Issuu on Google+

Halle Berry Mengandung Anak Kedua

DIGITAL NE WS PA PER

hal

2

Spirit Baru Jawa Timur surabaya.tribunnews.com

surya.co.id

| SENIN, 08 APRIL 2013 | Terbit 2 halaman

edisi pagi

Flu Burung di China Meningkat SURABAYA, SURYA-Pemerintah kota Shanghai hari Sabtu mengatakan, kasus terbaru virus H7N9 ditemukan pada dua pasien lakilaki, usia 66 dan 74 tahun. China mengatakan dua orang lagi telah terjangkit flu burung di Shanghai, dan pihak berwenang di kota terdekat, Nanjing, telah menutup pasar unggas hidup dan menghentikan semua perdagangan unggas guna memerangi jenis flu baru yang telah menewaskan enam orang. Pemerintah kota Shanghai hari Sabtu mengatakan, kasus terbaru virus H7N9 ditemukan pada dua pasien laki-laki, usia 66 dan 74 tahun. Dikatakan, ke dua pasien menunjukkan gejala akhir bulan lalu dan didiagnosis pneumonia dalam dua hari terakhir. China telah mengukuhkan 18 orang tertular virus tersebut di China timur yang padat penduduknya. Ke enam orang yang meninggal tercatat di Shanghai dan provinsi Zhejiang, di dekatnya. Pejabat-pejabat kesehatan berspekulasi, orang-orang itu tertular virus melalui kontak langsung dengan unggas yang sakit, dan mengatakan tidak ada bukti terjadi penularan

dari manusia ke manusia. Badan Administrasi Obat dan Makanan China hari Sabtu menyetujui obat suntik antiinfluenza, disebut Peramivir, yang diproduksi perusahaan bioteknologi Amerika, BioCryst. Para pejabat kesehatan China mengatakan bahwa sampai hari Jumat (5/4), virus flu burung jenis H7N9 telah

menewaskan sedikitnya enam orang. China telah menutup pasarpasar unggas di Shanghai dan mulai memusnahkan lebih dari 20.000 burung untuk menghentikan penyebaran varian baru flu burung yang mematikan itu. Para pejabat kesehatan mengatakan bahwa sampai hari Jumat, virus H7N9 telah

menewaskan enam orang. Korban terbaru adalah seorang petani berusia 64 tahun di kota Huzhou, provinsi Zhejiang, China timur. Para pejabat mengatakan 14 orang diketahui telah tertular virus itu, dan para ilmuwan masih belum mengetahui bagaimana penyakit ini bisa menular. Para pejabat kesehat-

an mengatakan sejumlah tes sejauh ini menunjukkan virus itu tidak dapat ditularkan antar sesama manusia. Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Shanghai, Wu Fan, hari Jumat mengatakan tes-tes itu menyanggah kemungkinan seorang diantara laki-laki itu yang dikira tertular virus H7N9 dari seorang korban yang positif bervirus itu. “Pemeriksaan laboratorium kami telah mengkonfirmasi bahwa tes-tes [terhadap salah seorang diantara ke-119 kontak terdekat pasien-pasien H7N9 itu yang diduga bergejala flu] semuanya H7N9 negatif. Hal itu berarti bahwa ia tidak tertular virus H7N9, dan ini adalah kabar baik bagi masyarakat,� ujar Wu Fan. Hasil tes darah dari Hongkong juga melenyapkan kekhawatiran bahwa virus itu telah sampai kesana. Pejabatpejabat rumah sakit Jumat malam mengumumkan bahwa seorang anak perempuan berusia 7 tahun yang baru pulang dari Shanghai dan telah kontak dengan unggas juga tes darahnya negatif bervirus itu. (VOA)

Harga Saham Turun Sementara itu, harga saham maskapai penerbangan dan komoditi kacang kedelai Amerika turun tajam dalam perdagangan hari Jumat sementara para investor khawatir wabah baru flu burung di China bisa merugikan permintaan akan perjalanan udara dan pakan unggas. Harga saham maskapai penerbangan dan komoditi kacang kedelai Amerika turun tajam dalam perdagangan hari Jumat (5/4) sementara para investor khawatir wabah baru flu burung di China bisa merugikan permintaan akan perjalanan udara dan pakan unggas. Harga saham Air China, China Southern, dan China Eastern Airlines jatuh delapan persen atau lebih, sedangkan indeks saham Hong Kong secara keseluruhan turun 2,7 persen. Beberapa harga saham maskapai penerbangan join facebook.com/suryaonline

Eropa dengan penerbangan ke Asia juga turun. Kantor berita Bloomberg melaporkan bahwa harga kacang kedelai Amerika jatuh ke tingkat rendah dalam 12 minggu karena keprihatinan para investor bahwa permintaan China akan kedelai untuk pakan unggas akan menurun. Dampak perekonomian lainnya juga terlihat ketika para pejabat memerintahkan ribuan unggas dimusnahkan di pasar-pasar unggas di Shanghai. Kekhawatiran itu berasal dari pengalaman wabah SARS 10 tahun yang lalu, ketika para pejabat secara drastis mengurangi perjalanan udara untuk membatasi penyebaran virus mematikan itu. Para pejabat mengatakan virus terbaru ini, H7N9, sebelumnya hanya menular di kalangan unggas, dan tidak pada manusia. (VOA) follow @portalsurya


2

SENIN, 08 APRIL 2013 | surya.co.id | surabaya.tribunnews.com

Implan Rambut dan Daya Tarik Turisme Turki SURABAYA, SURYA-Turisme medis sedang naik daun. Turunnya harga di Yunani dan Spanyol memperketat kompetisi. Kini Turki menarget turis medis untuk tetap berada di peringkat keenam negara tujuan turis dunia. Duduk di sebuah klinik swasta di pemukiman elit di Istanbul, Saleh, seorang turis dari Qatar, bersiap-siap untuk meninggalkan Turki berbekal senyum di muka dan lebih banyak rambut di kepala. Kalau sebelumnya Saleh mengunjungi ibukota Turki beserta istri dan anak untuk melihat-lihat dan belanja, kini ia kembali ke Istanbul sebagai seorang turis medis. Turki tengah menjalankan misi untuk mencari alternatif dari paket tur all-inclusive yang kerap mendatangkan keluhan dari para pelaku bisnis lokal. Mereka menilai paket turisme tersebut tidak banyak menghasilkan pemasukan bagi ekonomi lokal. Kini turisme kesehatan menjadi salah satu upaya untuk mendorong pemasukan dan memperkecil defisit yang menjadi kelemahan ekonomi. Diversifikasi Pariwisata

Sekitar 37 juta turis mengunjungi Turki tahun lalu. Sekitar 270.000 datang untuk prosedur bedah, mulai dari implan kumis dan sedot lemak hingga operasi untuk penyakit serius, mendatangkan pemasukan senilai 1 miliar Dolar dan mewakili sebagian porsi, yang meski kecil namun terus bertambah,

bagi pemasukan dari sektor pariwisata. “Umumnya turis medis datang untuk 3 hari. Kami juga menawarkan tur belanja atau tur ski, jadi mereka pulih dan mendapatkan liburan singkat,” jelas Kazim Devranoglu, kepala bagian medis Grup Dunyagoz, yang memiliki 14 klinik mata di Turki dan beberapa cabang di Eropa. Sekitar 10 persen dari kelompok pasien tersebut, yakni sekitar 35.000 orang per tahun, kini datang dari luar negeri,

tambahnya. “Kebanyakan dari mereka datang dari negara-negara Eropa bagian barat seperti Jerman, Belanda, Belgia, dan juga Aljazair serta Azerbaijan.” Alternatif Murah Ada sejumlah faktor di balik daya tarik Turki. Kalangan profesional dunia medis dan pasien mengatakan biaya operasi plastik dan koreksi mata, termasuk biaya transportasi dan akomodasi, bisa sampai 60 persen di bawah program serupa di Eropa bagian

barat. Pemerintah di Ankara memiliki target untuk melipatgandakan jumlah turis medis hingga setengah juta orang per tahun dalam 2 tahun ke depan, serta menaikkan pemasukan hingga 7 miliar Dolar melalui perawatan medis bermargin lebih tinggi. “Kami melihat Turki sebagai tujuan utama bagi turisme medis,” ujar Dursun Aydin, kepala departemen pasien internasional dari Kementerian Kesehatan Turki. “Kami memiliki dokter-dokter yang berpengalaman. Rumah-rumah sakit baru. Turki relatif tidak terlalu mahal dan iklim yang bersahabat juga membantu.” Meski masih berbentuk rencana, pemerintah Turki mempertimbangkan zona kesehatan bebas pajak yang dapat diakses dari bandara untuk menjadi daya pikat pasien dari luar negeri. Mereka juga berencana menawarkan insentif pajak bagi investor. Di bawah undang-undang yang mulai berlaku Februari lalu, yang memfasilitasi kemitraan publik dan swasta, pemerintah Turki akan menyewakan rumah-rumah sakit negara untuk dibangun dan dikelola oleh sektor swasta selama 25 tahun. “Tujuannya untuk merevitalisasi rumah-rumah sakit yang menua. Meski terutama dibangun bagi warga Turki, semua rumah sakit akan dilengkapi peralatan mewah dan menarget sedikitnya sejumlah konsumen dari luar negeri,” ungkap Aydin.(DE.DW)

Halle Berry Mengandung Anak Kedua SURABAYA, SURYA-Aktris Halle Berry dikabarkan mengandung anak kedua, yang juga merupakan anak pertama dengan tunangannya Olivier Martinez, kata perwakilan Halle Berry, Jumat. Belum ada informasi lebih lanjut dari perwakilan Berry, tetapi laman berita selebriti TMZ, yang mengutip sumber dekat pasangan itu, mengabarkan bahwa “Gadis Bond” itu sedang hamil tiga bulan, dan diperkirakan mengandung bayi laki-laki. Halle Berry, yang berusia 46 tahun, sudah memiliki anak perempuan berusia lima tahun bernama Nahla, dari mantan pacarnya seorang model asal Kanada, Gabriel Aubry. Setelah perseteruan yang sengit dan lama mengenai hak asuh Nahla, akhirnya Halle Berry dan gabriel Aubry mencapai kesepakatan pada

November lalu. Peraih piala Oscar untuk perannya dalam film Monster’s Ball itu telah bertunangan dengan aktor Perancis, Olivier Martinez (47), sejak Maret 2012. Ingin Pindah

Sementara itu rencana aktris Halle Berry (46) untuk menikah dengan tunangannya, aktor asal Perancis, Oliver Martinez, semakin menguat. Namun, masalah lain yang belum terselesaikan oleh Berry adalah memindahkan keluarganya ke luar negeri. Pemain film Monster’s Ball ini ingin melindungi putrinya, Nahla (4), dari ingar-bingar sorotan media massa. ”Saya tidak yakin ke mana akan pindah tempat tinggal dalam beberapa bulan ini. Sebelum menikah, saya harus mendapat tempat tinggal yang pasti terlebih dahulu,”

join facebook.com/suryaonline

katanya kepada majalah Instyle. Berry akan menikah jika Nahla telah mendapatkan kehidupan yang lebih tenang dan jauh dari tekanan Hollywood. Selama ini, Berry dan Nahla merasa selalu diikuti media massa ke mana pun mereka pergi. ”Nahla merasa menjadi orang yang spesial. Namun, dia menyadari bahwa dia spesial karena anak seorang aktris, bukan karena dia dilahirkan untuk menjadi selebritas,” ungkap Berry yang bermain dalam film Catwoman. Mengenai hubungannya dengan Martinez, Berry merasa sudah sangat cocok. ”Saya ingin sebuah pesta yang sederhana. Minggu ini, saya datang ke sebuah pernikahan dengan 250 tamu undangan. Saya langsung berkata, ’Wow, seperti inikah pernikahan

sederhana?’ Saya tidak pernah punya pesta pernikahan seperti itu, bahkan saya tak berusaha

untuk menangkap bunga,” ungkap Berry. (ant/people/ kompas) follow @portalsurya


Surya Digitalpaper 08 April 2013