Page 1

22

Seks & Kesehatan

NIKMAT SESAAT Banjarmasin, URBANA - Aksi mogok makan yang dilakukan 55 pengungsi asal negara Sri Lanka, terus berlanjut. Mereka menyatakan akan tetap mogok makan sampai Badan Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengurusi masalah pengungsi (UNHCR) memberikan kepastian adanya negara ketiga yang mau menampung mereka sebagai penerima suaka politik. Aksi tersebut sudah dijalankan para pengungsi sejak tiga hari yang lalu, sesaat setelah mereka dipind ahkan dari gudang pupuk milik koperasi unit desa di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Rabu (20/5) lalu, ke Lembaga Pemasyarakatan Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Lima orang sempat menjalani perawatan medis di RSUD Cut Nyak

Dhien, Meulaboh. Namun, mereka sudah diperbolehkan pulang ke LP oleh tim dokter yang merawatnya. Kepala Kantor Imigrasi Meulaboh, Suryo Santoso, ketika dihubungi dari Banda Aceh, Sabtu (23/5) mengatakan, sampai saat ini, para pengungsi tidak mau memakan makanan yang telah disediakan petugas LP. “Mereka hanya mau minum air saja. Tapi, kalau hanya minum air, sampai berapa lama mereka akan bertahan,� katanya. Dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan upaya persuasif untuk membujuk para pengungsi tersebut menghentikan aksi mogok makan itu. Verifikasi yang telah dilakukan oleh Departemen Luar Negeri RI dikatakan sebagai salah satu upaya untuk menjembatani pertemuan antara para pengungsi dengan perwakilan UNHCR di Indonesia. Namun, sampai saat ini, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Aksi tersebut sudah dijalankan para pengungsi sejak tiga hari yang lalu, sesaat setelah mereka dipind ahkan dari gudang pupuk milik koperasi unit desa di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Rabu (20/5) lalu, ke Lembaga Pemasyarakatan Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Lima orang sempat. U

-Aksimogokmakanyangdilakukan55pengungsiasalnegaraSriLanka,  

Seks & Kesehatan Banjarmasin, URBANA - Aksi mogok makan yang dilakukan 55 pengungsi asal negara Sri Lanka,

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you