Page 1

Rekaman Masuk Almari

DIGITAL NE WS PA PER

hal

2

Spirit Baru Jawa Timur surabaya.tribunnews.com

surya.co.id

| RABU, 6 MARET 2013 | Terbit 2 halaman

edisi pagi

Berebut Tanah Sabah SURABAYA, SURYA-Sultan Sulu Jamalul Kiram III, Selasa (5/3/2013), menegaskan, pasukannya yang berada di Negara Bagian Sabah, Malaysia, tidak akan menyerah dan akan bertempur hingga orang terakhir. “Putra mahkota, pasukan kerajaan, dan para patriot yang mendarat di Sabah dengan sukarela akan berjuang hingga orang terakhir untuk memperjuangkan idealisme dan aspirasi mereka,� kata Kiram di Manila. Jamalul Kiram mengirim adiknya, Raja Muda Agbimuddin Kiram, dan ratusan pendukungnya, yang sebagian bersenjata, ke Negara Bagian Sabah pada 12 Februari lalu. Mereka bertujuan untuk mengklaim kembali tanah yang menurut mereka adalah wilayah Kesultanan Sulu yang dahulu menguasai sebagian Pulau Kalimantan, termasuk Sabah. Jamalul Kiram III, yang memproklamasikan diri sendiri sebagai Sultan Sulu, menyatakan, pemimpin pasukannya di Sabah adalah putra mahkotanya bersama Tentara Kesultanan Sulu. Sebelumnya, Pemerintah Malaysia memutuskan untuk

menggelar operasi militer dengan dukungan pesawat tempur dan helikopter demi menyelesaikan kebuntuan yang telah terjadi selama tiga pekan. Pasukan Malaysia dan Tentara Kesultanan Sulu sudah sempat bertukar tembakan yang mengakibatkan 18 orang Sulu dan 8 orang polisi Malaysia tewas.

Tanah Adat Yang Disewakan

Kerajaan Sulu mengkalim telah menyewakan wilayah Sabah pada tahun 1878 kepada sebuah perusahaan Inggris, British North Borneo Company. Perusahaan ini kemudian menyerahkannya kepada Malaysia pada tahun 1963. Hingga kinipun pemerintah di Kuala Lumpur membayar

Sultan Sulu 5,300 Ringgit per tahun sebagai pertanda penyewaan. Namun dengan begitu, hak teritorial Kesultanan Sulu seakan dengan mudah terlupakan. Wakil dan pasukan bersenjata dari Kesultanan Sulu datang ke Sabah untuk menuntut negosiasi kembali kesepakatan teritorial itu. Berusaha terus menenangkan suasana, juru bicara Departemen

Luar Negeri Filipina Raul Hernandez menyatakan bahwa pemerintah Filipina telah menyerukan agar pasukan dari Kesultanan Sulu menyerah dengan damai. Karena itu, ia mengimbau agar Malaysia berlaku toleran terhadap sisa-sisa anggota pasukan Raja Muda Agbiuddin Kiram yang berada di lokasi dan menghindari pertumpahan darah.

Sumber Alam dan Pemilu Sabah merupakan kawasan yang penting bagi Malaysia, dengan sumber alam seperti minyak dan gas bumi, ladang sawit dan juga penduduknya. Konflik ini menjadi masalah besar terutama bagi Perdana Menteri Najib Razak dan koalisi Barisan Nasional yang menghadapi pemilihan umum akhir April mendatang, apalagi sekarang partai-partai oposisi mulai mengikis dukungan bagi koalisi pemerintah di sana. Seandainya keamanan di Sabah memburuk, Perdana Menteri Razak akan terpaksa mengundurkan jadwal pemilihan umum. Kritik yang dihadapinya juga bakal meningkat. Koalisi partainya berulang kali dituduh memberikan kemudahan imigrasi kepada join facebook.com/suryaonline

pendatang baru yang bersedia mendukungnya. Perdana Menteri Razak mengancam kelompok Sulu dengan tindakan tegas, apabila tak segera meninggalkan

Sabah. Dinyatakan, Malaysia tidak mau menegosiasi kembali kesepakatan yang sudah berjalan puluhan tahun ini. Kekisruhan ini diperkirakan juga merupakan dampak dari upaya perdamaian di Filipina Selatan, yang menyebabkan sebagian besar kekuasaan Sulu diserahkan kepada kelompok Moro, tanpa mengindahkan kesulatanan itu. Mantan Sultan Sulu, Jamalul Kiram, abang dari Sultan Sulu saat ini mengatakan bahwa para wakil kesultanan itu berangkat ke Malaysia dan menuntut hak adat atas tanah Sabah sebagai protes atas kesepakatan perdamaian di Filipina yang tidak adil. Kesultanan Sulu tersebar di beberapa pulau Filipina Selatan.(kompas/DW) follow @portalsurya


2

RABU, 6 MARET 2013 | surya.co.id | surabaya.tribunnews.com

Rekaman Masuk Almari

SURABAYA, SURYA-Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Seperti itulah Eva Celia Lesmana, putri vokalis yang juga model Sophia Mueller (dulu Latjuba) dan pemusik jazz Indra Lesmana. Ia telah menjelma menjadi vokalis. Eva mendapat “kavling” pada Minggu (3/3/2013), hari terakhir Jakarta International Java Jazz Festival 2013, di Java Jazz Stage, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Ia didukung oleh band yang terdiri dari Raffi (drum), Ficky (gitar), Joey (bas), dan Tonny (keyboard). Ia menyuguhkan sejumlah lagu karya para pemusik lain, seperti “Thinking About You”. Tapi, agaknya, Eva tak ingin dikenal hanya sebagai vokalis yang menyanyikan lagu pemusik lain. Ia mengenalkan “I Wish”, yang diciptanya beberapa bulan sebelum Java

Jazz Festival 2013 digelar. “Saya akan bawain lagu original yang saya tulis enggak lama sebelum Java Jazz, I called this ‘I Wish’,” ujar Eva. Sebuah aksi paling dinanti dari Eva akhirnya tiba. Ia mengun-

dang Indra untuk mengawal nyanyiannya dengan memainkan synthesizer dan juga menyanyi. “Sekarang saya akan memanggil orang yang istimewa, mungkin kalian sudah bisa tebak. Ini dia, ayah saya, Indra Lesmana,” kata

Eva sebelum lagu “Angels on My Side” dibawakan oleh mereka berdua. Komposisi “Angels on My Side” dicipta oleh Indra dan liriknya ditulis oleh kakak Indra, sutradara dan produser

film Mira Lesmana. Mereka merekamnya lewat Skype, karena Eva sedang bersekolah musik di Los Angeles (California, AS). Lantaran merekam vokal Eva dengan fasilitas terbatas, Indra mengaku butuh suasana sunyi agar hasil rekaman itu bersih. Indra pun meminta agar Eva mencari sebuah tempat yang bebas dari polusi suara dan bunyi. “Ya, sampai masuk ke kamar mandi. Tapi, ternyata menggema. Jadi, akhirnya dia masuk ke lemari,” cerita Indra ketika berbincang dengan Kompas. com suatu kali pada 2012 di Jakarta. “Hmmm... cukup menarik, karena saya sangat terbatas fasilitas. Tapi, ini benar-benar seru, rekaman di dalam lemari, banyak gantungan dan baju-baju,” timpal Eva, yang ketika itu juga ambil bagian dalam perbincangan tersebut melalui Skype dari Los Angeles.(kompas)

Rolls-Royce akan Luncurkan Model Terhebat SURABYA, SURYA-Rolls-Royce Motor Cars memamerkan model terbaru mereka di Geneva Motor Show. Wraith yang berkekuatan 624 tenaga kuda dapat menempuh jarak 0-100 km dalam 4,4 detik dan akan dipasarkan akhir tahun dengan harga lebih dari $300.000 (Rp 2,9 miliar). Mobil ini dirancang untuk mengubah persepsi orang akan merk mewah tersebut, kata direktur eksekutif Torsten Muller-Otvos pada BBC News. “Saya yakin mobil ini akan menarik banyak pengguna baru,” kata dia. Dalam acara peluncuran, Wraith tampak memiliki kesamaan dengan Continental GT dari Bentley, tapi Muller-Otvos menekankan ia tidak memandang model itu sebagai pesaing. “Saya tidak akan menganggap Continental sebagai kompetitor, tidak sama sekali,” kata dia. “Kami beroperasi di segmen harga berbeda, jauh di atas $200.000. “Tapi saya tidak akan kaget jika ada pengguna Bentley yang akan membeli Wraith, banyak orang di segmen ini tidak lagi menganggap Continental ekslusif.” Anggota dewan direksi Bentley dalam bidang penjualan dan pemasara, Stuart Rose, mengakui bahwa kedua merk itu bukanlah pesaing langsung, karena model terlaris Bentley dijual dengan harga dibawah Rolls-Royce. join facebook.com/suryaonline

“Sebagian benar, karena kami tidak berada di kategori harga yang sama, tapi banyak pelanggan kami dan pelanggan mereka memiliki enam hingga tujuh mobil, dan banyak yang memiliki Rolls serta Bentley sekaligus,” kata dia pada BBC News. “Tapi saya kaget mendengar mereka tidak menganggap Bentley mobil mewah,” kata dia saat menunjukkan model terbaru Bentley, yaitu daur ulang Flying Spur, menjelang peluncuran resmi hari Selasa. Jika Wraith menguasai teritori Continental GT yang terdiri dari mobilmobil sport mewah, bisa dikatakan bahwa Flying Spur baru ini menawarkan

alternatif layak pada Ghost dari RollsRoyce. Tidak seperti Flying Spur versi sebelumnya, yang merupakan model panjang dari Continental GT, mobil ini dibuat dari nol dan kemiripan pada Continental telah dihancurkan. “Tapi kami tidak terlalu mirip,” kata Rose. “Kami bersaing dan juga berteman. Mereka dominan di segmen mereka [di pasar mobil super mewah], kami dominan di segmen kami, yang jauh lebih besar.” Bentley menjual 8.510 mobil tahun lalu, sedangkan Rolls-Royce 3.575. Penjualan Bentley meningkat lebih cepat dari Rolls-Royce dalam beberapa

bulan terakhir. Tahun lalu, penjualan Bentley naik 22%, menyusul peningkatan 37% pada 2011 dan 11% pada 2010. Sebagai perbandingan, Rolls-Royce yang dimiliki oleh BMW Groups, penjualannya hanya naik 1%, lebih lambat dari 31% pada 2011 dan 150% di 2010. Muller-Otvos namun mengatakan ia optimis pada masa depan segmen mobil “ultra-mewah” yang berbanding lurus dengan semakin banyaknya “orang-orang super kaya.” Pembangun merk Muller-Otvos mengatakan Wraith dapat mengubah sikap pada Rolls-Royce yang saat ini menjual model Phantom dan Ghost. “Umumnya, ketika kami membuat model baru, niat kami bukan hanya volume saja. Kami juga ingin menambah dimensi pada merk ini,” kata dia. “Saya tidak akan terkejut jika pengemudi Ferrari, lelah dengan mobil yang tidak cukup nyaman untuk dikemudikan sehari-hari akan beralih,” kata dia. “Tapi Wraith lebih pada ‘gran turismo’ untuk pria sejati. Sporty mungkin bukan istilah yang tepat untuk RollsRoyce.”(BBC) follow @portalsurya


Surya Digitalpaper 6 Maret 2013  

Berebut Tanah Sabah, Rekaman Masuk Almari, Rolls-Royce akan Luncurkan Model Terhebat

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you