Issuu on Google+

BELAJAR WORDPRESS MUDAH

MENTOR SUTOPO WWW.SUTOPO.COM 01-Oktober 2013

1


A . Pengenalan Wordpress dan Localhost 1. Apa itu wordpress Wordpress adalah platform blog yang berisi coding coding website mulai dari php,css,html yang sudah sangat dinamis dan complex. Wordpress sendiri banyak digunakan untuk membuat toko online,situs portal , blog personal dan lain sebagainya. 2. Cara mendapatkan wordpress Untuk cara mendapatkan wordpress ,silahkan masuk ke situs www.wordpress.org dan www.id.wordpress.org untuk wordpress yang menggunakan bahasa Indonesia 3. Keunggulan wordpress Keunggulan wordpress sangat banyak diantaranya bias dibuat sebgai toko online, blog portal , blog personal ,blog wallpaper dan masih banyak lainya, karena bias dikembangkan sendiri. Hal hal yang dibutuhkan untuk install wordpress di localhost 1. Webserver (xampp) 2. Paket wordpress.org (source wordpress) 3. Action

2


B. Cara install wordpress di localhost 1. Install aplikasi WampServer maupun XAMPP terlebih dahulu. 2. Download aplikasi wordpressnya Versi.Inggris atau Versi.Indonesia. 3. Extract aplikasi wordpress tersebut ke “C:\xampp\htdocs“

Jangan lupa peletakan extrax file di “C:\xampp\htdocs“

3


4. Buat sebuah database baru dengan nama sesuai keinginan misal “blogwp“

5. Setelah diekstrak dan membuat database, ketikan URL “localhost/wordpress” apabila berhasil maka akan muncul gambar seperti berikut lalu klik Create a Configuration File.

6. Kemudian kita akan disuruh untuk mengisikan nama database, sandi dan lainnya kemudian klik “Ayo“

4


„‟

7. Masukan nama database/basis data yang telah kita buat tadi “baca lagi langkah 4” untuk nama pengguna masukan “root” dan untuk kata sandi bisa dikosongkan saja dan yang lainnya seperti host basis data dan prefiks tabel biarkan default kemudian klik “kirim“

8. Pilih “Jalankan Instalasi“

5


9. Menuju tahap akhir, silakan masukan Judul situs, Deskripsi, Password dan lainnya dan “Install WordPress“

6


10. Yep, BERHASIL ! Silakan masukan nama pengguna dan kata sandi untuk masuk.

C. Settingan Dasar Wordpress 1. Pada general setting, Setting > General, di sini kamu bisa melakukan pengaturan terhadap apa judul blog kamu, tagline, dan alamat blog (memakai beta atau tidak).

7


2. Nah, untuk keamanan, jika kamu merupakan penulis tunggal, jangan centang membership.

Selanjutnya kamu bisa melakukan setting time zone dan time format 3. Ping List Kelebihan blogging dibanding dengan website statis adalah konten yang dinamis atau terupdate. Dengan kelebihan itu, wordpress memiliki kemampuan untuk memberi tahusearch engine bahwa blog kita sudah terupdate.

4. Reading Tidak seperti blogspot, dengan wordpress kita bisa memakai custom page sebagai hompage. Artinya, hompage tidak harus selalu regular post.

Selain itu juga, pada Setting > Reading, kita bisa menentukan ingin berapa post yang dimunculkan jika kita memilih format “your latest post“.

8


Nah, jika kamu tidak ingin blog kamu diindex search engine, maka kamu harus mencentang “Discourage search engines from indexing this site� 5. Discussion

6. Media Pada bagian General > Media, saya hanya mengatur sebarapa lebar gambar yang saya upload.

9


7. Permalink Bagian ini adalah bagian yang paling penting menurut saya. Secara default wordpress memberikan blog kita permalink /%post_id%/. Namun permalink tersebut tidaklah bagus untuk SEO. Untuk SEO permalink yang bagus adalah yang menyertakan kata kunci seperti yang ada pada judul blog yaitu /%postname%/.

D. Settingan User Wordpress Aturan Pengguna (User) di WordPress. 



Administrator : seorang administrator memiliki level akses tertinggi pada wordpress, fasilitas yang dimilikinya dapat untuk mengganti segala sesuatu di wordpress Anda. Administrator dapat mengganti theme wordpress dan file themes melakukan perubahan pada setting, plugin, widget, serta seorang adminstrator dapat menambah ataupun menghapus akses dari pengguna (user) di wordpress. Editor : satu level dibawah adminstrator, dimana seorang editor dapat melakukan editing pada posting artikel, menambah sebuah halaman, maupun menambah sebuah artikel. Editor juga dapat menambahkan

10


kategori artikel, mengatur komentar pada setiap artikel (bila fitur komentar diaktifkan). Editor memiliki akses untuk merubah kepemilikan (Author) dari sebuah artikel dari satu Author ke Author yang lainnya. Ketika masuk sebagai Editor, Anda akan meligat ada beberapa fitur wordpess yang sudah tidak ada lagi di dashboard seperti Settings, Appearance, dan Plugins. Author : pengguna yang diberi level akses Author dapat membuat dan mempublikasikan sebuah artikel tanpa persetujuan Editor atapun Administrator. Author juga dapat mengendalikan setiap komentar pada artikel yang telah dibuatnya. Seorang Author dapat membuat, menjadwalkan dan mempublikasikan sebuah artikel kapan saja, perbedaannya dengan Editor adalah Author tidak dapat melakukan perubahan pada artikel yang bukan miliknya. Contributor : level terendah untuk membuat artikel di wordpress adalah Contributor. Seorang Contributor hanya dapat membuat artikel baru yang kemudian dapat disimpan terlebih dahulu dan harus menunggu mendapatkan persetujuan dari editor atau administrator agar artikel tersebut dapat dipublikasikan Contributor setelah membuat artikel tidak akan mendapatkan tampilan tombol “Publish” melainkan tombol “Submit for review”. Contributor tidak dapat melakukan perubahan pada artikel yang telah disetujui dan dipublikasikan, dan juga tidak dapat mengatur komentar yang tertampil pada artikel. Administrator atau Editor dapat melihat daftar list artikel, mereka akan melihat artikel yang ditulis oleh contributor dalam status “Pending“, pada status ini, artikel dapat di edit, dipublikasikan atau dihapus. Subscriber : terakhir adalah level akses Subcriber, pada level ini tidak dapar melakukan edit pada artikel dan tidak memiliki akses administratif, posisi ini adalah hanya untuk memberikan akses kepada pengguna yang terdaftar, dan harus login untuk dapat memberikan komentar pada artikel. Posisi Subscriber hanya berguna bila Adminsitrator mengaktifkan fungsi “Users must be registered and logged in to comment” di menu Discussion Settings.

11


E. Instalasi Plugin Wordpress A. Login WP admin Untuk login ketik http://localhost/wp-admin untuk localhost atau http://domainanda.com/wp-admin untuk masuk ke admin area. Masukan username dan password anda, kemudian klik “Log In”.

B. Cara Install plugin wordpress Sebenarnya ada 3 cara instal wordpress plugin, yaitu : 1. Instal menggunakan pencarian atau “Search” pada halaman tab “Install Plugins” 2. Instal menggunakan fitur “Upload” pada halaman tab “Install Plugins” 3. Instal manual melalui server hosting dengan cara upload folder theme ke folder “wp content\plugins\” pada localhost ataupun server hosting

12


13


14


Belajar wordpress