Issuu on Google+

Tolak Bobok Siang, Anak Dipukuli...

Baca halaman 9

SELASA, 26 JULI 2011 NO. 340 TAHUN XXV, TERBIT 20 HALAMAN

Rp 1.000

KORAN REGIONAL NO. 1 DI JAWA TIMUR

Harga Langganan: Rp 29.000 / bulan Berlangganan/Pengaduan/ Sirkulasi: (031) 8479 555

JA GA T

an eh -a ne h

LUBANG MANUSIA Seorang petani memainkan souna, alat musik China yang masih sejenis dengan saksofon. Namun caranya unik, ia menggunakan semua lubang yang bisa meniupkan angin, yaitu mulut dan kedua lubang hidung. Atraksi ini terjadi dalam acara di Pingyi Provinsi Shandong China. ■ CFP/sas

ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA TELEPON (031) 8419000 www.surya.co.id

Upal Lebaran Rp 950 Juta Disita di Bungur

► Digerebek di Warung Kopi ► Polisi: Kualitas Upal Jelek

Rencanakan Hari Raya dengan Upal

SURABAYA - SURYA MENJELANG Idul Fitri, masyarakat diminta waspada terhadap uang yang beredar. Sebab, jika tak hati-hati maka masyarakat bisa mendapati uang palsu. Peringatan ini disampaikan Polda Jatim terkait maraknya kasus uang palsu (upal) di Jatim. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Rachmat Mulyana mengatakan telah menangkap dua pengedar uang palsu dalam penggerebekan di Terminal Bungurasih, Jumat (22/7) malam. Dua pelaku ini adalah Agung Prajitno (52) warga Kediri dan Sokin (35) warga Kalibaru Kabupaten Banyuwangi. Menurut informasi yang dihimpun, malam itu kedua pelaku ini turun dari bus ekonomi jurusan Surabaya-Banyuwangi. Keduanya lantas menuju salah satu warung di sisi selatan Terminal bus Bungurasih untuk beristirahat. Nah, di tengah perjalanan ini, keduanya dihadang anggo-

ta Resmob Ditreskrimum Polda Jatim dipimpin AKBP Iskandar, Kepala Subdit IV Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim. Saat itu polisi langsung menggeledah tas berwarna cokelat yang mereka bawa. Ternyata, di dalam tas tersebut ditemukan uang palsu yang nilainya cukup mencengangkan, yaitu Rp 950 juta. Uang tersebut ditemukan sudah dibendel dan terdiri dari terdiri atas pecahan Rp 100.000 sebanyak 90 bendel, masingmasing Rp 10 juta. Sedangkan ■ KE HALAMAN 11

P

surya/sugiharto

UANG PALSU - Polda Jatim, Senin (25/7), menunjukkan barang bukti uang palsu yang dicetak komplotan Agung Prayitno, Wahyu, Sokin, Agung Cilacap, Muji, dan Budi sejak Juli 2011. Mereka mencetak uang palsu Rp 950 juta dengan pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000.

ASANGAN suami istri, Amari (40) warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan dan Marini (36) warga Dusun Pandanarum, Desa Kemlokolegi, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, ditangkap petugas Satreskrim Polres Nganjuk karena membawa uang palsu. Uang palsu itu terdiri atas 149 lembar pecahan 100 dolar AS, 11 lembar pecahan 1 dolar AS dan 89 lembar pecahan 200 france Prancis. Kapolres Nganjuk AKBP Anton Sasono melalui Kasubag Humas Polres Nganjuk, AKP Karijadi mengatakan, suami istri itu ditangkap ketika sedang menukarkan uang palsu itu ke tempat penukaran uang asing (money changer) di Baron. Pegawai money changer yang curigai itu uang palsu ■ KE HALAMAN 11

5

BELASAN PEMUDA TERANCAM DIPIDANA

Kalah Voli, Rusak Merah Putih ap/natacha pisarenko

JUARA COPA - Pemain Uruguay merayakan kemenangan setelah menjuarai Copa America dengan menundukkan Paraguay.

Raja Baru Benua Amerika BUENOS AIRES - SURYA ini, Uruguay masih harus berBrasil boleh membanggakan bagi rekor dengan Argentina, diri sebagai negara peraih titel yang sama-sama mengoleksi Piala Dunia terbanyak. Namun, 14 titel juara. untuk urusan Copa Amerika, seUruguay sendiri merebut mua negara di Amerika Selatan kemenangan itu dengan pekini harus mengakui Uruguay nampilan meyakinkan di parsebagai raja baru tai pamuncak. mereka. Permainan total Uruguay 3 Ya, Uruguay ofensif yang diParaguay 0 kini menjadi peragakan anaktim paling rakus anak asuhan juara di Copa Amerika, setelah Oscar Washington Tabarez, semenghajar Paraguay 3-0 (2-0) jak wasit Salvio Fagundes medalam laga final yang berlang- niup peluit kickoff, membuat sung Senin (25/7) kemarin. Paraguay kelimpungan. Tim berjuluk Le Celeste (si biru Belum juga lima menit berlangit) itu telah memenangkan jalan, bek Paraguay, Nestor Or15 titel juara Copa Amerika, tigoza, bahkan harus memakai dari total 43 titel yang diperebutkan sejak 1916. Sebelum ■ KE HALAMAN 11

MADIUN - SURYA Hanya gara-gara kalah dalam pertandingan bola voli antarkampung, sejumlah warga Dusun/Desa Bodag, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, berani merusak belasan Bendera Merah Putih yang dipasang tuan rumah di sepanjang jalan raya dusun. Peristiwa itu terjadi pada

Minggu (24/7) petang di Jalan Raya Dusun Butuh, Desa Bodag, beberapa saat setelah tim Dusun Bodag melawan tim lain, yakni tim dari Dusun Boging. Usai pertandingan untuk merayakan HUT RI ke-66 ini, warga Dusun Bodag mengamuk. ■ KE HALAMAN 11

Yang jelas, mereka sepertinya marah. Terbukti, mereka juga berkatakata kotor, mengolokolok kami.

Kantor Pajak Gresik Dibobol, Rp 25 Juta Amblas

surya/sugiyono

► 3 Oknum TNI di Sabung Ayam LAMONGAN - SURYA Penyidik Polres Lamongan terus mengembangkan penyidikan kasus judi sabung ayam di Desa Beru, Kecamatan Sarirejo, yang digerebek polisi, Minggu (24/7) petang. Jumlah pelakunya menjadi 14 orang, sedang barang bukti uang tunai mencapai Rp 11 juta ■ KE HALAMAN 11

Enno Lerian

4 Bulan Langsung Nikah

S

GRESIK - SURYA Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kabupaten Gresik di Jl Dr Wahidin Sudirohusodo, dibobol maling. Sebuah brankas berisi uang puluhan juta dan Disc Video Record (DVR) atau alat perekam data CCTV, juga lenyap. Angga (27), teknisi kantor itu, mengatakan, Minggu (24/7), pukul 14.30 WIB, ditelepon pegawai bagian umum untuk memasang dua CCTV di bagian ruang tunggu, kemudian saat akan menyambungkan ke alat penyimpanan data ternyata alat tersebut

ETELAH lima tahun berpisah dengan suami, Enno Lerian akhirnya memutuskan menikah lagi. Namun, pria yang bakal jadi pendamping hidupnya ternyata bukan Muhammad Pradana alias Ebes yang belakangan santer dikabarkan menjalin kasih dengannya. Calon suami mantan penyanyi cilik ini adalah Priambodo Sustyo, wirausahawan dari Bintaro. Mereka akan menikah di Bellarosa, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (30/7). Enno Lerian mendaftarkan pernikahannya di

■ KE HALAMAN 11

■ KE HALAMAN 11

► Rekaman CCTV di Toilet

BRANKAS - Polisi mengamankan brankas dan alat perekam CCTV dari Kantor Pelayanan Pajak Kabupaten Gresik, Senin (25/7).

Bantah Berjudi, Cuma Tagih Uang Keamanan


11 Sambungan Upal... n

DARI HALAMAN 1

yang pecahan Rp 50.000 sebanyak 5 bendel, masing-masing Rp 10 juta. Polisi tak mau berlama-lama memeriksa dua pelaku ini di lokasi. Keduanya lantas digiring ke Mapolda Jatim guna diperiksa lebih lanjut. Di sana, Agung Prajitno buka suara. Rupanya uang palsu bawaannya itu hendak diserahkan pada Agung, warga Cilacap yang memesan uang palsu ini hari Senin (18/7) lalu. Namun, kala itu polisi terlalu cepat bertindak, sehingga Agung Cilacap kabur saat digerebek. Meski begitu pada tangkapan kali ini berhasil membawa anggota Subdit IV Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (ditreskrimum) Polda Jatim pada pabrik uang palsu di Banyuwangi. Dari pengakuan Agung Prajitno, dirinya berperan sebagai penyokong dana. “Saya menjual sepeda motor milik saya seharga Rp 7 juta untuk membiayai produksi ini,” aku Agung di Mapolda Jatim. Dengan uang hasil penjualan inilah ia kemudian memproduksi uang palsu Rp 950 juta, bersama Sokin, koleganya di Banyuwangi. Ia mengaku keuntungan uang palsu ini lumayan besar. Sebab Rp 1 juta uang asli akan ditukar pada WP dengan Rp 3 juta uang palsu.

Rencanakan... n

DARI HALAMAN 1

langsung mengontak polisi. “Saat kami tangkap mereka sempat mengelak, dan setelah diperiksa dari tas mereka petugas menemukan sejumlah uang mata asing palsu lainnya,” kata Karijadi di Mapolres Nganjuk, Senin (25/7). Kedua orang itu lantas digiring ke Mapolres Nganjuk untuk diperiksa. “Berdasar aturan kasus uang palsu itu akan segera

Bantah... n

DARI HALAMAN 1

dan 42 sepeda motor. Sementara tiga oknum anggota TNI yang turut dibekuk, Serda R (49), Serka M (40) dan Kopka K (42) telah dijemput Plh Komandan Sub Denpom V/2-3 Lamongan, Lettu Kusno, Minggu malam sekitar pukul 23.30 WIB. Ketiga anggota TNI itu sempat beberapa jam diinapkan di ruang Reskrim Mapolres. Ketiga anggota TNI saat dicecar pertanyaan oleh penyidik di Mapolres, mengaku, kedatangannya di lokasi perjudian hanya mengharap uang keamanan. ”Kami datang itu hanya meminta uang KM (keamanan), tidak terlibat bentuk judi apapun di lokasi,” aku salah satu anggota TNI

Kalah... n

DARI HALAMAN 1

Mereka menarik sekitar 13 Bendera Merah Putih dari tiangnya. Akibatnya, tali bendera banyak yang putus dan ada juga bendera yang sobek. Sedangkan tiang bendera dari batang bambu banyak yang ambruk. Ningsih (30), warga Dusun Butuh, yang melihat kejadian, mengatakan, belasan pemuda melaju dengan sepeda motor dari arah Dusun Butuh menuju Dusun Boging. Dari atas kendaraan, mereka menarik sedikitnya 13 bendera yang dipasang di tiang bambu di depan rumah warga. Penarikan bendera dilakukan secara paksa, sehingga sebagian robek dan sebagian lagi tercabut beserta tiangnya. Bendera yang robek itu kemudian digelandang sepanjang jalan, dipermainkan, dan diperlakukan dengan tidak hormat. Hal senada juga diungkapkan

Raja... n

DARI HALAMAN 1

tangannya untuk menghentikan bola yang sudah mengarah ke gawang. Ia beruntung, wasit tidak melihat aksi yang harusnya berbuah kartu merah plus tendangan penalti itu. Kekecewaan Uruguay terhadap wasit langsung hilang begitu Luis Suarez sukses membuka kemenangan di 11 menit pertama. Di menit-42, Diego Forlan menambah mimpi buruk Paraguay melalui sontekan yang ia buat ke pojok kanan gawang Justo Villar.

SELASA, 26 JULI 2011

Agung mengatakan cara memproduksi uang palsu ini dengan sistem scan (pindai). Uang asli dipindai dan setelah gambar itu diolah di komputer kemudian dicetak di atas kertas folio biasa. “Butuh waktu lima hari saya membuatnya sejumlah ini,” tuturnya. Agung Prajitno mengaku sama sekali belum menggunakan uang itu untuk bertransaksi. Sementara itu, Kombes Pol Agus K Sutisna, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, menambahkan, akan terus mengembangkan kasus ini, satu dari ketiga tersangka yaitu Agung Cilacap merupakan otak komplotan ini. “Tersangka ini pelaku lama. Kita akan dalami lagi, karena otaknya masih belum tertangkap,” tuturnya. Soal kualitas uang palsu bikinan Agung Prajitno, polisi menganggapnya berkualitas rendah, misalnya warnanya yang pucat, tidak terlihat gambar air, serta bobotnya lebih ringan. Kualitas rendah inilah yang membuat uang itu gampang dikenali sebagai uang palsu. Kualitas uang palsu ini bahkan kalah dengan uang palsu bikinan Sulistiono, warga Kedungmojo Sukadami Balongbendo Krian, Sidoarjo yang ditangkap anggota Mapolsek Rungkut, 25 Januari 2011. Kualitas uang cetakan Sulistiono jauh lebih baik. Uang itu memiliki gambar air, pita pengaman

yang mirip dengan asli, bahkan ketika diraba uang itu juga kasar. Maka, ketika Sulistiono ditahan, ia langsung mengaku uang itu telah beredar di masyarakat sebab bisa mengelabui sensor uang yang banyak digunakan kasir toko saat ini. Bahkan cara peredaran uang inipun berbeda. Sulistiono merekrut orang-orang terdekatnya untuk menukar uang palsu cetakannya ini Meski begitu kisah uang palsu Sulistiono inipun harus berakhir. Setelah sebulan dirinya berhasil membeli barang-barang dengan uang palsu, seorang pedagang bernama Munif Ismail di Pasar Pahing Rungkut Surabaya tahu uang itu palsu. Saat itu Munif curiga dengan fisik uang yang diberikan tak sekasar uang asli. Ternyata uang palsu ala Sulistiono itu setelah ditekan-tekan kertasnya, tingkat kekasaran uang berkurang. Tak ayal, penemuan ini pun mengakhiri petualangan Sulistiono di dunia uang palsu. Karena itu Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Rachmat Mulyana mengingatkan, menjelang atau saat Ramadan, masyarakat diminta waspada terhadap uang yang mereka terima. Sebab, saatsaat seperti ini banyak digunakan pelaku untuk mengedarkan uang palsu. “Yang penting hati-hati, uanguang seperti Rp 50.000 atau Rp 100.000, yang selama ini banyak dipalsukan, harus diteliti apa

bila menerimanya,” tutur Rachmat di Mapolda Jatim. Ia menuturkan cara paling mudah mengetahui uang palsu itu yaitu dengan melihat gambar airnya dan merasa serta meraba karena kertas dan kekasarannya pasti tidak sama dengan uang asli. Meski begitu apabila ingin meneliti uang itu lebih lanjut, 13 tanda fisik yang dapat dijadikan patokan. ketiga belas tanda fisik itu ada di uangnya, nomor, warna tak luntur atau pudar, kemudian tali plastik yang ada, dan masih banyak lagi. Sulit Ditembus Sementara itu, Kantor Bank Indonesia (KBI) Surabaya mencatat kenaikan peredaran uang palsu (upal) setiap tahun, terutama mendekati Lebaran, Pemilu, libur panjang akhir tahun. Periode Januari–Juni 2011 ini di Jatim tembus 11.000 lembar upal senilai Rp 865,99 juta. Di 2010 tercatat sebanyak 16.485 lembar upal atau Rp 1,253 miliar, dan di 2009 20.172 lembar sebesar Rp 1,272 miliar. Deputi Pemimpin BI Surabaya Bidang Sistem Pembayaran Hamid Ponco Wibowo mengatakan, di mana aktivitas transaksi tinggi di situlah peredaran uang palsu marak. “Masyarakat harus mewaspadai jika bertransaksi terutama transaksi di pinggir jalan, kios kecil, pusat perbelanjaan yang tradisional. Pada banyak

kasus, uang palsu sulit ditemukan di pusat perbelanjaan besar seperti mal-mal atau hypermarket karena mereka punya peralatan canggih untuk mendeteksi,” katanya, Senin (25/7). Meskipun sampai sekarang belum ada sindikat pemalsu uang yang bisa memalsukan uang dengan kondisi yang sama persis tapi toh masih banyak juga masyarakat yang tertipu. “Pemalsu uang selalu memakai kertas HVS sebagai bahan bakunya, sedangkan uang asli bahannya bukan kertas tapi serat kapas yang diimpor langsung dari Rusia atau Italia dan harganya mahal. Kertas HVS sifatnya mengkilap memantulkan tinta, serat kapas sifatnya menyerap tinta dan cetakan tinta lebih terasa. Harusnya dengan dilihat, diraba dan diterawang (3D) sudah kelihatan,” jelasnya. Ponco meyakinkan tingkat security features uang asli sampai sekarang masih sulit ditembus. Ada 15 tahap pengamanan uang yang sulit ditembus oleh sindikat pemalsu uang. Rata-rata mereka hanya bisa memalsukan sampai tahap ke–2. Pemalsu uang belum bisa membuat hologram dan optical variable ink. Selain itu garis-garis tipis bertulis Bank Indonesia masih tampak kabur pada uang palsu. Tanda air (gambar pahlawan) pada uang palsu kelihatan tidak jelas jika diterawang.

kami limpahkan ke Polda Jatim untuk ditangani lebih lanjut,” ucap Karijadi. Kepada penyidik, Amari mengaku mendapatkan uang palsu asing tersebut dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar Bali tempatnya bekerja sebagai petugas kebersihan. Saat itu ia ditugaskan memusnahkan barang bukti hasil kejahatan yang kasusnya telah mendapatkan kekuatan hukum tetap. Pemusnahan itu dilakukan untuk memperingati Hari Adyaksa

beberapa waktu lalu. Saat itu, Amari mendapati amplop cokelat dalam tumpukan barang bukti yang akan dimusnahkan. Karena tak ada yang melihat, amplop itu pun dikantonginya. Empat hari kemudian ia pulang ke rumah istrinya dan membawa serta amplop berisi mata uang asing palsu itu. “Saat itu yang terlintas di pikiran saya hanya setumpuk uang rupiah hasil penukaran uang asing dari amplop,” kata Amari di Mapolres Nganjuk.

Selanjutnya atas kesepakatan bersama dengan isterinya, jelas Amari, ia bersama isteri berangkat ke salah satu tempat penukaran uang asing di pasar Baron. Namun, karena jumlah yang ditukarnya cukup banyak, pegawai money changer menjanjikan penukaran dilayani pada hari berikutnya. “Esoknya, kami kembali ke tempat penukaran uang untuk mengambil uang rupiah hasil penukaran, tak tahunya kami justru ditangkap polisi karena uang itu palsu,” ucap Amari.

Rencananya, tambah Amari, uang asing palsu tersebut akan digunakan untuk membiayai sekolah anaknya yang akan masuk ke sekolah TK dan memenuhi kebutuhan memasuki Bulan Suci Ramadan dan merayakan Lebaran mendatang. “Tapi karena telanjur ketangkap ya kami tidak bisa mewujudkan rencana itu,” tutur Amari dengan nada penyesalan didampingi istrinya di dalam tahanan Satreskrim Polres Nganjuk. n aru

itu di ruang Kaur Binops Reskrim, Iptu H Suwandi. Kasdim 0812 Lamongan, Mayor Inf Hertoyo, menyatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan hasil penyidikan Sub Denpom terkait penangkapan tiga anggota TNI di arena sabung ayam. Ia hanya menegaskan bahwa kasus itu sudah ditangani Denpom. ”Sanksi bisa saja dijatuhkan kepada mereka tergantung tingkat kesalahannya,” kata Hertoyo. Surya yang mengonfirmasi ke Sub Denpom, Senin (25/7), tidak berhasil mendapatkan informasi lebih rinci, lantaran Plh Komandan Sub Denpom Lettu Kusno tidak berada di tempat. Menurut sumber Surya, Kusno sedang ke Mojokerto terkait tiga anggota TNI yang berperkara tersebut. Sementara itu sumber Surya me-

nyebutkan, satu di antara tiga anggota TNI yang dibekuk itu menjadi pemegang catatan waktu (timer) di setiap sesi adu ayam. ”Apapun alasannya anggota TNI di tempat perjudian tetap melanggar sumpah prajurit,” ujar sumber yang tidak mau disebut namanya itu. Kini tiga anggota TNI itu menunggu proses penyidikan lebih lanjut. Selain menjalani hukuman dispilin dengan kurungan selama 21 hari, ada kemungkinan tiga anggota TNI itu dilimpahkan ke Oditur Militer 13 Madiun. Sementara itu, hingga Senin sore, jumlah pelaku judi sabung ayam yang ditahan Polres Lamongan bertambah menjadi 14 orang. Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Gunawan Wibisono mengatakan, polisi juga terus bekerja untuk mengembangkan kasus ini sehingga dimungkinkan

bertambahnya tersangka. Judi sabung ayam di Beru itu dikoordinir dengan rapi dan diduga melibatkan banyak pihak sebagai bekingnya. Menurut AKP Gunawan, setiap pembukaan judi sabung ayam, panitia selalu menyisikan uang komisi sebesar 10 persen dari nilai total omzet judi. Nilainya diperkirakan mencapai jutaan rupiah karena omzet judi sabung ayam di Beru itu mencapai puluhan juta dalam sehari. ”Komisi 10 persen itu, istilahnya uang banyu (uang air),” ujar Gunawan Wibisono. Uang komisi alias 'uang air' itulah yang kemudian dibagi-bagikan kepada pihak-pihak yang mengelola dan mengamankan judi tersebut. Sehingga judi di Desa Beru itu berjalan bertahuntahun tanpa tersentuh aparat. Wakapolres Lamongan Kompol

Toni Sugiyanto, Minggu malam, menyatakan, sebenarnya lokasi perjudian sabung ayam di Beru itu sudah lama menjadi target penggerebekan. Namun ketika petugas hendak bergerak selalu bocor.”Ya baru ini kita berhasil,” ujar Toni. Menanggapi keberhasilan Polres Lamongan menggerebek judi sabung ayam beromzet pulu­han juta rupiah, Ketua Komisi A, Kusmanan menyatakan, polisi harus bertindak profesional menuntaskan kasus ini sampai ke pengadilan. Menurutnya, kerja keras polisi ini akan mendapat dukungan dari masyarakat jika semuanya dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. ”Ada permainan (perjudian) pasti ada pelakunya, kan mustahil kalau sampai tidak ada tersangkanya,” tegas Kusma­nan. n st36

Mari (37), warga Butuh lainnya. Ia tak tahu kenapa warga Dusun Bodag merusak bendera yang dipasang warga untuk menyambut HUT RI ke-66 ini. "Yang jelas, mereka sepertinya marah. Terbukti, mereka juga berkata-kata kotor, mengolok-olok kami. Beruntung, kami tidak menanggapinya," terangnya. Informasi di lapangan menyebutkan, awalnya dalam beberapa kali pertandingan voli antardusun ini tim Dusun Bodag menjadi andalan. Banyak pihak menjagokannya. Namun, saat bertanding melawan tim Dusun Butuh, ternyata tim Dusun Bodag kalah tipis. Mereka tidak terima atas kekalahan ini. Mereka menganggap wasit bertindak tidak adil. Saat pertandingan berlangsung, sejumlah pemuda Bodag sempat memprotes wasit, namun tak digubris, hingga akhirnya tim Bodag kalah. Nah, untuk melampiaskan kekesalan itulah sepulang dari pertandingan mereka mengamuk.

"Warga Dusun Butuh yang tidak terima dengan ulah para pemuda Dusun Bodag itu. Mereka melapor ke kami. Perusakan itu terjadi setelah mereka kalah saat melawan tim dusun lainnya, yakni Dusun Boging," ujar Kepala Desa Bodag Sugito kepada antarajatim.com, Senin (25/7). Menurut Kades Sugito, warga Dusun Butuh menilai kelakuan para pemuda Dusun Bodag itu tidak terpuji karena Bendera Merah Putih merupakan lambang negara. Beruntung, dalam aksi tersebut tidak sampai terjadi tindakan anarkis. Setelah dilakukan pendekatan persuasif dengan melibatkan perangkat kedua dusun, kata Sugito, situasi sudah mereda. "Setelah kami beri pengertian, bendera yang dibawa lari akhirnya dikembalikan dan sudah dipasang lagi. Masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan," katanya. Hal senada juga diungkapkan Kepala Dusun Butuh, Hari. "Bendera ini tak ada hubungan-

nya dengan pertandingan bola voli. Seharusnya bendera itu dihormati. Tidak dirusak dan dilepaskan dari tiangnya seperti itu," tuturnya. Dikofirmasi mengenai hal ini, Kapolsek Kare AKP Sukatin, sebagaimana dilansir antarajatim. com, menyatakan pihaknya ikut mendamaikan dua pihak yang bertikai dan belum memproses secara hukum kejadian ini. "Mereka hanya diminta mengembalikan bendera ke tempatnya semula. Kami tidak bisa memproses secara hukum karena para pelakunya tidak melakukan perusakan yang berarti," terang AKP Sukatin. Meski demikian, petugas kepolisian setempat tetap siaga. "Sejumlah anggota telah kami siagakan di lokasi untuk memantau dan mengawasi lapangan guna mengantisipasi kemungkinan tindakan anarkis," kata Sukatin. Sementara, Kasi Humas Polsek Kare Aiptu Muji menegaskan, pihaknya masih menyelidiki kasus perusakan bendera ini. "Kalau

memang ada cukup bukti, para pelaku bisa kami tahan. Saat ini semua anggota reskrim masih di lapangan untuk menyelidiki kasus ini," tandasnya. Berdasar Pasal 35 UUD 1945, UU 24/2009, dan Peraturan Pemerintah 40/1958 tentang Bendera Kebangsaan RI, setiap warga Indonesia wajib menghormati bendera merah putih yang termasuk salah satu lambang negara. Dalam Pasal 66 UU 24/2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, disebutkan bahwa setiap orang yang merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf a, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). n wan/berbagai sumber

Penyerang Atletico Madrid itu lalu melengkapi aksinya dengan gol tambahan di pengujung laga. “Kami bermain sebagai tim. Saya pikir, itulah kunci kemenangan kami,” ujar Luis Suarez, tanpa bermaksud menyindir tim bertabur bintang Brasil dan Argentina yang gagal total dalam turnamen ini. Suarez memang melengkapi gelar juara buat Uruguay pada final malam itu. Penyerang Liverpool yang pernah membuat hattrick ke gawang Markus Horison dalam laga uji coba melawan Timnas Indonesia itu terpilih sebagai pemain terbaik Copa Ame-

rika kali ini. Sepanjang turnamen, Suarez telah mencetak empat gol, disamping dua assist yang ia ciptakan. Meski jumlah golnya masih kalah dengan striker Peru, Paulo Guerrero, namun Suarez dianggap lebih layak lantaran jadi aktor penting saat membawa Uruguay ke final. Pemain berbanderol 23 juta pounds itupun tercatat sebagai pemain ketiga Uruguay yang terpilih sejak Copa America 1989. Pemain Uruguay yang terakhir kali memenangkan gelar prestisius ini adalah Enzo Francescoli, saat membawa Uruguay juara di edisi 1995.

Paraguay sendiri harus menjalani laga ini tanpa dukungan pelatih mereka, Gerardo Martino. Pelatih 48 tahun asal Argentina itu dihukum larangan mendampingi tim, lantaran tuduhan terlibat dalam kerusuhan pascalaga melawan Venezuela di semifinal. Namun, ia tak menyebut hal itu sebagai alasan kekalahan. Dengan gentle, Martino mengakui Uruguay memang layak memenangkan laga final. “Uruguay mampu mendominasi setiap jengkal lapangan, bahkan ketika kami menyerang sekalipun. Mereka punya dua penyerang (Suarez dan Forlan)

dengan kualitas di atas rata-rata. Itulah yang membuat perbedaan di antara kami,” puji pelatih yang telah menangani Paraguay sejak 2006 itu. Rakyat Paraguay sendiri harus menyesali kegagalan negaranya merebut gelar juara kompetisi bergengsi sejak Copa Amerika 1979. Tak cuma itu, para pendukung La Albirroja (putih-merah) mesti merelakan ‘hiburan’ gratis lainnya. Sebelumnya, model Paraguay, Larissa Riquelme, memang sudah janji bakal tampil telanjang bila Paraguay memenangkan laga final. n ca/espn/ab

KBI Surabaya mencatat temuan uang palsu terbanyak di semester I/2011 ini masih di wilayah Surabaya, yakni 5.878 lembar atau Rp 460,5 juta, lalu Kediri 1.865 lembar atau Rp 148,5 juta, lalu Jember 1.861 lembar atau Rp 139,09 juta, dan Malang 1.486 lembar atau Rp 117,8 juta. ”Kalau meniadakan tindakan uang palsu rasanya sulit, kami hanya bisa menekan peredarannya dengan meningkatkan kewaspadaan masyarakat melalui

Kantor... n

DARI HALAMAN 1

sudah tidak ada. “Saya kembali menghubungi bagian umum dan lapor ke satpam,” jelas Angga saat ditemui di Kantor Pajak, Minggu (24/7) malam. Angga menambahkan, setelah dilakukan pencarian bersama satpam tidak menemukan, baru melaporkan pencurian itu ke Polsek Kebomas dan Polres Gresik, Minggu (24/7), pukul 21.00 WIB. Ia menambahkan, jumlah CCTV di Kantor Pajak berjumlah 16 titik, yaitu di ruang tunggu ada dua, di luar pintu masuk (2), di ruang kerja lantai bawah (2), di lantai dua (2), di lantai tiga (2), di lantai empat (2), di parkiran utara (2), dan di pakiran selatan ada dua. “Ada dua yang belum dipasang, rencananya ditempatkan di bagian pembayaran. Alat penyimpan data CCTV itu mampu menampung 16 CCTV,” imbuh Angga. Dari laporan tersebut, jajaran Polres Gresik bersama Polsek Kebomas menelusuri jejak hilangnya brankas itu. Akhirnya brankas dan DVR CCTV ditemukan, Senin (25/7), pukul 07.00 WIB. Brankas ditemukan di semak-semak lahan kosong, 100 meter samping kanan gedung dan alat penyimpan data CCTV ditemukan di dalam toilet lantai dua, dari 4 lantai gedung itu. Alat CCTV itu diceburkan dalam bak mandi. Polisi kini sedang mengeringkan alat itu. Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto menduga, maling itu ingin mengamankan aksinya dengan menghilangkan rekaman CCTV. “Melihat kasus pencurian ini, pelaku cukup profesional, dengan merusak alat penyimpan data CCTV, sehing-

4 Bulan... n

DARI HALAMAN 1

KUA Cimanggis, Depok. “Nama calon pengantin prianya (nama) Jawa banget. Calonnya duda juga katanya. Orang Bintaro,” jelas salah seorang petugas Kelurahan Cisalak Pasar kepada Tabloidnova.com, Senin (25/7). Permohonan pernikahan janda dan duda ini bisa langsung diproses karena keduanya sudah melengkapi berkasberkas pernikahan. “Dua-duanya melampirkan akta cerai. Enggak tahu yang laki-lakinya udah punya anak atau belum karena dia cuma minta surat pengantar. Mereka akan nikah di KUA Pasar Minggu,” jelas petugas tadi. Karena hanya meminta surat pengantar, tak perlu waktu lama KUA Cimanggis untuk meluluskannya. “Yang daftar ke sini tantenya. Waktu dia di sini, Enno juga telepon tantenya, katanya sedang di luar kota. Sehari surat pengantarnya jadi,” kata petugas KUA Cimanggis, Depok, Jawa Barat, sambil menambahkan pengurusan berkas pernikahan itu sudah dilakukan sejak 8 Juli 2011. Sedang Aldi, manajer Enno, menyatakan belum tahu pernikahan itu akan dilakukan dengan adat apa. “Fitting baju minggu ini, tapi adat belum tahu,” ucapnya. Pernikahan wanita bernama Dwi Retno Rahastri ini dengan Priambodo yang kelahiran 28 September 1975 itu terkesan agak buru-buru mengingat keduanya baru saling kenal empat bulan. “Enno kenal Priambodo empat bulan, Maret kemarin,” ujar Aldi saat dihubungi melalui telepon, Senin (25/7). Namun, Aldi enggan mengungkap kenapa keduanya memutuskan untuk buru-buru menikah. “Alasannya apa, saya nggak bisa ngomong. Enno yang tahu,” tuturnya. Menurut Aldi, ”Calon suami (Enno) punya anak satu, Enno juga satu anak.” Priambodo rupanya tak hanya berhasil merebut hati Enno, tapi juga Bumi Pradipa Pria Untara anak Enno dari pernikahannya dengan Mu-

sosialisasi. Misalnya sosialisasi menggandeng pengusaha ritel lewat pelatihan para kasirnya, karyawan SPBU, PT KA, sampai bagian operasional Pegadaian. BI juga berencana menggandeng asosiasi pedagang pasar tradisional,” yakinnya. Upaya lain selain sosialisasi yakni meningkatkan security features uang, misalnya pada pecahan Rp 10.000 yang edisi baru ditambahkan feature pengaman warna (multivariable colour),” pungkasnya. n k4/ame

ga tidak ada data yang bisa direkam,” jelas Yulianto menambahkan kasus ini telah dilimpahkan ke Polres Gresik. Sumber di Kantor Pajak Gresik menyebutkan, pemasangan tambahan dua buah CCTV, memperbaiki dan memindahkan lokasi CCTV dikarenakan lokasi kurang strategis. Karena tidak bisa merekam semua aktivitas di dalam maupun luar gedung. Sehingga pada Juni lalu, maling leluasa membobol ruangan dan menggasak uang Rp 27 juta tanpa terekam kamera CCTV. Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Fauzan Sukmawansyah menyatakan, untuk mengungkap kasus ini, pihaknya masih memeriksa 10 petugas keamanan dan beberapa pegawai pajak. Fauzan juga belum bisa memastikan tentang kemungkinan keterlibatan orang dalam. “Dari pengakuan para saksi masih belum bisa disimpulkan, walaupun dalam musibah pencurian itu tidak ada kerusakan maupun tindak kekerasan terhadap satpam. Sabtu (23/7), juga masih membuka pelayanan pajak. Kalau pelaku masuk dari pintu depan pasti pihak satpam mengetahui, karena pintu masuk hanya ada satu,” jelasnya. Fauzan menambahkan, akibat pencurian ini, Kantor Pajak mengalami kerugian sekitar Rp 25 juta. Rinciannya, uang tunai di dalam brankas Rp 15 juta dan sekitar Rp 10 juta kerugian akibat alat CCTV yang dirusak. Sementara itu pascapencurian, KPP Gresik tetap menjalankan aktivitas biasa dan melayani pembayar pajak, Senin (25/7). “Kami masih bisa membayar pajak, tidak ada gangguan apa-apa walaupun kabarnya ada pencurian,” ujar seorang pembayar pajak dari daerah Gresik Selatan. n st38

hammad Nayaka Untara. “Sudah sangat dekat dengan anaknya Enno. Mereka sering jalan bareng kok,” papar Aldi. Kedekatan itu terjalin sejak Enno mengenal pria yang bekerja di salah satu event organizer (EO) di Jakarta itu tiga bulan lalu. Butuh satu bulan untuk mengenalkan sang buah hati dengan calon ayah barunya. “Semua itu kan butuh proses, apalagi pendekatan dengan anak juga nggak mudah. Tapi, sekarang sudah dekat dan sudah sering bersama. Enno juga dekat dengan anaknya Priambodo,” ucap Aldi lagi. Kabar pernikahan Enno dan Priambodo dibenarkan oleh Rini Puspitasari. Ibunda Enno ini mengaku pernikahan putrinya itu dipersiapkan secara mendadak. “Memang persiapan pernikahannya sebentar. Kalau dibilang mepet, ya, mepet. Awalnya Enno dan Priam mau nikah November 2011, tapi gedunggedung (persewaan pernikahan) penuh semua,” kata Rini saat ditemui di kediamannya di Pondok Cibubur Blok H3/11, Depok, Jawa Barat, Senin (25/7). Namun entah bagaimana, Enno mengubah rencana itu. Sepulang berlibur dari Bali, ia langsung mengutarakan niatnya untuk menikah di akhir Juli 2011. “Saya aja sampai kaget. Kalau Juli berarti persiapannya mepet banget. Tapi, memang papanya Enno minta Juli. Enno juga mengurus semuanya sendiri. Saya dan keluarga tinggal terima beres,” ujar Rini. Meski pernikahan kedua ini dilangsungkan mendadak dan terkesan ditutupi, Rini meminta agar tak ada gosip yang muncul. “Semoga enggak digosipin macem-macem. Ya soal gosisp-gosip gitu (hamil duluan) enggak lah. Orang kemarin dia baru selesai haid, baru tante haid,” tutur Rini berharap tak digosipkan yang macam-macam. Enno Lerian bercerai dengan Muhammad Nayaka Untara 3 Januari 2006. Pemain film Selimut Berdarah itu akan melangsungkan akad-nikah dengan Priambodo pada 30 Juli 2011 pukul 15.00 WIB dilanjutkan resepsi pukul 19.00 WIB. n pra


 Politik

SELASA, 26 JULI 2011

PPP Banjir Waketum

► Romahurmuzy Jadi Sekjen, Muqowwam di MPP JAKARTA - SURYA Kepengurusan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) banjir jabatan wakil ketua umum (Waketum). Tidak tanggungtanggung, jabatan baru itu berjumlah empat orang. Jumlah itu sekaligus menjadi rekor parpol dengan jumlah waketum terbanyak di Indonesia. surya/dodo hawe

DIALOG KIPP - Direktur Indonesia Parliamentary Center, Sulastio (tengah) bersama Program Officer, Erik Kurniawan (kanan) dan Sekjen KIPP, Rikson Nababan saat berdialog dengan Redaksi Harian Surya, Senin (25/7).

Revisi UU Bisa Hambat Pemilu Surabaya - Surya Tarik ulur alot diperkirakan masih mewarnai proses pembahasan revisi UU 10/2008 tentang Pemilu di DPR. Situasi itu dikhawatirkan membuat pembahasan berkepanjangan hingga bisa menganggu tahapan pemilu. "Tahapan pemilu itu dimulai 2,5 tahun sebelum pemungutan. Jika pemungutannya April 2014, maka tahapan pemilu dimulai November 2011 atau tiga bulan lagi. Jadi sangat rawan, karena pembahasan di DPR

yang bertele-tele bisa menabrak itu itu," tutur Sulastio, Direktur Indonesia Parliamentary Center (IPC) saat berkunjung di redaksi Harian Surya, Senin (25/7). Sulastio menuturkan, salah satu materi yang rawan deadlock adalah aturan parliamentary threshold (PT). Pasalnya, materi ini, saat paripurna pengambilan putusan dari usulan menjadi draf revisi UU pemilu beberapa waktu lalu, gagal disepakati. "Belum soal sistem contreng,  pembagian kursi, dan sengketa pemilu" katanya.

IPC dan Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) berada di Surabaya untuk menggali suara daerah  melalui focus discussion gropu (FGD) dengan semua parpol, Selasa (26/7).  "Kami ingin dengar suara dari daerah. Soal PT misalnya, kan  ada pendapat. Ada yang menginginkan PT berlaku seragam. Ada juga ingin berjenjang, misalnya PT  5 persen untuk DPR, DPRD provinsi 2,5 persen, dan DPRD kota/kabupaten 1,5 persen," ujarnya. n ian

 Keempat waketum PPP itu terdiri Emron Pangkapi,  Hasrul Azwar,  Suharso Monoarfa, MA, dan Lukman Hakim Saifuddin. Keempat orang itu merupakan orang dekat dan tim sukses Ketua Umum Suryadarma Alie (SDA) dalam muktamar di Bandung, 3 Juli lalu. Emron Pangkapy sebelumnya menjabat ketua DPP dan pada muktamar lalu sukses memperlancar jalan SDA lewat kapasitasnya sebagai ketua panitia muktamar. Lalu Hazrul Azwar, merupakan Ketua Fraksi PPP DPR dan dipercaya menjadi Ketua Tim Pemenangan SDA di muktamar.  Selanjutnya Suharso Manoarfa adalah Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) dan Bendahara PPP. Sedang Lukman Hakim Syaifuddin mantan ketua Fraksi PPP, yang kini dipercaya PPP menjadi wakil ketua Majelis Per-

Dewan Gagas Raperda Anas Sibuk, Soekarwo Keselamatan Pengguna Jalan Dilantik 4 Agustus Surabaya - Surya celakaan dengan 488 orang kehiKondisi infrastruktur jalan di langan nyawa. Lalu pada  2010, Jawa Timur yang buruk, men- ada 9985 kecelakaan dan 3630 jadi penyebab utama tingginya meninggal. angka kecelakaan. Kondisi itu Menurut anggota Fraksi Parmembuat Komisi D DPRD Jatim tai Amanat Nasional (FPAN) ini, menggagas Rancangan Peratur- Raperda ini sudah masuk daan Daerah (Raperda) keselamat- lam jadwal pembahasan Balekda an pengguna jalan. (Badan Legislasi Daerah). DPRD Anggota Komisi D, Malik Ef- Jatim berharap Raperda ini sefendi mengatakan, gera disahkan segagasan ini meruhingga Jatim akan juk pada Undang menjadi provinsi Undang Nomor 22 pertama yang mentahun 2009 tentang jalankan Raperda lalu Lintas. “Intiini. “Jatim akan jadi nya masyarakat berpioner. Provinsi lain hak menggugat dan menolak Raperda ini mendapatkan ganti karena infrastrukrugi dari pemerintah turnya belum siap,” provinsi jika ada kesambungnya. celakaan yang diseTerkait  mekababkan jalan yang surya/dok nisme pembayaran rusak. Kita ingin Malik Effendi yang dilakukan pemmelindungi pengguprov terhadap pengna jalan. Dengan Raperda ini, guna jalan yang menjadi korban pembenahan infrastruktur juga buruknya infrastruktur jalan, terpacu,” ujar Malik Effendi di Malik tidak menjelaskan detail DPRD Jatim, Senin (25/7). apakah nanti Pemprov membaDikatakan Malik, angka kece- yarnya dengan menunjuk SKPD lakaan di Jatim selama ini ting- terkait atau dimasukkan dalam gi dan sebagian besar disebab- asuransi. Ia hanya menyebut bekan infrastruktur jalan yang 20 sarannya 8-14 juta. persen rusak. Data yang didapat “Saya inginnya mekanismenya dewan dari hasil hearing dengan lebih sederhana dari Jamsostek. Dinas Perhubungan dan Dinas Dan itu nanti akan diatur di PerPU Bina Marga, pada semester da,” sambung politisi asal Suawal 2011 ini terdapat 1470 ke- menep ini. n had

Surabaya - Surya Target DPD Partai Demokrat (PD) Jatim untuk melantik kepengurusan baru periode 2011-2016 sebelum Ramadan, tidak terpenuhi. Pelantikan yang awalnya diplot, 26 Juli, diundur awal Ramadan, tepatnya, 4 Agustus karena menyesuaikan jadwal Ketua Umum Ana Urbaningrum dan Sekretaris Jenderal, Edhie Baskoro Yudhoyono. "Pelantikan pengurus PD Jatim yang baru, diundur 4 Agustus karena Ketua Umum dan Sekjen masih banyak kegiatan," ujar Hery Prasetyo, panitia pelantikan saat dikonfirmasi di DPRD Jatim, Senin (25/7). Menurut Hery, pengurus DPP khususnya yang merangkap anggota DPR RI, tengah menjalani masa reses sehingga pelantikan harus menyesuaikan jadwal kegiatan mereka. "Pelantikan kan harus dihadiri

pengurus DPP,” sambung wakil sekretaris PD Jatim demisioner ini. Hery menyangkal anggapan mundurnya pelantikan itu karena penyusunan draf kepengurusan belum final. "Sudah beres kok (susunan pengurus DPD PD Jatim). Penundaan ini murni menyesuaikan jadwal pengurus DPP," kata anggota Komisi E DPRD Jatim ini. Sebelumnya, Ketua DPD PD Jatim terpilih, Soekarwo menegaskan, penyusunan kepengurusan PD Jatim sudah selesai dan tinggal dilantik. Nama-nama yang masuk kepengurusan juga tidak jauh berbeda dengan nama-nama yang sudah beberapa kali diberitakan Surya. Misalnya, posisi sekretaris dipercayakan kepada Bonnie Laksmana, ketua DPC PD Madiun, lalu Wakil Ketua dijabat oleh Nur Muhyidin. n had

������������������������������������������������ ���������������������������������������������������������������������� ����������������������������������������������������������������������� ������������������������������������������������������������������������ ���������� ������������������������������������������������������������������������������ ������������������������������������������������������������������������� ��������������������������������������������������������������������� ���������������������������������������������������������������������� ����������������� ����������������������������������������������������������������������������� ������������������������������������������������������������������� ���������������������������������������������������������������������������� ���������������������������������������������������������������������� ���������������������������������������������������� ������������ ������� �� �������� ��� �������� ����� ������ ������ ��� ������� � � � � � � � � � � � � � � � �� ������ ��������� ���� ��������� ���� ���� �������� ���������������������� �� ����������������������������������������������������������������� ������������������������������������������������������������������� ������������������������������������������������������������������� ���������������������������������������������������������������������������� �� ��������������������������������������������������������������������������� ���������������������������������������������������������������������� ������������ ���� ����� �������� ������� ���� ��� ���� ������� �� ������������������������������������������������������������������� ������������������������������������������������������������������������ ��������������������������������������������������������������������������� �������������������������������� �� ����������������������������������������������������������������������� ���������������������������������������������������������������������� ������ �� ������������������������������������������������� �������������������������������������������������������������������������� �������� ���������� ����� ����� ������ ���������� �������������� ���������������������� ���������������������������������������������

www.tunjungan.co.id

BALAI LELANG TUNJUNGAN

www.tunjungan.co.id

PENGUMUMAN LELANG KEDUA EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, melalui jasa pra lelang PT. Balai Lelang Tunjungan terhadap : Nama H. Limit Jaminan Objek Lelang dan Alamat Agunan Debitur (Rp,-) (Rp,-) Sebidang tanah seluas 90 m², berikut bangunan SHGB No. 1169, a.n 1. Deddy Deddy Kurniawan, terletak di Desa. Menganti, Kec. Menganti, Kab. Gresik. 162.000.000 49.000.000 Kurniawan Agunan : Perum Puri Safira Regency Blok C-8 No. 7 Gresik. Sebidang tanah seluas 144 m², berikut bangunan SHGB No. 912, a.n 2. Eko Eko Windarum, terletak di Desa. Menganti, Kec. Menganti, Kab. 290.000.000 87.000.000 Windarum Gresik. Agunan : Perum Puri Safira Regency Blok B-3 No. 3 Gresik Sebidang tanah seluas 312 m², berikut bangunan SHGB No. 2600, a.n Francisca, terletak di Kel. Babatan, Kec. Wiyung, Surabaya. 3.Francisca 1.620.000.000 486.000.000 Agunan : Komplek Perumahan Villa Bukit Indah, Jl. Bukit Indah Lontar IV/AA-4 No. 27 Surabaya Yang akan diselenggarakan pada : Hari Selasa, tanggal 9 Agustus 2011 Pkl. 10.45 WIB s.d. selesai Tempat : Ruang Lelang KPKNL Surabaya, Jl. Indrapura No. 5 Surabaya Lantai 1 Syarat – Syarat Lelang : 1. Peserta lelang wajib menyetor uang jaminan lelang ke Rek. a.n KPKNL Surabaya (Rekening Penampungan Lelang), No. 140.0002063874 pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Cab. Indrapura Surabaya paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang. Peminat yang telah menyetorkan uang jaminan lelang diwajibkan mendaftarkan diri untuk mendapatkan NIPL (Nomor Induk Peserta Lelang) 1 (satu) jam sebelum lelang dimulai dengan membawa asli dan fotocopy identitas diri (KTP/SIM) serta bukti asli slip setoran jaminan. Peserta yang tidak memenangkan lelang, dapat mengambil kembali uang jaminan lelang tanpa dikenakan potongan apapun. 2. Peserta yang ditunjuk sebagai pemenang lelang wajib melunasi kewajibannya selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah tanggal pelaksanaan lelang ditambah Bea Lelang Pembeli 1% dari harga terbentuk ke rekening tersebut di atas, apabila tidak dilunasi, maka pemenang dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan disetorkan ke kas negara serta peserta lelang akan dimasukkan ke dalam DAFTAR HITAM LELANG. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan dan atau penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang tersebut di atas, maka pihak-pihak yang berkepentingan tidak diperkenankan melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Surabaya, PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk dan PT. Balai Lelang Tunjungan. 4. Bagi peminat dapat melihat obyek yang akan dilelang pada alamat tersebut di atas, sejak pengumuman ini sampai dengan lelang. Semua obyek dijual dalam kondisi sesungguhnya, di lokasi & dengan semua cacat dan kekurangannya, kami menganjurkan peminat lelang untuk memeriksa asset sebelum mengikuti lelang. Informasi lebih lanjut hubungi Pelaksana Pra Lelang PT. Balai Lelang Tunjungan. Syarat-syarat lainnya ditentukan pada saat pelaksanaan lelang. Surabaya, 26 Juli 2011 PT. Balai Lelang Tunjungan PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk

INFO HUBUNGI : 081.990.900.633 / 081.7502.3333 / 031-545.1945/085655432672

musyawaratan Rakyat (MPR). Tak hanya pembentukan jabatan waketum, PPP juga memekarkan jabatan ketua dan wasekjen, hingga membuat kepengurusan sangat gemuk. Kepengurusan harian yang sebelumnya hanya 37 orang kini menjadi 55 orang atau bertambah 18 orang. "Kepengurusan sekarang adalah kepengurusan kerja. Karena kami sadar banyak yang tertinggal. Kami sadar betul banyak yang harus diraih di masa depan. Jadi ini adalah pekerjaan yang berat bagi PPP," ujar Suryadharma Ali (SDA) saat mengumumkan kepengurusan di kantor DPP PPP,  Senin (25/7). Menurut SDA dimekarkannya struktur bukan semata-mata untuk mengakomodir para kader, tetapi untuk menambah energi agar partai lebih kencang.  "Posisi mereka strategis di bidangnya

masing-masing," katanya. Ditegaskannya pengisian pengurus murni didasarkan pertimbangan kemampuan orang bidangnya.  "Kami tidak punya niat menciptakan aksesori dalam kepengurusan DPP.  Semua orang  harus bisa memberikan sumbangan terbaiknya bagi PPP ke depan. Mudah-mudahan tahun 2014, dapat mengejutkan siapapun," katanya.

Terbukti meski masih banyak senior di atasnya, Romi lebih dipercaya menjadi Ketua Komisi IV DPR menggantikan Ahmad Muqowwam. Dalam pemenangan di muktamr, Romi dipercaya menjadi sekretaris tim. Kondisi ini pula yang membuat isu Romi akan menjadi sekjen berembus kencang sebelum penyusunan pengurus DPP dimulai. Dalam kesempatan mengumumkan kepengurusan, SDA Muqowwam di MPP juga mengungkapkan kegagalanMeski kursi harian nya mengajak manDPP digelembungtan Ketua Umum kan,  ternyata tetap  PBNU Hasyim Mutidak ada tempat zadi, Ketua Umum bagi Akhmad MuPP Muslimat NU qowwam dan Ahmad Khofifah Indar PaYani, dua seteru SDA rawansa, dan Wadi muktamar. Keduagub Jatim Saifullah nya  terlempar dari Yusuf  masuk kepepengurus harian. ngurusan. "Kami suMuqowwam yang sedah menghubungi. belumnya menjabat Pak Hasyim Muzadi ketua DPP, kini diasurya/gie mengatakan, 'Biar komodasi di  majelis  M Romahurmuziy saya di luar saja, napertimbangan  partai mun saya akan tetap (MPP). Sedang Ahmad Yani dija- membantu PPP dari luar'," kata dikan Sekretaris Dewan Pakar. Suryadharma. Nasib sebaliknya diterima M Sedang Khofifah dan Saifullah Romahurmuziy alias Romi. Sinar Yusuf mengaku ingin fokus di politisi muda PPP tambah meroket NU. Khofifah pekan lalu terpilih dengan jabatan barunya, Sekreta- Ketua Umum PP Muslimat untuk ris Jenderal (Sekjen). Romi, demi- ketiga kalinya, sedang Saifullah kian panggilan akrabnya, meru- Yusuf  sebagai ketua PBNU. n pakan kesayangan SDA. pian/viva news.com/inilah.com


3 Surabaya

SELASA, 26 JULI 2011

Yth.Pengurus masjid Agung Surabaya terutama satpam masjid,apakah keberatan jika tmpt ibadah semegah itu bila ada seseorang yg pngen menumpang ke kmr kecil(wc) pdhl bnr2 darurat itupun seorang cwek,krn ad penolakan dr Bpk2 satpam,apakah bijaksana tindakan para satpam masjid spt itu??? +6285655280200 Saya salut kpd unsur MUSPIKA WIYUNG beserta jajaranya yg bs mengatasi sapi liar dngn baik,shingga pengguna jln mrasa aman g tergganggu lagi +6283830292450 Yth. Pimpinan PLN sby brt akhir ini daerah pondok benowo indah sering mati lampu +6281331419579 Pd polsek wnkrmo,tlng trtbkn judi brng dr diwnokitri 8.Krn jlng puasa.Ap lg jdny tiap hr +628819807814 tarik ongkos parkir seenaknya rp.2000. d karcis 1000 dlahan parkir rs. dr.soetomo mhn dtertibkn premanisasi kecil2an +6283856055096 PDAM SBY kamu janji katanya setelah pengurusan atau pembersihan pipa PDAM akan bersih kembali tetapi uda hampir 1 bln air daerah kenjeran atau Lbk permai tetap keruh n kotor.kira2 smpi kapan air PDAM ini tdk keruh lagi.kami sebangai pelanggan telah memenuhi kewajiban kami membayar PDAM tepat waktu sekarang mana hak kami untuk mendapatkan air yg layak pakai.mohon pemgertian PDAM kami sdh sulit jgn kami dipersulit dgn air juga. +6282132271577 penunjuk arah yang terletak di pintu masuk tol pasar turi tertutup dedaunan sehingga tidak bisa terlihat dengan jelas, tolong di kepras ya bos .. tq attentionx +6281330159987

surya/ahmad zaimul haq

TEH MALAYSIA - Raja teh tarik asal Malaysia, Mior Sazali bin Mat Ali (tengah) bersama timnya beratraksi meracik teh tarik dalam road show di Penang's House Tunjungan Plaza, Surabaya, Senin (25/7).

HARAP BERHATI2 BAGI PENGENDARA R2 KHUSUSNYA DARI JL.KENJERAN YG AKAN MENUJU ARAH SURAMADU SEBAB BELOKAN LAMPU MERAH DI DEPAN MASJID AL-ISLAH ADA LUBANG YG LUMAYAN DALAM.TRIMS. +6285732016090 Jalan d driyorego sgt menhawatrkn tlng pak d lht d diperhtkn sering trjd kcelaka.an mkch +6285645117820 yth bpk dispol pp sidoarjo dan jajaran polsek krian untuk menertipkan muda mudi yg lagi pacaran di dalam kawasan pasar baru krian bahkan tidak saja dibuat pacaran. tapi disitu juga dijadikan ajang prostitusi sek bebas remaja. juga dijadikan peredaran miras dan narkoba. +6287751549025 Hallo...PARA Pengelola DANA PENSIUN, apakah pensiunan tdk dpt gaji ke 13 ? Infonya dpt klw para pensiun dpt gaji tsb kapan dicairkan ? Selama ini gaji saya dibayar lwt BPD Jatim. Jangan sampe di cairkan pd bulan puasa trus alasan untuk THR...QT2 prlu dana jg lho... Ok, tq atas perhatianya, 'mt bekerja... +6281230294013 Sy kecewa skl dan mn tg jawabmu pengembg perum surya citra tama modong-sda 2 th tak kj sls mlh minta uang lg 1jt di selesaikan tlg dinas terkait rei di tegor. +628815073647 KOMPENSASI DARI DINAS PAJAK UTK RT DAN RW WIL SURABAYA MANA KHABARNYA +6285230038828

KASUS BIMTEK BIKIN PARNO

Gus Naim pun Keder

►Ada Urusan Lain dengan Kapolrestabes SURABAYA - SURYA SKANDAL kasus dugaan korupsi bimbingan teknis (bimtek) DPRD Surabaya ternyata membuat anggota dewan menjadi paranoid alias ketakutan. Ketakutan tanpa alasan itu setidaknya juga menghinggapi KH Naim Ridwan, anggota DPRD dari Fraksi PKB. Pemadangan lucu ini terjadi Senin (25/7). Sekitar pukul 13.00 WIB, politisi yang biasa disapa Gus Naim itu terlihat berjalan bersama Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Coki Manurung dari ge-

dung utama mapolrestabes. Selain Gus Naim, ada pula dua orang dari Kantor Kementerian Agama. Siang itu Coki memang hendak mengekspose kasus penggerebekan WNA Chi-

na beberapa waktu lalu. Kebetulan, karena tujuan mereka sama, yakni di gedung Sat Reskrim, keduanya pun terlihat berjalan bersama. Keduanya lantas masuk ke ruangan Kasat Reskrim AKBP Indarto di lantai III. Entah apa yang diperbincangkan mereka di dalam ruangan. Setelah satu jam, Indarto lantas keluar ruangan. Namun, begitu melihat banyak wartawan, Gus Naim langsung keder. Dia kembali masuk ke ruangan Indarto. Melihat tamunya ketakutan, Coki kembali menjelaskan kepada wartawan. “Ojo Rek sakno wonge (Gus Naim). Bukan bimtek kok,” ujarnya. ■ KE HALAMAN 4

Besok, Mahmud dan Masduki Diperiksa

Terlambat

A

NTON dan Tono, anak tetangga sebelah rumah Tole, kompak datang terlambat ke sekolah. Keduanya baru muncul sesaat sebelum istirahat pertama pelajaran. "Kalian lagi, kalian lagi, kenapa selalu terlambat. Apa alasan kalian sekarang," tanya Bu Endah, wali kelas yang sedang mengajar. "Anu Bu, anu, Bu," sahut Anton. "Maaf, tadi malam saya tidur nyenyak sekali, dan saya mimpi diajak jalan-jalan sama Justin Bieber." Bu Endah menukas,"Sudah, sudah, alasan klasik. Lha, terus kamu Iwan, kenapa ikut telat juga." Iwan menunduk,"Maaf Bu, saya diajak Anton, ikut jalan-jalan." ■ cak sur

PENYIDIK Polrestabes Surabaya kembali memanggil empat anggota DPRD Surabaya. Setelah minggu lalu dua pimpinan dan dua anggota DPRD menjalani pemeriksaan, kini giliran pimpinan komisi yang dimintai keterangan seputar skandal bimtek. Surat panggilan penyidik sudah dikirim ke Ketua Komisi A Armuji, Ketua Komisi B M Mahmud dan Ketua Komisi C Sachiroel Alim Anwar. Selain itu, anggota Komis B Masduki Toha juga ikut dipanggil. Rencananya, Mahmud dan Masduki

Toha mendapat giliran lebih dulu, yakni Rabu (27/7). Sedangkan Kamis (28/7), polisi memeriksa Armuji dan Sachiroel Alim. “Keempatnya dipanggil sebagai saksi,” tegas Kasat Reskrim AKBP Indarto, Senin (25/7). Indarto berharap, agar keempat wakil rakyat itu bersikap kooperatif dengan bersedia memenuhi panggilan. Terkait tidak dipanggilnya Ketua Komisi D Baktiono, Indarto berdalih unsur pimpinan di komisi itu sudah menjalani pemeriksaan. “Sebenernya pada gilirannya semua

pasti dimintai keterangannya kok. Semakin cepat pemeriksaan saksi-saksi, kami berharap akan ada peningkatan status setelah gelar perkara,” tegasnya. Sementara itu, Masduki Toha mengaku hingga kemarin malam belum menerima surat panggilan dari Polrestabes. "Biasanya kan kalau ada apa-apa saya beritahukan ke teman-teman," katanya. Menurutnya, selama ini bimtek berjalan biasa-biasa saja, tak ada yang janggal. "Tapi itu selama yang saya ikuti," ujarnya. ■ k2/iks

Racik Teh Tarik Sambil Gendongan SURABAYA - SURYA Raja pengolah teh tarik asal Malaysia Mr Mior Sazali Bin Mat Ali, Senin (25/7), menggelar atraksi pembuatan teh tarik di beberapa mal di Surabaya. Di antaranya Galaxy Mall, Ciputra World, Surabaya Mall, Plaza Tunjungan, Surabaya Towns Square, dan Grand City. Teh tarik sendiri adalah menu khas Melayu yang berupa teh campur susu. Meraciknya dengan mencampur teh dan susu yang prosesnya dengan memindahkan dari satu teko ke teko lainnya. Antara dua teko itu menuangnya sambil menarik teko dari atas setinggi panjang tangan ke teko lain yang ada di bawahnya, sehingga disebut tarik. Tak sekadar menarik, Mr Mior dibantu oleh peracik teh tarik yang ada di restoran Penang's House, Malay Village, Kopi O, dan Dapur Malay, berakrobatik dengan meracik teh itu sambil bergendongan. Ada yang gendong berdua hingga tiga orang. Caranya di pundak Mr Mior ada peracik yang nangkring dan di dadanya juga ada peracik bergelayut. Kemudian dia beratraksi menarik racikan teh dengan berbagai gaya sambil mempertahankan kedua peracik yang digendoknya. Tak hanya Mr Mior, ■ KE HALAMAN 4

Sandal Jepit 700 Kg Dikagumi Para Pengunjung ► Terbuat dari Spon dan Kain Jeans ► Dalam Waktu Dua Bulan SURABAYA - SURYA Di tengah pameran alas kaki yang digelar di Atrium Utama Royal Plaza, Senin (25/7), terlihat sandal raksasa tampil mencolok di ujungnya. Sandal jepit itu berukuran panjang 7 meter dan lebar 2,7 meter. Beratnya mencapai 700 kg. Melina, Direktur PT Cempaka Tunas Harapan, sebagai pembuat sandal raksasa yang diberi merek Velo itu, mengatakan, sandal raksasa itu telah tercatat dalam

Musium Rekor Indonesia (Muri). "Dicatatnya di Pekan Raya Jakarta (PRJ), Juni lalu. Tapi membuatnya di pabrik kami yang ada di Jalan Lebak Timur, Tambaksari, Surabaya," jelas Melina. Di Muri, sandal raksasa diganjar penghargaan sebagai sandal dengan ukuran terbesar. Mengapa dicatatkan di Jakarta? Menurut Melina, karena biaya mencatatkan Muri di Jakarta lebih murah dibanding di Surabaya. Termasuk biaya untuk memba-

wa sandal raksasa itu dari Surabaya ke Jakarta. "Kami mengangkutnya dengan truk tronton," tambah Melina. Sandal jepit raksasa itu dibuat dari spon keras dan kain jeans untuk tambahan aksesoris pada jepitnya. Untuk proses pembuatannya, tim Melina memerlukan waktu dua bulan. Tujuan dari pembuatan sandal raksasa itu, menurut Melina, untuk meningkatkan image dari sandal produksi pabriknya yang

mayoritas ditujukan untuk konsumen laki-laki. Menariknya, pada telapak dan dasar sandal raksasa itu juga dilengkapi dengan ukiran berbentuk jajaran batu-batuan dan garis-garis. Tujuan ukiran itu agar saat dipakai tidak selip, baik di kaki maupun di lantai. "Tapi karena ini sandal raksasa yang dimaksudkan sebagai replika sandal, tentunya ukiran itu hanya untuk hiasan agar tampilan sandal raksasa ini benar-benar sama dengan sandal ukuran normal," ungkap Melina. Banyak pengunjung mal yang

tertarik dengan sandal raksasa itu. Mereka mendekat dan berfoto dengan latar belakang sandal raksasa itu. Tak hanya itu, mereka juga memegang dan mencoba duduk di atasnya. "Wah, bahannya sama dengan sandal ukuran biasa ya. Sangat mirip," ujar Santi, salah satu pengunjung sambil asyik menekan-nekan permukaan sandal. ■ rie

SANDAL RAKSASA - Sandal jepit 700 kg dipajang di Royal Plaza Surabaya, Senin (25/7).

surya/ahmad zaimul haq

Ichdan Rasyid, Wakil Indonesia pada Lomba Robot di Singapura

Serasa Unas, Tes Calistung Siswa SD

Ichdan Rasyid, siswa kelas IV SD Muhammadiyah 4 Pucang, Surabaya, bisa berbangga. Lantaran, ia berhak mewakili Indonesia ke Singapura dalam adu robot tingkat internasional Januari mendatang.

► Satu Kelas Hanya Diisi 20 Siswa

Juara Nasional, Kalahkan Siswa SMP dan SMA

FAIQ NURAINI SURABAYA

U

SIANYA belum genap sepuluh tahun. Namun, soal kreativitas dan kemampuan mengotak-atik robot, Ichdan adalah jagonya. Sejak dikenalkan ilmu robot sekitar satu tahun lalu, bocah ini begitu antusias dan penasaran habis. Ichdan selalu bertanya, kena-

pa benda itu bisa bergerak sendiri. Setelah dijelaskan, ia baru tahu bahwa di dalam rangkaian benda robot itu ada sensor yang menjadi otaknya. Robot itu bergerak sesuai arah sensor. Saat itulah, Ichdan mulai tertarik dengan robot. Ia selalu penasaran dengan terus mengamati dan menghubungkan gerakan robot dengan sensor tadi. Namun, karena masih taraf

dasar, robot yang dikenalkan adalah robot line tracer analog. Yakni sebuah robot sederhana yang bergerak mengikuti arah garis putih. Robot ini bergerak dengan sumber gerak baterai dan roda sebagai kakinya. Robot seperti mobil-mobilan ini bergerak terus mengikuti garis putih. Semakin bagus robot semakin cepat larinya. Melihat robot semacam ini, Ichdan kian penasaran. “Saya suka otak-atik sendiri. Kalau memang sensor dan baterai ya saya harus konsentrasi di sini. Sensor lebih dipertajam agar lebih cepat," ucap Ichdan saat ■ KE HALAMAN 4

surya/sugiharto

JUARA - Ichdan (kanan) dan Rivaldi menunjukkan robot hasil rakitannya di SD Muhammadiyah 4 Pucang, Surabaya, Senin (25/7).

SURABAYA - SURYA Tes membaca menulis dan menghitung (calistung) siswa kelas IV SD se-Surabaya, yang digelar selama dua hari, 25-26 Juli, serasa ujian nasional (Unas). Setidaknya ini seperti hasil pantauan Surya di beberapa sekolah. Seluruh siswa menempati ruang tersendiri. Masing-masing ruang diisi 20 siswa dengan dua pengawas. Siswa ini harus menjawab dengan lembar jawaban komputer. Tak hanya itu, di pintu gerbang juga ditulis besar-besar: Harap tenang, awas ada ujian.

Setidaknya ini terasa di SDN Banyuurip III, Kecamatan Sawahan. Sebanyak 83 siswa di sekolah ini mengerjakan dua mata ujian, membaca dan menulis di hari pertama. Masing-masing pelajaran terdiri dari 40 soal. Untuk menghitung dilaksanakan hari kedua, Selasa (26/7) ini. Sama seperti hari pertama, setiap mata ujian diberi alokasi waktu 1,5 jam. Untuk mata ujian membaca dimulai pukul 07.00-08.10 WIB. Kemudian dilanjutkan jam kedua ■ KE HALAMAN 4


4 Surabaya

SELASA, 26 JULI 2011

Tak Penuhi Standar, 20 SMA/SMK Ditutup

lintas kota Sidang Perdana KM Fudi Digelar SURABAYA - Sidang perdana untuk mengetahui penyebab dan siapa yang bertanggung jawab terkait tergulingnya kapal penumpang dan barang KM Fudi, digelar di Room Operation Syahbandar Tanjung Perak, Senin (25/7). Sidang menghadirkan semua pihak terkait dari PT PAL, PT Pelni, dan Mahkamah Pelayaran (MP). "Sidang perdana ini dipimpin ketua majelis Sholahuddin Siregar," kata Humas Syahbandar Tanjung Perak Marzuki. Ketua MP Sonny M Ichsan mengatakan, sidang ini akan digelar selama tiga hari, dengan agenda sidang hari pertama dan kedua mendengar keterangan dari PT Pelni selaku awak kapal serta pemilik kapal. Hari ketiga dari dok master dalam hal ini PT PAL. “Sidang pada hari ini mendengar keterangan nakhoda Kapal KM Fudi, setelah itu saksi lainnya seperti mualim, KKM dan perwira jaga,” katanya. Dari hasil mendengarkan keterangan itu hasilnya akan dibawa dan dibahas di Jakarta untuk ditentukan siapa yang benar dan yang salah. Menurutnya sangsi terberat dalam kasus ini berupa ditahannya ijazah selama dua tahun. “Misalnya nakhoda ini dinyatakan bersalah dan hukuman maksimal ijazah yang bersangkutan ditahan selama dua tahun,” tambahnya. ■ iit surya/ahmad zaimul haq

Jaga Keamanan Perbatasan, Teken MoU

PEMANASAN - Puluhan pedagang Pasar Turi melakukan demo pemanasan memperingati empat tahun terbakarnya Pasar Turi di perempatan Dupak-Pasar Turi, Senin (25/7). Rencananya Selasa (26/7) ini, mereka bakal berdemo di depan Gedung Negara Grahadi dan DPRD Kota Surabaya.

SURABAYA - Lima kabupaten di wilayah perbatasan di Jatim akan menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan kabupaten perbatasan di Jateng. MoU tersebut untuk memerinci pelaksanaan teknis di lapangan terkait penegakan perda di wilayah perbatasan antarprovinsi. Plt Kasatpol PP Jatim Asyhar mengatakan, lima kabupaten yang akan menandatangani MoU pengamanan wilayah perbatasan adalah Tuban dengan Rembang, Bojonegoro, dengan Blora, Ngawi dengan Sragen, Magetan dengan Karang Anyar, dan Pacitan dengan Wonogiri. MoU antarkabupaten itu tindak lanjut dari MoU yang diteken Kasatpol PP Jatim Dwi Sisparyanto dengan Kasatpol PP Jateng M Arief Irwanto pada 16 Juni 2011 lalu di Jogjakarta. Untuk memastikan pengamanan apa saja yang akan digarap bersama, selama dua hari, Minggu (24/7) malam hingga Senin (25/7) sore, Kasatpol PP dan Kabag Kerjasama se-Jatim serta Kasatpol PP Kabupaten di Jateng yang wilayahnya berbatasan dengan Jatim, berkumpul di Hotel Utami untuk membahas kisi-kisi teknis dari 10 perjanjian yang telah disepakati sebelumnya. ■ uji

Hari Ini Grahadi Diluruk Pedagang

surya/sugiharto

DONOR KUDATULI - Ketua DPC PDIP Surabaya Wisnu Sakti Buana bersama kader lainnya mendonorkan darahnya di Kantor DPC PDIP Surabaya, Senin (25/7). Aksi ini untuk memperingati peristiwa 27 Juli (Kudatuli) 1997.

Serasa... ■ DARI HALAMAN 3

pukul 08.30-10.10 WIB. "Tes calistung ini untuk siswa kelas tiga yang saat ini naik kelas empat. Hasilnya bukan untuk kenaikan kelas," jelas Sri Utami, Kepala SDN Banyuurip III. Kendati demikian, banyak orangtua dan siswa cemas, karena tak ada sosialisasi sebelumnya. Saat ditemui usai tes calistung, Handayani, salah satu siswi kelas empat mengaku, agak kesulitan pada bacaan. “Bentuk soalnya pilihan ganda. Tetapi jawabannya mirip-mirip,” katanya. Sementara itu suasana di SDN Pegirian II juga hampir sama. Tes layaknya Unas juga terasa di sekolah ini. Kepala SDN Pegirian II Sri Lestari, mengakui sekolah hanya melaksanakan. "Semua soal dan lembar jawaban dari Dindik semua," katanya. Saat dikonfirmasi, Kepala

Racik... ■ DARI HALAMAN 3

peracik yang nangkring di pundaknya, juga ikut meracik teh tarik dengan berbagai gaya. Uniknya, tidak ada teh yang tumpah saat diracik diantara teko satu dan teko lainnya. Semuanya berhasil berpindah teko dengan sempurna. "Dengan cara tarik inilah, cita rasa teh tarik sangat berbeda dan istimewa," jelasnya. Kedatangan Mr Mior ke Surabaya sendiri dalam rangka road show menjelang pembukaan restoran baru yang akan buka di Gramedia Expo. Di Malaysia Mr Mior telah meracik teh tarik sejak usia 18 tahun dan mengolah keahliannya setiap tahunnya hingga dia kini mendapat julukan sebagai Raja

Bidang Pendidikan Dasar Dindik Surabaya, Eko Setyaningsih menjelaskan, tes calistung bukan sarat kenaikan kelas. Ditegaskannya, tes itu hanya untuk pemetaan kemampuan anak. Mana anak yang berada pada nilai di bawah enam atau sebaliknya. “Hasil tes calistung untuk dijadikan referensi guru kelas empat,” jelas Eko. Ada kecenderungan, guru kelas tiga masih membiarkan kamampuan calistung anaknya. Baru kelas empat harus diperhatikan serius. Hasil tes calistung yang jelek bisa sebagai bahan untuk remidi bagi siswa kelas empat. Menurut informasinya, untuk tes calistung itu dianggarkan ratusan juta. Ada yang menyebut di kisaran Rp 600 juta lebih. Anggaran ini untuk pembuatan soal sekaligus penggandaannya. Seluruh siswa kelas III yang naik kelas IV SD di Surabaya, baik negeri maupun swasta berhak atas anggaran ini. Setiap siswa berhak atas dana Rp 17.500 untuk calistung. ■ fai

Teh Tarik. "Sebenarnya tidak ada trik khusus tentang pembuatan teh tarik ini. Kita hanya perlu berlatih dan berlatih. Dulu saya latihan satu jam setiap hari. Tapi setelah ahli seperti ini, saya hanya perlu membaginya dengan yang lain," jelas Mr Mior yang bisa keliling dunia berkat kemampuannya meracik teh tarik. Di antaranya berkunjung ke Amerika Serikat, Jepang, China, Inggris, India, dan negara-negara di Eropa dan Asia lainnya. Beberapa pengunjung mal yang melihat atraksi Mr Mior bersama peracik teh tarik lainnya, pun menghentikan langkahnya untuk menyempatkan diri mengambil gambar. "Hebat ya, tidak tumpah atau lolos dari tekonya," komentar seorang pengunjung. ■ rie

► Muncul Selebaran Atas Nama HPP

SURABAYA - SURYA SIANG ini, Selasa (26/7), pukul 11.00 WIB, ratusan pedagang Pasar Turi menggelar unjuk rasa memperingati 4 tahun terbakarnya Pasar Turi di Gedung Negara Grahadi. Setelah itu mereka bergerak menuju Gedung DPRD Surabaya. Ketua Tim Pemulihan Pasca Kebakaran (TPPK) Pasar Turi Arief Budiman mengajak semua pedagang ikut dalam aksi tersebut agar Wali Kota Tri Rismaharini segera membangun gedung pasar yang sudah dikenal hingga Papua itu. Semakin banyak pedagang yang ikut serta, maka akan mempercepat Wali Kota memproses pembangunan. "Mari pedagang Pasar Turi yang sekarang jualan di PGS (Pusat Grosir Surabaya), JMP, ITC, Kapas Krampung, Kapasan, dan pedagang yang ada di TPS (tempat penampungan sementara), besok (hari ini) ikut aksi di Gedung Grahadi lalu ke Gedung DPRD Surabaya," ujar Arief saat orasi di seberang gedung PGS, Senin (25/7). Para pedagang, hari ini akan berkumpul di TPS Pasar Turi mulai pukul 09.00 WIB. Sekitar

pukul 11.00 WIB, sebanyak 500 pedagang akan ngeluruk Gedung Grahadi dengan naik becak, mobil pikap, dan sepeda motor. Sementara itu, unjuk rasa yang kedua kalinya, kemarin siang, sempat memacetkan kendaraan yang melintas di sepanjang perempatan Jl Pasar Turi menuju Jl Semarang, dan Jl Dupak menuju Jl Tembakan. Dari TPS, para pedagang berjalan menuju seberang gedung PGS. Hal itu untuk mengajak pedagang Pasar Turi yang menempati stan PGS ikut serta memperjuangkan dibangunnya gedung Pasar Turi. Para pengunjuk rasa sebagian didominasi para pedagang perempuan. Anak muda dan lakilaki dewasa turut serta. Dengan berbagai alat seadanya untuk tabuhan musik, mereka terlihat antusias mengikuti jalannya unjuk rasa. Terlihat, seorang anak pe-

rempuan berumur sekitar empat tahun turut membawa kertas karton bertuliskan Selesaikan Aku Karena Sudah Empat Tahun. "Ibu Wali Kota, kami sudah mengajukan dialog beberapakali, tapi tidak pernah digubris. Kami minta Ibu Wali Kota supaya gedung dibangun secepatnya. Kami di sini sudah menderita," ujar Kemas A Chalim, Koordinator Lapangan. Sayangnya, unjuk rasa hari ini terancam tak bisa diikuti semua pedagang. Ada kelompok yang mengatasnamakan Himpunan Pedagang Pasar (HPP) Turi Baru menyebarkan lembaran agar pedagang memperingatinya hanya dengan berdoa. Seorang pedagang bernama Prayogi mengaku ikut memperingati dengan berdoa. Ia mengaku kalau ikut aksi tidak ada yang menunggu tokohnya. "Istri saya sudah ikut, saya di sini saja," ujar Prayogi sambil menunjukkan lembaran imbauan dari HPP. Imbauan HPP berisi tiga materi. Pertama, HPP turut prihatin atas terjadinya stagnasi pembangunan Pasar Turi. Kedua, diimbau agar pedagang berdoa supaya pemkot, pengembang, dan pihak yang tidak ingin percepatan pembangunan dijamah hatinya oleh Tuhan Yang Maha Esa. Ketiga, TPS Pasar Turi tetap buka dan para pedagang tetap berjualan seperti biasa. ■ iks

SURABAYA - SURYA Dinas Pendidikan Surabaya akan menutup SMA dan SMK swasta yang tak punya murid. Nantinya, sisa siswa yang masih ada diminta pindah ke sekolah terdekat atau yang diinginkannya, sepanjang akreditasinya tak jauh berbeda. "Jangan hanya nggandoli bopda, sekolah memaksakan diri. Lebih dari 20 sekolah kita tutup," jelas Ruddy Winarko, Kabid Pendidikan Menengah dan Kejuruan Dindik Surabaya, Senin (25/7). Sekolah itu ditutup lantaran tak memenuhi standar pelayanan minimal. Selain karena jumlah muridnya yang tak mencapai 30 anak, infrastruktur sekolah itu juga tak layak. Ada di antara sekolah itu yang satu kelas hanya lima anak. Ada pula yang 10 anak. Mereka memaksakan diri ingin bertahan karena berharap bantuan bopda.

Masing-masing bisa Rp 50 juta. Rata-rata sekolah itu, sudah tak menerima siswa baru. Sebagian yang lain masih menyisakan kelas dua dan tiga. Ada pula yang sudah meluluskan kelas tiga dan langsung ditutup. "Sebenarnya penutupan sekolah itu sudah sejak 2009," tambahnya. Sekolah yang sudah ditutup itu, di antaranya, 19 SMA swasta dan 8 SMK swasta. Sekolah-sekolah tersebut adalah SMA PGRI 28, 10, 8, 22, 13, dan 5. Kemudian SMA Benteng Diponggo, SMA Pemuda, SMA Putra Airlangga. Ada juga SMA Dhaniswara, SMA Budi Luhur, dan SMA Al Khoiriyah. Termasuk SMA Muhammadiyah 6 dan 8 juga tak menerima murid lagi. Sedangkan SMK yang ditutup adalah SMK PGRI 11, 12, dan 16. Lalu, SMK Tumapel, SMK Siang, SMK Jaya Nusantara, SMK Ganesa 2, dan SMK Ketintang 1. ■ fai

Rp 1,9 Miliar untuk Penataan 760 PKL SURABAYA - SURYA Pemprov Jatim akan menggerojok anggaran Rp 1,9 miliar untuk menata tempat usaha 760 pedagang kali lima (PKL) di 38 kabupaten/kota. Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Jawa Timur, Sularso mengatakan, dari dana Rp 1,9 miliar yang dianggarkan untuk penataan PKL, tiap kabupaten/kota akan diberi Rp 50 juta. Dana itu akan diberikan kepada kelompok PKL yang sebelumnya telah menyiapkan areal lahan sebagai tempat sentra PKL. "Keberadaan lahan ini sangat penting, agar lokasi berdagang menjadi tertib dan terlokalisasi," ujarnya, Senin (25/7). Menurut Sularso, beberapa sentra lokasi PKL yang berhasil dibina melalui program ini, meliputi PKL di Kelurahan Karah, Taman Bungkul dan sejumlah lokasi lainnya. Dana yang dida-

pat dimanfaatkan untuk penyediaan tenda, kursi, dan meja. Namun, seringkali pelaksanaan penataan juga melibatkan pihak ketiga seperti para pemilik toko atau mal yang bersedia untuk memberikan sebagian tempat bagi PKL berjualan. "Dengan cara itu keberadaan PKL diharapkan lebih tertata," jelasnya. Tak hanya tertata saja, sejumlah aspek juga menjadi perhatian dalam program ini, mulai areal/lingkungan usaha, pengetahuan kewirausahaan, perkuatan modal, hingga pemberian bimbingan teknis sejumlah perwakilan PKL di seluruh Jatim. Untuk itu, pihaknya, kata Sularso, berharap penataan PKL benar-benar jadi perhatian pemkab/pemkot. Dia mencontohkan Surabaya yang dinilai cukup berhasil. Selama 2010 ada 17 sentra PKL yang dibangun di 17 Kecamatan yang di dalamnya termasuk 5 pasar tradisional. ■ uji

surya/sugiharto

AYO BERZAKAT - Menjelang Ramadan, simpatisan dari Yayasan Dana Sosial Al-Falah menggelar aksi ajakan berzakat di Monumen Bambu Runcing, Surabaya, Senin (25/7).

Fingerprint untuk Demit, Anggota DPRD Tak Ada yang Absen SURABAYA-SURYA Alat absensi berupa fingerprint yang seharusnya diberlakukan mulai Senin (25/7) oleh Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya, ternyata nganggur. Anggota legislatif (aleg) yang datang ke gedung DPRD pun tak ada yang menggunakan absensi itu. "Fingerprint-nya untuk demit (hantu)," ujar Eddie Budi Prabo-

Gus Naim... ■ DARI HALAMAN 3

Meskipun sudah dijelaskan Coki, rupanya Gus Naim masih saja enggan keluar. Coki kemudian memerintahkan Indarto menjemput Gus Naim. Barulah setelah diyakinkan, Gus Naim mau keluar. “Waduh Rek opo iki. Ga ono hubungane karo bimtek,” ujarnya dengan bahasa tubuh yang sudah salah tingkah. Gus

Juara... ■ DARI HALAMAN 3

ditemui di sekolahnya, Senin (25/7). Melihat potensi Ichdan yang demikian, Endik Setiawan, guru khusus robotika, langsung menyikapinya. Ia terus membimbing Ichdan. Seluruh komponen disiapkan. Muridnya itu diminta merakit sendiri robot. Tidak seperti teman-teman sekolahnya yang main-main kalau diajak merakit robot. Ichdan

wo, Wakil Ketua Komisi D dengan nada kesal ketika ditanya wartawan di gedung DPRD Surabaya. Eddi adalah salah satu aleg yang menolak fingerprint. Sikap kesal juga diutarakan anggota Fraksi PKB Masduki Toha. Ketika ditanya, mengapa tak absen menggunakan fingerprint, ia menjawab, "ngene loh heh heh," katanya sambil meng-

angkat jempol kaki kanannya dan menggerakkannya dua kali. Pantauan Surya, sejak pagi jarang sekali anggota DPRD masuk kerja. Beberapa yang masuk juga tak menggunakan alat tersebut. Petugas keamanan gedung DPRD yang memantau alat itu mengatakan, tak ada sama sekali aleg yang absen. "Tak ada yang pakai itu (fingerprint)," te-

rang petugas itu. Sementara, Ketua BK Agus Santoso tak nampak di DPR. Namun, ia mengaku saat ini baru sosialisasi fingerprint. Padahal pekan lalu, dia menyatakan Kamis (21/7) sudah ada sosialisasi dan Senin diberlakukan. Mengenai belum adanya surat pemberitahuan nomor PIN, Agus mengaku akan mengkoordinasi-

kan lagi dengan sekwan. Sebab, sekwan yang bertugas mengirimkan surat sosialisasi ke fraksi. “Kalau ada yang belum terima, mungkin dipegang orang lain. Nanti saya koordinasikan dengan sekwan,” kata Agus. Ia menegaskan, pendisiplinan aleg tetap dilakukan dengan mengontrol kedatangan setiap harinya. ■ iks

Naim langsung ngacir meninggalkan gedung Sat Reskrim. Ketakutan serupa juga menghantui anggota dewan yang lain. Pascapemanggilan dua Wakil Ketua DPRD Surabaya Akhmad Suyanto dan Musyafak Rouf, serta dua anggota dewan lainnya, Djunaedi dan Eddie Budi Prabowo minggu lalu, banyak anggota dewan yang paranoid atau parno. Mereka kebanyakan saling lirik terkait siapa yang bakal dipanggil polisi. “Waduh Rek. Nek

polisi golek sing nompo duit tapi cuma titip absen kegiatan bimtek, akeh sing kenek laan,” ujar salah satu anggota dewan. Selain anggota dewan, para perwira polisi pun dihantui sikap parno. Beberapa waktu lalu, seorang perwira Reskrim Polrestabes Surabaya juga sempat dibuat dag dig dug saat berkunjung ke Gedung DPRD Surabaya. Kebetulan, polisi itu menemui Wakil Ketua DPRD Surabaya Akhmad Suyanto. Nah, pembu-

ru berita kemudian menganggap kalau polisi yang datang bersama satu anak buahnya itu menggeledah ruangan Suyanto untuk mencari bukti masalah bimtek. “Aku nggak nggledah Rek. Aku cuma silaturahmi sama Mas Yanto (panggilan Suyanto),” ujarnya kala itu. Ketakutan perwira polisi itu cukup beralasan. Pasalnya, Kapolda Jatim saat itu Irjen Pol Untung Rajab memang dikabarkan berseteru dengan Polrestabes Surabaya terkait kasus bimtek.

Ada juga sikap lebih yang ditunjukkan Kanit Tipikor AKP Isbari. Perwira tiga balok di pundak itu yang biasanya dikenal grapyak dengan wartawan, kini berubah parno. Maklum, dialah yang menyidik kasus bimtek. Setiap kali bertemu dengan wartawan, mantan Kapolsek Krembangan itu selalu mengelak saat ditanya masalah bimtek. “Waduh jangan tanya saya. Kalau jawab saya bisa diomeli,” ujarnya beberapa waktu lalu. ■ k2

tidak demikian. Menurut Endik, bocah mungil itu sangat serius. "Dia sangat tenang dan sangat kreatif. Dia juga teliti dan hatihati saat merakit sendiri komponen robot itu," ucap Endik. Beberapa komponen utama yakni roda, sensor, IC, dan komponen seperti transistor atau yang lain dirangkai untuk menggerakkan sensor. Ichdan sendiri juga harus membeli gir dan baterai litium kualitas bagus agar robot karyanya juga jago saat dilombakan. Benar, saat diadu dalam ajang

Indonesian Robot Grand Prix 2011 di Sidoarjo Minggu (24/7) lalu, Ichdan tampil sebagai juara. Robot karyanya berhasil menyisihkan 60 kontestan dari Jakarta, Jogjakarta, Bandung, dan Surabaya. Bahkan, tidak hanya peserta seusia SD, tetapi juga peserta SMP dan SMA yang ia sisihkan. Dengan kemenangan ini, dia berhak mewakili Indonesia dalam lomba robot yang sama di Singapura, Januari tahun depan. Di nomor line tracer analog, robot Ichdan meraih waktu ter-

cepat 21 detik dengan lintasan sekitar lima meter. Menurut pengakuannya, dirinya rela mengeluarkan Rp 900.000 demi terwujudnya robot impiannya itu. Diakui Endik, Ichdan bisa seperti saat ini juga tidak bisa dilepaskan dari dukungan orangtua. Sejak dikenalkan robotika awal kelas tiga, Ichdan memang menunjukkan ketertarikan yang luar biasa. Orangtua kemudian mendorong dan memfasilitasinya dengan memasukkan ekstra robotika di sekolahnya.

Meski jago merakit robot, namun Ichdan dikenal tidak pernah menyombongkan diri. Bahkan, bocah ini dikenal sangat akrab dengan siapa pun. "Anaknya low profile. Bahkan mudah akrab dengan siapa pun. Ichdan memang dikenal pandai pada pelajaran matematika dan IPA,” kata Solikin, Kepala SD Muhammadiyah 4 Pucang. Selain Ichdan, SD Muhammadiyah sebenarnya juga menempatkan Rivaldi Fitrianto, teman satu kelas Ichdan, sebagai juara III. ■


5

SELASA, 26 JULI 2011

Dihukum PN Empat Tahun, Purel Penthouse Dibebaskan PT

lintas kriminal Sepi Penumpang, Nyambi Togel HANYA karena sedang sepi penumpang, seorang tukang becak Sahid (55), warga Jl Dukuh Bulak Banteng Sekolahan VIII, rela nyambi menjadi pengecer toto gelap (togel). Namun nasibnya kurang mujur, karena ketika beroperasi tiga bulan membantu Shr (DPO) asal Jl Bulak Banteng, pekerjaan sampingan kakek empat cucu ini tercium anggota Polsek Semampir. Tak pelak, polisi langsung mencokok tersangka dan menahannya. Kapolsek Semampir Kompol Mudakkir didampingi Kasi Humas Aiptu Heri Yudianto mengutarakan, tersangka ditangkap di Jl Bulak Banteng Wetan VII saat akan setor ke pengepul. “Diamankan juga barang bukti berupa uang Rp 50.000 dan rekapan togel,” tuturnya, Senin (25/7). Tersangka yang biasa mangkal di Pabrik Tema Bulak Banteng Wetan harus memutar otaknya untuk bisa bertahan hidup. Dalam kondisi bingung itu, tersangka berkenalan dengan Shr dan diberi tugas untuk mencari penombok. Kesenangan sesaat ini tidak disadari tersangka, sehingga dia menjadi incaran polisi. Benar saja, saat hendak setor dia keburu dicokok polisi. ”Dari pengakuannya, ia hanya penombok biasa. Tapi kami masih mengembangkannya,” pungkasnya. ■ sda

SURABAYA - SURYA Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya akhirnya membebaskan terdakwa narkoba Paulina Martines (24). Putusan ini cukup mengejutkan karena sebelumnya majelis hakim PN Surabaya yang diketuai Bachtiar Sitompul telah menghukumnya empat tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider tiga bulan kurungan, karena terbukti memiliki 10 butir ekstasi (ineks). Namun putusan itu dimentah-

kan hakim PT yang terdiri Soedarto, Abdul Madjid Rahim dan Sonny Noerhendro. Menurut hakim PT, Paulina memang terbukti memiliki, menguasai atau menyediakan 10 butir ekstasi, namun perbuatan itu tidak termasuk perbuatan pidana karena itu harus dilepaskan dari segala tuntutan. Hakim PT juga memerintahkan, Paulina segera dibebaskan dari rutan serta dipulihkan haknya, harkat serta martabatnya.

Putusan tetanggal 18 Juli 2011 ini baru diterima PN Surabaya, Senin (25/7). Humas PT Surabaya Hesmu Purwanto, membenarkan putusan tersebut. "Memang benar putusannya onslag. Dia terbukti perbuatannya tapi bukan pidana. Alasan selengkapnya nunggu salinan putusannya saja, karena ini baru petikan," jelasnya Terpisah, mantan kuasa hukum Paulina, Budi Sampurno mengatakan, putusan ini sesuai

arahan MA yang meminta semua terdakwa narkoba yang dijebak segera dibebaskan. Budi memastikan, penangkapan Paulina setelah dijebak polisi. "Jadi sebelum ditangkap dia dibuat mabuk dulu, setelah itu disuruh beli narkoba, lalu ditangkap. Kalau modus ini terus dilakukan ya pengadilan itu penuh," katanya. Hukuman bebas bagi Paulina, menurutnya, sudah memenuhi unsur keadilan. "Saat sidang di PN sebenarnya sudah mengarah

Komplotan Begal Motor Diringkus

Pengusaha Mebel Ketagihan Sabu UPAYA Lutfiyanto (37) untuk menikmati sabu-sabu berakhir saat melintas Jembatan Suramadu, Minggu (24/7) dini hari. Sebab warga Bendul Merisi I Utara ini tertangkap polisi.Kapolsek Jambangan Kompol HT Harahap Harahap menuturkan, penangkapan pelaku bermula dari laporan warga. Informasinya Lutfiyanto datang dari Madura dengan membawa sabu. Setelah disanggong, polisi menemukan sabu di tubuhnya. "Dari tangannya, kami temukan satu poket sabu-sabu seberat 0,3 gram seharga Rp 400.000 yang disimpan di saku kanannya," kata Harahap di Mapolsek Jambangan, Senin (25/7). Rupanya, penangkapan saat itu tak berhenti pada Lutfiyanto. Penjual sabu-sabu, yaitu Suhan (29), warga Desa Rabesan, Kecamatan Socah, Bangkalan juga ditangkap. "Saat digerebek polisi menemukan tiga buah alat isap sabu-sabu di rumah Suhan," ujar Harahap. Kini, dua tersangka ini terpaksa merasakan hotel prodeo. Kedua tersangka terancam hukuman lima tahun akibat ulahnya. Saat ditemui di Polsek Gayungan Lutfiyanto mengaku mengonsumsi sabu agar kerjanya cepat dan tak mudah lelah. "Saya pakai sabu untuk doping," akunya. ■ k4

surya/fotoadrianus adhi n

SUKSES BESAR - Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Coki Manurung (kiri) dan Plt Kapolsek Wonokromo AKP Manang Soebekti mengapit enam anggota jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) beserta barang bukti empat unit sepeda motor di halaman Mapolsek Wonokromo, Senin (25/7).

Bekuk Jaringan Curanmor

► Polisi Sita 4 Unit Motor Curian

SURABAYA - SURYA ANGGOTA Polsek Wonokromo berhasil meringkus enam pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sering beraksi di Surabaya. Polisi juga menyita empat sepeda motor hasil kejahatan.

surya/adrianus adhi n

RAZIA - Anggota Polsek Karangpilang sedang mengadakan razia di salah satu rumah kos di Jl Kedurus I, menyambut bulan puasa, Senin (25/7) siang.

Jelang Puasa, Rumah Kos Dirazia MENJELANG bulan puasa, anggota Polsek Karang Pilang adakan rajin mengadakan razia dengan sasaran penyakit masyarakat. Kala ini polisi merazia rumah kos yang diduga dijadikan tempat mesum, Senin (25/7) siang. . Saat razia banyak penghuni kos yang kelabakan. Salah satunya ketika polisi merazia rumah kos di Kedurus I. Polisi mengamankan dua orang yang diduga berbuat mesum. Pasangan itu ditemukan tengah berduaan di dalam kamar. Badannya masih basah, seperti baru keluar dari dalam kamar mandi. Ketika polisi memasuki kamarnya mereka segera meminta petugas dan wartawan untuk keluar. Meski begitu polisi tetap masuk. "Saat kami tanya apa sudah menikah atau belum, mereka menjawab belum," tutur Kapolsek Karang Pilang AKP Robby Rahman, Senin (25/7). Robby mengatakan, razia ini melibatkan seluruh anggota polsek, termasuk unit PPA. Lima tempat kos yang dimasuki polisi banyak yang ditinggal kerja penghuninya. Hanya sepasang muda-mudi yang kedapatan berduaan di kamar yang diamankan polisi. Namun mereka dilepas kembali, karena pasangan itu hanya bertamu dan tak melakukan perbuatan asusila. "Mereka hanya kami data lalu kami beri pengarahan lalu dilepas," tutur Roby. ■ k4

Enam pelaku curanmor tersebut, Aris Wardhana (24), warga Jl Karang Menjangan; Faisal Amin (26), warga Jl Pandegiling; Fatani (24), warga Gunung Anyar Tengah; M Suudi (26), warga Buduran, Sidoarjo; Syahari (29), warga Buduran; serta Muarif (23), warga Banjarsugihan, Benowo. Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Coki Manurung menceritakan, pengungkapan kasus ini berawal dari tertangkapnya Aris

Wardhana. "Dia (Aris) merupakan pelaku pencurian Honda Revo nopol L 5423 DQ di Bank BNI Jl Diponegoro, pada 20 Juli lalu," tutur Coki di Mapolsek Wonokromo, Senin (25/7). Menurut informasi, Aris mencuri motor Agus Watu Rohman (28), pegawai Bank BNI yang beralamat di Jl Kutisari, menggunakan kunci palsu yang mirip aslinya. Aris sendiri adalah mantan office boy (OB) Bank BNI.

Aris mendatangi bekas kantornya sendirian. Untuk menyamarkan aksinya itu. Aris berbincang dengan rekan-rekannya di sana sekaligus memantau situasi. Setelah aman, dia pun melarikan motor Agus. Namun, ulahnya terekam kamera CCTV. Sayangnya, hasil rekamannya tak begitu jelas menunjukkan ada aksi pencurian motor. "Mungkin pelaku sudah tahu situasinya, sehingga ketika CCTV diputar, pelakunya tak begitu jelas," tambah Coki. Meski begitu, polisi tak kehilangan akal. Satpam dan korban pencurian lalu diminta melihat rekaman itu. Rupanya mereka mengenal pelakunya adalah Aris. Dari sanalah pengungkapan kasus ini berkembang. Setelah menangkap Aris di rumahnya, Jumat (22/7), polisi lantas menangkap Faisal dan Fatani di

top berbahasa Cina. “Sebenarnya masih ada dua lokasi yang belum kami datangi,” ujar Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Coki Manurung didampingi Kasat Reskrim AKBP Indarto. Dua lokasi itu adalah Kertajaya Indah dan Perum Regency 21. Dikatakan Coki, otak komplotan ini adalah Asiong yang berdomisili di Jakarta. Meskipun sudah ada indikasi penipuan, tapi polisi masih belum menangkap Asiong. Sementara ini polisi masih mendalami masalah pelanggaran keimigrasian. Polisi menjerat ke 34 WNA itu dengan UU 9/1992 tentang keimigrasian. Pasalnya, hanya 27 WNA yang memiliki paspor dan visa kunjungan. Dua

rumahnya masing-masing. "Kedua orang ini yang membeli sepeda motor curian tersebut seharga Rp 1,5 juta," tutur Coki. Plt Kapolsek Wonokromo AKP Manang Soebekti menambahkan, pembelian motor curian itu adalah pesanan Suudi, Syahari, dan Muarif. Diduga ketiganya merupakan anggota jaringan curanmor yang kerap beraksi di Wonokromo. Sebab, di rumah mereka, polisi menemukan empat unit sepeda motor dari berbagai merek tanpa dilengkapi surat. Sepeda motor tersebut diduga merupakan hasil kejahatan. Tak hanya itu, meskipun berpindah tangan berkali-kali, mulai Faisal ke Fatani, lalu Suudi, Syahari hingga Muarif, harga motor hanya tetap Rp 1,5 juta. "Meski mereka mengaku hanya sekali mencuri, kami tetap mengembangkan kasus curanmor ini," pungkas Manang. ■ k4

SURABAYA - SURYA Komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dibekuk Polsek Mulyorejo. Kedua pencuri yang ditangkap itu, Armansyah (22), warga Jl Pelemahan IV dan Ainul Wafa (19), warga Jl Wonosari. Kanit Reskrim AKP Budi Waluyo mendampingi Kapolsek Mulyorejo Kompol Hariyono menjelaskan, kedua pelaku telah melakukan berbagai aksi curanmor. Di antaranya, mencuri motor di daerah Jl Ikan Cumicumi Tanjung Perak dan Jl Jetis Wonokromo. “Kedua pelaku ini merupakan bagian dari beberapa komplotan curanmor di Surabaya. Sedangkan otak pelaku curanmor, Tf saat ini masih kami buru,” tegasnya, Senin (25/7). Curanmor di Tanjung Perak dilakukan Ainul bersama Ww dan Agus (ditangkap Polres Pelabuhan) pada 2 Juli lalu. Pada malam itu, pelaku menabrak motor Yamaha Mio milik korban. Begitu korban jatuh, pelaku pura-pura marah dan meminta tanggungjawab. Pelaku lalu minta STNK dan motor korban dengan alasan akan dibawa ke kantor polisi. Ternyata, mereka membawa lari motor itu ke Tf untuk dijual. Modus serupa mereka lakukan di Jetis sehingga mendapatkan motor Honda Vario. ”Mereka memang mengincar korban yang masih pelajar. Saat ini kami mencari motor-motor yang dicuri mereka,” tukasnya. Sedangkan Armansyah mengaku baru dua kali mencuri sepeda motor. Namun, dia juga tak membantah jika saat beraksi dilakukan secara sadis, karena korban sempat dipukuli sebelum diambil motornya. ”Yang mukuli itu Ww dan Agus,” ujarnya. Dia dan Ainul juga tak membantah jika korban yang diincar posturnya lebih kecil dari pelaku. Korban yang masih pelajar jadi sasaran empuknya. Polisi menangkap mereka di rumahnya masingmasing, Minggu (24/7). ■ sda

Gawi Cs Disidang In Absentia SURABAYA - SURYA Empat hari pasca-ditetapkan buron, empat mantan direktur PT SIER, A Gawi Oemar, Hartoyo Abdulkadir, DB Asmadi dan M Shodik segera disidangkan secara in absentia (tidak dihadiri terdakwa). Berkas keempat tersangka dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (25/7). Kajari Surabaya Mukri mengatakan, cepatnya pelimpahan berkas ini agar tidak terbentur masa kedaluarsa perkara, akhir Juli 2011. Sesuai Pasal 78 KUHP, jika ancaman hukuman lebih dari tiga tahun, batas kedaluarsa perkara 12 tahun sejak perkara disidik. Perkara SIER ini disidik sejak Juli 1999, karena itu masa kedaluarsa berlaku Juli 2011.

"Karena itu sebelum kadaluarsa kami limpahkan ke PN karena hitungan kedaluarsa berhenti ketika proses persidangan," jelasnya. Persidangan in absentia ini dimungkinkan setelah berbagai upaya dilakukan kejari mulai dari pemanggilan hingga tiga kali, penjemputan paksa hingga penetapan daftar pencarian orang (DPO) dan pengumuman di media massa. Kuasa hukum keluarga terdakwa Nurul Anwar mengatakan, mekanisme in absentia tidak tepat diberlakukan di perkara ini. Mekanisme in absentia itu tidak diatur di UU 3/1971, tapi baru di UU 31/ 1999 tentang Pemberantasan Tipikor. "Padahal kasus

yang menjerat Pak Gawi dkk ini sebelum UU 31/1999 berlaku, jadi tidak bisa diberlakukan in absentia,” katanya. Menurutnya, perkara ini sudah kedaluarsa sejak Mei 2011. Ini berdasarkan hitungan kedaluarsa 12 tahun dan setahun 12 bulan serta sebulan 30 hari. Beda dengan hitungan kejari, yakni setahun 365 hari. Diberitakan sebelumnya, empat tersangka diduga telah menyuap Kasubid Kasasi dan Perdata Mahkamah Agung Fauzato Zendrato Rp 400 juta untuk memuluskan perkara perdata PT SIER dengan pemilik tanah di Desa Curah Dukuh dan Desa Pejangkungan, Kecamatan Rembang, Pasuruan. ■ uus

32 WNA Cina Diduga Sindikat Penipuan Internasional SURABAYA - SURYA Meskipun belum menetapkan tersangka, polisi memastikan kasus penggerebekan WNA Cina beberapa hari lalu, terkait kasus penipuan. Pasalnya, barang bukti yang ditemukan polisi dari tiga rumah yang digerebek, berupa puluhan lembar transkrip yang berhubungan dengan aksi tipu-tipu. Bahkan polisi menduga jaringan penipuan ini berskala internasional. Pasalnya, kendati beroperasi di Surabaya, korbannya terdapat di Cina dan Taiwan. Seperti diketahui, polisi menggerebek 34 WNA Cina di rumah mewah di kawasan Sutorejo Prima, Manyar Kertoarjo dan Villa West Wood. Polisi juga menyita 62 unit telepon dan berbagai lap-

bebas," ujarnya. Di persidangan PN terungkap, sebelum ditangkap Paulina dibooking tamu bernama Roni. Selain mengajak menyanyi dan minum Roni juga menyuruhnya membeli 10 butir ineks. Setelah menerima uang Rp 3,5 juta dari Roni, Paulina mencari Mami Kiki untuk membeli ineks. Ketika akan masuk ke ruang 331, tempat Roni berada, Paulina ditangkap polisi berpakaian preman. ■ uus

paspor lainnya tak bertuan. “Total ada 22 lelaki dan 12 perempuan. Keberadaan mereka di sini ternyata bekerja dengan dijanjikan upah Rp 7 juta oleh sponsornya,” imbuh Coki. Mantan Direskoba Polda Jatim itu menegaskan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak Konnsulat Jendral Cina terkait dugaan kasus penipuan dan pelanggaran keimigrasian. Polisi mengaku, penanganan kasus ini tidak bisa cepat. Ini disebabkan tidak ada satu pun WNA Cina ini yang bisa berbahasa Inggris, apalagi Indonesia. Karena itu, polisi harus menyewa penerjemah untuk mendampingi mereka selama pemeriksaan. ■ k2

surya/sugiharto

SINDIKAT - Polisi menggelar barang bukti dan 34 WNA China yang diamankan dari 3 lokasi perumahan elite di Surabaya, Senin (25/7).

surya/miftah faridl

KOMPAK - Tersangka kasus pengeroyokan Kawan dan anaknya, Rochman, bersama petugas di Mapolsek Asemrowo, Senin (25/7).

Bela Teman, Bapak dan Anak Dipenjara SURABAYA - SURYA Hanya karena masalah sepele, bapak dan anaknya harus berbagi tempat tidur di tahanan Polsek Asemrowo. Mereka ditangkap karena kasus pengeroyokan. Tersangka adalah Kawan (44) dana anaknya Rochmad (18). Warga Jl Tambak Wedus Kalianak itu dilaporkan mengeroyok Ari Febrianto, pemilik warung di Jl Margomulyo dan pengunjungnya Anggi Septian (18). Peristiwa ini bermula dari ketersinggungan Samsul (18), keponakan Kawan terhadap Ari. "Samsul tersinggung karena merasa diolok-olok Ari," ujar Kapolsek Asemrowo Kompol Dolly Primanto, Senin (25/7). Untuk membalasnya, Samsul mengajak Kawan dan Rochmad. Tanpa banyak cakap, ketiganya menghajar Ari. Ari pun

tak berdaya. Melihat ada pengeroyokan, Anggi yang saat itu menikmati makanan, langsung berdiri. Kekagetan Anggi diartikan Samsul sebagai tantangan. "Saya hanya penasaran kenapa kok ketiganya bikin rusuh. Saya malah ikut dihajar," ujar Anggi. Samsul memukul kepala Anggi dengan tabung elpiji 3 kg yang ada di belakang warung. Kawan mengaku, hanya ikutikutan Samsul saja. "Saya sebenarnya juga emosi saat Samsul curhat masalahnya. Karena itu saya ikut saja saat diajaknya," ujar Kawan. Akibat ulah ketiganya, kedua korban mengalami luka-luka di bagian kepala dan wajah. Polisi baru bisa menangkap Kawan dan Rochman. Sedangkan si biang kerok, Samsul, hingga kini masih buron. ■ k2


3 Malang Raya

SELASA, 26 JULI 2011

Keluhkan Bosan di RS, Jadi Senang Saat Dapat Boneka 0857 909 53743 DISHUB KABUPATEN, lampu di premptan pasar turen mota-mati,bkin smprawut lalu lintase macet kabeh,kpn bes di benerno. 085790312052 BES, umumnya daftar ulang sudah termasuk biaya LKS tp di SMA Neg 1 turen gak pakai LKS. Ditinjau Bes 081333289492 Bali. Bingung bayar uang pendaftaran sekolah, orang tua gantung diri. S I A P A PENYEBAB KEMATIANNYA ? Kep Sekolah, Dinas Kabupaten/Kota, DPRD II, Bupati/Wali Kota, Dinas Provinsi, DPRD I, Gubernur, Dirjen, Menteri, DPR RI atau Presiden ??? 081334773939 PEMKOT MLG, upayakan dong spy pasar induk GADANG tidak macet, terutama pagi2, jembatan uda jadi tp kok menganggur. Kasihan anak2 yang sekolahnya ke kota, yg bkn macet bus & mikrolet tdk pernah sampai ke terminal hmd-rusdi 081233396455

sudut kota

surya/hayu yudha prabowo

BAHAYA - Pengendara sepeda motor melintasi jembatan lama Sungai Lesti yang rapuh dan bantalannya longgar di Desa Suwaru, Pagelaran, Kabupaten Malang, Rabu (20/7). Meski sudah ada jembatan baru, masih banyak warga yang menggunakan jembatan lama meski berbahaya.

Ke Warnet Dibatasi Pukul 21.00 WIB KLOJEN - Surat edaran (SE) terkait pemantauan warnet untuk melindungi anak-anak dikeluarkan oleh Bupati Malang. Dalam surat tersebut, warnet dilarang menerima pelanggan siswa sekolah pada jam-jam sekolah. Sedangkan pada malam hari, warnet hanya diperbolehkan menerima pelanggan anak-anak hingga jam 21.00 WIB. “SE ini untuk memberi perlindungan kepada anak-anak. Ada kasus namun tidak terjadi di Kabupaten Malang, ada anak meninggal dunia di warnet karena sampai lupa makan,” kata Rendra Kresna, Bupati Malang, Senin (25/7). Pengawasan perlu dilakukan, karena dalam praktiknya, kata Rendra, ada anak yang kerap ke warnet bukan untuk mencari data yang mungkin diperlukan untuk kegiatan sekolahnya, namun hanya untuk bermain game online . Jika sudah seperti itu, maka banyak anak yang lupa belajar serta mungkin juga melupakan jam salat dan belajar. Untuk pemantauan, Rendra berharap pada Satpol PP dan aparat kecamatan setempat. “Tapi kami juga mengharapkan peran serta dari masyarakat juga untuk ikut mengawasinya," ucapnya. ■ vie

KLOJEN - SURYA Sebanyak 63 balita kurang gizi dari tiga kecamatan di Kabupaten Malang yaitu Gondanglegi, Pakisaji dan Pakis mendapat bantuan dana senilai Rp 1.440.000 per balita/tahun. Bantuan ini bertujuan perbaikan gizi balita akibat pemberian makanan yang tidak berimbang. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malang, Anny Prihantari, mengatakan, dana tersebut bersumber dari Dinas Sosial Provinsi Jatim itu akan diberikan kepada puskesmas-puskesmas untuk memperbaiki gizi balita. Bantuan itu diserahkan simbolis dalam kegiatan Hari Anak Nasional (HAN) di Pendopo Kabupaten Malang kepada salah satu orangtua balita kurang gizi, Senin (25/7). “Dari hasil pantauan, balita yang menerima bantuan berasal dari Gondanglegi. Kondisi balita tersebut kurang berat badan mungkin karena pola makannya salah,” ujarnya kemarin. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, dr Fauzi menyatakan, pihaknya memantau perkembangan gizi balita dari posyandu dan polindes. Ia menyebut kondisi bayi gizi buruk biasanya kurus kering. Ada juga yang gemuk tapi seperti tidak berisi. Namun, ada juga tanda-tanda klinis

gabungan dari dua ciri itu. Sementara di Rumah Sakit dr Syaiful Anwar (RSSA) Malang, peringatan Hari Anak Nasional dilakukan anak-anak yang dirawat di Unit Instalasi Kesehatan Anak. Walaupun sedang sakit, puluhan anak yang menderita berbagai macam penyakit kronis, seperti kanker, kelainan ginjal, anemia aplastik, tetap semangat. Seperti Dyah Ayu (9), penderita penyakit anemia aplastik. Siswi kelas IV SD asal Pasuruan ini sudah empat bulan tidak bersekolah. Ia mengikuti kegiatan mewarnai dengan antusias meski harus terus berada di tempat yang teduh. “Banyak temen-temennya, saya seneng,” katanya. Sejak bulan Maret silam, Dyah divonis dokter menderita penyakit langka anemia aplastik, di mana penderita penyakit ini akan selalu kekurangan darah merah maupun putih. Penderita penyakit ini akan sering mengalami pendarahan, tidak kuat beraktivitas, dan rentan terhadap infeksi. “Saya senang dia hari ini (kemarin) bisa bermain dan tertawa lepas dengan teman-temannya yang juga sedang kesusahan, jadi dia ada perasaan tidak sendirian,” kata ibunya. Sophi, pasien leukimia asal Blitar, juga tak kalah senang. Keceria-

kami anggap sebagai sikap yang kurang menghargai umat muslim,” tukasnya. Terpisah, Muhammad Jamil, Kasie Penindakan dan Penertiban Satpol PP mengatakan masih menunggu perintah dari Pemkot Batu ter kait larangan beroperasi ini. “Kami masih menunggu. Kalau memang harus ditutup total, kami akan langsung bertindak,” tegas Jamil. Jamil mengatakan, tahun lalu, tempat-tempat yang diminta tutup tersebut diberi kelonggaran dengan jam operasi dari pukul 21.00 hingga 24.00 WIB. Namun, tambah Jamil, pada praktiknya, tempat-tempat tersebut selalu menambah waktu operasi. “Kebanyakan tidak mematuhi peraturan ini,” pungkasnya. Pemilik panti pijat Dhogado,

an tampak jelas di raut wajah bocah berusia 4 tahun 6 bulan ini. “Enggak enak di rumah sakit tapi seneng (acara ini) ada hadiahnya,” katanya, yang dapat bingkisan boneka. Kepala Unit Instalasi Rawat

Inap Ilmu Kesehatan Anak, Haryudi Aji Cahyono, mengatakan acara-acara seperti ini sangat penting untuk membangun moral anak-anak untuk tetap ceria dan merasa yakin bisa sembuh. Kegiatan outdoor ini juga sebagai salah

satu metode pengobatan yang fokusnya untuk memberikan rasa percaya diri jika mereka bisa sembuh. “Selain pengobatan fisiknya, pengobatan jiwa pasien, dalam hal ini anak-anak, juga sangat penting,” katanya. ■ vie/st16

Perawat Nekat Praktik Dokter

►Dianggap Bahaya, Dibekuk Polisi

KROMENGAN - SURYA HANYA berbekal Surat Izin Perawat (SIP), EPM (37), warga Dusun Jatirejo RT 06/RW 02, Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan, nekat membuka praktik layaknya profesi dokter. Dianggap membahayakan pasien, polisi membekuknya, Sabtu (23/7). EPM dibekuk petugas Satreskrim Polres Malang di rumah orangtuanya yang juga jadi tempat praktik. EPM mengaku telah praktik sejak 1998. Dalihnya, praktik pelayanan kesehatan berlabel Balai Pengobatan PMI itu dia lakukan setelah mendapat wewenang pelimpahan tugas dari seorang dokter penanggungjawab. ”Saya berani membuka praktik ini karena sudah punya izin

dari PMI dan rekomendasi dari bupati dan Dinas Kesehatan (Dinkes). Selain itu saya juga sudah punya SIP,” tegas EPM yang kini menunggu wisuda S-2 ilmu keperawatan. Merasa telah memiliki SIP dan kemampuan kefarmasian, EPM berani memberikan obat-obatan ke pasien. Padahal, praktik seperti itu seharusnya hanya boleh dilakukan dokter. Terkait itu,

Pemkot Batu Diminta Menutup Panti Pijat BATU - SURYA Forum Komunikasi Umat Islam (FKUI) Kota Batu, menuntut panti pijat, tempat hiburan, dan kafe di wilayah Batu di tutup total selama bulan puasa. Tuntutan ini diwujudkan dalam bentuk surat permohonan kepada Pemkot Batu untuk melakukan penutupan sementara untuk tempat-tempat yang dimaksud. Ketua FKUI, Sunarso Basuki, Senin (25/7) mengatakan, Pemkot Batu untuk Ramadan kali harus bertindak tegas terhadap tempat-tempat yang rawan digunakan maksiat, dan tidak memberikan toleransi kepada pemilik kafe, panti pijat, dan tempat-tempat hiburan untuk tetap beroperasi selama bulan Ramadan. “Meskipun tempat-tempat tersebut diberi jam operasi, namun

surya/hayu yudha prabowo

HARI ANAK - Sophi Zainin Arifin (4), bertepuk tangan dalam pangkuan ibunya dalam perayaan Hari Anak Nasional di ruang 7 RSSA Malang, Senin (25/7). Meski jarum infus masih melekat di tangannya, Anak pasangan Samsul dan Endang dari Kabupaten Blitar yang menderita Leukemia tersebut bersemangat

Meskipun tempat-tempat tersebut diberi jam operasi, namun kami anggap sebagai sikap yang kurang menghargai umat muslim.

Franky Setiawan mengaku tidak keberatan bila harus tutup satu bulan penuh. Alasannya, pengunjung saat bulan puasa memang sepi. “Kalau peraturannya harus tutup ya kami tutup, lagian kalau tetap beroperasi justru menambah biaya operasional, sementara pengunjung hanya beberapa,” kata Franky. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Malang mengeluarkan keputusan mengenai waktu operasi panti pijat. Tempat usaha itu hanya boleh buka selama dua jam yaitu pukul 21.00-23.00 WIB.

Di Kota Malang. Satuan Polisi Lalulintas Kota Malang akan menurunkan lebih banyak personel untuk mengatur arus lalu lintas di titik rawan macet akibat munculnya pasar tajil saat bulan Ramadan. Titik rawan kemacetan saat tajil adalah daerah Sulfat, jalan Ahmad Yani, dan jalan Soekarno Hatta. “Kami akan menurunkan para personel tersebut di jam-jam yang biasanya ramai orang membeli tajil sekitar pukul 16.00 WIB sampai 18.30 WIB sore,” kata AKP M Fahri, Kasatlantas Polresta Malang. ■ k5/vie/st18

EPM mengaku mendapat pengawasan dari dokter penanggungjawab yang bertugas memberikan pendelegasian, pengarahan, dan penanganan orang sakit, sehingga tidak sampai melakukan malapraktik. ”Saya bukan satu-satunya perawat yang membuka praktik semacam ini, masih banyak lagi. Praktik ini kan ada karena minimnya tenaga dokter di desa, jadi fungsi kami untuk melengkapi tugas dokter,” tambah bapak dua anak ini. Waka Polres Malang, Kompol Anjas Gautama Putra, menjelaskan tersangka ditangkap karena diduga menyalahi aturan dengan membuka praktik pelayanan kesehatan hanya berbekal SIP. Seharusnya, kalau seorang perawat berniat membuka praktik, dia harus terlebih dulu punya Surat Izin Praktik Perawat (SIPP). ”Tersangka pernah dipanggil Dinkes terkait dengan praktik-

nya ini, namun rupanya yang bersangkutan masih terus menjalankan praktik, sekalipun tanpa dilengkapi SIPP” ujar Anjas. Dari informasi yang diperoleh melalui Dinkes, Anjas juga menyatakan, dari praktik yang dijalankan EPM, seorang pasien akhirnya meninggal dunia dan seorang lagi mengalami stroke. ”Selama ini banyak masyarakat yang mengira dia dokter. Bahkan dalam sehari dia bisa menangani puluhan pasien,” tambah Anjas. Mengadu ke PMI Atas dugaan penyalahgunaan wewenang itu, EPM ditangkap dengan barang bukti berupa ribuan boks obat-obatan dan sejumlah alat kesehatan. Ketika digerebek, obat-obatan itu disimpan di dalam gudang samping rumah. Selain itu, EPM juga terancam hukuman lima tahun penjara karena melanggar pasal 77 dan 778 UU No 29/2004 tentang Praktik Ke-

dokteran dan pasal 198 UU No 36/2009 tentang Kesehatan. Mengenai ancaman hukuman itu, EPM mengaku akan mengadu ke PMI. ”SIPP saya sedang dalam proses di PMI, karenanya saya akan mengadu dan meminta perlindungan ke PMI. Yang jelas, saya sama sekali tidak mengaku atau berpura-pura menjadi dokter dalam menjalankan praktik” pungkas EPM. Kepala Bidang Pelayanan Peningkatan Kesehatan Masyarakat (Kabid PPKM) Dinkes Kabupaten Malang, dr Hadi Puspita, menjelaskan pihaknya pernah memanggil tersangka. ”Dua minggu lalu kami telah memanggil dan memberi peringatan, namun rupanya yang bersangkutan masih kurang diperhatikan. Selanjutnya kami serahkan urusan ini ke pihak kepolisian untuk melakukan penanganan sesuai hukum yang berlaku” ujar Hadi.■ st17


Malang

SELASA, 26 JULI 2011

Yoga-Yogi Bakal Wadul ke M Nuh

lintas malang

►Komnas HAM : Ini Bukan Pelanggaran HAM Berat

surya/nedi putra aw

CINTA LINGKUNGAN - Dua mahasiswa Universitas Merdeka (Unmer) Malang memungut sampah di kawasan Jl Semeru Kota Malang, Senin (25/7). Aksi bersih-bersih lingkungan mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Kepemudaan Semangat Merdeka Community ini dilakukan mulai kampus yang terletak di Jl Dieng hingga kawasan bundaran Jl Tugu.

Band Indie Kurang Diminati BATU - Masyarakat Kota Batu ternyata kurang menyukai band indie. Mereka lebih memilih musik aliran campursari atau keroncong. Ini terlihat dari festival Band Indie seMalang Raya yang diadakan Batu Total Independent (BTI) di Gedung Kesenian Batu, Minggu (24/7), hanya diikuti 28 band dan penontonnya sepi. Adiliya Uyak, Ketua umum BTI menyadari kondisi ini. Namun, Uyak tetap optimistis nanti mampu membuat band Indie tetap hidup. “Meski penonton sepi, saya dan teman-teman akan terus membangun band indie agar popular," kata Uyak. Pemberian fasilitas oleh Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Batu dianggap sebagai satu peluang untuk mengenalkan band indie. “Masyarakat Batu memang lebih menyukai musik tradisional, seperti campursari dan ketoprak,” kata Uyak. Muhammad Dhani Rahman, warga asal Ngaglik, Batu menyatakan wajar jika festival ini tak dikunjungi penonton. Sebab, masyarakat Batu kurang menyukai. “Ini kan musiknya anak-anak muda, kalau seperti saya ya tidak cocok nonton ini,” kata Muhammad Dhani Rahman. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu, Mistin, mengatakan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan pagelaran tradisional untuk mengisi perdana gedung kesenian.“Kami masih persiapan, pagelaran ini nanti melibatkan semua pelajar se Batu," kata Mistin. ■ k5

KLOJEN - SURYA SETERU Yoga-Yogi dengan Kepala Sekolah SDN 04 Sitirejo, Kabupaten Malang, agaknya masih berlanjut. Meski kedua anak kembar ini sudah belajar di sekolah barunya SDN Sukun 02 Kota Malang, ibu mereka, Lilis Setyowati, akan mengadu ke Menteri Pendidikan Indonesia, M Nuh, dalam waktu dekat.

maju ke sana (Jakarta),” ujarnya. Namun Lilis belum bisa memberitahu kepastian akan menemui Gurbernur dan pergi ke Jakarta. Ia merasa masih perlu memusyawarahkan lagi niatannya ini dengan keluarga, terutama dengan kedua anaknya. “Tapi saya ingin sebelum puasa sudah bertemu dengan Pak Menteri,” imbuhnya.

Dikatakan Lilis, dirinya berencana ke Jakarta untuk melaporkan tentang dunia pendidikan di Kabupaten Malang yang menurutnya masih perlu perbaikan, terutama pada kinerja para penyelenggara pendidikan. “Saya tidak ada kepentingan lain apapun. (Rencana menemui Menteri) itu juga bukan karena saya dendam,” kata Lilis yang dinobatkan Komisi Nasional (Kom-

Rekomendasi Perintah UU Menanggapi niatan Lilis yang berencana menemui menteri, Komisaris Komnas HAM Pusat, Syafruddin Ngulma Simeuleu, mengatakan, jika hal itu demi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Malang, atau di Jatim, langkah Lilis sudah benar. “Orang yang gajinya dibayar dari APBN, wajib untuk diawasi. Dari sisi pengawasan, yang dila-

nas) Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai simbol pengawasan publik, Senin (25/7). Namun sebelum ke Jakarta, Lilis akan bertemu dengan Gurbernur Jatim Soekarwo untuk menyampaikan laporannya, termasuk berkonsultasi terkait perlu tidaknya bertemu M Nuh. “Saya juga beban moral melakukan ini. Tapi karena saya tidak ada niatan apa-apa, saya terus

Unisma Biayai Kuliah Guru RA dan Madrasah LOWOKWARU - SURYA ma Malang. Tes seleksi pada Berusaha meningkatkan 15 Agustus dan pengumuman kualifikasi para guru Rau- disampaikan 18 Agustus 2011. dlatul Atfhal (RA) maupun Mereka yang lolos pada tes ini madrasah, Universitas Islam masih harus mengikuti tes Malang (Unisma) mengadakan wawancara dan baca Alquran program bagi mereka yang be- pada 20 Agustus 2011. Hasil lum berpendidikan sarjana (S- finalnya akan diumumkan 23 1). Guru-guru yang mengikuti Agustus 2011. “Tes baca Alquprogram ini dibiayai Unisma ran itu penting, karena mereka sampai studinya selesai. akan kuliah di kampus Islami,” Namun, program imbuh Masykuri. itu hanya diperunNamun, Masytukan bagi guru kuri mengingatkan, mata pelajaran bamereka yang sudah hasa Indonesia, dinyatakan lolos Inggris, dan Mateharus menyelesaimatika. Pembantu kan kuliahnya daRektor III, Masykulam jangka waktu ri Bakri, mengataempat tahun. Jika kan, sebanyak 30 molor, para guru itu persen guru di Jajustru harus memtim belum bergelar bayar ulang biaya sarjana. Karena itu, perkuliahan mesurya/dok untuk peningkatan reka yang tadinya Masykuri Bakri kualifikasi, kompegratis. “Jadi yang tensi, dan mutu guru-guru itu, sudah lolos tidak bisa mundur Unisma bekerja sama dengan lagi,” terangnya. Direktorat Pendidikan Madrasah Waktu perkuliahan program Kementerian Agama (Kemenag) ini dilakukan selama tiga hari menyusun program itu. pada hari efektif Senin sampai “Harapan utamanya agar Sabtu. Artinya, para guru dakualitas pendidikan, khusus- pat memilih kuliah hari Senin, nya di madrasah, menjadi Selasa, Rabu, atau Kamis, Julebih baik dan semakin ber- mat, Sabtu. Menurut Masykualitas. Karena, peran guru kuri, pemilihan hari kuliah dalam pendidikan itu sangat itu agar bisa menyesuaikan besar. Dengan guru yang ber- peserta program dengan kekualifikasi, pendidikan ber- wajibannya mengajar di sekomutu pasti akan terjadi,” kata lah. “Karena itu, kami memMasykuri, Sabtu (23/7). prioritaskan para guru yang Pada program ini, Unisma berada di wilayah Malang dan menyediakan pagu 40 kursi sekitarnya seperti Pasuruan, untuk semua jurusan. Pendaf- Jombang, Kediri, Blitar, dan taran dimulai 28 Juli sampai 12 lainnya,” pungkas Masykuri. Agustus 2011 di kampus Unis- ■ st16

adakan evaluasi kegiatan pendidikan, Syafruddin mengatakan, akan mengirimnya minggu ini. “Dalam minggu-minggu ini suratnya akan saya kirim. Perlu juga dipahami bahwa rekomendasi yang dimaksud dalam undang-undang tersebut bukan rekomendasi yang bermakna saran sebagaimana pemahaman umum, tetapi perintah undangundang. Oleh karena itu para pemangku kewajiban (pejabat yang diberikan rekomendasi) wajib melaksanakannya,” bebernya. Menurutnya, walau yang akan dilakukan Lilis itu penting, alangkah baiknya jika mengutamakan kepentingan anaknya. Syafruddin memberi ide, lebih baik ibu Lilis meminta bantuan televisi nasional untuk memfasilitasi pertemuan dirinya dengan menteri melalui teleconference. “Kalau begitu (teleconference) kan murah. Bu Lilis tidak perlu meninggalkan anaknya dan membayar perjalanannya ke Jakarta,” pungkasnya.■ st16

Buka Perpustakaan, Andy Disambut Ibu-ibu

Jumlah Menikah Hamil Duluan Turun BATU - Jumlah pasangan yang mau menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Junrejo terus merosot. Hal ini terjadi setelah diberlakukan larangan menikah bagi pasangan yang hamil duluan sejak Maret lalu. Sejak itu, masyarakat Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo yang hamil duluan tidak mendaftar menikah di KUA setempat, melainkan menikah di luar kecamatan tersebut. Kepala KUA Junrejo, Arif Saifuddin mengatakan, dua bulan terakhir, jumlah pasangan yang akan menikah adalah 220 pasangan. Jumlah tersebut menurun dibanding Februari-Maret lalu yang mencapai 328 calon pasangan. “Sebelum ada kesepakatan tidak menikahkan pasangan yang hamil duluan, jumlah calon pasangan sangat banyak. Sekarang namun semua pasangan calon nikah tersebut tidak ada yang hamil duluan,” kata Arif, akhir pekan lalu. Arif dan beberapa ulama di Kota Batu telah sepakat untuk memberi hukuman sosial bagi calon pasangan yang hamil di luar nikah. “Kami tidak mau menikahkan dulu sampai anaknya benar-benar lahir. Itu biar tidak ditiru yang lain,” tekannya. Meskipun cara itu bertujuan untuk mendidik masyarakat, ada juga ulama yang kurang sependapat, salah satunya Kyai Imam Nakrowi. Pengasuh Taman Pendidikan Alqur-an Miftahul Huda di Junrejo menganggap tidak menikahkan calon pasangan adalah sikap yang kurang bijaksana. “Dalam Alquran dijelaskan bahwa siapa yang sudah siap menikah, menikahlah. Asalkan mereka memenuhi syarat-syaratnya menikah,” jelas Imam. ■ k5

kukan ibu Lilis ini sudah tepat,” katanya. Syafruddin juga kembali menegaskan, tindakan kepala sekolah yang mengeluarkan Yoga-Yogi ini termasuk pelanggaran HAM sebagaimana UU No 39/1999 tentang Hak Asasi Manusia. Namun bukan pelanggaran HAM berat (sebagaimana ditulis Surya, Kamis, 21 Juli lalu). Dijelaskan, pelanggaran HAM berat itu hanya untuk pelaku kejahatan luar biasa, seperti genosida (pembantaian manusia), penghilangan orang secara paksa atau kejahatan apartheid. “Saya meluruskan, tindakan kepala sekolah ini bukan pelanggaran HAM berat. Tapi tindakan mengeluarkan Yoga-Yogi dari sekolahnya ini sama dengan merampas hak dasar Yoga-Yogi sebagai manusia untuk mendapatkan pendidikan,” terangnya. Terkait surat rekomendasi Komnas HAM kepada Gurbernur Jatim dan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang agar meng-

surya/hayu yudha prabowo

JEJAK AREMA - TA Musyafri, pemain Arema berfoto dengan fotonya saat berlaga, hasil bidikan Pewarta Foto Harian Surya, Nedi Putra AW dalam Pameran Foto Lensa Arema di Anjungan Ken Arok, Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Malang, Senin (25/7).

Jejak Arema dalam 14 Lensa KLOJEN - SURYA Fotografer Malang yang bergabung dalam Pewarta Foto mengabadikan momen-momen menarik yang dialami Arema dan Aremania. Momen krusial yang dialami Arema dan Aremania bisa dilihat dalam pameran Lensa Arema yang diikuti 14 fotografer dengan menampilkan 35 karyanya di Perpustakaan Umum Kota Malang, Senin (25/7). Di antara karya-karya tersebut, terlihat striker Noh Alam Shah yang mengalami cedera berat di bagian mata. Tampak darah keluar dari mulut dan hidungnya. Ada pula foto euforia Aremania menyambut kedatangan tim Arema setelah keluar sebagai jawara LSI 2009/2010. Pengunjung juga

bisa melihat kecintaan Aremania yang mengalami cacat fisik tanpa kaki. Aremania ini menonton pertandingan Arema di Stadion Manahan, Solo dalam laga Piala Indonesia 2010. Ketua Panitia, Nurdiansah dari pewarta foto Bola mengatakan, pameran ini untuk memberi gambaran tentang Arema dan Aremania dari sudut padang pewarta foto. "Sekaligus menyambut ulang tahun tim Arema Indonesia ke 24 pada 14 Agustus mendatang," jelasnya. Pembukaan pameran ini dihadiri pendiri Arema Lucky Acub Zainal, Kabag Humas Pemkot Malang Budi Herwanto, perwakilan KONI Kota Malang. Tiga pemain Singo Edan, Juan Revi, Roni Firmasyah, dan Musyafri

juga turut membuka pameran ini setelah berlatih di Champion Futsal, Tidar, kemarin. Lucky menyatakan perjalanan Arema tidak bisa lepas dari media massa, baik juru foto atau juru tulis. Dia sempat mengenang adanya pencabutan bendera sudut di Stadion Lebak Bulus, Jakarta beberapa tahun silam. Karena momen itu diabadikan oleh fotografer, momen itu bisa diketahui oleh pecinta bola luar negeri. “Bagi saya, momen itu sangat memalukan. Tapi itu adalah momen bagi wartawan sehingga juga disiarkan CNN (Cable News Network),” kata Lucky sambil tertawa. Pameran ini berlangsung hingga Jumat, 29 Juli mendatang. ■ st10

JABUNG - SURYA Sempat berpindah-pindah rumah kontrakan untuk tempat perpustakaannya, akhirnya Eko Cahyono, pengelola Perpustakaan Anak Bangsa di Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang bernapas lega. Senin (25/7), penggerak perpustakaan gratis itu memiliki gedung sendiri atas bantuan Wakil Bupati Malang, A Subhan. Sementara untuk biaya pembangunan gedung diperoleh dari Yayasan Kick Andy saat ia mengikuti acara Kick Andy Heroes beberapa waktu lalu. Bahkan, Andy F Noya, host acara Kick Andy di Metro TV dan juga Ketua Yayasan Kick Andy turut meresmikan gedung perpustakaan itu. Warga desa pun nampak menyambut Andy. “Saya sudah merasakan aura semangat sejak pertama kali datang, terutama ibu-ibu,” kata Andy ketika memberi sambutan. Menurut pria yang pernah bersekolah di SDK Sang Timur Malang ini, ia sebenarnya agak sibuk untuk bepergian ke luar kota. Tapi, yang membuatnya bersemangat datang adalah uluran tangan wakil bupati memberikan Eko lahan. “Apa artinya Eko? Apa artinya perpustakaan ini? Saya ingin

ketemu orang yang luar biasa karena beliau telah mempercayai Eko untuk membelikannya tanah Rp 47 juta,” tandas Andy. Dipuji Andy, A Subhan hanya tersenyum kecil. Andy kemudian menyemangati Eko agar tetap bisa mengembangkan perpustakaannya dengan tantangan yang makin besar, yaitu meningkatkan berkomitmen orangtua untuk membiarkan anaknya menambah ilmu pengetahuan ke perpustakaan milik Eko. “Selain itu, buku-buku juga harus makin variasi agar diminati,” pinta Andy. Perpustakaan ini, kini telah memiliki 12.000 anggota dan membuat jejaring di sejumlah kecamatan di Kabupaten Malang. A Subhan mengatakan, ketika mengunjungi perpustakaan Eko yang terbuat dari bambu, ia tidak menyangka bahwa perpustakaan tersebut telah banyak menuai prestasi hingga penghargaan nasional. “Bagaimanapun, perpustakaan ini merupakan aset berharga Kabupaten Malang. Saya harap, benih yang ditanam hari ini akan dipanen oleh generasi muda mendatang,” papar Subhan. ■ vie

surya/hayu yudha prabowo

BARU - Eko Cahyono, pengelola Perpustakaan Anak Bangsa menunjukkan koleksi perpustakaannya kepada Ahmad Subhan, Wakil Bupati Malang dan Andi F Noya, Senin (25/7).

Diomeli Penumpang, Malah Jadi Sopir Berpretasi se-Jatim BATU - SURYA Beberapa orang mungkin memandang Joni Handoko (41) tak ubahnya sopir angkutan umum biasa. Namun, kepatuhan ia dalam berlalu lintas patut menjadi contoh. Pria kelahiran Medan yang kini tinggal di Kota Batu ini, bahkan menjadi juara umum awak kemudi angkutan umum (Akut) berprestasi 2011 tingkat Provinsi Jatim. Joni yang sehari-hari menjadi sopir angkutan Batu-Karangploso ini, sudah menjadi sopir sejak 12 tahun silam. Sehari-hari, Joni bekerja 15 jam. “Jam 06.00 WIB saya sudah di Terminal Batu dan baru pulang pukul 21.00 WIB,” tandas pria yang tinggal di Jl Arjuno Kota Batu ini. Setiap hari pula, ia mendapatkan uang dari para penumpang sekitar Rp 100.000. Dari pemasukan tersebut, Rp 60.000 disetorkan kepada pemilik angkutan, sisanya untuk menghidupi istri dan dua anaknya. Istrinya, Wiwin Winarsih (37),

surya/siti yuliana

TERBAIK - Joni Handoko, sopir angkutan umum Jurusan BatuKarangploso ketika sedang menunggu penumpang di Terminal Kota Batu, Senin (25/7). seorang ibu rumah tangga. Namun tingginya biaya hidup yang harus dipenuhi, membuat pria asal Medan, Sumatera Utara ini nyambi sebagai pekerja lepas di sebuah usaha travel Kota Ma-

lang. “Kalau ada carteran ke luar kota, saya terkadang yang menjadi sopirnya, apalagi penumpang di Batu sudah mulai sepi,” ungkapnya. Soal predikatnya sebagai sopir

angkutan terbaik, Joni tidak menyangka bila dirinya yang menjadi juara. “Sebab, dari 55 peserta, saya termasuk sopir angkutan yang tergolong masih muda,” kata Joni ketika mangkal di Terminal Kota Batu, Senin (25/7). Joni yang mengemudikan angkutan berwarna kuning dengan nopol N 865 UG menceritakan, sistem penyeleksian di Jatim sangat ketat. Beberapa tes yang harus dijalani adalah kesehatan, psikologi, tes tulis, dan tes wawancara. Tes tulis mencangkup UU Lalu Lintas, etika mengemudi di jalan, juga beberapa perlengkapan administrasi seperti asuransi jasa raharja. Tes-tes tersebut, bisa jadi sekadar formalitas. Di lapangan, Joni memang sosok teladan. Ia mengaku dirinya tidak suka ngebut saat menjalankan angkutannya. Ia juga tidak melanggar rambu-rambu lalu lintas atau ngetem sembarangan demi meraup penumpang. “Jadinya saya malah diomeli penumpang. Penumpang kadang tiba-tiba minta turun.

Padahal tempatnya di dekat lampu merah. Jelas saya tidak mau karena dilarang berhenti di situ,” cerita pria yang juga pengurus Persatuan Pengemudi Karangploso Giripurno Batu (PPKGB) ini. Atas prestasinya ini, ia senang bisa membawa nama Kota Batu. Joni berhasil membawa pulang uang binaan sebesar Rp 3 juta beserta piala dan tropi dari perlombaan yang digelar Dinas Perhubungan Provinsi Jatim itu. September nanti, ia juga akan mengikuti lomba Akut tingkat nasional. Kepala Dinas setempat, Hidayat Murtadhlo mengatakan, semenjak Kota Batu berdiri, sudah dua kali ini menjadi juara. “Sebelumnya Kota Batu menjuarai Akut pada 2007,” tandasnya. Sebelum mewakili Kota Batu, Hidayat menyeleksi ratusan supir angkutan umum. Dari hasil seleksi tersebut, dua peserta yang lolos dikirimkan ke Provinsi Jatim untuk bersaing dengan sopir angkutan umum lain dari 33 Kota se-Jatim. ■ k5


SELASA, 26 JULI 2011

Ngidam BB, Uang Rp 17 Juta Melayang

lintas kriminal Razia Hotel, Tangkap 8 Pasangan KEPANJEN - Mendekati bulan suci Ramadan, aparat Polres Malang mulai gencar melakukan operasi Cipta Kondisi. Dalam operasi yang digelar, Senin (25/7), polisi merazia sejumlah penginapan yang tersebar di wilayah Kabupaten Malang. Hasilnya, delapan pasangan bukan suami istri sedang berduaan di dalam kamar hotel. Kasubag Humas Polres Malang, AKP Gaib Djumargo menjelaskan, dalam razia yang dilakukan di sejumlah hotel dan penginapan itu, enam pasangan bukan suami istri dibawa petugas dari kamar Hotel Malinda, Sumberpucung dan dua pasangan lagi ditemukan di kamar Hotel Tritunggal, Sumberpucung. ”Ini dalam rangka menyambut bulan Ramadan, biar dalam menjalankan ibadahnya masyarakat bisa lebih tenang. Operasi ini akan terus kami lakukan selama bulan Ramadan,” ujar Gaib. Setelah dibawa ke Polres Malang, kedelapan pasangan bukan suami istri ini lalu didata dan diberikan pembinaan. Dalam pendataan, diketahui bahwa mereka masing-masing telah memiliki suami ataupun istri. ”Mereka kami tangkap setelah terpergok sedang berduaan di dalam kamar hotel, padahal masing-masing telah memiliki suami ataupun istri,” tambah Gaib. Dari enam belas orang yang diamankan petugas, yang termuda diantaranya masih berusia 24 tahun, sedangkan yang tertua berusia 58 tahun dan merupakan seorang pensiunan pegawai negeri sipil. ■ st17

Pelaku Politik Tak Bermoral MALANG- Guru Besar Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Prof Mas’ud Said, menilai wajar ada aroma politisasi menjelang Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Malang 2013 nanti. Aroma politisasi dari kasus hukum memang selalu ada dan kerap digunakan alat oleh para pelaku politik. “Hukum adalah alat yang manjur untuk menyandera seseorang, ini yang terjadi di negara kita,” kata Mas’ud, Senin (25/7). Dijelaskan Mas’ud, dalam logika politik, selalu ada persaingan untuk menjatuhkan seseorang. Namun dalam persaingan ini, ia tekankan agar para pelaku politik tidak menggunakan cara-cara yang tidak beretika dan tidak bermoral. “Kalau cara-cara politik seperti itu, saya yakin masyarakat tidak percaya lagi dengan birokrasi,” tekannya. Saat ini saja, tambahnya, masyarakat sudah sedikit ogah dengan sistem pemerintahan, apalagi apabila politik diwarnai dengan ketidakmoralan ini. Seharusnya, kata dia, masyarakat harus cerdas dan lebih memantau penggunaan APBD. Politik kotor yang kerap terjadi di Indonesia, menurut Mas’ud, karena tujuan kekuasaan semata, hingga berbagai cara dihalalkan. “Kala terus-terusan dengan politik kotor, masyarakat akan apatis dan tak peduli dengan pemerintahan," jelasnya. Seperti diketahui Forum Aksi Mahasiswa Malang Anti Korupsi (Famak) demo di depan Kejaksaan Negeri Kota Malang, Senin (25/7). Mereka mendesak Kejari mengusut tuntas kasus dugaan korupsi APBD sekitar Rp 4,2 miliar oleh DPRD Kota Malang periode 1999-2004. Para pendemo membawa spanduk-spanduk bertuliskan hujatan terkait tindak korupsi. Selain itu, mereka juga mendesak kejaksaan agar memeriksa Dra Sri Rahayu, selaku ketua DPRD Kota Malang 1999-2004. “Mengapa Sri Rahayu tidak tersentuh hukum sama sekali? Ini pasti ada apa-apanya,” kata Jati Seputro, mahasiswa Fisip Universitas Brawijaya. Sri Rahayu yang juga anggota DPR dari PDIP ini diperkirakan sejumlah orang akan mengikuti running Pilwali Malang bersaing dengan Ny Heri Puji Utami, istri Wali Kota Malang Drs Peni Suparto MAP. ■ k5/k1/st18

surya/hayu yudha prabowo

USUT KORUPSI - Forum Aksi Mahasiswa Malang Anti Korupsi (FAMAK) melakukan aksi membentang spanduk dan karangan bunga di depan Kejaksaan Negeri Kota Malang, Senin (25/7). Massa Aksi menuntut Kejaksaan segera menuntaskan korupsi DPRD Kota Malang yang terkesan tebang pilih.

Gaji Ratusan PNS Digondol Maling

► Gondol Brankas Berisi Rp 100 Juta

BATU - SURYA PERKANTORAN mewah milik Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) PKN dan IPS di Kecamatan Junrejo, Kota Batu, dibobol kawanan pencuri, Senin (25/7). Uang ratusan juta untuk pembayaran gaji ratusan karyawan diambil pencuri. Kawanan pencuri yang diperkirakan beraksi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, diduga masuk dengan cara meloncat pagar kompleks perkantoran yang jauh dari rumah penduduk itu, Selanjutnya, pelaku memecah kaca jendela ruang bagian keuangan dan menggondol brankas yang ada di ruangan tersebut. Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Djoko Purwanto, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan melakukan pemeriksaan di lokasi dan meminta keterangan dai para penjaga. “Dari keterangan di TKP (tempat kejadian perkara), uang dalam brankas lebih dari Rp 100 juta. Dan kami masih melaku-

kan penyelidikan,” ucapnya. Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan barang bukti itu, petugas memperkirakan kawanan pencuri sudah merancang aksi ini sejak lama dan sangat mengetahui seluk beluk kantor, mengingat mereka mengetahui secara pasti ruang penyimpanan uang. Selain itu, petugas juga menyimpulkan, setelah mengeluarkan brankas berukuran besar di halaman kantor, pencuri membuka brankas dengan cara dicukit menggunakan linggis. Namun, polisi belum mendapatkan petunjuk apa pun terkait pelakunya, dan hanya pada kesimpulan pelaku pencurian lebih dari dua orang.

PAKIS - SURYA Keberadaan online shop di satu sisi memberikan kemudahan berbisnis. Di sisi lain, masih ada yang memanfaatkan untuk melakukan penipuan. Salah satu korbannya ialah Sandi Permana (26), warga Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Sandi harus gigit jari. Pasalnya, setelah mengirimkan sejumlah uang pembayaran, ponsel Blackberry yang dibelinya tak kunjung datang. Dalam laporan ke polisi, Sandi mengaku, Kamis (7/7) membeli ponsel Blackberry (BB) dari sebuah situs online shop. Sandi langsung menghubungi sang penjual yang mengaku bernama Andi Lesmana dan mengirimkan sejumlah uang melalui ATM Mandiri. Setelah menunggu selama seminggu yang dijanjikan, rupanya Blackberry yang diidamidamkan Sandi tak kunjung

datang. Saat dihubungi, Andi mengaku bahwa ponsel telah dikirim namun tertahan di bea cukai Batam, sehingga untuk menebusnya, Sandi diminta untuk mengirimkan sejumlah uang lagi. Hingga saat itu pun Sandi sepertinya belum menyadari tengah berurusan dengan penipu, karenanya dia mengirim lagi sejumlah uang yang secara keseluruhan berjumlah Rp 17,1 juta. Setelah untuk kedua kalinya mengirimkan uang, ponsel yang diidamkan pun tak kunjung terkirim. Sandi tersadar telah menjadi korban penipuan dan melapor ke Polres Malang. Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Hartoyo menyatakan telah menerima laporan korban dan masih melakukan penyelidikan. Selain itu Hartoyo juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan tawaran-tawaran menggiurkan yang ada di internet. ■ st17

Tergiur Untung, Buka Judi Togel di Kampung

Sementara itu, keterangan Ahmad Djumali (42), petugas keamanan kantor yang dikelola langsung oleh Departemen Pendidikan Nasional ini, menyebutkan, peristiwa pencurian diketahuinya sekitar pukul 05.00 WIB saat ia melakukan ronda pagi. Saat itu, ia mengetahui kaca jendela sebelah kiri gedung pecah dan melihat sebuah brankas besi dalam kondisi terbuka. Djumali juga mengaku tidak mendengar suara apa-apa. Apalagi jarak pos jaga dengan lokasi cukup jauh. “Keadaan waktu itu sangat tenang, tidak terdengar suara kaca pecah,” kata Djumali saat ditemui di lokasi. Djumali pun enggan menceritakan lebih banyak mengenai kasus ini. “Saya dilarang menjelaskan apa-apa, nanti saja kalau pelakunya sudah tertangkap,” tandasnya. Petugas keamanan lain Ahmad Samsul (27) mengatakan ada sembilan petugas yang berjaga di kantor ini. Mereka bertugas secara gantian. Untuk pos jaga depan, hanya diisi satu petugas dengan tiga kali shif. Kondisi lingkungan yang jauh dari keramaian, membuat kantor yang baru ditempati dua tahun ini sepertinya mencari incaran pencuri. ■ k5

LOWOKWARU - SURYA Togel mandiri. Inilah yang coba dijalani oleh Purnadi Basuki (47) dan Winardi (47). Karenanya Purnadi dan Winardi pun langsung diringkus oleh Buser Reskrim Polresta Malang setelah beberapa pekan menjadi operator togel. Penangkapan pertama dilakukan pada Purnadi. Ia ditangkap di rumahnya di Jl Tlogomas RT 01 RW 01, Kecamatan Lowokwaru, Minggu (24/7) kemarin pukul 16.00 WIB. “Dari laporan masyarakat serta dari hasil penyelidikan, akhirnya kami menemukan identitas Purnadi dan langsung menangkapnya,” kata AKP Anton Prasetyo, Kasat Reskrim Polresta Malang, Senin (25/7). Dari penangkapan Purnadi, polisi menyita beberapa barang bukti satu lembar kertas tombokan, satu handphone Nokia, dan uang tunai Rp 95.000. “Dari hasil pemeriksaan, Purnadi mengaku setor kepada Winardi, kami pun langsung menangkap Winardi di rumahnya di Joyo Utomo, Merjosari, Lowokwaru,” kata Anton. Dari tangan Winardi, polisi menyita satu lembar kertas tombokan togel dan satu handphone Sony Ericsson.

Nah, dari kedua tersangka, diketahui bahwa togel yang mereka buat adalah togel mandiri. Artinya, setiap nomer tombokan yang keluar, mereka sendirilah yang mengeluarkannya, serta tidak tergantung dan sesuai dengan nomer togel yang di keluarkan seorang bandar lain. Modus togel ala kedua tersangka tersebut, masih sama dengan modus togel kebanyakan. Mereka masih menerima pesanan tombokan secara langsung dari penombok dengan menuliskan nomer tombokan pada secarik kertas, atau memesannya lewat pesan singkat (SMS) melalui handphone. “Saya melakukan setoran kepada Winardi. Setelah semuanya beres, Winardi yang akan menentukan nomer berapa yang keluar,” kata Purnadi. Sementara itu, di depan penyidik, Winardi mengakui bahwa usaha togel mandiri ini memang benar dirintisnya. Winardi mencoba memanfaatkan kesukaan warga sekitar yang kerap membeli togel. Selain itu, Winardi juga tergiur dengan hitungan keuntungan sebagai bandar, mengingat ia sendiri yang mengatur keluar masuknya uang termasuk nomor togel yang akan keluar. ■ k1

Kiai Palsu Tukang Gendam Diringkus SUKUN - SURYA Pelaku gendam yang kerap beraksi di Kota Malang diringkus polisi. Dua pelaku, Sirun (46), warga Desa Kendang, Kecamatan Wonorejo, Pasuruan dan Endik Purwanto (27), warga Kecamatan Candi, Sidoarjo ditangkap usai memperdaya korbannya, Minggu (24/7). Penipuan paling gres yang dilakukan keduanya terjadi pada Minggu (24/7) pagi, berkendara dengan mobil Carry nopol N 1783 YD mereka memperdaya Uswatun Khasanah (37), warga Jl Gadang RT 01 RW 04, Kecamatan Sukun. Untuk memulai penipuannya, awalnya, Endik berpura-pura bertanya kepada Uswatun mengenai sebuah alamat. Entah dengan bujuk rayu apa, Uswatun bersedia masuk ke dalam mobil yang akhirnya menempatkannya sebagai korban, Di dalam mobil, Sirun yang

mengaku sebagai ustad dari Pasuruan mengatakan melihat aura negatif di tubuh Uswatun dan menawarkan `pengobatan`. “Saya bujuk dia agar melucuti perhiasannya untuk proses menghilangkan aura negatif," kata Sirun, Senin (25/7) di Polres Malang. Usai melucuti gelang, kalung dan cincin yang jika ditotal senilai Rp 4 juta itu, Sirun dibantu oleh Endik memasukkan perhiasan tersebut ke dalam bungkus sabun untuk dibacakan doa-doa. Disinilah peran Endik dijalankan yakni mengganti bungkus sabun berisi perhiasan dengan bungkus sabun lain yang kosong. Setelah semua prosesi selesai. Uswatun diturunkan dari mobil. Namun, perlahan, ia curiga dengan aksi sepasang kyai dan santri gadungan itu. Lantas, ia pun membuka bungkus sabun itu dan terkejut

PENIPU - Sepasang kyai dan santri palsu (Sirun dan Endik) saat diperiksa di Polresta Malang, Senin (25/7). surya/eko darmoko

ketika mengetahui isinya kosong. Singkat cerita, Uswatun pun melaporkannya ke Polresta Malang dan memberitahukan ciri-ciri mobil yang digunakan oleh kedua tersangka. Dari hasil penyelidikan petugas

mengetahui mobil yang dimaksud sedang melintas di Jl Agus Salim dan terhenti karena menabrak gerobak pukis. “Kami pun menangkap kedua tersangka di Jl Agus Salim,” kata AKP Anton Prasetya, Kasat Reskrim Polresta Malang. ■ k1


3 Kediri

Raya

● ● ● ●

BLITAR NGANJUK TULUNGAGUNG TRENGGALEK

SELASA, 26 JULI 2011

MULAI MARAK - Puasa sudah di ambang pintu. Penjual kembang api mulai menambah stok barang mereka, karena permintaan bertambah. Seperti penjual kembang api di Jalan Hasanudin Tulungagung yang mengaku mengalami kenaikan omzet hingga lipat kali lipat. Permintaan barang yang tinggi membuat para pedagang harus mendatangkan barang hingga dari Surabaya.

MOHON PERHA TIAN P.KA POLRES NGANJUK TELAH TERJADI KORUPSI WAKTU MENGURUS SIM C MASAL DI PBRIK ROKOK SAMPURNA NGAN JUK MASAK DIKE NAI BIAYA 250rb.PADAHAL BIAYA RESMINYA KISARAN 120rb. MOHON DICEK@DITINDAK LANJUTI.kami siap di bersaksi. 081333930444 Mohon perhatian Bapak Wali Kota Kediri masih banyak Penambang Pasir disekitar Jembatan Lama sampai kearah Jembatan Baru di belakang Masjid Agung. Setiap hari ada Penambang Pasir yang dilakukan oleh 10 sampai 15 orang dan berjejer Truk pengangkut pasir sebanyak 4 sampai 6 truk Terimakasih atas perhat ian dari Bapak Kapolres dan dari Bapak Kasatpol PP 03549110737 Buat HVA Pare, terima ksih sdh mengadakan Bazar Sembako Murah. It sangat membantu rakyat krg mampu di saat bahan pokok mahal. 083834479891 u/ TERMINAL TAMANAN KEDIRI. Saya SANGAT KECEWA dg pelayanan di terminal . Saya antar saudara mau pergi ke tulungagung. Tanya ama 2 PETUGAS katanya suruh TUNGGU di jalur bis TLGG tapi smp 1 jam tdk ada yg lewat ternyata mmg bis jurusan tlgg tdk masuk terminal. Klau tdk masuk kita calon penumpang kok tdk dikasih tahu. Padahal kita sudah tanya ke 2 PETUGAS. TOLONG PAK PETUGAS yg PKAI SRAGAM klau kasih informasi yg JELAS. Akhirnya saya jadi bulan-bulanan calo. TLG DIPERBAIKI sistem KERJANYA ! Supaya kita masuk terminal merasa aman bukan seperti masuk sarang penyamun. 081553147440

surya/david yohanes

KORUPSI DI KABUPATEN KEDIRI

Kejari Periksa Dua Pejabat

Kpd pejabt pmrintah kdiri tlg tertibkan parkir2 liar dikota&macetnya jln2 dikota kdri...smakin tambh smrawut,kok pemkot ademayem saja? 083846309949 yth bpk rektor univ kadiri di kediri,tlong donk pak beasiswanya dikeluarkan secara ju2r jngn ad main2 ksihan yg bnr2 tdk mampu,,itu sma halnya dg nepoteisme,, pihak mahasiswa siap demo untuk menurunkan anda krna mslah ini,,, 089679535286

lintas KEDIRI

► Terkait Penyimpangan APBD Rp 1,5 Miliar

Ki Manteb Tampil di Balai Kota

KEDIRI - SURYA DUA pejabat di Kantor Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpolinmas) Kabupaten Kediri diperiksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, guna pengusutan penyimpangan dana APBD.

DALANG kondang Ki Mantep Sudarsono bakal tampil mengisi penutup rangkaian acara HUT Kota Kediri ke-1.132 di halaman Balai Kota, Rabu (27/7) malam. ■ dim

lintas KEDIRI Bagikan 1.000 Paket Sembako KEDIRI - Menyambut HUT Kota Kediri ke-1.132 dan HUT RI ke-66, Kediri Town Square melakukan bakti sosial membagikan 1.000 paket bingkisan sembako untuk warga kurang mampu. Penyerahan bantuan paket sembako secara simbolis dilakukan Yus Arie Andrianto, Building Manager Kediri Town Square kepada Camat Kota Kediri M Fery Djatmiko, Senin (25/7). Menurut Yus Arie Andrianto, bantuan sembako diperuntukkan kepada warga kurang mampu yang di Kota Kediri. Sedangkan teknis pembagiannya akan dilakukan petugas dari Kecamatan Kota Kediri. Paket sembako itu berisi beras, minyak goreng serta mi instan. Sementara Camat Kota Kediri M Fery Djatmiko menjelaskan, bantuan sembako akan dibagikan kepada warga kurang mampu pada tanggal 28 Juli mendatang di pemandian Tirtoyoso. Sesuai rencana pembagian sembako nanti dilakukan Wali Kota Kediri dr Samsul Ashar. ■ dim

Kedua pejabat itu adalah Kepala Bakesbangpolinmas Ruslan Efendi dan pembantu bendahara pada bidang hubungan antarlembaga Bakesbangpolinmas berinisial NR. Pemeriksaan sedianya berlangsung mulai pukul 10.00 WIB. Namun Ruslan baru tiba di Kantor Kejari sekitar pukul 10.30 WIB, Senin (25/7). Ruslan datang sendirian mengendarai mobil dinasnya. “Ya, saya datang untuk memenuhi pemanggilan dari pihak kejaksaan. Ada dua orang yang dipanggil, saya dan pembantu bendahara,” kata Ruslan kepada Surya sebelum memasuki Gedung Kejari. Tetapi Ruslan mengaku tidak tahu tentang materi pemeriksaan yang akan diajukan kepadanya. “Sesuai undangannya saya dimintai keterangan, tapi saya sendiri juga belum jelas

Lebih 1.000 Siswa SD Drop Out KEDIRI - Jumlah angka putus sekolah di Kabupaten Kediri masih tinggi. Data yang dihimpun Surya menyebutkan, ada 6 persen atau lebih dari 1.000 siswa dari sekitar 25.000 lulusan SD yang tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Selain karena faktor ekonomi, juga disebabkan faktor geografis. Para siswa itu sulit menjangkau lokasi sekolah lanjutan, karena jauhnya jarak dari rumah ke sekolah dan sulitnya transportasi. Farid (12) siswa asal Kecamatan Tarokan mengatakan, ia sebenarnya ingin melanjutkan sekolah ke SMP. Namun, rumahnya yang berada di lereng Gunung Wilis sangat jauh dari lokasi sekolah baru. “Saya tidak punya sepeda. Kalau mau naik angkutan, jarang yang lewat sini. Kalau jalan kaki sangat jauh,” katanya. Setelah tidak melanjutkan, Farid membantu orangtuanya bekerja mencari nafkah. Plt Kabag Humas Pemkab Kediri, Edhi Purwanto mengatakan, persoalan tingginya angka putus sekolah itu menjadi perhatian khusus dalam persoalan pendidikan. Menurutnya, faktor ekonomi masih menjadi masalah utama penyebab tingginya angka putus sekolah. “Banyak anak yang diajak bekerja orangtuanya setelah lulus SD,” katanya. Saat ini pemerintah terus berusaha menanamkan kesadaran pada para orangtua agar membolehkan anaknya melanjutkan pendidikan. ■ st41

materinya apa,” imbuhnya sambil menuju ruang pemeriksaan di lantai 2 Gedung Kejari. Kedatangan pejabat kantor Bakesbangpolinmas Kabupaten Kediri itu nyaris tidak diketahui wartawan, lantaran dia masuk lewat pintu belakang. Informasi yang dihimpun Surya, dugaan penyimpangan anggaran itu terjadi pada pos anggaran penanggulangan bencana. Dana yang seharusnya digunakan untuk membantu tujuh desa yang dilanda bencana, ternyata tidak seluruhnya dicairkan sesuai peruntukannya. Setengah dari dana itu dikabarkan dipakai untuk kepentingan pribadi LH, salah satu oknum kepala bidang di Bakesbangpolinmas. LH juga diduga menjaminkan SK sejumlah staf di satuan kerjanya. Dana hasil penjaminan itu kemudian digunakan untuk dana nonbudgeter dan ada pula yang dipakai untuk kepentingannya sendiri. Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Kediri, Supriyadi saat dihubungi membenarkan adanya pemeriksaan. Namun ia enggan berkomentar banyak menyangkut soal materi yang diajukan dalam pemeriksaan tersebut. “Nantilah, saya belum bisa memberikan keterangan, hasil pemeriksaan masih ada di seksi pidsus (pidana khusus). Kalau semuanya sudah lengkap baru ■ KE HALAMAN 4

surya/cornelius vrian

SITUS DIRUSAK - Juru kunci situs Semen, Juli mengamati batu situs yang dijungkirkan oleh perusak, Senin (25/7).

Berharap Ketoprak Tidak Punah Meski sekarang jarang lagi tampil di layar kaca, pelawak Gogon eks personel Srimulat masih tetap eksis berkarya. Baginya seni telah mendarah daging, sehingga akan tetap mewarnai kehidupannya. DIDIK MASHUDI KEDIRI

T surya/didik mashudi

KEDIRI - SURYA Lokalisasi Semampir mendadak geger ketika salah satu tamu, Aurelius Say (37) meninggal mendadak di wisma milik Kemi (40). Korban meninggal mendadak setelah masuk kamar wisma yang dihuni Reni alias Sagita (30), Senin (25/7). Korban tercatat warga Jl Merak, Perumahan Griyatama, Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri. Dari hasil identifikasi polisi, korban meninggal masih berpakaian lengkap serta mengenakan sepatunya. Namun, dari mulutnya mengeluarkan buih. Kepada petugas, Reni mengaku masih belum sempat berkencan dengan korban. Wanita penghibur berambut lurus itu masih shock menyusul peristiwa yang baru dialaminya. “Dia masuk kamar, terus melepas helm. Kemudian tubuhnya mendadak kejang-kejang dan ambruk di

tempat tidur,” tuturnya. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Kota Kediri. Petugas tim identifikasi kemudian melakukan olah TKP serta mengamankan sejumlah barang bukti yang dibawa korban seperti tas, ponsel, serta dompet. Kanit Reskrim Polsek Kota Kediri AKP Sucipto saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya telah mengamankan tas berisi dokumen penjualan makanan serta uang tunai Rp 700.000. “Isi tasnya hanya berisi kuitansi dan dokumen penjualan,” tambahnya. Untuk mengetahui penyebab kematiannya, polisi membawa jenazah korban untuk diotopsi di RS Bhayangkara. “Dugaan sementara, korban meninggal akibat mengonsumsi obat melebihi dosis. Ini terlihat dari busa yang keluar di mulutnya. Kami belum dapat memastikan jenis obatnya,” tambah Sucipto. ■ dim

surya/didik mashudi

DIEVAKUASI - Jenazah Aurelius Say yang meninggal mendadak dievakuasi dari wisma eks lokalisasi Semampir.

Pemkab Diminta Pindahkan Arca

Suka Duka Gogon di Panggung Hiburan

INGIN EKSIS - Pelawak Gogon yang kini banting setir dengan manggung di ketoprak.

Hendak Berkencan Mendadak Kejang

ANGGAPAN dan job di layar kaca memang tak seramai dulu. Tapi bukan berarti Gogon, pelawak 'alumni' Srimulat sepi manggung. Dia tetap berkarya dari satu panggung ke panggung lainnya. “Memang sekarang tanggapan sedang sepi. Tapi ada saja masyarakat yang masih mengun-

dang kami untuk memeriahkan acaranya,” ungkap Gogon. Bagi Gogon, dunia panggung hiburan memang ada pasang surutnya. Termasuk senimannya juga demikian, ada masa emas serta masa surut di mana order tanggapan mulai jarang diperolehnya. “Termasuk saya sudah mulai berkurang order tanggapannya,” tuturnya. ■ KE HALAMAN 4

KEDIRI - SURYA Tim Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan, Mojokerto meminta Pemkab Kediri untuk memindahkan arca di situs peninggalan Kerajaan Majapahit yang terletak di Desa Semen, Kecamatan Pagu yang dirusak orang tidak dikenal. "Untuk antisipasi, arcanya bisa dipindah ke kantor pemkab," kata Pelaksana Tugas Kepala BP3 Trowulan, Aris Soviani, Senin (25/7). Ia mengaku prihatin dengan kejadian perusakan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal tersebut. Padahal, pe-

rangkat desa serta pemerintah daerah setempat sudah berjanji akan menjaganya. Aris menuturkan, belum ada niatan untuk mengambil arca di lokasi tersebut. Selain sudah ada komitmen pemerintah daerah akan menjaganya, hingga kini juga belum ada permintaan dari pemda agar arca itu diambil. "Kami tunggu surat resmi dari pemda jika ingin arca itu disimpan di kami. Tapi, alangkah lebih baik, jika arca itu tetap di tempatnya semula," ucap Aris. Situs di Desa Semen, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri

dirusak orang tidak dikenal. Beberapa pagar yang mengitari situs itu dicabut dan dibuang ke sungai yang tidak jauh dari lokasi temuan situs. Belum diketahui motif utama perusakan tersebut. Tetapi, diduga ada pihak yang kesal karena tempat itu sering dijadikan ajang prostitusi. Hal itu terbukti dari banyaknya tulisan yang ada di gubuk-gubuk yang sengaja dibangun. Warga menilai, tempat itu sering dijadikan tempat prostitusi. Padahal, rencana awal pembangunan ■ KE HALAMAN 4


4 Mataraman

SELASA, 26 JULI 2011

sudut kota Polres Razia Ponsel Pelajar TULUNGAGUNG - Polres Tulungagung selama beberapa hari terakhir gencar menggelar razia ke sejumlah sekolah setempat, dengan sasaran ponsel dan barang bawaan pelajar untuk mengantisipasi peredaran video porno/mesum maupun narkoba. KBO Reskrim Polres Tulungagung, Iptu Siswanto mengatakan, operasi gabungan tersebut selain digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan juga ditujukan untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja yang cenderung meningkat. Sejauh ini sudah dua lembaga sekolah setingkat SMA/SMK yang mereka razia, yaitu SMA Diponegoro serta SMK PGRI Tulungagung. Meski sejauh ini belum ada hasil siginifikan terkait pelanggaran pidana maupun temuan ponsel yang menyimpan video mesum, Siswanto menegaskan razia tetap dilanjutkan secara periodik. Apalagi, saat ini sudah menjelang pelaksanaan ibadah puasa ramadan bagi umat Islam. Dalam setiap menggelar inspeksi atau operasi ke sekolah, jajaran Polres Tulungagung menurunkan sedikitnya 45 personel yang dibagi menjadi dua tim. Mereka kemudian bergerak secara terpisah dengan sasaran yang ditentukan secara acak pada saat itu. Masing-masing tim ini kemudian diskenario memasuki ruang-ruang kelas di sekolah bersangkutan dan meminta para pelajar mengeluarkan ponsel untuk diperiksa file video mesum yang mungkin tersimpan dalam memori. Setelah itu anggota yang turun juga memeriksa tas milik pelajar. ■ ant

surya/david yohanes

DIBAWA KE RUTAN - Adi Idam Prayogi (dua dari kiri) dijemput petugas kejaksaan untuk dijebloskan ke tahanan. Kanan: Masruri Akhyar yang juga ditetapkan sebagai tersangka korupsi P2SEM tahun 2008, bakal menemani Adi di tahanan.

2 Koruptor P2SEM Masuk Bui

► Anggota Dewan Juga Dibidik

surya/cornelius vrian

JALAN MEMPRIHATINKAN - Salah satu jalan rusak di Kabupaten Kediri sengaja ditanami pisang oleh warga. Kerusakan jalan di Kabupaten Kediri sangat memprihatinkan. Menurut DPRD setempat, 60 persen jalan kabupaten rusak.

Tipis Peluang Kontraktor Lokal Garap GOR NGANJUK - SURYA Adanya perubahan spesifikasi teknik (spek) pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) Kabupaten Nganjuk senilai Rp 4 miliar dari menggunakan teknik stros biasa menjadi tiang pancang membuat kontraktor Nganjuk gigit jari. Pasalnya, teknik pembangunan dengan menggunakan tiang pancang hanya bisa dikerjakan oleh kontraktor grade V yang di Jawa Timur hanya ada tujuh perusahaan. “Para kontraktor mempertanyakan mengapa ada perubahan spesifikasi teknik seperti itu, apa Pemkab Nganjuk sengaja menutup peluang pengerjaan GOR Kabupaten Nganjuk untuk kontraktor lokal?” tanya Hery Hendarto salah satu kontraktor kelas menengah kecil di Kabupaten Nganjuk, Senin (25/7). Karena pengerjaan GOR menggunakan tiang pancang maka dana anggaran sebesar Rp 4 miliar hanya untuk pengerjaan tahap pemancangan saja. Nilai anggaran tersebut dinilai cukup boros jika dibandingkan dengan menggunakan teknik stros biasa

Pemkab... ■ DARI HALAMAN 3

gubuk tersebut sebagai tempat istirahat para pengunjung situs. Kapolsek Pagu, AKP Suharjito mengakui adanya rencana evakuasi benda – benda purbakala dari lokasi situs Semen. Namun menurutnya, rencana itu masih harus dikoordinasikan dengan pihak BP 3 Trowulan. Suharjito menambahkan, pihaknya terus melakukan penyelidikan untuk bisa mengungkap pelaku dan motif perusakan. “Untuk rencana evakuasi masih harus dikoordinasikan.

Berharap... ■ DARI HALAMAN 3

Namun, sebagai pegiat seni, pihaknya akan tetap konsisten berkarya menghibur masyarakat. Malahan sekarang hampir semua jenis hiburan seni tradisional yang dilakoninya, mulai bermain ketoprak, bintang tamu pertunjukan wayang kulit sampai ludruk hingga opera. “Order bermain apa saja, kalau bisa kami jalani,” tambahnya. Disinggung soal tarif sekali manggung, Gogon enggan mem-

dan itupun sudah cukup bagus. Hal sama disampaikan Ketua Gapensi (Gabungan Pengusaha Konstruksi) Kabupaten Nganjuk, Ahmad Sulkan. Pihaknya akan mengkritisi proyek pembangunan GOR Kabupaten Nganjuk. “Nilai anggaran tersebut cukup besar, untuk itu sebaiknya pembangunan GOR menggunakan spesifikasi yang telah disepakati dan ditetapkan seperti semula,” kata Sulkan yang mengaku kecewa dengan perubahan spek. Kabag Humas Pemkab Nganjuk, Abdul Wachid mengatakan, informasinya proyek pembangunan GOR Kabupaten Nganjuk tersebut baru akan dimulai pelelanganya pada awal Agustus 2011 mendatang. Lelang tersebut masih akan dilakukan secara manual karena pemkab belum siapnya perangkat pelelangan secara elektronik. “Tapi kalau ada perubahan bagian bangunan dari teknik stros biasa menjadi pemancangan dalam pelelangan proyek tersebut kami belum mengetahuinya, coba besok kami konfirmasikan kepada bagian bersangkutan,” tutur Abdul Wakid. ■ aru

Sedangkan saat ini, kami terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. Anggota juga kami terjunkan untuk memantau situasi situs,”katanya. Sementara itu, Plt Kabag Humas Pemkab Kediri, Edhi Purwanto mengatakan, kewenangan pemindahan benda purbakala berada di tangan BP3 Trowulan. Menurutnya, jika memang dilakukan pemindahan untuk pengamanan benda purbakala, pelaksanaannya dilakukan oleh pihak BP3. Pemkab akan menyiapkan penampungan. Pemkab memang memiliki ruang khusus untuk menyimpan benda-benda purbakala. ■ st41/ant

beberkan secara detail. Namun, dia memberi patokan harganya tergantung hasil negosiasi serta pihak penyelenggara acara. “Soal tarif prinsipnya kami terserah kepada yang nanggap (mengundang, red). Kalau di Jakarta saya biasa diberi honor sekitar Rp 7 jutaan, kalau di luar kota biasanya ditambah ongkos tiket pesawat dan penginapannya,” tambahnya. Hanya saja tarif itu bukan harga mati, karena tergantung jenis tanggapannya. “Sebenarnya kami tidak pasang tarif yang kaku. Karena ada tarif

TULUNGAGUNG - SURYA KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Tulungagung, Senin (25/7), menahan dua tersangka korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) tahun 2008 Ekonomi Lemah) sebesar Rp 100 juta. Kedua tersangka adalah Ketua LSM Pekel (Peduli Keluarga Ekonomi Lemah), Mohamad Masruri Akhyar warga Dusun Padangan, Desa Karangsari, Kecamatan Rejotangan dan bendahara Adi Idam Prayogi, warga Desa Kiping, Kecamatan Pakel. Kejari juga masih memeriksa S, seorang anggota DPRD Tulungagung dari PKNU yang disebut tersangka sebagai pihak yang menggunakan uang tersebut. Penahanan kedua tersang-

ka tertuang dalam surat bernomor PRINT -1540/O.5.27/ Fd.1/07/2011 yang ditandatangani Kajari Tulungagung, Didik Istiyanta. Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak dua bulan lalu. Masruri dan Adi ditahan setelah berstatus sebagai tersangka sejak dua bulan lalu. Dengan menggunakan mobil dinas Kejari Tulungagung, keduanya dibawa ke rumah tahanan negara (rutan) kelas 2B Tulungagung.

Saat dibawa masuk ke dalam mobil, Masruri tampak sudah siap menghadapi penahanan, sementara Adi masih berusaha menolak. Dengan pengawalan petugas kejaksaan, keduanya lalu digiring ke dalam rutan. Mereka akan menjalani penahanan selama 20 hari, terhitung Kamis (25/7) hingga Sabtu (13/8). Sebelum menjalani penahanan, Masruri mengaku sebagai korban tipu daya yang dilakukan S. Politisi yang tahun 2008 menjabat sebagai Ketua DPC Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) Tulungagung menawarinya sebuah program untuk menjangkau keluarga miskin. Masruri yang tengah membuat tesis S2 menerima tawaran tersebut, dengan alasan melengkapi bahan tesisnya. S saat itu menyarankan untuk membuat sebuah LSM (lembaga swadaya masyarakat) agar dana P2SEM dari Pemprov Jawa Timur bisa

cair. Namun, Masruri menolak karena tidak paham seluk beluk organisasi LSM. Akhirnya S meminta tanda tangan Masruri dan membuat LSM Pekel juga atas nama Masruri. Dengan dana itulah S lalu mengajukan proposal P2SEM. “Sejak awal saya hanya diminta tanda tangan, sementara segala sesuatunya S yang mengerjakan semua,” katanya. Proposal Pekel diterima dan mendapat alokasi Rp 100 juta dari P2SEM. Seluruh program LSM ini dirancang oleh S. Dana sebesar Rp 100 juta tersebut digunakan untuk kegiatan pengobatan gratis dan pembagian sembako di Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakel. Berkali-kali Masruri mengaku diperintah S untuk mencairkan dana tersebut bersama Adi, selaku bendahara. Namun, uang tersebut sepenuhnya diatur oleh S. Kuasa hukum Masruri, Darusman menerima penahanan

kliennya sebagai wewenang dari kejaksaan. Namun dia menilai kejaksaan belum sepenuhnya adil dalam penanganan kasus ini. Sebab, perbuatan korupsi ini dilakukan bersama-sama dalam sebuah organisasi. Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tulungagung, Santosa Hadi Pranawa mengatakan, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain, sebab saat ini masih ada beberapa orang yang diperiksa. Termasuk S yang diperiksa dalam statusnya sebagai saksi. Menurutnya, jika saksi dan alat bukti memang kuat tidak menutup kemungkinan S akan menjadi tersangka. Berdasarkan perhitungan penyidik, dana Rp 100 juta dari P2SEM, Rp 60 juta digelapkan. Modusnya dengan mengadakan kegiatan dan membuat laporan keuangan yang lebih besar dari penggunaan sebenarnya. ■ st37

Jenazah TKW Tertahan di Kairo BLITAR - SURYA Katminah (55), tenaga kerja wanita (TKW) asal Dusun Serut, Desa Gogodeso, Kecamatan Kanigoro, Blitar, dikabarkan tewas di Mesir. Belum diketahui penyebab kematiannya, namun korban dikabarkan tewas di rumah majikannya, Sabtu (23/7) siang. Saat ditemukan, korban sudah tak bernyawa dengan posisi terbaring di kamarnya. Kabar kematian korban disampaikan majikannya, Kenzy, Sabtu (24/7) siang, atau sesaat setelah mayat korban ditemukan. Majikan korban menghubungi saudara korban di Blitar, Sri Andari (48). Keluarganya kaget karena sehari sebelumnya, korban sempat menghubunginya dan tak mengatakan kalau sakit atau ada keluhan dengan pekerjaannya. Kini yang menjadi masalah adalah hingga kini jenazah ma-

Kejari...

sih tertahan di Kairo karena dokumen TKI-nya tak lengkap. "Keluarga hanya minta agar jenazah dia segera bisa dipulangkan. Kalau memang kematiannya ada penyebab lain apalagi mencurigakan ya diusut saja," ujar Sri, Senin (25/7). Imam Mustofa, anak korban, kemarin siang mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Blitar, untuk melaporkan berita duka tersebut. Dia minta agar Disnakertrans Blitar bisa membantu memulangkan jenazah ibunya karena kabarnya jenazah ibunya tertahan di Kairo. Dituturkan Imam, kabar meninggalnya ibunya diketahui dari majikannya yang menghubungi bibinya. Majikan ibunya mengatakan, kalau korban yang bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) di rumahnya ditemukan sudah tak bernyawa

akan kita sampaikan secara lengkap,” katanya kepada sejumlah wartawan. Menurut Supriyadi, pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan pertama sehingga masih perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk melengkapi fakta dan data yang diperlukan. Hanya saja, ia tidak dapat menyebutkan kapan pemeriksaan lanjutan akan dilakukan. “Belum kami agendakan, tapi pasti ada pemeriksaan lanjutan,” katanya. Sementara itu, Plt Kabag Humas Pemkab Kediri, Edhi Pur-

wanto mengatakan, pihaknya masih menunggu jalannya proses pemeriksaan yang mulai digulirkan Kejari. Ia menegaskan, pemerintah daerah menghormati proses hukum yang sedang berjalan. “Saya tidak berwenang untuk memberikan keterangan tentang proses pemeriksaan, apalagi berkomentar tentang materi pemeriksaan," terangnya. Namun, dia menambahkan, bahwa Pemkab Kediri menghormati proses hukum, staf atau pejabat yang dimintai keterangan dalam masalah ini juga telah beritikad baik untuk menghadiri pemanggilan, sehingga semua keterangan yang diperlukan oleh kejari dapat disampaikan. ■ st41

kerja sama, tarif sukarela, dan profesional,” ungkapnya. Gogon yang hadir di Kediri menjadi bintang tamu ketoprak berharap kesenian tradisional ini tetap eksis menghibur masyarakat. Untuk itu dia berharap para senimannya belajar berkreasi dan inovasi menciptakan hiburan yang diterima semua generasi. “Kalau ketoprak ingin tetap bertahan harus pandai-pandai membuat inovasi cerita yang dapat diterima generasi muda. Termasuk para senimannya, harus berani keluar dari pakem

dan membuat ide cerita yang aktual,” tambahnya. Diakui Gogon, saat ini kesenian ketoprak telah mulai surut dan ditinggal penggemarnya. Sehingga pegiatnya harus mampu membuat terobosan yang mampu menarik perhatian masyarakat. “Kami pernah berinovasi membuat ketoprak humor, tapi tidak bertahan lama. Sekarang teman-teman masih mencari ide-ide baru untuk membangkitkan lagi kesenian ketoprak yang dapat diminati generasi muda,” tuturnya. ■

■ DARI HALAMAN 3

di kamarnya, tepatnya di lantai dua rumahnya. Dia meninggal saat istirahat kerja. "Pihak keluarga belum sampai mempersoalkan penyebab kematiannya, meski kami rasa mencurigakan. Namun yang kami minta bagaimana jenazahnya segera dipulangkan. Untuk memulangkannya, pihak keluarga jelas tak mampu kalau tanpa ada bantuan dari pemerintah," terang Imam. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Blitar, Hery Setiono mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi kepulangan jenazah korban itu melalui Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Di samping itu, pihaknya akan membantu menyelesaikan hakhak korban seperti asuransi dan gaji, yang belum terbayarkan. Apakah Katminah terdaftar

surya/imam taufiq

FOTO MENDIANG - Sri Andari menunjukkan foto ibunya, Katminah, yang meninggal dan jenazahnya tertahan di Kairo. secara resmi sebagai TKW di Disnakertrans, Heri mengaku belum tahu pasti. "Kami akan mengeceknya, karena banyak TKI asal Blitar yang tak terdaftar di sini. Tahunya kami itu setelah ada masalah," terangnya. Korban sudah dua kali berangkat ke Mesir dalam empat tahun ini. Pertama, berangkat tahun

2007 dan pulang dua tahun kemudian karena anaknya menikah. Tahun 2009, ia kembali berangkat ke Mesir. Dia berangkat melalui sebuah agen yang beralamat di Jl Pramuja Raya No 15 Jakarta Selatan. Sebelum ke Mesir, korban diketahui pernah jadi TKW di Hongkong cukup lama. ■ fiq


6 Sidoarjo

SELASA, 26 JULI 2011

BPN Belum Terima Berkas

lintas SIDOARJO Ke Malang, Sholeh Urung Diperiksa SIDOARJO - Pemeriksaan mantan vakal calon Bupati Sidoarjo, Sholeh, batal dilakukan tim penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Senin (25/7). Itu karena Sholeh tidak mangkir dari panggilan pemeriksaan. Melalui kuasa hukumnya, Adiyanto Mardijono, ketidakhadiran Sholeh itu disampaikan ke jaksa penyidik Suhartono. “Klien kami tidak bisa datang karena ada acara keluarga yang tak bisa ditinggalkan,� tutur Adiyanto Mardijono kepada Surya. Menurut Adiyanto, kliennya diperiksa penyidik sebagai saksi, Rabu (27/7) besok. “Pagi hari kami sudah datang ke kejaksaan untuk memenuhi undangan penyidik,� tukasnya. Kepala Seksi Pidana Khusus, Irwan Setiawan, tidak mempersoalkan Sholeh hadir atau tidak hadir dalam pemeriksaan pertama ini. Dijelaskan Irwan, pemeriksaan Sholeh bakal dititikberatkan mengenai transfer Rp 520 juta dari tersangka Madenan, kepala Kedung Peluk, Kecamatan Candi ke rekening Sholeh di Bank Mandiri, 15 Juli 2009. Pengiriman itu sekitar satu jam setelah Rp 1,6 miliar dibayar oleh PT Pertamina Gas. Uang itu untuk pembayaran sewa lahan tanah kas desa, yang selanjutnya untuk menanam jaringan pipa gas. ■ mif

Curi Helm di Perumahan TNI AL SIDOARJO - Dua remaja digiring ke markas Polsek Candi, Sidoarjo karena berkomplot mencuri helm. barang buktinya, tiga helm dan lima pasang sepatu. Kedua pelaku adalah Miftahuddin (18) dan ABS (14), warga Desa Kedungkendo, Kecamatan Candi. Mereka tepergok mencuri sejumlah helm di Perumahan TNI AL, Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Minggu (24/7) pukul 03.00. “Saat itu keduanya dipergoki si pemilik helm,� ucap Kepala Polsek Candi, Komisaris Eko Soemino, Senin (25/7). Berawal saat kedua pelaku yang bertetangga ini masuk rumah Satria Aru (15), warga setempat. Mereka lalu memanjat pagar rumah dan masuk teras. Sebuah helm yang tergeletak di teras rumah lalu dibawa. Beberapa pasang sepatu juga diambil. Namun belum jauh mereka melangkah, si pemilik helm, Chandra (14), kaget. Menurut Kepala Unit Reskrim Polsek Candi, Ajun Inspektur Satu Ali Suyono, warga pun mengejar dan meringkus pelaku. Ternyata, sebelum menggasak helm milik Chandra, mereka juga sudah berhasil mencuri helm milik korban lainnya di perumahan setempat. Tersangka Miftahudin berdalih baru sekali mencuri. Namun setelah didesak penyidik, dia buru-buru mengaku juga pernah mencuri helm. ■ ain

surya/mustain

PERLU DIBINA - Dua remaja dan helm hasil curiannya di markas Polsek Candi, Senin (25/7).

Residivis Cuma Dapat Pakaian Anak SIDOARJO - Paidi (36), residivis dari Desa Cemandi, Kecamatan Sedati Sidoarjo ini rupanya tidak jeli. Saat membobol sebuah warung, dia hanya mendapatkan sebuah tas berisi di antaranya pakaian anak-anak. Kini pelaku diamankan di Markas Polsek Sukodono usai tertangkap, Sabtu (23/7). Pelaku diringkus warga saat tepergok mencuri di sebuah warung siomay di Jl Raya Karangnongko, Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono. Saat kejadian, pemilik warung, Anik Atin, tengah keluar. Pelaku lalu masuk warung dan menyambar sebuah tas yang tergeletak di atas meja. Sial, saat hendak melangkah keluar, pelaku terpergok suami korban dan menanyai pelaku. Namun pelaku berusaha kabur dengan naik sepeda motor Honda Beat W 2259 TE. Suami korban lantas berteriak maling dan warga berhamburan ikut mengejar. “Pelaku lalu diamankan polisi,� ucap Kepala Polsek Sukodono, Ajun Komisaris Redik Tri Bawanto, Senin (25/7). Setelah dikeler ke Markas Polsek Sukodono, baru diketahui ternyata tas yang dicuri hanya berisi beberapa pakaian anak-anak, alat perias dan sebuah sarung ponsel. Kata Redik, pelaku adalah penjahat kambuhan dengan kasus pencurian yang diganjar tiga bulan penjara. “Saat itu saya mau pulang ke rumah orangtua di Krian. Tahu ada tas, saya tergiur lalu saya ambil,� dalih pelaku. ■ ain

 #  &# &#'

     

  !'#! % % $$"   !'#! %$   %&# % $$   %& #!      !  !!#     &$  & &    $#  

    

surya/anas miftakhudin

MENUNTU HAK - Para demonstran saat membentangkan spanduk tuntutan agar pengembang Perumahan Kahuripan Nirwana Village menyerahkan 1.639 sertifikat kepada mereka, Senin (25/7).

Korban Lumpur Demo Lagi

â–ş 1.639 Sertifikat Belum Diberikan

SIDOARJO - SURYA SEDIKITNYA 1.500 korban lumpur dari Perumahan Kahuripan Nirwana Village (KNV) Desa Jati, menagih sertifikat dan aliran listrik kepada pengembang, PT Mutiara Masyhur Sejahtera (MMS), Senin (25/7). Beberapa warga juga duduk di tengah jalan. Tak pelak, mobil yang akan keluar dan masuk tol Sidoarjo tidak bisa masuk sekitar 30 menit. Kemacetan di pintu masuk tol itu mencapai Perumahan Pondok Mutiara. Petugas dari Polres Sidoarjo akhirnya mendekati warga agar aksi yang dilakukan secepatnya ditinggalkan karena mengganggu kepentingan umum. Warga yang kebanyakan asal Perumahan Tanggulangin Asri Sejahtera (TAS) Kedungbendo,

Tanggulangin (tenggelam akibat lumpur Lapindo) itu merasa dibohongi pengembang. Pasalnya, pertemuan beberapa waktu yang difasilitasi Komisi A DPRD Sidoarjo, PT MMS berjanji membereskan sertifikat dan listrik warga akhir Juni 2011. Namun sampai saat kini belum ada kejelasan kapan sertifikat itu diberikan. Juga ada rumah warga yang belum dipasang dan belum teraliri listrik. Menurut Ketua RW X di Perumahan KNV, Sabirin Moch-

tar, hingga kini masih ada sekitar 1.639 sertifikat yang belum diserahkan. Sedangkan untuk aliran listrik, ada sekitar 500 rumah yang belum diselesaikan oleh PT MMS. “Dalam hal ini, PT MMS mengingkari DPRD karena dalam pertemuan yang difasilitasi komisi A, PT MMS tidak mematuhinya,� ungkap Sabirin Mochtar. Demo yang melibatkan ratusan motor dan beberapa truk itu cukup merepotkan petugas dari Polres Sidoarjo. Aksi pertama kali dilakukan di depan Perumahan KNV dan memblokir pintu masuk ke perumahan. Mereka lantas bergerak menuju DPRD Sidoarjo di Jl Sultan Agung. Namun, sesampai di pintu keluar jalan tol Sidoarjo, puluhan warga yang menggunakan motor berhenti dan memblokir akses keluar masuk pintu tol itu. Sesuai rencana, demo juga akan dilangsungkan ke kantor PLN dan BTN Sidoarjo karena

dianggap menghambat keluarnya sertifikat maupun pemasangan listrik. Tetapi rencana itu batal karena mereka sudah menuju DPRD Sidoarjo. Di depan gedung wakil rakyat, mereka menggelar orasi dan ditemui Ketua DPRD Sidoarjo Dawud Budi Sutrisno. Ia minta agar warga membubarkan diri karena akan ada rapat paripurna. “Kami minta warga membubarkan diri dan kami akan memperjuangkan tuntutannya,� ungkap Dawud. Rupanya permintaan ketua wakil rakyat itu ditolak warga. Warga minta agar hari itu juga dipertemukan dengan PT MMS, BPN dan PLN, termasuk Presiden Direktur PT Minarak Lapindo Jaya (MLJ), Andi Darussalam, pemilik perumahan. Karena tak digubris warga, Dawud yang didampingi Sekretaris Komisi A DPRD, Adhi Samsetyo dan anggota Komisi A DPRD, Warih Andono, meninggalkan mereka. ■ mif

SIDOARJO - SURYA Berkat desakan warga Perumahan Kahuripan Nirwana Village, Sidoarjo, pihak DPRD akhirnya menuruti sebagian permintaan mereka. Pihak DPRD hanya sanggup menghadirkan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sidoarjo, Yusuf Purnama dan beberapa pejabat BPN lainnya. Namun, dalam pertemuan itu DPRD tidak sanggup menghadirkan pihak pengembang perumahan, PT MMS dan perwakilan PT Minarak Lapindo Jaya. Sebelum diperbolehkan bertemu, warga disuruh membentuk perwakilan yang jumlahnya 20 orang. Mereka lantas diajak naik ke ruang rapat komisi di lantai II untuk bertemu Komisi A DPRD. Menurut Kepala BPN Yusuf Purnama, berkas lahan rumah di Perumahan KNV belum diterima BPN sehingga belum bisa diproses. Meski demikian, Yusuf berjanji jika berkas rumah warga sudah masuk akan segera diproses supaya cepat selesai. “Pengurusan sertifikat itu jika berkasnya lengkap akan cepat selesai. Tapi untuk KNV kami belum menerima berkasnya,� kata Yusuf di hadapan perwakilan warga. Sementara, Ketua Komisi A DPRD, Mundzir Dwi Ilmiawan, yang ikut menemui warga KNV, menyatakan bahwa pihaknya merasa dibohongi PT MMS. Dalam pertemuan beberapa bulan lalu sudah ada kesepakatan bahwa sertifikat dan sambungan listrik akan selesai akhir Juni 2011. “Rupanya kesekapatan itu dilanggar sendiri oleh PT MMS. Ternyata dewan yang menjadi sasaran warga,� tandas politisi PDIP. Lazim diketahui, Perumahan Kahuripan Nirwana Village merupakan kompensasi bagi para korban lumpur Lapindo yang rumahnya tenggelam di kompleks perumahan Tanggulangin Asri. ■ mif

Pemasangan Pipa PDAM Dikeluhkan Inspektorat Periksa Lelang PU Cipta Karya SIDOARJO - SURYA Pemasangan jaringan pipa PDAM di Perumahan Puri Kalitengah, Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, dikeluhkan warga. Penyebabnya, pipa dipasang dengan membongkar jalan paving perumahan setempat. Warga khawatir kondisi jalan berubah usai pipa dipasang. Sejumlah warga mengeluhkan pemasangan pipa yang disebutsebut akan mengalirkan air PDAM ini. Beberapa titik paving yang sudah dibongkar tampak tidak serapi sedia kala. “Sudah ada yang habis digali, tidak dirapikan lagi,� ucap H Mursidi, salah satu warga Perumahan Puri Kalitengah RT 5/ RW 5, Senin (25/7). Menurut dia, pemasangan pipa terkesan dikerjakan asal-asalan. Tanah bekas galian hanya dibiarkan menggunung di tepi jalan tersebut. Padahal sehari-hari banyak warga berlalu lalang untuk beraktifitas. Sedangkan lebar jalan tidak terlalu lebar. “Warga jadi tidak nyaman dengan kondisi itu,� ucapnya. Warga menuntut agar pelaksana proyek merapikan kondisi jalan paving tersebut. Sebab jalan

surya/mustain

GALI - Pemasangan pipa PDAM yang dikeluhkan warga Perumahan Puri Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Senin (25/7). itu telah dibangun dengan dana yang cukup lumayan. Dana di antaranya hasil swadaya warga setempat. “Kalau sebelum digali kondisinya baik, ya kami minta dikembalikan tetap baik,� ucap Kacung, warga lainnya. Pelaksana proyek, Bambang Sutrisno, menyatakan, pemasangan pipa masih berlangsung. Meski begitu beberapa bekas galian tanah sudah ada yang di-

bersihkan. Sedangkan titik jalan paving yang digali, nantinya tetap akan dikembalikan dirapikan lagi. “Kami akan kembalikan paving seperti sedia kala,� ucapnya sesaat usai memberikan penjelasan di depan warga, Senin (25/7). Humas PDAM Delta Tirta Sidoarjo Yoyok Supriyanto, memastikan, jalan paving yang dibongkar akan diperbaiki lagi. ■ ain

SIDOARJO - SURYA Inspektorat Pemkab Sidoarjo turun tangan menyikapi lelang pengadaan barang dan jasa yang melibatkan dua panitia yang tak memiliki sertifikat keahlian dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP). Kepala Inspektorat Eko Udijono usai paripurna Rumah Potong Hewan (RPH) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di DPRD Sidoarjo, mengaku sudah bertemu Kepala Dinas PU Cipta Karya Dwijo Prawito. “Keterangan yang kami peroleh, dua panitia yang dilibatkan sifatnya membantu saja. Karena dua orang itu disiapkan untuk regenerasi,� tuturnya, Senin (25/7). Hal senada diungkapkan Dwijo Prawito bahwa dua PNS masing-masing NW dan AF hanya membantu proses administrasi saja. Sedang tiga panitia lainnya mengantongi sertifikat LKPP mulai ketua lelang, sekretaris dan anggota. Sementara Sekretaris Komisi

C DPRD Sidoarjo Taufik Hidayat mengapresiasi Inspektorat yang peka dengan persoalan tersebut. “Persoalan ini jangan dianggap kecil karena menyangkut kebijakan dan proyek itu menggunakan uang negara,� jelasnya. Komisi C, hari ini rencananya memanggil Dinas PU Cipta Karya untuk hearing. Dalam hearing itu, komisi C bukannya mengadili tetapi minta klarifikasi kenapa hal itu bisa terjadi. Seperti diketahui, proyek yang dilakukan secara tak prosedural itu sudah ditetapkan pemenangnya adalah PT Wiku Jaya Abadi dengan nilai Rp 2,5 miliar. Pemenang lelang itu saat ini masih menunggu masa pengerjaan revitalisasi lapangan GOR Gelora Delta Sidoarjo. Ada juga proyek gedung serba guna dan perpustakaan relokasi SMPN 2 yang dimenangkan oleh PT Bamir dengan nilai tender Rp 2,178 miliar. Ada juga proyek sarana olahraga di Jl Pahlawan yang dimenangkan PT Indokon Raya senilai Rp 2,070 miliar. ■ mif


7 Gresik

SELASA, 26 JULI 2011

Berjanji Evaluasi Biaya Kursi

lintas GRESIK Setahun, 5 Wilayah Tanpa Kepala Dusun GRESIK - Empat wilayah dusun di Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, dan satu dusun di Kecamatan Cerme, Gresik, tidak memiliki kepala dusun selama satu tahun lebih dua bulan. Itu akibat tidak ada peraturan bupati tentang penjaringan jabatan tersebut. Keempat dusun di Menganti itu adalah Glintung, Hendosari, Boboh dan Pengempon, sedangkan di Cerme adalah Dusun Dadapkuning. “Saat mengurus surat-surat untuk keperluan warga, banyak yang kerepotan karena tidak ada surat pengantar dari kepala dusun,” jelas Sujono, tokoh warga Glintung, Senin (25/7). Sekretaris Desa Kepatihan, Supardi (38), mengatakan, selama proses pembuatan surat-surat warga tidak dipersulit. Saat pendataan bantuan, warga yang tidak ada kepala dusunnya juga langsung didata. “Tidak ada perbedaan dalam melayani surat-menyurat,” jelas Supardi melalui telepon selulernya. Menurut dia, peraturan bupati tentang pengisian jabatan kepala dusun baru saja turun. "Perbubnya tentang penjaringan baru saja turun, dan segera diinformasikan kepada warga untuk memilih kepala dusun,” jelasnya. ■ st38

Kangen Keluarga, Pencuri Ditangkap GRESIK - Slamet (34) alias Kijo, warga Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Gresik, tersangka pencuri delapan bal rokok di toko milik Nuriadi (48), warga setempat, yang menjadi buron Polsek Kedamaian, akhirnya berhasil dibekuk. Gara-garanya sepele, ia kembali ke kampung halamannya, Senin (25/7). “Pencuri itu pulang kampung karena sudah kangen keluarganya,” kata Kepala Polsek Kedamean, Ajun Komisaris Agus Adji, melalui telepon selulernya, Senin (25/7). Menurut dia, pencurian terjadi, Januari 2007. Saat itu, ada dua pencuri yang tertangkap, yakni Misto dan Mohammad Suheri. Mereka mengaku mencuri bersama Slamet dan Taufik alias Opik yang masih buron. Barang buktinya berupa tiga bal rokok Gudang Garam International, satu bal Gudang Garam Surya, dan 1 bal rokok Dji Sam Soe. "Dikira polisi sudah selesai mencari sehingga Slamet kembali ke kampung halamannya,” jelasnya. Ia menambahkan, tersangka Slamet kini dikurung di Posek Kedamean dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara, sesuai Pasal 363 KUHP. “Kami berkoordinasi dengan warga sehingga tersangka ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan,” katanya. ■ st38

Polisi dan Korban Kecelakaan Teken MoU GRESIK - Satuan Lalu Lintas Polres Gresik meneken nota kesepahaman (MoU) dengan komunitas korban kecelakaan lalu lantas (K2L2) Kabupaten Gresik untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat saat mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM). Tujuannya, supaya setelah mendapatkan SIM menjadi berhati-hati saat berada di jalan raya sehingga tidak terjadi kecelakaan. Kepala Satlantas Ajun Komisaris Muhammad Purbaya, mengatakan, banyak pemilik SIM yang saat melaju di jalan raya tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas, sehingga menyebabkan kecelakaan. Oleh karena itu, dilakukan penyuluhan kepada pembuat SIM agar berhati-hati. “Kebanyakan terjadinya kecelakaan lalu lintas disebabkan pengendara kurang memperhatikan rambu-rambu lalu lintas,” jelas Purbaya, Senin (25/7). Ketua Komunitas korban laka lantas Endang Susrini (43) mengatakan, kerjasama dengan Satlantas Polres Gresik dapat membagikan pengalaman kepada pemohon SIM agar berhati-hati saat berada di jalan raya. Dia mencontohkan, pengendara yang nekat menyalip dari kiri, itu sangat membahayakan nyawa sendiri. “Ini saya mengalami kecelakaan terjatuh dari motor saat menyalip dari kiri,” jelasnya. ■ st38

surya/sugiyono

PENYULUHAN - Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Gresik Ajun Komisaris Muhammad Purbaya dan Ketua Komunitas Korban Kecelakaan Lalu Lintas, Endang Susrini, saat meneken nota kesepahaman tentang imbauan berhati-hati dalam berkendara di Kantor Satlantas Polres Gresik, Senin (25/7).

bawean.net

Hadi Suwoyo

bawean.net untuk surya

DEMI SEKOLAH - Andika Imam Taufiq (9), menunjukkan kursi plastik pembelian ibunya agar boleh masuk sekolah sesuai perintah guru.

Murid Miskin Bawa Kursi

► Tak Mampu Bayar Rp 55.000

GRESIK - SURYA ANDIKA Imam Taufiq (9), murid kelas III SDN Kotakusuma, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, harus membeli kursi plastik karena tidak mampu membayar ‘biaya kursi’ yang diwajibkan pihak sekolah. Andika yang tercatat sebagai siswa dalam kelas unggulan ICP (International Class Program) di sekolahnya terpaksa mendapat perlakuan berbeda di sekolah. Ia harus mengikuti pelajaran di bangku seadanya ketika teman lainnya duduk di kursi baru. Itu karena ia belum bisa membayar Rp 324.000 sesuai ketentuan pihak sekolah. Biaya itu tidak termasuk biaya beli kursi Rp

55.000. Sebagai anak dari keluarga kurang mampu, Andika belum bisa membayar biaya sekolah termasuk ‘biaya kursi’ itu. Melihat kondisi demikian, ibu Andika, Musnada (35), nekat membelikan kursi plastik sendiri ke pasar, meskipun harus dengan cara mengangsur. “Karena saya bersikeras, penjual membolehkan saya membeli kursi dengan cara cicilan dan harga po-

tongan,” ujar Musnada kepada Bawean.Net, Senin (25/7). Bawean adalah pulau di Laut Jawa yang berjarak tiga jam perjalanan dengan kapal feri dari Pelabuhan Gresik. Abdul Basit dari Bawean.Net ketika ditelepon wartawan Surya berjanji menghubungkan langsung dengan Musnada jika ke rumahnya lagi lain hari. Musnada adalah bakul jamu gendhong keliling. Ia diberitahu wali murid lain soal biaya kursi Rp 55.000 berdasarkan hasil rapat wali murid. “Saya tidak ikut rapat wali murid itu, dan saya juga tidak membayar karena belum ada uang, biasanya bayarnya di belakang saat semesteran atau saat dapat uang waktu Lebaran,” terang Musnada. Ia mengaku hingga saat ini belum ada pihak sekolah yang menemui dirinya. Musnada kini menjanda sejak suaminya meninggal dunia dua

tahun lalu. Perempuan asal Pemalang, Jawa Tengah, itu memiliki anak lain bernama Ana Lutfiyah yang masuk kelas VII MTs Umar Mas'ud, Sangkapura. Musnada mengaku sangat kesulitan menanggung biaya pendidikan anak-anaknya karena single parent dengan pendapatan kecil. Sebagai bakul jamu, ia hanya mendapat Rp 20.000 hingga Rp 35.000 sehari. Musnada setiap hari harus memutar kembali labanya untuk membeli bahan pembuatan jamu, membeli beras dan sedikit untuk uang saku dua anaknya. Ia masih merasa beruntung karena biaya sekolah anak pertamanya, Ana Lutfiyah, ditanggung oleh Kepala MTs, Fatimah. "Terus terang, ini karena hanya keinginan yang besar untuk menyekolahkan anak, sebenarnya kondisi saya kurang mampu membiayainya," keluhnya. ■ rey

PDAM Minta Kerjasama, 11 dari 25 Politisi Petrokimia Belum Jawab Urung Interpelasi GRESIK - SURYA Upaya kerjasama PDAM dengan PT Petrokimia masih menghadapi jalan panjang yang gelap. Meski sudah beberapa kali PDAM sendiri maupun melalui Pemkab Gresik mengajukan kerjasama, hingga saat ini belum ada jawaban dari PT Petrokimia. Harapan PDAM untuk bisa mendapat tambahan air sekitar 100 liter per detik pun seolah bertepuk sebelah tangan. Seperti diberitakan, salah satu upaya PDAM untuk mencukupi kebutuhan air bersih pada pelanggan yakni dengan menggandeng PT Petrokimia. Tapi Direktur Utama PDAM, Muhammad, menyebut, sampai pertemuan terakhir dengan pihak Petrokimia dua pekan lalu, belum ada kepastian tentang kerjasama mereka. "Mereka bisa memasok air bersih pada 18 perusahaan industri, masak diajak kerjasamanya untuk kebutuhan warga Gresik tidak bersedia," ujar Muham-

mad. Staf humas PT Petrokimia, M Sjaiful, mengakui, pihaknya belum memberi jawaban pasti terkait pengajuan kerjasama itu. Ada beberapa pertimbangan, misalnya terkait penetapan nilai harga jual air bersih yang diinginkan PDAM. Yang kedua terkait kapasitas air produksi Petrokimia dan kebutuhan air Petrokimia sendiri dan perusahaan lain yang menjadi pelanggan. "Kami belum bisa jawab perkembangan akhir karena kajian ada pada PPK (Pemeliharaan dan Pengawasan Kawasan) perusahaan," ujar M Sjaiful, Senin (25/7) PT Petrokimia diketahui memiliki instalasi pengolahan air bersih dengan memanfaatkan bahan baku air dari Sungai Brantas Surabaya dan dari Babat. Dari Surabaya kapasitas air yang didapat mencapai 720 meter kubik per jam, sedangkan dari Babat mencapai 2500 meter kubik per jam. ■ rey

GRESIK - SURYA Rapat dengan agenda penentuan interpelasi terhadap Bupati Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati M Qosim, Senin (25/7), gagal dilangsungkan. Penyebabnya, jumlah anggota DPRD yang hadir tidak memenuhi kuorum. Interpelasi adalah DPRD untuk meminta keterangan pada pemerintah. Para politisi mengancam interpelasi setelah dinilai ada kesalahan pada proses mutasi pejabat, Maret lalu. Saat itu, ada pergantian 30 pejabat yang prosesnya dinilai melanggar ketentuan kepegawaian. Misalnya, mantan Kadisbuparpora Tarso Sagito dan mantan Kepala Dinas Pendidikan, Chusaini Mustas itu ditempatkan sebagai pengawas dan guru senior di SMA Menganti dan Dinas Pendidikan. Namun upaya menggalang interpelasi kandas karena hanya ada 11 anggota DPRD yang hadir, dari 12 orang yang mengisi

presensi. Mereka yang hadir di ruang rapat paripurna mayoritas berasal dari Fraksi PKB. Wakil Ketua DPRD dari Partai Golkar, Ahmad Nurhaimin, menyebutkan, "Yang ada di absen 12 orang, secara fisik 11 orang yang ada di ruang." Sementara, Ketua DPRD, Zulham Hasyim, menyatakan, rapat itu sesuai tata tertib bisa dijadwalkan lagi dalam melalui Badan Musyawarah DPRD. "Kami memiliki waktu tiga hari untuk menjadwal ulang," terang Zulham. Namun, dari 25 anggota yang semula ngotot interpelasi, ada 11 orang yang mencabut pengajuan hak itu. Bahkan, perkembangan terbaru, ada enam anggota Fraksi PDIP dan lima orang dari PKNU yang urung mengajukan interpelasi. Totalnya kini tinggal 14 orang, 10 di antaranya dari Fraksi PKB dan sisanya dari Fraksi PPP. Anggota FKB Muhajir sesumbar, kelompoknya tetap memperjuangkan hak interpelasi. ■ rey

GRESIK - SURYA Kepala Sekolah Dasar Negeri Kotakusuma, Hadi Suwoyo, menyatakan dirinya merupakan kepala sekolah yang baru saja dilantik. ia merasa sampai saat ini belum memutuskan program pembayaran 'biaya kursi' Rp 55.000 itu. Menurut dia, semua itu merupakan kebijakan dari kepala sekolah yang lama. Hadi memastikan, kebijakan semacam itu perlu dievaluasi kembali. "Sebagai kepala sekolah yang baru di SDN Kotakusuma, saya tentunya akan mengevaluasi kebijakan lama, bila program yang selama ini baik, dilanjutkan. Tapi bila ada kebijakan dianggap kurang layak, kami evaluasi kembali," paparnya. Sementara, Ketua Komisi D DPRD Gresik, Chumaidi Ma'un, terheran-heran dengan kasus ini. "Maksudnya apa sekolah, kok, sampai seperti itu? Tidak bener itu, perlu diperiksa. Kami akan panggil kepala sekolahnya," katanya.■ rey

Tertipu Rp 3 Juta Melalui Chatting GRESIK - SURYA Dewi Aeiska Putri (23), warga Perumahan Alam Bukit Raya (ABR), Kecamatan Kebomas, Gresik, tertipu Rp 3,25 juta oleh orang yang mengaku bernama Haryo Sasno. Itu akibat Dewi terlalu percaya pada orang yang hanya dikenalnya melalui media jejaring sosial Facebook (FB). Kejadian itu berawal saat korban bermain FB, kemudian disapa Haryo yang sudah menjadi temannya, tetapi sekadar di Facebook. Haryo pun menawarkan bisnis jual beli pulsa elektrik. “Dari itu Dewi pada Minggu (14/7) disuruh mentransfer uang Rp 1 juta, katanya untuk biaya administrasi,” jelas Kepala Satuan Reserse dan Kriminalitas Polres Gresik Ajun Komisaris Fauzan Sukmawansyah sesuai laporan korban. Menurut dia, korban Dewi diminta mengirim Rp 1 juta lagi dengan alasan untuk mengurus nomor registrasi pada 16 Juli. Ia disuruh mengirim uang lagi Rp 1,25 juta pada 19 Juli dengan dalih guna membeli pulsa elektrik. “Dewi baru sadar saat akan menjual pulsa, ternyata tidak bisa mengirim ke pembeli,” kata Fauzan. ■ st38


8 Jawa Timur

SELASA, 26 JULI 2011

lintas jatim Benda Purbakala di Jember Dijual ke Belanda dan Amerika Serikat JEMBER - Sejumlah benda purbakala yang ditemukan diKabupaten Jember ternyata telah dicuri dan dijual ke sejumlah negara seperti Australia, Jepang, Belanda dan Amerika Serikat. Menurut petugas Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan yang berada di Jember, Joko Sujiharto, benda purbakala yang kini berada di luar negeri tersebut diduga kuat hasil curian. "Dugaan kuat benda-benda itu dicuri, kemudian dijual kepada kolektor benda purbakala," ujar Joko. Benda purbakala yang paling mudah dicuri, lanjutnya, adalah batu kenong karena ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan benda purbakala lain. Joko menambahkan, pencurian benda purbakala besarbesaran terjadi pada tahun 1998 di Kecamatan Arjasa yang mencapai puluhan buah. Bahkan beberapa barang bukti masih diamankan di Polsek Arjasa - Jember dan Polda Bali. Untuk mengantisipasi pencurian benda purbakala, BP3 Trowulan melakukan sosialisasi kepada warga. ■ uni

TURUN DARI AMBULANS Sejumlah kerabat menurunkan jenazah Robiyah yang datang bersama ambulans. Jenazah tiba di kampung halaman pada Minggu (24/7) pukul 22.30 WIB. Setelah disalatkan, jenazah yang tinggal tengkorak itu, langsung dimakamkan.

Bocor, Razia PSK Tanpa Hasil MADIUN - Razia warung remang-remang sebagai tempat mangkal pekerja seks komersial (PSK) di enam kecamatan tak membuahkan hasil, Senin (25/7) pagi. Diduga, razia yang diikuti 20 personel Satpol PP Pemkab Madiun itu, bocor. "Lokasinya sepi, banyak warung yang nggak beroperasi" kata Kasi Penertiban dan Keamanan Satpol PP Pemkab Madiun, Tony Agus. Dari data dan pengalaman, biasanya banyak PSK mangkal di warung remang-remang di wilayah Pilangkenceng, Dolopo, Mejayan dan Saradan. Karena tak membuahkan hasil, petugas hanya mendata para pemilik warung karena tidak memiliki dan tak dapat menunjukkan KTP, atau KTPnya dalam kedaaan sudah mati. Kasi Penyidikan dan Penindakan, Agus Wardoyo menegaskan, razia menjelang Ramadan ini tak membuahkan hasil. Namun, petugas bakal menggelar razia secara berkala hingga menjalang Lebaran mendatang. ■ wan

Wisata Rafting Tetap Buka PROBOLINGGO - Masa puasa tidak memengaruhi operator objek wisata air arung jeram (Rafting) di Sungai Pekalen, Kabupaten Probolinggo. Tiga pengelola operator, Noars, Regulo, dan Songa tetap buka. Bahkan, optimistis mendulang rezeki, karena pengunjung lebih suka menghabiskan waktu bermain perahu karet melewati jeram air yang cukup deras. Jika bukan hari libur, masing-masing operator bisa dikunjungi sekitar 1.000 sampai 3.000 orang tiap bulan. "Kami tetap optimistis di bulan Ramadan, tetap ramai," ujar salah satu guide operator, Saleh, Senin (25/7). Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tutug Edi Utomo menambahkan, selama Ramadan, operator arung jeram sudah sepakat tidak libur. Retribusinya juga sama seperti kesepakatan. "Wisata ini, tidak bertentangan dengan nilainilai syariat yang ada," katanya. ■ tiq

surya/ahmad faisol

Robiyah Diduga Dibunuh

► Ditemukan Dekat Supermarket BANGKALAN - SURYA KEDATANGAN jenazah pahlawan devisa, Robiyah (50), di Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya dari Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (24/7) pukul 22.30 WIB, menyisakan beragam pertanyaan. Diduga kuat, janda satu anak yang menjadi TKW ini, tewas dibunuh. Isak tangis dan jerit keluarga beserta ratusan kerabat almarhumah, menyeruak keras tatkala peti jenazah berwarna putih ditandu memasuki halaman rumah almarhumah Robiyah. Peti tersebut bertuliskan nama lengkap almarhumah dan langsung disalatkan di latar rumah, untuk kemudian dikebumikan tanpa satu pun pihak keluarga yang boleh membuka peti itu.

Adik ipar almarhumah, Musleh (45), yang turut mengantar jenazah dari Kuala Lumpur mengaku, sejak Sabtu (2/7) dirinya sudah kehilangan kontak dengan Robiyah. “Padahal, kalau hendak bepergian, dia selalu minta saya antar,” tuturnya di sela pemakaman. Jasad Robiyah ditemukan di dekat supermarket sejauh 2 km dari tempat tinggalnya, Taman

Seputih, Kuala Lumpur oleh TKI asal Jawa Tengah, Minggu (10/7) pukul 7 malam waktu setempat. Kabar meninggalnya Robiyah lalu disampaikan ke ibunya, Nerah, setelah mendapat pemberitahuan dari kepolisian setempat dan rekan kerja almarhumah via telepon, Selasa (12/7). Mendengar kabar tersebut, keluarga Robiyah sangat terpukul, bahkan Abdul Majid, anak semata wayang Robiyah, terus mengurung diri dan menolak menemui wartawan. Berdasarkan informasi dari Polres Bangkalan, Robiyah ditemukan tewas dalam kondisi tubuh membusuk setelah beberapa hari menghilang, "Sekarang ketika sudah sampai di rumah, saya tidak diperbolehkan sekalipun, melihat langsung kondisi jasad almarhumah. Ada dugaan almarhumah dibunuh,” jelas Mosleh. Dugaan pembunuhan itu sempat menjadi perbincangan di kalangan para TKI/TKW, bahkan

warga pribumi Malaysia. “Saya tidak kenal orang Jawa Tengah itu. Ia menemukan di dekat supermarket saat hendak berbelanja. Saat itu, daging Robiyah sudah hancur dengan luka di bagian kepala,” terang pria yang sudah empat tahun berada di Negeri Jiran ini. Sejak itu, jasad Robiyah sudah ditangani Police Di Raja Malaysia (PDRM) dan dilakukan penyelidikan. Namun, hingga sekarang, belum ada kejelasan penyebab meninggalnya Robiyah. “Hasil visumnya dirahasiakan. Kecelakaan itu masih disiasat (musibah itu masih diselidiki),” tutur Mosleh dalam aksen Melayu. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara PDRM, muncul satu nama yakni Nur Syahril (30), warga pribumi Malaysia. Ia adalah orang terakhir yang menghubungi ponsel almarhumah. PDRM juga berpesan agar melapor jika menemukan orang itu. Kapolres Bangkalan AKBP Ka-

sero Manggolo melalui Kapolsek Arosbaya, AKP Moh Lutfi mengemukakan, pengungkapan kasus yang menimpa Robiyah mutlak kewenangan pihak PDRM. Namun tetap akan menyelidiki jejak rekam Robiyah sebelum berangkat ke Malaysia. “Jika ada informasi yang bisa membantu mengungkap kasus ini, akan kami sampaikan ke PDRM,” jelasnya. Sementara itu, untuk biaya pemulangan jenazah Robiyah ternyata menghabiskan biaya tidak sedikit, yakni 5000 ringgit atau berkisar Rp 12 juta. Biaya itu akhirnya berhasil diatasi setelah ada sumbangan keluarga dan kerabat almarhumah. Mereka tidak meminta bantuan dari pemerintah Indonesia karena untuk mengurus pemulangan jenazah prosesnya lama. "Biar cepat saja, karena sudah satu bulan, dan harus cepat dikebumikan, karena di sini (Arosbaya) tinggal tengkoraknya saja,” jelas Mosleh. ■ st32

Penyewa Lahan PT Garam Diusir Paksa Warga Tiduri Istri Orang, Marsum Tewas SUMENEP - SURYA Kurang lebih 30 warga yang mengaku dari kelompok petani garam Serikat Petani Garam (SERPEG) Sumenep, datang ke sejumlah lahan pegaraman milik PT Garam, di Desa Poja, Braji dan Karang Buddi, Kecamatan Kalianget, Senin (25/7). Mereka men-sweeping dan mengusir sejumlah pekerja atau penyewa lahan pegaraman milik PT Garam, dengan alasan, mereka itu warga luar Kecamatan Gapura. Sebelumnya, lahan itu disewakan ke warga sekitar eks pemilik tanah. Puluhan warga yang datang itu juga membawa spanduk bernada kecaman terhadap PT Garam, dan meminta para petani yang menyewa lahan PT Garam, berhenti bekerja dan meminta PT Garam mengembalikan hak garap kepada eks pemilik tanah yang telah menyewa sebelumnya. Koordinator aksi SERPEG,

antara/saiful bahri

PANEN PERDANA - Seorang penyewa lahan mengangkut garam di areal tambak garam Desa Bunder, Pademawu, Pamekasan, Senin (25/7). Lukman Hakim, mengatakan, aksi turun lapangan dan mensweeping warga yang menyewa lahan milik PT Garam ini merupakan bentuk protes terhadap sikap PT Garam, yang telah me-

nyerahkan penggarapan lahan seluas 150 hektare di Kecamatan Gapura, pada warga luar Gapura, tanpa pemberitahuan. Bagi mereka, kebijakan PT Garam mengalihkan hak garap

ke orang lain, bagaikan sebuah penghinaan dan pelanggaran kontrak perjanjian yang telah ditandatangani beberapa tahun sebelumnya. Dalam kontrak itu, petani eks pemilik tanah yang dulu dirampas PT Garam diberikan hak garap. Kepala Humas PT Garam, Farid Zahid membenarkan, tahun 2000, penggarapan lahan itu dikelola petani yang direkomendasi oleh sebuah yayasan, tapi sudah putus kontrak lantaran ada persoalan dari yayasan sendiri. Kontrak kerja sama PT Garam dengan yayasan sudah putus karena permintaan petani langsung. Diduga ada kongkalikong di internal yayasan. "PT Garam lalu membuat kerja sama baru dengan petani garam melalui mekanisme PT Garam sendiri. Artinya, kami tak lagi memberikan hak garap melalui yayasan tetapi kepada perorangan petani garam, bukan yayasan,’’ tandas Farid. ■ riv

SAMPANG - SURYA Diduga meniduri istri orang lain, Marsum (30), warga Kampung Plarbe’en, Desa Montor, Kecamatan Banyuwates, Sampang, tewas dibantai Bunawas (35), tetangga sendiri, Senin (25/7), sekitar pukul 02.00 WIB. Korban yang masih bujang itu tewas dengan kondisi mengenaskan di rumah Bunawas. Lehernya menganga, punggung dan dadanya sobek cukup dalam, akibat sabetan celurit yang diayunkan Bunawas ke tubuh korban. Usai membantai korban, Bunawas ditangkap petugas Polsek Banyuates. Sebilah clurit masih berlumuran darah segar yang digunakan membunuh Marsum, disita sebagai barang bukti. Sedangkan korban, setelah dilakukan otopsi luar di Puskesmas Banyuates, dikubur pemakaman umum desa setempat. Menurut sumber di lokasi kejadian, sejak pertengahan 2009,

Bunawas yang dikarunai anak perempuan berusia 2,5 tahun, pergi menjadi TKI di Malaysia, sebagai tenaga buruh bangunan. Namun sejak lima bulan terakhir, Siti Fadilah (22), istrinya, diam-diam menjalin hubungan asmara dengan Marsum, tetangga satu kampung. Beberapa tetangga sudah memeringatkan agar menghentikan perselingkuhan itu. Siti Fadilah maupun Marsum yang dimabuk asmara, tak mengindahkan peringatan para tetangga. Bahkan korban sering bertandang ke rumah Siti Fadilah hingga larut malam. Rupanya perselingkuhan itu didengar Bunawas. Hanya saja, setiap kali menghubungi Siti Fadilah, sang istri ini tidak menunjukkan kalau tengah selingkuh. Kalimat yang dilontarkan selalu bernada lembut dan manja. Malam kejadian itu, tanpa memberitahu istrinya, tersangka tiba-tiba pulang dan mengetuk

pintu. Lantaran tidak ada yang menyahut, pintu rumah didobrak. Bunawas melihat istrinya ke luar dari kamar tidur, hanya mengenakan sarung perempuan. Rambutnya awut-awutan. Begitu melintas di depan kamar, Bunawas melihat Marsum berada di tempat tidur mengenakan sarung dan tampak ketakutan. Saat itu juga, barang bawaan dari Malaysia dilempar ke lantai. Bunawas mengambil celurit di dapur, lalu mengejar Marsum. Melihat suaminya kalap, Siti Fadilah berusaha mencegah, tapi sia-sia. Dengan emosi, tersangka menyabetkan celurit ke tubuh Marsum berulang-ulang, hingga korban tersungkur hingga tewas. Kabag Ops Polres Sampang, Kompol Danuri yang dimintai konfirmasinya mengatakan, petugas sudah menahan tersangka dan menyita barang bukti clurit. ■ sin

Saat Upacara, 30 Siswi Baru SMAN 1 Panarukan Kesurupan

Ketua PKK Hadiri Festival Kuliner

SITUBONDO - SURYA Siswa-siswi SMAN 1 Panarukan, terpaksa harus pulang lebih awal dari hari biasanya setelah 30-an siswanya mengalami kesurupan massal, Senin (25/7). Kesurupan itu terjadi saat mengikuti upacara rutin di sekolah. Satu per satu siswi jatuh pingsan, menjerit dan menangis histeris. Para guru dan siswa menjadi panik. Khawatir semakin meluas, pihak sekolah mendatangkan orang pintar untuk menyembuhkan dan mengobati para siswi itu. “Siswa yang mengalami kesurupan itu, semuanya siswa baru,” ujar Bambang Sumantri, Guru BK SMA N I Panarukan. Peristiwa kesurupan itu terjadi sejak pukul 07.30 WIB, ketika para siswa sedang mengikuti upacara di halaman sekolahnya. Akibat kesurupan itu, pelaksanaan upacara dan kegiatan belajar mengajar ditiadakan. “Setiap tahun ajaran baru, selalu ada siswa yang kesurupan,” tambah Bambang.

MOJOKERTO – SURYA Hari Ulang Tahun (HUT) Koperasi ke 64 tahun 2011 ini disambut Pemerintah Kabupaten Mojokerto dengan mengadakan Festival Kuliner, Donor Darah dan Sunatan Massal, Senin (25/7). Ketua TPP PKK Kabupaten Mojokerto Ikfina Kamal Pasa membuka acara yang berlangsung selama sehari di SMK PGRI Sooko tersebut. Acara ini digelar bertujuan untuk meningkatkan produktivitas para anggota Koperasi Wanita di Kabupaten Mojokerto dimana 36 Kopwan yang ada sekarang merupakan 2 wakil dari ma- FESTIVAL KULINER – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten sing-masing kecamatan. Dengan begitu, Mojokerto Ikfina Kamal Pasa membuka Festival Kuliner, Donor Ikfina berharap agar Kopwan yang telah Darah, dan Sunatan Massal, Senin (25/7). Acara di SMK PGRI Sooko tersebut dilakukan dalam rangka HUT Koperasi ke-64. berdiri terus mengembangkan potensi selanjutnya diberikan bingkisan. yang ada, tidak hanya para anggotanya Setelah memberikan sambutan dan memotong tetapi juga masyarakat di sekitarnya sehingga turut tumpeng sebagai peresmian pembukaan, Bu Ikfina mengangkat ekonomi keluarga. “Daya juang serta potensi yang ada pada para beserta Tim Penilai festival kuliner menyambangi wanita harus dimaksimalkan sehingga bisa me- satu per satu stan Kopwan untuk dinilai yang selanjutnya akan ditentukan juara I, II, dan III. ningkatkan perekonomian keluarga,” ujarnya. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian Sedangkan donor darah dilakukan karena persediaan darah di PMI Kab. Mojokerto menipis, kegiatan memperingati HUT Koperasi ke-64 Kab. sehingga saat ini merupakan saat yang tepat bagi Mojokerto yang sebelumnya diisi dengan ziarah anggota KPRI Kab. Mojokerto dan tidak tertutup makam Tokoh Koperasi Kab. Mojokerto serta bagi masyarakat umum untuk membantu donor silaturrahmi Janda Tokoh Koperasi. Pada puncak yang pada hari ini ada sekitar 130 pendonor. acara, diagendakan akan diadakan resepsi di Tidak hanya itu saja, acara ini juga diisi dengan Pendapa Graha Maja Tama pada 27 Juli 2011 34 sunat masal bagi anak tidak mampu yang juga nanti. z adv/bet

MENYADARKAN - Seorang guru di SMAN 1 Panarukan berusaha menyadarkan salah satu siswi yang mengalami kesurupan massal saat upacara, Senin (25/7).

surya/izi hartono

Setelah peristiwa kesurupan tahun lalu, SMAN 1 Panarukan sudah sering melakukan acara ritual agar para siswanya yang sedang belajar tidak diganggu oleh makhluk yang menunggui sekolah itu. Seorang paranormal, Nurahman, menuturkan, banyaknya siswi yang kesurupan itu, karena kondisi fisiknya kecapekan setelah kegiatan orientasi sekolah selama satu minggu. Me-

reka dengan mudah disusupi oleh mahluk halus. “Ini diperparah dengan kondisi perutnya yang lagi kosong,” jelasnya. Tahun lalu, tepatnya, Senin 22 November 2010, kesurupan masal pernah terjadi. Pertama kali dialami Leli Pancawardani (Kelas XIIPA-1). Beberapa menit kemudian satu per satu pelajar lainnya juga kesurupan. Para pelajar kesurupan ini rata-rata adalah pelajar wani-

ta, hanya ada satu pelajar pria yang mengalami kesurupan, yakni Yois (Kelas XIIPA-1). Disinyalir, waktu itu, kesurupan yang terjadi disebabkan oleh sebuah lukisan siswa yang dicopot di Kelas XIIPA-2. Lukisan itu bergambar wanita memegang botol miras. Wajah wanita dalam lukisan juga tampak mengerikan. Padahal, lukisan itu sebagai pesan moral yang bagus kepada pelajar. ■ izi


9 Jawa Timur

SELASA, 26 JULI 2011

Soal Jual Brankas Rusak, Kasek Jadi Korban

lintas jatim Kabag Keuangan Mundur, Telepon Kantor dan Gaji Belum Terbayar MOJOKERTO – Gara-gara Kabag Keuangan Pemkab Mojokerto mundur, membuat operasional satuan kerja (satker) di lingkungan sekretariat daerah menjadi amburadul. Bahkan, saluran telepon tak bisa digunakan. Beberapa satker menunggak pembayaran antara satu hingga dua bulan. Yakni untuk pembayaran tagihan rekening telepon Juni dan Juli 2011. Tak dibayarnya tagihan telepon ini, membuat saluran telepon tak berfungsi. ”Di sini telponnya hanya bisa untuk terima, sedang untuk telepon keluar tidak bisa,” ujar salah satu staf satker di lingkungan Setda Kabupaten Mojokerto. Selain pembayaran rekening telepon, pembayaran gaji para pegawai honorer tanggal 2 Juli 2011. Namun, sampai tanggal 25 Juli 2011, belum juga dibayarkan. Menanggapi hal ini, Plt Sekda Kabupaten Mojokerto Susanto mengatakan, saat ini sudah ditunjuk pelaksana harian (Plh) Kabag Keuangan yang baru. ■ bet

Bunuh Anak Dipenjara 4 Tahun BOJONEGORO – Sulasih (33) warga Desa Butoh, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro harus mendekam di dalam penjara selama 4 tahun. Hal ini sebagaimana vonis yang dijatuhkan majelis hakim dalam sidang yang di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro, Senin (25/7). Selain hukuman penjara, Sulasih juga dikenai denda Rp 60 juta subsider 3 bulan penjara. “Terdakwa terbukti sengaja membunuh bayi kandungnya dan membuang ke parit pada 26 Maret 2011 lalu. Terdakwa juga telah mengakui semua perbuatannya,” terang Ketua Majlis Hakim Setya Yoga. “Unsur kejahatannya adalah tindak pidana terhadap anak,” tambahnya. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU (Jaksa Penuntut Umum) Nuraini Prihatin yang menuntut hukuman 5 tahun penjara ditambah denda Rp 60 juta subsider 6 bulan. Dalam perkara ini, terdakwa dijerat pasal 80 UUPA No. 23/ 2002 ayat 3 tentang pembunuhan terhadap anak. Sementara terdakwa melalui penasehat hukumnya Siti Fatchurrotin menyatakan menerima atas putusan Hakim.■ ufi

surya/abdus syukur

JALAN ARTERI – Sejumlah siswa sekolah dasar tengah melintasi jalur arteri Tol Porong (karena luapan lumpur Sidoarjo) yang landasannya selesai dibangun, Senin (25/7). Pembangunan jalur arteri pengganti tol Porong itu sudah memasuki Pasuruan di Desa/Kec gempol Kab Pasuruan menurut rencana H-10 Lebaran sudah dibuka.

Tolak Bobok Siang, Anak Dianiaya

► Mantan Istri Dilaporkan Polisi

MOJOKERTO - SURYA CINTA Ibu sepanjang massa, cinta anak sepanjang galah. Peribahasa klasik itu rupanya tidak berlaku bagi ibu muda asal Mojokerto ini. Hanya soal sepele wanita yang baru setahun berpisah dengan suaminya itu tega menganiaya anak kandungnya. surya/sutono

BARANG BUKTI - Miras dalam kemasan botol mineral yang disita petugas polres, Senin (25/7).

Kulakan Miras, Sugeng Ditangkap JOMBANG - Petugas Polres Jombang menyita 24 botol minuman keras (miras) jenis arak dari tangan Sugeng (50), warga Dusun Guyangan, Desa Kapi, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, di Jalan Raya Sambong Jombang, usai kulakan miras dari Tuban. Kasat Sabhara Polres Jombang, AKP Hariyono menjelaskan, penangkapan miras bermula saat anggotanya patroli rutin. Saat itu, petugas curiga terhadap Sugeng yang berkendaraan sepeda motor dengan muatan kardus besar menggelantung di sadel belakang. Petugas lantas menghentikan Sugeng dan menggeledah, dari situ terungkap jika kemasan kardus yang dibawa Sugeng berisi 24 botol miras jenis arak. Seluruh barang haram beserta pemiliknya diamankan ke Mapolres Jombang. Di depan petugas, Sugeng mengakui miras dalam dalam 24 botol air mineral ukuran 1,5 liter itu ia beli dari Tuban Rp 450.000. Rencananya, arak tersebut ia jual kembali. "Saya sudah tiga bulan jualan miras," kata Sugeng. ■ uto

Gara-gara tak mau bobok siang, Risa (9) dipukuli ibu kandungnya sendiri, Sri Minarsih (30), warga Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Minggu (24/7). Akibatnya, Risa mengalami luka memar di lengan sebelah kiri dan paha sebelah kanan. Tak terima anaknya mengalami kekerasan tersebut, ayah kandungnya, Deni Sri Suwantoro (29) melaporkan kejadian tersebut ke Polres Mojokerto, Senin (25/7). Informasi yang diperoleh menyebutkan, saat itu, Minggu (24/7), sekitar pukul 16.00 WIB, tiba-tiba Deni didatangi anaknya Risa. Deni yang sudah setahun berpisah dengan Sri tersebut tinggal sedesa dengan Sri. Begitu tiba di rumah Deni, dengan kondisi isak tangis, anak yang duduk di bangku kelas tiga SD tersebut melaporkan apa

yang telah dialaminya. Ia juga menunjukkan memar yang ada di lengan tangan atas sebelah kiri dan paha kanannya. Menurut pengakuan Risa kepada Deni, saat itu, sekitar pukul 14.00 WIB, Risa diperintahkan untuk tidur siang. Namun, Risa menolak perintah ibunya itu. Ia sedang asyik bermain di kamarnya. Melihat itu, Sri tampaknya naik pitam. Ia pun membentak anaknya. Tak hanya itu, ia juga memukuli beberapa kali anak kandung tersebut. Mengalami hal itu, Risa menjadi menangis. Ia pun berpurapura tidur di atas ranjangnya. Namun, tak berselang lama, diam-diam ia kabur dari rumah ibunya. Ia menuju rumah ayahnya yang tak jauh dari kediaman ibunya tersebut. Kepada ayahnya, ia wadul atas apa yang dialaminya tersebut. Ia

juga menunjukkan bukti-bukti kekerasan yang diterimanya, berupa memar di bagian tubuhnya. Melihat kondisi anak semata wayang buah perkawinannya dengan Sri tersebut, Deni tak terima. Ia pun mengumpat kesal terhadap tindakan Sri tersebut. Tak hanya itu, lelaki ini pun pergi ke polisi untuk melaporkan kejadian yang menimpa anak kandungnya tersebut. ”Siapa yang tega melihat anak kandungnya mengalami kekerasan seperti itu,” ujarnya. Apalagi, persoalan yang menjadi penyebab aksi kekerasan itu merupakan hal sepele. ”Masa gara-gara tak mau tidur siang, lantas main pukul sampai memar begitu,” ujar dia. Ia pun melaporkan aksi kekerasan tersebut ke bagian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto. Sri Minarsih yang coba dimintai konfirmasi tidak berada di rumahnya. Kasubag Humas Polres Mojokerto AKP Lilik Achiril Ekawati menyatakan, pihaknya sedang meminta keterangan terhadap korban dan ayahnya. Selain itu, pihaknya juga membawa Risa ke rumah sakit untuk dimintakan visum. ”Saat ini sedang dalam proses lidik kami,” ujar dia. Menurutnya, aksi kekerasan terhadap anak ini diancam dengan pasal 80 dan 81 UU Perlindungan Anak. ■ bet

TUBAN- SURYA Drs H Bambang Edi Sutrisno, Kepala Sekolah (Kepala Sekolah) SMAN 1 Tambakboyo merasa jadi korban dalam kasus penjualan dua brankas rusak di sekolahnya beberapa waktu lalu hingga menyeret dirinya menjadi tersangka. Alasannya, semua proses penjualan diketahui berbagai pihak dan dirinya sama sekali tidak menikmati uang hasil penjualan tersebut. Kepada Surya, Kepsek yang akrab disapa Pak BES ini menceritakan kronologi penjualan dua brankas uang tersebut. “Saat penjualan dua brankas rusak itu saya tidak ikut transaksi karena sedang berada di Surabaya, tetapi saya yang memerintahkan karena mengotori halaman sekolah,” ujarnya. Ada lima orang yang mengetahui proses transaksi, yakni Wakil Kepala Bagian Sarana SMAN 1 Tambakboyo Yuli Saptaningdyah, pengurus Komite

Sekolah Ruswadi dan tukang loak bernama Yanto. Ketika itu ada Harianto selaku guru di sana dan TU sekolah bernama Pardi yang juga melihat proses penjualan itu. “Saya hanya dikoordinasi lewat sms. Di mana, dua brankas rusak yang diloakkan tersebut dihargai Rp 3.400 per kilo. Dan karena beratnya 201 kilogram, uang yang diterima Rp 683.000,” ungkapnya. Selanjutnya, BES mengaku memerintahkan Yuli untuk menyimpan uang tersebut dengan mewanti-wanti supaya uang ini digunakan kegiatan sosial sekolah. Tetapi sampai sekarang duitnya masih utuh. BES mengaku sudah rembukan dengan beberapa guru dan semua menyatakan setuju untuk menjual. Bahkan, saat penjualan juga ada BAP-nya. “Tapi, karena ada yang sakit hati, saya dilaporkan menjual dan menikmati, jadi saya ini hanya jadi korban saja," papar BES. ■ ufi

Warga Jombang Tolak RUU Pengadaan Tanah JOMBANG - SURYA RUU Pengadaan Tanah untuk Pembangunan mendapat penolakan dari sebagian masyarakat Jombang. Mereka sepakat menolak RUU karena meyakini RUU tersebut banyak merugikan masyarakat. Penolakan itu ditandai dengan pembubuhan tanda tangan di atas kain warna putih panjang, di Aula Undar, Senin (25/7). Sebelum dilakukan penandatangan yang digalang KPA (Konsorsium Pembaruan Agraria) Jatim dan Koalisi Anti Perampasan Tanah, digelar dialog mengupas RUU pengadaan tanah. Dalam dialog hadir empat pembicara, Dr Urip Santoso (pakar hukum Unair), Kusnadi (wakil ketua komisi A DPRD Jatim), Supartono (anggota DPD), serta M Nurudin (Sekjen API = Aliansi Petani Indonesia). Nurudin menjelaskan, RUU pengadaan tanah untuk pembangunan sangat merugikan

rakyat. Alasannya, dalam RUU terdapat 11 pikiran sesat. "Kami sudah melakukan dua kali turun jalan untuk menolak RUU yang syarat kepentingan pemodal tersebut," kata Nurudin. Ke-11 pikiran sesat itu, jelas Nurudin, di antaranya di dalam RUU tersebut tidak merujuk pasal-pasal penting dalam UUD 1945 serta UU terkait. Selanjutnya, kata Nurudin, dalam RUU juga tidak ada mekanisme perlindungan korban, serta syarat kepentingan pemodal alias kepentingan swasta. Pendapat senada dilontarkan Kusnadi dan Supartono. Kusnadi berpendapat, RUU yang sedang digodok tidak memenuhi syarat filosofis, yuridis, sosial, ekonomi dan budaya untuk menjadi UU. “Jika dipaksakan justru akan melahirkan pelanggaran HAM serta menambah jumlah petani tak bertanah. Kami juga menolak RUU tersebut," tegas Kusnadi.■ uto

surya/sutono

TANDA TANGAN - Warga Jombang membubuhkan tanda tangan di atas kain putih sebagai bentuk penolakan terhadap RUU Pengadaan Tanah untuk Pembangunan.

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi : z Hakim - 0812345 94787 z Daviq - 031 81008757 z Meidy - 031 83356990 informasi bisnis

Sehat Berstamina Selama Puasa BERPUASA yang benar adalah puasa yang memenuhi kaidah agama dan kesehatan. Hal itu akan terlihat dari pola makan dan minum serta asupan gizi pada saat buka dan sahur. Pada saat sahur dan buka puasa Anda sebaiknya tidak makan dan minum terlampau berlebihan dengan alasan menabung makanan dan balas dendam. Tindakan itu justru akan memperburuk kondisi tubuh pada waktu siang hari. Buka puasa dengan langsung makan makanan berat justru akan memberatkan kerja lambung yang sudah dibiarkan istirahat sekitar 12 jam. Maka makan dan minumlah secukupnya. Bagi Anda yang menginginkan ibadah puasa Ramadhan ini dapat dilalui dengan baik, konsumsilah suplemen terbaik sebagai menu berbuka dan sahur disamping makanan. Suplemen terbaik tersebut dapat diperoleh dengan minum serbuk minuman kedelai Natoya. Kandungan utama Natoya yakni isoflavon dan lesitin dikenal terbukti baik untuk meningkatkan metabolisme tubuh dan menolak berbagai penyakit degeneratif. Sebagai antioksidan, isoflavon sari kedelai mampu meredam aktivitas radikal bebas dengan cara mengikat dan mencegah reaksi berantainya. Menurunkan resiko penyakit kardiovaskuler,

meningkatkan status imun dan menghambat timbulnya penyakit degeneratif akibat penuaan, seperti osteoporosis dan asam urat. Perempuan Cina yang terbiasa mengkonsumsi produk kedelai telah membuktikan bahwa asupan isoflavon dalam kedelai mampu meningkatkan kepadatan tulang. Hal itu disebabkan karena isoflavon dapat merangsang aktivitas pembentukan tulang atau yang dikenal dengan osteoblastik. Mengkonsumsi serbuk minuman kedelai Natoya saat sahur dan berbuka juga membantu menghambat terbuangnya kalsium melalui urine, karena resorpsi kalsium oleh ginjal dapat dihambat oleh asam amino bersulfur yang terkandung dalam kedelai. Hal ini penting bagi penderita untuk meningkatkan kualitas kesehatan tulang. Keutamaan serbuk minuman kedelai Natoya adalah kandungan kalsiumnya mampu mempertahankan kadar kalsium dalam sistem jaringan tubuh yang bermanfaat mencegah terjadinya pengeroposan tulang (osteoporosis). Untuk Anda kini tersedia kemasan Natoya sachet sekali seduh praktis dibawa, karenanya Anda dapat menyeduhnya saat berbuka dimana saja. Selamat menjalankan ibadah puasa. Tetap sehat dan berstamina dengan Natoya! ● ikl

Layanan konsumen: Jawa Timur (031) 71946060 / 081357875550 PO BOX 500 JKT 130000 \ SMS 0813 808 50000\ www.kliknatoya.com.

DAPATKAN DI TOKO, WARUNG, MINIMARKET, SUPERMARKET TERDEKAT. PELUANG BISNIS DICARI DISTRIBUTOR & AGEN UNTUK MEMASARKAN SUSU KEDELAI NATOYA WILAYAH JAWA TIMUR HUB: 081 35787 5550

KLINIK HARAPAN SEHAT

Pengobatan Kanker/Tumor dengan Metode TCM (Traditional Chinese Medicine) KEHADIRAN Klinik Harapan Sehat di Surabaya dan bekerja sama dengan tenaga ahli (konsultan) Kanker/Tumor Tiongkok, beliau cukup berpengalaman dalam menangani berbagai penyakit Kanker dan penyakit dalam, tenaga ahli (konsultan) tersebut diatas juga di dampingi oleh Dokter Indonesia. Lingkup dari Klinik Harapan Sehat adalah menangani berbagai macam penyakit Kanker Payudara, Nasofaring, Pangkreas, paru-paru, lambung, usu, rahim, tulang dari stadium awal sampai stadium akhir dan juga bisa mengatasi berbagai penyakit dalam. Pengobatan dari klinik Harapan Sehat dengan metode terapi Tradisional Chinese Medisine ( TCM) yang dikombinasikan dengan merode modern,sehingga memberikan lebih banyak keuntungan yang diperoleh pasien antara lain dengan terapi TCM dapat mengecilkan  kanker, mengurangi sel tumor, dan meningkatkan daya tahan tubuh melawan kankerdan cara pengobatannya sangat simple, tidak menimbulkan efek samping serta obat-obatannya tidak menimbulkan kerontokan pada rambut, sehingga kualitas hidup pasien meningkat, terapi TCM mengunakan obat herbal yang berasal dari tumbuh-tumbuhan terbukti dapat membasmi sel Kanker , dengan demikian kanker lebih cepat terkontrol dan secara bertahap dapat mengecil, begitu juga cara pengobatannya tanpa Operasi Terapi TCM juga mengatasi rasa nyeri,

mual, diare, menambah nasfu makan dan pemulihan kondisi fisik, maka dari itu selama pengobatan 3-5 hari penderita akan merasakan khasiat obatnya dan setelah selama 15 hari pengobatan kami anjurkan untuk Check-Up di Laboratorium guna mengetahui hasilnya. Untuk itu bagi penderita kanker dan penyakit dalam, silahkan datang langsung di Klinik Harapan Sehat Surabaya ● ikl

INFORMASI LEBIH LANJUT HUBUNGI : JL. Gayungsari Barat III / 47–49 Surabaya Telp. (031) 829.2116, 829.0998, HP 081 331 976 788. *BIAYA KONSULTASI GRATIS* Disediakan mobil antar jemput dari Juanda ke Juanda. Buka jam 07.00 – 22.00 WIB.


10

Gossiiiiip Sepekan www.surya.co.id

SELASA, 26 JULI 2011

Five Vi

Kepincut

Sex Toy Cukup lama sendiri, rupanya membuat Five Vi tergoda untuk memuaskan hasrat seksualnya dengan memakai alat bantu. Maka saat berlibur di Singapura, ibu satu anak ini tak bisa menutup penasarannya untuk melihat beberapa alat bantu seks di sebuah sex shop.

L

ALU apa yang dipilih Five Vi? “Nggak ada. Harganya mahal, Rp 2,5 juta. Aku juga enggak terlalu butuh alat itu. Jadi mendingan uangnya dipakai untuk belanja baju,” cetus pemilik nama Vivi Rahmawati ini saat ditemui CumiCumi.com di Tee Box Café, Jakarta Selatan, Minggu (24/7). Bintang film Terowongan Casablanca ini menambahkan, untuk memuaskan hasrat seksual tak harus memakai alat bantu. “Tergantung masing-masing perempuan. Sebenarnya sama seperti laki-laki,” ungkap Five Vi. Wanita asal Mojokerto itu beralasan, dalam hal libido perempuan umumnya lebih pandai menahan diri dibanding laki-laki. “Perempuan itu lebih pintar memendam hasrat. Menahan nafsu saja deh,” begitu urainya. Sejauh ini Five Vi punya cara positif agar nggak melakukan hal yang aneh-aneh. “Melarikan ke ibadah. Kayak puasa Senin-Kamis. Mau minum alkohol, mending buat puasa saja deh,” tandasnya. Karena tak ingin puasanya batal itu pula, perempuan yang mengaku tengah menjalin kasih dengan pria berkebangsaan Australia ini melarang kekasihnya itu datang menemuinya selama bulan Ramadan. Five Vi ingin fokus beribadah, apalagi tawaran pekerjaan di bulan puasa tidak seramai biasanya. “Kalau ada laki-laki, apalagi pacar aku, bisa batal puasanya nanti,” cetus Five Vi yang sempat mendukung film Hantu Binal Jembatan Semanggi. Artis kelahiran 12 September 1979 ini menambahkan, “Kalau cuma nahan lapar dan haus dari makanan dan minuman sih biasa, tapi kalau nahan berduaan pacaran kalau ada pacar, itu yang susah, hahaha.” ■ pra

Gossipers ........ Inul Daratista yang diawal kehadirannya di belantika musik Tanah Air menimbulkan sensasi goyang ngebor kini terus menanamkan kukunya dengan bisnis rumah karaoke di sejumlah kota di Indonesia. Belakangan bisnis Inul ini mulai merambah ke luar negeri. Apa komentar Anda tentang fenomena ini? Kirim SMS ke nomor: 083857517888 dengan format : Surya (spasi) SiiipKan (spasi) nama#umur#kota#komentar. Contoh: Surya SiiipKan Joko#35#malang#Ayu sdh cantik dan bersuara merdu mestinya diimbangi dengan perilaku yang baik. Komentar lain bisa diikuti di situs online : www.surya.co.id

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi: z Hakim - 0812345 94787 z Daviq - 031 81008757 z Meidy - 031 83356990

28. San (+6287854430xxx) :Sya Sngat’2 sTuju dg kpTusan AL tuk tinggaL Brsma sang Bundanya (Maia). Ap Lg kLu EL n DuL jg ikut tinggaL Brsma Mreka. Maia sang Bunda pZti Lbh Bhgia. Sabar y Mai?? 29. Vivi (+6287854512xxx) : akhirnya kesabaran maia ada hasilnya,tak doain 2 anak maia jg ikut,biar dhani cekot cekot 30. Sultony (+6287856482xxx) : cinta seorang ibu tk akn prnah luntur n btul kl org sbar ntu lama” bs dpet apa yg dia inginkan,smg maia bs jdi ibu yg baek u/ anak”nya 31. Aida (+6287857793xxx) : shrusx dr dl al lkkan it soalx ksh ibu spnjang jlan, sbb ayhx it arogan yg pnh kmnafkan tp imbng si wlanx g klah mnfikx,buat mb’ mya slmat ya! 32. Ismiatul Nadifah (+623133409xxx) : AQ sngat stu kw ankx bund maia tnggal ma bnda lg tuk slmx n biar ahmdani tau gmn rsx dtnggl perg ma nakx: 33. Shifa Ardhian (+623412310xxx) : slma ini dani sllu blang,dia adlh org tua yg pling baik untk ank2ny....tp bg ank2ny blm tntu dy itu org tua yg bnr2 baik

informasi bisnis

Tekanan Darah Naik, Serasa Bergoyang “SETELAH minum Gentong Mas secara teratur sekitar 7 bulan, sekarang saya sudah sehat, tekanan darah sudah normal, bangun tidur dan buang air lancar, puyeng-puyeng pun hilang.” Ungkap Suling penuh rasa syukur. Selama 4 tahun terakhir, pria berusia 60 tahun ini merasakan hidupnya seringkali tidak nyaman karena menderita hipertensi atau yang masyarakat kita kenal dengan tekanan darah tinggi, “Kalau tekanan darah saya tinggi, kepala sering terasa pusing serasa bumi goyang, susah tidur dan buang air jadi tidak lancar.” Keluh kakek 4 orang cucu ini. Nilai normal tekanan darah seseorang secara umum adalah 120/80 mmHg. Tertarik dengan pengobatan yang alami, pria yang berwiraswasta ini pun mencoba mengkonsumsi Gentong Mas, “Sepengetahuan saya pengobatan herbal itu aman karena tanpa efek samping, karenanya begitu saya tahu tentang Gentong Mas, saya tertarik untuk mencobanya.” Terangnya menceritakan perkenalannya dengan Gentong Mas. “Sekarang, tak hanya saya yang minum Gentong Mas, istri dan keluarga saya pun ikut merasakan manfaatnya. Mudah-mudahan pengalaman yang saya alami ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harap warga Kec. Taman, Sidoarjo, Jawa Timur tersebut. Gentong Mas merupakan minuman herbal dengan bahan baku utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti memiliki

banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah untuk menormalisir tekanan darah. Habbatussauda dalam Gentong Mas bermanfaat untuk memelihara pembuluh darah dari endapan lemak dan pengapuran. Sementara Kayu Manis yang juga dikandung dalam Gentong Mas berfungsi sebagai penormal tekanan darah. Sedangkan Gula Aren selain rasanya manis dan lezat juga bermanfaat menurunkan penyerapan lemak. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www. gentongmas.com.Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Surabaya : 081316821146 / 031-75161806, Malang: 081219269565, (0341)5491890 Madiun: 081335272936, Kediri: 085223018142, Mojokerto: 085223636470, Gresik: 081322445096, Blitar: 081233052584, Banyuwangi: 085234398441, Sidoarjo: 081252532578, Tulungagung: 081252532577, Jombang: 085257044832, Jember: 081338611049, Trenggalek: 082139057979, Magetan: 081359291111, Probolinggo: 081331952259, Nganjuk: 081331939610, Pasuruan: 081252756227, Ponorogo: 081274310596, Bojonegoro: 081233390005, Situbondo: 082143391646, Ngawi: 081215110665, Bondowoso: 081233836384, Lamongan: 081331257610, Tuban: 081216135230, Lumajang: 081336191009, Bangkalan: 082118867006, Pamekasan: 082140744863, Sumenep: 085232302824, Pacitan: 085335454594, Sampang : 082141417808 ● ikl

kapanlagi

BERPRESTASI IKIP Budi Utomo memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang berprestasi tidak hanya dibidang akademik tetapi juga bidang non akademik (Pemain sepak bola)

IP Budi Utomo D’Graduation Ceremony IK

Padukan Wisuda dan Hiburan

membuat gebrakan o, m mo, omo tom Uto U dii Ut ud ud udi Bu P)) B P KIIIP) IK ((IK an (I kkaan dika idi did d di n ndi een Pen P u mu m l Ilm Il I n an u ua r uru u ur g e eg Keg K Aro A T n UT U en e T IIT Ken r k, Malang. Meski TIT RK ST OR O NST INS IN GO di G 7) di /7) 23/7 23 23/ u ((23 btu aab ar SSab lar ela igel ig dig d yang d un kesakralan wisuda nam ) dalam prosesi wisuda tari dan ai hiburan (band bag ber gan den ra yang baru pertama ai arn aca , diw sep wisudatainment kon g angan sun ngu Me . aga tetap terj n maupun wali serta und membuat , wisudawa kali digelar ini mampu mpu diubah menjadi lainnya, terkesima. g biasanya formal, ma yan uda wis i l mampu ses pro k, Betapa tida pilan Rini Indonesia Ido menarik. Apalagi penam ceremora aca ara ant n dua sebuah tontonan yang rpa lagu-lagu hitsnya. “Pe IKIP gan uda den ce wis a ien san aud i sua r asa mengu gaja kami buat, aga sen ng ma olis me rch ini Nu n ura Drs , nial dengan hib IKIP Budi Utomo ih segar ,” ujar Rektor 2.031 leb uda ini i wis kal me mo mo Uto Uto di di Bu Bu P nambahkan tahun ini IKI Sunuyeko MSi sambil me di. stu m gra pto h tuju wisudawan dari

i dibalut dengan berbaga a IKIP Budi Utomo yang ud wis ara Ac AN NG UNDA tian dari para undangan hiburan mendapat perha

di Utomo SENAT - Senat IKIP Bu

INOVATIF Rektor IKIP Budi Utomo, Drs Nurcholis Sunuyeko MSi, selalu inovatif untuk memajukan IKIP Budi Utomo. Utomo IPK tertinggi, IKIP Budi wa berprestasi dengan sis ha ma gai ba Se TERBAIK hargaan juga memberikan peng

ian wisudawan, wali n Rini Idol menarik perhat R Ken Arok. MEMUKAU - Penampila GO ti da ma dangan yang me wisudawan maupun un


12

SELASA, 26 JULI 2011

HARKOP KE-64 - Gubernur Jatim (dua kiri) bersama Ny Nina Soekarwo didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jatim Dr Ir H RB Fattah Jasin MS (kanan), serta jajaran pejabat Pemprov Jatim dan Pemkab Sumenep, saat Puncak Peringatan Hari Koperasi ke64 di GOR A Yani Sumenep, Rabu (21/7). 

ist

Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-64 di Sumenep, Madura

Berdayakan Masyarakat Lewat Koperasi Liberalisasi ekonomi membuat mereka yang kuat semakin kuat dan mereka yang lemah semakin menderita. Bersama koperasi, Pemprov Jatim melalui Dinkop dan UMKM Provinsi Jatim berupaya melawan kondisi tersebut. Semua ditegaskan oleh Gubernur Jatim Soekarwo pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-64 di Sumenep, Madura.

T

ema Koperasi Kuat Rakyat Sejahtera menjadi semangat pada seluruh rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-64 Tahun 2011 di Jatim. Sejak Maret 2011, berbagai program telah digelar hingga puncak perayaan dipusatkan di Sumenep, Madura. Tepatnya bertempat di GOR A Yani, sekitar 1.500 penggerak koperasi berkumpul untuk mengikuti seremoni yang dibuka oleh Gubernur Jatim, Soekarwo. Turut hadir pula pada acara tersebut Nina Soekarwo, Kepala Dinas Koperasi (Dinkop) dan UMKM Provinsi Jatim, Dr Ir HRB Fattah Jasin MS, anggota DPR RI, Achsanul Qasasi, anggota DPRD Jatim, Bupati Sumenep, A Busro Karim, Wabup Sumenep, Soengkono Siddik, Ketua DPRD Sumenep, Imam Hasyim dan sejumlah bupati di Jatim serta jajaran pejabat Pemprov. “Perkembangan ekonomi masyarakat, terutama di Jatim, perlu ditopang oleh kepedulian pemerintah. Baik itu pemkab, pemkot maupun provinsi,” kata Soekarwo. Sehingga, jaminan ekonomi masyarakat lebih baik dan kesejahteraan lebih terpelihara di masa mendatang. Ditambahkan Soekarwo, beberapa tahun ini liberalisme ekonomi telah menjajah masyarakat. Jatim pun tak luput dari sasaran. Akibatnya, banyak masyarakat terperangkap oleh kejahatan liberalisasi ekonomi itu sendiri. Kehidupan mereka yang kuat dan lemah, terkait modal dan daya, sungguh bertolak belakang. “Kami berkomitmen memerangi liberalisasi ekonomi ini dengan membantu tegaknya koperasi yang ada di Jatim ini,” lanjut Soekarwo. Lelaki yang lebih dikenal dengan panggilan Pakde Karwo ini berjanji akan terus berupaya memberdayakan masyarakat Jatim melalui pengembangan koperasi. Bagaimana pun koperasi dianggap menjadi solusi terbaik untuk menyelamatkan warga dari pasar liberal. “Kami pasti memberikan bantuan lebih banyak lagi terhadap koperasi,” tegasnya. Apalagi Jatim untuk kedua kalinya telah menerima penghargaan sebagai Provinsi Penggerak Koperasi dengan peringkat Paramadhana Utama Nugraha Koperasi. Bahkan, 14 kabupaten/kota di Jatim memperoleh predikat sebagai Kabupaten/Kota Penggerak Koperasi tingkat Nasional. Yaitu Kota Madiun, Kota Surabaya, Kabupaten Situbondo, Sidoarjo, Lamongan, Ponorogo, Banyuwangi, Tuban, Blitar, Gresik, Malang, Lumajang, Pasuruan dan Pamekasan.

“Maka, penting untuk mengapresiasi pelaku koperasi dengan mengacu pada kepentingan warga,” ucapnya. Bagi perbankan yang selama ini mempunyai andil dalam perkembangan ekonomi sebaiknya juga memperhatikan rakyat kecil. Jika ada yang menunggak pembayaran hutang, itu pasti memang usahanya tidak berkembang. Bukan berniat tidak mengembalikan dana pinjaman. Koperasi Jatim Berprestasi Kepala Dinkop dan UMKM Provinsi Jatim, Dr Ir RB Fattah Jasin MS, menerangkan bahwa Jatim mendapat banyak prestasi dalam pengelolaan koperasi. Ini bukan langkah mudah, mengingat saat ini, terdapat 28.766 koperasi di Jatim dengan jumlah anggota 5.841.562 orang. Total aset yang tercatat sebesar Rp 16,8 triliun dengan sisa hasil usaha Rp 1,1 triliun. “Baik di tingkat Jatim maupun nasional, gerakan koperasi di Jatim terus menjadi lebih baik. Banyak penghargaan diperoleh, maka perlu lebih banyak dukungan lagi dari pemerintah,” ujarnya. Bersamaan dengan peringatan Harkop ini, diserahkan secara simbolis bantuan modal Rp 25 juta kepada 1.000 kopwan berkinerja sangat baik dan baik, 10 pra koperasi karyawan sesuai wilayah teritorial yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik, 100 pra koperasi lembaga masyarakat desa hutan (LMDH), 10 koperasi pondok pesantren, penyerahan bantuan sosial penggemukan sapi serta penyerahan bantuan sosial tempat praktik keterampilan usaha (TPKU). Dua terakhir bantuan sosial dibiayai anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Di samping itu, penyerahan hadiah juga disampaikan kepada koperasi yang berprestasi dalam jenis koperasi jasa, simpan pinjam, produsen, konsumen dan produsen. Sementara kegiatan sosial dari Dinkop dan UMKM Provinsi Jatim diwujudkan dalam bentuk Peduli Koperasi. Sebanyak 1.500 paket sembako dibagikan kepada masyarakat kurang mampu. Kegembiraan ini diramaikan dengan adanya Pasar Rakyat yang berlangsung 20-22 Juli di GOR A Yani, serta Sarasehan Hari Koperasi ke-64 Tahun 2011 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (21/7). Dimoderatori Drs Suko Widodo MA, hadir sebagai narasumber Fattah Jasin, budayawan HD Zawawi Imron, Ketua Kopwan Setia Budi Wanita Jatim, Dra Sri Untari MAP dan Rektor Universitas Dr Soetomo Surabaya. n

ist

JUARA UMUM - Gubernur Jatim Soekarwo membawa piala juara umum pada lomba Jambore Tingkat Nasional 2011 atas berbagai kemenangan yang diraih kontingen Jawa Timur.

ist

HADIAH LOMBA - Gubernur Jatim Soekarwo menyerahkan hadiah pemenang lomba Koperasi Pemasaran Petani Tebu Rakyat Kabupaten Tulungagung.

IST

IST

SARASEHAN - Para pembicara pada sarasehan tentang koperasi yang digelar di Pendopo Agung, Kamis (21/7).

PAKET SEMBAKO - Sebagai wujud kepedulian gerakan koperasi, dalam rangkaian Harkop ke-64 juga dibagikan 1.500 paket sembako untuk masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sumenep.

Bangkitkan Ekonomi Rakyat dengan Revitalisasi Koperasi Sehari setelah peringatan Hari Koperasi ke-64 Tahun 2011 di GOR A Yani, digelar pula sarasehan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (21/7). Sarasehan ini membahas tema bertajuk meletakkan kerangka revitalisasi koperasi nasional 2012-2017 dan kebangkitan ekonomi rakyat melalui gerakan masyarakat sadar koperasi. Fungsi koperasi perlu dihidupkan kembali dan sifatnya menyeluruh dari segala sendi. Mulai usaha, kelembagaan, manajemen, sumber daya manusia hingga permodalan. “Diharapkan, berikutnya kinerja koperasi akan lebih optimal untuk menjadi alat pengem-

bangan ekonomi rakyat,” kata Ir Ningky Poesponegoro MSi, Kabid Kelembagaan Koperasi Dinkop dan UMKM Provinsi Jatim. Acara ini dimoderatori Drs Suko Widodo MA, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya. Hadir sebagai narasumber adalah Kepala Dinkop dan UMKM Provinsi Jatim Dr Ir RB Fattah Jasin MS, budayawan HD Zawawi Imron, Ketua Kopwan Setia Budi Wanita Jatim, Dra Sri Untari MAP dan Rektor Universitas Dr Soetomo Surabaya. Audiens sebagian besar merupakan pelaku kelompok usaha di tengah masyarakat Jatim. Seperti kelompok usaha

bersama milik dinas sosial, dinas kehutanan, lembaga masyarakat desa hutan dan PKK. “Mereka sudah bergerak di bidang perekonomian rakyat tetapi belum berbadan hukum koperasi,” ujar Ningky. Namun, mereka belum berbadan hukum koperasi. Terkait dengan optimalisasi koperasi di Jatim, Zawawi Imron mengatakan bahwa selama ini koperasi masih tersendat gerak majunya karena masyarakat berkoperasi belum sampai menyentuh ruhnya. Kondisi ini perlu ada perubahan. Ditambahkan Ketua Kopwan Setia Budi Wanita Jatim, Dra Sri Untari MAP, bah-

wa untuk maju semua unsur pendukung sebuah koperasi harus dibangun. Bupati Sumenep, Drs KH A Busyro Karim MSi saat membuka sarasehan tersebut mengatakan, memasuki globalisasi ekonomi dan kebangkitan neoliberalisme ekonomi, koperasi harus mampu mengembangkan kewirausahaan, agar bisa bersaing dan memanfaatkan peluang yang ada. "Karena itu, koperasi harus mempersiapkan diri mempertahankan eksistensinya dan meningkatkan perannya dalam kehidupan perekonomian baru, tanpa meninggalkan jati dirinya, terutama menghadapi perdagangan bebas," tegasnya. n ida

Tambahan Bantuan Modal bagi 1.000 Koperasi Wanita

Karena Wanita Adalah Akuntan yang Baik Baru dua tahun berjalan, jumlah koperasi wanita (kopwan) di Jatim sudah mencapai 8.506 unit. Perkembangan yang baik menggugah Gubernur Jatim Soekarwo menambah bantuan modal anggaran bagi mereka. Seribu kopwan berkinerja terbaik pun menerima Rp 25 juta pada peringatan Hari Koperasi ke-64 Tahun 2011 di Sumenep, Madura.

P ist

KARYA KOPWAN - Pakde dan Bude Karwo memperhatikan produk koperasi wanita di pasar rakyat di sela Harkop ke-64 di Sumenep.

emprov Jatim mengapresiasi usaha keras para perempuan penggerak kopwan, terutama mereka yang masuk susunan pengelola, demi kemajuan koperasi itu sendiri. Menurut Soekarwo, wanita merupakan akuntan yang baik. “Buktinya, ribuan koperasi di Jatim terus berkembang. Tidak salah jika Jatim menggalakkan kopwan,” kata Soekarwo. Bahkan, dia berjanji akan terus mendukung kopwan, tidak terbatas

saat ini saja. Salah satunya dengan memberi bantuan modal awal sebesar Rp 25 juta bagi tiap kopwan yang baru berdiri. Kemudian, menyeleksi kinerja mereka selama dua tahun ini. Penilaian dilakukan tim independen yang terdiri dari 10 perguruan tinggi di Jatim. Kopwan yang hasil kerjanya baik, berjumlah 1.000 unit, pun mendapat tambahan bantuan modal Rp 25 juta. Penyerahan secara simbolis dari gubernur diberikan kepada 38

kopwan dari seluruh Jatim. Tidak berhenti sampai di situ, diharapkan tahun depan seluruh kopwan bakal menerima tambahan dana bantuan. Untuk itu, mereka perlu meningkatkan kinerja dengan serius. Nah, langkah selanjutnya Pemprov Jatim bakal mengembangkan koperasi fungsional. Kepala Dinkop dan UMKM Provinsi Jatim, Dr Ir RB Fattah Jasin MS menambahkan seluruh 38 kabupaten/kota di Jatim sudah membentuk kopwan. “Berdasar evaluasi, 75 persen kopwan berkinerja sangat baik,” ungkapnya. Sebagai wujud kerja mereka, pada peringatan Hari Koperasi di Sumenep itu, digelar pameran diikuti empat bakorwil yaitu Bakorwil Malang, Surabaya, Madiun, dan Bojonegoro. Masingmasing bakorwil menampilkan hasil produksi koperasi dari seluruh kopwan di Jatim. n


AC Milan Siap Bajak Fabregas

Negosiasi Arsenal dan Barcelona soal kepindahan Cesc Fabregas tak kunjung usai, dan situasi itu membuka ruang lemah bagi kedua tim. Celah itu yang mencoba dimanfaatkan AC Milan untuk membajak Fabregas agar rencana pemain itu ke Barcelona tak pernah terjadi. Cristiano Ruiu, pentolan media Spanyol, Telelombardia Antennatre, mengungkapkan bahwa Milan berpeluang menjadi ‘sasaran liar’ Fabregas atas kegagalan titik temu ArsenalBarcelona. “Milan dan Arsenal sudah membicarakan syarat-syarat kepindahan Fabregas,” kata Ruiu. “Wakil Presiden Milan (Adriano Galliani) adalah Mr X yang selama ini menunggu Fabregas. Kemungkinan Fabregas tiga di Milan awal Agustus berkat mediasi agen Milan, Mino Raiola.” ■ goal/dey

13

SELASA, 26 JULI 2011

www.surya.co.id

Manchester City Belum Meyakinkan LOS ANGELES - SURYA Manchester City sepertinya harus lebih realistis dengan target juara yang mereka patok di Premiership musim depan. Dalam uji coba terakhir menghadapi Los Angeles Galaxy, tim bertabur pemain bintang itu hanya menang adu penalti, 76 (1-1). Hasil ini tentu tidak wajar buat tim yang sudah menghamburkan lebih dari 400 juta pounds dalam tiga musim. The Citizens unggul lebih dulu melalui gol Mario Balotelli di menit ke-20. Namun harus digarisbawahi, Balotelli membuat gol itu melalui titik putih. Ingat juga, bahwa Man City tidak menghadapi tim terbaik

Galaxy di laga ini. Pelatih Bruce Arena memasukkan banyak pemain muda yang belum perLA Galaxy

1

Manchester City

1

SUSUNAN PEMAIN

LA Galaxy: Saunders/Perk (46); Franklin/Hejduk (61), Davies / Gonzalez (46), Berhalter/ DeLaGarza (46), Jordan/Dunivant (4 6); Jimenez / Birchall (4 6), Beckham/Keat (46), Stephens, Kirovski/Juninho (46); Cristman / Magee (46)/McCarty (79), Lopez /McBean (66). Manchester City: Hart; Richards, Kompany/Savic (61), Lescott, Clichy/ Kolavov (46); Johnson/Giudetti (82), de Jong, Silva/Wright-Phillips (46), Barry /Weiss (76); Dzeko/Suarez (88), Balotelli/Milner (32).

nah mendapat pengalaman bermain. “Kami memainkan 22 pemain di laga ini. Beberapa dari mereka merupakan pemain muda yang tak pernah bermain musim lalu,” kata Bruce mengolok-olok lawannya yang bermaterikan para pemain berbanderol mahal. Manajer Man City, Roberto Mancini memang menurunkan semua pemain terbaik. Satu-satunya pemain muda yang diturunkan Mancini adalah Denis Suarez (19), itupun ketika laga normal tersisa dua menit. Namun Man City musim lalu (minus Carlos Tevez dan Yaya Toure) tetap tak kuasa mendobrak solidnya permainan David Beckham dkk.

Galaxy yang mengganti pemain inti di babak kedua, malah mengejutkan melalui gol Mike Magee di menit ke-56. Laga buruk buat Man City ini juga diwarnai dengan perselisihan antara Mancini dan Balotelli. Pertengkaran terjadi lantaran Mancini kecewa dengan aksi bodoh Balotelli membuang-buang kesempatan emas mencetak gol. Ia mengganti Balotelli dan bisa ditebak, the Italian Bad Boy marah-marah. Mancini enggan membahasnya, selain memuji lawan yang dihadapinya. “Uji coba kali ini lebih berat dari dua laga sebelumnya. Galaxy memang tim yang bagus,” kata Mancio. ■ espn/ab

ap/bret hartman

TUKANG ONAR - Mario Balotelli (tengah) dikawal dua pemain LA Galaxy, Sean Franklin (kanan) dan Sean Davies. Kurang respek kepada Roberto Mancini.

TRAH JUARA

►Forlan Samai Rekor Gol Scarone MONTEVIDEO – SURYA PERIODE enam tahun terasa singkat bagi Uruguay untuk menorehkan rekor gelar ke15 Copa Amerika, atau yang terbanyak sejak penyelenggaraannya kali pertama tahun 1916. Begitu pula bagi pahlawan Uruguay, Diego Forlan, yang membuat dua gol ketika Uruguay menang 3-0 atas Paraguay di final edisi 2011, Senin (25/7). Semakin menanjak usianya, Forlan bukannya semakin redup. Striker Atletico Madrid ini bahkan menapaki keemasan kariernya bersama timnas Le Celeste selama dua tahun terakhir. Ketika membela Uruguay di PD 2010, Forlan menjadi pemain terbaik turnamen di Afsel itu. Dan di Copa Amerika 2011 di Argentina ini, Forlan (32) memenuhi janjinya untuk mengakhiri paceklik gol dengan membuat dua dari tiga gol kemenangan Uruguay ke gawang Paraguay. Karena itu Forlan mengaku bangga dan percaya bahwa namanya telah menjadi salah satu legenda hidup di jagat sepak bola Amerika Selatan. Selain membawa Uruguay menjadi juara Copa Amerika terbanyak (15 kali), Forlan juga menapaki rekor lain.

Pertama, Forlan mengemas rekor 82 kali membela Uruguay di arena internasional dan menyamai rekor legenda Uruguay Hector Scarone (31 gol). Dan kedua adalah yang paling membanggakan, yaitu menyamai prestasi kakek dan ayahnya untuk mengangkat trofi Copa Amerika. “Kakek saya pernah memenangi Copa Amerika, kemudian ayah saya juga. Sekarang saya memenanginya bersama Uruguay. Ini menjadi kebanggaan bagi keluarga kami,” kata Forlan saat perayaan juara Copa Amerika di Montevideo, Uruguay, Senin (25/7). Forlan memang terlahir dalam keluarga pesepakbola karena ayahnya, Pablo Forlan juga membawa Uruguay menjuarai Copa Amerika 1967 ketika mengalahkan Argentina 1-0 di final. Sebelumnya pada edisi 1959, kakeknya yaitu Juan Carlos Corazon juga menjadi bagian dari timnas Uruguay yang merebut titel Copa Amerika. “Tiga generasi keluarga saya pernah menjuarai turnamen ini – nama Forlan akan menjadi label terakhir dalam sejarah sepak bola. Pertandingan final melawan Paraguay sangat rumit namun kami bermain luar biasa. Gol pertama sudah memudahkan permainan,” kata Forlan yang mengawali karier juniornya di Penarol, Danubio dan Independiente ini. Di Copa Amerika 2011, rekan setim Forlan yaitu Luis Suarez melengkapi prestasi Uruguay setelah dinobatkan sebagai pemain terbaik, sedangkan pelatih Washington Oscar Tabarez menjadi pelatih terbaik. Kemenangan Uruguay kian sempurna setelah Tim Biru Laut ini juga menyandang Fair Play Team. ■ espn/sky/dey

ngiPeserta Antusias Me ri. ate M n da a ar kuti Ac

ya rya ury Sur la Sur Ala er Ala er ner n liin uline ulin Kul niss Ku snis Biisn B uti Bis kut kut nggiik n mengi as me ias ia ussias anttusi t ant ta i nis 00 peserta 00 bis b Ber ses SEKITAR 300 Suk m. Mengusung Tema an Rabul a Sedap Mantap kali ke ena am sel g ren Go si spi, dan Na Aneka Takjil, Ayam Kri tang pembuatan saja, ada juga Materi ten madhan. Tak hanya itu i Hotel Santika dar oh Lol ef Ch an diajark Serabi yang langsung Ayam Krispi Jemursari. berbagi rahasia memasak macu anda Bu Yuyun pun juga turut me a jug ini nt Eve sir, pak Gro adhan, Ram t yang lezat. Digelar di Du saa nis bis Ber adhan. Sukses Surya nt Eve sukses berbisnis saat Ram an kah Ramadhan. Nantik Sukses pula meraih ber a. Sedap Mantap berikutny

Ibu - ibu mencicipi lezatnya Bakso Kepala Sapi.

Aksi Make Over dari Fanbo.

lapatilla.com

TIGA TROFI - Diego Forlan saat bermain di final Copa Amerika 2011, Senin (25/7). Ikuti jejak ayah dan kakek yang pernah juara.

Penyerahan Hadiah pada Pemenang Lomba Memasak Nasi Goreng.

J E M U R S A R I - S U R A B AYA


14

SELASA, 26 JULI 2011

Senam Optimistis Raih Enam Emas PON

data & agenda COPA AMERIKA

Final, Senin (25/7) Uruguay 3 - 0 Paraguay

PPD 2014

ZONA ASIA, Sabtu (23/7) Lebanon 4 - 0 Bangladesh Uzbekistan 4 - 0 Kyrgyzstan Iran 4 - 0 Maladewa Oman 2 - 0 Myanmar Irak 2 - 0 Yaman UEA 3 - 0 India Qatar 3 - 0 Vietnam Kuwait 3 - 0 Philipina Jordania 9 - 0 Nepal Syria 2 - 1 Tajikistan Saudi Arabia 3 - 0 Hongkong

Myanmar Nepal Kyrgyzstan Laos Philipina Tajikistan Bangladesh Hongkong Indonesia Vietnam Malaysia India Palestina

Kamis (28/7) v Oman v Jordan v Uzbekistan v China v Kuwait v Syria v Lebanon v Saudi Arabia v Turkmenistan v Qatar v Singapura v UEA v Thailand

Maladewa v Iran Yaman v Irak

UJI COBA

Senin (25/7) Los Angeles (6)1 - 1(7) Manch City * Adu penalti

Juventus

Jumat (29/7) v Guadalajara

LIGA CHAMPIONS

Kualifikasi, Rabu (27/7) FK Ekranas v BATE Borisov Apoel Nicosia v Slovan Bratislava FC Zestafoni v SK Sturm Graz Liteks Lovetch v Wisla Krakow Dynamo Kiev v FK Rubin Kazan Racing Genk v Partizan Rangers v Malmo FF Twente Enschede v FC Vaslui Kamis (28/7) HJK Helsinki v Dinamo Zagreb FC Copenhagen v Shamrock Odense BK v Panathinaikos Maccabi Haifa v NK Maribor Standard Liege v FC Zürich Benfica v Trabzonspor Rosenborg v Plzen

lintas arena Taufik Hidayat Gagal di Kanada TORONTO - Unggulan pertama, Taufik Hidayat gagal merebut juara di Kanada Terbuka, setelah di final ditekuk Marc Zwiebler, Senin (25/7) WIB. Taufik menyerah kepada unggulan kedua dari Jerman itu, 13-21, 23-25 dalam waktu 39 menit. Ini merupakan kekalahan kedua Taufik dari Zwiebler. Pekan lalu ia kalah 16-21, 15-21 dalam pertandingan Yonex OCBC AS Terbuka Grand Prix Gold. Di event ini Taufik merupakan satu-satunya pemain Indonesia yang ambil bagian. Selain merebut tunggal putra, Jerman juga merasurya/dok ih gelar di ganda campuran, seteTaufik Hidayat lah Michel Fuchs/Birgit Michels yang diunggulkan di posisi kedua menggilas unggulan pertama dari Taiwan, Hung Ling Chen/Wen Hsing Cheng, 21-10 23-21 dalam waktu 38 menit. Tiga gelar lainnya dibagi rata China, Taiwan dan Korea Selatan masing-masing meraih satu gelar. China merebut ganda putri melalui pasangan non-unggulan Shu Cheng/ Bao Yixin , setelah mengalahkan unggulan pertama dari Taiwan Wen Hsing Cheng/Yu Chin Chien, 21-13 23-21 sedang Taiwan meraih tunggal putri melalui Shao Chieh Cheng. Unggulan pertama ini menekuk unggulan kedua dari Prancis, Hongyan Pi, 21-15 21-11. Sementara ganda putra disabet pasangan dari Korsel Sung Hyun Ko yang menyingkirkan ganda China Xiaolong Liu/Zihan Qiu, 21-18 21-16 dalam waktu 42 menit. ■ es

Dua Pemain Asing Solo FC Belum Latihan SOLO - Dua pemain asing Solo FC, duet striker Zarco Lazetic dan Stevan Racic belum turun ke lapangan bergabung dengan teman-temannya mengikuti program latihan di Stadion Sriwedari Solo, Senin (25/7). Sebanyak 13 dari 15 pemain Solo FC mengikuti program latihan tes kebugaran. Zarco Lazetic dan Stevan Racic belum diizinkan bergabung karena baru tiba dari Serbia, Minggu (24/7). Pelatih Solo FC Branko Babic, ditemui di Stadion Sriwedari Solo, Senin (25/7), menjelaskan, Zarco dan Stevan memerlukan persiapan dan waktu pemulihan antara tiga hingga empat hari ke depan. "Keduanya baru bisa ikut tahap kedua bersama tiga pemain lain yang sedang izin keperluan keluarga," kata Babic. Menurut Babic, tiga pemain yang izin keperluan keluarga yakni Slamet Widodo (belakang), David Micevski (tengah), dan Pitono (belakang). David belum dapat menjalani sesi tes kebugaran karena baru tiba di Solo, Senin (25/7) malam. Sedang Pitono dan Slamet izin tidak latihan karena ada urusan keluarga. Rencananya lima pemain tersebut baru menjalani tes kebugaran tahap kedua antara Kamis (28/7) atau Jumat (29/7). Babic menjelaskan, hasil tes kebugaran pemainnya untuk tahap pertama belum dapat dijelaskan. Tes ini baru dapat diketahui setelah seluruh pemain menjalani sesi tes tersebut. ■ ant

ap/ben margot

SAPA PENDUKUNG - Pembalap Australia, Casey Stoner melambaikan tangan kepada pendukungnya usai memenangi GP AS, Senin (25/7) dini hari WIB.

Pembalasan Stoner

► Menangi GP AS

LAGUNA SECA - SURYA PEMBALAP Australia, Casey Stoner meraih kemenangan kelima musim ini, menyusul keberhasilannya tampil tercepat di MotoGP Amerika Serikat di Laguna Seca, Senin (25/7) dini hari WIB. Melalui pertarungan ketat selama 32 lap, pembalap Repsol Honda itu mengalahkan rivalnya dari Yamaha, Jorge Lorenzo, untuk menjadi pemenang pada seri ke-10 tersebut. Kemenangan itu sekaligus pembalasan Stoner kepada Lorenzo yang pada dua seri sebelumnya yakni di Italia dan Jerman selalu mengalahkannya. Di Italia dan Jerman, Stoner sama-sama menempati posisi ketiga. Pemenang di Italia disa-

bet Lorenzo, sedang di Jerman pemenangnya Dani Pedrosa dan Lorenzo menempati posisi kedua. Pada balapan di AS itu Stoner mencatat waktu tercepat 43 menit 52,145 detik disusul Lorenzo di posisi kedua dengan 43 menit 57,779 detik. Sukses itu membuat posisinya di puncak klasemen sementara kian mantap dengan 193 poin atau unggul 20 poin dari peringkat kedua Lorenzo. "Saya berusaha bersabar un-

tuk mencuri kesempatan dan akhirnya berhasil," kata Stoner yang start di posisi kedua di

HASIL MOTOGP AS, SENIN (25/7)

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13.

Casey Stoner Jorge Lorenzo Dani Pedrosa Ben Spies Andrea Dovizioso Valentino Rossi Nicky Hayden Colin Edwards Hector Barbera Hiroshi Aoyama Karel Abraham Loris Capirossi Toni Elias

Repsol Honda Yamaha Factory Racing Repsol Honda Yamaha Factory Racing Repsol Honda Ducati Marlboro Ducati Marlboro Monster Yamaha Tech 3 Mapfre Aspar San Carlo Honda Gresini Cardion AB Motoracing Pramac Racing LCR Honda

KLASEMEN SEMENTARA

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Casey Stoner Jorge Lorenzo Andrea Dovizioso Dani Pedrosa Valentino Rossi Ben Spies Nicky Hayden Colin Edwards Hiroshi Aoyama

193 173 143 110 108 98 94 67 63

Arseven Optimistis Tembus Final SURABAYA - SURYA Sang juara bertahan Turnamen Futsal Terbuka Morokrembangan IV 2011 (Kremil Cup), Arseven, optimistis mampu menaklukkan Kalianak FC di semifinal di Lapangan Koprota Tambakasri Surabaya, Selasa (26/7) sore ini. ”Di turnamen ini kami targetkan mempertahankan juara. Itu sebabnya, tidak ada kata lain kecuali menang saat melawan Kalianak di semifinal,” kata Slamet Pramono, Pembina Arseven, Senin (25/7). Di Kremil Cup, Arseven merupakan tim unggulan. Selain berstatus juara bertahan, Arseven merupakan tim tuan rumah. Karena itu, dengan dukungan suporter Tambakasri, Pramono optimistis timnya mampu melaju ke final. Apalagi Arseven menembus semifinal dengan menaklukkan Memper dengan skor telak, 9-2, di perempat final.

”Kami harus juara, ini untuk pembuktian karena habis Lebaran kami akan menggelar Arseven Cup,” kata Pramono. Optimisme juga dilontarkan kubu Kalianak. Manajer Kalianak, Samsul Hadi, juga yakin tim asuhannya menembus final di turnamen yang memperebutkan piala Lurah Morokrembangan, Jahuri Sugiyanto itu. ”Meski lawan kami berat, kami tetap yakin dengan kemampuan tim yang ada. Kami optimistis bisa menang melawan Arseven,” kata Samsul. Menurut Samsul, timnya mendapat pelajaran berharga saat menang, 3-1 atas Pastel di babak perempat final. Pastel yang memeragakan permainan keras, bisa dijadikan pelajaran bagi Firman Eka dkk saat menghadapi Arseven. ”Arseven pada dasarnya sama seperti Pastel. Mereka bermain keras dan diisi pemain-pema-

belakang Lorenzo. Stoner baru bisa menyalip Lorenzo di lap 26. ■ k3

in yang memiliki kualitas,” kata Samsul. Menurutnya, Arseven banyak melakukan tendangan jarak jauh. Dari tendangan itulah banyak gol-gol Arseven tercipta seperti saat mengalahkan Memper, enam gol tercipta dari tendangan jarak jauh. Tekad Kalianak menembus final cukup beralasan. Ini karena mereka didukung pemainpemain Liga Futsal Amatir (LFA) Jatim, seperti Simon (Nexgen), Ambar Suprianto (Bulldozer), Firman Eka (SFK Kalianak) dan Hanif (Brother). Sementara PFC Gadukan memastikan lolos ke final, setelah pada semifinal, Senin (25/7) menang dalam undian dengan Fika 080289. Undian dilakukan, setelah pada waktu pertandingan normal kedua tim bermain imbang 2-2 dan adu penalti berakhir 5-5. Final dan perebutan peringkat ketiga akan digelar, Jumat (29/7). ■ k3

10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19.

43 menit 52.145 43m 57.779 44m 1.612 44m 12.707 44m 13.030 44m 22.496 44m 23.176 44m 37.647 44m 43.694 45m 0.995 45m 1.277 45m 5.129 44m 29.962

Marco Simoncelli Hector Barbera Karel Abraham Alvaro Bautista Toni Elias Cal Crutchlow Loris Capirossi Randy de Puniet John Hopkins Kousuke Akiyoshi

60 56 46 39 38 34 26 15 6 3

GRESIK - SURYA Pengurus Provinsi Persatuan Senam Indonesia (Pengprov Persani) Jatim periode 2011-2015, dibawah kepemimpinan Direktur Utama (Dirut) PT Petrokimia Gresik, Hidayat Nyakman dilantik PB Persani di Wisma Kebomas Gresik, Senin (25/7). Usai pelantikan, Pengprov Persani Jatim mulai bekerja untuk memenuhi target KONI Jatim, merebut enam keping emas di PON XVIII 2012 Riau. Menurut Hidayat, target tersebut dirasa masih bisa direalisasikan. ”Dibilang realistis ya realistis. Dengan potensi yang ada di Jatim, kami yakin bisa meraihnya,” kata Hidayat usai pelantikan, Senin (25/7). Di PON 2008 lalu, senam Jatim meraih enam emas, dari lima emas yang ditargetkan KONI Jatim. Melihat pengalaman tersebut, menurut Hidayat, Jatim berpeluang besar meraih enam emas, bahkan melampaui target dari KONI. Pelantikan Persani Jatim bisa dibilang terlambat. Pasalnya, Hidayat terpilih sebagai ketua umum, sejak 15 Januari lalu melalui Musyawarah Provinsi. Terkait keterlambatan itu, Hidayat mengungkapkan, hal tersebut karena tidak adanya kepengurusan di PB Persani. ”Tidak terlambat, ini karena masalah administrasi saja. Sebelumnya, kepengurusan PB Persani sempat vakum. Tentu kami tidak mau Pengprov Persani Jatim dilantik oleh pengurus yang belum definitif,” kata Hidayat. Persani Jatim dilantik langsung oleh ketua PB Persani yang baru terpilih, Waluyo. Hidayat terpilih sebagai ketua umum menggantikan mantan Dirut PT Petrokimia Gresik, Arifin Tasrif. Hidayat mengungguli calon lainnya, yakni almarhum ketua KONI Surabaya, Heroe Poernomohadi. Dalam pemilihan yang dilakukan secara voting, Hidayat mendapat 12 suara, sedang Heroe meraih 9 suara. ■ k3

Bulu Tangkis Dipatok Dua Emas di PON SURABAYA - SURYA Prestasi pebulu tangkis Jatim dalam keikutsertaanya di beberapa sirkuit nasional (Sirnas) 2011, banyak menelan kegagalan. Situasi tersebut tidak membuat KONI Jatim pesimistis terhadap cabang olahraga (Cabor) bulu tangkis guna menyumbangkan emas pada PON 2012 di Riau. KONI Jatim masih memiliki asa, bulu tangkis diyakini mampu merebut dua emas di Riau nanti. "Saya masih yakin tim bulu tangkis Jatim bisa berprestasi di PON 2012 nanti. Kalau dua emas, masih mungkin bisa,” sebut Saifullah Yusuf, Ketua Umum KONI Jatim, Senin (25/7). Pria yang juga Wakil Gubernur Jatim ini mengaku, Jatim memiliki atlet-atlet bulu tangkis berkualitas. Beberapa pemain saat ini ada yang menghuni pemusatan latihan nasional (Pelatnas) PB PBSI. Guna meningkatkan presta-

si, Gus Ipul, panggilan Saifullah Yusuf, menyarankan PBSI Jatim menggandeng pelatih luar yang berkualitas. Selain itu, para atlet juga diberi kesempatan menjalani uji coba ke luar negeri. “Bisa dikirim ke China untuk latihan. Kalau nanti di PON 2012 gagal, saya sendiri yang akan jewer pengurus PBSI Jatim," cetus Gus Ipul. Pada perhelatan PON 2012 nanti, bulu tangkis memperebutkan tujuh medali emas. Pada PON 2008 di Kalimantan Timur (Kaltim), Jatim menyabet satu emas lewat ganda putra, Tony Gunawan/Bambang Suprianto. Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengprov PBSI Jatim, Wijanarko Adimulya mengaku, target dua medali emas yang diminta KONI Jatim cukup berat. "Target kami tetap satu medali emas seperti PON 2008 dan itu lebih realistis," kata Wijanarko. ■ fat


15

SELASA, 26 JULI 2011

Widodo : Hindari Kesalahan Sendiri

TRET TRET TRET - Suporter Persebaya, Bonek berencana ngeluruk ke Jakarta untuk memberi dukungan kepada Timnas Indonesia menghadapi Turkmenistan di leg kedua Pra Piala Dunia 2014 di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Kamis (28/7).

Suporter Ngeluruk Jakarta

► Dukung Timnas Indonesia Jamu Turkmenistan SURABAYA - SURYA EUFORIA dukungan kepada Timnas Indonesia seperti yang terjadi di Piala AFF 2010, tampaknya bakal terulang, di leg kedua Pra Piala Dunia (PPD) 2014 menjamu Turkmenistan di Stadion Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Kamis (28/7). Ini tidak lepas dari keberhasilan Christian Gonzales dkk menahan Turkmenistan 1-1 di Asghabat, Sabtu (23/7). Sukses itu membuat peluang Indonesia lolos ke babak berikutnya terbuka lebar. Hasil imbang 0-0 akan memastikan Indonesia lolos. Untuk memberi dukungan kepada Timnas Indonesia, ribuan elemen suporter di Jawa Timur, siap berbondong-bondong ke Ja-

karta. Apalagi selama ini, Jatim dikenal sebagai gerbong penggerak revolusi PSSI. Surabaya khususnya, ribuan Bonek berencana berangkat ke Jakarta. ”Seperti di Piala AFF tahun lalu, lebih dari seribu teman-teman Bonek berangkat ke Jakarta. Untuk leg kedua melawan Turkmenistan, mungkin jumlahnya akan lebih banyak,” kata Imron, Ketua Yayasan Su-

porter Surabaya (YSS). Hanya saja lanjut Imron, Bonek tidak mengkoordinir pemberangkatan ke Jakarta, karena alasan faktor keamanan. Nantinya mereka berangkat ke Jakarta secara kelompok. ”Demi keamanan, kami tidak berangkat bersama. Teman-teman akan berangkat secara berkelompok menggunakan transportasi yang berbeda-beda ke Jakarta,” kata Imron. Di Jakarta, biasanya Bonek berkumpul di Blok M atau Pasar Senen, sebelum mendukung Timnas. Namun banyak pula di titik-titik tertentu. Imron mengatakan jika berada di Jakarta Bonek mendapat sambutan dari Surabaya Community. ”Teman-teman Bonek jika di Jakarta mendapat perlakukan

baik dari Surabaya Community. Kami biasanya juga bermalam di sekretariat mereka,” kata Imron. Namun Imron berharap agar dalam mendukung Timnas, setiap elemen suporter bisa melepaskan atribut klub masing-masing. Pasalnya ketika di Jakarta, Imron mengaku sempat mendapat perlakuan kurang nyaman dari pendukung tuan rumah, The Jackmania, suporter Persija Jakarta. ”Waktu di Jakarta teman-teman Bonek sempat mendapat perlakuan tidak nyaman dari suporter tuan rumah. Timnas ini milik warga Indonesia dan semua suporter. Karena itu, saya harap agar elemen suporter lainnya, bisa bersama-sama mendukung Timnas, karena Timnas juga milik kami,” kata Imron. Tidak ingin ketinggalan dalam memberi dukungan kepada Timnas, suporter Deltras, Del-

surya/erfan hazransyah

tamania juga akan ngeluruk ke Jakarta. Menurut Ketua Deltamania, Saiful Baqirok, sekitar 200 Deltamania akan berangkat ke Jakarta. Biasanya tempat berkumpul Deltamania, di lapangan Basket GBK. ”Di Piala AFF lalu lebih dari 100 Deltamania berangkat ke Jakarta. Pada leg kedua ini, kemungkinan jumlahnya akan bertambah, karena Timnas punya peluang lolos. Ini adalah bentuk kecintaan kami pada Timnas,” kata Baqirok. Senada dengan Bonek dan Deltamania, pendukung Gresik United (GU), Ultrasmania, juga berencana melakukan hal serupa. Di Piala AFF lalu, Ultrasmania mengerahkan lima bus untuk mendukung Timnas. ”Memang ada keinginan untuk berangkat ke Jakarta. Tapi kami akan rapatkan dulu dengan korwil-korwil Ultras lainnya,” kata Madun, Ketua Ultras. ■ k3

ASISTEN Pelatih Tim Nasional, Widodo Cahyono Putro, menilai Christian Gonzales dkk kurang bisa menahan emosi saat meladeni Turkmenistan di leg pertama Pra Piala Dunia (PPD) 2014 di Asghabat, Sabtu (23/7) malam. Menurut Widodo, mereka banyak melakukan kesalahan yang merugikan tim. Sebaiknya pada pertandingan kedua, kesalahan tersebut dihindari. "Pada leg pertama, emosi pemain kurang bisa ditahan sehingga mudah kena kartu kuning. Sebaiknya nanti (di leg kedua), kesalahan-kesalahan sendiri dihindari karena pemain Turkmenistan memiliki tendangan bebas yang bagus," ujar Widodo. Tiga dari empat pemain belakang Indonesia terkena kartu kuning. Mereka adalah Ricardo Salampessy, Muhammad Nasuha, dan Zulkifli Syukur. Kapten timnas, Firman Utina, juga mendapat kartu kuning dari wasit asal Iran, Torky Mohsen. Namun, secara keseluruhan, Widodo memuji penampilan Firman Utina dkk. "Permainan mereka cukup bagus, meskipun kondisi lapangan buruk dan persiapan kurang," kata mantan pemain tim nasional itu. Hasil imbang 1-1, menurutnya, patut diapresiasi. Widodo melihat Firman dan

rekan-rekannya bermain dengan kerangka tim Piala AFF 2010. Kehadiran pemain Persipura Jayapura, Boaz Solossa, yang baru saja bergabung dengan tim nasional, setelah namanya sempat dicoret ketika di bawah asuhan pelatih Alfred Riedl, tidak mengganggu permainan tim. Menurut Widodo, pemain terbaik Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 itu tampak sudah padu ketika berpartner dengan bomber Persib Bandung, Christian Gonzales, sebagai ujung tombak. "Keduanya sering ketemu sebagai lawan sehingga tahu sama tahu," ujarnya. Yang perlu dibenahi menjelang leg kedua di Jakarta, Kamis (28/7), lanjut Widodo, adalah barisan lini belakang. Duet bek tengah, Ricardo dan Muhammad Robby, jarang tampil bersama sehingga pengertian di antara mereka masih kurang. Jika diteruskan, dia yakin akan semakin bagus. "Tidak perlu ada pertanyaan kenapa tidak si ini, tidak si itu. Inilah pilihan pelatih yang terbaik," katanya. Widodo optimistis Boaz dan rekan-rekannya bisa meraih poin penuh saat tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno nanti. Dengan catatan, kebugaran dan semangat pemain terus dijaga. ■ tempointeraktif

antara/puspa perwitasari

LATIHAN - Pemain Turkmenistan berlatih di Lapangan PSSI Senayan Jakarta, Senin (25/7).

Ibnu Rekom Fandi, Aji Tak Mau Terburu Macan Putih Persik Incar Pemain Porprov

sepak pojok Kota Kediri ke Delapan Besar SURABAYA - Kota Kediri memiliki pemain-pemain sepak bola usia muda potensial. Setelah merebut juara Porprov Jatim III/2011, kini Kota Kediri sukses menembus delapan besar Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Regional Jatim. Tergabung di Grup C yang bermain di lapangan Persebaya, Kota Kediri melangkah ke delapan besar, setelah menggasak Lamongan 1-0, Senin (25/7). Kemenangan tersebut mengantarkan Kota Kediri memimpin klasemen Grup C dengan enam poin. Sebelumnya, mereka menggelontor Kota Batu lewat kemenangan meyakinkan 13-0. Kota Kediri menyisakan HASIL PERTANDINGAN, Senin (25/7) satu pertanKab Blitar 0-0 Kota Kediri dingan mengBangkalan 3-0 Bondowoso (WO) hadapi Kota Kota Blitar 1-0 Kab Kediri Pasuruan, SeKab Bojonegoro 1-1 Nganjuk lasa (27/7). Batu 0-3 Kota Pasuruan Kota Kediri 1-0 Lamongan Apapun hasilKab Probolinggo 0-3 Kota Malang (WO) nya sudah tiJember 0-1 Kab Pasuruan dak berpengaKab Malang 0-3 Gresik ruh. ■ fat Banyuwangi 0-0 Jombang

KAWAL LAWAN - Pemain Lamongan membawa bola dikawal pemain Kota Kediri, Senin (25/7).

surya/erfan hazransyah

SURABAYA - SURYA Tim Persebaya 1927 mulai memikirkan penambahan pemain baru. Tim pelatih sudah mengantongi beberapa nama pemain yang bakal diproyeksikan membela tim yang bermarkas di Jl Karanggayam Surabaya itu. Salah satu pemain yang masuk dalam daftar belanja Bajul Ijo, yakni Fandi Eko Utomo. Striker binaan PSSI Surabaya ini memikat Persebaya 1927, karena memiliki kualitas bagus. Fandi yang merupakan pemain terbaik di Liga Indonesia U-21 bersama Persela Lamongan, juga menunjukkan performa apik saat Persebaya 1927 berkiprah di turnamen segi empat Liga Primer Indonesia (LPI). Ia ikut menyumbangkan satu gol bagi Bajul Ijo. Asisten Pelatih Persebaya 1927, Ibnu Grahan yang menangani Andik Vermansyah dkk pada turnamen segi empat itu juga memberi rekomendasi agar merekrut Fandi. “Dia (Fandi) sudah menunjukkan kualitasnya. Dia layak diberi kesempatan bergabung,” sebut Ibnu, kemarin. Aji Santoso juga sudah mendapat laporan soal kondisi tim selama keikutsertaannya di turnamen segi empat LPI. Pelatih Persebaya 1927 itu, akan berdiskusi lagi dengan jajaran tim pelatih soal penambahan pemain baru. “Saya tidak mau tergesa-gesa memutuskan pe-

surya/erfan hazransyah

TUNGGU DULU - Fandi Eko Putro (kiri) statusnya di Persebaya 1927 belum jelas. main baru, termasuk Fandi Utomo,” aku Aji. Aji yang kini berada di Kota Batu mengaku, persiapan Bajul Ijo masih panjang. Saat ini Andik Vermansyah dkk menjalani libur hingga 8 Agustus. “Saya masih perlu melihat lagi dalam latihan nanti. Sekarang pemain-pemain masih libur,” sambung Aji. Selain Fandi, Bajul Ijo juga mengincar beberapa pemain muda yang diharapkan bisa menjadi penambah kekuatan. Salah satunya pemain Indo-Belanda, Sergio van Djik. Kemudian, Persebaya 1927 juga disebut-sebut sedang melakukan pembicaraan dengan pemain muda Jakarta

FC, Wira Kumandra. Aji menaruh harapan, pemain-pemain muda didikannya bisa menerobos masuk tim nasional. “Saya senang dengan pemain muda yang memiliki kualitas. Saya yakin, ke depan bisa menjadi pemain bagus bagi Timnas Indonesia,” harap Aji. Pelatih asal Malang itu memang senang terhadap skuad muda. Di Persebaya 1927, banyak diisi pemain muda. Selain Andik Vermansyah dan Rendi Irawan, Bajul Ijo memiliki Lucky Wahyu, Nurfasta, Sunaji, Riyan Wahyu, Miko Ardiyanto, Muchsen Alatas, Auliya Ardi, dan Dimas Galih. ■ fat

KEDIRI - SURYA Persik Kediri berencana merekrut 16 pemain baru untuk persiapan keikutsertaannya di Liga Primer Indonesia (LPI) musim depan. "Nanti ada sekitar 16 pemain baru yang akan kami rekrut. Sebagian ada pemain yang kami ambil dari tim Porprov," kata Ketua Umum Persik, Samsul Ashar, Senin (25/7). Tim sepak bola Kota Kediri tampil sebagai juara Porprov Jatim III, setelah di final mengalahkan Kota Pasuruan 4-2 di Stadion Brawijaya Kediri, Jumat (22/7) lalu. Samsul mengaku kemenangan Kota Kediri ini cukup membuat bangga manajemen. Hal itu setidaknya menjadi angin segar bagi Persik untuk kembali berjaya, setelah sebelumnya pernah dua kali menjadi juara Liga Indonesia. Kendati mengincar beberapa pemain Porprov, Samsul enggan mengungkapkan berapa jumlah pemain dari tim Kota Kediri yang tergabung dalam U-19 itu akan direkrut. Samsul hanya mengisyaratkan pemain dari Kota Kediri yang lolos memperkuat tim Jatim di PON XVIII 2012 Riau akan direkrut. Dari 54 pemain Porprov yang

terjaring ikut seleksi tim PON Jatim tujuh di antaranya berasal dari Kota Kediri. Mereka itu yakni Nanang Ari (penjaga gawang), Dedi Febrianto, Rian Bagus (belakang), Denis Eko (gelandang), Gani Gaya, Deny Yuasa, dan Pipit Basuki. "Nanti sebagian akan diambil. Mereka sudah terlihat di Porprov kemarin," ucap Wali Kota Kediri ini. Menyinggung tentang kapan waktu mulai perekrutan, Samsul mengatakan akan secepatnya dilakukan. "Secepatnya akan kami lakukan untuk perekrutan. Untuk pemain Persik yang lama, enam akan dipertahankan, yang lain baru," ucapnya. Terkait pelatih, Samsul masih akan mempertahankan pelatih lama, Jaya Hartono untuk memoles tim di musim depan. Musim lalu Macan Putih Persik berkiprah di Divisi Utama, gagal promosi ke Liga Super Indonesia. Mereka bergabung di Grup II dan finis di peringkat keenam. Dari Grup II ini yang lolos ke delapan besar yakni Mitra Kukar dan Persiram Raja Empat serta Gresik United sebagai tim peringkat ketiga terbaik. Dari 24 pertandingan yang dilakoni, Persik menang 11 kali, seri tiga kali dan kalah 10 kali. ■ ant

Subangkit : 70 Persen Skuad Persela Layak Dipertahankan LAMONGAN - SURYA Usai menyelesaikan perhelatan Liga Super Indonesia (LSI) 20102011, Persela Lamongan masih adem ayem, belum ada upaya membentuk tim yang bakal diterjunkan di LSI 2011-2012. Hingga Senin (25/7) kemarin, Pelatih Persela, Subangkit mengaku belum diajak manajemen membahas kelanjutan tim musim depan. ”Sampai sekarang belum ada pembicaraan apa-apa dengan manajemen,” kata Subangkit kemarin. Jika nantinya, dia kembali dipercaya menangani tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut, mantan pelatih Persema Malang itu sudah memiliki gambaran siapa saja pemain yang akan dipertahankan. ”Sekitar 70 persen

pemain musim lalu layak dipertahankan. Justru kebutuhan utama adalah pemain di lini depan,” ujar Subangkit. Musim lalu komposisi pemain Persela dirasa sudah cukup. Hanya saja ketajaman di jajaran lini depan masih rendah. Reduanne Barkaoui, Aris Alfiansyah, Feri Ariawan, hingga striker muda Zulham Zamrun, belum mampu berbuat banyak pada tim. Dari jajaran striker, Zulham Zamrun yang merupakan top skor Persela hanya mengemas enam gol. Musim lalu, produktivitas gol Persela nomor dua terendah di LSI yakni 30 gol. Produktivitas gol paling rendah yakni Persijap Jepara dengan 28 gol. ”Musim ini Persela harus memiliki striker asing yang berkualitas. Untuk

lini lainnya, sebenarnya tidak terlalu masalah,” kata pelatih yang sempat membesut Persekabpas Pasuruan tersebut. Namun hingga kini belum ada pembahasan mengenai kelanjutan tim kebanggaan warga Lamongan tersebut. Menurut Subangkit, manajemen masih menunggu format kompetisi musim depan, sebelum melangkah lebih jauh. ”Manajemen masih menunggu PSSI menetapkan bagaimana konsep kompetisi nantinya. Mungkin setelah itu manajemen bisa memutuskan,” kata Subangkit. Lebih jauh Subangkit mengaku juga belum memutuskan langkah selanjutnya di karir kepelatihannya. Apakah masih bertahan bersama Persela, atau memilih menangani klub lain.

Mantan pemain Persebaya Surabaya itu mengaku belum mendapat tawaran dari klub-klub di Liga Indonesia lainnya. ”Belum, belum ada tawaran dari manapun,” tambah Subangkit. Persela musim lalu finis di posisi sembilan mengumpulkan 37 poin hasil sepuluh kali menang tujuh seri dan 11 kali kalah. Posisi itu lebih bagus dari tim tetangganya dari Jatim, Deltras Sidoarjo yang menempati peringkat ke-13. Namun, posisi Persela kalah dibanding tim Jatim lainnya, Arema yang berada di peringkat kedua. Musim lalu LSI akhirnya diikuti 15 tim, setelah tiga tim, PSM Makassar, Persema Malang dan Persibo Bojonegoro mundur dan memilih bergabung Liga Primer Indonesia. ■ k3

surya/dok

BUTUH TANDEM - Striker Persela, Zulham Zamrun (tengah) butuh tandem tajam di musim depan.


19 Nasional-Internasional

SELASA, 26 JULI 2011

Gayus Tolak Dakwaan

lintas nusantara RI Minta Tambahan Kuota Haji JAKARTA- Pemerintah mengajukan tambahan 27.600 jamaah dari total kuota 211.000 yang telah diberikan untuk Indonesia di musim haji 2011. Menurut Menteri Agama Suryadharma Ali di Kantor Kepresidenan, Senin (25/7) jika permohonan dikabulkan, jamaah haji Indonesia 2011 akan mencapai 238,000 orang. "Itu jumlah ideal, kalau mengikuti rumusan satu jamaah per 1.000 penduduk," ujarnya. Menurut Menag, pemerintah Arab Saudi sebenarnya tidak keberatan. Namun mereka tidak berani mengabulkan karena keterbatasan fasilitas. "Itu yang membuat mereka belum memberikan izin penambahan," ujarnya. Kuota haji sebanyak 211.000 jemaah untuk musim haji 2011 terdiri atas 194.000 jamaah reguler dan 17.000 haji khusus. Penambahan kuota tersebut, apabila disetujui, lanjut Menag, diharapkan dapat memperpendek daftar tunggu yang saat ini mencapai sebelas sampai 12 tahun mendatang. ■ ant

► JPU : Dijerat Empat Perkara

antara/r rekotomo

globust

Toilet Jadi Cafe HUNSBURYToilet bekas dianggap mengganggu mata, tetapi bagi Coling Ingle, itu peluang bisnis. Pria 52 tahun ini menyulap WC umum jadi kafe menghabiskan dana sebesar 25.000 poundsterling atau sekitar Rp 347 juta. Kafe itu kini berdiri di Taman Kota Hunsbury lengkap dengan balok kayu sebagai fondasinya. "Saya pikir ketika di taman tidak ada tempat kita bisa menikmati secangkir kopi, saya lihat waktu itu toilet itu tidak terurus," ujarnya dilansir Dailymail (25/7). Pada saat rencana perombakan, banyak warga protes namun setelah kafe itu jadi, mereka ramai mendatangi tempat tersebut.  dailymail/had

TEMPAT KELAHIRAN - Penyanyi Belanda berdarah Sunda-Maluku, Daniel Sahuleka, berkunjung di RS Elisabeth Semarang, Jateng, Senin (25/7). RS Elisabeth ini merupakan rumah sakit tempat penyanyi yang terkenal dengan lagu Don't Sleep Away The Night dan You Make My World So Colorful itu dilahirkan pada 6 Desember 1950.

Pengacara : Herman Hanya Kerjakan Iklan JAKARTA- SURYA Artis era 80-an, Herman Felani ditangkap KPK, Sabtu (23/7) terkait dugaan korupsi pengadaan filler iklan layanan masyarakat di Pemprov DKI Jakarta. Namun menurut pengacaranya, Herman hanya mengerjakan penayangan iklan tersebut. Sedangkan uang senilai Rp 1,1 miliar sudah dikembalikan ke PT Sandi Perkasa. "Herman itu Dirut PT Global Vision Universal. Dia hanya mengerjakan penayangannya saja. Ada pekerjaan senilai Rp 1,1 miliar yang belum ditayangkan dan itu sudah dikembalikan 2008 ke PT Sandi Perkasa,” ujar Syafrie Noer, pengacara Herman di Jakarta, Senin (25/7). Menurut Syafrie, kontrak iklan

warteg

tersebut terjalin antara Pemprov DKI Jakarta dengan PT Sandi Perkasa dengan Dirut Ratna Ningsih. Sandi Perkasa mendapat proyek untuk membuat iklan layanan masyarakat yang tayang di kurang lebih lima stasiun swasta. Kontrak iklan ini ada 200 pot. Yang sudah ditayangkan sebanyak 100 pot. Sisanya 100 pot lagi sudah dikembalikan ke Pemprov DKI. Syafrie menyebut Herman tidak punya perjanjian dengan mantan Kepala Biro Hukum DKI, Journal Effendi Siahaan yang sudah divonis delapan tahun penjara. "Yang ada perjanjian itu Journal dengan Ratna Ningsih Dirut PT Sandi Perkasa,” jelas Syafril. Pengacara Herman lainnya,

Alamsyah Hanafiah mempertanyakan kenapa hanya kliennya yang ditangkap. Sedangkan PT Sandi Perkasa tidak diproses. Padahal, kata dia, kontrak iklan itu bukan dengan perusahaan Herman melainkan antara Pemprov DKI dengan PT Sandi Perkasa. “Herman tidak pernah tahu proses tender. Dia hanya dapat pekerjaan menayangkan di TV," ujarnya. Karena itu, pengacara Herman Felani akan meminta klarifikasi siapa yang bertanggung jawab dalam kasus ini dan harus diproses secara hukum. "Yang buat kesepakatan ini Ratna Ningsih. Tidak ada dalam perjanjian kontrak proyek atas nama Herman Felani di sini," ujarnya. ■ dtc

3 Mana Refund Deposit Saya?

Wahyu Prasetya Awak Majalah LK ESQ Jatim wahyu_prasetya86@yahoo. com

Ronny Tj Manukan Kulon Surabaya

Kecopetan Dokumen Penting HARI Kamis, 7 Juli 2011 lalu, saya naik mikrolet jurusan Arjosari - Tumpang. Di antara Gandongan – Kalisari, ada seorang pria (kira-kira usia 40 tahun) berpostur tubuh gemuk pendek dan duduk di bangku tambahan di belakang sopir. Sewaktu saya hendak turun, dia mencoba menghalang-halangi jalan dengan cara pura-pura membuka jendela. Saya tidak curiga, namun setelah sampai di rumah saya mendapati dompet di tas saya sudah hilang. Saya tidak mempermasalahkan uang yang hilang. tetapi surat surat penting di dalam dompet yang hilang, seperti kartu ATM Mandiri, KTP, kartu Pepabri, kartu Askes. Semuanya atas nama Trien Sulastri, alamat Perum Mangliawan Permai, Pakis, Kabupaten Malang. Mohon bagi yang menemukan mohon bersedia mengembalikan surat-surat penting tersebut. Terima kasih Trien Sulastri Mangliawan Permai Blok E/3 Mangliawan, Pakis Kabupaten Malang

Singapura selama menjadi petugas penelaah keberatan pajak di Ditjen pajak. Perkara ketiga, Gayus didakwa pencucian uang, dengan cara menempatkan uang dan emas hasil pemberian dalam safe deposit box. Sementara perkara suap dilakukan Gayus kepada petugas rumah tahanan negara Mako Brimob Depok, termasuk kepada Kepala Rutan Mako Brimob, Kompol Iwan Siswanto. Total uang yang digelontorkan agar bisa keluar-masuk tahanan, mencapai Rp 311 juta selama Juli-November. Menanggapi dakwaannya tersebut, Gayus mengaku tidak mengerti isi dakwaan. "Sebagian besar yang diceritakan JPU dalam dakwaannya bukan yang saya alami," katanya. Kuasa hukum Gayus Hotma Sitompul menambahkan, pihaknya akan mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan jaksa itu.  kompas.com

dengan menuliskan reportase Anda (lebih diutamakan) dibandingkan opini. Tulis sepanjang 450 kata dan kirim ke harian.surya@gmail.com dengan subjek WARTEG. Gunakan pedoman ejaan yang disempurnakan, cantumkan nama, alamat email, alamat lengkap, nomor kontak, identitas diri yang masih berlaku.

Bersyukur itu dengan Berbagi SEHAT merupakan anugerah yang tak dapat dihargai dengan materi. Meski, menjadi sehat juga sangat mahal harganya. Lihat saja di Rumah Sakit Umum Dr Soetomo Surabaya. Di RSUD terbesar di kawasan Indonesia Timur yang memiliki pelayanan dan peralatan terlengkap untuk melayani beragam penyakit yang diidap pasien. Mulai penyakit ringan hingga penyakit dalam. Rutinas yang penulis ikuti setiap bulannya, yakni melakukan kegiatan homecare bersama relawan dan tenaga medis yayasan paliatif Indonesia yang digawangi dokter poli paliatif RSUD Dr Soetomo. Menjelang pukul delapan pagi, penulis sudah berada di ruangan pasien. Bau khas obat-obatan serta ratusan pasien terbaring menahan sakit adalah antrean penderita kanker. Mulai kanker payudara, serviks, darah, nasofaring, dan lainnya. Apakah mereka berasal dari golongan masyarakat berada? Jelas bukan. Jika mereka berasal dari masyarakat berada, mereka tentu tidak perlu susah payah antre panjang hanya untuk dikontrol perkembangan penyakitnya. Mereka pun tidak berasal dari kawasan Surabaya, melainkan warga luar Surabaya. Homecare yang kami lakukan berjumlah lebih dari tiga orang, karena cukup banyak antusiasme masyarakat yang tergabung sebagai relawan paliatif. Motif mereka mengikuti homecare salah satunya, ingin bersa-

Dakwaan itu disampaikan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (25/7). Dalam perkara suap, Gayus diduga menerima Rp 925 juta dari Roberto Santonius, konsultan sewaan PT Metropolitan Retailmart, terkait kepengurusan keberatan pajak perusahaan tersebut. Ia juga diduga menerima suap dari Alif Kuncoro, perantara penerima order dari tiga perusahaan Grup Bakrie yakni PT Kaltim Prima Coal, PT Bumi Resources, dan PT Arutmin senilai Rp 3,5 miliar terkait kepengurusan sunset policy terhadap pajak PT KPC dan Arutmin. "Perbuatan terdakwa diancam pidana sebagaimana Pasal 12 B Ayat 1 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," ujar jaksa Uung Abdul Syakur. Perkara kedua, Gayus menerima gratifikasi uang 659.800 dolar AS dan 9,6 juta dolar

ANDA PUN BISA JADI WARTAWAN -

KIRIM keluhan, kritik, saran Anda terhadap layanan publik ke email harian.surya@gmail.com atau surya. laporcak@gmail.com, atau faksimil ke 031-8414024, kirim surat ke Mbak Erly di Harian Surya Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya. Sertakan scan identitas diri yang berlaku dan telepon yang bisa dihubungi.

SAYA, pelanggan kartu Three (nomor 08993698919) yang sudah saya tutup dan masih tersisa deposit sebesar Rp 50.000 (lima pulu ribu rupiah). Pihak Three sudah menjanjikan akan mengembalikan sisa pulsa saya tersebut pada tanggal 9 Mei 2011 lalu dengan syarat mengirimkan (by faksimil) kartu identitas diri (KTP) dan buku tabungan Mandiri. Setelah KTP dan buku tabungan sudah saya faks, hingga 14 hari kerja dari tanggal 9 Mei 2011, saya tunggu tidak ada realisasinya sama sekali. Pihak 3 Care yang menghubungi hanya meminta saya untuk menunggu lagi sampai tanggal 7 Juni 2011 dan uang akan ditransfer ke rekening saya. Yang lagilagi tidak terbukti dan tinggal janji. Apakah demikian menjengkelkan pelayanan Three? Mungkin bagi 3 deposit Rp 50.000 kecil, namun bagi saya deposit tersebut sangat berarti. Mohon tindaklanjut dan realisasi janji 3.

JAKARTA - SURYA JAKSA penuntut umum (JPU) mendakwa pelaku mafia pajak Gayus H Tambunan melakukan empat pelanggaran sekaligus. Mulai menerima suap, menerima gratifikasi, pencucian uang, dan pemberian suap.

ma merasakan penderitaan hingga memberi stimulus berupa semangat untuk pasien. Kenyataan di lapangan, pasien yang kami kunjungi kebanyakan berada pada titik klimaks. Selain karena kurang kesadaran untuk berobat lebih jauh lagi, juga karena faktor ekonomi yang tidak menunjang. Memang, berobat yang

Tak heran jika ada saja pasien yang memilih menyerah pada nasib dan berharap keajaiban Allah hingga berujung pada tutup usia. Tak bisa disalahkan, karena yang demikian itu sudah menjadi suratan Illahi. bersentuhan dengan kanker tidaklah murah. Tidak heran jika ada saja pasien yang memilih menyerah pada nasib, dan berharap keajaiban dari Allah hingga berujung pada tutup usia. Tidak bisa disalahkan, karena yang demikian itu sudah menjadi suratan Illahi. Tentu bagi mereka yang sehat dan berlebih di sisi ekonomi, tetap bisa berempati pada para penderita kanker yang kurang mampu secara ekonomi ini meski tidak menyandang status sebagai relawan paliatif. Misalnya dengan memanjangkan rezeki yang diperolehnya dengan cara mendermakan untuk pasien kanker yang kurang berun-

tung ini. Banyak lembaga sosial yang menjadi mitra pendamping bagi para penderita kanker yang kurang mampu ini. Salah satunya Lembaga Kemanusiaan ESQ (LK ESQ) 165 Jawa Timur yang berupaya memberi keringanan bagi penderita yang bermasalah dengan ekonomi. Kegiatan amal kesehatan LK ESQ Jatim rutin digelar di Rumah Sakit Al Irsyad Surabaya. Lembaga ini menyasar pada penderita kelainan darah yang berupaya menetralkan darahnya dengan serangkaian tindakan medis. Salah satu lewat hemodialisa. Darah pasien diputar dengan alat hemodialisa. Darah tersebut nantinya akan dicuci dengan bantuan alat medis elektronik yang canggih. Setelah melakoni serangkaian tindakan medis, badan pasien akan terasa ringan. Yang dilakukan LK ESQ Jatim tidaklah berbelit. Lembaga ini memberi bantuan berupa dana untuk meringankan tindak cuci darah atau hemodialisa. Mengingat mayoritas penderita kelainan darah ini berasal dari ekonomi menengah ke bawah. Walau tak banyak yang bisa mereka terima, rasa terima kasih mereka tetap amat besar atas bantuan itu. Lebih-lebih jika rangkaian pengobatan modern ini bisa gratis, dalam arti bantuan dari pemerintah atau lembaga sosial yang berbagi kebahagiaan bersama mereka. Maka, jangan menunggu untuk berbagi. Belanjakan dana yang kita untuk mereka yang menderita dan membutuhkan perhatian. Kalau bukan kita, siapa lagi yang berbagi dengan mereka? 

Mahasiswa Baru Herlianto Mahasiswa Universitas Islam Malang herlyzalembu@yahoo.com SENYUM bahagia terpancar di wajah alumnus sekolah menengah atas setelah mereka dinyatakan berhak belajar di perguruan tinggi. Kebanggaan yang pantas mereka tebar karena banyak pemuda seangkatan tak mampu meneruskan belajar ke perguruan tinggi karena beragam kendala. Gelar baru, mahasiswa yang kini mereka sandang membawa risiko mereka harus mandiri. dalam berpikir dan bertindak. Sebagai mahasiswa baru (maba) pada mereka dilabeli sebagai agent of change (sentral perubahan) dan agent of control (sentral kontrol). Sebagai agent of change, mereka harus mampu berperan sebagai stake holder dalam melakukan perubahan dengan merekonstruksi, bahkan mendekonstruksi segala bentuk ketidakadilan dan ketimpangan lainnya yang terjadi di tengah masyarakat. Sementara sbagai agent of control mereka harus mampu mengawasi dan tidak segan-segan untuk mengkritisi segala kebijakan penguasa yang antikesejahteraan masyarakat. Tdak hanya itu. Sebagai maba mereka juga diintip beragam ancaman yang tidak jarang menjerumuskan mereka ke dalam jurang kenistaan. Dunia mahasiswa yang cende-

rung serba bebas tersebut menjadikan mereka kurang mampu berpikir panjang dalam mengambil langkah tepat untuk mengendalikan diri. Lebih ekstrem, mahasiswa yang frontal sering dimanfaatkan oleh golongan tertentu untuk memuluskan visinya. Misalnya terorisme dan gerakan berkedok Negara Islam Indonesia yang belum lama ini marak merebak di sejumlah kampus di Indonesia. Bagaimana kemudian untuk keluar dari segala ancaman tersebut? Sebetulnya dalam penyelesaian ini tidak bisa hanya diselesaikan oleh satu pihak saja. A rtinya perlu ada upaya kolektif antara mahasiswa dan pihak kampus untuk kemudian bersama-sama melakukan filterisari terhadap segala ajaran yang ganjil. Pihak kampus perlu menyiapkan suatu mata kuliah pokok yang khusus membedah ajaran tersebut hingga tergambar jelas letak ketidakbenarannya. Jadi, tidak cukup hanya dengan membentengi kampus dengan satpam yang memeriksa setiap orang yang hendak masuk kampus. Sementara mahasiswa perlu selektif dalam berteman kerena proses berani masuk dunia gemerlap adalah merupakan asosiasi dari pertemanan yang kurang tepat. Begitu juga keterlibatan mereka dalam ajaran-ajaran yang tidak benar semua bermula dari pertemanan. 

HARIAN PAGI Staf Redaksi: Alfred Lande, Satwika Rumeksa, Farhan Effendi, Tri Yulianto, D Wahjoe Harjanto, Trihatmaningsih, Sigit Sugiharto, Tri Dayaning Reviati, Eko Supriyanto, Hariyanto, Tri Mulyono, Tutug Pamorkaton, Wahyudi Hari Widodo, Endah Imawati,Yuli Ahmada, M Rudy Hartono, Ahmad Pramudito, Anas Miftahudin, Joko Hari Nugroho, Wiwit Purwanto, Suyanto, Deddy Sukma, Habiburrohman, Didik Sutrisno, Titis Jatipermata, Fatkhul Alami, Doso Priyanto, Ravianto, Dyan Rekohadi, Sri Handi Lestari, Marta Nurfaidah, Dwi Pramesti, Sugiharto, Musahadah, Mujib Anwar, Hadi Santoso, Sudharma Wahyu Adiwijaya, Iksan Fauzi, Ahmad Zaimul Haq, Aji Bramastra, Nuraini Faiq; Ilustrator: Rendra Kurniawan, Akhmad Yusuf Marzuki; Perwajahan: Teguh Wahyudi, Edy Minto Prasaro, Agus Susanto, Haryoto.

Direktur Utama Rusdi Amral Pemimpin Redaksi Sunarko Redaktur Pelaksana Adi Sasono, M Taufiq Zuhdi Sekretaris Redaksi P Sujarwanto

Direktur: Stella Soedibjo; Wakil Direktur: Sunarko; General Manager Bisnis: Stella Soedibjo, Wakil General Manager Bisnis: Wachid Mukaidori ; Manager Iklan: Prasetyo ; Manager Busdev: Tantowi Jauhari ; Marcomm: Rachmad Hariyanto; Biro/Perwakilan: Malang: Hesti Kristanti, Wahyu Nurdiyanto, Eko Nurcahyo, Sylvianita Widyawati, Alamat: Jl Sultan Agung No. 4, Malang. Telepon: (0341) 360201 Fax: (0341) 360204. Iklan: fax (0341) 360204, Sirkulasi (0341) 360203, Kediri: Didik Mashudi, Amru Muis, Alamat: Jl Banjaran Gg I/ 131, Kediri, Tlp (0354) 686933, Pasuruan: Jl Dr Wahidin Selatan 180 Pasuruan. Telepon/fax: (0343) 412411, Gresik: Adi Agus Santoso, Mojokerto: Imam Hidayat, Jakarta: Kistyarini, Alamat: Jl Palmerah Selatan 12 Tlp (021) 5483008, Fax: (021) 5495360 Kantor Pusat: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293 Telepon: (031) 8419000, Fax Redaksi: (031) 8414024 Alamat Surat: PO BOX 110 SBS 60400 Surabaya Penerbit: PT Antar Surya Jaya, Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No.202/SK/MENPEN/ SIUPP/A.7/1986 Tanggal 28 Juni 1986. Percetakan: PT Antar Surya Jaya. Isi di luar tanggung jawab percetakan. Tarif Iklan: Iklan taktis min 2 baris–mak 10 baris (1 baris Rp 25.000); Iklan display/umum (hitam putih) Rp 28.000/mmk, Iklan display/umum (warna) Rp 35.000/mmk; Iklan duka cita Rp 4.000/mmk; Iklan mendesak/duka cita untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00 WIB. Bagian Iklan: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293, Telepon: (031) 841 9000, Fax: (031) 8470000 dan (031) 8470500. Manager Iklan Jakarta: Christina MS Indiarti; Alamat: Gedung Iklan Kompas Gramedia, Jl Palmerah Selatan No.15 Jakarta. Telepon (021) 53679599 Ext.6009, Fax (021) 53699150. Bagian Sirkulasi (Langganan): Gedung Kompas Gramedia Lt. 4 & 5 Jl. Jemur Sari No. 64 Surabaya, Telepon: (031) 8479555 (Pelanggan/Pengaduan), (031) 8483939, 8483500 (Bagian Sirkulasi) Fax: (031)8479595 - 8478753. Harga Langganan Rp 29.000/bulan, E-Mail Pengaduan: pengaduan@suryagroups.com, Rekening: BCA Cabang Darmo, Rek 088-3990380; Bank BNI Cabang Pemuda, Rek. 0290-11969-3 (untuk iklan); Bank Mandiri Cabang Rungkut, Rek 141-00-1071877-3 (untuk sirkulasi) atas nama PT Antar Surya Media. Surya Online: http://www.surya.co.id E-Mail: redaksi@surya.co.id

SEMUA WARTAWAN SURYA DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER. Setiap artikel/tulisan/foto atau materi apa pun yang telah dimuat di Harian Surya dapat diumumkan/dialihwujudkan kembali dalam format digital maupun nondigital yang tetap merupakan bagian dari Harian Surya.


20 Ekonomi Bisnis KURS DOLAR 8.550 8.560 8.570 8.580 8.590 8.600

25/7 1 POIN 8.570

8.570

22/7

24/7

8.571

8.582

8.571 21/7

25/7

KURS VALAS MATA UANG

KURS JUAL

KURS BELI

9,286.68

9,190.95

AUD CNY

1,328.78

1,315.44

EUR

12,339.67

12,211.61

GBP

13,972.44

13,829.70

HKD

1,100.21

1,089.04

MYR

2,882.95

2,851.14

SGD

7,093.44

7,020.52

USD

8,571.00

8,485.00

HARGA EMAS

HARGA EMAS 24/7

PERKIRAAN PASAR

25/7

DOLAR AS/TROY OUNCE 1.601.50

1.617.80

(24 KARAT) Rp 447.000/gram

lintas ekbis Okupansi Turun, Hotel Gelar Diskon SURABAYA – Tingkat hunian (okupansi) hotel-hotel berbintang di Surabaya diprediksi mengalami penurunan saat Ramadan. Tak ingin kondisi ini berlanjut, sejumlah pengelola hotel menyiapkan beragam strategi, salah satunya diskon harga, baik untuk kamar maupun food and beverage (F&B). Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jatim M Soleh mengatakan, setiap bulan puasa, rata-rata okupansi hotel di Surabaya turun sekitar 25 persen. Maklum, selain segmen hotel kota ini didominasi pebisnis, masyarakat cenderung mengurangi kegiatan selama Ramadan. “Event-event instansi atau korporat memang anjlok. Kalaupun ada hanya sebatas acara buka bersama,” kata Soleh, di sela Journalist Discussion di Surabaya, Senin (25/7). Dengan kenyataan itu, pengelola hotel di Surabaya mulai mendesain strategi untuk menggenjot tamu. “Kita gendang vendor kartu kredit, sehingga kamar bisa dipangkas hingga 50 persen, sedang F&B diskon hingga 30 persen,” ungkap Soleh. PR Hotel and Residence Java Paragon, Santi Manurung, mengungkapkan, penurunan okupansi biasanya terasa beberapa hari di awal Ramadan. “Namun, menginjak pekan ketiga, diharapkan okupansi kembali meningkat,” ujarnya. ■ dio

surya/ahmad zaimul haq

TABLET PC - Seorang perempuan mencoba tablet PC, produksi Fujitsu Jepang, dalam peluncuran tiga tipe komputer PC terbaru, Senin (25/7). PC ini menyasar segmen korporasi dengan harga jual mulai 1.300-2.000 dolar AS (Rp 11,2 juta-17 jutaan).

SELASA, 26 JULI 2011

Buru ‘Laba’ Emas Jelang Lebaran

►Permintaan Perhiasan Mulai Naik

SURABAYA - SURYA SEPEKAN jelang Ramadan masyarakat mulai memburu emas perhiasan di sejumlah toko emas di Surabaya. Mereka mengantisipasi kecenderungan terus naiknya harga emas mendekati Lebaran, selain berharap ‘laba’. Staf penjualan di toko emas Pesona di Blauran, Devi Herawati mengatakan, transaksi emas perhiasan jelang Ramadan ini mulai terlihat meningkat. Tren terus naiknya harga emas belakangan ternyata diantisipasi masyarakat dengan berburu sejak awal. “Mereka melihat siklus selama ini bahwa mendekati Lebaran biasanya harga emas naik. Nah, saat ini kondisi itu didorong tren naiknya harga emas dunia. Jadi tak salah jika mengantisipasi sekarang,” kata Devi, Senin (25/7). Saat ini, harga emas perhiasan kadar 70 persen dijual Rp 340.000 per gram. Padahal pekan lalu harganya masih Rp 335.000 per gram. Sementara, harga emas batangan atau logam mulia juga cenderung naik dari sekitar Rp 420.000-425.000 menjadi Rp 430.000 per gram. Ditambahkan Devi, jika melihat perkembangan harga emas, bukan tidak mungkin harganya akan terus merangkak. Pasalnya, harga saat ini sudah mengalami kenaikan sekitar 10 persen dibanding awal tahun ini. “Awal tahun ini harga emas perhiasan kadar 70 persen di kisaran Rp 305.000-310.000 per gram. Jelas masyarakat memanfaatkan emas untuk investasi,” ulasnya. Di tempatnya, dalam pekan ini rata-rata transaksi emas perhiasan naik 15-20 persen. Transaksi itu bukan hanya permintaan konsumen baru, namun sebagian diantaranya tukar tambah. “Banyak juga yang memburu emas jelang Ramadan ini kare-

na mengincar beberapa koleksi perhiasan terbaru. Jadi, mereka menukar emas perhiasannya dengan yang baru,” ungkap Devi. Karyawan di toko emas Bintang Mulia di Pasar Atom, Wiwik Setyowati menambahkan, permintaan terhadap emas perhiasan jelang Ramadan kali ini cenderung meningkat. Konsumen memanfaatkan momen Lebaran selain sebagai koleksi, juga ambil untung atas tren naiknya harga emas. “Besar kemungkinan harga emas akan kembali naik seiring tren harga emas dunia. Apalagi budaya masyarakat kita bahwa saat Lebaran banyak yang memburu emas perhiasan,” ujarnya. Meski transaksi sudah marak, Wiwik mengakui bahwa perburuan emas oleh konsumen masih akan terus berlanjut hingga mendekati Lebaran. “Puncaknya pada pekan ketiga dan keempat Ramadan, karena banyak masyarakat menerima THR,” tandasnya. Manajer Pemasaran PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) Catur R Limas mengatakan, tren harga emas tiap tahun rata-rata naik 20–30 persen. “Fluktuasi harga ini tidak ditentukan demand dalam negeri, seperti Lebaran, melainkan karena harga emas dunia atau nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar,” katanya. Saat ini, harga emas 24 karat Rp 435.000 per gram, pekan lalu sempat Rp 441.000 per gram. “Sulit diprediksi juga kalau H–7 Lebaran nanti naik atau turun, tetapi kalau melihat tren akhir tahun selalu naik,” ujarnya. ■ dio/ame

surya/ahmad zaimul haq

BERTAHAN - Dari kiri, Dubes Swiss Heinz Walker Nederkoon, Wakil Mendag Mahendra Siregar, President Director Nestle Indonesia Arshad Chaudhry, dan Ketua Asosiasi Industri Pengolah Susu A Sabana, usai lokakarya di Hotel JW Marriott, Senin (25/7). Harga susu bakal bertahan di semester II/2011.

Konsumsi Rendah, Harga Susu Ditekan SURABAYA - SURYA Produsen susu masih menekan harga di semester II/2011. Ini karena kenaikan harga sudah terjadi awal tahun sebesar 5–10 persen. Konsumsi masyarakat terbilang rendah, sehingga menaikkan harga jual bukan saat tepat. Presdir Nestle Indonesia Arshad Chaudry mengatakan, harga susu naik seiring kenaikan harga beli susu segar dari peternak. “Dari peternak naik maka ke konsumen juga naik, tetapi kenaikan tidak linier. Jenis susu yang kami beli yang harganya naik juga disesuaikan kualitasnya,” kata Arshad, di sela Lokakarya Nestle Pengem-

bangan Persusuan Berkelanjutan di Indonesia, Senin (25/7). Namun, ia mengaku tidak mungkin menaikkan harga beli dari peternak secara drastis sesuai keinginan peternak. “Ujung-ujungnya yang menanggung pasti konsumen. Kami beli mahal tentu kami jual juga mahal karena 70 persen bahan baku susu bubuk selama ini masih impor,” elaknya. Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar mengatakan, untuk menemukan titik temu harga antara Industri Pengolahan Susu (IPS) dengan peternak perlu mekanisme panjang, terutama

transparansi ongkos produksi. “Apabila IPS beli dengan harga tinggi dari peternak, imbasnya IPS sulit bertahan. Belum lagi IPS dalam negeri harus berhadapan dengan IPS asing,” katanya. Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) mengusulkan agar pemerintah memberi subsidi pakan ternak terhadap peternak agar ongkos produksi di tingkat hulu bisa ditekan. Direktur Industri Minuman dan Tembakau Kementerian Perindustrian Enny Ratnaningtyas menambahkan, konsumsi susu nasional masih kisaran 11,6 liter per kapita per tahun. ■ ame


Hockey Daftar Legalitas ke KONI

Atlet hockey di Malang Raya sulit berkembang karena belum ada organisasi yang mewadahinya. Bahkan sekolah pun tidak bisa membuka ekstrakurikuler hockey dengan alasan yang sama. Melalui muskot bertempat di kantor KONI Kota Malang, Senin (25/7), Federasi Hockey Indonesia (FHI) Kota Malang akhirnya terbentuk. “Kami langsung mendaftarkan susunan kepengurusan dan organisasi ke KONI agar segera diakui sebagai cabang olahraga,” kata Ketua Harian FHI Kota Malang, Tavip Doyo Sartono. ■ st10

www.surya.co.id

SELASA, 26 JULI 2011

ABRIADI DIDEPAK

Jean Michel Gagal Labuh di Persema MALANG - SURYA Persema harus berpikir keras lagi untuk mencari striker andal untuk mendampingi Irfan Bachdim. Striker tim Liaoning Whowin, China, Jean Michel N’Lend, yang sempat dilirik Laskar Ken Arok lepas dari genggaman karena harga yang ditawarkan Persema terlalu rendah. Pelatih Persema, Timo Schuenemann, mengaku sudah sempat bertemu dengan Jean Michael saat pulang ke Jerman beberapa waktu lalu. Saat itu, Jean Michael yang sudah tidak terikat kontrak dengan klub lain masih berpikir soal harga yang ditawarkan Persema. Menurut Timo, pemain asal Kamerun itu butuh waktu untuk memberi jawaban. “Sekarang jawabannya sudah pasti. Harga yang kami tawarkan tidak sesuai dengan

► Kantor Kembali Beraktivitas

MALANG – SURYA SETELAH hampir sebulan tutup, sehingga tak ada aktivitas, kantor Arema di Jl Sultan Agung kembali buka, Senin (25/7). Pembukaan kantor ditandai seremonial yang melibatkan puluhan anak yatim. Hanya saja, bersamaan pembukaan kembali kantor itu belum ada kejelasan posisi Abriadi Muhara yang selama ini mengendalikan PT Arema Media Officer Arema, Sudarmadji, menyatakan penanggung jawab baru sekretariat Arema dipercayakan ke M Taufan yang juga sekretaris tim. Semua urusan akan dikendalikan Taufan, termasuk administrasi dan tagihan dari pihak ketiga. Ditanya soal posisi Abriadi, Sudarmaji tidak mau berkomentar. “Saya tidak mau berkomentar soal itu. Yang jelas kantor sudah dibuka kembali dan semua urusan administrasi ditangani M Taufan,” ungkap Sudarmadji, kemarin. Selama ini Abriadi mengendalikan Arema sejak Plt Dirut, HM Nur dan Direktur, Siti Nurjanah, non-aktif. Pria asal Makassar ini selalu menjadi sasaran tembak pemain dan pelatih yang menun-

tut tunggakan gaji dan bonus. Bahkan, Abriadi pula yang melobi petinggi Arema agar mencarikan dana untuk membayar tunggakan gaji dan bonus itu. M Taufan akan menjadi pengendali kesekretariatan selama direksi baru belum terbentuk. Penunjukan M Taufan ini menjadi jawaban atas kevakuman kesekretariatan sejak masa kontrak pegawai habis per 1 Juli lalu. Selama tidak ada pegawai, tidak ada aktivitas apa pun di kantor berwarna kuning ini. “Dengan dibukanya kembali kantor ini, semua bisa datang kembali. Aremania atau siapapun, silakan datang ke kantor,” tambahnya. Dalam pembukaan kemarin, sebenarnya semua petinggi Arema diundang seperti pendiri Arema, Lucky Acub Zaenal, Direktur Siti Nujzanah, dan Abriadi Muhara. Tetapi, ketiganya tidak hadir.

keinginannya,” kata Timo tanpa menyebut harga yang ditawarkan Persema, Senin (25/7). Sebenarnya apabila harga yang ditawarkan cocok, pemain dengan tinggi sekitar 190 cm ini akan bergabung dengan Persema setelah berakhirnya turnamen Liga Primer Indonesia Indonesia (LPI) pada Sabtu (24/7). Apalagi, Bima Sakti dkk akan mulai latihan lagi pada Selasa (26/7) hari ini. Dengan lepasnya Jean Michael, Timo harus mencari striker lagi. Kini pelatih berdarah Jerman ini mengaku sedang mendekati beberapa pemain Liga Super Indonesia (LSI). “Saya tertarik pada dua pemain Arema. Saya tidak akan menyebut nama karena sampai sekarang mereka masih terikat kontrak,” tambah Timo. ■ st10

LATIHAN Pemain asing Persema Semme Patrick (paling kanan) akan mendapatkan satu kawan lagi, setelah manajemen Persema berniat mencari satu pemain asing baru.

m zainudin/foto

PEMANASAN- PEMAIN sayap Arema, M Ridhuan melakukan pemanasan dengan lari-lari kecil bersama pemain lain dalam latihan di Lapangan Futsal Champion Tidar, Senin (25/7). Sudarmaji mengakui mantan Ketua Yayasan Arema, HM Nur tidak diundang. “Kalau diundang, apa kapasitasnya. Kalau kapasitasnya sebagai mantan pengurus, berarti banyak yang harus diundang,” terang Sudarmadji. Abriadi belum bisa dikonfirmasi. Saat Surya menghubungi ponselnya kemarin, Abriadi tidak

mengangkatnya meski ada nada sambung. Sampai kini pembentukan kepengurusan di yayasan versi Rendra Kresna tak kunjung selesai. Rendra mengakui dia masih baru memiliki kerangka kepengurusan yang akan dibentuk. Bupati Malang ini masih perlu mendekati petinggi Arema lain-

nya untuk melengkapi kepengurusan baru. Dia berharap kepengurusan baru ini tidak hanya polesan pengurus atau ofisial saja. “Banyak pihak yang akan kita libatkan, terutama steakholder. Kerangkanya sudah ada, hanya perlu tunggu waktu saja,” kata Rendra usai pembukaan kantor Arema. ■ st10 surya/nedi putra aw

Sam Polanco Kanvaskan Mahfud Takwa MALANG - SURYA Dua petinju Kota Malang yaitu Mosin Khadafi dan Sam Polanco tampil menawan dalam pertandingan yang digelar Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI) Malang Raya di depan Stasiun Kota Baru Malang, Minggu (24/7). Petinju kelas bulu 58 kg Sam Polanco (Jaguar BC Malang) tidak butuh waktu lama untuk mengkanvaskan Mahfud Takwa (Minak Jinggo BC Banyuwangi). Sam Polanco menang TKO pada ronde 2. Petinju asal Banyuwangi itu jatuh terkena pukulan keras Sam Polanco sampai tiga kali di ronde kedua.

Sedang petinju lawannya, tetapi kelas terbang 50,8 staminanya masih kg, Mosin Khadafkurang. “Mereka fi (d’Kross BC Mabelum mampu berlang) juga sukses tanding sampai 12 mengalahkan Surronde,” kata Nurhuyana (Sinduro BC, da yang juga manSemarang). Tiga juri tan juara IBF junior sama-sama membeini. ri nilai 86-84 untuk Untuk meningMosin. katkan stamina dua Meski meraih kesurya/stf3 petinju ini, kata Mosin menangan, manajer Nurhuda tim pelatih kedua petinju ini, akan menyiapkan H Nurhuda menganggap masih program khusus. Di antaranya banyak kelemahan pada dua dengan menyiapkan pertandingpetinju itu. Keduanya memang an dengan petinju yang memiliki memiliki pukulan cukup bagus kemampuan lebih tinggi dari kesehingga mampu mengalahkan duanya.

“Untuk Mosin kami jadwalkan setelah Lebaran. Sedang Sam Polanco akan bertanding dengan petinju Jakarta pada November nanti,” tambahnya. Selain menampilkan dua laga tinju profesional, event ini juga dimeriahkan empat partai tinju amatir dan satu tinju jalanan. Ketua Umum KTPI Malang Raya, Ir Ade Herawanto, berjanji akan rutin menggelar tinju amatir dan profesional (Ampro) setiap tiga bulan sekali. Laga terdekat dijadwalkan akan dibarengkan kegiatan halal bi halal Aremania se-Jagat Raya, 10 September mendatang. ■ st10


Surya Edisi 26 Juli 2011