Issuu on Google+

surya.co.id ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA TELEPON (031) 8419000 www.surya.co.id

EDISI PAGI NO. 27 TAHUN I

senin, 27 FEBRUARI 2012

TERBIT 2 HALAMAN

Skuad Inggris Pincang ■ ■

Saat Hadapi Belanda Bent dan Cleverley Absen

London, Surya - Tim Inggris yang biasa disebut The Three Lions, akan melakoni laga uji coba melawan Belanda di Stadion Wembley, Rabu (29/2/2012) dengan kondisi ‘pincang’. Pasalnya, dua pemain pilarnya, Darren Bent (28) dan Tom Cleverley (22) dipastikan absen. Sebelumnya, Tom Cleverley yang juga gelandang Manchester United (MU), dipastikan absen setelah mengalami cedera yang dialami pada leg kedua 32 besar Liga Europa melawan Ajax, di Old Trafford, Kamis (23/2/2012). Saat itu. Cleverley bermain sebagai starter. Karena cedera, Cleverley diganti Paul Scholes pada menit ke-61. Itu adalah penampilan kedua Cleverley sejak pulih dari cedera kaki, yang memaksanya absen selama sekitar empat bulan. Seperti dilansir situs resmi MU, Cleverley saat ini tengah mendapat perawatan dari tim dokter “Setan Merah”. Namun, pelatih Sir Alex Ferguson menilai, cedera anak asuhnya tersebut tidak terlalu parah. “Dia (Cleverley) mengalami cedera. Kami sudah mengirimnya untuk menjalani scan, tapi kami rasa cederanya itu tidak terlalu serius,” kata Ferguson. Jika nantinya Cleverley benar-benar tidak bisa membela tim Inggris, maka ini untuk kali kedua Cleverley tidak bergabung dnegan tim nasional Inggris senior. Sebelumnya, ia pernah dipanggil untuk membela Inggris pada Agustus lalu, juga melawan Belanda. Tetapi karena situasi London yang rusuh waktu itu, akhirnya pertandingan tersebut terpaksa dibatalkan. Sedangkan nasib buruk kedua Inggris, terjadi saat Darrent Bent yang berposisi sebagai penyerang mengalami cedera

pergelangan kaki. Cedera Bent didapat saat membela klubnya, Aston Villa yang bermain imbang 0-0 saat melawan Wigan Athletic, Sabtu (25/2/2012). Menurut pelatih Villa, Alex McLeish, cedera pemain berusia 28 tahun itu cukup serius. “Dia kesakitan di ruang ganti. Melihat reaksinya sepertinya dia mengalami cedera serius, dan tentunya dia akan absen memperkuat skuad Inggris,” ujar McLeish seperti dilansir Mirror Football. Meski demikian, McLeish mengaku belum dapat memprediksi sampai kapan anak asuhnya itu bisa kembali merumput. Menurutnya, saat ini Bent sudah ditangani oleh tim dokter dan akan segera menjalani scan untuk mengetahui kepastian penyakitnya tersebut. “Anda tidak pernah tahu apakah cedera itu bisa membaik dalam 24 hingga 48 jam ke depan, sebelum ia menjalani pemeriksaan. Namun, sepertinya cederanya itu cukup parah,” kata McLeish.”Tim dokter kami mempunyai hubungan baik dengan tim medis Inggris. Jadi mereka pasti akan melaporkannya, apapun hasil scan jika sudah keluar,” im­ buhnya. (kompas. com)

Asmirandah:

“Hidungku Orisinil Lho....” Jakarta, Surya - Kecantikan artis sinetron Asmirandah memang tidak diragukan lagi. Bahkan saking kagumnya, banyak orang yang sempat menyangsikan keaslian hidungnya yang terlihat mancung. Menanggapi keraguan itu, Asmirandah menjamin bahwa apa yang ada pada dirinya semuanya adalah asli ciptaan Tuhan. “Ini orisinil kok, semuanya asli. Alhamdulillah alami, dioperasinya dalam perut mama,” ujar Andah, panggilan akrabnya terangnya belum lama ini. Andah mengaku, hanya mau cantik alami karena apa yang ada pada dirinya adalah anugerah. Dia sempat membaca situs internet yang mensejajarkan dirinya dengan artis-artis Korea yang menjalani operasi itu di Korea. “Saya sih nggak merasa senang digituin. Tapi memang pengen ke Korea, karena aku suka Lee Min Hoo,” katanya. Disinggung mengenai karirnya, Anda mengaku tak punya cara khusus untuk menjaga kualitas aktingnya. “Aku merasa setiap hari ada peningkatan, walaupun peningkatan dari 0,1 jadi 1 persen,” ujar Andah. Diakui Andah, untuk mencapai sesuatu mungkin gampang, tapi mempertahankan yang susah. Sedangkan untuk bisa berperan bagus, pasangan aktor dan aktris membutuhkan chemistry. Hal ini juga berlaku baginya, dalam menentukan pasangan hidupnya. “Yah aku tergantung che­mistry. Chemistry itu penting banget, kalau kita sudah ada pasti cocok,” katanya. Tentang dirinya yang masih jomblo, usai berpisah dengan Dude Herlino, Anda membantah jika diri­nya dicap sebagai perempuan pemilih, terutama dalam

mencari jodoh. “Aku bukan pemilih kok. Jadi sebenarnya mencarinya, sebenarnya enggak sulit. Yang pasti harus klik (cocok) sama Papa dan Mama,” ungkapnya. Namun diakui Andah, untuk urusan jodoh, orang tua­ nya tetap mem­ berikan masukan kepadanya. (tribunnews. com)

Papua Didorong Merdeka

Darren Bent

JAKARTA, Surya - Aktivis dan sejumlah anggota par­ lemen Australia dan negara se­kitar Pasifik diduga akan mengintervensi kedaulatan dan keutuhan Republik In­ donesia. Mereka disebutkan akan mendorong digelarnya referendum di Papua. Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DRP RI) dari FraksiPartaiDemokrasiIndonesia Perjuangan (PDI-P) Tubagus Hasanuddin mengatakan, aktivis dan anggota parlemen beberapa negara itu, rencana pekan depan bakal berkumpul dalam kaukus Parlementarian For West Papua. Tubagus mengutip pernyataan anggota Parlemen Australia, Richard, yang tergabung dalam kaukustersebut,yangmengatakan Papua harus diberi kesempatan menentukan pilihannya sebagai bangsa. “Mereka mendorong adanya referendum di Papua.

Kegiatan itu dapat diartikan upaya intervensi kedaulatan dan keutuhan NKRI,” kata Tubagus. Tubagus mengingatkan, pemerintah harus segera melakukan diplomasi dengan mereka. Sekaligus menegaskan, bahwa Papua bagi Indonesia sudah final. “Sejak 1969 rakyat Papua sudah resmi menjadi bagian yang sah dari NKRI, melalui Pepera yang diakui PBB,”

kata dia. Jika saat ini ada masalah keadilan dan kesejahteraan di Papua,lanjutTubagus,pemerintah dan semua komponen tengah melakukan berbagai upaya agar masalah itu dapat diselesaikan dengan damai dan bermartabat. “Tanpa harus diintervensi oleh negara atau parlemen lain,” pungkas mantan perwira tinggi TNI itu. (tribunnews.com)


2

Inter-nas surya.co.id

senin, 27 FEBRUari 2012

Le Cafe Bikin Wanita Gerah ■

Wali Kota Larang Suaminya ke Kafe

Pelayannya Berpakaian Minim

Bulan Ternyata Mengembang Washington, Surya - Wajahmu seindah bulan. Kalimat rayuan ini tampaknya bakal tidak lagi dipakai lelaki untuk merayu perempuan. Pasalnya, bulan yang selama ini dipuja-puja sebagai sesuatu yang indah ternyata seringkali mengalami perubahan fisik. Kadang menyusut kadang mengembang. Studi terbaru menunjukkan, bahwa bulan mengembang. Hasil penelitian ini sangat mengejutkan, sebab ilmuwan sebelumnya menyangka bahwa bulan tengah menyusut. Pada tahun 2010, peneliti menemukan bahwa bulan selalu menyusut sepanjang waktu. Penyusutan ini membuat bulan nampak seperti kismis, memiliki kerutan-kerutan di permukannya. Proses penyusutan bulan ini masuk akal, sebab bulan kehilangan panas dari proses pembentukannya 4 miliar tahun lalu. Kerutan seperti di bulan itu juga ditemukan di Merkurius.

Namun, di tengah penyusutan itu, tim peneliti yang dipimpin Thomas Watters dari Smithsonian Institution di Washington mengungkapkan, bahwa beberapa permukaan bulan menunjukkan peregangan atau mengembang. Penelitian dengan Lunar Reconaissance Orbitter milik NASA menunjukkan, struktur disebut graben, yang terbentuk ketika dua permukaan Bulan meregang atau menjauh. Pengembangan lama telah ditemukan sebelumnya. Namun, pengembangan ini tergolong “baru”, umurnya kurang dari 50 juta tahun. Peneliti mengungkapkan bahwa pengembangan bisa disebabkan oleh magma, menyebabkan permukaan tampak membengkak. “Sangat menyenangkan ketika Anda menemukan sesuatu yang sama sekali tak terduga,” kata Mark Robinson, anggota tim peneliti dari Arizona State University, seperti dikutip New Scientist. (kompas.com)

net

Italia, Surya - Ketenangan kota kecil Bagnolo Mella, tidak jauh dari Brescia Italia, kini heboh menyusul dibukanya sebuah kopi khas Italia bernama Le Cafe. Bukan heboh karena rasa kopinya, atau harganya yang sangat murah, tetapi kehebohan kafe itu karena pelayan sekaligus pemiliknya, Laura Maggi (34), dalam melayani tamunya selalu mengenakan busana yang sangat minim. Dan bisa ditebak, kehebohan itu terjadi karena setiap malam kafe itu selalu dipenuhi tamu yang semuanya laki-laki. Tidak hanya di dalam kafe, keramaian juga dirasakan pengguna jalan di sekitar kafe. Sebab sejak dibuka beberapa waktu lalu, suasana lalu lintas di sekitar kedai itu seringkali macet. Sebab umumnya pengunjung membawa mobil pribadi, yang diparkir seenaknya di sekitar kafe. Seperti dilansir The Sun, penampilan Laura Maggi dengan Le Cafe-nya, mampu

menjadi pembicaraan di media-media karena busananya yang superminim itu. Ia mendadak tenar karena membuka bar cappucino serta menarik perhatian laki-laki di kota kecil Bagnolo Mella, dekat Brescia, Italia untuk datang hanya sekadar mencicipi secangkir kopi khas Italia ini. Dampak sosial yang kini dirasakan warga Bagnolo Mella adalah, para istri dan pacar para pria, sepakat melarang lelaki mereka ke kafe tersebut. “Ini tak dibolehkan, karena kota kami dikenal sangat tenang dan terhormat. Perempuan di kota ini sungguh tak senang, dengan adanya bar ini,” ujar seorang warga Kota Bagnola. Karena seringkali mendapat komplain dari warganya, Wali Kota Bagnolo, Cristina Almici, mengaku melarang suaminya berkunjung ke bar mailik Laura Maggi. “Kami menerima keluhan dari sejumlah perempuan mengenai bar itu,” kata sang wali kota seperti dilansir Daily Mail.

Untuk memberi rasa tenang terhadap warganya, terutama kaum perempuan, Wali kota Cristina Almici berencana akan menerapkan hukum darurat. Tapi bukan untuk menutup kafe tersebut, karena hukum tersebut dipergunakan wali kota untuk membatasi kepadatan kendaraan di sekitar area kafe tersebut. Menanggapi rencana wali kota, sekaligus keluhan para perempuan di Kota Bagnolo Mella, sang pemilik kafe Laura Maggi menanggapinya dengan santai. “Ini bukan salah saya. Jika para lelaki datang ke sini itu bukan masalah saya,” ujarnya. Laura Maggi mengakui, kafenya itu sebenarnya sudah buka sejak delapan tahun yang lalu. Namun kenapa baru sekarang dipermasalahkan? “Banyak pelanggan pria datang ke bar saya, bahkan mereka ada yang rela menempuh perjalanan sejauh 112 kilometer hanya untuk secangkir kopi,” tambah Laura. (tribunnews.com)

net

Citra Graben yang diambil oleh kamera wahana Lunar Reconaissance Orbiter.

Inilah Penyebab Kematian Ibu Hamil

net

Jakarta, Surya - Peme­nuhan kebutuhan nutrisi ibu menjadi permasalahan yang cukup serius. Bahkan akibat kurang tercukupinya asupan, dan makanan kurang berkualitas menyebabkan angka kematian ibu cukup tinggi di Indonesia. Disamping itu kematian ibu juga disebabkan aborsi yang tidak aman, infrastruktur yang menyebabkan pertolongan persalinan tidak oleh petugas kesehatan terlatih. Penyebab tidak langsung seperti anemia, cacingan dan kekurangan gizi. Persoalan akses air bersih juga menjadi salah satu yang menjadi pemicu. Belum semua masyarakat mendapatkan akses air bersih. Kondisi diperparah jika kekurangan akses air besih juga terjadi di lembaga kesehatan seperti puskesmas, maka ibu rentan terkena infeksi sehingga risiko kematian ibu akan menjadi lebih tinggi. “Penyebab lain problematika kematian itu adalah, tingginya kasus pernikahan

dini serta jarak antarkelahiran. Kalau menikah terlalu muda masa suburnya, terlalu lama sehingga punya anak berdekatan,” ungkap Diah Saminarsih, Asisten Utusan Khusus Presiden RI untuk MDGs media talkshow Nutritalk V: Nutrisi Selama Kehamilan Selamatkan Bunda dan Generasi Penerus Bangsa. Berdasarkan Riskesdas 2010, permasalahan kesehatan pada perempuan berawal dari masih tingginya usia perkawinan pertama dibawah 20 tahun (4,8% pada usia 10-14 tahun, 41,9% pada usia 15-19 tahun). Salah satu yang dilakukan pemerintah adalah dengan mendorong program wajib belajar 15 tahun dengan harapan akan menunda pernikahan dini karena harus mengikuti pendidikan formal terlebih dahulu. Permasalahan lain yang tidak kalah pentingnya, adalah pemenuhan kebutuhan kalori, tiap orang perlu 2200 kalori. Untuk memenuhinya diperkirakan seseorang perlu 0,9 dollar atau Rp 8.630 = US$ per hari untuk makan, dihitung awal

tahun 2010. Perhitungannya kebutuhan kalori 2.150 kal (Pedoman Umum Gizi Seimbang), Protein (tahu/tempe, telur), Karbohidrat (beras), Lemak (beras, telur, lain-lain). Kemudian protein Nabati 50gr/ hari = Rp 1.400, protein Hewani 20gr/ hari = Rp 2.340, nasi sebagai sumber Karbohidrat utama 800gr/hari = Rp 4.800, Lemak 46gr/hari serta Beras + telur = 16gr 80% kebutuhan kalori = 1.715 kal = Rp 8.630 = US$ 0.96/hari/orang. “Nah, ada masyarakat yang belum bisa memenuhinya untuk sedekar kebutuhan hidupnya ini,” ungkapnya. Kendati demikian untuk pemenuhan gizi tidak harus selalu mahal. Diah menceritakan, penelitian di lingkungan sekitar penduduknya kurang gizi tapi ada satu keluarga yang kondisinya sehat. Belakangan keluarga itu mengambil ikan kecil di danau, memasaknya lalu memberikan pada anak-anaknya dan sehat. Ikan yang dikonsumsi banyak kandungan proteinnya. (tribunnews.com)


Surya Digital 27 Februari 2012 Pagi