Page 1


CONTENTS

Kompetisi Pilpres Makin Ketat, Kaum Muda Bergeliat

Isran Noor Nasionalisme Seorang Bupati; Dari Otonomi Hingga Meneropong NKRI

Tips Diet Sehat Tanpa Obat Awas, jika salah memilih program diet justru akan membuat Anda kekurangan gizi.

Apple Segera Luncurkan iPhone Murah, Bagaimana Spesifikasinya?

Lebaran Usai, Saatnya Berhemat

iPhone 5C adalah senjata Apple untuk menggempur pasar smartphone kelas menengah.

Uang yang berputar selama Ramadhan dan Idul Fitri 2013 diperkirakan berkisar Rp61 trilliun.

Wajah Pesohor Calon Legislator Ketika duduk jadi anggota dewan, mayoritas ‘politikus selebritis’ itu belum mampu mengoptimalkan kapasitas politik, fungsi dan kinerjanya.

Informasi Jadwal Kuliah Lewat Twitter Twitter Tempat Berdiskusi

NO. 03 • 01 - 30 September 2013

www.thenetworks.asia


voice editor Meneropong Pesohor Calon Legislator

T

ahun 2014 tinggal tiga bulan lagi. Di tahun itu lah nanti satu hajat besar pesat demokrasi negeri bernama Pemilihan Umum (Pemilu) digelar. Rakyat pun akan berbondongbondong menuju kotak suara menentukan siapa dari 6.608 daftar calon anggota legislastif yang mereka pilih untuk duduk di Gedung DPR-RI.

theNetworks CHIEF EXECUTIVE OFFICER

: ERRA MANIARA

CHIEF OPERATION OFFICER

: AYA FAUZY

CHIEF KNOWLEDGE OFFICER

: ARDESIA ANGGREINI. R

EDITOR IN CHIEF

: BUDI. T

EDITORS

: A. RAMADAN

: SETYARSO

: FUAD. H

: ANDRE

REPORTERS

: ANGGA. K

: A. FATAH

: ROBY

: HARUDIN

FOTOGRAFER

: NUGRAHA

CREATIVE DESIGNER

: SUGENG

WEB APPLICATION

: MAC DON

Wiradata Indonesia Prudential Center level 22. Kota Kasablanca, Casablanca Raya email ; redaksi@thenetworks.asia web   ; www.thenetworks.asia

NO. 03 • 01 - 30 September 2013

Para calon wakil rakyat yang sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini pun, saat ini mlai sibuk untuk memperkenalkan dirinya kepada rakyat. Menurut catatan, lebih dari 90 persen anggota caleg sekarang adalah muka-muka lama, sedangkan sisanya adalah pendatang baru di dunia poltik. Beberapa muak baru yang akan besaing memperebutkan kursi di DPR adalah para pesohor alias selbritis. Tercatat sediktinya ada 56 artis atau selebritis yang iktu adi caleg tahun 2014 ini. Jumlah ini bertambah dibanding pemilu lima tahun lalu sebanayk 38 orang. Bagaimana kapablitas, kemampuan serta peran para selebiritis di panggung politik nanti? the Network coba menganalisa itu di rubrik politic. Selain itu, kami juga coba mengangkat calon presiden dari kaum muda yang akan bersaing dengan kaum tua di pemilihan presiden nanti, serta bagamana peluang capres muda nanti. Di rubrik porfil edisi kali ini, kami tampilkan sosok Bupati Kutai Timur Isran Noor. Figur Isran Noor kami nilai menarik untuk ditampilkan, karena sebagai seorang Bupati sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Isran Noor memiiki pandangan, visi , misi, serta ide cemerlang untuk pembangunan negeri ini. Berbeda dengan edisi sebelumnya, pada tayangan kali ini, kami tidak menyajikan rubrik Adult Foto yang menampilkan wanita cantik dan seksi sebagai penghias pandang. Namun, kami tetap berharap hadirnya kami ini, tetap bsia memenuhi kebutuhan informasi Anda. (redaksi)

www.thenetworks.asia


ECONOMIC ECONOMIC theNetworks theNetworks

Lebaran Usai, Saatnya Berhemat

T

ak dapat dipungkiri roda perekonomian masyarakat bergerak cepat selama Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri. Tingkat konsumsi masyarakat melonjak tajam akibat berbagai keperluan yang dibutuhkan, mulai dari makanan, pakaian hingga keperluan transportasi. Uang yang berputar selama Ramadhan dan Idul Fitri 2013

jualannya meningkat hingga 300 persen. Di mana omset pada bulan biasa hanya Rp50 juta per bulan bisa menjadi Rp300 juta pada bulan Ramadhan. Kini, masa libur Lebaran telah berakhir. Sebagian besar masyarakat sudah kembali beraktifitas, namun ada yang perlu

Uang yang berputar selama Ramadhan dan Idul Fitri 2013 diperkirakan berkisar Rp61 trilliun.

diperkirakan berkisar Rp61 trilliun. Tingginya tingkat konsumsi masyarakat ditopang dengan cairnya uang tunjangan hari raya (THR). Dengan keuangan yang terbilang meningkat 100 persen dibanding bulan biasa, aksi borong pun terjadi pada berbagai komoditi. Misalkan saja pada produk pakaian di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pen-

NO. 03 • 01 - 30 September 2013

dicermati sesuai lebaran yakni masalah keuangan. Setelah libur panjang, terlebih lagi yang mudik ke kampung halaman, biasanya keuangan keluarga mengalami kendala. Tak pelak demi sampai pada gajian bulan berikutnya, berbagai cara penghematan dilakukan. Seperti yang diungkapkan Zubaidi, warga Kelurahan Pagera-

www.thenetworks.asia


ECONOMIC theNetworks gung, Serang. Menurutnya, pengeluaran selama Ramadhan hingga lebaran sangat besar. Diperkirakan peningkatannya mencapai 50 persen dibanding hari-hari biasa. Banyak pengeluaran untuk keperluan keluarga, seperti membeli baju anak dan istri, serta belanja untuk keperluan lebaran. “Keperluan lebaran banyak banget mas, baju anak-anak aja sekarang kayak orang dewasa. Satu setel bisa Rp200 ribuan. Belum ibunya (istrinya-red). Pokonya pusing lah, mana sembako pada naik lagi kemarin pada BBM naik,” keluhnya. Karenanya, setelah lebaran ini dirinya melakukan penghematan dan merinci pos-pos pengeluaran yang didahulukan. Misalkan saja, intensitas makan di luar rumah bersama keluarga pada akhir pekan tidak dilakukan, kemudian pemakaian pulsa juga dikurangi. “Kalau mau malam mingguan sama anak istri, kita ketempat saudara aja, kalau ke Alun-alun (Kota Serang), nanti bocah

jajan beli ini beli itu, mending silaturahmi sama teman yang di sini (Serang) mumpung masih terasa lebarannya,” ujarnya. Hal senada diungkapkan Eki, warga Arya Graha, Ciputat, Tangerang Selatan. Ia menuturkan, untuk melakukan penghematan dirinya meminta istri untuk tidak kredit barang, baik alat-alat rumah tangga maupun baju. “Ya gimana lagi mas, walaupun nyicil kan pas akhir bulan terasa juga. Apalagi abis lebaran gini nyari duit pasti susah. Yang penting sih kalau saya, nyimpen duit buat bayaran sekolah anak saja,” katanya. Beruntung dirinya sebelum lebaran sudah membayar angsuran motor untuk bulan Agustus. Karenanya, seusai lebaran ini dirinya mengaku sedikit lega. Jika tidak, pasti akan dipusingkan

NO. 03 • 01 - 30 September 2013

dengan angsuran motornya ke-15 itu. “Kalau saya, ya seperti tadi mas. Abis gajian kredit-kredit saya bayar, abis itu disimpen buat urusan sekolah anak. Kalau masalah makan mah pasti bisa lah,” seloroh pria 33 tahun itu. Banyaknya warga yang melakukan penghematan ternyata juga berdampak pada omset penjualan sejumlah barang kebutuhan pokok. Salah satunya diungkapkan Amir syah, pedagang sembako di Pasar Ciputat. Ia menuturkan, meskipun beberapa harga kebutuhan pokok sedikit mengalami penurunan, namun jumlah pembeli ada penurunan dibanding bulan Ramadhan. “Kalau beras kan udah turun sekarang Rp7500 sekilo, telur juga udah. Tapi tidak seramai puasa, mungkin masih pada di kampung. Lagian mereka belanja buat apaan mas, paling kondisinya balik normal lagi seperti hari-hari biasa,” katanya. Senada dengan Amirsyah, pedagang lainnya Muhammad Toha

juga mengakui ada penurunan daya beli masyarakat sesuai lebaran ini. Menurutnya, tingkat kebutuhan masyarakt menurun karena kebutuhan kembali stabil. “Mayarakat ya tetep belanja mas, tapi tidak ramai kayak puasa. Belanja pas puasa kan buat Lebaran, abis terima THR juga, ya punya duit lah. Paling ramai lagi pas musim haji mas,” katanya. Ibu Murti pedagang ayam potong juga mengakui ada penurunan daya beli. Menurutnya pas puasa penjualan ayam potong mencapai 2000 ekor perhari, namun setelah lebaran berangsur normal pada kisaran 800-1000 ekor per hari. “Kalau harganya memang turun mas, yang ayam kecil ini Rp21,000 per kilo yang besar Rp25,000 perkilo. Kalau yang beli memang tidak

www.thenetworks.asia


ECONOMIC theNetworks kayak bulan puasa. Pas puasa sampai 2000 ekor, kalau hari ini 800 ekor, normalnya sih 1000 ekor sehari abis,’ ungkapnya. Pada sektor elektronik, Danang pejual elektronik di Pertokoan Ramayana Serang, juga mengakui adanya perbedaan penjualan selama bulan puasa dibanding penjualan setelah lebaran. Namun perbedaannya tidak signifikan. Sebab, pada umumnya masyarakat tidak membeli secara tunai, melainkan bisa melalui kredit. “Sekarang kan bisa kredit, malah ada yang DP nol persen. Jadi mereka tidak hanya tergantung pas lebaran. Tapi memang ada perbedaan. Pas mau lebaran kemarin bisa sehari dua atau tiga laptop terjual,” katanya.

Menurut Satria Hamid Ahmadi, Wakil Sekjen Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia(Aprino) kebiasaan belanja tahunan masyarakat memang mengalami lonjakan yang cukup besar saat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri. Biasanya abis lebaran sebagian besar masyarakat dapat menahan keinginan untuk berbelanja segala sesuatu yang tidak begitu dibutuhkan. Mereka hanya membeli barang yang diperlukan, dan penting saja. “Masyarakat yang memiliki tambahan penghasilan dari bonus dan THR tidak menggunakan semua uangnya untuk memenuhi kebutuhan lebaran, melainkan juga untuk cadangan tabungan ataupun pengeluaran terkait dengan keperluan pendidikan,” katanya. (Agus)

Setelah berlibur panjang, terlebih lagi yang melakukan perjalanan ke luar kota atau daerah untuk berlebaran, biasanya kondisi keuangan mengalami gangguan. Nah, apa saja yang perlu diperhatikan untuk memulihkan kondisi keuangan kamu? Membayar Hutang Selama liburan bagaimana tingkat pengeluaran kamu? Apakah sesuai dengan anggaran yang sudah ditetapkan, atau justru berlebih dengan berbagai alasan. Jika, ketika berlebih ternyata kamu menutupinya dengan fasilitas hutang terutama sekali kartu kredit, maka setelah lebaran ini kamu harus sudah memiliki rencana untuk pelunasannya. Mengembalikan Dana Darurat Tabungan dana darurat terpakai selama berlibur untuk menutupi pengeluaran yang di luar anggaran? Berarti harus segera dipulihkan. Seberapa besar dana tabungan yang dibutuhkan untuk menutupi kebutuhan darurat? Secara garis besar cukup minimal 3-6 kali pengeluaran ratarata per bulan. Lakukan pemulihan dana darurat setelah hutang-hutang terselesaikan jika masih ada. Mengevaluasi Pengeluaran Catat semua pengeluaran saat libur, sehingga kamu memiliki sebuah patokan pola pengeluaran selama hari raya. Informasi ini nantinya akan digunakan untuk menghadapi pengeluaran hari raya di tahun yang akan datang (jangan lupa memasukkan angka inflasi). Informasi ini juga akan berguna untuk merencanakan berapa dana yang harus disisihkan setiap bulan agar di saat lebaran tahun-tahun berikutnya tidak terjadi defisit keuangan. Mempersiapkan Pengeluaran Jangka Pendek Sambil kamu memulihkan kondisi keuangan, ada juga mengantisipasi pengeluaran-pengeluaran besar yang mungkin muncul dalam satu tahun ke depan setiap bulannya. Seperti misalnya dalam 2 bulan ke depan akan ada pengeluaran untuk kurban, tentunya ini harus dipersiapkan. Atau pengeluaran membutuhkan persiapan yang jauh lebih panjang, misalnya adalah biaya uang pangkal sekolah anak. (Agus/Berbagai Sumber)

Tips Mengelola Keuangan

Setelah

Lebaran

NO. 03 • 01 - 30 September 2013

www.thenetworks.asia


FOCUS theNetworks

Kompetisi Pilpres Makin Ketat, Kaum Muda Bergeliat NO. 03 • 01 - 30 September 2013

www.thenetworks.asia


FOCUS theNetworks

S

isa waktu menuju pemilu legislatif 2014 tinggal delapan bulan lagi. Waktu yang terbilang singkat itu tentunya tidak akan disiasiakan oleh seluruh kontestan pemilu. Tak terkecuali bagi mereka yang punya minat politik untuk bersaing dalam kompetisi merebut kursi RI-1 lewat ajang pemilihan presiden (pilpres).

gota BPK Ali Masykur Musa (50 tahun), Wakil Ketua DPR Pramono Anung (50 tahun), Rektor Universitas Paramadina Anis Baswedan (44 tahun). Berikutnya, Ketua DPD RI Irman Gusman (51 tahun), Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat (45 tahun), Ketua DPR RI Marzuki Alie (57 tahun) dan mantan Ketua MK Mahfud MD (56 tahun).

Ketimbang Pilpres sebelumnya, hajatan politik 2014 sepertinya akan lebih berwarna dengan munculnya muka baru sebagai kandidat capres atau cawapres. Bukan cuma dari golongan politisi, para pendatang baru itu juga berasal dari berbagai unsur, mulai dari kepala daerah, akademisi, legislator, dan mantan hakim konstitusi. Dari segi usia mereka juga terbilang masih cukup muda. Rata-rata masih di bawah enam puluh ta-

Gita Wirjawan, Marzuki Alie, Irman Gusman, Ali Masykur, Mahfud MD dan Anis Baswedan rencananya akan menjadi peserta Konvensi Capres Demokrat. Nasib keenam tokoh itu berbeda dengan Jumhur Hidayat. Mantan Direktur Eksekutif CIDES (Center for Information and Development Studies) ini rupanya tidak diloloskan oleh Komite Konvensi Capres Demokrat. Ia menduga sikap dan pemikirannya politiknya terlalu berani. “Saya telah mendapat kabar, komite konvensi akhirnya tidak meloloskan saya dalam penjaringan,” kata Jumhur saat menghadiri acara halal bi halal aktivis gerakan mahasiswa era 1980-an di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (22/8)

“Banyak partai-partai yang memiliki kader-kader muda dan berpotensi menjadi pemimpin. Tapi di sana banyak tokoh tua yang dianggap lebih baik didahulukan.”

hun. Dari unsur kepala daerah misalnya, ada nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang baru berumur 52 tahun, kemudian Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi (41 tahun) dan Bupati Kutai Timur Isran Noor (55 tahun). Meski nama Jokowi santer disebut sebagai kandidat kuat calon presiden dari PDIP, namun mantan Walikota Solo ini masih ‘malu-mau kucing’ menyatakan kesediannya untuk ikut meramaikan bursa pilpres 2014. Sedangkan Muhammad Zainul Majdi dan Isran Noor mencoba maju lewat proses penjaringan Konvensi Capres Partai Demokrat. Dari kalangan partai politik, muncul nama Ketua Dewan Pertimbangan DPP Hanura Harry Tanoesoedibjo (47 tahun), Ketua Dewan Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra (57 tahun), Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid (53 tahun), Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (56 tahun) dan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa (59 tahun). Selain itu, ada beberapa nama tokoh nasional dana akademisi yang juga berusia muda, seperti Menteri Perdagangan Gita Wirjawan (47 tahun), Ang-

NO. 03 • 01 - 30 September 2013

malam. “Saya ditolak ikut konvensi Partai Demokrat untuk pemilihan calon presiden karena dinilai terlalu berani untuk membongkar ketidakberesan dan dinilai tidak sejalan dengan kepentingan Amerika,” sambung mantan aktivis ITB itu. Kendati tidak lolos, Jumhur tetap menghormati keputusan Komite Konvensi. Kepada para pendukungnya, Jumhur mengapresiasi beragam bentuk dukungan yang telah diberikan. “Saya secara khusus menyampaikan terima kasih yang tiada terhingga kepada para sahabat yang telah percaya dan menaruh harapan. Bahkan memberi dukungan nyata untuk ikut berkompetisi,” tutur Jumhur. Kaum Muda Versus Kaum Tua Menanggapi munculnya nama kaum muda pada Pilpres 2014, pengamat politik LIPI Firman Noor mengungkapkan, kaum muda di Indonesia harus meng-

www.thenetworks.asia


FOCUS theNetworks

hadapi kenyataan politik bahwa partai merupakan sarana menjadi pemimpin. Sayangnya, Firman menjelaskan, seleksi elit politik di Indonesia belum memberikan kesempatan begitu luas. Sehingga, kata Firman, siapa pun yang punya kesempatan seharusnya bisa langsung mendapatkan promosi politik. “Karena seleksi politik selalu terkait dengan partai politik. Ini sebuah realitas konstitusional juga. Pada akhirnya, persoalan ini terletak di partai politik. Siapapun dia, dalam skema politik kita seperti ini, mau tidak mau harus berkompromi dengan partai,” ungkap Firman. Sebenarnya, lanjut Firman, sejauh ini sumber daya dan potensi kaum muda di internal partai sudah cukup memadai. Akan tetapi, di beberapa jabatan penting di partai sebagian besar masih didominasi oleh kalangan tua. “Banyak partai-partai yang memiliki kader-kader muda dan berpotensi menjadi pemimpin. Tapi di sana banyak tokoh tua yang dianggap lebih baik didahulukan. Sebenarnya kalau mereka berfikir logis, bisa memberikan kesempatan kepada kaum muda,” terang Firman kepada theNetworks.

Sementara itu, pengamat politik UI Arbi Sanit mengatakan saat ini memang masanya kaum muda. Hanya saja, kata Arbi, hingga kini sistem kaderisasi kepartaian di Indonesia belum mampu melahirkan kaum muda seperti yang diharapkan masyarakat. “Tidak ada sistem kader yang membuat orangorang muda lebih jujur, pintar, cekatan, lebih baik tidak ada. Mereka sendiri terjebak oleh permainan kaum tua. Cari kekuasaan, cari kekayaan,” ketus Arbi kepada theNetworks, seraya prihatin dengan masa depan kepemimpinan politik Indonesia. Celakanya, lanjut Arbi, masyarakat dihadapi oleh pilihan dan informasi yang sangat terbatas untuk menilai dan membaca rekam jejak calon pemimpin. “Sulitnya, ada yang populer, tapi tidak berkemampuan. Ada yang mempunyai kemampuan tapi tidak populer,” tukas Arbi.

VS

Meski begitu, Firman menilai, mungkin saja kalangan elit senior itu mempunyai penilaian tersendiri terhadap perjalanan partai bilamana tampuk kepemimpinan diserahkan kepada kaum muda. “Namun, kalangan tua ini dianggap sebagai pengaman. Kalau kemudian diserahkan begitu saja kepada kaum muda, mereka cemas akan muncul konflik di berbagai kalangan,” lanjut Firman.

NO. 03 • 01 - 30 September 2013

Sependapat dengan Arbi, pengamat politik dari UGM Nyarwi Ahmad memaparkan, konstruksi politik dalam kompetisi pilpres, baik yang bersifat internal maupun antar partai belum menempatkan indikator capres tua dan muda sebagai daya tarik pemilih. “Perilaku, visi, serta leadership capres dan cawapres tua maupun muda belum bisa menjadi elemen branding politik yang menjadi wacana penting di kalangan elit maupun pemilih. Sisi lain, pola regenerasi elit politik di bursa capres maupun cawapres juga belum menujukkan hal baru dimana politisi muda bisa membawa ekspektasi lebih hebat dan memukau dibanding kaum tua,” beber Nyarwi kepada theNetworks. Ia mengulas, sedikitnya ada lima faktor yang menyebabkan masa depan kepemimpinan politik kaum muda di Indonesia masih jauh dari harapan. Pertama, tokoh yang dinominasikan partai atau

www.thenetworks.asia


FOCUS theNetworks

pemimpin parpol masih didominasi tokoh-tokoh tua. Kedua, kompetensi politisi muda yang berbakat, punya rekam jejak cukup baik, leadership politik, ekonomi, budaya di tingkat daerah maupun nasional belum banyak di apresiasi. Ketiga, kaum muda profesional yang populis di luar partai belum sepenuhnya diakomodasi oleh parpol untuk dinominasikan dalam pilpres. “Padahal bisa jadi orang-orang yang populis atau punya peluang untuk lebih populis dan kompeten bisa meraup dukungan publik dan mendongkrak branding parpol,” papar Nyarwi. Keempat, solidaritas politisi, aktivis dan kalangan profesional dari kalangan muda masih lemah untuk sama-sama bisa saling mendukung, mendorong dan membesarkan. Kelima, belum ada budaya politik di masing-masing parpol untuk mengorbitkan kaum muda sebagai pemimpin partai. “Jika indikatornya kaum muda antara usia 40-50 tahun, sebagaimana di Inggris atau Amerika Serikat. Maka saya skeptis sekali dengan peluang mereka pada pilpres 2014,” ulas pria yang tengah mengambil program doktoral bidang Komunikasi Politik Bournemouth University, United Kingdom (UK).

Berbeda dengan Firman, Nyarwi mencatat, masa depan dan peluang kepemimpinan politik kaum muda tergantung pada empat faktor. Pertama, punya visi luar biasa, tidak cacat hukum, dan mampu mengembalikan nuansa heroisme dan harapan publik sebagaimana di masa-masa awal kemerdekaan. Kedua, seberapa besar isu tentang kepemimpinan muda dan tua menjadi elemen penting. “Munculnya indikasi elektoral dimana tua dan muda menjadi faktor penting dalam pilpres,” kata Nyarwi. Ketiga, kalau isu itu belum mengemuka maka kemunculan kaum muda di pentas pilpres peluangnya kecil. Keempat, tingkat penerimaan figur muda di kalangan partai, ormas kepemudaan dan media. Lebih jauh lagi, ulas Nyarwi, politik saling sandera turut mempengaruhi keberanian kaum muda mengambil kesempatan politik. “Praktik politik kartel antara politisi muda dan tua. Dan patron klien kaum muda terhadap politisi tua atau senior sepertinya kepemimpinan politik kaum muda di 2014 akan sulit diwujudkan. Baru sebatas wacana saja,” pungkas Nyarwi. Benarkah..? (Ramadhan)

Catatan Untuk Kaum Muda Meski dihadapi oleh berbagai kendala, kaum muda tetap berpeluang untuk menjadi pemimpin politik. Firman Noor menjelaskan, pimpinan partai harus diingatkan dan bila perlu didesak untuk memberikan kesempatan kepada kaum muda. “Mau tidak mau harus ada upaya desakan dari internal untuk terus mempromosikan kalangan muda. Dan meminta seluruh petinggi partai agar kaum muda diberikan kesempatan. Meski pada akhirnya tua atau muda itu relatif,” kata Firman.

NO. 03 • 01 - 30 September 2013

www.thenetworks.asia


LIFESTYLE theNetworks T

E

C

H

N

O

Apple Segera Luncurkan iPhone Murah, Bagaimana Spesifikasinya?

K

abar kehadiran iPhone generasi terbaru berhembus semakin kencang. Baru-baru ini muncul foto terbaru yang menampilkan iPhone 5C atau iPhone versi murah dengan lebih jelas. Seperti yang kita ketahui, iPhone 5C adalah senjata Apple untuk menggempur pasar smartphone kelas menengah. Desain iPhone 5C ini secara umum memang tak jauh beda dari desain iPhone generasi terdahulu, yakni mengusung desain khas Apple. Hal yang cukup mencolok dari iPhone 5C ini adalah casingnya yang terbuat dari bahan polikarbonat atau plastik, mengingatkan kita pada iPhone 3GS. NO. 03 • 01 - 30 September 2013

iPhone 5C adalah senjata Apple untuk menggempur pasar smartphone kelas menengah.

iPhone 5C diramalkan akan memulai debutnya pada pertengahan September dan akan tersedia di pasar kurang dari dua minggu setelah acara peluncuran. Jika ini benar maka disinyalir akan banyak pengguna yang menyerbu iPhone versi murah ini. Namun sayang banyak rumor yang menyebutkan iPhone 5C tidak akan semurah yang dibayangkan, karena spesifikasi yang dimilikinya hampir sejajar dengan iP-

www.thenetworks.asia


LIFESTYLE theNetworks T

E

C

H

N

O

hotspot WiFi, Bluetooth 4.0, dan port Lightning USB milik Apple. iPhone 5C disinyalir juga akan memiliki kamera iSight 8 megapiksel dipasang pada bagian belakang iPhone 5, dengan autofocus dan LED flash.

hone 5, demikian dilansir iosdoc. Berapa harga iPhone 5C? Menurut tweet Sonny Dickson, harga iPhone 5C 16GB adalah USD 349 atau sekitar Rp 3,4 jutaan, sedangkan varian 32GB adalah USD 449 atau sekitar Rp 4,4 jutaan, dan varian termahal adalah varian 64GB yang dijual dengan harga USD 549 atau sekitar Rp 5,4 jutaan. Spesifikasi iPhone 5C

Tidak hanya itu fitur kameranya juga akan dilengkapi dengan perekaman video berkualitas HD dengan fokus sentuh, geo-tagging, face detection, panorama, HDR, dan dukungan merekam video hingga @30fps 1080p. Agar mampu menampilkan iOS, apple mungkin akan mendatangkan iPhone 5C dengan 4-inch LED-backlit IPS LCD dengan resolusi 640 x 1136 piksel.

Bagaimana, Anda tertarik untuk membeli iPhone iPhone 5C mungkin didukung oleh CPU dual-core 5C? atau lebih memilih untuk membeli produk Ap1,3 GHz chipset Apple A6 SoC dan GPU PowerVR ple yang lain? (Andre) SGX 543MP3, serta RAM 1 GB. Seperti pada seri iPhone 5, iPhone 5C juga akan memiliki tiga pilihan memori internal, yaitu: 16, 32, dan 64 GB. Datang dengan chipset A6, perangkat ini diharapkan akan dilengkapi dengan konektivitas LTE, bersama dengan WiFi 802.11 a/b/g/n , dual-band,

NO. 03 • 01 - 30 September 2013

www.thenetworks.asia


Politics theNetworks

Wajah Pesohor Calon Legislator Ketika duduk jadi anggota dewan, mayoritas ‘politikus selebritis’ itu belum mampu mengoptimalkan kapasitas politik, fungsi dan kinerjanya.

P

ekan lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan dan menetapkan Daftar Calon Anggota Legislatif (DCT) pemilu 2014. Sebanyak 6.608 orang ditetapkan dalam DCT untuk DPR RI yang berasal dari 12 parpol peserta pemilu legislatif 2014. Dari jumlah itu, sedikitnya 56 orang berlatar sebagai pesohor alias selebritis. Diperkirakan, jumlah artis yang bersaing pada pemilu legislatif 2014 mengalami peningkatan. Dari sekitar 38 bertambah menjadi 18 orang. Data dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mencatat, hanya tiga partai peserta pemilu yang tidak mengusung caleg artis. Antara lain, PKPI, PBB dan PKS, selebihnya masih mengandalkan artis sebagai pengepul pundi-pundi suara. Catatan Formappi juga menunjukkan NO. 03 • 01 - 30 September 2013

www.thenetworks.asia

dari sembilan parpol peserta pemilu, PAN dan Gerindra menjadi partai yang paling banyak mengusung caleg berlatar artis, ada sembilan orang. Kemudian diikuti PKB (7 orang), NasDem (6 orang), Partai Demokrat dan PDIP sebanyak lima orang. Sedangkan PPP (4 orang), Partai Golkar dan Hanura masing-masing mengusung tiga orang artis. Modal Tenar Fenomena caleg berlatar seleb memang marak sejak pemilu 2009 silam. Modal ketenaran tentu tidak sukar bagi mereka melenggang ke Senayan. Ada yang bintang film, sinetron, penyanyi pelawak, presenter, mantan atlit, pelatih sepakbola dan beragam profesi selebritas lainnya. Model pemilu berbasis pada proporsional dengan daftar terbuka, membuka peluang cukup besar dari kalangan


artis. Sebab, perolehan suara terbanyak masih menjadi prasyarat bagi parpol untuk mendulang kursi di DPR. Imbasnya, ketika duduk jadi anggota dewan, mayoritas ‘politikus selebritis’ itu belum mampu mengoptimalkan kapasitas politik, fungsi dan kinerjanya. Mereka larut dan tenggelam dalam dinamika politik di parlemen. Menyoroti hal itu, Wakil Ketua DPR Pramono Anung menilai, siapapun punya hak politik yang sama untuk menjadi legislator. Hanya saja, kata Pramono, tidak banyak wakil rakyat berlatar artis berperan efektif di parlemen. “Sebenarnya tidak masalah artis hadir di parlemen. Tetapi sejauh mana mereka aktif dalam tiga fungsi DPR, legislasi, pengawasan dan anggaran,” ujar Pramono.

Walau demikian, Pramono mengakui ada beberapa kalangan artis yang punya kapasitas politik cukup baik saat menyandang status sebagai anggota dewan. “Namun, saya harus mengakui bahwa ada beberapa artis yang memiliki kinerja cukup baik seperti Venna Melinda, Nurul Arifin, Tantowi Yahya, dan Dedi Gumelar (Miing Bagito),” sambung Pramono. Kini semuanya bermuara kepada rakyat yang memiliki hak suara untuk memilih. Apakah akan memilih wakilnya dari kalangan pesohor berdasarkan kapabilitas, integritas, moralitas, dan intelektualitasnya, atau cuma mimilih karena ketenaran kecantikan,, atua kemolekan sang artis? Ingat suara anda menentukan nasib bangsa ini ke depan.. (Ramadhan/Tris)

Politics theNetworks

NO. 03 • 01 - 30 September 2013

www.thenetworks.asia


Politics theNetworks

Berikut ini DCT sejumlah pesohor yang akan berkompetisi dalam pemilu legislatif dari beragam latar belakang dan pengalaman. Mulai dari artis, aktivis, mantan atlit, mantan pejabat, menteri, presenter atau punya kedekatan kekerabatan dengan seorang tokoh. Mereka akan bersaing memperebutkan 560 kursi di DPR.

Berikut ini deretan pesohor calon legislator 2014 berdasarkan DCT KPU: Partai Nasional Demokrat (NasDem) • • • • • • • • • • • •

Melly Manuhutu (dapil Jawa Barat III) - penyanyi Jane Shalimar (dapil Jakarta III) Sarwana Thamrin (dapil Sulawesi Barat)- salah satu personil grup musik Warna Nil Maizar (dapil Sumatera Barat II)- mantan pelatih Timnas Ricky Ahmad Subagja (dapil Jawa Barat I) -mantan pebulutangkis nasional Joice Triatman (dapil Jawa Tengah I)- mantan presenter tv Virgie Baker (dapil Sulawesi Utara)- mantan presenter tv Elman Saragih (dapil Sumatera Utara III) -mantan Pimred Metro TV Effendi Choirie (dapil Jawa Timur X)-mantan politikus PKB Ulung Rusman (dapil Jakarta III)-mantan aktivis reformasi Prananda Surya Paloh (dapil Sumatera Utara I)-putera Ketua Umum NasDem Surya Paloh Hasan Aminuddin (dapil Jawa Timur II)-mantan Bupati Probolinggo

• • • • • • • •

Sri Barat alias Iyeth Bustami (dapil Riau I)- penyanyi Saleh (dapil Jakarta I) - aktor sinetron, film, entertainer DG Sandy Nayoan (dapil Jawa Barat I)-aktor film, sinetron Ressa Herlambang (dapil Jawa Barat III) -penyanyai Muhammad Ridho alias Ridho Roma (dapil Jawa Barat V) Muhammad Akri alias Akri Patrio (dapil Jawa Barat V) Krisna Mukti (dapil Jawa Barat VII) Gitalis Dwi Natarina alias Gita KDI (dapil Jawa Barat X)-penyanyi, artis Theodore Meilani Setyowati alias Tia AFI (dapil Jawa Tengah V)penyanyi, artis Arzeti Bilbina Setyawan (dapil Jawa Timur I)-artis Dita Indah Sari (dapil Jawa Timur VII) Muhaimin Iskandar (dapil Jawa Timur VIII)- Menakertrans KIB II HM Syafik Rofii (dapil Jawa Timur XI)-mantan Wakil Bupati Bangkalan Ficky Rhoma Irama (dapil Banten II)-putra Rhoma Irama Tommy Kurniawan (dapil Banten III)-artis Helmy Faisal Zaini (dapil Nusa Tenggara Barat)-Menteri PDT KIB II

• • • • • • • • • • • • • • •

Meutya Hafid (dapil Sumatera Utara I)-presenter Ahmad Doly Kurnia (dapil Sumatera Utara III)- Ketua Umum KNPI, Wasekjen Golkar Dodi Reza Alex Noerdin (dapil Sumatera Selatan I)-putra Gubernur Sumsel Alex Noerdin Bambang Wiyogo (dapil Jakarta I)-putra mantan Gubernur DKI Jakarta Wijogo Atmodarminto Charles MT Bonar Sirait (dapil Jakarta I) Tantowi Yahya (dapil Jakarta III) Nurul Arifin (dapil Jawa Barat Jawa Barat VII) Dave Akbarshah Fikarno Laksono (dapil Jawa Barat VIII) - putra Wakil Ketua Umum Golkar, Mensos KIB II Agung Laksono Taufan Eko Nugroho Rotorasiko (dapil Jawa Tengah VIII)-menantu Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie Siti Hediati Soeharto (dapil DI Yogjakarta) Misbakhun (dapil Jawa Timur II)-mantan politikus PKS Binny Bukhori (dapil Jawa Timur VII)-mantan aktivis LSM Lalu Mara Satria Wangsa (dapil Nusa Tenggara Barat)-Wasekjen Partai Golkar, juru bicara keluarga Bakrie Jerry Sambuaga (dapil Sulawesi Utara)- putra Wakil Ketua Umum Golkar Theo Sambuaga Ali Mochtar Ngabalin (dapil Sulawesi Selatan III) Fadel Muhammad (dapil Gorontalo) Syahmud Basri Ngabalin (dapil Papua)-aktivis kepemudaan

NO. 03 • 01 - 30 September 2013

Tifatul Sembiring (dapil Sumatera Utara I)-Menteri Kominfo KIB II Hidayat Nur Wahid (dapil Jakarta II) Dani Anwar (dapil Jakarta II)-politisi PKS, DPD RI periode 2009-2014 Igo Ilham (dapil Jakarta II)-DPRD Provinsi DKI Jakarta Adang Daradjatun (dapil Jakarta III) Suswono (dapil Jawa Tengah X)-Menteri Pertanian KIB II Rama Pratama (dapil Banten I) -mantan aktivis reformasi

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) • • • • • • • •

• • • • • • • • • • • •

Nazarudin Kiemas (dapil Sumatera Selatan I)-adik almarhum Ketua MPR Taufik Kiemas Henry Yosodiningrat (dapil Lampung II)-pendiri Granat Wiryanti Sukamdani (dapil Jakarta I)- putri pemilik Sahid Jaya Hotel Sukamdani Sahid Gito Sarjono Adang Ruchiatna Puradiredja (dapil Jakarta I) Masinton Pasaribu (dapil Jakarta II) -mantan aktivis reformasi Richard Sambera (dapil Jakarta III) Fajar Pandjaitan (dapil Jakarta III)-mantan Sekda Pemprov DKI Jakarta Jalaludin Rahmat (dapil Jawa Barat II)-penulis, pendakwah dan pengajar Psikologi Komunikasi Adian Yunus Yusak Napitupulu (dapil Jawa Barat V) -aktivis reformasi Yasmine Yessy Gusman (dapil Jawa Barat V)-artis Rieke Dyah Pitaloka (dapil Jawa Barat VII) Puti Guntur Soekarno (dapil Jawa Barat X)- kemenakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Puan Maharani (dapil Jawa Tengah V) - putri Megawati Utut Adianto (dapil Jawa Tengah VII) Budiman Sudjatmiko (dapil Jawa Tengah VIII) Guruh Irianto Soekarno Putra alias Guruh Soekarno Putra (dapil Jawa Timur I)- adik Megawati Mixil Mina Munir (dapil Jawa Timur VIII)-aktivis reformasi Zuhairi Misrawi (dapil Jawa Timur XI)-Staf Ahli Ketua MPR, penulis, pengamat politik Islam Prita Mulyasari (dapil Banten III) Sirra Prayuna (dapil Nusa Tenggara Barat)-aktivis, advokat Asdy Narang (dapil Kalimantan Tengah)-kemenakan Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang Vanda Sarundajang (dapil Sulawesi Utara)- putri Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Harry Sarundajang Sony Valention Tulung alias Sony Tulung (dapil Sulawesi Utara)presenter, entertainer Ehud Edward Kondologit (dapil Papua)-penyanyi

Partai Gerindra

Partai Golkar • •

• • • • • • •

• • • •

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) • • • • • • • •

Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

www.thenetworks.asia

Jim Lomen Sihombing (dapil Sumatera Utara II) -akvitis reformasi Yohanna Anna Tairas (dapil Riau II)-aktris senior Biem Triani Benjanim (dapil Jakarta II) Bondan Haryo Winarno (dapil Jakarta II)-presenter Aryo Djohohadikusumo (dapil Jakarta III)-Ketua Umum Tidar, putra Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hasjim Djojohadikusumo MS Ralie Siregar (dapil Jakarta III)- mantan presenter, praktisi media Eddie Kusuma (dapil Jakarta III) Rachel Maryam Sayidina (dapil Jawa Barat II) Ahmad Riza Patria atau Ariza (dapil Jawa Barat III)- mantan aktivis kepemudaan Fadli Zon (dapil Jawa Barat V/Bogor) Deny Drajat (dapil Jawa Barat VI/Kota Bekasi, Kota Depok)-artis Devi Kusumawardhani (dapil Jawa Barat VII)-artis Ferry Joko Juliantono (dapil Jawa Barat VIII)-Ketua Dewan Tani Iis Sugianto (dapil Jawa Barat VIII)-penyanyi senior Jamal Mirdad (dapil Jawa Tengah I)-penyanyi Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (dapil Jawa Tengah IV)presenter, aktris, putri Hasjim Djojohadikusumo RR Murti Sari Dewi (dapil Jawa Tengah V)-mantan pemeran Laksmini dalam film Saur Sepuh Moereno Soeprapto (dapil Jawa Timur V)-pembalap Irwansyah (dapil Banten III)-artis Freddy Numberi (dapil Papua)-mantan Menhub Iwan Sumule (dapil Papua Barat)-aktivis reformasi


Partai Amanat Nasional (PAN)

Partai Demokrat • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

Hinca Pandjaitan (Dapil Sumatera Utara Iii)-Mantan Komisioner Dewan Pers Anwar Fuady (Dapil Sumatera Selatan Ii) Arief Patramijaya Alias Patra Zein (Dapil Sumatera Selatan Ii)-Aktivis Ylbhi Ivan Fadilla (Dapil Lampung I)-Suami Venna Melinda Dwi Astuti Wulandari (Dapil Jakarta I)- Putri Hadi Utomo Kastorius Sinaga (Dapil Jakarta Ii) Jenny Rahman (Dapil Jakarta Ii)-Artis Hasnaeni (Dapil Jakarta Ii)-Artis M. Farhat Abbas (Dapil Jakarta Iii) Mexicana Leo Hananto Wibowo (Dapil Jakarta Iii)- Kemenakan Sby Andi NuRpatti (Dapil Jakarta Iii) Dede Yusuf (Dapil Jawa Barat Ii) Sjarifudin Hasan (Dapil Jawa Barat Iii)- Menkop Kib Ii Lintang Pramesti (Dapil Jawa Barat Viii)- Putri Agus Hermanto Inggrid Maria Palupi Kansil (Dapil Jawa Barat Iv)-Istri Menkop Sjarifudin Hasan Munawar Fuad (Dapil Jawa Barat Vii) Hartanto Edhie Prabowo (Dapil Banten Iii)- Adik Ipar Sby Agus Hermanto (Dapil Jawa Tengah I)- Adik Ipar Sby Putri Permata Sari (Dapil Jawa Tengah I)-Kemenakan Agus Hermanto Ulil Abshar Abdalla (Dapil Jawa Tengah Iii) NuRcahyo Anggorojati (Dapil Jawa Tengah Vi)- Putra Hadi Utomo Decky Hardijantho (Dapil Jawa Tengah V) - Kemenakan Hadi Utomo Krmt Roy Suryo Notodiprojo (Dapil Di Yogyakarta)- Menpora Kib Ii Sartono (Dapil Jawa Timur Vii)- Sepupu Sby Muhammad Ikhsan Modjo (Dapil Jawa Timur Iv) Wahidin Halim (Dapil Banten Iii) Indri Sulistyowati (Dapil Nusa Tenggara Barat)-Kemenakan Hadi Utomo Jero Wacik (Dapil Bali)- Menteri Esdm Kib Ii Norbaiti Isran Noor (Dapil Kalimantan Timur)-Istri Bupati Kutai Timur Isran Noor Evert ErenSt Mangindaan (Dapil Sulawesi Utara)- Menhub Kib Ii Amir Syamsuddin (Dapil Sulawesi Tenggara)- Menhuham Kib Ii

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) • • • • • • • • • • • • • • • •

• • • • • • • • • • • • • • • • •

Partai Hanura • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

Brigjen TNI (Purn) Junias Lumban Tobing (dapil Sumatera Utara I)mantan Kepala Pusat Pengkajian Strategis (Kapusjianstra) TNI Samuel Koto (dapil Sumatera Barat I) Raden Nuh (dapil Sumatera Barat II)-salah satu admin akun @ TrioMacan2000 Eddy Yusuf (dapil Sumatera Selatan I)-mantan Wakil Gubernur Sumsel Tari Siwi Utami (dapil Sumatera Selatan I)-mantan Wakil Ketua Fraksi PKB 2000-2003 Elza Syarief (dapil Lampung II) Sarbini (dapil Jakarta III)- mantan aktivis David ‘Kholik’ (dapil Jakarta III)-seleb, presenter Mohammad Arief Suditomo (dapil Jawa Barat I)-presenter Yusuf Supendi (dapil Jawa Barat V)-pendiri Partai Keadilan, mantan Anggota Majelis Syuro PKS Yuddy Chrisnandi (dapil Jawa Barat VIII) Lily Chodijah Wahid (dapil Jawa Timur II) Dini Savitri (dapil Banten III)-aktris pemeran sinetro Pesantren and Rock n Roll Abdul Rahim Ghazali (dapil Banten III) Chrys Kelana (dapil Kalimantan Tengah)-wartawan senior Gusti Randa Malik (dapil Kalimantan Selatan II)-artis Yusuf Lakaseng (dapil Sulawesi Tengah) Dewi Yasin Limpo (dapil Sulawesi Selatan I) Djafar Badjeber (dapil Gorontalo)

Partai Bulan Bintang (PBB) • • • • • • • • • • • •

NO. 03 • 01 - 30 September 2013

Ahmad Hafidz Tohir (dapil Sumatera Selatan I) - adik Ketua Umum PAN Hatta Rajasa Hanna Gayatri (dapil Sumatera Selatan II)- kakak Ketua Umum PAN Hatta Rajasa Ahmad Hanafi Rais (dapil DI Yogyakarta)- putra Amien Rais Ketua Majelis Pertimbangan Partai PAN Yayuk Basuki (dapil Jawa Tengah I)- mantan petenis nasional Anang Hermansyah (dapil Jatim IV) Desi Ratnasari (dapil Jawa Barat IV) Ikang Fauzi (dapil Jawa Barat II) Ida Royani (dapil Jakarta III) Marissa Haque (dapil Bengkulu) Hengky Kurniawan (dapil Jawa Timur VI) RM. Axel Djody Gondokusumo (dapil Jatim X)-putra Ayu Azhari Jeremy Thomas (dapil Jakarta III) Dwiki Dharmawan (dapil Jakarta II)-komposer Eko Hendro Purnomo (Patrio) (dapil Jawa Timur VIII) Primus Yustisio (dapil Jawa Barat V) Raslina Rasidin (dapil Jakarta III)-artis, model Henidar Amru (dapil Jawa Barat III)-artis, model Devy Permata Sari (dapil Sumatera Selatan I)- artis sinetron

Ardinal Hasan (dapil Sumatera Barat II)-mantan Wakil Bupati Kabupaten Agam Ida Laksmiwati (dapil Sumatera Selatan I)-istri mantan Ketua KPK Antasari Azhar Tri Natalie Read (dapil Jakarta II)- menantu Ketua Majelis Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra Nazaruddin Syamsuddin (dapil Jawa Barat III)-mantan Guru Besar Fisip UI MS Ka’ban (dapil Jawa Barat V) Yustiman Ihza (dapil Jawa Barat VIII)-adik Yusril Ihza Mahendra Djoko Edhie Soetjipto Abdurrahman (dapil Jawa Tengah VIII)-mantan politisi PAN Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Yopie S Batubara (dapil Sumatera Utara I)-mantan anggota DPD RI Leoni Agustina Diani (dapil Jambi)-presenter Nourman Yunita (dapil Banten III)-penyanyi

www.thenetworks.asia

Politics theNetworks

Diah Nurwiyanti (dapil Bengkulu) Hizbiyah Rochim (dapil Jakarta I) Okky Asokawati (dapil Jakarta II) Kivlan Zen (dapil Jakarta II) Nasrullah alias Mat Solar (dapil Jakarta III) Hilman Ismail Metareum (dapil Jawa Barat V) Wardatul Asriah (dapil Jawa Barat VII)- istri Suryadharma Ali Ratieh Sanggarwati (dapil Jawa Barat IX)-artis, model Wardatun Na’im (dapil Jawa Barat X)- istri Irgan Chirul Mahfiz Nurhayati (dapil Jawa Barat XI)-istri Suharso Monoarfa Arief Mudatsir Mandan (dapil Jawa Tengah II) Angel Lelga Anggreyani atau Angel Lelga (dapil Jawa Tengah V)seleb Pramita Wiyarti (dapil Banten II)-istri mantan manajer Timnas Habil Marati Kartika Yudhisti (dapil Banten II)- putri Suryadharma Ali Andi Muhammad Ghalib (dapil Sulawesi Selatan II) Fatmawati Rusdi (dapil Sulawesi Selatan III) - istri Bupati Sidrap Rusdi Masse Habil Marati (dapil Sulawesi Tenggara)- mantan manajer Timas


Sehat

LIFE STYLE theNetworks

Tips Diet Sehat Tanpa Obat

M

emiliki tubuh yang indah dan ideal memang idaman setiap wanita. Untuk mendapatkan tubuh yang indah tersebut mereka rela mengatur pola makan alias diet. Bagi wanita karir berisiko mengalami stres karena tuntutan pekerjaan. Alhasil, pola makan yang tidak teratur dan gaya hidup yang

Tapi awas, jika salah memilih program diet justru akan membuat Anda kekurangan gizi. Bahkan parahnya, semua ini bisa menyebabkan kesehatan Anda menurun, dan sering mengalami sakit kepala, mual, pusing, rambut rontok, dan ketidakseimbangan hormon. Tak perlu menggunakan segala jenis obat-

“Awas, jika salah memilih program diet justru akan membuat Anda kekurangan gizi.�

tidak sehat pun menjadi keseharian. Padahal realitanya, mereka membutuhkan banyak nutrisi dan protein untuk tetap sehat. Banyak cara dilakukan untuk membuat tubuh indah dan langsing dengan beragam diet. Beragam metode yang ditemukan agar diet berhasil, mulai dari cara sehat hingga cara cepat.

NO. 03 • 01 - 30 September 2013

www.thenetworks.asia

obatan untuk berdiet yang akhirnya membahayakan kesehatan. Sebenarnya diet adalah mengubah pola makan yang teratur. Berdiet bukan berarti membiarkan perut Anda kelaparan dalam waktu yang lama. Jika Anda makan saat keadaan sangat lapar, maka jumlah makanan yang akan Anda santap pun akan semakin banyak. Kalori yang masuk ke tubuh pun semakin banyak. Ketimbang membiarkan perut kelaparan, lebih baik sediakan kudapan


Sehat

LIFE STYLE theNetworks sehat yang memiliki kalori rendah seperti buah-buahan atau yoghurt agar perut tidak terlalu kelaparan. Yang perlu diperhatikan dalam berdiet adalah padu padan menu yang Anda santap. Perhatikan betul kombinasi yang ada, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan kalori setiap hari. Jangan-jangan makanan yang Anda

santap hanya menambah lemak, namun memiliki gizi dan kalori yang tidak sesuai. Untuk lebih jelasnya, sebaiknya konsultasikan ke ahli gizi. Bagi para pelaku diet yang ingin menurunkan berat badannya, jangan pernah takut untuk mengonsumsi makanan yang diinginkan. Karena memang, manusia pada dasarnya butuh makan. Namun untuk mensiasatinya, saat Anda merasa kenyang, sebaiknya berhenti NO. 03 • 01 - 30 September 2013

menyantap makanan yang ada. Jangan membiasakan diri untuk menyantap seluruh makanan yang tersedia meskipun itu makanan yang Anda sukai. Hal itu akan membuat Anda terbiasa makan dengan porsi yang banyak. Makanlah sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, minuman yang paling cocok bagi mereka yang berdiet adalah

air putih. Minum soda, teh botolan atau jus buah kemasan justru mengandung gula dan kalori yang banyak. Jika ingin minum jus, sebaiknya bikin jus Anda sendiri dari buah yang segar. Sehingga Anda bisa mengatur kadar gula yang diinginkan. Kabar baiknya, menurut para peneliti dari Harvard dan Lousiana State University, Amerika Serikat, orang yang mengurangi porsi makannya akan kehilangan 6 kg dalam enam bulan, tidak www.thenetworks.asia

peduli jenis diet yang dilakukan. Faktanya hanya dengan mengurangi kalori 100 saja, Anda akan kehilangan 4 kg setahun. Pangkas 250 kalori perhari turun 11 kg setahun. Sedangkan ingin mempercepat hasilnya pangkas 500 kalori perhari. Namun, tentu saja Anda sebaiknya melatih dengan yang 100 kalori perhari.

Cara mudah memangkas 100 kalori perhari dengan cara masukkan buah dalam menu sarapan Anda. Dengan demikian, serat akan membuat Anda kenyang lebih lama. Selain itu, tukarlah minuman ringan biasa (regular soft drink) dengan porsi lebih kecil, setengahnya saja. Setelah itu, minumlah dua cangkir susu bebas lemak sehari menggantikan whole milk. Kurangi gula dalam teh dan kopi


Sehat

LIFE STYLE theNetworks Anda sedikit demi sedikit hingga Anda bisa menikmatinya tanpa gula atau manis-manis jambu. Ditambah, lebih seringlah meminum air putih. Dengan cara mengurangi setengah kebiasaan minum-minuman manis. Kurangi juga frekuensi makan di luar. Biasanya porsi di restoran jauh lebih besar dan lebih tinggi garam, gula dan lemak. Jika Anda tidak suka sayur? Pastikan makan satu jenis sayur atau buah setiap kali makan. Cara seperti di atas setidaknya mampu memangkas 100 kalori perhari jika semua Anda lakukan secara disiplin dan rutin. Pasalnya, kerap kegagalan menurunkan berat badan seringkali disebabkan kurangnya komitmen dan disiplin untuk menjalani diet sehat. Mendisiplinkan diri untuk terus mengikuti pola makan sehat sebenarnya tidak terlalu sulit. Cukup dengan melihat atau mencium aroma makanan sehat, bisa membantu Anda tetap bersemangat mencapai target penurunan berat badan. Dalam sebuah eksperimen, partisipan mengurangi konsumsi cokelatnya hingga lebih dari 50 persen setelah menghirup aroma jeruk segar.

but bisa menghalangi tujuan Anda untuk dapatkan tubuh sehat dengan berat yang ideal. Kesalahan umum yang dilakukan saat diet adalah tidak sarapan. Harus Anda ketahui, sarapan dapat mengontrol diet Anda. Tidak sarapan akan menambah rasa lapar dan pada akhirnya Anda akan mengonsumsi makanan lebih banyak. Tidak hanya itu, melupakan sarapan juga menyebabkan gula darah menurun dan menimbulkan keinginan mengonsumsi makanan manis. Bagi Anda yang kerap tidur malam, berhentilah dan berubahlah agar tidur lebih awal. Pasalnya, begadang mengakibatkan rasa

Peneliti dari University of Leeds, West Yorkshire, Inggris mengatakan, melihat bahkan mencium aroma buah dan sayuran bisa menurunkan asupan makanan secara keseluruhan. Studi yang dipresentasikan dalam forum Annual Meeting of the Society for the Study of Ingestive Behaviour juga mengungkapkan, makanan sehat yang diasosiasikan dengan diet bisa membantu seseorang meningkatkan kontrol dirinya terhadap makanan. Banyak tantangan yang muncul saat seseorang berusaha diet untuk turunkan berat badan. Mulai dari malas sarapan dan hingga tidak bisa menahan hasrat makan di malam hari. Tantangan terseNO. 03 • 01 - 30 September 2013

lapar. Untuk mengatasinya, minumlah air atau teh herbal yang dicampur madu. Cara ini bisa mengenyangkan perut Anda tanpa menambah asupan kalori yang tidak penting. Semoga tips sederhana diet tanpa obat ini bermanfaat bagi Anda kaum hawa. (Fatah/berbagai sumber)

www.thenetworks.asia


PROFILE theNetworks

Isran Noor

Nasionalisme Seorang Bupati; Dari Otonomi Hingga Meneropong NKRI

B

ergulirnya reformasi sejak tahun 1998 telah mengubah sistem birokrasi pemerintahan antara pusat dan daerah. Pemerintah daerah diberi kewenangan dan kekuasaan melalui otonomi. Karena itu, sikap mandiri pemimpin daerah merupakan potensi besar untuk membangun ketahanan ekonomi bangsa Indonesia. Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) telah menempatkan posisinya sebagai soko guru pelaksanaan otonomi daerah. Arah dan gerak organisasi ini sangat menentukan kepemimpinan di tingkat daerah agar lebih maju dan berani mengambil resiko demi pembangunan. Sehingga potensi di daerah bisa tergali dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat. Sejak terpilih sebagai Ketua Umum APKASI tahun 2011 lalu, Isran Noor yang juga sebagai Bupati Kutai Timur, telah mendorong percepatan pembangunan di daerah-daerah. Menurutnya, pelaksanaan otonomi daerah yang dilandasi perubahan paradigma sentralistik menjadi paradigma desentralistik tidak hanya memperkuat otoritas pemerintah daerah, melainkan juga demokrasi di tingkat lokal.

“Kita banyak lahan, hutan kita kaya, tambang melimpah, ikan di laut melimpah, siapa yang menikmatinya? Orang asing. Itu yang jadi pikiran saya,”

Manfaat otonomi daerah, kata Isran, sangat banyak bagi daerah mulai dari hak-hak politik hingga pemberdayaan ekonomi daerah. Dalam beberapa kesempatan mengunjungi pemerintahan daerah, nilai-nalai otonomi daerah sangat dirasakan. “Pertumbuhan ekonomi kita sangat stabil. Fluktuasi yang diukur dari mata uang asing sangat sedikit. Kenapa? Karena kegiatan daerah-daerah tidak terpengaruh dengan situasi di daerah lain,” ujarnya. Isran Noor mengungkapkan, konsep pembangunan berkelanjutan harus memasukkan elemen pembangunan wilayah sebagai bagian integratif dan tidak terpisahkan. Hal ini juga merupakan praktik yang sehat dari konsep otonomi daerah. Menurutnya pelaksanaan otonomi daerah adalah amanat dari UUD 1945 yang secara konstitusional maupun legal diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat “Otonomi daerah harus dimaknai sebagai transfer of decision makin process secara administratif maupun kewenangan lain dalam pengaturan pembagian dan pemanfaatan sumberdaya ekonomi dan sumberdaya

NO. 03 • 01 - 30 September 2013

www.thenetworks.asia


PROFILE theNetworks alam nasional serta lokal secara berkeadilan,” ujarnya. Untuk penguatan ekonomi daerah, Isran Noor melalui APKASI menggelar pameran bertajuk Otonomi Expo & Forum 2012 in Counjunction With Asean–China Free Trade International Expo & Forum 2012 pada 24–27 Mei 2012 lalu di Jakarta Convencion Center (JCC). Menurutnya, daerah menginginkan percepatan pembanguna sehingga mereka pasti akan memberi jaminan kepastian hukum kepada investor baik penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA). Ajang international expo ini menjadi bagian tak terpisahkan dari perkembangan dan kemajuan pelaksanaan otonomi daerah selama lebih dari 11 tahun. Dari kegiatan ini ada gambaran masalah–masalah yang dihadapi, kemajuan yang dicapai, termasuk perbandingan, bagaimana sistem sebelum dan sesudah pelaksanaan otonomi daerah. Dengan banyak bukti kemajuan di daerah otonomi terse-

but, Isran membantah banyak daerah yang gagal menyejahterakan rakyat karena tidak jelas parameternya. “Siapa yang mengatakan otonomi daerah gagal? Jika hanya ada beberapa saja, maka tidak bisa dikatakan gagal. Kita memiliki 399 kabupaten, 93 kota, dan 33 provinsi. Artinya, kalau ada satu atau dua daerah yang gagal, itu bukan ukuran kegagalan,” papar Isran. Pria kelahiran Sangkulirang, 20 September 1957, itu

NO. 03 • 01 - 30 September 2013

mencontoh Kabupaten Kutai Timur. Sebagai kabupaten pemekaran, perekonomian Kutai Timur tumbuh dari sector pertanian. Salah satunya dari sector kelapa sawit yang kini luasnya mencapai 827.347 hektar. Namun kini Pemkab Kutim mampu mampu membangun sendiri rel kereta api. Contoh lain yang diungkap Isran adalah keberhasilan mikro di wilayahnya. Bahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2013 telah mencapai Rp3,3 triliun. Selain itu juga bisa dilihat pada musim liburan di mana bandara di daerah terlihat ramai. Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, tambahnya, banyak memberangkatkan jamaah umrah dari daerah.“Ini menjadi fakta. Masyarakat kelas menengah sudah bertambah dan sebagian besar pesertanya adalah masyarakat dari daerah,” katanya. Investasi yang berkembang di daerah, menurut dia,

berkah bagi masyarakat karena bisa secara langsung memberikan manfaat kesejahteraan di wilayah tersebut. “Penyerapan tenaga kerja di daerah muncul, begitu juga banyak terjadi transaksi ekonomi di daerah.” ujarnya. Otonomi Memperkuat NKRI Menurut Isran Noor, membangun daerah di era otonomi daerah layaknya membangun Indonesia dalam skala kecil. Di saat

www.thenetworks.asia


PROFILE theNetworks sukses membangun daerah, maka pembangunan nasional juga akan sukses, dan pertumbuhan ekonomi nasional merupakan agregat dari pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah. Sementara dari segi ketahanan, otonomi daerah menjadikan pelayanan masyarakat semakin baik dan rakyat bisa menyampaikan aspirasinya langsung kepada pemimpin yang mereka pilih. “Kita sudah berjalan dalam sistem desentralisasi sebagai reformasi politik yang luar biasa. Ini harus dijaga. Kalau tidak, perlahan-lahan nanti kita akan kembali pada keadaan semula. Otonomi daerah kemudian tinggal nama, dan prakteknya bisa kembali sentralistik,” katanya. Pria Alumnus Universitas Dr Soetomo ini juga mengingatkan, praktek-praktek pengambilan kewenangan daerah oleh pusat sudah banyak terjadi. Salah satunya tercermin dalam UU Noomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) yang menggantikan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1967 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pertambangan.

senilai Rp23 miliar tersebut akhirnya semua pihak bisa menerima. Ayah tiga anak ini menegaskan bahwa pembelian kapal patroli KRI Kudungga oleh Pemkab Kutai Timur dan kemudian dioperasikan TNI Angkatan Laut adalah untuk menjaga perairan Kutai Timur dari praktik-praktik ilegal di laut. Dalam penjelaskan suami Ny Noerbaiti Isran ini menyebutkan sebelum Kudungga beroperasi, setidaknya terjadi 620 pelanggaran di laut, berupa praktik pencurian ikan atau penangkapan ikan tidak sah (illegal fishing), hingga perdagangan ilegal di laut (illegal trading). Namun setelah Kudungga beroperasi di perairan Kutai Timur, pelanggaran seperti itu berkurang hingga 92 persen. Karena itu, adanya kapal patroli tersebut telah terjadi penyelamatan kekayaan negara di lautan. Selain itu, juga memberikan rasa aman bagi para nelayan dan pengguna perairan lainnya karena terus dilakukan patrol. “Nelayan bisa melaut dengan tenang. Rasa aman seperti itu tentu tidak bisa dihitung dengan materi begitu saja” ujarnya. (Agus)

Isran Noor mengaku tahu persis masalah tersebut, karena salah satu pendapatan daerah yang dipimpinnya bersumber dari Minerba. Menurutnya, ada beberapa pasal dari undang-undang tersebut yang harus direvisi agar semua daerah dapat bangkit lebih cepat sesuai dengan maksud otonomi daerah itu sendiri. “Ada komitmen yang terlalu longgar dari pemerintah pusat, sementara konsep otonomi daerah sudah membuktikan terjadinya percepatan perbaikan ekonomi dan kesadaran politik masyarakat di daerah-daerah,” ungkapnya. Memperkokoh Kedaulatan Maritim Bupati Kutai Timur Isran Noor, juga termasuk sosok pemimpin yang tegas. Kepedulianya terhadap wilayah maritim dibuktikan dengan pembelian Kapal Patroli Kudungga yang disumbangkan kepada TNI AL pada pertengahan 2011. Pembelian ini dilatarbelakangi keprihatinan Isran Noor atas banyaknya kapal berbendera Negara asing mencari ikan di wilayah perairan Indonesia. Di Kepulauan Aru misalnya. Meski banyak awak kapal orang Indonesia, namun kapal tersebut milik asing dan hasilnya dinikmati orang asing. “Kita banyak lahan, hutan kita kaya, tambang melimpah, ikan di laut melimpah, siapa yang menikmatinya? Orang asing. Itu yang jadi pikiran saya,” tegasnya. Awalnya pembelian kapal patrol tersebut memang mengundang kontroversi termasuk kalangan TNI AL sendiri. Namun setelah Isran Noor menjelaskan tujuan pembelian kapal NO. 03 • 01 - 30 September 2013

www.thenetworks.asia


Social Voice theNetworks

Informasi Jadwal Kuliah Lewat Twitter

L

ama tak berjumpa dengan kawan lama atau sahabat terkadang menyesakan hati. Namun, hal itu tak dirasakan oleh Syarifah Aminah Risantya. Sebab dengan Twitter perempuan yang biasa disapa Icha ini bisa menyapa kembali teman lamanya. “Kontak di telpon aku udah gak ada lagi nama temen-temen. Eh, pas aku punya Twitter ketemu aja tuh temen-temen sekolah dan temen main aku,” kisahIcha mahasiswi jurusan Komunukasi di salah satu Perguruan Tinggi di Jakarta ini kepada Thenetworks.asia. Di sisi lain, tambah Icha, dirinya kerap menggunakan Twitter untuk melihat informasi terbaru di media online. “Soalnya aku follow beberapa akun majalah, media nasional sama internasional,” ujar mahasiswi berkacamata ini. Ketika ditanya pengalaman yang kurang mengenakan dialami saat memiliki akun Twitter, dirinya mengungkapkan saat dosen di kampusnya memfollow akunnya. “Dosen aku nge-follow akun aku, jadi gak bebas deh ngetwit,” keluhnya. Twitter, bagi Icha juga sangat bermanfaat dalam menjalankan aktifitasnya sebagai mahasiswi. Seperti halnya informasi perubahan jadwal kuliah melalui Twitter. “Iya kan suka ada perubahan jadwal kuliah gitu di kampus, nah itu suka dikasih tahunya lewat Twitter,” tukasnya.

Nama: Syarifah Aminah Risantya Akun: @ichamoy Aktif: 2009 Followers: 654 Following: 392 Profesi: Mahasiswi

Twitter Tempat Berdiskusi

S

tatus sebagai abdi negara bukan halangan bagi Harry Sanjaya, pria asli Medan Sumatera Utara untuk bersosialisasi di dunia maya khususnya Twitter. Twitter bagi kelahiran 30 tahun lalu, adalah wadah untuk mendapatkan informasi mengenai apa saja dengan cepat. “Dengan memfollow teman-teman dan saling mention juga bisa memperluas pergaulan dan meningkatkan silaturahmi ke teman-teman yang jarang sekali bisa ditemui,” ucap pegawai negeri sipil di wilayah Jakarta ini. Selain bisa mendapatkan informasi, tambah Harry, bila ada kejadian atau kegiatan terbaru cepat diterima. “Saya juga bisa melontarkan informasi ke orang lain dengan pesan singkat di twitter. Setelah itu tinggal nunggu di komen atau diretweet,” terangnya. Tak hanya itu, Twitter sambung Harry juga bisa untuk tempat berdiskusi. “Kalau ada yang mau didiskusiin sama teman-teman atau relasi juga bisa disampaikan di Twitter sambil mention ke orang-orang yg mau diajak diskusi,” kata Harry. Ketika ditanya soal suka dan duka menggunakan Twitter , Harry mengungkapkan dirinya lebih banyak mengalami suka daripada duka. “Sukanya yah bisa nambah temen. Sukanya lagi, bisa update apa aja yang baru. Jadi kalau orang cerita apa saja yang baru kita bisa connect,” tukasnya. Nama: Harry Sanjaya Akun: @sanjayaharry Aktif: 6 Mei 2010 Followers: 235 Following: 311 Profesi: PNS

NO. 03 • 01 - 30 September 2013

www.thenetworks.asia


Thenetworks edisi 3  

Kali ini mengupas tentang kompetisi kaum muda di pilpres 2014,dan juga wajah pesohor calon legislator

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you