Issuu on Google+

Camat Tak Datang, Nikah Batal...

Baca halaman 8 SENIN, 18 JULI 2011 NO. 332 TAHUN XXV, TERBIT 20 HALAMAN

Rp 1.000

KORAN REGIONAL NO. 1 DI JAWA TIMUR

Harga Langganan: Rp 29.000 / bulan Berlangganan/Pengaduan/ Sirkulasi: (031) 8479 555

JA GA T

an eh -a ne h

AWAS tertembak Sepatu dengan hak berbentuk pistol ini dikenakan model Inggris Tara Palmer-Tomkinson. Rancangan Chanel seharga Rp 13,7 juta ini kontroversial karena pernah disita Bea Cukai Swiss karena dianggap berbahaya. n dm/sas

ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA TELEPON (031) 8419000 www.surya.co.id

Densus 99 Pamer Kebal Ledakan

► Siap Tumpas Teroris Khawatir Jadi Markas Teroris, Warga Rusak Gubuk ► Harlah NU Meriah jakarta - SURYA Puncak acara peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-85 Nahdlatul Ulama (NU) di La­pangan Timur Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (17/7), berlangsung meriah. Selain dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, juga memperkenalkan Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 99 yang kebal ledakan. Di tengah terik matahari, puluhan ribu warga Nahdliyin dari berbagai daerah berbondong-bondong menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk menghadiri puncak peringatan Harlah ke-85 NU. Meskipun hajatan besar NU

n KE HALAMAN 11 surya/bet imam hidayat

DIHANCURKAN - Warga merobohkan gubuk di Desa Betro Kecamatan Kemlagi Mojokerto, Minggu (17/7).

n KE HALAMAN 11

ditemukan di Toko sepatu

Geger Bom Kotak Nasi grafis: surya/yusuf

Ramadan, Pelayan Seksi Wajib Berjilbab lamongan - Surya Selama Bulan Suci Ramadan Agustus nanti, tidak akan ditemukan lagi pelayan maupun penjual makanan dan minuman di lapak-lapak pedagang kaki lima (PKL) berpakaian ketat, seksi, dan mini. Selama ini para pelayan dengan pakaian ketat n KE HALAMAN 11

Pembantu Cantik Curi  Dolar Majikan

Tatto Pebola Werder Bremen Disoal

Larang Ibu Beri  ASI Bisa Dipidana

mojokerto-Surya Khawatir bakal menjadi markas kegiatan teroris, warga Desa Betro, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, merusak sebuah lokasi di sana, Minggu (17/7). Selain merobohkan pagar dari sesek (anyaman bambu) yang menutup lokasi itu, warga juga merusak gubuk yang ada di dalamnya. Sejauh ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap aksi perusakan oleh warga tersebut. Warga mengatakan, perusakan dilakukan karena di lahan tersebut bakal didirikan pondok pesantren (ponpes). Namun, pemilik lahan yang juga anggota Jamaah Ansorut Tauhid (JAT) dan simpatisan Abu Bakar Ba`asyir,

tulungagung - SURYA Sebuah kotak nasi yang diletakkan di sebuah toko sepatu di Desa Bendilwungu, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, Mingu (17/7), membuat warga setempat gempar. Sebab, kotak nasi itu berisi rangkaian yang mirip dengan bom rakitan. Selain dipenuhi dengan lilitan kabel, kotak tersebut juga dilengkapi dengan benda yang mirip detonator atau pemicu ledakan. Paket mencurigakan tersebut diketahui pertama kali oleh seorang warga bernama Pamuji (48) yang melintas di depan toko sepatu “Raja Murah” sekitar pukul n KE HALAMAN 11

Persebaya 1927 Tampil Seadanya surabaya - Surya Tuan rumah Persebaya 1927 tampaknya bakal tampil seadanya di Turnamen Segi Empat The Battle of The Fantastic Four, yang digelar di Gelora 10 Nopember Surabaya, 19-23 Juli, untuk memperingati ulang tahun Surabaya ke-718 itu. n KE HALAMAN 11

surya/david yohanes

PAKET BOM - Polisi dari Polres Tulungagung memeriksa kotak nasi dengan rangkaian mirip bom yang tergeletak di sebuah toko di Desa Bendilwungu, Kecamatan Kalidawir Tulungagung, Minggu (17/7).

Isu Lesbian Mewarnai Piala Dunia Sepak Bola Wanita

Pacaran dengan Rekan Setim, Melorot Langsung Dipecat Jaksa Kok Tertipu Eks Terdakwanya Sendiri Isu homoseksualitas jarang mencuat di dunia sepak bola, tidak seperti skandal seks yang menghinggapi banyak pemain. Tetapi di ajang Piala Dunia Wanita tidak demikian.

lesbian - Inka Grings (kanan) pemain Jerman yang punya pasangan lesbian satu tim, Linda Bresonik.

E

ucharia Uche, pelatih timnas Nigeria, melemparkan isu soal hubungan asmara sejenis yang kini menjadi perhatian di timnya. Isu lesbianisme kemudian menjadi menonjol karena bersamaan dengan gelar Piala Dunia Wanita, yang menyedot perhatian warga dunia. “Pemain-pemain lesbian menjadi masalah besar di tim kami. Sejak menjadi pelatih tim Elang Super, saya telah membersihkannya,” ,” kata pelatih yang menangani Nigeria n KE HALAMAN 11

ap

► Honda Jazz Dipinjam, Ternyata Digadai surabaya - Surya Dilihat dari kasusnya tidak ada yang istimewa, penipuan dengan modus yang sudah umum. Tetapi menjadi menarik ketika dilihat siapa saja yang terlibat dalam penipuan itu. Seorang jaksa di Kejaksaan Negeri (Kerjari) Surabaya tertipu oleh mantan terdakwanya yang pernah ditanganinya. Terdakwa itu dulunya juga disidang karena kasus yang sama, kasus penipuan. n KE HALAMAN 11


11 Sambungan Densus... n

DARI HALAMAN 1

yang dihadiri Presiden SBY secara resmi dimulai pukul 13.00 WIB, tapi warga Nahdliyin dari berbagai daerah di Jawa dan Sumatera sudah tiba sejak pukul 10.00 WIB. Sebelum mendengarkan pidato Presiden dan Ketua PBNU Said Aqil Siradj, hadirin disuguhi berbagai atraksi 30.000 anggota Barisan Serba Guna (Banser) Gerakan Pemuda Ansor. Salah satu yang paling menarik adalah unjuk kebolehan Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 99 yang baru dibentuk pada 24 April 2011. Empat personel Densus 99 pamer kesaktian. Tubuh mereka dililit rentengan petasan, lalu duar... duarr... duarr, petasan di tubuh keempat pria itu pun meledak. Personel Densus itu tidak terluka sedikit pun! Empat personel mengenakan kaus bertuliskan “Densus 99” di punggungnya, bercelana hijau dan menyematkan slayer di kepalanya itu terlihat berdoa sebelum mempertunjukkan kekebalan fisiknya. Ratusan petasan yang telah direnteng dililitkan ke tubuh mereka, dan diledakkan. Namun, sampai petasan terakhir meledak, keempatnya terlihat baik-baik

Ramadan... n

DARI HALAMAN 1

dan mini banyak dijumpai di ratusan warung di Lamongan. Di antaranya di lokasi Pasar Burung Jl Kusuma Bangsa, Pasar Sidoarjo, Pasar Agrobis Semando Babat, Jl Raya Mantup, Tikung, Ngimbang, Brondong, Paciran, dan di sejumlah tempat hiburan malam. Mulai awal Ramadan, sebulan penuh para pelayanan seksi

Jaksa... n

DARI HALAMAN 1

Ya, itulah yang dialami jaksa Sari Budiningdyah. Perempuan 39 tahun itu ditipu mentah-mentah oleh Erni Rina Rutsita (64), warga Jl Kebraon Tengah. Cerita unik ini bermula dari hubungan baik yang dijalin keduanya pascakasus yang membelit Erni 2006 silam. Setelah kasusnya selesai di pengadilan, hubungan keduanya malah semakin dekat. Hubungan mereka pun bukan

Geger... n

DARI HALAMAN 1

06.30 WIB. Kondisi saat itu masih sepi, karena toko tersebut belum buka. Pamuji lalu berusaha memeriksa kotak nasi dari kertas warna putih polos berukuran sekitar 20 x 20 cm tersebut. Ia kemudian mendapati secarik kertas yang ditempel di atas kotak yang bertuliskan alamat tujuan paket. Yaitu dealer Arya Motor milik Abu Sujak di Desa Podorejo, desa sebelah utara Bendilwungu. Di kotak tersebut juga tercantum nama pengirim paket, yakni Agus Jahri. Pamuji tidak menyentuh kotak nasi tersebut dan memilih untuk melaporkan ke Abu Sujak. Bersama anak sulung Abu Sujak yang bernama Iwan (18), Pamuji kembali ke lokasi paket mencurigakan tersebut. Sementara itu, Iwan tanpa pikir panjang

Pacaran... n

DARI HALAMAN 1

mulai 2009 itu. Uche mengaku tak punya bukti bahwa ada pemain lesbian di timnya, tetapi pada masa lalu, ia membawa seorang pendeta ke dalam tim menjadi pembimbing rohani. “Homoseksualitas adalah isu kotor, secara moral dan spiritual sangat salah,” katanya. Pernyataan Uche itu tentu saja kontroversial dan memicu protes kelompok-kelompok antidiskriminasi. Mereka menuntut dilakukan evaluasi kalau perlu pemecatan terhadap Uche. Namun pelatih berusia 39 tahun itu hingga kini tetap melatih tim cewek Nigeria. FIFA langsung bereaksi terhadap pernyataan Uche. Dalam pandangan otoritas sepak bola internasional itu, Uche telah melakukan bentuk diskriminasi terhadap pemain lesbian. “FIFA menentang segala bentuk diskriminasi,” kata Kepala Departemen Kompetisi Wanita Tatjana Haenni. Pandangan Uche dan pendapat FIFA tentu saja sukar

SENIN, 18 JULI 2011

saja. Tidak tampak ada luka di tubuh maupun baju yang terbakar. Aksi ini mendapat tepuk tangan orang-orang yang hadir. Menurut Komandan Densus 99, Gus Nuruzzaman, Densus 99 akan dibentuk di setiap cabang Banser NU di seluruh Indonesia. Sebanyak 204 personel tergabung dalam Densus 99. “Ini dibentuk sejak adanya ledakan di masjid polisi di Cirebon, sejak itu ketua GP Ansor Pusat memerintahkan untuk membentuk densus,” kata Nuruzzaman dilansir detikcom. Densus 99 akan memberikan informasi bila ada potensi tindak kekerasan atau terorisme di masyarakat. Bahkan, jika diminta untuk menangkap teroris, Densus 99 menyatakan kesiapannya. “Mereka ini tidak hanya memiliki kemampuan fisik. Di NU kan ada ilmu kekebalan, namun Densus ini juga mempunyai kemampuan intelijen. Nanti akan minta bantuan polisi, Gegana, untuk melatih menjinakkan bom,” terang Nuruzzaman. Menurut dia, Densus 99 sudah rajin berlatih setiap pekan. Para personel diwajibkan puasa 30-40 hari sebagai upaya untuk berlatih kekebalan. “Ini tujuannya juga deradikalisasi agar masyarakat tidak mau melakukan

tindakan kekerasan. Kita juga siap menghadapi garis keras,” jelas Nuruzzaman. Densus 99 memang tidak ada hubungan sama sekali dengan Densus 88 Antiteror milik Mabes Polri. Namun, pasukan khusus milik Banser NU itu memiliki tanggung jawab yang hampir sama, yakni mencegah terorisme. Ketua Umum GP Ansor, Nusron Wahid, menjelaskan, Densus 99 didirikan tepat pada ulang tahun ke-77 GP Ansor pada 24 April 2011. Pembentukannya bertepatan dengan banyaknya radikalisasi yang mengatasnamakan agama, termasuk pula peledakan bom yang mengatasnamakan agama di tempat umum dan masjid. Tugas Densus ini adalah melakukan pencegahan terorisme dan memberikan edukasi kepada publik supaya tidak terprovokasi oleh gerakan-gerakan yang menginginkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bubar. “Selain pencegahan, Densus 99 juga melakukan monitoring dan manakala menemukan tindak kekerasan harus dilaporkan kepada aparat. Kalau aparat tidak sanggup, Densus 99 wajib menangkap teroris itu,” kata Nusron dalam apel Banser sebelum puncak Harlah ke-85 NU. Dia mengatakan, sebagai pelo-

por dibentuklah Densus 99 oleh GP Ansor cabang Cirebon. “Karena Cirebon adalah daerah yang sempat kecolongan di mana ada masjid yang dibom,” imbuhnya. Nama Densus 99 diambil dari asmaul husna atau nama-nama yang indah bagi Allah, yang jumlahnya 99. Densus ini nantinya juga dilatih aparat Kepolisian. Densus ini akan dilengkapi kemampuan menjinakkan bom dan kontraintelijen. “Densus 99 siap bekerjasama dengan kepolisian,” ucap Nusron. Tak hanya itu, dalam upaya transformasi Banser, pihaknya juga membentuk Banser Lalu Lintas (Balalin) yang bertujuan membantu Kepolisian dalam mengatur arus lalu lintas dan kemacetan yang kerap terjadi. “Namun, para personel Banser ini tidak boleh melakukan tilang,” katanya di hadapan pasukan Banser. GP Ansor juga membentuk Banser untuk Laskar Pemadam Kebakaran (Balakar) untuk membantu petugas pemadam kebakaran. Selain itu, kata Nusron, pihaknya juga membentuk Banser Tanggap Darurat (Bagana) yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang terkena bencana alam. “Pasukan ini memiliki kemampuan dalam penanganan tanggap

bencana. Kiprahnya sudah terbukti dalam penanganan bencana (letusan) Merapi,” kata Nusron. GP Ansor juga membentuk Banser Pengaman untuk memberikan pengamanan kegiatan-kegiatan GP Ansor dan NU serta Banser Kepanduan yang memiliki kemampuan dalam pembinaan pemuda.

itu diwajibkan berpakaian muslimah, berkerudung atau berjilbab. Selain itu, warung baru boleh buka mulai pukul 15.00 WIB. Sementara belasan rumah kafe dan karaoke tutup total sebulan penuh. “Mereka harus patuhi ketentuan yang diberikan pemkab. Kalau melanggar kita tutup paksa,” ujar Kepala Satpol PP, Sukiman saat ditanya Surya tentang hasil pertemuannya dengan sejumlah pemilik rumah karaoke dan kafe serta pemilik warung, di Kantor

Satpol PP, Minggu (17/7). Menurut Sukiman, pemkab bertekad menjadikan Lamongan selama sebulan itu tidak ternodai oleh perilaku para pramusaji seksi yang biasa mangkal di kafe, rumah karaoke dan warung-warung. Ketentuan busana dan jam buka selama Ramadan disepakati pemilik rumah karaoke dan kafe serta pemilik warung ‘remang-remang’ dengan menandatangani pernyataan di atas materai. “Surat pernyataan ber-

materai sebagai bukti keseriusan pemkab sekaligus untuk menjatuhkan sanksi jika mereka melanggar,” tambah Sukiman. Menurutnya, tak hanya kafe dan rumah karaoke serta warung penyedia mamin diperketat. Pengusaha hotel juga wajib selektif menerima tamu. Tamu lawan jenis yang tidak dilengkapi identitas resmi surat nikah suami istri harus ditolak. Pengawasan aturan ketat Bulan Suci Ramadan akan dibarengi langkah razia Satpol PP bersama petugas

gabungan. Peraturan pramusaji warung bebas rok mini, penutupan kafe dan rumah karaoke berlaku H-1 hingga H + 2 Bulan Ramadan. Heru Hidayat, pengusaha kafe dan rumah karaoke Sporing menyatakan, peguyuban pengusaha kafe dan rumah karaoke sepakat mematuhi aturan yang ditetapkan pemkab. ”Selama sebelas bulan bekerja penuh, dan hanya sebulan libur tidak menjadi masalah bagi kami, ”tegas Heru Hidayat, Minggu (17/7). n st36

lagi antara orang yang dituntut dan menuntut, keduanya bak sahabat baik. Soal curhat bukan hal aneh bagi mereka berdua. Tetapi, kasus ini ternyata berawal dari curahan hati itu. Suatu hari pada 2006 juga, Erni mengutarakan keinginannya untuk meminjam mobil Honda Jazz L-2274-LI milik Sari plus BPKBnya. Erni berjanji dalam dua bulan mobil itu pasti kembali. “Namun, hingga dua bulan lewat, mobil itu tak juga dikembalikan,” tegas Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Indarto

didampingi Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), AKP Suratmi, Minggu (17/7). Hingga bertahun-tahun kemudian mobil itu tidak juga dikembalikan, bahkan Erni pun menghilang. Tidak diketahui kemana Erni pergi, begitu juga dengan mobil pinjaman itu, Ternyata, masalah yang harus ditanggung Sari bukan berhenti sampai di situ. Perusahaan leasing tempatnya membeli mobil secara kredit itu mendesaknya membayar tunggakan cicilan yang belum terbayar.

Usut punya usut, ternyata mobil itu tidak hanya dibawa kabur, tetapi oleh Erni juga digadaikan kepada seorang temannya senilai Rp 30 juta. Sadarlah Sari bahwa ia telah menjadi korban penipuan. Sampai di sini, kesabaran masih dimiliki Sari. Sari sebenarnya ingin menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Tetapi rupanya, Erni tak sanggup membayar cicilan kepada pihak leasing, ditambah lagi perempuan ini mulai sakit-sakitan. Sari pun akhirnya melaporkan penipuan itu ke polisi.

Erni juga sempat menghilang selama beberapa waktu lamanya, sehingga kasus ini mengambang tanpa penyelesaian. Namun, karena stroke yang menyerangnya makin parah, mau tidak mau, Erni pun akhirnya pulang juga. “Erni memang sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Namun, kondisi kesehatannya yang terus menurun, Erni tidak kami tahan,” imbuhnya. Bahkan, penyidik sampai harus memeriksa Erni di rumahnya karena tak sanggup datang ke Mapolrestabes Surabaya. n k2

mengambil paket tersebut dan membawanya pulang. Namun, lagi-lagi muncul kepanikan. Sebab, saat kotak tersebut akan dibuka, ternyata berisi lilitan kabel beserta sebuah benda mirip detonator. “Saat mau dibuka ternyata terlihat lilitan kabel dan detonator,” kata Pamuji. Warga sekitar sontak gempar dengan paket mirip rangkaian bom tersebut. Warga lalu melaporkan ke Polsek Sumbergempol yang meneruskan laporan tersebut ke Polres Tulungagung. Polisi yang datang ke lokasi segera memasang garis polisi untuk mengamankan kotak dari kerumunan warga sekitar. Berbeda dengan teror bom sebelumnya, Polres Tulungagung kali ini tidak memanggil tim gegana dari Satuan Brimob Kediri. Seorang anggota Satuan Intel Polres Tulungagung yang mempunyai pengalaman sebagai anggota gegana, diperintahkan untuk

memeriksa paket mencurigakan tersebut. Setelah beberapa saat mengutak-atik kotak nasi tersebut, dipastikan paket tersebut aman dan bukan berisi bom. Saat dibuka secara penuh, seluruh rangkaian yang mencurigakan tersebut ternyata berisi lilitan kabel, dua botol minyak wangi merek gatsby, sebuah korek api, lima buah baterei, serta sepasang kotak booster yang dibuat mirip detonator bom. Polisi langsung mengamankan barang-barang tersebut ke Polres Tulungagung untuk penyelidikan lebih lanjut. Menurut Kabag Ops Polres Tulungagung, Kompol Subagyo, paket tersebut memang sengaja dibuat semirip mungkin dengan bom rakitan. Pelaku sengaja mengirimnya untuk menciptakan teror ketakutan di tengah masyarakat. Namun belum diketahui pasti, apakah teror tersebut ditujukan ke toko sepatu Raja Murah atau Arya Motor.

Subagyo meyakini, paket tersebut dibuat oleh orang sekitar, setidaknya pelaku tinggal tidak jauh dari Desa Podorejo atau Bendilwungu. Hal tersebut bisa dilihat dari alamat tujuan paket yang dituliskan dengan nama `Arya Montor`. Penyebutan “motor” menjadi “montor” biasanya dipakai dalam bahasa warga Tulungagung. “Dari bentuk paket yang dibuat semirip mungkin dengan rangkaian bom, saya yakin ini memang disengaja. Sasaran terornya siapa, kami belum bisa memastikan, apakah ditujukan ke dealer motor itu atau ke toko sepatu di mana paket itu ditemukan pertama kali. Kami akan buru pelakunya,” tegas Subagyo. Teror paket mirip bom ini menjadi teror ketiga selama tahun 2011 ini di Kabupaten Tulungagung. Sebelumnya, 1 Mei lalu, sebuah paket dikira bom tergele-

tak di pinggir jalan Desa Gedang Sewu, Kecamatan Boyolangu. Saat itu, Polres Tulungagung meminta bantuan tim gegana Satuan Brimob Kediri, untuk menjinakannya. Namun saat diledakkan, paket dalam kardus mie instan tersebut berisi nasi, telor mentah, sendok dan garpu. Sebulan kemudian, tepatnya Jumat 3 Juni, sebuah paket dikira bom menggemparkan warga Perumahan Wisma Indah, Kelurahan/Kecamatan Kedungwaru. Paket tersebut dikirim untuk Sri Nani Wijayanti (37), seorang pegawai bank yang tinggal di Blok B/37. Polisi dari Polres Tulungagung sempat memanggil tim gegana dari Brimob Kediri untuk mengamankan paket tersebut. Namun sebelum tim gegana sampai di lokasi, Polres Tulungagung berhasil mengidentifikasi paket yang ternyata berisi sebuah headset ponsel. n st37

bertemu. Ada atau tidak pernyataan Uche, agaknya isu homoseksualitas tetap akan dibahas banyak media. Adalah Ursula Holl (29), kiper cadangan tim Jerman yang telah menikah dengan seorang perempuan, Carina, seorang sarjana olahraga. “Saya mencintainya, apalagi?” itu alasan Ursula menikahi Carina. Cerita pernikahan UrsulaCarina diangkat kembali oleh media-media Jerman seiring dengan penyelenggaraan Piala Dunia Wanita di negara itu, yang berakhir hari ini. Perkawinan tak lazim itu dilangsungkan di Koeln setahun lalu, tepat saat Jerman kalah 0-1 oleh Serbia pada Piala Dunia (laki-laki) di Afrika Selatan, pertengahan Juni. Ursula adalah satu dari beberapa pemain nasional perempuan Jerman yang memiliki orientasi seksual tak jamak. Daftar lesbianisme di dunia sepak bola bakal panjang bila ditambahkan dengan pemain tim lain, baik yang terang-terangan mengaku maupun yang sekadar gosip. Pelatih Inggris, Hope Powell, misalnya, mengakui terus terang kehomoseksualitasannya sejak

dulu. Striker Amerika Serikat, Natasha Kai, juga secara terbuka mengumumkan bahwa dirinya seorang lesbian tiga tahun lalu. Setelah menjalani operasi pundak pada 2009, Kai kesulitan mencapai performa terbaiknya sehingga tak pernah lagi menjadi bagian dari tim nasional. Kalau di dunia sepakbola perempuan banyak pemain yang mengaku lesbian, tidak demikian dengan pemain bola lakilaki yang nyaris tidak ada yang membuka diri. “Pada dasarnya masih tabu bagi seorang pemain pria mengaku bahwa dirinya gay,” kata Tanja Walther-Ahrens, mantan pemain sepak bola wanita Jerman yang kini menjadi aktivis hak-hak kaum homoseksual. “Masyarakat menganggap bahwa sepak bola adalah permainan laki-laki. Gay berkonotasi lembut, tak sepenuhnya laki-laki.” Itulah mengapa sangat-sangat sedikit adanya pengakuan homoseksual di dunia sepak bola laki-laki. Sebaliknya, homoseksual lebih mudah diterima di dunia sepak bola perempuan. Sebab, “Menurut anggapan masyarakat, tak ada perempuan

yang bermain sepak bola kecuali perempuan kelelaki-lelakian,” ujar Tanja. “Perempuan kelelaki-lelakian” itu ada dalam diri Linda Bresonik dan Inka Grings, gelandang dan penyerang tim nasional wanita Jerman. Mereka pernah berpacaran selama lima tahun dan lantas putus. Inka kini menjalin hubungan dengan lelaki bernama Holger Fach, seorang pelatih. Uniknya, Fach pernah menjadi pacar Linda. Secara tradisi, pelatih-pelatih tim wanita Jerman tak hirau akan orientasi seksual para pemain mereka. Pelatih Amerika Serikat, Pia Sundhage, juga tak mempermasalahkan hal tersebut. “Saya tak akan mendepak seseorang hanya karena orientasi seksual mereka,” kata perempuan asal Kanada itu. Kasus berbeda terjadi di tim nasional wanita Belanda pada 2009. Pelatih Vera Pauw memecat dua pemain, yang juga sepasang kekasih, dari timnya dengan alasan performa keduanya menurun. Mereka adalah Danne Bito dan Claudio van den Heiligenberg, dua sejoli selama satu setengah tahun. Aktivis

kebebasan hak menuduh Pauw memecat pemain karena orientasi seksual mereka. Mengabaikan perdebatan yang muncul seputar isu lesbian di dunia sepakbola, isu ini masih layak mendapat perhatian karena saat ini merupakan saat penentuan tim putri negara mana yang layak disebut terbaik. Ya piala dunia sepakbola kaum hawa itu, tinggal menunggu hasil laga puncak antara tim Amerika Serikat melawan Jepang yang digelar Minggu (17/7) atau Senin (18/7) WIB dini hari. Jepang berhasil maju ke final setelah mengalahkan Swedia 31 di Frankfurt, Rabu (13/7). Di hari yang sama, Amerika Serikat mengandaskan Prancis, juga dengan skor 3-1 di Moenchengladbach. Sedangkan dalam perebutan tempat ketiga yang digelar Sabtu (16/7), Swedia mengalahkan Prancis 2-1. Dalam laga itu, Swedia bermain sangat efektif meski hanya main dengan 10 pemain. Piala Dunia Wanita ini digelar di Jerman mulai 26 Juni hingga 17 Juli dan diikuti 16 peserta. Babak penyisihan dibagi empat grup. . n ti/ant/ap

Spanduk Gus Dur Sementara itu, Ketua PBNU Said Aqil Siradj dalam pidatonya menegaskan, NU setia terhadap NKRI. “NU bersikap moderat, balance, dan toleran. NU tidak pernah berbuat onar, apalagi memberontak pada negara dan pemerintahan yang sah,” kata Said Aqil. Said Agil menambahkan, NU ikut menjaga kelestarian NKRI yang berdasarkan pada Pancasila. Tidak terlintas sedikit pun dalam benak para ulama NU berikut pengurus NU di semua jajaran untuk mengubah dasar negara tersebut. “Sebab, Indonesia bukan negara agama, bukan negara etnik, tapi negara kebangsaan,” lanjut Said Aqil di depan ribuan Nahdliyin yang memadati Stadion GBK. Menurut Said Aqil, NU mendukung 100 persen kebijakan-kebijakan pemerintah yang prorakyat. Namun, sebaliknya, jika pemerintah melakukan penyimpangan, NU akan melakukan kritik.

Dalam pidatonya tersebut, Said Aqil juga menegaskan, NU hadir untuk mempersembahkan Islam yang rahmatan lilalamin (berkah bagi semua umat) dalam kehidupan masyarakat. “Bukan Islam yang radikal, ekstrem, dan terorisme,” ucap Said Agil. Hadir dalam Harlah ke-85 NU ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Ibu Ani. Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu juga tampak hadir seperti Menteri Agama Suryadharma Ali, Menakertrans Muhaimin Iskandar, dan Mendiknas M Nuh. Ketua DPR Marzuki Alie juga tidak ketinggalan. Mantan wakil presiden Jusuf Kalla, mantan ketua DPR Akbar Tandjung juga mengikuti rapat akbar Harlah NU tersebut. Sementara dari perwakilan partai politik tampak Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Presiden SBY dalam sam­butannya mengucapkan selamat ulang tahun ke-85 kepada ormas

Khawatir... n

DARI HALAMAN 1

Sutrisno, membantah di lahan tersebut akan berdiri ponpes. Siang itu, puluhan warga Desa Betro, baik dewasa maupun anak-anak, beramai-ramai mendatangi lokasi. Tanpa dikomando, mereka langsung merobohkan pagar sesek yang mengelilingi lahan. Tak hanya itu, mereka juga mengincar gubuk yang diduga warga sebagai tempat berkumpulnya rekan-rekan Sutrisno. Gubuk yang ada di tengah lahan seluas 800 meter persegi ini pun dirobohkan. Tak ada korban jiwa dalam aksi ini. Sebab, selain tak ada perlawanan, lokasi pekarangan yang diserbu warga ini belum berpenghuni. Setelah aksi yang berlangsung dalam hitungan menit, warga pun membubarkan diri. “Kampung ini tidak boleh dikotori oleh paham teroris,” ujar Wahono, salah satu warga. Menurut Wahono, di pekarangan yang dipagari bambu di sekelilingnya ini ditengarai bakal dibangun ponpes. Dugaan itu dikaitkan dengan keberadaan sebuah gubuk di tengah pekarangan, yang menurut warga kerap dipergunakan sebagai tempat pertemuan jamaah. Kadang juga terlihat wanita bercadar mendatangi lokasi itu. Di lokasi itu, menurut warga, juga pernah terlihat diadakan semacam latihan baris-berbaris, senam dan lari. Warga khawatir itu adalah pelatihan ala militer dari kelompok garis keras. “Kami hanya mengantisipasi karena tidak ingin di kampung ini kemudian bercokol bibit teroris. Kami tidak ingin terjadi seperti di Bima, Nusa Tenggara Barat,” ujarnya. Untuk diketahui, sebuah ponpesdi Bima dinyatakan ilegal oleh pemerintah karena mendidik santrinya menghunus pedang dan membuat bom. Ponpes itu dicurigai terkait jaringan terorisme. Ustad Imron, warga Desa Betro lainnya, menyatakan bahwa pelatihan baris-berbaris dan lari itu wajar mengundang kecurigaan. Sebab, pelatihan itu dilakukan di

Persebaya... n

DARI HALAMAN 1

Persiapan yang singkat menjelang turnamen, membuat pelatih Persebaya 1927, Aji Santoso, pesimistis timnya bisa tampil maksimal di turnamen tersebut. Terakhir Andik Vermansyah dkk hanya melakukan uji coba melawan Blitar Selection, itu pun tidak maksimal karena pertandingan terhenti karena kerusuhan. ”Persiapan kami terlalu singkat, fisik pemain belum kembali secara maksimal, karena usai liburan minimal kami harus mempersiapkan tim dalam satu bulan. Karena itu sangat sulit jika pemain diminta menampilkan permainan terbaik mereka,” kata Aji, Minggu (17/7). Usai menyelesaikan putaran pertama Liga Primer Indonesia (LPI), Mei lalu, pemain-pemain Persebaya diliburkan selama satu bulan lebih, dan baru aktif berlatih kembali, Jumat (15/7) lalu. Latihan itu pun tidak maksimal karena tanpa dikuti pemain asing, John Tarkpor, Andrew Barisic, Micahel Cvetkovski dan Otavio Dutra. Keempat pemain tersebut masih berada di negaranya masing-masing. Dengan keadaan ini membuat tim berjuluk Bajul Ijo tersebut, akan diperkuat oleh pemain-pemain lokal, ditambah pemain terbaik Liga Indonesia U-21, Fandi

Islam terbesar di Indonesia itu. “Atas nama negara dan pemerintah saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada keluarga besar Nahdliyin ke-85,” kata SBY di depan ribuan simpatisan NU. SBY mengatakan, NU mempunyai sikap jelas yakni antikekerasan, antiterorisme, dan anti­separatisme. Sikap ini sangat diperlukan agar Indonesia dapat menjaga kedaulatan dari berbagai ancaman. Di sisi lain, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan NU adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Meski Presiden Indonesia ke-4 ini telah tiada, para Nahdliyin tetap mengenangnya. Sebuah spanduk mengenai Gus Dur dibentangkan oleh Banser NU dalam Harlah kemarin. Spanduk polos berukuran 1,3 meter X 3 meter itu bertuliskan "Gus Dur Pahlawan Nasional". Para Banser membentangkan spanduk itu saat duduk beristirahat di GBK. n ant/tribunnews

tempat yang relatif tertutup. Menurut warga, kelompok garis keras juga pernah diusir dari Desa Ngares Kidul, Kecamatan Gedeg, pada 12 Maret 2007 silam. Penyebabnya, para anggota kelompok itu mengalihfungsikan kantor PKK sekaligus kantor posyandu menjadi musala. ”Warga resah, karena ajaran kelompok itu mengkafirkan Pancasila,” ujar ustad Imron. Sementara itu, pemilik lahan yang dirusak warga, yakni Sutrisno (45), membantah jika di lahan tersebut akan didirikan ponpes. Menurut Sutrisno, pekarangan yang baru dibelinya itu akan dibuat tempat usaha kayu. ”Bukan untuk pondok pesantren, tapi untuk usaha kayu,” katanya. Sutrisno, yang tinggal di Desa Betro, mengatakan bahwa di tempatnya tidak ada kegiatan apapun seperti yang ditudingkan warga. Kalau di sekeliling lahannya dipagari sesek, hal tersebut demi keamanan barang-barang usaha nanti. Rumah Sutrisno berjarak sekitar 200 meter dari pekarangan yang dirusak warga. Sutrisno mengakui, dirinya memang anggota JAT dan sebagai anak buah Abu Bakar Ba`asyir. Tapi, kata dia, pekarangan yang dirusak warga tak ada kaitan sama sekali dengan kegiatan keagamaannya. Sutrisno berencana melaporkan aksi perusakan tersebut ke polisi. Selain itu, dia juga dia akan meminta bantuan JAT pusat. ”Tidak tahu bagaimana keputusan dari JAT pusat,” ucapnya. Sutrisno menduga, ada penghasut di balik aksi perusakan oleh warga. Ia menyebut salah satu tokoh desa setempat sebagai dalangnya. ”Ini sesungguhnya sentimen pribadi, tokoh itu   kan masih saudara saya,” katanya. Pasca kejadian, beberapa rekan Sutrisno datang ke lokasi. Lebih dari 10 orang tiba dengan memakai sepeda motor. Mereka hanya melihat-lihat lokasi yang sempat dirusak warga. Kapolsek Kemlagi AKP Romhadi menyatakan, polisi masih melakukan penyelidikan terkait aksi perusakan oleh warga tersebut. Kata Romhadi, pihaknya juga akan menyelidiki apakah aktivitas JAT di Desa Betro seperti yang dicurigai warga. n bet

Eko Utomo. Sejak Persebaya uji coba melawan Blitar Selection, anak mantan bintang Persebaya Yusuf Ekodono itu, telah berlatih bersama juara LPI tersebut. ”Kami akan optimalkan pemain yang ada. Tapi kami akan tetap berupaya maksimal untuk menyuguhkan permainan yang menarik. Apalagi di turnamen ini kami berstatus tuan rumah,” kata mantan pelatih Persema Malang tersebut. Namun, menurut Aji, kualitas pemain lokal dengan pemain asing sebenarnya tak jauh berbeda. Apalagi kondisi yang dialami timnya, tidak jauh berbeda dengan tiga tim peserta lainnya. Persiapan tiga peserta lainnya juga tidak maksimal usai menjalani liburan. Kemarin empat tim peserta telah memastikan diri bakal tampil di turnamen. ”Keempat tim telah memberikan kepastian untuk tampil di turnamen ini. Kemungkinan besok (hari ini) ketiga tim tamu akan tiba di Surabaya,” kata Surahman, Humas Persebaya kemarin. Surahman mengatakan untuk jadwal pertandingan tidak mengalami perubahan. Pertandingan akan digelar mulai Selasa (19/7), Kamis (21/7) dan Sabtu (23/7). Persebaya 1927 selalu tampil di pertandingan kedua. Namun, karena tim peserta baru tiba hari ini, kemungkinan besar mereka tidak mencoba lapangan. n k3


2 Politik

SENIN, 18 JULI 2011

Khofifah Kembali Pimpin Muslimat NU

Dalam mengevaluasi kabinet, Presiden harus melihat efektivitas pemerintahan selanjutnya. Fakta politik, saat ini SBY perlu sokongan partai lain. Tak hanya surya/had cukup dalam artian kinerja, aspek politik di internal koalisi harus dihitung. —Abdul Malik Haramain, anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, di Jakarta, Minggu (17/7), menanggapi isu reshuffle kabinet pemerintahan SBY. ■ ti

kilas politik Tolak Hak Eksekusi di Bawaslu SURABAYA - Koordinator Nasional Komite Pemilih Indonesia (KPI) Jeirry Sumampouw menolak wacana pemberian wewenang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk memutus (mengeksekusi) perkara pemilu. "Wewenang itu justru akan membuat Bawaslu tidak efektif karena akan tumpang tindih dengan lembaga yudisial yang sudah ada. Lagi pula sejak awal, anggota pengawas pemilu yang direkrut bukanlah orang yang memiliki kapasitas untuk mengusut dan memutus perkara sengketa pemilu," tutur Jeirry Sumampouw, Minggu (17/7). Selama ini Bawaslu hanya memiliki kewenangan mengawasi pelanggaran pemilu. Sementara kewenangan memutus perkara, undang-undang telah menyerahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk pelanggaran administrasi pemilu. Sedangkan pelanggaran pidana menjadi wewenang penegak hukum. Kewenangan Bawaslu ini diwacanakan untuk diperkuat mengawasi dan memutus perkara pelanggaran. Wacana ini berkembang dalam Panitia Kerja (Panja) Revisi UU Penyelenggara Pemilu di DPR. Wacana itu menindaklanjuti masukan Bawaslu, yang menyatakan selama ini banyak temuan pelanggaran dari Bawaslu lolos alias tidak diproses hingga tuntas oleh KPU dan lembaga yang diberi kewenangan. Kondisi itu membuat kerja Bawaslu sia-sia. ■ ian

Golkar Yakin Kadernya Tinggalkan Nasdem SURABAYA - Ketua DPD Partai Golkar Jatim Martono menyatakan, para kader Golkar di Jatim yang sempat bergabung ke Ormas Nasional Demokrat (Nasdem), sebagian besar sudah meninggalkan ormas yang didirikan Surya Paloh itu. Bahkan ia yakin akhir Juli nanti yang masih bergabung, segera menyusul keluar dari Nasdem. "Sebelum masuk bulan Agustus, saya kira sudah bersih (meninggalkan Nasdem)," tutur Martono, Minggu (17/7). Deadline 11 Agustus dikeluarkan DPP Golkar bagi kadernya untuk menentukan pilihan, di Nasdem atau Golkar. Di Jatim ada sejumlah anggota DPRD Kota/ Kabupaten dari Golkar yang bergabung Nasdem. Salah satunya Yayuk Sri Rahayuningsih, mantan Ketua DPD Golkar Ngawi. "Dia juga sudah balik, sudah aktif mengikuti agenda partai (Golkar) lagi," tuturnya. Namun demikian, Martono belum memastikan apakah Wakil Ketua DPRD Ngawi tersebut sudah mundur secara resmi atau belum, dari Ketua Ormas Nasdem Ngawi. Yayuk belum berhasil dikonfirmasi. Namun, Sekretaris Ormas Nasdem Jatim Mufti Mubarok menegaskan, Yayuk masih tetap menjabat Ketua Ormas Nasdem Ngawi. ■ ian

antara/agus bebeng

MUNDUR - Agus Wardhana (kanan) Sekertaris Wilayah Ormas Nasional Demokrat Jawa Barat menerima buku AD/ART sebagai simbol pengunduran diri seluruh Pengurus Wilayah Ormas Nasional Demokrat Jawa Barat, Minggu (17/7). Seluruh Pengurus Wilayah Ormas Nasdem Jabar, menyatakan pengunduran diri dari ormas itu. Hal itu didasari kekecewaan mereka atas berdirinya Partai Nasdem.

Desak Pemprov Tambah Dana On Call SURABAYA - Komisi E DPRD Jatim mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim menaikkan anggaran tanggap bencana alam. Ini karena Jatim termasuk wilayah rawan bencana. Sementara anggaran yang biasa disebut anggaran on call, selama ini jumlahnya masih minim. Anggota Komisi E, Kuswiyanto menegaskan, anggaran on call Jatim selama ini hanya Rp 3 miliar. Menurutnya, jumlah itu kecil dibandingkan daerah lain. “Kalau kita bandingkan dengan Jawa Tengah misalnya, daerah itu punya lebih dari Rp 70 miliar. Jadi menurut saya, agar kita ini benar-benar bisa memberikan perlindungan kepada warga, dana on call harus diperbesar,” ujar Kuswiyanto, Minggu (17/7). Menurut ketua Fraksi PAN ini, surya/dok dana on call Jatim harus ditambah Kuswiyanto karena Jatim masuk daerah rawan bencana seperti banjir, letusan gunung berapi, longsor, dan faktor beberapa wilayah berdekatan dengan pantai sehingga rawan tsunami. Pertimbangan lain, Jatim juga berpenduduk lebih dari 38 juta. “Menurut saya, anggaran on call Jatim harus lebih dari Rp 10 miliar. Toh, dana on call ini tidak boleh dipakai kecuali jika terjadi bencana. Kalau tidak dipakai, ya kembali ke APBD,” sambung Kuswiyanto. ■ had

antara/yudhi mahatma

HARLAH NU - Ribuan warga NU memadati Stadion Gelora Bung Karno saat peringatan Hari Lahir ke85 NU, Jakarta, Minggu (17/7). Acara yang dihadiri Presiden SBY ini dimeriahkan parade budaya Islam, devile Banser, dan atraksi Pencak Silat Pagar Nusa. Berita di halaman 1.

BANDAR LAMPUNG-SURYA Khofifah Indar Parawansa terpilih kembali sebagai Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dalam kongres ke-16 di Asrama Haji Bandar Lampung, Sabtu (16/7) malam. Khofifah terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum periode 2011-2016 dalam rapat pleno dipimpin Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muslimat NU Jawa Barat, Ella M Giri Komala. Setelah membaca tata tertib pemilihan, Ella minta persetujuan kongres menetapkan kembali Khofifah sebagai ketua umum dan mendapatkan persetujuan peserta. Aklamasi didasarkan pernyataan PW Muslimat seIndonesia dan pengurus cabang di bawahnya yang mendukung Khofifah memimpin organisasi itu untuk periode ketiga, saat rapat pleno dengan agenda pemandangan umum PW terhadap laporan pertanggungjawaban Khofifah, Jumat (15/7). Dukungan itu dinyatakan 51 dari 52 PW Muslimat se-Indo-

nesia dan satu cabang istimewa Arab Saudi. PW Muslimat Jogjakarta tak tegas mendukung Khofifah, tapi menyatakan akan menerima siapapun terpilih. Berikutnya dipilih tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan pucuk Pimpinan Muslimat NU 2011-2016. Sebelumnya, Khofifah sempat terancam tak bisa dipilih lagi karena sudah menjadi ketua umum dua periode. Namun, komisi organisasi yang membahas Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) akhirnya memutuskan menghapus batasan periode dalam kepemimpinan pusat Muslimat NU. Jika mengacu AD/ART lama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Kepala BKKBN era Presiden Gus Dur ini bisa terganjal. Namun, karena kuatnya keinginan peserta agar Khofifah bersedia dipilih kembali, komisi AD/ART akhirnya memutuskan menghapus masa kepemimpinan maksimal dua periode menjadi tanpa batasan. ■ ant

Sri Mulyani Pegang Rahasia Pemerintah

► Terkait Wawancaranya dengan Bloomberg TV JAKARTA - SURYA MANTAN Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan wawancara disiarkan langsung Bloomberg TV, 5 Juli lalu Selain menyinggung kesiapan menjadi calon presiden, Sri Mulyani juga menyinggung tiga partai besar di Indonesia yang memanipulasi pemerintah. Sri Mulyani pun dianggap tahu segala isi pemerintah beserta rahasianya dengan mengeluarkan lontaran tersebut. ”Ini temuan yang menarik ketika keluar dari mulut Sri Mulyani yang kaitannya mengetahui seluruh anggaran departemen dan anggaran yang dipegang oleh DPR,“ ujar pengamat politik Charta Politika, Yunarto Wijaya ditemui usai diskusi Polemik di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (16/7). Dalam wawancara dengan Bloomberg TV dan dikutip situs srimulyani.net itu, Sri Mulyani mengatakan tiga partai besar di Indonesia memanipulasi pemerintah, tanpa menyebut ketiga partai itu. Tiga partai itu, kata tokoh yang kini menjabat Managing Director Bank Dunia, ini memiliki pengaruh besar di Indonesia, bisa memengaruhi kebijakan, memanipulasi pemerintah,

menguntungkan diri sendiri dan mengatur dunia politik di Indonesia. Menurut Yunarto, semua masyarakat tahu bahwa Sri Mulyani adalah korban politik dan korban kartel politik, sehingga ia terlempar tidak berada di pemerintahan lagi. ”Ini hanya sharing saja karena dia sudah berada di luar pemerintahan dan kekuasaan politik dan itu sesuai dengan apa yang dipersepsikan selama ini, walaupun tidak melalui fakta hukum,“ kata Yunarto. Selain menyinggung tiga parpol, dalam wawancaranya 27 menit dengan presenter senior Charlie Rose itu, Sri Mulyani juga implisit menyatakan siap menjadi calon presiden (capres) 2014 mendatang. Selain juga bicara tentang kondisi Indonesia, Bank Dunia, dan permasalahan ekonomi dunia. “Itu pertanyaan sering mun-

cul. Sekarang saya menjabat Managing Director Bank Dunia, yang membawahi lebih dari 70 negara di tiga zona. Saya menikmati pekerjaan ini, namun saya merasa terhormat jika ada orang yang menaruh harapan dan percaya bahwa saya bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” demikian jawab Sri Mulyani ketika ditanya Charlie Rose, apakah dia akan kembali ke Indonesia dan maju sebagai capres. Lebih lanjut Yunarto Wijaya mengatakan pernyataan Sri Mulyani tersebut merupakan sebuah upaya politik dari Managing Director IMF tersebut menjelang Pemilu 2014. "Ini pernyataan politis yang dikemukakan seorang pesaing," ujar Yunarto. Menurut Yunarto, sosok Sri Mulyani pada Pemilu 2014 dapat menjadi alternatif ketika terjadi deparpolisasi, dimana banyak masalah menimpa parpol dan muncullah figur Sri Mulyani. "Sosok Sri Mulyani alternatif ketika terjadi deparpolisasi," jelasnya. Ia menambahkan, yang dikatakan Sri Mulyani bukanlah pernyataan warga negara biasa. "Tapi bentuk pernyataan politis yang mungkin punya peluang di 2014," pungkasnya.■ tribunnews

antara/puspa perwitasari

TENDANG - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menendang bola saat bertanding melawan tim selebriti di Senayan Jakarta, Jumat (15/7) lalu.

Anas Kini Dikelilingi Para Pengawal JAKARTA - SURYA Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum kini tampil tidak seperti biasanya. Ketika menghadiri acara peringatan Hari Kelahiran ke85 Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (17/7), Anas datang dengan dikelilingi empat pengawal. Sejak kemelut kasus dugaan suap proyek pembangunan wisma atlet SEA Games 2011 bergulir, Anas Urbaningrum jarang berkomentar. Ia makin sulit dimintai komentar setelah mantan Bendahara Umum PD Muhammad Nazaruddin, yang kini tersangka kasus dugaan suap ini, membeberkan nama sejumlah kader PD yang turut menikmati aliran dana tersebut. Belum selesai kasus Nazar, muncul kasus lain yaitu dugaan pemalsuan surat Mahkamah Konstitusi yang melibatkan salah satu kadernya, Andi Nurpati, mantan komisioner KPU. Nah, ketika menghadiri acara peringatan Hari Kelahiran NU di Stadion Gelora Bung Karno,

Minggu (17/7), saat dia berjalan keluar dari ruang VVIP, wartawan mengerubunginya dan melontarkan pertanyaan, baik soal perkembangan rencana PD akan memecat sejumlah kader yang terlibat kasus hukum maupun isu kasus yang digelindingkan Nazaruddin terhadapnya. Namun ketika hendak diwawancarai, seorang pria tinggi berbadan tegap menghalangi sejumlah awak pers. Pria itu adalah satu dari empat pengawal Anas. Dengan sigap, mereka merentangkan tangannya sehingga awak media kesulitan mendekati Anas. Anas hanya sesekali berucap, "Terima kasih..terima kasih.." Selama ini, Anas dikenal sebagai politisi yang komunikatif dengan media. Mantan Ketua Fraksi PD di DPR RI ini kerap mengirimkan pesan singkat berisi sikapnya terkait kasus tertentu. Kini, Anas hampir tak pernah sekadar berkirim pesan singkat dengan awak pers. Nomor ponselnya pun tak dapat dihubungi. ■ ti/kompas.com

Nawardi Dicopot, DPW PKB Jatim Hari Ini Beri Keterangan SURABAYA - SURYA Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jatim akan memberikan keterangan perihal masalah yang menimpa Ahmad Nawardi, politisi PKB Jatim yang digoyang masalah dugaan skandal seks. Ketua DPW PKB Jatim Imam Nahrawi menegaskan, pihaknya perlu memberikan keterangan pers terkait masalah tersebut. “Besok (hari ini) kita gelar jumpa pers di Surabaya. Saat ini kita konfirmasi ke yang bersangkutan dan tim investigasi yang sudah dibentuk untuk mengetahui masalah ini,” ujar Nahrawi yang juga Sekjen DPP PKB dikonfirmasi Surya, Minggu (17/7).

Masalah dugaan skandal seks membuat Nawardi sudah dicopot dari jabatan sekretaris Fraksi PKB DPRD Jatim. Namun, posisi Nawardi sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) XI Madura, belum terganti. “Kita sudah membebastugaskan dia dari jabatan sekretaris fraksi supaya lebih fokus menangani masalahnya dan tidak mengganggu tugas sebagai wakil rakyat. Tetapi, keanggotaannya di dewan masih tetap,” ujar Zaini Nashirudin, Ketua FPKB DPRD Jatim.

Zaini menyebut bahwa selama belum terbukti, pihaknya menghormati asas praduga tak bersalah. Karenanya, posisi Nawardi di Dewan masih aman. Namun, jika kemudian situasinya berkembang semisal dia dinyatakan bersalah di pengadilan, pergantian antar waktu (PAW) bisa dilakukan. “Sebagai kepanjangan tangan partai, fraksi siap melaksanakan apa pun keputusan DPP. Terkait PAW itu kan ada aturannya, kalau tidak terpenuhi ya tidak bisa. Untuk saat ini, kita

hormati asas praduga tak bersalah,” jelasnya. Seperti diberitakan, Ahmad Nawardi (AN) dilaporkan ke polisi oleh perempuan berinisial MCD. Perempuan yang kini menjanda itu mengaku hamil akibat ulah

AN. Kasus ini memicu PKB membentuk tim investigasi. Keduanya juga pernah dipanggil untuk dimintai klarifikasi. MCD sudah mengadukan AN ke Polrestabes Surabaya, sehingga kasus ini masuk ranah hukum. ■ had


3 Surabaya

SENIN, 18 JULI 2011

SERTIFIKAT TOEFL ASPAL UNESA

Dikendalikan Orang Dalam

►Mahasiswa yang Terlibat Diberi Waktu 4 Bulan surya/sugiharto

FESTIVAL YOSAKOI - Salah satu grup mengenakan pakaian tokoh pewayangan menunjukkan keahliannya menari Yosakoi asal Jepang pada Festival Yosakoi di Jl Raya Darmo Surabaya, Minggu (17/7). Festival yang digelar Pemkot Surabaya di Taman Bungkul dan Jl Raya Darmo tersebut diikuti puluhan grup yang merupakan bentuk persahabatan melalui budaya antara Indonesia dan Jepang.

Disiapkan, Dua Kapal Laut untuk Mudik Gratis Kpd pihak terkait, kpn TPP guru cair?sdh dkt ramadhan msh sepi2 aja.cm berita doank dibesar2in.tolonglah diperhatikan... mksih +6281331987031 Yth.phk parkir bus sunan giri gresik kmrn waktu kmi ziarh tkng ojekx sngt tdk ramh kpd pngnjg smpe mncak2 kmi jd g tng tolg diatur kmi sngt trggu. +6287849705195 Kpd Dinas Pendidkn Sby. Kami wl murid d SMP Pancajaya mengeluh dg tinggi nya biaya daftar ulang dan spp d sklh anak kami. Mlh skrg ad tambahan biaya rekreasi tp tanpa ada pemberitahuan kpd wali murid. Malah ad ancaman bg siswa yg tdk ikut +6281556497712 kpd yth pol pp&polsek setmpt tlg dong ditertibkan jl.dikia-kapasan diatur dong krn srg mct wkt jam krj.tlg perhtanx thanks +6283830584666 tolong kepda pihak disnakertrans,katanya ada pelatihan servis hp d jl.kup panjaan 3,knp smpe skrg blm diadakan?ktanya awal juli .. Blm lagi cp.nya gbs dhbungi. Tlg yg profesional,kayak g brtggung jwb. Trma kasih +6283876927352 Kpd yth pak polisi,perempatan UNAIR di galaxi tlng dijaga. Soalnya bnyk pengendara sering menyerobot lampu merah. Trims. +623134609030

SURABAYA - SURYA Jumlah armada layanan mudik dan balik gratis bagi masyarakat di wilayah kepulauan ditambah. Jika tahun lalu, hanya satu kapal laut, Lebaran tahun ini menjadi dua kapal. Kepala Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Jatim Bambang Jatmiko mengatakan, dua kapal itu trayeknya dipecah. Treyek pertama, dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju Pulau Masalembo pulang pergi (PP). Sedang trayek kedua dari Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi menuju Pulau Sapeken (PP). “Selama angkutan mudik dan balik nanti, ada enam kali perjalanan kapal pulang pergi mengangkut masyarakat kepuluan,” ujarnya, Minggu (17/7). Dari dua kapal yang dipakai,

setiap kapalnya dapat mengangkut 250 penumpang dengan barang bawaannya. Saat ini, pemprov, kata Bambang, masih melelang tender angkutan mudik dan balik dengan kapal itu. ”Nilainya Rp 700 juta dan kita harapkan segera ada pemenangnya. Agar semua hal yang dibutuhkan bisa dapat secepatnya dipersiapkan,” jelasnya. Selain kapal, pemprov juga menyelenggarakan angkutan mudik dan balik gratis dengan bus. Tahun ini armada yang disiapkan 131 bus. Rinciannya, 91 bus untuk mudik dan 40 bus untuk balik. Trayeknya, jurusan Surabaya-Situbondo-Banyuwangi, Surabaya-Jember-Banyuwangi, Surabaya-Bondowoso, SurabayaMalang-Blitar, Surabaya-Kertosono-Tulungagung-Trenggalek.

SURABAYA - SURYA SERTIFIKAT Test of English as a Foreign Language (TOEFL) asli tapi palsu (aspal) ternyata dikantongi 151 mahasiswa Unesa. Keluarnya sertifikat itu diduga diterbitkan sendiri oleh lembaga bahasa di kampus itu. Informasi yang digali Surya, lembaga bahasa yang berlokasi di kampus Ketintang tersebut mengeluarkan sertifikat setelah salah

satu oknum pegawai ini terlibat. Sertifikat ini berkop Pusat Bahasa Unesa. "Yang menerbitkan sertifikat TOEFL aspal itu ya Pusat Bahasa Unesa sendiri. Mahasiswa tergoda karena oknum di lembaga bahasa ini mau mengupayakan sertifikat TOEFL dengan mengganti sejumlah uang," terang salah satu dosen Unesa kepada Surya, Minggu (17/7). Sertifikat TOEFL ini berisi skor atau nilai kemampuan berbahasa Inggris sebanyak 151 mahasiswa. Mereka rata-rata rela mengganti sertifikat ini dengan harga antara Rp 150.000Rp 300.000. ■ KE HALAMAN 4

Dosen Sesalkan, BEM Bantu Mediasi TERBONGKARNYA praktik jual beli sertifikat TOEFL di Unesa mengundang kecaman banyak pihak. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unesa Muhammad Shodiqin, bahkan menduga praktik kotor itu bisa jadi tak hanya tahun ini. “Kami prihatin dengan terbongkarnya TOEFL aspal di kampus kami. Seminggu lalu, BEM langsung mengambil sikap dengan melakukan mediasi dengan para mahasiswa,” terang Shodiq, Minggu (17/7).

■ KE HALAMAN 4

HARIAN

Mahasiswa jurusan Pendidikan Sejarah ini akhirnya berhasil mempertemukan sebanyak 30 mahasiswa yang terlibat. Mereka dipertemukan dengan Rektor Unesa Prof Muchlas Samani langsung untuk mediasi. Hasilnya, para mahasiswa ini dikenakan sanksi karena terbukti membeli nilai TOEFL. Mereka gagal wisuda tahun ini. Akibat gagal wisuda tersebut, tidak hanya mahasiswa yang ■ KE HALAMAN 4


4 Surabaya

SENIN, 18 JULI 2011

Wonokromo Lama Batal Dibangun

lintas kota

►Sudah Dialokasikan Rp 5 Miliar SURABAYA - SURYA PEMERINTAH Kota (Pemkot) Surabaya batal membangun Pasar Wonokromo lama yang lokasinya di depan Darmo Trade Center (DTC). Hal ini akibat pengesahan APBD oleh DPRD Surabaya molor. surya/sugiharto

PERBAIKI PIPA - Sejumlah pekerja memperbaiki pipa PDAM yang bocor di Jalan Gembong Sinar Surabaya, Minggu (17/7). Kebocoran pipa yang cukup besar terjadi mulai Sabtu (16/7) ini mengakibatkan Jalan Gembong Sinar tergenang dan digunakan anak-anak untuk bermain dan mengakibatkan kemacetan lalu lintas.

Sarwan Pamer Masak Nasi Goreng

Padahal, pemkot sudah menganggarkan dana Rp 5 miliar untuk pembangunannya. “Pembangunannya sepertinya tidak jadi dilaksanakan tahun ini karena pengesahan APBD molor,” papar Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya, Minggu (17/7).

Kendati demikian, Pemkot tetap akan melaksanakan pembangunan pasar yang memiliki sejarah tinggi itu. Pasar Wonokromo lama di Jl Raya Wonokromo ini sesuai rencana setelah dibangun, lantai dasar akan digunakan sebagai pasar umum,

lantai dua untuk stan pedagang kaki lima (PKL), serta lantai tiga hingga lima rumah susun (rusun) untuk para pedagang. “Jadi kami baru bisa membangun tahun 2012,” tambah mantan Bappeko Surabaya ini. Dirut PD Pasar Surya Sucipto mengemukakan belum mengetahui detail skema pembangunan Pasar Wonokromo lama. Saat ini, pihaknya masih menunggu detail engineering design (DED) dari Bappeko. Setelah ada DED nanti tinggal menjalankan saja. Ia menambahkan, area Pasar Wonokromo yang ada saat ini, sebagian kena pembebesan lahan untuk pelebaran jalan raya. Sehingga, untuk menambah luas lahan pasar perlu pembebasan lahan yang ada di belakangnya.

Dengan pembebasan lahan di belakang pasar, nanti diharapkan pembangunan pasar bisa maksimal. “Itu (pembebasan) mutlak dilakukan,” tukas Sucipto. Kondisi Pasar Wonokromo lama ini mengalami penurunan pengunjung dan pembeli sejak DTC berdiri awal tahun 2000-an. Kendati demikian, masih banyak stan milik pedagang berada di dekat jalan raya yang buka. Sementara itu, Ketua Komisi B Moch Mahmud menilai pemkot tidak perlu mencari alasan. Setelah APBD didok, seharusnya segera dibangun. Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, tidak segera dibangunnya Pasar Wonokromo lama itu disebabkan PD Pasar tidak segera turun mengajak bicara kepada pedagang.

Tiga Desainer Ibukota Pamerkan Busana Muslim

SURABAYA - Bukan Sarwan jika tak bikin heboh. Karena aksinya pula, acara Meet & Greet MasterChef Indonesia (MCI) di Kapas Krampung Plaza, Minggu (17/7) jadi meriah. Ia memang tak sendiri di acara yang digeber mulai pukul 07.00 WIB itu. Ada kontestan MCI lain yang sama-sama dari Surabaya yaitu Dudi yang lengser di awal kompetisi karena sakit, dan Teguh yang pulang menyusul Sarwan di babak 7 Besar. “Biar tidak dikira bohong-bohongan, sekarang kami mau praktik memasak dan nanti silakan dicicipi enak atau nggak masakan kami ini,” cetus pria asal Bojonegoro ini. Ketiganya memasak dengan menu berbeda. Sarwan menyiapkan menu nasi goreng, Dudi blackpapper sapi lada hitam, dan Teguh menyuguhkan masakan ayam teriyaki. Sambil memamerkan kepiawaian memasak, Sarwan berbagi tips pada penonton. “Ibu-ibu kalau masak nasi goreng pakai mentega, harus sampai cair agar aroma menteganya tidak tercium saat makan nasi goreng,” papar office boy di PT Nasa Surabaya Multimedia Sidoarjo ini. “Wah, Mas Sarwan ternyata memang jago masak! Enak lo nasi gorengnya!” celetuk seorang ibu yang diminta mencicipi masakan Sarwan. Selain demo masak, RCTI yang mengemas acara itu juga memberi tantangan pada penonton untuk praktik memasak nasi goreng dan dinilai oleh Sarwan, Dudi, dan Teguh. ■ pra

Reuni Emas Pemasok Guru SURABAYA – Jika dirunut dari awal berdirinya, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) pada tahun 1964, semestinya ada lebih dari 1.500 guru bahasa Indonesia yang dicetak oleh IKIP Surabaya yang kini menjadi Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Minggu (17/7) sebagian alumni bertemu dalam Reuni Emas JBSI di Gedung Sawunggaling Kampus Unesa. Oleh karena yang punya hajat orang sastra, sambutan Pembantu Rektor I Unesa Prof Dr Kisyani MHum pun berupa puisi. Dalam puisinya, Kisyani berharap, alumni menjadi sosok yang membanggakan almamater dan mampu membuat sejarah di bidang yang dikuasainya. Itu sejalan dengan Putu Wijaya yang tampil dalam monolog Sejarah. Putu Wijaya mengkritik dunia pendidikan yang menurutnya hanya punya dua pilihan, berulang atau bergerak. Sebagai pemasok guru dan aktivis seni, alumni JBSI dituntut luwes mengaplikasikan ilmu dalam masyarakat. Itu pula yang membuat Dr Suyatno MPd, Ketua JBSI mematok kegiatan praktik di lapangan sebagai pembekalan. ■ end

Terkunci di Dalam

T

ENGAH malam itu, Tole masih menyelesaikan pekerjaan kantor. Di sofa, dekat ruang kerjanya, Cak Ucup, sudah mendengkur keras. Tiba-tiba ponselnya berdering. Cak Ucup yang kerja di perpustakaan kota, bangun spontan. "Ada apa, ada apa," katanya menjawab telepon. "Malam Pak, maaf, saya mau tanya, perpustakaan buka jam berapa," kata suara di ujung telepon. "Ya, ampun, malam-malam Anda telepon, hanya menanyakan jam buka perpustakaan. Besok pagi, jam 9 buka," jawa Cak Ucup. "Tapi ini penting, Pak," sahut si penelepon. "Saya terkunci di dalam ruangan perpustakaan, Pak." ■ cak sur

Disiapkan... ■ DARI HALAMAN 3

Selain itu, juga melayani trayek Surabaya-Madiun-Magetan, Surabaya-Madiun/Karangjati-Ngawi, Surabaya-Bojonegoro-Tuban, Surabaya-Nganjuk, Surabaya-Kediri, dan Surabaya-PamekasanSumenep. Tambah Pengawas Terpisah, untuk angkutan lebaran dengan kereta api (KA), penjualan tiket masih tampak normal. Calon penumpang yang membeli tiket KA eksekutif untuk tanggal 29 Agustus masih terlayani. "Ini beli tiket untuk pergi-pulang, masih kebagian," kata Wachid yang hendak mudik ke Depok Jawa Barat, ketika ditemui di Stasiun Gubeng. Sementara itu, perlintasan rel liar tanpa palang dan pos penjagaan menjadi perhatian PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya menjelang angkutan Lebaran tahun ini. Kahumas PT KAI Daop 8 Sri Winarto mengatakan dibanding tahun lalu perlintasan rel KA ini jumlahnya bertambah banyak. Data yang ada di PT KA, ada 917 perlintasan. Dari jum-

lah itu 656 merupakan perlintasan resmi. "Perlintasan yang berpalang dan dijaga petugas," kata Sri Winarto. Sedang sisanya perlintasan liar. "Perlintasan liar ini tidak memiliki palang atau pos penjagaan," tambahnya. Sebagai antisipasi pihaknya sudah menambah petugas ekstra sebagai pengawas. Selain itu Dishub telah memasang 40-50 alarm warning system (AWS) di perlintasan liar tersebut. Alarm ini di pasang di jalur utara (Pasar Turi - Kapas, Bojonegoro), jalur tengah (Surabaya - Mojokerto) dan jalur Selatan (Surabaya-Malang-Blitar). Tak hanya PT KA, pembenahan pelayanan penumpang bus di Terminal Purabaya juga ditingkatkan. Salah satunya dengan mengoperasikan terminal baru Selasa (19/7) mendatang. "Hasil dari rapat koordinasi jalur baru untuk bus AKDP (antar Kota Dalam Provinsi) ini rencananya akan diujicoba Selasa," jelas Irvan Wahyu Derajat, Kabid Sarana Prasarana Dishub Kota Surabaya. Ujicoba itu, kata Irvan, sekaligus untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat Lebaran. ■ uji/iit

Pemkot pun sebaiknya memaparkan desain rencana pembangunannya, sehingga pedagang nantinya mengetahui. Begitu juga rencana ganti rugi, pemkot mampu untuk memberi ganti rugi pedagang berapa rupiah. Komisi B pun selama ini belum mendapat presentasi dari Bappeko. "Saya sampai sekarang belum tahu bentuk desainnya. Paling tidak itu dipresentasikan dulu. Aspirasi pedagang ditampung, bukan sebaliknya, pikiran pemerintah langsung diterapkan untuk pedagang. Akhirnya banyak bangunan sepi seperti DTC maupun sentra PKL. Karena pedagang tidak pernah diajak ngomong dulu, tiba-tiba pemkot memaksakan membangun," tukasnya. ■ iks

surya/sugiharto

LOMBA BUSANA MUSLIM - Desainer menjelaskan busana rancangannya pada juri saat lomba desain busana muslim di Royal Plasa Surabaya, Minggu (17/7). Lomba rancang busana muslim yang diikuti puluhan desainer muda ini merupakan rangkaian Moslem Fashion Festival (MFF) dan digelar untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Kampung Ramadan Digelar Tiap Hari SURABAYA - SURYA Mengantisipasi naiknya harga kebutuhan saat bulan Ramadan dan menjelang Lebaran, Pemprov Jatim memastikan akan menggelar kampung Ramadan dan operasi pasar besar-besaran setiap hari. Menurut Gubernur Soekarwo, operasi pasar itu merupakan upaya untuk mengendalikan harga yang tak terkendali ketika Ramadan dan menjelang Lebaran. ”Makanya operasi pasar akan kita gelar sebulan penuh di semua kabupaten/kota. Saya sendiri nanti yang akan turun ke pasar-pasar tradisional yang jadi sasaran. Sembakonya juga akan didrop sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya, Minggu (17/7).

Dikendalikan... ■ DARI HALAMAN 3

Para mahasiswa ini memilih cara instan karena mereka menyadari bahwa kemampuan bahasa Inggris mereka tak memenuhi standar nilai kelulusan. Unesa telah menetapkan bahwa untuk bisa yudisium dan diwisuda harus menyertakan nilai TOEFL paling sedikit 400. “Karena telah menebus sejumlah uang tadi, nilai itu bisa dibuat. Ini juga melalui oknum orang di lingkungan pusat bahasa itu,” kata dosen itu lagi. Namun saat proses yudisium, sertifikat TOEFL aspal itu

Dosen... ■ DARI HALAMAN 3

terpukul tapi juga orangtua di kampung. “Kami bisa membayangkan kondisi psikologis teman-teman mahasiswa. Mereka sudah telanjur matur orangtua bahwa akan wisuda. Tetapi tidak jadi,” ungkap Shodiq yang asli Tuban ini. Dia tak menghendaki cara instan seperti itu. Namun, kampus juga diminta lebih bijak. "Ada baiknya mahasiswa langsung dites TOEFL kembali. Tak perlu menunggu empat bulan. Dan kami juga mendesak agar oknum itu juga ditindak tegas. Dia yang memfasilitasi," tandas Shodiq. BEM belum tahu apakah ma-

Saat ini, harga beras kualitas baik sejak awal bulan lalu, sudah naik dari Rp 7.500/kg menjadi Rp 8.500/kg, beras kualitas sedang naik dari Rp 6.500 menjadi Rp 7.500/kg, dan beras kualitas rendah naik dari Rp 6.200 menjadi Rp 7.200/kg. Hal yang sama terjadi pada telur yang naik dari Rp 14.000 menjadi Rp 16.000/kg. Sedangkan harga gula pasir naik dari Rp 8.000 jadi Rp 9.000/kg. Dikatakan, operasi pasar memang tak secara langsung bisa menurunkan harga kebutuhan pokok. Namun, dengan strategi itu, ia berharap harga tak semakin melambung. Hal itu dinilai penting, karena di saat Ramadan dan Lebaran sering terjadi kepa-

terbongkar. Nilai ratusan mahasiswa itu tak teregister saat yudisium. Begitu juga di data base juga tak ada register TOEFL. Akhirnya, mahasiswa yang tinggal menunggu upacara wisuda itu dinyatakan gagal diwisuda Sabtu (16/7) lalu. Karena temuan ini, pihak rektorat memutuskan untuk memberi sanksi kepada ratusan mahasiswa tersebut. Mereka dinyatakan gagal meraih gelar sarjana yang sudah di depan mata. Unesa mewajibkan setiap mahasiswa harus lebih dulu lulus TOEFL sebelum diwisuda. Pembantu Rektor I Unesa, Prof Kisyani mengakui bahwa sertifikat TOEFL dikeluarkan Unit

sih ada solusi lain. Sebab, kalau menunggu artinya mereka masih tercatat sebagai mahasiswa. Konsekuensinya, mereka harus membayar SPP. Belum lagi biaya hidup. Sementara itu, penyesalan yang sama disampaikan Ketua Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Imam Syafii. Praktik itu sebagai indikasi bahwa ada yang tidak beres dengan sistem organisasi di Unesa. "Kami sangat sesalkan praktik ini. Ini praktik kotor. Padahal tujuan kampus sangat baik, sebelum wisuda mahasiswa harus menguasai bahasa Inggris," ungkap Imam. Dia lebih menyayangkan karena praktik jual beli nilai TOEFL itu terjadi di dalam

nikan masyarakat terhadap harga-harga kebutuhan pokok. ”Celakanya, problem psikologis di masyarakat lebih besar dari harga sebenarnya,” jelas pejabat yang biasa disapa Pakde Karwo itu. Selain operasi pasar, pihaknya juga akan menggelar kampung Ramadan. Dalam program itu, akan dijual berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Tempatnya di sejumlah pasar tradisional yang ada di kabupaten/ kota. ”Kampung Ramadan digelar malam hari, setelah pasar (tradisionalnya) tutup,” imbuhnya. Tak hanya itu saja, mulai tahun ini Pemprov Jatim juga memberikan subsidi distribusi

Pusat Bahasa Unesa. "Namun, kami sedang selidiki kasus TOEFL aspal ini. Bagaimana alurnya, seperti apa modusnya, semua masih kita telusuri," kata Kisyani yang enggan berkomentar lebih jauh. Tapi, pihak Rektorat sebenarnya sudah melakukan langkah solutif. Perwakilan mahasiswa yang terlibat praktik jual beli itu sudah berkoordinasi dengan Rektor Unesa Prof Muchlas Samani. “Mahasiswa yang terlibat diberi waktu empat bulan lagi untuk selanjutnya bisa tes TOEFL lagi,” kata Humas Unesa Heru Siswanto. Sementara itu, keterlibatan orang dalam atau oknum di lembaga Pusat Bahasa Unesa

lingkungan kampus negeri tersebut. Selama ini memang yang berhak mengeluarkan sertifikat lulus TOEFL adalah Pusat Bahasa Unesa. Namun, kenyataannya profesionalitas lembaga internal tersebut tak berjalan sesuai harapan. Ada baiknya, pinta Imam, sistem mewajibkan mahasiswa lulus TOEFL dikoreksi kembali. Bukan programnya tapi tata aturan dan tata laksananya. Mahasiswa di jurusannya yang diketahui terlibat praktik tersebut sebanyak enam mahasiswa. Sementara, total mahasiswa di FIK yang terlibat mencapai 31 mahasiswa. Begitu juga di fakultas lain juga banyak. Yang patut disayangkan, di antara mereka ada calon wisudawan terbaik. ■ fai

barang kebutuhan pokok dari produsen langsung ke konsumen atau pasar. Itu guna memotong mata rantai distribusi yang selama ini terjadi, yakni dari produsen dikirim ke grosir, lalu ke agen, baru masuk ke pasar. Panjangnya distribusi menyebabkan harga barang mahal. ”Tapi dengan ongkos distribusi kita yang nanggung, barang dari produsen bisa langsung ke pasar. Sehingga harganya bisa lebih murah,” kata Pakde. Untuk mewujudkan itu, pihaknya sudah minta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim mengumpulkan produsen dan grosir sembako untuk diberi pemahaman dan mendukung kebijakannya tersebut. ■ uji

kian menguat. Oknum pegawai inilah yang disebut-sebut telah mengendalikan rekayasa skor TOEFL ratusan mahasiswa tersebut. Para dosen sudah menyebut inisialnya adalah D. Ada yang menyebut bahwa sosok ini bukan pegawai tetap di Pusat Bahasa Unesa. Sebelum bekerja di lembaga yang menangani bahasa di kampus ini, D juga pernah kuliah di jurusan Bahasa Inggris. Namun keberuntungan berpihak kepada mahasiswa ini karena direkrut Pusat Bahasa Unesa. Dalam perkembangannya, entah bagaimana upayanya sehingga sosok D ini diduga mampu memfasilitasi nilai tes bahasa Inggris tersebut. Bahkan saat

SURABAYA - SURYA Hari terakhir Moslem Fashion Festival (MFF) yang digelar di Royal Plaza, Minggu (17/7), tiga desainer dari Jakarta hadir. Mereka adalah Irna Mutiara, Anne Rufaidah dan Jeny Tjahyawati. Ketiganya merupakan desainer khusus busana muslim. Tak sekadar datang, mereka juga memamerkan busana muslim masing-masing 15 baju. Seluruhnya ditampilkan dalam fashion show oleh enam model. Irna Mutiara, memamerkan busana muslim rancangannya dengan tema Maroko. Dengan potongan yang tak terlalu menunjukkan lekuk tubuh dan memberikan aksesoris warna emas dan perak. “Model busana Maroko lebih menunjukkan pada siluet pemakainya,” jelasnya. Sedangkan Anne Rufaidah, menampilkan busana muslim dengan warna-warna yang kalem. Salah satunya warna abuabu. “Warna ini terlihat sederhana, tapi dengan aksesoris tambahan seperti di jilbab dengan warna terang, membuat busana ini tidak lagi sederhana,” jelasnya. Sementara Jeny Tjahyawati, memamerkan busana muslim dengan tema On The Road to Savana. Menggunakan warna-warna khs savana, padang rumput, dengan warna khasnya, hijau. Selain memamerkan busana muslim karyanya, ketiga desainer ini juga menjadi juri dalam kompetisi desain busana muslim untuk umum. Dalam kompetisi bertema heritage itu ada 24 peserta yang tampil. ■ rie

sertifikat nilai itu diterima mahasiswa, kop resmi dan tanda tangan dari ketua Pusat Bahasa juga tertera. Praktik jual beli sertifikat TOEFL dengan merekayasa nilai tersebut mulus karena saling membutuhkan. Oknum tergoda uang, sementara mahasiswa juga ingin cepat lulus. Padahal untuk bisa lulus harus lebih dulu meraih nilai tes bahasa Inggris melalui TOEFL 400. Bagaimana oknum menjaring korbannya? Setelah terjalin komunikasi dengan mahasiswa, jaringan terbentuk. Para mahasiswa menunjuk koordinator. Dialah yang mengumpulkan mahasiswa hingga terhubung dengan oknum tersebut. ■ fai

surya/sugiharto

FESTIVAL LAYANG-LAYANG - Pengunjung melintas di bawah layang-layang yang sedang diterbangkan dalam Festival Layanglayang 2011 di Kenjeran Park, Minggu (17/7). Festival layang-layang yang diikuti peserta dari berbagai kota di Indonesia ini merupakan agenda tahunan untuk melestarikan warisan budaya dan hobi.


5

SENIN, 18 JULI 2011

142 Motor Terkena Razia

lintas kriminal Kelilipan, Tewas Tubruk Dump Truk GARA-GARA mata kemasukan debu alias kelilipan, Hari Santoso (48), warga Bratang Binangun, Surabaya, tewas. Itu terjadi setelah motor yang dikendarainya, Honda Vario L 6634 VE, 'mencium' bokong dump truk nopol W 8078 UP yang diparkir di Jl Raya Desa Betoyo, Manyar, Gresik, pukul 04.00 wib. Sedangkan Suhamto (47), warga Jl Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Surabaya, yang duduk di boncengan hanya mengalami luka ringan. Menurut Suhamto saat di Satlantas Gresik, korban melintas dari arah utara saat melintas di Jl Raya Desa Betoyo. Korban tiba-tiba membuka helm yang menyebabkan matanya kelilipan. Karena saat itu motor dalam kecepatan tinggi, sehingga menabrak bagian belakang dump truk yang sedang memperbaiki as roda. Korban mengalami pendarahan hebat di bagian kepala, sehingga meninggal di tempat kejadian. Kasat Lantas Polres Gresik AKP Muhammad Purbaya, melalui Kanit Laka Ipda Tegar Satrio Wicaksono mengimbau para pengendara motor agar menggunakan helm standar, sehingga saat terjadi benturan lebih aman. ■ st38 surya/sugiharto

Masuk Penjara Bermodal Rp 2.000

BALAP LIAR - Anggota Polsek Gubeng mendata ratusan kendaraan bermotor yang tercakup dalam razia balap liar di kawasan Jl Dharmahusada dan Jl Karangmenjangan Surabaya, Minggu (17/7) dini hari. Razia balap liar ini dilakukan untuk meminimalisir angka kecelakaan dan warga sekitar yang merasa terganggu serta mempersempit ruang gerak curanmor.

SAHRI tak henti-hentinya mengaku menyesal karena ngrekap nomor togel di sembarang tempat. Pasalnya, kesalahan penjaja judi kupon putih itu membuatnya mendekam di tahanan Polsek Genteng, Minggu (17/7). Polisi menangkap Sahri di Jl Grogol Kalimir saat merekap nomor-nomor keberuntungan titipan pecinta togel langganannya. “Dia tidak menyadari kalau kami sudah lama mengintai,” ujar Kanit Reskrim AKP Arif Suharto, kemarin. Tentu saja kedatangan beberapa polisi berpakaian preman membuat warga Jl Krembangan Utara itu kaget. Pasalnya, tidak seperti biasanya pelanggannya berpakaian rapi. “Pelanggan saya itu cuma tukang becak, sopir dan penjual jajan keliling,” akunya. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan lima kertas rekapan dan uang tunai Rp 162 ribu. Karena pelanggannya hanya berpenghasilan rendah, pendapatan Sahri pun tidak banyak. Dia mengaku dapat komisi 20 persen dari pengepul. “Kalau dapat Rp 10.000 saya hanya dapat komisi Rp 2.000 saja,” aku lelaki 48 tahun itu lirih. ■ k2

Polisi Kejar Penjambret di Pasuruan ANGGOTA Polsek Tambaksari hingga kini masih terus mengejar dua tersangka kasus penjambretan yang menimpa seorang pegawai, Veronika (37) di Bank BII Jl Kapas Krampung dengan nilai kerugian Rp 20 juta awal bulan ini. Kapolsek Tambaksari, Kompol Suhartono mengatakan, pihaknya sudah mengantongi ciri-ciri kedua tersangka yang menjambret tas milik Veronika. Dari penyelidikan, tersangkanya sudah kabur dari Surabaya. ”Saya sudah memerintahkan penyidik untuk mengejar tersangka. Kemungkinan besar, mereka ada di Pasuruan. Kami berharap kedua tersangka segera ditangkap,” jelasnya. Penjambretan itu terjadi ketika Veronika membawa uang dalam jumlah besar di tasnya, Senin (4/7) lalu. Selain uang yang disetorkan ke Bank BII, dia juga membawa uang tunai sebesar Rp 600.000, plus ATM BNI dan Mandiri, dengan total Rp 20 juta. Di dalam tas juga tersimpan kartu asuransi dan surat berharga seperti KTP dan STNK. ”Semuanya ada di dalam tas itu,” urai korban. ■ sda

surya/miftah faridl

KARENA JUDI - Lima tersangka judi di wilayah Stasiun Wonokrmo yang diamankan anggota Polsek Wonokromo, Minggu (17/7).

Lagi, Judi Cap Jie Kie Wonokromo Diobrak SURABAYA - SURYA Berulang kali digerebek polisi, bahkan sudah tak terhitung orang yang dihukum, tak membuat perjudian di kawasan Stasiun Wonokromo hilang. Buktinya, anggota Polsek Wonokromo kembali menggerebek perjudian jenis cap jie kie di wilayah itu. Hasilnya, lima pejudi ditangkap polisi. Mereka adalah Rahmat Yudianto (37), warga Kendangsari, Sukarno (53) warga Jl Pulosari, Esram (50), warga Jl Bungurasih Timur, Waru. Dua pejudi lainnya, Iswanto (49), warga Jl Mojo II dan Suyono (41), warga Suko Darmasi, Buduran, Sidoarjo. Sayang, belasan pecinta judi lainnya berhasil kabur. Dijelaskan Plh Kapolsek Wonokromo AKP Manang Soebakti, penggerebekan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat. “Kami kemudian menyusun rencana untuk menggerebek agar hasilnya bisa maksimal,” tegasnya. Para pelaku judi ini memanfaatkan suasana gelap di kawasan Stasiun Wonokro-

mo. Mereka memang terbilang eksklusif karena tidak semua orang tahu dan bisa masuk ke lokasi itu. Bahkan, polisi juga sulit memantau lokasi itu jika tidak mendekatinya. Informasinya, banyak penjaga di lokasi tersebut. Mereka memberikan isyarat kepada bandar judi jika ada orang mencurigakan datang. Nah, tidak mau kecolongan lagi, polisi kemudian mengepung tempat itu. “Kami melihat belasan lelaki yang berkerumun bermain judi. Setelah satu jam mengintai, kami akhirnya bergerak,” imbuh Manan. Kedatangan polisi yang tibatiba, membuat belasan peserta judi lari tunggang langgang. Mereka berlari dan bersembunyi di kegelapan. Sedangkan lima pejudi tidak sempat kabur dan berhasil ditangkap. Polisi juga mengamankan barang bukti uang tunai Rp 400.000. Hampir semua tersangka mengaku sudah sering singgah di lokasi itu. “Saya jarang kok datang ke sana, itu saja kalau kepingin ikut nombok," ujar Esram. ■ k2

20 Pasangan Digaruk

► Mulai Pelajar Hingga Perawat SURABAYA - SURYA KERESAHAN warga di sekitar Jembatan Suramadu terhadap banyaknya pasangan yang bermesraan di tempat gelap, rupanya direspons Polsek Kenjeran dengan menggelar operasi, Sabtu (16/7) malam, Polsek Kenjeran bisa menggaruk sekitar 20 pasangan di sana. Operasi yang digelar sekitar pukul 20.30 WIB sampai 23.30 WIB itu meliputi sekitar Pantai Kenjeran hingga bawah Jembatan Suramadu. Tak kurang dari 25 personel Polsek Kenjeran dan satu truk Dalmas Polrestabes diterjunkan. Hasilnya, puluhan pasangan yang bermesraan di tempat gelap digaruk. Kebanyakan pasangan yang bermesraan itu berada di

sekitar batu-batu pesisir pantai. Karena personel yang diturunkan banyak, pasangan itu hampir semuanya pasrah ketika dibawa ke Mapolsek Kenjeran. Kapolsek Kenjeran Kompol Syukur menjelaskan, banyak warga yang resah terkait banyaknya pasangan kekasih yang pacaran di tempat remang-remang. ”Hal tersebut cepat kami respons, agar tak terjadi hal-hal

yang tidak diinginkan,” jelasnya, Minggu (17/7). Setelah menggelar razia selama tiga jam di tempat remang-remang, polisi mampu menggaruk 20 pasangan. Ketika didata, sekitar 60-70 persennya adalah remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Seperti pasangan berinisial AWP (17) dan B, pelajar SMA kelas 2. Ada pula pasangan selingkuh yang ikut tergaruk, yakni DO (41) warga Jl Donokerto Baru dengan W (41), warga Jl Kapasari Pedukuhan. Bahkan, ada juga pasangan yang ceweknya adalah seorang perawat RS swasta. Perawat berinisial ER (18) yang tinggal di daerah Tambakwedi Baru itu kegaruk bersama pasangannya berinisial AM (16), seorang pekerja pabrik. ”Ada juga satu pasangan, yang ketika kami garuk, ceweknya melarikan diri. Prianya itu

Pencuri Profesional Kena Batunya SURABAYA - SURYA Awalnya Rudianto (32), warga di Jl Bendul Merisi Gang Melati dan Andrie (17), warga Jl Jagir Sidomukti. adalah spesialis pencuri helm, kemudian meningkat mencuri sepeda dan kemudian mencoba mengambil sepeda motor. Tapi, ketika akan mengambil motor, aksi mereka ketahuan polisi. Maka, berakhirlah aksi profesional mereka. Dalam penyidikan, kedua tersangka mengaku jika ini bukan kali pertamanya dilakukan. Tanpa menyebut jumlah, kedua tersangka awalnya hanya mencuri helm, dan sepeda pancal. Selanjutnya, hasil curiannya itu dijual di pasar loak Jl Gembong. Hasilnya dibagi rata. ”Iya, kami memang mencuri helm dan sepeda. Setelah itu, kami mencoba mengambil sepeda motor,” jelas Rudianto, Minggu (17/7). Wakapolsek, AKP Andik Gunawan saat mendampingi Kapolsek Tambaksari, Kompol Suhartono menjelaskan, aksi terakhir mereka dilakukan di Jl Jagiran. Melihat ada sepeda motor Suzuki Shogun 125 bernopol L 5200 CW yang diparkir pemiliknya di samping warung giras. Setelah melihat kondisi memungkinkan, seorang tersangka

surya/sudharma adi

PENCURI - Wakil Kapolsek Tambaksari AKP Andik Gunawan (kiri) menunjukkan barang bukti sepeda motor dan dua tersangka di Mapolsek Tambaksari, Minggu (17/7). Rudianto, langsung duduk di jok motor untuk mengecek setirnya dikunci atau tidak. Di saat bersamaan, korban mengetahui dan meneriakinya sehingga mereka segera kabur. Meski belum berhasil menggondol hasil curiannya, namun warga tidak membiarkan begitu saja. Mereka mengejar para pelaku yang memilih berpencar menyelamatkan dirinya masing-masing. “Pada saat massa mengejar para pelaku, tak jauh

dari tempat kejadian ada anggota Reskrim mengetahui dan ikut mengejarnya. Akhirnya keduanya berhasil ditangkap, dan mereka sempat dihajar massa,” jelasnya. Setelah ditangkap dan diperiksa, kedua tersangka mengaku jika sebelumnya sudah lima kali mencuri sepeda angin, lalu helm di tempat parkir selama empat kali. ”Mereka kemudian menjual pada orang yang tidak dikenal di pasar loak,” pungkasnya. ■ sda

tetap kami bawa ke Mapolsek Kenjeran,” tegasnya. Dijelaskan, untuk razia seperti ini akan sering diterapkan. Apalagi, mendekati bulan Ramadan maka tempat-tempat yang sering digunakan untuk berbuat maksiat harus sering dipantau. ”Kami juga tidak menginginkan terulang lagi kejadian terbunuhnya perempuan yang dibantai oleh pacarnya sendiri di Pacuan Kuda Pantai Ria Kenjeran beberapa waktu lalu,” urainya. Setelah kedua puluh pasangan terjaring, pihaknya kemudian menggiring ke Mapolsek Kenjeran untuk didata dan pembinaan. Setelah itu, polisi memanggil semua orangtua serta wali murid sekolah untuk memberikan surat pernyataan agar tidak akan mengulanginya lagi. ”Bila sewaktu-waktu dari salah satu pasangan terjaring lagi dalam razia berikutnya, maka kami akan proses sesuai jalur hukum yang ada,” pungkasnya. ■ sda

SURABAYA - SURYA Menjelang puasa, anggota Polsek Gubeng menggelar razia terhadap peserta trek-trekan alias balapan liar. Dari razia itu, polisi menyita 142 sepeda motor. Kapolsek Gubeng AKP Alfian Nurrizal mengungkapkan, kegiatan itu untuk menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas). Untuk razia, Minggu (17/7) dini hari, polisi lebih memfokuskan pada pengendara sepeda motor yang tak lengkap aksesorisnya. “Kami menggelar razia pada pukul 02.00 WIB sampai 05.00 WIB,” tuturnya. Untuk razia sepeda motor liar, Polsek Gubeng memilih lokasi di Jl Dharmahusada. Karena tempat itu sering dijadikan tempat balapan liar. ”Agar benar-benar efektif, maka operasi kami gelar besar-besaran,” tandasnya. Dalam operasi ini, pihaknya mengerahkan personel sebanyak 52 anggota, yang terdiri atas bagian lalu lintas (lantas), reskrim dan intel. Para personel itu tersebar di beberapa titik untuk mengamankan operasi di lokasi tersebut. Dari 142 sepeda motor yang disita Polsek Gubeng, sebagian besar adalah sepeda motor bebek dan matic. Polisi menyita motor-motor itu, di antaranya karena spion yang tak lengkap, ban motor yang tak sesuai standar, bodi motor yang sebagian sudah dipereteli, dan tak lengkap surat-surat kendaraannya. ”Bagi yang sedang trek-trekan di sana, langsung kami sita motornya. Tak peduli itu remaja atau dewasa,” tegasnya. Bagi pengendara yang sepeda motornya disita, maka pihaknya mengenakan denda tilang. Meski motor-motor itu disita, tapi Polsek Gubeng tetap memberi kesempatan untuk mengambilnya. Tapi, dengan syarat pengambilan itu diketahui oleh orangtua atau wali kelas bagi pengendara yang masih sekolah. ”Sedangkan bagi kendaraan yang protolan agar dilengkapi terlebih dahulu sebelum diambil. Barang bukti ini kami simpan di depan halaman Mapolsek Gubeng,” pungkasnya.■ sda

Hendak Pesta Sabu Keburu Ditangkap SURABAYA - SURYA Rencana pesta narkoba yang dirancang Abdul Malik ternyata terendus anggota Unit Idik II Sat Reskoba Polrestabes Surabaya. Akibatnya, saat baru mengambil sabu di seorang pengedar, pemuda 27 tahun itu sudah ditangkap polisi. Malik disergap di Jl Wonorejo II sekitar pukul 24.00 WIB. Dari tangan warga Jl Margodadi itu, polisi mengamankan satu plastik klip kecil berisi kristal putih sabu. "Barang bukti 0,3 gram sabu kami amankan dari tersangka," tegas Kanit Idik II AKP Made Wasa mendampingi Kasat Reskoba AKBP Eko Puji Nugroho, Minggu (17/7). Penangkapan terhadap Malik ini sebenarnya sudah lama direncanakan polisi. Namun, karena Malik lihai mengelabui polisi, sehingga sulit diendus gerak-geriknya. Terlebih, Malik juga tinggal di tempat kos kawasan Simorejo Sari. "Kadang dia di rumah, kandang pula di kos. Inilah yang sering membuat kami terkecoh," imbuh Made.

Sulit terlacak di dua tempat tinggalnya itu, polisi kemudian mengalihkan sasaran. Polisi akhirnya memilih mengintai Malik saat pergi membeli sabu di tempat langganannya. Polisi berhasil menangkapnya. Awalnya Malik mengelak tuduhan polisi. Namun, bantahan itu tidak berlaku bagi polisi karena sosok Malik sudah lama diincar. Terlebih polisi juga menemukan barang bukti saat menggeledahnya. Malik pun terdiam dan menurut saat di bawa ke mapolrestabes. Kepada polisi, Malik mengaku baru saja membeli sabu-sabu itu. Dia juga mengakui terang , sejatinya hendak mengadakan pesta sabu bersama beberapa temannya. "Saya sudah beberapa kali mengonsumsi narkoba jenis sabu," ujarnya. Selain Malik, polisi juga menangkap Yunus, pengedar yang menjadi jujukan Malik, serta Nanda, teman wanita Malik yang ditengarai sebagai salah satu peserta pesta sabu. Dari tangan Nanda, polisi menyita barang bukti 0,4 sabu. ■ k2

Kisah Sejoli Curi Tas di Musala

5 Tahun Jalin Cinta Berujung Penjara Percintaan Oki Maulana (23) dan Fatimah (20) tak setragis Romeo dan Juliet. Namun, setidaknya perjuangan mereka mempertahankan cinta harus berujung di penjara. MIFTAH FARIDL SURABAYA

M

EREKA tak menyangka, kisah asmara selama lima tahun yang membahagiakan harus dilewati di kantor polisi. “Kami terpaksa mencuri. Tidak ada jalan lain yang bisa kami lakukan,” aku Oki, warga Jl Jamrut, Gresik, Minggu (17/7). Anggota Polsek Bubutan

menangkap keduanya saat tepergok mencuri di musala BG Junction, sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu keduanya usai menunaikan salat. Di saat bersamaan, Dyah Lucky (47), warga Semolowaru hendak mengambil wudu menaruh tas berisi mukena, Quran, ponsel dan uang Rp 250.000 di dalam musala. “Saat itulah kami tiba-tiba punya niat mencuri lagi. Dua

minggu sebelumnya kami juga mencuri di sana. Kami butuh uang, makanya nekat,” imbuh Fatimah, warga Jl Petemon. Fatimah iba dengan kekasihnya yang mengidap penyakit bronkitis menahun. Butuh banyak uang bagi Oki untuk sekadar membeli obat. Karena itu, Fatimah tidak keberatan saat Oki mengajaknya mencuri. Dalam benak Fatimah, inilah bentuk rasa sayangnya kepada Oki. “Pelaku sempat ngotot kalau itu tasnya. Tapi dia tidak bisa membuktikannya. Sedangkan korban bisa menujukkan bukti kalau itu benar tasnya yang ditinggal saat hendak mengambil

surya/miftah faridl

CINTA MATI - Oki Maulana dan Fatimah, tersangka kasus pencurian, menutup wajahnya saat digelandang ke Mapolsek Bubutan, Minggu (17/7). wudu,” ujar Kapolsek Bubutan Kompol Mikael Sitanggang didampingi Kanit Reskrim AKP Herman Hosnol.

Setelah alibinya terbongkar, Fatimah dan Oki pun menyerah. Keduanya pasrah saat digelandang ke Mapolsek Bubutan. ■


3 Malang Raya

SENIN, 18 JULI 2011

Ayooo! Bersemangat, Terjungkal, lalu Jatuh

surya/nedi putra aw

BERPACU - Dua tim terompah panjang berpacu dalam lomba olahraga tradisional di lapangan Jl Merbabu, Klojen Kota Malang, Minggu (17/7). Selain terompah panjang, dilombakan pula egrang, dagongan dan gobak sodor dalam kegiatan ini.

KLOJEN - SURYA Suara gelak tawa dan riuh rendah teriakan, memenuhi lapangan tengah Merbabu, Jl Merbabu, Minggu (17/7). Mereka: ibu-ibu, bapak-bapak, dan remaja asal Kecamatan Klojen bergembira ria menggelar lomba permainan tradisional. Bukan untuk Agustusan, tapi menyiapkan diri mengikuti Olimpiade Olahraga Tradisional. Kemarin, para remaja putri dan ibu-ibu adu ketangkasan pada lomba terompah panjang dan gobak sodor. Sementara para pria diadu dalam laga dagongan (tarik bambu) dan egrang. Para ibu saling teriak menyemangati timnya. Sesekali mereka menjerit Ayoooo...! saat ada tim terompah panjang yang jatuh

karena kurang kompak. “Saya bangga, meskipun mereka sibuk namun mereka tetap bisa meluangkan waktu untuk berpartisipasi,” kata Camat Klojen, Priyadi. Lomba diikuti 11 kelurahan dari Kecamatan Klojen. Masingmasing kelurahan mengirim 22 delegasi untuk perlombaan ini. Watiah, peserta lomba asal Bareng, mengatakan ikut lomba ini serasa kembali ke masa anak-anak. Juara satu dari perlombaan ini, akan mewakili kecamatan di tingkat kota. Setelah lolos di tingkat kota, akan diteruskan ke tingkat provinsi sampai nasional, dan akhirnya ikut olimpiade. ■ st18

17 Santri Terserang Gatal

►Kaligadung Tercemar Limbah Pabrik

DAMPIT - SURYA SEBANYAK 17 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Roudhotul Mashuri dan warga Dusun Sukorame, Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, yang memanfaatkan air sungai untuk mandi terserang gatal-gatal. Diduga air sungai itu tercemar limbah pabrik tapioka. Selama ini sejumlah warga Sukorame mengandalkan air sungai untuk mandi cuci dan kakus (MCK). Bahkan, mereka membangun tempat mandi bersama di pinggir sungai dengan air juga dari aliran sungai itu. “Warga Sukorame memang memiliki tempat mandi bersama di sungai itu. Sebagian santri saya ada yang mandi di situ,” kata KH

Huri Purnomo, Minggu (17/7). Menurut KH Huri, santri yang tubuhnya kebal, pasti tidak merasa gatal. “Tetapi yang nggak kebal, ya gatel sedoyo (seluruh badan gatal-gatal, red) ,” kata KH Huri. Ditambahkan KH Huri, serangan gatal-gatal itu disertai bintikbintik pada kulit santri. ”Saya sudah melarang santri untuk mandi lagi di sungai dan memanfaatkan

air swadaya,” tuturnya. Sejauh ini, ia belum melapor kepada siapa pun. Namun, para santri yang terjangkit gatal-gatal telah diobatkan ke Puskesmas setempat. Jumlah santri di ponpes itu sebanyak 115 orang. Sebelumnya, pengasuh Ponpes ini juga pernah demo terkait pembuangan limbah pabrik ke sungai, tetapi tidak ada respons serius dari pihak terkait, sehingga ia merasa putus asa. Pabrik biasanya membuang limbah sekitar pukul 21.00 WIB setelah aktivitas penduduk agak berkurang. Biasanya pada malam hari, air sungai itu berbau formalin dan solar. Pengasuh ponpes berharap, Pemkab Malang memberikan solusi dengan memasok air bersih ke Ponpes, sehingga kesehatan santri terjaga. Menurut pengasuh ponpes, untuk mengajukan air bersih, prosesnya lama. Padahal, warga Dusun Kaligadung dan Sukorame

sudah lama menjadi korban. Cholis Bidayati, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemkab Malang menyatakan untuk melihat kasus itu harus komprehensif, termasuk kebersihan di Ponpes itu. Terkait dugaan pencemaran limbah tapioka di sungai itu, Cholis menyatakan perlu cek lapangan. Cholis mengungkapkan, pihaknya memang pernah melakukan cek ke lapangan, dan ternyata pabrik itu harus memperbaiki dokumen lingkungannya. Dokumen lingkungan itu tidak bisa diselesaikan dalam kurun waktu satu atau dua hari. “Namun, kalau nanti ada kebocoran limbah, jelas dia akan kami peringatkan,” tegasnya. Bupati Malang, Rendra Kresna, secara terpisah menyatakan, Ponpes ingin mendapat air bersih dari PDAM, sebaiknya mengajukan proposal. Ia juga berniat dalam waktu dekat melihat kondisi Ponpes itu. ■ vie

HARIAN


Goyang Asyiiik

Aksi Melinda yang terkenal dengan lagu "Cinta Satu Malam" memukau penonton dalam gelaran Final Regional Jawa Timur Sampoerna Asyiiik Fest di Lapangan Rampal, Sabtu (16/7) malam. Ajang final tersebut memilih pemenang lomba Lipsync, Karaoke, dan Joget Sampoerna Asyiiik Fest di Jawa Timur. ■ stf4

4

SENIN, 18 JULI 2011

Kerajinan Lampu Hias Hasanudin

kiat usaha

Dari Lampion, Rezeki Makin Terang

Ingin Sukses, Hindari “Blemish”

DI tangan Hasanudin, kertas tisu yang berharga murah dipadukan dengan rotan bulat disulap menjadi sebuah lampion cantik. Sebuah lampion besar, bisa laku hingga Rp 4,5 juta. Wuih!

Oleh : Noor Shodiq Askandar Dekan Fakultas Ekonomi Unisma

BANYAK orang ketika sukses menjalankan usaha, kemudian bertepuk dada bahwa inilah hasil karya terbaiknya. Seakan keberhasilan tersebut diperoleh mandiri, tanpa mengandalkan bantuan pihak lain. Padahal, sesuai dengan kodrat manusia, tidak ada keberhasilan tanpa kerjasama dengan pihak lain. Kondisi berbeda, jika usaha yang dijalankan tidak memperoleh hasil sebagaimana yang diharapkan atau tidak sukses. Pasti yang bersangkutan tidak mau menanggung risiko sendiri dan menyatakan bahwa perlu ada tanggung jawab bersama semua elemen yang terlibat usaha. Inilah yang dalam istilah keilmuan disebut dengan “blemish”, dengan berbagai bentuknya : Pertama, menghindar dari tanggung jawab yang mesti ditanggungnya karena terjadinya kegagalan dalam usaha. Model ini biasanya dilakukan dengan membebankan kesalahan kepada pihak lain, agar yang bersangkutan terhindar dari tanggung jawab yang mesti diembannya. Sebagai contoh, ketika penjualan menurun, bukannya mencari jalan meningkatkan kembali akan tetapi justru lebih sibuk menghindari tanggung jawab dan membebanbankannya kepada bagian penjualan saja. Kedua, mencari dan membuat alasan yang dipakai sebagai pembenar atas terjadinya risiko ketidaksuksesan dalam menjalankan usaha. Pola ini biasanya yang bersangkutan sulit untuk belajar dari kesalahan, karena selalu ada alasan yang dijadikan pembenar. Peralatan yang tidak lengkap, support dari pimpinan yang kurang, produk banyak kelemahannya dan perlu banyak perbaikan, serta berbagai alasan lain agar tidak menjadi pihak yang disalahkan. Ketiga, selalu berupaya mencari pihak yang dapat “dikambinghitamkan” atau dikorbankan agar terhidar dari tanggung jawab. Baginya setiap ketidaksuksesan itu bukan karena ketidakmampuan, akan tetapi akibat pihak lain yang mengganjal jalan kesuksesannya. Justru faktor luar yang dianggap paling dominan membuat usaha tidak berhasil, seperti kondisi ekonomi masyarakat, masyarakat yang tidak mau berubah, stabilitas keamanan dan berbagai alasan lainnya. Menghindar, mencari alasan dan menyalahkan fihak lain bukanlah cara bijaksana dalam mengatasi setiap persoalan dalam usaha. Kewajiban kita adalah mengevaluasi diri secara menyeluruh kenapa kita tidak berhasil, sementara pihak lain tidak mengalami masalah yang sama. Dengan begitu dapat dicari solusi terbaik serta komprehensif untuk mengelola persaingan dan memenangkannya. Dengan demikian keberlanjutan usaha dapat lebih terjamin. Bagaimana dengan Anda? ■

lintas malang KKN, Mahasiswa UMM Ajak Budidaya Jamur PAGAK - Pertumbuhan penduduk yang lebih cepat dibanding pertumbuhan pangan, membuat masyarakat harus lebih kreatif mengolah makanan. Untuk meningkatkan kreativitas pengolahan makanan ini, kelompok 11 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan penyuluhan budidaya jamur tiram putih di balai Desa Pandanrejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Sabtu (16/7). “Kami memilih jamur tiram karena, keadaan geografis Pandanrejo sangat mendukung untuk budidaya jamur,“ ujar Fredy Teguh, Koordinator Desa kelompok 11 KKN UMM. Warga mendapat pengetahuan mulai dari pembuatan baglog (media tanam), proses panen, hingga pemasaran. Mereka juga mengunjungi rumah percontohan jamur yang telah disiapkan kelompok 11 untuk budidaya. Di rumah itu tersedia 150 baglog jamur tiram yang langsung dapat dikelola warga. “Kegiatan ini sangat menarik, dapat meningkatkan perekonomian warga, saya ingin segera mencoba,” ujar Sujiadi, warga yang mengikuti penyuluhan. Pemateri budidaya jamur, Fery Abdul Kholiq menjelaskan, perawatan jamur tidak menyita banyak waktu. Tiap panen, per baglognya menghasilkan dua ons jamur. “Kuncinya, saat panen, jamur harus dicabut sampai akarnya agar jamur yang baru tumbuh tidak membusuk,” katanya. ■ st18

M

ENJELANG perayaan Hari Kemerdekaan RI ini, pekerjaan Hasanudin menjadi berlipat. Usaha lampionnya, di Jl Ir H Juanda Gg 5 Malang harus memproduksi lampion lebih banyak. Maklum, saat perayaan Agustusan nanti, adalah masa panen. Pesanan lampion merah putih mulai membanjir. Bisa sampai ribuan lampion yang dipesan. Saat ini, ujar Hasanudin, lampion yang disukai adalah warna putih, dan bentuk oval. Sampai saat ini, sudah ada tiga orang pemesan lampion berbentuk oval. Masing-masing pemesan memesan 100 lampion,” kata pria yang akrab dipanggil Hensen ini. Aktivitas yang tinggi ini terlihat saat Surya mengunjungi kawasan sekitar rumah Hensen. Sebab para pemuda yang tergabung karang taruna desa tersebut turut diberdayakan untuk memotong rotan dan menempel tisu lampion di rumahnya masing-masing. Karenanya, di kelurahan

Jodipan Kecamatan Blimbing ini juga terkenal sebagai kampung lampion. Selain saat perayaan Agustusan, pesanan lampion berlabel Hangsenz lampion meningkat saat perayaan Imlek. Bahkan tak jarang pesanan hingga mencapai 1.000 lampion. Aktivitas ini Hensen mulai sejak tahun 2000 lalu. Hensenudin mengatakan, semula ia dan keluarganya hanya membuat lampion dengan model bulat. Tetapi tak jarang pemesan membawa model lampion sendiri. ”Dari model yang dibawa pemesan itu kami bisa mengembangkan model lampion kami hingga saat ini mencapai 150 model,” kata Hensen. Di antara model tersebut adalah bola, kapsul, oval, silinder, hati, dan bintang. Hensen menawarkan harga lampionnya mulai dari harga Rp 7.000 sampai dengan Rp 4,5 juta. “Untuk harga Rp 4,5 juta untuk lampion dengan diameter 3 meter dan pesanan dari Surabaya,” katanya. Meskipun banyak pesanan, te-

surya/lailatul mauludiyah

MASA PANEN - Karyawan Hangsengz Lampion tengah membuat lampion merah putih pesanan pelanggan untuk perayaan Hari Kemerdekaan RI. Saat ini Hasanudin menerima banyak pesanan untuk Agustusan. tapi Hensen belum bisa mendapatkan omzet yang pasti. “Kalau lagi sepi ya tidak ada omzet,” terangnya. Tapi, setidaknya ia bisa mengantungi Rp 1 juta perbulan.

“Tidak setiap hari kami membuat lampion, ketika ada pesanan kami akan langsung pembuatkannya,” katanya. Meski demikian, Hensen dan

anggota karang taruna tersebut bisa berbangga. Lampion karya mereka telah menjelajah dunia lewat ekspor ke Hongkong Prancis, Arab dan Australia. ■ st18

Racik Lem Sendiri, Rahasiakan Ramuannya BAHAN yang diperlukan untuk membuat lampion ini sangat sederhana. Terdiri dari rotan bulat, isolasi, kawat, kertas tisu dan kain. Untuk bahan kain, ujar Hasanudin, biasanya pemesan membawa kain sendiri, karena mereka menginginkan jenis kain yang berbeda. “Jenis kain yang sering dipakai adalah kain jenis baju, peles, dan saten,” terang pria yang menimba ilmu membuat lampion saat ia masih bekerja di Bali ini. Sementara untuk bahan rotan, biasanya dikulak dari Bali. Untuk 1 kg rotan, bisa digunakan untuk 5 hingga 6 lampion berdiameter 30 cm. Sedangkan untuk kertas tisu, Hensen biasanya membeli satu bal tisu untuk 100 lampion berdiameter 30 cm.

Proses pembuatannya, semula rotan dicetak dengan cetakan, kemudian rotan tersebut diolesi lem ke seluruh bagian rotan, kemudian menempelkan kertas atau kain pada rotan tersebut. Setelah kering, lampion tersebut diberi pewarna bubuk sejenis wenter yang dicampur dengan air. Setelah kering lampion tersebut siap dikemas dan diatarkan ke pemesan. Saat ini, yang menjadi rahasia produk Hangsenz lampion adalah lem perekat. “Kami mencampurkan beberapa bahan untuk membuat lem tersebut,” katanya. Untuk racikan lem ini, ia tidak ingin membagi kepada orang lain karena menjadi ciri khas dari lampionnya. Menurutnya, dengan

lem tersebut, kain dan kertas bisa merekat erat pada rotan. Alhasil, lampionnya dijamin lebih awet dan tak gampang sobek. Pengrajin lampion ini, mulai membuka usahanya di Malang sesaat setelah ia pulang dari Bali tahun 2006. Di Pulau Dewata tersebut ia bekerja dengan seorang pengrajin lampion mulai tahun 2000. Saat ia pulang, ia mencoba membuat lampion di Malang dan menjualnya di depan taman krida budaya daerah Soekarno Hatta. Hanya dengan gerobak mini, ia berhasil menarik perhatian para pengguna jalan hingga banyak yang memesan dari pengrajin ini. "Dan sekarang, usaha ini mulai berkembang," tukasnya. ■ st18

surya/lailatul mauludiyah

PESANAN - Model lampion dapat dipesan sesuai keinginan pembeli. Model oval adalah salah satu bentuk lampion yang diminati.

Dorong Anak-anak Berjiwa Wiraswasta 13.250 Calon Pemilih Ajukan Perorangan KLOJEN - SURYA Sanggar baca Darul Mustofa siap membantu orangtua untuk menulusuri bakat anak-anak mereka, terutama di bidang entrepreneur. Melaui festival sejuta mimpi anak negeri, sanggar ini berharap anak-anak itu biasa melakukan yang terbaik untuk mimpinya. Menurut Arnanda, ketua pengembangan sumber daya manusia (PSDM) sanggar baca Darul Mustofa, banyak sekali orangtua yang belum bisa mengarahkan hobi anak-anaknya. Kebanyakan dari orangtua selalu melarang apa yang dilakukan anak, padahal hal itu merupakan langkah awal untuk menemukan bakat anak. Sanggar baca ini lebih memprioritaskan anak-anak untuk berjiwa wirausaha, “Dari pada mereka meminta-minta dan bermain di jalanan, lebih baik diarahkan ke kegiatan yang lebih bermanfaat,” kata Arnanda, Minggu (17/7). Salah satu kegiatan wirausaha yang pernah dilakukan anakanak adalah mereka membuat kue donat bersama-sama yang kemudian menjual kue itu ke pasar minggu, dan menanam

surya/nedi putra aw

CITA-CITA - Sejumlah anak menuliskan cita-citanya pada topi mereka dalam Festival Sejuta Mimpi Anak Negeri di Jl Mayjen Panjaitan Gang 18C, Kota Malang, Minggu (17/7). sawi. Hasilnya ditabung dulu dan akhir bulan dibagi rata. Melalui festival sejuta mimpi anak negeri mereka ingin memperkenalkan kepada masyarakat sekitar, khususnya warga Jl Mayjen Panjaitan Gg 18 C, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, untuk lebih mengenali anak-anak mereka melalui kegiatan yang biasa

mereka lakukan di rumah. Para orangtua juga diundang untuk mengikuti talkshow tentang bakat anak. Pada akhir acara, anak-anak diajak melepas 33 burung pipit. “ Pelepasan burung ini sebagai wujud dari cita-cita tinggi mereka untuk dicapai,” kata Arga Adiyuwono, Ketua Umum sanggar baca Darul Mustofa. ■ st1

BATU - SURYA Sebanyak 13.250 atau 6,5 persen dari total calon pemilih pada pemilukada 2012 telah memberikan surat pernyataan dukungan kepada calon wali kota dan wakil wali kota independen atau jalur perorangan. Sejauh ini, sudah ada satu pasangan perorangan yang dipastikan akan maju dalam pemilukada untuk periode 20122016 yang akan berlangsung 2 Oktober 2012 nanti. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bagyo Prasasti mengatakan, pengajuan pasangan calon wali kota dan wakilnya dianggap sah karena sudah memenuhi kriteria dan syarat yang ditentukan dari pemerintah pusat. “Saya belum bisa sebutkan namanya hingga jadwal pendaftaran nanti,” kata Bagyo Minggu (17/7) kemarin. Bagyo mengatakan, masyarakat berhak mengajukan calon pemimpin daerah, namun harus

berpasangan. “Tidak boleh hanya mengajukan wali kota, tapi juga wakilnya. Kalau ada yang mengajukan tidak berpasangan, surat pernyataan dukungan kami anggap tidak sah,” paparnya. Pendaftaran calon akan dibuka awal Mei hingga Juni 2012 nanti. Menurut Bagyo, tidak ada yang berbeda dari pemilu sebelumnya. Hanya saja, sistem pemilihan tahun depan menggunakan sistem nyoblos, bukan nyontreng. “Nyoblos ini mempermudah kinerja KPU, karena calon pemilih lebih akrab dengan cara nyoblos daripada nyontreng,” ujarnya. Sementara, dana yang diajukan KPU adalah 10,2 miliar. Anggaran yang diajukan itu dianggap beberapa pihak sangat berlebihan, namun Bagyo membantah keras. “KPU itu bukan institusi penawaran. Kami hanya memberikan informasi sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ungkapnya. ■ k5

Gaji Ke-13 Guru Disunat, Eh Dikembalikan Lagi

surya/istimewa

PONTENSI - Warga Desa Pandanrejo Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang dilatih budidaya jamur tiram, Sabtu (16/7).

JABUNG - SURYA Para guru di Kabupaten Malang mengeluhkan adanya sunatan terhadap gaji ke-13 yang mereka terima pada Kamis (14/7) lalu. Gaji yang sedianya untuk menambal kebutuhan itu dipotong bervariasi, mulai Rp 15.000 hingga Rp 80.000. Pungutan ini, salah satunya terjadi di UPTD TK SD Dinas Pendi-

dikan Kecamatan Jabung. Ketika guru mendapat gaji dari bendara di UPTD tersebut, sudah terpotong. “Untuk di Jabung, setelah diprotes akhirnya dikembalikan lagi lewat bendahara sekolah sebesar potongan itu pada Sabtu (16/7) lalu. Sehingga sekarang tidak ada potongan lagi,” tutur salah satu guru SDN yang tidak mau disebut namanya pada war-

tawan. Alasan pemotongan itu tidak jelas. Hanya disebut untuk pembangunan kantor. Sementara alasan penyunatan di kecamatan lain, antara lain, untuk pengamanan pengambilan uang, yakni dipotong Rp 10.000 per guru. Namun, hal itu dibantah Sueb, Kepala UPTD Dindik Kecamatan Jabung. “Tidak ada pemotongan. Semua diberikan

utuh kepada guru,” katanya kepada Surya, Minggu sore (17/7). Adi Karyono, Sekretaris Dindik Kabupaten Malang juga menyatakan pihaknya tidak pernah menginstruksikan pemotongan itu. “Nanti saya cek lagi. Kalau ada pemotongan sekitar Rp 2.000 hingga Rp 5.000 ya masih wajar,” ungkap Adi. Sementara itu, 30 kepala SKPD

dan kabag bersama Bupati Malang pelesir ke Lombok Jumat (15/7) hingga Minggu (17/7). Menurut M Hidayat, Kabag Humas Pemkab Malang pelesir ini inisiatif dari para pejabat tersebut. “Kami tidak memakai anggaran dari APBD, tapi memakai uang sendiri. Apalagi kan baru dapat gaji 13,” tekan Dayat, panggilan akrabnya.■ vie


SENIN, 18 JULI 2011

Sopir Angkot Curi Pisang

►Ditebang Malam, Diangkut Pagi

WONOSARI - SURYA PEMILIK angkot jurusan TalangagungNgajum-Gunung Kawi, yang disopiri Sug (31), bisa jadi kecewa berat dengan ulah sopirnya. Sebab, mobil yang disopiri Sug justru digunakan untuk mencuri 13 tandan pisang. surya/eben haezer panca p

Akibat ulah Sug, sementara ini angkot bernopol N 915 UD itu disita petugas sebagai barang bukti, sehingga sudah pasti sang majikan tak mendapat setoran selama angkot itu disita. Sug, warga Jl Parikesit RT 01/RW 04 Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang ini diringkus petugas Polsek setempat setelah tertangkap tangan mencuri 13 tandan pisang milik Rustami (60) dan Yateman (55), tetangganya. Menurut tersangka Sug, pencurian itu dia lakukan Jumat (15/7) sekitar pukul 20.00 WIB setelah mengambil mobil di kediaman majikannya. “Saya ini kan tiap malam ambil mobil di rumah majikan, baru jam tiga pagi mulai berangkat mencari penumpang. Nah, setelah ambil mobil, saya kembali ke rumah

MEMANEN PISANG TETANGGA - Sugeng (31), Warga Jalan Parikesit RT 1/RW 4, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang ditangkap petugas Polsek Wonosari setelah tertangkap mencuri 13 tandan pisang milik tetangga, Jumat (15/7). dan ’memanen’ pisang tetangga” ujar Sug. Pisang-pisang hasil tebangan itu tak langsung diangkut, tetapi dikumpulkan dulu di kebun. Baru sekitar pukul 03.00 WIB yaitu ketika akan berangkat kerja, pisang-pisang itu diangkut dengan angkot. Namun, Sug tak menyangka bahwa sejak pukul 20.00 WIB ketika menebang pohon pisang, sejumlah warga mengawasinya. ”Saya mencuri pisang tetangga karena pohon pisang saya sendiri hanya berbuah tiga tandan," tambah Sug. Sug ditangkap warga ketika sedang memasukkan pisang-pi-

sang itu ke mobil. Saat itu juga Sug diserahkan warga ke petugas Polsek Wonosari. Kepada petugas, Sug mengaku aksinya kali ini bukan yang pertama. Sug mengaku pernah ditahan pada 2001 dengan kasus yang sama. ”Baru dua kali mencuri kok Pak, tetapi itu yang ketahuan. Kalau yang tidak ketahuan, ya sudah sekitar lima kali," ucap Sug, bapak tiga anak ini, polos. Dalam pemeriksaan itu, Sug banyak melontarkan pengakuan yang bikin petugas geleng-geleng kepala. Salah satunya soal keluarga, Sug mengaku memiliki tiga anak yang masing-masing diperoleh dari tiga istri berbeda.

Irawan – Fitri Dimakamkan Terpisah PONCOKUSUMO - SURYA Kematian Nur Fitriyah (20), warga Dusun Keden, Desa Argosuko, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang masih meninggalkan duka bagi keluarganya. Diutarakan Abdul Syukur (30), satusatunya kakak Fitri, sekalipun kepergian adiknya itu menyakitkan, dirinya hanya bisa menerima dengan pasrah. “Pastinya sedih sekali. Tapi kejadian ini juga tidak lantas membuat hubungan baik kedua keluarga jadi rusak kok” ujarnya. Ditambahkan Syukur, setelah menjalani otopsi di kamar mayat RS Dr Syaiful Anwar, jenazah adiknya itu langsung dikebumikan di pemakaman umum Desa Argosuko pada pukul 22.30 WIB. Sementara itu, jenazah Irawan (23) yang diduga bunuh diri setelah menganiaya istrinya hingga tewas, langsung dibawa pihak ke-

luarganya ke Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. ”Setelah dari rumah sakit, jenazah adik saya langsung dibawa pulang untuk dimakamkan malam itu juga. Kalau jenazah Irawan, memang keluarga dan warga sepertinya keberatan kalau (jenazah Irawan) dikubur di sini (Poncokusumo),” tambah Syukur. Kapolsek Poncokusumo, AKP Timbul Wahono menyatakan bahwa pihaknya masih terus memeriksa kasus ini. ”Kami masih menjalankan pemeriksaan dan memanggil para saksi sekaligus menunggu hasil otopsi untuk mengetahui motif dibalik tragedi tersebut. Informasi yang kami peroleh, Irawan memang temperamental, jadi mungkin saja hal ini dipicu karena kecemburuan” ungkap Wahono.■ st17

Kapolsek Wonosari, AKP Hartomo menjelaskan, tersangka Sug juga terlibat dalam sejumlah pencurian lain seperti pencurian 80 kg cabai di Desa Plaosan, Wonosari, enam bulan lalu. Selain itu Sug juga mengaku pernah mencuri 150 meter kabel telepon yang berhasil dijual seharga Rp 150.000. ”Kami masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah tersangka terllibat pula dalam pencurian-pencurian lain. Sementara itu, barang bukti berupa satu unit mobil penumpang umum dan buah pisang masih kami amankan” pungkas Hartomo. ■ st17

Beras Picu Suami Hajar Istri NGAJUM - SURYA Gara-gara dipicu masalah sepele yaitu uang hasil penjualan beras di toko berkurang, Rj (32) nekat menghajar istrinya Jt (34). Namun, setelah disarankan petugas, pasangan suami istri (Pasutri) asal Desa Kranggan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang ini, akhirnya berdamai. Menurut Kapolsek Ngajum, AKP Sri Sugeng Waskito, Sabtu (16/7) petugas mendapat laporan dari Jt yang mengaku dianiaya suaminya, Rj. Berdasarkan laporan yang masuk, penganiayaan itu terjadi pada tengah malam sebelumnya. Saat itu Jt yang memiliki

usaha berdagang sembako dan aneka kebutuhan rumah tangga merasa heran uang hasil penjualan beras di tokonya berkurang. Karena itu, Jt mencoba bertanya pada suaminya apakah benar uang hasil penjualan beras di toko diambilnya. Tak disangka, pertanyaan itu rupanya ditanggapi emosi oleh Rj dengan memukul wajah istrinya hingga memar. Jt juga mengaku ditendang dan diinjak kakinya. ”Saat melapor, luka yang dialami korban tidak begitu parah, sehingga tidak sampai dilarikan ke rumah sakit,” ujar Sri Sugeng Waskito. Setelah dilaporkan, petugas

tidak serta merta membawa urusan ini lebih jauh ke ranah hukum. Sebaliknya mereka mendorong agar pasutri itu berdamai dan saling bicara baikbaik dulu. ”Setelah itu korban tak datang kesini lagi untuk menuntut. Jadi sepertinya mereka sudah berdamai,” beber Sri Sugeng Waskito. Menanggapi maraknya tindak KDRT di masyarakat, Waskito menilai konflik di dalam rumah tangga bukanlah suatu hal asing. Namun, dia berharap agar seberat apa pun masalah yang dihadapi, baik istri maupun suami bisanya menahan diri. ■ st17


3 Kediri

Raya

● ● ● ●

BLITAR NGANJUK TULUNGAGUNG TRENGGALEK

Festival Dhoho, Kediri Semrawut

Yang terhormat bpk bupati tulungagung, tolong dong, daerah Tamanan ke selatan itu dibangun trotoar, mengingat tidak sedikit pejalan kaki, apalagi ada sekolahan, bimbel, yang di mana banyak anak usia sekolah dasar yang berjalan kaki, belum lagi daerah itu, termasuk kawasan yang cukup ramai. 085649912xxx Tiga lokalisasi di Blitar telah berhasil ditutup lha kok di lokalisasi Kaliwungu, Ngunut, Tulungagung malah diperluas bangunannya? Ada apa ya? Gimana nih pak bupati? 08179602xxx

►Pengendara Kebingungan

surya/ahmad zaimul haq

TUTUP JALAN - Panggung di tengah jalan ini cukup menyulitkan pengguna jalan, lantaran Jalan Dhoho merupakan akses utama Kota Kediri. Bukan hanya warga yang direpotkan oleh Festival Dhoho, tetapi juga rombongan peserta Porprov Jatim dari berbagai daerah.

Andai Ada Porprov Setiap Hari

Laptop merambah pucuk Wilis. Pabrik KTP kec. Mojo Kediri mangkrak, menanti sang bengkel dr Jakarta jauh. Pembeli ktp kalang kabut. Lain di negeri Tembini konon ktp terbuat dari Karet. Lha untuk memperpanjang tinggal Ngolooorr aja 085645848xxx Yth bpk2 pngsa klau opitin bkan Psk knapa kok d samakan dng klp psk jg d pntrhab. Apa itu dak slah hrus nginap 6bln? 082143367xxx Kepada bpk bupati Nganjuk, saya bangga dengan keberhasilan bapak, yang berarti perjuangan saya brsama teman2 untuk membantu mengantarkan bapak waktu kampanye tidak sia2. Tapi alangkah bahagianya saya bersma teman2, apapun program bapak mbok bisa mengawal sampai desa. 085259709xxx Kenapa pada waktu ada operasi di daerah Gringging, ada anggota polisi saya tanya peraturan perundang2an, nggak bisa jawab. 083851955xxx

SENIN, 18 JULI 2011

S

ORANG teman yang dipercaya mengelola hotel di Kota Kediri terlihat sumringah. Wajahnya yang biasanya tegang karena hotelnya sepi tamunya, kini terlihat berbinar-binar karena tamunya overload. Bahkan, kali ini pengelola hotel yang biasa berusaha menggaet tamu, kini malah harus menolak para tamu. Pengelola hotel itu mengaku terpaksa menolak tamu karena seluruh kamar hotelnya penuh di-booking. Melubernya jumlah tamu itu membuat satu kamar standar yang biasanya hanya diisi dua orang, kini diisi hingga 8 – 10 orang. Bukan itu saja, restoran hotelnya

juga ramai dikunjungi pembeli tamu yang menginap. Sang koki kini harus selalu stand by di tempat untuk menyelesaikan order masakan yang dipesan tamu. Selama seminggu mulai Jumat (15/7) hingga Jumat (22/7), Kota Kediri kebanjiran ribuan tamu atlet dan ofisial yang berlaga dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim III. Event regional yang digelar dua tahun sekali itu telah membuat suasana kota menjadi lebih hidup. Pemandangan yang tidak jauh berbeda juga terlihat di kawasan Kediri Raya yang meliputi Kabupaten/Kota Blitar, Kabupaten Nganjuk, Tulungagung, dan Trenggalek.

Daerah itu juga kecipratan rezeki kegiatan Porprov karena sejumlah cabang olahraga (cabor) pertandingannya di sebar ke sejumlah daerah. Tidak terkecuali pedagang lesehan malam hari di sepanjang Jl Dhoho kini juga kebanjiran pembeli. Para atlet yang pagi hari bertanding pada malam hari terlihat nongkrong di pinggir jalan. Mereka menikmati kuliner khas Kediri nasi pecel tumpang atau nasi goreng dengan menu pengiring wedang ronde dan kolak roti. Kegiatan porprov telah mulai memutar perekonomian masyarakat Kota Kediri lebih kencang. Kehadiran sekitar 6.000 atlet dan ofisial dari berbagai kabupaten dan kota telah membuat detak perekonomian masyarakat menjadi hidup. Apalagi kedatangan mereka juga disertai ribuan para penggembira. ■

KEDIRI - SURYA PENUTUPAN Jl Dhoho yang menjadi lokasi Festival Jalan Dhono mulai Sabtu (16/7) hingga Minggu (17/7) telah memicu kemacetan panjang di pusat kota. Kemacetan terjadi dari arah timur karena jalan tersumbat. Sejumlah polisi yang dikerahkan kewalahan mengatur lalu lintas. Masalahnya arus lalin terlihat menumpuk pada satu titik. Sedangkan Jl Brawijaya sepeda motor dan mobil saling berebut lewat di jalan yang sempit karena di ujung timur dipasang panggung. Akibatnya, mobil yang melintas harus sabar menunggu giliran lewat, sementara jalur yang tersisa hanya dapat dilalui mobil satu per satu. Untuk mengurai kemacetan petugas kemudian menutup Jl Basuki Rahmat. Sedangkan dari arah timur konsentrasi lalin dipindahkan ke sejumlah jalan terobosan. Kemacetan panjang itu tentu saja dikeluhkan masyarakat pemakai jalan. Mereka mengeluhkan tersendatnya arus lalin merugikan masyarakat yang hendak melintas. “Gara-gara Jalan Dhoho ditutup membuat banyak orang sengsera,” ungkap

HARIAN

Nur Munawaroh (45), salah satu pengendara. Menyusul penutupan jalan itu sebagian kendaraan dialihkan melalui sejumlah jalan gang sempit. Sejumlah warga berharap kegiatan festival mendatang ditempatkan di lokasi yang tidak mengganggu kepentingan publik. Selama festival masyarakat dihibur berbagai atraksi kesenian moderen seperti orkes dangdut, campursari, tari zafin, hingga pertunjukan jemblung. Ganggu ofisial Festival Dhoho ternyata juga mengganggu para ofisial tim peserta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim, lantaran mereka kesulitan menjangkau tempat penginapan. "Kami sebenarnya cukup kesulitan. Tadi saja, keluar jam 08.00 WIB, sudah kerepotan, padahal

kios banyak yang belum diisi. Belum nanti, jika sudah banyak pengunjung," kata Sekretaris KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kota Malang, Martoyo di Kediri, Sabtu (16/7). Beberapa ofisial Porprov Jatim ke-3 memang ada yang tinggal di penginapan di Jalan Dhoho Kediri, di antaranya di Hotel Grand Surya. Di tempat itu, ada ofisial dari dua daerah, yaitu dari KONI Surabaya dan KONI Kota Malang. Kegiatan festival itu memang dilakukan selama sehari semalam, tetapi menyulitkan para ofisial untuk keluar masuk hotel. Martoyo mengaku bingung untuk menyesuaikan waktu kepulangan dengan adanya festival yang memang menutup jalur tersebut. Terlebih lagi, di jalur itu hanya satu arah. Beberapa jalur alternatif tidak terlalu luas, hingga sulit untuk dilewati kendaraan mobil. "Tidak tahu nanti. Mungkin, harus menunggu sampai usai," katanya. Kabag Humas Pemkot Kediri Drs Hariyadi menjelaskan Festival Jalan Dhoho telah menjadi agenda tahunan di Kota Kediri. Kegiatan itu juga banyak menguntungkan masyarakat karena dapat menjual dagangannya. “Festival Jalan Dhoho malahan mengundang pengunjung dari luar kota, sehingga kegiatan itu justru membantu para pemilik toko karena banyak pembeli yang berdatangan,” jelasnya.■ dim/ant


Mataraman

SENIN, 18 JULI 2011

Sebulan 30 Anak Jadi Kriminal

lintas mataraman Telusuri Kabel, Tewas Kesetrum NGANJUK - Nasib apes dialami Suyitno (30) warga Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Dia tewas kesetrum setelah tanpa sengaja memegang kabel listrik terkelupas yang teraliri listrik. Menurut salah satu tetangga korban, Jani, saat itu Suyitno akan membuat batu bata di belakang rumah. Karena gelap, Suyitno hendak menyalakan lampu. Tetapi, setelah saklar dihidupkan ternyata lampu tidak menyala. Mungkin lupa, Suyitno mencoba menelusuri kabel listrik yang menyambung ke lampu tanpa terlebih dulu memadamkan listriknya. Dengan tangan kanan, ia memegang kabel listrik secara berurutan hingga akhirnya sampai pada bagian kabel yang terkelupas isolatornya. Seketika itu juga Suyitno teriak sebentar dan setelah itu tidak bergerak lagi dan tewas dengan kondisi tangan masih memegang kabel listrik yang terkelupas,” ucap Jani kepada polisi, Minggu (17/7). Kasubag Humas Polres Nganjuk, AKP Karijadi membenarkan kejadian tersebut. Dari hasil identifikasi petugas di lapangan ditemukan kabel listrik terkelupas yang menyetrum korban hingga tewas. "Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban dan tidak ditemukan luka bekas penganiayaan, selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” kata Karijadi. ■ aru

Curi Kayu Jati demi Utang BLITAR - Sepandai-pandainya dua pencuri kayu hutan ini mengelabui petugas, akhirnya ketahuan juga. Meski kayu jati dari hasil mencuri di hutan dicampur kayu bakar saat membawanya pulang, namun petugas berhasil mengendusnya. Akibatnya, Teges (46), dan Sukirno (46), keduanya warga Dusun Kali Kenongo, Desa Randu Gede, Kecamatan Wonotirto, langsung digelandang ke Polsek Wonotirto, Minggu (17/7) siang. Dari tangan mereka, petugas mengamankan 5 meter kubik kayu curian yang diangkut mobil pikap nopol AG 8344 KA. Mereka ketangkap saat melintas di depan polsek. Polisi memergoki kayu curian yang ditimbun kayu bakar untuk disamarkan dari petugas. Karena petugas curiga, sehingga menggeledahnya. Begitu dibongkar dan ditemukan kayu jati yang baru ditebang dari hutan, petugas langsung mengamankan mereka. "Saat ini mereka beserta mobil yang dipakai mengangkut kayu itu sudah kami amankan, tinggal mengembangkan kasus ini," kata AKP Eri Sudarto, Kapolsek Wonotirto, Minggu (17/7). Kepada petugas, mereka mengaku semula hanya berniat mencari kayu bakar untuk dijual lagi. Namun, mereka ditagih temannya karena sudah lama tak bisa melunasi utang, sehingga timbul-lah niat mencuri kayu. ■ fiq

surya/cornelius viran

SAMBUT RAMADAN - Pawai ta'aruf para santri kecil menyambut Ramadan, Minggu (17/7).

500 Santri Cilik Ikuti Pawai Ta’aruf KEDIRI - Sedikitnya 500 santri di Kabupaten Kediri mengikuti pawai ta’aruf, Minggu pagi (17/7). Ratusan santri itu berasal dari berbagai Taman Pendidikan Al Quran (TPA), RA dan MI yang berada di Kecamatan Ngasem dan Gampengrejo. Pawai yang digelar untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan itu berlangsung semarak. Sepanjang jalan yang dilalui, ratusan santri yang diangkut 50 unit kereta kelinci dan truk itu terlihat sangat bersemangat. Mereka tak hentinya-hentinya melantunkan shalawat dan lagu-lagu religi, sambil melambaikan bendera lembaga masing-masing tempat mereka berasal. “Saya senang mengikuti pawai ini karena bisa menyambut datangnya bulan suci Ramadan bersama teman-teman,” kata Arif,salah satu peserta asal MIN Doko, Kecamatan Gampengrejo. Iring-iringan pengangkut para santri yang mengular, sempat memacetkan arus lalu lintas sepanjang Jalan Pamenang hingga Monumen Simpang Lima Gumul (SLG). Apalagi masyarakat yang kebetulan melintas menyempatkan berhenti sejenak untuk melihat iring-iringan itu. Sejumlah polisi diterjunkan untuk mengatur lalu lintas, sehingga kemacetan dapat teratasi. ■ st41

► Dampak Orangtua Jadi TKI surya/ahmad zaimul haq

BEREBUT TAHU - Masyarakat berebut memungut tahu takwa yang berhasil memecahkan rekor Muri sebagai tahu terpanjang di Indonesia. Sayangnya karena kurang tertib, banyak tahu yang terjatuh dan terinjak-injak.

Diperebutkan, Tahu Muri Terinjak KEDIRI - SURYA Ribuan masyarakat Kota Kediri saling berebut untuk mendapatkan tahu takwa yang dibagikan gratis kepada masyarakat. Karena tidak tertib, tahu yang diperebutkan di meja malah tumpah dan terinjak-injak, Minggu (17/7). Malahan sejumlah warga ada yang sampai terjatuh karena saling dorong dan saling sikut. Tahu yang diperebutkan warga sebelumnya telah memecahkan Museum Rekor Indonesia (Muri) kategori tahu terpanjang di Indonesia. Pemandangan 'pesta tahu' terbesar itu digelar di sepanjang Jl Basuki Rahmad depan Balai Kota Kediri. Sejak siang ribuan masyarakat sudah saling berjejal menunggu kegiatan pengukuran dari Muri selesai. Setelah prosesi pengukuran dan pengukuhan dari tim Muri selesai, Wali Kota Kediri dr Samsul Ashar bersama Wakil Wali Kota Abdullah Abubakar mencicipi tahu takwa yang akan dibagikan kepada masyarakat. Kedua pejabat itu terlihat lahap menyantap tahu mentah yang dipajang berderet. Begitu prosesi selesai, tanpa dikomando masyarakat langsung menyerbu deretan tahu yang ditata memajang di atas meja. Warga be-

rebut mendapatkan tahu sebanyak-banyaknya untuk dibawa pulang. “Sayang kalah cepat, hanya dapat dua kresek,” ujar Ny Anik (35) warga Kelurahan Baluwerti. Desi dari perwakilan Muri menjelaskan, tahu terpanjang buatan Kota Kediri telah memecahkan rekor yang sebelumnya diraih Kabupaten Sumedang. Rekor tahu terpanjang sebelumnya dicatat 102 meter, lebar 50 cm serta tebal tahu 5 cm. Sedangkan tahu terpanjang Kota Kediri tercatat 111,3 meter, lebar 61 cm dan tebal 6 cm. Sehingga tahu yang disiapkan masyarakat Kota Kediri lebih panjang 8,3 meter dari rekor sebelumnya tahu Kabupaten Sumedang. Kota Kediri pernah mencatat beberapa kali pencatatan rekor Muri. Di antaranya, jumlah peserta tes CPNS terbanyak, menyusui dengan peserta terbanyak serta panggung terbuka terbesar. Menurut Rudi, Ketua Asosiasi Pengusaha Tahu Takwa Kota Kediri, untuk memecahkan rekor Muri gabungan pengusaha tahu takwa menghabiskan sekitar 2,5 ton kedelai. Sedangkan tahu yang ditata berjajar sepanjang 111,3 meter jumlahnya mencapai 23.320 biji. Panitia mengemas puluhan ribu tahu itu secara higienis dengan menutup plastik. ■ dim

KEDIRI - SURYA KRIMINALITAS yang melibatkan anak sebagai pelaku di wilayah Kediri Raya ternyata sangat tinggi. Dalam waktu sebulan, terjadi rata-rata 30 kasus kejahatan yang dilakukan oleh anak-anak dan remaja di bawah umur. Dengan kata lain, setiap hari terjadi satu kasus kejahatan anak. Hal ini berdasarkan data yang dihimpun oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kediri, yang wilayah kerjanya meliputi Kota/ Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk,Kota/Kabupaten Blitar, Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Trenggalek. Dalam catatan Bapas, kasus kejahatan yang melibatkan anak terbanyak berupa pencurian, penyalahgunaan narkoba, asusila dan perkelahian. “Pelaku kejahatan anak ini yang paling muda berusia delapan tahun dan yang paling tua 18 tahun,” kata Syahrial Yuska, kepala Bapas Kediri kepada Surya, Minggu (17/8). Bapas mencatat, pada tahun 2008 menangani 345 kasus, 2009 ada 312, serta 2010 ada 309 kasus. "Maret tahun lalu, ada 32 kasus. Lalu April 41 kasus. Sementara tahun ini Maret ada 46 kasus. Padahal bulan biasa tidak setinggi itu," tandas Syahrial. Selain itu, tingginya aksi kriminal anak juga dipicu kurangnya pengawasan dari keluarga. Hal ini, kata Syahrial, terutama

terjadi pada anak yang berasal dari keluarga yang orangtuanya menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Anak-anak yang ditinggal pergi bekerja ke luar negeri oleh orangtuanya, cenderung kurang mendapat perhatian, sehingga terjerumus pada pergaulan yang salah. “Di daerah kantung TKI, kami banyak menemukan anak yang terjerat kasus hukum karena kurang perhatian dan masuk dalam pergaulan yang salah. Mereka biasanya ikut – ikutan teman-temannya berbuat kenakalan yang kebablasan,” ujar Syahrial. Sebagai antisipasi, Syahrian mengimbau agar para orangtua lebih memperhatikan perkembangan anaknya. Orangtua juga diminta mengatur kegiatan anak, sehingga waktu yang dimiliki oleh anak dapat digunakan untuk menjalankan kegiatan positif. “Kalau anak kurang kegiatan, mereka akan terjerumus kenakalan. Ini terbukti dari data kami, kejahatan anak cenderung meningkat selama liburan,” tambahnya. ■ st41

Kapolres dan Pamen Main Ketoprak Pejabat Calo PNS Dilimpah ke Kejari KEDIRI - SURYA Kapolres Kota Kediri, AKBP MH Ritonga ternyata memiliki bakat seni yang terpendam. Saat berperan sebagai Raja Sabrang dalam pagelaran ketoprak humor mampu tampil optimal memerankan karakternya. Kemampuan akting kapolres asal Sumatera Utara itu terlihat pada pentas ketoprak Bhayangkara Budaya dengan lakon Dewi Songgolangit di Balai Kelurahan Semampir, Sabtu (15/7). Malam itu kapolres memerankan sebagai 'raja playboy' yang hendak melamar putri Dewi Songgolangit. Saat ditanya Raja Kertarajasa, ayah Dewi Songgolangit, Raja Sabrang mengaku belum pernah menikah selama di tanah Jawa. Padahal di kerajaannya, Raja Sabrang telah memiliki anak istri. Beruntung upaya Raja Sabrang mengikuti sayembara melamar Dewi Songgolangit ketahuan sang permaisuri yang langsung melabraknya. Akhir cerita sang raja yang takut dengan

surya/didik mashudi

KETOPRAK HUMOR - Tak hanya piawai penangkap penjahat, polisi di Polres Kediri juga cakap bermain ketoprak humor. istrinya itu akhirnya mengurungkan niatnya. Sebelum kembali, Raja Sabrang menghadiahi Raja Kertarajasa yang diperankan Kapolsek Mojoroto, Kompol Dodi Eko Wijayanto dengan kain ulos. Sebaliknya Raja Kertarajasa memberikan oleh-oleh tahu takwa. Menurut Ritonga, meski agak kikuk, persiapan tergolong sing-

kat. Sempat dua kali latihan yang langsung dilanjutkan tampil. “Karena saya tidak bisa berbahasa Jawa, sebagai Raja Sabrang saya boleh memakai bahasa Indonesia,” ungkapnya sebelum pentas. Pagelaran ketoprak itu melibatkan belasan personel polisi. Para pemainnya terdiri perwira berperan sebagai adipati yang melamar Dewi Songgolangit. ■ dim

KEDIRI - SURYA Kasus percaloan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang menyeret nama Kuncoro, Sekretaris Dinas Informasi dan Komunikasi Pemkab Kediri sebagai tersangka dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri. Saat ini polisi sedang menunggu hasil pemeriksaan berkas perkara di kejaksaan, sebelum kasus tersebut dapat disidangkan. Kuncoro yang adalah adik kandung Sekda Kabupaten Kediri, Supoyo, itu dilaporkan ke polisi karena menjanjikan bisa memasukkan beberapa orang sebagai CPNS dengan imbalan antara Rp 20 juta- Rp 80 juta. Namun, setelah uang pelicin itu dibayar, ternyata hingga beberapa bulan janji itu tidak kunjung ditepati, hingga akhirnya para korban melapor ke polisi. “Ada tiga korban yang melaporkan kasus itu pada kami,” kata Kasat Reskrim AKP Wayan Winaya

kepada Surya, Sabtu (16/7). Wayan menambahkan, seluruh berkas penyidikan telah dilimpahkan ke kejaksaan dan pihaknya tinggal menunggu hasilnya. “Kalau sudah P-21 berarti tersangka kita limpahkan ke kejaksaan dan siap untuk disidangkan,” tambahnya. Meski telah berstatus tersangka, Kuncoro tetap bisa merasakan gajinya sebagai PNS. Warga Desa Bogem Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri itu tetap tercatat sebagai pegawai golongan IV-A. Menurut Plt Kabag Humas Pemkab Kediri, Edhi Purwanto, gaji Kuncoro tetap diberikan karena statusnya masih sebagai PNS. Edhi menampik hal ini sebagai keistimewaan karena Kuncoro merupakan keluarga sekda. "Tidak ada hubungannya dengan itu. Kami berpegang pada PP nomor 53/2010 tentang disiplin pegawai," tegasnya. ■ st41

Dusun Tegal AB yang Belum 'Diakui' Pemerintah (1) Pembakar Mantan Pacar Pelaku Tunggal Jika Hajatan Terpaksa Datangkan Warga Luar Dusun TRENGGALEK - SURYA Sempai sejauh ini, tim penyidik dari Satuan Reserse dan Kriminal Polres Trenggalek masih menetapkan satu tersangka pembakaran siswi SMPN 3 Trenggalek, Devi Ajeng Prahasti (14). Yaitu Yoga Daviq Prasetyo (16), yang ditangkap 3 jam setelah kejadian, Sabtu (16/7) pukul 23.00 WIB, di rumahnya, Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan. Sebelumnya warga sekitar kejadian, Dusun Gayam, Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek melihat ada dua pelaku yang masuk rumah korban. Menurut Kasat Reskrim AKP Syaiful Rohman, sejauh ini apa yang disaksikan warga sekitar belum bisa dibuktikan. Dari bukti-bukti yang dikumpulkan di lokasi kejadian serta pengakuan langsung dari korban, Yoga merupakan pelaku tunggal dalam kasus pembakaran Ajeng. Yoga melakukan perbuatan tersebut secara spontan, tanpa direncanakan terlebih dulu. Hal ini dikuatkan dengan dasi yang

dipakainya menjerat leher Ajeng diperoleh dari tas sekolah milik korban, bukan dibawa dari rumah. Demikian juga dengan korek api batangan yang dipakai untuk menyulut api, diambil dari dapur rumah korban. “Satu tersangka yang saat ini kami tahan adalah pelaku tunggal dan belum ada orang lain yang terlibat,” terangnya. Sebelum kejadian, Jumat (15/7) pukul 20.00 WIB pelaku datang sendirian ke rumah korban dengan sepeda motor, saat kedua orang tua korban dan adiknya sedang pergi. Keduanya terlibat pertengkaran hebat, dipicu rasa cemburu. Dalam keadaan emosi, pelaku lalu memukul wajah korban hingga pingsan. Saat korban pingsan, pelaku mengambil dasi sekolah dari dalam tas korban dan korek api di dapur. Leher Ajeng dijerat dengan dasi, dan tubuh korban digulung dengan kasur. Dengan korek itu, tersangka membakar kasur yang menggulung korban. ■ st37

PADA zaman sekarang, ternyata masih ada kawasan pedusunan yang menjadi langganan terisolasi dari dunia luar. Terutama di musim hujan, seringkali masyarakat dusun tersebut tak bisa ke mana-mana kecuali berada di rumah hingga berhari-hari karena transportasi terputus. AMRU MUIZ NGANJUK

S

UASANA Dusun Tegal AB setiap hari terlihat cukup tenang. Tidak ada hiruk-pikuk warga yang sedang menjalankan aktivitasnya. Bahkan, warung pun tidak dijumpai. Hidup sederhana dengan penuh kekurangan di rumah berdinding kayu, warga dusun mengikuti falsafah 'asal bisa hidup'. Dusun Tegal AB dihuni oleh 17 KK terdiri 44 jiwa. Hampir seluruh warga Tegal AB bertani di musim hujan, dan pencari kayu bakar di

musim kemarau. Dengan penghasilan per KK sekitar Rp 10.000 hingga Rp 15.000 per hari menjadikan mereka berpendapatan di bawah layak untuk ukuran kebutuhan hidup layak sekarang ini. “Penghasilan itupun tidak kontinyu, karena tidak jarang sehari tidak dapat penghasilan apapun,” kata Kamiran (54) salah satu warga. Dusun Tegal AB, hingga sekarang belum masuk dalam struktur pemerintahan di Kabupaten Nganjuk, karena dusun ini masuk dalam wilayah Dusun Sumber Unut, Desa Pule, Kecamatan Jatikalen yang jaraknya sekitar tiga

kilometer. Oleh karena tidak masuk dalam bagian pemerintahan secara langsung, warga masyarakat Dusun Tegal AB tidak pernah mendapat pembinaan apapun dari pemerintah. “Jika ditanya tentang berbagai hal program pemerintah untuk warga miskin, warga di sini pasti tidak tahu semua,” tambah Mbah Rebi (80) yang ditunjuk warga sebagai pejabat Ketua RT Tegal AB. Memang, wilayah Dusun Tegal AB merupakan daerah terpencil dengan jarak tempuh 40 kilometer dari pusat Kota Nganjuk. Tidak ada sarana dan prasaran dari pemerintah yang dibangun di wilayah tersebut. Jika sepintas dilihat, wilayah Dusun Tegal AB hanyalah hamparan hutan di Pegunungan Duwur. Jarak antara satu rumah dan rumah lainnya rata-rata sekitar 100 meter. Tetangga dipisahkan oleh hutan lebat dan hanya dihubungkan oleh jalan setapak. “Dengan kondisi

surya/amru muiz

JALAN SETAPAK - Inilah jalan desa menuju Dusun Tegal AB. Jangan mengharap jalan aspal mulus. tersebut kami seolah hidup secara berkelompok, satu KK mendiami satu tempat bersama anak dan menantu sekaligus berdekatan dengan areal persawahan sebagai lahan mata pencaharian sehari-hari,” tambah Mbah Rebi. Keramaian di dusun itu pun jarang ada. Bahkan, untuk

hajatan tidak jarang warga terpaksa mendatangkan warga dari dusun lain terdekat untuk ikut membantu. Kalaupun enggan mendatangkan warga dusun lain, biasanya hajatan dipindahkan ke rumah saudara di dusun lain yang warganya cukup banyak dan mudah terjangkau. ■


6 Sidoarjo

SENIN, 18 JULI 2011

Lahan SMKN Dibeli dari Spekulan

lintas SIDOARJO Pensiunan Polisi Kunjungi Lumpur SIDOARJO - Sekitar 150 purnawirawan Polri mengunjungi danau lumpur di Desa Siring Kecamatan Porong, Minggu (17/7). Mereka prihatin dan berharap dampak semburan lumpur bisa segera selesai. Para purnawirawan ini merupakan lulusan Akabri Polisi tahun 1970-1975. Di antara mereka tampak mantan Kapolri Roesmanhadi dan mantan Kapolda Jabar Dadang Garnida. Selama sejam lebih, mereka menerima paparan seputar bencana lumpur dari Deputi Infrastruktur Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), Sofian Hadi. Sofian bercerita mulai awal terjadinya semburan lumpur hingga penanganan lumpur saat ini. “Debit lumpur sudah menurun. Dan, lumpur dialirkan ke Sungai Porong,� ucapnya. Mantan Kapolda Jabar Dadang Garnida menyatakan prihatin dengan semburan itu. “Kami berencana menggalang dana untuk memberikan sumbangan,� ucapnya seraya menyatakan kunjungan itu merupakan reuni angkatan 1970-1975. Mereka juga mendorong BPLS menangani dampak semburan lumpur. Salah satu purnawirawan bahkan berharap ahli geologi Indonesia berusaha mencari metode ilmiah untuk mengatasinya. “Kami memberikan dukungan moral pada tim BPLS menangani masalah ini,� tandasnya. ■ ain

8.000 Pendekar Amankan Ramadan SIDOARJO - Sekitar 8.000 warga alias pendekar seni bela diri pencak silat Persaudaraan Setia Hati (SH) Terate bakal ambil bagian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan. Mereka akan membantu polisi bersama lapisan masyarakat lainnya dalam menjaga kesucian bulan itu agar umat Islam . Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Sidoarjo Sunardi meminta para anggota SH Terate ikut menjaga kamtibmas selama Ramadan mulai 1 Agustus nanti. “Sebagai warga, anggota SH Terate wajib ikut menjaga Ramadan agar tetap aman dan kondusif, �ucapnya di sela ujian kenaikan tingkat sabuk hijau ke sabuk putih di halaman Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sidoarjo, Minggu (17/7). Menurut dia, anggota SH Terate di Kabupaten Sidoarjo menyebar merata hampir di 18 kecamatan se-Sidoarjo. Dengan begitu, pihaknya berharap mereka bisa ikut menjaga situasi kamtibmas bersama elemen masyarakat lainnya yang bekerjasama dengan polisi. “Kami harapkan mereka cepat melapor jika melihat tindak kejahatan di wilayahnya masing-masing,� tandas Sunardi, yang sehari-hari sebagai Kabag Sumda Polres Sidoarjo. ■ ain

surya/mustain

UJIAN - Dua anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Sidoarjo adu kemampuan saat ujian kenaikan tingkat, di halaman Kantor Dispora Sidoarjo, Minggu (17/7).

â–ş Wakil Bupati: Segera Dibangun surya/mustain

UNJUK KEBOLEHAN - Dua pemain kesenian Tiban asal Trenggalek saat unjuk kebolehan di halaman Museum Mpu Tantular, Sidoarjo, Minggu (17/7).

Dua Penari Saling Cambuk Lidi Aren SIDOARJO - SURYA Untuk melestarikan seni budaya di Jawa Timur, Museum Mpu Tantular setiap bulan menggelar pertunjukan kesenian tradisional. “Kami beri kesempatan mereka untuk tampil di museum,� ucap Gunawan Pontjo Putro, Kepala Museum Mpu Tantular, Minggu (17/7). Kali ini menampilkan kesenian Reog Ponorogo dan Tiban asal Trenggalek. Sebelumnya sejumlah kesenian sudah tampil yakni, Jaran Godag asal Probolinggo,

Wayang Thimplong Nganjuk dan Wayang Tengul Bojonegoro. Mudasim (53), ketua rombongan Tiban menyatakan kesenian ini masih tumbuh subur di perdesaan di Trenggalek. Hampir sama dengan tarian Ujung asal Tarik, Sidoarjo, kesenian Tiban mempertontonkan dua pemain yang saling cambuk. Jika Ujung memakai rotan, Tiban memakai lidi pohon aren yang dipintal sebagai cambuk. Saat bermain, dua penari diawasi satu Landang, yang tugasnya

mirip wasit. Satu ronde permainan berakhir usai dua pemain saling mencambuk hingga tiga kali. “Dulunya ritual memohon hujan saat kemarau,� ucap warga Jati, Karangan, Trenggalek ini. Mudasim mengatakan berdasarkan cerita turun temurun, tarian itu berawal dari sekelompok penggembala sapi yang berebut air minum untuk ternaknya. Mereka lalu beradu kekuatan memakai cambuk berbahan lidi aren. Di tengah perkelahian itulah, hujan pun mengguyur. ■ ain

Tidak Coret Tembok, Tangan Gatal SIDOARJO - SURYA Penggila graffiti ternyata sudah merambah Sidoarjo. Kalangan pemuda itu ternyata tangannya gatal jika melihat pagar kosong. Bahkan mereka justru bangga jika hasil karyanya bisa disaksikan oleh mata umum. Seperti aksi corat-coret enam pemuda di pagar pabrik di selatan Sungai Jenggolo, Minggu (17/7). Pada kegiatan yang berlangsung pukul 11.00-13.00 WIB di belakang pos polisi Jenggolo itu, mereka menggunakan cat semprot aneka warna. Dari enam pemuda, empat orang yang bekerja dan dua lainnya menunggu di atas pipa PDAM yang melintas sungai itu. Menurut Dedi, pelukis graffiti, kreasi di tembok itu sudah dilakukan sejak enam tahun lalu saat masih duduk di bangku kelas dua SMP. “Kalau lihat tembok kosong, tangan ini rasanya

surya/anas miftakudin

SALURKAN HOBI - Komunitas grafiti menyalurkan hobinya di tembok pabrik di selatan jembatan Jenggala, Minggu (17/7). gatal ingin mencoreti saja,� tutur pemuda yang tinggal di Lemah Putro itu. Selama ini, hobi Dedi bersama teman-temannya aman-aman saja. Bahkan, ia tidak pernah ditangkap atau berurusan dengan aparat penegak hukum.

Namun, ia mengaku pernah sekali diancam ditangkap polisi lantaran membuat graffiti malam hari. “Saya langsung cabut waktu itu. Sekarang tidak pernah menggambar malam hari. Jika siang lebih aman,� ungkapnya. ■ mif

SIDOARJO - SURYA TANAH yang dipersiapkan untuk SMKN Prambon seluas 2-3 hektare di Dusun Clompret, Simogirang, Prambon diduga kuat sudah dipersiapkan oleh spekulan asal Sidoarjo setelah gagal memperoleh tanah di Desa Kedung Wonokerto, Prambon. Penyediaan lahan di Dusun Clompret untuk SMKN Prambon pernah ditentang oleh Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Sidoarjo satu setengah tahun lalu. Bahwa, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang diawaki M Nizar itu mencium aroma ‘permainan’ atas penyediaan lahan. Pascabatalnya pembelian tanah di Kedung Wonokerto, investor langsung membebaskan lahan milik warga gogol dan ditawarkan ke Pemkab Sidoarjo agar dibeli. “Kami menduga waktu itu ada ‘kerja sama’ antara investor dengan oknum tertentu. Kenapa investor berani memborong tanah kalau bukan ada maksud tertentu,� ungkap Nizar, Minggu (17/7). Menurutnya, Lira gencar menyoroti karena pihaknya tak ingin ada kebocoran uang negara dalam pembelian tanah. Karena tidak menutup kemungkinan investor mengeruk keuntungan dari pembelian tanah gogol. “Memang di wilayah Prambon dan sekitarnya, seperti Krian dan Wonoayu butuh SMKN. Tapi jangan asal membeli tanah dari spekulan,� jelasnya. Dalam mencari lahan, katanya, pemkab membentuk tim dan turun ke daerah. Cara itu bisa meminimalisasi jumlah uang yang bakal dikeluarkan untuk membeli tanah. “Kalau lewat spekulan, harganya bisa dua sampai tiga kali lipat dari harga semula,� katanya. Dijelaskannya, tanah sawah di Clompret waktu itu diperkirakan tak sampai Rp 150.000/m2.

Siapkan Panggilan untuk Sholeh SIDOARJO Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo sudah menyiapkan surat panggilan pemeriksaan terhadap mantan Bacabup Sidoarjo Sholeh setelah tersangka Madenan, Kades Kedung Peluk, Kecamatan Candi, menyerahkan bukti transfer uang Rp 520 juta ke penyidik. “Sholeh kami panggil sebagai saksi dari tersangka Madenan atas bukti transfer yang diberikan ke penyidik,� tutur Kajari Sidoarjo Sadiman melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus), Irwan Setiawan, Minggu (17/7). Menurut Irwan, pemeriksaan sebagai saksi itu untuk menguji apakah benar-benar Sholeh menerima atau tidak. Namun bukti transfer uang Rp 540 juta lewat rekening Bank Mandiri milik Madenan diakui kebenarannya oleh tersangka dalam pemeriksaan. Bukti transfer yang diserahkan itu, diakui Irwan adalah kunci untuk membuka tabir dugaan korupsi Rp 1,6 miliar sewa lahan TKD Kedung Peluk untuk penanaman pipa gas. Karena ada dugaan masih ada orang lain yang terlibat dalam masalah ini. “Kalau memang benar, uang Rp 520 juta yang ditransfer Madenan itu dimiliki pribadi atau dibagikan lagi ke orang lain atau tidak,� ujarnya. Menanggapi pengajuan penangguhan penahanan Madenan yang dijamin oleh istri dan 29 orang, mulai tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa hingga BPD, Irwan mengaku belum tahu. Karena pengambil kebijakan itu ada di tangan Kajari Sidoarjo. ■ mif

Bulan JUNI 26 Bulan JULI 27 ( Awal Romadhon ) Bulan AGUSTUS 21 ( Lailatul Qodar ) ( Juga melayani program sesuai permintaan jamaah )

24JAM

&*#"*)! ($% )! "%.)( $%+%&%)  (%)'&(*) )#$0 ( "%(%+##  $%+('%#$% () '(#%"'% $%) "% (0$# *(

Harga berlaku untuk Group Sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu Segera hubungi

EM ABROR Tour & Travel

HOTLINE

FASILITAS :        

2 #( '+$(!&+(/*#'1   2 #+)  +(/*#'1   2 #$%  $+(,#%*#'1 

  

       

Namun, kondisi sekarang sudah berubah dan bisa mencapai Rp 350.000/m2. Melonjaknya harga tanah itu seharusnya dipikirkan oleh pemkab. Apalagi dibeli lewat spekulan. “Kenapa waktu itu pemkab tak turun sendiri mencari lahan,� tanyanya. Seperti diketahui, lahan bekas sawah itu sudah diuruk sejak setahun lalu. Di lahan tanah yang direncanakan didirikan SMKN Prambon itu lokasinya di depan makam desa dan kondisinya sudah urukan. Lahan itu juga ditumbuhi rumput liar yang tingginya mencapai 50-100 cm. Lokasi lahan itu cukup strategis sekitar 100 m dari Jl Raya Krian-Mojosari atau dekat Pabrik Gula Watoe Toelis. Lokasi sekolah itu mudah dijangkau oleh siswa yang berdomisili di Prambon dan Krian serta Wonoayu. Sementara, anggota Komisi D Sidoarjo Hadi Subiyanto mengatakan tak mempersoalkan tanah itu dibeli dari spekulan. Namun, dalam pembelian itu harus sesuai prosedur dan batas kewajaran. Misalnya, berapa nilai tanah di daerah itu. “Kalau nilainya dua kali lipat masih batas kewajaran. Kalau lahan itu dijual Rp 1,5 juta/m2 itu tak wajar dan bisa dikejar kenapa bisa mahal. Nanti akan kami bicarakan di komisi,� jelasnya. Terpisah, Wakil Bupati Sidoarjo, HMG Hadi Sutjipto mengatakan lahan itu segera dibangun karena sudah mengantongi feasibility studi (FS). ■ mif


7 Gresik

SENIN, 18 JULI 2011

Beredar, SIM Bodong Keluaran Pasuruan

120 Pecatur Tanding di Warung Cak Manan GRESIK - SURYA Sebanyak 120 pecatur dari Jatim dan Jateng mengikuti lomba catur di Warung Kopi Cak Manan Pracakra, Tlogo Dendo, Jl Jaksa Agung, Gresik. Ketua pelaksana lomba Prayogi (48) mengatakan, kegiatan ini digelar karena banyaknya warung kopi di Kota Pudak yang menyediakan papan catur. “Di warung kopi, orang tua muda, semuanya main catur,” ujar Yogi yang juga Ketua Persatuan Catur Krakatau (Percakra), Minggu (17/6). Peserta lomba catur Warung Kopi Cak Manan itu berasal dari Kediri, Malang, Mojokerto, Lamongan, Surabaya, dan Semarang. “Untuk mengadakan catur ini cukup menghubungi ketua komunitas, semua peserta dapat mengikutinya,” imbuhnya. Yogi menambahkan, dalam lomba pesertanya dari kelas pemula master nasional (MN), hingga master internasional (MI). Seperti MN dari Surabaya Togi Simon, Bayu Eko Warto, Didik Saliputra, Gunawan Tanu, dari Kediri Hasan Bari, dari Gresik Imanel, dan dari Lamongan M Toha. Untuk MI yang direncanakan hadir adalah Roni Gunawan dan Salor Situnggang. Untuk hadiahnya, juara 1 mendapat Rp 1 juta, juara II Rp 750.000, dan juara III Rp 500.000. ■ st38

► Cukup Bayar Rp 500.000 surya/sugiyono

TEGANG - Para peserta lomba catur sedang bertanding di Warung Kopi Cak Manan Pracakra, Gresik, Minggu (17/7).

Dibayari Bupati, Hari Ini Erisa Sekolah Lagi GRESIK - SURYA Erisa Pratiwi terus tertunduk malu meski pancaran sirat rasa senang muncul di wajahnya. Siang itu, Sabtu (16/7), ia didatangi langsung oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Wabup M Qosim di rumahnya di Jl RA Kartini XVI. Saat rombongan Bupati dan Wakil Bupati tiba, Erisa pun menemani ibunya, Kasiatun yang tengah memasak mi instan. Sementara ibu Erisa dengan malu-malu menyambut kedatangan rombongan sambil menggodok mi instan di tungku kayu bakar di tepian sungai kecil di depan rumahnya. Bupati selanjutnya menegas-

kan jika pemkab akan membantu keluarga Erisa agar Erisa tetap bsa melanjutkan ke SMP. “Nanti biaya pendaftaran kami yang bayar, yang penting Senin (18/7) Erisa sudah masuk sekolah,” ujar Sambari. Janji Bupati itu disambut senang hati oleh Kasiatun. Meskipun dia nantinya masih harus berjuang keras membiayai SPP, tapi setidaknya ia merasa lega karena bantuan Bupati sudah meloloskan satu beban pikirannya untuk mewujudkan keinginan Erisa bersekolah. “Memang ijazah sudah diberikan, kami juga mendaftar ke SMP Dharma Bakti, tapi karena untuk bisa bersekolah di situ ha-

rus bayar di muka Rp 1.7 juta kami jadi bingung lagi,” ungkap Kasiatun. Erisa dan keluarganya sempat angkat tangan saat SD tempat sekolah Erisa sebelumnya tak memberikan ijazah. Mereka diminta melunasi tanggungan Rp 850.000. Berhasil menerima ijazah dan SKHUN orangtua Erisa kembali dibuat bingung karena SMP yang dituju untuk menyekolahkan Erisa ternyata mensyaratkan membayar biaya pendaftaran Rp 1,7 juta. “Senang bapak Bupati mau bantu, besok saya akan masuk sekolah karena saya memang pengin sekolah," ujar Erisa dengan malu-malu. ■ rey

GRESIK - SURYA KETATNYA aturan mendapatkan SIM di Gresik membuat para calo berubah jadi komplotan pemalsu dokumen. Mereka tetap bisa membuatkan SIM pelanggannya meski buatan Satlantas Pasuruan dan diproses dengan cara rekayasa. Modus itu dibongkar anggota Polsek Kota Gresik yang menangkap dua anggota komplotan ini, yakni Zariatun (38) warga Gading Kulut, Cerme dan Syamsul Arifin (28) warga Tanah Merah, Bangkalan yang kos di belakang Mapolsek Manyar, Jl Satelit. Zariatun diduga sebagai otak dari komplotan pembuat SIM bodong dan Arifin sebagai pelaku rekayasa identitas pemohon SIM. Terbongkarnya komplotan ini berawal saat polisi mencurigai SIM yang dibawa seorang remaja. Kapolsek Kota AKP Mulyono menyatakan saat dirazia remaja itu menujukkan SIM dan KTP dengan alamat berbeda. “SIM-nya keluaran Pasuruan dan ditulis di situ alamat pemiliknya di Pasuruan, tapi KTP-nya beralamat di

Gresik, pemilik SIM dan KTP itu orang yang sama, karena mencurigakan kami pun menyelidiki,” ujar Mulyono, Minggu (17/7). Mulyono dan anak buahnya lalu melacak asal mula SIM itu. Dari keterangan pemilik SIM diketahui jika ia mendapat SIM dari perantara bernama Ririn yang biasa mangkal di tempat pengurusan SIM Gresik. Pemilik SIM itu cukup menyerahkan uang Rp 500.000 dan fotokopi KTP serta bisa langsung mendapat SIM C selang beberapa hari. Jika diikuti alur kerja komplotan ini, Ririn jadi ujung komplotan sebagai pencari pelanggan. Berikutnya Ririn menyerahkan berkas pada Zariatun yang kemudian meminta bantuan Arifin untuk membuat KTP palsu.

Caranya, mereka memotong fotokopi KTP di bagian data NIK, nama dan tanggal lahir serta foto. Potongan itu lalu ditempelkan pada fotokopi KTP milik orang lain yang beralamat di Pasuruan. Hasil tempelan kemudian di-scanner lalu di-print berupa fotokopi KTP. Fotokopi KTP versi baru inilah yang digunakan mengurus SIM ke Pasuruan. Dari tangan kedua tersangka polisi menyita 36 fotokopi KTP, scanner, gunting dan lem kertas sebagai barang bukti. “Kami mendapati satu fotokopi KTP warga Pasuruan yang alamatnya digunakan lima warga Gresik yang mengurus SIM,” ujar Mulyono. Sementara itu Zariatun menjelaskan jika dirinya sudah menjalankan usaha ini dua tahun lalu. “Sejak bapaknya anak-anak meninggal, saya punya tiga anak dan butuh uang untuk mereka,” ujar Zariatun di Mapolsek Kota. Meski begitu, dia mengaku hanya mengantongi sedikit pemasukan. “Saya dapat pelanggan dari Ririn dan diberi uang Rp 400.000 per orang, uang itu saya gunakan untuk bayar petugas di Pasuruan Rp 350.000 jadi saya cuma dapat Rp 50.000 uang itu pun terkadang harus dibagi dua dengan Arif,” tambahnya. ■ rey


8 Jawa Timur

SENIN, 18 JULI 2011

Camat Tak Datang, Akad Nikah Batal

â–ş Ikut Wali Kota Keluar Kota

PROBOLINGGO - SURYA MALU, kecewa, jengkel dirasakan Iip Rina Sri Uji Utami Aribowo (18). Akad nikah yang dipersiapkannya sejak Juni 2011 berantakan karena Tutang Heru Aribowo, orangtuanya yang juga Camat Wonoasih, Kota Probolinggo, tidak hadir saat prosesi.

surya/ahmad faisol

PELURU PENGHANCUR - Anton menunjukkan peluru penghancur pesawat tempur yang ditemukan saat menggali septic tank di rumah Wahid, Minggu (17/7).

Bubuk Mesiu Dibakar, Warga Semburat BANGKALAN - SURYA Mata Anton (33) terbelalak ketika tangannya menyentuh besi berbentuk bulat memanjang. Ujungnya lancip dan terkubur rapi. Warga Dusun Pedeng, Desa/Kec Socah ini yakin, besibesi berwarna kuning itu adalah peluru. Anton menemukan peluru aktif ini di belakang rumah Wahid alias Tasmin (45). Selain peluru, ada bom mirip anak timbangan, beragam ukuran. Peluru kaliber 12,7 mm dan bom itu, terpendam di kedalaman satu meter. “Saya langsung memberitahukan kepada pak Wahid,� jelas Anton, yang berjualan jamu ini. Lalu, Wahid melapor ke Polsek Socah dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batuporon, Kecamatan Kamal. Awalnya, pemilik rumah, Wahid meminta Anton, membuat lubang pembuangan air ukuran 1,5 x 1 meter, di belakang rumahnya. Linggis Anton mengenai batu. di sisi kanan lubang pada kedalaman kurang lebih satu meter. “Saya menggunakan tangan karena takut linggis dan cangkul saya patah,� tuturnya. Pukul 08.00 WIB, petugas dari Lanal Batuporon terjun ke lokasi dan meneruskan penggalian dengan alat dari plastik. Hasilnya, 679 peluru dan 20 bom dikeluarkan dari lubang. Runijan, Penata III C bagian penyimpanan, pemeliharaan, dan penjinakan amunisi Arsenal Lanal Batuporon menyatakan, peluru dan

bom yang ditemukan masih aktif. “Kalau meledak, bisa merusak bangunan dalam radius 50 meter,� jelasnya. Untuk membuktikan peluru aktif, Runijan mengambil dan mengeluarkan bubuk mesiunya.

Warga yang melihat langsung semburat menjauh. Runijan lalu memeriksa bagian belakang peluru berkode 7237 FN, dengan panjang 15 cm. “Kami menunggu koordinasi dengan polres," katanya. ■ st32

Menurut Iip Rina, kalau memang ayahnya tidak bisa hadir seharusnya memberi tahu jauh hari sebelumnya. “Jangan dadakan. Bukan lagi kecewa dan sedih, saya jengkel pada ayah,� terang anak pertama dari tiga bersaudara ini. Informasi dari neneknya, Supiani, Tutang tidak bisa hadir karena mengikuti acara Wali Kota Probolinggo, HM Buchori, keluar kota. “Kata nenek, ayah saya tidak diizinkan hadir saat akad nikah saya oleh wali kota. Katanya sih ke luar kota. Saya enggak tahu acaranya,� terang Iip, usai acara walimatul urusy. Rencananya, akad nikah IipRina dengan Efri Pra Anggara

(20), berlangsung di rumah Sri Wilujeng di RT 4 RW 1 Jl KH Hasan Genggong (dulu jalan Lumajang), Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Minggu (17/7), mulai pukul 07.00 WIB. Acara yang sudah dihadiri 80 undangan ini sempat molor, sehingga akhirnya diputuskan menjadi lamaran saja. “Karena ayah anak saya tidak datang, yah acaranya hanya lamaran saja,� aku Sri Wilujeng, ibu Iip Rina yang sudah cerai dengan Tutang. Setuju Hadir Efri Pra Anggara, calon suami Iip Rina menjelaskan, empat hari sebelum akad nikah, ia dan

surya/agus purwoko

PAMITAN - Keluarga mempelai pria yang jauh-jauh datang dari Malang dan Pasuruan berpamitan kepada keluarga mempelai putri. istrinya serta kedua orangtua dan bibinya, mendatangi rumah Tutang, mertuanya. Mereka berdua telah sepakat dan Tutang bersedia hadir. Sebelum akad nikah, Minggu (17/7) pukul 04.00 WIB, Iip Rina juga menyempatkan telepon Tutang. Beberapa kali dihubungi, ada nada sambung di ponsel Camat Tutang, aktif, tapi tidak diangkat. Kemudian Iip Rina

menghubungi ponsel neneknya dan mendapat jawaban ayahnya keluar kota bersama wali kota. Efri yang bekerja di PO Akas ini juga mengaku mendapat respons baik dari mertuanya. "Kami juga sering main ke rumahnya," tambah Efri yang siap untuk melangsungkan akad nikah Senin (18/7) ini, pukul 09.00 WIB di Kantor KUA, Kecamatan Wonoasih. â–  tiq

Harganas Disambut Meriah Masyarakat Situbondo SITUBONDO-SURYA Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XVIII Propinsi Jatim, yang dipusatkan di alun alun Kabupaten Situbondo, berlangsung meriah. Kegiatan yang dihadiri Gubernur Jatim, Dr. H Soekarwo ini, mendapatkan apresiasi dari kalangan masyarakat Situbondo. Selain Gubernur Jatim, Harganas ini juga dihadiri Kepala BKKBN Pusat, dr Sugiri Syarif, Pangdam V Brawijaya serta seluruh Dandim se-Jatim dan Bupati se-Jatim. Sebelum mengunjungi hasil usaha kerajinan masyarakat dari Kabupetan dan Kota se-Jatim, Gubernur Soekarwo disambut Surya/izi Hartono kesenian Tradisional Tabu Lesung. KOMPAK - Gubernur Jatim Soekarwo dan Bupati Situbondo Bupati Situbondo Dadang Wigiarto Dadang Wigiarto serta Pangdam V Brawajaya, secara bersamengucapkan terima kasih kepada ma- maan melepas pawai gelar budaya rakyat Situbondo. syarakat Situbondo atas terlaksananya  keMuri jumlah KB pria ditingkat nasional maupun giatan Harganas ke XVIII Propinsi Jatim di Kabupaten Situbondo ini.“Alhamdulillah , selama ditingkat internasional. Banyaknya masyarakat ini kegiatan gelar budaya rakyat selalu dipenuhi yang mengikuti program vasektomi itu, merupakan masyarakat. Ini bukti bahwa masyarakat Situbondo kebanggaan bagi Indonesia. “Hampir seluruh Indonesia ingin belajar di Situsangat mendukung program ini,� ujar Dadang bondo, karena Situbondo yang dikenal dengan kota Wigiarto dalam sambutannya, kemarin. Kepercayaan Propinsi Jatim yang menempatkan  santri ternyata masyarakat banyak yang mengikuti Harganas di Situbondo, kata Bupati, merupakan peng- program vasektomi. Saya yakin Propinsi Jatim sangat hormatan bagi masyarakat Situbondo. “Kami bangga, bangga dengan Situbondo,� kata Sugiri Syarif. Sedangkan Gubernur Jatim Soekarwo mengucapbapak gubernur memercayai Kabupaten Situbondo yang notabene sebagai kabupaten tertinggal,� kelakar kan terima kasih kepada TNI AD dan Polri yang juga ikut mensukseskan program tersebut. Meski TNI dan bupati yang diusung partai PKNU dan Golkar ini. Ditempat yang sama, Kepada BKKBN Pusat, Polri memiliki tugas pokok sendiri, namun para TNI dr Sugiri Syarif mengatakan, Situbondo memiliki dan Polri masih sempat melakukan sosialisasi kepada berbagai prestasi, salah satunya penghargaan masyarakat tentang pentingnya ber-KB. � adv/ izi

 #  &# &#'

     

  !'#! % % $$"   !'#! %$   %&# % $$   %& #!      !  !!#     &$  & &    $#  

    


 Jawa Timur

SENIN, 18 JULI 2011

Ban Meletus, Hantam Bus

►Satu Keluarga Luka Berat dan Ringan

MADIUN - SURYA Tabrakan itu tak dapat dihindarkan lagi. Mobil jip yang dikemudikan Agus (37) tengah melaju di Jl Raya Madiun-Ponorogo, tiba-tiba oleng setelah ban kanannya meletus. Nahas, dari arah berlawanan melesat bus PO Bogor Indah nopol B 7848 B. Benturan keras terjadi. Meski tak ada korban jiwa, Agus dan anggota keluarganya yang menjadi penumpang, mengalami luka berat dan ringan. Mereka kemudian dilarikan ke UGD RSUP dr Soedono Madiun. "Memang jaraknya sudah dekat dengan bus arah berlawanan, jadi kecelakaan tak dapat dihindarkan," kata saksi mata warga setempat, Darno (56).

Selain Agus, korban luka adalah istrinya, Yuli (32) warga Desa Kincangwetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, kedua anaknya, Villa (12) dan Finna (8) yang luka serius, ibu kandung Yuli, Ny Titin (50) dan serta keponakan, Akka (20). Sejumlah warga yang turut mengevakuasi, melihat Finna sempat tak bernapas. Setelah di bawah ke UGD RSUP dr Soedo-

no Madiun, dan detak jantungnya dipompa sehingga siuman kembali. Finna pun menjerit dan meronta-ronta. "Selain patah tulang tangan, kaki dan punggung, para korban luka lecet. Keajaiban dialami bocah paling kecil itu, kami juga sempat terpana," terang Rudi (43) warga Desa Kertosari, Kecamatan Geger, yang ikut mengantar ke rumah sakit. Namun, saat sejumlah wartawan hendak mengambil gambar ke ruang UGD, satpam RSUP dr Soedono Madiun, SMD yang berbadan tegap melarang. Alasannya, para dokter sedang sibuk. Sedangkan, Martini (45) salah satu bibi korban mengatakan, jika keluarga pasutri Agus dan Yuli sebenarnya sudah hendak pulang ke rumah setelah berekreasi di Ponorogo selama seharian. "Kami sekeluarga masih panik," ungkapnya.

Usai Liburan Mobil yang dikendarai pasutri Agus dan Yuli bersama keluarganya, melaju dari arah Ponorogo menuju Madiun untuk pulang ke rumah di Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, setelah berbelanja di Kota Ponorogo. Saat di lokasi kejadian, tanpa sebab jelas, ban kanan mobil jip pecah, sehingga bertabrakan dengan bus PO Bogor Indah yang dikemudikan Suradi (51) warga Desa Sumberejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Selain menyebabkan satu keluarga luka berat dan ringan, kecelakaan maut itu membuat mobil jip ringsek tak berbodi lagi sedangkan bus hanya ringsek di bagian depan kanan. Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Rahman menegaskan, masih menyelidiki kasusnya. n wan

surya/sudarmawan

TAK BERBENTUK - Mobil jip nopol AE 746 E yang ditumpangi keluarga Agus (37) dan Yuli (32) bersama dua anak, keponakan dan orangtuanya remuk setelah ditabrak bus PO Bogor Indah nopol B 7848 XB di Jl Raya Madiun-Ponorogo, Minggu (17/7).

Tanam 1.000 Pohon dan Luncurkan Mobil Pintar TUBAN - Surya Alumni SMA II Tuban menggelar aksi penanaman 1.000 pohon dan meluncurkan perpustakaan berjalan yang dinamai Mobil Pintar dalam aksi peduli lingkungan dan pendidikan bertajuk ‘Bakti IKA SMADA (Ikatan Alumni SMA Dua)’ Tuban. Kegiatan digelar selama dua hari, diawali peluncuran Mobil Pintar, Minggu (17/7). “Ada lima sekolah dasar (SD) di 5 desa yang pertama kali di-

kunjungi Mobil Pintar, yakni SDN Gaji, SDN Sidonganti, SDN Sumberarum, SDN Hargoretno I dan SDN Hargoretno II, semuanya di Kecamatan Kerek,” ujar Agus Eko Sugiharto, alumni SMA II Angkatan 1992, selaku ketua panitia. Selain menyediakan 1.500 buku, Mobil Pintar dilengkapi komputer dan internet, serta fasilitas permainan anak-anak untuk memberi dorongan kepada

generasi muda di Tuban supaya lebih gemar membaca. “Responsnya bagus, banyak SD di daerah lain ingin didatangi Mobil Pintar,” tambah Agus Maimun, penanggung jawab kegiatan. Usai bakti sosial dilanjutkan penanaman 1.000 pohon cemara udang di pinggiran pantai di Kecamatan Jenu. Selain alumni, acara peduli lingkungan ini melibatkan siswa baru SMA II Tuban yang sedang menjalani masa

orientasi siswa (MOS), muspida, muspika, tokoh masyarakat, LSM serta perusahaan sekitar. Agus mengakui, kondisi pantai Tuban telah banyak kerusakan sehingga memberi inspirasi alumni SMADA. “Menanam itu itu mudah, namun perawatannya sulit. Kita bekerjasama dengan Mangrove Center dan organisasi di SMADA untuk melakukan perawatan pohon yang ditanam,” ujarnya. n ufi

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi : z Hakim - 0812345 94787 z Daviq - 031 81008757 z Meidy - 031 83356990 informasi bisnis

5 Keunggulan Terapi Herbal Tanpa Operasi Kanker Payudara Bukan Lagi Hambatan PUSAT Pengobatan Tradisional Tiongkok Yu Sheng Tang (Harapan Baru Group) cabang Surabaya bekerjasama langsung dengan RS. Yusheng Guangzhou, China, dalam memberikan pelayanan maksimal bagi pasien kanker payudara baik stadium dini maupun stadium lanjut. Ditangani langsung oleh konsultan ahli kanker dan tumor dari China yang berpengalaman puluhan tahun dalam mengobati kanker payudara dengan terapi herbal alami tanpa harus melakukan kemoterapi ataupun operasi. Maka dari itu, dalam melakukan terapi kanker dan tumor, Pusat Pengobatan Tradisional Tiongkok Yu Sheng Tang (Harapan Baru Group) menggunakan teknik kombinasi berbasis pengobatan Timur dan Barat yang menghasilkan lima keunggulan dengan mengedepankan terapi herbal dalam mengatasi kanker. Langkah pertama, terapi tradisional menggunakan obat-obatan herbal yang sangat bermanfaat karena tidak menimbulkan efek samping yang bisa mengakibatkan mual, muntah, sakit, rambut rontok, dan lain-lain. Kedua, K.A. biology element therapy yang telah teruji secara efektif mampu membasmi sel-sel kanker dan tumor, meningkatkan daya tahan tubuh atau antibodi untuk melawan kanker, mengecilkan tumor, serta mengendalikan sel-sel kanker dan tumor. Juga mencegah terjadinya metastasis (penyebaran), baik kanker stadium dini, menengah, dan lanjut. Ketiga, terapi detoks yang berfungsi untuk menetralkan racun, menghilangkan

dahak, melancarkan sirkulasi darah, serta membuyarkan bekuan atau benjolan. Selain itu, memperbaiki keseimbangan tubuh dan meningkatkan stamina. Keempat, terapi akupuntur. Kelima, formula unggul antikanker Ai Zhi untuk memperkuat imunitas tubuh dan mengendalikan pertumbuhan sel kanker. Inti dari terapi herbal yang diberikan Pusat Pengobatan Tradisional Tiongkok Yu Sheng Tang (Harapan Baru Group) cabang Surabaya, dapat membantu penderita kanker yang tidak sanggup lagi menahan rasa sakit atau keluhan yang luar biasa serta membantu penderita yang kankernya telah metastasis ke organ tubuh lainnya. Juga mengurangi efek samping kemoterapi dan radioterapi,

seperti tidak nafsu makan dan lemas serta membantu penderita kanker yang berada dalam kondisi asites atau pembengkakan di berbagai bagian tubuh. Berdasar pengalaman, pasien yang menjalani terapi pengobatan menunjukkan perubahan signifikan. Pasien awalnya pasien datang dengan pembengkakan di payudara sebelah kiri dan ada luka sedikit di payudara. Payudara mengeras dan sering terasa sakit. Setelah melakukan terapi herbal di Pusat Pengobatan Tradisional Tiongkok Yu Sheng Tang (Harapan Baru Group), pasien mengalami banyak perubahan dan tidak merasakan nyeri di payudara lagi. Sampai saat ini pasien masih melakukan berobat jalan untuk tetap menetralkan kadar kanker di dalam tubuhnya. Kanker Payudara, Serviks, Usus, Paruparu, Hati, Getah Bening, Nasofaring, Pancreas, Prostat, Miom, Kista dan penyakit kronis lainnya seperti Stroke, Kencing Manis, Asam Urat, Darah tinggi, Maag, Hepatitis, Urologi dan lain-lain dapat ditangani oleh ahli kami. Info lebih lanjut hubungi Pusat Pengobatan Tradisional Tiongkok Yu Sheng Tang (Harapan Baru Group) cabang Surabaya, Jl. Ngagel Jaya Selatan No. 120 Surabaya. Telp : (031) 5018090 dan Hotline 0812 3134 5222. Kami buka Senin-sabtu jam 08.30–21.00 dan Minggu jam 08.30–13.00. Jangan lupa membawa hasil rekam medis Anda pada saat berkonsultasi dengan konsultan ahli kami. z ikl

Klinik Nur Mustika, Angin Segar Bagi Penderita Kanker dan Tumor Promo 3 Hari Gratis

UNTUK penderita Kanker dan Tumor (Payudara, Paru-paru, Rahim, Hati, Limfoma, Otak, Prostat, Leukimia, Nasofaring, dll). Kini telah hadir Balai Pengobatan dengan menggunakan metode TCM. Metode ini sangat efektif untuk mengobati Kanker dan Tumor. Metode ini dengan menggunakan perpaduan obat herbal yang sangat cocok bagi penderita kanker dan tumor. Hasilnya sangat memuaskan dan dapat dirasakan setelah menjalani pengobatan. Adapun keunggulan dari metode ini adalah, pertama menekan efek samping seminimal mungkin seperti mual, muntah, pusing, lemas sehingga penderita tidak merasakan kegelisahan. Kedua obat langsung menekan ke pusat penyakit sehingga sel-sel kanker dan tumor bisa melemah serta bisa mengecil. Ketiga obat ini juga menekan terjadinya penyebaran atau metastase dan mengontrol terjadinya pembesaran. Keempat keunggulan dari metode ini untuk memperkuat daya tahan tubuh, stamina sehingga penderita menjadi kuat, dan tubuh sendiri dapat mencegah

terjadinya perkembangan penyakit. Setelah menjalani pengobatan selama 1 minggu, keluhan akan berkurang, nafsu makan menjadi bertambah, stamina dan daya tahan tubuh meningkat, serta benjolan berangsur akan mengecil. Pasien akan ditangani oleh seorang tenaga ahli (Konsultan) dari Tiongkok dan sudah berpengalaman dalam menangani semua jenis kanker maupun tumor. Pasien akan dipantau selalu untuk mencapai hasil yang maksimal. Sehingga pasien dapat mengetahui perubahan kondisi penyakitnya sebelum dan sesudah menjalani pengobatan di Klinik Nur Mustika. ● ikl

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi

Klinik Nur Mustika Komplek Pertokoan Gate Way E 17, Jl. Raya Waru – Sidoarjo. Telp. (031) 8554135, 031 – 71732304. buka pukul 08.00 – 17.00

Dulu Mudah Lelah, Kini Enerjik KALAU melihat postur tubuhnya sekarang, kita tak begitu yakin kalau dulu, Asril, 51 Tahun adalah pria yang kurus. Ketika ditemui di rumahnya di Lubuk Buaya, padang, ia terlihat sangat enerjik dengan tubuh tegap berisi. “Wah bapak ini dulu kurus sekali, susah makan, dan gampang capek” terang istrinya. “Kondisi badan saya membaik setelah minum Sari Kedelai Bubuk Metabolis, sejak tiga tahun ini. Sekarang badan jauh lebih sehat dan berisi.” Sebelum mengkonsumsi Metabolis, Asril bermasalah dengan nafsu makan, yang akhirnya memicu mudah kelelahan, lesu, dan akibatnya badannya sangat kurus. Ditambah dengan gangguan nyeri persendian, yang membuat aktivitas terganggu. Dengan mengkonsumsi susu kedelai Metabolis 2 kali sehari secara rutin, kini ia dapat menjalankan seluruh aktifitas hariannya tanpa keluhan lagi. Nyeri persendiannya hilang, nafsu makannya kembali normal, dan berat badannya menjadi lebih ideal. Keluhan capeknya pun hilang. Metabolis mengandung lesitin dan salah satu sumber asam amino triptofan yang menjadi produk awal hormone melatonin yang berfungsi memacu tenaga, meningkatkan kualitas libido dan kualitas tidur. Untuk itu, pilihan nutrisi seperti susu kedelai menjadi sangat menentukan, karena

sari kedelai memang menjadi sumber nutrisi terbaik dengan kandungan isoflavon dan lesitin. Manfaat kedelai yang tak kalah penting adalah meningkatkan potensi energi serta metabolisme karbohidrat dan lemak. Segera dapatkan Metabolis di apotek, toko obat dan minimarket terdekat. Untuk informasi lengkap, dapat menghubungi perwakilan kami, melalui telepon. Jawa Timur: (031) 71946060 / 72033881 / 081357875550. Surabaya: (031) 34090123. Gresik: (031) 60684443. Sidoarjo: (031) 71880433. Madiun: (0351) 7603503. Ponorogo: (0352) 7120713. Pacitan & Bondowoso: 081357875550. Magetan: (0351) 7625944. Ngawi: (0351) 7636643. Kediri: (0354) 7156661. Nganjuk: 081357629277. Blitar: (0342) 7750062. Tulungagung & Trenggalek: (0355) 7767761. Probolinggo: (0335) 7647179. Pasuruan: (0343) 7852062. Bojonegoro: (0353) 7722928. Tuban: (0356) 7024916. Lamongan: (0322) 7711419. Jember : (0331) 3415437. Lumajang: (0334) 7730554. Situbondo: (0338) 3947070. Banyuwangi: (0333) 411300. Malang: (0341) 5460304. Mojokerto & Jombang: (0321) 6234579. Bangkalan: (031) 71133802. Sampang: 08123086884. Pamekasan: (0324) 7717177. Sumenep: 087851048521. ● ikl


Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi: z Hakim - 0812345 94787 z Daviq - 031 81008757 z Meidy - 031 83356990

10

Atasi Kolesterol yang Mengganggu www.surya.co.id

SENIN, 18 JULI 2011

Usaha Kulit Pangsit Ketika usaha siomay dan pangsit mulai besar, seharusnya pelaku usaha mulai berpikir untuk membuat sendiri kulit pangsit. Itu sekaligus dapat dijual dan menguntungkan.

K

informasi bisnis

ULIT pangsit dan lumpia menjadi salah satu kebutuhan yang bisa digunakan untuk olahan lebih lanjut bagi olahan lainnya. Permintaan akan kebutuhan kulit pangsit dan lumpia semakin berkembang seiring bertambahnya berbagai jenis usaha kuliner yang membutuhkan kedua jenis bungkus/kulit tersebut. Kulit pangsit atau lumpia di sini adalah kulit dari bahan tepung terigu dicampur air dan bahan lain, dibentuk menjadi lembaran tipis dan elastis, sehingga bisa untuk membungkus. Kelompok usaha yang membutuhkan kulit sebagai berikut. Beberapa pedagang risol, lumpia, martabak, atau pedagang gorengan tiap hari butuh kulit ini membungkus makanan mereka. Yang paling laris untuk bungkus siomay. Pedagang siomay Bandung misalnya menggunakan aneka ukuran kulit pangsit sesuai dengan jenis siomaynya. Pun pedagang batagor juga menggunakan kulit untuk membungkus adonan tersebut. Kebutuhan untuk memenuhi para pedagang ini cukup besar. Mereka lebih praktis membeli kulit yang langsung jadi dibanding harus membuat sendiri. Pedagang molen atau pisang aroma yang seringkali menggunakan kulit sebagai bungkus pisang juga membutuhkan kulit siap pakai. Kebutuhan berulang dan terus-menerus karena bahan ini dibutuhkan untuk membuat produk siap makan lainnya. Pedagang mi dan bakso agar daganganya lebih variatif seringkali menambah menu pangsit atau siomay yang tentu saja menggunakan bahan ini. Itu adalah gambaran umum potensi pasar usaha pemasok kulit pangsit atau kulit lumpia di pasaran. Kebutuhan lainnya yang tidak kalah besar adalah, kelompok rumah tangga. Mengemas kulit lumpia sangat penting karena dengan begitu kulit lebih aman dan tahan lama di suhu ruangan. Kemasan di samping sebagai salah satu upaya untuk mencegah makanan agar tidak kotor juga memudahkan pembeli membawa dan sesuai dengan kebutuhan. Berbagai merek jenis kulit dan ukuran ada di pasaran. Baik yang ben-

tuk bulat maupun kotak dengan berbagai ukuran ketipisan. Semakin tipis kulit semakin renyah namun cepat sobek. Biasanya supllier atau pembuat kulit lumpia, juga menjual mi segar kare-

HARIAN

Yuyun Anwar, Konsultan dan Penulis Buku Kuliner Indonesia 08176456368

na mesin yang digunakan hampir sama dengan mi. Investasi dan Permodalan Usaha kulit pangsit sangat mudah dilakukan. Peralatan yang dibutuhkan dimulai dari skala paling kecil cukup menggunakan mesin gilingan mi manual harganya berkisar Rp 200.000. Modal awal itu bisa menjadi mesin yang menghasilkan keuntungan. Pemakaian mesin giling

itu bukan hanya untuk mi melainkan juga untuk kulit pangsit dan camilan stik keju. Sementara untuk penggunaan skala bisa menggunakan mesin dough mixer untuk mengaduk adonan agar mudah kalis tercampur dan mesin penipis kulit ukuran besar. Dua alat ini akan menghasilkan ribuan kulit per hari karena kapasitasnya cukup besar. Sebaiknya hasil kulit pangsit diuji coba dulu sebelum dipasarkan. ■

th

PENYAKIT, bisa datang karena banyak faktor, salah satunya adalah karena kurang menjaga asupan makanan. Kondisi ini telah dirasakan oleh Hj. Suci Wahyuningsih yang mengaku memiliki masalah dengan kolesterol karena pola makan yang tidak terjaga. “Telah 3 tahun lamanya saya menderita kolesterol, saya sering merasakan kaki saya sering terasa berat kalau habis duduk, aktifitas pun sering terganggu,” keluh wanita berusia 52 tahun ini membuka percakapan. Untuk mengatasi keluhan kesehatannya itu, ia sudah menjalani berbagai pengobatan, namun belum ada perubahan. Akhirnya ibu 4 orang anak ini tertarik mencoba Gentong Mas, minuman herbal alami yang terbuat dari Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang aman dikonsumsi dan terbukti sangat bermanfaat bagi kesehatan. “Sudah 8 bulan saya mengkonsumsi Gentong Mas, dan pada bulan kedua manfaatnya langsung terasa, Alhamdulillah…sekarang semua keluhan akibat kolesterol sudah tidak ada lagi.” Ungkapnya. Gula Aren yang dikandung Gentong Mas selain rasanya manis dan lezat, juga banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Niacin pada Gula Aren meningkatkan fungsi kerja otak dan menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat). Sementara Ascorbis Acid memiliki fungsi menghancurkan radikal bebas.

Sementara itu, Omega 3 dan 6 dalam Habbatussauda efektif menurunkan LDL dan menaikkan HDL (kolesterol baik). Habbatusauda pun berfungsi menjaga kekebalan tubuh dan menetralkan racun dalam tubuh melalui kotoran, urine dan keringat. Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih cepat, pola hidup sehat seperti olahraga teratur, mengurangi makanan yang tinggi lemak jenuhnya dan makanan yang dimasak dengan minyak sawit. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com.Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Surabaya : 081316821146 / 031-75161806, Malang: 081219269565, (0341)5491890 Madiun: 081335272936, Kediri: 085223018142, Mojokerto: 085223636470, Gresik: 081322445096, Blitar: 081233052584, Banyuwangi: 085234398441, Sidoarjo: 081252532578, Tulungagung: 081252532577, Jombang: 085257044832, Jember: 081338611049, Trenggalek: 082139057979, Magetan: 081359291111, Probolinggo: 081331952259, Nganjuk: 081331939610, Pasuruan: 081252756227, Ponorogo: 081274310596, Bojonegoro: 081233390005, Situbondo: 082143391646, Ngawi: 081215110665, Bondowoso: 081233836384, Lamongan: 081331257610, Tuban: 081216135230, Lumajang: 081336191009, Bangkalan: 082118867006, Pamekasan: 082140744863, Sumenep: 085232302824, Pacitan: 085335454594, Sampang : 082141417808 ● ikl


12

SENIN,

Setelah sempat menutup diri, Widy akhirnya mau berbagi cerita soal musibah yang dialami Rabu (6/7) lalu. Pemilik nama Widy Soediro Nichlany ini mengaku dirinya diselamatkan oleh tato di lengan kirinya.

Diselamatkan

Tato D

kapanlagi

18 JULI 2011

ITEMUI di Polres Jakarta Selatan, Jumat (15/7) malam, Widy mengungkapkan dirinya sempat bernegosiasi dengan pelaku agar bisa bebas. Itu dilakukan setelah vokalis grup band Vierra ini merasa tidak mungkin melakukan perlawanan dengan kekerasan. “Itu gelap banget, kalau mereka enggak tahu, ya, karena gelap. Dan kejadiannya cepat banget. Akhirnya, gue bilang, ‘Aku ada kerja nih, tolong dong turunin gue. Gue harus ngumpul di rumah drummer gue jam 11’.” begitu cerita Widy. Mendengar ucapan Widy, pelaku lalu bertanya tentang jati dirinya. “Gue tanya balik, ‘Lu tau Vierra?’ Dia balas, ‘Emang lu siapanya?’ Gue bilang aja, ‘Gue Widy, vokalis (Vierra)’,” jelasnya. Pelaku pun menanyakan apa bukti Widy jika memang dirinya vokalis Vierra. “Dia nanya, ‘Apa yang bisa lu buktiin? Mana tato kanan lu?’. ‘Tato kiri gue kali’,” balas Widy. Begitu tato disenter (diduga pake HP), Widy pun akhirnya diturunkan di lokasi yang tak jauh dari Kemang. “Akhirnya gue diturunin dan dia minta maaf,” ucapnya. Dia mengaku cukup kesulitan ketika ditanyai kronologi kejadian pada dini hari itu, karena ia harus mengingat kembali memori tentang peristiwa yang sebenarnya ingin ia lupakan. “Kesulitannya pas aku harus mengingat kembali apa yang sebenarnya aku ingin lupakan, pertanyaannya detail banget,” ujar Widy saat ditemui di Polres Jakarta. Mengenai kepergiannya ke Singapura beberapa hari lalu memang telah direncanakan sejak lama untuk liburan. Widy menyanggah pergi ke sana untuk menenangkan diri. Setelah kejadian tersebut ia masih merasakan sedikit trauma. “Campur aduk, males buat mengingat ulang. Nyalahin diri sendiri, apalagi pas curhat. Jadi sedih. Suka memeluk mama karena sedih,” pungkasnya. ■ nva


Ronaldo Pimpin Madrid Taklukkan Galaxy

13

Pemain termahal dunia, Cristiano Ronaldo menyumbang satu gol saat Real Madrid menang 4-1 atas Los Angeles Galaxy di partai pramusim di Los Angeles Memorial Coliseum, Minggu (17/7). Di laga yang menampilkan David Beckham itu, Jose Callejon, Joselu, dan Karim Benzema turut mencetak gol untuk Madrid yang belum padu. "Tetapi kami menang, dan itu yang penting," kata Ronaldo. "Kami ingin terus bekerja keras agar mengawali musim dengan baik." Pelatih Madrid, Jose Mourinho baru memasukkan Ronaldo, Xabi Alonso, Raul Albiol dan Benzema di babak kedua. ■ ap/goal/van SENIN, 18 JULI 2011

www.surya.co.id

DERITA TIM FAVORIT

► Semifinal Peru Sejak 1997

ap/victor r caivano

MENEMBUS BATAS - Para pemain Peru merayakan gol Carlos Lobaton ke gawang Kolombia, Minggu (17/7). Tidak diperhitungkan, kekuatan misterius Peru ternyata sangat berbahaya.

Kolombia

0

Peru

2

SUSUNAN PEMAIN KOLOMBIA: Martinez, Zuniga, Perea, Yepes, A r m e r o; S a n c h e z /J Martinez (112), Moreno, Aguilar/Gutierrez (103), Guarin; Ramos/Rodallega (72), Falcao. PERU: Fernandez, Revoredo, Vilchez, C Ramos, Rodriguez; Balbin, Advincula/Lobaton (45), Cruzado/Ballon (117); Vargas, Chiroque/Yotun (96), Guerrero.

CORDOBA – SURYA KEJUTAN tim medioker berlanjut. Untuk kali pertama sejak 1997, Peru masuk semifinal Copa Amerika. La Inca mengejutkan Kolombia 2-0 lewat perpanjangan waktu pada perempat final, Minggu (17/7). Peru mendapatkan golnya di menit ke-101 lewat tendangan keras Carlos Lobaton dari luar kotak penalti serta sepakan maut kapten tim, Juan Manuel Vargas di menit ke-111 untuk mematenkan keunggulan The Peruvian. "Hari ini kami mengambil langkah besar," kata pelatih Peru, Sergio Markarian bangga.

tak gol, kami tak mampu memanfaatkan (peluang)," sesal pelatih Kolombia, Hernan Dario Gomez. "Kami punya para pencetak gol, dan Falcao tak pernah gagal (mencetak gol dari titik putih)." Kolombia yang favorit juara setelah menang dua kali dan se-

kali seri, belum kebobolan di tiga laga pertamanya. Namun, semua prestasi itu sirna. Selanjutnya Peru akan menantang raksasa klasik, Uruguay, yang menjatuhkan Argentina 5-4 lewat adu penalti setelah kedudukan 1-1 sampai perpanjangan waktu. ■ ap/van

Kolombia punya kesempatan memecah kebuntuan di waktu normal. Sayang, striker Los Cafeteros, Radamel Falcao gagal mengonversikan penalti jadi gol di menit ke-65. Sepakannya melebar ke kiri padahal kiper Peru, Raul Martinez bergerak ke sisi yang salah. "Kami sial dalam hal mence-

J E M U R S A R I - S U R A B AYA

Ribuan Bikers Ngonthel Bareng Pakde Karwo ❑ Gubernur Tambah Hadiah Motor dan Sepeda

NGONTHEL BARENG - Ribuan peserta Ngonthel Bareng Pakdhe dan Budhe Karwo yang diselenggarakan Harian Surya dan Panitia Reuni Akbar SMA Negeri 9 Surabaya, menguasai jalan di SMA Kompleks, setelah diberangkatkan Gubernur Jawa Timur, Minggu (17/7).

A AKRAB - Usai mengibarkan bendera start, Pakdhe d dan Budhe Karwo serta salah seorang anaknya, ikut n ngonthel bareng ribuan bikers Jawa Timur, menyusuri lintasan yang menjadi rute Fun Bike.

FOTO BARENG - Sejak pukul 05.30 WIB, ribuan bikers Jawa Timur sudah memadati ruas F jjalan Wijaya Kusuma, dan memanfaatkan momen untuk foto bersama Gubernur Jawa Timur.

BERUNTUNG - Salah seorang pemenang hadiah utama, foto bersama panitia Ngonthel Bareng Pakdhe dan Budhe Karwo. TERIMA KASIH BIKERS - Usai bagi-bagi hadiah, seluruh panitia Ngonthel Bareng Pakdhe dan Budhe Karwo memberikan salam terima kasih kepada bikers Jawa Timur, yang telah mengikuti Fun Bike sebagai rangkaian kegiatan Reuni Akbar ke 45 SMA Negeri 9 Surabaya.

G - Sembari S b i menungGOYANG gu pengundian hadiah, ribuan bikers yang sudah berada di finish, dihibur OM Putra Delta. Panitia pun ikut bergoyang bersama di atas panggung.

Pemenang Hadiah Utama 4 Sepeda Motor ✔ Suprapto Teguh Iman, warga Kutisari Selatan, Surabaya ✔ Kasno, warga Dsn Karangpoh, Krian Sidoarjo ✔ Luh Jinggah, warga Karang Empat, Surabaya ✔ Eko Suprapto, warga Komp Kenjeran Surabaya

Surya/ Sugiarto

TAK kurang dari 9 ribu bikers, terlibat langsung dalam kegiatan Ngonthel Bareng Pakdhe dan Budhe Karwo, yang diselenggarakan Harian Surya bekerjasama dengan Panitia Reuni Akbar SMA Negeri 9 SUrabaya, Minggu (17/7). Alhasil, sepanjang ruas jalan Kusuma Bangsa yang begitu lebar, sejak pukul 06.00 WIB dikuasai penggemar sepeda santai yang datang dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur. Melihat antusiasme bikers yang terlibat dalam kegiatan itu, Pakdhe Karo yang hadir bersama Budhe Karwo ini, langsung menambah hadiah untuk peserta, berupa 1 unit sepeda motor dan 10 sepeda gunung. ”Biar yang dapat rejeki dengan membawa pulang hadiah, lebih banyak,” kata Pakdhe Karwo, disambut aplaus biker yang sudah tak sabar untuk menyusuri lintasan Fun Bike. Sebelumnya, panitia menyediakan hadiah utama berupa 3 unit sepeda motor dan 10 sepeda United. Dengan tambahan hadiah dari Gubernur Jawa Timur itu, praktis hadiah utama yang diundi untuk peserta menjadi empat sepeda motor dan 20 sepeda United. Tepat pukul 06.00 WIB, Pakdhe Karwo mengibarkan bendera start dari panggung megah yang disiapkan panitia. Setelah ribuan peserta itu berangkat, Pakdhe, Budhe dan rombongan panitia dari Harian Surya dan Reuni Akbar SMA Negeri 9, ikut ngonthel dengan jalur khusus. ”Harian Surya ini, sekarang sudah menjadi Koran yang sukses dalam melaksanakan kegiatan Fun Bike sebagai olahraga yang murah dan ramah lingkungan. Setiap kegiatan yang dilaksanakan Harian Surya, saya selalu melihat pesertanya seperti ini. Berjubel. Jadi, tolong kegiatan seperti ini terus dijaga, dan perlu ditingkatkan lagi,” kata Gubernur. Pemimpin Redaksi Harian Surya, Sunarko, menyampaikan terima kasih kepada jajaran Panitia Reuni Akbar SMA Negeri 9, yang telah memercayakan pelaksanaan kegiatan Fun Bike kepada Harian Surya. Sebagai Koran Regional Nomor 1 di Jawa Timur, kata SUnarko, koran kelompok Kompas Gramedia ini sejak awal memang telah berkomitmen memasyarakatkan olahraga bersepeda. ”Kami ini satu-satunya media cetak yang melaksanakan sepeda santai secara bergiliran, dari satu kota dan kabupaten di Jawa Timur,” kata Sunarko. Vice GM Business Harian Surya, Wachid Mukaidori juga menyampaikan terima kasih kepada para pendukung acara, sepeda United Bike, Honda, Air Minum Total serta pihak SMA Negeri 9 Surabaya. ”Dukungan mereka luar biasa dalam menyukseskan kegiatan ini,” kata Wachid. ztja


14

SENIN, 18 JULI 2011

Pandis Sanksi Kapten Pasuruan

data & agenda SEPAK BOLA

Babak Enam Besar Grup D Sabtu (16/7) Kota Pasuruan 1-1 Kota Malang Minggu (17/7) Kota Kediri 2-1 Kota Malang Senin (18/7) Kota Kediri vs Kota Pasuruan Pkl 18.30 Wib Klasemen Sementara 1. Kota Kediri 1 1 0 0 2-1 2.Kota Pasuruan 1 0 1 0 1-1 3.Kota Malang 2 0 1 1 2-3

3 1 1

Grup E Sabtu (16/7) Surabaya 3-1 Sidoarjo Minggu (17/7) Kota Blitar 2-1 Sidoarjo Senin (18/7) Surabaya vs Kota Blitar Pkl 15.30 Wib Klasemen Sementara 1. Surabaya 1 1 0 0 3-1 3 2. Kota Blitar 1 1 0 0 2-1 3 3. Sidoarjo 2 0 0 2 2-5 0

BULU TANGKIS Minggu (17/7)

Di GOR Universitas Kadiri Final Perorangan Tunggal Putra Engga Setiawan (Kab Malang) vs Thomi Azizam (Kab Malang) 21-17, 21-10 Tunggal Putri Faujiah Laiya (Surabaya) vs Lia Listyaningrum (Kab Malang) 21-15, 21-23, 21-16 Ganda Putra Ferdian Pascal/Seiko Wahyu (Kab Malang) vs Edi Baktiar/Setiyo Widhiarto (Sidoarjo) 21-11, 17-21, 25-23 Ganda Putri Deariska Putri/Yayu Rahayu (Kab Malang) vs Andreani/Maya Rosita (Surabaya) 10-21, 21-13, 21-19

Ganda Campuran Nurwahid Adianto/Hetty Nugrahaeni (Surabaya) vs Ade Yusuf/Andreani (Surabaya) 21-16, 13-21, 21-15

RENANG Minggu (17/7) 800 M Gaya Bebas Putri 1.Dea Salsabila Putri (Kab Sidoarjo) 10 menit 07,36 detik 2.Ariesta SA Saraswati (Surabaya) 10 menit 28,00 detik 100 Meter Kupu-kupu Putra 1. Buyung Tagar (Kab Malang) 01 menit 89 detik 100 Meter Kupu-kupu Putri 1.Dilruba Umi Shaliha (Kab Gresik) 1 menit 9,83 detik 200 Meter Dada Putra 1.Dewanto Heri B (Kab Sidoarjo) 2 menit 34,08 detik 200 Meter Dada Putri 1.Hezby Vierdaustytha (Surabaya) 2 menit 52,67 detik 50 Meter Bebas Putra 1.Wiranto Adi Wicaksono (Gresik) 26,05 detik 50 Meter Bebas Putri 1.Dian Riza Anggraini (Gresik) 29,51 detik 400 Meter Perorangan Putra 1.Krisna Bayu (Gresik) 5 menit 11,79 detik 400 Meter Perorangan Putri 1.Felicia Tjandra (Surabaya) 5 menit 34,22 detik

TENIS Minggu (17/7) Final Perorangan Tunggal Putra Ibrahim Unggulaga (Surabaya) vs Rizky Widhianto (Surabaya) 6-4, 3-0 (mundur) Ganda Putra Ibrahim Unggulaga/Indra Utomo (Surabaya) vs Rio Ristanto/Fendi (Bondowoso) 6-2, 6-0 Ganda Campuran Gavin Pranata/ Wenny Octoriani (Jember) vs Rizky Widhianto/Al Humayra Dorida (Surabaya) 6-2, 6-0

surya/erfan hazransyah

Adreani dan Maya Rosita

surya/erfan hazransyah

EMAS - Pelari Banyuwangi Yudi Dwi (tengah) merebut medali emas nomor 100 meter putra, Minggu (17/7).

Kediri Buka Peluang

► Tundukkan Kota Malang

KEDIRI - SURYA PELUANG tim sepak bola Kota Kediri lolos ke semifinal terbuka lebar. Ini menyusul kemenangan 2-1 atas Kota Malang di babak enam besar Grup D di Stadion Brawijaya, Minggu (17/7) malam. Kota Malang mencuri gol terlebih dulu lewat kaki, Joko Prayitno menit ke-13. Tertingal lebih dulu, Kota Kediri mencoba bangkit. Mereka mengurung pertahanan Kota Malang. Tapi, skor 0-1 bertahan hingga jeda. Pada babak kedua, Kota Kediri berusaha memburu ketinggalan. Laga baru berjalan dua menit, striker Dimas Galih Gumilang berhasil menyamakan 1-1. Memanfaatkan kemelut di pertahanan lawan, Galih sukses menggetarkan jala Kota Malang yang dikawal Andre Susanto.

Dalam kondisi imbang, Kota Malang mencoba menekan Kediri. Tapi justru gawang Andre Susanto kebobolan pada menit ke-71. Kekalahan atas tuan rumah membuat kans Malang yang notabene juarta bertahan untuk lolos ke semifinal kian sulit. Sebaliknya, Kota Kediri peluangnya cukup besar. "Kita akan All Out untuk semifinal. Kalah menang itu biasa," kata manajer tim Kediri, Barnadi. Meski menang, Kediri tetap membidik kemenangan saat bersua Pasuruan, Senin

(18/7/2011) besok. Pada pertandingan lain, Sidoarjo dipastikan tersingkir dari babak enam besar setelah menelan kekalahan kedua atas Kota Blitar. Bertanding di stadion Rejoagung, Tulungagung, Sidoarjo kalah tipis 1-2. Sebelumnya, Sidoarjo dihajar Surabaya 1-3. Yudi Dwi Nugroho dan Sri Wahyuni menjadi manusia tercepat pada Porprov Jawa Timur III/2011. Atlet asal Banyuwangi dan Pamekasan itu berhasil menjadi yang tercepat dalam cabang olahraga (cabor) atletik nomor bergengsi 100 meter putra dan putri di lintasan Stadion Brawijaya Kota Kediri, Minggu (17/7). Pada final 100 meter putra yang melombakan delapan atlet, Yudi Dwi berada pada posisi terdepan saat menyentuh garis finish. Pelari asal Banyuwangi itu mencatat waktu terbaik 10,97 detik. Sukses tersebut mengan-

tarkan dirinya merebut medali emas. Di belakang Yudi Dwi ditempati pelari asal Kabupaten Blitar, Ari Sangaji dengan torehan waktu 11,26 detik dan berhak atas medali perak. Sedang medali perunggu direbut pelari Kota Kediri, Bambang Wigianto dengan waktu 11,29 detik. “Saya senang bisa juara dan merebut medali emas. Apalagi, ini merupakan nomor bergengsi di cabor atletik,” sebut Yudi, usai perlombaan, Minggu (17/7). Pada nomor 100 meter putri, medali emas direngkuh Sri Wahyuni. Pelari asal Pamekasan ini merebut juara, setelah membukukan catatan waktu terbaik, yakni 12,85 detik. Medali perunggu dipetik pelari tuan rumah Kota Kediri, Lutfi Dinda Novanita yang mencatat waktu 13,14 detik, disusul posisi ketiga Siti Soliikah (Kabupaten Mojokerto) yang membubuhkan waktu 13,16 detik. ■ fat

KEDIRI - SURYA Panitia Disiplin (Pandis) cabang sepak bola Porprov Jatim III/2011, bergerak cepat menyikapi perkelahian pada pertandingan tim Kota Pasuruan melawan Kota Malang, Sabtu (16/7) lalu. Pandis sepak bola menggelar rapat dan memanggil manajer tim Kota Pasuruan dan Kota Malang, serta Pengawas Pertandingan (PP) Hartono. Tim Kota Pasuruan diwakili Subari dan Kota Malang dihadiri Saiku. Mereka melakukan rapat di Hotel Merdeka Kediri, Sabtu (16/7) malam. Dalam rapat itu, juga dihadiri Ketua Pandis Ahmad Julianto dan technical delegate sepak bola, Soewito Hadi. Ketua Pandis Sepak Bola, Ahmad Julianto mengatakan, usai kisruh pertandingan itu, pihaknya langsung melakukan rapat memutuskan memberikan sanksi kepada kapten tim Kota Pasuruan, M Zulfri Dwi Mahardika dan Pengawas Pertandingan, Hartono. "Pemain Kota Pasuruan nomor punggung 5, atas nama M Zulfri Dwi Mahardika diskorsing tidak boleh bermain selama porprov. Dia terbukti melakukan pemukulan dan memicu keributan. Kami punya bukti rekaman kejadiannya," tutur Julianto, kemarin. Pukulan Zulfri kepada striker Kota Malang, Joko Prayitno menjadi awal kisruhnya pertandingan. Usai insiden itu, tanpa dikomando, pemain dan ofisial kedua tim langsung terlibat baku hantam. "Misi porprov pembinaan. Tapi penegakan disiplin dalam sepak bola juga termasuk pembinaan," terang Julianto. Selain Zulfri, Pengawas Pertandingan, Hartono juga dijatuhi sanksi. "Pengawas Pertandingan, Hartono diskorsing selama porprov karena tidak bisa melaksanakan pertandingan dengan baik," lanjut Julianto. Sedang hukuman kepada Hartono, karena saat melakukan undian siapa yang harus bermain pada, Minggu (17/7) atau Senin (18/7), terjadi kesalahan dan memicu protes. Keputusan terakhir, pandis akan melaporkan oknum TNI yang menjadi ofisial Kota Pasuruan, Sutrisno ke Den Pom Angkatan Darat (AD) karena terlibat dalam kerusuhan. Bahkan saat kerusuhan terjadi, ia masih menggunakan seragam dan atribut lengkap TNI. "Saat itu kan kekuasaan wasit penuh. Tiba-tiba dia masuk dan parahnya dia memakai pakaian dinas. Kita sudah cari tahu ke panitia lokal, ternyata tidak ada unsur TNI di keamanan, berarti dia oknum," pungkas Julianto.■ fat

Cabor Renang Persaingan Sangat Ketat

Putri Surabaya Berjaya, Putra Melempem

KEDIRI - SURYA Persaingan memperebutkan juara cabang olahraga (cabor) renang di Porprov Jatim III/2011, berlangsung sangat ketat. Hingga hari kedua, Minggu (17/7) kemarin, renang yang dilombakan di kolam renang Tirtoyoso Kota Kediri, sudah memperebutkan 23 dari 32 medali emas. Surabaya sementara memimpin dalam daftar perolehan medali di cabor renang, yakni mengoleksi tujuh emas, enam perak dan sembilan perunggu. Jumlah perolehan itu ditempel ketat kontingen Gresik, yang mengemas tujuh emas, enam perak dan empat perunggu.

KEDIRI - SURYA Gagal menyabet emas di nomor kriterium, tim balap sepeda Surabaya menebusnya di nomor road race. Balap sepeda Kota Pahlawan memborong medali emas, perak dan perunggu road race putri di Trenggalek, Minggu (17/7). Emas Surabaya disumbang Anis Riang Rachmawati dengan catatan waktu, 1 jam 39 menit 44 detik. Disusul rekannya Melinda Urfani di urutan kedua terpaut satu detik. Sedang medali perunggu disabet Dinarajeng yang menyentuh finis terpaut dua detik dengan Anis Riang.

Posisi ketiga ditempati Kabupaten Malang, yakni memperoleh empat emas, empat perak dan dua perunggu. “Persaingan memperebutkan juara umum renang cukup ketat. Perolehan medali kita dengan Gresik hanya berbeda di jumlah perunggu, yakni selisih lima,” sebut Djuniarto Purwanto, Ketua PRSI Surabaya saat ditemui di kolam renang Tirtoyoso, kemarin. Kemarin, Surabaya menambah empat emas melalui HazbyVierdaustytha 200 m gaya dada putri, Felicia Tjandra 400 m gaya ganti perorangan putri, dan emas 4x400 m gaya bebas putra dan putri. ■ fat

surya/erfan hazransyah

HASBY V

Di kelompok putra, medali emas direbut pembalap Kota Kediri, Putra Jaya yang mencatat waktu 2 jam 10 menit, 40 detik. Sementara perak disabet Novi Iqbal dari Kota Mojokerto dengan waktu sama dan perunggu diraih Bayu Eko Saputro (Tuban) yang terpaut 11 detik, untuk menaklukkan rute sepanjang 92,5 km. Pelatih balap sepeda Surabaya, Angger Karna Saputra mengaku puas pembalap putrinya memborong medali

road race. “Sebetulnya kami membidik satu medali emas. Alhamdulillah, medali perak dan perunggu bisa kami borong,” sebut Angger, kemarin. Sukses di sektor putri, gagal diikuti kelompok putra. Mereka tampil melempem. Pembalap putra Surabaya M Fajrul harus puas berada di posisi keenam dengan catatan waktu, 2 jam 11 menit 46 detik. Dia tertinggal cukup jauh dibanding pemenang kelompok putra. “Kita akui, untuk tim putra memang berat, karena persaingannya merata di semua daerah,” tandas Angger. ■ fat


15

SENIN, 18 JULI 2011

sepak pojok Bustomi Tak Masalahkan Pergantian Riedl JAKARTA - Gelandang Tim Nasional Indonesia, Ahmad Bustomi, memiliki persepsi sendiri mengenai pergantian pelatih kepala timnas, dari Alfred Riedl kepada Wim Resjbergen. Menurut pemain Arema itu, siapa pun pelatih yang memimpin Timnas, seorang pemain sepak bola profesional harus bisa bekerja sama dan berbuat yang terbaik bagi tim. "Bagi pemain, siapa pun yang menjadi pelatih seharusnya tidak menjadi masalah. Apalagi dalam tim, kami diuntungkan dengan komposisi pemain yang hampir tidak berubah seperti saat Piala AFF lalu," ujar Bustomi seusai mengikuti latihan Timnas di lapangan C Senayan, Minggu (17/7). Bustomi mengaku, saat ini yang menjadi fokus perhatiannya sebagai pemain bukan tentang figur pelatih yang memimpin Timnas, tetapi bagaimana mengikuti instruksi pelatih dalam lawatan ke Turkmenistan nanti. Sehingga pemain dapat menerapkan skema permainan seperti yang diinginkan sang pelatih. "Kami ingin fokus dengan pertandingan, dan mengikuti sesi latihan dengan serius. Saya kira semua pemain profesional akan melakukan itu, terlepas siapa pun pelatihnya. Pergantian pelatih Timnas saya kira tidak mempengaruhi mental pemain," ujar Bustomi. ■ tribunnews

Sampoerna Juara di SIER SURABAYA - SURYA PT HM Sampoerna tampil sebagai juara di turnamen futsal antarperusahaan, Corporate Futsal Gathering, yang digelar kabarbisnis.com, di lapangan futsal SIER, Surabaya, Minggu (17/7) kemarin. Sampoerna keluar sebagai juara, setelah di final menaklukkan PT Hervitama, 1-0. Sampoerna melaju ke final usai di semifinal menundukkan PT Asuransi Jiwa Bumiputera, 40. Sedangkan Hervitama menaklukkan PT Airlanggatama Nusantarasakti (Autamaras), 2-0. Di final, Sampoerna yang di turnamen tersebut menjadi salah satu tim unggulan, sempat menemui kesulitan untuk menembus pertahanan Hervitama. Padahal secara permainan, Sampoerna selalu menguasai pertandingan. ”Kami menekan sejak menit HASIL PERTANDINGAN, MINGGU (17/7)

Perempat Final Bumiputera 3-2 BEI Three 2-3 Sampoerna Flexi 1-2 Hervitama Autamaras 3-1 SIER Semifinal Hervitama 2-0 Autamaras Bumiputera 0-4 Sampoerna Perebutan Tempat Ketiga Bumiputera 7-6 Autamaras Final Hervitama 0-1 Sampoerna

awal. Tapi kami kurang beruntung, banyak peluang yang tercipta, namun hanya satu yang bisa jadi gol,” kata Ajat Nurjatin, Manajer Sampoerna usai pertandingan. Menurut Ajat, durasi waktu pertandingan 2 x 10 menit, membuat timnya sulit mengembangkan permainan. Apalagi Ajat mengaku, terlalu mepet dalam membentuk tim. ”Tapi lawan kami di final juga tampil bagus, membuat kami kesulitan menembus pertahanan mereka,” urai Ajat. Bagi Hervitama, hasil yang diraih mereka sudah maksimal. Menurut pelatih Hervitama, Kartono, timnya lengah di babak kedua sehingga lawan bisa mencuri gol. ”Di babak pertama, pertahanan kami solid. Namun di babak kedua, stamina pemain mulai menurun, sehingga kami kehilangan konsentrasi,” kata Kartono. Di perebutan tempat ketiga, menjadi milik Bumiputera, setelah berhasil menaklukkan Autamaras, 7-6 (4-4) melalui adu penalti. Gelar top skorer dalam turnamen yang diikuti 21 tim ini diraih Abdul Rokhim, dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan mengemas sembilan gol. Tim fairplay disabet PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER). Pemain terbaik disabet Fadli Dwi Rahmansyah dari Autamaras. ■ k3

surya/haorrahman

JUARA - Pemain Sampoerna merebut juara di SIER.

Tragedi Albiceleste ► Penalti Tevez Gagal, Argentina Tersingkir SANTA FE - SURYA PUPUS sudah impian publik Argentina melihat timnasnya mengakhiri dahaga gelar Copa Amerika sejak 1993. Melawan Uruguay yang sama-sama penyandang 14 trofi Copa Amerika, Minggu (17/7), El Tango kalah 45 (1-1) lewat adu penalti. Pelatih Argentina, Sergio Batista, menjadi manusia yang paling menyesal. Keputusannya memasukkan Carlos Tevez untuk menggantikan Sergio Aguero di menit ke-84, menjadi biang kekalahan Argentina. Bukannya mempertajam lini depan yang mulai kehilangan kreativitas membuka celah pertahanan Uruguay, Tevez malah jadi kartu

mati Batista. Puncaknya, Tevez gagal melesakkan gol dalam adu penalti, dan Argentina pun menangis. Namun Batista berkilah. Alih-alih meminta maaf dengan kegagalan Argentina, ia justru menyebut tim asuhannya sudah bermain bagus di turnamen ini. “Saya tegaskan, saya tidak mau untuk

Argentina

4 (1)

Uruguay

5 (1)

menyebut tim ini gagal. Kami bekerja keras untuk menang, dan saya pikir kami bermain sangat baik,” kelit Batista. Argentina memang tidak layak kalah, mengingat dominasi permainan plus banyaknya peluang yang mereka ciptakan. Albiceleste ketinggalan di menit keenam lewat gol Diego Perez, namun bisa membalas lewat Gonzalo Higuain di menit ke-18. Laga semakin sengit dan berjalan keras sampai diusirnya Perez di menit ke39 dan Javier Mascherano (menit ke87). Namun di babak kedua bergantian Pablo Zabaleta, Lionel Messi, Angel Di Maria, dan Higuain, melepas tembakan ke gawang Uruguay. Sayang, penampilan kiper Le Celeste, Fernando Muslera, menggagalkan semua peluang itu. Dan publik Argentina yang menyangka insiden diusirnya Mascherano menjadi pertanda sial. Karena ketika memasuki adu penalti, Tevez yang

membikin apes sehingga Argentina gagal melanjutkan misi mengakhiri paceklik gelar selama 18 tahun. Sementara Uruguay optimistis menyambut semifinal. Pelatih Oscar Tabarez mengaku lega setelah anak-anak asuhnya kembali menunjukkan permainan agresif yang hilang di fase grup. “Saya tahu tim ini bakal semakin kuat. Kini saya berani bilang kalau kami baru memulai Copa,” ujar Tabarez. Namun Tabarez meminta tim fokus menghadapi Peru. Ia tak ingin Diego Forlan dkk mengecilkan Peru yang dianggapnya berbahaya. “Sebuah laga yang sangat berat. Jauh lebih sulit untuk menang melawan orang-orang yang sudah sangat lama menantikan momen menjadi juara,” ungkap mantan pelatih AC Milan ini. ■ ca/goal/ys/ab ADU PENALTI Argentina 1.Lionel Messi (gol) 2.Nicolas Burdisso (gol) 3.Carlos Tevez (gagal) 4.Javier Pastore (gol) 5.Gonzalo Higuaian (gol)

Uruguay - Diego Forlan (gol) - Luis Suarez (gol) - Andres Scotti (gol) - Walter Gargano (gol) - Max Perreira (gol)

TINGGAL MIMPI - Para pemain Uruguay bersorak setelah Carlos Tevez gagal mencetak gol pada adu penalti. Foto bawah : Bahkan Lionel Messi gagal mengakhiri paceklik gelar Argentina selama 18 tahun.

ap/ricardo mazalan/juan bragio

Dani Pedrosa Mulai Bangkit CHEMNITZ - SURYA di Repsol Honda, Casey Stoner Pembalap Spanyol, Dani Pe- dan Andrea Dovizioso sejak lap drosa kembali ke trek juara, se- kedua. Perlombaan berjalan seru telah memenangi kejar-kejaran karena tidak mudah menebak dengan Jorge Lorenzo dan Ca- siapa yang akan finis terdepan. sey Stoner di MotoGP seri GP Itu terutama karena sering terJerman di sirkuit Sachsenring, jadi pergantian posisi di antara Minggu (17/7). keempat pembalap sebelum DoBersama rekan setimnya di vizioso tercecer di akhir-akhir Repsol Honda, Casey Stoner dan balapan. pembalap pabrikan Yamaha, Pedrosa akhirnya finis paling Jorge Lorenzo, ketiganya saling cepat, setelah menyusul lewat susul sepanjang 29 lap di sirkuit sisi luar sebelum mempertahansepanjang 3,671 km tersebut. kan posisinya sampai balapan Ini juga jadi kemenangan per- berakhir. "Saya sangat tidak metamanya di MotoGP sejak tulang nyangka akan hasil ini, jadi saya selangkanya patah akibat kecela- benar-benar bahagia. Untuk kaan di GP Prancis, 15 Mei lalu. bisa kembali balapan dan meSejak kecelakaan itu, Pedro- nang sangat sulit diungkapkan," sa absen tiga seri kata Pedrosa usai dan baru membalap balapan. "Balapan kembali di GP Italia, yang luar biasa awal bulan ini. Saat karena kecepatan itu dia finis di urutan motor sangat tingkedelapan. Total mugi dari awal samKLASEMEN sim ini Pedrosa supai akhir. Motor SEMENTARA (10 Besar) dah mengoleksi dua bekerja lebih baik kemenangan. Satu di saat-saat akhir 1. Casey Stoner 168 kemenangan lainnya daripada di awal 2. Jorge Lorenzo 153 diraih di seri ketiga lomba." 3. Andrea Dovizioso 132 4. Valentino Rossi 98 yakni di GP Portugal. Peringkat dua 5. Dani Pedrosa 94 Pedrosa, yang terdiisi pembalap 6. Ben Spies 85 kenal sebagai pemYamaha, Jorge 7. Nicky Hayden 85 balap yang cepat Lorenzo, yang 8. Marco Simoncelli 60 melesat saat balapan sukses menyusul 9. Colin Edwards 59 dimulai, bersaing Stoner di tikung10. Hiroshi Aoyama 56 dengan Lorenzo dan an terakhir lap dua rekan setimnya terakhir. "Balapan

HASIL GP JERMAN, Minggu (17/7) ap

TERDEPAN - Pembalap Honda Dani Pedrosa memimpin balapan. fantastis, saya tidak tahu darimana saya punya kekuatan untuk terus menekan sampai akhir. Ini balapan yang sangat penting dan kami sangat bangga," ungkap Lorenzo. Dovizioso memastikan tiga pembalap Repsol Honda menguasai empat besar, setelah finis di urutan empat meski tertinggal lebih 10 detik atas Lorenzo. Sedang juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi, akhirnya finis di urutan kedelapan. Hasil yang cukup bagus karena pembalap Ducati ini mengawali balapan dari posisi 16.

1. Dani Pedrosa 2. Jorge Lorenzo 3. Casey Stoner 4. Andrea Dovizioso 5. Ben Spies 6. Marco Simoncelli 7. Alvaro Bautista 8. Nicky Hayden 9. Valentino Rossi 10. Colin Edwards

Tambahan 25 poin bagi Pedrosa cukup untuk mengangkatnya ke posisi lima klasemen sementara dengan 94 poin. Pemimpin klasemen sementara masih dipegang Stoner dengan 168 poin. Namun, kesalahannya disusul Lorenzo di lap terakhir berimbas pada jarak keduanya karena kini, Lorenzo kian mendekat dan hanya tertinggal 15 poin. Sebelum balapan, jarak Stoner-Lorenzo 19 angka.

Spanyol Italia Australia Italia AS Italia Spanyol AS Italia AS

Repsol Honda Yamaha Factory Repsol Honda Repsol Honda Yamaha Factory Honda Gresini Rizla Suzuki Ducati Team Ducati Team Monster Yamaha

+1,477 +1,568 +10,513 +10,719 +10,923 +27,451 +27,510 +27,576 +33,491

Sementara itu, sejumlah pembalap, termasuk Stoner dan Lorenzo menolak untuk berpartisipasi di GP Jepang yang akan digelar Oktober depan yang seharusnya digelar 2 Maret lalu. Lomba diundur jadi 2 Oktober menyusul bencana gempa dan tsunami yang memicu meledaknya reaktor nuklir di Fukushima, awal tahun ini. ■ bbc/van

Komposisi Pemain GU Tidak Menjual

Pelatih Temukan Gambaran 18 Pemain Timnas

GRESIK - SURYA natif pemasukan untuk membiaKomposisi pemain Gresik Uni- yai tim. Namun jika melihat dari ted (GU) musim depan harus pengalaman GU menggelar permengalami perombakan. Jika tandingan musim lalu, penonton komposisi pemain seperti mu- yang hadir di Stadion Petrokimia sim lalu, sangat suGresik tidak pernah lit bagi tim berjuluk melebihi 20.000 Laskar Joko Samupenonton. Padahal dro tersebut meraih kapasitas stadion pemasukan dari tiPetrokimia menamket penonton. pung sekitar 30.000 ”Yang dijual klub penonton. sepak bola adalah Rekor penonton kualitas tim. Jika terbanyak GU selatim tersebut berma menjadi tuan rukualitas dan enak mah di Divisi Utama ditonton, ditarif harmusim lalu, 19.000 ga tiket berapapun surya/dok penonton, saat derpenonton akan rela Ferril Raymond H by Jawa Timur memembeli. Itu sudah lawan Persik Kediri. menjadi budaya penonton Indo- Itupun masih ada tribun penonnesia,” kata Ferril Raymond Hat- ton yang kosong. tu, mantan pemain Petrokimia Biasanya rata-rata penonton Putra Gresik. yang hadir menyaksikan tim asal Pernyataan Ferril tersebut ma- kota Pudak itu bertanding, bersuk akal. GU yang musim depan kisar 10.000 penonton. Bahkan tanpa bantuan APBD, tiket pe- saat menjamu PSIM Jogjakarnonton menjadi salah satu alter- ta, Maret lalu, jumlah penonton

JAKARTA - SURYA Jajaran pelatih Timnas Indonesia telah menemukan gambaran 18 pemain yang akan dibawa ke pertandingan Pra Piala Dunia (PPD) 2014 melawan Turkmenistan di Ashgabat, Sabtu (23/7). Asisten Pelatih Timnas, Rahmad Darmawan mengatakan, meski sudah ada gambaran pihaknya belum bisa mengumumkan nama-nama pemain itu. "Gambaran 18 pemain yang akan dibawa sudah ada. Tapi untuk memutuskan baru akan dilakukan Senin (18/7) malam," kata Rahmad usai latihan timnas di Lapangan PSSI Senayan, Minggu (17/7). Menurutnya, secara umum persiapan tim telah berjalan sesuai program. Saat ini yang dilakukan hanya pemantapan setelah melakukan latihan yang cukup berat. Materi yang diberikan pada latihan Minggu, lanjut Rahmad, hanya menyesuaikan dengan kondisi pemain. Hal itu dilakukan karena ada beberapa pemain yang kondisinya tidak bugar. "Pemain mengalami lecetlecet karena lapangan cukup keras," kata pelatih Persija Jakarta itu. Ia menjelaskan, dengan gambaran pemain yang ada, dia optimistis Timnas Merah Putih

yang hadir 5.000 penonton. ”Kalau komposisi pemain seperti musim lalu, saya ragu GU mampu mendatangkan pendapatan dari tiket penonton. Karena itu, GU harus merombak pemain, dan mendatangkan pemain bintang yang mampu menarik perhatian penonton,” kata Ferril. Pada musim lalu, nama-nama pemain GU termasuk pemain asing, tidak ada yang mampu menarik perhatian penonton. Lebih parah lagi, pemain asing termahal GU yang menempati posisi striker, Jorge Alberto Paredes, tak satupun mencetak gol selama satu musim. ”Komposisi pemain GU nantinya, akan berpengaruh pada upaya manajemen untuk mendatangkan sponsor. Jika timnya biasa-biasa saja atau bahkan tidak berkualitas, dari mana sponsor mau masuk?” kata mantan kapten Tim Nasional Indonesia itu. ■ k3

LATIHAN - Irfan Bachdim (kiri) berlatih bersama Timnas, Minggu (17/7).

antara

mampu memberikan hasil terbaik pada pertandingan pertama nanti. Disinggung kenapa pelatih kepala Wim Rijsbergen tidak mendampingi Bambang Pamungkas dkk saat latihan, mantan pelatih Sriwijaya FC itu menjelaskan jika pelatih asal Belanda itu sakit. "Wim diare sehingga tidak ikut pada latihan kali ini," kata pelatih yang juga aktif sebagai anggota TNI ini. Pada latihan di Lapangan PSSI Senayan,

Firman Utina dan kawan-kawan memeragakan beberapa formasi yang akan digunakan saat menghadapi Turkmenistan. Ada dua formasi yang dipersiapkan yaitu 4-3-3 dan 4-2-3-1. Setelah menjalani pertandingan pertama di Ashgabat, Timnas Indonesia akan menjadi tuan rumah di leg kedua di Gelora Bung Karno Jakarta pada 28 Juli mendatang. ■ ant


19 Nasional-Internasional

SENIN, 18 JULI 2011

Letusan Dahsyat, Warga Panik

lintas nusantara 4 Penambang Terkubur Hidup-hidup GROBOGAN - Sebanyak 30 penambang batu putih di Desa Mrisi, Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan, Jawa Tengah, tertimpa longsor. Empat penambang terkubur hidu-hidup, sementara 26 orang lainnya selamat. Longsor terjadi Sabtu (16/7) petang ketika penambang bekerja. Hingga Minggu (17/7), proses pencarian terhadap Sugimin, Umi, dan Ihwani masih berlangsung, sedangkan jasad Mutiah ditemukan pada Sabtu malam. “Mereka tidak sempat menghindar saat bongkahan batu dari bukit di atas longsor,” ujar Ali Sodiqin, saksi mata. Longsor juga mengubur dua truk pengangkut batu. Berdasarkan informasi di TKP, sebelum kejadian, ke-30 penambang beraktifitas seperti biasa. Salah seorang korban lantas mendengar suara gemuruh dari atas tebing setinggi 20 meter. Semua penambang berhamburan menyelamatan diri, namun empat orang terjebak dalam reruntuhan tebing. Tim pencari kesulitan mencari korban karena tak tersedia alat berat. Sekertaris Desa Mrisi, Slamet mengaku sudah minta petugas Kepolisian dan kecamatan mendatangkan alat berat, namun belum tiba di lokasi. ■ oz

globust

Sosis Rekor Dunia ASUNCION - Sebuah event di Paraguay menorehkan rekor setelah salah satu sosis masuk dalam buku rekor dunia (Guinnes Book of Records) sebagai peraih rekor "yang terbesar di dunia" dengan panjang 203,8 meter. Disiapkan oleh 245 orang dan disajikan dengan roti, sosis seberat 270 kilogram itu dimasak di oven yang dirancang khusus dan dipotong menjadi 2.000 potong, ujar juru bicara eksebisi bertajuk "Expo 2011" itu. Wakil Guinness, Johanna Hessling, yang menghadiri event di ibukota Paraguay, Asuncion itu menyatakan bahwa sosis Paraguay ini memecahkan rekor sosis sebelumnya di Spanyol dengan panjang 150 meter. ■ ibnlive/had

► Material Lokon Setinggi 3.500 Meter

antara/lucky r

GREGET JELANG RAMADAN - Seorang pengunjung melihat boneka muslim yang dipajang di salah satu toko di mal Metropolis, Tangerang, Banten, Minggu (17/7). Boneka muslim tersebut dijual dengan harga Rp 84.000. Biasanya menjelang bulan ramadan, permintaan boneka muslim meningkat.

Chavez Delegasikan Kekuasaannya CARACAS - SURYA Presiden Venezuela, Hugo Chavez, untuk kali pertama dalam 12 tahun kepemimpinannya, mendelegasikan sebagian kekuasaannya kepada wakil presiden (wapres) dan menteri keuangan (menkeu) sebelum keberangkatannya ke Kuba guna menjalani kemotrapi penyakit kankernya, Sabtu (16/7) waktu setempat. Chavez sebelumnya menolak tuntutan oposisi agar dirinya sementara waktu menyerahkan kekuasaan pada wapres saat menjalani perawatan di Havana. Namun, tak lama setelah pemungutan suara legislatif menyetujui perjalanannya, ia mengumumkan pada pertemuan kabinet bahwa wapres dan menkeu sementara akan mengambil

tanggung jawab ekstra. Pemimpin sayap kiri ini menandatangani dekrit memberi wewenang pada Wapres Elias Jaua dan Menkeu Jorge Giordani untuk membuat keputusan yang selama ini bergantung padanya. Diilansir San Fransisco Chronicle, Chavez mengatakan bahwa jika kemampuan fisiknya yang berkurang, "Aku akan menjadi yang pertama dalam melakukan apa yang Konstitusi amanatkan," dalam mendelegasikan fungsi untuk wapres. Keberangkatan Chavez disiarkan langsung stasiun televisi pemerintah. Pemimpin kharismatik ini berpidato di depan pesawat yang akan membawanya ke Kuba. “Sekarang bukan saatnya mati, sekarang waktunya untuk hidup,” ujar Chavez di-

lansir The Hindu. Chavez didampingi putrinya, Rosa. Dia tak menentukan berapa lama meninggalkan negaranya. “Saya mengucapkan selamat tinggal untuk beberapa hari, tetapi dalam arti lebih dalam saya tidak mengatakan selamat tinggal. Saya akan menjadi penuh perhatian setiap hari, setiap jam, setiap menit untuk kejadian internal dan saya akan berada dalam kontak permanen,” ujarnya. Banyak kalangan meragukan kemampuan Chavez menjalankan tugas sebagai kepala negara dalam kondisi saat ini, terutama karena dia menyatakan akan maju lagi di pemilu tahun depan. Mereka juga mengeluhkan kurangnya informasi soal kondisi sebenarnya dari kesehatan Chavez.  sc/th/had

TOMOHON - SURYA GUNUNG Lokon di Tomohon, Sulawesi Utara kembali meletus pukul 10.34 Wita, Minggu (17/7). Letusan kali ini tergolong dahsyat, dengan ketinggian semburan material pijar mencapai 3.500 meter dari mulut kawah. Menurut Surono, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, ledakan kali ini lebih besar dari sebelumnya. "Semburan material panas seperti pasir halus, debu dan material lainnya terlihat tegak lurus mencapai ketinggian sekitar 3.500 meter dari mulut kawah," kata Surono. Peristiwa itu membuat warga di sekitar gunung panik. Mereka berhamburan keluar rumah, berlari menuju tempat pengungsian. Saat ini, zona bahaya ditetapkan 3,5 km dari kawasan Lokon. "Saya tak sempat masuk rumah, baru buka pintu langsung lari setelah Lokon tibatiba meletus lagi," ujar Benny Kaligis, warga Kaskasen I Lingkungan 1. Benny adalah satu di antara ribuan pengungsi yang ada di zona merah. Ia pulang ke rumah dari tempat pengungsian di SMPN 1 untuk mengambil baju. "Saya tak sempat ambil baju," tegasnya. Aparat setempat telah mengimbau warga mengungsi. Namun, sebagian warga khawatir keamanan harta benda, sehingga

memilih pulang. Akibat letusan itu, 5.000 orang lebih mengungsi ke tempat lebih aman. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyatakan kawasan zona merah adalah di Kelurahan Kinilow (Lingkungan 1, 2, 3 dan 7), Kinilow I (Lingkungan 5) dan Kelurahan Kakaskasen I. Menurut Surono, aktivitas kegempaan masih tinggi. Energi gunung ini diprediksi masih besar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara mengimbau warga di kaki Gunung Lokon dan beberapa desa di Minahasa dan Manado, mewaspadai aktivitas gunung. Kepala BPBD Hoyke Makarawung mengatakan warga harus mewaspadai abu vulkanik yang menyebar sejauh 3 kilometer. Sementara itu, jumlah pengungsi di tempat-tempat yang disiapkan pemerintah daerah sudah berjumlah sedikitnya 4.868 jiwa. Lokasi pengungsian antara lain berada di SMP Negeri 1 dan Taman Kota Tomohon. ■ vvn/tribunnews

Harian Surya mengajak para guru (PAUD, TK, SD/MTs, SMP/MI, SMA/MA, SMK, atau sekolah untuk murid berkebutuhan khusus) menulis di rubrik Untukmu Guru yang muncul setiap Senin. Topik tulisan umum, namun harus terkait dengan dunia kependidikan dan kepengajaran, dan sedang `hangat`. Tulisan bisa berupa opini dan/atau hasil reportase. Kirim ke email harian.surya@gmail.com. Panjang naskah 500 kata, gunakan Bahasa Indonesia yang baku, cantumkan nama, alamat sekolah dan rumah, email, nomor telepon, serta foto diri. Suvenir dari Harian Surya akan dikirim untuk setiap naskah yang termuat.

Pendidikan dan Kesadaran Intelektual M Triono Al Fata, M.Pd.I Guru MTsN Model Trenggalek moralalfata@gmail.com DALAM kehidupan kita, bagaimana ranah pendidikan seakan hanya menjadi simbol saja di balik kepentingan–kepentingan individu atau golongan. Yang tiada lain motivasi utamanya adalah 'uang' yang diperebutkan. Memanfaatkan dunia pendidikan dengan menghalalkan segala cara, jelas telah menodai nilai–nilai luhur dunia pendidikan kita. Meskipun tidak begitu diekspos oleh media massa, namun ini sudah menjadi kenyataan di negara kita. Orang yang terjun di dunia pendidikan hanya mengharapkan mendapat status sosial, kemudian ternyata energinya lebih banyak digunakan untuk pekerjaannya yang secara profit lebih banyak dibandingkan di dunia pendidikan. Inilah yang menjadikan kualitas kontrol pendidikan kita tidak mengalami peningkatan karena di dalam dunia pendidikan banyak pihak yang memanfaatkan untuk mencari status sosial bahkan hidup dari pendidikan. Artinya tidak memasukkan nilai–nilai pengabdian dalam dunia pendidikan. Dan secara tidak langsung hal ini akan berdampak pada program–program pemerintah yang berupaya meningkatkan profesionalisme para pendidik. Sehingga dalam menyikapi program pemerintah yang antara lain berupaya meningkatkan kesejahteraan para pendidik dengan kriteria dan syarat–syarat yang harus dipenuhi. Ternyata ada yang menyikapnya dengan rudapaksa terhadap proses administrasi pendidikan yang kadang tidak relevan dan sesuai dengan

Pendidikan Akhlak Mukhlis Hidayat Guru di SMK Muhammadiyah 02 Malang Hidayat muhidayat@rocketmail.com

kenyataan. Banyak sekolah yang melakukan hal tersebut hanya berorientasi agar memenuhi syarat untuk mencairkan tunjangan profesional guru dan tunjangan–tunjangan lainnya. Contoh nyata adalah syarat 24 jam yang harus dipenuhi oleh setiap pendidik yang sudah sertifi kasi. Karena kalau jumlah jamnya tidak 24 jam, maka tidak akan bisa mencairkan tunjangan profesional. Akhirnya praktik– praktik untuk memolitisasi dan manipulasi data sering terjadi. Sehingga tidak sedikit dari praktik tersebut memunculkan masalah baru. Ternyata program pemerintah yang sebenarnya diharapkan bisa meningkat kualitas dunia pendidikan, justru menambah banyak masalah lagi dalam dunia pendidikan. Tidak hanya praktik–praktik yang tidak mencerminkan nilai–nilai

luhur pendidikan tetapi juga tega mengorbankan teman–temannya sendiri yang belum memiliki kesempatan untuk mengikuti sertifikasi, seperti guru–guru non-PNS yang saat ini banyak dikurangi jamnya karena sekolah, terutama sekolah negeri yang memprioritaskan guru negeri dari pada guru yang non PNS. Padahal, kalau dilihat dari sisi kesejahteraan guru PNS lebih baik ketimbang guru non PNS. Namun, faktanya nilai– nilai toleransi dalam menyikapi kebutuhan kesejahteraan ini sulit untuk dikedepankan mengingat kesadaran manusia pada wilayah ini sangat minim. Ini tentunya menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah untuk disikapi dengan arif dan bijak agar masalah ini tidak berlarut–larut bahkan membawa korban pada insan pendidikan. Pendidikan yang merupa-

kan media untuk membekali generasi penerus bangsa yang diharapkan nantinya mampu menyelesaikan persoalan–persoalan besar bangsa ini ternyata belum memberikan kontribusi yang bisa mencerahkan kehidupan bangsa dan negara tercinta ini. Produk pendidikan kita seakan hanyalah intelektualisme semu yang tidak memiliki ruh idealisme pendidikan yang bisa diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga nilai–nilai pendidikan yang semestinya bisa diinternalisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak bisa sepenuhnya, karena terhambat dengan perselingkuhan intelektual yang membawa stigma buruk dunia pendidikan. Bila pendidikan sudah dipolitikkan, maka pendidikan tidak memiliki makna lagi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. 

liki kekurangan baik keilmuan, moral dan keagamaan supaya mengetahui, memahami dan bisa mengarahkan diri sendiri menjadi manusia yang bermanfaat untuk orangtua, DALAM upaya mengembangkan kemampubangsa dan negara. an dan membentuk watak serta peradaban Dalam kaitan ini pendidik terbagi tiga hal. bangsa yang bermartabat guna mencerdaskan Pertama; orangtua. Sebagai orang terdekat kehidupan bangsa, tersirat dalam pembukaan yang sering berinteraksi dengan anak-anakUndang-Undang Dasar Republik Indonesia, nya, orangtua dalam memberi dorongan pemerataan dan optimalisasi pendidikan menmembentuk pribadi sangat diutamakan. jadi sangat penting. Pendidikan sebagai proses Dorongan yang diberikan pada siswa tak humanisasi, cara penempaan, pengembangan, cukup dengan finansial dan penempatan pemanfaatan, dan aktualisapendidikan di sekolah yang si seseorang dari nol menjaberkelas semata. Tetapi, di pribadi yang mengetahui, teladan beribadah, perilaku terdidik dan terlatih. Peran dan berinteraksi orang terKeberhasilan menciptadekatnya menjadi dorongpemimpin, kan pendidikan yang lahir an kuat membentuk anak orangtua sebagai pengetahuan dan berkarakter keilmuan dan dan guru solusi dari problematika keagamaan. kehidupan berkaitan deKedua; guru, sebagai pedalam ngan dua unsur. Pertama; laksana langsung steakholmenyediakan pemimpin bangsa. Pemimder dalam kegiatan pemlingkungan yang baik, pin seharusnya memiliki binaan siswa yang tinggal penuh dengan teladan karakter keagamaan kuat dalam institusi pendidikan, dan komitmen memajukan mutlak diperlukan dalam guru kian penting dalam bangsa serta menyejahtemembentuk kepribadian membentuk siswa yang rakan masyarakat melasiswa. Guru tidak hanya baik dan mewujudkan lui pendidikan. Dengan diharapkan bisa transfer tujuan pendidikan. demikian, undang-undang ilmu yang meliputi aspek yang lahir bukan karena kognitif dan psikomotorik faktor politik yang bisa dengan nilai-nilai sebagai dipolitisasi berbagai pihak, pelengkap kedua aspek namun lebih pada dorongan keagamaan tersebut, tapi juga harus memberi nilai-nilai untuk mencerdaskan orang yang tidak tahu keteladanan pendidikan akhlak dan afektif di antara kita. yang baik agar siswa mampu menangkap Ironisnya, para steakholder pendidikan di dan meneladani yang dilakukan guru. Indonesia selama ini, sedikit yang memaKetiga; lingkungan, tempat manusia hami pendidikan sebagai upaya mengemtinggal, mencari kenyamanan, kebahagiaan, bangkan potensi peserta didik agar menjadi bergaul, berinteraksi dengan sesamanya. manusia beriman dan bertaqwa kepada TuLingkungan berpengaruh besar membentuk han yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, kepribadian. Siswa rajin akan menjadi malas berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjika berada di lingkungan yang malas, siswa jadi warga negara demokratis serta bertangpembohong akan menjadi jujur jika berada gungjawab. Tak heran jika yang berpendidi lingkungan orang-orang jujur. Demikian dikan, bersekolah hingga jenjang perguruan besar pengaruh lingkungan bagi keberhatinggi tetap melakukan makar dalam bentuk silan pendidikan. Maka, peran pemimpin, korupsi, suap dan sebagainya. orangtua dan guru dalam menyediakan lingKedua; pendidik. Pendidik menjadi penenkungan yang baik, penuh dengan teladan tu keberhasilan pendidikan. Pendidik adalah mutlak diperlukan dalam membentuk siswa orang yang melakukan pembinaan secara yang baik dan mewujudkan tujuan pendiintensif terhadap seseorang yang memidikan. 

HARIAN PAGI Staf Redaksi: Alfred Lande, Satwika Rumeksa, Farhan Effendi, Tri Yulianto, D Wahjoe Harjanto, Trihatmaningsih, Sigit Sugiharto, Tri Dayaning Reviati, Eko Supriyanto, Hariyanto, Tri Mulyono, Tutug Pamorkaton, Wahyudi Hari Widodo, Endah Imawati,Yuli Ahmada, M Rudy Hartono, Ahmad Pramudito, Anas Miftahudin, Joko Hari Nugroho, Wiwit Purwanto, Suyanto, Deddy Sukma, Habiburrohman, Didik Sutrisno, Titis Jatipermata, Fatkhul Alami, Doso Priyanto, Ravianto, Dyan Rekohadi, Sri Handi Lestari, Marta Nurfaidah, Dwi Pramesti, Sugiharto, Musahadah, Mujib Anwar, Hadi Santoso, Sudharma Wahyu Adiwijaya, Iksan Fauzi, Ahmad Zaimul Haq, Aji Bramastra, Nuraini Faiq; Ilustrator: Rendra Kurniawan, Akhmad Yusuf Marzuki; Perwajahan: Teguh Wahyudi, Edy Minto Prasaro, Agus Susanto, Haryoto.

Direktur Utama Rusdi Amral Pemimpin Redaksi Sunarko Redaktur Pelaksana Adi Sasono, M Taufiq Zuhdi Sekretaris Redaksi P Sujarwanto

Direktur: Stella Soedibjo; Wakil Direktur: Sunarko; General Manager Bisnis: Stella Soedibjo, Wakil General Manager Bisnis: Wachid Mukaidori ; Manager Iklan: Prasetyo ; Manager Busdev: Tantowi Jauhari ; Marcomm: Rachmad Hariyanto; Biro/Perwakilan: Malang: Hesti Kristanti, Wahyu Nurdiyanto, Eko Nurcahyo, Sylvianita Widyawati, Alamat: Jl Sultan Agung No. 4, Malang. Telepon: (0341) 360201 Fax: (0341) 360204. Iklan: fax (0341) 360204, Sirkulasi (0341) 360203, Kediri: Didik Mashudi, Amru Muis, Alamat: Jl Banjaran Gg I/ 131, Kediri, Tlp (0354) 686933, Pasuruan: Jl Dr Wahidin Selatan 180 Pasuruan. Telepon/fax: (0343) 412411, Gresik: Adi Agus Santoso, Mojokerto: Imam Hidayat, Jakarta: Kistyarini, Alamat: Jl Palmerah Selatan 12 Tlp (021) 5483008, Fax: (021) 5495360 Kantor Pusat: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293 Telepon: (031) 8419000, Fax Redaksi: (031) 8414024 Alamat Surat: PO BOX 110 SBS 60400 Surabaya Penerbit: PT Antar Surya Jaya, Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No.202/SK/MENPEN/ SIUPP/A.7/1986 Tanggal 28 Juni 1986. Percetakan: PT Antar Surya Jaya. Isi di luar tanggung jawab percetakan. Tarif Iklan: Iklan taktis min 2 baris–mak 10 baris (1 baris Rp 25.000); Iklan display/umum (hitam putih) Rp 28.000/mmk, Iklan display/umum (warna) Rp 35.000/mmk; Iklan duka cita Rp 4.000/mmk; Iklan mendesak/duka cita untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00 WIB. Bagian Iklan: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293, Telepon: (031) 841 9000, Fax: (031) 8470000 dan (031) 8470500. Manager Iklan Jakarta: Christina MS Indiarti; Alamat: Gedung Iklan Kompas Gramedia, Jl Palmerah Selatan No.15 Jakarta. Telepon (021) 53679599 Ext.6009, Fax (021) 53699150. Bagian Sirkulasi (Langganan): Gedung Kompas Gramedia Lt. 4 & 5 Jl. Jemur Sari No. 64 Surabaya, Telepon: (031) 8479555 (Pelanggan/Pengaduan), (031) 8483939, 8483500 (Bagian Sirkulasi) Fax: (031)8479595 - 8478753. Harga Langganan Rp 29.000/bulan, E-Mail Pengaduan: pengaduan@suryagroups.com, Rekening: BCA Cabang Darmo, Rek 088-3990380; Bank BNI Cabang Pemuda, Rek. 0290-11969-3 (untuk iklan); Bank Mandiri Cabang Rungkut, Rek 141-00-1071877-3 (untuk sirkulasi) atas nama PT Antar Surya Media. Surya Online: http://www.surya.co.id E-Mail: redaksi@surya.co.id

SEMUA WARTAWAN SURYA DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER. Setiap artikel/tulisan/foto atau materi apa pun yang telah dimuat di Harian Surya dapat diumumkan/dialihwujudkan kembali dalam format digital maupun nondigital yang tetap merupakan bagian dari Harian Surya.


20 Ekonomi Bisnis

SENIN, 18 JULI 2011

Ramai-ramai Lirik Online

►Jual Barang Jelang Lebaran

SURABAYA - SURYA MEMASUKI Ramadan, perputaran transaksi belanja kian gemuk. Tak hanya pelaku usaha yang sudah eksis, yang dadakan pun bersaing mengais rizki. Mulai pusat perbelanjaan hingga jalur online yang kian ramai. Cara pemasaran online bertumbuh lebih pesat lantaran praktis. Lebih hemat biaya, namun mendatangkan omzet menggiurkan. Pemilik toko online Rumah Liena, Lilies Roliena mengaku, bisnis ini dipilih lantaran kemudahannya. “Bisnis online bukan sesuatu yang baru. Sudah ada sejak internet booming. Siapa pun bisa bikin tanpa harus investasi bangunan. Tak harus produksi barang sendiri, jadi re– seller pun bisa. Asal kreatif mengemas barang,” aku Lilies, di sela Festival Online Shop Bazaar, beberapa waktu lalu. Produknya bisa apa saja dan segmennya masih sangat terbuka lebar. “Bisnis ini tumbuh pesat seiring pertumbuhan gadget. Siapa pun bisa memasarkan dagangan di dunia maya. Tak harus bikin web sendiri yang keluar duit gede, tapi numpang di situs gratisan juga bisa. Omzetnya tak terbatas,” ujarnya. Pertumbuhan bisnis online tak ada yang bisa mengukur secara pasti karena jangkauannya sangat tidak terbatas. “Rumah Liena dibuat lewat akun facebook, produknya beragam aksesori. Ada dari China atau Korea, tetapi ada yang bahan baku saya beli, kemudian desain dan rangkai sendiri,” aku wanita yang dua tahun menekuni bisnis ini. Pendapatan dari bisnis ini, menurutnya, bisa mengalahkan gaji sebulan di tempat saya bekerja. Rata-rata bisa di atas Rp 5 jutaan, tergantung produk dan bagaimana mengemasnya. Produk yang banyak dijual secara online memasuki Ramadan, seperti pakaian, perlengkapan sholat, jilbab, gadget online, hingga makanan dan minuman. Pemilik toko online www.vannara.com Ferry Andriyanto, jangkauan bisnis dengan cara online membuat bisnis ini terus eksis. Apalagi saat ini banyak kemudahan bertransaksi seiring pertumbuhan online banking. "Lewat facebook bisa, tetapi biasanya kurang segmented. Kalau mau lebih serius bisa bikin website sendiri,” kata alumni Teknik Mesin ITS. Website yang ia bangun bersama istrinya itu menjual produk busana muslim wanita dari bahan kaos, baik untuk ibu hamil maupun bukan ibu hamil. “Segmennya harus spesifik. Kami jual dengan sistem agen, bahkan sampai ekspor ke Malaysia, tidak ada toko secara fisik,” ujar Ferry. Direktur tokobagus.com Remco Lupker menambahkan, sampai Desember 2010 transaksi yang lewat toko online tercatat tak kurang dari 90.000. “Omzetnya tak kurang Rp 300 miliar. Produk yang diiklankan beragam, garmen, aksesori, properti, hingga otomotif. Transaksi dengan nominal terbesar pada properti dan otomotif,” ujar Remco. Sementara itu, rata-rata uang yang dibelanjakan pengunjung tokobagus.com berdasarkan survei online, mereka bisa bertransaksi beberapa kali setiap bulannya. “Tercatat 30 persen buyer mengeluarkan uang sekitar Rp 1–5 juta rupiah untuk belanja barang. Hanya 3 persen yang berbelanja dibawah Rp 10.000,” lanjutnya. ■ ame

Pertamax Samai Shell SURABAYA - SURYA Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali terkoreksi. Di beberapa lokasi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), khususnya yang berdekatan dengan kompetitor, harga Pertamax bahkan sama dengan Shell Super 92 yang dipatok Rp 8.400 per liter. Assistant External Manager Relation Pertamina Region V Jatim Eviyanti Rofraidah mengatakan, seiring dengan fluktuasi harga minyak dunia, pihaknya memang melakukan penyesuaian terhadap produk BBM nonsubsidi guna mendorong kembali minat konsumen. “Per Sabtu (16/7), harga BBK (bahan bakar khusus) Pertamina memang turun. Di Jatim, seperti biasa harga yang diberlakukan sesuai wilayah masing-masing,” jelas Eviyanti, Minggu (17/7). Di Surabaya, Pertamax ada dua jenis harga, untuk SPBU bersaing Rp 8.400, sedang SPBU pada umumnya Rp 8.500 per liter. Angka ini sama dengan harga yang dipatok SPBU Shell untuk produk Super 92. Sementara di Jatim, umumnya harga Pertamax dipatok Rp 8.600 per liter. Sedangkan Pertamax Plus untuk SPBU bersaing dipatok Rp 8.800, SPBU di Surabaya dan Sidoarjo Rp 8.900, dan Jatim Rp 9.000, sedang Pertamina Dex Rp 9.200 per liter. Sekretaris Eksekutif Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Surabaya, Mahmudin mengakui, jika kebijakan penyesuaian harga BBK oleh Pertamina kini tak lagi dipatok setiap tanggal 1 dan 15. Terkait permintaan, meski dua bulan terakhir harga BBM non subsidi turun, namun belum mampu mengangkat kembali permintaan konsumen. “Semoga tren penurunan ini bisa merangsang kembali konsumen untuk beli Pertamax,” ucap Mahmudin.■ dio

surya/habibur rohman

BAZAAR ONLINE - Pengunjung melihat aneka produk pada Festival Bazaar Online di Gramedia Expo beberapa waktu lalu. Menjelang bulan Ramadan, transaksi bisnis melalui online mengalami peningkatan.

Dihukum, Rute Padat Dikurangi JAKARTA - SURYA Maskapai PT Lion Mentari Airlines bakal menjalani sanksi yang diberikan Kementerian Perhubungan, terkait keterlambatan penerbangan yang sering dialami beberapa waktu lalu. Kementerian memberi sanksi agar Lion mengurangi atau mengistirahatkan pesawatnya sebanyak 10-13 unit. "Kami akan mulai 19 Juli 2011. Setelah diberitahu, kami langsung mempersiapkan," kata Edward Sirait, Direktur Umum Lion, kemarin. Edward memastikan pengurangan operasional pesawat tidak akan mengurangi rute yang ada. Namun, jadwal pe-

nerbangan akan berkurang dan bersifat fleksibel. "Kami belum menentukan, tetapi pengurangan jadwal akan terjadi pada rute yang multi frekuensi," katanya. Meski suplai pesawat berkurang, Edward memastikan tiket Lion Air tidak akan naik. "Sanksi ini membuat kami memiliki cadangan pesawat," ujarnya. Sanksi terhadap Lion Air ini akhirnya diterapkan terkait keterlambatan penerbangan yang berdampak terhadap masyarakat. Dirjen Perhubungan Udara Herry Bhakti Singoyuda mengatakan, pengurangan pesawat itu otomatis mengurangi rute Lion Air dan bisa berdampak pada tarif. ■ ti


www.surya.co.id

SENIN 18 JULI 2011

BINGUNG DANA

► Pemain Kembali Pertanyakan Gaji

MALANG – SURYA MENDEKATI masa kontrak pemain habis akhir Juli ini, pembayaran sisa gaji dan bonus pemain masih gelap. Manajemen Arema sudah berusaha keras menggali dana, tetapi belum juga ada yang tergalang. Direktur PT Arema Indonesia, Siti Nurjanah, mengakui Plt Direktur Utama (Dirut) PT Arema Indonesia, HM Nur, manjadi andalan utama agar hak pemain bisa secepatnya terpenuhi sebelum masa kontraknya berakhir. Hanya saja, hingga kini manajemen belum memiliki konsep untuk menggalang dana itu. HM Nur yang sempat berhasil mencari dana untuk memenuhi hak pemain selama tiga bulan diharapkan kembali mampu mencari dana. Menurut Siti Nurjanah, manajemen menyerahkan sepenuhnya pencarian dana pada HM Nur yang juga mantan Sekkota Malang ini. “Saya ini hanya pelaksana di perusahaan, semua tergantung M Nur,” kata Siti Nurjanah, Minggu (17/7). Nurjanah yang sedang berada di Jakarta mengaku sempat berte-

mu dengan enam pemain Arema di Timnas Indonesia, Jumat (15/7), yaitu Ahmad Bustomi, Zulkifli Syukur, Yongki Aribowo, Kurnia Meiga, Dendi Santoso, dan Irfan Raditya. Pertemuan ini dimanfaatkan pemain untuk menanyakan kejelasan gaji mereka menjelang berakhirnya masa kontrak. Bukan hanya pemain yang menanyakan kejelasan sisa gaji, tetapi Nurjanah juga sempat mendapat pertanyaan serupa dari Aremania. Tetapi Nurjanah tidak bisa menjawab pertanyaan dari pemain dan Aremania. Alasannya, manajemen mempercayakan pencarian dana pada HM Nur. Pencairan sisa gaji pemain memang harus segera dipenuhi sebab kontrak pemain berakhir 31 Juli nanti. Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, yang sempat membayar gaji pemain selama tiga bu-

surya/nedi putra aw

GABUNG TIMNAS - Pemain Arema Zulkifli Syukur (rompi hijau), dalam suatu sesi latihan di lapangan Abd Saleh belum lama ini. Zulkilfi dan lima pemain Arema lainnya yang bergabung di Timnas, sempat bertemu dengan Siti Nurjanah di Jakarta, Jumat (15/7) lalu. lan sudah angkat tangan untuk pembayaran sisa gaji pemain dan pelatih. M Nur belum berhasil dikonfirmasi. Saat Surya menelepon, M Nur hanya mengangkat ponsel tanpa berkomentar. Begitu pula pesan pendek Surya tak dibalas. Pengawas Yayasan Arema, Bambang Winarno, menyatakan sebenarnya Rendra Kresna tetap

berniat bertanggungjawab. Saat pemain dan pelatih sudah menerima dana dari Eddy Rumpoko, Rendra berinisiatif memenuhi hak pemain. Tetapi pemain memilih menerima dana dari Eddy dan menolak dari Rendra. ”Sekarang pun Rendra masih berniat membayar gaji pemain, tetapi apakah mereka mau menerima atau tidak,” kata Bambang. ■ st10


Surya Edisi 18 Juli 2011