Page 1

Landasan Basah, Pesawat Terbelah Jadi Dua... Baca halaman 19 SENIN, 1 AGUSTUS 2011 NO. 346 TAHUN XXV, TERBIT 20 HALAMAN

Rp 1.000

KORAN REGIONAL NO. 1 DI JAWA TIMUR

Harga Langganan: Rp 29.000 / bulan Berlangganan/Pengaduan/ Sirkulasi: (031) 8479 555

ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA TELEPON (031) 8419000 www.surya.co.id

Demi Lawan Iran, Timnas Tak Berlebaran ► Puasa Pun Harus Berlatih Keras

BOAZ SOLOSSA

MUHAMMAD AHMAD RICARDO ILHAM BUSTHOMI SALAMPESY

MUHAMMAD

NASUHA

► Iran dan Qatar Lawan Berat

MUHAMMAD

ROBY

CRISTIAN

GONZALEZ

MUHAMMAD

RIDWAN

FERRY

ZULKIFLY

FIRMAN

ROTINSULU

SYUKUR

UTINA tribunnews/herudin

JAKARTA - SURYA HAMPIR bisa dipastikan tim Garuda yang masuk Grup E pada fase grup Kualifikasi Piala Dunia tidak punya waktu untuk merayakan Idul Fitri yang jatuh pada 30-31 Agustus 2011, karena harus meladeni tim Iran pada 2 September.

Dengan pertandingan awal pada 2 September, hampir bisa dipastikan para pemain tim Garuda mereka sudah berada di Iran untuk mempersiapkan laga, sehingga kecil kemungkinan me-

reka sempat melakukan silaturahmi atau sungkeman seperti pada saat normal. Bahkan, masa puasa selama Ramadan pun akan dijalani dengan berat karena tim Garuda

■ KE HALAMAN 11

Ramadan Terpanas, Awas Dehidrasi

JAGAL SAPI KEMALINGAN RP 2 M

LIHAT DUIT BANYAK

SURABAYA - SURYA Warga muslim Jawa Timur agaknya harus menjalankan ibadah puasanya, mulai 1 Agustus, di tengah deraan terik matahari yang menyengat selama sebulan penuh. Kepala Kelompok Seksi (Kapoksi) Analisa dan Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Juanda Joko Sulistyo mengatakan, Ramadan kali ini bersamaan dengan musim kemarau. Suhu

SUMPEK HILANG PROBOLINGGO - SURYA Haji Suraji, tak pernah menyangka jika di balik sikap tidak mempedulikan keamanan harta yang dimilikinya itu, telah mengundang musibah untuk datang. Uang miliaran rupiah berikut perhiasan emas 2 kilogram yang dibeli dari hasil jerih payahnya,

harus mempersiapkan laga penting awal September itu. “Pemusatan latihan akan segera dimulai. Meskipun puasa, tetap akan

raib begitu saja, Sabtu (30/7) dini hari. Padahal, kekayaan berlimpah itu ia dapatkan dari hasil kerja keras banting tulang yang tak mengenal lelah. “Saya benar-benar tidak pernah berpikir akan terjadi ■ KE HALAMAN 11

■ KE HALAMAN 11

Keringanan Puasa bagi Tukang Becak TANYA Assalamu’alaikum wr. wb. Mohon dijelaskan berkenaan dengan puasa Ramadan. Saya sering menjumpai pekerja berat, seperti tukang becak, kuli bangunan dsb saat bulan Ramadhan tidak berpuasa. Bahkan, kadang mereka juga tidak salat. Apakah memang ada pengecualian atau keringanan bagi mereka dalam puasa dan salat? Terima kasih atas penjelasannya. JAWAB Puasa bagi pekerja berat seperti tukang becak atau kuli bangunan, memang ada keringanan sebagaimana disebutkan dalam surat Al Baqarah ayat 184, ”Dan

surya/ahmad zaimul haq

HILAL - Tim Kementrian Agama Surabaya melihat hilal dari Menara Masjid Al Akbar Surabaya, Minggu (31/7).

bagi orang yang sebenarnya kuat berpuasa tetapi dengan susah payah, maka (boleh tidak berpuasa) tetapi harus membayar fidyah.” Syekh Sayyid Sabiq dalam kitab Fiqih Sunnah menyebutkan keringanan ini termasuk bagi orangorang yang bekerja berat. Sedangkan cara mengukurnya adalah diri sendiri. Mengenai salat bagi mereka, ada keringanan untuk menjama’ (mengumpulkan dua salat dalam satu waktu). Tapi kalau meninggalkan salat sama sekali, tidak ada perkecualian seperti itu, dan itu malah termasuk dosa besar. Demikian penjelasan kami, semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bisshowab. ■

Chelsea Olivia

Syukuri Apa Yang Ada, Tuhan Bukakan Pintu Rezeki Sri Rahayu

Dikado Mobil, Marahi Ortu

Cacat Fisik dan Cobaan Silih Berganti

H

Terlahir normal namun di usia empat bulan terserang demam tinggi, membuat Sri Budi Rahayu (51) mengalami kelumpuhan pada dua kakinya. Serangan virus polio menghentikan perkembangan dan pertumbuhan kedua kakinya.

ADIAH mobil mewah tentu sangat membanggakan bagi seorang gadis yang tengah merayakan ulang tahun ke-17. Namun, tidak bagi Chelsea Olivia Wijaya. Aktris sinetron ini malah menegur orangtuanya yang berniat memberi kejutan padanya di hari bahagia tersebut. Kekasih Glenn Alienski itu menganggap mobil sebagai ■ KE HALAMAN 11

SRI HANDI LESTARI SURABAYA

kapanlagi

K

ARENA polio itu, Sri Budi Rahayu atau akrab dipanggil Yayuk, harus

berjalan dengan ngesot. “Kalau mau ke mana-mana, saya ngesot sampai usia 4 tahun,” cerita Yayuk ketika ditemui di rumahnya Jl Keputran Pasar, Surabaya. Karena alasan ekonomi, sejak

kecil anak kedua dari tujuh bersaudara ini dititipkan oleh orangtuanya ke neneknya, almarhum Saerah. Yayuk sempat menjalani operasi di sebuah rumah sakit di Solo. Sebab, karena kebiasaan ngesot, tulang Yayuk menjadi bengkok. Akhirnya, perempuan kelahiran 1950 ini tidak ngesot lagi. Ketika usia 16 tahun, Yayuk sudah ■ KE HALAMAN 11

surya/ahmad zaimul haq

SEMANGAT HIDUP - Meskipun fisiknya tidak sempurna tak mematahkan semangat Ny Sri Budi Rahayu dalam mencari nafkah, Minggu (31/7).

T

MA

TA

ide cerita ; endah imawati _ ilustrasi : ucup


11 Sambungan Demi Lawan... n

DARI HALAMAN 1

latihan,” kata Bob Hippy, anggota Exco PSSI Bidang Kordinator Timnas, Minggu (31/7). Indonesia terhindar dari negara-negara Asia Timur di fase grup kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia yang akan dimulai 2 September depan. Dalam undian yang dilangsungkan di Rio de Janeiro, Minggu (31/7) dini hari waktu Indonesia, tim Garuda akan dikepung negaranegara Timur Tengah. Diundi masuk Grup E, Indonesia akan berada satu grup dengan tuan rumah Piala Dunia 2022 Qatar, juara Asia tiga kali Iran, dan The Red Bahrain. Indonesia layak optimistis jika melihat catatan menghadapi tim-tim dari Timur Tengah itu. Dari ketiga tim itu, hanya Iran yang belum pernah ditaklukkan Indonesia. Bahrain dua kali ditaklukkan tim Garuda, terakhir terakhir di putaran final Piala Asia, 10 Juli 2007 silam di Jakarta. Bertanding di laga pertama grup di stadion Gelora Bung Karno, kedua gol kemenangan Indonesia ketika itu dilesakkan Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas. Total, Indonesia menang dua kali, seri sekali dan sekali kalah lawan Bahrain. Sementara lawan tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar, catatan Indonesia memang kurang bagus

Ramadan... n

DARI HALAMAN 1

udara diperkirakan berkisar antara 34-35 derajat Celcius, sehingga udara terasa lebih panas dari biasanya. “Cuaca dengan suhu tersebut akan berlangsung selama sebulan penuh saat puasa nanti,” ujarnya kepada Surya, Minggu (31/7). Meski tidak tergolong ekstrem, suhu 35 derajat Celcius itu bisa menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi, terutama saat puncak panas pukul 13.00 – 14.00 WIB. Meski demikian, panas yang terjadi selama puasa, lanjut Joko belum se-ekstrem September – Oktober, saat puncak kemarau dengan suhu tertinggi 36 derajat Celcius. Berdasar www.bmkg.go.id, cuaca di sejumlah wilayah Jatim kemarin berkisar 16 – 33 derajat Celcius. Cuaca terpanas terjadi di Surabaya dengan suhu 33 derajat Celcius, disusul Gresik, Pasuruan, Bangkalan, dan Sampang masing-masing 32 derajat Celcius.

Lihat... n

DARI HALAMAN 1

seperti ini, karena sebelumnya di sini aman. Apalagi dalam menjalani hidup, saya ini juga tidak pernah neko-neko,” sesal Suraji dalam bahasa Madura kepada Surya, Minggu (31/7). Seperti diketahui, Suraji, jagal sapi asal RT 9/RW 2 Desa Kropak, Kecamatan Bantaran Probolinggo itu menjadi sasaran aksi pencurian dalam jumlah besar. Uang tunai senilai lebih dari Rp 2 miliar berikut emas 2 kilogram lenyap digondol maling di saat ia tertidur lelap. Menurut Suraji, malam sebelum kejadian, seperti biasa, dirinya mempersiapkan sapi-sapi yang akan dijagalnya. Setiap hari, ia menyembelih antara satu hingga dua ekor sapi, tergantung

Cacat... n

DARI HALAMAN 1

bisa berjalan meskipun tetap tidak normal. Ia masih pincang. Tapi, baginya itu sudah cukup karena dia masih bisa lincah untuk bergerak. Baik di rumah, lingkungan, dan sekolah. Meski kakinya tidak normal, namun sejak kecil Yayuk selalu percaya diri. Apalagi di lingkungan keluarga maupun rumahnya tidak pernah ada yang mengucilkannya. Neneknya, terutama, banyak memberi motivasi Yayuk untuk tidak minder. Karena itu, saat remaja, Yayuk tak malu tiap hari jalan dari rumah ke Pasar Keputran ataupun keliling kampung, menitipkan kue, gorengan, dan aneka jajanan yang dibuat neneknya. Yayuk melewati hari-harinya seperti itu hingga lulus dari sebuah SMK jurusan Tata Buku. Ketrampilan si nenek membuat kue menular ke Yayuk. Bahkan, Yayuk lebih maju. Ia kumpulkan aneka resep kue dan makanan, kemudian dipraktikkannya. Hasil coba-coba itu dijualnya. Ada yang berhasil,

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

karena hanya menang sekali dan empat kalah dari tim yang sekarang ditangani Milovan Rajevac tersebut. Untungnya, satu-satunya kemenangan itu diraih di pertemuan terakhir, yaitu di putaran final Piala Asia 2004. Ketika itu Indonesia menang 2-1 berkat sumbangan gol Budi Sudarsono dan Ponaryo Astaman. Itu merupakan kemenangan perdana Indonesia di putaran final Piala Asia. Catatan kurang bagus dialami lawan Iran di mana Indonesia dua kali kalah tipis 0-1 dan hanya sekali memaksakan hasil 22 di Bangkok, 1970 silam. Menurut Bob Hippy, hanya Qatar yang menjadi lawan terberat bagi Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2014 nanti. Tak heran kalau dia menilai peluang Indonesia untuk bisa lolos dari grup ini masih terbuka meskipun tidak gampang. “Saya kira seimbang ya, kecuali Qatar yang mempunyai banyak pemain naturalisasi. Pokoknya kita di kandang jangan sampai kalah karena kita seimbang tinggal persiapannya saja,” katanya, Minggu (31/7). Selain karena Qatar sedang serius mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, menurut Bob, banyaknya pemain naturalisasi yang menghuni skuad Qatar menjadi faktor lainnya. “Qatar sangat serius mempersiapkan diri, dan banyaknya pemain naturalisasi itu memungkinkan mereka bisa

mempersiapkan diri secara maksimal selama bulan puasa,” lanjut dia. Beberapa pemain naturalisasi Qatar yang menghuni timnas adalah penyerang kelahiran Uruguay, Sebastian Soria, gelandang kelahiran Ghana, Lawrence Quaye, pemain tengah asal Brasil, Fabio Cesar Montezine, serta gelandang kelahiran Guinea, Daniel Goumou. Bahkan, pemain asli Indonesia berusia 18 tahun, Syaffarizal Mursalin Agri kabarnya juga akan dinaturalisasi oleh Qatar. Meski demikian, para pemain Indonesia tetap optimistis dengan kekuatan mereka. Gelandang asal Arema Malang, Ahmad Bustomi menegaskan, rekanrekannya tidak takut melawan tim-tim dari Timur Tengah tersebut. Postur yang lebih besar dibanding pemain-pemain Indonesia juga diakui akan menjadi hambatan tersendiri. “Kami tidak kecil hati, kalau ada kemauan, pasti kita bisa menang,” ungkap Bustomi. Optimisme serupa muncul di benak mantan pelatih timnas, Benny Dollo. Bendol, demikian dia biasa disapa, bahkan yakin kalau Indonesia bisa lolos dari fase grup dan melangkah ke babak keempat. “Tim-tim itu kualitasnya tidak luar biasa, saya optimistis Indonesia bisa bersaing asal persiapannya bagus,” kata Bendol. Namun, berbeda dengan Bob Hippy yang menganggap Qatar

sebagai lawan terberat, Bendol justru memandang Iran sebagai tim paling kuat di grup. Banyaknya pemain yang merumput di Eropa serta permainan solid Iran menjadi alasan utama. “Tapi dari pengalaman saya, Indonesia masih bisa berbicara jika berhadapan dengan Iran,” lanjutnya. Sementara itu, pengamat sepakbola Tommy Welly menilai peluang Indonesia sangat berat untuk bisa bersaing dengan negara-negara Timur Tengah tersebut. Bisa mengimbangi Qatar dan Bahrain saja, katanya memprediksi, maka prestasi itu sudah cukup bagus. Tommy menilai Iran yang saat ini berada di peringkat ke-54 dunia dan nomor empat di Asia masih terlalu tangguh untuk Indonesia. Sementara Bahrain dinilai punya prestasi bagus pada tahun 2006. Mereka hampir menjadi wakil Asia kelima sebelum kalah dari Trinidad & Tobago di babak play off. Sedangkan Qatar yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 prestasi terakhirnya adalah masuk babak perempat final Piala Asia 2011. “Sebetulnya kita berada di putaran tiga untuk saat ini adalah sesuatu yang maksimal,” kata Tommy. “Kalau kita bisa mengimbangi Bahrain dan Qatar saja itu berarti ada kemajuan, kalau Iran itu kan unggulan dan dilatih Carlos Queroz mantan asisten Sir Alex Fergusson,” lanjutnya.

Indonesia harus melakoni laga pertama bertandang ke Iran pada 2 September 2011. Setelah itu, Indonesia akan menjamu Bahrain pada 6 September 2011, dan menjamu Qatar pada 11 Oktober 2011. Pada pertandingan keempat, Indonesia akan tandang ke Qatar pada 11 November 2011, kemudian Indonesia menjamu Iran pada 15 November 2011. Di laga terakhir, Firman Utina dkk harus bertandang ke Bahrain, 29 Februari 2012 depan. Sementara itu, guna menghadapi pertandingan penting tersebut, Indonesia menyiapkan setidaknya satu pertandingan ujicoba sebelum memulai pertandingan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014. Malaysia dan Australia kemungkinan besar akan jadi lawan ujicoba Indonesia. “Dengan Malaysia kalau tidak salah pada 10 Agustus di dalam negeri setelah itu juga direncanakan dengan Australia karena mereka menawarkan diri juga,” kata Bob Hippy lagi. Sejauh ini memang belum ada rencana untuk menggelar pertandingan persahabatan dengan tim-tim dari wilayah Asia Barat atau Timur Tengah karena memang waktu latihan yang sempit. “Waktu latihannya sangat sedikit hanya sebulan persis, kita sudah kehilangan dua atau tiga hari ini tidak latihan,” lanjut Bob Hippy. n tm/vv/th/bn/van

Banyak minum Cuaca panas pada Ramadan ini, menurut Prof Dr HR Moh Yogiantoro Sp PD-KGH, tidak akan mempengaruhi kesehatan orang berpuasa. “Puasa diwajibkan bagi yang mampu. Kalau sudah wajib dan diniati, dalam kondisi apapun pasti kuat,” kata Yogiantoro. Untuk mengurangi dehidrasi akibat suhu panas, Yogiantoro menganjurkan memperbanyak asupan air putih sebelum imsak. Kegiatan tak penting yang menguras energi pun harus dikurangi. Sementara bagi penderita gagal ginjal, Prof Yogi menyarankan untuk tidak berpuasa. Karena saat puasa, lemak dalam tubuh akan dibongkar dan akan diolah ginjal, padahal ini bertolak belakang dengan pengobatan. Sudah pasti kerja ginjal keras dan mengakibatkan kerusakan yang lebih parah. Sementara itu, kaum muslim Amerika Serikat agaknya harus lebih sabar dan tegar, karena inilah Agustus merupakan bulan terpanas dalam setahun. “Di AS, puasa menjadi lebih berat kare-

na setiap orang dituntut tidak mengurangi kebiasan bekerjanya,” ujar Dr Elizabeth Rourke, seorang ahli penyakit dalam di Boston Medical Center. Sementara itu, warga Gaza Palestina mempunyai kesulitan sendiri pada Ramadan kali ini. Di sana, suhu tertinggi pada siang hari mencapai 38 derajat Celcius. Suhu menjadi beban tersendiri karena di wilayah itu listrik sering padam, sehingga mereka tidak bisa setiap saat menyalakan penyejuk ruang atau kipas angin. Sedangkan di Yordania, pemerintah setempat mengurangi jam kerja pegawai negeri dari delapan jam menjadi enam jam. Di Uni Emirat Arab, otoritas ulama mengeluarkan fatwa membolehkan para pekerja atau buruh untuk makan atau berbuka lebih awal jika memang cuaca sudah terlalu panas. Hilal terlihat Tim “rukyatul hilal” Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) berhasil melihat “hilal” (bulan pertanda pergantian kalender) untuk penen-

tuan awal Ramadan 1432 Hijriah di Gresik dan Bangkalan. “Hilal berhasil dilihat di Bukit Condro, Gresik, pukul 17.25 WIB dan di Pantai Gebang, Bangkalan, Madura,” kata koordinator Tim Rukyatul Hilal PWNU Jatim HM Sholeh Hayat di sela-sela menerima laporan dari cabang NU seJatim di Sekretariat PWNU Jatim, Minggu petang. Disebutkan, tim rukyatul hilal PWNU Jatim yang berhasil melihat hilal di Gresik adalah Solehudin, Muhyidin, dan Imamudin, sedangkan tim di Bangkalan adalah Mashudi dan Abdul Wahid. “Untuk lokasi lain melaporkan gagal melihat hilal, seperti tim di Pamekasan, Pantai Serang Blitar, Kalbut Situbondo, Pantai Giliketapang Probolinggo, dan Kencong Jember mengalami kegagalan karena terhambat cuaca mendung,” katanya. Rais Syuriah PWNU Jatim KH Miftachul Akhyar menjelaskan, dengan hasil tersebut maka mulai Minggu (31/7) malam ini umat Islam sudah harus melaksanakan salat tarawih. “Senin (1/8) dinihari juga sudah sahur

untuk memulai berpuasa,” kata pengasuh Pesantren Miftachussunnah, Kedungtarukan, Surabaya itu. Hasil tim PWNU di Gresik dan Bangkalan itu segera dilaporkan ke PBNU untuk dijadikan bahan Sidang Isbat awal Ramadan 1432 Hijriah yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama RI. “Kami sudah mengeluarkan surat instruksi rukyatul hilal nomer 1321 kepada cabang NU se-Jatim pada 19 Juli lalu dan alhamdulillah ada dua tim di Gresik dan Bangkalan yang sukses,” katanya. Secara terpisah, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur H Nadjib Hamid menegaskan bahwa hasil musyawarah ahli hisab Majelis Tarjib PWM Jatim pada 5 Juni 2011 menetapkan awal Ramadan 1432 Hijriah jatuh pada 1 Agustus 2011. “Hal itu didasarkan pada perhitungan dengan sistem Hisab Hakiki dengan markas Tanjungkodok yakni ijtimak akhir sya’ban terjadi pada 31 Juli 2011 pukul 01.39.42 WIB pukul 01.41.09 WIB,” katanya. n uji/ari/had/ant/ap

pasar. Sedang istrinya bertugas menjual daging tersebut di Pasar Baru Kota Probolinggo. Suraji beserta pembantunya hanya membutuhkan waktu dua jam untuk menyelesaikan pekerjaan penyembelihan hingga daging siap dijual. Yakni dari jam 24.00 WIB sampai 02.00 WIB dini hari. Setengah jam kemudian tepatnya pukul 02.30 WIB, Suparmi berangkat ke pasar diantar sopir dan Sudarsale, pegawainya. Nah, menurut Hajah Suparmi, istri Suraji, seperti disampaikan kepada suaminya usai kejadian, saat berangkat ke pasar, ia melihat dua orang yang duduk di atas motor sedang mengamati gerak-geriknya. Suraji menduga, orang itu menunggu Suparmi berangkat ke pasar sebelum melancarkan aksinya. “Istri saya melihatnya di daerah Bintaosan daerah Ke-

dungsupit. Kedua orang tersebut sepertinya mengawasi istri saya,” terangnya. Setelah istrinya berangkat, Suraji lantas tidur di kamar belakang dengan anaknya. Kamar tersebut berdekatan dengan kandang sapi miliknya. Entah, mungkin terlalu lelah, Suraji terlelap hingga tidak mengetahui jika rumahnya dimasuki pencuri. Ia baru tahu jika 'istananya' di-obok-obok setelah dua orang pembantunya, Tirso dan Sri membangunkannya. Saat itulah dia baru sadar jika hartanya telah raib. Suraji menuturkan, sikap menyepelekan harta benda yang ada di dalam rumahnya itu muncul, lantaran selama ini putra juragan sapi kaya raya ini merasa tidak pernah punya musuh. Oleh karena itu, ia lebih suka menyimpan seluruh hartanya

dalam peti yang diletakkan di dalam rumah ketimbang menyimpannya di bank. “Kalau disimpan di rumah, kalau butuh uang sewaktu-waktu, kan tinggal ambil,” begitu ia beralasan. Memang sedikit aneh. Suraji mengaku ogah ke bank karena khawatir tidak bisa menggunakan fasilitas yang disediakan, seperti ATM. “Takut salah mencet, Mas. Kalau salah mencet, kan uangnya bisa pindah ke (rekening) orang lain,” katanya polos. Selain karena alasan itu, ayah satu anak menyebut punya kegemaran unik. Yakni suka melihat harta pribadinya bertebaran ketika pikirannya sumpek alias kacau. “Kalau melihat uang, hati saya bisa tenang dan tentram. Saya bersemangat lagi,” dalihnya. Lalu, saat ditanya apakah dengan kejadian ini, ia akan me-

nyimpan uang di bank? Suraji mengatakan. “Apanya yang mau disimpan. Lha wong uangnya sudah tidak ada semua,” katanya. Seorang kerabat Suraji menuturkan, pundi-pundi kekayaan tidak hanya berasal dari profesi juragan sapi yang ia geluti. Selain menjual daging, Suraji adalah seorang petani sukses. Ia memiliki sawah puluhan hektare yang bertebaran di mana-mana. Begitu luasnya, warga desa setempat menyebut, jika sawah tersebut dikumpulkan jadi satu lokasi, maka lebih dari separo luas sawah di desa itu adalah milik Suraji. “Luasnya saya tidak tahu pasti. Tapi, kalau musim panen, Pak Haji yang panen duluan dan selesainya paling akhir. Itu karena saking banyaknya sawah yang dimiliki. Bahkan kalau ditanya di mana saka, dia lupa tempatnya,” jelas kerabatnya. n tiq/st35

namun ada juga yang kurang laku. Tapi, Yayuk pantang menyerah. ”Karena keterbatasan dana, saat itu yang ada di pikiran saya, saya harus kerja setelah lulus SMK. Karena itu, saya bertekad untuk melakukan sesuatu yang menghasilkan uang,” lanjutnya. Pernah, Yayuk melamar kerja di sebuah perusahaan ritel. Dia diterima di bagian penjualan (sales) kendati kondisi fisiknya tidak sempurna. ”Saat tes, saya ditanya apakah bisa meraih target omzet, lalu dengan bismillah, saya jawab bisa. Alhamdulillah, saya berhasil juga memenuhi target omzet hingga berkali-kali,” kisah wanita yang kini menjabat sebagai Ketua Himpunan Wanita Penyandang Cacat Indonesia (HWPCI) Kota Surabaya. Dari tempat kerjanya, Yayuk bertemu pria yang kemudian jadi suaminya. Pasangan ini dikaruniai tiga anak. Namun, seperti roda yang tak selalu berada di atas, kehidupan Yayuk yang berjalan mulus sejak lulus sekolah hingga menikah, mulai menemui sandungan. Saat anak terkecilnya masih berusia empat

tahun, suaminya pergi entah kemana dan Yayuk harus menjadi orangtua tunggal. Saat itu tahun 2000, anak pertama dan kedua masih duduk di bangku SMP. Yayuk pun harus membiayai hidup dan sekolah mereka seorang diri. Cobaan tak berhenti. Sang nenek yang tinggal bersama dan dicintainya, jatuh sakit, dan tak bisa ke mana-mana. ”Saya benarbenar jadi tulang punggung satusatunya untuk mereka. Tanggungan bertambah berat, selain mencari biaya hidup dan sekolah anak-anak, juga membiayai pengobatan nenek,” lanjut Yayuk. Tapi, cobaan silih berganti tak membuat Yayuk putus asa. Ia mengakui, dirinya tak akan bisa menyelesaikan berbagai masalah itu sendirian. Ia butuh bantuan. Namun, bukan meminta belas kasihan atau bergantung pada orang lain, Yayuk meyakini bahwa bantuan yang sesungguhnya adalah ”uluran tangan” Allah SWT Karena itu, bukan frustrasi, di tengah cobaan itu Yayuk makin mendekat pada Yang Maha Kuasa. ”Saya jadi sering mengunjungi masjid-masjid besar dan melakukan perenungan diri, iktikaf,”

tuturnya. Ia pergi ke masjid Ampel, masjid Al-Falah dan masjid Kemayoran. Entah mengapa, meskipun beban hidupnya tidak ringan, setelah akrab dengan iktikaf itu, Yayuk justru mensyukuri hidupnya. Pandangan hidupnya menjadi lebih kaya. Beberapa kali, Yayuk bertemu dengan pengemis jalanan yang mengalami cacat fisik. Saat itulah, Yayuk bersyukur bahwa hidupnya justru lebih baik dari mereka. Malahan, terbersit di pikiran Yayuk untuk turut membantu mengangkat harkat para penyandang cacat fisik itu. Ia mencari-cari informasi, dan kemudian berhasil mendatangi Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) Surabaya. Karena sering berkunjung dan berbagi pengalaman di YPAC, pergaulan Yayuk makin luas di komunitas penyandang cacat. Kemudian, ia gabung dengan Himpunan Wanita Penyandang Cacat Indonesia (HWPCI) Surabaya. Keyakinan Yayuk bahwa makin banyak bersyukur, akan makin dibuka pintu-pintu rezeki oleh Allah SWT, akhirnya berbuah. Sejak bergelut dengan organisasi penyandang cacat, order dan pe-

langgan kuenya terus bertambah. Termasuk dari instansi-instansi pemerintah yang sebelumnya tidak terpikirkan di benak Yayuk. ”Keuntungan dari banyaknya pesanan, saya jadikan modal untuk bikin toko kue. Alhamdulillah, anak-anak juga lancar sekolahnya,” jelas Yayuk. Kini, anak pertamanya, bernama Ita, telah lulus kuliah dan bekerja. Ia sudah menikah, memberi Yayuk sepasang cucu yang cantik dan ganteng. Anak keduanya, Eri, telah bekerja di sebuah perusahaan swasta. Tinggal anak ketiganya, Adam, yang masih sekolah, di kelas II SMK. Sang nenek, yang dirawat Yayuk selama bertahun-tahun dan telah mendidiknya menjadi perempuan tangguh, meninggal dunia pada tahun 2006. ”Saya bersyukur atas usaha nenek membesarkan dan menguatkan saya. Meski kondisi fisik saya tidak sempurna dan didera berbagai cobaan hidup, saya selalu ingat pesan nenek untuk pantang putus asa dan selalu ingat Yang Maha Kuasa. Nenek bilang, jalani hidup ini dengan semangat dan keikhlasan,” ucap Yayuk. n

kompas/heru sri kumoro

HARI TERAKHIR - Pengunjung memadati pameran Indonesia International Motor Show (IMMS) 2011 di Jakarta International Expo, Jakarta, pada hari terakhir, Minggu (31/7). Target transaksi Rp 2,7 triliun dan jumlah pengunjung mencapai 300.000 orang telah dilampaui pada IMMS 2011 ini.

Jemput Adik, Kakak Ipar Ditikam Pisau ► Pembunuhan di Kalimas Baru surabaya - Surya Entah setan apa yang merasuk di benak Adi Suprianto alias Anto (26), warga Kalimas Baru II Surabaya. Baru saja ditemui kakak iparnya, Agus Winarto (27), ia mendadak menusukkan pisau sepanjang 50 cm ke rusuk kiri kakaknya itu hingga tewas. Tragedi yang tak pernah diharapkan keluarga asal Bangunrejo Gg IV Surabaya itu terjadi pada Sabtu (31/7) petang. Saat itu, Agus bersama orangtuanya, Basuki (54) tengah mengunjungi rumah Evia Nurhaini (20), istri dari Anto. Keduanya datang untuk menjemput Evia karena sang ibunda kangen ingin bertemu. Namun, bukannya wajah ramah yang ditunjukkan, Basuki dan Agus justru mendapat perlakuan tak wajar. Agus yang sore itu membawa tas berisi pakaian milik Evia, tiba-tiba ditendang Anto hingga terjatuh. Pemuda yang muncul tiba-tiba dari belakang itu lantas menusukkan pisau sepanjang 50 cm ke rusuk kiri Agus. “Pas yang kedua kali, saya menahan Anto untuk menusukkan lagi pisau itu,” tutur Basuki di kamar Jenazah RS Dr Soetomo, Sabtu (30/7) malam. Akibat tusukan itu, darah Agus berceceran ke lantai dan harus dilarikan ke rumah sakit. Mulanya, Basuki mengantarkan anak pertamanya itu ke Rumah Sakit PHC. Agus sempat mendapat perawatan intensif tim dokter. Namun, Tuhan ternyata berkehendak lain, nyawa Agus tak terselamatkan. Agus tewas akibat kehabisan darah. Di mata keluarga Basuki, Anto dikenal berkepribadian temperamental. Pemuda itu kerap mabuk dan berbuat kasar pada Evia. Bahkan pada 2009 lalu, Anto, kata Basuki, pernah tersangkut kasus kekerasan dalam rumah tangga karena menyundut tangan

Dikado... n

DARI HALAMAN 1

hadiah ulang tahun untuk gadis seusianya berlebihan. “Aku mikirnya buat apa, lebih baik uangnya untuk orang yang lebih membutuhkan,” kata Chelsea yang ditemui saat surprise ulang tahunnya yang ke-19 tahun di lokasi syuting kawasan Ciganjur, Jakarta, Jumat (29/7). Chelsea mengaku beberapa hari menjelang perayaan ulang tahun sudah memohon orangtuanya tidak memberi kado mahal. “Aku ngomong sama mamaku, boleh kasih aku hadiah tapi jangan yang mahalmahal. Tapi yang kira-kira aku butuhkan apa,” ungkapnya seperti dikutip Okezone. Selama ini, pemeran Tika dalam sinteron Antara Cinta dan Dusta itu melarang orangtuanya membuatkan perayaan ulang tahun yang menghabiskan biaya ratusan atau miliaran rupiah. “Seumur hidup aku, belum pernah merayakan ulang tahun mewah, besar-besaran gitu. Karena pikirku masih banyak di sekitar kita yang hidupnya

Evia dengan rokok. Anto dan Evia sendiri sebelumnya menjalani pernikahan siri sejak 2009. Baru pada 2010 lalu, perkawinan keduanya disahkan di Kantor Urusan Agama. “Cucu pertama saya juga sering dianiaya oleh dia,” tutur Basuki. Diburu Sementara itu, terbunuhnya Agus Winarto di tangan adik iparnya membuat Polres Pelabuhan Tanjung Perak harus bekerja keras mengejar pelaku. Menurut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Jayadi, tim dari Resmob telah dikerahkan guna memburu pelaku. Belum diketahui ke mana bapak satu anak itu kabur usai menghabisi nyawa kakak iparnya, namun Kasat Reskrim AKP Setyo Hariyatno memperkirakan yang bersangkutan masih di Surabaya. Terkait perilaku tersangka, beberapa tetangga melihat sosok Anto sebagai orang yang mudah bergaul dengan semua orang. Meski demikian, ia juga dikenal sangat tertutup, terutama masalah rumah tangganya bersama Evia Nurhaini. Sulistiono, Ketua RT 03/ RW 09 menuturkan, sejak orangtuanya bercerai setahun lalu, Anto menjadi pekerja serabutan di Pelabuhan Tanjung Perak. Jika ada bongkar muat kapal, sang ayah mengajaknya membantu di Tanjung Perak. ”Kalau tak ada ya tidak bekerja, sedangkan istrinya hanya ibu rumah tangga,” tukasnya. Mengenai emosi tinggi pelaku hingga sering menganiaya istrinya, Sulistiono tak begitu paham. Selama ini dia tak pernah mendengar ributribut Anto dan istrinya yang tinggal di lantai dua rumahnya. “Itu masalah pribadi rumah tangga, saya tidak tahu. Saya juga tak pernah mendengar keduanya bertengkar,” urainya. n K4/sda

memprihatinkan,” katanya berempati. Pernyataan Chelsea memang bukan omong kosong. Di saat sejumlah selebriti mengagendakan pesta ulang tahun di sejumlah tempat eksklusif atau hotel berbintang, Chelsea malah tetap berada di tengah lokasi syuting. Chelsea yang diketahui sedang menjalani syuting stripping sinetron diharuskan tetap siap di lokasi syuting. Hingga pada akhirnya ia merayakan pesta ulang tahun bersama ratusan kru. Meski hanya sederhana, acara pun berlangsung meriah. Perayaan ulang tahun Chelsea dirayakan di satu taman yang bisa menampung seluruh kru. Namun, Chelsea mengaku tidak secara sengaja membuat konsep outdoor untuk acara ultahnya tersebut. “Kalau konsep memang enggak ada ya, sebenarnya. Aku memang orangnya gak suka yang pesta besar-besar kaya banyaknya orang di hotel atau apa. Aku lebih suka yang orang selalu bersama aku terus seperti keluarga kecil aku bersama-sama kru,” katanya. n ccm/pra


2 Politik

ist

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

Busyro-Haryono Umar Terancam Didepak

Parpol jangan kayak sopir angkot, naikin di mana, turun di mana, bebas. Jangan masukkan barang rongsokan, dipilih yang duitnya banyak tanpa diperhatikan moralnya, akhirnya seperti ini.

—Tifatul Sembiring, Menteri Komunikasi dan Informasi, di Jakarta, Minggu (31/7), menyoal pola rekrutmen parpol yang menyebabkan banyak wakil rakyat terjerat kasus hukum. ■ oz

kilas politik Kuswiyanto Terpilih, Back Up 65.000 PKL SURABAYA - Dukungan terhadap pedagang kaki lima (PKL) agar mendapat perhatian pemerintah berupa kucuran dana APBD, kini semakin kuat. Itu seiring masuknya Ketua Fraksi PAN DPRD Jatim, Kuswiyanto yang dilantik sebagai Ketua Dewan Pembina Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Jatim, Sabtu (30/7). Menurut Kuswiyanto, PKL masih sering dipandang sebelah mata dan selalu dimarginalisasikan. Karenanya, ia berjanji memperjuangkan nasib PKL agar punya tempat usaha yang aman, nyaman, dan laku. “Saya sarankan agar PKL bersatu membuat wadah. Kalau bersatu, tentu bargainingnya akan kuat,” ujarnya. Sesuai data, tercatat sekitar 65.000 PKL tersebar di wilayah Surabaya. Kuswiyanto berharap Pemkot Surabaya memberi akses mudah bagi PKL, baik akses permodalan untuk mendapatkan program seperti KUR atau akses program dari APBD. "Pemkot jangan justru mendorong kapitalisasi terjadi dengan mengobral izin plasa, indomart, Alfamart, hingga ke kampung-kampung. Itu justru membunuh PKL," tegasnya. ■ had

Reses, Dewan Pantau Kucuran APBD SURABAYA - Anggota DPRD Jatim yang berjumlah 100 orang, mengawali Ramadan dengan reses di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. Reses kedua tahun ini dijadwalkan berlangsung 1-6 Agustus 2011. Anggota Komisi C Suli Daim yang berangkat dari Dapil VII (Ponorogo, Ngawi, Trenggalek, Magetan, Pacitan) mengatakan, reses ini jadi momentum untuk bersosialisasi dengan konstituen, sekaligus memantau apakah dana APBD yang dialokasikan sudah optimal difungsikan. "Apalagi di dapil saya secara jenjang ranking butuh perhatian paling mencolok,” ujarnya, Minggu (31/7). Anggota Fraksi PAN ini mencontohkan kampung idiot di Ponorogo. Juga masalah pendidikan dan kesehatan di Pacitan yang secara surya/had statistik tertinggal dibanding wilaSuli Daim yah lain. Selain reses, DPRD Jatim tahun ini juga diharuskan menyelesaikan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara untuk APBD Tahun 2012. Beberapa komisi juga diharuskan menuntaskan pembahasan beberapa Raperda. ■ had

PKB Instruksikan Zakat Profesi bagi Kader SURABAYA - SURYA Memasuki bulan Ramadan, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jatim memberi instruksi khusus kepada kadernya di DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Ketua DPW PKB Jatim Imam Nahrawi mengatakan, anggota dewan dari tingkat pusat hingga tingkat II yang mendapat gaji dengan kendaraan partai berlambang bola dunia dan sembilan bintang ini, hendaknya memaksimalkan Ramadan kali ini untuk berbagi. “Ini instruksi partai. Kita menyebutnya zakat profesi. Bentuknya diserahkan ke daerah masing-masing,” tegas Imam Nahrawi menjawab Surya, Minggu (31/7). Instruksi zakat profesi itu disebut Imam juga berlaku bagi mantan anggota DPR, mantan bupati/walikota dari PKB. Termasuk kader-kader PKB yang kini sudah berbaju partai

lain. Menurut Imam, sebagai anggota DPR yang disebutnya orang-orang istimewa, sudah seharusnya mengembalikan ‘penghasilan’ meski tidak semuanya. “Mantan-mantan kader PKB juga harus melakukannya. Seperti Aminur Rohman yang dulu mendapat gaji dari PKB dan kini pindah ke Partai Nasdem. Termasuk juga kader-kader yang pindah ke PKNU,” ujarnya. Imam yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKB ini menghimbau agar kadernya rajin menyambangi simbolsimbol partai seperti kiai-kiai di pesantren, juga pihak-pihak yang ikut berjuang melahirkan PKB di daerah-daerah. “Kita bisa melaporkan apa saja yang sudah kita lakukan di parlemen. Tentunya berkaitan dengan fungsi dewan dalam pengawasan, budgeting dan juga pembuatan Undang-Undang,’ ujar Imam. ■ had

surya/ahmad zaimul haq

UNTUK INDONESIA - Penjual bendera merah putih merapikan barang dagangannya di Jl Wonokromo, Surabaya, Minggu (31/7). Menjelang peringatan HUT ke-66 RI, pedagang bendera dan aksesori kemerdekaan bisa meraup keuntungan.

antara/ismar patrizki

SEPUTAR DEMOKRAT - Aktivis Petisi 28 Haris Rusli (kedua kiri) dan sejumlah pendiri dan penggagas Partai Demokrat antara lain dari kiri: Baharudin Tonti, Sys NS, Roy Marten, dan Irvan Edysson menjadi narasumber dalam dialog politik di Doekoen Coffee, Jakarta, Minggu (31/7).

JAKARTA - SURYA Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan mendepak Ketua KPK Busyro Muqoddas dan Wakil Ketua KPK bidang Pencegahan Haryono Umar dari keanggotaan. Hal ini tak lepas dari agenda akan dilakukan Komisi Etik pada keduanya. Menurut anggota Komisi Etik Said Zainal Abidin, Komite akan memintai keterangan keduanya dalam proses penelusuran dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan pimpinan selama menangani kasus suap pembangunan Wisma Atlet, yang melibatkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin. "Kita masih terus berunding sampai besok. Bisa jadi mereka, waktu akan diperiksa berhenti dulu (dari Komite Etik), bisa jadi nggak harus berhenti, bisa jadi nggak boleh di dalam (Komite Etik)," ujar Said, Minggu (31/7).

Said mengakui, sulit logikanya bagi Busyro dan Haryono tetap dalam struktur keanggotaan dengan kenyataan mereka juga hendak dimintai keterangannya oleh komite. Tak mungkin mereka memeriksa dirinya sendiri. Independensi mereka dalam proses pemeriksaan Komite pun tentu akan dipertanyakan. Seperti diketahui, Komite Etik KPK akan meminta keterangan semua pimpinan KPK, untuk mencari tahu adanya dugaan pelanggaran kode etik dalam menangani kasus suap Wisma Atlet. Selain Busyro dan Haryono, pimpinan yang akan dimintai keterangan termasuk Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto. Bibit sejauh ini relatif bersih dari pemberitaan miring penanganan kasus Wisma Atlet. "Ini supaya nggak ada yang merasa kenapa itu-itu saja yang diperiksa," ujar Said Zainal. ■ tribunnews

Panen Hujatan, Marzuki Alie Tak Goyah

► Soal Ide Maafkan Koruptor dan Bubarkan KPK

matan (BK) DPR siap memeriksa Marzuki, jika masyarakat mengadukan ke BK. "Bisa saja. Laporan tetap kami terima dan dibawa ke pleno BK," ujar Wakil Ketua BK DPR Nudirman Munir, Minggu (31/7).

Namun, secara pribadi dia menolak kalau karena statemen Marzuki ini harus dibawa ke BK. Sebab, tidak ada hal prinsipal dalam masalah etik yang dilanggar dari pernyataan Marzuki. ■ inc/ti/tribunnews

JAKARTA - SURYA DIHUJAT bertubi-tubi tak membuat Marzuki Alie goyah. Ketua DPR RI itu tetap ngotot pada pernyataan perlunya memaafkan para koruptor dan pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jangan Maafkan, Kecuali Pengemplang

Marzuki yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini kukuh tak ada yang salah dengan pernyataannya itu. Ia beralasan usulannya memaafkan para koruptor yang telah mengembalikan duit hasil korupsi adalah terobosan sebagai salah satu upaya mengembalikan duit negara. "Ini terobosan untuk mengambil kembali duit negara yang dibawa kabur," katanya. Marzuki mengatakan, selama ini upaya menarik kembali duit negara yang dibawa kabur para koruptor berujung kesia-siaan. Karena itu, ia melempar wacana agar para koruptor dimaafkan jika mau mengembalikan duit ke negara. Para koruptor yang mau kembali ke Indonesia dan mengembalikan duit yang mereka jarah, kata Marzuki, bisa dimaafkan atau diberi grasi. Tapi, mereka juga harus membayar bunga dari duit yang mereka bawa ke luar negeri. "Atau mereka harus bayar pajaknya." Marzuki menganggap kecam-

KETUA Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical mengaku tidak setuju dengan wacana memaafkan para koruptor, yang jelas-jelas telah merugikan Negara, seperti dilontarkan oleh Ketua DPR RI Marzuki Alie. "Kalau memang terbukti korupsi, jangan dimaafkan. Yang bisa adalah melakukan amnesti pajak," tutur Ical di sela-sela acara Gema Salawat dan Pagelaran Wayang Kulit, di Sekretariat PP GP Ansor, Jakarta, Sabtu (30/7) malam. Menurut Ical, pemerintah bisa melakukan insentif perpajakan, agar seluruh uang negara yang dibawa kabur para pengemplang pajak ke luar negeri, bisa masuk ke Indonesia. "Itu bisa dilakukan, namanya amnesti pajak. Akan banyak sekali gunanya bagi negara ini, tapi bukan caranya dengan memaafkan koruptor," tuturnya. Menurutnya, jika uang para pengemplang pajak di luar negeri dapat dikembalikan ke Tanah Air, maka uang itu bisa digunakan membangun Indonesia.

an pada dirinya lumrah. "Apakah dalam sistem demokrasi, kita tak boleh beda pendapat? Apakah seorang pejabat negara tak boleh menyatakan pendapat secara pribadi dalam memandang persoalan yang ada," ujarnya, Minggu (31/7). "Dalam pemberantasan korupsi, yang dilakukan sekarang belum menunjukkan hasil, dan justru berkembang biak, lalu saya menawarkan cara berbeda," katanya. Selain pemaafan koruptor, Marzuki menyerukan KPK dibubarkan saja jika tudingan Nazaruddin benar. Bekas Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin, yang kini buron, menuding KPK terlibat pengaturan penyidikan kasus wisma atlet yang menjerat dirinya. Ia menuding petinggi KPK, Chandra M Hamzah, dan Deputi Bidang Penindakan Ade Rahardja membuat kesepakatan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum untuk melokalisasi kasus. Tudingan ini

telah dibantah Chandra, Ade, maupun Anas. Sementara itu, Badan Kehor-

JK: Empat BPJS Jangan Dilebur JAKARTA - SURYA Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) mengimbau pemerintah dan DPR tidak melebur empat badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) yang ada, karena sudah memiliki peserta yang tersegmentasi dengan kekhususan program masing-masing. Empat BPJS itu PT Taspen, PT Askes, PT Jamsostek, dan PT Asabri. Hal itu dikatakan Ketua Asosiasi Jaminan Sosial Indonesia (AJSI) Hotbonar Sinaga mengutip pernyataan JK saat mendiskusikan perkembangan pembahasan RUU BPJS di Panja DPR. "Beliau di kesempatan itu berpesan dan menyatakan tidak selayaknya empat BPJS yang ada dilebur," kata Hotbonar di Jakarta, Minggu (31/7). Dalam wacana pembahasan RUU BPJS oleh DPR dan pemerintah pekan lalu, muncul wacana melebur empat BUMN itu ke dalam wadah tunggal yang juga menyelenggarakan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tak mampu. AJSI sendiri berpendapat sebaiknya pemerintah dan DPR hati-hati dalam menentukan arah kebijakan pembentukan BPJS agar tidak kontraproduktif di kemudian hari. AJSI meminta DPR membuat kajian ilmiah tentang manfaat dan kerugian dari peleburan empat BPJS yang ada agar acuan kebijakannya memiliki dasar yang kuat. Menurut Hotbonar, DPR tidak melakukan kajian ilmiah atas wacana peleburan PT Jamsostek, PT Taspen, PT Asabri, dan PT As-

kes. Soal segmentasi program jaminan sosial, Hotbonar mengatakan sejak awal Indonesia menerapkan segmentasi peserta, seperti PT Taspen dan PT Askes untuk PNS, PT Asabri untuk TNI dan Polri, dan PT Jamsostek untuk pekerja swasta. “Di sejumlah negara, segmentasi juga terjadi dan tidak menjadi kendala pada pemberian layanan. Malah Malaysia berhasil menjadikan dana jaminan sosialnya sebagai penyelamat negara

dalam mengatasi krisis global," kata Hotbonar. Pekan lalu, ratusan buruh dari berbagai daerah di Jatim tergabung dalam Forum Penyelamat Dana Pekerja/Buruh Jatim, unjuk rasa di Gedung DPRD Jatim menolak penggodokan RUU BPJS oleh DPR. Menurut mereka, penolakan penggabungan atau peleburan BPJS sangat realistis. Sebab, pengesahan BPJS dinilai akan semakin menyengsarakan kaum buruh. ■ kcm/had

surya/dok

Aburizal Bakrie (Ical) Ical menjelaskan, dengan adanya amnesti pajak, para pengemplang bisa dikenakan pinalti 2,5 sampai 3 persen, atau berapapun agar uang negara bisa dikembalikan. "Saya yakin jumlahnya akan lebih dari 100200 miliar dolar," imbuhnya. Sementara itu, Ketua DPP Partai Demokrat Kastorius Sinaga menyebut Marzuki Alie hanya keseleo lidah dengan pernyataannya soal memaafkan koruptor dan pembubaran KPK.

"Marzuki Alie tidak bermaksud antipati kepada KPK. Karena slip of tounge (keseleo lidah) makanya makna yang sebenarnya hilang," tutur Kastorius, Minggu (31/7). Marzuki, kata Kastorius, juga prihatin dengan kerapnya oknum internal KPK memberi kesempatan pada pihak luar untuk "menggoda" mereka dan institusinya. KPK kerap membuka peluang pihak-pihak tertentu mendekati mereka. Pengakuan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin soal adanya pertemuan dirinya dengan Chandra M Hamzah dan Ade Rahardja untuk melobi agar beberapa kasus korupsi di KPK selesai "di bawah meja" salah satunya. Pengakuan itu sangat menampar manakala Ade Rahardja mengakui pernah dan bahkan tetap menemui Nazaruddin meski tahu di pertemuan pertama, Nazar hendak mengintervensi kasus yang ditangani KPK. "Itu yang jadi masalah," ucapnya. ■ tribunnews


3 Surabaya

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

surya/ahmad zaimul haq

TARAWIH PERTAMA - Ribuan jemaah mengikuti salat Tarawih pertama yang dilaksanakan di Masjid Al Akbar, Surabaya, Minggu (31/7). Umat Islam di Indonesia mulai Senin (1/8) ini menunaikan ibadah puasa Ramadan 1432 H.

TUNJANGAN FUNGSIONAL TAK CAIR

GTT Surabaya Ngaplo

► Data Belum Disetor ke Dindik Jatim SURABAYA - SURYA GURU tidak tetap (GTT) Surabaya benar-benar ngaplo. Tunjangan fungsional yang menjadi haknya tak bisa cair. Padahal GTT di kabupaten/ kota lainnya dipastikan sudah menerima tunjangan senilai Rp 1,8 juta tersebut. Tunjangan fungsional GTT dari Pemprov Jatim ini diperuntukkan bagi non-PNS dan nonpenerima tunjangan profesi pendidik (TPP). Setiap guru berhak atas tunjangan sebesar Rp 300.000 per bulan. Tunjangan ini diterimakan kepada yang berhak dengan sistem rapel per semester.

Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim memastikan tunjangan tersebut sudah bisa dicairkan paling cepat Senin (1/7) ini. Di awal puasa itu, semua guru yang mengajar 24 jam bisa memanfaatkannya untuk tambahan kebutuhan awal puasa. “Awal minggu ini tunjangan fungsional itu sudah bisa dicairkan. Dari 38 kabupaten dan kota di Jatim hanya Surabaya dan Lumajang yang belum bisa dicairkan," jelas Nur Srimastutik, Kepala Bidang Tenaga Pendidik dan Kependidikan Dindik Jatim, Minggu (31/7). Menurutnya, terganjalnya pencairan tunjangan fungsional GTT Surabaya ini karena sampai saat ini Dindik Surabaya belum menyetorkan data guru yang berhak mendapatkan tunjangan itu. "Kalaupun sudah menyerahkan, Surabaya telat,” jelas Nur. ■ KE HALAMAN 4

"Seperti Anak Kehilangan Bapaknya" TIDAK seperti di daerah-daerah, guru tidak tetap (GTT) di Surabaya hanya bisa gigit jari. Tunjangan fungsional yang menjadi haknya tidak bisa cair karena tersendatnya proses yang ada di Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya. Dampaknya, ribuan GTT di Surabaya pun merasa seakan seperti anak yang kehilangan bapaknya. "Terpaksa para GTT hanya gigit jari. Mereja seperti anak yang kehilangan bapaknya. Saya belum tahu kalau teman-teman GTT sudah bisa menerima tunjangan fungsional," kata Ahmad Kodiran, pengurus Koordinator

Hononer Surabaya, Minggu (31/7). Memang, sebelumnya para GTT diakui sudah mengumpulkan persyaratan untuk mengurus tunjangan fungsional itu. Mereka menyayangkan, kenapa daerah lain bisa cair sementara Surabaya tidak. Saat ini, total GTT di Surabaya sekitar 2.500 lebih. Dari jumlah ini, mereka ada yang sudah masuk program tunjangan profesi pendidik (TPP). GTT yang menerima TPP ini sekitar 700 orang. Sebagian besar belum ■ KE HALAMAN 4

6.370 Bus Siap Angkut Pemudik SURABAYA - SURYA Lebaran tampaknya tetap menjadi momentum bagi sebagaian besar masyarakat untuk mudik ke kampung halaman. Jumlah pemudik juga diperkirakan naik setiap tahunnya. Jika 2010, jumlah pemudik dari atau ke Jatim mencapai 5,4 juta orang, pada Lebaran 1432 H ini jumlahnya diperkirakan naik 10 persen jadi 5,7 juta orang. Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Jatim Wahid Wahyudi mengatakan, dari jumlah 5,7 juta orang yang mudik, terbesar tetap didominasi penumpang angkutan

jalan (bus dan kendaraan umum lainnya) yakni diperkirakan 2,5 juta orang, disusul angkutan kereta api (KA) 1,168 juta, lalu angkutan penyeberangan 1,293 juta, angkutan udara 617.136 dan angkutan laut 162.149 orang. ”Perkiraan jumlah penumpang itu berdasar rencana operasional (renop) angkutan Lebaran tahun ini yang kita buat,” ujarnya, didampingi Kabid Angkutan Jalan Sumarsono, Minggu (31/7). Sedangkan armada yang disediakan, kata Wahid, bus antar kota antar provinsi (AKAP) 1.585 unit dan 206 bus cadangan, antar kota dalam provinsi (AKDP) 4.032

unit dan 537 bus cadangan. Totalnya sebanyak 6.370 bus. Untuk angkutan kereta KA disiapkan 24 KA utama reguler jarak jauh, 4 KA utama tambahan jarak jauh, 21 KA utama jarak dekat. Lalu angkutan penyeberangan disiapkan 6 kapal untuk penyeberangan Ujung-Kamal dengan dua kapal cadangan, dan 28 kapal untuk penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Angkutan laut disiapkan 32 kapal, ditambah dua kapal untuk mudik dan balik gratis bagi masyarakat yang tinggal di kepulauan. Sedangkan angkutan udara dilayani 20 maskapai. ■ uji

Bagi-bagi Sunblock ke Tukang Becak

surya/ahmad zaimul haq

PEDULI KULIT - Relawan membagikan masker dan sunblock di depan Gedung Grahadi, Surabaya, Minggu (31/7).

SURABAYA - SURYA Puluhan anggota Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia (Perdesti) Minggu (31/7) menggelar kegiatan sosial dengan membagi-bagikan sunblock atau pelindung wajah dari sinar matahari secara gratis. Mereka juga membagikan masker. Acara yang dipusatkan di depan Gedung Negara Grahadi, Jl Gubernur Suryo, Surabaya itu, sasarannya adalah tukang becak, pedagang asongan, penjual koran, dan pengendara motor yang tidak menggunakan penutup wajah. Aksi tersebut sempat membuat ■ KE HALAMAN 4


4 Surabaya

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

Tanah Dijual, MahasiswaAlumni Gelar Aksi Teatrikal

Tlng utk aparat kepolisian agar sigap N tegas utk menindak ormas yg asal2an main sweeping yg bkn haknya pd bln puasa,biasanya ngawur N tdk ngerti aturan(AROGAN) +6281334644460 Kpd bpk pimpinan pemda sby saya lht bnyak daun yg berserakan d jln dan d got jln tenggilis apa d sna g ada yg membersihkn ta utk sgera menindak lanjuti +6281703318068 Yth.bpk pimpinan kantor capem BCA jl.kenjeran mohon petugas satpam di tindak,harap di catat pada waktu saya ambil atm mereka berkata tdk bertanggung jwb atas motor yg parkir di dpn atm sehingga membiarkan tukang parkir minta uang padahal kami parkir cuma 5 menit dan pak satpam cuma duduk2 dgn tukang parkir.trus apa sbenarnya tugas bpk satpam disana?? +6287853388300 kpd yth ibu risma sy cuman ksh tau tlng kl siang hari dpn DTC & st wonokromo sering macet gara2 bemo ngetem smbrngan. tlng di tindak lanjuti.trima ksh +6285730108879 Bu Risma yth. Managemen pembayaran rekening air PDAM perlu dibenahi, warga yg rumahny di Rungkut hrs bayar rek air di Jemursari, sebaliknya warga Tenggilis, Jemursari bayar rek air di Rungkut, sangat tidak efisien, tolong bayar rek air lewat ka ntor Kelurahan terdekat. +6282141926204 Yth,DLLAJ Jatim ato pihak lain yg mengadakan mudik bareng gratis pakai bus jurusan sby-bjonegoro.bgmn caranya?.sy dan anak istri berminat.mhon bisa sms ke sya.trims +6281252125278 Lpor' di tambak sawah,tepatnya dirusunawah, tpatny dijlan masuk rusun dkat sd, sering terjadi pemalakan/peno dongan,mohn pe rhatiany untk aparat terkait. Sdoarjo waru, rusunawa. +6281554455586

surya/ahmad zaimul haq

AKSI TEATRIKAL - Puluhan mahasiswa STIKOSA-AWS Surabaya menggelar aksi teaterikal di depan kampus, Jl Nginden Intan Timur Surabaya, untuk menuntut kejelasan penjualan lahan kampus senilai Rp 6 miliar, Minggu (31/7).

Bagi-bagi Rp 3,5 Juta

►Pendaftaran hingga Agustus Penjelajah Bulan

T

OLE mengajak keponakannya yang baru datang dari Jogja menonton film tentang penjelajahan bulan. "Daripada nonton Harry Potter, ini lebih bagus, tidak perlu antre tiket," kata Tole kepada keponakannya. Setelah film selesai, Tole bertanya,"Gimana Dul, film tadi bagus kan, apakah kamu ndak ingin menjadi penjelajah bulan." Si Abdul menoleh, "Om, memang bagus, tapi aku ndak mau, takut, soalnya, bentuk bulan itu nggak pernah tetap." ■ cak sur

lintas kota Deteksi Dini Obesitas Masuk Muri SURABAYA - Seribu anak usia 3 bulan hingga 12 tahun, Minggu (31/7), mengikuti pengukuran index masa tubuh untuk deteksi dini obesitas. Begitu banyaknya peserta, kegiatan ini pun tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (Muri). Prof Dr Bambang Pramono SpA(K), dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jatim, menyebutkan dalam waktu 10 tahun terakhir, ada pergeseran jumlah anak kurang gizi, normal, kelebihan berat badan dan obesitas. "Sekarang ini, angka anak yang kelebihan berat badan dan obesitas sudah menggantikan angka anak yang kurang gizi," jelasnya. Angka itu merupakan hal yang tidak sehat, karena anak yang kelebihan berat badan memiliki risiko terserang penyakit pada usia dewasa. Penyakit itu cukup akut, seperti hipertensi, diabetes, dan gagal ginjal. Selain itu juga mengurangi kualitas hidup sumber daya manusia (SDM). Sementara itu, dr Muliaman Mansyur, Medical Marketing Manager Fonterra Brands Indonesia menyebutkan salah satu yang terdeteksi penyebab obesitas pada anak adalah penggunaan pemanis buatan pada susu. "Untuk itu, coba ibu kunjungi www.cekgula.com, untuk mengukur gula yang ada pada susu yang dikonsumsi anak-anaknya," jelasnya. ■ rie

SURABAYA - SURYA DINAS Pendidikan (Dindik) Provinsi Jatim membagi-bagikan dana segar ke setiap guru di Jatim. Mereka yang selama ini sudah bertugas mengajar di kelas tetapi belum berkualifikasi sarjana berhak atas dana ini. Hingga akhir Agustus, masih akan terus dicari guru yang berniat melengkapi ijazahnya dengan S1. Tidak memandang asal sekolah, usia, atau darimana saja. Setiap guru yang belum S1 dan ingin menyempurnakan kualifikasi ini, berhak atas jatah uang Rp 3,5 juta per tahun. "Kami memang terus meningkatkan profesionalitas guru. Bahkan jika mereka belum memenuhi kualifikasi S1 bisa kita bantu dengan program peningkatan kualifikasi guru. Kita kuliahkan,” terang Harun, Kepala Dindik Jatim, Minggu (31/7). Saat ini, ada sekitar 26.000

SURABAYA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Surabaya menjadikan bulan Ramadan 1432 H sebagai bulan bakti kepada masyarakat. Kader PKS akan menggelar Gerakan Memuliakan Tetangga di 160 kelurahan. Ketua DPD PKS Surabaya Ibnu Shobir mengatakan, mulai Ramadan, kegiatan PKS dipusatkan di tingkat kelurahan. Sebanyak 600 kader terlatih yang akan diterjunkan untuk mendampingi dalam memeriahkan bulan Ramadan keliling kampung. "Aneka kegiatan sudah disiapkan, seperti pawai Ramadan keliling kampung, safari Ramadan, buka puasa bersama duafa dan bakti sosial,” ujar Shobir di sela melantik Dewan Pengurus Kelurahan (DPK) PKS di Asrama Haji Sukolilo, Minggu (31/7) Shobir menambahkan, pelaksana kegiatan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. "Alhamdulillah struktur ranting kelurahan atau DPRa sudah kami briefing dan siap menyapa masyarakat pada bulan suci ini,” tambahnya.■ iks

Seperti...

GTT...

■ DARI HALAMAN 3

menerima tunjangan apa pun. Khusus untuk tunjangan fungsional, sekitar 70 persen dari total GTT adalah penerima tunjangan per bulan Rp 300.000 itu. “Kami sangat sayangkan. Padahal kami sendiri sangat menunggu tunjangan GTT ini cair,” lanjut Kodiran. Dipastikan, ribuan GTT di Surabaya akan bereaksi keras jika benar bahwa Dindik telat memproses data penerima tunjangan fungsional tersebut. Sebab kalau ini benar yang terjadi, kesalahan bukan pada para guru. Proses di Dindik yang dinilai lamban. Kendati demikian, para GTT di Surabaya akan memastikan

penyebab mereka tidak menerima tunjangan fungsional GTT semester pertama. Apakah karena memang banyaknya GTT sehingga proses memasukkan data penerima menjadi lamban. Atau karena faktor lain, Kodiran akan memastikannya. Sebagaimana diketahui, awal minggu ini atau Senin siang nanti, Dindik Jatim akan mencairkan tunjangan fungsional. Pemprov Jatim sudah menyiapkan anggaran khusus untuk para GTT di seluruh Jatim senilai Rp 44,3 miliar. Anggaran tersebut akan dibagikan merata kepada GTT penerima tunjangan fungsional. Total penerima tunjangan di seluruh Jatim ini mencapai 24.620 guru. Mereka adalah GTT dan guru tetap yayasan (GTY) yang tidak menerima TPP. ■ fai

Proses perkuliahan bisa digelar dengan jarak jauh. Apalagi kuliah jarak jauh ini sekarang sudah bisa dilakukan di kota kabupaten sampai kecamatan. Toh, yang penting adalah mendapat kualifikasi S1. Dana sebesar Rp 3,5 juta tersebut dinilai lebih dari cukup. Uang ini bisa digunakan untuk membayar SPP setiap semester dan kebutuhan tugas kuliah lainnya. Apalagi Universitas Terbuka atau kampus yang menyediakan fasilitas belajar jarak jauh saat ini sudah banyak. Bahkan tidak hanya yang belum kuliah yang akan mendapat fasilitas bagi-bagi dana Rp 3,5 juta itu. Para guru yang saat ini telanjur kuliah juga bisa berkesempatan mendapat fasilitas tersebut. Saat ini ribuan guru sudah kuliah di UT Jember, Malang, dan Surabaya. Karena keberhasilan ini, APBN akan menambah dana dan lembaga perguruan tinggi, yakni 22 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan tiga UT. ■ fai

Pemkot Tak Serius Garap Pasar Turi Dhea Diharapkan Bawa Medali dari Singapura SURABAYA - SURYA Keseriusan Pemkot Surabaya membangun Pasar Turi dipertanyakan. Pasalnya, Pasar Turi yang seharusnya dibangun sejak awal Mei hingga kini tak ada kejelasannya. Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Sachiroel Alim mengatakan tahun ini sudah tahun keempat pedagang tak bisa berjualan dengan tenang pascaterbakar 2007 silam. Oleh karena itu, Senin (1/8), pihaknya memanggil Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait molornya pembangunan Pasar Turi. "Kasihan pedagang kalau tidak segera dibangun. Sementara, pemkot juga tidak pernah menyampaikan persoalan, mengapa tidak segera bisa dibangun,” katanya, Minggu (31/7). Pejabat pemkot yang dipanggil, yakni Asisten II Muhlas Udin, Kepala Bagian Hukum Anang Suharto Wardoyo, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, perwakilan pedagang serta Kepala UPT Pasar Turi. Kabarnya, molornya pem-

Ramadan Jadi Bulan Bakti Masyarakat

guru di seluruh Jatim yang belum memenuhi kualifikasi S1. Mereka sudah mengajar di setiap sekolah yang tersebar di seluruh wilayah Jatim. Harun mengajak semua guru ini untuk memperkaya kembali ilmu dan kemampuan sebagai pendidik. Mereka yang sebelumnya diterima mengajar di salah satu sekolah namun belum sarjana bisa mengikuti kuliah kembali. Misalnya yang berijazah D3 bisa disempurnakan. Seluruh biaya pendidikan sarjana ini akan ditanggung Dindik Jatim. Dindik Jatim bahkan saat ini masih mencari sekitar 10.000

guru lagi untuk kuliah gratis menempuh S1 tersebut. "Ayo para guru-guru di Jatim yang belum sarjana dan ingin sarjana, kami kuliahkan," ajak Harun lagi. Pendaftaran untuk menempuh pendidikan S1 itu masih berlangsung hingga bulan Agustus besok. Mereka akan diberi kesempatan menempuh gelar sarjana dengan program peningkatan kualifikasi guru tersebut. Syaratnya, mereka adalah pengajar di seluruh sekolah di Jatim. Termasuk sekolah luar biasa. Tentu karena para guru ini harus bertugas mengajar, penyempurnaan gelar sarjana dengan kuliah itu tidak mengganggu tugas mengajar. Jika ingin mendaftar silakan kirim email ke pendikjatim@yahoo. com. Untuk itu, ribuan guru itu diminta kuliah nonreguler. Juga tidak kuliah di kampus mahal. Sebab dana Rp 3,5 juta itu diberikan untuk jangka waktu satu tahun. Lebih tepat jika mereka kuliah di Universitas Terbuka.

SURABAYA - SURYA Mahasiswa dan alumni Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Surabaya-Akademi Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) yang tergabung dalam Forum Penyelamat Almamater Stikosa-AWS menggelar aksi protes terhadap Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur (YPWJ) yang tak transparan terkait raibnya uang Rp 3 miliar. Aksi itu diisi teaterikal oleh lima mahasiswa di depan lahan yang dijual yayasan (samping Stikosa), Minggu (31/7). “Pak, mengapa tanahku dijual Pak. Mengapa tanahku dijual. Bapak yang mengurus yayasan. Mengapa tanahku dijual? Aku butuh jawaban Pak,” teriak seorang mahasiswa saat teatrikal. Koordinator aksi M Zurqoni mengatakan, YPWJ yang seharusnya memakmurkan justru melepas aset sebagian tanah Stikosa-AWS ke PT Hermon. Pihaknya mengetahui adanya jual beli tanah berdasarkan akta notaris atas nama Imam Sudjono. Akta itu tertanggal 16 November 2007. Di akta itu disebutkan, tanah 6.051,51 m2 dijual dengan harga Rp 6 miliar. “Ini berarti per meter dihargai Rp 1 juta. Dari uang sebesar itu, separuhnya digunakan membangun dua gedung, tapi separuhnya lagi tak ada kejelasan. Ketika kami minta penjelasan dari Abror (Dhimam Abror, Ketua YPWJ), dia tak memberi penjelasan sama sekali. Belakangan, dia menyatakan mundur. Tapi, suratnya tak pernah disampaikan ke YPWJ,” ujarnya. Forum itu rencananya melayangkan surat pernyataan ke YPWJ dan Abror. Jika pihak Abror tidak merespons, mereka mengancam mengambil tindakan yang dianggap perlu. “Sekarang sedang proses pemilihan Ketua STIKOSA. Kalau Ketua Yayasannya tidak ada (karena ditinggalkan Abror sejak 28 Juli), siapa yang melantik nanti. Abror katanya mundur, tapi tak menyampaikan surat ke YPWJ, tapi hanya ke media saja,” papar Zurqoni. Sementara itu, Dhimam Abror hingga sekarang belum bisa dikonfirmasi terkait masalah tersebut. ■ iks

■ DARI HALAMAN 3

Kondisi tersebut berdampak pada data para guru penerima tak bisa tearkses saat ini. Padahal, mereka berhak atas tunjangan periode Januari –Juni. Selain mengajar 24 jam, mereka yang berhak atas tunjangan ini adalah GTT yang mengajar minimal lima tahun atau per 1 Januari 2005. Selain itu, tunjangan ini diperuntukkan bagi guru tetap yayasan (GTY) yang mengajar sejak 1 Januari 2006. Menurut Nur, data penerima tunjangan fungsional tersebut diperlukan untuk mendapatkan surat keputusan (SK) sebagai penerima. “SK penerima tunjangan itu harus kita sampaikan ke pusat. Tanpa SK ini kita tidak bisa men-

surya/zaq

TAK JELAS - Lahan Pasar Turi terlihat mangkrak, karena hingga sekarang proses pembangunan tak ada kejelasan. bangunan karena ada gugatan salah satu rekanan yang kalah dalam lelang pembangunan ke Mahkamah Agung (MA). “Itu semua tidak pernah disampaikan kepada kami. Pemkot pun terkesan diam saja. Sehingga publik menilai pemkot tidak serius membangun. Empat tahun itu bukan sebentar loh," katanya. Ketua TPPK Pasar Turi, Arief

Budiman mendesak supaya pemkot menyampaikan jadwal pembangunan. Hal itu supaya semua pedagang bisa mengetahuinya secara transparan. Tak seperti sekarang yang tidak ada kabar sama sekali. Sementara, gedung lama sudah diratakan. "Kami minta supaya pemkot memberitahukan ke pedagang tentang jadwal itu," pintanya.■ iks

cairkan tunjangan,” lanjutnya. Tunjangan fungsional bagi GTT kali ini dinilai memiliki nilai manfaat ganda. Selain bisa sedikit mengurangi rasa kecewa karena tidak mendapat TPP, tunjangan itu bisa dimanfaatkan untuk menyambut hari puasa. Apalagi harga sembako banyak yang naik. Bagi GTT, nilai Rp 1,8 juta juga tergolong lumayan. Namun, manfaat itu tidak bisa dirasakan GTT di Surabaya. Nur memaklumi karena jumlah GTT di Surabaya tidak sebanyak daerah. Tidak seperti penerima tunjangan lainnya, tunjangan fungsional bagi GTT non-TPP tersebut tidak dikenakan pajak. Mereka bisa menerima dana dari Pemprov Jatim tersebut bersih. Jika ada daerah yang memotong uang yang menjadi hak guru tersebut, Dindik Jatim akan menin-

dak tegas. Atas kondisi ini, Kepala Bidang Ketenagaan Dindik Surabaya Yusuf Masruh mengaku kaget. Sebab, pihaknya mengaku sudah memasukkan data para GTT untuk diajukan sebagai penerima tunjangan fungsional ke Dinas Pendidikan Jatim. Diperkirakan, jumlah GTT penerima tunjangan fungsional di Surabaya mencapai 1.500 orang lebih. Mereka tentu berharap seperti halnya TPP yang lebih dulu cair. Bukan kesalahan guru kalau tunjangan yang menjadi hak mereka itu tak bisa cair. "Saya juga kaget dan tidak percaya kalau tunjangan fungsional bagi GTT Surabaya tak cair. Seingatku, data guru yang berhak menerima tunjangan itu sudah saya kirimkan ke Dindik Jatim. Akan kita cek kembali nanti," jelas Yusuf Masruh. ■ fai

SURABAYA - SURYA Siswa SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Dhea Fairuz menjadi duta Indonesia di Singapura dalam Olimpiade Matematika Internasional. Bocah ini akan diadu kemampuan mengerjakan soal matematika bersama wakil dari seluruh negara-negara lain di dunia. "Olimpiade Matematika Internasional itu berakhir 1 Agustus besok. Mudah-mudahan sukses," harap Indra Firdaus, guru matematika SD Muhammadiyah 4 Pucang, Minggu (31/7). Sebenarnya, Indonesia tidak hanya memberangkatkan Dhea Fairuz saja. Setidaknya ada 20 siswa SD lain dari seluruh Indonesia yang berhak maju ke ajang adu kepintaran mengerjakan soal matematika tingkat dunia tersebut. Merekalah yang selama ini lolos seleksi olimpiade matematika. Sebelumnya ada 50 siswa

Bagi-bagi... ■ DARI HALAMAN 3

pengendara yang melintas mengurangi kecepatannya dan beberapa pengendara motor yang tanpa masker, sempat diminta berhenti. Untungnya, kondisi lalu lintas di jalan itu pada hari minggu tidak padat, sehingga tidak sampai menyebabkan kemacetan. Dr Teguh Tanuwidjaja, Ketua Umum Perdesti mengungkapkan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka mengampanyekan kulit wajah yang sehat dan menggunakan kosmetik yang aman. "Karena saat ini banyak beredar kosmetik yang tidak aman untuk dipakai, seperti mengandung mercuri, sudah masa kedaluwarsa dan tanpa izin edar," jelasnya.

utusan dari daerah-daerah di Indonesia yang lebih dulu diseleksi panitia yang bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Sebanyak 50 siswa SD tersebut diseleksi di Bogor. Dari jumlah ini kemudian disaring lagi hingga menjadi 20 terbaik. "Di antara 20 terbaik itu adalah Dhea. Mereka yang berhak ke Singapura. Namun Seminggu lalu harus lebih dulu dikarantina. Dibekali khusus," tambah Indra. Sama dengan olimpiade nasional, olimpiade internasional di Singapura hari ini juga mengerjakan 18 soal matematika. Peserta diberi waktu satu jam. Siapa di antara mereka yang nilainya paling tinggi adalah pemenangnya. Semua peserta berpeluang termasuk Dhea yang sebelumnya juga kerap menjuarai olimpiade tingkat nasional. ■ fai

Penggunaan kosmetik yang tidak aman, selain menimbulkan akibat yang tampak secara fisik pada kulit, juga bisa menimbulkan penyakit sistemik pada organ tubuh seperti ginjal, saluran kencing, dan hati. Lebih lanjut dr Teguh juga mengungkapkan, saat ini banyak produk kosmetik yang beredar di pasaran merupakan produk sampah atau hasil daur ulang yang tidak jelas bahan-bahannya. Ciri-ciri produk kosmetik yang tidak aman itu adalah setelah tutup dibuka, kosmetik yang biasanya berbentuk krim itu tampak tanpa menggunakan plastik pelapis dan di permukaannya terlihat mengkilap. Kegiatan yang mengambil tema Save Cosmetic itu sendiri sebenarnya digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-5 Perdesti.■ rie


5

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

Obok-obok Rumah Kos Dimassa

lintas kriminal Makelar Burung Kecanduan Sabu ANGGOTA Polsek Pakal menangkap seorang makelar burung, Syaiful. Lelaki 34 tahun itu ditangkap di rumahnya dua minggu setelah menikmati sabu. Kapolsek Pakal Kompol Henderiyana didampingi Kanit Reskrim AKP Bambang Supriyanto menjelaskan, warga Jl Kupang Gunung itu merupakan incaran lamanya. “Bagi kami tersangka ini sangat licin, sehingga baru kali ini bisa ditangkap,� tegasnya, Minggu (31/7). Saat digerebek di rumahnya, tersangka memang tidak sedang mengonsumsi sabu. Dia sempat berkelit dari tuduhan polisi. Namun, saat polisi menemukan sejumlah barang bukti, bapak satu anak tersebut tidak bisa mengelak lagi. “Kami menemukan pipet berisi sisa sabu milik dia. Tersangka mengakui kalau itu memang miliknya,� ungkap mantan Kanit Idik II Sat Reskoba Polrestabes Surabaya itu. Selanjutnya, polisi mengirimkan barang bukti itu ke Labfor. Syaiful sendiri mengaku baru beberapa kali mengonsumsi sabu. Setidaknya dua minggu sekali dia mengisap asap kristal setan itu. “Saya belinya di orang bernama Jamal Rp 350.000. Tapi, saya tidak kenal dia,� aku makelar burung itu. ■ k2

Wajib Pasang Kelengkapan Motor SETELAH dua minggu berada di Mapolsek Gubeng, sekitar 142 sepeda motor yang sebelumnya terjaring operasi di Jl Dharmahusada mulai diambil pemiliknya. Hanya saja, mereka harus memasang kelengkapan kendaraan dulu sebelum membawa pulang kendaraan. Kapolsek Gubeng AKP Alfan Nurrizal menjelaskan, hingga saat ini sudah separuh lebih motor yang diambil pemiliknya. Dari pantauan Surya, motor yang belum diambil hanya sekitar 45 motor. “Pemilik kendaraan bisa mengambil setelah menjalani sidang tilang di PN Surabaya, tapi mereka harus melengkapi kendaraan sesuai standar,� urainya, Minggu (31/7). Selain itu, pemilik motor juga diminta membuat pernyataan tak mengulangi lagi nongkrong di sepanjang Jl Dharmahusada, meskipun hanya sebagai penonton balap liar. Karena jika terjaring lagi, maka kendaraannya akan dikandangkan lebih lama lagi. Banyak orangtua yang mengantar anaknya mengambil motornya sangat setuju dengan kegiatan yang dilakukan ini. Seperti yang diungkapkan Supartinah, yang mengaku telah dibohongi anaknya. Karena saat keluar rumah anaknya pamit jika hendak belajar kelompok. ■ sda

surya/sudharma adi

MOTOR MULAI DIAMBIL - Sebelum dibawa pulang, pemilik harus mengganti dulu kelengkapan sepeda motor seperti ban dan knalpot standar, di halaman Mapolsek Gubeng, Minggu (31/7).

Bulan JUNI 26 Bulan JULI 27 ( Awal Romadhon ) Bulan AGUSTUS 21 ( Lailatul Qodar ) ( Juga melayani program sesuai permintaan jamaah )

FASILITAS :        

&*#"*)! ($% )! "%.)( $%+%&%)  (%)'&(*) )#$0 ( "%(%+##  $%+('%#$% () '(#%"'% $%) "% (0$# *(

Harga berlaku untuk Group Sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu Segera hubungi

EM ABROR Tour & Travel

2 #( '+$(!&+(/*#'1   2 #+)  +(/*#'1   2 #$%  $+(,#%*#'1 

â–ş Cacat, Nekat Lompat Pagar surya/miftah faridl

SIAP DIMUSNAHKAN - Ratusan botol miras yang berhasil diamankan anggota Sat Sabhara Polrestabes Surabaya dari tangan Agus Setiawan, warga Lebak Rejo, Minggu (31/7).

3.000 Liter Miras Diamankan SURABAYA - SURYA Jajaran Polrestabes Surabaya dalam satu bulan ini gencar memberantas peredaran minuman keras (miras) ilegal. Selain untuk menekan angka kejahatan, operasi penyakit masyarakat (pekat) itu juga untuk menyambut datangnya Bulan Ramadan. Dari data yang dirilis polisi, total ada 935 botol miras berbagai jenis dan merek serta tujuh jeriken dan 56 botol miras tradisional jenis cukrik. Polisi juga menetapkan 35 penjualnya se-

bagai tersangka. “Miras-miras itu kami amankan dari berbagai lokasi,� tegas Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Coki Manurung melalui Kasubag Humas Kompol Suparti, Minggu (31/7). Mantan Kapolsek Asemrowo itu menambahkan, selain polsek-polsek, operasi miras juga gencar dilakukan anggota Sat Sabhara Polrestabes Surabaya. Di kawasan Kenjeran, mereka menyita 240 botol berisi 1,5 liter dan tujuh botol 600 ml, di Jl Ngaglik polisi mengamankan

79 anggur, tiga botol Topi Miring, 11 botol arak beras dan empat Newport dari tangan Tjoa Budi Wijaya. Terakhir, polisi menggerebek rumah Agus Setiawan (28) di Jl Lebak Rejo dan menemukan 168 miras. Nantinya polisi akan memusnahkan miras-miras tersebut. Total kalau dikonversi, polisi akan memusnahkan sekitar 3.000 liter berbagai jenis miras. “Pemusnahan akan dilakukan secepatnya,� pungkas mantan Kapolsek Pabean Cantian itu. ■ k2

Butuh Modal, Gadaikan Motor Teman SURABAYA - SURYA Modal memang menjadi masalah utama bagi pengusaha percetakan kecil-kecilan, seperti Sunardi. Akibatnya lelaki 43 tahun asal Jl Tempel Sukorejo itu nekat menggelapkan sepeda motor milik Wasikan, temannya. Cetita pilu tersebut bermula saat Sumardi mendapatkan pesanan undangan dari kliennya. Namun, saat itu dia tidak memiliki modal untuk membeli berbagai bahan untuk membuat pesanan itu. “Saya bingung. Mau tidak diambil itu eman, diambil juga ndak ada modal,� ujarnya saat ditemui di Polsek Sukomanunggal, Minggu (31/7). Namun, Sunardi akhirnya mengambil pesanan itu. Untuk membeli bahan-bahan undangan, Sunardi pun berusaha men-

cari modal talangan. Dia lantas menemui Wasikan di rumahnya Jl Simo Gunung Barat tol. “Saya pinjam motornya untuk keperluan kerjaan ini,� imbuhnya. Tapi, bukannya mencari modal yang halal, Sunardi malah menggadaikan motor Supra X L 3094 YV milik Wasikan itu di kawasan Kembang Kuning. Dia menggadaikan motor itu seharga Rp 2,5 juta. Uang hasil gadai itu lantas digunakan Sunardi untuk membeli kertas dan biaya cetak undangan. Tentu saja Sunardi tidak memberitahu korban kalau motornya sudah dia gadaikan. Wasikan sebenarnya masih sabar menunggu agar motornya dikembalikan. Namun, hingga tiga minggu lamanya, Sunardi

tak kunjung datang. Bahkan, Wasikan kesulitan menghubungi ponsel Sunardi. Karena itu, Wasikan akhirnya melaporkan Sunardi ke Polsek Sukomanunggal. Polisi menangkap Sunardi di rumahnya. “Kami menangkap tersangka dan mengamankan barang bukti berupa motor korban,� ujar Kanit Reskrim AKP Suyanto, Minggu (31/7). Polisi terpaksa menciduk Sunardi karena korban sudah tidak bisa menerima perlakuan Sunardi kepadanya. Sunardi sendiri mengaku kalau segera mengembalikan motor tersebut begitu menerima uang dari pemesan. Namun, karena korban terlanjur sakit hati, hidup Sunardi pun berakhir di tahanan polisi. ■ k2

SURABAYA - SURYA MESKIPUN cacat tangan, Sulistyo (19), warga Demak, Babatan Rukun, nekat mencuri barang elektronik di sebuah rumah kos. Namun, aksinya ketahuan warga karena dia nekat mencuri di dua rumah kos yang lokasinya berdekatan, di kawasan Gubeng. Setelah dihajar massa, tersangka dibawa ke Mapolsek Gubeng. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa alat cukit, kamera Cannon, ponsel Nokia, dan jam tangan. Kanit Reskrim AKP Winarno mendampingi Kapolsek Gubeng AKP Alfian Nurrizal mengungkapkan, tersangka awalnya mencuri barang-barang elektronik milik Nadya Nabil (20) yang kos di Gubeng Kertajaya, Kamis (28/7) siang. Saat itu, tersangka masuk rumah kos dengan memanjat pagar setinggi lebih dari 1 meter. �Meski tangannya cacat, pelaku masuk kos-kosan dengan jalan melompat pagar. Sampai di dalam, dia lalu mencungkil pintu utama dan pintu kamar Nadya. Kemudian barang-barang curian dimasukkan ke dalam tas pinggang,� jelasnya, Minggu (31/7). Setelah berhasil menguras barang elektronik di kamar Nadya, pelaku kemudian mencari mangsa lain, yang tak jauh dari lokasi. Namun, belum sempat menjalankan aksi untuk kedua kali, Ervan keburu tertangkap warga. “Dia mengaku barang-barang curian itu akan dijual untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dan membiayai berobat ibunya,� tandasnya. Meski sudah tertangkap tangan dan diamankan polisi, tapi tersangka mencoba berkelit bahwa barang-barang yang ada di dalam tas itu semuanya adalah miliknya. Namun, penyidik tak

percaya begitu saja, karena dari hasil foto dalam kamera itu, indikasi kamera bukan milik tersangka sangat kuat. “Dari hasil analisis foto dalam kamera, petugas mengetahui lokasi pemotretannya. Ditambah dengan pengakuan korban, membuat pelaku tidak berkutik," paparnya. Sementara itu, pelaku mengaku empat jari tangan kirinya hilang, karena tersabet senjata tajam saat tawuran di Jakarta 2009. Ketika dia masih SMP. Ervan menjelaskan, aksi pencurian itu sudah direncanakan pelaku sejak dari rumah. Dengan modal uang pas-pasan pemuda yang lama tinggal di Jakarta tersebut naik angkot dan turun di RSU Dr Soetomo. Selanjutnya dia berjalan kaki menelusuri perkampungan, untuk mencari sasaran, khususnya rumah yang tampak lengang. Setelah berhasil mencuri di sasaran pertama, dia mengaku belum puas. Dengan berjalan hingga dua gang, pelaku kembali mencari sasaran. Pelaku berhasil masuk ke pekarangan rumah, karena pagar tak digembok. Namun, dirinya mengurungkan, karena pintu rumah terkunci. “Saat saya keluar rumah tibatiba dipanggil oleh seseorang, dan tak banyak tanya langsung memukuli saya. Kemudian semakin banyak orang yang datang dan ikut memukuli saya. Saya mencuri karena untuk membantu ibu berobat karena badannya terasa sakit semua,� pungkasnya. ■ sda


3

Malang Raya

4x270 PURE IT

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

surya/nedi putra aw

SAMBUT RAMADAN - Sejumlah siswa PAUD menyambut bulan puasa dengan pawai menumpang beberapa kereta kelinci melintas di Jl Trunojoyo Kota Malang, Minggu (31/7). Pemerintah menetapkan, awal bulan Ramadan jatuh pada Senin (1/8) hari ini.

TMP Jadi Ajang Bisnis Pengemis

►Disnakersos Siapkan Pengusiran KLOJEN - SURYA SELAMA jelang Ramadan, Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Malang, menjadi lahan bisnis yang menggiurkan. Di tempat ini, tidak hanya muncul penawar jasa bersih-bersih makam, tapi juga penjual bunga untuk nyekar, penjual makanan-minuman, dan para pengemis musiman. Kemarin, Minggu (31/7), makam elok bagi para pejuang asal Malang ini terlihat ramai dikunjungi peziarah. Begitu masuk TMP, peziarah tersebut langsung disambut dengan beberapa orang yang menawarkan jasa membersihkan makam. Peziarah dibuntuti hingga tiba di makam yang dimaksud. Bandri, salah satu penawar jasa bersih-bersih makam, mengatakan, di saat jelang Ramadan, ia bisa mendapatkan uang antara Rp 150.000 sampai dengan 200.000 per hari. “Kami tidak menawarkan harga ke peziarah, jadi mereka memberikan upah seikhlasnya. Kami cuma

menyapu makam dan menyirami dengan air,” kata Bandri. Menurutnya, para peziarah biasanya memberinya Rp 2.000 hingga Rp 10.000. Namun, untuk peziarah luar kota, tak segan mengupah Rp 100.000. Adi yang berdagang minuman juga menangguk untung. Hari itu, penghasilannya naik 60 persen. “Biasanya cuma dapat Rp 100.000, tapi hari ini saya dapat Rp 200.000 lebih,” kata Adi. Penghasilan penjual bunga juga naik. “Kemarin (Sabtu) yang terjual cuma 10 ikat mawar, akan tetapi untuk hari ini (Minggu) sudah terjual 23 ikat mawar,” kata Antok, asal Samaan.

Sudah Dilarang Menurut Prayitno, Wakil Juru Kunci TMP Kota Malang, peziarah mulai berdatangan sejak Jumat (29/7). “Untuk hari terakhir ini, jumlah peziarah meningkat, perkiraannya yang datang sekitar 1.600 orang,” kata Prayitno. Kebiasaan keluarga ahli waris untuk nyekar ke makam sebelum Ramadan ini, juga terbaca para pengemis musiman. Mereka berderet di depan gerbang TMP menengadahkan tangan. Tumbuhnya bisnis di sekitar makam pahlawan ini bukan kali pertama. Sebelumnya, muncul penjual hewan piaraan seperti anjing, kelinci, atau monyet, di depan makam. Namun, Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial (Disnakersos) menertibkan dan memasang papan larangan berjualan. Munculnya kembali pedagang di TMP membuat Kepala Disnakersos, Djalil, kembali berang. “Berjualan di sekitar TMP itu merusak keindahan serta estetika tempat tersebut,” tegasnya. Terkait munculnya bisnis ini, Disnakersos segera menertibkan ulang. “Saya juga akan segera memasang papan peringatan di tempat itu,” tegasnya. ■ st18

4x270 FIREFLY


4

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

17.32 WIB

04:13 WIB

04:23 WIB

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

kiat usaha Profesionalisme Dalam Usaha Oleh : Noor Shodiq Askandar Dekan Fakultas Ekonomi Unisma DI samping kewajiban berusaha dalam segala aspek kehidupan, Islam juga mengajarkan perlunya upaya selalu mengedepankan profesionalisme. Karena setiap kebijakan dan tindakan yang dilakukan, tidak hanya dipertanggung jawabkan di dunia, tetapi juga di akhirat kelak. Profesionalisme usaha dalam pribadi muslim, menurut Karebet (2003) dicirikan oleh tiga hal : Pertama, ahli dalam bidang pekerjaan yang dilakukan. Setiap pekerjaan jika dilakukan oleh pihak yang berkompeten pasti akan memberikan hasil yang jauh lebih baik. Hal ini karena pengetahuan dan keterampilan yang sesuai. Di samping dapat memberikan semangat yang lebih dalam bekerja, pada sisi lain setiap tindakan yang dilakukan akan selalu didasarkan pada perhitungan yang matang antara tingkat manfaat yang akan diperoleh dengan risiko yang mungkin diambil. Perhitungan yang baik, operasionalisasi usaha yang terukur dan keputusan yang tepat adalah bagian dari profesionalisme usaha yang harus dijalankan setiap muslim. Dengan profesionalisme, pengusaha bisa menempatkan orang benar-benar sesuai dengan keahliannya. Kedua, memiliki semangat dan etos kerja yang tinggi. Bekerja adalah sebuah keniscayaan, sehingga harus dilakukan secara sungguhsungguh dengan mengerahkan segala kemampuan aset, pikiran dengan selalu meyakini akan menuai keberhasilan dikemudian hari. Ketiga, bertanggung jawab dan tepercaya dalam menjalankan tugas dan kewajibannya (amanah). Sifat amanah saat ini seakan menjadi barang yang langka, barang yang aneh sehingga sering ditinggalkan bahkan dengan sengaja disia-siakan. Keahlian, ketrampilan, etos kerja yang tinggi tidak cukup apabila tidak dibarengi dengan sifat amanah. Kepercayaan merupakan salah satu kunci utama dalam berusaha agar dapat memperoleh keberhasilan. Ketika kepercayaan sudah dapat dimunculkan, maka semua akan dapat terikat dalam hubungan kerja yang berdimensi jangka panjang dengan pendekatan yang saling menguntungkan. Ahli dalam pekerjaan, memiliki semangat untuk bekerja keras dan sikap amanah mutlak harus dimiliki setiap pribadi, dengan selalu menyadari bahwa segala aktivitas yang dilakukan selalu diketahui oleh Tuhan dan harus dipertanggungjawabkan baik di dunia maupun kelak di akhirat. Bagaimana dengan Anda? ■

lintas malang Penggemar Soluna Salurkan Bantuan JABUNG - Komunitas pecinta otomotif Toyota Soluna Vios Club (TSVC) Chapter Surabaya menggelar aksi sosial di Panti Asuhan Al Kaaf di Dusun Alas Kulak, Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Minggu (31/7). Sejumlah bahan sembako, pakaian, alat tulis, dan uang untuk pengembangan panti asuhan diserahkan kepada Abdullah Yazid, pengasuh panti asuhan. Menurut DW Setiawan, Ketua Chapter Surabaya, aksi sosial murni didanai para anggota klubnya yang baru berdiri tiga bulan lalu. Kebetulan ada anggotanya yaitu Harvian, anggota perwakilan Malang yang memberitahukan soal keberadaan panti asuhan ini. “Panti asuhannya terpencil dan banyak yang tidak tahu panti ini. Sementara penghuninya cukup banyak mulai dari anak-anak SD,” kata Harvian. Menurut Yazid, bantuan akan dimanfaatkan para penghuni panti yang kini berjumlah 96 orang. ■ vie

Abah Dur Akan Tingkatkan Popularitas PKB KEPANJEN - Setelah terpilih menjadi Ketua Tanfidz PKB Kabupaten Malang, sabtu (30/7) malam, Abdurrahman akan membentuk kepengurusan lewat tim formatur. Tim formatur yang terdiri dari unsur DPW, dewan tanfidz, dewan syuro, dan urusan PAC ini diharapkan Abdurrahman, mampu memilih pengurus yang mau bekerja keras. “Diharapkan dalam kepengurusan nanti, terisi anggota yang mau bekerja keras, punya kesempatan dan mau bekerja,” tandasnya, Minggu (31/7). Pekerjaan terberat, ujarnya, adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada PKB. Sabtu lalu, pria yang akrab dipanggil Abah Dur ini, menyisihkan tiga rivalnya, yakni Sanusi, Basusurya/dok ni dan Roni dalam pemilihan keAbdurrahman tua DPC PKB Kabupaten Malang 2011-2016. Dalam dua putaran, ia berhasil meraih suara 18 pada putaran pertama dan sebanyak 19 suara pada putaran kedua. “Pertama kali yang akan kami lakukan adalah berkomunikasi dan bersilahturahmi dengan semua pihak baik, di pondok pesantren, tokoh masyarakat maupun di internal PKB,” katanya. ■ vie

Usaha Musiman Saat Ramadan

Katering Sahur Harga Anak Kos MALANG - SURYA SEBAGAI warga pendatang, Tia Cakrawerdaya (30), merasa harus pintar membaca peluang. Tujuh bulan menjalankan usaha warung makan Lombok Kanjeng Mommy di Kota Malang, ia mencoba merambah bisnis Ramadan, yakni katering sahur. Ide ini tercetus dari pengalamannya selama merantau mengikuti tugas dinas suami di berbagai daerah. Saat Ramadan di Kalimantan, ibu satu anak ini merasa enggan memasak atau keluar rumah membeli makanan untuk santap sahur. “Ternyata banyak juga yang seperti saya, malas masak apalagi keluar cari makan sahur,” katanya. Ditemui di warungnya, Tia mengatakan katering khusus sahur ini, membidik para karyawan muda dan mahasiswa. Utamanya yang tinggal di sekitar Jl Sukarno Hatta, Jl Sumbersari, Jl Sigura-gura. Para karyawan muda apalagi mahasiswa, biasanya ingin sesuatu yang praktis dan cepat. Untuk itu, demi kepraktisan, kemasan makanan sahur ini, nantinya menggunakan bungkus kertas dan boks makanan yang mudah dibuang, sehingga pelanggan tidak perlu mencucinya. “Saya sendiri juga begitu soalnya, makanya saya memahami keinginan mereka dan mendapat ide membuat usaha jasa katering sahur ini,” kata wanita asal Solo ini.

Katering sahurnya ini dibagi menjadi empat paket harga berdasarkan tempat penyajian, dengan lauk kurang lebih sama. Paket sahur termurah Rp 8.000 berupa nasi bungkus (Ayam, lalapan, tahu/tempe), dan termahal Rp 17.000 berupa paket rantang ditambah menu lainnya. “Semua paket-paket itu sudah termasuk ongkos kirim. Menunya tiap hari berubah. Saya paham, karyawan muda dan mahasiswa itu bosenan,” ujarnya. Selain itu, untuk merangkul kelas kos-kosan mahasiswa, Tia memberikan kemudahan untuk tujuh orang pemesan akan diberikan gratis satu paket sahur 10 hari untuk satu orang. “Biasanya ini untuk mereka yang tinggal di kosan yang sama,” ungkapnya. Kurir Berlatih Rute Sebagai perempuan yang juga menjadi kepala penjualan perusahaan perumahan, dirinya sudah mengkalkulasi modal dan keuntungan usaha jasa sahur Ramadhan ini. Dibeberkan, layanan sahur Ramadan ini, modal yang

surya/hayu yudha prabowo

LABA MUSIMAN - Tia Cakrawerdaya (30), pemilik warung Lombok Kanjeng Mommy saat menggoreng makanan di warungnya, Jalan Kalpataru Kota Malang, Jumat (29/7) malam. Khusus Ramadan, ia melayani pesan antar menu sahur. dikeluarkannya tidak mengganggu modal usaha warung makannya, karena pemesan layanan sahur Ramadan ini sudah membayar sebagian. Uang dari pembayaran itu yang dijadikan modal. “Untuk keuntungannya, di atas kertas bisa mencapai 200 persen,” jelasnya. Untuk menjalankan usaha katering sahur ini, Tia dibantu tiga

koki dan tiga kurir. Para kurir akan mengantarkan makanan tepat pukul 02.30 WIB dini hari. “Ada pelanggan yang menginginkan makanannya masih panas, dan itu juga saya layani. Para kurir saya telah latihan rute, jadinya saya jamin pesananannya sampai tepat waktu,” lanjutnya Dari pengalamannya membu-

ka usaha warung makan Lombok Kanjeng Mommy, Tia mempelajari sesuatu bahwa cita rasa, bahan baku, dan tepat waktu, adalah poin penting untuk usahanya. Untuk cita rasa, Tia mengunggulkan tiga pilihan sambel, sambel bledek, korek, dan terasi, yang menurutnya sudah menjadi brand image warungnya. ■ st16

Raup 47 Pemesan lewat Twitter JEJARING sosial sangat ampuh menjadi media promosi katering sahur milik Tia Cakrawerdaya ini. Hal itu dirasakan Tia setelah menawarkan layanan sahur Ramadannya di akun twitter-nya, @ trullycakra. Menurutnya, promosi menggunakan twitter di samping mudah, efisien, sasarannya juga tepat. Tia mengaku hampir seluruh pemesan layanan sahur Ramadan ini diperoleh dari pengunjung yang memention cuap-cuapnya di twitter. “Seperti efek domino, jika ada yang me-retweet, akan di-retweet

lagi oleh yang lain, dan itu yang membuat usaha ini dikenal. Sampai saat ini, sudah 47 pemesan, padahal ide usaha ini baru dua minggu saya twit,” ungkapnya. Bahkan grup pelawak Cagur sempat mengunjungi warungnya karena kepincut time line-nya yang di-retweet para followernya. “Deni Cagur dan Wendy Cagur pernah makan di sini karena retweet follower. Mereka suka dengan masakan kami, meski posisi kami di pinggir jalan,” terangnya. Tia lalu mengungkapkan untuk pengembangan usaha selanjut-

nya, ia ingin menawarkan franchise. Konsepnya sama dengan warungnya yang sekarang, yang mengunggulkan keistimewaan sambalnya. Rahasia sambalnya, karena citarasa terasi yang dibawanya dari Solo. “Itu yang membuatnya sedap,” bebernya Tia juga tidak akan membuka warungnya di ruko atau rumah. Menurutnya, jika ada di ruko atau rumah, pelanggan membayangkan harga yang mahal. “Biar di pinggir jalan, kebersihan saya perhatikan ketat,” ungkapnya. ■ st16

surya/hayu yudha prabowo

MENGGODA - Salah satu menu warung Lombok Kanjeng Mommy yang terkenal dengan sambalnya.

Awas! Lempar Sampah, Kena Rp 200.000 Makam Mbah Mbatu Ramai Peziarah PAKIS - SURYA Banyaknya pembuang sampah di sungai membuat warga Desa Asrikaton gregetan. Agar pencemar sungai itu kapok, warga memasang pengumuman bertulis : Dilarang Membuah Sampah Disini. Denda Rp 200.000. Pengumuman besar ini terpampang di dekat jembatan Desa Asrikaton. “(pengumuman) Ini inisiatif warga karena sering ada warga dari desa lain membuang sampah di sungai,” jelas Almif, warga Dusun Bunut Kidul, Desa Asrikaton, Minggu (31/7). Almif, menjelaskan, pembuang sampah itu, biasanya mengendarai motor atau mobil, lalu berhenti dekat jembatan, dan melempar tak kresek berisi sampah. “Maklum, seperti halnya dengan desa-desa lain, warga masih banyak memanfaatkan air sungai untuk berbagai kepentingan, seperti MCK (mandi cuci kakus),” katanya. Tampaknya, papan peringatan ini sangat efektif karena mengurangi pembuangan sampah di sungai itu. Sampah mulai berkurang. Kata Almif, seluruh warga masyarakat juga jadi pemantau. “Rencananya malah kalau ada

surya/sylvianita

PERINGATAN - Menjaga kebersihan Sungai Bunut Kidul, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, warga memberlakukan denda Rp 200.000 bagi yang ketahuan membuang sampah di sungai tersebut, Minggu (31/7). yang tertangkap basah membuang sampah di sungai ini, akan difoto dan diberitahukan kepada media massa,” tegasnya. Warga Asrikaton, pantas alergi dengan pembuangan sampah di sungai, sebab mereka telah berusaha tertib dengan tidak membuang sampah di sungai. Kondisi sungai itu relatif bersih dari sampah. Apalagi, tiap tiga hari sekali ada truk sampah milik Di-

nas Cipta Karya yang mengangkut sampah warga. Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Malang, Rhomdhoni salut dengan kreativitas warga. “Warga memiliki inisiatif untuk menjaga kebersihan lingkungannya, seperti halnya di Desa Asrikaton,” tutur Romdhoni. Dikatakan, volume sampah di kecamatan rata-rata 1.000 meter kubik per hari. ■ vie

BATU - SURYA Makam Syeh Abul Ghonaim atau yang terkenal dengan nama Mbah Mbatu ramai dikunjungi peziarah sejak satu minggu terakhir menjelang puasa. Para peziarah tersebut berbondong-bondong mendatangi makam orang yang disebut pertama kali yang menyiarkan Islam di wilayah Batu pada 1781, tepatnya di kawasan Bumiaji Goffur, salah satu peziarah mengatakan, setiap tahun menjelang bulan puasa, ia selalu nyekar ke makam Mbah Mbatu. Selain Mbah Mbatu, terdapat pula makam Dewi Chandra Asmoro atau terkenal dinamakan Mbah Tu. Goffur, warga asal Sisir itu mengaku tidak membawa dupa atau wangi-wangian. “Saya ke sini untuk mendoakan Mbah Mbatu agar mendapat tempat mulia di samping Nya. Bukan meminta apa-apa atau meminta hajat kepada Mbah Mbatu,” katanya usai berdoa di samping makam Mbah Mbatu, Minggu (31/7) kemarin.

Hadi, penjaga makam mengatakan bahwa seminggu ini sangat ramai peziarah, baik itu dari Batu maupun dari luar Kota Batu. “Dalam sehari, ada sekitar 100 peziarah yang datang ke sini. Tapi kebanyakan sore. Kalau siang seperti ini memang jarang,” kata Hadi. Warga sekitar sudah mengetahui bila berziarah di makam Mbah Mbatu tidak boleh membawa dupa atau wewangi-wangian. Bila ada peziarah yang membawa dupa atau wewangiwangian, Hadi langsung menegurnya. “Di sini sudah ada peraturannya, tidak boleh membawa barang-barang seperti itu. Jadi setiap ada peziarah yang hendak masuk makam, kami selalu memeriksa apakah membawa dupa atau sejenisnya. Ini untuk menghindari sifat syirik,” terang Hadi. Larangan membawa Dupa juga tertulis pada kertas-kertas pengumuman yang ditempel di area makam. ■ k5

Perwali Belum Beredar, Warnet Tetap Buka 24 Jam BATU - SURYA Hingga sehari sebelum puasa kemarin (31/7), Pemerintah Kota Batu ternyata belum merealisasikan rencana penutupan tempat hiburan, kafe, pub, dan panti pijat. Peraturan Wali Kota (Perwali) yang disahkan Jum’at (29/7) lalu, belum juga dilayangkan ke pengelola tempat hiburan. Padahal, dalam perwali tersebut tertulis tempat hiburan, pub, kafe, dan panti pijat harus me-

nutup total mulai hari Minggu (31/7) hingga H+2 puasa. Karena instruksi tersebut tidak tersampaikan, masih ada warnet yang tetap buka seharian. Derby Dwitama pengelola Dea Net mengatakan dirinya terkejut dengan munculnya Perwali yang memberi jam operasi warnet. Ia belum mengatahui adanya aturan tersebut, karenanya, warnet miliknya tetap beroperasi selama 24 jam. Ia juga tak habis pikir, kenapa

tahun ini jam operasional warnet dan rental PS dibatasi. “Karena Perwalinya belum kami terima, kami masih operasi warnet ini selama 24 jam,” tandasnya, Minggu (31/7). Dalam Perwali ini, memang terdapat aturan baru, bahwa warnet harus tutup pukul 17.00 WIB hingga pukul 20.30 WIB, dan harus tutup kembali selambatlambatnya pukul 24.00 WIB. Sedangkan untuk rental Play Station boleh buka mulai pukul 13.00

WIB hingga pukul 17.00 WIB. Sementara untuk aturan penutupan panti pijat, kemarin, Rini Jaya dan Dhogado sudah menutup jam operasional meski belum menerima edaran perwali. Tempat karaoke Sambal Apel dan Lucky Karaoke juga tutup. “Saya sudah mulai menutup usaha hari ini karena sudah sepakat dengan teman-teman. Ini sikap kesadaran kami karena bulan puasa,” terang Derby yang juga

mengelola karaoke Sambal Apel. Belum diedarkannya perwali, juga membuat Satpol PP belum bisa menindak tegas panti pijat, warnet, dan rental PS yang menyalahi jam operasional. “Kami adalah eksekutor. Kalau Perwalinya belum diberikan kepada mereka (para pengusaha), bagaimana kami bisa melakukan operasi,” kata Muhammad Jamil, Kasie Penindakan dan Penertiban Satpol PP Kota Batu. ■ k5


SENIN, 1 AGUSTUS 2011

Perampok Tembaki Warga

Tewas Saat Pulang dari Pacaran BEKAS PARANG - Sugianto, pemilik toko kelontong yang jadi korban perampokan, menunjukkan bekas luka sebetan parang yang membekas di punggungnya, Minggu (31/7). surya/eko darmoko

KEDUNGKANDANG - SURYA Aspal hitam berlumuran darah. Pemandangan inilah yang tampak di sebuah titik Jl Mayjen Sungkono, Kedungkandang, Sabtu (30/7) malam, pukul 23.15 WIB. Darah segar ini berasal dari tubuh Budiono (30), warga Desa Gondanglegi RT 05 RW 02, Kecamatan Gondanglegi yang tertabrak mobil pikap. Awal petaka itu, bermula saat Budi dan Pujiati (23), kekasih sekaligus tetangganya, hendak pulang menuju Gondanglegi, mereka memu-

tuskan mengambil jalan yang melewati GOR Ken Arok. Mereka berboncengan mengendarai motor Mio nopol N 2114 FA dan melaju dari arah utara-selatan dengan kecepatan di atas 100 km per jam. Di saat Budi menyalip sebuah truk, dari arah berlawanan muncul sebuah pikap yang dikendarai Abdul Karim (42), warga Jl Muharto RT 13 RW 04 juga melaju dengan kencang. Tabrakan tak terhindarkan dan Budi tewas seketika dengan kondisi tubuh mengenaskan.

Kaki kanannya putus lepas dari badannya. Sedangkan Pujiati, mengalami luka berat di bagian selangkangannya. Sementara itu, dari arah belakang, seorang pengendara motor menerjang motor Budi. “Untungnya motor itu tidak melibas tubuh Pujiati,� kata Ipda I Gusti Agung Pranata, Kanit Laka Polresta Malang, Minggu (31/7). Jenazah Budi dan Pujiati yang masih selamat langsung dilarikan ke Rumah Sakit Dr Saiful Anwar guna memperoleh penanganan tim medis. ■ k1

â–ş Saat Dikepung di Hutan SINGOSASRI - SURYA TUJUH perampok berpistol dan celurit menyatroni rumah pasangan Sugianto (26) dan Sumiasih (28), di Dusun Kreweh RT 22 RW 06, Gunungrejo, Singosari, Minggu (31/7) dini hari. Beraksi tanpa penutup wajah, perampok kabur setelah menembaki warga dengan pistol. Saat ditemui di kediamannya, Sugianto menurutkan, sekitar pukul 01.00 ia terbangun dengan leher dikalungi celurit, serta jidatnya ditodong pistol. “Sewaktu saya terbangun, istri saya sudah terikat dan mulutnya disumpal lakban hitam. Mereka empat orang yang masuk ke kamar, belakangan saya ketahui mereka seluruhnya berjumlah tujuh,â€? katanya. Dalam todongan pistol dan kalungan celurit Sugianto hanya pasrah saat perampok mengambil uang tunai Rp 30 juta di dalam lemari dan uang Rp 5 juta didalam jaketnya. Selain itu, punggung Sugianto juga beberapa kali disabet bagian tumpul parang oleh perampok yang menjaganya. Bekas sabetan terlihat membekas di punggung ayah satu anak ini. “Mereka terus membongkar rumah saya, lalu diambillah perhiasan emas senilai Rp 20 juta di sisi lemari yang lain,â€? kata Sugianto. Sebelum ngacir, keempat bandit ini masih menyempatkan diri untuk menjarah barang dagangan—rumah Sugianto juga digunakan sebagai toko kelontong. Tak hanya itu, salah seorang pelaku juga terlihat membawa kabur motor Mio warna hijau miliknya. “Setelah mereka me-

Bulan JUNI 26 Bulan JULI 27 ( Awal Romadhon ) Bulan AGUSTUS 21 ( Lailatul Qodar ) ( Juga melayani program sesuai permintaan jamaah )

ninggalkan kami, kira-kira 10 menitan, kami berhasil membuka ikatan dan melaporkan ke tetangga sebelah. Untungnya, saat kejadian anak saya tidur sama neneknya di rumahnya,� katanya. Begitu warga mendengar kabar ini, mereka pun mencoba mengejar para pelaku melalui jalan belakang rumah Sugianto. Alhasil, warga mengetahui motor Mio korban ditunggangi seorang pelaku. “Satu pelaku naik motor Sugianto, yang lain naik mobil warna kuning,� kata Rahman, salah seorang warga. Karena panik, bandit yang menunggangi motor Mio itu pun akhirnya meninggalkan motor tersebut dan menyusul rekannya di dalam mobil. Di saat inilah, di sebuah hutan desa, warga mengepung mobil tersebut dari dua arah. Namun, warga akhirnya ngacir saat seorang pelaku beberapa kali menembakkan pistol ke arah mereka. “Kami lari menyelamatkan diri, dan mereka berhasil kabur,� kata Rahman. Dari keterangan Sugianto, perampok masuk melalui pintu belakang dengan cara mencongkel gembok serta pengaman pintu. Uniknya, setelah dicermati, tepat di posisi pengaman itu, bila dilihat dari luar, tampak garis sayatan semacam penanda.■ k1

FASILITAS :        

&*#"*)! ($% )! "%.)( $%+%&%)  (%)'&(*) )#$0 ( "%(%+##  $%+('%#$% () '(#%"'% $%) "% (0$# *(

Harga berlaku untuk Group Sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu Segera hubungi

EM ABROR Tour & Travel

2 #( '+$(!&+(/*#'1   2 #+)  +(/*#'1   2 #$%  $+(,#%*#'1 

KURSUS MENGEMUDI Jl. Bandung No. 36 AC Telp. 0341 - 753 916 / 75 99 500

MALANG

Rp. 200.000,-

3 KEUNGGULAN HANYA ADA DI KURSUS MENGEMUDI

“ PRIVATE “ 1. BBM tidak dijatah sehingga Instruktur mengajar lebih leluasa ( SISWA AKAN CEPAT MAHIR ) 2.BEBAS GANTI MOBIL/ Instruk tur, siswa lebih nyaman &

menyenangkan selama belajar 3. BEBAS PILIH WAKTU : Hari Libur / Minggu tetap BUKA..! Hubungi Kantor Cabang kami di Kota anda :

MALANG : Jl.Dr. Cipto No.1 AC (0341) 753 916 PASURUAN : Jl. Pahlawan. 12

MADIUN

(0343) 751 1234 : Jl. A. Yani . 47 (0351) 867 545

www.privatemengemudi.com


3 Kediri Raya

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

antara/arief priyono

POTONG RAMBUT - Dua warga memotong rambut di Jagalan, Kota Kediri. Sejak tahun 1984 di Jagalan terdapat belasan tukang potong, sehingga terkenal sebagai sentra potong rambut Kota Kediri. Jelang Ramadan omzet tukang potong rambut meningkat hingga 200 persen. Ongkos potong rambut yang hanya Rp 5.000 tersebut, menjadi banyak peminat potong rambut di Jagalan, terutama dari kalangan pas-pasan.

Rp 300 Juta Uang di Kediri Palsu

►Temuan Bank Indonesia KEDIRI - SURYA KANTOR Bank Indonesia (BI) Kediri mensinyalir uang palsu (upal) yang beredar di Kediri hampir Rp 300 jutaan. Hal tersebut didasarkan pada temuan tahun 2010. Namun jumlah tersebut dinilai wajar, mengingat BI Kediri meliputi dua eks karesidenan. Pada tahun ini, Kantor BI Kediri menyita upal mencapai 1.865 lembar. "Temuan itu dilaporkan bank-bank umum maupun warga sendiri yang menukarkan. Jumlahnya ada 1.685 lembar dan secara nominal mencapai Rp148 juta," kata Deputi Pemimpin Sistim Pembayaran dan Manajemen Intern Bank Indonesia Kediri, Dery Russianto. Untuk daerah yang banyak ditemukan uang palsu, Dery mengungkapkan di wilayah BI Kediri tidak ada daerah sentral. Temuan itupun juga tidak dalam jumlah besar, melainkan terselip. Guna mencegah pemalsuan uang, selama

ini BI berupaya memperbaiki kualitas uang baik logam maupun kertas. Di antaranya, dengan memperbesar benang pengaman. Semisal, pecahan Rp 10.000 yang baru, dilengkapi pengaman rainbow printing dalam bidang berbentuk segi lima yang memiliki efek berubah warna apabila dilihat dari sudut pandang tertentu, pada sebelah kanan gambar utama. Selain itu, ada juga penambahan desain berbentuk lingkaran-lingkaran kecil berwarna merah dan di tengahnya berwarna putih yang letaknya tersebar pada sebelah kanan gambar utama, gambar Pahlawan Nasional Sultan Mahmud Badaruddin II. Ada juga perubahan kode tuna netra (blind code) berupa satu buah lingkaran yang semula tidak kasat mata menjadi kasat mata dan terasa kasar apabila diraba, terletak pada samping kanan gambar utama. Namun, dengan perbaikan kualitas uang dari BI itu, para pelaku pemalsu uang juga semakin profesional membuat uang palsu untuk diedarkan. Ia menambahkan, sebenarnya masyarakat tidak perlu cemas menghadapi pemalsuan uang. Prinsip 3D (dilihat, diraba, dan diterawang) masih ampuh untuk mengenali upal. ■ KE HALAMAN 4

Bulan Mawas Diri MARHABAN Ya Ramadan. Mulai hari ini umat muslim memulai babak baru dalam kehidupan sehari-hari. Yang paling berbeda, jika pada hari biasa boleh makan sepuasnya setiap saat, pada bulan Ramadan waktu makan itu sudah terjadwal. Kondisi itu tentu menjadi ujian bagi insan yang beriman untuk menjalani ujian nyata dalam hidup bermasyarakat kita yang majemuk. Tentu hawa nafsu harus dikendalikan secara ketat serta hasrat untuk mengonsumsi makanan harus dipendam

sampai tiba pada saat yang tepat. Bulan Ramadan juga menjadi arena ujian yang nyata bagi para pemimpin dan para pejabat serta penggede lainnya mulai dari level terendah di tingkat RT, desa, kecamatan, kabupaten, provinsi sampai tingkat nasional. Pada bulan penuh rahmat itu harus mampu mengendalikan emosi serta nafsu-nafsu jelek lainnya yang merusak. Sudah barang tentu bagi pejabat, pada bulan Ramadan saatnya menjadi arena untuk mempertebal keimanan serta

membuang perilaku dan perbuatan jelek. Contoh konkretnya, bagi pejabat yang suka korupsi dan menyalahgunakan wewenangnya, bulan Ramadan saat yang tepat untuk bertaubat serta memperbaiki diri meninggalkan budaya korupsi, sogok serta katabelece lainnya. Bagi yang menjadi hakim, jaksa dan polisi bulan Ramadan merupakan saat untuk memulai hijrah meninggalkan semua budaya jelek dengan semakin mempertebal keimanan. Budaya nego kasus dan tawar-menawar dalam memberikan vonis hukuman harus ditinggalkan jauh-jauh dengan menerapkan ■ KE HALAMAN 4

Bocah-bocah Pembersih Makam Dadakan

Berburu Uang Jajan di Makam Bulan puasa juga bulan rezeki bagi anak-anak yang tinggal di sekitar makam Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kota Tulungagung. Mereka mendapat rezeki dengan bekerja sebagai tenaga pembersih makam. DAVID YOHANES TULUNGAGUNG

L

AZIMNYA menjelang bulan puasa, masyarakat biasanya berziarah ke makam leluhur, orangtua atau saudaranya. Begitu pula masyarakat Tulungagung. Makam yang ramai dikunjungi peziarah adalah makam di

surya/david yohanes

MENUNGGU PEZIARAH - Anak-anak pembersih makam dadakan menunggu para peziarah datang untuk menawarkan jasa mereka. Kelurahan Kepatihan. Makam yang terletak di Jalan Sudirman, gang VI ini sebenarnya sudah mempunyai seorang juru kunci. Namun karena sudah tua, juru kunci

makam tidak bisa membersihkan seluruh area makam dengan luas kurang lebih 5000 meter persegi. Tak heran area ■ KE HALAMAN 4


Mataraman

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

lintas mataraman BOS Dicairkan Bertahap TRENGGALEK - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Trenggalek mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tingkat SD periode triwulan II (April-Juni 2011), secara bertahap. Kepala Disdik Trenggalek, Kusprigianto menjelaskan, seluruh SD di wilayahnya telah menerima pencairan dana BOS dari pemerintah pusat melalui bendahara sekolah masing-masing. Untuk SD sudah kami cairkan seluruhnya pada Jumat (29/7) total sekitar Rp 8,3 miliar. Jadi, dana BOS untuk SD pada semester I sudah beres," ujarnya. Sedangkan untuk dana BOS tingkat SMP, Kusprigianto mengakui, hingga kini masih ada kekurangan, tetapi diharapkan pada pekan ini seluruh kekurangan dapat terpenuhi. "Recananya Selasa (2/8), seluruh kekurangan akan kami cairkan. Sebetulnya untuk dana BOS tingkat SMP relatif lancar, karena sudah ada yang menerima 40-60 persen," ujar mantan Kepala SMAN 1 Trenggalek itu. pencairan dana BOS triwulan II, sempat tersendat karena sebagian besar bendahara SD di Trenggalek tidak mampu membuat surat pertanggungjawaban (SPj). ■ ant

surya/amru muiz

TAHUN DEPAN - Setidaknya Jembatan Karangsemi akan berwajah seperti ini hingga tahun depan. Pemkab Nganjuk mengaku tidak mempunyai dana untuk memperbaiki jembatan yang putus pada April 2011 akibat pondasinya diterjang arus sungai.

4 Bulan Jembatan 'Merana'

► Pemkab Tidak Punya Dana surya/cornelius vrian

KORBAN PEMBUNUHAN - Petugas kamar jenazah RS Bhayangkara menyimpan mayat Mr X yang diduga dibunuh.

Remaja Tewas di Kebun Tebu KEDIRI - Warga Dusun Bendo Lor, Desa Benda Kecamatan Pare Kabupaten Kediri digemparkan dengan penemuan sesosok mayat remaja laki -aki, Minggu (31/7) pagi. Mayat tanpa identitas itu ditemukan tergeletak di tengah kebun tebu yang berjarak 30 meter dari jalan desa. Kali pertama mayat itu diketahui Sudardi (40) warga setempat. Dia hendak pergi menggarap kebun tebunya, tetapi dikejutkan sosok remaja dalam posisi telentang di bawah pohon jati. Kejadian ini lalu dilaporkan ke perangkat desa, dan selanjutnya diteruskan ke polisi. Wakapolres Kediri, Kompol Anwar Nasir mengatakan, dari olah TKP (tempat kejadian perkara), polisi menengarai mayat tanpa identitas itu merupakan korban pembunuhan. Pasalnya, di bagian leher sebelah kanan, terdapat memar bekas cekikan. Di leher korban juga terdapat luka kecil dan diperkirakan sebagai luka tergores kuku tangan. Untuk kepentingan penyidikan, mayat tanpa identitas itu dikirim ke RS Bhayangkara. ■ st41

Karyawan KSU Embat Rp 57 Juta NGANJUK - Karmidi (22) warga Dusun Semanding, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret diduga telah membawa uang Koperasi Serba Usaha (KSU) Adi Raharja Nganjuk, tempatnya bekerja, Rp 57,686 juta. Pimpinan KSU Adi Raharja, Lutfi Amin (35) mengatakan, kasus tersebut berawal sekitar tanggal 1 Juli 2011, pelaku menggunakan uang KSU sekitar Rp 44,195 juta. Selanjutnya, pelaku juga menggunakan uang jasa Rp 13,489 juta. Uang tersebut berhasil dicairkan dengan mengajukan kredit atas nama 591 nasabah fiktif. Kecurigaan muncul setelah dari 591 nasabah itu terlambat melunasi pinjamannya. Setiap ditanya penyebab keterlambatan itu, pelaku selalu beralasan macam-macam. "Dari hasil pengecekan di lapangan ternyata nama-nama nasabah yang diajukan kreditnya oleh pelaku fiktif semua,” ucap Lutfi. Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi. Kasubag Humas Polres Nganjuk, AKP Karijadi mengatakan, saat ini polisi sedang melakukan pemeriksaan atas kasus penggelapan uang KSU Adi Raharja. ■ aru

Bulan... ■ DARI HALAMAN 3

hukum yang seadil-adilnya tanpa intervensi dari para makelar kasus (markus). Demikian pula para pemimpin negeri bulan Ramadan saat tepat untuk memulai memikirkan nasib rakyat yang semakin terjepit dalam kesusahan. Sebagai pemimpin yang memiliki kekuasaan, hendaknya menerapkan kekuasannya untuk

Berburu... ■ DARI HALAMAN 3

pemakaman umum ini dipenuhi dengan rumput serta ilalang yang sangat lebat, setinggi lebih dari 20 sentimeter. Dengan kondisi seperti itu, tak heran jika para peziarah membutuhkan tenaga pembersih makam. Kondisi inilah yang dimanfaatkan anak-anak sekitar makam untuk mengais rezeki. Dengan alat seperti sapu lidi, cethok, dan sabit mereka menawarkan jasa pembersihan makan bagi para peziarah. Anak-anak ini bekerja secara berkelompok. Menurut salah satu bocah pembersih makam, Wawan (10), ada sekitar 42 anak yang bekerja menjadi tenaga pembersih makam. Menjelang puasa tahun ini, mereka sudah mulai bekerja sejak Rabu (20/7) atau 10 hari sebelum puasa.

kebaikan dan kemakmuran masyarakatnya. Karena dari tangan para pemimpin itulah masa depan yang lebih baik akan dilalui. Dari kebijakan pemimpin yang smart dan brilian pada akhirnya masyarakat mampu menikmati hasil kemakmuran. Demikian pula bagi masyarakat paling awam lainnya, bulan Ramadan hendaknya menjadikan diri kita semakin bertakwa dan beriman. Selamat menjalankan ibadah puasa. ■

Untuk menawarkan jasa pun sangat mudah, setiap peziarah yang datang tinggal dikuntit dan ditawari. Biasanya seluruh peziarah akan memakai jasa mereka, karena mereka datang hanya membawa bunga dan tidak siap dengan alat-alat pembersih makam. “Kalau datang kan tidak bawa sabit atau sapu. Jadi kami yang tawari mereka untuk membersihkan makam,” tuturnya. Satu makam, biasanya dibersihkan antara dua hingga tiga anak sekaligus. Satu atau dua orang membersihkan rumput dan ilalang di sekitar makam, sedang satu anak membersihkan pusara. Pekerjaan ini berlangsung cepat tidak sampai 10 menit. Sebagai upahnya, setiap anak mendapatkan imbalan uang antara Rp 1.000 hingga Rp 5.000, tergantung keikhlasan peziarah. Hasilnya

NGANJUK - SURYA JEMBATAN Karangsemi yang putus sejak bulan April 2011 hingga kini tak tersentuh perbaikan sama sekali. Padahal jembatan ini sangat penting bagi Desa Demangan Kecamatan Tanjunganom dan Desa Karangsemi Kecamatan Gondang. Melalui jembatan tersebut kedua desa itu terhubung dan nadi perekonomian antara Kecamatan Tanjunganom dan Kecamatan Gondang juga dihubungkan oleh jembatan itu. Jembatan Karangsemi yang melintasi Sungai Widas sepanjang 60 meter dan lebar enam meter tersebut putus akibat anjloknya pondasi jembatan. “Kerangka jembatan yang terbuat dari besi sebetulnya tidak rusak, tinggal memperbaiki pondasinya saja. Maka jembatan itu sudah bisa diperbaiki. Tapi entah

Rp 300 Juta...

mengapa hingga saat ini belum ada upaya perbaikan sama sekali,” kata Sujarwo, warga Desa Demangan Kecamatan Tanjunganom Nganjuk, Minggu (31/7). Warga Desa Demangan kian resah melihat kondisi jembatan yang tak kunjung diperbaiki menjelang bulan Ramadan. Warga seolah terisolasi karena tidak bisa leluasa bepergian ke saudaranya yang ada di seberang sungai. Untuk mencapai Desa Karangsemi, warga Demangan harus memutar sekitar delapan kilometer.

Selain itu, lampu yang ada sinar ultravioletnya bisa membantu. "3D itu yang paling mudah untuk membedakan uang palsu dan asli. Untuk yang asli, kertas dibuat dari kertas khusus, jadinya jika digenggam tidak mudah rusak, sementara yang palsu biasanya terbuat dari kertas HVS," katanya. Selain itu, ada juga pengetahuan yang mudah untuk membedakan uang palsu dan asli, dengan menempelkan air di uang. Jika palsu, uang akan dengan sendirinya hancur jika sudah terkena air, tetapi untuk yang asli, uang akan tetap utuh. Walaupun saat ini masyarakat juga sudah mengetahui antara uang yang palsu dan asli, Dery mengaku BI terus giat untuk melakukan sosialisasi tentang uang palsu dan asli. Bukan hanya dilakukan kepada instansi, sekolah, tapi juga masyarakat umum. Hal itu dilakukan, untuk pencegahan praktik peredaran uang palsu di masyarakat. "Sasaran bukan hanya orang dewasa, tapi juga anak-anak. Ruang memori mereka lebih tinggi,

jadinya, mudah untuk menangkap sesuatu," ucap Dery. Sementara itu, Deputi Pemimpin BI Surabaya Bidang Sistem Pembayaran, Hamid Ponco Wibowo, mengatakan, teknik pemalsuan uang semakin canggih hingga mendekati fisik uang asli. "Sejumlah pemalsu juga sudah meniru tahap pemberian fosfor pada uang palsu. Akibatnya, gambar penari Bali pada pecahan Rp 50.000 dan peta Indonesia pada pecahan Rp 100.000 mampu terlihat," katanya. Hal yang paling sulit dipalsu ada pada bahan, mengingat pelaku pada umumnya masih menggunakan kertas HVS, sedangkan uang asli bahannya berupa serat kapas. Hamid optimistis sosialisasi dan penambahan wawasan tentang ciri-ciri uang palsu dapat menjadi solusi terbaik. "Kami juga terus meningkatkan unsur pengaman pada uang baru yang beredar," katanya. Di sisi lain, cara tersebut seiring dengan penerapan UndangUndang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang yang diberlakukan pemerintah. Pelaku pemalsuan uang dapat terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. ■ ant

cukup lumayan. Dalam sehari, anak-anak pembersih makam ini bisa mengantongi uang minimal Rp 15.000. Seorang anak pembersih makam lainnya, Endik (11) mengatakan, pekerjaan ini sebagai sambilan saja. Biasanya mereka pergi ke makam mulai pukul 13.00 WIB, sepulang sekolah. Dengan sabar mereka menunggu di pintu makam kedatangan para peziarah. Agar tidak berebut, mereka membuat antrean. Namun jika menginjak sore dan jumlah peziarah kian menyusut, tidak ada lagi sistem antrean. Setiap anak boleh saja menawarkan jasa ke peziarah yang datang tak perlu menunggu antrean. Tetapi anak yang sudah puas mendapatkan upah biasanya akan istirahat. Menjelang magrib berakhirlah 'perburuan rezeki' ini. Endik mengaku, uang hasil bekerja

membersihkan makam ini dipakai untuk jajan sekolah. Jika ada lebihnya, biasanya ditabung atau diberikan kepada emaknya. Dengan usia yang masih kecil, penghasilan ini dianggap cukup besar. Yoyok (23) salah satu pemuda warga Kelurahan Kepatihan mengatakan, keberadaan anak-anak pembersih makam merupakan tradisi turun temurun. Setidaknya, saat dirinya masih kecil pernah merasakan menjadi pembersih makam. Tradisi serupa sebenarnya ada juga di makam-makam lain di daerah sekitar kota Tulungagung. Namun tradisi ini begitu kuat di makam kelurahan Kepatihan. Selain areanya yang luas, makam ini juga dipakai tiga kelurahan, yaitu Kelurahan Kampundalem, Kenayan, dan Kepatihan. Tak heran area makam dipenuhi ratusan pusara dan lebih banyak peziarah. ■

■ DARI HALAMAN 3

“Mudah-mudahan keresahan warga Desa Demangan dan Desa Karangsemi bisa didengar oleh Bupati Nganjuk, dan dengan segera memperbaiki jembatan yang sangat dibutuhkan warga itu,” harap Sujarwo. Hal sama disampaikan Ratno warga Desa Karangsemi Kecamatan Gondang. Menurutnya, Jembatan Karangsemi mempunyai fungsi sangat vital bagi masyarakat di dua desa antarkecamatan tersebut. Fungsi Jembatan Karangsemi bagi warga kedua desa sebagai penghubung transportasi untuk mengangkut hasil panen dan bahan kebutuhan pokok. “Seperti saya ini, yang setiap hari jualan roti, harus memutar sejauh delapan kilometer menuju ke Desa Demangan. Tentunya waktu yang terbuang untuk menempuh jalan memutar sejauh itu tidak perlu jika ada jembatan Karangsemi,” kata Ratno. Pascaputusnya jembatan, sejumlah warga berswadaya men-

datangkan perahu penyeberangan untuk melewati Sungai Widas. Satu kali lewat, penyeberang ditarik biaya seikhlasnya antara Rp 1.000 hingga Rp 3.000. Akan tetapi, perahu penyeberangan tersebut saat ini tidak bisa dioperasikan secara maksimal karena debit air di sungai mengecil. “Jadi saat ini warga serba susah jika harus pergi melewati sungai Widas setelah jembatan Karangsemi putus,” tukas Ratno. Kabag Humas Pemkab Nganjuk, Abdul Wakid mengatakan, sebetulnya sudah ada upaya untuk secepatnya memperbaiki Jembatan Karangsemi dengan menggunakan dana bencana. Namun rencana penggunaan dana bencana itu ditolak oleh pemerintah pusat sehingga perbaikan Jembatan Karangsemi harus diambilkan dari dana APBD Kabupaten Nganjuk. “Itulah kendalanya mengapa Pemkab Nganjuk belum memperbaiki Jembatan Karangsemi hingga saat ini. Untuk itu kami

minta masyarakat untuk bersabar menunggu dana anggaran perbaikan dari APBD direalisasi,” tutur Abdul Wakid. Anggota Komisi C yang membidangi pembangunan DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Cahyono mengakui belum ada dana untuk perbaikan Jembatan Karangsemi. Anggaran yang dibutuhkan diperkirakan sekitar Rp 1,3 miliar. Awalnya, memang ada rencana akan diambilkan dari dana bencana. Tapi rencanaitu tidak bisa dilakukan karena melanggar aturan. Demikian juga tidak mungkin diambilkan dari dana PAK (Perhitungan Anggaran Keuangan) APBD tahun 2011, karena nilainya terlalu besar dan waktu pengusulan sudah terlambat. "Oleh karena itu, jalan satu-satunya untuk mendapatkan dana anggaran perbaikan Jembatan Karangsemi melalui APBD tahun 2012," katanya. Itu artinya, baru tahun depan Jembaran Karangsemi diperbaiki. ■ aru

Tegalan Disirami, Longsor ke Jalan BLITAR - SURYA Jalan Raya Blitar - Malang di Kecamatan Kesamben, sempat terganggu, Minggu (31/7) pagi, akibat tanah longsor yang menutup sebagian jalan utama antarkota tersebut. Longsornya tebing sawah itu karena tergerus air, akibat pemilik sawah yang terletak di tepi jalan itu membasahi tanaman kacangnya. Namun, gangguan itu hanya berlangsung beberapa jam, karena jalur utama Malang - Blitar itu kembali normal setelah gundukan tanah dibersihkan dari badan jalan. Gangguan itu pun tak sampai membuat arus lalu lintas macet panjang, karena kendaraan masih tetap bisa melintas kendati harus bergantian. "Nggak ada masalah dengan lalu lintas. Jalan rayanya lancar-lancar saja," kata Kasat Lantas Polres Blitar, AKP Yuliati, Minggu (31/7). Mulyadi (51), pemilik kebun kacang yang tanahnya longsor menutup jalan itu menuturkan, pada Sabtu (30/7) malam, dirinya mengairi tanaman kacang tanahnya. Tanpa diduga sekitar pukul 03.00 WIB, tanah yang

surya/imam taufik

TUTUP JALAN - Tanah longsor dari kebun kacang membuat sebagian Jalan Raya Malang - Blitar tertutup longsor. berada di tepi jalan utama Malang-Blitar itu mendadak longsor dan menutupi sebagian jalan. "Mengairi ladang pada musim kemarau ini sudah jadi kebiasaan petani di desa ini. Pada musim ini, petani di sini kebanyakan menanam kacang tanah. Karena sudah tak ada air, sehingga petani bergantian mengairi ladangnya," tutur Mulyadi, asal Dusun Bangunrejo, Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben itu. Tanah tegalannya berada di tepi

jalan raya dengan ketinggian sekitar 20 meter dari jalan. Beruntung saat itu tak ada kendaraan yang melintas sehingga tak sampai membawa korban kecelakaan. Ketika hal ini dilaporkan ke perangkat desanya, Mulyadi justru ditakut-takuti akan dilaporkan ke polisi jika tak segera membersihkan longsoran. "Saya ketakutan, terpaksa saya bersihkan sendirian saja, daripada saya akan dilaporkan polisi," tutur Mulyadi. ■ fiq

Pemkab Tulungagung Peringati Hari Koperasi ke-64 TULUNGAGUNG - SURYA Ratusan orang, yang terdiri dari Muspida, Kepala SKPD di lingkup Pemkab Tulungagung, anggota Polri, TNI, para anggota serta pengurus koperasi, dan pegawai Pemkab Tulungagung, melaksanakan upacara bendera dalam puncak peringatan Hari Koperasi ke 64 tahun 2011 dan bulan bakti Gotongroyong masyarakat Tulungagung, Kamis (28/7) lalu. Kegiatan yang bertempat di halaman kantor Pemkab Tulungagung ini, Wakil Bupati Tulungagung, Muhammad Athiyah SH, di daulat sebagai i inspektur upacara. Tema peringatan Harkop ke 64 ini adalah, Dengan Semangat Guyub Rukun, Kita Bangun Koperasi Kuat, Rakyat Sejahtera. Sedangkan tema Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat tahun 2011, adalah Dengan Semangat Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Kita Perkuat Sinergitas, Partisipasi dan Keberdayaan Masyarakat Menuju Bangsa Yang Mandiri dan Sejahtera.

Muhammad Athiyah SH dalam amanatnya mengatakan, untuk menj awa b b e r b a g a i tantangan terhadap perkembangan ekonomi, koperasi bersama dewan koperasi Indonesia ke depan hendaknya lebih memantapkan perannya dengan kembali memperkuat jati dirinya. Koperasi bukanlah sebagai badan usaha semata, namun manifestasi ideologi ekonomi atas dasar nilai-nilai swadaya, persamaan, keadilan dan kesetiakawanan. Setelah Upacara ditempat yang sama, dilaksanakan penandatanganan MoU antara Wabub Tulungagung dengan pimpinan Bank Indonesia di Kediri tentang kerja sama pengembangan ekonomi daerah dan penyerahan piagam penghargaan dan uang pembinaan. z adv/eko


6 Sidoarjo

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

Siswi SMK Digilir 3 Penjual Bendera

lintas S SIDOARJO Kerja PNS Dikurangi SIDOARJO - Jam kerja pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkab Sidoarjo dikurangi tiga jam selama Ramadan, menjadi pukul 08.00-13.30. Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Sri Witarsih, Minggu (31/7), mengatakan, pengurangan jam kerja itu sesuai surat edaran Gubernur Jatim, Soekarwo. Dijelaskan, pegawai yang melaksanakan lima hari kerja, masuk pukul 08.00-13.30 WIB mulai Senin-Kamis. Untuk hari Jumat, mereka harus ikut senam pukul 07.00, dan mulai kerja pukul 08.00-10.30. Sedangkan pegawai yang melaksanakan enam hari kerja (Senin-Sabtu), masuk pukul 08.00-12.00 WIB. Lantaran sudah ada pengurangan jam kerja, diharapkan seluruh pegawai tidak seenaknya. Witarsih juga berharap, pegawai bergama selain Islam juga turut menghormati ibadah puasa terkait makan dan lainnya. Menurut dia, selama Ramadan, kantor layanan umum tetap buka seperti biasa. Misalnya, layanan di Bagian Perizinan dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Namun, lanjutnya, dalam pemberian layanan kepada masyarakat, tidak ada penambahan jam buka. â–  mif

Dua Penerima Dana Rp 370 Juta, Diburu SIDOARJO - Kejaksaan Negeri Sidoarjo memburu dua orang bernama Husni dan Heri terkait kasus dugaan korupsi sewa lahan Tanah Kas Desa (TKD) Rp 1,6 miliar untuk penanaman pipa gas di Kedung Peluk, Kecamatan Candi. Itu setelah saksi Sholeh yang mewakili kepentingan Pertamina Gas dalam mencari lahan, mengaku ditransfer Rp 520 juta oleh tersangka Madenan, Kepala Desa Kedung Peluk. Menurut Sholeh pula, Rp 520 juta itu dibagi untuk Husni dan Heri saja Rp 370 juta. Sedangkan Sholeh menikmati Rp 150 juta yang kemudian untuk biaya maju sebagai calon Bupati Sidoarjo. Jaksa sudah melayangkan surat panggilan pemeriksaan pertama kepada Husni dan Heri ke Kantor Pertamina Gas di Jl Pahlawan. Namun, keduanya disebutkan tidak bekerja lagi. Kepala Kejaksaan Negeri, Sadiman, melalui Kepala Seksi Pidana Khusus, Irwan Setiawan, mengatakan, “Pengakuan Sholeh harus dikonfrontir dengan Husni dan Heri.� ■ mif

â–ş Keluarga Laporkan Perkosaan

surya/mustain

ATRAKSI - Para pemain Sirkus Oriental beratraksi membuka pertunjukan selama 90 menit di lapangan Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo, Sabtu (30/7) malam.

Ada Sirkus Oriental Selama Ramadan SIDOARJO - SURYA Sirkus Oriental Indonesia unjuk kebolehan di lapangan sisi selatan gedung SMAN 2, dekat Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo. Penonton juga disuguhi tingkah sejumlah satwa koleksi Taman Safari Indonesia ini. Sekali tampil selama 90 menit, penonton disuguhi tingkah badut yang mengundang gelak tawa sekaligus atraksi mendebarkan. Mi-

salnya, tarian guling lilin yang pemainnya berjungkir balik membawa lima tatakan berisi lilin menyala di tangan, kaki, dan kepala. Sirkus juga menampilkan atraksi balet memakai selendang. Empat penarinya bergelantungan di udara dengan memegang kain selendang. Sesekali, penonton juga diajak terlibat, misalnya, saat sesi terapi pijat gajah. Tiga penonton diminta ke pang-

gung dan dipijit belalai gajah. Wakil kepala promosi Sirkus Oriental, Joanber Zius Djeffry, menjelaskan, sirkus akan menghibur warga Sidoarjo setiap hari hingga 21 Agustus mulai pukul 20.15. Khusus hari Minggu, warga bisa menonton pada pukul 13.00 dan pukul 20.15. “Warga bisa dapat hiburan di sela ibadah puasa. Pertunjukan sekaligus mengajak warga lebih cinta satwa,� ucapnya.■ ain

Berbagi Riwayat Fongers dan Gazelle SIDOARJO - SURYA Empat pengurus klub sepeda tua asal Belanda, de Oude Fiets, memaparkan riwayat sepeda angin bikinan Belanda, Fongers dan Gazelle, di Pendapa Delta Krida, kantor Dinas Pariwisata dan Olahraga Sidoarjo, Jum’at (29/7) malam. Keempat pengurus yang bicara di depan anggota Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) itu adalah Otto Beaujoun (ketua), Piet Munsters (sekretaris), Aart Adrianus Rietfeld (pakar Fongers) dan Theo de Kogel (pakar Gazelle). “Fongers pabrik sepeda kedua terbesar di Belanda,� ucap Jos, panggilan akrab Rietfeld. Pabrik sepeda itu didirikan Albert Fongers tahun 1885, dan tutup tahun 1970. Jos ikut bangga di Sidoarjo masih banyak sepeda Fongers. Sepeda merek inilah yang dimiliki pertama kali oleh Sukarno muda seharga Rp 8 pada 1916. Sedangkan Theo menjelas-

surya/mustain

SEPEDA TUA - Aart Adrianus Rietfeld dan Theo de Kogel, pengurus klub sepeda asal Belanda saat di Sidoarjo, Jum’at (29/7) malam. kan, pabrik Gazelle didirikan Willem Kolling yang pada 1892 masih jadi importir sepeda. Nama Gazelle terinspirasi saat Kolling berjalan di hutan dan melihat kijang melintas. Lari kijang yang cepat, lincah dan bentuk kijang yang cantik membuat Kolling menamakan sepeda buatannya dengan Ga-

zelle. Ketua KOSTI Sidoarjo, Iin Solihin, menyatakan, temu onthelis Belanda dengan anggota KOSTI ini bagian dari rangkaian kegiatan bertajuk 116 Tahun Budaya Bersepeda Mewarnai Indonesia yang digelar KOSTI pusat bekerja dengan Kedutaan Belanda. â–  ain

Sudah Injak Kepala Teman, Masih Juga Gagal SIDOARJO - SURYA Puluhan warga saling gendong memanjat batang pohon pinang setinggi 5 meter di lapangan perumahan Permata Siwalan Indah, Desa Siwalan Panji, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Minggu (31/7). Mereka berebut memanjat demi hadiah dua sepeda gunung dan barang lainnya. Lomba panjat pinang ini digelar warga menyambut HUT Kemerdekaan RI yang dirayakan setiap 17 Agustus nanti. Lomba itu sebagai lomba pamungkas dari serangkaian lomba yang digelar warga setempat beberapa hari sebelumnya. “Dengan kegiatan ini, kami berharap warga semakin kompak,� ucap Sumanto, Ketua RT 26, Perumahan Permata Siwalan Indah. Para peserta terbagi dalam sejumlah

 #  &# &#'

     

  !'#! % % $$"   !'#! %$   %&# % $$   %& #!      !  !!#     &$  & &    $#  

    

pat orang. Hingga dua jam lebih usai lomba dimulai pukul 15.00, belum satu pun tim yang berhasil meraih hadiah utama. “Pohon licin karena dilumuri lemak daging sapi,� ucap Sekti Santoso, warga setempat. Demi berbagai hadiah itu, para peserta sudah berusaha keras memanjat batang pinang dengan berbagai cara. Ada yang saling gendong, bahkan sampai ada yang menginjak kepala teman satu tim, tapi tiba-tiba yang paling atas terpeleset dan jatuh. Mereka lalu mencoba lagi dan lagi. Banyak tim yang mencoba, banyak surya/mustain SEMANGAT - Berkat kerjasama, tantangan sesulit apapun, pula yang gagal. Akhirnya, sekitar pukul kemungkinan bisa diatasi. Kira-kira demikian nilai lomba 17.00, ada satu tim kategori anak-anak panjat pinang di Desa Siwalan Panji, Minggu (31/7). yang justru berhasil meraih satu sepeda gunung. Begitu hadiah utama berhasil Bagi peserta dewasa, tim beranggotakan tiga diraih, sejumlah tim lalu berlomba meraih hatim. orang. Untuk anak-anak, beranggotakan em- diah hiburan. ■ ain

SIDOARJO - SURYA TIGA penjual bendera asal Garut, Jawa Barat, dilaporkan memerkosa siswi SMK dari Desa Katerungan, Krian, Sidoarjo. Polisi sudah meringkus dua pelaku, seorang lagi masih buron. Pelaku berdalih, tidak ada paksaan. Kedua pelaku adalah Nandar Sunandar (22) dan Atep Daryana (30) asal Kecamatan Leles, Garut, diringkus polisi usai korban dan keluarganya melapor ke markas Polsekta Sidoarjo, Minggu (31/7) pukul 01.00. Kedua pelaku dibekuk di tempat kosnya, Desa Banjar Poh, Kecamatan Sidoarjo. Kasus ini diketahui setelah korban berinisial PSP (16) belum pulang dari mengikuti pendidikan sekolah ganda (PSG) dengan bekerja di salah satu pusat pertokoan kawasan kota hingga Jumat (29/7) sore. Padahal, siasanya ia pulang pukul 16.00 tetapi hingga Jumat malam belum pulang. Seorang kakak korban ditemani kerabatnya lalu mencari hingga Sabtu (30/7) pukul 23.00. Upaya ini membuahkan hasil. Pukul 24.00, korban ditemukan bersama lelaki muda di kawasan Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo. Keluarga korban lalu membawa PSP dan pemuda yang diketahui bernama Nandar Sunandar

itu ke markas Polsekta Sidoarjo. Di markas polisi, korban pun mengaku baru saja diperkosa Nandar dan dua temannya yang juga penjual bendera. "Saya diancam. Saya takut dan tidak bisa memberontak," ungkap PSP kepada penyidik. Usai menerima laporan pada

malam itu juga, polisi meringkus Atep Daryana. Seorang lainnya berinisial D masih kabur. Korban mengaku tidak kenal dekat ketiga pelaku. Saat pulang magang, korban tiba-tiba diajak pelaku D ke tempat kosnya, lantas diperkosa. Di depan penyidik, Atep dan Nandar mengaku berhubungan intim satu kali. Mereka berdalih, semula pelaku D yang berbuat, kemudian Atep dan diteruskan Nandar. “Saya hanya sekali setelah D. Saya tidak memaksa, kok,� dalih Atep dan Nandar. Kepala Polsekta Sidoarjo, Komisaris Mujiono, menyatakan, para pelaku terancam Pasal 285 KUHP tentang perkosaan dan Pasal 289 KUHP tentang pencabulan serta pasal dari UU Perlindungan Anak. ■ ain

surya/mustain

PELAKU - Nandar Sunandar dan Atep Daryana asal Kecamatan Leles, Garut, Jawa Barat, tersangka pencabul perempuan di bawah umur.


 Gresik

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

Video Mesum Gegerkan Perumahan di Kedanyang GRESIK - Surya Warga Perumahan Griya Karya Giri Asri, Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik, Minggu (31/7), digegerkan temuan video mesum berdurasi 12.06 menit dari telepon seluler yang terjatuh. Diduga, pelaku adegan mesum dalam video itu warga setempat. Mereka bukan suami istri, si perempuan diketahui berusia 35 tahun, lelakinya berusia 49 tahun. Mereka senggama di kamar mandi.

“Yang perempuan itu janda,” jelas seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya, Minggu (31/7). Video mesum itu mula-mula ditemukan warga setempat secara tak sengaja saat menemukan telepon seluler. Saat dilihat isi data dalam telepon seluler bersama warga, ternyata isinya video mesum. “Kedua pelaku dalam adegan mesum itu sepertinya warga Kedanyang, tetapi warga masih belum berani menuduhnya. Warga masih akan merapatkan di ba-

lai RT dan desa, Senin (1/8) besok,” jelas warga lain yang enggan menyebutkan namanya. Anehnya, pemilik telepon seluler itu belum bisa ditemui oleh warga. Rumahnya di kompleks Perumahan Griya Karya Giri Asri dalam keadaan kosong. “Pemilik rumahnya sedang kerja keluar kota,” jelas warga yang mewanti-wanti agar namanya tidak disebutkan saat ditanya masalah video mesum itu. n st38

surya/sugiyono

Ramadan - Tim Rukyat Falakiyah Nahdlatul Ulama (NU) Gresik saat memantau hilal di Bukit Condrodipo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. Tiga perukyat yang melihat terbenamnya matahari yaitu Inwanuddin (32), Muhyidin (31) dan M Sholahudin (43). "Tiga saksi itu telah dilakukan sumpah," jelas hakim Achmad Nurul Huda dari Pengadilan Agama Gresik.


8 Jawa Timur

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

Pendukung Dade Angga Mulai Bergerak

lintas jatim Hati-hati Uang Palsu JEMBER - Masyarakat hendaknya berhati-hati dengan peredaran uang palsu menjelang Lebaran meski tidak sebanyak ketika masa kampanye pilkada. Jumlah di hari raya diperkirakan tidak banyak karena masyarakat banyak menukar uang dalam pecahan kecil. "Biasanya uang palsu dicetak dalam pecahan besar, misalnya Rp 50.000 atau Rp 100.000," ujar Deputi Pemimpin Bank Indonesia (BI) Jember, Dwi Suslamanto. "Kalau curiga itu uang palsu, silakan lapor polisi dan tak menggunakannya untuk transaksi." Menurut Dwi, peredaran uang palsu di eks-Karesidenan Besuki (Kabupaten Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi) selama Januari-Juni 2011, mencapai Rp 155.782.000. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan semester pertama tahun 2010, yakni Rp 129.838.000 atau 1.836 lembar. Selama Januari-Juni 2011 ditemukan 2.120 lembar uang palsu dengan nominal Rp 155.782.000. Rinciannya, Rp 100.000 (1.033 lembar), Rp 50.000 (1.038 lembar), Rp 20.000 (16 lembar), pecahan Rp 10.000 (20 lembar), Rp 5.000 (12 lembar), dan pecahan Rp 2.000 sebanyak satu lembar. ■ uni

Minta Kader PKB Tetap Solid PROBOLINGGO - Meski dilanda perpecahan, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar tetap optimistis partainya bisa meraup minimal 10 persen pada pemilu 2014. Bahkan, Menteri Tenaga kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) iniberharap PKB bisa mengusung wapres pada pilpres setelah pemilu legislatif. Hal itu, diutarakan Muhaimin ketika menghadiri perayaan Harlah PKB ke-13 di Ponpes Syekh Abdul Qodir Al Jaelani Rangkang, Sabtu (30/7). "Pemilu 2014, unpredictable. Partai yang mendominasi, nggak disangka tergelincir," katanya. Itu sebabnya, Muhaimin berharap, semua kader PKB tetap solid dan bekerja keras mencapai target minimal 10 persen. "Kalau 15 persen ke atas, kita bisa mengulang kejayaan Gus Dur menjadi Presiden," katanya. Siapakah yang akan diusung sebagai wapres? Muhaimin mengaku masih akan bersiap. "Ya dipersiapkan dulu. yang jelas, ini untuk kejayaan Nahdlatul Ulama," katanya. Selain menyinggung soal pemilu dan pilpres, Muhaimin juga sempat menceritakan kharisma Gus Dur di depan sekitar 10.000 peserta harlah. "Yang menjatuhkan Gus Dur pasti kualat. Hari ini saja sudah ada yang kena," katanya. ■ tiq

surya/ atiqalirahbini

HARLAH PKB - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar bersama KH Hafid Aminuddin, yang juga kakak kandung Bupati Probolinggo, Hasan Aminuddin, saat Harlah PKB, Sabtu (30/7).

surya/abdus syukur

SPANDUK DADE - Spanduk dukungan dibebaskannya Dade Angga yang dipasang di depan Pendapa Kabupaten Pasuruan oleh Agus Asyari, pendukung berat Dade.

Express Bahari Dilarang Berlayar

► Penumpang Telantar di Pelabuhan SUMENEP - SURYA GARA-GARA cuaca laut mendadak ekstrem, Administrasi Pelabuhan (Adpel) Kalianget melarang kapal Express Bahari 3 C melayari Pelabuhan Kalianget-Pelabuhan Batu Guluk (Pulau Kangean), Minggu (31/7). Hingga sore hari, kapal milik perusahaan PT Sakti Inti Makmur ini, masih belum bisa diberangkatkan. Akibatnya, ratusan penumpang telantar di pelabuhan. Kapal ini merupakan satusatunya yang melayani jalur tersebut. Ratusan penumpang yang telanjur membeli tiket kapal dan sebagian telah berada di dalam kapal, terpaksa turun. Mereka tidur di kantor Pelabuhan Kalianget dan sebagian memilih kembali ke rumah kerabatnya di Sumenep, sambil menunggu pemberitahuan keberangkatan kapal. Kepala PT Sakti Inti Makmur, pemilik Ekspres Bahari 3 C, Wijiyanto mengatakan, pembatalan keberangkatan kapal karena

larangan dari Adpel Kalianget menyusul cuaca laut ekstrem yang membahayakan pelayaran. "Cuaca laut sangat tidak bersahabat, ombak setinggi 2 sampai 3 meter," ujar Wijiyanto. Untuk keberangkatan, Wijiyanto masih menunggu perkembangan cuaca dan surat izin berlayar dari Adpel Kalianget sedangkan kapal tetap disiagakan. Pihaknya lebih mementingkan keselamatan. Puluhan penumpang merasa dirugikan dengan pembatalan sepihak berlayarnya kapal Express Bahari ke Pulau Kangean, khususnya bagi mereka yang tidak punya sanak famili di Sumenep, karena harus menambah biaya hidup selama menunggu kapal

berangkat. "Mengapa tidak diberitahukan sebelumnya,’’ tandas Daeng Fatah, asal Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep. Ia berharap, cuaca segera reda dan kapal segera berangkat, karena ratusan penumpang terus menunggu di pelabuhan. Menurut Daeng Fatah, sebagian penumpang, sangat berharap dapat memulai puasa di rumah asal mereka di Pulau Kangean. Terkait banyak keluhan penumpang yang merasa dirugikan akibat pembatalan keberangkatan kapal secara mendadak, Wijiyanto menyatakan lebih baik menerima keluhan penumpang daripada memberangkatkan kapal yang justru dapat mencelakakan penumpang. "Kalau ada yang merasa dirugikan dan akan menarik uang tiket yang sudah dibeli, kami persilakan," tandasnya. Kepala Adpel Kalianget, JA Turmanto membenarkan adanya pembatalan keberangkatan kapal Express Bahari atas permintaan Adpel Kalianget. Hal itu dilakukan berdasarkan pemberitahuan dari BMKG bahwa cuaca laut sangat ekstrem, dengan ketinggian ombak mencapai 2,5 sampai 3 meter. ■ riv

PASURUAN - SURYA Para pendukung bupati Pasuruan non-aktif, Dade Angga, tidak ingin ketinggalan beraksi pascavonis bebas. Sejumlah spanduk dipasang, seperti yang terlihat di depan pendapa Kabupaten. Spanduk yang dipasang Agus Asyari, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan asal PPP itu, terang-terangan menyatakan dukungan atas vonis bebas Dade Angga. Bunyi spanduk itu : Alhamdulillah….. Bupatinya Rakyat Pasuruan Telah Bebas Dari Fitnah, Mari Membangun Kab Pasuruan agar lebih Maju, Amin. Bukan hanya Agus Asyari, para kepala desa juga akan memasangnya. “Para kades sudah berkoordinasi dengan saya untuk memasang spanduk dukungan dan disebar merata. Ini sebagai bentuk syukur atas terbebasnya Pak Dade dari fitnah korupsi,” ujar Agus Asyari, Minggu (31/7). Sementara itu, sejumlah pejabat birokrat Pemkab Pasuruan berkunjung ke rumah Dade

Angga, Bupati Pasuruan nonaktif, Jumat (29/7) sore, setelah diberitakannya vonis bebas MA. Langkah ini mendapat kecaman para kiai kampung. Mereka menganggap kunjungan para birokrat itu, tidak ubahnya sebagai ulah penjilat. “Kami mengecam birokrat yang penjilat seperti itu. Vonis bebas Dade Angga belum ada salinan putusan resmi,” tandas KH Fahrurrozi, Koordinator Kiai Kampung Kab Pasuruan, kepada wartawan, Minggu (31/7). Sejumlah ulama yang tergabung dalam kiai kampung, di antaranya, Gus Islahul Dayat (Pandaan), KH Abdurrahman Jaini (Prigen), Gus Amirudin (Rembang), Ust Imron Rosyadi (Purwosari), Gus Nidhom (Sukorejo), menyatakan sikap agar semua pihak mengikuti aturan yang berlaku. Para kiai kampung ini juga menyesal dengan keputusan MA. "Kami akan mengumpulkan para ulama, sedikitnya 100 tanda tangan, untuk dikirim ke MA dengan tembusan Presiden RI,” imbuh Gus Fahrur. ■ kur

Tinjau Ulang Izin Tambang Indo Multi BANYUWANGI - SURYA Pro-kontra keberadaan tambang emas di Gunung Tumpang Pitu yang dikelola PT Indo Multi Niaga (IMN) disorot sejumlah LSM Kabupaten Banyuwangi saat mimbar bebas di Hall Mendut Sport Centre (MSC), Jalan Borobudur, Minggu (31/7). Iwan Arif, Ketua Network Strategis mengatakan, lebih mendesak Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas meninjau kembali izin penambangan PT IMN karena belum kesepakatan dalam proses pembagian hasil sesuai amanah yang tercantum pada Pasal 2 dan 3, Perda Banyuwangi No. 8 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Kekayaan Daerah. “Bupati berani bersikap tegas,” kata Iwan Arif yang dikenal juga sebagai Nur Arif di hadapan undangan diskusi. Pria asal Jawa Barat ini mengklaim sudah membuat “Relawan Penyelamat Kekayaan Alam Daerah” untuk menyoal PT IMN dan menekan lembaga eksekutif dan legislatif membentuk perda tentang pertambangan dan perang-

kat hukum lain untuk melindung rakyat Banyuwangi. Sedangkan Sudiono Abbas, Ketua LSM Korban, berharap kegiatan diskusi dengan tema tambang emas Gunung Tumpang Pitu, bukan akal-akalan saja. “Jangan sampai punya niat, nantinya menggeser tambang IMN dan ternyata ada investor baru ingin menguasai," tegas pria yang sering dipanggil Cak No ini. Bambang Efendi, tokoh pemuda Kecamatan Songgon, menambahkan, diskusi yang diadakan Networking Strategis, terkesan syarat dengan kepentingan sesaat. Pria yang menjabat ormas Wakil Ketua PAC Nasional Demokrasi, Kecamatan Songgon itu mengaku, lebih tertarik bila lembaga swadaya masyarakat dan tokoh masyarakat membahas koperasi pertambangan untuk mengakomodasi penambang tanpa izin atau penambang rakyat. "Akibat tak ada payung hukum jelas, penambang rakyat terus diburu dan terus ditangkap," imbuhnya. ■ st39


9 Jawa Timur

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

Pertemuan Muspida Tertutup

lintas jatim Sudah Dua Kali Sahur Puasa MOJOKERTO - Jemaah tarekat Anfusiyah Mojokerto sudah menjalani dua kali sahur. Mereka menjalani puasa Ramadan sehari lebih dahulu dibandingkan penetapan pemerintah, Minggu (31/7). Puluhan jemaah di Dusun Sanggrahan, Desa Ngingas Rembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto itu mengawali dengan salat Tarawih pada Sabtu (30/7). Perbedaan penetapan 1 Ramadan didasarkan penentuan bilangan bulan Rajab dan Syakban antara tarekat Anfusiyah dengan pemerintah. Menurut pengasuh tarekat Anfusiyah, KH Nur Hadi, tarekatnya memakai peredaran bulan (qomariyah) sebagai penentu awal dan akhir Ramadan. Gerhana bulan pada bulan Rajab terjadi di atas pukul 00.00 WIB, maka hitungan bulan Rajab 30 hari dan bulan Syakban 29 hari. “Jadi, kami menjalani puasa Ramadan pertama pada hari minggu,” ujarnya. Meski berbeda, namun tarekat ini berharap perbedaan itu tidak dipersoalkan, sebab komunitas ini juga berdasar Hadis dan Alquran. ■ bet

Ikrar Antijudi dan Narkoba

antara/saiful bahri

BERSIHKAN MASJID - Seorang takmir membersihkan bagian Masjid Agung Asy-Syuhadak, Pamekasan, Sabtu (30/7). Kegiatan bersihbersih itu untuk memberikan rasa nyaman saat beribadah di masjid itu, selama Ramadan 1432 H.

PAMEKASAN - Sehari menjelang Ramadan, Bupati Pamekasan, Kapolres Pamekasan, Dandim 0826, ketua badan Kalapas, ketua pengadilan, kepala kejaksaan, LSM, tokoh ulama, tokoh masyarakat, wartawan, mahasiswa, pelajar, tukang ojek, tukang becak, menggelar ikrar antiperjudian dan antinarkoba, di halaman monumen Arek Lancor, Pamekasan, Minggu (31/7) pagi. Selain ikrar dilakukan tanda tangan bersama, disaksikan Ketua Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jaim, H Saifullah Yusuf. "Saya bangga dan terharu, masyarakat di sini kompak," kata Gus Ipul, panggilan Saifullah Yusuf, yang juga Wakil Gubernur Jatim. Bupati Pamekasan, Khalilurrahman menyatakan, semangat masyarakat Pamekasan agar di kota Gerbang Salam bebas perjudian dan narkoba, cukup tinggi sehingga digelar ikrar antiperjudian dan antinarkoba. ■ sin

Jelang Ramadan, 3 Rumah Ludes LAMONGAN - Kesedihan mendalam dialami tiga warga Desa Bugoharjo, Kecamatan Pucuk. Akibat tabung elpiji 3 kg meledak, rumah mereka terbakar dan luluh lantak, Sabtu (30/7) pukul 17.20 WIB. Ketiga rumah itu milik Kholik (43), Kasmian (53) dan Durakim (55). Kebakaran bermula dari rumah Kholik akibat tabung elpiji 3 kg meledak dan membakar seluruh dapur. Seorang saksi, Matrali (55) mengetahui kepulan asap dari arah dapur rumah Kholik dan berteriak sekuatnya. Dibantu warga dan tetangga, api berusaha dipadamkan. Namun derasnya angin sore itu membuat mereka kewalahan. Api sulit dipadamkan dan terus membesar, merambat ke samping rumah Kasmian (53). Berbagai upaya pemadaman mengambil air dari sumur, menyiramkan pasir tak mampu memadamkan api. Bahkan api, merambat ke barat hingga menghanguskan rumah Durakim (55). Anehnya tidak satupun warga bernisiatif mengubungi pemadam kebakaran milik PU Cipta Karya. Api baru padam setelah ketiga rumah itu rata dengan tanah. Kerugian ditaksir Rp 300 juta. ■ st36

Minim Pengawasan, Dam Asal-asalan PONOROGO - SURYA Rehabilitasi plengsengan Dam Sungai Jaten, di Dusun Jaten, Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo dikerjakan asal-asalan. Proyek senilai Rp 100 juta dari APBD Jatim 2010 itu, dilaksanakan tanpa keterbukaan rekanan serta minimnya pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkab Ponorogo. Proyek hanya dikerjakan singkat dengan material serta hasil kurang sesuai besaran teknis (bestek). Padahal, Dam Jaten merupakan pusat irigasi dari ratusan hektare lahan pertanian di Desa Karangan dan Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Badegan. Akibatnya, proyek ini menuai protes dari warga setempat. Dam yang direhab sayap sisi selatan, 8 meter ke bawah dan ke atas 7 meter serta tinggi lebih 4 meter itu, hanya memakai pasir dari sungai setempat. Menurut warga pasir dam itu, tidak ada yang memanfaatkan sebagai bahan bangunan, hanya untuk urukan. “Kami yakin musim hujan banjir pertama gulungan dan plengseng hancur lagi," kata Marimin (60) warga Dusun Jaten, Minggu (31/7).

Hal senada disampaikan Jemari (45) warga yang ikut sebagai tenaga kuli di proyek itu. Dam dikerjakan dalam waktu 10 hari, kurang memenuhi standar. Dia mengakui, pernah ada pasir dari luar kurang lebih 2 rit, dan batu juga dari luar, tapi pasir dan batu dimuat lagi, tidak dipergunakan. Kepala Dusun Jaten, Kateno (40) menyayangkan pengerjaan proyek rehab dam di wilayahnya tersebut. Meski di tempat terpencil PU harus mengawasi ketat pelaksanaan pembangunan jangan hanya diam saja. "Kami berharap adanya perbaikan kembali, karena pasir Jaten tidak berstandar, dan saya yakin kalau proyek itu tidak lama bertahan," tegasnya. Pemilik CV Ampel Gading, Karnen menyayangkan sikap warga yang memrotes proyeknya dikomplain warga. Alasannya, awal pembangunan pihak desa dan warga tidak ada yang komplain. “Kenapa kalau pasir tidak layak, kok warga sendiri yang bilang kalau pasirnya kasar. Akhirnya, pasir itu juga saya beli. Tidak benar kalau proyek ini menyalahi bestek karena kami juga pakai pasir luar 3 truk," tandasnya. ■ wan

surya/hanif manshuri

AKSES WBL RUSAK - Siapa pun yang hendak ke Wisata Bahari Lamongan (WBL), sebaiknya menghindari jalur SukodadiKaranggeneng, karena jalan raya Pucangro rusak parah.

Digilir di Gubuk Hutan

► Saat Pesta Miras Bersama

PONOROGO - SURYA TIGA pemuda lulusan SMP bakal menjalani puasa dan Lebaran dibalik jeruji besi. Mereka yang sering pesta ini menggilir teman dekatnya sendiri yang masih duduk di kelas 10, salah satu SMA di Kabupaten Ponorogo, Sabtu (30/7) malam. Ketiganya adalah Feri Prasetyo (20) warga Dusun Kebon, Desa/ Kecamatan Pulung, Hariyanto (18) warga Dusun Kebon, Desa/ Kecamatan Pulung dan Sita Ragil Cahyosungkono (18) warga Dusun Selodono, Desa Patihan, Kecamatan Pulung. Sedangkan, korban CRE (15) warga Dusun Kebon, Desa/Kecamatan Pulung. Orangtua korban tak terima perlakuan ketiga pemuda pengangguran itu, langsung melaporkan kasus pencabulan dan

pemerkosaan itu, ke tim penyidik Polres Ponorogo. Korban mengalami perdarahan akibat ulah ketiganya. Dalam waktu beberapa jam, para tersangka diamankan petugas dari lokasi kejadian di sebuah gubuk di Petak 82, RPH Gunung Tukul, Desa Tegalrejo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo dan menjalani pemeriksaan di ruang PPA Polres Ponorogo. Awalnya, CRE (kelas 10 SMA) , diajak teman yang juga tetangga

sendiri, Feri Prasetyo (20). Paa Sabtu (30/7) sekitar pukul 19.30 WIB, Feri bersama kedua temannya, yakni Hariyanto (18) dan Sita Ragil (18). Ketiga pemuda ini, setelah berkumpul di lapangan desa, berniatmembeli miras jenis arak jowo (arjo). Namun yang berangkat membeli Hariyanto dan Sita. Sedangkan, Feri memanggil korban melalui sms. “Setelah bertiga kumpul, saya suruh Sita dan Hari membeli miras. Setelah keduanya berangkat saya SMS membujuk korban datang ke lapangan. Korban datang, dan kedua teman saya tiba dengan membawa setegah liter arjo. Karena tahu kami akan mabuk korban mengajak tidak di lapangan, karena takut ketahuan orang. Lalu saya ajak pindah ke gubuk di tengah hutan," terang tersangka Feri, Minggu (31/9). Keterangan itu, dibenarkan tersangka Hariyanto. Dia mengaku, tidak tahu kalau akan ada korban dalam rencana pesta mi-

ras. Awalnya, Hariyanto hanya di-SMS Feri untuk datang ke lapangan yang ditunjuk. Selain itu, Hariyanto mengaku hanya mencabuli korban sekali. Dia tidak menggunakan alat vitalnya, namun memainkan kemaluan korban menggunakan jari. Meski, Hariyanto sendiri mengaku sempat mengeluarkan cairan sperma di celana. “Saya hanya sekali memasukan jari tengah. Hanya saya gerakan maju mundur tiga kali. Kami bertiga tidak melakukan persetubuhan terhadap korban, kami melakukannya secara bergantian dalam kondisi korban mabuk,” urainya di hadapan petugas PPA Polres Ponorogo. Masih menurut pengakuan Hariyanto, dia dan rekannya diketahui dan tertangkap saat akan mengantar pulang korban, kepergok orang tua korban di lapangan desa. Padahal, di lapangan itu, ketiganya sudah menyusun strategi pertama memulangkan korban secara baik-baik. ■ wan

MOJOKERTO - SURYA Pascapenetapan status tersangka Ahmad Syamsu Wirawan (Wawan), Direktur CV Musika Mojokerto yang juga adik ipar Bupati Mojokerto, para muspida melakukan pertemuan tertutup. Pertemuan dilakukan beberapa jam setelah kejaksaan membatalkan penahanan atas Wawan. Pertemuan di Rumah Makan Restu Bundo Trowulan itu, berlangsung sekitar dua jam. Isinya, diperkirakan, membahas skenario langkah hukum yang akan dilakukan kejaksaan ke depan. “Memang ada pertemuan itu. Salah satunya membicarakan persoalan hukum itu,” ujar salah satu sumber Surya. Pertemuan menjadi mencurigakan, karena mendadak. Selain itu, pertemuan para muspida ini dilakukan beberapa jam setelah kejaksaan membatalkan penahanan atas adik ipar bupati. Sebelumnya, kejaksaan sudah memastikan menahan Wawan beserta Jamzuri, operator lapangan. Keduanya dipastikan menyusul Kabag Pembangunan Sutopo ke tahanan. Wawan dan Jamzuri diduga terlibat kasus korupsi bantuan desa (bandes). Mereka berdua sebagai penggarap jalan di empat desa. Diduga, ada mark up 20 persen. Selain itu, juga rekanan yang menggarap fiktif. Karena dua CV yang diajukan, bergerak di bidang mebeler. Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa membenarkan adanya pertemuan muspida tapi menepis, jika pertemuan itu digelar untuk membicarakan kasus yang tengah membelit adik iparnya. ’’Hanya acara rutin saja,’’ katanya usai menghadiri peringatan HUT Ke-66 RI di Desa Tinggar Buntut, Kecamatan Bangsal. Acara rutin itu menyusun agenda Ramadan dan Lebaran nanti. Semua kepala unsur muspida hadir dalam pertemuan, sifatnya hanya untuk koordinasi. Sebelumnya, beredar batalnya penahanan terhadap Wawan dan Jamzuri disebabkan intervensi dari muspida. ■ bet

Rem Truk Blong, Penjual Es Tewas MADIUN - SURYA Sebuah truk pengangkut gula merah bernopol AG 9392 GC yang dikemudikan Eko Purwanto (35), warga Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar menabrak dua rombong pedagang kaki lima (PKL), tiga motor beserta orang yang parkir serta sebuah pohon palem di tepi Jl Raya Surabaya-Madiun, tepatnya di Depan Pasar Tradisional Caruban, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Minggu (31/7) pukul 13.45 WIB. Diduga, rem truk blong dan sopir ugal-ugalan. Dua korban tewas setelah

sempat dilarikan ke UGD RSUD Caruban. Sedangkan, seorang lain luka berat dan masih menjalani perawatan. Gerobak PKL dan motor hancur, dan pohon palem tumbang. Kedua korban tewas itu, Muhammad Yakub (62) warga Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, sebagai penjual es yang mengalami perdarahan di kepalanya dan pingsan 3 jam. Korban tewas lainnya, adalah pemarkir motor Endah (21) warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun yang hamil 3 bulan mengalami patah kaki kiri. Setelah sem-

Lempar Batu, Anggota Kera Sakti Ditahan LAMONGAN - SURYA Meski pernah diperingatkan Wakapolres, bahkan diancam dibekukan jika meresahkan, ternyata tidak membuat jera dua perguruan silat terkemuka, Setia Hati Terate (PSHT) dan Kera Sakti. Anggota kedua perguruan ini terlibat gesekan dan saling lempar batu saat PSHT berlatih silat di lapangan Universitas Lamongan I (Unisla), sehingga lima anggota Kera Sakti diamankan polisi, Sabtu (30/7) sekitar pukul 22.10 WIB. Hingga Minggu (31/7) siang, kelima anggota Kera Sakti, Angga Febri (21), Fahrudin (17), Wahyudi (16) ketiganya asal Mantup, Giri Sidarwoto (15) asal Gondang, Kecamaan Sugio, Subodro (15) asal Balun, Kecamatan Turi, saat diperiksa polisi tidak mengakui jika telah melempari anggota PSHT. Sebaliknya, anggota PSHT yang sedang berlatih di halaman Unisla mengklaim anggota Kera Sakti yang mengawali melempar batu. Saat kejadian, Sabtu malam itu, anggota PSHT sedang berlatih, seorang anggota PSHT, Maftuchin (23) asal Ketapangtelu, Karangbinangun, asyik duduk di jembatan kampus. Tiba-tiba datang sekitar 100 anggota Kera Sakti bersepeda

motor dari arah utara dengan membawa galah sebagai alat latihan. Tiba-tiba, Maftuchin dilempari batu oleh anggota Kera Sakti yang lewat di depan kampus Unisla, jalan Veteran. Akibat lemparan itu, punggung sebelah kanannya memar. ”Saya dan teman-teman Kera Sakti tidak ada yang melempar,” aku Giri Sidarwoto di mapolres, yang diperkuat pengakuan yang sama dari keempat teman lainnya yang diperiksa polisi. Berawal peristiwa itu, memicu anggota PSHT lain membalas lemparan hingga mengenai kepala salah satu anggota Kera Sakti. Entah siapa yang menginformasikan kepada polisi, hingga sejumlah anggota polres memburu konvoi anggota Kera Sakti hingga pertigaan jalan Veteran, selatan Unisla. Karuan saja, mereka semburat dan petugas berhasil menggiring lima anggota Kera Sakti berlanjut digiring ke mapolres. Hingga berita ini kelima anggota Kera Sakti masih di mapolres dan belum ada kejelasan apakah dipulangkan atau tidak. Menurut penyidik reskrim Unit IV, Aiptu Eko, pemeriksaan kelima anggota Kera Sakti karena keterlibatannya saat saling lempar di depan kampus Unisla. ■ st36

pat dilarikan ke UGD RSUP dr Soedono Madiun dari UGD RSUD Caruban, karena kontraksi kehamilannya, dilarikan ke UGD RSUP dr Seodono Madiun, namun pukul 16.15 WIB meninggal. Sedangkan, korban selamat, rekan Endahnya yakni Murtiani (30) yang lecet-lecet di kaki dan tangan. Awalnya, truk melaju kencang dan hendak mendahului bus, tapi dikagetkan mobil yang terparkir di pinggir depan pasar Caruban. "Rem diinjak tak ada hasil, untuk menyelamatkan semua, saya banting setir ke kiri," kata Eko, sopir truk. ■ wan

surya/sudarmawan

TUMBANG - Sebagian kaca depan truk pecah setelah sopir membanting setir ke kiri, sebelum terhenti ketika menabrak pohon palem.

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi: z Hakim - 0812345 94787 z Daviq - 031 81008757 z Meidy - 031 83356990

informasi bisnis

Solusi Untuk Jantung Berdebar SEJAK minum Sari Bubuk Kedelai Murni Metabolis secara rutin dalam setahun belakangan, Ny. Rodiah, 57 tahun dapat beraktifitas dengan tenang tanpa jantung berdebar. Sebelumnya, ia terpaksa menahan saja gangguan jantung yang ia idap. “berdebar dan sering juga disertai keringat dingin.” Katanya saat ditemui di rumahnya, kawasan Jalan Punak, Medan, Sumut. “Memang karena makan tak terkontrol dan kurang asupan nutrisi, ya macam – macam begitulah ajdinya. Badan sakit – sakit, lemas pula.” Kata ibu satu anak ini. Ia sendiri sering mengeluh nyeri di pinggang dan persendian, yang membuatnya sulit beraktifitas dengan maksimal. “Pernah disarankan minum Metabolis, namun kurang yakin, sampai saya baca di koran, pengalaman orang yang minum Metabolis, baru akhirnya saya rutin minum Metabolis. Alhamdulilah, bisa pulih lagi.” Menurut Kimura M. Takahama, peneliti Jepang, senyawa isoflavon yang terdapat dalam kedelai dapat menghambat perkembangan penyakit jantung. Dengan tingkat asupan yang mencukupi, maka isoflavon mampu meningkatkan recovery arteri. Metabolis adalah susu kedelai bubuk alami yang diolah dari kedelai berkualitas dan tanpa campuran bahan kimia apapun. Dengan aroma gurih dan tanpa rasa langu, Metabolis memberi-

kan perlindungan maksimalbagi kesehatan anda, meningkatkan kualitas metabolisme tubuh sehingga mampu melindungi anda dari serangan berbagai penyakit degenratif. Kini Metabolis telah menjadi asupan harian masyarakat berbagai kalangan dan daerah di seluruh Indonesia. Segera dapatkan manfaatnya untuk anda dan keluarga. Segera dapatkan Metabolis di apotek, toko obat dan minimarket terdekat. Untuk informasi lengkap, dapat menghubungi perwakilan kami, melalui telepon. Jawa Timur: (031) 71946060 / 72033881 / 081357875550. Surabaya: (031) 34090123. Gresik: (031) 60684443. Sidoarjo: (031) 71880433. Madiun: (0351) 7603503. Ponorogo: (0352) 7120713. Pacitan & Bondowoso: 081357875550. Magetan: (0351) 7625944. Ngawi: (0351) 7636643. Kediri: (0354) 7156661. Nganjuk: 081357629277. Blitar: (0342) 7750062. Tulungagung & Trenggalek: (0355) 7767761. Probolinggo: (0335) 7647179. Pasuruan: (0343) 7852062. Bojonegoro: (0353) 7722928. Tuban: (0356) 7024916. Lamongan: (0322) 7711419. Jember : (0331) 3415437. Lumajang: (0334) 7730554. Situbondo: (0338) 3947070. Banyuwangi: (0333) 411300. Malang: (0341) 5460304. Mojokerto & Jombang: (0321) 6234579. Bangkalan: (031) 71133802. Sampang: 08123086884. Pamekasan: (0324) 7717177. Sumenep: 087851048521. ● ikl


10

www.surya.co.id

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

Paket Kue Tradisional

PENGUMUMAN

Pembaca, selama puasa rubrik Wirausaha Kuliner muncul di Surya Minggu halaman 12.

Paket Lebaran merupakan salah satu bisnis yang seringkali muncul menjelang, terutama Idul Fitri dengan omzet yang lumayan besar. Kebiasaan memberi aneka bentuk makanan menjelang Lebaran menjadi peluang. Saudara yang lebih tua mendapatkan kiriman makanan dari saudara yang lebih muda. Yuyun Anwar, Konsultan dan Penulis Buku Kuliner Indonesia 08176456368

S

ILAHTURAHMI tidak sekadar bertemu muka, tetapi selalu ada perasaan tidak enak jika tidak mengirimkan makanan. Tradisi mengirim parsel terkait juga dengan pemahaman merayakan hari raya perlu aneka makanan atau kue untuk suguhan. Antaran makanan tradisional akhirnya berkembang menjadi aneka antaran berupa paket

makanan yang dikemas dengan menggunakan wadah. Tidak hanya keluarga dekat yang dikirimi paket, tetapi juga relasi baik secara pribadi maupun perusahaan. Bisnis paket Lebaran sebagaimana bisnis kue Lebaran juga menjadi bisnis dadakan yang tiba tiba menghasilkan keuntungan besar. Paket tetap lebih praktis sehingga banyak orang

PERHITUNGAN HARGA DASAR DAN RESEP MADUMONGSO

Gram Beras ketan hitam Ragi

Harga/kg

Biaya/satuan

2.000

15.000

30.000

5

25.000

125

Santan

3.500

4.000

14.000

Gula

1.500

12.000

18.000

7.005 Hasil setelah jadi pasta

62.125

5.000

Harga 1 kg

12.425

Dibuat menjadi bola bola jenang @15 gr. Tiap 1 kg menjadi 67 biji Harga dasar per buah 185,45 Analisis Penjualan Paket Madumongso Kemasan 1 kg (isi 67 biji) Asumsi Omzet 10 kg/hari Biaya Operasional Biaya pembuatan 10 kg Biaya kemasan primer (plastik) Biaya kemasan sekunder (kertas warna) Biaya kemasan tertier 10 kotak x Rp 2.000 Ku nama dan aneka pita untuk kemasan Tenaga kerja Biaya bahan Bakar Transportasi dll Jumlah biaya operasional

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

124.250 15.000 15.000 20.000 10.000 45.000 10.000 7.000 246.250

Harga pokok per paket Harga jual per paket Omzet per hari 10 pak x harga jual

Rp Rp Rp

24.625 40.000 400.000

Asumsi Keuntungan = Omzet - Biaya Operasional Rp

153.750

memilihnya sebagai antaran. Apalagi mengingat semakin banyaknya kesibukan, sehingga tidak sempat membuat makanan sendiri di dapur untuk antaran. Bisnis paket Lebaran boleh dibilang tidak ada matinya dan selalu berulang tiap tahun, karena tradisi yang terus dilakukan, maka bisnis ini tetap berprospek bagus. Permintaan akan paket tetap berdatangan tanpa peduli resesi ataupun daya beli turun. Permintaan parsel tetap tinggi. Mengemas Aneka Dodol Bisnis paket Lebaran mengalami perkembangan. Pemain bisnis ini mulai tumbuh bak jamur di musim hujan apalagi menjelang Lebaran. Persaingan menjadi cukup ketat apalagi banyak pemain baru yang coba-coba mencicipi gurihnya laba bisnis ini. Anda yang ingin memulai usaha ini harus cerdas dalam memasuki usaha paket. Saat ini paket tidak hanya berisi makanan, tetapi juga bahan-bahan lain berupa perabot rumah tangga atau kain yang dikemas khusus. Paket Lebaran yang paling banyak dijual memang adalah kue-kue modern yang dikemas dengan keranjang atau wadah khusus. Alasan utama memilih kue kering tersebut karena memang kue ini relatif awet dibandingkan dengan jenis kue lain, sehingga tidak menjadi kendala jika dikirim kapan pun dan di mana pun. Untuk pemula usaha paket Lebaran dengan modal minim sebaiknya berhati-hati karena persaingan yang ketat. Memilih inovasi mengemas aneka jenang dodol untuk antaran Lebaran dapat menjadi alternatif yang menarik karena masih belum banyak pelaku

surya/ahmad pramudito

usaha ini yang melakoninya. Apalagi aneka jenang dodol tradisional merupakan kue khas yang pada zaman dulu sering menjadi antaran wajib ke sanak kerabat. Saat ini memang kue ini banyak tergeser oleh kue modern yang tampil lebih menarik dan terjangkau. Apalagi beberapa jenis jenang dan dodol terkendala dengan daya awetnya yang tidak lama. Sehingga pilihan untuk menjadikan aneka jenang dodol sebagai antaran kadang-kadang dilewatkan begitu saja. Usaha mengemas dan mengawetkan makanan warisan semacam jenang dodol untuk dijadikan paket Lebaran justru menjadi terobosan tersendiri karena di samping kue tersebut memiliki nilai sejarah juga membangkitkan kenangan masa lalu. Aneka jenang dodol adalah makanan yang enak dan legit. Makanan ini pada intinya dapat bertahan lebih lama jika dikemas dengan baik dan benar. ■

Pengawetan dan Kemasan Tepat ANEKA kue jenang atau dodol (jenang labu, madumongso, jenang beras atau ketan, dan seterusnya) adalah kue yang relatif aman karena dimasak dengan menggunakan bahan pengawet alamiah yakni gula dan dimasak sampai menjadi pati sehingga kadar airnya berkurang. Selama ini yang menjadi masalah mengapa kue ini tidak bisa bertahan lama karena munculnya jamur dan bau tengik ,sehingga tidak layak lagi dimakan. Agar awet hal perlu diperhatikan sebagai berikut. Kandungan air di dalam jenang dan dodol jangan terlalu banyak atau teksturnya tidak terlalu lembek. Jenang harus benar benar menjadi pasta. Komposisi gula yang banyak menjadikan adonan lebih kuat karena gula adalah salah pengawet alamiah. Jika gula terlalu sedikit justeru menjadi bahan makanan dari bakteri dan jamur. Penambahan pengawet antijamur yang food grade di dalam adonan (maksimal 1 gr untuk 1 kg adonan) bisa memperpanjang masa simpan. Jika perlu di kemasan luar ditambahkan antijamur atau silica gel yang dibungkus dengan kemasan khusus sehingga pertumbuhan jamur bisa dikendalikan. Menggunakan kemasan yang cocok dan aman, sehingga mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur atau kontaminasi dari kotoran di luar yang seringkali menjadi sumber pemicu tumbuhnya jamur dan rasa tengik. Beberapa jenis Jenang yang menggunakan bahan santan sangat rentan muncul rasa tengik ini. Agar aman pengemasan jenang bisa menggunakan tiga tahapan yakni kemasan primer yang bersentuhan langsung dengan jenang, kemasan sekunder untuk melindungi dan mempercantik penampilan serta kemasan tertier yang mempermudah pengiriman. Kemasan tertier harus menggunakan bahan dari plasti PE yang fleksibel dan tahan terhadap pengaruh udara dan kotoran dari luar. Penggunaan aluminium foil juga bisa mempertahankan daya tahan jenang lebih lama. Tutup rapat dengan sealer atau dikemas dengan benar-benar ketat menjadikan lebih awet. Setelah itu jenang dapat dibungkus dengan menggunakan kertas makanan atau karton kecil untuk membungkus ulang. Agar mudah dibawah ke mana pun, bisa menggunakan karton atau plastik yang tebal. ■

Perhitungan dan Resep Membuat Madumongso BAHAN • 2.000 gr beras ketan hitam (difermentasikan untuk tape) • 2 butir ragi • 3.500 lt santan kental dari 2 butir kelapa • 1.500 g gula pasir • ½ butir kelapa (bagian kulit dihilangkan dan ditumbuk agak halus) Cara Membuat Sebelum membuat madumongso, ketan harus dibuat menjadi tape terlebih dahulu. Cuci ketan hitam lalu kukus sampai matang. Angkat dan dinginkan. Taburkan ragi di atas ketan, aduk sampai rata. Simpan dalam wadah tertutup. Gunakan daun pisang untuk menutupnya. Biarkan beberapa hari sampai lunak dan menjadi tape. Masak santan di dalam wajan. Aduk sampai berminyak lalu masukkan tape ketan, gula pasir, dan kelapa halus. Aduk terus sampai santan habis dan adonan terlihat agak mengering liat. Biasanya membutuhkan waktu antara 3—4 jam. Madumongso sampai harus kelihatan seperti gulali. Angkat dan dinginkan. Cara Mengemas Madumongso yang sudah dingin dikemas dengan menggunakan potongan plastik PE

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi: z Hakim - 0812345 94787 z Daviq - 031 81008757 z Meidy - 031 83356990

dan dibungkus rapat (jika perlu di-sealer atau diikat dengan tali). Bentuk menjadi bulatan atau memanjang seperti permen, bungkus kembali dengan kertas aneka warna lalu atur dalam kotak atau keranjang dan ditutup kembali dengan plastik bening atau cling wrap sehingga madumongso menjadi menarik dan aman dibawa ke mana pun. Sekarang madumongso siap dikirim sebagai paket Lebaran yang menarik. ■

informasi bisnis

Kadar Gula Darah Normal, Kepercayaan Diri Kembali antara

SESUNGGUHNYA diabetes dapat dicegah, salah satunya dengan terapi Gentong Mas. Anwar Hadi Budoyo, S.Pd (52 thn) yang sudah 1tahun lebih menderita diabetes sudah membuktikan manfaat herbal ini. “Karena faktor keturunan dan jarang berolah raga, saya menderita diabetes. Akibatnya badan sering terasa lemas, mudah mengantuk, haus dan sering buang air kecil terutama pada malam hari.” Ungkap Kepala Sekolah SD tersebut. Setelah menjalani beberapa pengobatan untuk mengatasi penyakitnya tersebut, ayah 2 orang anak ini akhirnya mengetahui tentang Gentong Mas, minuman kesehatan herbal alami dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk penderita diabetes. Setelah 3 bulan minum Gentong Mas, ia pun merasakan manfaatnya, “Kadar gula darah saya sekarang turun menjadi 150 mg/dL, stamina membaik, olah raga menjadi lebih bertenaga, bangun tidur terasa enak dan sudah tidak malas-malasan lagi, sekarang saya kembali percaya diri.” Tutur warga Kel. Patokan, Kec. Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur. Habbatussauda dalam Gentong Mas dipercaya dapat meningkatkan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam optimalisasi kerja reseptor insulin.

Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu, Gula Aren dalam Gentong Mas memiliki indeks glisemik yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50), sehingga mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com.Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Surabaya : 081316821146/ 031-75161806, Malang: 081219269565, (0341)5491890 Madiun: 081335272936, Kediri: 085223018142, Mojokerto: 085223636470, Gresik: 081322445096, Blitar: 081233052584, Banyuwangi: 085234398441, Sidoarjo: 081252532578, Tulungagung: 081252532577, Jombang: 085257044832, Jember: 081338611049, Trenggalek: 082139057979, Magetan: 081359291111, Probolinggo: 081331952259, Nganjuk: 081331939610, Pasuruan: 081252756227, Ponorogo: 081274310596, Bojonegoro: 081233390005, Situbondo: 082143391646, Ngawi: 081215110665, Bondowoso: 081233836384, Lamongan: 081331257610, Tuban: 081216135230, Lumajang: 081336191009, Bangkalan: 082118867006, Pamekasan: 082140744863, Sumenep: 085232302824, Pacitan: 082139981332, Sampang : 082141417808 ● ikl


12

Gossiiiiip Sepekan www.surya.co.id

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

K

Zee Zee Shahab

ETIKA dihadapkan pada pilihan, dara kelahiran 31 Maret 1988 ini memilih menghentikan kegiatannya di dunia sinetron agar bisa fokus pada pendidikannya. Zee bertekad mendapat gelar sarjana tahun ini. “Aku lebih mentingin kuliah dulu sekarang karena kuliahnya lagi tingkat akhir. Jadi tahun ini harus lulus,” ucap Zee Zee ketika ditemui Tribunnews di bilangan Lenteng Agung, Minggu (31/7). Gadis keturunan Arab itu mengaku belum lulus karena tidak bisa membagi waktu dengan dunia sinetron. Zee Zee yang mengambil jurusan Hukum Bisnis itu mengaku tak ingin banyak absen lagi semester ini. “Harus bisa bagi waktu sekarang. Karena di kampusku absen 75 persen kehadiran dan bolos cuma boleh empat kali,” jelas pendukung sinetron Mariam Mikrolet itu. Meski begitu tak berarti Zee Zee lepas sama sekali dari kegiatan berakting. Kini artis yang mengawali kariernya di dunia hiburan Indonesia di jalur model itu sibuk syuting film berjudul KTPnya Sih Islam. Di film bernapaskan religi itu, Zee Zee berperan sebagai anak Betawi. “Keluarga aku sudah kental banget budaya Betawi-nya dan aku lebih nyaman maininnya,” ujarnya. ■ pra

Stop

Sinetron

Dunia sinetron baru saja dinikmati artis bernama Fauziah Shahab. Namun, gadis yang dikenal dengan nama Zee Zee Shahab ini tak mau terbuai dan melupakan tugas utamanya sebagai mahasiswi.

33. Wardani (Sidoarjo/+6287856596xxx) : Met N skss sll bwt mbk Inul. prlu d tiru jgn kyk DP yg sk cr SENSASI. 34. Wilda Aluvia (Situbondo/+628970403xxx) : waw qw tmbah kgum ma bak inul..smkin jaya aj ne,suxes trus ea bak! thanks surya oke abies deh 35. Zaini (Surabaya/+6289675991xxx) : Unt mnju pncak qt hrs mndaki & mlewati sgl rintangan yg ad.agaknya it smw tlh dlkukan Inul D. slamat ats kryax & jgn lupa tngkatkn taqwa 36. Suwignyo (Gresik/+628155122xxx) : Kerja Keras Dan Doa jg Beramal slm Ini MBK INUL Lakukan Shg Pintu Rizky Sll Terbuka U Mbk INUL Amieen Sukses BT Mbk INUL End Sukses Jg BT Surya 37. Djunaedi (Ponorogo/+6285259911xxx) : Smg Mbk Inul skluarga sukses jgn lp ma yg di Atas.. 38. Yuli (Madiun/+6282142355xxx) : mbak inul slmt y.smg sukses inul vista d luar negeri amin.ak pengembar mbk inul dr goyangan maupun album mbak inul,sukses sllu.

Gossipers ........ Raul Lemos kembali jadi pusat perhatian setelah Senin (25/7) lalu terlibat konflik dengan awak media. Namun, pengusaha asal Timor Leste ini berdalih aksi kekerasan yang dilakukannya demi melindungi sang istri (Krisdayanti). Jika berada dalam posisi sebagai Raul, apakah Anda juga akan melakukan hal yang sama? Atau ada sikap lain yang lebih baik? Kirim SMS ke nomor: 083857517888 dengan format : Surya (spasi) SiiipKan (spasi) nama#umur#kota#komentar. Contoh: Surya SiiipKan Joko#35#malang#Ayu sdh cantik dan bersuara merdu mestinya diimbangi dengan perilaku yang baik. Komentar lain bisa diikuti di situs online : www.surya.co.id

kapanlagi

Wawan Kusmiran Dipraja

Kembangkan Simpan Pinjam Hingga 4.000 Anggota

IAPA yang tidak kenal dengan sosok Lelaki sejati yang banyak akal penggerak bidang perekonomian masyarakat kecil lewat program simpan pinjam (SP) bagi warga kurang mampu di Cianjur. Ya dialah Wawan Kusmiran Dipraja yang juga Ketua Kelompok Usaha Bersama Untuk Sejahtera (KUBUS).pria sejati ini bukan hanya berkarya besar tetapi juga pembawa perubahan dan peduli kepada sesama. Wawan berhasil menggerakan roda perekonomian masyarakat di sekitar rumahnya . Bahkan kini ia pun sudah membantu penyaluran dana kredit hingga mencapai miliaran rupiah pada sekitar 4.000 anggotanya. Dalam pengelolaan permodalan ini ia pun sudah mempekerjakan sebanyak delapan karyawan tetap dengan sistem penggajian rutin setiap bulan.

Lelaki sejati ini pernah mendapat penghargaan dari Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono sebagai kelompok Konseling Remaja Terbaik tahun 2008 serta Kelompok Pemberdayaan ekonomi berprestasi dari Pemda Cianjur pada tahun 2008 dan sering diundang sebagai motivator pemberdayaan ekonomi rakyat pada beberapa pelatihan. Keinginan untuk membantu permodalan dan pembinaan usaha bagi warga kurang mampu sudah ia lakoni sejak tahun 2003. Dengan dana dari kantong sendiri ia pun memulai membantu permodalan bagi 16 keluarga kurang mampu yang tinggal di rumah kontrakan di sekitar Kampung Sadewata Rt/Rw 004/002, Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, Cianjur. “Modal awal dari uang pesangon saya setelah keluar sebagai jurnalis saat itu hanya sebesar Rp25 juta,” kata Wawan. Atas inisiatif Wawan inilah, akhirnya cita-cita ingin mensejahterakan warga kurang mampu ini berkembang dengan memberikan bantuan permodalan bentuk simpan pinjam pada ratusan warga kurang mampu. Adapun yang dibantu permodalan dari berbagai latarbelakang usaha. Seperti misalnya yang asalnya hanya pedagang kerupuk keliling, karena memiliki kemauan keras untuk maju dengan diberi pelatihan berwirauNama : Wawan Kusmiran Dipraja saha. BerTempat, Tanggal Lahir : wirausaha adalah salah Cianjur, 15 September 1970 satu kunci Alamat : kesuksesan Kampung Sadewata bagi semua Rt/Rw 004/002, Desa Sabandar, orang. Asal Kecamatan Karangtengah, Cianjur. ada niat seStatus : Menikah gala sesuaIstri : NenƟ R (40 tahun) tunya pasti berhasil. Anak : Maka setWikra Arya Rangin (14) elah memDiah Restuning Rahayu (12) p e r o l e h Pendidikan : bantuan SMA Negeri 1 Ciranjang permodaPekerjaan : lan akhirnya Wiraswasta bisa memiliki pabrik kerupuk

sendiri dengan omset mencapai ratusan juta. Begitupun dengan beberapa pedagang makanan olahan seperti bakso, keringan juga sudah mampu mandiri berkat karya besar pria sejati ini mampu mengelola kemampuan ekonomi mandiri. Tak hanya itu, pemuda yang sering nongkrong di kampungnya setiap hari tanpa memiliki pekerjaan, ia pun mencoba sedikit demi sedikit mengajaknya untuk berwirausaha dengan cara berdagang keliling tiap kampung. “Akhirnya ia mau dan kini sudah mampu mandiri dan tetap melanjutkan dagang kelilingnya,” ung- kapnya. Lelaki sejati yang banyak akal berusia 41 tahun ini menyebutkan, selain permodalan, dirinya juga menjembatani penjualan produk yang dihasilkan oleh warga seperti makanan olahan, meubeler dan konveksi. Lelaki sejati berkarya besar pembawa perubahan dan peduli sesama ini pun berkembang terus. Maka pada tahun 2005 ia pun sudah mampu membantu hingga 4.000 warga yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Cianjur. Bentuk pembinaan yang sudah dilakukanya ini sudah memiliki 11 produk diantaranya, memfasilitasi unit usaha kecil konveksi, makanan olahan, meubeler, jasa seperti bengkel, percetakan, peternakan, pertanian, dan bidang pelatihan keterampilan wirausaha. Selain membantu permodalan, ia juga melakukan kegiatan sosial seperti khitanan massal, membantu pembangunan sarana ibadah seperti mushola. Program sosial lainnya yaitu program bedah rumah bagi keluarga kurang mampu. Perubahan yang berdampak bagi sekitarnya, ya itulah yang dibuat oleh Wawan. Inilah ciri seorang Lelaki sejati, lelaki yang terus berdampak bagi lingkungannya. Maka dengan adanya perubahan yang dibawa pria berkarya besar ini sudah sangat dirasakan benar manfaatnya. Selain mempermudah akses permodalan bagi usaha kecil, juga ada pembinaan usaha secara terus-menerus, hingga anggota menjadi benar-benar sejahtera. “Adakalanya kalau pinjam ke perbankan suka dipersulit dengan sistem administrasi apalagi pinjamnya hingga puluhan juta,” paparnya. Selain permodalan, bagi anggota juga ada jaminan kesehatan, seperti membantu persalinan dan pengobatan jenis penyakit yang diderita anggotanya. Apa yang dilakukannya saat ini ia pun sudah sangat senang. motivasi untuk hidup lebih baik lagi bagi yang benar-benar hidup dari nol. “Jadi motivasi dan bisa merubah seseorang menjadi makmur itulah menjadi tujuan hidup saya,” pungkasnya. z nag

TESTIMONI Deni Abdul Holik, Pengusaha Kerupuk, 40th Alamat : Kp. Sadewata Kaler Rt 04/03 Desa Sabandar, Karangtengah, Cianjur “Pak Wawan adalah seorang yang banyak akal yang selalu berpikir untuk memajukan dengan progam perekonomian kerakyatan,beliau Ɵdak pantang menye-rah. Walaupun Ɵdak ada bantuan dari pemerintah untuk progam UMKM berkat kegigihan dan semangatnya seka rang masyarakat bisa mewujudkan UMKM yang mandiri melalui sistem simpan pinjam serta pelaƟhan wiraswasta.” Ujang, Pedagang Bakso, 25th Alamat : Kp. Sadewata Kaler Rt 02/04 Desa Sabandar, Karangtengah, Cianjur “Sebelum diajak Pak Wawan saya adalah seorang pengangguran yang seƟap hari hanya nongkrong, kemudian saya diajari sama beliau caranya berjualan bakso keliling dan diberikan pinjaman modal. Alhamdulillah sekarang saya bisa punya warung bakso sendiri dan merubah taraf hidup keluarga saya.”


Pembagian Grup PD 2014 Zona UEFA

13

GRUP A : Kroasia, Serbia, Belgia, Skotlandia, Macedonia, Wales GRUP B : Italia, Denmark, Rep Ceko, Bulgaria, Armenia, Malta GRUP C : Jerman, Swedia, Rep Irlandia, Austria, Kep Faroe, Kazakhstan GRUP D : Belanda, Turki, Hungaria, Rumania, Estonia, Andorra

GRUP E : Norwegia, Slovenia, Swiss, Albania, Siprus, Islandia GRUP F : Portugal, Rusia, Israel, Irlandia Utara, Azerbaijan, Luksemburg GRUP G : Yunani, Slovakia, Bosnia-Herzegovina, Lithuania, Latvia, Liechtenstein GRUP H : Inggris, Montenegro, Ukraina, Polandia, Moldova, San Marino GRUP I : Spanyol, Prancis, Belarusia, Georgia, Finlandia SENIN, 1 AGUSTUS 2011

www.surya.co.id

Ferguson Bantah Ultimatum Sneijder

ap/cliff owen/nick wass/nj.com

►Gol Owen Kubur Barcelona

SERASA JUARA WASHINGTON – SURYA SEMBILAN pekan setelah diluluhlantakkan Barcelona di final Liga Champions, Manchester United (MU) akhirnya merasakan kemenangan atas tim Katalan itu. Tim Setan Merah membalas dendam setelah menang 2-1 di partai World Football Challenge di Washington FedEx Field, Minggu (31/7) pagi. Di depan 81.807 penonton di Washington itu, penyerang veteran Michael Owen mengamankan kemenangan MU berkat golnya saat waktu menunjukkan menit ke-76. Gol Owen itu memastikan MU pulang ke Inggris dengan re-

kor 100 persen menang di lima partainya di AS. Tom Cleverly menyetor assist bagi Owen setelah mengintersep umpan Sergio Busquets bagi Seydou Keita. Enam menit sebelumnya, Thiago Alcantara menyamakan

kedudukan lewat tembakan melengkung yang indah. Pada laga yang seakan menjadi pesta juara bagi MU itu, penyerang sayap Luis Nani lebih dahulu membuat timnya unggul di menit ke-22. Manajer MU, Sir Alex Ferguson gembira atas kemenangan itu meski hanya berstatus uji coba. "Sangat penting memenangkan pertandingan ini. Sangat menyenangkan, menjelang musim baru kami mengawalinya dengan banyak kemenangan," ujar Ferguson. Manajer asal Skotlandia ini mengungkapkan rasa puasnya atas penampilan para pamain

MENTAL JUARA - Michael Owen membuat gol kemenangan MU di menit ke-76 (foto atas). Luis Nani dan Thiago Alcantara semakin menegaskan bahwa MU dan Barcelona semakin kuat dalam sembilan bulan terakhir. muda seperti Gabriel Obertan, Tom Cleverly, Phil Jones, maupun Chris Smalling. Menurutnya, MU siap mengarungi kerasnya persaingan di Premiership Inggris dan Liga Champions. "Ada beberapa pemain muda yang bisa diandalkan. Skuad kami siap bertarung di Premiership dan Eropa," terangnya. Barcelona sendiri untuk pertama kalinya menampilkan enam pemain yang sudah akrab di telinga, tidak seperti empat partai sebelumnya yang banyak menurunkan pemain nonreguler. Meski demikian, pelatih Barcelona, Josep Guardiola belum menampilkan pemain terbaik dunia seperti Lionel Messi, Daniel Alves, Javier Mascherano, dan rekrutan terbaru, Alexis Sanchez. Meski kalah, Guardiola meyakinkan kalau kepercayaan diri para pemainnya tetap tinggi. "Kepercayaan diri kami tetap besar. Sulit untuk mendapatkan keper-

Capello Waspadai The Outsiders RIO DE JANEIRO - SURYA Penentuan undian grup Piala Dunia 2014 di Rio de Janeiro, Minggu (31/7), menempatkan Inggris dalam Grup H bersama Montenegro, Ukraina, Polandia, Moldova, dan San Marino. Di antara para kontestan di grup ini, Inggris termasuk unggulan, namun Fabio Capello menegaskan bahwa The Three Lions harus tetap waspada karena kontestan lain bisa menjadi ganjalan. “Ini bukan undian yang mudah. Inggris harus benar-benar berkonsentrasi dan memainkan setiap pertandingan di Grup H seperti final,” kata pelatih Inggris ini kepada Teamtalk. Kontrak Capello memang berakhir usai Euro 2012 yang akan digelar di Polandia/Ukraina. Inggris akan mendapat pelatih baru ketika kualifikasi PD 2014 dimulai September 2012 mendatang. Meski begitu, Capello menganggap semua lawan sangat sulit. Lawan satu grup yang selama ini menjadi The Outsiders mulai merepotkan. “Inggris tahu bagaimana kekuatan Montenegro dan akan kembali bertemu mereka. Sedangkan Polandia semakin kuat dan bisa dipastikan mempersulit kami. Ukraina pun pernah mengalahkan Inggris di laga terakhir kualifikasi PD 2010,” terangnya. Kalau Inggris sampai terpeleset maka mereka harus melalui partai playoff untuk mendapatkan satu dari empat tiket terakhir ke putaran final PD 2014. Itu dengan asumsi bahwa Inggris bisa menjadi salah satu dari delapan runner-up terbaik dari sembilan grup. Capello juga menyatakan lega karena lawan terberat Inggris yaitu Spanyol dan Prancis dipertemukan dalam ‘neraka’ Grup I. Spanyol yang juara PD 2010 akan bertarung dengan Prancis, juara 1998, bersama Belarusia, Georgia dan Finlandia. ■ ttalk/sky/dey

ap/matt dunham

SUDAH KENAL - Wayne Rooney saat melawan Montenegro di uji coba Oktober 2010.

Barcelona

1

Manchester United

2

SUSUNAN PEMAIN BARCELONA: Valdés; Fontás/Armando (73), Busquets, Abidal/Balliu (73), Dos Santos; Iniesta/ Riverola (77), Alcantara, S Keita; Pedro, Afellay/ Cuenca (43), Villa/Carmona (62) MU: De Gea, Vidic/Jones (78), Evans, Evra/Owen (46), Rafael/Fabio (17); Anderson, Cleverley, Young/Obertan (63), Nani; Welbeck/Diouf (76), Rooney/Smalling (45).

cayaan diri yang lebih besar dari pemain-pemain ini," tegasnya. Meski tanpa pemain-pemain kuncinya, Barcelona masih bisa menguasai permainan. Meski demikian, pertahanan MU jauh lebih kuat. ■ ap/so/van

DUBLIN - SURYA Saat pertandingan melawan Barcelona di FedEx Field, Minggu (31/7), pertanyaan seputar jadi tidaknya Wesley Sneijder berlabuh ke Old Trafford terus memancing rasa penasaran. Ketika dikejar wartawan soal jadwal terakhir Inter Milan untuk melepas Sneijder, Sir Alex Ferguson menolak menegaskan. Manajer MU ini membantah adanya pembicaraan atau negosiasi dengan winger Belanda tersebut. Ferguson juga menolak memberi ultimatum kepada Inter soal kesediaa n m e lepas Sneijder. Inter menanti penawaran resmi dari MU karena uang penjualan Sneijder akan digunakan untuk membeli striker Manchester City, Carlos Tevez. “Kalau ingin bermain di MU, Sneijder harus menerima tawaran kontrak dari kami. Kalau menolak, MU sudah mencari opsi lain. Kami sudah lelah berbicara banyak,” sergah Ferguson kepada Mail on Sunday. Sneijder menyatakan lebih

suka bermain di MU ketimbang Man City namun ‘menodong’ manajemen MU dengan gaji 200.000 pounds (Rp 2,7 miliar) per pekan. Permintaan ini sulit dipenuhi, kecuali transfernya turun dari 35 juta pounds menjadi 24 juta pounds. “Direktur Eksekutif Inter, Ernesto Paolillo memperkirakan bahwa Sneijder bisa dilepas ke MU dengan harga yang sesuai. Yaitu sekitar 30 juta pounds,” tulis Sky Sports. Sneijder enggan berkomentar saat akan membela Inter melawan Man City di Dublin Super Cup semalam. “Saya akan bermain melawan Man City. Ini kali pertama saya bermain melawan Nigel de Jong,” tulisnya di akun Twitter. ■ mail/ espn/dey

JUAL MAHAL - Wesley Sneijder.

archive/PA


14

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

data & agenda UJI COBA

Sabtu (30/7) Roda JC 1 - 2 Málaga Oxford 1 - 0 Everton Blackburn 3 - 0 Kitchee SC Sheffield 0 - 0 Stoke City Aston Villa 0 - 2 Chelsea Airtricity League XI 0 - 3 Manch City New York Red Bulls 1 - 0 PSG Newport County 1 - 3 Bolton Arsenal 2 - 2 Boca Juniors Celtic 0 - 2 Inter Milan Leicester 1 - 2 Real Madrid

Minggu (31/7) Barcelona 1 - 2 MU Feyenoord 0 - 1 Málaga Boca Juniors 0 - 2 PSG Leeds 1 - 1 Newcastle Preston 0 - 1 Wigan

Valerenga

Senin (1/8) vs Liverpool

Barcelona Derby

Kamis (4/8) vs Guadalajara vs Aston Villa

Minggu (7/8) Barcelona vs Club America Senin (15/8) Real Madrid vs Barcelona

DUBLIN SUPER CUP

Minggu (31/7) 20.00 WIB : Airtricity XI vs Celtic 23.00 WIB : Inter Milan vs Man City

lintas arena KONI Surabaya Evaluasi Cabor Gagal SURABAYA - KONI Kota Surabaya segera melakukan evaluasi terhadap delapan cabang olahraga (cabor) yang gagal menyumbang medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim di Kota Kediri, 15-22 Juli lalu. Humas KONI Surabaya Budi Haryono mengatakan, kedelapan cabor yang gagal menyumbang emas adalah tenis meja, bridge, tinju, sepak takraw, atletik, binaraga, angkat besi, dan sepak bola. "Sudah pasti akan dilakukan evaluasi, kenapa cabang olahraga itu sampai gagal meraih medali emas. Padahal, persiapan yang dilakukan juga sudah maksimal," kata Budi Haryono, Minggu (31/7). Pada Porprov Jatim III yang melombakan 26 cabor, kontingen Kota Surabaya kembali merebut gelar juara umum untuk ketiga kalinya secara beruntun, dengan mengumpulkan 84 medali emas, 68 perak, dan 58 perunggu. Prestasi itu jauh melebihi target yang dibebankan Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Kota Surabaya sebanyak 70 medali emas. Sejumlah cabor yang menjadi lumbung medali emas kontingen Surabaya, antara lain, renang, selam, panahan, senam, gulat, dan pencak silat. Dari beberapa cabor yang gagal merebut medali emas, Budi Haryono menyebut atletik sebagai salah satu yang patut mendapatkan perhatian lebih serius. "Dari 32 nomor atau medali emas yang diperebutkan di cabang atletik pada Porprov, atlet Surabaya hanya meraih satu perunggu. Memang ada masalah nonteknis yang membuat prestasi atletik menurun," ujarnya. ■ ant

Kado Istimewa Button

► Penampilan

Ke-200 di F1

BUDAPEST - SURYA PEMBALAP McLaren Mercedes benar-benar mulai memperlihatkan keperkasaan mereka di balapan Formula Satu (F1) musim ini. Setelah Lewis Hamilton memenangi GP Jerman, pekan lalu, kini giliran Jenson Button yang finish tercepat di GP Hungaria di sirkuit Hungaroring, Minggu (31/7). Kemenangan di balapan yang diguyur hujan rintik-rintik ini jadi kado istimewa karena diraih di penampilan ke-200nya di F1. Button mendapatkan kemenangan perdananya di GP Hungaria, 2006 silam. "Untuk beberapa alasan, saya suka kondisi ini (hujan rintik-rintik). Saya bisa menjaga kondisi ban, apalagi mobil terasa sangat enak," kata Button usai balapan. "Balapan yang menyenangkan, momen yang hebat." Ini merupakan kemenangan kedua Button di musim ini, sekaligus yang keempat bagi McLaren dari 11 seri yang sudah digelar. Enam seri lain dimenangi pembalap Red Bull, Sebastian Vettel dan satu seri dicuri pembalap Ferrari, Fernando Alonso. Kemenangan McLaren di GP Hungaria ini juga membuat para pembalap Red Bull tak pernah menang dalam tiga seri terakhir. Di dua seri sebelumnya, Hamilton dan Alonso memenangi balapan. Di Hungaroring, Button menyelesaikan balapan 70 lap itu dalam waktu 1 jam 46 menit 42,337 detik. Kemenangan Button benar-benar spesial, selain karena tampil di balapan ke-200nya, juga karena dia sempat bersenggolan dengan Hamilton di tikungan kedua.

ap/thanassis stavrakis

PODIUM - Pembalap McLaren Mercedes, Jenson Button (kiri) merayakan kemenangan bersama Sebastian Vettel di podium usai balapan GP Hungaria, Minggu (31/7). Peringkat dua balapan didapatkan Vettel. Pembalap Jerman yang sedang memimpin klasemen ini banyak melakukan kesalahan akibat kondisi lintasan yang licin. Ia sempat menikung terlalu melebar bahkan sampai keluar lintasan. "Awalnya saya kesulitan, Lewis juga sedikit lebih cepat. Kecepatan mobil saya rasanya lebih cepat, namun beberapa kali ada masalah dengan rem," sesal dia. "Tapi urutan kedua cukup jadi pijakan penting meski kemenangan sebenarnya ada dalam jangkauan." Lintasan yang licin, juga membuat Fernando Alonso harus kerja keras menjinakkan mobil yang sering spin kecil. Bahkan ia sempat ke luar lintasan, namun berkat strategi tim yang jitu, ia dapat naik podium ke-

tiga. Dan dugaannya sebelum lomba kalau McLaren favorit juara jadi kenyataan. Sementara Hamilton, pembalap Inggris ini harus puas finish di urutan keempat. Hamilton sebenarnya sempat memimpin balapan dalam jangka lama. Namun, hukuman drive through penalty membuat dia terhambat dalam mengejar pembalap lain. Meski demikian, Hamilton tetap ada di urutan ketiga klasemen sementara dengan 146 angka. Hanya, perolehan angkanya itu mulai ditempel Alonso, yang hanya terpaut satu poin. Pemimpin klasemen sementara masih dikuasai Vettel dengan 234 poin. Urutan kedua klasemen juga ditempati pembalap Red Bull, Mark Webber dengan 149 angka. Webber harus puas finis di tempat kelima di GP Hungaria ini. ■ bbc/ap/van

KTI Curigai ada Permainan di Balik Kekalahan M Rahman JAKARTA - SURYA Ketua Umum Komisi Tinju Indonesia (KTI) Pusat, Anthon Sihombing, telah meminta World Boxing Association (WBA) agar menjadwalkan pertandingan ulang Muhamad Rachman melawan petinju Thailand Pornsawan Por Pramuk. "Saya telah menghubungi perwakilan WBA untuk wilayah Asia Pasifik agar menjadwalkan pertarungan ulang Rachman melawan Pornsawan. Hal ini saya lakukan karena KTI mencurigai adanya pengaturan skor sehingga Rachman kalah angka dalam pertarungan melawan Pornsawan," tutur Anthon, Minggu (31/7). Rachman kehilangan gelar juara dunia tinju kelas terbang mini WBA, setelah dinyatakan kalah angka melawan Pornsawan di Jakarta, Sabtu (30/7) malam. Tiga wasit hakim asal Filipina, Jepang, dan Korea Selatan memberikan angka 114-114, 113-115, 114-115 untuk kemenangan Porsawan. "Saya menduga ada permainan di balik kekalahan Rachman, yang dilihat kasat mata seharusnya menang. Mafia tinju Thailand ada di balik semua ini," tuding Anthon. Kecurigaan terhadap peran mafia tinju

antara/prasetyo utomo

BERPALING - Petinju Indonesia M Rachman (kiri) berpaling seakan kesal dengan kekalahannya saat menghadapi petinju Thailand Pornsawan Por Pramook, Sabtu (30/7). Thailand itu dikaitkan dengan kehadiran promotor tinju kenamaan Thailand, Niwat Laosuwanwat. Meskipun tidak ada bukti langsung yang menunjukkan keterlibatan Niwat, namun dugaan tokoh tinju Thailand telah mengatur para wasit hakim sangat kuat. "Kami hormati keputusan para wasit hakim yang bertugas pada pertandingan

Rachman melawan Pornsawan. Namun, kita juga memiliki hak untuk memprotes atau meminta pertarungan ulang bila penilaian para hakim kita rasakan janggal," papar Anthon. Anthon menyatakan tidak secara khusus meminta penetapan waktu tanding ulang tersebut. Hal ini disebabkan penetapan waktu tersebut bergantung pada

kesiapan promotor pertandingan yang memegang hak mempertandingkan kedua petinju dan kesiapan masing-masing petinju. "Jadi soal waktu dan tempat pertarungan ulang tersebut bergantung pada promotor pertandingan. Kalau promotor memiliki dukungan finansial yang baik dapat saja pertarungan dilaksanakan sesegera mungkin. Tetapi tidak mungkin dalam satu atau dua bulan ke depan, mengingat masih dalam suasana Ramadan dan Lebaran. Tarung ulang perlu disiapkan dengan matang dan ini memerlukan waktu," jelas Anthon. Bila tarung ulang dilaksanakan, Anthon meyakini Rachman dapat merebut kembali gelar juara dunianya yang kini berada di tangan Pornsawan. Menurut Anthon petinju Thailand ini penampilannya tidak istimewa. Rachman yang kini berusia 39 tahun merebut gelar juara dunia kelas terbang mini WBA dengan memukul KO juara bertahan dari Thailand, Kwanthai Sithmorseng, ronde kesembilan di Bangkok, 11 April lalu. Rachman tercatat sebagai petinju Indonesia tertua yang mampu merebut gelar juara dunia tinju. ■ ant

HASIL GP HUNGARIA (10 Besar) 1. Button McLaren-Mercedes 2. Vettel Red Bull-Renault 3. Alonso Ferrari 4. Hamilton McLaren-Mercedes 5. Webber Red Bull-Renault 6. Massa Ferrari 7. Di Resta Force India-Mercedes 8. Buemi Toro Rosso-Ferrari 9. Rosberg Mercedes 10. Alguersuari Toro Rosso-Ferrari KLASEMEN SEMENTARA Pembalap 1. Vettel 234 2. Webber 149 3. Hamilton 146 4. Alonso 145 5. Button 134 6. Massa 70 7. Rosberg 48 8. Heidfeld 34 9. Schumacher 32 10. Petrov 32 11. Kobayashi 27 12. Sutil 18 13. Buemi 12 14. Alguersuari 10 15. Di Resta 8 16. Perez 8

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

1 jam 43:42.337 + 3.588 + 19.819 + 48.338 + 49.742 + 1:17.176 + 1 lap + 1 lap + 1 lap + 1 lap

Konstruktor Red Bull-Renault 383 McLaren-Mercedes 280 Ferrari 215 Mercedes 80 Renault 66 Sauber-Ferrari 35 Force India-Mercedes 26 Toro Rosso-Ferrari 22 Williams-Cosworth 4

Jatim Tuan Rumah Olahraga Mahasiswa SURABAYA - SURYA Jatim tidak sepi dari perhelatan olahraga nasional. Kali ini, provinsi paling timur di Pulau Jawa ini dipercaya sebagai tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni Nasional Mahasiswa (Porsenasma) PGRI I/2011, 1-7 Oktober nanti. Rektor Universitas PGRI Adi Buana, Sutijono selaku penyelengara usai melakukan audiensi dengan KONI Jatim, akhir pekan lalu mengatakan, Porsenasma dipusatkan di Surabaya. Ajang ini rencananya melibatkan 52 Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia. “Dari Jatim ada 27 Perguruan Tinggi yang ikut,” sebut Sutijono. Porsenasma perdana ini, kata Sutijono, rencananya menandingkan lima cabang olahraga (cabor). Kelima cabor itu,

yakni bola voli, pencak silat, tenis meja, bulu tangkis, dan catur. Sedang untuk seni yakni lomba lagu pop, dangdut, fotografi dan film pendek. Ketua pelaksana (Panpel) Porsenasma 2011, Widodo menambahkan, masing-masing Perguruan Tinggi diberi kuota maksimal mengirimkan 46 atlet. “Sebagai tuan rumah, kami ingin ajang ini berjalan sukses. Nanti kami akan bekerja sama dengan KONI Jatim dan ini audiensi yang pertama,” sambung Widodo. Ajang ini, lanjut Widodo, diharapkan bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi. Sehingga bisa menjadi sumbangan bagi masing-masing daerah. “Masing-masing Perguruan Tinggi minimal mendaftarkan tiga cabor,” terang Widodo. ■ fat


15

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

Qatar Latihan di Turki, Bahrain Boyong Taylor doha - Surya Pelatih Qatar, Milovan Rajevac menyebut meladeni tiga tim di Grup E Pra Piala Dunia 2014 Zona Asia merupakan tugas berat. Apalagi, Rajevac dibebani target lolos ke putaran keempat zona Asia. Susuai hasil drawing Pra Piala Dunia 2014 di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (31/7) dinihari WIB, Qatar masuk Grup E Zona Asia bersama Iran, Bahrain dan Indonesia. "Ini tugas berat," kata Rajevac. Itu sebabnya, Rajevac akan menyiapkan tim sebaik mungkin. Langkah Qatar lolos ke putaran ketiga Pra Piala Dunia 2014 kurang mulus. Menghadapi Vietnam di putaran kedua, mereka menang 3-0 di kandang sendiri, namun Qatar menyerah 1-2 saat tampil di leg kedua di Vietnam. "Kami akan menggelar persiapan dengan baik. Kami akan berlatih beberapa hari di Qatar dan kemudian sepuluh hari di Turki," ujar mantan pelatih Ghana di Piala Dunia 2010 lalu itu. Laga Qatar melawan Bahrain termasuk yang ditunggu, karena kedua negara bertetangga di kawasan Teluk Persia. Qatar tentunya juga belum lupa pernah dikalahkan Indonesia, 2-1 pada Piala Asia 2004 yang berujung pada pemecatan Philippe

Troussier. Sementara Bahrain sudah lebih dini mempersiapkan tim. Ini karena Bahrain termasuk satu dari lima tim unggulan yang langsung lolos ke putaran ketiga bersama Australia, Jepang, Korsel dan Korut. Sukses Bahrain sebagai tim unggulan itu tidak lepas dari keberhasilannya melaju hingga babak playoff di Pra Piala Dunia 2010 lalu. Mereka gagal setelah dikalahkan Selandia Baru. Keseriusan Bahrain ini bisa dilihat dengan upaya mereka memboyong mantan asisten pelatih Timnas Inggris, Peter Taylor sebagai pelatih baru mereka, dua minggu lalu. Rencananya Bahrain akan menggelar pemusatan latihan di Dubai, Uni Emirat Arab. Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) sempat merencanakan berlatih di Eropa, tetapi setelah berdiskusi dengan Taylor keinginan itu dibatalkan dan mereka memilih berlatih di negara tetangga. Sejumlah 31 pemain sudah dipanggil mengikuti pemusatan latihan 7 -14 Agustus mendatang dan lima pemain di antaranya bermain di mancanegara, termasuk Abdulla Ismail Omar yang bermain untuk Neuchatel Xamax di liga utama Swiss. n goal.com

Bentrok Tim LSI Vs LPI

► Turnamen Empat Tim, Libatkan Persebaya 1927 dan Arema surabaya - surya Pecinta sepak bola Surabaya bakal mendapat suguhan pertandingan seru dan menarik. Dua tim Liga Super Indonesia (LSI), Arema dan Persela Lamongan serta dua klub Liga Primer Indonesia (LPI), Persebaya 1927 dan Persema Malang akan dipertemukan dalam sebuah turnamen. Bentrok tim LSI dan LPI di Jatim itu digagas Pengprov PSSI Jatim. Rencananya, turnamen empat tim yang pernah samasama mengikuti kompetisi Liga Super musim 2009/2010 itu dijadwalkan berlangsung setelah Lebaran. “Kami ingin mempertemukan tim terbaik Jatim yang bermain di Liga Super dan LPI. Dari Liga Super kami ambil Arema dan Per-

sela, sedang Persebaya (1927) dan Persema mewakili klub LPI. Saya yakin pertandingan nanti ramai,” sebut La Nyalla M Mattalitti, Ketua Pengprov PSSI Jatim, kemarin. Dipilihnya empat tim itu, menurut Nyalla, karena event ini hanya sebuah turnamen untuk mengisi kekosongan kompetisi yang belum diketahui format dan kapan mulai digulirkan. “Agar ada kegiatan setelah Lebaran. Kami ingin membuat turna-

men sepak bola,” aku Nyalla. Pria yang juga Wakil Ketua KONI Jatim ini yakin, gagasan yang diagendakan PSSI Jatim bisa terlaksana. Dalam waktu dekat, keempat klub akan diberitahu secara tertulis soal rencana turnamen yang mempertemukan dua klub LSI dan LPI di Jatim. “Turnamennya akan dilaksanakan bulan September,” tutur Nyalla. Jika turnamen ini bisa terwujud, hampir pasti berjalan sengit. Terutama bentrok Persebaya 1927 dan Arema yang sejak lama merupakan musuh bebuyutan. Dalam setiap laga Bajul Ijo kontra Singo Edan –baik di Surabaya ataupun di Malang- puluhan ribu penonton selalu memadati stadion. Kecuali itu, turnamen ini bisa sebagai

representasi wakil LSI dan LPI. Empat tim dipastikan bertarung habis-habisan menunjukan siapa tim dari mereka yang terbaik di Jatim. Sejak Bajul Ijo dan Persema memutuskan menyeberang ke kompetisi LPI pada 2011, Arema dan Persela tidak bisa bersaing dengan klub asal Surabaya dan Malang. “Rencana ini sudah dirapatkan pengurus harian PSSI Jatim. Mudah-mudahan bisa sesuai rencana,” sambung Akhmad Munir, Sekretaris Pengprov PSSI Jatim. Sejatinya, lanjut Munir, PSSI menginginkan memperbanyak peserta turnamen ini. Karena ini merupakan yang pertama dan waktunya mendadak, sementara hanya melibatkan empat tim dulu. n fat

Pengcab PSSI Gresik Merasa Dianaktirikan gresik - Surya Nasib Pengcab PSSI Gresik layaknya anak tiri di lingkungan KONI Gresik. Selama lebih dari satu tahun, sejak kepengurusan baru pengcab dibawah nakhoda Mudjiono yang terpilih, Maret 2010 lalu, Pengcab sama sekali tidak pernah mendapat bantuan dana APBD dari KONI Gresik. Padahal sebagai institusi yang mengelola pembinaan pemain sepak bola di Gresik, pengcab wajib memutar kompetisi internal. Namun hingga kini, pengcab tak kunjung mendapat bantuan dana dari KONI Gresik. Padahal kompetisi internal sudah berjalan. ”Sejak pertama saya terpilih hingga sekarang, belum ada dana yang dicairkan KONI Gresik. Semua dana untuk kebutuhan pengurus, didapat dari dana pribadi masing-masing pengurus,” kata Mudjiono, Ketua Pengcab PSSI Gresik, Minggu (31/7) kemarin. Sedang Gresik United (GU) musim lalu yang merupakan klub profesional dan seharusnya tidak mendapat bantuan dari APBD, justru mendapat bantuan APBD sekitar Rp 6 miliar. Sementara dana pengcab

yang notabene untuk kebutuhan klub-klub amatir, sama sekali tidak mendapat bantuan dari APBD. ”Saya juga tidak tahu mengapa GU yang klub profesional dapat dana dari APBD, sedangkan pengcab yang jelas-jelas untuk pembinaan tidak mendapat apa-apa,” kata Mudjiono. Itu sebabnya kompetisi internal Pengcab PSSI Gresik, sempat tertunda lama karena tidak adanya dana. Kompetisi internal Pengcab PSSI Gresik, akhirnya baru digelar Maret lalu. Meski telah berjalan pun, kompetisi ini belum mendapat dana. ”Hingga saat ini belum ada dana yang cair untuk kebutuhan kompetisi ini. Tapi mau bagaimana lagi semua klub sudah meminta untuk segera digelarnya kompetisi,” kata Mudjiono. Kompetisi internal saat ini telah menggelar sekitar 15 matchday, dengan diikuti 12 peserta. Jumlah ini menurun dari 28 peserta di kompetisi sebelumnya. Untuk kebutuhan kompetisi internal, menurut pria yang akrab disapa Pak Lurah tersebut, membutuhkan dana Rp 500 juta hingga akhir kompetisi. n k3

surya/erfan hazransyah

dana APBD - Pemain GU, Ali Usman (kiri) tampil di Divisi Utama musim lalu. Saat itu GU mendapat kucuran dana dari APBD.

surya/erfan hazransyah

kesempatan - Striker Persebaya 1927, I Made Wirahadi (tengah) memiliki kesempatan menjajal ketajaman meladeni Arema dan Persela di turnamen yang melibatkan tim LSI dan LPI pada September nanti.

Listiadi Asisten Wim jakarta - Surya PSSI membagi tugas penanganan Timnas PSSI Senior kepada Wim Rijsbergen selaku pelatih kepala yang akan dibantu Listiadi sebagai asisten pelatih. Sementara Rahmad Darmawan yang semula menjadi asisten Wim di Timnas Senior, difokuskan menangani Timnas U-23 yang akan diterjunkan ke SEA Games 2011. "Kami menunjuk Listiadi sebagai asisten Wim Rijsbergen yang kami fokuskan menangani Timnas Senior. Sedang Rahmad Darmawan menjadi pelatih kepala Timnas U-23 untuk ke SEA Games dengan dibantu Widodo C Putra dan Aji Santoso," ujar Komite Eksekutif (Exco) PSSI Bidang Koordinator Timnas, Bob Hippy, Minggu (31/7). Listiadi sebelumnya pernah menjadi pelatih kepala PSMS Medan, asisten pelatih Arema dan terakhir menjabat asisten pelatih PSM Makassar. Bob Hippy mengatakan, PSSI harus mengambil langkah cepat membagi tugas tersebut mengingat Timnas Senior sudah harus bertanding mulai 2 September dalam lanjutan Pra Piala Dunia 2014. Pemisahan tugas yang diberikan kepada Rahmad Darmawan, lanjutnya, agar Timnas U-23 lebih siap menghadapi SEA Games 2011 yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang. "Sudah empat kali SEA Games kita tidak meraih gelar juara. Persiapan Pra Piala Dunia dan SEA Games sama pentingnya," papar Bob Hippy. Mengenai mekanisme latihan Timnas Senior, Bob mengatakan, pihaknya akan membahas dengan pelatih dan asisten pelatih Timnas. "Mengingat kita sedang memasuki bulan puasa dan dipastikan banyak pemain yang juga berpuasa, kemungkinan latihan akan dilakukan sore atau malam hari," ujarnya. n ant

Keeltjes : Perbanyak Kompetisi Usia Dini

surya/hayu yudha prabowo

total di TIMNAS U-23 - Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan saat pengumuman pemain lolos seleksi, Sabtu (30/7).

Rahmad Konsentrasi Timnas U-23 batu - Surya Pelatih Kepala Timnas U-23 Rahmad Darmawan mengaku akan berkonsentrasi penuh menangani Timnas U-23 yang dipersiapkan ke SEA Games 2011, setelah Pelatih Kepala Timnas Senior Wim Rijsbergen mendapatkan asisten baru Listiadi. "Saya butuh konsentrasi menangani Timnas U-23. Dan saya sangat gembira PSSI telah menunjuk asisten pelatih (Listiadi) untuk membantu Wim Rijsbergen," ujar Rahmad Darmawan, Minggu (31/7). Rahmad yang akan menangani Timnas U-23 bersama Widodo C Putra dan Aji Santoso, akan

memulai tugasnya, Selasa (2/8) menempa 24 pemain yang telah dipilih atau diseleksi pada Sabtu (30/7) lalu. Meski latihan tim segera memasuki bulan Ramadan, namun pelatih Persija ini mengaku akan pulang-pergi dari Jakarta ke Malang tanpa harus memboyong keluarganya dan tinggal sementara di Malang. "Keluarga tetap tinggal di Jakarta. Saya akan pulang-pergi saja ke Malang, toh akan ada hari libur latihan," ujarnya. Rahmad juga berharap Wim Rijsbergen dan Listiadi fokus menangani Timnas Senior yang akan tampil dalam lanjutan Pra Piala Dunia. Apalagi lawan-la-

wan dihadapi diakuinya akan cukup berat yakni Iran, Qatar dan Bahrain. "Bagi saya tidak ada lawan yang enteng dalam lanjutan Pra Piala Dunia itu. Yang penting Timnas harus benar-benar disiapkan secara optimal. Semakin ke sana (lolos ke putaran berikutnya), memang lawan kita akan semakin berat," ujarnya. Rahmad telah menyeleksi 24 pemain. Dia masih memiliki stok enam pemain dalam skuad Timnas Senior yakni Oktovianus Maniani, Egi Melgiansyah, Ferdinand Sinaga, Irfan Bachdim, Kurnia Meiga dan Gunawan Dwi Cahyo. n ant

surabaya - Surya Prestasi sepak bola Indonesia yang tidak kunjung meningkat di ajang internasional, karena kompetisi di Indonesia belum digarap dengan baik. Kompetisi yang diseriusi baru menyentuh level senior. Pernyataan tersebut dilontarkan Rudy W Keeltjes. Pelatih yang sudah banyak menangani klub-klub di Indonesia ini mengatakan, kompetisi untuk pemain usia dini belum dikelola dengan baik. “Kompetisi untuk pemainpemain usia dini harus digarap lebih serius. Jumlah kompetisi bagi pemain junior diperbanyak,” sebut Rudy disela-sela menyaksikan pertandingan final Liga Pendidikan Indonesia (LPI), Sabtu (30/7). Mantan pelatih Persebaya ini mengaku suka dengan kompetisi usia dini, seperti LPI. “Seperti kompetisi LPI, ini bagus dan saya suka dengan pemain-pemain muda,” ucap Rudy. Ia berharap, kepengurusan PSSI yang baru bisa memperbaiki kompetisi di Indonesia. Tidak hanya kompetisi level senior saja yang diperhatikan, tapi kompetisi untuk pemain junior juga digarap secara berkelanjutan dengan jenjang serta jelas arahnya. “Pemain-pemain junior ha-

rus memiliki wadah dan dipersiapkan dengan kompetisi yang baik. Pemain junior sebagai ganti pemain nasional senior dimasa mendatang,” ucap Rudy. Minimnya kompetisi usia dini juga dirasakan daerah-daerah di Jatim, salah satunya Kota Mojokerto. “Kompetisi untuk usia dini masih minim perhatian. Padahal SDM (sumber daya manusia) di daerah-daerah sangat melimpah. Kalau pemain tidak diwadahi dengan kompetisi yang baik, bagaimana SDMnya mau berkualitas,” tanya Tomi Sholivan, Pelatih Tim SMA Taman Siswa Kota Mojokerto yang berhasil menembus putaran nasional LPI. Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin di hadapan pengurus PSSI Jatim, beberapa waktu lalu berjanji, organisasi yang dipimpinnya bakal memperbaiki kompetisi agar lebih baik. Kompetisi harus dilakukan secara berkesinambungan di semua kelompok umur. Mulai U-12, U13, U-14, U-15, U-16, U-18, U21, U-23 dan senior. “Kita harus menyiapkan pemain-pemain muda dengan kompetisi berjenjang dan teratur. Ini harus dilakukan secara berkelanjutan di semua level. Sehingga kita selalu siap dan memiliki stok pemain nasional yang banyak,” tegas Djohar. n fat

Jika Pra PON Diulang, Tim Jatim Bakal Dirombak surabaya - Surya Rencana Komite Eksekutif (Exco) PSSI mengulang semua pertandingan futsal Pra PON XVIII 2012 Riau, disambut positif Biro Futsal Pengprov PSSI Jatim. Biro Futsal langsung ancang-ancang mempersiapkan tim. ”Kesempatan ini harus diambil. Untuk itu, kami harus mempersiapkan tim sejak awal. Jangan sampai kesalahan seperti di Pra PON terulang,” kata Bantot Sutriono, Koordinator Biro Futsal Pengprov PSSI Jatim. Menurut Bantot, Biro Futsal akan mengevaluasi perjalanan tim Jatim saat tampil di Grup A Wilayah II Jawa-Kalimantan, di GOR Jatidiri Semarang, 19-23 Juni lalu. Saat itu, Jatim gagal

lolos ke PON, karena berada di peringkat empat klasemen akhir, di bawah DKI Jakarta, tuan rumah Jateng dan DI Jogjakarta. Dengan kegagalan tersebut, menurut Bantot, tim Jatim harus dievaluasi. Bantot mengaku saat pembentukan tim Jatim, banyak mendengar keluhan. Berdasar pengalaman tersebut, Biro Futsal akan mengevaluasi seluruh komponen tim, sambil menunggu keputusan apakah Pra PON jadi diulang atau tidak. ”Kami akan pelajari tim ini, dan akan mendengar pendapat dari berbagai pihak, untuk menentukan langkah selanjutnya, sambil menunggu keputusan dari PSSI,” kata Bantot. Menurut Bantot, kegagalan

Jatim di Semarang menjadi pelajaran berharga bagi Biro Futsal. Menurut Bantot, langkah awalnya merombak jajaran manajemen tim Jatim. Pasalnya Bantot mendengar terdapat masalah saat pembentukan tim. ”Kami akan mengevaluasi jajaran manajemen. Kami akan konsultasikan dengan Pengprov dan KONI Jatim,” kata Bantot. Seperti diberitakan sebelumnya, semua pertandingan Pra PON dianggap tidak sah dan harus diulang. Salah satu anggota Exco PSSI, La Nyalla M Mattalitti, menyatakan Pra PON akan diulang. Ini karena Pra PON digelar Badan Futsal Nasional (BFN) dibawah kepengurusan PSSI era Nurdin

Halid yang sudah dibekukan pemerintah. Selama pelaksanaan Pra PON di Semarang, memang banyak kejanggalan. Jadwal yang seharusnya digelar mulai 18 Juni, tiba-tiba mundur 19 Juni karena DKI Jakarta belum datang. Bahkan saat itu BFN akan mengubah jadwal menjadi 13-18 Juli, hanya karena Jakarta belum siap. Namun tuan rumah Jateng tetap bersikukuh agar Pra PON digelar meski mundur satu hari dari jadwal semula. Perubahan keputusan saat itu hanya dalam hitungan jam. Lebih ironis, di dua hari pertandingan awal, lapangan GOR Jatidiri menggunakan lantai parkit (kayu) yang tidak layak. Padahal sesuai perjanjian awal, menggunakan court polypropylene. n k3

surya/haorrahman

lantai kayu - Pemain futsal Pra PON Jatim menjajal lapangan di GOR Jatidiri Semarang beberapa waktu lalu. Pada dua pertandingan awal Jatim tampil di lapangan dengan lantai parkit (kayu).


19 Nasional-Internasional lintas nusantara Nawati Hilang di Kuwait Sejak 2004 KUDUS - Tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jateng, Sri Nawati (22), sejak 2004 bekerja di Kuwait, hingga kini tak diketahui kabarnya. "Keluarga sudah minta bantuan seseorang yang sebelumnya menjadi sponsor keberangkatan Sri," kata orangtua Sri Nawati, Sulikah, di Kudus, Minggu (31/7). Sebelumnya, keluarga memiliki surat keterangan tempat kerja dan nomor telepon majikan Sri. Data itu diserahkan pada Rosman, warga Desa Larikrejo, yang menjadi sponsor keberangkatan Sri. "Keluarga juga menyerahkan sejumlah uang kepada Rosman. Nyatanya, tak ada hasil," ujarnya. Anggota DPRD Kudus, Supriyanto mengaku dua kali berupaya mencari keberadaan Sri ke Jakarta, tapi tak ada hasil. "Informasinya, kontrak kerja di Kuwait selama tiga tahun. Artinya, tahun 2007 kontrak kerjanya habis. Kenyataannya, hingga sekarang tidak diketahui kabarnya," ujarnya. Staf Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Susapto Anggoro siap menindaklanjuti laporan keluarga Sri. "Namun, kami butuh data lengkap tentang Sri Nawati," ujarnya.  ant

globust

Kotoran Anjing Ditukar Emas TAIPEI - Pemerintah New Taipei City punya cara unik untuk mengatasi lingkungan kota yang kotor karena kotoran anjing. Mereka bersedia menukar kotoran anjing dengan emas. Ide ini ditujukan untuk warga yang memelihara anjing tapi malas merawat. Dikutip Taiwannews, mulai 1 Agustus, warga yang memiliki anjing bisa menukar kotoran anjing dengan kupon undian. Kupon akan ditukar emas batangan dengan berat/nilai bervariasi. Selain menukar kotoran dengan emas, ada lagi bonus bagi warga kota. Mereka yang melaporkan orang-orang yang sengaja meninggalkan kotoran hewan di jalan, akan mendapatkan hadiah uang.  ap/had

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

Pesawat Terbelah, 163 Orang Selamat

►Gagal Mendarat Karena Licin

GEORGE TOWN - SURYA KEAJAIBAN mengiringi peristiwa nahas terbelahnya Pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Caribbean Airlines di ibu kota Guyana, George Town, Sabtu (30/7) sekitar pukul 01.32 dini hari waktu setempat. Pesawat bernomor penerbangan BW-523 yang bertolak dari New York, Amerika Serikat dan mengangkut 163 orang ini terbelah dua setelah gagal mendarat gara-gara landasan pacu Bandara Internasional Cheddi Jagan yang basah karena hujan deras. Lazimnya, kecelakaan pesawat saat landing, apalagi pesawatnya terbelah, biasanya berakibat pada banyak korban. Namun, ajaibnya, tak ada satu pun dari 157 penumpang dan 6 awak pesawat yang tewas. Semua dinyatakan selamat. Hanya beberapa orang mengalami luka ringan dan memar. “Ini sebuah keajaiban dalam kecelakaan seperti ini,” jelas Direktur Caribbean Airlines, George Nicholas, dilansir BBC. Presiden Guyana, Bharrat Jagdeo menegaskan, karena

cuaca yang buruk, pesawat tersebut bisa saja berhenti di dekat sebuah jurang berkedalaman 61 m yang lokasinya tak jauh dari bandara dan bisa mengakibatkan kematian puluhan orang di dalam pesawat. "Kami negara paling beruntung, semua orang selamat dalam kecelakaan seperti ini," ujar Menteri Kesehatan Guyana, Leslie Ramsammy. Kekacauan dilaporkan sempat terjadi di bandara itu karena dianggap tidak siap menghadapi situasi darurat semacam itu. Tim penyelamat berjuang dalam gelap demi mencari para penumpang dan awak yang selamat dari puing-puing pesawat. Seorang penumpang dari Philadelphia, AS, Geeta Ramsingh (41) menuturkan, penumpang sempat bersorak ketika pesawat

Bentrok Pilkada, 17 Tewas Dipanah

JAYAPURA - SURYA Pertumpahan darah mewarnai proses menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Puncak, Papua. Dua kelompok warga terlibat bentrok di Kampung Kimak, Distrik Ilaga, mengakibatkan 17 orang tewas dan puluhan luka karena terkena panah dan lemparan batu. Dalam bentrokan Sabtu (30/7)

ap/jules gibson

TERBELAH - Kondisi pesawat Caribbean Airlines Boeing 737-800 terbelah setelah gagal mendarat di bandar udara Georgetown, Guyana, Sabtu (30/7). akan mendarat. Namun, itu tidak berlangsung lama setelah menyadari kecepatan pesawat begitu menyentuh landasan. "Kecepatan pesawat bertambah seolah-olah ingin lepas landas. Lalu saya mengendus aroma bau gas. Orang-orang lalu berteriak sekencangnya," ujarnya.

Seorang penumpang perempuan selamat menyatakan dentaman kuat terdengar ketika pendaratan. "Mengerikan," ujarnya. Menurutnya, suaminya yang duduk di kursi dekat pintu darurat, dengan sigap membuka pintu darurat dan penumpang lantas berhamburan keluar.

Sepanjang sejarah beroperasinya, ini tragedi buruk pertama pesawat Caribbean Airlines, yang kepemilikannya dikuasai Trinidad dan Tobago. Sebelumnya, pesawat yang beroperasi sejak 1 Januari 2007 ini tidak pernah memiliki catatan buruk.  ap/bbc/had

pukul 14.00 WIT hingga Minggu (31/7) pukul 06.00 WIT, kedua kelompok saling serang dengan panah dan batu. Diketahui, 13 orang tewas dari kelompok Tomas Tabuni, 4 orang dari pihak Simon Alom. Insiden juga mengakibatkan rumah dinas Elvis Tabuni terbakar, satu mobil dinas juga tak luput dari amuk massa. Bentrokan bermula Sabtu

(30/7) sekitar pukul 14.00 WIT, Simon Alom yang mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai bakal calon Bupati Puncak. Namun berkasnya ditolak karena partai pengusung Simon bersama Tomas Tabuni sebagai Ketua Partai Gerindra, mencabut dukungannya. Massa pendukung Simon marah dan menyerang kelompok

Tomas sehingga menyebabkan bentrok dua kelompok. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Wachyono mengatakan pihaknya sudah menurunkan personel guna meredam dan mengevakuasi para korban. Hingga Minggu sore, situasi Ilaga masih mencekam. Sejumlah anggota Brimob dan Polsek Ilaga terus siaga.  ant

Harian Surya mengajak para guru (PAUD, TK, SD/MTs, SMP/MI, SMA/MA, SMK, atau sekolah untuk murid berkebutuhan khusus) menulis di rubrik Untukmu Guru yang muncul setiap Senin. Topik tulisan umum, namun harus terkait dengan dunia kependidikan dan kepengajaran, dan sedang `hangat`. Tulisan bisa berupa opini dan/atau hasil reportase. Kirim ke email harian.surya@gmail.com. Panjang naskah 500 kata, gunakan Bahasa Indonesia yang baku, cantumkan nama, alamat sekolah dan rumah, email, nomor telepon, serta foto diri. Suvenir dari Harian Surya akan dikirim untuk setiap naskah yang termuat.

Memaknai Kembali Pendidikan Gratis Aribuddin Guru MI Nasy’atul Muta’allimin (MI Nasa) Sumenep, Madura arinasa.buddin@yahoo.com BELAKANGAN ini kata gratis sering muncul di berbagai kesempatan, baik di televisi, koran, tabloid, radio, baliho bahkan di lembaga-lembaga pendidikan tidak jarang kita temukan. Kata gratis kalau kita artikan secara gamblang adalah tidak usah membayar atau tidak usah mengeluarkan uang dari saku sendiri. Kata-kata gratis merupakan bahasa pengusaha yang selalu didengung-dengungkan kepada khalayak ramai untuk meraup keuntungan. Pelanggan dibuat senang dan tertarik dengan bahasa gratis itu, sehingga pada tataran berikutnya target mereka adalah meraup keuntungan besar, bukan pelayanan. Di lembaga-lembaga pendidikan, juga tidak jarang bahasa itu diumbar bebas yang tujuannya adalah untuk mencari murid sebanyak-banyaknya. Perilaku seperti itu tidak salah, tetapi kurang pas digunakan di sekolah-sekolah, apalagi di banyak sekolah memberi pemandangan dengan bertuliskan sekolah gratis. Nah, dari sinilah penulis mencoba memaknai kembali kata gratis yang marak disosialisasikan dalam berbagai kesempatan. Tentu dengan kata gratis ini kita harus berpikir ulang tentang banyak hal, sebab, banyak orang mengatakan bahwa di dunia ini tidak ada istilah gratis. Artinya, semua aspek yang berkenaan dengan kebutuhan manusia pasti membutuhkan biaya, lebih-lebih di sektor pendidikan. Imam Azzarnuji, dalam kitab Ta’lim al-Muta’allim

Transformasi Dunia Pendidikan Hanif Kristianto, S.Pd Guru Bahasa Jepang SMAN 5 Surabaya h_nifk@yahoo.com

menjelaskan, bahwa orang mencari ilmu itu harus cerdas, mempunyai keinginan yang kuat, sabar, cukup bekal, mengikuti petunjuk guru dan lamanya mencari ilmu. Secara garis besar, cukup bekal di sini merupakan suatu keharusan kepada masyarakat untuk memperoleh pendidikan berkualitas. Sekolah dapat menampakkan dirinya sebagai sekolah berkualitas harus beriringan dengan perencanaan (planning), dan tidak kalah pentingnya lagi adalah budgeting (anggaran yang tersedia). Dengan demikian, sekolah berkualitas harus didukung dengan anggaran yang memadai, sebab tanpa adanya

anggaran yang memadai, hasil keluarannya tidak akan maksimal. Sehingga di sini diharapkan semua masyarakat sekolah (guru, siswa dan wali murid) setidaknya mengupayakan membangun persepsi yang sinergis agar laju pendidikan tidak mengalami kendala keuangan. Dengan kata lain sekolah berkualitas tidak bisa dilepaskan dari peran serta masyarakat dan wali murid. Sejatinya pendidikan merupakan tanggung jawab semua masyarakat, sebab tanpa adanya kerjasama yang intens dengan masyarakat, maka pada saat yang sama akan mengalami kendala, baik menyang-

kut pendanaan maupun pada aspek-aspek yang lain. Akhirnya, di era digital ini, sekolah harus tanggap dalam menyikapi keinginan masyarakat terhadap dunia pendidikan. Artinya, kita ingin memiliki sekolah yang berkualitas, maka di saat yang lain kita juga harus mampu mempertahankan identitas sekolah itu sendiri dan juga mampu mengimbanginya dengan kemajuan yang ada saat ini. Sehingga pada tataran berikutnya masyarakat tidak terjebak dan silau dengan kata 'gratis' yang dimaknai hanya sebatas mengeksploitasi murid demi meraup keuntungan belaka. Wallahu a’lam. 

didikan keluar dari rel yang benar. Orangtua memberi kepercayaan 100 persen ke sekolah begitu saja, tanpa kritik. Padahal tanpa masukan dan kritik, sekolah tak mampu berbuat MASIH ingat dengan Bu Siami? Seorang ibu banyak. Sekolah pun demikian, hendaknya yang menyedot perhatian khalayak hingga menerima kritik dari orangtua dengan legowo diundang hadir ke DPR/MPR RI. Wali murid dan ditindaklanjuti. dari Aam, siswa SDN Gadel 2 Surabaya yang Ketiga, peserta didik dan pengajar betegar menghadapi cobaan dan celaan balum kritis. Jika keduanya bersikap kritis, nyak orang ini layak dicontoh, meski diusir maka pelanggaran dalam pendidikan dapat tetangganya. Memang beliau bukan siapadiminimalkan. Sikap kritis yang dimiliki siapa, bukan pejabat teras hendaknya dijadikan atas. Beliau hanya seorang sebagai sikap mandiri ibu yang mempertahankan dan komitmen tinggi kebenaran. Kebenaran belidalam kebenaran. Sikap au sampaikan ke khalayak Orangtua tersebut juga digunabahwa diduga terjadi contek kan untuk koreksi dan memberi massal di sekolah anaknya. perbaikan pendidikan kepercayaan Luar biasa. Tatkala banyak yang lebih baik. Keem100 persen yang membiarkan kebobpat, pendidikan karakter rokan sistem dan aturan yang digagas belum terake sekolah tanpa kritik. yang membelenggu, Bu plikasi baik. Pendidikan Padahal tanpa kritik, siami malah mendobraknya. karakter ini seharusnya sekolah tak mampu Mencengangkan khalayak. ditekankan pada aspek Bu Siami menuntut keadilan berbuat banyak. Sekolah aplikasi, bukan sekadar untuk pendidikan yang pun hendaknya menerima nilai-nilai yang nampak. bermartabat. Rasanya tidak kritik dengan legowo dan Karakter yang dibangun rela, beliau membiarkan pun tidak sekadar nilai pendidikan Indonesia bobrok ditindaklanjuti. sosial universal. Lebih sejak di tingkat dasar. Jika dari itu karakter dibapendidikan dasar sudah ngun dari nilai-nilai kebobrok, bagaimana kelanjutimanan. Keimanan yang an pendidikan di atasnya? Peristiwa bu Siami menjiwai akan menjadikan seseorang berkadan laporannya merupakan fenomena gunung rakter dan bermental kuat. Hal itulah yang es. Sedikit yang terlihat di permukaan. Sejatidisebut kepribadian dan kesalehan sosial. nya banyak terjadi di tengah-tengah pendidikButuh penyegaran dan transformasi dunia an yang menuju basis karakter ini. Peristiwa pendidikan. Permasalahan yang terjadi yang mencoreng dunia pendidikan sekecil apa sudah menunjukan tanda-tanda kritis. Henpun tak dapat dibiarkan begitu saja. Jika didaknya ada perubahan sistemik dan mengbiarkan, yang terjadi adalah pembodohan dan urai jantung permasalahan pendidikan. pengerdilan pendidikan tersistem. Sistem pendidikan sangat bergantung pada Ada empat poin pelajaran dari bu Siami sistem kehidupan yang diadopsi sebuah jika dikaitkan dengan pendidikan. Pertama¸ bangsa. Sistem kehidupan sekarang diambil landasan pendidikan Indonesia rapuh. Hal ini dari nilai-nilai yang memisahkan agama bisa dilihat dari sikap peserta didik yang tidak dari kehidupan (sekular). Akibatnya nilai lagi malu menyontek, berbuat curang, hanya keimanan, ketuhanan, dan kehumanisan berorientasi pada hasil akhir. Peserta didik tidak nampak, bahkan cenderung dicamtidak lagi bertumpu pada proses. Mereka seka- pakkan. Saatnya trasformasi dunia pendidar mementingkan nilai yang abstrak. Kedua, dikan berbasis keimanan, ketuhanan, dan minimnya perhatian orangtua terhadap sistem kehumanisan, sehingga pendidikan akan dan proses pendidikan. Banyak orangtua yang lebih baik dan melahirkan generasi cerdas abai, tidak lagi memberi sorotan tatkala peniman, akal, dan budi pekerti luhur. 

HARIAN PAGI Staf Redaksi: Alfred Lande, Satwika Rumeksa, Farhan Effendi, Tri Yulianto, D Wahjoe Harjanto, Trihatmaningsih, Sigit Sugiharto, Tri Dayaning Reviati, Eko Supriyanto, Hariyanto, Tri Mulyono, Tutug Pamorkaton, Wahyudi Hari Widodo, Endah Imawati,Yuli Ahmada, M Rudy Hartono, Ahmad Pramudito, Anas Miftahudin, Joko Hari Nugroho, Wiwit Purwanto, Suyanto, Deddy Sukma, Habiburrohman, Didik Sutrisno, Titis Jatipermata, Fatkhul Alami, Doso Priyanto, Ravianto, Dyan Rekohadi, Sri Handi Lestari, Marta Nurfaidah, Dwi Pramesti, Sugiharto, Musahadah, Mujib Anwar, Hadi Santoso, Sudharma Wahyu Adiwijaya, Iksan Fauzi, Ahmad Zaimul Haq, Aji Bramastra, Nuraini Faiq; Ilustrator: Rendra Kurniawan, Akhmad Yusuf Marzuki; Perwajahan: Teguh Wahyudi, Edy Minto Prasaro, Agus Susanto, Haryoto.

Direktur Utama Rusdi Amral Pemimpin Redaksi Sunarko Redaktur Pelaksana Adi Sasono, M Taufiq Zuhdi Sekretaris Redaksi P Sujarwanto

Direktur: Stella Soedibjo; Wakil Direktur: Sunarko; General Manager Bisnis: Stella Soedibjo, Wakil General Manager Bisnis: Wachid Mukaidori ; Manager Iklan: Prasetyo ; Manager Busdev: Tantowi Jauhari ; Marcomm: Rachmad Hariyanto; Biro/Perwakilan: Malang: Hesti Kristanti, Wahyu Nurdiyanto, Eko Nurcahyo, Sylvianita Widyawati, Alamat: Jl Sultan Agung No. 4, Malang. Telepon: (0341) 360201 Fax: (0341) 360204. Iklan: fax (0341) 360204, Sirkulasi (0341) 360203, Kediri: Didik Mashudi, Amru Muis, Alamat: Jl Banjaran Gg I/ 131, Kediri, Tlp (0354) 686933, Pasuruan: Jl Dr Wahidin Selatan 180 Pasuruan. Telepon/fax: (0343) 412411, Gresik: Adi Agus Santoso, Mojokerto: Imam Hidayat, Jakarta: Kistyarini, Alamat: Jl Palmerah Selatan 12 Tlp (021) 5483008, Fax: (021) 5495360 Kantor Pusat: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293 Telepon: (031) 8419000, Fax Redaksi: (031) 8414024 Alamat Surat: PO BOX 110 SBS 60400 Surabaya Penerbit: PT Antar Surya Jaya, Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No.202/SK/MENPEN/ SIUPP/A.7/1986 Tanggal 28 Juni 1986. Percetakan: PT Antar Surya Jaya. Isi di luar tanggung jawab percetakan. Tarif Iklan: Iklan taktis min 2 baris–mak 10 baris (1 baris Rp 25.000); Iklan display/umum (hitam putih) Rp 28.000/mmk, Iklan display/umum (warna) Rp 35.000/mmk; Iklan duka cita Rp 4.000/mmk; Iklan mendesak/duka cita untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00 WIB. Bagian Iklan: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293, Telepon: (031) 841 9000, Fax: (031) 8470000 dan (031) 8470500. Manager Iklan Jakarta: Christina MS Indiarti; Alamat: Gedung Iklan Kompas Gramedia, Jl Palmerah Selatan No.15 Jakarta. Telepon (021) 53679599 Ext.6009, Fax (021) 53699150. Bagian Sirkulasi (Langganan): Gedung Kompas Gramedia Lt. 4 & 5 Jl. Jemur Sari No. 64 Surabaya, Telepon: (031) 8479555 (Pelanggan/Pengaduan), (031) 8483939, 8483500 (Bagian Sirkulasi) Fax: (031)8479595 - 8478753. Harga Langganan Rp 29.000/bulan, E-Mail Pengaduan: pengaduan@suryagroups.com, Rekening: BCA Cabang Darmo, Rek 088-3990380; Bank BNI Cabang Pemuda, Rek. 0290-11969-3 (untuk iklan); Bank Mandiri Cabang Rungkut, Rek 141-00-1071877-3 (untuk sirkulasi) atas nama PT Antar Surya Media. Surya Online: http://www.surya.co.id E-Mail: redaksi@surya.co.id

SEMUA WARTAWAN SURYA DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER. Setiap artikel/tulisan/foto atau materi apa pun yang telah dimuat di Harian Surya dapat diumumkan/dialihwujudkan kembali dalam format digital maupun nondigital yang tetap merupakan bagian dari Harian Surya.


20 Ekonomi Bisnis KURS DOLAR 8.530 8.540 8.550 8.560 8.570 8.580

31/7 0 POIN

8.531 8.552

8.551

8.551

28/7

29/7

31/7

8.551 27/7

KURS VALAS MATA UANG

KURS JUAL

KURS BELI

9,384.72

9,287.80

AUD CNY

1,326.93

1,313.58

EUR

12,223.65

12,099.02

GBP

13,971.48

13,828.42

HKD

1,097.31

1,086.22

MYR

2,894.72

2,862.70

SGD

7,100.98

7,028.98

THB

288.01

284.63

USD

8,551.00

8,465.00

HARGA EMAS

HARGA EMAS 29/7

PERKIRAAN PASAR

31/7

DOLAR AS/TROY OUNCE 1.616.70

1.631.20

(24 KARAT) Rp 450.000/gram

lintas ekbis Waspada Stok Beras Terkuras untuk OP JAKARTA - Perum Bulog mengungkapkan, ketersediaan beras yang ada di gudang saat ini sekitar 1,366 juta ton atau cukup sekitar lima bulan ke depan, untuk penyaluran beras masyarakat miskin (raskin). Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan, hampir 97 persen penyaluran raskin dari target Juli sudah tercapai. Setiap bulan, Bulog biasanya menyalurkan beras 260.000 ton untuk masyarakat miskin. Namun, untuk mencegah makin terkurasnya stok beras di gudang Bulog, pemerintah telah memberi lampu hijau untuk impor beras. "Saat ini kami sudah meneken kontrak pembelian beras sebanyak 500.000 ton dengan Vinafood 2, perusahaan negara Vietnam dan Agustus beras akan langsung masuk ke gudang Bulog," katanya, Minggu (31/7). Menurut Sutarto, meski beras impor masuk, Bulog tetap menyerap beras dalam negeri dengan HPP plus. Realisasi serapan pengadaan di petani mencapai 1,359 juta ton. Jika ditambah beras impor, stok beras akan aman hingga tujuh bulan. Namun demikian, pihaknya tetap mewaspadai terkurasnya stok beras untuk operasi pasar (OP). Sutarto mengungkapkan, pada 2009 sebanyak 15.000 ton dan 2010 sekitar 60.000 ton, sedang 2011 beras OP yang keluar 169.000 ton. ■ ant

serambi/bedu saini

JAGA STOK - Pekerja merapikan beras di Gudang Bulog, di Aceh Besar, Selasa lalu. Bulog terus menjaga stok beras.

Proyek Air Bersih di 4 Kecamatan Dibiayai SURABAYA - SURYA PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jatim dan PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Jatim bekerjasama dengan World Bank membiayai proyek Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (Hippam) senilai Rp 895,30 juta. Organizational Development Consultant World Bank, Silva Liem mengatakan, sebanyak empat kecamatan di Jawa Timur dibiayai oleh World Bank dengan skema linkage melalui BPR Jatim dan Jamkrida Jatim. "Fasilitas pembangunan infrastruktur air bersih itu akan memenuhi sedikitnya 5.148 pelanggan di empat kecamatan, sebanyak tiga kecamatan di Lamongan dan satu kecamatan di Tulungagung. Setelah ini menyusul dua kecamatan lagi di Lamongan," kata Silva Liem, belum lama ini. Untuk detil mekanisme pembiayaan proyek, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada BPR dan Jamkrida sebagai lembaga keuangan dan penjamin. Direktur Utama BPR Jawa Timur, Suroso mengatakan, plafon kredit yang diusulkan Rp 489 juta atau 50 persen dari nilai total proyek Rp 895,30 juta. Separo pembiayaan dari total nilai kredit itu dilakukan dalam bentuk sharing capital dengan beberapa BPR lain di Jatim. “Misal BPR Tulungagung dan BPR daerah lainnya,” ujarnya. Pada skema pembiayaan, lanjut Suroso, seluruh proyek akan dibiayai, kemudian Hippam beserta anggotanya akan mengangsur sesuai tenor waktu yang disepakati. Terkait rekapitulasi proyek Hippam di Jatim tercatat pembiayaan di empat kecamatan. Kabupaten Tulungagung Rp 243 juta dan Kabupaten lamongan Rp 652,30 juta. Direktur Utama Jamkrida Achmad Nur Chasan menyatakan, siap menjamin seluruh kebutuhan penjaminan penyediaan air bersih oleh Hippam. “Intinya, skema linkage kami dengan seluruh BPR di Jatim akan dijalankan. Terlebih untuk penjaminan lembaga masyarakat yang membutuhkan akses perbankan," yakinnya. Sementara, untuk pembiayaan proyek Hippam, lembaga pemerintah Australia yang mengurusi bantuan luar negeri, AusAID, telah mengucurkan dana 900.000 dolar AS atau setara Rp 7,65 miliar untuk proyek Hippam. Senior Program Officer Municipal Finance AusAID, Poppy Lestari mengatakan, dana yang dikucurkan mulai 2010 digunakan untuk biaya capacity buildings. “Saat ini pembangunan mencapai tahap implementasi,” ujarnya. Pada tahap ini, masing-masing Hippam diharapkan mampu memberikan kinerja yang baik. Dalam setiap pantauan selama 1,5 tahun dari tiga tahun tenor pinjaman akan dievaluasi. “Jika kinerja terus mencatat nilai positif, kami beri 50 persen penghapusan pinjaman, dan itu dinamakan dana hibah,” pungkas Poppy.■ ame

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

Sepekan Naik Rp 10.000, Transaksi Masih Kinclong SURABAYA - SURYA Harga emas terus mengalami kenaikan. Meski baru pekan lalu dipatok Rp 430.000 per gram untuk emas kadar 24 karat, pekan ini harganya kembali terkoreksi di kisaran Rp 440.000 per gram. Salah satu pimpinan Toko Emas Jaya di kawasan Blauran, Jenny Santoso mengatakan, transaksi permintaan emas perhiasan memasuki Ramadan ini meningkat sekitar 20 persen dibanding kondisi normal. Konsumen selain pembeli emas perhiasan, juga mereka yang menukarkan perhiasan dan membeli lagi dengan model lain. “Masuk bulan puasa, pembeli adalah konsumen yang memang sengaja beli perhiasan untuk kebutuhan Lebaran. Mereka beli lebih awal karena khawatir harga emas kembali naik mendekati Lebaran,” kata Jenny, Minggu (31/7). Kekhawatiran konsumen diakuinya wajar saja, mengingat har-

ga emas terus merangkak naik. Untuk emas perhiasan kadar 70 persen, saat ini dijual Rp 345.000. Harga sebelumnya Rp 340.000, hanya bertahan sekitar sepekan dari harga Rp 335.000 per gram. Sedang harga beli dari konsumen dipatok rata-rata Rp 317.500 per gram untuk emas 70 persen. “Sementara, harga emas murni 24 karat saat ini di kisaran Rp 440.000, pekan sebelumnya Rp 430.000 per gram,” sebut Jenny. Menurutnya, konsumen emas saat ini didominasi penyuka emas perhiasan dan bukan investor. Selain siklus musiman setiap jelang Lebaran, para investor pun kesulitan mendapatkan logam mulia (LM) di pasar karena banyak masyarakat yang menahan komoditas ini. Sekretaris Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (Apepi) Jatim, Ali Wahyudi mengakui, meski secara umum transaksi emas jelang Lebaran mening-

surya/habibur rohman

ANTISIPASI LEBARAN - Kecenderungan meningkatnya harga emas membuat masyarakat memburu emas perhiasan memasuki Ramadan ini. Mereka memilih membeli sekarang untuk mengantisipasi jika harga emas terus merangkak naik. mendekati Lebaran nanti. kat, namun tak semua konsumen membeli emas perhiasan. “Transaksi ramai, tetapi yang ada masyarakat yang menjual emas atau menggadaikan. Ada

yang tukar tambah jumlahnya relatif kecil,” ungkap Ali. Seharusnya, sebut dia, setiap jelang Lebaran permintaan emas melonjak 20-30 persen. Namun ia

memprediksi Lebaran tahun ini tidak setinggi itu. "Terus melonjaknya harga emas menyebabkan pasar lesu, masyarakat tidak mampu menjangkau lagi," ujarnya. ■ dio

Sewa Mobil Diburu, Tarif Melonjak

►Kontrak Mudik Minimal 5 Hari

SURABAYA - SURYA MEMASUKI Ramadan, persiapan masyarakat menyambut Lebaran mulai meningkat. Permintaan sewa mobil misalnya, mulai diburu konsumen. Rata-rata permintaan bahkan melonjak 100 persen dibanding hari biasa. Pemilik rental mobil Kharisma di Sidoarjo, Dani Setiawan mengatakan, momen seperti Lebaran dan Tahun Baru merupakan masa peak season bagi usaha rental mobil. Jika hari biasa rata-rata 4-5 mobil tersewa, saat Lebaran bisa 9-10 unit. “Saat ini pun permintaan sudah meningkat dua kali lipat. Untuk permintaan beberapa tipe kami sudah fullbooked, sehingga terpaksa kami tolak,” kata Dani, Minggu (31/7). Permintaan sewa, lanjutnya, rata-rata didominasi mereka yang berencana mudik atau berlibur ke luar kota. Karena tingginya permintaan, pihaknya menerapkan sistem kontrak panjang selama Lebaran, yakni minimal lima hari. “Kalau tidak diberlakukan minimal penggunaan, bisa rugi kare-

na rata-rata minta pemakaian 2-3 hari saat Lebaran saja,” ulasnya. Diakui Dani, dari total 10 unit kendaraan yang dimilikinya, delapan unit di antaranya sudah terpesan untuk pemakaian selama 5-8 hari saat Lebaran. Terbanyak permintaan kendaraan multi purpose vehicle (MPV), seperti Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Terkait tarif sewa, pihaknya menaikkan tarif sekitar 20-30 persen untuk permintaan selama Lebaran H-7 hingga H+7. Ia mencontohkan, tarif sewa Toyota Avanza yang pada hari biasa dipatok Rp 250.000 per 24 jam, kini menjadi Rp 300.000 per 24 jam. “Biasa kalau Lebaran semua pada naik. Kami sih hanya menawarkan begitu, kalau konsumen mau ya syukur, kalau tidak ya sudah,” tandas Dani. Di tempatnya ada beberapa tipe

mobil yang disewakan, di antaranya Toyota Avanza, Kijang Innova, Daihatsu Xenia, Suzuki APV, Karimun Estillo, serta Isuzu Panther. Pimpinan rental mobil Bintang Jaya Surabaya, Bagus Irawan menambahkan, permintaan sewa mobil untuk Lebaran mulai ramai sejak pertengahan Juli lalu. Diperkirakan, pesanan akan melonjak pada pertengahan Ramadan karena rata-rata masyarakat sudah menerima THR. “Untuk antisipasi, kami telah memesan ke teman jika di tempat kami habis dan permintaan terus mengalir,” ungkap Bagus. Sama dengan tempat persewaan lainnya, tarif selama Lebaran juga mengalami kenaikan. Di tempatnya, rata-rata tarif sewa naik Rp 50.000-100.000 per 24 jam per unit. “Kita menawarkan cara paket, minimal lima hari,” ujarnya. Bagus memaparkan, usaha sewa mobil dalam 2-3 tahun terakhir relatif membaik. Jika sebelumnya banyak kekhawatiran usaha ini tersaingi kendaraan bermotor, kini masyarakat kembali melirik sewa mobil khususnya liburan atau momen tertentu. “Selain Lebaran, permintaan melonjak biasanya saat liburan sekolah dan Tahun Baru. Sekarang ini, saat akhir pekan pun

surya/habibur rohman

MEMBELUDAK - Deretan mobil sewa di TRaC Jemursari Surabaya. Jelang Lebaran, permintaan sewa mobil membeludak dibanding hari biasa. rata-rata 80-90 persen dari kendaraan yang kami miliki pasti tersewa,” tutur Bagus. Seiring maraknya penipuan berkedok sewa mobil, pihaknya cukup ketat memberlakukan persyaratan kepada penyewa. Selain fotokopi KTP, sepeda motor, serta mengetahui rumah tinggal asli, pihaknya juga antisipasi memasang alat GPS di semua armadanya. Branch Manager Surabaya PT Serasi Autoraya, selaku pengelola Toyota Rent a Car (TRAC), Hengky Setiawan mengakui, permintaan sewa mobil untuk momen

Lebaran biasanya meningkat sekitar 30 persen. Meski selama ini porsi konsumen untuk mobil sewa harian masih lebih kecil dibanding korporat, pihaknya tetap melihat pasar itu potensial. “Prioritas kami untuk sewa harian, tetap korporat atau karyawan dari perusahaan pelanggan kami. Seperti perusahaan yang memberi layanan mudik kepada karyawan atau kliennya, termasuk permintaan rutin salah satu perusahaan yang mengadakan undian mudik gratis ke konsumennya,” ungkap Hengky. ■ dio


Kim Bersyukur

Pemain naturalisasi, Kim Kurniawan, bersyukur namanya muncul dalam daftar 24 pemain yang lolos seleksi Timnas U-23. “Saya gembira bisa lolos dalam seleksi ini, dan saya ingin mengikuti jejak kakek saya yang pernah memperkuat Timnas Indonesia, yakni Kwee Hong Sing pada tahun 1950-an,” ucap pemain Persema berdarah Jerman-Indonesia ini. ■ ant

www.surya.co.id

surya/paw

SENIN, 1 AGUSTUS 2011

PEMAIN TAGIH GAJI

► Juga Bonus Kemenangan dan Runner Up LSI MALANG – SURYA MASA kontrak mayoritas pemain dan pelatih Arema sudah berakhir per 31 Juli kemarin. Meski demikian, manajemen Arema masih menyisakan utang pembayaran gaji pemain dan pelatih sebesar Rp 5 miliar lebih. Asisten pelatih, Joko Susilo menyatakan dengan berakhirnya kontrak ini, pelatih belum bisa menentukan anak asuhnya akan latihan lagi atau tidak. Saat masa kompetisi LSI 2010/2011 berakhir pada akhir Juni lalu, pemain sudah memenuhi instruksi Pembina Yayasan, Rendra Kresna agar tetap latihan. “Sekarang tergantung pengurus. Kami sudah memenuhi latihan sejak 18 Juli lalu,” kata Joko Susilo, Sabtu (30/7) usai memimpin latihan di Champion Futsal. Latihan ini menjadi latihan terakhir bagi seluruh pemain Arema. Jika Joko masih terikat kontrak dan fokus di Arema U-23,

beberapa pemain mengaku tidak tahu apa yang akan dilakukan setelah berakhirnya kontrak itu. Seperti yang disampaikan pemain belakang Purwaka Yudi yang berharap penyelesaian hak pemain segera dilakukan mengingat kontrak sudah berakhir. Meski sudah tidak ada aktivitas, dirinya tetap bertahan di Malang. Pemain kelahiran Lampung ini mengaku belum menentukan sikap soal bertahan di Arema atau mencari klub lain. “Tunggu gaji cair dulu. Mungkin seminggu setelah puasa ini saya akan ambil sikap, bertahan di Arema atau tidak,” kata Purwaka yang mengaku mendapat tawaran dari empat klub.

Persema Gelar Latihan Selama Puasa MALANG - SURYA Bulan Puasa dan belum jelasnya jadwal putaran kedua LPI tidak membuat tim Persema berhenti menyiapkan diri. Laskar Ken Arok tetap menjadwalkan latihan agar stamina dan skill pemainnya tetap terjaga. Pelatih Persema, Timo Schuenemann mengaku masih tetap menjadwalkan latihan bagi anak asuhnya selama puasa ini. Agar tidak memberatkan anak asuhnya yang puasa, latihan bersama hanya akan digelar menjelang berbuka saja. “Kami hargai anak-anak yang puasa. Tapi latihan harus tetap berjalan,” kata Timo, Minggu (31/7). Latihan selama Ramadan ini pun tidak akan sampai menggenjot stamina pemain. Tim pelatih akan memberikan materi game dan teknik saja. Latihan fisik hanya akan diberikan satu kali dalam seminggu. Menurutnya latihan fisik ini untuk menjaga stamina pemain selama belum ada kejelasan putaran kedua. “Yang penting stamina pemain tetap terjaga. Makanya latihan fisik tetap harus diberikan, meski porsinya lebih kecil,” tambah mantan pelatih timnas putri ini. Sebelumnya, LPI melalui situs resminya pada 27 Juli lalu, mengumumkan kompetisi putaran kedua terpaksa diundur karena LPI masih menunggu keputusan PSSI tentang format kompetisi musim depan. Selama masa menunggu ini, pelatih kelahiran Kediri ini sibuk mendekati pemain untuk memperkuat Persema musim depan mengingat saat ini hanya tersisa 18 pemain saja, setelah enam pemain dicoret. ■ st10

Setelah PABA, Bidik Kejuaraan Dunia

ALI ROHMAT surya/paw

MALANG - SURYA Keberhasilan Ali Rohmat petinju asal sasana Yon Bekang 2 Malang menyandang juara Pan Asian Boxing (PABA) di kelas bantam junior 52,5 kg membuka jalan bagi Ali untuk bertanding di kejuaran dunia Ali tampil menjadi juara setelah menang KO atas Petchtrang Sor Yuphinda dari Thailand dalam pertandingan yang digelar sebagai partai tambahan kejuaran dunia WBA antara M Rachman dengan Pornsawan Por Pramuk di Jakarta, Sabtu (30/7) malam. Joko Susilo, manajer Yon Bekang 2 langsung mempromosikan Ali Rohmat ke pertandingan kelas dunia mulai tahun depan. Keputusan ini diambil setelah Joko Mulyo berbicara empat mata dengan promotor Erick Purna Irawan usai pertandingan Sabtu kemarin. Hanya saja, Joko dan Erick belum memastikan kelas yang akan diikuti Ali Rohmat yang kini memiliki catatan 17 kali menang dan satu kali kalah. “Itu baru sebatas pembicaraan saja. Mudah-mudahan Ali bisa bertanding di pertandingan yang lebih tinggi lagi,” kata Joko, Minggu (31/7). Ali Rohmat berhasil menumbangkan Petchtrang Sor Yuphinda di ronde pertama. Dalam pertarungan itu, Petchtrang Sor Yuphinda jatuh untuk pertama kali karena kena pukul bagian perutnya. Dan kembali jatuh untuk kedua kalinya setelah pukulan upper cut Ali tepat mendarat di dagunya. “Lawan adalah petinju hebat, tapi Ali memiliki kemampuan dan mental lebih baik, sehingga layak menang,” tambah Joko. ■ st10

Seperti yang diberitakan sebelumnya, saat ini manajemen Singo Edan memiliki tunggakan gaji untuk pelatih dan pemain selama 2,5 bulan. Selain itu, bonus kemenangan lawan Persijap Jepara dan Persisam Samarinda pun belum dibayar. Utang manajemen semakin banyak karena pelatih dan pemain belum menerima bonus berkat prestasi sebagai runner up LSI 2010/2011. Di sisi lain, manajemen juga memiliki tunggakan gaji selama 2,5 bulan pada 11 pemain musim 2009/2010 lalu. Pelaksana Harian PT Arema Indonesia, Abriadi Muhara berjanji segera memenuhi hak pemain. Diharapkan dalam pekan pertama Agustus ini, kekurangan gaji bulan sudah diterima pemain dan pelatih. Pria asli Makassar itu menegaskan saat ini uang untuk pembayaran gaji Ahmad Bustomi dkk sudah ada di kas perusahaan. “Semua hak pemain pasti akan kami penuhi. Semua itu masih

tanggung jawab manajemen,” kata Abriadi. Mengenai keterlambatan pembayaran gaji, manajemen berdalih, sebenarnya bisa saja membagikan gaji itu bersamaan dengan berakhirnya masa kontrak. Tapi, saat ini manajemen sedang konsentrasi membuat laporan keuangan sebelum pencairan gaji dilakukan. “Prosedurnya memang harus buat laporan keuangan dulu. Setelah itu beres, gajinya akan segera kami cairkan,” tambahnya. ■ st10

surya/nedi putra aw

SANTAI - Sejumlah pemain Arema menyempatkan berpose santai di sela salah satu sesi latihan. Pemain menunggu realisasi gaji setelah masa kontrak mayoritas pemain dan pelatih Arema berakhir per 31 Juli kemarin.


Surya Edisi 1 Agustus 2011  

Demi Lawan Iran Timnas Tak Berlebaran, Jagal Sapi Kemalingan Rp 2 M, Ramadan Terpanas Awas Dehidrasi, Syukuri Apa Yang Ada, Tuhan Bukakan Pi...

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you