Issuu on Google+

SABTU, 25 AGUSTUS 2012 / 7 SYAWAL 1433 H

Lebaran, Berat Badan Naik dari hal 1

beratnya sudah 50 kilogram,” katanya lantas tersenyum saat ditemui di kawasan Meruya, Jakarta Barat, kemarin (24/8). Tentu saja bertambahnya berat

badan itu membuat kekasih Bubu tersebut harus cepat melakukan langkah antisipasi. Upaya yang dilakukan penyanyi 30 tahun itu untuk membuat berat badannya kembali normal adalah mengikuti pilates. Dia

berharap, dengan olahraga teratur dan menjaga pola makan, badannya segera kembali ke berat sebelumnya. Sebab, penampilan sangat penting bagi seorang entertainer seperti dia. (nar/c10/nw/jpnn)

Seleksi CPNS Diperketat dari hal 1

seleksi penerimaan CPNS menurut rencana dilaksanakan serentak pada 8 September 2012

di lebih dari 200 titik. “Penerimaan CPNS seyogianya diperuntukkan bagi sekitar 600 kementerian, lembaga dan pemerintah daerah. Namun kenyataan-

nya hanya 23 kementerian dan lembaga serta 25 pemerintah daerah yang memenuhi syarat melakukan penerimaan CPNS tahun ini,” tandasnya. (esy/jpnn)

Sopir Avanza Tolak Bantuan Polisi dari hal 1

mereka berobat ke Puskesmas terdekat. Bahkan, bantuan mobil derek pun mereka tolak. “Katanya dia mau cari bantuan sendiri,” terang Rusdianto. Diakuinya pula, di sekitar lokasi kecelakan tersebut kerap terjadi

peristiwa serupa. “Itu memang lokasinya rawan. Banyak yang masuk jurang,” katanya. Menurut kapolsek kebun itu berada di bawah jalan sedalam empat meter. Di pinggir kebun itu ditumbuhi rumpun bambu yang rimbun sehingga cukup menghalangi pandangan

pengemudi. Sebelumnya, kecelakaan serupa terjadi di sekitar Pengkolan (belokan) Orok Blok Tenjo Laut Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal. Sebuah mobil Feroza yang dikemudikan Rio Aditiya (22) masuk jurang di lokasi itu, 5 Juli. (uym)

7

Bayi 1 Kg Dibuang dari hal 1

kondisinya tidak sempurna (cacat) pasti diurus. Ini kondisinya sehat dan tubuhnya tidak ada yang kurang, (malah) dibuang,” ungkapnya yang tidak melaporkan temuan bayi itu ke polisi. Pihak panti asuhan, kata dia, berencana membesarkan bayi tersebut. “Untuk sekarang ini dirawat dulu di rumah sakit. Kalau sudah sehat normal, baru dibawa ke panti,” ujarnya. “Kalau ada yang mau mengadopsi, ya kami akan serahkan juga, karena ini anak yang tidak berdosa dan harus dirawat dan dibesarkan,” harapnya. Santi, perawat bayi di RSUD Ciamis mengatakan kondisi bayi sehat. Hanya kelahiran bayi ini tidak normal. Saat dilahirkan, bayi itu berusia 6 bulan masa kandungan. Sementara untuk berat bayi, kata dia, satu kilogram dengan panjang 25 centi meter. “Untuk saat ini bayi ini disimpan di ruang incubator, karena harus mendapat perawatan khusus, (akibat) kelahirannya tidak normal,” ujarnya.

ANAK HILANG Sementara itu di Pangandaran, bocah tujuh tahun Muhammad Azril asal Kampung Cibacang Desa Cipendeuy Padalarang Bandung menghilang sejak Selasa (21/8). Azril terpisah dengan orang tuanya saat beraktivitas di Pantai Barat Pangandaran. Meski sudah beberapa kali diumumkan melalui pengeras suara oleh petugas Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista), Azril belum juga ditemukan. Hingga saat ini keluarga dan kerabatnya masih berada di Pangandaran. Wati (35) orang tua Azril menuturkan anaknya lepas dari pengawasannya saat berada di kawasan pantai barat. “Pada saat itu pengunjung memang sedang banyak-banyaknya. Anak saya bermain pasir dan air laut di pinggir pantai. Lengah sedikit, (Azril) langsung hilang. Saya cari-cari kemana-mana gak ketemu,” ungkapnya sambil berlinang air mata kemarin. Wati menyisir kawasan Pantai Barat Pangandaran. Pihaknya juga beberapa kali meminta bantuan petugas Balawista untuk membantu menemukan anak pertamanya tersebut.

“Sudah dicari kemana-mana, sampai hari ini (kemarin) belum ketemu juga,” tuturnya. Wati menuturkan Azril mengenakan kaos singlet hitam dan celana pendek bergambar sondesip. Ia mengaku sudah menghubungi keluarganya di Bandung, namun belum ada informasi keberadaan Azril. Koordinator Balawista Liano mengatakan pihaknya beberapa kali mengumumkan berita kehilangan melalui pengeras suara yang terhubung di lima pos penjaga pantai, namun belum membuahkan hasil. “Azril sampai hari keempat ini belum juga ketemu. Kemungkinan bisa ikut dengan rombongan yang lain. Berita kehilangan ini sudah diinformasikan ke pihak-pihak terkait untuk ditindaklanjuti,” tuturnya. Pria yang akrab dipanggil Ano ini menuturkan kasus wisatawan terpisah dirasakan meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. “Kami berharap para orang tua tidak teledor mengawasi anak-anaknya. Karena kondisi pantai saat ramai. Setiap hari kami menerima puluhan laporan kehilangan anak atau keluarga,” ungkapnya. (yna/nay)

Marak Pelanggaran saat Mudik... dari hal 1

Hingga kemarin, Posko Angkutan Lebaran Terpadu telah menerima 49 laporan pelanggaran tarif bus ekonomi dari masyarakat. “Rata-rata pelanggaran dilakukan dengan menaikkan tarif 20-100 persen dari tarif batas atas. Mengenai hal itu, Direktur Perhubungan Darat Su-

dirman Lambali mengaku akan menindak tegas operator bus yang nakal. “Setelah Lebaran, operator nakal itu akan kita tindak. Sekarang kami beri peringatan awal dulu,” katanya. Dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor 2933 Tahun 2011, pelanggaran tarif sebesar 1-10 persen diberi peringatan tertulis. Untuk

pelanggaran tarif antara 76-100 persen, katanya, bisa dikenakan pembekuan izin trayek selama enam minggu hingga larangan pengembangan usaha selama enam bulan. “Jika tahun lalu PO atau bus sudah pernah begitu (melanggar tarif ), maka sanksi kali ini tentu lebih berat,” katanya . (wir/jpnn)

Masih Ada PNS Bolos Kerja dari hal 8

PNS, mereka siap menerima sanksi secara lisan maupun teguran,” tuturnya. Di Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, ditemukan ada sekitar enam orang pegawai yang tidak hadir. Hal itu diakui Sekretaris Dinas Pendidikan, Oslan

Khaerul Falah. Para pegawai itu belum memberikan konfirmasi alasan ketidakhadiran mereka. Sementara, di Dinas UMKM Koperindag, juga ada pegawai yang tidak hadir namun bukan tanpa keterangan. Menurut Kadis UMKM Koperindag, Hadian, pegawainya tidak hadir atas seizin dirinya.

Ditemui di ruang kerjanya, Kasubag Kepegawaian, Bagian Kepegawaian Pemkot Tasikmalaya, Agus Permana mengatakan, PNS yang disidak tidak hanya di lingkungan bale kota saja, tetapi keseluruhan termasuk PNS di kelurahan. Pihaknya menyebar beberapa tim sidak untuk mengumpulkan data kehadiran itu. (pee)

Pemudik Pulang, Sampah Hilang dari hal 8

Untuk bisa mengatasi persoalan itu, kata Ade, diperlukan kesadaran dan partisipasi para tokoh, ulama, RT, RW, para pemuda termasuk orang tua dalam menumbuhkan kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. Karenanya, pihaknya saat ini tengah menggarap program 3 R (Reduce, Reuse dan Recycle) di 20 RW se-Kota Tasikmalaya. ”Kegiatan 3R ini untuk mengubah tahapan-tahapan perubahan perilaku masyarakat dalam membuang sampah,” tegasnya. Pihaknya juga sedang menyusun Raperda persampahan se-

bagai turunan dari UndangUndang Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengolahan Sampah. Di dalamnya tertuang bahwa pengolahan sampah dilakukan pemerintah bersama masyarakat dan para pengusaha dalam mengatasinya. Seperti menyertakan label imbauan agar tidak membuang sampah sembarangan dalam setiap produk makanan yang berplastik. ”Ya seperti rokok saja. Meski dijual tetapi tetap ada imbauan bahaya dalam setiap bungkus. Sebagai pengingat,” ujarnya. Kedepan, kata dia, ketentuan tersebut akan diterapkan. Namun sejauh ini Raperda tersebut masih dalam tahap pembahasan

di DPRD. ”Mudah-mudahan saja bisa secepatnya direalisasikan guna mengurangi sampah dengan menyadarkan masyarakat,” harapnya. Dihubungi terpisah, Ketua Komunitas Peduli Lingkungan (Kopling) Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar mengatakan, pemkot perlu memfasilitasi pengadaan tong pemilahan sampah untuk dua jenis sampah, yakni organik dan non organik. “Ketika kota dan daerah lain di Jabar sudah melakukan itu, sebaiknya pemkot perlu segera memfasilitasi pengadaan tong pemilah sampah. Bila perlu, satu rumah satu tong sampah,” tuturnya. (kim)

H Budi Sowan ke Bubun Bunyamin dari hal 8

”Insyallah pasangan BudiDede akan menjadi pemimpin yang amanah bagi Kota Tasik,” tuturnya. Agar bisa menyelesai-

kan persoalan aset Kota dan Kabupaten, Bubun menyarankan agar Wali Kota dan Bupati Tasikmalaya segera duduk bersama. Kedua pemimpin itu, kata dia, harus lebih mengutamakan ke-

pentingan masyarakat Tasikmalaya. ”Dengan niat memperbaiki dan ikhlas membangun secara bersama Tasikmalaya, saya yakin sengketa aset akan segera selesai,” tandasnya. (kim)

Banyak Bus Tak Layak Jalan dari hal 8

Yang kaca pecah dikembalikan. Kalau sudah dibereskan, baru boleh dikembalikan,” tegasnya. Berdasarkan data, kata Endang, satu unit bus juga diminta kembali ke garasi pada tanggal 20 Agustus karena buku ujinya tidak sesuai dengan plat

uji. Kondisi ini diketahui karena petugas Dishub melakukan pengecekan dan pemeriksaan rutin setiap hari, sebelum kendaraan diberangkatkan dari terminal. “Kalau yang sudah dibenerin, sudah beres, baru boleh masuk lagi (ke terminal, red),” tuturnya. Pantauan Radar, sejumlah kendaraan yang telah diperiksa dan siap berangkat mengantre di

terminal. Begitupula dengan para calon penumpangnya terlihat mulai padat. Sebelumnya, pada awal Agustus lalu, petugas dinas perhubungan juga pernah menyidak armada bus antar kota yang ada di terminal. Petugas menemukan dua unit bus yang dianggap tidak layak jalan karena surat-suratnya tidak lengkap. (pee)

H Daday Kepincut Deddy Dores dari hal 8

sudah waktunya mendedikasikan kemampuannya untuk memperbaiki dan memberi kesejahteraan warga Jabar. Sedangkan, kehadirannya bersama Deddy Dores ke Tasikmalaya sebagai upaya komunikasi dalam memuluskan niatnya maju sebagai cagaub dari Partai Demokrat. Kendati begitu dia masih menunggu rekomendasi dari Pimpinan Pusat Partai Demokrat. “Saya telah mendaftar-

kan diri sebagai bakal Calon Gubernur Jawa Barat. Ada enam bakal calon yang telah mendaftar ke partai dan sedang menunggu rekomendasi. Tapi saya tetap terus bergerak menjalin komunikasi dengan semua pihak,” ujarnya. Di tempat yang sama, Deddy Dores mengaku tersanjung dengan ajakan dari H Daday itu. “Saya kenal H Daday sudah sangat lama dan ini sinkron dengan keinginan saya untuk bisa mewakafkan diri bagi Jabar,” ujarnya. Sebelum H Daday mengajak

tandem, Deddy memang sudah berencana maju sebagai calon dari jalur independen. Sedangkan ketertarikannya terjun ke dunia politik bukan karena faktor coba-coba mengikuti tren para artis yang kini menggeluti politik.Akan tetapi lebih kepada pengabdian pada Jabar yang sangat dicintainya. ”Saya sudah populer, materi sudah cukup. Jadi majunya saya bukan karena ingin gaji besar tapi ingin membawa Jabar lebih maju dan berkembang,” ujarnya. (kim)

Kenaikan Tarif PDAM Disoal dari hal 8

katanya via ponselnya, tadi malam (24/8). Desi juga menilai, belum saatnya tarif PDAM dinaikkan. Apalagi saat ini harga-harga barang dan kebutuhan pokok di pasaran masih tinggi. “Belum saatnya naik. Sebaiknya nanti saja dinaikannya,” ucapnya. Sementara, Direktur Utama PDAM Tirta Sukapura Tasikmalaya, Enjang Hasanudin SE mengatakan, tidak semua pelanggan PDAM dikenakan kenaikan

tarif dasar. Seperti untuk kelompok ekonomi menengah ke bawah, tarifnya tidak dinaikan. Lagipula, jelas Enjang, tujuan kenaikan tarif untuk pemerataan penggunaan dan penghematan air. “Ya ini (kenaikan, red) berlaku untuk golongan menengah dan orang kaya. Ekonomi menengah ke bawah dan fasilitas sosial tidak,” tuturnya Enjang menuturkan, saat ini sumber air PDAM sudah mulai berkurang akibat musim kemarau yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir ini. Contohnya debit air

dari sumber mata air Cipondoh sudah berkurang 20 sampai 30 persen. Debit air saat ini, kata dia, hanya tinggal 300 sentimeter. Padahal normalnya sekitar 370 sentimeter. Karenanya, penggunaan air harus ditekan. Enjang juga berdalih, kenaikan tarif sebagai cara untuk menyubsidi masyarakat kelas ekonomi ke bawah agar tarifnya tidak naik. “Ini lebih ke sistem keadilan. Jadi biar ada subsidi silang. Masyarakat mampu menyubsidi orang yang tidak mampu,“ tuturnya. (pee/uym)

FOTO : YANA TARYANA DAN NANA SURYANA /RADAR TASIKMALAYA

RAWAT. Bayi perempuan yang dibuang saat dirawat di incubator RSUD Ciamis, kemarin. Anggota Balawista menunjukkan foto Azril, anak yang hilang di Pantai Pangandaran.

Bus Jangan ke Jalur Salawu dari hal 1

karena jalannya sempit,” jelas dia kepada Radar didampingi Kapolres Tasikmalaya AKBP Irman Sugema SH SIK usai memantau pengamanan di sepanjang Jalan Salawu – Singaparna Jumat (24/8). Kapolres Tasikmalaya AKBP Irman Sugema SH SIK melalui Kasatlantas Polres Tasikmalaya AKP Iwan Setiawan mengaku sudah berkoordinasi dengan Polres Ciamis terkait dengan pembatasan bus melalui jalur Salawu. Pelarangan bus ke jalur SingaparnaSalawu tersebut, jelas dia, bukan mutlak bus dilarang ke Salawu tapi lebih ke arah pembatasan bus. ”Kalau nanti di Gentong macet total dan bus tetap dialihkan ke Salawu kami sudah menyiapkan langkah-langkah menanggulangi kemacetan,” jelas dia. Sebelumnya, jalur Singaparna-Salawu digunakan

jalur limpahan saat kawasan Gentong di Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya (yang masuk jalur utama nasional) macet. Adapun beberapa upaya penanggulangan kemacetan di Salawu –-yang juga memiliki titik jalan yang rawan kecelakaan, seperti di Jalan Tanjakan Bohong dan Jalan Tapal Kuda Salawu—Polres Tasikmalaya telah menempatkan personel dan alat derek. ”Kalau rawan macet lainnya di Alun-alun Singaparna dan Jalan Kudang,” ungkapnya. Sementara itu kedatangan Karobankum Divkum Polri Brigjen Pol Drs H Frans Katha Palayukan SH ke wilayah hukum Polres Tasikmalaya untuk memantau daerah atau jalan masih dianggap rawan kecelakaan dan macet, baik mudik maupun arus balik. “Keberadaan saya di Tasikmalaya ini hanya melihat sejauh mana kesiapan (anggota di) wilayah khususnya Tasikmalaya Kota dan

Kabupaten (Tasikmalaya), termasuk Ciamis untuk mengantisipasi arus balik,” ujar Frans. Berdasarkan pantauannya dari siang hingga sore, arus balik di Jalur Salawu – Singaparna lancar. Alat-alat dan personel yang disiagakan Polres Tasikmalaya pada Operasi Ketupat Lodaya 2012 cukup memadai. Terkait jumlah kecelakaan di wilayah hukum Polres Tasikmalaya saat arus mudik dan balik, Kasatlantas Polres Tasikmalaya AKP Iwan Setiawan mengatakan terjadi enam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil dan motor. Baru-baru ini kecelakaan yang terjadi yaitu tabrakan antara bus doa ibu jurusan Tasik – Jakarta yang bertabrakan dengan mobil Mitsubishi L 300 di Jalan Raya Singaparna pada Kamis (23/8) dini hari yang menelan korban jiwa satu orang. ”Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” terang dia. (snd)

Batman Juga Manusia, Semua Bisa Jadi Superhero dari hal 1

Tampaknya, saya menemukan jawabannya dalam Batman 2. Heath Ledger sendiri mengatakan bahwa dirinya sangat menyukai peran sebagai The Joker yang merupakan musuh berat Batman. Dia mendapat lebih dari 30 penghargaan untuk karakter yang menakutkan dan menjijikkan tersebut. Dan karena peran yang dijiwai itulah, The Dark Knight memecahkan rekor box-office pada 2008. Ironisnya, Heath meninggal beberapa bulan kemudian dan diduga kuat karena bunuh diri. Christian Bale, si Batman, sangat berduka atas kematian lawan mainnya yang dia puji sebagai aktor hebat tersebut. James, si jagal manusia nan sadis itu, konon juga sangat terinspirasi The Joker yang begitu gigih melawan seorang superhero. Mungkin saja masih ada James-James lain di antara penonton Batman 2 selain yang mengidolakan segala macam aksi dan peralatannya. Bukankah manusia selalu punya sisi gelap alias the dark side yang bisa diredam dengan aturan-aturan dalam agama, norma-norma sosial, hukum, dan kontrol sosial lain supaya tidak menjadi aksi negatif? Christopher Nolan berhasil melakukan Batman Revival karena, terutama dalam Batman 1, menggambarkan bahwa seorang superhero itu ya asalnya dari manusia biasa. Bruce Wayne adalah bocah anak keluarga billionaire yang tidak bisa tinggal diam melihat kejahatan, ketidakadilan serta praktik-praktik korupsi di Gotham City. Sebelum menjadi Batman, Bruce Wayne pun harus menghilangkan ketakutannya. Sangat

manusiawi bukan? Bahkan, dalam Batman 2, Bruce juga bisa jatuh cinta, patah hati, serta putus asa. Sang sutradara sukses membuat penonton jadi care terhadap superhero Batman dan Bruce Wayne dengan human spirit-nya. Penonton tidak hanya dibikin kagum, tapi juga sayang bahkan peduli kepada dua tokoh fiktif itu. Karakter superhero masuk dalam Bruce Wayne, sedangkan human-spirit Bruce masuk ke dalam Batman. Di sisi lain yang negatif, tentu saja karakter Joker masuk ke Heath Ledger dan human spirit Heath masuk ke Joker. Dalam Batman 3, Bruce yang sudah pensiun dan bahkan harus memakai tongkat selama delapan tahun terpaksa menjadi superhero lagi ketika ada teroris Bane. Yang tak kalah menarik adalah adegan akhir Batman 3. Bruce, kayaknya, mau pensiun dan berpacaran sama si Selina Kyle. Sementara itu, polisi muda John Blake yang diperankan Joseph Gordon-Levitt tertarik menjadi Batman. Wow, lantas, kesimpulan trilogi Nolan ini? Semua orang bisa jadi Batman! Inti buku kelima saya dengan Profesor Philip Kotler dan Iwan Setiawan terbitan John Wiley adalah Marketing 3.0: From Product to Customer to Human-Spirit. Konsep yang saya kembangkan di MarkPlus Inc mulai lima tahun lalu selalu mengingatkan para marketer bahwa dunia senantiasa terus bergeser. Kalau Batman hanya dibuat untuk menyenangkan penonton sebagai customer dengan menampilkan adegan-adegan heroik, ribut, dan mendebarkan, nanti pasti tak laku

keras lagi. Saya sendiri mulai memikirkan konsep buku saya yang sekarang sudah diterjemahkan ke dalam 23 bahasa itu, ketika umur saya menjelang 60 tahun kira-kira lima tahun yang lalu. Sejak menjadi best-seller, saya langsung pontang-panting melayani undangan untuk berbicara tentang konsep tersebut hingga ke berbagai kota di luar negeri. Kini sudah ada museum Marketing 3.0 di kompleks museum Puri Lukisan di Ubud, Bali, atas kebaikan keluarga Kerajaan Ubud. Diresmikan oleh tiga Tjokorda dari Puri Ubud pas hari ulang tahun ke-80 Profesor Philip Kotler pada 27 Mei 2011. Tentunya, baik dalam buku maupun museum, tidak ada contoh Batman sebagai Film 3.0 yang sukses besar, termasuk segala macam kontroversinya. Artinya, brand apa pun, apakah itu brand sebuah produk atau korporasi, juga harus jadi “manusia” dengan spiritnya seperti Batman-nya Nolan. Kalau Batman saja bisa menjadi manusia biasa dan manusia biasa bisa menjadi Batman, kenapa sebuah brand tak bisa? Itu bertujuan agar brand bisa dipedulikan customer. Nah, kalau itu sudah terjadi, sebuah brand pasti akan sukses. Hal itu memang sangat berbeda bahkan sering bertentangan dengan konsep pemasaran tradisional. Tapi, buktinya, sebagai konsep, ia diterima di berbagai belahan dunia. Itu juga membuktikan bahwa era internet yang menggila sekarang ini memang telah mengubah customer, mengubah peta persaingan dan akhirnya mengubah marketing itu sendiri. Bagaimana pendapat Anda? (*)

Makan Lontong Rendang, Dapat Hadiah Dolar dan Euro dari hal 1

Lebaran sekaligus tasyakuran pelayaran Dewaruci yang genap tujuh bulan pada Rabu (15/8). “Perintah komandan, selamatan pelayaran digabung Lebaran supaya lebih meriah,” ungkap Kepala Urusan Perbekalan Sertu Bek Aunu Rofik. Selain nasi kuning yang dibuat tumpeng lengkap dengan sayur-mayur dan laukpauk, beberapa menu spesial Lebaran disiapkan. Diantaranya, lontong rendang daging dan telur, kari ayam, serta sambal goreng teri plus kerupuk udang. Mereka tidak sempat membuat ketupat karena sulit menemukan janur ketika berlabuh di Malta. Jadinya, mereka membuat lontong yang dibungkus plastik sebagai alternatif karena tidak ada daun pisang. “Rasanya memang beda. Tapi, keterbatasan dalam pelayaran membuat masakan terasa enak-enak saja,” timpal Juru Masak Koptu Ttg Wakhidin. Tentara berbadan subur itu memastikan tidak ada masakan yang hambar. Sebab, para juru masak mengolahnya setelah jam berbuka puasa sehingga bisa mencicipi rasa makanan yang diolah. “Pokoknya, masakan untuk Lebaran kami bikin spesial,” lanjutnya. Pukul 05.30 salat Id dimulai di geladak atas. Salat dipimpin imam merangkap khatib Bintara Rohani Pelda Bah Reza Nevyansyah. Kebanyakan para awak kapal muslim yang berjumlah 68 personel mengenakan baju

takwa dengan bawahan sarung. Namun, ada pula yang mengenakan baju batik dipadu celana jins. Beberapa awak yang piket di pos masing-masing pun melaksanakan tugas dengan dress code busana muslim. Misalnya, Juru Layar Kls Bah Unggah Kumara memegang double stir kapal dengan baju koko krem dan sarung kotak-kotak merah kombinasi biru. “Rasanya lebih isis,” seloroh Unggah sembari tersenyum. Di dalam anjungan, Juru Mudi Sertu Nav Cawang dan Serda Nav Saman juga kompak mengenakan sarung. “Kapan lagi bisa sarungan di tempat pusat kendali,” kelakar Saman. Saat pelaksanaan salat, para ABK muslim di anjungan dipersilakan menunaikan ibadah. Kendali anjungan dipegang Perwira Navigasi Lettu Laut (P) Mario Marco dari Papua. Sedangkan kemudi diserahkan ke sejumlah awak nonmuslim lainnya. Suasana haru sekaligus bahagia terpancar sesaat setelah khotbah selesai dan dilanjutkan salam-salaman. Mereka saling berpelukan, bermaaf-maafan. Jauh dari anak-istri serta saudara membuat para awak Dewaruci sudah seperti keluarga sendiri. Apalagi, mereka merasakan suka dan duka dalam kapal yang sempit secara bersama-sama. Setelah salam-salaman, karpet sajadah digulung. Tinggal karpet biru untuk menutupi lantai geladak. Di atasnya lalu disajikan berbagai masakan yang sudah disiapkan malam sebelumnya. Komandan kapal lalu membuka acara ramah tamah itu dengan

mengumumkan bahwa keluarga besar KRI Dewaruci mendapat satu anggota lagi. “Istri kawan kita, Juru Bahari Kopda Sarno, telah melahirkan anak ketiga di tanah air. Alhamdulillah, kita ketambahan satu anggota lagi,” ucap Bima disambut tepuk tangan dan jabat tangan untuk Sarno yang sedang berbahagia. “Semoga menjadi berkah Ramadan,” harap Bima. Sarno lalu meminta komandannya itu untuk memberi nama anaknya. Setelah berpikir sejenak, Bima lalu mengusulkan nama bayi laki-laki Sarno itu Azarino Faahadihilah Ramadhan. “Artinya, hadiah indah yang diselimuti kemuliaan, keberanian, dan berpengetahuan luhur,” ujar Bima. Kebahagiaan ABK (anak buah kapal) pagi itu bertambah. Sebab, ada pengumuman lomba-lomba HUT Ke-67 Kemerdekaan RI yang diselenggarakan beberapa hari sebelumnya. Mereka gembira karena hadiahnya uang tunai dolar Amerika dan Euro. “Lumayan buat tambahan oleh-oleh untuk keluarga,” tutur Serma Bah Rianta tanpa menyebut nominal yang dikantonginya. Acara ramah-tamah diakhiri dengan makan bersama. Diiringi lagu-lagu bernuansa Lebaran yang diputar melalui speaker, para ABK menyantap makanan dengan lahap. Tampak beberapa kapal tanker ukuran besar mulai menyalip Dewaruci dari kiri maupun kanan. Dengan kecepatan jelajah 8 knot, kapal latih TNI-AL itu baru bisa sandar di Port Said, Mesir, Senin (20/8). (*/c10/ari)


7 dsm 25 ag