Issuu on Google+

TERBIT 16 HALAMAN Harga: Rp.2000,Luar Kota + Ongkos Kirim

SENIN 30 JANUARI 2012 NOMOR: 01891 TAHUN VI Telp: (0431) 841071, Fax: (0431) 841060 e-mail:redaksi@swarakita-manado.com www.swarakita-manado.com

Rektorat vs Flora Cs memanas!

SELEBRITI

Waspada bencana alam!

OLIVIA WILDE

Pamer payudara

AKTRIS cantik Olivia Wilde terlihat menikmati makan siang dengan pacarnya, Jason. Namun, yang menjadi sorotan orang adalah, Olivia terlihat tak memakai bra dan gaun yang terbuka di bagian dadanya. Akibat penampilan beraninya itu, Olivia menjadi perhatian banyak orang. Belahan gaun biru yang dipakainya terlalu lebar sehingga payudara bintang film Cowboys & Aliens itu hampir terlihat. Dengan memakai kacamata, Olivia berharap orang tak ada yang mengenalinya. Tapi tetap saja, paparazzi tetap bisa mengintai bintang film Tron: Legacy itu dan ‘penyamarannya’ gagal. Namun, Olivia tak mau ambil pusing dengan jepretan nakal para paparazzi. Dia tetap terlihat mesra dengan pria yang baru dipacarinya itu. Baca: Pamer ( Halaman 11 )

INTERNASIONAL

ITALIA

Beradu tarian striptis demi jabatan walikota

MINGGU (29/1) kemarin, hujan plus angin kencang melanda sejumlah wilayah di Sulut. Masyarakat pun diminta untuk waspada bencana alam dan hati-hati pohon tumbang! Di Manado kemarin, hujan mengguyur siang hari. Sebelum hujan mengguyur didahului angin kencang. Pohon-pohon besar yang tumbuh di tengah kota nampak berguncang. Beruntung belum ada pohon yang tumbang, seperti halnya yang terjadi beberapa hari lalu. Jauh ke Boltim, hujan yang disertai angin kencang sekitar 3 jam kemarin membuat warga Bulawan dan Kotabunan panik. Akibat dari hujan dan angin itu, nelayan tak bisa melaut bahkan dua buah perahu pajeko milik warga hancur total. Di Minsel juga demikian, dimana akibat hujan dan angin kencang, terjadi banjir di Amurang sekitar 3 meter akibat meluapnya Sungai Ranoyapo dan mengakibatkan hewan ternak sapi hanyut, sawah dan tanaman ladang ikut rusak. Sedangkan untuk wilayah Minut, Bitung dan Minahasa, serta beberapa daerah lainnya, meski angin kencang juga dirasakan namun tidak sampai menimbulkan dampak yang mengakibatkan kerugian.(beritaberita selengkapnya baca halaman bagian dalam harian ini)

“Jikalau ada bukti jangan lapor ke Dikti, lebih tepat lapor polisi”

SEORANG pendeta GKI Yasmin Bogor, Jawa Barat, memimpin kebaktian di depan Gedung Istana Negara Jakarta, Minggu (29/1) kemarin. Aksi ini digelar untuk meminta dukungan dan perlindungan dari Presiden SBY agar mereka diijinkan untuk tetap bisa beribadah di Taman Yasmin.(Foto: fernando randy/vinc)

KASUS GKI YASMIN

Jemaat ibadah di istana, berharap SBY intervensi Jakarta—Sekitar 500 anggota Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin, Bogor, melangsungkan ibadah minggu di depan Istana Merdeka, Minggu (29/1) kemarin. Aksi ini dilakukan untuk meminta per-

hatian dan perlindungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas diskriminasi dan intimidasi yang dialami jemaat ini selama hampir dua tahun. Baca: Jemaat ( Halaman 11 )

PREDIKSI 2012

Politik dan kekuasaan

LUANA Borgia dan Amandha Fox, dua bintang film porno yang turut mendaftar menjadi Walikota Tranto.

JABATAN walikota termasuk prestisius. Prosesnya biasanya tak mudah dan calonnya bukan orang sembarangan. Namun di sebuah kota di Italia sungguh heboh. Kandidatnya tak “sembarangan”. Mereka adalah dua bintang film porno yang ternyata turut mendaftar menjadi walikota. Dua aktris syur itu akan berhadapan dalam kontes tari erotis secara terbuka, sebagai bagian kompetisi berebut menjadi pemimpin sipil di Tranto, Italia. Amandha Fox dan Luana Borgia, dua pesaing itu, juga mengerahkan pendukung masing-masing. Para pendukung kedua bintang porno itu mengorganisasi malam tari striptis pada bulan depan. Di situ pemilih setempat bisa melihat apa yang ditawarkan kedua gadis tersebut. “Kami ingin bersikap adil, sehingga kami akan mengundang semua kandidat datang dan menari juga,” kata Mimmo Pavese, seorang anggota panitia penyelenggara, kepada media lokal, Kamis lalu. Acara itu disambut antusias oleh kedua calon. Miss Fox, yang pernah membuat kalender seksi, dengan percaya diri menambahkan, “Saya ingin para pemilih melihat saya seutuhnya.” Wah!(temc)

ADA rasa haru ketika tahun baru 2012 akan tiba….ada rasa sedih ketika tahun 2011 akan berakhir…berbuat salah itu manusiawi, memaafkan itu mulia…sepenggal kalimat dari seorang sahabat jelang acara perpisahan tahun, ternyata cukup menggetarkan hati. Kata memaafkan yang didengungkan,

seakan tak pernah hilang dari ingatan. Betapa tidak, sebagai manusia, tentunya kita semua pernah melakukan kesalahan, baik secara sadar maupun tidak. Jelas saja, pasti ada yang merasa sakit hati akibat yang ditimbulkan dari perbuatan itu. Baca: Politik ( Halaman 11 )

Oleh Michael Towoliu

Manado—Rektorat Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengklaim bahwa Statuta Unsrat yang tertuang pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 61 tahun 2011, sebagai sebuah produk dasar penyelenggaraan kegiatan akademik yang sah. Rektor Unsrat Prof DR Donald A Rumokoy SH MH melalui Humas Unsrat Daniel Pangemanan SH MH menegaskan bahwa keabsahan statuta tersebut ditegaskan langsung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam pertemuan dengan Rektorat Unsrat, di Kantor Dikti, 27 Januari 2012 lalu. Pangemanan via short

DONALD Rumokoy.

message service (sms) kepada Swara Kita Minggu (29/1) kemarin menjelaskan, pihaknya Jumat lalu telah melangsungkan rapat di ruang rapat Dikti dengan dihadiri Sekretaris Dikti Ir Harris Iskandar PhD Direktur Direktorat Kelembagaan Prof Dr Ir Achmad Jazidie Men, Rektor Unsrat Prof DR Donald A Rumokoy SH MH, Pembantu Rektor

FLORA Kalalo.

(PR) V Bidang Perencanaan dan Pengembangan Prof Dr Ir Marthin DJ Sumajouw MEng serta dirinya sendiri. “Hasil rapat dengan Dikti di Kemendikbud, tetap menegaskan bahwa statuta Unsrat yang mengacu Permendikbud Nomor 61 tahun 2011 sah dan tidak cacat hukum,” tegas Pangemanan. Baca: Rektorat ( Halaman 11 )

TERSERET KASUS

Limen rusak citra Golkar? To m p a s o — D i t a n g kapnya YL alias Limen, oknum Bendahara DPD Partai Golkar Sulut, oleh Kejati Sulut Jumat (27/1) malam pekan lalu, nampaknya membuat petinggi partai berlambang pohon beringin ini terpukul. Bahkan keterlibatan Limen dengan kasus yang diperhadapkan pada dirinya ini, bisa dikata menjadi tamparan sekaligus merusak citra Golkar yang pada saat ini tengah diperhadapkan pada persiapan pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa.

VREEKE Runtu.

Untuk itu, semua kader Golkar—bukan hanya Limen—dimintakan oleh Ketua DPD Partai Golkar Sulut Drs Stefanus Vreeke Runtu (SVR) untuk menjaga wibawa dan

YL alias Limen.

nama baik partai. “Ini contoh bagi kita semua kader untuk tahu membawa diri ke hal yang benar. Baca: Limen ( Halaman 11 )

Gedung Sekretariat Tetap CTI mulai dibangun

Imbas dari Sulut sukses jadi tuan rumah WOC & CTI Summit 2009 Penantian dua tahun lamanya pembangunan Gedung Sekretariat Tetap (Permanent Secretariat) Regional Coral Triangle Initiative (CTI) di Manado Sulut, akhirnya mulai terwujud Sabtu (28/1) akhir pekan lalu setelah pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono dan Menteri Kelautan dan Perikanan (Men-KP) Syarip Cicip Sutardjo bersama-sama menekan tombol pertanda pembangunan dimulai. PELAKSANAAN iven internasional tahun 2009 silam di Manado, berupa World Ocean Conference (WOC) dan Coral Triangle Initiative (CTI) Summit, mulai membuahkan hasil. Upaya dan kerja keras

serta suksesnya Sulut menjadi tuan rumah iven internasional tersebut adalah bukti bahwa Sulut mampu meyakinkan dunia mampu menjadi tuan rumah yang baik dalam menjalankan iven internasional. Tak pelak, WOC dan CTI

Summit tahun 2009 yang lalu pun dianggap sangat berhasil sehingga 5 negara anggota CTI plus Indonesia menyepakati untuk membangun kantor sekretariat tetap di Manado. Lokasi pembangunan

pun persis berada di seputaran Grand Kawanua Convention Centre (GKCC) Kairagi Manado, tempat diselenggarakannya WOC dan CTI Summit 2009 yang lalu. Baca: Imbas ( Halaman 11 )

MENKOKESRA Agung Laksono dan Men-KP Syarip Cicip Sutardjo bersama-sama menekan tombol pembangunan Gedung CTI, didampingi Gubernur Sulut SH Sarundajang.(foto: ist)


SENIN 30 JANUARI 2012

HPR DAN HUT KE-22 KPR PILKADA MINAHASA

PG rapatkan barisan TIGA agenda besar yang telah dilaksanakan di Minahasa dimana dilakukan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat dan Partai Gerindra. Setidaknya Partai Golkar (PG) sendiri tidak mau kehilangan arusnya. Buktinya, bertemCAREIG Runtu. pat di Kelurahan Talikuran Tompaso, Ketua DPD I PG Sulut Drs Stevanus Vreeke Runtu menggelar acara “open house” sambil melakukan pertemuan rapat konsolidasi para pengurus DPD II Minahasa, yang menghadirkan Ketua PG Minahasa Careig Naichel Runtu (CNR) yang adalah putra sulung dari Vreke Runtu. “Ini sekedar tatap muka biasa saja, dan sekaligus mensyukuri berkat Tuhan atas anugerahnya di tahun kemarin, dan tahun ini smoga berjalan dengan baik,” ujar Vreeke Runtu kepada Swara Kita, Minggu (29/1) kemarin. Namun dalam acara tersebut selain dihadiri ratusan pengurus PG Sulut dan Minahasa, juga dihadiri ratusan simpatisan PG se-Minahasa. Tak hanya itu saja, kesempatan tersebut selain dilakukan penyebaran Kalender yang mengiklankan CNR sebagai calon Bupati Minahasa 2013-2018. Berbicara tentang pasangan CNR, Ketua PG Sulut, Vreeke Runtu menegaskan bahwa mereka masih belum final siapa yang akan berpasangan dengan CNR. “Kita pasti akan menentukan finalnya seperti apa. Yang pasti kita ada CNR dari PG,” ujar Runtu.(erka)

SEREMONIAL

Remaja GMIM harus jadi panutan kaum muda di Sulut Manado—Sabtu (28/1) akhir pekan lalu, Komisi Pelayanan Remaja (KPR) Sinode GMIM genap berusia 22 tahun, dirangkaikan dengan Hari Persatuan Remaja (HPR) yang berlangsung di Grand Kawanua Convention Centre (GKIC) Kairagi Manado. Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd yang membuka kegiatan tersebut mengingatkan agar remaja GMIM dapat menjadi panutan bagi kaum muda di Sulut, karena saat ini kaum muda ataupun generasi muda banyak yang terjerumus dalam lingkaran kelam seperti keterlibatan pada obatobat terlarang, pencurian dan pembunuhan. “Seakan

telah membudaya adalah fenomena tren mencari jati diri sehingga sering kali ditemui kaum muda gereja sering salah jalan (wrong way) sehingga terpuruk kedalam lingkaran dosa,” katanya. Hal yang memiriskan dan mengherankan lagi, lanjut Kansil, adalah belum lama ini Sulut dihebohkan dengan beberapa kejadian pembunuhan, seperti di Tomohon penganiayaan diikuti pembunuhan yang memakan korban jiwa, di kawasan Malalayang ditemukan mayat akibat pemerkosaan diikuti tindak pembunuhan, di Pantai Talise dan Bunaken ditemukan masing-masing satu mayat tanpa kepala.

WAGUB Sulut Sulut Djouhari Kansil membunyikan tetengkoren pertanda kegiatan HPR dan HUT ke-22 KPR GMIM yang berlangsung Sabtu (28/1) pekan lalu, dibuka.(foto: ist)

Meiva Salindeho-Lintang STh, Ketua KPR Sinode GMIM Pnt Drs Jantje Sajow

Cuaca buruk ancam Swasembada Beras Deprov Sulut berharap pemerintah melakukan koordinasi dengan petani

Wagub puji kerjasama jemaat GMIM Kinamang WAKIL Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd, memuji kerjasama dan kebersamaan yang ada di Jemaat GMIM Kinamang Kaiwatu Kairagi II, Wilayah Manado Timur 3 (Wilmatim 3). Dimana, ibarat seorang remaja baru memasuki usia ke-12 tahun sudah berhasil membangun gedung gereja yang megah. Kini di ulang tahun ke-12 ini, jemaat kembali akan memulaikan pembangunan gedung pastori dan gedung aula serbaguna konstruksi dua lantai dengan anggaran sebesar Rp720 juta, dimana waktu pembangunannya selama tiga tahun. Hal ini dibuktikan dengan peletakan batu pertama oleh Kansil bersama Ketua Wilayah Manado Timur 3 Pdt Sofitje Manapa-Lakoy STh, Ketua Jemaat GMIM Kinamang Pdt Mike Lumentut-Tulangow STh, Minggu (29/1) kemarin. “Kerjasama dan kebersamaan yang ada ini perlu terus di pertahankan oleh Pelsus, Jemaat dan Komisi Pembangunan, terutama dalam menghadapi penyelesaian dua pembangunan ini sehingga bisa selesai sesuai rencana. Sebab tanpa adanya kerjsama dan kebersamaan seperti ini, mustahil bisa terwujud,” ujarnya. Karena itu sambil mengutip Kitab Yosua 10:2843, Kansil yang juga pelayan khusus di Jemaat Pniel Tuna Wilayah Mawakom ini mengajak jemaat untuk belajar dari keteladanan kepemimpinan Nabi Yosua. “Yosua berhasil memimpin umat Tuhan memasuki tanah perjanjian (Tanah Kanaan) hanya dengan mengandalkan Tuhan dalam hidupnya,” katanya. Ikut hadir dalam ibadah tersebut istri Wagub Ny Mieka Kansil-Tatengkeng, sejumlah kepala SKPD Pemprov Sulut seperti Kadispora Drs Roy Mewoh, Kadis Kehutanan Ir Herry Rotinsulu, Kadis Perkebunan Ir Henny Karouw, Kepala BPMKR Ir Tonny Korah, Kaban Perbatasan Maxi Gagola SH MH dan Kaban LH Ir Olvie Ateng MSi. Usai menghadiri ibadah di Jemaat Kinamang, Kansil dan rombingan langsung menghadiri ucapan syukur peresmian gedung Pastori 3 jemaat GMIM Pniel Tuna.(erer/dw)

“Tentunya, bagi saya berbagai pembunuhan sadis dan bengis ini adalah merupakan akibat dari terjadinya degradasi iman, moral, ahklak dan martabat. Saat ini bukan saatnya bagi kita untuk menyalahkan siapasiapa, artinya masing-masing pribadi kita dalam peran dan fungsi yang melekat diajak untuk berintrospeksi diri dan mengevaluasi diri,” ajak Kansil. Untuk itu dia berharap, HPR dan HUT kali ini, dapat membuktikan eksistensinya sebagai wadah yang benarbenar berhasil dalam pembinaan mental spiritual bagi kaum muda didaerah ini. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Deprov Sulut

LEXI Solang.

Manado—Program yang dicanangkan pemerintah, yakni Swasembada Beras tahun 2012 ini, nampaknya sulit terwujud karena terancam dengan cuaca buruk yang sementara menimpa Sulut belakangan ini. Bahkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geo-

SUS Pangemanan.

fisika (BMKG) Sulut memprediksikan kalau cuaca ekstrem ini akan terjadi hingga beberapa pekan kedepan. Karenanya, berbagai pihak pun mengkhawatirkan kalau curah hujan tinggi disertai angin kencang yang melanda Sulut akan menghambat program swasembada beras

tersebut. Hanya saja, sejumlah anggota Deprov Sulut masih optimis program tersebut terealisasi. Sebab menurut anggota Komisi I Ir Lexi Solang, ada jalan keluar yang bisa dilakukan pemerintah dan masyarakat untuk mengantisipasi kondisi tersebut. “Harus diakui kalau kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini sangat menggangu. Hanya saja kita bisa mengantisipasinya dengan melakukan koordinasi dengan BMKG untuk mengetahui kondisi cuaca khususnya curah hujan tinggi. Jika kita mengetahuinya, maka para petani bisa menunda proses tanam ataupun percepat tanam. Dan ini mungkin jadi salah satu jalan keluar mengantisipasi cuaca buruk yang nantinya akan berdampak pada program swasembada beras yang akan digalakkan tahun ini,” ujarnya. Meski begitu, Solang tak menapik kalau untuk memperoleh hasil produksi pertanian, itu pasti tergantung

kondisi cuaca. “Karenanya kami berharap pemerintah melalui instansi teknis memberitahukan hal tersebut secara langsung pada petani dan tetap berkoordinasi mencari jalan keluar terbaik agar swasembada beras bisa terwujud,” tukas pria yang juga menjabat Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulut ini. Optimisme akan program swasembada beras ini juga dikatakan Wakil Ketua Deprov Sulut Sus Sualang-Pangemanan SPd. dikatakannya, program Swasembada Beras 2012 bisa terwujud bila juga masyarakat berperan aktif mendukungnya, dengan cara memanfaatkan lahan tidur untuk bercocok tanam. “Ya, untuk meraih swasembada itu, lahan tidur harus dimafaatkan sedemikian rupa, agar bisa mendapatkan hasil. Pemerintah di desa juga harus proaktif, melakukan lobi-lobi kepada pemilik-pemilik lahan tidur, agar bisa dipergunakan,” katanya.(dewe)

KASUS GKI YASMIN

Tak heran jika sekitar 500 anggota jemaat GKI Yasmin, Minggu (29/1) kemarin memilih melangsungkan ibadah minggu di depan Istana Merdeka, Jakarta. Aksi ini dilakukan untuk meminta perhatian dan perlindungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas diskriminasi dan intimidasi yang dialami jemaat ini selama hampir dua tahun.

Sulut Pnt Agustivo Tumundo dan tentunya para remaja GMIM.(erer/dw)

PERBATASAN

Indonesia dan Filipina perlu ada kesepakatan

SH Sarundajang.

Manado—Wilayah perairan Sulut yang berbatasan langsung dengan perairan negara tetangga Indonesia, yakni Filipina, seringkali menjadi sasaran empuk terjadinya illegal fishing dan berbagai kejahatan lainnya. Untuk itu, Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) mendesak agar pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo, untuk memikirkan perlunya peraturan untuk melindungi nelayan Indonesia yang beropera-

si di daerah perbatasan. Diungkapkan SHS, sering terjadi perlintasan nelayan dari Filipina maupun sebaliknya dari Miangas, Marore yang melakukan penangkapan di perairan perbatasan kedua negara, bahkan seringkali melewati perbatasan. “Para nelayan ini harus diberi perlindungan melalui peraturan yang disepakati kedua negara,” ujar SHS saat pada Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo dalam peresmian pembangunan gedung CTI-CFF di Manado, Sabtu (28/1) lalu. Bahkan Gubernur SHS mengungkapkan saat ini ada ribuan nelayan warga Sulut menetap di Mindanao dan Saranggani, Filipina. Cicip menanggapi positif usulan Gubernur tersebut dan akan memfasilitasi pemerintah provinsi Sulut untuk hal tersebut. Dalam kesempatan itu, Sutardjo bersama Menkokesra Agung Laksono menyerahkan bantuan para sejumlah nelayan di beberapa kabupaten dan kota di Sulut.(erer)

KEPEGAWAIAN

PDS minta Presiden SBY bertindak Manado—Penyegelan dan penutupan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin Bogor oleh Walikota Bogor Diani Budiarto dikhawatirkan akan memicu konflik horizontal. Pasalnya, semenjak tempat peribadatan itu ditutup, jemaat kerap mendapat gangguan dari berbagai pihak saat hendak menjalankan ibadah setiap Minggu.

MSi dan jajarannya, Ketua Pelsis Sulut Pnt Steven Liow SSos, Ketua Karang Taruna

Menykalinya, PDS meminta Presiden SBY untuk turun tangan dan bertanggung jawab penutupan polemik ini. Sebab, bila persoalan ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kasus serupa akan menjalar ke tempat lainnya. Sehingga Presiden SBY diminta tidak diam, dan sudah saatnya menertibkan Walikota Bogor. “Persoalan GKI Yasmin fakta nyata bahwa perlindungan negara kepada warga negara yang menjadi kewajiban pemerintah sebagaimana diamanatkan UUD 1945 belum dilaksanakan,” ujar Ketua Umum DPP PDS, Dr Denny Tewu SE MM. Bahkan, Ketua DPW PDS Sulut Drs Arthur Kotambunan BSc menambahkan, sikap pemerintah yang terkesan melakukan pembiaran ini bisa dikategori-

kan perbuatan melanggar hukum. “Jangan biarkan rakyat menyelesaikan masalah dengan cara sendiri, yang dapat menimbulkan konflik horizontal di masyarakat,” katanya. Sebelumnya, Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan kalau dirinya tak mau mencampuri masalah GKI Yasmin itu, sebab masalahnya bukan masalah agama, melainkan masalah hukum. Dia mengatakan, masalah izin mendirikan bangunan harus diselesaikan melalui jalur hukum. Jika Walikota Bogor tak mampu menyelesaikan, kata dia, maka kasus itu diambil alih Gubernur Jawa Barat hingga berujung di Mendagri. “Masalah Yasmin adalah masalah hukum. Konflik hukum harus diselesaikan dengan hukum,” katanya.(dewe)

66 PNS Tomohon masuk masa pensiun To m o h o n — K e p a l a Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkot Tomohon Masna Pioh SSos mengatakan, pada tahun 2012 ini, sedikitnya 66 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dijajaran Pemkot Tomohon akan memasuki masa pension dimana sebagian besar didominasi tenaga guru dan kesehatan. “Dari 3.318 PNS yang ada di Tomohon, 66 diantaranya sudah memasuki masa pension dimana sebagian besar berasal dari guru dan kesehatan dan 6 orang dari eselon III,” katanya. Lanjut dikatakannya, untuk tenaga guru dan kesehatan adalah tenaga fungsional sehingga me-

reka pensiun saat usia 60 tahun. “Guru-guru yang pensiun itu terdiri dari golongan IVA dan IIID,” ungkapnya. Ditanya soal bakal dicabutnya moratorium penerimaan CPNS, Pioh mengakui bahwa hal tersebut sudah didengarnya. Meskipun demikian, pihak BKD Kota Tomohon akan berkoordinasi lagi dengan pemerintah pusat. “Sampai sekarang belum ada petunjuk dari MenPAN-RB. Jadi dengan demikian belum ada kepastian apakah akan ada penerimaan CPNS pada tahun ini atau tidak. Tapi kita tetap akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi soal itu,” tambahnya.(gebe)


SENIN 30 JANUARI 2012

JAGARON

LINGK. V PANIKI 2 KECAMATAN MAPANGET

Siap membangun gedung serbaguna RENCANA pembangunan gedung serbaguna atau Balai Pertemuan Umum (BPU), biasanya hanya terdengar di tingkat pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Tumumpa Dua ”disapu” angin

Baca: Siap ( Halaman 4 )

PROGRAM LPSE

Kontraktor diminta menyesuaikan diri Manado—Program Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) untuk Pemkot Manado dipastikan akan mulai digulir di pada tahun 2012 ini. Program tersebut dimaksudkan membantu proses pengadaan barang/jasa yang pelaksanaannya dilakukan secara elektronik berbasis internet dengan memanfaatkan fasilitas teknologi komunikasi dan informasi. Tak heran, Walikota Manado GS Vicky Lumentut mengharapkan agar para rekanan kontraktor untuk

GS Vicky Lumentut.

segera sesuaikan diri dengan program LPSE tersebut. Baca: Kontraktor ( Halaman 4 )

ROLING KOMISI

Fraksi Kerakyatan Dekot, belum final SEORANG nelayan di Sario terlihat sedang mengungsikan perahunya ke tempat yang dinilai lebih aman, saat angin kencang melanda Manado dan sekitarnya, Minggu (29/1) kemarin.(foto: frangki/sk)

Puluhan rumah warga rusak, Nelayan Sario ungsikan perahu Manado—Minggu (29/1) kemarin, kondisi cuaca di wilayah Kota Manado yang sebelumnya cerah, tiba-tiba

sekitar pukul 10.00 Wita awan gelap menyelimuti langit ibukota Provinsi Sulut ini. Tak lama kemudian, sekitar dua

KELURAHAN SINGKIL 1

jam, hujan serta angin kencang melanda Manado. Wilayah yang paling terasa dampak dari perubahan cuaca tersebut

adalah sepanjang pesisir pantai Teluk Manado. Dari informasi yang dirangkum, puluhan rumah warga di Kelurahan Tumumpa Dua Kecamatan Tuminting, mengalami kerusakan bagian atap karena diterjang angin kencang. Baca: Tumumpa ( Halaman 4 )

Manado—Rombak personil di komisi jelang roling komisi di Dekot Manado yang bakal digelar pertengahan bulan Februari mendatang, terus memanas. Dari beberapa fraksi sendiri telah melakukan perombakan guna untuk memperkuat posisinya. Untuk Fraksi Kerakyatan Dekot Manado sen-

diri, perombakan kedudukan personil disetiap komisi kemungkinan tidak akan berubah, setelah hasil rapat akhir pekan kemarin fraksi yang memliki jumlah 7 anggota itu masih cukup alot. “Sangat alaot ada beberap apersonil yang ingin pindah ke komisi lain. Baca: Fraksi ( Halaman 4 )

ADIPURA

Upayakan peningkatan Malalayang ”hijaukan” kompleks Tugu Bobocah kinerja aparatur Manado—Mengingat Indonesian Offroad FederaKAPASITAS sebagai abdi negara, mengucap syukur atas bertambahnya usia tidak selamanya harus dengan menggelar sebuah pesta, karena masih banyak hal yang bisa dilakukan sehubungan profesi yang disandang. Senin (30/1) hari ini, Lurah Singkil Satu Sjane Moniaga SE genap berusia 42 tahun. Baginya mengucap syukur atas kebaikan Tuhan di

segala aspek kehidupan itu jauh lebih penting dan bermakna ketimbang sebuah perayaan hari ulang tahun. Sebgai aparat pemerintahan, bertambahnya usia harus diikuti dengan peningkatan kinerja, baik secara individu maupun seluruh staf yang ada di bawah kepemimpinannya. Baca: Upayakan ( Halaman 4 )

penilaian Adipura tahap II sudah semakin dekat, seluruh aparat mulai dari tingkat camat, lurah hingga kepala lingkungan se-Kecamatan Malalayang, Sabtu (28/1) lalu menggelar penanaman pohon di kompleks Tugu Boboca Malalayang. Kegiatan yang juga turut dihadiri oleh Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Harley Mangindaan itu terselenggara atas kerjasama dengan

tion (IOF) Manado. Selain penanaman pohon, di tempat yang sama juga dilakukan aksi bersih-bersih lingkungan oleh seluruh peserta mulai dari pukul 06.00 – 09.00 Wita. Camat Malalayang Tresje Mokalu kepada Swara Kita mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama antara pemerintah dan warga.

Baca: Malalayang ( Halaman 4 )

CAMAT Malalayang Tresje Mokalu, beserta dengan aparat lainnya ketika sedang melakukan penanaman pohon di kompleks Tugu Boboca.(foto: frangki/sk)

Kuliner Tradisional

Café P’Pidis, merahkan bibir para penikmat

GRACE Lengkong (berdiri di tengah) bersama dengan kelima karyawannya senantiasa menanti kedatangan pelanggan setianya.(foto: frangki/sk)

Melihat dari namanya saja, orang sudah bisa membayangkan semerah apakah bibirnya jika usai menyantap makanan yang disajikan di Café P’Pidis yang ada di sekitar tugu Boboca Kelurahan Malalayang Dua Kecamatan Malalayang. PISANG goreng, mie ditandemkan dengan tiga bulan. cakalang, tinutuan (bubur sambal khas Manado yaitu Dirintis sejak bulan NoManado), dan aneka menu dabu-dabu roa. Itulah vember tahun 2011 lalu, kuliner tradisional lainnya sekilas profil usaha yang Grace memulainya dengan akan memerahkan bibir dijalankan Grace Lengkong mempekerjakan 5 orang siapa saja, apalagi jika yang baru berusia sekitar karyawan, dimana dua diantaranya adalah suami isteri. Sejak dibuka hingga saat ini, café milik ibu empat anak ini telah menjadi salah satu tujuan utama warga yang ingin memanfaatkan waktu liburnya di lokasi Pantai Malalayang. Tak tanggung-tanggung penghasilan yang bisa di peroleh ada pada kisaran Rp750 ribu – Rp1 juta, khususnya pada akhir pekan (JumatMinggu), sedangkan diluar dari hari-hari tersebut tentu dibawahnya. Jika diambil rata-rata penghasilan per hari sebesar Rp. 500 ribu, itu berarti dalam sebulan saja Grace bisa meraup penghasilan Rp. 15 juta. Menurut salah satu pengurus Tim Penggerak PKK lingkungan I Kelurahan Malalayang Dua ini. Baca: Cafe ( Halaman 4 )


SENIN 30 JANUARI 2012

PNPM harus dikawal! Cafe ... dari Halaman 3 Usaha yang dijalaninya saat ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk meningkatkan ekonomi keluarganya, apalagi harus membiayai keperluan sekolah keempat anaknya. “Hasilnya yang diperoleh tentunya masih harus dipotong dengan biaya operasional seperti pengadaan bahan bahan-bahan baku, bayar gaji karyawan dan keperluan lainnya. Belum lagi harus memberikan kewajiban retribusi kepada pemerintah sebesar Rp 500 ribu setiap bulannya,” ujarnya. Namun dirinya bersama dengan rekan seprofesi lainnya berharap mendapatkan perhatian dari pemerintah atas kewajiban yang diberikan selama ini dalam bentuk pengadaan fasilitas wc umum.(try-15/rr)

Rumimpunu: Prinsip dari rakyat untuk rakyat harus jalan Manado—Program Nasional Pengembangan Masyarakat (PNPM) Mandiri harus dikawal. Sebab program ini merupakan ide kreatifitas dari warga yang diserahkan secara langsung, bentuk pelaksanaan baik itu pekerjaan fisik maupun di bidang seni budaya dan ekonomi. Demikian dikatakan Personil Komisi

D Dekot Manado Jeanne Rumimpunu. “PNPM Mandiri ini sangat baik. Penerapan pekerjaan yang diberlakukan dalam kerangka pengawasan langsung, itu dilakukan sendiri oleh warga yang tergabung dalam satu kelompok. Dan ini yang harus kita kawal. Dalam artian setiap pelaksanaan

kerja di lapangan kita memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada warga dalam merencanakan satu pekerjaan, hingga melaksanakan dan bahkan mengawasi secara langsung. Sebab ini adalah bagian daripada optimalisasi pembangunan secara merata,” jelas Rumimpunu kepada Swara Kita belum lama ini. Lanjut, dana yang dicairkan ke masyarakat itu lewat program PNPM memang sudah melalui

proses yang cukup alot dam diperjuangkan. Sehingga perlu keseriusan dan dilaksanakan secara bertanggung jawab. “Kami sangat mendukung perogram ini, sehingga kami berharap agar program ini tidak cacat atau cidera dalam pelaksanaan pembangunannya nanti. Untuk itu, dalam pelaksanaannya, prinsip dari rakyat untuk rakyat harus jalan,” pesannya.(dede/rr)

Upayakan ... dari Halaman 3 Tidak ingin larut dalam momen ucapan syukur, Moniaga mengatakan bahwa pihaknya tetap menatap segala sesuatu yang harus segera dilakukan dalam waktu dekat ini. “Ada banyak hal yang harus dibuat oleh pemerintah, diantaranya persiapan lomba antar kelurahan se-Kecamatan Singkil. Pada agenda ini sebagaimana yang sudah pernah dilaksanakan tahun-tahun sebelumnya, yang akan dilombakan antara lain yaitu kebersihan lingkungan, pos kamling, kegiatan sosial kemasyarakatan, dan sebagainya,” kata Moniaga. Ditambahkannya sesuai dengan rencana kelurahan yang telah disusun, ada agenda besar yang akan dihadapai bulan Februari mendatang yaitu penilaian adipura tahap dua. Untuk itu pemerintah dan warga yang ada saat ini sedang melakukan persiapan ke arah tersebut. “Selain itu, pemerintah kelurahan juga sedang menjajaki pembentukan sanggar seni budaya, dimana di dalam wadah tersebut nantinya akan menjadi tempat penyaluran bakat seni dan budaya dari warga yang ada,” ungkapnya. Lebih lanjut dikatakan Moniaga, di Kelurahan Singkil Satu sendiri ada beberapa potensi seni dan budaya yaitu tarian mahamba bantik, orkestra, dan seni teater.(try-15/rr)

Siap ... dari Halaman 3 Namun, baru kali terdengar rencana seperti itu bakal dilakukan pada tingkat pemerintah lingkungan. Adalah Lingkungan V Kelurahan Paniki Dua Kecamatan Mapanget yang tengah mempersiapkan rencana pembangunan gedung serbaguna. Menurut Kepala Lingkungan V Paniki Dua Refli Pelealu, hal tersebut sudah merupakan aspirasi yang terserap dari segenap warga masyarakat yang ada. “Rencana ini memang belum hitam diatas putih. Namun melihat kondisi dan potensi yang ada, saya rasa hal ini sangat mungkin terwujut. Optimisme ini bukan tanpa alasan, karena seluruh warga sangat mendukung program-program pemerintah. Soal dana di Lingkungan V dan yang lainnya tidak terlalu menjadi masalah,” ujarnya. Sejauh ini, di Lingkungan V sendiri telah dibangun infrastruktur secara swadaya dan itu dapat selesai sesuai dengan harapan warga dan pemerintah setempat. Pelealu menambahkan yang paling terakhir diupayakan oleh pemerintah dan warga yaitu penyelesaian pembangunan jalan Mangga 5. Untuk rencana pembangunan gedung serba guna itu sendiri ditambahkan Pelealu, bahwa tetap akan diusahakan secara swadaya, namun jika ada bantuan dari pemerintah atau pihak lain, tentu pemerintah dan warga akan dengan tangan terbuka menerimanya.(try-15)

PENDIDIKAN

Sekolah, lahan disiplinkan diri Manado—Plt Sekkot Manado, Haefry Sendoh merasa yakin kualitas dunia pendidikan di Kota Manado akan meningkat. Apalagi ada program tahun disiplin 2012 yang kini telah masuk ke sekolah-sekolah mulai tingkat TK hingga SMK dan perguruan tunggi. “Sekolah sebagai lahan subur bagi tumbuhnya kedisiplinan. Dan dengan kedisiplinan tentunya generasi muda kita akan semakin tangguh, sehingga Manado akan semakin maju,” terang Sendoh. Untuk itu, Sendoh mengajak agar siswa

pelajar senantiasa dapat tampilkan giat belajar, tepat waktu tiba di sekolah, perhatikan seragam sekolah, menjaga kebersihan serta menjauhkan diri dari hal-hal negatif seperti narkoba, tawuran dan pergaulan bebas. “Saya kita pelajar bisa menjadi yang terdepan mendukung program pemerintah tahun disiplin. Inspeksi mendadak hingga menjaring beberapa pelajar tentunya bisa menimbulkan rasa malu diri sendiri dan pelajar itu sendiri. Karena pendidikan modal utama untuk masa depan,” kunci Sendoh.(teem/rr)

KEMISKINAN

Sektor rill bisa jadi solusi

MINGGU (29/1) kemarin, adalah hari minggu terakhir pada bulan Januari 2012. Pada hari tersebut, biasanya dirayakan sebagai “Hari Kuncikan” dari perayaan Natal dan Tahun Baru oleh sebagian masyarakat di Manado. Seperti yang digelar oleh warga Jemaat Kanisah II Gereja GMIM Sion Winangun ini.(foto: onal/sk)

PINJAMAN

Lela: Tindak tegas rentenir yang “berwajah” koperasi Manado—Persoalan pelik terkadang menghinggapi keluarga-keluarga di daerah ini seperti masalah keuangan. Terkadang jalan pintas pun diambil untuk mengatasi persoalan yang sedang di hadapi. Semisal menggunakan jasa koperasi yang memberikan pinjaman sejumlah uang kepada warga dengan pengembalian dengan waktu dan bunga yang sudah ditentukan. Namun tidak disangkal, hal ini ternyata sekarang sudah dimanfaatkan oleh sejumlah oknum

yang tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan yang sebanyak-banyaknya dari para peminjam. Karena menetapkan bunga yang cukup tinggi dengan jangka waktu yang cukup lama. Hal ini pun kini mendapat perhatian serius dari sejumlah anggota Dewan. “Pemerintah harus memperhatikan hal ini. Karena yang kami dengar dari masyarakat bahwa sekarang koperasi sudah bukan lagi berbentuk koperasi tapi sudah berubah seperti rentenir yang memberikan

Manado—Hambar rasanya jika pertumbuhan pembangunan daerah tidak seiring sejalan dengan pertumbuhan kesejahteraan masyarakatnya. Komitmen untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahterah kini mulai dipertanyakan. Langkah proaktif dan lebih mementingkan kepentingan rakyat pun disuarakan oleh Dekot Manado yang merupakan wakil suara rakyat dipemerintahan. Wakil Ketua Dekot Manado Beni Parasan mengatakan, masyarakat miskin di daerah ini terus meningkat sehingga perlu ada langkah nyata dari pemerintah untuk dapat mengatasi hal ini. “Harus diakui masyarakat di daerah ini tidaklah sedikit angka kemiskinannya dan setiap tahun tahunnya selalu mengalami peningkatan.

Sehinga perlu adanya sebuah langkah proaktif dari pemerintah mengenai kebijakan yang dibuat. Serta pengembangan Sektor-sektor ril yang lebih mengena kepada masyarakat. Seperti usaha kecil menegah dan pemberian dana bergulir yang akan sangat membantu dan akan lebih mengena kepada masyarakat,” ujar Parasan. Lebih lanjut Parasan mengatakan, persoalan ini juga merupakan tanggung jawab kita semua, disamping pemerintah diharapkan mampi untuk mengelolah potensi yang ada dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Sektor PAD masih cukup banyak yang belum dikelola dengan maksimal. Jika pemerintah jeli, maka bisa menjadi pundi pendapatan, dan dengan sendirinya dapat meningkatkan kesejarhteraan rakyat,” katanya.(dede/rr)

Kelurahan Sindulang Satu, Sindulang Dua, Tumumpa Satu, Manado Tua, dan Bunaken juga memberikan informasi yang tak jauh berbeda tentang keadaan wilayahnya. Keadaan cuaca mulai berangsur redah sekitar pukul 16.00 Wita.(try-15/rr)

pinjaman dengan jumlah pengembalian dengan jumlah bunga yang besar. Ini kan sudah bukan lagi membantu, malah hal ini sudah membuat masalah baru di masyarakat. Untuk itu pemerintah perlu melakukan pengawasan dan penertiban kembali terhadap sejumlah koperasi yang sudah tidak sesuai lagi dengan fungsinya,” ujar Soni Lela kepada Swara Kita. Hal senada juga disampaikan anggota Dekot Manado lainnya, Ronal

Salendu. Menurutnya pemerintah harus mengevaluasi kembali kinerja dari para pemberi izin koperasi yang sekarang sudah menjadi lintah darat buat masyarakat. “Saya kira perlu ada kajian ada pembenahan kembali dari pemerintah menyangkut hal ini. Bila perlu lakukan penindakan tegas terhadap koperasi yang tidak menjalankan fungsinya dengan benar. Karena sepak terjang mereka sudah sangat meresahkan masyarakat,” pintanya.(dede/rr)

Namun situasi berbeda terjadi di Kelurahan Maasing Kecamatan Tuminting. Lurah Maasing Zumbrian Mo’oulalo kepada Swara Kita mengatakan bahwa wilayahnya masih terhindar dari bencana. “Sejauh ini tidak ada kejadian yang

menimbulkan korban. Sesuai dengan pengalaman di waktu yang lalu warga hanya khawatir jika keadaan seperti itu disertai dengan gelmbang pasang. Sebalikny jika hanya seperti ini warga tidak terlalu takut,” katanya. Pemerintah beberapa

kelurahan di Manado pun tetap mengingatkan warganya untuk tetap waspada. Karena bisa saja keadaan cuaca seperti itu mengalami peningkatan ke arah yang lebih membahayakan keselamatan. Daerah lain seperti

barang atau lelang. Layanan’’e-procurement’’ itu diharapkan membuka kesempatan pelaku usaha untuk mengikuti lelang dan menciptakan persaingan usaha yang sehat. “LPSE itu diharapkan dapat mendidik dan mem-

bangun budaya bangsa untuk bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Karena dengan melalui pengadaan barang yang kredibel dan akuntabel maka transparansi anggaran dapat dicapai,” kunci GSVL –sapaan akrab Lumentut—.(teem/rr)

Malalayang ... dari Halaman 3

sedangkan untuk Komisi C Hani Polii dan Benny parasan ditambah satu personil yaitu saya serta kemungkinan Hanky Lasut akan menggantikan saya di Komisi B,” urainya. Lebih lanjut dia berpendapat, dilakukannya perombakan itu merupakan bentuk strategi dalam upaya untuk memaksimalkan tugas sebagai wakil rakyat. “Ini

dilakukan untuk membuat formasi yang kuat untuk menyikpai persoalan di Manado dan juga melihat latar belakang pendidikan. Dalam rapat itu juga sudah di hadiri perwakilan dari Fraksi Kerakyatan yakni dari PKS HANURA maupun PDS. Meski hasil diatas itu belum final karena masih akan dirapatkan kembali pada Senin,” jelasnya.(dede/rr)

Tumumpa ... dari Halaman 3 Sementara di wilayah Sario, terlihat sejumlah nelayan harus mengungsikan perahunya ke tempat yang lebih aman untuk menghindari terjadinya kerusakan akibat hantaman ombak laut, jika keadaan semakin memburuk. Lurah Tumumpa Dua

Lucky Kuhu mengatakan, pihaknya sedang melakukan pendataan siapa saja warga yang rumahnya mengalami kerusakan. “Karena kerusakannya tidak terlalu parah, warga pun langsung melakukan perbaikan,” katanya.

Kontraktor ... dari Halaman 3 “Kita tidak akan kembali pada aturan main secara manual, apalagi memang dengan LPSE jauh lebih terbuka dan transparan. Terlebih lagi, LPSE adalah amanat aturan. Jadi mau tidak mau, bagi para kontraktor perlu proses

pembelajaran ntuk mengetahui LPSE yang menggunakan teknologi internet,” terang Lumentut. Disatu sisi, dirinya mengatakan, selain bertujuan mengatasi kebocoran anggaran atau rekayasa lelang dalam proses pengadaan

Fraksi ... dari Halaman 3 Karena ada pertentangan dengan anggota lainnya sehingga rapat itu belum ada penyelesaiakan dan belum final. Nanti akan diputuskan hari Senin (hari ini,red),” tegas anggota Fraksi Kerakyatan Dekot Manado Revani Parasan. Halnya yang tak jauh berbeda juga dikatakan oleh Sekretaris Fraksi Kerakyatan Dekot Manado Syarifudin Saafa

ST. Menurutnya, distribusi anggota ke komisi dalam rangka penguatan untuk menyikapi persoalan di Manado sudah seharusnya dilakukan. “Untuk itu Fraksi Kerakyatan sendiri akan melakukan sejumlah perubahan. Terkait distribusi komisi, untuk di Komisi D tidak berubah, di Komisi A tetap Revani Parasan,

Sebagai aparat pemerintah kegiatan ini juga laksanakan mengingat penilaian adipura tahap dua tak lama lagi akan segera bergulir. “Dalam mempertahankan piala Adipura yang sudah diraih di tahun yang lalu, maka seluruh upaya dikerahkan, termasuk menjalin kerja sama dengan warga yang bernaung di bawah organisasi atau asosiasi seperti IOF ini,” kata Mokalu. Ditambahkan Mokalu secara kebetulan Malalayang merupakan salah satu pintu gerbang Sulut khususnya Manado untuk wilayah selatan. Untuk memberikan kesan bersih kepada setiap orang yang memasuki wilayah

Manado melalui Malalayang, maka kepekaan perlu dikedepankan oleh pemerintah dan tentu saja warga sendiri. “Kepekaan yang dimaksud diarahkan pada inisiatif untuk melakukan penataan, pelestarian, serta mewujudkan kebersihan lingkungan, sehingga setiap orang yang memasuki Kota Manado benar-benar membuktikan sendiri bahwa bahwa daerah ini bersih dan pantas mendapatkan piala Adipura,” tuturnya. Ditambahkannya bahwa baik warga yag ada maupun pemerintak se-Kecamatan Malalayang sendiri sudah siap menghadapi penilaian adipura tahap dua nanti.(try15/rr)


SENIN 30 JANUARI 2012

Ratusan kendaraan terjaring, ABG tertangkap bawa sajam SEBAGAI upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat, Kepolisian Resort Kota (Polresta) Manado, terus menggiatkan patroli dengan mengajak seluruh jajaran Polsek diwilayah hukumnya bersama dengan pihak TNI, untuk terus berperan aktif dalam menciptakan daerah tetap kondusif. Kapolresta Manado Amran Ampulembang MSi melalui Kabag Ops Kompol M Zamroni saat ditemui di lokasi operasi gabungan di wilayah Mega Mas Manado, Sabtu (28/1) akhir pekan lalu mengatakan, operasi gabungan yang telah berlangsung selama dua pekan ini, telah menjadi prioritas jajaran Polresta untuk memberantas tindak kriminalitas di setiap wilayah. “Giat operasi ini menjadi prioritas kami, dan tanpa batasan waktu untuk dilakukan patroli. Di wilayah Kota Manado khususnya, peluang tindak kejahatan telah diantisipasi melalui giat ini. sasarannya, senjata tajam, minuman keras (miras), narkoba serta kelengkapan kendaraan bermotor,”ujarnya. Ditambahkannya dalam operasi ini, pihak Polresta Manado telah melakukan kerja sama bersama dengan pihak TNI. Bahkan koordinasi dalam mengambil langkah dan tindakan, terus dilakukan guna mendapatkan hasil yang efektif. “Operasi ini juga sudah melibatkan TNI yang telah siap membantu dengan menerjunkan personil Polisi Militer (POM) di setiap giat operasi dilakukan,”tambahnya. Diketahui dari pantauan Swara Kita, operasi gabungan Polresta Manado dan TNI, didapati berbagai pelanggaran diantaranya sedikitnya ratusan kendaraan bermotor roda diamankan dan puluhan kendaraan roda empat. Bahkan seorang Anak Baru Gede (ABG), VN alias Vicky (15), warga Kelurahan Sindulang Dua, Lingkungan Dua, Kecamatan Tuminting, harus diamankan karena tertangkap tangan membawa senjata tajam (sajam) di kawasan Mega Mas. Selanjutnya, Vicky langsung digiring ke Mapolsek Urban Wenang, untuk diproses hukum.(try12)

Menolak ajakan untuk miras, siswa SMP dianiaya SIAL dialami lelaki Samuel Tanod (14), warga yang tinggal di Kelurahan Malalayang Satu Barat, Lingkungan V, Kecamatan Malalayang. Pasalnya, hanya karena menolak ajakan konsumsi miras, siswa SMP ini dianiaya tiga temannya. Peristiwa panganiayaan ini terjadi, Sabtu (28/1) dini hari, sekitar pukul 04.30 Wita. Dimana pada saat itu, korban hendak pulang rumah usai mengunjungi temannya. Ketika dalam perjalanan pulang, korban berpapasan dengan tiga pelaku masing-masing Riki, Onel serta Keni. Ketiganya lantas mengajak korban menenggak miras bersama-sama. Namun tawaran mereka ditolak korban dan berjalan menuju rumahnya. Ironisnya, saat korban sedang beristirahat di kamar, tahu-tahu muncul ketiga pelaku. Parahnya, mereka langsung menjambak rambut dan menghajar korban. Bogem mereka mendarat di dahi dan dada korban. Selanjutnya ketiga pelaku langsung berlalu dan korban sendiri merasa kesakitan. Tak menerima dengan perlakuan temannya, korban langsung melaporkan kasus ini ke kantor Polisi. Tak hitung tiga, setelah menerima laporan, Polisi langsung menangkap ketiganya. Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Urban Malalayang Kompol Andrian Syah, melalui Kasi Humas Ipda Hanny Thomas, tak menampik kasus tersebut. “Para pelaku sudah diamankan,” terang Thomas.(try11)

Karena tersinggung, Ahmad dikeroyok preman MALANG nasib yang dialami Ahmad Sangaji (23), warga Kelurahan Ternate Tanjung Lingkungan Tiga Kecamatan Singkil. Pasalnya, korban yang tidak pernah terlibat masalah dengan sejumlah preman di kampungnya, tiba-tiba haru menjadi korban penganiayaan. Sehingga akibat kejadian yang terjadi Sabtu (29/1), sekitar pukul 21.00 Wita, di Kelurahan Ternate Tanjung Lingkungan Dua Kecamatan Singkil ini, membuat korban harus mengalami sejumlah luka memar dibagian wajah serta tubuhnya. Diceritakan korban, saat itu dirinya yang sedang berada di dalam rumah, kemudian dipanggil salah seorang pelaku yang diketahuinya bernama Awu. Korban yang kenal dengan pelaku kemudian keluar untuk menemuinya, dan saat itu pelaku sedang bersama dengan sejumlah temanya salah satunya diketahui korban bernama Ipal. Saat korban mendekat kearah pelaku tanpa merasa curiga sedikitpun, tiba-tiba pelaku langsung memukul korban dan mengena dibagian mata sebelah kiri. “Saat saya mendekati pelaku, dirinya langsung memukul mata kiri saya,”ujarnya. Teman-teman pelaku yang lain ketika melihat korban sudah dipukuli, langsung ikutan menganiaya korban. Tidak ingin menjadi mati konyol, korban kemudian melarikan diri, dan melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Singkil beberapa saat kemudian yakni sekitar pukul 23.00 Wita. Kapolesk Singkil Iptu Karel Tangay SH, yang dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Aiptu Karim Hamzah membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut. (try12)

Berkas perkara Limen segera dilimpahkan? LIMEN didampingi penasehat hukum tetap bersikeras tak mau tandatangani surat penahanannya usai ditangkap Jumat (27/1), sekitar pukul 11.00 Wita.(foto: vecky/sk)

AKHIRNYA Limen tetap dijebloskan ke Rutan Melendeng pada Sabtu (28/1) subuh, oleh 8 personil Pidsus Kejati Sulut yang sebelumnya menangkapnya.(foto: vecky/sk)

Tinggal menunggu pelimpahan tahap 2 Manado—Pascaditangkap dan dilakukan penahanan oleh Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, dipastikan berkas perkara dengan tersangkanya Yongki Limen, akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Manado. Limen sendiri terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Kabupaten Talaud, yaitu du-

gaan korupsi proyek pembangunan jalan Akas-Damau, tahun anggaran tahun 2009. Jika memang berkas perkara Limen dilimpahkan, maka dipastikan hal itu juga akan bersamaan dengan berkas perkara istrinya sendiri CR alias Conny, yang juga sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan penyimpangan kegiatan rehabilitasi Taman Kasih/Gereja Melonguane, tahun 2009.

Limen bersama Conny terakhir diperiksa pada tanggal 25 Juli 2011 oleh tim penyidik Pidsus Kejati Sulut. Saat itu, keduanya diperiksa dalam kapsitasnya sebagai tersangka. Limen merupakan oknum kontraktor dalam proyek Akas-Damau, sedangkan Conny merupakan kontraktor pada proyek rehab Taman Kasih Gereja Melonguane. Assisten Tindak Pidana Khusus (Asspidsus) Susilo

Diono SH MH, ketika dikonfirmasi melalui Kasie Penyidikan Pidsus Kejati Sulut, Benny Ratag SH MH, didampingi salah satu tim penyidik kasus ini, Oikurnia Zega SH menjelaskan, setelah dilakukan penahanan, kemungkinan berkas perkara terhadap Limen akan segera dirampungkan untuk selanjutnya dilimpahkan ke pengadilan. “Kami tentunya tidak mau berlarut-larut dalam penanganan kasus ini. Untuk itu, setelah dilakukan penahanan terhadap YL, maka sudah pasti tim penyi-

PEMBUNUH LINDY

Raranta mengatakan, istri pelaku yang berada di Minsel, telah lama memilih menjauh karena tersangka Winsi, sering melakukan kekerasan kepada istri dan anaknya. Bahkan beberapa waktu lalu, tersangka juga sempat menghajar pasangan hidupnya itu dengan sebatang kayu penumbuk cabe alias dodutu. “Istri winsi mengakui, jika mereka berdua tidak hidup bersama lagi sejak bulan Juli 2011, karena tindakan kekerasan yang sering dilakukan winsi, diantaranya tersangka pernah memukul istrinya dengan dodutu. tersangka juga sudah menelantarkan istri dan anaknya. Tersangka juga sering menguras kantong istrinya dan sering meminjam uang kepada mertua,” beber Raranta,

akhir pekan lalu. Bahkan dari kerja keras penyidik hingga Sabtu (28/ 1) pekan lalu, Kasat dan sejumlah anggota Pol PP Minsel, telah berhasil diambil keterangan. Dari hasil pemeriksaan, pimpinan kantor dari tersangka Winsi membeberkan, tersangka dinilai tidak disiplin dalam menjalankan tugas. Pasalnya, seringkali seenaknya mengatur jadwal dinasnya dan jarang masuk kantor, walaupun sebelumnya instansi ini pernah melakukan pelatihan mental terhadap tersangka oleh TNI dan Polri. Bahkan dari keterangan anggota Pol PP lainnya mengatakan, tersangka Winsi dinilai orang yang misterius. Mereka menilai karena, Winsi orang yang tidak suka ber-

gaul, acuh tak acuh dan pendiam. “Beberapa keterangan dari hasil pemeriksaan di Sat Pol PP tempat Winsi bekerja, ternyata ditemui beberapa pelanggaran dan karakter Winsi yang dinilai misterius. Namun hasil ini akan kami kumpulkan untuk dijadikan bukti,” jelasnya. Eks perwira dibagian Bin Ops Reskrim Polda Sulut ini juga, menghimbau pihak keluarga dan yang bersimpati terhadap korban, untuk tidak mengambil cara main hakim sendiri. Namun tetap mempercayakan proses hukum kepada pihak kepolisian. “Kami akan mengungkap dan menuntaskan kasus pembunuhan ini. kami himbau kepada keluarga, kerabat maupun masyarakat agar menyerahkan sepenuhnya proses hukum ini kepada kepolisian” pungkasnya.(try11)

PEKAN INI GELAR PERKARA

Sebelum 20 hari, berkas sudah dilimpahkan Manado—Kasus pembunuhan sadis yang terjadi, Jumat (20/1) pekan lalu, dan menewaskan seorang wanita cantik yang tercatat sebagai PNS Minsel, Lindy Melissa Pandoh (27), dengan tersangkanya WW alias Winsy (27), pekan ini segera di lakukan gelar perkara oleh pihak Kepolisian. Agenda tersebut akan dilakukan, setelah penyidik mendapatkan keterangan dari sejumlah saksi. Kapolsek Urban Malalayang, Kompol Andrian Syah, melalui Kanit Reskrim Iptu Ruddy Raranta, akhir pekan lalu mengungkapkan, pihaknya sampai saat ini terus melakukan upaya dan kerja keras untuk mengumpulkan keterangan saksi. Bahkan dikatakannya, penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap

sejumlah saksi dan hampir memasuki perampungan data. “Penyidik akan segera melakukan gelar perkara minggu depan (pekan depan, red), setelah semua keterangan lengkap. Dan nantinya dalam gelar ini, kami akan berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait, agar proses dalam gelar perkara berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Raranta, di dampingi Kasi Humas Ipda Hanny Thomas. Raranta juga mengatakan bahwa, dalam proses penyidikan ini pihaknya terus berusaha dan menjamin akan mengungkap dan melimpahkan berkas kasus ini sebelum masa penahanan penyidik habis. Selain itu, disamping proses penyidikan, polisi juga akan menunggu jika tersangka akan menghadir-

dik akan secepatnya melakukan pelimpahan tahap 2, untuk selanjutnya dilimpahkan ke pengadilan,” jelas Ratag, diamini Oikurnia Zega, ketika ditemui di Kejati Sulut, saat penangkapan Limen Jumat (28/1) lalu. Seperti diketahui sebelumnya, Limen dan Conny saat diwawancarai sebelumnya usai pemeriksaan di Kejati Sulut mengungkapkan kalau sebagai warga negara yang baik dan taat hukum, keduanya juga sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan yang saat ini dita-

ngani pihak Kejati Sulut. Sementara terhadap dua kasus ini, sebelumnya telah dilakukan penyelidikan (LID) oleh Tim LID Pidsus Kejati dan Tim LID Pidsus berpendapat bahwa kasus tersebut dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan (DIK). Dan pada tanggal 20 April 2011, kedua kasus ini telah diekspose di depan Kajati, I Ketut Arthana, dan hasil ekspose disepakati untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan atau DIK, karena patut diduga kedua proyek ini tak sesuai spesifikasi teknis.(vees)

DIDUGA GELAPKAN BPKB

Istri Winsi akui sering dianiaya Manado—Pihak kepolisian hingga saat ini, terus melakukan upaya penyidikan untuk mengungkap kejadian pembunuhan yang menewaskan, Lindy Melissa Pandoh (27), pada Jumat pekan lalu. Bahkan dari ekstra kerja keras penyidik, terkuak dalam pemeriksaan sejumlah saksi bahwa, pria yang bakal terancam mati ini, WW alias Winsi, juga sering melakukan aksi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya bahkan tidak seranjang lagi sejak tahun 2011 silam. Hal ini pun, pasal pidana dan hukuman yang akan diterima Winsi, semakin berat. Menurut Kapolsek Urban Malalayang Kompol Andrian Syah, melalui Kanit Reskrim Iptu Ruddy

KASIE Penyidikan Pidsus Kejati, Benny Ratag SH MH, saat memberikan keterangan pers usai menyerahkan Limen ke petugas Rutan Malendeng.(foto: vecky/sk)

kan penasihat hukum. Hal ini untuk memenuhi asas KUHAP. Kemudian tersangka juga diperkenankan untuk menghadirkan saksi-saksi yang meringankan. Jika tersangka memiliki itu, mereka (saksi) akan kami periksa. “Harus didampingi pengacara, terlebih bagi tersangka yang akan diancam dengan hukuman mati. Itu haknya. KUHAP

memerintahkan wajib di dampingi. Kami juga sudah menghubungi pihak Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Manado untuk mendampingi tersangka. Upaya dan komitmen kami, sebelum 20 hari kasus ini sudah dapat dilimpahkan untuk tahap 1. Semua unsur akan dilengkapi. Untuk itu kami bekerja ekstra dengan memenuhi semua unsur penyidikan,” tegas Raranta.(try11)

Kacab PT CIMB Niaga Auto Finance disidang Manado—Kepala Cabang (Kacab) PT CIMB Niaga Auto Finance Manado, FE alias Ferdinan (35) warga Perumahan Manado Griya Permai, Kelurahan Paal Dua, disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Manado, oleh JPU Theodorus Rumampuk SH MH. Pasalnya, dalam dakwaan, perbuatan terdakwa melanggar pasal 374 KUHP jo Pasal 46 ayat (1) KUHP dan kedua Pasal 372 KUHP. Seperti disebutkan JPU, dihadapan Majelis Hakim I GK Wanugraha SH, Aris Bokko SH, Sahur Sitindaon SH MH dengan Panitera Selvi Masengi SH, bahwa perbuatan terdakwa dilakukan pada 16 September 2010, dan 18 Januari 2011 serta 7 Februari 2011 bertempat di kantor PT CIMB Niaga Auto Finance Manado di Jalan Walanda Maramis dan jalan 17 Agustus. Terdakwa sebagai kepala Cabang PT CIMB Niaga Auto Finance telah mengambil 4 buah buku BPKB kendaraan bermotor roda empat yang sedang digadaikan kepada PT CIMB Niaga Auto Finance, dimana 4 berkas BPKB tersebut disimpan dalam brangkas di ruangan keja terdakwa. kemudian 4 buah BPKB tersebut diambil terdakwa dan digadaikan kepada pihak leasing yaitu PT Clipan Finance Indonesia Tbk dan Leasing Buana Finance. dimana untuk mengeluarkan 4 buku BPKB tersebut diduga tidak melalui persyaratan yang telah ditentukan oleh PT CIMB Niaga Auto Fi-

JPU, Th Rumampuk.

nance yang dipimpinya. Perbuatan tersebut diketahui setelah saksi Clara Kuhu sebagai penanggung jawab BPKB melakukan pemeriksaan kembali (stock upname) BPKB bersama (pice) BPKB dan ditemukan melalui sisten prin out ternyata surat-surat 4 buah BPKB yang digadaikan kepada PT CIMB Niaga Auto Finance tersebut suda tidak ada. Saat ditanyakan saksi kepada terdakwa. dijawab terdakwa bahwa BPKB itu ada, “kamu tidak perlu tahu hal itu,” ujar terdakwa sehingga saksi merasa takut dan tunduk kepada pimpinanya tersebut. Perbuatan terdakwa oleh JPU, dengan sengaja melawan hukum mengaku sebagai pemilik sendiri barang berupa 4 buah buku BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) dengan surat bukti perjanjian pembiayaan No D. 4609826 S (kendaranan Honda City All-New E M/ T) dan BPKB kendaraan Toyota Avanza G 1.3 yaitu milik PT CIMB NIAGA Auto Financ. Akibat perbuatanya sehingga perusahaan PT CIMB Niaga Auto Finance Manado mengalami kerugian sebesar Rp741.859.000 juta. (veem)


SENIN 30 JANUARI 2012

700 nelayan tidak melaut

CUACA BURUK

Pemkab perhatikan petani padi Minahasa CUACA buruk yang melanda Kabupaten Minahasa Minggu (29/1) kemarin, justru lebih membuat khawatir para petani padi yang padi mereka sudah memasuki masa panen di minggu berjalan ini. Banyak batang padi terlihat roboh akibat sapuan angin dan hujan VREEKE Runtu. deras. Seperti yang terpantau harian ini di beberapa lokasi persawahan di seputaran Tondano, Langowan Barat, Langowan Timur dan Kakas. “Yah mau apalagi kalau kita panen padi tidak optimal itu karena akibat cuaca seperti ini. Pastinya akan ada perubaham dalam musim tanam mendatang,” ujar Denny Tumonggor petani asal Rinegetan kecamatan Tondano Barat kepada Swara Kita (29/1) kemarin. Menyikapi musim ini, Bupati Minahasa Drs Stevanus Vreeke Runtu mengatakan bahwa akan ada perhatian dari pemerintah, sebesar apa dampak negatif yang ditimbulkan akibat peristiwa alam ini.“Memang mau dikatakan apalagi kalau sudah seperti ini. Akan tetapi kita berharap agar masyarakat lebih waspada,” ujar Runtu. Data terakhir yang didapat dari Pemkab Minahasa untuk jumlah areal persawahan yang padinya roboh, ada lebih dari 4 hektar secara keseluruhannya. “Kurang lebih ada 4 hektar padi siap panen yang terancam puso akibat cuaca buruk,” ujar Runtu seraya mengatakan bahwa kondisi cuaca buruk kini diprediksikan akan terjadi hingga pertengahan bulan Februari mendatang. Disisi lain dari pantauan harian ini, cuaca ekstrim yang terjadi di Minahasa sendiri tidak mengakibatkan pohon tumbang.(erka)

OLAHRAGA

Ngantung: Pemerintah harus perhatikan dunia olahraga PERKEMBANGAN olahraga di Kota Tomohon sudah dalam tahap memprihatinkan karena dinilai kurang mendapat dukungan dari pemerintah. Hal itu dikatakan oleh Sekretaris Forki Kota Tomohon, Josis Ngantung. Ngantung yang mewakili insan olahraga Kota Tomohon mengatakan, kurang serius dalam memfasilitasi perkembangan olahraga dari pemerintah dibuktikan dengan minimnya fasilitasi serta alokasi anggaran untuk pembinaan olahraga. Selain itu, pembentukan Dinas Pemuda dan Olahraga terkesan tak serius. Padahal, instansi baru itu sudah termasuk pada Ranperda Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tinggal menunggu penetapan. “Kota ini sebenarnya banyak mengoleksi atlet potensial dan ada yang sudah mengharumkan nama baik daerah baik di kejuaraan daerah, nasional maupun international. Sayangnya, perhatian dari Pemkot Tomohon masih sangat minim,” katanya. Dirinya menambahkan, karena pemerintah seakan tutup mata pada perkembangan olahraga di kota Bunga itu, akibatnya pengurus kerap keteteran dalam mencari dana pembinaan. Akibat lainnya banyak atlet Tomohon keluar daerah dan berprestasi untuk daerah yang mampu membiayai mereka. “Kendala-kendala insan olahraga, kerap menjadi alasan karena belum adanya Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tomohon dan menunggu terbentuknay Dinas Pemuda dan Olahraga pisah dengan Dinas Pendidikan Nasional,” ungkapnya. Terpisah, Ketua Dekot Tomohon, Andy R Sengkey SE mengaku prihatin dengan persoalan olahraga di kota itu. Namun, jika pemerintah kemudian tidak memperhatikan olahraga dengan alasan masih menunggu terbentuknya Dinas Pemuda dan Olahraga, itu tidak tepat. “Pemerintah harus mengambil kebijakan khusus menyangkut olahraga. Apalagi ada SKPD-nya yakni Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga. Jadi kepala dinasnya harus mengerti Tupoksinya karena ada kata olahraga dan pemuda. Jika tidak dijalankan pejabat yang bersangkutan tidak tidak memahami Tupoksinya,” nilai politisi Partai Golkar ini.(gebe)

INVESTASI

PDAM sangat butuh investor

-

KONDISI cuaca yang buruk membuat nelayan yang ada di Minahasa masih takut untuk melaut guna memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka.(foto: bobby/sk)

Runtu: Bantuan beras telah kami persiapkan

Tompaso—Jika sampai dengan pertengahan pekan ini, cuaca buruk masih mempengaruhi para 700 kepala keluarga yang berprofesi nelayan dan tersebar di seluruh pinggiran pantai di wilayah Minahasa. Maka

pemerintah akan mempersiapkan beras cadangan untuk mendongkrak pendapatan dan kesejahteraan rakyat. Demikian dikatakan Bupati Minahasa Drs Stevanus Vreeke Runtu kepada Swara Kita Ming-

gu (29/1) kemarin di selasela acara open house Bupati di Kelurahan Talikuran Tompaso. Lebih lanjut dikatakan Runtu, untuk beras yang akan disalurkan itu diambil dari Bulog. “Itu kita ambil dari beras bulog lewat mekanisme tertentu, yakni pelaporan ke Bulog,” ujarnya. Sebagai langkah awal, pemerintah kecamatan lewat kelurahan maupun

desa untuk memantau dan menyampaikan bila ada keluarga nelayan yang terpaksa terhalang dengan aktifitasnya untuk melaut. Minimal dua hari berturut-turut. “Dimintakan agar supaya ada koordinasi yang jelas antara pemerintah desa dan dinas terkait,” ujarnya seraya mengatakan agar instansi terkait wajib memperhatikan hal itu.(erka)

IVEN INTERNASIONAL

10 negara bakal ramaikan TIFF Tomohon—Pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) yang akan dilaksanakan pada bulan Juli tahun ini, bakal melibatkan 10 negera dan juga 120 daerah kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tomohon, Drs Gerardus Mogi. “Dari total negara tersebut, 5 diantaranya sudah pernah ikut dalam kegiatan TOF tahun kemarin dan 5 negara baru sehingga totalnya 10 negara. Tak hanya itu, 120 daerah kabupaten/ kota di Indonesia juga telah kami undang,” ujar Mogi kepada wartawan, Jumat (27/1) pekan lalu seusai mengikuti kegiatan rapat Paripurna HUT Kota Tomohon ke-IX. Dikatakan Mogi, undangan bagi negara dan daerah kabupaten/kota tersebut sudah dilayangkan sejak tahun 2011 lalu. Hanya saja, Mogi tidak merincikan apakah sejumlah peserta tersebut telah menyatakan kesiapan untuk ikut

To m o h o n — D a l a m menjalankan perusahaan milik daerah, jika tidak mengandalkan pihak ketiga atau investor, maka perusahaan tersebut akan cepat bermasalah dan tidak akan berjalan. Sama halnya dengan PDAM Kota Tomohon dimana saat ini membutuhkan investor. Direktur PDAM Kota Tomohon, Jeffri H Polii mengatakan apabila ke depan BUMD tersebut membutuhkan investasi besar-besaran untuk optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. Sebab, sejak tahun 2011 sampai sekarang ini, perusahaan daerah itu hanya mampu berjalan dengan mengandalkan APBN dan APBD Provinsi Sulut. Sementara, biaya yang diperlukan sangat besar untuk mengoptimalkan pelayanan. Belum lagi harus mengurus manajemen PDAM Kota Tomohon. “Investasi besar-besaran itu sangat diperlukan. Itu dihitung mulai dari biaya operasional hingga maintenance peralatan,” ujar Polii. Pada tahun ini, katanya, dari investasi yang masuk di tahun 2011 lalu, pihaknya akan berupaya ada penambahan pelanggan

sebanyak 2.500 dari yang ada sekarang dimana hanya sebanyak 4.233. “Setelah ada investasi dari APBN dan APBD Sulut yakni proyek air bersih dari Mahlimbukar dan perpipaan untuk Kecamatan Tomohon Barat dan Selatan, kami tahun 2012 ini menargetkan pelanggan bertambah 2.500. Sekarang ini yang ada 4.233. Memang tentang jumlah pelanggan kami akan berupaya agar capai 1.000 konsumen,” terangnya seraya menambahkan setelah investasi dari APBN dan APBD Sulut ini, PDAM Tomohon telah memprogramkan pelayanan berbasis zona, dengan melakukan perubahanperubahan pada sistem jaringan. Disinggung soal apakah ada investasi yang sudah masuk pada tahun ini dari APBD atau APBN untuk PDAM, dirinya mengaku, ada dimana pekerjaannya dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sulut. “Tahun 2012 ini, PDAM mendapatkan bantuan Rp3,7 miliar dari APBN dan Rp2,7 miliar dari Balai Wilayah Sungai Provinsi Sulut. Dari dana-dana inilah kita akan melakukan pembenahan dan perubahan-perubahan sistem jaringan,” tambahnya.(gebe)

PROYEK

25 M segera ditenderkan Dinas PU Kota Tomohon

IVEN Internasional seperti ini akan mendongkrak sector pariwisata Kota Tomohon.(foto: ist)

atau tidak. “Undangan sudah kami sampaikan sejak bulan Agustus dan September 2011 lalu dan tinggal menunggu kepastian dari para peserta,” jelasnya. Menurutnya, pelaksanaan TIFF ini sangat baik bagi perkembangan wisata Kota

Bunga itu. Dengan adanya pelaksanaan iven berskala internasional ini, Kota Tomohon akan terkenal diberbagai negara di Dunia. “Persiapan sudah mulai kami lakukan dan sangat diharapkan kepada masyarakat aagar bisa mendukung

kegiatan ini karena TIFF akan mendongkrak sector pariwisata Kota Tomohon dimana nantinya akan berimbas bagi kesejahteraan masyarakat terlebih yang bersentuhan langsung dengan sector pariwisata,” tambahnya.(gebe)

Tomohon—Anggaran sebanyak Rp25 miliar dari dana APBD 2012, DAK dan DAU yang ada di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tomohon, akan segera direalisasikan melalui tender proyek pada bulan Februari mendatang. “Total semua anggaran yang ada pada kami sebanyak kurang lebih Rp25 miliar akan segera ditender pada Februari. Jumlah tersebut mengalami pengurangan karena DAK secara nasional juga turun,” ujar Kepala Dinas PU Kota Tomohon, Ir Enos Pontororing kepada wartawan baru-baru ini. Disinggung berapa paket proyek yang akan dilelang pada bulan Februari mendatang, Ponto-

roring sendiri mengaku tidak mengetahuinya. Namun yang pasti, kata Pontororing, anggaran proyek tersebut akan lebih difokuskan pada proyek pengerjaan sarana infrastruktur bagi masyarakat. “Itu paling banyak untuk pembuatan sarana infrastruktur seperti jalan dan drainasse,” katanya. Ditambahkannya, pelaksanaan proses tender akan dilakukan secara transparan dan terbuka. Jadi, bagi semua pihak yang ingin ikut serta dalam proses tender ini, diberi kesempatan dengan catatan harus memenuhi semua persyaratan yang sudah ditetapkan. “Bagi yang berminat ikut tender, dipersilahkan karena sifatnya terbuka,” katanya.(gebe)


Minselutra Minsel, Minut, Mitra

7 SENIN 30 JANUARI 2012

DAMONGILALA KETUA UMUM HARI JADI MINSEL KE-9

“Takut akan Tuhan”

Catatan: Servie Maradia, wartawan Biro Minsel TANGGAL 27 Januari 2012 lalu, Kabupaten Minsel boleh berusia 9 ta-hun, namun mere-view kembali keja-dian-kejadian me-masuki angka ke9 ini, harus ada kesa-daran dari pemim-pin bahkan pejabat esalon II yang ada di Pemkab Minsel untuk berbenah dan focus pada pelayanan dimasyarakat guna mewujudkan ‘Minsel Berdikari Cepat’. Kasus DAK Dikpora Minsel adalah kasus yang tak bisa dilupakan ditahun 2011 lalu, bahkan dua pejabat kini terenga-enga dibalik jeruji besih penajara Mapolda Sulut. Memasuki tahun 2012, kasus korupsi Satpol PP, bahkan kasus DAK 2011 Dishut, bahkan tersangkanya adalah pemimpin di SKPD tersebut, kejadian terbesar bahkan sempat menghebohkan Sulut bahkan Indonesia, yakni pembunuhan dan pemerkosaan sadis terhadap PNS di dinas Pariwisata dan Kebudayaan pemkab Minsel, yang lebih para lagi pelaku adalah bagian dari Pemkab Minsel yakni tenaga honor di Satpol PP. Momentum hari jadi Minsel ke-9, seharusnya dijadikan sebagai momentum introspeksi diri bahkan sekaligus pertobatan bagi oknum-oknum pejabat dilingkup Pemkab Minsel, yang menginginkan Minsel ini hancur lebur dengan pikiran dan masukan yang picik bahkan menyesatkan. Terkadang demi untuk meluruskan maksud menduduki kursi, oknum-oknum pejabat tertentu saling membusukan, bahkan tak lupa diikuti dengan fitnafitna. Belum bersatunya dua pemimpin Minsel hingga dengan saat ini, adalah pergumulan bagi rakyat Minsel, guna menentang sejumlah oknum pejabat yang tak menginginkan adanya perdamaian bagi Bupati dan Wakil Bupati. Yah, mengawali tahun 2012 dengan programprogram dan konsep pembangunan bahkan kesejateraan rakyat, harus diawali dengan, keiklasan dan kesungguhan untuk ‘Takut akan Tuhan’, yakni takut akan Tuhan untuk melakukan pembohongan publik, takut akan Tuhan untuk melakukan pembusukan diantara pejabat, dan takut akan Tuhan untuk melakukan korupsi.(*)

Warga pertanyakan IPAL RS Walanda Maramis PENGOPERASIAN Rumah Sakit (RS) Daerah Maria Walanda Maramis, dipastikan menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan masyarakat Minut khususnya yang berdomisili di wilayah Airmadidi. Dimana, hingga saat ini RS yang baru diakui keabsahannya berdasarkan Perda tidak dilengkapi dengan izin Instalasi Pembuangan Limbah (IPAL), sehingga dampak dari sisa-sisa medik kedepan menjadi momok bagi warga. “Kiranya Pemkab bisa memperhatikan hal ini, memang keberadaan RS ini sangat penting namun bukan berarti mengabaikan aturan dimana limbahnya dibuang sembarangan,” tutur Hendrik Tico warga Airmadidi Atas Minggu (28/1) kemarin. Belum adanya izin IPAL ini juga diakui Kaban Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Theo Lumingkewas, menurut Lumingkewas, kalau pihaknya sudah menyampaikan hal ini kepada Direktur RS Walanda Maramis untuk melengkapi masalah perizinannya khususnya pembuangan limbah, tetapi hingga saat ini belum juga dilengkapi. “Tentunya ini menjadi perhatian kami dan keluhan warga ini akan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang ada,” terang Lumingkewas. Sementara itu, Direktur RS Maria Walanda Maramis Dr Rossa, dengan berbagai alasan selalu menghindari wartawan ketika hendak dikonfirmasi menyangkut pembuangan limbah RS ini.(eres)

Panitia Sidang Tahunan Majelis Sinode GMIM ke-25 dilantik Ratahan—Panitia penyelengaraan Sidang Tahunan Majelis Sinode GMIM ke-25 tahun 2012, yang akan digelar di wilayah Ratatotok, Minggu (29/1) kemarin, dilantik. Pelantikan ini sendiri dilaksanakan di Jemaat GMIM Efrata Ratatotok. Wakil Bupati Mitra Drs Jeremia Damongilala MSi, dipercayakan sebagai Ketua Umum Panitia, didampingi Sekretaris Pdt G Porong STh, serta Bendahara Ibu Meyta Wala. Pelantikan panitia tersebut diawali

dengan Ibadah yang dipimpin oleh Ketua Sinode GMIM Pdt Piet Tampi, dengan mengambil nats Yosua 10:28-42, sebagai berita Firman Tuhan, yang menceritakan tentang semua yang menentang perintah Tuhan akan hancur. Lebih lanjut, Ketua Umum Panitia Dra Jeremia Damongilala, dalam sambutanya, mengharapkan seluruh panitia untuk dapat bekerja keras menunjang kegiatan ini. “Atas kepercayaan yang di berikan oleh sinode GMIM, saya

menyampaikan banyak terima kasih. Dan pada kesempatan ini tentunya saya mengharapkan kita dapat bekerja keras, untuk menunjang akan kegiatan ini,” ujar Damongilala. Dikatakannya lagi, walaupun kegiatan ini masih lama, tetapi bagaimana kesiapan untuk menyambut kepercayaan yang di berikan oleh Sinode. “Jadi diharapkan kepada seluruh jemaat GMIM yang ada di Ratatotok untuk dapat berperan aktif di dalam kegiatan ini, agar supaya

kegiatan ini boleh sukses. Tentunya juga kita terus berharap kepada tuntunan Tuhan,” kata Damongilala. Sementara itu, pada kesempatan ini penasehat kegiatan Hengky Gerungan, memberikan bantuan Rp100 juta. Hadir dalam pelantikan tersebut, Ketua Wanita Kaum Ibu (WKI) Sinode GMIM dr Herlina Siwu, Anggota Dekab Mitra Drs Tavif Watuseke, yang juga sebagai Wakil Ketua Umum, Andris Manoppo, Adri Mokat, Camat Ratatotok dan seluruh

JEREMIA Damongilala.

LAKI pertanyakan kasus DAK Minsel di Polda Sulut Sumelung: Harusnya tiga oknum bupati dan mantan sudah diperiksa Amurang—Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Sulut mempertanyakan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Minsel tahun 2010 lalu, yang saat ini masih ditangani Tipikor Polda Sulut. Pasalnya, dari hasil investigasi LSM yang ini, didapati ada tiga oknum Bupati dan mantan bupati yang ikut dalam skandal korupsi berbandrol sekitar Rp17 M tersebut. Hal ini diungkapkan Ketua DPD LAKI Sulut Tommy Sumelung SH lewat rilis yang dikirim kepada

redaksi Swara Kita, Minggu (29/1) kemarin. Dikatakannya, bahwa dari data yang didapat investigasi LAKI Sulut, seharusnya Polda sudah memeriksa oknum Bupati dan mantan Bupati Minsel, sebab kuat dugaan tiga oknum Bupati dan mantan Bupati bertanggungjawab bahkan mengetahui aliran dana DAK 2011 Dikpora Minsel. “LAKI Sulut mempertanyakan keseriusan Polda Sulut terhadap penanganan kasus Korupsi DAK Dikpora Minsel, setidaknya dari hasil investigasi kami menduga tiga Bupati yang harus bertanggungjawab.

Bahkan kami pernah merekam Polda akan memanggil Bupati Minsel Tetty Paruntu untuk dimintai keterangan tanpa menunggu SIP, namun sampai saat ini tidak perna terealisasi,” ujarnya. Dilanjutkan Sumelung, dalam penindakan korupsi harus tidak ada yang diistimewahkan, bahkan penyelidikan harus dilakukan seprofesional mungkin, sebab sudah ada dua tersangka yang merupakan bawahan dari Bupati. “Kami justru menduka ada apa dibalik kasus ini, sampai saat ini belum ada pemang-gilan terhadap

PASCAHUT KE-9

Sembilan saran bagi Pemkab Minsel

TOMMY Sumelung.

Bupati Minsel. Dan ingat LAKI Sulut akan terus mengawal kasus DAK Minsel, jangan sampai ada konspirasi dan permainan dalam penyelidikan,” tukas Sumelung, sembari berharap agar penyelidikan dilakukan dengan professional dan tak pandang bulu.(esem)

DANA BOS

Pencairan di Mitra tersendat Ratahan—Pencairan Dana Bantuan Operasional Siswa (BOS) triwulan pertama tahun 2012 untuk Kabupaten Mitra berbanderol Rp12 M, tersendat. Ini menyusul pengakuan sejumlah sekolah yang menyebutkan belum menerima BOS, sehingga aktifitas pembelajaran di sekolah cukup terganggu. Kepala Dinas Pendidikan

Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Mitra Olvie Sumual MPd, ketika ditanyakan hal ini, mengatakan pihaknya juga baru akan mengecek apakah sekolah penerima, sudah mendapatkan bantuan tersebut. “Nanti kami akan mengeceknya. Memang sekarang ini, dana BOS sudah ditangani langsung

oleh Provinsi, daerah tinggal memasukan data sekolah jumlah siswa penerima dana ini,” ungkap Sumual. Lebih lanjut, soal penerimaan dana BOS triwulan pertama tahun 2012, menurutnya itu juga tergantung apakah sekolah penerima telah memasukan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) penggunaan dana

BOS triwulan keempat tahun 2011 lalu. “Jika belum memasukan LPJ tentunya belum bisa dicairkan dana BOS triwulan pertama tahun ini. Semua ada aturannya, jika sekolah sudah memasukan LPJ pasti sudah dicairkan dana BOS tersebut,” katanya. Sementara itu, Sumual juga sangat bersyukur dengan dana BOS tahun ini yang mengalami kenaikan sekitar Rp4 milliar. Dimana tahun lalu dana BOS tahun lalu berjumlah sekitar Rp8 M.(esel)

Amurang—Pascahari jadi Minsel ke-9 yang dirayakan tanggal 27 lalu, kini masyarakat menginginkan adanya perubahan yang signifikan guna mewujudkan Minsel lebih baik lagi dalam hal pembangunan dan pemerintahan. Dimana masukan ini datang dari Ketua LSM Barisan Muda Teguh Bersinar (BM-Tenar) Wem Monobimbar. Dikatakan salah satu pejuang pemekaran kabupaten Minsel ini, kedepan nanti harus ada perubahan guna kemajuan dan kesejateraan rakyat Minsel. “Sembilan masukan yakni, pertama, harus ada rekonsiliasi antara petinggi pemerintahan yang ada, kedua, membenahi aparat yang ada di jajaran pemkab sesuai kompetensi dan kapabilitas, ketiga, mengharapkan kewajiban pemkab kepada pihak ketiga dapat dilunasi, keempat, memberikan kesempatan kepada birokrat asli Minsel untuk duduk dalam jabatan struktural,

kelima, program peningkatan kesejahteraan masyarakat desa ditingkatkan, keenam, meningkatkan kesejahteraan PNS, ketujuh, membuka lapangan pekerjaan sebagai langkah mengantisipasi pengangguran, kedelapan, terus berkoordinasi dengan Forpida dalam rangka meminimalisir tindak pidana korupsi, dan sembilan rampungkan RT/RW agar para investor aman berinvestasi di Minsel,” beber pejuang pemekaran Minsel Wiliam Baba Mononimbar. Disamping itu, ia berharap dengan saran yang diberikan ini pemerintahan yang dipimpin Bupati Christiany Eugenia Tetty Paruntu dapat terus berhasil demi kesejahteraan masyarakat. “Kami sangat berharap kabupaten ini terus berkembang. Dan tentunya selain saran itu kami juga sangat mendukung program dari ibu bupati yang begitu brilian demi kepentingan umum,” tukasnya lewat rilis yang dikirim kepada Swara Kita.(esem)

RESTRUKTURISASI

Pemkab Mitra ”refresh” pejabat Ratahan—Janji Bupati Mitra Telly Tjanggulung yang akan melakukan penyegaran (refresh) pejabat di lingkungan pemerintahannya, bakal segera dilakukan. Pasalnya kajian restrukturisasi melalui Badan pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sementara berproses. Hal ini diakui oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Mitra Phebe Pu-

nuindoong SH. “Ini masih sementara dikaji oleh Baperjakat,” terang Punuindoong. Dikatakannya lagi, restrukturisasi pejabat ini, akan dilakukan karena masih ada sejumlah jabatan untuk esalon III dan IV yang belum ada pejabatnya. Dan juga ada pejabat yang akan masuk usia pensiun. “Yang pasti ini akan dilakukan, namun semua ada mekanisme dan aturan, untuk itu prosesnya sendiri sementara dikaji,” katanya.(esel)

PROYEK 2011 MINSEL

Dekab Minsel pekan ini turun lapangan

PDAM Minut siap tambah 1.600 pemasangan baru DIREKTUR Utama (Dirut) PDAM Minut Deybert Rooroh menegaskan, dalam waktu dekat ini kebutuhan air bersih warga yang berdomisili ditiga Kecamatan masing-masing Dimembe, Airmadidi dan Kalawat, sudah bisa terpenuhi dengan baik, menyusul diselesaikannya pembangunan instalasi air yang terletak di Desa Pinili. “Pembangunan proyek ini mulai rampung dan sudah ditinjau langsung salah satu Dirtjen Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan untuk kecematan lain, pembangunannya akan menyusul,” terang Rooroh Minggu (29/1) kemarin. Kapasitas air yang dihasilkan dari Instalasi Pengelolaan Air (IPA) sebesar 20 liter perdetik, mampu melayani 1600 rumah pemasangan instalasi pipa yang baru. “Saat ini PDAM sudah melayani 6000 pelanggan, dengan selesaianya pembangunan IPA maka PDAM merencanakan untuk menambah 1600 pemasangan baru dengan biaya murah bagi masyarakat,” tambah Rooroh, sembari mengatakan, untuk pengoperasian IPA ini direncanakan akan diresmikan oleh Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA.(eres)

hukum tua (Kumtua), pihak Newmont Minahasa Raya (NMR) David Sompi, Sekretaris Korpri Max Tangian. Dalam kesempatan ini juga Jemaat GMIM Efrata merayakan HUT Ketua WKI Sinode GMIM Ibu dr Herlina Siwu ke-47, yang bertepatan juga dirayakan oleh Ketua Wilayah Ratatotok Pdt G Porong yang genap 46 tahun. Dan juga keluarga DamongilalaSiwu menyerahkan akte nikah bagi Jemaat setempat.(esel)

JALAN Provinsi yang sudah hampir putus akibat longsor di Kecamatan Kemelembuai dengan Desa Wakan, yang perlu perhatian dari pemerintah Provinsi. Sebab sudah banyak sekali terjadi kecelakaan, akibat longsor tersebut.(foto: servie/sk)

INFRASTRUKTUR

PU usul Rp60 M untuk jalan SBY Airmadidi—Kemacetan merupakan salah satu masalah yang saat ini dihadapi masyarakat Minut, terutama saat jam kerja. Dari pantauan kecilnya jalan raya sangat tidak sebanding dengan dengan jumlah kendaraan yang melintas setiap hari ke Minut maupun menuju Bitung begitu juga sebaliknya. Menyikapi hal tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Minut Ir Patrice Tamengkel mengatakan,

saat ini Minut sangat membutuhkan jalan lain untuk keluar dari masalah kemacetan tersebut, dan pihaknya telah berupaya untuk memberdayakan rintisan jalan SBY dengan panjang sekitar 14 km, karena jalan ini akan tersedia dalam dua arah dan tembus di ringroad dua. “Untuk daerah di Minut pembebasan lahan telah dilakukan mendukung digunakannya lahan masya-

rakat untuk rintisan jalan yang menjadi alternatif dari biang kemacetan,” tutur Tamengkel. Ditambahkan Tamengkel, jalan SBY menjadi salah satu prioritas utama di 2012. Hanya saja sampai saat ini, terbentur dengan anggaran dana yang tersedia karena belum memadai dari APBD. “Tahun lalu Rp32 miliar dana yang diberikan untuk PU sedangkan tahun ini dari APBD Rp25 miliar sedangan

DAK Rp18 miliar. Untuk pihaknya, berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui APBN sehingga rintisan jalan ini akan terealisasikan dengan baik,” tambah Tamengkel sembari mengatakan Rp60 miliar menjadi usulan untuk rintisan jalan SBY ke pusat, tetapi sampai saat ini belum diketahui berapa banyak yang akan direalisasikan pemerintah pusat untuk Minut nantinya.(eres)

Amurang—Setelah resmi membuka agenda dalam sidang tutup buka masa sidang, dekab Minsel pekan berjalan ini akan turun turun di lapangan, untuk melihat realisasi pekerjaan proyek 2011 yang sudah selesai maupun yang belum tuntas. Hal ini diungkapkan oleh personil komisi II Dekab Minsel Steven Lumowa SE dan Karel Lakoy, belum lama ini kepada Swara Kita. Dimana menurut, Steven Lumowa SE bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan mengagendakan peninjauan proyek 2011 yang lalu, sebab ada beberapa yang sudah selesai bahkan ada juga yang belum tuntas. “Yah kami komisi II

akan turun untuk melihat pekerjaan proyek 2011 lalu, tentunya kami akan melihat kwalitas bahkan hasil pekerjaan yang dilakukan oleh pihak-3 dalam hal ini kontraktor,” ujar Lumowa, yang juga menjabat ketua Fraksi PDIP di Dekab Minsel. Hal senada juga diungkapkan oleh Karel Lakoy personil komisi II Dekab Minsel, dikatakannya, pihaknya akan turun untuk melihat hasil pekerjaan proyek yang dikerjakan dengan anggaran APBD tahun 2011 lalu. “Sudah menjadi tugas legislatif untuk turun dan melihat langsung realisasi pekerjaan proyek yang sudah selesai, bahkanpun yang belum selesai,” singkat Lakoy.(esem)


SENIN 30 JANUARI 2012

Pemprov dinilai kurang peduli Kejar target, petani dihimbau jaga kwalitas komoditi pala TAHUN ini merupakan tahun anggaran terakhir untuk mengejar target sebagai daerah penghasil pala berkwalitas nomor 1 di dunia sebagaimana visi dan misi yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangkah Menengah Daerah (RPJMD) 2008-2013. Bupati Sitaro Toni Supit SE MM melalui Kepala Bagian Humas, Protokuler dan Persandian, James Marthin SPd, pada Swara Kita Sabtu (28/1) lalu, menuturkan, sebagai tahun evaluasi dan juga rangkuman, makan salah satu upaya yang dilakukan dengan menjadikan hasil pertanian pala sebagai kwalitas nomor 1 sesuai dengan visi. “Memang secara kwantitas kita tidak bisa bersaing dengan daerah lain, namun melihat kwalitas pala kita tidak diragukan lagi, dan sudah mendapat kepercayaan pasar dunia. Tentunya dengan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah, maka sangat diperluhkan juga dukungan dari masyarakat terutama petani dalam melakukan panen atau pemetikan tetap menjaga kwalitas, dengan tidak memetik buah pala yang setengah tua, bahkan memaksakannya meski masih dalam keadaan muda. Sehingga visi yang dikejar ini bisa kita raih,” jelas Marthin.(esge)

PKPI Bitung maafkan Luntungan KISRUH keanggotan partai dari ketua Dekot Bitung Santi G Luntungan di partai kesatuan dan Persatuan Indonesia rupanya sudah mencair dan telah dimaafkan oleh ketua Dewan Perwakil Kota (DPK) PKPI kota Bitung Hanny Sondakh, bahkan dari informasi yang didapati rupanya Luntungan sudah menghadiri seremonial HUT PKPI yang ke 13 yang dilaksanakan di Kantor DPP PKPI Jalan Diponegoro No.63, Jakpus, Minggu (29/1) kemarin. “Tuhan Yesus suka memaafkan, apalagi kami PKPI,” kata Ketua DPK Bitung Hanny Sondakh ketika berada di Ruang tunggu kantornya. Diapun dengan tegas kalau partainya sudah memaafkan Luntungan. “Buktinya dia akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti HUT PKPI dan persoalan yang sudah lalu biarlah berlalu, yang terpenting adalah keinginannya membangun PKPI. Yang terpenting dia telah melakukan sungkeman ke pihak DPP,” kata Sondakh. Sementara itu, mengenai kepergian fungsionaris PKPI ke Jakarta dalam rangka HUT PKPI ke 13, pihak DPK PKPI Bitung sendiri diisukan mengirim sekitar 40 fungsionaris ke acara tersebut mulai dari Pimpinan kota, Kecamatan sampai kelurahan. “Sebenarnya yang kami utus hanya 6 orang fungsionaris, namun pihak pimpinan kecamatan dan kelurahan ingin ikut sehingga saya mengakomodirnya dengan catatan untuk biaya transportasi ditanggung masing-masing,” kata Sondakh.(wepe)

RSUD Manembo-nembo terakreditasi MASYARAKAT Kota Bitung kini boleh berbangga, pasalnya rumah sakit kebanggaan Kota Bitung yaitu Rumah Sakit Umum Daerah Manembonembo kini telah menerima sertifikat akreditasi dari kementerian kesehatan RI. Walikota Bitung Hanny Sondakh menerima langsung sertifikat akreditasi ini yang diserahkan oleh Ketua Komisi Akreditasi Rumah Sakit Dr. dr. Sutoto, MKes di kantor Kementerian Kesehatan RI pada Jumat (27/1) lalu. “Dengan diterimanya sertifikat ini maka dengan sendirinya akan berdampak baik bagi pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kota Bitung karena bantuan pemerintah pusat kepada rumah sakit yang terakreditasi akan lebih besar,” kata sondakh. Diapun mengunkapkan kalau Dari 1700an rumah sakit daerah di Indonesia baru 800an yang terakreditasi termasuk RSUD Manembo-nembo Bitung. Menurut UU Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit disebutkan semua rumah sakit harus terakreditasi kalau tidak akan ditutup. “Ditahun 2012 ini semua RS harus diakreditasi kalau tidak maka Rumah sakit akan di tutupo sebab ini adalah tuntutan Undang-undang,” jelas Sondakh. Sertifikat ini sebagai bukti pengakuan bahwa RSUD Kota Bitung telah memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan kementerian kesehatan. Walikota Bitung mengatakan bahwa upaya yang dilakukan pemerintah kota Bitung untuk rumah sakit daerah adalah semata-mata ingin mempersembahkan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kota Bitung. “Untuk itu, diharapkan juga peran serta masyarakat dalam menjaga fasilitas rumah sakit yang makin hari semakin baik,” jelas Sondakh. (wepe)

Pansus RPJPD soroti Dewan Pendidikan Bitung RAPAT perdana Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bitung digelar bersama pihak eksekutif, Jumat (27/1). Rapat ini dipimpin langsung ketua Pansus Nurdin Duke, beranggotakan Welem Wuwungan,Youndris Kansil, Robby Lahamendu. Rapat Pansus RPJPD itu dihadiri Kepala Bappeda Bitung, James Rompas, Kepada Dinas Tata Ruang, Alex Wattimena . Pansus mulai menyorot masalah pengangkatan jabatan sturuktural yang banyak dipegang oleh para guru, yang seharusnya melaksanakan tugas fungsional,banyakya prkatek pungutan-pungutan tidak resmi atau pungutan liar (Pungli) di sekolah-sekolah, dan Dewan Pendidikan (DP) yang dinilai selama ini tidak berjalan atau berfungsi sampai akhir jabatan berakhir serta mempertanyakam seberapa besar anggaran pendidikan yang dibiayai dari APBD bukan Dana Alokasi Khusus (DAK). (wepe)

MASYARAKAT menjadi funsi kontrok setiap pembangunan infrastruktur publik yang anggarannya berasal dari APBD serta APBN.(foto: dok/sk)

Jalan Batuawang belum diperhatikan, pekerjaan fisik di Sangihe meragukan Ondong—Jalan Batuawang yang adalah penghubung ibukota kabupaten Ondong serta pusat perekonomian Ulu, makin memprihatinkan, lantaran dalam kondisi rusak parah. Tak heran, kondisi tersebut ikut membuat masyarakat kesulitan karena rawan kecelakaan. “Kami anggap selama ini pemerintah provinsi kurang peduli dengan kondisi jalan yang sebenarnya menjadi tanggungjawab pemprov termasuk jembatan. Jangan karena di daerah kepulauan terus kepedulian yang dibe-

rikan hanya setengah-setengah. Beruntung pemerintah daerah saat ini banyak melakukan gebrakan-gebrakan, sehingga pembangunan bisa berjalan normal. Hanya jalan yang menjadi kewajiban dari provinsi ini kurang diperhatikan, dan perlu diberikan pehamanan kepada masyarakat kalau jalan tersebut merupakan tanggungjawab Pemprov,” terang Jek Tamahari, warga Salili Kecamatan Siau Tengah (Siteng). Plt Kadis PU Sitaro, Bob Ch Wuaten ST, pada harian ini mengatakan, pihaknya

akan menyurat ke Dinas PU Provinsi sebagai bentuk pemberitahuan dan mengingatkan, sebab menurutnya kerusakan jalan sudah sangat parah selain menyulitkan pengendara, juga rentan terjadi kecelakaan. “Ini menjadi perhatian pemkab dan kami akan menyurat ke Dinas PU Provinsi sebagai bentuk pemberitahuan dan mengingatkan, sebab memang kerusakan jalan sudah sangat parah selain menyulitkan pengendara, juga rentan terjadi kecelakaan, jadi perlu dilaku-

kan perbaikan atau pengaspalan,” terang Wuaten. Dari Sangihe, berbagai proyek pembangunan fisik khususnya yang beralokasi dari DAK dan dikerjakan provinsi di Sangihe diduga bermasalah. “Banyak proyek provinsi yang masuk ke Sangihe kualitasnya sangatdiragukan. Dan salah satu penyebabnya adalah minimnya pengawasan oleh instansi teknis terkait. Bukti kongkrit yang nyata adalah bronjong di DAS Ulung Peliang yang mana belum lama ini jebol diterjang banjir sehingga ratusan rumah di Kampung Pokol dan Balane Kecamatan Tamako tergenang air setinggi kurang lebih 1 meter setengah,”beber tokoh Pemuda Tamako, Member Beslar kepada Swara Kita akhir pekan lalu. Belajar dari pengalaman ini, lanjut Beslar baiknya semua pekerjaan proyek khususnya dari provinsi haruslah mendapat pengawasan yang ketat. “Sebab hampir sekitar 90% kontraktor pelaksana pekerjaan juga berasal dari luar daerah, sehingga lemahnya pengawasan serta tidak adanya tanggungjawab moril membuat sejumlah kualitas proyek yang ada hanya asal jadi saja,” ujarnya. Senada dikatakan Ketua LSM Kadademahe Marslem Pulumbara. “Pengawasan merupakan satu-satunya solusi untuk menghentikan praktik kotor dalam pekerjaan proyek, sehingga berbagai keluhan terhadap hasil proyek tidak akan terjadi seperti sekarang ini,” kunci Pulumbara.(esde/ esge/tm)

ROLING PEJABAT SANGIHE

Berhandus: Tidak mampu, dicopot! Tahuna—Sekda Sangihe Drs Maurits Berhandus SH menyatakan, bahwa berbagai masukan terhadp pelaksanaan roling tahap dua akan menjadi acuan Baperjakat dan pimpinan daerah. “Semuanya akan dipertimbangkan. Bagi semua masyarakat tetap memebrikan kepercayaan kepada pimpinan daerah untuk melakukannya, serta memberikan kesempatan kepada semua pejabat yang dilantik dalam jabatan baru untuk bekerja. Kalau toh keper-

cayaan yang diberikan pimpinan daerah tidak mampu dijabarkan, maka setiap individu pejabat tersebut akan tetap menerima konsekuensinya. Mampu dipertahankan sebaliknya yang tidak mampu maka akan dicopot,”tegas Berhandus. Disatu sisi, Ketua LP3ST Sangihe Very Bawoleh menilai kejanggalan pada rolling tahap pertama dengan masuknya sejumlah pejabat yang dinilai tidak berkualitas agar tidak terjadi

pada pelaksanaan roling tahap kedua di jajaran eselon III. “Hindari melakukan pengangkatan pejabat dengan kepentingan tertentu apalagi dikaitkan dengan pelaksanaan Pilkada lalu. Kalau pemerintahan Makaghana ingin sukses memimpin Sangihe, maka salah satu jawabannya terletak pada susunan kabinet yang dibentuknya,” tegasnya. Yang terpenting juga dan diingat oleh kepemimpinan yang ada sekarangadalah

terkait masuknya pejabat impor dalam kabinet. “Benar kalau alasan pejabat impor tersebut adalah putra daerah, namun sejumlah pejabat yang ada di lingkup Pemkab Sangihe sekarang ini justru punya kualitas yang baik serta mampu membaur dengan semua lapisan masyarakat, sehingga alasan impor pejabat utuk masuk dalam kabinet akan menjadi pandangan miring semua elemen masyarakat Sangihe yang ada,” tandasnya.(esde)

KAMTIBMAS

Polsek Sitim awasi pedagang musiman Ulu Siau—Mulai menjamurnya pedagangpedagang musiman dari luar daerah, mendapat perhatian serius dari masyarakat dan meminta aparat baik pemerintah maupun kepolisian agar lebih memperketat keamanan. “Pedagang-pedagang seperti ini perlu diambil tindakan, sebab ada bebarapa pedagang yang saat ditanyakan keberadaan mereka disini langsung menjauh, bahkan disinyalir ada yang tidak memiliki surat jalan serta tidak melapor di pemerintah

desa atau kelurahan,” ungkap Okta Hermanses, saat bersua dengan Swara Kita Minggu (29/1) kemarin. Lanjut dia, sebaiknya kegiatan sistem pos keamanan lingkungan (Kamling) perlu digiatkan lagi, begitu juga dengan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait dengan tindakan antisipasi itu. “Sebaiknya kegiatan sistem pos keamanan lingkungan (Kamling) perlu digiatkan lagi, begitu juga dengan melakukan koordinasi dengan polisi untuk

melakukan razia atau pemeriksaan surat jalan dan identitas pedagang, bahkan pengunjung,” ujarnya. Kapolres Sangihe dan Sitaro, AKBP Hizar Siallagan SIK melalui Kapolsek Siau Timur (Sitim) AKP Felix M Karlos, menuturkan, pihaknya senantiasa terbuka dalam bentuk kegiatan keamanan apapun, namun secara tidak langsung harus ada koordinasi atau secara bersama-sama dengan pemerintah daerah atau instansi terkait bahkan dengan pemerintah yang ada di-

tingkat kecamatan, kelurahan dan kampung apabila ada kegiatan pemeriksaan Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Tapi dalam hal ini bukan berarti kami diam, sebab selama ini kami senantiasa melakukan pengawasan dan memantau setiap kegiatan serta aktifitas pedagang-pedagang musiman ini, bahkan kami sudah punya data-data mereka saat melapor di kelurahan. Jadi kegiatan antisipasi dan pengawasan sudah ada, tinggal lebih meningkatkan koordinasi dengan pemerintah,” tukas Karlos.(esge/tm)

PENGRUSAKAN PUSKESMAS

Murni tindakan kriminal Tagulandang—Aksi pengrusakan dan pengancaman yang dilakukan oleh lelaki berinisial SB alias Sunce (40-an) warga Tagulandang dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tagulandang. Dimana kasus yang melibatkan salah satu perawat tersebut, berhembus kabar mulai dipolitisir dan sengaja dikembang-kem-

bangkan. Namun hal itu ditanggapi dingin oleh pihak Puskesmas dan menganggap aksi yang dilakukan pelaku yang juga merupakan kapten kapal tersebut, murni tindakan kriminal karena secara langsung dilihat oleh dokter dan staf pada saat itu. Seperti yang dituturkan Kepala Puskesmas Tagulandang, dr Vanny Tamansya, pada sejumlah

wartawan belum lama ini. Menurutnya, tidak ada upaya atau muatan-muatan kepentingan apalagi dipolitisir. “Secara langsung kami melihat dia (pelaku, red) melakukan pengrusakan dan juga mengancam kami. Jadi tidak ada upaya-upaya mempolitisir seperti yang dikabarkan dan diisukan akhir-akhir ini,” ujar Tamansya, yang juga selaku

saksi serta menjadi korban pengancaman pelaku. Perlu diketahui lagi kasus yang sementara ditangani dan diseriusi Polsek Tagulandang dibawah koordinasi Polres Sangihe dan Sitaro tersebut, disinyalir dilakukan pelaku untuk membela sang kekasih gelap berinisial OBS alias Olin, yang juga perawat di Puskesmas itu dimana melapor kepada pelaku karena mendapat teguran dari atasan atas ketidakdisiplinan dalam bertugas.(esge)

GELAR ADAT

tujuh calon akan diserahkan di Tulude Tahuna—Setelah beberapa waktu mendapat persetujuan bersama dengan Dewan Kabupaten Kepulauan Sangihe,akhirnya Jumat (27/1)sekitar pukul 19.00 wita akhir pekan lalu, 7 nama publik figur penerima gelar adat ditetapkan Dekab Sangihe dalam sidang paripurna. Meski telah ditetapkan, namun 7 penerima gelar adat masingmasing Menteri Koperasi Dr Syarif Hasan, Wagub Drs Djouhari Kansil MPd, Dr Gatot Irianto, Olly Dondokambey SE, Dra Jasty S Mokoagow, Vanda Sarundajang serta Aryanthi Baramuli Putri SH Menteri Koperasi Dr Syarif Hasan, Wagub Drs Djouhari Kansil MPd, Dr Gatot Irianto, Olly Dondokambey SE,

Dra Jasty S Mokoagow, Vanda Sarundajang serta Aryanthi Baramuli Putri SH belum diketahui secara pasti gelar adat apa yang akan diterimah. Secara terpisah Ketua Badan Adat Sangihe Drs Ocktavinus Kamuntuang Makagansa Msi ketika dihubungi Swara Kita menyatakan gelar adat tersebut nanti diumumkan ke publik ketika aka diserahkan ke masing-masing penerima. “Penyematan gelar adat tersebut, nanti akan dilakukan pada acara adat Tulude pada 31 januari 2012 mendatang. Dimana masing-masing serta publik akan mengetahui gelar adat apa yang akan diterimah oleh setiap penerima gelar adat dimaksud,” tegas Makagansa.(esde)

4 bule teliti bencana Lembeh Bitung—Rupanya Pulau Lembeh menjadi salah satu pulau yang diteliti oleh peneliti asal Australia untuk mengetahui penanganan bencana di desa terpencil sampai pada alur bencana yang ada. Hal itu diungkapkan oleh kepala kecamatan Lembeh Utara Frangky ladi SSTP. “Ada 4 peneliti asal Australia yang datang ke Lembeh untuk meneliti alur bencana termasuk tsunami dan penanganan bencana dengan cepat di Sulut,” jelas Ladi. Diapun mengungkapkan kalai sebenarnya para peneliti ini su-

dah dari Sangihe. “Dan Bitung khususnya pulau lembeh menjadi salah satu sampel penelitian,” kata Ladi sambil menjelaskan kalau yang dipilih para peneliti ini adalah kelurahan Lirang. “Sebenarnya ada 2 kecamatan yaitu Lirang dan Posokan tapi karena Mepetnya waktu sehingga para peneliti ini hanya mengambil sampel di Lirang,” katanya. Diapun mengungkapkan kalau pihak peneliti akan memberikan rekomendasirekomendasi kepada Pemkot Bitung apabila penelitiannya selesai.(wepe)

Calang Mapala Unsrat tewas di Batuputih Bitung—Kembali berita duka cita menyelimuti dunia Pencinta alam Sulut. Kalau beberapa waktu lalu salah seorang mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial Unima Manado tewas dalam kegiatan arung jeram di sungai Sawangan bersama dengan rekan-rekan dari MPA Society FIS, kini musibah yang sama menimpa salah seorang calon anggota (calang) Mapala Pah’yagaan Teknik Unsrat dengan nama Febrianto Bertius Kalatiku (19) warga Ranotana Weru Lingkungan 1 yang tewas pada Sabtu (28/1) pekan lalu ketika sedang mengikuti mengikuti Pendidikan Dasar (Dikdas) ke XXIV di Hutan Cagar Alam Tangkoko Batuputih. Dari keterangan pihak kepolisian yang dikonfirmasi oleh wartawan mengatakan kronologis kejadian tersebut ketika sejumlah anggota mapala dan calon anggota yang berjumlah 22 orang ini masuk ke Hutan cagar Alam Tangkoko tepatnya dikawasan Rumesung (8

Km dari kampung Batuputih,Red) pada Jumat pagi (27/1) untuk melakukan dikdas. Setelah sehari melaksanakan kegiatan di Hutan tersebut, tepatnya (28/1) sore kelompok ini bermaksud akan kembali ke Pos 3 (1,5 KM dari kampung Batuputih) kawasan pantai Pareng. Belum sempat sampai di Pos 3 hari sudah gelap dan perjalanan terus dilakukan. Ketika hampir tiba di kawasan Pantai Batu rombongan tersebut sempat istirahat, kemudian korban minta ijin untuk buang air kecil saat jam 22.00 wita kemungkinan jam tersebut korban meninggal. “Korban minta ijin untuk buang air kecil hanya berjarak 1,5 meter dari teman-temannya, diduga korban terpeleset dan antara kedua pahanya tersangkut di pohon, apalagi dari penuturan teman-temanya korban dan beberapa temannya sudah dalam keadaan kelelahan sekali,” kata Kapolres Bitung AKBP Satake Bayu. Korban sendiri sudah dievakuasi oleh masyarakat Batuputih bersama dengan tim SAR.(wepe)


SENIN 30 JANUARI 2012

TAPAL BATAS

Umbola bantah pernyataan Watuseke PERNYATAAN salah satu anggota Dekab Mitra Tafiv Watuseke baru-baru ini, yang mengklaim bahwa tapal batas antara Boltim-Mitra terletak di Sungai Buyat, mendapat bantahan dari Kasubag Tata Batas Pemkab Boltim Slamet Umbola SE. Menurut Umbola, apa yang dikatakan oleh Watuseke itu hanya kepentingan poltik saja. “Mana buktinya kalau batas Boltim-Mitra terletak di Sungai Buyat? Dari nama saja sudah beda yaitu Teluk Buyat bukan Ratatotok. Silakan saja mengklaim, tapi ingat Boltim memiliki data-data yang kuat. Intinya secara hukum belum ada kepastian yang jelas karena masih dalam proses,” kata Umbola kepada Swara Kita Minggu (29/1) kemarin. Hal yang sama juga dikatakan Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan (Tapem) Boltim Eko Marsidi. Menurutnya Watuseke hanya beropini saja, karena berdasarkan Undang-Undang pembentukan Kabupaten teluk Buyat milik Boltim, yang itu sudah ada sejak Bolmong Induk. “Tunggu saja proses penyelesainya yang akan menghadirkan Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional (Bakorsurtanal) Kementrian Kehutanan serta dua pemerintah Boltim-Mitra yang akan difasilatasi oleh pemerintah Provinsi,” jelas Marsidi.(try17/mm)

Badai terjang Boltim! KEBIJAKAN

Assagaf: Roling 1 Februari

KONDISI dua buah perahu pajeko yang hancur total akibat dihantam gelombang laut.(foto: faruk/sk)

Dua pajeko milik warga hancur saat hendak berlabu Kotabunan—Badai yang terjadi selama kurang lebih 3 jam pada Minggu (29/1) kemarin membuat warga Bulawan dan Kotabunan Kabupaten Boltim panik. Bagaimana tidak, hujan yang disertai dengan angin kencang menyebabkan gelombang air laut meninggi. Alhasil, dua buah perahu pajeko milik warga hancur total karena dihantam ombak

serta tertindih pohon dan baliho yang roboh. Menurut Ardi Dama warga Kotabunan yang juga sebagai pemilik dua perahu pajeko, saat itu dua perahunya hendak berlabuh di pangkalan dekat dermaga Kotabunan. Tiba-tiba hujan disertai dengan agin kencang datang, dan dua buah perahu pajeko yang hendak berlabuh tersebut dihantam angin

kencang. Meski tidak kejadian tersebut tak menyebabkan korban jiwa, namun kerugian yang dialami Dama mencapai ratusan juta rupiah. Ia pun berharap kepada instansi yang terkait dalam hal ini Dinas Perikanan dan Peternakan, Badan Penanggulangan Bencana serta Dinas Sosial dapat memperhatikan hal ini. “Saya sangat berharap pemerintah dapat memberikan bantuan sebab perahu pajeko tersebut satu-satunya mata pencaharian kami sebagai nelayan,” harap Dama.

Bukan hanya Dama yang merugi, sejumlah nelayan yang biasanya menggunakan kapal tersebut juga terpaksa gigit jari akibat kehilangan fasilitas untuk melaut. “Saya berharap dengan adanya musibah ini, pemerintah dapat memberikan bantuan lain. Sebab perahu pejeko tersebut merupakan satu-satunya mata pencaharian kami sebagai nelayan,” kata Julpan Bukoi warga Desa Bulawan yang sehari-harinya menggunakan pajeko yang telah hancur tersebut.(try17/mm)

menempati posisi sesuai dengan latar belakang pendidikannya, termasuk pejabat dengan latar belakang kesehatan. Ini karena Pemkab Boltim pada tahun 2012 ini ditargetkan bisa meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada pengelolaan keuangan tahun 2012 ini. Itu target kami,” terang Assagaf. Ditempat terpisah Ismail Mokodompit Tokoh Masyarakat Kecamatan Tutuyan mengatakan, sudah saatnya roling dilaksanakan agar pengelolaan keuangan dalam hal ini APBD sudah bisa dipergunakan untuk kepentingan masyarakat yang terakomodir dalam plot anggaran di setiap SKPD. “Akibat belum dilaksanakan roling, banyak program SKPD tidak jalan disebabkan belum ada Rencana Kerja Anggaran (RKA),” jelas Mokodompit.(try17/mm)

SOROT

PEMKAB BOLTIM

Jumlah Honda membludak, BKDD tak ingin kecolongan Tu t u y a n — B a d a n Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Boltim dalam waktu dekat akan

Tu t u y a n — Wa k t u pelaksanaan roling pejabat Pemkab Boltim yang diwacanakan oleh Pemkab Boltim sejak tahun 2011 lalu akhirnya terjawab. Diketahui, hari yang cukup membuat sejumlah jantung pejabat menjadi ketar-ketir tersebut akan dilaksanakan tepat pada Rabu 1 Februari 2011. Hal ini disampaikan oleh Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Boltim Ir Muhammad Assagaf kepada wartawan barubaru ini. “Roling pejabat eselon II dan eselon III akan dilaksanakan pada 1 Februari. Dan rencana akan digelar di gedung auditorium Tutuyan,” katanya. Sekkab juga menjelaskan bahwa pejabat yang nantinya diroling itu sudah sesuai dengan disiplin ilmu masingmasing. “Pejabat akan

kembali menata para tenaga Honorer Daerah (Honda) Pemkab Boltim yang jumlahnya kini telah mem-

bludak. Dijelaskan Kepala BKDD Boltim MR Alung SE kepada Swara Kita Minggu (29/1) kemarin, jika jumlah Honda tadi dibiarkan tanpa ada pengawasan, hanya akan berdampak pada kerugian daerah. Pasalnya dari fakta yang didapati di lapangan, banyak tenaga Honda “siluman” yang berada baik di kantor-kantor SKPD. “Pihak BKDD mendapat data, tidak sedikit tenaga honda, kontrak maupun tenaga sukarela mulai mengelabui BKDD. Mereka tidak pernah kelihatan di kantor tapi di absensi mereka selalu hadir. Ini adalah permai-

nan dari instansi itu sendiri, Untuk itu saya mengingatkan jangan main-main dengan persoalan seperti ini. Sebab kami akan teliti berdasarkan SK instansi terkait apakah benar-benar bersangkutan selama ini hadir dan mengisi absen ataukah karena ada kedekatan dengan orang dalam,” kata Alung. Tujuan pemasukan berkas dari seluruh tenaga kontrak dan Honda kata Alung, adalah untuk melihat potensi kemampuan mereka apakah benar-benar mereka mengabdi di daerah dan memiliki kualitas, atau hanya datang degan seragam tetapi volume kerjanya nol sama sekali. “ Jadi yang dipakai dan berhak mengikuti tes adalah mereka yang mengantongi SK honorer bukan yang dimanipulasi atau silimuan,” tegas Alung.(try17/mm)

Sejumlah pangkalan menjual MT di atas HET Kotabunan—Akibat tidak ada pengawasan dari Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben), sejumlah pangkalan minyak tanah (MT) yang ada di Kecamatan Kotabunan seenaknya menjual MT dengan harga Rp5000 per liter di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu Rp3.725 per liter. Kondisi ini dikeluhkan sejumlah besar warga. Menurut Ramli Lombogia warga desa Buwalan, pengawasan Distamben Boltim terhadap sejumlah pangkalan yang ada di Boltim kurang maksimal yang mengakibatnya warga mengalami kerugian. “ Masakan harga minyak

tanah di pangkalan jauh di atas HET? Ini sudah pelanggaran. Dan kami menilai Distamben Boltim kurang maksimal dalam pengawasan sejumlah pangkalan MT di Boltim,” sembur Lombogia ketika ditemui Swara Kita Minggu (29/1) kemarin. Senada juga disuarakan Dewi Matoha warga yang sama. Selaku penggunan kompor minyak tanah, Matoha merasa sangat dirugikan dengan harga MT yang ada. “Kami sangat menyayangkan pangkalan yang ada di Boltim menjual MT di atas harga HET. Tapi karena itu kebutuhan untuk memasak terpaksa kami beli meskipun harganya di atas HET,” ungkapnya.(try17/mm)


SENIN 30 JANUARI 2012

KETAWA ASYIK

Hobi melihat pelangi PAK Guru: “Anak-anak, sebelum mulai pelajaran, bapak pengen kenalan dengan kalian dulu satu persatu ya?” Murid-murid: “Iya, Pak Guru” Pak Guru: “Coba kamu, nama kamu siapa dan hobimu apa?” Murid Cowok 1: “Nama saya Oky, hobi saya lihat pelangi, Pak...” Pak Guru: “Bagus, hobi yang menarik, coba kamu yang duduk di sebelah Oky?” Murid Cowok 2: “Nama saya Wasis, hobi saya lihat pelangi pak...” Pak Guru: “Looohh.. sama.. kalian emang bersahabat yah? selanjutnya!” Murid Cowok 3: “Nama saya Aris, hobi saya lihat pelangi, Pak...” Pak Guru: “Wah... sama-sama laki-laki, hobinya jadi sama gitu, coba deh, lanjutin ke murid perempuan. Ya, kamu cantik.. siapa nama dan apa hobimu??” Murid Cewek1 : “Nama saya PELANGI, hobi saya pakai rok mini, Pak...”(*)

Beda pendapat, tapi tetap satu! Beda pendapat sama orang lain yach??? Emang sih perbedaan pendapat sering terjadi dalam kehidupan. Baik itu dengan teman, orang tua or siapa saja. Cara menghadapinya pun berbeda-beda, but biar githu, beda pendapat tentu nggak harus membuat kita jadi terpecah belah donk? Coba dech simak pendapat teman-teman kita berikut!(fine)

Fungsi organ pada Unta SEORANG ibu dan bayi Unta sedang berbicara suatu hari ketika bayi Unta bertanya, “Ibu, mengapa aku punya kaki dengan kuku jari besar?” Sang ibu menjawab, “Nak, ketika kita berjalan melintasi padang pasir, jari-jari kaki akan membantumu untuk tetap di atas padang pasir yang lembut.” “Oke,” kata si anak. Beberapa menit kemudian anak bertanya, “Ibu, mengapa aku punya bulu mata yang panjang?” “Bulu mata panjang itu ada untuk menjaga agar pasir tidak masuk mata pada perjalanan melalui padang pasir.” “Terima kasih Bu,” jawab si anak. Setelah beberapa saat, si anak kembali dan bertanya, “Ibu, mengapa aku ini memiliki gundukan besar di punggung?” Ibunya menjawab sabar, “Punuk itu ada untuk membantu kita menyimpan air untuk perjalanan panjang di padang pasir.” “Ibu bagus sekali! Jadi kita memiliki kaki yang besar untuk menjaga agar kita tidak tenggelam di pasir, dan bulu mata panjang untuk menjaga pasir dari mata kita, dan ini punuk untuk menyimpan air, tapi Bu...” “Ya, Nak?” “Kenapa sih kita di Kebun Binatang Ragunan?”(*)

Melelang burung Beo dengan harga mahal SUATU hari seorang pria pergi ke balai lelang untuk sebuah penawaran pada seekor burung Beo. Dia terus kalah dalam menawar, jadi dia meneriakkan tawaran yang lebih tinggi dan lebih tinggi dan lebih tinggi. Akhirnya, setelah tawaran menjadi sangat tinggi, dia memenangkan lelang - Beo itu akhirnya menjadi miliknya! Ketika ia membayar burung beo, ia berkata kepada pimpinan lelang, “Saya sangat berharap burung Beo ini dapat berbicara. Aku benci harus membayar banyak untuk ini, hanya untuk mengetahui bahwa dia tidak bisa bicara!” “Jangan khawatir,” kata pimpinan lelang, “Dia bisa bicara. Menurut Anda, siapa sih yang terus menawar tinggi melawan anda tadi?”(*)

Anjing pintar main Poker DUA pemilik anjing itu membual tentang kecerdasan hewan peliharaan mereka. “Anjing tercerdas yang pernah saya miliki,” kata salah satu, “adalah Great Dane yang bisa bermain kartu. Dia hebat di poker, namun akhirnya seorang teman mengeluh tentang dia dan saya harus menyingkirkannya.” “Kau menyingkirkannya? anjing pintar seperti itu?” seru temannya. “Seekor anjing seperti itu akan bernilai jutaan dolar!” “Seharusnya sih,” jawab pria pertama. “Tapi dia ketahuan bermain curang...”(*)

Pembahasan rencana anggaran Universitas REKTOR sebuah universitas berkata kepada dekan Fakultas Teknik, “Mengapa saya selalu harus memberikan kalian begitu banyak uang, untuk laboratorium dan peralatan yang mahal. Kenapa kau tidak bisa menjadi seperti Fakultas Matematika. Semua yang mereka butuhkan adalah anggaran untuk pembelian pensil, kertas, dan keranjang sampah.” Lanjutnya, “Atau bahkan lebih baik, seperti Fakultas Filsafat. Yang mereka butuhkan adalah pensil dan kertas saja…”(*)

EKHA

GLADYS

PERBEDAAN pendapat sich sah-sah saja. Karena nggak semua manusia sama. Tergantung dari cara kitanya mau nerima pendapat orang lain. En kalo kita merasa pendapat kita yang terbaik tinggal cara ngejelasinnya yang perlu di perjelas

SETIAP perbedaan pendapat merupakan hal yang biasa. Selagi pendapat orang lain masih masuk akal en nggak jauh dari pokok pembahasan, itu nggak ada masalah kog. Lagian, lebih banyak pendapat lebih banyak jalan untuk nentuin sesuatu.(*)

UJIAN NASIONAL

Diknas lengkapi data peserta SMA/SMK/MA Manado—Kesibukan persiapan Ujian Nasional (UN) semakin kental terpantau di Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sulut. Sekretaris Diknas Sulut Drs Viser Maloke MPd Minggu (29/1) kemarin mengatakan saat ini

pihaknya sementara melengkapi data peserta UN untuk jenjang SMA/SMK/ MA. “Data pesertanya sementara dirampungkan. Kami tengah menunggu kelengkapan jumlah yang dikirim Diknas di kabupaten/kota

se-Sulut,” ujar Maloke. Selanjutnya, Maloke memastikan untuk try out UN yang akan digeber Diknas Sulut akan dilaksanakan serentak pada awal Maret 2012 bertahap dimulai dari siswa SMA/sederajat, SMP/ sederajat kemudian terakhir

UN/sederajat yang akan mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN). Ditanya mengenai bobot soal try out yang akan diturunkan kedepan, Maloke memastikan standar dengan soal-soal pada UN utama. “Puluhan guru terbaik telah dikumpul untuk menyusun soal. Dan tentu saja, kualitas soal pada try out akan ditingkatkan karena kita akan memacuh mutu pendidikan di Sulut,” tegas Maloke.(emem)

BRAVOPENDIDIKAN

SMAN 6 Manado, segera laksanakan try out Manado—Siswa SMAN 6 Manado siap mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun ini. Hal ini dibuktikan dengan keseriusan anak didik Dra MM Ngantung yang dalam waktu dekat akan mengikuti try out sekolah. “Try out guna melatih siswa dalam menyelesaikan soal-soal yang akan diujikan dalam UN nanti dan dari try out ini siswa dapat mengetahui cara

yang benar dalam mengisi setiap Lembar Jawaban Komputer (LJK) nantinya,” tutur Ngantung. Disampaikan Ngantung, pekasanaan try out ini juga atas instruksikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sulut, Drs Star Wowor MSi yang menghimbau para peserta UN untuk wajib mengikuti Bimbingan Belajar (Bimbel). Terlebih, dalam pe-

MM Ngantung.

laksanaan bimbel dan tryout, pada siswa bisa mempelajari seluruh pelajaran yang pernah di dapat dari kelas 1 sampai kelas 3. “Kami dari pihak sekolah telah mengadakan bimbel sejak awal Januari lalu, karena Bimbel itu membantu para siswa mengingat pelajaran yang pernah mereka pelajari dari kelas 1 sampai kelas 3 SMA,” tutup Ngantung.(emem)

ASAL LOE TAU AJA

11 sistem planet baru ditemukan

Asah kecerdasan sosial anak

ANAK sebaiknya tidak hanya belajar di kelas. Mereka pun perlu bermain di luar rumah bersama alam dan lingkungan untuk mengasah kecerdasan sosial dan emosional. Pada dasarnya setiap orangtua mendambakan anak-anak yang sehat, cerdas, dan berperilaku yang baik dalam kehidupan sehari-harinya. Dengan begitu, kelak mereka akan menjadi anakanak yang unggul dan tangguh menghadapi berbagai tantangan pada masa depan. Namun, perlu disadari bahwa generasi unggul semacam itu tidak akan tumbuh dengan sendirinya. Mereka sungguh memerlukan lingkungan subur yang sengaja diciptakan untuk itu, yang memungkinkan potensi anak-anak itu dapat tumbuh dengan optimal sehingga menjadi lebih

sehat, cerdas, dan berperilaku baik. Dalam hal ini, orangtua memegang peran yang amat penting. Suasana penuh kasih sayang, mau menerima anak sebagaimana adanya, menghargai potensi anak, dan memberi stimulus yang kaya untuk segala aspek perkembangan anak, baik secara kognitif, afektif, maupun psikomotorik, semua itu sungguh merupakan jawaban nyata bagi tumbuhnya generasi unggul pada masa yang akan datang. Namun, pembentukan anak yang sempurna seperti itu sepertinya akan terhambat. Sebab, saat ini masih ada anak-anak terkungkung ke dalam pola pembelajaran di ruang kelas yang monoton dan tertutup, penuh aturan dan tekanan. Hasilnya, anak menjadi stres dan tak punya kesempatan mengembangkan dirinya lebih jauh.(okez)

TERUNTUK PARA REMAJA

Keputihan saat remaja, normalkah? KEPUTIHAN sangat normal terjadi pada perempuan terlebih pada usia remaja. Sebaiknya jika keputihan sudah terlalu banyak keluar, berwarna kecoklatan serta berbau sebaiknya kamu segera periksa ke Dokter. Keputihan yang normal yakni berwarna bening. Biasanya jika sedang stress atau kelelahan keputihan akan berproduksi lebih banyak. Jika ingin mengatasi keputihan dengan cara alami, kamu bisa melakukan cara mudah dengan menggunkan bahan lidah buaya. Lidah buaya memiliki banyak manfaat karena kanduangn gizinya yang sangat bagus. Lidah buaya kaya akan vitamin C dan E yang merupakan antioksidan alami. Juga terdapat 18 jenis asam amino, karbohidrat, mineral, enzim, hormon. Lidah buaya dapat digunakan sebagai bahan pembunuh kuman karena mengandung antiseptik,

antijamur, antibakteri, antivirus. Selain itu lidah buaya dapat meredakan peradangan, mengatasi infeksi, mengurangi bengkak. Karena bersifat antiseptik, lidah buaya dapat digunakan sebagai cara alami untuk mengatasi keputihan. Berikut adalah resep lidah buaya untuk mengatasi keputihan: 1. Ambil satu tangkai daun lidah buaya ukuran sedang, kupas kulitnya. 2. Potong-potong daging daun lidah buaya, kemudian diblender. 3. Masukkan dalam panci (kalau bisa berbahan tembikar), tambahkan segenggam daun sambiloto dan 3– 5 lembar daun sirih, dan 2 gelas air. 4. Rebus hingga mendidih, matikan kompor, tunggu hingga hangat. 5. Gunakan air rebusan untuk membasuh vagina, 2 kali sehari. Resep diatas dapat dimodifikasi dengan menghilangkan daun sirih, dan air rebusan dapat di minum.(perm)

TIPS ASYIK

Hilangkan jerawat di punggung

Melihat uang seratus dollar SEORANG profesor ekonomi dan mahasiswa sedang berjalan-jalan melalui kampus. “Lihat,” mahasiswa berteriak, “ada uang 100 dollar di jalan!” “Tidak, Anda keliru,” jawab yang lebih bijaksana. “Itu tidak bisa. Jika memang benar ada uang 100 dollar, seseorang pasti sudah memungutnya.”(*)

Peramalan Ekonomi dengan tapal Kuda SEORANG peramal ekonomi diketahui memiliki tapal kuda mencolok dipasang di atas kusen pintu kantornya. Ketika ditanya apa kegunaannya, dia menjawab “Itu adalah jimat keberuntungan yang membantu ramalan saya”. “Tapi apakah Anda percaya takhayul itu?” ia bertanya. “Tentu saja tidak!” katanya, “tetapi alat itu bisa bekerja meskipun Anda percaya atau tidak.”(*)

TERUNTUK PARA ORTU

TELESKOP luar angkasa Keppler menemukan 11 sistem planet baru di luar tata surya. Salah satu sistem planet baru tersebut terdiri dari lima planet dengan orbit yang lebih dekat dengan planet

induk mereka ketimbang lingkaran Merkurius terhadap matahari. Penemuan ini menambah panjang daftar sistem planet bari di luar tata sura kita menjadi 729 buah, 60 diantaranya

ditemukan oleh teleskop Kepler. Teleskop luar angkasa Kepler diluncurkan Maret 2009 lalu. Teleskop ini mampu mendeteksi cahaya-cahaya kecil yang datang dari gugusan

bintang-bintang secara reguler. Dari pantauan Kepler ini, ilmuwan akan bisa melihat jika ada perubahan cahaya tersebut yang disebabkan adanya planet yang melintas.(miol)

JERAWAT nggak cuman mengganggu pada wajah, but bisa mengganggu bagian tubuh lainnya seperti dipunggung. Jerawat di punggung?? uhtt,,, tentu sangat sulit menghilangkannya. But, tenang guys, salah satu cara yang bisa digunakan untuk menghilangkan jerawat dipunggung adalah dengan putih telur en mentimun. Manfaat dari putih telur untuk mengangkat sel-sel kulit mati sedangkan mentimun ampuh untuk menghilangkan noda hitam dikulit.

Kalo kedua khasiat tersebut dijadikan satu akan membantu kamu dalam mengobati jerawat dipunggung. Berikut cara mengolahnya: 1. Pisahkan putih telur dengan kuningnya, kemudian kocok putih telur hingga kaku. 2. Potong kecil-kecil mentimun, kira-kira 3 cm. 3. Masukan putih telur dan mentimun kedalam blander hingga menjadi jus. 4. Oleskan kedua bahan tersebut yang sudah di blander ke punggung yang berjerawat hingga 15 menit. Kemudian bilas dengan air hangat.(perm)


SENIN 30 JANUARI 2012

Menunggu Thukul pulang Oleh Gita Widya Laksmini

(Bagian 3) Saya sendiri, mahasiswa

Jemaat ... dari Halaman 1 Alex Paulus, anggota majelis pendamping GKI Yasmin, yang memimpin doa penutup sempat mempertanyakan arti kewarganegaraan mereka ketika hak beragama mereka dilanggar. “Masihkan kita dianggap warga negara yang setara di negeri ini,” kata Alex.Sementara itu, Bona Sigalingging, juru bicara jemaat, kepada wartawan menyatakan, mereka datang ke depan Istana karena hanya Presiden yang bisa diharapkan mengintervensi terjadinya intimidasi dan tindak kekerasan yang dialami Jemaat. “Sebagai pemegang hierarki pemerintahan pusat, Presiden yang bisa campur tangan,” kata Bona. Ia melanjutkan, pemerintah daerah, yaitu Pemkot Bogor, yang seharusnya menjadi pelaksana putusan peninjauan kembali (PK) Mahkamah Agung, justru menjadi pihak yang berada di balik larangan beribadat yang terjadi selama ini. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Menteri Dalam Negeri juga tak kunjung menunjukkan itikad baik untuk menjembatani penyelesaian intimidasi yang dilakukan oleh dua ormas, yaitu Forkami dan GARIS. “Jika Presiden tidak mengintervensi, konflik horizontal akan terus berlangsung. Masalahnya lagi, yang satu terlihat di bawah perlindungan aparat,” kata Bona. Ia menilai sudah saatnya Presiden turun tangan agar tidak terkesan terjadi pembiaran terhadap konflik. Sudah saatnya ada tindakan tegas terhadap Walikota Bogor Diani Budiarto yang secara nyata melakukan pembangkangan terhadap putusan hukum yang sah. “Apalagi hal ini sesuai dengan surat Ombudsman RI kepada Presiden,” papar Bona. Dalam surat kepada Presiden SBY dan Ketua DPR Marzuki Alie pada Oktober 2011 lalu, Ombudsman mengingatkan kedua pihak bahwa Walikota Bogor telah mengabaikan rekomendasi Ombudsman RI dan menunjukkan sikap yang melanggar asas-asas hukum. Ombudsman RI telah mengeluarkan rekomendasi terkait konflik GKI Yasmin yang sejalan dengan putusan PK MA bernomor 127/ PK/TUN/2009. Dalam rekomendasi tersebut Ombudsman meminta pencabutan Surat Keputusan Walikota Bogor Nomor 645.45-137 Tahun 2011 tentang Pencabutan Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 645.8-372 Tahun 2006 tentang Izin Mendirikan Bangunan atas Nama GKI Yasmin. Ombudsman juga meminta Gubernur Jawa Barat dan Walikota Bogor berkoordinasi serta Menteri Dalam Negeri melakukan pengawasan atas rekomendasi ini.(komc)

Imbas ... dari Halaman 1 “Saya menyampaikan selamat kepada seluruh rakyat Sulut atas mulai dibangunnya gedung bersejarah ini,” ucap Menkokesra Agung Laksono. Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Dr Ir Gellwynn Jusuf MSc dalam laporannya mengatakan bahwa Gedung Sekretariat Tetap Regional CTI ini akan dibangun di atas tanah hibah dari Pemprov Sulut seluas 21.000 m2 yang nantinya akan terdiri dari 600 m2 untuk area kantor dan 15.000 m2 area cadangan pembangunan. “Rencananya gedung ini akan dibangun selama 14 bulan dan sifatnya multi years,” ujarnya. Saat ini, kata dia, pembangunan sudah mencapai 4% dan dikerjakan oleh PT Adhi Karya Persero Tbk. “Bangunan ini nantinya akan teridi dari 2 bagian bangunan 5 lantai untuk kantor sekretariat dan bangunan 6 lantai penunjang yang akan berisi laboratorium, perpustakaan bahkan akuarium yang juga dapat dinikmati oleh masyarakat umum nantinya,” kata Gellwynn. Sementara itu, Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Koordinator Kesra atas kepercayaan yang diberikan kepada Sulut untuk menjadi lokasi pembangunan sekretariat CTI ini. Gubernur tak lupa juga menggambarkan potensi perikanan dan kelautan Sulut yang merupakan salah satu dari 7 Provinsi Kepulauan di Indonesia yang memiliki terumbu karang dengan bentangan fishing ground yang luar biasa. “Pemprov Sulut telah menetapkan sektor perikanan sebagai salah satu sektor unggulan dalam rencana pembangunannya,” katanya. Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan usulan kepada Men-KP untuk memikirkan kedepan perlu dikeluarkan peraturan untuk melindungi nelayan tradisional yang seringkali beroperasi di daerah perbatasan. “Untuk Sulut, sering terjadi perlintasan nelayang dari Filipina maupun sebaliknya dari Miangas, Marore yang melakukan penangkapan di perairan perbatasan kedua negara bahkan seringkali melewati perbatasan. Para nelayan ini harus diberi perlindungan melalui peraturan yang disepakati kedua negara,” saran Sarundajang. Men-KP Syarip Cicip Sutardjo menanggapi positif usulan Gubernur Sulut. Menteri juga mengatakan bahwa dengan kondisi 2/3 wilayah terdiri dari laut, dengan lebih dari 500 species terumbu karang dan 300 lebih species ikan, pemberdayaan sumber hayati laut untuk kepentingan kemakmuran rakyat menjadi sangat signifikan. “Kementerian Kelautan dan Perikanan akan terus mengembangkan Industrialisasi Perikanan yang juga akan mendukung program Presiden RI Pro Growth, Pro Poor, Pro Job dan Pro Environment,” katanya. Dan, pembangunan Gedung Sekretariat Tetap CTI ini diharapkan akan menjadi momentum yang sangat baik bagi Pemprov Sulut untuk mengembangkan sektor perikanan yang merupakan salah satu potensi daerah ini.(erer/dw)

Pamer ... dari Halaman 1 Olivia dan Jason mulai berani tampil di depan umum sejak Natal tahun lalu. Sebelumnya Jason dan Olivia sama-sama pernah menikah dan bercerai dengan pasangannya masing-masing. Demikian dikutip Dailymail, Sabtu (28/1) akhir pekan lalu.(okez)

psikologi yang apolitis dari Universitas Indonesia, ada di Bandung ketika itu. Gagap betul tutur apabila kami mesti bicara tentang Thukul. Tinuk membuat keputusan untuk tak menyentuh aspek politik. Film ini dimaksudkan untuk mendokumentasikan kehidupan Thukul sebagai penyair. Sungguh, ini sulit. Melepaskan Thukul dari konteks pergerakan politik ibarat memisahkan darah dari dagingnya. Thukul hidup di tengah sorak-sorai demonstran yang berusaha menumbangkan tirani yang menua di negeri ini. Sudut pandang Tinuk terasa berat untuk diwujudkan, terutama pada saat riset. Ternyata jalan bukannya tanpa cahaya. Serpih-serpih daging figur penyair tanpa rangka bernama Wiji Thukul pelan-pelan terkumpul. Berdasarkan riset, diketahui bahwa kepenyairan Thukul semasa muda digodok di pusat-pusat kebudayaan dan aneka sanggar yang

berserak di sepanjang Solo. Berbagai puisi, cerpen, esai, dan resensi puisi Thukul sempat diterbitkan berbagai media cetak dalam dan luar negeri seperti harian Suara Pembaruan, Bernas, Suara Merdeka, Surabaya Post, Merdeka, maupun majalah Inside Indonesia (Australia) dan Tanah Air (Belanda). Puisi Thukul juga menghiasi aneka penerbitan pers mahasiswa seperti majalah Politika (Universitas Nasional), Imbas (Universitas Kristen Satya Wacana), Pijar (Universitas Gadjah Mada), Keadilan (Universitas Islam Indonesia), dan buletin berbagai lembaga swadaya masyarakat. Puisi Thukul juga beredar dalam bentuk fotokopian dan dikumpulkan dalam Puisi Pelo (terbit sekitar 1983-1989 oleh Taman Budaya Surakarta), Ketika Rakyat Pergi (terbit sekitar 19841988), Darman Dan Lain Lain (terbit sekitar 1985 oleh Taman Budaya Surakarta) dan Lingkungan Kita Si

Mulut Besar (terbit sekitar 1986-1991). Selain mengamenkan puisi dengan iringan instrumen musik seadanya di sepanjang Solo, Yogyakarta, Klaten dan Surabaya, pada 1989 Thukul diundang oleh Goethe Institut untuk membacakan puisinya di kedutaan Jerman Barat di Jakarta. Tiga tahun berikutnya, Thukul tampil di “Pasar Malam Puisi” yang diselenggarakan Erasmus Huis di Jakarta tempat Thukul bersua dengan mantan tahanan politik Putu Oka Sukanta. Tahun itu juga Wiji Thukul meraih Wertheim Encourage Award dari Belanda. Sayang ketika itu Sipon sebentar lagi melahirkan putri pertamanya, Thukul batal berangkat ke Belanda. Sampai sekarang sertifikat penghargaan yang jadi hak Thukul raib entah kenapa. Selepas dari Sarang Teater Jejibahan Agawe Geneping Akal Tumindak (JAGAT), Thukul kemudian mendirikan Sanggar Suka

Banjir di kampung halamannya. Kampung Kalangan memang langganan diserbu air bah tiap musim hujan. Di sanggar yang menyediakan taman bacaan berisi buku-buku dari pasar loak, Thukul juga menyelenggarakan kegiatan teater dan melukis untuk anak. Sisi kehidupan Thukul sebagai penyair ternyata toh penuh warna. Berbekal informasi tersebut, kami bertiga menyiapkan diri. Dengan dana serba mandiri dan pinjaman perlengkapan dari segala penjuru, kami kumpulkan keberanian untuk melangkah masuk ke dalam relung kenangan dari orang-orang yang mencintai Thukul. Kami berangkat ke Solo akhir tahun 2000. Sesuai kesepakatan, film dokumenter kami akan menangkap Thukul sebagai penyair. Untuk menyelami sisi tersebut kami menjelajah ke berbagai pusat kebudayaan dan sanggar kesenian, tempat sebatang

dirinya. Pada Sabtu (30/1), sekitar pukul 01.00 Wita, Limen didampingi Penasehat Hukumnya Hanny Leihitu SH dan Frangklin Motolalu SH, akhirnya digiring ke Rutan Malendeng, menggunakan mobil penyidik Kejati Sulut. Setelah dilakukan penyerahan tersangka disertai surat kelengkapan administrasi lainnya yang memang jauh hari sudah disiapkan bagian Pidsus Kejati Sulut, Limen secara resmi menghuni Rutan Melendeng untuk 20 hari ke depan, sambil menunggu proses tahap II akan berkas perkara terhadap dirinya. Surat penahanan terhadap Limen ditandatangani oleh Asisten Tindak Pidana Khusus (Asspidsus) Susilo Diono SH MH. Ketika dikonfirmasi langsung pada Sabtu (31/1) subuh, Susilo Diono membenarkan adanya penangkapan terhadap Limen. “Penahanan terhadap Limen harus kami lakukan karena sudah 7 kali panggilan pemeriksaan terhadap dirinya, dia selalu mangkir dengan berbagai alasan. Selain itu selama 6 bulan, Limen selalu beralasan sedang berobat, di Rumah Sakit Siloam Jakarta, namun setelah

dilakukan pengecekan, ternyata Limen hanya 3 kali berobat di Rumah Sakit Siloam, dan juga ternyata hanya melakukan terapi saja,” jelas Ratag, ketika ditemui di Rutan Malendeng, usai menjebloskan Limen. Sementara itu, Limen sendiri ketika dikonfirmasi akan hal penangkapan dan penahanan terhadap dirinya menyatakan, kalau dia sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan saat ini. “Intinya saya menghargai proses hukum ini. Namun, sekali saya tegaskan kalau untuk kasus Akas-Damau itu sendiri sampai saat ini saya belum dibayar untuk proyek itu. akan hal itu, saya heran kenapa kasus ini bisa sampai di Kejati Sulut. Akan pembayaran yang belum dilakukan Pemkab Talaud itu, saya sudah melaporkan hal itu ke Polda Sulut untuk ditindaklanjuti,” ujar Limen, ketika dicegat setelah keluar dari ruang pemeriksaan Kasie Penyidikan Pidsus Kejati Sulut, dan sesaat sebelum menaiki kenadaraan penyidik Kejati untuk dibawa ke Rutan Malendeng.(erka/veem/ vees/dw)

tak berdaya terhadap pengaruh kekuasaan. Terutama proses penempatan seorang sekda atau sekkot. Padahal, sekretaris daerah itu adalah jabatan paling strategis. Jelas saja, seorang sekda, harus yang se jalan dengan Bupati atau Walikota. Mengapa demikian? sebab, atasan langsungnya adalah Walikota/Bupati itu sendiri. Coba bayangkan, jika seorang sekda tidak loyal kepada Bupati/ Walikota? Mau dibawa ke mana arah pemerintahan di wilayah itu sendiri. Sekda itu harusnya hanya mendengar satu perintah bukan dua dalam artian memiliki satu induk bukan dua. Tak heran, kondisi ini membuat gerah para pemimpin di daerah. Telah ada contoh, di mana se-orang sekda telah diberhentikan/dinonaktifkan oleh Walikota karena dinilai sudah tak sejalan lagi. Ironisnya, sekda melakukan perlawanan melalui jalur PTUN. Padahal, sudah sangat jelas, dalam UU kepegawaian, seorang PNS harus siap ditempatkan di mana saja. Fenomena ini, pelak bukan hanya mengundang perhatian rakyat Sulut, tetapi pihak Depertemen Dalam Negeri (Depdagri) juga ikut memantau. Indikasi adanya campur tangan kekuasaan terasa pada persoalan ini. Beruntung, Walikota Manado Ir GSV Lumentut,

berjiwa besar. Proses hukum yang dilayangkan mantan bawahannya itu dihadapi tanpa menggubris dugaan adanya kepentingan kekuatan besar di balik gugatan tersebut. Alhasil, gugatan tersebut ditolak PTUN. Bahkan, sikap negarawan sejati ditunjukkan oleh Walikota Manado dengan mengaktifkan kembali mantan sekkot Manado tersebut. Karena itu, jika tidak ada pembaharuan baik tingkah laku maupun dalam bentuk regulasi yang lebih jelas terutama mengenai kewenangan kepala daerah, maka tahun 2012 sepertinya masih akan didominasi faktor kekuasaan. Di sisi lain, suhu politik di Sulut tahun 2012 juga sepertinya bakal memanas sementara di ranah hukum terutama pemberantasan kasus korupsi besar, masih adem ayam. Bagaimana tidak, banyak pengusutan kasus korupsi yang terkesan mandek. Apalagi, dugaan belum tersentuhnya dalang di balik berbagai kejahatan luar biasa itu. Misalnya, kasus pengadaan lahan Pemkab Mitra. Yang menjual lahan dan membeli dijadikan tersangka, sementara, yang mengeluarkan wewenang atau sang pengambil keputusan tak terjamah hukum. Ada apa ini? Kacamata hukum yang salah atau pelaku hukumnya yang

Limen ... dari Halaman 1 Karena kita tinggal di dunia hanya sementara, bukan kita mau membawa mati semua harta kekayaan,” tegas SVR ketika menjawab Swara Kita di sela acara rapat konsolidasi DPD II Golkar Minahasa, di Kelurahan Talikuran Tompaso, Minggu (29/1) kemarin. Terkait kasus yang menimpa Limen, pria yang juga Bupati Minahasa ini menegaskan bahwa untuk menyikapi persoalan ini partainya akan memberikan bantuan hukum kepada Limen. Dimana perlindungan hukum itu akan diperjuangkan Golkar Sulut kepada mantan calon Walikota Manado itu. “Oleh semua haknya sebagai warga negara Indonesia, kita Golkar Sulut akan memfasilitasi Limen untuk mendapatkan perlindungan hukum. Jalur hukum lainnya itu akan kita perjuangkan secara bertahap,” kata SVR. Di satu sisi, SVR menepis kalau masalah yang menimpa Limen ini ini tidak ada kaitannya dengan citra Partai Golkar. “Tidak perlu mengkaitkan kasus itu dengan kinerja organisasi politik kita ini. Siapapun tidak kebal hukum dan semuanya

akan ada hukuman bila bermaslah dengan hukum. Hanya saja setiap WNI memiliki hak jawab dalam setiap dugaan kasus,” tukasnya. LAMA DIINTAI Seperti diketahui, Limen yang diketahui tersangka dugaan tidak pidana korupsi proyek pembangunan jalan Akas-Damau di Kabupaten Talaud tahun anggaran 2009, ditangkap tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, Jumat (28/1) malam, sekitar pukul 23.00 Wita, di Hotel Quality Manado. Limen ditangkap 8 orang Tim Pidsus Kejati dibawah koordinir Kasie Penyidikkan Pidsus kejati Sulut Benny Ratag SH MH bersama Oikurnia Zega SH, dan sejumlah staf Pidsus. Saat penangkapan, Limen tak melakukan perlawanan, walaupun pada saat dibawa ke Kantor Kejati Sulut untuk selanjutnya ke Rumah Tahanan (Rutan) Malendeng, Limen bersikeras tidak mau menandatangani berita acara penahanan terhadap

besi bernama Wiji Thukul ditempa dan dibentuk jadi penyair. Yang pertama kami temui adalah teman-teman Thukul dari Taman Budaya Surakarta, tempat awal ia beraksi jadi seniman. Suliyanto pekerja teater Taman Budaya Surakarta

mengenal Thukul di pentas pertamanya sekitar 1970an. Direktur Taman Budaya Surakarta Murtidjono mensponsori cetak stensil kumpulan puisi perdana Thukul. (bersambung)

Rektorat ... dari Halaman 1 Hasil ini seolah menjadi senjata baru bagi Rektorat Unsrat untuk menyerang balik sejumlah Dosen Unsrat yang tergabung dalam Tim 10, salah satunya Dosen Fakultas Hukum Unsrat Dr Flora Kalalo SH MH. Tim ini secara terangterangan menolak adanya penerbitan statuta baru. Pasalnya menurut Pangemanan, pihak Dikti saat ini juga tengah meneliti tim 10 serta tim yang telah memalsukan tanda tangan. “Dirjen Dikti akan melakukan penindakan bagi tim 10 yang menentang statuta. Karena telah memalsukan tanda tangan dalam surat penolakan statuta. Dirjen Dikti juga telah memeriksa salah satu orang dosen yang tanda tangannya dipalsukan untuk menolak statuta. Jadi akan ada sanksi bagi yang melanggar. Itu pokok rapat lainnya yang disampaikan Dikti dalam pertemuan tadi,” kunci Pangemanan. Sebelumnya, Kalalo Cs yang anti statuta baru Unsrat menyebutkan ada beberapa persoalan hukum dalam statuta yang baru. Di antaranya isi dan materi statuta yang disahkan tidak berdasarkan draf statuta yang telah disetujui oleh senat nsrat, dengan demikian perubahan yang dilakukan pada statuta tidak berdasarkan persetujuan senat unsrat. Pada pasal 18 Kepmendikbud No.61 tahun 2011 tentang statuta Unsrat menegaskan Organisasi Tata Kelola (OTK) masih menggunakan ketentuan yang diatur Kepmendikbud No.0198 tahun 1995, seharusnya statuta yang baru mempunyai OTK baru yang dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN). Akibat dari tindakan tergesah-gesah agar statuta baru bisa disahkan, maka dipakailah OTK lama pada statuta baru akibatnya pasca-

sarjana Unsrat dan Fakultas Kesehatan Masyarakat menjadi ilegal karena tidak bisa dicantumkan dalam statuta baru yang menggunakan OTK lama, anehnya dalam statuta yang baru justru mencantumkan Majelis Guru Besar yang tidak diatur dalam OTK yang lama. Dikatakan mereka, seharusnya majelis guru besar belum boleh dicantumkan dalam statuta, sebab hal ini jelas kontradiksi dan cacat hukum. Pasal 20 tentang keanggotaan senat unsrat sangat diskriminatif dan tidak ditunjang oleh naskah akademik untuk asas proporsional. Mengkritisi lebih lanjut isi statuta unsrat, selain cacat hukum, ada indikasi beberapa bagian isi statuta Unsrat copy paste dari Statuta Universitas Negeri Semarang (Unnes) b e r d a s a r k a n Kepmendiknas Nomor 6 tahun 2011. “Maka, tidak heran jika ada yang beranggapan tujuan perubahan statuta ini untuk suksesi Rektor 2012, bukan untuk kepentingan Unsrat secara menyeluruh dan bukan pula karena statuta yang baru lebih baik,” ujar Flora kala itu mewakili Tim 10. Disisi lain, Flora juga dnegan tegas membantah tudingan Rektorat yang menyebutkan Tim 10 telah melakukan pemalsuan tanda tangan. Untuk meyakinkan ucapannya, Flora bahkan menantang pihak Rektorat untuk melaporkan dugaan pemalsuan tadi ke pihak kepolisian. “Begitu kata Rektor via Daniel (Pangemanan). Dan mereka menuduh begitu. Tidak benar itu. Tim 10 tidak pernah memalsukan tandatangan. Kalau ada bukti jangan lapor ke Dikti, lebih tepat lapor polisi. Saya tantang Rektorat 3x24 jam kalau ada bukti dan kalau berani lapor polisi. Kalau tidak, saya yang akan lapor balik, pencemaran nama baik,” tegas Flora, tadi malam. Praktis kondisi ini membuat perang Rektorat Unsrat vs Flora Cs semakin memanas!(emem/dw)

kurang jeli. Di sisi lain, kondisi sosial masyarakat terutama di wilayah adanya pertambangan cukup mengharukan. Perjuangan rakyat setempat, yang menolak adanya pertambangan di lokasi mereka, kurang didukung oleh kekuasaan sebagai pemberi izin. Kekhawatiran rakyat sekitar soal kemungkinan bisa terjadi semacam pencemaran yang dapat membahayakan anak cucu mereka nanti, terkesan hanya angin lalu saja. Akan tetapi, dari segi kamtibmas, Sulut masih tetap lebih baik dibandingkan dengan daerah lain. Kinerja aparat kepolisian daerah (Polda) Sulut, patut diacungi jempol. Tidak ada persoalan yang menonjol terjadi di tahun 2011 lalu, dan dipredikZsikan, hal sama juga di tahun 2012 jika penegakan supremasi hukum tetap dijaga dengan baik. Karenanya, dengan posisi keamanan yang memadai, pergerakan ekonomi dengan sendirinya terjadi peningkatan. Lihat saja, sejumlah investor terus melirik Sulut, khususnya Manado. Mulai dari bisnis perumahan real estate hingga lokasi perbelanjaan yang tersebar sepanjang jalur boulevard, makin dikembangkan. Slogan Manado surga belanja menggema. Sifat konsumtif warga Manado makin tak terbendung yang berujung transaksi jual beli pun

meningkat tajam. Kembali ke ranah politik, memasuki tahun 2012 ini, proses Pilkada di sejumlah wilayah, terutama di tanah Toar Lumimuut, Minahasa Induk, Tondano, makin terasa. Pertarungan calon yang ingin menggunakan kendaraan politik, terjadi. Aksi sikut menyikut pun tak terhindarkan. Seluruh partai politik (parpol) terus berbenah, di mana mesin parpol sebagai penggerak peraup suara besar mulai beraksi. Tak heran, pencitraan para calon baik melalui baliho, spanduk maupun pemberitaan media massa tersebar hampir di seluruh pelosok desa di Minahasa. Sepertinya, hasil pilkada di Minahasa, akan menjadi semacam batu pijakan atau pembuktian, parpol mana yang nanti memiliki peluang besar memenangkan Pemilu 2014 dan pemilihan Gubernur Sulut 2015 nanti. Ini jelas termasuk pertarungan gengsi antar parpol besar, PDIP, Golkar dan Demokrat dan genderangnya mulai terdengar pada tahun 2012 ini. Di lain pihak, elit politik pun mulai bergerak yang terkesan akan melahirkan koalisi antar parpol. Pelak, jika hal ini terwujud, dengan ditunjang ketokohan, popularitas dan elektabilitas kandidat, dipastikan pasangan hasil koalisi akan menang telak pada perhelatan pilkada Minahasa nanti.(*)

Politik ... dari Halaman 1 Kita memang telah meninggalkan coretan di dinding baik pada ranah politik, pemerintahan dan hukum di tahun 2011 lalu, kendati imbasnya masih sangat terasa hingga saat ini. Bicara soal politik dan pemerintahan yang identik dengan kekuasaan, baiknya mengambil sampel tahun 1998, ketika rezim orde baru yang dipimpin Presiden RI Soeharto tumbang. Sejarah telah mencatat, selang kepemimpinan pak Harto—sapaan Soeharto—banyak kejadian besar yang terjadi, termasuk isuisu penculikan/pembunuhan para aktivis yang dianggap membangkang kala itu sampai pada pengekangan pers sebagai corong masyarakat. Setiap organisasi maupun individu yang dianggap melawan arus, pasti dibabat. Sangat terasa, politik dan kekuasaan memang paling dominan kala itu dari pada penegakan supremasi hukum. Sepertinya, kesan memaafkan sudah tak digubris lagi. Hukum ditunggangi kekuasaan. Salah atau benar, bila telah bersinggungan dengan penguasa, pasti terjerat hukum yang telah menjadi alat pemukul dari penguasa. Pun hal ini sempat berlaku hingga di daerah. Namun, seriring waktu berjalan, dengan tumbangnya pak Harto, rezim orde baru pun tersingkir. Masa reformasi tiba. Kekuasaan terkesan

kembali ke tangan rakyat. Faktanya, mulai dari Presiden, Gubernur, Walikota, Bupati hingga anggota DPR, langsung dipilih rakyat. Semua tergantung rakyat. Suara rakyat adalah suara Tuhan. Tetapi timbul pertanyaan, apa benar demikian? Sepertinya tidak. Sebab, apa yang terjadi saat ini, masih miris. Misalnya, hanya gara-gara sepenggal tulisan saja yang berbentuk kritikan, Prita masuk bui. Hanya karena sandal, seorang bocah mendekam di penjara. Hanya persoalan helm, seorang wartawan dijemput paksa aparat. Ini sepertinya bukan hukum yang bekerja, kuat dugaan ada faktor kekuasaan yang bersembunyi di balik ini. Faktor penggunaan kekuasaan dan politik juga terasa di daerah. Banyak masalah yang mencuat, termasuk penempatan dan pengangkatan pejabat yang sangat kental dengan pengaruh kekuasaan. Katanya negeri ini menganut asas demokrasi yang mengacu pada otonomi daerah, di mana, kewenangan daerah tingkat II itu ada pada Walikota dan Bupati. Pun hal itu tertuang melalui UU no 22 tahun 1999 yang telah disempurnakan pada UU no 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah. Akan tetapi, prakteknya terkesan tidak demikian. Kerap, kepala daerah se tingkat Bupati/Walikota


SENIN 30 JANUARI 2012

Devisa Sulut bertambah USD54.340

MIGAS

Pengamat: Harga BBM subsidi sebaiknya dinaikkan PEMERINTAH masih keukeuh untuk menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan alasan mengikuti UU APBN 2012. Namun, pembatasan penggunaan BBM Bersubsidi dinilai banyak pengamat merupakan kebijakan yang menyusahkan baik dalam hal administrasi maupun implementasinya di lapangan. “Kebijakan itu kalau bisa jangan dibikin ruwet baik administarsi dan pelaksanaannya. Kalau sampai ada pembatasan dan ada orang yang nggak dapat BBM, bagaimana? Ini akan menimbulkan isu politis, bisa membuat pemerintah nggak popular,” ucap Pengamat Ekonomi Chatib Basri di Jakarta, akhir pekan kemarin. Sebenarnya, kata dia, ada opsi lain yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM yang lebih baik dari pada pembatasan penggunaan BBM, yakni menaikkan harga BBM. Dengan menaikkan harga BBM maka pemerintah tidak menyubsidi orang kaya dan penyelundup BBM. “Yang paling baik itu, naikkan saja harga BBM. Saya tidak lihat efeknya terhadap inflasi karena sekarang inflasi kita rendah di bawah 4%,” tuturnya. Senada dengan Chatib, Wakil Direktur ReforMiner Institute, Komaidi mengatakan, sebaiknya BBM bersubsidi dinaikkan antara Rp1.000-Rp1.500. Dan kenaikan tersebut juga disertai dengan konversi penggunaan BBM ke bahan bakar gas. Lebih jauh, Komaidi mengatakan, kenaikan inflasi jika pembatasan penggunaan BBM bersubsidi jadi diterapkan maka akan memberi tambahan ke inflasi sebesar 0,29% di wilayah Jabodetabek. Sementara jika diterapkan di Jawa-Bali, sumbangannya ke inflasi sebesar 0,88%. Sedangkan jika diterapkan secara nasional, kontribusinya ke inflasi menjadi sebesar 1,3%.(inic)

PERIJINAN

Bapepam proses 3 ijin penerbitan RDPT BADAN Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) sedang memproses tiga ijin untuk penerbitan reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) pada 2012. “Dalam pipeline kami ada tiga RDPT yang akan diluncurkan,” tutur Kepala Biro Pengelolaan Investasi Bapepam-LK Fakhri Hilmi, saat ditemui wartawan, akhir pekan ini. Fakhri menuturkan, portofolio efek yang berhubungan dengan sektor rill masih memungkinkan untuk reksa dana penyertaan terbatas. Ia mengaku, memang sejak portofolio efek dihentikan untuk RDPT pada 2010 ada penurunan penerbitan untuk produk RDPT. Berdasarkan data Bapepam-LK pada 28 Desember 2011, ada 92 produk RDPT dengan dana kelolaan senilai Rp35,2 triliun. Bapepam-LK pun mencatatkan empat produk RDPT pada 2011. RDPT merupakan reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif penyertaan terbatas yang digunakan untuk menghimpun dana dari pemodal profesional yang selanjutnya diinvestasikan oleh manajer investasi. Selain itu, Bapepam-LK sedang memproses tiga ijin manajer investasi baru. “Kami sedang memproses tiga ijin manajer investasi baru,” tegas Fakhri. Lebih lanjut ia menuturkan, ijin manajer investasi baru tersebut diharapkan dapat selesai pada tahun ini. Memang ijin manajer investasi tersebut tergantung dokumen yang diberikan manajer investasi. Untuk meminta ijin manajer investasi antara 3 bulan-6 bulan, bahkan ada yang setahun. “Selama dokumen manajer investasi lengkap maka ada yang cepat. Waktu perijinan bervariasi antara 3 bulan-6 bulan, bahkan ada yang setahun,” kata Fakhri.(inic)

39,2 ton tepung kelapa untuk Jerman dan Rusia

PEMERINTAH selalu menekankan pentingnya penerapan K3 tapi tidak berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.(foto: ist)

3.848 perusahaan langgar norma keselamatan kerja Jakarta—Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi mencatat perusahaan yang melakukan pelanggaran aturan ketenagakerjaan dan norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada tahun 2011 mencapai 3.848 perusahaan. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar, mengatakan selama ini proses penegakan hukum bidang ketenagakerjaan dilakukan melalui upaya atau pendekatan persuasif-edukatif kepada perusahaan dan pekerja/ buruh dengan cara sosialisasi serta informasi tentang peraturan dan perundang-

undangan bidang ketenagakerjaan. “Pemerintah selalu menekankan pentingnya penerapan K3 mencegah atau mengurangikecelakaan kerja, penyakit akibat kerja dan terjadinya kejadian berbahaya lainnya. Dengan berbagai upaya kita berharap pada 2015 bisa terwujud Indonesia Berbudaya K3,” kata Menakertrans Muhaimin Iskandar di Jakarta, kemarin. Data Kemenakertrans pada menyebut jumlah perusahaan yang mendapat peringatan berupa nota pemeriksaan tahap I sebanyak 7.468 perusahaan dan jumlah perusahaan yang mendapat peringatan keras berupa nota pemeriksaan tahap II berjumlah 1.472 perusahaan. Dalam upaya penegakan hukum, pihak Kemenakertrans mengembangkan koordinasi dan kerjasama dengan aparat penegak hukum yakni, Polri, Kejaksaan Agung dan kalangan pengacara. Muhaimin menjelaskan bahwa dalam tahapan awal penerapan K3, pemerintah memberdayakan para pengawas ketenagakerjaan untuk melakukan pembinaan dan sosialiasi kepada perusahaan-perusahaan dan pekerja/buruh agar bisa menjalankan peraturan ketenagakerjaan. Untuk tahap selanjutnya, sesuai dengan prosedur

yang ditetapkan, setiap pelanggaran yang ditemukan maka harus segera diberikan “nota pertama” sebagai peringatan untuk memperbaiki kesalahannya. “Kalau masih saja mengabaikan peringatan tahap kedua dan ketiga, maka harus segera ditindaklanjuti dengan SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan) untuk membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) untuk kepentingan pengadilan, “tegasnya. Muhaimin menjelaskan penegakan hukum dalam bidang ketenagakerjaan telah sesuai dan telah diatur dalam UndangUndang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Undangundang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, UU Nomor 3 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja, dan UU Nomor 40 Tahun 2001 tentang Pembinaan Hubungan Industrial serta peraturan dan perundangundangan lainnya. Saat ini jumlah pengawas ketenagakerjaan tercatat sebanyak 2.384 orang, untuk menangani sekitar 216.547 perusahaan. Para pengawas ketenagakerjaan yang saat ini tengah bertugas terdiri dari Pengawas umum, 1.460 orang, Pengawas spesialis 361 orang, Penyidik Pegawai Negeri Sipil 563 orang.(okez)

Manado—Devisa Sulut dipastikan bertambah sebesar USD54.340 menyusul diekspornya tepung kelapa ke Rusia dan Jerman sebanyak 39,2 ton pada pekan ketiga Januari 2012 ini. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Drs Sanny Parengkuan MAP mengatakan, ekspor ke Jerman sebanyak 13,2 ton mampu mendatangkan devisa sebesar USD24.700, sementara ekspor ke Rusia sebanyak 26 ton senilai USD29.640. Dikatakan, dua negara

Pertamina bangun terminal minyak mentah Jakarta—PT Pertamina (Persero) mempersiapkan proses tender untuk mewujudkan proyek terminal minyak mentah terpusat (centralized crude terminal/CCT). Nilai investasi proyek itu 450 juta dollar AS. Terminal itu memiliki kapasitas penyimpanan minyak mentah hingga 25 juta barrel, atau setara dengan 25 hari cadangan operasi kilang dalam negeri. “Proses lelang dan engineering, procurement and construction (EPC) akan dimulai tahun ini,” kata Wakil Presiden Komunikasi Korporat PT Pertamina Mochamad Harun, dalam siaran persnya, Minggu (29/1/ 2012), di Jakarta. Proyek itu untuk meningkatkan ketahanan energi. Tujuan lain adalah, memberi fleksibilitas untuk Pertamina di dalam mencampur kombinasi antara penyerahan minyak mentah domestik dan impor. Terminal Lawe-lawe akan dikembangkan menjadi crude hub di Asia Tenggara. Hal ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang Pertamina untuk menciptakan energy hub di beberapa wilayah Indonesia.(komc)

tersebut masuk kategori pasar non tradisional, namun mampu dioptimalkan pelaku usaha di daerah ini sehingga berkembang, yang ditandai dengan permintaan pembeli dari negara tersebut terus bertambah dari tahun ke tahun. “Pemerintah daerah akan terus mendorong optimalisasi pasar Rusia dan Jerman dalam upaya mendorong pertumbuhan ekspor lebih tinggi pada tahun 2012 ini,” kata Parengkuan. Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Sulut, Hanny Wajong MSi,

m e n g a t a k a n , pengembangan pasar Rusia sudah dioptimalkan pemerintah provinsi dengan kunjungan Gubernur Sulut ke negara tersebut tahun 2011. ���Kerja sama ekonomi, perdagangan dan pariwisata yang lebih erat dengan Rusia, dan ekspor yang semakin kontinu hingga awal tahun ini,” katanya. Tepung kelapa merupakan komoditas unggulan sulut yang menempati ranking kelima sebagai penyumbang devisa terbesar bagi daerah ini pada 2011. “Volume tepung kelapa yang dikirim ke berbagai negara sebanyak 11.835,83 ton mampu hasilkan devisa sebesar USD28,28 juta,” pungkas Wajong.(haer)

BI: Bank Infrastruktur harus bebas intervensi Surabaya—Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution menyampaikan salah satu syarat suksesnya bank infrastruktur yang akan didirikan Pemerintah adalah bebas dari intervensi siapa pun dan dikelola secara profesional. “Bapindo (Bank Pembangunan Indonesia) yang dulu pernah ada . Itu gagal karena tidak profesional dan banyak intervensi,” kata Darmin di Surabaya, Minggu (29/1/ 2012). Sementara syarat lain, keberhasilan sebuah bank infrastruktur nantinya adalah harus didukung payung hukum pembiayaan jangka panjang yang kuat dan disertai dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan inflasi yang rendah. “Pembiayaan bank ini tidak akan jalan kalau inflasinya tidak karuan,” ujar Darmin. Sementara untuk payung hukum, bank infrastruktur ini membutuhkan undangundang yang bisa menjaga legalitas pendanaan dan pembiayaan jangka panjang yang dilakukannya. “Proses undang-undangnya agak lama tidak apaapa, karena kita sudah menyiapkan desain masa transisinya selama undangundang belum keluar. Desainnya masih kita diskusikandantidaklamalagi selesai,” katanya. Sementara untuk pendanaan bank ini,

Darmin mengatakan ada tiga sumber dana yang harus disiapkan yaitu dari APBN sebagai bentuk dukungan Pemerintah, lalu penerbitan obligasi yang akan semakin murah karena rating investment grade Indonesia dan dana dari BUMN berupa penempatan atau surat berharga lainnya. “Sumber dananya bisa banyak, tergantung komitmen kita untuk mewujudkannya dengan baik,” katanya. Menurut Darmin, keberadaan bank infrastruktur atau bank pembangunan ini sangat diperlukan Indonesia untuk membiayai pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan dalam mendorong pembangunan ekonomi. “Di beberapa negara maju selalu ada bank infrastruktur atau lembaga pembiayaan infrastruktur termasuk untuk pertanian atau perkebunan jangka panjang, karena bank komersial sulit membiayai kredit jangka panjang,” katanya. Dikatakannya, meski kredit investasi untuk pembangunan kelistrikan belakangan ini cukup tinggi pertumbuhannya, namun untuk membiayai sektor lain seperti pembangunan jalan, jembatan dan pelabuhan masih banyak menemuikesulitan. Sebelum-nya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta BI untuk membantu proses pembentukan bank infrastruktur untuk mendukung pembangunan infrastruktur di negara ini yang selama ini menjadi kendala percepatan pembangunanekonomi.(komc)

Produk Esemka harapkan dukungan dari Jerman Jakarta—Wali Kota Solo Joko Widodo mengungkapkan, mobil rakitan sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Solo, Esemka, membutuhkan dukungan dari Jerman. “Kita butuh dukungan sarana di perakitan dan finishing line. Mereka (Jerman) kan jagonya,” ujar Jokowi, begitu kerap ia disebut, kepada Kompas.com, di sela-sela acara Pesta Wirausaha Tangan Di Atas 2012, Jakarta,

Minggu (29/1/2012). Dukungan lainnya adalah dalam aspek teknis supervisi untuk mesin dan perakitan. Kedua hal ini diminta Jokowi ketika bertemu dengan Duta Besar Jerman, Norbert Baas, dalam kunjungannya di Solo Techno Park (STP), Sabtu kemarin. Sayang, Nobert tidak serta merta mengiyakan permintaan dukungan itu. “Mau dimeeting-kan (oleh pihak Jerman) dulu nanti akan diberitahukan,” kata

MOBIL Esemka yang menjadi “obyek wisata baru” di Surakarta.(foto: komc)

Jokowi. Kedatangan Nobert merupakan undangan dari Jokowi. Ia mengundang

Nobert untuk melihat pembuatan mobil Esemka dari dekat di Solo Techno Park (STP), Solo, Jawa

Tengah. STP sebelumnya sempat mendapat bantuan mesin dari lembaga GIZ, Jerman.(komc)

Pemerintah waspadai serbuan barang impor Indramayu—Pemerintah yakin setidaknya ada empat hingga lima negara yang telah membidik Indonesia sebagai sebagai pangasa pasar produknya dalam kurun waktu dua tahun hingga tiga tahun kedepan. Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menjelaskan, masuknya Indonesia dalam radar pasar global tidak lain karena

potensi pasar di Indonesia sangat baik. Namun, dia juga mewaspadai pergerakan pasar domestik agar nantinya tidak tergerus pasar asing. “Dengan adanya hal tersebut, kita harus melakukan langkah sistematis untuk mengelola pasar domestik,” ungkapnya kala ditemui dalam Diskusi Forum Wartawan Perdagangan (Forward), Indramayu, Sabtu (28/1/2012).

Menurutnya, Indonesia harus melakukan organize pada market. Hal ini dilakukan supaya perekonomian dan perdagangan Indonesia lebih beradab dan dapat lebih maju kedepannya. Caranya, sambung Bayu, pemerintah akan menerapkan langkah sistematis dan penting dengan dikembangkannya safe guard atau pengamanan. “Indonesia adalah negara

dengan tingkat pengamanan atau safe guard nomor tiga didunia setalah India dan Turki, dan menurut saya, pemerintah harus berani menerapkan ini. Harus ada policy mengenai hal tersebut,” paparnya. Guna mengembangkan sistem safe guard tersebut, Bayu memandang perlu dukungan dari berbagai pihak agar pasar domestik Indonesia aman dari

serbuan produk-produk impor. “Kita membutuhkan peran dari berbagai pihak khususnya masyarakat. Kalau ditemukan makanan yang tidak ada label halal, tidak berlabel bahasa Indonesia, dan sebagainya, segera saja laporkan melalui Pemerintah Daerah (pemda), dan Media akan usahakan untuk segera dihentikan peredarannya,” pungkasnya.(okez)


SENIN 30 JANUARI 2012

SWARA KAMI

Poor governance semakin kentara NEGARA dirundung perkara. Jemari duri memagari, birokrasi selalu mengaburkan isi kantor dan mengabarkan bahwa bapak dan ibu sedang turun lapangan, atau mungkin saja ada tugas luar yang membuat kita menunggu terlalu lama untuk sesuatu yang tidak ada. Gejolak naik hargadi saat menjelang. Dan ini sudah nyata terlihat karena memang regulasi harga boleh dimainkan siapa saja, apalagi bagi mereka yang punya modal lebih besar. Beberapa point penting bagi majunya perekonomian di tingkat akar rumput, yang sebenarnya bisa dikuatkan oleh regulasi dari pemerintah kita. Para petanipun masih menyiap sederet proposal lainnya untuk memenuhi berbagai kebutuhan sekarang dan hari yang sudah lewat sebab tak ada saving dana bagi mereka untuk survive selama program yang masih sebatas suara kencang berbentur tembok kepentingan. Hasil kajian yang kita punyai hingga hari ini, menyatakan bahwa Indonesia termasuk dalam kategori negara poor governance. Kajian ini melihat governance quality dengan cara menghitung besarnya governance quality index. Indeks kualitas governance diukur dari indeks partisipasi masyarakat, indeks orientasi pemerintah, indeks pembangunan sosial, dan indeks manajemen ekonomi makro. Tak ditemui tanda-tanda good governance selain omong besar yang membuktikan poor governance itu semakin kentara. Manakala rakyat bertanya tentang perkaranya yang tertunda-tunda, maka jawaban yang terdengar hanyalah igau berulang sejumlah janji tak kelar diramu. Proses birokrasi yang ribet dan panjang sudah memungkinkan kita kekal berada di titik poor governance. Rakyat disodori berbagai kerancuan takut, berita ambigu yang seperti menyuarakan keadilan. Kenalkah kita pada diri kita yang sudah menyaru berbagai penyakit global dan ikut mengigaukan keteledoran zaman ini yang lebih mencintai diri sendiri dan uang? Dalam ruang kita memohon doa-doa yang hanya mencapai loteng, kita teramat percaya pada ramalan bias segudang kata-kata penghiburan dan pada pesan singkat kemudahan dalam iklan. Berita kita saat ini tentang tanah yang akan terguncang, dan laut akan penuh badai lebih keras dari yang sudah pernah terjadi. Sembur lumpur dan petaka akan mengeringkan harapan, sehingga kita percuma mengigaukan kepedulian karena kita adalah bagian dari bencana. Sudah didengungkan saran untuk dapat memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme dalam upaya mewujud keadilan di negara kita, dengan dukungan semua orang, utamanya lembaga hukum dan peradilan. Penting diciptakan sistem akuntabilitas yang efektif. Pembuat dan pengambil kebijakan selayaknya memfokuskan usaha mereka untuk mencapai tujuantujuan yang fokus dan terarah. Demikian juga penyelenggara negara, mastinya meningkatkan pelayanan masyarakat, seraya terus memperkuat institusi publik. Di ruang kita, berita hilang daya untuk menggebrak dan mengumbar banyak perkara yang terjadi di ruang sendiri, kekhasan sudah mencontek kabar luar negeri yang membanjiri sungai-sungai lokal dengan banjir global yang membebalkebalkan kesabaran. Transparansi sudah tergadai hutang kemarin dan senyum sederet gigi taring palsu. Kita punya jawaban untuk taring-taring palsu itu yang menjorok saat senyum sebuah amplop menonjolkan bisnis beli-beli kata waktu mengigau kemarin malam dalam mimpi-mimpi yang diskenariokan deadline. Indeks efisiensi peradilan, indeks korupsi, indeks good governance, kategori kualitas governance, hanya cerita di atas kertas yang terlupa. Jika sempat, sampaikan pesan ini, dan sudahilah igauanmu. Hidangan kita pagi ini masih seperti sarapan kemarin, piringnya dipanaskan, sajiannya saja sudah basi lebih dari seminggu menunggu lupa kejadian baru yang menghentakkan kurang gizi dan antrian yang memanjang menunggu energi hilang dan bencana serta petaka sistem yang tak juga mau pergi. Mungkin ini boleh untuk kembali direnungkan. Gambaran tentang good governance. Komponen dari indeks partisipasi masyarakat adalah kebebasan politik dan stabilitas politik, sedangkan komponen indeks orientasi pemerintah adalah efiesiensi peradilan, efisiensi birokrasi dan rendahnya korupsi. Indeks pembangunan sosial dilihat dari indikator pengembangan sumberdaya manusia dan pemerataan distribusi pendapatan. Komponen indeks manajemen ekonomi terdiri dari kebijakan ekonomi yang berorientasi ke luar, independensi bank sentral, dan rasio hutang luar negeri terhadap produk domestik bruto. Berdasarkan indeks dan masing-masing komponen tersebut di atas kemudian diperoleh hasil perhitungan indeks kualitas governance. Hei, jawabnya masih tetap igau good governance yang peduli masyarakat miskin yang produk domestik bruto berbanding terbalik dengan kepunyaan dan kekayaan pejabat negara, kita tak mengaku bahwa negeri ini masih dibelit poor governance. Menggeledah isi hati, umbar yang memberi bukti sakit dan hilang pegangan diri. Kita terhanyut di deras asumsi yang menggulungkan lembarlembar solusi dari dalam lubuk sanubari. Bila senjata bicara, ledak itu sudah pasti seisi berita. Letup yang belum mau berhenti, seiris janji sumpah yang mati kutu. Dan sekarang kita sudah terbabit. Harga akan terus melambung memperlebar miskin, inilah alasan bagi tiap kita untuk berjuang dan mengembalikan daya gebrak yang pernah kita miliki untuk dapat melangkah ke mendatang. Redaksi REDAKSI menerima tulisan dalam bentuk opini, cerita, puisi atau apa saja. Redaksi berhak mengedit tulisan tanpa mengurangi makna yang dikandung tulisan itu. Kirimkan tulisan anda ke: redaksi@swarakita-manado.com atau langsung di antar ke redaksi d/a: Mega Smart VIII No.7 Kawasan Mega Mas Boulevard Manado Telp: 0431 841060, Fax: 0431 841071

PENGUMUMANNASIONALIS

SWARA ANDA

HASIL PENJARINGAN CALEG PARTAI PEMBELA YANG BAYAR

Kompetensi dan peluang

PASAL 33 UUD 1945:

Industri batubara nasional dan amanat konstitusi (2) Oleh Hiski Darmayana Sumber: pembaca berdikari DIREKTORAT Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Indonesia mencatat bahwa 71,7 persen produksi batubara Indonesia dikuasai perusahaan swasta nasional, dan sisanya perusahaan asing. Korporasi swasta nasional tersebut di antaranya Bumi Resources Group (PT. Kaltim Prima Coal dan PT Arutmin), Adaro, Berau Coal dan Indominco Mandiri. Sebagai catatan: meskipun kepemilikan saham dalam perusahaan-perusahaan tersebut didominasi oleh swasta nasional, namun skema investasi mereka kebanyakan penanaman modal asing. Bila kita mencermati tiga ayat dalam pasal 33 UUD

1945 (pra-amandemen di 2002), kiprah pihak swasta nasional (maupun asing) dalam industri strategis negara sama sekali tidak dilarang. Namun, bila modal swasta nasional maupun asing sudah begitu dominan menguasai cabang-cabang produksi vital negara, hal itulah yang melanggar pasal 33 UUD 1945 secara substansial. Perlu dipahami, Pasal 33 UUD 1945 merupakan buah pikir para pendiri negara yang menginginkan bangsa ini berjalan di atas rel sosialisme Indonesia yang berasas kekeluargaan dengan tujuan: masyarakat adil dan makmur. Dan negara kesatuan Republik Indonesia be-

serta seluruh perangkatnya dibentuk untuk menjalankan amanat itu demi tercapainya tujuan nasional. Sementara perusahaan swasta yang sedari awal didirikan dengan maksud mencari profit sebesarbesarnya tidaklah dapat dipercaya untuk mengelola sumber-sumber ekonomi strategis negara demi kemakmuran rakyat. Akibat dari penguasaan pihak swasta terhadap industri batubara nasional ialah alokasi dari hasil operasi produksi tambang yang sangat minim bagi kepentingan nasional. Sudah menjadi rahasia umum, bila sebagian besar hasil produksi batubara nasional diekspor ke negara-negara lain semacam Jepang, India, Taiwan dan Tiongkok. Berdasarkan data Kementerian ESDM, dari total realisasi produksi

batubara nasional pada semester pertama 2011 yang mencapai 150 juta ton, sekitar 121 juta ton ‘dilempar’ ke luar negeri alias diekspor. Ini berarti sekitar 80 persen dari ouput produksi batubara nasional di semester awal tahun ini diperuntukkan bagi kepentingan negaranegara lain, bukan kepentingan nasional. Sungguh ironis! Data World Coal Institute pun menunjukkan, sejak tahun 2004 Indonesia telah menjelma menjadi eksportir batubara thermal (thermal coal) terbesar dunia, ketika rakyat dan industri nasional sedang membutuhkan banyak batubara jenis tersebut guna menggerakkan pembangkitpembangkit listrik tenaga uap demi memenuhi kebutuhan akan suplai listrik. Besarnya jumlah batubara yang diekspor dari Indonesia disebabkan

oleh tingginya harga batubara internasional, yang kemudian menggoda para pelaku industri batubara swasta nasional untuk mengejar profit dengan mengekspor hasil produksinya ke pasar internasional. Selain alokasi hasil produksi yang teramat minim bagi kebutuhan nasional, dominasi modal swasta dalam industri batubara yang sepi dari kontrol negara juga mengancam penerimaan negara dari sektor bisnis ini.

(bersambung)

Semua berubah (2/selesai) Oleh Denni Pinontoan PADAHAL, Injil yang dikabarkan Yesus dan kemudian diklaim gereja sebagai isinya lebih kepada spirit penerimaan dan pengampunan, ketimbang pembedaan dan klaim subjektif atas kebenaran. Semua akhirnya harus berubah. Para penulis Injil pun sedikit banyak telah melakukan interpretasi terhadap ajaran Yesus yang mereka dengar, untuk kebutuhan ruang dan waktu mereka. Sejauh itu untuk mengakrabkan ajaran Yesus dalam ruang dan waktu yang berbeda dengan zaman Yesus tentu sah-sah saja. Tapi, kalau kemudian interpretasi itu akhirnya adalah untuk menaklukan kebenarankebenaran subjektif yang

lain, maka ini tentu menjadi tanda awas, agar tidak terjadi pemutarbalikan ajaran. Perubahan adalah suatu keniscayaan. Tapi, apa yang berubah sebenarnya dari perubahan-perubahan yang kita jalani dan saksikan itu? Janganjangan yang berubah itu, adalah fenomen dari sesuatu yang tetap. Bahwa, meski cara dan selera makan kita berubah tapi yang tetap bahwa manusia harus makan, apapun jenis makanannya. Seorang manusia berubah dari segumpal darah, menjadi janin dalam kandungan ibu, kemudian proses alamiah yang Ilahi menjadikan dia berubah menjadi bayi untuk

dilahirkan. Setelah lahir, dari bayi menjadi anak, remaja, pemuda, dewasa dan tua. Sifat, bentuk tubuh dan penampilan fisik dan psikhis lainnya memang akan berubah. Tapi, adalah fakta bahwa ada seorang manusia yang sedang menjalani perubahan hidup. Manusia yang terus berubah itu adalah tetap sebagai manusia. Cara mati pun bisa berbeda, tapi hal kematian itu akan tetap ada. Fenomen yang terus berubah itu sebenarnya telah mengaburkan kesadaran kita pada realitas yang tetap. Indera kita memang menangkap adanya gejala perubahan. Tapi, dari semua yang berubah itu sebenarnya ada yang tetap. Bahwa, hal makan-minum, manusia, sakit penyakit dan kematian, barangkali juga

kemaksiatan atau kebaikan dan kejahatan akan tetap ada. Manusia dan fenomen lain yang berubah itu ada dalam suatu realitas yang tetap. Sehingga, perubahan mestinya dimaknai sebagai pembaruan. Pembaruan, moderna, kemudian mencirikan kekinian, kebaruan, dan kemajuan. Zaman berubah dari primitif, tradisional, modern dan kemudian posmodern. Soal perubahan yang terakhir ini, banyak yang bilang, posmodern bukan terutama menunjuk sesuatu yang lain sama sekali, tapi lebih kepada adanya usaha mengkritik kegagalan modernitas yang cenderung kapitalis dan imprealis, yang bentuk responnya adalah dengan munculnya kembali kesadaran untuk menggali nilainilai pramodern.

Nah, dalam konteks ini bukan hanya perubahan yang terjadi, tapi juga pengulangan. Perubahan dan pengulangan, akhirnya disimpulkan pada realitas pembaruan. Membarukan yang sudah mapan, yang konsekuensinya harus melalui sebuah proses perubahan. Bahwa nilai keadilan, perdamaian atau dalam bahasa gereja menyebutnya damai sejahtera, mestinya adalah prinsip-prinsip yang tetap dari perubahan itu. Injil ternyata adalah tetap dalam dunia yang terus menjadi. Sebab Injil terutama adalah nilai dan spirit. Yang berubah adalah bentuk dan cara mengekspresikan nilai Injil itu. Makanya, pembaruan pemikiran dan gerakan penting dalam memaknai Injil yang tetap itu dalam ruang waktu yang terus berubah.(*)

MENYINGGUNG kembali soal sosialisasi investasi yang terus berdengung. Seperti disebut yang mana investasi itu diperlukan untuk mengisi kekosongan antara tabungan dan devisa pemerintah. Investasi ini sangat diperlukan untuk mengejar tingkat pertumbuhan ekonomi. Investasi juga akan diperlukan untuk menutup target pemasukan penerimaan pajak pemerintah. Dengan adanya investasi swasta berarti semakin banyak perusahaan yang beroperasi dan perusahaan tersebut potensial untuk dikenakan pajak. Untuk mendapatkan investasi di era yang sangat kompetitif mensyaratkan pemerintah untuk bertindak layaknya pelaku usaha jika mengharapkan investasi untuk pertumbuhan di masa datang. Di sini seharusnya kita mengerti bahwa investasi swasta tidak hanya membawa modal berupa capital namun juga managemen, keterampilan dan alih teknologi yang digunakan oleh perusahaan tersebut. Perusahaan asing juga dapat mentransfer keterampilan melalui program pendidikan dan pelatihan yang sudah mereka miliki. Di sisi lain, pelibatan dunia usaha dan stakeholders lainnya dalam setiap perumusan kebijakan publik merupakan syarat mutlak agar tercipta sebuah pemerintahan yang akuntable dan transparan, serta terwujutnya kebijakan publik yang berkualitas dan dapat diterima oleh setiap pihak. Pengambilan keputusan dan dunia usaha perlu mengkaji secara cermat bagaimana kompetensi dan peluang ekonomi dapat disesuaikan dengan permintaan pasar, baik lokal maupun global. Strategi ini membutuhkan dukungan market intelligence yang mencakup pandangan jauh ke depan mengenai pasar, termasuk dalam mengantisipasi kecenderungan dalam pasar global. Market intelligence juga mencakup analisis perubahan-perubahan pasar dan pengembangan kompetensi agar dapat memenuhi permintaan barang dan jasa yang muncul di kemudian hari. Apakah daerah kita sudah siap dengan regulasi yang boleh memberdayakan para pemangku kepentingan boleh bersua dalam model pengelolaan terpadu dan saling menguntungkan? Atau strategi ini hanya lebih menguntungkan mereka yang punya modal dalam bentuk capital dan surat sakti saja? Di ruang yang sama, modal sosial yang dimiliki masyarakat semakin terpinggir oleh realisasi investasi dan tidak ada regulasi yang memungkinkan rakyat mempertahankan posisi tawar mereka sebagai pemilik wilayah kelola. Pemerintah sendiri ada dengan euforia mereka yang larut dengan berbagai sosialisasi yang penuh janji selangit tentang surga investasi. Di sinilah kita melihat yang mana regulasi saja dan komitmen itu tidak cukup, bila tidak diikuti dengan peran yang benarbenar mau memposisikan rakyat sebagai bagian dari investasi itu. Sebab bila tidak, kita hanya akan melihat sederet pengangguran yang terus bertumbuh bersama sosialisasi yang macet, dan bukan pertumbuhan ekonomi yang adil dan demokratis.

A.J.K. Tanah Minahasa

KOMISARIS UTAMA: Ina Eryana. KOMISARIS: Christianus H. DIREKTUR UTAMA: Meilany Mongilala. DIREKTUR/PEMIMPIN REDAKSI: Hendra Zoenardjy. MANAGER UMUM/WAKIL PEMIMPIN REDAKSI: Michael Towoliu. REDAKTUR PELAKSANA: Ronald Rompas. KOORDINATOR LIPUTAN: Donny Wungow. KOORDINATOR BIDANG: Glenly Bagawie. MUSYAWARAH REDAKSI: Hendra Zoenardjy, Ronald Rompas, Donny Wungow, Glenly Bagawie. REDAKTUR: Glenly Bagawie, Tonny Mait, Daniel Kaligis, Finda Muhtar. REPORTER: Deddy Wakkary, Hanny Rais, Verdynan Manoppo. BIROBIRO: Glenly Bagawie (TOMOHON), Rommy Kaunang (MINAHASA), Rusdianto Rantesalu (MINUT), Servi Maradia (MINSEL), Stenly Lumempouw (MITRA), Wolter Pangalila (BITUNG), Sam Daleda (SANGIHE-TALAUD), Stenly Gaghunting (SITARO), Junaidi Amra (KOTAMOBAGU-BOLSEL-BOLTIM-BOLMONG-BOLMUT). KONTRIBUTOR: Heintje Mandagi (JAKARTA), Syaiful W Harahap (KHUSUS KESEHATAN). FOTOGRAFER: Bobby Rambing, KOORDINATOR ARTISTIK: Fajrin Haryanto. STAF ARTISTIK: Richard Tamara, Vecky Sentinuwo, Bobby Rambing. SEKRETARIS REDAKSI: Angelia Natasia Herline. MANAGER IKLAN: Herry Bagau, KOORDINATOR IKLAN: Stembri F Legi. TRAFFIC ADVERTISING: Aldo Larioh. SPECIAL AGENT: Debby Ch Lende. STAF IKLAN: Denny Moningka, Hervy Sumarandak, Malik Thaib, Romel Najoan,Lucy Dien, Didik Agusprianto. ADMINISTRASI IKLAN: Nancy Bertha. KOLEKTOR IKLAN: Brami Mogea. DESAIN GRAFIS: Raditha Yunika. MANAGER PEMASARAN: Noldy Poluan. STAF PEMASARAN: Meisisco Gaghana. ATDISTRIBUSI: Jendra (Minahasa, Tondano, Tomohon), Sterfi Lumangkun (Bitung), Alfrits Samolah (Minahasa), Marchel Wowor, Denny Poluan, Steven Manengkey. (Manado), Ivent Mamentiwalo (Bolmong Raya, Sitaro, Sangihe). PACKING: Samiun Hulantu. TIM PENGEMBANGAN: Juan Saraun. KOLEKTOR PEMASARAN: Reinold Welong, ADMINISTRASI: Lisa Wuisan. STAF UMUM: Deydi Mokoginta. SEKRETARIS/BENDAHARA PERUSAHAAN: Nancy Bertha. PENERBIT : PT. Sulut Lestari Press, PERCETAKAN: PT. Manado Media Grafika (Isi di luar tanggung jawab percetakan) HARGA Langganan: Rp. 45.000,-/bulan (luar kota tambah ongkos kirim) TARIF Iklan: Rp. 6000/mm kolom (BW), Rp.12000/mm Kolom (FC), ALAMAT: Mega Smart VIII No.7 Kawasan Mega Mas Boulevard Manado, Telp (0431) 841060, Fax: (0431) 841071 PERCETAKAN: Jl. AA Maramis, Kairagi, Manado. Telp (0431) 812777


Agenda Deprov Sulut Januari 2012 berjalan lancar KETUA Deprov Sulut, Meiva Salindeho-Lintang STh.(foto: donny/sk)

BADAN Musyawarah (Banmus) Deprov Sulut, Selasa (17/1) lalu, telah memutuskan agenda Deprov untuk beberapa khususnya yang dilangsungkan sepanjang Januari 2012. Rapat itu dipimpin langsung Ketua Deprov Sulut Meiva SalindehoLintang STh. Dan pelaksanaan agenda sepanjang Januari 2012 ini bisa dikata berjalan lancar. Dimulai Rabu (18/1) lalu pukul 09.00 Wita digelar Rapat Paripurna pembukaan masa persidangan I tahun 2012 dan laporan hasil reses. Kemudian pada pukul 14.00 Wita dilanjutkan dengan rapat banmus untuk menyusun Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) tahun 2012. “Pembahasan RKT ini dilaksanakan kurang lebih

seminggu, dimulai tanggal 18 Januari hingga 25 Januari 2012. Jika sudah selesai, maka 25 Januari tersebut digelar Sidang Paripurna penetapan RKT 2012,” ujar Lintang. Selain itu, diputuskan juga agar anggaran Sekretariat Deprov Sulut yang tertata dalam Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) agar dibahas dalam rapat Banmus. Sementara pembahasan serta paripurna Rancangan Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) untuk waktu dan pelaksanaannya diserahkan kepada

SUASANA Rapat Badan Musyawarah Deprov Sulut, yang digelar di Ruang Rapat II, Selasa (17/1) lalu.(foto: donny/sk)

Pansus RTRW yang sudah dibentuk. Adapun yang hadir dalam rapat banmus kemarin, selain Lintang, ada juga Wakil Ketua Sus Pangemanan SPd dan Drs Arthur Kotambunan BSc, yakni Ketua Fraksi Partai Demokrat Netty Pantow SE,

Ketua Fraksi Partai Golkar Drs Eddyson Masengi ME, dr Wisje Rompis MSi, Raski Mokodompit SH, Ir Lexi Solang, Syenny Kalangi SE, Rosmawati Nasaru SE, Winda Titah SE, dan Bart Senduk.(dewe)

SUASANA Sidang Paripurna pembukaan masa persidangan I tahun 2012 dan laporan hasil reses, Rabu (18/1) lalu.(foto: donny/sk)

SENIN 30 JANUARI 2012

Merasa tidak bersalah

Nikita Mirzani

MESKI beberapa kali aksi kontroversialnya mengundang pandangan miring masyarakat, namun Nikita Mirzani tampaknya tidak jera. Bahkan aktris s eksi ini merasa tidak ada yang perlu dipermasalahkan apalagi untuk diinstropeksi. “Sudah terlalu banyak masalah - masalah yang enggak penting untuk dimasalahin. Terganggu pasti, tapi let it flow aja,” ujar Nikita ketika ditemui di acara pers konferen Pesbukers ANTV, Studio Ecpicentrum akhir pekan lalu. Artis yang kerap dikaitkan dengan foto-foto hot ini mengaku tidak ada yang perlu diubah. Bahkan dirinya merasa bingung jika harus disuruh instropeksi diri. “Nggak ada yang harus diubah karena enggak ada yang salah,” katanya yakin. Menurut Nikita, baik dirinya maupun orang tuanya tidak pernah mempermasalahkan gosip-gosip yang beredar di masyarakat. Kepercayaan penuh yang diberikan orang tua Nikita membuatnya makin yakin pada pendiriannya. “Papaku tau anaknya seperti apa, dia santai, dia enggak masalah,” pungkasnya.(kplc)

“Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi Minsel ke-9”

KETUA Dekab dan Wakil Ketua Dekab Ny Jenny Paruntu-Tumbuan SE berfoto bersama dengan asisten I dan III Pemkab Minsel.

KETUA Dekab Minsel Boy Tumiwa Bsc SH saat menjemput anggota DPR-RI Paula Singal.

KETUA Dekab Minsel menjemput ketua Dekab Bolmut.

KETUA Dekab Minsel Boy Tumiwa BSc SH yang memimpin sidang paripurna istimewa dalam rangka Hari Jadi Minsel ke-9 memberikan apresiasi kepada pemerintah dalam hal ini Pemkab Minsel, sebab dengan semakin yang tinggi melayani masyarakat, pembangunan di tahun 2011 yang lalu dapat terasa dimasyarakat. “Kami menyampaikan apresiasi yang setinggitingginya kepada pihak eksekutif baik Bupati Minsel Christiany ‘Tetty’ Paruntu dan

PARA legislatif Minsel saat mengikuti sidang paripurna istimewa Hari Jadi Minsel ke-9.

KETUA Dekab Minsel berjabat tangan dengan Kadis Diknas Pemprov Star Wowor.

KETUA Dekab menjemput tokoh pejuang pemekaran Minsel.

Wakil Bupati Drs Sonny ‘Frans’ Tandayu, bahkan segenap jajaran yang ada di Pemkab Minsel, sebab pembangunan dimasyarakat sudah semakin terlihat. Untuk itu, saya beserta pimpinan dekab Minsel mengucapkan selamat Hari Jadi Minsel ke-9, Cita Waya Esa,” ungkap Tumiwa, yang turut diaminkan oleh Wakil Ketua Dekab Minsel I Ny Jenny Tumbuan, Wakil Ketua II Jhon Sumual SH SE, Sekwan Drs Ben Watung, beserta anggota Dekab Minsel.(esem)

KETUA Dekab Minsel menjemput Muspida Minsel salah satunya Kajari Amurang.

KETUA Dekab Minsel menjemput bupati Minsel bersama rombongan pengurus APKASI.

KETUA Dekab Minsel menjemput Uskup Manado Mgr Josep Suatan Msc.

KETUA Dekab Minsel Boy Tumiwa BSg SH memimpin langsung sidang paripurna istimewa PARA tokoh pejuang pemekaran Kabupaten MUSPIDA Minsel bersama dengan undangan dalam rangka hari jadi Minsel ke-9. Minsel. anggota Deprov Sulut Prof Joppy Paruntu.


SENIN 30 JANUARI 2012

AUSTRALIA TERBUKA

Azarenka Juara

LUAR BIASA! Satu kata itu nampaknya tepat untuk menggambarkan performa Victoria Azarenka. Melawan Maria Sharapova di partai final, Azarenka sukses menggulung lawannya dengan skor telak 6-3, 6-0. Dia juga menjadi petenis Belarusia pertama yang merengkuh gelar Grand Slam. Dilansir dari Eurosport, Sabtu, (28/1), petenis cantik yang baru berusia 22 tahun itu tampil grogi pada awal set pertama, dan sempat membuat beberapa kesalahan. Hal ini membuat Sharapova bisa mencuri poin, meski pada akhirnya Azarenka bisa menguasai keadaan dan menang 6-3. Pada set kedua, Azarenka benar-benar tampil mengagumkan tanpa cela. Sharapova yang sudah berusaha sekuat tenaga tetap tidak mampu meladeni permainan Azarenka, yang pada akhirnya menang sempurna 6-0. Seperti yang sudah ditebak, Azarenka memang tampil penuh semangat dengan teriakan khasnya sepanjang pertandingan. Sharapova juga memiliki kebiasaan mengeluarkan teriakan tiap kali memukul bola, sehingga bisa ditebak, sepanjang pertandingan dihiasi oleh lenguhan kedua wanita cantik tersebut. Kemenangan ini membuat Azarenka senang bukan kepalang. Dirinya langsung terjatuh dengan bertumpu pada lututnya usai meraih poin terakhir, sambil berteriak kegirangan di baseline. Sementara itu, Sharapova hanya bisa pasrah menahan kecewa. Kemenangan ini membuat posisi Azarenka terdongkrak di posisi pertama peringkat tenis wanita dunia.(okez)

FORMULA 1

United tersingkir GOL Dirk Kuyt di menit akhir sudah cukup untuk memastikan kemenangan Liverpool 2-1 atas rival mereka, Manchester United di Anfield, sekaligus membawa mereka melaju ke putaran kelima Piala FA. United memperoleh kesempatan emas pada menit 17. Antonio Valencia berhasil lolos dari kawalan Maxi Rodriguez. Ia langsung mendekati area kotak penalti lalu melepaskan tembakan keras. Kiper Liverpool tidak berhasil menangkap bola namun ternyata bola tersebut

justru mengenai tiang gawang. Liverpool berhasil mencetak gol pertama mereka pada menit 21. Sebuah tendangan pojok Liverpool berhasil dimaksimalkan oleh Daniel Agger. Ia berdiri tak terkawal dan berhasil memenangkan perebutan bola di udara. Tandukan bolanya tak mampu dihalau kiper De Gea. United tak tinggal diam. Mereka terus berusaha menyerang balik. Hasilnya pada menit 38 Park Ji-Sung berhasil mencetak gol United. Rafael sebelumnya

mampu menerobos sisi kiri pertahanan Liverpool. Ia berhasil mengirimkan umpan matang sebelum bola keluar lapangan. Park JiSung tak menyianyiakan kesempatan tersebut. Ia langsung menyambar bola tersebut hingga menjadi sebuah gol. Ryan Giggs berhasil mengirimkan sebuah umpan lambung ke area kotak penalti Liverpool pada menit 52. Valencia berhasil menerimanya namun usahanya berhasil

Madrid menjauh

Vettel tunjuk pelatih baru PEMBALAP Red Bul Racing, Sebastian Vettel telah menunjuk seorang pelatih baru untuk dirinya menjaga kebugaran fisik sebelum turun balapan. Bulan lalu terungkap, juara dunia Formula One 2010 dan 2011 ini telah berpisah dengan Tommi Parmakoski, yang kembali melatih tim hoki wanita Finlandia. Dengan demikian, jabatan pelatih fisik Vettel pun lowong.diri telah bekerja sama dengan Parmakoski sejak 2009. Parmakoski juga dianggap salah satu sosok sentral yang membuat penampilan Vettel konsisten selama turun balapan. Namun, majalah Sport Bild, Minggu (29/1) melaporkan, Vettel telah menunjuk seorang pelatih fisik baru, yakni pelatih asal Finlandia, Heikki Huovinen. Penunjukkan Huovinen kabarnya tak lain berdasarkan anjuran dari Parmakoski yang memang merupakan ahlinya dalam bidang kepelatihan. Huovinen sendiri sebelumnya merupakan atlet hoki es di Liga Finlandia. Kabarnya, dia segera pindah ke Swiss untuk memperdekat jaraknya tinggalnya dengan Vettel.(okez)

Jarak poin Real Madrid dan Barcelona di puncak klasemen La Liga melebar jadi tujuh angka setelah Madrid menang 3-1 atas Real Zaragoza, sementara Barca ditahan imbang tanpa gol oleh tuan rumah Villarreal, Minggu (29/1) dini hari WIB. Di Santiago Bernabeu, Madrid sempat tertinggal lebih dulu ketika dikejutkan gol pemain Zaragoza, Angel Lafita, pada menit ke12. Madrid menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-32 melalui Kaka. Pada babak kedua, Madrid menambah dua gol sekaligus memastikan

kemenangan menjadi 3-1 berkat gol Cristiano Ronaldo dan Mesut Ozil. Highlights lengkap laga Real Madrid kontra Zaragoza bisa dilihat pada video di atas. Beralih ke El Madrigal, Barcelona harus puas bermain imbang tanpa gol dengan Villarreal. Tampil tanpa Andres Iniesta yang cedera saat Clasico, Barca gagal menyelesaikan peluang demi peluang di depan gawang The Yellow Submarine yang tampil disiplin serta berkat kegemilangan kiper Diego Lopez di bawah mistar. Dengan hasil ini Barca hanya menambah satu poin menjadi 45 angka, sementara Madrid kini telah mengoleksi 52 angka. Berikut highlights laga

Villarreal vs Barcelona. Hasil imbang tanpa gol yang diraih Barcelona di kandang Villarreal, Minggu (29/1) dini hari membuat sang juara bertahan La Liga tersebut kini tertinggal tujuh poin dari Real Madrid di puncak klasemen. Pemain dan pelatih Los Cules mengakui, tujuh poin merupakan gap yang cukup besar, namun Leo Messi dkk tak ingin menyerah untuk mengejar Madrid di sisa laga musim ini. Berikut komentar pemainpemain Barcelona mengomentari situasi yang sedang dihadapi skuad Pep Guardiola tersebut. Carles Puyol: “Tentu saja saat ini kami terluka, tapi kami akan segera bangkit. Suporter tahu bahwa kami

digagalkan Agger. Hadangan dari Agger tersebut sempat membuat pemain United protes karena mereka merasa Agger telah melakukan handsball. Chriss Smalling hampir saja harus membayar mahal kesalahannya pada menit 56. Ia sempat terpeleset dan gagal menghalau bola umpan Liverpool. Andy Carroll berhasil menerima bola tersebut namun usahanya masih gagal karena mendapatkan

hadangan dari pemain bertahan United. Diduga sempat terjadi handsball oleh Smalling namun wasit tak melihatnya sebagai sebuah pelanggaran. Hernandez hampir saja mengancam gawang Liverpool pada menit 84. Serangan balik dari United sempat membuat pertahanan Liverpool terbuka. Umpan lambung ke arah kotak penalti Liverpool membuat Reinan dan Hernandez memperebutkan bola tersebut. Beruntung sang kiper akhirnya berhasil memenangkannya. Dirk Kuyt

akhirnya berhasil membuat Liverpool memimpin atas United pada menit 86. Umpan lambung Liverpool memantul mengenai badan Patrice Evra. Bola justru mengarah ke Kuyt yang telah berlari ke arah gawang United. The Red Devils terus berusaha membalas hingga akhir pertandingan namun usaha mereka sia-sia. Hingga akhir pertandingan skor tetap 2-1 bagi keunggulan Liverpool. Kemenangan ini mengantarkan Liverpool lolos ke babak berikutnya di piala FA.(blnt)

PIALA AFRIKA 2012

Guinea hancurkan Botswana BANJIR gol terjadi di babak penyisihan grup D PialaAfrika 2 0 1 2 , ketika Guinea menghancurkan Botswana 6-1. Hasil ini sekaligus memastikan Guinea lolos ke babak perempat final. Meski unggul telak, tapi kemenangan Guinea tak lepas dari keunggulan jumlah pemain. Sebab Botswana harus kehilangan

pemainnya Patrick Motsepe di paruh kedua, aki-bat kartu merah yang didapatkannya. Dua gol yang dicetak Sadio Diallo dan satu gol Abdoul Camara serta gol balasan Botswana oleh Dipsy Selolwane di babak pertama membuat keunggulan Guinea atas Botswana menjadi 3-1. Tapi di akhir babak pertama, Motsepe memberikan malapetaka dan semakin membuat Botswana terpuruk. Dia mendapatkan kartu merah di menit ke 47.

Di babak kedua, Guinea kembali menambah pundipundi gonya. Kali ini Ibrahima TraorĂŠ dan Mamadou Bah DiouldĂŠ mencetak dua go tambahan. Serta satu gol dari Naby Soumah di penghujung pertandingan menggenapkan kemenangan 6-1 Guinea atas Botswana. Sementara di pertandingan lainnya, Ghana mengalahkan Mali dengan skor 20. Dua gol kemenangan Mali dicetak oleh Asamoah Gyan menit ke 63 dan gol Andre Ayew pada menit ke 70.(blnt)


PERNYATAAN SIKAP DPD PD SULUT SIKAP DPD PD SULUT terhadap situasi PD saat ini, kami yang yang bertandatangan di bawah ini ketua dan Sekertaris DPD PD SULUT memberikan pernyataan sikap bahwa : 1. DPD PD SULUT tetap mendukung sepenuhnya kepemimpinan Ketua WANBIN dan KETUM PD hasil kongres II bandung sampai Masa jabatannya berakhir. 2. DPD PD SULUT memberi penegasan Bahwa tidak ada dasar atau pun alasan untuk menonaktivkan Ketum PD hasil Kongres II Bandung. 3. DPD PD SULUT menghimbau para senior PD di Jakarta bersikap arif dan bijak dalam memberikan statement agar tidak membingungkan dan merusak soliditas partai. 4. DPD PD SULUT menghormati proses hukum dan mempercayakan sepenuhnya kepada lembaga penegak hukum terhadap kasus mantan Bendahara DPP PD dan menghimbau kepada KPK secepatnya menuntaskan kasus tsb agar tidak mengganggu ketentraman dan kinerja PD. 5. DPD PD SULUT sampai saat ini tetap solid dan terus melanjutkan konsolidasi partai dan tetap bekerja membangun bersama rakyat.(*)

KETUA DPD Demokrat Sulut bersama pengurus.

DONOR darah Ketua DPD Demokrat Sulut bersama ibu.

AKSI donor darah simpatisan dan pendukung Demokrat Minahasa.

Godbless Sofcar Vicky Lumentut Ketua DPD Demokrat Sulut

PENYERAHAN pataka kepada ketua DPC Demokrat Manado Morris Korah.

Donor darah pendukung di Minahasa utara.

SAFARI Natal bersama ibu.

AKSI donor darah simpatisan Demokrat Manado.

”Selamat Hari Jadi ke-9 Kabupaten Minsel” BUPATI Minsel Christiany ‘Tetty’ Paruntu dalam sambutannya mengatakan, pembangunan disegala bidang akan menjadi fokus pemerintah Minsel kedepan nanti di tahun 2012, mulai dari reformasi birokrasi, pengelolaan keuangan yang baik, guna mencapai Minsel Berdikari Cepat. “Marilah seluruh komponen yang ada, kita satukan visi dan misi untuk membangun Minsel yang kita cintai ini, melalui pembangunan, reformasi birokrasi, pengelolaan keuangan, kesehatan, serta pendidikan yang gratis,” ujar Tetty, sapaan akrab Bupati Minsel ini.(esem)

BUPATI Minsel Christiany 'Tetty' Paruntu bersama dengan rombongan APKASI.

BUPATI MInsel Christiany 'Tetty Paruntu saat membawakan sambutan di sidang paripurna istimewa hari jadi Minsel ke-9. ASISTEN I Pemprov Sulut Mecky Onibala mewakili Gubernur SH Sarundajang disambut dengan tarian kabasaran Cakalele.

PENYERAHAN bantuan bibit pohon oleh Bupati Minsel Tetty Paruntu kepada masyarakat.

PENYERAHAN bantuan bibit pohon oleh Bupati Minsel Tetty Paruntu kepada masyarakat.

BUPATI Minsel saat meresmikan secara simbolis sejumlah proyek yang ada di Minsel.

KABAG Humas Sekdakab Minsel Alvons Sumenge yang ikut lomba menata buah.

KABAG SDA Sekdakab Minsel Sam Slat ST menata buah.

KETUA Umum dan Pengurus APKASI beserta undangan dalam sidang paripurna istimewa hari jadi Minsel ke-9.

PEJABAT dijajaran Pemkab Minsel yang hadir dalam sidang paripurna istimewa haru jadi Minsel ke-9.


Swara Kita, 30 Januari 2012