Page 1

The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist No.1Vol.2November2017 ISSN: 2597-3681

PERBANDINGAN KADAR GLUKOSA DARAH SEBELUM DAN SESUDAH MINUM KOPI 1)

Nur Vita Purwaningsih1 Prodi D3 Analis Kesehatan, FIK, Universitas Muhammadiyah Surabaya vitasagi86@yahoo.com

ABSTRACT Introduction: having a blood glucose test is very important to determine the glucose level in the body. Overage blood glucose can lead do deabetes mellitus. Coffee was known as lower blood glucose levels dan reduces the risk of other diseases due to chlorogenic acid thet stimulates glucagon like pestide-1 (GLP). Before conducting the examination of research subject the body should fasted 8 until 10 hours. The aim of this study was to determine the difference in fasting blood glucose levels before andan after consuming coffe. Reseach conducted by the experimental design with one group pretest and postest design using capilarry blood samples from the students , many as 30 peoples. Method: the method used for cheking blood glucose levels are a tool assited rapid test glucometer accu check®. Result: result mean glucose levels before to treatment equal to 94,10 mg/dL ± 8,242 and after treatment amounted to 86,96 mg/dL ± 4,994. Discussion: based on data analysis using a paired t-test p value = 0,000 which means that there are differences fasting blood glucose levels after consumsing coffe, so it can be concluded that coffe can lower blood glucose leves after consumsing coffee.

Tangal Submit: 28 November 2017 Tanggal Review: 13 Desember 2017

Tanggal Publish Online: 19 Desember 2017

Keywords

: Coffee, Blood Glucose, rapid test.

PENDAHULUAN Kopi merupakan salah satu alternatif minuman

pilihan

yang

sangat

sehingga meningkat dari 31%

digemari

pada tahun

2010 (National Coffee Association, 2011).

masyarakat Indonesia maupun negara lain

Menurut masyarakat awam, bahwa kopi

selain teh (Bhara, 2009). Konsumsi kopi

mampu menghilangkan rasa lelah dan kantuk,

terbanyak hingga saat ini ditempati oleh usia

sedangkan menurut hasil penelitian ilmiah,

25-39 tahun. Karena pengaruh gaya hidup

kopi dapat menurunkan risiko terkena penyakit

serta banyaknya cafe atau restoran yang

diabetes mellitus, menurunkan kadar glukosa

mengolah kopi menjadi berbagai minuman

darah, dan menurunkan kadar asam urat. Hal

menarik membuat remaja dan dewasa muda

tersebut karena adanya senyawa poliphenol

sebagai konsumen kopi semakin meningkat.

pada kopi yaitu chlorogenic acid, tetapi tetap

Pada tahun 2011, sebanyak 40% dari usia 18-

perlu diperhatikan konsumsi berapa cangkir

24 tahun mengkonsumsi kopi setiap hari,

kopi perharinya agar aman dan memberi efek baik bagi tubuh (Lelyana, 2008). 61

Purwaningsih, N. V. 2017. Perbandingan Kadar Glukosa Darah Sebelum Dan Sesudah Minum Kopi. Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 2, No.1 (61-66).


The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist No.1Vol.2November2017 ISSN: 2597-3681

Kandungan kimia yang ada didalam kopi

terdiri

nonvolatil.

dari

senyawa

Senyawa

volatil

volatil

analisis dilakukan di Laboratorium Patologi

dan

Klinik.

berpengaruh

Peralatan

yang

diperlukan

dalam

terhadap aroma kopi sedangkan senyawa

penelitian ini yaitu, gelas plastik, tremos,

nonvolatil berpengaruh terhadap mutu kopi.

sendok, glukometer merk easytouch, lancet,

Kandungan kimia kopi yaitu caffein dan

autoclik,

chlorogenic

acid

handscone, masker dan kapas kering. Bahan-

senyawa

bahan yang digunakan antara lain : kopi, air

poliphenol yang menjadi antioksidan kuat di

panas dan darah kapiler, (whole blood) dari

dalam kopi (Yusdiali, 2008).

ujung jari tengah dan jari manis.

merupakan

acid. salah

Chlorogenic satu

jenis

Glukosa darah adalah gula yang terdapat

strip test, kapas alkohol 70%,

PROSEDUR

di dalam tubuh yang terbentuk dari karbohidrat

PEMERIKSAAN

KADAR GLUKOSA DARAH

dari makanan serta disimpan dalam bentuk

Sebelumnya

responden

yang

telah

glikogen di hati dan otot rangka (Joyce

bersedia, diberitahu untuk melakukan puasa

Lefever,

2007).

melitus

(DM)

selama 8 jam sebelum pemeriksaan. Tahap

metabolisme

yang

pertama gunakan APD seperti sarung tangan.

heterogen, baik secara genetik maupun klinis

Memasang strip pada alat glukometer merk

dengan gejala berupa toleransi karbohidrat

easytouch, dicek nomor kode kalibrasinya

(ADA, 2009).

dengan membandingkan nomor kode kalibrasi

merupakan

Diabetes

gangguan

Berdasarkan hasil survey lapangan,

(kode chip) di layar dengan yang ada di botol

petugas laboratorium akan menunda atau

strip kemudian dipasang lancet ke softclix,

menolak

sudah

lalu dilakukan desinfeksi jari tengah atau jari

meminum kopi walaupun hanya sedikit saja.

manis dibagian samping yang akan dilakukan

Hal inilah yang mendorong peneliti untuk

penusukan menggunakan kapas alkohol 70 %,

melakukan penelitian perbandingan kadar

tunggu sampai kering, melakukan sampling

glukosa darah sebelum dan sesudah minum

darah kapiler di daerah jari tengah atau jari

kopi.

manis yang telah di desinfeksi, tetesan darah

apabila

pasien

tersebut

pertama dibuang, tetesan darah kedua dialirkan METODE PENELITIAN

ke strip, menutup daerah tusukan dengan

Metode dalam penelitian ini adalah

kapas kering, ditunggu hasilnya dalam waktu

eksperimental. Penelitian dilaksanakan pada

beberapa detik, dibaca hasilnya yang tertera di

bulan Mei. Sampel yang digunakan adalah

layar glukometer dan dicatat hasilnya, setelah

darah kapiler yang diambil dari ujung jari

selesai

tengah atau ujung jari manis dari mahasiswa Prodi

Analis

sebanyak

30

pemeriksaan

pertama

responden

diberikan perlakuan dengan mengkonsumsi

sampel

kopi yang telah disediakan. Setelah 2 jam,

menggunakan random sampling kemudian 62 Purwaningsih, N. V. 2017. Perbandingan Kadar Glukosa Darah Sebelum Dan Sesudah Minum Kopi. Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 2, No.1 (61-66).


The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist No.1Vol.2November2017 ISSN: 2597-3681

kemudian melakukan pemeriksaan kembali

darah 2 jam PP menggunakan darah kapiler

dengan cara yang sama seperti langkah-

<200 mg/dL. Setiap individu memiliki kadar

langkah tersebut diatas.

glukosa darah yang berbeda-beda, karena ada atau

riwayat

diabetes

pada

lingkungan keluarga dan bagaimana kinerja

HASIL PENELITIAN Berdasarkan

tidaknya

hasil

penelitian

dari

perbedaan kadar glukosa darah puasa sebelum

hormon

insulin

di

dalam

tubuh

(PERKENI, 2011).

dan sesudah mengkonsumsi kopi diperoleh

Adapun hal yang perlu diperhatikan

hasil sebagai berikut:

sebelum pengambilan sampel yaitu subyek penelitian sudah berpuasa agar hasilnya tidak

Tabel 1. Hasil Pemeriksaan Kadar Glukosa Darah Puasa Sebelum Dan Sesudah Minum Kopi.

Sebelum Minum Kopi

ada faktor pengganggu. Sedangkan pada saat

Sesudah Minum Kopi

pengambilan sampel dan pemeriksaan sampel

30 sampel

penusukan harus diperhatikan areal yang akan

Jumlah Sampel

30 sampel

Rerata

94,10

84,30

SD

8,242

4,994

perlu juga diperhatikan, sebelum melakukan

disampling, tidak boleh ada peradangan, bekas luka dan jika tangannya tampak pucat dianjurkan untuk merendam tangan memakai air hangat atau digosok-gosok agar peredaran

Berdasarkan data tersebut didapatkan puasa sebelum

darahnya lancar. Kedua saat melakukan

mengkonsumsi kopi sebesar 94,10 mg/dL dan

desinfeksi, sisa alkohol sebelum dilakukan

sesudah mengkonsumsi kopi sebesar 86.96

penusukan harus kering yang bertujuan jika

mg/dL. Kemudian di lanjutkan uji statistik

darah keluar tidak melebar,

dengan menggunakan uji t berpasangan. Hasil

sebaiknya dilakukan pada bagian sisi jari

uji t berpasangan nilai P (0,000) < dari nilai Îą

untuk mengurangi rasa sakit pada subyek

(0,05). Hal ini menunjukan hasil out put

penelitian, jika darah tidak keluar jangan

P<0,05, berarti Ho ditolak dan Ha diterima.

menekan atau memeras jari agar darah keluar

rerata kadar glukosa darah

Penusukan

karena darah akan bercampur dengan jaringan PEMBAHASAN Berdasarkan

lainnya yang nantinya dapat mempengaruhi pemeriksaan

hasil pemeriksaan dan yang terakhir adalah

glukosa darah diatas dalam bentuk table

memastikan areal strip pada alat glukometer

sebelum dan sesudah subyek penelitian

penuh, jika strip tidak penuh maka akan

diberikan perlakuan masih berada pada nilai

menyebabkan kadar glukosa darah tinggi.

normal.

Kadar

hasil

glukosa

darah

puasa

Kopi

merupakan

minuman

menggunakan sampel darah kapiler sebesar

psikostimulan yang berasal dari biji kopi yang

120 mg/dL dan nilai normal kadar glukosa

sudah diolah menjadi bubuk kopi. Selain

63 Purwaningsih, N. V. 2017. Perbandingan Kadar Glukosa Darah Sebelum Dan Sesudah Minum Kopi. Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 2, No.1 (61-66).


The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist No.1Vol.2November2017 ISSN: 2597-3681

sebagai minuman psikostimulan kopi juga

5-15

pmol/L

namun

sangat bermanfaat bagi kesehatan yaitu dapat

peningkatan

mengurangi risiko terkena penyakit diabetes

kadarnya 20-30 pmol/L. Adanya karbohidrat,

mellitus, asam urat dan dapat menurunkan

protein,

kadar glukosa darah. Hal ini karena adanya

merangsang sel L usus untuk mensekresikan

kandungan poliphenol yaitu chlorogenic acid

insulin yang nantinya akan dieleminasi dari

yang terkandung didalam kopi (Villanueva,

sirkulasi dalam waktu kurang lebih 5 menit.

setelah

lemak

akan

selesai

secara

mengalami makan

langsung

dan

dapat

2006). Kopi yang digunakan dalam penelitian

Bila GLP-1 yang dieksresikan oleh sel L

ini adalah kopi robusta dengan komposisi 100

usus beredar di sirkulasi sistemik dan

%, lemak total 0 gram, lemak jenuh 0 gram,

mencapai reseptonya di pankreas, maka

protein 0 gram, karbohidrat total 1 gram, gula

sekresi glukagon akan dihambat oleh GLP-1

0 gram, natrium 0 mg.

yang mengakibatkan kadar glukosa darah

Kopi yang diminum akan langsung

akan mengalami penurunan lebuh

banyak

karena kadar

diserap oleh gastrointestinal secara sempurna

insulin

daripada

kadar

setelah 45-60 menit, kemudian di eliminasi di

glukagon, metabolisme karbohidrat GLP-1

hati dan didistribusikan ke seluruh tubuh.

dapat meningkatkan rasio insulin terhadap

Absorbsi kopi dalam saluran pencernaan dapat

glukagon dan akan mengakibatkan terjadinya

mencapai 99% (Gerhastuti, 2009).

hambatan produksi glukosa dihati sehingga

Berdasarkan hasil penelitian yang dalam

kadar glukosa di sirkulasi akan menurun,

bentuk tabel dan diuji signifikasinya secara

hormon GLP-1 dapat memperbaiki pankreas

statistik antara hasil kadar glukosa darah

dengan cara meningkatkan sensitivitas sel

puasa sebelum dan sesudah minum kopi

beta pankreas terhadap peningkatan kadar

mengalami penurunan. Penelitian ini sejalan

glukosa disirkulasi ( Sayogo, 2011).

dengan Sayogo (2011), bahwa terjadinya

Selain itu, manfaat lain dari GLP-1 ini

penurunan kadar glukosa darah sesudah

sebagai stimulasi sekresi insulin karena GLP-

menkonsumsi kopi disebabkan karena kopi

1 merupakan stimulan, merangsang gen pro-

memiliki poliphenol yaitu chlorogenic acid

insulin dan sintesis insulin. Setelah terjadi

yang berfungsi sebagai antioksidan kuat yang

ekskresi

nantinya

disirkulasi

akan merangsang pembentukan

GLP-1 (glucagon likepeptide-1).

insulin, akan

maka

kadar

mengalami

glukosa

penurunan,

menghambat sekresi glucagon karena sekresi

GLP-1 merupakan zat kimia yang dapat

glukagon terbukti dengan adanya reseptor

meningkatkan sensitivitas insulin. Sekresi

GLP-1 di sel beta pankreas yang nantinya

utama GLP-1 terjadi di sel L usus yang

akan menghasilkan glukagon.

terletak di sepanjang usus halus dan usus

Menurut Thahjono (2010) efek kopi

besar. Kadar GLP-1 pada saat puasa sebesar

terhadap kadar glukosa darah menggunakan

64 Purwaningsih, N. V. 2017. Perbandingan Kadar Glukosa Darah Sebelum Dan Sesudah Minum Kopi. Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 2, No.1 (61-66).


The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist No.1Vol.2November2017 ISSN: 2597-3681

subyek penelitian penderita diabetes mellitus

menggunakan subyek penelitian penderita

tipe 2 dengan jumlah sampel sebanyak 20

penyakit diabetes mellitus tipe 2 dengan

orang dan pemberian terapi kopi selama 1

pemberian terapi kopi selama satu minggu,

minggu, menyatakan bahwa kopi mampu

sedangkan pada penelitian ini peneliti hanya

menurunkan kadar glukosa darah pada

memberikan perlakuan dengan mengkonsumsi

penderita diabetes mellitus tipe 2 dengan

segelas

nilai P=0,021.

penelitiannya yaitu pada mahasiswa dan

Penelitian pendukung laiannya yaitu

kopi

mahasiswi.

robusta

pada

subyek

Dari penelitian Swastika letak

menurut Swastika (2012) tentang efek kopi

perbedaannya hanya diperlakuaan, dimana

terhadap

pada

pada penelitian swastika terdiri dari tiga

mahasiswa yang terdiri dari 7 orang laki-laki

perlakuan yaitu kontrol, mengkonsumsi kopi

dan

dan mengkonsumsi minuman berkalori, tetapi

8

kadar

orang

glukosa

perempuan

darah

dengan

jenis

penelitian eksperimental dan pemberiaan

memiliki kesaamaan pada

perlakuan

menggunakan

yang

berbeda

dengan

menggunakan minuman yang ber kalori, kopi dan juga terdapat kontrol.

mahasiswa

peneliti sebagai

yaitu subyek

penelitian.

Dari penelitian KESIMPULAN

yang dilakukan menyatakan bahwa kopi

Berdasarkan hasil penelitian yang

mampu menurunkan kadar glukosa darah. Berdasarkan dari hasil penelitian yang

telah dilaksanakan mengenai pemeriksaan

sudah dilakukan oleh Thahjono dan Swastika,

kadar glukosa darah puasa sebelum dan

yang menyatakan bahwa mengkonsumsi kopi

sesudah minum

dapat menurunkan kadar glukosa darah pada

sebagai berikut: Rerata hasil pemeriksaan

peyakit diabetes mellitus tipe 2 maupun pada

kadar

mahasiswa dan dilihat dari penelitian yang

mengkonsumsi kopi adalah sebesar 94,10

dilakukan

mg/dL Âą 8,242

mg/dL.

memberikan hasil yang menunjukan bahwa

pemeriksaan

glukosa darah

kopi dapat menurunkan kadar glukosa darah

sesudah mengkonsumsi kopi adalah sebesar

dengan nilai p=0.000. Hal ini menunjukan

84,30 mg/dL Âą 4,994 mg/dL. Ada perbedaan

antara teori dengan penelitian yang dilakukan

kadar glukosa darah puasa sebelum dan

saling mendukung.

sesudah minum kopi dengan nilai p=0,000.

oleh

peneliti,

juga

dapat

glukosa

kopi dapat

darah

kadar

disimpulkan

puasa

sebelum

Rerata hasil puasa

Saran

Penelitian yang dilakukan oleh Thahjono

Berdasarkan hasil penelitian yang

dan Swastika ada perbedaan dengan yang dilakukan peneliti dilihat dari segi subyek

telah

yang

yang

memberikan saran sebagai berikut: Bagi

Thahjono

Peneliti Selanjutnya perlu dilakukan penelitian

digunakan

diberikan.

Pada

dan

perlakuaan

penelitian

dilakukan,

maka

penulis

dapat

65 Purwaningsih, N. V. 2017. Perbandingan Kadar Glukosa Darah Sebelum Dan Sesudah Minum Kopi. Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 2, No.1 (61-66).


The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist No.1Vol.2November2017 ISSN: 2597-3681

lanjutan dengan menggunakan rentan waktu

(21), Karya Tulis Ilmiah. Universitas Sumatera Utara.

yang berbeda untuk melihat reaksi kopi yang

Swastika, K., 2012. Efek Kopi Terhadap Kadar Glukosa Darah PostPrandial Pada Mahasiswa

maksimal terhadap penurunan kadar glukosa darah dan dengan takaran kopi yang berbeda.

Thahjono dan Danang., 2010. Pengaruh Terapi Kopi Terhadap Kadar Gula Darah Acak Pada Pasien Diabetes Millitus Tipe 2 Di Desa Waru Beron RT. 06 RW. 02 Balong Bendo Sidoarjo. 4(3).

DAFTAR PUSTAKA American Diabetes Association (ADA). 2009. Report of The Expert Committe in the Diagnosis and Classification of Diabetes Mellitus. Diabetes Care, USA

Villanueva., 2006. Pengaruh Pemberian Kopi Dosis Bertingkat Per Oral 30 Hari terhadap Gambaran Histologi Hepar Tikus Wistar. Karya Tulis Ilmiah. Universitas Diponegoro.

Bhara, M. 2009. Pengaruh Pemberian Kopi Dosis Bertingkat Per Oral 30 Hari terhadap Gambaran Histologi Hepar Tikus Wistar (KTI). Semarang: Universitas Diponegoro, p:1-3.

Yusdiali, W., 2013. Pengaruh Suhu Dan Lama Penyanggraian Terhadap Tingkat Kadar Air Dan Keasaman Kopi Robusta. Skripsi. Universitas Hassanudin Makassar.

Gerhastuti, C., 2009. Pengaruh Pemberian Kopi Dosis Bertingkat Per Oral Selama 30 Hari Terhadap Gambaran Histologi Ginjal Tikus Wistar. Karya Tulis Ilmiah. Universitas Diponegoro. Kee, J. L., 2007. Pedoman Pemeriksaan Laboratorium & Diagnostik. Ed.6. Jakarta: EGC Lelyana, R., 2008. Pengaruh Kopi Terhadap Asam Urat Darah studi eksperimen pada tikus rattus norwegigicus galur wistar. Karya Tulis Ilmiah. Universitas Diponegoro. National Coffee Association. 2011. Pengaruh Kopi Terhadap Kadar Gula Darah Post Prandial, p: 1-2. Sayogo dan Mutu., 2011. Fruktooligosakarida dan Pengaruhnya Terhadap Hormon Glucagon-like-peptida-1 Pada Penyandang Diabetes Millitus Tipe 2. 2

66 Purwaningsih, N. V. 2017. Perbandingan Kadar Glukosa Darah Sebelum Dan Sesudah Minum Kopi. Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 2, No.1 (61-66).

PERBANDINGAN KADAR GLUKOSA DARAH SEBELUM DAN SESUDAH MINUM KOPI  

Keywords : Coffee, Blood Glucose, rapid test

PERBANDINGAN KADAR GLUKOSA DARAH SEBELUM DAN SESUDAH MINUM KOPI  

Keywords : Coffee, Blood Glucose, rapid test

Advertisement