Issuu on Google+

Rebutan Lahan Sekolah, Mobil Dibakar... Baca halaman 19

Petani China Wang Dalin (42) dinobatkan sebagai manusia lebah di Shaoyang, Provinsi Hunan, China. Dalin berhasil memenangkan kontes mendatangkan lebah paling banyak yang mengerumini sekujur tubunya. Sebanyak 26.86 kg lebah mampu bertahan di sekujur tubuh Dalin selama 60 menit. ■ chinadaily/dd

SELASA, 19 JULI 2011 NO. 333 TAHUN XXV, TERBIT 20 HALAMAN

Rp 1.000

Harga Langganan: Rp 29.000 / bulan Berlangganan/Pengaduan/ Sirkulasi: (031) 8479 555

ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA TELEPON (031) 8419000 www.surya.co.id

KORAN REGIONAL NO. 1 DI JAWA TIMUR

JA GA T

an eh -a ne h

MANUSIA LEBAH

PENJAHAT TERTIPU KAUS MERAH

Dikira Kebal Bacok, Kawanan Rampok Ngacir

DIRAWAT - Khodir saat dirawat di RSU Kaliwates Jember, Senin (18/7).

JEMBER - SURYA M Khodir mungkin bukan anggota Densus 99 yang punya ilmu kebal dari senjata tajam atau ledakan. Ia juga bukan seorang guru silat. Tapi, gara-gara memakai kaus

merah, ia dianggap kebal oleh para rampok yang akhirnya batal menguras harta majikan Khodir, Ely Indahyani. Ya,inilah kisah mendebarkan yang dialami Khodir (42), seorang penjaga malam atau

biasa disebut waker yang berhasil menggagalkan aksi perampokan di rumah majikannya dan gudang mebel Indah Jaya, di Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Senin (18/7) dini hari.

Khodir berhasil menggagalkan aksi kejahatan tersebut lantaran dikira kebal oleh para perampok yang telah membacok tubuhnya ■ KE HALAMAN 11

Maling Buang Uang Rp 692 Juta surya/sri wahyunik

► Mobil Isi Rp 3 Miliar Ditemukan ► Hanya 1 KM dari Lokasi Hilang

■ KE HALAMAN 11

MOBIL ISI UANG DITEMUKAN TKP: Area parkir pertokoan Mangga Dua Wonokromo, Surabaya, Senin (18/7) sekitar pukul 10.00 WIB.

B 9829 NU

U Jl Jagir

ng PT Safari Mega Auto Center

surya/sugiharto

Jl A Yani

nta eti Jl K

Royal Plaza

DITEMUKAN - Polisi memeriksa mobil Certis yang ditemukan di Mangga Dua, Surabaya, Senin (18/7). 1 JULI

2 JULI

Mobil Mitsubishi L300 milik PT Certis Cisco berisi uang sekitar Rp 3 miliar dicuri di halaman Royal Plaza, Jl A Yani, Surabaya. Polisi mengerahkan 50 personel untuk mengungkapnya.

Hasil pemeriksaan rekaman CCTV menunjukkan pelaku butuh 6 detik untuk masuk mobil lalu membawanya lari. Gambar CCTV buram sehingga wajah pelaku tidak jelas.

mo

Lokasi ditemukan

RSAL

Jl Jetis W etan

Lokasi saat hilang Blok JA Jemur Wonosa ri

8 JULI � Polisi membidik dua orang yang dicurigai terlibat pencurian setelah memeriksa 20 saksi. � Polisi meyakini mobil masih di wilayah Surabaya karena anggota yang ditugaskan berjaga di perbatasan tidak mendapati mobil itu keluar dari Surabaya.

Wonok ro

Mangga Dua

Ba

ru

SURABAYA - SURYA MOBIL milik perusahaan jasa pengantar uang PT Certis Cisco yang hilang dari halaman Royal Plaza, Jumat (1/7), akhirnya ditemukan. Mobil berisi uang lebih Rp 3 miliar itu ditemukan, Senin (18/7), di pelataran parkir pertokoan Mangga Dua, Jl Jagir Wonokromo, Surabaya atau kurang 1 km dari lokasi hilang.

Jl A Yani

18 JULI � Ajudan Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, Briptu Deka Tedy, menemukan mobil Certis di area parkir pertokoan Mangga Dua.

� Di dalam mobil, polisi menemukan 12 kantong uang (5 masih tersegel dan 7 kosong), 2 kotak mesin ATM berisi pecahan Rp 50.000 dan satu kotak kosong. Uang tersisa Rp 600 juta, Rp 2 miliar lebih dibawa lari. � Mobil itu masuk Mangga Dua 10 menit setelah pencurian, tepatnya pukul 14.53 tanggal 1 Juli 2011. � Jarak antara Royal Plaza dan Mangga Dua tak sampai 1 km. grafis: surya/rendra

Densus 99 Antiteror Bersenjatakan Rotan

Minim Persiapan, Cedera Mengancam ► Battle of The Fantastic Four

► Gus Nuruzzaman: Jangan Meremehkan CIREBON- SURYA Berbeda dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri yang dilengkapi senjata tempur lengkap, Densus 99 bentukan Barisan Serba Guna (Banser) Gerakan Pemuda Ansor ternyata hanya dilengkapi senjata sebatang rotan. Komandan Densus 99 HM Nuruzzaman mengatakan, senjata rotan itupun baru diberikan jika kondisinya benarbenar membutuhkan. Kalau tidak mendesak, para anggota

Densus 99 itu bahkan tidak dibekali senjata apapun. Kendati demikian, Gus Nuruzzaman yang juga Ketua Pengurus Cabang GP Ansor Kabupaten Cirebon menegaskan, para Densus 99 memiliki kemampuan bela diri dan kebal ledakan. “Jangan menganggap remeh rotan tersebut, karena punya kekuatan dahsyat,” kata Gus Nuruzzaman kepada Tribun Jateng (grup Surya), Senin ■ KE HALAMAN 11

primaironline

DENSUS 99 - Anggota Densus 99 GP Ansor sebelum mengikuti acara Harlah NU, Minggu (17/7).

Pria Iran Selundupkan Ular di Kaos Kaki

Dua Mahasiswa Mencetak Uang Palsu

Ikan Blue Merlin Bisa Diolah Jadi Nugget

SURABAYA - SURYA Turnamen segi empat bertajuk Battle of the Fantastic Four, yang akan digelar di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya, mulai Selasa (19/7) ini bakal menjadi tontonan segar warga Surabaya dan sekitarnya. Bagaimana tidak, dua pertandingan sekaligus akan digelar sore ini. Persema Malang akan berhadapan dengan Persibo Bojonegoro, sedangkan tuan rumah Persebaya Surabaya 1927, akan diladeni oleh Bali Devata, pada pertandingan kedua. ■ KE HALAMAN 11

Dian Sastrowardoyo

Booking Lima Kamar

D

IAN Sastrowardoyo resmi menjadi seorang ibu setelah melahiran bayi berjenis kelamin laki-laki di Rumah Sakit YPK, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/7). Bayi dengan berat 3,03 kg dan panjang 48 cm itu lahir normal pukul 15.00 WIB. Bintang ■ KE HALAMAN 11 kapanlagi

Ketika Kapolda Kulonuwun di Depan Ribuan Tentara

Rumah Rp 68 Jutaan Kalau Anak Buah Saya Nakal, Ojo Dikeroyok Ya... di Sidoarjo-Pasuruan Ada hal menarik perhatian para peserta upacara gabungan TNI se-Garnisun Tetap (Gartap) III Surabaya di Lapangan Hitam Kodam V/Brawijaya., Senin (18/7). Upacara rutin yang digelar tiap tanggal 17 itu dihadiri Kapolda Jatim yang baru, yakni Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Hadiatmoko.

WIWIT PURWANTO SURABAYA

K

EHADIRAN Kapolda Jatim di tengah ribuan bintara dan perwira di markas Kodam V/Brawijaya itu dalam rangka kulonuwun sebagai orang baru di Jatim.

SURABAYA - SURYA Kebutuhan rumah bagi warga di Jawa Timur ternyata masih cukup besar. Jumlahnya mencapai lebih dari 500.000 unit. Padahal, angka ini akan terus bertambah seiring pertumbuhan penduduk, sementara daya beli masyarakat masih rendah. Sadar akan kondisi ini, Perum Perumnas terus menggenjot pembangunan rumah serta membuka lokasi baru di sejumlah daerah, khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). ■ KE HALAMAN 11 istimewa

PERKENALAN - Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko (depan kanan) bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Gatot Nurmantyo dan para perwira tinggi TNI lainnya saat acara perkenalan di Makodam, Senin (18/7). “Kapolda ternyata ingin menyampaikan kulonuwun kepada Pangdam V/Brawijaya dan warga TNI serta masyarakat Jatim,” kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V/Brawijaya, Letkol Inf Sugiyono, kemarin. Hadiatmoko belum sebulan ber-

tugas di Jatim. Ia mulai menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jatim sejak 8 Juli 2011, menggantikan Irjen Pol Untung S Radjab. Sebelumnya, Hadiatmoko adalah Kapolda Bali. ■ KE HALAMAN 11

RUMAH MURAH PERUM PERUMNAS DI JATIM: Tipe Harga Lokasi

: 36/90, 36/98, 45/105 : Rp 68-120 Jutaan : Driyorejo Gresik, Mojokerto, Malang, Madiun, Lumajang (sudah dikembangkan), Sidoarjo, Pasuruan (dikembangkan 2011) Skim kredit : FLPP (skim baru), subsidi uang muka (skim lama) Konsumen : Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) gaji maksimal Rp 2,5 juta/bulan Jangka waktu kredit : Hingga 15 tahun Bank : BTN dan BRI


11 Sambungan Maling... n

DARI HALAMAN 1

Saat ditemukan, masih ada uang tunai Rp 692,6 juta di dalam mobil Certis. Sedangkan uang Rp 2,514 miliar dan 5.000 dolar AS raib. Polrestabes Surabaya hingga kini masih terus mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap pelaku pencurian. Mobil tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang anggota Polrestabes Surabaya Briptu Deka Tedy. Bintara yang juga ajudan Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya tersebut kebetulan sedang memasang kaca film milik pimpinannya di Mangga Dua. Kala itu mobil Mitsubishi L300 Nopol B 9829 NU warna biru tersebut diparkir di sisi selatan Mangga Dua, di tempat yang kosong dan jarang dilewati kendaraan. Kepala mobil saat itu menghadap ke selatan. Menurut catatan jam parkir yang dimiliki Mangga Dua Parking Center, mobil Certis ini masuk ke pelataran parkir Mangga

Densus 99... n

DARI HALAMAN 1

(18/7). Densus 99 yang dibentuk, 24 April 2011, unjuk kebolehan dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-85 di Lapangan Timur Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (17/7). Empat personel Densus 99 pamer kesaktian. Tubuh mereka dililit rentengan ratusan petasan, lalu duar... duarr... duarr, petasan di tubuh keempat pria itu pun meledak. Namun personel Densus itu tidak terluka sedikit pun! Bajunya juga tak terbakar. Densus 99 memang tidak ada hubungan sama sekali dengan

Kalau... n

DARI HALAMAN 1

Sebenarnya upacara gabungan di Markas Kodam tersebut rutin dilakukan setiap bulan pada tanggal 17. Namun, karena pada bulan Juli ini tanggal 17 jatuh pada hari Minggu, maka upacara bendera tersebut dilakukan pada esoknya, yakni pada Senin (18/7). Usai upacara selesai, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Gatot Nurmantyo tiba-tiba meminta Kapolda Jatim, Irjen Pol Hadiatmoko, naik ke podium kehormatan. “Pangdam meminta dengan hormat kepada Kapolda untuk memperkenalkan diri di depan peserta upacara,” kata Sugiyono. Hadiatmoko yang kelahiran Solo itu lalu maju dan naik ke podium, menghadap ke ribuan tentara. Pria dengan dua bintang di pundak ini memperkenalkan diri. “Saya perlu memperkenalkan diri dan permisi kepada keluarga besar TNI di jajaran Komando

Dikira... n

DARI HALAMAN 1

sebanyak enam kali. Padahal, ia mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya. Hanya saja darah yang keluar akibat luka itu tidak terlihat karena ia mengenakan kaus merah. Kini, Khodir dirawat intensif di RSU Kaliwates Jember. Saat dikunjungi Surya kemarin, Khodir masih bisa menceritakan upaya perampokan yang dilakukan para pelaku yang terdiri dari enam orang tersebut. "Saat itu saya sedang jaga di bagian depan rumah. Saya du-

Rumah... n

DARI HALAMAN 1

Manajer Pemasaran Perum Perumnas Regional VI Jatim, Bali dan Nusa Tenggara, Arnoldus Ambarita menuturkan, ketatnya persaingan di pasar properti saat ini tak membuatnya ikut-ikutan menyediakan rumah dengan berbagai pilihan tipe dan harga. Pengembang rumah pelat merah ini memilih lebih fokus menyediakan rumah murah namun dengan fasilitas dan luas lahan di atas rumah yang dikembangkan pengembang swasta. “Kami tak mungkin meninggalkan konsumen MBR. Kami memikul tugas dan tanggung jawab dalam penyediaan rumah bagi mereka. Di Jatim sendiri, rumah yang disediakan mulai tipe 36 hingga 45 dengan harga

SELASA, 19 JULI 2011

Dua hari Jumat (1/7) sekitar pukul 14.53 WIB. Artinya, ini hanya selang 10 menit setelah mobil Certis tercatat menghilang dari parkiran Royal Plaza, Jl A Yani, Surabaya. Hari, karyawan Mangga Dua Parking Center mengatakan semenjak mobil masuk dan hingga ditemukan, mobil itu tidak pernah keluar. “Saya tak tahu, berapa orang di dalam mobil ketika mobil masuk karena tak tercatat di data kami,” tutur Hari di Mangga Dua Parkirng Center, Senin (18/7). Ternyata setelah polisi mengecek isi dalam mobil, pintu ruangan mobil tempat menyimpan uang dalam kondisi terbuka, gemboknya masih utuh dan tak rusak. Selain itu tak ditemukan tanda-tanda pengrusakan mobil. Kala itu polisi hanya menemukan 13 kantong uang. Padahal mobil Certis ini membawa 18 kantong dan lima kotak uang. “Dipastikan ada lima karung yang hilang,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Indarto.

Sebanyak 13 kantong ini terdiri dari, tujuh kantong kosong dan lima kantong yang masih bersegel. Diduga pelaku pencurian ini meninggalkan kantong dalam keadaan bersegel karena kesulitan membukanya. Sumber lain di kepolisian menduga maling yang ‘tak rakus’ itu sengaja meninggalkan uang Rp 692 juta yang telah dicurinya alias membuangnya begitu saja karena pelaku seorang diri. “Dia bekerja dengan batas waktu yang sangat terbatas hingga hanya membawa uang sebisanya saja,” katanya. Seorang pegawai Certis, yang mendampingi polisi mengawasi pemeriksaan uang dari dalam mobil, mengaku tidak tahu persis uang yang dibawa kabur pelaku. “Satu kantong seharusnya berisi 5.000 dolar AS dan Rp 300 juta. Setiap mengisi di ATM ada yang bersisa dan tidak. Jumlah pastinya berapa, hanya kantor yang tahu,” tutur pegawai itu. Ia bercerita pada 1 Juli lalu, mobil ini berangkat dari kantor Certis di Jl Diponegoro Surabaya

pukul 10.00 WIB. Tujuan pertama mobil ini ke mal Cito, lalu ke Graha Pena dan akan berakhir di Royal Plaza. Selain mengisi ATM Bank CIMB Niaga, mobil ini juga mengisi ATM Bank HSBC, Mandiri, dan Bank NISP. Total uang yang dibawa mobil kala itu lebih dari Rp 3 miliar. Menurut AKBP Indarto dari jumlah tersebut sekarang tersisa Rp 692 juta. “Dari jumlah kantong kosong itu kami perkirakan ada Rp 2,514 miliar yang dibawa pelaku,” tuturnya. Berbeda dengan sumber Surya, Indarto memperkirakan pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan sudah mengenal lokasi Mangga Dua dan mobil Certis. Sehingga pelaku tahu daerah parkir di Mangga Dua yang sepi. Hari Setiawan, pegawai keamanan di sekitar lokasi mengatakan satpam di sana hanya bertugas memantau dan tidak mempunyai wewenang memeriksa siapa-siapa pemilik mobil. “Kami hanya menjaga kendaraan yang terparkir di sini,” tuturnya. Ia mengatakan melihat kendara-

an terparkir berhari-hari adalah hal yang biasa. Sementara itu Briptu Deka yang pertama kali melihat mobil itu bercerita, penemuan mobil Certis ini bermula dari perintah Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya Kompol Iwan Setyawan untuk memperbaiki kaca mobil dinas jenis Ford dengan nomor 2908 X di Mangga Dua, Jl Jagir Wonokromo sekitar pukul 09.00 WIB. Karena perintah inilah ia pun meluncur ke Mangga Dua. Ternyata, perbaikan kaca mobil ini membutuhkan waktu yang lama. Dan untuk menghilangkan jenuh, Deka berjalan-jalan di sekitar pelataran parkir. “Waktu jalan-jalan itulah menemukan mobil ini. Setelah saya cek ternyata benar mobil inilah yang dicari-cari, lalu saya laporkan atasan,” tutur Deka di lokasi penemuan. Deka mengingat kejadian itu pukul 10. 00 WIB. Penemuan ini tentu mengejutkan banyak orang. Polisi pun membutuhkan waktu tiga jam untuk memasti-

Densus 88 Antiteror milik Mabes Polri. Namun pasukan khusus milik Banser ini memiliki tanggung jawab yang hampir sama, yakni mencegah terorisme. Sebagai cikal bakal Densus 99, GP Ansor Cirebon sudah menyeleksi 204 anggota Densus 99 dari 26.000 Banser seluruh Kabupaten Cirebon. “Rencananya, sesuai perintah Ketua Umum, setiap cabang GP Ansor memiliki Densus 99,” ungkap Nuruzza­man. Kata Nuruzzaman, tiap anggota Densus 99 akan mendapatkan ijazah atau lisensi untuk bisa menguasai ilmu kekebalan. Ilmu kebal itu bisa didapat dengan melaksanakan puasa 40 hari, dan menghindari pantangan tertentu. Untuk mendapatkan ilmu

kekebalan, anggota Densus 99 Cirebon berguru kepada sejumlah kiai dan habib sepuh di Cirebon. Salah satu kiai yang memberikan amalan ilmu kekebalan adalah Gus Nuril Arifin, Komandan Pasukan Berani Mati di era Abdurrahaman Wahid (Gus Dur) menjadi presiden. Kiai lain di Cirebon yang dijadikan guru yaitu Habib Tohir bin Yahya dari Pegagan. Kemampuan spionase juga dipunyai anggota Densus 99. Kemampuan ini mereka dapatkan melalui kerja sama dengan Polri/ TNI. Nuruzzaman mengaku, jauh sebelum adanya Densus 99, GP Ansor Kabupaten Cirebon sudah melakukan aksi spionase terhadap organisasi atau lembaga

pendidikan yang berpotensi kuat menularkan aksi radikalisme. Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhlatul Ulama (PBNU), As’ad Said Ali yakin kehadiran Densus 99 akan diterima masyarakat. Menurut As’ad, dasar dibentuknya Densus 99 bukan karena kinerja Densus 88 melemah. Namun lebih kepada meningkatkan aspek spritual dan keagamaan. “Konsepnya sama (dengan Densus 88), tapi bentuknya beda. Mereka kan bersenjata, kalau Densus 99 itu lebih banyak spiritual dan semangat untuk menangkal suatu yang tidak diinginkan terjadi di masjid-masjid NU,” kata As’ad dilansir Liputan6. Mantan Wakil Kepala Badan

Intelijen Negara (BIN) ini menuturkan, maksud dari menangkal tersebut adalah bila ada kelompok radikal memasuki masjidmasjid, khususnya warga NU, maka Densus 99 akan melakukan tindakan. “Jadi kalau ada kelompok itu (radikal) yang masuk ke masjid, kalau tak mau disuruh keluar, ya nanti kita bawa ke kantor polisi,” katanya. Sementara itu Mabes Polri enggan mengomentari kehadiran Densus 99. “Silakan tanya masyarakat saja,” kilah Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga Ana, Senin (18/7). Menurutnya, Densus 99 berbeda dengan Densus 88. “Kan mereka (Densus 99) bukan aparat,” sebutnya. n tribunnews

Garnisun Tetap III Surabaya,” kata Hadiatmoko. Dengan gayanya yang lugas, mantan Wakil Kepala Bareskrim Polri itu bertutur bahwa dirinya sangat mengharapkan adanya kerjasama dan soliditas dari semua elemen masyarakat, termasuk dukungan dari para prajurit TNI, demi terwujudnya kerjasama dan soliditas antarinstansi. “Karena itu, saya sebagai bapaknya polisi di Polda Jatim meminta, apabila terjadi permasalahan di lapangan antara anggota saya dengan anggota TNI, anak buah saya jangan dikeroyok dan dipukuli ya,” pinta Kapolda di hadapan Pangdam V/Brawijaya, yang kemudian disambut tepuk tangan panjang para prajurit TNI. “Kalau ada yang nakal, jangan ditukari (ditengkari), tapi laporkan saja ke saya,” lanjutnya. Begitupun sebaliknya, Hadiatmoko juga akan menyerukan kepada jajarannya di kepolisian bahwa jika ada oknum anggota TNI yang terkena razia atau sweeping di lapangan oleh polisi, tidak akan dikasari.

“Kalau ada oknum anggota TNI yang ketahuan nakal di lapangan, juga tidak akan diuyouyo, ayo dirembug bareng,” katanya, kembali disambut tepuk tangan para anggota TNI. Hadiatmoko perlu mengutarakan hal ini demi terciptanya suasana kondusif sehingga masyarakat Jawa Timur merasa aman, tentram dan damai dalam melaksanakan aktivitas sehari-harinya. Di depan para prajurit itu, Hadiatmoko juga menceritakan masa kecilnya. Ia ternyata berteman dengan Gatot Nurmantyo semasa kecil. “Pak Gatot ini teman kecil saya saat di Solo. Ketika SMA, Pak Gatot adalah kakak kelas saya,” kenang Hadiatmoko. Ia juga mengatakan bahwa darah tentara mengalir di tubuhnya. “Saya ini anak seorang kopral dari kesatuan TNI Angkatan Darat di Solo. Bapak saya bertugas sebagai penembak Senjata Otomatis (SO),” terang lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1978 ini. Kesatuan terakhir ayah Hadiatmoko adalah Korem 074/Warastratama, Solo, Jawa Tengah.

Sebagai anak tentara berpangkat kopral, Hadiatmoko mengaku bahwa sejak kecil dirinya sudah merasakan makan jatah beras tentara. Selepas SMA, ia kemudian mengikuti tes Akpol. Hadiatmoko lulus, menjalani pendidikan di Akpol dan kemudian dilantik menjadi perwira polisi pada tahun 1978. “Sejak saat itu saya sudah tidak pernah lagi menikmati jatah beras tentara, tapi makan jatah beras polisi,” katanya. Karena mewarisi `darah TNI’ dari orangtuanya itulah, walaupun sudah menjadi seorang jenderal polisi, hingga kini Hadiatmoko merasa masih sangat dekat dengan TNI. Toh, menurut Hadiatmoko, menjadi jenderal polisi adalah berkah dan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. “Jika saat itu tidak ikut tes Akpol, misalkan saya ikut tes Akademi Militer (Akmil) dan jadi perwira TNI, mungkin saat ini pangkat saya masih letnan kolonel,” ungkap Hadiatmoko dengan nada canda, yang disambut tepuk tangan oleh Pangdam

V/Brawijaya, para Panglima Komando Utama (Pangkotama) lainnya yang hadir dalam upacara itu, antara lain Komandan Kobangdikal Laksamana Muda TNI Sadiman, serta Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Atok Urrahman Sementara itu, menimpali pernyataan Hadiatmoko, Mayjen TNI Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa selama dirinya menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya, tidak akan ada kejadian perkelahian antara anggota TNI dengan anggota Polri. “Kalau nanti ada kejadian, semua oknum TNI yang terlibat akan saya tindak secara tegas,” tandasnya. Ia sangat yakin jika anggota TNI di Jatim sudah berprilaku lebih dewasa. Kepada Surya, Kapendam Letkol TNI Sugiyono menambahkan, suasana perkenalan yang familiar ini kerap digelar di Kodam ketika ada pejabat baru yang masuk ke Jawa Timur. Sebelumnya, hal yang sama juga dilakukan untuk menyambut Gubernur AAL (Akademi Angkatan Laut) yang baru. n

duk di teras rumah. Rumah itu memang kosong karena juragan saya sedang menunggui anaknya yang opname di rumah sakit. Tiba-tiba saya melihat mereka," ujar Khodir sembari menyebut saat itu jarum jam menunjukkan sekitar pukul 01.00 pagi. Karena tidak mengenal keenam orang tersebut, apalagi sebagian memakai penutup wajah, Khodir langsung menghardik mereka. Para perampok yang tepergok tidak mau menyerah. Mereka langsung menyerang Khodir. "Saya memakai tangan kosong, sementara mereka membawa celurit," tuturnya. Dari sisi kekuatan fisik, Kho-

dir jelas kalah. Meski begitu Khodir tidak menyerah. Ia nekat melawan enam orang itu. Celurit para rampok itu akhirnya mendarat di kepala, siku, jari, juga bagian punggung, dan perut samping. "Saya terkena sabetan celurit mereka. Saya kemudian diinjak-injak. Ketika kewalahan, saya lepas sarung dan menyabet-nyabetkan sejadinya sarung itu ke arah mereka. Lha kok tiba-tiba saja mereka malah kabur," ujarnya. Khodir menduga para rampok itu mungkin mengiranya dirinya kebal senjata. Mungkin, karena mereka melihat dirinya tidak menyerah dan malah menyabetkan sarungnya.

Salah satu perampok malah berteriak 'wurung..wurung… (batal, red)' dan menyuruh temantemannya kabur. "Mungkin mereka mengira saya kebal senjata, karena memang sekilas darah tidak terlihat mengucur karena saya pakai kaus warna merah. Belum lagi saya malah melepas sarung dan menyabetkan ke arah mereka, hingga akhirnya kabur. Padahal saya sudah berdarah-darah itu," imbuhnya. Duel antara waker dan perampok itu berlangsung selama 30 menit. Setelah perampok kabur, Khodir masih sempat meminta bantuan kepada teman-temannya yang bekerja di tempat itu.

Namun, di luar dugaan, ternyata empat orang pekerja lainnya telah disekap di bagian belakang rumah tersebut. Bahkan salah satunya, Mahmud, menderita luka cukup parah di bagian dagu dan bibir. Karena tidak menemukan bantuan, Khodir pun berteriak sejadinya untuk mencari perhatian dari tetangga. Khodir dan Mahmud kemudian dilarikan ke RSU Kaliwates Jember. Sejumlah luka di tubuh Khodir nampak diperban. Sementara jarum selang infus masih tertancap di tangannya. Kini kasus tersebut ditangani Polsek Jenggawah. n uni

Rp 68-120 jutaan per unit,” kata Arnoldus di sela perayaan HUT Perumnas ke-37 di Surabaya, Senin (18/7). Di Jatim, saat ini Perumnas sudah mengembangkan Rumah Sejahtera Tapak (RST) di beberapa lokasi. Antara lain, Driyorejo (Gresik), Surodinawan dan Jetis (Mojokerto), Sawojajar (Malang), Mojopurno (Madiun), dan Sukodono (Lumajang). Tahun ini, pihaknya akan mengembangkan proyek baru di sejumlah lokasi. Selain kota/ kabupaten yang sudah ada, juga membidik daerah baru, seperti di Kraton (Pasuruan), serta Kali Pecabean (Sidoarjo). “Sedang di lokasi yang sudah ada, terus dikembangkan proyek baru maupun pengembangan perumahan yang sudah ada. Ini semata-mata untuk lebih mendekatkan diri ke masyarakat dan

memperluas jangkauan,” tandasnya. Dijelaskan, lokasi di Driyorejo yang selama ini berkonsep kota mandiri sudah dikembangkan seluas 200 hektare dari lahan yang ada sekitar 600 hektare. “Lokasi ini pula yang kami siapkan untuk menindaklanjuti perwujudan 20 kota baru oleh Kemenpera. Karena target kami bisa menyiapkan hingga 1.000 hektare di sini,” ucap Arnoldus. Terkait segmen pasar, ia menyebut MBR dengan pendapatan kurang dari Rp 2,5 juta lebih diprioritaskan. Untuk membantu mereka, pihaknya menggandeng Bank BTN dan BRI untuk pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) dengan jangka waktu hingga 15 tahun dengan cicilan rata-rata di bawah Rp 500.000 per bulan. “Kami tak membatasi skim kredit yang dipilih konsumen, apa-

kah dengan skim lama yakni subsidi uang muka atau skim baru melalui FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan). Semua terserah mereka yang mana yang termudah,” paparnya. Kemudahan itu pula yang membuat Perumnas masih dipercaya masyarakat. Terbukti, selama semester satu 2011 ini pihaknya mampu menjual sebanyak 506 unit RST atau melampaui target sebanyak 307 unit rumah. Angka ini meningkat sekitar 15 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. “Hingga akhir tahun ini kami menargetkan sekitar 1.800 unit rumah di Jatim dengan nilai sekitar Rp 136 miliar. Kami optimistis bisa mencapai target itu,” ucapnya. Sejatinya, pihaknya bisa saja menyediakan rumah dengan harga yang jauh lebih murah. Sayangnya, hal itu selama ini

terbatas masih dikembangkan di NTB maupun NTT. Rumah dengan harga kurang dari Rp 50 jutaan per unit tersebut bisa terwujud karena adanya kerja sama dengan pemerintah daerah setempat. Upaya ini sejalan dengan komitmen Dirut Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto. Menurutnya, pada 2012 pihaknya menargetkan bisa membangun rumah murah sebanyak 36.000 unit. Untuk mencapai target itu, Perumnas terus melakukan sinergi dengan pemerintah daerah melalui pemanfaatan lahan di beberapa kota di Indonesia. “Kinerja keuangan Perumnas terus meningkat dalam empat tahun terakhir. Pertumbuhan penjualan rata-rata 40 persen per tahun, sedang pertumbuhan laba 50 persen per tahun,” katanya. n dio

kan kebenaran mobil itu adalah milik Certis yang hilang selama ini. Sekitar pukul 14.30 WIB, Tim Identifikasi Polrestabes Surabaya meluncur untuk mengidentifikasi dan hasilnya mobil itu memang milik Certis yang hilang 17 hari lalu. Tak Mudah Penemuan mobil itu tidak membuat pekerjaan polisi mengungkap kasus ini menjadi mudah. Barang bukti yang ditemukan polisi, tidak ada yang menunjukkan tanda-tanda bahwa kasus ini menjadi terang. Pasalnya, dari berbagai barang yang berkaitan dengan kejadian ini, seperti mobil dan kantong penuh uang, tidak ada satu pun sidik jari yang ditemukan polisi. Bisa jadi pelaku sengaja menggunakan sarung tangan atau semua jejak yang sempat melekat di beberapa lokasi, dihapus oleh pelaku. “Sidik jari sudah dihapus pelaku. Kami sempat berharap ada sidik jari yang tertinggal di stir mobil. Namun ternyata

Minim... n

DARI HALAMAN 1

Turnamen yang digelar untuk memperingati HUT Kota Surabaya ke-718 ini, merupakan obat pemuas rindu bagi penggila sepak bola di Surabaya, setelah sekian lama tidak ada pertandingan. Meski demikian, kesan dipaksakan dan persiapan yang singkat tetap terlihat, sehingga menurunkan nilai dari turnamen yang diikuti empat tim Liga Primer Indonesia (LPI) itu. Kesan apa adanya di turnamen ini memang tampak. Selain dari kesiapan peserta yang mepet, izin keamanan untuk turnamen juga baru dikirim Senin (18/7) kemarin. Namun, menurut Panpel Persebaya, Surachman, mereka tetap optimistis pertandingan bakal terselenggara dengan mulus. ”Sebelumnya, pernah izin keamanan baru keluar pukul 14.00, sedangkan pertandingan dilaksanakan pukul 15.00. Jadi kami tetap optimistis pertandingan ini bisa digelar,” kata Surahman. Bahkan, tim tuan rumah sendiri sepertinya tidak berharap banyak pada turnamen ini. Asisten pelatih Persebaya, Ibnu Grahan menyebut, asal pemain tidak ada yang cedera saja pada pertandingan melawan Bali Devata malam ini sudah bagus. ”Saat ini tidak seharusnya pemain melakoni pertandingan. Mereka baru berlatih tiga kali sebelum turnamen ini. Itu pun tidak optimal karena bebera-

Booking... n

DARI HALAMAN 1

film Pasir Berbisik itu sudah berada di RS YPK, Menteng sejak, Jumat (15/7), dan akhirnya melahirkan anak pertamanya Minggu (17/7). Tapi sayang, pihak Dian berusaha menutupi kabar gembira tersebut. Wisnu, manajer Dian menegaskan, pihak media tidak diperkenankan meliput kliennya saat ini. “Nggak akan ada temu wartawan, kalau mau tahu kabar soal Dian Sastro lewat telepon,” ujar Wisnu via telepon saat dihubungi Tribunnews, Senin (18/7). Dian sepertinya nggak ingin kehidupan pribadinya menjadi konsumsi publik. Bahkan, secara khusus bintang film Ada Apa Dengan Cinta? itu membuat kesepakatan dengan pihak rumah sakit untuk tidak mengumbar kabar bahagianya kepada media. “Sejak awal masuk RS, Dian minta rumah sakit supaya enggak menceritakan ke wartawan. Ada empat lembar surat kesepakatan yang ditandatangani Dian dan pihak rumah sakit,” kata sumber wartawan di rumah sakit tersebut, Minggu (17/7) malam. Dalam surat kesepakatan itu, juga dibicarakan soal keinginan Dian untuk mendapatkan pelayanan nomor satu dan obat-obatan terbaik dari pihak rumah sakit. “Pokoknya Dian minta detail banget deh,” imbuh sumber tadi. Dian menempati kamar perawatan paling mewah yang ada di rumah sakit tersebut. Bukan satu kamar itu saja yang dia pakai, mantan gadis sampul itu juga secara khusus memesan empat kamar lainnya. Dian memakai satu kamar super VIP dengan tarif Rp 1,5 juta per hari. Dan ada empat kamar lagi untuk asisten, ke-

juga tidak ada,” ungkap polisi yang ikut menyelidiki kasus ini. Artinya, pelaku memang profesional dan mengerti betul apa yang harus dia lakukan untuk menghilangkan jejak. Selain kehilangan sidik jari, polisi juga tidak menemukan jejak ban mobil milik pelaku. Padahal, pelaku diduga memarkir mobil lain tepat di samping mobil Certis. “Dua mobil didempetkan hingga pelaku dengan mudah dan cepat memindahkan beberapa kantong uang. Tapi sekali lagi kami tidak menemukan jejak mobil itu. Pelaku sudah membersihkan jejak ban mobilnya,” imbuhnya. Polisi juga menemukan robekan amplop yang sengaja disobek pelaku. Rupanya pelaku masih ingin mencari dokumen lain yang berharga untuknya. Polisi kini tinggal berharap hasil penyelidikan terhadap data parkir mobil di Mangga Dua. Syukur-syukur jika semua aktivitas mobil itu terekam kamera CCTV. n k4/k2

pa pemain tidak hadir. Dengan kondisi ini, pemain tentu rawan cedera,” kata Ibnu. Kondisi fisik pemain memang belum sepenuhnya pulih usai lebih dari satu bulan menjalani liburan. Karena itu wajar jika pelatih mengkhawatirkan keberadaan mereka. Apalagi lawan tuan rumah di pertandingan perdana ini, merupakan tim yang paling siap daripada tiga peserta lainnya. Laskar Naga Banda-julukan Bali Devata-dihuni dengan komposisi pemain yang lebih lengkap. Bahkan, pemain asing mereka seperti Ilja Spasojevic dan Pascal Heije mulai berlatih bersama tim sejak Jumat (15/7) lalu. ”Pertandingan ini untuk menghibur masyarakat, saya harap kedua tim menampilkan permainan yang menarik,” jelas mantan kapten Persebaya itu. Manajer Bali Devata, Made Raymond mengatakan, meskipun saat ini timnya lebih siap dibandingkan dengan peserta lainnya, Bali Devata tidak akan menganggap remeh lawannya. Apalagi dari empat peserta lainnya, hanya Bali Devata yang merupakan tim baru di pentas sepak bola Indonesia. Sedangkan Persebaya, Persema dan Persibo sebelumnya telah lama malang melintang baik di Divisi Utama maupun di Liga Super Indonesia (LSI). ”Turnamen ini kami jadikan ajang uji coba, sebelum memasuki putaran kedua nanti, agar kami bisa mengukur kekuatan lawan kami,” kata Made. n k3

luarga dan kerabatnya seharga Rp. 1 juta per hari per kamar,” urai sumber yang tak mau disebutkan namanya. Namun, pihak Dian membantah kabar tersebut. Menurut Wisnu, artis kelahiran Jakarta, 16 Maret 1982 itu tak meminta fasilitas mewah seperti diberitakan sejumlah media. “Kami nggak minta fasilitas VIP,” ungkapnya saat ditemui CumiCumi.com di RS Bersalin YPK, Senin (18/7). Wisnu juga membantah pihaknya membuat perjanjian khusus dengan rumah sakit sebelum Dian dirawat. “Ngawur itu, nggak ada, biasa-biasa saja kok,” tandasnya sambil menegaskan Dian tidak akan menggelar jumpa wartawan karena kelahiran anak pertamanya ini adalah urusan pribadi, bukan untuk konsumsi publik. Kabar tentang Dian Sastro melahirkan ini tak pelak disambut gembira penggemarnya. Follower Dian di akun Twitter pun ramai memberikan ucapan selamat. Begitu juga dengan anggota keluarga yang sangat antusias menyambut kedatangan Syailendra Sutowo, nama anak Dian dan Indra. “@nandhitadhea: Lucuuunya anaknya namanya Syailendra Sutowo :D cc: @aswin_ws congrats juga om aswin,” tulis salah seorang kerabat Dian usai menjenguk di Rumah Sakit YPK, Menteng, Jakarta Pusat. Kalangan selebritis pun ikut merasakan kebahagiaan Dian. Wulan Guritno juga memberikan ucapan selamat kepada pemain film Belahan Jiwa itu. “Congrats my dear friend @ inidisas n indra .. For the born of the baby boy .. Yihaaaaa ,” tulis Wulan di akun Twitter-nya, Minggu (17/7). Dian Sastro dan Indraguna Sutowo resmi menikah, 18 Mei 2010. Sementara resepsi pernikahan pasangan tersebut berlangsung secara mewah di Plenary Hall, JCC, Jakarta, 22 Mei 2010 lalu. n pra


2 Politik "Untuk menjadi parpol yang mendapat dukungan besar, saya tidak melihat peluang itu (dalam Nasdem) ada, karena memang tidak mudah membesarkan parpol."

SELASA, 19 JULI 2011

Patrialis-DPR Adu Mulut

► Pembahasan RUU BPJS Memanas ist

JAKARTA - SURYA PARA anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar adu mulut dengan nada tinggi dalam rapat kerja pembahasan RUU tersebut, Senin (18/7).

—Akbar Tandjung, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar di Jakarta, Minggu (17/7), menanggapi banyaknya tokoh mundur dari Ormas Nasdem karena tak setuju pendirian partai. ■ kompas.com

kilas politik Posisi Kirun di PKBN Disoal PKB SURABAYA - Posisi pelawak Kirun yang sedianya diplot DPW Partai Kemakmuran Bangsa (PKB) Nusantara Jatim sebagai wakil ketua, dipertanyakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). DPW PKB Jatim menyebut itu hanyalah klaim PKB Nusantara. “Sejauh ini belum ada pengurus partai kami yang menyeberang ke partai lain. Saya kira itu klaim saja,” ujar Imam Nahrawi, Ketua DPW PKB Jatim, di Kantor PKB Jatim, Senin (18/7). Menurut Nahrawi, Kirun yang sempat aktif di kepengurusan PKB, belum mengajukan pengunduran diri dari PKB. “Kader kami belum ada yang nyatakan mundur,” tegasnya. Sementara Ketua DPW PKB Nusantara Jatim, Miftahul Huda menyebut Kirun sudah sangat siap bergabung dalam kepengurusan partainya. Karenanya, dirinya yakin pelawak yang pernah ngetop di akhir tahun 90-an ini sudah tahu apa yang harus dilakukan. "Beliau sangat siap bergabung dengan PKB Nusantara. Untuk urusan dengan partai lainnya, saya kira beliau sudah sangat paham,” ujarnyai. PKBN adalah partai baru yang didirikan Zannubah Arifah Chafsoh (Yenny Wahid), putri KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Rencananya, DPW PKBN Jatim akan mendaftar ke Bakesbangpol Jatim sebelum Ramadan. ■ had

Wapres Takut Demokrasi Gagal JAKARTA - Wapres Boediono mengingatkan, sistem politik demokrasi yang dibangun bisa gagal akibat terjadinya kerusakan dari dalam sistem. "Dari yang saya baca, penyebab kegagalan banyak. Namun ada dua faktor dalam pengalaman berbagai negara, faktor yang menentukan kegagalan satu sistem demokrasi, yang saya sebuat dua D" kata Wapres saat memberikan pembekalan kepada peserta PPSA XVII Lemhannas Tahun 2011 di Istana Wapres, Senin (18/7). Menurut Wapres, faktor pertama mengakibatkan kegagalan demokrasi adalah disfungsionalitas atau tak berfungsinya sistem. Faktor kedua, degenerasi atau pembusukan di dalam sistem yang terus menerus secara gradual namun pasti yang akhirnya membuat demokrasi gagal. Menurut Wapres, demokrasi yang disfungsionalitas tidak memberi manfaat dan sering diikuti delegitimasi atau hilanganya kepercayaan rakyat. Sementara sistem politik yang menggantikan tak jarang mengalami disfungsionalitas. "Ini disebabkan faktor mendasar dan tidak bisa diatasi hanya dengan mengutak-atik segi formal politik. Penyebabnya beragam, tetapi muaranya adalah lemahnya komitmen elite bagus untuk memastikan sistem berjalan dan berhasil," katanya. ■ ant

antara/yudhi mahatma

RUU BPJS - Menkum-HAM Patrialis Akbar (kiri) bersama Men-PAN EE Mangindaan, dan Menakertrans Muhaimin Iskandar saat mengikuti Raker dengan Pansus membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), di Jakarta, Senin (18/7).

Lobi Buntu, Ambang Batas Parlemen Gagal Lagi JAKARTA - SURYA Lobi pimpinan fraksi, DPR, dan Badan Legislasi (Baleg) untuk menentukan besaran ambang batas parlemen (parliamentary threshold) buntu. Dua opsi ambang batas parlemen yang dihasilkan di rapat pleno Baleg tak bisa dipadukan. Padahal, draf RUU ini merupakan inisiatif DPR perihal perubahan atas UU No 10/2008 tentang Pemilu. "Dengan berbagai pertimbangan, kita bersepakat draf yang ada di Baleg akan dibacakan di paripurna termasuk Parliamentary Threshold (PT)," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso usai

rapat konsultasi pimpinan DPR, pimpinan Frkasi dan pimpinan Baleg, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (18/7). Rencananya, draf RUU ini akan disampaikan di DPR, Selasa (19/7). Untuk itu, pimpinan fraksi, DPR, dan Baleg membahas dua opsi ambang batas parlemen ini secara mendalam. Tapi karena tak ada kesepahaman, draf inisiatif DPR ini tak dilakukan melalui mekanisme pemungutan suara pada rapat paripurna besok. "Saat lobi, kita berdebat hebat dengan seluruh pimpinan fraksifraksi dan DPR serta pimpinan Baleg DPR," ungkapnya.

Untuk diketahui, pembahasan terakhir rapat pleno Baleg disepakati dua opsi. Opsi pertama, ambang batas parlemen ditetapkan 3 persen. Opsi ini ada catatan angka 3 persen bukan kesepakatan politik di Baleg. Opsi kedua disepakati ambang batas sekurang-kurangnya 2,5 persen hingga 5 persen dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Opsi ini juga mencantumkan catatan yang sama seperti di opsi pertama. ■ tribunnews

Soal Nawardi, PKB Tunggu Penyidikan SURABAYA - SURYA Karir politik anggota DPRD Jatim dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Ahmad Nawardi (AN), terancam tamat. Ia akan dipecat jika polisi menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan skandal asusila yang menimpanya. Penegasan itu disampaikan Ketua DPW PKB Jatim Imam Nahrawi. "Jika hasil dari kepolisian sudah menetapkan tersangka, partai akan memberi sanksi pencopotan dari anggota DPRD maupun kader," ujar Nahrawi di Kantor DPW PKB Jatim, Senin (18/7). Dikatakan, Nawardi sudah

dicopot dari jabatan sekretaris FPKB. Keputusan itu diambil usai rapat pleno dua pekan lalu agar Nawardi bisa fokus menghadapi kasus hukum. “Kita tak akan intervensi polisi. Biarkan kepolisian bertindak objektif menangani kasus ini," katanya. Pria yang juga Sekjen DPP PKB ini mengatakan, keputusan menonaktifkan Nawardi dari jabatan di Dewan bisa menjadi pelajaran bagi seluruh kader PKB Jatim. Ia berharap, keputusan ini mengakhiri polemik di media massa. Apalagi, PKB akan memperingati harlah ke-13, 23 Juli 2011. “Kasus ini jadi pelajaran

bahwa menjaga citra partai itu berat," jelasnya. Ketua FPKB DPRD Jatim Zaini Nashiruddin menyebut, FPKB secepatnya akan melaporkan ke pimpinan DPRD Jatim, terkait perubahan struktur FPKB. Terkait nama, ia belum mau menjelaskan. “Kita akan rapatkan dulu,” ujar Zaini. Seperti diberitakan, Nawardi dilaporkan ke polisi oleh perempuan berinisial MCD. Perempuan yang kini menjanda itu mengaku hamil dan akhirnya keguguran akibat ulah Nawardi. Kasus ini memicu PKB membentuk tim investigasi. ■ had

Adu argumen ketika kedua pihak membahas transformasi menyeluruh terhadap empat BUMN pengelola jaminan sosial selama ini. Pemerintah merasa tak dihargai jika ditempatkan seolaholah berada di luar Pansus dan merasa dilecehkan. "Ada semacam pelecehan seolah pemerintah di luar Pansus. Ini harus kita luruskan. Memang pembahasan legislasi di DPR, tapi tak bisa sewenang-wenang menyisihkan pemerintah. Saya ini salah satu saksi penyusunan konstitusi di DPR," kata Patrialis dengan suara meninggi. Pernyataan ini menuai teriakan interupsi anggota Pansus. Meski diteriaki, Patrialis tak berhenti bicara. Perwakilan masyarakat dan LSM yang menyaksikan dari balkon juga mencibir Patrialis. "Setahu saya, orang-orang yang tidak penting dalam pembahasan harus tertib, termasuk anggota DPR harus tertib. Saya sedang dapat kesempatan dari pimpinan berbicara," kata Patrialis. Pimpinan Pansus Ahmad Nizar Shihab lalu menyela dan memberi kesempatan politisi PDIP Rieke Diah Pitaloka menyampaikan interupsi. Rieke tampak tersinggung ketika Patrialis bicara etika. Padahal, menurutnya, dalam pembahasan selama ini, pemerintah kerap menunjukkan sikap tidak etis. "Kalau bicara tatib, etika, kemarin kita rapat dibatalkan 1 jam 15 menit dengan hanya mengirim faksimili yang hanya ditandatangani Sekjen. Apa itu etis? Tak usah bicara tertib tidak tertib. Ini ada kesepakatan dari delapan poin, tinggal satu belum disepakati. Tak usah berpanjang lebar, Pansus dan non-Pansus. Cukup. Kita sudah banyak rapat, apa itu bukan penghinaan? Kita serius saja, pimpinan juga," lontar Rieke.

Setelah anggota yang lain juga menyampaikan interupsi, Nizar Shihab menyerahkan kembali kepada Patrialis menyampaikan terkait transformasi. Perdebatan transformasi BPJS memang paling alot sejak pekan lalu. Pemerintah tak sepakat model transformasi menyeluruh yang ditawarkan DPR dan meminta transformasi berjalan bertahap. DPR sepakat transformasi bertahap namun dengan syarat seluruh BUMN yang ada nantinya melebur menjadi satu BPJS. Sedangkan pemerintah meminta 4 BUMN tetap mengelola jaminan sosial dasar yang sudah dikelolanya saat ini. Berbagai penundaan dan perdebatan mewarnai pembahasan ini. Jumat (15/7), rapat lanjutan seharusnya digelar. Namun pemerintah membatalkan sepihak dengan alasan ada sidang kabinet. Pembahasan RUU ini memasuki tenggat waktu menjelang 22 Juli. Sementara itu, khawatir pengesahan RUU melebihi deadline, Pimpinan DPR langsung menemui Wapres Budiono, Senin (18/7) sore. Pimpinan DPR merasa performa para menteri yang terlibat pembahasan RUU BPJS kurang maksimal. "Mohon ditegur menteri-menteri yang harus mempercepat (Pengesahan RUU)," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso usai konsultasi pimpinan DPR dipimpin Marzuki Alie dengan Wapres di Kantor Wapres. Priyo mengatakan, DPR melihat ada tanda-tanda tak perform 8 menteri yang diutus membahas RUU BPJS. "Saya merasa sesak nafas melihat kadang mereka angin-anginan, menghindar ini dan itu, alasan rapat kabinet," terang Priyo. Priyo menjelaskan, pertemuan dengan Wapres digelar mendadak mengingat makin sedikitnya waktu yang ada. ■ kompas.com/dt

Nazar Dipecat, Nasir Menghilang dari DPR antara/ujang zaelani

PERDAMAIAN - Sekjen PBNU Marsudi Suud (kiri), Ketua Dewan Tinggi Perdamaian Afghanistan, Burhanuddin Rabbani (tengah), dan Penasihat Presiden Afghanistan, Al Haj Waheedullah Sabawon, menyampaikan keterangan kepada wartawan dalam forum konsultasi perdamaian di Jakarta, Senin (18/7).

Dewan Pertanyakan Moratorium CPNS SURABAYA - SURYA Rencana Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasii (Men-PAN RB), EE Mangindaan mengeluarkan moratarium (penghentian sementara) penerimaan CPNS (calon pegawai negeri sipil) yang akan diterapkan mulai tahun depan, dipertanyakan kalangan DPRD Jatim. Anggota Komisi A Ahmad Jabir menyebut itu keputusan yang aneh. Di satu sisi, MenPAN rekrutmen besar-besaran tenaga honorarium daerah yang tak berstandar, tapi kini melarang rekrutmen PNS. “Men-PAN harus objektif dan melakukan pemetaan sebelum ambil keputusan. Kami minta pemerintah melakukan analisis terlebih dulu terhadap beban kerja dan jabatan bagi PNS,” ujar Jabir usai hearing dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim, Senin (18/7). Politisi PKS ini mengatakan, Dewan akan mendorong BKD menuntaskan analisis beban kerja dan analisis jabatan bagi PNS di lingkup Pemprov Jatim. Sebab,

disinyalir banyak pejabat yang penempatan kerjanya tidak sesuai dengan kemampuan. "Jika sudah dianalisis beban kerja dan jabatan, bisa diketahui Jatim butuh formasi berapa,’’ tegasnya. Anggota Komisi A lainnya, Nizar Zahro menegaskan, untuk saat ini rekrutmen PNS masih dibutuhkan. Meski, ia juga mengkritisi jumlah PNS di Jatim yang disebutnya mencapai 24.000 dan hampir tidak sesuai dengan job descriptionnya. “Sebelum melakukan rekrutmen sebaiknya BKD melakukan penataan terhadap PNS yang ada,’’ ujar politisi PBR ini. Kepala BKD Jatim Akmal Budianto menegaskan, belum mengambil langkah strategis terkait moratarium PNS, karena masih menunggu surat resmi Men-PAN. Mengenai pengajuan kuota oleh BKD Jatim terkait rekrutmen 1.000 PNS ke BKN untuk tahun 2011, mantan Sekwan Jatim ini menjelaskan jika jumlah itu masih usulan dan keputusannya ada di Men-PAN. ■ had

JAKARTA - SURYA Partai Demokrat (PD) akhirnya resmi memecat mantan bendahara umumnya, M Nazaruddin. Hal itu juga sudah disetujui Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Pak SBY sudah diberi tahu semalam (Minggu malam). Beliau menyambut baik langkah DPP memberhentikan Nazaruddin sebagai kader dan anggota Fraksi Demokrat di DPR," kata Wakil Sekjen Demokrat Ramadan Pohan, di DPR, Senin (18/7). Bahkan, seluruh elemen PD di daerah juga sudah tak mempermasalahkan keputusan tersebut. "Pimpinan Partai Demokrat di daerah-daerah juga setuju putusan DPP itu," ujar Ramadhan. Alasan pemecatan Nazar yang

kini buron di luar negeri, lanjut Ramadhan, karena telah menjadi beban partai dan menjadi nila. "Dipanggil KPK ingkar terus. Pokoknya, beban dari berbagai sudut dan lini lah," pungkasnya. Sementara itu, pada saat keberadaan Nazaruddin masih misterius, kini saudara sepupu Nazaruddin, M Nasir juga 'menghilang' dari DPR. Nasir yang menggantikan Nazaruddin di Komisi III DPR (bidang hukum dan HAM) sudah jarang hadir. "Terakhir terlihat saat Komisi III rapat kerja dengan KPK beberapa waktu lalu. Waktu ketemu sih, cuma senyum-senyum saja," kata rekan M Nasir di Komisi III, Senin (18/7). Kemarin, sedianya M Nasir harus menghadiri rapat kerja de-

ngan jajaran Kejaksaan Agung. Jaksa Agung Basrif Arief bersama Wakil Jaksa Agung, Darmono hadir dalam rapat kerja yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR, Fahri Hamzah (PKS). Beberapa anggota Komisi III DPR, saat dimintai komentarnya juga membenarkan, Muhammad Nasir sudah jarang muncul, tanpa alasan jelas. Dari Demokrat, hanya terlihat Benny K Harman (Ketua Komisi III), kemudian Pieter C Zulkifli, Daday Hudaya, serta beberapa anggota Fraksi Demokrat lainnya. Nasir sebelumnya disebut-sebut ikut terlibat dalam kasus yang melibatkan saudaranya, Muhammad Nazaruddin. Nasir sempat terungkap, tercatat sebagai salah satu Komisaris PT Mahkota

surya/dok

DIPECAT - Muhammad Nazaruddin saat masih aktif di Partai Demokrat bersama Ruhut Sitompul. Insert: Muhammad Nasir, sepupu Nazaruddin. Negara, salah satu perusaahaan rekanan Kemenakertans dan Kemendiknas. 2008 lalu, PT Mahkota Negara memenangkan proyek

di kedua kementerian itu, yang dikemudian hari ternyata proyek yang dimenangkan tersebut malah bermasalah. ■ tribunnews


 Surabaya Mahasiswa UKWM Ciptakan Pemantau Banjir

Hanya Menggunakan Dua Ponsel Bekas Jangan buru-buru menganggap ponsel jadul atau bekas tak punya nilai guna. Di tangan Denny Christian, mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala (UKWM), ponsel bekas ini bisa untuk memantau ketinggian air sungai. Faiq Nuraini  Surabaya 

D

ua bandul dipasang khusus di dalam boks air. Bandul ini akan bergerak sesuai permukaan air. Dua benda mengapung inilah yang kemudian dihubungkan langsung dengan sensor. Pada saat permukaan air di ambang batas, sistem akan menerjemahkan bahwa kondisi sedang gawat. Sistem ini berjalan setelah Denny membuat rangkaian dari komponen-komponen elektro. Mahasiswa jurusan teknik elektro ini dengan kemampuannya mengupayakan agar rangkaian ini mampu menerjemahkan kondisi permukaan air melalui bahasa tulis. Caranya, pria kelahiran Surabaya 8 Desember 1988 ini memanfaatkan dua ponsel bekas

untuk dijadikan alat. Rangkaian utama yang diletakkan di atas boks air dipasang satu ponsel. Ponsel yang lain diletakkan di tempat yang diinginkan. Ponsel inilah yang harus terhubung dengan layar monitor komputer. Setiap ada pesan terkait posisi permukaan air, pesan akan masuk dan tercatat di layar komputer. Pesan ini sudah diseting dengan dua kata penjelas. Yakni on (saat ketinggian air menuju meluap) dan off (kondisi air masih tidak membahayakan). Di monitor juga akan muncul petunjuk waktu. "Monitor hanya untuk mempertegas seperti yang ada di HP. Alat ini sangat bermanfaat bagi petugas pantau di setiap sungai. Bahkan tak hanya petugas, pimpinan atau orang lain ■ KE HALAMAN 4

Simulasi Denny Christian, mahasiswa UKWM, saat simulasi sistem pemantau ketinggian air melalui SMS di kampusnya, Senin (18/7).

surya/faiq nuraini

SELASA, 19 JULI 2011

PEMAIN PERSEBAYA DU LABRAK WISHNU

Sumpahi Melarat 7 Turunan

surya/sugiharto

tagih GAJI - Pemain Persebaya divisi utama menunggu Wishnu Wardhana di ruang tunggu Ketua DPRD Kota Surabaya, Senin (18/7), untuk menagih kekurangan gaji yang belum dibayar. Foto kanan: Wisnu memperlihatkan bukti pembayaran sebagian gaji pemain.

►Merengek Minta Wali Kota Cairkan Dana SURABAYA - SURYA Kekesalan pemain Persebaya Divisi Utama (DU) di bawah kepemimpinan Wishnu Wardhana seakan sudah memuncak, karena gaji tak dibayar selama sembilan bulan.

Minta Hentikan Penyidikan

Digugat Cerai Istri

Berdasarkan hal itu, mereka pun menyumpahi Wishnu yang juga ketua DPRD Surabaya. "Tak sumpahi Pak Wishnu karo keluargane melarat petung turunan. Aku wes didolimi," kecam Agusmanto, pemain Persebaya DU asal Palembang ini dengan nada kesal karena tidak ditemui Wishnu, Senin (18/7). Agusmanto mengaku sudah setahun ini belum

Nasib pemain Persebaya DU sungguh apes. Tim terdegradasi ke Divisi I, pemain tidak menerima gaji selama 9 bulan. Beberapa pemain pun harus menghadapi kenyataan pahit. Salah satu pemain Persebaya, Agusmanto mengungkapkan telah digugat cerai oleh istrinya. Tidak hanya Agus, ternyata pemain Persebaya lainnya, Redi Supriyanto juga digugat cerai oleh istrinya sejak dua bulan lalu. "Masalah ini tak dibuat-buat, Redi sejak dua bulan lalu digugat cerai istrinya. Mau bagaimana lagi, dia tak bisa

■ KE HALAMAN 4

■ KE HALAMAN 4

Surabaya - Surya Ketua DPRD Surabaya Wishnu Wardhana akhirnya keder juga menghadapi skandal dugaan korupsi bimbingan teknis (bimtek) berupa workshop sebesar Rp 3,7 miliar yang membelitnya. Wishnu pun minta Polrestabes Surabaya menghentikan penyidikan. 

Sumber Surya di kepolisian menyebutkan, sebenarnya surat permohonan penghentian yang biasa disebut surat perintah penghentikan penyidikan (SP3) itu dilayangkan Wishnu pada 4 Juli lalu. “Dia mungkin takut kalau kasus ini sampai menyeret dia. Karena itu dia meminta agar kasus dihentikan,” ujarnya, Se-

nin (18/7). Dalam surat itu, Wishnu juga melampirkan dasar pertimbangan mengapa penyidik dari Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) agar tidak melanjutkan penyelidikan. Dikatakannya, Wishnu mendasari ■ KE HALAMAN 4


4 Surabaya

SELASA, 19 JULI 2011

PICT Deteksi HIV pada Ibu Rumah Tangga Yth, bpk satpol PP Sby tlg ditertibkan jembatan gubeng pojok diats stasiun gubeng arah dr Grand City ke dharmahusada soalx klu mlm buat pacaran & pengguna jln jd terganggu akibat badan jln buat parkir, aq yg lwt jd risih melhtx t4 seramai gi2 buat pacaran. +6281703440970 Yth. BPK KAPOLDA! tlong dong sistem untuk pngurusan balik nama kndraan brmtor dirubah masa' untuk fiskal pindah samsat satu kota aja sulit & ruwet "terpksa sy pkek calo" ! pdhal dsmua samsat bnyak tlsan "NO CALO (JGN PKEK CALO)" y klo ngurusx gampang & gak ruwet! tolong diperhatikan +6281554161020 Tanda larangan spd mtr lewat jalur cepat di jalan Bubutan membuat resah warga di jalan Praban Tengah, Praban Wetan gg. 2 dan gg. 3. Pasalnya, warga yg lewat kerap ditilang polisi. +6288803339111 Kpd bpk2 petugs sat PP di psr wadung Asri mhn di tertipkan parkir mtr sampai 3 brs yp makan jalan sehingga meng gg kendara'an lain trim. Ardi jl.Semolowaru 37 +6285648857476 Yth B Risma mhn d tindak pegawai bgian pajak banyak masyarakat yg mengeluhkan pbb pdhl sdh byr pd pgwai yg dtng k rw stmpat.ada yg nunggak 2th-3th stlh byr ke bank.k wonokusumo trim atas perhatiannya +6287852443432 kpd yth b.risma&bpk dirut PDAM,sy warga kenjeran-lebak sby mengeluh,smp kpn kwalitas PDAM jernih kembali,sdh 2 minggu lebih.mhn d perhtikan,thx +6281332457514 Yth kep.POLISI PJR TOL SBY-SDA tolong ya pak,anak buahnya bilangin jangan asal asalan maen tilang itu sma aja polisi KORUPSI.thx +6281939111426

lintas kota Ketati Tempat Hiburan Berbau Mesum SURABAYA - Petugas Bakesbanglinmas akan memperketat pengawasan di tempat yang sering digunakan untuk mesum. Seperti Taman Bungkul, warnet, maupun kawasan prostitusi. Pengetatan pengawasan itu rencananya dilakukan mulai awal Ramadan. "Kalau bisa nanti jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi," papar Soemarno, Kepala Bakesbanglinmas Surabaya di kantornya, Senin (17/7). Selain itu, tadi malam, Soemarno mengumpulkan muspida, pengusaha tempat hiburan, tokoh masyarakat, maupun tokoh agama untuk membuat kesepakatan bersama terkait aktivitas yang mengganggu kekhusyukan umat Islam selama menjalankan puasa Ramadan. Karena itu, sesuai Perda 2/2008 tentang Kepariwisataan, Bakesbanglinmas akan menutup enam jenis tempat hiburan. Yakni, diskotek, klub malam, karaoke dewasa, pub, bola sodok terkecuali ada rekom untuk sarana olah raga. Ada juga larangan bioskop buka pukul 17.30 WIB sampai 20.00 WIB. Tempat prostitusi, game online, tempat pijat, serta larangan peredaran jual beli minuman beralkohol. Baik itu dilakukan pihak hotel atau bukan. "Jika ada yang melanggar akan dibuatkan BAP. Jika melanggar dua kali akan di BAP lagi dan akan ditutup," katanya. ■ iks

Pangkas 2 Jam Kerja Selama Puasa SURABAYA - Selama bulan Ramadan, pegawai di lingkungan Pemprov Jatim lebih ringan dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya. Ini menyusul pemangkasan waktu kerja selama dua jam setiap hari. Jika waktu kerja normal, jam kerja PNS pada hari Senin–Kamis mulai pukul 07.00-16.00 WIB, selama bulan Puasa dipangkas dua jam menjadi pukul 08.00–15.00 WIB. Sedangkan hari Jumat, dari normalnya waktu kerja pukul 07.00-15.00 WIB menjadi pukul 08.00-14.00 WIB. Untuk jam istirahat, dijatah dua jam, mulai pukul 11.00-13.00 WIB. Namun meski puasa, senam kesegaran jasmani (SKJ) bagi PNS tetap diadakan tiap hari Jumat pada pukul 07.30 WIB. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Akmal Budianto mengatakan, pengaturan jam kerja untuk PNS di lingkungan pemprov tersebut diberlakukan menyusul keluarnya Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim nomor 851/5999/212.5/2011 tertanggal 18 Juli 2011 perihal Jadwal Jam Kerja Bulan Ramadhan 1432 Hijriyah/2011 Masehi. ”Dan selama Ramadan, saya minta PNS tetap giat bekerja. Jangan malah malas-malasan. Kalau sampai bandel dan bolosan, nanti akan diberi sanksi tegas,” katanya, Senin (18/7). ■ uji

surya/sugiharto

PERMAINAN MATA - Replika babi bertubuh memanjang menghiasi Emmitan Galeri Surabaya sejak Senin (18/7). Pameran ini merupakan bagian dari unjuk karya sekitar 100 seniman lukis dan instalasi yang mengusung Permainan Mata, yang akan dipamerkan secara bergantian di berbagai kota Indonesia. Pameran ini berlangsung hingga, Minggu (24/7).

surya/sugiharto

MURAH MERIAH - Sejumlah siswa SMA memilih buku pelajaran bekas di Kampung Ilmu, Jl Semarang, Surabaya usai pulang sekolah, Senin (18/7). Pada awal proses belajar mengajar ini sejumlah stan penjual buku bekas kawasan itu diserbu pelajar dan orangtua murid untuk mendapatkan buku pelajaran bekas yang harganya lebih murah.

Pemegang TOEFL Aspal Dikursus

►Lulus, Bisa Wisuda September

SURABAYA - SURYA RATUSAN mahasiswa Unesa yang terlibat kasus TOEFL aspal ramai-ramai menarik biaya wisuda. Biaya sebesar Rp 500.000 itu ditarik karena status lulus yidisium mereka dicabut dan gagal wisuda. Bahkan sebagian dari mereka baru menarik biaya wisuda, Senin (18/7) kemarin. "Tadi teman-teman menarik uang baju toga. Katanya bisa untuk tambahan biaya hidup," kata Annisa, mahasiswa Unesa menirukan ucapan temannya yang terlibat jual beli sertifikat TOEFL saat ditemui, Senin (18/7). Sementara itu, suasana kampus Unesa kian ramai memperbincangkan ratusan mahasiswa yang gagal wisuda karena TOEFL aspal itu. Bahkan di lingkungan

Sumpahi... ■ DARI HALAMAN 3

pulang ke tempat kelahirannya karena tidak memiliki uang. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, ia pun harus utang ke teman-temannya. Begitu juga kehidupan keluarganya di ambang kehancuran. "Saya hampir dicerai istriku," katanya dengan nada suara melemah. Agusmanto ngelabrak politisi Partai Demokrat itu di Gedung DPRD bersama tujuh kawannya, yakni, Imam Yulianto, Taufik Soleh, Hariyanto, Rahmat Wahyudi, Redi Supriyanto, Kordariamir, dan Miftahul Huda. Mereka didampingi Ketua Panitia Penyelenggara Pertandingan Persebaya DU Gangsar Yudi. Mereka datang menemui Wishnu sekitar pukul 11.30 WIB. Namun, begitu masuk ruang Ketua DPRD, Wishnu meninggalkan ruangan. Dalihnya sedang rapat badan musyawarah (banmus). "Kami sudah melaksanakan kewajiban (bermain), sekarang menagih hak kok dipersulit. Wishnu cuma janji-janji tok. Sudah 10 kali ia janji, tapi tidak ada realisasinya," ujarnya dengan

Hanya... ■ DARI HALAMAN 3

WC Umum

K

AMPUNG Tole mendapatkan bantuan pemerintah untuk fasilitas sosial. Dalam rapat kampung, perwakilan warga menyepakati membangun WC umum, yang memang sangat dibutuhkan. Dua minggu kemudian, WC umum itu selesai dan diresmikan. Saat acara tiba, Mas Karyo, yang menjadi MC menyampaikan,"Para warga kampung sekalian, hari ini, WC umum milik kita akan diresmikan. Mohon dengan hormat, kepada Bapak Lurah untuk meresmikan sekaligus mencoba pertama kali, dengan disaksikan warga. Waktu dan tempat dipersilakan." ■ cak sur

juga bisa memantau sendiri," terang Denny sambil menyimulasikan alat di kampusnya, Senin (18/7). Dalam simulasi itu, ditunjukkan boks air dengan ketinggian satu meter. Saat posisi ketinggian air di bawah 70 cm pesan terkirim masih off. Begitu melewati ketinggian 70 cm, pesan akan muncul on. Agar terpantau kondisi permukaan air, pemberitahuan ketinggian air bisa diseting sesuai kondisi. Jika dalam kondisi gawat, SMS pemantau ketinggian air ini bisa mengirim sendiri setiap

Pusat Bahasa Unesa juga santer membicarakannya. Ketua BEM Unesa Muhammad Shodiqin mendesak kepada Rektorat agar meninjau kembali sistem dikeluarkannya sertifikat TOEFL. Zaman canggih memang rentan pemalsuan dokumen. "Tapi kita tetap meminta agar mahasiswa segera dites ulang TOEFL," katanya. Diperoleh keterangan, dari 151 mahasiswa yang terlibat TOEFL aspal itu kebanyakan mahasiswa penyetaraan dan PGSD.

nada kesal. Gangsar menceritakan, pertemuan pekan lalu ada kesepakatan, Wishnu mau menemui pemain kapan pun. Tapi, kenyataannya, sekarang dia menghindar. "Temonono dua menit ae lak beres. Koyok omongane Arek cilik ae. Nek ga sanggup yo ngomong

Kami sudah melaksanakan kewajiban (bermain), sekarang menagih hak kok dipersulit. Wishnu cuma janji-janji tok. Sudah 10 kali ia janji, tapi tidak ada realisasinya. ga sanggup," kata Gangsar minta ketegasan Wishnu. Mereka pun hanya bisa mengeluh dan menunggu Wishnu tanpa batas waktu di ruang tunggu. Saking kesalnya, Gangsar pun mengancam, dalam waktu dekat ini, jika Wishnu tetap tidak tegas membayar gaji pemain, maka akan membawa semua pemain Persebaya DU mendirikan tenda di depan pintu rumahnya hingga

setengah menit. "Sesuai setingan awal. Mau setengah menitan atau yang lain," tambahnya. Untuk membuat alat ini, Denny hanya mengeluarkan biaya Rp 250.000. Itu untuk membeli pelampung, sensor, boks air, dan membeli komponen lain untuk dirangkai sendiri. Boks air dibuat untuk menggantikan sungai. Jika alat itu dipasang langsung di sungai di seluruh Jatim, maka harus dibuat boks permanen atau paralon besi. Ini dipasang bersamaan dengan bandul. Rangkaian sistem pemantau ketinggian air melalui SMS sendiri bisa dipasang di tempat yang aman. Dengan sistem ini, petugas

Unesa memang mewajibkan setiap mahasiswa harus lebih dulu lulus TOEFL sebelum yudisium. Setiap mahasiswa didaftar TOEFL bersamaan registrasi mahasiswa baru. Mereka cukup membayar Rp 50.000 sebagai peserta TOEFL. Kemudian, saat tes membayar kembali Rp 25.000. Pembantu Rektor I Prof Kisyani saat dicegat Surya menuturkan, mahasiswa yang gagal wisuda tetap membayar SPP, rata-rata Rp 510.000. "Namun, empat bulan ke depan kita akan bantu bimbingan dan kursus khusus. Nanti ada kelas khusus di Pusat Bahasa," terang Kisyani. Setelah kembali ikut tes dan dinyatakan lulus, mereka bisa wisuda September. Mengenai oknum di Pusat Bahasa yang diduga terlibat, Kisyani, mengaku masih menelusurinya. "Semua masih proses. Secepatnya akan kami sampaikan siapa otak di balik TOEFL aspal ini," katanya. ■ fai

tuntutan dikabulkan. "Untuk waktunya belum tahu, bisa mulai besok (hari ini)," ancamnya. Sementara, ketika dikonfirmasi, legislator yang pernah mencoba melengserkan Wali Kota Tri Rismaharini awal tahun ini mengaku sudah membayar 70 persen, yakni sebesar Rp 2,5 miliar. Uang tersebut sudah diberikan pada bulan Agustus, September, dan Oktober tahun lalu. Untuk sisanya, Wishnu minta Wali Kota mencairkan anggaran dari KONI Surabaya. Menurutnya, dana yang harus ditanggung Pemkot Surabaya berupa, biaya pertandingan, tiket, akomodasi. Dari uang itu nantinya untuk diberikan kepada pemain sebagai honor. "Kami minta pemkot membantu mencairkan uang itu," pintanya mengiba. Saat ini, Wishnu masih berpolemik dengan Wali Kota Tri Rismaharini soal pencairan dana tersebut. Wali Kota menolak mencairkan dana tersebut karena APBD tidak boleh untuk kegiatan profesional seperti itu. Padahal, dalih, Wishnu, aturannya baru 2012. "Dengan kerendahan hati saya, saya minta (dana) dicairkan," rengek Wishnu. ■ iks

pemantau sungai tak perlu datang ke lokasi. Cukup memantau perkembangan menit demi menit melalui SMS. SMS ini juga akan menghapus secara otomatis pengiriman awal. "Memang lebih praktis dengan CCTV. Tapi ini sangat mahal. Belum lagi kalau hujan deras atau kondisi gelap, tak bisa terpantau. Kami apresiasi karya mahasiswa ini," ucap Andrew Joewono, Kajur Teknik Elektro. Pihak kampus berharap, alat itu bisa dimanfaatkan saat musim hujan mendatang. Setiap saat, ancaman banjir akibat meluapnya air bisa saja terjadi. Seperti Kali Lamong, Bengawan Solo, atau Kali yang lain perlu ada alat pemantau yang terjangkau. ■

SURABAYA - SURYA Kementerian Kesehatan saat ini sedang menerapkan program provider initiative counseling and testing (PICT). Dalam program ini, tenaga medis seperti dokter, perawat, dan bidan dilatih untuk memberikan konseling terhadap ibu rumah tangga (IRT) yang memiliki faktor risiko hingga mau menjalani tes HIV. Hal itu diungkapkan Koordinator Unit Perawatan Intermediet Penyakit Infeksi (UPIPI) RSU Dr Soetomo dr Erwin Astha Triyono SpPD, Senin (18/7). Menurutnya saat ini, jumlah IRT yang terinfeksi HIV kemungkinan lebih banyak dari jumlah yang ada sekarang. “Jika dilihat dari segi perilaku, pasti banyak yang beranggapan IRT paling aman dari ancaman HIV. Padahal, mereka bisa saja tertular HIV dari pasangannya yang mungkin kerap

‘jajan’ di luar,” kata Erwin. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jatim, hingga Desember 2010, sebanyak 456 IRT menderita AIDS. Angka itu 13,7 persen dari jumlah penderita AIDS di Jatim yang mencapai 4.233 orang. Selain itu, ada 98 ibu hamil yang terinfeksi HIV. Semuanya sudah melahirkan dengan 16 bayi tercatat meninggal dunia. Dinkes juga menemukan lima bayi terinfeksi HIV dari 15 bayi yang dilahirkan dari ibu HIV. Dr Soetomo juga mencatat ada 62 ibu hamil dengan HIV yang ditangani rumah sakit ini hingga Juni 2011. Erwin mengatakan, untuk daerah dengan konsentrasi terbatas seperti Jatim, PICT diimplementasikan di empat bagian. Yaitu tempat yang melayani penderita tuberculosis (TB), infeksi menular seksual (IMS) serta poli metadon dan ibu hamil. ■ rie

Muspro, Anggaran PKH Rp 4,15 Miliar SURABAYA - SURYA Anggaran miliaran rupiah yang dialokasikan untuk perlindungan sosial bagi masyarakat miskin melalui program keluarga harapan (PKH) di Jatim, ternyata muspro. Penyebabnya, ada 8.664 rumah tangga sangat miskin (RTSM) yang dinilai tak memenuhi syarat mendapatkan bantuan yang digulirkan sejak 2007 lalu. Besar bantuan itu Rp 600.000 sampai Rp 2,2 juta/ tahun untuk tiap RTSM. Jadi, jumlah total dana yang tak terserap setiap tahunnya rata-rata Rp 4,15 miliar. Kepala Bidang Bantuan dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial Jatim Zainal Arifin mengatakan, pihaknya mengetahui banyak RTSM yang tak memenuhi syarat setelah tim melakukan

verifikasi. Ternyata banyak yang punya KTP ganda, sudah pindah alamat, dan anaknya sudah lulus SMP. ”Karena tak terserap, dananya ya kita kembalikan ke pusat,” ujarnya, Senin (18/7). Menurut Zainal, untuk mendapat bantuan, RTSM harus memenuhi syarat, di antaranya, bidang kesehatan diperuntukkan ibu hamil, nifas atau punya balita. Sedangkan bidang pendidikan bagi yang punya anak usia SD dan SMP. Dikatakan, dengan banyaknya RTSM yang tidak memenuhi syarat, pihaknya, kata Zainal, berharap hasil Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) selama sebulan, 15 Juli–14 Agustus, jadi acuan untuk mengisi jatah anggaran PKH yang muspro. ■ uji

surya/sugiharto

ANTISIPASI - Petugas menata darah yang siap didistribusikan di Kantor PMI Kota Surabaya Jl Embong Sawo, Senin (18/7). Untuk mengantisipasi penurunan stok darah dalam bulan Ramadan, PMI akan membuka gerai donor darah di tempat-tempat ibadah.

Digugat... ■ DARI HALAMAN 3

memberikan nafkah ke istrinya selama 10 bulan karena belum mendapat bayaran," kata Gangsar Yudi, Ketua Panitia Penyelenggara Pertandingan. Tak hanya Agus dan Redi, hal yang sama juga dialami pemain asing, Charles Orock. Saat ini pemain asal Kamerun itu hidup terlunta-lunta di Surabaya. Bahkan Orock mengaku tidak bisa pulang ke rumah istrinya di Jakarta, yang saat ini sedang hamil enam bulan. ”Istri saya hamil anak pertama, sekarang usia kehamilannya enam bulan. Tapi, saya tak bisa mendampinginya,

Minta... ■ DARI HALAMAN 3

permohonannya itu dengan hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Dari hasil audit BPK itu, tertulis penggunaan anggaran selama 2010 dinyatakan wajar dengan perkecualian. Inilah yang membuat Wishnu percaya diri mengirim surat itu. "Audit itu hanya mencocokkan rencana kerja dengan laporan pertanggungjawaban tanpa menelusuri item-item anggarannya,” imbuhnya. Namun, tentu saja permohonan itu ditolak mentah-mentah polisi. Hal ini ditegaskan Kasat Reskrim AKBP Indarto. Alumnus Akpol 1995 itu menegaskan, permohonan Wishnu itu tidak mengubah pendirian polisi. Pasalnya, dasar yang dijadikan Wishnu tidak mampu menutupi adanya unsur fiktif dalam penyelanggaraan workshop. “Kami terus maju. Dari awal, kami

karena tidak punya uang untuk ke Jakarta. Saya minta tolong anggota dewan mencarikan solusi?” kata Orock. Sekretaris Persebaya Wastomi Suheri mengungkapkan, ada debt collector datang ke rumahnya menagih utang pemain. ”Ada beberapa pemain yang mencantumkan alamatnya di rumah saya, ternyata dia punya utang dan debt collector menagih ke rumah saya,” katanya. Wastomi menambahkan, nasib pemain selama ini tidak jelas. Sekelas pemain profesional makannya nasi bungkus, dan tinggal berpindah-pindah, menghindari tagihan utang, terutama mereka yang berasal dari luar Jawa dan pemain asing. ■ k3

sudah yakin ada pelanggaran hukum terkait penggunaan anggara bimtek 2010. Surat dari BPK itu adalah hasil dari audit general. Makanya pelanggarannya tak terlihat,” ungkap Indarto. Perwira asli Surabaya itu menjelaskan, BPK memiliki tiga macam audit, yakni audit kinerja keuangan, general, dan investigasi. Penyelidikan polisi dalam kasus ini merupakan hasil investigasi. “Karena itu jelas hasilnya tak nyambung. Kalau audit general itu kemudian diinvestigasi, maka akan jelas di mana pelanggarannya. Nanti, kita juga akan meminta BPK mengaudit investigasi juga,” pungkasnya. Ketika ditemui di kantornya, Wishnu membenarkan telah mengirim surat. Namun, isi surat itu adalah memaparkan bahwa tak ada korupsi di lembaga yang dipimpinnya. Hal itu, setelah ada keklopan laporannya dengan audit BPK. "Saya tegaskan, di DPRD tak ada korupsi," ujarnya. ■ k2/iks


5

SELASA, 19 JULI 2011

Apotek Dibobol, Rp 7,3 Juta Raib

lintas kriminal Gilakan Suami, Dihukum 6 Bulan IDAWATI Tanudjoyo (40), istri yang memasukkan suaminya, Agus Setiyono, ke RSJ Menur diputus hukuman enam bulan penjara di PN Surabaya. Majelis hakim yang diketuai Gusrizal memastikan, perempuan berkulit kuning langsat, warga Kedung Doro itu, melanggar Pasal 328 KUHP tentang Penculikan. Disebut penculikan karena proses memasukkan Agus Setiyono ke RSJ Menur dilakukan paksa. Awalnya Idawati melapor kondisi suaminya yang mengalami gangguan jiwa dan kerap memukuli anaknya. Ketika tiba di rumah sakit, Agus disuntik hingga tertidur pulas. Agus sempat beberapa hari di RSJ Menur dengan status pasien gangguan jiwa. Dia baru keluar setelah ada kerabatnya yang menjenguk dan akhirnya melaporkan perbuatan Idawati ke polisi. Hukuman enam bulan penjara ini lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa Darmawati Lahang tiga tahun penjara. Kuasa hukum Idawati, Amoz Taka HZ, memastikan banding atas putusan ini. Alasannya, putusan ini tidak memenuhi rasa keadilan. ”Putusan hakim tidak sesuai fakta sidang. Selain itu apa salah seorang istri memasukkan suaminya ke rumah sakit,” tandasnya. ■ uus surya/mustain

Usai Nyabu Ditangkap Polisi

OLAH TKP - Tim gabungan Polres Sidoarjo dan Polsekta Sidoarjo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Apotek Kimia Farma, Jl Majapahit 38, Sidoarjo, Senin (18/7). Sidoarjo dibobol maling. Apotek tersebut telah dibobol kawanan maling dan pelaku berhasil menggasak uang hasil penjualan obat senilai Rp 7.318.000.

ANGGOTA Unit Idik I Sat Reskoba Polrestabes Surabaya menggerebek sebuah rumah di Jl Kapas Madya. Pasalnya, polisi mendapatkan informasi kalau rumah tersebut sering dijadikan tempat mengisap sabu. Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan pemilik rumah, Yaeni. Lelaki 34 tahun itu ditangkap karena menyimpan plastik berisi sisa sabu yang sudah dia konsumsi. Polisi mendatangi rumah Yaeni sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, Yaeni sedang tidur lelap. "Kami menemukan satu plastik klip berisi sisa sabu dengan berat total 0,24 gram," tegas Kasat Reskoba AKBP Eko Puji Nugroho melalui Kanit Idik I AKP Efendi, Senin (18/7). Sayangnya, polisi tidak berhasil mengembangkan kasus ini. Pengedar sabu yang selama ini menjadi jujugan Yaeni, belum tertangkap hingga saat ini. "Meski begitu, kami masih terus mengorek keterangan dari tersangka terkait siapa pengedar yang selama ini menyediakan sabu," tandas Efendi. Kepada penyidik, Yaeni mengaku membeli sabu itu sudah beberapa hari lalu. Dia sendiri hanya coba-coba mengonsumsinya. "Saya lupa membuanya. Mungkin ya karena apes saja. Sekali pakai langsung kena polisi," ujar penjual mainan itu. ■ k2

Peneror Konjen AS Dibekuk

► Kuli Bangunan Dijerat Terorisme SURABAYA - SURYA MUNGKIN Deni Yusdianto, warga Jl Sanimbar, Sidoarjo, tak menyangka jika teror akan meledakkan Konjen Amerika Serikat (AS) yang dikirimnya melalui SMS berbuntut panjang. Bahkan, akibat perbuatannya Deni diperlakukan layaknya seorang teroris. Karena polisi menjerat kuli bangunan itu dengan UU Anti Terorisme. Deni melampiaskan amarahnya dengan mengirim pesan singkat atau short message service (SMS) berisi ancaman bom yang ditujukan ke gedung baru Konsulat Jenderal Amerika Serikat (Konjen) AS di Perumahan Citraland. Ancaman itu dia kirim ke Narasiah Narasapuram, staf keamanan konjen. Benar saja, ancaman itu menjadi hal yang serius bagi keamanan wilayah ekstra teritori

pemerintah AS itu. Terlebih, dia kirim SMS ke ponsel Narasiah bertuliskan ‘BOM’ sebanyak 23 kali sejak Jumat (15/7) sampai Sabtu (16/7). “Ancaman itu memang sangat sensitif, apalagi ditujukan ke objek vital seperti konjen. Karenanya, ancaman via SMS tersebut langsung dilaporkan kepada kami,” tegas Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Indarto, Senin (18/7). Pesan singkat membuat pihak konjen panik. Namun, mereka memilih menutupi ancaman itu agar tidak menyebar ke masyarakat.

Petugas keamanan konjen sempat mengadakan penyisiran di seluruh bagian proyek pembangunan. Namun, mereka tidak menemukan benda mencurigakan. Penyelidikan pun dilakukan tim dari Unit Kejahatan Umum (Jatanum) Polrestabes Surabaya pimpinan Iptu Yunus Saputra. Polisi kemudian melacak nomor ponsel. Bukan perkara mudah bagi polisi untuk mendapatkan petunjuk kasus ini. Pasalnya, sejumlah saksi yang diperiksa, tidak satu pun yang mengarah pada Deni. Namun, polisi mendapatkan titik terang saat mendapatkan informasi ada pekerja yang dikeluarkan dari proyek. Setelah dipilah-pilah, muncul satu nama, yakni Deni. Temuan ini cocok dengan pelacakan yang dilakukan polisi terhadap nomor ponsel yang digunakan untuk mengirim SMS. "Dari sanalah kami akhirnya yakin kalau pelakunya memang Deni. Kami menangkapnya Sabtu malam," tegas Iptu Yunus. Hanya dalam waktu satu hari,

polisi berhasil meringkus Deni. Deni sendiri tidak lain adalah mantan pekerja proyek yang dipecat beberapa bulan lalu. Karena merasa diperlakukan tidak adil, Deni lantas melampiaskannya dengan mengirim pesan ancaman. “Saya jengkel karena dipecat sepihak. Makanya, saya mengirim SMS itu untuk membalas dendam. Tapi, saya sendiri tidak menyadari akhirnya bisa sampai seperti ini,” ujarnya dengan nada menyesal. "Saya bingung mau kerja di mana lagi setelah dikeluarkan dari sana. Mau protes juga tidak bisa. Ya, akhirnya saya iseng mengirim SMS itu dengan maksud agar mereka ketakutan," imbuhnya. Meskipun tersangka mengirimkan teror SMS hanya bertujuan iseng, namun polisi tetap menjerat Deni dengan UU Anti Terorisme. Sakit hati karena dipecat, akhirnya mengantarkan Deni ke penjara dengan cap sebagai teroris. bertuliskan ‘BOM’ ■ k2

SIDOARJO - SURYA Apotek Kimia Farma di Jl Majapahit 38 Sidoarjo, dibobol maling. Pelaku menggasak uang hasil penjualan obat senilai Rp 7.318.000 yang tersimpan di laci. Raibnya uang itu diketahui saat Devi (27), kasir apotek hendak menghitung jumlah uang, Senin (18/7), pukul 07.00 WIB. Dia kaget mengetahui tumpukan uang salah satu laci, sudah raib. “Tahu-tahu uang sudah tidak ada,” ucapnya saat sejumlah polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Devi lalu melapor ke Fali Andri (29), sebagai penanggung jawab apotek tersebut. Fali pun meneruskan laporan kejadian itu ke polsek setempat. Sekitar pukul 13.00 WIB, tim gabungan Polres Sidoarjo dan Polsekta Sidoarjo mendatangi lokasi untuk olah TKP. Selain meminta keterangan pegawai apotek, polisi juga mengecek sejumlah bagian. Hasilnya belum ditemukan tanda-tanda pintu atau jendela yang rusak. Sedangkan saat olah TKP, diketahui jika laci terbuka namun tidak ada bagian yang rusak. “Sebab kuncinya berada dekat laci itu,” ucap seorang polisi yang ikut olah TKP. Ayub (52), penjaga malam apotek mengaku, mengecek apotik, Minggu (17/8) malam. Saat itu dia melihat pintu depan sudah terkunci. Dia pun meninggalkan apotek, Senin (8/7) pukul 06.00 WIB. “Siang harinya saya diminta datang ke apotek dan dikasih tahu kalau ada uang hilang,” ucap warga Praban Timur Sidokare Sidoarjo ini. Kapolsekta Sidoarjo Kompol Mujiono menyatakan, masih memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian itu. “Laci diketahui terbuka,” ucapnya. Kata Mujiono, hasil sementara polisi belum menemukan adanya bagian pintu atau ruangan apotek yang rusak. Meski begitu, pihaknya masih mendalami kejanggalan itu dengan menunggu hasil penyelidikan. “Kami masih menyelidiki apakah ini melibatkan orang dalam apa tidak,” tandas mantan kapolsek ini. ■ ain

surya/adrianus adhi nugroho

BAWA LARI - Andik Utomo (kanan) didamping anggota Polsek Wiyung, Senin (18/7).

Tak Direstui, Bawa Lari Gadis di Bawah Umur SURABAYA - SURYA Nekat membawa lari pacarnya yang masih di bawah umur, Andik Utomo (24), ditangkap anggota Polsek Wiyung. Warga Donowati yang bekerja sebagai tukang servis AC ini telah melarikan Bunga (nama samaran), warga Kebraon. "Orangtua korban lapor anaknya yang masih 14 tahun menghilang sejak, Kamis (14/7)," terang Kapolsek Wiyung Kompol Wiwik Setyaningsih, Senin (18/7). Rupanya orang yang melarikan Bunga adalah Andik, pacar Bunga sendiri. "Seorang teman sekolah Bunga ada yang bercerita soal ini. Kemudian kami selidiki dan menangkap Andik di tempat kerjanya Jl Mayjend Sungkono, Sabtu (16/7) siang," tutur Wiwik. Andik menceritakan, mengenal Bunga sejak awal Juni 2011. Mulanya Andik salah mengirim SMS ke ponsel Bunga. Ternyata SMS nyasar tersebut malah menjadikan hubungan mereka berlanjut mesra.

Dia juga mengatakan, niat membawa lari Bunga sudah direncanakan lama. Alasannya, hubungannya tak direstui orangtua Bunga. Ia berkunjung ke rumah Bunga, Selasa (12/7) siang. Kala itu Andik mendatangi rumah Bunga di Kebraon dan mengajak Bunga pergi dengan alasan mengunjungi rekan Bunga yang sakit. Sayangnya, alasan ini tak direstui oleh orang tua Bunga. "Hari Kamis (14/7), saya menunggu Bunga di depan sekolahnya. Saat itu kami janjian untuk bertemu," aku Andik. Rupanya rencana Andik berhasil. Ia mengaku dengan rayuan itu bisa berduaan dengan Bunga dan menyetubuhinya. Akibat perbuatan itu, Andik kini terancam hukuman penjara hingga tujuh tahun. "Ia kami kenakan Pasal 332 UndangUndang Perlindungan Anak tentang melarikan anak di bawah umur, selain itu kami masih memintai keterangannya," pungkas Wiwik. ■ k4

Residivis Curanmor Ditangkap SURABAYA - SURYA Pengapnya penjara ternyata tak membuat jera Sahrizal Alvin Fahmi (30). Malahan, usai bebas dari Rutan Kelas 2 Surabaya (Medaeng), 5 Juli, pria yang tinggal di Manukan Indah I itu kembali mencuri sepeda motor. Tapi apes, aksi yang keenam kalinya itu terendus polisi, sehingga dia dijebloskan ke tahan Mapolsek Gubeng. Pria asli Desa Jatirejo Nganjuk ini memiliki catatan panjang soal kejahatan sejak 2005. Dimulai kasus penggelapan sepeda motor di Pabean Cantikan, mencuri motor adik kandungnya sendiri dan hasilnya untuk bersenangsenang. “Saya melakukan aksi itu sendirian,” tuturnya, Senin (18/7). 2006 lalu, dia kembali mencuri sepeda motor di Diskotek Lido dengan cara pura-pura kenal dengan korban. Dia pernah ditangkap polisi di Kediri karena kepemilikan senjata tajam (sajam). Karena sudah ‘kecanduan’ mencuri, tangannya kembali gatal saat bebas dari penjara. Makanya, baru enam hari menghirup udara luar, dia kembali beraksi di Kediri. Di dekat Cafe Brantas, dia berkenalan dengan seseorang yang bernama Fajar. Dari perkenalannya, dia lalu

Tujuh Jaksa Sidangkan Eks Pejabat PT SIER ► Mantan Direktur Mangkir Lagi

surya/sudharma adi

RESIDIVIS - Residivis curanmor, Sahrizal Alvin Fahmi (30) memamerkan surat lepas dari Rutan Medaeng di Mapolsek Gubeng, Senin (18/7). pura-pura pinjam sepeda motor Happy. Namun ternyata dia malah melarikan motornya dan menjual dengan hasil Rp 1,8 juta. ”Itu saya buat makan dan mabuk-mabukan,” jelasnya. Terakhir, Kamis (14/7), dia mencuri motor di Jl Kangean. Tapi sebelum mencuri motor, dia sempat pesta minuman keras di Pattaya, seberang Hotel Mojopahit. Ketika akan pulang, dia melihat korban bernama Eddy Purwanto (22), warga Pa-

sar Kembang, memarkir sepeda motor Vega R bernopol L 4508 QW di sebuah warung. ”Waktu itu kuncinya masih terpasang di motor, sehingga dia langsung melarikan motornya,” urai Kanit Reskrim AKP Winarno mendampingi Kapolsek Gubeng AKP Alfian Nurrizal. Kemudian dia bermaksud menjual pada temannya berinisial Hmd, Minggu (17/7) pagi. Namun polisi langsung menyergap mereka. ■ sda

SURABAYA - SURYA Mantan Kabiro Hukum PT SIER Toriq Baya'sut akan disidang di PN Surabaya, minggu depan. Kepastian ini disampaikan panitera muda pidana khusus Suhadak saat menerima berkas perkara dari jaksa penuntut umum, Senin (18/7). "Setelah ini saya langsung ajukan ke ketua PN untuk menentukan majelis hakimnya, minggu depan bisa disidangkan," katanya. Perkara ini terasa istimewa karena jaksa yang menyidangkan sampai tujuh orang. Gabungan jaksa dari kejagung dan dari Kejari Surabaya, yakni Wayan Wahyudistira, Nurul Hisyam, Bunari, Karimudin, Harjo, Heru Widarmoko dan Susilo Hadi. Bunari, salah satu jaksa mengatakan, masuknya jaksa kejagung karena penyidikan ini dilakukan kejagung. "Diadili disini karena terdakwa dan saksi-saksinya berdomisili di sini, kalau sidang di Jakarta tambah

ribet,” katanya. Di perkara ini, Toriq diduga telah menyuap Kasubid Kasasi dan Perdata Mahkamah Agung (MA) Fauzato Zendrato pada 1999 sebesar Rp 400 juta. Fauzato sendiri sudah divonis bersalah mulai tingkat pertama hingga tingkat kasasi. Penyuapan itu agar Fauzato membantu pengurusan perkara perdata Nomor: 2561 K/ Pdt.1996 dan 2494 K/pdt.1996 antara PT SIER dengan pemilik tanah di Desa Curah Dukuh dan Desa Pejangkungan, Kecamatan Rembang, Pasuruan. Selain Toriq, Direktur Utama A Gawi Oemar, Direktur Pengembangan dan Pemasaran Hartoyo Abdulkadir, Direktur Teknik dan Pemeliharaan DB Asmadi dan Direktur Administrasi dan Keuangan M Shodi juga ditetapkan sebagai tersangka. "Tadi, Senin (18/7), kami memanggil lagi, tapi sampai sore ini mereka (eks direktur, Red) belum ada yang datang," terang Bunari. ■ uus

Polsek Genteng Gulung Sindikat Penipuan Kupon Berhadiah SURABAYA - SURYA Anggota Polsek Genteng berhasil menggulung lima anggota sindikat penipuan berkedok undian berhadiah. Di antaranya, Hendrawan (22), Darwis (27), Asrilanu (25), Badrul (19), semuanya warga Makassar yang tinggal di perumahan Wisma Tengger serta Mulyadi (23), warga Ngeni Jaya. Modus yang dipakai cukup unik, yakni, dimulai dengan menyebarkan brosur undian berhadiah ke rumah-rumah warga. Seorang tersangka, Badrul mengaku dalam sehari ada 500

kupon berhadiah yang disebarkan. Dari jumlah ini, selalu ada lima hingga sepuluh korban yang masuk perangkap. Badrul tugasnya hanya menyebarkan brosur, sedangkan yang mencetak adalah Mulyadi. “Hendrawan, Asrilani dan Darwis juga sebagai penyebar. Kami dibayar Rp 200.000 per hari,” tutur Badrul di Mapolsek Genteng, Senin (18/7). Brosur yang juga mencatut tiga perusahaan besar. Di antaranya, PT Indofood, PT Santos Jaya Abadi, dan PT Sinar Mas. Tak hanya itu, nama-nama pe-

jabat kepolisian juga dipampang dalam brosur itu. "Harapannya ketika korban melihat brosur ini, korban yakin lalu menelepon tersangka," ujar Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Coki Manurung di Mapolsek Genteng. Saat calon korbannya menelepon, diiming-imingi hadiah menggiurkan seperti mobil, motor, hingga rumah. Asalkan mereka setor sejumlah uang. Para pelaku berdalih uang ini untuk biaya administrasi. Namun, biayanya tak wajar, sebab nilainya mencapai puluhan juta

rupiah. Meski begitu, banyak juga yang terperangkap. Setidaknya mencapai 59 orang menjadi korban. Sejak beraksi pada 2010, diperkirakan sindikat tersebut berhasil mengeruk keuntungan lebih dari Rp 100 juta. "Keuntungan mereka besar, apalagi ada 30 buku tabungan dan 10 ATM yang ditemukan saat penggerebekan dan total nilainya ratusan juta,” tutur Coki. Kapolsek Genteng Kompol Arif Budi Setyo menceritakan, penangkapan kelima tersangka itu berawal dari gelar operasi cipta

kondisi di Jl Gentengkali, Kamis (14/7). Saat itu polisi menemukan ratusan brosur tentang undian berhadiah yang dibawa Badrul dan Hendrawan. Dari penangkapan inilah, polisi kemudian menggerebek rumah di Wisma Tengger dan menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya, printer, nomor ponsel, ATM, dan buku tabungan. Polisi juga mengamankan Darwis, Asrilanu, dan Mulyadi. “Saat ini kami mengejar dua pelaku lagi Oko Dan Acok yang menjadi otak Sindikat,” pungkas Arif. ■ k4

surya/sugiharto

PENIPUAN - Polisi menggelar pelaku dan barang bukti penipuan yang berkedok kupon undian berhadiah di hadapan jurnalis di Mapolsek Genteng, Surabaya, Senin (18/7).


3 Malang Raya 0857 909 53743 YOK OPO IKI jare sekolah SD GRATIS ada dana BOS tapi di SD MERGOSONO 3 kota Malang pinjam buku paket per siswa di pgt BIAYA Rp50 000. Gimana ini bu Yuyun (Kadisdik) blm lagi beli sampulnya 085721761903 Siang malam lampu dinyalakan.Lha terus kapan ngisi ke accu-(aki:). 03418437267 EMBONG BRANTAS wes macet,gara2 trek sak arat2. 085755208970 SATPOL PP yg terkuat, tlg tertibkan pengamen2 di skitar alun2,krna sering memaksa kaya rampok. 085749467830 JALAN DESA BRONGKAL.pagelaran.MALANG rusak parah. Dan membahayakan pengguna jalan. Mohon bantuannya. Krn akses jalannya penting dari gondanglegikepanjen lewat brongkal. 6281556516071 YOK OPO BES, masa anak sd ngebut pakai spd mtr. Membahayakan diri sndri sm org lain. Tlg ditertibkan bes. Mksh. 081394000588

sudut kota Yoga-Yogi Boyongan ke SDN Sukun 02 KEPANJEN - Si kembar, Yoga dan Yogi Prakoso (8), akhirnya kembali masuk sekolah. Namun, keduanya memilih bersekolah di SDN Sukun 2 Kota Malang dibanding kembali masuk SDN 04 Sitirejo, Wagir, Kabupaten Malang. Bupati Lumbung Informasi Rakyat (Lira), Zuhdi Achmadi, menjelaskan, sekolah tersebut dipilih Yoga dan Yogi karena dekat dengan rumah neneknya. “Sehingga besok (hari ini, Red) sekalian boyongan dari Wagir dan bersekolah di SDN Sukun 02,” jelas pria yang melakukan pendampingan terhadap Lilis Setyowati atas kasus yang menimpa kedua anaknya ini. Untuk bersekolah di tempat baru itu, siswa kelas 2 tersebut tidak mengeluarkan biaya apa pun, termasuk seragam. Hal itu berdasarkan instruksi dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Sri Wahyuningtyas atau akrab dipanggil Yuyun. Menurut Yuyun, pihaknya tergerak membantu Yoga dan Yogi setelah melihat kasus ini mencuat di surat kabar. Terlebih, kedua bocah ini dimungkinkan trauma dengan kejadian yang menimpanya. “Yoga-Yogi anak bangsa juga,” katanya. Suwandi, Kadindik Kabupaten Malang mengatakan, Yoga dan Yogi memang memilih bersekolah di SDN Sukun 02 Kota Malang, sehingga pihaknya harus memfasilitasi keinginan tersebut agar tetap bisa bersekolah. Sementara pekan ini, rekomendasi Ombudsman RI terkait kasus ini, diperkirakan turun dan diberikan kepada Dindik Kabupaten Malang. ■ vie

SELASA, 19 JULI 2011

Massa 7 Truk Ngeluruk Kejari

►Penanganan Pungli Sumbul Lamban KEPANJEN - SURYA PENANGANAN kasus redistribusi lahan Sumbul, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen dinilai lamban oleh warga Desa Klampok. Karena itu, Senin (18/7), mereka ngeluruk kejari untuk meminta kejelasan penanganan kasus itu. Sekitar 300 warga dua dusun, yakni Sumbul dan Prodo, Desa Klampok, beramai-ramai mendatangi kejari dengan menumpang tujuh truk. Mereka tiba di halaman kejari pukul 10.10 WIB. Begitu tiba, mereka langsung membentangkan spanduk panjang bertuliskan Kami atas nama masyarakat Sumbul - Prodo datang mendukung Kejari Kepanjen agar segera menuntaskan kasus Sumbul'dan 'Tangkap semua oknum redistribusi lahan Sumbul, raja korupsi Sumbul. Menurut Sudarmaji, seorang perwakilan warga, kedatangan mereka ini untuk mendesak kejari segera menuntaskan pemeriksaan terhadap Kades Klampok, Sudjiono, dan delapan panitia yang terlibat dalam kasus redistribusi lahan Sumbul. “Selain itu kami juga minta agar semua oknum yang terlibat da-

lam pungutan liar (pungli) di Prodo dan Sumbul segera ditahan dan diadili” ujar Sudarmaji. Sekitar pukul 11.00 WIB, lima wakil warga ditemui Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepanjen, Adi Sutanto SH. Awalnya, sepuluh wakil warga yang diizinkan bertemu dengan Kajari. Namun, saat akan memasuki pintu utama, polisi hanya mengizinkan lima wakil saja karena ruang kerja kajari tak cukup. Panggil Kades Dalam pertemuan itu, Sutanto menyampaikan bahwa Selasa (19/7), pihaknya akan kembali memanggil tersangka Kades Soedjiono untuk dimintai keterangan. Mengenai belum ditahannya kades, Sutanto menyatakan pihaknya masih harus melakukan beberapa pemeriksaan lagi sebelum menahannya. Sutanto juga mem-

Dana E-KTP Kurang Rp 1,7 Miliar KLOJEN - SURYA Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang masih kekurangan dana Rp 1,7 miliar untuk pelaksanaan program E-KTP yang dimulai 1 Agustus mendatang.

Rahman Nurmala, Kepala Dispendukcapil Kota Malang, Senin (18/7), mengatakan, untuk kekurangan anggaran diharapkan didapat dari pengajuan perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2011, yang mung-

surya/hayu yudha prabowo

DINILAI LAMBAT - Ratusan warga Desa Klampok, Singosari, Kabupaten Malang melakukan unjuk rasa di Kejaksaan Negeri Kepanjen terkait lambatnya proses hukum kasus pungutan liar redistribusi lahan Sumbul dan Prodo, Senin (18/7). bantah apabila kejaksaan tidak serius menangani kasus ini. “Pada panggilan pertama, kades tidak hadir karena kuasa hukumnya sedang berhalangan. Karena itu, besok (hari ini-red) kami akan panggil untuk kedua kalinya. Seandainya setelah panggilan ketiga dia tak hadir lagi, kami akan lakukan penjemputan paksa” papar Sutanto. Penjelasan Sutanto kepada lima wakil warga tidak serta merta membuat warga merasa puas.

Suasana sempat sedikit memanas ketika massa yang mendekati pintu gerbang kejari berteriak-teriak meminta kejaksaan segera menahan kades. Bahkan, sejumlah warga mengancam akan mengambil tindakan sendiri apabila kejaksaan tidak segera menahan kades. Sebelum keadaan menjadi semakin ricuh, Sudarmaji berbicara melalui pengeras suara dan meminta warga mundur. ”Saudara-saudara, sekarang kita pu-

lang. Apabila kejaksaan belum juga memanggil kades, Rabu (20/7) kita akan datang lagi kemari” teriak Sudarmaji. Pungli redistribusi lahan Sumbul bermula ketika 1.183 pemohon warga Dusun Sumbul dan Prodo, Desa Klampok, dimintai sejumlah dana dengan dalih untuk pengurusan sertifikat atas tanah seluas 27 hektare pada 2010. Besar pungutan bervariasi mulai Rp 1,8 juta hingga Rp 12 juta per orang. ■ st17

kin baru terealisasi September mendatang. Mengenai membengkaknya anggaran operasional tersebut, Rahman menjelaskan, Pemkot Malang awalnya memang menganggarkan dana sebesar Rp 185 juta melalui APBD 2010 untuk pelaksanaa E-KTP. Akan tetapi, setelah dilakukan penghitungan ulang mengenai kebutuhan infrastruktur dan kebutuhan jumlah petugas yang

akan melayani proses E-KTP bagi 670.000 wajib KTP Kota Malang, sedikitnya dibutuhkan dana sebesar Rp 1,9 miliar. Saat ini, Dispendukcapil Kota Malang telah menyiapkan 96 personil dan menyediakan 48 komputer yang sudah disebar di lima kecamatan. Dan jumlah tersebut masih dirasa kurang. “Jumlah tersebut adalah jumlah operator komputer saja, padahal kami juga membutuhkan bebe-

rapa tenaga yang lain, seperti tenaga administrasi, bagian foto, dan lain-lain,” kata Rahman. Dispendukcapil Kota Malang sebenarnya mendapatkan bantuan dana APBN sebesar Rp 24 miliar, akan tetapi dana tersebut tidak dicairkan dalam bentuk nominal uang, tapi berbentuk bantuan software, hardware, serta blangko pendaftaran dan keperluan E-KTP lainnya. ■ st18


Malang lintas malang XL Bundel iPhone 4 Rp 7,9 Juta KLOJEN - Guna mengikuti tren dan kemajuan layanan telekomunikasi, PT XL Axiata Tbk (XL), menggandeng Apple Inc. Lewat kerja sama ini, Xl menawarkan paket bundling Apple iPhone 4. Manajer MDS XL Regional Jawa Timur, Arief Sampurno mengatakan, dengan paket bundling ini, harga iPhone yang ditawarkan sangat menarik. Misalnya, untuk iPhone4 16 Gb ditawarkan dengan harga Rp 6,9 juta, dan iPhone4 32Gb Rp 7,9 juta. Harga itu termasuk bonus sebulan internet unlimited, 150 menit telepon, 150 SMS, dan 15 MMS selama satu tahun. “iPhone ini kan merupakan ikon perangkat telekomunikasi canggih. Nah, kami menawarkan gadget canggih itu dengan kenyamanan layanan internet XL super cepat,” kata Arief, saat Launching iPhone 3Gs & iPhone 4, di XL Centre Malang, akhir pekan kemarin. XL juga meluncurkan bundling iPhone 3Gs 8 Gb dengan harga Rp 4,2 juta. “Harga paket bundling iPhone 3Gs XL ini lebih terjangkau dari harga di pasaran,” kata Joy Wahyudi, Direktur Marketing XL. Selain itu, XL juga menghadirkan paket gratis modem bundling paket internet. Promo gratis modem ini berlaku sampai dengan 30 September, sedangkan program bundling iPhone sampai dengan tahun depan. ■ st16

SELASA, 19 JULI 2011

Pengusaha Dibebani Utang Rp 10,22 M

► Dianggap Bayar Pajak Tak Sesuai Perda BATU- SURYA PARA pengusaha dinyatakan berutang Rp 10,22 miliar kepada Pemkot Batu karena tak membayar pajak sesuai Perda, tetapi berdasarkan penetapan dari Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) setempat. Utang itu harus sudah terbayarkan akhir tahun ini. Pernyataan ini ditegaskan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, dalam rapat Paripurna jawaban wali kota terhadap pandangan fraksi-fraksi di Gedung Dewan, Senin (18/7). Wali Kota Eddy dengan tegas mengatakan bahwa Rp 10,22 miliar yang menyebabkan Kota Batu kembali mendapat predikat disclaimer

dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi utang pengusaha. Dalam pemeriksaan BPK ditemukan adanya kesalahan dalam memungut pajak yang tidak mengacu pada Perda No 6/2010 karena pemungutan pajak dilakukan menggunakan sistem penetapan. “Seharusnya penarikan

sesuai Perda bahwa semua objek wisata harus membayar pajak sebesar 35 persen dari omzet,” kata Eddy Rumpoko. Dari sistem penetapan itu, menyebabkan target pendapatan asli daerah (PAD) 2010 tidak tercapai. Pada 2010, target PAD Pemkot Batu Rp 30 miliar hanya tercapai Rp 17,6 miliar. Seperti diberitakan, dalam pemeriksaan BPK, ditemukan banyak sekali kasus yang dinilai merugikan negara. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) 2010 ditemukan ada sekitar 63 kasus yang ditengarai merugikan negara. Jumlah kerugian negara itu lebih dari Rp 19 miliar. Namun, sebanyak 27 kasus dengan nilai sekitar Rp 7 miliar dapat tersele-

saikan, sehingga jumlah kasus yang masih tersisa sebanyak 36 dengan nilai sekitar Rp 12 miliar. Dari jumlah itu, kata Eddy, sebanyak 10,22 miliar sebagai piutang Dispenda karena salah dalam melakukan sistem penarikan pajak pada sejumlah pengusaha tempat wisata. “Seharusnya penarikan pajak sesuai Perda, bukan penetapan seperti dilakukan Dispenda,” tegas Eddy Rumpoko. Simon Purwoali, anggota Komisi B DPRD, mendesak agar persoalan disclaimer ini segera dituntaskan. Simon merasa heran mengapa PAD dari sektor pajak Rp 10,22 miliar itu tidak ada. Karena itu, dia meminta agar hal ini dipertanggungjawabkan. “Apabila masalahnya karena pungutan pajak tidak sesuai Perda, secepatnya lakukan perbaikan. Segera tagih objek-objek wisa-

ta yang tidak membayar pajak sesuai Perda,” kata Simon yang juga politisi PDIP itu. Sementara, rencana dewan membentuk Panitia Kerja (Panja) terkait disclaimer akhirnya gagal. Empat dari tujuh fraksi di DPRD Kota Batu menolak dan mengusulkan dengar pendapat. “Kami putuskan untuk tidak membentuk Panitia Khusus (Pansus) atau Panja, namun hearing,” tegasnya. Alasan tidak terbentuknya Panja atau Pansus karena proses pembentukannya butuh waktu lama karena harus mendapat persetujuan DPR. Sementara, masalah disclaimer butuh penanganan cepat dan mendesak. “Hal inilah yang membuat dewan enggan membentuk Panja karena persetujuan itu harus menunggu setidaknya satu bulan,” jelas Simon. ■ k5

Soal Gaji 13 Disunat, Tanyai Guru-Kasek

surya/nedi putra aw

DEKLARASI - Prof Dr Ibrahim Bafadal MPd, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Kementerian Pendidikan Nasional saat membacakan Deklarasi Pendidikan Berkarakter di SD Sabilillah Kota Malang, Senin (18/7).

Mapel SD 'Disusupi' Materi PK BLIMBING - Memasuki tahun ajaran baru 2011-2012, Pendidikan Karakter (PK) mulai diterapkan di setiap jenjang pendidikan. Untuk Sekolah Dasar (SD), materi PK akan diterapkan di setiap mata pelajaran (mapel) sekolah. Di hadapan peserta upacara hari pertama sekolah di SD Sabilillah, Direktur Pembinaan SD Kemendiknas, Ibrahim Bafadal, menjelaskan, PK untuk membentuk kepribadian siswa sejak dini agar berkepribadian kokoh dan berkarakter kuat. “Dengan PK sejak dini, akan membentuk manusia Indonesia yang tangguh dan siap bersaing dengan negara lain pada tahun 2045,” ujarnya membacakan isi pidato Menteri Pendidikan M Nuh, Senin (18/7). Menurutnya, memang butuh waktu lama untuk memetik hasil dari penerapan PK ini. Sebab, butuh pembiasaan hal baik yang simultan dan kontinyu. Dikatakan, tercetusnya ide Kemendiknas memasukan PK ini ke dalam materi sekolah-sekolah karena rakyat Indonesia saat ini menuju ke arah penurunan moral. Korupsi merajalela, pejabat yang sewenang-wenang, maraknya tawuran, menunjukkan gejala perusakan dari kemerosotan moral. Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Sri Wahyuningtyas (Yuyun) berharap PK mulai ditanamkan sejak usia dini melalui pendidikan usia dini (PAUD). ■ st16

surya/nedi putra aw

RICUH - Sejumlah aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Malang bentrok polisi saat aksi menuntut mundurya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di depan gedung DPRD, Senin (18/7). Kericuhan itu dipicu gesekan antara para pendemo dengan aparat yang mencoba memadamkan api dari poster dan topeng SBY yang dibakar di tengah aksi.

Peduli Kualitas Guru SD, Pertamina Kucur Rp 5 M LOWOKWARU - SURYA Guna meningkatkan kualitas guruguru SD, Universitas Negeri Malang (UM) bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) menyelenggarakan kegiatan Teachers Quality Improvement Program (TEQIP) 2011 ‘Peningkatan Kualitas Guru Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran Bermakna’. Pembukaan TEQIP yang digelar di UM, Senin (18/7), bertujuan memberdayakan guru Sekolah Dasar (SD) di

Provinsi Maluku Utara dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Program ini diikuti 48 guru dan 8 orang pengawas dari Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Ternate, dan Halmahera Barat. Rektor UM, Prof H Suparno menjelaskan, berdasar pengalaman 2010, program TEQIP memberikan respons positif. Kerjasama PT Pertamina (Persero) dengan UM yang sinergis menjadi salah satu kunci keberhasilan program ini. Vice President Small Medium Sca-

le Enterprise & Social Responsibility PT Pertamina (Persero), Hari Subagya menjelaskan, TEQIP merupakan bagian dari program bina lingkungan PT Pertamina (Persero). Untuk kegiatan TEQIP ini, Pertamina mengucurkan dana Rp 5 miliar dari total nilai Corporate social responsibility (CSR) sebesar Rp 75 miliar. “Pertamina sangat peduli dengan dunia pendidikan, dan ini bagian dari aktivitas bina lingkungan,” terang Hari. ■ st16

KEPANJEN - SURYA Mencuatnya kasus penyunatan atau pemotongan gaji ke 13 oleh UPTD TK SD Dinas Pendidikan (Dindik) Kecamatan Jabung Kabupaten Malang mendapat respons dari Kepala Dindik Suwandi. Senin (18/7), pihaknya mengklarifikasi secara acak kepada 10 guru dan 10 kepala sekolah di Kecamatan Jabung. Hasilnya, Suwandi membantah adanya penyunatan gaji senilai Rp 15.000 hingga Rp 80.000 tersebut. “Tidak benar ada pemotongan gaji 13,” tegas Suwandi, di DPRD Kabupaten Malang, Senin (18/7) sore. Kepala UPTD TK SD Dindik Kecamatan Jabung, Sueb, akan meminta pertanggung jawaban guru yang mengatakan adanya penyunatan itu hari ini. "Dia mempermalukan Jabung dan meresahkan para guru,” tandasnya. Sementara, Bendahara UPTD Dindik Kecamatan Jabung, Suharti menyatakan tidak pernah ada pengembalian uang potongan, pada Sabtu lalu. “Sebab saya sedang libur. Bagaimana mengembalikannya, jika tidak ada pemotongan,” terang Suharti. Endang Supadmono, Ketua PGRI Kecamatan Jabung menandaskan, di organisasi PGRI ada iuran Rp 10.000 per anggota. "Namun, anggota menyetorkan tidak dipotong lewat gaji,” ujarnya. Bupati Malang, Rendra Kresna, menyatakan, sudah mendapat informasi soal pemotongan gaji 13 itu, Kamis lalu, lewat SMS seorang guru di Jabung. “Jika ada potongan, harus dikembalikan,” ujar Rendra. Plt Inspektur Kabupaten Malang, Tridiyah Maestuti menyatakan akan menurunkan tim ke lapangan. Sementara guru yang melapor adanya potongan, sulit dihubungi kembali. Ketika ponselnya dihubungi, tidak diangkat.■ vie

Pilbup Malang 2015 Disiapkan Rp 30 Miliar KEPANJEN - SURYA Meski Pemilihan Bupati (Pilbup) Malang baru akan digelar 2015, Pemkab setempat sudah mulai mengalokasikan anggarannya. Besar anggaran Pilbup 2015 nanti Rp 30 miliar. Anggaran Pilbup ini tertuang dalam Perda tentang Dana Cadangan yang telah disetujui, Senin (18/7). Rencananya, anggaran Pilbup ini diambilkan dari APBD secara bertahap tiap tahun. Menurut Suaeb Hadi, Ketua Pansus Dana Cadangan, pada tahun pertama dan kedua dana cadangan yang dianggarkan masingmasing Rp 10 miliar dan tahun ketiga dan keempat masing-masing Rp 5 miliar, sehingga totalnya Rp 30 miliar. Dana cadangan ini tidak boleh dipakai untuk kegiatan lain, namun hanya dipakai untuk kegiatan yang mendasari. Asumsi

Rp 30 miliar dari estimasi perkembangan jumlah penduduk dan pemilih. “Anggaran itu cukup untuk sekali putaran pemilihan kepala daerah (Pilkada),” kata Suaeb Hadi yang juga politisi PDIP ini. Ditanya, bagaimana jika kurang, menurut Suaeb Hadi, akan diambilkan dari bunga bank anggaran itu sekitar Rp 5 miliar. Anggaran itu dirupakan deposito di Bank Jatim. Sementara itu, dana pendidikan di Kota Malang 2011 mengalami kenaikan, termasuk tambahan dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2011 nanti. Anggaran pendidikan di Kota Malang diperkirakan telah mencapai 50 persen dari total APBD 2011 Rp 1,1 triliun. Dari total anggaran pendidikan, Rp 400 miliar untuk gaji pegawai, sedang sisanya Rp 101 miliar untuk pembangunan infrastruktur

surya/dok

Suaeb Hadi pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Wali Kota Malang, Drs Peni Suparto MAP, mengakui dana pendidikan meningkat karena tahun ini pemkot harus bisa membebaskan

lahan 3-5 hektare untuk mendapatkan dana hibah pembuatan sekolah autis Rp 36 miliar. Bambang Triyoso, Sekretaris Komisi B dari Fraksi PKS DPRD Kota Malang, berharap anggaran untuk infrastruktur pendidikan bisanya diratakan hingga seluruh pelosok. Bambang Triyoso menekankan, setelah semua infrastruktur pendidikan terpenuhi, masyarakat harus dibebaskan dari sumbangan bantuan pengembangan pendidikan (SBPP). Sedang di Batu, pemkot mengajukan PAK untuk gaji 310 calon pegawai negeri sipil (CPNS) hasil rekrutmen 2010 sebesar Rp 5 miliar. ”Jumlah pegawai di Pemkot Batu bertambah, maka anggaran untuk dana pegawai juga perlu penambahan sekitar Rp 5 miliar,” kata Eddy Rumpoko, Wali Kota Batu. ■ vie/st18/k5


SELASA, 19 JULI 2011

Dingdong di Warung Kopi

lintas kriminal Juara All England Jadi Terdakwa KLOJEN - Johannes Wahyudi (57), warga Jl Wilis E, Klojen, atlet bulutangkis era 70-an yang mengharumkan nama Indonesia dengan menyabet gelar All England sebanyak tujuh kali di nomor ganda putra, kini harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang. Atlet yang dulu populer dengan nama Johan Wahyudi ini, dilaporkan oleh rekan bisnisnya, Ing Sugiharto Kosasih, warga Jl Soekarno Hatta, Lowokwaru, atas kasus dugaan penggelapan kayu jati senilai Rp 2,4 miliar. Dalam sidang Senin (18/7) kemarin, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Iwan Winarso, menghadirkan saksi yang memberatkan terdakwa Johan. Saksi tersebut adalah Pamulyo (petugas kehutanan), yang pada saat kejadian tahun 2008, adalah orang kepercayaan Sugiharto. Dari keterangannya di depan Majelis Hakim yang diketuai oleh Hari Widodo, Pamulyo mengatakan mendapatkan mandat dari Sugiharto untuk membeli kayu jati dari Sulawesi Tenggara kepada Johan sekitar 900 meter kubik dengan harga Rp 4,5 miliar. Namun, kayu jati yang dikirimkan hanya sekitar 600 meter kubik, tidak sesuai dengan permintaan semula, yakni 900-an meter kubik. Dari sinilah, setelah dihitung-hitung, ternyata kayu jati yang dikirimkan hanya senilai Rp 2,1 miliar. “Kesimpulannya saat itu, Johan melakukan penggelapan,” katanya. Merasa dirugikan, Sugiharto kemudian melaporkan Johan ke Polda Jatim. Sementara itu, Willy Juniardi, penasehat hukum Johan, mengungkapkan, kasus ini bukanlah penggelapan, hanya kesalahpahaman antara kedua belak pihak terkait perhitungan jumlah kayu dan uang yang dibayarkan. Selain itu, Willy menilai, pihak pelapor tidak bisa membuktikan secara materiil tentang dugaan penggelapan ini. Pelapor hanya menyebutkan jumlah kerugiannya saja tanpa menunjukkan perinciannya. “Ini hanyalah salah perhitungan saja. Biarlah nanti kita buktikan di persidangan,” imbuhnya. ■ k1

surya/eko darmoko

MANTAN ATLET - Johannes Wahyudi (kiri) saat mendengarkan keterangan saksi di ruang sidang PN Kota Malang, Senin (18/7).

surya/hayu yudha prabowo

JUDI DING-DONG - Mulyono dengan dua mesin judi dingdong yang disita petugas Polsek Turen dari warung kopi miliknya di Dusun Panjer, Desa Jeru, Kecamatan Turen, Senin (18/7).

TUREN - SURYA Mulyono bin Slamet (48), warga jalan Krakatau, Desa Jeru, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang punya gagasan jitu untuk membuat warung kopi miliknya lebih laris dan ramai pengunjung. Dipasanglah dua mesin judi dingdong di warung miliknya di Dusun Panjer, Desa Jeru, Kecamatan Turen. Ide ini terbukti jitu. Warung selalu ramai, penjualan kopi juga meningkat plus tambahan pemasukan dari dua mesin dingdong. Namun, belum lama menikmati hasilnya, Mulyono, warga Jl Krakatau Desa Jeru, Kecamatan Turen pun harus berurusan dengan hukum setelah petugas Polsek Turen membekuknya saat berjaga di warungnya, Minggu (17/7) malam. "Selain itu, kami menyita dua mesin judi dingdong," terang Ipda Sudarno, Kanit Reskrim Polsek Turen, Senin (18/7). Kepada petugas, Mulyono mengatakan bahwa kedua mesin

yang ada di warungnya itu adalah milik seseorang bernama Iw. ”Itu bukan punya saya, saya cuma sediakan tempatnya aja. Setiap tiga atau empat hari sekali Iw datang dan mengambil uang setoran,” ujar Mulyono. Setoran yang diberikan Mulyono berkisar antara Rp 200.000 hingga Rp 300.000. Setiap kali menyerahkan setoran, Mulyono mengaku mendapatkan bonus sebesar Rp 25.000. Sebelumnya, aparat Polsek Turen juga menangkap Zainullah Imza (40), seorang pengecer judi togel di Desa Sananrejo, Turen, Kabupaten Malang. Dalam penangkapan itu, petugas mendapatkan barang bukti berupa satu bendel kupon togel dan uang tunai senilai Rp 71.000. Atas tindakannya, kedua pria itu akan dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun penjara. ■ st17

Suami Merantau, Istri Dirampok

► Pelaku Bercadar dan Bercelurit DONOMULYO - SURYA HARTINI (51) mungkin tidak pernah menyangka bahwa tidurnya pada Senin (18/7) dini hari akan diusik tiga perampok yang memasuki rumahnya di Dusun Salamrejo, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Tak hanya membangunkan Hartini dari tidur nyenyak, sebelum mengambil barang-barang korban, para pelaku juga menyekap dan memukulnya hingga terluka. Kapolsek Donomulyo, AKP Anang Trihananta menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul

02.00 WIB di rumah yang hanya ditinggali oleh korban dan seorang anak perempuannya, Yunika Wulandari (26). Berdasarkan keterangan korban, Anang menerangkan, ada tiga pelaku yang mengenakan cadar dan membawa senjata tajam berupa pisau dan celurit

yang memasuki rumah. Hasil olah tempat kejadian perkara memastikan pelaku masuk rumah dengan cara mencongkel jendela depan rumah. Setelah berhasil masuk, ketiga pelaku mengendap-endap menuju kamar korban dan menyekapnya dengan cara mengikat kedua tangan dan kaki. Meski sudah mengenakan cadar, para pelaku sepertinya tetap takut ciri-ciri fisik dan pakaian yang mereka dikenali korbannya dan mencari penutup untuk membungkus wajah Hartini. "Untuk itu, Hartini yang sudah tidak berdaya dengan kaki tangan terikat tetap ditutupi dengan baju daster wajahnya," tutur Anang. Berhasil mengamankan Hartini, satu dari ketiga pelaku selanjutnya bergerak menuju kamar

Yunika dan memperlakukannya sama dengan sang ibu. ”Saat itu memang tidak ada yang menolong karena tidak ada orang lain. Suami korban di Jakarta bekerja sebagai penjual nasi goreng. Karenanya korban tak bisa berbuat banyak,” ujar Anang. Setelah memastikan kedua korban tidak akan berteriak, para pelaku dengan tenang menguras harta milik Hartini. yang di antaranya satu unit motor Honda Supra Fit beserta STNK dan BPKBnya, satu unit motor Yamaha Mio bernopol B 6484 ULA, dan sebuah kalung emas seberat 4 gram serta uang Rp 60.000 milik Yunika. Untuk nopol motor Supra Fit, Hartini maupun anaknya tidak hapal nopolnya, karena STNK dan BPKBnya dibawa perampok. ”Tak hanya mengambil barang-barang milik korban, para

pelaku rupanya juga sempat memukul Hartini karena berteriak. Akibatnya, korban terluka di pelipis kanannya,” ungkap Anang. Merasa cukup dengan hasil yang diperoleh, para pelaku lalu kabur melalui pintu belakang, meninggalkan kedua korbannya terikat. ”Begitu para pelaku pergi, kedua korban berhasil melepas ikatannya masing-masing dan memberitahu sejumlah warga yang segera melaporkan kasus ini ke Polsek Donomulyo,” pungkas Anang. Hingga saat ini, kata Anang, polisi masih melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan sejumlah bukti seperti sidik jari yang diduga milik pelaku yang menempel pada beberapa bagian rumah, khususnya jendela rumah. ■ st17


3 Kediri

Raya

● ● ● ●

BLITAR NGANJUK TULUNGAGUNG TRENGGALEK

SELASA, 19 JULI 2011

Warga Ngancar Nangis di PN

►Kalah Gugatan Lawan PTPN XII utk bupati ngnjk beserta jajaran..serta dinas yg terkait... jln di per4tan candi rejo yg ke arah barat kususnya,, itu mau di bikin apa sih...? percuma dpt adipura pak kalo kondisi jalan nya msh kyak thn 45... bangun pak jok turu ae...rani kdr 085746351746 Yg trhrmt Pk Kapolres tulungagung,mhon sgra ditindak pemakai spd mtr yg knlpotnya dijebol,jumpa dijln kejar saja pk,krn sdh sgt mengganggu sekali,trmksh. 087755433242 mhn perhtian Bpk KAPOLRES, jln perempatan bra'an, jlne klu pg ramai sekali banyak anak sekolah mohon di kasih satu apa dua Anggotanya untk menyebrankan anak sekolah 085655947799 TIAP DAPAT SMS DARI 9588 PULSA PASTI TERPOTONG. KALO DARI 222 INFORMASI PULSA HABIS HARAP SEGERA DIISI.SUDAH ISI DIPOTONG.TELKOMSEL JANGAN TUTUP MATA.BUKAN SAYA BAE YANG NGALAMI 081234006741 Bp Walikota Kediri,hrp trotoir disepanjang jalan muka RSUD Gambiran (Bandar Lor) dari PS Bandar s/d perempatan janlan ke Ponpes Lirboyo 082141955114

lintas KEDIRI Sindikat Narkoba Kuli Dibongkar KEDIRI - Sindikat narkoba di kalangan kuli bangunan dibongkar petugas unit Reskrim Polsek Kandat. Selain menangkap empat tersangka yang semuanya berprofesi sebagai kuli bangunan, polisi juga menyita ribuan barang bukti pil double L yang siap diedarkan. Terbongkarnya sindikat tersebut berawal ketika polisi menerima informasi adanya peredaran narkoba di kalangan pemuda, terutama yang berprofesi sebagai kuli bangunan. Setelah menelusuri informasi tersebut, polisi menemukan keterlibatan Dwi Indro Suseno (26), warga Desa Gondang Kecamatan Kandat yang diduga sebagai pemasok barang haram tersebut. Dari penangkapan Dwi, polisi kemudian berturut-turut menangkap beberapa kuli bangunan yang di antaranya berperan sebagai pengedar, kurir, dan pengguna. Kapolsek Kandat AKP Suparlan mengungkapkan, sindikat narkoba ini sudah lama menjadi target operasi. Setelah terkumpul bukti-bukti yang kuat, polisi bergerak untuk melibas sindikat tersebut. “Saya baru satu bulan ini jadi kurir. Biasanya pil untuk menambah stamina agar semakin kuat bekerja di proyek bangunan,” ujar salah satu tersangka di Mapolsek Kandat. ■ st41

KEDIRI - SURYA PULUHAN warga Desa Babadan, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri hanya bisa menangis menerima kenyataan pahit, gugatan mereka atas sengketa tanah melawan PTPN XII ditolak majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kediri, Senin (18/7). Majelis hakim tidak hanya menolak gugatan atas nama 47 warga Babadan dalam sengketa tanah perkebunan seluas 25,55 hektare, tetapi juga menanggungkan biaya perkara sebesar Rp 1.726.000 kepada para penggugat. Gugatan perdata tersebut mulai disidangkan pada bulan November tahun 2010. Sebanyak 47 warga Babadan menuntut agar Perkebunan Ngrangkah Sepawon yang termasuk dalam manajemen PTPN XII mengembalikan 25,55 hektare dari areal perkebunan seluas 124 hektare yang dikuasai sepihak oleh perkebunan tahun 1966. Padahal, tanah tersebut merupakan hak waris mereka. Setelah melalui proses persidangan 23 kali, majelis hakim yang diketuai Basuki Wiyono menilai, gugatan yang diajukan warga tidak mempunyai dasar yang kuat. Majelis hakim dalam amar putusannya menilai, warga tidak bisa menunjukkan bukti resmi kepemilikan lahan sebagai ahli waris. Selain itu, warga juga tidak dapat menunjukkan secara pasti batas tanah yang disengketakan. Apalagi Hak Guna Usaha (HGU) yang dipegang oleh pihak perkebunan baru berakhir tanggal 31 Desember 2012, sehingga gugatan tersebut dinilai prematur. “Dari hal tersebut, kami menyatakan gugatan tidak dapat diterima dan biaya perkara ditanggungkan

kepada para penggugat,” kata Basuki, saat membacakan putusan, Senin (18/7). Menanggapi hal itu, Justin Malau, penasihat hukum warga, sangat menyayangkan keputusan hakim yang dianggap tidak sempurna. Pasalnya, pertimbangan yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan tidak lengkap. Sekitar 300 warga Babadan yang sejak pagi memenuhi halaman PN Kabupaten Kediri terlihat kecewa. Sejak awal, kedatangan mereka bertujuan meminta hakim untuk menangani perkara tersebut dengan adil. Sesaat setelah penasihat hukum menyampaikan hasil sidang kepada mereka, warga terlihat menundukkan kepala. Beberapa di antara mereka yang kebanyakan perempuan berusia tua terlihat menangis. Mereka terlihat sesenggukan sembari berjalan meninggalkan gedung PN. “Jujur kami merasa kecewa, tapi kami tidak akan berbuat anarkis. Kalau ada yang menangis, itu merupakan bentuk kekecewaan,” kata Hardi, salah satu warga. Kuasa hukum PTPN XII Ngrangkah Sepawon, Endang Susiana mengaku keputusan itu sangat adil, karena tidak ada alasan-alasan yang bisa mendukung gugatan warga. Pihaknya mempersilakan jika warga ingin mengajukan banding, karena itu hak mereka. ■ st41

surya/cornelius vrian

HARAP CEMAS - Warga Desa Babadan menunggu di halaman kantor PN dengan harap cemas atas sidang gugatan mereka kepada PTPN XII.


Mataraman

SELASA, 19 JULI 2011

Siswa SMK Gantung Diri di Rumah Kasek

lintas mataraman Bawa Sabu, Terancam Batal Menikah KEDIRI - Rencana pesta resepsi pernikahan Sugeng Priono (28) warga Desa Tanjungtani, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk terancam berantakan. Menjelang resepsi pernikahannya bulan depan, dia keburu ditangkap polisi. Sugeng diamankan tim Reskoba Polres Kediri Kota karena kedapatan membawa sabu-sabu sebanyak 0,30 gram yang dimasukkan bungkus korek api di saku jaketnya. Tersangka disergap petugas di Jl Urip Sumoharjo, Kota Kediri. “Saya sudah menikah siri dengan tunangan. Sesuai rencana awal Agustus nanti akan dilaksanakan pesta resepsi pernikahan,” ungkap Sugeng kepada wartawan di Mapolsek Kota Kediri, Senin (18/7). Karena kesandung kasus narkoba, Sugeng masih belum tahu apakah pesta pernikahan nanti jadi dilaksanakan atau tidak. Tersangka yang mengaku baru sekitar tiga bulan mengonsumsi sabu-sabu beralasan untuk meningkatkan vitalitasnya. “Saya baru coba-coba pakai sabu supaya segar dan bugar,” ungkapnya. Barang haram itu diperoleh melalui transaksi yang dilakukan via ponsel dengan seseorang yang mengaku beralamat di Ngunut, Kabupaten Tulungagung. Satu paket sabu itu dibeli Rp 500.000. Menurut Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Surono, tersangka merupakan target operasi (TO) petugas dalam kasus narkoba. Setelah dikuntit selama beberapa bulan barulah petugas berhasil membekuknya. “Sugeng merupakan buronan yang sudah lama diincar petugas karena menjadi pemakai sabu-sabu. Dari informasi warga pelaku sudah sering mengonsumsi sabu-sabu,” jelas AKP Surono. ■ dim

Razia Mendadak Tanpa Hasil TULUNGAGUNG - Polres Tulungagung melakukan razia mendadak ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB, Tulungagung, Senin (18/7) pukul 09.00 WIB, di Jl Pahlawan Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru. Razia yang menyasar peredaran narkoba di dalam lapas dilakukan diam-diam tanpa mengikutkan wartawan. Tidak ada narkoba yang ditemukan, namun polisi menyita berbagai jenis obat dan alat-alat yang membahayakan tahanan. Razia dilakukan Polres Tulungagung dengan melibatkan 98 personel polisi, dipimpin langsung Kapolres Tulungagung, AKBP Agus Wijayanto. Razia dilakukan mendadak, meski masih harus mengantongi izin dari Kalapas Tulungagung, Suheriyanto. Namun razia dilakukan secara tertutup tanpa melibatkan wartawan. Setelah razia usai dan seluruh hasil sitaan diletakan di halaman tengah lapas, wartawan baru diperbolehkan masuk. “Tidak ada alasan khusus, tapi hanya semata-mata menjaga kerahasiaan razia saja agar tidak bocor,” terang Kapolres. Dari razia ini polisi tidak menemukan obat-obat berbahaya maupun narkotika. Namun polisi mengamankan puluhan benda-benda yang dianggap berbahaya buat narapidana, seperti pisau cukur dan pisau, lempengan logam dan korek api. Kepala Lapas Klas II B, Suheriyanto mengakui razia tersebut mendadak. Dia memberi izin polisi, karena polisi mempunyai hak untuk merazia lapas. ■ st37

surya/david yohanes

BARANG SITAAN - Polisi menggelar barang sitaan dari lapas. Namun sayangnya, tak ada satu pun narkoba di antara barang-barang tersebut, Senin (18/7).

surya/ahmad zaimul haq

DIKEBUT - Pembangunan Matahari Departement Store di Jl Purwoasri, Kediri terus dikebut, Senin (18/7). Pusat perbelanjaan baru di Kediri tersebut akan dimulai pengoperasiannya pada awal Agustus 2011.

Rekanan Dikawal Polisi Bersenjata

► Lelang Pemkab Tegang

TULUNGAGUNG - SURYA SUASANA pembukaan penawaran lelang di Pemkab Tulungagung, Senin (18/7) pukul 08.00 WIB berlangsung tegang. Seorang rekanan asal Gresik datang dikawal empat polisi bersenjata lengkap. Suprapto, pemilik PT Dhani Jaya asal Gresik yang hendak mengikuti proses lelang dikawal empat orang berseragam polisi dengan pangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu) dengan menenteng senjata api jenis SS1. Pemandangan mencolok tersebut menarik perhatian semua orang yang ada di lokasi. Namun, bukannya takut, para petugas keamanan 'swasta' yang ada di lokasi menghadang Suprapto dan pengawalnya. Adu mulut pun tak terelakkan. Bahkan para pengawal tersebut sempat mengacungkan senjata ke arah para penghadang. “Minggir, atau saya tembak!” seru salah satu polisi. Mendapat ancaman seperti itu, para petugas keamanan sewaan rekanan lokal malah semakin merapatkan barisan, sementara polisi pengawal Suprapto tidak bisa berbuat apa-apa. Ketegangan baru mereda setelah Satpol

PP datang ke lokasi dan memisahkan kedua kelompok. “Ini wilayah saya, polisi tidak berhak mengamankan di sini,” kata seorang anggota Satpol PP. Suprapto dan pengawalnya lalu dibawa menjauh dari lokasi. Dia digiring ke arah Polres Tulungagung yang berjarak 100 meter dari kantor pemkab. Suprapto saat dikonfirmasi mengakui memang memakai jasa pengawalan polisi dari Polda Jatim. Langkah tersebut diambil, sebab sejak awal dirinya mengikuti proses lelang selalu dihadang oleh preman. Mereka selalu menghalang-halangi dan mencegah rekanan dari luar kota untuk masuk ke ruangan panitia lelang. Membawa polisi dengan senjata lengkap menurutnya cara untuk melindungi keselamatan dirinya selama mengikuti semua proses lelang. Lebih jauh, Suprapto mengancam akan menempuh ja-

lan hukum, agar seluruh proyek akan dilelang di tender ulang. “Wajar jika kemudian saya membawa pengawal untuk menjamin keselamatan diri,” tegasnya. Namun, dalih Suprapto dibantah oleh asosiasi kontraktor Tulungagung. Salah satu kontraktor yang tak mau disebut namanya menyebut Suprapto sebagai pemeras. Dia sengaja datang ke Tulungagung untuk meminta bagian dari proyek yang ditawarkan, tanpa mengikuti proses lelang. Bahkan Suprapto disebutnya kerap melakukan modus serupa di wilayah-wilayah lain. Awalnya Suprapto minta uang Rp 120 juta, namun ditolak oleh asosiasi dan disepakati Rp 20 juta saja. Para rekanan lokal pun akan melaporkan Suprapto dengan tuduhan upaya pemerasan. Selain itu, keberadaan polisi yang mengawal perseorangan juga akan disoal. “Yang pasti dia melakukan upaya pemerasan kepada rekanan lokal dengan tawaran dia mundur dari proses lelang,” ujarnya. Wakapolres Tulungagung, Kompol Wiyogo Pamungkas yang dikonfirmasi masalah ini, mengaku tidak tahu. Pasalnya tidak ada laporan soal itu. Ditanya keberadaan polisi bersenjata lengkap yang mengawal perseorangan, Wiyogo menjelaskan, bahwa senjata api memang bagian kelengkapan polisi. ■ st37

Dusun Tegal AB yang Belum 'Diakui' Pemerintah (2-Habis)

Jika Hujan Anak ke Sekolah Digendong Bapaknya Dusun terpencil Tegal AB di Pegunungan Duwur selalu diliputi persoalan. Mulai dari persoalan ekonomi dan sosial kemasyarakatan hingga persoalan transportasi seolah tidak bisa lepas dari kehidupan warga Tegal AB. Ekonomi yang pas-pasan membuat warga seolah tidak memiliki banyak pilihan. AMRU MUIZ NGANJUK

H

IDUP apa adanya asalkan tetap bisa makan sudah menjadi kebiasaan. Jatah beras rakyat miskin (raskin) yang seharusnya per KK sesuai aturan bisa mendapatkan 15 kilogram, dipotong hanya mendapatkan 7 kilogram per KK. Itu pun hanya diberikan kepada 7 KK dari 17 KK yang ada. “Atas kondisi itu pun umumnya warga hanya bisa pasrah meskipun harus selalu menderita kekurangan dan selalu berharap ada perhatian,” kata Marsini (45) salah satu warga Dusun Tegal AB. Hidup serba keterbatasan di Dusun Tegal AB juga dialami oleh anak-anak usia sekolah. Hanya ada enam anak dari puluhan anak dusun yang kini mengenyam bangku pendidikan SD dan SMP. Mereka setiap hari harus menempuh perjalanan di jalan setapak dengan medan cukup berat sepanjang 3 kilometer. Bahkan, jika musim hujan dan jalan setapak di tengah hutan tidak bisa dilewati, maka anak-anak itu pun terpaksa berangkat sekolah dengan

digendong oleh orangtuanya hingga ke tepi jalan raya. “Kalau tidak digendong, maka anak-anak terpaksa tidak masuk sekolah karena jalan sulit dan licin, kondisi itu selalu kami alami setiap datang musim hujan,” tambah Mbah Parem (71). Cara gendong menembus jalan terisolasi itu pun juga dilakukan untuk membawa ibu-ibu yang akan melahirkan. Warga Dusun Tegal AB secara bergotong-royong membuat tandu untuk membawa ibu

yang akan melahirkan ke puskesmas terdekat di Kecamatan Jatikalen. “Di Dusun Tegal AB tidak ada dukun atau bidan yang bisa menolong ibu melahirkan, makanya dengan ditandu ibu yang akan melahirkan dibawa ke dukun di dusun terdekat atau langsung ke bidan di puskesmas Jatikalen,” ucap Mbah Parem. Untuk itu, jalur transportasi yang layak dan mudah dilewati oleh kendaraan roda dua mapun roda empat kini menjadi idaman seluruh warga Dusun Tegal AB. Selain itu, melihat jumlah warga yang mendiami Dusun Tegal AB mencapai 44 jiwa, selayaknya dibentuk pemerintahan setingkat kepala dusun untuk mengatasi ketertinggalan. Sementara itu, kondisi serba kesulitan dan ketertinggalan

surya/amru muiz

SERBA SEDERHANA - Keterisolasian menyebabkan warga hidup serba sederhana seperti keluarga ini.

yang selalu dihadapi warga Dusun Tegal AB rupanya memang terlepas dari perhatian Pemkab Nganjuk. Tidak ada program pembangunan apa pun di Dusun Tegal AB. “Kami memang belum mengetahui tentang kesulitan warga Dusun Tegal AB yang informasinya tidak masuk dalam struktur pemerintahan,” kata Abdul Wakid, Kasubag Humas Pemkab Nganjuk. Seharusnya kalau ada daerah yang menjadi langganan terisolasi seperti itu sudah bisa diketahui oleh pemerintah melalui kades

dan camat setempat. Namun, karena mungkin Dusun Tegal AB sendiri belum masuk dalam struktur pemerintahan, sehingga terabaikan dan terlupakan kondisinya. Biasanya melalui musrenbang (musyawarah rencana pembangunan) yang diselenggarakan setiap tahunnya, jika ada daerah yang mengalami kesulitan selalu menjadi perhatian utama dalam pembangunan. Dalam forum itu, kades atau camat bisa menyampaikan usulan guna membantu warganya. ■

BLITAR - SURYA Reza Septianus (17), pelajar kelas 1 SMK Santo Yusuf, Kota Blitar, ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar kosnya, yang berada di rumah Romo Lino Belo, kepala SMK tersebut. Kejadian itu diketahui pertama kali oleh pembantu rumah tangga Romo Lino, Koyak (45), Minggu (17/7), sekitar pukul 19.00 WIB. Saat ditemukan, mayat korban menggantung di angin-angin kamarnya dengan leher terjerat kabel komputer. Melihat kamarnya terkunci dari dalam, diduga korban sudah merencanakan mengakhiri hidupnya dengan seperti itu. Namun soal penyebab kenekatan korban, hingga kini belum ada yang tahu, termasuk polisi sendiri masih menyelidikinya. Menurut penuturan Romo Lino, korban baru seminggu kos

di rumahnya. Korban itu asal Jakarta Utara. Karena tak ada keluarga di Blitar, korban akhirnya kos di rumah Romo Lino, di Jl Sultan Agung, Sanan Wetan. Seminggu tinggal di Blitar, sudah tiga hari korban mengikuti masa orientasi sekolah (MOS). Sepertinya, ia sudah kerasan tinggal di Blitar. Sabtu (16/7) sore, Koyak melihat korban pulang sekolah langsung masuk kamarnya. Sejak itu, dia tak terlihat keluar lagi. Ternyata sampai Minggu (17/7) siang, dia tak keluar kamar lagi. Koyak yang curiga segera menghubungi Romo Lino. Kasek ini kemudian menugaskan dua guru, yakni Budi dan Sutiyo untuk mengecek ke rumahnya. Barulah kemudian diketahui korban sudah meninggal dalam kondisi tergantung.■ fiq

Kirim Pupuk ke Petani, Urusan di Kantor Polisi NGANJUK - SURYA Wiyoto (37) seorang penjual pupuk asal Desa Setren, Kecamatan Rejoso harus berurusan dengan polisi lantaran dituduh menyalurkan pupuk bersubsidi ke luar wilayah tanggung jawabnya. Hanya saja, Wiyoto tidak ditahan, namun barang bukti pupuk urea dan pupuk ZA masingmasing 20 sak bersama mobil pikap nopol AG 9832 VA ditahan polisi sebagai barang bukti. Kasubag Humas Polres Nganjuk, AKP Karijadi mengatakan, pengamanan terhadap upaya penjualan pupuk bersubsidi antar wilayah itu dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat petani. Para petani merasa dirugikan akibat praktik penju-

alan pupuk bersubsidi ke luar wilayah kerja tersebut. Setelah mendapat informasi tersebut, ungkap Karijadi, sejumlah polisi langsung melakukan pengintaian, hingga akhirnya berhasil menangkap Wiyoto. Namun, Wiyoto kepada petugas mengatakan, dirinya tidak menyadari kalau perbuatannya itu melanggar aturan. Dirinya hanya menjalankan pekerjaan mengirim pupuk bersubsidi ke rumah sejumlah warga di wilayah Rejoso. “Jadi kami akan mempertanggungjawabkan perbuatan mengirim pupuk subsidi diluar wilayah peruntukannya itu yang ternyata melanggar aturan tersebut,” tutur Wiyoto. ■ aru

surya/amru muiz

BARANG BUKTI - Pupuk bersubsidi berserta mobil pikap pengangkutnya diamankan polisi karena melewati batas wilayah, Senin (18/7).

Gerebek Sabung Ayam Gagal Tangkap Pelaku NGANJUK - SURYA Mendekati bulan suci Ramadan, jajaran Polres Nganjuk meningkatkan razia terhadap penyakit masyarakat (pekat). Kali ini judi sabung ayam di Desa Balongrejo, Kecamatan Berbek menjadi target sasaran operasi. Sayangnya polisi gagal menangkap pelaku. Hanya beberapa barang bukti saja yang berhasil dibawa oleh petugas dari lokasi perjudian. Kasubag Humas Polres Nganjuk, AKP Karijadi menjelaskan, meskipun tidak berhasil mengamankan para pelaku judi sabung ayam, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, tiga ekor ayam jago aduan dan sejumlah perangkat permainan judi sa-

bung ayam. “Semua barang bukti itu telah kami amankan semuanya,” kata Karijadi di Mapolres Nganjuk, Senin (18/7). Kegiatan judi sabung ayam umumnya dilakukan di tempat-tempat tersembunyi. Namun karena peminat cukup banyak, biasanya selalu terjadi keramaian di lokasi sabung ayam tersebut. Akibatnya, banyak warga lingkungan sekitar lokasi sabung ayam menjadi resah sehingga petugas langsung melakukan operasi penggerebekan. "Karena jumlah petugas terbatas dan pelaku banyak, sehingga selalu mengalami kesulitan untuk mengetahui siapa pelaku utama dari judi sabung ayam tersebut,” tuturnya. ■ aru


6 Sidoarjo

SELASA, 19 JULI 2011

Dana untuk Beli Lahan SMKN Prambon Masih Utuh

SIDOARJO - Dua penjudi diringkus jajaran Polsek Candi saat main remi. Biar tidak terendus polisi, para pelaku memakai taruhan patahan batang lidi. Padahal batang lidi itu dihargai dengan sejumlah uang. Kedua pelaku, Sholihudin (38), warga Desa Banjarpanji Kecamatan Tanggulangin dan Heri Purnomo (20), warga Desa Kebonsari Kecamatan Candi, diringkus Sabtu (16/7) siang saat berjudi di tepi sungai Desa Kebonsari, Candi. “Keduanya masih kami periksa, �ucap Kepala Polsek Candi Kompol Eko Soemino, Senin (18/7). Selain satu set kartu remi, polisi menyita uang Rp 36.000 dan 23 patahan batang lidi. Seorang penyidik menyebut batang lidi itu dipakai untuk mengelabui jika sewaktu-waktu perjudian itu dipergoki polisi. “Namun saat penggerebekan, mereka tidak bisa mengelak jika tetap bertaruh memakai uang,� ucap penyidik. Salah satu pelaku, Sholikhudin mengaku jika patahan batang lidi mirip seukuran korek api kayu dipakai taruhan. Tiap batang lidi ini dihargai Rp 500. Sehingga taruhan akan dibayar sesuai dengan jumlah batang lidi itu. “Saya baru sekali ikut main, hitung-hitung ngisi waktu,� dalih tukang kayu ini di markas Polsek Candi.ain. ■ ain

surya/mustain

AMBLES - Rambu darurat dipasang di jalan yang ambles di Desa Gedangrowo, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Senin (18/7).

Jalan Alternatif Rusak Parah

â–ş Banyak Pengendara Terjatuh surya/anas miftakudin

DUKUNG MADENAN - Warga Kedung Peluk memberikan dukungan terhadap Kades Madenan yang ditahan Kejari Sidoarjo, Senin (18/7).

Pendukung Madenan Rapatkan Barisan SIDOARJO - Warga Kedung Peluk yang simpati terhadap tersangka Madenan, merapatkan barisan agar penahanan kepala desa itu ditangguhkan oleh Kejari Sidoarjo, Senin (18/7). Mereka berkumpul di Rumah Makan (RM) Ganjaran Jl Raya Jati untuk membahas persoalan yang membelit kadesnya. Warga yang datang itu terdiri dari tokoh masyarakat, seluruh kru BPD, LPMD, seluruh perangkat serta simpatisan. Pada intinya, mereka ingin agar Madenan bisa memimpin desanya lagi, karena setelah Madenan ditahan, roda pemerintahan tak bisa berjalan. H Choiron, tokoh masyarakat Desa Kedung Peluk, menjelaskan, warga Kedung Peluk pasang badan dalam persoalan ini. Bahkan warga mulai golongan muda hingga tua ingin membuktikan jika kinerja Madenan adalah bagus. Rencananya, Rabu (20/7), warga akan datang ke Kejari Sidoarjo saat tersangka Madenan diperiksa lanjutan. “Aksi spontanitas itu dilakukan warga, semata-mata untuk membuktikan jika Madenan disukai oleh rakyatnya. Rasa sosial Kades Madenan itu tinggi dan sangat rendah hati di masyarakat,� tegas Choiron, sebagai juru bicara. Menurutnya, keberadaan Kades Madenan sangat dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat, karena kepemimpinannya bagus. ■ mif

SIDOARJO - SURYA RUAS jalan Desa Gedangrowo hingga Desa Wirobiting, Prambon rusak parah. Menjelang Lebaran ini, salah satu jalan alternatif Porong itu penuh lubang. Akibatnya, tiap bulan ada saja pengendara terjatuh. Pantauan Surya, beberapa lubang jalan tampak di badan jalan hingga tepi jalan. Aspal juga mengelupas hingga muncul batu kerikil. Jika tidak berhati-hati, pengguna jalan, utamanya sepeda motor bakal jatuh. “Rusaknya sudah lama, ya setahun terakhir ini,� ucap Ahmad, warga Desa Wirobiting, Kecamatan Prambon, Senin (18/7). Selain dipenuhi banyak lubang, beberapa titik jalan itu nyaris ambles. Sebuah titik yang sudah ambles bahkan dipasangi rambu darurat agar lubang ini tidak dilewati pengguna jalan. “Tiap bulan ada saja pengendara yang jatuh gara-gara menghindari lubang jalan,� ucap seorang warga Desa Gedangrowo.

Imam Supi’i, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo mendesak Pemkab Sidoarjo turun tangan memperbaiki jalan rusak itu. Apalagi jalan itu juga berfungsi sebagai jalur alternatif untuk menghindari kemacetan Jalan Raya Porong. “Sebentar lagi kan Lebaran, tentu jalur itu dipakai untuk arus mudik dan balik Lebaran,� ucap politisi PDI-P ini. Imam mengaku, kerap mendapatkan laporan ada warga yang celaka gara-gara melewati jalan itu. Politisi kelahiran Desa Kedungwonokerto, Prambon ini berharap pemkab segera mengambil langkah. “Jangan sampai menunggu ada warga yang menanami jalan itu dengan pohon pisang,� cetusnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sidoarjo Sigit Setiawan menyatakan, jalan itu mestinya dibenahi dengan dana peningkatan jalan. Sebab kerusakannya sudah cukup parah. Namun rencana perbaikan jalan terganjal dana. “Kalau pakai dana pemeliharan saja tak ngatasi,� ucapnya dikonfirmasi Surya melalui telepon. Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan ini mengakui, ruas jalan itu sudah pernah diperbaiki 2010 lalu. Namun karena keterbatasan anggaran, perbaikan hanya dengan menambal sulam yang berlubang. Anggaran tahun ini, hanya cukup untuk memperbaiki jalan Desa Bulang dan Simpang, yang bertetangga dengan dua desa tersebut. Karena itu menurut Sigit, perbaikan jalan dengan dana peningkatan jalan bisa terwujud pada tahun 2012 mendatang. Sebab pengajuan dana melalui perubahan APBD 2011 tidak memungkinkan karena waktunya mepet. “Padahal kan proyek perlu dilelang dulu, belum lagi pengerjaannya. Meski begitu kami akan tangani dengan langkah darurat,� tandasnya. ■ ain

SIDOARJO - SURYA Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (Lira) terus memelototi lahan untuk SMKN Prambon seluas 2-3 hektare supaya tak ada permainan harga seperti lahan PLN di Desa Boro, Tanggulangin yang berujung ke meja hijau. Penyediaan lahan di Dusun Celompret, Simogirang, Prambon itu diperkirakan ada kerja sama antara investor dengan oknum tertentu. Pasalnya, lahan bekas sawah itu sudah ada sekitar 2-3 tahun lalu. “Kalau tak ada kerja sama tak mungkin, investor tahu ada pengadaan tanah pasti ada pembisiknya,� ungkap M Nizar, Bupati Lira, Senin (18/7).

Sementara itu, Kepala Dindik Sidoarjo Agoes Boedi Tjahjono mengakui feasibility study (FS) sudah ada. Namun, apakah lokasinya di Celompret atau tidak, pihaknya belum bisa memastikan. Agoes mengungkapkan, dana Rp 11 miliar itu belum diserap untuk pembelian lahan. Apalagi sudah ditentukan lokasi sekolahnya. “Uangnya masih utuh,� paparnya. Ketika ditanya bahwa lahan itu sudah ada tiga tahun lalu dan sudah dibeli saat Bupati Win Hendrarso, Agoes langsung membantahnya. “Saya tak mau waktu itu dan itu tak benar,� ungkapnya sambil mengisyaratkan dengan tangan kanannya. ■ mif

Siswa Lima SD/MI di Waru Terima Beasiswa SIDOARJO - SURYA Lima sekolah SD/MI di Kecamatan Waru yang siswanya berprestasi dari keluarga prasejahtera mendapat kucuran beasiswa dari PT Megasurya Mas (MM), Tambak Sawah, Senin (18/7). Sekolah yang mendapat beasiswa adalah MI Darul Ulum Tambak Rejo, MI Nurul Ikhlas Tambakrejo, SDN Tambak Sawah, SDN Tambakrejo I, dan SDN Tambakrejo II. Beasiswa yang diberikan PT MM itu untuk yang masuk dalam peringkat satu sampai lima dari kelas I sampai kelas IV. Menurut Kepala Bagian Humas PT MM, Ponco Agung, pemberian beasiswa sudah berlangsung sejak 18 tahun lalu atau sejak tahun 1993. Pada 2011 jumlah siswa yang mendapat beasiswa sebanyak 293 siswa. Mulai siswa

berprestasi hingga siswa dari kalangan keluarga prasejahtera. Penyerahan beasiswa secara simbolis dilangsungkan di MI Nurul Ikhlas yang dihadiri Bupati Saiful Ilah, Kadindik Agoes Boedi Tjahjono, serta pejabat terkait. Dijelaskan Ponco, corporate social responbility (CSR) yang diberikan berupa beasiswa dengan harapan siswa berusaha semaksimal mungkin mencapai yang terbaik dalam bidang pendidikan. "Beasiswa yang diberikan PT MM untuk merangsang siswa berlomba-lomba menorehkan prestasi di sekolah masing-masing," tutur Ponco. Kades Tambak Sawah Fatkhur Rochman mengharapkan, pemberian beasiswa itu secara rutin. Sementara itu, Rizqi Nurul Faizun, siswi MI Nurul Ikhlas mengaku bangga dengan pemberian beasiswa kepada dirinya. â–  mif

surya/anas miftakudin

BEASISWA - Bupati Saiful Ilah memberikan beasiswa di halaman MI Nurul Ikhlas Tambaksawah, Waru, Sidoarjo, Senin (18/7).



‚  ‚ƒ„    ”





Terendus, Judi Patahan Batang Lidi

Â?

lintas SIDOARJO

 •

�‚…†ƒ„‡ ˆ†‰ˆŠ‹‰ ˆ†‰ˆŒŽƒ ˆ†‰‰Ž†„ ˆ†‰†ŒŽ‰ ˆ†ƒ‘†ƒŒ ’“‚…†ƒ„‡ ˆ†ƒ‘†ƒ‹

                    Â? Â?Â?Â?    ­   €


7 Gresik lintas GRESIK Minta Bantuan Polres Pasuruan GRESIK - Kasus pemalsuan surat izin mengemudi (SIM) dengan memalsukan KTP Kabupaten Pasuruan, terus ditindaklanjuti Polsek Gresik bersama Polres Pasuruan. Kapolsek Gresik AKP Mulyono SH mengatakan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dan menggeledah rumah kontrakan Zariyatun (Atun) calo SIM di Gresik, di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas. “Kami baru memeriksa 36 saksi, akan kami kembangkan sesuai dengan hasil penggeledahan di rumah tersangka, yaitu Zariyatun yang ditemukan beberapa nama dari Gresik,� jelas Mulyono, Senin (18/7). Mulyono menambahkan, memastikan telah berkoordinasi dengan Polres Pasuruan utuk menyelesaikan masalah itu. Dia juga mengatakan, tersangka memalsukan identitas KTP dengan bantuan Arif, pasti calo lainnya juga terlibat. Salah satu saksi, Zed Ali Muladawilah (54), warga Jl Malik Ibrahim, Desa Pulopancikan, Kecamatan Gresik, mengatakan, berawal dari sulitnya mengurus SIM di Gresik, akhirnya ketemu dengan calo berinisial Md. Anehnya, SIM itu ditandatangani mantan Kapolres Pasuruan AKBP Drs Syahardiantoro Msi, yang diajukan pemohon orang Gresik tapi ber-KTP Pasuruan. ■ st38

SELASA, 19 JULI 2011

Tak Berizin, 2 Reklame Segera Dibongkar

GRESIK - SURYA Pemkab Gresik mengambil sikap tegas pada pengelola reklame yang tak berizin. Dalam waktu dekat pemkab akan membongkar dua papan reklame di Jl Veteran dan Segoro Madu Gresik. Sikap tegas itu ditunjukkan dengan langkah awal mengirimkan surat teguran, Senin (18/7). Kabag Humas Pemkab Gresik,

Andhy Hendro Wijaya menyatakan surat teguran pada pengelola papan reklame sudah dilayangkan. Surat yang dimaksud dikeluarkan oleh Badan Penanaman Modal dan Perizinan. Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Agus Mualif memaparkan, surat yang dikirim berisi penolakan pengajuan izin perpanjangan. �Aneh, kami be-

lum menerbitkan surat perizinan, kok mereka minta perpanjangan perizinan,� ujarnya, Senin (18/7). Surat dikirim pada pemilik dua papan reklame yakni PT AKJ di Surabaya, pemilik reklame di Jl Veteran dan PT Dmn Adv di Gresik selaku pemilik reklame yang berada di perempatan Segoromadu. Dua papan reklame yang dinilai bermasalah itu adalah papan

Setengah Hati Ungkap Siswa Siluman

Nguli Bangunan Sepi, Main Togel GRESIK - Kedapatan menjadi pengecer judi toto gelap (togel), Muhammad Nur Syam (46) warga Jl Veteran, Kelurahan Singosari, Kecamatan Kebomas, ditangkap anggota Polsek Kebomas, Minggu (17/7) pukul 13.30 WIB. Kapolsek Kebomas, Kompol Yulianto melalui Kanit Reskrim Rudy Hartono mengatakan, saat melintas di Jl Veteran anggota melihat warga sedang berkumpul yang ternyata sedang pesan nomor togel kepada tersangka. “Tersangka sempat mengelak, tapi dia kelihatan gugup ketika anggota memeriksa ponselnya. Di ponselnya ternyata ada nomor tombokan toto gelap (togel, Red),� jelasnya, Senin (18/7). Polisi juga sempat mengamankan Rusdianto (46), warga Jl Veteran. Karena tidak terbukti ikut dalam perjudian togel maka dia dilepaskan lagi. Sementara Nur Syam mengatakan, dirinya menjadi pengecer togel sudah sejak empat bulan yang lalu. Hal itu dilakukan karena tidak memiliki pekerjaan tetap. “Hanya bekerja sebagai kuli bangunan, tapi saat ini sepi. Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga terpaksa main togel,� ujar bapak satu anak itu. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti sebuah buah ponsel, rekapan, dan uang Rp 240.000. Atas perbuatannya ini tersangka dikenakan Pasal 303 KHUP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. ■ st38

surya/sugiyono

REKOR IMUNISASI - Kadinkes Sugeng Widodo, Direktur SDM dan Umum PT Petrokimia Gresik, Koeshartono, Bupati Sambari sebagai penerima Rekor MURI foto bersama Deputi Manager MURI Desi Dwi Anestia Putri di depan peserta imunisasi massal di GOR Tri Dharma Petrokimia, Sabtu (16/7).

reklame bando 5 m x 10 m yang melintang di atas Jl Raya Veteran. Satu lagi reklame billboard front light di perempatan Segoro Madu dengan dimensi 4 m x 9 m x 1 m. Pemda minta pemilik reklame segera membongkar sendiri bangunannya. Untuk itu mereka diberi tenggang waktu 15 hari sejak diterimanya surat, untuk menanggapi surat yang dikirim. â–  rey

surya/sugiyono

BEKAS BANJIR - Warga dari berbagai kota memancing di tambak bekas banjir di kawasan Cerme, Gresik, Minggu (17/7). Untuk bisa memancing di tambak itu, mereka harus membayar Rp 20.000 hingga Rp 40.000.

Seminggu Dimutasi Dua Kali

â–ş Ada Dugaan BKD Salah Ketik GRESIK - SURYA BARU seminggu dimutasi jadi guru SD, seorang kepala sekolah (kasek) kembali diangkat jadi Kasek di SDN berbeda. Mutasi yang janggal itu sempat menimbulkan pertanyaan beberapa kalangan. Namun, Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Gresik menyatakan adanya dugaan salah ketik yang melatarbelakangi mutasi ganda itu. Proses mutasi singkat yang dipertanyakan itu dialami Siti Nurana Latifah, Kepala SDN Bambe, Driyorejo, yang kini menjabat sebagai kepala SDN Krikilan setelah berstatus sebagai guru dalam beberapa hari. Sebelumnya, Siti Nurana Lati-

fah dimutasi menjadi guru SDN 1 Mulung Driyorejo. Dia masuk dalam rombongan ratusan mutasi kasek dan pejabat Pemkab Gresik yang dilantik Bupati pada 1 Juli 2011 lalu. Sesuai surat keputusan (SK) Bupati saat itu, posisi Siti Nurana digantikan Suhardiningwati yang sebelumnya guru SDN Cangkir, Driyorejo. Tapi, dalam waktu singkat Siti Nurana diangkat jadi kasek kem-

bali tanpa banyak orang yang tahu. Di saat para kasek dan pejabat lain menjalani masa perpindahan, BKD tiba-tiba kembali menempatkan Siti Nurana sebagai kasek di SDN Krikilan Driyorejo. Kepala BKD Gresik Saputro membenarkan tentang penempatan Siti Nurana sebagai kepala SDN Krikilan. "Sifatnya plt (pelaksana tugas), karena kasek yang lama ternyata diketahui pensiun, jadi terhitung 11 Juli lalu dia (Siti Nurana) di plt-kan di SDN Krikilan," terang Saputro, Senin (18/7). Saputro menambahkan, Siti Nurana memang baru dimutasi bersamaan dengan rombongan mutasi para pejabat pemkab awal Juli lalu. Dia dikembalikan menjadi guru biasa. Tapi, hanya dalam hitungan hari pihaknya kembali membuat SK yang menempatkan Siti Nurana sebagai

Kasek di Krikilan. Saputro menjelaskan, dalam mutasi awal bulan lalu pihaknya hanya menerima daftar namanama kasek dan guru yang akan dimutasi dari Dinas Pendidikan (Dindik) Gresik. Dia tidak menampik jika kemungkinan ada salah tulis atau salah usulan nama dari Dindik. "Kami hanya terima daftar saja, mungkin saat itu tujuan mutasinya untuk ke sekolah lain bukan diturunkan jadi guru, tapi setelah kasek bersangkutan mempertanyakan baru diperbaiki, yang tahu alasan mutasi Dindik," tambah Saputro. Sementara itu, Kepala Dindik Gresik Wanda saat dikonfirmasi secara terpisah mengaku tidak tahu menahu tentang adanya mutasi susulan itu. "Saya kok tidak tahu itu," ujar Wanda. â–  rey

GRESIK - SURYA DPRD Gresik terkesan setengah hati menyikapi permasalahan siswa siluman dan dugaan jual beli bangku di beberapa sekolah negeri. Sejak terungkap adanya siswa siluman di SMPN 3 minggu lalu, anggota dewan mengaku mendapati banyak temuan di sekolah lain dan berencana memanggil sekolah bersangkutan. Tapi hingga Senin (18/7), rencana itu tak terwujud. Bahkan rencana hearing bisa jadi tak terlaksana minggu ini, mengingat banyak agenda rapat dewan di luar kota. Perhatian setengah hati anggota dewan juga tersirat dari ungkapan Ketua Komisi D Chumaidi Maum yang menyebut tim penelusur yang dibentuk komisi D hanya bertujuan mengetahui kebenaran ada tidaknya praktik siswa siluman. Ia menyatakan semua anggota komisi D dilibatkan dalam tim penelusuran. "Kami ada 12 orang dan nanti dibagi dalam kelompok berdasarkan wilayah selatan, kota, dan utara," ujarnya. Disinggung tentang keterlibatan pihak luar dalam tim, Chumaidi menyatakan tim hanya terdiri dari anggota komisi D. "Tim ini sifatnya hanya menelusuri kebenaran dugaan-dugaan yang ada, jadi ada batasnya," tambah anggota Fraksi PKB itu. Para anggota dewan bahkan tak bisa memastikan kapan akan memanggil sekolah bermasalah dan Dindik untuk mengklarifikasi masalah. "Kami sekarang masih menjalankan rapat-rapat untuk evaluasi APBD, secepatnya nanti kami gelar hearing," tambahnya. â–  rey

Hiperaktif, Siswa Kelas 1 SD Didamprat Guru

HOTLINE

24JAM

  

       

GRESIK - SURYA Dianggap terlalu aktif dan sering keluar masuk kelas tanpa izin, siswa kelas 1 SDN Sidokumpul 6 siswa FTP (6) didamprat guru wali kelasnya. Orangtua siswa Hari Susilo yang menunggu FTP di sekolah mengatakan, kejadiannya berawal saat proses belajar mengajar FTP keluar kelas tanpa izin untuk membeli jajan. Kemudian FTP keluar lagi untuk berobat di ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), karena sakit gatal pada paha kanannya. Tetapi karena terlalu lama di ruang UKS, guru kelas memanggil FTP dengan kata-kata dan bahasa yang kasar. “Kalau tidak ingin belajar silakan keluar,� ujar Hari menirukan perkataan guru kelas, Senin (18/7). Mendengar perkataan guru kelas tersebut, Hari langsung mengambil tas anaknya dan membawa pulang. “Seharusnya guru itu dapat menjadi pendidik. Harus mendidik

anak agar berperilaku dan berbudi yang baik, tidak malah mengeluarkan kata-kata yang tidak baik di depan siswa,� imbuhnya. Guru kelas 1 SDN Sidokumpul 6 Zahrotul Abidiyah saat dikonfirmasi mengatakan, FTP sangat aktif di sekolah dan tidak mau diam di tempat duduk. “Saat upacara bendera, siswa itu keluar dari barisan dan berdiri di bawah tiang bendera, serta pindah lagi ke taman bermain-main sendiri,� jelas Zahrotul di hadapan guru-guru lainnya. Zahrotul juga mengatakan, selama satu minggu masa masuk sekolah, FTP sudah banyak melakukan pelanggaran. Mulai menangis di kelas karena tidak sabar menunggu pelajaran selesai, kemudian keluar kelas tanpa izin, menangis di belakang perpustakaan dan tidak mau ditolong. Tetapi setelah orang tuanya datang baru mau masuk kelas. “Banyak tingkah

surya/sugiyono

PULANG - FTP pulang sekolah dengan membawa tasnya setelah diusir guru kelasnya, Senin (18/7). laku siswa FTP itu, bahkan saat pelajaran agama juga mengganggu gurunya,� imbuhnya. Karenanya, saat FTP bersama

orangtuanya di ruang UKS terlalu lama, dia menegurnya. “Saya bilang, kalau tidak mau ikut pelajaran lebih baik pulang,� ujarnya. ■ st38


8 Jawa Timur

SELASA, 19 JULI 2011

lintas jatim Tetap Wajib Membayar Sewa PROBOLINGGO - Meski dana pembangunan dari APBD senilai Rp 14 miliar, mereka yang menggunakan fasilitas di Gedung Islamic Center di Kraksaan, termasuk satuan kerja (satker) di lingkungan Pemkab Probolinggo, wajib membayar uang sewa. Bagian Pemerintahan yang berencana melantik lima kades terpilih (Kades Bulu, Boto, Rondokuning, Krampilan dan Jabung Sisir), di Aula Islamic Center Kraksaan, Kamis (21/7), dikenai biaya Rp 2,5 juta. Rinciannya, Rp 2 juta untuk sewa aula dan Rp 500.000, untuk tempat transit undangan VIP. "Semua yang memanfaatkan memang harus bayar, meski itu kegiatan pemerintahan daerah," ujar Kabag Pemerintahan, Slamet Riyadi. Pengelolaan Bangunan Islamic Center sendiri berada di bawah Bagian Umum Pemkab Probolinggo. Penarikan biaya sewa itu diharapkan tidak membebani APBD. Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin membenarkan soal kewajiban membayar biaya sewa itu karena sudah diatur di perda. "Kecuali ada kegiatan sosial keagamaan, maka itu ada dispensasi," katanya. ■ tiq

MENGELUPAS Seorang pengendara bergerilya melewati jalanan yang aspalnya mengelupas. Jalan di Kec Rembang, Kab Pasuruan, sebagian besar rusak parah.

Urunan Bebaskan TKI PAMEKASAN - Para pejabat pemkab sepakat mengambil uang gaji mereka untuk membantu Hasin Taufik (40) dan istrinya, Sab’atun (30, tenaga kerja yang kini menjalani hukuman di Arab Saudi. Kedua TKI adal asal Desa Palenga’an Laok, Kecamatan Palengaan ini, harus membayar Rp 250 juta agar dapat keluar dari penjara. “Besarnya nggak ditentukan. Kami semata-mata ingin membantu mereka bebas dari penjara Hokok Al Islahiyah Rowes Amber Tis'ah, Jeddah,” kata Bupati Pamekasan, KH Khalilurrahman, Senin (18/7). Mohammad Sahur Abadi, salah satu kerabat mengungkapkan, Taufik dan Sab’atun tak jadi dihukum potong tangan setelah PT Hosanah Adi Kreasi di Jakarta Timur yang memberangkatkannya, menerima surat KBRI di Jeddah. Surat tersebut menyatakan bahwa pengadilan Arab Saudi memberikan putusan bebas, asal keduanya membayar tebusan Rp 250 juta. “Tembusan surat itu diterima kemarin. Kami gembira dengan kabar itu,” kata Sahur. ■ sin

Aspal Mengelupas, Penuh Batu Runcing

► Prioritas Jalan Poros, Bukan Pelosok PASURUAN - SURYA JALAN-JALAN di Kabupaten Pasuruan, terutama yang menghubungkan desa maupun kecamatan, sebagian besar mengalami kerusakan sangat parah. Meski rusak parah, tapi ruas jalan itu tidak segera diperbaiki. Apabila, diperbaiki, kualitasnya juga jelek, sehingga dalam tempo beberapa bulan, kembali rusak. Dari pantauan di lapangan seminggu terakhir, jalan-jalan rusak yang menghubungkan desa dengan desa maupun antarkecamatan, terjadi hampir merata di seluruh wilayah. Tidak heran jika

warga mempermasalahkannya. “Jalanan sudah sangat tidak enak untuk dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Karena aspalnya habis dan yang tersisa adalah tanah yang tidak merata

dan batu-batu runcing menonjol. Makanya para pengendara seperti kendaraan roda dua, terpaksa harus meliuk-liuk untuk melalui jalan rusak itu dan jika tidak hatihati bisa celaka,” terang Mustofa, salah seorang warga di Desa Orooro Ombo Kulon, Kec Rembang, Senin (18/7). Saat berkeliling di Kec Rembang, banyak jalan yang kondisinya rusak berat termasuk di antaranya jalan penghubung antara Desa Oro-oro Ombo Kulon dengan Desa Oro-oro Ombo Wetan sepanjang 2 km. Kondisi jalan itu sangat memperihatinkan. Masih banyak lagi jalan yang rusak di daerah atau kecamatan

surya/abdus syukur

lainnya. Sedangkan faktornya, selain keberadaan kendaraan besar yang lewat dengan berat angkutan yang melebihi. Faktor lainnya, jalan-jalan tersebut sudah cukup lama tidak mendapatkan perawatan. Tidak heran, jika banyak acara yang melibatkan kepala daerah setempat saat bertemu masyarakat, seperti sambang desa bersama wabup dan lainnya, justru menjadi forum sambat warga. Jika ada jalan yang sudah diperbaiki dengan menggunakan dana APBD Kab Pasuruan, ternyata kualitasnya sangat rendah. Walhasil, jalan-jalan tersebut kembali rusak meski baru diperbaiki beberapa bulan sebelumnya. Kondisi ini seperti dialami di Kec Puspo, Kec Gondangwetan dan lainnya.

Alasan Klasik Harry Afrianto, Kepala Dinas PU Bina Marga Kab Pasuruan mengatakan, banyaknya jalan rusak, karena anggaran yang dimiliki Pemkab Pasuruan sangat terbatas. Dari 2.400 km panjang jalan yang menjadi tanggung jawab Pemkab Pasuruan, anggaran dana yang dimiliki hanya cukup untuk perawatan rutin saja bagi 200 km hingga 300 km. "Ditambah lagi, perawatan jalan yang terlambat, baru setahun ini mulai dilakukan dan beberapa tahun sebelumnya tidak dilangsungkan. Kami terapkan skala prioritas terlebih dahulu untuk perbaikan jalan itu. Yang didahulukan. jalan-jalan poros seperti Pandaan-Bangil, kalau jalan yang pelosok terpaksa harus antre dulu," terangnya. ■ kur

surya/rivai

PEMBEBASAN LAHAN - Sejumlah warga melintas di landas pacu Bandara Trunojoyo. Dana pembebasan 2,3 hektare lahan di Desa Pabian, Desa Kacongan (Kec Kota Sumenep) dan Desa Kalimo’ok (Kec Kalianget), untuk perluasan Bandara Trunojoyo segera diberikan kepada sembilan pemilik lahan. Sesuai survei, tanah dihargai Rp 97.000/m2 hingga Rp 107.000/m2.

Tutang Minta Maaf PROBOLINGGO - Akhirnya, Iip Rina Sri Uji Utami Aribowo (18), resmi menjadi istri sah Efri Pra Anggara (20). Kedua mempelai melakukan akad nikah di rumah Sueb, orangtua mempelai lelaki, Minggu (17/7). Ijab kabul dilaksanakan pukul 20.30 WIB, dihadiri Tutang Heru Aribowo (44), ayah Iip Rina yang juga Camat Wonoasih, Kota Probolinggo, dan keluarganya. Acara akad nikah diselenggarakan lebih awal dari rencana semula, Senin (18/7) pukul 09.00 WIB. Sedianya, pernikahan ini berlangsung Minggu (17/7), tapi gagal karena Tutang tidak datang. Menurut Tutang, ketidakhadirannya pada perkawinan sang anak, bukan karena ia ikut acara Wali Kota Probolinggo ke luar kota, atau tidak diizinkan menghadiri acara, seperti diberitakan. Dirinya waktu itu sedang berlibur ke Kota Batu bersama istri dan anak tercintanya. “Saya menginap di Hotel Vitaloka dan Minggu kan libur. Kami gunakan acara rekreasi ke Batu Night Spectacular,” terangnya. Usai mengatakan pemohonan maaf atas ketidakhadirannya, Tutang mengaku informasi yang disampaikan pihak keluarganya itu, keliru. Hanya saja ia tidak menyalahkan karena hampir setiap pukul 04.00 pagi, ia berpamitan pada ibunya untuk mengikuti agenda wali kota. “Ya, karena saya keluar dari rumah pagi-pagi sekali, ibu saya bilangnya begitu. Ya maklumlah, rumah saya dengan ibu agak jauh,” ujarnya. ■ st35

Tiga Tahun Tak Pernah Kebagian Buku SITUBONDO - SURYA Gara-gara anaknya tidak mendapatkan pinjaman buku pelajaran dari sekolah, kurang lebih enam perwakilan wali murid ngeluruk kepala SDN 3 Mimbaan, Kecamatan Panji, Senin (18/7). Mereka memprotes karena selama tiga tahun ini tidak pernah mendapatkan buku pelajaran pinjaman itu. Kedatangan para wali murid itu menuntut pihak sekolah agar segera memenuhi kebutuhan buku untuk siswa kelas III. “Saya hanya mau mempertanyakan masalah buku, apakah kekurangan buku siswa itu, dipenuhi atau tidak,” ujar Yona Wahyu, Ketua Paguyuban Wali Murid Kelas III SDN 3 Mimbaan, Senin (18/7). Selama tiga tahun terakhir, para wali murid sudah bersikap toleran terhadap sekolah, sehingga untuk memenuhi kebutuhan buku anaknya, wali murid terpaksa swadaya untuk mendapatkan buku paket pelajaran itu. “Ya kami memfoto kopi buku pelajaran itu, agar anak saya bisa belajar,” tambah wanita ini. Dari 45 siswa kelas III, selama tiga tahun sekolah, hanya 20

surya/izi hartono

DIALOG - Beberapa perwakilan wali murid kelas III sedang berdialog dengan Kepala SDN 3 Mimbaan di kantornya, Senin (18/7). siswa yang selalu tidak kebagian pinjaman buku mata pelajaran. Bahkan, setiap kali rapat wali murid, kepala sekolah selalu menegaskan kalau dana bantuan operasional sekolah (BOS), akan digunakan membeli buku pelajaran siswa. “Saya tahu jumlah murid kelas tiga banyak, tapi itu bukan alasan. Kan ada dana BOS sekolah, buat apa dana itu, kalau se-

kolah tidak bisa beli buku pelajaran siswanya,” tukas Sahriani, wali murid yang lain. Kepala SDN 3 Mimbaan, Sulastin enggan memberikan penjelasan terkait tuntutan para wali murid itu, karena semua apsirasi wali murid sudah ada kesepakatan. “Sudah Mas, saya tidak perlu berkomentar karena semua sudah disepakati,” kata Sulastin. ■ izi

Tenaga Honorer Pertanyakan Nasib JEMBER - SURYA Puluhan tenaga honorer yang tergabung dalam Forum Honorer Indonesia (FHI) Cabang Kabupaten Jember ngeluruk Kantor Pemkab Jember, Senin (18/7). FHI mendata jumlah tenaga honorer non-APBN dan APBD di Jember sebanyak 4.000 orang. "Kami minta agar tenaga honorer non-APBN dan APBD ini diprioritaskan agar bisa masuk sebagai tenaga honorer untuk diangkat jadi CPNS," tegas Ketua FHI Jember, Gunawan Santoso. Tuntutan puluhan tenaga honorer tidak berlebihan karena sebagian besar tenaga honorer sudah mengabdi bertahun-tahun di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkab Jember. Gunawan menambahkan, pemerintah pusat hanya memberikan kuota sebanyak 30 persen dari 4.000

tenaga honorer di Kabupaten Jember, sehingga pihaknya mendesak Pemkab Jember memberikan prioritas kepada anggota FHI. Kepala Bidang Kepala Bidang Pengadaan dan Formasi Pegawai BKD Jember Joko Santoso mengatakan pihaknya tidak bisa memenuhi tuntutan yang diinginkan FHI karena dinilai melanggar aturan. "Dalam PP Nomor 48 Tahun 2005 sudah jelas bahwa pemkab dilarang merekrut tenaga honorer. Kalau kita melanggar aturan itu, maka Pemkab Jember bisa dijerat kasus hukum," tuturnya. BKD tidak berani untuk menindaklanjuti tuntutan FHI karena melanggar aturan, sehingga pihaknya meminta puluhan tenaga honorer menyampaikan aspirasinya langsung kepada Penjabat Bupati Jember.■ uni

Pakde Karwo Bersama TNI AD Berhasil Merobohkan 2.000 Rumah BANGKALAN - SURYA Selama memimpin Jatim Gubernur H Soekarwo telah merobohkan sebanyak 2.000 rumah di Kabupaten Bangkalan. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepeduliannya terhadap warga miskin. Program ini mendapat dukungan penuh dari TNI AD. “Fakir miskin dan warga telantar adalah tanggung jawab negera. Dan itu amanah undang-undang yang harus kita kerjakan,” tutur pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini ketika memberikan sambutan dalam acara Pencanangan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Minggu (17/7). Hadir dalam acara ini, Panglima Kodam (pangdam) Mayjen Gatot N dan Bupati Bangkalan RKH Fuad Amin, serta sejumlah

Fakir miskin dan warga telantar adalah tanggung jawab negera. H. Soekarwo satuan kerja terkait dan warga di sekitar lokasi. Kenapa dengan TNI AD? Menurut Pakde Karwo, ketepatan waktu dan pemenuhan target sasaran sangat diperlukan sedangkan kedekatakan rakyat dan TNI, bisa menjadi simbol ketahanan negara ini. Panglima Kodam (pangdam) Mayjen Gatot N menambahkan, selaku pucuk pimpinan dalam pe-

laksanaan program RTLH itu, selama 2011, sebanyak 1.000 RTLH di 18 kecamatan akan direnovasi, sehingga layak huni. “Jika ketentraman dalam keluarga sudah terpenuhi, ketahanan nasional sudah pasti terjaga,” tandasnya. Nantinya, di setiap kecamatan, sebanyak 55 RTLH yang akan dipugar, dan masing-masing rumah memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp 5 juta. Pendataan dilakukan oleh kesatuan TNI dibantuk Babinsa dan perwakilan warga. Bupati Bangkalan RKH Fuad Amin menyambut baik program RTLH yang dipercayakan kepada jajaran TNI AD. Menurutnya, program itu diyakini tepat sasaran dan meminimalisir kondisi tidak kondusif di kalangan masyarakat. “Kalau bisa pelaksanaan

DAK (dana alokasi khusus) untuk sekolah juga dipercayakan kepada TNI,” selorohnya. Anggaran Rp 120 M Fuad Amin menjelaskan, sejak kepemimpinan Pakde Karwo, sebanyak 2.000 rumah di Kabupaten Bangkalan, telah dirobohkan agar lebih layak huni. Rinciannya, 1.000 RTLH di tahun 2009 dan RTLH di tahun 2011. “Di tahun 2012 juga ada anggaran dari pusat sebesar Rp 120 miliar yang akan merenovasi RTLH yang ada di Madura,” tandasnya. Rumah Hamidah (50), warga Dusun Du’ur, Desa Langkap, Kecamatan Burneh menjadi rumah pertama yang akan direnovasi. Sedangkan rumah Sulaiman (45), tetangga Hamidah, masih dalam tahap survei. ■ st32

KALI PERTAMA - Gubernur Jatim H Soekarwo menginjakkan kaki di Pendapa Agung Bangkalan, Minggu (17/7). Bangkalan adalah kabupaten penentu kemenangannya di pilgub. surya/ahmad faisol


9 Jawa Timur

SELASA, 19 JULI 2011

286 Ijazah SMPN Dinyatakan Tidak Sah

lintas jatim Gerebek Judi, Sita 10 Motor BOJONEGORO – Upaya penggerebekan arena judi sabung ayam di Desa Wadang, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro yang dilakukan petugas Polsek Ngasem hanya berhasil mengamankan sejumlah sepeda motor dan peralatan judi. Pasalnya, semua pelaku berhasil kabur ketika mengetahui kedatangan petugas, Senin (18/7). “Memang, para pelaku berhasil melarikan diri ketika petugas melakukan penggerebekan. Namun, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi tersebut,” ungkap Kasubag Humas Polres Bojonegoro Iptu Subarata. Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan polisi antara lain, 10 unit sepeda motor yang ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya, 2 ekor ayam jantan, 1 jam dinding, 2 buah ember tempat air, 1 lembar kain dan 2 buah kayu yang digunakan sebagai alat bermain judi sabung ayam. Sementara pelakunya, tak satu pun yang berhasil diamankan dari lokasi penggerebekan. Menurut Subarata, penggerebekan ini berawal dari banyaknya laporan masyarakat yang mengaku resah dengan keberadaan arena judi sabung ayam. ■ ufi

Polisi Tak Temukan Pelatihan Militer MOJOKERTO - Buntut kasus pengrusakan pekarangan dan gubuk milik Sutrisno (45), anggota Jamaah Ansorut Tauhid (JAT) di Desa Betro, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, sebanyak enam orang dimintai keterangan. Mereka dimintai keterangan seputar aksi pengrusakan tersebut. Polisi juga meminta keterangan Sutrisno (45), anggota JAT yang tinggal di Desa Betro. Selain meminta sejumlah keterangan, pejabat polisi pun berombongan mendatangi lokasi kejadian dan rumah Sutrisno. Mereka adalah Kapolres Mojokerto, AKBP Prasetijo Utomo, Wakapolres Mojokerto. Kompol Yandri Irsan serta jajarannya. Tiba di rumah Sutrisno, Kapolres Prasetijo terkejut, ketika melihat gambar-gambar yang di pajang di almari di dalam ruang tersebut. Terdapat gambar Amrozi, Imam Samudra, dan Ali Ghufron dengan tulisan ’Tentara Allah, kami siap meneruskan perjuanganmu. Kapolres Prasetijo mengatakan, pihaknya juga tidak terdeteksi adanya pelatihan ala militer yang dilakukan kelompok tersebut. ■ bet

surya/sudarmawan

DIADILI MASSA - Pasangan bugil Sug (24) warga Desa Sambilawang, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo dan WL (20) warga Desa Bukur, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun diadili warga di Kantor Desa Singkil, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, karena keduanya tepergok bugil di gubug sawah desa setempat, Senin (17/7) pukul 20.00 WIB.

Mahasiswi Bugil Digerebek

► Mesum di Gubuk Sawah

PONOROGO - SURYA RATUSAN warga Desa Singkil, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo dibuat geger penangkapan pasangan mesum yang tepergok sedang berbugil-ria di sebuah gubuk sawah desa setempat, Minggu (17/7) pukul 20.00 WIB. Saat ditangkap warga desa setempat, keduanya sedang memadu kasih dan tanpa mengenakan sehelai benang pun di tubuhnya. Karena keduanya, bukan warga setempat, pasangan mesum itu, akhirnya diadili warga di Kantor Desa Singkil untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pasalnya, warga setempat tak mau kampungnya dijadikan

surya/imam hidayat

MELONGOK - Kapolres Mojokerto AKBP Prasetijo melongok ke salah satu pondok yang dirusak warga.

Tarik Rp 20 Juta, PNS Ngawi Ditangkap NGAWI - SURYA Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Ngawi yang bertugas di Kecamatan Geneng, Sunardi (49) mendekam dalam tahanan Polsek Geneng, Senin (18/7). Tersangka warga Desa Beran, Kecamatan Ngawi itu, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan dengan modus merekrut pegawai kontrak di UPTD Terminal Ngawi, dengan menarik uang senilai Rp 20 juta, dari korbannya. Karena korban, Suwadi (35), warga Desa Keniten, Kecamatan Geneng, tak pernah dipanggil kerja di UPTD Terminal Kertonegoro, Kabupaten Ngawi, akhirnya melaporkan kasus penipuan itu, karena korban telanjur membayar Rp 20 juta kepada tersangka. Kapolsek Geneng, AKP Partono, mengatakan, awalnya korban Suwandi didatangi tersangka Januari 2011 lalu, dan ditawari sebagai pegawai kontrak di UPTD Terminal Ketonegoro, Kabupaten Ngawi. Saat itu, tersangka meminta uang Rp 20 juta kepada korban de-

ngan dalih sebagai pelicin. Namun, hingga perjanjian kerja yang bakal dimulai Maret 2011 lalu, korban tak kunjung dipanggil kerja, korban langsung melaporkan kasus itu ke Polsek Geneng. "Dari tangan tersangka kami berhasil mengamankan barang bukti kuitansi sebesar Rp 20 juta dari korban yang diberikan tersangka," terangnya kepada Surya, Senin (18/7). Selain itu, Partono menjelaskan, jika tersangka yang bertugas sebagai PNS di Kecamatan Geneng itu, sempat menjadi buron selama dua bulan terakhir. Tersangka ditangkap saat berada di rumah saudaranya di Jogorogo. Selain itu, tersangka bakal dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara. Sementara, tersangka Sunardi mengaku tak bermaksud menipu korban. "Sebenarnya duitnya mau saya kembalikan, tapi uangnya sudah habis dan saya bagikan dengan 3 rekan saya lainnya. Saya nggak lari, tapi cari pinjaman," kata Sunardi. ■ wan

surya/sudarmawan

DIPERIKSA - Tersangka penipuan pegawai kontrak, Sunardi (49) dengan mematok harga Rp 20 juta per orang diperiksa tim penyidik Polsek Geneng, Senin (18/7).

ajang mesum, karena pasangan mesum itu akan membawa aib bagi desa setempat. Bahkan, ratusan warga yang sedang melayat warga yang meninggal di desa itu, akhirnya berpindah ke balai desa untuk mengetahui kasus mengadili pasangan mesum tersebut. Kedua pasangan mesum itu, adalah Sug (24) warga Desa Sambilawang, Kecamatan

Bungkal, Kabupaten Ponorogo dan WL (20) warga Desa Bukur, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Pasangan lelaki saat ini, diketahui telah beristri dan ditinggal istrinya menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW). Sedangkan pasangan perempuan, merupakan salah satu mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Ponorogo. Keduanya, ditemukan bugil di gubuk penyimpanan diesel pompa air sawah, area sawah bengkok perangkat Desa Singkil. Kasus penggerebekan pasangan mesum itu, bermula saat pukul 18.30 WIB, kedua pasangan mesum itu, samasama mengendarai motornya menuju pertengahan gubuk di sawah. Namun, keduanya tak mengetahui, bahwa pasangan lain jenis itu, diketahui warga setempat. Karena curiga dengan gelagat keduanya, apala-

gi bukan warga setempat, empat warga mengintainya dan mengendap-endap mendekati pasangan mesum tersebut. Salah seorang warga yang ikut menggerebek pasangan mesum itu, Gianto (43), mengatakan, sudah mencurigai keduanya. Sebab, masuk sawah mengenakan helm lengkap. Apalagi, musim tanam sudah selesai. Setelah ditunggu 1,5 jam keduanya tak kunjung keluar dari gubuk tersebut warga semakin curiga. "Saat kami masuk gubuk, keduanya sudah dalam keadaan bugil. Kami pun mengamankan pakaian keduanya. Karena kami kesal kami bawa keduanya ke balai desa," terang Gianto, salah seorang warga kepada Surya, Minggu (17/7) malam. Kepala Desa Singkil, Joko (40), menegaskan, terpaksa mendamaikan, karena ada warga yang berduka. ■ wan

LAMONGAN - SURYA Sedikitnya 286 ijazah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Turi, Lamongan dinyatakan cacat hukum, sehingga Diknas Lamongan akan mengganti dengan yang baru. Ijazah lulusan 2011 SMPN Turi itu diganti setelah perdebatan panjang antara eksekutif dengan DPRD yang pembahasannya disisipkan dalam rapat Badan Anggaran, Senin (18/7) di gedung DPRD. Persoalan itu sengaja dimunculkan kembali anggota DPRD saat rapat Banggar karena termasuk salah satu pembahasan dalam Pandangan Umum Fraksi sebelumnya. Saat itu juru bicara FPDI-P, Nibianto dan Asifin dari FKNU mengangkat persoalan 3.480 ijazah lulusan 2011 di 15 SMPN di Lamongan yang keabsahannya dipertanyakan. Ternyata saat jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi dinilai tidak memberikan jawaban yang memuaskan, sehingga dewan mempersoalkan. Ijazah yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan di delapan SMPN dan tujuh sekolah oleh kepala sekolah yang dianggap tidak lagi mempunyai wewenang karena sudah dimutasi. “Kami sisipkan di acara rapat Banggar karena salah satu agenda saat pandangan umum fraksi dan belum terjawab memuaskan,” tegas Asyhari. Kepala Diknas Lamongan, Mustofa Nur mengatakan, ribuan ijazah yang ditandatangani adalah masa transisi dan sah menurut hukum, Namun, Mustofa mengakui ada satu SMPN, yakni Turi yang ijazahnya akan diganti karena ada kesalahan Kepala Sekolah yang bertanda tangan. Bahkan, penggantian ijazah sedang diajukan ke Diknas tingkat satu. Sementara ijazah SMPN Turi yang disoal itu ditandatangani Wiwib Dwi Patriadi yang saat itu merangkap jabatan sebagai Kepala Sekolah SMPN 3 Lamongan. ■ st36

Polisi Ponorogo Gagalkan Pasokan Miras 900 Liter PONOROGO - SURYA Menjelang bulan suci Ramadan, 900 liter minuman keras (miras) jenis arak jowo (arjo) diamankan petugas Polres Ponorogo, Minggu (17/7). Ratusan liter miras diamankan dari mobil station wagon bernopol AD 9126 CA yang melaju dari arah Wonogiri menuju Ponorogo, di jembatan Sekayu, Kelurahan Pinggirsari, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. Awalnya, polisi mencurigai mobil berjalan lambat tersebut. Petugas mengira mobil itu membawa kayu curian. Namun, setelah dihentikan di jembatan itu, ternyata berisi miras. Petugas mengamankan kedua pembawa miras, sopir mobil

Ngadino (53) warga RT 01, RW 06, Desa Salam, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar dan Sugiarto (40) warga RT 02, RW 04, Desa Keprabon, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar yang bertugas sebagai kenek mobil. Selain itu, polisi juga mengamankan mobil pengangkut miras sebanyak 30 jeriken ukuran 30 literan tersebut. Namun, saat diperiksa petugas, baik Ngadino maupun Sugiarto tak mau memberikan keterangan barang haram itu, hendak dikirim ke mana dan untuk siapa. "Keduanya masih menutupi penadah di Ponorogo. Kami mintai keterangan tetap belum tahu

Disenggol Bu Guru, Bapak-Anak Tewas JOMBANG - SURYA Toyib (70) dan anaknya, Hartono (32), warga Desa Gedongombo Kecamatan Ploso, Jombang tewas setelah ditabrak truk di Jalan Raya Desa Jatigedong, Ploso, Senin (18/7) sore. Narko (40), saksi mata mengatakan, kecelakaan bermula ketika Toyib dibonceng anaknya mengendarai sepeda motor Happy nopol S 4548 XB melaju dari arah barat. Setiba di lokasi kejadian, mendadak dari arah berlawanan melaju sebuah motor Honda Vario nopol S 5938 WX dikendarai Evi Handriyani (32), warga yang tinggal di Asrama Polisi Ploso. Saat itu, Evi mendahului beberapa truk di depannya. Melihat situasi itu, Hartono yang mengendarai motor di depan Evi kaget dan tidak bisa menghindarinya, dan dua sepeda motor tersebut bersinggungan. Akibat senggolan itu, motor yang dikendarai Hartono bersama ayahnya terpental ke sisi selatan jalan, yang di jalur itu terdapat iring-iringan truk. Sedangkan motor yang dikendarai Evi, justru terpental ke utara jalan. Dalam sekejap, iring-iringan truk tanpa ampun menggilas tubuh bapak dan anak ini. "Motor yang dikendarai bapak dan anak

itu jatuh tepat di roda belakang truk, dan kemudian terlindas,” ujar Narko. Warga sekitar berupaya memberikan pertolongan. Namun sayang, Toyib dan Hartono sudah tak bernyawa saat pertolongan datang. Sedangkan Evi Handriyani, yang diketahui berprofesi guru, mengalami luka patah tulang kaki kanan. Oleh warga, Evi dilarikan ke RSUD Jombang. Jenazah korban dibawa ke kamar jenazah RSUD. Kanitlaka Satlantas Polres Jombang, Iptu Matwi Alim mengatakan, polisi masih mencari truk yang menabrak kedua korban. Sebab, dari 4 truk yang iring-iringan, tak ada yang mengaku menabrak korban. Tapi pihaknya mengamankan Ahmad Rohim (31) warga Desa Kedungbogo Kecamatan Ngusikan Jombang, sopir truk. Diduga truk nopol S 9253 NA bermuatan tebu yang dikemudikannya yang memakan korban. Para saksi mata sendiri juga kesulitan memastikan truk mana yang menggilas korban, karena saat itu truk iring-iringan. “Itu merupakan bagian dari penyelidikan terkait sebab-sebab kecelakaan tersebut, soal siapa yang bertanggung jawab, kami masih kumpulkan bukti” ujar Matwi Alim. ■ uto

nama yang akan dikirimi Miras ini,” terang Kapolres Ponorogo AKBP Yuda Gustawan, melalui Kasubag Humas AKP Bambang Untoro, Senin (18/7). Tersangka Ngadino mengaku disuruh mengantar muatan arjo itu untuk dikirim ke Ponorogo dari Bekonang, Sukoharjo. "Saya hanya disuruh mengantar dan sesampai di Ponorogo kata bos akan dijemput seseorang, eh malah dijemput polisi," tandas Ngadino. Ngadino sendiri mengaku hanya dibayar Rp 150.000 sebagai ongkos angkut dari Sukoharjo sampai Ponorogo. "baru pertamakali ini saya ke Ponorogo, jadinya ya masih bingung," sesalnya.■ wan

surya/sudarmawan

MIRAS - Kanit Reskrim, Iptu Deny Fahrudin mengecek minuman keras (miras) jenis arak jowo (arjo) 900 liter yang berhasil diamankan petugas Polres Ponorogo, Senin (18/7).

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi: z Hakim - 0812345 94787 z Daviq - 031 81008757 z Meidy - 031 83356990

informasi bisnis

Diabetes, Puasa, dan Susu Kedelai BULAN suci Ramadhan dengan kewajiban menjalankan ibadah puasa biasanya disambut dengan gembira, termasuk mereka yang kebetulan menderita kencing manis atau diabetes. Penyandang diabetes diperbolehkan berpuasa bila memang memungkinkan berdasarkan sejumlah pertimbangan seperti penilaian kondisi fisik, penilaian kontrol metabolik, diet dan penyesuaian jenis asupan obat. Pilihan Serbuk Minuman Kedelai Natoya adalah alternatif asupan terbaik bagi Anda yang akan dan sedang menjalankan puasa, sebagai suplemen selain obat tentunya. Natoya memiliki kandungan isoflavon yang sudah dikenal sebagai senyawa bermanfaat untuk diabetes. Isoflavon kedelai Natoya memungkinkan produksi dan aktivitas insulin meningkat serta menstimulasi glukosa menjadi energi, sehingga menekan terjadinya hiperglisemia dan hiperlipidemia. Bhathena, dalam penelitiannya menemukan bahwa diet sari kedelai sepenuhnya bagi penderita diabetes dapat memperbaiki glukosa intolerance dan menurunkan Very Low Density Lipoprotein (VLDL) dan trigliserid. Natoya juga mengandung asam amino glisin dan asam amino arginin yang bermanfaat menjaga keseimbangan hormon insulin. Anda dapat mengkonsumsi Natoya pada saat sahur mendekati imsak dan saat berbuka tanpa tambahan gula di mana pun, karena kemasan Natoya sachet sekali seduh praktis dibawa kemana saja.. Kesiapan untuk berpuasa bisa diupayakan antara lain dengan tidak mengkonsumsi sama

sekali gula murni (sukrosa) seperti gula pasir, gula merah, dan sebagainya, jauh-jauh hari. Juga makanan atau bahan makanan yang mengandung gula (sirup, selai, jeli, manisan buah, susu kental manis, saoft drink, es krim, cake, dodol, aneka kue manis, abon, dendeng, sarden, dan sebagainya. Semua menu tersebut dapat Anda ganti dengan minum Natoya, Serbuk Minuman Kedelai yang mengandung nutrisi lengkap dengan rasa lezat dan tekstur halus. Natoya memiliki efek menunda lapar yang membantu dalam diet karbohidrat, sehingga Anda dapat menjalankan puasa dengan nyaman dan stamina lebih prima. Selamat Menjalankan Ibadah Puasa. Tetap sehat dan berstamina dengan Natoya! ● ikl

Layanan konsumen: Jawa Timur (031) 71946060 / 081357875550 PO BOX 500 JKT 130000 \ SMS 0813 808 50000\ www.kliknatoya.com.

DAPATKAN DI TOKO, WARUNG, MINIMARKET, SUPERMARKET TERDEKAT. PELUANG BISNIS DICARI DISTRIBUTOR & AGEN UNTUK MEMASARKAN SUSU KEDELAI NATOYA WILAYAH JAWA TIMUR HUB: 081 35787 5550


Atiqah Hasiholan-Rio Dewanto Pacaran

10

Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto sedang menikmati masa pacaran mereka. Atiqah mengaku selalu berusaha menyisihkan waktu bertemu kekasihnya. Selama ini, kisah cinta pasangan ini jarang terendus publik. Namun, keduanya membantah berusaha menutupi hubungan mereka. ■ nva www.surya.co.id

SELASA, 19 JULI 2011

Indah Kalalo

Gossipers ........ Anak-anak Ahmad Dhani mulai resah dan merasa tidak nyaman ketika menyaksikan ayah mereka menggendong sang adik tiri. Al pun membelot meninggalkan rumah dan memilih tinggal bersama ibundanya, Maia Estianti. Apa komentar Anda tentang fenomena ini? Kirim SMS ke nomor: 083857517888 dengan format : Surya (spasi) SiiipKan (spasi) nama#umur#kota#komentar. Contoh: Surya SiiipKan Joko#35#malang#Ayu sdh cantik dan bersuara merdu mestinya diimbangi dengan perilaku yang baik. Komentar lain bisa diikuti di situs online : www.surya.co.id 41. Henry (+6285646564xxx) : prihatin lah,widi kn cewek jd pny perasaan yg layaknya wanita.prasaan yg lembut.apalg dpt musibah asusila gt.ttp bri dy semangat!jgn mlh d.coment aneh2,wajar donk kl cewek ingin tmpil sexy 42. Alania (+6287859179xxx) : buat kak widi yg sbr,kk hrus tetep berkarya kita vierania menunggu kakak kembli,dan sebaikny org” tuh bntu doa bukan malah bkin gosip yg gak”! 43. Mia (+6283851903xxx) : Makanya jd cwe tu dijaga,jgn asal berpakaian aja,ingat mbk seorg wanita tu khormatan tu paling penting.kl udah begini apa boleh kata. 44. Vlenita (03191788xxx) : bwt ka’k widy aqw n vierrania aqan trs suport kak widy ,tpy ka’k widy jangan ulangi lg jln sendiri _an qan bahaya. 45. Erix (+6287754136xxx) : Bwat kak winDy,jgn prnh ptz asa,jng tnggpi koment” yg gk pntng it,kmi vierrania ttp mndkng kox,laen x aja yg lbh hti”,pkokya mju trz vierra,I LOVE YOU VIERRA 46. Zaldy (+6287859525xxx) :bwat mbak widi yg sbar mknya jd artis gk usah sombong biar kl kna musibah byak yg nlng. 47. Vian (+6281937917xxx) : bwat kAk” wIdi yG sAbaR aJaA jAdI cEwEk mUnGkiN InI bIsA jAdI pElajArAn AgAr sElAlU hAtI-hAti JiKa kEluAr mAlaMm. “VIAN VIERRANIA“ 48. Puspita (+6285746700xxx) : siapa bilang kak widy ga bs beli baju sopan? beli harga diri kamu dia mampu,dijaga dong mulutmu apa ga punya moral mulutmu itu.vierra trus maju you always in my heart jgn lupakan vierrania n aku 49. Yudi (+628993776xxx) : bwat widi, mgkn tu smua kcr0b0hanmu krn sring pke pkean minim jd pda nafsu. Karir blh ja tpi low cewk hruzna dah tau, low krja mlam mpe pgi rus da yg jagain. Lo dah gni m0 nyalain cpa? 50. Fasal Amerty (+6287849720xxx) : buwat widy kn km pux keahlian karate knp gk d kluarin. 51. Agus (+6285736862xxx) : Udah exsis jgn seenaknya tu trjadi krn kesalahan sndri,cewek malem2 kelayapan pake pakaian yg mengundang cowok berbuat gtu.mending jd cewek yg normal2 aja.ya prhatikan n jdkan plajaran bg cewek2 d indonesia ini. 52. Bella (+6287853827xxx) : bwat kak widy,jgn ptus asa,n yg sbar ja,vierrania sllu ndukung kak widy kok!!!Sukses kak!! 53. Diki (+6281946711xxx) : Intropeksi mbk widy slm ini tampil memakai pakaian yg membuat hasrat pria trpancing dan jd mode anak2 muda skrg,tp sy bener2 suka lagu2 yg dbwakan mbk widy trims. 54. Widi (+628563586xxx) : ehh?kok aq bru tau? ckckck.. sabar y kembranq *aq gak niru2 namax lho* tu jd pelajaran yg brharga bwt widi spy lain kali hati2 55. Wulan (+6285257366xxx) : jgn salahin kak widy cos kak widy ga salah,blon tentu kalian bs tgar sprt kak widy bwt penculiknya tanggung jwb donk.vierra trs maju n jgn pernah lupa sama vierrania termasuk aku. i love you vierra. muuuuach you alwys in my heart 56. Ryan (+6289677108xxx) : Sperti pribahasa apa yang ditabur itulah yang dituai ini jd plajaran bg kta smua. sdh tau mlm msh aja kluar rmah dan jgn skali kali kluar rmah dg rok mni kan msih ada clana /sbgainya 57. Septi (+6289679525xxx) : kak widi sabar ja ea mngkn tu mmanglach cobaan yg mha kuasa. Sring” lach beristigfar minta sm yg maha kuasa tuk dikuatkn rsa sbarx dlm mnghdapi sgla cobaan. Dan au ykin YME tdk akn mmbrikan cobaan mlebihi btas ksbran manusia. 58. Ayu (+6281515922xxx) : kak widy, yg sabar!! biar tuhan yg membls pebuatn merka. jdi buat kak widy jgn prna pts asa buat jlnin hdp in. smngt kak widy. jgn perna kluarkan kta menyrah. itu cm buat orng yg udh mrsa diri gk sangup menjlnin hdp in. jd semngat truzz. 59. Marchell (+6281805101xxx) : slam Vierrania,tuk Widy hati2 ja lw plang dr krja,apalgi tu udh larut mlam,d kota2 bsar kn baxak org2 yg g brmoral, jaga diri n kl prlu mnta anter k tmenx ampe qm naik kndaran 60. DheaYa (+6281245232xxx) : Q ikt pRiHtin aj bt K2 widy. Tp sRan Q, kL jLan mlam it jgn sndrian hrs ad asistenx. N dlm brPkaian yg s0pan lh kL d ats pngGung blh aj buka2An. Tp kL wkt plg yaCH sbAikx gnti bju yg lbh s0pan sPy aman n gk jd incAran org u bRbuat yg sPrti K2 widy alami skrG. Tp tTp aj smnGt n sm0ga dpt K2 widy jdikan plJran ! 61. Rezha Prasojo (+6282131500xxx) : mknya kak widy kl pakai baju tuh jgn bohai dan seksi biar gk bkn org jd nafsu. 62. Nadia Fathi (+623181666xxx) : ini dia akibat wnt yg suka MEMAMERKAN AURATNYA! Ini tguran dr TUHAN.utk rmja ptri yg lain sbaiknya pkai PAKAIAN SOPAN YA 63. Wahyu (+6281553984xxx) : Bwt pljrn bg artis agr lbh hati2 dlm ksehariannya n pergaulannya. Kl ktmpat asing hrs ada tmanx atau bw body guard.

Nikah di Atas

Laut

Pasangan Indah Kalalo-Justun Werner sepakat menikah pada 17 September 2011. Dua sejoli ini mempersiapkan pesta di dua tempat, Jakarta dan Bali. Salah satu tempat yang mereka pilih adalah perayaan pernikahan di atas laut.

“M

ASIH pilih tempat, saya juga belum tahu pasti yang di Bali di mana. Tapi katanya sih di atas laut,” ungkap Ade, manajer Indah saat dihubungi detikhot melalui telepon, Senin (18/7). Ditambahkan, perayaan di Bali dilakukan seminggu setelah resmi menikah. Dengan konsep pernikahan outdoor, Indah ingin mencampur kebudayaan timur yang mengalir dalam darahnya dan kebudayaan barat dari pihak calon suami sehingga jadi peristiwa unik. Menurut Indah, pernikahan di Jakarta dilangsungkan secara tradisional adat Jawa. Sedang resepsi di Bali, dibuat dengan gaya internasional untuk menghormati budaya sang kekasih.

Soal busana pengantin, Indah mengaku baju pengantin langsung kepada Tex Saverio, disainer yang pernah membuat kostum untuk penyanyi terkenal, Lady Gaga. Jika Lady Gaga dikenal unik dan ekstrim dalam berbusana, namun Indah nggak ingin menyadur ciri khas Lady Gaga. Indah memilih menggunakan busana pengantin yang anggun dari tangan dingin Tex. Wanita kelahiran 30 Agustus 1980 ini menambahkan dirinya tak akan menampilkan keseksian tubuh pada hari pernikahannya. “Aku pengin sekali tampil cantik dan anggun pas menikah nanti. Kalau seksi kan bisa dimana aja, tapi jelas bukan di pernikahan,” ungkap Indah akhir pekan lalu. ■ ccm

kapanlagi

Ahmad Dhani Gendong Adik, Al Minggat ANAK sulung Maia Estianty dan Ahmad Dhani, Al Ghazali alias Al, mengaku tertekan melihat sang ayah menimang-nimang bayi yang dilahirkan Mulan Jameela. Al mengaku tak kuat menghadapi kenyataan itu. Karena itu Al memutuskan meninggalkan rumah yang selama ini ditempati bersama Ahmad Dhani dan kedua adiknya, El dan Dul. Al kini pilih tinggal di rumah sang bunda, Maia Estianti, di kawasan Pejaten. “Al sudah tinggal sama Maia lagi. Kira-kira sudah dua atau tiga bulan di rumah Pejaten,” kata guru spiritual Maia, Umi Nung seperti dilansir Tabloidnova.com, Senin (18/7).

Maia yang tadinya tak bisa memasak, akhirnya belajar ke dapur demi buah hatinya tercinta. “Dia bilang kalau nantinya anaknya datang, akan dia layani dengan baik. Maia mulai masakin Al, padahal dulu dia enggak bisa masak dan Al juga merasa betah, makanya banyak teman-teman Al yang betah di sana juga,” tutur Umi. Kehadiran anak pertama Maia di rumahnya, diyakini Umi Nung sebagai buah kesabaran Maia setelah perceraiannya di tahun 2008. Bahkan, Umi yakin jika suatu saat El, dan Dul juga mengikuti jejak kakaknya. Sejak Al tinggal bersamanya, Maia jugalah yang menuntaskan masalah pendidikan Al yang sempat menjadi persoalan. “Kemarin dia sempat konsultasi soal Al yang kena masalah di sekolahnya dan akhirnya bisa diselesaikan dengan baik. Al sempat ngadu ke Maia kalau mobil yang dibelikan ayahnya akan diambil lagi. Tapi, Maia bilang ke Al, nanti akan dibelikan lagi,” pungkasnya. ■ pra kapanlagi

J E M U R S A R I - S U R A B AYA

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi: z Hakim - 0812345 94787 z Daviq - 031 81008757 z Meidy - 031 83356990

informasi bisnis

Kadar Gula Darah Kini Sudah Normal “KURANG lebih 8 tahun terakhir saya didiagnosis menderita diabetes, kadar gula saya mencapai 427 mg/dL.” Terang pria berusia 57 tahun tersebut memulai percakapan. Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin, baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. Diakui oleh ayah 4 orang anak ini, kesehatannya mulai membaik setelah rutin minum Gentong Mas selama 8 bulan. “Alhamdulillah, sejak bulan pertama minum Gentong Mas, kadar gula darah saya sudah normal, kini rasa lemas, ngantuk, sering kencing pada malam hari dan pandangan yang kabur sudah tidak saya rasakan lagi,” tutur pensiunan PNS tersebut dengan penuh syukur. Setelah merasakan manfaat dari Gentong Mas, ia kini merasa terpanggil untuk berbagi pengalaman dengan orang lain, Gentong Mas adalah minuman kesehatan herbal alami dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk diabetes. Habbatussauda dipercaya dapat meningkatkan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium

yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu, indeks glisemik dalam Gentong Mas yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50), mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com.Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Surabaya : 081316821146 / 031-75161806, Malang: 0 8 1 2 1 9 2 6 9 5 6 5 , (0341)5491890 Madiun: 081335272936, Kediri: 085223018142, Mojokerto: 085223636470, Gresik: 081322445096, Blitar: 081233052584, Banyuwangi: 085234398441, Sidoarjo: 081252532578, Tulungagung: 081252532577, Jombang: 085257044832, Jember: 081338611049, Trenggalek: 082139057979, Magetan: 081359291111, Probolinggo: 081331952259, Nganjuk: 081331939610, Pasuruan: 081252756227, Ponorogo: 081274310596, Bojonegoro: 081233390005, Situbondo: 082143391646, Ngawi: 081215110665, Bondowoso: 081233836384, Lamongan: 081331257610, Tuban: 081216135230, Lumajang: 081336191009, Bangkalan: 082118867006, Pa m e k a s a n : 0 8 2 1 4 0 7 4 4 8 6 3 , S u m e n e p : 085232302824, Pacitan: 085335454594, Sampang : 082141417808 ● ikl


12

SELASA, 19 JULI 2011

Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional 2011

Jatim Raih Belasan Penghargaan Nasional Kerja keras Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) untuk menyejahterakan masyarakatnya melalui Dinas Koperasi dan UMKM berbuah hasil. Pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional 2011 di Jakarta, Jatim menerima 14 penghargaan Kab/Kota Penggerak Koperasi 2011 Tingkat Nasional dan enam penghargaan Koperasi Berprestasi 2011.

P

BERSAMA - Pakde Karwo bersama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim, Dr Ir H RB Fattah Jasin MS (kiri) mendorong perkembangan koperasi.

foto-foto: istimewa

DUKUNG KOPERASI - Gubernur Jawa Timur, Dr H Soekarwo berbincang dengan Menkop, Sjarifuddin Hasan yang berharap semua pihak berkomitmen dan loyal pada pengembangan koperasi dan usaha kecil menengah, serta mencintai produk dalam negeri.

PENGHARGAAN - Gubernur Jawa Timur Dr H Soekarwo menerima penghargaan Paramadhana Utama Nugraha dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Sjarifuddin Hasan di Gedung Smesco Jakarta Selatan, Rabu (13/7). Penghargaan itu diserahkan setelah Jawa Timur meraih predikat Provinsi Penggerak Koperasi Tingkat Masional.

PRESTASI DAERAH - Bupati dan Wali Kota penerima penghargaan foto bersama Gubernur Jawa Timur, Dr H Soekarwo.

Pakde Karwo Raih Paramadhana Utama Nugraha Koperasi

Ini Buah Karya dari Masyarakat Koperasi

Kembali Jawa Timur di bawah kepemimpinan Dr H Soekarwo meraih penghargaan sebagai provinsi penggerak koperasi tingkat nasional berupa Paramadhana Utama Nugraha Koperasi. Penghargaan diserahkan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah di Gedung Smesco Jakarta Selatan, Rabu (13/7).

T

IGA gubernur lain yang menerima penghargaan di bawah Jawa Timur berupa Paramadhana Madya Koperasi yaitu Gubernur Bali, Gubernur Bangka Belitung, dan Gubernur DI Jogjakarta. Tahun 2011 ini kabupaten dan kota di Jawa Timur meraih 14 penghargaan Paramadhana Utama maupun Madya. Penghargaan diberikan dalam bentuk pataka Paramadhana Madya Koperasi kepada daerah yang baru sekali menerima penghargaan dan pataka Paramadhana Utama Nugraha Koperasi bagi daerah yang sudah lebih dari sekali menerima penghargaan. Kabupaten dan kota di Jawa Timur yang menerima penghargaan adalah Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Malang, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Pasuruan,

Kota Madiun, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Gresik, Kabupaten Blitar, dan Kota Surabaya. Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan menegaskan, koperasi memiliki peranan sangat strategis dalam perekonomian negara khususnya dalam upaya meningkatkan sektor ekonomi menengah ke bawah. Untuk itu koperasi perlu mendapat perhatian khusus agar berkembang dalam meningkatkan kesejahteraan. “Semua harus berkomitmen dan loyal pada pengembangan koperasi dan usaha kecil menengah, dan mencintai produk dalam negeri,” ungkapnya usai menyerahkan penghargaan kepada 27 kepala daerah. Pakde Karwo sapaan akrab Gu-

bernur Jawa Timur mengatakan, penghargaan yang luar biasa ini adalah buah karya mereka yang menggerakkan dan mengerjakan koperasi di daerah-daerah. “Kita serius dan sungguh-sungguh mengurus koperasi karena koperasi adalah wadah usaha yang cocok untuk bangsa kita,” katanya. Di bagian lain Sjarifuddin mengimbau kepala daerah untuk menggerakkan aktivitas koperasi di daerah. ”Koperasi Indonesia harus bisa bangkit untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya dan masyarakat. Jika koperasi kuat, rakyat sejahtera,” tandasnya. Jawa Timur berkomitmen mengembangkan potensi koperasi dan UMKM melalui berbagai program seperti bantuan modal untuk koperasi wanita di seluruh desa, memberikan jaminan kredit lewat Jamkrida kepada usaha menengah dan kecil yang fisibel tetapi tidak bankable. “Harus diakui sektor ini paling banyak menyerap tenaga kerja,” ujar Pakde Karwo. Menurutnya, jantung pembangunan adalah uang. Tulang belakangnya adalah industri yang menjadi peno-

pang perekonomian sebuah negara. Industri kecil adalah UMKM dan koperasi. Jumlahnya sekitar 98,8 persen dari total industri di Jawa Timur dan mampu menampung 98 persen tenaga kerja. Berdasar data BPS, angkatan

TERBAIK - Pakde Karwo (kiri) bersama penerima penghargaan dalam rangka Hari Koperasi Nasional ke-64 dari Menkop Sjarifuddin Hasan.

kerja pada Februari 2011 mencapai 20,25 juta orang, bertambah sekitar 0,72 orang dibanding angkatan kerja Agustus 2010 sebesar 19,53 juta orang. Itu lebih rendah 0,37 juta orang dibanding Februari 2010 sebesar 20,62 juta orang. ■

UCAPAN SELAMAT - Menkop Sjarifuddin Hasan dan ibu berjabat tangan dengan Gubernur Jatim Soekarwo, Senin (18/7).

ERINGATAN Hari Koperasi 2011 Provinsi Jatim yang dipusatkan di Sumenep, Madura, pada Rabu (20/7) besok, benar-benar menjadi momen tak terlupakan bagi Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim. Kemeriahannya semakin terasa seiring dengan diterimanya penghargaan Paramadhana Utama Nugraha Koperasi oleh Jatim sebagai Provinsi Penggerak Koperasi Tingkat Nasional. Di samping itu, 14 daerah di Jatim meraih predikat Kabupaten/Kota Penggerak Koperasi Tahun 2011 Tingkat Nasional. Kabupaten dan kota di Jawa Timur yang menerima penghargaan adalah Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Malang, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Pasuruan, Kota Madiun, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Gresik, Kabupaten Blitar, dan Kota Surabaya. Sedangkan enam penerima penghargaan Koperasi Berprestasi 2011 di Jatim adalah KSU Rapodi di Kota Madiun, KUS Sri Mulyo di Kabupaten Madiun, KUD Dadiyo Ayeming Urip di Kabupaten Malang, Koperasi Warga Semen Gresik di Kabupaten Gresik, KUD Adi Tama di Kabupaten Ponorogo, dan Kopkar Citra Bekisar di Kota Surabaya. Penghargaan-penghargaan itu diterima setelah melalui penilaian tim Kementerian Koperasi dan UKM RI. Penyerahan dilakukan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Sjarifuddin Hasan di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Rabu (13/7). Khusus untuk Paramadhana Utama Nugraha Koperasi langsung diberikan kepada Gubernur Jatim Soekarwo. Menyusul berikutnya, tiga gubernur lain penerima penghargaan Paramadhana Madya Koperasi yaitu Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, Gubernur Bangka Belitung Eko Maulana Ali dan Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim, Dr Ir H RB Fattah Jasin MS, mengatakan bahwa Jatim di bawah kepemimpinan Gubernur Soekarwo dan Wagub Saifullah Yusuf telah memperhatikan perkembangan koperasi dengan baik. “Gubernur sangat memahami peranan besar koperasi dalam gerakan ekonomi rakyat. Maka, Pemprov Jatim melalui Dinas Koperasi dan UMKM Jatim terus menciptakan iklim yang kondusif bagi pemberdayaan koperasi,” ujarnya. Kesejahteraan rakyat telah menjadi perhatian utama sehingga pengembangan dan pemberdayaan koperasi di Jatim dipadukan dengan berbagai program prorakyat. Entah itu peningkatan pertumbuhan, penciptaan lapangan kerja, program penanggulangan kemiskinan maupun program pemeliharaan lingkungan. Sehari sebelumnya pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-64 di Istora Senayan Jakarta, Selasa (12/7), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak seluruh insan pegiat koperasi untuk meningkatkan kerja sama, semangat kesetiakawanan, kekeluargaan, dan kebersamaan dalam membangun koperasi. Presiden meminta semua menerapkan nilai-nilai keteladanan yang diajarkan Bapak Koperasi Bung Hatta, yaitu persaudaraan, gotong royong, dan kemandirian dalam gerakan koperasi di tanah air. “Mari tahun depan, seiring dengan revitalisasi ekonomi PBB di Indonesia, dilakukan pula revitalisasi dan kebangkitan koperasi hingga lima tahun mendatang,” tegas SBY. Sasarannya, revitalisasi dan kebangkitan gerakan koperasi di seluruh Indonesia pada 2012. Diharapkan pada 2017, koperasi makin berkembang di seluruh wilayah tanah air. Saat ini, pemerintah terus berusaha menggulirkan program terpadu guna memperluas peluang usaha bagi koperasi dan UMKM. Program terpadu ini diarahkan untuk memperluas akses permodalan yang mampu meningkatkan peran koperasi. Caranya dengan memfasilitasi kemitraan, baik antara sesama koperasi dan UMKM, maupun antara koperasi dan UMKM dengan kalangan BUMN, BUMD, dan BUMS. Menurut Presiden SBY, koperasi juga diarahkan untuk memperbesar peluang usaha, serta menumbuhkan iklim persaingan yang makin sehat antarkoperasi dan UMKM. Kaitan dengan hal itu, sebagai rangkaian Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-64 Tahun 2011, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dengan didukung kementerian, serta instansi terkait menyelenggarakan kegiatan Pameran Hari Koperasi Nasional Expo 2011 pada 12-15 Juli 2011 di Istora Senayan Jakarta. ■


Jalan Terjal Favorit Terakhir

13

SELASA, 19 JULI 2011

www.surya.co.id

► Brasil Susul Kegagalan Argentina LA PLATA – SURYA TIDAK mau ‘kalah’ dari Argentina, Brasil menjadi favorit terkuat lainnya yang menjadi pecundang di Copa Amerika. Dan cara Brasil tersingkir, jelas rakyat negeri surga sepak bola itu akan malu.

ap/ricardo mazalan

ANTIKLIMAKS - Striker masa depan Brasil, Neymar (kanan) melalui debutnya di laga internasional sebagai pecundang. Cristian Riveros memimpin Paraguay merebut tiket semifinal Copa Amerika.

DARI

JADI

PECUNDANG

Bisa dipastikan, Copa Amerika 2011 akan menobatkan juara baru karena Brasil selaku juara bertahan ikut kandas. Bermain 0-0 di waktu normal, Neymar dkk tidak bisa melakukan revans melawan Paraguay, bahkan kalah 0-2 lewat adu penalti. Dan lupakan soal filosofi permainan cantik jogo bonito yang kerap diperagakan Selecao. Karena nyatanya para pemain Brasil tak menguasai salah satu skill dasar bermain bola yaitu memasukkan tendangan penalti. Ya, karena hal itulah Brasil kalah dari Paraguay dalam perempat final di Estadio Ciudad de La Plata, Senin (18/7). Dalam laga yang harus diakhiri adu penalti, tak satu pun algojo El Samba sukses mengeksekusi penalti. Bola dari eksekutor pertama Brasil, Elano Blumer, melayang jauh. Brasil sempat tenang, karena pemain Paraguay, Edgar Barreto, juga gagal. Namun, kecemasan datang kembali Thiago Silva, ketularan gagal karena sepakannya dibaca sempurna kiper Paraguay, Justo Villar. Petaka benar-benar datang, setelah tendangan dua algojo berikut, Andre Santos dan Fred, kembali terbang menjauhi gawang Paraguay. Harian Marca sampai menulis, Inilah Insiden Penalti Terburuk dalam Sejarah Sepak Bola Brasil. Meski menuai kecaman, Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengumumkan tidak mencopot Mano Menezes dari posisi pelatih utama. Jubir CBF menerima pembelaan Mano, yang menyebut Brasil sudah melakukan semuanya selama 120 menit. “Kami harus menerima hasil ini, meski kami bermain jauh lebih baik di sepanjang 120 menit. Kami menciptakan banyak peluang, tapi semua terbuang karena kehebatan penjaga gawang lawan,” ujar Mano. Mano tak asal bicara, karena itu dibenarkan Justo Villar. Menurut Villar, Paraguay beruntung lolos ke semifinal melalui adu penalti. “Kami hanya bisa bermain di belakang, dan lebih banyak berlari. Menang di penalti seperti menang lotere,” kata kiper klub Argentina, Estudiantes ini. Bagi Paraguay, keberuntungan melawan Brasil ini menjadi balasan setimpal setelah dalam laga melawan Venezuela sebelumnya, Paraguay kebobolan dua gol dalam dua menit injury time. Semifinal melawan Peru menjadi yang ketiga bagi Paraguay dalam sejarah Copa Amerika. Sebelumnya, La Albiroja meraih semifinal di edisi 1979 dan 1983. ■ ca/ys/ab

Sejarah Sempurna Lo Vinotinto TIDAK salah bila Copa Amerika tahun ini menjadi kuburan tim-tim favorit. Dan salah satu the giant killers itu adalah Venezuela. Venezuela mencetak sejarah karena untuk kali pertama sejak 1967, Lo Vinotinto melangkah ke semifinal. Melakoni laga perempat final di Estadio del Bicentenario, Venezuela tanpa diduga memukul tim favorit Chile 2-1, Senin (18/7). Venezuela melangkah ke semifinal tanpa menderita kekalahan, sehingga menjelma jadi tim paling mengejutkan di turnamen itu. Di babak empat besar, pasukan Cesar Farias ini ditunggu Paraguay, yang juga membuat kejutan dengan menyingkirkan Brasil. "Kami akan bermain ketika harus bermain

dan akan menderita jika waktunya menderita. Tetapi kami juga beruntung saat membutuhkan keberuntungan," ungkap Farias. Sepanjang turnamen, Farias memang menghadirkan respek bagi Venezuela, satu-satunya tim Amerika Selatan yang belum pernah tampil di putaran final Piala Dunia. Sundulan Oswaldo Vizcarrondo mengawali pesta Venezuela lewat gol pembuka di menit ke-34. Striker Chile, Humberto Suazo menyamakan kedudukan di menit ke-69. Namun, hasil imbang itu tak bertahan lama karena Gabriel Cichero memastikan Tim Cabe Merah Chile tak pedas lagi lewat golnya di menit ke-80.■ ap/van

HARIAN

ap/roberto candia

BERHARGA - Kegagalan Brasil tak redupkan pamor Neymar.

Barca pun Incar Neymar MADRID - SURYA Lionel Messi disebut-sebut titisan Maradona, Neymar digadang-gadang mewarisi kehebatan Pele. Apa jadinya bila dua ikon sepak bola Argentina dan Brasil itu dipasangkan? Untuk menjawabnya tergantung apakah Santos, klub tempat Neymar bermain saat ini, setuju melepas pemain 19 tahun itu ke Barcelona. La Blaugrana dikabarkan juga tertarik mendatangkan Neymar ke Nou Camp. Kabar ini disampaikan langsung agen Neymar, Wagner Ribiero. Namun Barcelona baru sanggup mendatangkan Neymar pada Januari 2012. “Barcelona baru menginginkan Neymar datang musim depan. Sementara Real Madrid setuju menebus Neymar saat ini juga,” ujar Ribiero. Minat dari dua tim itu membuat Neymar gundah. Masalahnya, Santos lebih setuju Neymar ke Barcelona, sementara Neymar lebih suka ke Madrid. “Neymar mengatakan kepada saya, kalau ia lebih suka membantu klub yang berambisi mengalahkan Barcelona,” kata Ribiero. ■ goal/ab

ap/roberto candia

SUDAH MAKSIMAL - Alexis Sanchez (Chile). Korban ketiga.

LA PLATA - SURYA bagi Uruguay selaku favorit. PERU VS Semifinal paling aneh seDi Peru, ia memimpin SporURUGUAY panjang sejarah turnamen ting Cristal ke final Copa LiberCopa Amerika akan dimulai, tadores 1997, prestasi yang tak RCTI, Rabu (20/7), Pkl.7.45 WIB Rabu (20/7) pagi. Semifinal pernah bisa didekati klub-klub PRAKIRAAN PEMAIN yang lain dari biasanya, kaPeru lain sampai sekarang. PERU : Fernandez, Revoredo, Ramos, rena juara grup dan tuan ru"Saya ingin mengawali kualiRodriguez, Vilchez, Balbin, Cruzado, Vargas, Chiroque, Advincula, Guerrero mah tak ambil bagian di bafikasi PD 2014 (yang dimulai URUGUAY : Muslera, Pereira, Lugano, bak empat besar. Oktober) ketika lawan akan leCoates, Caceres, Gonzalez, Gargano, Raja Copa Amerika dengan bih menghormati kami," tegas Arevalo, Pereira, Forlan, Suarez. 14 kali juara, Uruguay menMarkarian. "Copa Amerika jadi jadi favorit saat meladeni kuda hitam Peru arena sempurna (untuk membuktikan)." pada semifinal di Estadio Ciudad de La PlaMisi sudah terlaksana. Namun Markarian ta. Semifinal lain akan menampilkan dua menegaskan, Peru masih lapar. "Kami sudah kejutan, Venezuela dan Paraguay. membuktikan kalau mampu, mungkin final Peru datang ke Argentina dengan status bukan harapan kosong lagi," tandasnya. juru kunci kualifikasi PD 2010 zona Amerika Tantangan Peru adalah semifinalis PiaSelatan. The Peruvian selalu kalah di sembi- la Dunia 2010, Uruguay, sebagai tim belan partai away serta kebobolan 26 gol. sar yang tersisa usai tersungkurnya Brasil Persiapan untuk Copa Amerika 2011 pun dan Argentina. Pelatih Uruguay, Oscar Waamburadul. Sergio Markarian, pelatih Peru singhton Tabarez meminta pasukannya tiyang baru menangani setelah babak belur di dak terlalu menikmati kemenangan karena kualifikasi Piala Dunia pusing karena cede- target maksimal belum terpenuhi. ra kapten tim, Claudio Pizarro dan Jefferson Ini kesempatan Uruguay untuk jadi yang Farfan. Gelandang yang berbasis di Brasil, terbesar di Amerika. Jika bisa juara, Uruguay Luis Ramirez serta Jesus Rabanal, menyu- akan jadi raja Copa karena mendapatkan trosul absen karena cedera. fi ke-15, terbanyak sepanjang sejarah. "SeNamun Faktor Markarian dinilai jadi pe- karang kami punya kesempatan melangkah nentu sukses Peru ke semifinal, prestasi lebih jauh meski ini tak akan mudah," jelas yang membuat terkejut publik bola Amerika Tabarez. "Tetapi kami punya semangat temSelatan. Dan kepur seperti di Piala Dunia lalu." ■ as/rt/van jeniusan Markarian bisa menjadi beban

ap/victor r caivano/ramon espinosa

Juan Manuel Vargas (Peru) Dan Diego Forlan (Uruguay)


14

SELASA, 19 JULI 2011

Gus Ipul Minta Atlet Proaktif

data & agenda SEPAK BOLA

Perolehan Medali Senin (18/7) hingga Pukul 20.00 Wib

Babak Enam Besar Grup D Sabtu (16/7) Kota Pasuruan 1-1 Kota Malang Minggu (17/7) Kota Kediri 2-1 Kota Malang Senin (18/7) Kota Kediri 2-1 Kota Pasuruan Klasemen Akhir 1. Kota Kediri 2 2 0 0 4-2 2. Kota Pasuruan 2 0 1 1 2-3 3. Kota Malang 2 0 1 1 2-3

6 1 1

Grup E Sabtu (16/7) Surabaya Minggu (17/7) Kota Blitar Senin (18/7) Surabaya

3-1 Sidoarjo 2-1 Sidoarjo 5-0 Kota Blitar

Klasemen Akhir 1. Surabaya 2 2 0 0 8-1 6 2. Kota Blitar 2 1 0 1 2-6 3 3. Sidoarjo 2 0 0 2 2-5 0

Daerah Emas Perak Perunggu Poin 1. Surabaya 37 30 17 235 2. Kota Malang 13 10 14 86 3. Sidoarjo 13 7 17 83 4. Kab Malang 13 11 8 82 5. Gresik 10 10 12 72 6. Kota Blitar 3 11 11 45 7. Kota Kediri 6 4 10 42 8. Tulungagung 3 5 2 24 9. Lamongan 5 0 0 20 10. Kab Blitar 2 4 0 16 11. Jombang 2 2 4 16 12. Tuban 1 3 6 16 13. Kab Mojokerto 1 3 5 15 14. Jember 2 1 3 13 15. Banyuwangi 2 2 0 12 16. Kota Probolinggo 2 0 4 12 17. Pacitan 1 2 2 10 18. Nganjuk 1 2 1 9 19. Kota Mojokerto 1 2 0 8 20. Pamekasan 1 2 0 8 21. Magetan 1 1 1 7 22. Kab Pasuruan 1 0 3 7 23. Kab Probolinggo 1 1 0 6 Keterangan 1.Emas poin 4 2.Perak poin 2 3.Perunggu poin 1

Renang Surabaya Cetak Hat-trick Juara KEDIRI - SURYA Tim renang Kota Surabaya menjadi yang terbaik pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur III/2011. Perenang-perenang Surabaya menjadi juara umum pada pesta olahraga dua tahunan ini. Pada Porprov kali ini, Surabaya menjadi juara umum dengan total perolehan medali sembilan emas, sembilan perak dan sembilan perunggu. Ini merupakan juara yang ketiga kalinya secara beruntun atau hattrick bagi renang Surabaya. Pada dua Porprov sebelumnya, yakni Porprov 2007 dan 2009, Surabaya juga juara umum cabor renang. Dua emas Surabaya pada hari terakhir kemarin, disumbangkan Elizabeth Kusumawati pada nomor 100 meter gaya dada putri dan Adinda Larasati di nomor 200 meter gaya bebas putri.

Posisi Surabaya ditempel Gresik pada posisi kedua. Kota Pudak itu mengoleksi sembilan emas, delapan perak dan enam perunggu. Sedang Kabupaten Malang menempati posisi ketiga dengan lima emas, enam perak dan satu perunggu. Renang memperebutkan 32 medali emas dan sudah merampungkan perlombaan. Tercatat ada enam nomor pecah. Keenam atlet yang memecahkan rekor, yakni Doni Rahadrian (Kabupaten Malang) nomor 100 meter gaya punggung putra, Wiranto Adai (Gresik) nomor 50 meter gaya bebas putra, Buyung Tegar (Kabupaten Malang) 100 meter gaya kupukupu putra, Elizabeth Kusumawat (Surabaya) 100 meter gaya dada putri dan Dewanto Heri (Sidoarjo) 100 meter gaya dada putra.■ fat

surya/erfan hazransyah

PESTA GOL - Tiga pemain Surabaya merayakan gol usai menang telak 5-0 atas Kota Blitar di Stadion Rejoagung Tulungagung, Senin (18/7).

Menang Telak

► Surabaya Tantang Kota Pasuruan di Semifinal KEDIRI - SURYA TIM Sepak Bola Surabaya menutup pertandingan babak enam besar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) dengan manis. Tim polesan Mursyid Efendi ini menggelontor Kota Blitar, 50 dalam pertandingan terakhir Grup E di Stadion Rejoagung, Tulungagung, Senin (18/7). Lima gol Arek-Arek Suroboyo dihasilkan melalui, Solihin menit ke-30, Galuh menit ke-49 dan 76, Erik Ibrahim menit ke-66, dan Efan Dimas menit ke-77. Ini merupakan kemenangan kedua Surabaya pada babak enam besar. Kemenangan pertama dipetik Surabaya saat menghajar Sidoarjo, 3-1, Sabtu (16/7). Dengan dua kemenangan tersebut, Surabaya memimpin Grup E dengan enam poin. Kemudian Kota Blitar menempati posisi kedua dengan tiga poin dari kemenangan, 2-1 atas Sidoarjo. Surabaya dan Kota Blitar sebenarnya sudah memastikan

lolos ke semifinal sejak, Minggu (17/7), setelah Kota Blitar menundukkan Sidoarjo, 2-1. Jadi, laga kemarin hanya untuk menentukan juara grup saja. Itu sebabnya, Kota Blitar tidak begitu ngotot. Bahkan yang diturunkan beberapa pemain cadangan. Ini dilakukan, karena Kota Blitar ingin menyimpan tenaga untuk pertandingan semifinal yang bakal dipertandingkan di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Rabu (20/7). Surabaya sebagai juara grup, bakal menghadapi runner up Grup D, yakni Kota Pasuruan. Sementara Kota Blitar menantang juara Grup D, yakni Kota Kediri. Pelatih Surabaya Mursyid Efendi mengaku, puas bisa mengantarkan tim polesannya

ke semifinal. Sukses ini diharapkan bisa terus berlanjut hingga lolos ke final. “Ini baru langkah awal, karena pertandingan berikutnya masih ada. Kita harus bekerja keras dalam pertandingan semifinal nanti,” terang Mursyid. Dia mengaku, siapa pun lawan pada semifinal nanti, Surabaya dituntut kerja keras. Mursyid meminta, Wahyu Subo dkk tetap fokus dan bisa menjaga performa penampilannya. “Saya meminta kepada semua pemain untuk tetap fokus, karena pertandingan berikutnya lebih berat,” terang mantan bek Persebaya ini. Sementara pada pertandingan di Grup D, Kota Kediri menundukkan Kota Pasuruan, 2-1. Kota Kediri tampil sebagai juara Grup D dengan enam poin. Posisi runner up Grup D direbut Kota Pasuruan lewat undian dengan Kota Malang. Ini karena Kota Pasuruan dan Kota Malang memiliki poin sama, yakni satu dan produktivitas gol juga sama 2-3. ■ fat

Gabrielle Sumbang Dua Emas untuk Kota Malang KEDIRI - SURYA Cabang olahraga atletik yang dipertandingkan dalam Pekan olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur III di Stadion Brawijaya Kediri, Senin (18/7), menambah tiga medali emas bagi kontingen Kota Malang. Tiga tambahan emas itu disumbangkan dari lompat jangkit atas nama Denis Dwi Kurniawan dengan catatan lompatan sejauh 14.64 meter, lari 400 meter, dan lari 800 meter putri atas nama Gabrielle I dengan catatan waktu masing-masing 62:31 detik dan 2.31.49 menit. Medali perak lompat jangkit

putra diraih Kristiano (Kota Kediri) 13.79 meter dan perunggu disabet Mustain Amin (Kabupaten Tuban) 13.57 meter. Sementara medali perak lari 400 meter, diraih Nuke Fitriana (Kota Blitar) 63.55 detik dan perunggu diraih Tri Endy Wahyuni (Kabupaten Mojokerto) dengan catatan waktu 64.30 detik. Pada nomor lari 800 meter putri medali perak diraih Satipah (Kabupaten Sampang) dengan catatan waktu 2.37.06 menit serta perunggu disabet Nimas Ayu (Kota Malang) degan catatan waktu 2.38.06 menit. Untuk nomor lari 800 meter

putra, medali emas diraih pelari Kabupaten Sidoarjo, Endro Kuswono dengan catatan waktu 2.01.43 menit, perak disabet Hardiansyah dari Kota Pasuruan

Atletik dengan catatan waktu 2.04.50 serta perunggu diraih Ahmad Zaki dari Kabupaten Bojonegoro dengan catatan waktu 2.05.86. Untuk lompat tinggi putri, medali emas menjadi milik Tiara Ambarsari dari Kota Kediri dengan lompatan setinggi 1.44

meter, perak diraih Novita dari Kabupaten Tulungagung dengan lompatan 1.41 meter dan perunggu diraih Hanifatul Ilmi dari Kota Blitar dengan lompatan setinggi 1,38 meter. Nomor jalan cepat 10.000 meter putra, medali emas disabet Nouval Aditya (Kabupaten Malang) dengan catatan waktu 1.02.42, perak diraih M Afriadi Kabupaten Jombang dengan catatan waktu 1.04.42 serta perunggu disabet Misnatun (Kabupaten Sumenep) dengan catatan waktu 1.06.42. Dari cabang olahraga angkat besi yang digelar di Tulung-

agung, dilaporkan Kota Malang meraih tiga medali emas dan kempo yang dipertandingkan di Nganjuk juga dilaporkan menyabet empat emas. Ketua Cabang Olahraga Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Kota Malang Oetojo Sardjito, mengatakan perolehan tiga medali emas tersebut masih kurang lima lagi karena target yang dibebankan delapan emas. "Kita masih punya harapan karena masih ada beberapa kelas yang juga memperebutkan medali emas," kata mantan wakil ketua DPRD Kota Malang itu. ■ fat/ant

KEDIRI - SURYA Ketua Umum KONI Jatim Saifullah Yusuf minta agar para atlet dan ofisial yang terlibat dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) III Jawa Timur harus proaktif melaporkan kondisi konsumsi dari panitia, agar tidak sampai terjadi lagi adanya makanan yang kurang layak. "Dengan adanya laporan dari atlet maupun ofisial ini panitia bisa langsung memberikan tindakan dengan cepat dan segera mengganti makanan yang tidak layak tersebut," tegas Saifullah Yusuf di Hotel Insumo Kediri, Senin (18/7). Saiful yang juga Wakil Gubernur Jatim itu menjelaskan, dalam klausul kontrak dengan pemenang tender, yakni Mirasa II di antaranya berbunyi jika ada makanan yang tidak sesuai standar yang ditentukan PB Porprov, maka pihak katering harus menggantinya dengan yang baru atau menggantinya

dengan uang. Menurut dia, hanya ada sembilan atlet dari 253 atlet yang bermasalah. Jadi, hanya sebagian kecil yang terbukti basi. "Oleh karena itu saya minta atlet dan ofisial proaktif, tolong kasih tahu kami, kalau memang basi agar segera diganti panitia," tegas Gus Ipul. Ia mengemukakan, secara umum pelaksanaan Porprov Jatim III berjalan lancar dan baik. Memang ada beberapa masalah seperti penginapan atlet dan makanan tidak layak. Namun, semua sudah diperbaiki dan pelaksanaan pertandingan serta akomodasi sudah tidak ada masalah lagi. Sementara itu, Ketua PB Porprov Dhimam Abror Djuraid mengatakan, adanya nasi basi itu sudah lumrah terjadi. "Untuk Kediri saja, ada empat ribu orang yang dilayani, namun hanya sedikit yang mengeluh, jadi masih bisa kita toleransi," tegasnya.■ fat/ant

BERAKSIEfrain Tahulending beraksi di Porprov III, kemarin. surya/erfan hazransyah

Efrain Sabet Emas KEDIRI - SURYA Efrain Tahulending tampil gemilang pada cabang olahraga (Cabor) panjat tebing Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur III/2011. Efrain sukses menyumbangkan satu medali bagi Surabaya. Dia menyumbangkan emas pada nomor lead perorangan putra, setelah menjadi yang terbaik dengan poin tertinggi 37 dalam final di papan panjat SMA Brawijaya Kota Kediri, Senin (18/7). Medali perak direbut rekannya pemanjat Surabaya, Eval Septi Jawara. Ia mengumpulkan poin 33 angka. Medali perunggu dipetik atlet asal Kota Blitar, M Agus Amirul dengan 31 poin. Sementara di lead perorangan putri, medali emas diraih Nanda Dea. Atlet asal Lamongan itu menjadi yang tercepat. Sementara Kharisma Ragil (Kota Mojokerto) menempati peringkat kedua dan berhak membawa

pulang perak. Disusul peringkat ketiga ditempati atlet Kota Kediri, Agustina Masruroh. Hingga hari kedua lomba panjat tebing, Surabaya sudah mengantongi dua emas. Satu emas lain disumbangkan nomor boulder beregu putra. Lima orang tim boulder, yakni Eval Septi Jawara, Efrain Tahulending, Fathurozi, dan Andre Rusidanto. Pelatih panjat tebing Surabaya, Nur Cahyo, mengatakan, target dua emas sudah berhasil dicapai timnya. "Kita sudah berhasil di nomor boulder tim putra dan lead perorangan putra," kata Nur Cahyo, Senin (18/7). Ia menyatakan, untuk persaingan di nomor boulder tidak mudah, karena hampir semua kekuatan merata. Daerah-daerah seperti Kota Blitar, Kota Probolinggo dan Gresik merupakan rival Surabaya di nomor boulder. ■ fat

Panjat Tebing


15

SELASA, 19 JULI 2011

Sama-sama Minim Persiapan

sepak pojok Solo FC Bidik Dua Pemain Arema SOLO - Manajemen Solo FC mengincar dua pemain Arema Malang untuk memperkuat Kota Bengawan ini pada putaran kedua Liga Primer Indonesia (LPI). Dua pemain Arema yang diincar Solo FC, yakni Talaohu Abdul Musyafri (striker) dan Achmad Bustomi (gelandang). Menurut Abraham EW Turangan, Direktur Operasional Solo FC, Musyafri memiliki peluang besar untuk bergabung dengan Solo FC dibandingkan Bustomi, karena dia sangat tertarik memperkuat tim berjuluk Jatayu. Namun, kata dia, Musyafri masih menunggu regulasi dari pengurus baru PSSI. Ia menjelaskan, Musyafri yang sempat beberapa kali memperkuat Tim Nasional Indonesia telah memberikan sinyal hijau dan tertarik untuk membela tim asal Solo pada putaran kedua. Kontrak pemain ini dengan klub lamanya Arema akan berakhir 1 Agustus 2011. Kendati demikian, untuk mengurus proses kepindahan pemain tersebut, pihaknya masih menunggu diumumkannya regulasi kompetisi musim depan oleh kepengurusan baru PSSI. "Kami berharap agar PSSI segera mengumumkan regulasi kompetisi musim depan secepatnya," kata Abraham, Senin (18/7). Hal tersebut, kata dia, akan memudahkan untuk perekrutan Musyafri dan tujuh pemain lainnya sesuai incaran pelatih Solo FC Branko Babic. ■ ant

► Persema Tanpa Irfan Bachdim LAGA PERSEMA SEGI EMPAT vs PERSIBO

SURABAYA - SURYA PERTANDINGAN perdana turnamen segi empat Battle of Fantastic Four bakal mempertemukan Persema Malang menantang Persibo Bojonegoro di Gelora 10 Nopember Surabaya, Selasa (19/7) mulai pukul 15.00 WIB.

surya/stf4

MEMIKAT - Pemain Arema, Bustomi (kanan) menjadi bidikan Solo FC yang disiapkan turun di putaran kedua LPI.

Karyawan Pengcab PSSI Surabaya 2 Bulan Tak Gajian SURABAYA - SURYA Pengcab PSSI Surabaya sejauh ini dikenal paling makmur dibanding pengcab PSSI lainnya di Jatim. Ini karena alokasi anggaran dari APBD, Pengcab PSSI Surabaya mendapat jatah paling besar dibanding pengcab PSSI lainnya di Jatim. Namun keadaan tersebut kini jauh dari biasanya. Tak kunjung cairnya dana APBD untuk Pengcab PSSI Surabaya, membuat nasib pengcab terlilit banyak utang. Bahkan saat ini, karyawan Pengcab PSSI Surabaya sudah dua bulan tidak menerima honor. Tidak hanya itu, beberapa kali listrik di kantor pengcab PSSI Surabaya dicabut karena selalu menunggak pembayaran. ”Sekarang saja sudah datang lagi denda tagihan pembayaran PDAM,” kata wakil bendahara pengcab, Hendri Suhariyanto. Untuk kebutuhan listrik, pengcab setiap bulannya menghabiskan Rp 8 juta. Sedang untuk PDAM, setiap bulannya sekitar Rp 1 juta. Belum lagi kebutuhan makan karyawan. Untuk tahun 2011, Pengcab PSSI Surabaya menganggarkan Rp 15,3 miliar dari dana APBD. Namun tahun ini, baru Rp 500 juta yang diterima pengcab pada Juni lalu. Itupun untuk kebutuhan tim Surabaya yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) III Kediri. ”Dana itu diprioritaskan untuk Porprov, karena saat ini memang kebutuhan Porprov yang paling mendesak,” kata Hendri. Untuk kebutuhan pengcab selama tujuh bulan, menurut Bendahara Pengcab, Imam Su-

royo, dana didapat dari utang. ”Selama ini kebutuhan pengcab didapat dari utang. Saya tidak tahu dari mana sumber utang itu dan sudah sampai berapa,” kata Imam. Padahal selama ini kompetisi internal Pengcab PSSI Surabaya terus bergulir hingga sekarang. Untuk kebutuhan kompetisi internal membutuhkan dana sekitar Rp 300 juta. Bahkan beberapa kali perangkat pertandingan, seperti wasit dan pengawas pertandingan mengancam melakukan aksi mogok, karena tak kunjung dibayar. Menurut Imam terlambatnya pengucuran dana APBD tersebut, karena sistem pengajuan APBD telah berubah, saat ini pengajuannya lebih ribet. Pengajuan APBD harus melalui verifikasi dan disesuaikan dengan satuan harga yang telah ditentukan pemkot. Ini membuat pengcab tidak bisa mengajukan dana berdasarkan kebutuhan. Jika barang yang dibutuhkan tidak terdapat harga satuannya, pengcab harus memberikan minimal tiga harga di pasaran sebagai perbandingan. ”Misalnya sepatu sepak bola yang tidak ada harga satuannya, pengcab harus menyerahkan tiga harga dari toko yang berbeda, baru pemkot bisa memutuskan harga,” kata Imam. Aturan ini berlaku sejak 1 Juni lalu, sedang pengajuan APBD telah diserahkan pengcab sejak awal tahun. ”Itu yang kami sayangkan, mengapa baru Juni aturan ini diterapkan. Sehingga dana APBD pun akhirnya tak kunjung cair, karena kami harus mengubahnya,” kata Imam.■ k3

Dari peringkat di klasemen sementara Liga Primer Indonesia (LPI) kedua tim terpaut jauh. Persema merupakan runner up, sedang Persibo berada di peringkat delapan klasemen. Namun dengan persiapan yang singkat, meski lawannya merupakan tim papan tengah, bukan berarti laga nanti akan berlangsung mudah bagi tim Laskar Ken Arok. Hasil pertandingan putaran pertama LPI musim ini, 22 Mei lalu, Persema hanya mampu bermain imbang, 1-1, di Stadion Gajayana Malang. Apalagi dengan kondisi tim yang tanpa persiapan matang, tentu bukan perkara mudah bagi tim besutan Timo Scheunemann itu untuk dengan mudah meraih kemenangan. ”Mau ada target bagaimana. Persiapan kami di turnamen ini hanya berlatih tiga kali. Tentu sulit membuat pemain menampilkan permainan terbaiknya,” kata Totok Anjik, Asisten Pelatih Persema. Pada laga sore ini, Persema dipastikan tidak bisa menurunkan pemain bintang mereka, Irfan Bachdim, karena mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia untuk Pra Piala Dunia 2014, di Jakarta. Namun pemain asing andalan Persema lainnya, Kim Jefry Kurniawan, bisa diturunkan di turnamen yang digelar untuk memperingati HUT ke-718 Surabaya itu. ”Meski kami tidak bisa tampil maksimal di pertandingan ini. Tapi kami akan berupaya untuk memberikan komposisi terbaik,” kata Totok.

Persema datang ke Surabaya dengan kekuatan 18 pemain. Dari jumlah tersebut, 13 orang merupakan pemain Persema senior, sedang sisanya pemain Persema U-18. Hadirnya pemain Persema junior itu diharapkan mampu beradaptasi dengan aroma kompetisi di tingkat yang lebih tinggi. Sama seperti Persema, Persibo yang datang dengan membawa 18 pemain persiapannya juga minim. “Di turnamen ini, semua tim juga akan kesulitan untuk memulihkan kondisi pemainnya, karena sulit mengembalikan performa tim usai libur kompetisi,” kata Sartono Anwar, Pelatih Persibo. Menurut Sartono, kondisinya timnya saat ini masih 60-70 persen. Di pertandingan sore ini, Sartono tetap akan menampilkan permainan seperti biasanya. “Persema merupakan lawan berat, tapi di turnamen ini semua lawan kami berat. Tapi saat ini kondisi semua tim dalam keadaan yang sama,” tambah Sartono. Dari 18 pemain yang dibawa itu, Sartono menyebut semuanya pemain lokal. "Semua pemain yang kami bawa lokal, tidak ada pemain asing," imbuh Sartono. Mantan pelatih PSIS Semarang ini menambahkan, dengan jumlah 18 pemain yang dibawa tersebut, kekuatannya merata dan mencukupi dalam laga segi empat di Surabaya itu. "Peluang merebut juara tetap sama," imbuhnya. Pemain yang dibawa yakni pemain Persibo yang dipertahankan, kecuali Jajang Paliaman yang masih cedera. Dalam turnamen itu, juga dibawa tiga pemain Persibo U-21 yakni penyerang, Teguh dan Sigit serta gelandang serang, Didik. "Kalau tiga pemain Persibo U-21, ikut bukan berarti sudah direkomendasi menjadi pemain senior," tandasnya. ■ k3

JAJAL PERSIBO - Pemain naturalisasi Persema, Kim Kurniawan akan menjajal kekuatan Persibo di laga segi empat di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya, Selasa (19/7). surya/stf4

Button Incar Kemenangan di Jerman Jawara-Sringai Merger NURBURGRING - SURYA Kegagalan yang kesekian kali di Sirkuit Silverstone Inggris tak menghapus harapan Jenson Button untuk meraih hasil bagus di sebuah seri. Selang dua pekan, setelah ia gagal meraih kemenangan di Silverstone, Button kini mengincar kemenangan di Jerman, Minggu (24/7) Grand Prix F1 yang juga sama-sama belum pernah ia taklukkan. Grand Prix F1 Jerman selalu berganti sirkut sejak 2008. Pada saat musim 2008 digelar di Hockenheimring, kemudian di 2009 digelar di Nurburgring, serta pada 2010 kembali lagi di Hockenheimring. Dan musim ini kembali di Nurburgring. Saat ia jadi juara di musim 2009 pun ia tak bisa menang di Jerman. Musim lalu, Fernando Alonso dari Ferrari yang menjadi pemenang, dua periode sebelumnya race di sana dimenangkan Lewis Hamilton (McLaren 2008) dan Mark Webber (Red Bull 2009). "Meskipun di Silverstone meraih hasil yang mengecewakan, performa kami sudah cukup bagus pada tahun ini. Kadang kami bisa menunjukkan performa tercepat, tapi kadang kami tidak bisa seperti itu," kata Button. Diakui pembalap McLraen Mercedes ini, ia kehilangan momentum saat ini dengan kegagalan di Silverstone. Meski demikian ia yakin masih bisa mengejar pada seri selanjut-

ap

TAK INGIN GAGAL - Jenson Button (kanan) tak ingin gagal di Jerman. nya. "Kehadiran DRS dan KERS hybrid membuat balapan F1 sekarang semakin sulit diprediksi. Di sisi lain itu menjadi tantangan bagi kami, tetapi ini suatu hal yang menarik buat fans F1. Jadi, saya pikir kita akan melihat pertunjukan yang menarik pada akhir pekan nanti," ujar Button. "Saya ingin sekali menang di sini, sepanjang karier, saya per-

nah merasakan finish kelima dan sebelumnya saya menempati posisi ketiga di 2004. Sirkuit ini sangat bersejarah dan cukup sulit, jadi saya tak akan menganggap enteng sirkuit ini," katanya. Sirkuit ini sangat menantang buat para pembalap, sejumlah kecelakaan terjadi dan berakibat fatal pada pembalapnya. Seperti yang pernah dialami Niki Lauda saat bersama Ferrari di 1976. ■ tribunnews

SURABAYA - SURYA Musim depan Jawara menarLangkah berbenah mulai di- getkan kembali promosi ke Dilakukan Jawara. Tim yang baru visi I. Itu sebabnya, selain bersaja terdegradasi ke Divisi II Liga niat merger, menurut Giyantona Futsal Amatir (LFA) Jatim III ini timnya bakal melakukan bermulai bergerilya mencari rekan sih-bersih pemain. merger untuk mengarungi Divisi "Kami akan rombak kompoII musim depan. sisi pemain yang ada. Mereka "Klub Jawara tidak akan yang tidak memiliki loyalitas kami jual, kami siap akan kami coret merger dan bersadari skuad Jawama-sama bertekad ra," kata pria yang membenahi tim," menjabat sebagai kata Giyantona, peKetua Komunitas milik Jawara, Senin Futsal Jatim itu. (18/7) kemarin. Salah satu faktor Saat ini menurut penyebab Jawara Mr Gik, panggilan terdegradasi ke DiGiyantona, pihakvisi II, karena banya telah mendapat nyak pemain yang kesepakatan melabelum merasa mekukan merger desurya/k3 miliki tim. "Banyak ngan manajer salah Giyantona pemain yang jarang satu klub yang galatihan. Bahkan, gal lolos ke LFA, Sringai setiap pertandingan selalu FC, Dr. Wilmar. Kepastisaja ada yang absen. Ada an merger itu menurut juga yang hanya latihan Mr Gik diperoleh, Senin tapi tidak ikut bertanding. (18/7) kemarin. Saya tidak mau kejadian itu "Hanya satu syaratterulang," jelasnya. nya, dia harus gila futsal. Kalau Namun, Giyanto menegaskan tidak, tidak usah merger. Ter- tetap mempertahankan Hendranyata Dr Wilmar juga gila fut- wan sebagai pelatih. "Hendrasal," kata Giyantona. wan itu sudah melekat bersaUntuk posisi keduanya, me- ma Jawara. Karena itu dia akan nurut Giyantona akan dibahas saya pertahankan," tandasnya. kemudian. Namun yang jelas, Alasan lain mempertahankan Jawara nantinya akan diperku- Hendrawan, karena dia dinilai at beberapa pemain-pemain ter- cukup tahu karakter tim. "Henbaik Sringai. drawan sudah lama menangani Klub Sringai baru saja ikut Jawara. Paling tidak dia tahu play off untuk berebut tiket ke betul apa kekurangan tim ini," Divisi II. Namun, mereka gagal. paparnya. ■ k3

Boaz Gabung, Irfan Tak Ikut ke Turkmenistan JAKARTA - SURYA Tim Nasional Indonesia yang akan turun pada pertandingan pertama Pra Piala Dunia (PPD) 2014 melawan Turkmenistan di Ashgabat, Sabtu (23/7) tanpa diperkuat Irfan Bachdim. Dari 19 nama yang diumumkan asisten pelatih timnas Rahmad Darmawan di Jakarta, Senin (18/7), posisi striker diisi Bambang Pamungkas, Christian Gonzales, dan Boaz Salossa. "Dalam memilih pemain kami mempertimbangkan beberapa hal. Jadi tidak asal tunjuk," kata Rahmad Darmawan di Hotel Kartika Chandra Jakarta. Ia menjelaskan, indikator dalam menentukan pemain di antaranya sesuai dengan kebutuhan tim dan persaingan di posisinya. "Yang jelas pemilihan pemain dilakukan secara fair," katanya. Khusus untuk Irfan Bachdim, kata dia, salah satu indikator tidak diikutkan bersama 19 pemain yang dibawa ke Turkmenistan

karena terlalu lama istirahat dan terjadi masalah di otot pangkal paha. "Yang jelas kami memilih betul-betul fair. Yang jelas Irfan Bachdim telah tercatat pada 44 pemain yang diajukan PSSI," kata Rahmad Darmawan yang juga pelatih Persija Jakarta itu. Mantan pelatih Sriwijaya FC ini menambahkan, sesuai dengan hasil latihan, formasi yang akan digunakan pada pertandingan pertama adalah 4-3-3. Hanya saja formasi itu bisa berubah sesuai dengan kebutuhan yaitu 4-2-3-1. Jika formasi 4-3-3 digunakan, katanya, tiga striker yaitu Bambang Pamungkas, Christian Gonzales, dan Boaz Salossa akan masuk line up. Posisi kapten bisa dipegang Bambang Pamungkas atau Firman Utina. Sebanyak 19 pemain yang akan dibawa ke Turkmenistan adalah Ferry Rotinsulu dan Markus Hari Maulana di posisi penjaga gawang. Sebelumnya akan dibawa juga Kurnia Meiga,

karena pemain Arema ini sakit, akhirnya ditinggal di Jakarta. Di posisi belakang akan diperkuat Supardi, Zukifly Syukur, M. Nasuha, M. Roby, Ricardo Salampessy, dan Wahyu Wijiastanto. Pemain tengah, Ahmad Bustomi, Tony Sucipto, Eka Ramdani, Firman Utina, M. Ridwan, Arief Suyono, Oktovianus Maniani, dan M. Ilham. Lini depan tetap mengandalkan pemain terbaik Indonesia, Boaz Salossa didukung Bambang Pamungkas dan Christian Gonzales. Boaz Solossa resmi menjalani latihan bersama Timnas Indonesia di bawah pimpinan pelatih baru Wim Rijsbergen di Lapangan PSSI Senayan, Jakarta, Senin (18/7). Pemain Persipura Jayapura itu setibanya di lapangan langsung menjalani sesi latihan yang diberikan asisten pelatih Rahmad Darmawan. Sebelumnya pemain yang akrab dipanggil Bochi itu

sering mangkir saat dipanggil Timnas. Meski datang ke pelatnas belakangan, top skorer Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 itu langsung menyatu dengan permainan Firman Utina dan kawan-kawan. Bahkan peran pemain asal Papua itu cukup menonjol. Selama menjalani latihan, Boaz Solossa langsung dipasangkan dengan Oktovianus Maniani dan Ferdinan Alfred Sinaga. Tiga pemain yang mempunyai tipikal menyerang itu terlihat kompak meski masih kurang dalam melakukan penyelesaian akhir. "Kondisi Boaz cukup bagus meski baru masuk dalam latihan. Jelas terlihat pada games tadi," kata Rahmad Darmawan usai latihan. Rahmad menyebut, fisik Boaz masih terjaga setelah jarak berakhirnya kompetisi maupun Perang Bintang tidak begitu jauh dengan pelatnas Pra Piala Dunia (PPD) 2014. ■ ant

surya/dok

MASUK TIM - Striker Boaz Solossa (kiri) ketika memperkuat Timnas Indonesia beberapa waktu lalu. Boaz kemarin bergabung pada latihan Timnas dan masuk tim yang berangkat ke Turkmenistan.


19 Nasional-Internasional

SELASA, 19 JULI 2011

Dukung Putin, Para Gadis Bugil

lintas nusantara Rebutan Lahan Sekolah, Mobil Dibakar BANDUNG - Sengketa rebutan lahan berujung penyerangan di Sekolah Menengah Atas Kristen (SMAK) Dago di Jalan Dago, Bandung. Selain bentrok dua kelompok massa, sebuah mobil dibakar di halaman sekolah, Senin (18/7). Suasana Dago beberapa jam mencekam. "Massa penyerang memindahkan sebuah mobil ke pekarangan sekolah, lalu membakarnya," kata saksi mata. Di luar sekolah terlihat aparat keamanan sekitar tiga batalyon. Bentrok diawali saat 100-an orang menyegel SMAK, Senin sore. Papan pengumuman didirikan di sekolah yang sedang kosong itu. Papan pengumuman berisi pernyataan bahwa yang berhak atas lahan 19.640 meter persegi itu Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK). Mereka mengaku memiliki kekuatan hukum berdasar putusan PN Bandung tahun 1991, Pengadilan Tinggi Bandung 1992, putusan MA 1995, dan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta tahun 2002. Koordinator massa, Bastian Wangge mengaku mendapat kuasa dari pengacara PLK untuk menduduki lahan yang ditempati Yayasan Perguruan Sekolah Menengah Kristen Jawa Barat itu.  kompas.com

globust

Anjing Gigit Hiu SYDNEY - Seorang warga Australia yang sedang berlibur di pantai, berhasil merekam kejadian unik. Ia terkejut saat seekor anjing mendadak menyelam dan menggigit kawanan hiu. Rekaman video selama 1 menit 3 detik itu menunjukkan 2 ekor anjing tengah berenang di sebuah pantai. Di sekeliling anjing itu tampak siluet hiu yang menyelam di perairan dangkal. Tanpa diduga seekor anjing menyelam sekaligus menyerang hiu tersebut. Sontak pria yang merekam kejadian ini keheranan. Ia tak percaya anjing berani menyerang predator nomor satu di laut. "Ini sulit dipercaya. Anjing itu menggigit hiu," ujarnya.  dm/had

KIRIM keluhan, kritik, saran Anda terhadap layanan publik ke email harian.surya@gmail.com atau surya. laporcak@gmail.com, atau faksimil ke 031-8414024, kirim surat ke Mbak Erly di Harian Surya Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya. Sertakan scan identitas diri yang berlaku dan telepon yang bisa dihubungi.

Delapan Tahun Menanti Air PDAM Mengucur KAMI, 300 KK warga kampung Wisma Indah II, Kelurahan Gunung Anyar Tambak, Kecamatan Gunung Anyar, Kota Surabaya, delapan tahun ini kami hidup ‘gersang’ tanpa siraman air PDAM. Kami, memang tinggal di daerah paling ujung timur Kota Surabaya, daerah pinggiran Surabaya. Selama ini, untuk memenuhi keperluan air sehari-hari, warga membeli air tangki Rp 30.000 per satu rit. Dalam satu bulan bisa menghabiskan lima rit atau Rp 150.000, untuk mandi dan cuci. Untuk air minum, warga membeli air mineral galon. Total untuk semua keperluan itu warga merogoh dana air 250.000 per bulan per KK. Atau, dalam satu tahun sebesar Rp 3.000.000. Hal ini sangat memberatkan, lebih-lebih kami adalah warga kelas menengah ke bawah. Agak melegakan, saat pipa induk air PDAM dipasang di kampung. Warga mendaftar kolektif dikoordinatori RT/RW setempat pada dua bulan silam. Namun, sampai kini belum ada realisasi sementara kebutuhan air warga sangat mendesak di tengah biaya hidup yang kian tinggi. Kepada ibu Wali Kota Surabaya, kami mohon, tolong pikirkan kami agar segera bisa mencicipi air PDAM Kota Surabaya. Terima kasih Bu Risma. Iksan Supriadi SE Wisma Indah II Blok K-5/31Surabaya

Tertipu Axa Mandiri BULAN Agustus 2009 lalu, adik saya mengikuti asuransi Axa Mandiri, atas rekomendasi saya yang sudah lebih dulu mengikuti program asuransi yang sama. Permasalahan baru muncul saat adik saya ingin mengambil dana dari Axa Mandiri pada Februari 2011. Saat itu informasi dari Bapak Fauzi, (Axa Mandiri cabang Pinangsia Raya, Jakarta) dikatakan dana adik saya dalam kondisi nihil, dengan alasan tidak menyetor premi rutin setiap bulannya. Padahal saat itu adik saya sudah mencoba transfer kekurangan dana (dan hanya telat satu bulan, tidak pernah telat lebih dari tiga bulan), namun sempat ditolak. Saya harap Axa Mandiri mengembalikan dana adik saya (Triyani Bararah Rosyadi) sejak Agustus 2009 hingga November 2010, sekitar Rp 4 juta. Saya tunggu konfirmasinya. Muhammad fathurrahman Rosyadi ST, MSI fathur_smart@yahoo.com HP 0815 993 1860

► Diposting di Internet, Dapat Ipad2

antara/r rekotomo

AIR LAUT - Sebuah truk berada di genangan air rob (limpahan air laut) di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jateng, Senin (18/7). Rob selain pengaruh gaya gravitasi bulan secara berkala saat bulan baru dan bulan purnama, juga akibat penurunan permukaan tanah.

118 Jaksa Kena Sanksi, 24 Orang Dipecat JAKARTA - SURYA Menyadari banyaknya sorotan miring dari masyarakat dan LSM terhadap aparat penegak hukum terutama jaksa, Kejaksaan Agung (Kejagung) pun bersih-bersih institusinya dari para jaksa yang berperilaku buruk. Hasil bersih-bersih selama setengah tahun terakhir, yakni mulai Januari hingga Juli 2011 ini, Kejaksaan Agung telah menjatuhkan sanksi kepada 118 jaksa. Di antaranya ke-118 orang itu, sebanyak 24 jaksa diberi sanksi berat berupa pemecatan. "Mereka terbukti telah melakukan indisipliner, penyalahgunaan wewenang, serta perbuatan yang tercela," kata Wakil Jaksa Agung Darmono dalam

warteg

rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi III (Hukum dan Hak Asasi Manusia) DPR, di Gedung DPR, Senin (18/7). Darmono merinci 118 jaksa yang diberi sanksi itu antara lain terlibat dalam 19 kasus indisipliner, 129 kasus penyalahgunaan wewenang, serta 11 kasus perlakuan tercela dan perbuatan tercela lainnya. Dari kasus itu pula, kejaksaan menjatuhkan sanksi pencopotan pangkat dan jaksa fungsional kepada 24 jaksa. "Rinciannya, 13 orang dikenakan sanksi penurunan pangkat dan 11 orang pencopotan jabatan jaksa fungsional," kata dia. Ia menjelaskan, pengusutan kasus dan pemberian sanksi ini berdasarkan laporan pengaduan

yang diterima Kejaksaan Agung. Namun, ia tak menyebutkan bentuk kasus yang diadukan maupun yang terbukti tersebut. Untuk itu, Darmono berjanji meningkatkan pengawasan internal di korpsnya. Langkah yang ditempuh, yakni melakukan inspeksi mendadak ke jajaran Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri. Tujuannya, untuk mengawasi langsung kinerja anak buahnya. Untuk Januari hingga Juli 2011 ini, menurut Darmono, pihaknya telah melakukan inspeksi di 31 Kejaksaan Tinggi dan 99 Kejaksaan Negeri. Namun, ia tak menyebutkan hasil dari inspeksi tersebut. "Kami juga melakukan 11 kali inspeksi terhadap pimpinan kejaksaan," tambahnya.  ti

DIREKTORAT Jenderal Pajak Kementerian Keuangan memantapkan berbagai persiapan menjadikan bandara Juanda Surabaya sebagai bandara yang memberi pelayanan khusus perpajakan kepada turis asing. Targetnya, layanan itu terwujud per 1 Juli 2011. Apalagi Pemprov Jatim menetapkan 2011 sebagai tahun kunjungan wisata Jawa Timur. Gubernur Jatim, Soekarwo yakin ada peningkatan jumlah wisatawan yang masuk ke Jatim. Jatim akan fokus menggarap bagian timur yakni Kabupaten Banyuwangi. Tahun 2011, kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara (wisnu dan wisman) selama 2011 bisa mencapai 27,3 juta orang. Secara konkret, andil pelayanan khusus kepada salah satu penghasil devisa negara itu berupa penyediaan konter yang melayani permintaan kembali Pajak Pertambahan Nilai (PPN) barang bawaan orang pribadi pemegang paspor luar negeri (Value Added Tax/ VAT) refund for tourists. Sebelumnya, program serupa diberlakukan di bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Ngurah Rai Denpasar, dan Adisucipto Jog jakarta. VAT Refund for Tourists merupakan insentif perpajakan yang diberikan kepada orang pribadi pemegang paspor luar negeri berupa pengembalian PPN yang sudah dibayar atas pembelian barang kena pajak di Indonesia yang kemudian dibawa orang pribadi tersebut ke luar pabean.

Di video bertajuk Putin’s Army (Serdadu Putin), terlihat mahasiswi berambut pirang bernama Diana, berjalan menyusuri jalanan Moskow. Kamera beberapa kali menyoroti dadanya yang terlihat menonjol. Diana yang dibalut setelan warna hitam dengan lipstik merah menyala dan ditopang sepatu berhak tinggi, lantas mulai melepas satu persatu pakaiannya sembari berkata: “Saya akan bertelanjang buat Putin”. Diana lalu bertemu dua temannya yang tengah berjemur di dekat sungai dan keduanya juga berkata "saya akan menanggalkan baju saya demi Putin". Diana yang menjadi pemeran utama, kemudian berkata, “Saya hanya tergila-gila pria yang mengubah negara kita. Dia politisi hebat, seorang pria yang menakjubkan. Dia Vladimir Putin,” ujarnya. Dilansir The Independent, para gadis Rusia yang bersedia telanjang dalam kampanye video untuk pencalonan Putin dalam pemilihan presiden itu bakal

dihadiahi iPad 2. “Tujuannya untuk Putin menjadi presiden,” demikian pernyataan di situs vkontakte.ru, jejaring sosial ala Facebook yang populer di Rusia. Belum diketahui siapa yang memposting kampanye via rekaman video itu. Tetapi iklan itu diunggah di blog milik Kirill Shchitov, anggota parlemen dari Partai Rusia Bersatu yang dipimpin Putin. Selama era Soviet, pose bugil dalam iklan adalah hal tabu, tetapi kini menjadi hal biasa dan membuat marah kaum feminis Rusia yang mengatakan, itu hanya mengintensifkan budaya seks. Oktober 2010, sekelompok mahasiswi jurnalisme juga berpose dengan pakaian dalam yang diperuntukkan gambar kalender untuk hari ultah Putin ke-58. Putin pernah menjabat Presiden Rusia (2000-2008) sebelum diambil alih Dmitry Medvedev . Ia diyakini bakal kembali ke Kremlin tahun depan alias menang pada pemilihan umum, Maret 2012.  ti/tt/had

ANDA PUN BISA JADI WARTAWAN -

dengan menuliskan reportase Anda (lebih diutamakan) dibandingkan opini. Tulis sepanjang 450 kata dan kirim ke harian.surya@gmail.com dengan subjek WARTEG. Gunakan pedoman ejaan yang disempurnakan, cantumkan nama, alamat email, alamat lengkap, nomor kontak, identitas diri yang masih berlaku.

Pajak vs Visit East Java 2011 Joko Susanto Penulis Lepas nuha64@yahoo.co.id

MOSKOW - SURYA KAMPANYE melalui internet mengeksploitasi gadis-gadis seksi, diluncurkan di Rusia, Senin (18/7), sebagai bentuk dukungan kepada Perdana Menteri Vladimir Putin yang akan maju pemilihan presiden tahun depan.

Pasal 16 E UU Nomor 42/2009 tentang Perubahan ketiga UU PPN 1984, Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang sudah dibayar atas pembelian barang kena pajak yang dibawa ke luar daerah pabean oleh orang pribadi pemegang paspor luar negeri dapat diminta kembali.

Ditjen Pajak mensyaratkan toko yang ditunjuk akan diprioritaskan yang bergerak di bidang kerajinan atau produk domestik yang menggambarkan ciri khas Indonesia. Dalam kaitan ini adalah khas Jawa Timur. Kontribusi penerimaan pajak bagi tulang punggung APBN bukan rahasia lagi, namun peran pajak untuk mengatur dan aspek pelayanan publik masih perlu disosialisasikan. Salah satu fungsi pajak adalah mengatur, pemerintah bisa mengatur pertumbuhan ekonomi melalui kebijaksanaan pajak. Dengan fungsi mengatur, pajak bisa digunakan sebagai alat mencapai tujuan. Contohnya dalam rangka menggiring penanaman modal baik dalam dan luar negeri, diberikan bermacam fasilitas keringanan pajak.

Terkait turis, adalah memberikan servis sebagaimana haknya berupa pengembalian PPN tersebut. Termasuk kategori barang bawaan turis ialah barang kena pajak yang dibeli orang pribadi dari toko retail dan dibawa keluar daerah pabean oleh yang bersangkutan dengan menggunakan moda transportasi pesawat udara melalui bandar udara, tidak termasuk makanan, minuman, produk tembakau, senjata api dan bahan peledak dan barang yang dilarang dibawa ke dalam pesawat. Toko retail yang diikutsertakan harus telah dikukuhkan sebagai pengusaha kena pajak serta berpartisipasi dalam skema pengembalian PPN yang ditetapkan dengan keputusan Dirjen Pajak. Contohnya, di Jogjakarta ada Dagadu, Mirota, Keris Malioboro, dan Danarhadi. Demi mendukung pertumbuhan industri kerajinan atau produk bercirikan Indonesia, Ditjen Pajak mensyaratkan toko yang dapat ditunjuk akan diprioritaskan toko yang bergerak di bidang kerajinan atau produk domestik yang menggambarkan ciri khas Indonesia. Dalam kaitan ini adalah khas Jatim. Kesuksesan persiapan rencana di atas dipengaruhi hasil koordinasi Kanwil Ditjen Pajak di Sidoarjo dengan pengelola bandara, PT Angkasa Pura. Di tingkat bawah, Kanwil Pajak Jawa Timur II tampak terus bergerak aktif dengan mematangkan data toko retail yang akan dimasukkan dalam skema pajak di bandara Juanda dengan memastikannya ke berbagai daerah di Jatim.

Begini Yang Benar Margaretha Ana Pertiwi Mahasiswi Akuntansi Universitas Katolik Widya Karya Malang Tiwi_ky@yahoo.com COBA simak di sekitar kita, di sepanjang jalan yang dilalui dan coba baca tulisan yang terpampang di papan nama, penulisan nama badan usaha dan penulisannya yang tak sesuai dengan ketentuan bahasa Indonesia yang berlaku. Mungkin banyak di antara kita yang tidak mengetahui aturan baku dalam penulisannya. Ketentuan umum penulisan penamaan yang berlaku di Indonesia seperti pengunaan pola DM (diterangkan - menerangkan), ketentuan ini merupakan urutan yang berlaku dalam tata bahasa Indonesia. Contohnya, salon X. Namun, banyak yang memakai pola terbalik menjadi X Salon. Kata dan istilah asing dalam penulisan penamaan dapat ditulis terjemahannya. Misalnya: ruko (rumah toko). Namun banyak yang memakai istilah shophouse. Penulisan penamaan dapat ditulis melalui istilah asing yang dapat diserap melalui penyesuaian ejaan tanpa mengabaikan pelafalannya. Contohnya vila, tetapi penulisan yang biasa digunakan villa. Nama asing badan usaha dapat digunakan dalam penulisan penamaan dengan catatan badan usaha tersebut merupakan cabang badan usaha luar negeri dan merek dagang

telah terdaftar serta sudah memiliki hak paten. Contohnya Fuji Film. Penulisan penamaan seperti ini sudah benar. Pada 20 Mei 1995, saat peringatan hari Kebangkitan Nasional ketentuan tersebut dilaksanakan dan dilakukan penertiban penulisan papan nama badan usaha. Kebijakan ini dilaksanakan berdasar kepedulian Prof Dr Wadiman Djojonegoro saat menjabat Mendikbud, melakukan penertiban kebijakan, yaitu pemberian sanksi kepada para pelanggarnya seperti pencopotan, penghapusan papan nama. Hal ini berdampak positif yaitu ditunjukkan dengan banyaknya papan-papan nama yang diperbaiki penulisannya sehingga berkurangnya pelanggaran penulisan. Tetapi tidak berapa lama papan-papan nama yang telah diperbaiki penulisannya diubah kembali seperti semula yaitu tak memerhatikan kaidah yang berlaku. Hal ini sangat disayangkan karena masih ada orang yang peduli dengan bahasa yang kita gunakan tetapi saat ini banyak sekali pelanggaran penulisan penamaan tetapi tidak ada kepedulian dan tindakan tegas untuk menertibkan pelanggaran ini. Kurangnya kepekaan kita terhadap bahasa Indonesia sangat memprihatinkan. Banyak yang tak peduli terhadap bahasa yang digunakan bahkan tidak mengerti cara penulisan bahasa yang benar. 

HARIAN PAGI Staf Redaksi: Alfred Lande, Satwika Rumeksa, Farhan Effendi, Tri Yulianto, D Wahjoe Harjanto, Trihatmaningsih, Sigit Sugiharto, Tri Dayaning Reviati, Eko Supriyanto, Hariyanto, Tri Mulyono, Tutug Pamorkaton, Wahyudi Hari Widodo, Endah Imawati,Yuli Ahmada, M Rudy Hartono, Ahmad Pramudito, Anas Miftahudin, Joko Hari Nugroho, Wiwit Purwanto, Suyanto, Deddy Sukma, Habiburrohman, Didik Sutrisno, Titis Jatipermata, Fatkhul Alami, Doso Priyanto, Ravianto, Dyan Rekohadi, Sri Handi Lestari, Marta Nurfaidah, Dwi Pramesti, Sugiharto, Musahadah, Mujib Anwar, Hadi Santoso, Sudharma Wahyu Adiwijaya, Iksan Fauzi, Ahmad Zaimul Haq, Aji Bramastra, Nuraini Faiq; Ilustrator: Rendra Kurniawan, Akhmad Yusuf Marzuki; Perwajahan: Teguh Wahyudi, Edy Minto Prasaro, Agus Susanto, Haryoto.

Direktur Utama Rusdi Amral Pemimpin Redaksi Sunarko Redaktur Pelaksana Adi Sasono, M Taufiq Zuhdi Sekretaris Redaksi P Sujarwanto

Direktur: Stella Soedibjo; Wakil Direktur: Sunarko; General Manager Bisnis: Stella Soedibjo, Wakil General Manager Bisnis: Wachid Mukaidori ; Manager Iklan: Prasetyo ; Manager Busdev: Tantowi Jauhari ; Marcomm: Rachmad Hariyanto; Biro/Perwakilan: Malang: Hesti Kristanti, Wahyu Nurdiyanto, Eko Nurcahyo, Sylvianita Widyawati, Alamat: Jl Sultan Agung No. 4, Malang. Telepon: (0341) 360201 Fax: (0341) 360204. Iklan: fax (0341) 360204, Sirkulasi (0341) 360203, Kediri: Didik Mashudi, Amru Muis, Alamat: Jl Banjaran Gg I/ 131, Kediri, Tlp (0354) 686933, Pasuruan: Jl Dr Wahidin Selatan 180 Pasuruan. Telepon/fax: (0343) 412411, Gresik: Adi Agus Santoso, Mojokerto: Imam Hidayat, Jakarta: Kistyarini, Alamat: Jl Palmerah Selatan 12 Tlp (021) 5483008, Fax: (021) 5495360 Kantor Pusat: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293 Telepon: (031) 8419000, Fax Redaksi: (031) 8414024 Alamat Surat: PO BOX 110 SBS 60400 Surabaya Penerbit: PT Antar Surya Jaya, Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No.202/SK/MENPEN/ SIUPP/A.7/1986 Tanggal 28 Juni 1986. Percetakan: PT Antar Surya Jaya. Isi di luar tanggung jawab percetakan. Tarif Iklan: Iklan taktis min 2 baris–mak 10 baris (1 baris Rp 25.000); Iklan display/umum (hitam putih) Rp 28.000/mmk, Iklan display/umum (warna) Rp 35.000/mmk; Iklan duka cita Rp 4.000/mmk; Iklan mendesak/duka cita untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00 WIB. Bagian Iklan: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293, Telepon: (031) 841 9000, Fax: (031) 8470000 dan (031) 8470500. Manager Iklan Jakarta: Christina MS Indiarti; Alamat: Gedung Iklan Kompas Gramedia, Jl Palmerah Selatan No.15 Jakarta. Telepon (021) 53679599 Ext.6009, Fax (021) 53699150. Bagian Sirkulasi (Langganan): Gedung Kompas Gramedia Lt. 4 & 5 Jl. Jemur Sari No. 64 Surabaya, Telepon: (031) 8479555 (Pelanggan/Pengaduan), (031) 8483939, 8483500 (Bagian Sirkulasi) Fax: (031)8479595 - 8478753. Harga Langganan Rp 29.000/bulan, E-Mail Pengaduan: pengaduan@suryagroups.com, Rekening: BCA Cabang Darmo, Rek 088-3990380; Bank BNI Cabang Pemuda, Rek. 0290-11969-3 (untuk iklan); Bank Mandiri Cabang Rungkut, Rek 141-00-1071877-3 (untuk sirkulasi) atas nama PT Antar Surya Media. Surya Online: http://www.surya.co.id E-Mail: redaksi@surya.co.id

SEMUA WARTAWAN SURYA DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER. Setiap artikel/tulisan/foto atau materi apa pun yang telah dimuat di Harian Surya dapat diumumkan/dialihwujudkan kembali dalam format digital maupun nondigital yang tetap merupakan bagian dari Harian Surya.


20 Ekonomi Bisnis KURS DOLAR 8.550 8.560 8.570 8.580 8.590 8.600

18/7 18 POIN

8.581

8.580

8.580

8.598

14/7

15/7

17/7

18/7

8.598

KURS VALAS MATA UANG

KURS JUAL

KURS BELI

MYR

2,854.11

2,822.75

SGD

7,049.85

6,973.62

USD

8,598.00

8,512.00

HARGA EMAS

HARGA EMAS 17/7

18/7

DOLAR AS/TROY OUNCE 1.590.10

PERKIRAAN PASAR

1.598.60

(24 KARAT) Rp 442.000/gram

Jutaan Ayam untuk Puasa dan Lebaran JAKARTA - SURYA Sedikitnya 190 juta ekor ayam telah disiapkan untuk satu bulan ke depan untuk menjaga pasokan menjelang bulan Ramadan dan Lebaran di tahun ini. Ketua Umum Pusat Informasi Pasar Unggas Nasional, Hartono, mengungkapkan hal itu pada acara Kunjungan Kerja Rumah Potong Ayam PT Ciomas Adisatwa, Parung, Bogor, Jawa Barat, Senin (18/7). "Kami sudah siapkan jelang puasa, pada bulan puasa, dan pada Lebaran. Untuk satu bulan ke depan ada 190 juta ekor ayam untuk seluruh Indonesia," kata Hartono. Menurutnya, suplai saat ini sudah disiapkan dengan cukup baik. Kenaikan harga pun normal terjadi karena ada kenaikan konsumsi dan harga pakan bagi ayam. "Konsumsi paling besar di Pulau Jawa. Di luar Jawa sudah bisa pasok sendiri. Kita secara keseluruhan sudah bisa pasok sendiri dan saat ini swa-

sembada ayam," yakinnya. Dari segi distribusi, ayam potong sebesar 45 persen dipasok dari Jawa yang berpusat di Priyangan dan Purwakarta. Sisanya, di luar Jawa sudah bisa memasok sendiri sehingga tidak ada gangguan distribusi. Demikian juga distribusi telur. Sebesar 38 persen dipasok dari Blitar, Kediri, dan Pare, yang memasok wilayah Indonesia Timur, Sulawesi, hingga Kalimantan. Untuk Maluku dan Papua dipasok dari Jakarta dan Surabaya. Di sisi lain, pemerintah perlu memberi akses langsung ke pasar kepada peternak ayam kecil yang produksinya di bawah 5.000 ekor . Hal ini terkait jumlah produksi yang kecil. "Kalau yang kecil-kecil kami jual ke broker dan pedagang perantara. Mereka juga akan kehabisan napas," ujar Tri Hardiyanto, Ketua Umum Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional, di Bogor, Senin (18/7). Fasilitas yang diupayakan pemerintah, penyediaan Rumah Potong Ayam (RPA) Terpadu. ■ kcm/dtf

Beli Tiket KA Semakin Mudah

►Di Kantor Pos, Indomaret, dan Telkomsel SURABAYA - SURYA KEMUDAHAN pemesanan tiket KA terus dikembangkan. Selain bisa dibeli di stasiun, kantor pos dan minimarket Indomaret, beli tiket KA kini juga bisa lewat ponsel. Yaitu, melalui layanan Tap Izy yang dikembangkan Telkomsel. Kepala Humas PT KA Daop VIII Sri Winarno mengatakan, kemudahan pemesanan tiket KA dengan menggandeng beberapa agen, seperti Indomaret dan PT Pos, untuk memperluas layanan dan memecah antrean di stasiun KA. “Kami terbuka luas kerja sama dengan agen untuk pemesanan tiket, tetapi masih KA eksekutif dan bisnis dengan sistem online. Untuk KA ekonomi harus beli langsung untuk keberangkatan

hari itu juga,” jelas Sri Winarno. Selain menggandeng PT Pos dan Indomaret, pembelian tiket KA juga bisa dilakukan melalui layanan operator seluler. "Terkait kerja sama dengan Telkomsel, belum sampai ke Daop VIII, masih ditangani pusat. Tetapi, kami siap jika memang operator bersangkutan juga menyiapkan perangkatnya," ujar Sri. GM Mobile Commerce Business Development Division Telkomsel Re-

yhan mengatakan, memasuki Lebaran layanan Tap Izy bakal segera dipakai untuk pemesanan tiket KA. “Saat ini, baru di kawasan Jabodetabek. Tahap awal dengan KA komuter, nantinya KA eksekutif dan bisnis dari Stasiun Gambir. Agustus diharapkan bisa operasional,” katanya, Senin (18/7). Uji coba ini masih terbatas Jabodetabek karena menyangkut investasi mesin electronic data capture (EDC), di mana harga per mesin 500–600 dolar AS. “Masuk Jatim proyeksinya baru Desember,” akunya. Direktur Marketing PT Indomarco Pristama (Indomaret) Wiwiek Yusuf mengatakan, sistem terbaru ini cukup efektif mencegah antrean calon penumpang saat membeli tiket. Apalagi memasuki hari-hari tertentu, seperti jelang hari Lebaran atau musim liburan. ”Misalnya Lebaran, ini efektif biar antrean gak berjubel di loket berjam-jam atau bahkan meng-

inap di stasiun, karena sudah ada layanan ini,” kata Wiwiek, saat MoU dengan PT KA. Saat ini, ada 4.570 gerai Indomaret di seluruh pelosok Pulau Jawa. Bisa dipesan online di seluruh gerai lewat kasir. "Tetapi bentuk fisik tiket masih berupa booking-an dan harus ditukar tiket asli di stasiun keberangkatan. Ibarat pesan tiket penerbangan lewat online kan harus check-in saat boarding,” jelas Wiwiek. Kepala Kantor Pos Surabaya Utara Yulianto Nugroho, mengatakan, kerjasama PT Pos Indonesia dengan PT KA sudah hampir dua tahun. “Beli tiket KA eksekutif maupun bisnis bisa lewat kantor pos, namun sampai saat ini responsnya belum menggembirakan. Padahal, tidak dipungut biaya,” akunya. Reyhan menambahkan, Tap Izy bentuknya tak ubahnya simcard ponsel, namun diprogram khusus. “Bisa di top–up maksimal Rp 1 juta per hari,” ujarnya.■ ame

Perkuat Sinergi Daerah, Pengurus REI Bengkak 99 Orang SURABAYA - SURYA Sadar akan potensi pembangunan rumah sejahtera (RS) di daerah, kepengurusan DPD Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) Jatim periode 2011-2014 lebih gemuk. Ini untuk mengoptimalkan tugas, selain merangkul pengembang di daerah. Ketua Umum DPD REI Jatim Erlangga Satriagung mengatakan, hal utama yang mendesak dilakukan dengan mengoptimalkan potensi penyerapan sektor properti

di daerah-daerah yang selama ini terkesan dikesampingkan. “Kita sadar bahwa antara kebutuhan dan kemampuan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah di daerah tak sejalan. Ini menjadi target jangka pendek menengah,” kata Erlangga, Senin (18/7). Hanya saja, ia menggarisbawahi bahwa pemenuhan jumlah saja tidak cukup tanpa diimbangi penataan lingkungan dan infrastruktur. Ini agar kenyamanan konsumen

SELASA, 19 JULI 2011

terjamin, sementara pemda terbantu dengan perwajahan kota. “Untuk mensinergikan ini, kami sengaja melibatkan pengembang di daerah, selain meminta pejabat di pemda untuk masuk tim percepatan pembangunan perumahan, sehingga mereka merasa ikut bertanggung jawab,” ujar Dirut PT Jatim Grha Utama ini. Seperti diketahui, tak kurang 20.000 unit RS ditargetkan dibangun. Tetapi semester I 2011, masih 50 persen rumah terbangun.

Terkait kepengurusan DPD REI Jatim, Erlangga mengakui, memperbanyak jumlah pengurus di masing-masing bidang. Sebagai contoh, jika sebelumnya wakil ketua hanya 9 orang, kini ditambah menjadi 16 orang. “Semua pengurus adalah pengusaha properti. Dengan kesibukannya, kita tak ingin urusan REI terabaikan. Karena itu harus diperkuat,” ungkap Erlangga, yang melibatkan 99 orang menjadi pengurus. ■ dio

HARIAN

antara/agus bebeng

DAGING AYAM - Pedagang daging ayam sedang memotong ayam. Senin (18/7). Permintaan daging ayam mengalami peningkatan di beberapa daerah. Kenaikan ini, menurut para pedagang, imbas kurangnya pasokan dan lonjakan harga pakan ternak.

th


HARIAN

SELASA, 19 JULI 2011 www.surya.co.id

YAYASAN MAKIN KISRUH

► Sam Ikul Bikin Pengurus Baru

surya/nedi putra aw

LATIHAN PERDANA - Striker Arema asal Singapura Noh Alam Shah (kanan), saat mengikuti latihan perdana paskalibur panjang bersama sejumlah pemain Arema lainnya di lapangan Abd Saleh Malang, Senin (18/7).

MALANG – SURYA KISRUH di Yayasan Arema makin rumit. Saat kubu HM Nur dan Rendra Kresna sibuk menyusun kepengurusan dalam waktu dekat, pendiri Arema, Lucky Acub Zaenal, tiba-tiba mengumumkan pengurus baru, Senin (18/7). Dalam susunan pengurus baru versi Lucky ini, Mayjen TNI (Purn) Suprapto dan Mayjen TNI (Purn) Rudolf Butar Butar ditunjuk sebagai Pembina Yayasan Arema. Diumumkannya dua orang ini menjadi pembina oleh Sam Ikul, sapaan Lucky Acub Zainal, sangat mengejutkan banyak orang. Sebab, selama ini Sam Ikul dan Eddy Rumpoko sudah ditunjuk HM Nur dan Andi Darussalam Tabusala (ADT) sebagai Pembina Yayasan pada 22 Juni lalu. Di sisi lain Rendra Kresna dan pengusaha Iwan Kurniawan juga diangkat sebagai Pembina Yayasan berdasarkan rapat gabungan pada 30 Mei 2011. Sebelumnya, Rendra Kresna yang juga Bupati Malang ini bertekad akan segera mengisi kekosongan kursi di yayasan. Rendra juga sedang berjuang mengantongi legalitas posisinya sebagai Pembina Yayasan. Ditargetkan sebelum puasa ini, legalitas dan semua kursi kosong yayasan sudah terisi. Di sisi lain, HM Nur juga tidak mau ketinggalan mengantongi legalitas dan membentuk kepengurusan di yayasan. Sam Ikul menganggap penunjukan dua purnawirawan TNI ini tidak

menggeser posisi siapapun di kepengurusan yayasan. Meski tidak menjadi Pembina Yayasan, Rendra Kresna dipertahankan sebagai Presiden Kehormatan Singo Edan. Bambang Winarno bertahan sebagai Pengawas Yayasan dengan tambahan Heru Jatmiko.

Sedangkan jabatan untuk Eddy Rumpoko akan dibicarakan dengan pembina yang baru ini. “Eddy Rumpoko sebagai Wali Kota Batu tidak boleh di yayasan, saya mohon kepada pembina yang baru agar dia tetap diberi posisi yang tidak melanggar aturan,” kata Sam Ikul didampingi kuasa hukumnya, Erpin Yuliono SH MHum, dan Pelaksana Harian PT Arema Indonesia, Abriadi Muhara, Senin (18/7). Dikonfirmasi terpisah, Bambang Winarno menegaskan sampai kini Rendra dan Iwan masih tetap sebagai pembina yayasan. Idealnya, Rendra dan Iwan harus diberhentikan dulu lewat rapat dewan pembina sebelum mengangkat pembina yang baru. ■ st10

th


Surya Edisi 19 Juli 2011