Page 1

surya.co.id ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA TELEPON (031) 8419000 www.surya.co.id

EDISI SORE NO. 21 TAHUN I

RABU, 21 DESEMBER 2011

TERBIT 2 HALAMAN

Rektor UI Ogah Turun

■ Terus Bekerja Jadi Rektor UI

■ Tidak Pernah Mengundurkan Diri JAKARTA, surya - Rektor Universitas Indonesia (UI), Gumilar Rusliwa Somantri menegaskan, dirinya tak pernah mengundurkan diri dari jabatannya saat ini. Pernyataannya ini menampik pandangan dan anggapan Majelis Wali Amanat UI yang menyatakan bahwa Gumilar tak lagi menjabat sebagai rektor per hari ini, Rabu (21/12). Gumilar mengatakan, ia akan terus bekerja sebagai Rektor UI. Pascalahirnya Peraturan Pemerintah (PP) 66/2011, kata Gumilar, hanya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang berwenang memberhentikannya. "Saya berdiri di sini sebagai rektor, banyak dinyatakan bahwa Rektor UI mengundurkan di­ri, saya rasa itu tidak benar. Saya tidak per­nah mengundurkan di­ri," kata Gumilar sa­at ditemui Kompas. com,­ sesaat setelah membuka acara bedah buku "Pioneers in Green Science", di Balairung Terapung, UI, Depok, Jawa Barat, Rabu (21/12). Gumilar mengatakan, polemik mengenai posisinya berawal ketika MWA UI mengirimkan surat kepadanya dengan untuk menanyakan apa tujuan dirinya menyebarluaskan legal opinion dari Ketua Muda Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan bahwa MWA sudah tidak lagi memiliki kewenangan. Dalam surat tersebut, MWA secara tegas menyatakan jika hingga 17 Desember 2011 belum ada penjelasan, maka Rektor UI dinyatakan memutus hubungan perdata, yang kemudian diartikan oleh MWA sebagai keputusan untuk mengundurkan diri. Beberapa hari lalu, menurut Gumilar, ia menulis surat untuk MWA.

Saya berdiri di sini sebagai rektor, banyak dinyatakan bahwa Rektor UI mengundurkan di­ri, saya rasa itu tidak benar. Saya tidak per­nah mengundurkan di­ri." Gumilar REktor UI

Dalam surat itu, ia kembali menyebutkan bahwa pascaterbitnya PP 66/2011, maka MWA dan Senat Akademik Universitas (SAU) sudah tidak memiliki kewenangan. Ia memaparkan, dalam PP 66/2011 hanya disebutkan mengenai rektor, sedangkan MWA dan SAU sama sekali tidak tercantum. Terbitnya PP itulah yang kemudian diartikan Gumilar bahwa dirinya secara otomatis keluar dari MWA, dan menjadi pejabat publik yang berada di bawah menteri (Mendikbud). Pada Selasa (20/12) kemarin, MWA kembali mengirimkan surat kepada Gumilar yang menyatakan ketidakpuasan MWA terhadap penjelasan Gumilar. Atas dasar itu, MWA menganggap Gumilar mengundurkan diri sebagai Rektor UI mulai hari ini. "Saya diberi surat oleh MWA, yang menanyakan kenapa saya menyebarluaskan surat dari Ketua Muda MA. Sekarang yang berhak menggantikan hanyalah menteri. Semalam Pak Menteri menelepon, bahwa saya tetap sebagai rektor, dan bisa terus melanjutkan tugas," tegasnya. (kompas.com)

ist

Rektor UI Gumilar Rusliwa Somantri

Yuni dan Raffi Lengket Lagi JAKARTA, surya - Sejak putus dua bulan lalu, kini Yuni Shara dan Raffi Ahmad kembali lengket lagi. Setelah sempat ‘beristirahat’ alias break pacaran. Lantaran tak sanggup hidup secara terpisah, pasangan yang terpaut usia 15 tahun itu pun memutuskan untuk kembali. “Initinya sekarang kita jalanin saja senatural mungkin, sedemikian adanya kita berdua,” kata Raffi di acara Cerita Cinta studio 4 MNC TV, jalan Pintu II TMII, Jakarta Timur, Rabu (21/12) dini hari. Yuni mengaku tak pernah memaksakan diri atau meminta Raffi untuk kembali kepadanya. “Kami menjalani proses yang alami yang enggak mau dipaksa satu sama lain. Kalau kedepannya semakin membaik, itu harus disyukuri. Sebenarnya saya enggak mau kata-kata itu (jadian lagi),” tutur Yuni. “Dari awal enggak ada kata jadian, berjalan dengan sendirinya saja,” tambah Raffi. Dua bulan dirasa sebagai waktu yang cukup untuk saling berbenah. Yuni berharap bisa mendapatkan hikmah dari perpisahan sementara itu. “Ini persis dua bulan kami jalani

sejak (break) kemarin, kita berbenah, kita dipertemukan di tanggal yang sama. Mudah-mudahan sama-sama mengambil hikmah, banyak harus koreksi diri sendiri,” tuntasnya. Sungguh ironis, hubungan yang berawal indah itu kini menjadi mimpi buruk. Rencana untuk duduk di kursi pelaminan dan berbagi kebahagiaan dengan banyak orang kandas sudah karena Yuni Shara

memilih putus dari Raffi Ahmad. Tiga tahun janda dua anak itu berstatus sebagai kekasih Raffi. Rupanya selama 3 tahun itu, Yuni tak merasakan kebahagiaan sepenuhnya. Begitu banyak opni dari luar sana hingga membuat hati kakak kandung Krisdayanti itu panas dan memilih pisah dari Raffi. Kini mereka mencoba merenda kasih lagi. (Tabloid nova)

ist

Yuni Shara dan Raffi Ahmad

Nazarudin : Anas Bagikan 7 Juta Dollar AS

ist

Nazaruddin

JAKARTA, surya - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum disebut mengeluarkan uang sebesar 7 juta dollar AS terkait pemenangannya sebagai ketua umum dalam rapat koordinasi nasional partai yang berlangsung di Bandung, tahun lalu. Menurut mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, Rabu (21/12/2011) di Jakarta, uang sebesar itu diperoleh Anas dari proyek Hambalang. "Uangnya ini memang diambil dari Adhikarya (pelaksana proyek Hambalang) sebesar Rp 50 miliar, terus diambil lagi Rp 20 miliar dari Adi Saptinus (orang Adhikarya)," kata Nazaruddin. Mantan anggota DPR itu mengaku tahu betul soal keterlibatan Anas dalam proyek Hambalang. Nazaruddin juga

menunjukkan fotokopi kuitansi yang menjadi bukti adanya uang 7 juta dollar AS tersebut. "Setelah Anas jadi ketum (ketua umum), waktu itu Yulianis memberikan kuitansi ini kepada Anas. Saya waktu itu disuruh Anas periksa, makanya saya punya kopi-nya," sambung Nazaruddin. Uang tersebut, lanjutnya, dibagi-bagi ke sekitar 325 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat yang memilih Anas. "Ada 1 DPC yang dikasih 10.000 dollar AS, ada yang 15.000 dollar AS, 20.000 dollar AS," kata Nazar. Pembagian uang dilakukan Yulianis melalui Eva, staf Nazaruddin di DPR yang ditugaskan menjadi tim sukses Anas. "Eva ini yang ngambil ke Yulianis. Eva inilah yang menyerahkan ke koordinator provinsi-provinsi, jadi setiap provinsi ada koordinatornya,

seperti Jateng ada Pak Dewo, Jabar, Saan Mustofa," ungkapnya. Selain itu, kata Nazaruddin , Anas yang pernah menjabat Ketua Pemilihan Umum (KPU) itu adalah pemilik grup perusahaan Anugerah Nusantara. "Sebenarnya kalau mau dilihat, semua tahu track record-nya Mas Anas, gimana setelah keluar KPU kan tak ada kerjanya, tapi kaya raya. Kalau sebenarnya KPK mau mencari itu kan gampang, bisa dilihat SPT-nya dari mana kekayaan (Anas) sebenarnya," kata Nazaruddin. Adapun Nazaruddin menjadi tersangka kasus dugaan suap wisma atlet karena diduga menerima cek senilai Rp 4,6 miliar. Nazar berkilah, dia sama sekali tidak mengetahui soal proyek wisma atlet. Selama ini dia mengurusi proyek Hambalang yang menurutnya berkaitan dengan Anas. (kompas.com)


2

Inter-nas

RABU, 21 OKTOBER 2011

surya.co.id

Wanita Prancis Diminta Lepas Payudara Palsu ■ 3000

Perempuan Prancis Pengguna PIP PARIS, surya - Pemerintah Prancis berencana meminta sekitar 30.000 perempuan yang pernah menjalani prosedur "pembesaran payudara" untuk melepas payudara palsu mereka, seperti dilansir Global Post, Selasa (20/12/2011). Seruan itu dikeluarkan karena implan yang digunakan berpotensi menyebabkan kanker. Para penyelidik menemukan bahwa implan yang diproduksi perusahaan Prancis Poly Implant Protheses (PIP) dibuat dari silikon berkualitas rendah yang menurut pakar kesehatan bersifat karsinogenik atau pemicu kanker. Sejauh ini terdapat sembilan kasus kanker pada perempuan yang menggunakan payudara implan. Pakar kesehatan pun meminta segera digelar pertemuan untuk membicara "krisis kesehatan" itu. Satu orang diantaranya me­ ninggal dunia, surat kabar Libe– ration melaporkan. Dr Laurent Lantieri, pakar bedah plastik dan angota komisi khusus pemerintah Prancis mengatakan, "Kita menghadapi krisis kesehatan yang terkait penipuan. Kami menyadari hal itu. Memang bukan hal mendesak,

storyhighlights ■ Pemicu kanker akibat kualitas silikon rendah ■ Ada 9 kasus kanker pada perempuan pengguna Payudara Implan ■ Pr ancis menghadapi krisiis kesehatan terkait penipuan

tetapi ini bukan lagi pilihan. Semua implan itu harus diambil." Implan PIP merupakan salah satu yang termurah sampai semua produknya ditarik dari pasaran pada 2010. Menurut harian Prancis Le Figaro, sekitar 30.000 perempuan Prancis menggunakannya, juga 300.000 perempuan di seluruh dunia. Lebih dari 2.000 perempuan yang menggunakan implan produk PIP sudah mengajukan komplain. Pihak berwenang pun menyelidiki perusahaan itu atas dugaan pembunuhan akibat kelalaian. Jika pasien mengalami kondisi darurat, pemerintah akan mengganti biaya operasi pengangkatan

afp

Membuang BH - Karyawan pabrik implan payudara, Poly Implant Protheses (PIP) berdemonstrasi di depan pabrik itu di wilayah selatan Prancis pada 10 April 2011. payudara. Namun jika yang dilakukan adalah mengganti dengan bahan implan lain, tidak akan ada penggantian dari pemerintah, kecuali bila operasi itu bersifat rekonstruktif. Menurut TF 1 News, tidak semua perempuan yang menjalani implan mau mendengar seruan itu.

Dikatakan oleh Dr Dominque Michel Courtois, yang mewakili kelompok pendukung korban PIP, mereka memilih hidup dengan risiko terkena kanker payudara ketimbang mengangkat implan tersebut tetapi tidak memiliki biaya menggantinya. Profesor Laurent Lantieri ahli bedah terkemuka yang membentuk

musim depan. Tak hanya itu, kubu East­ lands juga akan memberikan dana 100 ribu pounds kepada Madrid sebagai kompensasi balas jasa telah mengembangkan Pozo di tim junior. Sebelumnya, Chelsea dan Liverpool juga tertarik kepada Pozo yang mencetak 34 gol untuk tim muda Real, musim lalu. Tapi, City yang berpeluang besar mendapatkan pemain bertinggi 170 cm ini sesuai rekomendasi cepat direktur pengembangan Patrick Vieira. The Citizens memang me­ mulai program yang melirik para pemain muda berbakat di seluruh Eropa untuk masa depan. Mereka juga ingin menghindari Financial Fair Play yang segera diterapkan UEFA. Kubu Real bereaksi ke­ ras mendengar rencana ke­ hilangan salah satu bintang dari akademinya ini. Presiden Florentino Perez berjanji akan mempertahankan Pozo sekuat mungkin. (kompas. com/daily mail

bedah mereka dan kalau mau mereka bisa mencabut implan payudara itu.” Keputusan pihak berwenang Perancis mengenai apakah akan memerintahkan pencabutan implan payudara diperkirakan akan keluar hari Jumat setelah Lembaga Nasional Kanker mengeluarkan laporannya. (Global Post)

Abu Rizal : Subsidi BBM Tidak Tepat Sasaran

Baru 15 Tahun, Jose Angel Pozo Diincar City MANCHESTER, surya - Manchester City rupanya tidak hanya mencari pemain yang sudah jadi. Pemain berusia belia juga masuk daftar rekrutan The Citizens. Pemain muda Real Madrid, Jose Angel Pozo, kini menjadi buruan Man. City. Pemain berusia 15 tahun itu dikabarkan selangkah lagi mendaratkan kaki di Kota Manchester. Seperti yang diberitakan Daily Mail, orang tua Pozo telah mencari rumah dan sekolah di daerah Manchester untuk anaknya saat pindah Januari mendatang. Tak hanya itu, Manchester City rumornya akan memberikan pekerjaan baru bagi orang tua Pozo di Inggris. Pozo merupakan produk berbakat akademi Real Madrid. Musim lalu, Pozo berhasil menggelontorkan 34 gol bagi tim junior Madrid. Catatan apik itulah yang membuat Man. City tergiur. The Citizens langsung menawari Pozo kesempatan bermain di tim cadangan pada

komite untuk menyelidiki implan payudara itu mengatakan para pasien perempuan bisa pergi ke dokter bedah mereka untuk mendiskusikan pencabutan implan payudara itu. Profesor Laurent Lantieri mengatakan, "Secara bertahap kita akan melakukan apa yang diperlukan sehingga seluruh pasien bisa dihubungi oleh dokter

ist

Jose Angel Pozo (kiri).

jAKARTA, surya - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie mengkritisi persoalan pemerintah mengenai subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 2011. Pemerintah dinilai menghamburkan uang lantaran subsidi BBM tak tepat sasaran. "Ini adalah hal pemborosan dan misalokasi sumber daya yang menyedihkan," ujar Aburizal Bakrie saat berpidato di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Rabu (21/12). Menurutnya, subsidi BBM saat ini banyak dinikmati masyarakat mampu. Sementara masyarakat miskin hanya segelintir yang menikmati subsidi BBM. Apalagi, anggaran subsidi BBM ini mencapai Rp 250 triliun. "Jika saja setengah atau sepertiga saja dari akumulasi subsidi ini dipakai untuk hal yang lebih pro rakyat dengan membangun sekolah, universitas, rumah sakit, pembangkit listrik dan lainnya, maka persoalan yang ada di Indonesia akan lebih ringan," ucapnya seraya mengemukakan, pemerintah hingga kini tak punya keberanian untuk menangani masalah tersebut. Menurur Au Rizal, subsidi

banyak orang yag tahu dan tidak tepat sasaran namu tidka berani buka suara. "Semua orang tahu ini pemborosan, tapi semua tidak berani," ungkapnya. Ia mengaku bersama Golkar telah mencoba untuk memperjuangkan pengalihan subsidi untuk kesejahteraan yang lebih pro rakyat, namun upaya itu gagal karena tidak dapat dukungan. "Ini memang salah satu masalah yang ada di negara kita," imbuhnya. (tribunnews/Andrian Salam)

ist

Aburizal Bakrie

Surya Digital 21 Desember 2011 Sore  

Rektor UI Ogah Turun, Yuni dan Raffi Lengket Lagi, Nazarudin : Anas Bagikan 7 Juta Dollar AS, Wanita Prancis Diminta Lepas Payudara Palsu, B...

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you