Page 1

TANJUNGPINANG POS CUACA BMKG MINTA AKTIVITAS JAUH DARI PANTAI PRO BINTAN HAL 16

DUGAAN KORUPSI DITOLAK JAKSA, DEDY CHANDRA SEGERA DIBEBASKAN POLISI PRO KARIMUN HAL 7

JUMA T 27 DESEMBER 2013 / 23 SAFAR 1435 H JUMAT PEJABAT PERUSAK GEMBOK Memang kerjenye merosak....

Cik Brahim

RP1.800

Festival Sungai Carang, Even Sejarah, Budaya, dan Wisata

Jejak Sejarah Sungai Carang

Teluk Keriting Kubu Raja Haji Fisabilillah

Festival Sungai Carang

230 TAHUN TANJUNGPINANG - 6 JANUARI 2014

WALAU Perang Riau Haji berakhir dengan kekalahan dan mangkatnya Raja Haji di Teluk Ketapang Melaka pada 18 Juni 1784. Namun titik puncak terpenting dari peperangan terbesar di Nusantara sepanjang abad ke-18 itu terjadi di Tanjungpinang pada 6 Januari 1784, ditandai dengan meledaknya kapal bendera VOC, Malakka’s Welvaaren.

FESTIVAL Sungai Carang (FSC) 2014 sudah di depan mata. Festival yang dimulai dengan karnaval air di Sungai Carang itu, akan berlangsung 31 Desember 2013 berupa arak-arakan perahu dan kapal motor di alur sungai Carang sejauh 20 mil dan diikuti oleh 44 perahu dan kapal motor dengan jumlah peserta 500 orang. Demikian dikatakan Socrates, Deputy COO Riau Pos Group Divisi Regional Batam yang juga penanggung jawab F-SUHARDI/TANJUNGPINANG POS

 Lanjut ke...Hal. 2

 Lanjut ke...Hal. 2

FOTO: Panitia foto bersama dengan Rida, penggagas even FSC, kemarin.

oleh: Aswandi Syahri

Mobil Praja IPDN Terbalik Nana Fitriana

Calon Notaris SETELAH menempuh pendidikan yang bertahun-tahun akhirnya Nana Fitriana kini siapsiap menjadi seorang notaris. Pendidikan yang ia jalani sesuai dengan keinginannya tersebut. "Alhamdullah, sekarang sudah siapsiap untuk menjadi notaris dan membuka praktek,'' ujar gadis lulusan kenotariatan Universitas Indonesia Tahun 2012 ini. Menurutnya, dengan selesainya pendidikan notaris dan selesai masa magang selama setahun serta usia yang sudah menginjak 27 tahun, maka sudah selesai syarat yang dipenuhi untuk membuka praktik menjadi notaris. "Saat ini sedang persiapan membuka praktik. Sedang mencari tempat dan mengambil sumpah menjadi seorang

F-SLAMET/TANJUNGPINANG POS

KECELAKAAN: Mobil Kijang yang kecelakaan di Simpang Bintan Buyu, Kamis (26/12).

SLAMET-SURYA, Bintan NENY Perdanasari, praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri menjadi korban dalam kecelakaan di Jalan Lintas Bar-

at, tepatnya di persimpangan Bintan Buyu, Kamis (26/12), sekitar pukul 13.00. Penyebab kecelakaan diketahui akibat ban depan mobil mengalami pecah ban saat kendaraan yang digunakan melaju den-

gan kecepatan tinggi. Salah seorang anggota keluarga saat ditemui di parkiran Rumah Sakit Umum Provinsi Kepulauan Riau menceritakan,

F-SURYA/TANJUNGPINANG POS

 Lanjut ke...Hal. 2

KORBAN: Neny Perdanasari, praja IPDN yang jadi salah satu korban kecelakaan di Simpang Bintan Buyu, kemarin.

Mengikuti Jejak Kondom hingga ke Kawasan Budaya

Anak Tanjungpinang Pun Pinjam Pakai Kondom TAUFIK A HABU, Tanjungpinang SEBAGAI kota dengan penduduk multi etnik, sudah sepantasnya Tanjungpinang disebut sebagai kota budaya. Untuk melekatkan identitas kota budaya, lima tahun silam Pemerintah Kota Tanjungpinang membangun sebuah kawasan yang disebut Taman Budaya Raja Ali Haji Tanjungpinang.

 Lanjut ke...Hal. 7

F-TAUFIK/TANJUNGPINANG POS

MESUM: Rumah adat di kawasan budaya Raja Ali Haji yang tak terurus dan digunakan untuk mesum.

 Lanjut ke...Hal. 2

Lawana

Gubernur Rayakan Ulang Tahun Ke-44 Pernikahan

Tak Bertengkar, Ibarat Masakan Kurang Bumbu Dalam pernikahan pertengkaran kecil itu biasa. Yang penting tidak berlarut dan bisa saling mengembalikan suasana. Yang penting, perbedaan itu tidak menjadikan kita saling pecah dan membenci.

WEBSITE: www.tanjungpinangpos.co.id

F-ISTIMEWA

GUBERNUR Kepri Drs HM Sani bersama istri tercintanya Hj Aisyah Sani merayakan Ulang Tahun pernikahan mereka yang ke-44, Selasa (24/12) di sebuah pondok miliknya di tepi laut, Sungai Enam, Kijang, Kabupaten Bintan. Mengenakan batik cokelat, celana hitam dan kopiah gubernur terlihat santai dan berulangkali melemparkan senyum kepada setiap tamu yang memberikan ucapan kepadanya. Suasana perayaan pernikahan yang sangat sederhana bersama anakanak, cucu, dan sejumlah staf. “Saya hanya ingin keluarga saya diberikan kesehatan. Alhamdulillah semenjak menikah sampai sekarang saya telah dikaruniai tiga anak dan lima

ULTAH NIKAH: HM Sani dan istri memotong tumpeng di Ultah pernikahan ke44, Selasa (24/12) di Sungai Enam, Kijang.

 Lanjut ke...Hal. 2

EMAIL: redaksi@tanjungpinangpos.co.id

ADD US ON FACEBOOK Tanjungpinang Pos

FOLLOW US ON TWITTER @TgpinangPos


TANJUNGPINANG POS T 27 DESEMBER 2013 JUMAT JUMA

2

Festival Sungai...........................................................................................................................dari halaman 1 karnaval. ‘’Perahu dan kapal motor yang menyertai karnaval itu, terdiri dari 3 kapal pandu, yang akan memandu arak-arakan mulai dari jembatan Engku Puteri di hulu Sungai Carang sampai ke pelabuhan Sri Bintan Pura,’’ paparnya. Lalu ada 10 perahu motor yang berasal dari 10 kampung yang ada di sekitar Sungai Carang, seperti Kampung Kota Piring,

Kampung Melayu, Kampung Bulang, Tanjungunggat, Kampung Tambak, Kampung Bugis, Gudang Minyak, Senggarang, Teluk Keriting dan Penyengat. Tiap perahu, akan diikuti 23 peserta sehingga jumlahnya nanti jadi 230 peserta untuk menandai hari jadi ke 230 tahun Kota Tanjungpinang. Semua peserta kampung itu akan membacakan barzanji dan memukul

Calon ........... dari halaman 1 notaris. Untuk tahap awalnya hanya notaris dulu, kalau PPAT harus di usia minimal 30 tahun," jelas putri tunggal dari pasangan Zulham dan Sulastri ini. Gadis kelahiran Tanjungpinang 11 Juni 1986 ini mengaku bangga bisa menggapai pendidikan sesuai dengan yang ia cita-citakan.

''Orang tua juga sangat mendukung hingga selesai pendidikan S2 tersebut. Sekarang tinggal bekerja semaksimal mungkin, untuk bekal diri sendiri di masa yang akan datang dan juga untuk membahagiakan kedua orang tua,'' sebut penghobi membaca buku dan traveling ini. (cr17)

Mobil .......... dari halaman 1 pihak keluarga yang berada di Tanjungpinang melayat ke rumah paman mereka di Desa Pengujan, Kabupaten Bintan. Almarhum paman dimakamkan sekitar pukul 11.30. "Selesai dimakamkan, kami pulang. Ada dua mobil yang kembali ke Tanjungpinang," ujarnya. Kedua mobil beriringan pulang dengan melintasi Jalan Lintas Barat. Setelah melewati persimpangan Bintan Buyu, mobil yang ditumpangi Neny terbalik. "Ban bagian depan pecah saat tikungan menuju Jembatan Kangboi. Di dalam mobil ada delapan orang, termasuk sopir," ungkap wanita ini. Neny diketahui duduk di tengah-tengah barisan kedua. Di dalam mobil juga terdapat seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. "Mereka tak apa-apa. Hanya saja, dua orang yang berada di pintu kondisinya agak parah," sebutnya. Sementara itu, salah seorang anggota praja IPDN yang dite-

mui di sekitar RSUP mengatakan, ada sekitar 50 Praja IPDN yang pulang kampung ke Tanjungpinang untuk semua angkatan. Salah satunya adalah Neny Perdanasari. Pada kesempatan yang sama, salah seorang petugas lalu lintas dari Polres Bintan membenarkan kejadian tersebut. Kecelakaan tunggal lalu lintas ini terjadi sebelum Jembatan Kang Boi. "Mobilnya terbalik. Tapi identitas para korban belum didata," ujarnya sembari masuk ke ruang Unit Gawat Darurat RSUP Kepri. Di lokasi kejadian, mobil yang ditumpangi Neny Perdanasari praja IPDN dan keluarganya, penyok di bagian depan dan atas, tepat di kursi sopir. Warga di lokasi kejadian mengatakan, mobil datang dari Tanjunguban-Tanjungpinang. Saat ban pecah, mobil terguling sebanyak dua kali, sebelum keluar dari jalan raya. "Mobil terbalik, tidak heran sampai bagian depannya berputar," ucap perempuan itu. ***

Tak .............. dari halaman 1 cucu. Itulah harta berharga saya yang selalu memberikan semangat atau motivasi dalam setiap aktivitas yang saya jalani,” kata Gubernur. Pasangan HM Sani dan Hj. Aisyah Sani tercatat menikah di Kijang pada 1969. Baginya, sebuah kebahagiaan karena pada ulang tahun pernikahannya yang ke-44 masih bisa merayakan di daerah tempat ia dulunya menikah dan langgeng sampai sekarang. Diakui Sani selama perjalanan pernikahannya, permasalah dalam rumah tangga selalu ada. Namun hal itu baginya sebuah bumbu yang justru lebih mempererat tali pernikahan. Karena, ujarnya, jika dalam pernikahan tidak pernah ada pertengkaran ibarat masakan yang kurang bumbu. “Dalam pernikahan, pertengkaran kecil itu biasa. Yang penting tidak berlarut dan kita bisa saling mengembalikan suasana. Jangankan dalam hubungan rumah tangga, dalam pergaulan dan dalam hidup dan kehidupan ini juga selalu ada perselisihan. Yang penting, perbedaan itu tidak menjadikan kita saling pecah dan membenci,” katanya. Selain merayakan ulang tahun pernikahan ke-44, kesempatan tersebut merupakan momen bagi Gubernur dan istrinya untuk meresmikan pondok peristirahatan yang baru selesai dibangun di Sungai Enam Kijang. “Sebenarnya tanah ini ada sejak tahun 1980-an, namun tidak pernah kita rawat. Baru

setahun belakangan ini saja ibu terpikir untuk membangun pondok kecil agar bisa untuk beristirahat. Alhamdulillah sekarang sudah selesai dan hari ini kita jadikan tempat untuk merayakan ulang tahun pernikahan kami yang ke-44,” jelas Sani. Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Robert Iwan Loriaux hadir pada kesempatan ini, begitu juga sejumlah kepala SKPD lainnya. Pada kesempatan ini, Gubernur juga berkesempatan menyanyikan sedikitnya tiga buah lagu untuk merayakan hari ulang tahunnya. “Terimakasih buat semuanya yang telah mendoakan keluarga saya langgeng dan keluarga kami dilimpahi kesehatan. Semoga kita semua juga selalu dilimpahi kesehatan sehingga bisa berbuat lebih banyak lagi untuk hidup dan kehidupan ini,” tutup Sani. Diakhir perayaan, Gubernur tampak dibuat tersenyum-senyum melihat kelima cucunya berjoget dengan diiringi lagu yang cukup populer ‘Buka Sitik Joss’ dan ‘Bang Jali’. Tidak hanya Gubernur yang dibuat tersenyum-senyum menyaksikan, namun hampir semua yang hadir juga terlihat senang dan bahkan beberapa istri kepala SKPD ikut turun bersama mereka. Selamat Ulang Tahun Pernikahan yang ke-44 pak Gubernur, semoga tetap langgeng, bahagia dan dilimpahi kesehatan. (mas)

TANJUNGPINANG POS Diterbitkan Oleh: PT Batam Intermedia Pers Terbit sejak tanggal 28 Oktober 2009 Alamat Redaksi: Komplek Pinlang Mas No.15 Lt 2-3 JL.DI Panjaitan-Batu IX Tanjungpinang, Telepon : (0771) 7447234 (hunting), Fax (0771) 7447085

Chairman Chief Executive Officer Presiden Komisaris Wakil Presiden Komisaris Komisaris Direktur

: : : : : :

Rida K Liamsi. Makmur. Socrates. Asnida Syukur. Hasan Aspahani. Candra Ibrahim.

kompang. " Dulu ketika Raja Haji Fisabililah akan berangkat perang, mereka membaca salawat dan barzanji di istana Kota Piring, " kata Socrates mengutip catatan dari Aswandi, sejarawah dan Rida K Liamsi, budayawan Melayu pengagas even Festival Sungai Carang. Pembaca barzanji dan arakan kompang itu untuk mengingat kembali jejak sejarah dan kepahlawanan Raja Haji Fisabililah dan Perang Riau melawan Belanda. Selain itu, ada 23 perahu motor yang merupakan arak-arakan jejak kepemimpinan masa kerajaan Riau Lingga di sepanjang Sungai Carang. Seperti, Sultan Ibrahimsyah, Tun Abdul Jamil, Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Sultan Mahmud Ryatsyah serta sebanyak 23 nama yang dilekatkan di arak-arakan perahu motor tersebut. ‘’Ini arak-arakan kapal tokoh sejarah,’’ kata Socrates. Tiap perahu motor sejarah ini akan membawa 10 peserta yang juga akan membaca barzanji dan memukul gendang, kompang,rebana dan lainnya. Di belakang arakan ini, akan ada dua perahu layar (yacht) di depan sebuah kapal layar motor bertonase 100 ton. Perahu ini merupakan simbolisasi dari kapal bulang linggi, kapal perang Raja Haji Fisbilillah yang termasyhur itu. Di atas kapal Bulang Linggi ini akan dibawa 10 dulang telur merah dan pulut kuning. Tiap dulang berisi 23 buah telur, sehingga jumlahnya menjadi 230 butir telur menandai 230 tahun Kota Tanjungpinang. Pulut kuning dan telor merah adalah simbol rasa syukur dan harapan masa depan kehidupan yang lebih baik bagi negeri. Simbol optimisme dan kemenangan dan semangat perjuangan. Pulut kuning dan telor merah itu akan di kawal oleh 40 mahasiswa, sebagai representasi kisah 40 pendekar Melayu Bugis yang sangat terkenal sebagai barisan pertikaman di masa kerajaan Riau Lingga dahulunya.

Di belakang Bulang Linggi, ada tigal kapal motor kehormatan yang membawa rombongan Gubernur, Wakil Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota serta ptinggi daerah dan kota lainnya, sebagai simbol upaya mengawal dan menjaga harapan dan masa depan yang diimpikan masyarakat. Di barisan akhir, ada 3 perahu naga yang didayung 33 pendayung dari berbagai kalangan, sebagai simbol dukungan dan harmonisasi budaya berbagai komunitas masyarakat yang hidup dan berkembang di daerah ini. ‘’Ini karnaval budaya, ini karnaval sejarah, ini karnaval ingatan atas masa lampau Sungai Carang dan sumbangannya kepada kehidupan di kawasan ini, ‘’ kata Rida K Liamsi, penggagas even ini. Setibanya di pelabuhan Sri Bintan Pura, telor dan pulut kuning itu akan diarak ke Gedung Daerah, simbol istana dan pusat pemerintahan sebagaimana dahulunya. Arakan ini akan disambut silat selamat datang dan arakan bunga manggar oleh 230 orang siswa se Kota Tanjungpinang. Di Gedung Daerah, arakan ini akan diterima oleh para petinggi Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau dengan taburan beras kunyit. Seterusnya, Gubernur atas nama rakyat Kepri, akan menyerahkan ke 10 dulang telur dan pulut kuning itu ke perwakilan 10 kampung yang ada di sekitar Sungai Carang sebagai simbol dari dukungan pemerintah terhadap kesejahteraan dan kebahagiaan seluruh masyarakat. Mengakhiri prosesi karnaval perahu ini, akan ditandai dengan pementasan tari Semah dan kisah percintaan Tengku Buntat, puteri Engku Muda Muhammad dan Raja Djaafar, putera Raja Haji Fisabililah yang terkenal dalam kisah novel Bulang Cahaya, karya Rida K Liamsi. Karnaval Sungai Carang ini merupakan salah satu mata ran-

tai acara Festival Sungai Carang, yang berlangsung sampai 4 Januari 2014 memperingati hari jadi Kota Tanjungpinang ke 230 dan menyambut detik-detik pergantian tahun 2014. Usai acara karnaval perahu, lalu dilanjutkan dengan acara seni budaya yang dikemas dalam acara Semarak Tanjungpinang. Antara lain, akan diisi kegiatan penyalaan 230 lampu colok dan peragaan busana batik gonggong. Lalu dilanjutkan dengan Lentera Udara 2014, yang akan menerbangkan 5.000 lentera ke langit Tanjungpinang. Festival Sungai Carang yang pertama kali ini, memang meriah dan melibatkan berbagai pihak. Mulai dari generasi muda sampai ke berbagai instansi termasuk Polri dan TNI yang selain akan mengawal dan mengamankan acara, juga ikut serta dalam atraksi. Seperti membentang spanduk besar Festival Sungai Carang dengan menggunakan helikopter, dan atraksi udara lainnya. Festival ini juga akan dimeriahkan dengan karnaval melukis sudut-sudut Sungai Carang dan Kota Tanjungpinang di atas kanvas 230 meter oleh 230 siswa, pembacaan gurindam XII oleh 230 siswa, serta bazar 23 jenis juadah dan kuliner melayu oleh warga 10 kampung Sungai Carang, pameran foto dan peninggalan lama, serta pawai alegoris kemenangan Raja Haji Fisabilillah oleh 230 mahasiswa se kota Tanjungpinang, serta pengibaran bendera perang RHF di monumen RHF. Iven FSC ini, kata Rida harus menjadi ikon baru Kota Tanjungpinang khususnya, dan Kepulauan Riau umumnya dan harus menjadi tradisi yang tiap tahun menjelang hari jadi kota Tanjungpinang, akan diadakan. Makin lama makin baik, sehingga menjadi kalender wisata nasional dan internasional. Gubernur Kepri Muhammad Sani dan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, men-

dukung penuh even ini dan mengerahkan segenap jajarannya turun tangan, khususnya Dinas Pariwisata dan industri kreatif. Jika sebelumnya Dinas Parekraf Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang menutup tahun dengan kegiatan seni budaya, pada tahun ini semua kegiatan disatukan dan dsisinergikan di bawah even bersama yang diberi nama Festival Sungai, yang kali ini baru melibatkan sekitar delapan acara, tahun mendatang akan ditambah dengan berbagai acara lain. Sekali merengkuh dayung, maka perahu akan terus berlayar. Malam Minggu Panitia FSC Simulasi Lentera Bukan hanya para pelajar se Tanjungpinang yang makin mematangkan persiapan menjelang hari H pelaksanaan Festival Sungai Carang (FSC) mendatang. Seluruh panitia baik dari Riau Pos Group (RPG), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan Pemko Tanjungpinang juga mulai mempersiapkan dengan detail seluruh keperluan menjelang acara. "Besok, (hari ini Jumat, red) kami akan memulai produksi panggung yang akan dipakai selama acara FSC berlangsung. Yakni panggung di gedung daerah dan panggung di Anjung Cahaya," ungkap Panitia FSC, Guntur Sakti kepada Tanjungpinang Pos, kemarin. Lalu di hari selanjutnya, yakni Sabtu (28/12), seluruh panitia akan melakukan survei alur di Sungai Carang, yang akan dilanjutkan dengan syukuran di lokasi yang sama, supaya acara ini bisa berlangsung dengan sukses. Masih di hari yang sama, seluruh panitia bersama peserta pengisi acara sepanjang FSC berlangsung akan dikumpulkan di Hotel Aston Tanjungpinang, untuk melakukan checking persiapan terakhir. ”Nah, di malam harinya, atau malam minggu mendatang. Kami akan melakukan simulasi me-

nerbangkan lentera ke udara di daerah Tepi Laut,” jelas Kadis Pariwisata Pemprov Kepri ini. Kenapa simulasi ini diperlukan, menurutnya panitia tidak mau mengambil risiko, jika melihat kondisi cuaca ataupun angin yang cukup kencang belakangan melanda daerah Tanjungpinang dan sekitarnya. "Nanti pada saat simulasi kami akan dibantu oleh panitia lainnya bersama jajaran kepolisian Polres Tanjungpinang. Lentera yang diterbangkan juga tidak sampai 5 ribu, tapi puluhan saja," sebutnya. Untuk gladi bersih dengan melibatkan seluruh pengisi acara mulai dari siswa, artis ibu kota, dan pengisi acara lainnya akan dilaksanakan pada Senin (30/12). Ia juga menambahkan, dalam malam puncak perayaan FSC pada (31/12) mendatang, ada beberapa kegiatan atau acara yang akan disuguhkan Pemprov Kepri untuk masyarakat Kota Tanjungpinang. "Wonderful Kepri Night Fiesta ini merupakan panggung hiburan yang disiapkan khusus bagi warga ibu kota, di mana panggung utamanya berada di halaman gedung daerah," jelasnya kepada Tanjungpinang Pos, kemarin. Adapun sejumlah acara yang akan ditampilkan pada malam itu, yakni, penampilan solo gitar dari gitaris lokal Tanjungpinang, tiga grup band lokal. "Ada juga Joged Dangkung dari Lingga, lalu ada garapan tari nusantara yang bertemakan Sungai Carang dari Sanggar Sanggam Tanjungpinang," paparnya. Nah, sambung Guntur, puncaknya akan ada juga konser dari artis ibu kota yaitu Grup Band Musikimia atau eks grup band Padi. Dan pamungkasnya atau menjelang malam pergantian tahun, akan ada pelepasan 5 ribu lentera udara yang nanti diyakini akan memberikan suasana berbeda pada malam pergantian tahun di Tanjungpinang. (fik)

Teluk Keriting.................................................................... dari halaman 1 Sepanjang perjalanan sejarah peperang yang embrionya telah bermula sejak 1782 itu, terdapat banyak sekali titik-titik penting di Tanjungpinang yang terkait rapat dengan peristiwa tersebut. Salah satu titik penting itu adalah Teluk Keriting, yang letaknya berdepan-depan dengan Pulau Paku atau eiland Venus menurut peta-peta klasik Belanda . Dalam sebuah disertasi berbahasa Belanda di Universitas Utrecht, yang kemudian diterjemahkan dan diterbitkan dalam bahasa Inggris dengan judul Gentle Janus, merchant prince The VOC and the tightrope of diplomacy in Malay worls, 1740-1800 oleh Koninklijk Instituut voor Taal-. Land-en Volkenkunde (1993), sejarawan Reinout Vos menjelaskan dengan panjang lebar Perang Riau itu. Sejauh ini, Reinout Vos adalah satu-satunya sejarawan yang telah mengungkapkan dengan cukup lengkap dan panjang lebar dan menggunakan bahan sumber primer dari kedua belah pihak berperang. Ia berhasil mengungkap sebab musabab peperangan yang ternyata sangat kompleks itu, dan dampaknya terhadap pentas politikekonomi di Selat Melaka untuk jangka waktu yang panjang. Namun demikian, tampaknya Reinout Vos, lupa mengungkap peran penting yang dimainkan oleh sebuah tempat bernama Teluk Keriting, yang terletak di sebelah Tenggara benteng Raja Haji di puncak Bukit Tanjungpinang (kompleks rumah sakit

Angkatan Laut sekarang). Pada Bab 8 disertasinya yang berjudul The 1783-1784 War (Reinout Vos, 1993: 147-163), dan khusus membahas peperangan di perairan Tanjungpinang dan Teluk Ketapang, Melaka, Reinout Vos membuat rekontruksi sejarah peristiwa 6 Januari 1784 itu. Menurut Reinout Vos, “Pada 6 Januari 1784, setelalu melalui sebuah persiapan yang matang dan panjang, pasukan VOC akhirnya mara kehadapan dengan sebuah operasi pendaratan di Kaki Bukit Tanjungpinang dimana Benteng utama Raja Haji terletak. Di pagi buta itu, kapalkapal perang VOC membiarkan dirinya berhanyut bersama pasang naik air laut di alur sebelah Selatan (antara pulau Penyengat dan Tanjung Buntung) yang mengarah ke Tanjungpinang.” Aslinya Reinout Vos menulis sebagai berikut: “On 6 Janury 1784, after lengthy preparations, the VOC troop finally went ahead with the landing operation at Riau. In the early hours of the morning, the warships allowed themselves to float with the rising tide in the southern channel towards Riau.” Apa yang terjadi setelah itu? Sebuah pertempuran laut yang sengit (fierce battle) antara pasukanVOC dan pasukan Raja Haji terjadi. Namun, ketika sinar mentari menyerlah di ufuk Timur, perahu-perahu balur pasukan Raja Haji diperintah mundur. Kapal-kapal VOC mengira se-

Pimpinan Umum/GM/Penjab Wakil GM/Pimpinan Perusahaan Wakil Pimpinan Perusahaan Pemimpin Redaksi Wakil Pemimpin Redaksi

: Candra Ibrahim.

Dewan Redaksi

: Candra Ibrahim (Ketua), Arham, Sigik Rahmat, Nurali Mahmudi Dinir M Sono. : Sutan J Siregar SH.

Ombudsman

: : : :

Arga Permadi. M Nur Hakim. Arham. Sigik Rahmat.

mua itu pertanda awal kemenangan, dan terus mara mendekati Teluk Riau sehingga kandas pada tebing-tebing batu (stone banks) di laut dekat Pulau Paku, menjelang menghampiri Bukit Tanjungpinang, yang dibangun khusus oleh pasukan Raja Haji sebagai bagian dari strategi perang dan pertahanan. Laporan penyelidikan tentang sebab-sebab kekalahan VOC di Tanjungpinang pada 6 Januari 1784 yang dilakukan oleh Hoynck van Papendrecht menyebutkan, kapal-kapal perang VOC yang lain mampu melepaskan diri dari perangkap itu. Namun malang tak dapat dielak oleh kapal komando atau kapal bendera (flagship) Malakka’s Welvaaren yang dipimpin oleh Kommissaris Arnoldus Lemker yang penuh dengan pasukan, senjata meriam, serta obat bedil (mesiu). Kapal terbaik dan terbesar dalam ekspedisi itu tetap terjepit tak dapat melepaskan diri. Situasi semakin memburuk bersamaan dengan pasang surutnya air laut. Sementara itu, pasukan Raja Haji memanfaatkan kesempatan yang maha penting itu dengan membuka tembakan demi tembakan ke arah Malakka’s Welvaaren yang malang, dari benteng pertahanan mereka di Bukit Tanjungpinang. Menurut Reinout Vos, dikarenakan panic, Kommissaris Lemker, Komandan Malakka’s Welvaaren, mengirim sebuah detasemen untuk mendarat di Tanjungpinang menggunakan

di bukit Tanjungpinang dan membungkam benteng-bentengnya. Namun yang terjadi sebaliknya. Belum lagi orang-orang dalam detasemen tanpa sepatu boot militer (bootless) itu berhasil mendarat, sesuatu yang tak diduga sebelumnya terjadi: sebuah tong mesiu (the powder keg) diatas geladak Malakka’s Welvaaren terkena tembakan sebua peluru, yang diikuti dengan ledakan bak detuman halilintar yang paling dahsyat. Akibatnya, mengakibatkan Malakka’s Welvaaren pecah berkeping-keping. Peristiwa pada 6 Januari 1784 itu menyebabkan penyerangan VOC terhadap Riau (Tanjungpinang) dan keseluruhan ekspedisi itu berakhir dengan memalukan. “Het was beschamend”, ungkap sorang sejarawan besar Belanda, H. J. de Graaf, dalam bukunya yang terkenal, Geschiedenis van Indonesie (Sejarah Indonesia: Bandung, 1949). Namun persoalannya adalah, peluru dari meriam di benteng mana yang mempermalukan VOC-Belanda pada peristiwa 6 Januari 1784 itu? Reinout Vos tak menjelaskan hal ini. Begitu juga setumpuk arsip-arsip Belanda dan laporan penyelidikan oleh Hoynck van Papendrecht atas peristiwa itu. Jawaban atas pertanyan itu ada di tangan Raja Haji melalui karyanya yang bertajuk Tuhfat al-Nafis. Jawaban ini masuk akal, apalagi bila kaidah kritik sumber dalam penyelidikan sejarah modern diterapkan keatas-

Redaktur Pelaksana: Nurali Mahmudi. Koordinator Liputan: Dinir M Sono. Redaktur: Martunas Situmeang, Abdul Rasyid Daulay. Asisten Redaktur: Martua Butarbutar, Slamet Nofasusanto, Abas. Reporter: , Febrima Surya, Taufik A Habu, Yusfreyendi, Andri Dwi Sasmito, Suhardi, Yuni Astuti, Desi Liza Purba, Adly Hanani (Fotografer). Manajer Adm/Umum/Keuangan/HRD : Arga Permadi Manajer Iklan : M Nur Hakim Manajer Pemasaran & EO : Mider Sinaga Kepala Perwakilan Batam : Zakmi Biro Lingga : Tengku Irwansyah Biro Karimun : Alrion Biro Anambas : Roni Kadep Pracetak/Layout/Perwajahan : Heru Irawan (Pjs) Kabag Layout/Perwajahan : Sakban Hasibuan Kabag Pracetak : Rijon Sitohang Staf Pracetak : Fauziahmadrisa Syafrul Amri Jaringan/IT/Online : Syafrinaldi

Dicetak pada : PT Ripos Bintana Press. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

nya. Mengapa? Karena Raja Haji mendapatkan bahan informasi untuk menjelaskan peristiwa itu dari pelaku dan sekaligus saksi mata atas peristiwa itu, seperti, Encik Sumpok, Syahbandar Bopeng, dan Encik Kaluk. Seperti telah dinukilkan oleh Raja Ali Haji dalam Tuhfat alNafis, kunci yang membuat VOC-Belanda dipermalukan pada 6 Januari 1784 itu berada pada sebuah kubu atau benteng di Teluk Keriting. Dakam peristiwa itu, benteng Teluk Keriting pada mulanya nyaris tewas, karena kehabisan mesiu atau ubat bedil. Adalah Syahbandar Bopeng dan Encik Kaluk yang berhasil menyelamatkan satu tong mesiu dari beberapa tong yang dikirim ke benteng Teluk Keriting, setelah sampan mereka karam dihantam meriam kapal VOC. Dengan memanfaat satu tong mesiu itulah peluru dari meriam kubu Teluk Keriting berhasil meluluh-lantakkan kapal bendera Malakka’s Welvaaren pada 6 Januari 1784. Itulah puncak kemenangan Raja Haji yang telah mempermalukan Belanda, kata sejarawan H.J. de Graaf. Oleh karena itu, sudah sepatutnya penduduk Teluk Keriting berbangga hati pada tanggal 6 Januari setiap tahunnya. Mengapa? karena moment 6 Januari 1784 itu kini telah dijadikan sebagai momentum historis hari jadi Tanjungpinang, dan diperingati setiap tahun. Bagaimana bentuk dan tahun ini dimeriahkan dengan Festival Sungai Carang! ***

Tarif Iklan Halaman Muka (FC) Rp. 30.000,-/mm kolom. Halaman Muka ( BW) Rp. 25.000,-/ mm kolom. Halaman Dalam,(FC) Rp. 25.000,-/ mm kolom. Halaman Dalam ( BW) Rp. 15.000,-/ mm kolom. Iklan Umum/Display (BW) Rp. 15.000,-/mm kolom. Iklan Ucapan Selamat (FC) Rp. 7.000,-/mm kolom. Iklan Ucapan Selamat (BW) Rp. 3.500,-/ mm kolom. Iklan Dukacita Rp 3.500,-/mm kolom. Sport Color Rp 7.000,/mm kolom. Advertorial Rp. 5.000,-/ mm kolom.


TANJUNGPINANG POS JUMA T 27 DESEMBER 2013 JUMAT

3

Aswar Dilantik Menjadi Anggota DPRD Anambas Asisten I, II, II Pemkab Anambas dan sejumlah kepala SKPD.

Pelantikan dihadiri sejumlah Unsur SKPD, Komisioner KPU Anambas, Ketua KONI Anambas, staf ahli DPRD dan sejumlah tokoh masyarakat.

Sejumlah para tamu undangan tengah mendengarkan kata sambutan Ketua DPRD Anambas Amat Yani.

KETUA DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas Amat Yani, melantik dan mengambil sumpah Aswar sebagai anggota DPRD Kepulauan Anambas periode 2009-2014 sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB) pada rapat paripurna istimewa di Gedung DPRD Anambas, Selasa (24/12). Aswar menggantikan Mustansir yang pindah parpol, sebagai anggota DPRD Anambas. Proses PAW disepakati dalam internal partai. Ketua DPRD Anambas Amat Yani mengatakan, PAW merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan manakala terjadi pemberhentian anggota DPRD, baik karena meninggal dunia, mengundurkan diri, atau diberhentikan. Pelantikan ini dihadiri Bupati Kepulauan Anambas Tengku Mukhtaruddin, unsur pimpinan dan anggota DPRD dan lain-lain. Ditemui seusai pelantikan Aswar, menyatakan akan berjuang bersamasama rekan-rekan anggota legislatif. Untuk membangun Kabupaten Kepulauan Anambas sesuai dengan visi misi partai dan visi misi Anambas. “Saya berharap setelah menjadi anggota DPRD saya ikut serta membangun bangsa ini sesuai dengan visi misi partai

Pengambilan sumpah jabatan oleh Ketua DPRD Anambas Amat Yani.

dan kota,� katanya, seusai pelantikan. Selain itu, dirinya akan mengawal fungsi-fungsi DPRD yakni fungsi legislasi berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah, fungsi anggaran yakni kewenangan dalam hal anggaran daerah (APBD). Juga fungsi pengawasan yakni kewenangan mengontrol pelaksanaan perda dan peraturan lainnya serta kebijakan pemerintah daerah lainya. ***

Sekda Kepulauan Anambas, Muspida dan tokoh masyarakat.

Narasi/foto : Roni

Pelantikan dihadiri Ketua KPUD Anambas dan sejumlah tokoh masyarakat.

Aswar, anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas.

Anggota DPRD Kepulauan Anambas.

Bupati Kepulauan Anambas, Ketua DPRD KKA Amat Yani, Wakil Ketua I Muhammad Da'i, Wakil Ketua II Nur Adnan Nala.

Pengambilan sumpah Aswar sebagai anggota DPRD Anambas oleh Ketua DPRD Kepulauan Anambas Amat Yani.

BKSOW Bintan Utara Rayakan Hari Ibu 2013 BADAN Kerja Sama Organisasi Wanita (BKSOW) Kecamatan Bintan Utara merayakan peringatan Hari Ibu, Minggu (22/12) di Gedung Nasional Tanjunguban. Ketua BKSOW Bintan Utara sekaligus ketua panitia penyelenggara kegiatan Hari Ibu Bintan Utara, Kusuma Bahtiar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan acara puncak memperingati Hari Ibu. "Dalam memperingati Hari Ibu kami banyak menyelenggarakan kegiatan antara lain perlombaan bola voli, lomba tenis meja, lomba puisi untuk anak

Panitia pelaksana peringatan Hari Ibu Bintan Utara saat berfoto bersama.

SD dan SMP, seminar kesehatan wanita, demo juru masak dari sanchaya, lomba membuat nasi tumpeng dan lomba penilaian posyandu dan KUBE oleh PKK kecamatan," urainya. Camat Bintan Utara Dahlia Zulfah

Camat Bintan Utara Dahlia Zulfah saat memberikan nasi tumpeng kepada Ketua GOW Bintan Hj Nur Sa'adah Khazalik.

Ketua BKSOW Bintan Utara Kusuma Bahtiar dan Camat Bintan Utara Dahlia Zulfah saat melakukan penilaian dalam lomba memasak.

mengatakan sangat mendukung gerakan ini. Rangkaian kegiatan yang memberdayakan dan meningkatkan kemampuan kaum perempuan, sehingga bukan hanya seremonial saja. "Untuk di Bintan Utara ada 20 organ-

isasi wanita di bawah naungan BKSOW. Dengan adanya acara seperti ini, menunjukkan pemberdayaan perempuan sudah sangat luas cakupannya," terang Dahlia. Dalam acara tersebut juga dibagkan

Anggota BKSOW Bintan Utara yang juga panitia penyelenggara peringatan Hari Ibu di Bintan Utara Tahun 2013.

hadiah dari berbagai rangkaian perlombaan yang dilakukan dalam peringatan Hari Ibutahun 2013. *** Narasi dan Foto: Jendaras Karloan

Ketua BKSOW Bintan Utara Kusuma Bahtiar saat menyampaikan kata sambutan pada puncak acara peringatan.

Ketua BKSOW Bintan Utara, Camat Bintan Utara, Ketua GOW Bintan, Ketua DWP Bintan, anggota DPRD Bintan dan anggota BKSOW.

Ketua BKSOW Kusuma Bahtiar dan Camat Bintan Utara Dahlia Zulfah saat foto bersama peserta lomba bola voli.

Ketua BKSOW foto bersama dengan salah satu pemenang lomba peringatan Hari Ibu Bintan Utara.


TANJUNGPINANG POS T 27 DESEMBER 2013 JUMAT JUMA

4

DPRD Resmi Dukung Pembentukan KKS TENGKU, Singkep

TES CPNS

Usai Passing Grade Dinanti TKB ANAMBAS - Setelah melihat pengumuman kelulusan CPNS di depan gedung BPSM Tarempa, Selasa (25/12), terlihat dari raut wajah setiap peserta berbeda-beda. Ada yang sumringah, ada juga yang lesu. Karena mereka sudah mencocokkan hasil skor yang diperoleh dengan passing grade atau ambang batas. Seperti diketahui untuk lulus passing grade, setiap bidang harus lulus. Masing-masing, tes wawasan kebangsaan 40 persen, tes intelegensia umum 50 persen dan tes karakteristik pribadi 60 persen. Salah seorang yang lulus passing grade adalah Eko Haryadi. Ia memperoleh nilai 104 untuk tes wawasan kebangsaan, 104 tes intelegensia umum dan 153 tes karakteristik pribadi, dengan total nilai 362. “Alhamdulilllah, memenuhi passing grade,” ujarnya Selain itu, kegembiraan dan rasa sedih muncul, segala ekspresi berdatangan dari peserta lainnya. Setiap perasaan sedih dan senang sangatlah wajar dirasakan oleh para peserta baik dari luar daerah Anambas maupun peserta yang berasal dari Anambas. “Alhamdulillah, memenuhi passing grade, mudah-mudah tahap berikutnya saya lulus, jadikan tidak sia-sia saya ikut jauh-jauh sampai ke Anambas,”ujar Yunia, salah satu peserta, kepada koran ini, Kamis (26/12) kemarin. Meski sudah memenuhi syarat passing grade, kata Yuni, masih ada lagi proses untuk mengikuti tahap selanjutnya. “Tahap selanjutnya mengikuti tes kompetisi bidang (TKB, red) sebelum tes ini saya harus mempersiapkan diri untuk belajar lagi, ya mudah-mudahan saya lulus, bisa mengabdi di Anambas,”harapnya. Di lain cerita, dibalik kegembiraan peserta yang telah lulus, tentunya ada yang mengalami kegagalan. Ekpresi duka melanda dalam dirinya, bertanya dan mencari jawaban akan kegagalan yang mereka dapat. Hal itu sangat wajar dirasakan, bagi siapapun yang sedang berhadapan dengan sebuah kegagalan. “Saya sedih bang, saya sudah gagal, saya sangat kecewa, sudah empat kali ikut tes ini yang keempat, padahal orang tua saya berharap saya bisa lulus PNS, eh kemarin (Senin, red) saya lihat pengumuman nama saya tidak ada, saya pasrah sajalah, nilai saya mungkin tidak cukup, mungkin saya harus banyak belajar lagi,” ujar Liza, peserta yang mengambil formasi operator komputer. Namun, ada terpancar sebuah kebijaksanan yang lebih besar didalam diri peserta yang tidak lulus dibanding dengan yang lulus. Menerima sebuah kegagalan dengan senyuman itu pemandangan yang luar bisa. “Saya tidak lulus. saya tidak kecewa dengan apa yang saya raih, karena memang ini hasil dari usaha saya,” ucap Nopian. Berbeda yang dikatakan AL (25) kalau mau bersih kenapa tidak dikeluarin sekalian peringkat 10 besar, jangan cuma memenuhi passing gradenya saja. “Kemenpan hanya mengumumkan Skor CPNS apakah MP ataupun TMP, tetapi daerah masing-masing yang menentukan, ini menurut saya bisa menjadi indikasi nepotisme dikalangan pejabat daerah, moga saja Kabupaten Kepulauan Anambas bersih dan transparan dalam pengumuman ini,” ucapnya. (ron)

LOWONGAN KERJA 1. STAFF PERPAJAKAN 2. SUPIR Syarat : 1. Wanita Mengerti dasar pembukuan (Diutamakan Tamatan Jurusan Akuntansi ) 2. Teliti, Jujur dan Bertanggung Jawab 3. Untuk Supir : Laki-laki, SIM A 4. Gaji _ Insentif + Bonus Tahunan + Tunjangan

LOWONGAN KERJA DIBUTUHKAN KARYAWATI UNTUK BAGIAN ADMINISTRASI SYARAT : 1. WANITA, USIA 23 - 30 TH 2. MENGUASAI KOMPUTER 3. DIUTAMAKAN YANG BERPENGALAMAN DIBIDANG ADM LAMARAN LANGSUNG DIANTAR KE :

Lamaran ditujukan ke PT. DWI SUKSES MULIA Jl. R.H. Fisabilillah KM. 5 Atas Mo. 14-15 Tanjungpinang Telp : 0771-20245, 7330555

CV. GESIT SATATA JL. D.I PANJAITAN KOMPLEKBINTAN CENTER BLOK D-1A TANJUNGPINANG

F-DOK/TANJUNGPINANG POS

LANGKA: Sejumlah perahu dan kapal merapat di sekitar dermaga di Pancur, yang merupakan pusat perekonomian Lingga Utara dan sekitarnya. Kini, beras dan gula yang nyaris seluruhnya harus didatangkan dari Tanjungpinang dan Batam, mengalami kelangkaan. Ini menyusul razia yang dilakukan oleh Bea dan Cukai.

BERAS DAN GULA LANGKA DI PANCUR Akibat Razia Kapal oleh Bea Cukai

LINGGA - Razia kapal-kapal pembawa sembako ke Pancur, Lingga oleh bea dan cukai Dabo, Singkep dikritisi aktivis muda Lingga Utara Ali Bizar. Sebab, akibat razia tersebut sejumlah barang keperluan pokok seperti beras dan gula menjadi langka di Pancur, Lingga Utara. “Akibat razia ini, kapal-kapal pembawa sembako tidak berani membawa barang. Harusnya pihak bea cukai memiliki kebijakan untuk barang-

barang sembako. Barang sembako di sini (Pancur, red) didatangkan dari Pinang dan Batam,” kata Ali kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (26/ 12). Razia tersebut, ujar Ali, tidak hanya untuk barang-barang yang khusus beredar di kawasan berikat atau terbatas. Tapi juga dilakukan terhadap kapal-kapal barang sembako dan juga kedai-kedai yang menjual sembako. Akibatnya, pemilik toko juga menjadi takut

menjual beras dan gula asal Kota Tanjungpinang dan Batam. “Para pedagang tidak ada pilihan lain untuk mendatangkan barang dagangan dari daerah lain. Jika hal ini terus berlanjut, maka ke depannya akan menjadi persoalan serius. Ini masalah perut,” tegasnya. Dilajutkannya, Pancur adalah pusat perdagangan untuk masyarakat di pulau-pulau sekitarnya. Jika kebutuhan bahan pokok tidak tersedia di Pan-

cur. Maka, dapat dipastikan masyarakat pesisir lainnya di sekitar Lingga Utara juga akan mengalami hal yang sama. “Untuk memenuhi kebutuhan gula dan beras, beberapa masyarakat memesan dari kapal-kapal penumpang. Namun, tentunya jumlahnya hanya untuk keperluan sendiri,” ucapnya. Ia berharap, Pemkab Lingga, segera turun ke Pancur, melihat kondisi yang terjadi pada masyarakat. Harus ada solusi

yang diberikan untuk memeuhi kebutuhan pokok masyarakat ini. “Jangan sampai masyarakat bereaksi, baru ada perhatian dari pemeritah,” imbuhnya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Saad, belum bisa dimintai tanggapannya terkait kondisi yag terjadi di Kota Pancur ini. Nomor telepon selulernya tidak aktif saat koran ini ingin meminta konfirmasi. (tir)

Kecamatan Singkep Siapkan 4 Loket Untuk Pelayanan Administrasi Terpadu LINGGA - Kecamatan Singkep, menjadi proyek percontohan program Pelayanan Administrasi Terpadu (Paten) di Kabupaten Lingga. Program ini diklaim dapat memudahkan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan administrasi yang prima. Peresmian program Paten di Kecamatan Singkep, dilaksanakan langsung oleh Bupati Lingga H Daria di Kantor Camat Singkep, Selasa (24/12). “Peran pemerintah adalah sebagai pelayan sekaligus perantara kepentingan masyarakat. Dengan kata lain posisi pemerintah sebagai penyelenggara publik berubah dari dilayani menjadi melayani,” kata Bupati Daria. Paten ini, ujar Daria, merupakan novasi pelayanan dengan mengoptimalkan fungsi kecamatan. Sebagai simpul pelayanan, yang mendukung efektivitas penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu. “Dengan sistem ini, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dan, mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun di Lingga,” imbuhnya. Sementara itu, Camat Singkep Kisan Jaya, mengatakan

DIBUTUHKAN 1. TENAGA TEKNIK 2. ADMINISTRASI 3. PENGAWAS LAPANGAN SYARAT : MINIMAL SMK USIA 18 THN - 22 THN FAMILIAR MENGGUNAKAN KOMPUTER Ms. OFFICE DAN AUTOCAD BEKERJA KERAS, RAJIN, JUJUR DAN BERTANGGUNG JAWAB LAMARAN DIANTAR LANGSUNG PT. ASKA PURA Jl. Adi Sucipto Km.12 Tanjungpinang Hub : Mega ( 0771-7335370) HP : 0853 7601 0709

pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kemudian, mempermudah, mempendek dan mempercepat pelayanan terhadap masyarakat adalah komitmen utama. “Menyediakan tempat yang nyaman dan bersih salah satu cara, agar masyarakat senang dan nyaman melakukan pengurusan,” sebutnya. Dia menuturkan, ada 4 loket pelayanan yang disiapkan untuk melayani masyarakat dalam program Paten. Loket 1 pelayanannya administrasi kependudukan, loket 2 pelayanan administrasi perizinan dan pembangunan. Loket 3 pelayanan administrasi pertanahan. Sementara loket 4 pelayanan administrasi sosial dan pengaduan. “Semoga program Paten dapat berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pembangunan,” imbuhnya. (tir)

F-DOK/TANJUNGPINANG POS

LAYAN: Salah satu kekhasan permukiman warga pesisir di Kepri dan Lingga adalah rumah yang berada di atas laut dan tersebar di banyak pulau. Perlu inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, seperti PATEN.

DIBUKA KEAGENAN PENJUALAN TIKET PESAWAT

LOWONGAN KERJA

ü Bisa Booking dan Issued langsung secara Real time dan online 24 Jam, Semua

Membutuhkan karyawan yang handal untuk posisi

pesawat ü Harga dijamin lebih murah dan website Airline* ü Dapat profit/ komisi setiap jual tiket (pakai sendiri/ dijual pasti UNTUNG)

DAFTAR GRATIS*

www.mmbcinternational.com

Cara daftar F Kirimkan : Nama/ Alamat/ Kota/ Email/ HP

081286063007 - 082174448447 LOWONGAN KERJA

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga, secara resmi mendukung pemekaran Kabupaten Kepulauan Singkep (KKS). Dukungan secara resmi diperoleh setelah melalui rapat paripurna DPRD Lingga, Selasa (26/ 12). Dalam rapat paripurna ini, dihadiri oleh 19 orang anggota DPRD Lingga dan dengan keputusan suara bulat menyetujui pemekaran dan pembentukan KKS. “Apakah saudara-saudara setuju kalau DPRD Lingga, mendukung pemekaran Kamaruddin Ali KKS?” kata Ketua DPRD Lingga Kamaruddin Ali, yang memimpin sidang dan dijawab setuju oleh seluruh anggota dewan yang hadir dalam paripurna. Kamaruddin Ali, menambahkan berdasarkan hasil penelitian dan kajian akademis dari Universitas Indonesia (UI), pemekaran KKS dapat dilakukan. Kesimpulan itu diperoleh setelah melalui penelitian di lapangan terkait jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, luas wilayah dan beberapa kreteria lain di Kepulauan Singkep serta wilayah Kabupaten Lingga. “Kita akan mengeluarkan persetujuan resmi. Selanjutnya akan dikirim ke DPRD Provinsi Kepri. Kita harap DPRD Kepri dan Pemprov Kepri memiliki pandangan yang sama. Sehingga KKS dapat segera terealisasi,” imbuh politisi Golkar ini. Sementara itu, Ketua Badan Pekerja Pembentukan Kabupaten Kepulauan Singkep (BP2KKS) Agus Norman, memberikan apreasiasi yang tinggi terhadap seluruh anggota DPRD Lingga. Kerja keras BP2KKS selama ini untuk mengumpulkan data dan meminta dukungan masyarakat di Kepulauan Singkep, membuahkan hasil dengan dukungan yang diberikan. “Terima kasih juga untuk rekan-rekan di BP2KKS yang bekerja tanpa pamrih. Untuk mewujudkan KKS, demi peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya. Ditegaskannya, dengan dukungan resmi yang diberikan DPRD Lingga, mereka di BP2KKS akan lebih termotivasi untuk mewujudkan KKS. “Tidak hanya DPRD, perjuangan ini juga harus mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Baik, di Kepulauan Singkep atau unsur masyarakat di Kabupaten Lingga lainnya,” imbuhnya. ***

PT.BINTAN SENTOSA INDAH

Membuka kesempatan bagi anda bergabung untuk mengisi posisi sebagai berikut : 1. MEKANIK 3. COUNTER SALES Pria, Usia Max 27 thn Wanita, Usia Max 27 thn Pendidikan Min SMK / DIII Otomotif Pendidikan Min SMA / Sederajat lebih disukai /DIII semua Jurusan lebih disukai Memiliki kemampuan komunikasi yang baik Memiliki kemampuan komunikasi yang baik Mampu menggunakan MS. Ofce Mampu menggunakan MS. Ofce Bersedia mengikuti masa Training Bersedia mengikuti masa Training 2. COUNTER SERVICE 4. MARKETING EXECUTIVE Pria, Usia Max 27 thn Pria dan wanita Usia Max 27 thn Pendidikan Min SMK / DIII Otomotif Pendidikan Min SMA/ DIII lebih disukai lebih disukai Mampu bekerja dengan target Berpenampilan menarik Memiliki Komunikasi yang baik Memiliki Komunikasi yang baik Memiliki kendaraan sendiri Mampu menggunakan MS. Ofce Kirim Lamaran ke : PT. BINTAN SENTOSA INDAH Jl. Brigjen Katamso No.35-36 Batu 2 Tanjungpinang Telp : 0771-29668

Buka 24 jam

PIN BB : 25D88CB7

Sebuah consumer good terbesar di Sumatera ( TEH PRENDJAK )

1.Area Sales Promotion Repsentative ( ASPR ) ·Pria / Wanita, Pendidikan Min SLTA / D3 ·Usia Max 25 th & Memiliki Cim A / C ·Pengalaman Kerja sebagai salesman Min 2 th dan sebagai ASPR Min 1 th ·Dapat membuat aktivitas promosi trade promo & Consumer Promo ·Terbiasa bekerja dengan target 2.Salesman Motoris ·Pendidikan Min SLTA ·Berpengalaman sebagai sales Min 1 th ·Mempunyai Kendara Roda 2 & Sim C 3.SPG / MD ·Pendidikan Min SLTA ·Berpengalaman Min 1 th ·MempunyaiKendaraan roda 2 & Sim C Kompensasi : Gaji Pokok , Subsidi Pulsa, Subsidi Oprasional, Incentive dan Bonus Surat lamaran di kirim / di antara langsung ke : HRD Department Tanjungpinang PRP Group JL D.I Panjaitan KM. 8 No.15 Tanjungpinang Timur


TANJUNGPINANG POS

JUMA T 27 DESEMBER 2013 JUMAT

5


TANJUNGPINANG POS JUMA T 27 DESEMBER 2013 JUMAT

6

GUBERNUR KEPRI HM SANI MELIHAT PROSES PENGOLAHAN AIR LEWAT LAPTOP.

Gubernur Kepri HM Sani foto bersama dengan SKPD Pemprov dan pegawai PDAM Tirta Kepri di lokasi.

GUBERNUR RESMIKAN WADUK SUNGAI GESEK

Kadis Pekerjaan Umum Pemprov Kepri Heru Sukmoro memberi kata sambutan.

WARGA Tanjungpinang boleh gembira. Kesulitan mereka selama ini untuk mendapatkan air, akan terjawab. Sebab, Gubernur Kepri HM Sani telah meresmikan pengoperasikan Waduk Sungai Gesek, Sabtu (15/12). Pengoperasian waduk ini ditandai dengan dengan pembukaan kran pertama oleh gubernur. Air nampak mengalir deras saat itu. “Ini sudah lama ditunggu masyarakat,� kata Sani saat itu. Waduk tersebut baru bisa dioperasikan 50 persen dari total produksinya 100 liter per detik. Saat ini, yang sudah mengalir ke rumah warga baru 50 liter per detik. Produksi 50 liter per detik mampu melayani sekitar 4.000 pelanggan. Dalam waktu dekat, produksi waduk tersebut akan dimaksimalkan hingga 100 liter per detik. Sani mengingatkan agar pegawai PDAM Tirta Kepri tidak meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi dengan bertambahnya produksi air bersih Tanjungpinang, maka pelay-

anan harus terus membaik. Abdul Kholik, Direktur PDAM Tirta Kepri mengatakan, saat ini produksi air bersih di Tanjungpinang mencapai 300 liter per detik. Sekitar 250 liter per detik merupakan produksi Sungai Pulai dan 50 liter per detik produksi Waduk Sei Gesek. Gubernur mengatakan, pihaknya terus memikirkan bagaimana agar sumber air baku di Kepri

selalu tersedia. Karena itu, sedang dicari dimana lokasi pembangunan waduk baru. ***

Gubernur Kepri HM Sani membuka kran perdana sebagai tanda dioperasikannya Waduk Sei Gesek.

Gubernur Kepri HM Sani membuka papan selubung sebagai tanda diresmikannya Waduk Sungai Gesek.

Narasi dan Foto : Humas Pemprov Kepri Gubernur Kepri HM Sani memberi kata sambutan.

Gubernur Kepri HM Sani bertanya tentang proses pengolahan air bersih.

Abdul Kholik.

Gubernur Kepri HM Sani didampingi sejumlah SKPD Pemprov Kepri.

Gubernur Kepri HM Sani memperhatikan peralatan PDAM Tirta Kepri.

Heru Sukmoro mendampingi Gubernur Kepri HM Sani.

HM Sani melihat foto-foto proses pembangunan Waduk Sungai Gesek.

Gubernur Kepri mendengar penjelasan Dirut PDAM Tirta Kepri Abdul Kholik.


TANJUNGPINANG POS JUMA T 27 DESEMBER 2013 JUMAT

Berkas Tak Lengkap, Dedy Chandra Segera Dibebaskan TANJUNGPINANG - Dedy Chandra, tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk Unit Sekolah Baru bakal dilepas demi hukum setelah ditahan sejak 3 September lalu. Masa penahanan mantan Kadispenda ini akan berakhir pada 2 Januari 2014 mendatang. "Masa penahanan tersangka korupsi Dedy Chandra habis pada 2 Januari nanti. Kasus dugaan korupsi pengadaan lahan masih dalam proses," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungpinang Ajun Komisaris Polisi Oxy Yudha Pratesta saat dihubungi, Kamis (26/12). Kendati dibebaskan dari penahanan, proses hukum kasus dugaan korupsi ini tetap berjalan. Kasus ini masih dalam tahap P19. "Berkasnya sudah dikembalikan pihak kejaksaan. Saya belum baca petunjuk jaksa," ujarnya. Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Selasa (24/12), telah mengisyaratkan, tersangka korupsi pengadaan lahan USB yaitu Dedy Chandra bakal habis masa penahanannya. "Masa penahanannya hampir habis. Berkas kasusnya masih belum lengkap," katanya. Untuk diketahui, mantan Kadispenda Pemerintahan Kota Tanjungpinang Dedy Chandra resmi ditahan dalam kasus dugaan korupsi ganti rugi lahan Unit Sekolah Baru pada 3 September lalu. Penyidik kepolisian sudah mendapat laporan dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan Riau di Batam. Hasil audit, kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi ini sebesar Rp1,8 Miliaar. Pada tahun 2009 silam, Dedy merupakan salah satu tim pengadaan lahan dalam pembanunan unit sekolah baru di Jalan Srikanton, Kampung Purwodadi, Kelurahan Pinang Kencana dengan luas 34.802 meter persegi.(sur)

7

PENGESAHAN APBD DIRENCANAKAN HARI INI

Tak Pro Warga, Dewan Bakal Tergusur

F-ALRION/TANJUNGPINANG POS

MENUNGGU: Salah satu kepala SKPD ditemani stafnya sedang menunggu giliran dipanggil masuk ke ruang Banmus DPRD Karimun untuk membahas anggaran 2014, Kamis (26/12).

ALRION, Karimun PENGESAHAN APBD Karimun yang sebelumnya dijadwalkan DPRD Karimun pada 23 Desember kemarin mundur. Direncanakan, hari ini, Jumat (27/12) DPRD Karimun menggelar sidang paripurna pengesahan

APBD Karimun tahun 2014. Pantauan Tanjungpinang Pos di Kantor DPRD Karimun, beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Karimun duduk menunggu giliran di ruang paripurna DPRD Karimun dipanggil badan anggaran (banggar) DPRD Karimun.

“Kami disini menunggu giliran dipanggil banggar,” kata salah seorang Kepala SKPD yang antri bersama rekannya sesama kepala SKPD kepada Tanjungpinang Pos. “Menunggu mereka di ruang banggar, kami tempati dulu tempat duduknya,” katanya bergurau.

Pembahasan APBD Karimun tahun 2014 dilakukan banggar secara marathon. Satu persatu SKPD dipanggil untuk menentukan besaran anggaran yang dialokasikan pada tahun anggaran 2014 nanti. Juga untuk menyesuaikan usulan yang diterima dewan saat reses beberapa waktu lalu dengan program kerja yang disusun SKPD terkait. Banyaknya usulan yang diterima membuat pembahasan anggaran 2014 berlangsung alot. Informasi yang dihimpun Tanjungpinang Pos di DPRD Karimun, ada usulan yang harus dicoret karena anggaran tidak cukup dan ada juga anggaran yang dikurangi karena ada kegiatan lain yang harus diakomodir. Bahkan, salah seorang anggota dewan menggerutu karena usulannya dikurangi karena mengakomodir usulan yang diterima pihak Pemerintah Kabupaten Karimun. “Kalau begini jadinya buat apa dibahas lagi. Sahkan saja,” katanya sambil berlalu. Usulan anggota DPRD Karimun yang diakomodir APBD Karimun

tahun 2014, akan berpengaruh pada perolehan suara pada Pemilu 2014. Karena 99 persen anggota DPRD Karimun tahun ini kembali maju menjadi calon anggota legislatif. Masyarakat akan kecewa kepada dewan yang masih aktif karena usulan mereka tidak terakomodir. Sementara itu, Suatno salah seorang masyarakat Karimun berharap APBD Karimun tahun depan harus lebih pro rakyat atau lebih banyak untuk kepentingan pembangunan yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat. “Kami heran. Kalau baca koran, kegiatan SKPD di lingkungan Pemkab Karimun dilaksanakan dihotel. Sementara gedung pemerintah dengan fasilitas yang cukup atau mampu sudah tersedia. Kenapa masih dilakukan di hotel,” kata Suatno. Dia berharap, kegiatan-kegiatan SKPD di hotel atau di tempat lain yang harus mengeluarkan biaya dikurangi. Demikian juga perjalanan dinas para Kepala SKPD dapat dikurangi.***

Anak Tanjungpinang.....................................................................................................................dari halaman 1 Di dalam kawasan yang terletak di Kelurahan Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota, atau hanya beberapa ratus meter dari pusat pemerintahan Tanjungpinang ini, dibangun semi permanen tujuh unit miniatur rumah adat, lengkap dengan berbagai simbol budaya daerah masing-masing daerah. Diantaranya miniatur rumah adat melayu, lengkap dengan masjid penyengat. Rumah adat Padang, Rumah adat Suku Bugis hingga rumah khas milik etnis Tionghoa. Namun disayangkan, kawasan yang diresmikan pada pertengahan tahun 2008 ini, rusak dan tidak terawat. Ironisnya lagi, kawasan budaya yang dijadikan simbol pluralisme Kota Tanjungpinang ini, malah dijadikan tempat mesum. Terutama oleh pasangan muda-mudi yang kerap memadu cinta layaknya suami isteri di dalam miniatur rumah-rumah adat tersebut. Untuk membuktikan, apa benar banyak perilaku asusila yang dilakukan di tempat itu, saya mencoba menelusurinya. Sekitar awal Desember 2013, saya memulai penelusuran dengan masuk ke jaringan pemuda tempatan yang mendiami Kampung Bugis, di mana para pemuda ini juga sering kesal dengan ulah pasangan remaja yang sering bermesum ria di kawasan tersebut. Saya pun akhirnya berkenalan dengan seorang pemuda, sebut saja namanya Ridwan (20). Pemuda ini adalah salah satu warga tempatan yang tahu persis kondisi kawasan budaya itu, dari sejak diresmikan hingga sekarang. Malah sejak ia duduk di bangku Sekolah Menegah Atas (SMA) atau pada tahun 2010 silam, tempat ini sudah menjadi lokasi paling strategis bagi pasangan muda yang sedang dilanda asmara untuk meluapkan asmara tanpa batas. Secara terbuka, Ridwan yang kini sudah kuliah di salah satu perguruan tinggi di Tanjungpinang ini pun bercerita. Ia bersama pemuda lainnya sudah sangat sering mendapati kegiatan mesum pasangan di luar nikah di kawasan budaya itu. Berulang kali juga mereka melaporkan hal ini kepada aparat kelurahan, hingga ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Tanjungpinang, agar ada tindakan nyata untuk mengatasi masalah ini. Sayangnya, setiap ada razia, baik yang dilakukan petugas Satpol PP maupun penggerebakan yang dilakukan warga, aksi mesum pasangan-pasangan kekasih ini tetap saja berulang dan terkesan tidak pernah ada tobatnya. Bahkan, ketika razia marak dilakukan oleh Satpol PP, para pasangan mesum ini seakan-akan sudah tahu, bahwa akan ada penggerebekan baik oleh warga maupun petugas dari pemerintah. ”Ia kami juga heran, kalau tidak ada razia, mereka banyak yang kumpul kebo di rumah-rumah adat itu. Nah, kalau misalnya ada petugas Satpol PP datang, pasti di malam kedatangan petugas itu, kawasan budaya sepi. Kayaknya mereka sudah ada jaringan informasi ke dalam

pemerintahan, dan tahu kapan ada razianya,” beber Ridwan dengan semangat kepada Tanjungpinang Pos. Dikisahkannya, pernah ia bersama kelompok pemuda tempatan menggerebek lokasi mesum itu, kebetulan waktu itu banyak pasangan yang berduaan. Bagi yang takut dengan kadatangan warga, banyak yang langsung melarikan diri dengan sepeda motornya masing-masing. Tetapi bagi pasangan yang sedikit bandel, tetap saja mereka berduaan di tempat itu hingga dini hari dan tidak peduli dengan penggerebakan warga. “Malah ada yang berani menyindir kami dengan sebutan pengganggu datang. Beruntung kami dan warga tidak terpancing dengan kalimat-kalimat yang mereka ucapkan. Tapi kadang yang mebuat kami emosi, mereka kerap melakukan aksi mesum di taman budaya itu berulang kali, meskipun juga sudah beberapa kali tertangkap Satpol PP,” papar Iwan sapaan akrabnya. Iwan juga mengatakan, sejak ada petugas Satpol PP sering datang di Sabtu malam atau malam Minggu. Jadwal bermesum ria pasangan di luar nikah inipun semakin acak. Biasanya pada setahun terakhir, lokasi taman budaya ini selalu dipenuhi dengan pasangan-pasangan kekasih di malam minggu. Namun beberapa pekan terakhir, banyak yang bercumbu di tempat itu di malam-malam lainnya. “Coba saja abang datang tiap malam, di atas jam 10 malam. Pasti ada yang ketemu. Kalau ada yang datang, lanjutkan pengecekan besok paginya ke miniatur rumah adat yang menjadi tempat mereka berduaan, pasti ada bekas-bekas kondom di situ,” saran Iwan kepada saya. Selain menyarankan langkah pembuktian itu, Iwan juga menawarkan untuk mempertemukan saya dengan salah seorang remaja pria yang hingga kini aktif menjadi salah satu pelaku mesum di taman budaya itu. Akhirnya saya pun mencoba untuk datang Senin (9/12) malam sekitar pukul 21.30, menunggu sekitar hampir dua jam di seputaran kawasan itu, tidak ada satupun pasangan yang datang. Malam selanjutnya di jam yang sama, saya kembali melakukan misi yang sama. Kali ini, saya ditemani Iwan bersama kawankawannya. Nah, sekitar pukul 22.40 ada tiga pasangan yang datang menggunakan sepeda motor. Mungkin karena mengetahui saya bersama tiga pemuda tempatan lainnya berada di tempat itu, mereka pun hanya mengitari kawasan, yang selanjutnya langsung memacu kendaraannya ke arah Tanjungpinang. Dua malam tidak memantau tempat itu, saya kembali di Jumat (20/12) malam sekitar pukul 23.00. Alhasil, ada satu pasangan yang berada di salah satu miniatur rumah adat, di mana motor pasangan ini terlihat terparkir di atas kawasan budaya itu, atau sekitar 50 meter dari tempat keduanya berduaan. Saya tidak melakukan aksi

penggerebekan seperti yang dilakukan warga, saya hanya menunggu dari kejauhan, sampai seberapa lama pemilik sepeda motor hitam itu berada di dalam miniatur masjid penyengat itu. Beberapa jam berselang, atau sekitar pukul 01.00 dini hari, sepasang kekasih terlihat keluar dari tempat itu dengan bergandengan tangan, sambil berpelukan menuju motor mereka yang terparkir agak sedikit jauh. Setelah kedua sejoli ini pergi, saya pun beranjak dan meninggalkan lokasi tersebut. Keesokan harinya, atau Sabtu malam minggu, saya kembali ke tempat ini di sekitar pukul 23.30. Tidak tampak aktivitas berdua-duaan lagi di kawasan budaya ini, penyebabnya karena di malam yang sama, sejumlah petugas yang mengaku Satpol PP Tanjungpinang berada di lokasi tersebut. Pagi harinya, tepatnya Minggu (22/12) sekitar pukul 06.00 pagi saya kembali ke kawasan ini. Saya mencoba mengamati miniatur rumah-rumah adat ini dari dekat, hingga ke dalam tujuh bangunan yang bederet di Kawasan Budaya Raja Ali Haji. Satu per satu dimasuki, yang terlihat pertama kali adalah rumah adat yang kotor, tidak terawat, hancur bahkan rusak di beberapa bagian bangunan. Termasuk daun pintu dan jendela, serta kaca-kaca yang pecah di semua miniatur rumah adat. Belum lagi sampah sisa-sisa peninggalan setiap pasangan yang memadu cinta di lokasi tersebut. Mulai dari makanan ringan, puntung rokok, bungkusan nasi, mi instan, hingga botol-botol minuman keras berserakan di manamana. Setelah mengamati lebih detail di setiap sudut bangunan, saya akhirnya menemukan beberapa alat kontrasepsi alias kondom bekas pakai di dalam maupun di luar rumah rumah adat. Bukan hanya bungkusnya, alat pengaman untuk berhubungan intim ini juga ditemukan yang bekas-bekas pakai dan dibuang begitu saja oleh penggunanya. Apa yang saya temukan ini, sebagai salah satu bukti, bahwa dugaan banyak orang tentang kawasan budaya yang kini berubah menjadi ‘’lokalisasi’’ terselubung benar adanya. Menariknya lagi, ada beberapa rumah adat yang daun jendela dan daun pintunya sudah rusak dan terlepas dari pintu atau jendelanya. Nah, daun jendela yang sudah tergeletak di lantai ini disusun rapi dan dijadikan seperti tempat tidur darurat, di mana di kiri dan kanan diberi penyangga, lalu di atasnya diletakkan daun jendela atau daun pintu tadi. Sehingga tampaklah benda-benda itu seperti menjadi ranjang darurat. Usai mengamati seluruh kawasan budaya ini, malam harinya saya pun dipertemukan oleh Ridwan dengan salah seorang pelaku mesum, yang dulunya pernah tertangkap warga setempat, sedang melakukan hubungan badan dengan kekasihnya di kawasan itu. Kendati agak sedikit takut dan ragu akan

wawancara yang saya lakukan, akhirnya remaja yang baru berusia 20 tahun ini bersedia untuk diwawancarai mengenai pengalaman melakukan hubungan intim di kawasan budaya. ”Saya mau, asalkan jangan sampai nama saya yang diterbitkan. Saya malu sama orang tua, keluarga, dan teman-teman sekolah,” pinta remaja ini, sembari meminta agar namanya disebut Erwin saja. Pertama-tama ia menceritakan, bahwa sebelum digerebek warga di miniatur rumah adat melayu beberapa bulan lalu. Ia sudah berulang kali melakukan mesum di tempat itu. Perilaku berdosa ini dilakukannya bersama sang kekasih yang usianya beda setahun dengannya, karena atas dasar suka sama suka dan demi menjaga agar si pujaan hati tidak hamil, keputusan menggunakan kondom pun diambil atas keinginan bersama. “Saya melakukan ini hanya dengan pacar saya. Kami saling suka. Karena pakai kondom, jadi sampai sekarang juga tidak terjadi apa-apa (hamil) dengan pacar saya itu,” ungkapnya blakblakan. Disinggung seputar kondom yang ia pergunakan, Erwin menceritakan, ada beberapa apotik atau toko obat di daerah Tanjungpinang yang sudah menjadi tempat langganannya membeli kondom. Biasanya di salah satu apotik Jalan Bintan dan Apotik di kawasan Batu 7. Terkadang sekali beli, langsung yang per bungkus di mana per bungkusnya ada beberapa kondom. Ia biasanya menyimpan kondom untuk beberapa hari ke depannya, tidak langsung pakai semuanya dalam satu malam. “Kadang ada juga yang diminta kawan saya, apabila ada kawan yang mau gituan juga dengan pacarnya di kawasan itu,” bebernya. Ditanya kenapa melakukan ini dengan pacarnya sendiri, dan melakukannya di kawasan budaya milik pemerintah daerah. Pertama, ia menjawab, kebiasaan intim dengan pacarnya ini sudah sejak lama dilakoni, sehingga ini membuat dirinya bersama sang kekasih enjoy saja ketika lagi butuh melakukan hal layaknya suami isteri itu. Ia pun mengakui mulai melakukan hal ini sejak usia 19 tahun, dan kekasihnya berusia 18 tahun. Atas dasar suka sama suka, keduanya sering melakukan hal itu dengan dilengkapi alat kontrasepsi. Lalu kedua, kenapa memilih kawasan budaya, karena daerah ini awalnya atau sekitar tahun 2012 silam, merupakan tempat strategis dan sering dipakai orang untuk berduaan atau pacaran. Lama kelamaan, pacaran di tempat itu memancing orang untuk berbuat mesum, dan akhirnya keterusan. “Saya ini juga masih sekolah dan uangnya masih terbatas dari orang tua. Ada duit Rp 100 ribu sudah sangat banyak buat saya, kalau dipakai untuk menyewa kamar penginapan terlalu sayang. Jadi lebih baik duitnya untuk beli yang lain, dan melakukan hubungan badan di tempattempat seperti itu saja,” ungkap-

nya. Erwin juga mengakui, bukan hanya dia saja yang melakukan hal seperti ini. Sejumlah kawan dekatnya sesama lelaki atau geng nya juga kerap berbuat seperti ini. Lucunya lagi, di antara sesama kawan ini ada juga pola pinjam pakai kondom. “Kadang saya kalau kehabisan duit dan tidak bisa beli kondom, saya pinjam pakai punya kawan. Begitu juga sebaliknya, kalau saya ada, pasti diminta kawan juga. Eh, pakai dulu lah kondom awak, ntar kugantilah,” cerita Erwin sambil mengulang sedikit contoh percakapannya dengan sesama kawannya tentang pinjam meminjam kondom. Terakhir menurut remaja asli Tanjungpinang ini, perilaku seks bebas ini diakui masih sangat sulit dihilangkannya. Apalagi ia baru merasakan hal tersebut bersama kekasihnya sekitar setahun terakhir. “Saya tahu ini salah dan dosa. Tapi mau gimana lagi,” singkatnya dengan wajah tanpa beban. Kondisi dan persoalan ini mengundang reaksi dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri. Menurut ketuanya, Abdul Razak AB, bahwa perilaku menyimpang baik itu mesum para remaja dan pesta minuman keras di kawasan budaya, tidak semata-mata karena salah dari para oknum atau remaja itu. Pemerintah setempat juga punya andil atas kondisi yang negatif ini. “Kenapa saya katakan demikian, karena untuk apa dibangun kawasan budaya itu, jika dibiarkan terlantar hingga rusak, dan akhirnya dimanfaatkan oleh banyak orang untuk hal-hal negatif,” tegasnya. Semestinya, ada konsep yang jelas dari Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, mengenai kawasan budaya tersebut. Paling tidak ada kegiatan positif yang dilaksanakan di kawasan budaya itu, sehingga tidak mengundang orang untuk berbuat mesum ataupun pesta minuman keras di area tersebut. “Kami dari LAM menyarankan kepada Pemko Tanjungpinang, agar Kawasan Budaya Raja Ali Haji ini diberi perhatian khusus, agar nilai-nilai sejarah kebudayaan di Kota Gurindam ini makin terasa ketika mengunjungi kawasan itu,” imbaunya. Razak juga meminta kepada para Angggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, agar ikut memberi solusi mengenai kawasan budaya tersebut. Sebab sangatlah ironis, ketika kawasan ini berada di area pusat pemerintahan kota, baik itu pemko maupun DPRD-nya, namun taman atau kawasan budaya ini jadi sarang berbuat asusila. “Kalau perlu dianggarkan rehab dan penataan kawasan, beserta fasilitas pendukung lainnya, di mana di dalamnya juga perlu petugas penjaganya,” sarannya. Dimintai tanggapannya mengenai persoalan mesum di Kawasan Budaya Raja Haji ini, Kepala Badan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemko Tanjungpinang, Surjadi mengatakan, pihaknya sudah rutin

menurunkan anggota Satpol PP ke wilayah itu. Kendati tidak menjaga sepanjang 24 jam penuh. Namun pihaknya rutin turun ke kawasan itu. “Nggak mungkin personel kami menjaganya sepanjang pagi sampai dini hari. Selain karena keterbatasan petugas, kami juga harus memprioritaskan tugas-tugas Pol PP yang lainnya yang tidak kalah penting,” jelasnya. Sebagai langkah antisipasi dan mengurangi adanya perilaku mesum dan mabuk-mabukan di tempat tersebut, kata Surjadi, pihaknya coba memberdayakan pemuda tempatan yang secara jarak lebih dekat ke kawasan budaya tersebut. Mengapa demikian, karena dengan ikut dibantu warga tempatan, perilaku mesum di tempat itu bisa berkurang. “Tapi tetap tiap malam ada anggota kami yang patroli ke sana,” tambahnya. Di samping itu, mantan Kepala Kesbangpol Tanjungpinang ini juga sudah melaporkan masalah ini kepada Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. Dari hasil rapat lintas instansi bersama wali kota, diambil kebijakan untuk mengalihfungsikan kawasan itu menajdi tempat kesenian yang setiap waktu bisa dipergunakan. “Pak Wali juga sudah memerintahkan untuk memberi penerangan di kawasan itu, supaya tidak ada warga atau pasangan mesum yang melakukan hal-hal seperti itu lagi,” ujarnya. Ditanya mengenai sanksi apa saja yang telah diberikan Satpol PP setelah ada beberapa yang tertangkap, Surjadi menegaskan, oleh karena Satpol PP sifatnya membina dan mendata, maka para remaja ini dilepas dan diserahkan kepada orang tuanya masing-masing. ”Kami berharap dengan rencana pemerintah untuk memfungsikan kembali kawasan itu serta memberi penerangan, mudah-mudahan aktivitas yang menyimpang ini tidak ada lagi,” harapnya. Senada dengan Surjadi, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tanjungpinang, Efiyar M Amin menegaskan, bahwa di tahun 2014 mendatang kawasan ini akan dimanfaatkan kembali untuk kegiatan kebudayaan sekaligus dijadikan destinasi pariwisata baru bagi Kota Tanjungpinang. Pasalnya kawasan ini dinilai cukup strategis dan bagus untuk dikembangkan. "Rencananya tahun depan kawasan ini akan ditata kembali oleh Dinas Pertamanan Pemko Tanjungpinang. Setelah itu akan diserahkan ke kami untuk pengelolaanya. Harapannya di tahun depan juga Kawasan Budaya Raja Ali Haji ini bisa langsung dimanfaatkan lagi," ujarnya. Namun menurut Psikolog Tanjungpinang, Afitri Susanti, S.Psi MM Ch.t bahwa, munculnya pola perilaku menyimpang dari remaja masa kini seperti yang terjadi di kawasan budaya Raja Ali Haji bukanlah kesalahan mereka secara mutlak. Hal ini bisa dilakoni oleh remaja karena ada pola asuh yang salah dari

orang tua dan lingkungan keluarga, sehingga secara psikologis anak-anak ini melakukan hal yang di luar kewajaran. ”Secara psikologis, masa remaja adalah era di mana proses meniru dan mengkopi semua yang mereka lihat dan dengar. Artinya jika ada yang terjadi, itu tidak lepas dari mencontoh perilaku orang tua, lingkungan sekitar maupun publik figur," bebernya. Seharusnya, menurut Afitri, orang tua zaman sekarang perlu menerapkan pola komunikasi yang terbuka dengan anakanaknya. Harus ada edukasi sejak dini mengenai perilaku seks bebas, apa untung dan ruginya, dan kapan anak-anak mereka bisa melakukan hal tersebut. Namun realitanya, proses edukasi secara terbuka dari para orang tua atau keluarga ini tidak terjadi. ”Akhirnya anak-anak ini mendapat edukasi yang tidak sempurna atau tanpa pengawasan dari dunia luar, baik itu sesama kawannya, melalui internet atau media lainnya. Akhirnya mereka mempraktikkan hal itu, tanpa diketahui oleh orangtuanya," imbuhnya. Memang saat ini, fenomena pergeseran nilai-nilai moral remaja sudah sangat merosot. Ini bukan hanya terjadi di Tanjungpinang, melainkan di seluruh nusantara. Untuk mengangkat lagi kemorosotan nilai-nilai moral anak bangsa ini, perlu kerja sama semua pihak. Lingkungan keluarga tidak cukup untuk memberi pendidikan positif kepada anak-anak remaja, tapi perlu juga dari lingkungan sekolah, lingkungan sekitar rumah, dan lingkungan masyarakat secara umum. ”Yang patut diingat semua pihak bahwa hasil penelitian mengungkapkan, bahwa 78 persen perilaku atau kepribadian anak dan remaja didapat dari lingkungan sekitar," bebernya. Afitri menegaskan, lingkungan keluarga dan lingkungan sekitar perlu memberikan sebuah punishment (hukuman) kepada anak dan remaja yang melakukan seks di luar nikah. Kenapa perlu punishment, supaya ada efek jera atas perbuatan yang telah dilakukan. ”Yang ada sekarang, kalau ketahuan melakukan hubungan seks di luar nikah, paling disuru nikah. Sebenarnya itu bukan punishment tapi sebuah reward (hadiah) atas perilaku anak yang menyimpang," ucapnya. Ia hanya menyarankan, agar peran keluarga dan lingkungan pendidikan, serta lingkungan masayarakat seperti tokoh agama dan tokoh masyarakat bisa menonjol untuk hal-hal seperti ini. Kenapa demikian, karena merekalah yang paling sering berhadapan dengan anak-anak remaja ketika anak-anak mulai tumbuh dewasa. ”Berilah pemahaman atau edukasi secara terbuka, dan janganlah menganggap memberi pendidikan seks adalah hal yang tabu. Dengan memberi pengertian atau pendidikan sejak dini, anak-anak ini bisa tahu mana yang benar dan mana yang salah,” tutupnya. ***


8

BATAM METROPOLIS

TANJUNGPINANG POS JUMA T 27 DESEMBER 2013 JUMAT

Anggaran RTLH 2014 Rp 200 M MARTUA, Batam PEMERINTAH Provinsi Kepri meningkatkan anggaran untuk rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni di APBD 2014. Penambahan anggaran itu dilakukan karena terjadinya peningkatan nilai harga bahan ban-

HM Sani.

J Rock Meriahkan Pergantian Tahun BATAM - Perayaan pergantian tahun di Batam akan diwarnai kemeriahan menyambut Tahun Baru 2014. Pemerintah Kota Batam sudah menyiapkan pesta kembang api untuk malam pergantian akhir tahun. Pesta kembang api bersamaan dengan penampilan grup band, JRocks. Diperkirakan, ribuan hingga puluhan ribu warga Batam akan memadati pusat perayaan pergantian tahun di Lapangan Engku Putri Batam Center. Demikian disampaikan Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinata, Kamis (26/12) di Batam. “Band papan atas J-Rocks akan menghibur warga Batam di Engku Putri. Kemeriahan akan semakin semarak dengan pesta kembang,” ungkap Ardi. Pesta kembang api diakui Ardi, sudah menjadi kegiatan yang rutin dilakukan pada setiap pergantian akhir tahun. Namun, dijanjikan pesta kembang api tahun ini akan lebih meriah dengan berbagai model kembang apinya. “Karena ini juga sekaligus sebagai penutup rangkaian HUT Kota Batam ke-184,” sebutnya. Diakuinya, sasaran acara pesta kembang api bukan hanya untuk masyarakat. Diharapkan, pesta kembang api ini juga sekaligus untuk menarik wisatawan man-

Belum Dapat Bantuan BATAM - Lima unit rumah di Kampung Marlegot RT 06/RW 11 Kelurahan Sagulung Kota, Kecamatan Sagulung hangus dilalap api, Rabu (25/12). Seluruh harta benda warga ludes jadi abu. Namun hingga, Kams (26/ 12) siang, belum ada bantuan yang masuk kepada para korban. Padahal, mereka sangat butuh uluran tangan dermawan. Tak ada harta benda yang sempat diselamatkan saat kejadian, selain sepasang baju yang menempel di tubuh para korban. Pemerintah Kota Batam yang diharapkan memberkan bantuan, sepertinya belum tergerak hati untuk menurunkan bantuan. Para korban ini hanya mendapat bantuan swadaya masyarakat sekitar. Lima rumah yang hangus terbakar itu, diketahui milik Fernando Marpaung, Kander Mangunsong, Bisker Silaban, Rolando Saragih dan Rosmiati Purba. Meski tak ada korban jiwa, tapi 30 jiwa terancam tak memiliki tempat tinggal. (mas)

canegara. “Termasuk juga kita harapkan peningkatan wisatawan nasional dan regional,” harap Ardi. (mbb)

gunan. Sehingga dilakukan penambahan anggaran dari Rp 185 miliar menjadi Rp 200 miliar. Menurut Gubernur Kepri HM Sani, Kamis (26/12), penambahan anggaran itu dilakukan dalam mendorong pengentasan kemiskinan. "Penambahan dilakukan karena harga bahan bangunan naik. Kita

harus menyesuaikan harga," ungkap Sani. Disebutkannya, penambahan dilakukan karena jika tidak, akan berakibat pada jumlah RTLH yang akan direnovasi. "Kalau anggaran tidak ditambah, sementara harga bahan bangunan naik, jumlah yang akan direnovasi akan berkurang," ungkapnya.

Pemprov diharapkan dapat menyelesaikan perbaikan 20.000 RTLH dari tahun 2010 sampai 2015. Setiap tahun, 4.000 rumah yang akan direhabilitasi. "Ketika terjadi peningkatan harga, anggaran harus dinaikkan," imbuhnya. Sementara untuk masyarakat yang belum mendapatkan

bantuan rehabilitasi, diminta untuk bersabar. "Tunggu antrian. Kita harap warga untuk bersabar. Kita akan jalankan programnya dan masyarakat menikmati," imbuhnya. Jumlah RTLH di Kepri diperkirakan sekitar 35 ribu unit. Program rehabitasi RTLH sudah dimulai sejak tahun 2010. Hingga tahun 2015, jumlah

RTLH yang sudah renovasi sekitar 20 ribu. Maka, RTLH yang 15 ribu unit lagi diharap diselesaikan pusat dan swasta. Sebab, sebagian perusahaan swasta seperti di Natuna juga menganggarkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membangun RTLH. Namun, jumlah rumah yang dibantu juga terbatas.***


LANGGANAN

04.36

12.05

& PENGADUAN

(0771) 7447234

15.31

HP 085264925741

18.11

Sekarang

19.26

TELPON

Sekarang ANTAR

JUMA T 27 DESEMBER 2013 JUMAT

PERESMIAN PCW

Melinda dan Cakra Ngaku Doyan Seafood Pinang TANJUNGPINANG - Tanjungpinang memang terkenal dengan seafood-nya. Itu pula yang terekam di benak dua artis ibu kota, Melinda dan Cakra Khan, saat ditanya kesannya tentang Tanjungpinang. “Sikap kekeluargaannya sangat kental, ditambah lagi menu Melinda

 Lanjut ke Hal 10

PEMERINTAHAN

Lis Didesak Rombak Kabinet BINTAN CENTRE - Perombakan kabinet atau mutasi jabatan untuk eselon II dan III di lingkungan Pemko Tanjungpinang didesak. Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah diharapkan dapat mengevaluasi kinerja bawahannya, karena tingginya sisa anggaran lebih (silpa) yang tidak terpakai. “Kita minta Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah tidak segan-segan mengevaluasi para pejabat di lingkungan Pemko Tanjungpinang. Banyak pejabat, eselon dua dan eselon tiga, tidak bekerja dengan baik. Ini bisa dilihat tingginya silpa,” kata Azhar, anggota DPRD Tanjungpinang, kemarin. Silpa merupakan uang negara yang kembali ke kas karena tidak digunakan. Tahun ini, Silpa mencapai Rp 214 miliar. “Saya lihat banyak pejabat tidak bisa membuat program dengan baik. Tidak bisa mengikuti gaya kepemimpinan yang sekarang. Sebenarnya tidak

 Lanjut ke Hal 10

WALI KOTA PERINTAHKAN SANKSI TEGAS

Perusak Gembok Dishub, Pejabat Pemko ABAS, Tanjungpinang TERNYATA, pelaku perusakan gembok dinas perhubungan (dishub) yang dipasang di mobil yang melanggar aturan parkir di Kawasan Kota Lama Pasar Tanjungpinang adalah pejabat di lingkungan Pemko Tan-

jungpinang. Sebelumnya, Dishub memasang gembok di mobil tersebut, namun pemilik mobil berhasil merusak dan akhirnya membawa mobil bersama gemboknya. Terungkap, pejabat yang nekat

Dapatkan Kaus dan Topi FSC TANJUNGPINANG - Kemeriahan pelaksanaan Festival Sungai Carang (FSC) sudah makin terasa. Meski masih beberapa hari lagi menunggu, namun diyakini event budaya dan kesenian ini akan benar-benar mampu “mengDIJUAL: Kaus hipnotis” warga Tandan topi FSC jungpinang.

 Lanjut ke Hal 10

ini dijual di Toko Buku 171, Batu 9.

 Lanjut ke Hal 10

Pak Walikota sudah perintahkan siapa saja yang melanggar, baik itu pejabat harus ditindak tegas. Itu perintah wali kota. Jadi, kita tidak main-main dalam memberikan sanksi tegas ke siapa saja yang melanggar WAN SAMSI, Kadishubkominfo Tanjungpinang


TANJUNGPINANG POS T 27 DESEMBER 2013 JUMAT JUMA

10

SEPUTAR PINANG

Sepuluh Lori Sampah Siap Operasi BATU TUJUH- Sebanyak 10 lori pengangkut sampah yang baru dibeli Pemerintah Kota Tanjungpinang kini sudah tiba. Kesepuluh lori itu merupakan pengadaan dari APBD tahun 2013 di Dinas Tata Kota, Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman. Mobil tersebut kini sudah parkir di halaman Kantor Dinas Tata Kota, Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Tanjungpinang di Batu Tujuh. Kabid Kebersihan Kota Tanjungpinang, Indra Muklis kemarin mengatakan, 10 mobil itu akan dioperasikan tahun depan. Hanya, saat ini belum ada sopirnya. ”Kita masih mencari sopirnya,” kata Indra. Menurut dia, dengan adanya tambahan 10 mobil pengangkut sampah, kini total pengangkut sampah di Tanjungpinang mencapai 22 unit mobil. Hanya, 12 mobil usianya sudah tua. Ada yang sudah mencapai usia 5 tahun, bahkan 10 tahun. “Kalau dilihat dari sekarang, belum cukup, tapi harus dicukupi,” katanya. (ass)

Kasus Dugaan Korupsi KPUD Dihentikan TANJUNGPINANG - Penyelidikan kasus dugaan korupsi dana hibah di Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Tanjungpinang dihentikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Tanjungpinang. Penyelidik tak menemukan indikasi tindak pidana korupsi. “Kami tidak menemukan perbuatan melawan hukum yang mengarah kepada tindak pidana korupsi,” kata Kepala Seksi Intelijen Siswanto, Selasa (24/12). Dana hibah bagi penyelenggaraan Pemilukada 2012 lalu dari Pemko Tanjungpinang sebesar Rp11.630.000.000. Dana hibah ini akan dipersiapkan untuk penyelanggaran Pemilukada jika terjadi dua putaran pemilihan. Dana hibah yang dikucurkan untuk putaran pertama sebesar Rp9.150.637.748. “Ternyata hanya sekali putaran,” ucap Siswanto. Dalam penyelenggaraan pemilukada sekali putaran itu, dana hibah yang terpakai sebesar Rp7,7 Milyar. Sisa dana hibah Rp1.378.000.000 dikembalikan ke kas daerah yakni Bank Perkreditan Rakyat. “Sisa dana untuk putaran kedua sekitar Rp2,9 Miliar belum diambil,” ungkapnya. (sur)

Subsidi Rp 100 Ribu per Hari TANJUNGPINANG- Desakan untuk adanya angkutan kota yang melayani trayek Senggarang dan Dompak tampaknya semakin menemui titik terang. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Tanjungpinang sudah mengajukan anggaran ke Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) untuk alokasi subsidi angkutan kota ke dua daerah itu. Bahkan, berapa banyak angkutan kota yang akan melayani dua trayek itu juga sudah dirumuskan. Untuk sementara, hanya ditetapkan 10 angkutan kota. Untuk rute Dompak ada 4

angkot dan untuk rute Senggarang ada 6 angkot. Setelah anggaran didapatkan, ke depan masing-masing 10 angkutan kota itu akan mendapatkan subsidi sebesar Rp 100.000 per hari selama satu tahun. “Untuk saat ini kita baru setakat pengajuan ke DPPKAD sebesar Rp 365 juta. Tapi saya belum mengecek kembali pengajuan itu, karena subsidinya dikeluarkan DPPKAD,” terang Wan Samsi, Kadishubkominfo, kemarin lewat sambungan telepon. Dikatakan Wan Samsi, awalnya Organda mengajukan usul subsidi ke

Subsidi Per Angkot Rp 100 Ribu Per Hari Subsidi Berjalan untuk Satu Tahun 6 Angkot ke Senggarang dan 4 Angkot ke Dompak Tinggal Menunggu Jawaban dari DPPKAD

Dishubkominfo Kota Tanjungpinang sebesar Rp 120 ribu per angkot. Subsidi itu akan bisa mewajibkan angkot untuk melayani trayek itu dua atau tiga

kali sehari. Wacana angkot masuk Senggarang dan Dompak tentu sudah lama diharapkan masyarakat. Terlebih, mereka yang tinggal di dua kawasan. Baru-baru ini, harapan sama juga disampaikan Gubernur Kepri HM Sani. Tujuannya, agar masyarakat yang memiliki urusan ke dua lokasi pusat pemerintahan itu tidak kesulitan mencari transportasi. Selama ini, diketahui, sebagian masyarakat masih menggunakan transportasi laut untuk penyeberangan, khususnya dari Senggarang ke Tanjungpinang atau sebaliknya. Den-

gan adanya angkutan kota ini, mereka sudah bisa dengan mudah mendapatkan transportasi. “Ya kalau masyarakat sana semua mempunyai transportasi laut, tidak jadi masalah,” terangnya. Tentu saja, dengan adanya angkutan kota, bisa juga memudahkan perekonomian masyarakat Dompak dan Senggarang. Terlebih, masyarakat di dua daerah ini juga ada juga yang bercocok tanam. Tentu, hasilnya akan bisa langsung dibawa ke Tanjungpinang untuk dijual di Pasar Bintan Center. “Kita tidak akan biarkan begitu saja, kita tetap akan mengecek,” tutupnya. (dri)

Rp 20 Miliar untuk Penanggulangan Banjir Belum Cukup

Robert Pasaribu

TANJUNGPINANG - Pemerintah Kota Tanjungpinang tahun 2014 mendatang mendapat anggaran penanggulangan banjir sebesar Rp 20 miliar. Dana itu merupakan hasil sharing dari Pemerintah Provinsi Kepri sebesar Rp 10 miliar ditambah anggaran Pemko Tanjungpinang Rp10 miliar. “Sebenarnya Anggaran tersebut dirasa belum cukup untuk mengatasi banjir yang terjadi di Ibukota Provinsi

Kepri ini,” kata Robert Pasaribu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tanjungpinang, Kamis (26/12). Dijelaskannya, anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan fisik mengatasi banjir. Di antaranya, pembuatan drainase dan box culvert di beberapa tempat. “Ada juga untuk pembiayaan perencanaan dan pengawasan pembangunan,” tambah Robert.

Robert mengatakan, Pemko Tanjungpinang sebenarnya sudah merencanakan Kota Tanjungpinang akan bebas banjir 2018 mendatang. Untuk itu, penanganan banjir akan terus dilakukan secara bertahap sesuai anggaran yang ada. Kini, beberapa titik kawasan parah banjir sudah dan masih terus dilakukan penanganan. Di antaranya Seijang, Jalan Pemuda, Kampung Si-

domulyo Batu 9 dan daerah Hang Tuah. Untuk kawasan Seijang dan Jalan Pemuda, sambung Robert, dalam perhitungan dan perencanaan pemerintah, diperkirakan akan memakan dana sekitar Rp 30 miliar. “Tahun mendatang kami juga mengharapkan ada anggaran dari APBN untuk membantu penanggulangan banjir di kawasan ini,” paparnya. (cr15)

Lis .............................................................................................dari halaman 9 boleh silpa terlalu besar. Kalau terlalu besar berarti banyak program tidak terserap,” tambah polisi Partai Hanura ini. Menurut Azhar, saat ini ada kepala dinas yang memiliki rapor merah. Tentu, itu memprihatinkan. Dari informasi

yang diperoleh Azhar, pejabat bersangkutan hanya mengandalkan bawahan untuk membuat program. Sedangkan bawahannya juga malas membuat program. Nah, supaya ABPD 2014 yang

nilainya Rp 1,034 triliun terserap habis, ia berharap wali kota kembali meninjau bawahannya yang tidak bisa bekerja dengan baik. Tentu saja, dengan tidak ada program dibuat, keinginan untuk mendatangkan uang ABPN ke

daerah pun akan sulit tercapai. ”Kalau mengabiskan dana ABPD semua bisa.Tapi bagaimana SKPD itu bisa mengambil uang ABPN untuk pembangunan di daerah,” tegas Azhar.

Ditegaskan Azhar, masyarakat Kota Tanjungpinang menanti perubahan yang akan dilakukan oleh pemerintahan sekarang. Terlebih, tunjangan jabatan sudah dinaikkan dan juga sudah ada uang prestasi. (ass)

Kaus ..........................................................................................dari halaman 9 Kini, untuk menambah kemeriahan festival itu, telah ada pula kaus dan topi dengan rancangan khusus yang bisa dimiliki warga. Tentu, dengan mengenakan kaus dan topi unik itu, Anda yang ingin menikmati suguhan ”luar biasa” itu akan membawa Anda terlarut di dalamnya.

Untuk mendapatkan kaus dan topi itu, warga Tanjungpinang sekitar bisa langsung datang ke Toko Buku 171 yang terletak di Jalan DI Panjaitan Komplek Pinlang Mas bersampingan dengan kantor Tanjungpinang Pos di Batu 9. Kepala Toko Buku 171, Vizza, ke-

marin mengatakan, ada beberapa ukuran kaus dan topi yang bisa didapatkan warga. Panitia memang sengaja menyediakannya. Kaos dan topi tersebut dirancang sesuai dengan tema acara yang akan digelar 31 Desember sampai 6 Januari 2014 mendatang.

Ukuran yang tersedia, mulai dari yang terkecil S, hingga ukuran M, L dan XL. Ada pilihan lengan panjang dan pendek. Warnanya sudah khas, dengan kombinasi putih hijau. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Untuk lengan pendek hanya dijula Rp 40 ribu dan lengan pan-

jang Rp 50 ribu. Sementara, topi dihargai Rp 30 ribu. “Harga ini retlatif terjangkau mengingat kualitas baju yang baik ditambah desain yang unik. Nanti, baju ini akan dipakai serentak pada acara perayaan 230 tahun Kota Tanjungpinang,” kata Vizza. (cr15)

Melinda .....................................................................................dari halaman 9 makanan khas seafood-nya juga luar biasa,” kata Melinda saat konferensi pers usai grand opening Pinang City Walk di Jalan Teuku Umar, Kamis (26/12). Melinda dan Cakra khan hadir di Tanjungpinang dalam rangka peresmian kawasan kuliner yang kini jadi ikon baru Kota Tanjungpinang ini. Tentu,

tujuannya, untuk mengobati rasa rindu masing penggemarnya. “Saya justru sangat terharu dengan kenyamanan di Tanjungpinang. Selain orangnya ramah-ramah, juga sangat bersih,” timpal Cakra Khan. Grand opening Pujasera Pinang City Walk ini langsung dihadiri Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darman-

Perusak.................................dari halaman 9 melakukan pengrusakan gembok itu adalah sekretaris di Dinas Tata Kota, Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Tanjungpinang Djafnurinsyah. Djafnurinsyah merupakan pengendara mobil jenis Toyota Avanza warna hitam dengan pelat nomor BP 1730 TY. Kini, mobilnya sudah ditahan polisi. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi, Wan Samsi, saat dikonfirmasi, membenarkan terungkapnya identitas pelaku. Wan Samsi juga membenarkan pelaku saat ini merupakan satu pejabat di Dinas Tata Kota, Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Tanjungpinang. “Mobilnya sudah kita tilang sesuai dengan aturan,” kata Wan Samsi. Wan Samsi menambahkan, penilangan mobil pejabat tersebut atas perintah Wali Kota Tanjungpinang. Alasannya,

ANGKOT MASUK SENGGARANG DAN DOMPAK

dikatakan, pejabat bersangkutan memberikan contoh tidak baik. “Pak wali kota sudah perintahkan siapa saja yang melanggar, baik itu pejabat harus ditindak tegas. Itu perintah wali kota. Jadi, kita tidak main-main dalam memberikan sanksi tegas ke siapa saja yang melanggar,” paparnya. Masih kata Wan Samsi, pemerintah terus berusaha menyosialisasikan tertib lalu lintas di kawasan Kota Lama. ‘’Kini sudah banyak perubahan yang nampak setelah diterapkan peraturan itu. Meski kawasan pasar kota lama sangat padat kendaraan, tapi harus tetap tertib berlalu lintas. Kalau bukan sekarang kapan lagi kita tertibkan kawasan pasar kota lama,” kata Wan Samsi. Penetapan Kawasan Kota Lama Pasar Tanjungpinang menjadi kawasan tertib lalu lintas

sudah merupakan komitmen Pemko Tanjungpinang dan Polres Tanjungpinang. Bahkan, dukungan juga datang dari dari Korlantas Mabes Polri, yang sudah menurunkan timnya, bersama dengan Universitas Indonesia (UI), melakukan kajian dan menetapkan pilot project penertiban pasar sebagai kawasan tertib berlalulintas di Indonesia. Hasil dari kajian itu, Kawsan Kota Lama akan dijadikan pilot project untuk kawasan tertib lalu lintas di Indonesia, khusus kategori pasar. Ketetapan kawasan tertib lalu lintas ini juga berlaku untuk becak barang. Becak barang tidak boleh lagi melawan arus. Untuk menyosialisasikan itu, sebelumnya sopir angkot dan juru parkir sudah dikumpulkan. Ke depan, Dishub juga akan mengumpulkan tukang becak dan tukang ojek. ***

syah. Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung papan nama. Pujasera Pinang City Walk menyediakan aneka makanan, sop ikan aneka gorengan, mie udang, ayam penyet, nasi ayam, mi instan, bakso, soto medan, hingga makanan seafood. Penyajiannya, ada juga yang prasmanan. Lis mengatakan, hadirnya PCW

menambah ikon wisata baru di Tanjungpinang, khususnya untuk wisata kuliner. Tentu, di musim liburan, tempat ini akan menjawab keinginan penikmat kuliner, baik makanan khas Melayu maupun Tionghoa. Di PCW, aneka makanan khas tersebut tersedia. “Manfaatkan pujasera ini dengan baik, ramaikan,” kata Lis.

Sementara, Direktur Utama PCW Tanjungpinang, Taufikurahman mengatakan, pihaknya berharap masyarakat Tanjungpinang bisa menggunakan pujasera PCW itu dengan baik. “PCW ini akan memberikan efek positif bagi perekonomian Tanjungpinang ke depan,”tutupnya. (adi)

JADWAL KEDATANGAN DAN KEBERANGKATAN KAPAL PENUMPANG PT.PELNI DI PELABUHAN KIJANG, TANJUNGPINANG DAN BATAM DESEMBER NO.

NAMA KAPAL

1.

KM. SABUK.N30

2.

KM. SIRIMAU

3.

KM. KELUD

4.

KM. BINAIYA

RENCANA TIBA

RENCANA BERANGKAT DARI

HARI

TANGGAL

JAM

RABU

4 Des 13

13.00

TG.PINANG

RABU

18 Des 13

10.00

TAMBELAN-PONTIANAK-SERASAN SUBI-RANAI-P.LAUT-KLARIK-SEDANAU P.TIGA-MIDAI-TAREMPA-K.MARAS

BLINYU

SABTU

7 Des 13

14.00

KIJANG

SABTU

7 Des 13

18.00

BLINYU-TG.PRIOK-SEMARANGBATULICIN-MAKASAR-LARANTUKAKALABAHI-KUPANG

DARI

HARI

TANGGAL

TG.PRIOK

SABTU

7 Des 13

15.00

BATAM

SELASA

7 Des 13

18.00

LETUNG

SELASA

10 Des 13

06.00

KIJANG

SELASA

10 Des 13

09.00

KM.LAMBELU

TG.PRIOK

RABU

11 Des 13

02.00

KIJANG

RABU

11 Des 13

09.00

6.

KM.KELUD

BELAWAN

RABU

11 Des 13

12.00

BATAM

RABU

11 Des 13

15.00

7.

KM.BINAIYA

BLINYU

SABTU

14 Des 13

08.00

KIJANG

SABTU

14 Des 13

11.00

8.

KM. KELUD

TG.PRIOK

SABTU

14 Des 13

15.00

BATAM

SABTU

14 Des 13

18.00

9.

SABUK N.30

K.MARAS

MINGGU

15 Des 13

10.00

TG.PINANG

SELASA

17 Des 13

10.0

10. KM.KELUD

BELAWAN

SELASA

17 Des 13

12.00

BATAM

SELASA

17 Des 13

15.00

11. KM.KELUD

TG.PRIOK

JUMAT

20 Des 13

15.00

BATAM

JUMAT

20 Des 13

18.00

BLINYU

MINGGU

22 Des 13

11.00

KIJANG

MINGGU

22 Des 13

16.00

TG.PRIOK

JUMAT

23 Des 13

09.00

BATAM

JUMAT

23 Des 13

12.00

13. KM.KELUD 14. BINAIYA

TUJUAN

JAM

K.MARAS

5.

12. KM.SIRIMAU

2013

LETUNG

SELASA

24 Des 13

06.00

KIJANG

SELASA

24 Des 13

09.00

15. KELUD

BELAWAN

RABU

25 Des 13

14.00

BATAM

RABU

25 Des 13

15.00

16. KELUD

TG.PRIOK

SABTU

28 Des 13

15.00

BATAM

SABTU

28 Des 13

18.00

1. PERUBAHAN SCHEDULE TSB DIATAS BILA ADA PERUBAHAN / KOREKSI AKAN KAMI BERITAHUKAN. 2. KEPADA CALON PENUMPANG PEMBELIAN TIKET AGAR SESUAI IDENTITAS. 3. KHUSUS LANSIA (60 TH KEATAS) HARAP LAMPIRKAN FOTO KOPY KTP YG MASIH BERLAKU UNTUK MENDAPATKAN DISCOUNT 20% 4. KETERANGAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI PT. PELNI CABANG TANJUNGPINANG

TELP. 0771 - 21513 dan Website PT.PELNI : www.pelni.co.id

5. 1 (SATU) Jam sebelum kapal tiba sudah dipelabuhan

TG.BALAI KARIMUN-BELAWAN

BLINYU - TG.PRIOK

TG.PRIOK-SURABAYA-MAKASARBAU-BAU-NAMLEA-AMBONTERNATE-BITUNG TG.PRIOK

LETUNG - TAREMPA - NATUNA - MIDAI SERASAN - PONTIANAK - SURABAYA (PP) TG.BALAI KARIMUN-BELAWAN

TAMBELAN-PONTIANAK-SERASAN SUBI-RANAI-P.LAUT-KLARIK-SEDANAU P.TIGA-MIDAI-TAREMPA-K.MARAS TG.PRIOK

TG.BALAI KARIMUN-BELAWAN

BLINYU-TG.PRIOK-SEMARANGBATULICIN-MAKASAR-LARANTUKAKALABAHI-KUPANG TG.BALAI KARIMUN-BELAWAN

BLINYU - TG.PRIOK

TG.PRIOK

TG.BALAI KARIMUN-BELAWAN

5 DESEMBER 2013


TANJUNGPINANG POS T 27 DESEMBER 2013 JUMAT JUMA

11

GUBERNUR KEPRI HM SANI DIDAMPINGI KADIS KELAUTAN DAN PERIKANAN KEPRI RAJA ARIZA MM SAAT TEMU WICARA DI KABUPATEN BINTAN.

Suasana saat kunjungan petugas DKP sebelum penyerahan bantuan.

Beberapa nelayan tampak serius mendengarkan penjelasan tentang bantuan peralatan pembuat pakan ikan.

Kunjungan petugas DKP Kepri ke lokasi pembudidayaan ikan.

DKP Kepri Bantu Peralatan Pembuat Pakan Ikan BIAYA pakan dalam usaha budi daya ikan cukup besar. Bahkan, jika mengandalkan pelet atau pakan komersial, biaya yang tersedot untuk pakan akan mencapai 50 persen dari total biaya produksi. Tentu, biaya besar itu menjadi masalah tersendiri bagi nelayan. Untuk itu, perlu adanya upaya untuk menahan biaya tersebut, dengan cara membuat pakan sendiri. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau memberikan bantuan peralatan pembuat pelet atau pakan ikan kepada kelompok nelayan di Batam, Bintan dan Karimun, untuk tahun anggaran 2013. Dengan adanya bantuan peralatan itu, diharapkan akan mengurangi dan menghemat biaya yang akan dikeluarkan oleh nelayan. "Kita akan terus membantu mengatasi masalah nelayan. Selama ini, biaya untuk pakan ikan cukup besar, untuk mengatasinya kita berikan bantuan peralatan pembuat pakan bagi pembudidaya ikan," kata Kepala Dinas Kelautan dan

Perikanan Provinsi Kepri, Drs Raja Ariza MM. Sambung Kepala DKP Kepri, bantuan peralatan pembuat pakan ikan itu sudah diberikan sejak tahun-tahun sebelumnya. Diharapkan, dengan adanya peralatan itu, masalah yang dihadapi nelayan semakin teratasi, akhirnya mampu meningkatkan penghasilan mereka. Hal senada ditambahkan Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKP Provinsi Kepri Dr Syamsul Akbar Pg Dip MSi. Syamsul mengharapkan, dengan adanya bantuan peralatan itu, usaha budi daya ikan yang dilakukan nelayan akan terus berkembang. Sementara itu, panitia kegiatan, Ruspian R saat menyerahkan bantuan peralatan meminta agar alat dirawat baik untuk bisa digunakan di tahun-tahun mendatang. Saat itu, nelayan juga mengaku berterima kasih atas bantuan tersebut. Mereka juga berjanji akan memanfaatkan sebaik mungkin. *** Narasi dan Foto: DKP Kepri

Gubernur Kepri HM Sani menyerahkan bantuan.

Petugas DKP Kepri berbincang dengan nelayan sebelum menyerahkan bantuan peralatan pembuat pakan ikan.

Ikan lele masih dalam ukuran kecil.

Peninjauan langsung ke kolam budi daya nelayan.

Kolam ikan budi daya nelayan.

Foto bersama usai penyerahan bantuan peralatan pembuatan pakan ikan tahun anggaran 2013.

Pembibitan ikan nelayan.

Ikan lele berebut pakan.


TANJUNGPINANG POS T 27 DESEMBER 2013 JUMAT JUMA

12

Robby: Golkar, Hanura, PKB, PDIP Belum Lapor Dana Kampanye ABAS, Tanjungpinang

F-ISTIMEWA

KONSULTASI: Ketua Bapilu PAN, Sony Chaniago terlihat konsultasi dengan staf KPU Kota, usai melaporkan sumbangan dana parpol ke Kantor KPU Kota Tanjungpinang, Kamis (27/12).

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang Robby Patria, mengatakan hingga Kamis (26/12), baru delapan partai politik (parpol) peserta Pemilihan Umum 2014 yang melaporkan sumbangan dana kampanyenya ke KPU. Sebagaimana yang diintruksikan di ketentuan peraturan KPU (PKPU) No 17 tahun 2013 tentang Pedoman Penyusunan Pelaporan Dana Kampanye Pemilu DPR, DPD dan DPRD Tahun 2014, batas akhir penyerahan laporan sumbangan dana kampanye periode pertama hari ini, Jumat (27/12).

“Parpol yang belum melaporkan yakni Partai Golkar, Hanura, PKB dan PDIP,” kata Robby Patria kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (26/12). Kata dia, komisioner dan staf KPU meskipun hari libur tetap masuk. Karena, banyak parpol yang menelpon akan menyerahkan laporan sumbangan dana kampanye.Setelah dilakukan pemeriksaan beberapa berkas laporan sumbangan dana dari parpol. Ada caleg yang melaporkan dana Rp 150 ribu, Rp 300 ribu dan ada Rp 1 juta. Ada juga caleg sama sekali tidak melaporkan dana kampanyenya. “Caleg yang tidak melapor-

kan dana sumbangan mungkin caleg tersebut tidak melakukan sosialisasi,” kata Robby. Robby menjelaskan, dalam peraturan PKPU tersebut dana kampanye berasal dari tiga sumber, yakni dana parpol, dana pribadi caleg yang bersangkutan dan dana dari pihak lain yang sah menurut hukum. Sumber dari pihak lain yang sah menurut hukum terdiri dari dari sumbangan perseorangan, sumbangan kelompok, sumbangan perusahaan dan sumbangan badan usaha non pemerintah. Dengan jumlah pembatasan sumbangan maksimal Rp 1 miliar untuk perseorangan dan maksimal Rp 7,5 miliar

sumbangan yang bersumber dari kelompok, badan usaha non pemerintah dan perusahaan. “Laporan sumbangan dana kampanye ini kami berharap parpol dan caleg memberikan laporan yang dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya. Ketua DPC Hanura Kota Tanjungpinang, H Azhar menjelaskan, besok (hari ini, red) Hanura akan menyampaikan laporan sumbangan dana kampanye. “Masih kita proses, insya allah hari ini selesai (kemarin). Kita akan laporkan ke KPU karena batas terakhir besok,” tegasnya. ***

Ruhut: Demokrat Buka Peluang Koalisi dengan Gerindra JAKARTA- Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, mengaku sedih dengan sikap partai-partai koalisi pemerintahan saat ini. Dia mencontohkan saat voting perpanjangan tim pengawas proses hukum kasus Century dalam sidang paripurna, ternyata PAN dan PKB tidak

mendukung Demokrat. Menurut Ruhut, sikap partai koalisi seperti itu ibarat menggunting dalam lipatan. “Kalau oposisi kritis kepada kami bisa diterima, karena mereka oposisi. Yang saya sedih kalau kawan koalisi, seperti kemarin voting Bank Century,

Parpol Lain Perlu Belajar dari Pengalaman Buruk Demokrat dan PKS JAKARTA- Saat ini, keseriusan parpol akan diukur oleh masyarakat dari program internal parpol itu sendiri. Misalnya, dalam menghadirkan calon anggota legislatif (caleg) yang sungguh-sungguh tidak bermasalah. Karena itu, kata Ketua-bersama Pusat Studi Antikorupsi dan Good Governance (PSAK) Universitas Kristen Satya Wacana, Theofransus Litaay, isu antikorupsi jangan hanya menjadi sekedar jargon kampanye belaka. Hal ini harus dibuktikan, misalnya dengan cara memverifikasi data kekayaan calon anggota legislatif. "Program semacam itu akan memudahkan parpol untuk mengantisipasi peluang keterlibatan caleg dalam kasus korupsi di waktu mendatang yang bisa merugikan parpol yang bersangkutan," kata Theofransus Litaay Kamis, (26/12) di Jakarta. Theofransus Litaay menambahkan bahwa partai politik perlu belajar dari pengalaman Partai Demokrat dan PKS (Partai Keadilan Sejahtera). Tingkat kepercayaan publik pada kedua partai ini terus merosot akibat kekecewaan masyarakat terhadap para elite parpolnya yang terlibat kasus-kasus korupsi. Parpol Harus Verifikasi Data Kekayaan Caleg! Ketua-bersama Pusat Studi Antikorupsi dan Good Governance (PSAK) Universitas Kristen Satya Wacana, Theofransus Litaay, menjelaskan program anti-korupsi, secara internal, harus dilakukan oleh semua peserta partai politik. Caranya, dengan memverifikasi data kekayaan calon anggota legislatif. “Sebagai penyelenggara negara, para anggota legislatif akan diminta mengisi laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebelum tiba saatnya mengisi formulir LHKPN dari KPK, sebaiknya parpol sudah mengembangkan sendiri sistem pelaporan kekayaan caleg dan melakukan verifikasi terhadapnya,” tegasnya. Hal ini, lanjutnya, diperlukan sebagai bukti akan komitmen dan kesiapan partai politik menyambut pemilu 2014 dan kehidupan politik yang bersih dari korupsi. “Jika parpol berani melakukannya maka akan berpotensi meningkatkan kepercayaan publik terhadap parpol dan caleg terkait,” ujarnya Theofransus Litaay.(net)

IKLAN

saya sedih lihat PAN dan PKB yang tidak mendukung, kan mereka koalisi,” kata Ruhut di Jakarta, Kamis, (26/12). “Walau kembali ke jalan benar waktu Perppu MK langsung mendukung,” kata Ruhut. Menurutnya, sikap tersebut sangat mengecewakan mengingat, Ketua Umum Partai De-

mokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dalam dua periode pemerintahannya tidak pernah mencampakan partai koalisi. “Mari sama-samalah kita berangkat. Pak SBY sudah buktikan, pada dua periode, tak pernah mencampakkan koalisi walaupun selama ini sering kali menggunting dalam lipatan,”

ujarnya. Dalam kesempatan itu, Ruhut menegaskan Demokrat terus menjaga hubungan baik dengan partai-partai di luar koalisi seperti Partai Gerindra dan PDIP. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan mereka koalisi dalam pemilu dan pilpres 2014. Pekan ini, SBY bertemu dengan Ketua Umum Gerindra,

Ruhut Sitompul

Prabowo Subianto. “Politik itukan last minute. Tidak menutup kemungkinan

Gerindra dan Demokrat koalisi. Kita tunggu hasil pemilihan legislatif,” tegasnya. (net)

Hanura Janji Tindak Tegas Kader yang Nyabu JAKARTA- Partai Hanura berjanji akan bertindak tegas terhadap Ketua DPC Hanura Depok SM yang ditangkap Polresta Depok karena menjadi provokator demonstrasi di Balai Kota Depok beberapa waktu lalu. Selain menjadi provokator, SM juga diketahui positif menggunakan narkoba jenis sabu sebelum pimpin aksi demo. Ketua DPP Partai Hanura

Saleh Husin mengatakan, ia sangat mendukung penuh langkah yang diambil kepolisian dalam menahan dan menetapkan kadernya sebagai tersangka tersebut. Menurut dia, siapa pun pelaku kejahatan harus ditindak tanpa pandang bulu. “Kami mendukung langkah yang diambil oleh pihak kepolisian dan

memang semua di mata hukum harus sama,” jelas Saleh kepada merdeka.com, Rabu (25/12). Anggota Komisi V DPR ini menambahkan, Partai Hanura tidak akan melindungi kadernya yang terbelit kasus hukum itu. Selain itu, ia juga berjanji bakal akan mengambil sikap tegas atas insiden ini. “Tentu partai pasti akan mengambil tindakan tegas,”

kata dia. Sebelumnya, Politisi Hanura Kota Depok Jawa Barat SM yang diamankan petugas Polresta Depok karena dianggap sebagai provokator unjuk rasa di Balaikota, positif menggunakan narkoba jenis sabu. “Hasil pemeriksaan tes urine yang kami lakukan terhadap SM ternyata beliau positif menggunakan sabu,”

kata Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Polisi Agus Salim di Polres Depok, Senin (23/12). Ia mengatakan, selain SM yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Hanura Kota Depok Jawa Barat, pihaknya juga mengamankan rekan SM yaitu M. Arif dan Jono. Polisi juga menggeledah rumah SM untuk melengkapi bukti penyidikan.(net)

Distribusi Logistik Pemilu 2014, KPU Libatkan TNI

F-NET

LOGISTIK: TNI dan Polri dilibatkan dalam distribusi logistif pemilu 2014. Karena banyak daerah khususnya untuk kepulauan sangat sulit dijangkau oleh transportasi darat.

JAKARTA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan akan bekerja sama dengan pihak-pihak swasta untuk mendistribusikan logistik Pemilu tahun 2014 ke seluruh wilayah Indonesia. Meski demikian, KPU tetap meminta bantuan TNI dan Polri. “Untuk kabupaten/kota sampai menjangkau TPS itu di beberapa tempat kita memang menyiapkan cadangan peralatan transportasi dari TNI-Polri,” kata Ketua KPU, Husni Kamil Manik, di Gedung KPU, Jakarta, kemarin. Husni menjelaskan bahwa cadangan transportasi perlu disiapkan untuk menghadapi situasi yang tidak terduga misalkan cuaca buruk, terjadi gangguan keamanan atau medan yang berat. Oleh kerenanya, TNI dan Polri harus ikut turun tangan. “Itu yang masih kami bicarakan dengan TNI-Polri,” katanya. Kata Husni daerah yang medannya berat antara lain kepulauan. Kemudian, daerah yang transportasi daratnya sulit. “Itu dari segi jalur transportasinya. Tapi kalau dari sisi masyarakat kita belum tahu. Mudah-mudahan tidak ada gelojak di masyarakat sehingga kita bisa menggunakan transportasi normal,” ujarnya. Husni melanjutkan untuk persoalan biaya operasional, dari percetakan atau produksi sampai distribusi ke kabupaten/kota, sudah masuk dalam pengadaan barang. Namun, untuk biaya distribusi dari kabupaten/kota ke TPS, KPU perlu dana di luar itu. “Nah itu sedang kita bicarakan dengan TNI. Kalau Polri hanya (biaya) pengamanan ya,” katanya. (net)


TANJUNGPINANG POS dapat diakses menggunakan iPad, iPhone, iPod Touch, Blackberry Playbook, dan Tablet Android. Caranya, melalui aplikasi SCOOP, yang bisa di-download dari GOOGLE play store.

TELEPON PENTING Pemadam Kebakaran Bintan Pemadam Kebakaran Tpi Polsek Bukit Bestari Polsek TPI Kota Polsek Bintan Timur Unit Lakalantas Tpi Kantor Badan SAR Tpi Camat Tpi Kota PLN Polres Tanjungpinang PDAM Jasa Raharja Tpi RSUD Tpi Lantamal IV Tanjungpinang KPAID Kepri RSUD Prov Kepri Batu 8 Tpi

081364363030 0771-20949 / 113

0771-318211 0771-314110 0771-61110 0771-7000009 0771-29125 0771-7008251

TANJUNGPINANG POS T 27 DESEMBER 2013 JUMAT JUMA

Penguatan Perlindungan Anak di Daerah Perbatasan (1)

Destinasi Wisata, Kepri Rentan Kasus Anak

0771-23755/21048

0771-314351 0771-21574 0771-317537 0771-313000 0771-23071 0771-7004406 0771-7335202

Oleh : Erry Syahrial Komisioner KPPAD Kepri

Telah Meninggal Bpk Yeo Khi Po (60 thn) Disemayamkan di Rumah Duka PSMTI Tanjungpinang Dikebumikan pada Sabtu 28 Desember 2013 Pukul 11:00 wib

Kolom layanan masyarakat ini disediakan oleh:

BEKERJA SAMA DENGAN

TANJUNGPINANG POS

SAMPAIKAN unek-unek Anda terkait layanan publik seperti PDAM, listrik, telepon, seluler, jalan rusak, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/Paspor/ akta kelahiran/sertifikat tanah, dll.

P

rovinsi Kepulauan Riau yang berada di daerah perbatasan dengan beberapa negara tetangga menjadikan provinsi ini memiliki kararetristik yang berbeda dengan daerah lain di Indonesia. Posisi Kepri yang strategis, selain membawa dampak positif dalam bidang perekonomian seperti perdagangan luar negeri, investasi, lapangan kerja, pariwisata, namun di sisi lain juga menimbulkan beberapa dampak negatif, termasuk pada meningkatnya permasalahan dan kasus anak. Dampak negatif tersebut terjadi pada sumber daya alam maupun sumber daya manusia di (SDM) Kepri, termasuk penduduk daerah lain di Indonesia yang melewati Kepri. Dalam hal sumber daya alam misalnya terlihat dengan banyaknya kasus ilegal fishing karena laut kepri kaya akan hasil laut, banyaknya kasus ilegal mining karena kepri kaya dengan hasil tambang dan kandungan mineral. Sementara terhadap manusianya, banyak kasus TKI ilegal termasuk yang berusia anak karena Kepri merupakan pintu keluar masuknya buruh migran terutama tujuan Malaysia dan Singapura. Di Kepri banyaknya tenaga kerja asing (expatriat) seiring dengan banyaknya investasi asing, jalur penyelundupan manusia (people smugling), perdagangan manusia (trafficking) dan sebagainya. Kondisi tersebut menjadi penyumbang munculnya permasalahan anak di

Silakan kunjungi website kami: www.tanjungpinangpos.co.id. Berikan komentar Anda

Cukup ketik: MBS (spasi) Isi pesan lalu kirim SMS ke:

0812-6127-7611 Atau kirim melalui email: redaksi@tanjungpinangpos.co.id

KEP AD A Polsek Bintan Timur. Tolong diberantas KEPAD ADA judi sabung ayam yang ada di Desa Gunung Kijang Galang Batang yang sudah meresahkan warga sekitar. +6282385387199 GI dinas PU, gmana ni jalan kp.bugis PAGI PA cikolek tmbus kawal, kok yg dtambal tak smua jln yg rusak, malah jln yg mulus diaspal lg. Padahal yg rusak msh bnyak. Dana yg dgunakan emang sisa2 ya. Gmana ni... +6281270838433 AS. Pak bupati bintan cube gaji honor guru dinaikkan macam kota tu. Biar senang sikit hidup kami ni Rahasikan no ni ye +628527224XXXX YTH YTH.Wako dan Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang, daripada Terminal Sei Carang Bintan Center nganggur tidak digunakan sebagai terminal antar kota, khan lebih baik sebagian lahannya digunakan untuk pembuatan taman olahraga seperti di Tugu Pinsil dan ditambah lapangan basket/volley dll khan ada manfaatnya untuk masyarakat. +628127068095 YTH pak walkot. kenapa sampai sekarang hadiah gerak jalan trilomba juang belum di berikan juga. dikemanakan hadiah tersebut pak?mohon keterangannya.. +6285708204192 ASS pak gubernur kepri yg budiman,mengapa ketika bpak keluarga dn pgawai pmprop menggelar acra doa selamat dipantai keramat sungai enam laut selasa 24 desember 2013 bpk tidak mgundang warga setempat malahan para satpol pp dn staff bapak yg mantap2 itu melarang warga seienam laut melihat acra tersebut,kata bpk Pemimpin seharusnya dkat dgan rakyat dn slalu brsama rakyat,walaupun kawasan trsebut milik bapak tpi apa salahnya msyarakat larut dlam kbahagian bpak sama ketika dulu bpak kampanye dipantai keramat sei6 3 tahun silam smua masyarakat bpk undang.salam hrmat kami,waslam. +628566687547 Hallo PDAM... Mau nanya aja... Kenapa kecil sekali airnya mengalir ke rumah, tidak sederas air bengawan solo .. Kapan mau untung kalo begini pelayanannya.. Tak sesuai ucapan2 di koran... Adanya peresmian waduk gesek.. Akan menambah debit air.. Nyatanya hao..hao... +6289619236922

13

Komentar warga atas berita "Menhut LLawan awan PPerpres" erpres"

Kepri. Kasus yang menyangkut manusia yang terjadi di Kepri tidaklah sedikit. Sebagian dari kasus tersebut korbannya adalah anak di bawah umur atau manusia yang belum genap berusia 18 tahun. Bentuk kasus yang terjadi pada anak ini umumnya adalah trafiking, eksploitasi seksual, eksploitasi ekonomi, gabungan eksploitasi seksual dan ekonomi. Beberapa anak yang menjadi korban melewati batas negara dan ditemukan di negara tetangga seperti Singapura dalam keadaan terekploitasi dan melakoni pekerjaan terburuk bagi anak. Kasus trafiking awal tahun 2013 yang menimpa 2 remaja putri yang menjadi korban trafiking dan dipekerjakan sebagai PSK di kawasan Geylang, Singapura menunjukkan fakta rentannya kasus trafficking di Kepri. Dari dua ABG tersebut, satu anak berhasil dijemput jajaran Polda Kepri di pelabuhan Singapura dengan pura-pura membookingnya keluar. Satu remaja lagi belum bisa diselamatkan karena paspornya ditahan oleh majikannya. Tidak adanya perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Singapura semakin mempersulit penegakkan hukum dan pemberian efek jera terhadap para pelaku kasus anak. Kasus yang bisa diungkap dan pelaku yang bisa ditangkap hanyalah jaringan pelaku di Kepri atau Indonesia. Sementara pelaku di Singapura tidak bisa disentuh sama sekali. Seperti kasus trafficking terhadap 2 remaja Batam tahun 2011 lalu untuk tujuan eksploitasi seksual dan ekonomi yang berhasil digagalkan ketika akan dibawa ke Singapura. Identitas anak dipalsukan saat membuat paspor. Sehari menjelang keberangkatan, seorang korban berhasil kabur dari pengawalan setelah pulang dari belanja di kawasan Jodoh. Jaringan trafficking di Batam ini kemudian behasil digulung polisi dan korban yang satu lagi berhasil diselamatkan. Memalsukan identitas anak dalam pengurusan dokumen merupakan modus pelaku jaringan trafficking, termasuk agen TKI/TKW ilegal untuk mengirim tenaga kerja yang masih berusia 18 tahun ke bawah untuk dipekerjakan di luar negeri. Sebagian anak perempuan di bawah umur lolos ke luar negeri dan bekerja di luar negeri tanpa perlindungan yang layak dan memperhatikan hak-hak anak. Posisi anak ini rentan menjadi korban kekerasan, kejahatan dan eksploitasi. Sebagian kecil pengiriman calon pekerja anak keluar negeri berhasil digagalkan lewat pengecekan identitas dan fisik anak waktu di pintu keluar masuk pelabuhan oleh petugas. Rentannya anak menjadi korban juga menimpa pada anak-anak yang tinggal di Kepri. Posisi Kepri sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia yang banyak dikunjungi wisman setelah Bali dan Jakarta dengan jumlah kunjungan mencapai 1,5 juta lebih pertahun membuat

anak yang terjadi selama ini, keberadaan Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) memiliki fungsi yang sangat penting dan strategis. Lembaga independen yang menjadi organ daerah ini selain mengawasi pemenuhan hak-hak anak, juga menangani kasus-kasus pelanggaran terhadap hak-hak anak. Ada sebanyak 31 macam hak anak yang sudah dijamin oleh Undang-Undang mulai dari konstitusi dasar negara kita yaitu UUD 1945, hingga UU No 23 Tahun 2002 tentang Pelindungan Anak. Ada beberapa SKPD yang terkait pemenuhan hak anak, tidak sedikit lembaga masyarakat yang berperan serta dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan anak karena diakuinya peran serta masyarakat dalam UndangUndang. Untuk mengawasi pelaksanaan hak-hak anak tersebut sesuai amanat UU perlu kehadiran lembaga independen komisi anak di daerah. Di Kepri, lembaga independen komisi anak tersebut disebut KPPAD Kepri. Sejak terbentuk hingga saat ini sudah banyak jumlah kasus anak yang ditangani oleh KPPAD Kepri dengan beragaman kasus yang terjadi. Mulai dari kasus tidak terpenuhi hak-hak anak, terutama hak dasar seperti kasus terkait hak pendidikan, kesehatan, hak sipil, hak pengasuhan, hingga kasuskasus anak yang membutuhkan perlindungan khusus. Dari tahun ke tahun, jumlah kasus atau laporan permasalahan hak-hak dasar anak di Kepri terus berkurang. Sementara di sisi lain, jumlah kasus anak yang membutuhkan perlindungan khusus terus meningkat. Ada sepuluh kondisi anak yang membuuhkan perlindungan khusus yaitu anak dalam situasi darurat seperti bencana alam, anak berhadapan hukum, anak dari kelompok minirotas dan terisolasi, anak yang tereksploitasi secara ekonomi dan/ atau seksual, anak yang diperdagangkan, anak korban penyalahgunaan napza, anak korban kekerasan fisik dan/ atau mental, anak penyandang cacat, anak korban perlakuan salah dan penelantaran. (bersambung)

posisi anak juga rentan. Tidak bisa dipungkiri, masih banyak anak yang tersekploitasi di dunia pariwisata dan industri pendukung pariwisata, mulai dari tempat hiburan, panti pijat, tempat prostitusi, dan lainnya. Jika kita mau jujur terhadap angkaangka kasus anak yang terjadi di Kepri, bukan hanya jaringan trafficking dan keberadaan wisman saja yang menjadi momok bagi anak. Bilang ditelisik, kasus pencabulan, eksploitasi seksual, eksploitasi ekonomi, kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh pelaku di luar itu jauh lebih besar. Mulai terjadi di wilayah domestik dimana pelakunya dekat dengan anak, terjadi di jalanan dimana pelaku mengincar anak-anak yang tidak berdaya, hingga terjadi tempat-tempat tertentu seperti hotel, wisman, panti pijat dimana anak suka atau tidak menjadi komoditas yang diperjualbelikan. Anak yang menjadi korban tidak hanya berasal dari daerah lain di Indonesia yang datang atau transit di Kepri, namun dari beberapa kasus sudah banyak anak Kepri sendiri yang menjadi korban. Terhadap korban anak di bawah umur yang berasal dari daerah lain, dilakukan upaya pemulangan dan reintegrasi ke daerah asal. Terkait upaya pemulangan korban anak ini, ada beberapa upaya yang dilakukan. Misalnya pemulangan yang dilakukan KPPAD Kepri dengan bekerjasama dengan International Organization Migrant (IOM) dan Dinas Sosial Kepri dalam hal biaya transportasi. Langkah lain yang sudah ditempuh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPA) Provinsi Kepri sudah menjalin kerjasama dengan BPPA beberapa provinsi di Indonesia yang banyak mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri seperti Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Lampung dan lainnya. Beberapa korban anak lainnya juga ada yang dijemput langsung oleh pemerintah daerah dan pihak kepolisian tempat korban. Melihat begitu rentannya keadaan anak di Kepri dan banyak kasus-kasus

TANJUNGPINANG Pos menerima artikel dari akademisi, praktisi,profesional, pengamat,dan mahasiswa. Artikel berupa analisis terhadap persoalan yang sedang ramai dibahas di Provinsi Kepulauan Riau. Maksimal 1.200 kata. Jangan lupa sertakan identitas dan foto diri (jangan pas foto). Redaksi berhak menyeleksi dan melakukan editing dengan tidak mengubah makna tulisan. Tulisan belum pernah dimuat di media lain. Kirim tulisan Anda lewat email ke: redaksi@tanjungpinangpos.co.id

BUNG HARRY MANA YANG LEBIH TINGGI KEDUDUKANNYA : UNDANG-UNDANG ATAU PERPRES. SEBENARNYA OTORITA BATAMITU DULU BAGAIKAN NEGARA DALAM NEGARA. HANYA BEBERAPA DEPARTEMEN AJA YANG TIDAK DIRAMPAS KEKUASAANNYA, SEPERTI DEPKEU, DULU JAMAN PAK HARTO OTORITA YANG MENGATUR FISKAL LUAR NEGERI, DEMIKIAN JUGA DENGAN PASPORT, HANYA ITU SIFATNYA INSIDENTIL DAN MEMPUNYAI MASA BERLAKUNYA. BAGAIMANA DENGAN TANAH? DULU BADAN PERTANAHAN NASIONAL ITU DIMANA? (citra1_bintan@yahoo.co.id) Komentar warga atas berita ""Digembok, PPemilik emilik Mobil Marah-Marah"" HANCUR. KOTA LAMA AKAN MATI. SEPERTINYA ADA SKENARIO MEMATIKAN KOTA LAMA. YANG NAMANYA PASAR DIMANA MANA YA MACET. KALAU MAU LANCAR YA DIKAMPUNG AJA. SETUJU KALAU TEMPAT PARKIR DI RAPIKAN TETAPI BERIKAN SOLUSI TEMPAT PARKIR. KALAU MAU KE JALAN POS MOBIK MESTI PARKIR MANA COBA. PARKIRMANA COBA. TEPI LAUT YANG KATANYA MAU DITUTUP SORE HINGGA MALAM LALU LINTASNYA SAMPE SEKARANG GADITUTUP JUGA.....YANG SERIUS DONG BUAT ATURANABANG@YAHOO.COM)

F-ADLY BARA HANANI/TANJUNGPINANGPOS

MACET: Aktivitas bongkar muat barang di parkiran jalan pasar ikan masih saja terus terjadi. Terlihat pengendara motor sulit untuk menghindari aktivitas tersebut dan berakibat macet.

WASPADALAH BERKENDARA SAAT HUJAN CUACA SAAT INI CUKUP EKSTREM

Laporkan bila ada pohon yang berpotensi mengganggu atau mengancam pengendara

PLANT VIGRA HERBAL OBAT VITALITAS PALING DAHSYAT SAAT INI..........!!!

BB 22D1B1FC Ÿ Ÿ Ÿ Ÿ Ÿ Ÿ Ÿ Ÿ Ÿ

Mampu mengeraskan otot-otot alat vital Melancarkan aliran darah disekitar alat vital Memperkuat stamina dan vitalitas Mengatasi alat vital yang susah ereksi/ sulit bangun Mengatasi alat vital yang mudah lemas ketika berhubungan Menyehatkan kelenjar prostat Menghambat penyakit kening manis Membangkitkan gairah sex dan mengilangkan penyakit dingin seks Menambah energi ekstra

VACUUM + LINTAH OIL SUDAH TERUJI & TERBUKTI 100% AMAN TANPA EFEK SAMPING

Vakum + Minyak lintah perpaduan teknologi & ramuan tradisional Papua mempu mengatasi keluhan pria dewasa. Panjang, besar & keras alat vital secara alami (PERMANEN)

Dapat menghubungi nomor

0812 6127 7611 Dinas Tata Kota Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman Kota Tanjungpinang Ir H Almazuar Amal Kepala Dinas

AZKA

0819 9170 3888 0813 7577 5556

VITALITAS & KOSMETIK è è è è è

SPRAY TAHAN LAMA SONY MMC KONDOM DURI/ SAMBUNG ALAT BANTU P/W DEWASA VIAGRA ORIGINAL

è è è è è

PENGGEMUK BADAN PELANGSING TUBUH VACUUM+OIL BULUS PAYUDARA PEMUTIH MUKA PERONTOK BULU USA

www.plantvigraherbal.com

Jl. Dr Sutomo No.22, Pas lampu merah Pasaraya BINTAN 21, Tanjungpinang


14

TANJUNGPINANG POS T 27 DESEMBER 2013 JUMAT JUMA


TANJUNGPINANG POS T 27 DESEMBER 2013 JUMAT JUMA

15

F-ANDRI DWI S/TANJUNGPINANG POS

FOTO BERSAMA: Kepala SMAN 1 Bintan, Ramzan memegang penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2013 saat foto bersama guru, kemarin.

Targetkan Adiwiyata Mandiri KIJANG - Usai menerima penghargaan Adiwiyata Nasional 2013 baru-baru ini.

SMAN I Bintan menargetkan akan mengejar penghargaan Adiwiyata Mandiri pada

tahun 2015 mendatang. “Itu target kami ke depan,” ungkap Ramzan Kepala

SMAN 1 Bintan kemarin. Menurut Ramzan, usai mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional 2013, saat ini pihak sekolah sedang mempersiapkan dokumen untuk pembinaan terhadap 10 sekolah di tingkat kabupaten. “Ilmu ini akan kami bagikan ke sekolah-sekolah. Besar harapan salah satu sekolah yang kami bina bisa meraih penghargaan Adiwiyata sampai tingkat nasional ke depannya,” ujarnya. Sejauh ini, SMAN 1 Bintan sudah mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional 2013. Penghargaan itu diserahkan dua menteri yaitu, Menteri Kemendikbud dan Menteri Lingkungan Hidup di Jakarta, Jumat (20/12) pekan lalu. Ke depan, Ramzan berharap pihaknya juga mempersiapkan untuk mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri. Karena penghargaan Adiwiyata Mandiri akan langsung diberikan oleh Presiden RI. “Mudah-mudahan apa yang kami impikan dan targetkan, dengan diiringi doa dan kerja keras bisa menjadi kenyataan,” demikian harapannya. (dri)

BMKG: Jauhi Aktivitas .................................dari halaman 16 diwaspadai karena bisa menimbulkan gelombang setinggi 1-2,5 meter. Bahkan gelombang tersebut mampu menimbulkan pusaran hebat dan menyeret siapa pun yang melakukan aktivitas di laut. “Gangguan alam seperti ini sangat fatal, terlebih bagi mereka yang tidak bisa berenang. Karena bisa terseret ke dalam pusaran angin tadi,” katanya. Di samping itu, BMKG Bintan juga mengimbau kepada masyarakat yang bertempat tinggal di pesisir pantai untuk

berhati-hati. Pasalnya, angin kencang bisa saja sewaktuwaktu menyerang ke pemukiman warga yang berada di pesisir pantai. “Angin ini tidak bisa diprediksi kapan datangnya dan kemana arahnya,” ucapnya. Soal itu, ia mengatakan agar masyarakat lebih hati-hati saat berada di luar rumah. “Lebih baik mencegah sebelum terjadi, karena hampir setiap akhir tahun pantai selalu memakan korban. Bukan karena percaya mitos atau takhayul, tapi karena perubahan

cuaca yang sangat ekstrem,” katanya. Sementara itu, Ade Sugiarto pengunjung pantai Tri Kora, mengaku saat ini menghindari berenang di pantai. Terlebih pada saat akhir tahun. “Saya tidak ke pantai akhirakhir ini, karena gelombangnya cukup tinggi, apalagi arus dalam gelombang itu bergulung-gulung hingga bisa menarik orang yang lagi berenang,” katanya. Angin kencang juga menyebabkan beberapa nelayan di Tanjunguban urung melaut.

Nelayan melihat angin kencang di laut kurang bersahabat. “Anginnya kencang, gelombangnya tinggi,” kata Udin nelayan setempat. Bukan saja di laut, saat ini angin kencang juga menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengendara sepeda motor. Pasalnya, pacsapeningkatan kecepatan angin membuat pengendara harus hati-hati saat mengendarai sepeda motor. “Anginya kencang, bawa motor seperti melayang-layang,” ungkap Ari singkat. ***

Tanker Awang Bajau .....................................dari halaman 16 “Dari 9 orang yang ada di kapal, sebagian warga negara Indonesia dan ada juga ABK dari warga asing. Kapal tersebut menggunakan bendera Mongolia,” ujar seorang tim dari Kantor SAR Tanjungpinang kepada koran ini, Kamis (26/12). Menurut sumber, kapal AWA NG BAJAU belum bisa ditarik dari atas karang. Kapal masih kandas dan menunggu air laut dalam kondisi pasang. Para ABK tetap memutuskan berada di atas kapal. Karena, stok logistik masih mencukupi.

“Kami tidak tahu pasti siapa pemilik kapal AWANG BAJAU itu. Meski ABK ada yang merupakan WNI, bendera yang digunakan kapal dari Mongolia,” tambah sumber. Sebelumya, Danpos TNI-AL Tanjungberakit, Letnan Tarigan saat dihubungi membenarkan ada kapal asing yang kandas di perairan jalur internasional Tanjungberakit. Dari informasi yang dihimpun sementara, di lambung kapal asing itu tertera MT AWANG BAJAU. Kapal tersebut berukuran GT

500 tanpa muatan. “Cukup sulit menjangkau ke lokasi karena cuaca buruk dan gelombang kuat. Justru itu, tim menggunakan kapal SAR Tanjungpinang. Kami tetap memantau perkembangannya,” sebut Letnan Tarigan. Kapolres Bintan, AKBP Kristiaji membenarkan ada kapal asing yang kandas di perairan Berakit pada saat perayaan natal tahun 2013, Rabu (25/12) pagi. Hingga siang, kapal asing itu masih berada di atas atau nyangkut di terum-

bu karang hampir 1,5 mil dari pantai Desa Berakit itu. Anggota kepolisian dan TNI awalnya berusaha ke lokasi. Karena ombak terlalu besar di saat angin musim utara sekarang, kapal Polair tidak bisa menembus laut guna mencapai lokasi kapal tanker itu. “Sampai saat ini kapal masih kandas. Rabu sore kemarin, tim bersama kapal SAR Tanjungpinang sudah mengecek ke kapal. Mereka kandas di karang,” kata Kristiaji singkat, Kamis (26/12). (fre)

Pemuda Gelar ..................................................dari halaman 16 Menurut Hery acara itu akan diadakan di Kampung Kamboja atau ruko samping Bank BPR Bintan. “Ini dilakukan dalam

rangka memeriahkan pergantian tahun, tentunya dengan kegiatan seperti ini akan meningkatkan silatuhrahmi antar pemuda di Bintan

Utara,” ucapnya. Ditambahkannya dalam turnamen yang diselenggarakan mulai tanggal 28 hingga 31 Desember ini akan

memperebutkan jutaan rupiah serta ada doorprize pada saat puncak acara pada tanggal 31 Desember 2013. (cr17)

Mabes Cek Operasi ........................................dari halaman 16 Pengecekan pengamanan Natal 2013 dan penyambutan Tahun Baru 2014 dilakukan di Bintan karena berada di wilayah Provinsi Kepri. Sementara, Provinsi Kepri merupakan daerah prioritas siaga I dari 14 Polda se-Indonesia yang ditetapkan Mabes Polri. Sedangkan 17 Polda lainnya status siaga II. Terakhir, tim Mabes Polri bersama Polda Kepri mengecek pos pelayanan maupun pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah Polsek Bintan Utara. Pengecekan tersebut di dampingi Kapolres Bintan, AKBP Kristiaji dan Kabag Ops Polres Kompol Suka Irawanto dan Kapolsek Bintan Utara, Kompol I Dewa Nyoman. “Tim Mabes dan Polda turun ke Bintan untuk melihat langsung bagaimana kelengkapan di setiap pos pelayanan dan pengamanan. Untuk wilayah Bintan, ada 3 pos pengamanan dan 4 pos pelayanan Natal 2013 dan Tahun Baru 2014,” ujar AKBP Kristiaji, Kapolres Bintan usai menerima kunjungan tersebut. Sebelumnya, Kristiaji menyampaikan, upaya pengamanan perayaan natal tahun 2013 di Bintan sampai saat ini berjalan aman dan kondusif. Tindakan kriminal maupun teror terhadap umat kristiani yang menjalankan ibadah sejak malam Misa sampai dengan kebaktian tidak ada. “Mudah-mudahan situasi aman dan kondusif di Bintan sampai malam tahun baru 2014 tetap bertahan. Kami butuh dukungan dari semua lapisan masyarakat dan instansi terkait,” harap Kristiaji. Ribuan umat kristiani di Kabupaten Bintan menjalankan ibadah Natal secara khidmat sejak malam Misa, Selasa (24/12) sampai dengan kebaktian, Rabu (25/12) malam kemar-

in. Namun, sejumlah umat kristiani di Gereja Pantekosta Simpang Gesek Kecamatan Toapaya sempat dikagetkan dengan peristiwa kebakaran pohon natal, Rabu pagi sekitar pukul 09.10 wib. Saat jemaat ingin menjalankan kebaktian, tibatiba pohon natal di dalam ruangan gereja di Simpang Ge-

sek mengeluarkan asap dan terbakar kecil. Petugas kepolisian yang sedang menjalankan tugas bersama beberapa jemaat berupaya memadamkan api. “Pohon natal di gereja itu hanya terbakar kecil akibat

F-JENDARAS KARLOAN/TANJUNGPINANG POS

TEMUAN PELURU: Benda yang diduga peluru suar ditemukan di lapangan golf Laguna, Lagoi, Rabu (25/12).

10 Butir Peluru di Lapangan Golf BINTAN - Satiman dan Suripto petugas kebersihan di Lagoi panik saat menemukan bungkusan asing di lapangan golf, Laguna Golf, Lagoi, Rabu (25/12). Karena, isi bungkusan semula diduga peluru senjata api atau bom. Ternyata hanya berisi 10 butir peluru suar. Kapolsek Bintan Utara Kompol I Dewa Nyoman ASN ke-

Sylvi

Jl. D.I Panjaitan No.16 Km.8 Tanjungpinang - Kepri Setiap hari : Senin - Jum’at : 11.00 - 19.00/ Sabtu : 08.00 - 20.00

Menerima Rias Pengantin Rias Wisuda - Fashion Show Special Event

BINTAN - Tahun 2014, Pemkab Bintan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan kembali menjalankan program rehabilitasi dan pelestarian terumbu karang (Coremap). Program Coremap fase III pada tahun 2014 ditujukan kepada revitalisasi dan penguatan kelembagaan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bintan, Wan Rudi Iskandar, menyampaikan, program Coremap CTI fase III tersebut diperkirakan berjalan sampai tahun 2018 mendatang. Program ini dilaksanakan atas bantuan Asia Bank Development (ADB) melalui pemerintah pusat. Untuk tahun 2014, program revitalisasi dan penguatan kelembagaan itu bakal menggunakan dana sekitar Rp 1 miliar. Kegiatan penguatan dan revitalisasi kelembagaan Core-

DAFTAR HARGA RATA-RATA BAHAN POKOK DAN BARANG STRATEGIS DIWILAYAH KABUPATEN BINTAN NO

1 .

2 . 3 .

4. 5.

7.

CONVERSATION CLUB

TANPA MENGHAFAL & LANGSUNG PRAKTEK! Di Jamin... You Can Speak English!!

CONVERSATION CLUB (SD,SMP,SMU,UMUM) MAU....? SPEAK ENGLISH BETTER? DI ENGLISH CLINIC AJA KAMPUNGNYA ENGLISH DI TANJUNGPINANG ENGLISH CLINIC : Tanjungpinang & Batam. Call/ SMS : 0813 6472 2149/ 0852 7202 0741/ 0812 2226 0815/ 0856 6828 6736/ FB : eenngglliisshh cclliinniicc PIN BB : 73DA42DC

TANJUNGPINANG POS

KORAN TERBESAR DI KEPULAUAN RIAU

CALL : 0771 - 7447234

8.

9

TERIMA PESANAN

DIJUAL

HOME INDUSTRI ARTHA LANGGENG MENERIMA PESANAN KERIPIK KACANG DANBILIS. ANDA BERMINAT HUBUNGI HANDPHONE : 0 8 5 2 7 2 5 8 5 9 6 4

DIJUAL RMH BRSRTIFIKAT 3KT + 3KM, PAM, FULL KRMIK & TRALIS,PGR,GARASI,LOKASI JL.ST.MAHMUD T.UNGGAT NO.36A HUB. 08117049295(HASYIM),082170689275(BUDHIYAH)

10

DIJUAL RUMAH BARU DAN SEKEN DIKOTA TPI.HANYA 3 JT-10JT SIAP HUNI.HUB : 0 8 1 2 7 7 2 7 5 2 1 6

11

SENTURY MENERIMA PESANAN ECERAN DAN GROSIR SEMBAKO DAN KEBUTUHAN A N D A S E H A R I - H A R I HUBUNGI SEGERA : EVI 085272116524 BANGUN RMH/RUKO.TUKANG JAWA BRPNGALAMAN.PKRJAAN RAPI.DICARI TNAH UTK BANGUN BAGI.HUB.PETER, HP.081374033381.LOKASI TANJUNGPINANG

DIJUAL TNH KAVLING,6 KAVLING 1800M2, HRGA 180JT,SHM,LKASI BT.18 ARAH KIJANG, DEKAT PANTI ASUHAN,PRKBUNAN BUAH NAGA, JL.SIDOMULYO,HUB.085272737257

RUMAH KOST

MNRIMA PANGGILAN SPESIALIS GIGI PALSU, TAMBAL GIGI BERLUBANG, FRAME, FORSELEN DAN BEHEL. JL. SUNGAI DATUK KIJANG,TANJUNGPINANG. TLP. 085234568213 HARI MINGGU BUKA

MENERIMA KOS PUTRI ALAMAT : PERUMAHAN KIJANG KENCANA IV BLOK F NOMOR : 76 HUB : 081268040789/081372825598

MENJUAL

STNK TOYOTA AVANZA .AN. GENDY. BP 1938BY.ALAMAT JL.IMAM BONJOL GG.MELDA TG.UBAN. NO.MESIN:DBE1372 NO.RANKGA:MHFM1CB4J9K005537

GTR FENDER STRATOCASTER 1,2JT NEGO, IBANEZ GIO 2,4JT NEGO,FX ZOOM G1 700RB NEGO,TERSEDIA JGA MIC SHURE SM,KBEL JACK,SOFT CASE.HUB.085272737257

DIJUAL MOBIL DIJUAL CEPAT SUZUKI SIDEKICK 97,MULUS,HUB.081364044451

RENTAL MOBIL MENERIMA RENTAL MOBIL, ANTAR JEMPUT, SUPIR BERPENGALAMAN.HUB.085264989945

PROMO SUZUKI ERTIGA NEW AND PROMO ALL TIPE ERTIGA DAN PICKUP.KHUSUS DES DISCOUNT BESAR-BESARAN.HUB : ARY:081364705286.BB:284BCC91

KEHILANGAN

STNK MOTOR.AN. ASRI MUJI LESTARI.BP2865 BB.MERK HONDA TAHUN 2006.ALAMAT:UJUNG SARI RW.02/02 KEC TELUK SEBUNG

12 13 14 15 16 17 19 20 1

2

3

MOTOR HONDA SUPRA X 125. N A M A A GUS S U S I L O.BP 2797 BJ.N O M O R STNK:0 1 1 1 2 2 3 /KR/2011AN STNK MOTOR YAMAHA TYPE 3C1 (VIXION)150BP4139BJ AN. AJIS WANDI

HUBUNGI 0771 - 7447234

zona budidaya. Untuk saat ini, Bintan sudah memiliki kawasan lindung seluas lebih kurang 10 hektare di daerah Mapur. Kawasan lindung itu khusus untuk reproduksi ikan. Selain pembagian wilayah pelestarian terumbu karang, Wan Rudi juga menyebutkan, program pemberdayaan nelayan melalui mata pencaharian alternatif (MPA) tetap dijalankan. Di Bintan sudah ada sekitar 10 kelompok masyarakat nelayan yang sudah menjalankan program-program MPA itu. Baik budidaya perikanan maupun usaha pengolahan hasil tangkapan ikan. “Program Coremap tahap III ini dijalankan secara bertahap. Mulai dari penguatan kelembagaan sampai dengan terbentuknya zona perairan dan Perda konservasi laut,” jelas Wan Rudi. (fre)

PEMERINTAH KABUPATEN BINTAN

Telp : 085272751000 PIN BB : 26AE32EF

IKLAN RAGAM

map itu berupa pemantapan kembali kelompok masyarakat nelayan dan kelembagaan lain yang berkaitan dengan pelestarian terumbu karang. “Aplikasi dari pengawasan Coremap fase III di wilayah Bintan berada di perairan Pulau Mapur Kecamatan Bintan Pesisir dan sepanjang pantai Trikora Kecamatan Gunung Kijang,” ujar Wan Rudi, kemarin. Pengelolaan Coremap di Kabupaten Bintan, lanjut Wan Rudi, sudah dituangkan dalam Peraturan Bupati (Perbup). Menjelang tahun 2018, Bintan ditargetkan sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan rancangan tata ruang dan wilayah di perairan. Peraturan itu ditetapkan setelah ditentukan zona lindung, zona tangkap dan

DINAS KOPERASI UKM DAN PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN KAB.BINTAN

6.

IKLAN BARIS

dibungkus plastik transparan itu. “Sampai saat ini, kita masih menduga 10 butir itu adalah peluru suar. Namun untuk memastikannya, kami serahkan ke Gegana Brimob Kompi II Pelopor Bintan,” katanya. Di luar itu, Dewa memprediksi peluru tersebut adalah peluru suar yang digunakan saat kapal dalam keadaan bahaya. (cr17)

2014, Bintan Kembali Jalankan Program Coremap

korslet listrik. Kebakaran pohon natal itu tidak mengganggu ibadah. Jemaat tetap bisa menjalankan ibadah dan lancar serta aman terkendali,” sebut AKP Jun Chaidir, Kapolsek Gunung Kijang, kemarin. (fre)

Rumah Cantik Salon Rias Pengantin dan SPA

pada Tanjungpinang Pos menceritakan, usai menemukan bungkusan dua petugas melapor ke penjaga pantai. Laporan itu diteruskan ke pihak sekuriti. “Sekuriti melaporkan kejadian itu ke kita (polisi),” kata Dewa. Setelah menerima laporan, polisi turun ke lokasi untuk memastikan benda asing, yang

4

JENIS BARANG

BERAS * BULOG * KUALITAS MEDIUM * KW ATAS GULA PASIR * LOKAL * IMPORT MINYAK GORENG * BIMOLI * FORTUNE * CURAH MENTEGA * MENTEGA BLU BAND * MENTEGA KILOAN * TEPUNG TERIGU * SEGITIGA BIRU(kw Medium) * CAKRA KEMBAR DAGING SAPI DAN AYAM * DAGING SAPI IMPORT * DAGING SAPI LOKAL * DAGING AYAM BROILER * DAGING AYAM KAMPUNG TELUR AYAM * A ( BESAR ) * B ( SEDANG ) * C ( KECIL ) * TELUR AYAM KAMPUNG CABE * CABE MERAH * CABE HIJAU * CABE RAWIT BAWANG * BAWANG MERAH * BAWANG PUTIH SUSU KENTAL MANIS (KRIMER) * MERK PRENJAK * MERK INDOMILK * MERK BENDERA BUBUK

* MERK DANCOW * MERK BENDERA * MERK SGM * MERK LACTOGEN GARAM BERYODIUM * KASAR * HALUS KACANG KEDELAI * EKSPOR/IMPOR * LOKAL KACANG HIJAU KACANG TANAH MIE INSTANT IKAN ASIN TERI JAGUNG PIPILAN KERING (bukan untuk pakan unggas) GAS ELPIJI HARGA BARANG STRATEGIS SEMEN - SEMEN TIGA RODA - SEMEN PADANG - SEMEN HOLCIM BATU BATA - BATAKO - BATA MERAH BESI (FULL) - 6 mm - 8 mm - 10 mm - 12 mm PUPUK NON SUBSIDI - UREA - SP

SATUAN

HARGA ( Rp ) PASAR TANJUNG UBAN PASAR KIJANG

1 KG 1 KG 1 KG

Rp Rp Rp

8.000 11.000

Rp Rp Rp

8.000 11.000

1 KG 1 KG

Rp Rp

9.000

Rp Rp

9.000

2 LITER 1 LITER 1 KG

Rp Rp Rp

23.000 11.500 12.000

Rp Rp Rp

23.000 11.500 11.500

1 KG 1 KG

Rp Rp

22.000 12.000

Rp Rp

22.000 11.300

1 KG 1 KG

Rp Rp

7.500 8.000

Rp Rp

10.800 11.800

1 1 1 1

KG KG KG KG

Rp Rp Rp Rp

80.000 120.000 32.000 70.000

Rp Rp Rp Rp

80.000 120.000 29.000 60.000

BUTIR BUTIR BUTIR BUTIR

Rp Rp Rp Rp

1.400 1.300 1.200 2.200

Rp Rp Rp Rp

1.300 1.250 1.200 2.200

1 KG 1 KG 1 KG

Rp Rp Rp

42.000 26.000 25.000

Rp Rp Rp

42.000 26.000 20.000

1 KG 1 KG

Rp Rp

15.000 16.000

Rp Rp

16.000 16.000

KALENG KALENG KALENG

Rp Rp Rp

7.500 8.500 8.500

Rp Rp Rp

7.500 8.700 9.000

Rp Rp Rp Rp

37.000 35.000 30.000 72.000

Rp Rp Rp Rp

39.200 33.300 32.000 71.300

1 KG 1 KG

Rp Rp

3.000 4.000

Rp Rp

3.500 5.000

1 KG 1 KG 1 KG 1 KG BUNGKUS 1 KG 1 KG

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

10.000 16.000 17.000 1.800 60.000 -

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

10.000 16.500 16.500 1.800 60.000 -

3 KG

Rp

16.000

Rp

16.000

ZAK ZAK ZAK

Rp Rp Rp

65.000 65.000

Rp Rp Rp

64.000 63.000

BUAH BUAH

Rp Rp

2.100 1.700

Rp Rp

2.000 1.700

BATANG BATANG BATANG BATANG

Rp Rp Rp Rp

18.000 32.000 56.000 85.000

Rp Rp Rp Rp

19.000 36.000 58.000 80.000

KG KG

Rp Rp

8.000 6.000

Rp Rp

8.000 6.000

1 1 1 1

400 300 600 750

Gr Gr Gr Gr

Tanjungpinang, September 2013 KEPALA DINAS KOPERASI, UKM PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN BINTAN EDI PRIBADI, SE, MM Pembina Utama Muda NIP.19630616 198909 1 003


PRO BINTAN

16

TANJUNGPINANG POS JUMA T 27 DESEMBER 2013 JUMAT

F-YUSFREYENDI/TANJUNGPINANG POS

WISATA: Anak-anak bermain di pantai berpasir putih Lagoi. Pantai ini juga menjadi tempat bermain wisatawan asing.

TANKER AWANG BAJAU MASIH NYANGKUT KARANG BINTAN - Tim Kantor SAR Tanjungpinang bersama Pos TNI-AL dan Polres Bintan berhasil mendekati kapal tanker AWANG BAJAU yang terdampar di atas karang perairan Tanjungberakit Kecamatan Teluksebong, Rabu (25/12) sore kemarin. Hingga Kamis (26/12), kapal AWANG BAJAU tersebut masih nyangkut di karang dan belum bisa bergerak. Kapal tanker AWANG BAJAU kandas setelah menabrak karang sekitar pukul 05.45 wib, Rabu kemarin. Aparat berhasil mendekati lokasi di titik koordinast 01.14 Lintang Utara (LU) dan 104.32 Bujur Timur (BT) itu setelah bergabung dengan SAR Tanjungpinang. Karena gelombang kuat di sekitar karang Malang Berdaun

perairan Berakit tersebut. Saat kapal SAR Tanjungpinang tiba di kapal, tim gabungan menemukan 9 orang di kapal tanker AWANG BAJAU itu. Masing-masing Yohanes Kadang (Kapten), Agner Pangke (Chief Enginer), Lias Fida (Chief Officer), Simon Sapu (Enginer 2), Ridwan (Enginer 3), Danil Pasan (Bosun), Thomas Adi (Oiler), Rahmat Anwar dan Asma Ali (ABK). Kapal AWANG BAJAU itu menggunakan bendera asing, negara Mongolia. Namun, kapal berangkat dari Tanjungpinang menuju Tanjungbalai. Hanya, kapal melintasi perairan Tanjungberakit.

 Lanjut ke Hal 15

F-YUSFREYENDI/TANJUNGPINANG POS

TERDAMPAR: Kapal tanker AWANG BAJAU masih terdampar di atas karang perairan Tanjungberakit.

Pemuda Gelar Turnamen Domino TANJUNGUBAN - Pemudapemudi Tanjunguban bakal menggelar turnamen domino. Turnamen itu dimaksudkan sebagai wadah bagi kalangan pemuda menjelang pergantian tahun. “Dari pada kebut-kebutan di jalan atau bakar petasan lebih baik kita adu ketangkasan dengan domino,” kata Hery Sugianto, ketua panitia penyelenggara turnamen kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (26/12).

 Lanjut ke Hal 15

F-YUSFREYENDI/TANJUNGPINANGPOS

AKBP Kristiaji.

Mabes Cek Operasi Lilin di Bintan Perayaan Natal Aman

BINTAN - Tim Mabes Polri dan Polda Kepri melakukan pengecekan operasi lilin seligi pengamanan natal dan tahun baru di wilayah Bintan, Kamis (26/12). Beberapa orang perwira Mabes dan Polda turun ke Bintan untuk melihat kelengkapan administrasi di setiap pos pengamanan dan pelayanan yang disediakan Polres Bintan.

 Lanjut ke Hal 15

BMKG: Jauhi Aktivitas Pantai Angin Kencang Sebabkan Gelombang Ekstrem KARLOAN-SLAMET, Bintan BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bintan mengeluarkan imbauan agar masyarakat menjauhi ak-

tivitas di pantai dan laut selama bulan Desember sampai Januari tahun depan. Imbauan tersebut dikeluarkan setelah terjadi peningkatan kecepatan angin di luar normal yang bisa menyebabkan gelombang ek-

strem di laut. “Saya minta masyarakat jangan berenang dulu. Waspadai angin dan gelombang tinggi di pantai, yang terletak di bagian utara dan timur pulau Bintan,” ungkap Hartanto Kepala BM-

KG Bintan kemarin. Menurut Hartanto, saat ini kecepatan angin menembus sekitar 20-30 knot atau 40-60 km/jam. Angin tersebut perlu

 Lanjut ke Hal 15

Epaper Tanjungpinangpos 27 Desember 2013  

27 Desember 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you