Issuu on Google+

20

Cenderawasih Pos

Kamis, 27 Agustus 2009

ALL SPORT Kilas

Chris John Latih Tanding JAKARTA- Chris John mulai masuk tahap latih tanding (sparing partner). Hari ini, juara dunia kelas bulu (57,1 kg) versi WBA itu dijadwalkan akan menghadapi dua petinju yang disiapkan Golden Boy Promotion (GBP), di The Summit Gym, Pegunungan Big Bear, California - Amerika Serikata. Salah satu petinju yang akan melayani Chris adalah Orlando Salodo, mantan juara kelas bulu IBF asal Meksiko. “Mulai besuk (hari ini, red) dua petinju itu sudah tiba di Big Bear untuk membantu saya dalam sparing partner. Salah satunya mantan juara dunia IBF, Orlando Salodo. Satu lagi, saya lupa namanya,” kata Chris lewat pesan singkatnya (SMS) kepada Jawa Pos, kemarin. Petinju berjuluk The Dragon itu sudah berada di sasana The Summit, di kawasan pegunungan Big Bear, California sejak 14 Agustus lalu. Ia berada di sana untuk persiapan menghadapi pertarungan ulang yang tertunda melawan petinju tuan rumah Ricardo “Rocky” Juarez, yang dihelat di MGM Grand Las Vegas - Amerika Serikat, pada 19 September mendatang. Menurut Chris, kedua petinju yang akan menjadi mitra tandingnya nanti memiliki gaya bertinju yang menyerupai Juarez. “Tinggi badan Orlando juga hampir sama dengan Juarez. Begitu pula gaya bertinjunya. Orlando dan satu petinju lainnya difasilitasi GBP, tetapi atas persetujuan Craig (Craig Christian, pelatih dan manajer Chris John),” ujarnya. Bagi petinju asal Banjarnegara, Jateng itu, pertarungan melawan Juarez merupakan upaya mempertahankan gelarnya yang ke12. Sebelumnya, pada pertarungan pertama di kandang Juarez, di Houston, Texas - Amerika Serikat, pada 28 Februari lalu, berakhir imbang. Ketiga hakim juri memberikan nilai sama, 114-114.

Hasil itu membuat Juarez kecewa dan meminta tarung ulang. GBP selalu pemegang hak tanding Chris menyetujui dan menjadwalkan pertarungan ulang dilaksanakan pada 27 Juni lalu di Staples Center, LosAngeles - Amerika Serikat. Namun menyusul gangguan pernafasan yang menimpa Chris, pertarungan ulang batal terlaksana. Setelah dilakukan negoisasi ulang dengan kedua kubu, GBP akhirnya menyepakati pertarungan ulang yang tertunda dilaksanakan di MGM Grand Las Vegas - Amerika Serikata, 19 September mendatang. Duel Chris melawan Juarez merupakan partai utama kedua setelah pertarungan gelar dunia kelas welter (66,8 kg) versi WBA antara Juan Manuel Marquez (Meksiko) melawan petinju tuan rumah Amerika, Floyd Mayweather Jr. (ado)

Dua Unggulan Bertemu di Final Tim SMA 2 Jayapura ketika menghadapi SMA Taruna Dharma di SMA 3 Bupare Waena kemarin. SMA N 2 menang telak 90-18 dan lolos ke final menantang SMA N 1 Jayapura KORNELIS WATKAAT/CENDERAWASIH POS

JAYAPURA-Dua tim terkuat SMAN 1 Jayapura akhirnya bertemu SMAN 2 di final invitasi bola basket (IBB) ke-IV antar SMA se-Kota Jayapura.. SMAN 1 Jayapura berhasil melangkah ke final dengan kemenangan tipis 37-35 dengan SMA 3A bersamasama dengan SMAN 2 Jayapura mempecundangi SMA Katolik Taruna Dharma dengan skor 90-18. Pelatih SMAN 2 Jayapura Jendri Krimadi mengatakan kesuksesan timnya itu merupakan hasil kerja yang solid antara semua lini, sehingga angka skor yang dicetak anak asuhnya itu sangat jauh dari lawan. “Dengan melihat dari angka skor yang ada, maka SMA Katada bukanlah lawan tangguh bagi kami. Karena buktinya pada perolehan skor itu dan ketidakseimbangan dalam pertandingan tadi,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, usai pertandingan di SMA N 3 Buper Waena, Rabu, (26/8). Menurutnya anak asuh yang diturunkan melawan SMA Katada itu meruKemarin pakan tim tangguh milik SMANDA SMAN 1 yang selama ini memiliki jam terbang main yang cukup tinggi. Dimana meHanya reka sudah senior atau pemain yang perMenang nah bermain di iven bergengsi Deteksi Tipis, SMAN BasketBall League (DBL) 2009. 2 Menang “Pemain yang tergabung dalam tim ini adalah mereka yang sudah terbiasa Jauh bermain basket di SMP sehingga ketika masuk SMANDA langsung direkrut setelah terlebih dahulu diuji,” imbuhnya. Untuk menghadapi SMAN 1 pada final nantinya tentunya teknik dan taktik permainan pun akan di rubah dan ditingkatkan, termasuk tempo permainan yang harus dihitung dengan cermat sehingga SMAN 1 yang adalah salah satu tim tangguh yang tidak boleh dianggap remeh. “Apa yang saya dapat pada training center (TC) di Jakarta pada saat pra PON itu akan saya terapkan pada anak asuh saya. Memang banyak yang harus dibenahi,” terangnya. Ditempat yang sama, Pelatih SMA N 1 Jayapura, Eduardo, mengatakan meski timnya menang tipis, namun ia mengakui kehebatan lawannya. Eduardo kondisi serta stamina timnya yang kurang optimal akibat kurang istirahat dan anak asuhnya fokus pada pelajaran di sekolah. (nls)

Agenda Final Putri (Kamis, 27 Agustus 2009) SMA N 3 vs SMA 2 Final Putra (Kamis, 27 Agustus 2009) SMA N 1 vs SMA N 2 Perebutan tempat ketiga (Kamis, 27/ Agustus 2009) Putri SMA Gabungan vs SMA N 1 Putra SMA N 3A vs SMA Taruna Dharma

Chris John DOK/CEPOS

Persija Terus Dekati Bendol JAKARTA - Benny Dollo memberikan sinyal kian mendekati Persija Jakarta. Memang, pria asal Manado itu belum memberikan kepastian terbuka untuk bergabung dengan klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut. Namun, PT Persija Jaya terus berupaya mencari celah menggaet pelatih Tim Nasional senior itu. Direktur Bisnis PT.Persija Jaya, klub lega; pengelola Persija, Sonny Soemarsono menyatakan Bendol”sapaan karib Bendol—tetap masuk dalam bursa calon pelatih. Dia masuk daftar bersama Suharno, Zainal Abidin, M.Zein Alhadad, dan Ivan Kolev. “Kalaupun tidak menjadi pelatih, dia bisa saja masuk ke penasehat

teknik,” ujar Sony. Sikap Persija yang bersikukuh menggaet Bendol itu tentu membuat Badan Tim Nasional (BTN) berpikir ulang. Sebelumnya Sekjen PSSI Nugraha Besoes menegaskan status Bendol tak bisa disambi mengurusi klub. Timnas wajib menjadi agenda prioritas BEndol sampai kontraknya bersama BTN usai Januari 2010 nanti. Namun, sikap berbeda ditunjukkan Rahim Soekasah, ketua BTN. Pria asal Palembang itu tak mempermasalahkan jika Bendol rangkap jabatan, memoles timnas dan menangani klub. Syaratnya Bendol tidak boleh menjabat sebagai pelatih kepala. Bendol

hanya boleh berperan sebagai penasihat teknis atau orang yang berada di balik layar tim pelatih. “Secara pribadi sikap saya seperti itu. Namun, itu semua kembali pada keputusan PSSI dan tentunya Bendol sendiri,” kata Rahim, di Jakarta, kemarin (26/8). Pernyataan itu tampaknya dilatarbelakangi kontrak Bendol sebagai pelatih timnas yang tinggal menyisakan hitungan bulan. Tepatnya, 31 Januari 2010. Masa depan Bendol sebagai pelatih Timnas juga bergantung pada hasil dua pertandingan melawan Kuwait (14 dan 18/11) serta satu pertandingan melawan Oman pada 6 Januari 2010 menghadapi kualifikasi Grup B

Pra Piala Asia 2011.” Bila pada tiga pertandingan itu Bendol berhasil mempertahankan peluang timnas lolos ke putaran Piala Asia 2011, besar kemungkinan kontraknya akan diperpanjang. Tapi, jika tidak mantan pelatih Arema Malang itu harus siap-siap angkat koper. Meskipun timnas masih menyisakan satu jadwal pertandingan melawan Australia pada 3 Maret 2010 di Stadion Suncorp, Brisbane.” Sementara itu, Bendol juga masih harap-harap cemas menantikan keputusan BTN dan PSSI. “Yang jelas status saya sekarang di PSSI. November akan menjadi langkah paling menentukan buat saya,” ujar Bendol. Sebagai pelatih Timnas, Bendol memang sudah gatal untuk menangani klub. Dia menagmbil contoh Gus Hiddink yang bisa memoles Timnas dan klub secara bersamaan. (vem)

Kompetisi Kabupaten Pemekaran Segera Digelar JAYAPURA-Mempersiapkan sekaligus menjaring pemain yang akan diikutkan dalam Pra PON mendatang, Pengrov PSSI Papua merencanakan menggelar kompetisi sepakbola antar kabupaten pemekaran awal Oktober mendatang. Sekum Pengrov PSSI Papua, Usman Fakaubun yang ditemui diruang kerjanya kemarin mengatakan saat ini ada 10 kabupaten pemekaran yang direncanakan akan ikut ambil bagian meramaikan kompetisi memperebutkan piala bergilir Pengrov PSSI Papua itu. “Tujuan utamanya adalah menjaring pemain untuk diikutkan dalam Pra PON mendatang sekaligus bergabung dengan tim seleksi Porda 2010,” kata Usman. 10 kabupaten pemekaran yang dibidik dan telah dilayangkan undangan adalah Kabupaten Yalimo, Nduga, Lany Jaya, Intan Jaya, Mamberamo Tengah, Mamberamo Raya, Dogiyai, Iyai, Puncak dan Kabupaten Boven Digoel. “Harapan kami dari kompetisi ini akan memberi rangsangan se-

GAMEL/CENDERAWASIH POS

Usman Fakaubun

kaligus peluang bagi kabupaten pemekaran untuk memacu potensi putra daerah setempat khususnya di dunia sepakbola sekaligus menunjukkan bahwa pengurus PSSI Papua tidak melupakan mereka dalam kompetisi ,” ungkap Usman. Syarat pemain yang bisa diikutkan paling minim usia kelahiran 1988 atau yang dianjurkan adalah kelahiran 1990. “Dengan sendirinya dari usai ini waktu untuk

mengembangkan kemampuan maupun potensi bisa lebih lama,” katanya. Bercermin dari kompetisi sepakbola antar kampung yang berakhir awal bulan kemarin, Usman melihat kualitas pemain muda khususnya diusia 15 tahun, dapat menggambarkan bahwa anak-anak Papua termasuk daerah pegunungan memiliki kualitas tehnik, kecepatan maupun kemampuan dalam sepakbola. “Hanya yang perlu jadi perhatian adalah proses pembinaan kedepan agar tetap berkelanjutan dan tidak terputus. Kompetisi ini salah satu rangsangannya,” bebernya lagi. Pada proses pengembalian formulir nantinya, Usman menambahkan bahwa daerah-daerah pemekaran ini juga akan dianjurkan untuk menjadi anggota PSSI Papua. Saat ini baru Kabupaten Nduga dan Kabupaten Yalimo yang sedang dalam proses keanggotaan baru. “Jika telah terdaftar dengan sendirinya akan muncul kompetisi-kompetisi untuk memacu potensi tadi,” tandas Usman Fakaubun. (ade)


20