Page 1

KAMIS, 24 MEI 2012 / 3 RAJAB 1433 H

23

DPRD Kulon Progo Studi Banding... dari hal 17

Sebagai bagian dari masyarakat Banjar, Nana mengaku bangga karena meski baru berusia sembilan tahun namun sudah

banyak daerah yang menjadikan Kota Banjar sebagai tempat studi banding. “Semua ini berkat kerja keras semua elemen masyarakat dan kita harus berbangga hati ka-

rena kota yang masih belia ini ternyata sudah diperhitungkan dengan banyaknya daerah yang merujuk kota ini sebagai tempat studi banding,” tegasnya. (kun)

KLP Sesuaikan Berkas Penyediaan... dari hal 17

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya sudah menerima pendaftar yang akan diverifikasi berkas penawarannya. Para pendaftar tersebut akan memperebutkan 73 paket barang dan jasa yang dari beberapa OPD. Jika persyaratannya sudah lengkap, lanjut Maman, para pendaftar tersebut akan dibagi menjadi tiga klasifikasi penawar.

Pendaftar yang paling rendah penawarannya akan mendapatkan penyediaan barang dan jasa. Menurut Maman, pihaknya membuka pendaftaran pembuktian berkas penawaran dari pukul 08.00-16.00. Bagi mereka yang telat dari yang dijadwalkan semula, tidak akan dilayani. Maman mengatakan, agenda pembuktian ini penting untuk menyatakan kebenaran berkas yang asli setelah pendaftar me-

lakukan pemberkasan melalui internet. “Misalnya kami membutuhkan tenaga ahli sipil, dalam berkas via internet terpenuhi, maka berkas yang aslinya pun harus benar adanya,” ungkapnya. Hasil pembuktian berkas akan diumumkan sekitar seminggu setelah tahapan ini dilaksanakan. Maman mengimbau semua penawar sabar menunggu hasilnya. (zi)

50 Calon Taruna Akpol Lolos Seleksi Awal di Polres Ciamis DENI FR / RADAR TASIKMALAYA

KEBERSIHAN. Petugas kebersihan hendak membuang sampah di tempat pembuangan sampah yang berada di Pasar Banjar, Selasa (22/5).

Regulasi Sampah Harus Tegas dari hal 17

dalam Pengelolaan Sampah adalah dengan menggunakan 3R, yaitu Reduce atau pembatasan timbunan sampah, Reuse atau pendaurulangan sampah, dan Recycle atau pemanfaatan kembali sampah. Pendapat lain disampaikan anggota Yayasan Pelestarian Lingkungan Hidup Indonesia (Yapalhi) Kota Banjar, Arief Rochim Syamsi. Dia menjelaskan, ada

empat aspek penting dalam pengelolaan persampahan. Yaitu masyarakat penghasil sampah; Dinas Kebersihan sebagai pengelola; dukungan sarana dan prasarana yang memadai dan teknologi tepat guna; dan peraturan yang dapat diaplikasikan secara langsung pada masyarakat. “Pengalaman menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang dapat mendukung ke arah terwujudnya pola 3R serta sistem sanitary landfill yang dapat

dipertanggungjawabkan secara optimal belum dilaksanakan secara terpadu, efisien dan efektif pada pengelolaan sampah kota,” jelasnya. Menurut Arief, perencanaan sistem 3R baik, tetapi jika tidak konsisten dilaksanakan di tempat, dapat menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat, keterlibatan semakin pudar, dan muncul ketidakinginan untuk berdekatan dengan sarana persampahan.

“(Hal ini) mengingat karakteristik sampah yang cepat membusuk, bersifat polutan dan mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) serta mudah menyebar bersama air,” ungkapnya. Ditegaskan Arief, 3R merupakan upaya percepatan pencapaian peningkatan pelayanan dengan tujuan memberikan informasi tentang efektifitas dan efisiensi penerapan pengelolaan sampah kota terpadu. (kun)

CIAMIS – Lima puluh pendaftar Akpol tahun 2012 lolos administrasi tahap awal di Polres Ciamis. Pendaftar yang lolos, yakni 46 taruna dan empat taruni. Rencananya calon taruna dan taruni ini akan diberangkatkan hari ini (24/5) ke Mako Brimob Cikeruh Bandung. Ditemui di Mapolres Ciamis, kemarin (23/5), Paur Min Pres Sumda Ipda Rahmat Panani

menjelaskan, awalnya calon taruna dan taruni Akpol tahun 2012 ada 80 orang. Namun setelah diseleksi tahap awal, yang memenuhi persyaratan secara administrasi hanya 50 orang. “Jadi seleksi awal di Polres Ciamis hanya lolos 50 orang saja untuk diberangkatkan ke Mako Brimob Cikeruh Bandung,” terang Rahmat. Dia melanjutkan, pemberang-

katan ke Mako Brimob tentunya disertai pihak keluarga. Di sana, calon taruna dan taruni ini kembali diseleksi. “Jadi ada tahapantahapannya, kalau tidak salah ada 300 orang se-Indonesia yang diketahui mendaftar. Harapan kami dari Ciamis ada yang lolos. Bila memang ada yang tidak lolos, kami ingatkan jangan berkecil hati, masih ada tahun depan lagi,” pungkas Rahmat. (isr)

DPRD Agam Puji Pariwisata Ciamis CIAMIS – Pengelolaan pariwisata di wilayah Kabupaten Ciamis dinilai lebih maju dari pengelolaan pariwisata di Kabupaten Agam Provinsi Sumatra Barat. Hal itu diakui

rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Agam saat studi banding ke DPRD Ciamis, Rabu (23/5) pagi. Pada studi banding tersebut, Ketua Ko-

IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

CENDERAMATA. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Agam Yosiano Mochtar berpeci, menyerahkan cenderamata kepada Ketua Komisi IV DPRD Ciamis Hendra Marcusi, kemarin (23/5).

misi III DPRD Kabupaten Agam Yosiano Mochtar mengaku tertarik dengan segi pembangunan dan infrastruktur kawasan wisata di Ciamis. Menurut dia, jika melihat potensi wisata, antara Kabupaten Agam dan Ciamis tidak jauh berbeda. Hanya saja, sampai saat ini Kabupaten Agam masih perlu belajar dari Kabupaten Ciamis karena daerah ini lebih unggul dalam pengelolaan pariwisata. “Dari segi lokasi, jarak lokasi wisata di wilayah Kabupaten Ciamis jauh dari kotakota besar. Tapi kami lihat, tidak menyurutkan wisatawan yang datang ke lokasi wisata,” tandas Mochtar usai pertemuan. Selain pengelolaan pariwisata, pihaknya juga tertarik dengan ketertiban umum dan lalu lintas di Ciamis. “Kita juga ingin mengetahui lebih dalam dengan beberapa keberhasilan di Ciamis,” ucap Mochtar. Wakil Ketua DPRD Ciamis Gandjar M Yusuf menyampaikan, salah satu pendukung keberhasilan pengelolaan wisata di Ciamis diantaranya karena infrastruktur yang memadai disamping keindahan dan keasrian kawasan wisata. Dia mengucapkan terima kasih atas kunjungan DPRD Kabupaten Agam ke Ciamis. “Kami juga masih perlu penataan lebih baik lagi dan belajar lagi dengan kota-kota lain agar lebih baik lagi,” ucap Gandjar. (isr)

NANA SURYANA / RADAR TASIKMALAYA

PUNGUT. Seorang siswa sekolah dasar memungut sampah yang berserakan di depan gunungan sampah di UPTD Cipta Karya Pangandaran, kemarin (23/5).

IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

ARAHAN. Calon taruna dan taruni Akpol tahun 2012 mendapat arahan dari Paur Min Pres Sumda Polres Ciamis Ipda Rahmat Panani di mapolres, kemarin (23/5).

Leasing yang Disegel Dideadline Diminta Selesaikan Administrasi dengan Nasabah BANJAR – Kasi Penegak Perda Polisi Pamong Praja Kota Banjar Hidayat SKM mengatakan, pihaknya memberi tenggat waktu sampai bulan Juli 2012 kepada pihak leasing yang kantornya disegel agar membereskan administrasi yang berkaitan dengan nasabah. Dia menjelaskan, penyelesaian administrasi untuk mengantisipasi adanya sengketa dengan nasabah yang dikhawatirkan menjadi permasalahan di kemudian hari. Menurut Hidayat, ada ratusan nasabah yang bertransaksi dengan leasing tersebut. “Mereka

Mereka (leasing) mengakui kesalahan tidak memenuhi perizinan. Kami sudah memberikan tahapan-tahapan mulai dari teguran tetapi mereka tidak bisa memenuhi perizinan.”

HIDAYAT (leasing) meminta tenggat waktu untuk mengurusi administrasi kepada nasabah dan mengurusi aset mereka,” ungkap Hidayat saat dihubungi Radar melalui sambungan telepon, kemarin (23/5).

Dia menambahkan, pihaknya juga melarang adanya transaksi baru yang dilakukan pihak leasing dengan nasabah. “Mereka (leasing) mengakui kesalahan tidak memenuhi perizinan. Kami sudah memberikan tahapan-tahapan mulai dari teguran tetapi mereka tidak bisa memenuhi perizinan,” terangnya. Ketika Radar berusaha mengonfirmasi hal ini kepada leasing yang berada di Jalan Dr Husein Kartasasmita ini, tak seorang pun dari pihak leasing bersedia memberikan keterangan. Diketahui sebelumnya, kantor leasing disegel Satpol PP Selasa (21/5) lalu. Penyegelan ini karena pihak leasing tidak memiliki surat izin yang harus dipenuhi. (zi)

23  

dari hal 17 Sebagai bagian dari masya- rakat Banjar, Nana mengaku ba- ngga karena meski baru berusia sembilan tahun namun sudah rombongan Ko...