Issuu on Google+

Telp: (0431) 841071, Fax: (0431) 841060 e-mail:redaksi@swarakita-manado.com www.swarakita-manado.com Harga: Rp.2000,Luar Kota + Ongkos Kirim

KAMIS 8 DESEMBER 2011 NOMOR : 01859 TAHUN VI TERBIT 16 HALAMAN

Seluruh PNS harus lapor harta ke KPK

SELEBRITI

Rekening “gendut” pegawai muda bakal diusut tuntas

PURI MAHADEWI

Tak suka yang terbuka PERSONEL ‘Mahadewi’, Puri mengaku tidak nyaman saat mengenakan pakain seksi yang serba terbuka. Ia pun berusaha menghindari pakaian dengan model tersebut. “Untuk pakaian aku nggak suka yang terbuka, senang yang ngepas dibadan dan nyaman karena percaya diri bisa timbul,” kata Puri saat ditemui di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Baca: Tak ( Halaman 11 )

INTERNASIONAL

Pemimpin “Baju Merah” Thailand serahkan diri SEORANG pemimpin gerakan protes “Baju Merah” menyerah kepada pihak berwenang setelah hampir 20 tahun melarikan diri. Arisman Pongruangrong dikenai tuduhan terorisme menyangkut perannya dalam unjuk rasa oposisi tahun lalu. Baca: Pemimpin ( Halaman 11 )

Jakarta—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta seluruh instansi baik itu Kementerian dan BUMN untuk menerapkan adanya laporan kekayaan dari seluruh pegawai. Tidak hanya si pejabat penyelenggara negara. KPK juga mengimbau pemerintah daerah untuk menerapkan hal serupa. Hal ini dilakukan untuk memudahkan monitor PNSPNS muda yang memiliki rekening miliaran rupiah alias rekening tambun. “Kami juga mengimbau kepada semua BUMN, seperti Pertamina juga sudah memulai, Garuda Indonesia juga,” kata Wakil Ketua KPK Haryono Umar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan,

Rabu (7/12) kemarin. Menurut Haryono, instansi yang sudah memerintahkan seluruh pegawai melaporkan harta kepada KPK adalah Kepolisian dan Kementerian Keuangan. Dua instansi itu sudah menerapkan seluruh pegawai melaporkan kekayaan. “Laporan kekayaan terhadap semuanya dan laporan gratifikasi juga diintensifkan,” kata Haryono. Bagaimana dengan status pegawai yang bukan penyelenggara negara? “Kalau di Kementerian Keuangan yang inisiatif itu menterinya. Dia (menteri,red) yang membuat SK. Dia yang mewajibkan seluruh pegawai. Dan itu efektif. Baca: Keselamatan ( Halaman 11 )

MINAHASA 2011

PEMERINTAHAN

GSVL-Ai genap setahun pimpin Manado Manado—Kamis(8/12)hari ini, genap setahun DR Ir GS Vicky Lumentut (GSVL)-

Harley Alfredo Benfica Mangindaan SE MSM (Ai) memimpin Kota Manado, se-bagai

walikota dan wakil walikota. Menariknya, perayaan kepemimpinan tersebut terkesan

Baca: GSVL ( Halaman 11 )

Oleh: Rommy DS Kaunang Perjalanan di tahun kelinci ini, sedikit tersandung pada persoalan lingkungan. Baca: Keselamatan ( Halaman 11 )

Nama SBY-Anas kembali disebut Jakarta—Nama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali disebut dalam persidangan terdakwa kasus dugaan suap pembangunan wisma atlet Sea Games Muhammad Nazaruddin. Hal terungkap saat Junimart Girsang, salah satu kuasa hukum Nazaruddin membacakan eksepsi atau nota keberatan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Pengadilan Tipikor). “Seperti yang dijelaskan tersangka (Nazaruddin,red) di Puri Cikeas pada

MUHAMMAD Nazaruddin.

tanggal 23 Mei 2011 yang berlangsung selama tiga setengah jam dihadapan Susilo Bambang Yudho-

yono yang juga dihadiri Jero Wacik, Amir Syamsuddin, Anas Urbaningrum dan EE Mangindaan,” ujar

Persidangan Melinda Dee

Pelaut bersaksi, sidang penuh gelak tawa Kehadiran saksi Rohi bin Pateni (56), seorang pelaut kaya yang adalah nasabah Citigold, Citibank, membuat suasana sidang dengan terdakwa Inong Malinda Dee (47) berubah penuh senyum, bahkan gelak tawa. TAK hanya penonton, majelis hakim yang diketuai Gusrizal, tim penuntut umum yang dipimpin Tatang Sutarna hingga terdakwa Malinda pun kerap tersenyum dengan celutukan dan jawaban spontan dan tak terduga yang

jauh dari kemewahan.

SIDANG NAZARUDDIN

Keselamatan lingkungan masih terabaikan

CAPAIAN visi dan misi di akhir masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, Drs Stevanus Vreeke Runtu dan Drs Jantje Sajouw MSi di tahun ini, memang belum bisa dikatakan optimal. Banyak persoalan yang mengerucut dan tak mampu diselesaikan berdasarkan aturan main yang dipakai.

HARI ini, Kamis (8/12) Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Wakil Walikota Harley Alfredo Benfica Mangindaan SE MSM (Ai) genap setahun memimpin Kota Manado.(foto: dok/sk)

kerap dilontarkan nasabah prioritas Citibank ini. “Saya sih percaya banget sama Malinda. Ya, Malinda ya!” ujar Rohi bin Pateni sambil melihat ke arah Malinda saat bersaksi di persidangan yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/

12) siang. Saksi Rohi saat itu menjawab pertanyaan hakim soal kepercayaannya terhadap Malinda Dee. Malinda terlihat membalas sapaan Rohi dengan senyuman. Bibirnya beberapa kali menyunggingkan senyum serupa menang-

gapi spontanitas nasabah yang ditanganinya itu. Tak hanya satu dua kali, jawaban bahkan celutukan tanpa beban Rohi juga membuat kuasa hukum Malinda tampak tak mampu menekan saksi. Baca: Pelaut ( Halaman 11 )

MALINDA Dee.

Junimart di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (7/12) kemarin. Nazaruddin, menurut Junimart, menyampaikan laporan mengenai Wisma Atlet dan Hambalang kepada SBY dihadapan Jero Wacik, Amir Syamsuddin, Anas Urbaningrum dan EE Mangindaan. “Terdakwa telah melaporkan semua besaranbesaran uang yang telah diterima oleh oknum, pimpinan, dan pengusus partai maupun anggota DPR, dan pejabat-pejabat negara,” katanya. Baca: Nama ( Halaman 11 )


KAMIS 8 DESEMBER 2011

RUU KEPULAUAN

SHS meminta adanya sikap pemerintah pusat DUO Top Eksekutif Sulut, Gubernur Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dan Wagub Dr Djouhari Kansil MPd, Rabu (7/12) kemarin bersama-sama menghadiri seminar “Membangun Sinergi Sistem Penguatan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Penangkapan Ikan dan Rumput Laut pada Daerah tertinggal di Kawasan Timur Indonesia,” yang digelar di Hotel Aston Manado. Kegiatan yang digelar Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu dimanfaatkan SHS untuk menyampaikan aspirasi dari pemerintah 7 Provinsi Kepulauan, dimana Sulut sendiri termasuk di dalamnya. Usulan SHS tersebut antara lain memintakan adanya sikap pemerintah pusat menyangkut pemerataan dalam pembangunan infrastruktur maupun distribusi anggaran yang memperhatikan luas laut sebagai komponen dalam penilaian Dana Alokasi Umum (DAU), dimana draf RUU Daerah Kepulauan sampai saat ini masih dalam pembahasan di DPR-RI. Selain itu menyangkut keberadaan nelayan di tujuh provinsi kepulauan, khususnya yang ada di tiga kabupaten kepualauan di Sulut yakni Sitaro, Sangihe dan Talaud dari segi peralatan kapal dan alat tangkap masih sangat ketinggalan dibanding dengan nelayan dari negara lain. Untuk itu Gubernur berharap melalui Ketua Wantimpres Prof Dr Emil Salim bersama anggota Bidang Pertahanan Keamanan Widodo AS dapat memperjuangkan kepada pemerintah pusat agar aspirasi ini secepatnya mendapat persetujuan. Turut hadir dalam seminar kemarin antara lain Brigjen (Pol) Benny Mokalu, Bupati Sangihe Drs HR Makagansa MSi, Bupati Minsel Tetty Paruntu, Wawali Manado Harley Mangindaan SE MSM, Wawali Bitung Max Lomban SE, pejabat Pemprov Sulut dan sejumlah nelayan.(erer)

KEUANGAN

Kansil akui banyak PNS belum memahami UU WAKIL Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd kembali mengingatkan seluruh PNS untuk mampu mengelola keuangan dengan baik. Setiap satu rupiah yang dikeluarkan harus mampu dipertanggungjawabkan dengan administrasi yang jelas, jangan sampai menyalahi aturan karena nantinya akan berhadapan dengan hukum. “Sampai saat ini masih banyak PNS yang belum sepenuhnya menguasai dan memahami peraturan perundang-undangan sehingga tak mengherankan hamper sering ditemui PNS yang bersentuhan dengan hukum,’’ ujar Kansil. Menurut dia, dalam penerapan dan pelaksanaan pekerjaan, setiap PNS harus tahu betul dengan apa yang dinamakan anggaran berbasis kinerja. Selain itu, karena Pemprov Sulut telah bertekad dan berkomitmen untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik (good governance) termasuk mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) terhadap pengelolaan keuangan daerah. “Predikat provinsi terbaik dalam pengelolaan pemerintahan daerah, diharapkan seluruh pihak khususnya aparatur untuk dapat menunjang hal tersebut dengan cara membangun komitmen bersama,” kata Kansil.(erer)

Deprov Sulut koleksi ”artis” demikian juga berlaku di Deprov Sulut. Meski bukan artis sungguhan, tetapi banyak menyita perhatian baik oleh sesama legislator, juga oleh masyarakat publik. Anehnya, bukan prestasi di lembaga legislatif yang dikedepankan melainkan rajinnya para “artis” itu melakukan studi banding (studing) baik ke luar daerah maupun ke luar negeri. Wakil Ketua Deprov Sulut Drs Arthur Kotambunan BSc pun kepada wartawan Rabu (7/12) kemarin, secara blakblakan memberikan penilaian kepada sejumlah “artis” Deprov Sulut tersebut. “Ya, di sini (Deprov Sulut, red) banyak ‘artis’. Kalau ikut agenda penting di sini jarang hadir,” ungkap Kotambunan. Hal ini dikatakan politisi PDS ini, melihat mekanisme yang diberlakukan pada pemilihan umum (Pemilu) legislatif tahun 2009 silam yang mengedepankan suara terbanyak. “Mekanisme suara ter-

banyak yang diterapkan pada saat pemilihan legislatif, justru menimbulkan banyak ‘artis’ di lembaga legislatif. Hanya mengandalkan popularitas, tetapi tidak tahu apa yang akan dikerjakannya sebagai representatif perwakilan rakyat di lembaga dewan,” ujar Kotambunan seraya menantang wartawan untuk menilai sendiri kinerja anggota Deprov Sulut. Sementara, kader-kader partai yang punya kapasitas dan kapabilitas justru tersingkirkan. Jadi kata dia, pada pemilu 2014 mendatang, mekanisme pemilihan anggota dewan harus dipadukan antara nomor urut dan suara terbanyak. “Harus balance, yakni menerapkan nomor urut sebagai hak kader partai itu sendiri dengan penerapan suara terbanyak. Dan saya haraplan mekanisme ini menjadi bagian penting bagi rekan-rekan di DPR RI yang sedang membahas RUU Pemilu,” tukas Kotambunan.(dewe)

Bupati/Walikota yang tak hadir dimintai penjelasan

majuan daerah itu awalnya dibangun dari adanya koordinasi dan komunikasi yang bagus antar semua pihak,’’ ujar mantan Penjabat Bupati Minsel ini. Sebelumnya, Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang saat membuka acara dikecewakan oleh ulah beberapa Bupati/Walikota yang tidak hadir dengan tanpa ada pemberitahuan yang jelas. “Pertemuan Forkopimda ini merupakan kegiatan penting yang sifatnya sangat strategis dalam rangka membahas secara bersama-sama setiap permasalahanpermasalahan penting yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dan yang memerlukan kecepatan dalam penyelesaiannya oleh masing-masing daerah,” ujar Sarundajang.(erer/dw)

WAKIL Ketua Deprov Sulut, Arthur Kotambunan.(foto: donny/sk)

Dinilai jarang hadiri agenda penting di lembaga legislatif, giliran studing paling rajin Manado—Jika di DPR RI, banyak artis atau

selebriti yang duduk sebagai wakil rakyat,

RAPAT FORKOPIMDA

Manado—Tidak hadirnya sejumlah Bupati/ Walikota di Sulut dalam Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi dan Kabupaten/Kota Selasa (6/12) lalu, masih menyisahkan kekecewaan bagi Pemprov Sulut. Adapun Bupati/Walikota yang hadir saat itu antara lain Walikota Manado GSV Lumentut, Walikota Kotamobagu Djelantik Mokodompit, Bupati Sangihe HR Makagansa, Bupati Minsel Tetty Paruntu, Bupati Boltim Sehan Landjar, Bupati Bolsel Herson

Mayulu dan Bitung diwakili Wakil Walikota Max Lomban. Sedangkan yang tidak hadir yakni Bupati Minahasa Vreeke Runtu, Walikota Tomohon Jimmy Eman, Bupati Minut Sompie Singal, Bupati Mitra Telly Tjanggulung, Bupati Bolmut Hamdan Datunsolang, Bupati Bolmong Salihi Mokodongan, Bupati Talaud Constantin Ganggali dan Bupati Sitaro Tonny Supit. Untuk itu, Asisten I Pemprov Sulut Drs Mecky Onibala mengatakan bahwa para kepala daerah yang tidak hadir dalam

rapat Forkopimda tersebut akan sesegera mungkin dimintai penjelasan, alasan ketidakhadiran tersebut. “Para bupati dan walikota yang tidak hadir tanpa wakil dan tanpa alasan akan ditindaki sesuai aturan yang ada,’’ tegas Onibala. Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 24 tahun 2011 tentang penyelenggaraan tugas dan wewenang gubernur sebagai wakil pemerintah di wilayah provinsi. “Keberhasilan dan ke-

PERNIKAHAN

Sukacita Tirayoh persunting Rawis

KETUA BK Deprov Sulut Paul Tirayoh.

UCAPAN syukur dari sesama anggota Deprov Sulut ditujukan kepada Ketua Badan Kehormatan (BK) Deprov Sulut Drs Paul Tirayoh MBA, yang Rabu (7/12) kemarin, bersukacita dalam sebuah bingkai pernikahan dengan Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Unima Prof Dr Joulanda AM Rawis MPd. Wakil Ketua Deprov Sulut Drs Arthur Kotambunan BSc dan Ketua Komisi I Jhon Dumais pun ikut merasakan sukacita Tirayoh. “Jika beliau (Tirayoh, red) bahagia, tentunya kami sebagai rekan kerjanya di Deprov Sulut ini ikut berbahagia,” ujar Kotambunan. “Semoga Pak Tirayoh dan ibu barunya, akan selamanya berbahagia. Menjadi terang dan garam dimana pun di-

tugaskan,” kata Dumais. “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya (Pengkhotbah 3:11a)” menjadi pedoman dasar keduanya ketika akhirnya diberkati dalam pemberkatan nikah yang digelar di GMIM Nafiri Malalayang Satu, dan kemudian dilanjutkan dalam resepsi di Hotel Swissbel Maleosan Manado. Adapun saksi Tirayoh dipercayakan kepada Dr Denny Tewu SE MM, Ketua Umum DPP PDS, pimpinan partai dimana Tirayoh kini berpolitik. Pasangan berbahagia ini tidak hanya bergelut di dunia politik untuk Tirayoh dan akademik untu Rawis, tetapi keduanya juga aktif di pelayanan. Tirayoh dikenal sebagai pendiri Paulus Ministry di Airmadidi, sedangkan Rawis tercatat sebagai syamas di GMIM Nafiri Malalayang Satu.(donny)

SEKKAB MINSEL

Otay: Liwe tidak layak menggantikan Kairupan Amurang—Jabatan Sekkab Minsel yang saat ini dipegang Drs MC Kairupan MSi semakin panas diperbincangkan di masyarakat. Bukan hanya itu saja, namun pejabat yang akan mengisi jabatan sekkab jika bupati memberhentikan Kairupan mulai dielus-elus oleh sejumlah kalangan. Namun belakangan terdengar nama Plt Asisten II Pemkab Minsel Ir Farry Liwe MSi yang berpeluang menggantikan posisi Kairupan tersebut, namun sayangnnya dinilai tidak layak karena statusnya di Minsel tidak jelas. Hal ini diungkapkan tokoh masyarakat Minsel Simon Ottay kepada sejumlah wartawan, Rabu (7/12) kemarin. Menurutnya, Kairupan yang saat ini menjabat Sekkab sudah tidak layak lagi, karena selain sudah memasuki masa pensiun, Kairupan juga dinilai tak mampu menjalankan tugasnya dalam pengabdian kepa-

da masyarakat Minsel. “Sudah lama saya mengingatkan Tetty (Bupati, red) untuk mengantikan Kairupan, namun belum juga dilakukan. Dan ini saatnya saya perlu juga mengangkat kembali, bahwa bupati harus megantikan Kairupan sebagai Sekkab dengan pejabat yang lain,” ujar mantan anggota Dekab Minsel ini. Ketika disinggung Liwe layak dan tidaknya mengantikan Kairupan, salah satu petinggi Partai Barnas Minsel ini menjelaskan bahwa Liwe statusnya masih belum jelas alias bermasalah, bahkan sesuai aturan belum layak untuk diangkat. “Liwe itu tidak terdaftar sebagai PNS Minsel bagaimana bisa diusulkan. Yang nantinya diangkat jabat Sekkab harus pejabat yang sudah mengikuti fit and proper tes, dan ini yang diamanatkan UU,” tegas Ottay, seraya mengingatkan Gubernur Sulut untuk melihat persoalan ini.(esem/dw)


KAMIS 8 DESEMBER 2011

2 arah dievaluasi JAGARON

LINGK.I PERKAMIL KECAMATAN TIKALA

Dapat giliran pengaspalan jalan WARGA lingkungan I Kelurahan Perkamil Kecamatan Tikala tak lama lagi segera akan menikmati kondisi jalan yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Pasalnya, pada beberapa ruas jalan saat ini sedang dalam persiapan untuk dilakukan pengaspalan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Manado. Dengan demikian, bisa dipastikan bahwa aktivitas warga setempat akan semakin dipermudah dengan kondisi infrastruktur yang lebih baik. Hal itu disampaikan langsung kepala lingkungan Jemmy Paulus Mautofani kepada Swara Kita Rabu (7/12) kemarin. Menurutnya proyek dari Dinas PU Manado ini sudah yang kesekian kalinya, karena sebelumnya sudah ada jalan yang diaspal. “Dengan adanya proyek ini, aktivitas warga di bulan Desember ini tentu akan sangat terbantu. Baca: Dapat ( Halaman 4 )

Manado—Tepat seminggu sejak diberlakukannya perubahan satu arah menjadi dua arah, Forum Lalu Lintas (Lalin) Kota Manado kembali menggelar evaluasi. Kendati dalam rapat tersebut terungkap masih ada catatan-catatan untuk mengurai kemacetan di beberapa titik ruas jalan Manado. Namun, pada intinya, forum lalin menyetujui akan penerapan dua jalur tersebut. Dalam rapat tersebut, ada beberapa masukan dimana jalur Boulevard paling banyak pelanggaran. Seperti yang diungkap dari pihak Polda Sulut dimana menurut mereka, depan Mantos kerap terjadi penumpukkan kendaraan karena loket pintu masuk Mantos begitu dekat dengan badan jalan. Begitu juga masih banyak mikrolet yang langsung memutar balik arah di depan Mantos. “Di depan Mantos kerap terjadi penumpukkan kendaraan. Kami juga pertanyakan kenapa Mega Mas bisa membuka jalan, kenapa Mantos tidak bisa. Paling tidak, loket pintu masuk Mantos digeser lagi ke dalam biar tidak ada antrian kendaraan waktu masuk areal parkir. Begitu juga angkutan jurusan Malalayang-45, sekarang sudah pakai trayek hypermart. Telah dikonfirmasi ke Dishub Manado tidak ada ijin trayek itu,” terang Kasat Lantas AKP Josep Krisbianto bersama Dirlantas Kompol Ronald Rumondor. Baca: 2 arah ( Halaman 4 )

Jalan Boulevard banyak pelanggaran, pengusaha diminta siapkan lahan parkir

PAW

Senin dekot gelar paripurna istimewa Manado—Setelah sekian lama akhirnya penetapan hari Paripurna Istimewa Pergantian Antar Waktu (PAW) Stientje Ambat SH MKn akhirnya sudah ditetapkan Badan Musyawarah (Banmus). Seperti yang sudah ditetapkan, jika tidak ada aral melintang pada hari Senin pekan depan, Rapat Paripurna Istimewa tersebut bakal digelar. Anggota Banmus, Boby Daud bahkan menegaskan sudah menjadi kesepakatan rapat tersebut tetap akan berlangsung meski tanpa keehadiran kuorum anggota dekot yang

STIENTJE Ambat.

ada. “Sudah disepakati pelaksanaan Rapat Paripurna Istimewa hari Senin pekan depan. Baca: Senin ( Halaman 4 )

Kenda Plt Distakot Manado

BERLAKUNYA jalur 2 arah membuat pihak terkait harus bekerja lebih ekstra dalam mengamankan lalu lintas di kota Manado. Nampak salah satu petugas dan pekerja PT Air saat mengisi air pada salah satu pembatas jalan agar tidak berpindah tempat saat dihempas angin kencang maupun kendaraan yang lewat.(foto: bobby/sk)

Manado—Mantan Kadis Tata Kota Manado, Amos Kenda kembali dipercayakan Walikota Manado, DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA untuk menjabat Plt Kadistakot Manado. Hal ini mengingat, Ir Revin Lewan kini tengah menjalani proses hukum terkait kasus Rusunawa. Pengisian jabatan sementara tersebut dikatakan GSVL sapaan akrab Lumentut, Rabu (7/12) kemarin kepada wartawan.

Dikatakan GSVL, langkah ini diambil agar tidak mengganggu pelayanan terhadap masyarakat dan organisasasi sehingga ditunjuk pengendali Plt di Dinas Tata Kota Manado itu. “Saya tegaskan, ini tidak mengganti tapi menempatkan orang agar pelayanan tetap berjalan. Dan SK Plt bisa dikatakan berakhir setelah proses hukum (Revin Lewan,red) selesai atau ada penetapan Kadistakot. Baca: Kenda ( Halaman 4 )

DONOR DARAH

Kodam VII/Wirabuana pecahkan Rekor MURI Manado—Jajaran TNI Angkatan Darat khususnya satuan Kodam VII/

Wirabuana yang membawahi seluruh wilayah Pulau Sulawesi dan beberapa daerah kepulauan, Rabu (7/12) kemarin berhasil memecahkan rekor MURI donor darah yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Sulawesi. Sebanyak 14.213 kantong darah berhasil

dikumpulkan, mengalahkan rekor sebelumnya yang dibuat di Makasar yang hanya mengumpulkan 9.150 kantong. Itu berarti terjadi peningkatan sebesar 5.063 kantong atau sekitar 35% dari capaian sebelumnya. Kegiatan donor darah ini digelar sebagai wujud kepe-

dulian sosial seluruh keluarga besar TNI AD terhadap kemanusiaan dan dalam rangka Hari Juang Kartika TNI AD tahun 2011. Jajaran Korem 131/Stg sendiri berhasil menyumbang 2.303 kantong dari target 2.800 kantong darah. Baca: Kodam ( Halaman 4 )

KEGIATAN donor darah jajaran Korem 131/Stg yang dilaksanakan di Aula Makoren 131/Stg, Rabu (7/12) kemarin.(foto: frangki/sk)

KELURAHAN MANADO TUA II

JELANG NATAL

Ikuti perkembangan cuaca KONDISI cuaca yang tidak bersahabat, masih terus terjadi. Hingga Rabu (7/12) kemarin, perubahan cuaca yang begitu cepat

dari kondisi cerah menjadi hujan badai, masih saja terjadi. Sebagai daerah pulau yang dipisahkan oleh laut,

membuat Lurah Manado Tua Dua Rofli O Dalapis SH terus mengikuti perkembangan kondisi cuaca yang sewaktu-waktu berubah.

Menyimak pemberitaan media massa, hingga saat ini tercatat sudah kurang lebih 6 orang warga dikabarkan hilang, yang kesemuanya berprofesi sebagai nelayan.

Dekot minta jaga kerukunan

Baca: Ikuti ( Halaman 4 )

Manado—Damai menyambut perayaan Natal telah menggema disudutsudut kota Manado. Baik umat Kristiani maupun non Kristiani kini membaur dalam suasana meriah menanti kedatangan sang Juru Selamat. Betapa tidak meski bukan memeluk agama Kristen tapi banyak juga para pedagang yang berjualan pernakpernik Natal maupun merasa senang dengan perayaan ini karena mendapatkan keuntungan berlipat ganda. Hal itu tentu salah satu hal yang menunjukan keamanan dan kondusifnya daerah ini.

Bantu biaya sekolahkan adik di kampung Bulan Desember sangat identik dengan kembang api. Pasalnya pada hari Natal dan hari terakhir bulan tersebut dipastikan sebagian besar warga Kota Manado dan sekitarnya akan berlomba-lomba menggunakan kembang api, terutama pada malam perpisahan tahun. Momen ini juga sering digunakan para pedagang kecil untuk menambah penghasilan mereka. Liputan: yang saat ini sudah kelas III Frangki Wullur SMA. Tinggal di wilayah Kelurahan Maasing Kecamatan SEPERTI yang dilakukan Tuminting dengan sebagian Upik Rahman (23). Pemuda besar keluarganya, waktu keasal Gorontalo ini bahkan tak sehariannya biasa dihabiskan malu menyebutkan bahwa di Pasar Bersehati Calaca seselain untuk menghidupi bagai pedagang ikan, yang dirinya sendiri, ia juga sedang sudah dilaluinya selama kuberjuang untuk membiayai rang lebih 6 tahun terakhir. pendidikan adik kandung KEMBANG api salah satu komoditi pilihan para Baca: Bantu perempuannya di Gorontalo ( Halaman 4 ) pedagang kecil untuk menambah penghasilan.(foto: frangki/sk)

Baca: Dekot ( Halaman 4 )


KAMIS 8 DESEMBER 2011

Ikuti ... dari Halaman 3 Satu-satunya kondisi terkini Pulau Manado Tua adalah para nelayan yang ada masih belum berani ambil resiko untuk melaut. “Semua perahu nelayan diparkir di tempat yang lebih aman. Seperti biasa, jika sedang dalam kondisi seperti ini, sebagian nelayan lebih memilih untuk menghabiskan waktu sambil memperbaiki beberapa bagian jala ikan yang putus. Selain itu, hal lain yang dilakukan adalah memeriksa kondisi perahu, apakah ada bagian-bagian yang sudah layak untuk diperbaiki atau tidak,” ungkapnya. Diluar dari kesibukan-kesibukan tersebut, para nelayan yang ada hanya bisa berharap agar kondisi alam menjadi stabil sehingga mereka dapat segera menarik perahu dan menebar jala di laut untuk mendapatkan ikan demi memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. “Jika kondisi cuaca sudah stabil tentu nelayan sudah bisa melaut. Namun jika sedang di tengah laut, lalu tiba-tiba terjadi gelombang tinggi, sebaiknya segera kembali ke darat demi keselamatan nelayan itu sendiri,” katanya.(try-15)

Dekot ... dari Halaman 3 Untuk itu hal tersebut harus terus dijaga agar perayaan Natal kali ini benar-benar dimaknai. “Masyarakat Indonesia sudah cukup mengenal daerah kita ini, mulai dari masyarakat yang bersahaja, lokasi pariwisata terkenal di dunia sampai dengan salah satu daerah teraman di negara ini. Untuk itu perlu kita jaga kerukunan dan keharmonisan yang sudah terbangun selama ini,” ujar Ketua Komisi B Royke Anter kepada Swara Kita Rabu (8/12) kemarin. Dia menambahkan, mengantisipasi semua kumungkinan yang mungkin saja terjadi, seperti profokasi dan orang yang tak kenal dalam lingkungan perlu juga untuk ditangkal. “Mewaspadai segala bentuk profokasi yang dapat membelah kerukunan harus kita tangkal. Disamping juga sikap mawas diri kita terhadap kelompok atau pun orang yang tak dikenal dilingkungan kita. Disamping juga perlu ada persiapan penuh dari pihak berwajib untuk kiranya dapat menjaga kemanan ketika umat Kristiani sedang merayakan hari suci itu,” pintanya.(dede)

Bantu ... dari Halaman 3 Selama itu juga pada bulan Desember, Upik selalu meniggalkan sementara profesinya sebagai pedagang ikan di pasar dan memilih berjualan kembang api. Namun, modal kurang lebih Rp30 juta untuk membeli berbagai jenis kembang api itu bukanlah miliknya. Ia sendiri hanya bertindak sebagai penjual bayaran dari sang juragan kembang api. Meski tak terlalu besar upah yang didapatnya, Upik mengaku dirinya sudah terbiasa melakukan pekerjaan seperti itu. “Upah yang didapat memang tidak terlalu besar. Namun ini cukup lumayan untuk bantu kebutuhan sekolah adik perempuan saya di kampung halaman,” katanya. Sementara jika masa berjualan kembang api usai, maka dirinya harus segera bersiap untuk menjalankan kembali profesinya sebagai pedagang ikan di pasar tradisional. Namun diluar semua yang dilakukannya, ternyata Upik masih menyimpan satu harapan dengan pekerjaan yang dijalaninya sekarang. Berhubung dirinya masih bujangan, maka terucap dari mulutnya sejumlah uang yang ditabung kini juga dipersiapkan untuk biaya menikah di tahun-tahun yang akan datang.(**)

Dapat ... dari Halaman 3 Begitu juga denga warga lain yang datang berkunjung ke wilayah lingkungan I ini,” ungkap Mautofani. Ditambahkan Mautofani, sampai saat ini proyek tersebut masih berada pada tahap pegerasan material batu sebagai dasar untuk melakukan pengaspalan jalan. Proyek ini diperkirakan akan selesai pada bulan Desember 2011 ini. Dengan demikian, di tahun yang akan datang infrastruktur jalan sudah bisa dinikmati warga dengan segala macam aktivitasnya.(try-15)

Disperindag warning distributor Minta jangan timbun sebako jelang Natal dan Tahun Baru Manado—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Manado me-warning seluruh distributor untuk tidak menimbun sebelas bahan pokok (sebako) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. “Kami sudah memberikan surat edaran kepada seluruh distributor agar tidak menimbun atau menahan sebako di akhir bulan ini karena dipastikan permintaan sebako akan meningkat,” kata Kadisperindag Kota Manado, Drs Fanny Sirang, Rabu (7/12) kemarin. Sanksi tegas, kata Sirang akan menanti seluruh dis-

tributor yang kedapatan menimbun sebako. “Kami akan memberikan sanksi tegas jika kedapatan ada distributor yang menimbun sebako,” katanya. Disisi lain Sirang mengatakan, persediaan stok sebako di Kota Manado menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2012 masih aman. Dikatakan, pihaknya sudah melakukan pemantauan terhadap persediaan sembako di sejumlah pasar tradisional dan distributor. “Jauhjauh hari kita sudah melakukan antisipasi menghadapi perayaan Natal hingga tahun baru terkait keterse-

diaan sembako,” katanya. Ia menjelaskan, setiap hari stafnya ada yang bertugas ke pasar-pasar tradisional untuk mencatat perkembangan harga komoditas di pasar tersebut. “Menghadapi Natal dan Tahun Baru 2012, setiap hari kami langsung melakukan pengawasan ke pasar-pasar untuk mengetahui stok kebutuhan pokok bagi masyarakat,” katanya. Menurut Sirang, jika terjadi fluktuasi harga beberapa komoditas di pasar, itu, bukan karena kelangkaan stok, namun akibat ulah pedagang yang berspekulasi. “Kami juga melakukan pengawasan terhadap pedagang yang melakukan spekulasi menaikkan harga,” ujarnya.(haer)

PTMSI gelar lomba tenis meja Manado— Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Manado kembali menggelar lomba tenis meja.

Kegiatan yang dilaksanakan sejak Selasa (6/12) lalu hingga Kamis (8/12) esok, dibuka secara langsung oleh Walikota

Manado Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA disaksikan oleh Ketua Koni Manado Ir Ronald Lumempow, digelar di Aula

KONDISI cuaca buruk masih menghantui aktivitas warga masyarakat Kota Manado. Pemerintah melalui instansi yang berwenang terus menghimbau untuk waspada.(foto: frangki/sk)

Waspada cuaca ekstrim saat sore Manado—Entah suatu kebetulan ataupun tidak, warga masyarakat Kota Manado sebaiknya waspada atau memikirkan kembali jika akan beraktivitas di luar rumah pada sore hari. Pasalnya, tiga hari belakangan ini pada jam tersebut kondisi cuaca secara tiba-tiba berubah. Pada Rabu (7/12) kemarin, saat waktu masih menunjukkan jam 2 siang dan beberapa menit berselang, langit masih terlihat cerah berawan. Akan tetapi pada jam 3, langit tibatiba menjadi hitam kelam yang disertai dengan hujan dan angin kencang. Pantauan Swara Kita di beberapa tempat seperti ruas jalan Piere Tendean Boulevard Manado, ternyata ada

cukup banyak ranting pohon yang tumbang akibat angin kencang. Beruntung, hingga berita ini diturunkan belum terdengar ada korban akibat tertimpa pohon ataupun papan reklame. Bener publikasi iven yang ada di trotoar kompleks Manado Town Square juga tak luput dari hantaman angin badai, hingga roboh ke arah jalan raya. Sementara di wilayah jalan Samrat kondisi pepohonan masih terlihat berdiri kokoh. Dampak angin kencang itu sendiri sejauh ini hanya mengakibatkan banyak dedaunan yang berhamburan di jalan raya. Hal ini bakal menjadi pekerjaan tambahan para penyapu jalan hari ini. Pada bagian lain, sejumlah nelayan yang ada di Malalayang, Sario,

Sindulang, Maasing, dan Tumupa dikabarkan lebih memilih untuk memarkir perahunya ke tempat yang lebih aman dari terjangan ombak besar. Khusus untuk kegiatan transportasi laut dari Manado ke beberapa daerah seperti Sitaro, Tahuna, dan Talaud, masih ada jadwal yang tertunda. Kepala Kantor Administrasi Pelabuhan Manado SD Tampi S.Sos mengatakan bahwa selama kondisi cuaca masih sama seperti beberapa hari sebelumnya, maka pihaknya tetap akan memberlakukan larangan berlayan kepada para nakhoda kapal demi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.(try-15)

GMIM Solagratia Tikala. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Perkot PTMSI Manado Dr Abeng dan sekum PTMSI Sulut Wolter Karmite. Dalam kegiatan ini, PTMSI Manado melombakan 4 nomor lomba berupa Beregu

Putra Umum, Tunggal Putra Umum, Tunggal Putri Umum dan Kadet Putra 15 tahun kebawah. SampaidenganRabu(7/12)kemarin, barubereguputrayangmasukbabak final yakni utusan Kecamatan Sario dan Kecamatan Singkil. Ketua

Panitia Melki Natari yang juga sekum PTMSI Manado mengharapkan,agarkejuaraaninibisamembangkitkan gairah olahraga khususnyatenismeja.“Kegiataninibertujuan untuk mencari bibit unggul dari daerah ini,” katanya.(try-18)

MSM selaku ketua forum lalulintas Manado mengatakan, masukan yang telah diberikan para elemen masyarakat dan forum tentunya akan menjadi bahan evaluasi dan yang pasti akan ditindaklanjuti. “Kita berupaya bagaimana

menjelang hingga memasuki hari raya Natal 2011 dan Tahun Baru 2012, kemacetan bisa diminimalisir. Saya atas nama Pemkot Manado pun sangat berterimakasih akan dukungan masyarakat terkait dengan program-

program pemerintah. Penerapan dua jalur ini pun jika tidak ada dukungan masyarakat tidak akan berhasil,” kuncinya. Dalam rapat evaluasi itu sendiri ikut dihadiri personil Komisi C Dekot Manado.(teem)

2 arah ... dari Halaman 3 Pengamat transportasi Ibu Novie menilai, kemacetan yang terjadi lebih dikarenakan parkir kendaraan telah memakan badan jalan. “Sebenarnya yang namannya jalan utama

harus steril dari parkir kendaraan. Parkir tidak boleh lagi di bahu jalan. Contohnya di jalan Samratulangi dan Boulevard. Kedepan untuk jangka panjang dalam mengurus

atau menerbitkan ijin mendirikan bangunan harus dikaji dan bagi pelaku usaha wajib sediakan lahan parkir,” kata Novie. Wakil Walikota Manado, Harley Mangindaan SE

Kenda ... dari Halaman 3 Dan untuk itu, saya mohon maaf kepada masyarakat akan ketidaknyamanan dalam pelayanan di Dinas Tata Kota selang beberapa hari ini,” terang GSVL. Walikota pun menambahkan, dalam pengurusan IMB sejak Kenda ditunjuk sebagai Plt Distakot akan melalui kajian terlebih dahulu serta wajib masukan daftar laporan ke Walikota, Wakil Walikota dan Sekkot. Disentil alasan hingga

Kenda dipercayakan Plt Distakot Manado, GSVL menyebutkan, pertama telah memasuki bulan terakhir tahun ini dan banyak target di Distakot yang harus dilakukan. Lalu, Kenda sudah berpengalaman karena sempat menjabat Kadistakot Manado. “Untuk itu saya harapkan, kepercayaan terhadap saudara Kenda di Distakot bukan lagi mempelajari tapi sudah tahu tupoksi yang

ada. Segera melanjutkan semua program yang telah dilanjutkan Ir Revin Lewan. Target PAD pun diharapkan tidak terhambat meski tidak cukup 1 bulan 2011. Tapi yang paling penting tingkatkan pelayanan yang berurusan di Dinas dan jangan mengabaikan koordinasi. Kaitan kerja Distakot ada juga dengan BLH, Dishub, berkaitan BP2T dan bagian Perekonomian,” kunci GSVL.(teem)

Senin ... dari Halaman 3 Dan juga disepakati walau tidak kuorum, tetap paripurna harus berlangsung,” katanya. Rapat paripurna Istimewa untuk memberhentikan Stientje Ambat dan melantik Marco Tampi itu dipastikan akan berubah mengharu biru. Sebab, sejumlah anggota dekot seakan tidak merelakan keputusan pengunduran diri Ambat.

“Saya sendiri tidak tega melihat pelantikan ini. Namun, kami harus menjalankan tugas kami. Kalau harus memilih, saya lebih baik tidak hadir,” kata Daud. Sementara itu, Wakil Ketua Mor Bastiaan mengatakan posisi Ambat semasa menjadi anggota dekot tetap harus dipilih kembali oleh anggota komisi. Sedangkan untuk

posisinya di fraksi dan komisi itu tinggal usulan partai saja. “Setelah dilantik, dia (Marco, red) akan langsung duduk di komisi A, meski jika memang partainya menempatkan dia di komisi A tetapi posisi wakil ketua Komisi harus tetap dipilih kembali. Dan posisinya di fraksi juga akan ditetapkan partainya,” tambahnya.(dede)

Kodam ... dari Halaman 3 Untuk jajaran Korem 131/ Santiago, kegiatan donor darah ini diikuti oleh diikuti oleh 5 Kodim dan Markas Korem (Makorem) 131/Stg. Untuk tempat pelaksanaannya sebagian besar dilakukan masing-masing markas satuan. Jajaran Korem 131/ Stg sendiri telah menargetkan perolehan 2.800 kantong darah, namun karena kondisi peserta ada yang tidak memungkinkan karena kendala kesehatan, maka ada yang tidak diperbolehkan oleh tim dokter untuk melakukan donor darah. Secara keseluruhan bakti

Jajaran Korem 131/Santiago yang mengikuti Bakti Sosial Donor Darah Sub rayon

Satuan

Tempat Pelaksanaan

Jumlah Peserta

1 2 3 4 5 6

Kodim 1302/Minahasa Kodim 1303/Bolmong Kodim 1304/Gorontalo Kodim 1309/Manado Kodim 1310/Bitung Makorem 131/Santiago Mayonif 712/Wiratama AKPER RS Teling

AKPER RS Bethesda Tomohon Aula Makodim Aula Yonif 713 & Aula Mabrigif Aula Makodim Aula Makodim Aula Makorem Aula Mayonif Aula AKPER

450 orang 450 orang 360 orang 350 orang 450 orang 500 orang 250 orang 430 orang

Sumber: Penrem 131/Stg, 2011

sosial ini dilakukan di 5 Korem, 36 Kodim, dan Brigif Linud 3/Tbs Kostrad Makasar dengan target 14.800 kantung darah, berdasarkan jumlah peserta yang sudah terdaftar

sebelumnya yaitu sekitar 19.160 orang yang terdiri dari prajurit, PNS, Persit, keluarga besar TNI. Kepala Staf Korem 131/ Stg Letkol Arm. Hirman K Watulangkow yang diwa-

wancarai di sela-sela pelaksanaan kegiatan donor darah mengatakan kepada sejumlah wartawan, bahwa apa yang dilakukan ini merupakan wujud nyata bakti kepada negara. “Selain

kegiatan seperti ini, TNI AD khususnya jajaran Korem 131/Stg tetap akan menjadi mitra pemerintah dan warga masyarakat sendiri, terlebih dalam keadaan kondisi alam yang

belakangan ini agak tidak bersahabat. Jika terjadi bencana dimana saja, maka seluruh kekuatan prajurit akan diterjunkan untuk membantu warga yang terkena bencana. Dalam keadaan tenang saja 1/3 kekuatan prajurit TNI AD siaga terhadap segala macam bentuk kejadian,” ujar Watulangkow. Ditambahkannya, saat ini jajaran Korem 131/Stg di seluruh wilayah Sulut sedang bersiaga terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam mengingat kondisi cuaca yang telah memasuki musim hujan.(try-15)


KAMIS 8 DESEMBER 2011

PENGHARGAAN KEJAGUNG

Kacabjari Boroko ranking 2 se-Indonesia KINERJA penanganan perkara tindak pidana korupsi yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu melalui Cabang Kejari Boroko, patut mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya. Pasalnya Kacabjari yang dipegang oleh M Suranta Ginting SH, ternyata mendapatkan rangking 2 seIndonesia melalui penilaian kinerja oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. M Suranta Ginting. Hal ini dibenarkan Kajati Sulut, I Ketut Arthana SH, ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (7/12) kemarin. “Saya juga memberikan apresiasi kepada Kacabjari Boroko yang dapat melakukan penanganan perkara korupsi. Yaitu dapat menangani 4 perkara korupsi yang cukup cepat penanganannya, hingga mendapatkan ranking 2 untuk seluruh Indonesia cabang kejaksaan,” tukas Arthana. Kacabjari Buroko M Suranta Ginting SH, ketika dikonfirmasi di tempat terpisah menyatakan, bahwa itu semua atas kerja sama semua tim penyidik yang ada di Cabjari Boroko. “Itu semua atas kerja sama tim di bawah pimpinan langsung Kajari Kotamobagu. Untuk itu kita tetap akan meningkatkan kinerja dalam penanganan perkara korupsi untuk tahun-tahun ke depan nanti,” ujar jaksa yang murah senyum ini.(veem)

Diparang di kepala, Lelaki pekerja tukang kritis LELAKI Yulian Larumba (22), warga Kelurahan Malalayang Dua, Lingkungan V, Kecamatan Malalayang, Manado, terbaring lemah tak berdaya di RS Prof DR RD Kandou dalam kondisi kritis. Pasalnya, lelaki yang berprofesi sebagai tukang ini dibacok dibagian kepala dan badan oleh ZK alias Ipi (20), warga yang sama, dengan menggunakan parang yang dipakai panjat kelapa, Selasa (06/12) tengah malam, sekitar pukul 23.30 Wita. Kronologisnya, malam itu, Dolfon Rompas (20), yang diketahui adik korban sedang berada di rumah pelaku, yang saat itu sedang menggelar suatu acara. Saat hajatan berlangsung, Dolfon mendengar ada keributan dibagian belakang rumah itu. Saat itu juga Dolfon dan pelaku bersama-sama mencari tahu keributan tersebut. Tak berselang lama, tiba-tiba Dolfon berteriak alias bakuku. Mendengar teriakan ini, ternyata pelaku tidak terima. Dia lantas menegur Dolfon namun ternyata adik korban itu tidak terima. Dolfon berlalu dari tempat itu dan menuju rumahnya. Tiba di rumah, Dolfon mendapati kakaknya sedang asik menonton. Tak lama kemudian Dolfon mengambil parang dan berjalan meninggalkan rumah. Rasa curiga muncul, sehingga korban mengikuti adiknya sambil menggenggam batu. Ketika berpapasan di rumah pelaku, batu tersebut dilemparkan korban ke arah pelaku. Lemparan tersebut meleset namun pelaku langsung emosi. Sontak saat itu langsung terjadi kontak fisik antara Yulian dan Dolfon serta pelaku bersama teman-temannya. Pelaku yang merasa terancam langsung masuk rumah dan mengambil parang. Saat kembali di TKP, Dolfon sudah menghilang dan tertinggal Yulian. Tanpa menunggu lama, pelaku langsung menebas parang itu sebanyak dua kali dibagian belakang kepala korban. Akibatnya, kepala korban robek dan mengucurkan darah segar. Tak sampai disitu, pelaku juga melayangkan parangnya dibagian bahu kiri korban dan dibagian punggung. Korban pun mandi darah sambil menahan rasa sakit. Dari tujuh tebasan itu, hanya empat yang mengena di bagian kepala dan tubuh korban. Saat itu juga korban langsung dilarikan ke RSUP Prof Kandou untuk mendapatkan pertolongan. Selanjutnya ibu korban, Oling C (45), mengunjungi kantor Polisi untuk melapor. Dari laporan ini, Tim Resmob langsung bergerak ke lokasi. Pencarian membuahkan hasil, setelah tim yang dikomandani langsung Kanit Reskrim, Iptu Ruddy Raranta, berhasil meringkus pelaku di rumah temannya sekitar pukul 05.00 Wita. Pelaku yang juga berprofesi sebagai tukang tersebut kini telah diamankan di Mapolsek Urban Malalayang. Dia diringkus Tim Resmob lima jam pasca peristiwa berdarah itu. Kapolsek Urban Malalayang AKP Andrian Syah, melalui Kasi Humas Ipda Hanny Thomas, tak menampik kasus penganiayaan berat dan percobaan pembunuhan itu. “Pelaku sudah diamankan untuk proses selanjutnya,” jelas Thomas.(try11)

Kejati Sulut selamatkan Rp5 miliar uang negara Melalui pengembalian perkara di bagian Pidsus & Datun Bakal bertambah seiring banyak perkara korupsi disidang Manado—Ini patut diancungi jempol. Dari Januari hingga Desember pada tahun 2011 ini, ternyata Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, telah berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp5 miliar. Hal itu didapatkan melalui penanganan perkara di bagian Tindak Pidana Khusus (Pidsus) serta bagian Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Hal tersebut dikatakan langsung Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut, I Ketut Arthana, di sela-sela Rapat Kerja (Raker), di aula lantai 4 Kantor Kejati Sulut, Rabu (7/12) kemarin. “Sudah sekitar Rp3,5 miliar uang kerugian negara yang berhasil kita kembalikan melalui perkara korupsi dan di bagian perdata ada sekitar Rp1,5 miliar,” jelas Arthana. Menurutnya penyelamatan kerugian negara terse-

KAJATI Sulut, I Ketut Arthana, saat memberikan keterangan pers, Rabu (7/12) kemarin.(foto: verdy/sk)

but akan terus bertambah seiring dengan masih banyak perkara-perkara korupsi yang menunggu hasil putusan dari pengadilan. “Tentunya masih ada lagi kerugian negara yang diselamatkan di samping itu, yaitu masih ada beberapa perkara yang menunggu

hasil putusan pengadilan yang saat ini sementara jalan di pengadilan,” ujarnya. Menurutnya, di samping penanganan perkara melalui pidana khusus, bidang Perdata dan Tata Usaha Negara juga tidak kalah penting dalam penanganan

perkara untuk menyelamatkan kerugian negara. “Apa bila dalam penanganan perkara korupsi di penyidikan tidak terbukti, berarti itu kewenangan Datun untuk melakukan gugatan. Atau apabila terdakwa meninggal dunia tapi ada kerugian negara yang dinikmati oleh terdakwa, maka kita akan melakukan gugatan terhadap ahli waris terdakwa melalui bagian Datun,” ujar Jaksa Tinggi yang pernah menangani kasus bom Bali II ini. Akan hal itu, lanjut Arthana, dalam penanganan perkara, pihak kejaksaan telah melakukan infentarisir kekayaan para tersangka dalam kasus korupsi. “Saya minta kepada penyidik sejak awal penyidikan sudah dinfentarisir harta kekayaan dari para tersangka. Itu upaya-upaya kami dalam penyelamatan uang kerugian negara,” tegasnya.(veem/vs)

TERBAYAK DALAM DIK

Kejaksaan tangani 129 perkara korupsi Manado—Menjelang akhir tahun 2011, penanganan perkara-perkara dugaan tindak pidana korupsi di jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, ternyata terbilang cukup fantastis. Menurut Kepala Kejati Sulut, I Ketut Arthana, yang ditemui wartawan Rabu (7/12) kemarin, hingga Desember 2011, korps baju coklat ini telah menangani sekitar 129 perkara tindak pidana korupsi. Arthana SH di dampingi Assintel Andi Rumpang SH MH serta Kasie Penkum dan Humas Steven Kamea SH menjelaskan, perkara-perkara korupsi tadi di bagi beberapa tahapan, yaitu di Penyelidikan (LID) ada sekitar 33 perkara, tahap Penyidikan (DIK) ada 37 perkara, serta tahap Penuntutan (TUT) ada sekitar 21 perkara. “Untuk Kejati Sulut sendiri, dalam tahap Penuntutan ada 7 perkara, DIK ada 18

Dipertanyakan, tahanan korupsi bebas dikunjungi Manado—Pelaksanaan waktu kunjungan bagi para tahanan yang mendekam di Mapolda Sulut, akhir-kahir ini mulai dipertanyakan. Betapa tidak, pemberlakukan waktu jam besuk tahanan yang dijadwalkan setiap hari Selasa dan Jumat itu, ternyata mubazir. Lebih memiriskan lagi, jam besuk tersebut bisa ditawar dan tidak berlaku bagi tahanan korupsi. Seperti yang terpantau, Rabu (7/12) kemarin, sekitar pukul 14.00 Wita, salah satu tahanan dugaan korupsi yakni ER alias Rogi, diijinkan penjaga tahanan untuk dibesuk. Sekitar tiga pejabat Pemkot Manado beserta sejumlah staf dan keluarga terlihat membesuk Rogi. Saat melapor dibagian penjagaan tahanan, ternyata mereka diijinkan membesuk. Padahal kedatangan beberapa orang tersebut, bukanlah pada hari yang tepat atau hari besuk. Sekitar kurang lebih 15 menit kemudian, para pejabat tersebut keluar dari ruangan tempat pembesuk mengunjungi tahanan. Salah satu pejabat, ketika

dikonfirmasi usai membesuk mengatakan, mere-ka diberikan dispensasi oleh penjaga tahanan untuk membesuk mantan Kadis Pendidikan Manado itu. “Kami diberikan dispensasi untuk membesuk. Sebagai rekan kerja juga tentunya prihatin. jadi saya hanya mengatakan kepada ibu Rogi banyak berdoa dan banyak makan,” ujar pejabat yang namanya enggan dikorankan. Hanya saja dispensasi besuk tersebut ternyata mengundang kekecewaan di kalangan penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sulut. Pasalnya, mereka menilai perlakuan terhadap tahanan tidak boleh seperti itu dan harus sesuai dengan jadwal serta kunjungan terhadap tahanan lainnya. “Tidak bisa seperti itu. namanya tahanan harus sama. Kalau hari besuk baru bisa dikunjungi, tapi kalau tidak tidak boleh diijinkan,” tegas penyidik kepada sejumlah wartawan, di Mapolda Sulut. Sayangnya, Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Carlo Brix Tewu, melalui Kabid Humas AKBP Benny Bella, belum berhasil dikonfirmasi terkait pemberlakuan jam besuk tersebut.(try11)

DUGAAN PUNGLI FH UNSRAT

PD I dan II diperiksa

PENANGANAN perkara korupsi tetap menjadi prioritas bagi para jaksa di jajaran Kejaksaan Tinggi Sulut ini.(foto: bobby/sk)

perkara, serta LID ada 13 perkara,” ujar Arthana. Ditambahkannya, pihak Kejati Sulut akan selalu terbuka untuk menerima laporan masyarakat atau pihak manapun yang ingin melaporkan kasus-kasus

korupsi. Dan Kejati Sulut tentunya akan setia menjawab pertanyaan masyarakat Sulut, khususnya mengenai sejauh mana penanganan perkara yang sedang ditangani oleh tim penyidik. “Dengan sisa waktu yang

ada saat ini, tentunya kami akan terus berupaya untuk cepat dalam hal penanganan perkara, karena desakan masyarakat mengenai kasuskasus korupsi tersebut,” ujar mantan Kajati Lampung ini.(veem/vs)

KINERJA 2010

Pemaparan hasil Raker di Kejati Sulut Manado—Hasil Rapat Kerja (Raker) yang barubaru ini dilaksanakan jajaran Kejaksaan Agung (Kejagung) RI di Kota Bogor, Rabu (7/12) kemarin, dipaparkan kepada seluruh jaksa yang berada di jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut.

PEMBERLAKUKAN JAM BESUJK

Dari pantauan harian ini, pemaparan hasil Raker Bogor tersebut diadakan di aula lantai 4 Kantor Kejati Sulut, dan dipimpin langsung oleh Kajati Sulut, I Ketut Arthana SH MH, bersama Wakajati Sulut Monang Pardede SH MH, dengan dihadiri seluruh

kepala-kepala kejaksaan negeri (Kajari) se-Sulut. Jaksa Tinggi, I Ketut Arthana SH ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya pemaparan Raker tersebut. “Ini mengenai evaluasi dari pada kinerja tahun 2010, tentunya ada perbaikan karena

rekomendasi-rekomendasi dari Rakert tahun 2010 akan kita laksanakan,” ujar Arthana. Menurutnya, dalam evaluasi tersebut, ada terjadi perkembangan pesat dalam seluruh tugas dan wewenang kejaksaan yang sudah dilakukan.(veem)

Manado—Penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sulut, rupanya terus melakukan pendalaman kasus dugaan korupsi pungutan liar (pungli) penerimaan mahasiswa baru Tahun 2011 di Fakultas Hukum (FH) Unsrat, yang telah menyeret dua tersangka, MK alias Merry yang adalah oknum Dekan FH dan slaah satu stafnya SP alias Selvi. Bahkan proses ini terus ditingkatkan, dengan diperiksanya dua saksi yakni Pembantu Dekan (PD) I FH , Lendy Siar SH MH dan PD II FH, Godlieb Mamahit. Rabu (7/12) kemarin, di Mapolda Sulut. Dari pantauan Swara Kita, keduanya yang merupakan petinggi di FH Unsrat itu, diperiksa sejak pukul 10.00 Wita di ruang penyidik Tipikor. Selanjutnya penyidik memberikan waktu keduanya untuk istirahat makan siang sekitar pukul 12.00 Wita. Tak berselang lama, sekitar pukul 12.45 Wita, keduanya kembali menjalani pemeriksaan dan berakhir hingga pukul 15.00 Wita. Siar ketika dikonfirmasi usai menjalani pemeriksaan membenarkan diperiksa penyidik Tipikor seputar kasus yang melibatkan atasannya oknum Dekan FH Merry Kalalo. “Saya dipanggil penyidik untuk memberikan keterangan dan melengkapi berita acara pemeriksaan. Dan saya diperiksa seba-

gai saksi,”ujarnya. Siar juga menambahkan, subtansi pemeriksaan terkait dugaan pungutan liar difakultas. Namun ia tidak merinci berapa pertanyaan yang dilontarkan penyidik. Menariknya Siar juga mengaku bahwa, secara pribadi ia prihatin atas kasus yang menimpa di Fakultasnya. “Jumlah pertanyaannya lebih jelas tanya ke penyidik saja, tapi subtansinya soal kasus dugaan pungli. Saya cuma merasa prihatin diperiksa karena membawa identitas Fakultas,” ungkap Siar. Ketika ditanya tanggapan apabila Dekan ditahan, Siar enggan berkomentar lebih soal itu. “Kalau bisa tidak ditahan ya,” ucapnya singkat. Sementara itu, kabar dari sumber petinggi penyidik Tipikor menyebutkan, pemeriksaan akan terus dilakukan, besok (hari ini, red) direncanakan penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap Hendry Memah dan Frans Roni Maramis, yang adalah staf di FH Unsrat. Seperti diketahui, pungutan tak wajar di FH Unsrat menyeret dua tersangka yang dianggap paling bertanggungjawab diantaranya, Dekan MK alias Merry dan SP alias Selvi. Pasalnya, dari pemeriksaan terungkap pungutan dana dengan besaran Rp 2, 5 juta hingga Rp 17 juta tersebut tanpa disertai kuitansi. Dan, dalam penyidikan, tim Tipikor mendapatkan indikasi, diduga dana-dana itu tak disetorkan ke kas negara.(try11)


KAMIS 8 DESEMBER 2011

Hampir seluruh kantor ditinggalkan kepala SKPD PELAYANAN kepada masyarakat di Kota Tomohon dan Minahasa kembali buntu. Pasalnya, hampir seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Bunga tidak berada di kantor. Kabar yang beredar di Pemkot Tomohon kalau beberapa kepala SKPD ini lagi terbang ke Jakarta mengikuti Plt Walikota Tomohon Jimmy Eman SE AK dan Sekkot Tomohon Drs Arnold Poli SH MAP. Berdasarkan pemantauan harian ini, gedung putih atau kantor Walikota Tomohon terlihat sepi sejak pagi hingga sore hari. Demikian juga dengan beberapa SKPD yang ada di Rindam. PNS yang ada di beberapa SKPD terlihat keluyuran disaat jam kerja karena tidak ada pengawasan dari pimpinan mereka. Lihat saja, sebagian besar PNS malah asyik keluyuran di pusat perbelanjaan untuk membeli kebutuhan menjelang Natal meski saat itu masih jam kerja. Namun beda dengan Dinas Pertambangan, dimana kepala instansi tersebut yakni Andrikus Wuwung tetap menjalankan tugasnya. “Ini perlu mendapat perhatian serius karena diduga ada pejabat yang tidak berkepentingan dengan agenda di Jakarta, malah ikut-ikut terbang. Ini sama dengan pejabat yang ingin cari muka ke bapak walikota,” ujar sumber resmi. Salah satu pemerhati kota Tomohon, Leonardo Pinontoan mengatakan kondisi ini merupakan penyakit lama yang seharusnya diubah oleh pegawai dan pejabat di kota Tomohon. “Saya tahu hanya beberapa pejabat yang ke Jakarta. Lainnya tinggal, hanya saja mengetahui walikota tidak ada, maka mereka pun malas ke kantor,” katanya. Hal yang sama juga terjadi di Minahasa. “Banyak kepada SKPD yang pelesir ke Jakarta dan Bali dalam tugas yang tidak jelas. Seharusnya mereka yang keseringan berpetualang, itu harusnya ada feedback dari tujuan pelaksanan kegiatan mereka,” ujar Wilson Mentang warga Rinegetan kecamatan Tondano Barat kepada Swara Kita Rabu (7/12) kemarin. Sementara itu menurut Ketua Dekab Minahasa Drs Frits Tairas ketika menyoroti masalah ini, dia berharap agar supaya pemerintah tetap konsistensi terhadap aturan yang ada. “Kita berharap pemerintah dapat melanjutkan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan benar. Ketika ada pejabat yang keluar daerah harusnya mereka mampu mempertanggungjawabkan apa yang mereka lakukan disana, bukannya mereka ke sana hanya untuk jalan-jalan dan mengikuti program yang tidak jelas,” ujarnya.(gebe/ erka)

MT masih langka MENDAPATKAN minyak tanah di Tondano memang agak sulit. Pun kalau dapat, warga mengeluhkan karena hanya mendapatkan 1 liter saja dengan harga berdasarkan eceran tertinggi Rp 3000/botol. Sementara mereka mengeluhkan hingga berjam-jam harus menunggu namun tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan. “Minyak tanah masih langka sampai dengan saat ini, ini memang perlu ada perhatian dari pemerintah karena memang kondisi ini sangat tidak mengenakan bagi masyarakat karena mendapatkan minyak tanah sangat sulit,” ujar Linda Wowiling warga Liningaan kecamatan Tondano Timur kepada Swara Kita Rabu (7/120 kemarin. Lebih lanjut dikatakannya, kondisi ini memang juga mempengaruhi di bidang kuliner. “Yah terpaksa kami harus menaikkan harga nasi campur dari 12 ribu menjadi 15 ribu. Karena memang kita masih sangat bergantung dengan minyak tanah,” ujarnya yang adalah juga penjual makanan khas Minahasa. Sementara itu menurut Bupati Minahasa Drs Stevanus Vreeke Runtu kepada Swara Kita mengatakan, bahwa memang saat ini pasokan Minyak tanah sudah diupayakan agar supaya penyalurannya tetap tidak berpengaruh pada tingkat kebutuhan saat ini. “Kita sudah menyurat ke pertamina agar supaya Minyak Tanah tetap disalurkan dengan kuota dan data yang ada sebelumnya. Memang ada peningkatan kebutuhan dan itu juga pun kita sudah menyurat ke Pertamina agar ada penambahan kuota,” ujar Runtu.(erka)

PLN segera tertibkan lampu jalan illegal

PLN menegaskan pemasangan lampu jalan ada biaya penyambungan dan pemasangan tanpa pemberitahuan rinci, itu termasuk kategori pencurian listrik.(foto: ist)

Distarumansa terancam kena sanksi Tomohon—PT PLN (Persero) Ranting Tomohon dalam waktu dekat ini akan segera melakukan penertiban terhadap sejumlah lampu jalan illegal karena ada indikasi pencu-

rian listrik. Padahal, lampu jalan yang akan ditertibkan itu dipasang oleh Dinas Tata Ruang, Pertamanan dan Persampahan (Distarumansa) Kota Tomohon di sejumlah titik di 5 keca-

matan se-Kota Tomohon. “Saya akan segera menyurat ke Pemkot Tomohon soal penertiban lampu jalan ini. Soalnya, kami dari pihak PLN hanya diberitahu akan dipasang

31 titik lampu jalan oleh Distarumansa, tapi tanpa pemberitahuan lebih jauh di titik mana saja. Ingat pemasangan lampu jalan ada biaya penyambungan dan pemasangan tanpa pemberitahuan rinci, itu termasuk kategori pencurian listrik,” ujar Manajer PT PLN Ranting Tomohon, Keis C Kainde kepada wartawan. PLN, kata Kainde, harus mengetahui jumlah lampu yang akan dipasang. Hal ini dengan tujuan agar tidak terjadi overload pada trafo milik PLN. “Harga satu trafo milik PLN mencapai sekitar Rp300 juta,” tandasnya seraya mengakui jika PLN dalam pemantauan selama ini banyak menemukan lampu jalan yang terpasang tanpa sepengetahuan PT PLN. Kepala Bidang Pertamanan Distarumansa Kota Tomohon, Olddy Paat saat dikonfirmasi mengaku apabila pihaknya sudah mengirim surat pemberitahuan kepada PT PLN Ranting Tomohon sekitar bulan September lalu. “Nanti saya akan cek lagi ke staf yang membawa surat tersebut guna mengetahui apakah memang sudah diterima PT PLN atau malah tercecer. Tapi kalau surat tersebut tidak diterima PLN, nanti saya segera kirim lagi. Kan arsipnya ada pada saya,” ungkapnya.(gebe)

DANA BANSOS

Penyaluran mulai diperketat To m o h o n — P e m k o t Tomohon pada tahun 2012 mendatang akan lebih memperketat penyaluran dana Bantuan Sosial (Bansos) yang bersumber dari dana APBD. Hal itu dikatakan oleh Asisten III Pemkot Tomohon, Ervinz Liuw. “Dana Bansos itu aka diperketat pada tahun

depan dan itu sudah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri),” jelas Liuw kepada wartawan. Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 berisi tentang pedoman pemberian dana hibah dan bantuan sosial yang bersumber dalam APBD. Adanya peraturan tersebut, maka seluruh

daerah di Indonesia harus mematuhinya agas dana Bansos tersebut tepat sasaran. “Adanya Permendagri tersebut sangat baik agar mekanisme pemberian bansos lebih jelas karena mekanisme atau aturan mainnya menjadi lebih jelas,” ungkap Liuw. Diketahui, dana hibah

dan bansos adalah uang rakyat, uang Negara, yang penggunaan setiap rupiahnya harus dapat dipertanggungjawabkan. Dalam peraturan tersebut, salah satu ketentuan terbaru adalah penyaluran dana bansos di atas Rp5 juta harus melalui mekanisme pemindahbukuan atau transfer ke rekening pihak penerima. Jika hanya di bawah Rp5 juta, cukup dengan mekanisme Tambah Uang (TU).(gebe)

TUNJANGAN GURU

Empat bulan uang makan minum digantung Diknas Tondano—Mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru, kegelisahan nampak di wajah ratusan guru di Minahasa. Apa pasal? Ternyata penyaluran tunjangan Makan Minum (MAMI) senilai Rp12500 per hari selama 4 bulan sejak Bulan September, Oktober, November dan Desember digantung proses pencairannya. “Kami berharap ada kebijakan dari pihak Diknaspora dalam penyalurannya. Sebab memang sampai

dengan saat ini tidak tahu tentang proses pencairannya,” ujar salah satu guru di SMP N 1 Tondano yang enggan namanya dikorankan kepada Swara Kita Rabu (7/12) kemarin. Lebih lanjut dikatakannya, untuk penyaluran seharusnya dilakukan setiap triwulan lewat kepala sekolah ke setiap guru tanpa terhambat. Apalagi kondisi saat ini sudah ada penegasan dari Sekkab Minahasa tentang batas akhir penyaluran

yakni 12 Desember. “Apalagi kita sudah tahu bahwa ada penegasan dari Gubernur bahwa pencairan administrasi dana apapun itu harusnya dibawah tanggal 15 Desember, sementara untuk di Minahasa sendiri dibatasi hingga 12 Desember,” ujarnya, sembari berharap agar supaya dalam penyaluran dana MAMI tersebut dapat diselesaikan secepatnya karena sampai dengan saat ini belum ada petunjuk dari pimpinan

UPT maupun dari Diknas. Sementara itu menurut Kepala Dinas Diknaspora Drs Denny Rompas Msi bahwa mereka sementara melakukan proses untuk pembayaran MAMI tersebut. “Itu sementara kita lakukan proses administrasinya. Dan terkait dengan pemotongan 5 persen sampai 15 persen, itu sesuai dengan aturan yang ada. Dimana untuk pegawai golongan III itu dipotong 5 persen, dan untuk golongan IV itu dipotong sebesar 15 persen,” ujarnya sembari mengatakan bahwa penyaluran tersebut akan disalurkan dalam waktu dekat ini.(erka)

PENYEGELAN LUSTRIK

PD Pasar alami kerugian Tomohon—Perusahaan milik daerah Tomohon yakni PD Pasar, mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta selama 5 hari terakhir akibat penyegelan aliran listrik yang dilakukan pihak PT PLN (Persero) Ranting Tomohon di dua fasilitas yakni cool storage dan pabrik es pada Jumat (2/12) lalu. Hal itu dikatakan oleh Direktur Operasi PD Pasar Tomohon, Ronny Pandey. “Kami sangat menyesalkan sikap PLN. Padahal sebelumnya, kami telah meminta kebijakan agar listrik jangan dulu diputus. Tapi tiba-tiba sudah disegel dan kami sama sekali tidak menerima surat dari pihak PLN Ranting Tomohon. Akibat penyegelan listrik ini, kami PD Pasar mengalami kerugian hingga puluhan juga rupiah selang lima hari terakhir karena tidak beroperasinya cool storage dan tidak berproduksi pabrik es,” katanya seraya menambahkan jika sebelum terjadi penyegelan, rekening listrik dari cool storage dan pabrik es selalu dibayar dengan lancar ke PT PLN dimana setiap bulannya hampir Rp20 juta. Hal senada juga disampaikan Direktur Pengembangan Usaha PD Pasar Tomohon, James Tangkawarouw dimana dirinya mengaku jika pihak PD Pasar tidak menerima surat pemberitahuan ten-

tang penyegelan. “Kami tidak pernah menerima surat pemberitahuan dari PT PLN Ranting Tomohon. Cool storage dan pabrik es sementara beroperasi dan berproduksi, lalu tiba-tiba disegel oleh PT PLN. Padahal selama ini tidak ada masalah, kenapa baru sekarang tiba-tiba aliran listrik di segel,” ujarnya. Di tempat terpisah, Manajer PT PLN Ranting Tomohon, Keis C Kainde mengaku jika penyegelan terhadap fasilitas milik PD Pasar karena didapati telah menambah kapasitas tanpa ijin dari PT PLN. “Di tempat itu didapati kapasitas daya telah terpasang 53 KVA. Padahal seharusnya hanya 33 KVA. Penambahan daya ini tanpa ijin PT PLN. Untuk itu berdasarkan Kepmen ESDM dan TDL 2010, hal ini dikenai sanksi dan untuk sementara aliran listrik diputus. Penambahan daya tanpa ijin ini tentunya dapat berdampak pada sanksi pidana,” tegas Kainde. Sebelum dilakukan penyegelan, dirinya mengatakan, pihaknya sudah berusaha memperingati manajemen PD Pasar, dengan melayangkan surat pada Kamis (1/12) lalu. Tapi surat tersebut sama sekali tidak ditanggapi dengan tidak adanya satupun orang dari manajemen PD Pasar yang datang ke PT PLN. “Sambungan listik kami putus sementara sampai mereka membayar denda,” tuturnya.(gebe)

PELANGGARAN KOMITMEN

Perda tata ruang mulai diacuhkan Tondano—Peraturan daerah tentang tata ruang wilayah yang sudah ditentukan Pemkab Minahasa sejak setahun silam, ternyata mulai dilanggar dan diacuhkan pemerintah dalam penegasan aturan tersebut. Apa pasal? Ternyata, banyak warga yang mulai melakukan penimbunan sawah untuk dijadikan tempat pemukiman baru, padahal kawasan tersebut adalah diperuntukkan bagi kawasan produksi pertanian. “Kita memang mempertanyakan tentang kawasan produksi pertanian yang hingga kini sudah diubah menjadi kawasan pemukiman. Padahal program pemerintah tentang swasembada beras untuk Kabupaten Minahasa, sudah mulai ditindaklanjuti hingga tahun 2012 mendatang. Dan apalagi kawasan tersebut telah masuk dalam penataan tata ruang,” ujar personil Dekab Minahasa Joyke Mantik kepada Swara Kita Rabu (7/12) kemarin. Lebih lanjut dikatakannya, pemerintah harusnya melihat kondisi ini sebagai bentuk tanggung

jawab dari kesepakatan bersama. Karena memang pemerintah telah menetapkan dan harusnya dijalani bersama. “Kalau ada yang melanggar, itu silahkan pemerintah mengambil tindakan karena itu kewenangan pemerintah. Logikannya kalau mereka hendak melakukan penimbunan sawah, itu harus mendapat izin dari pemerintah terkait dengan kawasan dan dampak lingkungan yang bisa terjadi,” ujar Mantik. Sementara itu menurut Bupati Minahasa Drs Stevanus Vreeke Runtu bahwa pihak pemerintah telah menyampai-nyampaikan kepada warga untuk tidak menimbun sawah melainkan dapat mengoptimalkan ladang mereka menjadi kawasan berpotensial. “Kita sudah menghimbau ke masyarakat untuk tidak menimbun sawah karena memang kondisi ini sangat berpengaruh pada pencapaian program pemerintah tentang swasembada beras,” ujar Runtu sembari mengatakan bahwa pemerintah tetap akan mengikuti aturan yang telah disepakati bersama, termasuk aturan dari perda tata ruang wilayah.(erka)


KAMIS 8 DESEMBER 2011

DEKABTORIAL MINSEL

Pembahasan APBD 2012 dilanjutkan SETELAH Sidang Paripurna penyampaian Ranperda APBD tahun 2012, kini tim badan anggaran (Banggar) Dekab Minsel dan juga tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) melanjutkan pembahasan APBD tahun 2012. Hal ini diungkapkan Sekertaris Dekab Minsel Drs Ben Watung kepada Swara Kita, RaBEN Watung. bu (7/12) kemarin. “Untuk agenda saat ini (kemarin, red) pembahasan lanjutan APBD tahun 2012 antara Dekab dan Pemkab Minsel, sambil menunggu hasil konsultasi APBD-P di Pemprov Sulut. Ini pembahasan lanjutan setelah sidang penyampaian Ranperda APBD 2012,” ujar Watung.(esem)

Dekab Mitra janji pangkas anggaran perjalanan dinas ANGGARAN Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Mitra tahun 2012 dijanjikan Dekab Mitra akan berpihak kepada rakyat, dimana setengah dari APBD untuk pembangunan fasilitas bagi masyarakat. “Kami akan pelajari draft dengan cermat, dan akan mengakomodir penganggaranya untuk kepentingan rakyat,” ujar Wakil Ketua Dekab Mitra Delly Makalow. Dikatakannya lagi, dewan akan melakukan pemangkasan pada anggaran perjalanan dinas, dan akan mengisi pada pos anggaran bagi kepentingan masyarakat. “Tapi bukan berarti kami akan sebembarang melakukan pemangkasan. Pasti ini akan melihat nomenklaturnya. Jika perjalanan dinas tidak penting kami akan pangkas, untuk di taruh pada pos belanja publik,” ungkapnya.(esel)

Rombongan Hukumtua Minut terlantar di Bandara Samrat Lunasi PBB, 60 Kumtua mendapatkan “hadiah” ke Hongkong dan Cina Airmadidi—Kesuksesan Hukumtua (Kumtua) melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebelum batas waktu yang ditentukan pada 17 Agustus lalu, guna mendukung keberlanjutan pembangunan daerah, mendapat apresiasi dari Pemkab Minut berupa reword dengan mendapat “hadiah” melakukan studi banding (stuban) ke Tangerang, dan sejumlah negara seperti Hongkong dan Cina. Mereka telah bertolak Rabu (7/8) kemarin melalui Bandara Sam Ratulangi

Manado. “Selain itu, Pemkab Minut juga memberikan dana stimulan sebesar Rp25 juta per Kecamatan, yang digunakan untuk pembangunan desa kedepan nanti,” tutur Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (PPKAD) Arnold Fredrik. Dalam kunjungan itu, kata dia, tidak hanya metode dan cara pengelolaan dibidang keuangan khususnya PBB yang diajarkan kepada para kumtua, akan tetapi juga akan mempelajari bagaimana pengelolaan pemerintahan di ting-

kat desa di Tangerang, juga negara Hongkong dan Cina. “Dengan begitu wawasan dan pengetahuan Kumtua khususnya di Minut akan bertambah, dan saat ini ada sekitar 60 Kumtua yang berangkat mengikuti stuban, dan ini juga sebagai pemicu bagi Kumtua lainnya yang ada di Minut, untuk lebih fokus dalam menyelesaikan PBB, sehingga roda pembangunan di Minut bisa lebih maju. Menyangkut anggaran yang digunakan untuk keberangkatan, sudah tertata dalam APBD induk 2011,” terang Fredrik. Sayangnya keberangkatan yang dijadwalkan kemarin tertunda dari jadwal sebelumnya, dimana seharusnya keberangkatan pukul 10.00 Wita tertunda

6 unit senilai Rp808 juta direalisasikan

MOBNAS untuk para camat di Mitra sudah siap direalisasikan, karena sudah terparkir di halaman Kantor Bupati Mitra.(foto: pow/sk)

Ratahan—Para pejabat di Mitra benar-benar dimanjakan, tak terkecuali para camat. Apa pasal, mobil dinas (mobnas) jenis Daihatsu Xenia yang akan dibagikan kepada para camat berjumlah 6 unit,

Rabu (7/12) kemarin sudah berada di pelataran parkir Kantor Bupati Mitra. Pengadaan mobnas yang anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2011 ini, dila-

kukan Pemkab Mitra untuk memfasilitasi jajarannya, lebih khusus para camat, sebagai kendaraan operasional dalam menjalankan tugas di wilayahnya masing-masing. “Total anggaran untuk pe-

ngadaan mobil dinas untuk Camat ini seluruhnya Rp808 juta. Dan jumlah mobil dinas ini ada 6 unit,” ujar Kabag Umum Pemkab Mitra An Onsu SSos. Mengenai pembagian mobnas ini, menurut Onsu, masih akan dibicarakan lagi. “Nanti untuk pembagian mobil dinas ini, dan kepada siapa akan diberikan, masih akan dibicarakan lagi,” kata Onsu. Sementara itu, pemerhati pemerintah dan sosial kemasyarakatan Mitra Devis Tumiwa SIP menanggapi pengadaan mobnas ini, mengatakan, dengan adanya fasilitas ini diharapkan dapat dibarengi dengan kinerja yang optimal, terutama untuk kepentingan pelayanan kepada masyarakat. “Mobnas baru bagi para camat harus diikuti dengan kinerja yang baik, apalagi untuk kepentingan pelayanan kepada masyarakat itu yang harus diutamakan. Dan ini akan dipantau terus oleh masyarakatnya sendiri,” tandasnya.(esel/dw)

BANYAK LAPORAN PALSU

Pemkab Minsel koleksi bendahara “nakal”? Amurang—Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkab Minsel disinyalir mengoleksi bendahara-bendahara “nakal”. Apa pasal? Diduga banyak sekali dokumen laporan pertanggungjawaban (LPJ) masalah keuangan dipalsukan. Tak heran, legislatif meminta agar bupati dan kepala

SKPD meninjau kinerja Bendahara SKPD yang ada. Hal ini diutarakan personil Komisi I Dekab Minsel Jefferson Runtuwene SH. Dimana menurutnya, bahwa ada beberapa laporan banyak sekali LPJ yang dibuat bendahara SKPD namun kegiatannya tidak ada. “Ada beberapa laporan kepada

OPERASI ZEBRA

Antisipasi masuknya teroris, Polres Minsel dibantu TNI Amurang—Mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru 2012, antisipasi masuknya gangguan keamanan termasuk teroris di Minsel terus diwaspadai Polres Minsel. Dimana dalam operasi Zebra yang dilakukan Polres Minsel, Rabu (7/12) kemarin, Polres dibantu anggota TNI, baik Provos maupun anggota polisi militer (POM). Dari pantauan Swara Kita, operasi yang dilakukan di jalan trans Sulawesi di Desa Mobongo Kecamatan Amurang Barat tersebut, sejumlah kendaraan bernomor polisi luar ikut

diperiksa. Bukan hanya itu saja, selain mengantisipasi segala ganguan teroris di Minsel, polisi juga melakukan penertiban terhadap kendaraan yang tidak disiplin. Kapolres Minsel AKBP Sumitro SH melalui Kabag OPS Kompol Iwan Permadi SE yang dikonfirmasi membenarkan operasi tersebut. Pihaknya terus berupaya untuk mewaspadai setiap kejahatan yang terjadi, serta juga menindak pengendara kendaraan bermotor yang tidak disiplin. “Ini merupakan bagian dari operasi Zebra yang bekerja sama dengan pihak TNI,” jelas Permadi.(esem)

APBD MITRA 2012

MOBNAS CAMAT MITRA

Distanakbun tunjang ketersediaan pangan KESERIUSAN Pemkab Minut menunjang ketersediaan pangan terus diwujudkan. Bahkan di lintas sektoral yang menjadi penyedia pangan di Minut terus mengupayakan agar salah satu kebutuhan pokok manusia, tetap tersedia seperti yang dikembangkan Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) Minut. Kadistanakbun Minut Ir Wangke Karundeng mengatakan, ketersediaan pangan di Minut memang harus dijaga secara berkesinambungan. Dan melalui penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara yang sudah diperoleh Minut bersama tujuh daerah lain, harus dijadikan barometer, dalam menciptakan ketersediaan pangan lewat gerakan sentuh tanah, harus tetap ditingkatkan, makanya semua Satuan Kerja Perangkat Desa (SKPD) terkait harus konsen mengembangkan itu. “Distanakbun yang menjadi sentral pengembangan pangan, akan melakukan terobosan ke depan untuk konsentrasi melakukan penambahan potensi pangan yang lebih maju,’’ jelas Wangke, Rabu (7/12) kemarin. Ditambahkannya, sampai saat ini masih banyak yang harus dilakukan menuju swasembada pangan, dan dukungan petani juga sangat penting agar dapat meningkatkan produksi pangan. Sehingga mulai sekarang kelompok tani yang ada akan terus dibekali untuk memproduksi kebutuhan pangan dan nantinya dapat dirasakan masyarakat. “Pastinya semua yang sudah diraih Minut ini, harus menjadi acuan untuk lebih ditingkatkan dan dapat meraih apa yang menjadi harapan kita semua,” terangnya.(eres)

hingga pukul 15.00 Wita. Bahkan mereka sudah disuruh datang oleh travel pukul 05.00 Wita. Mereka pun harus terlantar di bandara. “Kami diminta oleh travel untuk datang jam 5 pagi, bahkan kami melihat tadi Pak Asisten 1 (Marthino Dengah, red) telah datang. Jadi kami harus menunggu lama di bandara. Dimana tanggungjawab travel,” aku salah satu Hukumtua yang enggan dikorankan. Dengan yang dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. “Ada kesalahan teknis yang dilakukan pihak travel, dengan sengaja mempermainkan jam keberangkatan kami hingga membuat kami terlantar beberapa jam,” kesal Dengah.(eres/dw)

saya, bendahara sejumlah SKPD membuat LPJ keuangan namun kegiatannya tidak ada. Nah ini kalau dibiarkan akan berdampak buruk bagi pemerintahan, dan terlebih khusus nama baik ibu bupati,” ungkapnya. Politisi muda potensial PDIP Minsel ini meminta agar bupati meninjau serta mengevaluasi kinerja

bendahara di beberapa SKPD, sebab banyak dicurigai melakukan tindak pidana korupsi. “Ini tidak bisa dibiarkan, untuk itu saya mengharapkan agar kinerja bendahara SKPD dievaluasi kembali, dan kalau banyak ditemui penyimpangan serta laporan yang tidak jelas harus diberikan sangsi tegas,” harap Runtuwene.(esem/dw)

Ketua Dekab minta Ketua TAPD diganti Ratahan—Kekecewaan Ketua Badan Anggaran (Banggar) yang juga Ketua Dekab Mitra Tonny Lasut AmTm, terhadap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Mitra sampai pada titik klimaks. Dimana dirinya secara pribadi meminta agar Ketua TAPD Drs Fredy Lendo diganti. Hal ini dikatakan Lasut, saat Ketua TAPD memilih meninggalkan ruang Paripurna Dekab Mitra, saat digelar jumpa pers antara banggar Dekab Mitra dengan wartawan biro Mitra, Selasa (6/12) lalu. Ungkapan Lasut yang disampaikan atas nama pribadi ini, karena kekecewaan atas ketidaksiapan TAPD yang diketuai oleh Lendo untuk menindaklanjuti pembahasan Ranperda

APBD 2012, yang terus molor. “Secara pribadi saya minta Ketua TAPD diganti,” tegas Lasut, saat jumpa pers yang dihadiri oleh sejumlah personil Banggar. Sementara itu, Lendo yang dimintai tanggapanya soal ini mengatakan apa yang disampaikan Lasut adalah haknya, dan dirinya terkait dengan ini juga, Lendo menyerahkan sepenuhnya hal ini kepada Bupati Mitra Telly Tjanggulung. “Saya bekerja profesional sesuai tupoksi. Saya hanya minta agar kita dapat menyikapi secara kondusif, apalagi suasana pada saat itu bukan rapat pembahasan, namun hanya jumpa pers saja. Saya tidak ingin berpolemik, untuk itu saya serahkan saja kepada Ibu Bupati,” kata Lendo dikonfirmasi Swara Kita, Rabu (7/12) kemarin.(esel/dw)

PERUSAHAAN

Tak bayar THR, izin beroperasi dicabut Ratahan—Menjelang hari raya keagamaan yakni Natal, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Mitra, kembali diingatkan soal pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada tenaga kerjanya. Karena THR adalah wajib untuk diberikan kepada tenaga kerja. Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Dinaskertranssos) Mitra Daniel Talantan SH berujar, sesuai aturannya perusahaan harus membayarkan THR kepada karyawannya. Dan oleh Disnakertranssos sendiri juga akan mengirimkan surat kepada semua perusahaan yang beroperasi di Mitra,

untuk membayarkan THR. “THR ini harus dibayarkan paling lambat 7 hari atau satu minggu, sebelum hari raya,” ujar Talantan, Rabu (7/12) kemarin. Dikatakannya lagi, kewajiban membayarkan THR ini ada dalam UU tentang Ketenagakerjaan, dan juga ada peraturan dari pemkab Mitra. “Kalau sampai perusahaan tidak menjalankan kewajiban mereka, tentunya akan ada tindakan tegas. Dimana bisa saja ijin beroperasinya dicabut, untuk itu kami ingatkan jangan main-main dengan nasib tenaga kerja lebih khusus yang berada di Mitra, karena akan berhadapan dengan kami,” tegasnya.(esel)


KAMIS 8 DESEMBER 2011

DONOR DARAH

TNI AL targetkan 14.800 kantong DALAM rangka mempringati hari juang atau hari TNI angkatan darat, jajaran komando distrik 1310 / VII Wirabuana Bitung bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia menggelar bhakti sosial donor darah. Menurut Dandim 1310 Bitung Letkol.Inf. Hardo P Sihotang bahwa kegiatan hari juang atau hari TNI Angkatan Darat tahun 2011 seluruh jajaran Pangdam VII Wirabuana melalui instruksi Brigjen TNI M.Nizam melaksanakan kegiatan bhakti sosial donor darah diseantero Sulawesi dengan target 14.800 kantong darah. “Kalau memang ini tercapai mungkin ini akan menjadi rekor di Indonesia,” kata Sihotang. Ia pun mengatakan kalau untuk jajaran kodim 1310 Bitung akan menurunkan seluruh kekuatan di enam koramil dibawah teritorial kodim 1310 Bitung. “ Pada acara ini kami menargetkan 350 kantong arah akan diserahkan ke PMI,” katanya. Kegiatan donor darah ini sendiri dilaksanakan di aula kodim 1310 Bitung, sejak pukul 07.00 wita, para pendonor telah memadati tempat ini untuk berpartisipasi dalam aksi sosial yang terbilang terbesar di kota Bitung ini. Sementara itu, ketua PMI cabang Bitung Dra.Ny.Khouni Lomban Rawung,MSi yang juga ikut mendonor, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kerjasama kodim 1310 Bitung dengan PMI cabang Bitung “Kegiatan ini terbilang sangat besar di Bitung, sebab dengan target 350 kantong darah menjadi kegiatan terbesar dan terbanyak mengumpulkan kantong darah yang selama ini kami laksanakan di Bitung,” kata Istri terconta dari Wakil Walikota Bitung ini sambil mengatakan kalau ini merupakan rekor tersendiri bagi Bitung. “Kami memberikan apresiasi dan penghargaan bagi jajaran kodim 1310 oleh sebab itu sebagai bentuk apresiasi kami bagi pendonor kami memberikan sertifikat sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih, semoga ini mampu memotivasi seluruh masyarakat Bitung untuk turut berpartisipasi mendonorkan darah untuk kemanusiaan,” tegas Rawung. pada acara ini pula dilakukan penandatanganan kerjasama antara kodim 1310 Bitung dengan PMI cabang Bitung untuk kegiatan doroh darah sehingga dengan kesepakatan ini berarti telah menjadi agenda rutin bagi kodim 1310.(wepe)

Gunde: Pemberian NIK E-KTP harus selesai akhir 2011 SESUAI dengan pasal-pasal yang berkaitan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), guna menjadikan NIK sebagai dasar dalam penerbitan dokumen, pemerintah daerah melalui instansi terkait memastikan untuk kabupaten penghasil pala tersebut akan selesai akhir tahun 2011. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dispendukcapil Sitaro, Drs Erens Gunde, disela-sela kegiatan sosialisasi persiapan penerapan e-KTP belum lama ini. Dikatakan Gunde, pelaksanaan program tersebut sudah mengacu dari Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2006 tentang administrasi kependudukan. Menurutnya, hal itu tercantum dalam pasal 101 huruf a dan b, yang mana dijelaskan memerintahkan kepada pemerintah untuk memberikan NIK kepada setiap penduduk paling lambat tahun 2011 serta memerintahkan kepada instansi pemerintah untuk menjadikan NIK sebagai dasar dalam penerbitan dokumen, diantaranya paspor, SIM, NPWP, polis asuransi, sertifikat hak atas tanah, hingga dokumen indetitas lainnya. “Dengan demikian tujuan administrasi kependudukan akan berjalan pada relnya, mulai dari database kependudukan yang mana terbangunnya database kependudukan yang akurat ditingkat kabupaten/kota,provinsi dan pusat, database yang ada di kabupaten tersambung online dengan provinsi dan pusat menggunakan SIAK serta database kependudukan kemendagri dan daerah tersambung dengan instansi pengguna,” jelas Gunde. Ditambahkannya, dimana pihaknya perlu menegaskan pentingnya penerbitan NIK, yang mana setelah penduduk mengisi biodata penduduk per keluarga yakni F1-01 dengan menggunakan SIAK sehingga tidak ada NIK ganda, maka dari itu pemberian NIK kepada semua penduduk harus selesai tahun 2011. “Jadi pemberian NIK atau NIk diterbitkan setelah penduduk mengisi biodata penduduk per keluarga dengan menggunakan SIAK, untuk itu perlu ditegaskan agar biodata penduduk segera diselesaikan,” tambahnya.(esge)

Sopir kontainer mogok

BENTUK penolakkan sopir kontainer akan pembatasan jam operasi dengan aksi mogok, tapi membuat jalan Bitung macet.(foto: epang/sk)

Keluhkan jam operasional bertabrakan jam istirahat Bitung—Sekitar 40 an kendaraan tronton yang biasa melakukan aktifitas di Pelabuhan Bitung dengan mengangkat container mengeluhkan perubahan waktu operasional kendaraannya oleh pihak Polda Sulut. Ironisnya pengeluhan ini dilakukan dengan cara

memarkirkan kendaraannya di ruas jalan yang sibuk Jalan AA Maramis tepatnya di kelurahan Wangurer kecamatan Paceda pada Rabu (7/12) kemarin sekitar pukul 11.00 wita. Tak pelak aksi ini sempat memacetkan jalur tersebut. “Kebijakan dengan mem-

batasi waktu operasi kami hanya malam hari sudah merugikan kami, karena kadang kala kami tidak mendapatkan angkutan,” jelas Mat Faisal pengemudi tronton sambil mengatakan kalau ini adalah aksi spontanitasnya para sopir atas pembatasan jam operasi. Ditambahkan Faisal kalau kebijakan pemberlakukan pembatasan operasi yang dilakukan Polda Sulut lewat surat nomor B/2974/XI/

2011 Dirlantas tanggal 24/ 11/2011 tidak efektif. “Kebijakan dari Polda tersebut tidak diikuti dengan pemberitahuan kepada pihak Pelindo ataupun surat tembusan kepada Pelindo sehingga saat kami beroperasi bertabrakan dengan waktu istirahat dari PT Pelindo,” jelasnya lagi sambil membeberkan kalau jam operasi pengangkutan container di PT Pelindo IV (pelabuhan,red) hanya sampai pukul 22.00 Wita. “Bagaimana bisa waktu beroperasi kendaraan kami yang diberikan oleh pihak kepolisian mulai dari 21.00 wita sampai dengan 08.00 wita sementara sementara pihak Pelindo tutup pada pukul 22.00 wita, dengan kata lain, kami harus beroperasi satu jam sebelum pelindo tutup,” jelasnya Sementara itu, Kapolres Bitung melalui Kasat lantas Polres Bitung AKP A Djafar ketika dikonfirmasi mengatakan kalau pihaknya akan menampung aspirasi dari para pengemudi tronton ini. “Kami akan menampung aspirasi ini dan akan mengkajinya dengan atasan kami,” kata Djafar.(wepe/tm)

TUNJANGAN NON SERTIFIKASI

Kabag keuangan lempar bola? Bitung—Rupanya transparansi keuangan yang diminta walikota Bitung Hanny Sondakh pasca diterimanya penghargaan dari survey integritas yang dilakukan KPK pekan lalu, belum diterima baik oleh seluruh jajaran pemkot Bitung. Buktinya, pada penyerahan dana Non sertifikasi guru yang seharusnya diterima 4 bulan kini penya-

luran yang dilakukan oleh bagian keuangan hanya 1 bulan. “Kami sudah menandatangani laporan dana non sertifikasi sebanyak 4 bulan, tapi yang kami dapat hanyalah 1 bulan, dimana dana yang tiga bulan itu,” kata beberapa Guru asal kecamatan Girian yang enggan namanya dikorankan. Sementara itu, pekan lalu, kepala dinas pendidikan

Pemuda dan Olahraga Drs Herman Rompis ketika dikonfirmasi mengatakan kalau pihaknya tidak tahu dengan pembagian dana itu sebab pihaknya hanya menangani persoalan administrasi. “Kami hanya mengolah administrasinya, untuk pembagiannya dilakukan oleh Bagian Keuangan,” katanya. Ironisnya Kepala bagain Keuangan Frangky Son-

dakh seolah-oleh melakukan tindakan cuci tangan dengan hal ini. “Kepala dinas tidak bisa bilang begitu, sebab yang lebih tahu akan hal ini adalah dikpora,” kata Sondakh yang terkesan menutupnutupi pembagian dana non sertifikasi guru yang hanya satu bulan itu. “Yah mungkin kepala dinas tidak tahu karena ini masalah teknis, coba tanyakan kepada bagian keuangan dina Pendidikan pemuda dan olahraga Mery Umboh,” katanya.(wepe)

ANTI MIRAS

Target 10.000 botol dalam operasi pekat Ondong—Mendekati hari raya besar keagamaan akhir tahun ini, pihak kepolisian khususnya Polsek Urban Siau barat (Sibar) semakin giat melaksanakan operasi pekat diwilayah operasinya, guna mencapai target 10.000 botol minuman keras hingga akhir tahun.

Kapolsek Urban Sibar, Kompol Harry H Makawowode, pada sejumlah wartawan, mengatakan, dari hasil operasi yang telah dilakukan sejauh ini sudah diperkirakan ada ribuan botol yang berhasil diamankan sebagai barang bukti dan sebagian besar adalah

miras jenis “cap tikus”. Sehingga dirinya menegaskan kepada seluruh personil untuk tetap semangat dalam melaksanakan oeprasi pekat, yang meliputi sejumlah operasi selain operasi miras. “Diperkirakan sudah ada sekitar ribuan botol miras yang berhasil diamankan,

sebagian besar mirs jenis “cap tikus”, sehingga penegasan kepada seluruh personil agar tetap semangat dalam melaksanakan operasi, bukan hanya operasi miras tapi meliputi seluruh tindak kejahatan atau berlawanan dengan hukum,” tukas Makawowode.(esge)

BANDARA NAHA

Wings Air batal datangkan pesawat ATR 72 Tahuna—Upaya peningkatkan pelayanan Wings Air sebagai satu-satunya perusahaan penerbangan yang melayani rute Manado-Tahuna (Bandara Samrat-Naha) dengan mendatangkan armada yang lebih besar pesawat jenis ATR 72 harus batal. Pembatalan ini sendiri dikaitkan dengan infrastruktur Bndara Naha yang dinilai masih jauh dari kelayakan untuk dilayani peswat dengan jumlah 72

seat tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Distric Manajer Wings Air Tahuna Nico Giansyah kepada Swara Kita, Rabu (7/ 12) kemarin di Tahuna. “Awalnya pihak perusahaan Wings Air telah merespon positif terhadap peningkatan pelayanan dimaksud apalagi ditunjang dengan meningkatnya pembelian tiket penumpang Wings Air yang setiap keberangkatan jumlah seat

terpenuhi. Namun dengan adanya landasan pacu yang kurang lebih 400 meter tergenang air, maka rencana tersbeut dibatalkan,” tegasnya. Pembatalan ini dilakukan lanjutnya terkait dengan keselamatan penerbangan, sebab dengan memaksakan mendatangan pesawat ATR 72 ini kalau tidak ditunjang landasan pacu yang memadai maka konsekeunsinya adalah keselamatan penerbangan

yang tidak bisa dijamin. “Memang untuk landasan pacu bandara Naha yang sudah mencapai sekitar 1,6 kilometer sudah sangat baik, namun persoalan yang ada justru genangan air yang ada di landasan mengancam keselamatan penerbangan,” imbuhnya sambil menambahkan pembangunan Talud drainase yang jebol baiknya segera dilakukan sehingga air tidak tergenang di landasan.(esde)

KASUS IMB PT PELINDO

Sutanto bakal naik banding Bitung—Tak sampai sehari menyatakan pikir-pikir dari putusan majelis hakim, terdakwa kasus Retribusi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Hendry Sutanto yang divonis 6 bulan penjara dan denda 50 juta, melalui kuasa hukumnya Michael Yakobus SH MH mengatakan naik banding dengan putusan majelis Hakim. “Kami sangat mengherankan atas putusan Hakim, dalam kasus ini negara tidak dirugikan, malahan negara akan diuntungkan, tapi kenapa klien kami diputus bersalah,” jelas Yakobus. Fakta kedua dilanjutkan Yakobus, pihaknya merasa janggal, karena pihak pengadilan memutuskan sesuai fakta, tidak ada surat pengurangan reduksi yang dikeluarkan pemkot Bitung dan mengharuskan pihak PT Pelindo melunasi hutang retribusi IMB. “Semua materi tuntutan nyata namun kenapa klien kami dianggap bersalah. Inilah yang menjadi dasar kena-

pa kami melakukan banding,” kata Yakobus sambil menyebutkan kalau persoalannya sekarang bukan kepada vonis 6 bulan. “Persoalannya bukan pada vonis tapi selaku penasehat hukum kami tidak siap kalau klien kami dikatakan bersalah, sebab kalau kami menerima vonis ini, maka selama hidup klien kami akan dianggap bersalah,” jelasnya. Sementara itu, hal yang sama juga diungkapkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wahyudin. “Kami sendiri kurang sependapat dengan putusan pengadilan tersebut, sebab putusan itu sangat bertentangan dengan aturan, dimana minimal putusan untuk kasus korupsi adalah satu tahun, tapi kenapa pihak pengadilan memutuskan 6 bulan penjara,” jelas Wahyudin. Namun mengenai sikapnya dirinya masih tetap berpikir langkah apa yang akan dilakukan.(wepe)

ANTRIAN MT

Pemkab janji tambah kuota Tahuna—Persoalan klasik terhadap kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru guna pemenuhan kebutuhan terus terjadi. Buktinya salah satu kebutuhan pokok berupa Minyak Tanah (MT) menjadi barang langka sehingga membuat warga cemas dan kesulitan mendapatkannya. Dari pantauan Swara Kita di sejumlah pangkalan MT yang tersebar di Kota Tahuna, setiap kedatangan suplay MT dari pihak agen ke pangkalan dipastikan terjadi antrian yang terkadang berimbas pada keributan atau perang mulut untuk mendapatkan jatah 5 liter/kepala keluarag untuk kebutuhan memasak dalam satu pekan. Persoalan lain yang membuat MT langka adalah terjadinya penguragan pasokan dari agen ke pangkalan. “Ka-

mi sesuai dengan arahan pemerintah menggunakan daftar nama yang telah dibuat oleh Kelurahan sebagai data guna pembagian MT ke masing-masing kepala keluarga. Yang menjadi persoalan adalah data nama tersebut justru tidak dilakukan revisi ketika kami selaku pengelola pangkalan harus mendapatkan pengurangan hingga 1 drum atau 200 liter MT. Imbasnya jelas terjadi kelangkaan dan banyak warga yang tidak mendapatkan jatah MT meskipun sudah terdatar di salah satu pangkalan yang ada,” ujar salah satu pengelola pangkalan yang memintah agar namanya jangan dikorankan. Secara terpisah Kabag Ekonomi Pemkab Sangihe Drs Golfried Kekenusa MM mengakui adanya persoalan MT yang ada di tengah masyarakat.(esde)

KAMTIBMAS

Kapitalau dihimbau tingkatkan pengawasan Ulu Siau—Untuk menjaga ketentraman serta kondisi perayaan hari besar keagamaan yang tidak lama lagi akan berlangsung tetap aman terkendali, Pemerintah Kabupaten Sitaro menghimbau seluruh Lurah dan Kapitalau se-Sitaro untuk meningkatkan pengawasan di kampung masing-masing. Hal itu ditegaskan Bupati Toni Supit SE MM, belum lama ini saat menggelar pertemuan di Aula Kadademahe Ondong. Supit menghimbau, agar aparat yang ada di kam-

pung dan kelurahan untuk bisa bisa menyikapi sedini mungkin kondisi yang ada di lingkungan, sehingga ketentraman dan kenyamanan masyarakat dalam menyambut hari raya besar keagamaan bisa berjalan dengan baik. “Aparat diharapkan bisa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, dengan meningkatkan pengawasan disetiap lingkungan masingmasing, sehingga makna hari raya besar keagamaan bisa berjalan dengan baik dan aman terkendali,” imbuhnya.(esge)


KAMIS 8 DESEMBER 2011

Tender lelang proyek tahun 2011 dinilai gagal BUPATI Boltim Sehan Landjar diminta agar segera membubarkan panitia lelang tender proyek tahun 2011. Hal itu karena masyarakat menilai bahwa banyak proyek yang gagal serta dalam proses pelelangan banyak yang terlambat. “Kami minta Bupati Sehan Landjar agar segera membubarkan panitia tender yang diketuai oleh Eko Marsidi sebab dalam proses pelelangan waktunya terlambat serta banyak proyek yang sampai saat ini sudah memasuki deadline masih ada yang belum merealisaskian pekerjaannya, sehingga kami anggap itu adalah kegagalan,” ketus Hasan Mangkai Sekertaris Gapensi Boltim. Hal yang sama juga disuarakan Ismail Mokodompit selaku Tokoh Masyarakat Kecamatan Tutuyan. Ia mengatakan proses tender tahun 2011 ini tidak sesuai dengan mekanisme buktinya ada perusahaan yang sudah diblacklist tapi setelah dalam proses pelelangan dimenangkan juga. “Ini sudah melanggar aturan serta telah merugikan anggaran APBD Boltim tahun 2011, maka sudah seharusnya panitia tender harus dibubarkan,” pungkas Mokodompit. Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Adijbsardjana Hasan Jan ST MBA saat dikonfimasi mengatakan lelang tender sudah sesuai dengan mekanisme. “Sender sudah sesuai prosedur dan mengenai perusahaan yang belum merealisasikan pekerjaanya sudah kami berikan surat teguran. Jika belum direalisasikan maka akan dilakukan pemutusan kontrak,” jelasnya.(try17/mm)

Dinkes siapkan RS berjalan UNTUK mencegah berbagai penyakit baik yang menular maupun tidak menular Pemkab Boltim melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah menyediakan Rumah Sakit (RS) berjalan. Demikian yang dikatakan Kadis Dinkes Boltim dr Jusnan Mokoginta MARS melalui Koordinator Surveilans Dikes Boltim Tendy Ponubu kepada Swara Kita Rabu (7/12) kemarin. Ponubu menjelaskan, RS berjalan atau Medical Mobile Centre (MMC) fungsinya adalah untuk menanggulangi warga yang ada di desa-desa jika sedang mengalami sakit. “Upaya ini dilakukan agar kedepan masyarakat Boltim menjadi masyarakat yang sehat, masyarakat yang bisa membawa Boltim bersaing dengan daerah lain,” ungkapnya.(try17/mm)

Landjar tuding Kepala BKN Regional XI tak tahu hukum Terkait belum diterbitkannya NIP CPNS 2010

SEHAN Salim Landjar.

Tutuyan—Belum diprosesnya penerbitan Nomor Induk Pewagai (NIP) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Boltim tahun 2010 yang lulus tes ulang pada Mei tahun 2011 lalu membuat Bupati Sehan Ladjar berang. Ia pun menuding Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI Provinsi Sulut tidak tahu hukum.

“Saya heran kenapa sampai saat ini juga Kepala Kantor BKN Regional XI Provinsi Sulut belum memproses NIP CPNS Boltim, padahal sudah jelas bahwa proses penertiban NIP tidak ada sangkut paut dengan PTUN maupun banding yang diajukan oleh para penggugat ke PTTUN Makasar. Saya anggap Kepala BKN Regional XI Sulut tidak tahu

hukum,” tegas Landjar kepada wartawan Rabu (7/ 12) kemarin. Sementara itu di tempat terpisah Salman Mokoagaw sala satu CPNS mengatakan apabila sampai pada akhir bulan Desember ini NIP belum juga diproses, maka ke-324 CPNS akan melakukan demo. “Sampai akhir Desember NIP kami belum juga ada maka kami akan melakukan demo di Kantor BKN Regional XI Sulut,” pungkas Mokoagow.(try17/mm)

PENGOPERASIAN BUS

Bupati diminta copot jabatan Kadishub

KEBIJAKAN

APBD 2012 jangan pro pejabat Tutuyan—Selasa (6/ 12) lalu, pihak eksekutif dan tim anggaran legislatif mulai melakukan pembahasan bersama mengenai draf usulan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Platform Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2012.

Pembahasan yang berlangsung di aula Dekab Boltim itu, dipimpin langsung oleh Ketua Dekab Sumardia Modeong dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Boltitm Ir Moh Assagaf, bersama tim anggaran Pemkab Boltim. Menurut Modeong, bahwa anggaran yang telah diusulkan, oleh pihak eksekutif akan dikaji lagi pada pembahasan berikutnya apakah sudah sesuai dengan kebutuhan publik atau belum. “Karena ini adalah awal draf kebijakan sementara, nanti juga akan dilihat di masing-masing

Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang ada di setiap SKPD,” terang Modoeng. Sementara itu dari tim anggaran Legislatif Argo Suamaiku mengatakan bahwa Dekab akan melihat anggaran yang memang perlu diprioritaskan. “Saya lihat draf anggaran kebanyakan dana terserap pada pembiayaan aparatur ketimbang untuk pembangunan infrastruktur, sehingga ini perlu diseriusi untuk dikaji lagi, sebab banyak anggaran untuk tahun 2012 ketika dikalkulasi ternyata belanja aparatur lebih tinggi dari pada infrast-

ruktur, yang tidak sesuai dengan keinginan Bupati, karena Bupati ingin APBD 2012 harus pro rakyat bukan pro pejabat,” tutur Sumaiku Rabu (7/12). Sementara itu Sekkab Boltim Ir Muhammad Assagaf, mengatakan bahwa untuk draf yang tengah dibahas, barulah kebijakan umum sementara, nantinya masih ada perubahan yang akan dialokasikan pada draf APBD yang akan dikaji dan dibahas bersama dengan DPRD, “Untuk kebutuhan publik memang harus dialokasikan sebab itu adalah kepentinan bersama,” jelasnya.(try17/mm)

KEHADIRAN bus sekolah akan sangat membantu masyarakat khususnya mereka yang memiliki anak usia sekolah.(foto: ist)

Tu t u y a n — K i n e r j a yang ditunjukan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Boltim Hariono Sugeha SH patut dipertanyakan. Pasalnya dua mobil bus sekolah sudah kurang

lebih tiga bulan berada di Kabupaten Boltim tapi hingga saat ini belum juga difungsikan sebagaimana peruntukkannya. Ini menimbulkan berbagai pertanyaan dari warga. “Bus ini sangat dibutuhkan siswa, entah apa masalah yang terjadi sehingga belum juga dioperasikan. Jika kadis tidak mampu melaksanakan tugas dan fungsinya, maka sudah selayaknya diganti,” ujar Abo Damopolii salah satu masyarakat Kecamatan Kotabunan. Secara terpisah, Kadishub Boltim Hariono Sugeha SH saat dikonfrmasi Swara Kita Rabu (7/12) kemarin tak menapik bahwa dua bus tadi belum difungsikan. “Ini dikarenakan masih ada pengurusan administrasi yaitu pergantian plat nomor sebab bus tersebut masih memakai plat B yang akan diganti dengan plat Boltim. Jika pergantian plat nomor sudah selesai maka awal Januari tahun 2012 nanti dua bus tersebut akan segera difungsikan,” jelas Sugeha.(try17/mm)


KAMIS 8 DESEMBER 2011

KETAWA ASYIK

Belalai oh belalai SEORANG petani yang biasa tinggal di atas gunung, suatu hari turun gunung untuk refreshing. Sesampainya di pantai, dia menemukan buah kelapa. Karena belon pernah ketemu buah kelapa maka dia bertanya kepada anak kecil yang ada didekatnya : “Nak.... apa ini?” “Ooo.... itu telur gajah pak....” “Oooooooo........” Lalu laki-laki tersebut membawa buah tersebut pulang kerumah. Sesampainya dirumah dia menceritakan kepada keluarganya sekaligus mempersiapkan segala sesuatu untuk penetasan telur gajah tersebut. Mulailah dia mengerami telur tersebut bergantian dengan istrinya. Dengan menggunakan sarung dia berjongkok diatas telur. Setelah 1 minggu, anak gadis petani tersebut bertanya pada ayahnya : “Pak.... udah netas belon?” “nggak tau tuh..... coba aja kamu pegang.... mungkin aja sudah netas....” jawab si ayah. Lalu anak tersebut menjulurkan tangannya kedalam sarung ayahnya dan meraba-raba...... “Pak.... udah pak...., telurnya udah netas...... belalainya udah kepegang sama saya....”(*)

Kangkung SEORANG profesor ahli demografi sedang memberi kuliah perdana di depan para mahasiswa. dalam salah satu sesi tanya-jawab, sebagai berikut : Profesor : Dahulu sebelum ada program KB jumlah penduduk di Indonesia sulit dikendalikan, tingkat kelahiran bayi sangat tinggi, yakni hampir setiap jam terdapat 500 bayi lahir. Asmat coba kamu terangkan mengapa hal itu terjadi ? Asmat : Karena faktor ekonomi prof... artinya setiap keluarga memiliki falsafah banyak anak banyak rejeki. Profesor : Kalau menurut pendapatmu, bagaimana Asmit ? Asmit : Karena tidak meratanya pembangunan, di mana banyak desa desa yang belum dimasuki aliran listrik, sehingga kurang mendapat hiburan dari Televisi. Profesor : Lalu ... apa hubungannya antara Televisi dengan tingginya tingkat kelahiran bayi ? Dengan menggebu gebu Asmit memberikan analisisnya : Begini prof .... bagi orang desa tidak ada listrik tidak ada televisi, tidak ada televisi tidak ada hiburan, tidak ada hiburan maka banyak anak. Karena menjelang malam, pada umumnya mereka sudah berangkat ke tempat tidur, dan satu satunya hiburan bagi mereka adalah permainan suami-istri di tempat tidur, karena belum ada kondom akibatnya banyak ibu ibu yang hamilnya hampir bersamaan, layaknya suatu kompetisi, begitu kan. prof ... ? Suasana di ruangan mulai gaduh, lalu sang profesor membeberkan alasannya : menurut penelitian saya yang sudah bertahun tahun ini, tingginya tingkat kelahiran bayi hanya disebabkan oleh hal yang sangat sepele dan sikap yang sederhana dari pasangan suami-istri. Mahasiswa : apaan itu ... prof ?? Profesor : Yaaah ... penyebabnya adalah kangkung ! Mahasiswa (tak percaya) : aaahh ... yang bener aja prof ? masa’ karena kangkung saja, terus banyak bayi yang lahir ! Profesor : Nampaknya kalian ini tidak mempercayai hasil penelitian saya. Begini lho ... Kangkung itu kepanjangan dari mekangkang dan mekungkung, artinya yang dibawah harus mekangkang dan yang di atas harus mekungkung, kalau tidak begitu maka tak jadilah. (demikianlah ujar sang profesor sembari meninggalkan ruangan dalam keadaan gaduhwaduh. Maka sejak saat itu sang profesor dijuluki “Profesor Kangkung”).(*)

Generasi anti uang sogokan Dilihat dari realita yang ada sekarang ini, banyak orang yang menggunakan kelebihan materi or uang sebagai cara untuk menjadi pemimpin. En nggak jarang uang menjadi alat untuk memimpin. Ckckck.. namanya juga manusia yach nggak ada rasa puaspuasnya dech.(fine)

RIVO

CHRISTIN

UNTUK seorang pemimpin yang memimpin dengan menggunakan uang sebaiknya berhenti memimpin karena yang ada pengikutnya jadi mata duitan pula. Sebaiknya mencari pemimpin harus yang memimpin menggunakan kecerdasan. Dan jangan terpancing dengan uang.

SEORANG yang hanya memimpin dengan uang nggak akan lama bertahan, karena uang akan habis. Sedangkan orang yang memimpin dengan hati or ilmu akan bertahan lama dan akan selalu disukai oleh para pengikutnya. Jadi nggak banget buat orang yang memimpin pake uang.(*)

ASAL LOE TAU AJA

JUST FOR U

Asal usul nama Indonesia PADA zaman purba, kepulauan tanah air kita disebut dengan aneka nama. Dalam catatan bangsa Tionghoa kawasan kepulauan kita dinamai Nan-hai (Kepulauan Laut Selatan). Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang), nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) en antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Valmiki yang termasyhur itu menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Ravana,

sampai ke Suwarnadwipa (Pulau Emas, yaitu Sumatra sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara. Bangsa Arab menyebut tanah air kita “Jaza’ir alJawi” (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan adalah benzoe, berasal dari bahasa Arab luban jawi (kemenyan Jawa), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatra . Lalu tibalah zaman kedatangan orang Eropa ke Asia . Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali

datang itu beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab, Persia, India, en Cina. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia en Cina semuanya adalah “Hindia”. Semenanjung Asia Selatan mereka sebut “Hindia Muka” en daratan Asia Tenggara dinamai “Hindia Belakang”. Sedangkan tanah air kita memperoleh nama “Kepulauan Hindia” (Indische Archipel, Indian Archipelago, l’Archipel Indien) or “Hindia Timur” (Oost Indie, East Indies , Indes Orientales). Nama lain yang juga dipakai

adalah “Kepulauan Melayu” (Maleische Archipel, Malay Archipelago , l’Archipel Malais). Kemudian dalam majalah singapora, halaman 252347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago. Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah “Indian Archipelago” terlalu panjang en membingungkan. Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, en huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia .(berbagai sumber)

TERUNTUK PARA ORTU

Pola makan anak adopsi kebiasaan orangtua

POLA makan teratur dengan gizi seimbang menunjang stamina dan kesehatan tubuh. Terutama bagi anakanak, kebiasaan ini mendukung pertumbuhan fisik dan mental. Membiasakan anak me-

miliki pola makan sehat bukanlah perkara mudah. Banyak terdengar keluhan para orangtua mengenai kebiasaan makan anak-anaknya yang kurang baik, seperti menolak makan nasi lengkap dengan lauk pauk,

hanya memilih makanan manis atau menolak makan sama sekali dengan berbagai alasan. Tentu saja, itu membuat orangtua khawatir dengan perkembangan sang buah hati. Ternyata salah satu kunci

keberhasilan membiasakan anak memiliki pola makan sehat terletak pada orangtua. Ciri khas anak yang belajar dengan mengadopsi segala sesuatu yang dilihat dan didengar, membuat orangtua menjadi sosok utama bagi mereka. Anak dan lingkungan saling memengaruhi. Secara psikologi, seseorang mempelajari pola makan yang baik itu dari orangtuanya. Bila orangtuanya picky eating atau cenderung memilih makanan, maka akan menurun pada anak. Makanan yang dimakan orangtua dapat menjadi contoh. Misalnya, ibu yang tidak suka ikan karena bau. Maka anaknya akan cenderung mengikuti tidak suka ikan. Mulai diperkenalkan makanan sehat dan bergizi sejak balita, kemudian pada usia sekolah ajak anak berdialog dan berdiskusi. Memang ada anak yang sangat mudah pemahamannya, ada yang sulit.Orangtua bisa mengajak anak menemui ahli gizi, minta menjelaskan kepada anak.(berbgai sumber)

TIPS ASYIK

Menghafal pelajaran Banyak anak yang nggak gampang menghafal or menangkap pelajaran dalam setiap menerima pelajaran. But, kita punya tips nih buat

anak-anak Asyik yang susah menghafal pelajaran menjadi orang yang gampang menghafal pelajaran. 1. Baca hafalan dengan

benar, hayati, mengerti, cermati setiap kata en bayangkan kalimat tersebut. 2. Baca hafalan itu secara berulang-ulang. 3. Beli buku saku, tulis hafalan dibuku itu en baca

tiap saat. 4. Salin ulang or tulis tangan hafalan tersebut berkali-kali. 5. Tempelkan hafalan tersebut di tempat yang sering kamu pandang. Semoga tips ini bermanfaat bagi kamu en bisa membantu kamu lebih baik dalam menghafal pelajaran.(berbagi sumber)

Fast food bikin orang nggak sabar

FAST food or makanan siap saji nggak hanya buruk bagi kesehatan tubuh, tapi juga jiwa. Makanan siap saji disinyalir dapat memicu perilaku nggak sabar en terburu-buru pada penyantapnya. Ide awal di balik hadirnya makanan cepat saji adalah untuk meningkatkan efisiensi en memungkinkan orang untuk dengan cepat menyelesaikan makan sehingga mereka dapat melanjutkan urusan lainnya. Namun, para peneliti dari Universitas Toronto telah menemukan fakta bahwa paparan makanan cepat saji en simbol-simbol terkait dengan makanan siap saji dapat membuat orang nggak sabar,

meningkatkan pilihan terhadap produk hemat waktu, en mengurangi keinginan untuk menabung. Makanan siap saji mewakili sebuah budaya efisiensi waktu en kepuasan instan. Masalahnya adalah tujuan penghematan waktu diaktifkan melampaui batas paparan terhadap makanan cepat saji, terlepas dari apakah waktu adalah faktor yang relevan dalam konteks. Paparan hasil pikiran alam bawah sadar ini meningkatkan kecepatan membaca (simbol) para partisipan dibandingkan mereka yang dalam kondisi terkendali. Mereka tetap membaca simbol makanan siap saji dengan cepat, bahkan ketika nggak ada keuntungan untuk menyelesaikannya lebih cepat.(berbagai sumber)


KAMIS 8 DESEMBER 2011

Kutai Timur rawan pencemaran batubara DARI 14 daerah di Kalimantan Timur, maka wilayah Kabupaten Kutai Timur termasuk salah satu kawasan yang paling rawan mengalami berbagai masalah terkait eksploitasi batu bara, antara lain keselamatan kerja dan pencemaran. “Daerah ini rawan mengalami berbagai masalah akibat eksploitasi batu bara, hal itu wajar karena Kutim dikenal sebagai daerah penyumbang batu bara terbesar nasional,” kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kutai Timur Wijaya Rahman di Sangata. Di Kutai Timur terdapat tiga perusahaan besar pemegang izin PKB2B, yakni PT Kaltim Prima Coal, PT. Perkasa Innaka Kerta (PIK) dan PT Indominco Mandiri, serta 70 perusahaan memegang izin kuasa penambangan (KP). Hal itu menjadi salah satu latar belakang sehingga Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Kutai Timur menggelar Diklat Pengawasan Operasional Tambang di Sangata, Kutai Timur, beberapa waktu lalu. Kegiatan itu melibatkan 74 para insinyur pertambangan dari beberapa perusahaan tambang batu bara yang beroperasi di wilayah Kutai Timur dengan pembicara dari Deperteman Pertambangan dan Energi, antara lain Rahman Ginting, Eko Gunarto, Wahyu Hidayat. Wijaya Rahman menyatakan bahwa wilayah Kabupaten Kutai Timur merupakan areal pertambangan yang sangat besar, bahkan khusus produksi dari KPC saja untuk 2010 targetnya 70 juta metrik ton. “Oleh karenanya, sudah selayaknya menyelenggarakan diklat ini. Yang tentu saja tujuannya agar bagaimana nanti kita melalukan suatu pengelolaan penambangan secara baik dan benar,” katanya saat membuka Diklat Pengawas Tambang tingkat Pratama I. Menurut Wijaya bahwa Diklat itu strategis, khususnya dikaitkan dengan pelaksanaan UU yang baru, yakni UU nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara serta UU yang baru mengenai lingkungan hidup dan kehutanan. “Hal itu perlu kita pahami semua karena di wilayah Kutai Timur terdapat 70 persen areal pertambangan batu bara berada di wilayah KBK (kawasan budidaya kehutanan), kecuali KPC karena berada di KBNK (kawasan budidaya non kehutanan).(antc)

Pelaut ... dari Halaman 1 “Kalau uangnya sudah diganti Citibank berarti Saudara tidak rugi?” tanya kuasa hukum Malinda. “Sekarang iya, tapi dulu saya dirugikan sekali,” jawab saksi dengan memberi tekanan pada bagian akhir kalimat. Rohi memang menyatakan uang di rekeningnya yang telah ditransfer ke beberapa rekening lain oleh terdakwa sudah diganti penuh plus bunganya oleh pihak Citibank. Ia juga menjelaskan bahwa dirinya sebagai nasabah sangat mempercayai Citibank lantaran sebagai pelaut ia telah lama mengenal nama bank asal Amerika itu sebagai bank internasional. Saking percayanya, Rohi mengaku tidak pernah membaca rekening koran berisi posisi akunnya yang dikirimkan Citibank setiap bulan. “Mengapa Saudara percaya begitu saja kepada Malinda sampai tidak mengecek?” tanya hakim. “Ya namanya orang percaya, gimana. Kalau Bapak tanya ke saya kenapa begitu, saya juga bingung,” ujar Rohi santai namun dengan mimik serius yang langsung memancing gelak tawa pengunjung sidang. “Saya enggak pernah baca (slip-slip pemindahbukuan), benar-benar enggak pernah baca. Terlalu banyak,biasanya langsung saya buang ke kali,” lanjut warga Tanjung Priok ini yang kembali memancing tawa hadirin. Kuasa hukum pun sempat dibuat terhenyak lantaran celutukan ringan dan mengena yang dilontarkannya. “Tanyanya yang beda-beda dong, Pak, supaya jangan lama-lama,” kata Rohi ketus setelah kuasa hukum mengulang pertanyaan yang telah ditanyakan rekannya. Dalam kesaksiannya, Rohi menjelaskan bahwa dia seringkali menandatangani formulir transfer kosong, namun selalu dengan kehadiran Malinda. “Ada yang di meja Malinda, ada juga beberapa kali dia datang ke kantor saya,” jelas Rohi. Ia mengaku, bila memproses sendiri transaksi ke kantor Citibank, ia selalu mengantar sendiri formulir transfer ke teller dengan didampingi Malinda. Meski demikian, ia membantah beberapa keterangan tujuan transfer yang sempat dibajakan JPU Tatang, misalnya terkait pembelian apartemen dan pembelian sebuah gedung di Tanjung Priok. Rohi bin Pateni sudah 18 tahun menjadi nasabah Citibank. Bersama Suryati T Budiman dan Susetyo Sutadji, ia dipanggil pihak Citibank sehubungan dengan dugaan penggelapan dana nasabah yang dilakukan mantan Relationship Manager Citibank Malinda Dee. Ketiganya membenarkan ada dana yang ditransfer dari rekening mereka tanpa sepengetahuan atau seizin mereka. Saat ditanyai, siapa yang diduga melakukan transfer-transfer tersebut, Rohi dengan tegas menjawab, “Ya, Malinda Dee!”(komc)

Tak ... dari Halaman 1 Menurut Puri, seseorang tak bisa dikatakan seksi jika hanya sering mengenakan pakaian yang terbuka. “Menurut aku seksi itu timbul dari dalam bukan dari hal yang terlalu terbuka. Kadang orang suka salah kaprah. Wanita berjilbab pun bisa dibilang seksi,” ujarnya. Lantas, apakah Puri merasa dirinya seksi? Dan bagian mana dari tubuhnya yang menurutnya seksi dan sering mendapat pujian? “Kalau menurut orang sih bagian kaki. Karena kaki aku kecil dan ada juga yang bilang rambut,” ucapnya sambil tersenyum.(vinc)

Pemimpin ... dari Halaman 1 Arisman, yang lolos dari penangkapan pasukan polisi April 2010 dengan keluar dari jendela satu hotel berlantai tiga Bangkok, menyerah ke departemen penyelidikan khusus kementerian kehakiman (DSI). “Saya mengakui dan membantah semua tuduhan, dan akan memberikan keterangan lagi dalam satu pernyataan tertulis,” katanya kepada wartawan. Arisman diperkirakan bersembunyi di ibu kota Kamboja tidak lama setelah usaha untuk menangkapnya terkait demonstrasi antipemerintah yang berubah menjadi bentrokan berdarah. Lebih dari 90 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil, tewas dan hampir 1.900 orang cedera dalam unjuk rasa yang berlangsung selama dua bulan itu. Pengikut demonstrasi ini menamakan dirinya kelompok “Baju Merah” dan jumlahnya sekitar 100.000 orang. Mereka menyatakan sebagai pendukung mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra yang kini hidup di pengasingan. Adik perempuan Thaksin, Yingluck, kini adalah Perdana Menteri Thailand setelah partai yang dipimpinnya meraih kemenangan dalam pemilu awal tahun ini. Menurut rencana, Arisman akan hadir dalam sidang Pengadilan Pidana, Rabu (7/12). Dia diduga akan meminta dibebaskan dengan uang jaminan. Dia memimpin ribuan pemrotes yang menyerbu lokasi KTT ASEAN di kota wisata Pattaya, Thailand, tahun 2009, yang memaksa KTT itu dibatalkan, sementara para pemimpin blok itu diungsikan.(vinc)

Seluruh ... dari Halaman 1 Kalau mengganti UU itu lama,” jelas dia. Maka itu, KPK berharap semua instansi pemerintahan di pusat dan daerah agar mengikuti kebijakan di Kementerian Keuangan. KPK tidak bisa memaksa, hanya berharap banyak dari inisiatif internal lembaga terkait. Nantinya, bila ditemukan ada rekening pegawai biasa yang bermasalah, KPK akan menyerahkan kasus itu kepada Polri dan Kejaksaan. Tetapi, bila rekening tambun itu ternyata terkait si penyelenggara negara, maka kasusnya ditangani KPK. “Kalau ternyata itu ada kaitannya dengan penyelenggara negara, tentu akan

kami tangani,” ujar Haryono. Apakah Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) sudah menyerahkan daftar PNS yang memiliki rekening tambun. “Saya belum lihat. Mungkin masih dalam persuratan,” ujar dia. PPATK melansir temuan mengejutkan. PPATK menemukan fakta, kini korupsi tidak hanya dilakukan pejabat yang tua, namun sudah dilakukan sejumlah pegawai negeri sipil yang masih muda. PPATK menemukan ada 10 PNS muda yang memiliki rekening miliaran rupiah. Uang diduga berasal dari dana proyek. Temuan itu pun sudah dilaporkan ke

GSVL ... dari Halaman 1

KPK. Haryono hanya mengungkapkan janji KPK pasti akan menindaklanjuti laporan yang masuk itu. “Pasti akan ditindaklanjuti,” ujarnya. PPATK menyatakan ada PNS golongan III B yang memiliki harta miliaran rupiah. “Ada dua anak muda golongan III B potensial. Usia 28-38 tahun mengerjakan proyek fiktif menilep belasan miliar,” kata Wakil Kepala PPATK, Agus Santoso. Menurut Agus, PNS muda yang memiliki rekening miliaran rupiah ternyata bukan hanya Gayus Tambunan saja. “Sejak 2002, yang kami serahkan 1.800 laporan indikasi korupsi. Ternyata Gayus nggak cuma satu, saya prihatin membaca laporan itu,” ujarnya. Sementara itu,

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengakui PNS yang memiliki rekening gendut cenderung masih muda. Sebab, pimpinan proyek biasanya diserahkan kepada pada pegawai golongan bawah. “Memang pimpro itu cenderung muda, karena mereka golongan IIIA dan IIIB,” ujar Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar, saat ditemui di kantornya, Jakarta, kemarin. Menurut dia, 10 kasus penyelewengan temuan PPATK, anggaran selain 1.800 laporan yang telah dilaporkan sebelumnya. Penyelewengan dana anggaran ini dapat terjadi

Justru GSVL-Ai dipastikan akan menggelar sekaligus dengan perayaan Ibadah Natal Bersama dengan jajaran Pemkot Manado. Dari pantauan Swara Kita, Rabu (7/ 12) kemarin, persiapan perayaan setahun kepemimpinan GSVL-Ai yang disatukan dengan perayaan Ibadah Natal telah dilakukan di ruang serba guna dengan perbaikan mesin pendingin yang sempat rusak. GSVL –sapaan akrab Lumentut— menegaskan, satu tahun berjalan memimpin kota Manado masih begitu banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dilakukan. Artinya apa yang dicapai pada setahun berjalan lalu akan menjadi bahan koreksi menuju perubahan yang lebih baik ditahun-tahun kedepan. “Kepercayaan masyarakat adalah tanggung jawab yang harus diselesaikan ketika ada yang kurang dan perlu dibenahi. Saya dan Ai (Wakil Walikota Manado, red) tentunya akan terus berupaya sukseskan seluruh agenda percepatan pembangunan menuju tercapainya Visi dan Misi Kota Manado,” terang

Intinya saya dan Walikota laksanakan tugas pengabdian dengan penuh tanggung jawab. Jangan kecewakan rakyat. Bekerjalah segiat mungkin, berikhtiarlah dengan penuh disiplin, dan kedepankan rasa tanggung jawab dengan semangat untuk berbuat yang terbaik. Itu saya rasa yang lebih penting,” tutur Ai. Setahun kepemimpinan Lumentut-Mangindaan mendapat pujian dan sanjungan pun deras mengalir. Ketua Komisi B Roye Anter memuji kepemimpinan keduanya selama ini sudah cukup berhasil dan dinilai baik dari segi pembangunan mau pun pengorganisasian jajaran birokrat Manado. “Setahun kepemimpinan Vicky-Ai sangat baik. Dari segi pembangunan sudah cukup terasa saat ini yang sangat pesat. Dan kerukunan dan ketentraman masyarakat yaang terus terjaga. Dari segi kemitraan eksekutif dan dekot terjalin dengan baik dan maksimla. Yang saya kira tidak lepaas dari intruksi walikota

agarjajarannya berkoordinasi terus dengan Dekot,” jelasnya. Meski begitu anggota faksi Demokrat ini memberikan sejumlah masukan dan kritikan terhadap pembangunan. “Masih tahun pertama masih banyak yang perlu penyesuaian dan perbaikan. Dari segi pembangunan misalnya harus di titik beratkan pada penataan drainase. Untuk PAD terkendala dengan peningkataan PAD dipertengahan tahun yang membuat SKPD kelabakan,” tuturnya.Berbeda halnya dengan dikatakan Anggota Dekot Conny Rumondor, menurutnya dari 8 program yang menjadi program politik walikota dan wakil walikota, masih ada kekurangan yang mesti untuk diperbaiki lagi. “Dari segi pemerintahan revormasi birokrasi saat ini tidak jalas dan kinerja SKPD tidak jelas. Ini menunjukan kepemimpinan yang masih lemah. Ditambah lagi target PAD yang tidak tercapai target hampir 2 tahun terakhir ini,” kritik Rumondor.(teem/ dede/rr)

X. Setelah itu, hasil pertemuan tersebut saya laporkan kepada Anas,” papar Nazaruddin. Pada Januari 2010, Anas kemudian meminta Nazaruddin agar mempertemukan Angie dengan Rosa. Setelah itu, menurut Nazaruddin, Angie dan Rosa berkomunikasi langsung untuk membicarakan proyek Hambalang. “Jadi kewajiban saya hanya menjalankan perintah dari Anas. Saya tidak pernah ikut campur dalam proyek itu, dan saya tidak pernah membicarakan proyek wisma atlet,” kata Nazaruddin. Seperti diberitakan, tim jaksa penuntut umum mendakwa Nazaruddin telah melakukan tindak pidana korupsi. Ia didakwa telah menerima suap dalam bentuk lima lembar cek senilai Rp 4,6 miliar dari Manager Marketing PT Duta Graha Indah Muhammad El Idris. Dakwaan tersebut disusun secara alternatif. Dakwaan pertama mengacu pada Pasal 12 b Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kedua, berdasarkan Pasal 5 Ayat 2 UU yang sama, dan ketiga mengacu pada Pasal 11 UU yang sama. Hukuman maksimalnya 20 tahun penjara ditambah denda maksimal Rp 1 miliar. Adapun Nazaruddin mengaku tidak mengerti dengan dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum. Selama menjalani proses penyidikan di Komisi Pemberantasan Korupsi, menurut Nazaruddin, dirinya sama sekali belum pernah ditanyai mengenai pertemuan untuk menerima cek dari M El Idris, seperti yang tertuang dalam dakwaannya tersebut. Nazaruddin, mengaku tidak tahu-menahu mengenai proyek Wisma Atlet. Hal itu diungkapkan Nazaruddin saat membacakan eksepsi

atau nota keberatan dalam persidangannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta. “Saya tidak tahu tentang proyek Wisma Atlet, karena saya tidak pernah dilibatkan oleh Bapak Anas Urbaningrum. Yang tahu persis adalah Bapak Anas Urbaningrum, Angelina Sondakh, Nirwan Amir, Andi Malarangeng, Yulianis, dan Mindo Rosalina Manulang,” ujar Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu kemarin. Menurut Nazaruddin, dirinya hanya mengikuti perkembangan proyek Wisma Atlet dari media cetak dan elektronik. Ia mengaku telah mendengarkan pengakuan anggota Komisi X asal Fraksi Demokrat Angelina Sondakh di ruangan Fraksi Demokrat di DPR yang dihadiri oleh Benny K Harman, Jafar Hapsah, Eddy Sitanggang, Max Sopacua, Mahyudin, Mirwan Amir, Ruhut Sitompul, dan M Nazir. “Di hadapan orang itu, Angelina mengakui tentang adanya penerimaan uang sebesar Rp 9 miliar dari Menpora Andi Mallarangeng dan Bapak Wafid Muharam. Uang itu diserahkan Angie sebesar Rp 8 miliar kepada Mirwan Amir,” tuturnya. Kemudian, lanjut Nazaruddin, Mirwan mengatakan, uang tersebut tidak untuk dirinya seluruhnya. Uang itu kemudian dibagikanbagikan oleh Mirwan Amir kepada pihak lain, yakni Anas Urbaningrum senilai Rp 2 miliar, kepada pengurus Fraksi Partai Demokrat senilai Rp 1 miliar, selebihnya dipakai Mirwan Amir Rp 5 miliar. “Jadi saya benar-benar tidak tahu soal uang Rp 9 miliar, hanya mendengar pengakuan dari Angelina Sondakh di depan tim TPF dan diakui oleh pihak-pihak yang menerima uang tersebut,” kata Nazaruddin.(komc)

GSVL. Lanjutnya, pemerintah tentunya akan sikapi secara responsif dan konstruktif berbagai kritik dari masyarakat. Dengan menjawab kritik dari masyarakat dengan melakukan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta pelayanan birokrasi yang baik. “Dengan membangun budaya birokrasi yang kredibel dan akuntabel tentunya akan berdampak pada masyarakat Manado tentunya. Satu lagi, sudah menjadi komitmen saya dan Ai dalam upaya pemberantasan korupsi dan perilaku koruptif di semua lini birokrasi,” tegas GSVL. Ai sapaan akrab Mangindaan pun menegaskan, setahun berjalan dalam bekerja, baik dalam suka dan duka bersama Pak Walikota Manado, tidak perlu dibuat dengan mewah-mewah. “Yang terpenting, bagaimana membuat perubahan yang baik kedepan, ketika masyarakat mempercayakan tanggungjawab untuk memimpin kota Manado.

Nama ... dari Halaman 1 Akan tetapi, lanjut Junimart, SBY sebagai kepala negara tidak mengambil langkah untuk melaporkan hal itu kepada penegak hukum. Padahal, menurut dia, SBY seharusnya wajib melaporkan bila diketahui ada tindak pidana dalam hal tersebut. “Padahal kalau KPK mau mencatat secara rinci keterangan atas pertemuan itu, maka kasus Wisma Atlet akan menjadi terang benderang berikut proyek raksasa lainnya, seperti proyek Hambalang dan sebagainya,” kata Junimart. Sebelumnya, pengakuan Nazaruddin atas pertemuan dengan Presiden SBY pertama kali terungkap saat Nazaruddin dimintai pendapat oleh majelis hakim tentang isi surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum di Pengadilan Tipikor, Rabu (30/11) lalu. Nazaruddin menilai dakwaan yang dibacakan jaksa aneh, karena dirinya tidak pernah ditanya apa pun oleh penyidik seputar hal-hal yang didakwakan kepadanya itu. Nazaruddin mengaku, pada pemeriksaan pertama dan kedua di KPK, dia memang bungkam tak menjawab pertanyaan penyidik. Namun, saat pemeriksaan itu, Nazaruddin mengatakan, penyidik juga tidak menanyakan seputar materi pidana yang dituduhkan kepadanya, seperti yang dicantumkan dalam dakwaan. “Mereka tidak menanyakan soal pertemuan saya dengan Sesmenpora Wafid dan pihak-pihak lain. Jadi, saya tidak mengerti kalau tibatiba dakwaannya seperti ini. Bahkan, ketika saya mau melanjutkan cerita pertemuan saya dengan SBY, penyidik menyuruh saya berhenti. Ini kenapa? Jelas ada yang ingin ditutup-tutupi,” kata

Nazaruddin. Partai Demokrat, melalui Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin menegaskan pertemuan tersebut bukan untuk membicarakan mengenai kasus Nazaruddin. Ia mengatakan, kedatangan Nazaruddin di Cikeas saat itu untuk melanjutkan sidang Dewan Kehormatan terkait posisinya sebagai Bendahara Umum Partai Demokrat. “Kedatangan Nazaruddin 23 Mei 2011 pukul 09.00 WIB di Cikeas itu adalah kelanjutan dari rapat Dewan Kehormatan pada Minggu 22 Mei 2011 terkait pemecatan Nazar sebagai bendahara umum Partai Demokrat. Jadi, bukan untuk membicarakan kasus atau pamitan kepada Pak SBY. Ini yang kita klarifikasikan saat ini,” ujar Amir dalam jumpa pers di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Kamis (1/12) lalu. Saat membacakan eksepsi tersebut, Nazaruddin mengaku sama sekali tidak pernah secara langsung ikut campur dalam proyek pembangunan wisma atlet. “Tugas saya hanya memperkenalkan Rosa (Mindo Rosalina Manullang) ke Angie (Angelina Sondakh), sesuai perintah Anas Urbaningrum,” ujar Nazaruddin. Nazaruddin mengungkapkan, pada Desember 2009, ia dan Angie dipanggil Anas untuk bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng. Menurut Nazaruddin, pertemuan itu dilakukan untuk membicarakan proyek Hambalang, bukan wisma atlet. “Dalam pembicaraan tersebut, disepakati Menpora (Andi Mallarangeng) dan Angie, Banggar (Badan Anggaran) akan membuat anggaran khusus untuk proyek Hambalang. Teknisnya, secara detail akan dibicarakan di Komisi

karena proses tender proyek yang kerap terjadi pada akhir tahun. Untuk itu, pemerintah akan memperbaiki sistem tender di tiap kementerian/lembaga. “Soal proyek di ujung tahun, saya berkali-kali berkoordinasi dengan menteri-menteri terkait untuk mengkaji kembali aturan-aturan yang memperbolehkan mereka tender di awal tahun atau sebelum akhir tahun agar waktu kerja lebih panjang. Memang tidak mudah, tapi lebih bagus dibereskan di depan. Itu salah satu cara untuk memperkecil penyalahgunaan dan korupsi,” jelasnya. Hal lain yang diusahakan agar kejadian ini dapat diminimalisasi, dia melanjutkan, ialah dengan cara pendaftaran tender secara elektronik menggunakan internet. Atau yang biasa disebut e-procurement. “Evaluasi yang lalu bisa hemat sekitar 10-12,5 persen (biaya) akibat ten-

der dari internet. Tapi, memang tidak bisa 100 persen karena butuh sosialisasi,” terangnya. Kebanyakan para PNS muda ini, dia melanjutkan, berada di instansi pusat. Namun, dirinya tidak mengetahui secara persis instansi tersebut karena belum menerima laporan. Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi juga akan mengumpulkan inspektur jenderal sebagai pengawas untuk memperketat pengawasan. Hal itu termasuk pengetatan dokumen surat pertanggungjawaban (SPJ). Sebelumnya, PPATK mengungkapkan bahwa cukup banyak Pegawai Negeri Sipil yang memiliki rekening tidak wajar hingga ratusan miliar rupiah. KPK sendiri menyatakan sekitar 60 persen Pegawai Negeri Sipil (PNS) diduga melakukan tindakan korupsi dengan modus perjalanan dinas.(vinc)

Keselamatan ... dari Halaman 1 Sementara, untuk capaian yang sifatnya administratif, Minahasa tidak kalah bersaing dengan daerah lainnya. Buktinya, di empat tahun berturut-turut, Kabupaten dengan jumlah penduduk lebih dari 300 ribu jiwa ini, mendapatkan penilaian dari BPKP yakni Wajar Dengan Pengecualian atau WDP. Namun sayang, kondisi ini jelas tidak bisa mengimbangi kepekaan pemerintah dalam menjamin tentang upaya kelestarian lingkungan yang menjadi skala prioritas pemerintah lainnya. Buktinya, secara sadar Sekkab Minahasa Drs Warouw Karouwan menegaskan bahwa Kabupaten Minahasa di tahun 20112012 ini, tidak mengikutsertakan daerah yang memiliki luas 4626 kilometer bujursangkar ini dalam penilaian Adipura 2012. “Berdasarkan instruksi Bupati, kita tidak akan ikut penilaian Adipura tahun 2012 mendatang,” ujarnya. Inilah cikal bakal daripada ketentuan pemerintah yang dianggap buruk oleh sejumlah kalangan. Apa pasal? Dengan tidak adanya upaya pembersihan lingkungan, program Jumat bersih di setiap SKPD dan warga mulai hilang, penimbunan lahan produktif mulai meningkat, dan kesadaran warga dalam membuang sampah mulai terkikis. Bahkan hubungan koordinasi antara Dinas dengan kecamatan tentang jam buang sampah justru ikut memudar. Tak heran bila upaya untuk menyelamatkan lingkungan di Minahasa mulai terabaikan, sehingga ini menjadi sesuatu yang perlu dikritisi. Anggapan realistis dan menarik pun menyeruak di berbagai tempat. Antara komitmen dan kebijakan pemerintah tentang penyelamatan lingkungan masih menjadi tanda tanya besar, karena disisi lain dalam peringatan gerakan menanam 1 milyar pohon, Minahasa telah eksis dengan melakukan penanaman 3000 anakan pohon yang sudah ditanam, dan selanjutnya akan dilakukan penanaman 5 ribuan bibit pohon, berikut dengan penyaluran bibit di 22 kecamatan yang ada. Menarik sekali ketika masalah lingkungan dijadikan objek kritikan bagi para pemimpin yang duduk sebagai pemerintah. Betapa tidak, 14 Kabupaten Kota lainnya, di tahun ini sedang gencar-gencarnya untuk melakukan perlindungan tentang lingkungan dengan menindaklanjuti hasil konferensi perubahan iklim PBB 2007 yang diselenggarakan di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua Bali pada 3-14 Desember 2007 lalu dengan pembahasan topic mengenai dampak

pemanasan global. Pertemuan yang merupakan pertemuan lanjutan untuk mendiskusikan persiapan negara-negara di dunia untuk mengurangi efek gas rumah kaca, sehingga lahirlah komitmen pemerintah Indonesia dengan mengupayakan penanaman sejuta pohon, gerakan Indonesia menanam, karena perlu ada penciptaan hutan yang secara merata dan perlindungan terhadap lingkungan secara baik dan optimal. Minahasa pun masuk dalam tugas dan tanggung jawab itu, yakni menyelamatkan hutan dan lingkungan yang ada. Salah satu objek yang “mengganggu” perhatian warga Sulut tentang eksistensi pemerintah Minahasa dalam memperhatikan lingkungan lainnya adalah tentang pemberantasan eceng gondok. Tanaman gulma ini setidaknya telah menelan anggaran 1 miliar lebih bahkan pemerintah sudah memproses pengadaan kapal khusus pencacah dan pengangkut tanaman gulma yang diyakini menjadi penyebab dangkalnya Danau Tondano ini. Sayangnya itu hanya sebuat retorika belaka, pasalnya janji yang disampaikan Bupati Minahasa Drs Stevanus Vreeke Runtu bahwa untuk pengadaan kapal senilai 2 miliar lebih ini akan hadir di Tondano pada pertengahan September lalu, tapi saat ini tidak tahu perkembangannya seperti apa. Hal inilah yang masih menjadi bahan kritikan kongkrit tentang kebijakan pemerintah Minahasa yang belum konsisten. Sementara untuk masalah pemerintahan, masih berlangsung biasa, terkait dengan roling pejabat itu tidak ada masalah karena setiap program kerja dapat dilakukan secara bertanggung jawab, meskipun hampir setiap pertemuan rapat koordinasi dan evaluasi SKPD, para kepala SKPD sering kena marah dari pimpinan mereka. Mau tidak mau, perjalanan pemerintahan di Minahasa sampai dengan saat ini masih berjalan flat. Tetapi juga selain dari kekurangan tersebut, pemerintah Minahasa ternyata mampu mengimbangi tentang peraturan daerah yang tidak pernah terlambat dibahas. Mulai dari pembahasan APBD Perubahan 2011, Pembahasan RAPBD 2012 sampai dengan persiapan laporan pertanggungjawaban APBD 2009 lalu. Tidak mau kalah lagi, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan di Minahasa terus dipelopori secara optimal. Sehingga capaian untuk itu, sudah bisa dipastikan bahwa pembenahan dari segi pendidikan sudah sangat baik dan merata.(*)


KAMIS 8 DESEMBER 2011

YLKI: KPPU hadirkan dampak positif Usaha di Sulut akan lebih berkembang

REGIONAL

OJK terancam krisis global JIKA proses transisi dalam tugas pengawasan oleh Bank Indonesia ke dalam mekanisme kerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak dilakukan dengan tepat, maka keberadaan lembaga ini bisa terancam. “Kondisi ini bisa terjadi karena perekonomian global saat ini tengah krisis, sehingga memerlukan perhatian yang lebih dari Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang bertanggung jawab menjaga kestabilan nilai tukar mata uang dan inflasi,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Muliaman D. Hadad. Muliaman menyampaikan hal itu dalam pidatonya pada acara seminar Perbanas ’Pekerjaan Rumah bagi OJK’ di Jakarta, Rabu. “Karena itu masa transisi kerja OJK harus dilakukan dengan baik dan tepat agar tidak mengganggu pengawasan,” ucap Muliaman. “Tantangan OJK ke depan sangat berat, seperti membangun budaya dan membangun SDMnya sendiri, karena itu memerlukan proses yang panjang. Syukur-syukur tidak ada krisis lagi menimpa, kalau ada krisis balik lagi ke tempat awal,” ujarnya. Muliaman juga menyatakan pekerjaan BI untuk melakukan transisi itu tidaklah mudah, cara mendekati persoalan dan membangun mekanisme juga tidak mudah. “Jadi masa transisi ini paling penting, karena dapat mengganggu kestabilan sektor keuangan yang lagi berjalan saat ini,” katanya. Menurut Muliaman, dari sisi pengawasan ini menjadi penting, termasuk bagaimana koordinasi yang harus dibangun khususnya dengan bank sentral. “Komunikasi dan koordinasi tidak bisa dianggap ringan, sehingga pengambil keputusan bisa tepat,” tuturnya. Ia menjelaskan hadirnya UU OJK akan mengambil alih fungsi pengawasan yang ada pada perbankan mikro dari Bank Indonesia (BI). “Akan ada sekitar 1.000 pegawai BI di bawah pengawasan yang akan migrasi ke lembaga OJK tersebut, dan perlu ada proses kultur pengawasan dengan prinsip yang hati-hati dalam menjalankannya,” ujarnya. OJK juga dapat dihantui oleh krisis global yang terjadi saat ini, ujarnya. Jika pengawasan perbankan nantinya ada di tangan BI, maka semua pengawai di pengawasan harus mendapatkan pelatihan yang lebih dan ada pelatihan ulang. Muliaman menambahkan, agar OJK berjalan sesuai yang diinginkan, maka harus ada industri yang modern. Karena OJK akan berhubungan dengan pasar, sehingga perlu ada koordinasi BI dan OJK yang merupakan hal penting di dalamnya.(okez)

PERKEMBANGAN usaha kecil seperti ini terus meningkat setiap tahunnya.(foto: ist)

Tersalur dana Rp1,7 T ke koperasi dan UMKM Jakarta—Dana bergulir yang tersalur kepada para pelaku koperasi dan UMKM (KUMKM) melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB)-KUMKM dari 2008 sampai awal Desember 2011 mencapai Rp1,7 triliun. Direktur Utama LPDBKUMKM, Kemas Danial, di Jakarta, Selasa (6/12), mengatakan dana tersebut disalurkan kepada sebanyak 898 mitra LPDB-KUMKM yang terdiri dari 789 koperasi primer, 37 koperasi

sekunder, 47 Perusahaan Modal Ventura (PMV), 17 Bank, dan 8 UKM strategis, serta 167.632 UMKM. “Jumlah penyaluran dan penyerapan dana bergulir, terpantau telah menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun,” katanya. Ia menambahkan, secara spesifik, pada 2008 tercatat sebanyak 2.721 UMKM telah menerima dana bergulir sebesar Rp35,12 miliar. Kemudian pada 2009, penyaluran dana bergulir meningkat menjadi Rp210,42

miliar yang diserap oleh 89.181 UMKM LPDB yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Lalu pada 2010, dana pembiayaan yang telah digulirkan LPDB-KUMKM sebanyak Rp410,90 miliar diserap oleh 173.903 UMKM. Sedangkan untuk 2011, hingga awal Desember 2011 tercatat jumlah penyaluran dana pinjaman/ pembiayaan LPDBKUMKM telah terserap dan potensi pencairan mendekati angka Rp1 triliun. Kemas menambahkan,

pihaknya berupaya untuk menjalin kerjasama dengan berbagai mitra dari kalangan eksternal, sekaligus berupaya meningkatkan kualitas internal lembaga agar dapat memberikan lebih banyak pelayanan kepada mitra KUMKM sekaligus memberdayakan kekuatan sektor mikro dan kecil melalui perkuatan modal. Ia berharap ke depan LPDB-KUMKM dapat menjadi lembaga terkemuka di bidang pembiayaan, baik tingkat nasional maupun Internasional (world class), terutama dalam memberikan layanan pinjaman/pembiayaan kepada Koperasi dan UKM.(miol)

Agrimart Pineleng tawarkan mesin pembuat pupuk organik Manado—Pupuk adalah zat hara yang ditambahkan pada tumbuhan agar berkembang dengan baik sesuai genetis dan potensi produksinya. Pupuk dapat dibuat dari bahan organik ataupun non-organik (sintetis). Pupuk organik bisa dibuat dalam bermacammacam bentuk meliputi cair, curah, tablet, pelet, briket, atau granul. Pemilihan bentuk ini tergantung pada penggunaan, biaya, dan aspek-aspek pemasaran lainnya. Dibeberapa daerah di Indonesia, pupuk organik sudah banyak dikembangkan dan itu membutuhkan mesin pengelolahan yang memadai. Di Sulut sendiri, toko Agrimart Pineleng kini sudah menyediakan mesin yang mampu membuat pupuk organik. “Kami menyediakan mesin atau composter dengan harga murah Rp225 ribu/ unit dan memiliki kapasitas 35 liter,” kata owner Agrimart Pineleng, A J Lestari. Selain menyediakan

mesin pembuatan pupuk organik, katanya, pihaknya juga akan menjelaskan kepada pembeli tentang tata cara penggunaan composter. Hal ini dilakukan agar pemakaiannya awet bisa tahan lama. “Biasanya dalam composter masalah yang timbul hanya bela-

tung. Untuk itu, kami memiliki petunjuk atau panduan bagi pembeli tentang bagaimana mengatasi belatung tersebut,” katanya seraya menambahkan jika ingin membeli produk tersebut, tinggal menghubungi nomor 0431822822.(haer)

Manado—Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) diharapkan untuk dapat menghadirkan dampak positif terhadap dunia usaha di Sulut. Demikian ungkap Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sulut, Aldy Lumingkewas. “KPPU sangat berperan penting bagi kelangsungan usaha dalam sisi positif di daerah,” kata Aldy. Dikatakan, untuk itu diharapkan kepada seluruh masyarakat agar dapat mendukung kinerja KPPU ke depan. Peningkatan efektifitas kinerja dunia usaha diharapkan dapat meminimalisir terciptanya monopoli usaha. “Berdasarkan Tugas Pokok dan

Fungsi (Tupoksi) yang ada, KPPU sebagai penyelidik, penuntut dan pemutus suatu perkara persaingan usaha, sehingga fungsi pe-negakan hukum persaingan usaha dapat ditegakkan,” katanya Diharapkan, KPPU dapat menghadirkan budaya bisnis yang jujur dan sehat, sehingga dapat terus mendorong dan meningkatkan daya saing di antara sesama pelaku usaha di daerah. “Hingga saat ini, kehadiran KPPU Sulut disambut baik sejumlah elemen masyarakat, dengan harapan bisa bekerja dengan baik sekaligus menciptakan iklim ekonomi yang kondusif,” pungkasnya.(haer)

DPR desak pemerintah bahas impor hortikultura Jakarta—DPR meminta pemerintah untuk duduk bersama membahas masalah meningkatnya impor hasil pertanian hortikultura dari China. “Kami meminta Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan duduk bersama membahas hal ini dan berfpkir jauh ke depan bahwa keunggulan komparatif dan kompetitif tentang pertanian kita,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron, Jakarta, Rabu (7/12). Menurut politikus Partai Demokrat itu, hal itu penting dilakukan mengingat Indonesia adalah negara agraris dan tentunya membangun pertanian dan kesejahteraan petani lebih penting ketimbang hanya menjaga sistem perekonomian yang basisnya perdagangan. “Salah satunya adalah meningkatnya impor hasil pertanian hortikultura dari China. Ini harus mendapatkan perhatian serius dari Kementerian Perdagangan dan Pertanian,” Herman. Ia menyebutkan meningkatnya impor

tersebut menyebabkan petani kentang, kini petani bawang merasakan akibatnya. “Sehingga hasil panen mereka jatuh dan tidak dapat menikmati harga yang ekonomis,” ujar Herman. Ia menjelaskan UU Hortikultura 13/2010 sudah dengan sangat jelas melindungi petani hortikultura dalam negeri dan membatasi impor dengan mengatur tarif bea masuk agar hasil petani hortikultura kompetitif. “Pemerintah juga harus membantu dalam hal promosi dan pemasaran. Nilai tukar petani harus ditingkatkan melalui sistem tata niaga yang berpihak pada petani,” kata Herman. Ia mencontohkan, di beberapa negara seperti New Zealand, Jepang, dan India, sektor pertaniannya mendapatkan perhatian khusus, baik melalui regulasi maupun subsidi. “Sebagai contoh di Jepang, untuk beras bea impornya dikenakan 700 persen. Di India diberikan subsidi produksi, dan di Selandia Baru asosiasi petani dilibatkan dalam penentuan kebijakan pemerintahnya,” ungkap Herman.(miol)

29 SNI akan berlaku wajib di 2012 Jakarta—Sebanyak 29 Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib untuk sektor industri nasional akan diberlakukan pada tahun depan. Kepala Pusat Standardisasi Badan Pengkajian Kebijakan Iklim dan Mutu Industri (BPKIMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Tony Sinambela mengatakan, hingga saat ini setidaknya ada 73 SNI yang telah diberlakukan secara wajb. Tony mencontohkan, dari 73 SNI wajib tersebut di antaranya terdiri dari sektor semen, pupuk, baja lembaran, air minum dalam

kemasam, dan tepung terigu. “Saat ini, kami sedang mengidentifikasi dan menyiapkan 29 judul SNI yang akan diberlakukan wajib pada 2012,” kata Tony di Jakarta, Rabu (7/12/ 2011). Tony mengaku, terdapat beberapa kendala dalam proses pemberlakuan SNI secara wajib. Kendala pertama yakni memperhitungkan kemampuan serta kesiapan dari sektor industri terkait. “Contoh, saat ini ada sekira 400 industri kecil dan menengah (IKM) yang belum siap mempunyai SNI wajib karena proses produksi me-

reka juga belum memenuhi standar dan juga biayanya yang mahal,” ungkapnya. Kedua, lanjutnya, masih minimnya infrastruktur standarisasi seperti ketersediaan laboratorium uji. “Peralatan uji itu mahal sekali. Dari mulai jutaan hingga miliaran harganya. Itu juga tergantung dari jenis alatnya,” ucapnya. Selain itu, kata Tony, proses pengajuan SNI wajib ke Organisasi Perdagangan Dunia (world trade organization/WTO) membutuhkan waktu yang cukup lama. Untuk itu, menurut Tony, saat ini Kemenperin tengah berupaya untuk mempercepat

proses pembuatan SNI wajib untuk sektor industri. Tony menyebutkan, Dirjen IKM Kemenperin Euis Saedah melakukan pembinaan bagi sektor IKM yang belum siap mempunyai SNI wajib. Selain itu, BPKIMI juga tengah mengidentifikasi serta memperkuat laboratorium uji. “Jadi, memang butuh waktu agak lama. Minimal dua tahun. Misalnya, belum ada laboratorium uji yang menguji komponen listrik mainan anak, maka pemerintah harus menyediakan dananya dulu. Kami sedang berupaya.Yangpenting, ja-ngan sampai malah tergerus produk impor,” paparnya.(okez)

RUU Pangan harus berpihak ke petani Jakarta—Ketahanan pangan menjadi tugas pemerintah untuk menjamin tersedianya pangan untuk memenuhi kebutuhan warganya. Rancangan Undang-Undang Pangan yang kini sedang digodok Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) diharapkan mampu menjadikan Indonesia sebagai negara yang berkedaulatan pangan secara mandiri. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor Didin S Damanhuri mengatakan, RUU Pangan harus berpihak pada petani

sebagai produsen pangan nasional. Petani, kata dia, harus disejajarkan dengan pelaku ekonomi lain agar bisa menjadi pelaku industri pangan. “Petani dalam RUU ini harus bisa memberdayakan dirinya sendiri, diberi akses dalam sumberdaya baik modal maupun informasi. Tujuannya agar petani bisa sejahtera di negara yang kaya sumber daya alam ini,” katanya di Jakarta, Selasa (6/ 12/2011). Menurut dia, masalah pangan harus bersifat desentralisasi agar ada keragaman pangan lokal.

Dengan keragaman pangan lokal maka konsumsi tidak lagi didorong dengan beras tapi dengan sumber pangan lokal lain seperti jagung maupun umbi-umbian. “Jadi nantinya desentralisasi daerah ini ada sinergitasnya antardaerah, ada handle untuk daerahdaerah yang kekurangan pangan,” ujarnya. Dia menegaskan proses desentralisasi dalam pangan ini perlu ada pengawasan secara ketat. Didin mengkritisi draft RUU Pangan yang akan menggantikan UndangUndang Nomor 7 Tahun 1996 tentang pangan ini karena dinilai kurang sempurna.

Dalam pembahasan masalah desentralisasi pangan, hanya menekankan soal impor. “Yang dimaksud desentralisasi dalam RUU Pangan ini termasuk untuk impor pangan, itu yang harus kita tolak. Impor pangan bisa dilakukan kalau assesmentnya terbuka juga tidak ada rekayasa di dalamnya. Tapi jangan sampai setiap ada kekurangan pangan kita impor, itu namanya rekayasa,” jelasnya. RUU Pangan ini, lanjutnya, pada dasarnya sudah lebih baik dari Undang-Undang sebelumnya karena sudah membicarakan soal

kedaulatan, ketahanan, dan kemandirian pangan. Namun yang harus diwaspadai adalah isi dari setiap pasal-pasalnya. Masih ada beberapa bagian yang dinilai kurang detail dan tidak menjelaskan soal kemandirian dan kedaulatan pangan. “Pertama kontennya tidak lengkap, arahnya belum jelas dan beberapa belum ada. Kemandirian dan kedaulatan pangan harus detail, bagaimana di tingkat daerah-daerah nanti, peranan organisasi petani dan koperasi petani ini didorong,” jelasnya.(okez)


KAMIS 8 DESEMBER 2011

SWARA KAMI

SWARA ANDA

Semua mengalami kemajuan

Apa kabar bantuan operasional sekolah?

CERITA kemajuan menjulang. Sudah kau baca isinya di hari yang lalu, ini hanya kutipan leadnya yang sudah diedit untuk kembali kita kunyah sama-sama. “Berbagai keberhasilan yang didapat pemerintah daerah diberbagai sektor, diakui, pemerintah daerah bukan hanya usaha dari pemerintah semata, sebab ‘katanya’ keberhasilan tersebut, tidak lepas dari masyarakat yang turut menunjang berbagai program, dan juga termasuk sektor perbankan yang saling menopang sehingga memberi kemajuan laju pertumbuhan ekonomi.” Pertumbuhan di atas kertas, sementara kesulitan terus saja meningkat. Berita hari ini diduga panas. Politik menggelitik di ranah publik. Siapa bilang harga ‘mulai’ naik? Tanya ambigu, harga sudah sering naik tanpa terkendali, seperti harga diri yang juga sering-sering merosot tak terkendali di issue bobrok morak dan kemunafikan sistem dalam menyantuni rakyat. Jangan tanya soal keadilan dan hukum yang menjadi penjara bagi kebebasan, jangan singgung soal kemiskinan dan perekonomian morat-marit. Prilaku dan peran hari ini adalah sebuah kontinuitas sejarah yang memiskinkan cara pandang begitu banyak manusia di negeri ini. Kemajuan diumbar seminar, dengan laju pertumbuhan ekonomi 8,31 persen cukup membawa kemajuan bagi daerah kita. “Jika dibanding pada tahun 2005 hanya sebesar 4.9 persen, dengan inflasi terendah yakni 1,92 persen. Sedangkan untuk pendapatan perkapita meningkat dari Rp9,8 juta pada tahun 2006 menjadi Rp12,6 juta pada tahun 2009. Selain itu, pada tahun 2008 investasi turut mengalami peningkatan, di mana pada tahun 2006 sebesar Rp4.03 triliun menjadi Rp7.48 triliun. Sementara jumlah tenaga kerja yang terserap sampai dengan tahun 2009 itu sebanyak 962.627 orang. Berikutnya 2010, kemudian tahun yang berjalan ini, di 2011, seperti kata ‘berita’, semuanya mengalami kemajuan. Data membeber kemajuan dengan rumus-rumus berbalut konstanta sistem.” Boleh turun lapangan dan lihat apa realita yang terjadi di masyarakat? Saat ini adalah deras angin untuk berbagai sesembahan. Seremoni ujung tahun sudah berkibar. Belanja-belanja, berikutnya persiapan pesta, tawa mereka, duka di bilik yang sama. Hentak krisis bergetar-getar di lapar. Lihatlah gedunggedung bertingkat tumbuh secepat pohon dan menjadi belantara kota. Pusat-pusat bisnis berseliweran, kemewahan disodor iklan peramu lapar yang tak mampu dijangkau telapak peminta di sudut lampu merah. Kabar-kabar bias kita peluk laksana rindu, argumentasi yang sudah basi dan lagi rawan disusupi. Ada pernyataan sederas badai kemarin. Perkara korupsi yang tak kunjung henti dan masih diminati. Andalan kisah yang berguman di setiap obrolan berita, yang mana semuanya sudah maju. Devisa murung, tapi dikabarkan berkibar. Padahal kita masih terjerat pada pembayaran utang kekal dan sudah memberi sejumlah petaka di lahan rakyat. Terbantainya tanah-tanah adat, kerakuasan yang mengunyahruah segala potensi lokal adalah bukti ketidakadilan yang terpelihara sampai detik ini. Asumsi berkoar-koar seperti fakta, isinya tak lebih sebuah pemborosan kata untuk mengelus devisa masuk ke kantong pribadi, karena sumber pendapatan negara dikapling pagar-pagar regulasi menghalau daya pandang rakyat terhadap keadilan dan hukum itu sendiri. Waktu memberi jawaban, pertumbuhan memang tak mungkin ditahan seperti sebuah proses alamiah yang memang sudah seharusnya demikian. Tapi, pertumbuhan ini sungguh tak wajar. Di lokasi yang lain ia subur makmur, di sudut lain ia kurus kering dan meruncing, siap-siap ditempur angin zaman dan terjungkal oleh nasib sial seperti kata teori takdir yang memaksakan kemiskinan sebagai proposal tunggal penunda lapar. Jaring-jaring ekonomi menciptakan lokasi ketergantungan baru, panen gagal, kerancuan berita dan semua sandiwara di atas pentas zaman berganti, sistem masih itu-itu saja. Kita menyebutnya ‘intens dibenahi’. Tapi, kapan soal itu jadi kenyataan? Ulur dan tunda waktu sudah membungkam. Pelaku masih menyumbang senyum untuk kamera yang tak mengerti mengapa banjir dan hujan sudah dalam badan yang menjadikan ‘sakit’ sebagai tertuduh, mungkin isi amplop dalam corong yang membuat tersumbat. Laporan dari Food and Agriculture Organization menyebut, yang mana terdapat sekitar 907 juta penduduk di negara berkembang mengalami kekurangan pangan. Diperkirakan 10.9 juta anak balita meninggal setiap tahun yang disebabkan oleh kekurangan gizi mencapai 60 persen. Saat ini terdapat sekitar 18 persen anak balita menderita kekurangan gizi yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Masih berartikah sandiwara kata yang kita umbar tentang kemajuan itu? Peradaban hari ini memberi kita terminologi sunyi untuk terus didiamkan. Demokrasi menjadi banjir yang meruah sampai ke persoalan hati dan hak untuk memilih. Renungan kita dalam kata pembuka dengan sambungannya di bagian terdalam dari jiwa, mengusik kebimbangan yang belum terobati. Lapar dan haus sudah biasa, demikian juga derita dan kebahagiaan yang datang tanpa pandang musim. Berganti, dan memberi rona baru bagi peradaban yang menjadi purba seiring detik bergeser menuju deadline. Hitung mundur, sebelum kau benar-benar merasakan bagaimana waktu itu tak pernah kembali ke titik semula, seperti itu masa depan terlewat tanpa sanggup kau definisikan. Apa proposalmu untuk lapar esok hari? Sumbu ketidakadilan juga tumbuh memanjang dan menarinari di lidah api yang membakar krisis makin panas. Jika tak dikendalikan, maka semuanya akan terbakar dan

menjadi sia-sia. Redaksi REDAKSI menerima tulisan dalam bentuk opini, cerita, puisi atau apa saja. Redaksi berhak mengedit tulisan tanpa mengurangi makna yang dikandung tulisan itu. Kirimkan tulisan anda ke: redaksi@swarakita-manado.com atau langsung di antar ke redaksi d/a: Mega Smart VIII No.7 Kawasan Mega Mas Boulevard Manado Telp: 0431 841060, Fax: 0431 841071

Keluhan dalam psikologi yang injili (2) Oleh Jeinner Jenry Rawung DALAM tugas pengabdian istri di pedalaman Dayak Kaltim (kasarnya, hutan belantara tak berlistrik), setiap harinya saya akrab dengan berbagai macam keluhan. Boleh pembaca yang budiman tahu, sebelum pergi ke tempat tugas, masih di ibukota kabupaten yang kalah makmur di bandingkan kecamatan Airmadidi di Minahasa Utara, kami sudah kalang kabut. Apalagi saat menikmati jalan kolak lumpur di waktu hujan dan full debu dan lubang di waktu panas. Kemudian, saat kami harus menempati rumah dinas

yang bocor lima puluh persen, yang juga sudah menjadi sarang kalajengking, ular, kecoa, laba-laba plus lampu teplok di malam hari. Ini yang namanya hidup di tengah hutan gundul sebab kayunya dibabat habis pelaku illegal logging. Paling banter, istri saya yang mengeluh. Dan, ini diomongkan cuma kepada saya (tapi sekarang, pembaca yang budiman sudah ikut-ikutan tahu). Istri saya selalu berperan rangkap. Selain sebagai dokter, selalu menjadi ‘pengemis’. Tak ada hari baginya tanpa meminta-minta keluhan, dengan alasan kemanusiaan. “Ada yang bisa saya bantu? Bapak atau ibu, atau kakek, atau nenek, atau anak, ada keluhan apa?” Tanya istri saya di kamar praktek-

nya, atau di ruangan dokter di Puskesmas maupun saat mengunjungi orang sakit di rumah-rumah. Saya sempat merekam kalimat itu di telepon seluler. Cukup menyentuh hati juga. Belum lama ini, rutinitas saya diteror gigi nomor tujuh bagian atas. Geraham mengamuk minta ampun. Penderitaan menyela waktu kerja, bercanda, sembahyang, bahkan saat tidur sekalipun. Mau mengeluh, semuanya tetap serba susah. Ujung-ujungnya saya mengambil keputusan untuk pergi ke dokter gigi di Rumah Sakit. Permisi sama istri, saya menjumpai seorang dokter gigi yang lumayan cantik (tetap kalah dibandingkan istri dong). Dokter gigi itu santun menyatakan bahwa gigi saya harus dirawat

minimal lima kali pertemuan sebelum di tambal tetap. Nah, setiap tahap perawatan (baik pertama, kedua, dst), saya pasti dievaluasi. “Ada keluhan Pak? Ada rasa nyeri atau rasa tidak nyaman?” tanya wanita berperawakan Cina itu, selalu dan selalu. Benar, manusia akan mengeluh jika mengalami kegalauan. Beban hidup terasa berat dipikul. Sepertinya tidak ada jalan keluar lagi. Batas kemampuan menghandle sudah terlampaui. Jadi setidaknya, perlu orang lain untuk berbagi ketidakenakan diri. Mau dengan pikiran atau tanpa pikiran pun, semua disebut. Tak tangungtanggung, dari yang rasional sampai emosional semua menyembur. Dalam Psikologi, ini namanya pola pikir,

pola rasa dan pola perilaku (pemikiran aklbudi, perasaan jiwa dan kemauan hati) yang sedang terancam. Saat terjadi masalah karena kenyataan tidak sesuai dengan harapan, maka orang akan mempertahankan diri (ego defense mechanism – EDM). Anak mengeluh perutnya lapar, mainannya rusak, kelakuan kakaknya yang suka cari gara-gara sampai PR sekolah yang teralalu berat. Remaja mengeluh pulsa HP-nya empty, tidak bisa merokok atau menonton film porno, tidak dibelikan motor matic sampai dicela juri Indonesian Idol lantaran suaranya membuat turun hujan.

(bersambung)

Krisis air sehat di depan mata (1) AIR MERUPAKAN BAGIAN yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Mengkonsumsi air layak minum merupakan syarat mutlak bagi setiap insan untuk hidup sehat. Lebih dari dua juta penduduk dunia (sebagian besar anak-anak) meninggal setiap tahun akibat terkena diare yang disebabkan karena kurangnya penyediaan air bersih. Perbaikan kualitas air, sanitasi serta kebersihan perorangan secara signifikan akan mengurangi penyebaran dari penyakit-penyakit yang berhubungan dengan air. Tapi pernahkan terpikirkan bahwa suatu ketika kita akan kesulitan mendapatkan air bersih dan air layak minum ? Air bersih dan air layak minum merupakan dua hal yang berbeda. Tidak semua air bersih layak untuk diminum. Tapi air yang layak minum dapat dipastikan merupakan air bersih. Mendapatkan air bersih di kota besar bukan hal mudah. Sebagian besar sumber air telah terkontaminasi bakteri. Sedangkan masyarakat miskin hanya mampu menggunakan air sungai yang kotor dan berbau.

Buruknya kondisi air di kota besar dibuktikan dari hasil penelitian Wahana Lingkungan Hidup. Aktivis Walhi, Dinar Rani Setiawan menyebutkan antara lain dari pemantauan terhadap 50 persen sumur di berbagai kota besar menunjukkan bahwa hampir sebagian besar telah mengandung bakteri coliform dan fecal coli. Persentase sumur yang telah melebihi baku mutu untuk parameter coliform cukup tinggi yaitu sekitar 67 persen. Selain bakteri coliform, kandungan besi (Fe) pada 33 persen sumur juga melebihi baku mutu. Untuk parameter detergen (MBAS), persentase jumlah sumur yang melebihi baku mutu sebesar 46 persen. Di samping itu, berdasarkan laporan perkembangan pencapaian MDG’s Indonesia belum lama ini menunjukkan bahwa hampir 80 persen masyarakat Indonesia menggunakan sumber air yang kemungkinan besar telah terkontaminasi oleh bakteri. Hal ini disebabkan lokasi sumber air tidak memperhitungkan jarak dari tempat pembuangan tinja.

Oleh J.F. Nainggolan, MCN Sejauh ini ada pandangan bahwa air perpipaan dianggap masih belum terlalu parah terkontaminasi. Sayangnya hanya sekitar 40 persen rumah tangga yang mendapat suplai dari PDAM dan inipun didominasi masyarakat kelas menengah ke atas serta tinggal di perkotaan. Di daerah pedesaan, PDAM hanya melayani sekitar 10 persen saja padahal kualitas air PDAM juga belum memenuhi standar kualitas air minum. Jaringan perpipaan yang kurang baik mengakibatkan air PDAM juga telah terkontaminasi bakteri dan Koliform. Menurunnya kualitas air tanah di perkotaan tidak terlepas dari belum baiknya aspek sanitasi. Laporan perkembangan pencapaian MDG Indonesia pada Februari 2007 menyebutkan akses ke fasilitas sanitasi dasar yang dimiliki masyarakat Indonesia hanya 64 persen. Data inipun tidak mengindikasikan kepemilikan, melainkan hanya menggambarkan penggunaan fasilitas umum maupun pribadi. Selain itu,

data tidak menjelaskan kondisi fasilitas sanitasi, apakah masih dalam kondisi baik atau buruk atau rusak. Sebagian besar fasilitas sanitasi belum dilengkapi pengolahan yang memadai untuk mencegah tercemarnya air tanah. Semestinya sanitasi tidak sekedar sarana melepas hajat. Fasilitas sanitasi yang baik dan aman harus memperhatikan drainase, pengumpulan tinja maupun pembuangan dan pengelolaan dengan teknis tertentu. Manfaat yang maksimal dari upaya peningkatan dan perbaikan penyediaan air bersih akan tidak dapat terealisasikan manakala upaya perbaikan pembuangan tinja tidak dilakukan. Ikan secara pasif dapat tercemar kuman-kuman patogen yang berasal dari manusia di dalam usus dan sistem pencernaannya atau pun melekat pada sisik dan permukaan tubuhnya. Selanjutnya kuman-kuman patogen tersebut kemungkinan dapat menginfeksi orang lain yang terlibat dalam penanganan, penyiapan atau memakan ikan tersebut. Namun hanya ada resiko yang kecil terhadap konsumen ikan kecuali di

daerah dimana ikan dimakan mentah atau tidak dimasak dengan benar atau setengah matang. Menurut riset Walhi, hanya 400 dari sekitar 4.000 industri di Jakarta yang mengelola limbahnya. Selain itu, tidak ada sistem sanitasi di Jakarta yang membuat air limbah seluruhnya di buang ke sungai. Hanya sekitar 2 persen air limbah di Jakarta mengalir ke instalasi pengolah air limbah yang umumnya hanya melayani gedung perkantoran dan sejumlah perumahan. Investasi pemerintah dalam hal sanitasi juga sangat minim. Catatan Water and Sanitation Program dari Bank Dunia menyebutkan bahwa hingga tahun 2006 investasi yang dikeluarkan pemerintah hanya Rp. 200,- per orang per tahun. Jika investasi untuk infrastruktur sanitasi dialokasikan sebesar Rp. 50.000,- per orang per tahun, diperkirakan mampu menekan biaya pengobatan sebesar 6 - 19 persen.

(bersambung)

KAMI sebagai orangtua siswa sangat prihatin dengan penurunan mutu pendidikan yang terjadi saat ini. Kami berharap pemerintah boleh lebih memperhatikan lagi dan jangan sampai Bantuan Operasional Sekolah hanya menjadi ladang korupsi dan kongkalikong antara Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan Nasional. Komite Sekolah yang semestinya menjadi mitra sekolah dalam memajukan dunia pendidikan kita saat ini terlihat belum ada ‘taring’ untuk memantau kinerja sekolah termasuk memantau dana-dana yang masuk ke lembaga pendidikan kita, ini karena intervensi sekolah teramat besar dalam pembentukan Komite Sekolah itu sendiri. Mustinya Komite Sekolah itu adalah wakil dari tokoh-tokoh masyarakat dan orangtua murid yang punya kepedulian untuk membangun sekolah dan dunia pendidikan. Dana Bantuan Operasional Sekolah, atau yang biasa disingkat BOS, di banyak tempat di daerah kita ini, masih jadi masalah. Seharusnya ada perhatian serius dari pemerintah untuk memantau penyalurannya, karena dana bantuan operasional itu lebih banyak masuk ke kantong Kepala Sekolah. Banyak guru-guru yang sudah tahu masalah ini namun hanya mendiamkannya saja. Bahkan ada guru-guru untuk kepentingan itu dapat menandatangani kwitansi dan nota kosong yang disodorkan oleh pihak sekolah. Tapi, saat ini semua itu hanya rekayasa sekolah dengan memasukan guru-guru yang sudah dipasang oleh pihak sekolah dalam melindungi praktekpraktek kotor di lembaga pendidikan. Kiranya hal ini boleh jadi perhatian penyelenggara pendidikan, dalam hal ini dinasdinas pendidikan yang ada di kabupaten dan kota, serta jajarannya di tataran sekolah-sekolah di kecamatankecamatan sampai desa-desa.

Nama dan Alamat Ada pada redaksi

KOMISARIS UTAMA: Ina Eryana. KOMISARIS: Christianus H. DIREKTUR UTAMA: Meilany Mongilala. DIREKTUR/PEMIMPIN REDAKSI: Hendra Zoenardjy. MANAGER UMUM/WAKIL PEMIMPIN REDAKSI: Michael Towoliu. REDAKTUR PELAKSANA: Ronald Rompas. KOORDINATOR LIPUTAN: Donny Wungow. KOORDINATOR BIDANG: Glenly Bagawie. MUSYAWARAH REDAKSI: Hendra Zoenardjy, Ronald Rompas, Donny Wungow, Glenly Bagawie. REDAKTUR: Glenly Bagawie, Tonny Mait, Daniel Kaligis, Finda Muhtar. REPORTER: Deddy Wakkary, Hanny Rais, Verdynan Manoppo. BIROBIRO: Glenly Bagawie (TOMOHON), Rommy Kaunang (MINAHASA), Rusdianto Rantesalu (MINUT), Servi Maradia (MINSEL), Stenly Lumempouw (MITRA), Wolter Pangalila (BITUNG), Sam Daleda (SANGIHE-TALAUD), Stenly Gaghunting (SITARO), Junaidi Amra (KOTAMOBAGU-BOLSEL-BOLTIM-BOLMONG-BOLMUT). KONTRIBUTOR: Heintje Mandagi (JAKARTA), Syaiful W Harahap (KHUSUS KESEHATAN). FOTOGRAFER: Bobby Rambing, KOORDINATOR ARTISTIK: Fajrin Haryanto. STAF ARTISTIK: Richard Tamara, Vecky Sentinuwo, Bobby Rambing. SEKRETARIS REDAKSI: Angelia Natasia Herline. MANAGER IKLAN: Herry Bagau, KOORDINATOR IKLAN: Stembri F Legi. TRAFFIC ADVERTISING: Aldo Larioh. SPECIAL AGENT: Debby Ch Lende. STAF IKLAN: Denny Moningka, Hervy Sumarandak, Malik Thaib, Romel Najoan,Lucy Dien, Didik Agusprianto. ADMINISTRASI IKLAN: Nancy Bertha. KOLEKTOR IKLAN: Brami Mogea. DESAIN GRAFIS: Raditha Yunika. MANAGER PEMASARAN: Noldy Poluan. STAF PEMASARAN: Meisisco Gaghana. ATDISTRIBUSI: Jendra (Minahasa, Tondano, Tomohon), Sterfi Lumangkun (Bitung), Alfrits Samolah (Minahasa), Marchel Wowor, Denny Poluan, Steven Manengkey. (Manado), Ivent Mamentiwalo (Bolmong Raya, Sitaro, Sangihe). PACKING: Samiun Hulantu. TIM PENGEMBANGAN: Juan Saraun. KOLEKTOR PEMASARAN: Reinold Welong, ADMINISTRASI: Lisa Wuisan. STAF UMUM: Deydi Mokoginta. SEKRETARIS/BENDAHARA PERUSAHAAN: Nancy Bertha. PENERBIT : PT. Sulut Lestari Press, PERCETAKAN: PT. Manado Media Grafika (Isi di luar tanggung jawab percetakan) HARGA Langganan: Rp. 45.000,-/bulan (luar kota tambah ongkos kirim) TARIF Iklan: Rp. 6000/mm kolom (BW), Rp.12000/mm Kolom (FC), ALAMAT: Mega Smart VIII No.7 Kawasan Mega Mas Boulevard Manado, Telp (0431) 841060, Fax: (0431) 841071 PERCETAKAN: Jl. AA Maramis, Kairagi, Manado. Telp (0431) 812777


KAMIS 8 DESEMBER 2011

ANNE HATHAWAY

Ribut dengan Jessica Biel PERSETERUAN Anne Hathaway dan Jessica Biel semakin seru. Mereka selama ini sering saling sindir di media terkait kemampuan akting masing-masing. Jessica dikabarkan kesal karena impiannya berperan sebagai Catwoman di film The Dark Knight Rises jatuh ke tangan Anne. Dalam sebuah wawancara, Jessica heran dirinya selalu memperebutkan peran yang sama dengan Anne. Mendengar hal itu, Anne pun kesal dengan Jessica. Dia meminta kekasih Justin Timberlake itu berhenti mengeluh dan menerima kenyataan kalah bersaing dengannya. “Sebenarnya Anne merasa menang dengan dinominasikan di Academy Awards dan Golden Globes sehingga dia merasa tidak bisa dibandingkan dengan Jessica,” kata seorang sumber seperti dikutip Showbizspy, Rabu (7/12) kemarin. “Jessica itu kan lebih dikenal di tayangan televisi. Jadi Anne merasa lebih unggul kalau urusan peran layar lebar. Anne berpikir kalau Jessica tidak profesional karena selalu membuat perbandingan,” tandasnya.(okez)

Han Sung Joo

Diterpa video seks VIDEO seks mirip mantan Miss Korea Selatan 1995 yang kini jadi presenter TV, Han Sung Joo, beredar luas di dunia maya. Sontak saja, beredarnya video itu langsung menjadi perbincangan hangat forum-forum di internet. Demikian seperti dinukil Allkpop, Rabu (8/12) kemarin. Video syur berdurasi tiga menit itu bocor pada 4 Desember lalu, dan langsung menyedot perhatian publik lantaran diunggah di situs blog pribadi seseorang, sehingga mudah untuk diakses. Meski belum dikonfirmasi, mantan kontes kecantikan Korea itu sangat mirip dengan perempuan dalam rekaman

adegan seks itu. Netizens langsung menyatakan, bahwa Han Sung Joo tampak menjadi satusatunya selebriti yang sesuai dengan deskripsi video tersebut. Beredarnya video syur mirip Han Sung Joo yang beralih profesi sebagai penyiar berita itu. Pasalnya, dilakukan oleh tiga mantan kekasihnya yang merasa sakit hati. Menanggapi tuduhan tersebut, ketiga mantan Han Sung Joo membantah rumor tersebut. Sementara menurut sumber dari Unit Khusus Kejahatan Cyber Korsel mengatakan, video syur itu hanya bisa dihapus jika ada laporan pengaduan yang terkait dengan video tersebut.(okez)

Taylor Swift

FILM

Inilah para pemenang Piala Vidia FFI 2011 DALAM rangkaian Festival Film Indonesia (FFI) 2011, Piala Vidia kembali digelar setelah terakhir kali diselenggarakan 5 tahun lalu, tepatnya tahun 2006. Ada 13 penghargaan terbaik diberikan bagi insan film televisi Indonesia, Selasa (6/12) malam. Dengan mengambil tema Perbaikan Membutuhkan Perubahan, nama-nama senior dan pendatang baru membaur menjadi satu. Setelah melalui penjurian yang ketat, berikut 13 nama dengan kategori terbaik yang terpilih.(kplc)

1. PEMERAN UTAMA WANITA TERBAIK: Maudy Koesnaedi (Si Doel Anak Pinggiran) 2. PEMERAN UTAMA PRIA: Ringgo Agus Rahman (Mahasmara) 3. PEMERAN PENDUKUNG WANITA: Neni Anggraeni (Bakpao Ping Ping) 4. PEMERAN PENDUKUNG PRIA: Gunawan Sudrajat (Mengejar Cinta Olga) 5. PENATA SUARA: Ardi Aris Isnandar (Si Doel Anak Pinggiran) 6. PENATA MUSIK: Areng Widodo (Sandal Butut) 7. PENGARAH ARTISTIK: Frans XR Paat (Bakpao Ping Ping) 8. PENYUNTING GAMBAR: Hengky Crist (Si Doel Anak Pinggiran) 9. PENGARAH VIDEOGRAFI FTV: Yudi Datau (Mutiara Hitam) 10. PENULIS CERITA ASLI: Deddy Mizwar (Pensiunan dan Monyet) 11. PENULIS SKENARIO: Lintang Pramudya (Bakpao Ping Ping) 12. SUTRADARA: Viva Westi (Bakpao Ping Ping) 13. FILM TELEVISI: Bakpao Ping Ping


KAMIS 8 DESEMBER 2011

FORMULA 1

Virgin Racing siap bersaing di 2012 TEAM Principal Virgin Racing, John Booth merasa yakin timnya mampu bicara banyak di musim F1GP 2012 mendatang. Hal ini dikarenakan adanya suntikan tenaga dan perubahan yang ditujukan untuk mobil balap Virgin Racing musim depan. Virgin Racing telah resmi mengadakan jalinan kerjasama dengan McLaren, termasuk dalam merombak wind tunnel dan fasilitas simulator. Tak hanya itu, Virgin Racing juga kedatangan sosok Pat Symonds, seorang teknisi berpengalaman di bidang mobil balap F1. “Jelas tujuan kami adalah untuk bergerak lebih jauh dari grid. Kami telah memenuhi bagian dari ekspektasi kami di tahun ini, ketika kami jauh lebih dapat diandalkan dengan sisi operasional dari tim,” jelas Booth seperti dilansir dari Eurosport, Rabu, (7/12). “Area tersebut berkembang dalam jumlah besar, dan itu jelas untuk melihat bahwa area kami belum berkembang seperti yang kami harapkan. Jadi tahun 2012 akan menjadi tantangan bagi kami,” imbuhnya. Booth juga menerangkan desain mobil baru yang akan digunakan di musim depan merupakan buah karya dari Pat Symonds. Kolaborasi McLaren dan Pat Symonds inilah yang menjadi bekal keyakinan John Booth atas kiprah Virgin Racing tahun depan. “Bagian pertama dari mobil baru akan datang. Design ini dikerjakan oleh Pat Symonds dan area lainnya bekerja sama dengan McLaren. Jadi kami senang dan berharap kami bisa bergerak lebih maju. Saya sangat yakin,” tutupnya.(okez)

NBA rilis jadwal sementara

12 tim ... dari Halaman 16 Di Grup E, Chelsea akhirnya melangkah ke babak selanjutnya setelah menang 3-0 atas Valencia. Kemenangan ini mengantarkan mereka duduk di puncak klasemen dengan 11 poin, unggul satu poin dari Bayer Leverkusen yang ada di posisi kedua. Nasib tragis dialami Olympiakos Piraeus di Grup F. Meraih kemenangan 3-1 atas Arsenal, tim asal Yunani tersebut gagal lolos karena di saat bersamaan, Olympique Marseille secara dramatis meraih kemenangan 3-2 atas lawannya, Borussia Dortmund. Hasil ini membuat Marseille berhak menemani Arsenal ke babak 16 besar. Sementara itu, FC Porto harus mengubur impiannya mewakili Grup G untuk lolos ke babak selanjutnya. Porto gagal mewujudkan impian mereka karena pada pertandingan terakhir, mereka hanya bermain imbang 0-0 dengan Zenit St Petersburg, tim yang akhirnya menemani APOEL Nicosia. Grup H menyisakan sedikit kejutan. AC Milan yang sudah unggul 2-0 harus menelan pil pahit karena dipaksa bermain imbang 2-2 oleh Viktoria Plzen. Meski gagal menang, Milan tetap melaju ke babak selanjutnya bersama Barcelona yang pada laga lain meraih kemenangan telak 4-0 atas BATE Borisov. Padahal, mereka menurunkan pemain lapis kedua dalam laga ini.(kmcm)

Allegri ... dari Halaman 16 Milan unggul 2-0 lewat gol Alexandre Pato dan Robinho. Namun, pada semenit akhir, mereka kebobolan dua gol, dan kemenangan di depan mata sirna, berubah menjadi hasil seri. Meski demikian, Milan tetap lolos ke babak 16 besar Liga Champions. “Pertandingan seperti ini harusnya bisa kami menangkan. Apalagi kami sudah unggul dua gol. Kami harus lebih keras dan memiliki determinasi sampai menit ke-95. Ini benar-beanr mengecewakan, pergi jauh-jauh dengan hasil seperti ini,” kata Allegri. “Gol di gawang kami terjadi setelah kami kehilangan bola di lini tengah. Di sisi lain saya senang, karena bermain bagus meski dengan susunan pemain baru. Tapi, kemasukan dua gol dengan cara itu cukup memalukan,” ungkapnya. Allegri pun meminta para pemainnya untuk lebih berkonsentrasi di pertandingan-pertandingan berikutnya. “Setidaknya, kami tak boleh melakukan kesalahan seperti ini lagi kapan pun juga,” ujarnya.(kmcm)

Pose ... dari Halaman 16 Selain perempuan berusia 25 tahun tersebut, kalender tersebut ‘dipanaskan’ pula oleh pose-pose sksi Kelly Brook dan Alessandra Ambrosio, model merek pakaian dalam terkenal, Victoria’s Secret. Abbey, yang baru melahirkan Sofia, Maret tahun ini, tak hanya memamerkan keindahan tubuhnya dalam gambar diam. Tarian seksinya juga menghiasi situs resmi majalah tersebut. Seorang sumber, seperti dinukil The Sun, mengatakan, “Abbey benar-benar bergembira dalam sesi pengambilan gambar tersebut. Dia terus tersenyum.” Menurut sumber tersebut, Abbey juga meminta dirinya difoto dengan pose khusus yang tidak dipublikasikan. Foto tersebut akan menjadi kado Natal bagi sang suami. Hmmm, senangnya menjadi Peter Crouch!(blnt)

TINJU

Dokter Curi Titel WBA Margarito KEHILANGAN gelar kelas Welter WBA, membuat Antonio Margarito melontarkan kecaman pada dokter pertandingan, ketika dia menghadapi Miguel Cotto, kemarin. Menurutnya, dokter telah mencuri kemenangannya. Sejatinya, pertarungan berjalan seimbang, pada awalnya. Tapi memasuki pertengahan pertandingan, aksi adu jotos mulai terjadi dan kian seru. Akan tetapi, jab-jab Cotto yang mengarah ke mata Margarito yang baru dioperasi, membuat dokter pertandingan menghentikan pertandingan dan memeriksa mata Margarito. Mata kanan Margarito, belum lama dioperasi, usai ‘dipermak’ Manny Pacquiao, ketika saling berhadapan, 13 November 2010 lalu. Lensa mata kanan Margarito pun, harus diganti dengan lensa palsu. Butuh waktu lama, Margarito mendapatkan izin bertanding lagi. Tapi, ketika naik ring untuk

pertama kalinya setelah operasi, Margarito malah harus kehilangan gelarnya. Dokter yang memeriksa matanya, meminta pertandingan diakhiri.Alhasil, Cotto pulang dengan kemenangan TKO dan sabuk milik Margarito. Padahal, petinju berjuluk El Tornado de Tijuana itu, masih merasa sanggup untuk bertarung. Dia juga sedang unggul atas Cotto, dan merasa matanya tak terlalu mempengaruhinya. Tapi, dokter tetap meminta tim juri menghentikan pertandingan. “Lebam di mata saya memang kian memburuk. Dokter menanyakan sampai tiga kali, berapa jari yang

ditunjukkannya. Saya pun menjawabnya dengan benar ketiganya,” ungkap Margarito, sebagaimana dilansir Boxing Scene, Senin (5/12). “Saya meminta dokter, untuk maju satu ronde lagi, tapi dia tak mengizinkannya. Saya rasa, dengan satu atau dua ronde lagi, saya mampu mengkanvaskan Cotto, karena saya sedang unggul dan mampu melontarkan banyak pukulan ke wajahnya,” sesalnya. “Yang saya minta saat itu hanyalah satu ronde lagi. Saya menjanjikan,jikasajasayadiberi satu ronde lagi, saya akan mengantarkannya pulang dengan tangan kosong,” pungkas petinju Mexico kelahiran Amerika Serikat itu.(okez)

Hearns dan Roach Masuk Hall of Fame PADA musim ini, NBA hanya menampilkan sebanyak 66 pertandingan.

MEMANG belum ditemukan kata sepakat untuk perjanjian kerja. Namun, pihak NBA tetap ngebut untuk mengumumkan jadwal sementara pertandingan NBA musim 2011/2012. Pada musim ini, NBA hanya menampilkan sebanyak 66 pertandingan, lebih sedikit 16 pertandingan dari musim biasanya. NBA dapat bergulir, setelah masalah Lockout ini resmi berakhir pada 26 November yang lalu. Dengan demikian, maka pertandingan awal NBA akan dimulai pada 25 Desember atau tepat pada perayaan hari raya natal.

Sedangkan pertandingan reguler berakhir pada 26 April. Sementara babak playoff akan bergulir pada 28 April, serta final NBA berlangsung 28 Juni. Pertandingan pembuka NBA adalah final ulangan musim lalu, antara juara bertahan Dallas Mavericks melawan Miami Heat. Dirk Nowitzki, akan menghadapi trio Heat LeBron James, Dwyane Wade dan Chis Bosh. Ini adalah pertandingan pertama Dallas, sejak pertama kali menjadi juara NBA. “Saya rasa sangat menyenangkan bagi kami untuk bermain basket lagi,”

ungkap Bosh kepada NBA TV, Rabu (7/12). “Pertandingan pembuka juga, saya rasa sangat menyenangkan. Kami harus melihat Dallas memamerkan banner mereka (bertuliskan juara NBA 2010/2011). Tapi, itu akan menjadi motivasi kami,” tandas bintang Heat itu. Pertandingan lainnya juga tidak kalah seru. Boston Celtics yang diperkuat trio pemain veteran Kevin Garnett, Ray Allen dan Paul Pierce, akan menyambangi markas New York Knicks yang mengandalkan duet Carmelo Anthony dan Amar’e Stoudemire.(okez)

THOMAS Hearns dan pelatih legendaris, Freddie Roach termasuk dalam 13 tokoh yang terpilih masuk International Boxing Hall of Fame, Selasa. Hearns yang memiliki nama julukan “Hitman” memiliki rekor bertarung 61-5-1 dengan 48 KO sebagai petinju profesional. Sebagai petinju amatir ia memiliki rekor bertarung 155 menang dan 8 kalah. Satu kekalahan dialaminya dari petinju Indonesia, Syamsul Anwar Harahap di Jakarta, 1976. Pada masa jayanya di dekade 1980-an, Hearns meraih lima gelar juara dunia dan merupakan

petinju pertama yang menjadi juara dunia di empat kelas yang berbeda.

Ia pernah menghadapi petinju-petinju legendaris seperti Roberto Duran, Sugar Ray Leonard mau pun Marvin Hagler. Sementara Freddie Roach saat ini menjadi pelatih petinju legendaris Filipina, Manny Pacquiao serta beberapa petinju juara dunia lainnya. “Saya memulai karir di tinju profesional bersama Eddie Futch dan sekarang kami bersama (di Hall of Fame). Saya merasa sangat tersanjung,” kata Roach. Nama-nama lain yang masuk antara lain presenter tinju Michael Buffer, komentator televisi Al Bernstein dan jurnalis tinju Michael Katz.(kmcm)

berhasil mengelabuhi kiper Lukasz Fabianski sebelum akhirnya menjebol gawang Arsenal yang lowong. Olympiakos menambah keunggulan mereka pada menit ke-36. Kesalahan dari kiper pengganti Vito Mannone dalam membuang bola dimanfaatkan degan baik oleh David Fuster. Sebenarnya, gol ini tak perlu terjadi jika Mannone menangkap bola tendangan Fuster dengan tangannya, bukan kakinya. Unggul dua gol tak membuat Olympiakos menurunkan tempo serangan. Beberapa kali tim asal Yunani ini mampu mengancam gawang Arsenal. Sayang, hingga akhir babak pertama tak ada gol tambahan yang tercipta. Di awal babak kedua, Olympiakos langsung mengebrak. Pada menit ke46, Francois Modesto membuat Manonne harus bekerja keras untuk menyelamatkan gawang-

nya. Terus diserang, Arsenal justru mampu mencuri gol pada menit ke-57. Upaya dari Chamakh menahan bola justru berbuah umpan bagi Yossi Benayoun. Mendapatkan bola matang, Benayoun tak menyia-nyiakan kesempatan untuk membaut Arsenal m e m p e r k e c i l ketertinggalan. Arsenal hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-75. Namun, dewi fortuna belum berpihak kepada Arsenal setelah upaya dari pemain pengganti Tomas Rosicky digagalkan oleh Megyeri. Saat pertandingan hampir berakhir, Olympiakos mampu memperbesar keunggulan mereka. Memanfaatkan bola muntah dari tandukan Olof Melberg, Modesto mampu menjebol gawang Mannone untuk menutup laga ini dengan skor 3-1 untuk timnya.(kmcm)

Olympiakos ... dari Halaman 16 Sementara Arsenal tetap memuncaki klasemen. Arsenal membuka peluang pada menit ke-8. Menerima umpan dari Marouane Chamakh, Andrei Arshavin berhasil masuk ke kotak penalti Olym-

piakos dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper Balazs Megyeri. Ashavin pun harus mengakui ketangguhan Meygeri yang berhasil memblok bola. Arsenal kembali mengancam gawang

Olympiakos pada menit ke14. Kali ini, umpan Chamakh berhasil dimanfaatkan oleh Emmanuel Frimpong. Sayang, akurasi dari Frimpong bermasalah. Keasyikan menyerang, Arsenal justru kebobolan.

Kegagalan Sebastian Squillaci dan Thomas Vermaelen dalam memotong umpan terobosan gelandang tuan rumah berbuah petaka. Rafik Djebbour yang mendapatkan bola tersebut

Anda. Tapi, ini kenyataan. Orang membuat perspektif di luar batas dalam mengkritik pemain kami atau pilihan kami,” katanya. AVB juga mengkritik balik kepada Gary Neville. Mantan defender Manchester United yang kini menjadi komentator di televisi itu memang sering mengkritik Chelsea. “Beberapa kritik datang dari mantan pemain MU (Gary Neville). Menurut dia, ia tak akan mau jadi pemain Chelsea dalam kondisi sulit seperti ini dan dia tak mau main di pertandingan yang menyulitkan (lawan Valencia),” tuturnya. Melawan

Valencia memang partai hidup-mati. Siapa menang akan lolos ke 16 besar, dan yang kalah akan tersingkir. Sejak awal, banyak yang menilai Chelsea akan mengalami kesulitan. “Kritikan itu, kan, sama halnya tuduhan yang tak habis-habis kepada Chelsea. Kami menjadi target Anda dan kami menerimanya. Tapi, sekarang Anda harus menerima bahwa kami telah meraih kemenangan brilian. Sekarang, Anda sial karena harus melaporkan kemenangan brilian Chelsea di babak kualifikasi. Ini pasti sulit buat Anda lakukan,” kritik AVB kepada media. (kmcm)

AVB ... dari Halaman 16 Pasalnya, katanya, media terlalu memojokkan dan menghujani kritik berlebihan kepada Chelsea. Kemenangan itu membawa Chelsea lolos ke babak 16 besar. Namun, sebelumnya “The Blues” memang sering menjadi sasaran kritik media. Penampilan mereka yang menurun di musim ini terus menjadi makanan empuk. Karena itu, Andre VillasBoas (AVB) menggunakan kesempatan temu pers setelah partai Liga Champions untuk mengkritik balik. Sebab, menurut dia, media tidak melakukan hal sama kepada klub lain, seperti Manchester United

(MU), atau Manchester City. “Kritik kepada kami sudah berlebihan. Jujur saja, dari pemberitaan yang terjadi, seolah di Inggris hanya ada satu klub hebat, yakni Manchester City,” kata AVB. “Sekarang saya berharap mereka (Manchester City) lolos ke babak 16 besar, tapi pendekatan yang dilakukan kepada Manchester City. Jika City lolos, maka lolos. Jika tak lolos, maka tak lolos. Kami tak mendapat perlakuan yang sama seperti itu, Tuan (media),” ujarnya. “Saya tak pernah mengkritik pilihan editorial


KAMIS 8 DESEMBER 2011 NOMOR : 01859 TAHUN VI TERBIT 16 HALAMAN

SPORTAINMENT

12 tim tembus 16 besar HASIL KLASEMEN DAN PERTANDINGAN

L a g a terakhir di penyisihan Grup E, F, G, dan H sudah dilaksanakan, Selasa atau Rabu (7/12). Kini, sebanyak 12 tim sudah memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Tim-tim yang lolos itu adalah Chelsea, Bayer Leverkusen, Arsenal, Olympique Marseille, APOEL Nicosia, Zenit St Petersburg, Barcelona, dan AC Milan, sedangkan empat tim lagi sudah lolos sebelum babak kualifikasi grup selesai. Mereka adalah Bayern Muenchen, Inter Milan, Benfica, dan Real Madrid. Baca: 12 tim ( Halaman 15 )

Grup E Chelsea Leverkusen Valencia KRC Genk

Pose seksi jadi kado Natal PETER Crouch dipastikan tak sabar menanti datangnya Hari Natal, ini tak lain karena pose seksi sang istri dalam kalender edisi Natal yang lucu sekaligus menggemaskan. Abbey Clancy, sang istri, dipotret hanya mengenakan pakaian dalam berwarna merah muda pucat dan boots sewarna, mengenakan hiasan tanduk rusa Natal, untuk kalender Natal majalah Love Magazine, yang akan terbit Desember pertengahan Desember nanti. Baca: Pose ( Halaman 15 )

ARSENAL gagal menutup pertandingan kualifikasi Liga Champions Grup F dengan manis. Mereka dipaksa menyerah 1-3 oleh tuan rumah Olympiakos Piraues, Selasa atau Rabu (7/12) dini hari WIB. Meski menang 3-1 , Olympiakos tetap gagal lolos ke babak 16 besar. Pasalnya, di saat yang bersamaan, Olympique Marseille

3 2 1 13-4 11 3 1 2 8-8 10 2 2 2 12-7 8 0 3 3 2-16 3

Chelsea 3-0 Valencia (Drogba 3, 76, Ramires 22). Racing Genk 1-1 Bayer Leverkusen (Vossen 30 - Derdiyok 79). Grup F Arsenal Marseille Olympiacos Dortmund

6 6 6 6

3 3 3 1

2 1 7-6 11 1 2 7-4 10 0 3 8-6 9 1 4 6-12 4

Borussia Dortmund 2-3 Olympique Marseille (Blaszczykowski 23, Hummels 32-p Remy 45+4, Ayew 85, Valbuena 87). Olympiakos Piraeus 3-1 Arsenal (Djebbour 16, David Fuster 36, Modesto 89 - Benayoun 57).

BARCA menang telak 4-0 atas BATE Borisov dengan skuad lapis kedua.

Allegri Kecewa

Olympiakos tersingkir

ABBEY CLANCY

6 6 6 6

menang 3-2 atas Borussia Dortmund di pertandingan lainnya. Adapun Arsenal sebelumnya sudah pasti ke 16 besar. Dengan hasil ini, Olympiakos harus puas menempati posisi ketiga dengan poin 9, kalah satu poin dari Marseille yang ada di peringkat kedua. Baca: Olympiakos ( Halaman 15 )

PELATIH AC Milan, Massimiliano Allegri, kecewa, timnya ditahan klub kecil dari Ceko, Viktoria Plzen, 2-2. Menurut dia, pada partai terakhir kualifikasi Liga Champions Grup H itu, Milan harusnya menang setelah unggul 2-0 sampai menit terakhir. MASSIMILIANO Allegri.

Baca: Allegri ( Halaman 15 )

Grup G APOEL FC Zenit FC Porto Shakhtar

6 6 6 6

2 2 2 1

3 3 2 2

1 1 2 3

6-6 7-5 7-7 6-8

9 9 8 5

APOEL Nicosia 0-2 Shakhtar Donetsk (Adriano 62, Seleznyov 78). FC Porto 0-0 Zenit St Petersburg. Grup H Barcelona AC Milan Viktoria Plzen BATE Borisov

6 6 6 6

5 2 1 0

1 0 20-4 16 3 1 11-8 9 2 3 4-11 5 2 4 2-14 2

Barcelona 4-0 BATE Borisov (Roberto 35, Montoya 60, Pedro Rodriguez 63, 88). Viktoria Plzen 2-2 AC Milan (Bystron 89, Duris 90 - Pato 47, Robinho 49).

AVB kecam media

ANDRE Villas-Boas.

MANAJER Chelsea, Andre Villas-Boas, mengecam media Inggris setelah timnya menang 3-0 atas Valencia di partai terakhir kualifikasi Liga Champions Grup E, Selasa atau Rabu (7/12) dini hari WIB. Baca: AVB ( Halaman 15 )


Swara Kita, 08 Desember 2011