Issuu on Google+

Tiga Pekerja Pertamina Tewas... Rp 1.000

Baca halaman 19

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011 NO. 386 TAHUN XXV, TERBIT 20 HALAMAN

Harga Langganan: Rp 29.000 / bulan Berlangganan/Pengaduan/ Sirkulasi: (031) 8479 555

KORAN REGIONAL NO. 1 DI JAWA TIMUR ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA

Setara 51 Terminator

JA GA T

an eh -a ne h

•TELEPON (031) 8419000 •www.surya.co.id

Dengan tinggi 1 meter dan panjang 7 meter, ini menjadi cokelat batangan terbesar menurut Guinness World Record. Demikian besarnya, cokelat 5,5 ton bikinan Wrigley di Chicago AS bisa disetarakan dengan 51 Arnold Schwarzenegger. n dm/sas

SMS Jihad Marak, Kapal Distop Dilihat Oke, Dipegang No ►Penari Telanjang Servis di Hotel

surya/ahmad zaimul haq

STRIPTEASE - Tersangka mucikari dengan layanan striptease, Ayu Desty Wulandari (Caca) saat diinterogasi Polrestabes Surabaya, Rabu (14/9).

► 20 Orang Dibawa ke Polres Pelabuhan ► Di Malang, Polisi Sweeping Bus dan KA SURABAYA - SURYA Petugas gabungan Polri dan TNI, Rabu (14/9) malam bekerja keras merazia Kapal Motor (KM) Ciremai tujuan Jakarta-Ambon di Dermaga Gapura Surya, Tanjung Perak. Ratusan senjata tajam berbagai jenis disita dari tangan penumpang.

Penutupan Sumber Kencono Tunggu Evaluasi ► Chasis Mobil Isuzu ELF Sudah Dimodifikasi SURABAYA - Surya Janji Gubernur Soekarwo mengawal serius surat kepada pemerintah pusat agar mencabut seluruh izin operasional PO Sumber Kencono (SK), dibuktikan. Selain telah mengirim surat ke kantor Kementerian Perhubungan melalui mesin faksimili, orang nomor satu di Jatim ini juga mengirimkan utusan khusus untuk membawa fisik surat ke Jakarta guna diberikan kepada Menteri Perhubungan. Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Wahid Wahyudi,

Razia terhadap penumpang dan barang bawaannya tadi malam dilakukan dengan ekstra ketat. Selain menggunakan metal detector dan X-ray, petugas juga melibatkan pasukan anjing

JAKARTA - Surya Saat perkara dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, Rabu (14/9), pihak Malinda Dee meminta kliennya tetap ditahan di Bareskrim. Namun, pihak kejaksaan memutuskan menitipkan tersangka di Rutan Pondok Bambu. "Diputuskan tetap ditahan dan kami dititipkan di Rutan Pondok Bambu," ujar Kajari Jakarta Selatan Masyhudi di kantornya di Jl Rambai, Jakarta Selatan, sebagaimana dilansir detik.com kemarin. Untuk menentukan tempat penahanan seseorang, kata Masyhudi, tim jaksa penuntut umum mengusulkan kepada kajari, dengan segala pertimbangan. Namun, dalam kasus Malinda Dee,

n KE HALAMAN 11

sidoarjo-Surya BSetelah menjalani sidang cukup panjang sejak awal Maret lalu, mantan Bupati Sidoarjo Win Hendrarso dituntut 6 tahun penjara atas dugaan korupsi dana Kas Daerah (Kasda) Rp 2,309 miliar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Rabu (14/9). Jaksa penuntut umum (JPU) Hartono menyatakan mantan bupati Sidoarjo dua periode itu telah menyalahgunakan kewenangannya dengan menyetujui n KE HALAMAN 11

di sebuah hotel di Jl Ngagel, Surabaya. Mereka adalah Ayu Desty Wulandari (20), warga Jl Jeruk, Wage, Sidoarjo, yang sudah jadi tersangka, dan dua anak buahnya, Astrid dan Nia (nama samaran). Dijelaskan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Indarto didampingi Kanit Pelayanan n KE HALAMAN 11

Malinda Kerasan di Bareskrim

Rabu (14/9). “Ketika tadi bertemu dengan Pak Dirjen Hubdar di Nganjuk, saya juga sudah menyampaikan adanya surat Pak Gubernur itu. Beliau (Dirjen Hubdar) berjanji segera menindaklanjutinya,” ujarnya kepada Surya. Wahid yang juga Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Jatim berharap pemerintah tak hanya mempertimbangkan aspek teknis dan normatif, melainkan juga psikologis masyarakat yang ’trauma’ dengan SK. Dengan

► Hakim Murka, Jaminan Jadi Barang Bukti

detiksurabaya.com

n KE HALAMAN 11

SURABAYA - Surya Semakin banyak varian pemuas birahi yang terungkap di Surabaya, dari kelas jalanan hingga yang super privat. Yang terbaru, polisi menggerebek praktik prostitusi berkedok sajian tari striptease (telanjang) khusus layanan panggilan di hotel. Tiga perempuan seksi ditahan polisi saat melayani pelanggannya

KEBERATAN PINDAH KE PONDOK BAMBU

n KE HALAMAN 11

Eks Bupati Sidoarjo Dituntut Enam Tahun

ENAM TAHUN - Mantan Bupati Sidoarjo, Win Windrarso menunduk dalam sidang, Rabu (14/9).

pelacak K-9. "Sesuai instruksi Kapolda, sebelum naik kapal, seluruh penumpang yang hendak menuju Ambon harus kami

surya/sugiharto

MENYISIR - Anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menyisir ruangan penumpang KM Ciremai jurusan Jakarta-Ambon, Rabu (14/9). Dari hasil operasi ditemukan puluhan senjata tajam dan sebuah airsoft gun.

tribunnews/herudin

DILIMPAHKAN - Malinda Dee, tersangka penggelapan dana nasabah Citibank, saat dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Rabu (14/9).

surya/faiq nuraini

SERAGAM - Untung Budi Raharjo memperlihatkan rincian pembelian seragam anaknya, Fitri Ayu Prasetyo di rumahnya, Rabu (14/9).

Pakai Seragam Lama, Siswa Miskin Dijemur surabaya - Surya Meski benar-benar tak mampu membeli seragam baru lengkap dengan badge dan logo sekolah, Fitri Ayu Prasetyo, siswa kelas II SMPN 37 Surabaya, dihukum berdiri di tengah ratusan peserta upacara bendera di sekolah itu. Meski hukuman jemur pada

Senin (12/9) itu dijalani bersama belasan siswa lain dan hanya selama 45 menit, Ayu mengaku terpukul, karena merasa keluhannya kepada sekolah tidak diperhatikan. “Saat upacara, saya diminta ke depan barisan karena n KE HALAMAN 11

Menumpang Bus Sumber Kencono 24 Jam Setelah Kecelakaan (2-habis)

Penumpang Mengumpat, Sopir Bus Tersenyum Saja Satu jam sudah saya duduk di bus ini. Tak terasa, bus yang membawa saya dari Surabaya telah sampai di pemberhentian pertama, terminal Mojokerto. Dua pemuda yang tampak baru pulang dari sebuah pesta naik bus ini.

Adrianus Adhi N surabaya

K

ecelakaan di jalan by pass Mojokerto antara bus Sumber Kencono dengan sebuah minibus, yang menewaskan 20 orang Senin lalu sepertinya cukup memberi pengaruh pada perolehan penumpang malam itu. Paling tidak, itu yang terjadi pada bus yang saya naiki. Setelah Mojokerto, hampir

di setiap terminal berikutnya, bus ini tak mendapatkan penumpang. Baik di Mojoagung, Jombang, Nganjuk, maupun terminal Caruban, tak ada yang melirik, meski satu dua penumpang sebenarnya masih ada. Paling parah ketika bus ini memasuki Terminal Madiun. Saat itu ada seorang penumpang pria mencoba naik, tapi n KE HALAMAN 11

surya/adrianus adhi

DALAM BUS - Suasana di dalam bus Sumber Kencono jurusan Surabaya - Solo setelah peristiwa tabrakan maut di Mojokerto, Senin (12/9).


11 Sambungan SMS... n

DARI HALAMAN 1

periksa," jelas Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Jayadi di lokasi. Aksi razia atau sweeping ini dilakukan sebagai antisipasi merebaknya isu adanya sekelompok orang yang mengajak pergi jihad ke Ambon. Dalam razia tersebut, polisi menemukan ratusan senjata tajam, seperti badik, pedang, golok, lapak, mandau, parang, dan gagang pisau. Ada juga barang seperti pipa milik penumpang yang ikut disita. Petugas juga mendapatkan satu pucuk airsoft gun dan puluhan miras merek Chivas. Sejumlah penumpang yang dicurigai diperiksa intensif. Mereka didata hendak pergi ke mana dan apa saja yang dibawa. "Kalau ada yang mencurigakan langsung didata, termasuk yang membawa senjata tajam dan barang berbahaya tadi," papar Jayadi. Seorang penumpang bernama Purwanto sempat diperiksa petugas karena penampilannya. Ia dicurigai lantaran diduga mem-

Dilihat... n

DARI HALAMAN 1

Perempuan dan Anak (PPA) AKP Suratmi, Ayu ditetapkan sebagai tersangka karena menjadi pelaku sekaligus penghubung dalam praktik ini. “Selain sebagai striper (penari telanjang), Ayu jugalah yang memasok cewek lain,” kata Indarto, Rabu (14/9). Penangkapan striper ini merupakan yang pertama dalam dua tahun terakhir. Polisi mengaku sangat sulit menembus jaringan para striper privat, karena mereka hanya melayani orang-orang tertentu. Polisi harus menyamar untuk menjebak komplotan ini. “Meski sudah dapat informasi ini, masih sulit bagi kami menembus ke tersangka Ayu. Namun, setelah kami yakinkan

Malinda... n

DARI HALAMAN 1

katanya, tak ada pertimbangan khusus. "Sebenarnya tidak ada masalah. Yang bersangkutan tadi minta ditahan di Bareskrim. Tapi, kami kan sudah biasa menahan kalau tidak di Cipinang ya di Pondok Bambu. Tidak masalah, semuanya rutan," jelasnya. Menurut Masyhudi, setelah tersangka diserahkan kepada penuntut umum, penahanan tersangka menjadi kewenangan jaksa. Selama ini, pihak kejaksaan selalu menitipkan tahanan di Rutan Cipinang dan Pondok Bambu. Nah, karena Malinda Dee berjenis kelamin perempuan, maka dititipkan di Pondok Bambu yang memang khusus

Eks... n

DARI HALAMAN 1

pinjaman tambahan dana penunjang DPRD Sidoarjo tahun 2005 sebesar Rp 2,6 miliar. “Persetujuan terdakwa diucapkan saat pertemuan dengan anggota DPRD Sidoarjo dan sejumlah pejabat Pemkab di Rumah Makan Sea Master Surabaya 12 Oktober 2005,” kata Hartono saat membacakan tuntutannya. Persetujuan Win ini lalu ditindaklanjuti Kabag Keuangan Pemkab Sidoarjo saat itu Nunik Ariyani (terdakwa lain) dengan memerintahkan stafnya Agus Dwi Handoko (terdakwa lain) mengeluarkan uang dari brankas Kasda. Namun pengeluaran uang pinjaman Rp 2,6 miliar itu tidak disertai surat perintah membayar. “Agus juga tidak mencatatnya di buku besar pengeluaran kas dan tidak dilaporkan, sehingga tidak tampak dalam laporan keuangan akhir tahun,” terangnya.

Penumpang... n

DARI HALAMAN 1

tiba-tiba, ia turun lagi setelah tahu bus yang dinaikinya adalah Sumber Kencono. Samar-samar pria itu malah berkata : "Wah, iso mate' nek numpak iki !." Deni, sopir muda yang mengemudikan bus ini, santai saja mendengarnya. Ia membalas perkataan itu dengan senyuman. Ia lalu menekan pedal gas busnya pelanpelan, keluar terminal. Beruntung, tujuh penumpang sudah menunggu di luar, sekitar 200 meter dari terminal. Saya

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

bawa rombongan asal Ngawi yang katanya hendak bekerja ke Makassar. "Saya mau ke Makassar," kata Purwanto. Karena tidak jelas alasannya, seluruh rombongan pekerja tersebut diturunkan dari atas kapal dan selanjutnya diminta keterangan di Polres Pelabuhan. Penumpang lain yang terpaksa menunggu pemeriksaan petugas adalah Abdullah Suriadi. Penumpang asal Bau Bau, Sulawesi Tenggara ini mengaku datang ke Surabaya untuk menjemput dua anaknya yang belajar di sebuah pesantrena di Magetan. "Saya tadi habis menjemput anak saya yang lulus belajar di pondok di Magetan. Sekarang mau balik ke Bau Bau," terangnya. Muhammad Saleh, salah satu penumpang tujuan Ambon lainnya diperiksa karena kedapatan membawa sajam berupa pisau. Kata dia, pisau itu dibawa untuk menjaga diri. Tapi, karena tampak saat di sinar X, petugas langsung mengamankan. Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko yang kemarin malam memantau langsung razia itu

mengungkapkan, razia kali ini dilakukan serempak di berbagai kota perbatasan di Jatim. "Sweeping ini kami lakukan di semua pintu keluar," ujarnya. Dari sejumlah tempat tersebut, kata Hadiatmoko, baru di Tanjung Perak yang berhasil menyita ratusan sajam dan puluhan miras. Terkait dengan 20 orang yang diamankan petugas Polres Pelabuhan, menurutnya masih didalami lagi. Sementara itu, imbas dari sweeping berlapis tersebut mengakibatkan keberangkatan KM Ciremai yang semestinya berangkat pukul 18.00 tertunda. Hingga pukul 21.30 sebagian petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap penumpang yang dicurigai tapi sudah masuk ke dalam kapal. Sebelum sampai di Surabaya, saat berada di Tanjung Priok, Jakarta, KM Ciremai juga disweeping parat, Selasa (13/9). Namun, polisi tak menemukan barang berbahaya. Selain Surabaya, aksi razia kemarin juga terjadi di berbagai kota di Jawa Timur. Di Kota dan Kabupaten Malang, misalnya,

razia digelar Polres Malang di perbatasan Kabupaten Malang dengan Pasuruan dan Blitar. Sementara Polresta Malang menggelar razia di terminal serta stasiun kereta api (KA). “Ini instruksi Kapolda Jatim untuk mengantisipasi orangorang yang mau pergi ke Ambon. Kita tahu di sana sedang rusuh, jadi jangan sampai ada orangorang yang pergi ke sana untuk terlibat,” ungkap Kabag Ops Polres Malang, Kompol Imam Rofik. Dalam kegiatan yang diadakan di jalan raya Thamrin, Lawang itu, sekitar 44 personel gabungan dari Polres Malang dan Polsek Rayon Lawang (Polsek Lawang, Singosari, Dau, dan Karangploso) dikerahkan untuk menggeledah barang bawaan para penumpang bus yang hendak meninggalkan Malang. Selain bus umum, penggeledahan juga dilakukan terhadap sejumlah mobil pribadi dan mobil boks yang sarat muatan. ”Penggeledahan dilakukan terhadap barang-barang bawaan, baik yang disimpan di tas maupun bagasi kendaraan,” kata Imam. Meski demikian, petugas tidak

menemukan satu barang pun yang mencurigakan. Mereka juga tak menemukan adanya indikasi para penumpang yang hendak pergi ke Ambon untuk ikut terlibat dalam kerusuhan di sana. Sekalipun demikian, Imam menegaskan pihaknya akan terus melakukan kegiatan tersebut. Selain di Lawang yang merupakan perbatasan Malang – Pasuruan, kegiatan serupa juga dilakukan di Kecamatan Sumberpucung yang merupakan perbatasan Malang – Blitar.

membayar sesuai permintaannya, barulah Ayu percaya,” imbuh Suratmi. Kesepakatan yang dicapai lewat telepon itu, Ayu bersedia melayani selama 1 jam bersama dua striper lainnya dengan tarif Rp 750.000 per orang. Ayu juga yang menentukan lokasi servis itu. Tak berselang lama, Ayu, Astrid dan Nia datang dan langsung mandi sebelum menari. Nah, begitu selesai mandi, polisi menerobos masuk kamar dan menangkap mereka yang belum sempat berpakaian. Kepada Surya, Ayu mengaku tidak menggunakan waktu satu jam penuh untuk menari telanjang. Waktu dihitung mulai dari kata sepakat dicapai lewat telepon. Mandi sebelum menari juga merupakan taktik mengulur waktu. “Setelah datang, kami mandi agar banyak waktu yang

terbuang,” ujar jebolan SMK bertubuh semlohai yang akrab dipanggil Mami Caca itu. Sedangkan tarian telanjang dilakukan paling lama sepanjang tiga lagu atau sekitar 15 menit, sampai akhirnya telanjang bulat. Usai menari, pemesan dilarang keras menyentuh. “Begitu kesepakatannya. Kalau pelanggan berani melanggar, kami langsung keluar. Karena itu kami hanya melayani satu orang. Demi keamanan diri sendiri,” tandas anak bungsu dari tiga bersaudara itu. Sedangkan kalau pelanggan kebelet ingin mengakhiri acara itu dengan berhubungan badan, Ayu minta tambah Rp 500.000. “Saya sediakan layanan itu, tapi harus membayar lagi. Striptease dan hubungan badan tidak satu paket,” ungkapnya. Ayu memang menyediakan banyak paket. Kalau hanya min-

ta ditemani berkaraoke, ia mematok Rp 300.000 per dua jam. Sedangkan untuk tarian erotis, tarifnya Rp 300.000 hingga Rp 750.000. Seks sebagai menu penutup dihargai Rp 500.000. Dari percakapan itu, tampak bahwa Ayu cukup pintar menguras isi kantong pria hidung belang. “Lelaki mana yang tahan hanya melihat cewek menari telanjang. Kebanyakan mereka minta layanan seks,” ungkapnya dengan nada yakin. Karena itulah, Ayu selalu memisahkan paket tari dan urusan ranjang, karena dengan begitu ia bisa mendapat uang dua kali. Selama setahun menjadi striper, Ayu sudah punya empat anak buah. Perempuan yang juga bekerja sebagai sales promotion girl produk ponsel ternama itu punya pelanggan yang usianya 30-40 tahun yang seba-

gian besar pengusaha. “Saya dapat pelanggan dari tamu karaokean. Kalau sudah boking untuk ditemani karaokean lebih dari sekali, saya baru berani menawarinya layanan striptease. Dari sanalah kemudian pelanggan saya bertambah banyak,” kata Ayu. Sedangkan untuk mengumpulkan anak buah, Ayu memanfaatkan jaringan pertemanannya di tempat-tempat hiburan malam di Surabaya. Namun, tak jarang pula ia mendapatkan rekomendasi dari pelanggannya. Polisi menyita uang muka Rp 300.000, bill hotel dan ponsel Ayu. Polisi masih mengambangkan kasus ini dari barang bukti itu. “Kami menduga anak buah tersangka juga ada pelajar dan anak di bawah umur. Kami masih mendalami dugaan itu,” pungkas AKP Suratmi. n k2

untuk perempuan. Pihak Malinda Dee meminta agar mantan Senior Relationships Manager Citibank Landmark itu ditahan di Bareskrim karena sakit. "Tapi, tidak ada surat keterangan dokter. Nanti kita lihat perkembangan. Semua rutan kan ada dokternya," tambahnya sebagaimana dikutip tribunnews.com. Masyhudi mengaku tidak mengetahui sakit yang diderita istri siri Andhika Gumilang itu. "Mungkin setelah operasi (payudara) kemarin," lanjutnya. Saat diangkut ke Rutan Pondok Bambu dengan mobil tahanan kejari B 9928 HQ, Malinda mengenakan terusan warna hitam, kerudung hitam, dan sepatu hak tinggi berwarna gelap. "Baju tahanan (warna oranye) sudah dicopot," ungkap Ketua

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tatang Sukarna. Malinda Dee diserahkan ke kejaksaan lengkap dengan sejumlah barang bukti. "Barang bukti antara lain 5 mobil, termasuk Fortuner dan Ferrari, berikut STNK-nya. Ada juga uang tunai Rp 1,6 miliar," kata Tatang Sutarna. Namun, barang bukti itu telah diterima kejaksaan sehari sebelumnya. Tatang meluruskan bahwa kerugian perbankan dalam kasus ini Rp 30 miliar, bukan Rp 16 miliar. Mengapa barang bukti hanya Rp 1,6 miliar? "Sepertinya ada rekening yang lain. Tetapi, semua sudah ditutup sama Citibank," jawab Tatang. Jaksa peneliti kasus Malinda, Helmi, saat ditemui wartawan di kantor Bank Mandiri Cabang Mabes Polri di Jl Trunojoyo Jaksel,

mengatakan, penyerahan uang dari pihak Bareskrim ke Kejari Jaksel dilakukan lewat transfer dari Bank Mandiri Mabes ke rekening milik Kejari Jaksel di BRI Cabang Kebayoran Baru. "Uangnya Rp 1.628.701.000," ujar Helmi. Selain uang, kata Helmi, ada ratusan item barang bukti yang diserahkan, termasuk mobil Ferrari dan Hummer. "Sedang diperiksa tim di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Rampasan Negara (Rupbasan) di Cilincing, Jakarta Utara, ujarnya. Berkas Malinda telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh jaksa pada Agustus 2011. BAP ini sempat terkatung-katung karena operasi implan payudara yang dilakoni Malinda. Saat itu, perempuan seksi ini harus dirawat 2 bulan di RS Siloam, Tangerang. Penyerahan berkas tahap II ini

lebih cepat dari rencana semula, yakni 19 September 2011. Malinda yang ditangkap polisi 23 Maret 2011 ini dijerat Pasal 49 Ayat 1 dan 2 UU 7/1992 sebagaimana diubah dengan UU 10/ 1998 tentang Perbankan dan atau Pasal 6 UU 15/2002 sebagaimana diubah dengan UU 25/2003 dan UU 8/2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. Malinda mengalirkan milliaran dana nasabah ke beberapa rekening yang kemudian diketahui ditransfer kembali ke rekening miliknya. Selain Malinda, polisi juga menetapkan Dwi Herawati (eks pegawai Citibank NA), Novianty Irine (Cash Supervisor/Head Teller Citibank Landmark Jakarta) dan Betharia Panjaitan (Cash Supervisor/Head Teller Citibank Landmark. n detik.com/tribunnews. com/kompas.com/ant

Penyalahgunaan wewenang lain yang ditudingkan jaksa kepada Win adalah terkait pinjaman uang Rp 2 miliar dari pengusaha Sabar Santoso pada 5 Maret 2007. Menurut Hartono, pinjaman itu dilakukan Win dengan lebih dulu meminta bantuan Kepala Bappeda Sidoarjo saat itu, yakni Vino Rudi Muntiawan. Penyerahannya dilakukan di ruang kerja Win dengan disaksikan Sabar Santoso, Stefanus (staf Sabar Santoso), Vino dan Nunik. “Terdakwa (Win) menandatangani bukti penyerahan dan menyanggupi akan mengembalikan pinjaman dalam waktu 7-10 hari setelahnya,” terangnya. Cek lalu diserahkan ke Nunik Ariyani untuk dicairkan. Nunik memerintahkan Suraji untuk mencairkan. Setelah dicairkan, Suraji dan Agus Dwi Handoko mengantarkan uang Rp 2 miliar yang diletakkan dalam kardus minuman Aqua itu ke Win Hendrarso. “Penyalahgunaan wewenang

terjadi karena untuk membayar hutang tersebut, terdakwa Win menggunakan dana Kasda dengan lebih dulu memerintahkan Suraji untuk kliring dari Bank Jatim ke BII,” tegas jaksa. Selain penyalahgunaan wewenang, jaksa menyatakan Win terbukti merugikan keuangan negara Rp 2,309 miliar serta menguntungkan orang lain, dalam hal ini mantan Ketua DPRD Sidoarjo Arly Fauzi, sebesar Rp 309 juta. Pasalnya, sampai sekarang Arly belum mengembalikan uang pinjaman Rp 309 juta dari total dana pinjaman yang dicairkan ke DPRD Sidoarjo Rp 2,6 miliar. “Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 diubah UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP jo pasal 65 ayat 1 KUHP,” tukasnya. Selain menuntut hukuman 6 tahun penjara, JPU juga meminta Win membayar denda Rp 100 juta atau subsider delapan bulan

kurungan, serta uang pengganti Rp 2 miliar. Usai pembacaan tuntutan oleh JPU, Ketua Majelis Hakim Gusrizal murka. Hal itu dipicu adanya barang bukti sertifikat tanah milik Win di wilayah Citraland seluas 400 meter persegi yang tibatiba masuk dalam barang bukti sitaan jaksa. Gusrizal menganggap barang bukti itu tidak pernah diajukan dan disinggung di persidangan. “Sesuai Pasal 181 KUHAP, seluruh barang bukti harus diperlihatkan di persidangan. Ini kok tidak pernah diperlihatkan, tiba-tiba ada di berkas,” seru Gusrizal. Mendapat teguran itu, jaksa Hartono tidak bisa berkilah. Dia hanya mengatakan kalau barang bukti itu akan dilampirkan. Namun jawaban itu tidak diterima Gusrizal. “Barang bukti itu ya harus diajukan di sidang,” tukasnya. Win selama persidangan terlihat tegang dengan lebih banyak menunduk. Namun saat pembicaraan di ruang sidang menyang-

kut barang bukti tanah tersebut, ia langsung angkat suara. “Sertifikat itu bukan disita bapak hakim. Saat itu Pak Sugeng Riyanta (mantan Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo) mengatakan, kalau saya tidak ingin ditahan, maka harus ada jaminan. Saya lalu menyerahkan jaminan sertifikat itu,” terang Win. Usai sidang, Win yang didampingi istrinya Emy Hendrarso kembali menegaskan tentang sertifikat itu. Win menentang keras sertifikat itu dikatakan barang sitaan karena bukan barang bukti korupsi yang ditudingkan padanya. “Saya memiliki berita acaranya, itu jaminan dengan maksud agar saya tidak ditahan. Itu bukan barang bukti” tegasnya. Terkait tuntutan enam tahun, Win menganggap jaksa telah mengabaikan fakta-fakta persidangan. Win membantah telah memberi persetujuan pencairan pinjaman dana penunjang DPRD Sidoarjo tahun 2005 sebesar Rp 2,6 miliar. n uus

tak tahu mengapa banyak penumpang bus Sumber Kencono yang di dapat dari luar terminal. Pertanyaan ini coba saya ajukan pada Yati yang naik dari Hotel Wiston, depan Terminal Purabaya tadi. Ia menjawab singkat. Menurutnya, menunggu bus di luar terminal itu nyaman. “Tak perlu capek-capek jalan ke dalam terminal dan menunggu bus datang atau berangkat,” tuturnya. Saya tak melanjutkan pembicaraan ini. Saya lihat mata Yati semakin sayu karena mengantuk. Wajarlah, saat itu jarum sudah menunjukkan hampir pukul 03.00 WIB. Bus yang saya

tumpangi memang lambat. Kecepatannya hanya 60 km/jam. Dan tak lama kemudian, sampailah saya di lokasi kecelakaan itu. Deni yang sudah mulai akrab dengan saya cepat-cepat menunjukkan bekas kecelakaan itu. “Ini bekas kecelakaan. Bekasnya masih baru, marka jalan itu juga masih baru,” tutur Deni, sopir bus Sumber Kencono W 7352 UY ini. Tapi, apa yang ditunjukkan Deni ini sungguh lucu. Sebab, marka jalan itu tak seberapa panjang. Hanya satu kilometer panjangnya. “Cuma sampai sini mas, markanya?” tanya saya pada Deni.

Deni tak menjawab. Saya pun tak mempersoalkan hal ini. Tapi dari penglihatan saya, jalan di lokasi ini tampak baru diperbarui. Saya tak tahu berapa panjang jalan yang telah diperbaiki karena penerangan jalan tak baik saat itu. Malam itu saya lihat Deni hampir menghabiskan satu bungkus rokoknya. Ia banyak bercerita tentang kecemasannya kalau bus Sumber Kencono ditutup. Yang saya catat, Deni mengatakan telah pasrah dengan masa depannya. “Rejeki itu di tangan Tuhan,” katanya. ***

Tepat pukul 07.00 WIB, bus saya akhirnya tiba di Terminal Tirtonadi, Solo. Saya langsung turun ke bus, namun tak segera meninggalkan terminal. Di sana, saya mengamati penumpang yang akan naik Sumber Kencono. Yang menarik perhatian saya adalah penjaja koran yang berkumpul di shelter bus Sumber Kencono. Tercatat ada lima penjaja koran di shelter itu. Tahukah Anda, saat itu seluruh koran yang dijual di kota Solo menyajikan tabrakan Sumber Kencono sebagai berita utama mereka. Semua saling menawari koran

Pengirim Terlacak Pada bagian lain, Mabes Polri berhasil melacak pengirim pesan pendek provokatif yang mengakibatkan kerusuhan di Ambon pada Minggu (11/9) lalu. Namun, Polri tak gegabah mengungkap siapa pelaku pengiriman pesan berantai itu. "Kami sudah menemukan orang-orang (provokator) yang sebenarnya, namun masih dilihat apakah (SMS) yang dikirim sebelum atau sesudah kejadian," kata Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Irjen Pol Sutarman seperti dilansir vivanews. com

Sutarman mengatakan, pesan pendek itu berasal dari Ambon kemudian dikirim ke Surabaya, Solo, dan beberapa daerah lain. SMS tersebut, kata dia, tak ada kaitannya dengan Republik Maluku Selatan (RMS). "Jangan sebut RMS. RMS itu gak ada, yang ada separatis," kata dia. Dijelaskan, awal kerusuhan Ambon bermula dari perbedaan persepsi mengenai kasus kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (10/9). Kecelakaan itu menewaskan seorang tukang ojek bernama Darmin Saiman. Bentrok Ambon, lanjut Sutarman, disebabkan adanya miss informasi yang membuat masyarakat terpancing dan melakukan kekerasan. Oleh karena itu, penyidik berencana melakukan olah TKP kembali. "Kami akan melakukan penyidikan siapa yang menghembuskan seperti itu, sehingga terjadi kekerasan yang mengakibatkan korban beberapa orang di sana. Jika penyidik yang ke sana belum melakukan otopsi, maka tim yang ke sana akan otopsi ulang," terangnya. Di Surabaya, Gerakan Ummat Islam Bersatu (GUIB) Jatim kemarin melakukan pertemuan dikoordinasi MUI. Menurut Ketua

Penutupan... n

DARI HALAMAN 1

begitu, ditutup-tidaknya PO SK kelak, tergantung hasil evaluasi menyeluruh. ”Kalau dasar hukumnya kuat dan SK dinyatakan salah serta masuk kategori pelanggaran berat, maka bisa saja 230 trayek yang dimiliki ditutup semua,” tandasnya. Elly Setyaki Sasongko, pemilik PO SK, berharap, pemerintah pusat tidak serta merta menutup operasional bus dengan 230 armada rute Surabaya-Jogjakarta itu. “Kami punya banyak karyawan. Apalagi kecelakaan kemarin yang salah Elf,” katanya. Jumlah awak Sumber Kencono sekitar 1.000 orang, ditambah karyawan bagian mekanik dan administrasi 100 orang. Jika sanksi tetap diberikan, Elly merasa pihaknya mendapat perlakuan yang tidak adil. Karena semua upaya perbaikan manajemen dan layanan terhadap penumpang sudah dilakukan, tapi ternyata tetap dianggap sebelah mata. Elly juga membantah jika SK memonopoli trayek bus jurusan Surabaya – Jogjakarta. Memang benar armadanya mencapai se-

Pakai... n

DARI HALAMAN 1

bet saya tidak baru. Saya takut karena kalau tidak beli orang tua saya akan dipanggil,” tutur Fitri, Rabu (14/9). Kata Fitri, saat ia dihukum, seorang guru mengancam akan memanggil orangtuanya kalau tiga kali lagi dipergoki masih berseragam lama. Waktu kenaikan kelas, kata Fitri, ia sudah menjelaskan kepada sekolah, orangtuanya belum mampu membelikan seragam lengkap. Tetapi, penjelasannya itu tidak dipedulikan, sampai akhirnya ia dihukum saat upacara itu. Senin itu, ia pulang dengan menangis, karena merasa sekolah tidak mau mengerti kondisi orangtuanya. “Saya kaget, Fitri menangis. Ia mengaku dihukum karena bet (badge) seragamnya tak baru. Saya tidak kuat membelinya,” kata ayah Fitri, Untung Budi Raharjo. Penarik becak ini mengaku, untuk datang ke sekolah dan menjelaskan kondisinya, ia tidak berani. Ia mengaku pening begitu tahu harga kelengkapan seragam anaknya. Kelengkapan itu, antara lain, baju batik seharga Rp 55.000, seragam olahraga Rp 65.000, seragam laboratorium Rp 30.000, kaus kaki 16.000, logo sekolah dan badge Rp 16.000, dan paket seragam lain. Selain seragam, siswa juga harus memba-

kepada penumpang Sumber Kencono dan Mira. Tanggapan mereka pun bermacam-macam. Banyak yang mengomentari miring, tapi ada juga yang baik. Komentar yang miring seperti ini, “Wah bus ini memang terkenal ngawur,” kata mereka. Sedangkan komentar yang baik ,mislanya, “Mati mah itu di tangan Tuhan. Bukan di Sumber Kencono.” Ada lagi yang menarik perhatian saya. Ternyata penumpang Sumber Kencono di Solo lebih banyak daripada ketika saya berangkat dari Surabaya. Ternyata mereka adalah penumpang setia

Bidang Informasi & Komunikasi MUI Jatim, Abd Rahman Azis ada lima poin yang disepakati. Di antaranya, mengimbau agar masyarakat di Jawa Timur tidak terprovokasi dengan berbagai informasi dan berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Selain itu, umat Islam diminta tetap waspada, dengan tetap menjaga kerukukan dengan sesama umat muslim maupun meningkatkan hubungan baik dengan aparat, serta melihat peristiwa kerusuhan di Ambon dengan lebih proporsional dan lebih arif. "Kami sepakat tidak ada ormas Islam di Jatim yang membentuk laskar atau pasukan apapun untuk dikirim ke Ambon. Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian maupun aparat keamanan lainnya," tambahnya dikutip detik.com. Agar kondisi kekerasan di Ambon tidak meluas, kata dia, pihaknya meminta aparat keamanan segera menangani dan mengusut secepat mungkin penyebab kerusuhan Ambon. Hal ini agar masyarakat tidak kehilangan kepercayaan yang akhirnya melakukan tindakan sendiri. n iit/k1/st17

kitar 70 persen dari total bus yang beroperasi di jalur gemuk ini. Tapi, selain SK, juga ada PO EKA/MIRA. Sementara itu, Dirlantas Polda Jatim Sam Budigusduan mengatakan, Tim Labfor Polda Jatim menemukan bahwa chasis Elf telah dimodifikasi. Bagian tengah chasis dilas dan disambung sehingga mobil Elf itu memanjang dan bisa memuat 21 orang. Selain itu, tim juga menemukan bahwa Isuzu Elf ini diproduksi pada 2000 lalu dipermak pada 2010. Meski begitu temuan Tim Labfor ini tak berdampak besar. Sebab, chasis sambungan tak mempengaruhi penyebab kecelakaan. Hingga kini polisi berpendapat bahwa kecelakaan terjadi karena kelalaian Didik. Kuasa hukum PO SK George Hadiwiyanto menyatakan, dalam laka ini pihak SK di pihak yang benar. Karenanya, opini yang menyudutkan SK harus diperbaiki. Kepala Terminal Purabaya May Ronald menyatakan, bus yang beroperasi di Bungurasih untuk jurusan Surabaya-Jogjakarta ada tiga, SK dan Mira di kelas ekonomi, sedangkan Eka di kelas eksekutif. n uji/k4

yar kartu identitas dan asuransi Rp 25.000, pas foto dan lembar jawaban komputer Rp 27.000. Daftar ‘belanja’ yang totalnya mencapai Rp 350.000. “Kalau nyicil kami bisa. Tetapi kata sekolah tak boleh dicicil. Ada yang mengangsur Rp 50.000, dikembalikan,” tambah Nurul Latifah, ibu Fitri. Mereka heran, mengapa harus membeli seragam baru, padahal baju batik dan seragam olahraga masih layak dikenakan. Keluarga ini tinggal di sebuah rumah papan warisan keluarga di Jl Sidokapasan IV. Di dindingnya tertempel stiker tanda penghuninya keluarga miskin. Lantai semen juga sekaligus menjadi tempat tidur bagi keluarga itu Kepala SMPN 37, Shohibur Rachman, mengaku menghukum Fitri, namun dengan dalih menegakkan disiplin dan tidak hanya untuk Fitri seorang. “Tetapi khusus Fitri jadi catatan dan koreksi kami. Tak mungkin guru hapal kondisi setiap siswa,” kata Rachman. Kata Shohibur, sekolah sedang mendata siswa miskin yang berhak mendapat seragam baru gratis. “Ada dana khusus untuk itu siswa miskin dari kelas satu hingga kelas tiga. Tiap jenjang mendapat jatah Rp 15 juta yang diambilkan dari keuntungan koperasi,” katanya menjelaskan. Soal perbedaan motif seragam batik memang tidak ada aturan yang jelas. “Itu hanya untuk membedakan kelas saja kok,” kata Shohibur. n fai

Sumber Kencono yang justru menyukai ketika bus ini melaju kencang. Entah, mau menyalahkan siapa lagi jika terjadi kecelakaan seperti kemarin. Nyatanya, ternyata ada juga penumpang yang suka jika bus yang dinaikinya melaju kencang, walau harus bertaruh dengan nyawa dan kecelakaan yang mengancam setiap saat. Di Solo, saya tak berlamalama. Setelah melihat Mira dan Sumber Kencono berebut penumpang yang jumlahnya lebih dari dua puluhan, akhirnya saya meninggalkan mereka. n


 Politik

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

Banyak Parpol Kecipratan

► Yulianis Soal Aliran Uang Nazaruddin JAKARTA - SURYA Yulianis, Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, perusahaan milik Muhammad Nazaruddin, membeberkan adanya aliran dana dari perusahaan ke sejumlah anggota DPR dari berbagai parpol. Sebagai pegawai dipercaya mengurus keuangan, Yulianis tahu siapa saja pihak yang dikirimi uang oleh perusahaan Nazaruddin itu. “Anda bisa tanya KPK, sekarang catatannya di sana,” ujar Yulianis di di Plaza Senayan, Selasa (13/9). Dia memastikan uang itu dibagi rata ke berbagai anggota DPR, yang beberapa di antaranya anggota Badan Anggaran (Banggar). ���Pelangilah (parpolnya), ada merah, kuning, hijau, biru. Anda sebut saja warna apa. Putih juga ada kok,” katanya.

Semuanya, kata dia, ada imbalannya. “Pasti ada proyeknya,” kata dia. Namun dia tak bisa memastikan apakah duit-duit itu sampai ke orang yang bersangkutan karena selalu dikirim oleh beberapa pegawai perusahaan. Terkait uang Rp 30 miliar yang dikirimkan untuk keperluan kongres Partai Demokrat (PD) di Bandung Mei 2010, Yulianis menceritakan, ia sempat tinggal dua malam di satu kamar di Hotel Aston, Bandung, yang diisi 11 kardus berisi uang dan 11 orang. Saat itu Yulianis diberi tugas

oleh mantan Bendahara Umum PD, Nazaruddin untuk menyiapkan uang yang dibawanya. Uang itu ada yang dari perusahaan Grup Permai Rp 30 miliar dan dua juta dolar AS, serta dari sumbangan tiga juta dolar AS. Menurut Yulianis, uang itu dibawa dari Jakarta ke Bandung dengan beberapa mobil. Uang Rp 30 miliar disimpan dalam 10 kardus dibawa dengan mobil boks, sedang uang dolar disimpan di kardus lain. "Saya mengendarai Honda CRV, di iringan paling belakang," tutur Yulianis. "Saya lalu menunggu uang itu. Jika Pak Nazaruddin menelepon dan mengatakan butuh uang sekian, saya mencatat dan menyiapkannya. Nuril Anwar (mantan tenaga ahli Nazaruddin di DPR) yang kemudian akan datang dan mengambil uang itu," tutur Yulianis. Dari yang Rp 30 miliar,

diambil Rp 600 juta, dari uang sumbangan tiga juta dolar AS dipakai Rp 1,8 juta dolar AS, sedangkan uang dari Grup Permai dua juta dolar AS masih utuh kemudian dibawa Nazaruddin. Politikus PD, Ruhut Sitompul membantah adanya politik uang dalam pemenangan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum PD. "Kami tidak memberi sesuatu, kecuali transportasi dan akomodasi. Mereka cerita, 'Bang, tim lain bagi-bagi duit lho'. Saya bilang, 'Ya kalau namanya rezeki diterima," kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (14/9). KPK sendiri akan menindaklanjuti pengakuan Yulianis. "Kita berkeinginan parpol itu memperoleh dana dengan cara bersih," tutur Ketua KPK Busyro Muqoddas di kantornya, Rabu (14/9). Busyro mengatakan, penyataan Yulianis soal aliran dana di kongres PD juga sudah masuk berita acara pemeriksaan. "Itu sudah di-BAP," ujar Busyro. n kompas.com/ti

DPRD Menyoal Minimnya Dana Kekeringan SURABAYA - Surya Mulai munculnya bencana kekeringan di beberapa wilayah di Jawa Timur, ternyata tidak diimbangi dengan besaran alokasi anggaran untuk Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan. Sebaliknya, dalam Perubahan APBD (PAPBD) 2011 yang dibahas di DPRD Jatim, justru dinas tersebut mendapat pengurangan anggaran. Kondisi ini membuat dewan prihatin. Anggota Komisi D DPRD Jatim,

Irwan Setiawan menyayangkan tak adanya tambahan anggaran bagi dinas yang menangani banjir dan kekeringan ini, karena selain petani kesulitan mengairi lahannya, masyarakat juga sulit mendapatkan air bersih. Menurutnya, pada APBD 2011 lalu, Dinas PU Pengairan mendapat anggaran Rp 181 miliar. Dana itu ternyata berkurang menjadi Rp 176 miliar dikarenakan ada kelebihan dalam belanja tak langsung. Di PAPBD ini, mendapat-

kan alokasi sebesar Rp 2 miliar sehingga dana yang ada sekarang hanya sekitar Rp 178 miliar. “Dari dana yang ada itu, tak cukup memberikan suplai bagi kabupaten/kota yang mengalami kekeringan. Kami akan terus mendorong agar Dinas PU Pengairan mendapatkan tambahan alokasi anggaran. Untuk besarannya, tentunya kami harus melihat dahulu peta kekeringan yang ada,” tegas Irwan, Rabu (14/9). n had

Ada 2 Lagi Transaksi Mencurigakan DATANGI KPK - Ali Mudhori (tertawa) yang disebutsebut sebagai staf khusus Menakertrans Muhaimin Iskandar, usai mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (14/9). antara/fanny octavianus

JAKARTA - Surya Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kembali menemukan dua transaksi keuangan mencurigakan terkait kasus suap di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans). Dengan demikian, telah ada 6 transaksi mencurigakan dalam kasus itu. "Perkembangannya, jumlahnya sudah jadi enam (transaksi mencurigakan)," kata Ketua PPATK Yunus Husein di Gedung DPR, Rabu (14/9). Sebelumnya, PPATK menerima empat laporan transaksi keuangan mencurigakan. Jumlah transaksi bervariasi, mulai Rp 500 juta, Rp 1 miliar, hingga Rp 1,5 miliar. Selain itu, diduga pelaku menyamarkan harta yang ditengarai dari tindak pidana dengan membeli sejumlah mobil mewah. KPK telah menetapkan tiga tersangka, yakni Kabag Perencanaan dan Evaluasi Kemenakertrans

Dadong Irbarelawan, Sekretaris Ditjen Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi I Nyoman Suisnaya, dan pengusaha bernama Dharnawati. Sementara itu, Anggota DPR 2004-2009 dari Fraksi PKB, Ali Mudhori, mendatangi KPK, Rabu (13/9) siang. Menurut Ali, kedatangannya untuk menunjukan

sikap kooperatif terkait kasus suap Kemenakertrans. Ali yang disebut sebagai orang dekat Menakertrans Muhaimin Iskandar, diduga terlibat. Menurut Dharnawati, Ali berperan sebagai makelar proyek menghubungkan pihak perusahaan dengan Kementerian dan Badan Anggaran (Banggar) DPR. n kompas.com

PENGUMUMAN LELANG ULANG Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan yang terbit di Surat Kabar Harian Surya tanggal 21 Juli 2011 dan berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. BRI (Persero), Tbk Cabang Sidoarjo akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo melalui jasa pra lelang PT. Central Asia Balai Lelang, terhadap asset Imam Sayuti : -

Tanah dan Bangunan, SHM No. 953, Lt. 914 m2, a.n. IMAM SAYUTI, Jl. Mawar RT. 15 RW. 04, Ds. Keret, Kec. Krembung, Kab. Sidoarjo. (Harga Limit Rp. 675.000.000,- / Uang Jaminan Rp. 203.000.000,-)

Pelaksanaan Lelang : Kamis, 22 September 2011; Pk. 10.00 WIB Tempat : KPKNL Sidoarjo, Jl. Erlangga No. 161 Sidoarjo. SYARAT-SYARAT LELANG : 1. Peserta Lelang wajib menyetor uang jaminan ke PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk Cabang Pahlawan Sidoarjo No. Rek. 142.000.2032.539 a.n. Rekening Penampungan Lelang KPKNL Sidoarjo, yang sudah efektif selambat-lambatnya 1 hari kerja sebelum lelang dan membawa asli bukti setor pada saat pelaksanaan lelang. Pelunasan selambat-lambatnya 3 hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak melunasi pemenang lelang akan dianggap Wanprestasi dan uang jaminan lelang akan disetorkan ke Kas Negara. Bagi yang tidak memenangkan lelang, uang jaminan dikembalikan tanpa dikenakan potongan apapun. 2. Setiap Peserta Lelang wajib melakukan penawaran minimal sama dengan nilai limit, dimana penawaran yang telah disampaikan oleh Peserta Lelang kepada Pejabat Lelang tidak dapat dibatalkan dan bagi Peserta Lelang yang tidak melakukan penawaran akan dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 bulan di wilayah kerja KPKNL yang melaksanakan lelang. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan / penundaan pelaksanaan lelang, maka peserta tidak diperkenankan melakukan tuntutan apapun kepada KPKNL Sidoarjo, PT. BRI (Persero), Tbk Cabang Sidoarjo dan PT. Central Asia Balai Lelang. 4. Syarat-syarat dan ketentuan lainnya ditetapkan sebelum pelaksanaan lelang dimulai. Semua obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Info: 081 2300 90000 / 031 7799 0000 KPKNL SIDOARJO

Surabaya, 15 September 2011 PT. CENTRAL ASIA BALAI LELANG PT. B.R.I (Persero), Tbk CABANG SIDOARJO

antara/feri purnama

MUNDUR - Wakil Bupati Garut, Diky Chandra (kanan) menenangkan para pendukungnya yang histeris di halaman rumah dinas Wakil Bupati Garut Jl Patriot, Garut kota, Jabar, Rabu (14/9). Para simpatisan tersebut kecewa Diky mengundurkan diri dari jabatannya, yang ditindaklanjuti oleh DPRD Kabupaten Garut pada sidang paripurna pembahasan pengunduran diri mantan artis film dan sinetron tersebut.

Selayang Pandang

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan Provinsi Jawa Timur

DI

Jawa Timur peran pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MPd) sebagai kelanjutan Program Pengembangan kecamatan (PPK) dimulai sejak Tahun 1998, pemerintah telah mengeluarkan Rp.4.540.775.000.000 dengan jangkauan lokasi di 29 kabupaten 521 kecamatan (508 kecamatan Aktif dan 13 kecamatan phase out) telah menunjukkan kinerja positif : • Meningkatkan partisipasi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat miskin dan atau kelompok perempuan, dalam pengambilan keputusan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan pelestarian pembangunan; • Melembagakan pengelolaan pembangunan partisipatif dengan mendayagunakan sumber daya lokal; • Mengembangkan kapasitas pemerintahan desa dalam memfasilitasi pengelolaan pembangunan partisipatif; • Menyediakan prasarana sarana sosial dasar dan ekonomi yang diprioritaskan oleh masyarakat; • Melembagakan pengelolaan dana bergulir; • Mendorong terbentuk dan berkembangnya kerjasama antar desa; • Mengembangkan kerja sama antar pemangku kepentingan dalam upaya penanggulangan kemiskinan perdesaan. Dalam perjalanannya, pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan di Provinsi Jawa Timur, dikembangkan plilot project yang terdiri dari seperti PNPM Mandiri Generasi Sehat dan Cerdas yang dilaksanakan di 5 kabupaten yaitu Magetan, Nganjuk, Trenggalek, Malang dan Pamekasan pada 50 kecamatan. Pilot Projek selanjutnya dikembangkan sebagai upaya integrasi PNPM dengan mekanisme perencanaan pembangunan reguler berbasis tahun anggaran adalah PNPM Integrasi di 5 Kabupaten, yaitu Jombang, Sampang, Jember, Kediri dan Blitar. Provinsi Jawa Timur sebagai basis pelaksanaan PNPM-Mandri Perdesaan terbesar di Indonesia, maka uji coba pengembangan dan pembaharuan mekanisme serta sistem dilaksanakan di Jawa Timur. Dari 29 kabupaten lokasi PNPM Mandiri Perdesaan berkarakter berbeda-beda, sehingga memberikan hasil yang berbeda-beda pula, karena mendasarkan pada keputusan masyarakat melalui mekanisme Forum Musyawarah Antar Desa (MAD) dengan “Kompetisi Sehat”. Metode kompetisi sehat antar desa telah diterapkan mulai awal program tahun 1998 dengan dikawal oleh

para fasilitator. Peran pelaku, dalam hal ini Fasilitator akan selalu terlibat dalam seluruh proses pengawalan musyawarah dan menjamin bahwa seluruh musyawarah telah sesuai dengan prosedur program. Peran ini sangat vital dimana Fasilitator adalah ujung tombak program yang memainkan peran penting dalam fasilitasi terlaksananya tahapantahapan PNPM MPd mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan sampai dengan proses pelestarian dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip PNPM MPd. Peran PjOK, (Penanggung Jawab Operasional Kecamatan) selain bertanggung jawab secara keseluruhan dalam operasional program, juga memantau secara detail terhadap aspek-aspek kegiatan sosialisasi, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian. Peran masyarakat, juga memegang peran penting pada setiap kegiatan, dimana masyarakat yang terpilih dalam forum, akan selalu terlibat pada setiap keputusan usulan kegiatan ataupun kebijakan lokal yang mendukung suksesnya program. Hasil Kegiatan PNPM-Mandiri Perdesaan Provinsi Jawa Timur 1. Perencanaan Pembangunan Partisipatif Untuk memperkokoh sistem perencanaan pembangunan Partisipatif dan Pelaksanaan atas INPRES nomer 3 Tahun 2010. Pada pelaksanaan kegiatan PNPM tahun 2010, Direktorat Jenderal PMD Kementerian Dalam Negeri selaku Pelaksana Program PNPM Mandiri Perdesaan telah mencanangkan kebijakan Integrasi; Penyatu paduan sistem Perencanaan PNPM Mandiri Perdesaan ( Partisipatif) kedalam sistem Perencanaan Pembangunan Reguler ( Teknokatis dan Politis ) . Untuk starting point atas kebijakan integrasi tersebut harus ada satu dokumen perencanaan pembangunan disetiap desa yang akan menjadi pegangan desa dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan. Oleh karenanya, langkah strategis yang diambil oleh Program PNPM Mandiri Perdesaan adalah memprakarsai penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) untuk seluruh desa yang ada di lokasi Program. Dengan kebijakan ini akan ada satu dokumen perencanaan pembangunan didesa yang mampu mengakomodir seluruh kepentingan program pembangunan yang akan masuk. Setiap proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan tersebut (RPJMDes) keterlibatan masyarakat dalam setiap kegiatan dengan keberpihakan pada

kelompok perempuan merupakan prasyarat yang harus dipenuhi. Dalam pelaksanaan Prinsip akuntabilitas, setiap kegiatan yang telah dilaksanakan dalam PNPM Mandiri Perdesaan selalu di pertanggungjawabkan di hadapan masyarakat secara langsung dalam Forum Musyawarah Desa Pertanggungjawaban. Dengan mekanisme tersebut akan mampu meminimalisir miss alokasi penggunaan dana dalam setiap kegiatan yang ada di PNPM Mandiri Perdesaan dan masyarakat mengetahui setiap tahapan dan proses kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan di wilayahnya. 2. Kegiatan Dana Bergulir Kegiatan dana bergulir yang merupakan salah satu kegiatan yang dikelola oleh Unit Pengelola Kegiatan (UPK) merupakan salah satu kegiatan yang dibiayai dalam PNPM Mandiri Perdesaan. Sampai tanggal 30 Juni 2011, dari 521 Unit Pengelola Kegiatan (UPK) yang ada di 29 Kabupaten seluruh Jawa Timur telah memiliki asset sebesar Rp. 816.500.876.733 . jumlah tersebut terdiri dari Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan Simpan Pinjam Khusus Kelompok Perempuan (SPP). Jika di rata-rata asset UPK per Kecamatan lokasi PNPM mandiri Perdesaan Provinsi Jawa Timur sebesar Rp.1.567.180.185. Dana bergulir tersebut dimanfaatkan oleh 7.368 kelompok UEP dan 53.789 kelompok SPP yang terdapat di 521 kecamatan. Prosentase tingkat pengembalian pinjaman (repayment rate ) dana UEP dan SPP dari kelompok ke UPK cukup tinggi dan relatif stabil.Prosentase pengembalian UEP sebesar 96,70% dan Prosentase pengembalian SPP sebesar 96,91%. Adapun mengenai Tingkat pertumbuhan asset seluruh UPK yang ada di jawa Timur ( 521 UPK) sampai dengan saat ini sebagai berikut: Provinsi : Jawa Timur Modal Awal : 515.688.837.250 Total Asset : 816.500.876.733 Kenaikan : 300.812.039.484 Prosentase : 58,3% Jumlah pendapatan jasa UPK Jawa Timur sampai dengan bulan Juni tahun 2011 sebesar Rp.78.033.314.388 dengan biaya operasional UPK sebesar Rp. 22.405.064.875, sehingga surplus berjalan per Bulan Juni 2011 sebesar Rp. 55.715.700.543. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan UPK dalam kondisi progressif, dimana rasio biaya operasional terhadap pendapatan sebesar 28,71% (sangat efi sien). Dan rasio profitabilitas (laba terhadap pendapatan) sebesar 71,4%. (sangat tinggi). z adv


 Surabaya

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

Lebih Hemat, Membatik Pakai Canting Elektrik

antara/surya/ahmad zaimul haq

BATIK JATIM - Seorang pengunjung mencoba membatik dalam pameran Batik Jawa Timur di galeri House Of Samperna (HoS), Surabaya, Rabu (14/9). Beberapa kain batik yang dipamerkan telah berusia antara 30 tahun hingga 80 tahun dan dimiliki oleh para kolektor kain batik di Jatim. Inset: Canting elektrik.

SURABAYA  - Surya Sebanyak 50 kain batik motif khas Jatim, mulai Rabu (14/9), di pajang di dinding Galeri House of Sampoerna (HoS) Surabaya. Tak hanya kain batik yang sudah berusia antara 30 tahun hingga 80 tahun itu, melainkan juga hadir Suparti (49), pembatik asal Dukuh Kupang, Surabaya. Di tengah-tengah pameran itu, Suparti menggoreskan canting di atas kain putih. Goresannya berupa ikan dan tumbuhan yang bersulur. “Ini adalah suru atau buaya. Sulur ini tanaman laut sebagai simbol Surabaya. Tapi buayanya belum sempat saya gambar,” ujarnya di sela membatik. Kembali pada batik kuno yang mengelilingi Suparti, merupakan milik kolektor batik yang dipinjam untuk dipamerkan. Batik-batik itu merupakan batik dari beberapa daerah, seperti Mojokerto, Tanjung Bumi (Bangkalan), Pamekasan, Tulungagung, Surabaya, Tuban dan Sidoarjo. Meski berasal dari daerah yang

berbeda, namun antara satu dengan yang lainnya tampak ada sedikit persamaan. Yaitu warnanya yang cerah dan mencolok.  “Sudah menjadi khas batik Jawa Timur berwarna cerah dan mencolok. Jika dilihat dari jauh motifnya begitu menarik namun jika didekati terlihat guratan yang kasar,” kata Lintu Tulistyantoro, Ketua Komunitas Batik Jawa Timur di Surabaya (Kibas). Hal inilah yang memicu Parti menciptakan motif baru yang lebih bermakna. Meski baru saja bergelut dengan batik, namun ia sudah mahir menggores malam dengan canting. Maklum saja canting yang dipegang Parti adalah canting elektrik dari bambu, sehingga lebih mudah, hemat dan cepat. Canting bambu ini adalah karya ketiga Prima Amri dari Pakis Kencana Batu Cantik. Sebelumnya Prima sudah menciptakan canting dari botol bekas suplemen dengan ujung mata cantingnya dari pen ataupun aluminium. n rie 

SESEPUH SURABAYA BICARA SOAL BONBIN

Pak Karwo udah dipikir panjang tah cabut izin Bus Sumber Kencono,karyawannya dikemanakan?,sebaiknya tinjau systim managemennya aja yg perlu dirubah,dan bs untk pengkajiaan DISHUB sebagai syarat izin trayek miss. dari systim setoran dirubah systim komisi,jadi sopir tdk dikejar2 uang setoran,ujung2 ngebut Tx: Budi S +6287851530280 kpd yth YDSF !pd bln romadhan kmrn istri sya ikut donatur 50rbu d kampung romadhan jatim expo dgn nama jija maylila (warusidoarjo)n tiap bulan /tgl 1 smpai 10 ktax mau diambil tp smpai skrng kok blm d ambil tolong pihak ydsf spaya mengambil trims +6285232373467 Jikalau Pemerintah tidak menyetujui usulan Pak De Karwo untuk mencabut Ijin usaha, dan sumua trayek bus Sumber Kencono, mari kita seluruh masyarakat, khususnya Jatim dan Jateng yang setiap hari dilewati rute Bus Sumber kencono, mengkampanyekan untuk "tidak menggunakan jasa bus Sumber Kencono". +6282139296276 Yth.Bpk Kapolsek Wonokromo..mohon kasus penganiayaan terhadap pahat di Royal Plasa.,segera ditangani...dan pak juman slaku penyidk ko g segera ngambl tindakan...?apa karn kami orang kecl..?kami buth ke adilan.?dr WAHYU KAKAK KORBAN. +6287851433952 Yth bu wali kt & pngurus ps.genteng sby tlong diatur untuk pmbyaran parkir.sya parkir siang jam 11:00 smpai 17:30 byarx 3rbu sdangkan orang yang mau blanja prkirx cman 1000.tolongx diatur dan brtndaklah tegas +6285745982509 YTH,DINAS PU SURABAYA.sya sngt mnyayangkan keberadaan SAMPAH (sampah kiriman) yg trgenang di spanjang jl BANYU URIP JAYA.knapa dinas PU tdk bkrja sama dng warga skitar utk membrsihkan sungai tsb?...sya yakin,bla hal ini dpt trlksana,PASTI SUNGAI BERSIH KMBALI.mohon hal ini dpt djdikan memo buat Pemkot. +6285732140004 sudah saatnya pakde karwo membuktikan omongannya tntng mencabut ijin po "sumber kencono" jgn hanya gertak sambel sprti wktu kejadian di madiun yg menelan 13 nyawa. "BUKTIKAN ITU PAKDE" +6285731167290 met siang SP,...utk pemerintahan kota gresik lbih memprhtikan penerangan jlan umum (PJU) khususnya mlam hari (GELAP GULITA) bagi pengguna jlan di wily CERME arah METATU maupun arah GRESIK. +6285648433370 ibu walikota Yth, kebijakan Kec Sukolilo sangat tidak populer,Krn MEMOTONG pajak sebesar 6% dari HONOR ket RT/RW.sedangkan di LAIN KECAMATAN TIDAK ADA PEMOTONGAN PAJAK.kok bisa ya??? +6281703646084

Peternakan Ikan

T

ole ikut Mas Karyo sambang konstituennya yang menjadi petani ikan. Di sana, sudah terlihat beberapa tamu lain, termasuk utusan dari luar negeri. "Di negara saya, tak perlu tambak atau peternakan ikan seperti ini. Kalau kami mau makan ikan, cukup ke sungai, dua tiga kali ciduk pasti dapat ikan," kata tamu dari Jepang. "Oh, kalau di negara saya, tak usah pakai ciduk Pak, satu gayung saja, bisa 2 ekor," tukas tamu dari China. Mas Karyo kelihatan panas. "Tuan, Tuan, begini, di negara kami, tambak seperti ini perlu, tapi kalau ke sungai, kita mau ambil air satu ember, justru susah banget, jadi kami harus mengusir ikannya, baru dapat kita ambil airnya." n cak sur

Auman Harimau sampai Wonorejo

►Tidak Rela Didirikan Hotel

SURABAYA - SURYA Kebun Binatang Surabaya yang populer disebut KBS atau Bonbin ternyata jadi tempat nostalgia bagi para sesepuh kota ini. Mereka bercerita, kala itu kondisi Bonbin masih menjadi kebon binatang terbesar seAsia Tenggara terkenal pula hingga Belanda. Rabu (14/9), pukul 14.30 WIB di ruang A Adi Sukada Fisip Unair, empat laki-laki berambut putih, namun masih semangat, bicara soal Bonbin. Beberapa di antara mereka merupakan sesepuh warga Surabaya yang menjadi saksi hidup perjalanan Bonbin hingga

kini. Ada Omar Ishananto (Direktur PT Pakuwon Jati), Prof Sentot Soeatmadji, Sabrot D Malioboro (mantan anggota DPRD Surabaya), Daniel M Rasyid (dosen ITS), serta Sri Endah Nur Wahyuni (pemerhati lingkungan). Tak ketinggal-

an hadir pula para mantan pengurus Bonbin dan LSM di Surabaya. Prof Sentot menceritakan, kala tahun 1938, ia bersama orangtuanya masuk ke Surabaya. Waktu itu, ia masih umur 9 tahun. Ia menceritakan, Bonbin bukan milik Surabaya saja, tapi menjadi milik Indonesia karena keberhasilannya dalam merawat dan menangkarkan berbagai satwa. Bahkan Bonbin yang dibangun tahun 1916 itu SK-nya dari Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Dalam buku Tempo Doeloe milik Dukut Imam Widodo, pendiri Bonbin itu adalah seorag wartawan Belanda bernama HFK Kommer bersama kawankawannya yang memilki hobi serupa, yakni mengoleksi satwa. Ia pun memprakarsai berdirinya Bonbin tanggal 31 Agustu 1916. Lahan untuk Bonbin

awal mulanya terletak di Kaliondo. Karena satwanya semakin banyak, Bonbin yang dulunya bernama Soerabaische Planten en Dierentuim atau dikenal dengan sebutan Dierentuim saja. "Tahun 1941 ada majalah Kebon Binatang Kita. Artinya, melihat majalah itu berarti Bonbin milik semua orang, bukan orang per orang," papar Prof Sentot. Bicara soal Bonbin membuat Omar tergiang dengan auman harimau dari Bonbin pada tahun 1960-an. Suara itu terdengar hingga rumah Omar yang ada di Wonorejo, Tegalsari. Namun, sekarang tak ada lagi auman harimau. Di sisi lain, Bonbin memiliki nilai penting dimata Ratu Belanda. Pada saat ulang tahun, pengurus Bonbin n KE HALAMAN 4

Bangun Sea World dan Perluas Lahan Parkir Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Hendro Gunawan mengemukakan, rencana untuk mengelola sendiri Bonbin sudah menjadi komitmen kuat. Berbagai syarat hingga proposal sebentar lagi akan diajukan kepada Menteri Kehutanan (Menhut). Hendro mengatakan, pihaknya sudah membuat grand design Bonbin. Di dalamnya memuat rencana perluasan lahan parkir, penataan kan-

dang, nigth zoo (binatang malam), dan sea world. Lahan parkir akan disediakan di empat titik, yaitu, area I, II, dan III khusus untuk kendaraan roda dua dan empat. Sedangkan bus akan diletakkan di tempat parkir Terminal Joyoboyo. Untuk parkir di Terminal Joyoboyo tersebut akan dibuatkan jalur underpass khusus. Sementara Ruang terbuka hijau (RTH) akan dibangun di sepanjang halaman depan Bonbin yang dapat

dinikmati selama 24 jam sebagai fasilitas publik. Untuk pintu masuk diletakkan di area entrance depan dengan format bangunan bertingkat. Hal itu bertujuan agar pengunjung dapat menikmati pemandangan dari sisi atas atau melihat view Bonbin secara menyeluruh. Setelah pengunjung puas menikmati Bonbin dari atas, mereka akan turun menikmati satwa dari dekat. Area yang bisa dinikmati antara lain, area

burung, satwa darat, hewan air tawar, night zoo dan sea world. "Kebun Binatang Surabaya (Bonbin) di desain dengan nuansa satwa dan alam yang menyenangkan. Tampilan depan memberi kesan sejuk karena dikelilingi ruang terbuka hijau. Kesan lapang juga akan langsung terasa begitu memasuki kawasan ini. Ini untuk memberikan kenyamanan maksimal kepada penhunjung," papar Hendro. n iks

Siraja Permudah Belajar Huruf Jawa Surabaya - Surya Belajar dan berlatih menulis aksara atau huruf Jawa kini makin mudah. Agung Prasetiyo, mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya berhasil membuat aplikasi Siraja (sinau aksara Jawa). Aplikasi atau software ini memandu dan mudahkan menulis huruf Jawa. Mahasiswa Teknik Informatika yang tinggal menunggu wisuda ini memanfaatkan program flash. “Cukup dengan mengklik dan menggerakkan mouse, menulis kalimat dengan aksara Jawa menjadi mudah,” ungkap Agung sambil mempraktikkan di layar

laptopnya, Rabu (14/9). Selama ini banyak siswa kesulitan belajar huruf Jawa. Apalagi belajar menulis Jawa tak menarik karena  hanya menggantungkan pada buku. Selain itu untuk mahir menulis Jawa harus lebih dulu mengenal huruf-hurufnya, mulai ha na ca ra ka hingga ma ga ba tha nga. Tak ketinggalan juga harus hapal sandangan, pasangan, huruf besar dan angka-angka. Tetapi, tidak mudah menghapalnya. Terlebih pelajaran ini hanya didapat saat duduk di bangku SD dan SMP. Agar lebih menarik dan mudah mempelajarinya, Agung melengkapi aplikasinya dengan sejarah terciptanya hu-

ruf Jawa dan cerita Ajisaka.   "Kami lengkapi dengan contoh menulis. Tapi, aplikasinya lumayan sulit karena perlu animasi tentang bagaimana agar huruf Jawa itu bergerak menuntun belajar para pemula," kata alumnus SMAN 15 ini. "Menulis Jawa sama dengan menulis Indonesia atau Arab. Karena biasa jadi mudah. Kita salut dengan Jepang yang tidak meninggalkan huruf Jepang. Kita yang orang Jawa malah memusnahkan ha na ca ra ka. Aplikasi ini bisa membantu melestarikan warisan budaya Jawa kita,” tambah Muaffaq Achmad Jani, Dekan Fekultas Teknik Untag Surabaya. n fai

surya/ahmad zimul haq

siraja - Agung Prasetiyo, mahasiswa Teknik Informatika, FT Untag Surabaya, memperlihatkan software untuk pembelajaran huruf Jawa, Rabu (14/9).

Melongok Rumah Mangrove Wonorejo

Dibentuk, Tim Khusus Dimanfaatkan Para Tamu untuk Berkumpul dan Diskusi untuk Atasi Kekeringan Selain ekowisata mangrove, di wilayah Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, ternyata juga ada tempat lain yang bisa dinikmati untuk belajar mangrove sekalian belajar lebih dekat dengan dunia tambak. Namanya, Rumah Mangrove. SRI HANDI LESTARI SURABAYA

U

ntuk menemukan tempat itu, dari lokasi bozem Wonorejo, Rungkut, harus melalui jalan setapak menuju gubuk yang disebut sebagai warung mbak Rum. Selanjutnya masuk melalui jalan yang ada di samping warung masuk kom-

plek pertambakan. Jalan setapak di komplek pertambakan ini lebih jelasnya adalah batas tambak satu dengan tambak lainnya. Tapi sudah dijadikan sebagai jalan untuk menuju tambak-tambak lain ke arah selatan. Bisa dilewati oleh motor, tapi bagi yang tidak terbiasa, harus berhenti sejenak sambil menyiapkan laju motor setiap mele-

wati jembatan kayu atau bambu yang di bawahnya merupakan pintu air tambak.  Surya kebetulan datang berboncengan dengan seorang rekan. Saat berangkat, rekan yang dibonceng ini harus berkali-kali turun, setiap harus melewati jembatan pintu air tambak. Jembatan itu beraneka ukuran, ada yang pendek dan ada yang panjang. Paling panjang, sekitar satu meter. Bahaya dari jembatan ini, di bagian tengahnya tidak ada penyangga. Sehingga bila terjebak di tengah, kemungkinan untuk ambrol dan jatuh lumayan besar. n KE HALAMAN 4

surya/sri handi lestari

nyaman - Pintu masuk rumah mangrove yang berbentuk jembatan bambu terlihat sangat menarik dan nyaman.

Surabaya - Surya Musim kemarau saat ini membuat banyak wilayah di Jatim kekeringan dan kekurangan air bersih. Laporan yang disampaikan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim menyebutkan, hingga saat ini sudah tercatat 417 desa di 136 kecamatan, kekeringan dan kekurangan air bersih. Desa-desa itu tersebar di 21 kabupaten. Gubernur Soekarwo mengatakan, pihaknya menugaskan Asisten III Sekdaprov Jatim untuk membentuk tim khusus mengatasi masalah tersebut. Tim terdiri dari BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Bakorwil, Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang,

serta Dinas PU Pengairan. Tim ini dipimpin Edi Purnianto. Selain itu, pihaknya juga sudah menginstruksikan bupati/ walikota se-Jatim untuk mendata dan melaporkan wilayahnya yang kekeringan dan kurang air bersih. ”Nah, wilayah-wilayah yang dilaporkan kekeringan itu akan kita bantu pasokan air bersih untuk warga,” ujarnya, Rabu (14/9), usai rapat mengatasi bencana kekeringan Jatim di Gedung Negara Grahadi, Rabu (14/9). Hingga kemarin, pemprov sudah mengirimkan 120 truk tangki air bersih ke sejumlah kabupaten yang wilayahnya kekeringan dan n KE HALAMAN 4


4 Surabaya

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

Wali Kota Presentasi Aset ke KPK

lintas kota

SURABAYA - SURYA Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menginginkan aset pemkot yang lepas ke tangan PT Yekape agar dikembalikan. Kemarin, Wali Kota menyatakan akan mempresentasikan data tersebut kepada Yayasan Pembangunan Pembangunan (YKP) Surabaya dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Insya Allah besok saya presentasi kepada YKP dan KPK. Saya senang juga (jika aset bisa kembali). Saya sudah tiga kali komunikasi dengan KPK," papar Wali Kota usai mengikuti pengesahan perda Penyelenggaraan Perlindungan Anak, Selasa (13/9) lalu.

Puncak Kertajaya Didenda Rp 900 Juta SURABAYA - Apartemen Puncak Kertajaya yang berada di kawasan Perumahan Kertajaya Indah Regency, Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, didenda Rp 900 juta oleh Pemkot Surabaya. Denda tersebut dikenakan lantaran pembangun apartemen belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB), tapi pengembang sudah melakukan proses pembangunan. "Sebenarnya dia (pengembang) sudah mengurus IMB, dan sedang diproses. Tapi, mereka salah karena membangun dulu," papar Simon Lekatompessy di gedung DPRD Surabaya, Rabu (14/9). Usai inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi, Simon mengatakan, ternyata belum keluarnya IMB itu karena masih ada perbedaan pemahaman antara pemkot dengan pembangun soal retribusi. Pemkot menyatakan, pengembang dikenai retribusi sebesar Rp 5,2 miliar. Sedangkan pengembang memahami, bahwa retribusi yang harus dibayar ke pemkot hanya Rp 4,3 miliar saja. Kendati demikian, Simon bersama kawan-kawannya di Komisi C tidak mau tahu. Ia minta pengembang segera membayar retribusi itu. Jika tidak, pihaknya akan merekomendasikan pemkot supaya menyegel lahan tempat pembangunan apartemen itu. Sementara itu hingga berita ini diturunkan, pihak pengembang belum bisa dikonfirmasi. ■ iks

Menurut Wali Kota, data yang akan disampaikan itu adalah data yang diinginkan KPK. Ia menargetkan aset bisa kembali dikelola pemkot. Dalam meraih aset itu, Wali Kota mengatakan merasa terdorong karena DPRD juga mendukung. "DPRD jalan (membuat pansus hak angket), saya juga ke KPK," katanya. Ketika ditanya berapa kerugian pemkot atas lepasnya aset tersebut? Wali Kota mengungkapan ada triliunan. Namun, ia enggan menyebutkan angka pastinya, begitu juga tentang data apa saja yang akan dipresentasikan ke YKP dan KPK. “Saya tidak mau ngomong kerugiannya. Kemarin KPK ta-

nya saya, ini kan perdata? Sebetulnya perdatanya di mana? Hubungan kami bukan sendirisendiri. Saya punya bukti. Ini kan merugikan masyarakat Surabaya,” ujarnya. Pansus sendiri mulai bekerja pada pekan depan. "Mulai Senin (pekan depan), kami mulai bekerja. Kami akan berjuang hingga berhasil mendapatkan aset pemkot itu kembali," ujar Armudji, Ketua Komisi A DPRD Surabaya. Seperti diberitakan, DPRD telah membentuk panitia khusus (pansus) hak angket guna mengembalikan, mengamankan, dan menyelamatkan aset daerah. Sejak awal 2000-an, aset itu dimanfaatkan PT Yekape. ■ iks

SURABAYA - Meskipun belum diketahui siapa calon yang bakal mengisi kursi panas Direktur Utama (Dirut) PDAM Surya Sembada Surabaya, Wali Kota Tri Rismaharini dan Badan Pengawas PDAM mewanti-wanti agar dirut yang terpilih nanti tidak menaikkan tarif guna meningkatkan pendapatan. “Dirut baru tidak boleh menaikkan tarif pelanggan biasa (yang ada di perkampungan). Itu juga amanah Ibu Wali Kota,” terang Arifin A Hamid, anggota Bawas usai halal bi halal di Nur Pasific bersama direksi dan rekanan PDAM, Rabu (14/9). Menurutnya, dirut baru itu harus mampu membawa PDAM menjadi lebih baik tanpa harus memberikan beban berat ke pelanggan. Saat ini sudah ada 25 calon yang akan diseleksi menjadi lima, kemudian di ajukan ke Wali Kota untuk dipilih satu orang. Seleksi itu akan dilakukan pekan depan dengan materi tes psikologi dan bahasa Inggris. Sementara itu, agar tarif air tetap murah PDAM harus memperluas jaringan pemasaran hingga ke luar Surabaya. Hingga sekarang, PDAM sudah merambah Sidoarjo dan Gresik. Namun, itu belum secara keseluruhan. “Selama periode Bu Wali hingga lima tahun nanti, tidak akan ada kenaikan tarif pelanggan biasa. Kami akan mengamankan itu," ujarnya. ■ iks

surya/ahmad zaimul haq

DIOLAH - Pemulung mengais sampah di Lahan Pembuangan Akhir (LPA) Benowo, Surabaya, Kamis (8/9) lalu. Rencananya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan mengecek teknologi pengolahan sampah yang ditawarkan oleh investor, PT Sumber Organik (SO) ke Tokyo, Jepang, sebelum meneken kontrak kerjasama.

Konflik SMK Bahari-Pembangunan Memanas

antara/m risyal hidayat

BERBUIH - Warga melintas di pintu air Kalimas Kayoon Surabaya yang airnya berbuih. Saat ini kualitas air di Surabaya mengalami penurunan akibat limbah industri dan limbah rumah tangga. Foto diambil, Senin (12/9).

■ DARI HALAMAN 3

Saat pulang, cara ini tidak dilakukan, karena sudah mendapat cara dari Pak Ratno, petani tambak, yang memberi tips untuk menjalankan motor lebih cepat saat melewati jembatan. Betul juga, kami pun aman melewati cara ini. Sepanjang perjalanan menuju tempat itu, kami sempat melewati beberapa petak tambak yang berbau anyir dan amis. Sedangkan sebagian besar tambak lainnya kering atau hanya sedikit berair. Kembali ke petak tambak yang berbau anyir itu ternyata dipenuhi bangkai ikan. Sedikitnya ada lima petak yang kami temui.

Sepanjang perjalanan, kami juga menemukan gubuk-gubuk petani tambak yang sebagian besar terbuat dari sesek bambu dan ada pula yang dari batako. Sebagian besar pun dalam kondisi tertutup rapat, tanpa penghuni. Akhirnya, setelah lebih dari setengah jam, kami berhasil menemukan rumah mangrove ini. Di depannya terdapat gubuk Pak Ratno, yang lahannya tepat di depan rumah mangrove. "Iya, saya yang paling dekat dengan rumah mangrove ini. Jadi biasanya saya yang mengurus dan menerima tamu-tamu yang datang," jelasnya. Rumah mangrove itu berukuran 40 meter kali 50 meter berbentuk rumah panggung di antara tanaman mangrove.

SURABAYA - SURYA Kisruh merger antara dua sekolah, yakni SMK Pembangunan Surabaya ke SMK Bahari makin memanas. Kalau sebelumnya pihak SMK Bahari dinilai melecehkan siswa SMK Pembangunan, kini mereka mengaku sengaja tak menerima siswa tersebut. Untuk itu, Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Rabu (14/9), turun langsung menyidak kondisi SMK Pembangunan. “Ini kami ke sekolah. Kita ingin memastikan informasi yang disampaikan wali murid, sehingga ditolak SMK Bahari,” kata Ruddy Winarko, Kabid Pendidikan Menenah dan Kejuruan Dindik Surabaya. Namun, di pihak lain, SMK Bahari akan mendapat masalah

jika harus menerima siswa itu. Apalagi Dindik sudah menutup SMK Pembangunan, tapi nyatanya ada 35 siswa baru. “Kami tidak ingin terlibat masalah ini,” kata Yoshua Takdare, Wakil Kepala SMK Bahari. Kecuali, jika semua persoalan keuangan dan internal di SMK Pembangunan tuntas. Persoalan muncul pascapenggabungan 35 siswa baru SMK Pembangunan ke SMK Bahari 8 September lalu. Siswa ini dilecehkan dan dinilai tak pantas bergabung. Akhirnya, wali murid bersama 35 siswa menggeruduk kantor Dindik. Mereka mengeluhkan uang pembangunan Rp 500.000. Namun, pihak SMK Bahari malah kaget mendengar hal itu. Se-

Bentuknya V, dengan bagian tengah penuh tanaman mangrove berbagai jenis. Dibangun sejak awal tahun lalu dan dibiayai oleh UK Petra. Terbuat dari bahan bambu dan atap alang-alang. Cukup menarik dan unik. Sayangnya, tempat itu belum sempurna. Menurut petani tambak berusia 38 tahun itu, memang belum jadi 100 persen. "Tapi sudah bisa dimanfaatkan sebagai tempat untuk mahasiswa atau tamu-tamu yang ingin belajar tentang tambak dan mangrove, berkumpul, dan berdiskusi," jelas Ratno. Saat duduk dan menikmati rumah mangrove itu memang ada sedikit kenyamanan. Sambil lesehan di lantai rumah yang terbuat dari bilik bambu,

dengan semilir angin yang berhembus di antara tambak dan pohon mangrove di sekitarnya, banyak tamu yang kerasan untuk berlama-lama di tempat itu. Selain untuk belajar, di tempat itu juga dimanfaatkan para petani tambak untuk berkumpul dan berdiskusi. Mereka yang rata-rata petani tambak udang windu, bandeng dan faname itu juga sering bekerjasama dengan nelayan Wonorejo. Biasanya tamu yang datang ke rumah mangrove itu jalanjalan menelusuri sungai dan tambak-tambak hingga ke daerah hulu menggunakan perahu nelayan. "Biasanya bisa sewa dengan tarif Rp 75.000 per perahu dengan kapasitas maksimal tujuh orang," jelas Ratno. ■

Dibentuk... ■ DARI HALAMAN 3

kurang air bersih. ”Truk tangki air itu kita kirim ke Bojonegoro,” terangnya. Kabid Kedaruratan BPBD Jatim Syahrul Arifin menjelaskan, kabupaten/kota yang kekeringan adalah Pacitan, Kabupaten Malang, Blitar, Ponorogo, Sumenep, Bojonegoro, Jombang, Nganjuk, Magetan, Ngawi, Situbondo, Trenggalek, Pamekasan, Bondowoso, Gresik, Lamongan, Tuban, Tulungagung, Madiun, Lumajang dan Batu. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah itu, direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) se-Jatim sudah dikumpulkan. ”Total se-Jatim ada sekitar 300 truk air yang akan didistribusikan," katanya. Selain itu, dengan makin menipisnya dana on call penanggulangan bencana, BPBD, kata Syahrul, mengajukan anggaran ke Gubernur Rp 21 miliar. ■ uji

KAMI HADIR

di KOTA MALANG

Jangan Sembarang memilih pelatihan!! Kami tidak ingin anda kecewa dengan pelatihan yang asal asalan. Kami satu-satunya pelatihan di indonesia yang berani memberi garansi tidak terbukti uang kembali 100% demi kepuasan anda dan menjaga kredibilitas pelatihan kami agar semakin berkualitas dan tidak mengecewakan anda yang mempunyai niat tulus untuk belajar.

PELATIHAN ONE DAY ENERGY SHAKTI ALAM SEMESTA PALING DAHSYAT !!!

Anda akan menguasai berbagai energy dahsyat hanya 8 Jam saja, dan bersifat permanent

Materi Penyelarasan :

Pemberian hak spiritual energy alam semesta,pembangkitkan api dan energy kundalini, pembukaan cakra dan pembukaan jalur tenaga dalam. Hasilnya anda bisa memiliki berbagai energy dibawah ini: Prana, Kundalini Reiki, Gtumo, Shamballa Multidimension Healing ,Braja Musti, Karuna, Seichem,Tenaga Dalam dan tradisi - tradisi energy lainnya  Apresiasi tambahan praktek langsung hypnosis.  Pelatihan ini tidak menggunakan Jin, pusaka, mantra, ritual apapun, bukan pengisian ilmu, Jin ataupun Khodam dan tidak ada pantangan ataupun bertentangan dengan agama apapun.

Praktek Langsung di Pelatihan

Kesehatan

► Kebanyakan Pelat Nomor B

SURABAYA - SURYA KEMACETAN parah yang terjadi di jalanan Surabaya tidak hanya dipicu oleh kendaraan pelat nomor Jatim. Kendaraan luar provinsi ternyata juga punya peran besar menjadikan jalan-jalan makin sesak dan macet.

Dirut Baru Tak Boleh Naikkan Tarif

Dimanfaatkan...

Kendaraan Luar Kota Bikin Macet

Mendeteksi penyakit ,pengobatan diri sendiri dan orang lain dari berbagai penyakit fisik / metafisik, penyerapan energi obat herbal/alam untuk diri dan orang lain, penyaluran energy anti rokok, serta pengobatan jarak jauh

Keamanan

Tenaga dalam dan energy alam untuk perlindungan diri sendiri, orang lain dan benda mati, patahkan besi dengan anggota badan dan koran, memecah keramik dengan bola lampu, telur besi, dan juga membangkitkan beladiri semesta.

Disc.

200

.000 Rp. untuk 7 pendaftar pertama!

Pengembangan Diri

Menambah kharisma, menarik kemakmuran, telepati, deteksi dan mediasi makhluk halus,hypnosis,dan Anda mempunyai hak spiritual untuk menggunakan ribuan energy alam semesta sesuai kebutuhan anda dan memberikannya kepada orang lain.

JADILAH MASTER ENERGY SEKARANG JUGA!! Ingat dan catat diagenda Anda !! Jangan lewatkan kesempatan ini. Minggu, 18 September 2011 di Hotel KARTIKA WIJAYA Singosari Room, Jl. Panglima Sudirman 127 Batu, Malang . Fasilitas makan siang, 1x coffee break, kaos, CD, buku materi, sertifikat dan alat pelatihan. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi nomor dibawah ini

video pelatihan kami di Info : Andy ( 0812 1622712/ 08973103121 ) lihat http://hatisemesta.blogspot.com/

bab belum ada keputusan terkait hal itu. “Baru rencana sudah bergolak dulu. Jika masih ada masalah, kami tak akan menerima siswa SMK Pembangunan. Selesaikan dulu dengan wali murid baru merger. Kami selama ini sudah menerima karena kasihan dan tak ingin siswa telantar,” tambah Yoshua. Kepala SMK Pembangunan, Yossephat Lopiwea membantah ada persoalan di internal sekolah yang dipimpinnya. “Kami tak tahu konflik antara sekolah dan wali murid. Dindik-lah yang salah. Kenapa mereka menutup SMK Pembanguanan mendadak. Ditutup Juli 2011, padahal kami sudah memproses pendaftaran 35 siswa baru,” kata Yossephat. ■ fai

Auman... ■ DARI HALAMAN 3

melakukan komunikasi dengan Ratu. Namun, Omar tidak menyebutkan, apakah komunikasi itu dalam bentuk pemberian salah satu satwa yang ada di Bonbin atau tidak. "Dulu, jumlah satwa di Bonbin terbesar di seluruh dunia," tutur Omar. Sebagai seorang pengusaha, Omar tidak rela jika di Bonbin nantinya terdapat hotel yang dibangun siapapun, apalagi investor. Ia mengemukakan, sifat pengusaha adalah terus berkembang dan berkembang. "Jangankan Bonbin, gedung Gubernur atau Balai Kota kalau dijual, akan dibeli oleh pengusaha," paparnya.

Data di Dinas Pendapatan (Dispenda) Jatim menyebut, dari 9,4 juta kendaraan roda dua dan roda empat yang beroperasi di Jatim, 10 persennya merupakan kendaraan dari luar provinsi. Jumlah tersebut setara dengan 940.000 kendaraan. Dari jumlah ini, ternyata 50 persennya kendaraan tersebut menumpuk di wilayah Surabaya. Ini berarti, terdapat 470.000 kendaraan luar provinsi yang kebanyakan pelat nomor B (Jakarta). Kepala Dispenda Jatim Anang Agung Gde Raka Wija mengatakan, tingginya kontribusi kendaraan luar provinsi terhadap kemacetan di Surabaya, karena dari 470.000 kendaraan itu kebanyakan didominasi mobil penumpang dan sedan. Sedangkan kendaran roda dua hanya 20 persennya saja. ”Semua kendaraan beroperasi permanen di sini lho,” ujarnya, Rabu (14/9). Untuk memastikan banyaknya kendaraan luar provinsi yang beroperasi di Jatim, Agung mengaku pernah beberapa kali mencermati kendaraan yang berhenti di perempatan traffic light Jl Kertajaya–Jalan Manyar Kertoarjo. Ketika dihitung ternyata selalu ada kendaraan yang pelat nomor luar provinsi yang berhenti, mulia satu hingga tiga kendaraan. ”Bahkan saya pernah menghitung, yang berhenti sampai lima kendaraan. Kebanyakan plat B (Jakarta),” jelasnya. Selain membuat jalanan macet, banyaknya jumlah kendaraan luar provinsi yang secara

Kalau di Bonbin ada hotel, 15 tahun kemudian, binatangnya akan mati semua, atau dimatikan. Untuk itu, Omar mengingatkan supaya pemerintah harus tegas menegakkan aturan. "Pemerintah harus punya garis no jual Bonbin. Pemerintah harus punya kebijakan itu. Bonbin milik Surabaya harus dijaga bersama," pungkasnya. Daniel Rosyid menilai, Bonbin tetap dipertahankan sebagai wahana konservasi dan pendidikan bagi anak-anak. Di era multimedia seperti sekarang ini, anakanak kota lebih banyak melihat tanaman dan satwa dari media atau internet. Jarang sekali mereka bersentuhan dan melihat langsung satwa itu. "Bonbin memberi pendidikan baik, terutama pada anak-anak untuk belajar secara

permanen beroperasi di Jatim juga berperan menjadikan infrastruktur jalan cepat rusak. Tak hanya itu saja, pemprov, kata Agung juga kehilangan pendapatan asli daerah (PAD) hingga ratusan miliar. ”Saat kita hitung, potensi yang hilang mencapai Rp 200 miliar,” imbuhnya. Kepala Bidang Pajak Daerah Dispenda Jatim Aris Sunaryo menambahkan, hilangnya potensi PAD sebesar itu, karena pajaknya tidak di bayar di Jatim. Melainkan di daerah atau provinsi tempat kendaraan itu tercatat secara resmi. Menyikapi hal itu, Dispenda Jatim bekerja sama dengan Polda mulai rutin menggelar operasi bersama untuk memberi sosialisasi dan penyadaran kepada masyarakat, khususnya wajib pajak. Dalam operasi itu, ada kendaraan yang telat atau tidak membayar pajak maksimal hingga enam bulan, maka petugas akan memberikan imbauan agar seger membayar pajak. Imbauan akan diberikan sampai akhir tahun nanti. ”Tapi mulai per 1 Januari 2012, wajib pajak yang ’mokong’ dan melanggar akan didenda kembali,” tegas Agung. Khusus kendaraan luar provinsi, Kantor Bersama Samsat juga sudah menyediakan tempat pendaftaran bagi kendaraan luar provinsi untuk dicatat nama dan alamat. Sesuai aturan, kendaraan yang dipakai terus menerus di suatu wilayah selama 90 hari wajib melapor kepada Samsat di daerah yang bersangkutan. ■ uji

alamiah, seperti tadi aungan harimau. Tentunya Bonbin menjadi fungsi konservasi, pendidikan, dan penelitian," paparnya. Sementara itu, beberapa waktu lalu, Ketua Tim Pengelola Sementara (TPS) Bonbin, Toni Sumampouw membantah bakal ada hotel itu. "Ah ada-ada saja. Tidak ada," bantah Toni kala itu. Pada 18 Agustus 2011, Menteri Kehutanan memperpanjang status Toni sebagai Ketua TPS. Salah satu SK Menhut itu menyebutkan, TPS diberi kewenangan untuk mencari investor. Sedangkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menolak kewenangan mencari investor diserahkan kepada TPS. Wali Kota pun mengajukan surat keberatan ke Menhut dan mengundurkan diri dari anggota TPS. ■ iks


5

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

Ibu Muda Nenggak Racun

Judi Remi, Tiga Buruh Ditahan

SURABAYA - SURYA Impitan ekonomi membuat ibu muda berinisial HM nekat hendak mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun tikus. Untung nyawa perempuan 25 tahun asal Jl Dupak Baru itu bisa diselamatkan tetangganya. Oleh warga sekitar, HM dilarikan ke RS Al-Irsyad. Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Menurut Hadi, warga setempat, warga awalnya curiga dengan suara gaduh dari dalam rumah HM. “Setelah dicek, ternyata HM sudah tergeletak di lantai dengan menahan sakit,” katanya. Ibu muda itu masih bisa berbicara saat tetangga menanyakan sakit yang dirasakannya. “Kepada warga dia bilang kalau keracunan pil KB. Makanya warga membelikannya degan ijo untuk menawarkan racunnya,” imbuh Hadi. Warga kemudian melarikan HM ke RS Al-Irsyad sehingga nyawa HM terselamatkan. Belakangan warga baru menyadari kalau HM hendak bunuh diri dengan menenggak beberapa bungkus racun tikus. Informasinya, kondisi mental HM drop akibat permasalahan ekonomi keluarganya. Suaminya yang hanya bekerja mencari barang bekas, dirasanya sudah tak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Padahal untuk membesarkan dua anaknya yang masih kecil, HM membutuhkan biaya banyak. Setelah memendam lama, HM pun melampiaskan keputusasaannya dengan berusaha mengakhiri hidup. Menurut warga, aksi nekat itu sudah bukan sekali ini dilakukan HM. Namun, karena usahanya diketahui warga, hidup HM pun masih terselamatkan. Saat dikonfirmasi, Kapolsek Krembangan Kompol Suparto mengaku belum menerima laporan peristiwa tersebut dari masyarakat. “Sampai sekarang tidak ada laporan kok,” ujarnya singkat. ■ k2

SURABAYA - SURYA Jam istirahat bukannya dipakai untuk ngaso, malah digunakan untuk judi remi. Akibatnya tiga buruh pabrik minuman dijebloskan ke tahanan Polsek Rungkut. Kanit Reskrim, Iptu K Wandoko mendampingi Kapolsek Rungkut, Kompol Naufil Hartono menjelaskan, ketiga pelaku itu adalah Alvin Sulistyo (28), warga Jl Wonokitri Buntu 82 dan Nuri Fadilah (22), warga Jl Menur Gg III yang jadi sales di pabrik itu, serta sopir pabrik Bambang Setiawan (23), warga Jl Dukuh Pakis 5F. “Bambang beberapa kali berjudi remi, lalu mengajak dua temannya itu,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (14/9). Diungkapkan, dari pengakuan tiga pelaku itu, sehari-hari mereka memang bekerja di pabrik itu hingga sore hari. Ketika masuk jam istirahat, mereka lebih banyak ngobrol sembari makan siang. Kemudian, Bambang mengajak Alvin dan Nuri untuk mengadu untung dengan judi remi di saat jam istirahat. ”Karena tertarik, ketiga pelaku lalu pergi ke kos-kosan mereka di Jl Nginden Jaya I sekitar pukul 14.30 WIB. Di sana, mereka menggelar judi remi dengan uang taruhan Rp 1.000-an,” tandasnya. Kebetulan, di sekitar kos ada beberapa anggota polsek yang menyanggong kasus lain. Karena ada info itu, anggota lalu menggerebek tiga pelaku, dan mengamankan satu set kartu remi. ”Kami juga menyita barang bukti berupa uang sebesar Rp 88.000,” katanya. Sedangkan salah seorang pelaku, Bambang Setiawan menjelaskan bahwa dia memang beberapa kali menggelar judi remi. Dia pun mengajak dua pelaku lain. Agar tak ketahuan manajemen tempat mereka bekerja, maka judi remi dilakukan di kos-kosan pelaku. ”Kami hanya mencari tambahan penghasilan saja. Makanya, kami hanya bertaruh Rp 1.000 saja,” pungkasnya. ■ sda

surya/adrianus adhi n

PENJAMBRET - Lima anggota komplotan penjambret keji yang sering beraksi di sekitar Pasar Kembang, berhasil diringkus polisi. Dari kiri: Marzuki, Anwar, Andri, Abdul Qodir, dan Miswan saat diminta anggota Polsek Tegalsari menunjukkan barang bukti perampasan di Mapolsek Tegalsari, Rabu (14/9) siang.

5 Jambret Sadis Diringkus

► Suka Menghajar Korban

SURABAYA - SURYA LIMA penjambret remaja yang sering beraksi di Jl Pasar Kembang, diringkus anggota Polsek Tegalsari. Mereka tergolong keji karena tak segan-segan menghajar korbannya jika terus mempertahankan barangnya. Lima penjambret itu adalah Marzuki (17), warga Bulak Jaya; Anwar (18), warga Jati Purwo; Andri (19), warga Bulak Rukem; Abdul Qodir (18), warga Bulak Jaya; dan Miswan (18), warga Jati Purwo. "Kawanan penjambret ada tujuh orang. Tapi yang dua orang, Jamal

dan Mamat masih buron," tegas Kanit Reskrim Polsek Tegalsari Iptu Hengky Kristanto Abadi di kantornya, Rabu (14/9). Kawanan penjambret itu diamankan setelah beraksi di pertigaan Pasar Kembang dan Jl Tempel Sukorejo, Jumat (9/9), sekitar jam 01.00 WIB.

Korbannya, George Michael (23) dan Yusuf (21), keduanya warga Tempel Sukorejo II yang mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun dengan Nopol L 4738 NR. Saat itu, kedua pemuda tersebut sedang keluar rumah untuk mencari makan. Namun ketika sampai di mulut gang mereka dihadang tersangka. "Lalu penjambret mencari gara-gara dengan korban," kata Hengky. Karena merasa lebih tua, korban menegur tersangka. Saat itu George juga meminta agar warga kampung dihormati. Sayang sarannya sia-sia. Para penjambret tak menghiraukan teguran itu. George dan Yusuf malah dihajar sampai babak belur. Tak hanya itu, sepeda

motor yang mereka pakai juga dirampas. Korban pun berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan itu segera mengejar pelaku. Saat itu Marzuki berhasil ditangkap dan sempat jadi bulan-bulan warga sebelum diserahkan ke polisi. "Setelah Marzuki tertangkap, penjambret lainnya berhasil ditangkap," kata Hengky. Hengky mengatakan, penangkapan empat penjambret lainnya dilakukan di lokasi berbeda. Rata-rata para penjambret tersebut ditangkap di rumahnya. "Saat itu kami juga menyita sepeda motor merek Suzuki Shogun dengan Nopol L 4738 NR dan Suzuki Satria dengan Nopol L 5087 R dari tangan pe-

Curi Mur, Buruh PT Unizon Dibekuk

lintas kriminal Dua Kurir Sabu-sabu Ditangkap ANGGOTA Unit Idik II Sat Reskoba Polrestabes Surabaya menangkap dua orang yang diduga kurir sabu-sabu. Keduanya, Ainur Rofik (32), warga Jl Raden Patah, Waru, Sidoarjo, dan Rangga Fitra Wahyu (26), warga Jl Banyu Urip Kidul. Keduanya ditangkap di lokasi berbeda. Ainur ditangkap di rumahnya, sedangkan Rangga diamankan usai bertransaksi di kawasan Pasar Kembang. Dijelaskan Kanit II AKP Sugeng Purwanto, keduanya diduga biasa melayani paket hemat sabu. “Kami menduga tersangka ini penyalur. Namun, mereka berbelit saat ditanya mendapatkan sabu dari mana,” ungkapnya, Rabu (14/9). Dari tangan Ainur, polisi menyita satu poket sabu seberat 0,4 gram, tiga korek api, sendok kecil dan satu pak plastik klip kecil. Sedangkan dari Rangga Fitra Wahyu, polisi hanya menyita satu paket sabu 0,09 gram. Kepada Surya, keduanya mengaku mendapatkan sabusabu dari pengedar yang tidak terlalu jelas identitasnya. “Saya hanya kenal nama. Kalau alamatnya saya ndak tahu,” elak Ainur. ■ k2

Ketagihan OL, Gasak Komputer HOBI ber-online (OL) ria membuat hidup Wendy Liem berliku. Pemuda 24 tahun asal Jl Panjang Jiwo tersebut harus mendekam di tahanan Polsek Genteng setelah mencuri seperangkat komputer. Wendy berharap, komputer curiannya itu akan menemaninya online di rumah. Namun karena aksinya gagal, Wendy pun dipastikan tidak bisa menikmati layanan internet karena mendekam di tahanan Polsek Genteng. “Dia berusaha melarikan satu set komputer milik warnet di Jl Kusuma Bangsa,” ujar Kapolsek AKP Budi Santosa, Selasa (13/9). Ceritanya, Wendy yang gemar sekali main internet itu mengunjungi warnet langganannya. Awalnya, dia mengaku tidak ada niatan untuk mencuri. Namun, karena tidak ingin terus-terusan datang ke warnet, Wendy pun terbersit ingin memiliki komputer sendiri. “Saya keluar uang banyak kalau berjam-jam di warnet. Makanya, kalau punya komputer sendiri kan enak,” ujarnya. Namun, saat hendak keluar dari warnet, penjaga meneriakinya maling dan aksinya pun gagal. ■ k2

surya/miftah faridl

BOBOL WARNET - Wendy Liem (24) harus mendekam di tahanan Polsek Genteng karena mencuri komputer, Kamis (14/9).

SURABAYA-SURYA Dua karyawan perusahaan mur baut PT Unizon yang beralamat di Jl Margomulyo, ditahan Polsek Krembangan dengan tuduhan mencuri mur. Mereka adalah Haman Nasudin (31), warga Loceret Nganjuk dan Zaenal Arifin (32), asal Tanggul Jember. Mereka berpinsip, sedikit lama-lama menjadi bukit. Buktinya, berbulan-bulan keduanya bisa mengumpulkan mur sampai 23 kilogram. Sayang, kesabaran mereka mengumpulkan mur itu berakhir di penjara. “Status sebagai karyawan membuat tersangka dengan mudah mencuri mur itu,” tegas Kapolsek Krembangan Kompol Suparto melalui Kanit Reskrim AKP Agus Setya Basuki, Rabu (14/7). Lebih lanjut Suparto menjelaskan, modus yang dipakai kedua tersangka sangat sederhana. Mereka mengambil satu sampai dua mur setiap harinya. Mur itu kemudian dibawa ke mess karyawan dan dikumpulkan di dalam karung. “Mereka mengelabui karyawan lain. Begitu karyawan lain sudah meninggalkan tempat, mereka mengambil mur dan dimasukkan ke saku sebelum meninggalkan pabrik. Karena itu hingga beberapa bulan ini aksinya terendus

surya/miftah faridl

UPAH KURANG - Haman (31) dan Zaenal (32) membawa barang bukti saat hendak diperiksa di Mapolsek Krembangan, Rabu (14/9). pihak pabrik,” imbuhnya. Setelah terkumpul banyak, keduanya lantas membawa mur itu keluar dari mess. Rencananya mur seberat 23 kilogram tersebut akan dijual ke seorang penadah. Namun, sebelum mereka berhasil berhasil menjualnya sudah keburu ditangkap polisi. Kepada Surya, tersangka mengaku terpaksa mencuri karena gaji yang mereka terima tidak

cukup. Haman sendiri mengaku diupah Rp 250.000 per minggunya. Menurutnya, uang tersebut sudah tak bisa menutupi kebutuhan keluarganya di desa. “Saya kepingin cari tambahan untuk kiriman uang ke keluarga di desa. Tapi karena tidak ada jalan lain, ya kami akhirnya mencuri mur itu,” akunya. Mur hasil curian itu rencananya mereka jual Rp 2.500 per kilogramnya.■ k2

laku," jelas Hengky. Setelah dilakukan pengembangan, ternyata para penjambret tersebut telah beraksi tiga kali. Lokasinya juga sama, yaitu di Jl Pasar Kembang. Modus yang mereka lakukan juga sama, mereka selalu memukuli korbannya sebelum melakukan aksi. "Untuk sementara kasus ini masih kami kembangkan. Dua pelaku yang lain masih buron," terang Hengky. Marzuki mengaku menyesal atas perbuatannya. Apalagi saat ini ia masih berstatus pelajar SMA. "Motornya belum dijual, Mas. Sebenarnya kalau laku mau saya pakai untuk membeli miras," kata Marzuki.■ k4

Komplotan Pencuri Sepeda Digulung SURABAYA - SURYA Gara-gara berusaha mencuri sepeda lipat, kesempatan Nurdi Setyo Awan (24), warga Rungkut Tengah 6A, untuk bekerja di sebuah pabrik kemasan sikat gigi kandas. Pemuda yang biasa disapa Tember itu mengaku bahwa sudah tiga kali mencuri bersama dua temannya, Ari Setyawan dan Joko Sampurna. ”Dua kali kami mencuri burung di daerah Tropodo dan Sidoarjo. Saya bertindak sebagai joki,” tuturnya kepada wartawan di Mapolsek Rungkut, Rabu (14/9). Begitu dapat burung, mereka menjualnya pada pedagang. Dari penjualan itu, hasilnya dibagi tiga dan Nurdi mendapat Rp 100.000. Karena keenakan mencuri, ketiganya sepakat mencari sasaran baru. Bulan lalu mereka mencuri di rumah PNS, yakni Ahmad Miftakul Huda (42), Jl Medayu Utara 7A. ”Kami mencuri sepeda lipat (seli) di halaman rumahnya sekitar pukul 11.00 WIB. Seperti biasa, saya jadi joki, dan mereka yang mengambil,” tukasnya. Namun, aksi mereka diper-

goki korban dan langsung mengejarnya. Agar lolos, pelaku menabrakkan seli pada korban, lalu kabur. Korban lalu melapor ke Polsek Rungkut. ”Kemudian, satu demi satu pelaku bisa ditangkap, mulai dari Ari Setyawan, Joko Sampurna dan terakhir adalah Nurdi. Dia ditangkap di rumahnya pada Selasa (13/9) kemarin, setelah sempat kabur dan bekerja serabutan di Tropodo dan Gresik,” tegas Kanit Reskrim Polsek Rungkut, Iptu K Wandoko. Penangkapan itu menjadi sesal seumur hidup bagi Nurdi. Dia mengaku jika setelah kepergok mencuri, dia memilih kabur ke rumah kerabatnya di Sidoarjo. Disana, dia sempat bekerja sebagai kuli bangunan. Kemudian pindah ke Gresik dan menjadi kenek angkot. Belum lama ini, dia dipanggil tes di perusahaan itu. Setelah melewati serangkaian tes, pada Selasa (13/9), manajemen pabrik kemasan sikat gigi hampir memastikan dia bekerja. ”Padahal, tinggal wawancara saja. Tapi, setelah itu saya ditangkap polisi,” paparnya. ■ sda

Hukuman Dokter Aborsi Diperberat Menjadi Lima Tahun SURABAYA - SURYA Upaya terdakwa aborsi, dr Edward Armando meminta keringanan hukuman di Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya berakhir pahit. PT malah memperberat hukuman dokter yang dijuluki raja aborsi ini dari tiga tahun menjadi lima tahun penjara. Majelis hakim tinggi yang beranggotakan Wahjono, Arifin Rusli Hutagaol dan V Misnan mengamini putusan PN Surabaya jika dokter kelahiran Suriname ini melanggar Pasal 348 ayat 1 ke 1 KUHP tentang Aborsi. Pertimbangan memperberat hukuman karena dr Edward pernah dihukum satu tahun penjara dalam tindak pidana yang sama pada 2007. "Pengulangan tersebut merupakan dasar yang memberatkan hukuman sesuai dengan Pasal 487 KUHP," terang Wahjono dalam amar putu-

san yang diterima PN Surabaya, Rabu (14/9). Pertimbangan lain, penambahan hukuman itu untuk memberikan efek jera bagi terdakwa sendiri maupun masyarakat lain agar tidak melakukan hal serupa (aborsi). "Pidana yang dijatuhkan kepada seorang terdakwa tidak hanya mendidik terdakwa sendiri tetapi juga sebagai contoh bagi masyarakat lainnya, supaya tidak berbuat serupa. Dengan pertimbangan tersebut majelis hakim PT merasa perlu memperbaiki putusan PN," tegas Wahjono. Humas PN Surabaya, Agus Pambudi bertekad segera mengirimkan salinan putusan itu ke dr Edward maupun jaksa penuntut umum. Sementara dokter Edward yang selama proses persidangan hingga banding tidak didampingi pengacara hingga ke-

marin belum bisa dikonfirmasi. Bisa dipastikan hukuman ini akan menambah penderitaan dr Edward setelah kini digerogoti penyakit kanker laring. Meski demikian, dokter yang memiliki tempat praktik di Dukuh Kupang ini tidak pernah menyesali perbuatannya karena dia berkeyakinan perbuatannya untuk membantu orang. Seperti diketahui, Edward tertangkap usai mengaborsi janin Heni Kusumawati (21), mahasiswi asal Malang pada 2 Februari 2011. Aborsi itu atas persetujuan Heni yang malu dengan kehamilannya karena masih ingin melanjutkan kuliah. dr Edward menggugurkan bayi dengan alat busy untuk mengukur kedalaman kandungan rahim, serta menggunakan tang aborsi dan mengeruk sisa janin maupun yang lain dalam kan-

surya/ahmad zaimul haq

DITAMBAH - Terdakwa kasus aborsi, Edward Armando saat menjalani sidang di PN Surabaya beberapa waktu lalu. dungan dengan kiret sendok. Proses pengguguran bayi selesai pukul 16.30 WIB. Setelah diberi obat dan dirasa cukup se-

hat, Heni diperbolehkan pulang ke Malang, namun di perjalanan ditangkap petugas Polresta Sidoarjo. ■ uus


3 Malang Raya

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

REBUTAN SUMBER AIR DI MALANG RAYA

Batu Tuntut Kompensasi

► Kabupaten Klaim 2 Sumber Asetnya

surya/hayu yudha prabowo

MALING CILIK - MU, FN, dan DP, tiga remaja yang menjadi terdakwa kasus pencurian VCD player dan uang 2,5 Juta di SMPN Wignya Mandala, Tumpang, Kabupaten Malang usai menjalani sidang eksepsi di Pengadilan Negeri Kepanjen, Rabu (14/9). Dalam sidang itu tim penasehat hukum meminta Kejaksaan dan Pengadilan Negeri juga memproses secara hukum satu tersangka, JY.

JY Bisa Sekolah Disoal 0853 3462 1996 M0HON BUAT PO RESTU tdk sperti biasanya, tarif hari minggu 10 rb tp tarifnya naik jd 12 ribu, dengan alasan tarif hr raya blum turun,mohon d kaji ulang/d trtipkan trmksih 081805123484 SAYA NAIK BIS P.O RESTU lawang jam 24 minggu dini hr dgn No pol N7392UG saya n smua pnumpang kaget krn tarifnya 12 rb tdk sprti biasanya,mhn d tndak lanjuti. 083848243600 SALAM SATU JIWA BES, Itu lo bes jalan raya di sekitar pasar besar/matahari departemen store macet dan semrawut. Haruskah ada larangan becak dan angkot disitu? 085730178161 PNS PEMKOT DAN PEMKAB Malang yg tertangkap bolos dan mangkir kerja harus dihukum berat atau dipecat. Karena bisa jadi sumber korupsi kecil-kecilan di birokrasi 085649337053 ASSALAMMU’ALAIKUMM, Pak Peni. mohon diperbaiki jalan di KENDALSARI gang 3. Didepan rumah makan jogja. banyak batu yang terinjak mobil, terus mengenai kepala pejalan kaki. 083848231842 PAK PENI, tolong PKL di depan pabrik gandum dan gl dikasih kucuran dana buat mndal sbb pinjam di ksp bunganya gede terus anaku manggan opo dulu sampean tak pilih sakiki urusen aku jl ir rais gang loro rt satu rw tuju tak enteni 083848185285

sudut kota Kemarau, Pagak Mulai Gagal Panen KLOJEN - Meski kemarin sesaat turun hujan, kekeringan mulai mengancam panen padi di daerah krisis air Kecamatan Pagak Kabupaten Malang. Berdasar pantauan Dinas Pertanian dan Perkebunan, terdapat lahan pertanian di Desa Sempol yang gagal panen. Kegagalan panen padi ini selain akibat kemarau, juga dikarenakan petani tersebut tidak memahami kondisi tanah. “Sebenarnya untuk lahan di Kecamatan Pagak itu memang bukan untuk padi. Yang cocok adalah tanaman palawija. Tapi, itu pun harus melihat lagi jenis palawijayanya disesuaikan dengan kondisi lahannya,” papar Purwanto, Kadis Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Malang di Pemkab Malang, Rabu (14/9). Begitu juga untuk kecamatan lain yang rawan kekeringan seperti Sumbermanjing Wetan dan Gedangan. Ia menduga, pemilik lahan berspekulasi dan nekat menanam padi. Meski demikian, pihaknya akan memerhatikan lahan yang mulai kering. ■ vie

surya/hayu yudha prabowo

SULIT AIR - Warga Dusun Bumirejo, Desa Gampingan, Pagak, Kabupaten Malang menyusuri jalan terjal berbukit untuk mendapatkan air bersih belum lama ini.

Ruko Alpa Sediakan Tabung Kebakaran BATU - Sejumlah proyek pembangunan milik swasta di Kota Batu ditengarai tidak memiliki kelengkapan alat pemadam kebakaran. Untuk itu, Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Batu giat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa bangunan, termasuk ruko dan hotel di Kota Batu. Hal ini juga terkait maraknya peristiwa kebakaran secara umum karena musim kemarau. Kepala Satuan PMK Kota Batu, Santoso Wardoyo mengatakan, untuk rumah toko (ruko), diharuskan memiliki minimal satu tabung kebakaran portable. Sedangkan hotel maupun vila minimal memiliki dua hingga tiga tabung. “Bila tidak, pemiliknya akan kami panggil untuk memasang tabung pemadam itu,” kata Santoso, Rabu (14/9) . Dalam sidaknya, hotel-hotel bintang tiga dan empat diketahui telah memiliki tabung kebakaran. Sementara, untuk bangunan ruko, Santoso menengarai tidak ada tabung pemadam kebakaran. Hal itu setelah petugas mengamati beberapa ruko, seperti ruko di Jl Diponegoro dan Jl Pangliman Sudirman. Dalam lima tahun terakhir, tercatat sedikitnya ada 20 kejadian kebakaran di Kota Batu. Jumlah tersebut, dikatakan Santoso, tergolong kecil bila dibandingkan dengan populasi penduduk yang mencapai 200.000 jiwa. ■ k5

KEPANJEN – SURYA Sidang pencurian dengan terdakwa tiga bocah asal Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Rabu (14/9), kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen. Dengan agendanya pembacaan eksepsi, tim penasehat hukum meminta Kejaksaan maupun PN Kepanjen memproses secara hukum tersangka lain yang hingga kini masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). Dijelaskan salah satu penasehat hukum, HM Nursahli SH, dalam sidang yang berlangsung tertutup itu, tim penasehat hukum yang terdiri dari sembilan orang, melalui eksepsinya meminta Kejari maupun PN Kepanjen memanggil satu pelaku lain yang juga terlibat dalam pencurian VCD Player dan uang Rp 2,5 juta di SMP Wignyamandala, Tumpang, April 2011 silam. Seorang pelaku tersebut berinisial JY (17). ”Kami memang menuntut agar anak-anak ini bebas, tapi setidaknya semua yang terlibat harus dipanggil untuk menjalani proses hukum, biar adil,” ungkap Nursahli.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tanggal 11 Agustus 2011, disebutkan aksi pencurian di sekolah tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, melibatkan tersangka JY yang berperan mengawasi situasi di luar sekolah. JY juga berperan membagikan uang curian Rp 2,5 juta kepada tiga tersangka lain. Dalam dakwaannya, JPU menyatakan JY masih berstatus DPO. Menanggapi dakwaan tersebut, penasehat hukum menyatakan Penuntut Umum berbohong. Sebab, di kantor polisi, tak ditemukan berita acara maupun pengumuman tentang tersangka JY sebagai DPO. ”Tidak benar kalau JY itu DPO, Dia masih beraktivitas seperti biasa di Tumpang. Ia juga masih bisa bersekolah,” tambah Nursahli. Selain itu, penasehat hukum tetap meminta ketiga kliennya tidak ditahan. Mereka masih bisa dibina dan harus bersekolah,” ujarnya. JPU Lilis Setyowati mengatakan pemanggilan atau penangkapan terhadap tersangka JY yang masih menjadi DPO merupakan kewenangan kepolisian. ■ st17

ITN Gembleng Soft Skill dan Kebangsaan 1.250 Maba LOWOKWARU - SURYA Sebanyak 1.250 mahasiswa baru (maba) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang akan digembleng dengan materi soft skill dan rasa kebangsaan. Mereka mengikuti program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahunn 2011, pada 6 – 8 September silam. Maba ini juga akan mengikuti kegiatan Pengenalan Jurusan untuk Mahasiswa BAru (PJMB), yang merupakan puncak dari rangkaian kegiatan PKKBM. Pada acara PJMB ini nanti, ITN akan menggembleng para maba ini dengan materi soft skill dan rasa kebangsaan. Wakil Rektor III ITN Bidang Kemahasiswaan, Ir I Wayan Mundra MT, mengatakan soft skill dan rasa kebangsaan ini sangat perlu untuk diberikan kepada para maba sebagai bekal mereka di dunia kerja. ”Kecenderungan dunia kerja sekarang, mereka memilih lulusan yang soft skill-nya baik. Mereka (kalangan industri) menganggap, nilai tinggi saja belum cukup. Meski mempunyai nilai tinggi, namun jika mahasiswa itu tidak bisa berkomu-

nikasi atau tidak mampu bekerjasama dengan baik dengan orang lain, tentunya kemampuannya akan siasia tidak terpakai, misalnya,” kata Mundra, Rabu (14/9). Kegiatan PJMB ini, menurut Mundra, bertujuan untuk mengenalkan lebih ditail tentang program studi (prodi) maba, beserta lingkup bidang profesinya kelak, selain memberikan materi soft skill berupa kerjasama, komunikasi, kepemimpinan, dan pengabdian masyarakat. Rencananya, kegiatan PJMB ini akan dilakukan oleh masing-masing prodi selama dua hari satu malam di Kota Batu. ”Tanggalnya bisa dipilih masing-masing prodi, yang penting harinya hari Sabtu dan Minggu. Dan kami juga mengikuti himbauan dari Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) untuk memberikan materi empat pilar kebangsaan, berupa pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Hal ini bertujuan menanamkan rasa kebangsaan pada maba,” terang Mundra. Mundra menjamin tidak akan ada unsur perploncoan pada PJMB ini. ■ st16

BATU - SURYA POLEMIK pemanfaatan air di wilayah Malang Raya menggelinding. Setelah Bupati Malang keberatan air Sumber Pitu diambil Kota Malang, kini Kota Batu menuntut kompensasi pengambilan air dari dua sumber oleh PDAM Kabupaten Malang.

Kedua sumber itu, Sumber Cinde dan Dandang memang merupakan aset PDAM Kabupaten Malang. Namun, dua sumber itu berada di wilayah Kota Batu, sehingga PDAM setempat meminta kompensasi pengambilan air. Direktur PDAM Kota Batu, Zainul Arifin, mengatakan, besarnya kompensasi sudah dibicarakan dengan PDAM Kabupaten Malang. “Awalnya memang PDAM Kabupaten Malang minta Rp 30 per meter kubik. Namun, setelah melalui beberapa pertimbangan, kami kukuh minta ■ KE HALAMAN 4

Siap Eksplorasi Sumber Baru KLOJEN - SURYA Di tengah kebuntuan kesepakatan pemanfaatan air di Sumber Pitu antara PDAM Kota Malang dan PDAM Kabupaten Malang, PDAM Kota Malang akan memaksimalkan air dari sumur bor di

tiga wilayah. Sumber air yang sudah dieksplorasi itu ada di lima titik, dua titik ada di kawasan Tidar, satu titik di kawasan Perumahan ■ KE HALAMAN 4

Angkat Bung Tomo, Bikin Komik

surya/irwan syairwan

KOMIK - Ika dan Dodi menunjukkan komik "Bung Tomo Sang Pengobar Semangat" setebal 30 halaman, Rabu (14/9). Mereka tertarik mengangkat sosok Bung Tomo karena menjadi Pahlawan Nasional pada 2008 silam.

LOWOKWARU - SURYA Kedahsyatan perang 10 November 1945 mencuatkan nama Bung Tomo sebagai tokoh penting. Pidato-pidatonya yang berapi-api mampu membakar semangat rakyat Surabaya untuk mengangkat senjata melawan penjajah. Aksi nasionalisme Bung Tomo itu, ternyata masih ampuh menggelorakan semangat pemuda masa kini, khususnya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Tiga mahasiswa dari kampus ini membuat komik tentang Bung Tomo. Adalah Khairul Umam Al Maududy (Dodi), Yannika Nidia Sari (Ika), dan Khoirul Umam (Umam), yang membuat komik berjudul "Bung Tomo Sang Pengobar Semangat". Diceritakan Dodi, komik ini mengi■ KE HALAMAN 4


Malang

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

Di Fraksi PKB Selesai, Rasmuji Dipanggil BK

lintas malang Nan’an Jajaki Kerja Sama Perdagangan KLOJEN - Kota Nan’an, Provinsi Fujian, China tengah menjajaki kerja sama perdagangan dengan Pemkab Malang. Kemarin Rabu (14/9), rombongan dari Nan’an yang langsung dipimpin oleh Wali Kota Wang Chunjin ini ditemui Sekretasi Daerah Kabupaten Malang, Abdul Malik di Pringgitan. Menurut Wang Chunjin, ada banyak hal yang bisa dikerja samakan, seperti bidang pendidikan, perdagangan, dan pertanian. “Kami mengharapkan nanti pihak dari Kabupaten Malang bisa mengunjungi kota kami sehingga bisa melihat sendiri kondisi di sana,” kata Wang Chunjin. Juru bicara rombongan, Elisa Christiana menjelaskan, kunjungan ke Kabupaten Malang karena Kabupaten Malang memiliki kemiripan dengan Nan’an dan banyak warga Nan’an yang tinggal di Malang. Kota Nan’an dikenal sebagai kota wisata sejarah karena berdiri sejak 1719 dan memiliki kesamaan cuaca. Jumlah penduduknya sebanyak 1,5 juta dan memiliki sumber daya alam berupa 30 jenis tambang seperti kristal dan besi. Sementara produk perkebunannya seperti pisang, jeruk dan buah plum. Abdul Malik menyatakan meski sudah mendapatkan kunjangan, kerjasama tidak terjalin serta merta. Sementara untuk tawaran kerjasama pendidikan masih terkendala bahasa. “Mungkin lebih pada kerjasama perdagangan atau pertanian,” papar Malik. ■ vie

KLOJEN - SURYA Kasus dugaan penyelewengan uang biaya masuk sekolah oleh anggota DPRD Kota Malang, Rasmuji terus bergulir. Meski akhirnya ia membayarkan uang sekolah tersebut, Badan Kehormatan (BK) bergerak untuk mendalami kasus ini. Pria dari Fraksi PKB yang duduk di Komisi B ini dipanggil anggota badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Malang, Jumat (16/9). Sofyan Edi Jarwoko, Ketua BK DPRD Kota Malang mengatakan, pihaknya sudah menugaskan dua anggotanya, Priyatmoko Oetomo dan Sutiaji untuk mendalami kasus tersebut. “Saya akan memanggil Rasmuji lusa, karena posisi saya lagi di luar kota,” terang Moko, panggilan Priyatmoko Oetomo. Sutiaji, ketua Fraksi PKB, mengatakan terkait hal ini, Fraksi PKB DPR mendapat teguran dari DPP Pusat dan DPW Jatim. “Rasmuji sudah meminta maaf dan sudah kami anggap selesai karena ia berniat meno-

surya/nedi putra aw

HUJAN PERDANA - Sejumlah pengendara motor menembus hujan dengan mengenakan mantel, melintas Jl Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang, Rabu (14/9). Hujan turun cukup deras untuk pertama kalinya sejak beberapa bulan terakhir, mengguyur sebagian wilayah Malang Raya.

long orang,” terang Sutiaji. Ketika dikonfirmasi fraksinya, Rasmuji mengatakan, uang Sri memang masih ada di tangannya, karena hingga saat ini SMPN 24 masih belum bisa menentukan besaran SBPP kepada semua siswa baru. Ketua DPC PKB Kota Malang, Choirul Anwar, mengatakan, untuk kasus Rasmuji, pihaknya sudah mendapatkan laporan secara lisan dari ketua Fraksi PKB. Kemarin, Rasmuji telah menyelesaikan masalah ini. Wakil Kepala Kesiswaan, Suparwi, mengatakan, Rasmuji telah mendatanginya di SMPN 24 untuk menjelaskan dan menyelesaikan masalah tersebut. “Ia mengatakan uang Rp 1.077.000 tersebut telah dikembalikan ke Sri Suharyati,” ujarnya. Sri membenarkan. “Pak Rasmuji juga mengatakan membebaskan uang SBPP dari siswa atas nama Calvin Qaway Bragista. Sementara Rasmuji sulit dimintai konfirmasi lagi. Nomor ponsel tidak aktif. ■ st18

Pemkot Bangun Taman Anggrek

► Tarekot Dibiarkan Apa Adanya surya/nedi putra aw

KUNJUNGAN- Wang Chunjin, Wali Kota Nan'an Provinsi Fujian, China, tertarik bekerja sama dengan Pemkab Malang di bidang pertanian dan perdagangan, Kamis (14/9).

Perbaikan Jalan Prioritas Malang Selatan KLOJEN - Tahun ini, sekitar 65 persen pembangunan jalan di Kabupaten Malang difokuskan di Malang selatan. Sebagai daerah pinggiran, jalan-jalan di Malang selatan banyak yang rusak. Hal ini kerap dikeluhkan warga yang tinggal di sana hingga akhirnya dilaporkan ke Bupati Rendra Kresna dalam kegiatan Musyarawah Rencana Pembangunan (musrenbang). M Anwar, Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Malang mengatakan, untuk Kecamatan Ampelgading ada perbaikan di 32 ruas jalan senilai Rp 4,3 miliar. Sementara di Kecamatan Pagak, perbaikan terhadap 21 ruas senilai Rp 4,1 miliar. Proyek yang mulai dilaksanakan itu tak hanya meliputi jalan, tapi juga drainase. Terkait cuaca yang sudah mulai memasuki musim penghujan, Anwar mengatakan tidak akan menjadi hambatan. Sementara kecamatan lain yang menjadi titik perhatian pihaknya adalah kawasan perbatasan dan kawasan strategis. Misalnya kawasan perbatasan di Tegalgondo Kecamatan Dau di Karangploso yang berbatasan dengan Kota Malang dan Kota Batu. Perbaikan di perbatasan Desa Giripurno, Kecamatan Karangploso dengan Kecamatan Pendem, Kota Batu. Termasuk pembuatan jalan di tikungan Desa Ngenep dan Desa Kepuhharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. ■ vie

luan studi,” terang Peni.

tuk perbaikan membutuhkan modal (investasi) yang sangat banyak, namun pengembaliannya membutuhkan waktu yang sangat lama,” terang Peni, Rabu (14/9).

Hal tersebut, dinilai Peni, akan membuat kerugian baru bagi Kota Malang. Untuk itu, wali kota merencankan membuat Taman Wisata Kebun di daerah Tlogowaru, tepatnya di sebelah GOR Ken Arok. “Rencananya, kami akan menjadikan tempat tersebut menjadi Taman Anggrek,” terang Peni. Untuk Taman Anggrek ini, nantinya ia juga berencana akan melakukan kerjasama dengan Pecinta Anggrek Indonesia (PAI). Selain anggrek, di atas tanah yang seluas kurang lebih delapan hektare tersebut, juga akan ditanam berbagai jenis tumbuhan. “Taman tersebut, tidak hanya dijadikan tempat wisata, juga bisa dimanfaatkan untuk keper-

Ramaikan Wilayah Timur Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni menangapi baik rencana tersebut meski rencana tersebut belum disampaikan wali kota kepada instansinya. Sebab, hingga saat ini Kota Malang belum memiliki tempat wisata yang bagus. Selain itu, ia juga sepakat dengan ide yang ditawarkan oleh Wali Kota. “Sementara ini, yang ramai kan hanya wilyah Kota Malang Tengah, makanya sangat baik jika keindahan kota juga diratakan, seperti rencana pembangunan wisata di wilayah timur

ini,” terang Ida. Untuk itu, nantinya ia akan segera bekerjasama dengan Bagian Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk membuat studi kelayakan. Ditanya mengenai pembangunan Tarekot, Ida berencana membangun jalan menuju kolam renang. “Dari Tarekot tersebut yang masih ramai dikunjungi warga hanya kolam renang,” terang Ida. Sehingga ia harus memusatkan daerah sekitar kolam renang tersebut. Menurutnya, jalan turun tersebut dilakukan perbaikan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung yang datang ke kolam renang. ■ st18

sedang PDAM Batu sebagai pihak kedua,” jelas Jinung. Perjanjian itu, tambah Jinung, akan berlaku hanya dalam setahun. Artinya, tahun-tahun selanjutnya akan dibuat perjanjian baru, tentunya dengan beberapa perubahan baru, termasuk besaran kompensasinya. Selain itu, PDAM Batu juga meminta kompensasi dari PDAM Kota Malang terkait pemanfaatan sumber Binangun dan Banyuning di Bumiaji. Besaran kompensasi

untuk PDAM Kota Malang lebih mahal dibanding Kabupaten, yaitu Rp 70 per meter kubik. Meski untuk Kota Malang lebih mahal, Jinung optimistis tidak ada kecemburuan sosial. “Kota Batu dan Kabupaten Malang memiliki historis. Saya rasa pihak lain akan mengerti itu,” ungkapnya. Menurut Jinung, hasil kompensasi air itu tak dilarang BPK selama sesuai penggunananya. Nantinya, hasil kompensasi itu akan dimanfaatkan untuk pera-

watan lingkungan hidup, seperti reboisasi di sekitar sumber. Syamsul Hadi, Direktur Umum PDAM Kabupaten Malang, menjelaskan apabila pihaknya belum menyepakati besaran kompensasi yang ditawarkan Kota Batu. Namun, pihaknya sudah mengetahui rencana PDAM Batu untuk meminta kompensasi itu. “PDAM Kota Batu memang sudah mengajukan ke kami terkait besaran kompensasi, namun masih kami bicarakan. Istilahnya masih ta-

war-menawar. Jadi belum ada kesepakatan,” paparnya. Jumlah pelanggan PDAM Kabupaten Malang yang dilayani dari dua sumber itu sekitar 3.000 sambungan, terdiri Dau sekitar 1.000 dan Karangploso sekitar 2.000 pelanggan. Selama ini tarif yang ditentukan PDAM Kabupaten untuk pelanggan Rp 1.500 per m3. Menurut Syamsul, debit sumber Cinde 30-40 liter per detik, sedang sumber Dandang 15-20 liter per detik. ■ k5

KLOJEN - SURYA ALIH-ALIH membenahi Taman Rekreasi Kota (Tarekot) yang kurang terurus, Wali Kota Malang Peni Suparto memilih membuat taman rekreasi kebun di Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang. Peni Suparto, Wali Kota Malang menegaskan, untuk perbaikan Tarekot, dibutuhkan biaya besar, sementara hal tersebut tidak sepadan dengan pemasukannya. “Un-

Batu... ■ DARI HALAMAN 3

Rp 45 per meter kubik,” kata Jinung, panggilan akrap Zainul Arifin, Rabu (14/9). Menurut Jinung, nilai kompensasi Rp 45 per meter kubik itu sudah disetujui kedua belah pihak. “MoU besaran kompensasi akan ditandatangani minggu ini dengan PDAM Kabupaten Malang sebagai pihak pertama,

Angkat...

Siap...

■ DARI HALAMAN 3

■ DARI HALAMAN 3

sahkan tentang seorang anak SD bernama Farhan yang tidak mengetahui sosok Bung Tomo. Pada 10 November, rumah-rumah mengibarkan bendera dan di sekolahnya mengadakan upacara, dan Farhan bertanya kepada emaknya, Dewi kenapa ada hal-hal itu. Dewi menjelaskan tentang peringatan hari pahlawan, dan Bung Tomo sebagai pengobar semangat juang rakyat melawan penjajah. Komik ini dibuat selama dua minggu. Selama seminggu mereka berburu lokasi di Surabaya untuk mendapatkan ilustrasi Kota Surabaya. ”Bung Tomo ini baru dianugrahi gelar pahlawan nasional tahun 2008 lalu. Padahal kiprahnya bagi bangsa ini sangat besar,” kata Dodi sang ilustrator, Rabu (14/9). Selain mengangkat Bung Tomo, ujar Ika, komik ini juga menjadi kritikan kepada guru dan pemerintah. Bahwa guru seharusnya memberikan materi pelajaran tidak melulu dalam kelas. ”Ini masukan buat pemerintah untuk menyediakan bis khusus untuk pelajar,” jelas Ika yang membuat narasi dialognya. Karena kelengkapan cerita serta unsur-unsur lain yang edukatif, komik ini dipilih Direktorat Jendral Sejarah Dan Purbakala, Kementerian Kebudayaan Dan Pariwisata, sebagai salah satu dari lima finalis Pekan Nasional Cinta Sejarah (PENTAS) 2011, 17 September mendatang di PaluSulawesi Tengah. ”Kami merupakan satu-satunya yang dari universitas swasta. Tentu saja, harapan kami adalah juara satu. Tapi keinginan kami sesungguhnya adalah komik kami bisa diterbitkan,” pungkas Dodi. ■ st16

Istana Dieng, dan dua titik di kawasan Supiturang. Direktur Teknik PDAM Kota Malang, Teguh Cahyono, menjelaskan, lima sumber air itu menghasilkan 20-10 liter per detik. Menurutnya, air sumber tersebut masih bisa digunakan untuk menutupi kebutuhan pelanggan. “Meskipun belum bisa menutupi target, air tersebut mengurangi hitungan target,” terang Teguh. Untuk target produksi air PDAM tahun ini, sebesar 2.500 liter air perdetik. “Untuk saat ini, PDAM baru bisa memenuhi 1.500 liter per detik,” terang Teguh. Untuk menutupi kekurangan tersebut, ujarnya, pihak PDAM terus melakukan pencarian dan penelitian sumber baru. Dari hasil penelitian, sebenarnya saat ini PDAM sudah mempunyai pandangan di beberapa titik untuk dijadikan sumber baru. “Tinggal pembebasan lahan,”

terang Teguh. Namun, eksplorasi sumber air baru itu masih menunggu kepastian dari Pemkab Malang terkait permintaan pemanfaatan air baku Sumber Pitu. Sementara itu, terkait maslah sumur sumber sumur bor yang suatu saat bisa mati, pihaknya menganggapi dengan tenang. “Kalau perawatannya baik, tidak mungkin sumber tersebut kering,” terang Teguh. Ia mencontohkan sumur bor di Tidar yang tidak kering meski berusia lebih 19 tahun. Selain itu, pihak PDAM juga berencana mengembangkan sumur-sumur bor yang sudah tereksplorasi menjadi sumur artesis. “Kalau misalnya sumur tersebut dijadikan artesis, nantinya bisa menghasilkan air yang curah hingga 50 liter perdetik,” terang Teguh. Tak hanya sumur yang menjadi incaran dan alternatif PDAM, namun air permukaan juga menjadi inisiatif. “Untuk air permukaan kami berencana membendung Kali Tempur,” terang Teguh. ■ st18

KAMI HADIR

di KOTA MALANG

Jangan Sembarang memilih pelatihan!! Kami tidak ingin anda kecewa dengan pelatihan yang asal asalan. Kami satu-satunya pelatihan di indonesia yang berani memberi garansi tidak terbukti uang kembali 100% demi kepuasan anda dan menjaga kredibilitas pelatihan kami agar semakin berkualitas dan tidak mengecewakan anda yang mempunyai niat tulus untuk belajar.

PELATIHAN ONE DAY ENERGY SHAKTI ALAM SEMESTA PALING DAHSYAT !!!

Anda akan menguasai berbagai energy dahsyat hanya 8 Jam saja, dan bersifat permanent

Materi Penyelarasan :

Pemberian hak spiritual energy alam semesta,pembangkitkan api dan energy kundalini, pembukaan cakra dan pembukaan jalur tenaga dalam. Hasilnya anda bisa memiliki berbagai energy dibawah ini: Prana, Kundalini Reiki, Gtumo, Shamballa Multidimension Healing ,Braja Musti, Karuna, Seichem,Tenaga Dalam dan tradisi - tradisi energy lainnya  Apresiasi tambahan praktek langsung hypnosis.  Pelatihan ini tidak menggunakan Jin, pusaka, mantra, ritual apapun, bukan pengisian ilmu, Jin ataupun Khodam dan tidak ada pantangan ataupun bertentangan dengan agama apapun.

Praktek Langsung di Pelatihan

Kesehatan

Mendeteksi penyakit ,pengobatan diri sendiri dan orang lain dari berbagai penyakit fisik / metafisik, penyerapan energi obat herbal/alam untuk diri dan orang lain, penyaluran energy anti rokok, serta pengobatan jarak jauh

Keamanan

Tenaga dalam dan energy alam untuk perlindungan diri sendiri, orang lain dan benda mati, patahkan besi dengan anggota badan dan koran, memecah keramik dengan bola lampu, telur besi, dan juga membangkitkan beladiri semesta.

Disc. .000 Rp. untuk 7 pendaftar pertama!

200

Pengembangan Diri

Menambah kharisma, menarik kemakmuran, telepati, deteksi dan mediasi makhluk halus,hypnosis,dan Anda mempunyai hak spiritual untuk menggunakan ribuan energy alam semesta sesuai kebutuhan anda dan memberikannya kepada orang lain.

JADILAH MASTER ENERGY SEKARANG JUGA!! Ingat dan catat diagenda Anda !! Jangan lewatkan kesempatan ini. Minggu, 18 September 2011 di Hotel KARTIKA WIJAYA Singosari Room, Jl. Panglima Sudirman 127 Batu, Malang . Fasilitas makan siang, 1x coffee break, kaos, CD, buku materi, sertifikat dan alat pelatihan. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi nomor dibawah ini

video pelatihan kami di Info : Andy ( 0812 1622712/ 08973103121 ) lihat http://hatisemesta.blogspot.com/


KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

3 Pengunjung D'Lounge Bonyok

lintas kriminal SDN Tlekung 1 Dibobol Maling BATU - Sekelompok maling meng-obok-obok SDN 1 Tlekung. Akibatnya, sebuah layar LCD 14 inci, dua CPU, dan uang Rp 150.000 raib. Kejadian ini pertama kali diketahui Rudi Prihanto, salah satu guru di sekolah itu. Rabu (14/9) sekitar pukul 06.30 WIB, Rudi masuk ke dalam ruangan guru dan melihat kondisi ruangan telah acak-acakkan. Komputer dan LCD pun telah raib. Mendapat laporan ini, Kepala SDN 1 Tlekung, Mariatul Kiftiyah, langsung menghubungi petugas. Beberapa saat kemudian, petugas mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Kami perkirakan, pencurian ini dilakukan lebih dari satu orang,” kata AKP Sutantyo, Kapolsek Junrejo. Modus pencurian ini, pelaku mencongkel jendela tengah di ruang guru. Setelah itu, pelaku merusak pintu kepala sekolah dan masuk ke dalamnya. Di dalam ruang kepala sekolah, pelaku mengacak-acak seluruh isi ruangan dan mengambil uang senilai Rp 150.000. Kerugian akibat pencurian itu sekitar Rp Rp 2.800.000. Akhir-akhir ini, di Kota Batu marak pencurian di gedung sekolah. Beberapa waktu lalu, SDN 3 Bulukerto di Kecamatan Bumiaji dibobol maling. Pelaku membawa kabur ribuan buku di perpustakaan dan elpiji. Untuk itu, Sutantyo mengimbau agar pihak sekolah menugaskan satu penjaga sekolah di waktu malam. ■ k5

Pengacara GB Terima Putusan Sela KEPANJEN – Sidang sengketa merek antara PT Gudang Garam Tbk dengan PR Jaya Makmur yang memproduksi rokok Gudang Baru (GB), Rabu (14/9), dilanjutkan dengan agenda pembacaan putusan sela dari Majelis Hakim (MH) PN Kepanjen. Dalam putusan sela, MH yang diketuai Bambang Sutisna SH, menyatakan keberatannya atas sejumlah poin eksepsi yang disampaikan Benny Soedjono, pengacara terdakwa Ali Khosin (51). Salah satu poin eksepsi yang ditolak MH adalah pernyataan pengacara terdakwa yang menyatakan, identitas terdakwa yang tertulis dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) keliru. Menurut MH, sekalipun dalam surat dakwaan JPU identitas Ali Khosin ditulis keliru, terdakwa telah mengakui bahwa yang dimaksud itu adalah dia. Sementara, terkait pernyataan bahwa perkara telah kadaluarsa dan harusnya diselesaikan di Pengadilan Niaga di Pengadilan Tinggi (PT) Jatim, MH mengungkapkan, akan disampaikan dalam pokok perkara di persidangan selanjutnya. Untuk memutuskan apakah perkara itu harus ditangani PN Kepanjen atau Pengadilan Niaga, dibutuhkan keterangan dari sejumlah saksi. Pengacara Benny Soedjono mengungkapkan bahwa pihaknya juga bisa menerima putusan Majelis Hakim. ”Kami menilai bahwa Majelis Hakim telah bersikap secara obyektif dengan menggunakan ketentuan sesuai KUHAP. Sebab UU merek tak mengatur secara khusus ketentuan tentang hukum acara pidana pelanggaran merek,” ujar Benny. ■ st 17

surya/hayu yudha prabowo

PUTUSAN SELA - Ali Khosin (51), pemilik PR Jaya Makmur, mendengarkan putusan hakim dalam sidang putusan sela di PN Kepanjen, Rabu (14/9).

► Dikeroyok Puluhan Satpam surya/hayu yudha prabowo

KONSUMSI SABU - Suprapto (31) dan Mat Ikwanto (34), tersangka pengguna Sabu-sabu saat ditahan di Mapolres Malang, Rabu (14/9). Kedua tersangka mengaku mengonsumsi Sabu-sabu untuk menambah semangat kerja.

Nyabu di Kolam Pancing Kosong SINGOSARI - SURYA Tidak beroperasinya lagi kolam pemancingan di Dusun Juwet, Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, dimanfaatkan Mat Ikwanto (34) dan dua rekannya untuk menikmati sabu-sabu (SS). Namun, aksinya diketahui polisi, hingga Mat Ikwanto dan seorang rekannya dibawa ke kantor polisi. Menurut Kasubag Humas Polres Malang, AKP Gaib Djumargo, penangkapan Ikwanto bermula saat Senin (12/9) tim Buser Sat Reskoba Polres Malang menang-

kap Suprapto alias Usman (31), warga Dusun Juwet, Desa Tunjungtirto, di area parkir Hotel Antariksa, Karanglo. “Tersangka Usman ditangkap dengan barang bukti satu poket SS berikut peralatan nyabu,” ujar Gaib. Saat ditangkap, Usman mengaku bahwa barang itu akan ia konsumsi bersama dua rekannya yakni Ikwanto dan seorang lagi berinisial Go. Rencananya, mereka akan menikmati SS di kolam pemancingan Dusun Juwet yang sudah tak beroperasi. Informasi itu langsung ditin-

daklanjuti dengan mendatangi kolam pemancingan yang dimaksud. Disana mereka menemukan Ikwanto asal Dusun Ngujung, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, sedang tidur-tiduran menunggu kedatangan Usman dan Go. ”Setelah diperiksa, tersangka Ikwanto mengaku menyimpan satu poket SS di dalam lemari di lokasi pemancingan itu. Ia ditangkap sekitar pukul 15.30 WIB dengan barang bukti berupa satu poket SS seberat 0,2 gram,” tambah Gaib. ■ st17

Lagi, Bayi Dibuang di Tempat Sampah BATU - SURYA Pembuangan bayi di tempat sampah kembali terjadi di Malang Raya. Setelah penemuan bayi perempuan di tempat sampah di Tlogomas Barat pada Minggu (11/9), kini penemuan bayi di tempat sampah terjadi di Kota Batu. Hanya bedanya, bayi di Tlogomas sempat hidup sebelum akhirnya meninggal dunia pada Senin (12/9), sedang bayi yang ditemukan di Batu telah menjadi mayat. Bayi ini ditemukan di Dusun Mawar Putih, Desa Sukorembug, Kecamatan Batu, Rabu (14/9) pukul 05.00 WIB. Bayi itu dikemas rapi di kardus kue yang dimasukkan dalam kardus mi instan. Di dalamnya diberi alas kain berwarna kuning dan terdapat pesan yang

ditulis dengan tangan. Isi pesannya adalah “Tolong kubur bayi saya ini, tolong”. Kondisi jasad bayi dengan panjang badan 20 cm itu masih lengkap dengan plasenta dan masih berlumuran darah. Bayi itu pertama kali ditemukan Kasdi (50), seorang pemulung asal Dusun Lajar, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji. Seperti biasanya, pagi itu Kusdi berkeliling desa untuk mengumpulkan sampah. Sembari menarik gerobaknya, sampailah ia di tempat pembuangan sampah Dusun Mawar Putih. Di tempat itu, Kasdi mengambil beberapa sampah, termasuk sebuah kardus kecil yang ternyata berisi mayat bayi. Semula Kasdi tidak menyangka kalau kardus itu berisi mayat

bayi. Kasdi baru mengetahui isi kardus itu bayi ketika ia membukanya di Desa Punten. “Saya kaget, saya kira isinya apa, ternyata mayat bayi,” terang Kasdi ketika ditemui di Posek Batu, kemarin. Saat itu juga, Kasdi memberitahukan penemuan itu ke warga sekitar Desa Punten. Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Batu. Kapolsek Batu, AKP Slamet Riyadi mengatakan, bayi ini sengaja dibunuh ibunya sewaktu masih dalam kandungan. “Dugaan sementara, bayi itu hasil aborsi,” terang Slamet. Dari kondisinya, petugas memperkirakan mayat bayi yang diperkirakan baru berumur empat bulan kandungan itu dibuang dini hari. ■ k5

Diajak ke Warung, 10 Motor Ojek Disikat BLIMBING - SURYA Dua tersangka pencurian dan penadah sepeda motor curian berhasil dibekuk jajaran Reskrim Polsek Blimbing. Mereka adalah Lodewiq (35) dan Nono Krisdianto (32), keduanya warga Dusun Bayanan, Desa Ngantru, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Penangkapan ini bermula setelah polisi curiga dengan keberadaan Lodewiq yang sering mencuri motor di kawasan Blimbing. Dari laporan seorang korban yang bernama Dwi Anjarwati (32), warga Jl Pandanwangi, bahwa motor Mio Soul miliknya hilang dicuri mantan suaminya, Lodewiq, pada 2009. Sejak laporan ini diterima, polisi langsung memburu tersangka namun baru tertangkap Se-

lasa (13/9) malam di rumahnya. Ketika penangkapan itu, polisi menemukan lagi dua unit motor curian dengan keadaan bodong. “Namun, kami tidak menemukan motor milik korban (mantan istrinya, red),” kata Kompol Gatot Suseno, Kapolsek Blimbing, Rabu (14/9). Dari pengakuan Lodewiq diketahui bahwa ia sering menjual motor curiannya kepada seorang penadah bernama Nono Krisdianto. Keesokan paginya, Nono ditangkap beserta barang bukti (BB) berupa lima unit motor curian, dengan begitu total BB tujuh unit sepeda motor bodong (modong). Dua motor dari Lodewiq dan lima dari Nono yakni dua Revo, dua Supra X, Vega R, Supra Fit, dan Blitz R masing-masing

satu unit. “Diduga ada 15 motor, tetapi kami masih mengamankan 7 unit,” kata Gatot. Modus pencurian Lodewiq terbilang halus. Caranya, ia berpura-pura menjadi pelanggan ojek. Ketika di tengah jalan, Lodewiq selalu menyuruh tukang ojek untuk berhenti sejenak pada sebuah warung dengan alasan ingin makan dulu. Di saat inilah, Lodewiq meminjam motor itu untuk keperluan lain. Ironisnya, tukang ojek selalu percaya kepadanya. Saat meminjam motor tukang ojek inilah, Lodewiq membawa kabur motor itu. Menurut Lodewiq, ada 10 motor tukang ojek yang disikatnya, semuanya di Kecamatan Dau. Dari keterangan Lodewiq, semua hasil curiannya dijual ke-

surya/nedi putra aw

PENCURI MOTOR-Tersangka penadah dan pencuri motor, Nono Krisdianto (kiri) dan Lodewiq saat diinterogasi petugas, Rabu (14/9). pada Nono dengan harga antara Rp 1,3 juta sampai Rp 1,6 juta. Kemudian Nono menjualnya dengan harga sekitar Rp 2 juta. Sementara Nono, yang bekerja sebagi mekanik di sebuah bengkel, mengaku senang ketika men-

dapatkan order dari Lodewiq. Pasalnya, ia bisa mendapatkan tambahan penghasilan dari penjualan motor curian. “Saya janjikan kepada pembeli, STNK-nya akan menyusul belakangan,” kata Nono. ■ k1

KLOJEN - SURYA DIDUGA ada selisih paham dengan kasir D’ Lounge Café and Resto Mall Olympic Garden (MOG), tiga pengunjung harus menerima nasib pedih. Mereka menjadi bulan-bulanan puluhan satpam MOG hingga babak belur, Selasa (13/9) malam. Tiga korban yang dikeroyok puluhan satpam itu adalah Taufik Abu Bakar (29), warga Griya Santha Blok 1, Kadir (54), warga Pulosari I, dan Davi (38), warga Jl Ijen. Malam itu juga ketiga korban yang bonyok langsung melapor ke Polresta Malang. Informasinya, ketiga korban itu berangkat ke D’Lounge pada pukul 18.00 WIB dengan mengendarai mobil Honda Jazz. Layaknya pengunjung kafe pada umumnya, mereka setelah memesan makanan dan minuman pada pelayan langsung nongkrong asyik sambil bersenda gurau. Selanjutnya, sekitar pukul 20.00 WIB, mereka memutuskan untuk meninggalkan D’ Lounge. “Sebelum pulang, kami membayar semua yang telah kami pesan di kasir. Totalnya kami habis Rp 850.000,” kata Taufik, Rabu (14/9). Entah apa yang terjadi selanjutnya, tiba-tiba terjadi percekcokan antara ketiga korban dengan pihak kasir. Kemudian pihak kasir menghubungi sekuriti MOG. Di saat inilah, dengan tiba-tiba puluhan satpam dan sejumlah oknum TNI memukuli ketiga korban. Dari pengakuan para korban, pada saat kejadian, setidaknya ada 30 sampai 40 pengeroyok yang memukuli mereka. Gunawan, pemilik D’ Lounge, menguraikan jika memang ada aksi pengeroyokan di D’ Lounge yang dilakukan satpam, itu bukanlah satpam D’ Lounge. Pasalnya, D’ Lounge tidak memiliki satpam. “Itu satpam MOG,” kata

Gunawan. Selanjutnya, ia juga menyayangkan aksi pemukulan ini. Seharusnya, jika memang ada pelanggaran, sebaiknya satpam memberikan pengamanan terhadap pelanggar, dan bukannya main pukul. Kasat Reskrim Polresta Malang, AKP Anton Prasetyo, mengungkapkan pihaknya akan tetap mengusut tuntas kasus ini. Hingga berita ini ditulis, Polresta Malang sudah memeriksa enam satpam yang diduga telah melakukan pengeroyokan terhadap ketiga korban. Terkait apakah ada oknum TNI yang terlibat, hal ini akan diketahui dari hasil pemeriksaan saksi-saksi. “Ada sembilan saksi yang sudah diperiksa petugas. Enam dari satpam, dan tiga dari saksi korban. Dari sinilah nanti akan diketahui penyebab kejadian ini,” kata Anton. ■ k1

Di saat inilah, dengan tibatiba puluhan satpam dan sejumlah oknum TNI memukuli ketiga korban. Dari pengakuan para korban, pada saat kejadian, setidaknya ada 30 sampai 40 pengeroyok yang memukuli mereka.


3 Kediri

Raya

● ● ● ●

BLITAR NGANJUK TULUNGAGUNG TRENGGALEK

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

DAMPAK KEKERINGAN

pak polantas di kab blitar jangan hanya menilang pengendara yg tidak menghidupkan lampu saja, namun motor yg berknalpot broong dbiarkan. Knalpot broong lbh mengganggu daripada lampu yg tidak dinyalakan karena merusak konsentrasi pengendara yg laen 081937866381 Yth Manajemen KETOS HYPERMART MATAHARI KDR buatlah inovasi baru dari bangunan lantai2 baru sampai harga trmurah pasti warga kab & kota KDR menyerbu ramai lagi. 03547610646

ANTRE AIR Warga pencari air bersih sedang mengantre di sebuah sumur bor di Desa Sambitan, Kecamatan Pakel. Rata-rata sumur milik warga tidak bisa diambil airnya lagi akibat kekeringan. Sumur bor Desa Sambitan juga dimanfaatkan warga dari desa sekitarnya.

Pak De Karwo mengambil tindakan tegas sangat diperlukan,kalau menutup PO hrs dikaji ulang,ingat Indonesia msh byk pengangguran,apa mau nambah lg.pengambilan sopir bus aja,hrs melalui seleksi yg btl siap pakai.yg ramah dan tdk ungal2an dijln 082139339439 Sya ga' stuju bla trayk Sumber Kencono d cbut mski kcelakan serng mlibatkn SK tpi tdk smw kcelakaan SK yg berslah&kasian kru2 nya mw d mkan ap ank istrinya. 085735271343 UMBER KENCONO. q PRIBADI punya pemikiran " dlm hal LAKA ini SK salah 40% dan 60% pemda knp 40% krn adanya kematian sia 2x dan knp 60% pemerintah (PEMDA) krn banyak lulusan transportasi tidak di manfaatkan dan 80% pegawai PEMDA " DISHUB " tdk memiliki dsr transportasi. dhen mase ngowoh. 087851877855 Yth bp bupati nganjuk jln dsa ndodol nglebak rusak parah banget mohon sgera di perbaiki mengingat musim hujan mau turun 081336371752 Kepada keluarga2 yg ditinggalkan dlm kecelakaan dimojokerto antra bus sumber kencono dan travel..saya ikt berduka cita smoga diberikan kesabaran jg ketabahan bg yg ditinggalkan..&yg meninggal semga semua amal ibadahnya diterima yg kuasa amin 082132406080

surya/david yohanes

1.600 KK Andalkan Sumur Bor

► Sumur Warga Tak Layak Dikonsumsi TULUNGAGUNG - SURYA KEKERINGAN membuat warga di Desa Sambitan, Kecamatan Pakel dan sekitarnya harus mengantre air bersih dari sumur bor. Sumur di rumah mereka sudah semakin dalam, dan kualitas airnya pun tidak layak dikonsumsi.

Sumur bor di Desa Sambitan, Kecamatan Pakel berada di pinggir persawahan, berbatasan langsung dengan perumahan warga. Sumur ini sudah ada sejak tahun 2004, dioperasikan dengan sebuah pompa yang digerakan kincir angin. Di saat musim kemarau tiba seperti saat ini, antrean warga yang mencari air sudah terlihat sejak pukul 05.00 WIB. Menurut operator sumur bor, Chandra (20), sejak kemarau, pencari air bersih meningkat hingga dua kali lipat. Setiap kali datang rata-rata mereka mengendarai mo-

tor dan membawa dua jurigen. Di Desa Sambitan ada sekitar 1.600 kepala keluarga (KK) yang memanfaatkan air bersih dari sumur bor ini. Peningkatan jumlah pencari air akibat beberapa desa sekitar yang juga kesulitan air bersih ikut memanfaatkan sumur bor. Seperti warga Desa Suruhan Kidul, dan Bantengan di Kecamatan Bandung, Desa Bangunjaya, Kecamatan Pakel dan Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat. “Selain warga Desa Sambitan, ada warga dari desa-desa lain yang juga mengambil air bersih dari sumur bor ini,” terangnya. Untuk warga Desa Sambitan, dikenakan tarif sukarela. Namun untuk warga dari luar desa dikenakan biaya Rp 500 per jurigen. Antrean pencari

air bersih kembali terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, hingga menjelang magrib. Untuk melayani para pencari air bersih, remaja masjid setempat membuat dua kelompok kerja. Satu kelompok melayani pagi hingga pukul 12.00 WIB, satu kelompok melayani pukul 12.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Seluruh pendapatan dari sumur ini sepenuhnya dikelola oleh remaja masjid untuk kegiatan operasional kegiatan. Salah satu pencari air bersih asal Desa Suruhan Kidul, Kecamatan Bandung, Kusmianto (27) mengatakan, sumur di rumahnya sudah tidak lagi bisa dipakai. Saat kemarau tiba, permukaan air sangat dalam sehingga tidak bisa ■ KE HALAMAN 4

1.400 Hektare Padi Kekeringan surya/rudi mulya

KEROPOS - Kondisi jembatan lama Kediri di jalan KDP Slamet, memprihatinkan. Ada lubang yang menganga dibiarkan, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan. Meski sudah ada jembatan baru, tetapi jembatan lama masih tetap digunakan.

lintas KEDIRI Pasien Dirawat di Lorong RS KEDIRI - Sejumlah pasien yang menjalani pengobatan di RSUD Pare terpaksa di rawat di lorong rumah sakit (RS). Hal ini terjadi menyusul membludaknya jumlah pasien. Sedangkan ruang perawatan yang tersedia tidak mampu lagi menampung para pasien rawat inap. Salah satunya terlihat di ruang melahirkan yang melayani pasien jaminan persalinan (Jampersal). Di ruang itu, dalam sehari terdapat 23 pasien. Padahal kapasitas ruangan hanya bisa menampung 15 – 16 orang. Akibatnya, sejumlah pasien yang baru saja melahirkan harus dirawat di lorong. Mereka tidur di brankar yang disediakan di depan kamar perawatan. Beberapa pasien juga terpaksa berbaur dengan keluarga yang menunggu di luar bangsal. Mereka duduk di antara penunggu sambil menyusui anaknya yang baru dilahirkan. “Kalau di dalam tidak nyaman, makanya saya keluar untuk menyusui anak,” kata Nur, seorang pasien. Humas RSUD Pare, Ahmad Roziq membenarkan adanya pasien yang dirawat di lorong RS. Selain di ruang melahirkan, penumpukan pasien juga di ruang perawatan lainnya. Bahkan ruang perawatan anak harus dialihfungsikan menjadi paviliun untuk merawat pasien umum. “Kami juga menyiapkan ranjang lipat atau brankar untuk merawat pasien yang tidak tertampung di dalam bangsal atau paviliun,” ujarnya. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kediri, Abdul Hasyim meminta agar pemkab segera merealisasikan pembangunan paviliun baru di RSUD Pare. Pasalnya, pembangunan paviliun itu sangat diperlukan untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat. ■ st41

SURABAYA - SURYA Kemarau mengeringkan sedikitnya 1.453 hektare lahan padi di Jawa Timur selama Agustus 2011, karena mayoritas petani masih melakukan pola tanam tak sesuai musim. "Idealnya kalau musim kemarau seperti sekarang jangan spekulasi menanam padi, tetapi palawija, seperti jagung, kedelai, kacang hijau, dan aneka tanaman hortikultura," kata Kepala UPT Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Jatim, Kethut Marsudi, Rabu (15/9).

Ketika ditanya terkait dampak musim kemarau terhadap pola tanam petani padi Jatim, ia mengatakan, lahan padi dengan kondisi kekeringan paling besar terjadi di Tulungagung dengan luasan lahan mencapai 953 hektare. "Ada pula kekeringan di Trenggalek 271 hektare, Pacitan 112 hektare, Sumenep 60 hektare, Mojokerto 21 hektare dan Lamongan 19 hektare," ujarnya. Untuk itu, pada musim kemarau yang diproyeksi terjadi antara April September 2011 sejumlah petani yang selama ini menanam padi

diharapkan memberlakukan pola tanam sesuai musim terkini. Sebagai solusi mengantisipasi dampak kekeringan per 16 Juli 2011 Kepala Dinas Pertanian Jatim sudah mengimbau jajarannya di tingkat kabupaten/kota untuk menyiapkan diri. "Ada baiknya hentikan siklus tanam padi," katanya. Kekeringan sudah terasa sejak Juli 2011, namun area yang terdampak hanya mencapai 2.736 hektare. Pada periode tersebut, kekeringan terbesar terjadi di Trenggalek seluas 1.729 hektare. ■ ant

Pemuda Bacokan Rebutan Purel KEDIRI - SURYA Dua geng pemuda terlibat tawuran di halaman Karaoke NAV di Jl Panglima Sudirman, Kota Kediri. Tawuran yang berlangsung, Rabu (14/9) pukul 01.30 WIB itu mengakibatkan dua korban terluka. Kedua korban yang terluka adalah Joko Susilo (26) warga Jl Thamrin, Kota Kediri serta Jonatan (21) warga Kelurahan Bangsal, Kota Kediri. Joko malahan harus mendapatkan perawatan intensif karena mengalami luka sabetan parang di kening dan pelipisnya. Korban Joko meski sudah sadar, namun mengaku masih merasakan pusing serta tubuhnya lemas. Pelaku tawuran ini belum bisa diajak berkomunikasi karena kondisinya masih lemah. Sementara korban Jonatan setelah mendapat perawatan dan visum di RS Bhayangkara Kota Kediri sudah diperkenankan pulang. Kemarin Jonatan masih diperiksa intensif penyidik Polres Kediri Kota. Sementara dua tersangka yang diaman■ KE HALAMAN 4

surya/didik mashudi

TERLUKA - Joko Susilo, korban tawuran antargeng pemuda dirawat di RSUD Gambiran.

surya/didik mashudi

TELITI - Tim identifikasi meneliti jejak pencuri laptop yang memecah kaca mobil di halaman Masjid Baiturrahmah, Jl Mayor Bismo, Kota Kediri, Rabu (14/9).

Kaca Mobil Dipecah, Laptop Kasek Dicuri KEDIRI - SURYA Aksi pencuri dengan spesialisasi memecah kaca mobil kembali bergentayangan di Kota Kediri. Kali ini korbannya Dwi Priyono (48) Kepala Sekolah (Kasek) SMPN 5 Kota Kediri, Rabu (14/9). Saat itu korban yang mengendarai Daihatsu Xenia nopol AG 1968 AL mendatangi rapat di Kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Kediri di Jl Mayor Bismo. Korban memarkir kendaraannya di halaman Masjid Baiturrahmah yang berada di seberang Kantor Dindik sekitar pukul 09.15 WIB. Bersama mobil korban di halaman parkir masjid juga ada sejumlah mobil yang diparkir berjajar. Setelah acara rapat usai pukul 10.30 WIB, korban kembali ke mobilnya. Namun,

dia mendapati kaca mobilnya bagian belakang sebelah kanan sudah pecah. Lebih kaget lagi, tas miliknya yang berisi laptop yang ditaruh di jok belakang sudah amblas. Padahal, di dalam laptop berisi sejumlah data dokumen penting sekolah. Selain itu empat buah flashdisk dan CD juga ikut hilang. Meski mobil Xenia yang baru sebulan dibeli korban dilengkapi dengan alarm, namun sinyal alarm tersebut diduga tidak berfungsi. Warga yang berada di sekitar TKP mengaku tidak mendengar bunyi alarm mobil. “Kami tidak tahu apakah alarm berbunyi atau tidak, tahu-tahu saat saya kembali kacanya sudah pecah,” ■ KE HALAMAN 4

Pengemudi Minibus Travel yang Ikut Tewas

Didik Sempat Pamit Dua Kali pada Anak dan Istri Sudah suratan takdir bagi Didik Prayogo (41) warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk. Ia tewas bersama 19 orang lain setelah minibus yang dikemudikanya bertabrakan dengan bus Sumber Kencono. ACHMAD AMRU MUIZ NGANJUK

surya/amru muiz

BERDUKA - Rubinem bersama sanak keluarganya masih berduka. Inset: Didik Prayogo.

B

AGI keluarganya, Didik Prayogo sosok pria yang penuh dedikasi. Meskipun hanya berprofesi sebagai sopir serabutan, ternyata tanggung jawab kepada keluarganya

cukup besar. Terbukti, dia sudah bisa membeli sebidang tanah sendiri, bahkan dan sudah didirikan sebuah bangunan rumah dengan lebar 4 meter dan panjang 8 meter. Meskipun rumah tersebut belum sempurna, Didik sudah menempatinya bersama istrinya

Rubinem (38) dan dua anaknya bernama Indra Rudi Prasetiawan (16) dan Arjuna Angga Putra (11). Kehidupan rumah tangga Didik pun cukup bahagia meskipun serba pas-pasan. “Suami saya cukup pengertian kepada keluarga, sehingga inginya dia tekun bekerja untuk dapat membahagiakan kami semua,” kata Rubinem di rumahnya yang masih mengalami kedukaan cukup mendalam, kemarin. Musibah yang dialami oleh Didik Prayogo, sebelumnya sempat dirasakan tanda-tandanya

oleh istri dan anaknya. Dimana Didik yang biasanya banyak canda dan penuh dengan katakata humor mendadak seharian hanya terdiam saja. Bahkan, ketika berangkat kerja ke tempat mobil travel dengan diantarkan anaknya, Indra, Didik tetap tidak banyak bicara. “Anak saya itu sampai bertanya mengapa bapaknya tidak banyak bicara seperti biasanya,” ucap Rubinem. Akan tetapi, pertanyaan Indra dirasa biasa-biasa saja oleh Rubinem. Keanehan yang ditunjukkan oleh Didik ternyata

juga dialami oleh Rubinem sendiri. Didik yang biasanya tidak pernah pulang pamit, tiba-tiba Didik kembali pulang untuk berpamitan kepada istri dan anaknya untuk yang kedua kalinya. “Perasaan aneh itu coba kami pendam, ternyata pamit kedua dari suami saya itu untuk yang terakhir dan selama-lamanya,” tambah Rubinem yang langsung menangis mengenang kepergian suami tercintanya. Sebetulnya, keanehan tingkah ■ KE HALAMAN 4


Mataraman lintas mataraman Desak Miliki Pasar Hewan Sendiri BLITAR - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Abdul Munib , mendesak agar eksekutif segera membangun pasar hewan sendiri. Masalahnya, selama ini wilayah Kabupaten Blitar dikenal salah satu penghasil ternak yang banyak, khususnya sapi dan kambing. Namun hingga kini Kabupaten Blitar belum punya pasar sendiri, sehingga para pedagang hewan harus menjual ternaknya ke pasar hewan Dimoro, Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjen Kidul, yang masuk wilayah Kota Blitar. "Saya kasihan pada mereka. Karena belum ada pasar hewan khusus, mereka harus mondar-mandir menjual ternaknya ke kota. Otomatis ongkos yang dikeluarkan juga akan membengkak. Berbeda, jika kami memiliki pasar hewan sendiri. Itu akan menggiatkan semangat para peternak," kata Abdul Munib. Terpisah, Kadis Peternakan Kabupaten Blitar, Mashudi mengatakan, sebenarnya Pemkab Blitar sudah memiliki empat pasar hewan sendiri. Namun, keempat pasar hewan yang tersebar di empat kecamatan itu kemungkinan belum mampu menampung hasil ternak bagi seluruh peternak di Kabupaten Blitar. Karena itu, bagi para peternak yang jauh dari pasar hewan itu lebih memilih menjual hewannya ke Kota Blitar. Keempat pasar hewan itu berada di Kecamatan Wlingi, Kademangan, Bantengan, dan Wates. "Kami akui, keberadaan keempat pasar itu memang belum representatif. Selain masih jauh dari jangkauan, fasilitasnya juga masih minim. Kami setuju dengan usulan dewan itu," ungkap Mashudi. ■ fiq

Hakim Sebut Polisi Tak Profesional TULUNGAGUNG - Dalam sidang lanjutan kasus kecelakaan lalu lintas dengan tersangka Ketua Fraksi PDIP DPRD Tulungagung, Rabu (14/9), hakim menyebut penyidik kepolisian tidak profesional. Selain membuat surat penangkapan dengan nama yang salah, polisi juga dinilai mengarang BAP (Berita Acara Pemeriksaan) untuk memudahkan penyidikan para saksi. Dalam sidang dengan agenda pemeriksaan saksi lanjutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kusmindari mengajukan saksi penyidik. Mereka adalah dua polisi yang menyidik saksi dan tersangka, Briptu Wahyu Pribaningtyas dan Briptu Galih Setyawan. Namun bukannya meminta keterangan dari keduanya, ketua majelis hakim Teguh Harianto malah mencocokan keterangan keduanya dengan keterangan dua saksi, Sunarto (57) dan Bagus Umuda (22). Dalam kesaksian sebelumnya, Sunarto maupun Bagus mengaku tidak mengerti isi BAP. Kedua juga tidak pernah dibacakan isi BAP hingga paham dan hanya tinggal membubuhkan tanda tangan. "Bagaimana mungkin penyidik lalu membuat BAP seolah-olah para saksi sangat paham hingga ke detail kendaraannya?” ujar Teguh. Secara terang-terangan, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung itu menyebut polisi tidak profesional, karena tidak segan-segan mengarang BAP. Penasihat hukum terdakwa, Darusman meminta penangguhan tahanan kliennya, namun Teguh Menolaknya. ■ st37

surya/david yohanes

KENA SEMPROT - Dua polisi penyidik yang dihadirkan sebagai saksi, tetapi malah kena semprot ketua majelis hakim, karena dianggap tidak profesional.

1.600 KK... ■ DARI HALAMAN 3

diisap pompa. Kalau pun bisa disedot pompa air, kualitas air sangat buruk dan tidak mungkin dikonsumsi. Selain berwarna kekuningan, air dari sumber juga berbau kurang sedap. Untuk itu, dirinya setiap hari harus datang ke sumur bor Sambitan yang berjarak lebih dari 2 km dari rumahnya, untuk mencari air bersih. Setiap hari, pagi dan sore, Kusmianto selalu mengambil air bersih untuk keperluan masak dan minum. Meski harus menempuh jarak yang cukup jauh, namun mengambil air bersih di sumur bor Sambitan lebih menguntungkan. Selain harganya murah jika dibanding air siap minum isi ulang, kualitas airnya pun sangat bagus. Contoh air dari sumur bor ini pernah dibawa ke laboratorium

Kaca... ■ DARI HALAMAN 3

ungkap Dwi Priyono kepada Surya di lokasi. Terkait kerugian yang dialami akibat pencurian itu ditaksir sekitar Rp 10 juta. Laptop merek HP tersebut masih baru dibeli seharga Rp 9 juta. “Kerugian yang lebih besar karena data-data yang kami miliki di dalam laptop dan flashdisk semuanya hilang. Itu data penting semua,” tambahnya. Dwi Priyono enggan merinci data apa saja yang berada di laptop dan flashdisk tersebut. Selain itu buku tabungan, stempel sekolah, dan kartu

dan dinyatakan higienis sehingga bisa langsung diminum. Meski demikian, Kusmianto tetap memasaknya, karena takut tercemar kuman saat proses pemindahannya. “Harganya murah, dan airnya langsung bisa diminum. Jadi meski pun jauh jaraknya mengambil air di sumur bor Sambitan, masih tetap menguntungkan,” ujarnya. Kekeringan juga menyebabkan sawah terancam puso. Di Kabupaten Trenggalek yang wilayahnya berimpitan dengan Tulungagung, para petani harus menggunakan pompa air untuk mengairi sawah mereka, jika tidak ingin puso. Hal ini menyebabkan biaya produksi menjadi lebih tinggi. Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Trenggalek, Joko Surono mengatakan, hampir semua sawah di 14 kecamatan rawan kekeringan. Mayoritas sawah itu merupakan sawah tadah hujan. ■ st37

Askes miliknya yang kebetulan disimpan di dalam tas laptop juga ikut hilang. Diduga pelaku pemecah kaca sudah mengincar mobil korban. Ketika mengetahui mobilnya diparkir di halaman masjid yang kebetulan sedang sepi. Sebenarnya tak jauh dari mobil korban diparkir ada pos penjagaan satpam kantor DPRD Kota Kediri. Tim identifikasi dari Polres Kediri Kota yang melakukan olah TKP kesulitan melacak sidik jari pelaku. Ada dugaan pelaku tidak langsung memecah kaca, tapi mencongkel terlebih dulu kemudian mendobrak kacanya. Demikian pula dengan alarm mobil korban masih berfungsi. ■ dim

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

PO Bermasalah Dilarang Kembangkan Usaha NGANJUK - SURYA Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat (Hubdar) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Suroyo Ali Moesa akan melarang perusahaan otobus (PO) bermasalah untuk mengembangkan usahanya. "Kami sudah ambil tindakan tegas dengan melarang bus yang melakukan pelanggaran untuk beroperasi. Kami juga ti-

dak perbolehkan mereka (PO) untuk mengembangkan usahanya, misalnya mengajukan trayek baru," katanya di Nganjuk, Rabu (14/9). Suroyo berada di Nganjuk untuk menyerahkan santunan kepada keluarga korban kecelakaan bus Sumber Kencono dengan minibus Isuzu Elf yang menewaskan 20 orang. Namun, ia mengaku, belum

bisa melakukan penindakan langsung kepada PO bersangkutan, karena saat ini hanya bisa melarang kendaraaan yang melanggar untuk tidak beroperasi. "Kami sudah mendapatkan hasil evaluasi, baik dari Polda Jatim maupun yang kami lakukan sendiri. Nanti kami akan evaluasi langkah-langkah yang diambil," ujarnya. Ia juga mengatakan, sarana transportasi jalan yang ada saat

ini tidak seimbang jika dibandingkan dengan infrastruktur yang ada, apalagi ketika memasuki musim sibuk, seperti Lebaran atau libur umum lainnya, sehingga jalanan akan selalu dipenuhi banyak kendaraan. Selain itu, tingkat kedisiplinan lalu lintas saat ini juga memprihatinkan, baik pengemudi kendaraan roda dua maupun empat. Begitu juga dengan angkutan

umum, padahal setiap tahun selalu dilakukan evaluasi, terutama bagi pengemudi. "Kami tidak kurang melakukan evaluasi setiap tahun, tetapi di lapangan kami tidak bisa terus mengawasi. Untuk itu, kami juga minta partisipasi masyarakat," katanya. Salah satu bentuk partisipasi itu, masyarakat lebih memanfaatkan kendaraan yang mempunyai izin. ■ ant

Dishub dan Polisi Saling Lempar

► Penertiban Travel Liar

NGANJUK - SURYA POLISI dan dinas perhubungan (dishub) sama-sama merasa tak mempunyai wewenang untuk menertibkan travel liar yang banyak disorot kini setelah terjadi kecelakaan di jalan raya bypass Mojokerto hingga menyebabkan 20 orang tewas. Kapolres Nganjuk AKBP Anton Sasono mengisyaratkan instansi yang berwenang melakukan penertiban travel tidak resmi adalah dihub. Pasalnya, dishub yang memiliki tugas dan kewenangan mengeluarkan izin operasional angkutan umum dan izin trayek angkutan jalan. “Justru kami salah jika melakukan penertiban operasional mobil travel, karena kewenangan kami melakukan penindakan pelanggaran kendaraan di jalan, bukan mengeluarkan izin operasional,” kata Anton Sasono usai mengikuti penyerahan santunan jasa raharja kepada 20 korban kecelakaan di Pendopo Kecamatan Ngetos, Rabu (14/9). Menurut Anton, persoalan operasional travel tidak resmi tersebut cukup pelik. Ini dikarenakan mobil yang digunakan berpelat nomor hitam, namun digunakan untuk mengangkut penumpang umum. Aparat kepolisian di lapangan akan kesulitan menindak jika sopir mobil berpelat nomor hitam mengakui mobilnya berpenumpang pribadi. Pernyataan kapolres ini bertolakbelakang dengan pernyataan Kasi Balai Uji Kendaraan Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk, Harmono seperti dimuat Surya, Rabu (14/9). Dia mengatakan, dishub meski memiliki kewenangan melakukan

pengawasan terhadap kelayakan mobil penumpang di Nganjuk tidak serta merta memiliki kewenangan melakukan penertiban kendaraan. Ini dikarenakan adanya aturan hukum kalau yang berwenang melakukan penertiban angkutan penumpang adalah polisi. “Jadi, jika dishub diminta menertibkan travel ilegal dikhawatirkan justru salah sasaran. Maka dari itu kami akan menunggu koordinasi dengan instansi terkait jika memang harus menertibkan travel ilegal di terminal Nganjuk,” kata Harmono. Sementara Wakil Bupati Nganjuk, Abdul Wahid Badrus mengatakan, setelah peristiwa kecelakaan maut hingga menelan korban jiwa 20 orang tersebut, pihaknya akan secepatnya melakukan evaluasi menyeluruh dengan instansi terkait di antara kepolisian, dishub, pariwisata dan lainya. Ini dikarenakan mobil travel yang terlibat kecelakaan berangkat dan mengangkut warga dari Kabupaten Nganjuk. Diakuinya, kecelakaan maut yang menelan 20 korban jiwa itu lebih disebabkan oleh human error. Meski demikian, Pemkab Nganjuk akan melakukan penataan ulang terhadap angkutan umum , termasuk penertiban mobil travel tanpa izin operasional dan izin trayek. ■ aru

surya/rudi mulya

CEGAH KECELAKAAN - Mungkin dipicu kecelakaan tragis antara bus Sumber Kencono dan minibus di Mojokerto, petugas Dinas Perhubungan Kota Kediri memasang petunjuk lalu lintas di Jalan Cokroaminoto, Kediri. Tujuannya mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Santunan Korban Rp 477 Juta DUA puluh korban kecelakaan maut antara minibus Isuzu Elf nopol AG 7103 ML dengan bus Sumber Koncono nopol W 7181 UY di Mojokerto menerima santunan asuransi PT Jasa Raharja. Penyerahan santunan di pendapa Kecamatan Ngetos, Nganjuk, Rabu (14/9). Dirut PT Jasa Raharja, Diding S Anwar mengatakan, nilai total santunan yang diberikan kepada para ahli waris mencapai Rp 477 juta. Santunan Jasa Raharja juga diberikan kepada para korban kecelakaan yang mengalami cacat tetap masing-masing Rp 25 juta. Di samping itu, Jasa Raharja juga akan memberikan bantuan biaya pengobatan bagi korban dengan maksimal pembiayaan mencapai Rp 10 juta.

“Bagi korban yang tidak memiliki ahli waris maka diberikan santunan Rp 2 juta untuk biaya pemakaman,” ucap Diding. Diakui Diding, kecepatan dari Jasa Raharja dalam merealisasi santunan kepada ahli waris dan korban kecelakaan tidaklepas dari koordinasi dengan polisi, rumah sakit, kementerian perhubungan, dinas perhubungan tentang kelengkapan administrasi. Karena bagaimana pun, tanpa kelengkapan administrasi yang disyaratkan dalam aturan, maka realisasi santunan akan sulit direalisasi dalam waktu singkat. Salah satu ahli waris korban, Samin mengatakan, pihaknya sangat terpukul atas musibah yang dialami anaknya. Oleh karena itu, dirinya mengucapkan

terima kasih kepada semua pihak sehingga proses pengurusan jenazah dari rumah sakit di Mojokerto hingga di pemakaman berjalan lancer tanpa hambatan. “Kami akan memanfaatkan dana santunan ini sebaik-baiknya agar arwah anak saya tenang,” kata Samin. Sedangkan Wabup Nganjuk, Abdul Wahid Badrus mengungkapkan, Pemkab Nganjuk cukup respons atas musibah yang dialami oleh warga dari Kabupaten Nganjuk. Terlebih lagi, para korban meninggal dunia tersebut mempunyai tujuan luhur yakni mencari pekerjaan ke luar daerah. "Kami mengharap kepada keluarga yang ditinggalkan bisa sabar dan tabah," pesannya. ■ aru

Sidak Gedung Dewan, Komisi III Kaget BLITAR - SURYA Kendati disinyalir terjadi penyimpangan, pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Blitar tetap diteruskan. Bahkan dana untuk pembangunan gedung yang terletak di Kecamatan Kanigoro itu, tahun ini kembali digerojok APBD Rp 24,5 miliar. Padahal tahun 2010, pembangunan gedung dewan itu dianggarkan Rp 16,7 miliar. Tetapi, menurut temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) ada anggaran raib Rp 2,3 miliar akibat pengurangan volume pekerjaan. Karena ada suntikan dana, pengerjaan dilanjutkan kembali setelah sempat mandeg beberapa bulan. Tetapi, Komisi III DPRD setempat yang melakukan peninjauan, Selasa/13/9 terkejut,

Didik... ■ DARI HALAMAN 3

Didik Prayogo sudah terjadi sejak lebaran. Dia seringkali meminta kepada orangtuanya untuk membantu memperhatikan dua anaknya. Permintaan kepada orangtuanya tersebut diulang-ulang seolah Didik akan pergi jauh. “Segenap anggota keluarga menanggapinya biasa-biasa saja permintaan semacam itu dari seorang bapak untuk anak-anaknya, tapi itu ternyata permintaan terakhirnya kepada orangtuanya,” imbuh Rubinem. Bagi tetangganya, Didik Prayogo yang mempunyai profesi sebagai sopir itu cukup dikenal. Bahkan, para tetangga sangat kehilangan sesosok yang memiliki jiwa sosial cukup tinggi. Di samping itu, watak dan kepribadiannya yang baik telah membuat warga Desa Banjaranyar banyak yang menyukainya. “Dia itu orangnya supel,

lantaran menemukan beberapa hal yang tidak sesuai dengan besaran teknik (bestek). Misalnya, besi cor untuk kolom tiang pancang. Ternyata semuanya tak menggunakan ukuran 19 mm sesuai bestek, melainkan ada yang diganti menggunakan besi 'banci' atau ukuran di bawahnya. Karena itu, rombongan anggota dewan itu sempat menegur pengawasnya. Namun, teguran dewan itu sepertinya tak digubris. "Kami akan merekomendasikan, agar dugaan kesalahan bestek itu segera dihentikan. Kami nggak bisa mentolerir kasus ini karena kalau kami diam, itu sama dengan membiarkan orang berbuat korupsi," tegas Wakil Ketua Komisi III Heri Romadhon. Terkait dengan temuan ini, pi-

haknya merekomendasikan agar kerangka bangunan yang tidak sesuai dengan bestek harus di bongkar. Sebab, jika hal ini dibiarkan, sama saja dengan membantu tindak pidana korupsi. Sekretaris Komisi III M Mansur mengatakan, berdasarkan keterangan eksekutif, kelanjutkan pembangunan gedung dewan baru itu merupakan perencanaan lama atau tahun 2010, sehingga anggaran yang dikucurkan tahun ini sebesar Rp 24,5 miliar itu sudah dianggarkan sejak dulu. Namun demikian, Komisi III ingin melihat pelaksaan pembangunannya. Saat ini, yang dikerjakan kontraktor adalah pembangunan kantor sekretariat dewan (setwan), yang berlokasinya di belakang gedung utama. ■ fiq

ramah, dan banyak cerita, sehingga warga selalu terhibur ketika pergi ke tempat jauh secara rombongan dengan mobil yang disopiri Pak Didik,” kata Sutarmi yang juga ibu RT 01/ RW 01 Desa Banjaranyar. Maka dari itu, warga sekitar sangat berduka atas meninggalnya Didik Prayogo. Karena hingga saat ini, di Desa Banjaranyar belum ada sopir serba bisa yang melayani warga ketika membutuhkan mobil angkutan seperti Didik Prayogo. Didik pernah menjadi sopir bus Sumber Kencono yang dijalaninya sekitar tujuh tahun lalu. Tidak diketahui status dari Didik saat itu, apakah dia sebagai sopir resmi dari Bus Sumber Kencono atau bukan. Di samping itu, juga tidak diketahui apakah berhentinya Didik menjadi sopir Bus Sumber Kencono setelah terlibat kasus kecelakaan atau bukan. “Yang pasti, Mas Didik sempat menjadi sopir bus Sumber Kencono tanpa sepengetahuan saya,” kata Rubinem.

Dijelaskan Rubinem, suaminya tersebut sejak masih belum menikah sudah menjadi sopir. Demikian juga ketika menikah pada tahun 1993, suaminya terus menggeluti profesi sebagai sopir. Bukan hanya sopir mobil kecil saja yang disopiri oleh Didik, melainkan juga mobil besar seperti truk dan bus. Didik juga dikenal sebagai sopir 'cabutan' karena tidak memiliki mobil sendiri. “Seperti mobil travel Isuzu Elf itu milik temanya bernama Aris warga lingkungan Jetis,” tambah Rubinem. Mobil Isuzu yang dikemudikan Didik bertabrakan dengan bus Sumber Kencono di bypass Mojokerto, Senin (12/9) dinihari. Dua puluh penumpang tewas dalam kecelakaan tersebut, termasuk Didik Prayogo. Dari hasil pemeriksaan polisi dan dinas perhubungan, Isuzu Elf memuat penumpang melebihi kapasitas. Selain itu, mobil yang beroperasi layaknya mobil travel itu tidak memiliki izin trayek. ■

surya/imam taufiq

SALAHI BESTEK - Salah satu anggota Komisi III memeriksa besi beton kerangka tiang gedung DPRD, ternyata ukurannya tidak sesuai dengan besaran teknik (bestek).

Pemuda... ■ DARI HALAMAN 3

kan menyusul tawuran antar geng pemuda masing-masing Lutfi (23) warga Desa Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri serta Ad (18) pelajar SMK swasta warga Kelurahan Bangsal. Informasi yang dihimpun Surya menyebutkan, tawuran dua geng pemuda itu berawal dari rebutan seorang purel di karaoke NAV. Semula kelompok Joko bernyanyi bersama purel yang biasa dipesan kelompok Lutfi. Akibatnya kedua kelompok pemuda itu terlibat cek-cok. Perselisihan di dalam ruangan karaoke itu sebenarnya berhasil dilerai. Namun, setelah keduanya keluar kembali terlibat bentrok di warung depan karaoke. Tanpa diduga Joko bersama dua temannya yang sedang ngopi di warung didatangi tujuh pemuda kelompok Lutfi. Karena mendapat serangan mendadak, Joko tak sempat mengelak se-

hingga menjadi sasaran penyerangan. Setelah korbannya tak berdaya para penyerang kemudian kabur. Joko kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara, namun keluarganya kemudian memindahkan ke RSUD Gambiran. “Saya pindah ke RSUD Gambiran karena di RS Bhayangkara sudah tidak ada ruangan,” ungkap Ny Kasminah (60) ibunda Joko kepada Surya. Menurut Kasminah, anaknya malam itu memang bepergian ke karaoke NAV bersama dua temannya masing-masing Yeyan dan Yosi. “Sebenarnya anak saya hanya melerai, tapi kemudian malah dikeroyok tujuh orang,” ungkapnya. Sementara Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Didit Prihantoro saat dikonfirmasi menyebutkan kelompok pemuda yang terlibat tawuran hanya empat orang. “Tawurannya satu lawan satu, ada dua korban dan dua tersangka yang telah kami amankan,” jelasnya. ■ dim


6 Sidoarjo

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

Parkir di Samsat Tetap Bayar

lintas SIDOARJO Kapolsek Waru Jadi Wakapolresta Blitar SIDOARJO - Jabatan Kepala Polsek Waru diserahterimakan dari Komisaris Agus Widodo kepada Komisaris Hari Purwanto, Rabu (14/9), yang semula berdinas di Bimbingan Masyarakat Polda Jatim. Agus Widodo selanjutnya menjabat Wakil Kepala Polres Kota Blitar. Kepala Polres Sidoarjo, Ajun Komisaris Besar Eddy Hermanto, berharap, pergantian pejabat itu dapat meningkatkan kinerja jajarannya dalam mengayomi dan melindungi masyarakat. Agus Widodo memimpin Polsek Waru selama 11 bulan 28 hari. Eddy berharap, Hari Purwanto Eddy dapat berinovasi, sehingga menambah semangat dan motivasi bagi kesatuannya. Upacara serah terima jabatan kemarin juga dihadiri hampir semua petinggi markas Polres Sidoarjo. Mulai dari Wakil Kepala Polres Komisaris Leo Simarmata, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Ajun Komisaris Ernesto Saiser hingga Kepala Satuan Lalu Lintas Ajun Komisaris Ahrie Sonta Nasution. Mereka ikut memberikan ucapan selamat kepada Komisaris Agus Widodo dan Komisaris Hari Purwanto atas jabatan barunya. ■ ain

► Padahal Sudah Berlangganan surya/mustain

TUNTUTAN WARGA - Rumah milik Rahayu, warga Dusun Kluwih RT 7/RW 1, Desa Keboangung, Kecamatan Porong tampak berada di pinggir proyek Jalan Arteri Porong, Rabu (14/9).

Siapkan Dana Konsinyasi Rp 15,6 Miliar

surya/mustain

SERTIJAB - Kepala Polres Ajun Komisaris Besar Eddy Hermanto saat serah terima jabatan Kepala Polsek Waru, di halaman Markas Polres Sidoarjo, Rabu (14/9).

18 Bangunan Liar Segera Digusur SIDOARJO - Satuan Polisi Pamong Praja segera menggusur 18 bangunan liar di Desa Saimbang, Kecamatan Sukodono, Senin (19/9) nanti. Alasannya, bangunan liar itu berdiri di tanah milik Dinas Pengairan dan melanggar garis sempadan. Bangunan itu umumnya untuk warung dan Balai RW. Dinas Pengairan sudah merencanakan membangun sungai di situ. Selain itu, Jl Raya Saimbang juga akan dilebarkan terutama pada R jalan yang cukup sempit. “Kerap terjadi kecelakaan di tikungan Saimbang karena R kurang lebar,” tutur Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Suyono, Rabu (14/9). Suyono yakin pembongkaran nanti tidak bermasalah karena sejak tiga tahun lalu sudah ada teguran, dan peringatan bakal dibongkar. Namun, para pedagang minta waktu untuk mencari lahan lain. Mereka juga meneken surat pernyataan siap dibongkar sewaktu-waktu. “Anggota sudah sosialisasi ke pedagang agar bangunan liar itu dibongkar sendiri. Kalau tidak mau, Senin kami bawakan alat berat,” tuturnya. Suyono juga akan membubarkan Pedagang Kaki Lima dan membongkar bangunan liar di lahan hijau sepanjang Jl Lingkar Barat. "Kami menduga ada oknum yang sengaja berdiri di belakang, tapi tidak gentar,” tegasnya. ■ mif

SIDOARJO - SURYA Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) menyiapkan dana konsinyasi Rp 15,6 miliar untuk ganti rugi 90 bidang tanah warga dalam rangka pembebasan lahan jalan arteri Porong. Sebelumnya, BPLS bayar konsinyasi tahap pertama Rp 6 miliar. Dana yang akan dititipkan di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo itu guna membayar lahan milik 57 warga di sejumlah desa di Kecamatan Porong dan Tanggulangin. “Yakni milik warga Desa Ketapang, Kalitengah, dan Kebonagung,” ucap Kepala kelompok

Kerja Pembangunan Relokasi Infrastruktur BPLS, Harum Puspito, kepada Surya, Rabu (14/9). Menurut dia, berkas data lahan-lahan tersebut akan disampaikan ke pengadilan, pekan depan. Selanjutnya, pengadilan yang meneruskan uang ganti rugi itu ke pemilik lahan itu. Kata Harum, jalur konsinyasi itu terpaksa dilakukan karena para pemilik lahan enggan melepaskan lahannya. “Di Sidoarjo, lahan yang telah dibebaskan sudah 97,39 hektare dari rencana 102,18 hektare,” beber Harum. Untuk lahan di Pasuruan,

telah dibebaskan 15,18 hektare dari rencana 21, 59 hektare. Total lahan yang sudah dibebaskan di Sidoarjo dan Pasuruan mencapai 112, 58 hektare atau 90,96 persen. Kebutuhan lahan untuk arteri Porong dan jalan tol seluas 123,77 hektare. Rahayu (75), warga Dusun Kluwih RT 7/RW 1, Desa Keboangung, Kecamatan Porong, menolak jika ganti ruginya rendah. “Kami tidak menolak proyek jalan itu, kami hanya ingin harganya sesuai. Jadi, bukan ganti rugi, namun ganti untung,” ucapnya ditemui Surya. ■ ain

Kopi Arang Khas Jogja Cuma Rp 2.500 SIDOARJO - SURYA Seorang perantau kerap dihinggapi rindu kampung halamannya. Seperti dialami Moch Hamdhani (44) asal Kampung Bumijo, Kelurahan Jetis, Jogjakarta. Guna mengobati rindu itu, dia pun mendirikan warung angkringan ala Jogja dengan

surya/mustain

ALA JOGJA - Hamdhani bercengkerama dengan pelanggan di Angkringan Begog, Jl Ahmad Yani.

menyewa lahan halaman kantor DPD Partai Golkar Sidoarjo, di Jl Ahmad Yani. Namanya Angkringan Begog. Ia mengaku, usahanya bukan semata mencari keuntungan, karena ia sudah punya pekerjaan di PT Mutiara Mashur Sejahtera,pengembang Perumahan Kahuripan Nirwana Village (KNV), Sidoarjo. “Ini bisa menjadi obat kangen Yogya,” ucap Pakdhe Dhani, panggilan karibnya, saat ditemui Surya. Lazimnya angkringan di Jogja, angkringan ini juga menyediakan menu sega kucing, kopi joss dan makanan khas Jogja lainnya. “Bahkan saya beli tehnya dari Jogja, tidak ada di sini," ucap pria yang mulai merantau ke Jawa Timur sejak 1992 silam itu. Harga sebungkus sega kucing, misalnya, cuma Rp 1.500 dan segelas kopi justru Rp 2.000. Khusus kopi joss yang khas angkringan Jogja seharga Rp 2.500. “Karena diberi arang yang menyala sehingga aromanya khas,” ucap Pakdhe Dhani. Ia sengaja jual murah karena berharap warungnya bisa menjadi tempat berkumpul semua kalangan. Mulai dari pelajar, mahasiswa, satpam, hingga pegawai bank. “Kalau lebih dari Rp 3.000, berapa sih uang saku pelajar,” katanya. ■ ain

SIDOARJO - SURYA PARKIR berlangganan diterapkan paksa sejak beberapa tahun lalu, tapi imbal baliknya nyaris nihil. Bahkan, semua orang masih bayar parkir di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Krian. Ini ironis karena kantor Samsat merupakan tempat pembayaran parkir berlangganan bersamaan ketika pembayaran pajak kendaraan bermotor plat W. Ongkos parkir di halaman kantor itu Rp 1.000 untuk sepeda motor. Pungutan semacam itu sudah tak terjadi lagi di kantor Samsat Sidoarjo. Karcis parkir di kantor Samsat Krian tidak ada lambang Pemkab Sidoarjo. Pada karcis warna hijau justru tertera lambang Pemprov Jatim, Polri dan Jasa Raharja. Tertulis pula di bawahnya, "hilang/rusak di luar tanggung jawab kami." “Ini kan lokasi pemungutan parkir berlangganan. Tapi mengapa justru ditarik ongkos parkir,” tutur Daryanto, warga setempat, saat membayar pajak kendaraan bermotor di kantor Samsat Krian. Anggota Komisi B DPRD, Tarkit Erdianto, menanggapi dingin soal pungutan parkir di Samsat Krian. “Kami sudah berkali-kali menentang pemberlakuan parkir berlangganan. Nyatanya, pungut-

an parkir itu dilakukan di area pungutan parkir berlangganan,” ungkapnya, Rabu (14/9). Sementara, Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan Sidoarjo, Abu Dardak, yang dihubungi menyarankan untuk bertanya ke Pemprov Jatim. “Tanyakan saja ke Pemprov Jatim. Itu bukan kewenangan kami,” tuturnya. Sedangkan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset (DPPKA) Djoko Sartono, menjelaskan, Sidoarjo tetap mendapat bagian dari pendapatan parkir di Samsat Krian. “Yang jelas Sidoarjo mendapat bagian untuk nilainya saya harus melihatnya,” ungkapnya. Disinggung soal pungutan parkir di lokasi pungutan parkir berlangganan, Djoko Sartono enggan bicara. “Sebenarnya tidak boleh,” ucapnya. Perlu dicatat, selama ini Polres dan Dispenda Jatim mendapat jatah 15 persen dari retribusi parkir berlangganan. Pada 2010 lalu, misalnya, total retribusi parkir berlangganan mencapai Rp 18 miliar. ■ mif

BAYAR LAGI - Semua pengendara motor harus membayar ongkos parkir lagi di kantor Samsat Krian. surya/anas miftakhudin


7 Gresik

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

PT PG Belum Izin Keruk pada Bupati

lintas GRESIK Bangun Bendungan Rp 1,3 Triliun GRESIK - Pemerintah Gresik berencana membangun bendungan di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, untuk menanggulangi musim kemarau panjang. Sekretaris Pemkab Gresik, Muhamad Najib, mengatakan, pembangunan bendungan itu akan dilaksanakan mulai November 2011 dan ditargetkan selesai 2013. “Bendungan ini akan dibangun bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan,� jelas Najib, Rabu (14/9). Menurut Najib, bendungan seluas 66 hektare itu tidak hanya untuk menanggulangi kekeringan selama musim kemarau, tetapi juga menanggulangi banjir, serta menjaga dampak air laut ketika pasang, sehingga air tidak asin. “Direncanakan bendungan itu akan menampung air 7 juta kubik,� imbuhnya. Ia menambahkan, dengan adanya bendungan seluas itu, kebutuhan air bersih untuk daerah Gresik akan tercukupi. Soal dana pembangunannya, sudah disiapkan pemerintah pusat, Pemkab Gresik serta Pemkab Lamongan. “Anggarannya sekitar Rp 1,3 triliun,� paparnya. “Sekarang semua pembebasan lahan sudah selesai, sehingga pembangunan bendungan bisa diselesaikan dengan lancar, dan kesediaan air di Gresik menjadi tercukupi,� pungkasnya. ■ st38

Pantai Kurang Tertata, Usaha Sepi GRESIK - Pengunjung Wisata Segoro Indah (WSI) Pantai Delegan, Kecamatan Panceng, mulai sepi sehingga mempengaruhi pendapatan para penyedia jasa sewa ban pelampung, salah satu alat permainan di pantai itu. Saat liburan panjang beberapa hari, pendapatan mereka bisa mencapai Rp 2 juta per hari. Namun saat sepi seperti ini hanya Rp 20.000 per hari. Ongkos sewa ban pelampung hanya Rp 3000-Rp 5000 per dua jam. Sementara, usaha permainan lain tidak tersedia karena sepi pengunjung. Permainan lain itu misalnya, flying fox yang ditarif Rp 15.000, banana boat Rp 25.000, perahu kano Rp 20.000 per orang, perahu wisata Rp 10.000 per orang, perahu angsa Rp 25.000 per orang. “Pengunjung hanya ramai saat liburan panjang seperti Lebaran dan tahun baru,� ujar Muhamad Khisom (28), penjaga ban pelampung di Pantai Delegan, Rabu (14/9). Ia menyadari, sepinya pengunjung pantai itu karena memang ada kelemahan. “Pantai Delegan masih kurang tertata seperti di Pantai Kuta, Bali, walaupun sama-sama ada pasir putihnya. Tapi sekarang sudah mulai membaik dibandingkan dulu,� ujarnya sambil menunggu usaha sewa ban pelampungnya yang tidak laku-laku. ■ st38

surya/sugiyono

TIDUR - Penjaga usaha sewa ban pelampung tertidur karena sepinya pengunjung Pantai Delegan, Rabu (14/9).

â–ş Hanya Izin ke Adpel Gresik surya/dyan rekohadi

KAPAL KERUK - Aktivitas pengerukan di kolam PT Petrokimia Gresik, Rabu (14/9).

Pemkab Bagi Bonus Atlet Rp 354 Juta GRESIK - SURYA Pemkab Gresik membagi bonus Rp 354 juta bagi para atlet kontingen Gresik yang berprestasi di Porprov Jatim III. Bonus atlet itu diserahkan Wakil Bupati Mohammad Qosim dalam acara halal bihalal bersama atlet dan KONI Gresik di Ruang Mandala Bhakti Praja Pemkab Gresik, Rabu (13/9). Pembagian bonus diatur sesuai prestasi dan cabang olahara yang diikuti. Untuk cabang olah-

raga perorangan, atlet peraih medali emas masing-masing mendapat bonus Rp10 juta, peraih medali perak menerima Rp 3,5 juta dan peraih medali perunggu mendapat bonus Rp 1,5 juta. Bagi atlet di cabang olahraga beregu, masing-masing atlet peraih medali emas mendapat Rp 5 juta, peraih medali perunggu mendapat Rp 1,25 juta dan peraih medali perunggu menerima bonus Rp 750.000. Bonus juga diberikan

Gerobak PKL Disita dan Didenda Rp 50.000 GRESIK - SURYA Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik mulai bertindak tegas pada pedagang kaki lima (PKL) dan para gelandangan serta pengemis. Mereka langsung menciduk PK5 dan gelandangan serta pengemis yang tetap tidak beranjak di kawasan tertentu setelah diperingatkan. Tindakan tegas Satpol PP itu ditunjukkan dalam razia yang dijalankan, Rabu (14/9). Puluhan petugas langsung mengangkut gerobak para penjual makanan di tepi jalan di depan Rumah Sakit Umum Daerah Ibnu Sina. Para pedagang pun tidak dapat berbuat banyak dan mengalah meski berusaha merayu agar perlengkapan mereka tidak diangkut. Kepala Satpol PP Gresik, Darmawan, menyatakan, razia dilakukan karena para pedagang sebelumnya sudah diberi peringatan. "Kami sudah melarang

OBRAKAN - Petugas Satpol PP mengangkut gerobak pedagang di depan RSUD Ibnu Sina, Rabu (14/9). surya/dyan rekohadi

dan memperingatkan berkali-kali, dan kami bertindak tegas sekarang," ujar Darmawan, Rabu. Hasil razia, Satpol PP menyita tiga gerobak pedagang, serta menjerat para pedagang sesuai aturan Perda. "Mereka disidangkan, dan hukumannya didenda Rp 50.000," ujar Kepala Seksi Operasional Satpol PP, Ronny Subiantoro. Ronny menambahkan. selain di depan RSUD Ibnu Sina, pihaknya

Latihan Selamatkan Penumpang Pesawat GRESIK - SURYA Sebanyak 150 personel TNI Angkatan Laut, Wing Udara I, Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) berlatih menyelamatkan penumpang Pesawat Cassa U-611 yang disimulasikan mendarat darurat di perairan Pantai Delegan, Kecamatan Panceng, Gresik, Rabu (14/9). Mereka menggunakan peralatan seadanya seperti perahu motor, tenda pelampung, dan pelampung, untuk menyelamatkan dan mengevakuasi para penumpang. Komandan Wing Udara I Puspenerbal, Kolonel Laut (P), Dadun Kohar, mengatakan, simulasi ini untuk melatih anggota TNI AL agar siap siaga dalam melakukan tugas penerbangan. “Ini untuk melatih anggota dalam mempertahankan hidup di laut dan di darat,� ujar Dadun Kohar, saat memantau simulasi di Pantai Delegan. Dadun menambahkan, kegiatan ini dinamakan Latihan Sea and Jungle Survival agar anggota TNI AL terlatih bertahan hidup di laut maupun darat. Simulasi ini akan berlangsung hingga Jumat (16/9) besok. “Latihan ini juga untuk membangun kekuatan TNI AL dalam meningkatkan kemampuan personal dengan latihan keselamatan untuk melaksanakan tugas dalam operasi militer saat perang, sehingga saat ada kebutuhan yang darurat, kru penerbang sudah siap,� tegasnya. ■ st38



‚  ‚ƒ„ 





”

Â?

 

 •

�‚…†ƒ„‡ ˆ†‰ˆŠ‹‰ ˆ†‰ˆŒŽƒ ˆ†‰‰Ž†„ ˆ†‰†ŒŽ‰ ˆ†ƒ‘†ƒŒ ’“‚…†ƒ„‡ ˆ†ƒ‘†ƒ‹

                    Â? Â?Â?Â?    ­   €

pada pelatih dan official, antara Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Atlet renang Wiranto Adi Wicaksono yang memecahkan rekor Porprov nomor 50 meter dan 100 meter renang gaya bebas mendapat tambahan bonus Rp 2,5 juta untuk tiap rekornya. Plt Ketua KONI Gresik, Eko Priyono menyatakan,pPrestasi kontingen Gresik tidak kalah dari daerah lain. “Ke depan kami optimis tis prestasi ini dapat ditingkatkan,� ujarnya. ■ rey

surya/sugiyono

TERAPUNG - Anggota TNI AL Surabaya saat Latihan Sea and Jungle Survival agar bisa bertahan hidup di laut dan darat, di Pantai Delegan, Gresik, Rabu (14/9).

sudah seringkali memperingatkan pedagang di beberapa titik yang dilarang. Mulai tepi Jl Pahlawan di sekitar Taman Makam Pahlawan, kawasan alun-alun depan Masjid Jami' dan di Pasar krempyeng. "Titik-titik itu sering dikeluhkan karena pengguna jalan terganggu, dan kami sering memperingatkan mereka serta menempatkan anggota untuk menjaga," tambah Ronny. â–  rey

GRESIK - SURYA TUMPANG tindih aturan kepelabuhanan di Gresik terus berlangsung tanpa ujung. Salah satu dampak penerapan aturan yang tidak pasti adalah kasus pengerukan kolam pelabuhan PT Petrokimia Gresik (PG). Pengerukan itu dipertanyakan karena dinilai tidak dibekali perizinan berdasarkan peraturan daerah. Aktivitas di kolam pelabuhaan PT PG dijalankan berdasarkan surat izin yang diterbitkan Administrator Pelabuhan Gresik. Padahal, sesuai Perda Gresik, izin pengerukan harus dari kepala daerah. Perda Gresik Nomor 19 Tahun 2001 tentang Kepelabuhanan pada Pasal 16 ayat 2 mengatur, pengerukan, reklamasi, salvage dan pekerjaan di bawah air di dalam lingkungan kerja pelabuhan dan daerah lingkungan kepentingan pelabuhan, hanya dapat dilakukan setelah mendapat ijin dari bupati. Adapun pengerukan di kolam pelabuhan PT PG yang kini berjalan, berdasarkan surat Keputusan Kepala Kantor Adpel Gresik Nomor PP.207/01/17/Ad.Gsk-2011 tentang pemberian izin kepada PT PG untuk melakukan kerja keruk pemeliharaan kolam pelabuhan dalam daerah lingkungan kerja pelabuhan Gresik. Surat itu diteken 27 Juli 2011 oleh Kepala Kantor Adpel Gresik Abdul Aziz dan berlaku 90 hari. Kepala Seksi Kepelabuhanan Adpel Gresik, Nanang Afandi, menjelaskan, pihaknya mengeluarkan izin sesuai aturan. Salah satu dasar hukum yang dijadikan acuan adalah Perdirjen no PU 62/1/7DJPL.06 tahun 2000 tentang Pedoman Teknis Kegiatan Pengerukan dan Reklamasi. "Untuk kegiatan pengerukan

awal kewenangannya ada di pusat. Untuk pengerukan yang bersifat pemeliharaan, kewenangan diserahkan ke Adpel setempat," ujar Nanang, Rabu (14/9). Ia menambahkan, izin baru diberikan jika sudah ada rekomendasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup. Disinggusng soal Perda Nomor 19/2001, Nanang menyerahkan pada pihak yang mengajukan izin. "Ada perusahaan yang menjalankan dua proses perizinan sekaligus, proses seperti aturan pemerintah pusat dijalankan dan proses perizinan sesuai Perda juga dilakukan, tapi itu tergantung masingmasing," tambah Nanang. Kepala Bidang Angkutan Laut pada Dinas Perhubungan Gresik, Achmad Effendi, mengaku, belum merekomendasi i zin pengerukan PT PG. "Biasanya kami yang buat rekomendasi ke bupati tapi sampai sekarang belum ada dan kami juga belum terima tembusan. Kalau izin dari Adpel, kami dapat tembusannya," ujar Efendi. Sementara, Kepala Bagian Hukum Pemkab Gresik, Prihasto, menyatakan, "Kalau aturannya harus izin bupati, ya harusnya mengikuti Perda. Perda itu masih berlaku karena yang berubah hanya retribusinya," katanya. Terpisah, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat PT PG, Wahyudi, menyatakan, "Saya masih di Jakarta, besok kami jelaskan dari yang menangani langsung," ujar Wahyudi saat ditelepon. â–  rey


8 Jawa Timur

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

Kasus DAK, Periksa 18 Kepsek Setiap Hari

lintas jatim 10 Tahun 'Dikeloni' Ayah Kandung MOJOKERTO - Tak kuat menahan pelecehan seksual selama 10 tahun terakhir, Putri (nama samaran), gadis kelas 8 SMP asal Desa Ngrowo, Bangsal, Kabupaten Mojokerto, melaporkan ayah kandungnya ke polisi. AQJ (36), ayah Putri melakukan pelecehan seksual sejak dirinya duduki di TK. Kali terakhir, perlakuan itu terjadi, Minggu (14/8), di ruang keluarga, depan televisi saat rumah sepi. Senin (12/9), pukul 21.00 WIB, ibu Putri tak menemukannya di kamar yang terkunci. Ketika hendak beranjak, si ibu menemukan secarik kertas di bawah pintu. Isinya, Putri lelah melayani nafsu bejat sang ayah. Dari surat itu pula, si ibu tahu, pelecehan itu dilakukan saat siang hari, sewaktu ibunya bekerja. Akhirnya, Selasa (13/9), si ibu membawa Putri ke kantor polisi. Mereka melaporkan aksi ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Mojokerto. Kepada petugas, Putri mengaku, terpaksa tutup mulut karena takut ancaman si ayah. Saat ini, polisi tengah menyelidiki laporan itu, termasuk meminta visum dari rumah sakit. ■ bet

Mutasi Birokrasi, Bambang Bertahan PASURUAN - Dua pejabat eselon II, 48 eselon III (6 camat) dan 127 eselon IV dilantik dan diambul sumpah oleh Wabup H Eddy Paripurna di Pendapa Kabupaten Pasuruan, Rabu (14/9). Mutasi birokrasi berdasarkan evaluasi dari mutasi Februari 2011. Menurut Eddy Paripurna, mutasi kadinas kependudukan, semata-mata untuk memenuhi kebutuhan serta persiapan penerapan e-KTP. "Tak ada muatan politis," tandasnya. Mutasi juga diharapkan agar pejabat eselon II yang kaku dan kurang komunikatif atau tengah menjalani proses hukum, untuk diganti. Kenyataannya, sejumlah pejabat eselon II seperti Kadinas Kominfo, Bambang Hariyanto, tetap bertahan. “Dari informasi, ia bertahan, karena baperjakat kebingungan mencarikan tempat,” terang staf pemkab. "Jangankan berkomunikasi, untuk wawancara saja sangat sulit. Padahal, itu tugasnya, seharusnya dekat wartawan,” tukas Aries Suprayogi, reporter TV One Pasuruan. ■ kur

surya/abdus syukur

BANTENG KETATON - Banteng jantan yang terluka (ketaton) dirawat di Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen, sejak 8 September 2011. Menurut Surya Kusuma Wijaya, dokter hewan TSI II, Rabu (14/9), banteng kena bacokan benda tajam pada bagian punggung, lutut, dan bahu depan setelah menyerang perempuan yang mengenakan handuk merah di Desa Tugurejo, Tegalrejo, Banyuwangi.

Protelindo Ganti Rugi Rp 20 Juta

► Setelah Tower Diancam Gusur

BANGKALAN - SURYA SETELAH mendapat ancaman warga Dusun Pandian, Arosbaya, perwakilan PT Protelindo, bersedia memberi ganti rugi Rp 20 juta, Rabu (14/9). Sebelumnya, warga tak segan menggusur tower yang jadi biang keladi kerusakan sejumlah barang elektronik. surya/abdus syukur

LANTIK - Sejumlah pejabat termasuk camat disumpah dan dilantik di Pendapa Kabupaten Pasuruan, Rabu (14/9).

Pemkab Pinjami Mesin Pompa SUMENEP - Sesudah krisis air merebak di wilayah daratan dan 11 kepulauan Kabupaten Sumenep, Pemkab Sumenep. mendistribusikan air bersih dengan tangki air dan memberi pinjaman mesin pompa penyedot air bersih. "Warga yang butuh pinjam pompa air, silakan ke kantor kami. Insyaallah kami bantu," kata Ir Edy Rasyiadi, Kepala Dinas PU Pengairan Sumenep, Rabu (14/9). Hanya dua kelompok tani yang meminjam mesin pompa air. Mereka dari petani asal Guluk-Guluk. Menurut Edy, Pemkab Sumenep, dalam hal ini Dinas PU Pengairan, menyediakan mesinnya sedangkan biaya operasionalnya hingga pengembaliannya ke kantor Dinas PU Pengairan, menjadi tanggungjawab peminjam. Dinas Sosial Sumenep terus menggerojok air bersih menggunakan tanki air milik PDAM. Hingga kemarin, baru Desa Gedang-Gedang, Kecamatan Batuputih, yang minta disuplai air bersih. "Desa lain belum ada yang minta,’’ papar Kepala Dinas Sosial, Drs Koesman Hadi melalui Kabid Bantuan Sosial, Arief Santoso. ■ riv

Pertemuan warga, PT Protelindo, dan Komisi C DPRD Bangkalan, mencapai kesepakatan ganti rugi senilai Rp 20 juta, sesuai permintaan warga dan akan dipenuhi PT Protelindo. “Kalau tak diganti, warga akan minta (tower) dipindah. Kalau sudah musim hujan, kekhawatiran warga, bertambah,” tegas H Munasan mewakili 20 warga dalam pertemuan itu. Sebelumnya, dengan berbagai dalih teknis, jajaran PT Protelindo yang diwakili Koko dan Dwi Mulyanto enggan memberikan ganti rugi. Terjadinya petir yang mengakibatkan rusaknya sejumlah barang eletronik milik warga bukan tanggung jawabnya. “Kami telah menunjuk tim independen PT Masindo untuk melakukan investigasi terkait

Tak Laik, Jalan Minim Rambu MOJOKERTO - SURYA Kecelakaan di jalur by pass KM 51 Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, yang merenggut 20 korban, Senin (12/9), menjadi perhatian serius Mabes Polri. Mereka menurunkan tim untuk melakukan rekayasa lalu lintas (lalin), Rabu (14/9). Rekasaya lalin dilakukan dengan mengukur volume kendaraan dan kecepatannya saat melintas di Jalan Raya By Pass Mojokerto. Dalam rekayasa ini, melibatkan polres sekitar, seperti Jombang, Sidoarjo, Kediri, dan Nganjuk. Kasubid Manajemen Operasional Rekayasa Korlantas Mabes Polri Kombes Pol Murtono mengatakan, dengan mengukur volume kendaraan dan kecepatan rata-ratanya, dapat ditentukan banyaknya rambu lalu lintas di sepanjang jalan by pass ini. Dari pengamatan, rambu-rambu lalin sangat minim. Marka jalan saja baru ada setelah terjadi kecelakaan. Menurut Murtono, biasanya 50 meter sebelum tikungan dipasang rambu, bukan simbol saja tapi perpaduan simbol dan tulisan di bawahnya. “Rambu peringatan jangan hanya tanda seru, pengemudi itu bersikap bodoh amat dengan rambu gitu. Tapi dikasih tulisan di bawahnya,” ujar dia. Sopir Elf Tersangka Sebelumnya, Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Sam Budigus-

kejadian. Hasilnya, grounding tower kami dalam kondisi bagus,” kelit Dwi Mayanto. Pada 25 Juli 2011, PT Protelindo mengeluarkan surat balasan atas klaim warga dengan nomor 065/PPT/LS/JAW-EJ0006-M-8/VII/11, yang menjelaskan kerusakan TV, seterika, lampu, dan pompa air, akibat gejala alam. “Jika diakibatkan kelalaian, kami siap ganti,” kata isi surat itu. Warga marah dan mengadu ke dewan. Alotnya mediasi membuat pimpinan rapat Mukaffi Anwar mencoba mengurai satu persatu masalah antara warga dan PT Protelindo. Mukaff meminta PT Protelindo memberikan bukti surat perintah kerja (SPK) kepada PT Masindo selaku tim independen untuk mengevaluasi terjadinya petir itu.

“Kami beri waktu 30 menit,” pinta pria yang juga menjabat Ketua Komisi C itu. Koko mencoba menghubungi perusahaanya agar secepatnya SPK kepada PT Masindo dikirimkan melalui email. Setelah dicetak, surat itu bukan surat yang dimaksud. Hanya izin melakukan perawatan dan perbaikan, yang pengerjaannya dimulai pada 6 September 2011 hingga 6 Oktober 2011. Anggota rapat H Nurhasan langsung emosi. “Sekarang begini saja. Bapak mau mengganti apa tidak," tegasnya. Wakil PT Protelindo mulai luluh dan bersedia mengganti kerugian. Dwi Mayanto berjanji membereskannya, paling lambat 29 September 2011, pukul 10.00 WIB. "Tapi, kami minta segel di tower kami dibuka hari ini juga untuk kegiatan perawatan,” ujarnya. Seperti diketahui, dalam kondisi cuaca cerah, Rabu (29/7) petir menyambar di atas langit Dusun Pandian. Akibatnya, 11 TV, pompa air, dan lampu milik 13 warga dusun, rusak. Setelah didata PT Protelindo, kerugian mencapai Rp 20 juta. Saat itu, ganti rugi tidak kunjung terealisasi dengan alasan bukan karena tower. Warga menyegel area tower, awal Agustus 2011 dan mengadu ke Komisi C DPRD Bangkalan, Senin (22/8). ■ st32

(14/9), telah 54 kepsek dimintai keterangan untuk pemeriksaan lima orang tersangka yang ditetapkan berbarengan dengan kepala dispendik. Jaksa berencana memeriksa, setidaknya, 200 kepsek, baik SD dan SMP, guna mendalami kasus korupsi DAK itu. Kepala Kejari Jember Whilhelmus Lingitubun SH menyatakan, meski telah ditetapkan sejumlah tersangka, Kepala Dispendik Achmad Sudiyono, kejari tetap memakai asas praduga tidak bersalah. Kejari menyidik dugaan korupsi pengadaan buku untuk SD dan SMP yang menggunakan DAK tahun 2010. Proyek senilai Rp 27 miliar itu berada di Dispendik Jember. Dari penyelidikan awal, ditengarai penyelewengan dan indikasi korupsi dalam pelaksanaan proyek tersebut. Jaksa juga telah menetapkan 10 orang tersangka dalam kasus ini termasuk Kadispendik Achmad Sudiyono. ■ uni

Kades Merkawang Ngaku Kerap Diteror TUBAN - SURYA Ali Mustain, Kepala Desa (Kades) Merkawang, Kecamatan Tambakboyo, mengaku kerap menerima teror pascademo ratusan warga yang memintanya mundur beberapa waktu lalu. “Saya tahu siapa otak di balik semua ini, termasuk yang memprovokasi warga unjuk rasa," ujarnya kepada sejumlah wartawan, Rabu (14/9). Teror akhir-akhir ini sangat mengganggu dirinya dan keluarga. Bahkan, Ali mengaku harus mendinginkan beberapa pendukung yang mulai terpancing. Warga (petani) unjuk rasa meminta Ali mundur dari jabatan sebagai kades, karena telah menjual aset tanah negara di Desa Merkawang seluas 17 hektare untuk pembangunan pabrik semen PT Holcim. Tak hanya itu, dalam pembagian kompensasi, Ali dianggap

tebang pilih lantaran ada beberapa warga yang tidak menggarap lahan, tapi diberi ganti rugi. Kades Ali Mustain mengaku, dirinya membebaskan lahan sesuai prosedur. Tanah 17 hektare itu tanah negara yang dibebaskan PT Dwima Agung, Agustus 2011. Karena berstatus tanah negara, Dwima Agung berkewajiban memberi uang ganti garap kepada petani. Disepakati di balai desa, petani penggarap mendapat Rp 4.000/m. Total, Rp 680 juta uang yang diterima untuk dibagikan kepada 117 petani penggarap. Yan nonpetani tapi menerima adalah masjid (Rp 30 juta) dan sekolah Madrasah Ibtidaiyah (Rp 30 juta), dan sedekah bumi tahunan warga (Rp 48 juta). “Sekali lagi, saya tidak merasa bersalah. Karena itu, saya tidak bersedia jika diminta mundur,” tegasnya. ■ ufi

surya/m taufik

BERGEMING - Dapat teror meresahkan, Kades Merkawang Ali Mustain tetap menolak mundur.

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi : z Hakim - 0812345 94787 z Daviq - 031 81008757 z Meidy - 031 83356990 informasi bisnis

MENTARI BUMI SEJAHTERA

Penawaran Terbatas UM Rp 0,Rangka Atap Galvalum

surya/imam hidayat

REKAYASA LALIN - Sejumlah petugas menggunakan alat pengukur arus kendaraan dan kecepatannya di Jalan Raya By Pass, Mojokerto, sehingga diperoleh jumlah kebutuhan rambu untuk jalan itu. dian menyatakan, sopir kendaraan Elf (minibus) yang mengangkut para warga Nganjuk yang hendak bekerja di Kalteng, ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan almarhum Didik Prayogo (41), warga Desa Warujayeng RT 2/RW 2, Kecamatan Tanjung Anom, Nganjuk ini, setelah dilakukan olah TKP dan hasil labfor Polda Jatim. Penetapan tersangka ini disebabkan, dari olah TKP, posisi minibus masuk 2,5 meter ke wilayah jalur bus Sumber Kencono.

JEMBER - SURYA Jaksa Kejari Jember secara maraton meminta keterangan ratusan kepala sekolah (kepsek) di Kabupaten Jember dalam kasus dugaan korupsi dana alokasi khusus (DAK) Dinas Pendidikan tahun 2010. Pemeriksaan itu terkait penetapan lima tersangka, salah satunya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Achmad Sudiyono. Empat tersangka lainnya, Nur Romadhon (staf Dispendik selaku peneliti barang), Arif Hardian (rekanan pengadaan buku untuk SMP), Abdul Fatah (rekanan pengadaan buku SD) dan Usman Hadi (rekanan pengadaan alat olahraga). Sebelumnya, lima orang sudah menjadi tersangka, yakni Sumardi, Bagus, Sugeng, Malaisondi dan Sujarwan (semuanya staf Dispendik). Setiap hari jaksa penyidik kasus meminta keterangan 18 kepsek, baik SD maupun SMP. Sejak Senin (12/9) hingga Rabu

Selain itu, minibus berjalan dengan kecepatan tinggi, dan tidak ada upaya mengerem dengan persneleng 4. Selain menetapkan tersangka, Sam Budigusdian menilai, kondisi jalan tak laik sebagai penyebab kecelakaan. Dari hasil uji labfor menunjukkan fungsi bus SK dan Elf masih dalam kondisi baik. Diduga kecelakaan itu terjadi karena kondisi jalan menikung, marka jalan tidak ada, lampu penerangan jalan tidak ada. ■ bet

DAPATKAN rumah baru di Mentari Bumi S e j a h t e ra , L i n g k a r Timur Sidoarjo UM Rp.0,- de ngan angsuran ringan serta bunga sampai 8.15%. Proses cepat dan syarat mudah dalam semalam untuk memudahkan anda. Mentari Bumi Sejahtera telah dihuni lebih dari 2000 KK, terletak di sebelah timur Alun - Alun Sidoarjo, 5 menit dari Pusat Belanja (Matahari, Ramayana, Sun City), dekat jalan Ring Road Sidoarjo, Juanda, RS Siti Hajar, RSUD Sidoarjo, Sekolah Negeri, Perkantoran, dan Bebas dari Lumpur Lapindo. Sudah dilengkapi fasilitas umum seperti sarana olahraga,

tempat ibadah, sekolah, pemakaman, Jalan Paving yang lebar, jaringan listrik, jaringan telepon, air bersih, keamanan, dan seabrek fasilitas yang lain. Spesifikasi up grade pondasi strous tiap titik, rangka atap galvalum. Jadi tunggu apa lagi, jangan sampai kehabisan, segera datang dan survey lokasinya. ● ikl

Kantor Pemasaran Jl. Raya Kupang Indah No. 23, Surabaya Telp. (031) 7314815 / 7311646 - Kunjungan/Survey Lokasi dilayani Setiap Hari - Hari Minggu / Libur Buka

Info lebih lanjut bisa menghubungi marketing kami : Purbo (031) 71910023 / 081.3313.14158 Risal (031) 71990356/ 082139410155 Jasuli (031) 91585404 / 089.934.363.09

Warno (031) 70790077 / 081.330.754.014 Risky (031) 77774212 / 081.70.888.178 Vera (031) 77144190 / 0857.3061.0404

OBAT ASAM URAT TERLARIS SAAT INI

PRO-RAT, Kapsul Khusus Penyembuhan Asam Urat Sampai Tuntas

AKHIR-AKHIR ini banyak sekali orang yang mengeluh akan kondisi tubuhnya. Terutama jika gaya hidup mengkonsumsi makan dan minum tidak diatur dengan baik. Penyakit Asam Urat menyerang tidak peduli pria atau wanita. Banyak juga yang berusaha berobat tapi tak kunjung sembuh. Kali ini ada solusi paling Osteoarthritis tepat untuk penyakit Asam Urat anda. ❑ Sudah terbukti cepat mengeliminasi kelebihan ASAM URAT dalam tubuh. BEST ❑ Sekali minum, rasa sakit, nyeri, kebas, SELLER kaku – kaku otot, kesemutan, langsung hilang. ❑ Menyembuhkan radang / bengkak pada persendian & rheumatik. ❑ Menyempurnakan kembali bentuk dan posisi tulang sendi yang bengkok. ❑ Menghilangkan krepitasi (bunyi tulang saat bergerak). ❑ Dapat menyembuhkan pengapuran, gangguan otot dan sendi encok, sakit pinggang, sakit tulang, gerak yang lamban,lemah, lesu, dll. ASAM URAT, Herbal / Alami, Tanpa Efek Samping. DIJAMIN Anda dapat MENIKMATI hari – hari SEHAT tanpa rasa SAKIT. 1 Botol 90 Kapsul @ 500 mg hanya Rp. 175.000,- . z ikl

Ingin hilangkan derita rheumatik dan asam urat minumlah Pro-Rat GRATIS ANTAR BAYAR DI TEMPAT Hub. Informasi dan Pemesanan: CV. NUFARINDO CITOTAMA. Jl. Siwalankerto No. 16 Surabaya (031) 8498793,

085225905969, 83730733. Semarang: (024) 6925173, 70109112, 08156620472. Jombang : 0321-6961652, 081230152227. Madiun: 081555767243. Ponorogo: 085736859358. Kediri: 08563214280, (0354) 7635414. Ngawi: 081555767243, Tulungagung: 08563214346, 081359579060.

Malang: (0341) 8609865, 081555767243. Blitar: 081359579060. Pasuruan: 085646763960. Probolinggo: 082131946860, Jember : 0336-881818, 085859727097 KONSULTASI PAKAR HERBAL: 081314728217 Utk Pesanan Luar Kota, Uang transfer ke rek BRI: 0873–01–017605–53-5. AN. Sita Ismiyati CAB.WONOCOLO, Surabaya


9 Jawa Timur

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

Linda Menjerit Lihat Bapaknya Dilindas Bus Pahala Kencana

lintas jatim

LAMONGAN - SURYA Baru tiga hari, seorang tewas terlindar trailer, kini kembali terjadi. Sunari (53) warga Desa Kebet, Kecamatan Lamongan tewas seketika ketika terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya, kepalanya hancur dilindas PO Pahala Kencana. Korban tewas disaksikan anaknya, Linda Irawati (24) yang diboncengnya, Rabu (14/9) pagi. Sekitar pukul 07.15 WIB itu Sunari mengendarai sepeda motor Honda Revo nopol S 4498 KH

hendak mengantarkan anaknya untuk berangkat kerja. Korban berjalan dari arah barat, ketika perjalanan baru sampai di timur pos terminal Lamongan sekitar 75 meter, korban berjalan beriringan dengan dua orang pengendara motora yang tidak diketahui identitasnya. Menurut Linda Irawati, saat berjalan beriringan dan berusaha mendahului sepeda di depannya tiba-tiba stir kiri motor Sunari bersenggolan dengan sepeda motor di sebelahnya.

Kontan saja, sepeda korban oleng, Sunari semakin panik ketika melihat dari kaca spionnya ada bus dari belakang sepedanya.“Bapak tambah oleng gak karuan,” ujar Linda Irawati. Linda Irawati akhirnya terjatuh ke arah kiri lantaran ia membonceng miring, dan dalam sekejap saja korban juga terlepas dari sepedanya dan jatuh ke kenan. Karena jaraknya terlalu dekat dengan bus PO Pahala Kencana nopol D 7895 AJ yang datang dari barat dikemudikan

Hadi Irmansyah (44) warga KP Pandanwangi RT 08/RW 14 Kecamatan Cileunyi, Bandung, kepala korban terlindas roda belakang sebelah kiri hingga remuk. Linda Irawati anak korban yang terjatuh dan hanya mengalami nyeri lengan kanannya menjerit sekuatnya ketika menyaksikan bapaknya terlindas bus. Kecelakaan di depan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah ini sempat memacetkan arus lalu lintas hingga hampir 30 menit karena proses evakuasi korban

Polisi Razia Kendaraan

surya/m taufik

Evakuasi - Petugas Brimob mengevakuasi kardus yang diduga berisi bom di Jl Gajahmada Bojonegoro. Namun, setelah dibuka ternyata isinya strawberry.

Kardus Strawberry Dikira Bom BOJONEGORO – Ratusan warga dan petugas kepolisian dibuat geger sebuah kardus yang tergeletak di bawah pohon depan salah satu warung di Jl Gajahmada, Bojonegoro, Rabu (14/9) siang. Sebab, kardus besar berwarna cokelat itu ditaruh orang tidak dikenal dan ditinggal begitu saja hingga membuat warga menduga bahwa isinya adalah bom. Purwati, warga setempat mengaku sempat melihat seorang lelaki yang tidak dikenal menaruh kardus tersebut di bawah pohon. Kemudian, ditinggal begitu saja. Dan setelah ditunggu sampai lama tak kunjung kembali, ia dan warga lainnya mulai curiga dengan keberadaan kardus tersebut. “Karena takut, kami kemudian melapor ke polisi,” ujarnya. Sejumlah polisi dari tim Jihandak (Penjinak Bahan Peledak) dari Sat Brimob juga dikerahkan ke lokasi. Petugas langsung memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi, kemudian petugas Sat Brimob berupaya mengevakuasi kardus. Selama jalannya evakuasi itu, ratusan warga ikut menyaksikan aksi petugas. Termasuk para pengguna jalan yang sedang melintas di sana. Selanjutnya, kardus itu dibawa ke lapangan Polres Bojonegoro. Namun, ketika coba diledakkan, kardus itu tidak meledak, ketika dibuka isinya buah strawberry. ■ ufi

Nenek Tewas Terjatuh dari Tebing MADIUN - Tukinah (70), warga Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun ditemukan tewas mengenaskan di Sungai Purwojati, Desa Kepet, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Rabu (14/9) pagi. Diduga, korban tewas karena terpeleset dari tebing sungai setinggi 14 meter, saat hendak mencari jalan pintas untuk pulang ke kampung halamannya. Saat ditemukan, jenazah nenek ini dalam kondisi tengkurap di dalam air sungai. Jenazah korban, pertama kali ditemukan Nur Hidayat (34) ketika melintas di sekitar sungai sekitar pukul 08.00 WIB. Saksi penemuan korban, Nur Hidayat mengatakan, jika sekitar pukul 02.00 WIB, korban sempat bertanya ke warga Dusun Purwojati, Desa Kepet, untuk menunjukkan jalan pintas menuju kampungnya. Dia menduga, korban memilih jalan pintas dan terpeleset dari tebing dan masuk ke dalam sungai hingga tewas. Sebab, korban tak mengetahui medan lokasi lereng Gunung Wilis itu, saat malam hari kondisinya gelap gulita. "Kamungkinan saat meneruskan perjalanan korban tersesat dan terpeleset hingga masuk ke dalam sungai," terangnya kepada Surya, Rabu (14/9). Kapolsek Dagangan, AKP Suprapto menjelaskan, jika luka-luka di pelipis mata kiri korban itu, disebabkan korban terjatuh dan terkena benda tumpul. ■ wan

surya/sudarmawan

TAK LAYAK HUNI - Rumah Mbak Jamplik dan 50 Kepala Keluarga (KK) warga Dusun Kates, Desa Pandak, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo tak layak huni

Kampung Idiot Butuh Bantuan Pemerintah PONOROGO - SURYA Sedikitnya 50 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di kaki pegunungan tandus, Gunung Jaran, Gunung Watulawang dan Gunung Masjid, hidupnya sangat memprihatinkan. Warga yang tinggal di Dusun Kates, Desa Pandak, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo ini, merupakan salah satu Kampung Idiot, selain Desa Sidowayah dan Sidoharjo, Kecamatan Jambon, serta Desa Karangpatihan, Balong. Selain kehidupan mereka jauh dari keberuntungan, seperti warga di desa lainnya. Di Dusun Kates ada sebanyak 30 warga yang menderita idiot. Selain itu, warga di kampung ini, kesulitan untuk mendapatkan air bersih untuk konsumsi sehari-hari. Berdasarkan data yang berhasil dihimpung di kampung ini, dari ratusan KK yang berada di Dusun Kates, ada sekitar 50 rumah tidak layak huni. Mereka kebanyakan warga dari

kalangan keluarga di bawah garis kemiskinan. Mereka hanya memiliki tanah seluas rumah dan wilayah ini, terkenal tandus dan hasil pertaniannya hanya mampu menghasilkan singkong. Karena hidup sangat miskin, warga hanya mengandalkan gotong royong tetangga apabila rumahnya ambruk dimakan usia. “Beruntung warga rukun dan kompak, jadi ketika rumah akan roboh segera diperbaikai hanya dengan komando perangkat desa," terang Slamet kepada Surya, Selasa (13/9). Kepala Dusun Kates, Subari menjelaskan selama ini belum ada bantuan kepada 50 KK yang memiliki rumah tidak layak huni, selain bantuan program raskin, jamkes serta BLT. Namun, hingga kini, Dusun Kates dianaktirikan tidak seperti di kampung idiot lainnya. Anggota Komisi D DPRD Ponorogo, Budi Hartini berjanji memperjuangkan bantuan untuk warga. ■ wan

yang ada di tengah jalan raya. Petugas lantas akhirnya mengurai kendaraan dengan cara buka tutup. Apalagi pagi itu arus lalu lintas juga cukup padat. Jarak dengan jembatan Kaliotik yang menjadi penyeberangan warga dari utara jalan nasional menuju kota dan pertigaan tugu Adipura juga menjadi penyebab kemacetan aru lalu lintas. Lokasi kejadian ini hanya berjarak 50 meter dengan kecelakaan sebelumnya yang merenggut nyawa Mathosim. ■ st36

RAZIA SMS gelap yang berisi ajakan jihad dan berjuang ke Ambon mendorong petugas Polres Ponorogo merazia semua penumpang bus di Terminal Seloaji dan pengendara mobil di JL Raya Madiun - Ponorogo, Rabu (14/9). surya/sudarmawan

Jaksa Mulai Selidiki Kasus Itik Rp 4,2 M

► Pada Level Kabid Diperiksa

LAMONGAN - SURYA KABAR tak sedap dari kandang itik dan kambing bantuan hibah provinsi Jatim Rp 4,2 miliar terus menggelinding. Dana yang seharusnya swakelola itu praktiknya ditangani kontraktor yang ditunjuk Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kejaksaan Negeri Lamongan merespons kasus penyimpangan pengelolaan bantuan keuangan provinsi (BKP) Jatim berupa hibah ternak kambing dan itik senilai Rp 4,2 miliar untuk kelompok ternak dengan cara swakelola yang dikontraktualkan. Selain meminta keterangan Kabid Bina Usaha dan Pemasaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, juga mulai mengembangkan penyelidikan ke tingkat kelompok ternak. Kasi Intelijen, Imang Job Marsudi dikonfirmasi Surya Rabu (14/9) siang membenarkan pi-

haknya tengah memulai menyelidiki bantuan keuangan provinsi (BKP) Jatim berupa bantuan hibah ternak kambing dan itik senilai Rp 4,2 miliar untuk belasan kelompok ternak. ”Kita sudah meminta keterangan salah satu pegawai Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan,” ujar Imang Job. Pada tahap awal ini selain meminta keterangan mereka yang terkait juga dalam taraf pengumpulan data. Pastinya, menurut Job, semua yang terkait baik penerima bantuan, yakni kelompok ternak, pelaksana serta dinas terkait tetap dimin-

tai keterangannya. “Jika bukti awal penyelidikan mengarah tindak pidana tentu kami tindak lanjuti,”ungkapnya Kabid Bina Usaha dan Pemasaran, dikonfirmasi Surya Rabu petang drh Sumarsono membenarkan ia tengah dimintai keterangan Kasi Intel Kejaksaan. Namun penjelasan yang diberikan kepada Kejaksaan sebatas tupoksinya. Sejumlah pertanyaan juga diajukan, yakni soal petunjuk teknis karena kebetulan itu ada di bidangnya. Selain itu ada juga beberapa hal yang ditanyakan terkait dengan bagiamana pelaksanaan bantuan itu di lapangan. Terkait itu, pihaknya mengaku hanya sebatas menjelaskan tugasnya sebagai Kabid Bina Usaha dan Pemasaran yang turut serta menangani masalah pelaksanaan bantuan dari provinsi untuk kelompok ternak. Seperti diberitakan Surya sebelumnya, pengelolaan bantuan keuangan provinsi (BKP) Jatim berupa bantuan hibah ternak kambing dan itik senilai Rp 4,2 miliar yang mestinya swakelola, ternyata dikontraktualkan.

Tembakau Ponorogo Diserang Mozaik PONOROGO - SURYA Puluhan hektare tanaman tembakau di 3 wilayah kecamatan, di Kabupaten Ponorogo terancam puso. Pasalnya, tanaman tembakau yang diharap petani dapat memanen hasilnya, saat musim kemarau, justru terserang virus mozaik yang menyebabkan daun tanaman tembakau keriting dan tak dapat berkembang secara optimal. Dampaknya, para petani tembakau mengalami kerugian besar, karena setiap petak lahan yang seharusnya dapat menghasilkan uang besar saat harga tembakau naik, justru terancam gagal panen. Sejumlah desa yang lahannya ditanami tembakau itu, di antaranya, Desa Bancar, Desa Kunti, Desa Bedi Wetan, Desa Bedi Kulon, Desa Ketonggo dan Desa Bungu, Kecamatan Bungkal. Selain itu, di Desa Dadapan, Desa Sedarat, Desa Tatung dan Desa Jalen, Kecamatan Balong, serta Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak. Mayoritas petani di ketiga wilayah kecamatan ini, setiap musim kemarau selalu menanam tembakau karena berharap hasilnya lebih baik. Salah seorang petani temba-

surya/sudarmawan

TERSERANG HAMA - Seorang petani tembakau, Seran (54), warga Dusun Turen, Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo menunjukkan tanaman tembakaunya yang terserang hama virus mozaik. kau, Seran (54) warga Dusun Turen, Desa Kunti, Kecamatan Bungkal mengatakan petani tembakau dari wilayah Kecamatan Bungkal gagal panen. "Semua petani menanam tembakau Virginia karena ada kerja sama dengan pabrik, namun rawan penyakit. Kami bosan melapor, katanya ada dana bantuan Rp 5 miliar, sampai saat ini nggak pernah ada," sesal Seran.

Anggotan Komisi B DPRD Kabupaten Ponorog, Meseri Efendi akan memanggil Dinas Pertanian atas serangan hama terbakau tersebut dan memanggil Dinas Industri dan Koperasi (Indakop) untuk memertanyakan bantuan bea cukai yang tak masuk dan tak diterima petani tembakau. Kepala Dinas Pertanian Pemkab Ponorogo, Harmanto, mengatakan, virus yang menyerang daun itu sulit diatasi. ■ wan

Dana bantuan itu diperuntukkan bagi belasan kelompok ternak di Kecamatan Kalitengah, Turi, Ngimbang, Mantup dan Sambeng. Dana keuangan provinsi 2011 itu untuk pengembangan kawasan peternakan itik dan kambing pada program Gerakan Membangun Ekonomi Rakyat Lamongan Berbasis Pedesaan (Gemerlap), pengadaannya mestinya dilakukan oleh masing-masing kelompok atau swakelola. Dalam praktiknya, pengadaan itu dilakukan oleh kontraktor yang dipercaya Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan. Saat dana dicairkan di Bank Jatim 17 Juni 2011, ketua kelompok memang datang ke bank. Namun, hanya mencairkan dan uang itu kembali langsung ditransfer ke nomer rekening lain yang tidak diketahui oleh masing-masing ketua kelompok. Dana pembangunan kandang juga dipotong Rp 20 juta dari Rp 50 juta, sedang itik dan kambing kelompok ternak tidak ikut terlibat membelinya. ■ st36

JOMBANG - SURYA Guna mengantisipasi gelombang jihad ke Ambon, Polres Jombang dan Ponorogo menggelar razia sejumlah kendaraan, Rabu (14/9). Seluruh kendaraan yang melintas di jalur nasional tersebut dihentikan. Selanjutnya, polisi memeriksa seluruh isi kendaraan beserta penumpangnya. Razia di Jmbang dipimpin langsung Kapolres AKBP Marjuki. "Ini sebagai langkah pencegahan agar tidak ada gelombang massa yang bergerak ke Ambon. Apalagi belakangan ini marak SMS yang mengimbau jihad ke Ambon," kata Marjuki di sela sweeping. Kendaraan yang dihentikan kemudian dibawa ke halaman belakang Satlantas. Di tempat tersebut, seluruh penumpang diturunkan. Sedangkan petugas langsung memeriksa isi kendaraan serta identitas masing-masing peumpang. Kapolres menjelaskan, sasaran razia yang ia lakukan adalah senjata tajam, senjata api, serta peralatan untuk perang lainnya. Maklum saja, Jombang merupakan wilayah strategis. Terpisah, ratusan anggota Polres Ponorogo gencar menggelar razia penumpang bus dan mobil pribadi yang melintas dan keluar masuk wilayah Ponorogo, Rabu (14/9). Razia yang digelar serempak jajaran Polres Ponorogo itu, juga diikuti semua jajaran petugas Polsek yang terbagi dalam 21 polsek, untuk mengantisipasi gerakan jihad ke Ambon. Kapolres Ponorogo, AKBP Yuda Gustawan mengatakan sebanyak 350 personel polisi diterjunkan untuk menggelar razia penumpang bus, angkutan umum, serta penumpang dan sopir mobil pribadi dan boks yang melintas di wilayah Kabupaten Ponorogo. Menurutnya, razia serempak itu, mengantisipasi adanya SMS gelap tentang anjuran jihad dan berjuang menuju Ambon. Sebab, anjuran SMS gelap itu, akan semakin memperkeruh keadaan. Dari ratusan polisi yang terjun itu, tidak hanya dari petugas Polres Ponorogo akan tetapi juga didukung semua anggota Polsek. . “Untuk Polsek razia digelar di masing-masing wilayah 21 Polsek. Dan untuk pasukan dari Polres dibagi dua wilayah razia, yakni di Terminal Seloaji dan di Perbatasan Madiun-Ponorogo," terangnya. ■ uto/wan

Janjikan Pekerjaan, Malah Perkosa Korban JOMBANG - SURYA Gadis Desa Kakahrejo, Kecamatan Ponggok, Blitar, sebut saja bernama Bunga (26) bernasib apes. Dijanjikan pekerjaan oleh Guntur alias Samhadi (30), warga Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, malah dipaksa memenuhi hasrat seksual Guntur. Namun, kini Guntur ditahan Polsek Bandarkedungmulya, Selasa (13/9) sore. Selanjutnya, kasus pencabulan tersebut langsung ditangani unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Jombang. Kapolsek Bandarkedungmulyo, AKP Kasyanto mengatakan, kasus yang menimpa Bunga berawal dari perkenalan dirinya dengan Guntur beberapa waktu lalu. Saat itu, pelaku yang sehari-hari sebagai sopir angkutan umum itu mampir ke warung milik orangtua korban di Blitar. Dalam perbincangan keduanya, korban sempat menyampaikan dirinya membutuhkan pekerjaan yang layak.

Dengan gaya cukup meyakinkan, Guntur menyatakan mampu membantu korban mendapatkan pekerjaan yang diinginkannya. Selanjutnya, dengan dalih mencari pekerjaan, pada Minggu (11/9) lalu, sekitar pukul 07.00 WIB, Bunga dijemput pelaku. Keduanya bertemu di perempatan Desa Bacem, Kecamatan Ponggok. Tak curiga, Bunga setuju saja karena dijanjikan mendapat pekerjaan. Namun, bukannya mencari pekerjaan, korban malah diajak ke rumah pelaku. Bunga bahkan sempat dikenalkan kepada orangtua pelaku. Bunga yang keheranan sempat menanyakan mengapa harus ke rumah pelaku, bukan mencari pekerjaan. Tapi, pelaku dengan mulut manisnya mampu membujuk korban. Bahkan korban bersedia saja diajak menginap di rumah pelaku. Saat korban tidur di kamar belakang, pelaku mulai menjalankan aksi bejatnya dengan menggauli korban dua kali. ■ uto


Jadwalkan Pembayaran Online

10

Buat seluruh jadwal secara rinci kapan harus membayar tabungan, tagihan listrik dan air, pembelian pulsa, atau investasi. Penggunaan uang pun lebih terarah. ■ shi/ida

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

www.surya.co.id

tip sehat Menikmati Makanan Bebas Gluten PENDERITA penyakit celiac (celiac disease) sering mengalami kesulitan saat mencari makanan. Penyakit ini terjadi karena gangguan pada sistem pencernaan, yaitu usus kecil rusak sebab tidak mampu mencerna gluten (protein yang ada dalam gandum). Berikut makanan ringan bebas gluten yang mengenyangkan. 1. Popcorn. Coba tambahkan buah kering atau perasa dalam popcorn kesukaan. Ada baiknya popcorn ini dibuat sendiri sehingga mudah diatur dan bebas lemak serta gluten. 2. Sayuran segar seperti seledri besar, selai kacang alami, dan kismis merupakan makanan lezat yang bisa dipilih sebagai makanan ringan. Semua bahan itu kaya protein. 3. Snack campur bebas gluten. Makanan ini bisa dibuat dengan mencampur kacang-kacangan atau buah kering yang kaya protein dan mengandung lemak baik. Hindari memasukkan sereal atau permen cokelat karena dua bahan itu mengandung gluten. 4. Kue bebas gluten. Sulit mencari kue bebas gluten karena sebagian besar berbahan terigu. Coba cek label pada kemasan, apakah bebas gluten atau tidak. Anda bisa membuatnya sendiri di rumah, seperti kue berbahan utama selai kacang. 5. Kue beras. Camilan jenis ini perlahan-lahan mulai mengisi rak-rak supermarket. Nikmati dengan menambahkan keju atau krim serta buah atau sayuran segar. ■ dig/ida

Porsi Khusus untuk Kepala

Cuaca panas tidak kunjung mereda. Keringat seperti tidak berhenti mengalir. Kulit kepala pun menjadi gatal. Jika selama ini gatal dapat diatasi dengan menggaruk, sekarang berhenti dulu. Mungkin itu saatnya rambut dan kulit kepala minta perhatian.

tip cantik Cantik dengan Lemon LEMON sebagai sumber penyedia vitamin C untuk ketahanan tubuh, juga menyimpan banyak manfaat kecantikan. Namun, perlu diingat bahwa lemon dapat menyebabkan kulit menjadi sangat sensitif terhadap matahari. Maka, jangan terlalu lama terekspos mentari setelah perawatan. 1. Campur air lemon dan sedikit gula, lalu balurkan pada tubuh sambil digosok perlahan. Kulit mati akan terkelupas dan digantikan kulit baru yang lebih sehat. 2. Samarkan kerutan di wajah dengan merebus satu cangkir susu, 2 sdt air lemon, dan 1 sdm minuman beralkohol. Dinginkan, oles pada kulit, dan biarkan mengering sebelum dicuci. 3. Samarkan titik-titik tanda usia bertambah dengan olesan air lemon. Setelah 15 menit, basuh hingga bersih. Ulang sekali lagi pada keesokan harinya. 4. Buat bahan facial yang mengelupas dan melembapkan kulit sekaligus. Campur air perasan satu lemon dan seperempat cangkir minyak zaitun atau minyak almond manis. 5. Lawan ketombe dengan memijat kulit kepala memakai 2 sdm air lemon setiap hari. Bilas dan cuci kembali dengan campuran secangkir air bersih dan 1 sdt teh air lemon. 6. Kuku tangan tampak lebih putih dan bersih setelah direndam dalam campuran satu cangkir air hangat dan air perasan separo lemon selama lima menit. Gosokkan bagian dalam kulit lemon pada kuku. ■ red/ida

ANAK-ANAK sering menyisihkan krayon yang sudah patah dan retak, termasuk serpihannya. Sisa-sisa krayon itu bisa diolah kembali menjadi alat tulis. Kumpulkan semua krayon tua dan hancurkan di atas selembar kertas. Ambil cetakan kue berbentuk mangkuk kecil yang terbuat dari besi atau aluminium. Isi masing-masing lubang cetakan dengan campuran krayon. Banyak sedikitnya bergantung ukuran yang diinginkan. Bisa juga dikumpulkan berdasar campuran warna, misal merah dan biru, atau merah muda dan biru muda. Masukkan cetakan dalam oven bersuhu 135 derajat Celcius selama 7-8 menit. Perhatikan baik-baik, sebab krayon akan meleleh dengan cepat. Jika tampak sudah meleleh, perlahan-lahan keluarkan dari oven. Boleh juga mengaduk lelehan krayon dengan tusuk gigi supaya paduan warna lebih unik. Biarkan hingga dingin. Krayon pun siap digunakan kembali di lembaran kertas putih. Supaya lebih menarik perhatian anak-anak, lain waktu buat krayon dalam berbagai bentuk cetakan. ■ mat/ida

juga disesuaikan dengan kondisi rambut. “Kondisioner dipakai hanya pada batang rambut dan jangan sampai terkena kulit kepala. Pada rambut yang diwarnai dan diluruskan sebaiknya memakai Sun Flower Conditioner,” kata Rudi Hadisuwarno. Kondisioner mampu melapisi batang rambut agar tidak mudah pecah atau bercabang. Kondisioner juga membuat rambut mudah disisir sehingga kemungkinan rontok lebih sedikit. Perawatan berikutnya adalah menggunakan tonik rambut. Untuk rambut rusak sebaiknya memilih tonik yang mengandung ekstrak sun flower yang menjaga kekuatan dan menutrisi akar agar rambut tetap bercahaya. Rambut berketombe sebaiknya menggunakan tonik yang mengandung esktrak tea tree oil yang akan membantu menghilangkan ketombe dan menutrisi akar tambut agar kulit kepala tetap sehat. Agar peredaran darah lancar, dianjurkan untuk menyisir rambut. Kebiasaan sering menyisir rambut juga membantu memperlancar peredaran darah. Menyisir bukan hanya untuk merapikan rambut, tetapi juga untuk memperlancar peredaran darah asal gigi sisir yang dipilih tidak terlalu rapat dan tajam. Ada beberapa kebiasaan yang dapat membuat rambut rontok. Menyisir saat rambut masih basah, misalnya. Rambut basah memang lebih mudah disisir. Akan tetapi, menarik rambut dari kulit kepala hingga ke ujungnya, akan merusak rambut. Urai rambut yang kusut lebih dulu, lalu menyisirlah dari ujung rambut, bagian per bagian. Lebih baik menyisir sat rambut sudah kering. Gunakan sisir bulat jika ingin rambut tampak mengembang. Untuk rambut yang halus, gunakan sisir biasa dengan gigi jarang. Baru setelah rambut cukup halus, gunakan sisir bergigi lebih rapat supaya rapi. Saat mengeringkan dengan handuk dan menggosok terlalu kencang hanya akan membuat rambut rontok semakin banyak. Begitu juga jika mengikat rambut terlalu kencang dan lama. Rambut akan rapuh dan nutrisi tidak akan menyebar sempurna. Jika ingin mengikat rambut, ikat secukupnya dengan ikat rambut lembut. ■ end/kcm

Rambut di Balik Kerudung MEREKA yang berkerudung harus menyisihkan perhatian untuk wilayah kepala. Kerudung yang tidak menyerap keringat membuat kulit kepala gatal. Untuk menjaga kesehatan rambut, pilih kerudung berbahan katun atau kaus yang memiliki pori-pori baik sebagai sirkulasi udara bagi rambut. Gantilah kerudung setiap hari. Demikian pula dengan pelapis

bagian dalam kerudung. Hindari warna gelap seperti hitam karena menyerap panas sehingga membuat wilayah kepala dan rambut menjadi lebih panas. Pilihlah warna terang atau putih. Hindari berkreasi dengan kerudung berlapis-lapis setiap hari. Kerudung sebaiknya tidak lebih dari empat lapis. Semakin tebal kerudung membuat rambut semakin sulit ‘bernapas’.

Rambut Juga Menagih

go green Krayon Buatan Sendiri

K

ULIT kepala yang digaruk dapat membuat kulit kering dan serpihannya rontok. Kelembapan kulit kepala penting dijaga agar kulit tidak kering. Pemijatan menjadi salah satu alternatif agar kulit kepala tetap terjaga kelembapannya. Jika biasanya perhatian orang ketika merawat rambut hanya pada batang rambut, sekarang mulailah memperhatikan kulit kepala. Luangkan waktu untuk memijat kepala selama beberapa menit. Itu membantu meningkatkan kesehatan kulit kepala. Caranya dengan menggunakan sepuluh ujung jari dan bukan kuku. Jika kulit kepala kering, oles dulu tipistipis dengan conditioner. Tekan perlahan kulit kepala mulai dari garis tumbuh rambut di dahi ke arah belakang dengan gerakan melingkar. Jangan menggosok atau menarik rambut supaya tidak menyakitkan kulit kepala. Gerakkan jari hingga mencapai bagian belakang leher. Ulangi beberapa kali selama lima menit. Menurut dr Hendra Wong, Ketua Himpunan Ilmuwan Kosmetika Indonesia, setelah menggunakan sampo sebaiknya rambut langsung dibilas. Tidak ada penelitian yang menyebutkan bahwa sampo harus didiamkan sebelum dibilas. Itu berbeda dengan penggunaan kondisioner yang memang harus didiamkan beberapa menit setalah diaplikasikan. Tujuannya untuk memberi waktu kepada kutikula rambut menyerap kandungan yang terdapat dalam kondisioner. Pemakaian kondisioner

BUKAN hanya kulit wajah yang butuh masker agar tetap segar, rambut juga perlu. Jika rambut mulai kusam, itu saatnya rambut menagih perhatian ekstra. Gunakan masker rambut sesuai dengan kondisi rambut. Masker rambut buatan sendiri dapat dicoba dengan menggunakan 2 apel sedang, 2 sdm cuka apel, 1 sdt jus lemon, dan 1 sdm tepung jagung. Parut apel dan campurkan dengan bahan lain, aduk rata. Balurkan pada rambut yang kering, kemudian tutup dengan shower cap atau handuk. Biarkan 30 menit sebelum dibilas dengan air hangat. Setelah itu baru sampo ringan digunakan. Lakukan seminggu sekali dan dilanjutkan dengan pemijatan. Marc Zollicoffer, seorang terapis spa, menyarankan pemijatan istimewa. “Campur-

kan 10 tetes minyak esensial murni seperti lavender atau cendana dengan minyak jojoba 30 ml. Oleskan di kulit kepala dan pijat perlahan. Untuk pemilik jenis kulit kepala sensitif, pijatlah dengan minyak jojoba saja,” kata Zollicoffer. Pijat selama lima menit. Setelah itu dibilas di bawah air pancuran supaya pemijatan sempurna. Jika cara itu terlalu rumit, pakai saja produk jadi. Menurut Rudi Hadisuwarno, seminggu sekali dianjurkan mempergunakan masker untuk memperkuat akar rambut. “Gunakan produk yang mengandung kombinasi ekstrak ginseng dan active HL defense complex. Formula itu untuk membantu mengurai kerontokan dengan menutrisi batang rambut sehingga rambut tumbuh kuat dan tetap berkilau,” kata Rudi. ■ end

“Pastikan sebelum mengenakan kerudung, rambut benarbenar kering untuk mencegah timbulnya ketombe pada rambut,” tutur Rudi Hadisuwarno. Rudi menganjurkan perawatan intensif untuk mereka yang berkerudung sepanjang hari. Rambut sebaiknya dicuci setiap hari menggunakan sampo yang sesuai dengan kondisi rambut. Jika rambut berketombe, gunakan

sampo yang mengandung tea tree oil karena dapat membantu membersihkan dan menghilangkan penyebab ketombe dan rasa gatal pada kulit kepala. Untuk rambut rontok, sampo yang mengandung ginseng dapat dipakai karena akan membersihkan dan melembutkan rambut yang rontok sehingga menjadi kembali kuat, lembut, dan megar. ■ end

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi: z Hakim - 0812345 94787 z Daviq - 031 81008757 z Meidy - 031 83356990

informasi bisnis

Cara Alami Atasi Kolesterol “KARENA faktor usia yang sudah kepala tujuh, 4 bulan terakhir ini saya mengidap kolesterol,” cerita H. Rachmat Iman Santoso, seorang pensiunan dosen. Ketika kolesterolnya tinggi, Rachmat sering merasakan badannya terasa gatal-gatal. Namun, saat ditemui di kediamannya di Malang, Jawa Timur, ternyata ayah 4 orang anak tersebut tampak segar. Ia pun membagi rahasianya dengan kami, “Gentong Mas memang solusi yang tepat untuk mengatasi keluhan saya. Setelah minum herbal ini selama 3 bulan, Alhamdulillah sekarang kondisi saya sudah sehat.” Ungkap pria berusia 74 tahun tersebut dengan bahagia. Dengan tubuh yang sehat, kini Rachmat dapat menjalani masa pensiunnya dengan nyaman. Ia pun tak segan-segan untuk membagi pengalaman sehatnya itu dengan orang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya ini bermanfaat bagi orang lain.” Harapnya. Gentong Mas adalah minuman herbal alami yang terbuat dari Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang aman dikonsumsi dan terbukti sangat bermanfaat bagi kesehatan. Gula Aren yang dikandung Gentong Mas banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Niacin pada Gula Aren dapat meningkatkan fungsi kerja otak dan menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat). Sementara Ascorbis Acid memiliki fungsi menghancurkan radikal bebas. Sementara itu, Habatussauda, biji hitam yang telah digunakan secara luas oleh masyarakat India

dan Timur Tengah mengandung Omega 3 dan 6 yang efektif menurunkan LDL dan menaikkan HDL (kolesterol baik). Habbatusauda pun berfungsi menjaga kekebalan tubuh dan menetralkan racun dalam tubuh melalui kotoran, urine dan keringat. Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan cepat, pola hidup sehat seperti olahraga teratur, mengurangi makanan yang tinggi lemak jenuhnya dan makanan yang dimasak dengan minyak sawit perlu dilakukan. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Surabaya : 081316821146 / 031-75161806, Malang: 081219269565, (0341)5491890 Madiun: 081335272936, Kediri: 085223018142, Mojokerto: 085223636470, Gresik: 081322445096, Blitar: 081233052584, Banyuwangi: 085234398441, Sidoarjo: 081252532578, Tulungagung: 081252532577, Jombang: 085257044832, Jember: 081338611049, Trenggalek: 082139057979, Magetan: 081359291111, Probolinggo: 081331952259, Nganjuk: 081331939610, Pasuruan: 081252756227, Ponorogo: 081274310596, Bojonegoro: 081233390005, Situbondo: 082143391646, Ngawi: 081215110665, Bondowoso: 081233836384, Lamongan: 081331257610, Tuban: 081216135230, Lumajang: 081336191009, Bangkalan: 082118867006, Pamekasan: 082140744863, Sumenep: 085232302824, Pacitan: 085335454594, Sampang : 082141417808 ● ikl


Onci ‘Ungu’-Endhita Sebar 1.000 Undangan

12

Prosesi pernikahan Onci ‘Ungu’ (29) dan pesinetron Endhita (35) bakal dilakukan 23 Oktober 2011. Meski persiapan belum 100 persen tuntas, pasangan ini mengaku santai menghadapi saat sakral tersebut. Salah satu persiapan pernikahan yang belum kelar yaitu menyediakan kartu undangan. Padahal, mereka akan mengundang sekitar seribu orang. ■ tribunnews www.surya.co.id

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

Wulan Guritno Lesbi

Gossiiiiip Sepekan

Gossipers ........ Tanggal 5 September lalu, Krisdayanti akhirnya melahiran anak pertama hasil hubungannya dengan Raul Lemos di Rumah Sakit Mitra Kemayoran Jakarta. Apa komentar Anda tentang kehadiran anak ketiga bagi KD ini?

Anang Hermansyah

kpl

WULAN Guritno lesbi? Fakta ini baru terungkap belakangan. Tak heran pemilik nama Wulan Lorraine Guritno (31) itu kini mengubah tampilannya, jadi berambut pendek, sehingga terkesan tomboi. “Sebenarnya saya nggak pede dengan rambut ini. Tapi, kalau buat film yang saya suka, ya saya lakukan,” tutur Wulan ketika ditemui Kompas.com di Jakarta, Selasa (13/9). Karakter perempuan lesbi itu memang dipercayakan pada aktris kelahiran London, Inggris, 14 April 1980 ini di film terbarunya, Dilema. Menurut Wulan, yang tengah hamil besar ini, karakter peran yang menuntut dirinya untuk berambut cepak itu dirasa menantang. “Di film ini saya jadi lesbi makanya dicepak begini. Saya juga diharuskan mencium perempuan dalam aktingnya,” terang ibu dari Shaloom Syach Razadee dan London Abigail Dimitri ini. Meski cepak, Wulan mengaku tidak terlalu mempersoalkan rambutnya itu. “Rambut cepak ada keuntungannya juga. Dengan rambut ini, nggak ribet. Sekarang enak, nggak usah nge-blow dan nggak panas,” ujarnya. ■ pra

Agnes Koreo Konser Kahitna

ist

ADA yang spesial di Konser Cinta 25 Tahun Kahitna yang bakal digeber di Jakarta Convention Centre, Senayan Jakarta, Kamis (15/9) malam. Selain bertabur penyanyi dan musisi ibukota, pentas musik ini jadi istimewa Agnes Monica juga terlibat. Artis yang tengah merintis jalur internasional ini tak ikut nyanyi, namun bertindak sebagai penata tari dalam konser tersebut. “Koreografernya Nez in the house, Agnes Monica,” ujar Mario ditemui di Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (13/9). Konser Cinta 25 Tahun Kahitna ini, bakal menampilkan RAN, Maliq & The Essentials, serta The Groove. Selain itu masih ada artis yang masih dirahasiakan dan diyakini jadi kejutan pertunjukan akbar ini. Antusiasme masyarakat untuk menonton konser tersebut sangat besar. Kabarnya, 3.500 tiket konser sudah habis terjual sejak lama. Sepertinya para fans Kahitna tak sabar untuk menyaksikan reuni Kahitna dengan mantan personelnya terdahulu. ■ kompas.com/pra

Batal

Lamar Ashanty

Kirim komentar melalui SMS ke nomor: 083857517888 Dengan format : SiiipKan (spasi) nama#umur# kota#komentar Contoh: SiiipKan Joko#35#malang#Ayu sdh cantik dan bersuara merdu mestinya diimbangi dengan perilaku yang baik Setiap komentar yang masuk kami upload juga di situs online www.surya.co.id, sehingga bisa diikuti setiap hari.

kapanlagi

Pertemuan antara keluarga Ashanty dan Anang Hermansyah di Jember saat Lebaran lalu sempat menyatakan Anang bakal melamar Ashanty tanggal 28 September mendatang. Namun, rencana itu rupanya batal.

“M

EMANG tadinya mau ada (lamaran) karena di Jember ada pembicaraan tanggal 28 (September) aja. Tetapi pada perjalananannya ternyata masih ada pekerjaan yang kami pikirin. Ternyata ada adat yang berbeda, ada yang lebih ribet yang harus kami pikirkan, ada banyak pekerjaan juga,” kata Ashanty saat ditemui tabloidnova.com di Jakarta Barat, Rabu (14/9). Duda Krisdayanti ini tampaknya memang masih harus sabar untuk meng-

akhiri masa sendirinya. Namun, Anang sekali lagi menegaskan bahwa niatnya melamar pasangan duetnya itu sudah mantap. “Aku melamar secara pribadi memang pernah ke Ashanty. Itu sudah tidak ada masalah. Sebenarnya meaning yang harus dipahami, perjalanan kami berdua. Niatan saling melamar intinya sudah ada,” ucap pelantun lagu Separuh Jiwaku Pergi itu. Disinggung tentang kepergiannya bersama Ashanty ke Dubai pada tanggal 1-7

Oktober yang santer disebut bakal dimanfaatkan untuk acara lamaran, baik Anang maupun Ashanty menyatakan acara di Dubai itu hanya untuk liburan. “Rencana ke Dubai dan Turki itu jalan-jalan, Sudah direncana lama,” ujar Anang. Ashanty menambahkan, ”Tadinya mau bawa ibunya Anang dan ibu aku. Tapi karena ibuku mau pergi haji tahun ini, jadi paspornya ketahan. Dia enggak bisa ikut. Akhirnya yang ikut kakak aku. Kita liburan dan refreshing saja.” Meski belum resmi melamar Ashanty, namun pasangan duet ternyata sudah membicarakan soal foto pre wedding. “Ini masih pembicaraan aja, kalau foto pre wedding itu belum ada. Karena aku bilang tadi, hal pertama itu lamaran dulu, dan itu aja belum,” ujar Ashanty, ■ tribunnews/pra

Bruce Lee, Main Film Sejak Bayi TERNYATA masih ada sisi kehidupan Bruce Lee yang belum pernah terungkap selama ini. Aktor bela diri legendaries asal Tiongkok itu sudah mengenal seni peran sebagai figuran saat masih bayi. Kemudian berlanjut di usia 9 tahun, Bruce berakting dalam film The Kid, dan akhirnya berperan di sejumlah film drama di usia remaja. Lelaki berjiwa pemberontak yang sejak kecil sering bikin orangtua marah dan memberinya hukuman ini lalu nekad hijrah ke Amerika di usia 17 tahun dengan hanya membawa uang 100 dolar AS di kantongnya! Itulah sebagian kisah yang diangkat dalam film Bruce Lee, My Brother yang tayang di kanal Celestial Movies pukul 20.00 WIB, Sabtu (17/9). Bruce Lee, My Brother dalam bentuk drama biopik ditulis saudara laki-lakinya, Robert Lee. Untuk memerankan Bruce Lee, dipilih Aarif Lee, aktor muda peraih penghargaan

Hong Kong Film Awards kategori Best New Performer dalam Echoes of the Rainbow. Aarif terpilih tentu bukan karena memiliki nama belakang sama melainkan karena fisik yang menunjang juga kepercayaan diri dan temperamental yang serupa. “Saya merasa sangat terhormat, tapi juga punya tanggung jawab besar. Namun

demikian, saya mendapat dukungan penuh dari keluarga Lee sehingga mampu mengurangi tekanan itu,” ungkap pria berdarah Malaysia, Arab dan Cina ini. Bruce Lee, My Brother juga didukung bintang-bintang ternama seperti Tony Leung Ka-fai (Lee Hoi-chuen, Detective Dee), Christy Chung (Grace Ho, The Medallion), Michelle Yip (Lee Hap Ngan, Accident) juga aktris pendatang baru Jennifer Tse (yang juga adik aktor Nicholas Tse). Film yang dirilis 2010 ini disutradari Raymond Yip dan Manfred Wong. Untuk mendukung perannya, ist Aarif yang tidak pernah belajar beladiri mendapat pelatihan Wing Chun dasar dari Sifu Wen dan free fighting. “Apa yang ia wakili sungguh tak tergantikan. Buat saya, ini bukan hanya semata tentang seni beladiri dan spirit Cina. Ini adalah tentang ketekunan, dedikasi, bakat dan yang paling penting, tentang keberanian,” tandas Aarif. ■ pra

24. Cusì (Surabaya/+6285745974xxx) : Selamat atas kelahiran putrinya, mg mjd anak yg berguna bg bangsa d negara. 25. Imah (Besuki/+6283847793xxx) : Waaah Bngga Bngt KD n Raul TermOs tu, slmat Deh Bwt mereka. . . 26. Azmy (Waru/+6285733773xxx) : slmt ya atas klhran ank pertma kd dngn raul,smga kd dn raul mnjdi klwrga yg bhagia,amin,tpi jngn lpakan ank2 kd brsama anang ya 27. Hj Sri Walujo (Ponorogo/+628123268xxx) : mbak Yanti putrinya cuantik dan bibirnya seksiii banget. Smg menjadi anak yang sholehah. Amin. 28. Wanda (Jombang/+6285730426xxx) : slamat buat bunda KD smoga bunda sangat sayang pd adik yg imut dan lucu, bukan kayak aku nggak punya adik, aku pingin gendong adiknya bunda, trim. 29. Dewi (Pasuruan/+6281330681xxx) : waduh mb kd,ntar tuh anak jd kayak raul item,kekar n keriting hehehe 30. Andre Marseh (Surabaya/+6281357761xxx) : slmt ya bwt smg ankx g meniru perilaku ke2 ortux 31. Vivit (Malang/+6281515181xxx) : SheLamadh yach,bUadH mbagh KD mHa maZ RauL.BuadH MbaGh KD,wlPuNd dAch pnya bAby brU,jnGanD lupha ChmA AuRel mha AzhRieL... 32. Ika Trisna (Mojokerto/+6281515335xxx) : maz raul top cer banget n prosesnya langsung, enak ya mba’ KD punya suami kaya, smuanya bs cpt, ngurus apa aja cpt n langsung jd, apalagi cm urusan buat anak... 33. Rosalia Indah (PasUrUan/+6281939830xxx) : U CntiK deeeCh slmt Za bUat tantee KD N_ Om raUl da pUx beby yG lhr dnGn slmt.. N_ smpUrna.. 34. Andi (Malang/+6282174001xxx) : Semoga ank yg anda lahirkn mNJdi ank xg brbkti kpd org tua amien 35. Raiela (Surabaya/+6283873727xxx) :slmat buat mbag kd and abang raul yg mmpnyai amora.smg ank x mnjdi ank yg slhah.and buat mimi x gak usah d dngerin org mau blang ap.yg pntng fokus am amora. 36. Ardina (Surabaya/+6283830859xxx) : Selamat ya bwt mbak KD & RAUL. Semoga dgn kehadiran anak 1 tambah serasii.. !!! 37. Dwi (Madiun/+6283845175xxx) : bwt KD dan Raul slmt y ats klhrn putri kalian yg cntk.smg dgn lhirnya buah cinta kalian tdk akn mngurangi ksh syg kalian pd anak2 dr prnkhn sblmnya. 38. Ichabonet (Malang/+6285230914xxx) : didunia ini gk ada yg namanya anak haram. yg haram itu kelakuan org tuanya, smg anknya kelak tdk sprti org tuanya, tp pptah mengatakan buah jatuh tidak jauh dr pohonnya 39. Yuli (Pasuruan/+6285235892xxx) : alhamdulilah dah lahir anaknya kd..mudah2an ngak nurun mamanya..amin. 40. Virdha (Surabaya/+6285648660xxx) : congratz ea bwt mbk KD..Tp hati2 loh,cs anaknya cew..mungkin ntr jdi Karma.. 41. Anik (Kediri/+6285735625xxx) : buat kak kd n lemos selamatya anda tlh dibrikn anugrah dari yg diatas tpi jgn prnah jg lp ama kedua ankx ya amiiin 42. Indra (Kediri/+6285745003xxx) : slamat aja bt pasangan KD dan raul atas klahiran anakx.ya smoga tu anak niru klakuan ortux yg suka cri sensasi..amin 43. Ardho (Malang/+6285655939xxx) : alhamdulillah anaknya sudah lahir, semoga anaknya bisa lebih baik dari orang tuanya, sifat dan tingkah lakunya tdk sprti orang tuanya, amin. 44. Alifah (Jombang/+6285730426xxx) : Slamat ya mbk KD, smoga anak mbk nanti jd anak soleha,dan smg aja terakhir ini mbk KD nikah ama Raul nggak gonta ganti psangan smg aja anak2 mbk KD nggak ada yg sperti mi2nya.


Luis dan Luiz Dalam Pantauan Barcelona

Tampaknya Barcelona mulai genit melirik etalase bursa transfer Eropa, setelah kemampuan finansialnya semakin kuat. Dengan skuad yang ada, Barcelona masih mencari pemain baru. Kali ini targetnya adalah striker Liverpool, Luis Suarez dan bek Chelsea, David Luiz. Awal tahun depan, Barcelona dilaporkan ingin menjajaki penawaran kepada Liverpool dan Chelsea. Suarez disiapkan menggantikan David Villa yang sudah berusia 30 tahun. ■ crs/dey

13

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

www.surya.co.id

PENYELAMATAN EL NINO Chelsea

2

SUSUNAN PEMAIN

Bayer Leverkusen

0

CHELSEA : Cech; Luiz/Alex (76), Ivanovic, Cole, Bosingwa; Mikel, Malouda, Meireles/Lampard (65); Mata, Torres, Sturridge/Anelka (64). BAYER LEVERKUSEN : Bernd; Toprak, Reinartz, Kadlec, Castro; Rolfes, Bender/Balitsch (80), Kiessling, Ballack/Renato (65), Sam/Derdiyok (73), Schurrle.

► Dua Assist, Dua Gol LONDON – SURYA MASIH pelit gol, tetapi berkat dua assist yang berbuah gol ke gawang Bayer Leverkusen di laga Grup E Liga Champions, Rabu (14/9), Fernando Torres kembali ‘diterima’ di Chelsea. Ini alasannya mengolok-olok rekannya yang ‘lamban’ dan ‘tua.’

DIRIJEN PERMAINAN Fernando Torres (kiri) hampir membuat gol ke gawang Bayer Leverkusen, Rabu (14/9). Tidak sabaran dengan peran para pemain tua, mungkin Torres merasa perlu melakukan sendiri tugas sebagai assister. ap/kirsty wigglesworth

Hanya beberapa jam sebelumnya, pemain berjuluk El Nino alias Si Bocah itu memang menyindir sebagian besar pemain Chelsea yang disebutnya seperti di atas. Dan Torres sendiri yang menuntaskan pekerjaan para pemain tua itu melalui peran pentingnya untuk membawa Chelsea menang 20 atas Leverkusen. Di menit ke-67, umpan yang disodorkan Torres kepada David Luiz berbuah manis karena bek Brasil

itu bisa membuka kebuntuan untuk merobek gawang Bernd Leno. Bahkan sampai menit terakhir injury time, Torres yang kembali menjadi pemberi assist untuk dikonversikan Juan Mata menjadi gol. El Nino bahkan berpeluang mencatatkan namanya di daftar pencetak gol. Leverkusen beruntung punya kiper seperti Bernd. Setidaknya, dua kali ia menggagalkan ancaman dari striker berambut blonde itu.

Berkat semua hal itu, karier Torres – yang hendak dibangkucadangkan Andre Villas-Boas di Chelsea – terselamatkan. Selepas laga, Andre Villas-Boas menegaskan hal tersebut. “Kami sudah berbicara, dan semua masalah sudah selesai. Anda lihat bahwa Torres bisa bermain bagus dengan permainan kolektif,” ujar Boas kepada The Telegraph. Namun menurut manajer Chelsea itu, Torres belum pasti mendapat tempat di laga Super Sunday

melawan Manchester United, Minggu (18/9). “Kami masih punya beberapa hari lagi untuk berlatih, dan seperti biasa, Torres akan berkompetisi dengan pemain lain untuk berebut posisi,” jawab pakar strategi 33 tahun yang tak sekalipun berkarier sebagai pemain pro itu. Leverkusen tak terlalu meratapi hasil itu. Pelatih Robin Dutt yakin Leverkusen bisa membalas, 23 November nanti. “Hari ini kami sudah menunjuk-

kan bahwa kami bisa memberi mereka masalah. Sayang, Chelsea bermain tanpa cacat, dan kami akan mengambil pelajaran dari laga ini,” ujar pelatih berdarah India itu. Yang menarik, Dutt menarik ucapannya soal Michael Ballack. Sebelumnya Dutt menyatakan akan pikir-pikir memainkan Ballack, dengan alasan pemain 34 tahun itu terlalu tua untuk berkompetisi di Liga Champions. Kenyataannya, Ballack bermain 65 menit.■ tel/ab

Bukan Penampilan Barcelona Sebenarnya

Arsenal Mulai Menepis Badai

BARCELONA - SURYA Barcelona menciptakan sejarah kelabu di Liga Champions ketika menjadi tim pertama dengan status juara bertahan yang kebobolan di partai pembuka. Tidak tanggung-tanggung, bukan satu gol yang bersarang di gawang Barcelona, melainkan dua. Bermain di Nou Camp, Barcelona diimbangi raksasa Eropa lainnya, AC Milan 2-2 di penyisihan Grup H, Rabu (14/9). Sekitar 90.000 penonton yang sebagian besar pendukung Barcelona sudah dikejutkan gol Alexandre Pato ketika permainan belum genap satu menit. Tepatnya detik ke-23, Pato membuat bek-bek Barcelona kaget kala menjebol jala Victor Valdes. Itu gol tercepat kelima di sejarah Liga Champions. Pedro menyamakan skor di menit ke-36 sebelum David Villa

DORTMUND - SURYA Arsene Wenger membuktikan janjinya untuk tidak menyerah membawa Arsenal melewati badai krisis penampilan. Pelanpelan Wenger membawa Arsenal bangkit dan menuai hasil positif. Hasil dari tandang ke markas Borussia Dortmund di Grup F Liga Champions, Rabu (14/9), adalah salah satunya. Menahan Dortmund 1-1 di BvB Stadium jelas bukan pekerjaan mudah bagi sebuah kapal limbung seperti Arsenal. Setidaknya itulah yang disebut asisten Wenger, Patrick James ‘Pat’ Rice usai laga. “Jangan lupa, bahwa Dortmund adalah tim yang bagus. Saya pikir, tidak semua tim bisa datang ke Dortmund dan menang. Tetapi hari ini kami nyaris, sangat nyaris, melakukan itu,” sebut Rice. The Gunners nyaris menang

Bacelona

2

PENCETAK GOL TERCEPAT DI LIGA CHAMPIONS

AC Milan

2

1. Roy Makaay (Muenchen) 2. Gilberto Silva (Arsenal) 3. Alessandro Del Piero (Juventus) 4. Clarence Seedorf (AC Milan) 5. Alexandre Pato (AC Milan) 6. Dejan Stankovic (Inter)

balik membuat juara bertahan memimpin di menit ke-50. Barcelona sebenarnya menikmati penguasaan bola sampai 70 persen, namun gagal 'menghabisi' juara Eropa tujuh kali itu. Tetapi, malam itu memang Barcelona bukan seperti biasa. Bukannya berakhir dengan pesta, tuan rumah kembali tersentak di akhir laga setelah Milan menyamakan kedudukan di menit kedua injury time lewat sundulan Thiago Silva. Derita bagi Barcelona bertambah karena gelandang andalan mereka, Andres Iniesta harus absen empat pekan garagara cedera. Pelatih Blaugrana, Josep Guardiola menyesalkan

skema defensif Rossoneri. "Tak mudah untuk melakukan penetrasi ke kotak penalti yang disesaki delapan bek. Kami berusaha, tetapi di akhir pertandingan mereka malah menyamakan lewat sepak pojok," sesal Guardiola. "Milan harus dapat penghargaan atas yang mereka lakukan." "Ketika lawan mencetak gol di menit terakhir, Anda terlihat seperti orang

vs Real Madrid vs PSV vs MU vs Schalke vs Barcelona vs Schalke

(07/03/2007 – 10,02 detik) (25/09/2002 – 20,07 detik) (01/10/1997 – 20,12 detik) (29/09/2005 – 21,06 detik) (13/09/2011 – 23 detik) (05/03/2011 – 25 detik)

bodoh," tambah bek kanan Daniel Alves. Sementara pelatih Milan, Massimiliano Allegri membantah menempatkan delapan bek di depan kotak. Allegri menggunakan skema 4-3-1-2 di mana ketiga gelandangnya diisi Antonio Nocerino, Clarence Seedorf, dan Mark van Bommel. "Barcelona tetap tim terbaik dunia, tetapi merekapun bisa bermain seri," tukasnya. “Tetapi itulah sepak bola, kadang Anda tak layak kalah dan di lain waktu Anda juga tidak layak menang." ■ ret/toa/van

Dormund

1

Arsenal

1

ap/martin meissner

POIN MAHAL - Robin van Persie (kiri) dan pemain Dortmund, Neven Subotic. Hasil yang sangat adil bagi Arsenal. bila saja lawan tak membuat gol ‘terlambat’ dari Ivan Perisic dua menit jelang bubaran. Gol Arsenal dicetak Robin Van Persie di menit ke-42. Hasil imbang 1-1 disambut

akur kedua kubu. Bila Rice gembira karena menurutnya Arsenal banyak kemajuan, maka Der Trainer Dortmund, Jurgen Klopp mensyukuri timnya batal kalah. ■ uefa/ab

SERANGAN KILAT - Alexandre Pato (AC Milan) bebas berekspresi tanpa kehadiran Zlatan Ibrahimovic. Dan petaka bagi Barcelona.

ap/daniel ochoa de olza

Sulit Saingi Wakil La Liga LONDON - SURYA Barcelona mungkin kurang berkesan di laga pertama Grup H semalam, tetapi tetap kekuatan besar bersama Real Madrid. Manajer Arsenal, Arsene Wenger menyatakan kekhawatirannya itu. Ia cemas, tidak ada satu pun dari empat wakil Inggris yaitu Manchester United (MU), Manchester City, Chelsea, dan Arsenal yang bisa mengimbangi Barcelona dan Madrid di Liga Champions ini. “Barca dan Madrid berada di atas angin musim lalu. Sedangkan banyak tim lainnya yang mengejarnya,” kata Wenger. “Di Premiership, persaingan semakin berat sedangkan Barcelona dan Madrid semakin kuat dari sisi finansial.” “Bagi Arsenal sendiri, ini seperti awal baru karena skuad kami baru. Yang kami pertaruhkan di fase grup ini adalah, baru menunjukkan bahwa kami bisa lolos,” terangnya. Ditambahkan Wenger, dua rak-

ap/martin meissner

Arsene Wenger sasa Spanyol itu sudah membuktikan diri bisa menang saat ini. “Jadi terlalu dini bagi wakil-wakil Premiership untuk menyaingi. Begitu pula kekuatan finansial Man City, terlalu dini membandingkan mereka dengan Barcelona yang sudah menjuarai dua Liga Champions di tiga musim terakhir,” tandasnya. ■ crsport/dey

KOTAMADYA

SURABAYA


14

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

data & agenda LIGA CHAMPIONS

Getafe

vs

Rabu (14/9)

Grup E Chelsea RC Genk

Minggu (18/9)

Real Zaragoza Atletico Madrid

2 - 0 Bayer Leverkusen 0 - 0 Valencia 1 0 0 0

1. Chelsea 2. Valencia 3. Racing Genk 4. Leverkusen

1 1 1 1

Grup F Dortmund Olympiakos

1 - 1 Arsenal 0 - 1 Marseille

1. Marseille 2. Arsenal 3. Dortmund 4. Olympiakos

1 1 1 1

Grup G Apoel Nicosia FC Porto

2 - 1 Zenit St Petersburg 2 - 1 Shakhtar Donetsk

1. Porto 2. APOEL Nicosia 3. Shakhtar D 4. Zenit St P

1 1 1 1

Grup H Barcelona Viktoria Plzen

2 - 2 AC Milan 1 - 1 BATE Borisov

1. AC Milan 2. Barcelona 3. BATE Borisov 4. Viktoria Plzen

1 1 1 1

1 0 0 0

1 1 0 0

0 0 0 0

0 1 1 0

0 1 1 0

0 0 0 0

1 1 1 1

0 0 0 1

0 0 0 1

0 0 1 1

0 0 0 0

2-0 0-0 0-0 0-2

3 1 1 0

1-0 1-1 1-1 0-1

3 1 1 0

2-1 2-1 1-2 1-2

2-2 2-2 1-1 1-1

3 3 0 0

1 1 1 1

LIGA EROPA Jumat (16/9)

Besiktas vs Maccabi Tel Aviv 0 : ¾ Dynamo Kiev vs Stoke City 0:½ FC Zurich vs Sporting Lisbon 0 : 0 Hapoel Tel Aviv vs Rapid Bucharesti 0 : ½ Lazio vs Vaslui 0:1 PSG vs Red Bull Salzburg 0:1 ¼ PSV Eindhoven vs Legia Warsawa 0:1 Slovan Bratislava vs Athletic Bilbao ¼:0 Atletico Madrid vs Glasgow Celtic 0 : 1 ¼ Austria Wien vs Metallist Kharkiv 0 : ¼ AZ Alkmaar vs Malmo 0:1¼ Fulham vs Twente Enschede 0 : ¼ Maccabi Haifa vs AEK Larnaca 0:1 Steaua Bucharest vs Schalke 04 0:0 Udinese vs Rennes 0:½ Wisla Krakow vs Odense 0:½

PREMIERSHIP INGGRIS Selasa (13/9)

Queens Park Rangers (QPR) -Newcastle 0-0

Jadwal, Sabtu (17/9)

Blackburn vs Aston Villa vs Bolton vs Everton vs Swansea City vs Wolverhampton vs Sunderland Tottenham Fulham MU

Arsenal Newcastle Norwich City Wigan Athletic West Bromwich QPR

Minggu (18/9) vs vs vs vs

1. MU 4 2. Manchester City 4 3. Chelsea 4 4. Stoke City 4 5. Newcastle 4 6. Liverpool 4 7. Wolverhampton 4 8. Aston Villa 4 9. Wigan Athletic 4 10. Everton 3 11. Arsenal 4 12. QPR 4 13. West Brom 4 14. Bolton 4 15. Tottenham 3 16. Sunderland 4 17. Norwich City 4 18. Fulham 4 19. Swansea City 4 20. Blackburn 4

Stoke City Liverpool Manchester City Chelsea 4 4 3 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0

0 0 1 2 2 1 1 3 2 1 1 1 0 0 0 2 2 2 2 1

0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 2 2 3 3 2 2 2 2 2 3

½:0 0:½ 0:¾ 0:1 0:0 0:½ 0:0 0:0 1:0 0:½

18-3 12 15-3 12 7-3 10 3-1 8 3-1 8 6-3 7 4-3 7 5-3 6 3-4 5 3-3 4 3-10 4 1-6 4 3-5 3 7-11 3 3-8 3 2-4 2 3-6 2 2-5 2 0-5 2 3-7 1

LA LIGA PRIMERA SPANYOL Selasa (13/9)

Malaga

-Granada

Jadwal Sabtu (17/9)

Granada Real Mallorca Sporting Gijon Barcelona Sevilla

vs vs vs vs vs

Rayo Vallecano 0 : ½

4-0

Villarreal ¼:0 Malaga 0:0 Valencia ¼:0 Real Osasuna 0 : 2 ¾ Real Sociedad 0 : 1

Levante Athletic Bilbao

vs Espanyol 0:¼ vs Racing Santander 0 : 1

Senin (19/9)

vs Real Madrid vs Real Betis

1. Real Madrid 2. Valencia 3. Real Betis 4. Barcelona 5. Real Sociedad 6. Sevilla FC 7. Real Osasuna 8. Espanyol 9. Real Mallorca 10. Levante 11. Rayo Vallecano 12. Santander 13. Athletic Bilbao 14. Atletico Madrid 15. Getafe 16. Villarreal 17. Real Zaragoza 18. Malaga 19. Granada 20. Sporting Gijon

2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0

0 0 0 1 1 1 1 0 0 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0

2:0 0:½

0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 2 2

10-2 5-3 2-0 7-2 4-3 4-3 2-1 2-2 1-1 1-1 1-1 3-4 2-3 0-1 3-5 2-7 0-6 5-2 0-5 2-4

6 6 6 4 4 4 4 3 3 2 2 1 1 1 1 1 1 3 0 0

SERIE A ITALIA Sabtu (17/9)

Cagliari

vs

Novara

0:1

Minggu (18/9)

Inter Milan Atalanta Bologna Catania Lazio Parma Siena Udinese

vs vs vs vs vs vs vs vs

AS Roma Palermo Lecce Cesena Genoa Chievo Juventus Fiorentina

0:½ 0:0 0:½ 0:¼ 0:¾ 0:½ ¾:0 0:¼

Senin (19/9)

Napoli

vs

1. Juventus 2. Napoli 3. Udinese 4. Fiorentina 5. Palermo 6. Cagliari 7. Novara 8. Chievo Verona 9. AC Milan 10. Lazio 11. Genoa 12. Siena 13. Catania 14. Inter Milan 15. AS Roma 16. Cesena 17. Lecce 18. Bologna 19. Parma 20. Atalanta

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

AC Milan

1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0

Kido/Hendra Mulus

► Melangkah ke Babak Kedua China Masters CHANGZHOU - SURYA UNGGULAN ketujuh ganda putra, Markis Kido/Hendra Setiawan melangkah mulus ke babak kedua China Masters, setelah menyingkirkan ganda Taiwan, Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu, 21-16, 21-13 di Changzhou, Rabu (14/9). Kido/Hendra hanya butuh waktu 21 menit untuk menyingkirkan pebulu tangkis non unggulan itu. Ini merupakan kemenangan kelima pasangan Indonesia ini dalam sembilan pertemuan. Di babak kedua, Hendra/Kido akan menghadapi pasangan tuan rumah, Hong Wei/Shen Ye yang menundukkan pasangan Taiwan, Liao Min Chun/Wu Chun Wei 2112, 21-18. Turnamen China Masters diikuti pasangan-pasangan terbaik dunia, seperti Fu Haifeng/

Cai Yun, Mathias Boe/Carsten Mogensen, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae hingga Mohammad Ahsan/Bona Septano. Sayang, sukses Kido/Hendra tidak diikuti rekannya, unggulan delapan Alvent Yulianto-Hendra Aprida Gunawan. Alvent/ Hendra langsung tersisih pada putaran pertama, setelah kalah oleh pasangan Jepang Hirokatsu Hashimoto-Noriyasu Hirata 20-22, 13-21. Alvent-Hendra, pasangan peringkat delapan dunia,

unggul 20-19 lebih dulu pada game pertama, namun akhirnya kehilangan game tersebut saat pasangan Jepang memenangi tiga poin beruntun dan menang 22-20. Salah satu dari tiga ganda putra yang disiapkan untuk SEA Games 2011 itu juga unggul hingga 9-5 pada awal game kedua, namun setelah lawan mereka meraih enam poin beruntun dan membalik keadaan, pasangan Indonesia itu terus tertinggal hingga menyerah 1321. "Anginnya kencang, dan kami tidak bisa menguasai lapangan jadi gampang mati-mati sendiri. Tadi mainnya tidak normal," ujar Alvent usai pertandingan. Alvent mengakui pasangan lawan lebih siap menghadapi pertandingan tersebut dibanding dia dan pasangannya. "Lawan lebih siap dan lebih menguasai lapangan," katanya. Langkah ganda

campuran Pelatnas Muhammad Rizky Delynugraha/Richi Dili Puspita juga terhenti pada putaran pertama setelah kalah oleh unggulan delapan Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl dari Denmark 12-21, 13-21. Pertemuan pada turnamen berhadiah 200.000 dolar AS itu adalah pertemuan pertama kedua pasangan. Sementara itu, ganda putri Vita Marissa/Nadya Melati bangkit dari ketertinggalan pada game pertama untuk mengalahkan pasangan Inggris Jenny Wallwork-Gabrille White 19-21, 21-18, 21-11. Vita/Nadya selanjutnya akan melawan pasangan Jepang unggulan ketiga Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa yang mendapat bye pada putaran pertama untuk memperebutkan satu tempat di perempat final. Pada event ini Indonesia tidak menyertakan pebulu tangkis tunggal putra. Sebelumnya, di Taiwan Terbuka Grand Prix Gold, Indonesia menyabet satu gelar lewat tunggal putra, Tommy Sugiarto. ■ ant

0:0 4-1 3-1 2-0 2-0 4-3 2-1 2-2 2-2 2-2 2-2 2-2 0-0 0-0 3-4 1-2 1-3 0-2 0-2 1-4 2-2

3 3 3 3 3 3 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0

surya/dok

JAGA PELUANG - Pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan (kiri) yang diunggulkan di posisi ketujuh di China Masters melaju ke babak kedua, setelah menyingkirkan pasangan Taiwan Lee Sheng Mu/Fang Chieh Min 21-16, 21-13, Rabu (14/9).

Pembinaan Atlet Harus Berkelanjutan SIDOARJO - SURYA Atlet-atlet Jatim diminta terus meningkatkan prestasi di berbagai ajang nasional maupun internasional. Untuk itu pembinaan terhadap atlet harus dilakukan secara terus menerus mulai usia dini hingga senior. Permintaan tersebut dilontarkan Gubernur Jatim, Soekarwo dalam peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-28 di AlunAlun Sidoarjo, Rabu (14/9). “Pembinaan olahraga harus dilakukan secara berkelanjutan. Tidak boleh terputus-putus, mulai usia dini hingga senior harus dilakukan, siapkan dan perhatikan atlet muda,” pinta Soekarwo. Saat ini, lanjut Soekarwo, pemerintah sangat serius memperhatikan pembinaan olahraga. Tujuannya, supaya atlet-atlet bisa meraih prestasi internasional. “Hanya atlet dan Presiden yang bisa membuat bendera merah putih berkibar di luar negeri. Jadi kalau atlet bisa juara internasional dan merah putih berkibar, maka atlet sama dengan Presiden,” tutur Soekarwo. Terhadap prestasi atlet-atlet Jatim, Soekarwo mengaku bangga. Karena banyak atlet yang berprestasi di tingkat nasional dan masuk Pelatnas. “Banyaknya kejuaraan nasional yang diadakan di Jatim, ini menunjukan Jatim memang atlet-atletnya berkualitas. Saya senang dan mendukung penuh kejuaraan nasional lebih banyak digelar di Jatim,” ucap Soekarwo. Dalam Haornas 2011 kemarin, lima atlet Jatim mendapat penghargaan sebagai atlet berprestasi. Kelima atlet itu, yakni Abudzar Yulianto (panjat tebing), Hamdani (pencak silat), M Yusuf (pencak silat), Serafi Unani (atletik), Ifa Kurniawati (paralayang). Selain atlet, gubernur juga memberikan penghargaan kepada pelatih selam, Nurul Ansori, Yusuf Satriono (wasit catur), lima tokoh olahraga dan 10 kota dan kabupaten yang serius dan peduli membina olahraga. ■ fat

BUNDESLIGA JERMAN Sabtu (17/9)

Freiburg vs Stuttgart ¼:0 Hamburg vs Moenchengladbach 0 : ¼ Hertha Berlin vs Augsburg 0:1 Hoffenheim vs Wolfsburg 0:½ Bayer Leverkusen vs FC Cologne 0 : 1 ¼ Nurenberg vs Werder Bremen 0 : 0 Kaiserslautern vs Mainz 0:0 Hannover Schalke 04

Minggu (18/9)

vs Dortmund ½:0 vs Bayern Muenchen 1 : 0

1. Bayern Muenchen 5 2. Werder Bremen 5 3. Monchengladbach 5 4. Bayer Leverkusen 5 5. Hoffenheim 5 6. Schalke 04 5 7. Nurenberg 5 8. Hertha Berlin 5 9. Hannover 96 5 10. VfB Stuttgart 5 11. Dortmund 5 12. Mainz 5 13. Wolfsburg 5 14. Freiburg 5 15. Cologne 5 16. Augsburg 5 17. Kaiserslautern 5 18. Hamburg 5

4 4 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 1 1 0 0 0

0 0 1 1 0 0 0 2 2 1 1 1 0 1 1 2 2 1

1 1 1 1 2 2 2 1 1 2 2 2 3 3 3 3 3 4

16-1 12 11-5 12 7-3 10 6-3 10 9-4 9 11-8 9 5-5 9 6-5 8 6-7 8 7-3 7 6-4 7 7-10 7 6-9 6 9-16 4 7-14 4 4-10 2 2-8 2 6-16 1

Deltras Tundukkan Persikoba BATU - SURYA Kekhawatiran manajemen Deltras Sidoarjo dengan lini depan tim berjuluk The Lobster tersebut terbukti. Pada uji coba di Agro Kusuma Batu, Rabu (14/9) kemarin, tim yang berlaga di Level 1 Kompetisi Profesional itu, hanya mampu menang, 2-0, atas tim Divisi II, Persikoba Batu. Dua gol kemenangan Deltras, dicetak pemain muda, mantan Deltras U-21, Faisal Muttaqin dan Sholeh. ”Kami tidak melihat hasil dalam pertandingan ini. Uji coba ini untuk melihat perkembangan pemain selama mengikuti pemusatan latihan,” kata Yudha Pratama, Manajer Deltras kemarin. Tim kebanggaan warga Sidoarjo tersebut, sejak 9 September lalu, melakukan pemusatan latihan, di Agro Kusuma Batu Malang. Pertandingan ke-

marin merupakan uji coba pertama selama mereka berada di Malang. Deltras musim ini bisa dibilang salah satu tim yang getol membangun tim. Saat ini terdapat 23 pemain yang resmi berkostum dengan tim besutan Peter Jorg Steineburnner tersebut. Namun, Yudha mengungkapkan timnya saat ini masih kurang striker murni. Pada uji coba kemarin terlihat Deltras masih membutuhkan tambahan striker. ”Sebenarnya kerangka tim sudah cukup, kami hanya membutuhkan tambahan striker,” kata Yudha. Mengenai uji coba kemarin, menurut Yudha banyak perkembangan yang dialami timnya. ”Perkembangannya cukup terlihat, terutama pemain-pemain muda kami. Mereka lebih percaya diri. Terbukti dua pemain muda kami bisa mence-

tak gol,” jelas mantan manajer Timnas Futsal Putra tersebut. Selain itu, Yudha menjelaskan, lini tengah yang dikomandani Claudio Pronetto juga mengalami kemajuan yang pesat. Ini terlihat selama jalannya pertandingan, Deltras selalu menguasai pertandingan. Di uji coba kemarin, selain melihat perkembangan tim selama mengikuti pemusatan latihan di Malang, juga untuk melihat beberapa pemain asing Asia yang mengikuti seleksi. Kemarin mantan pemain Persela Lamongan asal Korea Selatan, Kim Yong Han mengikuti seleksi. ”Uji coba itu untuk melihat kualitas pemain asing yang mengikuti seleksi. Selain Han, nantinya akan ada beberapa pemain Asia lainnya yang datang lagi,” jelas manajer berusia 25 tahun tersebut. ■ k3

Hari Ini, Rombongan Rokatenda ke Maumere SIDOARJO - SURYA Petinju-petinju Sasana Rokatenda Sidoarjo, bersiap menghadapi hajatan besar di Kejuaraan Internasional di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (17/9). Di kejuaraan tersebut, Robert Kopa tampil di WBO Asia Pasific (WBO Aspac) kelas bulu 57,1 kilogram, 12 ronde, melawan petinju asal Filipina, Ricky Sismundo. Selain Kopa, tiga petinju Rokatenda juga bakal tampil. Hanya saja mereka turun di partai tambahan. Tiga petinju Rokatenda yang tampil di partai tambahan adalah, Bayu Gede Prabowo, John Bajawa, dan Edy Palue. Rencananya, Kamis (15/9), petinju, jajaran pelatih dan manajemen, berangkat ke Maumere. Kecuali Tommy Seran, yang batal naik ring karena sakit. Tommy sebenarnya direncana-

kan bertarung melawan petinju Filipina, Batawang. Posisi Tommy akhirnya digantikan Isack Junior, dari Sasana Alor Tangerang. ”Semuanya kecuali Tommy berangkat ke Maumere. Karena selain Kopa, petinju kami juga akan tampil di partai tambahan,” kata Yani Malhendo, pelatih Rokatenda. Menurut Yani, kondisi empat petinjunya saat ini siap tanding. ”Program latihan sudah selesai, saya harap semua petinju bisa menjaga kondisi masingmasing. Terutama mental, bisa jadi karena tegang mereka lalu sakit. Itu biasa terjadi pada petinju,” kata Yani. Terkait berat badan Kopa yang sempat kelebihan, saat ini sudah sesuai dan siap bertarung. Mengenai calon lawannya, mantan petinju itu mengatakan, Ricky tidak bisa diremehkan. ■ k3


15

Terbit MINGGU dan K AMIS

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

Nexgen Masalahkan Etika Pemain

Buana Mas Hindari Kalimas ► Hengkang ke Kalianak Tanpa Pamit SURABAYA - SURYA Dua tim asal Surabaya, Buana Mas dan Kalimas akan samasama berlaga di putaran final Planet Futsal Cup (PFC), di Jakarta, 23-25 September. Di turnamen tersebut, Manajer Buana Mas, Tan Liek Liong, berharap tim asuhannya tidak bertemu Kalimas di babak penyisihan. Buana Mas dan Kalimas merupakan saudara kandung. ”Kedua tim sama-sama menargetkan juara, karena itu kami harap agar kedua tim tidak bertemu di babak penyisihan. Syukur-syukur kami bertemu di final,” kata Liong. Menurut Liong, berdasarkan pengalaman PFC tahun lalu, event ini nantinya akan diikuti sekitar 12 sampai 14 tim, yang akan dibagi empat grup. Juara grup lolos ke semifinal. ”Biasanya ada kebijakan bagi tim dari satu daerah tidak bertemu di babak penyisihan. Tapi saya tidak tahu untuk tahun ini. Semoga saja kami tidak bertemu Kalimas di babak awal,” kata Liong. Di PFC 2010, dua wakil Surabaya berhasil lolos ke semifinal. Selain Buana Mas yang berstatus juara bertahan, juga diikuti Shafira. Namun Shafira gagal ke final, setelah takluk dari RLA-Samarinda, 1-2. Akhirnya Buana Mas keluar sebagai juara dengan mengalahkan RLA-Samarinda, 3-2. PFC 2009, Buana Mas juga tampil sebagai juara. Tahun ini, Buana Mas menargetkan hat-trick juara PFC. Liong yakin, dengan budaya futsal Jatim, mereka bisa meraih hasil sempurna di PFC nanti. ”Saya optimistis, Jatim memiliki budaya bagus jika tampil di turnamen nasional,” tambah Liong. Namun di PFC nanti, Buana Mas akan kehilangan dua pemain pilarnya, Ruliyanto dan Ahmad Ghozali, karena di waktu yang bersamaan, kedua pemain tersebut memperkuat Jatim di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas). ■ k3

SURABAYA - SURYA BELANJA pemain besar-besaran yang dilakukan klub Divisi I Liga Futsal Amatir (LFA) Jatim III, Kalianak FC, menyisakan masalah. Salah satu klub Divisi I, Nexgen, yang ditinggal pemain pilarnya hijrah ke Kalianak, menyimpan kekecewaan. Ada tiga pemain Nexgen, yang musim ini hijrah ke Kalianak. Tiga pemain tersebut adalah, Suprapto (Simon), Ahmad Irsyah, dan Sigit Triono. Ketiga pemain tersebut dipermasalahkan, karena kepindahannya tanpa izin manajemen Nexgen. Selain itu ketiga pesurya/haorrahman surya/haorrahman main tersebut, meruJoy San Samsul Hadi pakan pilar di tim yang musim lalu finis di peringkat dela- meski bukan atas nama Nexgen,” pan tersebut. Pemilik Nexgen, Joy kata Joy. San, mengaku kecewa dengan keJoy mengaku, manajemen tidak tiga pemain tersebut. Menurut Joy, bisa berbuat banyak, karena tidak Simon dkk besar di futsal, juga atas ada hitam di atas putih yang mengperan Nexgen. ikat pemain. Hanya saja, etika pe”Kami tidak mempermasalahkan main tersebut yang dipermasalahpemain mau pindah ke klub ma- kannya. napun. Mungkin kami tidak bisa Selain tanpa izin, Manajer Nexmemberikan bayaran lebih, dan gen, Hengky Febrian mengungkapklub baru memberikan bayaran se- kan, sebelum pemain tersebut pinsuai yang mereka harapkan. Hanya dah, manajemen sempat dijanjikan, saja, jangan seperti ini caranya,” mendapat uang pembinaan, sebesar kata Joy. Rp 150.00 per pemain, ditambah Apalagi menurut Joy, Nexgen su- tiga buah bola. dah banyak mengeluarkan dana un”Kalianak pernah janji, satu petuk ketiga pemain tersebut. ”Kami main dihargai Rp 150 ribu, dan tiga tidak masalah, tapi kalau mau pin- buah bola. Tapi saya minta bola dah, seharusnya mereka izin baik- itu diganti sepatu, karena nilainya baik kepada kami. Selama ini kami sama. Namun sampai sekarang titidak pernah mempermasalahkan dak ada apa-apa,” kata Hengky. kepindahan pemain,” kata pengusaPemilik Kalianak, Samsul Hadi ha importir hand phone tersebut. mengungkapkan, sebelum ketiga Kekecewaan manajemen berlipat- pemain tersebut bergabung dengan lipat, apalagi Sigit dan Simon, sela- timnya, manajemen Kalianak mema ini bekerja di perusahaan milik minta agar pemain menuntaskan Joy San. ”Selama di Nexgen kami masalahnya lebih dulu dengan klub melonggarkan mereka untuk tidak asalnya. masuk kerja sewaktu-waktu jika ”Kami minta kepada semua pemereka akan mengikuti turnamen, main baru Kalianak, untuk minta

surya/dok

MUSIM LALU - Skuad Nexgen saat tampil di Liga Futsal Amatir Jatim II lalu. Saat ini internal mereka gonjang-ganjing, setelah tiga pemainnya hengkang ke Kalianak tanpa pamit manajemen. izin pada klub asalnya. Termasuk dengan tiga pemain tersebut,” kata Samsul. Menurut Samsul, selama ini banyak terjadi perpindahan pemain dari satu klub ke klub lain tanpa izin manajemen. ”Banyak pemain SFK Kalianak yang pindah ke klub lain tanpa izin kami. Karena itu, saat ini kami mengikat pemain dengan kontrak,” kata Samsul. Terkait uang pembinaan, Manajer Kalianak, Advent Dio Randy menyebut, selama ini manajemen Kalianak tidak mengetahui perjanjian tersebut, karena tidak ada komunikasi dengan Nexgen. ”Kami tidak tahu jika ada perjanjian itu. Tapi kami akan komunikasi dengan Nexgen untuk mengetahui kebenarannya,” kata Dio. ■ k3

Simon Akui Belum Izin Manajemen SALAH satu pemain Nexgen yang hijrah ke Kalianak FC, Suprapto, mengaku dirinya belum izin pada manajemen. Namun, pemain yang akrab disapa Simon tersebut mengungkapkan, tetap akan meminta izin pada manajemen, terutama pada pemilik Nexgen, Joy San. "Saya memang belum izin dengan beliau (Joy San). Dalam waktu dekat saya berencana pamitan,” kata Simon. Selama ini, menurut Simon, tidak ada kontrak yang mengikat dirinya dengan Nexgen. Namun, Simon mengungkapkan, tetap akan minta izin pada manajemen, apalagi selama ini dia bekerja di tempat Joy.

"Saya sering bertemu Joy, tapi tidak pernah membahas soal futsal. Saya akan tetap minta izin padanya,” kata pelatih Olimpic tersebut. Pertimbangan Simon pindah ke Kalianak, setelah melihat usai digelarnya LFA II, Nexgen tidak ada kejelasan, apakah terus berlanjut atau tidak. Sedang Kalianak musim ini menargetkan juara. Bahkan Simon, mengaku tidak masalah jika nantinya dia harus pindah kerja dari Nexgen. Di Nexgen, Simon merupakan pemain paling senior. Perannya di klub yang berdiri sejak 2009 lalu itu, sangat besar. Selain menjadi pemain, terkadang Simon berperan sebagai pelatih. ■ k3

Pomnas Jatim Agendakan Satu Uji Coba Lagi

varia futsal Bulldozer Belum Pasang Target SURABAYA - Menjelang digulirnya Liga Futsal Amatir (LFA) Jatim III, tim papan atas Bulldozer memilih hati-hati. Tidak seperti tahun lalu yang berani mematok juara, musim ini Bulldozer belum berani menargetkan juara. Tim yang musim lalu finis di peringkat tiga tersebut, masih melihat perkembangan tim-tim lain di Copa Futsal Jatim, yang akan digelar mulai 24 September. surya/haorrahman Yordan Antonio "Kami belum bisa mengatakan apakah kami akan menargetkan juara atau tidak. Kami masih melihat perkembangan timtim di Copa nanti. Kami juga masih mengukur kekuatan kami,” kata Yordan Antonio, Manajer Bulldozer. Menurut Yordan, peta kekuatan di Divisi I LFA III banyak perubahan. Banyak klub-klub yang mulai berbenah. Itu sebabnya Yordan belum bisa memasang target musim ini. Demikian juga di Copa, alumnus Fakultas Kedokteran Unair tersebut mengungkapkan juga tidak memasang target apapun. ”Di Copa kami tidak pasang target, turnamen ini benar-benar jadi ajang pemanasan. Kami akan memainkan semua pemain di Copa, untuk melihat perkembangan mereka selama ini,” urai Yordan. Komposisi pemain Bulldozer musim ini, tidak terlalu banyak mengalami perubahan dari musim lalu. Tim besutan Arif Anton Sujarwo tersebut, hanya menambah lima pemain baru yakni Nazarudin, Lazim Azadi, Dimas Yopi, Wondo, dan Caryono. ■ k3

SURABAYA - SURYA Tim Jawa Timur yang dipersiapkan bertarung di Pekan Olahraga Mahasiswa (Pomnas), di Batam Kepulauan Riau, 19-24 September, hanya memiliki tiga hari persiapan sebelum berangkat ke Batam, Sabtu (17/9) mendatang. ”Persiapan kami minim. Sebenarnya bukan kendala, tapi jika memiliki banyak waktu, kami bisa lebih baik dalam persiapan tim,” kata Martin Setiabudi, Pelatih Pomnas Jatim. Tiga hari sebelum berangkat, Martin mengagendakan satu kali uji coba. Rencananya, Pomnas

Jatim akan melangsungkan uji coba melawan tim Divisi I Liga Futsal Amatir (LFA) Jatim, Bulldozer, di Surabaya Futsal Center (SFC), Kamis (15/9) sore. Sebelumnya, Pomnas Jatim menggelar dua uji coba, melawan klub Divisi II LFA, Green Army, Jumat (9/9), dan satu tim mahasiswa, Universitas Surabaya (Ubaya), Senin (12/9). Dari uji coba tersebut, Ruliyanto dkk, selalu memetik kemenangan. Green Army dikalahkan 8-6, sedangkan Ubaya ditekuk 8-2. Dari dua kali uji coba tersebut, Martin menilai banyak peningkatan yang dialami tim asuh-

annya. Hanya saja, ter masing-masing. di lapangan masih Tinggal pemantapsering terjadi salah an saja. Karena itu komunikasi, wajar kami melakukan Pomnas Jatim baru uji coba melawan berkumpul, Jumat salah satu tim kuat (9/9) lalu. di LFA, Bulldozer, Tapi, Martin yakin untuk melihat pertimnya bisa berbuat kembangan tim,” banyak di Batam kata pelatih yang nanti. Apalagi pemajuga membesut Greinnya telah berpengat Wall tersebut. surya/haorrahman alaman dan mayoDi Pomnas, Jatim Martin Setiabudi ritas merupakan dibebani target tingpemain pilar di LFA maupun Liga gi yakni membawa pulang medali Futsal Mahasiswa (Lifuma). emas. Meskipun futsal merupa”Pemain sudah sering bertemu kan cabang olahraga baru yang dan mayoritas mengenal karak- dipertandingkan di Pomnas, se-

ITS Futsal Putri, Dihuni Mahasiswi Kelautan dan Despro BARU DUA FAKULTAS - Pemain ITS Futsal Putri didominasi mahasiswi Fakultas Kelautan dan Desain Produk. Tim yang terbentuk 2008 lalu itu terus menyosialisasikan keberadaannya ke fakultas lain.

surya/haorrahman

surya/aji bramastra

REUNI ARSITEKTUR ITS - Alumni Arsitektur ITS memilih bereuni sekaligus halal bihalal dengan cara beradu futsal dalam ajang Archiade Futsal. Ajang ini diadakan sejak tahun lalu atas inisiatif Yudi Nadrianto (angkatan 1997). Pada pertemuan kali ini, angkatan 2004 keluar sebagai juara. Mereka di final menundukkan juara bertahan, angkatan 1999, dengan skor 2-1 di Fantasy Futsal Manyar Jaya Surabaya, Sabtu (10/9). Sementara predikat ‘tim terloyo’ tahun ini menjadi milik angkatan 2000, yang kemasukan sembilan gol tanpa bisa mencetak gol sama sekali. “Yang penting bisa melepas kangen dengan teman-teman. Namun, meski dasarnya cari fun, kami juga serius belajar bagaimana berfutsal yang benar, dengan berusaha menerapkan aturan FIFA di lapangan,” ujar Skundario, Ketua Panitia. ■ ab

telah cabor sepak bola tidak lagi dipertandingkan. Sementara pemain pengganti untuk mengisi tempat yang ditinggalkan tiga pemain Unitomo dan M Sueb dari UPN sudah terisi. Mereka Hendri Cahya (Unair), Egi Ramadhan (Unesa) dan Ari Agung (Ubaya) dan Topan Akbar (UWKS). Tiga pemain Unitomo, Firman Eka, Eko Apriyanto dan Ferdinan mundur dari skuad Jatim, karena manajemen Unitomo keberatan dibebani biaya Rp 7 juta setiap pemain. Sedang M Sueb memilih tidak ikut karena alasan pribadi. ■ k3

SURABAYA - SURYA Futsal tidak hanya milik laki-laki, terbukti saat ini Indonesia memiliki Tim Nasional Futsal Putri yang akan berlaga di SEA Games. Gairah futsal di kalangan kaum hawa pun kini mulai menggeliat. Rata-rata, setiap universitas, memiliki tim futsal putri. Salah satunya, tim Institut Sepuluh Nopember (ITS) Futsal Putri. Dengan dibangunnya Lapangan Futsal ITS, dan masuknya cabang olahraga (cabor) futsal di kejuaraan olahraga putri ITS, Kartini Cup, membuat ITS Futsal Putri kini mulai berkembang. Saat ini, terdapat sekitar 20 cewek yang menggeluti futsal di ITS. Sebelumnya gaung ITS Futsal Putri belum begitu besar. Sejak berdiri 2008 lalu, ITS Futsal Putri belum memiliki gelar. Maklum, ITS Futsal Putri jarang mengikuti turnamen-turnamen futsal. ”ITS Futsal Putri tidak banyak mengikuti turnamen. Mereka hanya bermain dalam laga persahabatan saja. Selain itu, di Jatim sendiri jarang ada turnamen futsal mahasiswi,” kata Candra Tri Prasetya, pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sepak Bola ITS. Perjalanan ITS Futsal Putri mengalami pasang surut. Berdiri sejak 2008, namun

pada 2009 Niken Indira dkk, selama satu tahun vakum. Baru pada 2010, mereka mulai eksis kembali dengan beberapa kali melakukan uji coba. Selain itu Candra mengakui sulit mencari pemain putri yang mau bermain futsal. Mereka masih beranggapan, futsal menjadi olahraga milik laki-laki. ”Di kalangan mahasiswi ITS, masih banyak yang beranggapan futsal hanya untuk laki-laki, itulah yang membuat futsal putri sempat vakum,”kata ketua UKM divisi futsal itu. Paradigma itulah yang menyebabkan, ITS Futsal Putri hanya dihuni mahasiswi dari dua fakultas, Kelautan dan Desain Produk (Despro). Padahal kampus yang diresmikan pada 10 November 1957 itu, memiliki tujuh fakultas. Hanya mahasiswi-mahasiswi di dua fakultas inilah yang banyak menyuplai pemain bagi ITS Futsal Putri. ”Saat ini baru dari dua fakultas Kelautan dan Despro yang mengisi pemain di ITS Futsal Putri. Kami masih terus melakukan sosialisasi kepada fakultas lainnya,” jelas Candra. ITS Futsal Putri merupakan bagian dari UKM Sepak Bola ITS. Namun gadis-gadis futsal ini, telah memiliki divisi sendiri, terpisah dengan Divisi Futsal putra. ■ k3


19 Nasional-Internasional

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

Tiga Pekerja Pertamina Tewas

lintas nusantara Gayus Ketipu Uang Bakaran Rp 4 M JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar mengatakan, berdasarkan laporan bawahannya, terdakwa Gayus Tambunan tertipu seorang tahanan di Lapas Cipinang Klas I, Jakarta Timur, hingga Rp 4 miliar. Modus penipuan adalah penggandaan uang. Menurut Patrialis, uang bentuk dolar Singapura itu dimasukkan keluarga atau kerabat ke Lapas dalam tiga atau empat tahap. "(Soal transaksi sampai Rp 4 miliar) Ini kemauan mereka berdua. Kita nggak bisa melarang. Orang samasama warga binaan. Waktu makan, duduk sama-sama kan bisa aja (transaksi). Kenapa dia mau ditipu sesama tahanan," ucap Patrialis di Gedung DPR, Rabu (14/9). Bagaimana modus penipuan penggandaan uang itu? "Uang yang diserahkan ke Muntaha (pelaku) itu katanya untuk dibakar," kata Kepala Divisi Pemasyarakat Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Bambang Krisbanu. Bambang masih mendalami 'praktik' penggandaan uang dalam rutan itu. "Ruangannya di mana, petugas mana yang bertanggung jawab saat 'ritual' berlangsung, masih kita dalami," ujarnya. ■ kompas.com/dt

► Diduga Hirup Gas Usai Terjatuh

CILACAP - SURYA KECELAKAAN kerja terjadi di Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Selasa (13/9) malam, mengakibatkan tiga orang tewas dan empat lainnya kritis. Satu di antara korban tewas adalah warga negara asing (WNA). antara/oky lukmansyah

BUS LAWAN BUS - Kondisi Lorena dan Po Selamet setelah bertabrakan di jalur Pantura Warurejo, Kabupaten Tegal, Rabu (14/9). Tabrakan terjadi pukul 04.00 WIB yang mengakibatkan 50 penumpang kritis.

globust

Bus Adu Muka, 50 Penumpang Kritis

Bukukan SMS LONDON - Seorang artis di London, Tracey Moberly, menerbitkan buku berisi kumpulan teks SMS yang ia terima sejak 1999. Moberly mengoleksi 100.000 teks sejak tak sengaja menghapus SMS pertama di ponselya. Sejak itu, ia tak pernah menghapus SMS, bahkan menulis ulang SMS di buku. Sejak 2005, ia menemukan program komputer untuk mengunduh SMS dari ponselnya langsung ke komputer tanpa perlu menulis ulang di kertas. Kini, dia mengumpulkannya di buku berjudul “Text Me Up! seharga 20 pounds (sekira Rp 280.000). “Saya menyukai melihat kembali SMS lama. Itu seperti membuat diari,” ujar Moberly.  orange/had

TEGAL - SURYA Kecelakaan kembali terjadi. Sebanyak 50 penumpang lebih mengalami luka kritis akibat tabrakan antara bus Selamet dengan bus Lorena, di jalur pantai utara (pantura) di Jalan Raya Kedung Kelor, Warureja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (14/9) pukul 04.00 WIB. Menurut sejumlah penumpang, kecelakaan terjadi akibat bus Slamet bernopol B 7926 XA yang melaju dari arah timur tiba-tiba oleng dan menabrak median jalan lalu masuk ke jalur berlawanan. Di saat bersamaan dari arah barat melaju bus Lorena bernopol B 7466 dengan kecepatan cukup tinggi. Tabrakan adu muka tak bisa dihindarkan. Sejumlah penumpang di jok ba-

warteg

risan depan terlempar keluar. Puluhan penumpang, terutama penumpang bus Selamet, terluka dan kritis. Para korban dilarikan ke RS Santa Maria Pemalang. Sebagian besar korban luka di kepala akibat terkena benturan bodi bus, juga tangan, dan patah tulang kaki. Proses evakuasi para penumpang tidak mudah. Itu karena sebagian korban terjepit kursi bus. “Saya sangat kaget katika tiba-tiba bus Selamet melompati trotoar di tengah jalan dan menabrak bus yang saya kemudikan. Saya sudah maksimal mengerem, tetapi kecelakaan tidak bisa dihindarkan," ujar Tamto, 32, sopir bus Lorena. Penyebab pasti kecelakaan hingga kini masih dalam penye-

lidikan. Dugaan sementara akibat sopir bus Slamet mengantuk. Namun, polisi juga masih menyelidiki kemungkinan kecelakaan akibat kondisi jalan licin. Pasalnya, kecelakaan terjadi di saat hujan deras. "Berdasarkan olah TKP sementara, sopir diduga mengantuk. Itu terlihat dari pembatas jalan yang tertabrak dan posisi bus yang melintang di badan jalan," kata Kasatlantas Polres Tegal AKP Ivan Hariyat. Selama proses evakuasi berlangsung, kemacetan sepanjang sekitar 3 kilometer sempat terjadi di jalur tersebut, terutama arus kendaraan dari arah barat. Sekitar pukul 05.00 WIB, arus kendaraan baru kembali normal.  dtc/mtv

Jika, Anda memiliki pengalaman apa saja dan atau catatan kehidupan yang layak dilaporkan dan dibagikan kepada pembaca Harian Surya lainnya. Apakah itu seputar kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar, pekerjaan, kampus dan sekolahan, atau sekadar berbagis tips dan ide kreatif lainnya. Tuliskan pengalaman Anda itu dalam bentuk reportase sepanjang 450 kata dan kirimkan ke harian.surya@gmail.com sekarang juga. Lengkapi dengan foto diri, identitas diri yang masih berlaku (KTP/SIM/ passport, kartu mahasiswa/pelajar), nomor kontak yang mudah dihubungi serta alamat lengkap Anda.

Kantor Pos dan Buruh Migran

Pasang Listrik Gampang? Ah, Teori

M Bahtiar Arifin Mahasiswa Magister Agribisnis UMM-Malang satubumigusti@gmail.com

Sapta Y Dodokan, Tanjungsari, Sidoarjo

PO Restu Pelayananmu Terlalu SAYA pengguna bus antarkota yang sering bolak-balik dari Kota Jember ke Lumajang. Pada hari Minggu, tanggal 11 September 2011 pukul 16.30 saya menumpang PO Restu dengan nomor polisi N 7391 UG dari Wonorejo menuju Kota Jember. Saya kecewa dengan pelayanan yang diberikan bus yang bodinya sudah keropos dan terdapat lubang di sana-sini dengan tarif yang ditarik di atas tarif normal. Biasanya tarif normal dari Lumajang ke Jember sebesar Rp 8.000 hingga Rp 9.000 per penumpang. Kali ini kondektur menarik Rp 10.000. Belum cukup sampai di situ sopir yang membawa Bus yang saya tumpangi juga ugal-ugalan. Pertanyaannya, bagaimana bus seperti ini masih dioperasikan oleh PO Restu? Apakah tidak ada bus lain yang layak? Bagaimana manajemen pengawasan terhadap sopir dan kondekturnya? Apakah kenaikan tarif juga merupakan kebijakan perusahaan? Kalau memang kebijakan perusahaan, sesuaikan dengan pelayanannya dong, jangan hanya mencari untung saja tanpa memikirkan keselamatan penumpang. A Buchori Jl HOS Cokroamimoto – Lumajang

PADA 4 September 2011 lalu komunitas yang tergabung dalam Buruh Migran Indonesia (BMI) Blitar Peduli Anak Negeri mengadakan halal bi halal di kampung halamannya. Tepatnya di lapangan Desa Sambirejo, Kecamatan Ponggok, Blitar. Mereka berkumpul dan berbagi. Sedangkan bagi mereka yang tidak bisa pulang pada Lebaran kali ini juga telah merancang kegiatan serupa. BMI Singapura, misalnya, pada hari Minggu (11/09/2011) itu mengadakan acara hiburan, pengajian dan pembacaan puisi di BBQ Pit 15 C East Cost Park - Singapura. Sebuah ungkapan millennium tentang kerinduan suci (fitrah) dari anak-anak perantauan yang sedang berjuang di negeri orang untuk kemakmuran mereka dan keluarganya di Tanah Air. Menurut data Migrant Care, TKI merupakan penyumbang devisa terbesar kedua setelah sektor migas. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) memperkirakan nilai pengiriman uang ke dalam negeri (remittance) TKI pada 2010 mencapai Rp 100 triliun yang berasal dari sekitar enam juta TKI di luar negeri. Puncak siklus pengiriman uang tersebut biasanya terjadi pada saat awal masuk sekolah dan momentum Lebaran. Di Kantor Pos Blitar misalnya mencatat remittance yang masuk pada Lebaran tahun ini mencapai Rp 20 miliar atau mencapai Rp 900-an miliar di Jawa Timur.

tewas itu karena menghirup gas. Pekerja lain yang selamat juga mengalami gangguan pernapasan. "Yang masih dirawat empat orang, yang dua di bagian THT. Ada gangguan pernapasan," kata Ruseno. "Korban yang kondisinya cukup berat dirawat di RSUD Cilacap karena harus ada treatment ventilator membantu pengobatannya lebih intens," jelasnya. Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun juga mengatakan, tiga korban tewas karena dugaan menghirup gas. Manajer Media Pertamina Wianda Arindita Pusponegoro mengatakan, Pertamina minta pertanggungjawaban PT Prasada Pamunah Limbah Industri (PPLI) sebagai kontraktor yang bekerja sama dengan Pertamina. Pertamina tak mengetahui apa yang terjadi saat pelaksanaan pekerjaan SOR hingga menewaskan pekerja. "Kita justru minta pertanggungjawabannya, kenapa ini bisa terjadi," jelasnya. ■ tribunnews/dt

ANDA PUN BISA JADI WARTAWAN -

KIRIM keluhan, kritik, saran Anda terhadap layanan publik ke email harian.surya@gmail.com atau surya. laporcak@gmail.com, atau faksimil ke 031-8414024, kirim surat ke Mbak Erly di Harian Surya Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya. Sertakan scan identitas diri yang berlaku dan telepon yang bisa dihubungi.

PADA 5 September 2011, kami mengajukan pasang baru listrik daya 900, di UPJ Taman, APJ Surabaya Barat. dengan nomor agenda 5116105110950059. Tanggal 8 September 2011 kami berangkat dari rumah dengan semangat, tertarik slogan baru PLN yang sangat menyentuh, untuk menanyakan hasil survei di wilayah kami. Ternyata hasilnya di luar harapan. Pengajuan kami yang hanya 900 watt dengan rumah tipe RSS ditolak. Dengan alasan klasik, jaringan habis. Penasaran, kami survei sendiri. Di samping rumah kami dari satu tiang listrik ada tujuh pelanggan (salah satunya nomer id 511450261810). Di depan rumah dari satu tiang listrik ada 10 pelanggan (salah satunya 511450539863). Bagaimana ini PLN? Apa kami harus menerima tawaran oknum pasang baru langsung menyala tanpa survei? Lalu dikemanakan slogan baru PLN yang katanya anti ini, anti itu. Tentunya buktikan dulu.

Korban tewas WNA adalah Chen Liang (28), tinggal di Jl KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat. Dua korban tewas lainnya, Dony (25) asal Karimun, dan Rafli Rio Basla (24) warga Payakumbuh, Sumatera Barat. Sementara korban luka kritis dirawat di RS Pertamina Cilacap terdiri Ari Dana Prabowo (Tangerang), Turyono (Ciamis), Fahmi Hendaraji (Pekanbaru), Sastro (Pekanbaru). Berdasar keterangan Ruseno, Humas Pertamina RU IV Cilacap, kejadian bermula sekitar pukul 19.30 WIB saat Chen Liang mengecek kontainer oil Sludge Oil Recovery (SOR) 38 P103. Chen terjatuh dan pekerja lain yang menolong ikut jadi korban. "Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan. Aktivitas produksi di kilang minyak tak terganggu," jelas Ruseno, Rabu (14/9) pagi. Menurut informasi, korban sedang membersihkan endapan lumpur di dalam container, lalu terjatuh. Pihak Pertamina menduga tiga pekerja kontrak yang

Dengan kemampuan server yang menyatu dengan lembaga pengiriman uang internasional -Western Union- serta jaringan kantor dan petugas antaran yang menjangkau hingga setiap kecamatan, Kantor Pos semakin dapat diandalkan. Setelah melewati masa kritis pada tahun 2003 kini PT Pos Indonesia terus berbenah diri. Di sisi lain, pada bulan

berubah. Telah banyak komoditas agribisnis yang mampu menembus pasar regional. Tidak mengherankan jika Dr Ciputra berani mendeklarasikan bahwa inilah abadnya wirausahawan. Termasuk di dalamnya para eks-buruh migran seperti Hadi Rumpoko (peternak ulat Hongkong, dari Blitar), Jiati

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia memperirakan nilai pengiriman uang ke dalam negeri TKI pada 2010 mencapai Rp 100 triliun dari enam juta TKI. Agustus 2010 kemarin Kantor Pos Amerika Serikat (United State Postal Service) merumahkan sedikitnya 5 ribu pekerjanya untuk mengatasi defisit sebesar 8 miliar dolar AS akibat krisis ekonomi global. Perkembangan bisnis online dituding menjadi penyebab hal tersebut terjadi. Seolah berbanding terbalik dengan kondisi di negara adidaya itu, bisnis online di Indonesia justru membawa berkah bagi PT Pos Indonesia. Dorongan semangat entrepreneurship menumbuhkan berbagai jenis usaha baru dan waralaba dengan dukungan teknologi telekomunikasi. Masyarakat mulai akrab dengan transaksi barang melalui dunia maya dengan mengirimkan uang dan menerima barang yang dipesan melalui jasa pengiriman. Dengan jiwa kewirausahaan pula sektor pertanian mulai

(juragan empon-empon, dari Malang), Linarsih (pebisnis nasi kotak, dari Malang) serta masih banyak lagi yang lainnya. Bentangan wilayah negara kita yang sangat luas dengan corak sosial, budaya serta karakter perekonomiannya yang berbeda-beda ternyata membawa berkah tersendiri. Disparitas barang dan harga yang terjadi mendorong tumbuhnya transaksi. Dalam jejaring dunia maya wirausahawan lintas pulau bisa bertransaksi dan melalui jaringan infrastruktur yang dimiliki oleh PT Pos Indonesia, mereka bertukar uang dengan barang yang sesuai. Terlebih lagi jika kelak BUMN kebanggaan kita ini mampu menjadi lembaga perantara yang mampu mengatasi penipuan dan transaksi yang bermasalah akibat bisnis online ini. 

Menulis Itu Mudah Munawar Afandi Mahasiswa Syariah UIN Maliki Malang munawar_afandy@yahoo. com MENULIS sebenarnya bukan hal sulit. Hal ini dialami sembilan orang dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa (LKP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang. Terbukti pada 12 Agustus 2011 lalu mereka (Bayu Tara Wijaya, Devi Rosanita, Enni Mutiati, Gencar S Perkasa, Lia Emelda, M. Hafidz Mubarok, Nur Ariyanti, Nurul Hasanah, Umdatul Musyawaroh) membedah buku mereka dalam Marhaban Yaa Ramadhan. Mereka membuktikan, bahwa mahasiswa juga bisa mener bitkan buku. Hal inilah yang seharusnya terpupuk di kalangan mahasiswa yang seharusnya aktif di dalam atau di luar kelas. Dunia mahasiswa adalah dunia akademis. Jadi, jangan hanya menjadi mahasiswa yang sekadar masuk kelas lalu pulang. Menulis buku ternyata memang gampang. Pokoknya, menulislah maka karya tersebut akan menjadi tulisan, asalkan dikerjakan. Itulah salah satu saran dari orang-orang yang gemar menulis. Jika hal tersebut dipikirkan, hal tersebut memang benar secara logika. Jika seseorang mau menulis, tetapi tak mau menulisnya, tidak akan

menghasilkan sebuah tulisan, karena tak ada usaha riil. Hal tersebut hanya berada pada perasaan ingin, ingin, dan ingin saja tanpa ada usaha. Keinginan apapun yang tidak dilatari usaha bisa dikatakan sia sia. Contohnya, ketika perut merasa lapar, akan tetapi tangan tidak berusaha mengambil makanan, maka perut kita tidak akan kenyang. Karya yang dihasilkan mahasiswa tersebut patut diacungi jempol. Buku berjudul Ramadhan di Mataku: 9 Kisah Inspirasi, Sangat Pribadi, dan Menyentuh Hati ini berisi beberapa kisah masa kecil mereka. Terutama masamasa ketika di bulan ramadan yang ditulis dari paragraf demi paragraf sehingga menjadi satu buku. Selain itu, berisi pula pengalaman mereka di masa kecil, yang berisi makna-makna di bulan tersebut. Sebagai mahasiswa, sebaiknya dapat menghasilkan karya tulis, selain skripsi. Salah satunya dengan cara menulis kata demi kata. Permasalahan yang sering dihadapi adalah kontinuitas. Hal yang seringkali dialamai oleh para penulis muda. Untuk menemukan ritme kontinuitas salah satunya dengan cara membentuk komunitas kecil-kecilan, yang diharapkan bisa mendukung satu sama lain. Sehingga kesinambungan ritme kinerja tersebut harapannya akan selalu terjaga. 

HARIAN PAGI Staf Redaksi: Alfred Lande, Satwika Rumeksa, Farhan Effendi, Tri Yulianto, D Wahjoe Harjanto, Trihatmaningsih, Sigit Sugiharto, Tri Dayaning Reviati, Eko Supriyanto, Hariyanto, Tri Mulyono, Tutug Pamorkaton, Wahyudi Hari Widodo, Endah Imawati,Yuli Ahmada, M Rudy Hartono, Ahmad Pramudito, Anas Miftahudin, Joko Hari Nugroho, Wiwit Purwanto, Suyanto, Deddy Sukma, Habiburrohman, Didik Sutrisno, Titis Jatipermata, Fatkhul Alami, Doso Priyanto, Ravianto, Dyan Rekohadi, Sri Handi Lestari, Marta Nurfaidah, Dwi Pramesti, Sugiharto, Musahadah, Mujib Anwar, Hadi Santoso, Sudharma Wahyu Adiwijaya, Iksan Fauzi, Ahmad Zaimul Haq, Aji Bramastra, Nuraini Faiq; Ilustrator: Rendra Kurniawan, Akhmad Yusuf Marzuki; Perwajahan: Teguh Wahyudi, Edy Minto Prasaro, Agus Susanto, Haryoto.

Direktur Utama Rusdi Amral Pemimpin Redaksi Sunarko Redaktur Pelaksana Adi Sasono, M Taufiq Zuhdi Sekretaris Redaksi P Sujarwanto

Direktur: Stella Soedibjo; Wakil Direktur: Sunarko; General Manager Bisnis: Stella Soedibjo, Wakil General Manager Bisnis: Wachid Mukaidori ; Manager Iklan: Prasetyo ; Marcomm: Tantowi Jauhari; Biro/Perwakilan: Malang: Hesti Kristanti, Wahyu Nurdiyanto, Eko Nurcahyo, Sylvianita Widyawati, Alamat: Jl Sultan Agung No. 4, Malang. Telepon: (0341) 360201 Fax: (0341) 360204. Iklan: fax (0341) 360204, Sirkulasi (0341) 360203, Kediri: Didik Mashudi, Amru Muis, Alamat: Jl Banjaran Gg I/ 131, Kediri, Tlp (0354) 686933, Pasuruan: Jl Dr Wahidin Selatan 180 Pasuruan. Telepon/fax: (0343) 412411, Gresik: Adi Agus Santoso, Mojokerto: Imam Hidayat, Jakarta: Kistyarini, Alamat: Jl Palmerah Selatan 12 Tlp (021) 5483008, Fax: (021) 5495360 Kantor Pusat: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293 Telepon: (031) 8419000, Fax Redaksi: (031) 8414024 Alamat Surat: PO BOX 110 SBS 60400 Surabaya Penerbit: PT Antar Surya Jaya, Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No.202/SK/MENPEN/ SIUPP/A.7/1986 Tanggal 28 Juni 1986. Percetakan: PT Antar Surya Jaya. Isi di luar tanggung jawab percetakan. Tarif Iklan: Iklan taktis min 2 baris–mak 10 baris (1 baris Rp 25.000); Iklan display/umum (hitam putih) Rp 28.000/mmk, Iklan display/umum (warna) Rp 35.000/mmk; Iklan duka cita Rp 4.000/mmk; Iklan mendesak/duka cita untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00 WIB. Bagian Iklan: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293, Telepon: (031) 841 9000, Fax: (031) 8470000 dan (031) 8470500. Manager Iklan Jakarta: Christina MS Indiarti; Alamat: Gedung Iklan Kompas Gramedia, Jl Palmerah Selatan No.15 Jakarta. Telepon (021) 53679599 Ext.6009, Fax (021) 53699150. Bagian Sirkulasi (Langganan): Gedung Kompas Gramedia Lt. 4 & 5 Jl. Jemur Sari No. 64 Surabaya, Telepon: (031) 8479555 (Pelanggan/Pengaduan), (031) 8483939, 8483500 (Bagian Sirkulasi) Fax: (031)8479595 - 8478753. Harga Langganan Rp 29.000/bulan, E-Mail Pengaduan: pengaduan@suryagroups.com, Rekening: BCA Cabang Darmo, Rek 088-3990380; Bank BNI Cabang Pemuda, Rek. 0290-11969-3 (untuk iklan); Bank Mandiri Cabang Rungkut, Rek 141-00-1071877-3 (untuk sirkulasi) atas nama PT Antar Surya Media. Surya Online: http://www.surya.co.id E-Mail: redaksi@surya.co.id

SEMUA WARTAWAN SURYA DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER. Setiap artikel/tulisan/foto atau materi apa pun yang telah dimuat di Harian Surya dapat diumumkan/dialihwujudkan kembali dalam format digital maupun nondigital yang tetap merupakan bagian dari Harian Surya.


20

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

Butuh Komitmen Pengembang

Penerapan Sertifikasi Bangunan Ramah Lingkungan

TAMAN HIJAU - Banyak hal yang bisa dilakukan baik oleh pengembang maupun pemilik rumah untuk menerapkan konsep properti hijau. Mulai menyediakan fasilitas taman hijau, perbanyak pohon, hingga menyiasati dengan desain.

Hanya Pelengkap, Butuh Insentif surya/habibur rohman

KONSEP bangunan ramah lingkungan kini bukan lagi merupakan fasilitas tambahan. Namun, sudah menjadi kewajiban, bahkan kebutuhan di sektor properti. Untuk itu pula pemerintah meluncurkan Sistem Sertifikasi Bangunan Ramah Lingkungan sebagai implementasi UU Nomor 32 Tahun 2009. Sertifikasi ini harus diterapkan oleh seluruh bangunan properti di dalam negeri.

S

EBAGAI tindak lanjut, Kementerian Lingkungan Hidup menunjuk Green Building Council Indonesia (GBCI) sebagai lembaga sertifikasi bangunan ramah lingkungan. Upaya ini dilakukan karena pada 2020, Indonesia menargetkan mampu mereduksi emisi gas hingga 26 persen, salah satunya melalui penerapan green building (bangunan hijau atau ramah lingkungan). Ironisnya, Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta memastikan belum banyak gedung yang menerapkan teknologi ramah lingkungan ini. Bagi dia, seharusnya pengembang berlomba menerapkan, seperti dilakukan di beberapa daerah. "Misalnya, energi hotel bersum-

ber minimal 10 persen dari tenaga surya. Atau kayak Tangerang yang mengusung dana untuk bangunan ramah lingkungan. Bahkan seharusnya dimulai sejak bangunan didesain," papar Gusti. Menurutnya, bangunan ramah lingkungan adalah yang bangunan dan pengelolaannya mengaplikasikan kaidah sustainable consumption and production. Nantinya, peraturan itu mencakup sistem sertifikasi bangunan ramah lingkungan, verifikasi jasa dan barang ramah lingkungan, serta pengadaan barang dan jasa ramah lingkungan. Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Jatim Nurhadi mengatakan, masing-

masing pengembang tidak sama dalam menerapkan komposisi antara lahan untuk rumah (komersial), fasilitas umum, fasilitas sosial, ruang terbuka hijau (RTH), serta jalan. Namun, secara umum masih sesuai dengan apa yang diharapkan pemerintah. “Komposisinya biasanya 60 persen untuk lahan rumah, dan 40 persen untuk fasilitas. Saat ini memang belum diwajibkan komposisi itu, masih sekadar imbauan. Namun, rata-rata pengembang khususnya segmen menengah atas sudah menerapkan,” kata Nurhadi, Rabu (7/9). Bahkan, lanjutnya, pengembang lebih jauh dalam menerapkan fasilitas dalam mendukung kenyamanan penghuni, seperti drainase atau peresapan air tanah, ruang bermain, dan lainnya. Kondisi itu semata-mata untuk lebih menarik konsumen. “Di semua proyek kami sudah diterapkan konsep satu rumah satu pohon. Ini untuk mendukung konsep penghijauan dalam properti,” ujar Dirut Graha Agung Kencana Group ini. Diakuinya, lengkap tidaknya fasilitas yang diberikan pengembang terhadap sebuah proyek properti memang tidak secara lang-

sung memengaruhi harga jual. “Artinya fasilitas itu sudah menjadi pelengkap. Yang membedakan hanya kualitas dan segmentasi pasarnya saja,” sebutnya. Terkait imbauan Menpera agar proyek properti menyediakan sekitar 40 persen dari lahan yang ada untuk fasilitas umum, tetap tergantung kemampuan masingmasing pengembang, selain peraturan masing-masing pemda. Ketua Umum DPP Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) Teguh Satria juga mengakui, sertifikasi bangunan yang memenuhi standar ramah lingkungan oleh lembaga independen yang terakreditasi dan nirlaba sangat diperlukan. Tetapi, sertifikasi akan efektif diterapkan bila diikuti regulasi dari pemerintah, yang memberi insentif bagi konsumen properti ramah lingkungan. Oleh karenanya, Teguh mengusulkan agar konsumen properti ramah lingkungan mendapat diskon pajak bumi dan bangunan 10-75 persen sesuai predikat properti dalam kurun 2-7 tahun. ”Dengan pola insentif itu, konsumen akan memilih properti ramah lingkungan sehingga pengembang berlomba-lomba memenuhi kriteria itu,” ujar Teguh. ■ dio

Pilih Konsep Desain hingga Perbanyak Pohon

B

ANYAK konsep diterapkan para pengembang guna menyiasati bangunan propertinya bisa dianggap ramah lingkungan. Mulai dengan menerapkan konsep desain, tata ruang, bahan bangunan, pemanfaatan limbah hingga memperbanyak pohon. Wakil Presdir Intiland Sinarto Dharmawan mengatakan, pihaknya cukup concern dalam menerapkan bangunan ramah lingkungan pada sejumlah proyek propertinya. Di Surabaya, ia menerapkan pada proyek perumahan di Surabaya Barat dan proyek apartemen Sumatera 36. “Pada dasarnya konsep bangunan ramah lingkungan itu ada dua cara, yakni pada desain dan teknologi. Dua hal ini bisa diterapkan salah satu atau duaduanya,” kata Sinarto.

Menurutnya, bangunan yang mengarahkan desain ramah lingkungan akan terkesan mewah dan menjual, sementara yang menerapkan teknologi, ada biaya yang tidak murah yang ditanggung pengembang. “Untuk Intiland memilih menyiasati dari desain, misalnya dengan menghadap timur, namun memperbanyak bukaan sehingga menghemat listrik, serta memperbanyak area hijau,” ungkapnya. Seperti diterapkan di apartemen yang mulai dibangun akhir tahun ini, dimana sekitar 60 persen dari total lahan yang ada dimanfaatkan untuk area lanskap penghijauan sehingga memberikan kesan rindang dan asri. GM Citra Garden Purnadi menambahkan, konsep properti hijau sejak awal sudah diterapkan di semua proyek perumahannya.

surya/habibur rohman

NILAI TAMBAH - Penerapan konsep ramah lingkungan pada proyek properti membuat nilai tambah pada produk yang ditawarkan ke konsumen. Kini, dengan banyak pepohonan yang ditanam, kawasan yang dikelolanya tampak bersih dan mampu mempersempit ruang gerak lalat, nyamuk, atau tikus.

“Pohon yang kami pilih adalah yang banyak menghasilkan O2 dan mampu menyerap polutan, seperti trembesi, sengon, dan sebagainya,” sebut Purnadi. ■ dio

PENGAMAT Tata Kota dan Bangunan dari Jurusan Arsitektur ITS Purwanita Setijanti mengatakan, sudah saatnya pengembang menerapkan konsep hunian hijau (green living atau green architecture) lewat sertifikasi ramah lingkungan tersebut. "Namun kendalanya, belum banyak developer yang punya komitmen. Hunian ramah lingkungan tidak hanya mencakup tanaman hijau, taman dan bukaan saja, desain rumah dan pemilihan material bangunan ramah lingkungan juga," katanya. Bangunan ideal harusnya mengikuti arah angin. Jalan adalah koridor angin. Jadi, pembuatan jalan dan bangunan rumah tidak seharusnya melawan arah angin jika ingin terasa sejuk, sehingga meminimalisasi penggunaan AC," ujar Purwanita. Pemilihan material juga perlu dipertimbangkan. Misalnya, lebih baik tidak memaving keseluruhan halaman dan menyisakan area rerumputan untuk serapan air. Bahan semen juga kurang baik jika dipakai untuk halaman rumah. Materialnya terlalu padat dan mudah menyerap panas. "Pemilihan tanaman pun harus cermat dan melihat fungsinya,” imbuhnya. Jenis yang bagus untuk konservasi tanah dan air bisa dipilih bunga matahari, sawo kecik, lengkeng, sengon, trembesi. Menurutnya, penerapan hunian hijau sejauh ini masih setengah hati. Ada beberapa parameter dalam konsep green architecture yang sesungguhnya. Pertama, jejak ekologi (ecological footprint). Apabila material yang digunakan mengambil dari lokasi cukup jauh maka keseimbangan alam diragukan. Kedua, faktor carbon index. Berapa banyak energi yang diperlukan untuk membangun rumah, apakah desainnya low energy, ventilasi dibuat cukup agar tidak ada pemborosan lampu dan AC. Kalau desain masing-masing sudah low energy, bisa menghemat 30 persen penggunaan energi secara umum. Ketiga, luasan ruang terbuka hijau di halaman rumah. "Idealnya dalam satu luasan lahan, perbandingan lahan bangunan dan lahan terbuka 60:40. Penguninya harus sehat, itu sebabnya tata bangunannya harus mendukung," jelasnya. ■ ame

Ungkapan Siasati Bahan dan Model Bangunan RUMAH asri ramah lingkungan tentu idaman semua orang. Sayangnya, tak semua orang bisa mendapatkannya terutama warga perkotaan. Alasannya, lahan yang kian menyempit. Lagipula, tak semua pengembang (developer) mampu menyediakan hunian asri dengan harga terjangkau. “Bagi pengembang, lebih menguntungkan jual bangunan daripada ruang terbuka hijau atau lahan kosong berupa taman. Pengembang besar bisa saja, namun harganya tentu selangit dan unit yang dijual tidak bisa massal layaknya rumah menengah ke bawah,” komentar Erika Widyastuti. Rumah yang ia tempati saat ini di kawasan Manyar Rejo merupakan rumah model lama yang terhimpit diantara bangunan rumah lainnya. surya/ame “Nyaris tidak bisa dikemErika Widyastuti bangkan lagi, baik ke kirikanan maupun atas. Dibikin taman luas juga sulit, ditinggikan juga harus merombak total fondasinya. Kalau mau cari lahan luas alternatifnya di pinggiran kota,” ujar ibu satu anak ini. Menurutnya, secara jangka panjang pengembang harus memerhatikan konsep hunian ramah lingkungan untuk menciptakan lingkungan yang sehat. “Pintar-pintarnya pengembang menyiasatinya,” lanjut wanita 40 tahun ini. Model hunian vertikal memang cocok untuk perkotaan, tetapi sayangnya sulit dibuat ramah lingkungan dengan model bukaan yang banyak. Antisipasi ramah lingkungan, bisa dari bahan bangunan atau dari model arsitektur yang banyak mengusung bukaan untuk kelancaran sirkulasi udara dan minimalisasi penggunaan AC. ■ ame


Mosin Kadafi Harus Sesuaikan Gaya Lawan

Petinju kelas bantam yunior 52,2 kg, Mosin Kadafi (d’Kross BC) harus menyesuaikan diri tipe lawannya bila ingin menang lawan petinju asal Jakarta, Richard Limolin, pada 2 Oktober nanti. Romeo Surba, pelatih Moshin menyatakan Richard merupakan petinju fighter. “Karena itu, Mosin harus berlatih cara menggempur dan mengurung lawan karena kakinya kurang lincah,” terang Romeo, Rabu (14/9). ■ st10

www.surya.co.id

surya/paw

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011

SKUAD ASING MENGGANTUNG ► Zulkifli Banjir Tawaran

MALANG – SURYA AKTIF ikut latihan belum tentu akan dipertahankan oleh manajemen Arema. Itulah nasib bek Roman Golian, gelandang Esteban Guillen, dan Roman Chamelo. Manajemen belum dapat memastikan kapan kontrak mereka akan diperpanjang.

surya/hayu yudha prabowo

Sunarto

Uji Coba Untungkan Pemain PEMAIN Arema diuntungkan dengan pertandingan aji coba lawan klub Divisi Utama asal Kalimantan, Martapura, di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (17/9). Bukan hanya pemain yang bisa merumput yang diuntungkan dengan uji coba ini, tetapi pemain cedera pun bisa mengasah feeling ball dengan melihat permainan rekan setimnya. Striker Sunarto dipastikan absen dalam ujicoba ini. Luka robek pada paha kanan yang diperoleh saat kompetisi musim lalu hingga kini belum sembuh. Tetapi, Sunarto mengaku sangat diuntungkan apabila uji coba ini tetap digelar. “Saya bisa mengasah feeling ball dan melihat suasana pertandingan lagi,” kata Sunarto, Rabu (14/9). Sejak berakhirnya kompetisi yang diikuti Arema pada akhir Juni lalu, Sunarto dkk kurang mengasah feeling ball. Menurutnya, uji coba sangat baik untuk meningkatkan kemampuan rekan-rekan setim. “Selama latihan ini kan kami hanya berlatih fisik. Karena itu, uji coba ini sangat bagus untuk pemain seperti saya ini,” tambahnya. Sementara pelatih Martapura, Bambang Suryo, mengatakan, Arema adalah tim besar yang patut diperhitungkan. Dia merasa senang karena diberi kesempatan beruji coba dengan Arema. Dia yakin absennya beberapa pemain Arema tidak akan memengaruhi performa tim. ■ ist10

surya/hayu yudha prabowo

MENGGANTUNG - Esteban Guillen, gelandang asing Arema melahap menu latihan di Stadion Kanjuruhan, Rabu (14/9). Meski aktif mengikuti latihan, status Esteban, Roman Chamelo dan Roman Golian masih menggantung.

Persema Gagal Gaet Gangga Mudana MALANG - SURYA Dewi keberuntungan masih belum berpihak ke Persema. Setelah tiga pemain incarannya memilih bertahan di Arema, kini dua pemain bidikan juga batal gabung. Keduanya adalah mantan gelandang Persib Bandung, Gilang Angga, dan mantan gelandang Persisam, I Wayan Gangga Mudana. Gilang Angga masih belum hadir dalam latihan Persema di Lapangan Wesley, Rabu (14/9). Pelatih Persema, Timo Schuenemann, mengaku akan mencoret Gilang Angga karena tidak hadir sesuai tenggat yang ditetapkan. “Pasti kami coret dia karena masih belum hadir di Persema. Seharusnya dia sudah ikut latihan Selasa (14/9),” kata Timo usai latihan, kemarin. Rencana Timo mencoret Gilang Angga belum dikomunikasikan dengan CEO Persema, Didiet Poernawan Affan-

surya/nedi putra aw

BERGABUNG - Mantan gelandang Arema, Tommy Pranata (kanan), akan bergabung dengan Persema musim ini. dy. Didiet mengungkapkan, Gilang Angga dipastikan bakal bergabung dengan dengan Bima Sakti dkk. Dia mengaku belum mengetahui apabila Gi-

lang akan dicoret. “Saya yakin Gilang akan bergabung. Dia sudah deal dengan Persema,” kata Didiet. Menurut Didiet, yang sudah

pasti gagal direkrut adalah Gangga Mudana. Manajeman gagal mengikat pemain berusia 30 tahun ini karena tidak menemukan harga yang cocok saat negosiasi. Diungkapkan Didiet, harga yang dipatok Gangga Mudana tidak bisa dipenuhi manajeman. “Dana yang kami miliki kan sangat terbatas. Harganya terlalu tinggi, sehingga dia terpaksa kami lepas,” terang Didiet yang juga Pembantu Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya ini. Meski dua amunisi baru gagal direkrut, Laskar Ken Arok mendapat suntikan tenaga baru. Mantan gelandang Arema, Tomi Pranata, diperkirakan bakal bergabung di Persema. Kemarin, pemain asal Padang ini sudah mulai bergabung dalam latihan Persema. “Dia memang sudah deal dengan kami, dan pasti akan memperkuat Persema,” tandas Didiet. ■ st10

4 Cabor PON Remaja Digelar di Malang MALANG - SURYA Jatim dipercaya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja yang akan digelar 2012. Kota Malang dipastikan akan turut sibuk saat pelaksanaan ajang yang baru digelar pertama kalinya itu. Diperkirakan Kota Malang akan mendapat jatah menjadi tempat pertandingan empat cabang olahraga (cabor). Wakil Ketua KONI Kota Malang, Priyatmoko Oetomo menyatakan, sampai saat ini memang

belum mendapat surat resmi dari Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemengpora) soal lokasi pertandingan. Tetapi Kota Malang dipastikan akan menjadi tempat pertandingan beberapa cabor. “Kemungkinan empat cabor yang akan digelar di Kota Malang karena kami memiliki fasilitas yang memadai,” kata Moko, sapaan akrab Priyatmoko Oetomo, di sela-sela halal bi halal yang digelar di Kantor KONI Kota Malang, Rabu (14/9).

Empat cabor yang kemungkinan akan digelar di Kota Malang itu adalah renang, balap sepeda, bola voli, dan sepak bola. Renang bisa memanfaatkan kolam renang di kawasan Stadion Gajayana, bola voli di GOR Ken Arok, balap sepeda di Velodrom Sawojajar, dan sepak bola di Stadion Gajayana. Menurutnya, empat tempat pertandingan ini sudah memenuhi standar nasional. “Kami hanya perlu memperbaiki di beberapa bagian saja agar lebih memadai saat digelar event

itu,” tambahnya. Dia juga minta pengurus cabor mempersiapkan atlet yang akan diorbitkan dalam PON remaja itu. Sarana dan prasarana cabor segera dilengkapi agar memenuhi syarat, terutama atlet dan peralatan yang digunakan. Menurutnya, pengurus cabor bisa mengakomodir nama atlet yang akan dipertandingkan mulai sekarang. “Usia atlet maksimal 18 tahun. Kalau memang ada atlet Porprov yang layak, bisa saja diikutkan,” terang Moko. ■ st10

Menurut Sudarmaji, media Officer Arema versi Rendra Kresna, manajemen masih menunggu kepastian regulasi dari PSSI terkait pemain asing. Sampai saat ini PSSI belum memastikan kuota pemain asing Asia dan nonAsia untuk setiap klub. Sebelumnya sempat mencuat wacana bahwa setiap klub hanya boleh memiliki tiga pemain asing non-Asia dan satu pemain Asia. “Itu masih baru wacana saja. Kami belum bisa meneken kontrak ketiga pemain asing itu karena khawatir menyalahi aturan,” kata Sudarmadji, Rabu (14/9). Bukan hanya tiga pemain asing non-Asia yang sedang menunggu kepastian dari manajemen. Dua pemain asing dari Asia yaitu striker Noh Alam Sah

(Along) dan gelandang M Ridhuan juga mengalami nasib serupa. Nasib dua pemain asal Singapura ini juga belum ada kejelasan di Singo Edan. Berbeda dengan tiga pemain asing non-Asia, baik Along dan Ridhuan belum pernah ikut latihan bersama Juan Revi dkk sejak kontraknya berakhir pada 31 Juli lalu. Pria asal Banyuwangi ini mengaku masih menjalin komunikasi dengan lima pemain asing itu. Bahkan, saat kontrak kelimanya berakhir, manajemen sudah mengungkapkan pada mereka bahwa manajemen masih menunggu regulasi dari PSSI. Menurut Sudarmaji, manajemen tidak mau mengecewakan lima pemain asing itu apabila meneken kontrak se-

karang. “Kalau sekarang kami ikat pemain asing itu dan ternyata tidak sesuai aturan PSSI, jelas kami rugi. Demikian juga, pemain yang terlanjur terikat kontrak juga pasti rugi,” tambah Sudarmaji. Sementara, belum adanya kepastian kontrak dari manajemen Arema membuat bek Zulkifli Syukur menuai banyak tawaran. Persib Bandung dan PSM Makasar dikabarkan sudah mendekati bek kanan Timnas Indonesia ini. “Saya membuka diri terhadap tawaran yang masuk. Tetapi saya berharap masih bertahan di Arema,” kata Zulkifli Syukur. Saat ini pemain Timnas Indonesia sedang berlibur dan baru akan berkumpul lagi pada awal Oktober nanti. Bek Benny Wahyudi dan gelandang A Bustomi sudah mulai berlatih dengan Arema sejak tiga hari lalu. Tetapi Zulkifli pilih menikmati liburan di kampung halamannya di Makassar. Dia mengaku masih menunggu kejelasan manajemen yang akan mengendalikan klub peraih runner up Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 ini. “Tolong pengurus melihat loyalitas pemain. Meski belum dikontrak, tetapi mereka tetap latihan. Lebih baik para pengurus itu bersatu saja demi Arema,” tambah Zulkifli. ■ st10


Surya Edisi 15 September 2011