Issuu on Google+

Start gemilang juara bertahan JUARA bertahan Liga Inggris, Manchester United (MU), meraup tiga poin usai menaklukkan tuan rumah Swansea City 4-1 dalam matchday pertama kompetisi di Liberty Stadium, Minggu (18/8) tadi malam. Duet bomber Robin van Persie dan Danney Welbeck tampil gemilang, karena masingmasing mencetak dua gol ke TERBIT 16 HALAMAN Harga: Rp.2000,- Luar Kota + Ongkos Kirim

Pemerintah akui pembinaan napi di LP belum maksimal Manado—Setiap perayaan HUT Kemerdekaan RI, sebuah tradisi pemberian remisi atau potongan masa tahanan diberikan kepada nara pidana (napi). Kali ini, di HUT RI ke-68, khususnya di Sulut pemerintah memberikan remisi kepada 1.079 napi yang tersebar di berbagai Lembaga Pemasyarakatan (LP), rumah tahanan (rutan) dan cabang rutan di kab/kota se-Sulut. Pemberian remisi itu diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang saat menjadi inspektur upacara di LP Klas II A Manado yang berlokasi di Tuminting, Sabtu (17/8) pekan lalu. Dia berharap, pemberian remisi ini memberikan kesadaran kepada napi untuk selalu berbuat baik dan berperan aktif dalam pembangunan di lingkungan masyarakat. Sarundajang juga membacakan sambutan

ANDIEN

Bocah 17 Agustusan BAGI penyanyi cantik Andien, Hari Kemerdekaan RI saat ini tidak lagi semeriah dahulu di masa kecilnya. Semenjak tinggal di komplek perumahan yang tidak memliki fasilitas lapangan yang luas, membuat kemeriahan perayaan Agustusan terus menurun. Biasanya, dia selalu merasakan kemeriahan 17 Agustus dengan berbagai perlombaan. Bahkan Andien menjadi sosok multitalenta di banyak perlombaan hari kemerdekaan. “Aku jadi anak yang multitalenta banget saat 17-an. Seperti lomba makan krupuk, masukin pensil ke botol, mewarnai dan menggambar. Pas pengumuman di panggung aku juga menyanyi,” ungkap perempuan cantik kelahiran Jakarta, 25 Agustus 1985 ini. Kini semua itu tinggal kenangan baginya. Lantaran tidak ada lagi lapangan besar di sekitar rumah yang biasa dijadikan arena perlombaan. Dia mengaku tak lagi merasakan keseruan setiap Agustus tiba. “Enggak ada acara khusus karena tinggal di komplek. Enggak ada lapangan besar gitu. Suasananya jadi enggak seheboh dulu,” tukas Andien.(kplc)

HUT RI KE-68

Dilepas SHS, dua putri Sulut siap taklukan 7 puncak dunia

GUBERNUR Sulut SH Sarundajang, Sabtu (17/ 8) pekan lalu, melepas Jelita Karamoy dan Ingka Wangko untuk mendaki 7 puncak dunia.(foto: ist)

ADA yang menarik dari kegiatan upacara HUT Kemerdekaan RI ke-68 yang digelar Pemprov Sulut di halaman Kantor Gubernur, Sabtu (17/8) akhir pekan lalu. Pasalnya, Gubernur Sulut Dr Sinyo H Sarundajang (SHS) yang bertindak sebagai inspektur upacara, juga melakukan pelepasan perjalanan pendakian 7 puncak dunia oleh 2 pendaki wanita asal Sulut, yakni Jelita Tivany Karamoy (19 tahun) dan Ingka Mayumi Wangko (25 tahun). Rencananya, kedua Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Aesthetcia Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Manado (Unima) ini akan menaklukan 7 puncak dunia, masing-masing Gunung Carstensz (Papua, 4.884 mdpl), Gunung Elbrus (Rusia, 5.642 mdpl), Gunung Kilimanjaro (Afrika, 5.895 mdpl), Gunung Aconcagua (Amerika Selatan, 6.963 mdpl), Gunung McKinley (Amerika Utara, 6.194 mdpl), Gunung Vinson Massive (Antartica, 4.892 mdpl), dan Gunung Everest (Asia, 8.848 mdpl). Gubernur Sulut mengatakan, misi ini akan menjadi sejarah untuk kedua gadis tersebut, sebab pertama kalinya ada wanita dari Indonesia ingin menaklukan tujuh puncak tertinggi di dunia. “Mari kita dukung dan mendoakan tekad kedua gadis tersebut,” ucap SHS. Sementara itu, Ingka dan Jelita mengatakan, misi ini adalah kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam (MPA) Aesthetica Unima, dengan tajuk The 1st Indonesia Woman Seven Summit of the World Expedition. Baca: Dilepas ( Halaman 2 )

Baca: Start ( Halaman 2 )

tertulis Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Amir Syamsudin terkait pembinaan napi di lingkungan LP. Dikatakannya, LP yang merupakan tempat pembinaan bagi napi dan anak didik pemasyarakatan dapat terwujud sesuai dengan tujuan pemasyarakatan manakalah terjamin kondisi keamanan dan ketertiban di LP itu sendiri. “Hanya saja pada kenyataan, pembinaan di LP bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Karena sampai saat ini LP masih menjadi sorotan publik, maraknya penyalahgunaan handphone, peredaran narkoba dan pungutan liar. Serta terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di LP itu sendiri seperti, kerusuhan, pemberontakan dan pelarian,” ujar Sarundajang.

SEJUMLAH jemaat melaksanakan ibadah di lapangan Tugu Proklamasi, Jakarta, Minggu (18/8) kemarin, sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya memberikan kemerdekaan kepada mereka.(foto: maria rita/temc)

Sang pakar perminyakan tergelincir licinnya minyak

Jakarta—Ditangkapnya Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas), Prof Dr Ing Ir Rudi Rubiandini RS oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), langsung menuai perbincangan hangat di masyarakat Indonesia, khususnya di kalangan intelektual. Pasalnya, mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dinilai sebagai sosok yang cerdas dan rendah hati. Ketidak-percayaan dan keprihatinan pun masih terus disampaikan publik, khususnya yang mengenal dekat sosok pria 51 tahun ini yang juga akademisi dan pengamat dan pakar perminyakan Indonesia. “Saya prihatin atas ditangkapnya Rudi Rubiandini, yang sekaligus menunjukkan bahwa reformasi di negeri ini belum tuntas. Karena orang baik bisa menjadi buruk dalam sistem yang tidak baik. Sementara sistem yang

Minoritas tuntut ”kemerdekaan”

Baca: Pemerintah ( Halaman 2 )

DUGAAN SUAP

RUDI Rubiandini.

DUET bomber Robin van Persie dan Danney Welbeck masingmasing menyumbang dua gol untuk kemenangan MU.(foto: ist)

Telp: (0431) 841071, Fax: (0431) 841060 www.swarakita-manado.com

SENIN 19 AGUSTUS 2013 NOMOR 02349 TAHUN VII

REMISI SELEBRITI

gawang The Swans. Gol balasan Swansea dicetak penyerang anyar mereka asal Pantai Gading, Wilfried Bony. MU memulai laga dengan blunder pada menit ketujuh, bahkan gawang mereka nyaris kebobolan ketika backpass berisiko Phil Jones kepada David de Gea.

baik pun bisa dimasuki orang yang tidak baik,” ujar Ketua Pengurus Pusat Ikatan Alumni Insititut Teknologi Bandung (IA ITB), Sawaluddin Lubis. Bagi sebagian orang, penangkapan tersebut cukup mengejutkan, mengingat Rudi berlatar belakang seorang akademis bahkan pernah menjabat sebagai Guru Besar ITB hingga kecil kemungkinan melakukan tindakan “bodoh” itu. Namun faktanya berbeda 180 derajat yang bisa dilihat dari barang bukti US$ 700 ribu. Sebelumnya orang bisa melihat perjalanan karier dari sang profesor itu. Baca: Sang ( Halaman 2 )

Jemaat korban diskriminasi beribadah di Tugu Proklamasi, Presiden SBY berikan jaminan Jakarta—Kemerdekaan RI ke-68 menjadi perenungan perjalanan bangsa kedepan. Namun kemerdekaan (kebebasan) nampaknya belum dirasakan secara utuh oleh sejumlah rakyat Indonesia. Hal itulah yang dirasakan sekelompok minoritas di Tanah Air. Sekitar 200 orang jemaat GKI Yasmin, HKBP Filadelfia, Gereja Katolik Damai Kristus Tambor, dan Paduan Suara Gereja Protestan Indonesia bagian Barat Paulus Jakarta mengadakan ibadah bersama di halaman Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (18/

8) kemarin. Ibadah yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB, dipimpin oleh Pendeta Simarmata dari Gereja Pentakosta di Indonesia Bogor. “Kebebasan beragama dan beribadah harus ditegakkan di Indonesia. Gereja harus menjadi pembawa pesan keadilan dan perdamaian di tengah dunia yang penuh pertentangan,” kata Pendeta Simarmata dalam kotbahnya. Ibadah yang bertemakan Rasa Syukur 68 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia mengingatkan pemerintah agar tidak

OBYEK WISATA

Altar dilapisi emas bakal hadir di Manado

WALIKOTA Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado Harley Mangindaan saat di depan altar GMIM Imanuel Wanea yang direncanakan dilapisi dengan emas.(foto: ist)

Manado—Altar GMIM Imanuel Wanea Manado, digadang-gadang bakal menjadi altar termegah di

Sulut. Pasalnya, altar tempat khadim membawakan firman dan khotbah tersebut dibangun memakan biaya

ratuan juta rupiah. Dan bahkan direncanakan altar ini bakal dilapisi dengan emas, untuk menjadi salah satu daya tarik pariwisata di Manado dan Sulut. “Rencananya ada sentuhan khusus untuk altar dan mimbar yang telah selesai dibangun tersebut, rencananya akan dilapisi dengan emas murni,” ujar Ketua BPMJ GMIM Imanuel Wanea Pdt Roy Lengkong STh, Minggu (18/8) kemarin. Adapun altar ini sendiri sudah diresmikan dalam ibadah minggu kemarin, oleh Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut. Baca: Altar ( Halaman 2 )

melakukan diskriminasi terhadap umat yang dianggap minoritas. Sikap diskriminatif itulah yang mem-

buat jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelphia belum dapat kembali beribadah di gereja mereka karena masih disegel dan digembok oleh Pemerintah Daerah Bogor dan Bekasi. Padahal putusan Mahkamah Agung memenangkan dua kelompok masyarakat kristiani ini. Baca: Minoritas ( Halaman 2 )

HUT RI KE-68

FMT ajak generasi muda wujudkan cita-cita bangsa Airmadidi—Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-68, Sabtu (17/8) pekan lalu merupakan bentuk penghargaan atas jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur mempertahankan bangsa ini dari tangan para penjajah. Berbagai kegiatan dilakukan untuk memperingati hari kemerdekaan tersebut, baik dari tingkat provinsi, kecamatan dan desa, semua larut dalam mengisi kemerdekaan yang telah direbut dengan darah, nyawa serat airmata. Moment ini menjadi perhatian salah satu srikandi Minut Fransisca M Tuwaidan (FMT). Dimana dikatakan FMT, hari kemerdekaan yang kita raih bukan didapat dengan mudah. Akan tetapi berkat hasil perjuangan yang gigih serta kerja keras para pahlawan. “Oleh karena itu, sebagai wujud menghargai jasa para pahlawan sudah

FM Tuwaidan.

sepatutnya kita mengisi kemerdekaan dengan mewujudkan cita-cita bangsa sebagai negara yang bebas dari belenggu penjajahan, dan mempunyai hak serta kewajiban yang sama dengan bangsa lainnya,” tutur Eta sapaan akrab FMT, Minggu (18/8) kemarin. Untuk itu ditambahkan FMT, peran generasi muda saat ini sangat penting dalam lebih memajukan dan mewujudkan cita-cita Bangsa Indonesia secara maksimal. Baca: FMT ( Halaman 2 )

Momentum Hari Kemerdekaan RI ke-68

Hadirkan sekolah penerbangan di Minsel, Tetty sosok wanita pejuang pembangunan

Momentum Hari Kemerdekaan RI ke-68 tahun 2013 ini, menjadi satu sejarah bagi Minsel. Dimana, setelah sukses mendatangkan Balai Pendidikan, Pelatihan Ilmu Pelayanan (BP2IP), kali ini di HUT RI Bupati Minsel Christiany ‘Tetty’ Paruntu SE kembali menghadirkan sekolah penerbangan spesial di hari kemerdekaan bagi rakyat Minsel. Tak heran, sejumlah tokoh masyarakat menilai Tetty adalah sosok wanita pejuang dalam pembangunan di Kabupaten Minsel. JUMAT (16/8) pekan lalu, Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengutus Ketua Tim BPSDM Kementerian Perhubungan Ir Erens Josep mengun-

jungi Minsel untuk menemui Tetty. Dalam kunjungannya itu, Josep mengatakan bahwa dari sejumlah daerah di Sulut, bahkan di Indonesia Timur, yang

pihaknya kunjungan, Minsel paling layak dibangun sekolah penerbangan. “Maksud kedatangan kami, yakni tugas dari Bapak Menteri Perhubu-

ngan, sehubungan dengan akan dibangunya sekolah penerbangan di Indonesia bagian Timur. Baca: Hadirkan ( Halaman 2 )

BUPATI Minsel Tetty Paruntu bersama tim dari Kementerian Perhubungan dan ahli penerbangan dari Australia Mr Steven.(foto: ist)


SENIN 19 AGUSTUS 2013 Start ... dari Halaman 1 Michu hampir mencuri bola, beruntung bola memantul dan hanyamenghasilkantendangangawang.Hanyaberselangsatu menit, MU langsung mengancam gawang Swansea ketika sepakan voli Jones mampu dibendung Michel Vorm. Tapi, The Swans mampu memberikan perlawan pada tim asuhan David Moyes. Kedua tim memperlihatkan permainan saling serang. Pada menit ke-18, Setan Merah memperoleh kesempatan, sayang tendangan Ryan Giggs masih melenceng. Swansea membalas pada menit ke-23, tapi tandukkan Michu juga masih menyamping. Swansea juga menunjukkan penguasaan bola lebih banyak ketimbang MU. Tapi, MU akhirnya unggul 1-0 lebih dulu lewat golVan Persie pada menit ke-34 yang lolos dari jebakan offside, untuk kemudian melepaskan tembakan yang menghujam gawang Swansea. Dan hanya dua menit kemudian, gawang tuan rumah lagilagi jebol. Kali ini melalui Welbeck yang menggetarkan jala gawangyangdikawalVormuntukmembawaMUmemimpin 2-0. Gol bermula dari crossing Antonio Valencia yang menyebabkan kemelut di depan gawang Swansea, untuk kemudian disambar oleh Welbeck. Meski Swansea terus mencoba mengimbangi permainan MU, mereka tetap sulit merobek gawang De Gea. Hingga babak pertama usai, skor 2-0 tidak berubah. Memasuki 45 menit kedua, tim asuhan Michael Laudrup ini bermain dengan lebih agresif. Beberapa kali serangan yang dibangun Pablo Hernandez dan Jonjo Shelvey mengancam pertahanan MU. Masuknya Wilfried Bony juga membuat Michu kian terbantu di lini depan tuan rumah. Sebuah peluang gagal dimanfaatkan Michu pada menit ke-54 setelah sundulannya masih melenceng. Giliran MU yang memiliki peluang pada menit ke-60, namun tendangannya masih belum menemui target.Tapi, Swansea sendiri sejujurnya benar-benar memberikan tekanan kepada MU. Keasyikan menyerang, pertahanan The Swans lengah, Van Persie tak terkawal setelah menerima umpan dari Welbeck dan membuat gawang Vorm lagi-lagi bergetar untuk ketiga kalinya.MUmemimpin sementara 3-0 atas tuan rumah pada menit ke-72. Namun, kesalahpahaman antara Welbeck dan Tom Cleverley membuat Swansea bisa memperkecil ketinggalan menjadi 1-3 ketika Bony jeli memanfaatkan operan Pablo Hernandez pada menit ke-82. Serangan MU belum reda kendati mereka sudah unggul 1-3. Welbeck menutup pertandingan ini dengan golnya pada masa injury time dengan menyelesaikan dengan sempurna umpan Wayne Rooney yang masuk menggantikan Ryan Giggs. Gol itu menjadikan kedudukan 1-4, dan skor tak berubah sampai wasit meniup peluit panjang tanda laga berakhir.(okez/dw)

Altar ... dari Halaman 1 Walikota didampingi Wakil Walikota Manado Harley Mangindaan SE MSM bersama Sekkot Ir Haervey Sendoh MSi, sekaligus dengan pengucapan syukur serta bertambahnya usia jemaat setempat. Adapun penambahan lapisan emas di altar tersebut, segera dilakukan dalam waktu dekat ini. “Atas nama Pemkot Manado mengucapkan selamat atas selesainya pembangunan altar dan mimbar gereja. Ini bukan hanya menjadi aset jemaat, namun juga menjadi aset Pemkot Manado dan akan dipromosikan sehingga gereja ini dapat menjadi destinasi kunjungan wisatawan yang akan berwisata religi Manado yang kita cintai ini,” kata Walikota. Hadir dalam ibadah tersebut juga antara lain Kapolresta Manado Kombes Pol Amran Ampulembang, Wakil Ketua Dekot Manado James Karinda, sejumlah anggota Dekot Manado, Wakil Ketua Dekot Tomohon Marthen Manoppo, anggota Dekab Minut Fransisca Tuwaidan, serta sejumlah Kepala SKPD Pemkot Manado dan para mantan Ketua BPMJ GMIM Imanuel Wanea.(brik-k/ dede/dw)

FMT ... dari Halaman 1 Karena generasi muda adalah harapan yang tentunya kedepan menjadi pemimpin dimasa depan. “Sekarang waktunya generasi muda melanjutkan cita-cita para pahlawan, tentunya dengan berbagai perubahan yang diinginkan bersama yang komprehensif serta substantif. Tentu itu semua meliputi bidang kehidupan dan sisi normatif dan bukan sekedar perubahan yang sifatnya hanya menjadi solusi sesaat,” terang FMT. Oleh karena itu, FMT yang juga anggota Dekab Minut mengharapkan, agar para generasi muda tidak berpangku tangan dan bermasa bodoh dalam mewujudkan suatu agenda perubahak bagi Bangsa Indonesia. “Tentunya perubahan yang diinginkan seluruh masyarakat Indonesia, saat ini belum dapat diwujudkan. Untuk itu, generasi muda harus tampil lebih kedepan bergerak, berjuang hingga apa yang diinginkan bagi bangsa tercapai dan menuju kehidupan yang lebih baik, sehingga Bangsa Indonesia patut di perhitungkan di di dunia, sebagai negara yang kokoh serta dapat mensejahterakan,” ajak FMT.(brik-s/eres/dw)

Hadirkan ... dari Halaman 1 Karena di sini (Minsel, red) sudah ada potensi yang tinggal digali saja. Dimana, kami mempunyai pertimbangan terendiri masuk ke Minsel,” ujarnya. Dijelaskan Josep, dengan adanya Sekolah Ilmu Pelayaran di Minsel, sudah tentu untuk dibangunnya sekolah penerbangan sudah sangat mudah, karena keduanya di bawah Kementerian Perhubungan. “Kalau selama ini untuk pilot hanya diambil dari luar, bukan tidak mungkin kedepan nanti sudah tidak. Karena dengan adanya sekolah penerbangan, akan lahir pilot-pilot dari putra-putri Minsel. Dan untuk sekolah penerbangan ini akan ada tiga jurusan, yakni pilot, teknisi, dan petugas bandara. Semuanya ini untuk mendukung juga BP2IP yang sementara dibangun di Minsel,” tukas Josep yang didampingi BPSDM Joppy Josua, alhi penerbangan dari Australia Mr Steven, dan Hadi dari BPSDM Kementerian Perhubungan. Bupati Minsel sendiri sangat mengucap syukur kepada Tuhan, karena Minsel terus dipercayakan pemerintah pusat untuk pengembangan sumber daya manusia. “Ini merupakan satu kehormatan, dan semoga ini akan berjalan lancar kedepan. Dan saya khusus persembahkan di hari kemerdekaan ini kepada rakyatku, warga Minsel. Untuk semua instansi teknis segera menyiapkan semua keperluan demi kelancaran rencana proyek sekolah penerbangan tersebut,” jelas suami tercinta dari Kristovorus Deky Palinggi SE.(brik-s/esem/dw)

Dilepas ... dari Halaman 1 “Untuk mewujudkan misi ini, kami terus melakukan persiapan, baik secara fisik maupun mental,” kata Wangko seraya mengatakan akan memulai perjalanan dari Manado, Selasa (20/8) besok.(erer)

Utama

Untuk Nasional & Mancanegara

SURAT KABAR HARIAN

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

2

Menlu: Tak tepat kirim sukarelawan ke Mesir Jakarta—Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa mengaku mendengar kabar adanya penggalangan sukarelawan yang akan berangkat ke Mesir. “Saya kira itu kurang tepat,” kata dia di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8) pekan lalu.

Marty mengatakan, jika warga Indonesia ingin membantu Mesir, sebaiknya dilakukan melalui sarana yang tepat. “Misalnya melalui Palang Merah dan seterusnya,” kata dia. Pemerintah Indonesia sebelumnya telah

mengeluarkan peringatan agar warga Indonesia tidak bepergian ke Mesir. Menurut Marty, saat ini pihaknya terus memantau kondisi warga negara Indonesia di Mesir. “Kami pastikan warga dalam keadaan baik,” ujarnya. Menurut dia, beberapa

warga Indonesia di Mesir telah ditempatkan di Kedutaan Besar RI di Kairo. Langkah ini dilakukan sebagai upaya penyelamatan demi keselamatan warga Indonesia dari kondisi Mesir yang kian memanas. Namun, Marty

menyatakan belum perlu ada pemulangan warga Indonesia dari Mesir. “Saat ini disimpulkan belum perlu ada evakuasi,” ucapnya. Menurut dia, upaya pemulangan akan sangat bergantung pada perkembangan kondisi di Mesir.(temc)

MARTY Natalegawa.

Pemerintah ... dari Halaman 1 Hal itu terjadi, salah satu penyebab karena kondisi LP/Rutan yang overcrowding akan memberikan dampak terhadap menurunnya kualitas layanan pemasyarakatan di LP/ Rutan, sehingga akan menciptakan kondisi yang kurang ideal, baik jumlah petugas dengan penghuni yang tidak sebanding, maupun kemampuan anggaran dan ketersediaan sarana dan prasarana yang tidak maksimal. “Sehingga akan berakibat terhadap rendahnya kualitas layanan dan tidak jarang menimbulkan ketidakpuasan penghuni ataupun masyarakat bahkan sampai dengan kerusuhan,” tandasnya.

Adapun Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Sulut, Adi Putranto, menjelaskan pemberian remisi kepada 1.079 napi di Sulut, dimana dari jumlah tersebut 1.025 mendapatkan Remisi Umum Satu (RU1) dan 25 napi mendapatkan RU2 alias bebas, dan napi tindak pindana khusus (Tipisus) di Sulut diberikan kepada 29 napi. “Nah, untuk 25 napi RU2, saat mendapatkan remisi mereka langsung bebas atau tidak menjalani lagi masa tahanan lagi,” akunya. Dia menambahkan bahwa 1.079 napi yang mendapatkan remisi itu, tersebar di LP/Rutan di

Sulut. Dimana untuk RU2 paling banyak diberikan kepada napi di LP Manado dengan jumlah 11 napi, kemudian LP Tondano 5 napi, LP Bitung 3 napi, Rutan Kotamobagu 4 napi, dan Cabang Rutan Amurang berjumlah 2 napi. Kemudian napi Tipisus diberikan kepada 29 napi, masing-masing di LP Manado 3 napi, LP Tondano 4 napi, LP Bitung 20 napi dan Cabang Rutan Enemawira berjumlah 2 napi (selengkapnya lihat tabel). Hadir dalam upacara di LP Tuminting antara lain Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd, Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Robby Kaligis,

Danlantamal VIII Manado Laksamana Pertama TNI Guguk Handayani,

Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Johny Tobing, Kepala Kantor

Wilayah Kemenkumham Sulut I Wayan Sukerta.(erer/dw)

menyampaikan pidato kenegaraan pada Jumat (16/ 8) pekan lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menekankan bahwa negara menjamin kelompok minoritas di Indonesia. Dikatakannya, kemajemukan adalah anugerah, sekaligus kewajiban bagi bangsa Indonesia untuk mengelolanya secara bijak. Untuk itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan agar semua orang turut memperjuangkan dan memberi perhatian yang penuh agar toleransi tumbuh subur dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika. “Pada kesempatan yang baik ini, saya ingin mengingatkan kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwa negara menjamin sepenuhnya keberadaan individu atau kelompok minoritas,” kata Presiden SBY. Dalam landasan kebangsaan yang kita anut, lanjut SBY, kita tidak membeda-bedakan orang atau kelompok berdasarkan latar belakang agama, sosial dan budaya serta perbedaan

identitas lainnya. “Seluruh warga negara, apa pun latar belakang sosial dan budayanya, memiliki harkat dan kehormatan yang sama. Dalam perspektif berbangsa, tugas kita adalah merawat dan menjaga kemajemukan itu, seraya memperkuat persatuan nasional,” ujarnya mengingatkan. Berdasarkan konstitusi, negara juga menjamin kebebasan beribadah bagi setiap warganya menurut agama dan kepercayaannya. Hendaknya semua orang menghormati aturan konstitusi itu. “Tidaklah dapat dibenarkan bahwa seseorang atau sebuah kelompok memaksakan keyakinannya kepada mereka yang lain, apalagi disertai dengan ancaman, intimidasi, dan tindakan kekerasan,” tukas Presiden. “Semangat untuk menghormati perbedaan juga perlu terus didorong untuk menumbuhkan kesediaan untuk saling bekerja sama dan saling percaya di antara kelompok-kelompok yang berbeda,” ujarnya.

Secara umum, hubungan antar-kelompok dan golongan masih terjaga. Kendati harus diakui masih ada sejumlah insiden intoleransi dan konflik komunal, yang di antaranya bahkan disertai dengan kekerasan. Sebenarnya itu semua dapat dicegah apabila kita senantiasa mengedepankan dialog. Semua pemimpin dan tokoh, apakah pemerintahan, agama, sosial dan budaya, harus peduli dan mengambil tanggung jawab bersama. “Kita tidak mungkin menghilangkan perbedaan, karena perbedaan itu sendiri merupakan ciri dari masyarakat majemuk. Yang perlu kita lakukan adalah mencegah perbedaan itu menjadi konflik yang berujung pada kekerasan,” tandas Presiden. Menurut Presiden SBY, gelombang radikalisme dan ekstrimisme terjadi di banyak belahan dunia. Namun Indonesia harus tetap mampu mengelola kemajemukan. “Kita bersyukur bahwa masyarakat internasional sangat menghargai

kepeloporan serta kepemimpinan Indonesia dalam ikut memperjuangkan nilai-nilai toleransi serta kemajemukan, melalui dialog antarkeyakinan dan peradaban di tingkat dunia,” ujar SBY. Di tingkat internasional, Indonesia aktif melakukan diplomasi untuk ikut memperjuangkan toleransi dan kemajemukan. Secara bilateral, saat ini Indonesia memiliki berbagai forum dialog antarkeyakinan, tidak kurang dengan 22 negara. Sejak tahun 2004, Indonesia juga menjadi pemrakarsa berbagai forum dialog serupa, baik di kawasan Asia dan Pasifik, maupun antarkawasan dalam kerangka Asia Europe Meeting (ASEM). Di forum multilateral, Indonesia juga menjadi salah satu motor bagi terbentuknya ‘Aliansi Peradaban’ di PBB. Bahkan, tahun depan, Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan internasional tersebut yang melibatkan berbagai unsur penting masyarakat dunia.(temc/sbyi/dw)

tidak seperti pejabat, mewah, hanya pakai Avanza,” katanya. Ia menuturkan Rudi terakhir mudik ke rumah ibunya Lebaran 2012 menggunakan mobil Toyota Avanza, sedangkan Lebaran sekarang tidak mudik. “Biasanya datang saat Idul Fitri dan Idul Adha, tapi sekarang tidak datang,” kata Ade. Menurut dia, Rudi tidak datang ke Tasikmalaya karena ibunya, Hj Momoh, sakit stroke yang dirawat di rumah adik Rudi di Bandung.

kredibilitasnya sebagai kaum intelek. “Jika guru besar saja seperti itu, bagaimana yang lainnya,” tambah dia. Untuk itu, lanjut dia, KPK harus mengusut tuntas siapa aktor intelektual dibalik kasus itu. Musni juga menilai, Rudi juga sebagai korban tingginya biaya politik. “Sekarang ini, untuk meraih jabatan harus membayar. Jadi Kepala SKK Migas itu membayar pada pemilik kekuasaan,” tukas Syarif. Diketahui, ditetapkan tersangka KPK sendiri telah menetapkan mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini dan Devi Ardi dari swasta sebagai tersangka penerima suap terkait lingkup kewenangan SKK Migas. Sedangkan Simon Tanjaya dari perusahaan Kernel Oil Pte Ltd ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap. Rudi dan pelaku swasta Devi Ardi sebagai penerima suap dituduh melanggar pasal 12 huruf a dan b atau pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No. 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Pelaku pemberi suap

Simon Tanjaya, dari perusahaan Kernel Oil, diduga melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a dan b atau pasal 13 UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No. 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. KPK sendiri sudah melakukan penggeledahan di tiga lokasi yaitu di Kantor S (Simon Tanjaya), di Kantor Sekretaris Jenderal Energi dan Sumber Daya Mineral dan di kantor SKK Migas. Juru Bicara KPK, Johan Budi mengaku belum mendapat informasi dari Tim Penyidik KPK yang melakukan penggeledahan di tiga lokasi itu. “Kalau ada dari proses pengembangan informasi data, tentu akan kami kembangkan kemana pun. Termasuk Sekjen Migas. Siapapun jangan dibatasi oleh satu dua orang. Tapi, apakah ada alat bukti cukup yang kemudian dapat disimpulkan pihak lain terlibat,” kata Johan. Terkait keterlibatan pihak lain dalam suap tahap kedua yang diterima Rudi, Johan mengatakan setelah pemeriksaan terhadap Rudi pada Selasa (13/8) KPK mendapat informasi terdapat pemberian suap sebelumnya kepada Rudi. “Yang kita duga, pemberian US$ 400 ribu itu dari S (Simon Tanjaya). Kemudian ada uang lagi 127 ribu dolar Singapura. Itu kita masih kembangkan. Selain uang yang US$ 200 ribu itu,” kata Johan. Rudi ditangkap KPK dari rumahnya di Jalan Brawijaya pada 13 Agustus 2013, bersama dia ada dua lainnya yang ditangkap

yakni Simon Tajaya dari perusahaan Kernel Oil dan Devi Ardi sebagai pelatih golf Rudi Rubiandi. Awalnya Simon Tanjaya memberikan dana kepada Devi Ardi pada Selasa (13/ 8) sekitar pukul 16.00 WIB di sebuah tempat di City Plaza Jalan Gatot Subroto Jakarta. Kemudian pada pukul 22.00 WIB, dana sebesar US$ 400 ribu diserahkan kepada Rudi Rubiandini di rumahnya sembari dia membawa motor antik BMW yang juga bagian dari gratifikasi. Pertemuan Ardi dengan Rudi berlangsung lebih dari setengah jam dan Rudi bahkan sempat mencoba kendaraan moge itu. KemudianArdi diantar pulang sopir Rudi dengan mobil Rudi. Ardi ke luar rumah, tidak lama kemudian, dilakukan penyergapan. Dalam penyergapan itu, Ardi kemudian langsung dibawa kembali ke rumah Rudi. Selain uang US$ 400 ribu, KPK juga menemukan uang US$ 90 ribu dan 127.000 dolar Singapura dalam penggeledahan di rumah Rudi. Sedangkan penggeledahan di rumah Ardi, KPK menemukan uang US$ 200 ribu. Seusai pemeriksaan pada Rabu (14/8), Rudi Rubiandi mengaku telah menerima gratifikasi setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. “Saya tidak melakukan korupsi, tetapi saya kelihatan masuk masalah gratifikasi,” katanya. Yang jelas, episode dalam menyambut HUT RI ke-68, tidak salahnya dikatakan “saat sang profesor, tergelincir licinnya minyak”.(spem/ dw)

NAPI DI SULUT PENERIMA REMISI HUT RI KE-68 LP/RUTAN

RU1

RU2

TIPISUS

JUMLAH

- LP Manado - LP Tondano - LP Bitung - LP Tomohon - LP Ulu Siau - Rutan Manado - Rutan Kotamobagu - Cab. Rutan Amurang - Rutan Tamako - Cab. Rutan Lirung - Cab. Rutan Enemawira - Cab. Rutan Tagulandang

: 464 napi : 117 napi : 155 napi : 54 napi : 11 napi : 31 napi : 90 napi : 30 napi : 2 napi : 2 napi : 2 napi : 3 napi

11 napi 5 napi 3 napi 4 napi 2 napi -

3 napi 4 napi 20 napi 2 napi -

478 napi 129 napi 178 napi 54 napi 11 napi 31 napi 94 napi 32 napi 2 napi 2 napi 4 napi 5 napi

TOTAL REMISI

: 1.025 napi 25 napi

29 napi

1.079 napi

Minoritas ... dari Halaman 1 Selain kotbah, bergantian paduan suara dari kelompok jemaat menyanyikan lagulagu rohani. Sejumlah pemusik Batak mengiringi paduan suara dengan alat musik tradisional Batak. Spanduk bergambar burung Garuda, kutipan naskah Proklamasi, serta tulisan berhuruf besar “SAVE PEACEFUL” diletakkan di sebelah patung Proklamator, Soekarno-Hatta. Meski sempat diguyur hujan dan kemudian berganti dengan terik matahari, jemaat mengikuti ibadah dengan khusuk hingga selesai. Seusai ibadah, para jemaat melanjutkan dengan upacara Peringatan DetikDetik Proklamasi. Pendeta Palti Panjaitan dari HKPB Filadelfia sebagai Pembina upacara. Para jemaat membacakan teks Proklamasi versi mereka yang bertajuk Proklamasi Kaum Tertindas. “Dalam segala kepedihan dan ketidakmerdekaan kami untuk beribadah di rumah ibadah kami sendiri yang sah sesuai agama dan keperca-

yaan kami, dalam segala kegagalan negara saat ini untuk menjamin hak kami sebagai warga negara, kami adalah tetap warga negara yang sah dari Republik Indonesia dan mendukung sepenuhnya Proklamasi Republik Indonesia 1945, Pancasila dan UUD 1945. Hal-hal yang berhubungan dengan segala perbedaan agama dan keyakinan diantara warga negara, seharusnya dikelola negara dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika, dalam rumah besar bersama yang bagi semua yang bernama Indonesia,” demikian para jemaat membacakan teks itu. Ibadah ini merupakan kelanjutan ibadah-ibadah sebelumnya yang digelar setiap dua minggu sekali di depan Istana Negara. Sekitar pukul 15.00 WIB, acara berakhir dengan tertib dibawah penjagaan aparat polisi. JAMINAN PRESIDEN Sebelumnya,

saat

Sang ... dari Halaman 1 Rudi pernah menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB) 1995-1998. Selain itu, ia dinobatkan sebagai Dosen Teladan dan Terinspiratif versi mahasiswa ITB pada 2009 Karier putra kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, 9 Februari 1962 ini, dikenal oleh publik saat menjabat penasihat ahli Kepala BP Migas yang kemudian naik menjabat Wakil Ketua TP3M, Kementerian ESDM. Bahkan pada 2011-2012, sempat menjabat sebagai Deputi Pengendalian Operasi BP Migas hingga ditunjuk sebagai Wakil Menteri ESDM dari 14 Juni 2012 sampai 15 Januari 2013. Setelah dibubarkannya BP Migas oleh putusan Mahkamah Konstitusi (MK), dirinya dipercaya menjalankan amanah sebagai Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi yang lebih akrab dipanggil SKK Migas. Menteri BUMN Dahlan Iskan juga terkejut mendengar berita penangkapan

Rudi oleh KPK. “Saya kaget dan tidak menyangka,” kata Dahlan. Menurut dia, sosok Rudi merupakan orang yang sederhana dan memiliki tekad untuk memperbaiki beragam permasalahan yang menjerat sektor migas seperti persoalan keruwetan di dalam perizinan. Kesederhanaan tersebut, ujar dia, ditunjukkan Rudi Rubiandini yang dikenal kerap pulang mudik ke kampung halamannya di Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan menggunakan kereta ekonomi. Dahlan juga berpendapat bahwa Rudi memiliki banyak lawan di dalam dunia migas antara lain karena tekadnya untuk melakukan pembersihan di sektor tersebut. Kesederhanaan Rudi disampaikan juga oleh tetangga Rudi di kampung halamannya di Tasikmalaya, Jawa Barat, Ade Sudirman menyebutkan saat mudik Lebaran tahun lalu ke rumah ibunya di Tasikmalaya, Jawa Barat, hanya mengendarai Toyota Avanza. “Saat mudik tahun lalu mobilnya biasa saja

PENGUMUMAN TELAH HILANG SEBUAH DOKUMEN BERUPA SERTIFIKAT HAK MILIK NOMOR 1193 DENGAN LUAS 551 M2 TERLETAK DI KELURAHAN SINGKIL II ATAS NAMA SAHIL MOLACHELE SEHUBUNGAN DENGAN TERBITNYA PENGUMUMAN INI, APABILA DOKUMEN TERSEBUT DITEMUKAN MAKA

DINYATAKAN TIDAK BERLAKU LAGI

MENCORENG AKADEMISI Sementara itu, Sosiolog dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Musni Umar Phd mengatakan, kasus dugaan suap yang melibatkan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini mencoreng kalangan akademisi. “Kasus ini mencoreng kalangan akademisi, karena Rudi juga sebagai Guru Besar ITB,” katanya. Dia menjelaskan selama ini masyarakat banyak berharap pada kalangan akademisi karena


Sulut

SENIN 19 AGUSTUS 2013

3

Sekprov capai pangkat tertinggi Pembina Utama Mokodongan: Ini paling istimewa GUBERNUR Sulut Dr SH Sarundajang saat menyerahkan SK Kenaikan Pangkat Pembina Utama Tertinggi kepada Sekprov Sulut Ir SR Mokodongan.(foto: ist)

GUBERNUR Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) bertindak selaku Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-68 Kemerdekaan RI 17 Agustus 2013, yang digelar Pemerintah Provinsi Sulut, di halaman Kantor Gubernur, Sabtu (17/8) pekan lalu. Sedangkan Komandan Upacara dipercayakan kepada Komandan Batalyon (DanYon) 712 Mayor Inf Ruddy Sandry. Upacara yang berlangsung dalam

suasana hikmah tersebut, ditandai dengan pengibaran Sang Merah Putih yang dilakukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sulut, Mengheningkan Cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara dan pembacaan Teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Sulut Pdt Meiva Salindeho Lintang STh, serta Pembacaan Doa oleh Kakanwil Kemenag Sulut Drs H Sa’ban Mauludiin MKDi. Upacara ini juga dihadiri pula Ketua TP. PKK Sulut Ny Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun, Wagub Sulut Dr. Djouhari

Manado—Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut Ir Siswa R Mokodongan yang duduk berdampingan dengan isteri tercinta Esther Mokodongan Turang, tak mampu menyembu-

Kansil MPd bersama Ibu Mieke Kansil Tatengkeng, Sekprov Ir. Siswa R Mokodongan bersama ibu Esther Mokodongan Turang, serta para pejabat Sipil dan TNI/Polri serta Ketua DPD IKNPI Sulut Jackson Kumaat. Juga turut dihadiri pula Konjen Filipina Mr.Majelis Rakyat Papua (MRP) sebanyak 6 orang dipimpin Ketua rombongan Pdt Samuel Karubaba Waromi, SH, perwakilan Kawanua Se Dunia (KSD) serta dua mahasiswa Unima yang akan mendaki gunung Elbrus di Rusia yaitu Jelita Karamoy dan Inka Wangko. Usai Upacara Gubernur Sarundajang mengadakan lihahturahmi

nyikan keceriaannya, ketika Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Provinsi Ir Sandra Moniaga MSi membacakan Surat Keputusan (SK) Presiden RI terkait dengan kenaikan

pangkat atas dirinya dari Pembina IV D menjadi Pembina Utama IV E. Hal ini dilakukan di sela-sela pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-68,

dengan para pengurus dan anggota veteran sulut. Dalam sambutannya Gubernur berharap anggota veteran sulut kiranya terus mendukungan program dan kegiatan pemerintah provinsi dalam membangun daerah ini. “Hendaknya menjadi bangsa Indonesia dan Sulut pada khsusnya, semakin maju. Kita harus merdeka dalam segala hal,” kata Sarundajang. Ia menambahkan, dirinya juga berterimakasih kepada masyarakat Sulut yang terus menjaga persatuan dan kesatuan di Sulut. “Sehingga stabilitas keamanan kita terus terjaga dengan baik,” tegas SHS. Sementara pada Upacara Apel

yang di gelar di halaman Kantor Gubernur Sulut, Sabtu (17/8) pekan lalu. Penyerahan SK Kenaikan Pangkat tersebut telah diserahkan langsung Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang serta turut disaksikan Wagub Dr Djouhari Kansil MPd, unsur Forkopimda Sulut, pejabat teras

Renungan Suci yang berlangsung pukul 00:00 Witadi TMP Kairagi bertindak selaku Inspektur Upacara DanRem 131 Santiago Brigjen Inf. Jhoni Lumban Tobing, yang ditandai dengan penyalaan obor berlangsung penuh hikmah. Setelah menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, Sabtu (17/8) pagi, Gubernur Dr. Sinyo Harry Sarundajang (SHS), juga menjadi Irup dalam upacara penurunan bendera yang dilaksanakan di halaman kantor gubernur Sulut, sore

pemprov dan tamu undangan yang mengikuti upacara kemerdekaan RI tersebut. “Kenaikan pangkat ini, saya anggap paling istimewa dan spesial dibanding dengan kenaikan pangat sebelumnya. Karena kenaikan pangkat yang saya terima itu merupakan kenaikan pangkat tertinggi bagi seorang birokrat. Apa lagi penyerahan SK Presiden ini bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-68 dan langsung serahkan oleh Bapak Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang. Karena itu, saya merasa sangat spesial bagi pribadi dan keluarga,” tutur Mokodongan. Dirinya juga menyebutkan, dengan kenaikan pangkat ini, kiranya akan memberikan semangat baru dalam menjalankan tugas-tugas yang sedang dipercayakn pimpinan sekarang ini sebagai Sekretaris Provinsi Sulut. dirinya pun berjanji, akan terus mendedikasikan baik tenaga dan pikiran demi untuk kemajuan bangsa dan terlebih khusus daerah tercinta Sulut ini. Usai menerima SK tersebut, Mokodongan langsung mendapat ucapan selamat dari Kapolda Sulut Brigjen Robby Kaligis serta Dan Rem 131 Satiago Brigjen Inf Johni Lumban Tobing dan Lantamal VIII Laksma Guguk Handayani yang duduk sederet di kursi undangan.(erer)

harinya. Bertindak selaku Komandan Upacara Penurunan Bendera, adalah Adm Youdi Taloko, dari TNI AU. Upacara penurunan bendera yang dimulai sekitar pukul 17.00 Wita itu, turut dihadiri Wakil Gubernur Dr. Djouhari Kansil MPd, Sekprov Ir. Siswa Rahmat Mokodongan, jajaran Forkopimda Sulut, para pejabat dilingkup Pemprov Sulut, TNI/Polri, dan pelajar di Sulut.(*)


Yustisia

SENIN 19 AGUSTUS 2013

PENCURIAN

Rumah dibobol maling, Daniel rugi Rp30 juta

Kapolresta Manado irup penurunan bendera

SYAHRIAL Damopolii mengikuti proses HUT RI di Lapas Sumompo.(foto:ist)

PENGANIAYAAN

Pembantu cakar leher majikan TINDAKAN pembantu rumah tangga menganiyaya majikanya kembali terjadi di Kota Manado. Ansye Kawuwung (32) warga Kelurahan Wanea Lingkungan V, Kecamatan Wanea, Minggu (18/8) kemarin, mendatanggi Mapolresta Manado. Ibu Rumah Tangga (IRT) ini melaporkan pembantunya, MP (32) warga Kelurahan Dendengan Dalam Lingkungan I Kecamatan Paal Dua. Pasalnya, pembantunya tersebut telah melakukan tindakan penganiayaan terhadap dirinya tanpa ada alasan yang jelas. Pelaku memukul korban dengan cara pelaku mencakar leher korban hingga mengalami luka gores dan terasa kesakitan. Peristiwa tersebut terjadi Minggu (18/8) kemarin, di belakang SDN Kelurahan Dendengan Dalam Lingkungan I Kecamatan Paal Dua. Kapolresta Manado, Kombes Pol Amran Pulembang MSi ketika dikonfirmasikan melalui Ksubag Humas, AKP Ruswan Buntuan, membenarkan sudah menerima laporanya. “Kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” terang Buntuan.(beer)

4

Yal sebut masih ada yang DUGAAN PUNGLI FH UNSRAT harus bertanggungjawab Pasal 8 dinilai Kejati pastikan kalau terima cenderung ke bendahara M a n a d o — B e r l a r u t - terbukti banyak aturan yang uang bakal menjadi tersangka larutnya penyelesaian kasus dilanggar diantaranya, SK

HUT RI

KAPOLRESTA Manado, Kombes Pol Drs Amran Ampulembang memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Peringatan HUT Ke-68 Kemerdekaan RI di Lapangan Sparta Tikala Manado Sabtu (17/8) lalu. Upacara tersebut dihadiri Dandim 1309 Manado, Letkol.Inf. Indarto Kusnohadi bersama Ibu, Jajaran Lantamal VIII Manado, Sekretaris Daerah Kota Manado, Ir. MHF Sendoh bersama Ibu dan para Assisten serta Kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kota Manado. Usai Upacara Sekretaris Daerah Kota Manado, Ir. MHF Sendoh bersama jajaran melakukan foto bersama dengan para pasukan paskibra Kota Manado yang sukses menjalankan tugasnya.(teem)

Berpikir dan Berbuat

MBH-gate dinilai belum selesai

AKSI pencurian dengan cara pembobolan rumah kembali terjadi di Kota Manado. Kali ini yang menjadi korban Daniel Jacob (37) warga Kelurahan Banjer Lingkungan V Kecamatan Tikala. 1 unit HP berjenis BlackBerry Dakota no pin 28C6AE1 warna hitam, 1 unit HP BlackBerry berjenis Jevelin no pin 2584FF, 1 unit HP Nokia C3, 1 unti Laptop Thosiba warna hitam, 1 unit Hardisk, 1 unit HP Sony Experia, 1 unit IPAD 1 APPLE warna hitam, 1 buah cicin kawin 6 gram dan 1 buah cicin emas 4 gram. Raib di bawa kabur pencuri di rumahnya, di Kelurahan Banjer Lingkungan V Kecamatan Tikala, Minggu (18/8) subuh kemarin, sekitar pukul 04.00 Wita. Dari pengakuan korban, saat itu dirinya tidak berada di rumah. Pelaku berhasil memasuki rumahnya dengan cara membobol jendela ruang tamu rumahnya dan mengambil barang-barang tersebut di dalam kamarnya, sehingga dirinya mengalami kerugian sebesar 30 Juta Rupiah. Atas Kejadian tersebut, Minggu (18/8) kemarin, sekitar pukul 11.00 wita, korban mendatangi Mapolresta Manado untuk melaporkan kejadian. Kpolresta Manado, Kombes Pol Drs Amran Pulembang MSi, saat dikonfirmasikan kejadian ini melalui Kasubag Humas, AKP Ruswan Buntuan membenarkan bahwa suda menerima laporan tersebut. “Kmi suda menerima laporan tersebut, dan kasus ini semantara kita selidiki pelakunya,” terang Buntuan.(beer)

KAPOLRESTA Manado, Kombes Pol Drs Amran Ampulembang irup penurunan bendera MeraH Putih.(foto: bobby/sk)

SURAT KABAR HARIAN

SWARA KITA

Manado—Terpidana kasus korupsi MBH-gate yang sampai saat ini masih menjadi warga penghuni Lapas Sumompo yakni Syahrial Damopolii akrab disapa Yal, menilai kasus MBH-gate belum selesai. Pasalnya, Yal menyebutkan, bermakna ketika penegak hukum di daerah ini bisa menangkap seluruh batang tubuh yang terlibat MBH-gate. “Makna dari HUT RI ini akan lebih bermakna ketika penegak hukum di daerah ini bisa menangkap seluruh batang tubuh yang terlibat MBH Gate,” ungkapnya kepada wartawan disela-sela Hut RI Sabtu (17/8) lalu. Mantan Ketua Deprov Sulut ini menjelaskan, masih ada beberapa orang yang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di terali besi. Untuk itu dirinya mengharapkan kiranya oknum lainnya yang ikut terlibat bisa dijerat hukum seperti yang dirasakannya bersama-sama dengan tersangka lainnya yang sudah ditahan. “Seperti apa yang saya jalani dengan beberapa rekan saya yang sudah menjadi penghuni Lapas Sumompo seperti Roy Wulur dan Elisabeth Winokan,” terang Damopolii.

Didesak nama-nama yang ikut terlibat dalam batang tubuh MBH-gate, seperti yang diungkapkanya ayah dari Almarhumah (Alm) Fidel Damopolii ini, tidak dapat memberikan jawabannya secara pasti. “Siapa saja mereka, hal itu tidak perlu saya beritahukan. Biarlah hanya mereka dan Tuhan yang tahu. Besar harapan saya agar kiranya kami bisa mendapatkan proses keadilan yang seadil-adilnya, sebab dalam masa penahanan kami, masih ada kejanggalan,” beber Damopolii. Diujung penegasan Damopolii, dirinya sempat mengeluarkan candaan sambil menunjuk salah satu rekannya yang ikut di penjara karena kasus yang sama. “Ini dia itu Roy Wulur. Dia ini yang jebak kami di MBH-Gate sampai masuk penjara. Untunglah dia juga telah di tahan,” candaan Damopolii sembari tertawa bersama Wulur. Di lain tempat, Kasipenkum dan Humas Kejati Sulut, Steven Kamea SH yang dikonfirmasi terkait kasus MBH gate menyatakan, kalau siapa saja yang menerima uang akan menjadi tersangka. “Tapi ada beberapa yang menerima telah mengembalikan kerugian,” singkat Kamea.(rees/tm)

TERORIS INTAI ANGGOTA POLRI

Kapolda: Semua jajaran harus lebih waspada! Manado—Rentetan peristiwa terorisme yang terjadi belakangan ini di Indonesia, rupanya menjadi tanda awas bagi jajaran anggota Polri di seluruh daerah. Pasalnya, kelompok teroris saat ini mulai mengintai petugas Kepolisian untuk dijadikan korban. Buktinya, setelah sebelumnya dua anggota Polisi di tembak di wilayah Ciputat, kini Jumat (16/8) pekan lalu, aksi penembakan tersebut kembali menimpa dua anggota Polisi lainnya saat melaksanakan tugas. Ironisnya, tembakan teroris itu terpaksa menewaskan kedua anggota tersebut. Tak heran, pasca kejadian tersebut, Mabes Polri langsung memerintahkan seluruh satuan kewilayahan untuk meningkatkan kewaspadaan. Terkait hal ini, Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Robby Kaligis, ketika dikonfirmasi wartawan, membenarkan perintah tersebut. Dikatakan Kapolda, semua Polda di wilayah diminta untuk lebih siaga dalam menjalankan tugas. Tak hanya itu, ia pun menegaskan bahwa personil Polres dan Polsek yang ada, di Sulut, agar saling mengingatkan upaya

pencegahan di lapangan serta meningkatkan penjagaan markas. Menurutnya, tindakan tersebut harus dilaksanakan semua personil dan pimpinan wilayah, agar situasi keamanan dapat berjalan dengan baik. “Sampai saat ini teroris pasti akan melakukan perlawanan. Lewat kejadian penembakan itu, pimpinan memberikan petunjuk semua anggota dijajaran harus waspada dan lebih siaga. Kalau anggota berpakaian dinas, diupayakan tidak berjalan sendirian. Kemudian markas harus efektif diawasi,” tegas Kapolda, kepada sejumlah wartawan, akhir pekan lalu di Mapolda Sulut. Lebih lanjut Jenderal berbintang satu itu mengungkapkan, teroris ini bukan hanya di Indonesia yang terjadi, namun dalam memerangi terorisme di Negara lain juga berlaku. Kapolda pun menyatakan bahwa, dari kejadian seperti ini bisa dikatakan dalam tanda kutip menjadi anggota Polri itu ada resikonya. “Kewaspadaan ditingkatkan, dan bukan hanya di pintu masuk saja. Sebab, kalau kita jaga di

pintu masuk, kemudian ada akses masuk dititik lainnya pasti akan kebobolan. Karena kemungkinan besar, anggota Polri dan markas jajaran menjadi kemarahan teroris,” jelasnya. Diketahui, penembakan pertama dilakukan dua pelaku terhadap Aiptu Kus Hendratna pada Jumat (16/ 8) pekan lalu, sekitar pukul 21.50 WIB, saat berangkat mengendarai sepeda motor untuk mengikuti apel di Mapolsek Pondok Aren untuk persiapan operasi cipta kondisi yang akan digelar pukul 22.00 WIB. Lokasi penembakan di Jalan Graha Raya, dekat Mapolsek Pondok Aren, tepatnya di depan Masjid Bani Umar, Kelurahan Prigi Baru, Kecamatan Pondok Aren. Dalam perjalanan, Aiptu Kus dihadang dua orang yang mengendarai sepeda motor Mio warna hitam. Tiba-tiba penumpang motor Mio langsung menembak di bagian belakang kepala, hingga mengakibatkan Aipda Kus tewas seketika. Saat kejadian berlangsung, dibelakang Kus Hendratna rupanya ada empat anggota buser di dalam mobil Avanza. Melihat kejadian itu,

mereka mengejar dan berhasil menabrak motor penembak, hingga kedua pelaku terjatuh dan Avanza buser terperosok. Sayangnya, Bripka Ahmad Maulana yang saat itu bergegas keluar dari dalam mobil, akhirnya ditembak salah satu pelaku dan mengena dibagian dada. Selanjutnya, pelaku berhasil melarikan diri dengan merampas motor milik warga dan melarikan motor ke arah Pamulang. Sementara itu sebelumnya, aksi yang sama menimpa Aipda Patah Saktiyono (53), anggota polisi lalu lintas Polres Metro Jakarta Pusat. Aipda Patah ditembak di dada kirinya, Sabtu (27/7) sekitar pukul 04.30 WIB, di Jalan Cirendeu Raya, Ciputat, Tangerang Selatan, namun bisa diselamatkan. Penembakan kedua terjadi pada hari Rabu pagi (7/8) sekitar pukul 05.00 WIB, aksi penembakan menimpa Aiptu Dwiyatna (50), anggota Satuan Pembinaan Masyarakat (Bimas) Polsek Metro Cilandak yang tewas ditembak kepalanya oleh dua orang tidak dikenal. Korban ditembak di Jalan Otista Raya, Ciputat, Tangerang Selatan.(erel)

dugaan pungutan liar (Pungli) Fakultas Hukum (FH) Unsrat yang ditangani Polda karena berkasnya terus saja di pulangkan oleh pihak Kejati Sulut dengan alasan tak lengkap, menjadi bahan pembicaraan. Bagaimana tidak, berkas kasus tersebut sudah tiga kali dikembalikan Jaksa dengan status P 19. Alasan pihak Jaksa yang ditangani oleh Jaksa Pingkan Gerungan SH (Kasi Penuntutan Pidsus Kejati Sulut) yakni meminta penerapan pasal 2 dan 3 Undang-Undang Korupsi. Sementara penyidik Polda Sulut mengacu pada pasal 8. Namun Gerungan menilai, jika pasal 8 yang digunakan juustru akan cenderung ke bendahara. “Kalau tidak bisa pembuktian harus dikembalikan, artinya belum terpenuhi unsur-unsur,” terang Kasipenkum dan Humas Kejati Sulut, Steven Kamea SH. Sebelumnya, mengenai kasus ini sendiri, pada pemeriksaan rekening untuk PNBP memang diduga kuat terjadi penyimpangan. Karena uang setorang untuk PNBP yang notabene untuk negara diduga digunakan untuk kepentingan tertentu. Bukti formal pada kasus tersebut

PNBP yang mengacu pada pasal 12 huruf E. “Jadi memang pasal 8 sudah tepat karena berkaitan dengan penggelapan dana. semua unsur sudah jelas dan semoga saja secepatnya perbedaan itu menyatu agar memenuhi syarat ke pengadilan,” ungkap sumber resmi Polda Sulut. Pelanggaran lainnya yakni mengenai kamus hukum yang dibuat oleh Merry Kalalo dan istri dari Rektor Unsrat. Ternyata dari hasil penelusuran pihak penyidik ke percetakan yang menerbitkan, kamus tersebut bukanlah hasil karya dari mereka. “Pihak percetakan mengatakan bahwa itu hasil syaduran dam pihak percetakan hanya menerima saja tulisan tersebut,” ungkap sumber. Diketahui, dalam pengembangan sejak penyelidikan hingga penyidikan, terungkap dugaan penyimpangan berupa pungutan terhadap mahasiswa baru tahun angkatan 2011 dengan jumlah bervariasi dari Rp 2,5 juta hingga Rp 17 juta. Parahnya, pungutan itu ditengarai tidak dilengkapi dengan kuitansi serta pertanggungjawaban yang sah.(teem)

PENANGANAN TIPIKOR

AMAK minta Polda jangan tebang pilih Manado—Penanganan kasus korupsi di Subdit Tindak Pidana Korupsi(Tipikor)DirektoratReserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulut, belakangan ini kembali menuai sorotan tajam. Pasalnya, hingga memasuki triwulan ketiga di tahun 2013 ini, ada sejumlah kasus yang ditangani terkesan lambat. Bahkan,kasusyangtengahberproses penyidikan, dinilai belum memiliki perkembangan berarti selama beberapa bulan terakhir pasca dinaikkan status sidik. Tak heran, sejumlah kalangan masyarakat pun mulai mempertanyakan profesionalitas penyidik Tipikor Polda dalam mengusut kasus. Menanggapi hal tersebut, Ketua Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK)Sulut,SunnyRumawung menegaskan, perlu adanya keseriusan dari pejabat dan penyidik Subdit Tipikor dalam menuntaskan kasus-kasus korupsi yang ada di daerahini.Apalagiyangsudahdalam tahap penyidikan, hendaknya dipercepatsehinggaimagekepolisian dimata masyarakat tetap dipercaya. Rumawung berharap jangan ada tebang pilih ataupun pandang bulu dalam penuntasan kasus-kasus korupsi yang sedang ditangani. Dia pun menyesalkan, jika masih ada banyak kasus korupsi yang mengendap di ruang Subdit Tipikor Polda. Dari kasus-kasus tersebut, banyak ditemui dugaan korupsi berupapenyalahgunaanwewenang, manipulasi data, tender bermasalah serta proyek fisik yang tidak sesuai anggaran. “Contohkasusyangdinilailambat penanganannya adalah daerahdaerah yang mendapat opini dis-

claimer BPK Sulut 2011, meskipun Polda berkeras kasus itu tetap diseriusi. Opini disclaimer beberapa Kabupaten/Kota di Sulut, ditindaklanjuti penyidik Tipikor Polda Sulut dengan melakukan klarifikasi. Beberapa saksi dari tiga kabupaten, yaitu Talaud, Sangihe sertaBolmongsudahdipanggil.Dan penyidik juga sudah berkunjung ke beberapa daerah untuk mengumpulkan alat bukti. Sayangnyahinggakinikasustersebut seakan berjalan di tempat. Temuan BPK perlu ditelaah lebih lanjut, karena bisa saja itu hanya kesalahan administrasi dan tidak berindikasi korupsi,” ujar salah satu penyidik yang enggan namanya dikorankan. Diketahui, ada juga kasus yang intens diselidiki. Yakni dugaan korupsi Dana Bantuan Sosial atau BencanaAlamdiKabupatenTalaud. Adapula,kasusdugaankorupsidana sosialisasiundang-undangdiDekab Talaud,terusdilakukanpemeriksaan terhadap pihak terkait. Ketua Dekab, wakil ketua, hingga beberapastafdiDekabTalaudsudah pernahmenjalanipemeriksaansecara bergilir. Demikian pula, Polda Sulut juga tengah menindaklanjuti kasus dugaankorupsiterkaitpembangunan tiga proyek Kemenpora di Sulut. Bahkan, penyidik Polda beberapa waktu lalu telah berangkat ke Kemenpora untuk melakukan klarifikasi. Selain kasus Youth Centre, dua kasus yang berhubungan dengan dana Kemenpora, yakni pembangunanStadionKawangkoan dan renovasi sarana umum Unima, juga sedang diseriusi Polda. Begitu pula, penyelidikan pencairan keuangan 2011 Minahasa Tenggara (Mitra) serta dana pembangunan Gelanggang Olahraga Kemenpora Minahasa Selatan (Minsel), hingga kinibelumadakejelasan.Hinggakini ada beberapa kasus korupsi yang masihdalamtahappenyelidikandan terusberproses.“Kebanyakankasus dilidik sejak tahun lalu, tapi ada juga kasus yang baru lidik awal tahun ini. Kaliinikamifokuspadakasus-kasus yang sudah berproses tahap sidik,” ujar Kasubdit Tipikor Polda Sulut, AKBPWilliamSimanjuntakkepada wartawan baru-baru ini.(erel)

SEDOT WC SEDOT WC (TINJA) WC TERSUMBAT Hubungi

0813 5604 0118 0823 4906 4118 Anda butuh pupuk organik? Kami berikan

GRATIS...


SENIN 19 AGUSTUS 2013

Pendapat

SURAT KABAR HARIAN

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

5

SWARA KAMI

SWARA ANDA

Prasangka merdeka

Privatisasi dan krisis Air

AROMA pesta dari relung persada. Seperti sudah dibiasakan tiap tahun, kita selalu memperingati hari di mana negeri ini memproklamirkan diri bebas dari belenggu penjajahan. Ada upacara dengan segala macam cara, ada baris-berbaris anak-anak sekolah, ada beragam lomba, ada pertanyaan yang belum juga tuntas dijawab oleh sistem ketika rakyat bertanya di mana hak merdeka itu ‘disimpan’. Kemerdekaan berkibar walau tersipu-sipu, masih dengan kenangan lama, perjuangan. Esok, entah apa? Perenungan, sudah pasti. Karena apa yang dibilang sudah dicapai selama enam puluh empat tahun di bawah kibar dwi warna musti diuji pada tataran implementasi. Betapa rasa sebagai bagian dari sebuah perjuangan panjang menjadi Indonesia dan merasa punya tanah, air dan udara yang sama masih kental. Meski banyak juga yang tersayat-saya dan hanya merasa sendiri kesusahan untuk hari ini yang akan terus bertabur duka di masa yang akan datang sebab orang per orang di negeri ini belum diperlakukan secara adil. Mariasiska dalam sebuah tulisan bertajuk ‘Cinta Bangsaku’ melihat sebuah realitas miris yang dialami anak negeri. Coba kita mengutip beberapa baris yang ia tuliskan itu: “Masih sempat kulihat berita terkini tentang dirimu di telivisi sebelum pergi melakukan rutinitas. Masih sama seperti kemarin cucuran darah kecelakaan, cucuran darah kerusahan, perjuangan rakyat mu demi hidupnya, penuntasan korupsi yang tak kunjung selesai, banjir melanda tapi ada juga yang kekeringan, wabah penyakit yang tiba-tiba saja merajalela tak karuan, dan cerita cerita sedih lainnya seputar kehidupan bangsaku.” Merdeka dalam rasa tak karuan. Merdeka, namun, masih terbelenggu berbagai temali bencana dan ketidakadilan karena sistem yang masih menjajah. Ini sama artinya dengan belum merdeka. Hanya ritual yang seperti biasa diteriakkan saban waktu di tanggal seperti hari kemarin. Maka, parau suara-suara, lelah memotivasi rasa yang selalu dibohongi janji-janji penyelenggara negara yang tak berempati pada tangis dan derita rakyat. Kita jadi percuma berteriak merdeka ketika wacana pemerataan, kemandirian, Land Reform, eksploitasi, kedaulatan, dianggap purba dan tak relevan. Tentang posisi tawar Indonesia, penyelenggara negeri ini lebih lembek lagi ketika berhadapan dengan negara lain. Kita tak boleh ngotot di luar koridor konsensus, karena kita berhadapan dengan tuduhan tak bersahabat dengan pasar dan merusak kepercayaan investor. Pasar telah berdaulat, menjadi dewa yang berada di atas segala-galanya. Kita pernah bicara hal ini juga pada ruang yang sama, dan berharap setiap harinya supaya terjadi kesadartahuan masyarakat terhadap posisi mereka yang kian terancam, seraya mempersiapkan suatu strategi untuk boleh survive menghadapi tantangan yang semakin hari semakin menajam. Berapa banyak waktu yang terbuang dan menajdi percuma? Berapa banyak strategi yang digagas dan hanya menjadi wacana tanpa implementasi? Jangan-jangan merdeka itu cuma wacana yang tak mungkin direalisasikan. Kemerdekaan jadi milik mereka yang berprasangka terhadap rakyat. Kemerdekaan menjadi mahal bagi mereka yang hidup di kolong-kolong jembatan dan menjadi orang terusir di negerinya sendiri. Tapi, mari teriak lagi, karena seremoninya datang lagi di tahun yang akan datang. Tokoh-tokoh negara berkotbah lebih kencang suaranya. Panggung-panggung sudah diatur untuk penghormatan simbol-simbol merdeka. Lalu, kita kembali menyembah dewa-dewa pembangunan yang mengagungkan prasangka, jika rakyat pintar maka posisi mereka terancam dan tak mungkin lagi disembah. Betapa kemerdekaan tidak memberi apa yang sebenarnya jadi hak rakyat. Lalu, untuk apa seremoni hening cipta dalam gelombang penghormatan simbol merdeka, bila hak-hak untuk berpikir sebagai orang merdeka saja sudah dilarang? Jembatan emas yang pernah dituang lewat syair syahdu menuju masa depan penuh harapan, ternyata harapan hanya menjadi mimpi syahdu yang menyengat setelah kesadartahuan rakyat mulai bangkit. Kemarin saat kita berucap tentang waktu yang akan terus berlari meninggalkan banyak perkara itu menjadi misteri, bila sempat kita boleh melunaskan segala janji, agar peradaban boleh diperbaharui dan kemiskinan dapat diobati. Kita coba bertanya lagi tentang solusi. Pemimpin kita mengumandangkan yang mana kita harus memiliki solusi mendasar dan kebijakan mendasar, namun, cerita itu sudah menjadi khotbah yang tak kuat mengobati luka negeri yang tercabik-cabik pertikaian dan bencana. Jangan sampai lupa, karena rakyat akan mempertanyakan bagaimana penyelenggara kekuasaan mengimplementasikan janji-janji yang pernah didengungkan. Di zaman ini tantangannya masih saja sama dengan tantangan di masa lalu namun hadir di zaman yang berbeda dan dengan kesempatan yang berbeda pula. Bahwa pemerintahan terkesan lebih memprioritaskan pelayanan kepentingan parlemen dan politisi, ketimbang melayani kepentingan publik yang lebih luas. Secara tegas kita sama tahu yang mana ada banyak penduduk yang tak memiliki apa-apa, selain harapan, dan sekian lama mereka sudah jadi tergantung pada program-program yang tidak tuntas dan menyisakan banyak persoalan. Soal merdeka? Soal belakangan. Ada jerit memantul dan memanjang sebab kemiskinan masih berkesinambungan, lapar masih cerita panjang yang mengantri jatah beras miskin yang selalu datang dengan kepentingan pelebaran syahwat kekuasaan. Inilah yang membuat wacana merdeka itu selalu menuai keterbelakangan di semua sektor. Inilah yang kita kritisi di zaman bermuatan krisis ini, supaya merdeka itu boleh nyata dalam peran dan implementasi.(*) Redaksi REDAKSI menerima tulisan dalam bentuk opini, cerita, puisi atau apa saja. Redaksi berhak mengedit tulisan tanpa mengurangi makna yang dikandung tulisan itu. Kirimkan tulisan anda ke: redaksi@swarakita-manado.com atau langsung di antar ke redaksi d/a: Mega Smart VIII No.7 Kawasan Mega Mas Boulevard Manado Telp: 0431 841060, Fax: 0431 841071

Polemik antara eksploitasi seksualitas (4/selesai) Oleh Leonowens SP Sastra Bebas “…tetapi ada suatu bentuk yang lebih terekspos dengan kekejamannya yang paling urgen, yaitu mensubordinasikan percintaan dan seksualitas kepada suatu pengondisian yang rentan bagi praksis-praksis eksploitasi terhadapnya.” Perdebatan ini tentunya tidak hanya dalam pemaparan ide-ide yang hanya membenturkan seperangkat aturan, nilai-nilai tentang moralitas, ataupun tuntutan tentang manifestasi nilai-nilai keilahian semata. Tetapi suatu realita yang

menuntut penjelasan tentang apa yang terjadi dibalik “keterselubungan” itu semua, khususnya tentang suatu perdebatan yang ambigu. Ataupun ketika persoalan percintaan dan seksualitas itu sendiri menjadi suatu dilematisasi yang harus

dimaterialkan dalam bentukbentuknya yang melegitimasi suatu kekakuan proses berpikir oleh sebagian komunitas manusia, dan yang dipermanenkan dalam bentuk relasi budaya. Atau tentang keironisan bagi suatu imajinasi seksua-litas manusia yang didapat-kan dalam bentuk-bentuk praksisnya yang telah didra-matisir semakin sempurna, yaitu komersialisasi seksual dalam beragam praksisnya yang terkadang dilegitimasi oleh suatu komunitas masya-rakat yang memainkan peranan budaya. Kehakikian dari percintaan dan seksualitas, ternyata di-

tempatkan dalam suatu bentuk yang menonjolkan hasrat yang “berlebihan” atau pada bentuk egosentrisme yang dipraksiskan oleh sebagian individu kepada individu lainnya, terutama dengan perbedaan yang mendasari jenis kelamin. Tetapi hal tersebut telah mendapati ruangnya yang terlegitimasi secara otomatis, tentang suatu dominasi yang melandaskan ide antara kaum laki-laki terhadap kaum perempuan. Yang mana suatu ketimpangan ekstrem telah terjadi pada hampir seluruh belahan bumi, bukan hanya pada legitimasi budaya patriarkal

semata, tetapi ada suatu bentuk yang lebih terekspos dengan kekejamannya yang paling urgen, yaitu mensubordinasikan percintaan dan seksualitas kepada suatu pengondisian yang rentan bagi praksis-praksis eksploitasi terhadapnya. Bukan hanya pada liberalisasi ataupun komersialisme seks dengan menciptakan budaya konsumerisme seksual, tetapi ada sesuatu yang mendasari suatu nilai yang telah diadopsi secara permanen dalam rentang waktu yang panjang pada kesejarahan perkembangan masyarakat, yaitu ide!(*)

Hukum dan suara orang kecil (5/selesai) Oleh Fotarisman Zaluchu jurnal perempuan Mereka hanya tahu mengisi perutnya yang kosong, atau memenuhi kebutuhan seharihari yang semakin sulit. Di sinilah dilematisnya penegakan hukum. Hukum seharusnya bukan hanya aktif pada tindakan pelanggaran hu-kumnya, tetapi juga mempertimbangkan motif di baliknya. Memang kalau semua orang dibenarkan melakukan pelanggaran hukum karena mo-

tif kelaparan, misalnya, maka yang terjadi adalah kekacauan. Tetapi yang kita harapkan bukan itu. Harusnya faktafakta mengenai motif pelanggaran hukum itu menjadi perenungan dan pembelajaran kepada negara mengenai sesuatu yang harus diurus segera. Semakin banyak orang mencuri, misalnya, karena tekanan ekonomi, harusnya memberikan informasi

kepada negara dan pemerintah yang berkuasa bahwa kebijakan pembangunan yang selama ini dilakukannya masih belum memenuhi kebutuhan paling esensial. Jika hal ini dilakukan, maka penegakan hukum bukan hanya melakukan proses hukum, tetapi juga memberikan kontribusi kepada perubahan kebijakan dan pembenahan situasi sosial-kemasyarakat an. Ruang pengadilan harusnya menjadi ruang kesaksian mengenai penderitaan warga negara, dan kesulitan hidup mereka yang tertindas oleh

roda pembangunan modern. Di sinilah masyarakat kecil harus mengungkapkan pelanggaran- pelanggaran hukumnya secara terbuka, termasuk motifnya, supaya hukum tidak hanya mengadili pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pelakunya, tetapi juga mendengarkan informasi mengenai motif tadi. Suara masyarakat kecil yang melanggar hukum, adalah suara keadilan kontekstual dari negara kita. Karena itulah saya mencoba mendorong lebih banyak lagi penggiat-penggiat hukum

yang masih bernurani, untuk terjun ke dalam persoalan hukum di negeri ini. Dibutuhkan para penggiat yang mendidik para calon penegak hukum supaya mengasah nuraninya sejak sekarang. Dibutuhkan penggiat hukum yang mendampingi masyarakat kecil yang melanggar hukum butuh supaya suara mereka dide-ngar oleh pemegang kekuasa-an. Perbincangan kecil de-ngan seorang sesuku yang meniti karir dari bawah ke atas dalam ranah penegakan hukum, telah memicu tulisan ini.(*)

Menanggulangi kemiskinan desa (9) Oleh: Gregorius Sahdan Dosen Jurusan Ilmu Pemerintahan STPMD “APMD” Yogyakarta Direktur Kajian Politik dan Pembangunan Kawasan CHOICES Takenfrom: http://www.ekonomirakyat.org/ Dengan demikian, desa hingga sekarang tetap menjadi kantong terbesar dari pusat kemiskinan. Tabel berikut menggambarkan prosentase perubahan dan jumlah penduduk miskin antara kota dengan desa dari tahun 1976 sampai dengan tahun 1999. Hasil pendataan BPS m e n u n j u k k a n perkembangan garis

kemiskinan dan jumlah penduduk miskin. Tahun 1976 jumlah penduduk miskin mencapai 44,2 juta jiwa dan sampai dengan tahun 1999 menjadi 25,1 juta jiwa. Sejak krisis ekonomi 1998, jumlah kemiskinan di daerah pedesaan mengalami peningkatan dengan tingkat kedalamannya mencapai 5,005 tahun 1998 dari 3,529 pada tahun 1996

dan di tahun 1999 menjadi 3,876 Indeks keparahan kemiskinan paling tinggi terjadi di desa. Data berikut menggambarkan bagaimana kemiskinan mempengaruhi tingkat pendidikan masyarakat pedesaan. Pada tahun 2003 rata-rata lama sekolah penduduk berusia 15 tahun ke atas baru mencapai 7,1 tahun dan proporsi penduduk berusia 10 tahun ke atas yang berpendidikan SLTP ke atas masih sekitar 36,2 persen. Angka buta aksara penduduk usia 15 tahun ke atas masih sebesar 10,12 persen. Pada saat yang sama Angka

Partisipasi Sekolah (APS) penduduk usia 7-12 tahun sudah mencapai 96,4 persen, namun APS penduduk usia 13-15 tahun baru mencapai 81,0 persen, dan APS penduduk usia 16-18 tahun baru mencapai 50,97 persen. Tantangan tersebut menjadi semakin berat dengan adanya disparitas tingkat pendidikan antarkelompok masyarakat yang masih cukup tinggi seperti antara penduduk kaya dan penduduk miskin, antara penduduk laki-laki dan penduduk perempuan, antara penduduk di perkotaan dan perdesaan, dan antardaerah

(Bappenas, 2004). Tingkat pendidikan kepala rumahtangga yang rendah sangat mempengaruhi indeks kemiskinan di daerah pedesaan. Data yang disajikan BPS memperlihatkan bahwa 72,01 persen dari rumahtangga miskin di pedesaan dipimpin kepala rumahtangga yang tidak tamat SD, dan 24,32 persen dipimpin kepala rumahtangga yang berpendidikan SD.

(bersambung)

BERDASARKAN data, lebih dari 1,1 milyar manusia saat ini kesulitan mendapat air minum yang sehat. Menurut informasi Water for People, ketidakmampuan untuk mendapatkan dan ketidaktersediaan air minum yang bersih dan sehat merupakan salah satu penyebab kematian dan penderitaan bagi sebagian penduduk bumi khususnya anak-anak dan perempuan. Kelangkaan air minum yang bersih dan sehat pada saat ini telah menjadi ancaman bagi munculnya konflik. Ancaman tragedi karena kelangkaan air minum yang bersih dan sehat sudah terlihat di beberapa wilayah yang sumber airnya terbatas. Bahkan sudah menjadi sumber konflik baru yang memunculkan perselisihan antar kelompok dalam memperebutkan kesempatan untuk mendapatkan air minum yang bersih dan sehat. Bila melihat siklus musim di bumi bagian timur ini, maka sekarang kita sudah masuk pada musim kemarau. Dan secara kuantitas, ketersediaan air bersih dan sehat terus menurun. Ini diakibatkan oleh rusaknya daur hidrologi dan pencemaran. Situasi ini telah menjerumuskan masyarakat masuk dalam perangkap krisis air yang secara akumulatif dapat memicu munculnya konflik horizontal maupun vertikal. Kekhawatiran akan terjadinya privatisasi air yang menjurus pada penguasaan dominan bahkan absolut melalui penyerobotan air pertanian dari mata air untuk keperluan industri secara sewenangwenang, sudah menjadi kenyataan. Di beberapa tempat telah terjadi penguasaan atas mata air untuk kepentingan industri air kemasan tanpa memperhatikan dampaknya bagi sekitar dan sektor lain yang juga membutuhkan air tersebut. Keterbatasan pasokan dan peningkatan kebutuhan akan air menuntut alokasi air antar sektor yang adil. Untuk itu pemerintah kita harus melakukan antisipasi dini dengan menyiapkan perangkat yang memadai. Tanpa persiapan yang memadai, sengketa air dapat memicu fragmentasi sosial dan merupakan salah satu sumber konflik yang sangat potensial dan bisa jadi tak akan dapat diselesaikan dengan mudah oleh pemerintah kita di kemudian hari.(*) Tonaas Tinamburi Minahasa – Sulut

KOMISARIS UTAMA: Ina Eryana. KOMISARIS: Christianus H. DIREKTUR UTAMA: Meilany Mongilala. DIREKTUR: Hendra Zoenardjy. WAKIL DIREKTUR: Michael Towoliu. PEMIMPIN REDAKSI: Hendra Zoenardjy. WAKIL PEMIMPIN REDAKSI: Donny Wungow. REDAKTUR PELAKSANA: Glenly Bagawie. KOORDINATOR LIPUTAN: Stenly Lumempouw. KOORDINATOR BIDANG: Tonny Mait, MUSYAWARAH REDAKSI: Hendra Zoenardjy, Michael Towoliu, Ronald Rompas, Donny Wungow, Glenly Bagawie, Stenly Lumempouw, Tonny Mait. REDAKTUR: Finda Muhtar, Vecky Sentinuwo. REPORTER: Deddy Wakkary, Hanny Rais, Robby Liando, Ronald Sumakul, Serly Tasiam. KEPALA BIRO: Tonny Mait (MANADO), Glenly Bagawie (TOMOHON), Ronald Rompas (MINAHASA), Rusdianto Rantesalu (MINUT), Servi Maradia (MINSEL), Stenly Lumempow (MITRA), Wolter Pangalila (BITUNG), Sam Daleda (SANGIHE-TALAUD), Stenly Gaghunting (SITARO), Verdynan Manoppo (KOTAMOBAGU-BOLMONG), Faruk Langaru (BOLTIM-BOLSEL), Kurniawan Golonda (BOLMUT). REPORTER BIRO: Rommy Kaunang (MINAHASA), Devie Pondaag (MITRA), KONTRIBUTOR: Syaiful W Harahap (KHUSUS KESEHATAN). FOTOGRAFER: Bobby Rambing. KOORDINATOR ARTISTIK: Fadjrin Haryanto. STAF ARTISTIK: Richard Tamara, Alphen Mamentu. SEKRETARIS REDAKSI: Angelia Natasia Herline. MANAGER IKLAN: Herry Bagau, KOORDINATOR IKLAN: Stembri F Legi. STAF IKLAN: Denny Moningka, Hervy Sumarandak, Malik Thaib, Denny Sumolang, Didik Agusprianto. ADMINISTRASI IKLAN: Nancy Bertha. MANAGER PEMASARAN: Noldy Poluan. STAF PEMASARAN: Meisisco Gaghana. DISTRIBUSI: Denny Poluan (Minahasa, Tondano, Tomohon, Mitra), Sterfi Lumangkun (Bitung), Alfrits Samolah (Minsel), Marchel Wowor, Steven Manengkey (Manado). PACKING: Samiun Hulantu. KOLEKTOR PEMASARAN: Reinold Welong, ADMINISTRASI: Lisa Wuisan. STAF UMUM: Deydi Mokoginta, D Iman, Cipta. SEKRETARIS/BENDAHARA PERUSAHAAN: Nancy Bertha. PENERBIT : PT. Sulut Lestari Press, PERCETAKAN: PT. Manado Media Grafika (Isi di luar tanggung jawab percetakan) HARGA Langganan: Rp. 45.000,-/bulan (luar kota tambah ongkos kirim) TARIF Iklan: Rp. 9000/mm kolom (BW), Rp.15000/mm Kolom (FC), ALAMAT: Mega Smart VIII No.7 Kawasan Mega Mas Boulevard Manado, Telp (0431) 841060, Fax: (0431) 841071 PERCETAKAN: Jl. AA Maramis, Kairagi, Manado. Telp (0431) 812777


SENIN 19 AGUSTUS 2013

SWARA KITA

PERAYAAN HUT RI ke-68 yang dilaksanakan di Kota Tomohon, bisa dikatakan cukup meriah. Sebab, jauh hari sebelum pelaksanaan, Pemkot Tomohon sudah membuat sejumlah agenda kegiatan melalui panitia. Kegiatan yang sudah dilaksanakan yakni Pawai Bocah, pengukuhan Paskibraka Kota Tomohon, pawai pembangunan, Rapat Paripurna mendengar pidato Presiden, Pawai Obor, Upacara HUT RI ke 68, pawai pembangunan, Toast Kenegaraan di Rumah Dinas Walikota dan akan

6

ditutup dengan Pagelaran Seni Budaya yang bertempat di Taman Kota pada tanggal 28-30 Agustus 2013. Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE dalam upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-68, Sabtu (17/8) akhir pekan lalu, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Usai pelaksanaan upacara dilanjutkan dengan penyerahan Satya Lencana kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sudah mengabdi selama 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun, serta penyerahan SK

kenaikan pangkat kepada 2 orang pejabat yakni Sekretaris Kota Dr Arnold Poli SH MAP dari IVc ke IVd dan Kepala Badan Penyuluh Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan Ir Jantje Ering dari IVb ke IVc. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan Defile yang start dari lapangan eks Rindam Kakaskasen dan finish di Patung Tololiu Matani. Malamnya dilaksanakan toast kenegaraan di rudis Walikota Tomohon, usai kegiatan penurunan bendera.(*)


Olahraga

SENIN 19 AGUSTUS 2013

Sindiran Messi untuk Ronaldo BINTANG Barcelona, Lionel Messi menyindir Cristiano Ronaldo. Menurut Messi, pemain andalan Real Madrid itu terlalu banyak menjadi bintang iklan. Dalam lima tahun terakhir, Messi dan Ronaldo selalu bersaing untuk memeperebutkan gelar Ballon d’Or. Namun pemain asal Argentina itu berhasil menggungguli Ronaldo sebanyak empat kali. Sementara Ronaldo hanya meraih gelar pemain terbaik dunia pada tahun 2008, itu pun saat dirinya masih menjadi pemain Manchester United. Meski kalah dalam hal itu, pemain berkebangsaan Portugal tersebut lebih banyak menjadi bintang iklan dari pada Messi. Tapi pemain berusia 26 tahun itu tak iri dan malah menyindir Ronaldo. “Sebenarnya saya dan Cristiano Ronaldo tidak bersaing. Dia adalah orang yang bisa mengubah arah permainan timnya,” ucap Messi, dikutip dari Football Espana. “Hanya saja dia lebih banyak bergerak di bidang bisnis. Sedangkan saya selalu berkonsentrasi pada pencapaian prestasi bersama Barcelona,” sindir dia. “Saya adalah pemain sepakbola, bukan bintang film. Saya tidak ingin berkehidupan seperti bintang film. Ketika saya tidak bermain dan berlatih, maka saya akan berada di rumah bersama keluarga,” dia menyambung. Pemain yang lahir di Rosario, Argentina itu juga membeberkan ambisinya bersama pelatih baru Los Blaugrana, Gerardo Martino. Messi ingin meraih hatrik gelar. “Bersama Martino, saya berharap bisa memengankan Piala Raja, Liga Champions dan mempertahankan gelar La Liga,” pemain berpostur 169 cm tersebut mengakhiri.(sdnc)

HUT RI

MELALUI media twitter, Rio mengucapkan selamat ulang tahun untuk Indonesia.

menggunakan jejaring sosial media twitter untuk berkomunikasi dengan jutaan followersnya di seluruh dunia. Melalui media itu pula, Rio mengucapkan selamat ulang tahun untuk Indonesia. Dalam kicauannya itu pula, dia mengumumkan rencananya untuk kembali menyambangi Indonesia. “Happy birthday Indonesia!! I’m planning a trip

there....good times!!” tulis Rio di akun twitternya @rioferdy5 Ferdinand memang memiliki rasa antusias yang tinggi kepada bangsa ini. Saat gelaran piala AFF 2010 lalu, dia berkicau di twitter menunjukkan rasa kagumnya pada animo tinggi masyarakat Indonesia kepada sepakbola dalam mendukung tim nasional.

Pada tahun 2011, bek 34 tahun ini juga sempat mengunjungi Indonesia. Kedatangannya saat itu mengusung misi kemanusiaan. Di mana dia melelang kostum dan sepatu miliknya yang telah dibubuhi tanda tangannya. hasilnya akan difondasikan untuk sebuah badan amal, Syair.org yang peduli anakanak, terutama anak-anak dengan HIV/AIDS.(okez)

Terjun di majalah Playboy WOW majalah pria dewasa Playboy memilih mantan wasit cantik setelah memutuskan jadi pensiun, Ana Paula Oliviera menjadi model cover majalahnya. Seperti dilansir Elbalonrosa, Ana Paula pensiun dari aktivitas rumput hijau dan beralih profesi menjadi model. Tak tanggung-tanggung, ia langsung menjadi cover di Majalah Playboy. Selain dibekap cidera, Ana juga terlibat keputusan kontroversial saat memimpin partai semifinal Piala Brazil antara Botafogo vs Figuereinse. Akibat keputusan kontroversialnya itu, Ana dijatuhi skors 15 hari dari federasi sepak bola Brasil. Kini ia sedang sibuk menggeluti profesi barunya sebagai model. (sdnc)

Butet: Jangan mendukung saat menang saja!

Rossi akui Honda unggul di tikungan

Moyes: Welbeck pantas jadi headline MANCHESTER United membuka kompetisi Premier League 2013/14 dengan meraih hasil positif, yaitu kemenangan 4-1 atas Swansea City. Pelatih Setan Merah, David Moyes pun memuji penampilan penyerangnya, Danny Welbeck, yang menurutnya terbantu oleh kesempatan bermain yang didapat di Timnas Inggris. Pada pertandingan yang dihelat di Liberty Stadium tersebut, Welbeck diturunkan Moyes sejak menit pertama, dan mencetak gol pada menit 36 dan 92. Moyes mengatakan kalau pemainnya tersebut akan mendapat kepercayaan diri lebih lantaran sudah melampaui pencapaiannya pada musim 2012/13 lalu, di mana hanya mampu mencetak satu gol di ajang Premier League. “Saya pikir Danny Welbeck pantas ada di headline (media massa). Dia mencetak satu gol (sepanjang) musim lalu dan sekarang dia sudah mencetak dua gol, itu akan benar-benar bagus bagi kepercayaan dirinya. Dia ada di posisi hebat untuk pertama kalinya,” ujar Moyes kepada talkSPORT, Sabtu (18/8). Moyes juga mengatakan kalau penampilan gemilang Welbeck pada laga melawan Swansea tak terlepas dari laga persahabatan antara Inggris dan Skotlandia pada tengah pekan lalu. Saat itu, Welbeck menyumbang satu gol, sekaligus membantu The Three Lions meraih kemenangan 3-2. “Gol bagi Inggris di tengah pekan, sayangnya melawan Skotlandia (negara asal Moyes), membantunya. Secara keseluruhan, gol keduanya merupakan penyelesaian yang brilian,” papar pelatih yang saat masih aktif bermain berposisi sebagai bek tengah tersebut.(okez)

MARC Marquez menguasai keseluruhan sesi latihan bebas Indianapolis. Karenanya pembalap Yamaha Valentino Rossi

harus menjajal dua YZRM1 dengan setting yang berbeda untuk membendung dominasi Honda. Usai sesi latihan bebas

Indianapolis Rossi membeberkan, perbedaan motor Yamaha dan Honda. “Mereka mampu melewati tikungan dengan waktu

yang lebih singkat dibanding kami, khususnya di tikungan-tikungan sempit. Saya pikir ini perbedaan utamanya, “ tuturnya seperti dilansir situs resmi MotoGP. Menurutnya tim Yamaha hingga saat inimasih belum menemukan setting yang pas untuk taklukan tikungan pada motor YZRM1, karenanya tim masih berupaya keras untuk mengatasinya. “Kami memutuskan untuk menggunakan settingan yang membantuku sedikit di area tikungan, namun ini masih sulit. Kami kesulitan meningkatkan akselerasi motor, pada pengereman saat masuk tikungan kami masih memiliki beberapa m a s a l a h . ” Pungkasnya.(sdnc)

Serena ke final Cincinnati Masters PETENIS nomor satu dunia, Serena Williams berhasil menembus partai puncak Cincinnati Masters 2013, Amerika Serikat. Itu terjadi setelah saudari dari Venus Williams ini mengalahkan juara bertahan Li Na di semi final, 7-5, 7-5 . “Saya jelas tidak menyangka akan menembus

7

ANA PAULA OLIVIERA

Ucapan selamat Rio Ferdinand untuk Indonesia TANGGAL 17 Agustus adalah hari bersejarah dan bermakna bagi Republik Indonesia karena tanggal itulah bangsa ini merayakan kemerdekaan. Bek Manchester United, Rio Ferdinand pun ikut mengucapkan selamat untuk bangsa ini. Seperti diketahui, bek identik dengan nomor 5 ini sebagai salah satu pesepakbola yang sering

SURAT KABAR HARIAN

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

final di turnamen ini. Jadi jelas, bagi saya, ini akan menarik,” ujar Serena seperti dikutip usatoday, Minggu (18/8).

Pertandingan dengan Li Na sendiri berlangusng ketat. Kedua petenis sama-sama berjuang keras demi lolos ke partai final. Sebagai juara

TIM bulutangkis Indonesia telah meraih hasil cukup cemerlang dalam kejuaraan dunia 2013 di Guangzhou, China beberapa waktu lalu. Liliyana ‘Butet’ Natsir pun menyimpan sedikit harapan kepada masyarakat di tanah air. Seperti diketahui, Liliyana bersama Tontowi Ahmad berhasil meraih gelar juara di kelas ganda campuran. Selain itu pasangan ganda putra Muhammad Ahsan dan Hendra Setiawan pun sukses membuat lagu Indonesia Raya berkumandang di negeri orang. Sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih kepada masyarakat Indonesia, PBSI sebagai induk tertinggi olahraga ini pun membuat acara kirab. Para atlet di arak dari dari Sarinah menuju Bunderan HI, Minggu (18/8). Tontowi/Liliyana dan Hendra/Ahsan sangat

antusias menyambut sambutan warga yang sudah menanti mereka sejak pagi. Mereka juga dengan ramah melayani para fans yang yang ingin berfoto bersama atau sekedar meminta tanda tangan. Tak hanya itu, keempat juara dunia juga membagikan kaos pertandingan yang sudah ditandatangani kepada para penggemarnya. Dalam kesempatan ini, Liliyana mengaku senang dan berharap agar masyarakat mendukung para atlet tak hanya pas menang saja. “Terima kasih atas kesempatan ini, untuk pendukung bulu tangkis, kami berempat berharap masyarakat terus mendukung, jangan capekcapek. Dan jangan hanya waktu menang saja didukung, saat kalah juga disupport” harap pemain yang akrab disapa Butet ini di situs PBSI.(okez)

bertahan, Li Na sama sekali tidak memberikan ruang kepada Serena untuk berkembang. “Saya mencoba untuk merubah ritme permainan saya. Dia ( Li Na) selalu menekan. Saya sama sekali tidak mengharapkan itu,” ujar Serena. Di lain sisi, Li Na mengaku tidak begitu menyesali kekalahan tersebut. Pasalnya, petenis asal China ini menilai, dirinya sudah berusaha dengan maksimal. “Setelah kekalahan ini, saya tidak terlalu sedih. Hari ini saya telah mencoba yang terbaik. Saya pikir saya bisa melakukannya jauh lebih baik,” tutupnya. Di final, Serena akan bertemu Victoria Azarenka yang mengalahkan Jelena Jankovic, , 6-4, 2-6, 6-3.(sdnc)

Perusahaan penerbitan yang sedang berkembang membutuhkan tenaga Account Executive dengan ketentuan:

-

Mampu Bekerja Keras Mempunyai Jaringan Relasi Sipa Bekerja Sebagai Team Work Mempunyai Kendaraan Roda Dua lebih Diutamakan

Kirimkan Surat Lamaran Anda ke Saudari Ika d/a Ruko Mega Smart 8 No.7 (jam kerja) No Telp. (0431) 841060

FATHIA TJUNGKENG

0852 5691 1778, 0853 4050 9800


SENIN 19 AGUSTUS 2013

Wenger tak takut dipecat PELATIH Arsenal, Arsene Wenger menegaskan dirinya tak pernah takut dipecat. Pasalnya, pelatih asal Prancis itu yakin akan selalu mendapatkan kepercayaan dari manajemen The Gunners, meski skuadnya menelan kekalahan dilaga perdana. “Kami hidup di dunia media dan semua orang memiliki opininya masing-masing. Saya harus hidup dengan itu,” ungkap Wenger seperti lansir Goal, Minggu

PANITIA Pelaksana Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-68 Provinsi Sulut, sukses menggelar rangkaian kegiatan, mulai dari upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agutus, hingga Malam Resepsi Kenegaraan atau Toas Kenegaraan, Sabtu (17/8) pekan lalu, mendapat pujian dari Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang (SHS), di saat menyampaikan sambutan pada acara Toas Bersama pada Malam Resepsi Kenegaraan yang digelar Pemprov Sulut di Gubernuran Bumi Beringin Manado. Sarundajang menyatakan rasa terima kasihnya kepada Panitia Pelaksana yang telah mampu membina anak-anak Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sulut, dimana mereka itu telah berhasil

menjalankan tugas yang sebaik-baiknya dan tanpa cacat pada upacara penaikan dan penurunan Sang Merah Putih. “Saya bangga dengan mereka itu, karena telah bekerja keras sehingga Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI di Provinsi dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya. Pada kesempatan itu juga SHS tak lupa memberi ucapan selamat buat Sekprov Sulut Ir. Siswa R Mokodongan yang telah mendapat kenaikan pangkat Golongan Ruang IV/E , yang merupakan pangkat tertinggi di kalangan PNS. Usai memberi sambutan, Gubernur SHS bersama isteri Ny Deetje Sarundajang Laoh-Tambuwun mengajak Wakil Gubernur Dr Djouhari Kansil MPd bersama Ibu Mieke Kansil Tatengkeng, Sekprov bersama Ibu Ester Mokodongan Turang

(18/8). “Selama 16 tahun saya menunjukan loyalitas kepada klub ini. Kecemasan saya adalah saya harus bermain dengan baik dan itulah satu-satunya kecemasan saya. Selama di sini saya selalu ingin bekerja dengan baik,” tambahnya. Kinerja Wenger mulai dipertanyakan setelah Arsenal tak juga mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung sejak 2005 lalu. Saat itu gelar terakhir yang mampu

dipersembahkan Wenger adalah trofi Piala FA. Sebelumnya publik The Gunners cukup optimis dengan peluang Arsenal musim 2013-2014. Pasalnya, Theo Walcott dkk mampu menunjukan performa apik kala menjalani laga pra musim. Sayang kenyataanya publik Arsenal harus menelan kekecewaan setelah pasukan Wenger dipermalukan Aston Villa dengan skor 1-3 di laga

serta unsur Forkopimda Sulut masingmasing bersama isteri dan pejabat teras pemprov dan tamu undangan lainnya untuk melakukan toas bersama. Asisten I Bidang Pemereintahan dan Kesra Edwin Silangen selaku Ketua Panitia Pelaksana, menjelaskan, kegiatan HUT Kemerdekaan tahun 2013 ini yang dimulai dengan pencanangan Tema dan Logo HUT Kemerdekaan RI Ke-68 dan HUT Ke- 49 Provinsi Sulut pada 2 Agustus 2013 yang dirangkaikan dengan jalan sehat bersama. Selanjutnya dari Tanggal 14 s/d 15 Agustus 2013 dilaksanakan lomba gerak jalan 8 Km, 17 Km dan lomba gerak jalan 45 Km yang di iikuti unsur pelajat, Mahasiswa, Pegawai dan TNI/Polri. Pada 16 Agustus 2013 rapat Paripurna Istimewa DPRD Sulut dalam rangka mendengar

pembuka musim 20132014 di Emirates Stadium, Sabtu (17/8) kemarin. Usai laga tersebut Wenger secara khusus mentampaikan permintaan meminta maaf kepada fans Arsenal yang kecewa atas hasil tersebut. “Saya ingin fans senang dan bangga dengan tim mereka dan ketika kami kalah di kandang, saya hanya bisa meminta maaf. Kami tidak melakukannya dengan baik kali ini,” ujar Wenger.(sdnc)

pidato kenegaraan oleh Presiden RI. Kemudian malam harinya dilakukan pawai taptu starat dari halaman Mapolda Sulut dan finis lapangan basket Megamas Manado. Pada pukul 24:00 wita dilakukan Apel Kehormatan dan Reningan Suci di TMP Kairagi dan bertindak selaku Irup Dan Rem 131 Satiago Brigjen TNI Jhoni Lumban Tobing, Dan pada Sabtu 17 Agustus 2013 telah dilaksanakan tradisi Adhi Bangkit di kawasan Bumi Beringin Manado Pukul 05:00 Wita, pukul 07:00 Wita dilaksanakan Upacara Pemberian Remisi di Lapas Tuminting dan Gubernur Sulut bertindak selaku Inspektur Upacara. Pukul 09:00 upacara detik-detik Proklamasi di halaman kantor Gubernur yang dilanjutkan dengan ramah tamah dengan perintis kemerdekaan (LVRI) Sulut.(*)


IBUKOTA

SENIN 19 AGUSTUS 2013 NOMOR 02349 TAHUN VII

SURAT KABAR HARIAN

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

TERBIT 16 HALAMAN Harga: Rp.2000,Luar Kota + Ongkos Kirim

9

UPACARA 17 AGUSTUS

Aura Kemerdekaan melingkupi Manado

KAMPUNGRON KELURAHAN PERKAMIL KECAMATAN PAL DUA

Warga jangan remehkan e-KTP HAMPIR di setiap sudut jalan di Kota Manado terdapat banyak papan himbauan oleh Pemkot Manado mengenai program kepemilikan Kartu Tanda Pendudukan Elektronik (eRICHARD Mantik. KTP). Hal ini berarti rasa kepedulian Pemkot Manado terhadap warga yang belum memiliki atau melakukan perekaman e-KTP, sangat di perhatikan.

Baca: Warga ( Halaman 11 )

Manado—Detik-detik memperingati hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia ke-68 yang bertempat lapangan Sparta Tikala, Sabtu (17/8) akhir pekan lalu, berlangsung kyusuk penuh hikmah. Walikota Manado, GS Vicky Lumentut bertindak sebagai Inspektur upacara (Irup), sedangkan Keua Dekot Manado

sebagai pembaca teks Proklamasi Kemerdekaan. “Saya mengucapkan terima kasih dan rasa bangga kepada seluruh peserta upacara. Mari kita jaga dan pupuk semangat kebangsaan kita,” ujar GSVL, sebutan akrab bagi walikota pilihan masyarakat Manado ini. Hadir ratusan masyarakat Kota Manado yang terdiri

PESTA RAKYAT

GSVL-Ai turun joget tarian timur tengah

JAGARON LINGKUNGAN III KECAMATAN WENANG SELATAN

Baca: Gelar ( Halaman 11 )

WALIKOTA Manado GS Vicky Lumentut mengajak seluruh warga masyarakat kota Manado menjadikan HUT Proklamasi ke68 sebagai momentum untuk menghormati jasa para pahlawan. Selain itu, Peringatan DetikDetik Proklamasi juga bisa dijadikan momentun instropeksi diri.

ruangan serbaguna untuk mengikuti tos kenegaraan. Sementara itu, Ketua Dekot Manado Dany Sondakh menegaskan bahwa, sikap dan nilai-nilai kerukunan yang terbangun di Kota Manado merupakan bagian dari menjaga keutuhan di NKRI. Baca: Aura ( Halaman 11 )

WALIKOTA Manado GS Vicky Lumentut bertindak sebagai Inspektur Upacara.(foto: ist)

225 sopir Blue Bird ”belum merdeka” Sebut 80% pendapatan PROMOSI PARIWISATA & BUDAYA disetor ke perusahaan, Budayawan sorot sopir pun mogok kerja kinerja Kadisparbud

Gelar pesta rakyat di lingkungan KEGIATAN HUT RI yang ke 68 pada tanggal 17 Agustus 2013, di Kota Manado cukup terlihat meriah dilaksanakan diberbagai Kelurahan serta Lingkungan. Berbagai perlombaan pun banyak DENY Rampen. yang di gelar dan diikuti oleh segenap masyarakat guna memeriahkan hari Kemerdekaan RI tersebut.

dari para siswa, elemen organisasi masyarakat, para pejabat dan prajurit TNI, Polri, anggota Dekot, Wakil Walikota Manado Harley Ai Mangindaan serta Sekkot Manado Haefrey Sendoh dan jajarannya. Usai melaksanakan upacara detik-detik Proklamasi, peserta dan undangan dalam upacara langsung menuju ke

GAYA Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado Harley Ai Mangindaan saat diajak joget diiringi lantunan lagu nuansa islami, asal Timur tengah.(foto:ist)

Manado—Pesta hiburan rakyat dalam rangka hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia ke-68 digelar di Taman Kesatuan Bangsa (TKB), Sabtu (17/8) lalu. Acara yang diracik meriah

Penegasan tersebut disampaikannya di sela-sela Puncak Peringatan HUT Proklamasi ke-58 di Lapangan Sparta Tikala Manado, Sabtu (17/8). Setiap individu, ditegaskan GSVL, hendaknya bertanya pada diri masingmasing, apa yang sudah diperbuat dalam mengisi kemerdekaan. “Semangat

dengan bekerja sama antara Pemkot Manado dan Bank Sulut, mendapat perhatian dari warga kota Manado. Baca: GSVL ( Halaman 11 )

Manado—Mogok kerja sedikitnya dilakukan oleh 225 sopir Taxi Blue Bird yang menuntut kesejahteraan kepada perusahan. Para sopir ini tidak mengoperasikan kendaraan selama 4 hari mulai dari Kamis (15/8) pekan lalu sampai Minggu (18/8) kemarin sehingga ratusan kendaraan terparkir di pangkalanTaxi Blue Bird yang berlokasi di Kelurah-

perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Semangat itu hendaknya menjadi tauladan bagi generasi penerus untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif guna mencapai cita-cita kemerdekaan yaitu masyarakat sejahtera, adil dan makmur.”(teem)

an Kombos Timur Kecamatan Singkil. Menurut salah satu pengemudi, sistem yang ada membuatmerekamerasabelum merdeka, karena sangat merugikanmerekadanmenguntungkan pihak perusahan karena para sopir hanya mendapatkan upah tinggal 5 persen dari pendapatan perhari. Baca: 225 ( Halaman 11 )

Manado—Budayawan Sulut, Gerald Paat mempertanyakan, kinerja Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Manado yang dipimpin Hendrik Warokah. Ini menyusul, ketidakadanya ketersediaan dana untuk informasi pariwisata dan budaya yang ada di Manado. “Promosi wisata dan budaya

itu sangat penting. Sebab disitu, dunia akan mengetahui tentang kondis lokasi wisata dan daya tarik yang ada di kota Manado. Dalam membangun pariwisata dan kebudayaan hal paling pokok adalah visi untuk meningkatkan daya hidup. Baca: Budayawan ( Halaman 11 )


SENIN 19 AGUSTUS 2013

HUT RI KE-68

Tikala juga rayakan setahun pemekaran SABTU (17/8) akhir pekan lalu, bangsa Indonesia merayakan HUT RI yang ke-68. Pada tanggal yang sama juga, pemerintah bersama masyarakat Kecamatan Tikala merayakan 1 tahun pemerintahan Tikala. Dengan adanya pemekaran ini, jika dulunya kecamatan itu memiliki 12 kelurahan, sekarang tinggal 5 kelurahan dimana sisanya berada di Kecamatan Paal Dua. Perayaan satu tahun pemekaran ini didahului dengan upacara bendera memperingati HUT Proklamasi dengan mengambil tempat di SMK Negeri 2, lalu dilanjutkan dengan berbagai macam acara perlombaan dan pada malam hari yang merupakan puncak dari acara yaitu pesta rakyat yang di pusatkan di Kelurahan Banjer. Camat Tikala, M Sofyan AP Msi dalam sambutannya mengatakan, kecamatan lama dengan pemerintahan baru, dirinya sebagai kepala wilayah bersama dengan jajaran akan memberi diri dalam membangun Kecamatan Tikala khususnya dan Kota Manado pada umumnya. “Masih banyak yang harus dibenahi. Tetapi perjalanan setahun bersama Kecamatan Tikala yang dimekarkan, saya yakin akan ada banyak perubahan untuk kemajuan,” ujarnya. Baca: Tikala ( Halaman 11)

Ibukota 10 Proses PAW masih tersendat SURAT KABAR HARIAN

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

Bamus tahan pergantian wakil rakyat ”loncat pagar” Manado—Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) para legislator yang loncat pagar alias pindah partai, nampaknya masih akan tersendat. Meski pun SK PAW yang turun langsung dari Gubernur Sulut karena sudah singgah di Dekot Manado, nampaknya para pengganti yang akan di PAW harus menunggu. Pasalnya, hingga saat ini, proses terakhir yaitu paripurna PAW di Dekot Manado ternyata belum di agendakan oleh Badan Musyawarah (Banmus). Sekretaris Dekot Manado, Denny L Mandagi malahan hanya mengatakan

jika pihaknya sudah siap menggelar sidang paripurna PAW asalkan sudah ada agenda yang jelas. “Kami ini bawahan, jadi tunggu petunjuk pimpinan. Kalau soal agenda Banmus, itu belum ada,” tuturnya yang juga adalah exofisio Sekretaris Banmus Dekot Manado. Belum adanya agenda paripurna proses Pergantian Antar Waktu (PAW) para legislator pindah partai di Dekot Manado, diduga kuat karena ada indikasi kesengajaan oleh Banmus. Apalagi, menilik dari keanggotaan Banmus dimana terdapat beberapa diantaranya para legislator yang masuk dalam proses

PAW tersebut. Sementara itu, sejumlah ketua partai pun mempertanyakan soal proses PAW tersebut. “Prosesnya sudah jalan dan telah ada SK PAW di tangan sekretariat. Kita tinggal tunggu saja agenda dari Banmus,” kata Daud. Menurut Daud, jika seandainya terjadi penundaan paripurna pergantian tersebut, dirinya akan meminta kepada Badan Kehormatan (BK) untuk segera menindak pelanggaran yang dilakukan oleh para anggota Dekot yang ada di dalam Banmus. Baca: Proses ( Halaman 11)

PENGUCAPAN SYUKUR

GSVL hadir di GMIM Eben Haezer dan Pinaesaan

WALIKOTA Manado GS Vicky Lumentut saat berada di tengah jemaat GMIM Pinaesaan Griya Paniki Indah.(foto:dewa/sk)

M a n a d o — Wa l i k o t a Manado GS Vicky Lumentut, Minggu (18/8) kemarin,

didampingi Sekot Manado Haefrey Sendoh, mengikuti acara ibadah syukur jemaat

GMIM Eben Heazer Winangun juga Jemaat GMIM Pinaesaan Griya Paniki Indah, Paniki Bawah. Di Gereja GMIM Eben Haezer, Walikota pilihan rakyat ini menandatangani prasasti gedung gereja tersebut. Sedangkan di Gereja GMIM Pinaesaan, GSVL selain meletakkan batu pertama pembangunan gereja, juga meresmikan penggunaan pastori. Dalam sambutannya, Walikota mengucapkan selamat atas gedung pembangunan gereja serta pastori yang baru. Baca: GSVL hadir ( Halaman 11)

AGENDA HUT RI

Sario dan Paal Dua ikut rayakan HUT RI DALAM rangka memeriahkan HUT RI ke 68, Kecamatan Sario dan Kecamatan Paal Dua iktu merayakan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat yang ada di kedua wilayah itu. Berbagai perlombaan di bidang olehraga turut dilaksanakan oleh kedua pemimpin kecamatan itu. Misalnya di Kecamatan Sario. Oleh pemerintah setempat mengadakan kegiatan lomba berupa pertandingan catur yang dilaksanakan di Kelurahan Sario Kota Baru (Sakobar) yang di sponsori oleh Ketua Percasi Manado, Habel Runtuwene SE Msi. “Pertandingan Catur yang diikuti oleh 40 peserta ini punya nilai positif dan dapat membawa manfaat,” kata Habel, Sabtu (17/8) akhir pekan lalu. Lanjutnya, melalui kegiatan Perayaan HUT RI ini, Percasi kota Manado menemukan banyak bibit muda yang mempunyai potensi luar biasa dan bisa di persiapkan menghadapi event besar nanti. “Melalui momen ini bisa tercipta kekeluargaan antar peserta dan melahirkan atlit catur yang handal,” terang Runtuwene. Berbeda dengan perayaan HUT RI oleh masyarakat Lingkungan 1 Kelurahan Paal Dua yang mengambil tempat di lorong Gardu Induk. Oleh panitia acara pun membuat pesta rakyat yang melibatkan semua masyarakat. Ketua panitia pelaksana, Jemi Kapantouw mengatakan, dalam pesta rakyat kali ini, seluruh masyarakat dilibatkan agar lebih dapat menghargai kemerdekaan Republik Indonesia yang diperoleh dengan susah payah melalui perjuangan pahlawan kita waktu dulu. “Masyarakat yang dilibatkan mulai dari anak-anak sampai dengan lansia,” ujarnya didampingi Sekertaris Panitia, Reinaldo Loindong. Sementara itu, Lurah Paal Dua, Olga Kaeng Ssos selaku pemerintah setempat, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan masyarakat lingkungan itu. Baca: Sario ( Halaman 11)

DISHUB

Ai-Seyla ajak warga Banjer hidup rukun

WAKIL Walikota Manado, Harley Mangindaan bersama Ny Seyla Mangindaan–Kudati bersama di pesta rakyat Kelurahan Banjer.(foto: tonny/sk)

Manado—Wakil Walikota Manado, Harley Mangindaan bersama istri Ny Seyla Mangindaan Kudati SE ME, Sabtu (17/8) lalu, ikut bersama warga Kelurahan Ban-

jer dalam kegiatan pesta rakyat dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Baca: Ai ( Halaman 11)

PASAR

Upacara bendera berjalan hikmat Manado–Upacara kenaikan bendera Merah Putih dalam memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 68, terpantau oleh Swara Kita, Sabtu (17/8) akhir pekan kemarin, dilakukan oleh segenap staf Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Manado di halaman kantor dimana Kadishub Vicky Koagow bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam sambutannya, Koagow mengatakan, kalau peringatan hari kemerdekaan RI seperti ini merupakan simbol apresiasi

Harga ayam turun

penghormatan kepada para pejuang dalam membela bangsa ini, terlebih rasa menanamkan nilai-nilai perjuangan di masa sekarang ini untuk kemajuan bangsa. “Dalam era ini kita wajib melanjutkan perjuangan kemerdekaan, namun bukan berjuang ke medan pertempuran, melainkan berjuang untuk lebih membangun rasa nasionalisme sebagai bangsa yang telah merdeka,” ulasnya. Baca: Upacara ( Halaman 11)

SELESAI hari raya Idul Fitri, harga ayam potong mulai mengalami penurunan harga di pasaran.(foto: lukman/sk)

Manado–Selesai berlangsungnya hari raya Idul Fitri, bahan pokok makanan di pasaran seakan mulai terlihat turun harganya. Salah satunya adalah daging ayam dimana terpantau oleh Swa-

ra Kita, Minggu (18/8) kemarin, di kawasan pasar Bersehati mulai dijual Rp24.000/ kilogram dari sebelumnya Rp28.000/kilogram. Baca: Harga ( Halaman 11)

Asna Muli, penjual Ketupat

Tetap berjualan meski Idul Fitri telah usai

Berdagang musiman seperti ini selalu dilakukannya setiap tahun sehingga keuntungan yang cukup lumayan kerap diperoleh dirinya. ADALAH Asna Muli, warga Sindulang ini masih tetap berjualan ketupat pada hal hari raya Idul Fitri telah usai. Namun hal ter-sebut se-

akan tidak diperdulikan olehnya. Asna yang diketahui memiliki seorang suami dan 3 orang anak ini sangat yakin kalau dagangan

ketupat yang dijualnya dengan harga Rp10 ribu untuk 10 ikat tersebut, sangat diyakininya akan tetap dicari oleh beberapa warga masyarakat. Buk-

tinya, dalam beberapa hari ini, dagangan ketupat itu sering habis akibat banyaknya borongan pembeli. Baca: Tetap ( Halaman 11)

CV AIR SEJUK MANADO MAINTENANCE-AIR CONDITIONER-SPARE PART-INSTALATION Type

Service

AC SPLIT RP25.000 AC WINDOW RP50.000 AC STANDING FLOOR RP50.000 AC CEILING RP45.000 AC CENTRAL NEGO KULKAS RP50.000 FREEZER RP50.000 MESIN CUCI RP50.000 DISPENSER RP50.000

Tambah Freon RP75.000/PK RP75.000/PK RP75.000/PK RP45.000/PK NEGO RP660.000/PK RP660.000/PK NEGO NEGO

DISEWAKAN AC FLOOR STANDING/GENSET

- Service langsung di tempat - Melayani bongkar pasang AC - Melayani panggilan luar kota - BERGARANSI - Ditangani oleh Tenaga Profesional Teknisi kami datang ke tempat anda untuk cek GRATIS

Hub: (0431) 3630234/9140332—085299811566 Jl AA Maramis Paniki Bawah No 12 Manado

SUBARU FORESTER A/T TAHUN 2007

MITSUBISHI LANCER EX TAHUN 2002

CHEVROLET BLAZER TAHUN 2003

TOYOTA SPR. KIJANG 1.8 LONG THN 1995

AC,Tape,Velg,PS, PW, CL, MIRROR, KM 44.000, MULUS. OTR Rp 215 jt, UM : 95 jt , Angsuran Rp 4.898.000 X 35 Bulan Asuransi TLO 3 thn

UM Rp. 195 jt, angsuran Rp. 7.300.000 x 28 bulan ( Lanjut Kredit )

Chevrolet Blazer Tahun 2003 AC, Tape, Velg, PS, PW, CL, Mulus Sekali, Rp. 69 jt, UM Rp. 13 jt, angsuran Rp. 2.450.000 x 35 bln, Ass All Risk.

Siap pakai Rp 49 jt, UM : 15jt, Angsuran Rp 1.498.000 X 35 bulan

DAIHATSU TERIOS TS EXTRA TAHUN 2011 Harga Rp. 115 jt, UM Rp. 30 jt, angsuran Rp. 3.100.000 x 48 bln

AC,Tape,velg,PS,P W,CL,Alarm,Mulus sekali. OTR Rp. 165 jt, UM Rp. 31 jt, Angsuran Rp. 4.299.500 x 47 bln. Asuransi All Risk 1 tahun, TLO 3 tahun

TOYOTA KIJANG INNOVA G EURO TAHUN 2008

AC, Tape, DB, Velg, PS, PW, CL, alarm, Rp 169 jt, UM Rp. 25 jt, angsuran Rp. 4.750.000 x 47 bulan, Asurans All Risk 1 tahun, TLO 3 tahun.

Honda Stream Toyota Kijang Innova Tahun 2002 Tahun 2004 AC, Tape, Velg, PS, PW, CL, Mulus, UM Rp. 40 jt, angsuran Rp. 2.768.900 x 30 bln (lanjut Kredit

AC, tape, velg, PS, PW, CL, Rp. 129 jt, UM Rp. 26 jt, angsuran Rp. 3.498.000 x 47 bln.

ISUZU PANTHER PICK UP TURBO TH. 2007

TOYOTA ALTIS G TAHUN 2003

DAIHATSU TERIOS TX TAHUN 2010

DAIHATSU XENIA R SPORTY TAHUN 2012

Daihatsu Xenia Li Sporty Tahun 2007

Suzuki Carry 1.5 DRV Tahun 2002

Mulus sekali, Rp. 86 jt, UM Rp. 15 jt, Angsuran Rp. 3.099.000 x 35 bln

UM Rp. 25 jt, angsuran Rp. 3. 598. 000 x 47 bulan.

Daihatsu Terios TX Tahun 2010 Rp. 159 jt, UM Rp. 32 jt, angsuran Rp. 4.298.000 x 47 bln. Ass All Risk 1 tahun.

Lanjut Kredit UM Rp. 73 jt, angsuran Rp. 5.230.000 x 20 bulan Asuransi All Risk Full tenor

AC, Tape, Velg, PS, PW, CL, mulus, Rp. 90 jt, UM Rp. 16 jt, angsuran Rp. 2.498.00 x 47 bln, Asuransi All Risk 1 tahun, TLO 3 tahun.

Suzuki Carry 1.5 DRV Tahun 2002 Siap Pakai Rp. 65 jt, UM Rp. 15 jt, angsuran Rp. 2.100.000 x 35 bln.

Isuzu Panther LS Tahun 2002 OTR Rp. 95 jt, UM Rp. 16 jt, angsuran Rp. 2.650.000 x 47 bln.

HONDA ALL NEW JAZZ Tahun 2009 PUTIH

CJ TAHUN 1984

OTR Rp 179 jt, UM Rp. 36 jt, Angsuran Rp 4.750.000 X 47 bulan, Asuransi All Risk 1 tahun, TLO 3 tahun.

ISUZU PANTHER TOURING 2009/2008

MITSUBISHI TS PU TH. 2004

Model Jeep Wrangler bagus sekali Rp. 175 jt

Mulus, Rp 45jt,UM Rp 15jt, Angsuran Rp 1.358.000 X 36 bulan.

UM Rp. 30 jt, angsuran Rp. 4.550.000 x 47 bln, ass all Risk 1 thn. OTR Rp. 165 jt

TOYOTA STARLET THN 1996 TURBO LOOK AC, Tape, velg, PS, PW, CL, mulus sekali, Rp. 99 jt, UM Rp. 29 jt, angsuran Rp. 2.386. 000 x 48 bln.


SENIN 19 AGUSTUS 2013 Proses ... dari Halaman 10 “Ini pelanggaran kode etik seandainya proses PAW ditunda dan tak dilaksanakan, padahal SK PAW-nya sudah ada di tangan sekwan,” kuncinya. Untuk diketahui, saat ini kurang lebih ada 7 SK Gubernur terkait PAW yang sudah ada di Sekretariat Dekot Manado yaitu James Karinda, Cicilia Longdong, Conny Rumondor dan Ricky Mewengkang, Ronny Eman, Deasi Roring, Sonny Lela dimana total keseluruhan anggota Dekot Manado yang pindah partai adalah 11 orang.(dede)

Upacara ... dari Halaman 10 Dalam pidatonya, dirinya mengatakan kalau momentum dalam memperingati hari HUT Kemerdekaan RI seperti ini harus benar-benar dipahami dan dihayati oleh seluruh rakyat Indonesia. “Ini dikarenakan perjuangan para pejuang dulu rela mengorbankan nyawanya dan keluarganya demi membela Negeri ini,” lanjutnya.(try24)

Harga ... dari Halaman 10 Hal tersebut sebagaimana diutararakan oleh beberapa pedagang di kawasan pasar tersebut. Menurut mereka, kalau turunnya harga daging ayam ini dikarenakan banyaknya stok, sementara permintaan mulai stabil. “kami sebagai pedagang juga takut membeli daging secara berlebihan seusai hari raya karena takut cepat rusak karena tidak dibeli konsumen,” ujar salah satu pedagang, Om Una. Menurutnya, daging ayam yang dibelinya sebagian besar berasal dari peternak di Minut dan Minahasa. Sebab kedua daerah itu merupakan penghasil ayam pedaging. “Kita juga telah memperhitungkan kerugian kalau seandainya ayam ini kita jual,” katanya.(try24)

Tetap ... dari Halaman 10 Kawasan pasar Kalimas, merupakan tempat dimana Asna menggelar dagangan ketupatnya. Dimana awalnya Asna hanya memerlukan beberapa daun kelapa mudah yang dibelinya dari seseorang kemudian dirajutnya menjadi sebuah ketupat. Oleh dirinya, kalau keuntungan yang diperoleh dari hasil dagangannya tersebut berkisar sampai Rp150 ribu kalau seandainya ketupat yang dibuatnya ke seluruhannya bisa laku terjual. “Saya setiap hari membuat ketupat sebanyak 100 ketupat dan saya jual perikat. Untuk satu ikat ada 10 buah ketupat dengan harga Rp10 ribu sehingga keuntungan yang cukup bisa saya dapatkan kalau semua ketupat ini habis terjual,” ungkapnya.(try24)

Aura ... dari Halaman 9 “Kerukunan antar agama adalah bagian terpenting dalam menjaga keutuhan NKRI. Mari jaga keharmonisan ini supaya Manado menjadi contoh indahnya kebersamaan di Indonesia,” kuncinya.(dede)

Warga ... dari Halaman 9 Namun sayangnya, masih banyak warga yang seakan tidak memperdulikan himbauan tersebut. Padahal dalam kepemilikan e-KTP tersebut sangat banyak manfaatnya dimana salah satunya seperti program kesehatan gratis berobat atau yang di kenal dengan Universal Corvorage (UC). Hal demikian sebagaimana disampaikan oleh Lurah Perkamil, Richard D Mantik saat di temui di lapangan Tikala ketika akan melakukan upacara Bendera dalam memperingati HUT RI ke 68, Sabtu (17/8) akhir pekan kemarin. Menurut Mantik, himbauan ini juga wajib ditaati oleh warga yang berada di wilayahnya. Pasalnya masih banyak warga yang terdata belum melakukan perekaman di kantor kecamatan. Namun sebagian besar dari mereka berada di luar kota, sedangkan lainnya warga wajib KTP yang baru berumur 17 tahun. “Banyak papan himbauan oleh Pemkot Manado tersebar dimana-mana mengenai masalah e-KTP, apalagi diketahui jika KTP SIAK yang di keluarkan oleh Dinas Capil di tahun 2014 sudah tidak berlaku lagi, kecuali e-KTP dari pemerintah pusat,” ungkapnya.(try24)

Gelar ... dari Halaman 9 Salah satunya adalah pesta rakyat yang digelar di Lingkungan III Kelurahan Wenang Selatan dimana antusias dari warga yang menyediakan makanan di setiap depan rumah masing-masing, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung saat itu. Apalagi dengan adanya beberapa kegiatan perlombaan seperti tenis meja, lari kelereng, gigit leper dan masih banyak perlombaan lainnya, lebih memeriahkan kegiatan pada hari itu. Kepala Lingkungan III Deny Rampen mengatakan kepada Swara Kita, Sabtu (17/8) akhir pekan lalu mengatakan, kalau kegiatan pesta rakyat ini tak lepas dari dukungan semua warga di lingkungannya sehingga kegiatan bisa berjalan aman dan cukup meriah. “Acara ini sempat di hadiri oleh Lurah setempat, dimana beliau cukup bangga atas kegiatan tersebut karena peran masyarakat dalam kerukunan dan persaudaraan bisa terlihat, apalagi acara tersebut berjalan dengan aman sampai selesai,” katanya.(try24)

Ekonomi BS lakukan ekspansi hingga ke kecamatan maju ekonomi dan meningkat kesejahtraan warga,” bebernya. Menurut Salibana, saat ini sudah ada puluhan kantor di sejumlah kecamatan. Itu sudah berlangsung lama. Namun, ke depan akan terus kita bangun kantor baru. “Kami juga telah membukan kantor cabang di beberapa kota besar sejak 2010 lalu, seperti di Surabaya, Malang, Jakarta, dan Bandung,” tukasnya. Metode ekspansi yang akan dilakukan pihaknya, kata Salibana, menyususl kinerja positif lembaga yang dipimpinya pada tahun ini, ditandai pertumbuhan laba cukup tinggi hingga akhir semester pertama 2013. Laba sebelum pajak per Juni 2013 tercatat sebesar Rp172,99 miliar, tumbuh 78,59 persen dibandingkan posisi sama tahun lalu yang

11

68 tahun merdeka, RI belum mandiri energi

ketika itu baru sebesar Rp96,86 miliar. Salibana mengatakan, pertumbuhan laba yang cukup tinggi tersebut diantaranya karena ekspansi kredit berjalan cukup baik. “Ekspansi kredit tercatat mengalami pertumbuhan 31,22 persen, setelah posisi Juni 2013 ini mencatat angka penyaluran Rp5,29 triliun, padahal posisi sama tahun lalu baru sebesar Rp4,03 triliun,” kata Salibana. Kinerja Bank Sulut yang makin baik tersebut, kata

Salibana, bukan hanya dari sisi peningkatan laba, tetapi juga secara umum terlihat dari peningkatan aset yang naik cukup baik. “Total aset Bank Sulut per Juni 2013 tercatat Rp8,49 triliun, naik 18,90 persen dibanding posisi sama tahun lalu dengan aset Rp7,14 triliun,” kata Salibana. Terciptanya peningkatan beberapa indikator keuangan tersebut, kata Salibana, tak lepas dari peran serta seluruh masyarakat Sulut.(haer)

Jakarta—Setelah 68 tahun merdeka dapat dikatakan Indonesia belum merasakan kemandirian di sektor energi. Begitu besarnya sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk pemanfaatan energi, belum menjadikan Indonesia kaya akan energi alternatif. “Kita punya banyak sumber daya untuk diolah menjadi sektor energi. Namun kenyataannya itu tidak berjalan. Pemerintah hanya terus mendorong penggunaan energi konvensional, seperti Bahan Bakar Minyak (BBM). Bahkan sampai sekarang itu pun disubsidi,” kata Pengamat Energi Dirgo Purbo beberapa waktu lalu. Kuota BBM yang dianggarkan pemerintah sebesar 48 juta kilo liter (kl), nyatanya telah membuat beban subsidi yang cukup besar bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Belum lagi beban subsidi energi di sektor kelistrikan yang terus mendorong proporsional anggaran dalam APBN. “Hampir Rp300 triliun belanja dianggarkan untuk subsidi di sektor energi. Mungkin dapat dikatakan ini melindungi rakyat. Namun sejatinya ini membuktikan bahwa kita belum mandiri di sektor energi,” ujar Dirgo. Dia juga menambahkan, disparitas harga BBM bersubsidi dan non subsidi tetap menjadi masalah meski penyesuain harga telah dilakukan pemerintah. Kini harga BBM bersubsidi jenis premium sebesar Rp6.500, sementara solar Rp5.500. Menurut Dirgo, dengan

penerus bangsa. “Jika melihat anak-anak, saya melihat masa depan, dan Gereja sebagai media tumbuh kembang anak. Ajarkanlah kepada anak-

anak memiliki hati serta kasih Kristus di dalamnya,” ujar Walikota. Disamping itu, dirinya mengingatkan agar tetap terus menjaga kerukunan

dan ketentraman di Kota Manado. “Mari tingkatkan terus keamanan di kota ini. Saya ajak kepada rohaniawan juga untuk mendoakan terus Manado

agar simbol kerukunan dan ‘torang samua basudara’ tetap dinyatakan dalam prilaku dan tindakan warga Gereja,” pesannya.(dede)

kenyamanan dan ketentraman. “Dimana ada rasa kerinduan untuk bersama, disitu ada rasa aman dan nyaman. Untuk itu mari kita jaga rasa itu,” ungkap Wawali.

Seyla pun menyampaikan agar kita selalu bersamasama hidup rukun. “Mari bersama-sama menjaga kota Manado ini. Mari kita saling bergandengan tangan

membangun kota ini dengan hidup rukun. Modal kenyamanan tentunya akan berdampak baik bagi pembangunan dan citra kota Manado di mata orang banyak,” ungkap Seyla.

Turut hadir juga dalam acara itu, Camat Tikala beserta istri dan jajarannya, Ketua MUI serta pemuka agama, tokoh masyarakat hingga warga masyarakat Kelurahan Banjer.(teem)

lebih maksimal lagi untuk melayani masyarakat Tikala. Pemerintah juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua TP PKK Kecamatan Tikala, Fauzijah Stela Pakaja SE

yang sudah b e rpartisipasi dalam menopang program kerja dari pemerintah Kecamatan,” ucap Sofyan dihadapan masyarakat Tikala.(este)

“Masyarakat Lingkungan 1 patut dicontohi oleh lingkungan yang lain karena selalu merayakan kemerdekaan Negara kita,” ungkap Kaeng disela-sela kegiatan pesta rakyat. Dalam kegiatan

tersebut,dihadiri juga oleh Anggota Dekot Manado, Royke Anter dan tokoh masyarkat Kelurahan Paal Dua, Utu Karundeng Kandowangko serta para Tokoh agama di Kelurahan Pal Dua.(este)

Walikota Manado berpesan dihadapan warga yang antusias menyaksikan pesta rakyat ini agar warga Manado menjaga kota ini supaya ada rasa aman dan tentram serta meningkatkan kerukunan. “Mari jaga Manado tetap aman dan tentram dan mari tetap melestariakan budayabudaya bangsa,” kata GSVL. Dikatakannya, dalam momentum kemerdekaan ini agar warga terus bersyukur atas kemerdekaan yang telah diraih.

“Kita harus bersyukur, tugas kita mengisi kemerdekaan ini dengan menjaga keamanan dan kenyamanan” tuturnya. Dalam kesempatan yang penuh dengan keakraban ini, hadir Walikota Manado GS Vicky Lumentut yang didampingi Wakil Walikota Manado, Harley Mangindaan bersama istri ibu Seyla Mangindaan Kudati SE ME yang juga selaku Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, dan Sekda, Ir. Maynard Haefrey Frayer

Sendoh MSi beserta istri Ir Deasy Sendoh Kandowangko yang juga ketua Dharma Wanita Kota Manado, Kepala Pimpinan Bank Sulut Manado, para anggota Muspida, FKUB dan jajaran

Pemkot Manado. Usai berpesta rakyat di TKB, GSVL dan Ai langsung menyisir sejumlah lokasi yang tengah dilangsungkannya pesta rakyat serupa di TKB.(dede)

sejumlah wartawan. Sementara itu, Kepala Disnaker Manado, Atto R M Bulo SH MH saat dikonfirmasi mengatakan bahwa Disnaker sendiri belum menerima surat dari sopir taksi itu. “Kami belum menerima surat seperti yang dimaksud. Namun kami tetap akan menindaklanjuti jika sudah ada laporan dari mereka para sopir. Ini tentunya

akan dikaji terlebih dahulu soal permasalahannya dan menurut informasi besok (hari ini,red) para sopir akan mendatangi kantor kami,” ujar Bulo via telepon genggam, Minggu (18/8) kemarin sambil menambahkan sebaiknya pihak perusahaan dapat membuat kesepakatan bersama kedua belah pihak agar tidak ada yang dirugikan.(este)

Untuk lebih mendekatkan petani, nelayan serta UMKM Manado—PT Bank Sulut akan terus melakukan ekspansi jaringan hingga ke seluruh kecamatan kecamatan yang ada di Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo. Direktur Utama PT Bank Sulut, Johanis Salibana, mengatakan pihaknya akan membuka dan memperluas kantor pelayanan hinga ke semua kecamatan di Provinsi Sulut serta Provinsi Gorontalo. “Kami masuk hingga ke kecamatan, karena ingin melayani masyarakat terutama petani dan UMKM yang banyak di daerah kecamatan dan desa,” kata Salibana. Menurut Salibana, pihaknya berharap masyarakat bisa menyentuh langsung dunia perbankan lewat Bank Sulut. “Kami ingin memberikan kredit atau pinjaman hingga ke masyarakat di desa terutama petani mendapat kredit, maka akan

SURAT KABAR HARIAN

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

SAAT ini sudah ada puluhan kantor di sejumlah kecamatan dimana diharapkan mampu membantu masyarakat.(foto: ist)

disparitas harga yang masih besar, peluang bisnis penyelewengan distribusi BBM bersubsidi masih tetap terjadi. “Pasti masih besar. Selama harganya masih beda jauh saya pikir itu tetap menjadi peluang bagi penyeleweng. Bisnis ini untungnya besar sekali kalau diarahkan ke luar daerah,” ujarnya. Sementara itu, Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat terjadi 439 kasus penyelewengan atau penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di semester I/2013. Direktur BBM BPH Migas, Djoko Siswanto menyatakan dari 439 kasus tersebut, sebanyak 319 kasus dalam proses penyidikan, 100 kasus masuk P21, sedangkan sebanyak 20 kasus sudah tahap incrach. “Penyelewengan tersebut banyak terjadi di daerah-daerah seperti pertambangan di Kalimantan, Sumatera kemudian ada beberapa di Jawa Barat dan di Jawa Timur, serta Sulawesi,” kata Djoko. Sementara itu, Komite BPH Migas Mayjen (Purn) Karseno menjelaskan, kasus penyelewengan BBM subsidi banyak terjadi pada jenis Solar karena disparitas yang masih tinggi. “Saat ini yang banyak penyelewengan-penyelewengan adalah minyak Solar karena masih terjadi disparitas yang cukup tinggi. Sehingga inilah yang menjadi masalah,” kata Karseno.(inic)

GSVL ... dari Halaman 10 Kepada jemaat, walikota berpesan agar mendukung pelayanan Tuhan sebagaimana fungsi dan tugas jemaat dalam Gereja. Tidak lupa juga,

Walikota berpesan kepada orang tua agar memperhatikan tumbuh kembang anak. Karena menurut Walikota, anakanak adalah generasi

Ai ... dari Halaman 10 Acara yang berlangsung meriah itu, Wawali bersama istri menghibur para warga dengan berduet membawakan lagu. Tak ayal, aksi membuat kegiatan pesta rakyat

berjalan tambah meriah dan Ai serta Seyla pun langsung disambut aplus warga. Terlepas dari itu, Wawali ikut berpesan kepada warga agar tetap menjaga dan mengawal keamanan,

Sario ... dari Halaman 10

Tikala ... dari Halaman 10 Dalam kesempatan yang sama, rasa terima kasih juga disampaikan oleh Camat kepada Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, Danramil, Kapolsek

Tikala dimana selama ini berjalan bersama untuk keamanan dan ketertiban daerah. “Saya yakin semua sudah bekerja secara maksimal. Kedepan akan

GSVL ... dari Halaman 9 Selain pentas seni yang manampilkan live music, seni bela diri tradisional seperti pencak silat, tarian dan musik nuasa Islamiah asal Timur Tengah yaitu Hadrah, juga turut menampilkan Nyong dan Nona Manado serta 2 pendaki wanita dari Manado yang akan menamcapkan bendera Indonesia dan Lambang Pemkot Manado di 7 puncak tertinggi dunia sehingga mereka akan memperkenalkan Manado di mata dunia.

Acara ini juga diisi oleh pagelaran seni yang ditampilkan dari utusanutusan tiap kecamatan dan kelurahan serta penarikan door prize dan juga pemberian bantuan pakaian kepada petugas kebersihan. Menariknya lagi, dalam pesta rakyat ini, Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado, Harley Mangindaan turut menari mengikuti dari Timur Tengah. Dalam kesempatan itu,

225 ... dari Halaman 9 “Kami harus menyetor 80 persen dari pendapatan, sedangkan sisanya kami harus menanggung bensin. Jika dihitung-hitung, uang yang kami bawa pulang tidak bisa mencukupi kebutuhan di rumah. Kami sudah menyurat ke beberapa instansi terkait diantaranya Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Manado,” ujar para sopir yang enggan namanya

dikorankan. Pihak Manajemen ketika akan dikonfirmasi sangat sulit ditemui dan wartawan dilarang masuk dimana hanya diijinkan sampai di pos security dengan alasan pimpinan dan staf sedang ada meeting sehingga tidak bisa diganggu. “Maaf pimpinan dan staf tidak bisa ditemui karena sementara rapat,” ujar salah satu security kepada

Budayawan ... dari Halaman 9 Ini mewujud pada adanya proses pencerahan dari setiap orang. Proses pencerahan inilah yang membangkitkan faktor semangat hidup yang sangat menentukan masa depan kebudayaan. Ketidak adanya anggaran menegaskan bahwa ada manusia yang tidak sadar dan itu sangat menentukan,” terang Paat, Minggu (18/8) kemarin. Sebelumnya, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Manado, Hendrik Warokah menegaskan, anggaran informasi untuk mengangkat pariwisata dan kebudayaan tidak ditata di APBD Manado. “Tidak ditata untuk anggaran informasi pariwisata dan kebudayaan.

Itu akan usulkan di perubahan,” ujar Warokah. Mantan Kepala Disparbud Manado, Peter Assa yang kini Kepala Bapedda Manado justru ketika dikonfirmasi menyebutkan, untuk anggaran informasi dari obyek wisata dan kebudayaan dalam bentuk leaflet dan brosur itu sudah tertata di APBD 2013, termasuk juga kegiatan TIK Pariwisata. Tak hanya itu, Assa juga mengungkapkan kalau untuk anggaran informasi juga ada di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) juga papan sinopsis obyek wisata. “Tapi untuk total anggaran kegiatan tersebut, sebaiknya konfirmasi langsung ke Disparbud,” terang Assa.(teem)


Mintom Minahasa, Tomohon

SENIN 19 AGUSTUS 2013

ANTISIPASI BENCANA

Angin kencang ancam sejumlah desa di Labar HAMPIR sepekan ini, cuaca dibeberapa daerah mengalami cuaca yang cukup ekstrim. Seperti yang melanda beberapa Desa di Kecamatan Langowan Barat (Labar), dimana angin yang cukup kencang, yang disertai dengan hujan sedang, menghantam beberapa Desa tersebut. Menurut pengakuan sejumlah warga, banyak rumah yang atap mereka rusak dikarenakan dihantam angin kencang ini. “Seng rumah kami sampai terlepas karena diterjang angin yang kencang ini, bahkan bukan hanya kami saja, rumahrumah banyak yang sengnya terangkat,” ujar Sinyo Sumigar, warga Desa Noongan. Sementara itu, beberapa warga yang berasal dari Desa Raringis, Ampreng dan Tumaratas mengatakan, tanaman yang mereka tanam seperti contoh jagung, banyak yang roboh dan patah diterjang angin kencang ini. “Jagung kami hampir sebagian besar roboh disambar angin kencang, padahal ada yang sudah berbuah, ini terancam tidak bisa dipanen karena buahnya masih muda,” tukas para warga ini. Sementara itu, untuk mencegah agar tanaman seperti Tomat dan Cabe tidak roboh, para Petani menambahkan patok penahan sebagai antisipasinya. “Kami terpaksa harus menambah patok tanaman tomat dan rica (cabe,red) kami, agar tidak mudah roboh dan patah. Padahal, tidak lama lagi akan panen. Namun, apalah daya, ini dikarenakan alam,” aku mereka. Selain menyebapkan tanaman-tanaman warga rusak, angin kencang ini juga mengakibatkan banyak pohon yang roboh dan patah. “Selain tanaman, pohon banyak yang roboh serta banyak bambu yang patah tidak beraturan. Pasalnya, angin yang menerjang seringkali berubah-ubah arah,” ujar mereka. Menaggapi hal ini, Pemerintah Kabupten (Pemkab) Minahasa, melalui Wakil Bupati (Wabup) Ivan Sarundajang, memintakan kepada seluryh warga untuk dapat lebih berhati-hati dan waspada ketika melakukan aktifitas diluar rumah. “Saya memintakan agar masyarakat dapat lebih waspada. Pasalnya, cuaca akhir-akhir ini sangat ekstrim, sehingga ketika beraktifitas diluar rumah, warga diharapkan bisa berhati-hati,” pinta Sarundajang, sembari juga mengajak seluruh warga Minahasa untuk waspada terhadap bencana yang sewaktuwaktu dapat menyerang.(try23)

USAHA

11 ribu UKM di Tomohon akan diberdayakan PERKEMBANGAN Kota Tomohon dalam 10 tahun terakhir ini setelah dimekarkan dari Minahasa, bisa dikatakan cukup pesat. Dengan perkembangan ini, itu menunjukkan perekonomian Kota Tomohon maju dengan pesat. Ini karena perekonomian Tomohon ditunjang oleh Usaha Kecil Menengah (UKM). Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tomohon, Ronny Lumowa mengatakan, kemajuan Tomohon turut di sumbangkan oleh UKM yang bergerak di berbagai sektor seperti pariwisata, perdagangan, jasa, pertanian dan perkebunan. “Sesuai dengan data yang kami peroleh, hingga akhir tahun lalu ada 11 ribuan UKM yang turut menunjang perekonomian kota Tomohon. UKM ini akan bertambah pada tahun ini seiring dengan terus majunya perekonomian Tomohon,” kata Lumowa kepada wartawan baru-baru ini. Seiring dengan bertumbuhnya usaha yang ada di Tomohon, kata Lumowa, maka Diskop dan UMKM Kota Tomohon akan memberdayakan seluruh UKM itu lewat bantuan langsung lewat dana, baik dari APBD maupun APBN. Hanya saja, dalam pemberian bantuan dana ini, saat ini Diskop dan UMKM hanya memilih usaha yang terbaik. “UMKM yang akan menerima bantuan akan kami seleksi. Tujuannya agar dana yang diberikan ini bisa dipergunakan bisa memajukan usaha itu agar tidak putus di tengah jalan,” katanya.(gebe)

SURAT KABAR HARIAN

12

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

PGE bantah ”kuras” kekayaan Minahasa Pasaribu janji 2015 akan hasilkan listrik sebanyak 80 ribu mega watt Tondano—Adanya tudingan bahwa pihak PT Pertamina hanya meraup dan menguras seluruh hasil di Minahasa tanpa memberikan sumbangsi sebagai timbal balik terhadap Negara, mendapatkan bantahan dari perusahaan itu. Menurut staf ahli General Manager (GM) PT PGE Lahendong, M Rusli Pasaribu mengatakan, anggapan tersebut memang sering dilontarkan oleh sebagian orang yang memiliki sudut pandang sempit. “Memang, banyak kali dalam pertemuan-pertemuan yang dilakukan Pertamina, ada saja pernyataan yang coba menyudutkan pihak Pertamina. Namun kami tidak serta-merta membalas dengan adu argumen, melainkan memberikan bukti bahwa kami bukan

hanya meraup keuntungan dan menguras segala hasil bumi di Indonesia termasuk di Minahasa,” aku Pasaribu. Pembuktian yang diberikan pihak PT Pertamina, menurut Pasaribu, seperti contoh adalah pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Sulut, yaitu membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang dipergunakan untuk kepentingan masyarakat sendiri. “Kami telah melakukan berbagai penelitian, terhadap sumber daya alam yang ada di Sulut dan kami mendapatkan bahwa beberapa lokasi di Sulut untuk bisa dilakukan pembangunan pembangkit listrik menggunakan tenaga uap bumi, seperti di Lahendong dan Tompaso. Itu merupakan

PT PGE Lahendong siap memproduksi 80 ribu mega watt pada tahun 2015 mendatang.(foto: ist)

contoh pembuktian kami terhadap orang yang menganggap negatif terhadap kami,” ujarnya. Menurut Pasaribu, tahun 2015 nanti, seluruh sumur Geothermal yang digali oleh pihak PT Pertamina diharapkan dapat beroperasi. “Tahun 2015 diharapkan seluruh sumursumur yang telah digali

dapat segera berfungsi dan bisa dijamin bahwa pasokan listrik untuk seluruh wilayah di Sulut dapat tercover dengan baik bekerjasama dengan pihak PLN,” katanya. Menurut Pasaribu, dengan beroperasinya seluruh sumur-sumur Gheothermal ini, bisa menciptakan listrik

PERSIAPAN KOTA LANGOWAN

masih banyak yang harus dilakukan untuk menghadapi terbentuknya Kota Langowan ini. “Oleh karena itu, dalam diskusi nanti, diharapkan agar peserta dapat memberikan pendapatnya, curahan hati, serta solusi terbaik untuk cita-cita bersama, mewujudkan serta memajukan kota langowan nanti,” katanya. Menurut Rumagit, peserta yang akan turut serta tidak terbatas hanya kepada Akademisi saja, Tokoh masya-

rakat saja, Tokoh Agama saja, melainkan seluruh elemen warga. “Jadi kami mengundang agar seluruh elemen warga langowan dapat berpartisipasi dalam acara ini, karena kami sangat yakin bahwa dengan dukungan dan persatuan untuk kota langowan, akan mendapatkan program-program yang wajib dilakukan dan diterapkan nanti,” pinta Rumagit, yang diiyakan pula oleh Sekertaris Tim Kerja, Ikbal Durant.(try23)

Poli terima SK kenaikan pangkat

30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun, serta penyerahan SK kenaikan pangkat kepada 2 orang pejabat yakni Sekretaris Kota Dr Arnold Poli SH MAP dari IVc ke IVd dan Kepala Badan Penyuluh Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan Ir Jantje Ering dari IVb ke IVc. “Penghargaan Satya Lencana kepada 25 PNS, terdiri dari 6 orang Satya Lencana 30 tahun, 10 orang Satya Lencana 20 tahun dan 9 orang Satya Lencana 10 tahun,” ungkapnya. Setelah itu, kegiatan dalam rangka Hut Proklamasi tersebut dilanjutkan dengan kegiatan Defile yang start dari lapangan eks Rindam Kakaskasen dan finish di Patung Tololiu Matani. “Malamnya dilaksanakan toast kenegaraan di rudis Walikot Tomohon, usai kegiatan penurunan bendera,” tambah Kabag Humas Pemkot Tomohon, Ruddie A Lengkong.(gebe)

dilangsungkan di GMIM Zentrum Langowan pada Senin (19/8) hari ini. Menurut Ketua Tim Kerja, Donny Rumagit, pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk menyerap apa yang diinginkan oleh seluruh warga untuk Kota Langowan ini. “Dengan pelaksanaan acara ini, diharapkan ada masukan-masukan yang berguna untuk diterapkan untuk kota langowan nanti,” ujar Rumagit. Lanjut dikatakannyan

HUT RI

WALIKOTA Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak saat bertindak sebagai Inspektur Upacara di perayaan HUT Kemerdekaan RI, Sabtu lalu.(foto: ist)

Tomohon—Upacara detikdetik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-68, Sabtu (17/8) akhir pekan lalu, Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) yang dilaksanakan di lapangan kantor Walikota Tomohon.

Namun, upacara tidak dipusatkan di kantor Walikota, karena di setiap kecamatan melaksanakan upacara diwilayah masingmasing. “Untuk upacara dikantor walikota itu perutusan dari SKPD dijajaran Pemkot Tomohon, instansi swasta, BUMN,

sehingga target 80 ribu mega watt dapat terpenuhi,” jelasnya. Dirinya menjamin bahwa dengan penggunaan energi yang berasal dari alam, yang terus menerus dapat diperbaharui, maka akan menekan pengeluaran dari sektor Migas untuk pembangkit listrik lainnya.(try23)

KEHUTANAN

Tim kerja gelar diskusi curah pendapat Langowan—Dalam upaya untuk mempersiapkan diri menjelang penetapan Langowan menjadi salah satu daerah otonom sebagai Kota Langowan, perlu adanya satu persepsi dan harapanharapan baru, untuk mengantar Kota Langowan nanti. Guna untuk mewujudkan hal tersebut, Tim Kerja persiapan Kota Langowan, akan menggelar Diskusi yang diramu dalam suatu acara yang bertajuk “Tou Langowan Bakudapa”, yang akan

sebanyak 80 ribu mega watt. “Pelaksanaan pembangunan dan pengeboran sementara dipersiapkan seperti halnya di desa tember kecamatan tompaso, yang dijadikan sumur injeksi untuk mengoperasikan turbin yang rencananya akan dipasang turbin untuk 2 kali 20 ribu megawatt,

BUMD, Organisasi Kemasyarakatan serta siswa SD, SMP dan SMA,” kata Ketua Panitia Pelaksana Drs Wendy Karwur MAP. Usai pelaksanaan upacara dilanjutkan dengan penyerahan Satya Lencana kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sudah mengadi

Tomohon belum bisa jalankan legalitas kayu Tomohon—Pemerintah pusat telah menekankan agar industri yang menggunakan kayu bisa memanfaatkan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) untuk mengatasi maraknya produk kayu hasil pembabatan hutan. Selain itu, pemerintah juga mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan No 64 tahun 2012 yang mengharuskan lampiran sertifi-kasi sebelum mengekspor kayu maupun produk olahannya. Namun sayangnya, un-tuk Kota Tomohon sendiri yang terkenal dengan industri rumah panggung belum bisa menerapkan sistem ini. Pasalnya, untuk kota Tomohon dimana ada Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ingin membantu, masih terhambat perijinannya di pusat. “Memang ada UKM yang bersedia memberikan kemudahan dalam sertifikat kayu. Tapi kendalanya itu belum jalan karena menurut

UKM jika pengurusannya terlalu mahal,” ujar Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kota Tomohon, Ir Fredy Kaligis kepada wartawan baru-baru ini. Menurut Kaligis, dengan adanya sertifikat kayu ini, maka akan sangat membantu pelaku usaha atau industri rumah panggung Woloan untuk mendapatkan bahan baku yang sesuai dengan peraturan atau tidak melawan hukum. “Ini bisa mengurangi permintaan kayu secara ilegal dan juga perambahan hutan sehingga sistem SVLK ini sangat baik,” katanya. Sebelumnya, Pemerintah pusat melalui Menteri Kehutanan telah menjanjikan subsidi untuk memudahkan UKM guna memperoleh sertifikat Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). Pasalnya, biaya mengurus SVLK mencapai Rp50 juta hingga Rp70 juta.(gebe)

LP ANAK

HUT RI, 87 napi dapat remisi To m o h o n — S e p e r t i tahun-tahun sebelumnya, perayaan HUT RI di setiap Lembaga Pemasyarakatan (LP), oleh pemerintah akan memberikan remisi atau pengurangan masa tahanan bagi penghuni LP.

Seperti di Kota Tomohon, pada perayaan HUT RI ke68 tahun ini, Pemerintah memberikan remisi bagi 87 warga di LP anak Kota Tomohon. Ke 87 warga binaan ini terdiri dari 76 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak yang hadir dalam upacara pemberian remisi ini berharap bagi warga binaan yang mendapatkan remisi agar terus memperbaiki diri dan tidak mengulangi lagi perbuatan melanggar hukum disaat bebas nanti. “Sebagai warga negara yang baik, kiranya kita bisa berpartisipasi dalam pembangunan bangsa demi negara ini,” katanya. Pada kesempatan ini Eman juga menyerahkan ijasah kelulusan kepada salah satu warga binaan atas nama Andre Wongso yang merupakan siswa dari SMA Kosgoro Tomohon.(gebe)


SENIN 19 AGUSTUS 2013

PISAH SAMBUT PASTOR

KDP dan JJT akrab dengan umat Katolik di Paroki Amurang

KDP dan JJT serta Assisten I, Camat Amurang bersama Tokoh Umat Katolik Paroki Kebangkitan Kristus Amurang.(foto:servi/sk)

KEPERCAYAAn yang diberikan kepada sosok Kristovorus Deky Palinggi SE (KDP) sebagai Ketua Umum Panitia Pertemuan Berkala SMA/SMK yayasan Katolik se-Keuskupan Manado, yang meliputi wilayah Suluttenggo tersebut, menandakan kedekatan dengan umat Katolik. Buktinya, KDP—sapaan akrab Palinggi yang tak lain adalah suami tercinta Bupati Minsel Christiany ‘Tetty’ Paruntu SE, bersama dengan Wakil Ketua Dekab Minsel Jenny Johana Tumbuan (JJT), akrab dengan umat Katolik Paroki Amurang. Kehadiran KDP dan JJT bersama Bupati Minsel yang diwakili oleh Assisten I Minsel Drs Danny Rindengan tersebut, yakni untuk memenuhi undangan pisah sambut Pastor Paroki Kebangkitan Kristus Amurang. Bahkan, setelah mengikuti ibadah Misa, KDP dan JJT disambut dengan hidangan berupa makanan dalam rangkaian syukuran pisah sambut Pastor Paroki tersebut. Berce Pangemanan, umat Katolik Paroki Kebangkitan Kristus Amurang ini kepada Koran ini mengatakan, bahwa sosok bapak KDP (Palinggi, red) adalah sosok yang sangat akrab dengan siapa saja, bahkan tak membeda-bedakan ras maupun agama. Apalagi KDP pernah mengecap pendidikan di SMA Katolik di Tolitoli. “Yang pasti sosok KDP sudah tak asing bagi umat Katolik di Amurang, dan telah dipercayakan sebagai Ketua Panitia Pertemuan Berkala SMA/SMK SeKeuskupan Manado. Bahkan, kami yakin KDP akan diberkati Tuhan dan sukses sebagai Wakil Rakyat di Deprov Sulut, bahkan juga ibu Wakil Ketua Dekab, yang begitu dekat dengan Umat Katolik di Amurang,” ucap Pengemanan. Sementara itu, KDP memberikan apresiasi kebersamaan dalam persatuan sesame umat yang terus diciptakan oleh umat Katolik Paroki Kebangkitan Kristus Amurang. “Kebersamaan umat Katolik di Amurang adalah modal dalam membangun Gereja kedepan, untuk saya pribadi maupun keluarga, mengucapkan selamat bertugas untuk bagi bapak Pastor yang baru, dan selamat juga bertugas untuk bapak Pastor yang lama di tempat yang baru,” ungkap Palinggi.(esem/brik-k)

CPNS MINUT

Minut tidak kekurangan pegawai TAHUN 2013 ini, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dipastikan tidak akan menerima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Minut Drs Aldrin Posumah MSi, Minggu (18/8) kemarin. Dikatakan Posumah, kuota penerimaan CPNS tersebut semua tergantung dari pemerintah pusat. Jika diperlukan adanya penerimaan maka, tentu itu disesuaikan dengan kebutuhan. “Untuk Minut sendiri, saat ini masih fokus pada Honor Daerah (Honda). Sehingga untuk penerimaan CPNS belum ada,” tutur Posumah. Sementara itu, Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA, saat disentil apakah tahun 2014 akan dibuka penerimaan CPNS mengatakan, semua tergantung dari pemerintah pusat. Tapi secara kenyataan Minut saat ini tidak kekurangan pegawai, jadi itu masih dalam kajian, apa perlu ditahun mendatang diadakan penerimaan atau tidak. “Dari data yang ada, Minut tidak kekurangan pegawai. Hanya saja masih ada kebutuhan tertentu yang diperlukan, seperti tenaga guru dan kesehatan. Ini berkaca dari masih banyaknya kebutuhan akan tenaga guru dan kesehatan, yang perlu ditempatkan di kepulauan yang terpencil,” terang Singal.(eres)

Minselutra Minsel, Minut, Mitra

SURAT KABAR HARIAN

13

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

T2-JaDi akur di akhir masa jabatan Singal ajak maknai hasil perjuangan pahlawan, Tetty Irup untuk yang ketiga kalinya Sulut—Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-68, Sabtu (17/8) akhir pekan lalu, di Kabupaten Mitra, menjadi upacara terakhir dimasa jabatan Bupati Telly Tjanggulung (T2) dan Wakil Bupati Drs Jeremia Damongilala MSi (JaDi). Pasalnya, kepala daerah dan wakil kepala daerah ini, terhitung tanggal 24 September nanti, sesuai dengan SK Mendagri, akan berakhir masa jabatan keduanya. Namun demikian meski kalah dalam pertarungan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) lalu, dan keduanya menjadi rival dalam pertarungan tersebut, T2-JaDi saat HUT proklamasi akhir pekan lalu, terlihat akur duduk berdampingan di panggung kehormatan dan saling melempar senyum. “Ini momen yang sangat berharga bagi keduanya, sebab ini upacara terakhir bagi mereka berdua,” ujar Sekretaris KNPI Mitra Robby Lumbu. T2 sendiri, menjadi Irup dipagi hari, dan sore harinya JaDi yang menjadi Irup, pada upacara yang digelar di

lapangana Ompi Ratahan. Damongilala, ketika menemui beberapa pejabat dan wartawan, berjabat tangan serta mengatakan upacara tahun ini, merupakan hari terakhir menjadi Irup, di daerahnya sendiri. “Saya nanti setelah pulang ke rumah akan menyuruh istri saya untuk menyimpan seragam ini, sebagai kenang-kenangan pernah menjadi seorang putra pertama pemimpin daerah ini,” ujar Damongilala, disambut senyum istri tercintanya Ny Herlina Damongilala-Siwu. Sementara itu, saat upacara dipagi hari, hadir juga calon Bupati dan Wakil Bupati Mitra terpilih, James Sumendap dan Ronald Kandoli, serta seluruh pejabat daerah ini. Rangkaian HUT RI ini, dilanjutkan malam harinya, dengan menggelar tos bersama yang dilaksanakan di Auditorium Pemkab Mitra. Begitu pula di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI, berlangsung dengan meriah dan penuh su-

BUPATI Drs Sompie Singal MBA menyerahkan sang Merah Putih kepada Paskibra untuk dikibarkan (kiri). Detik-detik pengibaran bendera pada Upacara HUT Kemerdekaan RI di Minsel (tengah). Bupati Telly Tjanggullung dan Wakil Bupati Drs Jeremia Damongilala MSi, usai upacara terlihat akur saat foto bersama pejabat di lingkungan Pemkab Mitra (kanan).(foto: ist)

kacita. Disela-sela peringatan, Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA menyampaikan amanat. Dimana dikatakan Singal, tidak sedikit darah dan airmata yang diteteskan pahlawan kita dalam merebut kemerdekaan Bangsa Indonesia beberpa silam lalu. “Untuk itu, saya mengajak bagi semua masyarakat agar dapat memaknai hasil perjuangan para pahlawan. Tentu penjajahan yang kita hadapi sekarang berbeda dengan lalu, sekarang kita dituntut berperan dalam memajukan pembangunan di Indonesia, sebagai wujud menyempurnakan apa yang telah diberikan pahlawan kita,” pesan Singal. Ditambahkan Singal, sebagai bagian dari Bangsa Indonesia, tentunya kita terpanggil untuk mempertahankan bangsa ini, tentu dengan nilai kesatuan dan persatuan serta

kebersamaan. “Untuk Minut sendiri, mari kita terus mengisi kemerdekaan dengan pembangunan daerah, tentu dengan mengoptimalkan berbagai program pengembangan ekonomi khusus,” terang Singal. Usai melakukan upacara, rombongan Pemkab Minut dan sejumlah pejabat baik dari TNI, kejaksaan dan Polri, melakukan ziarah ke taman makam pahlawan Walanda Maramis. Dimana Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari)Airmadidi Irvan Samosir bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) sebelum penaburan Bunga dilakukan. Sementara itu, dalam rangka upacara peringatan hari Kemerdekaan RI yang ke-68 tanggal 17 Agustus 2013 pekan kemarin, Bupati Minsel Christiany ‘Tetty’Paruntu SE,

Kecamatan Sinonsayang meriahkan HUT RI ke-68

Sinonsayang—Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan RI ke-68, Sabtu (17/8) pekan kemarin, diperingati oleh segenap bangsa Indonesia. Akan hal ini, juga dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Sinonsayang, dimana persatuan dalam persuadaraan, serta kebersamaan dalam membangun Minsel, menjadi semangat kemerdekaan bagi mereka. Ketua umum panitia pelaksana Hans Wowor, saat ditemui selesai upacara bendera, kepada harian ini mengatakan, dalam rangka mempererat tali persaudaraan serta untuk memeriahkan perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-68, panitia pelaksana mengelar berbagai perlombaan untuk memperebutkan tropi, serta penghargaan lainnya, dengan melibatkan semua lapisan masyarakat yang

ada di Kecamatan Sinonsayang. “Dalam perayaan HUT Proklamasi kali ini, ada lima perlombaan yang dilaksanakan antara lain, lomba gerak jalan, lomba menu, lomba kebersihan lingkungan, lomba pajak serta lomba caka-caka, yang diikuti oleh masing-masing perwakilan dari Desa dan Sekolah,” ujar Wowor, yang juga menjabat Hukum Tua (Kumtua) Desa Ongkaw Satu. Dia juga mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga, disampaikan kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, baik warga masyarakat maupun pemerintah yang ada di Kecamatan Sinonsayang. “Mewakili panitia dan pemerintah, saya mengucapkan terima kasih kepada para donatur atas segala partisipasinya, sehingga perayaan ini dapat terlaksana dengan sukses,”

ucapnya. Sementara itu, Camat Sinonsayang Adrian Sumeweng MSi, selaku Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan HUT Proklamasi, dalam sambutannya mengatakan, semangat juang yang tinggi serta rela berkorban yang telah ditunjukan oleh para pejuang dalam merebut kemerdekaan negara ini, hendaklah menjadi teladan bagi kita, dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. “Saya selaku camat Sinonsayang mengajak semua masyarakat untuk bersamasama dengan pemerintah dalam meneruskan apa yang dicita-citakan para pahlawan kita, untuk menuju masyarakat yang makmur dan sejahtera,” ucap Sumeweng. Sementara itu, personil Dekab Minsel Karel Lakoy memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas rasa

mentum hari kemerdekaan ini, kita harus jadikan momen untuk bersatu membangun Minsel tercinta. “Semangat para pahlawan harus terus melekat kepada kita dalam membangun Minsel yang kita cintai bersama ini. Dirgahayu RI ke-68, jayalah terus Indonesia,” tutup Paruntu. Hadir dalam upacara bendera tersebut, Ketua Dekab Minsel Boy Tumiwa BSc SH, Wakil ketua Dekab Minsel Ny Jenny Johana Tumbuan SE, Wakil Bupati Minsel Drs Sonny ‘Frans’ Tandayu, Kapolres Minsel, Kejari Amurang, Kepala PN Amurang, Dandim Minahasa, ketua TP PKK Minsel Ny Ivone Tandayu-Rarang SE, para tokoh pejuang maupun masyarakat, dan para pejabat dijajaran Pemkab Minsel serta para siswa dan PNS di Minsel.(try19/eres/esem/sl)

HUT RI KE-68

Persatuan jadi penyemangat pemerintah dan warga

CAMAT Sinonsayang Adrian Sumeweng saat melepas peserta gerak jalan (kiri). Panitia HUT RI ke-68 Kecamatan Sinonsayang (kanan).(foto:servi/sk)

untuk ketiga kalinya menjadi Inspetur Upacara (Irup) sebagai Bupati Minsel, sementara pemimpin upacara yakni Kasat Lantas Polres Minsel AKP Marganda Aritonang. Bukan hanya itu saja, namun di Minsel usai upacara bendera, peringatan HUT diwarnai dengan pawai drum band serta gerak jalan. Dari pantauan Swara Kita, sebelum pelaksanaan upacara bendera Bupati memimpin upacara di Rumah Tahanan (Rutan) Amurang, bahkan menyerahkan remisi bebas kepada dua orang warga tahanan penghuni Rutan. Upacara bendera kemudian dimulai sekitar pukul 10.00 Wita, yang diawali dengan detik-detik Proklamasi. Bupati Minsel Christiany ‘Tetty’ Paruntu SE usai pelaksanaan upacara kepada seluruh wartawan mengatakan, mo-

nasionalisme yang dimiliki warga Kecamatan Sinonsayang dalam memaknai perayaan HUT Kemerdekaan. “Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada warga, dimana mereka sangat berantusias untuk mengikuti detik-detik proklamasi dan itu menandakan bahwa mereka sangat menghargai jeri payah para pejuang dalam merebut kemerdekaan,” pungkasnya. Suksesnya kegiatan tersebut, tak lepas dari peran para tim panitia Kemerdekaan Kecamatan Sinonsayang, masingmasing Kumtua Desa Ongkau I Hans Wowor, Kumtua Desa Ongkau II Susan Lumi, Kumtua Desa Ongkau III Muhamad Dumbela, Kumtua Desa Poigar I Alex Tumundo, Kumtua Desa Poigar II Nelwan Nayoan, Kumtua Desa Durian Roy Rugian, Kumtua Desa Aergale Denny Lende, Kumtua Desa Boyong Pante Rafles Laoh, Kumtua Desa Boyong Pante II Hendrik Maniku, Kumtua Desa Blongko Goan Rattu, Kumtua Desa Tinawangko Nico Tampi, Kumtua Desa Tanamon Saidin Tubuon, Kumtua Desa Tanamon Utara Zainudin Katili.(esem/brik-s)

Rindengan sosok di balik suksesnya kegiatan di Minsel

KETUA Panitia HUT RI ke-68 Pemkab Minsel juga Asisten I Drs Danny Rindengan (Kiri) bersama istri (Kanan) berfoto dengan Bupati dan suami, serta Wakil Ketua Dekab Minsel.(foto:servi/sk)

Amurang—Peringatan bahkan kemeriahan HUT RI ke-68 di Kabupaten Minsel sukses digelar, dan sosok dibaliknya suksesnya kegiatan tersebut, tak terlepas dari peran Ketua Panitia yang juga adalah Assisten I Minsel yakni Drs Danny Rindengan. Pasalnya, sejak lombalomba antar SKPD menyongsong HUT RI sampai pada upacara bendera, penurunan, bahkan ditutup dengan tost kenegaraan, semua berjalan dengan aman dan tertib sesuai dengan penataan. Rindengan yang diwawancarai Koran ini mengatakan, suksesnya peringatan HUT RI dan kemeriahannya tak terlepas dari kerjasama seluruh panitia yang ada. “Ini sukses bersama temanteman panitia, juga karena tanpa mereka tak akan

sukses seperti ini, untuk saya mengatasnamakan panitia serta pemerintah Kabupaten Minsel mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen yang sudah berpartisipasi dan turut menopang lewat dana, semoga dapat diberkati Tuhan Yesus Kristus,” tukas Rindengan. Sementara itu, Bupati Minsel Christiany ‘Tetty’ Paruntu SE memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara HUT RI ke68 di Kabupaten Minsel, yang telah menjalankan tugas bahkan sukses sampai pada akhir. “Panitia harus diberikan apresiasi terutama kepada Ketua Panitia bapak Assisten I, untuk saya sampaikan terima kasih atas kerja sama yang baik ini,” ungkap istri tercinta Kristoorus Deky Palinggi SE (KDP) ini.(esem/brik-s)


SENIN 19 AGUSTUS 2013

11 napi LP Klass IIB dapat remisi DENGAN adanya peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang Ke68 Tahun, sebanyak 11 Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Klass IIB Ulu Siau mendapat remisi. Pemberian remisi kepada narapidana tersebut dilakukan disela-sela pelaksanaan upacara bendera dalam rangka HUT Kemerdekaan RI Sabtu (17/8) akhir pekan lalu khusus Lapas Klass IIB Ulu Siau dengan inspektur upacara Bupati Sitaro Toni Supit SE MM. Dalam sambutannya, bupati memberikan selamat kepada para narapidana yang mendapat remisi, sehingga dengan remisi yang ada para narapidana akan terus mengalami perubahan selama berada di Lapas Klass IIB. “Tentunya ini menjadi harapan pemerintah daerah, dan juga moment HUT Kemerdekaan ini membuat hubungan antara para petugas Lapas dengan para narapidana akan terus tercipta dalam rasa kebersamaan,” harap bupati. Usai melaksanakan upacara bendera di Lapas Klass IIB Ulu Siau, bupati bersama rombongan melanjutkan upacara bendera di Lapangan Batahi Ondong, kemudian melanjutkan proses penaburan bunga sebagai tanda penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah gugur dalam merebut kemerdekaan.(esge/mm)

Apel Korpri warnai HUT RI Kota Bitung PERINGATAN HUT RI di Kota Bitung diawali dengan Apel Korpri seluruh Pegawai lingkup Pemerintah Kota Bitung bersama BUMD di lapangan Upacara SMK Negeri 2 Bitung. Sekretaris Kota Bitung Drs Edison Humiang saat membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Utara menuturkan bahwa menjadi kebanggaan bagi kita bersama bahwa alam kemerdekaan yang kita miliki dan nikmati higga saat ini. “Kemerdekaan ini bukanlah sebuah pemberian secara cuma - cuma tetapi adalah hasil dari sebuah perjuangan dalam satu visi, satu tekad dan komitmen, yakni merebut kemerdekaan serta menghapuskan penjajahan dari bumi pertiwi Indonesia tercinta,” ungkap Humiang. Dalam sambutannya juga menuturkan tentang bagaimana kita mengisi kemerdekaan bagi kemajuan bangsa. “Kita lanjutkan perjuangan mengisi kemerdekaan dengan memberikan yang terbaik bagi akselerasi pembangunan, agar negara kesatuan Republik Indonesia yang bersatu dan berdaulat, tetap kokoh, berdiri sejajar bahkan tampil terdepan dari bangsa - bangsa lainnya yang ada dimuka bumi ini,” tutur Humiang. Disamping itu Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara terus berupaya mengiringi langkah pembangunan untuk mengisi kemerdekaan, berbagai program telah dilakukan dalam menunjang pengembangan kawasan Ekonomi Khusus ,”Telah di optimalisasikan pengembangan kawasan ekonomi khusus sebagai bagian dari rangkaian implentasi masterplan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia,” tutur Humiang.(wepe)

Satalrobit

Sangihe, Talaud, Sitaro, Bitung

SURAT KABAR HARIAN

14

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

Mantiri Jr bahu membahu di panjat pinang

Lomba khas HUT Proklamasi digelar PDIP Bitung Bitung—Pelaksanaan HUT Kemerdekaan RI ke 68 di Kota Bitung Sabtu (17/ 8) diwarnai dengan berbagai lomba khas Hari kemerdekaan seperti Lomba panjat pinang, lomba lari karung sampai dengan lomba lari kelereng di setiap kelurahan. Di Kelurahan Manembonembo yang dimotori oleh Ketua DPC PDI Bitung Ir Mourits Mantiri menyelengarakan lombalomba tersebut dengan dihadiri oleh Ratusan Masyarakat.

“Saya hanya menjaga tradisi kemerdekaan ini jangan sampai hilang sebab ada dibeberapa daerah lain tradisi semarak Hut Kemerdekaan ini sudah hilang,” jelas Mantiri yang saat itu menunjuk Ir Ritha Tangkudung istrinya sebagai Koordinator Acara. Diapun mengatakan jika perencanaan ini tidak diatur hanya saja keinginan keluarganya untuk membangkitkan rasa nasionalis dengan lomba-

lomba khas kemerdekaan. “Tidak ada persiapan khusus untuk lomba-lomba ini, semuanya kami lakukan demi meramaikan HUT Proklamasi sebab sejak kecil tradisi ini sudah dilakukan oleh tua-tua kampong,” jelas Mantiri. Diapun sangat mengharapkan jika kedepan, pihak kelurahan-kelurahan yang tidak melakukan hal ini dapat melakukannya. “Dengan kegiatan seperti ini diharapkan akan menumbuhkembangkan nasionalisme kita terhadap

Negara kesatuan Republik Indonesia,” kata Mantiri. Uniknya, pada lomba panjat pinang itu, anak bungsu mantiri Gerard Mantiri juga berpartisipasi meski semua hadiah yang ada dipohon pinang tersebut disediakan oleh sang bapak yang adalah Wakil Ketua Dekot Bitung. “Mau gampang dipotong saja pinangnya atau pakai tangga. Tapi semua harus bersatu supaya hadiah diatas bisa dibawa turun,” kata Mantiri Junior ini.(wepe/brik-s)

MANTIRI Junior bahu membahu bersama rekanrekannya di panjat pinang disaksikan langsung oleh orang tuannya yang adalah Ketua DPC PDIP Bitung.(foto: epang/sk)

Penggunaan potasium di Mahoro kian marak Illegal fishing kian mengkhawatirkan Ulu Siau—Minimnya pengawasan di pulau-pulau terluar khususnya Pulau Mahoro yang menyimpan kekayaan bawah laut mulai dari terumbu karang hingga ikan-ikan yang dilindungi, membuat wilayah tersebut menjadi sasaran oknumoknum yang tidak bertanggungjawab yang melakukan illegal fishing atau penangkapan ikan tanpa izin. Parahnya, para pelaku pun menggunakan potasium. Dari informasi yang

berhasil dirangkum harian ini Sabtu (17/8) akhir pekan lalu, aksi yang bertentangan dengan hukum tersebut dilakukan oleh sejumlah oknum-oknum dari wilayah Pulau Siau yang seringkali dalam setiap minggunya bertamasya ke Pulau Mahoro dengan membawa potasium untuk menangkap ikan. “Mereka seringkali setiap minggu ke Pulau Mahoro, dengan menggunakan perahu dengan alasan bertamasya tapi sudah

membawa potasium. Sebagai masyarakat yang cinta lingkungan terutama menjaga kelestarian biodata bahkan dunia pariwisata daerah ini kami merasa peduli. Apalagi ada aksi seperti ini, dan kami sudah mengantongi oknum-oknum ini yang sering kesana,” ungkap salah satu sumber yang ingin namanya dirahasiakan. Namun sangat disayangkan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sitaro, Ir Medi Ompi MSc PhD ketika dikonfirmasi harian ini via ponselnya tidak menggubris, bahkan saat ditanya lewat SMS tidak dibalas.(esge/mm)

PEMBANGUNAN

Supit komit tingkatkan sarana infrastruktur Ondong—Mengakhiri kepemimpinan di periode 2008-2013, dan setelah terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Sitaro, Bupati Toni Supit SE MM berkomitmen untuk meningkatkan sarana prasarana infrastruktur diwilayah yanh masih membutuhkan sentuhan pembangunan. “Pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur akan ditingkatkan, terutama wilayah-wilayah yang

masih membutuhkan sentuhan pembangunan proyek-proyek,” tukas bupati lewat Kepala Bagian Humas Protokuler dan Persandian Setda Sitaro, James Marthin SPd. Dikatakan Marthin, pimpinan daerah dalam hal ini bupati punya kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. “Sehingga apa yang menjadi kebutuhan masyarakat yakni kepentingan umum yang menjadi skala prioritas

dalam pembangunan,” kata Marthin. Selain itu, pimpinan daerah sangat berharap agar pelaksanaan pekerjaan proyek-proyek yang dilaksanakan oleh para kontraktor atau pengembang dikerjakan dengan penuh tanggungjawab. “Sebab nantinya sarana infratruktur akan dinikmati oleh masyarakat, jadi dikerjakan dengan penuh tanggungjawab,” himbaunya.(esge/mm)


SENIN 19 AGUSTUS 2013

PILCALEG 2014

Djelantik optimis masuk DCT DJELANTIK Mokodopit optimis masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) dalam Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) 2014 untuk Kota Kotamobagu (KK). Hal tersebut dilakukan Djelantik pascakalah bertarung dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota pada 24 Juni lalu. Sebagai Ketua partai berlambang pohon beringgin di KK, Djelantik sangat optimis bisa terakomodir melalui Daftar Calon Sementara (DCS) ke DCT yang penyusunannya tengah dilakukan di Komisi pemilihan umum (KPU) Kotamobagu. Berdasarkan berkas sebagai Caleg yang sudah diserahkan ke KPU Kotamobagu pada 1 Agustus kemarin, dan proses pengunduran dirinya yang tinggal menunggu hasil. Untuk itu, Djelantik yang masih menghabiskan masa jabatan walikota hingga 22 September mendatang, belum memikirkan kemungkinan tidak terakomodir. Karena posisi dirinya sebagai caleg berada diantara DCS ke DCT. Sambil mencontohkan beberapa pejabat dibawahnya yang juga memiliki niat yang sama dalam pemilu 2014. Diantaranya mantan camat Kotamobagu barat yang berstatus pensiun, serta mantan sangadi Desa Bilalang. “Ada peluang kenapa tidak, saya opitimis terakomodir, untuk itu saya tidak mendahului keputusan KPU sebelum adannya DCT,” tutur Djelantik, seraya menyerahkan sepenuhnya urusan tersebut ke KPU.(veem)

Totabuan

Bolmong, Kotamobagu, Bolmut, Boltim, Bolsel

Warga Buyat tak nikmati air bersih Sudah 2 bulan pipa air tidak lagi berfungsi Buyat—Sudah sejak dua bulan ini, sebagian warga Desa Buyat bersatu Kecamatan Kotabunan Boltim, tidak lagi menikmati air bersih yang

bersumber dari mata air Lotung dan Bukaka. Pasalnya, pipa air yang buat atau sumbangan dari eks PT New Mont, kini sebagian tidak lagi

berfungsi. Sehingga warga di Desa Buyat Induk dan Buyat Selatan, banyak yang tidak lagi menikmati aliran air tersebut. Menurut salah satu warga Buyat Irwanto Unonongo, tidak berfungsinya pipa air tersebut, karena tidak ada perhatian dari petugas air yang ada di desa. “Setiap bulan para petugas air dari pemerintah desa ini, melakukan penagihan, tapi untuk memperbaiki pipa rusak tidak pernah dilakukan, sehingga sampai dengan saat ini, sebagian warga Buyat

besatu tidak minikmati air bersih,” ungkap Unonongo, Minggu (18/ 8) kemarin. Lanjut Unonongo, karena ini sudah merugikan warga Buyat, diminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaaang Mongondow Timur (Boltim), mengambil alih kepengurusan air di Desa Buyat. “Pemkab Boltim, sebaiknya segera mengambil alih pengurus air di desa kami. Sebab, jika dikelola oleh Pemkab Boltim, akan lebih baik ketimbang desa yang mengurusnya,” kata Unonongo.(try25)

SURAT KABAR HARIAN

15

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

PEMBALAKAN LIAR

Polhut Bolmut amankan 4 kubik kayu ilegal Boroko—Satuan Polisi Kehutanan (Polhut) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sabtu (17/8) akhir pekan lalu mengamankan sekitar empat kubik kayu campuran di Desa Komus II Timur Kecamatan Kaidipang. Kayu berbagai ukuran ini ditemukan di lokasi yang diduga menjadi salah satu tempat penampungan kayu. “Awalnya kami mendapat informasi dari masyarakat kalau ada kayu yang diduga ilegal baru dikeluarkan dari hutan. Sehingga kami langsung turun untuk memastikan laporan warga tersebut. Ternyata benar ada tumpukan kayu di lokasi sebagaimana laporan warga. Setelah ditelusuri siapa pemiliknya, ternyata tidak ada yang mengaku,” kata pimpinan operasi Polhut Bolmut Teddy R Sumarna. Menurut Sumarna, lantaran tidak ada pemilik sehingga

pihaknya langsung mengamankan kayu tersebut untuk ditindak lanjuti. Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kehutanan Bolmut Ir Daniel Palilu, mengaku kalau saat ini ada beberapa titik yang dicurigai sebagai lokasi penampungan kayu ilegal. “Kami terus melakukan pengawasan di titik-titik yang curigai sebagai lokasi penebangan dan penampungan.Walaupun kami memiliki keterbatasan personil serta perlengkapan,” kata Palilu. Untuk itu, Palilu meminta kepada masyarakat agar dapat melaporkan jika ada kayu yang dicurigai illegal, dan personilnya akan segera diturunkan untuk melakukan pemeriksaan dokumen kayukayu tersebut. “Peranan masyarakat, juga sangat kami perlukan terkait informasi adanya penebangan liar di kawasan hutan Bolmut,” jelas Palilu.(wege)


SENIN 19 AGUSTUS 2013

UPACARA kehormatan dalam rangka memperingati Hari Ulan Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 68 di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), yang digelar pada Sabtu (17/8) di lapangan Pondabo Tutuyan berlangsung khidmat. Bupati Bolmut Drs.Hamdan Datunsolang yang bertindak sebagai pemimpin serta seluruh peserta upacara baik dari unsur TNI-Polri, PNS Bolmut, para siswa mulai dari SD sampai SMA, dan seluruh warga Bolmut yang hadir pada peringatan HUT itu, melakukan penghormatan dan mendoakan para pahlawan sudah melakukan pengorbanan sehingga Indonesia bisa merdeka.(*)

SWARA KITA

16

SELAIN upacara penaikan dan penurunan bendera merah putih, perayaan kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-68, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu telah memeriahkan dengan berbagai kegiatan lomba dengan berjalan lancer serta hikmad. Beberapa acara seperti apel korpri di halaman Kotamobagu, Upacara Bendera, resepsi kenegaraan, jalan sehat/lomba olah raga antar SKPD, pengukuhan paskibraka/peresmian proyek fisik yang ditandatangani langsung oleh Walikota Kotamobagu Djelantik Mokodompit bersama Wakil Walikota Tatong Bara di lapangan Boki Hotinimbang Kotamobagu.(adv)


DPRD Kota Bitung mengucapkan Selamat Hari Kemerdekaan Ri ke 68

Tak seperti biasa, sehari sebelum perayaan hari kemerdekaan pada Jumat 16 Agustus 2013, DPRD

Kota Bitung seharian harus berada di Ruang Paripurna guna meyukseskan rangkaian kegiatan Dewan

mulai dari, Pengambilan Sumpah/Janji Harun Gandaria Partai Barnas oleh Ketua DPRD Kota Bitung, Pengambilan Sumpah/Janji Harun Gandaria, Foto Bersama Walikota Bitung, Wakil Walikota Bitung, Rapat Paripurna Istimewa mendengar Pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka Peringatan HUT Ke-68 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2013, Rapat

Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka penyampaian pengantar/ keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBD tahun anggaran 2014 beserta Nota Keuangannya yang kemudian pada keesokan harinya harus mengikuti kegiatan pengibaran bendera di lapangan kantor Walikota Bitung.(*)


19082013