Issuu on Google+

SABTU, 11 AGUSTUS 2012 / 22 RAMADAN 1433 H

Rauf Masih Kenakan Kaos Setelah Tenggelam Empat Hari di Laut TASIK – Rauf (45), nelayan warga Kampung Sukasari Desa Cikawungading Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya akhirnya ditemukan di sekitar pantai Pasar Rebo Desa Ciheras Kecamatan Cipatujah sekitar pukul 16.30, kemarin (10/8). Seperti diberitakan Radar (7/8), Rauf tenggelam hari Senin (6/8) di depan mulut pelabuhan nelayan Pamayangsari Desa Cikawungading setelah perahunya terbalik dihantam gelombang. Dalam peristiwa itu, Dirman (40) berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang mencapai pinggiran pelabuhan. Namun malangnya, Rauf yang tak pandai beranang itu, tak mampu diselamatkan nelayan setempat karena gelombang laut cukup besar. Dikabarkan Danramil Cipa-

tujah Kapten Inf Iyan melalui ponselnya tadi malam (10/8), jenazah Rauf ditemukan oleh warga pesisir Kampung Pasar Rebo bernama Imang. Kondisi tubuh Rauf sudah membengkak akibat terlalu lama berada di dalam air. Namun masih bisa dikenali karena pakaian yang dikenakannya. Rauf mengenakan kaos nelayan bertuliskan Syukur Laut Nelayan Pamayangsari. “Kami (Koramil Cipatujah) bersama Polsek Cipatujah dan Satpolair Polres Tasikmalaya telah mengevakuasi jasad korban dengan kendaraan ambulans,” jelas Kapten Inf Iyan. Selanjutnya jenazah Rauf dibawa ke kampung halamannya di Kampung Ciherang Desa Mandalajaya Kecamatan Cikalong. Sebelumnya, jenazah diantar ke kediaman istrinya di Kampung Sukasari Desa Cikawungading. Namun ayah dan ibu Rauf memintanya agar dike-

bumikan di tanah kelahirannya di Kampung Ciherang. Sebelumnya, Ketua HNSI DPC Tasikmalaya Dedi Mulyadi mengabarkan hal serupa. “Kami telah melakukan pencarian baik secara langsung dengan Tim SAR Nelayan Pamayang, baik saat sedang mencari ikan. Atas nama nelayan, kami merasa berbela sungkawa. Mudah-mudahan almarhum mendapat tempat yang layak disisi-Nya,” ungkap Dedi melalui ponselnya. Diceritakan Dedi, pada hari Selasa (7/8), nelayan Pamayangsari sempat mencurigai sebuah benda yang mengapung tak jauh dari pelabuhan Pamayangsari mirip tubuh korban. Tim SAR pun sempat dikerahkan untuk mengevakuasinya. Namun upaya itu diurungkan karena gelombang laut yang ganas tidak memungkinkan. “Suasana sempat mencekam, ngeri dan takut,” ungkap Dedi. (uym)

7

Minta Raul Tak Lagi Dihina dari hal 1

untuk bisnis studionya. Sampai sekarang, saya masih mencicilnya juga. Masih ada dua tahun cicilan,” jelas KD. Kondisi itu membuat Raul keberatan. “Jelaslah keberatan,” imbuhnya. Dia meluruskan bahwa itu bukanlah bentuk memfasilitasi (mantan suami). Itu merupakan tanggung jawabnya untuk menyelesaikan cicilan kredit. Diva pop Indonesia tersebut mengungkapkan lebih senang jika kelak ruko itu dijual saat Anang pindah ke rumah baru. “Nanti dibagi dua (hasilnya),” tuturnya. Tetapi, menurut dia, Azriel, anak bungsu Anang-KD,

belum ingin ruko tersebut dijual. “Ziel belum mau. Ya sudah, tidak apa-apa. Yang penting, masih ada wujudnya,” imbuhnya. Pelantun Cobalah untuk Setia tersebut sebetulnya tidak ingin masalah itu menjadi besar dan akhirnya terjadi perang di media. Dia sadar bahwa Anang dan dirinya merupakan ikon yang besar (di industri hiburan). “Saya ikhlas sampai kapan pun dijadikan komoditas pers. Saya dan Anang terus dibanding-bandingkan. Banyak orang yang menikmati (pemberitaan) itu. Tetapi, saya hanya minta diberi ketenangan dan menjalani rumah tangga saya,” ungkapnya. Sehubungan dengan tweet di Twitter itu,

KD memohon agar fans Anang berhenti menghina suaminya. Raul memang bukan orang yang sempurna. “Tetapi, suami saya punya kekuatan untuk membela saya,” ucapnya. Menurut dia, mereka hanya menghakimi tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi. KD menyesalkan kejadian itu. Apalagi, media yang digunakan adalah media global. “Tidak baik mengurusi internal keluarga orang. Biarkan kami tenang. Saya juga lebih mementingkan mengurus keluarga saya. Seperti yang Anang bilang, ini adalah dinamika kehidupan. Saya sabarin aja suami saya,” jelasnya. (jan/c12/any/jpnn)

Siaga Mudik, Waspada Teroris dari hal 1

Anggota intelijen Polri dibantu TNI , kata dia, akan melakukan deteksi dini. “Karena keamanan ini bukan harus Polri saja. Jadi ada intelijen TNI nya juga,” tambahnya. Antispasi lainnya, kata dia, sebelum pelaksanaan salat Ied, pihaknya akan menyeterilkan masjid-masjid. Hal itu mengantisipasi ancaman teroris. Meski begitu, menurut Sambodo, Kota Banjar secara umum aman dan pola pengamanan pun telah tertata. Sebelumnya, Wali Kota Banjar Herman Sutrisno saat menjadi inspektur upacara Gelar Operasi Ketupat Lodaya 2012, kemarin, mengimbau unsur intelijen Polri meningkatkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang dinilai akan mengganggu keamanan, ketertiban masyarakat atau bahkan dapat mengancam keselamatan masyarakat, salah satunya karena gangguan teroris. Dia pun meminta masayarakat, pemerintah, TNI dan Polri saling berkoordinasi

mengamankan Kota Banjar. Terlebih, aksi teroris akhir – akhir ini sudah tidak berkaitan lagi dengan sentimen agama tertentu, melainkan sebuah kejahatan terorganisir. “Masalah ini bukan tanggung jawab aparat saja, atau aparat keamanan saja, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama di masyarakat,” ujarnya tadi malam kepada Radar. Masyarakat, kata dia, jangan terprovokasi hingga menjalankan kegiatan teroris. Jika menemukan ada orang tak dikenal dan tidak memiliki identitas, kata Herman, secepatnya warga berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan. “Bagi para camat, adakanlah pertemuan dengan lurah/kepala desa untuk mensosialisasikan bahaya terorisme. Yang diutamakan, daerah – daerah yang padat penduduk terlebih dahulu, karena itu faktor yang memudahkan masuknya teroris ke daerah tersebut, jika penduduknya sedikit, tentu orang asing gampang dikenali,” ujar pria yang juga ketua DPD Partai Golkar Kota Banjar ini.

Dihubungi terpisah, Kapolresta Banjar AKBP Sambodo Purnomo Yogo SIK, MTCP meminta masyarakat mewaspadai orang baru. “Kami meminta agar masyarakat waspada terhadap orang-orang di sekitar kita, terutama orang-orang baru dan asing,” ujarnya tadi malam. Alumni Akpol angkatan 1994 ini pun meminta kepada masyarakat melaporkan jika ada orang tidak dikenal dan melakukan kegiatan yang mencurigakan. “Segera lapor kepada aparat. Dengan informasi sedini inilah kita akan semakin cermat mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya. Berdasarkan catatan Radar, beberapa warga Kota Banjar beberapa kali terlibat dengan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, karena diduga tersangkut dengan terorisme. Malah, pada 2011, seorang perempuan muda dan pria yang menjadi kakak iparnya pernah diciduk satuan elit di Polri itu, karena diduga tersangkut teroris. (yopi/try/kun)

Pembangkit Taubat dari hal 1

DEDE MULYADI / RADAR TASIKMALAYA

TUNTASKAN. Para pekerja berada di pinggir Jalan Gentong Baru kemarin.

Jalan Gentong Baru Sudah 95% dari hal 1

sebanyak 310 personel kepolisian sudah siap diterjunkan melakukan pengamanan mudik dan balik Lebaran. Kepolisian juga akan dibantu oleh TNI dan Pemerintah Kabupaten

Tasikmalaya dalam melakukan pengamanan mudik dan balik di wilayah hukum Polres Tasikmalaya. “Dari TNI maupun Pemkab on call siap membantu,” kata dia. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya dr H Oki

Zulkipli Duski M Epid mengatakan Dinas Kesehatan akan menerjunkan 30 unit ambulans, 370 perawat, 65 dokter, 20 apoteker, 42 sanitarian dan puluhan tenaga medis lainnya. “Kami siap membantu,” papar dia. (dem/snd)

Bupati - BRI Singaparna Teken MoU dari hal 1

telah bekerja sama dengan BRI Singaparna sehingga sudah terjalin kedekatan emosional. Misalnya, pada Ulang Tahun BRI 16 Desember 2011, BRI Singaparna memberikan satu unit mobil Puskesmas Keliling (Pusling) kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang saat itu diterima Bupati Tasikmalaya di Kantor Cabang BRI Singaparna. “Selain itu BRI memiliki jaringan yang sangat luas, sehingga pihak ketiga atau para pengusaha yang berada di daerah ataupun yang berada di luar kota bisa langsung menyetorkan

dana jaminan tersebut di Unit Kerja BRI terdekat, sehingga lebih praktis. Dana jaminan yang disetorkan pun terjamin keamanannya. Sehingga hal ini merupakan salah satu langkah maju dalam hal tata tertib pengelolaan dana di Distamben. Mudah-mudahan kerjasama ini bisa berjalan lancar tanpa kendala,” ujarnya. Sementara itu Pemimpin Cabang BRI Singaparna H Subechan SE MM mengatakan MoU ini merupakan bagian dari fungsi bank sebagai financial intermediary (perantara keuangan). “MoU ini merupakan kerja sa-

ma yang saling menguntungkan. Pihak ketiga bisa lebih mudah dalam hal menyetorkan dana jaminan, sementara pihak Distamben tidak terlalu repot untuk mengelola dana dari pihak ketiga, karena kami akan menghimpun dan mengelolanya dengan baik,” terangnya. Dia berharap MoU dengan Distamben ini merupakan langkah awal untuk membuka kerja sama dengan dinas-dinas lain. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemda Tasikmalaya yang telah mempercayakan dana jaminan pihak ketiga untuk dikelola oleh kami,” ujarnya. (na)

Ribuan Jamaah Ponpes Al-Amin... dari hal 8

menyalurkan infaq dan zakat dari muslim Afrika Selatan. “Afrika Selatan muslimnya sedikit. Sekitar tiga persen dari populasi penduduknya. Tapi mereka semua kaya. Sehingga infaq dan sadaqah tidak ada yang menerima. Makanya disalurkan ke seluruh dunia. Salah

satunya Indonesia,” tutur kiai bersahaja ini. Infaq dan zakat dari Afrika Selatan itu, tutur Wawan, dihimpun melalui Al Imdaad Foundation. “Alhamdulillah melalui Al Amin, tujuh ribu paket disalurkan untuk Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Tiap paket senilai Rp123 ribu,” jelas Wawan. Menjelang tibanya adzan

Magrib, suasana masjid berubah syahdu. Para undangan dibuat terkesima saat terdengar lantunan al quran yang dilantunkan qori internasiona KH Muamar ZA. “Kami sengaja mengundang KH Muamar ZA. Beliau membacakan al quran dengan ruhnya. Bisa menggugah,” tutur KH Wawan Nawawi. (mg3)

Guru Makin Sumringah dari hal 8

Ketua Dewan Pendidikan Kota Tasikmalaya Prof Dr H Dedi Herawan MPd mengakui gaji guru sangat kurang jika harus menyimpulkan guru yang profesional. Karena, kebutuhan guru dalam menunjang kualitas sangat banyak. “Kalau saat ini memang sulit untuk disebut memadai dari segi kesejahteraan guru,” ujarnya. Dedi menambahkan agar kualitas dan kinerja guru meningkat diperlukan sumber referensi

yang jelas, seperti memiliki laptop, ikut kursus dan harus berlangganan koran untuk mengetahui perkembangan informasi terbaru. “Kalau (gaji) tidak naik, guru sulit untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” terangnya. Untuk itu, kata dia, usulan kenaikan gaji guru PNS merupakan langkah yang wajar dan harus didukung semua pihak, baik wakil rakyat maupun masyarakat. “Generasi bangsa ke depan ada di pundak guru. Guru yang bermutu akan menghasil-

kan siswa yang bermutu pula,” tuturnya. Namun dia memberi catatan, jika gaji guru dinaikan perlu sebuah sistem monitoring dan evaluasi kinerja yang ketat dan intensif. Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Dede Muharam mendukung gaji guru PNS dinaikkan agar mampu meningkatkan kualitas pendidikan. “Namun ini harus sebanding lurus dengan kemampuan para guru yang dituntut profesional,” ujarnya. (kim)

Partai Nasdem Serahkan KTA dari hal 8

“Persiapan sudah matang dan saya rasa ini (Nasdem) adalah satu-satunya partai yang bagus. Makanya, kita berani menargetkan delapan kursi di pemilu dua ribu empat belas nanti,” jelasnya. Sebelum menyerahkan dokumen, pengurus DPD Nasdem sempat menggelar doa bersama di depan gerbang masuk kantor KPU. Usai menyerahkan persyaratan administrasi verifikasi, rombongan menggelar konvoi keliling Kota Tasikmalaya. Nasdem di seluruh Indonesia,

kata Ratna, serentak melakukan pendaftaran ke KPU Jumat kemarin. “Ini untuk menunjukkan bahwa kita adalah partai baru yang besar. Tekad kami adalah satu (yaitu) kemenangan di 2014,” katanya. Ketua Pokja Verifikasi KPU Kota Tasikmalaya Yusuf Abdullah mengungkapkan KPU hanya menerima data kartu tanda anggota karena verifikasi administrasi lebih lanjut tetap menggunakan dokumen yang diterima KPU pusat. KPU akan memeriksa keabsahan KTA yang diserahkan DPD Nasdem. Jika KTA yang diserahkan lebih dari seribu, KPU

akan mengambil sampel untuk diteliti. Jika di bawah seribu, KPU akan melakukan sensus. “KTA itu akan kita cek ke lapangan, alamat jelas pemiliknya dimana,” ujar dia. KPU juga bakal memeriksa sekretariat Nasdem. “Nanti akan ada petugas kami yang datang ke Nasdem, mengecek semuanya, kantornya dimana, sekretarisnya siapa, status bangunan bagaimana,” terang Yusuf. Usai verifikasi KTA dan administrasi, KPU Kota Tasikmalaya memberi waktu hingga 7 September 2012 kepada partai untuk melengkapi persyaratan yang dinilai kurang. (pee)

makhluk).” (Q.S. Ghafir: 3) Dengan mengingat Allah, kekuasaan-Nya dan kerasnya siksaan yang disediakan-Nya untuk para pendosa, maka seseorang tidak akan menunda taubat kepada-Nya. Agar sikap bertaubat bangkit di dalam diri, seseorang harus selalu mengingat kematian. Bahwa kematian pasti datang dan datangnya tidak dapat diundur, meskipun sedetik. Allah SWT berfirman, “Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh...” (Q.S. An Nisaa: 78) Menegaskan hal ini di ayat yang lain Dia

berfirman, “Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: ‘Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian) ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?’ Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya dan Allah Maha mengenal apa yang kamu kerjakan. (Q.S. Al Munafiquun: 10-11). Selain dengan mengingat kematian agar sikap bertaubat bangkit di dalam diri, seseorang pun harus mengingat akhirat, surga dan neraka.

Pada saat itu, semua manusia akan mendapat balasan atas apa yang mereka lakukan di dunia. Tiada seorang pun yang dianiaya pada saat itu. Sekecil apapun dosa yang dilakukan manusia akan mendapatkan balasannya. Renungkanlah firman Allah SWT berikut ini, “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” (Q.S. Az Zalzalah: 7-8) Marilah kita mengambil pelajaran dari ayat-ayat mulia ini, dan marilah kita menjadi orang-orang yang senantiasa bertaubat kepada-Nya. (*/adv)

Belum Lahir Sudah Dipesan 1.000 Unit oleh PLN dari hal 1

dipresentasikan. “Saya sudah sepuluh tahun menggeluti bisnis sepeda listrik dan sepeda motor listrik,” ujarnya ketika ditemui Jawa Pos (Grup Radar Tasikmalaya) seusai presentasi di ruang meeting salah satu hotel di kawasan Senayan, Jakarta, pekan lalu. Dari sisi usia, Mario memang tergolong muda. Pria kelahiran Bandung, 10 Juli 1978 itu kini baru menginjak usia 34 tahun. Namun, dari sisi pengalaman di bidang kendaraan listrik, dia sudah kenyang makan asam garam. Mario bukan hanya engineer, tapi juga pebisnis. Bahkan, dia termasuk tipe pebisnis cerdas yang mampu bertransformasi dari sekadar bisnis perdagangan menjadi industri manufaktur. Bekal pendidikannya pun memadai. Sempat diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB), Mario akhirnya lebih memilih untuk terbang ke Inggris setelah diterima di University of Manchester, Institute of Science and Technology, Manchester. Seusai menimba ilmu di Negeri Ratu Elizabeth, Desember 2002, dia memulai bisnis kendaraan listrik dengan mendirikan sekaligus menjadi presiden direktur PT Betrix Indonesia yang berkantor di Bandung. “Saat itu, saya sudah mencium potensi kendaraan listrik. Cepat atau lambat, kendaraan dengan BBM akan digantikan kendaraan listrik,” katanya. Awalnya Mario memasarkan sepeda listrik serta sepeda motor listrik yang diimpor dari Tiongkok. Namun, naluri teknisinya mulai terusik. Beberapa sepeda listrik dan sepeda motor listrik impor itu diutak-atik. Dari situ, dia tahu bahwa produk Tiongkok sebenarnya merupakan sepeda motor biasa yang penggeraknya diganti dengan listrik. “Artinya, dari awal kendaraan itu tidak dirancang sebagai kendaraan listrik. Akibatnya, banyak kelemahannya. Kelemahankelemahan itulah yang terus saya pelajari dan cari solusinya,” cerita Mario. Tak butuh waktu lama bagi Mario untuk memulai produksi sepeda listrik sendiri. Pada 2004, dia mulai mengembangkan purwarupa atau prototipe sepeda listrik. Pada 2006 dia sudah membangun prototipe sepeda motor listrik. Mario mengakui dalam pengembangan sepeda motor listrik, dirinya tidak berjalan sendiri. Menurut dia, di negara-negara maju, pengembangan teknologi selalu melibatkan banyak pihak, terutama dengan instansiinstansi pemerintah di bidang riset dan teknologi. “Kalau boleh saya analogikan, lahirnya sepeda motor listrik nasional ini melibatkan enam pihak. Merekalah yang menghamili dan bertanggung jawab atas hadirnya si jabang bayi, ABYOR,” ujarnya lantas tertawa. ABYOR adalah nama sepeda motor kreasi Mario. “Nama itu diberi oleh seorang dalang di Jogja. Artinya lampu yang menerangi,” imbuhnya. Siapa saja enam pihak tersebut? Pertama, Kementerian Ristek dan LIPI. Dua institusi itulah yang bersama Mario mengembangkan serta memproduksi komponen kunci ABYOR. Kedua, Itenas Bandung. Lembaga pendidikan tinggi itu sejak 2004 menyediakan SDM untuk pengembangan kendaraan listrik. Ketiga, Kementerian Lingkungan Hidup yang sejak 2008 mendukung kendaraan lis-

trik sebagai moda transportasi ramah lingkungan. Keempat, Intech Bandung. Mario menyebutkan, mitra strategis ABYOR itu adalah kumpulan alumnus Polman ITB yang ahli dalam precision engineering. Mereka itulah yang selanjutnya memproduksi komponen-komponen ABYOR secara masal. Kelima, PLN. Menurut Mario, pengembangan kendaraan listrik tanpa charging station tidak akan optimal atau sama saja dengan kendaraan BBM tanpa SPBU. PLN-lah yang berperan dalam pengembangan infrastruktur dan sistem pengisian ulang otomatis. Keenam, Satuan Perencanaan dan Pengembangan (Renbang) Polri. Mario menyatakan, Renbang Polri berperan menurunkan tim uji coba ketahanan dan mengeluarkan sertifikat pengujian. “Itu sangat penting karena merupakan bentuk pengakuan legalitas atas ABYOR,” ucapnya. Secara bercanda, Mario mengatakan, enam pihak itulah “tersangka” utama yang berperan menghamili proyek ABYOR. Saat ini, kondisi kandungan sudah hamil tua dan ABYOR siap dilahirkan sehingga dibutuhkan dokter kandungan yang mumpuni. “Nah, peran dokter kandungan itulah yang diambil Pak Dahlan Iskan (menteri BUMN, red). Tentu saja ini peran yang sangat penting, penuh dengan tanggung jawab sekaligus risiko,” tegasnya. Mario mengakui proyek kendaraan listrik baru menggema kencang di seantero Nusantara setelah Dahlan Iskan menulis munculnya Putra Petir, yakni para ilmuwan Indonesia yang memiliki kompetensi dalam pengembangan kendaraan listrik. “Tapi, sebenarnya sebelum ramai-ramai soal Putra Petir, Pak Dahlan sudah concern (menaruh perhatian, red) terhadap pengembangan kendaraan listrik,” ungkapnya. Mario punya cerita unik seputar perkenalan pertamanya dengan Dahlan. Saat itu, pada 2010, dirinya mengirim surat ke PLN untuk mengabarkan rencana uji coba ABYOR. Dia juga mengundang beberapa pejabat PLN yang bekerja sama dengan dirinya dalam pembuatan charging listrik. “Beberapa hari kemudian, ada seseorang yang menelepon ke handphone saya, bilang dari PLN. Saya tanya, ini petugas PLN dari bagian atau divisi apa? Dia kemudian bilang namanya Pak Dahlan. Dia menanyakan rencana uji coba motor listrik. Waktu itu saya belum sadar. Saya kira Pak Dahlan itu salah satu staf atau karyawan PLN. Setelah selesai pembicaraan, barulah beberapa kenalan saya di PLN menelepon dan mengatakan bahwa yang menelepon barusan adalah Pak Dahlan, Dirut PLN,” ceritanya lantas tertawa. Yang membuat Mario lebih bersemangat adalah kedatangan Dahlan dalam uji coba di sebuah sirkuit balap motor di Bandung. Selain Dahlan, hadir beberapa pejabat dari Kementerian Ristek, LIPI, dan Polri. Uji coba dilakukan seharian. Kebetulan, hari itu cuaca cukup terik, tapi sorenya hujan, sehingga pas sekali untuk uji coba. Hasilnya, ABYOR bisa melaju hingga 200 kilometer untuk sekali pengisian baterai atau charge dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam. “Kami puas, jarak jangkaunya lebih dari cukup untuk kendaraan dalam kota. Kalau soal menambah kecepatan, itu lebih gampang,” ujarnya. Pada kesempatan lain, Dahlan juga sempat mencoba mengendarai ABYOR saat berkeliling di Cimahi, Jawa Barat. Staf Ahli Menristek Harry Purwanto menilai jika dibanding beberapa proyek kendaraan

listrik lainnya, ABYOR paling siap. Sebab, ABYOR sudah melalui sembilan tahap technology readiness level (TRL) yang diadopsi dari standar NASA, lembaga antariksa AS. “Semua produk teknologi yang baik harus melalui sembilan tahap itu,” katanya. Tahap tersebut dimulai dari proses basic technology research, technology development, technology demonstration, system prototype demonstration, hingga business development untuk mengalkulasi keekonomian produk atau economically viable and feasible. “Nah, ABYOR bukan lagi produk prototype, tapi sudah masuk sampai tahap produk komersial. Jadi, sudah siap diproduksi secara masal,” ucapnya. Menurut Mario, dalam pengembangan ABYOR, dirinya sudah menerapkan standar produksi sebagaimana yang dijalankan produsen-produsen otomotif. Artinya, semua sudah dikerjakan secara otomatis dan mekanis dengan tingkat presisi yang sangat ketat. “Ibaratnya, kalau ABYOR ini sebuah tulisan, kami sudah punya file pdfnya sehingga kalau ingin memperbanyak tinggal di-print saja, tidak harus mengetik ulang. Jadi, bisa dikerjakan dengan cepat,” tegasnya. Saat ini, beberapa pihak mulai mengajukan pemesanan ABYOR. Salah satunya adalah PT PLN yang memesan 1.000 unit untuk kendaraan operasi petugas lapangan. Beberapa unit ABYOR juga sudah menjadi kendaraan patroli polisi di beberapa kawasan elite seperti perumahan menteri di kompleks Widya Chandra, Jakarta. Bagaimana penampakan ABYOR? Sayangnya, Mario belum bersedia memberikan keterangan terperinci mengenai kreasinya. Alasannya, ABYOR sudah masuk tahap komersial sehingga rawan dijiplak pihak lain. Dia hanya menunjukkan beberapa gambar ABYOR kepada Jawa Pos. Sepeda motor jenis skuter otomatis (skutis) dengan kombinasi warna gold dan hitam itu sekilas tampak seperti sepeda motor skutis merek Honda Beat, namun terlihat lebih kukuh dan futuristis. “Detailnya nanti ya, sekalian saat diperkenalkan bersama karya-karya Putra Petir lainnya,” ucapnya. Yang membanggakan pada ABYOR adalah system charging-nya yang tidak menggunakan kabel, melainkan sudah menerapkan konsep plug-in atau langsung colok dari bagian depan kendaraan. “Ini adalah sistem charging generasi ketujuh yang kami kembangkan. Di dunia, belum pernah ada yang seperti ini. Jadi, inilah untuk kali pertama teknologi kita lebih maju dari Jepang maupun Amerika,” ujarnya bangga. Dari sisi kesiapan infrastruktur, ABYOR juga sangat siap. Sebab, saat ini jaringan PT Betrix Indonesia sudah tersebar di berbagai wilayah. Total ada 29 diler Betrix yang meliputi wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Riau, Sumatera Barat, hingga Manado. Totalitas dan kompetensi Mario dalam pengembangan sepeda motor listrik pun sudah diakui hingga level internasional. Karena itu, tidak mengherankan jika bapak dua anak tersebut sempat beberapa kali diundang untuk menjadi pembicara tamu (guest speaker) dalam ajang prestisius seperti Geneva Motor Show di Swiss pada Maret 2008 dan acara PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa), yakni UN Summit of Global Climate Change di Bali pada Juni 2008. (*/c5/ari)


7 sam 11 agus