Page 1

Telp: (0431) 841071, Fax: (0431) 841060 e-mail:redaksi@swarakita-manado.com www.swarakita-manado.com Harga: Rp.2000,Luar Kota + Ongkos Kirim

JUMAT 23 DESEMBER 2011 NOMOR : 01872 TAHUN VI TERBIT 16 HALAMAN

Kado Natal 5.897 Triliun

SELEBRITI

Suasana damai nampak antara SHS & GSVL Manado—Di tengah umat Kristen diperhadapkan dengan persiapan hari raya keagamaan, Natal Yesus Kristus, Bumi Nyiur Melambai Sulut pun mendapat kado Natal dari pemerintah pusat sebesar Rp5.897 triliun. Dana sebesar ini adalah bagian dari 571 buah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk tahun 2012 mendatang. Angka Rp5.897 triliun ini didistribusikan untuk DIPA Kantor Pusat yang berlokasi di daerah dan instansi vertikal kementerian/lembaga berjumlah 371 DIPA dengan nilai Rp5.028 miliar, diikuti DIPA Dekonsentrasi untuk SKPD Provinsi berjumlah 68 (foto: kplc)

Natalan di Jepang

Baca: Natalan ( Halaman 11 )

WALIKOTA Manado Dr GSV Lumentut saat menerima DIPA Manado secara simblis dari pemerintah pusat yang diserahkan Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Kamis (22/12) kemarin.(foto: ist)

“Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar” (Yes. 9:1a)

PDT AA Yewangoe.

SETIAP tahun, dua induk organisasi gereja di Indonesia, yakni Persekutuan GerejaGereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengeluarkan pesan untuk jemaat dan umat

Tuhan menyambut Natal. Dan untuk tahun 2011, pesan Natal bersama ini mengangkat tema: Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar (Yes. 9:1a).

Selengkapnya inilah pesan Natal 2011 yang dikeluarkan secara bersama oleh PGI dan KWI, yang ditandatangani atas nama PGI Ketua Umum Pdt Dr AA Yewangoe dan Sekretaris Umum Pdt Gomar

SENI BUDAYA 2011

Catatan terlalu dini

Indonesia akan impor 3 kapal selam Korsel PRODUSEN kapal Korea Selatan (Korsel) menyatakan pihaknya telah menandatangani kontrak terbesar untuk kesepakatan ekspor senjata dengan Indonesia, Rabu (21/12) lalu. Oleh Daniel Kaligis CATATAN yang terlalu dini, sebut saja begitu. Kita memang berada di ujung sejarah 2011 dan sudah berada di hari keduapuluh tiga di bulan keduabelas. Di sini merangkum beberapa kegalauan yang dituliskan secara sadar maupun tak sadar oleh sang hati. Bila di kemudian hari bolehlah dilirik kembali, apakah ada kaitannya

Gultom MTh, serta atas nama KWI Ketua Mgr MD Situmorang OFMCap dan Sekretaris Jendral Mgr JM Pujasumarta. Baca: Bangsa ( Halaman 11 )

MGR MD Situmorang.

KASUS WISMA ATLET

Ruhut: Angie ring 1 Nazaruddin

PERTAHANAN

Baca: Indonesia ( Halaman 11 )

Baca: Kado ( Halaman 11 )

PESAN NATAL PGI-KWI

AGNES MONICA DUA hari lagi, umat Kristen akan merayakan Hari Natal. Banyak cara dilakukan untuk merayakan hari yang suci ini. Artis cantik Agnes Monica misalnya, memilih merayakan Natal di Jepang? Apakah Agnes akan merayakan Natal bersama orang yang dicintainya? “Ya aku akan merayakan Natal bersama orang yang aku cintai, yaitu keluarga,” ujar Agnes dengan senyum penuh arti. Artis multitalenta ini memang telah merencanakan untuk terbang ke Jepang jauh-jauh hari, lantaran keluarganya merayakan hari kelahiran Yesus Kristus di negeri matahari terbit itu. “Keluargaku sudah berangkat duluan, kalau aku ya masih harus menyelesaikan beberapa kontrak kerja dulu,” terang Agnes saat ditemui beritasatu.com di sebuah acara amal belum lama ini.

DIPA dengan nilai Rp394,5 miliar, DIPA Tugas Pembantuan untuk SKPD di Provinsi/ Kabupaten/Kota berjumlah 114 DIPA dengan nilai Rp279,3 miliar, kemudian DIPA Urusan Bersama untuk SKPD Kabupaten/Kota berjumlah 18 DIPA dengan nilai Rp196,1 miliar. Sementara untuk dana transfer yang meliputi Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Penyesuaian sebesar Rp7.911 miliar (naik 28% dari tahun 2011 lalu yang hanya Rp6.185 miliar). Adapun dana tersebut disalurkan kepada seluruh daerah melalui proses transfer langsung dari Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPBN) selaku kuasa bendahara umum negara ke rekening masingmasing pemerintah daerah.

Jakarta—Posisi anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Angelina Sondakh nampaknya semakin tersudut. Bagaimana tidak, setelah sebelumnya Muhammad Nazaruddin yang berkicau dengan menyebut

perempuan yang akrab disapa Angie itu terlibat kasus dugaan korupsi Wisma Atlet SEA Games di Jakabaring Pelambang, kini koleganya di DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul yang menyebut nama Angie. Dia menuding duit dari

Nazaruddin tersebut mengalir pada orang-orang yang berada pada ring satunya bekas Bendahara Umum Partai Demokrat atau orang-orang yang dekat dengannya.

dengan visi yang sementara bergelayut pada masing-masing pribadi kita demi menjelang hari selanjutnya. Apa yang membudaya? Di negeri ini justru miris, sebab peran korup ternyata tak lagi dapat dibendung sistem, dan inilah yang menjalar dalam peradaban. Kajian yang mungkin dipinggirkan dari budaya manusia itu sendiri juga memang terlanjur kelam. Bahwa adat hanya dipelihara di wilayah pinggiran, sementara yang menjaga itu hanyalah “perempuan”, ketika paternalisme merelakan semua ruang seakan menjadi “laki-laki”.

Kepala daerah dilarang keluar daerah!

Baca: Catatan ( Halaman 11 )

Baca: Kepala ( Halaman 11 )

ANGELINA Sondakh.

Baca: Ruhut ( Halaman 11 )

NATAL-TAHUN BARU

Manado—Peringatan keras dilontarkan Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) kepada para kepala daerah di Sulut, baik itu walikota/bupati maupun wakil walikota/wakil bupati. SHS meminta kepada para kepala daerah untuk tidak

meninggalkan Bumi Nyiur Melambai alias standby di daerah masing-masing hingga 2 Januari 2012 mendatang. Hal ini dikatakan SHS terkait isu bom bunuh diri saat perayaan Natal umat Kristen, Minggu (25/12) lusa. “Saya telah instruksikan

bupati dan walikota tidak keluar daerah hingga 2 Januari. Kalaupun ada urusan mendadak harus meminta izin tertulis kepada kami,” ujarnya di sela perayaan ibadah Pra Natal jajaran Pemprov Sulut, tokoh agama dan masyarakat

di Auditorium Kantor Gubernur, Kamis (22/12) tadi malam. Dikatakannya, selama ini bupati dan walikota keluar daerah tanpa izin gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah.

Di Indonesia 57 kasus kekerasan pada wartawan

2011, 66 jurnalis tewas di penjuru dunia Aksi kekerasan terhadap wartawan kerap terjadi. Kendati sudah di alam demokrasi, para wartawan termasuk di Indonesia, lebih khusus lagi di Sulut, beberapa kali jadi sasaran ancaman dan kekerasan. Tahun 2011 segera berakhir, dan kita coba menilik kembali ke belakang, berapa banyak kasus kekerasan terhadap wartawan yang terjadi di seluruh penjuru dunia. TAHUN 2011 ini, sedikitDesember 2011, Pakistan nya diidentifikasi terdapat menjadi negara yang pal66 jurnalis di seluruh dunia ing berbahaya bagi para terbunuh saat menjalankan jurnalis selama dua tahun tugas. Banyak di antara berturut-turut. Sepuluh mereka yang tewas saat pewarta tewas di sana, meliput wilayah-wilayah sebagian besar karena yang bergejolak, seperti dibunuh. revolusi di sejumlah negara Sekitar 1044 jurnalis juga Arab, kejahatan geng di ditahan pada tahun ini saat Meksiko, atau kisruh meliput aksi protes yang politik di Pakistan. terjadi di Tanah Arab Menurut kelompok hingga Yunani dan Wartawan Tanpa Batas Amerika Serikat. Jumlah ini meningkat hampir dua kali (RSF), jumlah serupa juga lipat dibandingkan dengan jatuh di Amerika Latin dimana tingkat kekerasan tahun lalu. meninggi. Dilansir dari ILUSTRASI para pencari berita yang menolak kekerasan Baca: 2011 ( Halaman 11 ) kantor berita Reuters, 21 terhadap wartawan.(foto: ist)


JUMAT 23 DESEMBER 2011

BKOW Sulut gelar Pra Natal dan Hari Ibu BADAN Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sulut melaksanakan ibadah Natal bersama sekaligus memperingati hari Ibu ke 83 yang diselenggarakan Kamis (22/12). Acara digelar di rumah dinas Gubernur dan turut juga dihadiri oleh Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang dan Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil Mpd, Sekprov Ir Siswa R Mokodongan. Sebelum pelaksanaan Ibadah Pra Natal dilaksanakan peringatan Hari Ibu yang ke 83 oleh seluruh anggota BKOW Sulut. Pada kesempatan tersebut Ketua Umum BKOW Sulut Ibu Deitje Sarundajang Laoh Tambuwun membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Malia Sari. Dalam sambutannya, seluruh wanita terutama kaum Ibu diharapkan bisa menjadi teladan dan mandiri menopang suami dalam segala tugas dan tanggungjawab kerja. Wanita juga diharapkan bisa bekerja keras dalam mengahadapi era globalisasi yang penuh persaingan. “Ibu merupakan salah satu pilar penonggak kahidupan bangsa, untuk itu para ibu diharapkan bisa mendukung suami dalam melaksanakan segala tugas dan tanggungjawab,” ujarnya. Seluruh ibu juga bisa membimbing anak-anak ditengah pergaulan, sehingga bisa tetap mengarahkan setiap anak ke jalan pergaulan yang benar. Selesai peringatan hari Ibu, acara dilanjutkan dengan ibadah perayaan Natal bersama yang dipimpin oleh ibu Pendeta Batasina Rantung. Selesai itu, Gubernur SH Sarundajang memberikan sambutan, dalam sambutannya, Sarundajang menyampaikan rasa terima kasih pada seluruh ibu yang bertanggung jawab penuh dalam mengurus keluarganya masing-masing. “Peran seorang Ibu dalam keluarga sangat penting, untuk itu setiap Ibu perlu mendapat penghargaan yang mulia sebagai sosok yang mencintai keluarga dengan sepenuh hati,” ujarnya. Gubernur juga mengingatkan dalam pelaksanaan Natal kali ini agar seluruh warga merayakannya dengan penuh hikmat, menjaga kemanan bersama dan saling menghormati sesama pemeluk agama. Gubernur juga menepis isu yang menyatakan ada pihak yang tidak bertanggungjawab mencoba mengacaukan keamanan di provinsi Sulut. “Saya sudah melaksanakan koordinasi dengan pihak Polda Sulut untuk meningkatkan penjagaan keamanan menjelang Natal dan tahun baru, saya menegaskan tidak ada pihak yang akan mengacaukan perayaan Natal kali ini, untuk itu saya mengharapkan semua pihak dapat bersama menjaga keamanan dan ketertiban daerah masing masing,” kata Sarundajang.(erer)

Bupati/walikota tidak disiplin ditegur SHS Masih ada yang keluar daerah tanpa minta ijin Manado—Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) menegur keras para bupat/walikota yang dinilainya tidak disiplin. Peryataan tegas SHS dikemukakanya pada acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) TA 2012 di ruang Mapalus Kantor Gubernur, Kamis (22/12) kemarin. SHS mengatakan, sedikitnya ada tiga hal yang harus menjadi perhatian kepala daerah di kabupaten/kota. Pertama, apa bila melaku-

kan perjalanan dinas keluar daerah terlebih dahulu harus memberitahukan kepada Gubernur. “Masih banyak kepala daerah yang tidak melakukan hal itu. Nanti ketemu di pesawat baru diberi tahu,” ujarnya. Kedua, dalam pengelolaan keuangan daerah hendaknya harus berhati-hati, sambil memperhatikan kualitas belanja (Quality Of Spending). Dan memastikan dana yang berasal dari APBN maupun APBD benar-benar dimanfaatkan untuk memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

Dan yang ketiga, dimintakan oleh Gubernur hasil pilihan rakyat yang kedua kali ini adalah pemberian ijin tambang. Tiga hal itu hendaknya menjadi perhatian khusus dari Bupati/Walikota. “Saya mohon sekali lagi jangan salahkan saya jika sewaktuwaktu ada aparat hukum yang akan memeriksanya, terutama bagi daerah yang secara berturut-turut mendapat disclaimer,” pintah-nya. Begitu pula dengan pemberian ijin tambang, Sarundajang mengingatkan, dari 70 ijin tambang yang telah di keluarkan oleh Bupati/Walikota ternyata baru empat ijin yang dianggap jelas. “Selebihnya dikatakan tidak memenuhi syarat

RESES DEPROV

Dumais terobos hutan Lembeh

1,8 M dana sertifikasi segera dicairkan HAL yang menggembirakan bagi para guru sertifikasi, pasalnya tunjangan profesi sebesar 1,8 milliar akan segera di cairkan. Tinggal menunggu penerbitan SP2D. Hal ini diungkapkan Kadis Dikpora Mitra Olvie Sumual MPd, yang menurutnya dana tersebut sudah ada, dan segera direalisasikan bagi 272 guru. “Prosesnya tinggal penerbitan SP2D, dan dana tersebut akan segera dicairkan ke rekening para guru sertifikasi,” ungkap Sumual, Kamis (22/12) kemarin. Lebih lanjut, ketika dikonfirmasikan soal SPJ triwulan III, Sumual mengatakan, semua berkas sudah lengkap. “Semua sudah beres, dan tinggal pencairannya saja. Jadi kemungkinan ini akan cair di antara Natal dan Tahun baru. Dan yang pasti bulan Desember ini semuanya tuntas terealisasi,” kata Sumual.(esel/rr)

karena tidak sesuai dengan kondisi sumber daya alam yang ada di daerah tersebut,” ujarnya. Sarundajang menambahkan, tahun 2012 mendatang penerapan PP No. 19 Tahun 2010 yang telah direfisi menjadi PP No. 23 Tahun 2011 Tentang kewengangan tugas gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. “Sebab saya juga dinilai oleh pemerintah pusat, maka Bupati/Walikota sesuai dengan amanat PP tersebut penilaiannya menjadi tugas saya. Karena itu apabila Bupati/Walikota tidak disiplin terutama tiga hal yang dimaksud diatas maka tak segan-segan akan saya usulkan untuk diberhentikan,” tegasnya.(erer)

MENGGUNAKAN sepeda motor, Dumais terobos Lembeh meski jalan rusak parah.(foto: ist)

Manado—Kepedulian Jhon Dumais terhadap rakyat Sulut terus dinyatakan. Buktinya, di hari kedua reses yang dilakukannya di dapil Bitung, politisi Partai Demokrat ini rela menerobos hutan Lembeh untuk menemui konstituennya, menyerap aspirasi masyarakat (asmara) setempat, sekalipun itu dilakukan malam

hari, Rabu (21/12) lalu, dengan kondisi cuaca hujan disertai angin. Di Lembeh, Ketua Komisi I Deprov Sulut ini menemui masyarakat Kelurahan Lirang Kecamatan Lembeh Utara. Sehari sebelumnya telah menemui konstituennya di Kecamatan Aertembaga dan Ranowulu. Diceritakannya Kamis (22/12) kemarin, niatnya untuk menemui warga Lembeh Utara sudah bulat apalagi telah berjanji sebelumnya. “Saya memang sudang berjanji untuk menemui warga di sana (Lirung, red), dan malam itulah kesempatan saya menemui mereka apalagi sudah janji,” kata Dumais di ruangannya di Kantor Deprov Sulut. Malam itu, Dumais yang dutemani dua staf Deprov

Sulut sekitar pukul 19.50 Wita, mulai menyeberangi Selat Lembeh dari Pelabuhan Ruko Pateten dengan kondisi laut berombak cukup tinggi. Dumais Cs tiba di Kelurahan Binuang pukul 20.35 Wita. “Dari Binuang kami melanjutkan perjalanan darat menggunakan sepeda motor,” ujarnya, seraya menyebut Darius Gampu dan Sudarman Mangamba, dua kader Partai Demokrat Lembeh yang meminjamkannya sepeda motor untuk dikendarai. Kurang lebih 8 Km dari Binuang, Dumais tiba di Lirang dengan kondisi jalan lingkar yang rusak parah apalagi berbukit. Mereka tiba sekitar pukul 22.20 Wita. “Mau tidak mau saya harus mengendarai motor sendiri, karena memang kondisi

jalannya yang sangat parah,” akunya. Warga setempat pun terkaget-kaget ketika Dumais tiba, padahal warga sudah pesimis janji tidak ditepati. Di Lirang, Dumais disambut lurah dan majelis GPdI beserta sebagian warga, karena sebagiannya lagi sudah pulang berhubung sudah larut malam. Walaupun hanya diwakili beberapa warga yang didampingi Ketua Majelis GPdI wilayah 41 Maesa Gbl Albert Awuy, dan Ketua Majelis GPdI wilayah 44 Lembeh Utara Gbl Butje Haniko, aspirasi pun langsung disampaikan kepada Dumais. “Aspirasi warga yang paling utama adalah masalah jalan, yang kami lalu, saya sudah lihat dengan mata saya sendiri, sangat parah. Selain itu masalah air bersih,” ujar Dumais. Aspirasi ini kata dia, akan dia teruskan ke Pemprov Sulut dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum, termasuk juga kepada Pemkot Bitung yang empunya wilayah. “Saya akan langsung sampaikan kepada Pemprov Sulut dan Pemkot Bitung,” tukasnya. Tak lupa dirinya menjelaskan berbagai program pemerintah yang akan dilakukan khususnya tahun 2012 mendatang. Tak ketinggalan Dumais juga menyerahkan bantuan satu unit genset sebagai alat penerangan. “Semoga bantuan ini berguna,” ucapnya. Pukul 23.30 Wita, dirinya dan rombongan kembali memulai perjalanan kembali melintas hutan pulau putus dan tiba kembali di Binuang pukul 00.35 Wita, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan laut menyeberangi selat Lembeh, dan tiba di pusat Kota Bitung pukul 01.30 Wita dini hari.(dewe)

NATAL

Masyarakat dihimbau waspadai teror Manado—Hari Raya Natal tinggal dua hari lagi. Untuk itu, masyarakat terus diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap teror. Pasalnya dari hasil analisa Polri, sebagaimana dikatakan Kapolri Jendral Pol Timur Pradopo, ancaman teror akan tetap ada jelang Natal hingga Tahun Baru ini. “Sulut memang dikenal sebagai daerah yang aman, tetapi tidak ada salahnya jika kita meningkatkan kewaspadaan, karena teror ada dimanamana. Sambil kita waspada, kita juga harus terus berdoa dan bergumul supaya Natal di daerah kita, dan Indonesia secara menyeluruh dapat berjalan aman dan damai,” himbau Wakil Ketua Deprov Sulut Drs Arthur Kotambunan BSc, Kamis (22/ 12) kemarin. Sementara itu terkait pengamanan Natal, selain aparat kepolisian dan TNI, ormas Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulut

juga siap membantu mengamankan. Tak tanggungtanggung, Ketua GP Ansor Sulut Benny Rhamdani berujar bahwa ada ribuan kader GP Ansor yang akan disebar ke sejumlah daerah di Sulut, dalam membantu keamanan dan ketertiban, sehingga perayaan keagamaan umat Kristen berlangsung khusyuk dan hikmat. “Sulut merupakan daerah yang sangat tinggi menjunjung toleransi umat beragama, sehingga Sulut bisa hidup damai dan rukun. Itulah sebabnya kami (GP Ansor, red) juga ikut mengamankan Natal. Sebagaimana juga saat Idul Fitri, pemuda gereja yang ikut membantu memberikan pengamanan,” ujar anggota Deprov Sulut ini. Persoalan-persoalan di luar daerah atau negara lainnya, terutama ancaman stabilitas bangsa harus dihindari, karena negara Indonesia merupakan negara hukum dan memberikan keleluasaan beragama.(dewe)

RTRW MITRA

Telah disetujui Kementerian PU Ratahan—Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Mitra, yang dikoordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), akhirnya membuahkan hasil positif, dimana RTRW tersebut disetujui. Pemkab Mitra melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dalam menindaklanjuti RTRW bersama Kementrian PU, akhirnya membuahkan hasil, tepatnya tartanggal 19 desember 2011 lalu, Kementrian PU menyetujui RTRW Kabupaten Mitra, dengan mengeluarkan surat rekomendasi bernomor HK.0103-Dr/669, dengan perihal persetujuan substansi persub Ranperda RTRW Kabupaten Mitra tahun 2011-2031, yang ditandatangani langsung oleh Dirjen Penataan Ruang Kementrian PU Ir Imam S Ernawi MCM MSc. Lebih lanjut, Kaban Bappeda Mitra Ir Dwigth Moddy Rondonuwu MEng, mengungkapkan, dengan disetujuinya RTRW ini oleh pihak Kementerian PU, melalui

surat persetujuan yang dikeluarkan Kementrian PU untuk RTRW Kabupaten Mitra, ini merupakan kado yang special, karena disaat akan menyambut Natal dan Tahun Baru, hasil kerja keras, bisa membuahkan hasil yang optimal bagi perkembangan Kabupaten Mitra kedepan. “Apresiasi ini kami dedikasikan bagi segenap komponen masyarakat Mitra, dan bagi semua pihak yang telah berperan penuh membantu akan percepatan penyelesaian RTRW tersebut, sehingga boleh mendapat persetujuan Persub dari Kementrian PU,” ungkap Rondonuwu, Kamis (22/12) kemarin. Sementara itu, menurutnya sesuai dengan aturan, ketika telah mendapat rekomendasi persetujuan dari Kemetrian PU, maka RTRW sudah siap di bahas ketahap selanjutnya oleh Dewan, dengan berkonsultasi ke Kemendagri dan Gubernur. “Ketika tahap selanjutnya telah selesai dibahas oleh Dewan, dengan sendirinya untuk penetapan Peraturan Daerah (Perda) akan segera dilakukan,” jelasnya.(esel/rr)


JUMAT 23 DESEMBER 2011

CATATAN AKHIR TAHUN

Kebersihan lingkungan jadi PR sepanjang masa TUGAS-tugas pemerintah dan warga masyarakat di tahun 2012 nanti dalam hal-hal yang berhubungan dengan penanganan sampah dipastikan tidak akan jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, betapa pun giatnya pemerintah

JAGARON

LINGK. IX MALALAYANG DUA KECAMATAN MALALAYANG

Kebersamaan sebagai kekuatan pembangunan TAK ada kekuatan yang lebih besar daripada sebuah kebersamaan. Dalam kebersamaan, orang dapat melakukan banyak hal hingga tuntas. Itulah yang diupayakan seorang kepala lingkungan IX Kelurahan Malalayang Dua Kecamatan Malalayang, Ferry Rasu. Menurutnya, hal tersebut saat ini sedang diupayakannya. Baca: Kebersamaan ( Halaman 4 )

KELURAHAN

KAIRAGI SATU

Tetap jaga kebersihan dan keamanan lingkungan DALAM rangka menyambut Natal 2011 dan Tahun Baru 2012, ada banyak aktivitas yang akan dilakukan oleh warga masyarakat di berbagai tempat. Hal tersebut bakal terjadi di berbagai tempat, antara lain pasar tradisional, pasar swalayan, toko baju dan kain, serta beberapa tempat lainnya. Apapun aktivitas yang akan dilakukan warga nantinya, pemerintah berpesan untuk tetap menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sekitar tempat tinggal. Hal itu dikatakan Lurah Kairagi Satu Winsy Kapoh SSTP kepada Swara Kita, Kamis (22/12) kemarin. Baca: Tetap ( Halaman 4 )

memberikan contoh di lapangan yang disertai dengan pemberlakuan peraturan daerah tentang pengelolaan sampah, nyatanya urusan sampah hingga sekarang tidak pernah tuntas. Itulah sebabnya dapat dikatakan bahwa kebersihan lingkungan

bakal jadi pekerjaan rumah (PR) sepanjang masa. Dalam hal ini memang terdapat ketidakadilan yang disebabkan oleh masih belum optimalnya kesadaran warga untuk melakukan hal-hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan.

Dari sisi kesadaran, warga yang tidak pernah mengenyam dunia pendidikan sekalipun tahu bahwa membuang sampah di sembarang tempat itu adalah tidak baik. Hanya saja yang jadi permasalahannya adalah kebiasaan buruk itu justeru

paling banyak dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai tingkat pendidikan yang cukup untuk mengerti bahwa apa yang dilakukannya itu justeru dapat merusak ekosistem lingkungan. Baca: Kebersihan ( Halaman 4 )

Oleh: Frangki Wullur

Tarif penumpang umum jangan dinaikkan sepihak! Waworuntu: Laporkan, ijin pasti akan dicabut Manado—Menjelang hari raya Natal 25 Desember 2011 dan Tahun Baru 2012 mendatang, praktis volume penumpang di setiap terminal yang ada di kota Manado akan meningkat. Kondisi tersebut pun dinilai jangan dijadikan peluang untuk dipergunakan meraup keuntungan, yang justru mencekik masyarakat menggunakan jasa angkutan umum. Hal itu pun ditegaskan, Wakil Walikota Manado,

JELANG NATAL

Dekot himbau pengendara waspada

Harley Mangindaan SE MSM. Ditegaskan Ai sapaan akrab Mangindaan, jika kedapatan ada sopir yang menaikkan tarif angkutan sepihak yang jelas tidak sesuai dengan ketentuan, pasti akan ditindak. “Saya minta, para sopir angkutan umum jangan lebih menyusahkan masyarakat dengan menggunakan kesempatan jelang hari Natal dan Tahun Baru. Baca: Tarif ( Halaman 4 )

Polda siapkan 1.500 personil kawal Natal Manado—Kabid Humas Polda Sulut, AKBP Denny Adare menegaskan pihak Polri tentunya akan berusaha mengantisipasi potensi ancaman dalam bentuk apa pun

jelang perayaan Natal dan malam pergantian Tahun Baru dengan menempatkan pasukan pada lokasi tertentu. “Ancaman belum ada, tapi kemungkinan selalu ada sehingga kita mengantisipasinya. Baca: Polda ( Halaman 4 )

KEMACETAN mulai mengepung kota Manado. Bahkan, antrian kendaraan tidak hanya terjadi di jalan raya, tapi juga sampai di kawasan Mega Mall.(foto: bobby/sk)

Manado—Jelang perayaan Natal hampir seluruh sudut kota dan jalanan protokol Manado dipadati dengan berbagai macam kendaraan roda dua maupun empat. Untuk itu, dekot menghimbau kepada seluruh masyarakat yang menggunakan kendaraan untuk dapat waspada akan arus kendaraan yang kian tak menentu saat ini, agar dapat terhindar dari resiko kecelakaan. “Kondisi jalanan saat ini semakin padat, jadi kami anjurkan agar masyarakat dapat berhati-hati dan waspada terhadap arus lalulintas yang padat. Disamping itu masyarakat harus menaati peraturan lalulintas yang ada,” ujar Anggota Dekot Manado Ferdinan Lambey. Baca: Dekot ( Halaman 4 )

HARI IBU

Runtuwene ajak perempuan kembangkan potensi Manado—Memperingati Hari Ibu yang jatuh 22 Desember 2011 kemarin, Ketua TP PKK Manado, Prof Ir Paula Runtuwene MS DEA mengajak agar kaum perem-puan terus kembangkan potensi diri terutama dalam keluarga. Pasalnya, menurut Runtu-wene, kaum perempuan yang merupakan bagian yang tidak terpi-

sahkan dari perjuangan nasional. Perempuan juga memiliki peranan yang sama dan sejajar dalam kehidupansehari-hari.“Peran perempuan dalam membangun ketahanan ekonomi untuk mewujudkan kesejahteraan terutama sektor pendidikan tentunya sangat penting. Kita tentunya kaum perempuan sangat hargai ketika kaum perempuan memper-

juangkan harkat dan martabat perempuan Indonesia. Makna Hari Ibu, kita harus lanjutkan perjuangan dengan mengisi peluang dan kesempatan untuk dipergunakandalammeningkatkansumber daya perempuan itu sendiri,” terang istri tercinta Walikota Manado, GS Vicky Lumentut. Baca: Runtuwene ( Halaman 4 )

EKORA

Pandai membaca peluang usaha NAMPAK Ketua TP PKK Manado ketika foto bersama dengan sejumlah anak sekolah yang mendapat santunan.(foto: toni/sk)

Meski tidak sempat mengecap pendidikan lanjutan setelah lulus SMA, akan tetapi seoran remaja asal Gorontalo Ipin Karim, ternyata cukup cerdik membaca peluang usaha. Jika pada bulan Januari hingga November ia hanya membantu orangtuanya berjualan ikan di Pasar Bersehati Manado, akan tetapi di bulan Desember ini. Liputan: Frangki Wullur

UPIN Karim, remaja asal Gorontalo.(foto: frangki/sk)

REMAJA berusia 17 tahun ini beralih profesi sementara untuk berjualan trompet dan beberapa aksesoris bernuansa Natal dan tahun Baru seperti topi santa claus. Untuk sebuah trompet dihargai Rp5.000, sedangkan topi santa claus Rp15.000. Upin sendiri belum sempat meneruskan pendidikannya karena terkendala biaya. Oleh karena itu ia memilih menggunakan energi di dalam tubuhnya untuk malakukan usaha produktif ketmbang menganggur di kampung. Pertengahan tahun 2011 ini usai lulus SMA, Upin langsung hijrah ke Manado untuk membantu orangtuanya berjualan ikan di pasar. Keuntungan sekaligus upah yang bisa ditabung setiap harinya sebesar Rp50.000, sisanya disetor kepada orang yang membuat tropmet tersebut. Masih ada harapan baginya untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi, namun harus menunggu beberapa tahun kedepan lagi. Baca: Pandai ( Halaman 4 )


JUMAT 23 DESEMBER 2011

KONSULTASI

APBD 2012 sukses ISU ditolak dan dihapusnya sejumlah program Pemkot Manado dalam konsultasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2012 Manado, ternyata itu tidak semuanya benar. Wakil Ketua Dekot Manado Mor Bastiaan SE SH menegaskan, konsultasi APBD 2012 seluruhnya telah sukses dikonsultasikan di tingkat provinsi dan sudah berjalan sebagaimana mestinya. “Semuanya tidak ada kendala yang berarti dan konsultasi yang dilakukan sudah sesuai dengan mekanisme yang ada. Tidak ada isu penolakan, yang ada itu memang dikembalikan untuk dikoreksi dan diperbaiki yang kemudian dikonsultasikan lagi ditingkat provinsi untuk disetujui,” aku Mor kepada sejumlah wartawan. Mor menjelaskan, tidak ada program yang dihapus, namun ada beberapa item yang harus dilakukan perubahan dan menyesuaikan dengan nomenklakur dan peraturan perundang-undangan. “Ada sedikit perubahan di mana ada penyesuaian dengan nomenkalutur saja. Termasuk masalah teknis dalam APBD yang perlu dikoreksi. Tapi semuanya telah berjalan dengan baik dan siap untuk diterapkan di tahun depan,” katanya.(dede)

2012, dekot bakal miliki mobnas baru Mewengkang: Semuanya harus ikut aturan Manado—Penetapan APBD 2012 sudah diketuk oleh pihak Legislatif dan Eksekutif Manado sejak beberapa waktu lalu. Menariknya, dari begitu banyak program pro rakyat, dekot juga menyelipkan menyangkut kebutuhan dinas mereka yakni penambahan mobil dinas (mobnas) untuk menunjang akan kebutuhan anggota Dekot Manado. Jika sebelumnya para pimpinan

alat kelembagaan dekot sudah memiliki mobnas, kali ini hampir semua anggota bakal memilikinya. “Ya, semuanya sudah ditata dalam APBD. Dan saat ini masih dalam tingkat konsultasi dan negosiasi apa akan langsung direalisasikan di tahun depan atau tidak,” ujar Sekretaris Dekot Manado Frangky Mewengkang SIP kepada sejumlah wartawan.

Dia menjelaskan, isu penghapusan program pengadaan mobnas itu seluruhnya tidak benar. Pasalnya, dari hasil konsultasi program itu masih ada, namun mengalami sedikit perubahan menyangkut nomenklatur pengadaan mobnas itu. “Memang itu penambahan mobnas itu sudah di tata. Dan masih ada namun menyangkut masalah nomenklatur dan juga

penyesuaian dengan perundang-undangan itu harus diikuti,” katanya. Lebih lanjut, mantan Kepala Kesbangpol Pemkot Manado ini menuturkan, penataan pengadaan mobnas itu sendiri sudah mengacu dalam peraturan perundangundangan, disamping melihat segi kebutuhan Dekot Manado sendiri. “Semuanya harus ikut aturan dan yang pastinya ini karena kebutuhan bukan menghabiskan anggaran yang tak perlu,” kuncinya.(dede)

SARANA PUBLIK Runtuwene ... dari Halaman 3 Ditambahkan, Wakil Ketua Ny Seylla Mangindaan Kudati ST ME, pendidikan adalah nomor satu, apalagi dalam keluarga. “Ini dimaksud agar para ibu-ibu bisa menjadikan anak-anak sebagai generasi yang kuat dan bisa meraih masa depan untuk mengisi pembangunan,” kunci Kudati. Terlepas dari itu, bertepatan Hari Ibu kemarin, Dharma Wanita Pemkot Manado merayakan HUT ke-12. Runtuwene selaku pembina Dharma Wanita Manado mengatakan, peran lewat organisasi istri PNS tentunya memiliki program pendidikan, ekonomi dan sosial budaya. “Dalam pendidikan Dharma Wanita memiliki program santunan ke anak berprestasi bagi kalangan kurang mampu. Itu harus dilanjutkan dan ditingkatkan, termasuk TK binaan Dharma Wanita Pemkot Manado pada TK Pertiwi. Kita akan memberikan fasilitas dan tenaga guru tentunya akan ada peningkatan kesejahteraan. Kedepan akan ditingkatkan agar anak-anak bisa belajar dan bisa meraih prestasi setinggi mungkin,” kunci Runtuwene.(teem)

Pandai ... dari Halaman 3 “Saya masih punya cita-cita untuk kuliah untuk mendapatkan gelar sarjana, namun perjuangan ke arah situ masih cukup panjang karena sekarang belum punya cukup biaya. Mungkin dua atau tiga tahun kedepan jika Tuhan menghendaki, saya pasti akan kuliah,” katanya.(**)

Kebersamaan ... dari Halaman 3 Sebagai kepala lingkungan, dirinya sangat mengakui bahwa kebersamaan akan melahirkan sebuah kekompakan, dan hal itu akan menjadi kekuatan dalam melakukan banyak hal, terutama mensukseskan program pemerintah. Mewujudkan lingkungan bersih dan kamtibmas yang kondusif merupakan beberapa dari sekian banyak visi Pemkot Manado yang harus sesegera mungkin dicapai. Berdasarkan pada situasi yang ada, pencapaian visi pemerintah itu belum terlalu maksimal. “Untuk itu kelemahan-kelemahan yang ada akan segera dibenahi yang didahului dengan evaluasi kinerja dan kegiatan,” ungkap rasu. Rasu juga menambahkan bahwa evaluasi yang akan dilakukan adalah melihat sejauh mana efektivitas kerja dari dirinya sebagai kepala lingkungan serta dampak dari kinerjanya yang sudah dilakukan selama tahun 2011 ini. “Mengevaluasi diri sendiri itu perlu. Setelah itu baru bisa melakukan hal yang sama kepada orang lain. Dengan demikian, melalui evaluasi yang dilakukan kita dapat mengetahui hal-hal apa saja yang masih membutuhkan pembenahan di kemudian hari,” tandasnya.(try-15)

Tetap ... dari Halaman 3 Menurutnya kedua unsur tersebut tidak bisa dipisahkan dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, baik dalam rangka perayaan hari besar keagamaan maupun hari-hari biasa. “Dalam segala situasi, warga dalam suatu wilayah membutuhkan kondisi lingkungan yang bersih dan sehat. Karena dengan demikian, semua aktivitas yang dilakukan dapat berjalan dengan senyaman mungkin. Selain itu kesehatan warga dari ancaman wabah penyakit menular dapat dicegah sedini mungkin,” tandasnya. Pada bagian lain, ditambahkan Kapoh, bahwa situasi kamtibmas yang kondusif pada suatu wilayah akan semakin menjamin warganya menikmati suasana hari raya dengan penuh rasa damai, yaitu bebas dari segala macam rasa takut. “Untuk itu, aparat kelurahan bersama dengan beberapa warga yang ada tetap dimintakan untuk memperhatikan tanggung jawabnya meski sedang merayakan hari raya bersama dengan keluarga,” katanya seraya menambahkan jika terjadi kejadian-kejadian yang dapat mengarah pada gangguan kamtibmas, agar dapat segera berkoordinasi dengan pihak yang berwajib.(try-15)

Trotoar bukan tempat jualan Manado—Pemkot Manado dipastikan akan mengambil langkah tegas bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menggunakan trotoar sebagai ruang untuk menggelar dagangannya. “Trotoar harus digunakan sebagai tempat berjalan kaki dan bukan untuk menggelar jualan PKL,” tegas Wakil Walikota Manado, Harley Mangindaan SE MSM. Pasalnya, jika dibiarkan, selain akan mengganggu hak para pejalan kaki, juga akan berdampak pada kemacetan menjelang Natal dan Tahun Baru. “Lurah dan camat saya minta perhatikan wilayah masing-masing. Jangan ada yang berjualan di trotoar, karena hal itu akan menambah kemacetan dan

PENJUALAN kembang api seperti ini sangat menggangu pengguna jalan.(foto: bobby/sk)

pengguna jalan akan terganggu,” tambah Ai sapaan akrab Mangindaan. Bukan hanya larangan yang dilemparkan Ai, pasalnya

solusi untuk menampung para PKL tersebut telah disiapkan. “Bagi yang akan berjualan kembang api dan kembang hidup (bunga), lokasi di KONI

samping jalan Sario telah dipersiapkan, termasuk pelataran gedung Pingkan Matindas. Tapi ini sifatnya sementara karena H plus 2 telah dikembalikan ke kondisi normal,” terang Ai. Di Kecamatan Malalayang pun Pemkot Manado telah siapkan lokasi untuk berdagang, yang rencananya di batas kota. “Bagi warga dari arah karombasan Winangun dan sekitarnya akan ada lokasi serupa di kompleks stadion klabat, Kecamatan Mapanget akan disiapkan di depan Wenang Permai. Tapi yang pasti pusat kota Manado dan TKB steril PKL,” tegas Ai. Disatu sisi Ai menambahkan, untuk ketertiban dan keamanan lokasi yang dilarang menggelar dagangan PKL, Sat Pol PP diminta untuk turun ke lapangan melakukan pengawasan dan penertiban.(teem)

PT Air optimalkan pelayanan tahun 2012 Manado—PT Air Manado akan mengoptimalkan pelayanan air bersih untuk warga Kota Manado pada tahun 2012. Dirut PT Air Manado Otniel Kojansouw mengatakan, pada tahun 2012 nanti akan ada beberapa terobosan baru yang akan

dilakukan pihaknya, antara lain mempertegas pemutusan sambungan kepada pelanggan yang “kumabal”. “Tahun depan hanya akan diberikan waktu 2 bulan kepada pelanggan yang belum melunasi tagihan, jika tidak maka langkah tegas

MESKI tak ada lahan bertanah, namun Kelurahan Paal Dua tetap mengupayakan adanya taman di depan kantornya.(foto: frangki/sk)

PANTAUAN

Buat taman di atas lantai beton Manado—Tidak semua kantor kelurahan di Kota Manado memiliki lahan yang cukup luas untuk dibuatkan taman. Seiring dengan dimasukkannya taman dalam unsur penilaian adipura 2012 mendatang, beberapa pejabat kelurahan bahkan harus memutar otak untuk memaksimalkan lahan yang ada. Sebut saja Kelurahan Paal Dua, yang hanya memiliki lahan bertanah hanya seluas sekitar 1 x 3 meter, sisanya lantai beton. Namun karena tidak ingin bagian depan kantornya terlihat gersang, maka dibuatlah taman diatas lantai beton dengan beberapa jenis tanaman bunga. Taman tersebut memang tidak lazim seperti yang lainnya. Namun demi memberikan kesan yang baik terhadap warga masyarakat yang datang ke kantor kelurahan, maka dibuatlah taman seperti itu. Lurah Paal Dua Olga S Kaeng sendiri mengatakan

bahwa saat ini baru itu yang bisa dibuatnya. “Sedang dipikirkan bagaimana caranya membuat taman yang lebih representativ di kemudian hari. Mudah-mudahan tahun depan akan terealisasi,” katanya. Selain itu ditambahkan kaeng, rencana tersebut juga akan dibucarakan bersama dengan para kepala lingkungan dan tokoh-tokoh masyarakat karena didalamnya ada unsur finansial. “Yang akan dipikirkan bersama, yaitu jika rencana pembuatan taman disetujui, maka yang perlu dipertimbangkan bagaimana mendapatkan dukunga dana untuk itu. Apakah akan diambil dana yang dialokasikan pemerintah atau diupayakan secara swadaya, itu tergantung hasil pertemuan kelak,” ungkapnya. Ditambahkan Kaeng, memang lingkungan kantornya masih membutuhkan penataan, namun karena keadaan saat ini belum memungkinkan karena terhambat oleh adanya pekerjaan pembuatan drainase dn pelebaran jalan.(try-15)

awal 2012 akan disediakan layanan pembayaran melalui ATM. “Januari 2012 PT Air bekerja sama dengan salah satu bank untuk layanan pembayaran melalui ATM,” ujar Rantung seraya menambahkan untuk THR karyawan, PT Air sudah mampu menyelesaikannya, sehingga kesejahteraan karyawan tetap terjaga.(haer)

pemutusan aliran air akan segera dilakukan,” kata Kojansouw kepada sejumlah wartawan. Selain itu, kata Kojansouw, selama dalam suasana Natal pihaknya tetap membuka layanan terkait berbagai keluhan masyarakat seperti

kerusakan pipa atau meteran air . “Untuk melayani perbaikan kerusakan pipa air yang dikeluhkan masyarakat, PT Air respon kapan saja,” tukasnya. Kojansouw menjelaskan, ada berbagai program yang disiapkan pihaknya untuk

memudahkan pelanggan. “Untuk pembayaran pemakaian, PT Air telah sediakan 50-an loket yang menggunakan system online yang tersebar di beberapa kecamatan,” ungkapnya. Sementara itu, Humas PT Air Manado Joshua Rantung mengatakan, untuk lebih memudahkan para pelanggan khususnya bagi mereka yang menggunakan ATM,

merupakan tempat sampah itu sendiri. Inilah bukti yang berlawanan bahwa kesadaran warga untuk membuang sampah ternyata masih tinggi. Jika mental warga masih seperti ini di tahun 2012 mendatang, maka pihak pemerintah dari seluruh tingkatan dijamin masih akan menjadi “budak” sampah oleh warganya sendiri. Meski tugas-tugas pemerintah tersita oleh sampah, namun tanggung jawab untuk melayani kebutuhan warga masyarakat seperti pengurusan dokumendokumen kependudukan serta

urusan lainnya tak lantas terabaikan begitu saja hanya karena mau mengangkat sampah dari saluran air yang ada di depan rumah milik warganya sendiri. Kelurahankelurahan yang ada di wilayah Mapanget, Sario, Singkil, Tuminting, Bunaken, Wanea, Wenang, Tikala dan Malalayang tetap menjalankan tugas-tugas pemerintahan lainnya, seperti mengupayakan agar tagihan pajak bumi dan bangunan (PBB) semaksimal mungkin. Namun diluar semuanya itu, abdi negara yang katanya ujung tombak pemerintahan

itu ternyata masih perlu diasah lagi dengan berbagai program penguasaan teknologi komputer. Hal ini dirasa perlu karena ada beberapa kelurahan, untuk membuat surat-surat saja masih harus bergantung pada lurah, sekretaris kelurahan, atau staf yang ditugaskan untuk itu, sementara personil lain di kelurahan yang bersangkutan tidak tahu mengoperasikan komputer. Hal ini tentu akan memperlambat kinerja kelurahan itu sendiri secara umum. Bukan bermaksud meninggalkan teknologi lama

seperti mesin ketik dua jari, akan tetapi sudah saatnya beralih ke teknologi yang lebih modern. Mungkin dalam hal ini pemerintah Kota Manado perlu mempertimbangkan program konversi teknologi penggunaan mesik ketik ke komputerisasi. Jika saat ini masyarakat diminta untuk belajar menggunakan kompor gas berbahan bakar gas LPG, maka pemerintah sendiri khususnya di tingkat Kecamatan dan Kelurahan juga harus siap dengan konversi teknologi dari mesin ketik ke komputer.(**)

nyaman. Dinas Perhubungan Manado saya minta bertindak,” kunci Ai. Kadis Perhubungan Manado, YB Waworuntu yang dimintai tanggapannya pun menegaskan, jika ada

sopir yang menaikan tarif lebih dari yang telah ditetapkan, silahkan laporkan ke Dishub Manado. “Saya siapkan line telepon untuk pengaduan masyarakat di 085256145321

atas nama Pak Donald Wilar Kepala Seksi Dalops Dishub Manado. Catat DB-nya dan nama sopirnya, serta kendaraan umum itu jurusan mana, dan lokasi kejadiannya jika naikkan tarif

sepihak. Saya pasti akan berikan sanksi yang setimpal, mulai dari pembekuan ijin dan pencabutan ijin trayek kendaraan tersebut,” tegas Waworuntu.(teem)

mulai dari tingkat Kepala Lingkungan, Kelurahan hingga di Kecamatan. “Saya himbau warga juga antisipasi keamanan, peka akan lingkungan dan terus terapkan tamu wajib lapor

1X24 jam dengan aktifnya Poskamling. Jika ada orang yang dicurigai langsung laporkan ke pihak berwajib jangan main hakim sendiri,” kunci GSVL sapaan akrab Lumentut.(teem)

Kebersihan ... dari Halaman 3 Pemerintah boleh saja mengatakan bahwa di saat ini warga masyarakatnya sudah sangat menyadari akan pentingnya menciptakan kebersihan lingkungan, dan hal itu dipercaya 100%. Namun satu hal yang tidak disadari bahwa pada saat-saat dimana dibutuhkan keterlibatan warga dalam sebuah kegiatan kerja bakti pada hari Jumat dan kesempatan lainnya, yang terlihat hanya camat, lurah, dan kepala lingkungan yang merelakan dirinya mengambil alih tanggung jawab warganya. Pemerintah sendiri

memang tidak pernah mengeluh akan situasi tersebut, karena biar bagaimanapun juga mereka mengakui bahwa itu sudah merupakan bagian dari tugas mereka. Sampah memang boleh ada dimana-mana asalkan pada tempat yang seharusnya. Namun pemandangan yang tersaji di beberapa titik pusat kota ini justeru tidak seperti itu. Temuan di lapangan justeru sangat bertolak belakang, dimana sampah lebih banyak terlihat di trotoar, pinggiran jalan, dan pot bunga, daripada wadah yang sejatinya

Tarif ... dari Halaman 3 Tarif angkutan umum sudah ada aturannya, jangan lagi sampai mencekik leher masyarakat,” tegas Ai sembari menambahkan, ongkos angkutan umum jangan dinaikan sepihak. Dishub Manado pun dimin-

ta jangan hanya diam ketika ada laporan masyarakat terkait dengan kenaikan tarif sepihak. “Langsung bertindak agar masyarakat yang akan pulang kampung atau yang akan menggunakan jasa angkutan umum merasa

Polda ... dari Halaman 3 Untuk itu saya berharap masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru, namun harus tetap waspada terhadap potensi ancaman tersebut dan menjaga keamanan di lingkungan,” terang Adare kala berada di Pemkot Manado kepada Wartawan. Lanjutnya, dalam pengamanan tersebut Polda Sulut akan mengerahkan 1.500 personil dan dibantu oleh

TNI serta Satpol PP Pemkot Manado. “Pengamanan akan ditingkatkan pada gereja begitu juga peningkatan keamanan di sekitar lokasi wisata dan pusat keramaian saat liburan Natal dan Tahun Baru,” tandas Adare. Walikota Manado, GS Vicky Lumentut pun langsung mengapresiasi akan aksi Polda Sulut dan menyatakan siap membantu dengan gelar koordinasi

Dekot ... dari Halaman 3 Lambey melanjutkan, selain kewaspadaan dari para pengendara, pihaknya meminta agar dari instansi terkait harus segera membentuk posko pengamanan untuk meminimalisir segala hal buruk yang mungkin saja terjadi. Disamping untuk menjadi lokasi tempat informasi bagi masyarakat. “Posko-posko keamanan harus ada di sejumlah titik rawan. Mengingat, selain menjadi tempat informasi warga tapi juga posko ini dapat menjadi posko bantuan dengan cepat apabila dilokasi tersebut terjadi kecelakaan,” katanya.

Lebih lanjut Kader Partai Demokrat ini mengharapkan agar menjelang malan Natal kondisi aman dan tentram seperti saat ini harus terus dijaga dengan meningkatkan pengamanan dan penjagaan disetiap sudut kota termasuk rumah ibadah. “Pengamaan ketat sudah harus dilakukan jelang malam Natal, sebab selain daerah mayoritas pastinya keamanan jelang malam natal harus betul-betul diperhatikan oleh aparat keamanan. Kalau perlu ada personil yang berjaga disetiap gereja dan rumah ibadah di Manado,” tutupnya.(dede)


JUMAT 23 DESEMBER 2011

Kapolda Sulut resmikan Mako Polresta Manado

Kajati: Kasus PNBP Fisip Unsrat di-P19 Berkas perkara masih harus diteliti & diperbaiki

KAPOLDA Sulut saat menandatangi prastasi peresmian Mapolresta Manado yang baru.(foto: ist)

MAPOLRESTA Manado secara resmi memiliki kantor baru. Hal ini ditandai dengan penyerahan kunci bangunan setinggi tiga lantai tersebut, yang secara resmi diserahkan oleh Kapolda Sulut Brigjend Pol Drs Carlo Brix Tewu Msi, kepada Kaplresta Manado Kombes Pol Drs Amran Ampulembang Msi, Kamis (22/12) kemarin. Dalam peresmian ini turut dihadiri Danlantamal VIII Manado Laksamana Pertama Sugianto SE MAP. Dalam sambutannya, Kapolda mengatakan dengan adanya Mako Polresta yang baru ini, maka pihak kepolisian dapat lebih meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, secara tepat dan proporsional sehingga nantinya Polri bisa lebih dicintai masyarakat. “Pembangunan gedung Mako polresta yang baru yang dibangun di pusat kota yang juga sebagai pusat perekonomian atau pusat bisnis di kota Manado, ditujukan agar kepolisian dapat melayani masyarakat secara cepat dan maksimal,”ujar Kapolda. Selain itu, Tewu meminta agar seluruh unsur Kepolisian dapat melakukan koordinasi dan kemitraan dengan instansi terkait guna terwujudnya keamanan dan ketertiban kota Manado khususnya dan seluruh masyarakat Sulut pada umumnya. “Koordinasi dan kemitraan sangat dibutuhkan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban di daerah yang kita cintai bersama ini,” tambah Tewu. Selain Gedung Mapolresta Manado turut di resmikan juga sejumlah sarana dan prasaran milik Polda Sulut lainnya, yang total anggaran mencapai Rp 21 Miliar, yakni Barak siaga Dalmas, Rumah dinas Kapolresta Manado, rumah dinas Karo Ops Polda Sulut, tiga pos polisi di wilayah polres Talaud yakni pos Polisi Apan, Kakorotan, dan Marampit, serta tiga pos polisi lainnya di wilayah Polres Sangihe pos Polisi Makalehi, Tatoraeng dan Matutuang. Yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kapolda Sulut yang turut disaksikan oleh seluruh jajaran yang ada di Mapolda Sulut. Dengan adanya pembangunan ini, Kapolda mengharapkan agar para pengguna bangunan dapat turut mejaga dan merawat bangunan tersebut sehingga masa usia pakai bangunan bisa lebih panjang. “Semoga apa yang telah dibangun ini dapat dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” tambah Tewu. Dan untuk gedung Mako Polresta yang lama, dikatakan Kapolda akan dijadikan ruang stanbye force, yang dimaksudkan agar jika dalam situasi yang diperlukan, kekuatan-kekuatan polisi akan ditempatkan disana sehingga dapat mengantisipasi ketika ada perkembangan situasi di kota Manado.(try12)

Perkara tidak selesai mekanisme, akan diperiksa UNTUK penanganan suatu perkara telah ditentukan lamanya yaitu 6 bulan sudah harus diputus. Ini sesuai edaran Mahkama Agung (MA) RI. Namun tidak menutup kemungkinan hal tersebut bisa tertunda berdasarkan mekanisme yang berlaku. Hal tersebut dikatakan Hakim Pengawasan PT Manado, DR Manahan M P Sitompul SH MHum, yang diketahui sebagai Humas PT Manado, ketika dikonfirmasi wartawan, (22/12) kemarin. “Berpedoman pada surat MA, maka 6 bulan lamanya penanganan perkara. Namun bila ada sesuatu yang menjadi hambatan, maka itu dibuatkan laporan ke Pengadilan Tinggi,” ujar Sitompul. Hal yang menjadi hambatan, menurutnya, terdakwa sakit dibantarkan, saksi ahli yang telah dipanggil sedang cuti ke luar negeri. “Namun laporannya harus jelas disampaikan ke PT. Kalau, tidak diselesaikan akan kita periksa sesuai konrol laporan bulanan,” tegas pria yang pernah mengikuti seleksi calon hakim agung ini.(veem)

Manado—Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut, I Ketut Arthana menyatakan bahwa untuk berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi dana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, saat dikembali lagi kepada Kejari Manado untuk diteliti dan diperbaiki. “Itu sudah dikembalikan dalam P19 ke Kejari Manado. Diusahakan kasus itu

untuk segera rampung dan selanjutnya bisa dilimpahkan ke penuntutan dan ke pengadilan,” jelas Arthana, kepada Swara Kita. Sebelumnya, Kepala Kejari Manado Andy Muh Iqbal Arief SH MH menjelaskan kalau kasus ini sendiri tetap berjalan dalam pengusutan. “Tinggal melengkapi beberapa hal untuk selanjutnya dilimpahkan. Sementara untuk tersangkanya masih satu orang yaitu YL,” jelas Arief. Ketika di singgung menge-

nai ada kemungkinan tersangka laninya. Kajari mengatakan bahwa itu sesuai fakta yang diperiksa tim penyidik. “Sementara itu dulu kalau ada fakta pemeriksaanya lain kita lihat, tentu juga kita akan tetapkan tersangka lain juga sesuai fakta perkembanganya,” tukas mantan Asisten Intelejen (Assintel) Kejati Jambi ini. Seperti diketahui, pengusutan akan dugaan tindak pidana korupsi akan dana PNBP di Fisip Unsrat Manado ini, sudah memasuki tahap DIK yang sebelumnya dilakukan penyelidikkan (LID) dan menetapkan tersangkanya. Oleh tim penyi-

dik saat itu, juga sudah memeriksa sejumlah staf dan dosen dari Fisip Unsrat dalam kapasitas mereka sebagai saksi-saksi untuk pengusutannya. Namun, hingga kini kasus tersebut belum juga dilimpahkan ke pengadilan, tanpa diketahui jelas alasannya. Diketahui juga, saat Kajari Manado masih dipegang Ajimbar SH, dirinya telah mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) terkait kasus senilai Rp100 juta lebih ini. Dan juga dalam DIK-nya, penyidik sudah menetapkan tersangka yaitu oknum Bendahara Fisip berinisial YL alias Yosphin.(veem/vs)

KTU JABAT KAJARI TONDANO

Wakajati dipromosikan jadi Kajati Papua

MONANG Pardede.

Manado—Mutasi besarbesaran kembali dilaksanakan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Untuk jajaran Kejaksaan Tinggi (Ke-

R Tarihoran.

jati) Sulut sendiri, ada tiga orang yang dipromosikan dalam mutasi ini. Ketiga orang tersebut adalah Wakajati Sulut, Monang Par-

dede SH MH dipromosikan menjadi Kajati Papua, Kabag TU Kejati Sulut, Risman Tarihoran SH MH dipromosikan menjadi Kepala Kejari Tondano menggantikan Sutarto SH, di mana Sutarto dipromosikan menjadi Kajari Magetan, menggantikan putra Sulut Robert Moudy Ilat SH yang saat ini masuk ke Gedung Kejagung RI menjabat salah satu Kabag di bagian Pembinaan Kejagung. Monang Pardede ketika diberi ucapan selamat langsung oleh Swara Kita akan promosi ini mengucapkan terima kasih akan dukungan selama ini terhadap dirinya dalam memegang

jabatan Wakajati Sulut. Sementara KTU Risman Tarihoran sendiri yang diketahui sangat berprestasi dalam menangani dan menganalisis beberapa perkara tindak pidana korupsi, hanya tersenyum ketika diberi selamat oleh wartawan dan beberapa rekan-rekan di Kejati Sulut. Kepala Kejati Sulut, I Ketut Arthana ketika dikonfirmasi akan promosi ini, juga merasa salut dan bangga akan hal itu. “Mereka memang sangat baik dalam kinerjanya. Maka dari itu sudah wajar jika memang harus dipromosikan oleh Kejagung RI,” kata Arthana.(vees)

PENGALIHAN PENAHANAN

Terdakwa di Pengadilan Tipikor dipindahkan ke Kotamobagu Manado—Majelis Hakim Verra Linda Lihawa SH MH, didampingi dua orang anggota Majelis Hakim Novrry T Oroh SH Nich Samara SH MH dengan dibantu Panitera Pengganti (PP) Fonneke Tamara SH, akhirnya mengabulkan permohonan penanguhan atas terdakwa SD alias Susanti (41) warga Jalan Amal, Kelurahan Mogolaing, Kota Kotamobagu yang diduga melakukan penyuapan berupa pemberian uang kepada Noes T Mokodongan ST selaku eks Kadis PU Kota Kotamobagu (KK) ber-

jumlah Rp43 juta untuk mendapatkan proyek. Terdakwa didampingi Penasehat Hukum (PH) Veri Satria Dilapanga SH, dalam persidangan dengan agenda eksepsi tersebut menyatakan bahwa Jaksa Penuntut Umum tidak cermat dalam membuat surat dakswaan. Dimana dalam surat dakwaan JPU, mengenai waktu, tempat kejadian dan objek perkara. Demikian pula subjek hukum adalah sama persis atau perkara ini sebelumnya telah diajukan dantelah mempunyai kekuatan hukum tetap maka haruslah

dinyatakan perkara nebis in idem. Selanjutnya, PH mengajukan permohonan penangguhan atas penahanan terdakwa dari Rutan Manado dialihkan tahananya ke tahanan Kota Kotamobagu. Setelah bermusyawarah, akhirnya Majelis Hakim mengabulkan penangguhan penahanan terdakwa dari tahanan Rutan Manado ke Tahanan Kota Kotamobagu dengan alasan kemanusiaan. “Penanguhan terdakwa kita kabulkan karena alasan kemanusiaan. Di mana terdakwa saat ini

mempunyai anak balita berumur 5 tahun yang masi butuh kasi sayang dari terdakwa yang juga se-orang ibu rumah tangga,” ujara Ketua Majelis Hakim Verra Linda Lihawa SH MH, melalui Humas PN Manado, Novrry T Oroh SH, ketika dikonfirmasi wartawan usai sidang di Pengadilan Tipikor Manado, Kamis (22/12) kemarin. Padahal sebelumnya, oleh majelis hakim telah menetapkan agar terdakwa sejak Kamis (15/12) hingga 13 Januari 2012, agar ditahan di Rutan Manado. Sidang ini sendiri ditunda oleh Majelis Hakim hingga pekan depan dengan agenda tanggapan JPU Lukman Efendy SH, atas eksepsi atau keberatan terdakwa. (veem)

JELANG NATAL & TAHUN BARU

Kapolsek Mapanget ingatkan warga junjung tinggi kerukunan Manado—Kapolsek Mapanget Iptu Luher Tadung mengingatkan agar seluruh warga masyarakat yang ada di wilayah hukum Polsek Mapanget, dapat tetap menjaga dan menjujung tinggi kerukunan antar umat beragama. Sehingga segala gesekan yang mungkin timbul dan dapat berujung pada tindakan kriminal dapat diantisipasi. “Dengan adanya saling toleransi antar umat beragama, serta saling menjaga dan menjunjung kerukunan antar sesama pemeluk agama maka kerukunan dan keamanan yang kita inginkan bersama

dapat tercapai,” ujar Tadung yang ditemui wartawan di ruangannya Kamis (22/12) kemarin. Ada lima butir himbauan yang telah disebarkan oleh Mantan Kapolsek Lapangan ini dalam bentuk pamflet yang dipasang di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polsek Mapanget, yakni Dalam pelaksanaan ibadah-ibadah pra natal serta menjelang hari natal dan tahun baru agar warga tetap dan menjunjung tinggi kerukunan antar umat beragama, warga diminta memantapkan keamanan dan ketertiban bersama dilingkungan

masing-masing dengan tidak mengkonsumsi miras ditempat umum serta peka terhadap orang baru atau orang yang belum dienal, lebih waspada dan mencegah pencurian dengan memastikan kondisi rumah maupun kendaraan dalam keadaan aman dan terkunci, demikian juga jika akan bepergian agar supaya dapat memastikan segala sumber-sumber api seperti lilin, lampu botol, maupun kompor sudah berada dalam keadaan mati, serta jika menggunakan kendaraan agar dapat mentaati peraturan lalu linta. Dengan demikian selain

LUTHER Tadung.

keselamatan diri sendiri dapat terjaga kita juga menjaga keselamatan orang lain. “Kami selalu berkoordinasi dan bekerja sama dengan unsur pemerintahan Kecamatan Mapanget, sehingga ketertiban dan keamanan dapat selalu terjaga,” tutup Tadung. (try12)

PASAL 340 TAK TERBUKTI

Kenter & Stenly divonis 12 tahun

KEDUA terdakwa saat mendengarkan vonis hakim, Kamis (22/12) kemarin di PN Manado.(foto: verdy/sk)

Manado—Dua terdakwa Frits R Stenly Wawoh alias Kenter (36) warga Teling Atas, Lingkungan II, Kecamatan Wanea dan Stenly Steward Tulen alias Stenly warga yang sama divonis masing-masing 12 tahun penjara oleh Majelis Hakim yang diketuai Aris Bokko SH, didampingi dua anggota Majelis Hakim IGK Wanugraha SH, Sahur Sitindaon SH dengan Panitera Pengganti (PP) Joppy Sinjal SH. Putusan tersebut dibacakan oleh Majelis Hakim dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Kamis (22/12) kemarin. Pasanya, oleh Majelis Hakim bahwa perbuatan yang dilakukan oleh keduanya tidak terbukti melakukan pembunuhan berencana dengan alasan terdakwa ditelepon oleh anakanya untuk meminta uang serta antara terdak-

wa dan korban tidak ada masalah sesuai dengan pengakuan oleh kedua terdakwa. Namun oleh Majelis Hakim bahwa perbuatan yang dilakukan keduanya terbukti secara sah melakukan pembunuhan secara bersama-sama sehingga mengakibatkan korban Jefry Pontonuwu alias Jack meninggal dunia. “Kita menghukum orang bukan karena sistem balas dendam, namun memberikan hukuman agar ada efek jera terhadapa para pelaku pembunuhan yang akhir-akhir ini sering menggunakan barang tajam,” pesan Bokko. Seperti diketahui sebelumnya, JPU Alexander Sulung SH, telah menuntut hukuman 12 tahun penjara karena menurut JPU, perbuatan keduanya melanggar Pasal 340 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP yaitu pembunuhan berencana.(veem/vs)

PENGADUAN

PN Manado paling banyak laporan Manado—Meningkatnya perkara-perkara yang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Manado yang juga diketahui sebagai Pengadilan Tipikor Sulut tersebut, mendapat perhatian serius dari Pengadilan Tinggi (PT) Manado, sebagai pengawasan seluruh PN se-Sulut. Humas PT, DR Manahan M P Sitompul SH MHum ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (22/12) kemarin, di ruang kerjanya tidak menampik adanya laporan tersebut. “Dari surat pengaduan seluruh PN se Sulut, oknum hakim di PN Manado yang paling banyak pengaduan,” ujar Sitompul.

Hakim Tinggi ini juga menambahkan bahwa untuk tahun ini sendiri, pihaknya telah menerima pengadian dari masyarakat yang sudah ditindak lanjuti. Diantaranya pengaduan terhadap oknum hakim, oknum Panitera Pengganti (PP) serta juru sita yang diduga melakukan penanganan perkara yang tidak sesuai dengan mekanisme. “Untuk hakim ada 7 orang yang diproses dan satunya sudah dipecat awal tahun ini. Sedangkan untuk PP ada 4 hingga 5 orang yang diperiksa. Dan untuk juru sita diadaukan dari PN Tondano,” ujar Manahan yang diketahui sebagai Hakim Tinggi Pengawasan tanpa merinci siapa yang diperiksa tersebut. (veem)


JUMAT 23 DESEMBER 2011

Pohon Natal berukuran besar di kantor walikota

Mintom diperketat

SUASANA natal benar-benar terasa di Kota Tomohon. Selain sejumlah pertokoan ramai menjual pernak pernik Natal, Pemkot Tomohon juga menghias kantor walikota dengan sejumlah ornament Natal. Seperti terlihat di lobi kantor walikota Tomohon dimana 1 buah pohon Natal berukuran besar turut meramaikan Natal tahun ini. Pohon Natal tersebut tingginya sekitar 8 meter karena ujung paling atas pohon tersebut sudah berada dilantai 2, tepatnya di depan ruangan Walikota Tomohon Jimmy Eman SE.Ak. Menurut juru bicara Pemkot Tomohon, Ruddy lengkong SSTP mengatakan dirinya tidak tahu persis berapa tinggi pohon tersebut, namun jika melihat dari dasar lantai 1 sampai plafon lantai 2, maka diperkirakan tingginya mencapai 8 meter. “Yang paling tahu adalah Kabag Umum, namun kira-kira tingginya 8 meter,” kata lengkong. Lengkong juga mengatakan jika pohon Natal tersebut sudah terpasang sejak awal bulan Desember ini. Tujuannya adalah ingin menghadirkan suasana Natal di lingkungan kerja para pegawai, apalagi sebagian besar PNS di pemkot adalah umat Nasrani. Pohon Natal ini cukup menarik perhatian PNS di lingkup pemkot Tomohon. Sejumlah PNS hampir tiap hari mengabadikan pohon Natal tersebut melalui kamera handphone. Tak ketinggalan juga para kuli tinta pos tomohon yang kala santai meluangkan waktu bercengkrama di depan pohon Natal tersebut.(gebe)

JELANG NATAL

Tomohon mulai macet

NAMPAK Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Selasa (22/12) kemarin dalam acara Gelar Pasukan Pengamanan Natal 2011 dan Tahun Baru 2012, yang di laksanakan di Lapangan Mapolresta Tomohon.(foto: ist)

-

Kota Tomohon dijaga oleh 530 personil, Polres Tondano siapkan kekuatan penuh Sulut—Polres Tomohon, Selasa (22/12) kemarin menggelar upacara Gelar Pasukan Pengamanan Natal 2011 dan Tahun Baru 2012, yang di laksanakan di Lapangan Mapolresta Tomohon. Turut hadir dalam upacara tersebut, segenap unsur Muspida, para pejabat instansi sipil dan TNI, para undangan dan peserta apel. Dalam sambutan Drs Timur Pradopo selaku Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dibacakan Kapolres Tomohon AKBP Marlien Tawas, Gelar Pasukan Operasi Lilin 2011 ini diselenggarakan secara serentak di seluruh Polda dan satuan kewilayahan di Indonesia dengan maksud untuk menunjukan

kesiapan Polri beserta unsur terkait lainnya dalam menyelenggarakan pengamanan Natal dan Tahun Baru, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah perayaan secara aman, nyaman, tertib dan lancar. Untuk Tomohon sendiri, pengamanan akan dijaga oleh 530 personil yang terdiri dari Kepolisian, TNI, Dishub, Damkar serta petugas pengamanan lainnya dan Ormas. “Beliau juga menyampaikan, guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam perayaan Natal 2011 dan Tahun Baru 2012, Polri beserta instansi terkait dengan di bantu oleh Mitra Kamtibmas menggelar operasi Lilin 2011 selama 10 hari, dimulai sejak

tanggal 23 Desember 2011 hingga 1 Januari 2012,” katanya. Operasi kepolisian yang bersifat terpusat ini merupakan operasi kemanusiaan terpadu yang lebih mengedepankan tindakan premetif dan preventif dengan didukung oleh kegiatan penegakan hukum dan deteksi dini. “Saya memberikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan berperan aktif dalam pelaksanaan operasi Lilin 2011 ini,” jelas Tawas seraya menambahkan setiap gereja di Tomohon akan ditempatkan satu personil polisi. Sementara itu, pengamanan keamanan menjelang natal tahun ini oleh

Polres Minahasa hampir sama dengan tahun-tahun kemarin, dimana seluruh kekuatan penuh disiapkan. “Kita sama dengan tahun kemarin bahwa memang penerapan keamanannya satu gereja satu polisi dan semua wajib mengamankan natal,” ujar Kapolres Minahasa AKBP WD Herman SIK kepada Swara Kita Kamis (22/12) kemarin. Dikatakannya untuk mengamankan proses peribadatan ini diharapkan juga ada perhatian dan kerjasama dengan masyarakat termasuk juga para pimpinan Forum Kerjasama Umat Beragama (FKUB). “Kita berharap semua unsur agama untuk dapat menjaga stabilitas keamanan dalam menjaga situasi dan kondisi saat ini,” ujar Kapolres yang sudah menjabat 2 tahun di wilayah hukum Minahasa,” ujarnya.(gebe/erka)

PROYEK AKHIR TAHUN

Karouwan: Kelengkapan administrasi diprioritaskan To n d a n o — Te r n y a t a meskipun belum tuntas 100 persen untuk semua proyek di tahun 2011 ini, namun Sekkab Minahasa Drs Warouw Karouwan MM menegaskan bahwa seluruh proses administrasinya harus dilengkapi agar supaya dalam pencairannya, tidak terjadi permasalahan. Menurutnya, dikarenakan waktu perayaan Natal tinggal dua hari lagi, ternyata masih banyak yang belum melengkapi administrasi pencairan. Untuk itu, hal ini

perlu dipertegas, agar supaya semua yang menjadi dasar aturan harus dipenuhi. “Jangan sampai tidak ada amdministrasi yang tidak lengkap. Kalau tidak lengkap kita tidak akan merekomendasikan untuk pencairannya,” ujar Karouwan kepada Swara Kita Kamis (22/12) kemarin. Lebih lanjut dikatakan Karouwan saat ini untuk proses administrasi tersebut akan ditutup hingga jam 11 malam, sementara untuk kantor instansi yang

ada itu tetap dalam hitungan waktu normal. “Kita tetap akan menambah jam waktu kerja jika memang itu diminta dan dilakukan,” ujar Karouwan. Sementara itu menurut Kepala Dinas Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Minahasa Ronny Manus mengatakan bahwa dirinya tetap akan melayani semua berkas yang dianggap tuntas. “Maaf saja kalau ada yang tidak lengkap, kita akan tunda. Dan dalam

WAROUW Karouwan.

mendukung program pemerintah yakni peningkatan pelayanan public, maka kita akan tetap optimal bekerja meskipun ada penambahan jam kerja,” ujar Manus.(erka)

Tomohon—Mulai tingginya aktivitas masyarakat dari Kota Tomohon dan beberapa daerah sekitar disaat menjelang Natal dan Tahun Baru, membuat jalan di kota itu mulai terlihat macet. Hal ini dikarenakan letak dan kondisi kota Tomohon sebagai kota transit kesejumlah daerah seperti Minahasa, Langowan dan Minahasa Tenggara menjadi salah satu penyebab terjadinya penumpukan kendaraan di kota religi tersebut. Kemacetan cukup parah terjadi dari perempatan depan Supermarket Cool hingga ke pusat perbelanjaan. Kemacetan terjadi bahkan sampai berjam jam. Padahal, jalur alternatif yaitu jalan lingkar timur dan barat sudah dibuat bagi pengendara, namun tetap saja tidak bisa mengurangi kemacetan di Kota Tomohon. “Tomohon merupakan jalur yang banyak digunakan oleh warga luar kota seperti Minahasa dan Mitra yang akan berbelanja di Manado. Hal ini yang menye-

LILI Solang.

babkan kemacetan cukup panjang,” ujar Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tomohon, Lili Solang. Dirinya menambahkan sebenarnya jalur alternatif sudah bisa digunakan, namun masih banyak kendaraan yang tetap berusaha melewati tengah kota. Meskipun demikian, pihak DIshubkominfo Tomohon belum akan mengadakan perubahan jalur karena kemacetan seperti ini. “Jika kemacetan masih terus terjadi sampai selesai perayaan Tahun Baru, mungkin kami akan mencoba mengevaluasi bersama polres,” tambah Solang.(gebe)

SIDAK DISPERINDAG

Temukan toko jual barang kadaluarsa To m o h o n — U p a y a Pemkot Tomohon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tomohon untuk melakukan pengawasan terhadap sejumlah produk kadaluarsa, akhirnya berbuah hasil. Pasalnya, dari tim gabungan yang turun langsung mengawasi produk beredar, menemukan ada toko yang menjual produk kadaluarsa. “Barang kadaluarsa yang ditemukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Disperindag, bagian perekonomian dan Satpol PP ada di dua toko dimana masing-masing toko ‘C’ di Pusat Kota dan ‘SM’ di pertigaan Matani,” ujar Kepala Disperindag Kota Tomohon, Albert Tulus SH. Dirinya mengatakan, selain menemukan produk kadaluarsa, tim gabungan juga menemukan salah satu toko yang menjual kompor gas tanpa label Standar

Nasional Indonesia (SNI) dan langsung diamankan. “Baik produk kadaluarsa hingga kompor gas, itu sangat membahayakan masyarakat sehingga harus kami amankan,” tambah Tulus saat didampingi Kasie Kerjasama Pengembangan Perdagangan Komoditas, Jantje Mongilala. Oleh karena itu, Tulus menghimbau para calon konsumen untuk lebih berhati-hati sebelum membeli produk apapun, baik makanan, minuman, barang bangunan dan elektronik. Sebab, semua itu memiliki kode atau label.(gebe)


JUMAT 23 DESEMBER 2011

Tetty sukses membawah perikanan Minsel maju BUPATI Minsel Christiany ‘Tetty’ Paruntu punya andil besar dalam kemajuan perikanan Minsel. Lihat saja, setelah resmi menjadi kawasan Minapolitan ke20 dari sejumlah kabupaten/kota di Indonesia, Minselpun meraih juara I terbersih pengelolaan pelabuhan pendaratan ikan (PPI) di seluruh Indonesia. Tak heran, Tetty sapaan akrap bupati Minsel tersebut sukses membawah perikanan Minsel semakin maju dan dikenal di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh tokoh masyarakat Minsel Jhon Sorongan kepada Swara Kita, Kamis (22/12) kemarin. Dimana dikatakannya, program bupati Minsel Tetty Paruntu ‘Minsel Berdikari Cepat’ dibidang kelautan sangat sukses. “Kesuksesan di perikanan saja sudah merupakan bukti, pemerintahan dibawa kepemimpinan ibu Tetty (bupati, red) sukses. Karena tahun 2011 ini, perikanan Minsel menjanjikan, kawasan Minapolitan jadi kunci sukses pemerintahan sekarang di perikanan,” jelasnya. Sorongan yang juga mantan anggota Dekab Minsel ini menambahkan, bukan hanya dalam sektor perikanan saja, namun semua sektor berhasil ditahun 2011 ini, dan ini kenyataan yang ada. “Pendidikan, Pertanian, pembangunan, hal tak terlepas dari usaha lobi yang dilakukan ibu bupati, sehingga banyak dana yang masuk ditahun 2011 ini,” tutup Sorongan.(esem/rr)

Singal ajak warga rayakan Natal tanpa pesta pora

Satpol-PP Minsel ”ngamuk” Datangi Kantor DPKPAD pertanyakan gaji 4 bulan Amurang—Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) secara m e n g e j u t k a n bergerombolan mendatangi Kantor Dinas Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (DPKPAD) Minsel, Kamis (22/12) kemarin. Apa pasal? Kedatangan para anggora Satpol PP pengaman Perda

tersebut, ingin meminta kepastian kepada Kabid Anggaran DPKPAD Minsel, Margaretha Mundung terkait gaji yang sudah 4 bulan belum dibayar. Dari pantauan Swara Kita, sekitar 30 personil Satpol PP datang di DPKPAD Minsel untuk meminta jawaban gaji mereka yang sudah hampir

4 bulan belum dibayar. Mereka juga mengamcam untuk berhenti melakukan pengamanan di kantor bupati Minsel dan kantorkantor milik Pemkab Minsel yang ada. Salah satu personil Satpol PP yang meminta namanya tidak dikorankan mengatakan, kami sudah cukup lama bersabar dengan janji dinas keuangan, akan tetapi sampai saat ini belum jelas. “Kami punya keluarga, terus keluarga kami harus merayakan Natal dengan apa, uang beli beras saja

tidak ada. Mohon ada sedikit belas kasihan kepada kami ini,” ucap mereka. Sementara itu, Kasat Satpol PP Minsel Drs Novry Runsulangi yang dikonfirmasi mengatakan, dirinya sudah berusaha namun belum juga ada jawaban. “Saya sudah berjuang, namun belum ada jawaban dari dinas keuangan. Dan kalau anak buah saya seperti itu, saya tidak bisa berbuat apa, karena mereka punya keluarga yang diurus,” ujar Ransulangi.(esem/rr)

PENGAMANAN NATAL

Polres Minut siagakan 376 personil

PERAYAAN hari Natal tinggal beberapa hari lagi, terlihat berbagai persiapan dilakukan warga dalam menyambut hari lahirnya Yesus Kristus. Segenap keluarga besar Pemkab Minut, Kamis (22/12) kemarin juga larut dalam perayaan kelahiran tersebut. Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA mengatakan, perayaan Natal harus benar-benar dimaknai dalam sukacita dan iman. “Makna Natal perlu kita pahami dalam hati, sehingga dalam perayaan Natal mampu membawa kita dalam kesadaran akan besarnya kasih Tuhan kepada,” tutur Singal. Untuk itu, Singal mengajak segenap warga Minut yang melaksanakan perayaan Natal, untuk betul-betul dapat memahami arti Natal sebenarnya. “Mari kita rayakan Natal dengan sebaik-baiknya, tanpa harus dengan pesta pora yang berlebihan, tapi mari rayakan dengan kesederhanaan yang penuh dengan sukacita kasih,” pesan Singal, sembari mengucapkan selamat menunaikan Natal yang Kudus.(eres/rr)

Bendahara Setdakab Mitra “plesir” ke Jakarta BENDAHARAWAN di sejumlah bagian yang ada di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Mitra, disinyalir melakukan perjalanan keluar daerah, yakni “plesir” ke Jakarta. Berdasarkan informasi yang ada, para bendaharawan ini berangkat ke Jakarta, pada Rabu (21/12) lalu, dan akan kembali Sabtu (24/12) mendatang. Ironisnya, para Bendaharawan “plesir” disaat Kabupaten Mitra, mendapatkan hadiah Natal dari hasil pemeriksaan BPK yakni opini Tidak Memberikan Pendapat (TMP) alias disclaimer of opinion yang diterima Mitra untuk ketiga kalinya. Lebih lanjut, menanggapi hal ini, Aktivis anti korupsi Mitra yang sekaligus adalah Sekretaris Minahasa Tenggara Corupption Watch (MTCW) Jeffry Oding Rantung, mengatakan, keanehan terjadi di Mitra, karena semestinya yang harus dilakukan adalah menggunakan waktu sebaik mungkin, yang diberikan BPK untuk memperbaiki dan melengkapi apa yang masih kurang dari hasil pemeriksaan tersebut. “Semestinya Pemkab Mitra berupaya untuk merapatkan barisan menggunakan waktu 60 hari yang diberikan BPK, memperbaiki dan melengkapi apa yang kurang. Malah sebaliknya memberangkatkan bendaharawan keluar daerah,” tandas Oding—sapaan akrab Rantung. Dikatakannya lagi, apakah disclaimer pantas diganjar dengan reward, jika dalam rangka dinas seperti mengikuti kursus atau sejenisnya, apakah masuk akal ada lembaga penyelenggara melaksanakan hal itu di saat-saat menjelang Natal. “Jangan-jangan ini memang sengaja plesir untuk menghabiskan anggaran,” kata Oding , dengan nada tanya. Sementara itu, Sekkab Mitra Drs Freddy Lendo, yang dikonfirmasikan wartawan, tidak menampik soal keberangkatan para bendaharawan bagian di Setdakab itu. Menurutnya, keberangkatan itu dalam rangka mengikuti bimbingan teknis (bintek) pengelolaan keuangan khusus bendaharawan. “Mereka mengikuti kegiatan ini, untuk memantapkan mereka dalam pengelolaan keuangan, dalam rangka meningkatkan dan membenahi pengelolaan keuangan secara umum di Mitra. Mereka juga tidak lama disana, dan tidak semuanya yang berangkat,” terangnya.(esel/rr)

SERAP ASPIRASI

Reses tanpa anggaran, legialator terlihat lesu Amurang—Seluruh anggota Dekab Minsel telah memulai turun menggelar Reses di daerah pemilihan masing-masing. Dimana Reses yang bertujuan untuk menyerap aspirasi secara langsung dari masyarakat tersebut, rupanya tak akan berjalan baik. Apa pasa? Reses Dekab Minsel kali ini rupanya tidak ada anggaran pembiayaan Reses, tak heran para legislator terlihat lesuh akhir-akhir ini. Personil komisi II Dekab Minsel Drs Karel Lakoy yang dimintai tanggapannya terkait dengam Reses yang tidak ada anggarannya mengatakan, dirinya akan tetap menjalankan tugas selaku anggota dewan meski anggarannya

masih belum jelas. “Saat ini masih menggunakan uang pribadi, namun kami tetap turun Reses, guna menyerap aspirasi dimasyarakat,” jelas Lakoy. Hal yang sama diungkapkan oleh personil komisi I Donald Toloh, dirinya mengatakan meski Reses sudah dimulai namun anggaran belum juga jelas ada tau tidak. “Reses sudah berjalan namun anggaran tidak ada, namun kami tetap menjalankan tugas,” ungkapnya. Sementara itu, ketua Dekab Minsel Boy Tumiwa BSc SH yang dikonfirmasi lewat Short Message Service (SMS) terkait ada dan tidaknya anggaran Reses secara singkat mengatakan ada anggarannya, “Ada anggaran” singkatnya.(esem/rr)

OPERASI LILIN

Tumiwa pimpin gelar pasukan Polres Minsel

SEBANYAK 376 personil Polres Minut bakal disebar, mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru, Kamis (22/ 12) kemarin.(foto: boyz/sk)

Airmadidi—Sebanyak 376 personil Polres Minut, Kamis (22/12) kemarin melakukan gelar pasukan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru. Kapolres Minut AKBP Harry Suwarno mengatakan, pengamanan untuk Natal dan Tahun Baru menjadi perhatian serius.

Untuk itu seluruh pasukan yang ada akan diturunkan, menjaga stabilitas di masyarakat. “Dalam memberikan kenyamanan dan keamanan masyarakat, seluruh kekuatan pasukan kita sebar di lapangan. Hal ini sebagai anti sipasi bila ada oknum-oknum yang coba

mengganggu kenyamanan warga yang merayakan Natal, akan kita tindak tegas,” tutur Suwarno. Ada lima titik pengamanan yang sudah disiapkan Polres Minut, agar dapat menjangkau beberapa wilayah lainnya. “Lima titik strategis menjadi tempat pilihan kita,

masing-masing Airmadidi, Kauditan, Kalawat, Likupang dan Ringroad dengan mendirikan pos-pos pengamanan,” tambah Suwarno, sembari menambahkan untuk personil telah diberi mandat untuk tetap waspada dan bergerak sesuai jadwal yang ditentukan.(eres/rr)

OPINI BPK

Jadi catatan khusus bagi Pemkab Mitra Ratahan—Pemerintah Kabupaten Mitra memberi perhatian khusus hasil penilaian BPK terhadap Laporan Pertanggungjawaban Keuangan tahun 2010. Dimana Kabupaten Mitra bersama 5 Kabupaten/Kota lainnya, mendapatkan opini Disclaimer. Menurut Kabag Humas dan Protokol Setda Mitra Drs Ezra Sengkey MSi, dengan opini ini, akan menjadi catatan khusus yang akan diperhatikan sungguh-sungguh pada waktu yang akan datang dalam setiap tindakan di SKPD-SKPD. “Ini menjadi perhatian khusus Pemkab di waktu mendatang,” kata jebolan Pasca Sarjana UGM jurusan Manajemen Keuangan Daerah, Kamis (22/12) kemarin. Lebih lanjut, Pemkab

Mitra akan lebih tegas dan seletif terhadap pembelanjaan yang diduga tak dapat dipertanggungjawabkan. Pembelanjaan yang belum dapat dipertanggungjawabkan diduga akan mengakibatkan terhambatnya proses pemerintahan dan proses pembangunan dan dianggap tidak cakap dalam penyerapan anggaran. Pemkab juga harus memperhatikan jangan sampai seluruh SKPD tidak mau melakukan pembelanjaan, pembayaran, dan kontrak dengan pihak tertentu, karena SKPD tersebut takut jangan sampai terkena masalah administrasi di kemudian hari Kemungkinan diduga. Merujuk pada hasil penilaian BPK untuk Mitra bahwa penyebabnya adalah, SDM yang berada di

masing-masing SKPD, keterkaitan dengan pemerintahan sebelumnya, dan pengendalian internal yang belum maksimal dari masing-masing SKPD. Terjadinya opini yang tidak baik, umumnya karena masalah administrasi pertanggungjawaban tetapi bukti fisiknya ada. Pun itu terjadi pada sebagian atau SKPD tertentu yang kewajibannya atau administrasinya tidak tuntas. Jika terjadi pelanggaran atau ada kerugian negara yang signifikan, maka dengan menganut asas praduga tak bersalah, Pemkab siap mendukung penegakan hukum jika terjadi penyelewengan di masing-masing SKPD. “Jika terjadi kesalahan kecil, di SKPD-SKPD Pemkab pasti akan

memperbaiki,” ujarnya. Sementara itu, Ezra sapaan akrabnya mengungkapkan Opini BPK sangat penting, tetapi tidak selalu berbanding lurus dengan ketepatan dan hasil pembangunan. “Pemerintah Kabupaten Mitra telah melakukan perencanaan pembangunan. Dan pelaksanaan pembangunan langsung pada hal-hal yang dibutuhkan masyarakat dalam hal ini infrastruktur ke desadesa yang memakan biaya yang sangat mahal,” tukasnya, sambari menambahkan Pemkab Mitra berterima kasih kepada BPK yang telah melakukan koreksi dan pelurusan dalam pengelolaan yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.(esel/rr)

Amurang—Gelar pasukan operasi lilin dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru di Minsel terlihat sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dimana gelar pasukan yang biasanya dipimpin oleh Kapolres Minsel, akan tetapi tahun 2011 ini ketua Dekab Minsel Boy Tumiwa BSc SH memimpin gelar pasukan operasi lilin tahun 2011 di lapangan Mapolres Minsel, Kamis (22/12) kemarin. Dari pantauan Swara Kita, Tumiwa yang saat itu bertidak selaku inspektur upacara, sedangkan komendan upacara oleh Kapolsek Tompaso Baru Iptu Roy Saruan. Hadir dalam upacara gelar pasukan operasi lilin tersebut, musyawarah pimpinan daerah, pejabat, camat dilingkup Pemkab Minsel. Seluruh jajaran Polres Minsel, dan anggota TNI kompi C. Tumiwa yang membacakan sambutan Kapolri Jendral Pol Timur Pradopo mengatakan, agar dalam pengamanan Natal dan tahun baru segenap jajaran Polri untuk melaksanakan tugas secara profesional, dan tetap waspada segala bentuk tindak kejahatan yang sering terjadi. “Semoga perayaan Natal

dan menyambut tahun baru ini dapat berjalan aman tanpa ada gangguan apapun, sehingga masyarakat yang merayakan merasa aman,” jelasnya membacakan sambutan Pradopo. Tumiwa yang juga selaku ketua Dekab Minsel mengharapkan agar Natal dan Tahun Baru ini berjalan dengan penuh rasa syukur dan damai sehingga makna Natal yang sesungguhnya dapat dirasakan. “Saya selaku ketua Dekab menyampaikan selamat merayakan Natal dan menyambut tahun baru, dan saya menghimbau agar masyarakat dapat merayakan dengan penuh kedamaian dan terus memperkok persaudaraan diantara sesama,” tutupnya. Sementara itu, Kapolres Minsel AKBP Sumitro SH mengatakan pengamanan Natal tahun 2011 dan tahun baru 2012 ini, pihaknya tetap menurunkan kekuatan penuh menjalankan jalannya ibadah. “Kami menempatkan satu atau dua personil polisi disetiap gereja, dan ini wajib dilakukan. Selain itu juga, tempat keramaianpun akan jadi fokus kami. Dan untuk pengamanan jalan raya kami menyiapkan beberapa pos,” tukas Sumitro.(esem/rr)


JUMAT 23 DESEMBER 2011

PROFIL IBU DORTJI KILANTA

Melayani 300 ibu untuk membesarkan 10 anak TIDAK mengenal lelah, waktu dan kondisi cuaca buruk menjadi bagian hidup seorang Biang Kampung asal Kelurahan Tatehadeng Kecamatan Siau Timur (Sitim) biasa disapa dengan nama Dortji Kilanta, 71 Tahun, yang sudah melayani hampir 300 ibu melahirkan tanpa kegagalan 1 kali dalam setiap pelayanan namun oma Biang begitu disapa warga setempat selalu terlupakan dari aktifitas keseharian masyarakat bahkan pemerintah setempat. Namun dimomen Ibu tepatnya 22 Desember 2011 hari ini (kemarin, red), ibu yang memiliki 10 orang anak, 18 cucu dan 2 cece tersebut, mempunyai harapan yang besar bisa berkumpul dengan anak-anak yang sebagian besar telah berkeluarga dan tinggal diluar daerah, dan hanya ditemani 1 orang anak. Meski demikian, hal itu tidak menyurutkan niat dalam melayani setiap pasien yang hendak membutuhkan pelayanan sang ibu untuk melahirkan. “Melayani adalah bagian terindah dalam hidup sebab hakikatnya hidup menghidupkan orang lain. Bukan apa yang diberikan tapi apa yang dibutuhkan orang lain, hingga menjadi berkat bagi sesama,” tutur Oma yang pernah merasakan meninggal dunia dalam waktu hampir 1/2 jam ini. Menyimak sedikit penuturan Sang Biang Kampung itu, dimana sampai detik ini masih setia dalam membantu pemerintah khususnya bidang kesehatan lebih kedalamnya dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), sebagai kader dan juga aktif dalam mengikuti berbagai kemasyakatan guna memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Pelak saja, satu-satunya penghargaan KB Lestari yang pernah diraih selama melayani pemerintah kurang lebih 50 tahun hingga detik ini hanya pada jaman Presiden Soeharto. Namun, penghargaan bukanlah hal utama yang menjadi prinsip nenek dari Julianisty Smily Tiffany Gaghunting itu adalah memberikan yang terbaik bagi pemerintah terutama bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan khususnya ibu-ibu yang hendak melahirkan, alhasil sudah terhitung 300 ibu pernah dilayani. Bahkan, apapun kondisi baik dalam keadaan sakit, cuaca ekstrim bahkan harus melewati berbagai rintangan kondisi wilayah yang terjal dan berbukti, harus dijalani seorang diri hingga larut malam. “Harapan di Hari Ibu ini, kiranya akan hadir sosok ibu-ibu yang punya semangat dalam melayani Tuhan, keluarga, pemerintah dan negara ini, karena peran dari seorang sangat dibutuhkan dalam membangun keluarga yang harmonis, membangun daerah, membangun negara ini, terlebih utama melayani Tuhan setiap saat. Tanpa sentuhan seorang ibu, hidup ini tidak terasa lengkap, dan tidak akan sempurna jika kehadiran seorang ibu dilupakan,” tuturnya, seraya menambahkan sebuah pepatah, ‘karena surga ada ditelapak kaki ibu’.(esge)

Komisi A sidak tempat hiburan KOMISI A DPRD Bitung melalui salah satu anggotanya Welem Wuwungan menyebutkan akan melakukan sidak saat perayaan Natal, karena ada indikasi tempat-tempat tersebut akan beroperasi saat natal seperti tahun-tahun sebelumnya. “Keberadaan D’bos setiap Natal tetap beroperasi maka saat natal nanti kamia akan melakuakn sidak lapangan,” katanya, diapun menghimbau kepada intansi terkait agar secepatnya melakukan antisipasi akan keberadaan tempat hiburan ini.(wepe)

Bupati tandatangani DIPA 2012 BUPATI Sangihe, Drs Hironimus R Makagansa MSi, Kamis (22/12) kemarin, menandatangani Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2012 di Kantor Gubernur Sulut. Namun diakui Kabag Humas Sangihe, Drs Suharto Mandiri, kalau dirinya tidak mengetahui berapa jumlah DIPA untuk kabupaten Sangihe 2012. “Yang pasti kesepakatan tersebut telah ditandatangani oleh Bupati di Manado,”ujar Mandiri. Mandiri juga menyatakan bila DIPA yang ditandatangani Bupati tersebut secara resmi sudah ada di Sangihe maka secara transparan jumlah hingga nominalnya akan dipublikasikan ke masyarakat. “Dengan berbagai tekad dan program yang pemerintahan Drs Hironimu R Makagansa Msi dan Jabes E Gaghana SE ME maka transparansi akan selalu dikedepankan,” tegas Mandiri. Sementara itu sejumlah elemen masyarakat Sangihe menyambut baik terhadap penandatangan DIP yang dilakukan oleh Bupati, masyarakat berharap berbagai kepedulian pemerintah pusat melalui provinsi terhadap Kabupaten Sangihe khususnya berbagai proyek fisik baiknya berpihak kepada masyarakat.(esde)

PLN Bitung gelembungkan tagihan listrik? Salindeho: Saya tidak mau tahu dengan hal itu! Bitung—Kendati sebagian warga kota Bitung telah menempuh jalur hukum akan dugaan penggelembungan tagihan listrik, namun dilain sisi, Kepala PLN Bitung Alfons Salindeho terkesan cuek dengan langkah warga yang menjadi korban. Salindeho yang dimintai tanggapanya terkait dengan ancaman warga Bitung atas tindakan PLN ranting Bitung yang diduga melakukan pembohongan publik atas warga Kota Bitung akan pelayanan PLN hanya mengatakan, kalau dirinya tak mau tau dengan hal ini. “Saya tidak mau tahu dengan hal itu,” tegas Salindeho sembari menggoyangkan tangannya dan berlalu dari wartawan. Menariknya, staf PLN Bitung Didi Dimpudus yang mengolah data PLN Bitung mengakui, kalau melonjaknya tagihan listrik karena memang pada awal pemasangan pihak petugas lapangan kami tak mencatat dengan benar apalagi pada bulan pertama dan kedua se-

hingga selisi bulan pertama dan kedua itu di inkludkan pada bulan-bulan berikutnya. “Mungkin pada awal pemasangan pihak petugas lapangan kami tak mencatat dengan benar,”jelasn Dimpudus. Diapun membenarkan ketika wartawan mengatakan kalau pembacaan meter pada awal-awal pemasangan listrik tersebut hanya spekulasi alias hanya menebaknebak. “Karena mungkin nomor meter tak diketahui saat pemasangan dimana alamatnya atau juga petugas lapangan kami tak mendapatkan nama yang jelas sehingga petugas ini melakukan spekulasi pembacaan meter dan inilah jadinya,”tambah Dimpudus. Saat ini, warga Bitung mulai gerah dengan pelayanan PLN Bitung, sehingga langkah hukum pun harus dilakukan. Rahmat Wahyu Nawawi warga Bitung mengatakan, kalau pihaknya telah melakukan somasi akan tindakan

PLN ini. “Ini adalah bentuk penipuan terhadap warga dengan membengkaknya tagihan pelanggan dan saya sudah mempunyai bukti akan hal tersebut,”kata Nawawi sambil mengatakan kalau sejak, Senin (19/12) lalu, telah memasukan somasi ke pihak PLN dengan tembusan Walikota Bitung, Polres Bitung, Kejaksaan Negeri Bitung dan ketua Pengadilan Negeri. “Saya hanya minta klarifikasi dari apa yang dilakukan PLN terhadap rekening warga dan kalau sampai waktunya belum ada penjelasan maka besok (hari ini, red) saya akan melaporkan hal ini kepada pihak Kepolisian,”kata Nawawi. Untuk itu dirinya meminta kepada warga Bitung yang bermasalah dengan tagihan PLN bisa bersama-sama mendampingi dirinya di polres Bitung. “Bagi siapa saja warga Bitung yang merasa dirugikan oleh pihak PLN Bitung saya minta untuk dapat bersama-sama dengan

saya besok (23/12) pukul 10.00 wita di Polres Bitung, karena saya akan melaporkan hal ini kepada Polisi,” katanya. Mantan Anggota Panwaslu Bitung ini mempunyai bukti rekening PLN yang salah dalam perhitungan. “PLN sering kalau asal menghitung rekening sehingga terjadi pembengkakan,” jelasnya sambil membeberkan kalau dalam meter pelanggan tertera 6 angka stan meter. “Sementara pada perhitungan administrasi PLN mempergunakan 8 angka,”ujarnya, sambil mengatakan kalau perhitungan pemakaian KWH dari PLN sengaja di kaburkan. “Perhitungan-perhitungan ini yang kadang kala tidak sesuai dengan pengunaan listrik,”beber Nawawi. Yang kedua pihak PLN menurut Nawawi tidak mencantumkan nilai Pajak Penerangan Jalan (PPJ) pada rekening listrik pelanggan. “Warga membayar rekening ada PPJ nya, namun dalam penulisan rekening tak ada tambahan catatan pembayaran PPJ,” tandasnya.(wepe/tm)

JELANG NATAL

Penumpang kapal laut membludak

WARGA yang menggunakan jasa transportasi laut diminta mengikuti aturan demi keselamatan dalam berlayar.(foto: dok/sk)

Ulu Siau—Mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru, aktifitas penumpang kapal laut dengan rute SiauManado-Bitung dan SiauTahuna begitu juga sebaliknya makin membludak, seiring dengan perayaan Natal dan Tahun Baru yang tinggal menghitung hari.

“Beruntung ketersediaan kapal laut sudah cukup banyak, dan setiap harinya selalu ada pelayanan jasa pelayaran. Jadi meski arus penumpang membludak, ketersediaan tiket masih mencukupi, tidak seperti tahuntahun sebelumnya,” ungkap sejumlah penumpang yang

hendak melakukan keberangkatan. Bupati Sitaro Toni Supit SE MM melalui juru bicara Kepala Bagian Humas, Protokuler dan Persandian, James Marthin SPd, mengatakan, walaupun ketersediaan pelayanan jasa pelayaran sangat mencukupi, sangat diharapkan bagi

para penyedia jasa untuk tetap mengutamakan keselamatan penumpang, dengan tidak memaksakan penjualan tiket melebihi batas yang telah ditentukan. Selain itu, bagi para masyarakat yang hendak berlayar jangan memaksakan diri untuk berangkat apabila tidak memiliki tiket, sebaiknya mengikuti aturan, demi keselamatan dan kenyamanan dalam berlayar. “Bagi para penyedia jasa diharapkan tetap mengutamakan keselamatan penumpang, dengan tidak memaksakan penjualan tiket melebihi batas yang telah ditentukan. Selain itu, bagi para masyarakat yang hendak berlayar jangan memaksakan diri untuk berangkat apabila tidak memiliki tiket, sebaiknya mengikuti aturan, demi keselamatan dan kenyamanan dalam berlayar nantinya,” imbuh Marthin.(esge)

PROYEK DAK DIKNAS

6 kontraktor terancam TGR plus denda Bitung—Inspektorat Pemkot Bitung akhirnya mengeluarkan rekomendasi untuk mendenda sedikitnya 6 perusahaan yang menangani proyek sumber dana Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bitung. “Sebagian perusahaan yang mendapatkan proyek DAK di Dikpora dikenakan denda akibat dari belum selesainya pekerjaan,”terang Inspektur Bitung, Tonny Katuuk. Tak hanya itu, dirinya menambahkan, selain denda ada 6 perusahaan yang dipastikan

akan dikenakan Tuntutan Ganti Rugi (TGR). “Setidaknya ada 6 perusahaan yang mendapatkan penalti TGR sebab sampai saat ini belum ada tanda-tanda penyelesaian proyek,”tambah Katuuk. Diapun mengatakan kalau sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan monitoring terhadap pekerjaan para kontraktor ini. “Staf saya terus melakukan monitoring terhadap kegiata pembangunan ini,” jelasnya Sementara itu, pihak komisi A tetap melaksanakan fungsi kontol dengan melakukan

pemeriksaan proyek dak seperti halnya ditemukan Viktor Tatanude pada (22/12) kemarin, Salah satu proyek DAK di SMP satu atap Pinagunian milik dari Recky Lengkong terindikasi penyelesaian bangunannya baru 70 Persen. “Adendum sudah berakhhir pada (21/12) namun pekerjaan itu baru 70 persen dilakukan,” jelasnya. Sama hal halnya dengan proyek di SMP Negeri 7 Bitung. “Proyek-proyek ini belum slesai untuk itu saya minta pihak kepolisian dan kejaksaan bias melakukan pengumpulan

data,” kata Tatanude sembari menyatakan meski belum secara resmi namun dirinya sudah berkomunikasi dengan pihak Kepala seksi Intel Kejaksaan. “Saya sudah bicara pada Jaksa Wahyudin untuk melihat persoalan ini,” katanya. Sementara itu Kasi Intel Wahyudin ketika dikonfirmasi membenrkan kalau Tatanude sudah sempat menyingung hal itu. “Beliu sudah menyinggung hal itu namun belum secara resmi, tapi karena ada permintaan maka ini sudah menjadi tugas kami,” katanya.(wepe/tm)

PROYEK FISIK 2011

Supit: Tak selesai waktu di ”black list” Ondong—Bagi kontraktor yang melaksanakan proyek fisik pada tahun 2011 khususnya yang masih sementara dikerjakan dipastikan akan di “black list”, apabila tidak selesai dikerjakan atau tidak sesuai dengan kontrak kerja yang telah disepakati bersama antara pemerintah daerah dengan pihak perusahaan. Dari pantauan Swara Kita Kamis (22/12) kemarin, masih ada sejumlah proyek yang sementara dikerjakan khususnya di Kota Ulu yang merupakan pusat perekonomian, diantaranya drainase pusat Kota, jembatan, tanggul dan jalan alternative masih dalam pengerjaan. Sehingga aktifitas masyarakat yang semakin meningkat seiring dengan perayaan Natal dan Tahun Baru menjadi terganggu.

Bupati Sitaro Toni Supit SE MM, dalam setiap kesempatan memberikan penegasan kepada pihak pengusaha khususnya kontraktor, agar bisa menyelesaikan pekerjaan proyek sesuai dengan kontrak kerja yang telah disepakati, sebab hasil dari pengerjaan nantinya akan dirasakan oleh masyarakat, jadi sangat diharapkan bisa diselesaikan, apabila tidak akan di “black list”. “Untuk kontraktor yang masih sementara melaksanakan pekerjaan proyek fisik sebaiknya secepatnya menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kontrak kerja yang telah disepakati, sebab hasil yang dikerjakan akan dirasakan langsung oleh masyarakat dalam rangkah menunjang aktifitas sehari-hari, apabila tidak selesai maka bisa di black list,” tegasnya.(esge)

APBD 2012 SANGIHE

Selangkah lagi dikonsultasikan ke Provinsi Tahuna—Meski sampai, Kamis (22/12) kemarin pembahasan RAPBD 2012 masih berkutat di Badan Anggaran (Banggar) esekutif dan legislatif dengan agenda pembahasan anggaran pendapatan, namun menurut rencananya persetujuan atau penetapan RAPBD 2012 tersebut akan dilaksanakan hari ini, Jumat (23/12) di gedung DPRD. Hal ini sendiri diungkapkan ketua Fraksi PDI Perjuangan Benhur Takasihaeng ketika dihubungi Swara Kita, kamis kemarin. “Menurut rencananya penetapan RAPBD 2012 akan dilaksanakan pada Jumat. Mudah-mudahan pembahasan Banggar akan segera berakhir sehingga sudah bisa ditetapkan bersama,” jelas Takasihaeng. Lebih lanjut Takasiahaeng menyatakan bila pene-

tapan tersebut sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan bersama, maka dipastikan pada tangal 27 Desember 2011 diantara Natal dan Tahun Baru, APBD yang telah ditetapkan bersama akan segera dikonsultasikan ke pemerintah provinsi di Manado. “Kita masih mempunyai agenda lagi usai penetapan yakni konsultasi dengan pemerintah provinsi guna memastikan apakan APBD 2012 ini sudah layak dilakukan di tahun anggran yang baru nanti,” ujarnya. Disingung menyangkut adanya defisit hinga mencapai Rp20,3 miliar, Takasiaheng meluruskan bahwa defisit tersebut sudah ditutupi dengan selisih sisa anggaran (Silpa) untuk tahun angaran 2011 yang juga mencapai Rp20,3 miliar. “Sehingga APBD Sangihe tahun 2012 mendatang sudah mulai berjalan stabil,”imbuhnya. (esde)

HUT DHARMA WANITA

Laksanakan Natal dan berbagi kasih Bitung—Di puncak hari ulang tahun yang ke-12 dharma wanita persatuan kota Bitung, kamis (22/12) berlangsung semarak dan sarat kegiatan. setelah kegiatan upacara di hari Ibu yang jatuh pada hari ini, kemudian dilakukan siarah ke makam pahlawan, puncak kegiatan ini pula dilaksanakan Natal bersama Dharma Wanita persatuan dan TP PKK kota Bitung yang berlangsung di BPU kantor walikota. Menurut Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny Khouni Lomban Rawung bahwa hari ini merupakan hari yang sangat istimewa bagi kaum perempuan karena dipuncak acara HUT DWP hari ini pula merupakan hari Ibu. “Semoga dengan momentum ini akan terus memacu kaum perempuan untuk terus berkarya dan berinovasi dalam upaya pemberdayaan keluarga di tenagh - tengah masyarakat sambil memaknai Natal sebagai sumber inspirasi dalam mewujudkan kehidupan yang terus me-

ngalami perubahan dalam diri kita disertai peningkatan kualitas hidup mewujudkan keluarga sejahtra,” tegas Rawung. Demikian pula disampaikan oleh ketua TP.PKK kota Bitung Ny. Josephien Sondakh Taroreh dalam sambutannya mengajak kaum perempuan terus memelihara eksistensi wanita dalam perjuangan mengisi pembangunan di berbagai sektor sehingga menjadi pelopor untuk membangun bangsa ke arah yang lebih baik. Dalam perayaan Natal di hari ulang tahun DWP kota Bitung ke - 12 mereka berbagi kasih dengan memberikan diakonia bagi para anak terlantar, orang dengan kemampuan terbatas ( orang cacat ), para keluarga miskin dan penyapu jalan. yang diserahkan oleh ketua TP. PKK Ny. Josephien Sondakh Taroreh, ketua Dharma Wanita persatuan Ny. Khouni Lomban Rawung, Ny. Telly Humiang Muhaling dan didampingi oleh pemerintah kota yang diwakili oleh assiten bidang ekonimi Dra. Dahlia kaeng.MS(wepe)


JUMAT 23 DESEMBER 2011

PAW Manoppo diproses PERKOKOH PERSATUAN

Boltim peringati Hari Ibu ke-83 tahun

Kesbangpol terima surat dari DPP PKB Tu t u y a n — P a r t a i Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya menyurati Bupati Boltim, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk segera memproses Pergantian Antar Waktu (PAW) salah satu anggota Dekab Boltim, Rio Manuel Manoppo, yang beberapa

waktu lalu ditahan Polda Sulut karena terkait kasus penggunaan narkoba. Kepala Badan Kesbangpol Boltim, Lendy Manoppo SE kepada wartawan mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima usulan PAW dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB untuk penggantian

Manoppo dengan Faizal Mamonto, yang saat ini juga telah resmi menjabat Ketua PKB Boltim. “Kami sudah menerima dua surat dari DPP PKB, pertama PAW Rio Manoppo dan surat kedua adalah Faizal Mamonto yang telah resmi menjadi Ketua PKB Boltim,” kata Manoppo

Kamis (22/12) kemarin . Sementara di tempat terpisah Bupati Boltim Sehan Landjar meminta agar pihak Kesbangpol tidak mendiamkan usulan PAW dari DPP PKB tersebut. “Saya minta kalau memang demikian keputusan dari PKB maka Kesbangpol segera melakukan proses PAW tersebut,” pungkas Landjar.(try17/mm)

TPAPD TRIWULAN IV

Mulai disalurkan, 612 aparat desa gembira KETUA TP PKK saat memberikan sambutan di Hari Ibu.(foto: faruk/sk)

PEMKAB Boltim Kamis (22/12) kemarin memperingati Hari Ibu yang ke-83 tahun. Peringatan tersebut dibuka langsung oleh ketua TP PKK Boltim Ny Nursiwin Dunggio Landjar dan bertempat di Gedung Auditorium Tutuyan. Pada kesempatan itu Dunggio mengatakan pentingnya memperingati hari ibu untuk memperkokoh persatuan dan solidaritas kaum perempuan untuk mencapai cita-cita bangsa bangsa yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang adil, demokratis, aman dan sejahtera. “Mari kita menengok kembali perjuangan pergerakan perempuan yang diwujudkan dalam kongres Perempuan Indonesia yang pertama kali pada tanggal 22-25 Desember tahun 1928 silam yang sampai hari ini kita peringati sebagai Hari Ibu. Dengan adanya peringatan seperti ini maka mari tingkatkan kreatifitas serta ketokohan kita sebagai perempuan agar bisa sejajar dengan kaum laki-laki,” jelasnya yang juga mengucapan selamat Hari Raya Natal bagi umat Kristiani. Acara ini dihadiri pula oleh Wakil Bupati Boltim Medy Lensun bersama ibu, Sekkab Boltim Ir Muhammad Assagaf, Pimpinan SKPD, para Camat, Sangadi, dan seluruh ibu-ibu PKK se Kabupaten Boltim.(try17/mm)

Tutuyan—Sebanyak 612 orang Aparat Desa se-Kabupaten Boltim Kamis (22/12) kemarin kembali menerima Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) triwulan IV. Demikian yang dikatakan Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Desa (Tapem) Boltim Eko Marsidi SKM ME, melalui Kasubag Pemerintahan Desa Hamdi Gumalangit. Dijelaskannya, dari total anggaran Rp1,561 miliar untuk TPAPD triwulan IV, Sangadi mendapat Rp1,5 juta, Sekertaris Desa Rp1,25 juta, Kaur Pemerintahan dan kepala-kapala Dusun masingmasing Rp1 juta. “Meskipun agak terlambat, penyaluran TPAPD untuk para aparat desa pada triulan 4 terhitung mulai dari bulan Oktober, November, dan Desember

SANGADI Desa Badaro saat merima TPAPD.(foto: faruk/sk)

tahun 2011 ini, bisa disalurkan hari juga. Sebab honor tersebut merupakan hak mereka sebagai aparat,” kata Gumalangit. Sementara itu, aparat desa menyambut gem-

bira dengan disalurkannya tunjangan ini. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemkab Boltim karena sangat memperhatikan nasib kami selaku aparat

atau pemerintahan yang ada di Desa. Sebab TPAPD motifasi untuk meningkatkan kinerja,” ungkap Nasir Darumeat Sangadi Badaro Kecamatan Modayag.(try17/mm)

PROYEK PPIP

Pembangunan amburadul, PU diminta tegas Modayag—Proyek Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP), yang disalurkan tahun 2011 ternyata tidak semuanya berjalan dengan baik. Realisasi pembangunan di beberapa desa justru amburadul, seperti proyek pembangunan jalan di Desa Bongkudai Baru Kecamatan Modayag Induk. “Warga sangat tidak puas atas pembuatan jalan

yang menggunakan anggaran PPIP sebesar Rp250 juta ini karena pekerjaanya sangat amburadul,” aku warga Desa Bongkudai Baru Ferdi Sumual saat dijumpai Swara Kita Kamis (22/12) kemarin. Hal yang sama juga disampaikan Jemi Kere— warga lainnya. Ia meminta kepada Pemkab Boltim melalui instansi terkait yaitu Dinas PU untuk dapat turun melakukan peninjau-

an dan pemeriksaan. “Kami minta Dinas PU turun dan melakukan peninjauan serta pemeriksaan sebab pembangunan jalan tersebut sangat tidak beres,” ungkap Kere. Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PU Boltim, Hasman Bahansubu, mengatakan pemeriksaan beberapa proyek yang menggunakan anggaran PPIP, saat ini masih terus dila-

kukan. “Untuk Desa Bongkudai kami belum tahu apakah sudah selesai atau belum. Sebab tim kami sedang melakukan periksaan di lapangan,” jelas Bahansubu. Diinformasikan proyek ini dana proyek ini teranggar dari APBD Boltim dengan 16 desa penerima dan APBN yang diterima 9 desa. Setiap desa mendapat bantuan sebesar Rp250 juta.(try17/mm)

PAMERAN DESA

Kontraktor keluhkan soal ”pungli” Tutuyan—Kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) dan Pameran Desa yang dimotori oleh TP PKK Boltim kini diterpa kabar tak sedap. Bagaimana tidak, kegiatan yang tadinya berjalan dengan baik dan bertujuan untuk memamerkan potensi setiap desa tersebut, diduga disalahgunakan oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab dengan melakukan aksi pungutan liar (Pungli). Beny Budiman salah satu kontraktor di Boltim kepada Swara Kita (22/12) mengakui hal itu. “Kami sangat heran kenapa kegiatan desa yang sudah ada dananya tapi masih melakukan penagihan kepada kami? Ini sangat tidak masuk akal. Jangan-jangan kegiatan tersebut hanya diman-

faatkan oleh oknum yang tak bertanggungjawab, sebab yang kami tahu bahwa kegiatan yang menyangkut Desa itu sudah ada pos dana masing-masing, yang diambil melalui Dana Alokasi Desa (ADD), tapi mereka tetap saja melakukan penagihan,” ungkap Budiman yang membeberkan salah satu desa yang ditengarai melakukan pungli pada kotraktor seperti. Sementara itu, Ketua TP PKK Boltim Ny Nursiwin Dunggio saat dikonfirmasi mengenai hal ini menjelaskan bahwa, kegiatan yang menyangkut Tim PKK itu sudah ada dana yang dianggarkan ke masing-masing desa. “Jadi jika ada yang melakukan penagihan yang mengatasnamakan kegiatan PKK maka itu bukan dari pihak TP PKK, itu adalah kepentingan pribadi,” katanya.(try17/mm)


JUMAT 23 DESEMBER 2011

ASAL LOE TAU AJA LEYMAH GBOWEE

Puasa untuk kedamaian Liberia PERAIH Nobel Perdamaian Leymah Gbowee, 39, memobilisasi seluruh etnis dan agama di Liberia agar mengakhiri perang brutal antar warga sipil yang telah berlangsung selama 14 tahun. Ketika perang masih berlangsung, di tengah hantaman peluru, mereka berdoa dan protes selama berhari-hari, menuntut konflik antara mantan Presiden Charles Taylor dan pasukan pemberontak. “Pada tahun 2003, sangat sulit kami tinggal dalam lingkungan konflik selama 14 tahun. Kemudian saya memutuskan untuk mengambil tindakan bagi perdamaian. Termasuk tindak pencegahan, berpuasa dan berdoa,” kata Ms Gbowee kepada Focus BBC untuk program Afrika. Gbowee menyarankan para wanita agar melakukan mogok seks dalam upaya para pasangannya bertikai dengan nalurinya. Lahir di sebuah desa di Liberia pada 1972, Gbowee, saat ini menjadi Kepala Women Peace and Security Network (WPSN) yang berbasis di Ghana. Ia dilatih sebagai konselor trauma, bekerja di antara anak perempuan dan perempuan yang diperkosa oleh milisi. Gbowee melakukan konseling tidak hanya di Liberia tetapi juga negara-negara Afrika lainnya seperti Republik Demokratik Kongo. Ia mendorong diri ke aktivisme politik, mengumpulkan perempuan untuk kampanye untuk mengakhiri kekerasan di Liberia. Prestasi puncaknya datang pada tahun 2003 ketika dia membawa ribuan perempuan bersama-sama untuk protes di ibukota, Monrovia. Tujuannya menjatuhkan kepemimpinan Taylor yang kini diadili di Den Haag atas tuduhan kejahatan perang. NOBEL PERDAMAIAN DAN BUKU Komite Nobel memilih Gbowee karena mampu memobilisasi dan mengorganisir perempuan di garis pemisah etnis dan agama untuk mengakhiri perang panjang di Liberia. Ia pun telah bekerja untuk meningkatkan pengaruh perempuan di Afrika Barat selama dan setelah perang. Sejak konflik berakhir, Gbowee telah menulis sebuah buku, Mighty Be Our Powers: How Sisterhood, Prayer, and Sex Changed a Nation at War. Berisi kronikal kekerasan di Liberia dan peran yang dimainkan perempuan untuk mengakhiri konflik. Ia baru saja mengakhiri tur AS untuk mempromosikan buku tersebut. Saat ini dia juga membantu mengatur pertemuan puncak perdamaian di Pantai Gading. Dimana konflik berkepanjangan sudah berakhir sejak April lalu. Gbowee dianugerahi Nobel Perdamaian bersama dengan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf.(miol)

KETAWA ASYIK

“Sahabat ku klepto,,,” Penderita kleptomania emang gak memiliki ciri khusus. Dia bisa saja teman dekat kamu, sahabat, or bahkan orang yang berada satu ruangan di kantor kamu. Ehmm... secara psikis, kleptomania dikategorikan sebagai gangguan mental dan perilaku dan digolongkan juga sebagai gangguan jiwa. Ini disebabkan penderitanya tidak bisa menahan diri untuk tidak mengambil barang milik orang lain. So, gimana cara kita untuk menghadapinya?(fine)

ANIFAH

DIANA

MENURUT aku jangan dijauhi melainkan kita harus tetap berteman dengan dia. Ya, meskipun kita pun harus menjaga barangbarang milik kita dan sebaiknya jangan pernah memberitahukan dimana letak barang kesayangan kita pada siapapun.

KALO teman kita itu udah semakin parah, akan lebih baik kita segera membicarakan hal itu dengan keluarga atau orang yang terdekat dengannya. Karena yang aku tahu, pada beberapa kasus, kleptomania diderita seumur hidup.(*)

NATAL & TAHUN BARU

Wagub: Isi liburan secara positif M a n a d o — Wa k i l Gubernur Sulut DR Djouhari Kansil MPd menghimbau seluruh pelajar Sulut agar dapat mengisi liburan Natal dan Tahun Baru dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Menurutnya, libur panjang kali ini harus menjadi motivasi bagi pelajar

untuk dapat lebih semangat belajar pada tahun 2012 mendatang. “Mari kita mengisi waktu liburan dengan kegiatan positif. Jangan melakukan tindakan yang tidak terpuji seperti pesta minuman keras, menggunakan narkoba dan lain sebagainya karena itu hanya akan merugikan diri sendiri,”

DJOUHARI Kansil.

pesan Wagub. Sementara itu, beberapa guru di SMAN 4 Manado memilih untuk memberikan pemerjaan rumah (PR) bagi siswanya yang akan dikumpul saat masuk sekolah. “Dengan adanya PR, para siswa pun bisa belajar di rumah,” ujar M Alim SPd, guru Bahasa Indonesia.(emem)

TERUNTUK PARA REMAJA

Mengapa setan terbuat dari api? ADA 2 orang anak yang kurang normal saling bertanya. Demikian kutipannya. Achu-one : “Eh kenapa setan terbuat dari api?” Keono : “Dasar toloooooool ! Kalo gak terbuat dari api bukan setan namanya.” Achu-one : “Salah ! bukan gitu. Kalo setan terbuat dari air entar apinya gak bisa hidup trus setannya mati donk.”(*)

Aman belanja di internet

ZAMAN sudah canggih dan teknologi pun maju dengan pesat, sehingga orang sangat dimudahkan untuk melakukan segala kegiatannya, baik melakukan pekerjaan, hiburan hingga berbelanja yang tak perlu lagi kita harus keluar rumah untuk membeli keperluan kita. Namun terkadang berbelanja di internet selain mendapat kelebihan juga pasti ada kekurangannya. Berikut cara aman belanja di internet supaya kamu tidak tertipu. · Harga sangat murah patut dicurigai. Ada yang jual barang dengan harga sangat jauh dari harga aslinya? Sebaiknya kamu jangan terburu nafsu dulu. Tahan dulu dan cari info yang lebih banyak tentang penjual. Cek, cek dan ricek lagi. · Tidak mau diajak COD atau CnC. Jika kamu satu kota dengan penjual, tapi si penjual menolak bertemu langsung untuk bertransaksi dengan cara COD (Cash On Delivery) atau CnC (Cash and Carry), kamu patut waspada. · Gunakan jasa pihak

Jomblo di akhir tahun? Gak masalah!

Efek kebiasaan bohong orang tua Ada beberapa macam kebohongan. Kebohongan yang dilakukan semata mata untuk menghindari hukuman adalah jenis yang paling buruk.

JANGAN biarkan musim liburan akhir tahun membuat kamu murung karena belum memiliki pasangan. Memang, pada musim liburan menyambut manyambut Natal dan Tahun Baru, akan ada banyak pertanyaan tentang status kamu. Belum lagi dengan kegemaran kerabat dan orang tua yang berupaya menjadi comblang atau sekadar usil. Namun, jangan membiarkan hal itu menganggu kamu. Jadikan musim liburan sebagai lajang menjadi kesempatan untuk menghabiskan waktu dengan mereka yang sayang terhadap Kamu. Berikut

alasan mengapa kamu harus bersenang-senang dan bersemangat di masa liburan nanti sebagai lajang. 1. Tidak ada beban membelikan hadiah untuk pasangan Dia sudah punya barang ini enggak ya? Beli CD musik atau DVD? Semua pikiran itu bisa melelahkan lho. Namun, dengan menjadi lajang, Kamu terselamatkan dari kewajiban memberikan hadiah spesial untuk Natal atau pertanyan apakah pasangan telah membelikan hadian yang sesuai untuk kamu.

ketiga. Jika nilai transak-si sangat besar, lebih baik digunakan jasa pihak ketiga, seperti rekening bersama. Beberapa komunitas menyediakan fasilitas tersebut. memang ada fee-nya, tetapi ini jauh lebih baik daripada uang yang kamu kumpulkan dengan susah payah, hilang sia-sia. Waspada jika penjual menolak menggunakan jasa pihak ketiga/rekening bersama · Tunggu barang datang. Ada modus baru dimana barang yang akan dikirim tidak sesuai dengan barang yang telah dipesan. Biasanya dia akan bersikeras untuk mengirim terlebih dahulu, sehingga Kamu akan merasa punya kewajiban untuk segera membayar. Namun ada baiknya sebelum melakukan pembayaran, tunggu hingga barang sudah kamu terima. Jika barang sesuai dengan yang dipesan, segera lakukan pembayaran. Jika si penjual mendesak kamu untuk segera membayar dengan berbagai macam alasan, kamu harus waspada. Lebih baik kamu kehilangan barang buruan, daripada tertipu dan uang melayang. Ciri ini sering digunakan pada penjual yang mengaku butuh.(perm)

TERUNTUK PARA ORTU

Dongeng PAK Asikin, seorang Guru SD yang kreatif namun pelupa, suatu saat mendongeng pada murid-muridnya. “Anak-anak… Di sebuah hutan di suatu masa ada pemuda yang suka berburu bernama Malin Kundang …” Seorang muridnya yang kritis, tahu kalau Pak Asikin keliru, sehingga ia menyela “Maaf, Pak… Pemburu itu “kan mestinya bernama…” “Sssttt … Jangan memotong dulu … Kalau mau bertanya nanti saja …” sergah Pak Asikin. “Nah, saya teruskan ya … Suatu hari si Malin Kundang sedang berburu, dan di tengah hutan ada suatu telaga. Nah di tengah telaga itu dia melihat 7 bidadari sedang mandi … Dia pun mengintip ke7 bidadari itu dari balik sebuah pohon besar” Sementara murid-muridnya mulai senyamsenyum, sadarlah Pak Asikin bahwa ia keliru. Tapi ia terlalu gengsi untuk mengakui kesalahannya. Setelah berpikir sejenak, ia pun mendapat ide … “Namun kemudian salah seorang bidadari terkejut melihatnya dan berseru : ‘Hei Malin Kundang, ngapain kamu di situ …Seharusnya kan Jaka Tarub yang ngintip kami di situ…”(*)

TIPS ASYIK

2. Tidak ada perkelahian di mana akan melewatkan Natal Apakah kamu sudah lama tak pulang ke rumah orang tua? Jika iya, inilah kesempatan kamu untuk pulang. Karena lajang, kamu tidak harus membagi waktu menyeimbangkan kunjungan ke rumah orang tua masing-masing. Orang tua kamu pun akan merasa senang memiliki kamu di rumah. 3. Lakukan apa yang ingin kamu lakukan Apakah kamu ingin menghabiskan liburan di rumah atau di luar kota, itu semua bisa kamu lakukan.

Nah, karena lajang, kamu dapat menggunakan uang untuk membeli hadiah apa pun dan makan malam di mana pun dengan temanteman. 4. Berbelanja sepuasnya Kamu telah bekerja keras sepanjang tahun sehingga adil rasanya untuk memanjakan diri sendiri sebelum akhir tahun. Pergi ke spa dan lakukan perawatan kecantikan mewah, merencanakan perjalanan dengan teman-teman, atau menghadiahi diri sendiri dengan perhiasan mahal. Itu semuan bisa dilakukan hanya bila kamu seorang lajang.(miol)

Kebohongan yang dilakukan untuk tidak menyinggung perasaan orang lain dianggap tidak begitu buruk. Kebohongan altruistic, yang dilakukan untuk untuk menolong atau bahkan menyelamatkan sese-orang, dianggap dapat dimaafkan dan bahkan terpuji. Kebiasaan berbohong, terutama dalam hal yang penting, dapat mengganggu perkembangan jiwa dan kehidupan anak. Penelitian pada anakanak yang sering berbohong menunjukkan bahwa mereka sering terlibat dalam tindakan antisosial antara lain menipu, mencuri dan tindakan kekerasan. Berbohong juga mengikis keakraban hubungan kita dengan orang lain. Orang yang suka berbo-

hong akan kehilangan banyak kepercayaan, kesempatan dan persahabatan. Apa yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk mengajarkan pentingnya kejujuran kepada anak? Hasil riset menunjukkan bahwa anak-anak yang sering berbohong kebanyakan berasal dari keluarga dimana orang tuanya juga sering berbohong. Anak anak yang mendapat pengawasan yang minimun dari orang tua atau ditolak oleh orang tuanya juga lebih sering tidak jujur. Orang tua perlu memperhatikan kejujuran dan integritas hidupnya. Ajarkan nilai kejujuran kepada anak sejak anak masih kecil. Ini bukan berarti bahwa orang tua harus menceritakan semuanya kepada anak-anak karena banyak hal yang mereka belum pahami. Jika ada sesuatu yang sangat pribadi ataupun diluar pemahaman mereka, katakanlah secara garis besar bahwa kita sedang menghadapi masalah tertentu tanpa menerangkan detailnya.(perm)


JUMAT 23 DESEMBER 2011

Jangan langkahi otoritas tuhan SEBAGAI mahluk terbaik, manusia telah berhasil mengubah wajah dunia. Fitur kehidupan berhasil didisain dengan berbagai kemudahan yang memukau. Manusia zaman ini seakan-akan tidak lagi memiliki kendala mobilitas. Seolah jarak tempuh berhasil diperpendek. Jarak waktu berhasil dipersingkat. Jarak pandang dan jarak dengar berhasil disederhanakan. Manusia sekarang seperti ”siluman”. Detik ini ia nongkrong di bumi Indonesia, tetapi dalam beberapa jam saja, ia sudah asik nyantai di belahan

negara lain. Manusia berhasil merevolusi hidupnya dari waktu ke waktu tanpa henti. Sesuatu yang tadinya mustahil, menjadi hal yang nyata terjadi. Sesuatu yang dulunya sama sekali tak terpikirkan, sekarang menjadi realitas kebiasaan hidupnya. Di satu sisi, hampir semua kita merasakan manisnya buah teknologi rekayasa manusia tersebut. Tetapi di balik semua kemajuan yang telah digenggam, ada banyak hal yang menggelisahkan nurani manusia beriman. Manusia mulai berani

bermain-main hampir di luar wilayah otoritasnya. Dengan kasat mata, kemajuan teknologi dijadikan alat propaganda yang sangat epektif bagi sebuah nilai, sikap dan perilaku yang dapat mengubah mindset orang dalam hitungan detik menuju kekafiran. Lihatlah penomena tingginya intensitas acara sulap di media enterteinment. Sekarang, para pesulap bukanlah dominasi orang tua. Tetapi anak kecil yang ngomongnya saja belum jalas sudah pandai memainkan triktrik ilmu magis. Terlepas dari bisa dijelaskan secara logika atau

tidak, tetapi pada sisi tertentu sulap bisa menghadirkan “kemustahilan” yang dalam ranah keyakinan sangat sensitif. Maka sisi rawannya adalah ketakjuban pemirsa yang berlebihan kepada seorang pesulap yang mengantarkannya pada kekeliruan sikap dan penilaian terhadapnya. Terutama bagi masyarakat pemirsa yang pemahaman dan intensitas penghayatan agama yang minim. Teknologi juga memperkenalkan ramalan elektronik jarak jauh. Kalau

dahulu orang mendatangi dukun atau peramal yang tinggal di pelosok, sekarang setiap orang dituntun hanya dengan memencet tombol dan mengirim pesan pada nomor yang disediakan. Maka transaksi layanan kosultasi tentang masa depan, karir, jodoh, rizki dan peruntungan dapat terjadi dalam hitungan detik, massif dan terkesan modern. Entah, apakah para penyelia jasa tersebut sadar atau tidak, bahwa mereka telah ”menginjak” wilyah Tuhan. Mereka telah menumpulkan iman pemirsa dengan senjata

teknologi. Yang paling spektakuler, manusia dengan teknologinya berani memastikan bahwa tahun 2012 nanti akan terjadi kiamat dunia. Ini jauh melampaui sekedar persoalan jodoh, rizki, masa depan dan peruntungan yang tidak sekedar menginjak wilayah Tuhan, tetapi telah berani ”merebut” otoritas Tuhan. Manusia memang memiliki sisi keunggulan sebagai mahluk Tuhan, tetapi manusia tetaplah manusia. Andaikan ada manusia yang diizinkan Tuhan tahu

berjalan dalam kegelapan. Inilah Kabar Gembira tentang kedatangan Sang Juruselamat, Yesus Kristus, Tuhan kita. Pada hari Natal yang pertama itu, para gembala di padang Efrata, orang-orang kecil, sederhana dan terpinggirkan di masa itu, melihat terang besar kemuliaan Tuhan bersinar di kegelapan malam itu. Mereka menanggapi sapaan ilahi Jangan Takut dengan saling mengajak sesama yang dekat dan senasib dengan mereka dengan mengatakan satu sama lain: Marilah kita pergu ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita. Para Majus yang masing-masing telah melihat terang besar di langit negara asal mereka, telah menempuh perjalanan jauh untuk mencari dan mendapatkan Dia yang mereka imani sebagai Raja yang baru lahir. Mereka bertemu di Yerusalem dan mengatakan: Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami dating untuk menyembah Dia. Sayang sekali, bahwa di samping para gembala dan para majus dari Timur yang tulus itu, ada pula Raja Herodes. Ia juga mendapat tahu tentang kedatangan Yesus, bukan hanya dari para majus, tetapi juga dari keyakinan agamanya, tetapi ia malah merasa tersaingi dan terancam kedudukannya.

Maka dengan berpura-pura mau menyembahNya, ia mau mencariNya juga dengan maksud untuk membunuhNya. Ketika niat jahat ini gagal, ia malah melakukan kejahatan lain dengan membunuh anak-anak tak bersalah dari Betlehem. Kepada kita pun, yang hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia dan merayakan Natal pada tahun 2011 ini, telah disampaikan Kabar Gembira tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus, yang adalah Firman, yang didalamnya ada hidup dan hidup itu adalah terang bagi manusia. Memang, yang kita rayakan pada hari natal itu adalah: Terang yang sesungguhnya yang sedang dating ke dalam dunia. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya. Tetapi sayangnya ialah bahwa, dunia tidak mengenalNya. Ia datang kepada milik kepunyaanNya, tetapi orang-orang kepunyaanNya itu tidak menerimaNya. Dan kita tidak bisa, bahkan tidak boleh, menutup mata untuk itu. Kita juga menyaksikan, bahwa bangsa kita masih mengalami berbagai persoalan. Kemiskinan sebagai akibat ketidakadilan masih menjadi persoalan sebahagian besar bangsa kita, yang mengakibatkan masih sulitnya menanggulangi biaya-biaya bahkan kebutuhan dasar, apalagi untuk pendidikan

dan kesehatan; Kekerasan masihmerupakan bahasa yang digemari guna menyelesaikan masalah relasi antarmanusia; Kecenderungan penyeragaman, ketimbang keanekaragaman masih merupakan pengalaman kita. Akibatnya, kerukunan hidup, termasuk kerukunan antarumat beragama, tetap masih menjadi b arang mahal; Korupsi, bukannya dihapuskan, tetapi malah makin beranak-pinak dan merasuki segala aras kehidupan bangsa kita bahkan secara membudaya; Penegakkan hokum yang berkeadilan dan penghormatan terhadap hakhak asasi manusia masih merupakan pergumulan dan harus tetap kita perjuangkan; Pencemaran dan perusakan lingkungan yang menyebabkan bencana alam, seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya, tetap mencemaskan kita. Mereka yang diberi amanat dan kekuasaan untuk memimpin bangsa ini dengan benar dan membawanya keapda kesejahteraaan yang adil dan merata, malah cenderung melupakan tugas-tugasnya itu. Oleh karena itu, saudarasaudari yang terkasih, dalam pesan Natal bersama kami tahun ini, kami hendaknya menggarisbawahi semangat kedatangan Kristus tersebut dengan bersaksi dan beraksi, bukan hanya untuk perayaan Natal kali ini saja, tetapi

hendaknya juga menjadi semangat hidup kita semua: 1. Sederhana dan bersahaja: Yesus telah lahir di kandang hewan, bukan hanya karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan, tetapi justru karena Dia yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diriNya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama seperti manusia. 2. Rajin dan giat: seperti para gembala yang setelah diberitahu tentang kelahiran Yesus dan tanda-tandanya, lalu cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria, Yusuf dan bayi itu. 3. Tanpa membeda-bedakan secara eksklusif: sebagaimana semangat kekanak-kanak Yesus yang menerima para Majus dari Timur seperti adanya, apapun warna kulit mereka dan apapun yang menjadi persembahan mereka masing-masing. 4. Tidak juga bersifat dan bersikap mengkotakkotakkan, karena Yesus sendiri mengajarkan bahwa barang siapa tidak melawan kamu, ia ada di pihak kamu.

harga minyak diperkirakan 90,0 USD per barel,” jelasnya. Disebutkannya, dengan asumsi tersebut, maka dalam APBN 2012 ditetapkan belanja negara sebesar Rp1.435,5 triliun dan penerimaan hibah sebesar Rp825 miliar. “Sehingga defisit anggaran ditetapkan sebesar Rp124 triliun. Defisit ini akan ditutup terutama dengan pembiayaan sebesar Rp124 triliun,” ujar Iskandar. Kegiatan yang turut dihadiri Forkopimba Provinsi/ Kabupaten/Kota serta kepada SKPD dan Intansi Vertikal yang ada di daerah ini, berlangsung lancar. Diketahui sebelumnya, DIPA 2012 ini diserahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara simbolis kepada perwakilan kementerian, pimpinan

al-Maliki. Catatan kecil untuk ujung dari sebuah cerita di bilik press conference itu: bahwa dalam Gulf War, militer AS kehilangan sekitar 4.209 tentaranya dan Bush menghabiskan uang negara sebesar 576 milyar dollar untuk membiayai perangnya. Tak perlu cetak miring untuk kutipan argumen berikut ini: yang mana, “invasi Irak ke Kuwait disebabkan oleh kemerosotan ekonomi Irak setelah perang delapan tahun dengan. Katanya, Irak sangat membutuhkan petro dolar sebagai pemasukan ekonominya sementara rendahnya harga petro dolar akibat kelebihan produksi minyak oleh Kuwait serta Uni Emirat Arab yang dianggap Saddam Hussein sebagai perang ekonomi serta perselisihan atas ladang minyak Rumeyla sekalipun pada pasca-perang melawan Iran, Kuwait membantu Irak dengan mengirimkan suplai minyak secara gratis. Irak ketika itu terjerat utang luar negeri dengan beberapa negara, termasuk Kuwait dan Arab Saudi. Irak berusaha meyakinkan kedua negara tersebut untuk menghapuskan utangnya,

dengan pasti kapan kiamat terjadi, maka yang paling pantas tahu adalah Muhammad shallallaahu ’alaihi wa sallam. Nyatanya, manusia paling mulia itu; Imam para anbiya dan mursalin itu pun tidak mengetahui kapan kiamat akan terjadi. Oleh sebab itu, seorang muslim tidak sepatutnya gamang dalam menyikapi segala penomena kemajuan teknologi. Juga tidak sepatutnya jatuh dalam praduga yang hanya berdasar asumsi dan perkiraan semu. Jika seorang muslim masih menggantungkan nasib kepada dukun, masih larut dalam ketakjuban kepada kharisma seorang tokoh, atau seolah putus asa dengan prediksi kiamat yang jelas-jelas menjadi hak Yang Maha Kuasa, maka apa bedanya dengan or-

ang-orang kafir yang tidak memiliki pegangan itu? Jika disejajarkan dengan sesama mahluk, makhluk mana yang bisa mengungguli manusia? Tapi jika diperhadapkan dengan Sang Khalik, manusia bukanlah apaapa. Manusia hanyalah setitik air di lautan jika dibandingkan dengan ilmu dan kekuasan Tuhan. Manusia memang sanggup menguasai daratan, lautan dan antariksa. Tapi sampai detik ini, manusia tetap tak kuasa menolak bencana. Dengan teknologinya, manusia mampu merekayasa yang keriput menjadi kencang atau yang buruk menjadi cantik. Tapi hingga kini tak ada satupun dari mereka yang dapat mengobati penyakit tua dan kematian.

tahun sebelum kelahiranNya, disebut sebagai terang besar yang dilihat oleh bangsabangsa yang berjalan di dalam kegelapan. Nubuat itu direalisasikanNya sendiri dengan bersabda: Akulah terang dunia; Barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hid up. Disamping penegasan tentang diriNya sendiri itu, barangkali baik juga kita senantiasa mengingat apa yang ditegaskannya tentang kita para pengikutNya: “Hanya sedikit waktu lagi terang ada di antara kamu. Selama terang itu ada padamu, percayalah kepadanya, supaya

kegelapan jangan menguasai kamu; barangsiapa berjalan dalam kegelapan, ia tidak tahu kemana ia pergi. Akhirnya, marilah kita menyambut kedatanganNya dengan sederhana dan tidak mencolok karena kita tidak boleh melupakan, bahwa sebagian besar bangsa kita masih dalam kemiskinan yang esktrim. Dengan demikian semoga terjadilah kini seperti yang terjadi pada Natal yang pertama: Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya. Selamat Natal 2011 dan Tahun Baru 2012.(*/ dw)

Bangsa ... dari Halaman 1 Saudara-saudara yang terkasih, Segenap umat Kristiani Indonesia di mana pun berada, Salam sejahtera dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus. Telah tiba pula tahun ini hari Natal, perayaan kedatangan Dia, yang dahulu sudah dinubuatkan oleh Nabi Yesaya sebagai seorang anak telah lahir untuk kita,

seorang putra telah diberikan untuk kita, lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasehat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Tokoh inilah yangn disebutnya juga di dalam nubuatan itu sebagai Terang yang besar dan yang dilihat oleh bangsa-bangsa yang

Ruhut ... dari Halaman 1 Ruhut memperjelas maksud dari ring satu Nazaruddin adalah rekan-rekan Nazaruddin di Badan Anggaran (Banggar) DPR, salah satunya Angie. “Kalian (wartawan, red) cari orang-orang yang disebut Nazar, seperti Angie, Mirwan Amir, silakan uber mereka,” katanya, Kamis (22/12) kemarin di Jakarta. Ruhut pun dengan tegas mengatakan bahwa partainya mendukung pemeriksaan terhadap Angie, termask Anas Urbaningrum, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Siapa pun, setelah dilakukan pengembangan, ada sinyalemen keterlibatan kader kami, kami silakan,” katanya saat dihubungi Tempo. Ia mengatakan, berdasarkan arahan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, jika keduanya terbukti terlibat, maka partai tidak akan melindungi. Namun, Ruhut mengatakan, dasar tuduhan terhadap dua koleganya di partai tersebut bersifat lemah. Sebab, dasar tuduhannya hanya omongan Nazaruddin saja. Ruhut juga mengatakan, pengakuan Mindo Rosalina Manulang dalam berita acara pemeriksaan juga lemah. Sebab, Rosa adalah pegawai Nazar sehingga kemungkinan untuk membela atasannya besar. “Eyewitness itu kan tidak boleh karyawannya. Jadi, Nazar harus membuktikan,” katanya. Menurut Ruhut, partai tidak memeriksa kadernya. Sebab, urusan tersebut sudah berada di ranah hukum. “Kami kan partai politik, tidak boleh intervensi hukum. Jadi, biarkan penegak hukum saja yang urus,” katanya.(temi/dw)

Kepala ... dari Halaman 1 “Kalaupun meminta izin hanya dilakukan melalui SMS,” ujarnya. Dikatakannya perilaku tersebut tidak baik, sehingga ia meminta bupati dan walikota agar tertib pemerintahan dan birokrasi. “Saya sering bertemu bupati dan walikota di pesawat, saya heran karena mereka keluar daerah tanpa izin dari saya,” aku SHS. Sementara itu terkait pengamanan Natal, Polda Sulut akan menerjunkan ribuan personel polisi di berbagai titik rawan yang ada di daerah ini. Operasi ini dilakukan untuk memberikan kenyamaman bagi warga yang merayakan, juga meningkatkan stabilitas keamaman, apalagi beredarnya isu teror bom saat perayaan Natal. Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Carlo Brix Tewu mengatakan bahwa ribuan personel akan dikerahkan dengan target utama rumah-rumah ibadah. Polisi akan melakukan pengamanan ketat untuk menjamin keamanan perayaan dan ibadah Natal. “Yang pasti ribuan personel kami kerahkan,” tegas Tewu. “Masyarakat sangat merindukan keamaman agar tetap kondusif. Untuk itu pengamanan semaksimal mungkin di seluruh wilayah Sulut akan dilakukan,” tambahnya.(komc/inlc/dw)

Natalan ... dari Halaman 1 Keluarganya memilih merayakan Natal di Jepang, lantaran masih memiliki keluarga yang tinggal di sana. “Ya sekalian liburan gitu sama keluarga,” imbuh mantan penyanyi cilik tersebut. Agnes merasa memang membutuhkan liburan, lantaran belakangan ini disibukkan dengan jadwal manggung yang padat. “aku akan mencoba untuk melepaskan beban dan penat di sana (Jepang), sambil merayakan Natal bersama keluarga,” tutur perempuan kelahiran Jakarta 1 Juli 1986 ini. Agnes mengaku, tidak mencatat apa saja yang akan dilakukan di Negeri Sakura tersebut. Pastinya, saat malam Natal tiba, ia akan pergi ke gereja bersama keluarga. “Sama seperti di Indonesia ya, malam Natal paling ke gereja sama keluarga dan menikmati makan malam bersama. Pokoknya seperti biasanya yang dilakukan di Indonesia deh,” terang Agnes.(besc)

Indonesia ... dari Halaman 1 Kontrak senilai US$ 1,1 miliar itu didapat untuk penjualan tiga kapal selam ke Indonesia. Dengan kata lain, Indonesia akan impor 3 kapal selam dari Korsel. Menurut Daewoo Shipbuilding dan Marine Engineering, penjualan kapal selam ini juga menandai pertama kalinya Korsel telah meraih kesepakatan untuk penjualan kapal selam di luar negeri. Sesuai dengan kontrak, Daewoo akan menyerahkan tiga kapal selam, masing-masing seberat 1.400 ton ke Jakarta pada paruh pertama tahun 2018 mendatang. Setiap kapal selam dapat membawa 40 personel dan akan dilengkapi dengan delapan tabung senjata untuk menembak rudal torpedo dan peluru kendali. Kesepakatan itu mendongkrak volume ekspor pertahanan Korea Selatan tahun ini dengan rekor sepanjang masa menjadi US$ 2,4 miliar, lebih dari dua kali lipat jumlah dari tahun lalu. Menurut Program Akuisisi Pertahanan Administrasi (DAPA), kontrak penjualan ini adalah kesepakatan besar kedua pertahanan antara kedua negara. Pada Mei, Korea Aerospace Industries (KAI) yang dikelola pemerintah menyepakati ekspor 16 unit pesawat latih supersonik T-50 Golden Eagle senilai US$ 400 juta ke Jakarta.(spem)

lembaga sebagai pengguna anggaran, dan juga para gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, di Istana Negara, Jakarta, 20 Desember 2011 awal pekan. Belanja negara pada APBN 2012 yang sudah disepekati pemerintah dengan DPR sebesar Rp1.435,4 triliun atau 17,7 persen dari produk domestik bruto. Angka tersebut mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya sebesar Rp1.114,6 triliun atau 8,7 persen. Semua belanja atas sebagian besar akan dibiayai dari penerimaan dalam negeri sebesar Rp1.310,6 triliun dan sebagian besar berasal dari penerimaan perpajakan sebesar Rp1.032,6 triliun atau 78,7 persen dari pendapatan negara atau hibah secara keseluruhan.(erer/dw)

“Dari Tahrir Square di Kairo sampai ke Khuzdar di Pakistan Barat Daya, dari Mogadishu hingga kotakota di Filipina, resiko bekerja sebagai jurnalis saat politik tengah labil lebih tinggi dibandingkan periode manapun di 2011,” kata RSF. RSF juga menyebutkan China, Iran, dan Eritrea sebagai negara yang paling banyak memenjarakan jurnalis tanpa merinci jumlahnya. Selain itu, disebutkan pula 10 lokasi yang dinilai paling berbahaya bagi jurnalis. Di antara lokasi tersebut adalah Abidjan, Pantai Gading, di mana setidaknya dua jurnalis tewas dalam kerusuhan pemilu; serta Tahrir Square, Kairo di mana para jurnalis diserang oleh pendukung Hosni Mobarak sebelum mengundurkan diri pada Februari lalu. Tempat-tempat yang penting pada Revolusi Arab seperti Deraa, Homs, dan Damaskus di Suriah; Change Square di Sanaa, Yaman; serta basis kelompok pemberontak Libya di Misrata juga masuk dalam daftar. Tahun 2010 lalu, sebanyak 57 jurnalis di seluruh dunia terbunuh. Namun, tahun terburuk bagi para jurnalis adalah 2007, dimana Perang Irak menyebabkan jumlah jurnalis yang tewas mencapai 87 orang. Di Indonesia sendiri, berdasarkan catatan Dewan Pers, hingga akhir Oktober 2011 telah terjadi 57 kasus kekerasan atas wartawan di Indonesia. Maka Dewan Pers merasa prihatin meski kritisisme media di Indonesia sudah cukup baik dibandingkan dengan negaranegara di Asia. Kekerasan

terkini dialami wartawan harian Rote Ndao News, Robbi Daniel Heneuk atau biasa disapa Dance. Rumah Dance dirusak sekelompok orang pada Minggu 11 Desember 2011, dinihari. Dia harus kehilangan bayinya, yang baru berusia satu bulan, karena syok. Tak puas merusak, selang sehari berikutnya, sekelompok orang membakar rumah Dance hingga hangus. Aksi perusakan dan pembakaran itu diduga terkait berita yang ditulis Dance mengenai korupsiAlokasi Dana Desa (ADD) Desa Kuli, Kecamatan Loba Lain. Dana itu seharusnya digunakan untuk pembangunan kantor desa setempat. Media tempat Dance bekerja juga menulis laporan tentang dugaan korupsi dana pembangunan rumah transmigrasi lokal sebesar Rp3,1 miliar. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) pun memprediksi ada tiga bahaya yang harus diwaspadai oleh wartawan. “Bahaya itu yakni kekerasan struktural oleh aparat, pembiaran oleh aparat dan bahaya impunitas,” ujar Ketua AJI, Eko Maryadi. Ia menekankan soal impunitas sebagai bahaya yang terbesar. Karena pelaku kekerasan cenderung kebal terhadap hukum. Eko menambahkan, tiga bahaya ini akan tetap berpotensi hingga beberapa tahun ke depan. Untuk itu, ia menghimbau agar para wartawan waspada dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. “Perhatikan aspek keselamatan, dan perhatikan zona yang aman,” ujarnya.(vinc/dw)

namun ditolak. Irak pernah mengumandangkan selisih perbatasan akibat warisan Inggris dalam pembagian kekuasaan setelah jatuhnya pemerintahan Usmaniyah Turki.” Tarik beberapa kata dan kalimat kunci dari kutipan di atas tadi. “Krisis, perpolitikan tingkat tinggi, utang luar negeri, sepatu melayang ke arah kepala sang kepala negara.” Memang bukan padanan yang pas bila hanya diukur dari sebuah latar belakang sejarah. Mari kita belajar menghitung. Dari angka satu hingga sepuluh. Ujungnya kita ambil. Tanggal sepuluh. Sebuah kronologis di penghujung tahun dan mungkin sudah dilupakan oleh begitu banyak kepala: angka- angka dalam kurung ini bukanlah pembuka kalimat, tapi menandakan tahun. [1868] Lampu lalu lintas pertama kali dipasang di London, Inggris. [1898] Penandatanganan Traktat Paris mengakhiri Perang Amerika - Spanyol. Spanyol mengakui kemerdekaan Kuba dan menjual kekuasaan atas Guam, Filipina serta Puerto

Riko kepada Amerika Serikat seharga US$20 juta. [1901] Penganugerahan Penghargaan Nobel yang pertama di Stockholm, Swedia pada peringatan wafatnya (pada tahun 1896) sang pemrakarsa penghargaan tersebut, Alfred Nobel. [1936] Edward VIII menandatangani surat abdikasi, menjadi satusatunya raja Inggris yang secara sukarela mengundurkan diri dari tahta. [1939] Phleng Chat, lagu kebangsaan Thailand diciptakan oleh Peter Feit. [1948] Universal Declaration of Human Rights diadopsi oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa. Catatan yang miris dan mungkin saja merdu merdu dari kawan-kawan sebagai gambaran mimpi di hari pertama Desember tahun ini. “Judah, Welcome December! Its the most wonderful time of the years; Natalia, December Kelabu. Ronald, Silver bell ringing, Welcome December. Riska, sekarang Desember? Wira, World AIDS Day 2011 ‘Getting to Zero’. Sheilla, Desember Kelabu. Janno, Selamat datang Desember. Bulan di mana kekristenan diperjualbelikan.

Damai di bumi, damai di pasar.” Ada begitu banyak vision yang bersinar, ada begitu banyak kegamangan yang coba dikeluhkan. Tambahkan saja namamu dalam deretan itu dengan apa yang masih ada dalam benakmu. Desember sudah tiba dengan segala konsekuensinya. Namun, sebentar lagi Desember pergi dan meninggalkan begitu banyak kenangan yang akan mewarnai budaya kita di masa silam. Pasar-pasar ramai, sukacita ada di beberapa raut, kejahatan ‘mungkin’ juga meningkat. Wajah luka disiram khotbah-khotbah penghiburan yang mengalir dan sudah membanjir sejak bulan-bulan yang lalu ketika ketidaksadaran masih menusuk jiwa-jiwa kita hingga detik ini. Sebentar lagi pesta digelar. Panggung kita, panggung untuk semua, membudaya dan mengakar sampai di relung paling dasar. Semoga catatan ini menjadi sukacita walau teramat dini untuk memprediksikannya. Selamat menjelang natal dan tahun yang baru. Pakatuan pakalawiren kita waya.(*)

Saudara-saudara yang terkasih, Tuhan Yesus, yang kedatanganNya sudah dinubuatkan oleh Nabi Yesaya hampir delapan ratus

Kado ... dari Halaman 1 Dana-dana tersebut diserahkan Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS), di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Kamis (22/ 12) kemarin. Khusus untuk DIPA Pemprov Sulut langsung diterima Sekprov Ir Siswa R Mokodongan, sementara untuk DIPA kabupaten/kota di Sulut diterima langsung para kepala daerahnya masingmasing. Sementara untuk Manado sendiri diterima langsung Walikota Dr Ir GS Vicky Lumentut SH MM MSi DEA (GSVL). Suasana ruangan Mapalus pun berubah menjadi damai ketika SHS menyerahkan DIPA untuk Manado secara langsung kepada GSVL. Sayang, belum semua kabupaten/kota menerima DIPA itu sebab

tidak hadir dalam acara penyerahan kemarin. Tekait penentuan pemberian DIPA di masingmasing provinsi, menurut Kakanwil DJPBN Sulut Iskandar, adalah mengacu pada Anggaran Pedapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012 yang disusun dengan m e m p e r h a t i k a n perkembangan ekonomi makro terkini dan prospeknya kedepan. Beberapa asumsi yang sudah disepakati adalah pertumbuhan ekonomi diharapkan sebesar 6,7%, inflasi sebesar 5,3% dan nilai tukar rupiah diasumsikan sebesar Rp8.800 per USD. “Pada tahun depan ditetapkan tingkat bunga surat perbendaharaan negara 3 bulan sebesar 6,0% target lifting minyak sebesar 950 ribu barel per hari, dan tingkat

2011 ... dari Halaman 1

Catatan ... dari Halaman 1 Terlahirlah catatan dini. Catatan bagi anak-anak yang menikmati nafsu berkuasa orang dewasa. Lihat barisan mereka berdandan dan mengetuk tiap rumah dengan sajian seni sensasional. Nyanyian. Irama. Kegaduhan. Tarian para badut. Orang-orang hitam yang seram. Lalu “monster baik hati” yang memberi wejangan dan hadiah. “Jangan pegangpegang toto neh. Jangan nakal-nakal pa mama deng papa.” Illusi untuk catatan dini itu: Uskup Myra di Lycia pada abad keempat. Nikolas terkenal untuk kebaikannya memberi hadiah kepada orang miskin. Dia sangat religius dari awal umurnya dan mencurahkan hidupnya bagi kemanusiaan. Di Belanda, Belgia, Austria dan Jerman dia digambarkan sebagai uskup yang berjanggut dengan jubah resmi. Relik dari Santo Nikolas dikirim ke Bari di Italia selatan oleh beberapa pedagang Italia; sebuah basilika dibangun tahun 1087 untuk memberi mereka rumah dan menjadi daerah ziarah. Itulah panggung kita dewasa ini. Entah ini sebuah keganjilan. Silahkan nilai sendiri. Ini saya goreskan kembali,

derap mundur tujuh tahun silam. Berita dalam negeri. Jumat, 24 Desember Cuaca buruk membuat Eurocopter Super Puma milik TNI AU menabrak Bukit Perahu di Desa Suran Gede, Kejajar Wonosobo, Jawa Tengah. Awak helikopter dan penumpangnya tewas. Tak lama berselang, ada puluhan ribu manusia dihempas deras Tsunami di Aceh, Minggu 26 Desember 2004, catatan kelam ketika puluhan ribu jiwa terkubur dan musnah tanpa upacara. Coba kita bergeser ke tataran yang lebih luas. Yang ini spektakuler dan memalukan. Press Conference in Baghdad, December 14, 2008 George W Bush disambit sepatu oleh seorang jurnalis Irak pada saat press conference di negara yang diberantakan oleh Amerika itu. Adalah Muntazer al-Zaidi, jurnalis televisi al-Baghdad yang berbasis di Kairo, mungkin saja jengkel dengan perilaku George W. Bush di Irak, sehingga ia nekat melempar dua sepatunya ke arah Bush, saat Presiden Amerika itu berbicara dalam press conference bersama Perdana Menteri Irak, Nouri


JUMAT 23 DESEMBER 2011

REGIONAL

Harga minyak lanjutkan kenaikan HARGA minyak mentah lanjutkan kenaikan untuk hari ketiga di New York Mercantile Exchange, Rabu (21/12/ 2011) waktu setempat, seiring dengan cadangan minyak Amerika Serikat mengalami penurunan terbesar dalam satu dekade ini. Harga minyak West Texas Intermediate untuk pengantaran Februari naik 1,43 dollar AS menjadi 98,67 dollar AS per barrel di Nymex. Harga minyak pun sempat turun ke posisi 98,17 dollar AS sebelum dikeluarkannya laporan pada pukul 10:30 AM waktu Washington, kemudian naik ke harga 99,25 dollar AS per barrel. Sementara minyak Brent untuk penetapan Februari naik 98 sen, atau 0,9 persen, menjadi 107,71 dollar AS per barrel di ICE Futures Europe exchange di London. “Ini merupakan goncangan dan (ini) akan menjadi kondisi bagus (bullish) untuk minyak,” ujar Rich Ilczyszyn, Chief Market Strategist dan pendiri Iitrader.com, di Chicago, Rabu waktu setempat. Departemen Energi AS melaporkan pasokan minyak mentah turun 10,6 juta barrel menjadi 323,6 juta barrel. Itu penurunan terbesar sejak 16 Februari 2001. Angka tersebut meleset dari perkiraan survei Bloomberg. Analis dalam survei tersebut mengira pasokan hanya turun 2,13 juta barrel saja. Sementara itu, Andy Lipow, Presiden Lipow Oil Associates LLC, di Houston, para penyuling sedang berusaha untuk mengurangi pasokan bulan ini untuk meminimalisasi pajak mereka di Texas. Baik Texas dan Louisiana memberlakukan pajak mereka berdasarkan nilai pasar dari pasokan sejak 1 Januari lalu. (komc)

Oracle hantam Nasdaq, Dow Jones cuma naik tipis SAHAM teknologi tercatat merosot sehingga mendorong indeks Nasdaq turun satu persen setelah Oracle melaporkan hasil kinerja yang meragukan kesehatan sektor. Namun, pasar tercatat pulih dari kerugian awal pada pekan ini karena beberapa kekhawatiran di Eropa mulai memudar. Pedagang mencoba untuk membangun momentum sebuah rally akhir tahun. Dilansir dari Reuters, Kamis (22/12/2011), Dow Jones Industrial Average naik 4,16 poin atau 0,03 persen ke 12.107,74. Sementara Indeks Standard & Poor 500 naik 2,42 poin atau 0,19 persen ke 1.243,72. Serta Nasdaq Composite Index turun 25,76 poin atau 0,99 persen menjadi 2.577,97. Diketahui, tergerusnya indeks Nasdaq salah satunya disebabkan perusahaan Oracle Corp melaporkan laba dan penjualan yang tidak sesuai harapan untuk pertama kalinya dalam satu dekade. Saham Oracle jatuh 12 persen menjadi USD25,77 dan menjadi saham paling terpuruk di jajaran teratas di Nasdaq 100. Saham perusahaan teknologi lainnya pun juga jatuh. Saham IBM menggerus Dow Jones di mana turun 3,1 persen ke USD181,47. Saham Cisco Systems Inc kehilangan 2,6 persen menjadi USD17,92. “Oracle adalah bagian teknologi, tapi ada kekhawatiran itu bisa menjadi cerita ekonomi yang lebih luas,” kata Brad Sorensen, direktur analisis pasar dan sektor di Charles Schwab di Denver. Sementara di Eropa, investor khawatir bahwa pemotongan-tingkat pinjaman dari operasi pendanaan terakhir Bank Sentral Eropa tidak akan digunakan untuk membeli surat utang di Italia dan Spanyol. Sehingga ini akan membantu menghasilkan peningkatan yang lebih rendah dan mengurangi tekanan refinancing untuk negara yang dilanda utang.(okez)

Poputra: Waspadai kenaikan TDL-BBM Pertumbuhan ekonomi 2012 diperkirakan turun Manado—Kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan bahan bakar minyak (BBM) pada tahun 2012, diperkirakan akan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulut. “Jika TDL dan BBM naik pasti PE akan terpengaruh negatif, untuk kita harus waspada dan siap,” kata Pengamat Ekonomi Sulut, Agus Tony Poputra, SE MM, saat Media Gathering BNI Manado. Dikatakan Poputra, perlambatan pertumbuhan ekonomi tersebut disebabkan selain dampak faktor global, kebijakan pemerintah Indonesia, serta ketim-

pangan pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Sulut masih terjadi. “Perkiraan melemahnya ekonomi dunia karena dampak krisis di Eropa (Euro Zone), perbaikan ekonomi Amerika Serika yang lambat, tensi politik meningkat menjelang pemilu tahun 2014, rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL), kenaikan harga BBM subsidi,” kata Poputra yang juga Economist Bank Negara Indonesia (BNI) Wilayah Manado. Faktor penyebab tersebut, kata Poputra yang terukur dampaknya pada pertumbuhan ekonomi daerah ini yakni rencana kenaikan TDL

dan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Bila hanya TDL dinaikkan sekitar 10 persen, maka pertumbuhan ekonomi Sulut akan melambat hanya 6,9 hingga 7,2 persen, dengan tingkat inflasi lima hingga 6,5 persen, dan pengangguran 8,4 hingga 8,6 persen serta kemiskinan delapan hinngga 8,2 persen. “Tetapi bila diikuti kenaikan BBM subsidi menjadi Rp6.000 maka pertumbuhan ekonomi daerah ini akan tumbuh lebih lambat lagi yakni hanya 6,0 hingga 6,5 persen, dengan tingkat inflasi meningkat tinggi 14 hingga 16 persen,

pengangguran 12,1 hingga 12,9 persen dan kemiskinan 10,3 hingga 10,7 persen,” kata Poputra. Perlambatan ekonomi daerah ini juga, kata Poputra, berpeluang terus meningkat jika ketimpangan pertumbuhan ekonomi antara kabupaten/ kota di Sulut masih terjadi di tahun 2012 mendatang. “Tahun 2011, beberapa daerah hanya tumbuh lima hingga enam persen, jauh dibanding daerah lainnya yang di atas tujuh persen, perbedaan ini menekan laju inflasi secara keseluruhan Sulut tumbuh melambat,” kata Poputra.(haer)

Hatta: Bulog akan terus suplai hingga panen raya

PASOKAN beras harus aman untuk seluruh Indonesia agar tidak ada impor.(foto: ist)

Jakarta—Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menyampaikan, beras harus selalu tersedia dan harganya pun bisa stabil. Keduanya diharapkan bisa terjadi di tengah kondisi masa panen yang telah usai hingga masa panen raya setelah Januari

2012. “Kita juga ingin beras itu selalu ada, kedua harga stabil,” ujar Hatta di sela-sela kunjungan ke Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Kamis (22/12) kemarin. Ia pun mengatakan, kepastian pasokan cukup pun tidak hanya berlaku untuk Pasar Induk Beras

Cipinang saja. Pasokan beras harus aman untuk seluruh Indonesia. “Dari semua itu yang penting bagi kita adalah satu, menjaga pasokan cukup, tidak hanya di Cipinang, tapi di seluruh Indonesia. Dan laporannya menyatakan cukup walaupun kita menghadapi paceklik sampai dengan kirakira pertengahan Januari,” tegas Hatta. Sembari menunggu masa panen raya yang diperkirakan akan berlangsung awal tahun depan, ia menyebutkan Badan Urusan Logistik (Bulog) akan terus melakukan operasi pasarnya untuk mengendalikan harga beras. Pengendalian harga ini pun menjadi pekerjaan bagi Kementerian Perdagangan. “Jadi Kemendag mengendalikan itu, sekarang stabilisasi harga menjadi koordinasi kita,” sebut dia. Untuk tahun ini, terang Hatta, Bulog sudah melakukan operasi pasar dengan lebih dari 370 ribu ton beras. Dari jumlah tersebut, sebanyak 110 ribu ton dialokasikan ke Cipinang. Di pasar induk ini, suplai beras pun masih stabil dengan 2.000 - 3.000 ton beras yang masuk per harinya. Harga beras pun masih stabil yang ditandai dengan beras IR 64 kualitas 3 seharga Rp 6.300- Rp 6.400 per liternya. Dalam kunjungan ini, turut hadir pula Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menteri Pertanian Suswono, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, dan Kepala Bulog Soetarto Alimoeso.(komc)

Hentikan pembangunan pasar modern Jakarta—Deputi Sekretaris Eksekutif Nasional Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil, MA Firdaus, mengatakan pembangunan pasar modern harus dihentikan. Pasalnya, tidak terkendalinya pertumbuhan pasar modern, yakni peritel mulai dari minimarket hingga hypermarket, telah menggerus keberadaan pasar tradisional. “Pasar tradisional dibunuh secara sistemik oleh pasar modern,” ujar Firdaus, dalam diskusi “Catatan Akhir Tahun 2011 “ yang diselenggarakan oleh Indonesia for Global Justice, di Jakarta, Kamis (22/12/) kemarin. Catatannya, pertumbuhan ritel modern tiap tahunnya bisa mencapai 30 persen, sementara pasar tradisional hanya berkembang 5 persen saja. Padahal, kata Firdaus, pasar tradisional sifatnya sangat komunal. Petani datang langsung dari kebun ke pasar dan menjajakan ke pedagang tanpa ada pajak ataupun standar seperti halnya di pasar modern. “Di pasar tradisional ada hubungan mekanis, dia membangun hubungan sosialnya disitu, antara penjual-penjual dan pembeli-pembeli,” tambah dia. Pasar tradisional pun, terang dia, merupakan tempat bermukimnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan pertumbuhan pasar tradisional yang

terus merosot maka keberadaan para UMKM ini pun terancam. “Makanya kami melihat secara sistemik (pasar modern) menghancurkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),” tegas dia. Atau, ia memberikan opsi, pelaku usaha UMKM bisa bersinergi dengan pengusaha besar seperti yang terjadi di Jepang. Di negara Asia Timur itu, terang dia, industri otomotif bisa bekerja sama dengan UMKM, di mana usaha kecil diberi kesempatan untuk membuat instrumen pelengkap seperti skrup. Di Jepang, kata dia, industri besar dan UMKM sifatnya sangat egaliter. Beda dengan hubungan keduanya di Indonesia yang sangat menindas. “Dan sangat tidak fair hubungannya antara usaha mikro dan usaha besar,” ucap Firdaus. Ia pun menyambut baik upaya revitalisasi pasar tradisional dan mengembangkannya menjadi pasar percontohan seperti yang dilakukan Kementerian Perdagangan. Namun, tetap saja ia melihat hal itu hanya upaya minimal saja. Butuh suatu upaya yang lebih besar untuk menyelamatkan pasar tradisional yakni dengan penghentian pembangunan pasar modern. “(Jadi) menurut saya hentikan pembangunan (pasar modern) itu. Itu sangat tidak adil,” tegas dia.(komc)

Bulog jual gula rafinasi Rp9.000/Kg Jakarta—Perusahaan Umum Badan Urusan Logsitik (Perum Bulog) menawarkan gula rafinansi seharga Rp9.000 per kilogram (kg). Untuk mendapatkan gula tersebut, cukup membeli langsung ke gudang Bulog divisi Jakarta. Dirut Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan, Bulog divisi Jakarta, mengadakan “obral” untuk gula konsumsi yang diimpor dari India. Total gula yang disediakan sebanyak 4.300 ton. “Jadi ada 4.300 ton, harganya Rp9.000 kalau beli 50 kg, kalau kiloan Rp9.500. Jadi kalau mau beli, ke sini saja. Kita jual ini secara perlahan-lahan” ungkap dia di gudang Bulog difisi regional bidang

DKI, Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (22/12) kemarin. Menurutnya, gula tersebut adalah sisa impor dari India. Dia menjelaskan, pada awal tahun pihaknya diperintahkan untuk mengimpor gula sebanyak 20 ribu ton. Namun, saat itu harga gula dunia masih tergolong tinggi. “Tapi sekarang harga cenderung turun, padahal waktu ditugaskan harga sedang tinggi, itu tahun ini,” tutur dia. Saat ini, sambung Sutarto, harga gula cenderung menurun. Karenanya, pihaknya tidak menjual dan menyetok gula impor tersebut. Namun, dia mengakui stok tersebut tidak bisa disimpan terlalu lama. “Kalau terlalu lama pasti ada susutnya,” tukasnya.(okez)


JUMAT 23 DESEMBER 2011

SWARA KAMI

SWARA ANDA

Negeri kongkalikong

Ekses pembangunanisme

KATA membahana, kata merana. Kata hilang makna, pesan-pesan berseliweran melebihi dosis, lalu kita menyebutnya sebagai janji yang masih juga tertunda. Kata-kata adalah kongkalikong yang mendustai rakyat. Dengan jelas dapat kita lihat betapa perubahan tak lain adalah sebuah kemerosotan yang makin menajam. Mengapa tak juga kita teriaki situasi ini bila pernah kita bersuara dengan lantang bahwa kita berpihak pada kebenaran? Coba berikan sedikit penjelasan tentang situasi ini. Catatkan kembali, ruas-ruas ujung hambar, akses lambat dan sering abai, adalah buah-buah kemalasan yang boleh dipetik dari ladang pelayanan di negeri ini. Negara membayar para pelayan giat bermain catur sepanjang hari di ruang istirahat, termasuk catur politik, tukang gosip, serta kaki-kaki licin bergerak bila dipacu amplop; Di ketika yang sama, tangan-tangan mereka merasa najis bersentuhan dengan pelayanan yang sudah jadi kewajibannya. Jadi, untuk apa mereka dibayar negara setiap bulannya? Kalkulasikan berapa biaya yang terbakar bagi jutaan penyedot yang hidup di negeri kongkalikong ini. Kata-kata manis dikumandangkan bagi masyarakat seragam; “Bayarlah pajak wahai orang-orang bijak”. Para budak sistem pun lalu merasa bijak, lalu berargumen panjang-panjang. Bangga sebagai bangsa dan bertanah air yang garis batasnya disorong-sorong, airnya diprivatisasi. Perbedaan dipertajam, keragaman dibikin ancaman, rakyat diteror, namun, sistem punya sejuta alasan yang selalu tiba akal untuk membantah. Bukankah pengusiran rakyat dari wilayah kelola mereka adalah teror yang dilakukan sistem? Apakah pembongkaran paksa tanpa kompromi, tanpa negosiasi, tanpa solusi bagi mereka yang terkena kasus, juga merupakan teror sistem pada rakyat? Keragaman dihantui barisan berseragam, membawa-bawa panji moral disangka benar, lalu menginjak hak-hak lalu semena-mena memperkosa dengan dalih dendam pada penyakit masyarakat. Bagaimana tanggapan para penguasa terhadap situasi itu? Mengapa situasi itu tak diberitakan sebagai teror yang harus dihentikan sebab sudah melawan konstitusi? Sistem hanya melotot. Hanya duduk manis, tangan terkepal menepuk-nepuk dada. Keamanan lalu dibisniskan. Damai dijual seharga pundi-pundi di ruang-ruang peribadatan. Pemimpinpemimpin agama menghipnotis jemaatnya, berselingkuh di atas mimbar, dua bait bersetubuh dengan teori cinta, praksis di kamar hotel dengan busa tebal berbalut putih, nafas dan keringat berpacu mengejar waktu adalah uang. Keserakahan sudah memungkinkan hal ini. Ketidakpuasan seakan memberi ruang untuk beralasan bagi kesunyian di tengah ramai berita tuli yang tak mendengar raung serigala gila di atas mimbar pembantaian. Tapi statusnya alam maya seperti malaikat suci yang selalu berfirman tentang sukacita dan kesejahteraan. Hei, jangan dikira bukan, pemimpin-pemimpin agama adalah pemimpin-pemimpin dalam sistem? Di lingkungannya mereka dihargai, dan oleh karena situasi dan kondisi mereka lalu diangkat sebagai tetua sukacita yang boleh berbagi hasil-hasil tercatat sebagai pengeluaran lain-lain dalam neraca negeri kongkalikong. Setiap musim pencalonan ada saja yang mengalir dari mereka, entah dalam bentuk materi, juga dalam bentuk statement. Dan itu pula-lah yang kerap dimasukan sebagai bumbu cerita dalam berita dalam gelas kering tandas yang hendak dimasukan ke sela bibir, sebab isinya sudah diteguk sampai musnah. Ini bumbu untuk kita semua di negeri kongkalikong ini. Bahwa, dalam Undang-undang Nomor. 32 Tahun 2004 pasal 1 butir 5 menjelaskan, otonomi daerah adalah hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Jika wewenang dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundangundangan sudah diberikan; lalu apa yang harus dilakukan penyelenggara pemerintahan terhadap masyarakat yang dipimpinnya? Bagaimana dengan prakarsa dan aspirasi masyarakat? Sudahkah hal itu dipenuhi? Di saat kasib boleh kita berbagi banyak cerita. Tentang bencana dan segala peristiwa, kita ingat dan mendoakannya supaya cepat berakhir. Tentang perpolitikan yang sudah berjanji akan mengkampanyekan damai sebagai peran dan bukan alasan untuk menarik simpati. Kita menyempatkan untuk mengucap segala kisah yang belum tertuturkan sebelumnya, lalu menggarisbawahi apa yang akan kita simpulkan sebagai strategi yang akan kita jalankan selanjutnya dan lain-lain dan seterusnya. Moral politik makin menjorok ke jurang karena kongkalikong yang belum mau berhenti. Cobalah mengulang. Harap yang perlahan tumbuh, dan saat terus berganti, demikian akar menghujam makin jauh, carang dan daun menggapai cakrawala, dahan dan batang mengeras agar ia boleh tegar di bawah matahari. Seperti kerja di ruang lain yang membutuhkan energi dari otak sadar supaya karya boleh berkembang dan terus tumbuh menjadi besar dan luas. Saat di mana kita boleh membuka mata lebih lebar untuk realita yang sementara berlangsung di sekeliling kita. Kongkalikong ‘mungkin’ tak akan pernah berujung, namun buah-buahnya pasti akan dimakan sendiri oleh mereka yang menanamnya.

Redaksi REDAKSI menerima tulisan dalam bentuk opini, cerita, puisi atau apa saja. Redaksi berhak mengedit tulisan tanpa mengurangi makna yang dikandung tulisan itu. Kirimkan tulisan anda ke: redaksi@swarakita-manado.com atau langsung di antar ke redaksi d/a: Mega Smart VIII No.7 Kawasan Mega Mas Boulevard Manado Telp: 0431 841060, Fax: 0431 841071

SITOR SITUMORANG:

Tak ada dendam, Tak ada yang disesalkan (3) Oleh Martin Aleida Takenfrom: Penyair BAGAIMANAPUN, dia sudah merasakan tepi neraka, ketika selama tiga bulan dikurung di Rumah Tahanan Militer di Jalan Budi Utomo, Jakarta Pusat. Selama seratus hari dia tak pernah melihat matahari. “Tiga bulan terasa seperti tiga abad,” katanya lirih kepada penulis risalah ini yang bersama Dolorosa Sinaga, Chris Poerba, dan Hotman J. Lumban Gaol dari majalah TAPIAN datang bertandang ke lantai 10 Bellagio, apartemen di bilangan Kuningan, Jakarta Pusat, di mana dia dan Barbara menghabiskan waktu selama mereka berada di Indonesia. Tiba juga saatnya aku

melangkahkan langkah pertama (sesudah 8 tahun menunggu) saat gerbang ke-7 dibuka ke dunia luar yang baru dan menyilaukan Begitu dia mendendangkan perasaannya saat melangkah keluar dari bendul penjara Salemba, di mana ratusan tahanan telah menemukan ajal karena kekurangan makanan dan diserang penyakit — untuk menerima pembebasan atas kesalahannya yang tak pernah dijelaskan, pada tahun 1976. “Saya bukan orang mistik, namun dibesarkan dalam alam yang dirasuki mistik pada masa kanak-kanak, di mana mitos dan silsilah, silsilah dan mitos adalah anak kembar impian manusia,

yang sekaligus jadi pegangannya. Dunia ini adalah kata kias untuk penjara, secara kebatinan tentunya, untuk orang yang percaya akan yang gaib seperti Ayah, seperti Kakekku,” katanya. Namun, Sitor dipenjarakan bukan karena yang gaib, tapi oleh yang nyata, tersebab pilihannya untuk bersahabat dan memperjuangkan pandangan politik seorang nasionalis besar yang bernama Sukarno. Karena gagasan Soekarno mengenai keniscayaan bersatunya kaum nasionalis, agama, dan sosialis-komunis untuk kejayaan Indonesia, Sitor, sebagai ketua Lembaga Kebudayaan Nasional awal tahun 1960-an bekerjasama erat dengan para tokoh Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra). Sebagai penyair, dia bersama Rivai Apin berkunjung

ke Tiongkok pada masa itu, pulang-pulang dia menulis sejumlah puisi perjalanan yang kemudian diterbitkan dengan judul “Zaman Baru” — mengambil nama majalah terbitan Lekra yang dipimpin oleh Rivai Apin. Antologi itu berukuran sebesar buku tulis dengan kulit berwarna kuning cemerlang. Kalau dikaitkan dengan tema yang tampil dalam puisi-puisi di dalamnya, judul itu bisa pula dibaca sebagai sebuah metafora untuk melukiskan pembangunan dunia baru di Tiongkok di bawah kepemimpinan Ketua Mao. Dalam perjalanan ke Tiongkok itu Sitor tidak hanya ditemani oleh Rivai Apin dan Utuy Tatang Sontani, tetapi juga para pengarang dari Asia-Afrika. Dalam sebuah pembicaraan di Teater Utan Kayu, Sitor menceritakan, dalam perjalanan tersebut,

dia tak banyak berbicara dengan Rivai Apin, orang dianggap telah “membinanya.” Rivai, salah seorang pelopor Angkatan 45, adalah seorang pembaca yang tekun, dengan rokok yang sambung-menyambung di jarinya, namun dia bukanlah seorang yang gemar berbicara apalagi berdiskusi mengerenyitkan jidat. Dia murah senyum, dengan lirikan matanya yang khas, sambil membuat komentar-komentar kecil yang menggelitik. Ketika penulis duduk sebagai salah seorang anggota redaksi bulanan Zaman Baru itu bersama S. Anantaguna pada tahun 1964, Pai (dia acap disapa dengan Bung Pai) mengingatkan saya,

(bersambung)

Kemiskinan struktural masyarakat nelayan (1) Oleh Najmu Laila http://mhs.blog.ui.ac.id “Nenek moyangku seorang pelaut….” NYANYIAN itu pastinya tidak lagi asing di telinga kita. Betapa tidak, dari kecil kita sudah diajari oleh guru kita tentang dendangan lagu tersebut. Tapi apakah kita sadar, ternyata nyanyian itu tidak hanya sekedar nyanyian belaka. Pelaut sangat identik dengan orang-orang yang hidup di daerah perairan atau lebih tepatnya disebut dengan laut. Indonesia, sebuah negara maritime yang lebih dari wilayah lautnya

meliputi dua per tiga dari seluruh luas wilayah negara dan memiliki kekayaan bahari yang begitu melimpah, layaknya menjadi surga setiap pelaut dan nelayan yang hidup di bumi ini. Namun apakah kenyataannya seperti itu? Rasanya sulit untuk sekedar menjawab iya atas pertanyaan tersebut. Kenyataannya, nelayan yang mendiami pesisir lebih dari 22 persen dari seluruh penduduk Indonesia justru berada di bawah garis kemiskinan dan selama ini menjadi golongan yang paling

terpinggirkan karena kebijakan dalam pembangunan yang lebih mengarah kepada daratan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2008, penduduk miskin di indonesia mencapai 34,96 juta jiwa dan 63,47 persen di antaranya adalah masyarakat yang hidup di kawasan pesisir dan pedesaan. Di sisi lain pengelolaan dan pemanfaatan potensi sumberdaya kelautan dan pesisir selalu beriringan dengan kerusakan lingkungan dan habitat seperti terumbu karang dan hutan mangrove, dan hampir semua eksosistim pesisir Indonesia terancam kelestariannya. Hal tersebut menimbulkan sebuah ironi yang sa-

KEMISKINAN DAN ANEKDOT BERNAMA PERSAMAAN DAN KESAMAAN DI HADAPAN HUKUM

kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental, maupun fisiknya dalam kelompok tersebut. Kemiskinan tidak bisa hanya dilihat dari sudut ekonomi saja karena kemiskinan ternyata berkaitan dengan berbagai aspek, diantaranya aspek sosial budaya, bahwa persoalan kemiskinan sangat erat hubungannya dengan budaya. Dari sudut ini, kita dapat melihat bahwa budaya turut ambil bagian dalam membuat seseorang menjadi miskin.

Kemiskinan diartikan sebagai suatu keadaan di mana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf

(bersambung)

ngat bagi kita semua karena bagaimana bisa, sebuah negeri dengan kekayaan laut yang begitu melimpah malah tidak memberikan kesejahteraan bagi para nelayan? Apa sebetulnya yang menjadi masalah? Tulisan berikut ini akan mencoba untuk menguraikan permasalahan tersebut secara lebih mendalam.

EKSPLOITASI tanpa batas merupakan kiat ekonomi pembangunanisme meninggalkan setumpuk besar persoalan yang akhirnya harus ditanggung rakyat sebagai pemilik dan penjaga sumberdaya alam itu. Sekarang, dapatkah negara mengucap ‘bisa’ bagi pelayanan publik yang memadai? Sementara itu, investasi yang selama ini didengung-dengungkan pemerintah untuk kesejahteraan rakyat dan supaya banyak orang di negara ini boleh berdaya, ternyata hanya isapan jempol semata. Karena seiring masuknya investasi seperti itu pula rakyat terusir dari tanah mereka. Totaliter kekuasaan berlaku di hampir semua sektor. Ini terbukti dengan hancurnya potensi sumberdaya alam, rakyat lalu berlomba-lomba datang ke kota dan mencari sesuap rejeki. Karena pernah disosialisasikan yang mana fokus pembangunan yang mengedepankan peran rakyat dalam upaya mengurangi penggangguran, mengurangi kemiskinan, peningkatan daya saing daerah, revitalisasi pertanian untuk produk unggulan seperti di lahan pertanian, kemudian sektor perikanan, pariwisata, pendidikan bermutu dan berdaya saing, juga perdagangan internasional akan terus meningkat. Maka, tentu kita masih berharap apa yang disosialisasikan itu dapat terwujud. Berikutnya tentang berbagai event yang dibilang dan dijanjikan akan menyantuni rakyat, sepertinya issue ini sudah mulai terlupa dan entah seperti apa bentuknya nanti. Bagaimana dengan investasi di Sulawesi Utara. Untuk itu juga kita masih berharap banyak. Walau masih ada yang belum jelas yang melintas dalam benak pemerintah dewasa ini, apalagi ketika kebijakan dan apa yang pernah disosialisasikan itu semakin tak jelas dan kelihatannya seperti sudah tidak terkendali. Politik yang berkoar saat ini, kepentingan untuk maju jadi pemimpin kembali mengumbar mimpi baru di depan pelataran rakyat. Coba lihat realita yang menjalari kehidupan kita kini. Kita punya sedikit argumen terhadap apa yang sudah diakibatkan oleh sistem itu, yang mana pemantik api krisis yang terjadi berkepanjangan dan masih berlanjut sampai sekarang ialah soal keadilan dan kemakmuran yang hanya janji saja. Di mana-mana barisan manusia memenuhi jalan-jalan menyuarakan hak-hak mereka yang terabaikan. Soal yang belum berujung, ketika konversi minyak tanah ke gas alam rupanya bukanlah menjadi solusi bagi krisis bahan bakar yang boleh menyulut dapar boleh tetap menyala. Masyarakat masih susah mendapatkan elpiji, energi yang susah didapat, listrik mati, air tidak ngocor dan harga melambung tinggi mengikut julang permintaan. Mungkin lebih realis untuk mengandaikan bahwa dalam masyarakat mana pun, dengan kesejahteraan yang belum merata, hanya akan menjadi mangsa politik sebagai ekses dari pembangunanisme yang salah diterjemahkan.

Tonaas Tinamburi Minahasa - Sulut

KOMISARIS UTAMA: Ina Eryana. KOMISARIS: Christianus H. DIREKTUR UTAMA: Meilany Mongilala. DIREKTUR/PEMIMPIN REDAKSI: Hendra Zoenardjy. MANAGER UMUM/WAKIL PEMIMPIN REDAKSI: Michael Towoliu. REDAKTUR PELAKSANA: Ronald Rompas. KOORDINATOR LIPUTAN: Donny Wungow. KOORDINATOR BIDANG: Glenly Bagawie. MUSYAWARAH REDAKSI: Hendra Zoenardjy, Ronald Rompas, Donny Wungow, Glenly Bagawie. REDAKTUR: Glenly Bagawie, Tonny Mait, Daniel Kaligis, Finda Muhtar. REPORTER: Deddy Wakkary, Hanny Rais, Verdynan Manoppo. BIROBIRO: Glenly Bagawie (TOMOHON), Rommy Kaunang (MINAHASA), Rusdianto Rantesalu (MINUT), Servi Maradia (MINSEL), Stenly Lumempouw (MITRA), Wolter Pangalila (BITUNG), Sam Daleda (SANGIHE-TALAUD), Stenly Gaghunting (SITARO), Junaidi Amra (KOTAMOBAGU-BOLSEL-BOLTIM-BOLMONG-BOLMUT). KONTRIBUTOR: Heintje Mandagi (JAKARTA), Syaiful W Harahap (KHUSUS KESEHATAN). FOTOGRAFER: Bobby Rambing, KOORDINATOR ARTISTIK: Fajrin Haryanto. STAF ARTISTIK: Richard Tamara, Vecky Sentinuwo, Bobby Rambing. SEKRETARIS REDAKSI: Angelia Natasia Herline. MANAGER IKLAN: Herry Bagau, KOORDINATOR IKLAN: Stembri F Legi. TRAFFIC ADVERTISING: Aldo Larioh. SPECIAL AGENT: Debby Ch Lende. STAF IKLAN: Denny Moningka, Hervy Sumarandak, Malik Thaib, Romel Najoan,Lucy Dien, Didik Agusprianto. ADMINISTRASI IKLAN: Nancy Bertha. KOLEKTOR IKLAN: Brami Mogea. DESAIN GRAFIS: Raditha Yunika. MANAGER PEMASARAN: Noldy Poluan. STAF PEMASARAN: Meisisco Gaghana. ATDISTRIBUSI: Jendra (Minahasa, Tondano, Tomohon), Sterfi Lumangkun (Bitung), Alfrits Samolah (Minahasa), Marchel Wowor, Denny Poluan, Steven Manengkey. (Manado), Ivent Mamentiwalo (Bolmong Raya, Sitaro, Sangihe). PACKING: Samiun Hulantu. TIM PENGEMBANGAN: Juan Saraun. KOLEKTOR PEMASARAN: Reinold Welong, ADMINISTRASI: Lisa Wuisan. STAF UMUM: Deydi Mokoginta. SEKRETARIS/BENDAHARA PERUSAHAAN: Nancy Bertha. PENERBIT : PT. Sulut Lestari Press, PERCETAKAN: PT. Manado Media Grafika (Isi di luar tanggung jawab percetakan) HARGA Langganan: Rp. 45.000,-/bulan (luar kota tambah ongkos kirim) TARIF Iklan: Rp. 6000/mm kolom (BW), Rp.12000/mm Kolom (FC), ALAMAT: Mega Smart VIII No.7 Kawasan Mega Mas Boulevard Manado, Telp (0431) 841060, Fax: (0431) 841071 PERCETAKAN: Jl. AA Maramis, Kairagi, Manado. Telp (0431) 812777


JUMAT 23 DESEMBER 2011

SPORTAINMENT

ABBEY CLANCY

Striptease dalam videoklip ABBEY Clancy kembali memamerkan kemolekan tubuhnya. Kali ini kekasih penyerang Stoke City, Peter Crouch, memperlihatkan lekuk tubuhnya dalam sebuah video. Abbey, yang menjalani sesi pemotretan untuk majalah Love Magazine, juga menjalani sesi shooting untuk sebuah klip video berdurasi 90 detik, demikian dilansir The Sun. Dalam video sederhana dengan latar belakang putih polos tersebut, Abbey beraksi di depan kamera yang dipasang statis. Abbey berjoget sambil menanggalkan pakaiannya satu persatu. Mulai dari kemeja, celana pendek dan tank top, sebelum akhirnya melepas bra. Kontan saja, lekuk tubuh langsing tanpa lemak serta aset berharganya yang berukuran 32C menyembul, meski ia tutupi dengan tangannya. Ditambah rambut panjangnya yang pirang, jakun para lelaki dipastikan naik turun melihat aksinya. Abbey tampak gembira melakukan aksinya, yang diiringi lagu bernuansa liburan akhir tahun yang gembira. Tubuh indah Abbey patut diacungi jempol. Pasalnya, perempuan berusia 25 tahun itu baru saja melahirkan Sophia bulan Maret lalu.(incm)

United bayangi Man. City MANCHESTER United terus menempel ketat Manchester City setelah berpesta gol ke gawang Fulham. Pada laga lanjutan Premier League, Rabu atau Kamis (22/12) dini hari WIB, MU menghajar “The Cottagers” 5-0. Kemenangan ini membuat perolehan poin MU menjadi 42 angka, tertinggal dua angka dari City yang kokoh di puncak klasemen sementara. Sedangkan Fulham harus puas duduk di peringkat ke14 dengan 18 poin. City tetap di puncak klasemen karena pada saat yang sama menang 3-0 atas Stoke City. Pesta MU dimulai pada menit ke-5 lewat aksi Danny Welbeck. Diawali pergerakan Luis Nani di sisi kiri, bola kemudian diberikan kepada Welbeck yang berada di tengah kotak penalti Fulham tanpa penjagaan. Pemain muda MU ini langsung menceploskan bola dengan

sepakan kaki kirinya. Tertinggal satu gol, Fulham mencoba berinisiatif untuk menekan. Dimotori oleh Bryan Ruiz, lini depan Fulham mampu beberapa kali merepotkan lini pertahanan tim tamu. Kerja keras pasukan Sir Alex Ferguson untuk menahan gempuran Fulham pun memakan korban. Bek Phil Jones harus ditarik ke luar karena menderita cedera saat berupaya menggagalkan peluang dari Ruiz. Memasuki menit ke-20, MU balik mendominasi. Wayne Rooney dkk memberikan beberapa ancaman untuk pertahanan Fulham. Bahkan, pada menit ke-24, MU hampir saja menambah keunggulan jika saja bola hasil tembakan Welbeck tak ditangkap dengan baik oleh kiper David Stockdale. MU benar-benar menambah keunggulan mereka pada menit ke-28. Umpan silang Ryan Giggs berhasil disambut dengan baik oleh Nani dengan tandukannya. Stockdale pun

hanya bisa terpana melihat bola kembali menembus gawangnya. Dua menit jelang babak pertama usai, “Red Devils” memperbesar keunggulan mereka. Umpan silang Nani langsung disambar oleh Ryan Giggs dengan kaki kirinya. Bola sempat membentur Philippe Senderos sebelum melewati Stockdale dan masuk ke gawang Fulham. Babak pertama pun ditutup dengan skor 3-0 untuk tim tamu. Fulham mencoba inisiatif menyerang sejak awal babak kedua. Beberapa kali mereka mampu menembus pertahanan MU dan memberikan ancaman. Pada menit ke-56, peluang yang didapat hampir berbuah gol ketika tandukan Clint Dempsey mengarah tepat ke gawang. Namun, bola masih bisa diredam oleh kiperAndres Lindegaard. Dempsey kembali memberikan ancaman pada menit ke-60, tetapi tetap gagal. Kali ini tembakan dari luar kotak penalti dengan kaki kanannya yang membuat

SELEBRASI Berbatov dan Rooney usai membantai Fulham.

Lindegaard berjibaku mengamankan gawangnya. Pada menit ke-83, Fulham lagi-lagi membuang peluang. Kali iniAndrew Johnson yang tak mampu menundukkan Lindegaard. Terus menciptakan ancaman,

Liverpool tertahan LIVERPOOL bermain imbang 0-0 dengan Wigan Athletic, sampai akhir babak pertama pertandingan Premier League, di DW Stadium, Rabu (21/12). Pertandingan berlangsung terbuka sejak awal. Liverpool menjadi pihak yang lebih dulu menciptakan peluang gol. Pada menit kedelapan, misalnya, mereka menciptakan dua peluang lewat Jordan Henderson dan Martin Skrtel. Namun, kedua tembakan itu kandas di tangan Ali Al Habsi. Wigan membalas itu dengan tembakan Mohamed Diame dan Connor Sammon pada menit

ke-12, yang bisa diantisipasi oleh Pepe Reina. Kedua kubu kembali bertukar ancaman pada menit ke-20. Setelah tembakan Maxi meleset dari sasaran, Wigan membalas lewat Maynor Figueroa, yang kembali bisa digagalkan Reina. Pada menit ke-23, Diame kembali melihat tembakannya melenceng ke sisi gawang. Liverpool membalas itu dengan sebuah tembakan dari Dirk Kuyt, yang lagi-lagi kandas di tangan Al Habsi. Selepas menit ke-30, kedua kubu tetap bermain terbuka, tetapi tak banyak peluang

PEMAIN Liverpool Jose Enrique (kanan) mendapat pengawalan ketat pemain Wigan Victor Moses (kiri).

tercipta seperti sebelumnya. Dua peluang terakhir babak pertama datang dari kubu Wigan, yaitu melalui Jordi Gomez dan Conor Sammon pada menit ke-40, yang meski akurat bisa dijinakkan Reina. Selama paruh pertama,

4 tim BBVA tersingkir kandang Albecete pada leg pertama, Atletico kembali menelan pil pahit saat bermain kandang di leg kedua. “Los Rojiblancos” kalah tipis 0-1. Villarreal pun bernasib sama. Tim asuhan Juan Carlos Garrido tersebut kalah agregat 1-3 dari Mirandes, yang juga merupakan tim Divisi Segunda B. Sempat bermain imbang 1-1

pemain pengganti Dimitar Berbatov pada menit ke-90. Bola hasil tendangan kaki kanannya seusai menerima umpan Antonio Valencia menerobos masuk ke sisi kiri bawah gawang Fulham. MU pun menang 5-0.(kmcm)

Inter jaga tren positif

Liverpool menguasai bola sebanyak 56 persen dan menciptakan lima peluang emas dari delapan percobaan. Adapun tuan rumah melepaskan tiga tembakan akurat dari sebelas percobaan.(kmcm)

COPA DEL REY

KEJUTAN terjadi di leg kedua babak 32 besar Copa del Rey, Rabu atau Kamis (22/12) dini hari WIB. Empat tim Liga BBVA harus tersingkir setelah kalah dari lawan mereka yang berada di level bawah. Atletico Madrid harus tersingkir setelah kalah agregat 1-3 dari Albecete, tim Divisi Segunda B. Setelah kalah 1-2 di

gawang Fulham justru dijebol oleh pemain MU. Adalah Rooney yang memaksa Stockdale memungut bola dari gawang untuk keempat kalinya lewat tembakan kaki kanannya pada menit ke-88. Pesta MU ditutup oleh

di kandang Mirandes pada leg pertama, Villarreal justru takluk 0-2 di kandang sendiri pada leg kedua. Tim Liga BBVA ketiga yang tersingkir adalah Real Zaragoza. Tim asuhan Javier Agueirre tersebut harus angkat koper setelah kalah agregat 1-3 melawan Alcoron, tim Divisi Segunda. Sama seperti dua tim lainnya, Zaragoza sempat

membawa bekal penting setelah main imbang 1-1 di kandang Alcoron pada leg pertama. Sayang, tampil di depan pendukungnya pada leg kedua, Zaragoza justru takluk 0-2. Tim Liga BBVA terakhir yang tersingkir adalah Real Betis. Betis kalah gol tandang (agregat 2-2) dari Cordoba, tim Divisi Segunda B. Kalah 0-1 pada leg pertama di kandang Cordoba, Betis hanya mampu menang 21 atas Cordoba pada leg kedua yang berlangsung di kandang mereka.(kmcm)

Tren Inter Milan semakin positif. Sejak kalah 0-1 dari Udinese pada 27 November, “I Nerazzurri” meraih empat kemenangan di Liga Serie-A. Posisinya pun makin menanjak dan Pelatih Claudio Ranieri pun mulai berani berambisi membawa Inter mencapai puncak klasemen di 2012. Inter terseok-seok di awal musim. Mereka bahkan sempat terbenam di urutan ke-17, hanya selangkah dari zona degradasi. Namun, di tangan Ranieri, Inter kembali menanjak dan kini malah sudah berada di urutan ke5. Mengantongi nilai 26, Inter kini hanya tertinggal 8 poin dari AC Milan yang memuncaki klasemen. Kemenanagn 4-1 atas Lecce, Rabu atau Kamis (22/12) dini hari WIB, semakin menambah keyakinan Ranieri. Sebab, katanya, Inter sudah menemukan kembali permainan terbaiknya.

CLAUDIO Ranieri.

“Pada pertandingan itu kami dalam keadaan kurang beruntung, karena empat percobaan kami hanya membentur tiang gawang. Tapi, kami akhirnya mampu bangkit dari keadaan seperti ini. Pada Natal ini, kami ingin menang. Kami selalu ingin bangkit, kembali ke keadaan yang seharusnya kami miliki. Memang tak mudah, tapi kami akan melakukan apa pun untuk bangkit,” jelas Ranieri.(kmcm)


Swara Kita, 23 Desember 2011  

Edisi Jumat 23 Desem,ber 2011

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you