Page 1

Rakyat Bengkulu

ď Źď€ Minggu,

TELEPON PENTING Polres Kantor PBK Rumah Sakit PLN

087877170691 085378635859 0737 71148 0737 71154

Lintas SKPD Sesalkan Pemda Tak Lapor KETUA DPRD Mukomuko Drs. Arnadi Pelam menyayangkan Pemda Mukomuko tidak melapor telah membuat tim penanganan kasus penyerobotan Area Peruntukan lain (APL) Dusun Pulau. Seharusnya pembentukan tim melalui SK Bupati harus ditembuskan ke lembaga legilslatif. Sehingga DPRD bisa melakukan pengawasan terkait kinerja tim tersebut menyelesaikan konflik di tengah warga. "Kami tidak pernah diberitahu pembentukan tim itu," sesal Arnadi. Bahkan pimpinan DPRD juga belum dapat laporan hasil penyelesaian kasus APL yang sempat ditangani Komisi I. Terlepas dari itu Arnadi mengaku dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan internal pimpinan dan anggota untuk memanggil tim dan dinas yang dianggap bisa menyelesaikan masalah itu. "Intinya kita mendesak pemda menarik alih penguasaan terhadap 400 hektare tanah APL itu. Kemudian memperuntukkan tanah itu untuk kepentingan masyarakat. Membekukan alas hak yang sudah terbit di atasnya saat ini. Intinya jika mau pasti bisa," demikian Arnadi.(del)

Info Senemu

Sawah Perlu Dilindungi SAWAH warga yang berada di sepanjang pesisir pantai Kecamatan Ipuh perlu dilindungi. Apalagi saat ini di tengah penggalakan ketahanan nasional, Balai Sungai dan HABIZAR Rawa Wilayah VII Sumatera dianggap paling pas menyelamatkan lokasi penyumbang pangan untuk masyarakat Mukomuko tersebut. "Ada sekitar 400 hektare sawah yang harus dilindungi, supaya tidak rusak karena kemasukan air laut. Saat ini posisi pinggir pantai tinggal sekitar 50 - 80 meter," terang warga Kecamatan Ipuh Habizar. Sawah merupakan satu-satunya sawah produktif di Ipuh. Walaupun digarap sekali setahun, akibat minimnya sarana pengairan sawah tadah hujan tersebut namun hampir 800 KK menggantungkan hidup di sawah. Apalagi saat cuaca tidak bersahabat untuk nelayan. Sawah diandalkan untuk bisa menutupi kebutuhan keluarga.(del)

MUKOMUKO

MUKO2

24 Februari 2013

23

Seminggu Nelayan Tidak Melaut

MUKOMUKO - Hujan dan badai yang melanda Mukomuko membawa dampak buruk bagi nelayan. Sudah 7 hari nelayan tidak bisa melaut untuk mencari nafkah. Karena cuaca buruk menyertakan gelombang tinggi yang membuat perahu kecil nelayan tidak bisa beroperasi. Alhasil nelayan menganggur menunggu cuaca membaik. "Sudah seminggu ini tidak melaut. Perahu nelayan hanya ditambatkan saja, karena tidak berani menantang gelomb a n g tinggi," kata Ketua Kelompok Nelayan Kecamatan Ip u h Ramli. K i n i kegiatan

nelayan hanya memperbaiki alat tangkap mereka sembari menunggu gelombang normal. Selain itu, sebagian nelayan turun ke sawah mengurusi padinya yang mulai berbulir. Namun aktivitas itu tidak langsung mendatangkan uang. Untuk menutupi kebutuhan sehari-hari nelayan harus menggunakan uang simpanan mereka. Bagi yang tidak punya terpaksa ngutang. Berharap saat laut bersahabat utang tersebut bisa dibayarkan nelayan. "Untungnya gelombang tinggi tidak merusak kapal nelayan. Karena lokasi parkir perahu jauh

dari ombak. Serta nelayan memang sudah diimbau untuk waspada dengan gelombang tinggi," imbuhnya. Jika cuaca buruk lama, nelayan akan kesulitan. Terpaksa nelayan melaut mencari nafkah. Apalagi saat ini 600 kepala keluarga (KK) nelayan harus menutupi kebutuhan hidupnya. Nelayan banyak yang memiliki alat tangkap baru bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan Rp 100 juta per kelompok n e layan. (del)

ADE/RB

PARKIR: Karena hujan badai terus terjadi nelayan terpaksa tidak bisa melaut. Sehari-hari mereka memperbaiki perahu dan alat tangkap. Bagi yang nekat melaut terpaksa pulang lagi.

Honor PPK Naik Rp 1,2 Juta

Harga Naik, Produksi Sawit Turun

Senin Tes Tertulis

MUKOMUKO - Setelah dipusingkan dengan harga di bawah Rp 1.000 per kilo gram, kini petani sawit dipusingkan penurunan produksi tandan buah segar (TBS) sawit. Penurunan produksi TBS ini mencapai 40 persen. Akibatnya pendapatan petani kelapa sawit di Mukomuko turun drastis. Penurunan produksi TBS dikenal dengan musim track atau musim persiapan munculnya bakal buah baru. "Seluruh kebun sawit warga kehilangan produksi panen mencapai 40 persen. Bahkan kebun petani yang bibitnya jelek kehilangan produksi bisa 60 persen," terang Ketua Kelompok Kebun Masyarakat Desa Pondok Baru Siswardi. Kondisi ini dialami sejak beberapa bulan lalu hingga sekarang. Bahkan perusahaan perkebunan pun mengalami

MUKOMUKO - Honor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) tahun 2013 ini akan mencapai Rp 1,2 juta per bulan. Jumlah ini naik Rp 200.000 dari tahun lalu yang hanya Rp 1 juta per bulan. Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko tengah membuka pendaftaram calon PPK yang akan ditutup hari ini Minggu (24/2). Secara serentak calon PPK akan menjalankan tes tertulis pada Senin (25/2) di salah satu hotel di Mukomuko. "Pendaftaran saat ini masih berlangsung. Saat ini baru 30 calon PPK yang mendaftar. Akan terus bergerak karena pendaftaran masih kita buka," terang Ketua KPU Mukomuko Nasir Ahmad. Minggu malam akan dilakukan seleksi berkas atau seleksi administrasi calon PPK. Seluruh PPK yang mendaftar dan berkasnya

NASIR

diterima pantia berhak mengikuti tes tertulis. Jika setelah pengumuman ditemukan berkas dipalsukan, seperti pemalsuan ijazah atau anggota PPK yang lulus tes itu adalah pengurus partai politik akan dilaporkan ke polisi. "Kita juga akan mengumumkan nama-nama yang lulus

itu di kecamatan-kecamatan. Untuk minta tanggapan dari masyarakat. Segala bentuk pengaduan masyarakat akan ditindak lanjuti," imbuhnya. Penyelanggaraan pemilu KPU Mukomuko butuh 75 PPK yang ditugaskan di 15 kecamatan di Mukomuko. Dalam proses penyeleksian ini KPU berharap ada 15 orang per kecamatan yang mengikut tes perekrutan PPK. Sehingga seleksi bisa lebih baik. Sehingga bisa mendapatkan PPK yang berkualitas. "Para PPK itu akan dilantik Maret, mereka kerja hingga 2 bulan setelah pemungutan suara berlangsung. Atau sekitar 10 bulan masa tugas mereka," tambah Nasir. PNS berhak jadi anggota PPK. Sebab tidak ada aturan yang melarang PNS menjadi anggota PPK. "Yang dilarang adalah pengurus parpol. Kalau persyaratan pendidikan minimal tamatan SMA," demikian Nasir.(del)

Petani Mengeluh

hal yang sama. Karena penurunan produksi ini merupakan siklus rutin. Berakibat ekonomi petani menjadi sulit. "Saat ini panen warga sangat sedikit. Jika sebelumnya kebun sawit terawat per hektarenya menghasilkan 1 ton, sekarang hanya 500 - 600 kilogram. Ini membuat berat petani," imbuhnya. Harga TBS di Mukomuko kini mencapai Rp 1.200 per kilogram di pabrik. Harga itu berlaku mulai 10 Februari lalu hingga sekarang. Tidak ada kenaikan atau penurunan harga TBS. Namun petani memprediksi harga TBS bakal naik lagi. Jika harga di pabrik Rp 1.200 maka harga di petani Rp 1.100 per kilogram. Per ton petani akan mengantongi uang Rp 1 juta setelah dipotong biaya panen. "Harga bersaing dan bertahan. Tidak naik dan tidak juga turun," demikian Siswardi.(del)

Longsor Bukit Tambun Butuh Rp 1,4 M

MUKOMUKO – Mengatasi jalan yang longsor di Bukit Tambun Kecamatan Malin Deman akibat hujan yang terus mengguyur dibutuhkan dana Rp 1,4 miliar. Kepala Bagian Bina Marga Dinas Pekerjaam Umum (PU) Mukomuko Apriansyah, ST mengatakan dana itu untuk membuat jembatan beton konveksional untuk mengganti badan jalan yang hanyut dibawa anak sungai. "Dana yang dibutuhkan berkisar Rp 1,3 - Rp 1,4 miliar. Karena jalan yang longsor itu tidak bisa diatasi dengan pembangunan

box culvert yang dana pembangunannya relatif lebih kecil," terang Apriansyah. Tidak mungkin bergantung pada jalan darurat yang dibangun Pemda Mukomuko untuk mengatasi keterisolasian 6 desa di Malin Deman pascaputusnya jalan tersebut. Karena rawan runtuh. Sehingga menurut kajian Dinas PU penanganan yang paling tepat adalah dengan membuat jembatan beton konveksional. "Jembatan konveksional itu bentangnya sekitar 15 meter. Pembangunan jembatan itu tinggal menunggu persetujuan

dana. Kemungkinan besar menggunakan dana tak terduga atau dana bencana. Proyek pembangunan jembatan itu di APBD 2013 tidak ada. Karena jalan itu putus lantaran hujan beberapa minggu lalu," imbuhnya. Tanah di atas jalan itu labil, sehingga pondasi jembatan yang akan dibangun harus dibuat sedalam 11 meter sampai menemukan tanah keras. Berdasarkan hasil sondiran itu lah diperkirakan dana yang akan terpakai untuk membuat jembatan beton ini mencapai Rp 1,4 miliar.(del)


hal 23 Muko Muk pdf.pdf Baruuuuuuuuu  
Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you