Issuu on Google+

Influenza INFLUENZA YANG DIKENAL SEBAGAI FLU ADALAH PENYAKIT PERNAFASAN YANG SANGAT MENULAR DAN DISEBABKAN OLEH VIRUS INFLUENZA. Dalam praktek sehari-hari influenza adalah penyebab terbanyak pasien mengunjungi dokter. Influenza sering dikacaukan dengan pilek padahal pilek hanyalah salah satu gejalanya. Influenza adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernafasan termasuk saluran hidung, tenggorokan, saluran bronkial dan paru. Hampir semua orang pernah menderita influenza terutama anak kecil, lanjut usia, orang dengan sistem imun lemah dan orang dengan penyakit menahun lebih rentan terkena influenza. Influenza biasanya tidak berbahaya dan kebanyakan dapat sembuh dengan sendirinya. Belum diketahui apa yang menyebabkan seseorang lebih mudah tertular influenza pada suatu saat dibandingkan dengan waktu yang lain. Kedinginan atau kehujanan tidak menyebabkan influenza atau meningkatkan resiko untuk tertular. Kesehatan penderita secara umum dan kebiasaan makan seseorang juga tampaknya tidak berpengaruh.

LEAFLET INFLUENZA  PENGERTIAN INFLUENZA  PENULARAN INFLUENZA

Berbagai virus yang berbeda menyebabkan terjadinya influenza adalah : Rhinovirus, virus influenza A, B dan C, virus Parainfluenza, virus sinsisial pernafasan. Semuanya mudah ditularkan melalui tetesan air ketika seseorang yang terinfeksi influenza batuk, bersin bersin, atau bicara. Kita dapat menghirup tetesan air itu secara langsung atau dapat terkena virus dari benda yang kita sentuh, seperti gagang telepon, keyboard komputer, pegangan trolly belanjaan yang kemudian berpindah ke mata, hidung, atau mulut tanpa kita sadari. Orang orang yang beresiko terjangkit influenza adalah anak balita atau anak usia kecil, usia di atas 5 tahun, orang yang mempunyai penyakit kronik atau menahun seperti kencing manis, jantung, ginjal dan penyakit paru, mempunyai sistem imun lemah karena obat atau infeksi HIV, ibu hamil, orang yang bekerja di fasilitas kesehatan seperti dokter, perawat dll.

PENULARAN MELALUI KONTAK Terjadi manakala adanya kontak kulit yang sudah terkontaminasi (kontaminasi kulit akibat kontak kulit dengan kulit penderita flu yang terkontaminasi) dengan permukaan tubuh seperti mukosa mata atau hidung. Penularan melalui kontak juga dapat terjadi jika ada kontak seseorang yang rentan dengan objek tercemar yang berada di lingkungan penderita flu.

Tanda dan Gejala Penyakit Influenza

PENULARAN MELALUI P E R C I K A N ( D r o p l et )

 TANDA DAN GEJALA

Terjadi melalui kontak berbicara,

P E NA NG A N A N IN F L UE NZ A :  PENANGANAN

TANDA DAN GEJALA INFLUENZA :

 PENGOBATAN

1.

 PENCEGAHAN

2. 3. 4.

5.

6.

7. 8. 9.

10.

Gejala influenza akan nampak 24 - 48 jam setelah terinfeksi. Merasa dingin, adalah gejala awal yang menandakan influenza. Pada beberapa hari pertama sering terjadi demam, hingga suhu tubuh mencapai 38,9 - 39,4°Celsius. Banyak penderita yang merasakan tubuh sakit, hingga harus berbaring di tempat tidur; terutama di punggung dan tungkai. Sakit kepala disertai sakit di sekeliling dan belakang mata. Sinar terang bisa memperburuk rasa sakit ini. Gangguan saluran pernapasan ringan; rasa gatal pada tenggorokan, rasa panas di dada, batuk kering dan hidung berair. Kemudian diikuti batuk hebat berdahak. Tubuh hangat dan kulit wajah kemerahan. Kadang-kadang disertai mual dan muntah, terutama pada anak-anak. Setelah 2-3 hari, sebagian besar gejala akan menghilang dan demam mereda. Pada sebagian kasus, demam dapat bertahan hingga 5 hari. Bronkhitis dan batuk bisa menetap hingga 10 hari atau lebih, dan diperlukan waktu 6-8 minggu untuk pemulihan total.

1.

Periksakan Segera – Periksakan segera diri ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan lain jika dirasa timbul gejala flu yang tidak biasa. Peberian obat antiviral akan efektif jika diberikan dalam waktu 24-48

organism. Biasanya droplet hanya tersebar melalui jarak yang pendek lewat udara tapi bisa mengenai mata,

jam pertama setelah terinfeksi. 2.

batuk, bersin dapat menyebarkan

Istirahat – Beristirahat akan membuat nyaman dan tubuh Anda akan

mulut, atau hidung orang yang tidak menggunakan alat pelindung,

menggunakan energinya untuk melawan infeksi.

atau mengenai permukaan lingkungan

3. Tetap di rumah – Berdiamlah di

sekitar. Droplet tidak melayang terus

rumah selama 7 hari sampai

di udara.

dirasa telah sehat kembali, lebih baik

jika

mempunyai

kamar

pribadi. Hindari kontak dengan orang lain sebisa mungkin dan menjauh dari kantor atau sekolah selama sakit. Gunakan masker ketika berdekatan dengan orang lain. 4.

Banyak Minum Air – Banyaklah meminum air untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang karena demam. Jika air seni kita berwarna gelap, kita perlu meminum lebih banyak air. Pantau temperatur tubuh dan catat pada pagi,siang dan sore serta malam.

5.

Jangan merokok, karena hal tersebut sangat mengiritasi saluran udara yang bisa dirusak oleh virus.

6.

Cari pertolongan- jika Anda tinggal sendiri, seorang single parent, atau bertanggung jawab untuk merawat seseorang yang cacat atau lumpuh, Anda sebaiknya menghubungi seseorang utnuk membantu Anda sampai Anda merasa lebih baik.

PENULARAN MELALUI UDARA (AIRB ORNE) Terjadi melalui penyebaran partikel kecil < 5 um ke udara, baik secara langsung atau melalui partikel debu yang mengandung mikroorganisme infeksius. Partikel ini dapat tersebar dengan cara batuk, bersin, berbicara. Pengelolaan udara secara khusus dan ventilasi diperlukan untuk mencegah transmisi melalui udara.


TBM FKUNSOED : Leaflet influenza