Issuu on Google+

Gerebek Judi, Polisi Lawan Polisi...

Baca halaman 9 SELASA, 5 JULI 2011 NO. 319 TAHUN XXV, TERBIT 20 HALAMAN

Rp 1.000

Harga Langganan: Rp 29.000 / bulan Berlangganan/Pengaduan/ Sirkulasi: (031) 8479 555

MONSTER SERANGGA Fotografer Inggris Chris Mattison berhasil membidik makluk aneh saat memimpin tur satwa liar di Ekuador. Tampilan makhluk seperti monster dengan anggota tubuhnya dipenuhi duri ini sangat nyata dan tidak pernah terlihat sebelumnya, seperti alien. n the telegraph/dd

JA GA T

an eh -a ne h

ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA TELEPON (031) 8419000 www.surya.co.id

KORAN REGIONAL NO. 1 DI JAWA TIMUR

Terlalu Berapi-api, Tokoh Nasdem Kolaps

► Meninggal Serangan Jantung saat Pidato

► Usai Sebut Tinggalkan Demokrat

aIR TERJUN TELAN KORBAN

Gadis Biliar Tewas tersedot

surya/ahmad zaimul haq

SERANGAN JANTUNG - Mantan anggota DPR RI  yang juga anggota Dewan Pertimbangan Wilayah Ormas Nasional Demokrat Jatim, Achmad Fauzi dibopong petugas setelah roboh saat orasi di Hotel Bumi Surabaya, Senin (4/7).  Foto kanan: Achmad Fauzi beberapa saat sebelum meninggal.

surabaya - SURYA Mantan anggota DPR RI dari Partai Demokrat yang kini menjabat anggota Dewan Pertimbangan Wilayah Nasional Demokrat (Nasdem) Jawa Timur, Achmad Fauzi, meninggal dunia mendadak karena serangan jantung saat berpidato terlalu berapi-api.

Achmad Fauzi dipastikan meng­embuskan napas terakhirnya setelah menjalani pemeriksaan di RS Husada Utama Surabaya, Senin (4/7). Sebelumnya ia menjadi salah satu pembicara dalam acara Rembuk Kebangsaan bertajuk “Membedah Paham Radikal dan Memahami Nilai-Nilai Lu-

hur Pancasila” dalam rangka Rapimwil dan Pelantikan Pengurus Ormas Nasional Demokrat se-Jawa Timur di Hotel Bumi, Surabaya. Fauzi menjadi salah satu pembicara selain dua pembicara utama, mantan ketua PBNU Hasyim Muzadi dan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din

Syamsudin. Berbeda dengan dua pembicara utama, pembicara berikutnya hanya diberi jatah waktu 10 menit oleh panitia untuk berpidato sambil berdiri. Fauzi yang menjadi pembicara ketiga sekitar pukul 12.00 WIB, sempat grafis: surya/yusuf

n KE HALAMAN 11

Di Ujung Karier, Komjen Ito Agum: Saya Tak Mau Jatuh Kedua Kalinya Digoyang Suap Rp 425 Juta ►Jelang Kongres, 9 Juli ► Diduga Dapat Jatah dari Nazaruddin Untuk kasus ini terus terang sangat memukul karena ini kedua kalinya. Dulu pada saat Gayus saya juga disebut terima dari Gayus. Tapi akhirnya tak bisa dibuktikan. jakarta - Surya Menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri sejak 30 November 2009, Komisaris Jenderal (Komjen) Ito Sumardi memasuki masa pensiun pekan lalu. Ia secara resmi akan digantikan Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman dalam pelantikan Rabu (6/7) besok. Di ujung kariernya,

n KE HALAMAN 11 n KE HALAMAN 11

Nasib Bocah 13 Tahun Jadi Terdakwa antara

Ito Sumardi

ia digoyang isu panas perkara M Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang kini menjadi buron. Nama Ito tercantum bersama sejumlah politikus —sebagian besar sudah disebutkan terangterangan oleh Nazaruddin. Lulusan Akademi Kepolisian 1977 n KE HALAMAN 11

Acara Mudik Gratis 2011 Harus Buat Wong Cilik

Artis-artis Hollywood Bikin Kamar Antingorok

jakarta - Surya Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar harus bersikap dan bertindak tegas saat memimpin Kongres Luar Biasa PSSI di Solo, 9 Juli, agar terhindar dari kebuntuan (deadlock) kembali yang dapat berakibat turunnya sanksi dari FIFA. “Kami minta Pak Agum bisa bertindak lebih tegas saat memimpin kongres nanti. Saya imbau

agar panitia memilih aparat keamanan yang benar dalam mengamankan kongres nanti,” ujar KanPSSI didat Ketua Umum PSSI IGK Manila. Manila secara langsung meminta hal itu kepada Agum Gumelar dalam Sarasehan Sepak Bola bertajuk “Selamatkan Sepak Bola Indonesia dari

pamekasan - Surya Keceriaan Halimatus Sakdiyah (19), warga Desa Socah, Kecamatan Socah, Bangkalan, menikmati indahnya air terjun di Dusun Berkong, di Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur, Pamekasan berubah jadi petaka. Gadis yang bekerja sebagai scoregirl (penghitung skor) di sebuah rumah biliar di terminal Pamekasan itu tenggelam di air terjun sedalam 5 meter, Minggu (3/7) sekitar pukul 16.00 WIB. Sedangkan dua teman prianya, Indri (28), warga Desa Nyalabu, Kecamatan Kota Pamekasan dan Nanang Hidayat (27), warga Desa Konang, Kecamatan Galis, Pamekasan, yang nyaris tenggelam berhasil diselamatkan warga.

Peragawati Riquelme Janji Telanjang Lagi

Suami Gagal, Ibu-ibu Takut Sidang, Orangtua Tak Muncul Sukses Sergap Maling Bagi bocah 13 tahun seperti AB, pengadilan dan hakim adalah momok yang sama sekali tidak terlintas dalam benaknya ketika dengan enteng ia mencuri motor. Tetapi itulah yang harus dia hadapi.

dihadapinya, hakim, jaksa penuntut dan berbagai perangkat pengadilan. Di sel itu ia menangis, meluapkan perasaan takutnya menghadapi peradilan itu. Untunglah momok itu tidak jadi ia hadapi hari itu juga. Sidang ditunda gara-gara jaksa penuntut umum Bambang Suparyanto SH tidak bisa n KE HALAMAN 11

didik mashudi kediri

D

uduk di dalam sel tahanan sementara Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, Senin (4/7) wajah AB pucat pasi. Menit demi menit terus berlalu dan pada waktunya nanti ia harus berjalan masuk ke ruang sidang tempat ia menghadapi tuntutan pidana akibat pencurian sepeda motor beberapa bulan lalu. Bocah ini sangat takut harus menghadapi tuntutan, suasana sidang yang belum pernah

ilustrasi: surya/rendra

probolinggo - Surya Meski tidak ikut ronda seperti para suami mereka, ibu-ibu warga RT03/RW02, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, piawai menangkap maling. Tak hanya menggebuk, para ibu itu juga memberi bonus omelan panjang yang memanaskan kuping si maling. Maling yang ditangkap para ibu itu adalah Nijar, pria 50 tahun warga Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Parobolinggo. Pria yang diyakini sudah puluhan tahun menjadi maling itu mendekam di ruang tahanan Mapolsekta Kademangan. Petualangannya berakhir di tangan para ibu, Senin (4/7) pukul 03.00 WIB. n KE HALAMAN 11

surya/agus purwoko

MALING AYAM - Nijar, pencuri ayam ketika masuk ruang tahanan Mapolsekta Kademangan, Probolinggo, Senin (4/7).

11 Sambungan Terlalu... n

DARI HALAMAN 1

mengungkapkan kekecewaan pada bekas partainya, Demokrat, yang saat ini sejumlah kadernya terbelit skandal korupsi. Ia juga menyampaikan gagasannya untuk bangsa ke depan dengan menyitir falsafah Jawa Honocoroko. Tetapi, sekira lima menit setelah berbicara pada kalimat Podojoyonyo, Fauzi berhenti dan minum. Kepada hadirin, ia sempat mengatakan dirinya terkena serangan jantung. “Maaf, saya ini punya (sakit) jantung," ujarnya. Panitia lantas mengambilkan kursi. Fauzi kemudian duduk, memegang dada, dan napasnya tersengal-sengal lalu kolaps. Suasana seminar yang awalnya serius itu mendadak berubah gempar. Beberapa panitia dengan gerak cepat membopong tubuh Fauzi untuk dirujuk ke rumah sakit. Acara pun dilanjutkan kembali. Namun, jelang berakhirnya acara, mantan wakil bupati Pasuruan, Muzamil Syafii, yang juga anggota Nasional Demokrat Jatim, mengumumkan nyawa

Agum... n

DARI HALAMAN 1

Sanksi FIFA” di VIP Barat Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (4/7). Acara itu juga dihadiri sejumlah stake holder, para kandidat ketua umum dan Eksekutif Komite PSSI, termasuk Agum Gumelar sebagai ketua Komite Normalisasi. “Saya minta Pak Agum sebagai pemimpin sidang menegaskan bahwa perintah FIFA itu bukan pepesan kosong. Sepak bola Indonesia harus diselamatkan dari sanksi FIFA. Yang punya hak

Di Ujung... n

DARI HALAMAN 1

ini tertulis dalam memo pengeluaran duit perusahaan Nazaruddin, yang disita penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketika menggeledah kantornya April lalu. Ito, menurut catatan itu, diberi 50.000 dolar AS atau sekitar Rp 425 juta. Sejumlah pengeluaran juga merujuk nama “Bareskrim”, kesatuan yang dipimpin Ito. Bukti pengeluaran uang itu ditulis Yulianis, salah seorang kepercayaan Nazaruddin. Wanita yang menyandang jabatan Direktur PT Executive Money Changer, ia mengurus sejumlah kerja sama bisnis pelbagai perusahaan milik Nazaruddin dan mencatat semua pengeluaran perusahaan-perusahaan bosnya. Pengeluaran duit perusahaan Nazaruddin dilakukan berdasarkan memo yang diteken adiknya, Muhajidin Nur Hasim. Dari sini kemudian dipecah ke dalam bukti-bukti lain yang lebih terperinci, termasuk tanda terima penerimanya. Ito pun mengaku terpukul

Gadis... n

DARI HALAMAN 1

Menurut keterangan sejumlah warga, sebelum kejadian, Nanang dan Indri naik sepeda motor mendatangi korban di tempat kosnya di Jl Veteran. Kemudian, mereka bertiga naik satu sepeda motor tanpa pamit tuan rumah, pergi menuju lokasi wisata air terjun. Tiba di lokasi, sepeda motor itu mereka tinggalkan di area parkir, sekitar 150 meter dari lokasi air terjun, karena lokasi air terjun hanya bisa dicapai dengan jalan kaki. Saat itu, warga dan petugas parkir memperingatkan mereka agar berhati-hati dan tidak man-

Takut... n

DARI HALAMAN 1

menghadirkan saksi-saksi di persidangan itu. Kalau jadi, AB akan didampingi pengacara prodeo Rini Puspitasari SH untuk menghadapi jaksa dan hakim tunggal Yunizar Kilat DayaSH. AB, yang ditemui Surya di sel tahanan, mengaku tubuhnya gemetaran sejak berangkat dari Lapas Kediri. Malahan sejak semalaman dirinya menjadi sulit tidur. “Saya takut. Awak kulo ndhredeg,Pak (Tubuh saya gemetaran pak),” ujarnya sambil tertunduk. AB ditahan sejak 14 Mei lalu mengaku terus terang ketakutan menghadapi sidang pertamanya. Ia merasa harus menghadapi

Fauzi tidak tertolong tepat pukul 13.15 WIB setelah sempat menjalani perawatan di IRD Rumah Sakit Husada Utama Surabaya. Dari keterangannya, Ahmad Fauzi diduga mengalami sakit jantung. Seluruh peserta acara kemudian menggelar doa bersama untuk arwah Fauzi. Seorang panitia seminar yang enggan disebut namanya, menyebut bahwa Achmad Fauzi roboh akibat terlalu bersemangat saat berpidato. Utamanya saat mengekspresikan kekecewaannya pada Partai Demokrat. “Saya menyatakan keluar dari Demokrat dan bergabung di Nasdem,” ujar Fauzi dalam pidatonya. Wawan Widiyanto, salah seorang peserta yang ikut rapat pimpinan wilayah Nasdem Jatim, mengaku sempat kaget karena tubuh Fauzi tiba-tiba ambruk dari tempatnya berdiri. “Tubuhnya sempat terduduk dan lemas. Setelah itu, saya bersama beberapa orang mengusungnya menuju taksi untuk segera dibawah ke rumah sakit,” terang Wawan. Semasa hidupnya, Fauzi pernah menjadi anggota DPR Demokrat periode 2004-2009. Namun, ia kemudian dilengserkan lewat Pergantian Antar Waktu (PAW)

SELASA, 5 JULI 2011

pada September 2008 karena dituduh menjadi calon legislatif parpol lain pada Pemilu 2009. Sebelum di-PAW, Achmad Fauzi dikenal dengan pernyataan kontroversi karena mengusulkan pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat itu, Achmad Fauzi menjadi anggota Komisi III (bidang hukum dan keamanan). Anggota Dewan Pakar Nasdem Jatim Zulfi Achwan, me-

nyebut Fauzi bukan tokoh yang haus kekuasaan. Zulfi menyebut Fauzi tidak gentar ketika di-PAW oleh Demokrat. “Beliau waktu itu menyebut tidak takut di PAW (dari DPR RI),” ujarnya. Zulfi menambahkan, sebelum meninggal, Achmad Fauzi sempat mengatakan pada dirinya untuk bertemu dengan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh. “Tadi pagi, beliau sempat menyampaikan akan meminta bertemu langsung

dengan Pak Surya Paloh pada jam 13.00. Katanya, ada yang harus dibicarakan,” urai Zulfi menirukan Achmad Fauzi. Sementara itu, DPD Demokrat Jatim menegaskan bahwa Fauzi tidak lagi di Demokrat alias berstatus mantan. Wakil Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) Demokrat Jatim demisioner, Didik Darmadhi menyebut, Fauzi juga tidak pernah jadi pengurus Demokrat, kendati pernah terpilih menjadi anggota DPR Fraksi Demokrat. Musibah yang sangat jarang terjadi di arena seminar politik tersebut memicu simpati dari berbagai elemen. Din Syamsudin yang mengaku pernah mondok bersama Achmad Fauzi, menyatakan belasungkawanya. Menurut Din, saat melihat Fauzi memegangi dadanya, ia sudah mengusulkan agar Fauzi tidak melanjutkan orasinya. “Saya ikut berduka cita apalagi almar­hum alumnus (Ponpes) Gontor, almamater saya. Ini musibah, saya ikut berduka pada keluarga beliau dan juga Nasdem,” ujar Din. Penasihat Rapimwil Nasional Demokrat Jatim, Hasan Aminudin, menyampaikan belasung-

suara harus mengedepankan kepentingan bangsa dan bukan kepentingan kelompok,” demikian IGK Manila. Agum sebdiri menegaskan, tidak ingin Kongres di Solo, 9 Juli nanti, kembali gagal. Karenanya, ia tidak ingin membuang kesempatan terakhir dari Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) untuk bisa membentuk pengurus PSSI periode 2011-2015. “Kongres ini akan menjadi kesempatan terakhir, kalau gagal kita akan kena sanksi. Saya tidak punya alternatif selain kongres sukses,” kata Agum dilansir tempointeraktif.

Agum sebelumnya pernah gagal ketika memimpin kongres PSSI di Jakarta, 20 Mei lalu. Saat itu, Agum terpaksa menutup kongres karena kondisi sidang kala itu tidak lagi kondusif. Para peserta saling beradu argumentasi tanpa bisa dikendalikan. “Saya tidak mau jatuh untuk kedua kalinya,” kata Mantan Ketua Umum PSSI 1999-2003 sekaligus mantan ketua Umum KONI pusat itu. Pada masa PSSI pimpinan Nurdin Halid, PSSI juga pernah gagal menggelar kongres di Pekanbaru, Maret 2011. Kongres yang semula diagendakan memilih Komite Pemilihan dan Komite

Banding Pemilihan PSSI, batal karena Nurdin cs tidak hadir di ruangan sehingga peserta kongres menduduki ruangan kongres dan memilih anggota Komite Pemilihan dan Komite Banding PSSI meskipun tanpa Ketua Umum, dan perwakilan FIFA. Agum menyayangkan ada pihak-pihak yang menganggap ancaman sanksi FIFA hanyalah gertak sambal belaka. Purnawirawan Jendral TNI Angkatan Darat itu mengajak semua insan sepak bola untuk menyukseskan kongres di Solo nanti. “Saya sendiri juga berharap seperti itu, bahwa FIFA hanya gertak sam-

bal saja. Tetapi, kita harusnya menghormati peringatan itu dan jangan menganggap itu hal sepele,” katanya. Komite Normalisasi selain konsentrasi mempersiapkan Kongres PSSI di Solo, juga harus terus aktif berkoordinasi dengan Liga Primer Indonesia (LPI). Karena sesuai amanat FIFA, komite pimpinan Agum itu, harus bisa menyelesaikan persoalan LPI paling lambat, 10 Juli seperti batas waktu kongres PSSI. Apabila salah satu dari dua mandat itu tidak sukses, Indonesia otomatis akan mendapatkan sanksi. n ant

dengan kabar miring yang menyebut dirinya menerima aliran dana dari politisi Partai Demokrat yang kini sembunyi di Singapura, Nazaruddin. Ito yang menganggap kabar tersebut tidak benar, mengaku siap diperiksa. “Untuk kasus ini terus terang sangat memukul karena ini kedua kalinya. Dulu pada saat Gayus saya (disebut) terima dari Gayus. Tapi, akhirnya tidak bisa dibuktikan,” ujar Ito di Mabes Polri, Senin (4/7). Seperti diketahui, kabar panas ini mencuat menyusul berita majalah Tempo yang menyebut KPK menemukan bukti pengeluaran uang dalam penggeledahan di kantor Nazaruddin di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, pada malam 21 April 2011 lalu. Penggeledahan menyusul penangkapan atas Sekretaris Kemenpora Wafid Muharam, Manajer Marketing PT Duta Graha Indah M El Idris, dan Manajer PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manulang. Ketiganya diduga terlibat korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games. Informasi yang dikumpulkan,

tim yang dipimpin langsung seorang petinggi KPK, beberapa jam setelah penangkapan Wafid Cs di Kemenpora, menggeledah 4 lantai gedung milik Nazaruddin. Salah satunya gedung yang dipakai PT Anak Negeri. Untuk melakukan penggeledahan itu, KPK sampai memanggil bantuan petugas Brimob untuk mengusir sejumlah tenaga keamanan yang diduga sengaja berjaga di gedung itu. Nah, saat penggeledahan itulah KPK menemukan berbagai dokumen, salah satunya dikabarkan memo berisi pembayaran kepada jenderal polisi. Selain uang untuk Ito, ada pula bukti pengeluaran untuk Kombes Jacobs Alexander Timisela, Kepala Unit IV Direktorat Tindak Pidana Korupsi Mabes Polri, yang ditulis memperoleh jatah 30.000 dolar AS. Ada juga bukti untuk dua kali pengeluaran yang ditulis untuk ‘Bareskrim’ —masing-masing bernilai 75.000 dolar dan 25.000 dolar AS. Total uang yang dikeluarkan perusahaan Nazaruddin kepada Ito, Jacobs, dan Bareskrim menurut catatan itu, setara dengan Rp 1,5 miliar. Setoran-se-

toran itu dikeluarkan pada awal tahun ini, sebelum perkara suap wisma atlet terbongkar. Ito Sumardi juga dilaporkan langsung menemui Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja yang juga mantan petinggi polisi pascapenggerebekan itu. Ia menanyakan kebenaran penemuan bukti setoran uang dari Nazaruddin kepada petinggi polisi. Uang itu dikabarkan diberikan Nazaruddin sebagai kompensasi kepada Bareskrim untuk mengambil alih kasus di Kementerian Kesehatan yang sempat membelitnya. Kasus itu sendiri ketika itu ditangani oleh KPK. Untuk menepis tudingan suap itu, Ito membeberkan alasan yang menurutnya membuat dia tidak mungkin menerima suap dari Nazaruddin itu. Ito menjelaskan, penyidikan kasus pada Kementerian Kesehatan tersebut sudah dilakukan oleh polisi dan kejaksaan sejak tahun 2010. Polisi dan kejaksaan kemudian melaporkan kasus itu kepada KPK. Ito menambahkan, penyidikan kasus itu di kepolisian saat itu tersendat, karena pihak kepolisian sedang berkonsentrasi mena-

ngani kasus mafia pajak. Polisi, kata Ito, terus menangani kasus tersebut hingga akhirnya kabar suap itu mencuat. Sementara Nazaruddin yang dikonfirmasi melalui BlackBerry Messenger (BBM) terkait kebenaran dugaan suap kepada Ito tidak memberikan jawaban. Pesan BBM yang dikirim hanya dia baca saja tanpa dibalas. KPK membenarkan Ito pernah bertemu dengan Ade Rahardja. Namun, mereka membahas seputar kasus yang ditangani, bukan bukti suap. Jubir KPK Johan Budi SP mengatakan pembahasan dalam pertemuan tersebut seputar kasus yang ditangani antara KPK dan Mabes Polri. Menurut Johan, ada satu kasus yakni kasus korupsi di Kementerian Kesehatan yang kebetulan sama-sama ditangani oleh kedua lembaga penegak hukum tersebut. Johan menjelaskan KPK mendapat data dari pengaduan masyarakat tentang alat kesehatan. Sedangkan kepolisian sudah berada di tahap yang lebih maju yakni sudah masuk ke tahap penyelidikan. n ant/kompas.com

di di air terjun. Menurut warga, selain dianggap angker, selama dua bulan terakhir ini, sudah dua pengunjung tewas tenggelam di area air terjun itu. Kemudian ketiganya berjalan dan turun ke tepian air terjun, sembari melongok ke atas. Indri dan Nanang meredamkan kakinya setinggi betis. Sedangkan Halimatus naik batu yang lebih tinggi, sembari bermain air. Rupanya saat itu, Halimatus salah menjejakkan kaki dan menginjak batu yang licin. Ia pun tergelincir dan jatuh ke air. Ia jatuh dari ketinggian sekitar delapan meter sebelum menyentuh air. Gadis itu sempat berteriak minta tolong.

Mendengar teriakan temannya, Indri dan Nanang langsung bangkit dan mencebur ke air. Mereka berusaha mencapai Halimatus yang tangannya masih terlihat menggapai-gapai. Namun, usaha itu sia-sia dan sejurus kemudian gadis itu ditelan air. Indri dan Nanang yang samasama tak bisa berenang akhirnya menghentikan pencarian, rupanya mereka pun akhirnya butuh pertolongan. Untunglah, penduduk di sekitar air terjun itu mendengar seruan minta tolong mereka. Tak butuh waktu lama, Nanang dan Indri pun berhasil diangkat sebelum tenggelam. Sedangkan warga butuh waktu

untuk mencari Halimatus yang tenggelam. Halimatus akhirnya ditemukan dalam keadaan pingsan dan tersangkut tanaman di bawah air. Diduga ia tersedot pusaran air. Setelah tubuh korban ditemukan, lalu dibawa ke emperan masjid Annajah, Kertagena Tengah. Namun, tak lama Halimatus meninggal. Sejumlah petugas medis Puskesmas Kadur datang memeriksa kondisi korban. Begitu juga petugas Polsek Kadur datang ke lokasi. Kepala Desa Kertagena Tengah, M Samad, kepada Surya mengatakan, setiap pengunjung yang datang ke lokasi sudah diperingatkan agar berhati-hati, karena

lokasi yang oleh warga setempat disebut Bung Liyas itu rawan. “Karena lokasi itu rawan, kami sudah memasang papan rambu peringatan, air terjun kawasan angker dilarang mandi. Namun papan peringatan itu hilang dibuang pengunjung,” kata Kades Samad. Kapolsek Kadur, AKP Syakrani, yang dimintai konfirmasinya mengatakan, beberapa waktu lalu ia sudah meminta aparat desa agar lokasi air terjun itu ditutup, karena rawan dan sudah menelan dua korban jiwa. “Namanya masyarakat ingin tahu, walau lokasi itu berbahaya, tetap saja dikunjungi,” kata Syakrani. n sin

semua itu sendirian, padahal ia masih anak-anak. Bahkan, sejak dijebloskan ke sel tahanan Lapas Kediri belum pernah sekalipun dijenguk keluarganya. “Sejak ditahan di Lapas bapak dan ibu saya belum pernah menjenguk,” ungkapnya. Ketakutan AB dapat dimaklumi karena di usianya yang masih 13 tahun sudah terjerat kasus pidana pencurian sepeda motor. AB lahir di Kediri 25 Maret 1998. Sebagai terdakwa anak, AB dijebloskan sel tahanan sementara dicampur dengan tahanan dewasa. Sesuai ketentuan peradilan anak, terdakwa yang masih di bawah umur tidak boleh dicampur dengan tahanan dewasa. Masalahnya, sel tahanan sementara PN Kabupaten Kediri sedang direnovasi. Sehingga hanya tahanan

perempuan saja yang tempatnya dipisahkan dengan sel tahanan pria. AB adalah warga Desa/Kecamatan Ngadiluwuh, pelajar kelas V SDN Badalpandean yang terlibat kasus pencurian sepeda motor. Dia mencuri motor Honda Astrea Grand AG 4007 RI milik Kemis (65) yang ditinggal menonton pertunjukan jaranan. Motif pencurian itu karena AB ingin memiliki sepeda motor untuk jalan-jalan. Niat mencuri itu mendadak muncul setelah melihat motor diparkir dengan kunci kontak masih menempel. Namun, setelah puas berputarputar keliling Kota Kediri dengan motor curiannya, motor yang sudah kehabisan bensin itu kemudian digeletakkan di kebun tebu. Kemudian motor itu ditemukan

warga dan dilaporkan ke polisi. Dari keterangan sejumlah saksi pelaku pencurian mengarah kepada AB yang langsung diciduk petugas Polsek Ngadiluwih. Waktu itu, AB diciduk polisi di sekolahnya. Ia memang sempat berkelit, tetapi karena terpojok oleh pertanyaan polisi, AB akhirnya mengaku. Kepada petugas, AB, anak keempat dari tujuh bersaudara itu, mengaku tidak bermaksud mencuri, namun hanya ‘meminjam’ untuk jalan-jalan. “Saya hanya ingin naik motor untuk putar-putar saja,” tuturnya. Sementara hakim tunggal Yunizar Kilat Daya saat ditemui Surya menjelaskan, sebenarnya terdakwa yang masih anak-anak tidak boleh dicampur dengan tahanan dewasa. Hanya saja

karena ruang tahanan sementara sedang direnovasi, terpaksa tahanan anak dicampur tahanan dewasa. Sedangkan JPU Bambang Suparyanto SH yang dikonfirmasi terpisah menjelaskan, terdakwa dijerat dengan pasal 363 KUHP karena melakukan pencurian sepeda motor. Soal penempatan tahanan sementara yang dicampur tahanan dewasa karena ruang tahanan sedang direnovasi. Pada persidangan berikutnya, Bambang berencana meminta bantuan polisi untuk menghadirkan orangtua terdakwa. “Sebenarnya kami sudah memberitahu orangtuanya, tapi ditunggu sampai siang tidak datang, persidangan terpaksa ditunda,” jelasnya. n

surya/ahmad zaimul haq

BERDUKA - Istri Achmad Fauzi, Lusyati (berjilbab) terlihat shock setelah  mengetahui suaminya meninggal dunia di RS Husada Utama, Senin (4/7). Lusyati terlihat tergopoh-gopoh meninggalkan arena diskusi di Hotel Bumi, Surabaya.

kawa dan duka cita mendalam atas meninggalnya Fauzi. Menurutnya, Fauzi adalah sosok yang rendah hati. Firasat Humas RS Husada Utama, Mirna Paramita, menjelaskan, Achmad Fauzi sudah meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit. “Ketika masuk, kondisinya sudah meninggal dunia,” jelasnya. Sementara itu, keluarga Achmad Fauzi ikhlas melepas kepergian almarhum. Rizki, anak Achmad Fauzi, mengaku kematian papanya sudah suratan takdir. “Papa saat di Jakarta telah berkunjung ke Banjar, Martapura. Di sana papa minta maaf kepada saudara-saudara dan berkunjung atau berziarah ke makam leluhur. Jadi bapak sudah berpamitan satu bulan lalu, tidak

biasanya seperti itu,” ujar Rizki ditemui di rumah duka Jl Manyar Kartika Selatan, Surabaya, dilansir tribunnews. Rizki juga seperti mempunyai firasat akan ada sesuatu terjadi. Menurutnya, sejak pagi hingga berita tentang kematian papanya tiba, ia hanya mengenakan baju koko. “Aku juga heran kenapa hari ini saya kok pake baju koko, biasanya nggak begini lho,” ujarnya. Rizki menegaskan, dirinya ikhlas dengan kepergian sang papa. Seminggu lalu, papanya sudah berpesan agar ia bisa menjadi orang yang berguna. “Papa pesan ke saya, jadilah orang berguna. Papa bisa kau harus juga bisa,” katanya. Jenazah Achmad Fauzi dimakamkan hari ini di TPU Keputih, Sukolilo, Surabaya pukul 10.OO WIB. n had/rie

antara/spedy paereng

FREEPORT LUMPUH - Ribuan pekerja PT Freeport Indonesia (PTFI) berkumpul di check point, jalan masuk menuju Kuala Kencana, ketika menggelar aksi mogok kerja di Timika, Papua, Senin (4/7). Aksi tersebut akibat tidak adanya titik temu antara SPSI Freeport dan Manajemen, terkait rencana perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan para pekerja berencana menduduki Kantor Pusat Pemerintahan PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana, namun dihadang aparat Kepolisian.

Suami... n

DARI HALAMAN 1

Hasan, ketua RW 01 mengungkapkan, sekitar pukul 02.30 WIB, ia berada di luar rumah dan duduk di pagar tembok depan rumahnya, sambil mengamati keadaan. Di dekatnya, duduk sang ibu, Hj Sumaryam (65). Tak lama kemudian, dari arah barat muncul Nijar naik sepeda pancal. Mendekati toko swalayan Indomaret, sebelum pertigaan Jl Argopuro - Jl Raya Bromo, Nejar belok ke utara. Hasan menyangka Nejar akan singgah di warung kopi samping belakang Indomaret. “Pikiran saya begitu. Tapi kalau lihat jam, sudah tidak mungkin karena warung itu pasti tutup,” terang Hasan. Instingnya pun cepat bekerja dan ia menyimpulkan bahwa tak lama lagi pasti terjadi pencurian, karena Nijar selama ini sudah dikenal sebagai maling. Hasan pun meminta ibunya masuk rumah. “Masuk buk, sebentar lagi pasti ada warga sini yang kemalingan,” pintanya kepada sang ibu. Kecurigaannya pun segera terbukti. Ia mendengar warganya berteriak, “Maling.” Ia pun melangkah ke jalan depan rumah. Dari kejauhan ia melihat Nijar memacu sepedanya, sedangkan agak jauh jauh di belakangnya ada yang membuntuti. Hasan pun bergerak untuk menghadang Nijar di perempatan jalan. Melihat ada warga yang menghadang, Nijar pun berbelok ke utara. Ia masuk gang untuk menghindari Hasan. Rupanya, kesialan yang menghadang Nijar, karena ternyata gang itu buntu. Tak mau tertangkap, Nijar pun mengambil tindakan darurat. Ia meninggalkan sepeda pancal dan ayam curiannya begitu saja, lalu menerobos salah satu rumah. Ia melihat sebuah mobil boks di garasi milik Sudar­yono yang terbuka, lalu memilih bersembunyi di kolongnya. Sementara di luar, semakin banyak warga yang berkumpul ingin membekuk maling ayam itu. Namun, pria yang mengaku sudah punya dua cucu itu tetap merasa belum aman, karena tidak bisa selamanya bersembunyi di kolong mobil itu. Ia pun buru-buru keluar dari garasi. Lalu, dengan menggunakan tangga, Nijar naik pagar tembok setinggi tiga meter untuk menghindari kejaran warga. Melihat buruannya berada di atas pagar tembok, warga pun melempari sekenanya. “Tiga kali Nijar jatuh kena lemparan. Tapi ia terus berusaha melarikan diri,” kata Hasan. Setelah tiga kali naik-turun tangga, akhirnya Nijar berhasil meloloskan diri dari kejaran warga. Nejar berhasil naik merayap melalui atap genteng.

Ternyata di balik tembok tersebut puluhan ibu- ibu sudah menunggu kedatangan Nijar. “Disangkanya di belakang pagar tembok, tanah kosong. Dan tidak ada orang,” timpal Hasan. Kendati posisinya makin terdesak, Nijar belum menyerah. Ia lalu bersembunyi di kandang sapi. Agar tidak terlihat, ia menutupi tubuhnya dengan jerami kering di tempat makan sapi. Memang kepalanya merunduk dan tertutup jerami, tetapi ia lupa menutupi pantatnya yang masih menyembul. Inilah yang kemudian membuat Nijar ketahuan. Pantatnya itu dilihat Sali (60) pemilik sapi yang hendak memberi makan ternaknya. Karuan saja ibu-ibu yang kebingungan mencarinya langsung menggeruduk pelaku dan memitingnya. Nijar tak bisa meloloskan diri karena dikepung puluhan ibu. Hj Sumaryam, orangtua Santoso yang mengaku menangkap pertama kali. “Yang nangkap ibu saya dan ibu-ibu sekampung,” ujar Hasan. Para ibu pun langsung menginterogasinya. Namun, Nijar tetap bertahan bahwa ia bukan maling, sebaliknya ia sedang mengejar maling. Jawaban berbelit itu semakin membuat jengkel para ibu. “Ngejar maling kok malah sembunyi di kandang. Ya tak gebuk juga tubuhnya,” ujar Hj Sumaryam. Meski omelan dan pukulan para ibu terus mendarat di badannya, Nijar bergemin dan tetap tak mengaku mencuri. Karena sikapnya yang keras kepala tidak mau mengakui padahal banyak saksi mata yang melihat Nejar membawa ayam jago dan kabur setelah tepergok, akhirnya warga melaporkan kejadian tersebut ke petugas polsekta setempat. Santoso (40) warga setempat, mengungkapkan, saat itu, Ajis alias Kadir, sekitar pukul 02.30 WIB hendak berwudu untuk menunaikan salat tahajjud. Belum sampai ke kamar mandinya, Ajis mendengar ayamnya berkokok. Curiga ada seseorang dekat dengan kandang ayamnya, Ajis kemudian memanggil dengan kalimat sekenanya dari balik dinding gedek rumahnya. “Siapa di luar,” teriak Ajis dua kali. Mendengar teriakan seperti itu, Nijar yang sudah berhasil menangkap ayam, meladeni teriakan si pemilik ayam. “Saya cong,” terang Santoso menirukan jawaban Nijar. Karena asing dengan suara tersebut, Ajis curiga dan mengurungkan niatnya ke kamar mandi, lantas dengan cepat keluar rumah lewat pintu belakang. Tahu tuan rumah hendak mengejar, Nijar langsung menggenjot sepeda ontelnya sekuatnya. Tahu di perempatan sebelah barat rumah Ajis, Hasan, pelaku berbelok arah ke kanan masuk gang buntu dan akhirnya tertangkap. n st35

2 Politik "Yang disampaikan Nazarudin 100 persen benar karena dia mengatur uang. Jadi yang perlu diperiksa perusahaanperusahaan rekanan Nazaruddin. Korupsinya pasti lewat situ,"

SELASA, 5 JULI 2011

DISKORS - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali (tengah) meninggalkan ruang sidang paripurna Muktamar VII PPP di Hotel Panghegar, Bandung, Jawa Barat, Senin (4/7). Sidang Paripurna II dengan agenda pemandangan umum atas pertanggungjawaban DPP PPP diskors karena belum disepakatinya mekanisme penyampaian jawaban peserta sidang atas pertanggungjawaban DPP PPP itu.

ant

—Adhie Massardi, Koordinator Gerakan Indonesia Bersih usai diskusi Nepotisme Menggurita, Demokrasi Terancam Petaka di Rumah Perubahan, Jakarta, Senin (4/7). ■ tribunnews

kilas politik PDIP Siap Bongkar Borok Pemilu JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arif Wibowo menegaskan, pihaknya siap membongkar semua kecurangan pemilu. Itu dilakukan setelah kasus surat palsu yang diduga dilakukan mantan anggota KPU Andi Nurpati mencuat. Serta munculnya kasus baru tentang laporan 16 caleg yang mengaku korban mafia pemilu 2009 yang melapor ke Mahkamah Konstitusi (MK). "Kami akan bongkar setiap kecurangan pemilu," tegas Arif Wibowo, Senin (4/7). Arif mengatakan, pihaknya sedang menginventarisasi seluruh laporan kecurangan pemilu. Laporan itu bisa didapat dari pihak yang merasa dirugikan dalam proses rekapitulasi yang maniputalif dan laporan caleg yang harusnya lolos namun gagal karena KPU tidak menjalankan aturan MK. Menurutnya, partainya siap dengan segala konsekuensi jika kecurangan pemilu itu terbongkar. Sebab, ada kemungkinan akan mengubah sususan kursi DPR. Namun ia tidak khawatir karena tujuan utama bukan pada persoalan pergantian atau kehilangan kursi DPR, tetapi pada upaya membuktikan kecurangan Pemilu 2009 yang disebut-sebut menguntungkan partai tertentu. "Kalau dasarnya putusan MK tidak dieksekusi KPU dan memungkinkan perubahan kursi itu risiko. Paling penting soal kecurangannya," terang Wakil Sekretaris BP Pemilu DPP PDI Perjuangan ini. ■ republika.co.id

Surya Paloh : Partai Nasdem Harus Jadi Pemenang SURABAYA - Ketua Umum PP Nasional Demokrat, Surya Paloh merestui ormas pimpinannya melahirkan partai politik. Tetapi, ia menegaskan Nasional Demokrat tidak akan menjadi underbow untuk mendukung Partai Nasdem seperti MKGR di Partai Golkar. “Tetapi harus bersatu dan bergandengan tangan sebab ormas Nasional Demokrat adalah milik bersama. Jadi jangan dipermasalahkan ormas dan parpol. Ideologi Nasional Demokrat akan diperjuangkan partai Nasdem,” tegas Surya Paloh dalam orasi politiknya saat acara Rapimwil dan pelantikan bersama Ormas Nasional Demokrat Jatim di Hotel Bumi Surabaya, Senin (4/7). Surya Paloh juga menegaskan partai Nasdem lahir bukan untuk tribunnews sekadar ikut Pemilu 2014. “Tetapi Surya Paloh harus jadi pemenang untuk melakukan perubahan mendasar (restorasi) bangsa. Kalau hanya jadi partai incrit-incrit untuk apa?,” jelas Surya. Sementara Ketua Dewan Pembina Partai Nasdem, Hasan Aminuddin menegaskan partainya harus jadi partai besar untuk mempercepat restorasi Indonesia. Bupati Probolinggo ini menyebut, kalau perlu di pemilukada, partainya akan mengusung kader terbaik agar bisa jadi kepala daerah meski belum punya kursi di DPR/ DPRD. ■ had

Suryadarma Mendominasi

► 25 DPW Sebut Dukungan Saat LPj BANDUNG - SURYA SURYADARMA Ali (SDA) mendominasi dukungan pencalonan ketua umum dalam Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Bandung, 3-7 Juli. Dominasi SDA terlihat di forum pemandangan umum DPW PPP provinsi terhadap laporan pertanggungjawaban (LPj) Ketua Umum SDA, Senin (4/7). Dalam forum di Hotel Panghegar tersebut, 32 DPW PPP menyatakan menerima dengan baik LPj kepengurusan SDA. Hanya DPW PPP Jogjakarta yang menyatakan menolak. Tak hanya rame-rame menerima LPj, 25 DPW bahkan mendukung SDA untuk melanjutkan kepemimpinannya hingga 2016 mendatang. Sedang untuk kandidat Akhmad Muqowwam hanya ada satu yang menyebut namanya, yaitu DPW PPP Jateng. Sementara untuk kandidat Ahmad Yani, tidak ada satupun yang menyebutnya. Tujuh DPW sisanya menyatakan mendukung semua kandidat. Di antaranya DPW Kalbar, Bali, Sumsel, Kalteng, Kaltim, dan Jogjakarta. "Ini fakta, dukungan Pak Suryadarma masih sangat besar," ujar Ketua Tim Sukses

Angelina Tantang Nazar Lapor KPK JAKARTA - SURYA Nyanyian mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dari Singapura membuat Angelina Sondakh kesal. Kali ini, Angelina menantang kolega separtainya itu untuk segera pulang ke Indonesia dan melaporkan semua tuduhan itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Sudahlah, jangan menyebar fitnah terus menerus. Saya paham kondisi dia (Nazarudin) tertekan," kata Angelina dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (4/7). Angelina meminta Nazaruddin berhenti mengarang tuduhan. Nazar, bahkan diminta lebih fokus terhadap masalah yang menjerat dirinya sendiri. Apalagi saat ini Nazaruddin sudah resmi menjadi tersangka kasus suap pembangunan Wisma Atlet. "Semua yang dikatakan itu tidak benar," ujarnya. Sebelumnya, dari Singapura, Nazaruddin melempar banyak tudingan. Ia menyebut sejumlah kader partainya terlibat dalam kasus pembangunan wisma atlet SEA Games XXVI Jakabaring, Palembang. Termasuk menyebut koleganya satu partai yang duduk di Komisi Olahraga, Angelina Sondakh dan Wakil Ketua Badan Anggaran Mirwan Amir, sebagai orang yang bermain dalam proyek ini. Belakangan, Nazaruddin juga menuding Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dan Anas Urbaningrum Ketua Umum DPP Partai Demokrat ikut

menikmati rezeki suap proyek wisma atlet ini Terpisah, para pendiri dan deklarator Partai Demokrat mengadakan pertemuan di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (4/7), guna membahas kasus yang membelit Nazaruddin, serta petinggi partai lainnya. Hadir antara lain Vence Rumangkang, Aziddin, dan Sys NS. "Para pendiri tergugah kembali untuk bersatu membantu mengatasi problem partai yang begitu heboh. Salah satunya menyang-

kut kasus hukum Nazaruddin," ujar Ventje Rumangkang, salah satu pendiri Demokrat. Menurut Ventje, dalam kasus Nazaruddin ini, partai dan beberapa kadernya seolah-olah sudah sudah divonis bersalah, padahal pengadilan belum memutuskan apa pun. "Ini kan heboh sekali. Sudah banyak yang memvonis Partai Demokrat. Karena itu, para pendiri tergerak untuk membantu DPP Demokrat mengatasi masalah ini," sambung dia. ■ tempointeraktif

SDA, Asrul Azwar di media center Muktamar VII PPP di Hotel Panghegar, Senin (4/7). Asrul meramalkan, pemilihan akan berlangsung aklamasi atau satu putaran. Sebab 25 DPW yang mendukung itu merupakan wilayah dengan jumlah DPC besar, seperti Jatim, Jabar, Aceh, Sulsel, dan lain-lain. Politik Uang Meski demikian, dua kandidat lain tetap yakin bisa mengalahkan SDA dalam pemilihan yang akan digelar, Selasa (5/7) malam ini. Mereka mengklaim telah menguasai DPC kota/kabupaten, yang merupakan pemilik mayoritas suara. Dari total 1.180 suara yang akan diperebutkan, sekitar 994 suara merupakan milik 497 DPC. Akhmad Muqowam bahkan mengaku semakin optimistis karena mendapatkan pengalihan suara dari Muchdi PR yang batal mencalonkan. "Saya dan Pak Muchdi punya kesamaan, prihatin dengan PPP saat ini dan

ingin berjuang untuk membesarkannya," jelas Akhmad Muqowwam. Muqowam mengucapkan terima kasih kepada Muchdi yang telah mengalihkan dukungan kepada dirinya. "Untuk menang harus dilakukan dengan strategi dan langkah-langkah efektif, membangun komunikasi dan konsolidasi, serta mencermati semua kemungkinan yang akan terjadi," katanya. Kandidat Ahmad Yani mengendus adanya politik uang dalam perburuan dukungan suara di partai berlambang Ka'bah tersebut. "Saya mengendus aroma itu. Laporan-laporan (money politics) ada ke saya," ujar Yani di Hotel Grand Panghegar. Meski begitu, Yani berharap laporan yang diterima dari para tim suksesnya tersebut tidak benar. "Kalau benar terjadi, itu awal malapetaka, itu akan dapat laknat Allah, kalau mengejar kekuasaan dengan menghalalkan segala cara," jelas Yani. Anggota Komisi III DPR ini berharap saat pemilihan malam nanti, semua pemilik suara menggunakan hati nurani. "Saya juga mengajak para calon dan tim sukses bertransaksi gagasan, ide, visi misi, program, dan bukan transaksi uang," tuturnya.■ ant/tribunnews.com/dtc

PENGUMUMAN LELANG KEDUA EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN & FIDUSIA Berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996 dan Undang-Undang No. 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Kanwil Surabaya akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dan Fidusia dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya melalui jasa pra lelang PT. Central Asia Balai Lelang, terhadap asset : 1. Budijanto Njoto : a. Tanah dan Bangunan, SHM No. 1539, Lt. 188 m2, a.n. BUDIJANTO NJOTO., Kel. Dukuh Sutorejo, Kec. Mulyorejo, Kotamadya Surabaya. (Harga Limit Rp. 395.000.000,- / Uang Jaminan Rp. 119.000.000,-) b. Tanah dan Bangunan, SHM No. 1888, Lt. 96 m2, a.n. BUDIJANTO NJOTO, Kel. Dukuh Sutorejo, Kec. Sukolilo (Sekarang Kec. Mulyorejo), Kotamadya Surabaya. (Harga Limit Rp. 327.000.000,- / Uang Jaminan Rp. 98.000.000,-) 2. Johan, Tanah dan Bangunan, SHGB No. 257, Lt. 200 m2, a.n. JOHAN, Kel. Kejawanputih Tambak, Kec. Mulyorejo, Kotamadya Surabaya. (Harga Limit Rp. 810.000.000,- / Uang Jaminan Rp. 243.000.000,-) 3. Eko Kiong, Sebuah bangunan yang berdiri diatas tanah sesuai dengan Surat Ijin Pemakaian Tanah Jangka Menengah, No. 188.45/0295 B/436.6.9/2007, Lt. 130.81 m2, a.n. EKO KIONG, Kel. Ploso, Kec. Tambaksari, Surabaya. (Harga Limit Rp. 357.000.000,- / Uang Jaminan Rp. 107.000.000,-) Pelaksanaan Lelang : Selasa, 19 Juli 2011; Pk. 10.30 WIB Tempat : Ruang Lelang KPKNL Surabaya, Jl. Indrapura No. 5, Surabaya. SYARAT-SYARAT LELANG : 1. Peserta Lelang wajib menyetor uang jaminan ke PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk Cabang Indrapura Surabaya No. Rek. 140.000.206.3874 a.n. KPKNL Surabaya (Rekening Penampungan Lelang) yang sudah efektif selambat-lambatnya 1 hari kerja sebelum lelang dan membawa asli bukti setor pada saat pelaksanaan lelang. Pelunasan selambat-lambatnya 3 hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak melunasi pemenang lelang akan dianggap Wanprestasi dan uang jaminan lelang akan disetorkan ke Kas Negara. Bagi yang tidak memenangkan lelang, uang jaminan dikembalikan tanpa dikenakan potongan apapun. 2. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan / penundaan pelaksanaan lelang maka peserta tidak diperkenankan melakukan tuntutan apapun kepada KPKNL Surabaya, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Kanwil Surabaya dan PT. Central Asia Balai Lelang. 3. Syarat-syarat dan ketentuan lainnya ditetapkan sebelum pelaksanaan lelang dimulai. Semua obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Info: 081 2300 90000 / 031 7799 0000 PT. CENTRAL ASIA BALAI LELANG

Surabaya, 5 Juli 2011 PT. B.R.I (Persero), Tbk KANWIL SURABAYA

antara/andika wahyu

Yani Digoyang Isu Kursi Haram AHMAD Yani, yang saat ini sedang mengikuti bursa calon Ketua Umum PPP digoyang kabar tidak sedap. Kursi DPR yang diduduki anggota Komisi III tersebut diduga tidak sah alias haram. Kabar itu mencuat dari Usman M Tokan, sesama calon legislatif (caleg) PPP dapil Sumatera Selatan I. Usman caleg nomor urut satu sedangkan Yani dari Dapil nomor urut dua. "Saya sudah laporkan soal dugaan ini ke Badan Kehormatan (BK) tadi. Saya ditemui Pak Nudirman. Sekarang saya mau lapor ke pimpinan Panja Mafia Pemilu," ujar Usman di gedung DPR, Jakarta, Senin (4/7). Usman menjelaskan, persoalan bermula saat Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan perselisihan hasil pemilihan umum Juni 2009. Isinya menyatakan, PPP Dapil Sumsel I mendapatkan 78.478 suara. "Putusan itu juga menolak petitum soal suara Ahmad Yani jadi 29.010 suara," katanya. Atas putusan tersebut, KPU kemudian menggelar rapat pleno 21 Agustus 2009. Hasilnya, KPU memutuskan caleg yang lolos ke DPR adalah Usman M Tokan. "Tetapi saat penetapan, 2 September 2009, daftar tersebut berubah menjadi terpilih Ahmad Yani dengan nomor urut tetap 1. Ini kan aneh," terangnya. Dari hasil penelusurannya, perubahan KPU tersebut disebabkan karena ada surat pe-

ist

Ahmad Yani netapan dari Panitera MK saat itu, yakni Zaenal Arifin Husein. Zaenal telah mengirimkan surat ke KPU yang isinya menetapkan A Yani sebagai caleg terpilih dari PPP Dapil Sumsel I. "Saya sudah laporkan ke Mabes Polri, dan pada tahun 2010, Zaenal pernah ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan pemalsuan surat. Namun kemudian dibebaskan," terangnya. Yani membantah tudingan itu. " Itu black campaign," tolak Yani. Ditambahkan, Usman tidak pernah berperkara ke MK. Sebaliknya justru, ia yang mengajukan gugatan sengketa pemilu ke ke MK. "Dia (Usman M Tokan) tak pernah berperkara di MK. Saya yang berperkara di MK sebagai pengacara partai. Saya menang gugatan di MK," tegasnya. ■ pdtc

PENGUMUMAN LELANG KEDUA EKSEKUSI HAK TANGGUNGANu Menunjuk Pengumuman Lelang Pertama berupa Selebaran pada tgl . 21 Juni 2011, berdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan no 4 Tahun 1996, PT. Bank Danamon Indonesia,Tbk. Divisi Self Employee Mass Market, Regional Malang, berkantor di Kantor Danamon Simpan Pinjam Regional SEMM Head Malang, Ruko Dinoyo Permai Kav. A-6, Jl. MT. Haryono, Malang akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember terhadap debitor : DSP Pesanggaran - Cluster Banyuwangi 1. SUNAIDI H, Dsn. Kalimati, RT/RW 002/001, Desa. Kedungrejo, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi Sebidang tanah & bangunan, SHM no. 3632, an. SUNAIDI P SUTRIS, luas 650 m2, terletak di Desa. Kedungrejo, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi (Harga Limit Rp. 363.500.000 Uang Jaminan Rp. 73.000.000) 2. M.RIDHOI H, Dsn. Stoplas, RT/RW 003/003, Desa. Kedungrejo, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi Sebidang tanah & bangunan, SHM no. 1305, an. HAJI MOH. RIDHO'I, luas 550 m2, terletak Desa. Tembokrejo, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi (Harga Limit Rp. 418.000.000 Uang Jaminan Rp. 84.000.000) DSP Tanjung – Cluster Jember 3. LUKMAN HADI AZIS, JL. Karimata 107, RT/RW 003/001, Kel. Sumbersari, Kec. Sumbersari, Kab. Jember Sebidang tanah & bangunan, SHM no. 8147, an. LUKMAN HADI AZIS, luas 336 m2, terletak Kel. Sumbersari, Kec. Sumbersari, Kab. Jember (Harga Limit Rp. 531.000.000 Uang Jaminan Rp. 106.300.000) 4. EKO WAHYUNI, Jl. Kertanegara 4/91, RT/RW 003/009, Kel. Jember kidul, Kec. Kaliwates, Kab. Jember Sebidang tanah & bangunan, SHM No. 6611, an. Nyonya EkO WAHYUNI, luas 125 m2. terletak Kel. Jember kidul, Kec. Kaliwates, Kab. Jember (Harga Limit Rp. 82.500.000 Uang Jaminan Rp. 17.000.000) 5. LILIK YUNIARTA, Jl. Tidar No.06,RT/RW 001/007, Kel. Karangrejo, Kec. Sumbersari, Kab. Jember Sebidang tanah & bangunan, SHM No. 1808, an. AGUS BUDIONO, luas 121 m2. terletak Kel. Karangrejo, Kec. Sumbersari, Kab. Jember (Harga Limit Rp. 105.000.000 Uang Jaminan Rp. 21.000.000) 6. NOER KHOLIS, Jl. KH Wahid Hasyim 21/4/162, RT/RW 004/003, Kel Kepatihan, Kec. Kaliwates, Kab. Jember a. Sebidang tanah & bangunan, SHM No. 1565, an. UMI SALAMA, luas 89 m2. terletak Kel. Kepatihan, Kec. Kaliwates, Kab. Jember (Harga Limit Rp. 133.500.000 Uang Jaminan Rp. 27.000.000) b. Sebidang tanah, SHM No. 1761, an. NUR KHOLIS, luas 80 m2. terletak Kel. Kepatihan, Kec. Kaliwates, Kab. Jember (Harga Limit Rp. 28.000.000 Uang Jaminan Rp. 6.000.000) c. Sebidang tanah & bangunan, SHM No. 2036, an. Nyoya UMI SALAMA, luas 82 m2. terletak Kel.Kepatihan Kec. Kaliwates, Kab. Jember (Harga Limit Rp. 123.000.000 Uang Jaminan Rp. 25.000.000) DSP Kencong – Cluster Probolinggo 7. H. IMAM SUPARDI SH, Jl. Udang Windu RT/RW 01/01, Desa. Mangli, Kec. Kaliwates, Kab. Jember Sebidang tanah & bangunan, SHM No. 2922, an. HARI IMAM SUPARDI, luas 263 m2. terletak Kec. Mangli, Kec. Kaliwates, Kab. Jember (Harga Limit Rp. 291.500.000 Uang Jaminan Rp. 58.500.000) 8. HANIFAH, Mandaran 2, RT/RW 001/007, Desa. Puger Kulon, Kec. Puger, Kab. Jember a. Sebidang tanah & bangunan, SHM No 107, an. HANIFAH, luas 192 m2. terletak Desa. Mojosari, Kec. Puger, Kab. Jember (Harga Limit Rp. 52.900.000 Uang Jaminan Rp. 10.600.000) b. Sebidang tanah & bangunan, SHM No. 506, an. Nyonya HANIFAH, luas 177 m2. terletak Desa. Kasiyan timur, Kec. Puger, Kab. Jember (Harga Limit Rp. 122.125.000 Uang Jaminan Rp. 24.500.000 ) DSP Rambipuji – Cluster Jember 9. ABDUL MUIS, Jl. Perumahan Jember II Permai/ O-2, RT/RW 003/005 kel. Sumbersari, kec. Sumbersari, Kab. Jember a. Sebidang tanah, SHM No. 34, an. ABDUL MUIS, luas 3109 m2. terletak Kel. Jumerto, Kec. Patrang, Kab. JEMBER (Harga Limit Rp. 155.450.000 Uang Jaminan Rp. 31.500.000) b. Sebidang tanah, SHM No. 35, an. ABDUL MUIS, luas 1896. terletak Kel. Jumerto, Kec. Patrang, Kab. JEMBER (Harga Limit Rp. 94.800.000 Uang Jaminan Rp. 19.000.000) c. Sebidang tanah & bangunan, SHM No. 5735, an. Nyonya SARI NAHULITA, luas 88 m2. terletak Kel. Sumbersari, Kec.Sumbersari, Kab. Dati II JEMBER (Harga Limit Rp 162.000.000 Uang Jaminan Rp. 32.500.000) DSP Puger – Cluster Jember 10. YENI ASTUTI, Perum Gumukmas Permai F-8, RT.002/RW.008, Kel. Gumukmas, Kec. Gumukmas, Kota Jember a. Sebidang tanah & bangunan, SHM No. 330, an. YENI ASTUTIK, luas 86 m2. terletak Perum Gumukmas Permai F-6 RT.002/RW.008, Kel. Gumukmas, Kec. Gumukmas, Kota Jember (Harga Limit Rp. 20.000.000 Uang Jaminan Rp. 5.000.000 ) b. Sebidang tanah & bangunan, SHM No. 333, an. YENI ASTUTIK, luas 104 m2. terletak Perum Gumukmas Permai F-8 RT.002/RW.008, Kel. Gumukmas, Kec. Gumukmas, Kota Jember (Harga Limit Rp. 20.000.000 Uang Jaminan Rp. 5.000.000) 11. DENOK INDRAWATI, Mlokorejo RT/RW 001/002, Desa Mlokorejo, Kec. Puger, Kab. Jember a. Sebidang tanah & bangunan, SHM No. 228, an. SASMINTO, luas 584 m2. terletak Desa Mlokorejo, Kec. Puger, Kab. Jember (Harga Limit Rp. 176.000.000 Uang Jaminan Rp. 36.000.000) b. Sebidang tanah & bangunan, SHM No. 307, an. DENOK INDRAWATI, luas 422 m2. terletak Desa Mlokorejo, Kec. Puger, Kab. Jember (Harga Limit Rp. 130.000.000 Uang Jaminan Rp. 26.000.000) Lelang akan dilaksanakan pada : Hari/tanggal : Selasa, 19 Juli 2011 Pukul : 10.00 WIB Tempat : KPKNL Jember, Jalan Slamet Riyadi Nomor 344 A Jember Syarat-syarat lelang : 1. Setiap peserta harus menyetorkan uang jaminan lelang masing-masing sebesar tersebut di atas ke Rekening Nomor 143 000 989 4476 atas nama Penampungan Lelang KPKNL Jember pada Bank Mandiri Cabang Jember Alun-alun, paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang telah efektif diterima, dengan mencantumkan nama terang penyetor/peserta lelang pada slip setoran. 2. Peserta Lelang wajib melakukan penawaran lelang paling sedikit sama dengan Nilai Limit , jika tidak melakukan penawaran, dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 (tiga) bulan diWilayah Kerja KPKNL Malang. 3. Peserta Lelang yang ditunjuk sebagai Pemenang Lelang wajib melunasi kewajibannya dan dikenakan Bea Lelang Pembeli sebesar 1 % dari harga lelang paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah pelaksanaan Lelang, ke Rekening Nomor 143 000 989 4476 atas nama Penampungan Lelang KPKNL Jember pada Bank Mandiri Cabang Jember Alun-alun 4. Peserta yang tidak ditunjuk sebagai pemenang, dapat mengambil kembali uang jaminan lelang tanpa dikenakan potongan apapun setelah lelang berakhir. 5. Semua barang yang akan dijual dalam kondisi sesungguhnya, dilokasi dan dengan semua cacat dan kekurangannya, kami menganjurkan peminat untuk melihat memeriksa asset sebelum mengikuti pelanggan. 6. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan/penundaan lelang terhadap salah satu barang atau beberapa barang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Jember dan PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk. 7. Keterangn lebih lanjut dapat menghubungiPT. Bank Danamon Indonesia, Tbk. Divisi SEMM, Kantor ALU Rep Malang 0341-353099, DSP Pesanggaran 0333-713767, DSP Tanjung 0331-484008, DSP Kencong 0336324572, DSP Rambipuji 0331-712955, DSP Puger 0336-722124. Syarat-syarat lainnya akan ditentukan pada saat lelang. Malang, 05 Juli 2011 PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk. Divisi SEMM Asset Liquidation Unit Rep. Malang Ttd

3 Surabaya

SELASA, 5 JULI 2011

KISRUH PPDB ONLINE

Orangtua Anggap Ada Rekayasa ► Belasan Anggota Linmas Didatangkan

surya/ahmad zaimul haq

KREATIF - Sebanyak 40 produk sepeda kayu untuk balita karya mahasiswa Desain Produk Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITS dipamerkan di Gedung Merah Putih, Balai Pemuda, Surabaya, Senin (4/7).

Asyiknya Bermain Dino Kayu Sengon Bu Walkot sby,mohon didaerah ngagel dadi 3 diaspal krna jalannya sangat rusak. +6285852212229 Kpd yth bpk yg berwenang di kota sda,tlng lampu merah yg ada di tmr alun2 sda sangat semrawur.Contoh sj sprt d jln k arah suramadu biar teratur.Trims. +623134609030 YTH.BPK PIMPINAN DISHUB SBY,MBL YG TDK LAYAK JALN MHON DPERHATIKAN UNT MENGURANGI KEMACETAN TRIMS +6285733064700 Kpd dindik sidoarjo.program mos.anak didik di wajibkan bersih sekolah dan lingkungan sekola.biar tahu tanggung jawab. +6281553549699 PEMKAB GRESIK kap an sk pengangkata n kepala dusun disa hkan kami warga ds n glintung sdh 1th t ak punya kpl dusun +623172553877 Kpd yth: pak lurah pabean subandi tolong d grts kan ngurus KTP DLL & tuntaskan pengaguran. trima kasih surya +6289677962881 Mohon di cek lap. sistem ppdb sby jalur gakin u/ smp. realisasinya banyak kel. Mampu yg tega mengambil Jatah kel. yg betul2 miskin. Evaluasi smp 42+25. Txs +628813136376 Tlng pak Raskin nya orang miskin kasian banget jangan seenaknya mau bangun Gedung DPR Kasian miskin +6287750208552 pln Menganti Gresik mana tgg jawabmu 1 thn lebih kau obral janji +623171935479 Yth walkot mojokerto n kadisdik mojoker. Pelaksanaan P2DB SD Negeri d mjk dg tes seleksi serta hrs memiliki ijasah TK samadengan membunuh hak anak u/ mendpt pendidikan yg dijamin konstitusi, klo tes seleksi SDN tsb dicantumkan dlm SK Walikota mjk maka dpt dikatakan pemkot mjk tlh mengabaikan hak anak u/ mendpt pendidikan, tlg dicek k lapangan pak wali. +6281330480261

Guru Piano

N

ING Ya, tetangga Tole, sedang menemani Anton, anaknya, bermain piano. Tiba-tiba pintu rumah diketuk. "Maaf Bu, saya ini, guru piano anak ibu," kata seorang pria berbaju rapi. "Lho, lho, saya nggak merasa memanggil guru piano," tukas Ning Ya. Pria yang mengaku guru piano itu menyahut,"Memang benar Bu, tapi tetangga-tetangga ibulah yang menyuruh saya kemari." ■ cak sur

SURABAYA - SURYA Sebanyak 40 karya mahasiswa Program Studi Desain Produk ITS bertema mainan (play) dipamerkan di Gedung Balai Pemuda, Senin (4/7). Dalam pameran itu mereka menampilkan produk mainan dari bahan kayu yang cocok untuk anak balita. Satu di antara karya yang cukup menarik adalah karya Huda yang diberi nama Guibike. "Karya ini bisa dimainkan dalam beberapa bentuk. Pertama di salah satu sisi bisa dimainkan seperti otoped, dengan berdiri dan memegang pegangan di tengahnya. Sisi lainnya dimainkan dengan dinaiki," jelas Pramita Larasati (Mita), panitia pameran. Tak hanya itu, di tubuh mainan itu terdapat lubang-lubang untuk memasukkan kelereng. Selanjutnya kelereng-kelereng itu akan meluncur di lintasan di dalamnya hingga keluar di lubang di ujung lainnya yang

berada di bagian paling bawah. Lintasan-lintasan kelereng itu bisa dilihat secara transparan di tubuh mainan. Mita menyebutkan hal itu adalah bagian dari proses mahasiswa untuk menemukan kembali jiwa kanak-kanaknya melalui pencarian alternatif sarana bermain baru. "Itulah yang membuat apa yang kita pamerkan di sini tidak sekadar sepeda biasa, tapi juga sepeda-sepedaan, papan tulis yang bisa dinaiki, traktor-traktoran, boneka peluk yang bisa ditunggani dan meluncur, serta bentuk hewan yang bisa dimodifikasi untuk bisa dimainkan," jelas Mita. Seperti karya Mifky, yang berjudul Driving Ant. Dengan menggunakan bentuk dasar semut, dia membentuk mainan yang bisa didorong dan dinaiki di ■ KE HALAMAN 4

Disensus, Ikan Keting di Sekitar Kali Surabaya SURABAYA - SURYA Aktivis lingkungan di Surabaya akan survei keberadaan ikan di Kali Surabaya dan Kali Brantas, selama dua minggu, 7-20 Juli. Langkah itu karena makin akutnya pencemaran lingkungan di dua sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat Jatim. Direktur Ecoton (Lembaga Kajian Ekologi dan Lahan Basah) Prigi Arisandi mengatakan, survei ikan di Kali Surabaya dan Kali Brantas akan dilakukan 20 orang aktivis lingkungan dengan menggunakan 10 perahu. Startnya di Canggu Mojokerto dan berakhir di Karang Pilang Surabaya. Setelah itu, tim survei Kali Brantas dengan mengambil start di Jembatan Mrican Kota Kediri. ”Setiap hari survei akan kita lakukan selama 12 jam mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB,” ujarnya, Senin (4/7). Menurut Prigi, melalui survei,

pihaknya ingin melihat sekaligus memastikan terjadinya perubahan lingkungan, titik kerusakan fisik yang terjadi dan dampaknya pada komunitas ikan. Karena salah satu indikator melihat kerusakan lingkungan di sungai adalah keberadaan ikan. Jika ikan misalnya, jenis ikan keting, ikan papar dan ikan jendil jarang ditemui, apalagi sampai punah, berarti pencemaran yang terjadi sangat luar biasa. Padahal, lanjutnya, bagi sebagian besar masyarakat, ikan punya nilai ekonomis yang cukup tinggi. ”Makanya hasil survei ikan di Kali Surabaya dan Kali Brantas ini nanti akan kita jadikan bahan untuk menggugat Presiden terkait kelalaian pengelolaan Kali Brantas,” tegas peraih The Goldman Environmental Prize 2011 ini. Sesuai Keputusan Gubernur

SURABAYA - SURYA PROSES Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kian ruwet. Usai pengumuman, Senin (4/7), masih saja ada masalah yang muncul. Gelombang protes atas amburadulnya pelaksanaan PPDB pun memuncak. Kemarin, puluhan orangtua siswa kembali mendatangi Kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Jalan Jagir Wonokromo. Mereka kembali memprotes pendaftaran yang menggunakan sistem online. Para orangtua itu menilai sistem ini tidak fair. “Jangan salahkan orangtua jika kemudian muncul pemikiran ada rekayasa di ba-

surya/sugiharto

Taswin: Bukan Kesalahan Dindik PANITIA mencatat ada sebanyak 21 orangtua yang Senin kemarin memprotes pelaksanaan PPDB. Panitia akhirnya memilih mendekati mereka dan menyediakan waktu sepenuhnya untuk duduk satu meja. Sejumlah orangtua diizinkan masuk ruang panitia untuk diberi penjelasan. Termasuk keluarga Athaya. Panitia dengan merendah melayani keluarga ini dan akhirnya menganjurkan agar anak ini tetap daftar ulang. Toh yang bersangkutan di sekolah negeri. Meski diterima di sekolah negeri, namun orangtua Athaya tetap menginginkan seko-

■ KE HALAMAN 4

surya/ahmad zaimul haq

UNIK - Mobil go kart beserta lintasannya jadi icon Corvette Motorsport dan Kafe di Jl Karang Menjangan, Surabaya, Senin (4/7).

P

ARA istri dan anak-anak seringkali enggan diajak suami atau ayah mereka ketika ke bengkel. Suasana yang suram dan waktu menunggu yang lama tanpa kegiatan lain, membuat mereka memilih untuk tidak ikut. Tapi, kini telah hadir bengkel dengan suasana yang beda. Memberi tempat bagi orangorang yang menemani, bahkan untuk para konsumen bengkel itu sendiri. Yaitu, adanya kafe yang bisa dipakai nongkrong dengan nyaman. Dilengkapi suasana dan ornamen-ornamen otomotif. Seperti tempat duduk yang berbentuk jok mobil balap dan sofa dengan kaki-kaki berhias peleg mobil. Sebagai ikonnya, sebuah mobil go kart beserta lintasannya yang terpasang di dinding.

Apalagi pada Sabtu (2/7) kemarin. Bengkel dan kafe yang terletak di kawasan Jalan Karang Menjangan itu kedatangan grup band D'Masiv, yang mampir untuk makan siang sebelum tampil di Stadion Tambaksari pada malam harinya. Di situ, D'Masiv dengan sukarela menyanyikan lagu untuk mereka. Ditambah kehadiran artis Ika Putri yang juga sempat menyanyi di panggung kafe yang bernama Corvette itu. Di bagian lain, mobil-mobil terlihat berjajar antre untuk dicuci atau ganti oli. Para karyawannya terlihat dengan cekatan mengatur giliran mobil-mobil itu untuk mendapatkan pelayanan yang diinginkan. Bagian cuci mobil dan bengkel ini berada di belakang bangunan kafe di lantai 2 dan toko onderdil serta aksesori mobil sport. ■ KE HALAMAN 4

lah di SMPN 39. Sedangkan bagi mereka yang mengaku tak bisa mendaftar karena alasan sistem online tak bisa dibuka, panitia tetap melayani. Tetapi sulit mencarikan solusi bagi mereka ini. Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya M Taswin tidak mau disalahkan. Bahakn dia cenderung menyalakan orangtua. "Semua sesuai prosedur. Tak ada yang salah dalam sistem online PPDB,” ungkap

pakdhe dan budhe karwo

Makan Siang, D'Masiv pun Sukarela Menyanyi SRI HANDI LESTARI SURABAYA

■ KE HALAMAN 4

MASALAH Ketua PPDB Ruddy Winarko (kanan) saat menerima sejumlah orangtua siswa terkait sistem penerimaan online di Kantor Diknas Surabaya, Senin (4/7).

Melongok Corvette Motorsport dan Kafe

Rasa bosan seringkali menghinggapi istri dan anakanak setiap kali menemani sang suami atau ayah mengurus mobil di bengkel. Alasan itulah yang kemudian membuat Raditya Putra Awangga bersama kakak dan pamannya membuka usaha motorsport dan kafe.

lik tidak beresnya sistem online ini,” ucap orangtua siswa yang pagi-pagi sudah mendatangi kantor Dindik. Gelombang protes tersebut sudah berlangsung selama tiga hari terakhir ini. Mereka menggeruduk kantor Dindik lantaran tidak puas dengan sistem online yang diadopsi panitia. Bisa jadi, Senin kemarin adalah puncaknya karena setelah ini seluruh proses penerimaan siswa baru berakhir. Pengumuman siswa yang diterima sudah digeber 4 Juli melalui internet. Selasa (5/6) pukul 12.00 WIB nanti adalah batas akhir daftar ulang. Akibatnya, mereka kemarin ramai-ramai mengepung kantor Dindik. Para orangtua yang sebagian ada yang didampingi anaknya memprotes karena mereka gagal mendaftar melalui online. Meski mereka mengaku mendaftar pada malam

Jl Wijaya Kusuma 48

■ KE HALAMAN 4

4 Surabaya

SELASA, 5 JULI 2011

Soal Plt, DPRD Akan Panggil 3 Pejabat

lintas kota

surya/wiwit purwanto

TERBAIK - KSAL Laksamana TNI Soeparno memberikan ucapan selamat dan penghargaan kepada lulusan terbaik kadet AAL, saat wisuda di Kampus Bumimoro, Senin (4/7).

Putra Wakil KSAL Lulusan Terbaik AAL SURABAYA - Sebanyak 216 kadet Akademi Angkatan Laut (AAL), angkatan ke-56 untuk pertama kalinya di wisuda dan berhak mengantongi gelar setara S1. Sebagai lulusan terbaik dan berhak mendapat penghargaan Adi Makayasa adalah Sermatukad (P) Rian Risky Putrantio yang juga putra Wakil KSAL Laksdya TNI Marsetyo. Upacara penutupan pendidikan dan wisuda sarjana kadet AAL ini dipimpin langsung KSAL Laksamana TNI Soeparno di Gedung Mas Pardi, Kampus Bumimoro AAL, Senin (4/7/2011). Selanjutnya, para alumni AAL itu kini berhak menyandang gelar Sarjana Sains Terapan Pertahanan (SST Han). “Mereka ini langsung diterjunkan, ada yang ke kapal, ada yang ke marinir, jadi langsung bertugas,” kata Soeparno. Gubernur AAL Laksda TNI Ade Supandi didampingi Kabagpen Mayor Jamaludin menambahkan, para kadet ini selanjutnya mengikuti upacara Prasetya Perwira yang akan dilantik menjadi perwira berpangkat Letda bersama dengan taruna AAD, karbol AAU, dan taruna Akpol. “Rencananya akan dilantik Presiden SBY di AAU Jogjakarta,” pungkasnya. ■ iit

SURABAYA - SURYA Banyaknya posisi kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemkot Surabaya yang dijabat pelaksana tugas (plt), mengundang tanda tanya Komisi A DPRD. Komisi ini pun berencana memanggil Sekretaris Kota (Sekkota) Soekamto Hadi, Asisten I Hadi Siswanto Anwar, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Yayuk Eko Agustin. Sedikitnya ada enam jabatan yang saat ini diisi plt, antara lain, Asisten IV yang dirangkap oleh Muhlas Udin selaku Asisten II. Posisi kepala Dinas Perhubungan (Dishub) hingga sekarang dipegang Eddi sebagai plt yang merangkap sebagai Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional. Kemudian, Arief Boediarto memangku plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja sekaligus merangkap Sekretaris Bakesbanglinmas. Posisi plt Kepala Badan Lingkungan Hidup dipe-

gang Niam, plt Sekwan DPRD dipegang Hari Sulistyowati dan terakhir, plt Kepala Dinas Pendidikan dipegang Asisten III M Taswin. Anggota Komisi A Erick Tahelele mencurigai tidak segera didefinitifkan para plt itu ada indikasi pemkot menunggu para pejabat yang diinginkan. Namun, pejabat itu belum memenuhi syarat secara kepangkatan. Padahal, SKPD yang di-plt itu memiliki peran penting dalam pembangunan kota. Misalnya, SKPD yang sangat penting segera ada pejabat definitif adalah Dinas Pendidikan yang baru saja ditinggalkan Sahudi. Perangkapan jabatan terlalu lama, lanjutnya, akan memandulkan SKPD. Karena pejabat yang merangkap tidak bisa fokus dan memiliki kemampuan terbatas sebagai plt. "Tapi kadang-kadang persoalan itu (penundaan pendefinitifan) terjadi jika ada peran politik masuk

(titipan). Kalau itu terjadi, maka akan rusak. Karena jabatan karier tidak boleh dikaitkan dengan politik," sindirnya. Erick akan mengusulkan Komisi A memanggil pejabat yang berwenang menunjuk orangorang yang tepat mengisi posisi plt tersebut. Hal itu supaya pemerintahan dan pembangunan di Surabaya yang memiliki APBD Rp 5,2 triliun bisa terlaksana dengan baik. Sementara itu, pada Senin (4/7) pagi, Wali Kota Tri Rismaharini memberikan penghargaan Purna Tugas kepada 72 PNS di Taman Surya. Ada 35 jabatan struktural dan fungsional yang memasuki masa pensiun. Antara lain, 27 guru, tiga pengawas, dua bidan, tiga perawat, satu penyuluh KB dan satu penguji kendaraan. "Semoga penghargaan itu menjadi motivasi dan semangat menjalani masa purna tugas," kata Risma. ■ iks

Air PDAM di Surabaya Timur Masih Keruh SURABAYA - Sudah sepekan air PDAM Surabaya keruh. Hal itu dampak dari optimalisasi pipa untuk memperbesar debit volume air dari 800 liter kubik/detik menjadi 1.200 liter/detik. Stevanus Novianto, warga Rungkut Asri Timur ini mengeluhkan keruhnya air PDAM itu. Sejak pekan lalu, air yang mengalir ke rumahnya keruh. Kekeruhan memuncak pada Jumat dan Sabtu. Warna air cokelat, seperti lumpur hingga membuat tegel bak kamar mandi penuh lumpur. "Saya harus nguras tiga kali sehari," ujar Stevanus, Senin (4/7). Pengakuan Stevanus sama dengan Bambang Ontowiyono warga RT 4 RW 4 Wiguna I. Di rumah Bambang, sudah tiga bulan ini air PDAM keruh. Air mulai jernih tiga hari sebelum optimalisasi. Air kembali keruh ketika optimalisasi itu dilakukan. Di rumah, ia tinggal bersama seorang istri dan tiga anaknya. "Setiap hari saya harus beli air isi ulang untuk masak. Kalau mandi pakai air PDAM. Tapi kalau terus-terusan seperti ini ya tidak enak," katanya sambil mengatakan nasibnya sama dengan warga se-RW. ■ iks

surya/sugiharto

NAIK REOG - Seorang wisatawan asal Prancis naik di kepala Reog Ponorogo saat menyaksikan atraksi di Balai pemuda Surabaya, Senin (4/7). Kegiatan ini merupakan agenda Pemkot Surabaya dalam mengenalkan budaya Indonesia dan gedung-gedung cagar budaya di Kota Pahlawan kepada para wisatawan manca negara.

Gaji Ke-13 PNS Pemprov Rp 67,8 M

SURABAYA - Warga Surabaya perlu waspada dengan kondisi cuaca akhir-akhir ini. Musim kemarau dalam beberapa minggu ke depan akan diselingi dengan hujan. Akibatnya perbedaan suhu antara siang dan malam sangat drastis. Meskipun ada hujan yang turun tidak berarti musim kemarau telah selesai. “Sekarang ini masih musim kemarau, hujan itu karena pengaruh dari angin muson timur yang mengalami penurunan tekanan,” jelas Bambang Setiajid, prakirawan BMKG Maritim, Tanjung Perak, Senin (3/7). Menurutnya angin muson timur yang biasanya kecepatannya 15–25 knot saat ini mengalami penurunan hingga 10–20 knot. Imbas dari penurunan tekanan angin munson timur itu penguapan yang biasanya langsung terbawa oleh angin kini sedikit tertahan. “Uap air yang tertahan ini menyebabkan turun hujan, tapi tidak deras,” paparnya. Hujan itu, kata Bambang, terjadinya juga tak sering, hanya dua sampai tiga hari ini saja, itupun hujan lokal. Daerah yang dilalui uap air ini adalah pesisir Jatim ke barat. Yang perlu diwaspadai dalam kondisi seperti ini adalah debu. Selain itu perbedaan suhu malam dan siang juga rentan menyebabkan kebakaran. “Angin kencang, suhu tinggi dan kelembaban rendah, menyebabkan udara kering dan memudahkan sesuatu gampang terbakar,” terangnya. ■ iit

SURABAYA - SURYA Di tengah meningkatnya kebutuhan saat tahun ajaran baru, 22.889 orang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Jatim dapat tersenyum. Pasalnya, gaji ke-13 untuk mereka dipastikan akan cair minggu depan. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jatim Nurwiyatno mengatakan, setelah terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) 33/2011, tertanggal 30 Juni tentang pemberian gaji atau pensiun tunjangan bulan ke-13 dalam tahun anggaran 2011 kepada pegawai negeri, pejabat negara, dan penerima pensiun tunjangan, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang ada di Pemprov. Koordinasi tersebut untuk melihat anggaran APBD yang dialokasikan untuk gaji yang totalnya mencapai Rp 67,8 miliar.

Taswin...

Orangtua...

Panas-Hujan, Waspadai Kebakaran

■ DARI HALAMAN 3

Taswin, yang menggantikan Sahudi. Menurutnya dari 44.000 pendaftar ternyata hanya 21 orang yang melayangkan protes. Hal ini menurutnya menunjukkan bahwa kesalahan bukan pada sistem. Tetapi pihak-pihak tertentu yang tidak bisa mengoperasionalkan sistem online. Panitia sendiri juga menelusuri data ortu yang protes. Bukan karean ada sistem yang error atau ngadat. Kalau error tentu dampaknya ke semua pengguna internet. Dikatakan, kesalahan ada pada mereka. Orangtua ini tidak melakukan pendaftaran dengan benar. “Ada yang pilih-pilih sekolah,

Asyiknya... ■ DARI HALAMAN 3

bagian pungungnya. Sementara kaki-kaki semut dipasangi roda, sehingga yang memainkan bisa duduk di atasnya kemudian didorong. Muhamad Irsyad Maulana (4), pengunjung pameran, sangat tertarik ketika melihat mainan-

tetapi tidak melihat rayon. Itu kan bukan kesalahan Dindik. Tidak ada rekayasa karena ini komputerisasi,” ungkap Taswin. Ketua Panitia PPDB Ruddy Winarko juga mengakui telah ditemukan hasil dalam penelusuran data mereka. Hasilnya, mayoritas kesalahan berada pada orangtua sendiri, bukan karena sistem. “Saya tadi sudah ngomong terbuka dengan masyarakat. Kalau memang anaknya berhak masuk di sekolah negeri dengan didukung data, kami akan berikan sesuai haknya. Silakan berproses,” katanya. Namun, tidak bisa panitia melayani semua masyarakat satu persatu. Apalagi setelah dicek, lanjutnya, kebanyakan mereka memang salah mendaftar. ■ fai

■ DARI HALAMAN 3

menjelang penutupan 2 Juli lalu. Selain itu, ada yang diterima meski bukan pilihannya. “Kami jelas protes wong saya tidak pernah mendaftar di SMPN 49. Tetapi saat pengumuman malah diterima di sini. Rumah saya jauh Mas," ucap Athaya Maharani, seorang siswi didampingi orangtuanya. Orangtua juga heran karena anaknya ini memiliki nilai 25,8. Besaran nilai ini seharusnya bisa masuk ke SMPN 29 maupun 39. Sebab nilai anaknya diklaim melewati batas minimum nilai di dua sekolah ini. Maklum,

Disensus... ■ DARI HALAMAN 3

mainan itu. Apalagi ketika dia mendapat kesempatan untuk menaikinya. "Asyik...! Enak," ujarnya di atas mainan yang berjudul Dino karya Alfian sambil didorong oleh Sarah, ibunya. Seluruh karya itu dibuat dari kayu bekas sengon. Para mahasiswa rata-rata mengeluarkan biaya Rp 700.000 - Rp 1 juta untuk membuat karyanya itu. ■ rie

Nomor 413/87, oksigen di air Kali Surabaya normalnya adalah 4 mg/L. Tapi faktanya di sungai ini kerap terjadi peristiwa ikan mati akibat kandungan oksigen di air mengalami penurunan hingga 0 mg/L atau tak ada oksigennya. Tak adanya oksigen dalam air disebabkan limbah cair yang dibuang ke sungai melebihi kemampuan sungai untuk

Nilai ini sama dengan gaji terakhir untuk PNS yang diberikan pada bulan Juni lalu. ”Setelah berkoordinasi, hari ini surat (pencairan gaji ke-13) diajukan ke Sekdaprov. Setelah ditandatangani akan disampaikan ke SKPD. Dengan begitu, harapannya minggu ini bisa cair. Jika tidak, ya paling lama minggu depan,” ujarnya kepada Surya, Senin (4/7). Menurut Nurwiyatno, gaji ke-13 yang diterima para PNS adalah gaji take home pay. Ini berarti, selain gaji pokok dalam gaji yang ditransfer ke rekening masing-masing tersebut, juga tercakup tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, tunjangan fungsional, tunjangan umum, tunjangan PPH, dan lain-lain. “Selain PNS, Gubernur dan Wakil Gubernur juga termasuk penerimanya gaji ke-13 ini,” katanya. Dari total Rp 67,8 miliar gaji untuk PNS pemprov, terba-

nyak dialokasikan bagi PNS di RSU Dr Soetomo Rp 9 miliar, PU Bina Marga Rp 6,1 miliar, RSU Dr Saiful Anwar Rp 4,59 miliar, Disnakertransduk Rp 3,4 miliar, Dinas Sosial Rp 3,1 miliar, Dinas Pendidikan Rp 2,5 miliar, Dishub & LLAJ Rp 1,8 miliar, dan Bappeprov Rp 682 juta. Sedangkan alokasi gaji terkecil diterima UPT Balai Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Paru Madiun yang jumlahnya hanya Rp 79 juta. Nurwiyanto menyebut, sebelum terbitnya PP 33/2011, pemprov sebenarnya sudah mengantisipasi dengan mengalokasikan anggaran untuk gaji ke-13 dalam APBD 2011. Itu dilakukan setelah mencermati pidato kenegaraan Presiden RI dalam peringatan 17 Agustus 2010 terkait rancangan APBN 2011. ”Makanya setelah PP terbit, gaji ke-13 bisa secepatnya dicairkan,” imbuhnya. ■ uji

sekolah ini dekat dengan rumah Athaya di Jalan Klampis. Orangtua Athaya bersama lebih dari 20 orangtua lainnya kemarin memprotes Dindik. Mereka kian ramai karena sebagian ada yang tidak sabar dan minta segera dilayani. Akibatnya, ruangan yang disediakan panitia dikerubuti orangtua. Hal serupa juga ditunjukkan Ny Kiki, orangtua siswa. Dia mengaku, dirinya bersama dengan anaknya sudah mendatangi Dindik Surabaya mulai Sabtu lalu, tetapi pihak Dindik tak mau menemuinya. “Sabtu kemarin, saya sudah di sini (kantor Dindik), tetapi tidak dilayani. Saya hanya ingin mempertanyakan kenapa anak saya

tidak bisa mendaftar melalui online,” katanya. Warga Siwalankerto ini mengaku anaknya tidak bisa mendaftar ke SMPN 39 karena berkali-kali sistem online yang disediakan tak berfungsi. Dia tak bisa membuka (login) untuk daftar. “Saat kami klik daftar yang muncul malah fitur beranda terus. Sekarang mau bagaimana lagi. Padahal nilai minimum di SMP 39 adalah 25,90. Sedangkan nilai anak saya 26,90. Bagaimana ini," kata Kiki. Semakin siang emosi para orangtua memuncak. Tidak lama kemudian, lebih dari 10 Linmas dari Pemkot Surabaya didatangkan untuk meredam gejolak.■ fai

melakukan self purifikasi atau kemampuan untuk memulihkan kualitas air sungai. ”Nah, buangan limbah cair itulah yang menyebabkan terjadinya keracunan pada biota air yang bisa memicu terjadinya kematian dan penurunan kandungan oksigen terlarut dalam air,” katanya. Sementara untuk Kali Brantas, sejak pemerintah menetapkan sungai terpanjang di Jatim ini sebagai sungai strategis nasional pada 2006, upaya mencegah terjadinya kerusakan lingkungan di

sepanjang DAS Brantas seperti jalan ditempat. Menyikapi itu, Ecoton tercatat tiga kali melayangkan somasi ke pemerintah, namun hingga kini tak pernah digubris. Sehingga jalan terakhir yang dipilih adalah menggugat pemerintah. ”Khusus Jatim, keberadaan Kali Brantas sangat penting, karena 20 persen stok pangan nasional berasal dari DAS Brantas. Selain itu, 20 persen stok pasokan listrik di Jatim juga dari sungai ini,” tegas Prigi.■ uji

Warga dan Pengembang Nyaris Bentrok

►Berebut Waduk Sepat

SURABAYA - SURYA KONFLIK antara warga Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri dengan pihak pengembang tak kunjung usai. Senin (4/7), jika tak dilerai polisi, antara warga dengan orang suruhan pengembang nyaris bentrok. Sekitar pukul 08.00 WIB, di waduk itu, belasan orang suruhan pengembang memagari waduk dengan penjagaan puluhan aparat keamanan Polsek Lakarsantri. Orang-orang ini membawa peralatan seperti parang, linggis, sekrop, maupun cangkul. Warga yang mengetahui hal itu langsung menabuh kentongan tanda panggilan supaya segera datang ke Waduk Sepat Kelurahan Lidah Kulon. Dengan tergesagesa, sekitar 100 warga berduyun-duyun mendatangi waduk. Mereka minta orang-orang suruhan pengembang membatalkan pemagaran waduk. Karena tidak dihiraukan, warga emosi. Mereka lalu menghampiri orangorang suruhan itu. Namun, puluhan polisi yang berjaga-jaga menghalau warga. Tak urung, ibu-ibu yang ikut datang ke waduk itu pun mencaci maki polisi. Mereka sempat adu mulut selama 15 menit dengan polisi dan suruhan pengembang. Karena tidak kondusif, orang suruhan pengembang itu pun meninggalkan waduk. Warga minta pihak pengembang menunjukkan bukti suratsurat kepemilikan waduk itu. Sayangnya, permintaan itu tidak bisa dipenuhi oleh pengembang. Warga pun semakin emosi. Beberapa petinggi Polsek Lakarsantri ikut mendinginkan suasana. Seperti Kapolsek Kompol Kuncoro dan sejumlah kanit. "Silakan tunjukkan suratnya kalau me-

mang miliknya," ujar Winarto, salah satu warga Lidah Kulon yang ikut ke waduk. Dengan ulah pengembang itu, kata Winarto, warga akan mengintensifkan penjagaan 24 jam dan yang ikut menjaga akan semakin banyak. Meskipun, banyak warga yang merelakan tidak bekerja selama 17 hari ini. Nanti, bisa 250an orang yang akan berjaga secara bergantian. Ia menambahkan, selama ini, waduk difungsikan warga untuk mengairi sawah. Waduk itu satu-satunya tempat air yang sudah puluhan tahun digunakan warga. Kepala Bidang Tanah dan Aset Jumadji mengatakan, lahan yang dipermasalahkan itu adalah milik Pemkot Surabaya dan sudah ditukargulingkan kepada pengembang sejak 2006 lalu. Dan konflik itu sudah lama terjadi. Pihaknya pun sudah melakukan mediasai berulang kali. Tapi tetap saja gagal. "Saya kira, lakukanlah melalui jalur hukum. Supaya ada landasan hukumnya. Kalau seperti ini gontok-gontokan sendiri, ya tak akan selesai," ujarnya. Anggota Komisi A DPRD Surabaya Erick Tahelele mendukung saran Jumadji. Namun, masalah ini adalah tanggung jawab pemkot. Sebaiknya, pemkot harus terus melakukan mediasi. "Ini kan sudah tukar guling. Artinya sudah sah miliknya pengembang. Biar masalah selesai, kami menyarankan pemkot terus melakukan mediasi," sarannya. ■ iks

surya/sugiharto

TUTUP JALAN - Aktivis mahasiswa Unair dari Forum Advokasi Mahasiswa menggelar aksi menutup Jalan Airlangga sambil membentangkan bendera merah putih sepanjang 54 meter, Senin (4/7). Dalam aksi ini, mereka memprotes mahalnya kenaikan biaya SP3 yang dianggap membebani mahasiswa.

Makan... ■ DARI HALAMAN 3

Ketika ditelisik, Corvette itu adalah milik Raditya Putra Awangga atau yang akrab dipanggil Angga (31). Namanya dikenal sebagai pembalap mobil off road, slalom, drag race, dan drifting dengan klubnya Jangkar Miring Racing Team (JMRT). Angga tidak sendiri, dia membuat usaha itu dengan mengajak sanak saudaranya. "Hobi mobil diawali dari ayah (Sunaryo) yang kemudian berimbas ke anak-anaknya. Usaha ini sendiri sebenarnya untuk menyalurkan hobi sekaligus mendapatkan keuntungan dengan usaha dalam satu atap," jelas Venty Kusumawardhani, kakak kandung Angga sebagai manajer kafe. Ada empat usaha di Corvette ini, yaitu kafe, toko, car wash, dan bengkel. Seluruhnya dipegang Angga sebagai big bos. Sementara untuk kafe dipegang Venty, dan car wash dipegang Agung Sudiprasanto. Sedangkan toko dan bengkel kembali dipegang Angga. "Tujuan kami hanya ingin menyatukan hobi dan keluarga di bidang usaha yang berkaitan dengan hobi kami," lanjut

Venty. Dengan keberadaan kafe dan bengkel satu atap, Venty mengaku pihaknya ingin memberi suasana dan pelayanan beda bagi konsumennya. Kafe yang ada pun bukan sekadar kafe yang hanya untuk menunggui mobil yang sedang diurus, tapi juga kafe yang bisa dipakai untuk nongkrong berjam-jam. Di kafe dengan suasana khas automotif itu, setiap minggunya ada grup musik atau penyanyi yang menggelar life show. Menu makanan dan minuman yang ditawarkan pun bervariasi dengan harga yang cukup terjangkau. Nama menunya juga berbau automotif, terutama menu minuman. Seperti gear box yang isinya adalah air soda, lamborghini yang berisi jus strawberry dan soda, pewe combi yang berisi jus sirsak dan jus lemon, serta slalom test. Salah satu pengunjung, Bambang Budiman, mengaku cukup nyaman di Corvette Motosport dan Kafe ini. "Saya ke sini bersama istri, adik, dan anak. Masing-masing membawa mobil sendiri-sendiri untuk diganti oli dan cuci. Sambil menunggu kami sama-sama nongkrong di kafe ini tanpa terburu-buru," ungkapnya. ■

5

SELASA, 5 JULI 2011

2 Jambret Ditembak Kakinya

lintas kriminal Demi Anak, Gondol Laptop Majikan SURABAYA - Kebutuhan sekolah anak yang mendesak, bisa membuat gelap mata. Ini yang dilakukan Zaiful Arif (29), warga Jl Keputih Perintis dan Ahmad Isbowo (25), warga Jl Arief Rahman Hakim, yang mencuri laptop milik majikannya di Jl Keputih. Kapolsek Sukolilo AKP Hendria Lesmana menjelaskan, kedua pencuri ini bekerja sebagai pencuci motor di tempat sama. Kebetulan, pemilik cuci motor juga memiliki usaha reparasi laptop dan komputer di Jl Keputih 2B, sehingga Isbowo disuruh menjaga reparasi itu. ”Ya, dia memang menjaga toko reparasi itu,” tuturnya, Senin (4/7). Dijelaskan, Saiful sedang butuh banyak biaya sekolah untuk anaknya yang saat ini duduk di kelas 2 SD. Karena sudah gelap mata, dia dan Isbowo kemudian berkomplot untuk mencuri barang milik majikannya, Kamis (30/6). ”Setelah toko ditutup, dia kemudian mengajak Saiful mengambil laptop jenis Axioo dan menjualnya,” ujarnya. Karena memang kepepet, maka laptop yang di pasaran Rp 7,5 juta itu dijual ke penadah di Pasar Wonokromo sebesar Rp 800.000. Majikannya, Choiri (27), warga Manyar Kertoarjo kaget ketika tahu laptopnya g raib. Setelah dilaporkan, polisi mengetahui jika dua orang itulah yang mencuri. Kini polisi sedang melacak identitas dua penadah yang menerima laptop Axioo itu. ”Kami sedang memburu dua penadahnya, ND dan PT,” pungkasnya. ■ sda

► Nasabah BII Disabet Pisau

SURABAYA - SURYA SETELAH berkali-kali dipermalukan penjambret, anggota Polsek Genteng akhirnya bertindak tegas dengan menembak kaki pelaku, Fredianto (20), warga Jl Genting II dan FW (16), warga Jl Babatan Rukun VIII.

Bujang Lapuk Gagal Bunuh Diri FRUSTRASI karena menjadi beban hidup keluarganya selama bertahun-tahun, menjadi alasan utama bujang lapuk Suhardi (60), warga ITS Mulyosari VI, mencoba bunuh diri dengan cara melompat di jembatan Jogoloyo, Senin (4/7) pukul 15.30 WIB. Irfan, salah seorang saksi mata menceritakan, mulanya Suhardi datang ke warung kopi di pinggir jalan. Saat itu Suhardi lebih banyak diam dan menimpali pertanyaan pengunjung warung. Tiba-tiba dengan wajah kosong dia berjalan ke arah jembatan dan langsung meloncat. Aksinya itu tentu saja menghebohkan warga Jogoloyo. Apalagi saat itu leher Suhardi juga berdarah. Banyak yang mengira kalau Suhardi telah menggorok lehernya sendiri saat itu. Kanit reskrim Polsek Dukuh Pakis AKP Mardjoko mengatakan, Suhardi tak menggorok lehernya meskipun di leher Suhardi memang ada bekas sayatan sepanjang 15 cm. ”Sayatan itu akibat percobaan bunuh diri hari, Kamis (30/6). Namun sudah dijahit,” ujar Mardjoko. Ketika ditanya upayanya mencoba bunuh diri, Suhardi mengatakan, karena Suhardi malu dan stres. Apalagi dia masih menjadi tanggungan keluarganya. Di sisi lain, adiknya yang kini diopname di RS Undaan karena penyakit paru-paru telah menghabiskan biaya Rp 30 juta. “Karena saya sudah tua dan tak bisa melakukan apa-apa lagi, sebaiknya saya mati saja," aku Suhardi. ■ k4

Pembantu Colong Perhiasan Rp 3,5 Juta SURABAYA - SURYA Berhati-hatilah dalam memilih pembantu jika tidak ingin bernasib sial seperti Retno indrasworowati (48), warga perumahan Gunungsari Indah Blok C. Retno kehilangan perhiasan senilai Rp 3,5 juta karena dicuri pembantunya sendiri, Kartina Lilik Indarti (44). Kartina menceritakan, dirinya mencuri ketika Retno tengah keluar rumah bersama suami dan anak-anaknya, Kamis (30/7) siang. Karena kondisi rumah kosong, dia dengan leluasa mengambil barang berharga milik majikannya. Wanita paruh baya ini lantas masuk ke kamar majikannya dan mengambil dua stel baju, tas dan perhiasan berupa gelang dan kalung yang beratnya 10 gram serta cincin yang beratnya 5 gram. Pencurian ini mengakibatkan Retno merugi Rp 3,5 juta. Setelah mencuri, Kartina lantas pamit pulang ke Probolinggo. “Pas malamnya saya pamit untuk bertemu anak saya,” aku Kartina di Mapolsek Karangpilang, Senin (4/7). Mulanya Retno tak curiga dengan alasan Kartina. Bahkan, Kartina pun diantarkan Retno ke Terminal Bungurasih, pada Jumat (1/7). Namun apes, setelah Retno mengecek kotak

perhiasan yang ada di kamarnya, ternyata kotak itu hilang. Menurut Kartina, dia mencuri barang-barang majikannya karena sedang butuh uang. “Saya butuh uang untuk keluarga,” tuturnya. Kartina mengaku, selama empat bulan bekerja sebagai pembantu di rumah Retno, dirinya dibayar Rp 500.000 per bulan. Sedangkan dirinya mengaku masih membutuhkan uang untuk membayar berbagai tagihan di rumahnya. Karena itu dirinya gelap mata dan mencuri. Di mapolsek, Kartina hanya bisa tertunduk menyesal. Akibat ulahnya itu dia terancam diganjar lima tahun penjara. Artinya, jika kasus ini disidangkan di meja hijau dirinya tak bisa bertemu keluarganya lagi. "Padahal saya kangen mereka, Mas," kata Kartina. Kanitreskrim Polsek Karangpilang AKP Sugimin mengatakan, saat ini kasus pencurian Kartina ini masih dikembangkan. Sebab, dia tak hanya mencuri di rumah Retno saja, tapi diduga juga mencuri di majikannya yang lain. "Selain itu, kami masih mengejar pengakuan tersangka untuk mengetahui di mana perhiasan itu dijual," katanya. ■ k4

surya/miftah faridl

JELANG RAMADAN - Kapolsek Krembangan Kompol Suparto menujukkan puluhan botol berisi cukrik milik Sutarman (kanan), Senin (4/7). Razia ini digelar polisi untuk menyambut datangnya bulan puasa.

Penjual Cukrik Tambak Asri Diciduk SURABAYA - SURYA Penggemar berat kopi racikan Sutarman (46) untuk sementara harus ‘puasa’. Pasalnya, warga Jl Tambak Asri itu ditangkap gara-gara kedapatan membawa ratusan liter cukrik alias arak jawa. Kapolsek Krembangan Kompol Suparto didampingi Kanit Reskrim AKP Agus Setya mengatakan, Sutarman ditangkap di Jl Tambak Asri saat mengangkut 80 botol cukrik dengan becak. “Dia menyamarkan minuman keras itu dengan botol air mineral,” ungkapnya, Senin (4/7). Penangkapan itu merupakan tindak lanjut dari informasi ma-

syarakat sekitar yang resah dengan keberadaan warung kopi (warkop) tersebut. Pasalnya, selain menjual kopi biasa, kedai Sutarman juga meracik kopi tubruk. Kopi jenis inilah yang menjadi sajian andalan warung Sutarman. Racikan kopinya terasa berbeda karea dicampuri cukrik. “Kalau minum kopi buatan Sutarman, jelas peminumnya mabuk,” ujar Suparto. Sutarman mengaku mendatangkan cukrik langsung dari Tuban agar terjamin keasliannya. Untuk setiap botol air mineral ukuran 1,5 liter, Sutarman membeli Rp 20.000.

“Dalam dua minggu saya menghabiskan 120 liter cukrik. Pelanggan saya kebanyakan ya orang-orang yang suka cangkrukan di Tambak Asri Lapangan,” katanya. Sudah dua tahun Sutarman berdagang cukrik, namun anehnya baru kali ini polisi menindaknya. Ditambahkan Kanit Reskrim AKP Agus, pihaknya hanya menjerat Sutarman dengan pasal tindak pidana ringan. Namun, jika masih mengulang perbuatannya lagi, bukan tidak mungkin Sutarman akan ditahan. “Yang jelas warung cukriknya kami tutup,” tegasnya. ■ k2

Enam Bulan 126 Anak Disidang ► Paling Banyak Perkara Pencurian SURABAYA - SURYA Sepanjang Januari-Juni 2011, sedikitnya 126 anak (di bawah 18 tahun) terjerat perkara pidana dan disidang di PN Surabaya. Perkara paling banyak pencurian, yakni 74 perkara. Kemudian narkotika 11 perkara, pelanggaran lalu lintas sembilan perkara, perlindungan anak delapan perkara dan penganiayaan tujuh perkara. Selebihnya perkara kesusilaan, kesehatan, pemerasan dan pengancaman, penadahan, penggelapan, penipuan, perdagangan orang, perjudian dan kepemilikan senjata tajam. Panitera Muda Pidana PN Surabaya Soedi mengungkapkan, perkara anak yang mulai marak tahun ini adalah tentang perlindungan anak dan perdagangan orang. Perkara perlindungan anak, seperti pencabulan yang korban maupun terdakwanya anak. Sementara perdagangan orang, seperti anak yang menjadi mucikari dengan menjual

anak-anak jalanan atau para residivis anak-anak. “Istilahnya anak-anak ini hatemannya untuk melayani nafsu nya sebagai pelengkap penderiseksual orang dewasa. ta saja demi memenuhi target. Dilihat dari fluktuasinya, Ini sangat berkebalikan dengan jumlahnya naik turun setiap program Bina Mitra yang berbulannya, paling banyak Maret upaya melakukan pencegahan,” dan Juni, masing-masing 26 kata pria yang akrab disapa Teperkara. tet ini. "Tidak ada bulan Hal ini sering tertertentu yang jumjadi pada perkara lahnya mendominapencurian, perjusi. Soalnya ini kan dian atau narkoba. perkara yang diungSedangkan yang kap beberapa bulan murni pengungsebelumnya, tapi kapan kasus, sebaru disidangkan," perti perdagangan terangnya. orang (trafficking) Direktur Suraatau perkara perbaya Children Crilindungan anak. sis (SCCC) Edward Tetet berharap, surya/ist Dewaruci mengdalam menyelesaiEdward Dewaruci ungkapkan, flukan perkara anak, tuasi perkara yang penyidik maupun melibatkan anak-anak ini kare- penuntut umum memfungsikan na faktor kebijakan kepolisian penyelesaian di luar persidangyang mentarget tiap-tiap polsek an. Ini semata-mata untuk memengungkap perkara dengan mulihkan keadaan anak, bukan jumlah tertentu. sekadar penghukuman. Dari kebijakan ini, polsek-pol“Kalau hanya mencuri sandal sek yang tidak mampu meme- jepit atau kotak amal, lebih baik nuhi target akhirnya menyasar dibina, percuma saja dipenjaraanak-anak. Sasaran utamanya kan,” katanya. ■ uus

Tak hanya itu, polisi juga meringkus rekan mereka, Fahzri Alfiandi (18), warga Genting I. Kanit Reskrim Polsek Genteng AKP Arif Suharto mengatakan, sempat terjadi kejar-kejaran antara polisi dengan Fredianto dan FW sebelum ditembak di Jl Krembangan Bakti, Minggu (3/7) dini hari. Informasinya, para penjambret ini baru menjambret tas berwarna krem milik Jesica Wahyuni (30), warga Jl Rajawali di Jl Kalianyar, Sabtu (2/7) pukul 22.30 WIB. Saat itu Jesica berjalan kaki usai berbelanja di Hitech Mall. Sementara itu, Fredianto dan FW berboncengan menaiki sepeda motor Suzuki Satria nopol L 5320 QK. Fredianto bertugas sebagai penjoki, dan FW bertugas sebagai penarik tas Jesica. Sedangkan Fahzri yang menaiki supra X L 5763 VY, warna hitam polos bertugas mengalihkan kejaran polisi. Ketika Jessica lengah, dari belakang FW lantas menarik tas di pundak kanannya. Jessica jatuh tersungkur. Badannya terluka dan tasnya yang berisi dompet, kartu identitas serta uang Rp 130.000 hilang. FW mengaku sudah 18 kali

menjambret bersama Fredianto. Mereka biasa beraksi di Jl Genteng Kali, Jl Kedung Doro, Jl Dukuh Kupang, Jl Diponegoro dan sekitaran Pakuwon. Siswa kelas 1 STM ini mengaku menjambret sejak Januari 2011. "Selama ini hasil jambret ini kami bagi tiga, tas ini rencananya hendak saya berikan pada adik saya," aku Fredianto. Sementara itu, nasib apes dialami seorang pegawai studio foto, Veronika (37). Tangannya berdarah dibabat pisau penjambret ketika akan menyetor uang di Bank BII Jl Kapas Krampung, Senin (4/7). Sembari menangis memegangi tangannya yang terluka, korban datang ke Mapolsek Tambaksari ditemani sopir tempatnya bekerja, Awang. Veronika dijambret tasnya ketika akan menyetor uang sebesar Rp 20 juta, yang merupakan uang karyawan di studio foto itu. Selain uang yang disetorkan ke Bank BII, dia juga membawa uang tunai sebesar Rp 600.000, plus ATM BNI dan Mandiri. Di dalam tas juga tersimpan kartu asuransi dan surat berharga seperti KTP dan STNK. Tasnya itu amblas disambar penjambret. ■ k4/sda

Polisi Curigai Dua Eks Petugas Certis Cisco SURABAYA - SURYA Anggota Sat Reskrim Polrestabes Surabaya dibuat sibuk kasus hilangnya mobil PT Certis Cisco bermuatan uang tunai Rp 3 miliar di areal parkir Royal Plaza beberapa waktu lalu. Pasalnya, hingga kini siapa pelakunya masih kabur. Setelah memeriksa pihak manajemen, polisi terlihat lebih konsentrasi menelusuri kemungkinan keterlibatan orang dalam. Sumber di kepolisian menyebutkan, jadwal pengiriman uang ke ATM memang hanya pihak Certis sendiri yang tahu. “Pihak luar otomatis tidak akan mengerti rute pengiriman hari ini. Pasalnya, jadwal dan lokasi hanya Certis yang tahu,” ungkapnya, Senin (4/7). Hanya saja, jadwal dan rute pengisian tidak hanya satu bagian saja yang tahu. Ada lima bagian atau unit kerja yang tahu, seperti sekuriti, logistik dan monitoring. Inilah yang membuat polisi harus memilah keterlibatan karyawan yang ada di dalam

unit tersebut. Terkait kebocoran informasi rute dan jadwal, ada kemungkinan itu berasal dari oknum orang dalam. Selain itu, penyelidikan polisi juga mengarah ke dua orang mantan karyawan Certis yang keluar beberapa waktu lalu sebelum kejadian. “Kami masih harus mendalami apa motivasi mereka keluar dari pekerjaannya," ujarnya. Dia mengungkapkan keyakinannya kalau mobil milik Certis itu masih berada di Surabaya. “Mobil dengan modifikasi khas pengirim uang ATM itu jumlahnya segelintir. Polisi sudah pasti membendung jalur keluar masuk Surabaya untuk mengintai mobil dengan jenis itu meskipun diubah warna tetap terdeteksi,” pungkasnya. Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Indarto berjanji segera mengungkap kasus tersebut. “Segala kemungkinan terus kami dalami, termasuk dugaan orang dalam. Hanya saja kami perlu pembuktian,” tegasnya singkat, Senin (4/7). ■ k2

Samsul Arifin, Terdakwa Salah Tangkap yang Dibebaskan Hakim

Enam Bulan Dipenjara, Keluarganya Banyak Utang Setelah enam bulan dipenjara, Samsul Arifin (21), akhirnya dibebaskan, Senin (4/7). Majelis hakim PN Surabaya menilai terdakwa pencuri televisi ini hanya korban salah tangkap aparat kepolisian. MUSAHADAH SURABAYA

S

ENYUM bahagia terpancar dari wajah Soqib, usai mendengar ketua majelis hakim Nelson Pasaribu membebaskan anak ketiganya, Samsul Arifin dari dakwaan jaksa. Dia berkali-kali mengucap alhamdulillah dengan mata berkacakaca. “Rasanya plong sekali. Allah Maha Rohman, doa istri saya tiap malam dikabulkan

Yang Kuasa,” sebut pria asal Rungkut Mejoyo 2/27 Surabaya itu. Sejak anaknya ditangkap, 8 Februari 2011, kondisi keluarga Soqib serba susah. Tukang batu ini harus berkali-kali meninggalkan pekerjaannya demi mengurus perkara yang membelit anaknya. Karena sering meninggalkan kerja, penghasilan yang didapatnya turun drastis. Hasil berjualan jamu keliling istrinya juga

tidak bisa menutupi kebutuhan keluarganya dan kebutuhankebutuhan lain terkait perkara Samsul. Akhirnya, Soqib banyak berutang ke tetangganya. Soqib tidak hanya korban materi. Dia juga mencoba mencari fakta yang membuktikan anaknya tidak bersalah. Seperti mengecek keberadaan saksi Irfansyah yang dipersidangan mengaku kalau Samsul lah yang mencuri televisi. “Saya cek ke alamat rumahnya di Jl Pulo Tegalsari IV Gang Sandiwara, Wonokromo. Pak RT-nya mengatakan, tidak ada warganya yang bernama Irfan dan rumah itu tidak dihuni nama itu,” sebutnya. Upaya Soqib akhirnya

membuahkan hasil. Majelis hakim akhirnya membebaskan anaknya dari tuduhan mencuri televisi 21 inci milik Sugiyanto, warga Jl Rungkut Mejoyo. Pertimbangan hakim, saat kejadian, 11 Januari 2011, Samsul memancing di kawasan Keputih mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.30 WIB. Berbeda dengan dakwaan Jaksa Melia Ayu yang menyebut pencurian terjadi pukul 13.00 WIB. Dengan vonis bebas ini, rencananya keluarga dan kuasa hukum terdakwa, Hariyanto, akan mendatangi Ditpropam Polda Jatim. Sebelumnya, Hariyanto melaporkan adanya dugaan salah tangkap disertai kekerasan yang dilakukan

oknum Ditreskrim Polda Jatim. Menurutnya, Samsul ditangkap saat akan bekerja di kawasan PT SIER, Rungkut. Penangkapan ini janggal karena dilakukan sebulan setelah Sugiyanto melaporkan ke Polsek Rungkut dan petugas yang menangkap bukan dari Polsek tapi langsung dari Ditreskrim Polda Jatim. “Saat ditangkap, terdakwa juga dipukuli dan dipaksa mengaku mencuri,” katanya. Kejanggalan lain, saksi-saksi kasus ini diperiksa di rumah Sugiyanto, bukan di Polda Jatim. “Kami ingin agar oknumoknum polisi seperti ini ditindak tegas, demi citra kepolisian,” tukasnya. ■ uus

surya/musahadah

TERHARU - Kedua orangtua Samsul Arifin (kiri) bertangisan sambil memeluk kuasa hukumnya, Hariyanto, setelah divonis bebas di PN Surabaya, Senin (4/7).

3 Malang Raya

SELASA, 5 JULI 2011

Terancam Langka Air

0857 909 53743 MAAF PAK POLISI KHUSUSNYA YG DI DINOYO, blkang kampus stih klok tengah mlam di buat tempat judi miras tolong di seldki bahkan sya sbgai wrga mau lewat plng kerja jdi ketakutan. Terimakasih dan mohon di maklumi. 085755005499 Sepanjang jalan.Ternate Malang rusak,sekitar pemkaman kumuh jg sekeliling lapangan jl.Sempu kotor & kumuh akibat jd tempat buangan bongkaran tembok. Mohon perhatian dinas terkait di Pemkot Malang. 082142510370

►Debit 58 Sumber Terus Merosot

BUAT SATPOL PP KOTA MALANG: tolong tertibkan pengamen di alun-alun kota malang karena sangat menggangu kenyamanan pengunjung karena mereka sering memaksa minta uang sa’at mengamen. Termasuk mengunakan kekerasan juga dalam memaksa. 085755393224 PAK PENI N PAK RENDRA serta LSM2 yg peduli pd pendidikan, tolong lebih diperketat pngawasan PSB, krn mulai rawan dibuat ajang memungut sumbangan dgn dalih macam2, n praktik2 koneksi pd pnerimaan siswa baru. Jgn ada usulan spt di Diknas Kediri, jalur khusus Pejabat. 081334706202

BATU - SURYA SEBANYAK 58 sumber air yang tersisa dari semula 111 sumber air yang ada di Kota Batu, kini kondisinya semakin memprihatinkan. Debit air 58 sumber itu dari tahun ke tahun terus merosot.

sudut kota

surya/nedi putra aw

GEMULAI - Para model memeragakan busana batik khas malangan di Mal Olympic Garden (MOG), Senin (4/7). Peragaan ini bagian dari acara bertajuk Tiga Jam Bersama Batik Tulis Celaket, yang juga dimeriahkan dengan pelawak Srimulat, seperti Tessy, Tarzan, Polo, Mamiek, dan Didi Kempot.

Kontrak Habis, Ditempeleng, Dilarang Pulang surya/hayu yudha prabowo

TUSUK SATE - Pekerja menjemur tusuk sate dari bambu di Desa Dawuhan, Kabupaten Malang, Kamis (21/6). Masyarakat di desa setempat banyak memproduksi tusuk sate yang kemudian dikirim ke pengepul besar di wilayah Kota Malang untuk proses pengovenan agar tusuk sate steril dan tidak berjamur.

Ma Chung Genjot Energi Terbarukan SUKUN - Setelah empat tahun berdiri, Universitas Ma Chung (UMC) berencana mewisuda 189 mahasiswa S-1 angkatan pertama dari berbagai jurusan, Kamis (7/7). Pelaksanaan wisuda disamakan waktunya dengan Dies Natalis keempat UMC. Meski begitu, Rektor UMC, Leenawaty Limantara, merahasiakan nama-nama lulusan terbaik dengan alasan akan diumumkan bebarengan dengan prosesi wisuda. “Biar ada kejutan," kata Leenawaty Limantara yang akrab disapa Shinta ini, Senin (4/7). Dies Natalis UMC ini dimeriahkan konferensi internasional yang dihadiri 200 ilmuwan dari 10 negara. Para ilmuwan ini akan membahas penelitian pencarian energi alternatif terbarukan. “Dosen kami meneliti antena fotosintesis bekerja sama dengan Departemen Energi Amerika Serikat untuk membangun fabrikasi bio-hybrid sel surya yang menghasilkan listrik tenaga matahari,” jela Shinta. Shinta juga mengatakan, acara itu akan dilaksanakan 9-11 Juli 2011 di Kota Batu. Acara ini mendapat restu dari Humboldt Club Indonesia didukung Yayasan Alexander von HumboldtJerman. Pembicara utamanya adalah Prof Hugo Scheer (Universitas Ludwig-Maximilians, Muenchen-Jerman), Prof Jurgen Kohler (Universitas Bayreuth), Prof Harald Paulsen (Universitas Johanes Gutenberg Mains, Jerman), Prof Bernhard Grimm (Universitas Humboldt, Berlin-Jerman), dan Prof Yasushi Koyama (Kwansei Gakuin University-Jepang). ■ st16

BANTUR - SURYA Adanya kabar penganiayaan yang menimpa tenaga kerja wanita (TKW) asal Bantur, Kabupaten Malang, Zaenab Binti Poniman Samdi di Arab Saudi membuat resah pihak keluarga. Mereka menginginkan agar Zaenab segera dipulangkan, terlebih kontrak kerjanya di rumah majikannya telah habis. Keluarga Zaenab yang tinggal di Dusun Tunjungsari RT 26/ RR 06, Desa/Kecamatan Bantur Kabupaten Malang, menerima kabar bahwa kontrak Zaenab selesai pada 5 Mei lalu. Namun, ketika Zaenab mengatakan kontraknya telah habis kepada majikannya, ia malah ditempeleng. “Sejak ditempeleng, sekitar sebulan lalu kepala istri saya sering pusing,” cerita Solihin, suami Zaenab ditemui di rumahnya, Senin (4/7). Ia mengetahui cerita itu dari istrinya yang menelepon sembunyi-sembunyi. Informasi yang diperoleh pihak keluarga, Zaenab akan dipulangkan saat Lebaran nanti. Sebab, majikannya yang bekerja di bidang konveksi banyak menerima jahitan. Harapan keluarga, Zaenab yang di kampungnya dikenal pandai menjahit dan membordir itu segera dipulangkan. Mereka khawatir Zaenab dianggap sebagai TKW ilegal. “Dari sisi keamanan, saya ragu-ragu,” ujar Solihin didampingi Surati, ibu kandung Zae-

nab. Apalagi belakangan ini, banyak kasus kekerasan yang menimpa TKW/TKI. Surati, ibu kandung Zaenab mengatakan, sebenarnya usaha jahit anaknya di kampung laris. Tapi dengan alasan meningkatkan perekonomian keluarga, wanita berjilbab ini berangkat ke Arab Saudi. Telepon PL Solihin menyebut istrinya menandatangani kontrak kerja dua tahun sejak 2009. Zaenab bekerja pada majikan bernama Ali Murti al Maliki. Namun, istri Ali, Husna Hasanah Al Hasani atau Hasanah Hasan Imbarok Al Hasani lebih banyak memakai jasanya di bidang konveksi. Informasinya yang diperoleh

Surya, di tempat yang sama, ada enam TKW lain yang juga disiksa dan tidak boleh pulang. “Saya sudah bertemu dengan PL (Petugas Lapangan) PJTKI yaitu Bu Paini. Dari telepon Bu Paini, saya tahu perusahaan yang memberangkatkan sudah mencarikan pengacara,” ujar Solihin. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Malang, Djaka Ritamtama mengatakan akan mencari tahu secepatnya masalah ini. “Jika memang warga Kabupaten Malang yang mengalami masalah, kami pastikan dulu apakah proses berangkatnya sudah benar. Kami akan mengeceknya lagi,” ujar Djaka terpisah. ■ vie

surya/sylvianita w

MENANTI - Solihin, suami Zaenab Binti Poniman Samdi bersama ibu mertuanya, Surati, membawa foto Zaenab di rumahnya, Desa/ Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Senin (4/7).

Data terbaru dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Batu menyebutkan, hampir 50 persen sumber air itu cenderung mengalami penurunan debit dan sebagian sumber lain mati. Bahkan, dari 58 sumber yang tersisa hanya 13 sumber yang debitnya lebih dari 50 liter per detik. Debit sumber air lainnya di bawah 50 liter per detik. ”Sebelumnya debit sumber-sumber air itu bisa sampai 100 sampai 150 liter per detik,” kata Drs Bambang Parianom MM, Kepala KLH Kota Batu kepada Surya, Senin (4/7). Diungkapkan Bambang, sebelum Batu menjadi sentra wisata, ratusan sumber air itu masih dalam kondisi bagus. Namun, lima tahun terakhir, sumber air sangat berkurang. “Banyak warga Bumiaji mengeluh kekurangan air bersih karena sumber air di wilayah itu sebagian sudah mati. Begitu juga di Kecamatan Junrejo dan Batu,” papar Bambang. Sumber air di Kecamatan Bumiaji, menurut Bambang, kini tinggal 28 titik dari sebelumnya 57 titik. Di Kecamatan Batu, tinggal 15 titik dari sebelumnya 32 titik. Sedang di Kecamatan Junrejo tinggal 15 titik dari sebelumnya ada 22 titik sumber air. Untuk mengantisipasi krisis air di Batu, KLH akan memasukkan pendidikan kepedulian lingkungan ke dalam kurikulum sekolah di Kota Batu, mulai SD sampai SMA, sejak tahun ajaran baru 2011. Bambang optimistis kelangkaan air di Batu tidak akan terjadi kalau kurikulum pendidikan lingkungan ini sudah berjalan. “Selama ini, matinya sumber air lebih disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat setempat terhadap kelestarian lingkungan,” kata Bambang.

Empat Peserta Ujian SMPN Favorit Absen KLOJEN-SURYA Hari pertama ujian seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMPN jalur mandiri di Kota Malang, Senin (4/7), berjalan lancar. Pelaksanaan ujian di SMPN favorit 1, 3, dan 5, tidak ada kendala berarti. Mulai pukul 06.30 WIB, para peserta sudah datang di lokasi ujian. Hanya saja, di SMPN 5 ada empat peserta yang absen. Pihak sekolah tak mengetahui alasan mereka absen. Meski begitu, Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 5, Sudharmanto, mengatakan, akan melacak keberadaan empat anak itu untuk ditanya alasan tidak ikut ujian mandiri, padahal mereka sudah mendaftar di SMPN 5. Sudharmanto sangat menyayangkan kalau empat anak ini tidak jadi ikut PPDB di SMPN 5. “Saya sudah meminta panitia mencari tahu, tinggal tunggu laporannya nanti,” kata Sudharmanto, Senin (4/7). Meski begitu Sudharmanto

surya/ist

SIAP KERJA - Selain dididik menjadi insan ber-akhlakul karimah, siswa-siswi Ponpes Assalam, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, juga dididik menjadi lulusan yang siap kerja dan berwirausaha. menepis anggapan jika mundurnya empat anak itu diduga karena mendaftar di SMPN lain menggunakan cara-cara salah. Ia bahkan masih memberi kesempatan kepada empat anak itu untuk mengikuti ujian hari ini. “Mereka bisa tes langsung

hari pertama dan kedua dalam sehari,” terangnya. Di SMPN 5 menyediakan pagu 75 untuk PPDB jalur mandiri dengan jumlah pendaftar 88 anak. Namun jumlah itu dikurangi empat menjadi 84 orang pada tes hari pertama. Jika empat

orang itu masih tetap tidak ikut tes PPDB jalur mandiri, maka kesempatan persaingan masuk SMPN 5 menjadi agak ringan. Di SMPN 1 dan 3, semua peserta hadir mengikuti tes. Di SMPN 1 sebanyak 77 peserta mengikuti tes hari pertama dengan pelajaran bahasa Indonesia dan matematika, ditambah mata pelajaran Teknologi Iformatika dan Komputer (TIK) karena merupakan SMP berbasis rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI). Dengan pagu 62 untuk jalur mandiri, maka akan ada 15 anak akan tersisih. “Kalau bisa kami terima semua, agar bisa sekolah negeri. Tetapi kan ada peraturannya,” kata Hadi Hariyanto, Kepsek SMPN 1 Malang. Di SMPN 3 sebanyak 93 anak mengiktui ujian mandiri. Dengan jumlah pagu 70 kursi, persaingan di SMPN 3 ini akan sangat ketat. “Alhamdulillah, lancar dan tertib,” kata Burhanuddin, Kepsek SMPN 3. ■ st16

pakdhe dan budhe karwo

Jl Wijaya Kusuma 48

Minta Rincian, MCW Dapat Ringkasan APBD KLOJEN- SURYA Gagal mendapatkan kejelasan rincian APBD 2011 Kota Malang, Malang Corruption Watch (MCW) mendatangi Pemkot Malang, Senin (4/7). Kegagalan ini diketahui setelah Pemkot Malang membalas surat permohonan MCW dengan hanya memberikan ringkasan APBD 2011. Berdasarkan surat yang dilayangkan Pemkot Malang ke MCW 23 Juni 2011, pihak Pemkot belum dapat menginformasikan penjabaran dana APBD 2011. Alasannya, sesuai UU No 1/2010 tentang Standar Layanan

Informasi Publik, Pemkot Malang hanya bisa melayangkan penjabaran APBD secara berkala. Karena itu, kini Pemkot Malang hanya bisa memberikan ringkasan APBD saja kepada MCW. Tetapi, menurut MCW dasar hukum yang digunakan Pemkot untuk menolak permohonannya tidak tepat. Karena, sesuai dengan UU No 1/2010 itu, pejabat pengelola informasi daerah (PPID) wajib melakukan pengujian konsekuensi sebelum menyatakan suatu informasi publik yang dikecualikan. “Kami rasa, PPID belum mengajukan uji konsekuensi terhadap in-

formasi APBD yang kami minta,” kata Ruchul Jannah, Divisi Informasi, Dokumentasi, dan Publikasi MCW Malang. Menurut Ruchul Jannah, yang diperlukan MWC saat ini adalah penjabaran dan rincian APBD untuk mengetahui secara rinci penggunaan anggaran dalam APBD misal terkait anggaran pendidikan. “Kalau laporan APBD kami sudah pegang, tetapi yang kami butuhkan saat ini rinciannya,” tambah Uni, panggilan akrab Ruchul Jannah. Ir Budi Herwanto MT, Kabag Humas Pemkot Malang, menga-

takan seharusnya MCW mengajukan APBD secara spesifik dan bertahap. “Kami memang hanya bisa memberikan ringkasan APBD saja, karena penyusunan anggaran itu juga harus melewati komisi di DPRD,” jelas Budi. Ya’qud Ananda Gudban, anggota Komisi B DPRD Kota Malang menegaskan, APBD 2011 sudah disetujui menjadi Perda, sehingga seluruh masyarakat Kota Malang berhak mengetahui. ”Kalau eksekutif tak memberi, MCW bisa saja minta ke masing-masing anggota dewan atau fraksi,” tegas Nanda, sapaan akrab politisi dari Hanura ini. ■ st18

Investor Bebas Sementara, untuk memenuhi kekurangan air di sebagian daerah, KLH berusaha keras memaksimalkan fungsi dan peran PDAM. Selain itu, KLH juga mencanangkan konservasi sumber-sumber air melalui program penghijauan. Hadi Suwono, akademisi dari Universitas Negeri Malang (UM) menilai, penyebab kelangkaan air di Batu karena investor bebas membangun hotel maupun tempat pariwisata di kota ini. “Beberapa tahun terakhir, pembangunan di Batu mening-

Selama ini, matinya sumber air lebih disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat setempat terhadap kelestarian lingkungan kat drastis. Ini wajar karena visi pemkot sendiri menjadikan Kota Batu sebagai sentra pariwisata,” ungkap Hadi Suwono, kemarin. Namun, lanjutnya, dampak lingkungan akibat pembangunan itu harus diperhatikan serius. Apabila tidak, dalam lima tahun ke depan, warga Batu akan kekurangan air. “Belum adanya penanganan terpadu dan konsisten pada kawasan daerah aliran sungai menyebabkan kondisi air di Batu semakin mengenaskan,” tandas Hadi Suwono. Selain itu, Hadi menegaskan, kurang tersentuhnya masyarakat sekitar dengan pendidikan lingkungan menyebabkan kondisi air semakin kritis. “Kajian tentang kelestarian harus ditingkatkan,” papar Dosen Biologi itu. ■ k5

Malang

SELASA, 5 JULI 2011

Jurusan Baru UM, Kuliah ke China

lintas malang Isu Suap Rp 100.000 Warnai Pilkades MALANG - Sekitar 40 warga Dusun Kaliasem, Desa/Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang mengadu ke Bagian Tata Pemerintahan Desa (Tapemdes) Pemkab Malang mengenai pemilihan kepala dusun (kasun) setempat, Senin (4/7). Mereka ingin pemilihan kasun berlangsung jujur dan transparan. “Kami ingin memiliki kasun yang punya potensi dan tidak ingin kasun yang hanya mengedarkan undangan dan sembako,” kata Nyariadi, seorang warga. Karena kondisi tidak kondusif, warga meminta agar proses pemilihan kasus dihentikan sampai ada kejelasan tahapan pemilihan, persyaratan, sosialisasi dan landasan hukum dalam pilkasun yang disepakati oleh masyarakat. Sementara pemilihan kepala desa (pilkades) di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo Batu diterpa isu suap. Beberapa warga mengaku mendapatkan uang Rp 100.000 dari tim sukses salah satu calon kades tersebut. Sri Harto, Kepala Dusun Krajan, Desa Tlekung membenarkan hal ini. “Hal ini sudah kami laporkan ke pihak panitia,” katanya. ■ vie/k5

surya/hayu yudha prabowo

WADUL DEWAN - Agus Hariadi, National Sales Manager PR Jaya Makmur, produsen rokok Gudang Baru bertemu dengan Komisi B DPRD dan Kepala Disnakertrans Kabupaten Malang membahas nasib buruh pascapenyegelan alat produksi PR Jaya Makmur oleh Polda Jatim di Gedung DPRD, Jalan Panji, Kepanjen, Senin (4/7).

Curiga Ada Kejanggalan

► PR Jaya Makmur Berharap Segel Dibuka surya/nedi putra aw

PROMOSI - Deputy President Director Bakrie Telecom Erik Meijer (paling kanan), saat memaparkan keunggulan Esia di Hotel Santika Premiere Malang, Senin (4/7).

Luncurkan 081XXXX, Serasa Pakai GSM KLOJEN - Makin banyaknya pengakses internet dan jejaring sosial mendorong Esia untuk meningkatkan penggunaan fitur facebook, twitter, dan mesin pencari google ke dalam ponsel keluarannya. Deputy President Director Bakrie Telecom, Erik Meijer, mengatakan, masyarakat Malang tergolong sebagai masyarakat yang fashionable terhadap ponsel dan mempunyai kebutuhan internet yang tinggi. Hal tersebut terlihat ketika Esia meluncurkan produk baru Esia phone dengan keypad khusus facebook dan google seharga Rp.400.000 hingga Rp. 500.000 yang langsung laris manis. “Malang ini, memang pantas menjadi juara produktif untuk pembelian ponsel Esia,” ujar Erik, di Malang, Senin (4/7). Saat ini, Esia sudah mendapat license untuk bergabung pada nomor mobile. Akhir tahun 2011 ini, Esia akan menawarkan nomor 081XXXX sehingga pelanggan bisa menggunakannya seperti halnya memakai GSM dengan tarif CDMA. Bahkan pelanggan juga bisa menggunakan dua nomor dalam satu kartu, yakni nomor dengan kode area dan non kode area. ■ st18

KEPANJEN - SURYA PASCAPENYEGELAN pabrik, tiga perwakilan manajemen Pabrik Rokok (PR) Jaya Makmur yang memproduksi rokok Gudang Baru (GB) mengadu ke Komisi B DPRD Kabupaten Malang, Senin (4/7). Sebab, 3.000 karyawan menjadi korban. Mereka berharap penyegelan oleh pihak aparat dari Polda Jatim beberapa pekan lalu berakhir dan rokok GB bisa kembali berproduksi seperti biasa. “Produk rokok yang disegel kan juga ada masa kedaluwarsanya, sehingga nanti akan menjadi sampah,” kata National Sales Manager Jaya Makmur, Agus Hariadi, bersama dua perwakilan manajemen, kemarin. Pabrik rokok ini disegel karena menuai somasi dari pabrik rokok besar Gudang Garam (GG) beberapa waktu lalu. GG menilai GB melanggar hak cipta

nama produk dan logo, dengan membuat nama produk dan logo yang nyaris sama. Dijelaskan Agus, sejak penyegelan itu, 3.000 karyawan borongan yang biasanya bekerja delapan jam, dipangkas bekerja hanya empat jam. Apalagi sebanyak 850 mesin linting/giling juga masih belum boleh disentuh. Dengan demikian, karyawan terkena imbas pengurangan pendapatan dari penyegelan ini. “Yang juga kami tegaskan, masalah HAKI tidak termasuk diatur dalam proses perizinan

pabrik rokok,” ujar Agus. Dinilai Janggal Dalam dengar pendapatan yang dihadiri juga oleh Djaka Ritamtama, Kadisnaker dan Transmigrasi Kabupaten Malang terungkap bahwa saat muncul surat perintah penyegelan Gudang Baru disebutkan pula ada surat keputusan dari PN Kepanjen terkait menyitaan 13 mesin di GB. Padahal, manajemen GB merasa tidak pernah menghadiri sidang atau dipanggil sidang. Hal ini dinilai janggal oleh manajemen PR Jaya Makmur. Dijelaskan kembali, semula somasi GG diperuntukan kepada pihak Bea Cukai, dengan permintaan agar GB dibekukukan. Tapi Bea Cukai tidak menanggapi hal ini karena GB punya legalitas yang sama. Akhirnya, penyegelan ini dilakukan aparat Polda Jatim. Purnomo Anwar, Ketua Komisi B menyatakan kasus GB

Ponpes Assalam Hasilkan Lulusan Siap Kerja BANTUR - SURYA Pondok Pesantren (Ponpes) tak hanya berkewajiban membekali santrinya dengan pengetahuan moral dan agama, namun seiring dengan perkembangan dunia pendidikan, Ponpes juga dituntut untuk mempersiapkan para santri maupun siswa-siswanya untuk siap bersaing di dunia kerja. Seperti diterapkan Ponpes Assalam, Jalan Raya Sukosari, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Ponpes ini tak hanya membekali santri dan siswa-siswanya dengan pengetahuan agama, mereka juga dipersiapkan hingga siap kerja setelah lulus. Alhasil, sebagian anak didiknya pun langsung diterima bekerja setelah dinyatakan lulus. Seperti disampaikan Pengasuh Ponpes, H Juffri Syariffudin Spdi Msi, Senin (4/7), di sela persiapan wisuda yang diselenggarakan, hari ini (5/7). Menurutnya,

pendidikan di Ponpes menciptakan insan ber-akhlakul karimah yang didukung dengan kemampuan Iptek dan Imtaq. “Disini terdapat empat tingkat pendidikan, yakni TK, MTs, SMK, dan Madin. Kesemuanya kami harapkan bisa membentuk generasi yang ber-akhlakul karimah sekaligus cerdas dan siap bersaing di dunia kerja,” ujar Juffri. Untuk wisuda kali ini, Ponpes yang merupakan cabang dari Yayasan Babussalam, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang ini, akan mewisuda 225 siswa yang terdiri dari 45 siswa TK, 90 siswa MTs, 40 siswa SMK, dan 50 siswa Madin. Untuk tingkat MTs, nilai ratarata tertinggi wisudawan diraih oleh dua siswa bernama Jihad dan Abdul Hadi dengan nilai rata-rata 9,25. Sedangkan untuk tingkat SMK, raihan nilai tertinggi dicapai Masaroh dan Imam Syafi’i dengan nilai rata-

surya/ist

SIAP KERJA – Selain dididik menjadi insan ber-akhlakul karimah, siswa-siswi Ponpes Assalam, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, juga dididik menjadi lulusan-lulusan yang siap kerja dan berwirausaha. rata 8,06. Selain berhasil meluluskan semua anak didiknya, Ponpes yang pendiriannya dirintis oleh

KH Darwis Said tahun 2000 ini, patut berbangga karena telah dipercaya Kementerian Agama untuk mengelola pendidikan terap-

an anak harapan (Dikterapan). Dengan Dikterapan, santri yang mondok di Ponpes Assalam juga dibekali dengan beberapa ketrampilan seperti komputer, tata busana dan otomotif. “Sementara itu, untuk siswa-siswa SMK juga kami bekali kemampuan Ipteknya melaui jurusan IT Multimedia dan jurusan Keperawatan. Perlu diketahui, untuk Kabupaten Malang baru SMK kami yang memiliki jurusan keperawatan,” tambah Juffri berpromosi. Hasilnya, sejak didirikan tahun 2006, sebagian besar lulusan SMK Assalam telah diterima kerja di beberapa lapangan kerja sesuai dengan bidangnya masing-masing. “Banyak lulusan SMK Assalam yang langsung diterima kerja. Sebagian yang di jurusan keperawatan telah bekerja di beberapa rumah sakit besar, baik di Kota maupun Kabupaten Malang,” pungkas Juffri. ■ st17

sudah masuk ke ranah hukum. “Kami belum tahu apakah GG juga memiliki hak cipta. Namun untuk kasus ini kami sangat tergerak karena hal ini berpengaruh pada Kabupaten Malang,” ungkap Purnomo. Ia berharap masalah ini tidak dipandang dari sudut yuridisnya saja, tapi juga dari aspek sosial kemasyarakatannya karena banyak yang menggantungkan hidup dengan bekerja di GB. Menurut politisi Partai Golkar ini, sengketa GG dan GB harusnya tidak langsung menjadi keputusan yang langsung memorak-porandakan nasib karyawan. “Jika GB salah, maka sejak dini sudah harus mempersiapkan diri. Jika tidak benar, GG juga harus bertanggungjawab,” katanya. Katanya, masalah ini harus diselesaikan antar manajemen GB dan GG, tanpa harus merugikan karyawan. Ia juga menyarankan agar serikat pekerja perusahaan rokok tersebut untuk proaktif bertanya ke Polda Jatim, pengadilan, dan polres terkait kelanjutan dari penyegelan tersebut. ■ vie

KLOJEN - SURYA Universitas Negeri Malang (UM) membuka tiga jurusan baru yang akan sangat dibutuhkan dunia kerja mendatang. Ketiga jurusan baru itu adalah jurusan S1 Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan S1 Teknik Sipil, dan jurusan D3 Teknik Sipil Konsentrasi Keahlian Properti. Pada angkatan pertama jurusan S1 Pendidikan Bahasa Mandarin, disediakan pagu 40 orang lewat program jalur mandiri atau seleksi masuk program diploma dan sarjana (SMPDS). Dalam suatu kesempatan beberapa waktu lalu, Rektor UM, Suparno menerangkan, berdirinya jurusan S1 Pendidikan Bahasa Mandarin merupakan mandat dari Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti), Kemendiknas, karena UM telah mempunyai sarana dan prasarana lengkap. “Semuanya bantuan dari Hanban, China. Pengajarnya merupakan penutur native (asli) bahasa Mandarin dari Universitas Guangxi Normal University,” katanya. Dari jurusan ini, mahasiswa juga dapat kuliah di Universitas Guangxi Normal, China, selama dua tahun. Selain itu, mahasiswa juga akan mendapat sertifikat ijazah dari dua perguruan tinggi itu. “Program ini nanti bertujuan agar mahasiswa dapat berbahasa Mandarin, dan juga mengenal budaya China,” imbuhnya. Jurusan lain yang dibuka UM juga melalui jalur mandiri (SMPDS). Sekarang jurusan S1 Teknik Sipil lepas dari ilmu keguruan, “Jadi nanti jangkauan bidang kerjanya lebih luas dan lebih profesional, berbeda dengan yang jurusan S1 Pendidikan Teknik Sipil yang memang difokuskan untuk mencetak tenaga guru SMK,” kata Karyoto, Waka Humas UM, Senin (4/7). Sementara untuk D3 Teknik Sipil Konsentrasi Keahlian Properti, UM melakukan penandatanganan kerja sama (MoU) dengan perusahaan developer dan konsultan manajemen PT Properti Plus (PP) Indonesia. Sasaran dari jurusan ini agar mahasiswa dapat menjadi pebisnis properti yang andal. Program SMPDS jalur mandiri ini dibuka pendaftarannya mulai tanggal 1 – 12 Juli 2011. ■ st16

5

SELASA, 5 JULI 2011

Nyalip Ngawur, Tewas Tersambar Truk

lintas kriminal

surya/st17

MAIN PUKUL - Wah (29), tersangka penganiayaan saat menjalani pemeriksaan di Polsek Pakisaji, Senin (4/7).

PAKISAJI - SURYA Satuan Lalu Lintas Polres Malang sepertinya harus berpikir keras untuk menekan angka kecelakaan yang sering terjadi di jalan Raya Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Sebab, di kawasan ini seringkali terjadi kecelakaan yang tak jarang menyebabkan korbannya meninggal dunia. Seperti, Minggu (3/7), seorang pengendara motor tewas setelah motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah truk. Kanit Laka Polres Malang, Ipda Fadli Amri menjelaskan, kecelakaan yang terjadi malam hari sekitar pukul 23.30 WIB itu melibatkan dua sepeda motor dan

satu truk tanpa muatan. Mulanya, motor Happy nopol N 5773 EY yang dikendarai Miftachul Hudi (46), warga Desa Kampung Baru, Pakisaji, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah utara menuju ke selatan. Ketika itu, Hudi mencoba mendahului motor Supra X nopol N 5304 EF yang dikendarai Dicky (20) warga Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan. Saat mendahului itu, dari arah berlawanan muncul truk Mitsubishi Colt Diesel AG 8385 UP yang melaju dengan kecepatan sedang. Tabrakan pun tak bisa dihindarkan. ”Korban mengalami cedera kepala dan langsung meninggal di tempat. Sementara itu, pengen-

dara motor lainnya bernama Dicky juga ikut terjatuh tapi hanya terluka,” ujar Fadli. Ditambahkannya, setelah insiden itu terjadi, pengemudi truk yang masih belum diketahui identitasnya itu langsung menepikan kendaraannya dan melarikan diri. Karenanya, Fadli juga menghimbau kepada pengemudi truk itu untuk melapor ke petugas di Polres Malang. ”Kecelakaan ini terjadi karena kesembronoan pengendara motor, jadi kami menghimbau kepada pengemudi truk untuk datang dan melapor ke Polres. Untuk saat ini, truk yang dikendarainya sudah kami sita sebagai barang bukti,” tambah Fadli. ■ st17

Cari Yuyu Malah Nemu Bayi PAKIS - Warga Dusun Jabon, Desa Mangliawan RT 02 RW 12, Kecamatan Pakis dikejutkan dengan orok bayi yang mengambang di Sungai Bango, Senin (4/7) siang, sekitar pukul 13.00 WIB. Bayi berkelamin laki-laki itu ditemukan dalam kondisi membusuk. Kuat dugaan, bayi sudah dibuang sejak dua hari yang lalu. Pertama kalinya keberadaan orok malang itu diketahui oleh Siswanto (40), warga sekitar. Saat itu, Siswanto hendak mencari yuyu di Sungai Bango untuk dijadikan umpan pancing. “Saya lihat sesuatu mengambang, setelah saya cek, ternyata orok,” kata Siswanto, Senin (4/7). Mengetahui kalau itu mayat bayi, Siswanto pun membuat penyanggah dari beberapa bilah kayu agar bayi itu tidak hanyut jauh. Setelah itu, Siswanto pun melaporkannya ke warga sekitar kemudian diteruskan ke perangkat desa. Mendengar laporan dari warga, Kaur Keamanan Desa Mangliawan, Suwanto, pun melaporkannya ke Polsek Pakis untuk melakukan evakuasi terhadap jasad bayi malang tersebut. Menurutnya, bayi itu digugurkan ibunya saat kandungan berusia enam bulan. “Yang mengevakuasinya anggota Polsek Pakis,” kata Suwanto. ■ k1

► Dilakukan Ayah Kepada Anaknya KEDUNGKANDANG - SURYA STATUS sebagai ayah tidak membuat Hendro Joyo (31) sayang atau melindungi anaknya. Pria yang tinggal di Jl Wonorejo Indah, Arjowinangun, Kedungkandang itu malah merancang peristiwa perampokan untuk menguasai sepeda motor anaknya.

Melerai Antar Wah ke Tahanan PAKISAJI - Hanya gara-gara masalah sepele yaitu sepeda motornya mengalami serempeten, dua orang Wah (29) dan IS (30) nekat menghajar Abdullah (30). Akibat kejadian ini, Wah yang juga warga Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang ini harus berurusan dengan polisi. Menurut Wah, insiden itu terjadi Minggu (3/7) pukul 17.00 WIB ketika dia dan IS berniat membeli bensin di SPBU Pepen, Pakisaji. Saat akan berbelok ke SPBU, IS yang mengemudikan motor dikejutkan oleh motor Abdullah yang melaju dari kanan secara tiba-tiba. Akibatnya, IS yang kehilangan kendali menyerempet motor Abdullah yang saat itu berboncengan dengan istri. Meski tak membuat keduanya cedera, IS yang telanjur terbakar emosinya langsung turun dari motor dan terlibat adu mulut dan perkelahian dengan Abdullah yang juga warga Dusun/Desa Sumbersuko, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. ”Saya sih niatnya hanya mau melerai, tetapi tanpa sengaja ikut kena pukul, sehingga saya akhirnya ikut-ikutan mengeroyok dia” ujar Wah. Setelah puas menghajar Abdullah, seolah tanpa beban sama sekali kedua pemuda itu kembali melanjutkan niatnya mengisi bensin. Namun tanpa mereka sadari, Abdullah langsung menemui polisi dan melaporkan kejadian itu. ”Saya ditangkap waktu sedang turun dari motor, menunggu IS selesai isi bensin. Sedang IS langsung kabur dengan motornya,” papar Wah. Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Hartoyo SIK, menegaskan petugas masih mencari keberadaan Is. ■ st17

Terlilit Utang Rampas Sepeda Motor

surya/hayu yudha prabowo

PENGECER TOGEL - Kadim (59), pengecer judi togel asal Desa Kebunagung, Singosari, Kabupaten Malang diamankan di Polres Malang, Senin (4/7). Tersangka yang mempunyai sepuluh anak tersebut sudah satu tahun menjual togel sebelum ditangkap polisi.

Pensiun Mbecak, Hijrah Ke Togel SINGOSARI - SURYA Setelah tak lagi bisa ngonthel becak, Kadiun (59) warga Dusun Tamanharjo, Desa Kebonagung, Kecamatan Singosari, sepertinya mulai kehabisan akal bagaimana menghidupi keluarga besarnya. Karenanya, kakek 10 anak dan delapan cucu ini memutuskan memulai karir sebagai pengecer togel. Kepada petugas, Kadiun yang ditangkap Minggu (3/7) mengaku sudah satu tahun jadi pengecer togel. Pekerjaan ini dilakukan karena tak lagi kuat mengayuh becak. Saat penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa uang senilai Rp 34 ribu dan satu lembar rekapan togel. “Ngecer togel buat makan sehari-hari,” ujar Kadiun mengenai alasannya jualan togel. Dalam menjalankan bisnis togelnya, Kadiun mengaku mendapatkan penghasilan sekitar Rp 20.000 hingga Rp 25.000 setiap kali setor kepa-

da Ng, seorang pengepul, warga Desa Bondorejo, Kecamatan Singosari. Kepada Ng, Kadiun ratarata menyetorkan sebesar Rp 350.000 hingga Rp 400.000. Di hari yang sama, polisi Polres Malang juga menangkap pelaku tindak perjudian lainnya di Dusun Niwen, Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir. Dia adalah Djuri Marsuci (45), kuli bangunan yang pada pukul 15.30 WIB dibekuk aparat karena terpergok menggelar judi dadu di belakang rumah salah seorang tetangganya. Dari penggerebekan itu, petugas menyita satu set perlengkapan judi dadu dan beberapa lembar uang senilai Rp 237 ribu. Meski tertangkap basah, Djuri berdalih hanya berperan sebagai kasir alias pembantu bandar yang berinisial SRY. “Judi dadunya dimulai dari jam 12 siang. Saat polisi datang semua bubar, termasuk bandarnya langsung kabur. Cuma saya saja yang nggak berhasil kabur” ujar Djuri. ■ st17

Hendro yang ditangkap pada antar adiknya sekolah. Mereka Sabtu (2/7) di Kecamatan Gen- pun langsung merampas motor teng, Banyuwangi, mengatakan, dengan mengaku sebagai peia nekat merancang perampasan gawai dari perusahaan leasing. motor Honda Revo N 2306 BY mi- "Oleh teman-teman, motor terlik Baby Bens Jevalin, yang meru- sebut kemudian dijual ke seopakan anak tiri dari pernikahan- rang yang saya tidak tahu. Yang nya dengan Liris Dyah Rahayuni pasti saya cuman kebagian Rp (47), karena terlilit utang. 600.000," kata Hendro. Hendro mengaku menunggak Kasus perampasan ini kemucicilan pembayaran motor selama dian dilaporkan ibu korban ke 5 bulan. Karena itu, ia meran- Polsek Kedungkandang. Selancang skenario pencurian motor jutnya, setelah melakukan peanak tirinya agar mendapatkan nyelidikan, polisi akhirnya berhaganti rugi dari perusahaan lea- sil menangkap tiga pelakunya. sing. “Saya bingung, makanya “Tak lama setelah kejadian itu, saya merancang pencurian ter- kami berhasil menangkap Inung, hadap motor anak saya,” ucap Rohim, dan Bobby di kediamHendro. annya masing-maSetelah merancang sing. Dari pengakuskenario perampaan ketiga tersangka san selama 10 hari, ini, kami mendapati Hendro bersama nama Hendro sebatiga orang kawannya gai otak curas ini,” Inung, Rohim dan kata Kompol DarBobby sepakat untuk mono, Kapolsek Kemenjalankan rencadungkandang, Senin na tersebut. Inung (4/7). dan Rohim merupaMengetahui Henkan tetangga dekat surya/k1 dro sebagai otak peHendro. Sedangkan Hendro Joyo rampasan, polisi pun Bobby, menurut langsung melakukan pengakuan Hendro, adalah te- pengejaran. Kompol Darmono man barunya yang dikenalnya menambahkan, upaya menjemsebagai anggota Koramil Dau. put Hendro ketika itu gagal, ka“Setelah matang merancang rena pria bertubuh besar itu keskenario perampasan, tiga ka- buru kabur ke luar kota setelah wan saya yang beraksi. Saya ti- mengetahui tiga kawannya sudak ikut aksi, agar tidak diketa- dah dijebloskan ke ruang tahanhui anak saya,” kata Hendro. an polsek. Pada hari yang telah ditentu"Tersangka akhirnya ditetapkan, yakni 4 Desember 2010, kan sebagai buronan, hingga tiga orang suruhan Hendro itu, akhirnya berhasil kami tangkap dengan menggunakan dua mo- di sebuah tempat di Kecamatan tor menghadang Jevelin yang Genteng, Kabupaten Banyuwasaat itu pulang setelah meng- ngi," kata Darmono. ■ k1

Oknum TNI AD Diduga Otaki Pencurian Mobil KLOJEN - SURYA Diduga terlibat dalam sindikat pencurian mobil, Nng, anggota TNI AD yang berdinas di Lumajang diburu oleh Tim Buser Reskrim Polresta Malang. Hal ini seperti apa yang diakui oleh Achmad Muzayyin alias Asmad (50), tersangka pencurian mobil yang berhasil ditangkap polisi di rumahnya, di Desa Rogo Trunan, Lumajang, Minggu (3/7) malam. Sebelum menangkap Asmad, polisi terlebih dahulu menangkap tersangka Subawon (32), warga Jl Lembayung, Kelurahan Bumiayu, Kedungkandang. Peristiwa ini sejatinya terjadi pada 11 September 2008, di rumah korban bernama Robert Adi Santoso (60), warga Jl Lahor

Blimbing. Saat itu, Robert mengetahui mobil Isuzu Panther warna silver nopol N 1293 CG miliknya raib dari teras rumahnya. Singkat cerita, dari penyelidikan, pada Mei 2010, Subawon berhasil ditangkap di rumahnya dengan barang bukti berupa mobil Panther beserta STNK-nya yang ternyata palsu. "Mobil itu ber-STNK palsu yang dicurinya di rumah korban (Robert),” kata AKP Anton Prasetyo, Kasat Reskrim Polresta Malang, Senin (4/7). Dari pengakuan Subawon, ia mendapatkan mobil itu dari seseorang yang bernama Asmad. Waktu itu, ia membelinya dari Asmad dengan harga Rp 20 juta, pada Mei 2009. Mereka melaku-

kan transaksi di Pasar Serangin, Lumajang. Dari pengakuan Subawon polisi pun memburu Asmad dan kemudian menangkapnya Minggu (3/7) malam. Dari penangkapan Asmad inilah, misteri tentang siapa pelaku pencurian mobil sedikit terungkap. Menurut Asmad, ia membeli mobil itu dari Nng, yang mengaku sebagai anggota TNI AD dengan harga Rp 15 juta, pada Mei 2009. Setelah beberapa jam kemudian, mobil itu langsung dijual kepada Subawon dengan harga Rp 20 juta. “Saya membeli hanya dengan STNK saja, tanpa BPKB. Lalu saya jual lagi ke Subawon,” kata Asmad bapak dari lima anak ini. ■ k1

surya/eko darmoko

PENCURI MOBIL - Asmad tersangka kasus pencurian mobil saat digelandang di Mapolresta Malang, Senin (4/7). Dari pengakuannya kepada polisi, Asmad mengatakan ada keterlibatan oknum TNI AD terkait kasus pencurian mobil.

6 Sidoarjo

SELASA, 5 JULI 2011

Kepala Desa Akhirnya Ditahan

lintas kota Kernet Truk Masuk Kafe Bawa Pisau SIDOARJO - Agus Bandang (30), warga Desa Jambaran RT 8/RW 3, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, diringkus polisi. Kernet truk ini tepergok membawa senjata tajam berupa mirip "pisau Rambo" saat masuk sebuah kafe di jalan By Pass Balongbendo. Bapak beranak satu itu gelagapan saat kedapatan membawa pisau tersebut. Saat kejadian pada Sabtu (2/7) malam lalu, pelaku tidak menyangka ada razia polisi saat berada di kafe tersebut. “Saya baru beberapa jam di kafe itu, terus ada razia,� ucapnya di markas Kepolisian Sektor Balongbendo, Senin (4/7). Semula, Agus sempat menyembunyikan pisau yang bagian tengahnya bergerigi itu ke balik meja di depannya. Namun, polisi yang tahu segera meminta dia mengeluarkan pisau tersebut. “Begitu diperiksa, dia mengakui pisau itu miliknya,� ucap Kepala kepolisian Sektor Balongbendo, Komisaris Khoirul Anam melalui Kepala Unit Rserse dan Kriminal, Ajun Komisaris Sudarsono. Agus mengaku, senjata itu tidak akan dipakainya untuk berbuat jahat, melainkan terkait pekerjaannya sebagai kernet truk. "Hanya saya pakai ketika memotong tali untuk merapikan muatan,� ucapnya, lirih. ■ ain

surya/mustain

RAWAN - Wibowo Cahyono menunjukkan drum berisi minyak goreng curah yang isinya berkurang akibat pencurian di depan kios Pasar Baru Porong (PBP), Sidoarjo, Senin (4/7).

Pasar Baru Porong Rawan Pencurian SIDOARJO - Pedagang Pasar Baru Porong (PBP), Sidoarjo, resah akibat dagangannya kerap hilang. Padahal, mereka merasa sudah menyimpan rapi dagangannya, selain sudah setor iuran uang keamanan kepada pengurus Himpunan Pedagang Pasar (HPP) PBP. Dalam setahun terakhir, ada lima pedagang yang melapor barang dagangannya hilang dengan kerugian lumayan banyak. Kehilangan jumlah kecil tidak terhitung. Pencurian terakhir menimpa Wibowo Cahyono (54), pedagang pracangan yang kehilangan minyak goreng curah 90 kilogram. �Saya rugi Rp 2 juta,� ucap Wibowo, Senin (4/7). Kejadian itu dialami Wibowo, Sabtu (2/7). Wibowo kesal belum ada tindak lanjut dari pengurus HPP PBP. Saat melapor, dia justru disalahkan karena dianggap tidak bisa mengamankan barang dagangannya. Padahal beberapa drum itu telah digemboknya dengan rantai besi dan ditutupi kain terpal. “ Ketua HPP PBP, Ny Tutik Budi Hartono, mengakui, pungutan itu sifatnya sukarela karena membantu keamanan lingkungan pasar yang dikelola Dinas Pasar Sidoarjo. Iuran salah satunya dipakai menggaji delapan tenaga satpam. “Mestinya kan mereka laporannya juga ke dinas, tidak hanya ke kami,� ucapnya enteng saat dikonfirmasi. Tutik membantah lingkungan pasar tidak aman. ■ ain

surya/mustain

MASKER GRATIS - Sekitar 1.000 masker dibagikan gratis bagi pengendara sepeda motor di Jalan Ahmad Yani Sidoarjo, Senin (4/7). Upaya itu wujud kepedulian SMK Plus Nahdlatul Ulama (NU) Sidoarjo terhadap kesehatan warga. Wakil Kepala SMK Plus NU, Sukemi Riadi, mengatakan, masker penting selama musim kemarau seperti ini. "Saya kira mau dikasih apa gitu, eh, tak tahunya masker," cetus Ahmad Suprayogi, pengendara sepeda motor.

 

‚  ‚ƒ„ 





”

Â?

 

 •

�‚…†ƒ„‡ ˆ†‰ˆŠ‹‰ ˆ†‰ˆŒŽƒ ˆ†‰‰Ž†„ ˆ†‰†ŒŽ‰ ˆ†ƒ‘†ƒŒ ’“‚…†ƒ„‡ ˆ†ƒ‘†ƒ‹

                    Â? Â?Â?Â?    ­   €

â–şTersangka Korupsi Rp 1,6 M

surya/anas miftakhudin

KURUNG - Madenan, Kepala Desa Kedung Peluk, Kecamatan Candi, usai diperiksa langsung dimasukkan mobil tahanan dan selanjutnya dikurung, Senin (4/7).

3 Orang Pertamina Diduga Terlibat SIDOARJO - SURYA Skandal dugaan korupsi Rp 1,6 miliar dalam kasus sewa lahan TKD Desa Kedung Peluk, Kecamatan Candi untuk proyek penanaman pipa gas milik Pertamina Gas, diduga melibatkan tiga orang dari Pertamina Gas. Diduga kuat, uang Rp 1,6 miliar untuk sewa lahan itu justru banyak dinikmati ketiga orang tersebut, dibanding Kepala Desa Kedung Peluk, H Madenan. Menurut pengacara Madenan, Poerwanto, tiga orang Pertamina itu masing-masing Sholeh, Husni dan Choiril. Sholeh adalah bekas pejabat Pemkab Sidoarjo

yang pernah berambisi jadi calon Bupati Sidoarjo tapi gagal. Poerwanto di sela pemeriksaan kliennya di Kejaksaan Negeri, Senin (4/7), mengisahkan, ketiga orang itu menemui kliennya soal rencana pipanisasi gas. Pertama, lahan yang dipakai pipanisasi oleh Pertamina adalah memotong tanah gogol. Namun warga tidak bersedia karena pertimbangan keamanan. Selain itu, biayanya membengkak hingga mencapai Rp 6 miliar. Akhirnya pipa gas itu dilewatkan sisi kanan dan kiri irigasi tapi tetap tidak bisa. “Pertamina akhirnya meng-

gambarkan lagi, yakni melewati lapangan sepak bola dan jalan desa, sehingga sawah warga gogol tidak terlewati lagi dan itu disepakati,� tutur Poerwanto. Pertamina menawarkan harga Rp 6.500/m2 sampai Rp 7.000/m2 tapi ditolak dan akhirnya disepakati Rp 10.000/ m2. Menurut Poerwanto, ketiga orang itu mengatakan, jika ada kelebihan uang, itu hak mereka bertiga. “Saya menduga tidak mungkin dipakai orang Pertamina saja. Ini pasti ada orang lain lagi,� tukas Poerwanto. Ia masih punya banyak lagi pembelaan. mif

Win Teken Surat Piutang Rp 3 Miliar SIDOARJO - SURYA Posisi Direktur Utama PDAM Delta Tirta Sidoarjo, Djajadi, bisa jadi kian terjepit setelah bekas Bupati Sidoarjo, Win Hendrarso, diperiksa penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Senin (4/7), sebagai saksi kasus peminjaman Rp 3 miliar dari PDAM ke PS Deltras. Selain Djajadi, tersangka lain dalam kasus ini adalah pengelola PS Deltras, Vigit Waluyo. Win diperiksa dengan didampingi pengacaranya, M Arifin. Ia ditanya soal surat pernyataan yang ia teken bersama Sekretaris Kabupaten Vino Rudy Muntiawan. Isi surat itu berisi komitmen piutang dari PDAM untuk PS Deltras. Usai pemeriksaan sekitar satu jam, Win mengakui telah meneken surat itu namun

sebatas mengetahui jaman uang ke Deldan yang membuat tras. Tidak ada surat surat adalah Vinno ke saya tentang itu,� Rudy Muntiawan. tegasnya. Ditanya soal pengSementara itu, Keakuan Djajadi bahpala Kejaksaan Negewa Win memerinri Sidoarjo, Sadiman, tahkan secara lisan melalui Kepala Seksi di hadapan orang Pidana Khusus Irwan banyak, ia menuSetyawan, mengakui, kas, �Itu kata siapa? Win diperiksa terkait Yang penting bukti surya/anas miftakhudin ada tidaknya rekoformalnya.� Win Hendrarso mendasi dari bupati Win juga mengaku untuk peminjaman tidak ikut dalam pertemuan ren- uang itu. "Keterangan saksi ini cana utang yang digelar di ru- untuk melengkapi pemeriksaan mah dinas Ketua DPRD Sidoarjo, sebelumnya,� tuturnya. Dawud Budi Sutrisno bersama Dijadwalkan, pada Selasa Djajadi, Vigit, dan Ketua Badan (7/7) hari ini Djajadi dan Vigit Pengawas PDAM, Eddy Koes- Waluyo akan diperiksa sebagai tantono serta beberapa pejabat tersangka untuk pertama kali. pemkab. “Saya tidak pernah di- Mereka mangkir dari panggilan mintai persetujuan terkait pin- tim jaksa pekan lalu. ■ mif

SIDOARJO - SURYA TEPAT ketika adzan Maghrib berkumandang dari Masjid Agung Sidoarjo, Senin (4/7), Haji Madenan, Kepala Desa Kedung Peluk, Kecamatan Candi, usai diperiksa jaksa dan langsung dikirim ke penjara di selatan masjid. Madenan adalah tersangka korupsi Rp 1,6 miliar dari hasil sewa tanah kas desa untuk penanaman jaringan pipa gas oleh Pertamina Gas. Madenan diperiksa mulai pukul 13.30 hingga 17.21 WIB. Tanda-tanda penahanan terlihat ketika pukul 14.00 WIB, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Irwan Setiawan, keluar masuk ruang sambil menenteng map warna hijau. Ketika ditanya apakah tersangka akan ditahan usai pemeriksaan, Irwan hanya tersenyum. “Tanya saja ke Kajari (kepala Kejaksaan Negeri). Kami hanya sebagai pelaksana,� kilah Irwan sambil tersenyum. Selama pemeriksaan, wartawan tidak bisa melongok dari kaca atau pintu ruang untuk mengambil foto. Sekitar pukul 15.00 WIB, tersangka keluar untuk Shalat Ashar di Musala Kejaksaan, sedangkan pengacaranya, Poerwanto, menemui Surya dan wartawan lain. "Tolong, jangan difoto," elak Madenan sembari menutupi wajahnya, usai shalat. Sekitar pukul 17.21 WIB, tersangka digiring keluar ruangan didampingi lima jaksa penyidik, termasuk Irwan Setiawan. Sembari mengenakan topi warna putih, Madenan digiring menuju mobil tahanan. Wajahnya kelihatan pucat. Tangannya beberapa kali menombol telepon seluler. "Penahanan klien saya terkesan tebang pilih. Mengapa itu orang Pertamina Gas yang terli-

bat tidak ikut diperiksa dan ditahan. Klien kami baru diperiksa langsung ditahan. Padahal yang terima uang bukan hanya klien kami," gugat Poerwanto. Menurut dia, dalam waktu dekat pihaknya bakal mengajukan penangguhan penahanan karena tersangka adalah pejabat desa sehingga pelayanannya dibutuhkan masyarakat. Kepala Kejaksaan Negeri, Sadiman, melalui Irwan Setiawan, menjelaskan, penahanan ini untuk memudahkan penyidikan karena sempat tertunda, 23 Juli dan 27 Juli lalu. "Jadi kalau butuh keterangan tambahan, tidak usah lagi memanggil. Penyidik hanya membawa tersangka dari tahanan untuk dibawa ke kejari,� kata Irwan. Ditanya soal tuduhan tebang pilih, Irwan menukas, "Itu hak mereka untuk bicara. Kami bicara formil saja. Yakni segi yuridisnya.� Seperti diberitakan, kasus ini tidak hanya masalah manipulasi harga dari Rp 10.000/m2 menjadi Rp 25.000/m2. Namun ditengarai ada persekongkolan dalam perjanjian sewa di depan notaris, 15 Juli 2009. Dalam perjanjian itu tidak dilampiri Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepala desa dan SK pengangkatan BPD. Madenan juga mengajak keluarganya bernama Asmari yang diakui sebagai Ketua BPD. Usai perjanjian, Pertamina Gas mencairkan Rp 1,6 miliar melalui rekening pribadi Madenan, padahal seharusnya masuk rekening desa. ■ mif

Sylvia Saartje Hadiri Peluncuran Galeri Seni Rupa AAS SIDOARJO - SURYA Usia menjelang senja tidak membuat Asri Nugroho Nus Pakurimba (Nuek) berhenti berkarya. Pelukis gaek dari Surabaya itu justru mendirikan galeri baru menjelang hari ulang tahunnya ke-59. Minggu (3/7) malam, ia meluncurkan galeri seni Asri Art Space (AAS) di Kampung Seni Perumahan Pondok Mutiara Sidoarjo. Sejumlah kalangan hadir mengapresiasi galeri itu. Selain seniman Sidoarjo, tampak beberapa pegiat seni dari Surabaya, Madura, Solo dan Bali. Hadir juga mantan Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Jawa Timur, Teguh Kinarto dan istrinya, Hartati Teguh Kinarto. Menurut Nuek, galerinya juga terbuka

bagi perupa lainnya. “Kebetulan saya mau berulang tahun,� ucap pria kelahiran, 4 Juli 1952 itu. Tidak ada alasan khusus dia “ekspansi� di Sidoarjo. Nuek merasa, selain sudah ada komunitas seniman di kampung seni itu, uangnya juga hanya cukup untuk membangun galeri seni di salah satu perumahan elit di Sidoarjo itu. “Yang terpenting, saya bisa terpacu lebih kreatif dengan punya galeri sendiri,� ucap peraih The Philip Morris Group of Companies Indonesia Art Award, tahun 1994 silam. Kurator seni rupa, Agus Kucing, berharap galeri AAS bisa memicu perkembangan seni rupa di Jawa Timur. "Impian itu terwujud,� ucap dosen seni rupa Sekolah Tinggi Kesenian Wilwa-

tikta (STKW) Surabaya itu. Pecinta seni rupa, Rully Anwar, menambahkan, inisiatif Asri Nugroho patut diapresiasi. Sebab, bisa jadi, AAS adalah galeri seni pertama di Sidoarjo. Sebagai pelukis senior, dia juga punya jejaring kuat di medan seni rupa nasional, termasuk di kalangan kolektor. "Setelah galeri AAS, akan berdiri galeri milik Hartati Teguh Kinarto dan Mozes Misdi di kawasan ini,� bebernya. Selain seniman, perupa, dan pecinta seni, pembukaan galeri AAS dihadiri lady rocker gaek, Sylvia Saartje (Jipi). Sosok arek Malang kelahiran Arnhem, Belanda, 15 September 1957, itu menginspirasi Nuek untuk membikin lukisan berjudul Terbang Melayang tahun 2009 lalu. ■ ain

surya/mustain

DISKUSI - Pelukis Asri Nugroho Nus Pakurimba (paling kiri) menjelaskan lukisan "Terbang Melayang" yang menggambarkan rocker Sylvia Saartje (paling kanan) di galeri seni AAS, Minggu (3/7) malam.

7 Gresik

SELASA, 5 JULI 2011

lintas kota Bupati Sambari Panggil Kades Daun GRESIK - Bupati Sambari Halim Radianto akan memanggil Kades Daun Abdul Azis dan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KBKSDA) Bawean Panemon, terkait kasus pembalakan liar di hutan jati Gunung Mas, Desa Daun, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean. “Pelaku illegal logging harus diberi peringatan sesuai prosedur. Kabag Pemerintahan saya minta segera memanggil Kades Daun saudara Abdul Aziz yang menjadi tersangka kasus illegal logging,� tegas Sambari di sela-sela rapat paripurna di Gedung DPRD Gresik, Senin (4/07). Terpisah, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Fauzan Sukmawansyah mengatakan, berkas kasus illegal logging sudah dilimpahkan ke Kejaksan Negeri Gresik. “Meski berkas belum P21, pemeriksaan tahap pertama sudah selesai," katanya. Fauzan menambahkan, Abdul Aziz dan Panemon ditetapkan jadi tersangka karena menerbitkan surat massal kayu. “Kayu yang dicuri dari hutan sengaja dibuatkan suratnya agar seolaholah kayu itu berasal dari kebun rakyat,� jelasnya. Sementara itu, Ketua Persatuan Mahasiswa Bawean (PMB) Ahmad Efendi meminta jangan sampai penegak hukum meloloskan kasus ini. “Kalau sampai lolos pasti masyarakat lainnya akan ikut merusak lingkungan,� tegasnya. ■ st38

Ditelepon "Polisi" Rp 9 Juta Raib GRESIK - Didik Handoko (35), warga Asahan, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, tertipu orang yang mengaku Iptu Gunawan dari Polres Rembang, Jateng. Orang itu mengabarkan jika Ivan Yulianto, anak Didik, mengalami kecelakaan di Rembang dan membutuhkan biaya Rp 21.000.000. Setelah menerima telepon tersebut, Didik langsung menuju Rembang tapi dia sempat mampir ke ATM RS Ibnu Sina untuk mentransfer uang sebesar Rp 9.000.000 dari total Rp 21.000.000 yang diminta orang itu. “Karena panik dan khawatir kondisinya anaknya, korban tanpa pikir panjang langsung mengirim uang melalui ATM,� ujar Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Fauzan Sukmawansyah, Senin (4/7). Fauzan menambahkan, setelah keluar dari ATM, Didik baru menghubungi Ivan. Tetapi, Ivan mengabarkan dalam keadan baik. “Suara penelepon sangat menyakinkan, sehingga korban langsung percaya,� imbuhnya. Dia menambahkan, yang menjadi aneh adalah kenapa sebelum mengirim uang korban tidak menghubungi anaknya terdahulu. “Kemungkinan korban terkena gendam dari orang yang menelepon. Oleh karena itu, bagi warga untuk berhati-hati jika mendapatkan telepon dari nomor yang tidak dikenalnya,� tuturnya. ■ st38

BANYAK URUSAN - Orang-orang dari berbagai lembaga swadaya masyarakat dan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ketika sedang mengurusi keuangan PT Gresik Migas, badan usaha milik daerah (BUMD) Pemkab Gresik, Senin (4/7). Aksi digelar di depan Kantor PT GM, kawasan Jalan Kapten Dulasim, Kecamatan Kebomas. surya/sugiyono

PT Gresik Migas Belum Untung

â–ş Modal Rp 2 Miliar Didemo

GRESIK - SURYA BEBERAPA Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan organisasi mahasiswa di Gresik mengungkit dana Rp 2 miliar untuk modal awal badan usaha milik daerah (BUMD) PT Gresik Migas yang sudah sejak tahun 2007. LSM itu adalah Forum Kota (Forkot) Gresik serta Pusat Demokrasi dan Kemanusiaan (Pudak), bersama-sama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Mereka menuntut keterbukaan keuangan di tubuh PT Gresik Migas. Sambil jalan kaki, mereka bawa spanduk dengan tulisan macam-macam. Misalnya, tun-

tutan soal audit anggaran PT GM, gas untuk rakyat, ganti manajemen yang korup, hingga bubarkan PT GM. “Dana APBD yang telah dialokasikan untuk PT GM harus dipertanggung-jawabkan kepada publik, yaitu masyarakat Gresik,� teriak Hendy Suntoro, koordinator lapangan dari kalangan PMII saat berunjuk rasa di

depan kantor PT Gresik Migas, kompleks rumah dan toko di Jalan Kapten Dulasim, Kecamatan Kebomas, Senin (4/7). Kata Hendy, PT GM juga harus mengevaluasi secara total terhadap kinerja manajemen sehingga tidak sampai terjadi korupsi di tubuh PT GM. Apalagi, lanjutnya, PT GM merupakan BUMD milik Pemerintah Kabupaten Gresik yang seharusnya dapat menyejahterakan masyarakat Gresik. “Dengan adanya PT Gresik Migas ini, kesejahteraan masyarakat harus meningkat. Minimal pendidikan dan kesehatan gratis,� teriak Bowo, temannya. Sementara, koordinator lapangan dari kalangan Forkot, M Busyro, mengatakan, PT Gresik Migas pada 26 Januari 2011 telah melalui proses tender kepada PT Perusahan Gas Negara (PGN) sebagai pemenang lelang, mematok keuntungan dari PT PGN

terhadap penjualan gas sebesar 0,70 dolar AS/MMBTU. “Angka tersebut cukup besar dibandingkan dengan yang dipatok manajemen lama (PT GM bersama PT Alas Energy Indonesia, AEI) yang hanya mematok 0,05 dolar AS/MMBTU,� tegas Busyro. Menurut dia, dengan pemasukan sebesar 0,70 dolar AS/ MMBTU, PT GM akan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Gresik secara merata. “Wujudkan pengelolan gas untuk kesejahteraan rakyat Gresik,� teriaknya lagi. Direktur Utama PT Gresik Migas, Bukhori, mengatakan, tuntutan dari para pengunjuk rasa untuk meminta transparansi dapat diberikan. “Tetapi data-data pihak ketiga yang tidak bisa di publikasikan, akan dirapatkan terlebih dahulu,� jelasnya. Bukhori membenarkan, me-

mang saat pendirian BUMD ini, Pemerintah Kabupaten Gresik mengeluarkan uang sebesar Rp 2 miliar. Uang tersebut untuk operasional awal pada tahun 2008 hingga 2009, dan sudah habis, bahkan dalam operasional mengalami kekurangan. “Modal Rp 2 miliar, pengeluarannya Rp 2 miliar lebih, sehingga pada tahun 2009-2010 PT Gresik Migas masih belum menghasilkan keuntungan,� paparnya. Dia menambahkan, pada tahun 2011 ini, PT Gresik Migas berkonsentrasi untuk mengembalikan modal, dan diperkirakan baru dapat menikmati hasil pada tahun 2012. “Tahun 2011 ini digunakan untuk recovery (pemulihan), dan di tahun 2011 ini diperkirakan sudah pulih, sehingga pada tahun 2012 sudah mendapatkan keuntungan dari modal awal,� katanya. ■ st38

Kekurangan Siswa, Boleh Buka Lagi 10 Raperda Bikinan DPRD Banyak Tumpang Tindih surya/sugiyono

LAPAR - Irwan (21), tersangka pencurian dua rangka motor Honda CB 125, Senin (4/7).

Butuh Makan, Curi Dua Rangka Honda CB GRESIK - Gara-gara mencuri dua kerangka motor Honda CB 125 milik Khomar (40), warga Tlogo Pojok, Gresik, Irwan (21), warga Sumbersari, Lumajang, harus mendekam dibalik terali besi Mapolres Gresik. Padahal, rencananya dua kerangka itu dijual dan hasilnya untuk makan. Irwan mengatakan, dirinya mencuri karena terpaksa. “Penghasilan dari sopir tak cukup untuk memberi makan istri dan satu anak,� kilah Irwan yang tinggal di Tlogo Pojok ini, saat ditemui di Polres Gresik, Senin (4/7). Pencurian itu terjadi ketika Sabtu (2/7) malam, Irwan melihat pintu rumah Khomar terbuka. Namun, peristiwa itu baru diketahui Khomar, Minggu (3/7) pagi, ketika pemilik rangka, Rizal Radiansyah (27) warga Jl Sampit, Gresik Kota Baru (GKB) ke bengkelnya untuk mengambil rangka itu. Mengetahui rangka itu lenyap, Khomar langsung lapor polisi. Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Fauzan Sukmawansyah mengatakan, dari laporan itu anggota langsung melakukan pencarian di penjual besi tua. “Namun ketika akan menjual barang tersebut, tersangka langsung kami tangkap. Jadi barang tesebut belum sempat dijual,� jelasnya. Dihadapan penyidik Irwan mengaku barang tersebut akan dijual seharga Rp 140.000. ■ st38

GRESIK - SURYA Proses pendaftaran siswa baru reguler di Gresik resmi ditutup, Senin (4/6) pukul 13.00. Namun, ada dua Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang masih kekurangan siswa, yakni SMPN 1 Panceng dan SMPN 1 Ujung Pangkah. Berdasarkan data di www.gresik.siap-ppdb.com hingga Senin sore, di SMPN 1 Panceng tercatat hanya ada 81 pendaftar yang masuk daftar diterima. Padahal SMPN 1 Panceng tahun ini menyediakan 128 bangku kosong untuk siswa baru. Disebutkan pula, ada 81 calon siswa yang memilih SMPN 1 Panceng sebagai pilihan pertama. Selain 81 pendaftar itu, ada satu pendaftar lain yang memilihnya hanya di pilihan keempat. Sekolah lain yang juga masih kekurangan siswa adalah SMPN Ujung Pangkah. Sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Ujung Pangkah itu hanya terisi 69 siswa baru, padahal pagunya 128. Selain dua hal tersebut, tahun ini ada satu SMPN di Gresik yang belum bisa menjalankan pendaftaran secara online. Sekolah negeri yang masih membuka pendaftaran secara manual itu adalah SMPN 1

surya/dyan rekohadi

ISENG - Seorang bocah memainkan mouse komputer pemantau pendaftaran online di SMPN 3 Gresik, Senin (4/6), yang internetnya mati. Tambak Bawean. Dari data daya tampung sekolah di website pendaftaran disebutkan, SMPN 1 Tambak memiliki kapasitas 96 orang. Tapi, data pendaftar yang diterima tidak muncul secara online. Data di Dinas Pendidikan Gresik menyebut SMPN 1 Tambak tahun ini menerima pendaftaran dari 116 orang. Ke-116 pendaftar itu nantinya diseleksi manual dengan penentuan ranking berdasarkan cara yang sama dengan sistem online, yakni dengan menjumlahkan prosentase nilai ujian

nasional dan nilai prestasi. Ketua pendaftaran siswa baru di SMPN 3 Gresik, Agus Marzuki, menyatakan, empat pendaftar yang diterima tanpa tes adalah mereka yang memiliki prestasi nasional. "Mereka juara tingkat nasional dan bisa menunjukkan buktinya, jadi otomatis nilai mereka tinggi," ujar Agus. Sementara, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Gresik, Abdul Munif, menyatakan, dua SMPN yang kekurangan siswa, bisa membuka pendaftaran lagi. â–  rey

GRESIK - SURYA Sebanyak 10 rancangan peraturan daerah bikinan DPRD Gresik resmi didok dalam sidang paripurna, Senin (4/6). Ke-10 raperda itu, antara lain, peraturan tentang usaha Ketenagalistrikan, retribusi pemakaian rumah susun sewa, kemudian soal perlindungan, pemberdayaan pasar tradisional, dan penataan pasar modern. Ada pula peraturan tentang pengelolaan pertambangan mineral bukan logam, batuan dan batubara, konservasi sumber daya air, izin pemakaian atau pengusahaan air tanah dan pengelolaan sumber daya air. DPRD mengurusi pula aturan tentang pelayanan terpadu perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan dan raperda tentang ketenagakerjaan. Meski telah disahkan dengan dukungan delapan fraksi, beberapa raperda diragukan bisa diterapkan. Pasalnya, ada beberapa perda yang dinilai bertentangan dengan peraturan yang telah ada. Misalnya, raperda pengolah-

  

       

HOTLINE

24JAM

an pertambangan batubara, ketenagalistrikan, dan retribusi rumah susun sewa. Koordinator Hukum dan Pemerintahan LSM Forkot, Farid Hasanudin, menyatakan, banyak perda tentang retribusi dan pajak ditolak oleh pemerintah pusat karena tumpang tindih dan berlawanan dengan semangat investasi dan otonomi daerah. “Sudah banyak perda di Gresik yang telah digedok tapi tidak semuanya bisa dijalankan. Apalagi ini ada raperda kelistrikan yang justru berseberangan dengan UU Ketenagalistrikan,� ujar Farid. Ketua DPRD Gresik, Zulfan Hasyim, optimistis raperda bakal disetujui oleh Pemprov Jatim maupun pemerintah pusat. Alasannya, raperda yang baru disahkan itu tidak berkaitan langsung dengan masalah penarikan retribusi. "Soal kelistrikan misalnya, tidak diterapkan di semua wilayah kabupaten. Hanya ada di Pulau Bawean yang kebetulan ada rencana kerja sama dengan pihak ketiga selain dengan PLN," papar Zulfan Hasyim. rey

8 Jawa Timur

SELASA, 5 JULI 2011

Hantam Truk Parkir, Dua Pemuda Melesat

lintas jatim Anggota TNI Disergap 6 Perampok PASURUAN Tidak peduli anggota TNI, para begal (perampok) menghadang Serma Sunarto. Selain harus merelakan motor Yamaha Vixon N 8300 D dirampas, korban juga mengalami luka-luka. Dari informasi Kasubag Humas Polres Pasuruan, AKP Bambang HS, mewakili Kapolres AKBP Agung Yudha Wibowo, diketahui peristiwa itu terjadi Senin (4/7) pukul 05.00 WIB. Lokasinya di Jl Raya Desa Bakalan, Kec Purwosari, Kab Pasuruan, yang menghubungkan Pasuruan-Malang. Waktu itu, Serma Sunarto hendak berangkat kerja dari rumahnya Perumnas Asabri Blok V nomor 2, Desa Talangagung, Kec Kepanjen, Kab Malang. Anggota Kodim 0819 Pasuruan ini dengan santai saja menaiki kendaraannya. Ia tidak menyangka, begitu selepas dari pertigaan Kec Purwosari, diikuti enam orang dengan mengendarai tiga motor. “Begitu tiba di lokasi kejadian, korban saat itu dipepet. Tapi, korban tidak menyerah begitu saja dan mencoba melawan hingga terjatuh dari kendaraan,” terang AKP Bambang HS. Mendapatkan perlawanan, para pelaku curanmor akhirnya mengeluarkan senjata tajam (sajam) berupa celurit, hingga membuat Serma Sunarto kewalahan. Wal hasil, motor Serma Sunarto akhirnya berhasil dibawa kabur oleh para pelaku curanmor. "Hingga saat ini kami masih menyelidiki peristiwa itu. Sejumlah anggota masih mencari informasi dan tengah mengumpulkan berbagai keterangan terkait peristiwa itu dan sekaligus melacak para pelakunya,” tandas AKP Bambang HS. ■ kur

surya/david yohanes

ALAP ALAP - Tiga pemuda alap-alap motor, semuanya warga Desa Salam, Kec Wonodadi, Blitar, diperiksa di Mapolres Tulungagung, Senin (4/7). Mereka mengaku dikomando oleh DD (16), siswa kelas IX sebuah SMPN di Tulungagung, dalam setiap operasi.

Siswa SMP Jadi Alap-Alap Motor

► Kendalikan Setiap Operasi Curanmor surya/edhi prasetyo

PROTES TAMBANG - Warga memprotes penambangan emas oleh PT Indo Multi Niaga (IMN) di Gunung Tumpang Pitu, Kec Pesanggaran, Banyuwangi, Senin (4/7).

Empat Bulan Diterapi, 4 Bulan Hamil BLITAR Mengaku bisa menyembuhkan orang stres atau gangguan jiwa, Ugik Samudi (46), warga Desa Slorok, Kec Doko, Blitar, ditangkap polisi. Itu karena ia membuat si pasien, Tinuk (18), gadis asal Desa Popoh, Kec Selopuro, Blitar, mengandung empat bulan. Ugik dilaporkan orangtua korban. "Pelaku mengakui semua perbuatannya," kata Kapolres AKBP Drs Wahyono MH melalui Kanit PPA Ipda Nurjani, Selasa (4/7). Agustus 2009, korban dibawa orangtua berobat kepada Ugik. Tersangka menyarankan agar korban ditinggal di rumahnya sampai sembuh. Alasannya, proses terapi banyak berlangsung malam hari. Karena alasan pelaku masuk akal, orangtua korban tak curiga. Namun, empat hari lalu, korban diantar pulang oleh pelaku. Semula, orangtua mengira penyakit anaknya sudah sembuh. Namun, korban justru memperlihatkan perilaku aneh. Ketika didesak, korban mengaku sudah tidak lagi menstruasi. Setelah diperiksakan ke bidan, ternyata korban hamil empat bulan.Kepada orangtua, korban mengaku 'diobati' pada malam hari, dengan dimasukkan ke kamar yang gelap gulita. Apa yang terjadi saat itu dan malam-malam selanjutnya...(disensor redaktur). Korban mengaku diterapi secara khusus seperti itu berulang kali. Kepada petugas yang memeriksanya, pelaku menyatakan siap bertanggung jawab, artinya siap menikahi korban. Namun, orangtua korban telanjur geram dan meminta pelaku dihukum seberat-beratnya. ■ fiq

TULUGAGUNG - SURYA MASIH duduk di bangku kelas IX sebuah SMPN di Tulungagung, namun DD (16) telah menjadi alap-alap sepeda motor. Bersama Eko Wahyudi (23), Agus Purwanto (24), dan Sutrisno (18), ia beberapa kali menyikat motor pengunjung sejumlah warung kopi. Eko, Agus dan Sutrisno menuding DD sebagai dalang dan pemimpin setiap operasi pencurian motor. Empat warga Desa Salam, Kec Wonodadi, Kabupaten Blitar ini, terakhir beraksi, Minggu (3/7), sekitar pukul 22.00 WIB. Agus beraksi di Kelurahan Kutho Anyar, Kecamatan Kota, hendak mencuri Supra X 125, AG 5008 SC. Belum sempat motor dilarikan, Agus ditangkap warga bersama Eko Wahyudi. Keduanya lalu diserahkan ke Polres Tulungagung. Menurut KBO Satreskrim Polres Tulungagung, Iptu Siswanto, dari pengembangan kasus itu lalu ditangkaplah Sutrisno. Namun, ketiga pelaku mengaku, mempunyai satu anggota komplotan lainnya yang masih duduk di bangku SMP. Polisi menangkap DD, di rumahnya. Ketiganya lalu ditetapkan sebagai tersangka, dengan barang bukti 3 sepeda motor. “Mereka bergabung dalam satu komplo-

Umbulan Jadi Lokasi Wisata Dadakan NGANJUK - SURYA Air umbulan tiban di lereng Gunung Lengko di Desa Sambikerep, Kec Rejoso, Nganjuk, menjadi objek wisata dadakan. Banyak warga berdatangan ingin menyaksikan langsung sumber air yang muncul secara tiba-tiba mulai 20 Juni 2011 itu. Petugas penjaga hutan lereng Lengko, Paidi mengatakan, pada Sabtu dan Minggu jumlah pengunjung di umbulan tiban lumayan banyak. Mereka datang dari Nganjuk dan Bojonegoro. "Jumlah pengunjung kami pastikan akan terus meningkat," ujar Paidi, Senin (4/7). Selama ini, kawasan lereng Lengko termasuk daerah tandus. "Itu sebabnya, warga menganggap munculnya sumber itu sebagai hal yang sangat aneh dan mereka penasaran ingin melihatnya,” ucap Paidi. Sejumlah pejabat Pemkab Nganjuk, kata Paidi, sudah mengunjungi sumber yang berlokasi sekitar 20 kilometer utara Kota Nganjuk dan sekitar 45 kilometer selatan Kota Bojonegoro itu. Muncul spekulasi yang mengaitkan mata air dalam dalam tanah itu dengan Lumpur Lapindo di Sidoarjo. Ada juga yang menganggap sumber ini awal munculnya minyak. Spekulasi ini membuat penduduk yang tinggal sekitar 4 kilometer dari umbulan tiban menjadi cemas. “Warga berharap ada penjelas-

tan dan berasal dari satu desa yang sama. Mereka kerap beraksi di Tulungagung, sasarannya terutama para pengunjung warung kopi,” terang Siswanto, Senin (4/7). Ketiga tersangka mengaku, selalu beraksi bersama DD. Agus mengaku, mencuri motor sebanyak 3 kali, Sutrisno 2 kali, dan Eko sebanyak 2 kali. Seluruh aksi selalu direncanakan bersama DD . DD membagi tugas siapa yang kebagian melarikan motor maupun yang mengamati situasi. Agus mengaku, setiap beraksi komplotannya lebih banyak menyasar pengunjung warung kopi yang banyak bertebaran di Tulungagung. Dengan menggunakan kunci T, motor-motor yang dicuri biasanya tanpa pengaman penutup kunci kontak. Seluruh hasil pencurian dijual ke wilayah Kediri, dengan harga bekisar Rp 2 juta per motor. Setiap beraksi, setiap anggota komplotan men-

dapat bagian Rp 300.000, sisanya untuk DD. “Kami biasanya dapat bagian Rp 300.000, sementara DD yang kebagian lebih banyak,” ujarnya. Dengan alasan masih anakanak, polisi memisahkan DD dari 3 anggota komplotan lainnya. DD secara khusus diproses di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA), Polres Tulungagung. Namun polisi masih mengembangkan kasus ini, dan belum mempercayai sepenuhnya pengakuan ketiga tersangka. “Mungkin karena DD yang terkecil, komplotan lainnya melimpahkan kesalahan kepadanya. Tapi kami akan kembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan yang lebih besar,” ungkap Siswanto. Terkait keterlibatan DD yang masih usia anak-anak, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Tulungagung Winny Isnaeni mengaku, tidak akan mendampingi. Pasalnya, apa yang dilakukan DD sudah masuk dalam ranah kriminal murni. Dalam kasus tipiring (tindak pidana ringan), polisi bisa menghentikan penyelidikan atau diskresi. Namun dalam kasus kriminal murni, seorang anak tetap akan diproses. Namun dalam proses penahanan, LPA akan tetap mengawal agar DD dipisahkan dari tahanan dewasa. Selain itu, saat masuk dalam persidangan, LPA akan melobi hakim untuk memberikan keringanan. ■ st37

TUBAN - SURYA Dua pemuda tewas mengenaskan setelah sepeda motor yang mereka tumpangi menabrak truk yang sedang diparkir di pinggir Jl Raya Tuban-Lamongan KM15, masuk Desa Monohorejo, Kec Widang, Tuban, Senin (4/7) dinihari. Mereka adalah Hamit Nyak Itam (23), warga Desa Gebangrejo, Kec Poso, Sulawesi Tengah, dan Zulkarnain (24) warga Desa/Kec Pucuk, Lamongan. Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor S 5291 KX dari arah Tuban menuju Lamongan. Setiba di lokasi kejadian, motor yang dikemudikan Hamit dengan kecepatan tinggi itu menabrak truk nopol B 9072 JF yang disopiri Mohammad Hafi, asal Probolinggo yang sedang berhenti dan terparkir di tepi jalan.

Menurut Ari, warga di lokasi kejadian, saking kerasnya tabrakan, kedua korban terlempar melesat sejauh beberapa meter dari truk yang ditabrak. “Motornya melaju kencang dan tibatiba menabrak truk yang sedang parkir. Dua korban langsung terlempar beberapa meter dan jatuh di aspal,” ujarnya. “Saat warga mendekat, korban mengalami luka sangat parah di bagian kepala dan sekujur tubuhnya akibat membentur bagian bak belakang truk. Termasuk sepeda motornya juga mengalami kerusakan yang cukup parah,” sambung pemuda berambut tipis itu. “Kedua korban tewas di lokasi kejadian. Sedangkan kendaraannya sudah kami amankan di Polres,” kata Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban Iptu Ketut Sudharta. Sopir truk juga sudah dimintai keterangan. ■ ufi

TKI Asal Situbondo Ditemukan Tanpa Kepala SITUBONDO - SURYA Seorang TKI ditemukan mengapung tanpa kepala di Berjaya Beach Resort Tioman Island Rompin, Pahang, Malaysia. Mayat laki laki yang ditemukan tewas di negeri Jiran itu, diduga bernama Rahmadi, TKI asal Dusun Plangguwen, Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, Situbondo. Kapolres Situbondo AKBP Imam Thobroni menyatakan, pihaknya dimintai bantuan pihak Senior Lession Offeiser (SLO) dari anggota kepolisian yang ditugaskan di KBRI Malaysia untuk melacak keluarga Rahmadi, warga Desa Bugeman, Kec Kendit Situbondo. Selain dari KBRI, pihaknya juga mendapat surat dari NCB Interpol Indonesia tentang penemuan mayat asal Situbondo itu. Setelah mendapat informasi dari SLO dan NCB Interpol, pihak Polres Situbondo langsung melacak. “Saat dicek, ternyata Rahmadi itu memang benar warga Bugeman, Situ-

bondo,” ujar AKBP Imam Thobroni. Kapolres Thobroni belum mengetahui penyebab tewasnya korban. Namun berdasarkan informasi, korban tewas diduga akibat kecelakaan kapal. Korban ditemukan tewas, 14 Mei 2011 dalam kondisi tidak utuh lagi. Bahkan, bagian kepala, tangan, dan kaki saat ditemukan, sudah tidak ada. "Di saku cela korban ditemukan KTP atas nama Rahmadi,” terangnya. Rahmadi merantau ke Malaysia sejak tiga tahun lalu untuk bekerja. Namun, pada saat orang tuanya sakit dan meninggal dunia, Rahmadi sempat menghubungi pihak keluarga dan menyatakan akan pulang. “Foto Rahmadi sudah kami kirim ke KBRI di Malaysia” kata Thobroni. Kades Bugeman Udit Yulihasto menyatakan, informasi kematian warganya itu sudah disampaikan kepada pihak keluarga. ■ izi

surya/izi hartono

TANPA KEPALA - Kapolres Situbondo AKBP Imam Thobroni menunjukkan foto warga yang ditemukan mengapung di Berjaya Beach Resort Tioman Island Rompin, Pahang, Malaysia, Senin (4/7).

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi : z Hakim - 0812345 94787 z Daviq - 031 81008757 z Meidy - 031 83356990 informasi bisnis

Klinik Nur Mustika, Angin Segar Bagi Penderita Kanker dan Tumor Promo 3 Hari Gratis

surya/amru muis

UMBULAN TIBAN - Mata air yang baru muncul di lereng Gunung Lengko,Nganjuk, ini menjadi tempat wisata dadakan, Senin (4/7). an terkait umbulan tiban ini dari ahli di bidangnya. Karena munculnya umbulan ini awalnya diiringi oleh banyaknya fosil tulang yang ikut hanyut,” tandas Paidi. Petugas Komunikasi, Sosialisasi dan Peranserta Masyarakat Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (KLH) Nganjuk, Tri Hatmanto mengatakan, berdasar hasil penelitian awal diketahui umbulan tiban itu tidak memiliki kandungan basa ataupun asam. Artinya, air umbulan tiban memiliki Ph netral dan itu sama dengan kondisi air

tanah pada umumnya. “Dengan demikian, masyarakat tidak perlu cemas,” katanya. Volume air dari sumber itu terus membesar. Pekan lalu, debit sekitar 7 liter per detik, namun kemarin mencapai sekitar 9,2 liter per detik. "Dalam satu menit air yang keluar dari umbulan itu bisa mencapai sekitar 500 liter. Sumber air ini memang cukup besar dan mungkin bisa menjadi salah satu sumber air untuk mengubah wilayah lereng Lengko yang gersang menjadi sangat subur,” tuturnya. ■ aru

UNTUK penderita Kanker dan Tumor (Payudara, Paru-paru, Rahim, Hati, Limfoma, Otak, Prostat, Leukimia, Nasofaring, dll). Kini telah hadir Balai Pengobatan dengan menggunakan metode TCM. Metode ini sangat efektif untuk mengobati Kanker dan Tumor. Metode ini dengan menggunakan perpaduan obat herbal yang sangat cocok bagi penderita kanker dan tumor. Hasilnya sangat memuaskan dan dapat dirasakan setelah menjalani pengobatan. Adapun keunggulan dari metode ini adalah, pertama menekan efek samping seminimal mungkin seperti mual, muntah, pusing, lemas sehingga penderita tidak merasakan kegelisahan. Kedua obat langsung menekan ke pusat penyakit sehingga sel-sel kanker dan tumor bisa melemah serta bisa mengecil. Ketiga obat ini juga menekan terjadinya penyebaran atau metastase dan mengontrol terjadinya pembesaran. Keempat keunggulan dari metode ini untuk memperkuat daya tahan tubuh, stamina sehingga penderita menjadi kuat, dan tubuh sendiri dapat mencegah

terjadinya perkembangan penyakit. Setelah menjalani pengobatan selama 1 minggu, keluhan akan berkurang, nafsu makan menjadi bertambah, stamina dan daya tahan tubuh meningkat, serta benjolan berangsur akan mengecil. Pasien akan ditangani oleh seorang tenaga ahli (Konsultan) dari Tiongkok dan sudah berpengalaman dalam menangani semua jenis kanker maupun tumor. Pasien akan dipantau selalu untuk mencapai hasil yang maksimal. Sehingga pasien dapat mengetahui perubahan kondisi penyakitnya sebelum dan sesudah menjalani pengobatan di Klinik Nur Mustika. ● ikl

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi

Klinik Nur Mustika Komplek Pertokoan Gate Way E 17, Jl. Raya Waru – Sidoarjo. Telp. (031) 8554135, 031 – 71732304. buka pukul 08.00 – 17.00

 Jawa Timur

SELASA, 5 JULI 2011

Kapal Mustika Kobong di Sapudi

Rekanan Bulog Dituntut 4 Tahun jember - Surya Jaksa penuntut umum Kejari Jember menuntut mantan rekanan Bulog Jatim asal Jember, M Ghozi dengan empat tahun penjara, membayar uang pengganti kerugian negara Rp 2,02 miliar atau subsider enam bulan kurungan serta membayar denda sebesar Rp 200 juta atau subsider tiga bulan kurungan. Jaksa Adik Sri Sumarsih SH menilai, Ghozi secara meyakinkan terbukti melanggar Pasal 2 UU Pemberantasan Tipikor seperti dalam dakwaan primer terkait kasus pengadaan tanah untuk Bulog Jatim. "Secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan melawan hukum seperti dalam dakwaan primer," kata Adik dalam persidangan lanjutan kasus itu di PN Jember, Senin (4/7). Ghozi merupakan rekanan Bulog Jatim era kepemimpinan Muharto untuk pengadaan tanah di Jember. Sejumlah tanah itu kemudian digunakan untuk pendirian Gudang Bulog. Jaksa menilai, ada indikasi penggelembungan harga tanah dalam pengadaan tanah yang pembiayaannya menggunakan keuangan negara itu. Jaksa menaksir ada kerugikan negara sebesar lebih dari Rp 2 miliar. Sedangkan pengacara Ghozi, Eko Imam Wahyudi SH menilai, tuntutan jaksa itu tak masuk akal. "Itu tuntutan ngawur, tidak sesuai dengan fakta-fakta di lapangan dan persidangan. Dalam hitung-hitungan lagi, bahkan ada kelebihan tanah dalam pengadaan itu hingga 7.000 meter persegi. Kami akan mengajukan pembelaan," tegas Imam. Nota pembelaan M Ghozi akan dibacakan dalam persidangan lanjutan pekan depan. n uni

► 141 Penumpang Selamat surya/abd syukur

Belum Gajian - Sebagian karyawan PT Agar Sehat Makmur Lestari (ASML) di Kec Purwosari, Kab Pasuruan, unjuk rasa di Kantor DPRD Kab Pasuruan, Senin (4/7). Mereka meminta dewan membantu agar pihak pabrik mencairkan upah karyawan selama dua bulan yang belum dibayar.

Gerebek Judi, Polisi Lawan Polisi magetan - Surya Polres Magetan yang akhirakhir ini giat melibas segala bentuk perjudian di wilayah hukumnya, Minggu (3/7), mendapat perlawanan dari Sunarno alias Nobos warga Dusun/Desa Tladan RT 3 RW 1, Kec Kawedanan, anggota Brimob Madiun. Bahkan, Mulyadi, anggota Polres terluka akibat sabetan kayu Nobos. Judi sabung ayam yang digelar di belakang rumah Nobos setiap Sabtu dan Minggu itu, sudah berlangsung sejak lama. Ini diungkapkan seorang tokoh masyarakat yang meminta namanya dirahasiakan, Senin (4/7). Arena perjudian yang didatangi ratusan petaruh dari berbagai daerah, seperti Madiun, Ponorogo, Ngawi, dan Magetan itu, digelar sekitar pukul 15.00 WIB hingga menjelang malam. Tak ada yang berani meng-

usik, kendati ketua RT, RW dan kades, rumahnya hanya berjarak beberapa meter dari arena. Sejumlah warga menyatakan, saat penggerebekan, pihak polres mengerahkan satu truk jajaran Sabhara dan satu truk Brimob, serta puluhan polisi berpakaian preman. Namun tak ada satu pun penjudi yang ditangkap. "Malahan ada polisi yang lari saat Nobos mengamuk. Polisi itu terluka, kabarnya kena pentungan Nobos,” katanya. Kapolres Magetan AKBP Awi Setiyono saat dikonfirmasi mengatakan, ada laporan dari masyarakat tentang perjudian itu. “Awalnya untuk penyelidikan dan cek laporan masyarakat, kami menurunkan 10 orang anggota, sekitar pukul 16.00 WIB. Namun, saat anggota mau memasuki arena perjudian, ke-10 anggota kami dihalang-halangi dua oknum ang-

Wagub Himbau Warga NU Awasi Pergaulan Anaknya SITUBONDO-SURYA Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menghimbau kepada seluruh warga nahdlatul ulama di Kabupaten Situbondo, untuk mengawasi pergaulan anak-anaknya agar tidak terjerat pergaulan bebas dan penggunaan narkoba. Pesan itu disampaikan saat menghadiri pengajian sebagai puncak kegiatan Hari Lahir (Harlah) ke-88 NU, di alun alun Kabupaten Situbondo, Minggu (3/7). “Pengguna narkoba serta prilaku seks bebas makin meningkat jumlahnya di Jawa Timur. Ini kondisi yang sangat memperihatinkan. Karena itulah, saat ini metode pendidikan yang akan diterapkan sejumlah sekolah favorit di Jawa Timur. Itu akan menggunakan metode pendidikan seperti yang diterapkan dalam pondok pesantren (Ponpes),” kata Gus Ipul. Pengajian yang juga dihadiri ribuan warga NU, diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Situbondo. Para habib dan kiai karismatik yang terlihat hadir dalam kegiatan itu, antara lain KH A Sofyan Mifta-

Foto;Surya/izi hartono

hul Arifin, dan KHR Cholil As’ad. KH A Sofyan Miftahul Arifin dalam tausiahnya meminta kepada warga nahdliyin Situbondo, agar momentum Harlah NU ini dijadikan ajang b a g i wa r g a n a h dliyin untuk selalu mengamalkan ajaran Ahlussunah Waljama’ah (Aswajah), dalam menjalankan

kehidupan sehari-hari. “Saya juga meminta kepada warga nahdliyin Situbondo agar selalu membantu semua program pembangunan yang dicanangkan oleh Bupati Situbondo, ” kata kyai Sofyan Miftahul Arifin. Bupati Situbondo, H Dadang Wigiarto SH memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Harlah NU ke-88. “Dalam momentum Harlah NU ke-88, warga Nahdliyyin makin dewasa dalam bersikap sebagaimana cita cita pendiri NU. Yakni menjadikan NU sebagai organisasi keagamaan yang rahmatan lil alamin yang mampu mengayomi semua pihak berdasarkan prinsip tawazun (berimbang), tasamuh (toleransi) dan al-adalah (keadilan),” kata Dadang Wigiarto. z adv/izi

gota pelopor (Brimob) Subden 2 C Madiun,” kata Kapolres seraya meminta maaf terlambat membalas SMS Surya karena baru selesai rapat dengan muspida membahas Desa Pragak, Kec Parang dengan Majelis Tafsir Al-Quran (MTA) itu, Senin (4/7). Diakui kapolres, seorang anggota yang menggerebek perjudian itu terluka di bibir, terkena pukul balok kayu yang dilakukan oknum itu. “Oknum tersebut sudah diambil. Diamankan Provos dan Subden 2 C Brimob Madiun,” tandasnya. n st40

SUMENEP - SURYA Kapal Motor Mustika II yang mengangkut 141 penumpang terbakar di kawasan perairan Pulau Sapudi, Sumenep, Senin (4/7). Tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Sebagian barang dan kendaraan hangus. Kepala Adpel Kalianget JA Turmanto mengatakan, sebanyak 118 penumpang dan 23 awak kapal (ABK) selamat dalam musibah di lokasi 45 mil dari Pulau Sapudi ini. Namun, sebagian besar barang hangus. Dalam kapal ada 9 sepeda motor, 12 mobil, 9 truk sedang, dan 25 truk besar. Para penumpang yang selamat dievakuasi dengan tiga kapal, yakni KM Dharma Kartika, KM Pemudi, dan Tug Boat Semar B. Rencananya, para penumpang kapal yang bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Makasar Sulawesi Selatan itu akan dibawa ke Surabaya. Diperkirakan mereka tiba di Surabaya sekitar pukul 24,00 WIB. Para penumpang yang ratarata menderita luka ringan, katanya, akan dirawat di RS di

Surabaya. Sedangkan bangkai kapal yang terbakar tetap dibiarkan di perairan Sepudi hingga ada proses evakuasi. "Informasi terakhir, api di kapal sudah berhasil dipadamkan. Kapal masih berada di perairan Sapudi, tepatnya di sebelah utara pulau Raas,’’ tambahnya. Mengenai penyebab kebakaran, Turmanto menyatakan belum menerima laporan resmi dari pihak Dharma Lautan Utama, pemilik kapal. "Sebab, sampai saat ini masih dalam tahap evakuasi para korban dan pemadaman api," tuturnya. Kepala Cabang PT DLU Kalianget Wiweko Agung mengatakan, kasus kecelakaan laut itu sudah ditangani langsung PT DLU Surabaya. "Kami sudah membantu mengevakuasi penumpang de-

ngan mengirimkan KM Dharma Kartika ke lokasi kecelakaan,’’ katanya singkat. Kapolsek Nonggunong, Kepulauan Sepudi, menyatakan pihaknya sudah menerjunkan anggota untuk mengevakuasi penumpang ke kapal penolong. "Kami bersama jajaran Polsek Raas, karena perairan ini berada di tengah-tengah antara wilayah Polsek Nonggunong dan Polsek Raas,’’ ujar Bahril. Dari Surabaya dilaporkan, pihak Syahbandar Pelabuhan Tanjung Perak menerima laporan laka yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB itu pada sekitar pukul 07.00 WIB. Teguh Priyanto, Wakil Manajer PT DLU Cabang Perak menjelaskan, pihaknya telah mengirim kapal bantuan ke lokasi kejadian, antara lain Tug Boat (TB) Bima 306, TB Semar IX (milik PT Pelindo), KM Pemudi (milik SPIL), serta empat kapal milik DLU yang dikirim dari Surabaya, di antaranya KM Kirana I, KM Dharma Kencana, KM Dharma Kartika, dan KM Dharma Sentosa. Direktur Operasional PT DLU Rakhmatika Ardianto mengaku belum mengetahui kondisi terakhir kapal. “Komunikasi kami dengan nakhoda terputus-putus,” jelasnya. n riv/iit

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi : z Hakim - 0812345 94787 z Daviq - 031 81008757 z Meidy - 031 83356990 informasi bisnis

Pendaftaran Siswa Baru SMP, SMA, SMK IPIEMS Mulai 13 Juni 2011 sampai dengan target terpenuhi

PENGABDIAN Yayasan Pendidikan IPIEMS didunia pendidikan sejak tahun 1968 tidak perlu diragukan lagi karena selalu berusaha untuk mencapai kualitas pendidikan yang cemerlang mampu membangun generasi yang berkualitas, cerdas, dan beriman sesuai keinginan masyarakat, bangsa dan Negara. Bagi Siswa SD yang mendaftar ke SMP IPIEMS melunasi sumbangan pembangunan (SP) sebesar 1,3jt dapat di angsur 4x. Bagi siswa SMP yang mendaftar ke SMA IPIEMS dan SMK IPIEMS. Sumbangan pembangunan (SP) masing – masing sebesar 1,6jt dan 1.5 jt bisa diangsur 4x. SMA IPIEMS + +, kuliah oke, kerja pun oke, memiliki beberapa keunggulan: • Ada 17 kegiatan pengembangan diri (ekstrakurikuler) antara lain broadcast, band, cheerleader, jurnalis, PMR, futsal, bahasa jepang dan Mandarin, volley, basket, desain grafis, pencak silat, paskibra, tari tradisional dan modern. • Setelah Lulus mendapat sertifikasi bahasa inggris, Toefl. • Tersedia laboratorium komputer dan fasilitas internet, laboratorium bahasa, laboratorium fisika, biologi, kimia. • Sarana informasi sekolah (Tele-School dan Website) • Area Wi – Fi (Free Internet) SEKOLAH KREATIF SMK IPIEMS Sekolah Kreatif SMK IPIEMS membuka Jurusan MULTIMEDIA (MM) dan DESAIN GRAFIS / DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (DKV). Sekolah Kreatif SMK IPIEMS berupaya mencetak siswa yang kreatif sesuai dengan

komputer, ulangan sumatif, dan ekstrakurikuler a.l; Agama dan Olah raga futsal, Bola Volley, Basket, Dance, Silat, KIR (Karya IlmiahRemaja), Paduan Suara, Vokal & Band. • Penigkatan sarana dan prasarana seperti buku perpustakaan, Laboratorium, dan sarana ruang kelas ber AC. • Guna meringankan biaya pendidikan buku mata pelajaran dapat di pinjami dari sekolah tanpa di pungut biaya. • Mengkhususkan peningkatan kemampuan siswa dalam pelajaran matematika dan bahasa inggris sejak kelas VII.

tuntutan era saat ini, yakni era industri kreatif. Kegiatan yang dilakukan sekolah kreatif SMK IPIEMS adalah: • Menyiapkan SDM professional. Tenaga pengajar sekolah kreatif SMK IPIEMS adalah guru muda yang kreatif dan inovatif dan fresh graduate dari perguruan ternama di Indonesia. • Fasilitas pengembangan diri/ekstarkurikuler antara lain; Basket, futsal, cheerleader, kreatifitas, English club, PMR, ORI (SKI/Baca tulis Al-Qur’an), tari, paskibra, Robotic dan Broadcasting. KEUNGGULAN SMP IPIEMS: • Memberikan layanan gratis kepada siswa SMP IPIEMS dalam bidang pelajaran

PRESTASI AKADEMIK KARYA ILMIAH REMAJA ( KIR ) • Juara II LPIR Tingkat Nasional Thn. 2010 • Finalis INAYS Tingkat Nasional Thn. 2010 • Finalis ISPO Tingkat Nasional Thn. 2010 ● ikl

Sekretariat Pendaftaran SMP, SMA, SMK IPIEMS Jl. Raya Menur No. 125, Surabaya Telp. SMA IPIEMS 031-5993014, 031-5947930(fax) Telp. SMK IPIEMS 031 - 5949790 Telp. SMP IPIEMS 031-5923769

Nyeri Haid Berkepanjangan, Ibu Rochmaniyah Penderita Kanker Payudara Stadium 2C Metabolis Menormalkan KLINIK SEMERU INDAH

KLINIK Semeru Indah, mengatasi berbagai keluhan penyakit dengan layanan pemeriksaan dan konsultasi gratis, pasien langsung di tangani oleh tenaga ahli ( konsultan) kanker dari Tiongkok dan didampingi oleh dua Dokter ahli dari Indonesia, cara pengobatannya dengan metode Tradisional Chinese Medicine (TCM) dan digabungkan dengan pengobatan modern Ruang lingkup klinik Semeru Indah adalah memberikan solusi bagi penderita penyakit kanker Payudara, hati, limforma, rahim, nasofaring, paru, tulang, pankreas, dan penyakit dalam misalkan Struk, Diabetes dll. Selain itu kami juga memberikan kesaksian singkat yang di alami Ibu Rochmaniyah...!  Pada awalnya saya merasakan di bagian kiri Payudara terasa sakit seperti ditusuk-tusuk laluh saya periksakan di Rumah Sakit setelah dilakukan pemeriksaan pihak Rumah Sakit menganjurkan untuk chek Up di laboratorium teryata hasilnya belum bisa di pastikan mengindap penyakit Kanker Payudara Stadium 2C, kemudian pihak laboratorium  mengajurkan untuk datang lagi guna mengetahui hasil lab yang sesunggunya, seminggu setelah saya datang, pihak laboratorium menghubungi saya teryata apa

yang di katakan oleh dokter benar saya menderita kanker Payudara Stadium 2 C itulah hasil lab yang saya terima. Setelah hasilnya ada saya langsung datang kerumah sakit , teryata saya di anjurkan untuk operasi, tetapi saya menolak, pada tanggal 29 Juni 2010 suami saya membaca Koran Surya, di Surabaya ada klinik yang bisa menyembuhkan kanker tanpa operasi.  Pada tanggal 30 Juni 2010 bu Rochmaniyah datang di klinik semeru indah untuk konsultasi hasilnya saya di ajurkan untuk rawat inap akan tetapi saya menolak karena rumah saya sangat dekat dengan klinik, kemudian bu Rochmaniyah dengan anak perempuannya datang tiap hari untuk berobat, karena pihak dari klinik mengan-

jurkan untuk berobat kemoterapi selama 10 hari (1 Paket ) setelah resmi menjadi pasien secara langsung di tangani oleh tenaga ahli kanker (konsultan), kemudian hari, saya merasakan pelayananya sangat menyenangkan apalagi perawatnya sangat  memperhatikan, saya dianggap seperti keluarga, pelayanannya sangat memuaskan dan suasana gedungnya sangat enak sejuk, asri, jauh dari polusi, itu menambah penyembuhan buat saya. Setelah menjalani pengobatan kemoterapi selama tujuh hari hasilnya sangat menajubkan kanker payudara saya yang mengeras sekarang sudah berangsur-angsur membaik, sekarang saya merasa lega, karena pihak klinik menganjurkan untuk memeriksakan penya-

kit saya ke rumah sakit yang pernah merawat saya, teryata pihak Rumah Sakit menyatakan saya sudah bebas dari penyakit kanker yang mematikan, semua itu yang di tuturkan oleh Ibu Rochmaniyah, umur 61 thn, alamat Turi Sari Gang 4 / 10, RT 04, RW 01 Sepanjang, apa yang di katakan itu semua benar, tanpa ada unsur pemaksaan dari pihak klinik atau hub 081 393 226 297 Bagi pasien yang menjalani pengobatan akan merasakan hasilnya setelah tiga sampai lima hari dan setelah 15 hari pengobatan pasien dianjurkan untuk check-up di Laboratorium guna mengetahui hasil yang sesunggunya. Pesan dari kami untuk pasien yang menderita kanker, bahwa sistem pengobatan kami dengan herbal, tidak menimbulkan kerontokan pada rambut dan tidak ada efek samping, semua itu sudah di buktikan oleh masyarakat, bukan sekedar kami Promosi buktikan sekarang. z ikl INFORMASI LEBIH LANJUT HUB:

Jl. Margorejo Indah II Blok A - 217 Telp.031-8433866, 031-7167 8682, Hp. 081 2302 7303. Jl. Semeru No 7 Tretes Prigen, Pasuruan Telp 0343-884409, 884934

SIKLUS menstruasi tidak teratur dan tidak kunjung pulih pernah dirasakan Ny. Juliani, 30 tahun. Perempuan asal Labuhan Batu Utara, Rantau Prapat, Sumatera Utara ini hanya mengandalkan minum obat pereda nyeri, sekedar menghilangkan rasa sakit pada bagian perutnya. “Sakit sekali macam ditusuk – tusuk jarum, lalu ditambah mual pula.lengkaplah sudah skait awak ini.” Kata Juliani menceritakan keluhannya. Semula ia mengkonsultasikan ke dokter tentang jadwal haidnya yang tak teratur tersebut. Akhirnya ia disarankan minum Sari Bubuk Kedelai Metabolis oleh salah satu kenalannya. Setelah minum Metabolis dengan jadwal teratur pagi dan malam selama bulan pertama, Juliani mulai merasakan beberapa kemajuan. “Yang terasa pertama itu, rasa mual sudah tidak ada lagi, sampai di bulan ketiga saya benar – benar pulih.” Kata Juliani. Manfaat Metabolis dalam melindungi wanita ari gangguan nyeri haid sudah banyak dibuktikan oleh mereka yang mengeluhkan jadwal haid yang tak teratur dan nyeri yang menyertainya. Hal ini menunjukkan bahwa manfaat nyata kandungan isoflavon dan lesitin lengkap untuk membantu memperbaiki siklus menstruasi. Isoflavon membantu menjaga lamanya fase folikuler dan mengatur sistem endokrin. Sistem endokrin adalah sistem kontrol kelenjar yang menghasilkan hormon yang tersirkulasi di tubuh melalui aliran darah untuk

mempengaruhi organ – organ lain. Sebagai sumber nutrisi penting, Metabolis memberikan manfaat berbagai senyawa antioksidan seperti vitamin B, E, Selenium, isoflavon, lesitin, dan asam amino triptopan. Metabolis juga sangat penting untuk menjaga kulit tetap halus terawat. Dengan demikian, bagi perempuan, Metabolis merupakan sahabat tepat sepanjang hari. Segera dapatkan Metabolis di apotek, toko obat dan minimarket terdekat. Untuk informasi lengkap, dapat menghubungi perwakilan kami, melalui telepon. Jawa Timur: (031) 71946060 / 72033881 / 081357875550. Surabaya: (031) 34090123. Gresik: (031) 60684443. Sidoarjo: (031) 71880433. Madiun: (0351) 7603503. Ponorogo: (0352) 7120713. Pacitan & Bondowoso: 081357875550. Magetan: (0351) 7625944. Ngawi: (0351) 7636643. Kediri: (0354) 7156661. Nganjuk: 081357629277. Blitar: (0342) 7750062. Tulungagung & Trenggalek: (0355) 7767761. Probolinggo: (0335) 7647179. Pasuruan: (0343) 7852062. Bojonegoro: (0353) 7722928. Tuban: (0356) 7024916. Lamongan: (0322) 7711419. Jember : (0331) 3415437. Lumajang: (0334) 7730554. Situbondo: (0338) 3947070. Banyuwangi: (0333) 411300. Malang: (0341) 5460304. Mojokerto & Jombang: (0321) 6234579. Bangkalan: (031) 71133802. Sampang: 08123086884. Pamekasan: (0324) 7717177. Sumenep: 087851048521. ● ikl

12

SELASA, 5 JULI 2011

Dharma Wanita Dispenda Jatim Ikuti Short Course Glass Painting

KONSULTASI

Klinik KUMKM Jatim Terus Cetak Wirausaha Baru

Supaya Barang Lebih Dikenal SAYA memiliki usaha berjualan produk berbahan baku kemasan (packaging) berbagai produk bekas. Bahan tersebut saya olah menjadi barang kerajinan seperti tas, sandal, tempat pensil, dan lain-lain. Alhamdulillah, produknya laku di pasar meskipun masih terbatas jumlahnya. Bagaimana supaya produk saya dapat dipasarkan di Gedung Pamer Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim? SUTRISNO, Kepuhkiriman, Sidoarjo JAWABAN: Gedung Pamer yang berada di Jl Raya Bandara Juanda, Surabaya, memang ditujukan bagi UMKM di Jatim untuk berpromosi dan memasarkan produknya. Produk yang dipasarkan di Gedung Pamer adalah barang unggulan dan berkualitas bagus karena pengunjungnya bukan saja dari dalam negeri tetapi juga dari mancanegara. Jika ingin produknya dipasarkan melalui Gedung Pamer, saudara dapat mendaftar ke Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten/kota setempat untuk diusulkan ke Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim.

Ikut Pelatihan Dua Kali

ist

PELATIHAN MELUKIS - Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Dispenda Jatim serius mengikuti pelatihan singkat Seni Glass Painting di Klinik dan Koperasi UMKM Provinsi Jatim Jl Raya Bandara Juanda Sidoarjo. Inset: Kadis Koperasi dan UMKM Jatim, Ir HRB Fattah Jasin MS saat menerima cenderamata dari DWP Dispenda Jatim.

Program Pelatihan Singkat (Short Course) dari Klinik Koperasi UMKM Jatim yang ditujukan kepada masyarakat dan pelaku usaha telah memberi banyak manfaat. Wirausaha baru semakin banyak bermunculan setelah mengikuti program dan layanan lainnya di Klinik KUMKM Jatim ini. Hal tersebut selaras dengan tujuan Pemerintah Provinsi Jatim untuk memperkecil tingkat kemiskinan dan pengangguran.

Gebyar Pameran Pasar Rakyat di Sumenep, Madura PERINGATAN Hari Koperasi ke-64 Tingkat Nasional pada 2011 akan dipusatkan di Jakarta pada 12 Juli 2011. Sedangkan Peringatan Hari Koperasi ke-64 Tingkat Provinsi Jatim tahun 2011 akan diselenggarakan di Kabupaten Sumenep, Madura. Puncak acara akan digelar Pemerintah Provinsi Jatim, Dekopinwil Jatim beserta seluruh gerakan koperasi di Jatim pada 20 Juli 2011. Di samping acara puncak, akan digelar pula Gebyar Pameran Pasar Rakyat selama tiga hari pada 20-22 Juli 2011 bertempat di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Madura. Direncanakan pameran tersebut akan dibuka oleh

Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Peserta Pameran Gebyar Pasar Rakyat tahun 2011 ini diutamakan adalah pelaku koperasi atau UMKM anggota koperasi yang memiliki produk-produk unggulan Kabupaten/Kota masingmasing. Pameran ini sekaligus sebagai ajang promosi produk unggulan koperasi atau UMKM anggota koperasi dengan tujuan akses, serta pangsa pasarnya semakin meningkat dan luas. Peran riil lembaga koperasi sebagai lembaga ekonomi kerakyatan juga semakin tampak. Atas peran itu, koperasi mampu

menggerakkan potensi usaha ekonomi masyarakat untuk berkontribusi bagi perekonomian daerah dan nasional. Citra positif itu sendiri dapat mendorong semangat dan kesadaran masyarakat untuk berkoperasi. Untuk itu, pelaku koperasi atau UMKM anggota Koperasi di Jatim yang ingin ikut Pameran Pasar Rakyat dapat menghubungi Dinas Koperasi dan UMKM di Kabupaten/Kota setempat. Selamat dan sukses untuk Peringatan Hari Koperasi ke-64 Tahun 2011, semoga Gerakan Koperasi di Jawa Timur akan semakin jaya dan masyarakat semakin sejahtera. ■

S

EJAK berdiri pada 2008, Klinik Koperasi dan UMKM Jatim telah melahirkan banyak wirausaha baru begitu usai mengikuti program pelatihan singkat. Berbagai kalangan dari daerah sangat antusias untuk mendapatkan layanan dari Klinik KUMKM Jatim yang bertempat di Jalan Raya Bandara Juanda, Surabaya, ini. Mulai dari pelaku usaha mikro dan kecil, masyarakat yang belum memiliki usaha dan calon wirausaha baru dari kalangan pegawai negeri sipil atau pegawai swasta. Di antaranya, ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendapatan (Dispenda) Provinsi Jatim dan UPT Dispenda di Kabupaten/Kota. Sekitar 50 peserta dengan tekun dan bersemangat membuat lukisan di permukaan gelas pada sesi kelas Seni Glass Painting. “Saya bangga dan mendukung kegiatan pelatihan singkat ini,” ujar Dr Ir RB Fattah Jasin MS, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jatim ketika membuka pelatihan singkat di ruang Short Course Klinik KUMKM Jatim, Senin (27/6). Ditambahkan mantan Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jatim ini, pelatihan tersebut sangat bermanfaat terutama untuk menghasilkan wirausaha-wirausaha baru. Sebab, semakin banyak jumlah pelaku usaha maka pertumbuhan ekonomi Jatim semakin pesat. Apalagi sumbangan Usaha Mikro Kecil, Menengah dan Koperasi sangat dominan kepada PDRB Jatim, yaitu sekitar 54 persen. “Saya berharap ibu-ibu tidak hanya mengikuti short course saja, tetapi juga memanfaatkan semua fasilitas dan layanan yang ada di Klinik KUMKM Jatim ini,” imbuh Fattah. Selama mengikuti pelatihan singkat sehari ini, ibu-ibu Dharma Wanita sangat serius memerhatikan penjelasan pelatih. Masing-masing orang pun mampu mengaplikasikan dengan baik. Diharapkan, setelah pelatihan dan menguasai keterampilan ini, mereka mampu mentransfer ilmu baru itu kepada masyarakat sekitar untuk berwirausaha. Pada kesempatan itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Dispenda Provinsi Jatim, AA Gede Raka Wija mengatakan bahwa pelatihan singkat ini diikuti dalam rangka menggali potensi ibu-ibu. Keseriusan mereka tampak dari jumlah peserta yang lebih dari ketentuan awal. Direncanakan Gede Raka, ke depan mereka akan mengikuti kembali pelatihan di Klinik KUMKM dengan materi berbeda. Misalnya, cara pembuatan kue atau menu makanan. ■

SAYA mempunyai usaha jasa sablon dan beberapa waktu lalu mengikuti pelatihan yang dilaksanakan Klinik Koperasi UMKM Jatim di Jl Raya Bandara Juanda, Surabaya. Materi waktu itu mengenai IT atau komputer, tetapi saya masih belum begitu memahami dengan baik. Padahal, saya membutuhkannya agar usaha sablon saya tidak lagi dikerjakan secara manual. Apakah saya boleh ikut pelatihan lagi dengan materi yang sama? DARMAJI, Surabaya JAWABAN: Klinik Koperasi dan UMKM Jatim memiliki 10 jenis layanan, salah satunya adalah layanan IT Enterpreneur seperti yang pernah saudara ikuti. Pelatihan IT Enterpreneur bermuatan banyak materi, antara lain materi dasar tentang Windows, bagaimana membuat desain produk, desain grafik dan sebagainya. Jika Saudara ingin ikut pelatihan lagi sebagai lanjutan dari materi yang sudah pernah diperoleh, maka saudara dapat mendaftar kembali ke Klinik KUMKM untuk mengikuti pelatihan sesuai keinginan. Jika Anda ingin mengajukan pertanyaan/permasalahan/ masukan kirim ke surya_infokop@yahoo.com. Redaksi

surya/habibur rohman

LOKASI LATIHAN - Klinik Koperasi dan UMKM Jatim yang berlokasi di Jl Raya Bandara Juanda, rutin memberikan pelatihan atau kursus singkat kepada masyarakat dan pelaku usaha.

ist ist

PASAR RAKYAT - Desain Gebyar Pameran Pasar Rakyat yang bakal digelar di Sumenep Madura, pada 20-22 Juli 2011.

PUSAT SOUVENIR - Gedung Pusat Souvenir di Jl Raya Bandara Juanda, yang sehari-hari memajang produk-produk UMKM.

Menangkap Peluang Pasar Domestik dan Luar Negeri

Tiga Gedung Andalan Promosikan Produk UMKM Pemasaran masih menjadi permasalahan bagi UMKM. Otomatis, hal ini memengaruhi produktivitas dan perkembangan usaha yang dikelola oleh pelaku UMKM. Namun, kini terdapat tiga gedung yang sangat berguna untuk promosi produk UMKM, yaitu Gedung Pamer dan Gedung Pusat Souvenir di Surabaya, serta Gedung SME Tower di Jakarta.

surya/habibur rohman

PAJANG PRODUK - Produk-produk UMKM dari seluruh kota/kabupaten seJatim mendapat tempat di gedung Pusat Souvenir UKM di Jl Raya Bandara Juanda ini, untuk dipamerkan secara gratis.

B

ANYAK produk-produk UMKM di pelosok Kabupaten/Kota Jawa Timur yang tidak bisa dipandang sebelah mata karena mutunya bagus dan berkualitas. Akan tetapi, lemahnya akses pemasaran membuat produk-produk itu tidak dikenal dan tak terjual di pasaran. Maka, berbagai upaya terus dilakukan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim untuk memperbaiki kondisi tersebut. Mengingat UMKM merupakan pilar perekonomian yang jumlahnya cukup besar di Jatim saat ini. Yaitu mencapai lebih dari 4,2 juta UMKM dan sekitar 3,5 juta unit (85 persen) di antaranya pelaku usaha skala mikro beromzet penjualan sekitar Rp 850.000 per hari. Atas pertimbangan itu, sejak 2010 Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim membangun dua gedung promosi bagi produk UKM, yaitu Gedung Pusat Souvenir UKM Jawa Timur dan Gedung Pamer Produk UKM Jawa Timur berlokasi di Jalan Raya Bandara Juanda, Surabaya. Gedung ini disediakan bagi UKM Jatim secara gratis untuk mempro-

mosikan dan menjual produknya. Beragam produk unggulan dari UMKM di Jatim dipamerkan di sana. Gedung Souvenir menyediakan produk-produk suvenir UKM unggulan dan terbaik secara lengkap dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jatim. Masing-masing Kabupaten/ Kota disediakan satu stan paviliun di gedung tersebut dengan ukuran 2,5 x 2,5m. Sejauh ini, pengguna Gedung Pusat Souvenir berjumlah 188 UMKM dengan jumlah jenis produk atau barang sebanyak 49.570 jenis. Sementara itu, di Gedung Pamer terdapat 149 unit dengan jumlah jenis produk sebanyak 11.508 jenis. Omzet penjualan di kedua gedung promosi tersebut mencapai lebih dari Rp 750 juta, sedangkan pengunjung dari dalam negeri berjumlah 12.643 orang dan dari luar negeri 210 orang. Gedung Pusat Souvenir dan Gedung Pamer ini merupakan percontohan Nasional. Pengunjung yang datang tidak terbatas dari area Jatim saja, melainkan juga dari berbagai provinsi di Indonesia

dan mancanegara. Kondisi ini cukup menarik perhatian. Sehingga direncanakan pada 9 Juli 2011 nanti, beberapa delegasi pengusaha dari Malaysia akan berkunjung ke Gedung Promosi. Wahana pameran produk bukan tersedia di Surabaya saja. Di Jakarta, terdapat SME Tower (SMESCO UKM), tepatnya berlokasi di Jl Gatot Subroto, Jakarta yang juga memfasilitasi pameran produk unggulan dari Jatim. Sejak akhir 2010, telah dijalankan Paviliun Jatim yang menempati area seluas 600 meter persegi. Omzet penjualannya mencapai lebih dari Rp 161 juta yang diperoleh dari penjualan 10.632 jenis barang hasil produksi 165 unit UMKM. Diharapkan, melalui kegiatan promosi produk UMKM yang semakin gencar di berbagai tempat dan kesempatan, produk-produk UMKM Jatim akan semakin dikenal dan laku di pasaran. Baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri sehingga posisi tawar UMKM akan semakin tinggi. Ini tentunya dapat mendorong tercapainya struktur perekonomian Jatim yang lebih kuat. ■

Ronaldo Sarankan Neymar pindah ke Eropa

13

Legenda hidup sepak bola Brasil, Luis Ronaldo, menyarankan sensasi baru Selecao, Neymar agar berkarier di sepak bola Eropa untuk memudahkan ambisinya menjadi pesepak bola terbaik dunia. Neymar (19) yang membawa FC Santos menjuarai Piala Libertadores tahun ini, dikaitkan dengan Real Madrid dan Chelsea. Namun, pekan lalu ia mendadak menyatakan bertahan di Santos sampai Piala Dunia Antarklub 2011. “Neymar bisa menjadi pemain terbaik dunia bila meninggalkan Brasil,” ujar Ronaldo (34). Mantan pemain terbaik dunia tiga kali ini menjelaskan bahwa kepindahan Neymar nanti jangan dihubungkan dengan uang. “Ini mengenai ambisi untuk menjadi pemain yang berkembang. Di Santos, Neymar sama saja tidak punya ambisi itu,” tandasnya. ■ goal/dey SELASA, 5 JULI 2011

www.surya.co.id

TRISULA TUMPUL

► Venezuela Sangat Solid

LA PLATA – SURYA ‘SEGUNDO Surpresa’ alias kejutan kedua. Kata-kata itu dipakai media Argentina untuk menggambarkan partai Brasil lawan Venezuela di Estadio Ciudad de La Plata, Senin (4/7). Selecao tidak memenuhi harapan, tumpul dan membosankan. Hasil tanpa gol tak efektifnya gaya Brasil 0 itu disebut kejutan bermain timnya. Venezuela 0 kedua di laga perMeminjam katadana Grup B Copa kata Jose MourinAmerika, setelah partai Argentina ho, main menyerang bakal perkontra Bolivia yang berakhir 1-1. cuma kalau tak diikuti gol. Brasil yang diunggulkan menang “Di babak pertama kami punya minimal dua gol, gagal mencetak banyak peluang gol, tegol sepanjang 92 menit. tapi di babak kedua Hampir semua pemain Brasil, semuanya berubah. kecuali kiper Julio Cesar, seperti Kami tak punya kehilangan akal menembus solidnya pertahanan berlapis anakanak asuh Cesar Farias. Trisula maut Selecao yang berintikan Neymar, Pato, hingga Robinho, hanya sebatas bergantian mengancam gawang Renny Vega. Termasuk sodoran Robinho ke gawang kosong yang diselamatkan bek Venezuela, Oswaldo Vizcarondo. Hasil ini disesali pelatih Brasil, Mano Menezes. Ia menyesali

SUSUNAN PEMAIN

Brasil: Cesar, Alves, Lucio, T Silva, Santos, Lucas, Ramires/Elano (75), Ganso, Robinho/Fred (64), Pato/ Lucas (75), Neymar. Venezuela: Vega, Rosales, Vizcarriondo, Perozo, Cichero, Rincon, Lucena, Gonzalez/Di Giorgi (86), Arango, Miku Fedor/Maldonado (78), Rondon/Moreno (63).

ketajaman dan tidak tampil cepat,” keluh Mano. Melihat hasil mengecewakan ini, pelatih yang belum pernah sekalipun menangani tim di luar Brasil itu hanya bisa menjanjikan ‘perubahan’ saat menghadapi Paraguay (9/7). Brasil, ramal Mano, bakal menggila karena Paraguay bukan tim yang puas dengan hasil imbang. Di laga lainnya, Paraguay juga bermain 0-0 dengan Ekuador. “Paraguay berbeda. Mereka tak ragu meninggalkan daerah pertahanan, karena sama-

HARIAN

sama memburu kemenangan. Kita akan melihat laga yang seimbang,” janji Mano, menyindir sepak bola negatif Venezuela. Apa pun sindiran Mano, Venezuela tak menggubrisnya. Pelatih Cesar Farias mengaku terlalu gembira untuk mengejek mandulnya Pato, yang sebelum laga dipuji sebagai replika el phenomenon Ronaldo. Bisa menahan Selecao merupakan sejarah bagi La Vinotinto (Si Anggur Merah) itu. “Ya, hasil ini jadi sejarah yang kami buat di Copa Amerika. Kami bermain seperti gladiator. Menyerang ketika musuh lengah, dan bertahan untuk melindungi diri,” ungkap Farias, pelatih termuda di Copa Amerika tahun ini. ■ ca/ab

MUDAH TERBACA - Striker Brasil, Neymar (kiri) tidak berdaya menembus kekokohan pertahanan Oswaldo Vizcarrondo. ap/ricardo mazalan

Paraguay Juara, Siap Telanjang SUPERMODEL seksi asal Paraguay, Larissa Riquelme kembali berjanji akan berpose telanjang jika tim sepak bola negaranya menjadi juara Copa Amerika 2011. Dalam fase penyisihan grup Copa Amerika 2011 yang berlangsung di Argentina, Paraguay berada di grup B dan akan bertanding melawan tim-tim kuat seperti Brasil, Venezuela, dan Ekuador. Fans timnas Paraguay dijamin bakal menuntut lebih keras kepada para pemain mereka agar menjadi juara Copa Amerika 2011, sebab model cantik itu sudah menebar janji panasnya. Sama seperti di Piala Dunia 2010, model sintal tersebut hari Minggu (3/7) atau Senin (4/7) dini hari kembali berjanji akan bertelanjang ria jika sampai negaranya berhasil menjadi tim yang mengangkat piala di final turnamen ini. "Jika Paraguay berhasil menjuarai Copa America maka saya bakal berpose telanjang di lapangan," katanya, sesaat sebelum Paraguay bermain melawan Ekuador. Di partai pertama melawan Ekuador yang dilangsungkan di Estadio Brigadier General Estanislao López, Santa Fe, sayangnya Paraguay hanya bermain 0-0. Meski gagal menang, Larissa tetap yakin negaranya akan melaju hingga final. Suhu udara di bawah nol derajat di stadion tidak memudarkan semangat Larissa yang muncul mengenakan atasan ketat berwarna merah dan putih, warna seragam tim sepak bola Paraguay. Larissa dikerumuni penggemarnya ketika berada di stadion, ia dimintai tanda tangan sejumlah fans yang tergoda dengan keseksiannya tersebut, dan ditanya peluang negaranya ia menjawab singkat saja "Saya kira peluang kami cukup bagus di copa kali ini," lanjut Larissa. Larissa pernah memberikan pendapat yang sama soal kualitas Paraguay di Piala Dunia 2010. Model bertubuh molek itu kemudian mendapat julukan Sobriquet La Novia del Mundial, yang berarti Kekasih Piala Dunia di negara asalnya. ■ ra/ca/van

brawallpapers

JANJI KEDUA - Larissa Riquelme. Mencoba beri masukan positif bagi timnas Paraguay.

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi : z Hakim - 0812345 94787 z Daviq - 031 81008757 z Meidy - 031 83356990 informasi bisnis

Bebas Dari Keluhan Kolesterol KENYAMANAN Panti Dwi Rohani (54 th) agak sedikit terganggu ketika 2 tahun lalu dirinya mengetahui bahwa kadar kolesterol di tubuhnya sudah di atas normal. Setelah mencapai usia 20, memang kadar kolesterol alami mulai bangkit. Maka, tidak mengherankan jika ia yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi makanan enak memiliki masalah dengan kolesterol. “Sudah bertahun-tahun saya menderita kolesterol, walaupun kadarnya belum terlalu tinggi, tapi rasanya benar-benar tidak enak. Tangan, terutama jemari dan kaki sering kesemutan serta kram-kram.” Terang pensiunan Telkom ini memulai percakapan. Tak tinggal diam, ia terus berupaya mengatasi keluhannya tersebut dan saat ditemui di kediamannya di Perum Manis Rejo I, Madiun, Jawa Timur, ia tampak sehat dan segar. Panti pun membagi rahasianya, “Sekitar 3 bulan yang lalu, saya mulai minum Gentong Mas. Alhamdulillah baru minum 2 kotak, sudah merasa manfaatnya, kini saya sudah sehat dan tidak merasa ada keluhan sama sekali.” Ungkap Panti dengan bahagia. Karena telah membuktikan manfaatnya, kini ia ingin membagi pengalaman sehatnya, “Mudahmudahan pengalaman saya ini bermanfaat bagi orang lain.” Ujar ibu 3 anak ini menutup percakapan. Gentong Mas adalah minuman herbal alami yang terbuat dari Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang aman dikonsumsi dan terbukti sangat bermanfaat bagi kesehatan. Gula Aren banyak mengandung nutrisi yang

dibutuhkan tubuh. Niacin pada Gula Aren meningkatkan fungsi kerja otak dan menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat). Sementara Ascorbis Acid memiliki fungsi menghancurkan radikal bebas. Sementara itu, Omega 3 dan 6 dalam Habbatussauda efektif menurunkan LDL dan menaikkan HDL (kolesterol baik). Habbatusauda pun berfungsi menjaga kekebalan tubuh dan menetralkan racun dalam tubuh melalui kotoran, urine dan keringat. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www. gentongmas.com.Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Surabaya : 081316821146 / 031-75161806, Malang: 081219269565, (0341)5491890 Madiun: 081335272936, Kediri: 085223018142, Mojokerto: 085223636470, Gresik: 081322445096, Blitar: 081233052584, Banyuwangi: 085234398441, Sidoarjo: 081252532578, Tulungagung: 081252532577, Jombang: 085257044832, Jember: 081338611049, Trenggalek: 082139057979, Magetan: 081359291111, Probolinggo: 081331952259, Nganjuk: 081331939610, Pasuruan: 081252756227, Ponorogo: 081274310596, Bojonegoro: 081233390005, Situbondo: 082143391646, Ngawi: 081215110665, Bondowoso: 081233836384, Lamongan: 081331257610, Tuban: 081216135230, Lumajang: 081336191009, Bangkalan: 082118867006, Pamekasan: 082140744863, Sumenep: 085232302824, Pacitan: 085335454594, Sampang : 082141417808 ● ikl

SANJIN TABLETS

Atasi Infeksi Saluran Kencing APAKAH anda pernah mengalami ketidaknyamanan saat kencing? Kencing terasa panas, rasa seperti terbakar di perut bagian bawah. Tergesa-gesa bila ingin kencing seperti tak dapat menahan. Sering kencing namun tidak puas. Urine yang keluar hanya sedikitsedikit dan disertai nyeri yang teramat sangat. Nyeri kadang juga dirasakan di bagian pinggang. Warna urin keruh, atau kemerahan. Badan juga terasa demam dan menggigil. Kadang hingga disertai mual muntah. Kencing adalah hal yang tidak dapat dianggap remeh. Karena gangguan kencing akan mengacaukan seluruh aktivitas kita. Keluhan di atas biasanya timbul pada pasien yang mengalami infeksi saluran kemih. Wanita lebih sering mengalami hal ini karena struktur anatomi muara anus dan saluran kemih wanita berdekatan dan saluran kencing wanita lebih pendek

, sehingga kuman lebih cepat menjangkau saluran kemih dan terus naik hingga ke kandung kemih bahkan bisa mencapai ginjal. Infeksi saluran kemih dapat mengalami kekam-

buhan, sehingga pertimbangan keamanan obat yang kita pakai sangat penting. Oleh sebab itu apabila ada obat yang berbahan herbal alami, akan menjadi solusi yang sangat tepat. SANJIN TABLETS, terbuat dari 100% bahan alami yang khasiatnya telah teruji secara empiris dan klinis. Dapat meredakan berbagai gejala infeksi saluran kemih dan membasmi kuman di saluran kemih, tanpa efek

samping. Dengan keistimewaan dapat memperkuat ginjal serta mencegah kekambuhan. Pola hidup masyarakat seka-

rang, banyak duduk, k u r a n g g e ra k , b a nyak makan, kurang min u m , b a nya k berada dalam ruangan ber-AC, kurang udara bebas dan banyak faktor – faktor lainnya seperti virus dan usia lanjut, sehingga terjadilah salah satu unsure yang tidak lancar, yaitu buang air kecil tidak lancar. SANJIN TABLETS telah beredar di Indonesia dengan ijin edar dari BPOM RI no. POM TI 084 526 531. Pastikan pada kemasan terdapat logo PT. Saras Subur Ayoe, sebagai agen tunggal di Indonesia. Untuk konsultasi : Telp/SMS ke 021-98981388 selama jam kerja. z ikl

14

SELASA, 5 JULI 2011

80 Pegolf Bersaing di Graha Famili

data & agenda COPA AMERIKA 2011

Leg II, Minggu (3/7) Timor Leste -Nepal 0-5 (Nepal lolos dengan agregat 7-1)

Grup A

Kamis (7/7) Argentina

vs

Kolombia

0:½

Jumat (8/7) Bolivia

vs

1. Kolombia 2. Argentina 3. Bolivia 4. Kosta Rika

1 1 1 1

Kosta Rika 1 0 0 0

0 1 1 0

0 0 0 1

¼:0

1-0 1-1 1-1 0-1

3 1 1 0

Grup B

Senin (4/7) Brasil Paraguay

-Venezuela -Ekuador

1. Brasil 2. Venezuela 3. Ekuador 4. Paraguay

1 1 1 1

0 0 0 0

1 1 1 1

0-0 0-0 0 0 0 0

0-0 0-0 0-0 0-0

1 1 1 1

KUALIFIKASI PIALA ASIA 2014 Babak I, Leg I, Kamis (30/6) Afghanistan Bangladesh Kamboja Malaysia Mongolia Nepal Srilanka Vietnam

-Palestina -Pakistan -Laos -Taiwan -Myanmar -Timor Leste -Filipina -Makau

0-2 3-0 4-2 2-1 1-0 2-1 1-1 6-0

Senin (4/7) Laos -Kamboja 6-2 (Laos lolos dengan agregat 8-6) Makau -Vietnam 1-7 (Vietnam lolos dengan agregat 13-0) Myanmar -Mongolia 2-0 (Myanmar lolos dengan agregat 2-1) Palestina -Afghanistan 1-1 (Palestina lolos dengan agregat 3-1) Filipina -Srilanka 4-0 (Filipina lolos dengan agregat 5-1) Taiwan -Malaysia 3-2 (4-4. Malaysia lolos dengan keunggulan gol away) Pakistan -Bangladesh 0-0 (Bangladesh lolos dengan agregat 3-0) Babak II

Leg I, Sabtu (23/7) China Irak Iran Jordania Kuwait Lebanon Oman Qatar Arab Saudi Singapura Syria Thailand Turkmenistan UEA Uzbekistan

vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs

Laos Yaman Maladewa Nepal Filipina Bangladesh Myanmar Vietnam Hongkong Malaysia Tajikistan Palestina Indonesia India Kyrgyzstan

lintas arena Indonesia Muda Gelar Temu Akbar SURABAYA - PO Indonesia Muda (IM) berdiri pada 1930 dan telah banyak melahirkan pemain-pemain sepak bola andal. Guna mengumpulkan seluruh generasi anggota IM di Jatim, pengurus menggelar temu akbar di Pertamina UPMS V Jl Jagir Surabaya, Minggu (10/7). Ketua PS IM, Saleh Hanifah menjelaskan, di Jatim sudah berdiri 15 PS IM. Selain Surabaya, PS IM tersebar di Gresik, Mojokerto, Jombang, Kota dan Kabupaten Kediri, Trenggalek, Pacitan, Kota Madiun, Magetan, Malang, Blitar, Probolinggo dan Jember. "Saat ini mantan pemain dan pemain IM tersebar ke berbagai daerah. Kami banyak yang tidak tahu alamat dan kontaknya. Kami berharap lewat media, bisa mengundang untuk berkumpul,” kata Saleh, Senin (4/7). Saleh menuturkan, PS IM banyak melahirkan pemainpemain ternama, di antaranya Budi Johanes, Riono Asnan, Jhony Fahamsyah, Bonggo Pribadi, Sinyo Aliandoe, dan Lulut Kistono. Pemain yang masih aktif, seperti Bejo Sugiantoro, Anang Ma'ruf, Sutikno, Toni Sucipto dan Sujatmiko. Dalam pertemuan akbar nanti, pengurus pusat PO IM juga bakal hadir. Antara lain Ary Sudarsono (Ketua Umum), Haris (Sekretaris Jendral), Dimas Wahab, dan mantan pemain nasional Dede Sulaiman. ■ fat

ap/kirsty wigglesworth

GELAR KETIGA GRAND SLAM - Petenis Serbia, Novak Djokovic mengangkat piala dihadapan penonton setelah merebut juara tunggal putra Wimbledon dengan menaklukkan Rafael Nadal di final, 6-4, 6-1, 1-6, 6-3, Minggu (3/7) malam.

Dari Milan untuk Djokovic

► Rebut Juara Wimbledon

WIMBLEDON - SURYA RAJA baru Wimbledon, Novak Djokovic tak dapat menyembunyikan kegembiraannya atas kesuksesan merebut trofi turnamen Grand Slam ketiganya setelah menang 6-4, 6-1, 1-6, 6-3 atas Rafael Nadal di Wimbledon, Minggu (3/7) malam. Ini merupakan kemenangan kelima beruntun petenis Serbia itu atas juara bertahan Grand Slam lapangan rumput tersebut sekaligus trofi Grand Slam ketiganya setelah Australia Terbuka 2008 dan 2011. Dalam final yang ditonton langsung Presiden Serbia, Boris Tadic, kemenangan Djokovic di final Wimbledon

menjadi lengkap setelah dia resmi jadi petenis nomor satu dunia, Senin (4/7), menggusur pemilik takhta sebelumnya, Nadal. Sebenarnya, meski di final kalah, Djokovic akan tetap menjadi petenis nomor satu dunia menggusur petenis asal Spanyol tersebut. "Saya seperti baru lahir, perasaan yang luar biasa dan

tidak akan pernah saya lupakan," kata petenis Serbia ini usai pertandingan. Keberhasilan Djokovic itu ternyata mendapat perhatian dari raksasa sepak bola Italia, AC Milan. Dalam situs resminya, Milan bahkan sampai mengucapkan kata selamat untuk petenis 22 tahun itu. "Djokovic adalah fans berat Milan, seperti kedua orang tuanya, dan semua fans Rossoneri ingin mengucapkan selamat kepadanya atas kemenangannya," demikian bunyi ucapan selamat yang tercantum di situs resmi Rossoneri. Milan bukan tanpa alasan memberikan ucapan selamat untuk Djokovic. Desember lalu, petenis berbadan setinggi 188cm itu sempat bertemu dengan penyerang Milan, Zlatan Ibrahimovic di Dubai.

Pieter Nesi berhasil menang KO. Di kejuaraan yang digelar untuk memperingati ulang tahun mendiang almarhum pendiri Pirih, Edy Pirih itu, Sofyan menang KO atas petinju Sasana Demokrat Jakarta, Domi Nenokeba ronde lima dari 12 ronde yang direncanakan di kelas terbang mini 47,6 kg. Sedang Nesi menang KO atas petinju sasana Sumber Sari Banjarnegara, Joe Marikun di ronde keempat dari enam ronde yang direncanakan, di kelas terbang 50,8 kg. Menurut promotor yang sekaligus manajer Pirih, Mona Pirih, Sofyan direncanakan diorbitkan ke kejuaraan internasional, kemungkinan di ajang IBF. Namun, Mona belum bisa mengatakan kapan pastinya akan digelar. "Mungkin dua atau tiga kali di nasional, baru akan saya orbitkan. Karena amanat ayah saya, harus ada petinju Pirih yang bisa

2011 2010 2009 2008 2007 2006 2005 2004 2003

Novak Djokovic Rafael Nadal Roger Federer Rafael Nadal Roger Federer Roger Federer Roger Federer Roger Federer Roger Federer

(Serbia) (Spanyol) (Swiss) (Spanyol) (Swiss) (Swiss) (Swiss) (Swiss) (Swiss)

Ketika itu, Djokovic mengatakan bahwa dirinya adalah pendukung setia Milan. Dia pun berharap tim kota mode itu bisa meraih Scudetto, hal yang benar-benar diraih Milan, akhir musim ini. Tampaknya Milan tidak ingin melupakan doa Djokovic Desember lalu, yang mendambakan gelar Scudetto, dengan turut mengucapkan selamat atas sukses pendukung setianya tersebut. ■ ap/ac/van

PB Porprov Melunak

Domi Nenokeba Akui Sofyan Efendi Lebih Hebat SURABAYA - SURYA Digelarnya kejuaraan tinju profesional Pirih Back to Fight 2011 di Sutos Surabaya, Minggu (3/7) malam, diharapkan bisa menggugah kebangkitan dunia tinju profesional di Jatim. "Saat ini gairah tinju profesional menurun, termasuk di Jatim. Karena itu dengan adanya kejuaraan di daerah-daerah, bisa meningkatkan gairah tinju profesional, sehingga tinju tidak hanya berpusat di Jakarta," kata Anton Sihombing, Ketua Komisi Tinju Indonesia (KTI) pusat, Minggu (3/7) malam. Apalagi gelaran kejuaraan tersebut dikemas dengan meriah. "Kami harap semangat Edy Pirih dan mendiang promotor besar di Jatim bisa terpancang di sini," kata Anton. Di kejuaraan tersebut, dua petinju Sasana Pirih Boxing Camp Surabaya, Sofyan Efendi dan

JUARA TUNGGAL PUTRA WIMBLEDON 10 TAHUN TERAKHIR

SURABAYA - SURYA Golf Graha Famili & Country Club kembali menggelar event untuk mengembangkan pegolf junior di Indonesia, sekaligus mencari bibit-bibit unggul. Turnamen digelar di Lapangan Golf Graha Famili, 4-5 Juli. Turnamen putra-putri usia 6-17 tahun itu bertajuk ERAGraha Famili Junior Open Tournament yang diikuti 80 pegolf dari seluruh Indonesia. Tahun ini merupakan penyelenggaraan keempat sekaligus rangkaian ketiga turnamen serupa setelah di Bandung dan Semarang. "Saya harap turnamen ini jadi ajang memperlihatkan kemampuan bagi calon pegolf andalan Indonesia di masa mendatang," kata Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) Propinsi Jawa Timur, Abdul Hamid dalam pembukaannya, Senin (4/7). Turnamen ini akan menggunakan sistem shot gun dan terbagi dalam 9 flight putra dan putri. Panitia juga menyediakan satu special flight untuk kategori 18-21 tahun. Simon J Wirawan, General Manager Golf Graha Famili yakin turnamen junior satu-satunya di Jawa Timur ini akan jadi salah satu turnamen golf junior bergengsi. ERA-Graha Family Junior Open memang sudah masuk dalam kalender resmi PGI. "Penyelenggaraan turnamen ini diharapkan semakin mendorong lahirnya pegolf junior yang potensial serta meningkatkan jumlah pemain golf di Jawa Timur," katanya. ERA-Graha Famili merupakan rangkaian seri turnamen Java Junior League 2011. Seri turnamen ini sebelumnya digelar di Bandung Giri Gahana Golf & Resort, 26-27 Juni dan di Gombel Golf Semarang, 30 Juni-1 Juli lalu. ■ van

ROBOH - Petinju Domi Nenokeba dari Sasana Demokrat Jakarta roboh di ronde kelima setelah mendapat pukulan dari Sofyan Efendi dalam duel di Sutos Surabaya, Minggu (3/7) malam.

surya/haorrahman

juara dunia," kata putri mendiang Edy Pirih itu. Di kejuaraan yang dikemas dengan nuansa adat Minahasa itu, Sofyan sempat terjatuh di ronde ketiga. Namun Sofyan berhasil membalasnya dengan memukul KO Domi. "Harus saya akui Sofyan lebih hebat. Ini akibat saya kurang persiapan untuk kejuara-

an ini. Tapi ke depan saya akan membalasnya," kata Domi. Di kejuaraan kemarin, petinju pemula Sasana Rokatenda Sidoarjo, John Bajawa kembali takluk. John kalah angka mutlak dari Moshin Khadafi, asal Sasana Dekross BC Malang di kelas bantam junior, 52,2 kg, 6 ronde. Kekalahan ini merupakan ke-

dua kalinya selama membela Rokatenda. Sebelumnya mantan petinju Sasana Indonesia Raya Surabaya itu, takluk di kejuaraan tinju profesional Mei lalu. "John masih butuh waktu, dia baru tiga bulan bergabung. Selain itu, lawannya sudah berpengalaman di tinju," kata Yani Malhendo, Pelatih Rokatenda. ■ k3

SURABAYA - SURYA PB Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim III/2011 tetap mengizinkan dua atlet, Vivin Nurjayanto (Ngawi) dan Alifah Ariani (Sidoarjo) yang didaftarkan di dua cabang olahraga (cabor) berbeda. Hanya saja, kedua atlet itu hanya boleh turun di satu cabor. Vivin yang didaftarkan di cabor sepak bola dan sepak takraw, akhirnya diputuskan hanya boleh tampil di sepak bola. Sedang Alifah yang didaftarkan di wushu dan pencak silat, hanya boleh tampil di pencak silat. Ketua PB Porprov Jatim, Dhimam Abror menjelaskan, KONI Kabupaten Ngawi dan Sidoarjo sudah memberikan klarifikasi dan penjelasan kalau tidak ada unsur kesengajaan. Atas dasar penjelasan dari dua daerah itu, PB Porprov tetap memperbolehkan Vivin dan Alfiah mengikuti Porprov 2011. "Demi pembinaan atlet, kami

tidak memberi sanksi kepada daerah. Perwakilan kontingen sudah menyampaikan permohonan maaf," sebut Abror, Senin (4/7). PB Porprov Jatim sempat mengancam menjatuhkan sanksi tegas terhadap kedua daerah itu. Namun, ketika daerah itu mengakui kesalahannya dan mengajukan permintaan maaf, sikap PB Porprov melunak. Abror yang juga Ketua Harian KONI Jatim ini menambahkan, meski tidak menjatuhkan sanksi kepada Ngawi dan Sidoarjo, tetapi kedua daerah dan atletnya mendapat teguran keras. Sekretaris Umum (Sekum) KONI Sidoarjo, Sunardi mengakui, kesalahan dilakukan atlet Alifah Ariani yang ingin berlaga di wushu dan pencak silat. Setelah melakukan koordinasi, Alifah Ariani akhirnya memutuskan tampil di pencak silat pada Porprov III yang dijadwalkan dihelat di Kota Kediri, 15-22 Juli. ■ fat

15

SELASA, 5 JULI 2011

Wishnu Wardhana Janji Lagi, Janji Lagi

► Ada Indikasi Korupsi APBD

surabaya - surya Upaya pemain Persebaya Divisi Utama (DU) mendatangi kantor DPRD Surabaya, Senin (4/7) untuk menuntut pembayaran gaji kepada ketua umum mereka, Wishnu Wardhana, sia-sia. Untuk kesekian kalinya, M. Khusen dkk, hanya kembali mendapat janji-janji belaka. Bahkan kali ini, Wishnu hanya berucap Insya Allah kepada pemain Persebaya DU. ”Kami harus bagaimana? Mau ngomong juga repot takut salah. Wishnu hanya berkata Insya Allah akan membayar gaji pemain. Kalau Insya Allah ya Anda bisa menilainya sendiri,” kata Gangsar Yudi,

juru bicara pemain, usai pemain dan Wishnu bertemu langsung secara tertutup di ruang Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya. Menurut Gangsar, tidak ada titik terang terkait masalah tidak dibayarnya gaji pemain selama sembilan bulan. Menurut pengurus Suryanaga tersebut, Wish-

nu hanya memberikan janji akan secepatnya membayar gaji pemain. ”Bilang saja kalau Wishnu itu sudah tidak sanggup membayar pemain, dan serahkan Persebaya pada pengurus,” kata Gangsar. Usai bertemu dengan pemain, dengan entengnya dan seakan tidak merasa bersalah, Wishnu keluar ruangan BK, tanpa mau berkomentar. ”Saya puasa ngomong dulu ya. Puasa Daud, setiap hari puasa sekarang,” kata ketua DPRD Surabaya itu. Kemarin, 15 pemain bersama Asisten Pelatih Yusuf Ekodono, Sekretaris Umum, Wastomi Suheri, Panpel Persebaya DU, Gangsar Yudi datang ke kantor DPRD Surabaya, pukul 09.30 WIB. Kedatangan mereka tidak langsung ditemui Wishnu, yang saat itu berada di

ruangannya usai memimpin rapat. Kedatangan pemain Persebaya diterima Komisi A. Padahal letak ruangan Wishnu dan Komisi A, tidak sampai 10 meter. Namun Wishnu enggan menemui pemain. Sampai di Komisi A, mereka diterima Ketua Komisi A, Armudji dan beberapa anggota lainnya. Armudji yang juga merupakan Asisten Manajer Persebaya DU itu, mengaku tidak tahu bagaimana perjanjian kontrak pemain dengan manajemen. Pasalnya semua diurusi langsung oleh Wishnu. ”Saya ini juga pengurus Persebaya, tapi saya tidak tahu apa-apa,” kilah Armudji. Salah satu anggota Komisi A, Erick Tahalele mengungkapkan, Wishnu tetap harus bertanggung ja-

wab terkait masalah ini. Meskipun Wishnu nantinya memilih mundur dari ketua umum. ”Wishnu boleh saja nantinya mundur, tapi dia tetap harus bertanggung jawab atas masalah ini,” kata Erick. Bahkan menurut Erick, setelah mendengar dana APBD sempat cair Rp 1,5 milliar untuk Persebaya, sedang manajemen lainnya tidak mengetahui, hal itu bisa diindikasikan korupsi. ”Anggota dewan tidak boleh berdekatan dengan APBD, karena itu rawan korupsi. Ini harus diselidiki,” kata Erick. Indikasi korupsi tersebut juga dibenarkan Wastomi. Menurutnya, semua laporan kuitansi asli pengeluaran pengurus, sudah diberikan pada Wishnu sejak 26 Desember lalu. ”Tapi itu tidak ada tindak lanjutnya. Saya khawatir laporan itu digunakan untuk laporan APBD yang sudah turun,” kata Wastomi. n k3

surya/haorrahman

ke dewan - Pemain Persebaya DU mengadukan nasib mereka kepada Komisi A DPRD Surabaya, Senin (4/7) yang belum menerima gaji selama sembilan bulan, padahal kompetisi sudah berakhir.

Sriwijaya FC Turunkan Dana Pembelian Pemain palembang - SURYA Manajemen Sriwijaya FC terpaksa menurunkan dana pembelian pemain pada musim depan, menyusul dihentikan kucuran dana APBD untuk klub profesional. "Pada musim depan klub profesional tidak akan dibantu APBD lagi. Terkait ini Sriwijaya FC akan menyesuaikan dalam hal pembelian pemain," kata Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Hendri Zainuddin, Senin (4/7). Pada musim kompetisi 2010-2011, manajemen mengucurkan dana Rp19 miliar untuk pembelian pemain, sedang musim depan dipastikan akan mengalami pengurangan. Meskipun belum mengetahui persis nilai nominalnya, tapi Hendri memastikan tidak akan jor-joran seperti musim lalu. "Untuk merespons ketentuan baru pemerintah itu, maka manajemen Sriwijaya FC akan sedikit lebih irit dalam belanja pemain jika dibandingkan musim sebelumnya," jelas Hendri. Kendati mengaku mengalami kesulitan karena ketentuan baru itu, tapi Hendri op-

surya/dok

turunkan kontrak - Pemain Sriwijaya FC pada musim depan kontraknya akan diturunkan. timistis manajemen Sriwijaya FC dapat melewatinya mengingat hanya perlu mencoret 20-30 persen pemain lama. Selain itu, dampak tidak diperbolehkan menggunakan dana APBD itu cukup berpengaruh dengan nilai kontrak pemain secara menyeluruh, baik pemain asing maupun lokal. "Klub profesional dilarang menggunakan dana APBD, artinya setiap klub harus berjuang sendiri mencari dana. Mau tak mau berdampak de-

ngan penawaran harga pemain. Nilai kontrak pemain pun akan mengalami sedikit penurunan dari biasanya," ujar Hendri. Pada musim kompetisi 2010-2011, manajemen Sriwijaya FC mendapatkan kucuran dana Rp 25 miliar dari APBD melalui KONI Sumsel. Seiring dihentikannya dana APBD, Sriwijaya FC secara otomatis hanya menerima pemasukan dana dari sponsor, penjualan tiket, dan usaha perusahaan dalam berbisnis. n ant

Istri Hamil 6 Bulan, Izin Tinggal Habis Pemain-pemain Persebaya Divisi Utama (DU), cukup mengenaskan. Gara-gara gaji mereka selama sembilan bulan belum dibayar membuat mereka hidup menderita. Penderitaan ini sangat dirasakan terutama oleh pemain asing. Salah satu pemain asing, Charles Orock mengaku cukup menderita dengan kondisi ini. Saat ini pemain asal Kamerun itu hidup terlunta-lunta. ”Saya harus tinggal berpindah-pindah. Dua hari di mess, dua hari di rumah teman, dua hari lagi pindah ke teman yang lain. Mau makan, pakai uang siapa, mau hubungi keluarga, pulsa siapa? Ini sungguh memalukan,” kata Orock, kemarin. Bahkan Orock mengaku tidak bisa pulang ke rumah istrinya di Jakarta, yang saat ini hamil enam bulan. ”Istri saya hamil anak pertama, sekarang usia kehamilannya enam bulan. Tapi saya tidak bisa mendampinginya, karena tidak punya uang untuk ke Jakarta. Saya minta tolong pada anggota dewan untuk mencarikan solusi,” urai Orock. Mantan pemain Gresik United itu tidak habis pikir dengan kondisi ini. Pasalnya gaji pemain Persebaya DU rata-rata berkisar Rp 70 juta hingga Rp 300 juta semusim jauh lebih kecil dibanding tim-tim lain yang hampir mencapai Rp 1 miliar. ”Ini memalukan, kontrak kami di sini itu berapa sih?” katanya. Pada bagian lain Orock mengaku saat ini izin tinggalnya di Indonesia sudah habis sejak lima bulan lalu. Namun dia tidak bisa berbuat apa-apa karena tak ada dana untuk mengurusnya. ”Beruntung saya punya istri orang Indonesia, jika tidak saya sudah masuk penjara. Mau pindah klub juga tidak bisa karena masih bermasalah,” jelasnya. Sekretaris Persebaya DU, Wastomi Suheri mengungkapkan, ada debt collector datang ke rumahnya menagih utang pemain. ”Ada beberapa pemain yang mencantumkan alamat rumah saya, ternyata dia punya utang dan debt collector menagih ke rumah saya,” kata Wastomi. Wastomi menambahkan, nasib pemain selama ini tidak jelas. Sekelas pemain profesional makannya nasi bungkus, dan tinggal berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain, menghindari tagihan utang. Terutama mereka yang berasal dari luar Jawa dan pemain asing. n k3

Hariono Belajar Kendalikan Emosi bandung - Surya Gelandang bertahan tangguh milik Persib Bandung, Hariono, berharap musim depan bisa tampil lebih dewasa dan selalu tampil bagus sepanjang musim. "Saya mau belajar lebih dewasa di lapangan dan tidak mendahulukan emosi," ujar Hariono menjawab Tribun Jabar (koran kelompok Surya). Hariono memang dikenal sebagai pemain bertipikal keras. Simak saja dua gelar yang disematkan padanya, "tukang jagal" dan "gelandang pengangkut air". Simak pula raihan Hariono sepanjang musim perdananya berseragam Persib. Mantan pemain Deltras Sidoarjo ini berada di urutan teratas sebagai peraih kartu kuning terbanyak di skuad Maung Bandung. Total tujuh kartu kuning dia kantongi musim itu. Seiring bertambahnya usia dan jam

terbang, Hariono cukup banyak berubah. Tampil ngotot di lapangan, pemain ini tetap berusaha menjaga keseimbangan tim dengan mengontrol emosi. Hariono mengaku selalu belajar dari pengalaman. Hasilnya, pada musim keduanya bersama Persib yakni musim lalu, Hariono hanya mengoleksi lima kartu kuning, urutan kedua di bawah Nova Arianto yang mengantongi satu kartu kuning lebih banyak. Harapan Hariono menjadi dewasa mulai tampak. Hukuman kartu kuning yang diterima musim lalu masing-masing saat berlaga melawan Persija Jakarta, Bontang PKT, Pelita Jaya, Persijap Jepara, dan Arema. Dari jumlah ini, gelandang asal Sidoarjo ini bisa mendapat nilai plus karena tiga kartu kuning diperoleh selama paro pertama musim lalu. Koleksi kartu kuning Hariono berkurang satu sepanjang melakoni laga-laga di paro kedua musim yang sama. n bb/tj

keras - Gelandang Persib, Hariono (kanan) dikenal punya karakter main keras.

surya/dok

Kunjungan Sepak Bola Wanita ke Amerika Serikat (3-Habis)

Pengembangan Pola Pikir Melalui Pendidikan Berkualitas Mulailah dengan yang sederhana, kerjakan dengan sungguh-sungguh dan yakini apa yang kamu lakukan nantinya mampu mengubah dirimu dan orang lain dalam kehidupan yang lebih baik. imam syafii dosen unesa

K

amu adalah bagian dari next generation yang akan menentukan masa depan bangsamu. Oleh karena itu, penguatan pengembangan pola pikir melalui pendidikan yang berkualitas mutlak dibutuhkan. Itulah sepenggal petuah Marlene Bjornsrud dari Bay Area Women Sports Initiative ketika berdialog dengan tim IASE di kampus Stanford University. Selain belajar tentang sepak bola, peserta mendapat pelajaran langsung tentang nilai-nilai kehidupan seperti kepemimpinan, kesadaran, menghargai orang lain dan waktu serta tentang etos kerja di era global. Karen, selaku pengelola program

ini tidak memberikan penjelasan masalah tersebut secara teoritis, tetapi membawa peserta pada sebuah realita. Dalam berbagai kegiatan, setiap peserta diberi kesempatan menjadi leader dalam timnya. Sang leader bertanggung jawab terhadap lancarnya kegiatan, termasuk harus berani mengambil keputusan walaupun hasilnya salah. "Jangan takut salah. Ini bagian dari proses pembelajaran. Siapapun bisa salah, termasuk saya. Yang penting bagaimana kita bisa mengambil pelajaran dari kesalahan itu," jelas Karen ketika memberikan briefing dihadapan peserta. Untuk melihat realita kesadaran masyarakat, dia membawa peserta jalan kaki dan naik kereta listrik. Saya melihat

tingkat kedisiplinan berlalulitas di jalan raya masyarakat di sana sangat tinggi. Pengendara sangat memperhatikan penyeberang jalan, dan sebaliknya, pejalan kaki tidak akan berjalan jika tanda menyeberang belum menyala walaupun tidak ada kendaraan yang melintas. Ketika di Portland, rombongan IASE beberapa kali naik kereta listrik, termasuk ketika akan menyaksikan pertandingan Portland Timbers melawan New York Bull Reds, yang diperkuat Thierry Henry di stadion Jeld-Wen Field. Dalam radius tertentu, kereta ini gratis, tetapi selebihnya harus membayar. Penumpang membeli tiket lewat mesin semacam ATM di tempat pemberhentian. Di dalam kereta, ternyata tidak ada petugas yang merobek dan memeriksa tiket penumpang. "Kalau diterapkan di Indonesia, kira-kira bisa enggak ya pak," kata Hazmi, pelatih asal Pontianak setengah bertanya kepada

saya. Disiplin waktu menjadi pelajaran berharga bagi peserta. Semua agenda kegiatan dimulai tepat waktu. Hari kedua dan ketiga saya sempat mendapat hukuman karena terlambat datang saat akan berangkat ke lapangan. Peserta diajarkan hadir paling lambat 15 menit sebelum acara mulai. Waktu tersebut harus dimanfaatkan untuk menyiapkan diri terhadap kegiatan yang akan diikuti. Sementara itu, ada perbedaan pemanfaatan waktu makan dengan budaya kita, terutama ketika makan malam. Kebiasaan masyarakat di sana waktu makan juga dimanfaatkan ngobrol dan menghabiskan waktu cukup lama. Saya perhatikan dalam setiap makan malam waktunya lebih dari satu jam. ”Waktu kita di sini habis untuk ngobrol di meja makan,” keluh Nine Noventi, pelatih putri asal Bandung. Budaya antre dan tegur sapa

imam syafii untuk surya

akrab - Marlene Bjornsrud memberi penjelasan kepada Tim IASE. meskipun kita belum saling kenal patut kita contoh. Di bandara, stadion, hotel dan pusat perbelanjaan masyarakat begitu tertib menunggu antrean. Selain itu, saya juga mendapat kesan adanya rasa aman yang tinggi dalam masyarakat. Ini terlihat dari rumah-rumah penduduk yang tidak berpagar dan banyak sekali mobil yang diparkir begitu saja di halaman rumah. Di stadion rasa aman ditandai

kehadiran wanita dan anakanak kecil. Perilaku suporter dalam memberikan dukungan terhadap timnya tidak berlebihan. Sama sekali tidak ada keributan, apalagi tindakan anarkis ketika Portland Timbers ditahan seri New York Bull Reds, 3-3. Masa produk masyarakat Amerika Serikat saya nilai lebih panjang dibandingkan dengan kita. Selama di sana, saya naik taksi tiga kali dan yang membu-

at saya heran semua sopirnya berusia di atas 65 tahun. Bahkan, dua bus yang membawa rombongan tim IASE sopirnya perempuan dengan usia hampir 60 tahun. Banyak pelajaran dan manfaat yang kita peroleh selama mengikuti kegiatan ini, tetapi tidak semua yang saya temui dapat kita tiru begitu saja karena tidak sesuai dengan standar budaya ketimuran. n

19 Nasional-Internasional

RUU Kamnas Lemahkan Polri

lintas nusantara Dua Pelawak Daftar Cagub-Wagub BANDA ACEH - Dua pelawak Aceh, Udin Pelor dan Amat Leleh, mendaftarkan diri menjadi bakal calon gubernur dan wakil gubernur (wagub) Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Udin Pelor yang bernama asli Mahyuddin Is dan Amat Leleh mendatangi Sekretariat Komisi Independen Pemilihan (KIP) Provinsi Aceh di Banda Aceh, Senin (4/7). Pemilihan Gubernur Aceh rencananya digelar 14 November 2011. "Kami mengambil formulir bakal calon gubernur dan wagub lewat jalur perseorangan. Ini bukan sensasi. Kami yakin bisa menyerahkan syarat dukungan minimal seperti yang dipersyaratkan penyelenggara pilkada," katanya." kata Udin Pelor. Udin menyatakan nekat maju karena prihatin dengan banyak kaum miskin di Aceh. "Aceh merupakan daerah yang kaya, namun ironis, banyak orang miskin dan pengangguran. Inilah yang menjadi motivasi kami agar kekayaan Aceh tersebut bisa dimanfaatkan demi kesejahteraan rakyat," katanya.  ant

► Tugasnya Bisa Diambil Alih TNI JAKARTA - SURYA RANCANGAN Undang-Undang Keamanan Nasional (RUU Kamnas) yang disusun Kementerian Pertahanan (Kemenhan) bisa berpotensi melemahkan peran Polri. surya/ahmad zaimul haq

BERDISKUSI - Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin berdiskusi dengan mantan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi disela acara rembuk kebangsaan yang digelar Nasional Demokrat (Nasdem) di Hotel Bumi Surabaya, Senin (4/7).

globust

KB Hadiah Mobil RAJASTHAN - Lembaga Kesehatan di Rajasthan, India, punya cara unik untuk mengurangi jumlah penduduk. Mereka memberikan hadiah mobil pada keluarga yang bersedia disterilisasi. Selain mobil buatan perusahaan lokal, Tata Nano yang disebut mobil termurah di dunia, juga ada sepeda motor, televisi dan blender makanan. Dilansir BBC, Senin (4/7) pemerintah India khawatir pada angka pertumbuhan penduduk yang diperkirakan melebihi populasi di China pada 2030. "Kami berharap hadiah mobil akan mendorong 20.000 pria dan wanita untuk melakukan sterilisasi," ujar Sitaram Sharma, kepala dokter Jhunjunu. ■ bbc/had

KIRIM keluhan, kritik, saran Anda terhadap layanan publik ke email harian.surya@gmail.com atau surya. laporcak@gmail.com, atau faksimil ke 031-8414024, kirim surat ke Mbak Erly di Harian Surya Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya. Sertakan scan identitas diri yang berlaku dan telepon yang bisa dihubungi.

Lampu Sawojajar 2 Bulan Padam SUDAH hampir dua bulan ini lampu rambu-rambu di perempatan Raya Grati Sawojajar, Kota Malang tidak berfungsi. Kadang-kadang menyala, kadang tidak sama sekali, sehingga membuat arus lalu lintas semrawut dan menimbulkan kemacetan. Bahkan sempat menimbulkan kecelakaan. Mohon tanggapan dinas terkait. Terima kasih. Ari Irnawati Klojen - Kota Malang

StarOne: Tidak Memuaskan SAYA pelanggan StarOne (0343-3205692) yang kecewa dengan pelayanan StarOne. Beberapa kali pulsa terpotong tak jelas penggunaannya. Contohnya, menelepon ke nomor operator lain tetapi tak menyambung tetapi pulsa sudah langsung terpotong. Saya sudah menanyakan hal ini ke Galeri Indosat di Jalan Jaksa Agung Suprapto Malang, namun Customer Service menjawab tidak memuaskan dan malah beralasan masalah itu terkait jaringan. Bagaimana Indosat? Soenariadi Pasuruan

Menagih Janji Amerta Dirja Putra BERDASAR kesepakatan sebelumnya antara warga Perum Griya Amerta Regency Surabaya dengan PT Amerta Dirja Putra yang dijembatani oleh Bank Mandiri sebagai lembaga pembiayaan KPR, di mana dari pertemuan tersebut berhasil dipakati: 1. Penerangan jalan umum (PJU) 2. Saluran pembuangan air (selokan) 3. Paving jalan seluruh perumahan Akan segera dilaksanakan, akan tetapi sampai saat ini tidak ada progres yang berarti atau bahkan tidak ada kejelasannya sama sekali dari hasil kesepakatan tersebut. Perlu diketahui bahwa kesepakatan di atas hingga saat ini tidak ada tanda-tanda akan dikerjakan oleh pihak pengembang. Dan itu sudah berulang kali ditagih oleh warga kepada pihak pengembang, tetapi belum adanya kejelasan yang pasti. Kami sebagai warga Perum Griya Amerta Regency Surabaya mengimbau pihak PT Amerta Dirja Putra segera menindaklanjuti hasil kesepakatan bersama. Wawan V Paguyuban warga Perum Griya Amerta Regency Medayu Utara – Surabaya

SELASA, 5 JULI 2011

Akhiri Kontroversi Fatwa MUI Soal BBM SURABAYA - SURYA Mantan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi menegaskan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah membatalkan fatwa yang mengharamkan orang kaya membeli BBM bersubsidi. Hasyim mengemukakan hal itu di acara Rembuk Kebangsaan bertajuk "Membedah Paham Radikal dan Memahami NilaiNilai Luhur Pancasila" dalam rangka Rapimwil dan Pelantikan Pengurus Ormas Nasional Demokrat (Nasdem) se-Jawa Timur di Surabaya, Senin (4/7). "MUI tak jadi membuat fatwa itu, karena fatwa itu tak proporsional. Domain (wilayah) MUI itu kan ilmu fikih, sedangkan BBM bersubsidi itu kebijakan yang jadi domain peme-

warteg

rintah," ujar Hasyim menjawab wartawan. Menurut Rais Syuriah PBNU ini, domain MUI menghukumi sah-tidaknya jual beli BBM. Sementara untuk BBM bersubsidi menjadi domain pemerintah, sehingga untung atau rugi dari kebijakan itu menjadi kewenangan pemerintah dan bukan digeser ke MUI. “Evaluasi harus dilakukan pemerintah, termasuk soal orang kaya mengambil hak orang miskin itu merupakan bagian dari policy dan bukan proporsi MUI," katanya. Sementara Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin yang juga jadi pembicara, berharap kontroversi fatwa MUI itu diakhiri. Menurutnya,

ada kesalahapahaman karena fatwa itu bukan keputusan MUI, tapi pendapat pribadi seorang ulama. MUI sendiri belum membahas persoalan itu, meski mencuat di sela-sela Musyawarah Nasional tentang Pemuliaan Energi dan Sumber Daya Alam. "Itu masalah pemerintah untuk menyelesaikan BBM dan energi murah bagi masyarakat tanpa perlu melibatkan justifikasi ulama," katanya. Din berharap, ke depannya, seyogianya para ulama lebih berhati-hati dalam membahas masalah itu dengan melihat persoalan secara menyeluruh, terutama terkait sitem perminyakan nasional dan juga sistem energi nasional.  had

JIKA ingin tahu geliat para penjual jamu tradisional cobalah Anda datang pagi-pagi sekitar pukul enam pagi ke Desa Sukorejo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Duduklah di dekat gerbang pintu Desa Sukorejo yang berbatasan dengan Desa Buduran dan Desa Sidekepung, Anda akan menyaksikan pasukan sepeda angin dan sepeda motor berseliweran membawa kotak berisi botolbotol jamu tradisional. Mereka bergerak keluar menyebar ke segala penjuru menjemput pelanggan yang setia menanti kedatangan mereka. Menurut Heri Kustantono, Kepala Desa Sukorejo, sudah sejak lama warga Desa Sukorejo menggeluti usaha jamu tradisional. Data yang dihimpun pemerintah desa setidaknya ada 54 warga menggantungkan hidupnya dari berjualan jamu tradisional. Para penjual jamu memproduksi jamu secara mandiri mulai dari membeli bahan, mengolahnya sampai memasarkannya. Sistem pemasarannya masih konvensional yaitu dengan berkeliling ke desa-desa di sekitarnya memakai sepeda dan sepeda motor. Bahkan masih ada satu dua orang yang berjalan kaki berkeliling dari rumah ke rumah. Meski keberadaan usaha jamu tradisional ini cukup lama, perkembangannya ternyata sangat lambat. Kapasitas produksinya masih terbatas. Lambatnya perkembangan usaha jamu tradisional ini tak lepas dari permodalan yang cekak sehingga

dan politik. "Ini merupakan masalah dari zaman orba yang belum diselesaikan. Kekhawatiran kami, keterlibatan tentara akan mengancam demokrasi," katanya. Penyalahgunaan Kekuasaan Di tempat terpisah, LSM Imparsial menilai, RUU Kamnas berpotensi melegalkan penyalahgunaan kekuasaan oleh presiden (abuse of power). Sebab, dalam Pasal 17 ayat 3 dan 4 RUU itu disebutkan, Presiden berwenang menentukan hal-hal apa saja yang menjadi ancaman nasional aktual maupun ancaman potensial. "Pasal 17 ayat 3 dan 4 tentang ancaman aktual dan potensial bersifat multitafsir dan berpotensi penyalahgunaan kekuasaan mengingat penentuannya ditetapkan secara sepihak oleh Presiden melalui Keputusan Presiden," ujar Direktur Program Imparsial, Al-Araf dalam siaran pers di kantornya. di teks.  ant/kompas.com

ANDA PUN BISA JADI WARTAWAN -

dengan menuliskan reportase Anda (lebih diutamakan) dibandingkan opini. Tulis sepanjang 450 kata dan kirim ke harian.surya@gmail.com dengan subjek WARTEG. Gunakan pedoman ejaan yang disempurnakan, cantumkan nama, alamat email, alamat lengkap, nomor kontak, identitas diri yang masih berlaku.

3000 Gelas Jamu dari Kampung Jamu Riyanto Warga Sukorejo, Buduran, Sidoarjo rynt_80@yahoo.com

Penilaian itu diungkapkan Hendardi, Ketua Setara Institute for Democracy and Peace. Ancaman akan dilemahkannya peran Polri itu muncul karena RUU Kamnas memasukkan unsur TNI sebagai penjaga keamanan nasional. "RUU Kamnas tidak menjelaskan secara gamblang pembagian tugas TNI dan Polri. Dikhawatirkan muncul persoalan lama, yakni peran Polri terdegradasi," kata Hendardi di Jakarta, Senin (4/7). Menurut Hendardi, persoalan keamanan negara seharusnya tetap dipegang kepolisian, sementara pertahanan negara tetap dipegang TNI. "Tentara tidak dididik berhadapan dengan masyarakat, tidak juga sebagai pengayom masyarakat," katanya. Wakil Ketua Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos, menambahkan, keterlibatan TNI dalam keamanan negara akan membuka pintu dan mengajak kembali tentara dalam sosial

untuk menambah kapasitas produksi, tenaga penjual serta sarana pendukung tidak mampu. Selain itu, alat-alat produksi yang dipakai juga masih sederhana. Belum satu pun produsen yang memakai teknologi tepat guna. Misalnya alat penggilingan khusus bahan jamu. Labelisasi dan pengemasan juga menjadi titik lemah. Pengemasannya

awal untuk meneguhkan semangat dan perasaan bangga masyarakat Sukorejo sebagai kampung jamu. Ke depan diharapkan ada langkah berikutnya seperti memberi bantuan permodalan, bantuan manajemen dan pemasaran, bantuan sarana dan prasarana,” harap Antoni yang didapuk sebagai ketua Panitia Peresmian Sukorejo

Pasukan sepeda angin dan motor berseliweran membawa kotak berisi botol-botol jamu tradisonal. Mereka bergerak keluar menyebar ke segala penjuru menjemput pelanggan yang setia menanti kedatangan mereka. hanya mendaur ulang botol air mineral. Kondisi tersebut menjadi keprihatinan tersendiri bagi Lembaga Swadaya Masyarakat Sukorejo Guyub Makaryo. Lembaga yang difasilitasi PNPM mandiri ini berusaha mengangkat kesejahteraan para penjual jamu melalui program sosial. Akhirnya LKM, pemerintah desa, Komunitas Belajar Desa Sukorejo tergerak untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi para produsen dan penjual jamu tradisional ini. Mereka memiliki pandangan sama bahwa jika usaha jamu tradisional ini bisa maju maka akan membawa dampak besar bagi perekonomian masyarakat. Salah satunya membuka lapangan pekerjaan. Sebagai langkah awal mereka akan meresmikan Sukorejo sebagai Kampung Jamu. “Ini hanya langkah

sebagai Kampung Jamu. Ketika disinggung bentuk acaranya, ia menjelaskan bahwa selain acara seremonial juga akan mengundang seluruh warga desa dan tamu untuk minum jamu bersama. Setidaknya akan disiapkan tiga ribu gelas jamu. Di akhir penjelasannya ia berharap acara ini bisa didukung oleh semua pihak. Sebab, acara ini tidak mungkin terlaksana jika tidak ada dukungan terutama dari sisi pendanaan. “Kami yakin pemerintah Kabupaten Sidoarjo, akan membantu acara ini. Sebab, Bapak Bupati Saiful Illah punya komitmen untuk membantu para pengusaha kecil,” pungkasnya. Kita tunggu saja apakah impian warga Sukorejo ini bisa terwujud. Sebab, kita tahu perhatian pemerintah untuk mengangkat nasib orang kecil seperti para penjual jamu sering luput.

Apel Batu Kini Zullynda Prawinasari Mahasiswa Sosiologi FISIP Universitas Muhammadiyah Malang zullyndaprawinasari@yahoo. co.id PADA tahun 1970-an, pohon apel melimpah di Kota Batu. Hal ini karena Kota Batu memiliki suhu udara sejuk sehingga cocok untuk ditanami pohon apel, serta penduduknya mayoritasnya berprofesi sebagai petani. Kini sebagian tempat wisata di kota yang secara administratif ditetapkan sebagai bagian satuan pemerintahan pada 6 Maret 1993 itu mengidentikkan diri dengan bunga beragam jenis lainnya. Pariwisata menjadi prioritas utama konsep pembangunan di Kota Batu. Bahkan tempat wisata di Kota Batu semakin bertambah banyak dan menampilkan berbagai suguhan wahana modern yang akan membuai pengunjung. Seperti Jatim Park I, Jatim Park II, Batu Night Spectakuler, selain taman rekreasi Selecta yang sudah melegenda ke seluruh Nusantara. Kota Batu memiliki geografis berbukit-bukit, berhawa dingin, eksotika alam yang disuguhkan menjadi daya tarik tersendiri untuk menyebut Kota Batu lebih pantas 'dijual' sebagai kota wisata. Produk andalan Batu untuk menarik wisatawan tentu masih tetap apel dan olahannya yang semakin beragam, dari keripik apel,

jus apel, hingga jenang apel. Dan itu bisa dilihat saat wisatawan menyerbu pasar di Kota Batu, mereka lebih memilih apel Batu sebagai oleh-oleh ketimbang apel impor. Meski tidak dimungkiri apel dari China, Jepang dan Australia yang banyak menyerbu masuk ke pasar Batu mulai mengancam keberadaan apel asli Kota Batu. Terlebih, areal perkebunan apel Batu juga mulai menipis. Selain itu akibat perubahan suhu menjadikan produk apel Batu kian menyusut jumlahnya. Hal yang sama berdampak pada produk olahan apel, ditambah sejumlah petani apel memilih menekuni bisnis pariwisata. Melihat situasi tersebut, tentu dibutuhkan kerjasama berbagai pihak demi terwujudnya kemajuan pembangunan Kota Batu. Institusi ekonomi yang bergerak dalam bidang pariwisata, kelompok petani serta masyarakat luas dalam mempertahankan serta melestarikan apel sebagai produk andalan Batu. Dukungan institusi pemerintah dalam mengupayakan kelestarian serta mencegah atau meminimalisir kelangkaan apel khas Kota Batu. Peran media massa pun perlu dilibatkan dalam memperkenalkan apel khas Kota Batu kepada masyarakat luas demi terwujudnya industri pariwisata yang maju, sehingga pembangunan ekonomi yang maju dapat tercapai. 

HARIAN PAGI Staf Redaksi: Alfred Lande, Satwika Rumeksa, Farhan Effendi, Tri Yulianto, D Wahjoe Harjanto, Trihatmaningsih, Sigit Sugiharto, Tri Dayaning Reviati, Eko Supriyanto, Hariyanto, Tri Mulyono, Tutug Pamorkaton, Wahyudi Hari Widodo, Endah Imawati,Yuli Ahmada, M Rudy Hartono, Ahmad Pramudito, Anas Miftahudin, Joko Hari Nugroho, Wiwit Purwanto, Suyanto, Deddy Sukma, Habiburrohman, Didik Sutrisno, Titis Jatipermata, Fatkhul Alami, Doso Priyanto, Ravianto, Dyan Rekohadi, Sri Handi Lestari, Marta Nurfaidah, Dwi Pramesti, Sugiharto, Musahadah, Mujib Anwar, Hadi Santoso, Sudharma Wahyu Adiwijaya, Iksan Fauzi, Ahmad Zaimul Haq, Aji Bramastra, Nuraini Faiq; Ilustrator: Rendra Kurniawan, Akhmad Yusuf Marzuki; Perwajahan: Teguh Wahyudi, Edy Minto Prasaro, Agus Susanto, Haryoto.

Direktur Utama Rusdi Amral Pemimpin Redaksi Sunarko Redaktur Pelaksana Adi Sasono, M Taufiq Zuhdi Sekretaris Redaksi P Sujarwanto

Direktur: Stella Soedibjo; Wakil Direktur: Sunarko; General Manager Bisnis: Stella Soedibjo, Wakil General Manager Bisnis: Wachid Mukaidori ; Manager Iklan: Prasetyo ; Manager Busdev: Tantowi Jauhari ; Marcomm: Rachmad Hariyanto; Biro/Perwakilan: Malang: Hesti Kristanti, Wahyu Nurdiyanto, Eko Nurcahyo, Sylvianita Widyawati, Alamat: Jl Sultan Agung No. 4, Malang. Telepon: (0341) 360201 Fax: (0341) 360204. Iklan: fax (0341) 360204, Sirkulasi (0341) 360203, Kediri: Didik Mashudi, Amru Muis, Alamat: Jl Banjaran Gg I/ 131, Kediri, Tlp (0354) 686933, Pasuruan: Jl Dr Wahidin Selatan 180 Pasuruan. Telepon/fax: (0343) 412411, Gresik: Adi Agus Santoso, Mojokerto: Imam Hidayat, Jakarta: Kistyarini, Alamat: Jl Palmerah Selatan 12 Tlp (021) 5483008, Fax: (021) 5495360 Kantor Pusat: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293 Telepon: (031) 8419000, Fax Redaksi: (031) 8414024 Alamat Surat: PO BOX 110 SBS 60400 Surabaya Penerbit: PT Antar Surya Jaya, Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No.202/SK/MENPEN/ SIUPP/A.7/1986 Tanggal 28 Juni 1986. Percetakan: PT Antar Surya Jaya. Isi di luar tanggung jawab percetakan. Tarif Iklan: Iklan taktis min 2 baris–mak 10 baris (1 baris Rp 25.000); Iklan display/umum (hitam putih) Rp 28.000/mmk, Iklan display/umum (warna) Rp 35.000/mmk; Iklan duka cita Rp 4.000/mmk; Iklan mendesak/duka cita untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00 WIB. Bagian Iklan: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293, Telepon: (031) 841 9000, Fax: (031) 8470000 dan (031) 8470500. Manager Iklan Jakarta: Christina MS Indiarti; Alamat: Gedung Iklan Kompas Gramedia, Jl Palmerah Selatan No.15 Jakarta. Telepon (021) 53679599 Ext.6009, Fax (021) 53699150. Bagian Sirkulasi (Langganan): Gedung Kompas Gramedia Lt. 4 & 5 Jl. Jemur Sari No. 64 Surabaya, Telepon: (031) 8479555 (Pelanggan/Pengaduan), (031) 8483939, 8483500 (Bagian Sirkulasi) Fax: (031)8479595 - 8478753. Harga Langganan Rp 29.000/bulan, E-Mail Pengaduan: pengaduan@suryagroups.com, Rekening: BCA Cabang Darmo, Rek 088-3990380; Bank BNI Cabang Pemuda, Rek. 0290-11969-3 (untuk iklan); Bank Mandiri Cabang Rungkut, Rek 141-00-1071877-3 (untuk sirkulasi) atas nama PT Antar Surya Media. Surya Online: http://www.surya.co.id E-Mail: redaksi@surya.co.id

SEMUA WARTAWAN SURYA DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER. Setiap artikel/tulisan/foto atau materi apa pun yang telah dimuat di Harian Surya dapat diumumkan/dialihwujudkan kembali dalam format digital maupun nondigital yang tetap merupakan bagian dari Harian Surya.

20 Ekonomi Bisnis KURS DOLAR 8.540 8.560 8.580 8.600 8.620 8.640

4/7 41 POIN 8.606

8.606

8.565

1/7

3/7

4/7

8.640 30/6

8.565

KURS VALAS MATA UANG

KURS JUAL

KURS BELI

MYR

2,854.90

2,823.51

SGD

6,995.83

6,919.94

USD

8,565.00

8,479.00

HARGA EMAS

HARGA EMAS 3/7

4/7

DOLAR AS/TROY OUNCE 1.482.60

PERKIRAAN PASAR

1.494.10

(24 KARAT) Rp 412.00/gram

SELASA, 5 JULI 2011

Tambah Daya Gratis hingga Desember JAKARTA - SURYA Guna memberi kesempatan kepada masyarakat yang belum terlayani saat program tambah daya gratis yang digelar PT PLN (Persero) selama Februari-Juni 2011, perusahaan pelat merah ini memutuskan memperpanjang program itu hingga Desember 2011. Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto mengatakan, selama program itu pihaknya telah melayani 574.368 pelanggan 450 volt ampere (VA) dan 900 VA yang migrasi (tambah daya) menjadi 1.300 VA atau 2.200 VA. Dari jumlah itu, permintaan daya 450 VA menjadi 1.300 VA sebanyak 278.079 pelanggan, sedang yang ke 2.200 VA tercatat 35.032 pelanggan. “Sementara pelanggan 900 VA yang tambah daya ke 1.300 VA sebanyak 165.936, dan yang tambah daya ke 2.200 VA sebanyak 95.321 pelanggan," kata Bambang di

Jakarta, Senin (4/7). Manajer Komunikasi, Hukum dan Administrasi PT PLN Distribusi Jatim, Noerdajanto, menambahkan, hingga akhir Juni lalu terdapat sekitar 44.000 pelanggan di Jatim yang memanfaatkan program itu. “Komposisinya didominasi pelanggan 450 VA yang tambah daya ke 900 VA dan 1.300 VA,” ungkap Noerdajanto. Ia berharap, diperpanjangnya program itu bisa memberikan kesempatan yang lebih luas bagi pelanggan, khususnya yang penggunaan listriknya sudah tak mencukupi lagi dengan daya saat ini, sehingga mengurangi kenyamanan. “Pelanggan cukup menghubungi call center PLN 123 atau datang langsung ke kantor layanan PLN terdekat. Jadi, jangan melalui petugas di lapangan,” pungkas Noerdajanto. ■ dio/oz

surya/habibur rohman

DIPERPANJANG - Petugas PLN melakukan pembenahan instalasi jaringan listrik, (4/7). Upaya itu dilakukan seiring diperpanjangnya tambah daya gratis hingga Desember 2011.

Bunga Drop, Kredit Motor Naik

►Siasati Kebutuhan Sekolah dan Ramadan SURABAYA - SURYA LEBARAN masih dua bulan lagi. Namun, geliat pengajuan kredit sepeda motor sudah terasa. Adira Finance dan Federal International Finance (FIF) mencatat, kenaikan permintaan dibandingkan tahun lalu. Regional Manager Adira Finance Mohammad Syahrir mengatakan, tren pengajuan kredit kendaraan roda dua setiap jelang Lebaran pasti naik. Tetapi, berhubung ada liburan sekolah, sempat mandek karena serapan dana diarahkan ke pendidikan. "Pangsa pasar kami segmen menengah ke bawah, jadi pergerakkannya lebih terasa kalau kondisinya seperti ini,” kata Syahrir, Senin (4/7). Namun, ia meyakini kondisinya

akan membaik memasuki Lebaran. Peak season dari tahun ke tahun biasanya menjelang Lebaran. "Tahun lalu libur sekolah tidak bersamaan dengan puasa, jadi jika dibandingkan year on year tentu beda. Nah, tahun ini awal Juli memang lesu karena liburan dan barengan tahun ajaran baru. Prediksinya di minggu ke–3 pasti ramai,” yakin Syahrir. Akibat lesunya penjualan, Adira Finance menurunkan suku bunga kredit untuk mendongkrak penju-

alan. “Dua bulan ini bunga kredit sepeda motor kami turunkan jadi 21 persen efektif per tahun, sebelumnya 22–23 persen,” katanya. Untuk merangsang pasar, dengan uang muka (UM) Rp 500.000 pembeli bisa membawa sepeda motor impian. Tenor (jangka pinjaman) maksimal tiga tahun. “Sekitar 50 persen dikuasai Honda, sisanya merek lain,” jelasnya. Syahrir mengakui, UM yang tergolong rendah berpotensi menaikkan kredit macet alias kredit bermasalah (NPL). “Kami siasati dengan selektif memilih nasabah. Kami jajaki nasabah eksisting dengan track record bagus, setelah itu nasabah luar. Saat ini NPL bulanan 1,8–1,9 persen,” ujarnya. Adira Finance menargetkan pengucuran kredit otomotif sepanjang 2011 Rp 1,3 triliun, naik tipis dibanding 2010 Rp 1,1 triliun. Sementara, Presdir FIF Suhartono sebelumnya mengatakan, FIF menargetkan pembiayaan tahun ini Rp 20 triliun, dengan

kontribusi Jatim 14 persen. Penjualan terbesar masih wilayah Jabodetabek. Di wilayah Jatim, rata-rata penjualan tiap bulan 100.000– 150.000 unit. “Kami belum akan mengoreksi bunga kredit, tergantung dari mahal atau murahnya sumber dana yang kami peroleh," ujar Suhartono. Namun, lanjutnya, jika BI Rate terkoreksi dan sumber dana bunganya murah maka ke end–user pasti ikut murah. Saat ini bunga kredit sepeda motor 24 persen efektif per tahun. Marketing Manager FIF Anang Maskur menambahkan, pasar kendaraan roda dua di Jatim masih cukup bagus tahun ini. “Wilayah Jatim dan NTT ratarata per bulan bisa 50.000 unit. Mendekati Lebaran, kami optimistis ada kenaikan 25–30 persen. Diluar momen peak seasson rata-rata 10 persen,” imbuh Anang. ■ ame

Lebaran, 700 Km Jalan di Jatim Masih Rusak SURABAYA - SURYA Sekitar 700 kilometer (km) ruas jalan nasional di Jatim diperkirakan masih dalam kondisi rusak, menyusul belum tuntasnya proyek peningkatan mutu jalan oleh sejumlah perusahaan kontraktor. Mandeknya proyek perbaikan jalan itu seiring dengan turunnya surat dari Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V yang mewajibkan spe-

sifikasi aspal yang ternyata tak mampu dipenuhi kontraktor. Ketua Asosiasi Aspal Beton Indonesia (AABI) Jatim Achmad Saleh mengatakan, surat tentang Penggunaan Aspal Modifikasi dalam Pelaksanaan Pekerjaan Tahun Anggaran 2011 mematok spesifikasi tiga aspal modifikasi jenis Buton Natural Aspal (BNA) yang bisa diterapkan di Jatim. “Masalahnya, aspal modifikasi

harus dilisensi pabrik yang ditunjuk. Prosesnya butuh satu tahun,” kata Saleh, Senin (4/7). Selain itu, lanjutnya, jenis aspal baru itu harganya lebih mahal dibanding yang selama ini digunakan. Padahal, pemerintah meminta proyek pemeliharaan jalan harus selesai H-10 Lebaran 2011. “Saat ini puluhan proyek terkait perbaikan jalan di Jatim, rata-rata masih dikerjakan 10-15 persen.

Karena kebijakan ini semua kegiatan berhenti,” tandasnya. Ia khawatir, jika kebijakan itu dipaksakan, banyak jalan yang menjadi jalur utama pemudik kondisinya masih rusak. "Kontraktor bakal menanggung kerugian materi, selain ribuan pekerja terancam diistirahatkan," tegasnya. Karena itu, ia berharap Kementerian PU mengkaji ulang kebijakan itu. ■ dio

���������������������������������������������������������������������������������������������

SELASA, 5 JULI 2011

20

www.surya.co.id

PRIORITASKAN AREMA

► Pemain Inti Banjir Tawaran

MALANG – SURYA MANAJEMEN Arema tak perlu risau mencari pemain untuk menghadapi kompetisi musim depan, meski kini terjadi gonjang-ganjing di internal yayasan. Sebab, mayoritas pemain inti masih memprioritaskan Singo Edan apabila mendapat tawaran dari klub lain. Seperti gelandang M Fakhruddin mengaku kini sudah mendapat tawaran dari tiga klub, yaitu Persisam Samarinda, Persiba Bantul, dan satu klub di Kutai Kertanegara. Namun, tawaran itu belum dijawab pemain bernomor punggung 5 ini. Fakhruddin pilih masih menunggu tawaran perpanjangan kontrak dari manajemen Arema. “Kalau manajemen Arema memberi tawaran, saya akan memprio-

ritaskan Arema. Ini demi Aremania yang selalu setia mendukung Arema setiap laga,” kata Fakhruddin yang sudah dua musim ini membela tim asal Malang ini, Senin (4/7). Hal senada diungkap bek Leonard Tupamahu. Kini sudah ada dua klub yang mengajaknya bergabung untuk musim kompetisi 2011/2012. Tetapi, Leo tidak bersedia menyebut kedua klub yang meliriknya itu. Yang jelas,

BERTAHAN - Gelandang Arema Esteban Guillen (tengah), berharap bisa tetap bermain untuk Singo Edan di kompetisi musim depan.

Kim-Irfan Berharap Masuk Timnas MALANG - SURYA perkuat timnas lagi. Dua pemain Persema, IrPaman Irfan, Ferry fan Bachdim dan Kim Jeffrey Bachdim, merasa yakin Kurniawan, memang tidak apabila Kongres PSSI masuk dalam daftar skuad berjalan lancar, keponaTimnas Indonesia yang dikannya akan dipanggil umumkan pelatih Alfred Rilagi di timnas. Apalagi edl, Sabtu (2/7). Meski begiRiedl sudah mengetahui tu, kedua pemain ini masih kualitas pemain bernoberharap namanya dimasumor punggung 17 ini. surya/paw kan lagi oleh pelatih timnas “Ini hanya soal antara untuk memperkuat skuad GAGAL TIMNAS - Pemain Persema Irfan LPI dan LSI saja. Saya Merah Putih. Bachdim (kiri) dan Kim Kurniawan tidak masuk yakin kalau sudah ada Kim Kurniawan mengaku dalam daftar skuad timnas. kejelasan di kongres, Irsedih begitu mengetahui nafan akan dipanggil lagi,” manya tidak termasuk dalam daf- Liga Primer Indonesia (LPI) yang kata Ferry. tar pemain Timnas U-23. Padahal, sempat ikut seleksi timnas. AlasJika pemain Persema kurang dia rela hijrah dari Jerman ke In- annya, sampai saat ini kompetisi beruntung, tujuh pemain Aredonesia hanya ingin mengikuti yang dilakukan LPI belum diakui ma justru dipanggil memperkujejak kakeknya, Kwee Hong Sing, PSSI dan FIFA. Tetapi Kim meng- at Timnas. Tujuh pemain itu, membela Timnas Indonesia. “Saya anggap Riedl tidak memasukan Irfan Raditya, Dendi Santoso, sangat sedih karena tidak dipang- namanya karena masalah kua- dan Yongki Aribowo (Timnas Ugil pelatih timnas,” kata Kim Kur- litas. “Saya akan tetap berusaha 23), kiper Kurnia Meiga, Beny niawan, Senin (4/7). agar suatu saat nanti bisa ma- Wahyudi, Zulkifli Syukur, dan Pelatih Alfred Riedl memang suk timnas,” tambah Kim. Ahmad Bustomi untuk Timnas tidak memanggil semua pemain Irfan juga berharap bisa mem- senior. ■ st10

surya/nedi putra aw

pemain asal Jakarta ini belum mendapat tawaran dari Persija dan Arema. "Kalau Arema memberi tawaran, saya akan prioritaskan,” kata Leo, kemarin. Menurut Leo, guyub rukun sesama pemain yang membuatnya berniat bertahan di Arema. Diungkapkannya, beberapa pemain Arema yang sudah menjadi bintang seperti Ahmad Bustomi, Benny Wahyudi, Yongki Aribowo, dan Irfan Raditya, tidak berlagak. Mereka tetap bersedia bercengkrama dengan para pemain muda yang belum menjadi bintang. “Tak ada senioritas di Arema," tambahnya. Sebelum pulang ke Uruguay, gelandang Esteban Guillen juga

mengemukakan hal serupa. Beberapa klub dalam negeri dan luar negeri sudah memberinya tawaran. Tetapi, Esteban berharap bisa dipertahankan klub yang finish di runner up Liga Super Indonesia (LSI) musim ini. Media Officer Arema, Sudarmadji, menegaskan sampai saat ini manajemen belum bisa memutuskan pemain yang akan dipertahankan. Bahkan, evaluasi hasil musim kompetisi 2010/2011 juga belum dilakukan. Menurut Sudarmaji, evaluasi baru akan dilakukannya setelah Kongres PSSI. “Intinya semuanya masih menunggu hasil Kongres PSSI dulu,” pungkas Sudarmadji. ■ st10

���������������������������������������������������������������������������������������������


Surya Edisi 5 Juli 2011