Issuu on Google+

SWARA KITA TERBIT 16 HALAMAN Harga: Rp.2000,- Luar Kota + Ongkos Kirim

Blatter akui FIFA salah tunjuk Qatar di PD 2022 PRESIDEN FIFA, Sepp Blatter, akhirnya mengakui kesalahannya saat menunjuk Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia (PD) 2022. Pria berusia 77 tahun itu menuturkan ada kesalahan pengaturan jadwal Piala Dunia 2022. Jika jadwal itu diubah, maka semua jadwal kompetisi sepak bola di Eropa akan berubah.

Piala Dunia selalu diberlangsungkan saat musim panas (iklim Eropa), yakni di Bulan Juni hingga Juli. Kontroversi pun muncul ketika FIFA menunjuk Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Di bulan tersebut, iklim di Qatar sedang panas-panasnya. Baca: Blatter ( Halaman 2 )

Telp: (0431) 841071, Fax: (0431) 841060 www.swarakita-manado.com

RABU 11 SEPTEMBER 2013 NOMOR 02369 TAHUN VII

MISS WORLD 2013 SELEBRITI

Para wanita cantik ini bergulat dengan pasir Nusa Dua—Hari kedua karantina Miss World 2013, Selasa (10/9) kemarin, para kontestan kembali melakukan sport competition. Kali ini, mereka dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan warna busana yang berbeda untuk beradu ketangkasan. Kegiatan ini meskipun dilakukan di pinggir pantai, namun jauh dari kesan vulgar sebagaimana ditakutkan sekelompok orang. Pasalnya kostum yang mereka gunakan biasabiasa saja. Menariknya, para wanita cantik ini pun

rela bergulat dengan pasir pantai. Kompetisi pertama yang harus dilakukan adalah bertanding bola voli. Dalam pertandingan tersebut, tim kuning yang terdiri dari beberapa negara, seperti Australia, Belanda, Aruba, Malaysia, Nikaragua, dan Slovakia berhasil menjadi pemenang. Setelah bola voli, kompetisi dilanjutkan dengan lomba mengambil air laut dengan ember, bakiak, dan tarik tambang. Baca: Para ( Halaman 2 )

SEJUMLAH kontestan Miss World 2013 ikuti lomba tarik tambang dalam rangkaian acara masa karantina di Pantai Nusa Dua, Bali, Selasa (10/9) kemarin.(foto: johannes christo/temc)

Karangetang-Lokon sehati OLLA RAMLAN

Dambakan anak

ARTIS cantik Olla Ramlan mengaku mengurangi aktivitasnya di dunia hiburan, seperti tak banyak syuting sinetron. Alasannya, istri Aufar Hutapea ini ingin segera memiliki anak. “Saat ini untuk sinetron belum, karena waktunya tersita. Ya, waktu untuk suami berkurang kan, ingin cepat hamil, nggak pingin capek. Aku juga lagi rajin olahraga, pilates dan zumba,” kata Olla, Selasa (10/9) kemarin. Baca: Dambakan ( Halaman 2 )

INTERNASIONAL KONFLIK SURIAH

Obama melunak bersedia untuk batalkan serangan

MELUNAKNYA Barack Obama untuk menyerang Suriah, salah satunya dipengaruhi oleh Michelle Obama, sang istri.(foto: ist)

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Barack Obama bersedia membatalkan serangan ke Suriah jika negara itu bersedia menyerahkan senjata kimia kepada pengawas internasional. Namun, dia ragu pemerintah Suriah mau melakukannya. Obama, sebagimana dilaporkan BBC, menyampaikan pernyataan itu saat diwawancarai televisi Senin (9/9) waktu setempat. Melalui pernyataan itu, ia juga menyampaikan penegasannya agar Kongres menyetujui penyerangan tersebut. Pemerintah AS dan Kongres tengah membicarakan persetujuan untuk penyerangan ke Suriah. AS menuding Suriah melakukan kejahatan perang, termasuk penggunaan senjata kimia yang dibantah oleh pemerintah Suriah. Sebelumnya, Rusia meminta Suriah untuk menyerahkan senjata kimia yang mereka miliki kepada pengawas internasional untuk kemudian dimusnahkan. Langkah tersebut perlu ditempuh untuk menghindari serangan AS ke Suriah. Permintaan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov kepada Menlu Suriah Walid Muallem dalam pertemuan di Moskow, Rusia. Muallem menyambut baik usulan tersebut. Lavrov mengatakan dalam pertemuan itu Suriah dan Rusia selain sependapat mengenai penyerahan senjata kimia juga setuju untuk memusnahkannya. Lavrov juga menyarankan agar Suriah mengakui Konvensi Senjata Kimia. Muallem juga menyambut baik usulan tersebut. Rusia melontarkan permintaan tersebut untuk menghindari serangan dari AS. Namun AS sendiri belum sepenuhnya siap menyerang Suriah sebab masih kesulitan mendapatkan legalitas dari Senat. Sebab, sampai saat ini Senat belum melihat bukti dari tuduhan Obama bahwa pemerintahan Bashar al-Assad menggunakan senjata kimia untuk melumpuhkan pemberontak. Sampai saat ini Obama belum menunjukkan bukti kuat tuduhannya dan masih sebatas retorika. Senat menilai bahwa senjata kimia itu memang ada, namun Presiden Bashar al-Assad tidak terbukti memerintahkan untuk menggunakannya. Baca: Obama ( Halaman 2 )

Sama-sama mengeluarkan awan panas serta semburan lava pijar Sulut—Dua gunung ber-api aktif di Sulut, gunung Lokon di Tomohon dan gunung Karangetang di Siau, nampaknya sudah sehati. Pasalnya, sejak terja-dinya letusan beberapa bulan lalu secara bersama-an, kedua gunung ini kem-bali “menyapa” masyarakat Sulut pada Selasa (10/ 9) kemarin. Dimulai dari aktifitas gunung Karangetang yang menunjukan peningkatan letusan dan guguran sekitar pukul 02.38 Wita. Kepala Pos Pemantau Gapi Karangetang Siau, Yudia P Tatipang, saat dihubungi Swara Kita berujar, letusan Stromboli atau letusan dengan semburan lava pijar terjadi cukup kuat, dimana semburan mencapai 500 meter dari permukaan kawah utama. “Iya benar, kejadian sekitar setengah tiga dini hari, dan kejadian terjadi begitu cepat dengan letusan yang cukup kuat. Dan akibat dari letusan Stromboli ini, terjadi guguran dan leleran lava yang sebelumnya hanya di tiga kali di bagian timur tenggara yakni Kali Batuawang, Kali

GUNUNG Lokon Tomohon saat mengeluarkan semburan awan panas dan tebal, Selasa (10/9) pagi kemarin. Foto diambil dari Winangun Manado pukul 06.15 WITA.(foto: donny/sk)

Kahetang dan Kali Keting, tapi leleran lava juga mulai terjadi di Kali Nanitu dan Kali Pangi dibagian barat yakni

Kecamatan Siau Barat Utara (Sibarut),” jelas Tatipang. Baca: Karangetang ( Halaman 2 )

PEMINDAHAN IBUKOTA NEGARA

Presiden SBY belum pilih lokasi pengganti Jakarta Jakarta—Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah membentuk tim kecil untuk memindahkan ibukota Jakarta ke kota lain. Namun SBY belum menentukan kota mana yang layak untuk dijadikan ibukota baru. “Tapi kan kita belum pernah membahas tempat atau lokasi, kalau memang harus pindah dari Jakarta,” kata Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pashan, di Komplek Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9) kemarin. Julian mengatakan, ada banyak pertimbangan untuk memindahkan ibu kota. “Pertimbangan itu harus komprehensif, harus menyeluruh. Karena tidak mungkin kita bicara, ada suatu hal, misalnya banjir saja kemudian kita mau pindah ke tempat lain. Tempat yang lain mungkin bebas dari banjir tapi belum tentu bebas dari

SISTER CITY

Utusan Liverpool konfirmasi kesiapan Manado Manado—Tindaklanjut kerjasama Sister City yang sudah ditandatangani oleh Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan the Lord Mayor of Liverpool Councillor Sharon Sullivan, pada tanggal 26 November 2012 lalu, terus menunjukan grafik meningkat menuju arah realisasi nyata di lapangan. Keseriusan Pemkot Liverpool juga terlihat dengan kunjungan utusan Pemerintah Liverpool, Mr Alex Melbourn ke Manado, Minggu

ALEX Melbourn (kedua, kiri) terlibat pembicaraan serius dengan Walikota Manado GS Vicky Lumentut soal rencana tindak lanjut sister city Manado Liverpool.(foto:dewa/sk)

(9/7) lalu. Bertempat di rumah dinas Walikota Kawasan Bumi Beringin, Mr Alex terlibat pembicaraan serius bersama Walikota Manado GS Vicky Lumentut. Staf Khusus Walikota Manado, Lucky Longdong menegaskan, pertemuan tersebut adalah tindaklanjut dan kepastian soal kerjasama Sister City. “Tindaklanjut ini berupa action plane yang sementara disusun oleh masing-masing pihak. Baca: Utusan ( Halaman 2 )

PRESIDEN SBY.

masalah yang lain,” kata Julian. Hal itulah, kata dia, yang jadi pertimbangan

bahwa pemindahan ibukota. “Jangan menghindar dari masalah yang tidak diselesaikan, lalu muncul masalah yang baru,” beber Julian. SBY juga masih merahasiakan nama-nama yang tergabung dalam tim kecil untuk mengkaji pemindahan ibu kota. “Tim itu informal, tidak perlulah. Nanti kalau dibicarakan lebih jauh apa saja, bukan jadi informal lagi, nanti kerjanya tidak fokus lagi. Baca: Presiden ( Halaman 2 )

KIB II

Gita dan Dahlan diminta mundur? Jakarta—Dua menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, yakni Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, adalah peserta Konvensi Calon Presiden (Capres) dari Partai Demokrat. Karena itu, tuntutan agar kedua menteri tersebut non-aktif atau mundur mulai mencuat. Hal itu diakui oleh Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan, yang mengakui kalau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta seluruh menteri konsentrasi kepada tugasnya. “Intinya Presiden tidak mau kinerja menteri

terganggu karena konvensi. Intinya begitu,” jelas Syarief di sela-sela rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/9) kemarin. Apakah akan di-reshuffle atau tidak, Syarif tidak bisa memberikan penilaian. “Saya tidak dalam posisi menilai, kita lihat saja nanti,” kata Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ini. Menurutnya, beban dua menteri tersebut akan bertambah berat. Namun, reshuffle merupakan kewenangan Presiden. “Rasa-rasanya sih memang berat. Itu yang menentukan Presiden, bukan saya,” ujarnya. Baca: Gita ( Halaman 2 )

Jalin kerjasama dengan Politeknik Negeri Manado

PT PLN Suluttenggo akan terima pegawai di Sulut

Penerimaan pegawai baru mulai dilakukan oleh pemerintah, termasuk juga dari pihak PT PLN (Persero) yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk PT PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo sendiri, akan dipusatkan di Politeknik Negeri Manado yang terletak di Desa Buha Kecamatan Mapanget setelah dilakukan penandatangan kerjasama dengan PT PLN pada Selasa (10/9) kemarin. Pendaftaran itu sendiri berlaku sejak tanggal 12-25 September 2013. GM PT PLN (Persero) Wilayah Sulutenggo, Ir Santoso Januwarsono MM MBA mengatakan, penerimaan tenaga kerja baru di lingkup PLN, sudah menjadi impian

dari pihak Managemen PLN Suluttenggo sejak lama. Pasalnya, untuk perekrutan tenaga kerja di Sulut, baru dilakukan pada tahun ini setelah beberapa tahun lalu

pernah dilakukan pendaftaran. “Kami sudah meminta kepada direksi PLN pusat agar penerimaan tenaga kerja dilakukan di Manado dan itu disetujui. Pendaftaran

di kota ini tidak hanya untuk masyarakat Manado saja, namun bisa juga berasal dari seluruh Indonesia,” katanya. Baca: PT PLN ( Halaman 2 )

PENANDATANGAN kerjasama GM PT PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo Santoso Januwarsono dengan Dirut Politeknik Negeri Manado Jemmy Julles Rangan, Selasa (10/9) kemarin.(foto: ist)


Utama 2 Aktor Hollywood naik di meja Menhut RABU 11 SEPTEMBER 2013

Untuk Nasional & Mancanegara

PILPRES

Ahok tak rela Jokowi cuma wapres WAKIL Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terlihat tak rela bila sejawatnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), hanya menjadi calon wakil presiden. Itu terlihat ketika ia menjawab pertanyaan wartawan tentang kabar yang beredar bahwa Jokowi menjadi pendamping Dahlan Iskan. “Sayang, Pak Jokowi jadi wakil,” ucap Ahok. Dia mengungkapkan, bukan berarti dia tidak setuju dengan duet Jokowi dan Dahlan. “Bukan enggak cocok, sayang Pak Jokowi nomor dua,” ujarAhok. Menurut kepatutan, Jokowi—yang selalu berada pada urutan pertama dalam sejumlah survei—sebaiknya menjadi nomor satu pula. Toh, Ahok enggan mengomentari lebih jauh soal kemungkinan Jokowi ikut bertarung dalam pemilihan presiden. “Ya, kita lihat saja tahun depan bagaimana. Nanti repot kita,” kata Ahok. Hanya saja dia berpendapat bahwa Jokowi cocok menjadi presiden. Mantan Walikota Solo itu mempunyai kapasitas sebagai pemimpin. “Beliau mengarahkan gini-gitu, itu baru pemimpin,” tutur Ahok. Jokowi, ujar Ahok lagi, juga bisa membuat dirinya bekerja untuk pria kurus tersebut. “Itu, kan, berarti pemimpin,” katanya.(temc)

PT PLN ... dari Halaman 1 Lanjut dikatakannya, penerimaan tenaga kerja dari Manado, dilakukan menyusul kota ini memiliki potensi sumber daya manusia (SDM) yang sangat baik atau tak kalah bersaing dengan daerah lainnya yang ada di Indonesia. “Karena itu kami lakukan penerimaan di daerah ini dengan bekerjasama melalui Universitas Politeknik. Untuk pendaftaran ini, kami tidak pungut biaya atau gratis serta kami dari PLN Suluttenggo tidak campur tangan dalam penerimaan ini dan kami serahkan semuanya ke pihak panitia penerima yakni tim PLN pusat,” ungkapnya. Direktur Politeknik Negeri Manado, Ir Jemmy Julles Rangan MT sangat berterima kasih kepada pihak PLN karena sudah mempercayakan Universitas Politeknik Manado sebagai tempat pendaftaran tenaga kelistrikan. Untuk itu, dirinya berharap kiranya dalam perekrutan tenaga kerja ini dapat dilakukan secara profesional. “Saya akan mengawal dan menindaklanjuti proses kerjasama ini sampai selesai,” tambahnya. Dalam pendaftaran ini, PLN membutuhkan tenaga kerja di bidang kelistrikan yang memiliki sarjana S1/D4 dan D3. Adapun persyaratan yang diperlukan pelamar yakni berjenis kelamin lelaki untuk jurusan teknik elektro dan teknik mesin serta jurusan managemen bisnis, industri, administrasi, niaga dan pemasaran untuk pelamar lelaki dan perempuan. Untuk lulusan S1/D4 kelahiran 19787 dan sesudahnya serta kelahirran 1989 untuk D3. Adapun IPK harus 2,75 untuk jurusan elektro dan teknik mesin serta IPK 3,00 untuk menagemen. Adapun tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, GAT, Akademis dan Bahasa Inggris, tes psikologi dan diskusi kelompok, tes kesehatan, wawancara serta diklat prajabatan.(esde/brik-s)

Blatter ... dari Halaman 1 Suhu di negara Timur Tengah itu bisa mencapai 50 derajat Celcius. “Mungkin saja kami (FIFA) sudah melakukan kesalahan pada saat itu. Tapi Anda juga harus mempertimbangkan sisi politis dan geopolitis,” kata Bletter, dinukil dari Sky Sports. “Piala Dunia merupakan ajang terbesar. Siapa kita, penduduk Eropa, yang berhak menempatkan kepentingan 800 juta orang Eropa di atas segalanya?” ujar dia. “Tapi saya pikir, Eropa sudah tidak memegang kendali lagi, Kita harus menerima kalau sepakbola telah menjadi olahraga yang digemari miliaran fans di dunia setiap minggunya,” kata pria berkebangsaan Swiss itu. Banyak yang meminta agar hak tuan rumah Qatar dicabut namun untuk saat ini, FIFA masih belum bisa mengabulkannya. Sang Presiden menawarkan jalan keluar. “Pertama, kita harus melihat apakah anggota FIFA setuju dengan rekomendasi saya. Salah satunya untuk mengubah tanggal pertandingan dari musim panas ke musim dingin (waktu Eropa),” pungkas Blatter.(inlc)

Dambakan ... dari Halaman 1 Olla juga menambahkan bahwa ia selalu menerapkan gaya hidup sehat. Seperti makanan yang harus dijaga agar nantinya calon bayi semakin sehat. “Olahraga sendiri saja. Kalau mau punya anak hidup sehat, pola makan dijaga, biar sehat cepat punya anak, kan di sini banyak polusi dan kuman,” imbuh wanita asal Banjarmasin ini. Memang kebahagiaan pasangan Olla dan Aufar terasa kurang lengkap tanpa kehadiran sang anak. Keduanya ingin cepat-cepat miliki anak. “Dia juga maunya cepat-cepat punya anak. Kami nggak tundatunda lagi. Maunya insya allah dikasih (cewek atau cowok) apa aja,” ungkap Aufar. Keinginan Olla bersama Aufar rupanya juga menjadi doa orangtua yang sudah tak sabar untuk menimang cucu.(inlc)

Obama ... dari Halaman 1 Obama sendiri juga mengaku kalau istrinya yang juga Ibu Negara, Michelle Obama, menentang rencananya memerangi Suriah. Hal itu terungkap saat Obama diwawancarai oleh PBC dan NBC News, sebagimana dilansir Huffington Post. “Keluarga saya sendiri, mereka sangat menentang (penyerangan ke Suriah),” ujar Obama. Menurutnya, masyarakat perlu diberi wawasan mengenai ancaman kepada negara dan perlu tidaknya berperang. Siapapun pasti tidak mau berperang, namun dalam kasus Suriah, kebijakan militer harus ditempuh. “Saya tanya Michelle, apakah dia mau saya terlibat dalam perang lagi. Dia menjawab, tidak,” tegas Obama.(inlc)

AKTOR Hollywood Harrison Ford.

Jakarta—Sumber Tempo yang mengikuti pertemuan Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan dengan aktor Hollywood Harrison Ford membenarkan pemeran Indiana Jones itu sempat naik meja menteri. Tapi tidak saat pertemuan dengan Zulkifli. “Ford naik

meja untuk membetulkan AC,” kata sumber Tempo tersebut. Peristiwa itu berlangsung di ruang tunggu, sebelum menteri datang. ���AC-nya mati dan Menteri Zul datang telat banget,” ujar sumber. Kabar mengenai Ford loncat-loncat di meja Menhut

beredar Selasa (10/9) pagi kemarin. Kabar itu menyebutkan, saat Ford, aktor pemeran Indiana Jones, datang ke kantor Menhut, Ford sempat naik ke meja ruang tunggu dan melompat berkali-kali. Adegan itu terlihat dalam CCTV. Hanya saja kabar naikknya Ford di meja menteri, dibantah langsung oleh Menhut. “Itu berita simpang siur, enggak ada itu,” kata Zulkifli. Menurut dia, saat datang ke kantornya, Ford memang sempat berbicara dengan nada meledak-ledak. Terutama saat menyampaikan temuannya tentang kondisi beberapa hutan di Indonesia yang dinilai semakin kritis. Namun, menurut Zulkifli, tak ada insiden yang tak sopan saat wawancara berlangsung. Wawancara yang berlangsung di ruang kerja

Menteri itu, kata Zulkifli, berlangsung selama 3,5 jam. Pertemuan dimulai pukul 12.30 WIB dan berakhir sekitar pukul 15.00 WIB. Wawancara penuh sebagai bagian dari pembuatan serial dokumenter Years of Living Dangerously berlangsung sekitar dua jam. Sedangkan sisanya dimanfaatkan untuk penataan cahaya dan diskusi lepas. “Mereka kan perlu persiapan alat, lampu, kamera. Semua alatnya banyak karena ini profesional.” Selama 3,5 jam pertemuan dengan Harrison itu, Zulkifli mengakui ada banyak keluhan yang disampaikannya tentang kondisi hutan Indonesia. Ford, misalnya, menyorot lemahnya penegakan hukum terhadap para pelaku perambahan hutan seperti yang ia temukan di sekitar Kawasan Hutan Tesso Nilo,

SURAT KABAR HARIAN

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

Riau. Ford berharap penanganan pemberantasan hutan dilakukan lebih ekstrem dengan menangkapi semua pelaku. Menurut Zulkifli, pemerintah tak bisa bersikap tegas dan konservatif seperti yang dipikirkan aktivis, termasuk Ford. Pada zaman reformasi sekarang, pemerintah lebih memilih melakukan pendekatan kesejahteraan terhadap masyarakat setempat. “Tapi saya maklum, kok, soal kekhawatiran dia,” ujarnya. Soal kabar adanya insiden saat sesi wawancara, Zulkifli mengaku sudah mengkonfirmasi langsung pada Andi Arief yang menyebarkan kabar melalui pesan berantai ke sejumlah media. Menurut Zulkifli, dia sudah mengkonfirmasi bahwa tak pernah ada insiden. “Saya bahkan heran dia (Andi) dapat dari mana.”

Dalam pesan pendeknya, Andi Arief yang merupakan Staf Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam menyatakan Harrison bertindak tak sopan sebelum dan ketika wawancara dengan Zulkifli. Ia menyatakan, Zulkifli berkisah, Harrison dan kru filmnya langsung masuk ke kantor Kementerian dan mencecar dengan pertanyaan yang menyerang. Hal ini terjadi bahkan sebelum waktu pengambilan gambar resmi dimulai. Berdasarkan rekaman kamera pengawas ruang tunggu Kementerian, menurut Andi, Harrison tampak berkali-kali naik ke meja dan melompat. Tindakan yang dinilai melecehkan kantor resmi kenegaraan. Karena itu, Andi meminta agar Harrison segera dideportasi.(temc)

Di Cina, penyebar gosip bisa dipenjara 3 tahun Beijing—Maraknya berita miring yang beredar di dunia maya membuat pemerintah Cina melakukan tindakan tegas. Pemerintah Cina memberlakukan hukuman 3 tahun bagi mereka yang menyebar rumor secara online. Keputusan ini dibuat agar pihak pengedar jera atas perilakunya. Rumor negatif

itu sering memicu kesalahpahaman dan pertengkaran. Menurut tim penyelidik di Cina, satu berita bohong bisa menarik 5.000 pengguna. Bahkan beberapa dari mereka mengunjunginya sampai 500 kali. Masyarakat sering kali tertipu dengan berita itu sehingga memunculkan kepanikan. Misalnya, beberapa

waktu lalu, beredar kabar bahwa terdapat sup yang terbuat dari bayi mati di provinsi Guangdong. Berita itu sempat menggegerkan masyarakat dan pemetintah. Padahal menurut masyarakat setempat, tidak ada sup seperti yang diberitakan. “Banyak orang yang sangat terluka dan

marah dengan rumor yang tidak bertanggung jawab seperti pencemaran nama baik dan memfitnah orang. Mereka juga ingin kriminal dunia maya tegas diberlakukan,” kata Sun Jungong, juru bicara pengadilan Cina. Akibat tersebarnya rumor tak bertanggung jawab itu, masyarakat sering sekali

merasa dirugikan. Kerugian yang paling besar sangat dirasakan oleh subyek dari berita bohong tersebut. Mental dan psikologis mereka jadi terganggu karena banyak menerima komentar negatif dari masyarakat sekitarnya. Penyebaran berita bohong ini juga bisa menyebabkan kasus serius. Bahkan, sering terjadi

kerusuhan antar etnis tau agama karena rumor ini. Pemerintah Cina juga menambahkan, hukum pidana ini akan serius diberlakukan sebelum menimbulkan kerugian negara. Banyak berita dari negera Cina ini yang tidak diketahui kepenarannya, malah mencoreng nama Cina di mata dunia.(temc)

dibagi kedalam empat kelompok. Untuk membedakan masing-masing kelompok, para kontestan tersebut mengenakan busana dengan warna tertentu, lengkap dengan dandanan yang unik. Selain itu, para kontestan juga terlihat membawa atribut yang beragam. Misalnya saja seperti, daun pisang, balon, alat musik tabla ataupun sendok. Para kontestan kemudian

diminta untuk menampilkan lagu ataupun ‘yel-yel’ beserta gayanya. Tim kuning misalnya, kelompok yang terdiri dari Belanda, Aruba, Bolivia, Malaysia, Australia, Italia, Honduras, Irlandia, Curacao, Kanada, Ghana, Martinique, Vietnam, Pantai Gading, Nikaragua, Slovakia, Bulgaria itu unjuk kebolehan ala penari kecak, dan meneriakkan yel ‘Go team Yellow’. “Sangat

menyenangkan bisa bersama-sama, menyanyi dan adu ketangkasan,” ujar Camille Monroe, kontestan Kanada. Sementara untuk tim merah terdiri yakni Belgium, Hongaria, Irlandia Utara, Skotlandia, Aruba, India, Indonesia, Jamaika tampil dengan yel-yel berjudul we are the red, we number one. Tim hijau yang terdiri dari Latvia, Brazil, Guyana, Jerman,

Nepal, Meksiko, Islandia tampil bergaya ‘gangnam style’ dan tari kecak. Sedangkan Tim biru terdiri Filipina, Haiti, Kamerun, El Salvador, Guinea, Lesotho, Ecuador, Guatemala juga tak kalah heboh dengan yel-yel team blue we are the best. Di akhir acara, pengumuman pemenang untuk yel-yel terbaik jatuh kepada tim merah, kelompoknya Vania Larissa.(okez/dw)

di Indonesia itu dua kali terjadi letusan dasyat dan disusul dengan letusan kecil lainnya yang mencapai puluhan kali. Kepala Pos Pemantau Gunung Lokon, Farid Bina menjelaskan, meningkatnya aktifitas gunung Lokon mulai terdeteksi pada seismograf pada Senin (9/9) malam sekira pukul 10.45 Wita. Dan meletus dasyat Selasa (10/9) kemarin pukul 06.00 Wita dan 06.45 Wita dengan ketinggian abu vulkanik mencapai 1.500 meter dan 3.000 meter dimana dibawah angin ke arah barat laut. “Ini menandakan energi di kawah Tompaluan masih kuat dan itu ditandakan dengan kegiatan kegempaan yang berhasil

terekam oleh alat seismograf masih terjadi hingga siang ini (kemarin, red). Kegiatan vulkanik ini akan selalu kita pantau demi mencegah masalah yang tidak kita duga,” kata Bina. Sementara itu Kabid Pengamatan Gunung Api Indonesia Timur (Intim), Chris yang ikut turun memantau aktivitas Lokon, menjelaskan jika kondisi gunung Lokon saat ini masih berstatus siaga karena bisa terjadi letusan susulan. Untuk itu dirinya mengharapkan agar masyarakat jangan dulu melakukan aktivitas pertanian dan pertambangan di wilayah berbahaya atau zona merah. “Wisatawan juga belum bisa mendaki karena gempa dalam dan luar masih tinggi,” kata

Chris. Untuk melakukan pemantauan maksimal terhadap aktifitas gunung Lokon ini, Chris bersama tim melakukan berbagai kajian terhadap perkembangan Gunung Lokon itu. Hanya saja, dirinya mengakui jika pemantauan seringkali

terkendala dengan aktifitas di bawah Gunung Lokon berupa galian C. “Kami kesulitan untuk melakukan pergerakan aktifitas gunung dikarenakan sering terganggu dengan kegiatan pertambangan di kaki gunung,” tandasnya.(esge/gebe/dw)

Liverpool,” katanya. Walikota Manado, GS Vicky Lumentut menambahkan, sesuai dengan kesepakatan, kerjasama Sister City antara Manado dan Liverpool adalah dalam 6 bidang kerjasama yaitu Pariwisata, Pendidikan

dan Latihan, Budaya, Lingkungan Hidup, Kesehatan dan Olahraga. Namun untuk permulaan akan didahului dengan bidang pendidikan. “Itu sudah disiapkan, khusus untuk pendidikan akan ada program pertukaran pelajar,” kataya.(dede)

catatan, Presiden SBY serius merealisasikan rencana yang sudah digagas sejak beberapa tahun lalu itu. Bila rencana ini terwujud, SBY juga bakal dikenang setelah tidak lagi menjabat sebagai Presiden. “Jangan hanya mewacanakannya saja, sebab memang kondisi Jakarta sudah semakin kritis untuk masa 20 tahun yang akan datang. Sudah lama wacana pemindahan ibu kota ini berlangsung, namun no action,” kata Pakar Komunikasi Politik Heri Budianto dalam keterangan persnya. Menurut pengajar Universitas Mercu Buana ini, sudah saatnya SBY berbuat sekaligus menghasilkan karya menomental yang bisa dikenang, bahwa SBY-lah presiden yang memiliki ide dan membuat

kajian serta pra implementasi pemindahan ibu kota ini. “Waktu satu tahun mustahil memindahkan ibukota, namun SBY bisa meletakkan fundamen ide besar tersebut. Sebab memindahkan ibukota perlu waktu yang panjang mencapai 10-15 tahunan. Kalau SBY melakukan action sekarang, maka saya kira momentum yang pas,” ujarnya. Bila rencana besar ini segera direalisasikan, Heri juga yakin SBY bisa meredam segala bentuk kritik yang dilontarkan kepadanya. Sebab saat ini wacana pemindahan ibu kota justru menuai kritik karena dianggap mengalihkan isu. “Nah tinggal SBY, ini momentum penting bagi Presiden,” tutupnya.(okez)

Para ... dari Halaman 1 Lagi-lagi, tim kuning juga menjadi juara untuk permainan tersebut. Julia Morley sebagai Chairman Miss World Organization mengaku sangat bangga dengan kekompakan tim dalam kompetisi tersebut. “Mereka terlihat sangat sporty. Ini luar biasa dan melatih kekompakan mereka juga. Saya sangat bangga dengan kontestan,” ujarnya. Sebagai salah satu kunci kemenangan tim

kuning, kontestan Belanda mengaku sangat bangga dengan hal tersebut. “Sangat menyenangkan, saya memang sangat suka berolahraga. Tim luar biasa sekali,” tutup Jacqueline Steenbek, kontestan dari Belanda. Selain adu ketangkasan, kekompakan juga menjadi salah satu penilaian penting dalam audisi sport competition kemarin. Sebelumnya, para kontestan tersebut

Karangetang ... dari Halaman 1 Terkait dengan potensi letusan susulan dikatakan Tatipang, apabila dilihat secara visual dimana kondisi asap tipis akan sangat memungkinkan terjadi letusan Stromboli. “Kalau dilihat secara visual, kemungkinan besar akan terjadi letusan Stromboli susulan bisa saja terjadi. Sebab kalau asap tipi situ artinya gunung sedang menyimpan energy dan itu berpotensi terjadi letusan,” tandas dia. Dimana perlu diketahui, akibat dari letusan dan semburan lava yang diikuti dentuman cukup kuat dini hari tersebut, membuat ratusan warga berhamburan keluar rumah selain melihat kondisi gunung saat itu, juga sebagai

tindakan antisipasi untuk menghindari dari ancaman bahaya awan panas. “Ya, memang kami akui saat itu ada kekwatiran, karena saat letusan terjadi kami langsung terbangun dan melihat langit sudah berwarna merah dan badan gunung sudah dipenuhi dengan leleran lava, semburan lava pijar yang sangat tinggi membuat kami lebih kwatir. Selain itu pemukiman kami dekat dengan kali, jadi kami mengantisipasi adanya awan panas,” ungkap sejumlah warga Kelurahan Tatehadeng Kecamatan Sitim. Begitu pula dengan gunung Lokon , yang pada malam yang sama sudah mengeluarkan awan panas. Dimana gunung paling aktif

Utusan ... dari Halaman 1 Oleh karena itu, pihak Pemkot Manado sudah membentuk working grup yang menjadi amanah dalam MoU, karena dalam kesepakatan itu tercantum untuk membentuk working grop,” katanya.

Masih dalam kaitan Sister City, dalam waktu dekat ini tim working grup tersebut akan menuju ke Liverpool. “Dan dalam waktu dekat ini atau bulan November mereka akan berangkat ke Liverpool untuk rapat dengan tim dari

Presiden ... dari Halaman 1 Yang penting ini benarbenar ditujukan untuk kebaikan kita bersama dalam hal mempertimbangkan dan mencari solusi terbaik bilamana memang kita harus sepakat pindah dari Jakarta,” pungkas Julian. Terkiat hal itu, Presiden SBY diminta segera memberikan keputusan politik terkait rencana pemindahan ibukota. Sementara untuk pelaksanaan pengerjaan pemindahan ibukota bisa dikerjakan oleh presiden selanjutnya. “Sebaiknya keputusan politik tentang pemindahan tersebut sudah dilakukan saat ini, implementasi oleh pemerintahan berikutnya,” kata Ketua DPR Marzuki Alie. Dia sepakat, jika memang nantinya ada pemisahan antara pusat bisnis dan

ekonomi, dengan pusat pemerintahan, sehingga bisa meminimalisir banyak problem seperti kemacetan, kemiskinan, dan pengangguran. Menurut politikus Partai Demokrat ini, tidak perlu banyak waktu untuk merealisasikan usulan pemindahan ibu kota. Setidaknya hanya perlu satu periode masa pemerintahan untuk memindahkan ibu kota. “Memindahkan pusat pemerintahan, tentu perlu waktu, namun pasti bisa diselesaikan dalam satu masa atau periode pemerintahan. Pemindahan tersebut harus memberi dampak positif terhadap kepentingan nasional,” tukas Marzukie. Mencuatnya kembali wacana pemindahan ibukota negara diapresiasi banyak pihak. Dengan

Gita ... dari Halaman 1 Sebelumnya, Gita memastikan tugasnya sebagai menteri tidak akan terganggu dengan adanya Konvensi Capres Partai Demokrat. “Saya masih penuh kepercayaan untuk menjalankan amanah, saya sebagai Mendag dalam konteks apakah itu Perekonomian lokal, regional, internaisonal dan insyaallah saya bisa menjalankan dalam konteks konvensi,” kata Gita. Dia juga memastikan, tidak akan ada conflict of interest dari rangkap jabatan sementara ini. “Saya akan evaluasi ke depan apakah terjadi bukan hanya realita dan persepsi benturan kepentingan,” paparnya. Gita mengatakan, dirinya memang sudah siap masuk ke dunia politik sejak dia masuk ke pemerintahan. Saat itu, dia merasakan nuansa politik yang kental karena itu dia turut masuk dalam pusaran politik dan menjajal menjadi calon presiden lewat konvensi ini. “Semenjak saya masuk pemerintahan di akhir 2009 itu nuansa politik sudah kental, ini merupakan progresi yang sudah saya geluti sejak akhir 2009,” tegasnya. Kendati menyatakan siap, Gita belum memutuskan untuk pembuatan tim sukses untuk konvensi ini. “Belum ada kalau secara resmi diperkenenakan komite nanti saya bentuk,” ujar menteri berdarah Kawangkoan ini. Adapun Dahlan berjanji tidak akan mengambil cuti untuk melakukan kampanye. Sebab, kata

dia, untuk mensosialisasikan diri dalam konvensi calon presiden Partai Demokrat akan diserahkan kepada tim relawan. “Untuk konvensi, saya tidak akan kampanye karena para relawan melarang saya untuk kampanye. Jadi mereka saja yang kampanye, sehingga saya bisa tetap kerja sampai selesai konvensi,” kata dia. Namun demikian, jika ada kewajiban untuk turun ke bawah untuk sosialisasi, dia akan melaksanakannya. “Saya akan semaksimal mungkin akan seperti itu (tidak cuti), tetapi saya tidak sampai tahap bersumpah,” ujarnya. Kenapa? “Ada kewajiban-kewajiban tertentu yang harus saya jalankan. Sepanjang tidak ada program konvensi yang diwajibkan,” ujar dia. Dahlan mengaku tidak melakukan persiapan apapun untuk konvensi. “Saya siap. Saya sudah mempersiapkan talas dari Wamena, pagi-pagi sarapan talas kan enak.” Menurut Dahlan, dia memilih sarapan dengan talas, agar siap secara batin untuk melakukan konvensi calon presiden. “Sudah dipersiapkan talas 20 kilo, bisa bikin batin kuat,” kata dia. Bahkan, Dahlan juga mengaku belum mempersiapkan dana apapun untuk berkampanye. “Saya belum itu, karena sampai berakhirnya konvensi, saya tidak akan kampanye,” kata dia.(inlc/ okez/sinc/dw)


Sulut

RABU 11 SEPTEMBER 2013

SULUTRON

Pekan ini, Depri-Syah bakal rombak kabinet BUPATI dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Drs Hi Depri Pontoh dan Suriansyah Korompot SH dikabarkan pada pekan ini akan menggelar roling besar-besaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut. Informasi yang didapat, Wakil Bupati Bolmut Suriansyah Korompot SH, dan Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Baperjakat) Bolmut Selasa kemarin sedang melakukan konsultasi kepada Pemprov Sulut terkait nama-nama pejabat eselon II. “Pak Wakil Bupati dan tim Baperjakat Bolmut, berkunjung ke Pemprov Sulut, untuk konsultasi nama-nama pejabat. Jadi kemungkinan besar dalam waktu dekat akan ada pelantikan pejabat esalon II,” kata sumber resmi yang enggan namanya dikorankan. Terpisah, Kabag Humas pemkab Bolmut Moh Fadly Binolombangan SPd MSi, ketika dikonfirmasi mengatakan selaku bawahan mereka tinggal menunggu petunjuk dari bupati dan wakil bupati kalau ada rolling. Isu roling tersebut, mendapat respon positif dari Ketua Pengurus Besar (PB) Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolmong Utara (KPMIBU) Agus Heydemans. Dikatakannya wajar jika Bupati dan Wakil Bupati Bolmut, yang baru saja dilantik akan membersihkan jajaran pemerintahan yang ada saat ini. Sebab, banyak laporan dan temuan yang diakibatkan kelalaian pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta unit-unit kerja. “Saya fikir ini masih wajar-wajar saja, karena daerah ini sudah dua kali berturut-turut mendapat opini disclaimer dari BPK RI,” kata Agus Sementara itu, salah satu tokoh pemerhati pemerintahan Junaedi Harundja menambahkan, mendorong pemerintahan Drs Hi Depri Pontoh dan Suriansyah Korompot SH, untuk membersihkan oknum-oknum pejabat yang berpotensi mencelakakan kembali daerah ini pada tahun-tahun berikutnya. “Pejabat yang memiliki mental Asal Bapak Senang (ABS) dibersihkan saja, itu hanya akan mencelakakan pemerintahan DP-Syah,” tambah Harundja.(wege)

Pol-PP Minut ibarat tidak ada pemimpin STATUS Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Minut menjadi besar, dengan diangkatnya SKPD Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menjadi setara dengan dinas/badan atau sederajat kepangkatan eselon II. Tapi anehnya, dalam pelantikan sejumlah pejabat eselon III yang ada di Satpol PP Minut, Selasa (10/9) kemarin, tidak serta merta pelantikan Kepala Satpol PP. Diketahui, sebelumnya Kasat Pol PP hanya dipegang pejabat eselon III, hal ini menjadi berpolemik ketika sudah dilantik kepala bidang (kabid) dan sekretaris Satpol PP dengan kapasitas yang sama dengan Kasat Pol PP. Sejumlah kalangan menilai hal tersebut, tidak tepat seharusnya pelantikan dilakukan lebih dulu untuk jabatan Kasat Pol PP, bukan kabid-kabid atau sekretarisnya. “Kami menilai pertimbangan Baperjakat untuk merolling sejumlah pejabat di Satpol PP, tidak tepat. Seharusnya pejabat untuk posisi kepala lebih dulu dilantik baru kabid dan sekretarisnya,” jelas aktivis Minut William Luntungan. Luntungan menambahkan, Satpol PP Minut ibarat tidak ada pemimpin, sebab pangkat atau golongan Kasat Pol PP sudah sama dengan bawahannya. Berarti dalam hal ini, tidak ada pertimbangan Baperjakat untuk restrukturisasi sejumlah jabatan di Satpol PP. “Hal ini kami nilai sebuah kerancuan, dalam lingkup birokrasi Minut, pasalnya arah pelantikan di Satpol PP, tidak tepat dan otomatis Kasat Pol PP saat ini tidak bisa memerintah kabid dan sekretaris karena jabatannya sama atau ada yang lebih tinggi,” kritik Luntungan. Sementara itu, ketika dikonfirmasi Sekkab Minut Drs JA Rumambi dan Kepala BKDD Minut Drs Aldrin Posumah mengatakan, memang saat ini untuk OPD di Satpol PP sudah naik setara dengan eselon II. Mengenai jabatan Kasat Pol PP itu, sementara dilakukan konsultasi, untuk dijabat oleh salah satu pejabat yang layak dari segi kepangkatan. “Hal ini tidak masalah, sebab masih dalam proses konsultasi,” ungkap Rumambi dan Posumah.(eres)

SURAT KABAR HARIAN

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

3

Bonus atlet harus lunas! Geram, Brani sebut mantan Kadispora Sulut tome-tome

KOMISI IV Deprov Sulut saat menggelar pembahasan RAPBD-P Sulut 2013 dengan Dispora Sulut, yang digelar di Kantor Deprov Sulut, Selasa (10/9) kemarin.(foto: donny/sk)

Manado—Deprov Sulut memberi tenggat waktu kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulut untuk melunasi janji pemberian bonus kepada para atlet/ pelatih Sulut yang berprestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau 2012 lalu. Hal itu terungkap dalam pembahasan Ranca-

ngan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Sulut 2013, antara Komisi IV dengan Dispora Sulut, Selasa (10/9) kemarin. Penegasan agar Dispora melunasi hutang janji bonus itu diawali dengan pertanyaan anggota Komisi IV Drs Paul Tirayoh MBA. “Yang ingin saya

pertanyakan kepada Dispora, apakah janji bonus itu sudah lunas atau belum? Kalau belum, kami minta segera dilunasi, karena para atlet dan pelatih yang dijanjikan itu sudah menunggu. Sebab informasi yang kami terima bahwa sampai saat ini katanya belum terealisasi semua,” ujar Tirayoh.

Lebih tegas lagi pernyataan dari anggota Komisi IV lainnya, Benny Rhamdani. Dia menyebut mantan Kadispora Sulut yang menjanjikan bonus itu kepada atlet ibarat buah “tome-tome” dan “daong lemong (daun jeruk)”. Mantan Kadispora Sulut yang dimaksud mereka adalah Steven Liow SSos. “Kepala dinas (Liow, red) ‘tome-tome’ dia, kepala dinas ‘daong lemong’. Ini (bonus, red) surga telinga dari kepala dinas ‘tome-tome’ itu. Kasihan para atlet, mereka itu sudah mengharumkan nama Sulut, tapi sampai saat ini belum mendapatkan apa yang jadi hak mereka yaitu janji bonus,” tegas Rhamdani. Politisi yang akrab disapa Brani ini juga menegaskan tidak mempermasalahkan Kadispora Sulut yang baru

APBD-P SULUT 2013

PERHUBUNGAN

Pembahasan tuntas hanya dalam sehari Manado—Empat komisi di Deprov Sulut, pada Selasa (10/9) kemarin, menggelar rapat marathon dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Sulut, membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Sulut 2013. Komisi I rapat bersama mitra kerjanya di Ruang Rapat II, Komisi II di Ruang Rapat III, Komisi III di Ruang Rapat I, dan Komisi IV di Ruang Sidang Paripurna. Sejak pagi hingga tadi malam, masing-masing

komisi bergelut dengan mitra kerja masing-masing, yang dijadwalkan dilakukan bergantian. “Jadi pembahasannya di komisikomisi dan mitra kerjanya, tidak dilakukan secara bersamaan. Tapi sudah ada jadwal, dilakukan secara bergantian,” ujar Wakil Ketua Deprov Sulut Drs Arthur Kotambunan BSc. Usai pembahasan dengan komisi, maka pada Rabu (11/ 9) hari ini langsung dilakukan singkronisasi yang dilakukan lintas komisi dengan SKPD, dan kemudian Kamis

(12/9) besok langsung ditetapkan dalam sidang paripurna. Diberitakan sebelumnya, Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang sudah memberikan pokok-pokok kebijakan umum APBD Perubahan Sulut 2013, dimana aspek belanja langsung mengalami perubahan dari Rp1.961.889.897.710 menjadi Rp2.276.652.783.917. Dengan rincian, adanya penuruan belanja tidak langsung dari Rp984.576.201.750 menjadi Rp970.748.626.317, atau

berkurang sebesar Rp13.827.575.433. Kemudian belanja langsung mengalami kenaikan dari Rp977.313.695.960 menjadi Rp1.305.905.904.157.600, atau naik sebesar Rp328.590.461.640. Pembiayaan netto yang sebelumnya hanya dianggarkan sebesar Rp46.141.155.960, berubah menjadi Rp212.904.042.167. Anggaran-anggaran ini akan dialokasikan untuk pembiayaan SKPD untuk sisa tahun berjalan ini.(dewe)

KUNJUNGAN PANGDAM VII WIRABUANA

TNI tunjang program ketahanan pangan Sulut Manado—Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd, Selasa (10/9) kemarin, menerima kunjungan kerja Panglima Kodam (Pangdam) VII Wirabuana Mayjen TNI Bachktiar SIP MAp di Kantor Gubernur Sulut. Kunjungan perdana dari mantan Gubernur Akademi Militer (Akmil) dan Asisten Teritorial (Aster) Kasad di Kantor Gubernur Sulut kali ini, dalam rangka pengarahan Pangdam kepada para prajurit dan PNS di satuan jajaran Korem 131 Santiago yang di gelar di Ruang Mapalus. Usai pengarahan kepada jajaran Korem 131 Santiago, kepada wartawan Pangdam yang turut didampingi Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Musa Bangun

saat ini, Bartolomeus Mononutu SH, sebab tidak terlibat dalam janji bonus atlet ini. Namun sebagai Kadispora pengganti Liow, Mononutu sudah harus memahami persoalan ini. “Saya tidak mempermasalahkan kadis yang baru ini, tapi paling tidak kadis baru menelusuri siapa saja atlet/pelatih yang belum menerima bonus itu,” tegas Rhamdani, seraya menambahkan bahwa deprov juga merasa bersalah kepada atlet karena dewan ikut membahas anggaran ini untuk Dispora Sulut waktu lalu. Adapun Ketua Deprov Sulut Meiva Lintang STh yang ikut dalam pembahasan tersebut mendesak Dispora Sulut menuntaskan persoalan atau hutang janji itu hingga Desember 2013 ini. “Saya minta segera dituntaskan persoalan ini, dan bonus-

bonus in harus tuntas tahun ini. Kami tidak melihat siapa Kadispora-nya, tapi yang kami tahu ini Dispora Sulut,” ujarnya, seraya berharap kedepan kasus ini tidak akan terjadi lagi. Dalam pembahasan kemarin, Mononutu menanggapi keluhan Komisi IV ini, namun jawaban yang diberikan tidak memuaskan para legislator. “Memang ada temuan BPK soal anggaran ini, dan kami saat ini sementara berusaha mencari tahu dan mendata siapasiapa atlet/pelatih yang belum mendapatkan bonus itu,” singkat dia. Diketahui, sebelum bertolak menuju PON Riau yang berlangsung 9-20 September 2012, atlet dijanjikan bonus oleh Pemprov Sulut, perincianya untuk peraih medali emas akan memperoleh bonus Rp100 juta, peraih medali perak bonu Rp50 juta, dan medali perunggu bonus sebesar Rp25 juta.(dewe)

FPD mendesak Dishub tegas soal taksi gelap Manado—Makin maraknya angkutan umum liar, atau biasa dikenal dengan taksi gelap, di Manado membuat legislator Sulut prihatin. Pasalnya, dengan semakin banyaknya beroperasi taksi gelap tersebut, maka berdampak pada berkurangnya pendapatan angkutan umum yang legal dan resmi. Untuk itu, Fraksi Partai Demokrat (FPD) Deprov Sulut mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Sulut bertindak tegas dengan persoalan ini. “Kami minta Dishub tegas soal taksi gelap ini. Pasalnya, selain berdampak pada penghasilan angkutan umum yang resmi, khususnya angkutan antar kota, juga berimbas pada berkurangnya PAD (pendapatn asli daerah),” ujar Ketua FPD Jhon Dumais. Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang saat itu juga langsung merespon, dan

JHON Dumais.

memerintahkan Dishub Sulut untuk segera melakukan razia taksi gelap, khususnya yang beroperasi di Manado. “Ini masalah harus selesai. Soal angkutan liar ini, saya beri waktu dua minggu kedepan kepada Dishub untuk menggelar razia secara berkala,” tegas Gubernur. Seperti diketahui, keberadaan taksi gelap ini menjadi momok bagi kendaraan umum resmi, apalagi dilakukan dari pagi hingga tengah malam.(dewe)

PERDA

WAGUB Sulut Djouhari Kansil menyambut Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Bachktiar di Kantor Gubernur Sulut, Selasa (10/9) kemarin.(foto: ist)

mengatakan, maksud kunjungan ini dalam rangka menunjang program ketahanan pangan yang sedang digalakan oleh Pemprov Sulut. “Kodam bersama Korem 131 Santiago akan membantu Pemprov Sulut dalam upaya peningkatan ketahanan pangan bagi kesejahteraan masyarakat di daerah ini, terutama dalam pemanfaatan lahan-lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara maksimal, maka kami selain akan memberi pembimbingan kepada petani,” ujarnya. Disamping itu, kata dia

prajurit akan turun langsung bersama rakyat guna melakukan penanaman untuk segala jenis komoditi pangan yang tersedia di daerah ini. “Kunjungan kali ini juga dalam rangka melihat dari dekat bagi daerah-daerah kepulauan di wilayah perbatasan yang ada di Nusa Utara,” tukas jenderal bintang dua yang murah senyum ini. Kansil atas nama Pemprov Sulut menyambut baik atas kunjungan kerja Pangdam VII Wirabuana di daerah Bumi Nyiur Melambai, apalagi kunjungan tersebut dalam

rangka membantu program pemerintah daerah di sektor ketahanan pangan serta kunjungan di wilayah perbatasan. “Sektor ketahanan pangan telah menjadi salah satu program prioritas dari pemerintah provinsi, seperti beras, jagung dan kedelai. Namun hingga kini masih belum memenuhi kebutuhan. Menyikapi kondisi tersebut, kini sudah disiapkan langkahlangkah untuk memacu peningkatan produksi, minimal untuk kebutuhan masyarakat lokal di daerah ini,” jelas Kansil.(erer)

Pol-PP se-Sulut bahas penegakkan aturan Manado—Pemprov Sulut lewat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Sulut terus melakukan terobosan termasuk koordinasi terkait dengan penegakkan peraturan daerah dan perlindungan masyarakat. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Sulut Edwin Roring SE MM dalam Rapat Koordinasi Satpol-PP se-Sulut mengatakan, bahwa saat ini perkembangan Satpol PP sebagai perangkat pemerintah dalam menjaga dan menegakkan perda sangat pesat, sehingga diperlukan sumber daya yang baik. “Satpol-PP lewat PP No 6 tahun 2010 ada peningkatan eselonisasi, sehingga terkait dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) langsung bersentuhan dengan masyarakat,” ujar Roring yang diwakili Drs Cherry Maringka selaku Kabid Penegakkan Peraturan Perundangan-Undangan Daerah. Dikatakannya pula, selain penegakkan perda,

peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk menyatukan visi, misi serta kapasitas tugas Satpol-PP baik provinsi dan kabupaten/kota. “Selain itu dalam rakor kali ini, akan dibahas meminimalkan penghapusan sikap organisme sehingga Pol-PP semakin baik dalam citra menuju profesionalitas yang kapabel,” tandas Maringka. Ditambahkannya pula, dalam kegiatan ini diharapkan ada solusi termasuk sinkronisasi dalam peningkatan sumber daya. Pol-PP yang dinamis antar provinsi dan kabupaten/ kota dalam melaksanakan kegiatan di tengah masyarakat dalam pelayanan publik. Sementara itu, Ketua Panitia Fransiskus Sule SH selaku Kasie Penyelidikan dan Penyidikan menyatakan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan ketentraman dan keamanan, mengidentifikasi masalah terkait tupoksi, serta mengsikronkan dan pemantapan tugas di lapangan.(erer)


Yustisia

RABU 11 SEPTEMBER 2013

RONCRIME

Wanita Mahakeret dianiaya pria mabuk dengan gitar KASUS kekerasan terhadap perempuan kembali terjadi. Kali ini yang menjadi korbannya adalah warga Mahakeret Timur Lingkungan IV Kecamatan Wenang yakni perempuan Ratna Lamadi (40) yang dianiaya oleh seorang lelaki RT alias Reki (43) warga Mahakeret Barat Lingkungan III, Selasa (10/9) kemarin sekitar pukul 00.30 wita. Akibat dari perbuatan pelaku, korban mengalami luka robek di bagian kepala karena dipukul pelaku dengan menggunakan sebuah gitar. Kejadian tersebut terungkap ketika korban mendatangi Polresta Manado untuk melaporkan kasus yang dialaminya atas tindakan dari pelaku. Dimana pada saat sebelum kejadian, korban sedang nongkrong sambil menyanyi menggunakan gitar bersama beberapa teman korban. Kemudian pelaku dalam keadaan mabuk, mendatangi korban yang sedang duduk bersama teman-teman korban. Tanpa basa-basi, pelaku mengambil gitar yang dipegang oleh salah satu teman dari korban, dan langsung menghantamkannya tepat di bagian kepala korban hingga kepala korban mengalami luka robek, serta mengeluarkan darah. Usai melakukan perbuatannya, pelaku pun segera meninggalkan korban. Tidak terima dengan perbuatan dari pelaku, selang 1 jam kemudian korban segera melaporkan peristiwa yang dialami korban ke Mapolresta Manado. Kapolresta Manado Kombes Pol Drs Amran Ampulembang Msi, ketika dikonfirmasi melalui Kasubag Humas AKP Ruswan Buntuan membenarkannya.(rees)

Tak kembalikan uang pinjaman Rp30 juta, Mailangkay dilapor PEREMPUAN WM alias Mailangkay (44) warga Paal Dua Lingkungan II Kecamatan Paal Dua, harus berurusan dengan pihak Kepolisian Resort Kota (Polresta) Manado atas laporan yang dilayangkan oleh pelapor Sandra Tumiwa (47) warga Teling Bawah Lingkungan VI Kecamatan Wenang. Pasalnya atas laporan dari Sandra, dalam laporannya dihadapan anggota Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polresta diketahui bahwa Mailangkay telah menipu pelapor, yang dilakukan terlapor dengan modus meminjam uang dari pelapor senilai Rp30 juta sejak Maret 2012 lalu, dengan maksud untuk dijadikan modal usaha. Dengan perjanjian uang yang dipinjam terlapor akan dikembalikan setelah usaha yang akan dijalankan terlapor telah berhasil. Kemudian dengan perjanjian dari terlapor, maka pelapor meminjamkan uang tersebut sebanyak Rp30 juta, yang diserahkan langsung oleh pelapor di rumah pelapor. Berjalan 1 tahun kemudian nampaknya, usaha yang dijalankan oleh terlapor dilihat oleh pelapor telah berhasil. Dilihat mulai berhasil, pelapor pun segera menagih janji dari terlapor untuk mengambalikan uajg yang dipinjam terlpor. Namun ketika pelapor menagih janji dari terlapor, yang terjadi terlapor hanya memberikan janji-janji palsu dengan menunda-nunda pengembalian uang tersebut. Atas sikap dari terlapor, timbulah rasa kecewa dari pelapor dan oleh pelapor tindakan terlapor dibawah ke ranah hukum, dimana pelapor membuat laporan ke Polresta Manado terhadap terlapor dalam kasus penipuan Selasa (10/9) kemarin, pasalnya perbuatan dari terlapor menyebabkan pelapor menderita kerugian materi. Kapolresta Manado Kombes Pol Drs Amran Ampulembang Msi, melalui Kasubag Humas AKP Ruswan Buntuan membenarkannya.(rees)

Haris dan Uleng berdebat adegan ke-38 ADENGAN rekonstruksi penikaman berujung tewasnya Jonathan Sumampouw alias bom-bom (24) warga Kelurahan Madiri Unet Kecamatan Madidir diwarnai perdebatan antara tersangka dan saksi. Dimana tersangka HR alias Haris dan saksi Uleng berdebat soal adengan ke-38 dari 100 adengan dalam rekonstruksi yang digelar di TKP, Mangga Dua Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian, Selasa (10/9) sekitar pukul 10.00 wita. Perdebatan itu terjadi kerena Haris mengaku saat penikaman, ia tidak berada di TKP karena sudah lari begitu melihat Uleng datang membawa parang. Tapi pengakuan Haris dibantah Uleng yang menyatakan, tersangka masih ada di TKP. Dan itu dibenarkan rekan Haris yakni Bryan yang menyatakan tersangka masih ada di TKP ketika penikaman terjadi. Uleng menyatakan Haris sengaja mengelabui petugas agar terhindar sebagai pelaku utama penikaman yang menewaskan rekannya Bom-bom. Kerena dirinya melihat dengan jelas Haris yang menikam Bom-bom dengan menggunakan sebilah pisau. Selain itu, di adengan tersebut terlihat Uleng menggenggam parang datang bersama korban Bombom membawa kayu yang diperankan anggota Polisi. Uleng marah dan membawa senjata tajam karena dirinya ditikam JK alias Jokber alias Obeng (21) warga Kelurahan Wangurer Kecamatan Girian pasca perkelahian antara pemuda Wangurer dan pemuda Madidir yang berdomisili di Mangga dua. Dan dalam adengan itu Haris menikam korban Bom-bom dengan pisau kuningan. Rekonstruksi ini sendiri berjalan lancar dan aman yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Rivo Malonda yang melibatkan puluhan anggota Polres melakukan penjagaan. Diketahui, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Idul Fitri hari pertama. Belasan pemuda warga Wangurer berkunjung di rumah keluarga LawarakanModangu di kawasan Mangga dua. Tak jauh dari rumah itu sejumlah pemuda warga Madidir yang tengah pesta Miras sambil mendengar music disco. Tak diduga, Franky dari kelompok pemuda Wangurer diduga sudah mabuk muncul dan membuat kekacauan. Tak berselang lama, Franky bersama kelompoknya yakni Haris dan Jokber cs datang dan terjadilah perkelahian. Jokber yang menghunus pisau langsung beraksi dan menikam Uleng menenai pelipis kanan dan kaki. Tak terima ditikam, Uleng pun kembali mengambil sebilah parang dengan tujuan membalas dan datang ke TKP bersama Bom-bom. Tapi naas, ketika ia baru sampai di TKP, Haris langsung menikam Bom-bom di dada bagian kanan hingga tewas.(teem)

SURAT KABAR HARIAN

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

4

Polda gagalkan pengiriman 150 liter cap tikus ke Sangihe Terjaring dalam operasi patuh, kendaraan langsung diamankan Manado—Operasi Patuh yang digelar Polda Sulut belakangan ini makin diintensifkan pelaksanaannya di seluruh jajaran wilayah Sulut. Pasalnya, operasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran para pengendara kendaraan tentang tertib berlalu-lintas serta mematuhi aturan. Namun tidak menutup kemungkinan operasi tersebut bisa mengungkap tindakan melanggar aturan seperti penyeludupan minuman keras (Miras) ke luar daerah yang menggunakan kendaraan. Buktinya, operasi patuh yang berlangsung Selasa (10/ 9) kemarin, berhasil menggagalkan 150 liter cap tikus yang dikemas dalam 10 kardus di kendaraan jenis kijang G. Tak ayal, pengendara beserta kendaraanya dan

barang bukti (Babuk) minuman keras (Miras) jenis cap tikus untuk disuplai ke luar daerah langsung diamankan pihak Kepolisian yang tengah bertugas. Dari informasi yang didapat di Mapolda Sulut menyebutkan, Operasi Patuh tahap dua yang tengah memasuki minggu kedua ini, dimulai sejak pukul 09.30 Wita dan mengambil lokasi di kawasan Stadion Klabat, Manado. Beberapa saat setelah petugas melakukan aksi sweeping, tiba-tiba melintas mobil Super Kijang G, berwarna biru dengan plat nomor DB 2126 AD. Petugas rupanya menaruh curiga isi kendaraan yang dikendarai lelaki Danny. Setelah mobil ini berhasil dihentikan, Polisi langsung meminta kelengkapan surat kendaraan. Anehnya, sang

sopir tidak mempunyai SIM. Tak hanya itu, Polisi rupanya melihat tumpukan kardus yang disimpan dalam mobil tersebut. Ketika diperiksa, ternyata kardus itu berisi 150 liter miras Cap Tikus yang telah dikemas dalam botol air mineral dan diisi sekitar 10 kardus. Sontak saja, Danny bersama dua penumpang lainnya diminta turun dan diinterogasi petugas. Kemudian, petugas Direktorat Lalulintas memberi tindakan tilang kepada sopir, karena melanggar aturan berlalulintas, sedangkan miras dan mobil langsung disita untuk dijadikan barang bukti. Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Robby Kaligis, melalui Direktur Lalulintas Polda Sulut, Kombes Pol Dwi

Gunawan mengatakan, satu unit kendaraan roda empat yang menyimpan miras sudah diamankan pihaknya untuk diproses lebih lanjut. Dijelaskan Gunawan, miras tersebut dibawa pelaku dari Tareran, Minahasa Selatan (Minsel) untuk dikirim ke Sangihe. Menurutnya, untuk penindakan miras akan diserahkan ke Direktorat Reserse Narkoba, sedangkan babuk mobil dan surat kendaraan di proses pihaknya. “Kendaraan bersama mirasnya dari Minsel. Nanti untuk babuk mirasnya, kami serahkan ke Ditresnarkoba. Untuk pengendara sudah ada tilang, dan pasti ada sangsinya. Karena tidak memiliki SIM, apalagi memuat miras tak berijin. Operasi patuh ini terus kita lakukan, untuk menindak para pelanggar agar memiliki efek jera,” tegas Gunawan, sembari menambahkan hasil Ops Patuh dilokasi Stadion Kawangkoan berjumlah 38 pelanggaran.(erel)

PENCEMARAN NAMA BAIK

GSVL berhalangan hadir, Hakim tunda sidang Manado —Terdakwa dalam kasus pencemaran nama baik Walikota Manado yakni UM alias Udin dimana masih menjabat sebagai anggota Dewan Kota (Dekot) Manado, nampaknya bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya, dalam proses persidangan untuk membuktikan bawa terdakwa secara sah telah melakukan tindakan melawan hukum, tertunda atas ketidakhadiran dari korban yakni GSV Lumentut. Keputusan penundaan ini dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Armindo Pardede SH MAP, ketika digelarnya sidang dalam agenda pemeriksaan saksi, dan korban Selasa (10/9) kemarin di Pengadilan Negeri (PN) Manado. Dikarenakan, ketua Majelis Hakim yang menjabat sebagai Kepala Pengadilan Negeri (KPN) Manado beranggapan bahwa, kalau sidang ini masih prematur untuk dilanjutkan. Sebab, korban tidak bisa dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persida-

UM alias Udin saat didampingi oleh pengacara di sidang kemarin.(foto:onal/sk)

ngan. “Dari pihak kami merasa sidang ini belum layak untuk digelar. Karena saksi korban tidak bisa menghadiri sidang, sedangkan berdasarkan Pasal 160 dan 162 KUHAP, korban harus dihadirkan,” tegas Armindo. Terkait dengan ketidakhadiran saksi korban, pihak JPU, Rommi Johanes SH telah memberikan surat kepada

Majelis Hakim bahwa saksi berhalangan. “Sebelum sidang, surat ketidakhadiran saksi korban berhalangan hadir telah diberikan kepada Majelis Hakim. Akan tetapi Majelis Hakim yang lebih berhak untuk menentukan jalannya persidangan. Dan keputusan dari Majelis Hakim, saya sebagai JPU sangat menghargainya, dengan

menunggu sidang lanjutan yang akan digelar Jumat (13/ 9) pekan ini,” tandas Johanes. Di tempat lain, Walikota GS Vicky Lumentut saat dikonfirmasi terkait ketidakhadiran di sidang tersebut menyatakan, jika dirinya sedang dalam tugas luar daerah. “Saya sedang dalam tugas luar daerah,” singkat GSVL, kemarin.(rees/dewe)

MUTASI JILID III

Dirshabara & Kapolresta Manado diganti pekan ini, Wakapolda Sulut disertijabkan Manado—Penyegaran personil di tubuh Polri tahun 2013 kembali digulirkan. Untuk ketiga kalinya selama dua bulan terakhir ini, Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengeluarkan telegram khusus, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan lingkungan Polri di seluruh jajarannya. Menariknya, dari surat telegram Kapolri yang terakhir bernomor ST/1772/IX/ 2013, tertanggal 9 September 2013, dua pejabat tinggi yang bertugas di Polda Sulut yakni jabatan Direktur Shabara dan

Kapolresta Manado mengalami pergantian. Dari data yang berhasil didapat di Mapolda Sulut, Kombes Pol Drs H Maman Hermawan, yang menjabat sebagai Dirshabara Polda Sulut, dimutasikan sebagai Anjak Madya Bidang Binmas Baharkam Polri. Sementara itu, pejabat baru yang akan mengisi posisi Dirshabara Polda Sulut yakni AKBP Drs Sri Suhartono. Sedangkan, jabatan Kapolresta Manado yang dijabat Kombes Pol Amran Ampulembang MSi, juga masuk dalam daftar mutasi Jilid III ini.

Ampulembang kini dimutasikan sebagai Direktur Intelkam Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pergantian jabatan Kapolresta Manado ini, rupanya hanya pertukaran pejabat saja. Pasalnya, posisi Kapolresta Manado akan diisi oleh Kombes Pol Drs Sunarto, yang diketahui sebelumnya menjabat sebagai Direktur Intelkam di Polda DIY, yang kini telah diisi oleh Ampulembang. Terkait mutasi ini, Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Robby Kaligis, melalui Kabid Humas

AKBP Denny Adare STh, ketika dikonfirmasi wartawan, membenarkan adanya surat telegram mutasi tersebut. Juru bicara Polda Sulut itu menyatakan, mutasi adalah yang biasa dilakukan Polri, dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja yang semakin profesional. “TR mutasinya sudah ada. Mutasi ini kan biasa terjadi. Untuk sertijab di Polda, rencananya pekan ini bersama pejabat lain yang sebelumnya telah menerima mutasi,” jelas Adare, Selasa (10/9) kemarin. Diketahui, dua bulan terakhir ini institusi Polri terus terjadi pergantian jabatan. Sebelumnya, Kapolri mengeluarkan surat muitasi dengan nomor ST/1727/ VIII/2013. Dalam mutasi tersebut, salah satu pejabat Polda seperti Wakapolda Sulut, yang dijabat Kombes Pol Drs Kartono Wangsadisastra, diganti Kombes Pol Drs Charles Himler Ngili MH. Informasi yang diterima, Sertijab Wakapolda akan dilaksanakan Sabtu (14/9) pekan ini, di Mapolda Sulut.(erel)

SEDOT WC SEDOT WC (TINJA) WC TERSUMBAT Hubungi

0813 5604 0118 0823 4906 4118 Anda butuh pupuk organik? Kami berikan

GRATIS...

PENCURIAN CENGKIH

Kapolda instruksikan jajarannya segera usut Manado—Aksi pencurian hasil perkebunan berupa komoditi cengkih, belakangan ini kembali marak terjadi. Menariknya, kasus pencurian tahunan ini dikabarkan mulai berlaku di sejumlah wilayah Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Pasalnya, di 2 kabupaten ini rupanya sementara melakukan panen cengkih cukup banyak. Tak heran, para pelaku pun mulai tergiur untuk melakukan aksinya. Sebab, harga cengkih saat ini mencapai ratusan ribu rupiah per kilonya. Kondisi ini akhirnya membuat masyarakat resah serta meminta pihak kepolisian untuk mengambil tindakan. Terkait hal ini, Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Robby Kaligis, ketika diwawancarai sejumlah wartawan, Selasa (10/9) kemarin menyatakan, pencurian cengkih di wilayah Sulut harus segera dicegah agar tidak menambah kerugian lainnya. Kapolda pun menyatakan, jika aksi para pelaku yang mulai nekad membobol tempat penyimpanan cengkih serta mengambil jumlah yang banyak, maka langkah antisipasi harus diberlakukan. Ia pun meminta kepada jajaran yang mengawasi dua daerah tersebut, untuk segera mengambil upaya penyelidikan. “Biasanya hasil cengkih yang dipanen itu berkurang, karena ada banyak penyebabnya. Bisa saja orang-orang bersangkutan yang memiliki hak

untuk mendapatkan cengkih, dia mengambil tanpa sepengetahuan lainnya. Tapi ambilnya tidak banyak, dan belakangan diketahui keluarganya. Nah, karena masih keluarga akhirnya tidak dipersoalkan hukum. Tapi hilangnya cengkih berjumlah banyak, apalagi tempat penyimpanan dibobol dan tidak diketahui pelakunya, nah itu aksi yang harus diusut. Saya minta polres dan polsek wilayah setempat segera selidiki,” tegas Kapolda, Orang nomor satu dijajaran Polda Sulut itu menambahkan, selain upaya dari Kepolisian untuk mengantisipasi aksi pencurian seperti ini, seluruh kalangan masyarakat juga diminta untuk berpartisipasi melakukan pencegahan. Selain itu, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pihak pemerintah setempat harus peka mengingatkan masyarakat tetap waspada. Tak hanya itu, Binmas dan Babinsa yang ada di tiap Desa dan Kelurahan, diharapkan membantu mencegah dan mendeteksi aksi pencurian tersebut. “Semua komponen masyarakat perlu menjaga kenyamanan bersama. Kejadian pencurian ini seharusnya menjadi tanda awas bagi kita. Petugas yang ditempatkan di tiap lingkungan dan wilayah lebih aktif lagi mengawasi dan mengingatkan warga. Yang pasti, pelakunya harus dicari dan ditindak sesuai aturan hukum berlaku,” pungkasnya.(erel)

SIDANG PEMBUNUHAN

Bunuh waria, Ismail dituntut 10 tahun penjara Manado— Lelaki IJT alias Ismail (19) dituntut 10 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Alexander Sulung SH, dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Selasa (10/09) kemarin. Ismail adalah satu dari dua terdakwa kasus pembunuhan waria, almarhum Fanny The pada Maret 2013 lalu. Warga Kelurahan Tumumpa Satu, Lingkungan IV, Kecamatan Tuminting ini, dinyatakan JPU terbukti melanggar Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. “Terdakwa terbukti secara bersama-sama melakukan perbuatan yang didakwakan dengan pelaku lain dalam kasus ini,” tandas JPU dihadapan majelis hakim yang diketuai Willem Rompies SH. Dalam pertimbangannya, JPU menyebut peran terdakwa yang membekap mulut korban saat digorok lehernya oleh terpidana Faisal Barahama (pelaku berkas terpisah,red), berandil besar mengakibatkan kematian waria parobaya itu. Lagi pula dalam dakwaan, terdakwa dan Faisal memang sudah merencanakan perbuatan itu dan ini terbukti dengan dibawanya pisau badik dan pisau dapur sesaat sebelum janjian ketemu dengan almarhum. Atas tuntutan tersebut, terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya, Fenny Sanoendang SH diberi kesempatan selama sepekan untuk menyampaikan pembelaan. Dengan tuntutan diatas, dalam waktu dekat terdakwa akan segera mengikuti jejak

Faisal yang sudah lebih dulu divonis majelis hakim. Faisal sebagai terdakwa pertama dalam kasus ini, dihukum 7,5 tahun penjara, setelah sebelumnya dituntut dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Persidangan bagi Faisal lebih dulu tuntas, dikarenakan yang bersangkutan masih tergolong dibawah umur. Sebagaimana didakwakan, aksi pembunuhan yang dilakoni Ismail dan Faisal terhadap almarhum Fanny, dilakukan pada Selasa 26 Maret 2013 sekitar pukul 21.00 Wita, di Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget. Pembunuhan tersebut berlatar belakang hubungan sesama jenis antara almarhum dengan kedua pemuda ini. Ceritanya bermula dari kekecewaan Faisal dan Ismail terhadap almarhum, yang menceritakan hubungan intim mereka kepada orang lain. Nah, siang hari sebelum kejadian, kebetulan korban mengajak kedua terdakwa untuk bertemu dan berhubungan intim. Ajakan inilah yang kemudian dimanfaatkan Faisal dan Ismail untuk menghabisi almarhum. Alhasil, setelah bertemu pada malam harinya, Faisal dan Ismail melancarkan aksi mereka. Berlokasi di sebuah lorong yang sepi di Buha, Faisal menggorok leher korban saat mereka duduk di atas sepeda motor. Ismail yang juga ada di situ, turut membantu dengan membekap mulut korban agar aksi mereka tidak memancing keributan.(rees)


RABU 11 SEPTEMBER 2013

Pendapat

SURAT KABAR HARIAN

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

5

SWARA KAMI

SWARA ANDA

Sistem mengabdi pada uang

Akar kemiskinan adalah ketidakadilan sosial

SEPEKAN berlalu dari September. Apa kisah yang nantinya menderas di pekan mendatang? Luka masih membekas bencana, jerit duka, amuk alam membuat lokasi pemukiman warga porak-poranda. Cerita berempati diulas dengan suara mendayu-dayu, tapi itulah keberingasan yang lebih buruk dari bencana alam. Kebijakan itu selalu mengatasnamakan rakyat. Berita mengumbar kepasrahan, tatapan dari jauh yang hilang rasa. Seperti bertualang di negeri dongeng, namun laporannya muncul laksana buktibukti. Keterangan-keterangan sudah diminta, konfirmasi menunggu gusar, sistem menutup mata, lalu bangun pada mimpi masa silam untuk umumkan kegusaran yang tak lebih sama, tunggu tanggal main. Kisah kita berulang dalam lupa, lalu bosan, kemudian ditelantarkan. Pemacu strategis belum sepenuhnya disentuh, dan bahkan ada yang terkesan dibiar berlalu saja, sampai lupa. Atau mungkin ada skenario lain yang bermain tanpa mampu diprediksi sebelumnya, semisal issue, bencana dan rencana yang berubah karena tekanan pembangunan yang memang masih jauh dari harapan publik. Apalagi harga-harga yang terus melambung, kenaikan upah yang semestinya dibincang sebagai bagian dari penyesuaian anggaran, biaya dan kebutuhan hidup yang setiap saat terus bergerak, dan kadang “pergerakan” itu di luar dugaan. Atau revisi upah minimum yang sampai detik ini sudah jadi terminologi enggan disentuh. Soal lama yang jadi momok di segala musim bagi mereka yang menjalankan usaha. Di ruang yang sama, nasib miliaran manusia di muka bumi yang bercengkrama dengan duka dan derita yang tak kunjung henti. Negeri ini menjual budakbudak demi melanggengkan sistem yang berkutat pada uang. Mungkin soal sebab, mengapa alam marah pada prilaku manusia yang sering lupa tempat berpijak. Jangan tanya lagi berapa banyak airmata yang jadi sia-sia, atau kesedihan yang akan menahun bila tak diobati. Musim sementara berubah. Arus angin menderas, terbangkan debu sisa peradaban. Kemarin dan hari ini yang masih tertinggal jauh dari vision yang didamba beribu waktu. Sudah terlewat, seperti itu pula, ada tertawa serupa mengejek sistem ketinggalan kereta, jawab basa-basi pernyataan basi. Di mana dana-dana? Revitalisasi, restrukturisasi, reaktualiasi. Semua masih terbenam di kolam tunggu. Sistem berjanji, sistem mengingkarinya. Rujuk kalimat menenangkan dalam eja yang melilit ketakberuntungan atau nasib yang sudah dianggap sia-sia. Lalu, kita menyebut itu sebagai kepasrahan. Kabar itu laksana kabut yang terus datang menutup cahaya hari ini. Berapa banyak duka ditabung dalam benak? Berapa susah bertahta di jiwa yang diderita tak berkesudahan? Cuma kita masih menerangkan kebimbangan dengan jawaban yang menduga-duga saja, sebab realita sudah sekian waktu mengguncang kesadaran. Ada yang datang, ada yang pergi, bukan karena saat yang tak tepat tapi jalan nasib yang ditentukan diri sendiri dan dipengaruhi faktor-faktor pendukung lainnya. Sekujur petaka karena kesalahan mungkin belum dilihat sebagai awal peristiwa, sudah kita memberi banyak jawaban dari asumsi-asumsi yang mengait cemas di waktu yang kasib dan terbatas. Opera zaman kita semakin menarik untuk disimak. Kita boleh mengayuh mundur langkah kita ke hari silam dan merekam beberapa kejadian bagi kesimpulan yang belum terjelaskan saat ini. Lakon tiap manusia, dan ruang yang tanpa batas dicari. Hari ini raung sirene meminggirkan yang lain. Ada yang mau lewat, dengan lakon sebagai pemilik jalan. Hari kemarin ada yang tenggelam dalam bencana alam, apakah alamnya yang salah, atau karena mimpi tak datang sebagai peringatan? Mari membidik lebih cermat, kisah dalam derita yang mengeringkan airmata. Atau mereka yang kekurangan dan harus mengais hidup dalam duka dan tangis tak terbahasakan. Catatan kasus, dari drama kata dan statement yang kadang menyesatkan masyarakat. Namun, di realita situasi bicara lain. Pernah diingatkan bahwa mustinya negeri ini membangun suatu masyarakat yang menghormati kedaulatan rakyat dan pembenahan praktek demokrasi dengan trias-politikanya secara sejati dan sepenuh-penuhnya. Pembangunan demokrasi yang sejati dan sepenuhpenuhnya haruslah diabdikan pada kedaulatan rakyat. Yang utama dan mendesak untuk dilakukan saat ini adalah terbangunnya sistem pemerintahan dan penyelenggaraan negara yang berdasarkan kehendak murni rakyat. Kita masih mengintip kekerasan. Kita masih terancam oleh berbagai skenario peminggiran ketika rakyat dan kemiskinan hanya menjadi jualan negara kita dengan menggadaikan sumberdaya yang tersisa dari penghisapan negara dan sistem asing. Langkah-langkah strategis-taktis harus dibangun sekarang ini dengan tetap berangkat dari kondisikondisi kongkrit yang ada di tataran rakyat. Cobalah sebuah renungan pada tanya diri sendiri, bukan takdir juga bukan nasib yang mesti dipersalahkan. Cerita nisbi penanggulangan korupsi masih bertengger dalam asumsi. Sebuah teori menderas, bahwa, reformasi telah berhasil menyingkirkan otioritarianisme; Tapi itu baru separuh dari sistem politik orde yang berlalu. Kekuasaan melayani dirinya sendiri belum berobah, dan kini ia menjelma dalam demokrasi pura-pura, sistem hukum pura-pura, sosialisasi kebenaran dan keadilan juga pura-pura; Di sini jelas dan tegas, sistem hanya mengabdi pada uang dan mereka yang punya uang. Banyak yang mengeluhkan bahwa reformasi kini telah jatuh ke tangan mereka yang justru diuntungkan pada rezim sebelumnya. Apakah benar demikian? Lihat dan buktikan sendiri gelagatnya. Redaksi REDAKSI menerima tulisan dalam bentuk opini, cerita, puisi atau apa saja. Redaksi berhak mengedit tulisan tanpa mengurangi makna yang dikandung tulisan itu. Kirimkan tulisan anda ke: redaksi@swarakita-manado.com atau langsung di antar ke redaksi d/a: Mega Smart VIII No.7 Kawasan Mega Mas Boulevard Manado Telp: 0431 841060, Fax: 0431 841071

Menelisik seputar capres dan cawapres Partai Demokrat (2) Oleh: Dr Jerry Massie MA, D.Min, Ph,D (Dosen dan Konsultan Politik)

Menariknya dari para peserta terdapat nama Gubernur yang bakal bersaing ketat yaitu, the best governor of Indone-

sia in 2012 from North Sulawesi (Sulawesi Utara) Dr Sinyo Harry Sarundajang. Disamping Sarundajang terdapat pula 10 nama lain, yang kwalitasnya di atas rata-rata. Lantas siapa diantarnya yang bakal meraih tiket ke Pilpres mendatang mewakili PD? paling tidak setelah itu masih akan terjadi adu strategi, yakni; Rektor Universitas Paramidana (Anis Baswedan), Ketua DPR (Marzuki Alie),

Menteri BUMN (Dahlan Iskan) Mantan Menpora (Hayono Isman), Dubes AS (Dino Patti Jalal), Ketua DPD (Irman Gusman), Ali Masykur Musa (Mantan politisi PKB), Endrianto Sutarto (Mantan Panglima TNI), Gita Wiryawan (Menteri Perdagangan), Pramono Edhie (Mantan KSAD). Bisa dipastikan ada lima nama yang akan bersaing ketat yaitu Sarundajang, Dahlan Iskan, Anis Baswedan, Pramono Edhie, Dino Patti Jalal dan Gita Wiryawan. Paling tidak para kontestan telah memaparkan grand design serta master plan mereka

untuk Indonesia. Jika dilihat dari chance (peluang), maka Sarundajang cukup punya kans. Setelah dirinya mampu memaparkan sebuah startegi langkah yakni “Indonesia Blue”. Ini merupakan buah pemikiran Sarundajang menggingat Indonesia merupakan wilayah perairan yang cukup luas. Betapa tidak selain beliau memiliki otak yang brilian serta memiliki political will (kebijakan politik) dan point of view (sudut pandang) tentang Indonesia kedepan, selain itu dirinya juga mewakili Indonesia Timur, serta wakil

kelompok minoritas (Kristen). Ditambah lagi dukungan dari para petinggi salah satunya Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan yang telah menyatakan dukungannya terhadap SHS begitu pula dengan Reza Aly Ketua DPP-PD yang sempat menyebut SHS sebagai golden gate yang berpotensi memimpin bangsa Indonesia.

(bersambung)

Gugat, electoral fraud linglung (1) Oleh Dera Liar Alam

TAMBUR mendebur resah sejarah. Hanya pesan di layar kaca sebelum kemenangan tiba, lalu tertunda-tunda. Semua sudah dimaafkan? Janganjangan demokrasi di negeri ini berkaca di air keruh. Sistem sementara memperkosa demokrasi. Perkara mendesak, pembuktian lambat. Ada apa? Resah yang tersisa, sebentuk pengingkaran sementara diakomodir

sebagai sebuah kepercayaan. Kemenangan najis dan sia-sia, karena rakyat tak pernah belajar untuk tahu dan mengerti. Kecurangan terpancar di raut wajah angkuh dan tak mau kalah. Tindakan sengaja pengurangan integritas warga. Sosialisasinya masih sama, prihatin! Debur perkara yang mungkin sudah dimaafkan dan coba dihapus dari

ingatan. Beberapa kutipan: “Kecurangan pemilu melalui manipulasi daftar pemilih tetap atau electoral fraud merupakan pelanggaran hak asasi manusia seperti yang tertulis dalam pasal 25 kovenan internasional hak sipil dan politik. Suatu hal kritis yang telah memaksa Badan Pengawas Pemilu menyatakan perlunya suatu pemungutan suara ulang,” kata kisah beberapa waktu lalu. “Kecurangan tersebut sudah tidak mungkin dipermaklumkan sebagai kesalahan yang tidak bisa dihindari. Kelemahan

a d m i n i s t r a s i penyelenggaraan pemilu sudah semakin terlihat sebagai bentuk lain dari strategi pemenangan dengan medium pemilu.” Kritik tajam dari rakyat sekarang ini seperti tak mau didengar. Penguasa bercakak pinggang lalu memalingkan pandangan. Belum sepakat, tapi soal ini mesti terus diulang. Sebab “kesadaran rasional akan mencapai titik kulminasi terendah dalam sejarah kemanusiaan, dan suatu pemberontakan metafisis telah mendekati kemenangannya terhadap rasionalitas manusiawi”.

Tidak hanya itu, tetapi ada satu titik yang seakan merupakan kekuatan real untuk menstimulus beberapa praksis manusia yang ujungnya kembali menihilkan nilai-nilai tentang kemanusiaan itu. Lalu, praksis tersebut m e n d a p a t k a n kebenarannya secara otentik, ditempatkan pada tempat tertinggi melebihi nilai-nilai kontradiktifnya, dan dijadikan sebagai suatu kebenaran absolut.

(bersambung)

Pornografi di ruang sidang (1) Oleh Aquino W. Hayunta

INI SEBUAH PENGAKUAN. Hari ini aku melihat gambar-gambar porno, potonganpotongan klip video porno, dan menengok cuplikan website-website porno. Aku melihat sejumlah gambar orang-orang bersetubuh, tubuh perempuan yang telanjang, oral seks dan bagaimana orang berhubungan seks di webcam. Dan aku melihatnya beramai-ramai dengan sejumlah besar orang.

Tidak, hal itu tidak aku lakukan di kamarku, atau di suatu tempat penjualan DVD ilegal di Glodok. Aku melakukannya disuatu tempat terhormat di negara ini, di sebuah ruangan sidang di gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Berapa banyak sih orang yang punya kesempatan nonton materi porno bersama hakimhakim Mahkamah Konstitusi? Hari itu adalah berlangsungnya salah satu

sidang Judicial Review Undang-Undang Pornografi. Sebagian yang hadir di ruang sidang itu menolak undang-undang tersebut dan sebagian lainnya mendukung undang-undang itu. Ironisnya, pemutaran materi porno itu bukan dilakukan oleh pihak yang menolak Undang-Undang Pornografi. Selama ini pihak yang menolak undang-undang porno dianggap pendukung pornografi. Tapi hari ini contoh-contoh gambar, potongan klip dan cuplikan website bernuansa porno justru diputar oleh saksi ahli dari pihak yang mendukung

Undang-Undang Pornografi. Ceritanya saksi ahli tersebut hendak mengingatkan dan membeberkan contohcontoh bahaya pornografi terhadap generasi muda, khususnya anak. Maka ditampilkanlah slide-slide tersebut. Secara subyektif bagiku, penyajian slide itu seolaholah mau mengatakan bahwa para penolak Undang-Undang Pornografi adalah mereka yang suka dengan pornografi atau setidaknya tidak peduli dengan maraknya peredaran benda-benda porno. Padahal jauh sebelum orang-orang ribut soal

pornografi, organisasi perempuan dan hak asasi manusia sudah lama mempersoalkan pornografi. Organisasi perempuan khususnya bahkan sudah sejak lama berpandangan kalau pornografi adalah suatu bentuk obyektifikasi tubuh perempuan. Salah seorang hakim konstitusi sampai perlu mengingatkan bahwa para pemohon batalnya undang-undang ini bukan berarti mereka yang mendukung pornografi.

(bersambung)

PENILAIAN masyarakat luas menyebut bahwa yang selama ini dilakukan penyelenggara negara dalam program kerja mereka belum menghasilkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Demikian pula, kekuasaan yang tidak mengharmonisasikan otonomi daerah dengan kepentingan nasional. Ini pun dapat dikatakan yang mana sistem yang berjalan dewasa ini sudah gagal mewujudkan apa yang sudah diamanatkan oleh konstitusi di negara ini. Justru saat ini yang terjadi sebaliknya, yaitu bangsa-bangsa di Indonesia kini saling curiga dan saling membenci. Kalau sampai kepemimpinan di negeri kita ini menjalankan kebijakan ekonomi dan politik hanya tunduk pada kebijakan asing, tidak mungkin negara kita dapat keluar dari persoalan kemiskinan dan krisis multidimensi yang sementara berlangsung sekarang ini. Kenaikan berbagai harga kebutuhan pokok, konversi yang tak sesuai rencana, daya beli yang melemah, dan banyak persoalam lain di tataran rakyat. Jika negara kita mau, maka kemauannya itu musti didukung niat dan tekad yang kuat dan teguh, dan tahan uji dari para penyelenggara pemerintahan. Sebab, mungkin sekali kurang ada dukungan elite politik, termasuk anggota legislatif, eksekutif, dan yudikatif, yang dewasa ini kelihatannya sudah terkontaminasi sikap kurang etika, dekadensi moralitas dan korup. Merekalah yang musti menjadi pionir perubahan, merekalah yang harusnya punya kemauaan yang kuat untuk dapat jadi contoh bagi masyarakat. Otonomi yang tak implementatif dan hanya menciptakan raja-raja kecil di daerah-daerah. Bahkan otonomi dilaksanakan dengan keterpaksaan saja, ada yang dapat yang khusus ada yang dapat yang sedikit, malah ada yang dapat ampas dan dampak negatif seperti rusuh. Ini sudah terjadi di beberapa daerah di tanah air usai Kita selayaknya membuka mata lebih lebar supaya pembangunan itu boleh implementatif dan bukan sebagai slogan semata. Kepedulian itu ialah aksi yang benar-benar menyentuh akar persoalan dari kemiskinan dan pengangguran yang masih melilit kehidupan berbangsa sehingga ekonomi di negara kita, juga di Sulawesi Utara, lebih khusus pada tataran rakyat, masih saja melarat. Ini harus ditembusi dengan strategi yang kuat dan mantap, agar rakyat di daerah ini bukan hanya jadi subyek saja dalam pembangunan, tetapi mereka boleh aktif dalam sama-sama membangun negara kita ini. A.J.K Minahasa

KOMISARIS UTAMA: Ina Eryana. KOMISARIS: Christianus H. DIREKTUR UTAMA: Meilany Mongilala. DIREKTUR: Hendra Zoenardjy. PEMIMPIN REDAKSI: Hendra Zoenardjy. WAKIL PEMIMPIN REDAKSI: Donny Wungow. REDAKTUR PELAKSANA: Glenly Bagawie. KOORDINATOR LIPUTAN: Stenly Lumempouw. KOORDINATOR BIDANG: Tonny Mait, MUSYAWARAH REDAKSI: Hendra Zoenardjy, Ronald Rompas, Donny Wungow, Glenly Bagawie, Stenly Lumempouw, Tonny Mait. REDAKTUR: Finda Muhtar. REPORTER: Deddy Wakkary, Hanny Rais, Robby Liando, Ronald Sumakul, Serly Tasiam. KEPALA BIRO: Tonny Mait (MANADO), Glenly Bagawie (TOMOHON), Ronald Rompas (MINAHASA), Rusdianto Rantesalu (MINUT), Servi Maradia (MINSEL), Stenly Lumempow (MITRA), Wolter Pangalila (BITUNG), Sam Daleda (SANGIHE-TALAUD), Stenly Gaghunting (SITARO), Verdynan Manoppo (KOTAMOBAGU-BOLMONG), Faruk Langaru (BOLTIM-BOLSEL), Kurniawan Golonda (BOLMUT). REPORTER BIRO: Rommy Kaunang (MINAHASA), Devie Pondaag (MITRA), KONTRIBUTOR: Syaiful W Harahap (KHUSUS KESEHATAN). KOORDINATOR ARTISTIK: Fadjrin Haryanto. STAF ARTISTIK: Richard Tamara, Alphen Mamentu. SEKRETARIS REDAKSI: Angelia Natasia Herline. MANAGER IKLAN: Herry Bagau, KOORDINATOR IKLAN: Stembri F Legi. STAF IKLAN: Denny Moningka, Hervy Sumarandak, Malik Thaib, Denny Sumolang, Didik Agusprianto. ADMINISTRASI IKLAN: Nancy Bertha. MANAGER PEMASARAN: Noldy Poluan. STAF PEMASARAN: Meisisco Gaghana. DISTRIBUSI: Denny Poluan (Minahasa, Tondano, Tomohon, Mitra), Sterfi Lumangkun (Bitung), Alfrits Samolah (Minsel), Marchel Wowor, Steven Manengkey (Manado). PACKING: Samiun Hulantu. KOLEKTOR PEMASARAN: Reinold Welong, ADMINISTRASI: Lisa Wuisan. STAF UMUM: Deydi Mokoginta, D Iman, Cipta. SEKRETARIS/BENDAHARA PERUSAHAAN: Nancy Bertha. PENERBIT : PT. Sulut Lestari Press, PERCETAKAN: PT. Manado Media Grafika (Isi di luar tanggung jawab percetakan) HARGA Langganan: Rp. 45.000,-/bulan (luar kota tambah ongkos kirim) TARIF Iklan: Rp. 9000/mm kolom (BW), Rp.15000/mm Kolom (FC), ALAMAT: Mega Smart VIII No.7 Kawasan Mega Mas Boulevard Manado, Telp (0431) 841060, Fax: (0431) 841071 PERCETAKAN: Jl. AA Maramis, Kairagi, Manado. Telp (0431) 812777


RABU 11 SEPTEMBER 2013

Asyik

Anak Sekolah Yang Ingin Kreatif

SURAT KABAR HARIAN

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

6

REKA MAU MEREKA

KETAWA ASYIK

Arti tepuk tangan saat pidato SEKALI peristiwa, seorang ahli pidato berceramah di sekolah anak perempuannya. Selama ceramah berlangsung, para siswa sebentar-sebentar bertepuk tangan dengan riuhnya, maka ia merasa sangat bangga. Begitu pulang ke rumah, ia berkata kepada anak perempuannya: “Hari ini Bapak berceramah mendapat sambutan yang begitu meriah, kamu tentu juga ikut merasa bangga, bukan?” “Pak, di sini kubocorkan suatu rahasia, anak-anak bertepuk tangan dengan gegap gempita, maksud yang sebenarnya ialah mengharapkan orang yang berpidato cepat-cepat mengakhiri pidatonya yang isinya kosong dan membosankan.” kata anak perempuannya itu. (*)

Cara anak kelas 1 SD memanggil ibunya DALAM kelas baru murid sekolah dasar kelas 1. Seperti biasa terjadi kenal-mengenal antara guru dan murid. Guru : “Siapa nama kamu?” Murid : “Amelia.” Guru : “Kalau ibu kamu siapa?” Murid : “Mama.” Guru : “Maksud ibu, nama Ibu kamu?” Murid : “Iya, Mama.” Guru : “Okelah, bagaimana Ayah kamu panggil Ibu kamu?” Murid : “Eh, monyet!” (*)

Berat tubuh penumpang pesawat SEORANG wanita menumpang sebuah pesawat kecil. Kru pesawat menanyanya: “Madam, numpang tanya, bobot tubuh Anda berapa?” Ia tak keburu berpikir segera menjawab: “Dengan mengenakan pakaian atau tanpa mengenakan pakaian?” Kru pesawat berkata: “Madam hendak berwisata dengan berpakaian atau tak berpakaian?” (*)

SETIAP orang pasti mempunyai teman, teman sejati sering juga disebut sahabat. Sahabat adalah Seseorang yang selalu menemani kita disaat suka maupun duka, dimana duka bisa dihapus dengan kelucuan. Tanpa sahabat mungkin hidup ini terasa hampa. Lalu apa peranan sahabat buat kamu?(lia)

CICI SAHABAT itu penting banget, karena mereka selalu belain kita kalo ada orang yang bersikap nggak baik terhadap kita.

Bualan tikus EMPAT ekor tikus sedang duduk-duduk dan saling membual. Tikus A: “Aku setiap hari makan racun tikus dan menganggapnya sebagai gula-gula.” Tikus B: “Kalau aku sehari tak menginjak jepretan tikus, kakiku merasa gatal.” Tikus C: “Aku tiap hari jika tak menyeberang jalan besar beberapa kali, hatiku merasa kurang sreg.” Tikus D: “Hari sudah senja, aku akan pulang memeluk kucing.”(*)

TIPS ASYIK

Yang disukai cowok penyuka musik dari cewek Buku kesayangan tetap awet

PUNYA gebetan anak band atau cowok yang suka sama musik asyik juga. Kadang kita luluh waktu nonton dia manggung dan bawain salah satu alat musik. Waktu dia lagi duduk di kelas sambil pakai headset dan menikmati lagu juga keliatan cool. Diam-diam si dia juga menyimpan ketertarikan tertentu sama cewek yang juga suka sama musik, lho. Kamu termasuk cewek yang suka musik, girls? SELERA MUSIK Kalau selera musik kita sama si dia sama, kita pu-

nya nilai plus di mata dia. Misalnya, kita dan dia sama-sama suka salah satu band atau menyukai satu aliran musik yang sama. Buat menunjukan selera musik kita sama orang sekitar gampang, kok. Ada media sosial yang bisa kita jadikan buat pamer selera musik. Hehehe... PAKAIAN KITA Cowok suka waktu melihat cewek yang setelannya mencerminkan genre musik atau band yang dia suka. Misalnya dengan memakai kaos atau merchandise band. Tapi kita enggak perlu memak-

sakan diri, kok. Tampil apa adanya saja sudah cukup, girls.

BISA DIAJAK NONTON KONSER BARENG Karena sama-sama menyukai musik, kita dan si dia bisa pergi menonton konser bersama. Bagian paling menyenangkannya, kita bisa sing-a-long bareng si dia. Pasti hafal sama lagu band kesukaan, kan? PENGETAHUAN SOAL MUSIK Pengetahuan kita soal musik juga bisa bikin si dia kagum, girls. Waktu me-

ngobrol tentang musik sama si dia, kita cenderung nyambung dan bisa menghidupkan suasana. Satu yang cowok enggak suka, mereka enggak mau merasa digurui sama kita. Makanya waktu mengobrol usahakan kita menyetarakan diri sama si dia.

IDOLA Siapa idola kita di dunia musik juga bisa jadi salah satu hal yang menarik perhatian si dia. Apalagi kalau idola kita dan si dia ternyata sama. Kita bakalan jadi tambah nyambung sama si dia.(berbagai sumber)

TIPS ASYIK

Manusia hidup di Mars berpotensi sakit mental

SAAT tur, seorang Rusia telah kesasar. Malam itu ia berjalan sampai di sebuah perkampungan kecil di daerah perbatasan Cina. Di luar sedang turun salju lebat, ia kedinginan bukan main dan hampirhampir sudah tak tahan lagi, maka ia mengetuk pintu rumah seorang petani dengan maksud akan mencari tempat penginapan sementara. Seorang ibu tua di dalam rumah berteriak menanyanya: “Anda siapa?” Orang Rusia itu berkata: “Joseph Mopolov Krilavitch!” “Aduh, 3 orang, terlalu banyak. Tak ada tempat!” Pintu yang baru dibuka oleh ibu tua itu tiba-tiba tertutup dengan kerasnya. (*)

SEORANG gadis cilik berumur 6 tahun telah melakukan latihan taekwondo selama setahun. Beberapa temannya khawatir kelak ia akan sulit mendapat pacar, maka mereka sering meledek di hadapannya. Pada suatu hari, gadis kecil itu berang: “Aku berlatih taekwondo justru karena ingin supaya kemudian bisa lebih gampang mendapat jodoh.” Teman-temannya bertanya apa maksudkannya ia berkata begitu, gadis cilik itu segera menjawab: “Asal pada suatu hari aku menemukan cowok yang kusukai, aku takkan melepaskannya. Kalau ia berani tidak menuruti kemauanku, maka ia akan kugemuk habis-habisan, sampai ia tobat dan patuh sepenuhnya!” Teman-temannya semua pada bungkam.(*)

BUAT aku sahabat itu banyak memberikan nasehat yg baik. Dan selalu memberikan semangat untuk hidup, apalagi kalo lagi galau.(*)

TERUNTUK PARA REMAJA

Turis Rusia yang kesasar

Latihan Taekwondo agar enteng jodoh

FEIBY

SEJAK April 2013, ribuan orang telah melamar untuk mengikuti seleksi dan tes sebagai calon astronot baru yang dikirim ke Mars pada 2022. Penelti mengatakan, astronot

Mars yang hidup atau meninggal di planet merah, berpotensi mengidap penyakit mental atau gangguan kejiwaan. Para astronot Mars ini kabarnya akan tinggal di planet merah hingga beberapa tahun. Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, meragukan misi satu kali perjalanan (one-way trip). Sebagai ganti dari konsep satu kali perjalanan, NASA akan meluncurkan banyak rover (robot penjelajah) serta misi pengembalian astronot dari Mars ke

Bumi di tahun 2030-an. Beberapa kalangan mempertanyakan nasib astronot, kelayakan teknis dan risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh radiasi. Kabarnya, perjalanan dari Bumi ke Mars konon mencapai waktu selama 7 bulan. Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah astronot Mars yang akan menghadapi kondisi psikologi ekstrem. Penelitian yang ada saat ini mengungkap, astronot Mars akan menghadapi empat tantangan psikologis. Tantangan psikologis itu antara lain isolasi sosial, kurungan,

kehilangan privasi, serta kurangnya pelayanan kesehatan mental. Para astronot ‘berani mati’ ini nantinya akan melakukan serangkaian percobaan sains dan melakukan apapun untuk bisa bertahan hidup. Sementara para penduduk Bumi bisa menyaksikan aktivitas mereka melalui siaran TV. Peneliti mengatakan, kehidupan di Mars bagi para astronot ini akan ditempatkan di dalam ruangan. Atmosfer Mars tidak memungkinkan astronot untuk bisa bernafas dan rata-rata temperatur di planet merah minus 60 derajat celcius.(okez)

JUST FOR U

Penyebab kepunahan Harimau Tasmania ARIMAU tasmania, hewan mamalia karnivora yang berasal dari Australia dan pulau Papua dinyatakan punah pada abad ke-20. Penelitian terbaru mengungkap, populasi penduduk aborigin dan pergeseran iklim lebih memungkinkan menjadi pemicu punahnya Harimau Tasmania (thylacine). Dugaan sebelumnya mengungkap dingo (anjing liar) sebagai penyebab kepunahan Harimau Tasmania dan Setan Tasmania (Tasmanian devil). Studi ini dilakukan oleh peneliti dari University of Adelaide, Australia

Selatan. Dalam sebuah makalah yang diterbitkan jurnal Ecology, peneliti mengatakan bahwa kepercayaan populer bahwa dingo Australia harus disalahkan untuk kematian harimau tasmania di daratan sekira 3 ribu tahun lalu. Studi mengungkap, populasi penduduk Aborigin dan pergeseran iklim mempengaruhi kelangsungan hidup hewan tersebut. Mungkin karena persepsi publik bahwa dingo sebagai ‘pembunuh domba’ begitu tertanam kuat, maka sudah lazin diasumsikan bahwa

dingo membunuh para Harimau Tasmania dan Setan Tasmania di daratan Australia. Peneliti membangun serangkaian model matematika kompleks untuk menciptakan interaksi dinamis antara pendorong utama potensi kepunahan (dingo, iklim dan manusia aborigin). Selain itu, peneliti juga melibatkan respon jangka panjang dari mangsa herbivora serta kelangsungan hidup populasi Harimau Tasmania dan Setan Tasmania. Harimau Tasmania merupakan spesies

terakhir dari genusnya, Thylacinus. Sebagaian besar spesiesnya ditemukan dalam bentuk fosil yang berasal dari awal zaman Miosen. Hewan marsupial (mamalia betina yang memiliki kantong perut) ini pertama muncul sekitar 4 juta tahun lalu. Harimau Tasmania dewasa memiliki panjang 100-180 centimeter, termasuk ekor dengan panjang 50-65 centimeter. Harimau Tasmania dewasa memiliki tinggi sekira 60 centimeter dan memiliki massa 20-30 kilogram.(okez)

B U K U merupakan sumber ilmu, mungkin jika buku nggak pernah ada, kamu nggak akan sampai ke masa kini dimana kamu dapat melakukan segalanya. Meski kini buku hampir tergantikan oleh benda elektronik, karena banyak orang telah memulai membaca buku lewat laptop, komputer atau tablet namun sebagian besar dari kita masih menganggap buku sebagai salah satu benda yang sayang untuk dibuang. Agar buku kesayangan ini tetap awet dan nggak rusak, perlu menyimpannya dengan baik. Bagaimana langkahlangkah yang sebaiknya dilakukan agar buku kesayangan tetap awet dan nggak rusak? Simak tips dan trik berikut ini. 1. Berilah sampul Agar buku kesayangan lebih bertahan lama lebih baik buku-buku tersebut diberi sampul mika. Tetapi jangan memakai mika yang terlalu tebal, hal ini justru akan membuat sampul mudah robek saat dibuka. Pakailah sampul mika yang tipis untuk menghindari hal ini. Untuk buku-buku lama yang telah lepas jilidnya anda bisa membawa buku-buku tersebut dan menjilidnya ulang, bila perlu kamu bisa

membuatnya dalam bentuk hard cover sekalian agar kamu nggak perlu repot menyampulnya lagi. 2. Simpan di tempat kering Simpanlah buku di tempat yang kering dan banyak mendapat cahaya dan udara. Lemari yang lembap akan dapat dengan cepat merusak buku. Hal ini dikarenakan tempat yang lembap akan dapat menimbulkan jamur pada buku. Untuk mengatasinya, Anda bisa meletakkan penyerap lembap yang banyak dijual di pasaran, untuk mengurangi tingkat kelembapan dimana kamu menyimpan buku. 3. Jangan dilipat Jangan biasakan menandai buku sehabis membaca dengan cara melipat pinggir lembaran pada buku. Hal ini dapat membuat buku rawan sobek sehingga membuat kamu nggak bisa membacanya lagi. 4. Bersihkan secara regular Buku-buku yang berjajar rapi di rak sebaiknya secara regular dibersihkan. Bila tidak, debu dan noda yang menempel akan membuat buku kamu kurang indah dipandang. Caranya gampang, bersihkan buku dengan kemoceng atau lap bersih pada keseluruhan buku.(perm)


Mintom Minahasa, Tomohon

RABU 11 SEPTEMBER 2013

WORKSHOP

IKM jadi penentu pelayanan SKPD AGAR tersedianya data dan informasi tentang tingkat kepuasan masyarakat tentang pelayanan yang dilaksanakan oleh setiap unit pelayanan di Kota Tomohon melalui penilaian atau pengukuran Indeks Kepuasan Masayarakat (IKM), maka Pemkot Tomohon lewat Bagian Administrasi Organisasi Sekretariat Daerah Kota Tomohon melaksanakan Workshop Penyusunan IKM, Selasa (10/9) kemarin, bertempat di Aula Naga Mas Kelurahan Kamasi I Kecamatan Tomohon Tengah. Kepala Bagian Administrasi Organisasi Sekda Kota Tomohon, Ir Themry S H Lasut Map menjelaskan maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kinerja setiap unit pelayanan dan aparaturnya sehingga dapat dijadikan sebagai bahan untuk menentukan kebijakan lebih lanjut dalam rangka perbaikan kualitas pelayanan publik. “Ini bertujuan juga untuk mengetahui perbandingan antara harapan kenyataan dengan melihat data dan informasi tentang tongkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil survey atas pendapat masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari aparatur penyelenggaraan pelayanan publik,” jelasnya. Dari IKM ini, kata Lasut, akan diketahui kelemahan dan kelebihan dari setiap unit pelayanan di SKPD di Kota Tomohon serta untuk menumbuhkan dan memacu persaingan positif antara unit penyelenggara pelayanan dalam upaya peningkatan kinerja pelayanan sekaligus sebagai bentuk pengawasan bagi masyarakat terhadap kinerja pelayanan SKPD di Kota Tomohon. “Pengukuran IKM adalah kegiatan yang harus dilaksanakan secara kontinyu dan berkesinambungan mengingat pentingnya hasil pengukuran sebagai bahan pembuat kebijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” jelasnya. Kegiatan ini dibawah oleh pemateri dengan mengambil Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi R I Nomor 38 tahun 2012 tentang pedoman penilaian kinerja unit pelayanan publik dan Laporan pelaksanaan survey IKM oleh SKPD. Jadi nara sumber di kegiatan ini berasal dari akademisi/Dosen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Samratulangi Manado. Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak melalui Asisten Administrasi Umum, Dra Truusje Kaunang menyambut positif dengan dilaksanakan kegiatan ini karena memiliki peran yang sangat besar dalam pengembangan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Kota Tomohon. “Pelayanan publik sekarang ini mendapat perhatian yang besar bagi masyarakat umum khususnya penerima pelayanan sehingga menyita perhatian bagi pemerintah pusat untuk memberikan dorongan kepada pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanannya pada unit-unit pelayanan sekecil apapun,” katanya. (gebe)

SURAT KABAR HARIAN

12

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

Wisman Uni Eropa manfaatkan kelemahan rupiah di Tomohon Pelaku usaha pariwisata akui sarana infrastruktur sudah baik Tomohon—Penguatan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah, ternyata sangat menguntungkan wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia, termasuk Kota Tomohon. Bahkan, untuk Tomohon sendiri,

kunjungan wisman yang datang semakin bertambah setiap bulannya, apalagi mereka yang datang dari negara Uni Eropa (UE) seperti Belanda dan Jerman. “Paling banyak turis atau wisman ke Tomohon berasal dari

negara UE,” ujar Manager of Marketing PT Anugerah Trikarya Lestari Group, Mourice C Sumampouw kepada wartawan, Selasa (10/9) kemarin. Dikatakan Sumampouw, kenaikan kurs dolar terhadap rupiah, tidak mempe-

ngaruhi wisatawan. Sebab, sebagian besar wisman terutama yang berasal dari negara-negara UE diminta oleh pemerintah di negara tersebut untuk mengambil liburan atau melancong ke suatu negara dan lebih memilih Indonesia disaat mata uang rupiah lagi jatuh. “Wisman yang datang menggunakan standar International Air Transport Association atau IATA dalam pembayaran hotel,

PERTANIAN

sudah sangat baik karena diperhatikan oleh Pemkot Tomohon. Demikian juga dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di kota itu cukup bersaing dengan daerah lainnya yang ada di Indonesia. “Sudah cocok jika Tomohon menjadi daerah destinasi pariwisata karena semuanya sudah sangat tersedia, baik sarana penunjang maupun SDMnya,” tambahnya.(gebe)

LALULINTAS

Eman: Temuan BPK soal show window sudah ditindaklanjuti

PROYEK show window di Kelurahan Kakaskasen II yang mulai dikerjakan oleh pihak kontraktor.(foto: glen/sk)

To m o h o n — Te m u a n Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulut terkait proyek show window lahan pertanian yang dianggarkan Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Kota Tomohon pada tahun anggaran 2012, mendapat perhatian dari Walikota Tomohon, Jemmy F Eman SE Ak. Sebab, temuan itu harus ditindaklanjuti paling lambat 60 hari setelah penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) pengelolaan keuangan tahun anggaran 2012. Menanggapi hal itu, Eman menyatakan jika temuan itu ditindaklanjuti oleh Pemkot Tomohon. “Temuan BPK soal show window sudah ditindaklanjuti oleh SKPD terkait dimana dokumen yang diminta sudah kami sampaikan ke BPK,” ujar Eman kepada wartawan baru-baru ini. Dikatakan Eman, temuan ini wajib diselesaikan oleh Pemkot Tomohon. Sebab,

biro perjalanan serta penerbangan. Kedatangan wisman dari negara UE ke Indonesia termasuk Tomohon, apa saja fasilitas yang mereka pakai disini, itu dibiayai oleh negara mereka. Mereka para wisman lebih memilih negara yang nilai tukar mata uangnya lagi lesuh,” jelas Sumampouw. Terkait infrastruktur pariwisata, dikatakan Sumampouw, di Kota Tomohon

upaya itu merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendapatkan opini terbaik pada tahun-tahun mendatang agar tidak ada “penyakit lama” sebagai kendala. “Apa yang direkomendasi oleh BPK itu harus ditindaklanjuti oleh setiap SKPD,” kata Eman. Disinggung soal lokasi show window yang baru diresmikan pembangunannya masuk daerah rawan

bencana karena dinilai kawasan 2,5 Km, dibantah Eman. Sebab menurut Eman, lokasi itu masih jauh. “Itu tidak masuk kawasan bencana radius 2,5 Km karena masih jauh,” tandasnya. Keberadaan show window itu, kata Eman, sangat baik bagi perekonomian Tomohon, terlebih petani bunga. Sebab, lokasi itu akan menjadi taman bunga yang memiliki tempat rekreasi. “Kebera-

daan lokasi tersebut sangat baik untuk penunjang perekonomian daerah,” tambahnya. Diketahui, lokasi pengembangan bunga itu sempat bermasalah. Sebab, dalam pembelian lahan tersebut, terdapat dua Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), masing-masing Rp10 ribu dan Rp48 ribu sehingga diambil jalan tengah. Bahkan Lurah Kakaskasen II Thomly Lasut menerangkan bahwa lahan tersebut dibayar seharga Rp29 ribu permeter bujur sangkar. Lokasi show window ini sendiri, dibangun oleh Pemkot Tomohon dengan anggaran APBD tahun 2013 ini sebesar Rp2,7 miliar, termasuk pembangunan screen house dan perkantoran di atas areal 5 hektar. Bahkan, Asisten II Pemkot Tomohon Ervinz D Liuw, mengungkapkan banyak keuntungan yang didapat dengan dibangunnya Show Window tersebut, yakni masyarakat nantinya dapat melihat proses produksi berbagai jenis bunga, baik dari pembibitan sampai panen. “Show Window ini akan didesain menjadi menjadi pengembangan bunga seperti Krisan Kulo dan Krisan Riri serta menjadi tempat destinasi pariwisata,” katanya.(gebe)

JELANG PEMILU

Pasang baliho, Caleg harus sesuai aturan Tondano—Para calon legislatif (caleg) dengan daerah pemilihan di Kabupaten Minahasa di warning dan diingatkan agar dalam memasang alat peraga kampanye seperti baliho, spanduk dan lainnya, untuk dapat menaati aturan yang berlaku saat ini. Pasalnya, aturan tersebut telah tertuang

dalam PKPU Nomor 15 tahun 2013 tentang perubahan PKPU nomor 1 tahun 2013 tentang pedoman pelaksanaan kampanye pemilu anggota DPRD, DPR RI dan DPD. “Baliho atau papan reklame hanya bisa dipasang satu untuk satu desa/ kelurahan. Sedangkan untuk foto caleg tidak bisa dipasang dan hanya diperbolehkan untuk memasang informasi nomor dan tanda gambar partai, visi-misi program dan jargon,” ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa, Meidy Tinangon SSi MSi, kemarin. Dia pula mengatakan, untuk pemasangan spanduk hanya diperbolehkan dengan ukuran 1,5 X 7 meter untuk satu zona saja. “Yang tidak boleh dipasang di tempat di sarana dan prasarana publik, pepohonan,

fasilitas umum, gereja, rumah sakit. Sedangkan, untuk poster, kartu nama dan stiker diperbolehkan karena masuk kategori bahan kampanye bukan alat kampanye,” ungkapnya. Lanjut dia menambahkan, untuk calon DPD boleh pasang baliho, bendera dan umbul-umbul. Namun, pemasangan tetap pada zona yang akan ditetapkan KPU. Kalau tidak maka bisa dicabut berdasarkan rekomendasi Panwas. “Kami memang masih akan melakukan perubahan atas kesepakatan bersama dengan Pemkab Minahasa waktu lalu, karena adanya aturan baru tersebut. Makanya, kami mengimbau untuk para caleg kiranya bisa menahan diri untuk mencetak baliho, karena telah ada aturan baru dari KPU,” harapnya.(erer)

Seminggu, pelanggaran di Minahasa capai 351 Tondano—Selang satu minggu terakhir ini, pihak Polres Minahasa menggelar operasi patuh, sejak 2 September lalu. Jumlah pelanggaran Lalu Lintas (Lalin) mencapai 351 perkara. Padahal, operasi itu rencananya akan digelar hingga 2 Oktober mendatang, namun jumlah pelanggaran di Minahasa cukup signifikan. Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Perencanaan dan Pengendalian Operasi Polres Minahasa, Kompol Novi Pikoli SSos SH, kemarin. Dikatakannya, dalam operasi patuh yang dilakukan terdapat pelanggaran Lalin berupa Tilang 269 dan Teguran 82 dengan total pelanggaran 351 perkara. “Sedangkan untuk kendaraan roda dua pelanggaran tidak memakai Helm 12 pengendara, Kelengkapan Kendaraan 83 dan tidak lengkap Surat-surat berjumlah 92 sehingga totalnya 187 perkara. Untuk roda empat,

tidak menggunakan sabuk keselamatan berjumlah 23, Kelengkapan kendaraan sebanyak 33 dan tidak lengkap surat-surat mencapai 26 dengan total keseluruhan 82 perkara,” jelas Pikoli. Dia juga menambahkan, operasi ini akan dilakukan secara berpindah-pindah, karena mencakup Kabupaten Minahasa. “Makanya akan diketahui wilayah yang tingkat kesadaran berlalulintas yang baik maupun kurang. Kami juga dalam melakukan operasi gabungan Polantas, Reskrim, Samapta dan Intelkam. Sedangkan, untuk laporan ke Polda setiap hari kami masukan sebagai bahan evaluasi maupun masukan kedepan. Dan, prinsipnya kami tidak pandang bulu dalam melakukan penindakan ataupun menggunakan nama-nama oknum polisi untuk meloloskan p e n g e n d a r a , ” tandasnya.(erer)

PELECEHAN SEKSUAL

Siswa SMP Kristen Tondano ditelanjangi Tondano—Aksi bolos para siswa di Tondano Minahasa yang sering mengarah ketindak kriminal, semakin marak. Kali ini, satu lagi korban diduga pelecehan seksual, yang terjadi pada Kevin inisial KL (12) siswa SMP Kristen Tondano, warga Kolongan, Kecamatan Kombi. Dari informasi yang dirangkum, siswa tersebut sekira pukul 10.00 Wita mendatangi rumah kost temannya, di kompleks Bank Sulut Tondano. Disana, dirinya bersama 7 rekannya, yakni Kamsul inisial KH siswa SMP Kristen, dan 6 siswa SMA Kristen diantaranya Fanli (FW), Valdo (VP), Orlando (OP), Fanly (FK), Clif (CW) danKevin (KT). Pada saat itu, ketika korban dimintakan uang oleh oknum perempuan yang menempati kost itu yakni Asti (AT), tetapi tidak diberikan sehingga korban dilucuti celananya, diikat kedua kaki dan matanya ditutupi bantal. “Saya tidak punya uang waktu Asti minta untuk beli rokok. Makanya, mereka memperlakukan saya dengan tindakan tidak terpuji,” ujar Kevin selaku korban,

ketika dinterograsi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Minahasa, kemarin. Dia mengakui, kalau dirinya bersama rekan-rekan pergi ke kost pada waktu jam sekolah. Tetapi, sudah meminta izin untuk keluar sekolah. “Saya sebenarnya hanya isengiseng untuk pergi ke kost teman. Tapi, akhirnya saya diperlakukan tidak wajar oleh teman saya,” katanya. Sementara itu, Kepala Satpol PP Minahasa, Moudy Pangerapan ketika dikonfirmasi mengatakan, penindakan tersebut dilakukan karena adanya laporan warga sehingga anggotanya langsung pergi ke lokasi untuk mengamankan para siswa yang diketahui bolos sekolah. “Intinya mereka (8 siswa,red) telah melakukan pelanggaran, karena masih jam sekolah telah keluar keluyuran. Makanya, kami mengamankan mereka dikantor untuk diberikan pembinaan sehingga bisa dipulangkan pada orang tua. Tetapi, untuk kasus dugaan pelecehan seksual akan diproses di Polres Minahasa,” pungkasnya.(erer)


Minselutra Minsel, Minut, Mitra

RABU 11 SEPTEMBER 2013

PELATIHAN

Kumtua dan Sekdes belajar pembangunan kawasan pedesaan BADAN Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan (BPMPD) Kabupaten Minsel, Selasa (10/9) kemarin, bertempat di aula Kambiow Resort Kelurahan Bitung Kecamatan Amurang, menggelar pelatihan. Dimana para Hukum Tua (Kumtua) dan Sekdes se-Minsel, belajar gratis dalam hal pembangunan kawasan pedesaan. Kaban PMPD Kabupaten Minsel Olivia Lumi SSTP, kepada sejumlah wartawan mengatakan, tujuan digelarnya pelatihan saat ini, guna memberikan pemahaman kepada pemerintah desa dan warga tentang bagaimana pengelolan administrasi didesa dan aturan tentang kebijakan pemerintah dalam menjalankan peraturan desa, guna memaksimalkan pembangunan di kawasan perdesaan. “Dalam pelatihan saat ini, kami menyampaikan cara pengelolaan keuangan didesa dan pengambilan kebijakan yang telah diatur dalam peraturan desa serta bagaimana memanfaatkan segala potensi yang dimiliki setiap desa, agar pembangunan dikawasan perdesaan dapat berjalan semestinya tanpa menimbulkan masalah dikemudian hari,” ujar Lumi. Dirinya juga menambahkan peran serta dari warga dalam memberikan sumbangsi sangatlah diharapkan demi lancarnya pembangunan di suatu desa. Sehingga target Minsel berdikari cepat dalam pembangunan serta kesejahteraan kepada masyarakat dapat terwujud. “Kalau berbicara sumbangsi warga, kan tidak melulu mengenai uang, tapi sumbangsi pikiran atau lainnya sebagai wujud nyata dari rasa kebersamaan dalam membangun Minsel ke arah yang lebih baik. Suksesnya pemerintah juga ditunjang dari kebersamaan masyarakat,” tutupnya.(esem)

Bacaleg, 5 Kumtua di Minut diganti Singal berharap dapat bekerja secara kompak dalam berkiprah di masyarakat Airmadidi—Setelah mendapat Surat Keputusan (SK) dari surat pengunduran diri, akhirnya lima Hukum Tua (Kumtua) yang masuk dalam Bakal Calon Legislatif (Bacaleg), diganti Bupati Minahasa Utara (Minut) Drs Sompie Singal MBA, Selasa (10/9) kemarin. Adapun para kumtua yang diganti Singal, yakni Kumtua Mapanget Christine Karundeng digantikan Penjabat (Pnj) Stevanus Panggua, Kumtua Suwaan Denny Lolong digantikan Pnj Youla Bokong SPd, Kumtua Watutumou III Wulani Saruan digantikan Pnj Ronnita Kumaunang,

Kumtua Kolongan Denny Mokolensang digantikan Pnj Felix Mantiri, sedangkan Kumtua Wori James Gara digantikan Pnj Atie Ngangi. Dikatakan Singal, pergantian kelimanya sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Dimana setiap Kumtua yang mencalonkan diri, wajib menyerahkan surat pengunduran diri dan diganti. “Hari ini (Selasa,red) kelima sudah diganti dengan Pnj masing-masing daerah,” tutur Singal. Sementara itu, untuk Pnj yang sudah dilantik, Singal mengharapkan agar dapat bekerja secara kompak

BUPATI saat menyematkan lambang kepada lima Penjabat Kumtua, menggantikan Kumtua yang masuk dalam Bacaleg.(foto: boyz/sk)

dalam berkiprah di masyarakat. “Kembangkan program kerja yang profesional, dengan tujuan menghadapi dinamika yang ada di masyarakat yang tentunya sesuai dengan Undang-Undang (UU), yang transparan, akuntabel. Kumtua Pnj harus lebih bantak mencu-

rahkan waktunya, untuk melaksanakan berbagai kegiatan pemerintah yang bersih,” tandas Singal. Selain mengganti kelima Kumtua Bacaleg tersebut, Singal juga melantik Kumtua Maliambao Kecamatan Likupang Barat Devinitif Josafat Pangku.(eres)

ROLLING PEJABAT MINSEL

Tetty : Ini sudah sesuai mekanisme dan aturan JANJI akan dilaksanakan rolling dalam waktu ini, oleh Bupati Minsel Christiany ‘Tetty’Paruntu SE dibuktikan. Dimana, beberapa jabatan yang lowong telah terisi kembali. Rolling yang digelar, Senin (9/9) lalu, dilaksanakan di ruangan Bupati Minsel, dimana bupati menunjuk Plt Sekkab Minsel Ir Farry Liwe, untuk melantik beberapa pejabat tersebut. Pejabat yang dilantik yakni Plt Kaban BKDD Minsel Drs Roy Tiwa, Kakan Penanaman Modal Ferra Lasut, Kabag Ortal Sonny Sondakh, Camat Tumpaan Recky Toar. Bupati Minsel Christiany ‘Tetty’ Paruntu SE, kepada sejumlah wartawan, Selasa (10/9) kemarin mengatakan, rolling yang digelar sudah melalui mekanisme serta aturan yang ada. Dan juga roling tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan yang dikaji lewat Baperjakat. “Sudah sesuai Kajian baperjakat, dan ini juga sesuai dengan aturan yang berlaku. Untuk itu, kepada pejabat yang sudah dilantik agar bisa dapat bekerja sesuai dengan Tupoksi,” tegas istri tercinta Kristovorus Deky Palinggi SE (KDP) ini.(esem)

ROLLING

Singal rombak kabinet, Rumokoy “maraju” pulang? Airmadidi—Janji Bupati Minahasa Utara (Minut) Drs Sompie Singal MBA, melakukan perombakan di kabinetnya, akhirnya terjadi juga. Dimana, Selasa (10/9) kemarin, sebanyak 16 pejabat baik eselon II maupun III dirombak. Dalam pelantikan tersebut, ada beberapa pergantian pejabat yang menyita perhatian dalam rolling tersebut. Salah satunya pergantian Kepala Bidang (Kabid) Pajak Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (PPKA) yang sebelumnya dipegang Oscar Korompot, berpindah

SEJUMLAH pejabat yang akan dilantik terlihat duduk, tampak Femmy Pangkerego (berdiri) yang menggantikan posisi Rita Rumokoy sebagai kepala Disparbud Minut.(foto: boyz/sk)

tangan ke Audi Sambul SE yang sebelumnya memegang jabatan Kabid Aset. Sementara untuk Korompot sendiri menjalani jabatan Kabid Ketertiban Umum Masyarakat Satuan Polisi Pamong Praja (PolPP), sedangkan kekosongan Kabid Aset diisi oleh Carla Sigarlaki. Selain itu, pergantian juga dilakukan pergantian Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) tak kalah serunya. Dimana Rita Rumokoy yang masuk masa pensiun, digantikan oleh Femmy Pangkerego yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Perpustakaan. Dalam pelantikan, Rumokoy terlihat tidak menerima apa yang menjadi keputu-

san Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat). Bahkan saat Bupati akan memberikan penghargaan, Rumokoy yang terlihat duduk manis sebelum acara pelantikan, malah memilih pulang setelah acara dimulai, diduga Rumokoy “maraju”. Pasalnya, ketika nama Rumokoy dipanggil untuk disematkan penghargaan oleh Bupati, Rumokoy sudah tidak ada ditempat dan sontak membuat suasana gaduh dan terlihat Bupati menahan amarah. “Ini menjadi contoh bagi pejabat yang memang sudah memasuki masa pensiun, jika memang sudah berakhir masa kepemimpinan atau

pensiun seharusnya terima jika diganti, jangan malah seperti ini, ujung-ujungnya memalukan. Sedangkan mereka masih suka, bagaimana dengan bawahan lainnya yang sudah patut menjabat,” tutur sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang namanya enggan dikorankan. Sementara itu, Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA mengatakan proses pergantian atau rolling merupakan hal lumrah dan biasa terjadi dalam organisasi termaksud pemerintahan, selain meningkatkan pelayanan publik tujuan diadakannya penyegaran pejabat semata-mata untuk proses karir seorang PNS dalam lingkup birokrasi.(eres)

SURAT KABAR HARIAN

13

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

GALIAN C DI MINSEL

Distamben diduga main mata dengan kontraktor Amurang—Galian C tanpa ijin yang resmi dari Pemkab Minsel, saat ini meresahkan warga Minsel. Pasalnya, beberapa lokasi rawan terjadi bencana telah dibuat tambang galian C, yang dilaksanakan oleh sejumlah kontraktor. Tak heran, warga menduga Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Minsel, main mata dengan pihak kontraktor. Generasi Muda (Germud) Minsel Frangky Paat, kepada Koran ini mengatakan, bahwa saat ini sejumlah wilayah mulai dari ujung Tatapaan sampai Modoinding dan Sinonsayang sudah terdapat galian C yang diduga masih illegal. “Yang kami ketahui sampai dengan saat ini, belum ada

ijin yang resmi terkait pengoperasian perusahan yang melakukan galian C di sejumlah wailayah yang ada. Bahkan diduga kuat Distamben Minsel main mata dengan pihak kontraktor dengan membiarkan galian C beraktifitas,” ungkapnya, Selasa (10/9) kemarin. Personil Komisi I Dekab Minsel Karel Lakoy, menyayangkan banyaknya galian C yang belum memiliki ijin yang resmi tersebut, bahkan dirinya meminta pihak Distamben segera bertindak tegas. “Kalau Distamben tak bertindak kami akan memanggil untuk meminta klarivikasi terkait maraknya galian C yang ada di Minsel,” tukas Lakoy.(esem)

BEDAH RUMAH RP 2,4M

Sumual: Jika ada masalah laporkan Ratahan—Program peningkatan lingkungan pemukiman yang dilaksanakan dengan kegiatan bedah rumah di Kabupaten Mitra, berbandrol Rp2,4 miliar, tidak lama lagi akan selesai direalisasikan. Namun, sebelum pelaksanaanya berakhir, kepada warga masyarakat penerima program, dimintakan untuk melaporkan jika ada masalah. Akan hal ini, disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Drs Robby Sumual. “Saya berharap pelaksanaan program ini, dalam kegiatan bedah rumah, sampai selesai tidak ada masalah. Untuk itu jika menemui masalah terkait realisasinya, saya minta warga melaporkan kepada kami, untuk ditindalanjuti,” tandas mantan Kabag Ekonomi Pemkab Mitra ini, saat ditemui diruangannya, Selasa (10/9) kemarin. Dijelaskan Sumual, program ini dananya bersumber dari APBD, dimana akan dilaksanakan

secara bertahap setiap tahun. Untuk tahun ini, direalisasikan di 4 kecamatan, masing-masing Kecamatan Ratahan, Pasan, Toluaan dan Tombatu Utara. Pelaksanaanya sendiri sudah selesai dilakukan di 3 kecamatan, dan tinggal 1 kecamatan yang sementara berproses, yakni Kecamatan Tombatu Utara. Dari penjelasan Sumual, dapat diketahui program yang baru dilaksanakan dilakukan di 4 kecamatan, diberikan kepada 400 penerima, masing-masing kecamatan 100 penerima. Menurutnya lagi, dari Rp2,4 miliar, sesuai pagu Rp6 juta/unit, namun realisasi bisa saja tidak sebesar itu. “Karena program ini ditenderkan, tentunya disana ada potongan pajak, sehingga realisasi tidak sebesar itu,” ungkapnya, sembari menambahkan, untuk tahun 2014 rencananya akan dianggarkan lagi untuk program yang sama dan jumlah kecamatan yang sama juga,yakni 4 kecamatan.(esel)

GEDUNG PEMKAB MITRA

Pembangunan senilai Rp18 M dipastikan selesai

GEDUNG Pemkab Mitra yang dibangun dengan anggaran Rp18 miliar, yang dipastikan akan selesai tahun ini.(foto;pow/sk)

Ratahan—Gedung Pemerintahan Kabupaten Minahasa Tenggara (Pemkab Mitra), yang dibangun disamping Kantor Bupati Mitra, dengan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Prasarana Pemerintahan (Praspem), dipastikan akan selesai tahun ini. Menurut Kabag Pembangunan Pemkab Mitra Budi Raranta, gedung yang dibangun sejak dari tahun 2011 lalu, anggarannya direalisasikan tiga tahap. Tahun 2011 Rp4,9 miliar, 2012 Rp8,5 miliar dan 2013 Rp4,6 miliar. “Jadi keseluruhannya 18 miliar rupiah. Dan dapat dipastikan akan selesai tahun ini juga,” kata Raranta, Selasa

(10/9) kemarin, dengan meyakinkan. Sementara itu, Ketua LSM Gerakan Membangun (GEMA) Mitra Vidy Ngantung, menanggapi pembangunan tersebut, mengatakan, apa yang dilaksanakan itu harus diikuti dengan kinerja dilingkungan Pemkab Mitra, dimana dengan bertambahnya fasilitas bangunan sebagai sarana/prasaran pemerintahan, tentunya akan sangat menunjang pelaksanaan pemerintahan. “Yang paling penting, tingkatkan kinerja dan tingkatkan pelayanan kepada masyarakat, apalagi sudah ada fasilitas penunjang untuk jalannya roda pemerintahan di Mitra,” tandas Ngantung.(esel)


RABU 11 SEPTEMBER 2013

G AUL

16

SURAT KABAR HARIAN

SWARA KITA Berpikir dan Berbuat

JENNIFER GARNER

Tak sabar tonton suami jadi Batman

HOT NEWS

Elizabeth Olsen terlibat The Avengers 2? ELIZABETH Olsen dirumorkan bergabung dalam deretan pemain The Avengers: Age Of Ultron. Dikatakan bila aktris cantik berambut pirang tersebut bakal memerankan karakter Scarlet Witch. Scarlet Witch sendiri merupakan anak perempuan dari Magneto yang diperankan oleh Michael Fassbender dan Ian McKellen. Namun saat ditemui MTV News, adik dari MaryKate dan Ashley Olsen ini menampik hal tersebut. “Aku sudah dikabarkan dengan banyak hal sehingga aku tidak tahu (mengenai keterlibatan dalam sekuel),” katanya. Elizabeth lalu melanjutkan bahwa dia tidak terlalu akrab dengan karakter Scarlet Witch. Namun jika peran tersebut benar-benar datang padanya, dia akan melakukan sesuatu untuk mengenalnya. Sebelum jatuh pada Elizabeth, rumor serupa sempat menghampiri Saoirse Ronan.(kplc)

DEMI Lovato menandatangani kesepakatan membuat buku, yang memaparkan perjuangannya mengatasi depresi dan kecanduan narkoba. Mengutip contactmusic, Selasa (10/9), Demi saat

berusia 21 telah berjuang mengatasi depresi dan kecanduan narkoba. Ia lantas memilih menjalani pengobatan di pusat rehabilitasi. Sekarang pelantun hits Heart Attack itu menandatangani kesepakatan baru dengan perusahaan penerbitan

Feiwel and Friends. Ia siap mempublikasikan buku pertama Staying Strong: 365 Days a Year, yang sebagaian materinya dari sejumlah tulisannya via Twitter. Ia melalui situs microblogging miliknya mempromosikan bukunya tersebut. Harapannya, isi

buku bisa memberikan pelajaran dan menginspirasi semua orang untuk tetap kuat. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Demi menghabiskan beberapa bulan di pusat rehabilitasi pada 2010 dan 2011.(inic)

AKTRIS Jennifer Garner akhirnya buka suara perihal terpilihnya Ben Affleck sebagai Batman. Seperti dilansir melalui Digital Spy, Jennifer mengaku sangat senang tahu suaminya ada di posisi sekarang. “Saya sangat senang untuknya,” ungkap wanita yang pernah berperan sebagai superhero dengan trisula bernama Elektra ini. Sebagai istri, Jennifer pun tak sabar melihat suaminya menjadi pemeran Batman kedelapan dalam sekuel

MAN OF STEEL tersebut. “Saya sangat senang karena Ben mengambil pekerjaan yang ingin dia lakukan. Dan Anda harus tahu, bahwa suami saya adalah seseorang pencerita yang handal. Saya tak sabar menontonnya sebagai Batman,” pungkasnya. Meski menimbulkan perdebatan hingga saat ini karena dianggap tidak cocok, banyak dukungan mengalir bagi Ben atas keputusan Warner Bros.(kplc)


SWARA KITA

8

JUMAT 6 SEPTEMBER 2013

Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA saat menyalakan lilin di HUT Dekab Minut.

Ketua Dekab Minut Berty Kapojos, saat menandatangani hasil paripurna pembahasan APBDP 2013.

FOTO 1: FOTO 2:

SETELAH melalui (SKPD) Pemerintahan berbagai pembaKabupaten (Pemkab) hasan mulai dari Minahasa Utara (Minut), Satuan Kerja akhirnya Paripurna Perangkat Daerah Anggaran Pendapatan

Belanja Daerah Perubahan (APBDP) sukses digelar, Senin (9/9) lalu. Tentu ini menjadi kado manis bagi Dewan Kabupaten (Dekab) Minut yang hari itu juga merayakan HUT yang ke 9. Terutama dengan usai diparipurnakannya APBDP 2013 ini, maka pembangunan di Minut akan kembali menggeliat.(*)

Ketua Dekab Minut Berty Kapojos, saat menyerahkan berkas yang sudah ditandatangani ke Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA.


11092013