Issuu on Google+

YAYA TOURE

DIGITAL NE WS PA PER

INGIN PENSIUN DI CITY hal

Spirit Baru Jawa Timur surabaya.tribunnews.com

SURABAYA, SURYA- Mendapat Keuntungan dari penjualan saham Bumitama Agri (BAL) Ltd, sebuah produsen minyak sawit Indonesia, dan pertumbuhan ekonomi pertambanganterbesar di Asia Tenggara telah membuat Lim Hariyanto Wijaya Sarwono `miliarder piningit`, karena hampir tidak pernah terekpos media. Namun menurut Bloomberg Billionaires Index, dia merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia. Kekayaan pria berusia 84 tahun ini ditaksir mencapai USD1,8 miliar. Lim Hariyanto adalah komisaris utama Grup Harita, sebuah konglomerat yang bisnis utamanya terentang mulai dari perkebunan kelapa sawit hingga pertambangan nikel. Menurut Bloomberg, kekayaan Lim Hariyanto melonjak tahun ini dari hasil penjualan saham salah satu anak usahanya, Bumitama Agri, produsen minyak kelapa sawit. Selain itu lonjakan asetnya juga terjadi berkat kepemilikannya di sejumlah pertambangan. Bersama putranya, Lim Gunawan Hariyanto, Lim Hariyanto menguasa 53 persen saham Bumitama Agri. Penjualan saham

surya.co.id

perusahaan ini telah berhasil mengungguli perusahaan lain ketika belum lama ini berhasil menangguk paling tidak USD50 juta dari IPO di Singapura. Lim dikabarkan juga akan melego sahamnya di pertambangan nikel miliknya lewat bursa efek Singapura.

2 | SELASA, 6 NOVEMBER 2012 | Terbit 2 halaman tersebut direncanakan menangguk paling tidak USD 250 juta lewat IPO di bursa efek Singapura. IPO perusahaan itu untuk sementara tertunda menyusul kebijakan Pemerintah RI yang melarang bijih mineral mulai 2014 mendatang dan mengharuskan

“Didorong oleh permintaan dari Asia, terutama China dan India, booming sumber daya alam telah secara signifikan menciptakan keluarga-keluarga ultra-kaya yang sebelumnya sudah menekuni bisnis sumber daya alam, seperti halnya juga mereka yang tengah mengadu

Lim Hariyanto,

Miliarder

Piningit

Grup Harita pada tahun 1996 membentuk perusahaan patungan dengan perusahaan Thailand untuk menambang batubara di Indonesia dengan kepemilikan saham 35 persen. Tahun ini, perusahaan

join facebook.com/suryaonline

perusahaan pertambangan membangun smelter. Sosok Lim Hariyanto lagi-lagi menunjukkan bahwa kelapa sawit dan pertambangan –dua-duanya sumber daya alam—menjadi faktor penentu munculnya orangorang terkaya di Indonesia. Eka Tjipta Widjaja, yang menjadi orang terkaya Indonesia saat ini, juga melejit berkat dua bidang bisnis ini.

keberuntungan pada booming komoditas,” kata Noor Quek dari NQ International Pte, Singapura. Ayah Lim adalah seorang migran dari Provinsi Fujian China. Sang ayah membuka toko pertama kali di Kalimantan Timur pada tahun 1915. Ada pun Lim Hariyanto, pria beranak tujuh ini, meretas bisnisnya dengan menerjuni bisnis kayu dan pabrik plywood di Kalimantan. Namun menurut Bloomberg Billionaires Index, dia

edisi pagi merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia. Kekayaan pria berusia 84 tahun ini ditaksir mencapai USD1,8 miliar. Lim Hariyanto adalah komisaris utama Grup Harita, sebuah konglomerat yang bisnis utamanya terentang mulai dari perkebunan kelapa sawit hingga pertambangan nikel. Menurut Bloomberg, kekayaan Lim Hariyanto melonjak tahun ini dari hasil penjualan saham salah satu anak usahanya, Bumitama Agri, produsen minyak kelapa sawit. Selain itu lonjakan asetnya juga terjadi berkat kepemilikannya di sejumlah pertambangan. Bersama putranya, Lim Gunawan Hariyanto, Lim Hariyanto menguasa 53 persen saham Bumitama Agri. Penjualan saham perusahaan ini telah berhasil mengungguli perusahaan lain ketika belum lama ini berhasil menangguk paling tidak USD50 juta dari IPO di Singapura. Lim dikabarkan juga akan melego sahamnya di pertambangan nikel miliknya lewat bursa efek Singapura. Grup Harita pada tahun 1996 membentuk perusahaan patungan dengan perusahaan Thailand untuk menambang batubara di Indonesia dengan kepemilikan saham 35 persen. Tahun ini, perusahaan tersebut direncanakan menangguk paling tidak USD250 juta lewat IPO di bursa efek Singapura. IPO perusahaan itu untuk sementara tertunda menyusul kebijakan Pemerintah RI yang melarang bijih mineral mulai 2014 mendatang dan mengharuskan perusahaan pertambangan membangun smelter. Sosok Lim Hariyanto lagi-lagi menunjukkan bahwa kelapa sawit dan pertambangan –dua-duanya sumber daya alam—menjadi faktor penentu munculnya orang-orang terkaya di Indonesia. Eka Tjipta Widjaja, yang menjadi orang terkaya Indonesia saat ini, juga melejit berkat dua bidang bisnis ini. “Didorong oleh permintaan dari Asia, terutama China dan India, booming sumber daya alam telah secara signifikan menciptakan keluarga-keluarga ultra-kaya yang sebelumnya sudah menekuni bisnis sumber daya alam, seperti halnya juga mereka yang tengah mengadu keberuntungan pada booming komoditas,” kata Noor Quek dari NQ International Pte, Singapura. .(Bloomberg) follow @portalsurya


2

SELASA, 6 NOVEMBER 2012 | surya.co.id | surabaya.tribunnews.com

ANTI AIR

Liquipel,

PELAPIS

untuk Ponsel dan Tablet MANCHESTER SURYA - Pemain gelandang elegan yang dimiliki Manchester City, Yaya Toure (29), menegaskan keinginannya untuk memperkuat klubnya itu hingga resmi gantung sepatu kelak. Artinya, Toure ingin bermain di City hingga benar-benar dirinya tidak dipakai karena faktor usia alias pensiun. “Uang bukan satu-satunya hal dalam hidup. Itu memang baik bagi keluarga, orang tua. Tapi itu tak memberikan Anda segalanya. Saya punya gaji yang bagus sejak kedatangan saya di City,” kata Toure kepada L’Equipe Sebelum merumput di City,

Toure sebelumnya bermain untuk Barcelona. Namun sejak musim panas 2010, pemain asal Pantai Gading itu langsung menjadi figur penting, dalam proyek The Eastlands menjadi klub yang disegani. Usai mengantar klub menjuarai Piala FA di musim pertamanya, Toure kemudian melanjutkan kiprah impresifnya dengan mempersembahkan titel Liga Primer Inggris 2011/12. Salah satu alasan Toure ingin tetap bermain untuk City, karena dirinya ingin dikenang sebagai salah satu legenda Manchester City. “Saya datang

TOURE

iNGIN PENSIUN DI

MANCITY join facebook.com/suryaonline

dari Barcelona, dengan sejarah penting, untuk menuju City, yang sejarahnya kurang mengilap, tapi saya ingin membantu klub menulis sejarah bagus”. Toure yakin, dirinya dapat membuat sejarah bagi City. Karena itu, dirinya ingin menjadi legenda. Sehingga dirinya sudah tua, orang-orang masih terus membicarakan dirinya sebagai pemain bola. “Saya ingin menuntaskan karier saya di City, demi respek dari fans. Tapi dalam sepakbola Anda tak pernah tahu soal masa depan,” pungkas Toure. (goal com)

SURABAYA, SURYA- Kecuali model-model tertentu yang memang didesain tahan banting, kebanyakan gadget mobile seperti smartphone dan tablet pantang terpapar benda cair kalau tak mau rusak. Tidak adanya pelindung khusus anti-air untuk gadget tersebut dilihat sebagai peluang bisnis oleh Liquipel. Perusahaan yang berbasis di California, Amerika Serikat ini menciptakan semacam pelapis khusus tahan air untuk melindungi gadget. Nama lengkapnya, “super-hydrophobic nano-coating” yang melapisi semua komponen vital sebuah perangkat hingga level molekuler. Karena tebalnya hanya seperseribu diameter rambut manusia, lapisan khusus anti-air ini diklaim sama sekali tak kasat mata dan tak mengubah bentuk ataupun “rasa” gadget di genggaman tangan. “Untuk menerapkan lapisan anti-air ini, gadget dimasukkan ke dalam oven khusus yang akan menebarkan uap pelapis. Uap ini akan masuk hingga ke sela-sela gadget dan membuatnya anti-air,” jelas GM Sales dan Marketing PT LQP Asia Hendru Susilo usai acara peluncuran perdana di Indocomtech 2012, Jumat (2/11/2012). Alat khusus ini terdapat di markas PT LQP Asia di bilangan Permata Hijau, Jakarta Barat. Perusahaan pemegang tunggal merk Liquipel ini mematok biaya sebesar Rp 400.000 untuk melapisi smartphone, sementara tablet dikenakan ongkos Rp 500.000. “Apapun tipenya dan berapapun ukurannya, 4, 5, 7 inci atau lebih. Pembagian harga didasarkan pada dua kategori itu,” lanjut Hendru. Menurut dia, dengan lapisan khusus dari Liquipel, gadget bisa bertahan di air dengan kedalaman maksimal 1 meter dalam waktu 30 menit. Daya tahan lapisannya sendiri diklaim mencapai seumur hidup alias tak akan pernah luntur. Akan tetapi, pelapis Liquipel tidak bisa dipakai di beberapa jenis perangkat. “Misalnya notebook, karena ada bagian engsel layar yangh harus menekuk. Kamera pocket bisa, tapi untuk jenis SLR harus diteliti dulu bisa atau tidaknya.” ujar Hendru. Liquipel, lanjut Hendru, sudah diciptakan sejak 2009, tetapi baru masuk Indonesia pada pameran Indocomtech tahun ini. “Selain di Indonesia, ada juga cabang di HongKong dan Australia.”(kompas.com) follow @portalsurya


Surya Digitalpaper 06 November 2012Pagi