buah-buahan dan bunga). Untuk elektrolit yang digunakan biasanya terdiri dari iodine dan triiodide. Kaca konduktif yang digunakan itu sendiri berfungsi sebagai bahan dari sel surya dan lapisan konduktifnya berfungsi sebagai tempat muatan mengalir. Katalis pun diperlukan untuk mempercepat kinetika reaksi proses reduksi triiodide pada kaca konduktif. Secara singkat, pembuatan dari DSSC ini, pertama kita harus merubah bubuk TiO2 menjadi pasta, lalu di dekomposisikan ke kaca konduktif, kemudian berikan dye dan lapisi kembali dengan kaca konduktif sehingga berbentuk seperti sandwich. Setelah itu barulah diberikan elektrolit di bagian tengahnya. [Alby]

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

mengenai pelaksanaan kegiatan pengolahan dan pemurnian di dalam negeri. Apabila sebuah perusahaan tidak dapat mendirikan usaha pengolahan dan pemurnian sendiri, yang salah satunya dapat disebabkan oleh kapasitas perusahaan yang kecil, maka perusahaan tersebut dapat melakukan kerja sama dengan perusahaan pengolahan dan pemurnian yang telah ada. Kerja sama tersebut juga dapat dilakukan dengan investor dari luar negeri; investor tersebut harus mendirikan usaha pengolahan dan pemurnian di Indonesia. Di dalam PerMen ini juga disebutkan bahwa perusahaan pemegang IUP dan IUPK harus melengkapi dokumen Clear and Clean (CNC) sebagai syarat administratif untuk perizinan usaha di Indonesia. Dokumen ini berisikan track record perusahaan untuk menilai apakah perusahaan tersebut bermasalah atau tidak. Di dalam PerMen ESDM No. 11 Tahun 2012, terdapat perubahan untuk beberapa poin pada Permen ESDM No. 7 Tahun 2012. Salah satu diantaranya adalah kebijakan yang tetap memperbolehkan perusahaan tambang di Indonesia untuk melakukan ekspor bijih hingga Januari 2014, asalkan perusahaan tersebut telah memiliki izin dari Direktur Jendral ESDM. Kebijakan pemerintah untuk peningkatan nilai tambah barang hasil tambang ini tidak hanya bertujuan untuk melindungi kekayaan alam Indonesia dari eksploitasi besarbesaran, tetapi terkait juga dengan

3

multiplier effect yang dihasilkan dari pelaksanaan kebijakan ini. Kebijakan ini tentu akan berpengaruh pada sosial ekonomi masyarakat Indonesia melalui penyediaan lapangan kerja baru. Selain itu, bahan baku untuk industri hilir juga dapat tersedia dengan lebih mudah dan murah karena diproduksi di dalam negeri. Produk samping yang dihasilkan dari kegiatan pengolahan dan pemurnian juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk industri lainnya, misalnya emisi gas SO2 dari proses peleburan bijih tembaga dapat digunakan untuk pembuatan asam sulfat dan dapat digunakan pada industri pupuk maupun ekstraksi dengan hidrometalurgi. Hal-hal ini tentu akan berpengaruh baik terhadap Indonesia. Akan tetapi, untuk mendukung keberjalanan kebijakan ini, maka diperlukan dukungan dari pemerintah, salah satunya adalah pembuatan beberapa peraturan perundangan tambahan yang terkait dengan perdagangan. Salah satunya adalah peraturan mengenai pajak penjualan. Peraturan ini akan sangat diperlukan, terutama untuk pengolahan bijih tembaga. Salah satu mineral ikutan dalam bijih tembaga adalah logamlogam mulia seperti emas dan perak. Saat pemurnian tembaga dengan proses electrowinning, akan dihasilkan anode slime yang di dalamnya mengandung logam-logam mulia tersebut. Logam-logam mulia yang terkandung di dalam anode slime harus dimurnikan supaya dapat dijual. Saat penjualan logam mulia, pembeli tidak membayar pajak penjualan (PPN)


4 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

karena logam mulia merupakan salah satu instrumen moneter; sedangkan saat pabrik pengolahan bijih membeli bijih tembaga, maka pabrik tersebut harus membayar PPN untuk pembelian bijih. Hal ini tentu akan merugikan pabrik pengolahan, sehingga kebijakan mengenai pajak harus dibuat untuk menanggulangi hal ini. Pemerintah juga harus tegas dalam menjalankan kebijakan yang telah dibuat, terutama dalam menyikapi berbagai protes dari perusahaan pertambangan dalam negeri maupun perusahaan pengolahan dan pemurnian di luar negeri yang bahan bakunya berasal dari Indonesia. Saat ini, sudah ada beberapa perusahaan yang siap untuk melakukan ekspansi pabrik untuk pengolahan dan pemurnian, misalnya PT ANTAM yang akan mendirikan pabrik pengolahan feronikel di Halmahera dan melakukan peningkatan daya di pabrik Pomalaa untuk meningkatkan kapasitas produksi. Namun masih ada beberapa masalah untuk pabrik peleburan tembaga yang saat ini hanya ada satu dan pabrik peleburan bauksit yang belum ada di Indonesia saat ini. Membangun sebuah pabrik pengolahan memang tidak mudah, karena membutuhkan investasi dan kebutuhan energi yang tinggi serta berbagai infrastruktur untuk menunjang kegiatan pengolahan. Akan tetapi, apabila Indonesia terlambat dalam menerapkan kebijakan ini, maka akan berdampak panjang terhadap kekayaan alam dan perekonomian Indonesia. Sebagai penutup, Pak Zaki memberikan saran kepada kita sebagai mahasiswa untuk setidaknya memahami permasalahan yang sangat terkait dengan bidang kita ini. Lalu, beliau juga memotivasi kita untuk berani menulis dan mengkaji mengenai halhal seputar kebijakan ini, baik itu opini maupun berupa penyajian data dan fakta. Yang terakhir, jaga idealisme dan keyakinan bahwa metalurgis mempunyai andil untuk ikut mengembangkan negara melalui industri dalam negeri yang mapan. [Tika dan Rian]

37

Input: Info Seputar Metalurgi

Tahukah Kamu Apa Itu DSSC? Kepanjangan DSSC adalah Dye Sensitized Solar Cell, solar cell yang pertama kali ditemukan oleh Michael Gratzel pada tahun 1991. DSSC berbeda dengan solar cell konvensional yang kita tahu, biasanya untuk solar cell konvensional terbuat dari silikon akan tetapi untuk DSSC ini biasanya terbuat dari TiO2 (Titanium Dioksida), namun dapat juga Topik Utama terbuat dari SnO2, ZnO, CdSe, CdS, WO3, Fe2O3, SnO2, Ta2O5, dan juga Nb2O5. Bahan-bahan tersebut

memiliki sifat semikonduktor, akan tetapi TiO2 memiliki efisiensi yang tinggi dibandingkan yang lain. DSSC ini merupakan solar cell fotoelektrokimia dikarenakan menggunakan elektrolit sebagai medium transport muatan. Penggunaan oksida semikonduktor dalam fotoelektrokimia ini dikarenakan kestabilannya terhadap fotokorosi dan sita energinya yang besar sehingga dibutuhkan untuk tranparansi semikonduktor pada sebagian

Penerapan UU Minerba, Siapkah Kita?


36 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

5

Topik Utama

Penerapan UU Minerba, Siapkah Kita? Prinsip utama diterapkannya Undang-Undang No.4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara antara lain sebagai pengganti UU No. 11 Tahun 1967 yang sentralistik, untuk mengoptimalkan penerimaan negara, memberi kewenangan pemerintah yang jelas sekaligus mengembalikan fungsi Pemerintah Pusat dan Daerah sebagai regulator. Dari sudut pandang kita sebagai seorang metallurgist, yang patut disorot dari UU Minerba ini yaitu

mewajibkan pemrosesan dan pemurnian logam dilakukan didalam negeri sehingga dapat meningkatkan nilai tambah produk, oleh karena itu kita harus sudah siap untuk menghadapi tantangan ini. butir-butir terpenting lainnya dalam UU No.4 Tahun 2009 adalah mendorong implementasi kaidahkaidah good mining practices yang mengutamakan lingkungan, adanya jaminan kepastian berusaha, mengintegrasikan pengelolaan pertambangan ,dan divestasi saham asing untuk pihak nasional.


6 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12 Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik juga telah berulang kali menekankan pentingnya peningkatan nilai tambah mineral dan melarang ekspor produk-produk tambang jenis tertentu dalam kondisi mentah (yang niatnya akan direalisasikan pada tahun 2014 secara 100%). jika tidak memenuhi ketentuan itu, pemerintah tidak akan segan – segan untuk memberikan sanksi terhadap perusahaan yang bersangkutan, termasuk mencabut izin operasi tambang bila perlu. Ekspor Bahan Mentah Tambang Kena Bea Keluar 20% Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menyatakan, bahwa pelarangan ekspor bahan mentah 14 jenis tambang mineral sesuai UndangUndang Minerba baru akan diberlakukan efektif tahun 2014 mendatang. Dalam persiapan menuju waktu larangan tersebut, maka Pemerintah menyusun

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

tahapan dengan mengeluarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2012, agar perusahaan penambang mineral membuat smelter di Indonesia. Jero mengakui bahwa ketentuan mengenai larangan ekspor bahan mentah tambang mineral sempat ditanggapi negatif oleh sejumlah pengusaha. Tapi setelah djelaskan kepada para pengusaha tambang tentang tujuan dari larangan tersebut, perlahan – lahan protes dari para pengusaha pun mereda. Akan tetapi sekarang para perusahaan – perusahaan sedang dilanda kebingungan mengenai kesiapannya dalam pengolahan barang tambang tersebut, yang dapat berimbas pada keuntungan yang diperoleh perusahaan (bila kurang siap, malah akan mendatangkan kerugian, sehingga perusahaan bisa bangkrut). Yang jelas, dalam hal ini pemerintah tidak akan mungkin membiarkan perusahaan – perusahaan tambang gulung tikar. Sejauh ini, keputusan yang diambil oleh pemerintah dalam menekan perusahaan untuk membangun smelter adalah dengan dikeluarkannya Kepmen yang baru, yang isinya adalah perusahaan boleh mengekspor barang tambang mentah dengan syarat akan dikenakan bea keluaran rata-rata sebesar 20% dari 14 jenis logam mineral. Empat belas logam itu adalah tembaga, emas, perak,

35


34 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12 Input: Info Seputar Metalurgi

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

timah, timbal dan seng, kromium, molybdenum, platinum, bauksit, bijih besi, pasir besi, nikel, mangan, dan antimon. terhitung 2014 nanti ke 14 tambang mineral itu tidak boleh lagi diekspor mentah. Oleh Karena itu, saat ini semua perusahaan yang bererak di bidang pertambangan diminta mengajukan rencana untuk membuat smelter. Jero Wacik sendiri menyarankan kepada para pengusaha tambang kecil untuk tidak membangun smelternya masing – masing , “Kalau tambangnya kecil nggak usah sendiri. Jadi mungkin tiga atau empat pengusaha tambang membuat satu smelter” ujar Jero. Dengan begini, pengusaha tambang pun tidak akan terlalu merasa keberatan, yang penting harga jual dari mineral tersebut telah mendapatkan nilai tambah. Dengan begitu akan ada juga tambahan jumlah pekerja di smelter tersebut, sehingga berpotensi untuk mengurangi pengangguran, “Jadi kalau satu smelter dibangun akan banyak pekerja disitu, ini juga merupakan proses awal untuk mengurangi pengangguran yang ada di Indonesia” tutur Jero. “Jadi produk akhir itu adeed value-nya akan tinggi sekali, sehingga akan siap untuk di ekspor yang tentunya akan mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi pula dari biasanya bagi perusahaan. Ini tujuannya sudah tertuang dalam UU Minerba yang harus kita

7

laksanakan dan itu berlaku nanti mulai tahun 2014,” ucap Menteri ESDM. Pertambangan nasional kini dan mendatang UU Minerba memang telah terdapat beberapa perbaikan bila dibandingkan dengan yang terdahulu, di antaranya yang paling penting adalah ditiadakannya sistem kontrak karya bagi perusahaan pertambangan yang akan digantikan dengan sistem Izin Usaha Pertambangan (IUP). Dengan sistem IUP ini, maka posisi pemerintah sebagai pemberi izin tidaklah sejajar dengan kontraktror, sehingga kontrol dan kewenangan yang lebih ada pada pemerintah. UU Minerba yang baru juga telah mengakomodasi kepentingan daerah, dengan memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk dapat menjalankan fungsi perencanaan, pembatasan luas wilayah dan jangka waktu izin usaha pertambangan. Meski telah terdapat berbagai perbaikan, ada beberapa catatan (kelemahan) dalam UU Minerba tersebut yang perlu mendapatkan perhatian khusus, karena jika tidak justru akan semakin memperberat permasalahan sektor pertambangan pada masa yang akan datang. Dengan diberikannya kewenangan pemberian IUP kepada pemerintah daerah, maka


8 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12 pemerintah pusat harus segera menetapkan acuan untuk kedepannya demi menghindari kondisi yang tidak terkontrol. Sebab berdasarkan data, semenjak digulirkannya otonomi daerah tidak kurang dari 3.000 izin dan kuasa pertambangan telah di terbitkan oleh pemerintah daerah, tanpa kontrol dan pengawasan yang memadai. Berbagai pihak berharap, hadirnya UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu bara (UU Minerba), dapat menyempurnakan kekurangan UU No. 11 Tahun 1967, serta mampu mengembalikan fungsi dan kewenangan negara terhadap penguasaan sumber daya alam yang dimiliki. Sehingga amanah konstitusi

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

yang menyebutkan bahwa Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan dengan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, benar-benar dapat diwujudkan. Dalam konteks ini, perubahan paradigma dari 'pertambangan untuk devisa' menjadi 'pertambangan untuk kesejahteraan rakyat' kiranya sudah menjadi suatu keharusan untuk benar-benar dapat diwujudkan sehingga tak hanya menjadi jargon kosong dari masa ke masa. Selain itu, Dengan diberlakukannya UU minerba tersebut diharapkan dapat membawa masa depan pertambangan yang lebih baik dengan adanya kepastian dalam pengusahaan pertambangan dan penyederhanaan skema perizinannya. Jadi siapkah kita sebagai seorang metallurgist untuk mengolah bahan tambang secara mandiri? [Rian, sumber : esdm.go.id]

33


32 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12 Bandung Corner

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

9


10 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

31

studi dan kelompok keahlian yang

Kegiatan ini dimaksudkan agar

berada di dalamnya pun bersifat

setiap

dinamis mengikuti dinamika evolusi

mendapatkan

variabel

semesta.

pula

benar-benar memahami seperti

dengan

Himpunan

Mahasiswa

apa kegiatan yang akan dijalani

Jurusan (HMJ) yang berada di

kedepannya. Dan tidak hanya saat

bawah naungan setiap program

berkegiatan di himpunan, tetapi

studi yang berdiri di ITB, bertugas

soft skill yang mereka dapatkan

untuk

nantinya

Begitu

mendukung

ketercapaian

calon

pengurus

bisa

gambaran

dan

diharapkan

dapat

tujuan tersebut.

diimplementasikan

IMMG, sebagai HMJ di Program

kehidupan sehari-hari.

Studi Teknik Metalurgi ITB, juga

Kemudian akan ada pula program

bertanggung

untuk

kerja “Character Team Building�

mendukung ketercapaian tujuan

yang merupakan tindak lanjut dari

institusi. Sehingga, dalam wujud

program kerja magang. Kegiatan

fisiknya,

didirikan

yang

departemen

di

disebut

jawab

suatu

dalamnya yang

dengan

Departemen

bersifat

dalam

eventual

ini

dimaksudkan untuk mengevaluasi kinerja,

baik

badan

pengurus

Pengembangan Anggota. Berbagai

maupun calon pengurus IMMG.

kegiatan-kegiatan

bersifat

Dan hasil yang ingin dicapai dari

inovatif dirancang dan diinisiasi

program ini adalah terciptanya

oleh departemen ini.

rasa satu kesatuan yang erat

Sebagai contohnya, beberapa bulan

dalam keseluruhan staf IMMG.

ke depan akan diadakan program

Pelatihan-pelatihan

yang

psikologis,

kerja magang di

team-work, dan cara

setiap

berkomunikasi

departemen

lapangan merupakan

yang dalam

ada

di

IMMG.

di

konten dari kegatan ini. [Yudith]


30 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12 Anggota IMMISCIBLE dengan

kelompok

aktif akan mencari permasalahan

kecil yang

dan isu yang sedang bergulir di

masing-

masyarakat yang berhubungan

masing akan

dengan keprofesian metalurgi.

intens

Setelah terkumpul beberapa

mengkaji mengenai satu buah

permasalahan dan isu, akan ada

aspek dalam topik utama tersebut.

pengkajian mengenai seluruh isu dan

Lalu kemudian kelompok-kelompok

permasalahan yang ada secara

kecil ini akan bergabung lagi dan

umum, sehingga kemudian akan ada

membawakan pengkajian spesifik

1 buah isu/permasalahan yang akan

yang telah dilakukan dalam

menjadi topik utama kajian

kelompok kecil untuk kemudian

IMMISCIBLE. Topik utama ini

dibahas dalam pengkajian utama

kemudian akan dikaji secara lebih

IMMISCIBLE. Pada akhir pengkajian,

mendalam dalam beberapa aspek,

diharapkan akan terbentuk 1 buah

seperti aspek teknologi, aspek

kerangka dasar artikel ilmiah

keilmuan, aspek sosial-

mengenai permasalahan/isu

kemasyarakatan, aspek ekonomi,

tersebut yang akan disusun

dan aspek politik. Pada saat

bersama-sama dan menjadi sebuah

pengkajian spesifik ini, IMMISCIBLE

karya IMMG. [Alfi]

akan dipecah menjadi beberapa

Apa sih, Departemen Pengembangan Anggota itu? ITB didirikan dengan berbagai latar

alumni yang mampu menjawab

belakang dan tujuan, yang salah

dan menjadi solusi permasalahan

satunya adalah untuk mencetak

bangsa. Setiap fakultas, program

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

11


12 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

29

Info Departemen

IMMISCIBLE

Me

metalurgi yang tidak hanya berbasis rupakan

pada keilmuan namun juga pada

komunitas riset

kemasyarakatan, serta berangkat

dan pengkajian keprofesian

dari fakta bahwa belum adanya

metalurgi yang difasilitasi oleh

wadah yang mumpuni untuk

Departemen Keprofesian dan Karya

menampung ide-ide keprofesian

untuk massa IMMG yang memiliki

metalurgi, maka dibentuklah suatu

ide dan ‘passion’ di bidang

komunitas riset dan pengkajian

keprofesian namun masih belum

keprofesian metalurgi.

memiliki wadahuntuk

IMMISCIBLE diharapkan akan

‘menumpahkan’ segala ide

menjadi tonggak awal pergerakan

tersebut.

keprofesian IMMG yang lebih

IMMG merupakan himpunan

Prof. Dr. Ir. Arief S. Sudarsono, M.Sc. Profil Singkat Pak Arief: Nama: Prof. Dr. Ir. Arief Suradiyo Sudarsono, M.Sc. TTL: Bandung, 23 April 1954 Sarjana (S1): Sarjana Tambang ITB, tanggal lulus 10 Februari 1979 Magister (S2): Univ. de Leige, Belgia, tahun lulus 1983, dalam bidang Coal Processing Doktor (S3): Katholieke Univ. Leuven, Belgia, tahun lulus 1988, dalam bidang Coal Processing

Pada dini hari Senin, 4 September 2012, tersiar kabar duka dari Pak Arief yang telah

progresif dan kontinu, sehingga

mahasiswa Teknik Metalurgi ITB

kedepannya diharapkan komunitas

yang berbasis keprofesian. Namun,

ini akan menjadi komunitas yang

semenjak IMMG lahirpadatahun

lebih ‘sustainable’ dan mampu

2007, sampai dengan saat ini belum

menghasilkan suatu karya nyata

ada pergerakan progresif dan nyata

dalam bidang keprofesian metalurgi

dari bidang keprofesian IMMG.

untuk IMMG.

Berawal dari keresahan beberapa anggota IMMG mengenai hal ini,

Kegiatan utama IMMISCIBLE

mimpi-mimpi dari anggota IMMG

untuk saat ini terdiri dari pengkajian

akan terwujudnya keprofesian

dan penyusunan artikel ilmiah.


28 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12 ( bergantung dari jenis kelamin dan berat tubuh ). Selain itu, seperti

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

pendonor bayaran :( . Oleh karena itu IMMG ingin

yang kita ketahui darah merupakan

mengadakan kegiatan Donor Darah

pengantar oksigen dari paru-paru ke

untuk membantu memenuhi

seluruh organ tubuh lain. Dengan

kebutuhan darah sekaligus

demikian, jika darah di dalam tubuh

menyalurkan kepedulian massa

kita dapat diperbaharui secara

terhadap sesama. Acara ini

berkala, maka kemampuannya

rencananya akan diadakan pada

mengantar oksigen ke seluruh tubuh

tanggal 8 November 2012. Kepada

akan berjalan dengan lebih optimal.

massa yang ingin turut

Disamping itu,

menyumbangkan

menyumbang darah

darahnya dapat

juga dapat dikatakan

menghubungi Ardian

sebagai mini medical

Candra Putra

check-up secara

( 085648445121 ) atau

gratis loh :) .

langsung mendaftar ketika kegiatan tersebut diadakan.

Kebutuhan akan darah WHO melaporkan, kebutuhan darah secara global setiap tahun

Syarat-syarat teknis untuk donor darah:

meningkat 1%, sementara jumlah

Berat badan minimal 45 kg

darah yang didonasikan menurun

Tekanan darah baik yaitu sistole

sebanyak 1% setiap tahunnya. Di

= 110 – 160 mmHg, diastole = 70

Indonesia sendiri, dari sekitar 4,5

– 100 mmHg

juta kantong darah yang

Denyut nadi teratur, yaitu

dibutuhkan per tahun (sekitar 2%

sekitar 50 – 100 kali/ menit

jumlah penduduk Indonesia),

Jumlah penyumbangan per

jumlah donasi masih sekitar 2,1 juta

tahun paling banyak lima kali

kantong darah, dan itupun hanya

dengan jarak penyumbangan

sekitar 70% nya yang mendonor

sekurang-kurangnya tiga bulan.

secara sukarela. Bahkan di

[Veramuna]

beberapa daerah didominasi oleh

terlebih dahulu mendahului kita untuk menghadap Tuhan. Salah satu guru besar ITB tersebut meninggal dunia di National University Hospital (NUH) Singapura karena penyakit ... yang telah beliau derita selama sekitar setahun terakhir ini. Pak Arief yang telah mengabdi dengan menjadi dosen Teknik Metalurgi ITB sejak tahun 1979 ini meninggalkan seorang istri dan dua orang putri. Selama menjadi dosen, beliau pernah beberapa kali menyabet penghargaan bergengsi baik di kancah ITB maupun nasional, diantaranya adalah Dosen Teladan ITB I (1993), Dosen Teladan Harapan I Nasional (1993), Satyalancana Karya Satya 10 Tahun (1996), Satyalancana Karya Satya 20 Tahun (2005), Penghargaan Pengabdian 25 Tahun ITB (2005), Satyalancana Karya Satya 30 Tahun (2012). Selain itu, beliau juga pernah menjabat beberapa posisi penting di program studi dan ITB. Beliau pernah menjadi Sekretaris Jurusan Teknik Pertambangan ITB (1992-1995), Asisten Direktur III Pasca Sarjana ITB (19961999), Anggota Senat Akademik ITB (2003-2005), Sekretaris Senat Akademik ITB (2006-2010), dan yang terakhir adalah sebagai Ketua Senat Akademik ITB (2010-2012). Selamat jalan Pak Arief, semoga ilmu dan pelajaran yang telah kau berikan akan menjadi sebuah amalan yang tidak terputus untukmu dan dapat berguna bagi kami ke depannya. Dan semoga semangatmu akan tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi kami. [TIKA]

Kata mereka tentang Pak Arief

Ibu Dr. Ir. Ismi Handayani, M.T. (Ketua

13

Program Studi Teknik Metalurgi ITB): Pak Arief merupakan sosok yang sangat berdedikasi tinggi dalam pekerjaannya, hal ini dibuktikan dengan prestasi-prestasi yang diraih oleh beliau. Hal yang paling berkesan dari beliau dan patut dicontoh oleh kita adalah, beliau sosok yang tegas namun tidak pernah marah. Beliau adalah dosen pembimbing saat saya mengambil program magister dan doktor, dan selama bimbingan itu, tidak pernah sekalipun beliau memarahi saya, malah membimbing saya dengan sabar dan terus memberikan motivasi. Sebagai senior di prodi Teknik Metalurgi, beliau merupakan sosok yang percaya terhadap bawahan dan memberi kesempatan kepada mereka untuk berkembang. Saya sangat ingat motivasi beliau kepada saya, beliau pernah mengatakan bahwa, “sudah bukan saatnya kamu datang ke sebuah seminar tanpa menjadi pembicara”. Beliau juga orang yang selalu mempertahankan kebenaran namun tetap suka mengalah, yang penting tidak ada yang dirugikan atas sikap beliau.

Fikri Irsyad (Alumni Teknik Metalurgi ITB angkatan 2005): Ciri khas beliau adalah saat beliau mengajar, beliau sering memberi perumpamaan sederhana sehingga mudah untuk memahami inti konsep maupun praktek dari materi yang diberikan. Saat mengajar, beliau juga selalu menekankan pentingnya melengkapi keilmuan dengan etika yang baik, dan dengan cara yang sederhana pula, yang kita tahu bersama. ***


14 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

27

Info Departemen

Charity Day Donor Darah IMMG

Da

Donor Darah Membuat Tubuh Sehat rah merupakan

Melakukan donor darah tidak

salah satu materi biologis terbatas

hanya menimbulkan perasaan

yang sangat penting bagi

bahagia karena dapat

keberlangsungan hidup manusia.

menyelamatkan jiwa orang lain,

Darah belum dapat disintesis dan

karena dengan rutin (tentunya

merupakan materi yang labil di luar

dengan batas tertentu)

tubuh manusia. Oleh karena itu untuk

mendonorkan darahnya juga dapat

memenuhi kebutuhan transfusi darah,

memberikan banyak manfaat bagi

dibutuhkan persediaan darah yang

tubuh sang pendonor.

didapat dari kegiatan donor darah.

Salah satu manfaatnya yaitu

Artinya, ketersediaan darah di

mengurangi kandungan zat besi

sarana kesehatan sangat ditentukan

dalam darah, karena zat besi yang

oleh partisipasi masyarakat dalam

berlebihan di dalam darah bisa

mendonorkan darahnya.

menyebabkan oksidasi lemak dalam

Selain itu perlu juga jaminan

darah ( biasa dikenal dengan nama

ketersediaan darah yang cukup, aman,

'kolesterol' ). Hasil oksidasi ini akan

dan berkualitas, dalam rangka

menumpuk dan menyumbat

penyembuhan penyakit dan pemulihan

pembuluh darah. Hal ini tentu akan

kesehatan sekaligus meningkatkan

semakin memperbesar peluang

pelayanan donor darah. Dengan

seseorang terkena serangan jantung

demikian, ketersediaan darah yang

dan stroke. Dalam darah setiap

cukup, aman, dan mudah diakses oleh

orang memang terkandung zat besi

masyarakat sangat dibutuhkan.

dengan jumlah yang berbeda


26 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

15


16 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

25


24 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

17


18 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

23


22 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

CROSSWORDS

Pertanyaan: Menurun 1. Apakah kepanjangan dari DSSC? 2. Salah satu acara dalam rangkaian Lustrum I IMMG. 3. Program dalam kepengurusan IMMG 2012/2013 yang merupakan kelompok kajian keprofesian. 4. Warna pada logo IMMG yang melambangkan ketegasan dan integritas. 6. Salah satu museum di Bandung.

Mendatar 5. Kepanjangan dari IUP. 6. Penghargaan yang pernah didapatkan oleh Pak Arief. 7. Nama kegiatan kaderisasi IMMG yang menggantikan PCP. Kirim jawaban beserta kritik dan saran untuk Vulcan Edisi 2 ke medkom_immg@yahoo.com 3 pemenang beruntung akan dapat merchandise 

19


20 VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

VULCAN Magazine .: Edisi II/ September ‘12

21


Vulcan Magazine September 2012