Issuu on Google+

Partai Kelas Berat Liga Champions...

Baca halaman 13

Rakus

Tupai ini memang rakus. Setelah menghabiskan makanannya sendiri, ia  ingin makan makanan jatah burung. Alhasil, ia terjepit di kandang burung yang sempit, sehingga untuk keluar ia butuh bantuan. n dailymail/sas

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

Rp 1.000

NO. 398 TAHUN XXV, TERBIT 20 HALAMAN

Harga Langganan: Rp 29.000 / bulan Berlangganan/Pengaduan/ Sirkulasi: (031) 8479 555

KORAN REGIONAL NO. 1 DI JAWA TIMUR ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA

JA GA T

an eh Amat aneh

•TELEPON (031) 8419000 •www.surya.co.id

Berkerudung Merah, Tewas Diseruduk BANTENG JAWA

► Banteng Ngamuk Masuk Desa

NGAMUK 4 Sutini tak mampu menyelamatkan diri dan diseruduk bagian perut dan lehernya hingga tewas.

B 0000 XX

sama-sama jatuh ke dalam jurang. Kepala banteng membentur batu hingga sekarat. ra

Peta Kab. Malang

TKP: Dusun Lenggoksono, Desa Purwodadi, Kec Tirtoyudo, Kab Malang, Senin (26/9). Pukul 10.30 WIB:

3 Banteng beralih mengejar

warga lain, Sarno, hingga ke kebun cengkih tempat Sutini dan rekan-rekannya memetik cengkih.

Jal

an

meninggalkan sepeda motor. Banteng lalu menyeruduk dan menginjak-injak sepeda motor.

n KE HALAMAN 11

Lu ma

2 Slamet lari dan naik pohon,

5 Banteng dan Sutini

lan g

jantan tiba-tiba keluar dari hutan dan bertemu warga bernama Slamet di kebun pisang. Banteng langsung mengamuk dan mengejar Slamet.

malang - Surya Seekor banteng liar membuat geger warga Dusun Lenggoksono, Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Senin (26/9) pagi. Banteng yang tiba-tiba muncul dari kawasan hutan itu mengamuk

ja n g-M a

1 Banteng

Tirtoyudo

Jl Ray

6 Warga kemudian

a Am

menyembelihnya dan dagingnya dibagibagikan ke warga. DATA DAN FAKTA Nama latin

Bos Javanicus

Tirtoyudan

pel G

ading Jalan Lumajang-Malang

� Tinggi antara 1,55 m-1,65 m � Berat 600800 kg � Panjang tanduk 60-70 cm

� Ukuran banteng jantan lebih besar, berwarna hitam kebiruan atau cokelat gelap � Banteng betina berwarna cokelat terang

Ampel Jl Rayading a G

surya/hayu yudha prabowo

DISEMBELIH - Warga Lenggoksono, Puwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang beramairamai menyembelih banteng Jawa (bos javanicus) yang menewaskan seorang warga, Senin (26/9). � Kawasan Kecamatan Tirtoyudo atau Malang Selatan merupakan area hutan lindung , dan tempat habitat banteng Jawa liar.

� Pada 1994 ada 20 ekor banteng liar di kawasan itu namun dalam beberapa tahun terakhir tidak pernah terlihat.

� Banteng Jawa juga ada di kawasan Taman Nasional Baluran, Alas Purwo dan Meru Betiri di Banyuwangi grafis: surya/rendra

0 XX

B 000

Adu Muka, KM Marina Terpanggang

► Tiga Orang Tewas, 26 Penumpang Kritis ► Ratusan Hewan Kurban Jadi Korban

digerebek saat ramadan

Striptease Dijual Rp 600.000

grafis: surya/yusuf

banjarmasin - SURYA Pupus sudah harapan Riyanto (48), warga Mrican, Kota Kediri untuk meraih untung di Hari Raya Idul Adha. Semua ternak yang ia bawa ke Banjarmasin, untuk persiapan qurban, mati terpanggang setelah KM Marina Nusantara yang ia tumpangi terbakar usai menabrak kapal tongkang batu bara di Perairan Sungai Barito, Senin (26/9).

Riyanto adalah salah satu korban tabrakan KM Marina Nusantara yang mengalami kerugian cukup besar. Untuk menyambut Idul Adha nanti, Riyanto membawa 21 ekor sapi dan 110 kambing yang akan dijual bersama rekan-rekannya di Banjarmasin. Namun, nasib baik rupanya belum berpihak kepada mereka. Musibah datang saat kapal hampir bersandar di Pe-

labuhan Trisakti, Banjarmasin. Menurut Damain Fanani (33), sopir truk yang membawa ratusan ternak itu, Riyanto warga Desa Penataran, Nglegok, Blitar, berangkat ke Banjarmasin bersama tiga orang. Selain dirinya, ada satu sopir lagi, yakni n KE HALAMAN 11

Korban Tabrakan KM Marina Nusantara di Perairan Sungai Barito

Ingin Selamatkan Diri, Nurasan Terjun ke Sungai

surya/nedi putra aw

PENARI - Tersangka kasus penari telanjang dua di antaranya wanita, saat di ruang Satreskrim Polresta Malang, Senin (26/9). Malang - Surya Citra Malang sebagai kota pendidikan sedikit tercoreng. Diam-diam polisi berhasil menangkap dua stripper (penari telanjang) di tempat hiburan The Loft Entertainment Karaoke and Lounge Malang Town Square (Matos) Jl Veteran Kota Malang. n KE HALAMAN 11

Kolim (45) hanya bisa terpaku memandangi wajah istrinya yang tak lagi bisa tersenyum. Di kamar jenazah RS TPT Dr R Soeharsono, Banjarmasin itu, ia harus merelakan istri yang dicintainya, Nurasan, pergi untuk selama-lamanya menghadap Yang Kuasa.

banjarmasin post/aya sugianto

TERBAKAR - KM Ferry Marina Nusantara jurusan SurabayaBanjarmasin, yang terbakar di perairan Sungai Barito, Pulau Kaget, Mantuil, Banjarmasin, Senin (26/9).

W

ajah Kolim masih terlihat sayu. Matanya sembab. Di atas kursi roda itu, ia seperti tak punya semangat hidup lagi menyaksikan pasangan hidupnya kini tak akan lagi hadir dalam hidupnya.

"Saya benar-benar tidak menyangka sama sekali. Saya juga tidak punya firasat apa-apa. Istri saya baru sekali ini datang ke Banjarmasin, dia mau ikut saya kerja di Landasan Ulin, tapi harus mengalami nasib seperti

ini," tutur Kolim. Kolim dan Nurasan adalah salah satu keluarga dari ratusan orang yang terjebak dalam kebakaran KM Marina Nusantara, Senin (26/9) kemarin. Mereka tak bisa berbuat banyak saat kepanikan datang setelah kapal yang mereka tumpangi terbakar. Para korban umumnya adalah warga Jawa Timur yang berniat kembali bekerja ke Kalimantan. Ada yang hendak meneruskan pekerjaan sebelumnya usai mudik, ada yang mencari pekerjaan n KE HALAMAN 11

Ahmad Yosepa Hayat Pengebom Gereja Solo jakarta - Surya Dalam tempo kurang dari 2 x 24 jam, Mabes Polri sudah berhasil mengidentifikasi pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo. Kapolri Jenderal Timur

Pradopo memastikan timnya telah mengantongi identitas pelaku bom bunuh diri itu. Meski begitu, Kapolri meminta semua pihak tetap menunggu hasil uji n KE HALAMAN 11


11 Sambungan Adu Muka... n

DARI HALAMAN 1

Darno (45), juga warga Penataran, serta Heri Wahyudiono (25), warga Ngoro, Jombang, penjaga ternak. “Kami memang berniat menjual hewan kurban tersebut di sana. Sayang, semuanya musnah di kapal. Kami tidak tahu harus berbuat apa sekarang,” kata Darno tadi malam. Seperti diketahui, KM Marina Nusantara yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (25/9) pagi, kemarin bertabrakan dengan kapal tongkang Pulau Tiga 330/22 di kawasan antara Pulau Kaget dan Gunung Meranti, Perairan Sungai Barito, atau sekitar 1 mil sebelum Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Kecelakaan itu diperkirakan terjadi pukul 07.00 WITA. Be-

Ahmad... n

DARI HALAMAN 1

tes DNA pelaku. “Kita sudah punya identitas pelakunya. Moga-moga besok (hari ini) sudah bisa disampaikan. Yang jelas sudah ada titik terang,” kata Timur, Senin (26/9). Jasad lelaki yang diduga pelaku pengeboman gereja di Solo sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. Jenazah dibawa dengan mobil Disaster Identification Victim (DVI) dan dijaga iringiringan lima mobil polisi. Jasad itu diuji tim forensik. Sumber-sumber di Mabes Polri menyebutkan pelaku bom bunuh diri di Solo yang sudah diidentifikasi itu bernama Ahmad Yosepa Hayat alias Hayat alias Ahmad Abu Daud alias Raharjo. Istri dan anak Ahmad Yosepa Hayat kemarin sudah dibawa ke RS Polri untuk mengenali wajah Hayat. Selanjutnya mereka menjalani tes DNA untuk dicocokkan dengan jenazah pelaku bom bunuh diri tersebut. Kadiv Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam awalnya enggan

Striptease... n

DARI HALAMAN 1

Kasus penari striptease (telanjang) itu sebenarnya sudah dibongkar polisi 23 Agustus 2011, seminggu menjelang Lebaran. Namun, kasus ini baru diungkapkan kepada wartawan, Senin (26/9). “Mereka kami gerebek pada saat Ramadan dan baru 20 September kami tetapkan lima pelaku sebagai tersangka. Dua penari kami tangkap lebih dulu, lalu tiga penyedianya kami ringkus tiga hari kemudian,” kata Anton kemarin. Dua stripper yang diciduk lebih dulu adalah Yanti (25), dan Shanti (17), keduanya nama samaran. Sedangkan tiga tersangka penyedianya adalah para pengelola The Loft, yakni M Nurdin alias Aria (30), selaku marketing manager; Ardi Zuliandi alias Diggoz (41), general manager; dan Roni Teguh Nugroho (30), operational manager. Meski sudah menangkap dua penari beserta tiga manajer The Loft, Polresta Malang baru menetapkan mereka sebagai tersangka Selasa (20/9). Hal ini, kata Anton, karena sebelum menjadikan mereka sebagai tersangka, pihak kepolisian harus mengumpulkan fakta-fakta di lapangan dengan cara memintai keterangan dari sejumlah saksi. “Saat kami tangkap, dua penari itu dalam kondisi bugil. Mereka menari-nari sambil mengikuti alunan musik,” kata AKP Anton Prasetyo, Kasat Reskrim Polresta Malang, kemarin. Bagi Yanti (25) dan Santi (17), berbugil ria di depan sejumlah lelaki hidung belang bukanlah hal tabu dan memalukan. Bahkan, mereka sangat menikmati pekerjaan ini. Seiring irama musik, mereka memamerkan lekuk-

Ingin... n

DARI HALAMAN 1

baru, serta ada juga yang hendak berjualan hewan kurban untuk lebaran haji sebulan mendatang. Kolim menceritakan, saat kebakaran kemarin, ia dan istrinya memang panik. Keduanya langsung melompat ke sungai begitu melihat api berkobar sangat besar. "Saat melompat itulah, rupanya tubuh istri saya terbentur besi kapal. Pinggangnya patah, sampai akhirnya berakhir seperti ini," ungkap pria asal Jember itu. Saat api mulai membakar kapal, semua penumpang KM Marina menjerit histeris. Mereka berteriak dalam kebingungan ka-

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

berapa saat kemudian, kira-kira pukul 07.30 WITA, lambung kapal mulai terbakar. Dua buah kapal dari Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Banjarmasin telah dikerahkan untuk memadamkan api bersama tim SAR dan kapal patroli. Namun, api terlalu besar hingga melalap semua ternak serta kendaraan yang ada di atas kapal. Sebanyak 229 ekor kambing dan 44 ekor sapi asal Kediri —termasuk milik Riyanto— mati siasia. Ini masih ditambah dengan 42 unit kendaraan roda dua, 48 unit roda empat, dan satu unit alat berat yang ada di kapal. "Seluruh kendaraan di dalam kapal terbakar, baik truk, mobil pribadi, dan kendaraan roda dua. Kami telah berjuang keras memadamkan, tapi api telanjur besar," kata salah seorang tim pemadam kebakaran. Akibat kejadian itu, 116 orang korban KM Marina dirawat di RS

Dr R Soeharsono, Banjarmasin. Sebanyak 26 orang kritis dan tiga di antaranya tewas. Korban tewas adalah Abdul Karim (53), warga Jalan Pangeran Antasari RT 45, Banjarmasin; Buyah (43), warga Jalan Gubernur Subardjo, Landasan Ulin Barat, Liang Anggang; serta Nurhasanah (42) warga Lumajang, Jawa Timur. Darno menceritakan, beberapa saat sebelum musibah terjadi, ia sebenarnya sedang bergurau dengan ketiga rekannya di bagian atas kapal. Ia melihat ada keanehan karena laju kapal seolah mengarah pada tongkang milik PB Bomas Segara tersebut. “Tiba-tiba kapal yang kami tumpangi beradu muka dengan tongkang. Benturannya keras sekali, seperti nabrak gunung. Saya terpental hingga beberapa meter, sementara truk dan mobil-mobil yang ada di bawah terseret maju sekitar 10 meter,” kata Darno dalam logat Jawanya.

Dan, hanya beberapa menit usai tabrakan, kata Darno, api langsung menyala di kapal. Awalnya, muncul percikan di bagian depan, lalu merembet ke lambung bagian kiri dan tengah kapal. Hal itu membuat penumpang panik. “Saya lalu naik ke truk mencari surat-surat kendaraan, setelah itu membantu penumpang lain yang terjepit mobil. Tidak begitu lama datang tim penolong, saya turun lewat tali. Namun, ada beberapa penumpang yang panik langsung melompat ke air,” tuturnya saat dihubungi dari Surabaya kemarin. Nanang Dwi Mulyanto, pemilik truk Fuso yang mengangkut ternak kambing dan sapi milik Riyanto menyebut, dirinya mengalami kerugian sekitar Rp 350 juta. “Baru kali ini saya dapat order ke Banjarmasin, harus mengalami musibah seperti ini. Tadinya saya dibayar Rp 10,5

juta untuk ini, sementara tiket kapal dibayar pemilik sapi dan kambing,” sesal warga Satriyan, Kanigoro, Blitar itu.

menyebut siapa istri dan anak yang dibawa petugas ke RS Polri kemarin. Namun, saat ditanya apakah keduanya adalah istri dan anak Hayat, ia mengiyakannya. “Iya (Hayat), istrinya dan anaknya yang diambil (DNA) karena lebih akurat,” jelasnya. Menurut Anton, jenazah pelaku telah diotopsi dan diidentifikasi. Selanjutnya proses pencocokan DNA baru dipublikasikan, Selasa (27/9). Anton menjelaskan, istri dan anak Hayat saat ini dibawa ke Jakarta untuk langsung dites DNA di RS Polri. “Kita sudah tahu pelaku, tapi harus dibuktikan secara formal,” terangnya. Ahmad Yosepa Hayat adalah satu dari lima buron yang pernah diumumkan Mabes Polri terkait bom bunuh diri di Masjid Mapolresta Cirebon 15 April 2011 lalu. Empat buron lainnya adalah Yadi Al Hasan alias Abu Fatih alias Vijay, Beni Asri, Nanang Irawan alias Gendut dan Heru Komaruddin. Ahmad Yosepa Hayat menikahi Dewi (23) dan memiliki seorang anak perempuan berusia sekitar 4 tahun. Ia sebelumnya tinggal di rumah mertuanya Sri Astuti di Desa/Kecamatan Plum-

bon, Kabupaten Cirebon Mertua Hayat, Sri Astuti, diketahui tak akur dengan menantunya. Bahkan, sempat ada ancaman fisik. “Bu Tutik pernah bilang ke saya akan melukai Hayat (menantunya) kalau dia berani pulang ke rumah. Pasalnya, waktu itu Hayat pernah menolak diajak mencoblos waktu pemilu. Menolaknya dengan kasar sehingga Bu Tutik sakit hati,” kata Elly Ermawati (43), Ketua RT 19 RW 07, Desa Plumbon. Hayat kabarnya mengatakan dengan lantang lebih baik dipenggal dari pada mencoblos dalam pemilu. Elly mendengar kabar bahwa Dewi menggugat cerai Hayat pada tahun ini. Saat didatangi wartawan, mertua Hayat sedang tidak ada di rumah. Yang ada hanya Dzikri, adik Dewi, istri Hayat. Dari keterangan warga, Astuti dan istri Hayat ke luar rumah sejak hari Minggu. Sehari-hari, keluarga Astuti berperilaku normal. Namun, Hayat dan istrinya memang jarang keluar rumah. Terlebih lagi, pekerjaan Hayat tidak jelas. “Di kartu keluarga, ia tercatat bekerja sebagai wiraswasta,” kata Elly.

Menurut Kepala Urusan Pemerintahan Desa Plumbon, sejak bom Cirebon, Hayat tak terlihat di rumah. Bahkan, jauh-jauh hari ia jarang pulang ke Plumbon. Hayat sendiri menghabiskan masa kecilnya di Desa Astanalanggar, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. Menurut seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya, Hayat dikenal dengan nama Ahmad. Masa kecilnya, Ahmad dikenal pendiam dan termasuk anak yang pintar. Ahmad sempat menjadi siswa SD Astanalanggar. “Ahmad sempat tinggal di rumah neneknya bersama keluarganya. Dia kemudian pindah ke (kota) Cirebon ketika kelas VI SD,” ujar ibu bertubuh tambun ini ketika ditemui di dekat kediaman nenek Ahmad yang bernama Masriah, Senin (26/9) siang. Informasi dari sumber kepolisian, orang tua Ahmad Yosepa Hayat bernama Hindun sudah diberangkatkan ke Jakarta. Hindun dibawa pada Minggu (25/9) malam sekitar pukul 22.00 dengan dua unit mobil. Hindun dibawa ke Jakarta untuk melakukan pemeriksaan DNA. Pengamat intelijen Dynno

Chressbon mengatakan Ahmad Yosepa Hayat dikenal sebagai simpatisan Umar Patek, tersangka utama pelaku bom Bali tahun 2002. Patek telah ditangkap aparat keamanan di Pakistan kemudian dipulangkan ke Indonesia, dan kini ditahan di Mako Brimob Depok, Jabar. Hayat diduga pernah menjadi anak buah Umar Patek waktu konflik Ambon. Dynno mengemukakan, Hayat dan pelaku bom di Masjid Az Zikro Cirebon, M Syarif sempat bertemu Umar Patek di Solo sebelum bom Cirebon meledak. Dynno menyebut aksi bom bunuh diri Hayat menunjukkan kelompok-kelompok fardiah terorisme mulai bertaji di Indonesia. Kendati hanya mengandalkan iman darurat, aksi kelompok fardiah ini terbilang berbahaya. “Kelompok fardiah ini memang dibentuk lebih kecil. 34 orang dengan imam darurat, mereka diperbolehkan untuk beraktivitas,” kata Dynno. Ia menyebut, aksi mereka terbilang berbahaya lantaran pernah mengenyam pertempuran saat pecah konflik di Ambon. “Mereka belajar bom ini di Ambon,” ujarnya. n tribunnews/kompas.com

Kemudi Rusak Humas Syahbandar Tanjung Perak, Marzuki menjelaskan, posisi KM Marina Nusantara saat kecelakaan sudah berada di bawah kendali Syahbandar Pelabuhan Trisakti. Ia memperkirakan, tabrakan terjadi ketika KM Marina Nusantara dalam posisi hendak masuk ke pelabuhan, sementara kapal tug boat dalam posisi hendak keluar dari alur. “Kedua kapal sama sama dalam posisi sedang di pandu. Kemungkinan, karena tidak ada yang mau mengalah maka terjadilah benturan yang mengakibatkan gesekan dan kebakaran,” katanya. Namun, Komandan Lanal Banjarmasin, Kolonel Laut P Akhmad Wibisono menduga, tabrakan ter-

liuk tubuhnya yang molek, sebelum melucuti satu-persatu kain yang menempel di badannya. Namun sayang, keasyikan ini hanya berlangsung kurang dari sebulan. Polisi mencium aktivitas yang berpeluang merusak moral warga Kota Malang ini. Selasa (23/8) sekitar pukul 23.00 WIB, pas Ramadan, polisi menggerebek satu kamar di tempat hiburan karaoke The Loft ini. Saat itu, Yanti, warga Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, dan Santi, warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, sedang asyik menggeliat di hadapan beberapa pria. Kecurigaan aparat keamanan terkait bisnis tarian eksotik ini berawal dari laporan masyarakat dan warga sekitar. Laporan itu menyebutkan bahwa tempat hiburan yang baru dibuka Juli 2011 ini selain menyediakan sarana untuk karaoke juga menyediakan layanan penari striptease. Berbekal info inilah polisi langsung menggerebek. Jasa layanan tarian striptease tidak diberikan Nurdin, Diggoz, dan Roni, kepada semua pelanggan. Hanya mereka yang berkantong tebal dan membutuhkan jasa ini yang ditawari. Caranya, Roni melihat banyaknya minuman keras yang dipesan. Setelah mendapatkan pelanggan ‘the have’, Roni pun melakukan persuasi kepada pelanggan itu, sebelum menawarkan sajian penari telanjang. Begitu pelanggan sudah masuk perangkap, Roni langsung meminta izin kepada Diggoz untuk memanggil kedua penari. Setelah izin keluar, Roni langsung menyampaikannya kepada Aria. Peran Aria adalah sebagai orang yang mendatangkan penari telanjang. Untuk tarif, Aria mematok Rp 600.000 per jam bagi

masing-masing penari. Dari tarif ini, Rp 500.000 diberikan kepada penari, dan sisanya masuk kantong pengelola The Loft. Saat diringkus, Yanti mengaku baru menari satu kali. Sedangkan Santi yang lebih yunior dua kali. The Loft, bagi mereka, adalah debut menerjuni gemerlap dunia malam. Kepada petugas yang memeriksanya, kedua penari mengaku terpaksa melakukan pekerjaan ini karena faktor ekonomi. Hidup tanpa keahlian, membuat mereka terpaksa menjalani pekerjaan memuaskan para hidung belang. “Saya butuh uang. Kalau disinggung apakah saya punya keahlian menari, saya tidak punya,” kata Santi, gadis bertubuh ramping ini di depan penyidik. Saat beraksi, mereka tidak terpatok pada jenis musik tertentu. Di depan pelanggan, mereka harus berlaku profesional dalam memuaskan tamu. Jika tamu kebetulan menyukai musik dangdut, maka mereka harus fasih dalam bergoyang dangdut mengikuti alunan musik. Sebaliknya, jika tamu menyukai disko, Yanti dan Santi pun meladeninya. “Semua yang kami lakukan adalah atas permintaan pelanggan,” kata Santi yang juga diiyakan oleh Yanti. Selama ini, kata Santi, belum ada pelanggan yang menjahili. Juga belum ada pelanggan yang minta layanan plus-plus. Hingga kemarin, The Loft yang terletak di lantai 3 Matos, dekat foodcourt ini masih buka seperti biasa. Setiap hari, tempat hiburan ini melayani pelanggan karaoke mulai pukul 11.00 WIB hingga 02.00 WIB. Namun, pihak kepolisian berani menjamin, pascapenggerebekan ini The Loft memang tetap buka, tapi tidak

menyediakan jasa penari telanjang, hanya karaoke. Saat Surya datang ke The Loft untuk mengambil gambar, Senin sore kemarin, tampak di depan lobi sedang berjajar para karyawan yang stanby menyapa tamu. Suasana saat itu masih sepi, mungkin karena hari masih terbilang ‘pagi’ untuk ukuran hiburan malam. Namun, suasana sekitaran The Loft, di foodcourt tampak ramai oleh puluhan pengunjung. Tak ada yang menyangka kalau The Loft menyediakan striptease. Apalagi, di dekatnya ada musala. Sutiaji, anggota Komisi D DPRD Kota Malang mengatakan, tempat hiburan ini seharusnya sudah mendapatkan peringatan tegas. “Kalau ada laporan dari masyarakat, kami akan memanggil pemiliknya," ujarnya. Selain itu, wakil rakyat ini akan meminta kepada pihak Satpol PP untuk mengecek bentuk perizinan yang diberikan oleh Badan Pelayanan Perizinan terpadu (BP2T) Kota Malang. Jika operasional tidak sesuai dengan perizinan, The Loft bisa ditutup. Di Barat, tarian striptease biasa dilakukan di kelab strip, meski kadang juga dilakukan di pub (terutama di Inggris), gedung teater, atau aula musik. Saat melakukan tarian eksotik atau erotis ini, penari perlahan-lahan melucuti pakaian, sebagian atau seluruhnya, dengan tujuan memikat atau menggairahkan secara seksual. Sebagai pertunjukan tambahan di kelab malam, tarian ini bisa juga dalam bentuk permainan seksual berpasangan. Ini bisa dilakukan untuk acara-acara khusus dengan melibatkan kostum, musik, dan juga lampu yang fantastis. Striptease dilakukan perlahanlahan dengan melucuti pakaian secara sensual dan biasanya au-

diens berteriak-teriak meminta sang penari membuka lebih banyak lagi bagian dari baju yang dikenakannya. Pertunjukan ini lebih ke arah gerakan yang mengesankan secara seksual daripada sekadar telanjang. Dulu, si penari langsung masuk panggung setelah seluruh tubuh telanjang bulat. Tapi, saat ini, penari masih terus menari meski dalam keadaan telanjang bulat. Striptease dan telanjang di depan publik sejak lama dianggap melanggar norma susila dan ditabukan. Tarian telanjang ditentang kalangan feminis yang menganggap tarian ini menjadikan perempuan sebagai objek penderita dan menjatuhkan martabat perempuan, dalam arti keberadaan perempuan hanya sebagai pemuas seks lelaki. Pembatasan tarian ini dilakukan dengan memperketat perizinan atau lewat berbagai peraturan perundangan. Setiap daerah atau negara punya aturan berbeda terhadap pertunjukan striptease itu. Tak hanya di Malang, striptease juga bukan hal baru di Surabaya. Pada pertengahan September 2011, Polrestabes Surabaya juga merilis tiga penari telanjang di sebuah hotel di Jl Ngagel Surabaya. Ketiga penari adalah Ayu Desty Wulandari (20), warga Jl Jeruk, Wage, Sidoarjo, yang sudah jadi tersangka, dan dua anak buahnya, Astrid dan Nia (nama samaran). Menurut Kasat Reskrim AKBP Indarto, didampingi Kanit PPA AKP Suratmi, selain sebagai stipper, Ayu juga memasok penari. Ayu bersedia melayani selama 1 jam bersama dua stripper lainnya dengan tarif Rp 750.000 per orang. Kalau ada pelanggan yang minta berhubungan badan, Ayu meminta tambahan upah Rp 500.000. n k1/st18

rena tak tahu harus berbuat apa. Yang sudah mengenakan jaket pelampung, langsung terjun ke sungai, tanpa mempedulikan kuatnya arus di perairan sekitar. Beruntung begitu terjun, mereka langsung ditolong oleh perahu kelotok maupun speedboat yang melintas serta beberapa liferaft (sejenis perahu karet) yang sudah dikembangkan. Beberapa tugboat, kapal milik Basarnas Banjarmasin, serta beberapa unit milik Polda Kalsel dan Lanal Banjarmasin langsung membantu mengevakuasi. Karena saling berebut keluar dari kapal, tiga orang warga tampak tak sadarkan diri hingga ada yang meninggal. Satu orang penumpang asal Bangkalan Madura, bernama

Karim (55), meninggal dunia di atas kapal tugboat yang menolong. Tak lama setelah sampai di Pelabuhan Trisakti, Buyah (45), warga Banjarbaru dan Nurasan (42) asal Meleman, Lumajang, Jatim, menyusul meninggal dunia. Jenazah Nurasan sendiri rencananya dimakamkan di tempat kelahirannya, Lumajang. Jenazahnya akan diterbangkan bersama korban lainnya, Abdul Karim (53) dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin ke Bandara Juanda Surabaya. Selain Kolim dan istrinya, Jumadi (42), warga asal Jember itu juga menjadi salah satu korban yang harus merasakan musibah mengenaskan kemarin. Tubuhnya terbaring lemah di

salah satu ruangan RS TPT Dr R Soeharsono. Dia mengalami sakit di sekujur tubuhnya lantaran terinjakinjak sesaat sebelum terjun ke sungai. "Sakit semua badan saya karena terinjak-injak," tuturnya. Menurut Jumadi, saat kecelakaan itu, memang terasa sekali kalau kapal itu menabrak benda yang keras. "Tabrakannya sangat keras," tutur Jumadi. Jumadi dan beberapa penumpang lainnya marah kepada pihak kapal karena saat terjadi kebakaran, mereka disuruh naik ke dek atas. "Saya tadi ada di dek bawah, lalu disuruh naik ke dek atas, ternyata kebakaran malah di atas, bagaimana itu," ungkap Jumadi sambil geleng-

geleng kepala. Sama seperti Jumadi, Nurjanah (26) juga merasa jengkel dengan ABK kapal Marina. "Saya berenam dengan keluarga, disuruh naik ke dek atas dan malah disuruh tenang-tenang saja. Bagaimana bisa tenang kalau kapal sudah terbakar, akhirnya kami memutuskan terjun ke sungai," kata Nurjanah. Menurut perempuan asal Bojonegoro ini, dia terjun dengan memegangi tambang sambil menggendong anaknya yang masih kecil. Beruntung perjuangannya untuk menyelamatkan diri dan anak kecilnya tidak sia-sia. Ia bisa bertahan hingga akhirnya diselamatkan petugas evakuasi. n (banjarmasin post)

jadi akibat kerusakan kemudi pada KM Marina. Hal itu, berdasarkan pantauan dari komunikasi antara nakhoda KM Marina dengan Syahbandar melalui radio yang dia monitor langsung. “Akibat kerusakan pada kemudi itulah, KM Marina tidak mampu menghindar pada saat ada tongkang melintas di lokasi kejadian,” katanya. Kasie Laik Layar Syahbandar Tanjung Perak, Kapten Renaldo Sjukri menambahkan, saat berangkat dari Surabaya pada Minggu (25/9) sekitar pukul 05.10 WIB, kapal milik PT Prima Vista tersebut, sesuai manifes yang diterima syahbandar membawa penumpang sebanyak 443 penumpang. Yakni, 394 penumpang dewasa, 22 balita dan 27 anak anak. Jumlah itu, menurut dia, masih di bawah kapasitas maksimal. Selain itu kapal juga membawa sejumlah kendaraan. Di antaranya, 42 kendaraan roda dua, 12 kendaraan kecil, 6 unit kendaraan sedang golongan III, 27 unit truk besar golongan V, 3 unit kendaraan golongan VI atau truk tronton dan 1 unit kendaraan alat berat atau golongan VII. Secara teknis, KM Marina Nusantara memiliki panjang 91,4 meter, lebar 19,2 meter dengan kedalaman dek 6,42 meter. Kapal ini dibuat tahun 1990 dan dirakit di Jepang dengan bobot 5272 GT. Direktur Operasional PT Prima Vista, Sutarto belum bisa mengalkulasi berapa kerugian akibat tabrakan dan kebakaran KM Marina Nusantara di Perairan Sungai Barito tersebut. Yang ia lakukan saat ini hanya menunggu hasil investigasi dari petugas KNKT. “Termasuk bagaimana kronologis kejadiannya, semua kami serahkan ke petugas. Namun, kami tetap berupaya melakukan yang terbaik bagi penumpang dan awak kapal,” kata Sutarto dihubungi Surya, Senin (26/9). Diakuinya, saat kejadian, awak kapal langsung menginformasikan hal itu kepada petugas pelabuhan dan langsung dikirimkan tim tanggap darurat ke

Berkerudung... n

DARI HALAMAN 1

saat memasuki area permukiman warga sekitar pukul 10.30 WIB. Seorang petani cengkih, Sutini (48), tewas setelah diseruduk banteng itu dengan luka parah di perut dan leher. Menurut keterangan Slamet, warga setempat yang juga saksi mata, saat itu ia berniat pulang seusai memanen pisang dari kebun dengan mengendarai motor Honda Supra Fit miliknya. Saat menempuh perjalanan yang melintasi bukit kecil itulah ia tiba-tiba berpapasan dengan seekor banteng yang baru saja keluar dari hutan. “Waktu lihat banteng itu, saya tinggalkan motor dan lari memanjat pohon,” ujar Slamet. Gagal mengejar Slamet, banteng itu pun seolah kecewa hingga melampiaskan kemarahannya pada motor milik Slamet. Akibatnya, motor itu rusak parah. Bahkan, lempengan ca­kram motor tersebut yang notabene dibuat dari baja sampai penyok dibuatnya. Sementara Slamet hanya bisa memandangi motornya hancur dari atas pohon. Setelah puas menghajar motor Slamet, banteng berwarna hitam kebiruan itu melihat Sarno, seorang warga lain yang juga kebetulan melintas. Melihat keberadaan banteng itu, Sarno pun berusaha lari menuruni bukit menuju kebun cengkih yang jaraknya sekitar 500 meter dari permukiman warga. Di kebun cengkih itu, telah ada sejumlah petani yang sibuk mengerjakan tugasnya dan Sutini yang sedang duduk-duduk beristirahat usai memetik biji cengkih. Melihat banteng tersebut berlari kencang menuju ke arah Sutini, warga berteriak mengingatkannya. Namun, karena jaraknya telah dekat dengan banteng, ibu dua anak itu tak lagi bisa mengelak hingga si banteng menanduk perut dan lehernya. Tandukan itu tampaknya terjadi cukup keras, sehingga tubuh si banteng maupun tubuh Sutini terhempas ke dalam jurang sedalam kira-kira 5 meter yang di dalamnya penuh dengan batu. Sutini tewas seketika dengan luka di perut dan lehernya, sedangkan si banteng sekarat dengan luka di kepala yang diduga akibat terbentur batu di dalam jurang. Selanjutnya, warga mengevakuasi jenazah Sutini dan membawanya ke rumah duka. Setelah itu, warga menyembelih banteng dan membagi-bagikan dagingnya kepada warga, termasuk pada keluarga Sutini. Kepala Dusun Lenggoksono, Widodo (49), mengaku tidak tahu

lokasi kejadian. Di dalam kapal juga telah disertakan peralatan bantuan seperti pelampung. “Kondisi kapal saat berangkat dan kejadian masih layak jalan. Terbukti, saat itu posisi kapal sudah akan berlabuh atau hanya berjarak sekitar 1,5 mil dari Dermaga Trisakti Banjarmasin,” jelasnya. Sutarto menambahkan, KM Marina Nusantara merupakan satu dari tujuh armada yang dimiliki Prima Vista. Dari jumlah itu, sebanyak empat unit kapal motor selama ini rutin melayani angkutan penumpang dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Khusus KM Marina Nusantara yang melayani rute SurabayaBanjarmasin dengan frekuensi sekitar dua hari sekali. Ditambahkan, kapasitas penumpang KM Marina sekitar 1.200 orang. Oleh karena itu, dengan penumpang sebanyak 443 orang saat kejadian kemarin, masih sangat jauh dari kapasitas yang ada. Kepala Cabang PT Prima Vista Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Lukman mengatakan, akan bertanggung jawab dan menanggung biaya pengobatan seluruh korban KM Marina yang terbakar, termasuk memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal. Tentang kendaraan yang terbakar, seluruhnya berada pada tanggungan asuransi. Pada bagian lain, bangkai KM Marina Nusantara akhirnya berhasil dikandaskan di sekitar Pulau Kaget setelah ditarik dari tengah alur sungai sekitar pukul 13.45. Meski demikian, Direktur Polisi Perairan Polda Kalsel AKP Julius Bambang K menyebut, petugas belum berani masuk ke kapal karena kondisinya masih panas. Kemungkinan, penyidik baru masuk ke bangkai kapal tersebut pagi ini. "Jadi apakah masih ada penumpang tertinggal di dalamnya, kami belum tahu. Kami belum bisa masuk karena kapal masih panas," ujar Bambang sembari menyebut akan ada bantuan dari Tim Laboratorium Forensik Surabaya. n es/iit/ dio/ant/tribunnews

pasti mengapa banteng liar itu sampai keluar dari hutan dan membunuh warganya. Bagi dia, kejadian banteng ngamuk itu adalah yang pertama kali di desanya. ”Sejak saya kecil tumbuh di sini, belum pernah lihat banteng liar keluar hutan dan ngamuk. Baru kali ini. Saya kira, banteng ini keluar dari kawasan hutan Sumber Tangkil,” ujar Widodo. Kapolsek Tirtoyudo, AKP Kamsidi yang setelah mendapat laporan langsung meninjau ke lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa saat banteng marah dan mengejar Sarno, perhatian banteng teralihkan oleh Sutini yang kebetulan saat itu tengah mengenakan kerudung berwarna merah. ”Mungkin kemarahan banteng itu semakin menjadi-jadi saat melihat korban menggunakan kerudung warna merah. Jadi korban langsung diseruduk tepat di perutnya sampai tewas. Setelah dievakuasi, korban langsung dimakamkan warga pada sore hari,” ujar Kamsidi. Sementara itu, Ngatijan, suami Sutini, mengungkapkan bahwa saat kejadian berlangsung dia sedang berada di rumah bersama kedua anaknya. Ia sama sekali tak menduga bahwa istrinya akan tewas dengan cara seperti itu. Namun, malam sebelumnya ia sempat memimpikan sesuatu yang ia anggap sebagai sebuah firasat. ”Saya nggak menduga sama sekali, tapi malam saya bermimpi melihat ada orang perempuan dan laki-laki bertengkar hebat. Mungkin itu firasatnya,” ujar Ngatijan. Dewan Pembina Pro Fauna Malang Daniel Stefanus mengatakan, banteng keluar dari hutan lantaran hutan sudah tidak bisa memenuhi kebutuhan makananya. Banteng, tambahnya termasuk hewan pemakan rumput atau dedaunan. Sehingga, kata Daniel, bila kebutuhannya tidak terpenuhi, maka banteng akan mencari tempat lain. “Banteng hanya ingin mencari makan. Bukan ingin menakuti masyarakat,” kata Daniel, Senin (26/9). Banteng tambah Daniel, termasuk binatang jinak yang tidak akan menyerang bila tidak ada yang memulai. “Digiring dengan baik-baik, pasti banteng akan kembali ke hutan. Apalagi banteng tidak bisa bertahan di tengah keramaian. Banteng justru takut manusia,” terangnya. Keluarnya banteng lantaran musim kemarau panjang yang menyebabkan pohon-pohon dan rerumputan mengering. “Sama seperti kita, tidak ada makanan pasti akan mati. Banteng juga begitu, keluar hutan untuk memperjuangkan hidupnya,” ujar Daniel. n st17/k5


Partai Berat Liga Champions...

Baca halaman 13

Rakus

Tupai ini memang rakus. Setelah menghabiskan makanannya sendiri, ia  ingin makan makanan jatah burung. Alhasil, ia terjepit di kandang burung yang sempit, sehingga untuk keluar ia butuh bantuan. n dailymail/sas

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

Rp 1.000

NO. 398 TAHUN XXV, TERBIT 20 HALAMAN

Harga Langganan: Rp 29.000 / bulan Berlangganan/Pengaduan/ Sirkulasi: (031) 8479 555

KORAN REGIONAL NO. 1 DI JAWA TIMUR ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA

JA GA T

an eh Amat aneh

•TELEPON (031) 8419000 •www.surya.co.id

Berkerudung Merah, Tewas Diseruduk BANTENG JAWA

NGAMUK 4 Sutini tak mampu menyelamatkan diri dan diseruduk bagian perut dan lehernya hingga tewas.

B 0000 XX

Peta Kab. Malang

TKP: Dusun Lenggoksono, Desa Purwodadi, Kec Tirtoyudo, Kab Malang, Senin (26/9). Pukul 10.30 WIB:

3 Banteng beralih mengejar

warga lain, Sarno, hingga ke kebun cengkih tempat Sutini dan rekan-rekannya memetik cengkih.

Jal

an

meninggalkan sepeda motor. Banteng lalu menyeruduk dan menginjak-injak sepeda motor.

sama-sama jatuh ke dalam jurang. Kepala banteng membentur batu hingga sekarat. ra

Lu ma

2 Slamet lari dan naik pohon,

n KE HALAMAN 11

5 Banteng dan Sutini

lan g

jantan tiba-tiba keluar dari hutan dan bertemu warga bernama Slamet di kebun pisang. Banteng langsung mengamuk dan mengejar Slamet.

malang - Surya Seekor banteng liar membuat geger warga Dusun Lenggoksono, Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Senin (26/9) pagi. Banteng yang tiba-tiba muncul dari kawasan hutan itu mengamuk

ja n g-M a

1 Banteng

► Banteng Ngamuk Masuk Desa

Tirtoyudo

Jl Ray

6 Warga kemudian

a Am

menyembelihnya dan dagingnya dibagibagikan ke warga. DATA DAN FAKTA Nama latin

Bos Javanicus

pel G

Ampel Jl Rayading a G

Tirtoyudan

ading Jalan Lumajang-Malang

� Tinggi antara 1,55 m-1,65 m � Berat 600800 kg � Panjang tanduk 60-70 cm

� Ukuran banteng jantan lebih besar, berwarna hitam kebiruan atau cokelat gelap � Banteng betina berwarna cokelat terang

surya/hayu yudha prabowo

DISEMBELIH - Warga Lenggoksono, Puwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang beramairamai menyembelih banteng Jawa (bos javanicus) yang menewaskan seorang warga, Senin (26/9). � Kawasan Kecamatan Tirtoyudo atau Malang Selatan merupakan area hutan lindung , dan tempat habitat banteng Jawa liar.

� Pada 1994 ada 20 ekor banteng liar di kawasan itu namun dalam beberapa tahun terakhir tidak pernah terlihat.

� Banteng Jawa juga ada di kawasan Taman Nasional Baluran, Alas Purwo dan Meru Betiri di Banyuwangi grafis: surya/rendra

0 XX

B 000

Tarian Striptease Dijual Rp 600.000

► Digerebek Ramadan ► Belum Layani Plus-plus

Malang - SURYA Citra Malang sebagai kota pendidikan sedikit tercoreng. Diamdiam polisi berhasil menangkap dua stripper (penari telanjang) di tempat hiburan The Loft Entertainment Karaoke and Lounge Malang Town Square (Matos) Jl Veteran, Kota Malang. Kasus penari striptease (telanjang) itu sebenarnya sudah dibongkar polisi 23 Agustus 2011, seminggu menjelang Lebaran. Namun, kasus ini baru diungkapkan kepada wartawan, Senin (26/9). “Mereka kami gerebek pada saat Ramadan dan baru 20 September kami tetapkan lima pelaku sebagai tersangka. Dua penari kami tangkap lebih dulu, lalu tiga penyedianya kami ringkus tiga hari kemudian,” kata Anton kemarin. Dua stripper yang diciduk lebih dulu adalah Yanti (25) dan Shanti (17), keduanya nama samaran. Sedangkan tiga tersangka penyedianya adalah para pengelola The Loft, yakni M Nurdin alias Aria (30), selaku marketing manager; Ardi Zuliandi alias Diggoz (41), general manager; dan Roni Teguh Nugroho (30), operational manager. Meski sudah menangkap dua penari beserta tiga n KE HALAMAN 11

KM Marina Terpanggang usai Tabrakan

Adu Muka, Tiga Tewas

grafis: surya/yusuf

banjarmasin - Surya Pupus sudah harapan Riyanto (48), warga Mrican, Kota Kediri untuk meraih untung di Hari Raya Idul Adha. Semua ternak yang ia bawa ke Banjarmasin, untuk persiapan qurban, mati terpanggang setelah KM Marina Nusantara yang ia tumpangi terbakar usai menabrak kapal tongkang batu bara di Perairan Sungai Barito, Senin (26/9). Riyanto adalah salah satu korban tabrakan

KM Marina Nusantara yang mengalami kerugian cukup besar. Untuk menyambut Idul Adha nanti, Riyanto membawa 21 ekor sapi dan 110 kambing yang akan dijual bersama rekan-rekannya di Banjarmasin. Namun, nasib baik rupanya belum berpihak kepada mereka. Musibah datang saat kapal n KE HALAMAN 11

Korban Tabrakan KM Marina Nusantara di Perairan Sungai Barito

Yosepa Hayat Ingin Selamatkan Diri, Nurasan Terjun ke Sungai Pengebom Gereja Solo Kolim (45) hanya bisa terpaku memandangi wajah istrinya yang tak lagi bisa tersenyum. Di kamar jenazah RS TPT Dr R Soeharsono, Banjarmasin itu, ia harus merelakan istri yang dicintainya, Nurasan, pergi untuk selama-lamanya menghadap Yang Kuasa.

surya/nedi putra aw

PENARI - Tersangka kasus penari telanjang dua di antaranya wanita, saat di ruang Satreskrim Polresta Malang, Senin (26/9).

W

ajah Kolim masih terlihat sayu. Matanya sembab. Di atas kursi roda itu, ia seperti tak punya semangat hidup lagi menyaksikan pasangan hidupnya kini tak akan lagi hadir dalam hidupnya. "Saya benar-benar tidak menyangka

sama sekali. Saya juga tidak punya firasat apa-apa. Istri saya baru sekali ini datang ke Banjarmasin, dia mau ikut saya kerja di Landasan Ulin, tapi harus mengalami nasib seperti ini," n KE HALAMAN 11

banjarmasin post/aya sugianto

TERBAKAR - KM Ferry Marina Nusantara jurusan Surabaya-Banjarmasin terbakar di perairan Sungai Barito, Banjarmasin, Senin (26/9).

jakarta - Surya Dalam tempo kurang dari 2 x 24 jam, Mabes Polri sudah berhasil mengidentifikasi pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo. Kapolri Jenderal Timur Pradopo memastikan timnya telah mengantongi identitas pelaku bom bunuh diri itu. Meski begitu, Kapolri n KE HALAMAN 11


11 Sambungan Tarian... n

DARI HALAMAN 1

manajer The Loft, Polresta Malang baru menetapkan mereka sebagai tersangka pada Selasa (20/9). Hal ini, kata Anton, karena sebelum menjadikan mereka sebagai tersangka, pihak kepolisian harus mengumpulkan fakta-fakta di lapangan dengan cara memintai keterangan dari sejumlah saksi. “Saat kami tangkap, dua penari itu dalam kondisi bugil. Mereka menari-nari sambil mengikuti alunan musik,” kata AKP Anton Prasetyo, Kasat Reskrim Polresta Malang, kemarin. Bagi Yanti (25) dan Santi (17), berbugil ria di depan sejumlah lelaki hidung belang bukanlah hal tabu dan memalukan. Bahkan, mereka sangat menikmati pekerjaan itu. Seiring irama mu-

Yosepa... n

DARI HALAMAN 1

meminta semua pihak tetap menunggu hasil uji tes DNA pelaku. “Kita sudah punya identitas pelakunya. Moga-moga besok (hari ini) sudah bisa disampaikan. Yang jelas sudah ada titik terang,” kata Timur, Senin (26/9). Jasad lelaki yang diduga pelaku pengeboman gereja di Solo sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. Jenazah dibawa dengan mobil Disaster Identification Victim (DVI) dan dijaga iringiringan lima mobil polisi. Jasad itu diuji tim forensik. Sumber-sumber di Mabes Polri menyebutkan pelaku bom bunuh diri di Solo yang sudah diidentifikasi itu bernama Ahmad Yosepa Hayat alias Hayat alias Ahmad Abu Daud alias Raharjo. Istri dan anak Ahmad Yosepa Hayat kemarin sudah dibawa ke RS Polri untuk mengenali wajah Hayat. Selanjutnya mereka menjalani tes DNA untuk dicocokkan dengan jenazah pelaku bom bunuh diri tersebut. Kadiv Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam awalnya enggan

Adu Muka... n

DARI HALAMAN 1

hampir bersandar di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Menurut Damain Fanani (33), sopir truk yang membawa ratusan ternak itu, Riyanto warga Desa Penataran, Nglegok, Blitar, berangkat ke Banjarmasin bersama tiga orang. Selain dirinya, ada satu sopir lagi, yakni Darno (45), juga warga Penataran, serta Heri Wahyudiono (25), warga Ngoro, Jombang, penjaga ternak. “Kami memang berniat menjual hewan kurban tersebut di sana. Sayang, semuanya musnah di kapal. Kami tidak tahu harus berbuat apa sekarang,” kata Darno tadi malam. Seperti diketahui, KM Marina Nusantara yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (25/9) pagi, kemarin bertabrakan dengan kapal tongkang Pulauat Tiga 330/22 di kawasan antara Pulau Kaget dan Gunung Meranti, Perairan Sungai Barito, atau sekitar 1 mil sebelum Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Kecelakaan itu diperkirakan terjadi pukul 07.00 WITA. Beberapa saat kemudian, kira-kira pukul 07.30 WITA, lambung kapal mulai terbakar. Dua buah kapal dari Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Banjarmasin telah dikerahkan untuk memadamkan api bersama tim SAR dan kapal patroli. Namun, api terlalu besar hingga melalap semua ternak serta kendaraan yang ada di atas kapal. Sebanyak 229 ekor kambing dan 44 ekor sapi asal Kediri —ter-

Ingin... n

DARI HALAMAN 1

tutur Kolim. Kolim dan Nurasan adalah salah satu keluarga dari ratusan orang yang terjebak dalam kebakaran KM Marina Nusantara, Senin (26/9) kemarin. Mereka tak bisa berbuat banyak saat kepanikan datang setelah kapal yang mereka tumpangi terbakar. Para korban umumnya adalah warga Jawa Timur yang berniat kembali bekerja ke Kalimantan. Ada yang hendak meneruskan pekerjaan sebelumnya usai mudik, ada yang mencari pekerjaan baru, serta ada juga yang hendak berjualan hewan kurban untuk lebaran haji sebulan mendatang. Kolim menceritakan, saat kebakaran kemarin, ia dan istri-

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

sik, mereka memamerkan lekukliuk tubuhnya yang molek, sebelum melucuti satu-persatu kain yang menempel di badannya. Namun sayang, keasyikan ini hanya berlangsung sekitar sebulan. Polisi mencium aktivitas yang berpeluang merusak moral warga Kota Malang itu. Selasa (23/8) sekitar pukul 23.00 WIB, pas Ramadan, polisi menggerebek satu kamar di tempat hiburan karaoke The Loft tersebut. Saat itu, Yanti, warga Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang dan Santi, warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, sedang asyik menggeliat di hadapan beberapa pria. Kecurigaan aparat keamanan terkait bisnis tarian eksotik ini berawal dari laporan masyarakat dan warga sekitar. Laporan itu menyebutkan bahwa tempat hiburan yang baru dibuka pada Juli 2011 itu selain menyediakan

sarana untuk karaoke juga menyediakan layanan penari striptease. Berbekal info inilah polisi langsung menggerebek. Jasa layanan tarian striptease tidak diberikan Nurdin, Diggoz, dan Roni, kepada semua pelanggan. Hanya mereka yang berkantong tebal dan membutuhkan jasa ini yang ditawari. Caranya, Roni melihat banyaknya minuman keras yang dipesan. Setelah mendapatkan pelanggan ‘the have’, Roni pun melakukan persuasi kepada pelanggan itu, sebelum menawarkan sajian penari telanjang. Begitu pelanggan sudah masuk perangkap, Roni langsung meminta izin kepada Diggoz untuk memanggil kedua penari. Setelah izin keluar, Roni langsung menyampaikannya kepada Aria. Peran Aria sendiri adalah sebagai orang yang mendatangkan penari telanjang. Untuk tarif, Aria me-

matok Rp 600.000 per jam bagi masing-masing penari. Dari tarif ini, Rp 500.000 diberikan kepada penari, dan sisanya masuk kantong pengelola The Loft. Saat diringkus, Yanti mengaku baru menari satu kali. Sedangkan Santi yang lebih yunior, dua kali. The Loft, bagi mereka adalah debut menerjuni gemerlap dunia malam. Kepada petugas yang memeriksanya, kedua penari mengaku terpaksa melakukan pekerjaan itu karena faktor ekonomi. Hidup tanpa keahlian, membuat mereka terpaksa menjalani pekerjaan memuaskan para hidung belang. “Saya butuh uang. Kalau disinggung apakah saya punya keahlian menari, saya tidak punya,” kata Santi, gadis bertubuh ramping ini di depan penyidik. Saat beraksi, mereka tidak terpatok pada jenis musik tertentu. Di depan pelanggan, me-

reka harus berlaku profesional dalam memuaskan tamu. Jika tamu kebetulan menyukai musik dangdut, maka mereka harus fasih dalam bergoyang dangdut mengikuti alunan musik. Sebaliknya, jika tamu menyukai disko, Yanti dan Santi pun meladeninya. “Semua yang kami lakukan adalah atas permintaan pelanggan,” kata Santi yang juga diiyakan oleh Yanti. Selama ini, kata Santi, belum ada pelanggan yang menjahili. Juga belum ada pelanggan yang minta layanan plus-plus. Hingga kemarin, The Loft yang terletak di lantai 3 Matos, dekat foodcourt itu masih buka seperti biasa. Setiap hari, tempat hiburan ini melayani pelanggan karaoke mulai pukul 11.00 WIB hingga 02.00 WIB. Namun, pihak kepolisian berani menjamin, pascapenggerebekan ini The Loft memang tetap buka, tapi tidak

menyebut siapa istri dan anak yang dibawa petugas ke RS Polri kemarin. Namun, saat ditanya apakah keduanya adalah istri dan anak Hayat, ia mengiyakannya. “Iya (Hayat), istrinya dan anaknya yang diambil (DNA) karena lebih akurat,” jelasnya. Menurut Anton, jenazah pelaku telah diotopsi dan diidentifikasi. Selanjutnya proses pencocokan DNA baru dipublikasikan, Selasa (27/9). Anton menjelaskan, istri dan anak Hayat saat ini dibawa ke Jakarta untuk langsung dites DNA di RS Polri. “Kita sudah tahu pelaku, tapi harus dibuktikan secara formal,” terangnya. Ahmad Yosepa Hayat adalah satu dari lima buron yang pernah diumumkan Mabes Polri terkait bom bunuh diri di Masjid Mapolresta Cirebon 15 April 2011 lalu. Empat buron lainnya adalah Yadi Al Hasan alias Abu Fatih alias Vijay, Beni Asri, Nanang Irawan alias Gendut dan Heru Komaruddin. Ahmad Yosepa Hayat menikahi Dewi (23) dan memiliki seorang anak perempuan berusia sekitar 4 tahun. Ia sebelumnya tinggal di rumah mertuanya Sri Astuti di Desa/Kecamatan Plum-

bon, Kabupaten Cirebon Mertua Hayat, Sri Astuti, diketahui tak akur dengan menantunya. Bahkan, sempat ada ancaman fisik. “Bu Tutik pernah bilang ke saya akan melukai Hayat (menantunya) kalau dia berani pulang ke rumah. Pasalnya, waktu itu Hayat pernah menolak diajak mencoblos waktu pemilu. Menolaknya dengan kasar sehingga Bu Tutik sakit hati,” kata Elly Ermawati (43), Ketua RT 19 RW 07, Desa Plumbon. Hayat kabarnya mengatakan dengan lantang lebih baik dipenggal dari pada mencoblos dalam pemilu. Elly mendengar kabar bahwa Dewi menggugat cerai Hayat pada tahun ini. Saat didatangi wartawan, mertua Hayat sedang tidak ada di rumah. Yang ada hanya Dzikri, adik Dewi, istri Hayat. Dari keterangan warga, Astuti dan istri Hayat ke luar rumah sejak hari Minggu. Sehari-hari, keluarga Astuti berperilaku normal. Namun, Hayat dan istrinya memang jarang keluar rumah. Terlebih lagi, pekerjaan Hayat tidak jelas. “Di kartu keluarga, ia tercatat bekerja sebagai wiraswasta,” kata Elly. Menurut Kepala Urusan Pe-

merintahan Desa Plumbon, sejak bom Cirebon, Hayat tak terlihat di rumah. Bahkan, jauh-jauh hari ia jarang pulang ke Plumbon. Hayat sendiri menghabiskan masa kecilnya di Desa Astanalanggar, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. Menurut seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya, Hayat dikenal dengan nama Ahmad. Masa kecilnya, Ahmad dikenal pendiam dan termasuk anak yang pintar. Ahmad sempat menjadi siswa SD Astanalanggar. “Ahmad sempat tinggal di rumah neneknya bersama keluarganya. Dia kemudian pindah ke (kota) Cirebon ketika kelas VI SD,” ujar ibu bertubuh tambun ini ketika ditemui di dekat kediaman nenek Ahmad yang bernama Masriah, Senin (26/9) siang. Informasi dari sumber kepolisian, orang tua Ahmad Yosepa Hayat bernama Hindun sudah diberangkatkan ke Jakarta. Hindun dibawa pada Minggu (25/9) malam sekitar pukul 22.00 dengan dua unit mobil. Hindun dibawa ke Jakarta untuk melakukan pemeriksaan DNA. Pengamat intelijen Dynno Chressbon mengatakan Ahmad

Yosepa Hayat dikenal sebagai simpatisan Umar Patek, tersangka utama pelaku bom Bali tahun 2002. Patek telah ditangkap aparat keamanan di Pakistan kemudian dipulangkan ke Indonesia, dan kini ditahan di Mako Brimob Depok, Jabar. Hayat diduga pernah menjadi anak buah Umar Patek waktu konflik Ambon. Dynno mengemukakan, Hayat dan pelaku bom di Masjid Az Zikro Cirebon, M Syarif sempat bertemu Umar Patek di Solo sebelum bom Cirebon meledak. Dynno menyebut aksi bom bunuh diri Hayat menunjukkan kelompok-kelompok fardiah terorisme mulai bertaji di Indonesia. Kendati hanya mengandalkan iman darurat, aksi kelompok fardiah ini terbilang berbahaya. “Kelompok fardiah ini memang dibentuk lebih kecil. 3-4 orang dengan imam darurat, mereka diperbolehkan untuk beraktivitas,” kata Dynno. Ia menyebut, aksi mereka terbilang berbahaya lantaran pernah mengenyam pertempuran saat pecah konflik di Ambon. “Mereka belajar bom ini di Ambon,” ujarnya. n tribunnews/kompas.com

menyediakan jasa penari telanjang, hanya karaoke. Saat Surya datang ke The Loft untuk mengambil gambar, Senin sore kemarin, tampak di depan lobi sedang berjajar para karyawan yang stanby menyapa tamu. Suasana saat itu masih sepi, mungkin karena hari masih terbilang ‘pagi’ untuk ukuran hiburan malam. Namun, suasana sekitaran The Loft, di foodcourt tampak ramai oleh puluhan pengunjung. Tak ada yang menyangka kalau The Loft menyediakan striptease. Apalagi, di dekatnya ada musala. Sutiaji, anggota Komisi D DPRD Kota Malang mengatakan, tempat hiburan ini seharusnya sudah mendapatkan peringatan tegas. “Kalau ada laporan dari masyarakat, kami akan memanggil pemiliknya," ujarnya. Selain itu, wakil rakyat ini akan meminta kepada pihak Satpol PP untuk mengecek bentuk perizinan yang diberikan oleh Badan Pelayanan Perizinan terpadu (BP2T) Kota Malang. Jika operasional tidak sesuai dengan perizinan, The Loft bisa ditutup. Di Barat, tarian striptease biasa dilakukan di kelab strip, meski kadang juga dilakukan di pub (terutama di Inggris), gedung teater, atau aula musik. Saat melakukan tarian eksotik atau erotis ini, penari perlahan-lahan melucuti pakaian, sebagian atau seluruhnya, dengan tujuan memikat atau menggairahkan secara seksual. Sebagai pertunjukan tambahan di kelab malam, tarian ini bisa juga dalam bentuk permainan seksual berpasangan. Ini bisa dilakukan untuk acara-acara khusus dengan melibatkan kostum, musik, dan juga lampu yang fantastis. Striptease dilakukan perlahanlahan dengan melucuti pakaian secara sensual dan biasanya audiens berteriak-teriak meminta sang penari membuka lebih banyak lagi bagian dari baju yang dikenakannya. Pertunjukan ini lebih ke arah gerakan yang me-

Berkerudung... n

masuk milik Riyanto— mati siasia. Ini masih ditambah dengan 42 unit kendaraan roda dua, 48 unit roda empat, dan satu unit alat berat yang ada di kapal. “Seluruh kendaraan di dalam kapal terbakar, baik truk, mobil pribadi, dan kendaraan roda dua. Kami telah berjuang keras memadamkan, tapi api telanjur besar,” kata salah seorang tim pemadam kebakaran. Akibat kejadian itu, 116 orang korban KM Marina dirawat di RS Dr R Soeharsono, Banjarmasin. Sebanyak 26 orang kritis dan tiga di antaranya tewas. Korban tewas adalah Abdul Karim (53), warga Jalan Pangeran Antasari RT 45, Banjarmasin; Buyah (43), warga Jalan Gubernur Subardjo, Landasan Ulin Barat, Liang Anggang; serta Nurhasanah (42) warga Lumajang, Jawa Timur. Darno menceritakan, beberapa saat sebelum musibah terjadi, ia sebenarnya sedang bergurau dengan ketiga rekannya di bagian atas kapal. Ia melihat ada keanehan karena laju kapal seolah mengarah pada tongkang milik PB Bomas Segara tersebut. “Tiba-tiba kapal yang kami tumpangi beradu muka dengan tongkang. Benturannya keras sekali, seperti nabrak gunung. Saya terpental hingga beberapa meter, sementara truk dan mobil-mobil yang ada di bawah terseret maju sekitar 10 meter,” kata Darno dalam logat Jawanya. Dan, hanya beberapa menit usai tabrakan, kata Darno, api langsung menyala di kapal. Awalnya, muncul percikan di bagian depan, lalu merembet ke lambung bagian kiri dan tengah kapal. Hal itu membuat penumpang panik.

“Saya lalu naik ke truk mencari surat-surat kendaraan, setelah itu membantu penumpang lain yang terjepit mobil. Tidak begitu lama datang tim penolong, saya turun lewat tali. Namun, ada beberapa penumpang yang panik langsung melompat ke air,” tuturnya saat dihubungi dari Surabaya kemarin. Nanang Dwi Mulyanto, pemilik truk Fuso yang mengangkut ternak kambing dan sapi milik Riyanto menyebut, dirinya mengalami kerugian sekitar Rp 350 juta. “Baru kali ini saya dapat order ke Banjarmasin, harus mengalami musibah seperti ini. Tadinya saya dibayar Rp 10,5 juta untuk ini, sementara tiket kapal dibayar pemilik sapi dan kambing,” sesal warga Satriyan, Kanigoro, Blitar itu. Humas Syahbandar Tanjung Perak, Marzuki menjelaskan, posisi KM Marina Nusantara saat kecelakaan sudah berada di bawah kendali Syahbandar Pelabuhan Trisakti. Ia memperkirakan, tabrakan terjadi ketika KM Marina Nusantara dalam posisi hendak masuk ke pelabuhan, sementara kapal tug boat dalam posisi hendak keluar dari alur. “Kedua kapal sama sama dalam posisi sedang di pandu. Kemungkinan, karena tidak ada yang mau mengalah maka terjadilah benturan yang mengakibatkan gesekan dan kebakaran,” katanya. Namun, Komandan Lanal Banjarmasin, Kolonel Laut P Akhmad Wibisono menduga, tabrakan terjadi akibat kerusakan kemudi pada KM Marina. Hal itu, berdasarkan pantauan dari komunikasi antara nakhoda KM Marina dengan Syahbandar melalui radio

yang dia monitor langsung. “Akibat kerusakan pada kemudi itulah, KM Marina tidak mampu menghindar pada saat ada tongkang melintas di lokasi kejadian,” katanya. Kasie Laik Layar Syahbandar Tanjung Perak, Kapten Renaldo Sjukri menambahkan, saat berangkat dari Surabaya pada Minggu (25/9) sekitar pukul 05.10 WIB, kapal milik PT Prima Vista tersebut, sesuai manifes yang diterima syahbandar membawa penumpang sebanyak 443 penumpang. Yakni, 394 penumpang dewasa, 22 balita dan 27 anak anak. Jumlah itu, menurut dia, masih di bawah kapasitas maksimal. Selain itu kapal juga membawa sejumlah kendaraan. Di antaranya, 42 kendaraan roda dua, 12 kendaraan kecil, 6 unit kendaraan sedang golongan III, 27 unit truk besar golongan V, 3 unit kendaraan golongan VI atau truk tronton dan 1 unit kendaraan alat berat atau golongan VII. Secara teknis, KM Marina Nusantara memiliki panjang 91,4 meter, lebar 19,2 meter dengan kedalaman dek 6,42 meter. Kapal ini dibuat tahun 1990 dan dirakit di Jepang dengan bobot 5272 GT. Direktur Operasional PT Prima Vista, Sutarto belum bisa mengalkulasi berapa kerugian akibat tabrakan dan kebakaran KM Marina Nusantara di Perairan Sungai Barito tersebut. Yang ia lakukan saat ini hanya menunggu hasil investigasi dari petugas KNKT. “Termasuk bagaimana kronologis kejadiannya, semua kami serahkan ke petugas. Namun, kami tetap berupaya melakukan yang terbaik bagi penumpang dan awak kapal,” kata Sutarto

dihubungi Surya, Senin (26/9). Diakuinya, saat kejadian, awak kapal langsung menginformasikan hal itu kepada petugas pelabuhan dan langsung dikirimkan tim tanggap darurat ke lokasi kejadian. Di dalam kapal juga telah disertakan peralatan bantuan seperti pelampung. “Kondisi kapal saat berangkat dan kejadian masih layak jalan. Terbukti, saat itu posisi kapal sudah akan berlabuh atau hanya berjarak sekitar 1,5 mil dari Dermaga Trisakti Banjarmasin,” jelasnya. Sutarto menambahkan, KM Marina Nusantara merupakan satu dari tujuh armada yang dimiliki Prima Vista. Dari jumlah itu, sebanyak empat unit kapal motor selama ini rutin melayani angkutan penumpang dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Khusus KM Marina Nusantara yang melayani rute SurabayaBanjarmasin dengan frekuensi sekitar dua hari sekali. Ditambahkan, kapasitas penumpang KM Marina sekitar 1.200 orang. Oleh karena itu, dengan penumpang sebanyak 443 orang saat kejadian kemarin, masih sangat jauh dari kapasitas yang ada. Pada bagian lain, bangkai KM Marina Nusantara akhirnya berhasil dikandaskan di sekitar Pulau Kaget setelah ditarik dari tengah alur sungai sekitar pukul 13.45. Meski demikian, Direktur Polisi Perairan Polda Kalsel AKP Julius Bambang K menyebut, petugas belum berani masuk ke kapal karena kondisinya masih panas. Kemungkinan, penyidik baru masuk ke bangkai kapal tersebut pagi ini. n es/iit/dio/ant/tribunnews

nya memang panik. Keduanya langsung melompat ke sungai begitu melihat api berkobar sangat besar. "Saat melompat itulah, rupanya tubuh istri saya terbentur besi kapal. Pinggangnya patah, sampai akhirnya berakhir seperti ini," ungkap pria asal Jember itu. Saat api mulai membakar kapal, semua penumpang KM Marina menjerit histeris. Mereka berteriak dalam kebingungan karena tak tahu harus berbuat apa. Yang sudah mengenakan jaket pelampung, langsung terjun ke sungai, tanpa mempedulikan kuatnya arus di perairan sekitar. Beruntung begitu terjun, mereka langsung ditolong oleh perahu kelotok maupun speedboat yang melintas serta beberapa liferaft (sejenis perahu karet) yang sudah dikembangkan.

Beberapa tugboat, kapal milik Basarnas Banjarmasin, serta beberapa unit milik Polda Kalsel dan Lanal Banjarmasin langsung membantu mengevakuasi. Karena saling berebut keluar dari kapal, tiga orang warga tampak tak sadarkan diri hingga ada yang meninggal. Satu orang penumpang asal Bangkalan Madura, bernama Karim (55), meninggal dunia di atas kapal tugboat yang menolong. Tak lama setelah sampai di Pelabuhan Trisakti, Buyah (45), warga Banjarbaru dan Nurasan (42) asal Meleman, Lumajang, Jatim, menyusul meninggal dunia. Jenazah Nurasan sendiri rencananya dimakamkan di tempat kelahirannya, Lumajang. Jenazahnya akan diterbangkan bersama korban lainnya, Abdul Karim (53) dari Bandara Syam-

sudin Noor Banjarmasin ke Bandara Juanda Surabaya. Selain Kolim dan istrinya, Jumadi (42), warga asal Jember itu juga menjadi salah satu korban yang harus merasakan musibah mengenaskan kemarin. Tubuhnya terbaring lemah di salah satu ruangan RS TPT Dr R Soeharsono. Dia mengalami sakit di sekujur tubuhnya lantaran terinjak-injak sesaat sebelum terjun ke sungai. "Sakit semua badan saya karena terinjak-injak," tuturnya. Menurut Jumadi, saat kecelakaan itu, memang terasa sekali kalau kapal itu menabrak benda yang keras. "Tabrakannya sangat keras," tutur Jumadi. Jumadi dan beberapa penumpang lainnya marah kepada pihak kapal karena saat terjadi kebakaran, mereka disuruh naik ke dek atas. "Saya tadi ada di dek bawah,

lalu disuruh naik ke dek atas, ternyata kebakaran malah di atas, bagaimana itu," ungkap Jumadi sambil geleng-geleng kepala. Sama seperti Jumadi, Nurjanah (26) juga merasa jengkel dengan ABK kapal Marina. "Saya berenam dengan keluarga, disuruh naik ke dek atas dan malah disuruh tenang-tenang saja. Bagaimana bisa tenang kalau kapal sudah terbakar, akhirnya kami memutuskan terjun ke sungai," kata Nurjanah. Menurut perempuan asal Bojonegoro ini, dia terjun dengan memegangi tambang sambil menggendong anaknya yang masih kecil. Beruntung perjuangannya untuk menyelamatkan diri dan anak kecilnya tidak sia-sia. Ia bisa bertahan hingga akhirnya diselamatkan petugas evakuasi. n (banjarmasin post)

DARI HALAMAN 1

saat memasuki area permukiman warga sekitar pukul 10.30 WIB. Seorang petani cengkih, Sutini (48), tewas setelah diseruduk banteng itu dengan luka parah di perut dan leher. Menurut keterangan Slamet, warga setempat yang juga saksi mata, saat itu ia berniat pulang seusai memanen pisang dari kebun dengan mengendarai motor Honda Supra Fit miliknya. Saat menempuh perjalanan yang melintasi bukit kecil itulah ia tibatiba berpapasan dengan seekor banteng yang baru saja keluar dari hutan. “Waktu lihat banteng itu, saya tinggalkan motor dan lari memanjat pohon,” ujar Slamet. Gagal mengejar Slamet, banteng itu pun seolah kecewa hingga melampiaskan kemarahannya pada motor milik Slamet. Akibatnya, motor itu rusak parah. Bahkan, lempengan ca­kram motor tersebut yang notabene dibuat dari baja sampai penyok dibuatnya. Sementara Slamet hanya bisa memandangi motornya hancur dari atas pohon. Setelah puas menghajar motor Slamet, banteng berwarna hitam kebiruan itu melihat Sarno, seorang warga lain yang juga kebetulan melintas. Melihat keberadaan banteng itu, Sarno pun berusaha lari menuruni bukit menuju kebun cengkih yang jaraknya sekitar 500 meter dari permukiman warga. Di kebun cengkih itu, telah ada sejumlah petani yang sibuk mengerjakan tugasnya dan Sutini yang sedang duduk-duduk beristirahat usai memetik biji cengkih. Melihat banteng tersebut berlari kencang menuju ke arah Sutini, warga berteriak mengingatkannya. Namun, karena jaraknya telah dekat dengan banteng, ibu dua anak itu tak lagi bisa mengelak hingga si banteng menanduk perut dan lehernya. Tandukan itu tampaknya terjadi cukup keras, sehingga tubuh si banteng maupun tubuh Sutini terhempas ke dalam jurang sedalam kira-kira 5 meter yang di dalamnya penuh dengan batu. Sutini tewas seketika dengan luka di perut dan lehernya, sedangkan si banteng sekarat dengan luka di kepala yang diduga akibat terbentur batu di dalam jurang. Selanjutnya, warga mengevakuasi jenazah Sutini dan membawanya ke rumah duka. Setelah itu, warga menyembelih banteng dan membagi-bagikan dagingnya kepada warga, termasuk pada keluarga Sutini. Kepala Dusun Lenggoksono, Widodo (49), mengaku tidak

ngesankan secara seksual daripada sekadar telanjang. Dulu, si penari langsung masuk panggung setelah seluruh tubuh telanjang bulat. Tapi, saat ini, penari masih terus menari meski dalam keadaan telanjang bulat. Striptease dan telanjang di depan publik sejak lama dianggap melanggar norma susila dan ditabukan. Tarian telanjang ditentang kalangan feminis yang menganggap tarian ini menjadikan perempuan sebagai objek penderita dan menjatuhkan martabat perempuan, dalam arti keberadaan perempuan hanya sebagai pemuas seks lelaki. Pembatasan tarian ini dilakukan dengan memperketat perizinan atau lewat berbagai peraturan perundangan. Setiap daerah atau negara punya aturan berbeda terhadap pertunjukan striptease itu. Tak hanya di Malang, striptease juga bukan hal baru di Surabaya. Pada pertengahan September 2011, Polrestabes Surabaya juga merilis tiga penari telanjang di sebuah hotel di Jl Ngagel Surabaya. Ketiga penari adalah Ayu Desty Wulandari (20), warga Jl Jeruk, Wage, Sidoarjo, yang sudah jadi tersangka, dan dua anak buahnya, Astrid dan Nia (nama samaran). Menurut Kasat Reskrim AKBP Indarto, didampingi Kanit PPA AKP Suratmi, selain sebagai stripper, Ayu juga memasok penari. Ayu bersedia melayani selama 1 jam bersama dua stripper lainnya dengan tarif Rp 750.000 per orang. Kalau ada pelanggan yang minta berhubungan badan, Ayu meminta tambahan upah Rp 500.000. Ayu menyediakan berbagai paket layanan. Kalau hanya minta ditemani berkaraoke, ia mematok Rp 300.000 per dua jam. Sedangkan untuk tarian erotis, Rp 300.000 hingga Rp 750.000 per jam. Sedangkan seks sebagai menu penutup dihargai Rp 500.000. Sebelumnya, tarian telanjang juga sempat menggoyang diskotek Meteor One Stop Entertainment di Jalan Arjuna, Surabaya. n k1/st18

tahu pasti mengapa banteng liar itu sampai keluar dari hutan dan membunuh warganya. Bagi dia, kejadian banteng ngamuk itu adalah yang pertama kali di desanya. ”Sejak saya kecil tumbuh di sini, belum pernah lihat banteng liar keluar hutan dan ngamuk. Baru kali ini. Saya kira, banteng ini keluar dari kawasan hutan Sumber Tangkil,” ujar Widodo. Kapolsek Tirtoyudo, AKP Kamsidi yang setelah mendapat laporan langsung meninjau ke lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa saat banteng marah dan mengejar Sarno, perhatian banteng teralihkan oleh Sutini yang kebetulan saat itu tengah mengenakan kerudung berwarna merah. ”Mungkin kemarahan banteng itu semakin menjadi-jadi saat melihat korban menggunakan kerudung warna merah. Jadi korban langsung diseruduk tepat di perutnya sampai tewas. Setelah dievakuasi, korban langsung dimakamkan warga pada sore hari,” ujar Kamsidi. Sementara itu, Ngatijan, suami Sutini, mengungkapkan bahwa saat kejadian berlangsung dia sedang berada di rumah bersama kedua anaknya. Ia sama sekali tak menduga bahwa istrinya akan tewas dengan cara seperti itu. Namun, malam sebelumnya ia sempat memimpikan sesuatu yang ia anggap sebagai sebuah firasat. ”Saya nggak menduga sama sekali, tapi malam saya bermimpi melihat ada orang perempuan dan laki-laki bertengkar hebat. Mungkin itu firasatnya,” ujar Ngatijan. Dewan Pembina Pro Fauna Malang Daniel Stefanus mengatakan, banteng keluar dari hutan lantaran hutan sudah tidak bisa memenuhi kebutuhan makananya. Banteng, tambahnya termasuk hewan pemakan rumput atau dedaunan. Sehingga, kata Daniel, bila kebutuhannya tidak terpenuhi, maka banteng akan mencari tempat lain. “Banteng hanya ingin mencari makan. Bukan ingin menakuti masyarakat,” kata Daniel, Senin (26/9). Banteng tambah Daniel, termasuk binatang jinak yang tidak akan menyerang bila tidak ada yang memulai. “Digiring dengan baik-baik, pasti banteng akan kembali ke hutan. Apalagi banteng tidak bisa bertahan di tengah keramaian. Banteng justru takut manusia,” terangnya. Keluarnya banteng lantaran musim kemarau panjang yang menyebabkan pohon-pohon dan rerumputan mengering. “Sama seperti kita, tidak ada makanan pasti akan mati. Banteng juga begitu, keluar hutan untuk memperjuangkan hidupnya,” ujar Daniel. n st17/k5


2 Politik

ant

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

Muhaimin Optimistis Lolos dari Reshuffle

Kendala kepolisian memberantas teroris adalah kurangnya alat bukti. Karena itu, kami usul informasi intelijen bisa diatur perundangan, sebagai alat bukti menangkap pelaku teror,"

—Kepala BIN Sutanto di Gedung DPR, Senin (26/9). ■ ant

kilas politik PAN Garap Pebisnis Jatim SURABAYA - Partai Amanat Nasional (PAN) Jatim menggarap calon pemilih 2014 lewat pendekatan bisnis. Polanya, PAN membentuk jaringan yang melibatkan banyak komunitas pelaku bisnis di Jatim. Responsnya ternyata luar biasa. Mungkin karena mereka merasa diuntungkan," ucap Suli Daim, Wakil Ketua PAN Jatim, Senin (26/9). Besarnya respons itu, kata Suli Daim, terlihat dari pertemuan rutin sebulan sekali yang selalu dihadiri banyak pelaku bisnis. Suli lebih lanjut menjelaskan, komunitas itu semula hanya melibatkan pebisnis dari kader PAN. Namun belakangan, banyak komunitas berkembang dengan masuknya para pebisnis non kader. Suli yakin, jaringan pebisnis itu akan terus berkembang dan bisa menjadi energi politik yang signifikan. Bahkan tidak menutup kemungkinan bisa menyamai mesin partai sendiri dalam menggaet pemilih pada Pemilu 2014 mendatang. "Saya kira, untuk 2014, tanpa diminta pun mereka akan membantu mencari suara lewat jaringan bisnis mereka. Apalagi jaringan bisnis mereka sebagian besar sampai di desa-desa," jelas Suli yang juga anggota Komisi C DPRD Jatim tersebut. ■ ian

PKS All Out Kawal Korban Lumpur SURABAYA - DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menginstruksikan kadernya di DPR RI dan juga DPRD Jawa Timur agar all out mengawal janji pemerintah terkait penyelesaian dampak semburan Lumpur Lapindo. Ketua DPW PKS Jatim, Hamy Wahjunianto mengatakan, instruksi itu disampaikan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaq saat halal bihalal dengan pengurus inti surya/dd PKS se-Surabaya-Sidoarjo di SidoLuthfi Hasan arjo, Minggu (25/9). Sikap all out, jelas Hamy, diwujudkan dengan mendampingi korban Lumpur Lapindo untuk mendapatkan ganti untung. “Presiden PKS sudah menginstruksikan seluruh kader PKS di dewan pusat dan daerah untuk mengadvokasi dengan segala kekuatan agar pemerintah tidak ingkar janji. Di pusat, bisa ikut aktif di kementrian untuk mendorong penyelesaian masalah ini,” tegas Hamy kemarin. Sementara di daerah, kader PKS diharapkan bisa memberikan bantuan riil. Dikatakan Hamy, apa yang disampaikan Wapres Boediono, penyelesaian ganti rugi Lumpur Lapindo akan tuntas pada 2012 saat meninjau Porong, Kamis (22/9) lalu adalah yang ketiga kalinya. “Saat ini kita inventarisir dulu, sektor apa saja yang bisa kita bantu, apakah medis atau kebutuhan hidup seharihari lalu dilaporkan DPW,” tegas Hamy. ■ had

Waspadai Bom di Jatim, Ansor Siaga SURABAYA - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jatim mengutuk keras aksi bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo, Jateng, Minggu (25/9) karena aksi nekat itu tidak dibenarkan dalam agama apapun. Mengantisipasi kejadian serupa tak merembet ke Jatim, GP Ansor Jatim merapatkan barisan dalam rangka mempersempit ruang gerak kelompok-kelompok yang memaksakan kehendak dan melakukan cara-cara yang ilegal dan biadab demi melakukan keinginan mereka. "GP Ansor Jatim bersama Densus 99 siap siaga mengamankan kondisi Jatim supaya tetap kondusif," jelas Alfa Isnaini Ketua PW GP Ansor Jatim saat dikonfirmasi, Senin (26/9). Ansor Jatim juga akan mendesak pemerintah dalam hal ini aparat penegak hukum mengusut tuntas para pelaku bom bunuh diri tersebut. "Negara harus berani menindak terhadap kelompok yang jelas anti-NKRI, karena kelompok inilah yang ditengarai menjadi sumbernya," tegasnya. Terpisah, Dansatkorwil Banser Jatim, Achmad Chusnin mengintruksikan seluruh Satkorcab Banser se-Jatim melakukan kewaspadaan terhadap aksi serupa di wilayah masing-masing. "Setiap gereja yang ada perlu dijaga dengan melakukan koordinasi aparat terkait," pintanya. ■ had

antara/yudhi mahatma

KASUS HAM - Aktivis Kontras berdemo saat peringatan kasus kekerasan Semanggi II di depan Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (26/9). Mereka menuntut penyelesaian kasus pelanggaran HAM seperti Trisakti, Semanggi I dan II, kasus Munir serta kasus lainnya yang tidak ditangani serius oleh Kejaksaan Agung RI.

Golkar Minta 1 Menteri Lagi

► Reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2 JAKARTA - SURYA PARTAI Golongan Karya (Golkar) meminta tambahan kursi menteri lewat momen reshuffle yang akan dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Oktober mendatang. Isu Golkar meminta tambahan menteri itu dibenarkan Wakil Ketua Umum DPP, Agung Laksono, Senin (26/9). Menurut Agung Laksono, keinginan partai berlambang pohon beringin itu sudah beredar luas ke publik. "Saat ini kami menunggu sinyal dari beliau (Presiden SBY)," kata Agung. Sikap Golkar ini sangat kontras dengan parpol anggota koalisi lainnya, yang umumnya justru masih was-was karena menterinya disebut-sebut bakal didepak SBY. PKS misalnya, diterpa isu bakal dilengsernya Menteri Infokom Tifatul Sembiring, lalu PPP sibuk dengan isu lengsernya Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Ma-

noarfa, PKB dengan isu digantinya Menakertrans A Muhaimin Iskandar. Bahkan Partai Demokrat sendiri tak luput dari isu digantinya Menpora Andi Malarangeng. Jika keinginan Golkar dituruti, jumlah kursi Golkar akan mengalahkan parpol anggota koalisi lain, yang ikut mandi keringat memenangkan SBY, seperti PAN yang memiliki tiga menteri, apalagi PPP dan PKB, yang cuma kebagian dua meteri. Padahal Golkar baru menjadi pendukung SBY setelah hajatan pilpres berakhir. Dalam Pilpres, Golkar mengusung capres pasangan Jusuf Kalla-Wiranto. Golkar saat ini sudah memiliki tiga menteri. Terdiri Men-

kar memahami dan mematuhi ketentuan perundangan," tuturnya.

teri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, dan Agung Laksono sebagai Menko Kesejahteraan Rakyat. Pos menteri yang disebut-sebut diincar Golkar adalah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Sekjen DPP Idrus Marham yang diplot mengambil alih kursi itu. Namun demikian, menurut Agung, hingga kemarin, pihaknya belum mendapatkan sinyal dari Presiden SBY tentang tambahan menteri tersebut. Bahkan partainya juga belum diajak bicara SBY. Agung menyadari, tidak ada aturan Presiden harus mengajak bicara parpol karena reshuffle kewenangan mutlak Presiden. "Tapi tidak ada larangan kalau beliau mengajak bicara (parpol)," katanya. Disinggung kemungkinan Presiden SBY menolak keinginan Golkar, Agung Laksono menyatakan, partainya akan menerimanya. "Kami sadari itu sepenuhnya hak Presiden. Gol-

DPR Akhirnya Ajak KPK Kompromi JAKARTA - SURYA Pimpinan DPR akan menggelar rapat dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (27/9). Rapat yang direncanakan di DPR tersebut untuk mendinginkan ketegangan antar kedua lembaga garagara pemeriksaan KPK terhadap para pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR. "Pimpinan DPR akan rapat kelembagaan dengan KPK besok (hari ini, red). Kenapa harus rapat kelembagaan? Karena pemanggilan pimpinan Badan Anggaran dilakukan bersamasama, walaupun Busyro (ketua KPK) bilang itu hanya soal teknis," ujar Wakil Ketua DPR, Pramono Anung di Gedung DPR, Senin (26/9). Ketegangan terjadi pascapemeriksaan empat pimpinan Banggar DPR. Pemeriksaan dilakukan untuk membuka jaringan dalam kasus suap proyek Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPID) yang menjadi kasus di

Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans). Pemeriksaan itu kemudian direaksi anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR dengan aksi mogok. Mereka tidak mau membahas rancangan anggaran pembangunan dan belanja negera (RAPBN). Aksi ini dilakukan sebagai perlawanan terhadap KPK yang memeriksa empat pimpinan Banggar DPR sekaligus. Pemeriksaan dilakukan terkait kasus mafia di Kemenakertrans, yang terkait dengan Banggar DPR. Pramono menjelaskan, setelah rapat dengan KPK, kata Pramono, pimpinan DPR akan mengajak rapat dengan fraksi dan banggar. "Ini bukan semata-mata melindungi, tapi semata-mata untuk mendudukkan hal-hal yang menyangkut kelembagaan. Kalau ada pimpinan banggar melanggar tindak pidana korupsi, itu tanggung jawab pribadi," katanya.

Di tempat terpisah, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menilai, aksi mogok Banggar tidak patut dilakukan. "Pemeriksaan KPK terhadap pimpinan Banggar itu sudah benar. Sebab dana DPID (yang menjadi kasus di Kemenakertrans) diputuskan Banggar," tutur Sekretaris Jenderal (Sekjen) Seknas Fitra, Yuna Farhan. Yuna Farhan menilai, Banggar punya hak yang dijamin undangundang untuk tidak membahas RAPBN usulan pemerintah. Tetapi penolakan itu harus disertai alasan kuat dan dibenarkan undang-undang. "Tapi untuk hal ini, Badan anggaran salah kaprah. Mereka tidak membahas RAPBN untuk kepentingtan dirinya sendiri agar tidak tersentuh oleh penegak hukum. Padahal sumpah anggota DPR itu mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan golongan," katanya. ■ k o m pas.com/tribunnews.com

Jusuf Kalla Didaulat Jadi Guru Parlemen se-Asia JAKARTA - SURYA Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) didaulat menjadi guru atau pembicara utama pada Konferensi Parlemen Asia di Solo, Rabu-Kamis (28-29/9). "Pak Jusuf Kalla akan mengupas soal Prinsip-prinsip Persahabatan dan kerja sama di Asia," kata Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Hidayat Nurwahid pada keterangan pers di Jakarta, Senin (26/9). Menurut Hidayat, Kalla dipilih karena kapasitas dan pengalamannya dalam menjalankan prinsip-prinsip persahabatan dan itu telah diakui dunia. Hidayat menjelaskan, serangan bom di Solo tidak membuat satu pun peserta menarik diri.

Hingga kini tercatat 17 parlemen dari 41 negara anggota APA yang menyatakan hadir. Selain itu, tambah Hidayat Nur Wahid, ada satu peninjau yang telah menyatakan hadir, plus dua undangan DPR RI yakni Parlemen Hongkong dan Brunei Darussalam. "Hongkong kami nilai sebagai negara penerima pekerja migran yang berhasil, Filipina kami nilai sebagai negara pengirim yang berhasil dan Brunei juga," kata Hidayat. Konferensi ini adalah agenda pertama dari konferensi APA yang digelar di Indonesia. Menurut Hidayat tujuan konferensi untuk bertukar pengalaman dan mencari solusi bersama untuk berbagai isu-isu regional

PD Mengingatkan Di tempat terpisah, Partai Demokrat (PD) yang merupakan penyangga utama pemerintahan SBY, meminta partai koalisi agar tidak rebutan pos menteri dalam reshuffle kabinet. "Partai koalisi jangan terlalu merecoki, terlebih dengan berebut pos-pos menteri," ujar Wakil Sekretaris Jenderal PD Ramadhan Pohan, Senin (26/9). PD meminta semua parpol memberikan kesempatan Presiden me-reshuflle tanpa ada tekanan dari pihak manapun. Ramadhan mengingatkan, parpol yang meminta jatah menteri dengan menekan Presiden, citranya akan jatuh. "Jangan ada tekanan ke Presiden, lebih-lebih anggota koalisi. Jika Parpol minta jabatan, dan main tekan-tekan, itu bakal jelek sekali. Hukumannya ya Pemilu 2014, publik tidak suka yang minta jabatan karena yang diinginkan publik adalah kinerja," katanya. ■ ant/kompas. com/inilah.com

JAKARTA - SURYA Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Abdul Muhaimin Iskandar yakin tak bakal dicopot dari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II. Sebab menurut, hasil penilaian Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) menyatakan kinerja kementeriannya memuaskan. "Hasilnya bagus, memenuhi performa," kata Muhaimin usai rapat kerja dengan Komisi IX di Gedung DPR, Senin (26/9) Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bahkan optimistis, dua kursi menteri milik PKB tidak berkurang. Satu menteri PKB lainnya, adalah Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faisal. Meski demikian, Muhaimin menyatakan siap jika jatah menteri PKB dikurangi. "Ya, kita tunggu saja keputusan beliau (Presiden SBY)," katanya. Muhaimin diisukan akan diganti terkait kasus suap Rp 1,5 miliar di Kemenakertrans yang melibatkan dua pejabat kemenakrtrans. Menanggapi itu, Muhaimin menyebut sebagai ujian terhadap dirinya dan PKB. Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraha (Menpora) Andi Mallarangeng menyatakan siap diturunkan oleh Presiden SBY. "Reshuffle itu hak Presiden. Secara konstitusi, Presiden punya hak menyusun, mengevaluasi dan kalau perlu merombak sesuai kebutuhan,” kata Andi. Menurut Andi, sebagai Menteri dia hanya berupaya bekerja sebaik mungkin. “Kami setiap waktu, setiap saat bisa dievaluasi Presiden, terserah dari evaluasi itu melakukan perombakan atau tidak. Beliau yang menentukan, kami bekerja saja," katanya. Andi kembali menegaskan, dirinya siap jika seandainya terjadi reshuffle dan akhirnya pun dia terdepak dari KIB II. Bagi dia yang terpenting hari ini adalah bekerja yang terbaik. "Saya siap, semua menteri siap diangkat atau diganti atau dipindahkan, kami tahunya kerja saja kita serahkan sepenuhnya pada Presiden," tandasnya. ■ okz/dtc

Asia, termasuk perlindungan hak-hak pekerja migran. "Kami memang sengaja menghadirkan negara-negara yang sukses sebagai negara pengirim pekerja migran dan negara yang sukses sebagai penerima pekerja migran supaya kita bisa belajar bagaimana menjadi negera pengirim yang baik dan suskes," kata Hidayat. Solo dipilih, kata Hidayat, untuk menegaskan bahwa Indonesia punya banyak tempat layak dan memadai untuk konferensi internasional. "Kami tidak ingin dunia internasional hanya mengenal Indonesia karena Bali, Jogja atau Bandung tetapi juga Solo dan tempat lain yang tidak kalah menarik," katanya. ■ ant

antara/saptono

KIPRAH DUNIA - Jusuf Kalla dan mantan PM Thaksin Shinawatra di arena ASIA CENTURY : Challenges and Prospects di Phnom Penh, Kamboja, (19/9).

antara/widodo s jusuf

KE PBNU - Wapres Boediono berbincang dengan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj di Kantor Pusat PBNU, Kramat Raya, Jakarta, Senin (26/9).

Wapres: Komitmen NU pada Bangsa Bagus JAKARTA - SURYA Wakil Presiden Boediono bertemu dengan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj di Kantor PBNU, Senin (26/9), guna membahas radikalisme yang masih tumbuh subur, ditandai peledakan bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh Kepunton, Tegalharjo, Jebres, Solo, Minggu (25/9). Di pertemuan tersebut, Boediono memuji komitmen NU kepada bangsa. Pemerintah disebutnya mendapat banyak masukan dan rencananya dibahas dengan para menteri. "Ini (NU) sesuai dengan UUD kita. Oleh sebab itu saya sangat merasakan manfaat bisa bertemu dengan pengurus NU," ujar Boediono. Dikatakan mantan Gubernur BI itu, pemerintah dan PBNU terus bersama mencari upaya lebih baik mengurangi risiko radikalisme. Karenanya, ia menyebut kunjungan silaturahmi itu akan terus berlanjut di masa mendatang. Selain radikalisme, Boediono dan Said Agil juga membahas masalah sosial, pendidikan, dan kesehatan. Menurutnya, masalah ini harus dipecahkan bukan

saja pemerintah, tapi semua pihak. "Karena ini untuk mengurangi risiko radikalisme," imbuh Boediono. Soal radikalisme, Said Agil menilai, perlu dicari jalan keluar sejak dini. Baik PBNU dan pemerintah prihatin atas peristiwa peledakan bom bunuh diri yang masih saja terjadi. Sebab, jika dibiarkan, hal ini dapat mengancam integritas bangsa. "Jangan sampai Indonesia seperti Somalia, Afghanistan negara-negara seperti di Timur Tengah yang kita lihat. Sekarang mudah-mudahan Indonesia tidak seperti itu. Kita harus pertahankan sekuat tenaga," imbuh Said Agil. ■ tribunnews


 Surabaya

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

Kejari Mulai Selidiki Korupsi PD Pasar

TPP Guru Dipakai Jaminan Kredit

► Nilainya Diduga Capai Rp 2,055 Miliar Surabaya - Surya Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya diam-diam telah menyelidiki dugaan korupsi di PD Pasar Surya yang nilainya diperkirakan mencapai Rp 2 miliar. Tim penyelidik kejari telah memanggil Ketua Badan Pengawas (Bawas) Samba Perwirajaya, Sekretaris Bawas Made Lokamana dan Anggota Bawas Syafi’i, Senin (26/9). Ketiganya diperiksa mulai pukul 11.30 WIB hingga 16.30 WIB di ruang Kasi Pidsus Nurcahyo Jungkung Madyo. Samba yang ditemui usai pemeriksaan mengungkapkan, penyidik banyak menanyakan tentang dana pra investasi proyek pembangunan Pasar Gayungan. Menurut Samba, istilah dana pra investasi itu dibuat

sendiri oleh jajaran direksi untuk mengeluarkan dana di kas PD Pasar mulai Maret 2010 hingga Januari 2011.  “Secara administratif tidak ada dokumen kerjasama antara PD Pasar dengan calon investor. Juga tidak pernah ada laporan secara berkala kepada badan pengawas dan tidak pernah dimintakan persetujuan walikota,” ungkapnya. Menurut Samba, ini sudah menyalahi ketentuan, karena sesuai ketentuan proses investasi harus ada persetujuan wali kota dan melalui pertimbangan bawas. “Karena itu kami tidak mau terjebak dengan istilah pra investasi ini,” kata pria yang juga seorang advokat ini. n KE HALAMAN 4

surya/ahmad zaimul haq

DRAMA MUSIKAL - Siswa Sekolah Ciputra Surabaya geladi bersih pementasan drama musikal Oliver Twist di Auditorium Universitas Ciputra Surabaya, Senin (26/9). Pementasan drama musikal yang dimainkan 110 siswa dari kelas 5 SD sampai 12 SMA tersebut menceritakan perjuangan Oliver yang hidup di jalanan.

Jelang Keberangkatan CJH

Pak Camat / Lurah sungai di Sidotopo Wetan Tengumung sdh dangkal penuh sampah jadi sarang nyamuk ! +628988932862 Pemkab Gresik tlg gorong2 yg ada di Dsn Glintung Ds Kep atihan diperbaiki karena rusak parah, kalau hujan banjir. +623172553877 Kpd Yth Bpk Bupati Gresik, mohon ditinjau pencalonan Perangkat Desa Dungus Kc Cerme, krn setiap pendaftar dikenakan biaya Rp 300 ribu. +6287856600541 B.RISMA TLG DONG hr gn koq msh ada plyn publik yg msk kntr seenake dw tuh Lurah Kemayoran ms berusan d kampg sndri koq sulit banget sih. +62811314613 Yth Bpk Kasatlantas Polrestabes Sby, antusiasme masyarakat dlm perpanjangan SIM 24 jam non stop luar biasa, ini berarti jgn cuma untuk mencapai target REKOR MURI, tapi tingkatkan plynannya begitu trs, bila perlu 1 thn penuh agar polri bnr" melayani masyarakat" tanggung pak klo cuma seminggu. trims. +6281216549086 Kpd Yth Bupati Gresik dan pejabat yg terkait, tlong akses jlan yg menuju Desa Kekbo Rejo Kec kedamean msak uda 12 th gak ada perubahan, sama sekali krna istri sya warga kampung tsb jadi tahu betul kondisi jlan itu,mhon diperhatikan dan ditindaklanjuti. +6283832325980

1.662 CJH Bermasalah

► Paspor Nyanthol di BPIH

SURABAYA - SURYA Lima hari menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, ternyata masih banyak calon jemaah haji (CJH) yang belum melengkapi dokumen. Hingga saat ini, masih ada 1.662 CJH asal Jatim belum mengantongi paspor. Akibatnya, mereka terancam gagal terbang.

Kpd Yth Bu Risma / DPU, tlg dipringtkan kpd phak2 yg mnggali jln2 yg sdh braspal, sprt di prmptan jl.B.Urip.Apbla slsai,sgr diaspal lg agr tdk mncelakai pngndra. +623171851071 KEPADA SEMUA PEJABAT PELAYAN PUBLIK,SADARILAH BAHWA MEREKA ADALAH ABDI MASY! +6285735222805 surya/ahmad zaimul haq

PERSIAPAN - Staf Siskohat Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Senin (26/9), mengecek paspor calon jemaah haji.

S

aat laga voli di kampung Tole, tiba-tiba Mang Ucok, yang biasanya mabuk, pipis di lapangan. Karuan saja, satpam kampung menarik tubuhnya. "Sembarangan kamu, nggak tau apa, cepat masukin ke celana, jangan pipis di sini," kata si satpam. Mang Ucok mendengus," Oke, oke Pak, sabar." Setelah dimasukkan, Pak Satpam berkata," Nah, gitu, sekarang kita ke pos." Tiba-tiba Mang Ucok terpingkal-pingkal sambil berjalan sempoyongan. "Hahahah, Bapak saya bohongi, memang sudah saya masukin, tapi saya tetap pipis Pak." n cak sur

Sepekan Dibangun, Selokan Rompal

SURABAYA - SURYA Kontraktor pembangunan jalan paving dan pembetonan selokan yang ditunjuk pemerintah kota (pemkot) ini memang kebangetan. Bagaimana tidak, hanya dalam waktu sepekan, beton yang dibangun di kawasan Jl Tambak Wedi Barat itu sudah rompal alias remuk ketika ada orang berjalan di atasnya.

Menyusuri Pantai Utara Surabaya (5)

Memergoki Praktik Prostitusi Ship to Ship Usai penyusuran di hutan mangrove belakang Kodikal, teluk utara masuk wilayah Pelabuhan Tanjung Perak. Penyusuran di wilayah ini masuk perairan yang memperlihatkan kesibukan dari kapal-kapal berbagai ukuran yang antre sandar di Dermaga Jamrud, dan Mirah. SRI HANDI LESTARI SURABAYA

P

erairan ini sudah masuk sebagai Selat Madura. Airnya bukan lagi air payau, tapi sudah air laut yang asin. Perjalanan menyusur menjadi tidak membosankan, karena bisa menemukan suasana lain, selain tepian mangrove beserta habitatnya. Puluhan bahkan bisa dibilang ratusan kapal-kapal barang berbagai ukuran, seperti kapal peti kemas, kapal tongkang, kapal pandu, kapal kayu (yang khusus memuat kayu gelondongan berukuran besar), kapal barang tradisional, dan lainnya, terlihat tenang tanpa bergerak. Di antaranya, terlihat juga perahu-perahu kecil nelayan yang sedang mencari ikan dengan menebar jalanya.

“Di sinilah tempat nelayan tradisional Surabaya asal Greges, Tambak Pokak, dan Morokrembangan mencari ikan. Berdampingan dengan kapalkapal barang yang antre masuk ke pelabuhan,” jelas Muhamad Toha, nelayan Greges yang menemani penyusuran teluk utara Surabaya. Saat perahu berkeliling mendekat beberapa kapal barang besar, seperti tongkang dan kapal pemuat kayu gelondongan, ada sebuah perahu nelayan yang berlayar cepat dari sebuah kapal barang besar. Di dalamnya ada dua perempuan berpenampilkan seksi dengan pakaian minim. Satu baru turun dari kapal besar itu dan satu lainnya telah duduk. Begitu perempuan yang baru pindah dari kapal besar ke perahu nelayan itu duduk, perahu langsung melaju ken-

n KE HALAMAN 4

Berlatihlah Jalan 2,5 KM Setiap Hari

Yth Bu Risma, kpan dselsaikan mer 1 trutama d Jlan Pandugo bkin macet krna lalu lalang kndra'an yg egk tratur..... (dedik) +6283832355072

Pipis di Lapangan

Informasi yang diperoleh di lingkungan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Panitia Pelaksanaan Ibadah Haji (PPIH) Surabaya, hingga Senin (26/9), masih ada ribuan CJH yang belum menyetorkan paspor ke Siskohat. Siskohat masih memberi kesempatan hingga 30 September 2011. Jika tetap tidak menyetorkan paspor, mereka dipastikan gagal terbang. Sebab, keesokan harinya atau 1 Oktober 2011, pengurusan paspor sudah ditutup. “Kami heran, kenapa paspor banyak yang belum tuntas. Kalau daerah tidak menyerahkan paspor, artinya jemaahnya memang gagal berangkat,” sesal Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Sudjak saat ditemui Surya. Sudjak yang juga Ketua PPIH Surabaya ini mulai hilang

surya/iksan fauzi

LAMONG - Proses pembangunan Pelabuhan Teluk Lamong sekitar 2,5 km di perairan Teluk Utara Surabaya. cang menuju ke kapal barang lainnya. Informasi dari Toha, diduga mereka adalah pelaku prostitusi yang melakukan praktik ship to ship atau dari kapal ke kapal. Prostitusi di Pelabuhan Tanjung Perak bukan hal baru lagi. Informasi yang berhasil dikumpulkan, sejak jaman Belanda, pelabuhan ini sudah menjadi tempat sandar dan sauhnya kapal, pelayanan bagi para anak buah kapal (ABK)

sudah tersedia. Mencuplik dari buku sejarah Surabaya, karangan Dhukut Imam Widodo, disebutlah bila prostitusi di Pelabuhan Tanjung Perak ada di sepanjang delta Sungai Kalimas. Kemudian di jaman Jepang, bergeser di Kembang Jepun dan di masa kemerdekaan dan revolusi, serta orde lama, prostitusi itu bergeser ke tengah. Seperti di Bangunsari n KE HALAMAN 4

Calon jemaah haji (CJH) harus mempersiapkan fisik dengan baik menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Salah satunya, membiasakan diri latihan berjalan kaki sepanjang kurang lebih 2,5 Km setiap hari. Paling hanya butuh waktu setengah jam. Latihan ini akan menunjang kesiapan fisik saat mengikuti prosesi ibadah haji selama 40 hari di Mekah dan Madinah. Apalagi, mayoritas jemaah tidak lepas dari diabetes dan kolesterol. Hal ini semakin rentan. “Rata-rata, para jemaah haji kita adalah berusia di atas 40 tahun. Ini artinya, stamina mereka perlu dipersiapkan dengan baik. Membiasakan diri berjalan 2,5 Km sehari akan sangat membantu,” ujar dr Sasongko, dokter RSU Haji Sukolilo, yang pernah mendampingi jemaah di Tanah Suci.  n KE HALAMAN 4

Warga yang mengetahui pengerjaan kontraktor itu pun mengaku gregetan. Apalagi pengerjaannya dilakukan asal-asalan. Sehingga, membuat bangunan yang ada itu mudah rusak. Hal itu diungkapkan Purnomo, salah satu warga Jl Tambak Wedi Barat V kepada Surya, Senin (26/9). "Sampean lihat sendiri kan, wong didemek (dipegang)

saja rompal gitu," kata Purnomo dengan nada kesal. Pernyataan Purnomo ini membuat Surya terpancing untuk mencoba melihat bangunan tersebut. Ternyata, apa yang dikatakan Purnomo benar adanya. Ketika Surya mencoba memegang bangunan, hampir tak ada semen sebagai perekatnya. Beton itu seperti pasir yang ditem-

SURABAYA - SURYA Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya mempermasalahkan tunjangan profesi pendidik (TPP) yang diterima beberapa guru digunakan untuk kredit sepeda motor dan mobil. Dindik pun menyayangkan temuan itu. Sebab, tujuan pemberian TPP adalah untuk meningkatkan kualitas di bidang pendidikan. Hal itu diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dindik M Taswin saat hearing di Komisi D DPRD Surabaya, Senin (26/9). Taswin pun tidak akan segan-segan memberikan sanksi kepada guru tersebut. "Ada guru yang menggunakan TPP untuk kredit mobil. Temuan ini pasti ada sanksi," ujarnya. Dindik sendiri sudah menerjunkan tim pelacak guna mencari penyimpangan yang terjadi. Timnya sudah menemukan beberapa orang. Saat ini, data itu diserahkan kepada inspektorat untuk dievaluasi. Selain untuk kredit, Dindik juga akan memberi sanksi kepada oknum guru, kepala sekolah dan petugas UPTD yang terbukti menyelewengkan TPP. Banyaknya kasus seperti ini membuat Dindik minta Kementerian Pendidikan Nasional mengevaluasi program TPP. TPP banyak memunculkan masalah baru. Sayangnya, Taswin enggan membeberkan berapa guru yang menggunakan TPP untuk kredit itu. Menanggapi itu,  Ketua Komisi D Baktiono menilai, penggunaan uang diserahkan kepada penerimanya. Apalagi belum ada aturan, TPP khusus untuk peningkatan sumberdaya manusia (SDM). "Itu tergantung dari orang bekerjasama dengan dia. Jangankan untuk TPP, gaji dewan saja digadaikan ke Bank Jatim kok. Juga untuk asuransi, sehingga kalau ada PAW tidak khawatir," beber Baktiono. Perlu diketahui, TPP guru negeri besarannya Rp 1,75 juta/bulan yang diambilkan dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang dikelola pemkot. Untuk TPP guru swasta minimal memperoleh Rp 1,5 juta yang diambilkan dari dana dekosentrasi yang dikelola dinas pendidikan provinsi. n iks

pelkan dengan batu-batu saja. Warga Jl Tambak Wedi lainnya yang berprofesi sebagai pemborong mengatakan senada. Ia menyatakan, seringkali bahanbahan seperti semen dan pasir telat datang. Ketika diminta tidak langsung diberi. Ini membuat para tukang meliburkan n KE HALAMAN 4


4 Surabaya

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

Mencari Bus Cukup Lihat Papan Petunjuk

lintas kota Mendongeng Harus Kuasai Cerita SURABAYA - Budaya mendongeng saat ini sudah jarang dilakukan orangtua pada anak-anaknya. Penyebabnya, antara lain, acara televisi dan film dianggap bisa menggantikan dongeng. Selain itu, juga intensitas pertemuan antara anak dan orangtua yang kurang. Ditambah lagi, orangtua masa kini banyak yang tidak tahu tentang dongeng. Kalaupun tahu sudah tidak lagi ingat seluruhnya untuk bisa diceritakan kembali pada anak-anaknya. Genthong, pelaku seni dan pendongeng Surabaya, membenarkan hal itu. Bahkan saat acara lomba mendongeng yang diperuntukan bagi bunda Pendidikan Usia Dini (PAUD) dan guru TK di ITC, terlihat bila para ibu sekarang kurang sekali dalam menguasai cerita. "Caranya sudah banyak yang tahu. Tapi banyak yang akhirnya cerita yang disampaikan menjadi membosankan dan monoton," jelas Genthong yang menjadi juri di lomba tersebut. Untuk mendongeng, selain ceritanya menarik dan mengandung pesan, pendongeng juga harus memperhatikan intonasi, ekspresi, dan tidak menampilkan kesan menggurui atau menakuti-nakuti. ■ rie

Gubernur Penang Temui Pakde Karwo SURABAYA - Tertarik kemajuan Jatim, Gubernur Penang, Malaysia, Mr Liem Eng Guan menemui Gubernur Soekarwo di Gedung Grahadi, Senin (26/9). Liem mengatakan, kedatangannya yang pertamanya ini untuk menjalin kerjasama di bidang perdagangan dan investasi. Sebelum ke Jatim, Liem mengaku telah mengunjungi Bandung dan Medan. "Ternyata yang paling menguntungkan dan prospektif di sini," tegasnya. Gubernur Soekarwo menyambut baik kunjungan Liem. Dengan MoU yang akan diteken, pihaknya berharap jalur transportasi dari Surabaya bisa langsung ke Penang, tanpa harus singgah di Singapura. Selain itu, penerbangan yang ada saat ini masih seminggu tiga kali, diharapkan bisa setiap hari. Intensitas harian itu penting, karena Jatim dengan jumlah penduduk 37,4 juta dan menjadi transit perdagangan di Indonesia Timur merupakan pasar yang prospektif bagi Malaysia, khususnya Penang. "Terlebih mereka juga sudah menyusun list bidang yang akan dikerjasamakan. Seperti, butuh tas kulit, pakaian bordir, dan pakaian casual," kata Pakde Karwo. Sebagai bentuk keseriusan, malam harinya di Hotel Majapahit langsung ditandatangani MoU business to business (B to B) antara pengusaha Penang dengan Jatim. ■ uji

surya/ahmad zaimul haq

URBAN ART - Pengunjung mengamati paper toys karya mahasiswa, alumni sampai dosen jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya dengan tema Urbanation di perpustakaan, Senin (26/9).

Berlatihlah... ■ DARI HALAMAN 3

Pengalaman Wakil Direktur Penunjang Medik RSU Haji saat mendampingi CJH selalu banyak ditemukan jemaah dengan kondisi sakit. Dalam satu kloter berisi 445 jemaah, satu dokter, dua perawat, dan dua panitia. Puluhan jemaah selalu jatuh sakit. Jarak pemondokan dengan masjid di Tanah Suci relatif jauh. Sekitar 2 km. Jika akan melakukan ibadah selalu harus berjalan. Belum lagi saat tawaf, wukuf, atau ritual lainnya memerlukan fisik luar biasa karena saling berebut. Rata-rata jemaah Indonesia kalah fisik saat berebut tempat di setiap tempat ibadah di Mekah dan Madinah. Akibatnya, jemaah Indonesia selalu dalam posisi lemah secara fisik. Belum lagi suhu yang panas. Jika para jemaah tidak siap secara fisik akan berisiko. Beberapa jemaah yang akan

Sepekan... ■ DARI HALAMAN 3

diri. "Kadang juga semennya disembunyikan. Seharusnya jatah semen untuk bangunan di gang sampingnya 20 sak semen, hanya diberi lima sak saja," ujarnya. Purnomo menambahkan, pavingisasi dan selokanisasi di dua gang itu pengerjaannya memang lamban. Proyek itu awalnya dikerjakan, Juli 2011. "Hasilnya. Hanya berupa selokan yang mudah rompal itu saja," imbuhnya. Pemborong pembangunan selokan itu juga menggunakan semen untuk membuat penutup selokan warga, yakni dari rumah ke jalan gang. Biayanya, tiap rumah dikenai tarif sebesar Rp 300.000. "Ada beberapa orang yang ingin dibuatkan penutup itu, tapi mereka ya ba-

mendapat pengawasan itu adalah jemaah risiko tinggi sehat (diabetes) dan risiko tinggi sakit (jantung koroner, hipertensi, lumpuh). Yang terakhir ini harus selalu dalam pengawasan superketat tim medis. “Bagi yang punya kolesterol, hindari makanan berminyak. Begitu juga saat di Tanah Suci, hindari makanan yang merangsang buang air,” saran Sasongko. Namun sebelum keberangkatan para jemaah tersebut, PPIH sudah memeriksa seluruh kondisi kesehatan CJH. Jika menjelang keberangkatan mereka dalam kondisi sakit dan perlu mendapat perawatan, hal itu harus dikoodinasikan dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Kantor kesehatan ini yang menentukan berangkat tidaknya jemaah. Namun kadang jemaah tetap memaksa berangkat meski ada rekomendasi menunda keberangkatan karena kondisi tak memungkinkan.■ fai

yar," tukasnya. Pekan lalu, warga Jl Tambak Asri melakukan unjuk rasa terkait proyek galian air yang tak kunjung selesai. Padahal, pengerjaan proyek yang didanai Rp 8 miliar sudah berjalan lebih dari 30 hari. Akibatnya, galian yang belum ditutup itu menjadi penyebab kemacetan. Ketua Komunitas Peduli Kremil (KPK), Daniel Lukas Rorong menghawatirkan genangan air pada proyek itu menjadi sarang berkembangbiaknya nyamuk yang dapat menimbulkan penyakit demam berdarah. Mengingat air yang menggenang di proyek itu warnanya hitam pekat dan berbau tidak sedap. “Jangan sampai ada korban jiwa yang ditimbulkan akibat proyek tersebut. Mengingat sebentar lagi musim penghujan akan tiba, namun galiannya tidak segera ditutup,” katanya. ■ iks

surya/sugiharto

REKOR MURI - Petugas Sat Lantas Polrestabes Surabaya meluapkan kegembiraan dengan meloncat bersama-sama setelah berhasil memecahkan rekor MURI di Taman Bungkul Surabaya, Senin (26/9). Pemecahan rekor berupa pelayanan SIM tanpa berhenti selama 7x24 jam.

Gubernur : Jatim Siaga Satu

► Antisipasi Masuknya Teroris

usai digelarnya rapat forpimda, melalui jaringan teleconference. Saat teleconference, pada Muspida kabupaten/kota berkumpul di Mapolres/Mapolresta setempat. Untuk mengamankan seluruh wilayah Jatim agar tidak dijadikan sasaran teroris, TNI juga diminta turun membantu petugas kepolisian di lapangan. Tak hanya itu, intel kejaksaan juga diminta turun memonitor dan membina keberadaan aliran dan kelompok masyarakat yang ada di Jatim “Semua gejala dan indikasi yang bisa mengganggu ketentraman dan ketertiban harus dipelototi semua," tegas orang nomor satu di Jatim. Dengan status Jatim siaga satu, Pakde Karwo minta masyarakat dapat memahami jika ada aparat yang menghentikan laju kendaraan untuk melakukan

pemeriksaan. "Itu semata-mata berjaga-jaga dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," tandasnya. Disisi lain, Gubernur juga akan mengundang dan menemui pimpinan ormas dan kelompok masyarakat tertentu di Jatim. Mereka dirangkul sekaligus diajak bicara upaya menciptakan tramtib di wilayah dan lingkungan masing-masing. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Rachmat Mulyana menjelaskan, peningkatan status disebabkan Polda mencium adanya pergerakan kelompokkelompok agama garis keras di daerah barat Jatim yang tengah diawasi. "Polisi dan kominda (komite inter daerah) sudah berkoordinasi untuk antisipasi," tegasnya di Mapolda. Dikatakan, dalam status siaga satu kali ini, Polda Jatim menyiagakan 2/3 dari kekuatannya yang berjumlah total 1.110 orang. "Polisi di lapangan diminta memperbanyak sweeping terutama mobil boks dan mewaspadai orang-orang asing," tambahnya. Penjagaan ketat juga dilakukan di pelabuhan, terminal, stasiun dan bandara. Selain itu, masyarakat juga diminta waspada terhadap orang-orang baru. "Status ini akan terus berjalan hingga suasana pasca peledakan bom kondusif," tegas Rachmat. ■ uji/k4

ninggalkan Surabaya sebelum masalah paspor tuntas. Semua daerah-daerah harus memprioritaskan masalah dokumen ini,” tandas Sudjak. Sudjak berdalih, masih banyaknya paspor yang belum tuntas itu tak bisa sepenuhnya kesalahan Kemenag dan PPIH. Paspor adalah urusan Kantor Imigrasi. Apalagi tahun ini jemaah haji susulan pengisi kursi kosong juga banyak. Mereka yang tak mampu melunasi dialihkan oleh jemaah lain. Jumlah CJH susulan ini di Jatim dikatakan mencapai seribu lebih. "Sebenarnya, paspor yang paling banyak terkendala adalah pada CJH susulan ini. Dari 1.662 yang belum beres paspornya, hanya 600-an yang murni belum beres," urai Sudjak. PPIH akan memberi kesempatan hingga batas akhir pada 30 September 2011. Paspor ini selanjutnya akan diterimakan kepada CJH sebelum terbang bersama living cost atau biaya hidup selama haji sebesar Rp 3,7 juta. Paspor merupakan syarat utama CJH agar bisa terbang ke Ta-

nah Suci. Tota jemaah haji dari Jatim sebanyak 33.394. Untuk bisa mendapatkan dokumen penting tersebut, ada jemaah yang mencari paspor sendiri. Namun rata-rata, paspor itu dikoordinir oleh Kemenag di daerah masing-masing (dulu Depag). Namun, saat hal ini dikonfirmasikan ke Siskohat, paspor tersebut masih banyak yang nyantol atau tertahan di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) masing-masing. Sebab, sebagian besar CJH memercayakan KBIH ini mengurus paspor. “Ada yang masih tertahan di KBIH. Mudah-mudahan paspor beres. Kita saat ini berjuang untuk kloter pertama Bangkalan agar jangan sampai paspor terbengkalai,” ucap Hikmah Rahman, Kasi Perjalanan dan Sarana Haji Kanwil Kemenag Jatim. Khusus masalah paspor tersebut, Hikmah sudah memanggil Kemenag di daerah dengan jumlah CJH paling banyak. Mereka melakukan rapat koordinasi khusus paspor bermasalah itu. Namun, upaya ini belum juga mendapatkan hasil. ■ fai

ke tujuan. Yaitu dengan mendatangi para pelaut langsung di kapalnya. “Karena memang ada beberapa kapal atau perusahaan pelayaran yang melarang ABKnya meninggalkan kapal. Itulah yang menjadi sasaran mereka,” jelas Toha. Tahun 2007 lalu, sebuah LSM dengan disponsori produsen kondom pernah melakukan kampanye HIV/AIDS di daerah Pelabuhan Tanjung Perak. Tak hanya di daratan atau di dermaga, tapi juga mendatangi

kapal-kapal yang ABK-nya diwajibkan tinggal di kapal. Ternyata di tempat itu, LSM ini berhasil bertemu dengan para ABK dan para Wanita Pekerja Seks (WPS). Praktik prostitusi cara ini, biasanya melibatkan nelayan sebagai pemilik kapal, dan beberapa orang lain yang biasa disebut makelar. Biasanya mereka adalah pedagang asongan di sekitar pelabuhan yang kemudian bersama nelayan dan WPS mendatangi kapal-kapal itu dan hasilnya dibagi tiga.■

SURABAYA - SURYA JATIM dinyatakan siaga satu menyusul terjadinya bom bunuh diri di Gereja Bethel Indonesia Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo. Siaga penuh tersebut diterapkan, setelah Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Jatim menggelar rapat di Mapolda Jatim, Minggu (25/9) malam. Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Soekarwo selaku penanggung jawab ketentraman dan ketertiban (Tramtib) di wilayah Jatim. Hadir dalam rapat, Kapolda Irjen Pol Hadiatmoko, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Gatot Nurmantyo, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim. Pakde Karwo, panggilan Soekarwo, mengatakan, siaga satu dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan menyusul terjadinya bom bunuh diri di Solo. "Dengan cara itu, kita ingin memberikan ketentraman, rasa aman, dan suasana damai kepada masyarakat," tegasnya, Senin (26/9). Karena pentingnya menciptakan keamanan dan ketertiban, pihaknya, kata Gubernur juga sudah menginstruksikan kepada Muspida di 38 kabupaten/kota

1.662 CJH... ■ DARI HALAMAN 3

kesabarannya atas persoalan tersebut. Apalagi dibanding tahun lalu, pesoalan paspor sudah tuntas seminggu sebelum kloter pertama berangkat. Jelas ini catatan buruk. Dari seribu lebih CJH yang belum menyetorkan paspor, yang paling banyak adalah dari Surabaya. Dari total CJH kota ini sebanyak 3.111, sebanyak 433 paspor CJH belum kelar. Begitu juga dari daerah lain seperti Kota Malang dengan total CJH 1.185 yang belum menuntaskan paspornya sebanyak 50 CJH. Begitu juga daerah-daerah lain. Hampir merata di 38 kota dan kabupaten se-Jatim. Bahkan, Bangkalan yang sudah harus masuk Asrama Haji pada 1 Oktober dan berangkat pada 2 Oktober juga masih bermasalah. Dari total CJH sebanyak 859 orang, sebanyak 14 paspor tak beres. “Saya akan minta Pak Asyhuri (Kepala BPIH) untuk tidak me-

Memergoki... ■ DARI HALAMAN 3

dan Tambakasri. “Jadi hingga saat ini dikenal sekali kalau di dua lokalisasi itu pelanggannya kebanyakan adalah pelaut,” lanjut Toha. Perkembangan zaman, membuat prostitusi di Pelabuhan Tanjung Perak menggunakan praktik yang beda. Seperti yang tampak, kini telah memanfaatkan perahu-perahu nelayan untuk menjajakan diri langsung

SURABAYA SURYA Mengatasi kebingungan calon penumpang pascarenovasi Terminal Purabaya, sejumlah kru bus melengkapi diri dengan papan petunjuk jurusan sesuai dengan trayek bus masing-masing. Tongkat papan petunjuk jurusan yang dibawa kru bus ini mirip yang dibawa penjemput penumpang di bandara. Papan kecil dengan tulisan mencolok ini bertuliskan jurusan bus yang langsung ditunjukkan kepada calon penumpang bus. “Papan kecil ini sangat membantu penumpang, mereka tidak perlu lagi bingung dan bertanya-tanya untuk mengetahui jurusan bus yang akan dipilih," terang Kepala UPT Terminal May Ronald, Senin (26/9). Menurutnya, pada masingmasing jalur pemberangkatan sebenarnya juga sudah dilengkapi dengan penunjuk jurusan. Bahkan, di beberapa titik juga telah dipasang spanduk maupun penunjuk untuk jurusan masing-masing bus, mengingat kondisi terminal yang sedang direnovasi. Namun, dalam praktiknya memang masih banyak penumpang, terutama yang baru datang ke Terminal Purabaya, yang merasa kebingungan.

Apalagi sebagian bus memang berpindah ke lajur pemberangkatan sementara, karena adanya renovasi di dalam terminal. Dengan adanya tongkat papan petunjuk jurusan bus ini, Ronald berharap tidak ada lagi kru bus yang berteriak-teriak atau bahkan menarik-narik penumpang agar naik ke busnya. “Sekarang tidak perlu lagi berteriak atau menarik penumpang. Cukup berdiri di depan bus masing-masing, penumpang akan datang dan memilih,” harap Ronald. Joni, salah satu kru bus AKAP Jurusan Surabaya - Jogjakarta mengatakan, kru bus sekarang sudah tidak perlu lagi berteriak-teriak mencari penumpang. “Sekarang tinggal mengangkat papan ini saja tinggi-tinggi agar penumpang tahu akan naik bus apa dan jurusan ke mana,” jelas Joni yang membawa papan petunjuk bertuliskan Surabaya – Solo - Jogja. Menurutnya, dari jauh papan dengan warna dasar hijau dan tulisan putih ini cukup terlihat dan terbaca jelas. “Dari jauh sudah terlihat, jadi kami tidak usah berlari-lari dan berebut untuk mencari penumpang,” pungkasnya. ■ iit

YKP Pernah Setorkan Deviden dan Kontribusi SURABAYA - SURYA Pengurus Yayasan Kas Pembangunan (YKP) ternyata telah memberikan kontribusi kepada pemerintah kota (pemkot). Namun, kontribusi itu berhenti sejak 2007 lalu tanpa ada kejelasan. Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Surabaya, Suhartoyo membeberkan data itu kepada Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Surabaya yang memanggilnya, Senin (26/9). Pada 1993/1994, YKP ditarget pemkot menyetor Rp 145 juta, namun hanya mampu memberi Rp 45 juta. Tahun 1994/1995 hingga 2002 target sebesar Rp 75 juta, kontribusi yang diberikan juga sama. Hanya saja, pada 2003 targetnya Rp 100 juta, tapi YKP hanya memberi kontribusi Rp 35 juta. Pemkot memiliki bukti setoran itu sejak 1993 hingga 2007. Untuk keuangan tahun 1987/1988 dan 1990/1991 YKP setor sebesar Rp 60 juta, tapi buktinya belum diketahui. "Sebelum 2003 namanya deviden (keuntungan), tapi sejak 2003 hingga 2007 dinamakan kontribusi," paparnya.

Kejari... ■ DARI HALAMAN 3

Berapa dana yang sudah dikeluarkan, hingga kemarin Samba belum menemukan angka pasti. Berdasarkan keterangan bagian akuntansi, nilainya selalu bertambah mulai Rp 1,5 miliar, naik menjadi Rp 2,018 miliar sampai Rp 2,055 miliar. Dana ini ternyata masuk ke rekening pribadi direktur keuangan. “Untuk membuktikan ini kami meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jatim mengaudit investigasi keuangan PD Pasar agar jelas sumber dananya dari mana saja, apakah PD Pasar saja atau ada pihak ketiga. Serta mengalir kemana saja dananya,” ujarnya. Apakah pengeluaran dana ini mendapat persetujuan direktur

Mendengar ada deviden dan kontribusi, anggota Pansus DPRD Alfan Khusaery langsung mempertanyakan. "Ini yang kita cari. Kalau deviden jelas dan sudah ditetapkan besarannya, sedangkan kontribusi itu YKP bisa membayar seenaknya," ujarnya. Mendapat pertanyaan itu, Suhartoyo belum mengetahui alasan perubahan itu. Karena itu, Pansus akan menghadirkan mantan kepala pendapatan dan wali kota tahun itu guna mencari kejelasan. Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Aset dan Bangunan Jumadji tidak bisa menyebutkan aset pemkot yang dikuasai YKP. Ia hanya menyebutkan penguasaan itu ada di Perumahan Dharmahusada I, II, III, IV, dan V. Jumadji mengatakan, lahan itu milik pemkot, bahkan sudah bersertifikat, sedangkan bangunannya milik YKP. Pansus sempat membeberkan lahan-lahan Pemkot yang dikuasai oleh YKP, antara lain, lahan di kawasan Rungkut, Gununganyar, Tenggilis, Menanggal, serta Sidoyoso. Bahkan, lahan itu ada yang sudah bersertifikat milik pribadi. ■ iks

utama, Samba mengakui, berdasarkan prosedur pengeluaran keuangan untuk penandatanganan cek di bawah lima juta cukup direktur keuangan. "Di atas Rp 5 juta harus persetujuan dirut, sehingga ketika pengeluaran lebih ada otorisasi dirut,” tukasnya. Kasi Intelijen Kejari Surabaya Abdul Kohar memastikan posisi kasusnya masih penyelidikan dan belum ditentukan tersangka. Sebelum menentukan tersangka pihaknya perlu memanggil saksi-saksi lain. “Seluruh manajemen PD Pasar secepatnya akan kami panggil dan periksa,” tegasnya. Direktur Keuangan Soesantyo maupun Dirut PD Pasar Sucipto tidak bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi beberapa kali, ponselnya aktif, namun tidak direspons. ■ uus/iks

surya/sugiharto

HONDA TERBAKAR - Iwan Saroni duduk merenungi motornya yang terbakar di Jl Raya Darmo Surabaya, Senin (26/9). Motor Mega Pro itu terbakar saat dikendarai Iwan yang diduga akibat kebocoran tangki bensinnya.


5

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

Bersih-bersih Rumah, Bandar Sabu Ditangkap

lintas kriminal

SURABAYA - SURYA Anggota Unit Idik III Satreskoba Polrestabes Surabaya menangkap Andri Setyawan, bandar sabu-sabu asal Jl Tenggumung Baru. Pemuda 23 tahun itu ditangkap di rumahnya dengan barang bukti sabu dan alat timbangnya. Saat ditangkap, Andri tidak sedang menjual sabunya. Polisi mendapati buruannya itu ma-

Tukang Becak Tepergok Curi Ponsel SURABAYA -Menjadi tukang becak rupanya tak membuatnya puas. Maka dari itu, Jupri (26), warga Jl Bulakbanteng Wetan gang 22 ini nekad mencuri telepon seluler dalam etalase kios di Jl Kapasan. Namun aksinya tepergok korban sehingga pelaku dibawa dan ditahan di Polsek Simokerto. Kepala Unit Reserse dan Kriminal, Ajun Komisaris M Yasin mendampingi Kepala Polsek Simokerto, Komisaris Bagus Dwi Rusiawan, menjelaskan, awalnya korban bernama Herry Chandra (35), warga Jl Krembangan Masigit seperti biasa membuka toko di Jl Kapasan, samping Pasar Kapasan. “Dia sudah membuka toko sejak pagi tadi,” tuturnya kepada wartawan, Senin (26/9). Pada saat hampir bersamaan, pelaku terlihat bingung karena sejak subuh tak mendapat penumpang. Dia lalu mencari mangsa. Agar leluasa beraksi, dia memarkir becaknya di Jl Kaliondo, dan berkeliling sekitar Jl Kapasan. “Saat itu, korban bermaksud mengisi baterai ponsel Nokia sembari berdagang. Makanya, dia mencharge ponselnya di dekat etalase toko sembari melayani pembeli,” jelasnya. Saat itu, pelaku masuk ke kios korban, dan berpura-pura melihat ponsel. Ketika itu, matanya tertumbuk pada ponsel korban. Tanpa pikir panjang, pelaku mengambil ponsel itu. “Tapi naas, korban tahu ulah pelaku sehingga pelaku langsung ditangkap dan dibawa ke Mapolsek,” tukasnya. ■ sda

lah sedang bersih-bersih rumah. Andri kaget bukan kepalang saat melihat beberapa orang tak dikenalnya tiba-tiba masuk rumah. Dia semakin panik setelah la tahu mereka ternyata polisi. Dijelaskan Kasatreskoba AKBP Eko Puji Nugroho melalui Kanit Idik III AKP Supardi, penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang resah dengan peredaran sabu di kawasan

Tenggumung dan sekitarnya. "Laporan itu menyebutkan ada pemuda yang mengedarkan sabu di Tenggumung. Kemudian kami selidiki apakah informasi itu terkait dengan buruan yang sudah lama kami target," ungkapnya. Dugaan polisi benar. Pasalnya, informasi itu menyebutkan sasaran polisi tersebut baru saja mendapatkan pasokan sabu dari bandar besar. Polisi lantas me-

nyusun langkah menggerebek rumah Andri. Polisi menemukan berbagai barang bukti seperti tiga poket sabu dengan berat 0,6 gram, delapan paket seberat 0,4 gram, lima poket sabu seberat 0,2 gram. Selain itu, polisi juga menemukan timbangan elektrik dan lima plastik klip kosong. Namun, meskipun barang bukti sudah ditemukan, Andri

tetap saja mengelak tuduhan polisi. Pemuda berbadan penuh tato itu membantah kalau barang bukti yang disita polisi adalah miliknya. "Itu bukan milik saya. Barang itu milik Hanka, teman saya. Dia titip saat kami di Jl Sepanjang," akunya. Sayang, polisi tetap menahan Andri karena sabu-sabu itu ditemukan dalam penguasaannya. ■ k2

Pejambret Siswi SMA Diringkus

Bawa 4 Keris dan 3 Tombak, Dibui SURABAYA - Arifin (30), warga Jl Kemayoran Baru I, ini ketiban sial. Ia bukan penjahat, tetapi ditangkap polisi Pabean Cantikan hanya gara-gara membawa senjata tajam, Senin (26/9) siang. Saat itu, dia terjaring razia di Jl Semut Baru, depan Pengampon Square. Polisi menemukan senjata tajam dari tas warna hitamnya yang dibungkus koran. Senjata itu berupa empat keris dan tiga mata tombak di Pasar Turi. Arifin sudah menyatakan, senjata tajam itu merupakan pusaka. Kepala Unit Reserse dan Kriminal, Ajun Komisaris Achmad Mujiono mendampingi Kepala Polsek Pabean Cantikan, Komisaris Kholilur Rochman, menjelaskan, senjata tajam itu diakui milik Haris, kolektor benda pusaka asal Jl Tanah Merah IV. “Kami masih mengembangkan kasus ini termasuk meminta keterangan pemiliknya. Untuk itu, pelaku kami jerat UU Darurat No 12/1951 dengan ancaman 10 tahun penjara,” paparnya kepada wartawan, Senin. Dijelaskan, selama ini pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang rombeng ini sering dimintai tolong temannya untuk menjamasi benda-benda pusaka. Imbalannya Rp 10.000 hingga Rp 20.000 untuk setiap pusaka yang dianggap keramat. “Kalau komisi tidak mesti, kadang Rp 10.000 atau Rp 20.000 untuk setiap yang dicucikan. Kadang pula malah diberi rokok saja,” jelas Arifin. ■ sda

surya/sugiharto

PENCURIAN MOTOR - Anggota Polsek Asemrowo Surabaya menunjukkan barang bukti motor yang dirampas oleh tersangka di Mapolsek, Senin (26/9).

Begal Motor Umpankan Janda

► Kenalan di Surabaya, Dijarah di Madura SURABAYA - SURYA HATI-HATI berkenalan dengan cewek berparas cantik. Salah kenalan, bisa-bisa Anda menjadi korban komplotan perampas motor alias begal. Motor amblas, kenalan pun tak berbalas. Maqbub Agus (19), asal Jl Margomulyo, sudah mengalaminya. Motornya dirampas kawanan begal yang memancingnya dengan perempuan. Polisi sudah membekuk satu tersangka bernama Jasuli (24) dari Jl Tambak Pring Barat Gang Masjid. "Kami masih memburu tiga pelaku lain termasuk perempuan bernama Eli. Eli inilah yang dijadikan pancingan untuk merampas motor korbannya," tegas Kepala Polsek Asemrowo, Komisaris Dolly Primanto didampingi Kepala Unit Reserse dan Krimina, Ajun Komisaris Nafan, Senin (26/9).

surya/adrianus adhi n

PENGURAS - Syahruri (kanan) saat didampingi anggota Polsek Lakarsantri Surabaya, Senin (26/9).

Servis Ponsel, Pembantu Kuras ATM

Dalam beraksi, Eli terlebih dahulu mengajak targetnya. Tak membutuhkan waktu lama, Eli bisa membuat korbannya berbunga-bunga. Dengan bahasa mesra dan nada sedikit manja, Eli terus merayu korban. Setelah merasa mangsanya termakan rayuannya, perempuan yang sudah menjanda itu meminta korban agar mau mengantarnya ke Madura. "Dia ngomongnya ada hajatan adiknya di Bangkalan. Karena itu, dia minta tolong korban sekalian jalan-jalan," imbuh Dolly. Tanpa pikir panjang, korban pun mengiyakan ajakan itu.

Korban tidak sadar sudah masuk jebakan Eli dan komplotannya. Tak jauh dari lokasi, Hamzi yang tidak lain kekasih Eli, Tomi, dan Jasuli sudah menanti. “Korban membonceng Eli dan diikuti tiga pelaku lain,” ungkap Dolly. Eli meminta agar korban ke Madura melalui akses Jembatan Suramadu. Tujuannya agar mudah dipantau dan diikuti. Setibanya di kawasan Tragah, Bangkalan, Madura, motor korban dihentikan dan motornya dirampas. “Saya hentikan motornya di daerah sepi. Kanan kiri hanya ada alang-alang dan jarang sekali orang melintas di sana,” ujar Jasuli. Korban kaget bukan main. Apalagi setelah tahu cewek manis yang diboncengnya adalah anggota kawanan komplotan begal. Bercampur malu, korban ketakutan setelah salah satu pe-

laku mengeluarkan celurit. Dengan nada ancaman, Jasuli dan kawan-kawannya meminta agar korban menyerahkan motornya. "Saya pakai celurit untuk ancam dia. Kalau macam-macam, ya terpaksa kami lukai dia," ujar Jasuli. Wajar korban takut. Pasalnya, kawasan itu sangat sepi. Andai korban dilukai, tidak akan ada yang menolongnya. “Kami pilih kawasan Tragah itu karena paling aman. Korban tidak akan ada yang menolong kalau kami lukai,” kata pemuda kurus itu. Dari catatan polisi, kawanan ini sudah beraksi beberapa kali. Kebanyakan korbannya warga Surabaya, namun eksekusinya di Madura. Jasuli mengaku hanya sekali beraksi di Surabaya, yakni di Jl Tanjungsari. Polisi menangkap Jasuli saat melintas di Jl Tambak Mayor, setelah polisi menerima informasi adanya perampas motor yang sering beraksi di Madura. Selain dijual, motor rampasan juga diprotoli Jasuli untuk dia pakai sendiri. ■ k2

SURABAYA - SURYA Jika butuh uang, apapun dilakukan termasuk merampas telepon seluler (ponsel). Ini yang dilakukan tukang las bernama Anshori (28), warga Jl Raya Pandugo, yang nekat menjambret ponsel milik siswi SMA, Lindawati Chandra (15), warga Jl Medokan Ayu Gg TK di atas sepeda motor. Beruntung, aksi itu dipergoki warga sekitar dan polisi sehingga pelaku diamankan di markas Polsek Rungkut. Kepala Unit Reserse dan Kriminal, Inspektur Satu K Wandoko mendampingi Kepala Polsek Rungkut, Komisaris Naufil Hartono, menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (22/9) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, pelaku butuh uang karena gaji sebagai tukang las sangat kurang. ”Dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter, dia lalu mencari mangsa di sekitar Jl Medokan Ayu,” ujarnya, Senin (26/9). Pada saat bersamaan, korban bersama temannya, Daninda Putri, berboncengan naik motor membeli pulsa. Korban juga membawa ponsel Samsung di sakunya. Usai membeli pulsa, mereka melajukan motor hingga Jl Medokan Ayu dekat Lapangan Reformasi. Pelaku yang sudah mengincar korban, lalu memepet motor mereka sehingga terjatuh. ”Pelaku sempat mengancam mereka, lalu merampas ponsel itu,” tandasnya. Setelah mendapat ponsel, korban berteriak minta tolong. Karena ada warga dan polisi yang sedang patroli, mereka langsung mengejar pelaku dan bisa menangkapnya. ”Pelaku diduga tak hanya sekali merampas ponsel, korbannya hampir selalu perempuan,” tegasnya. Namun pelaku menyangkal berkali-kali merampas ponsel. ”Rencananya mau saya jual, dan uangnya dibuat makan dan minum,” akunya. Meski sudah lima tahun jadi tukang las bengkel, namun gajinya hanya Rp 240.000 per bulan. ”Gaji tukang las jelas kurang,” dalihnya. ■ sda

Bos Pyo-Pyo Dituntut Dua Tahun

SURABAYA - Berhati-hatilah apabila menyimpan hal yang penting di telepon seluler. Sebab, Wahyuni Rahajeng (53), warga Bratang Gede III, terpaksa kehilangan uang Rp 5 juta setelah pin ATM di ponselnya diketahui pembantunya. Pembantu Wahyuni ini bernama Syahruri (22), warga Desa Sendang, Tulungagung. Pencuriannya terungkap setelah wajahnya terekam CCTV di mesin ATM. Awalnya, Syahruri diminta membawa ponsel Wahyuni ke ITC untuk diservis, 18 Juli lalu. Namun sebelum ke konter ponsel itu, ia mengutak-utik ponsel majikannya itu. Rupanya di ponsel itu ada nomor pin ATM Wahyuni. "Besoknya saya ambil kartu ATM majikan, lalu saya bawa ke G Walk," aku Syahruri di markas Polsek Lakasantri, Senin (26/9). Syahruri mengaku, saat di G Walk, uang Wahyuni diambil Rp 5 juta. Tak hanya sekali, pada 21 Juli Syahruri kembali ke ATM dan mengambil Rp 4,7 juta. Setelah puas, Syaruri pun lantas keluar kerja. Celakanya, Syahruri tak menyadari selama mengambil uang itu, wajahnya terekam di CCTV ATM. Kepala Polsek Lakasantri, Komisaris Kuncoro, menuturkan, Syahruri ditangkap di Tulunganggung. "Usai keluar kerja, tersangka langsung pulang kampung. Menurut pengakuannya, uang itu sudah habis untuk berfoya-foya," tutur Kuncoro. ■ k4

SURABAYA - SURYA Eliwati (51), bos arisan pyopyo asal Klampis Semolo Timur, harus siap-siap mendekam lama di penjara. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bunari menuntutnya dua tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (26/9). Perempuan berkulit putih ini diduga menipu peserta arisan senilai Rp 389.750.000. Modusnya, dengan memasukkan anggota fiktif dalam empat seri arisan yang dibuatnya. Di seri pertama yang diikuti 30 orang dengan nilai yang disetorkan Rp 500.000 per orang /bulan, terdakwa memasukkan empat peserta fiktif yang dinamakan Rosa, Ira, Liong, We Ming. Seri

kedua diikuti 33 peserta, dua orang di antaranya fiktif yang diberi nama Magda dan Rini. Seri kedua ini nilainya Rp 150.000 per orang/bulan. Sementara seri ketiga yang diikuti 34 peserta dengan nilai Rp 500.000 per orang/bulan tidak diikutkan peserta fiktif. Peserta fiktif kembali muncul, di seri keempat yang diikuti 15 peserta yang nilainya Rp 1 juta per orang/ bulan. Arisan ditarik setiap tanggal 1 per bulannya. Masalah mulai timbul ketika di tengah jalan terdakwa tidak memberikan arisan kepada peserta. Uang yang sudah disetorkan peserta digunakan untuk kepentingan pribadi. "Perbuatan terdakwa

melanggar pasal 378 KUHP,"tegas Bunari. Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa telah meresahkan masyarakat, merugikan banyak orang dan tidak ada itikat mengembalikannya. "Selain itu terdakwa juga sudah menikmati hasil kejahatannya," tegasnya. Usai tuntutan, Ketua Majelis Hakim Bambang Kustopo memberi waktu terdakwa mengajukan pembelaan Kamis depan (29/9). "Ada atau tidak adanya kuasa hukum terdakwa, hari Kamis terdakwa harus mengajukan pembelaan," kata Bambang. Terdakwa yang tidak didampingi pengacara hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju. ■ uus

Order Pijat Sepi, Nyambi Mucikari

surya/sugiharto

PEMIJAT - Polisi mengamankan pemijat cantik dari panti pijat di kawasan Barata Jaya Surabaya, Senin (26/9).

SURABAYA - SURYA Praktik prostitusi khusus untuk panggilan tamu hotel, dibongkar anggota Unit Idik V Satuan reserse dan Kriminal Polrestabes Surabaya. Polisi menciduk pemijat cantik bernama Dian dan dua anak buahnya. Perempuan 27 tahun itu tercatat bekerja di sebuah panti pijat kawasan Barata Jaya yang nyambi menjadi mucikari. Pengungkapan kasus ini merupakan hasil penelusuran polisi terkait praktik prostitusi terselubung di beberapa panti pijat. Informasi yang masuk ke polisi menyebutkan, beberapa pemijat memberikan layanan plus-plus di samping layanan kesehatan dan terapi. “Setelah kami selidiki, ternyata

tersangka juga menawarkan layanan plus bagi pelanggan setianya. Dia menawarkan dua rekan kerjanya yang juga sama-sama pemijat,” ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal, Ajun Komosaris Besar Indarto melalui Kepala Unit Idiki V, Ajun Komisaris Manang Soebeti, Senin (26/9). Namun, tidak mudah mendapatkan layanan ekstra ini. Pasalnya, Dian sangat selektif menawarkan jasa pemuas seks itu. Hanya pelanggan tertentu yang bisa mengakses layanan ini. Itupun tidak dilakukan di dalam panti pijat, melainkan di hotel. “Tersangka menggunakan sarana ponsel untuk menjaring pelanggan. Dengan menelepon, pelanggan tinggal menunggu di kamar hotel. Tersangka kemu-

dian akan mengantar anak buahnya yang siap melayani lelaki hidung belang,” imbuhnya. Dian ditangkap di lobi hotel berbintang di kawasan Jl Pasar Besar. Saat ditangkap, Dian mengantar dua anak buahnya. Dari tangan Dian, polisi menyita uang Rp 750.000, ponsel dan alat kontrasepsi. Kepada penyidik, Dian mengakui, bandrol layanan seks ini Rp 750.000 per cewek. Dian meminta jatah Rp 250.000 dan sisanya untuk anak buahnya. “Hasilnya ya lumayan juga saat order pijat sepi,” ungkap Dian. Dian masygul juga ketika tahu anak buahnya menggaet pelanggan tanpa melalui dirinya. Kalau sudah begitu, Dian tidak akan mendapatkan komisi. ■ k2

surya/adrianus adhi n

PONSEL - Santoso (kiri) didampingi anggota Polsek Genteng menunjukkan ponsel curiannya, Senin (26/9).

Demi Istri Hamil, Kuli Curi Telepon Mandor SURABAYA - SURYA Berdalih demi membesuk istrinya yang sedang hamil, kuli bernama Santoso (32), warga Bogen, mencuri telepon seluler di rumah mandornya, Sutiono (29), warga Banyu Urip Kidul yang asal Lamongan. Informasinya, pencurian ini dilakukan saat Santoso tidur di rumah Sutiono, Senin (26/9) dini hari. Kala Sutiono tertidur pulas, Santoso mengendapendap lalu menggerayangi tas pinggang Sutiono. Nah, rupanya saat itu Santoso menemukan dua ponsel. Tanpa pikir panjang lagi, Santoso lantas membawa lari ponsel itu. Menurut pengakuan Santoso, ponsel curian itu hendak dijualnya ke ITC. Celakanya, ponsel ini dijual pada orang yang salah. Santoso menjual ponsel itu pada anggota reserse Polsek

Genteng yang berpura-pura jadi pembeli. "Uangnya mau saya pakai untuk pulang menengok istri yang lagi mengandung lima bulan," tutur Santoso di markas Polsek Genteng, Senin (26/9). Santoso mengatakan, saat itu istrinya memintanya pulang ke Klaten, sayangnya ia tak bisa karena tidak punya uang. Karena itulah ia mencuri ponsel. Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Genteng, Ajun Komisaris Arif Suharto, menjelaskan, Santoso ditangkap karena saat menjual tak dapat menunjukkan kardus atau bukti pembeliannya. "Saat didesak, ternyata ponsel itu hasil curian," tutur Arif di kantornya. Akibat perbuatan itu Santoso kini terancam hukuman lima tahun penjara akibat pencurian ponsel itu. ■ k4


3 Malang Raya

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

krisis air meluas

Warga Mandi 2 Hari Sekali

0853 3462 1996 YA ALLAH ..parkir mobil nginep RS SAIFUL ANWAR 7000 Semalam. Dmn hrs mengadu ? Mhn kebijaksanaanya. 085693720179

► Melanda 300 KK di Perumahan

WISATA SELOREJO dibuat komersil sekarang banyak petak2 yang harus bayar 5000 sampai 10000 ? apa ini kebijaksanaan dari jasa tirta atau perorang, 081945346385

lowokwaru - SURYA Kekeringan air di musim kemarau kini merambah perumahan di perkotaan. Sudah dua minggu ini warga Perumahan Joyo Grand dan Perumahan Universitas Gajayana (Uniga) terpaksa menggunakan air mineral untuk kebutuhan sehari-hari.

AKU SERING memancing diwaktu senggang khususnya keNgantang tapi ahir2 ini banyak sekali di tiap sudut tempat org memancin dipungut biaya 5-10 rb secara pribadi dan dg karcis fotokopi berlogo JASA TIRTA. apakah pihak terkait memberikan izin untuk restribusi tsb? Padahal sejak dulu tdk ada pungutan apapun lagipula bekalku selalu paspasan Mohon penjelasan dari pihak JASA TIRTA. 085330643020 BES TOLONG sekolah yang berkedok mandiri di tindak lanjuti.kalau mandirip buat sendiri aja.bes jangan duduk manis aja. 083834178858

Maulinda, seorang warga perumahan Joyo Grand RT 07 RW 09 mengaku air PDAM di wilayah tersebut tidak bisa keluar dengan lancar. “Sudah dua minggu ini kami tidak bisa menggunakan air PDAM penuh,” terang Maulidan, Senin (26/9). Menurutnya, selama ini warga di kawasan RW 09 ketika tidak

AKU sering memancing diwaktu senggang khususnya keNgantang tapi ahir2 ini banyak sekali di tiap sudut tempat org memancin dipungut biaya 5-10 rb secara pribadi dan dg karcis fotokopi berlogo JASA TIRTA. apakah pihak terkait memberikan izin untuk restribusi tsb? Padahal sejak dulu tdk ada pungutan apapun lagipula bekalku selalu paspasan Mohon penjelasan dari pihak JASA TIRTA 085330643020

ada air sangat mengirit-irit dalam penggunaan air. “Kalau biasanya mandi dua kali sehari, kami sekarang mandi dua hari sekali,” terang Maulidan. Untuk sedikit menyegarkan badan, setiap harinya mereka hanya cuci muka dengan air seadanya. Tak hanya itu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, biasanya Mauli-

demo lagi - Para siswa SMK Al Kaffah yang merupakan siswa mutasi dari SMK Miftahul Huda Kepanjen mengadukan nasib mereka ke DPRD Kabupaten Malang terkait sulitnya mendapat surat mutasi dari sekolah lama, Senin (26/9).

surya/hayu yudha prabowo

Tak Jua Dapat Surat Pindah, Siswa Geruduk Dewan kepanjen - SURYA Jengkel tak mendapatkan surat rekomendasi mutasi sekolah dari pihak sekolah, para siswa SMK Miftahul Huda Kepanjen akhirnya menemui anggota DPRD Kabupaten Malang, Senin (26/9). Mereka mengadukan bahwa pihak sekolah tidak bersedia memberikan surat pindah

ke SMK Al Kaffah. Sebelum 10 perwakilan mereka diterima oleh dua anggota komisi B yaitu Syamsul Hadi dan Budi Kris, siswa yang datang ke gedung dewan mengendarai motor membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan Ketua DPRD, Tolonglah Kami, Dapatkan Hak Kami, Perhatikan

Nasib Kami Demi Masa Depan Yang Ceria. Kepindahan 113 siswa SMK Miftahul Huda kelas dua dan tiga ke SMK Al Kaffah yang berada di Desa Dilem, Kepanjen itu terjadi pada April lalu ketika terjadi konflik internal dalam SMK yang berada di Desa Mojosari, Kepanjen itu. Dalam keluhannya kepa-

Siswa Sangu Dringu Bawang

surya/siti yuliana

pujon - Surya Kesurupan massal yang menimpa siswa SMPN 1 Pujon, Kabupaten Malang selama tiga hari berturut-turut pada pekan lalu, membuat orangtua siswa cemas. Saat bersekolah Senin (26/9) kemarin, sebagian besar siswasiswi SMP tersebut mendapat sangu tambahan, yakni dringu dan bawang putih untuk mencegah kesurupan. Bawang putih dan tanaman obat dringu ini dibungkus kain putih, dan dicantolkan di baju atau tas siswa tersebut. Masyarakat di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon ini memercayai bahwa bawang putih dan dringu berkhasiat mengusir mahluk halus. Kesurupan yang menimpa siswa SMP tersebut terjadi berturut-turut selama tiga hari, yaitu Kamis (22/9) hingga Sabtu (24/9) lalu. Jumlah siswa yang diduga kesurupan ini pun fantastis, hampir 50 siswa. Iryanto, salah satu guru mengatakan, tidak tahu musabab kesurupan yang menimpa siswanya. “Padahal, kami tidak pernah melakukan aktivitas yang mungkin mengganggu makhluk halus ,” katanya, Senin (26/9). Dijelaskan, pihak sekolah telah melakukan doa bersama agar tidak ada korban kesurupan lagi. “Alhamdulillah hari ini aktivitas belajar bisa normal kembali,” urainya. Erina, adalah salah satu siswa kelas satu SMP yang menjadi korban kesurupan massal itu. Ia bercerita, saat hendak ke kamar mandi, ia melihat bocah laki-laki. Begitu melihat bocah itu, ia langsung tak sadar. “Saya sadar waktu sudah dibawa ke ruang guru,” kata Erina. Lain halnya dengan Uminah. “Waktu itu saya di kelas, tiba-tiba saya melihat ada perempuan,” kisahnya. Baik Erina maupun Uminah, berbekal dringu dan bawang putih untuk mencegah kesurupan tersebut. “Iya, kami dibawakan dringu bawang oleh orangtua kami. Alhamdulillah sekarang tidak kesurupan lagi,” lanjutnya. Beberapa siswa mengatakan, sekolah tersebut memang angker. “Iya, memang sekolah ini agak serem,” kata seorang siswa, disahut anggukan teman-temannya. n k5

kesurupan massal - Siswa SMPN 1 Pujon kembali beraktivitas normal, Senin (26/9), setelah pekan lalu tiga hari berturut-turut terjadi kesurupan massal di sekolahnya.

da dua anggota dewan, mereka menyatakan permintaan surat pindah dari sekolah lama masih belum juga didapatkan karena mereka masih harus membayar sejumlah persyaratan administrasi, seperti SPP, daftar ulang, dan bayar LKS. n KE HALAMAN 4

dan menggunakan air mineral. “Untuk masak dan minum kami terpaksa harus membeli air isi ulang,” terang Maulidan. Begitu iritnya dalam penggunaan air, Biasanya Maulidan menyisakan air bekas cucian untuk menyiram kotoran yang ada di WC ketika buang air besar. “Sayang kalau dibuang, airnya kan sulit banget,” terang Maulidan. Ia menambahkan, hal semacam ini tidak hanya ia dan keluarganya yang mengalami, tapi seluruh warga di RW 09 mengalami nasib serupa. Keadaan ini ia sudah laporkan kepada pihak PDAM. “Sudah ada pihak PDAM yang meninjau, tapi hingga hari ini (kemarin) keadaannya tetap nihil,” terang Maulidan.

Sumur Bor Baru di Petung Sewu

Kontur Ekstrem Sementara itu, Ahmad Rusdani,

Krisis air yang melanda warga Perumahaan Joyo Grand dan Perumahan Universitas Gayajana (Uniga) ini dijanjikan pihak PDAM Kota Malang untuk segera diatasi. Rencananya, untuk jangka panjang PDAM akan membuat sumur bor di daerah sekitar Petung Sewu dan membuat tambahan tendon. Saat ini, wilayah Perumahan Joyo Grand dan Perumahan Uniga dialiri air yang berasal dari tandon di Bangkon, daerah Karang Ploso. “Tandon tersebut hanya bisa memuat 500 meter kubik,” terang Jemianto, Direktur Utama PDAM Kota Malang, Senin (26/9). Nantinya, PDAM akan membuat tambahan tandon yang bisa menampung 1.500 meter

n KE HALAMAN 4

n KE HALAMAN 4


Malang Kisah Keuskupan Malang dalam Foto

lintas malang Cetak Teknisi, LG Buka Kelas Khusus LOWOKWARU - PT LG Indonesia bekerjasama dengan SMK PGRI 3 Malang mendirikan kelas LG, untuk mencetak tenaga ahli produk-produk elektronik keluaran PT LG Indonesia. Rully Sudarko, Customer Service Manager PT LG Indonesia, mengatakan, setiap tahunnya LG membutuhkan teknisi 50 hingga 60 orang. Dan salah satu cara memenuhi tenaga teknisi itu, dengan mengadakan kerjasama dalam bentuk pendirian kelas LG di SMK PGRI 3 Malang. Di kelas LG yang telah berdiri sejak dua tahun lalu ini, siswa akan diajarkan lebih mendalam tentang produk-produk LG. “LG class di SMK PGRI 3 Malang ini merupakan satu-satunya di Indonesia. Dan dalam kerjasama ini, nantinya para siswa kami rekrut sebagai teknisi setelah lulus nanti,” kata Rully, Senin (26/9). Untuk tahun ini, sebanyak 10 siswa SMK PGRI yang mengikuti kelas LG direkut menjadi teknisi PT LG Indonesia. Kepala Sekolah SMK PGRI 3, Santur Hidayat, mengatakan adanya kerjasama ini sangat menguntungkan siswa. Karena setelah lulus nanti, mereka sudah menjadi tenaga ahli yang dibutuhkan dunia industri. "Karena percuma jika siswa lulus dengan nilai bagus, tapi dia tidak bisa masuk di industri karena tidak tahu apa-apa. Itu yang dihasilkan dari kerjasama kami dengan LG,” imbuh Santur. ■ st16

Soal Rp 10,22 M, Panja Konsultasi BPK BATU - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengizinkan DPRD Kota Batu membentuk Panitia Kerja (Panja) terkait status disclaimer dari BPK atas pemeriksaan APBD Kota Batu. Kemendagri hanya memberi waktu satu minggu terhitung Senin (26/9) . Bila dewan tidak segera menyelesaikan masalah disclaimer ini, beberapa agenda seperti Perubahan Anggaran Keuangan (PAK), pembahasan APBD 2012 dan beberapa agenda lain bakal terbengkalai. Tim Panja yang diketuai Sugeng Minto ini harus menemukan pihak-pihak yang bertanggung jawab terkait kerugian uang negara sebesar Rp 10,22 miliar. Tim Panja juga sudah membuat beberapa agenda, di antaranya jadwal konsultasi ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pusat. Punjul Santoso, wakil tim Panja, kemarin mengatakan, anggotanya menjadwalkan agenda selama seminggu. Hari ini, tim Panja mengadakan rapat intern anggota untuk menentukan pihak-pihak yang akan dipanggil. “Namun kami konsultasikan dulu ke BPK,” lanjutnya. Punjul memastikan waktu yang diberi BPK untuk pelaksanaan Panja cukup untuk mengungkap pihak-pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas kerugian uang negara sebesar Rp 10,22 miliar. ■ k5

surya/hayu yudha prabowo

LONGSOR - Alat berat milik Dinas Bina Marga Kabupaten Malang dikerahkan untuk menimbun badan jalan yang longsor di pintu masuk Desa Purwodadi, Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Senin (26/9).

Melamar ke VoA Pantang Sertakan Foto LOWOKWARU - Direktur Voice of America (VoA) Indonesia Frans Padak Demon “menantang” mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk berkarier di lembaga yang dipimpinnya. “Siapapun, termasuk mahasiswa UMM mempunyai kesempatan untuk mengembangkan karier di VoA, dengan catatan memiliki kemampuan bahasa Indonesia yang sangat baik, dan bahasa Inggris yang baik pula,” kata Frans Padak Demon di sela-sela kuliah tamu di Malang, Senin (27/9). Menurut dia, Bahasa Indonesia harus sangat baik karena VoA berkomunikasi dengan masyarakat Indonesia, sedangkan Bahasa Inggris penting untuk komunikasi dengan narasumber. Untuk menjadi jurnalis VoA Indonesia, pihaknya pantang untuk mempertimbangkan dari sisi ras, agama, bahkan penampilan fisik, sehingga jika ada aplikasi yang menyertakan foto akan dibuang terlebih dahulu untuk menghindari subjektivitas. Secara tegas Frans mengatakan, bagi VoA bukan wajah, bukan ras, atau agama, tetapi pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang dimiliki calon jurnalis. Frans meyakini di UMM banyak sekali kesempatan mengikuti berbagai seminar, praktik kerja, bahkan bekerja sebagai bekal pengalaman. ■ ant

Tak Jua... ■ DARI HALAMAN 3

Masalah itu juga sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Malang pada Rabu pekan lalu, (21/9), tapi belum ada penyelesaian. “Kami pindah ke Al Kaffah atas kemauan sendiri. Unas juga makin dekat, tapi sejauh ini tidak ada solusinya,” keluh Syarifudin, salah satu siswa. Tomi Suryo, salah satu siswa mengungkapkan kepada anggota dewan bahwa dirinya harus menyelesaikan setidaknya Rp 1,8 juta untuk melunasi SPP tujuh bulan, daftar ulang dan LKS. Jika telah membayar itu, ia baru mendapat surat pindah. Wali murid merasa berat melaksanakan itu karena rata-rata berasal

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

dari ekonomi rendah. Dengan adanya keluhan ini, Syamsul dan Budi Kris akan ke SMK Miftahul Huda pada Selasa (27/9) hari ini agar segera bisa menyelesaikan masalah ini. “Kami usahakan agar SMK Miftahul Huda mengeluarkan surat mutasi. Apalagi siswa juga tidak mau kembali ke sekolah lama,” jelas Syamsul. Budi Kris mengatakan kepada siswa, tindakan mendapatkan tempat belajar yang baik memang benar. Tapi semuanya harusnya melalui prosedur seperti pengajuan surat pindah ke sekolah baru. Siswa berkeras melakukan pindah massal itu karena saat ada konflik di internal sekolah, selama dua minggu, siswa merasa ditelantarkan karena tidak mendapatkan pelajaran.■ vie

KLOJEN - SURYA Mahasiswa Katolik se-Malang Raya menggelar acara pameran hirarki keuskupan ke-50 di Perpustakaan Kota Malang. Kegiatan ini merupakan program rutin dari gerakan bersama mahsiswa se-Malang Raya untuk mengingatkan kembali akan sejarah Keuskupan di Malang Raya. Dalam pameran yang digelar sejak, Senin (26/9) hingga Jumat (30/9), terdapat kurang lebih 30 karya foto mengenai sejarah hirarki Keuskupan Malang Raya yang dipamerkan. “Foto-foto ini kami pinjam dari komisi kepemudaan yang ada di daerah Oro-oro Dowo,” terang Vincentius Christianto, ketua panitia pameran, Senin (26/9). Menurutnya, sebenarnya, masih banyak lagi foto yang ingin ditampilkan pada pameran tersebut, namun untuk saat ini pihaknya hanya bisa menghadirkan beberapa saja. Untuk menambahkan kesan sejarah, di ruangan Ken Arok tersebut dihadirkan barang yang

SEJARAH - Dua pengunjung mengamati foto-foto sejarah Keuskupan Malang yang dipamerkan di anjungan Ken Arok, Perpustakaan Umum Kota Malang, Senin (26/9). Pameran ini digelar hingga Jumat (30/9).

surya/nedi putra aw

bersejarah, seperti mesin ketik kuno. “Ini tidak ada hubungannya dengan sejarah keuskupan, namun kami hanya ingin menunjukkan kesan sejarah,” te-

rang Vincent. Selain pameran, penyelenggara juga memberikan ruang bagi para mahasiswa Katolik se-Malang Raya untuk memamerkan hasil

karya mereka dalam bentuk jepretan kamera. “Karya mereka juga akan kami apresiasi dengan hadiah yang terbaik,” terangnya. Untuk tema yang ditentukan

sesuai dengan Injil Lukas 6 ayat 21b yang isinya, Berbahagialah hai kamu yang sekarang ini menangis karena kamu akan tertawa. ■ st18

Jembatan Gadang Terkatung-katung

► Tunggu Jalintim Rampung

KEDUNGKANDANG - SURYA MESKI telah rampung hampir setahun, jembatan kembar Gadang-Bumiayu sebelah barat belum memungkinkan untuk dioperasikan dalam waktu dekat. Bahkan, 2012 jembatan ini belum juga dapat digunakan karena harus menunggu dulu penyelesaian jembatan Kedungkandang. Pengoperasian jembatan Gadang-Bumiayu merupakan satu rangkaian pembangunan tol dan jalan lingkar timur (Jalintim). Dalam pembangunan Jalintim ini, prioritasnya adalah pembersihan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di pinggir Jl Ki Ageng Gribig dan pembangunan jembatan Kedungkandang. Hal ini diungkapkan Erik Setyo Santoso, Kepala Bidang Tata Kota pada Bappeda Kota Malang, Senin (26/9). ”Operasional jembatan kembar Gadang-Bumiayu memang masih menunggu pembangunan jalan kembar di sekitar Pasar Induk Gadang (PIG). Demikian juga, untuk pembangunan jalan kembar itu nantinya masih harus menunggu penyelesaian jembatan Kedungkandang,” terang Erik.

Saat ini, jembatan Kedungkandang masih dalam proses tender. Biasanya, proses tender mebutuhkan waktu dua sampai tiga bulan. Diungkapkan Erik, setelah pembangunan jembatan Kedungkandang selesai, antrean selanjutnya adalah relokasi PKL di Jl Ki Ageng Gribig. “Saat ini kan sudah ada review desain untuk tol di Madyopuro, jadi kami harus membersihkan PKL dulu untuk membangun jalan,” terang Erik. Menurut Erik, untuk pembangunan Jalintim berikut fasilitas penunjangnya memang harus dilakukan secara bertahap. “Jika tidak dilakukan bertahap, dana APBD tidak mencukupi. “ terang Erik. Heroe Agoesdjianto, Kabid Binamarga pada Dinas Pekerjaan

Umum (DPU) Kota Malang secara terpisah mengatakan, seharusnya jembatan Gadang-Bumiayu sebelah barat sudah bisa difungsikan. Namun, untuk memaksimalkan penggunaannya masih menunggu relokasi pedagang PIG yang ada di sebelah utara jembatan. Menurutnya, meski saat ini hanya menggunakan satu jembatan, namun belum terjadi kemacetan di atas jembatan itu. “Kalau masih lancar, berarti kan masih aman-aman saja menggunakan satu jalur. Apalagi, lebar jembatan itu sekitar sembilan meter, sehingga masih layak untuk dua jalur,” terang Heroe. Selain itu, pengoperasian jembatan kembar Gadang-Bumiayu ini masih menunggu pembangunan jalan di ujung jembatan dan menunggu program relokasi pedagang PIG dari Dinas Pasar. Kadis Pasar Bowo Soeprasetyo mengatakan, relokasi pedagang PIG masih menunggu kepastian pembagian lahan bekas terminal Gadang. “Saat ini kan masih belum bisa dipastikan, berapa lahan yang disisakan untuk tempat penampungan itu,” terang Bowo. Meski begitu, kata Bowo, minggu ini sudah mulai melakukan sosialisasi relokasi kepada para pedagang. “Mungkin relokasi bisa dilakukan mulai 2012,” pungkas Bowo. ■ st18

surya/dok

BIAYA TINGGI - PT Radio Kanjuruhan diusulkan menjadi Lembaga Penyiaran Publik (LPP) dengan berpayung hukum pada perda.

Gaet Iklan, Usul Radio Kanjuruhan Jadi LPP KLOJEN - SURYA BPT Radio Kanjuruhan akan diusulkan menjadi Lembaga Penyiaran Publik (LPP) lewat payung hukum perda. Sebab, selama ini operasional radio tersebut tidak dapat ditutup dari pemasukan iklan laiknya perusahaan daerah. Usulan itu akan dimasukkan oleh Bagian Humas Setda Kabupaten Malang agar bisa menjadi bahasan dalam program legislasi daerah (prolegda) 2012. “Sebab meski Radio Kanjuruhan jadi PT, biaya operasional sejak tiga atau empat tahun lalu ditanggung kehumasan,” jelas M Hidayat, Kabag Humas Pemkab Malang, Senin (26/9). Menurut Hidayat, panggilan akrabnya, setiap tahun dikeluarkan anggaran total Rp 110 juta. Sementara untuk pengisian program menjadi tanggung

jawab bagian humas. “Untuk mendapatkan iklan juga tidak bisa. Mungkin nanti jika ada perda, bisa diatur soal detil beriklan sehingga bisa menyumbang PAD,” urainya. Saat ini, Balegda DPRD Kabupaten Malang juga tengah menginventarisasi rancangan peraturan daerah, baik yang merupakan inisiatif legislatif (DPRD) atau eksekutif (Pemkab Malang). “Pada 28 Oktober nanti masih akan difinalkan untuk pembahasan 2012,” kata Suaeb Hadi, Ketua Balegda DPRD Kabupaten Malang. Soal usulan PT Radio Kanjuruhan menjadi LPP, katanya, masih belum diketahui apakah nanti bisa menjadi prioritas pembahasan. Dijelaskan, tahun ini ada 16 raperda yang dibahas. Sebanyak delapan raperda inisiatif dewan dan sisanya inisiatif eksekutif. ■ vie

Amankan Gereja, Polisi Gandeng Satpam KLOJEN - SURYA Menyikapi aksi teror bom bunuh diri di sebuah gereja di Solo, Polresta Malang melakukan langkah preventif dengan cara melakukan pengamanan di setiap gereja di Kota Malang. Pengamanan ini, dilakukan dengan cara berkoordinasi dengan Satpam gereja terkait jati diri jemaat sebuah gereja. “Kami berkoordinasi dengan Satpam karena mereka juga termasuk kepanjangan tangan polisi,” kata AKBP Agus Salim, Kapolresta Malang, Senin (26/9). Para Satpam ini, terang Agus, diharuskan mengetahui identitas para jemaat yang akan masuk

Warga... ■ DARI HALAMAN 3

Ketua RT 07 membenarkan keadaan yang dialami warganya. Dikatakan ada 300 KK di wilayah tersebut yang mengalami nasib sama “Mereka yang tidak punya tandon bawah tanah, terpaksa harus minta warga yang punya,” terang Dani. Menurutnya, air PDAM hanya bisa mengaliri rumah warga yang mempunyai tandon di bawah tanah, sedangkan untuk tandon yang ada di atas, aliran PDAM tidak bisa menjangkau. Itupun, menurut Dani, air tersebut hanya keluar waktu malam hari sekitar pukul 24.00 WIB. “Itupun hanya keluar sedikit dan pukul 04.00 WIB sudah mati lagi,” terang Dani.

ke gereja untuk beribadah. Jika Satpam mengetahui adanya jemaat yang mencurigakan, misal tidak pernah terlihat sebelumnya, sepatutnya Satpam yang mengetahui mencegahnya untuk masuk ke dalam gereja. Kepolisian juga akan melakukan pengamanan rutin di tiaptiap gereja, dengan menempatkan beberapa polisi, baik terbuka ataupun tertutup. “Kami harap kepada semua pihak, mulai dari kepolisian, satpam, tokoh-tokoh agama, dan masyarakat luas bisa bekerja sama dalam hal pengamanan ini,” imbuh Agus. Sementara di Batu, Wali Kota Eddy Rumpoko mengadakan

pertemuan dengan jajaran Muspida dan tokoh lintas agama untuk mewaspadai terorisme masuk Batu, Senin (26/9). “Kita semua harus waspada terhadap warga baru yang mencurigakan. Harus kita tingkatkan penjagaan, terutama di tempat-tempat ibadah,” tegasnya. Waka Polres Batu, Kompol Chandra Riyani, mengatakan beberapa upaya yang akan dilakukan mengantisipasi bom adalah menggelar razia rutin setiap hari mulai pagi, siang, dan malam. Selain itu, Chandra mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh ajakan menjadi teroris dari internet. ■ k1/k5

Air PDAM hanya bisa mengaliri rumah warga yang mempunyai tandon di bawah tanah, sedangkan untuk tandon yang ada di atas, aliran PDAM tidak bisa menjangkau. Dani

Teknik PDAM Kota Malang mengatakan, hal semacam itu dikarenakan kontur tanah yang ada di wilayah Perumahan Joyo Grand dan Perumahan Uniga, khususnya di RW 09 sangat ekstrem. “Perbedaan elevasi kawasan bawah dan atas hingga 20 meter. Itu termasuk sangat tinggi” jelas Teguh. Menurutnya, PDAM membutuhkan pompa khusus untuk bisa mengalirkan air pada wilayah setinggi itu. Selain akibat kontur tanah, Teguh mengatakan, kejadian tersebut disebabkan konsumsi air di bulan ini sangat tinggi. Untuk antisipasi jangka pendek, nantinya pihak PDAM akan menganalisa pembagian aliran air. “Rencananya minggu ini kami akan langsung ke lapangan,” terang Teguh. ■ st18

Karenanya, biasanya warga melakukan aktivitas mencuci pada malam hari. “Kalau tidak, kami tidak bisa mencuci,” terang Dani. Ir Teguh Cahyono, Direktur

surya/siti yuliana

DIALOG - Tokoh lintas agama mengikuti dialog lintas agama terkait kewaspadaan teror bom bersama Wali Kota Batu Eddy Rumpoko dan jajaran Muspida di Gedung Bina Praja Batu, Senin (26/9).

Sumur... ■ DARI HALAMAN 3

kubik. “Jika sudah dibangun tadon baru, dengan kapasitas 2000 meter kubik, bisa mengaliri semua warga perumahan, baik wilayah atas ataupun bawah,” terang Jemianto. Selain membangun tambahan tandon, PDAM juga akan melakukan eksplorasi sumur bor di daerah Petung Sewu. Nantinya, air dari sumur tersebut, dikhususkan untuk perumahan yang ada di wilayah berkontur tinggi. “Sekarang kan mulai di bangun perumahan di kawasan yang tinggi dan ekstrem, seperti wilayah Joyo Grand ke atas, makanya kami sudah mulai antisipasi,” terang Jemianto.

Pelaksanaan pengeboran sumur baru tersebut, dilaksanakan di tahun 2012 dengan dana Rp 26 miliar. Dana tersebut dari dana PDAM dibantu dari APBD. Sumur tersebut diperkirakan mampu memproduksi debit air 50 liter perdetik. “Dari sumur tersebut, bisa untuk mencukupi kebutuhan pelanggan,” terang Jemianto. Tak hanya di Petung Sewu, pembangunan sumur bor tersebut, juga akan dibarengkan dengan tiga titik yang lain, yakni di wilayah Bumi Ayu, Bale Arjosari, dan Sawojajar. “Dengan eksplorasi sumur bor tersebut, nantinya diharapkan tahun depan tidak ada lagi pelanggan di wilayah Joyo Grand yang mengeluhkan kekurangan air,” harap Jemi. ■ st18


SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

Penjual Tanah Diadukan ke Polisi KLOJEN- SURYA Yohanes Halim (60), warga Jl Tenes 32, Kecamatan Klojen mengadukan Silvia YAP (40), warga Jl Inspektur Polisi Suwoto RT 05 RW 04, Kalijero, Kecamatan Lawang, ke Polresta Malang terkait perjanjian jual-beli tanah pada 20 Mei 2010. Silvia dinilai telah memblokir nama Yohanes pada sertifikat tanah. Padahal, tanah seluas 3.213 meter persegi itu separonya telah dibeli Yohanes dari Silvia. Separo dari tanah yang terletak di Kelurahan/Kecamatan Lowokwaru itu dibeli pengusaha Yohanes dengan harga Rp 7.311.000.000. Uang pembayarannya dilakukan secara kontan ke Silvia yang juga istri pengusaha ini. Proses jualbeli ini diikat dalam sebuah surat perjanjian jual-beli di hadapan seorang notaris. Namun, dalam perjalanan, pada 1 Agustus 2011, Silvia melayangkan surat pemblokiran nama Yohanes dalam sertifikat

tanah ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Malang. Akibatnya, nama Yohanes yang sudah berhak atas separo tanah itu tidak bisa masuk dalam sertifikat. “Karena hal ini, klien saya mengadukannya ke Polresta Malang,” kata Syarif Hadi Suryowo, pengacara Yohanes, Senin (26/9). Akibat pemblokiran ini, tambah Syarif, kliennya merasa dirugikan senilai Rp 7 miliar lebih. Menanggapi pengaduan ini, kemarin Polresta memeriksa seorang saksi Tantiono, suami Silvia. Kasat Reskrim Polresta Malang, AKP Anton Prasetyo, menguraikan, terkait pengaduan ini, pihaknya masih perlu mengkajinya lagi terkait selukbeluk perjanjian jual-beli tanah hingga ke proses transaksinya. Sementara, terkait pemeriksaan saksi Tantiono, Maliki selaku kuasa hukumnya, belum bisa memberikan keterangan. ■ k1

lintas kriminal Nonton Pameran Mobil Jadi Penyok KEPAJEN - Niat mencari hiburan dengan mengunjungi pameran, Kecamatan Kepanjen tampaknya harus dibayar lebih mahal oleh Darmani (35). Pasalnya, baru sekitar sejam memasuki area pameran, mobil yang ia parkir di luar area pameran diinjak-injak orang tak dikenal hingga beberapa bagiannya penyok. Ditemui Senin (26/9) siang saat melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Malang, perempuan yang tercatat sebagai warga Desa Gunung Kawi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang ini mengungkapkan bahwa peristiwa yang ia alami itu terjadi Sabtu (24/9) malam saat ia mengunjungi area pameran kesenian yang digelar di Desa Cempokomulyo, Kepanjen. Usai berkeliling pameran, Darmani pun kembali keluar untuk pulang. Namun, alangkah terkejutnya dia ketika menuju mobilnya. Toyota Avanza silver itu telah penyok di beberapa titik atapnya. Ia menduga bahwa penyok itu disebabkan karena diinjakinjak oleh orang tak bertanggungjawab. “Beberapa penyokan bisa saya kembalikan seperti semula dengan saya ditekan dari dalam, tapi sebagian lagi nggak bisa,” ujar Darmani. ■ st17

Arena Judi Sabung Ayam Digerebek, 12 Pejudi Diringkus PUJON - SURYA Selusin pria yang rata-rata telah berusia paro baya, Senin (26/9) pagi, tampak memadati salah satu ruang pemeriksaan di Sat Reskrim Polres Malang. Mereka adalah para pelaku judi sabung ayam yang berhasil ditangkap tim Buser Sat Reskrim Polres Malang, Minggu (25/9) sore, di Dusun Maron, Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Dua belas orang itu adalah Ngatemun (59), Sarji (55), Eko Susanto (24), Rokim Mulyanto (41), Sugiri (30), Agus Prayitno (24), Sutono (50), Suwandi (50), Sukardi (57). Umar (49), Kabit (49), dan Sugiono (49). Sembilan orang dari mereka adalah warga desa setempat, sedangkan tiga orang lainnya adalah warga Kecamatan Batu, yakni Sutono, Umar, dan Kabit. Diungkapkan Kasubag Humas Polres Malang, AKP Gaib Djumargo, para pelaku judi sabung ayam itu ditangkap, Minggu (25/9), sekitar pukul 17.00 WIB, saat asyik mempertandingkan ayam jagonya masing-masing di sebuah lahan kosong. ”Selain menangkap para pelaku, kami juga menyita lima ekor ayam jago dan sembilan unit

surya/hayu yudha prabowo

Putung Rokok Bakar Hutan Pinus BATU - Hutan pinus petak 228 B Blok Watu Simbar Desa Oro-Oro Ombo seluas satu hektare terbakar, Senin (26/9) sekitar pukul 12.00 WIB. Warga dengan sigap langsung memadamkan api yang diduga akibat putung rokok itu. Warga dan beberapa petugas dari Kesatuan Resort Pemangku Hutan (KRPH) Desa Oro-oro Ombo berhasil memadamkan api 30 menit kemudian. Dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa. Hanya saja, warga sekitar sempat panik karena jarak hutan dan perkampungan penduduk hanya 3 km. “Kami panik dan langsung menghubungi KRPH untuk membantu melakukan pemadaman,” kata Ariyadi dari LSM Tenaga Pendamping Masyarakat. Sugiono Kepala KLH Desa Oro-oro Ombo mengatakan, penyebab terbakarnya hutan pinus milik Perhutani itu diduga ada seseorang yang membuang putung rokok. “Dugaan sementara ada kelalaian masyarakat. Beruntung bisa dipadamkan meski dengan cara manual,” kata Sugiono. Petugas KRPH dengan warga sekitar memadamkan api dengan cara menggepukkan kain di semak-semak hutan. “Kami tidak memanggil petugas kebakaran karena api sudah bisa dipadamkan warga,” tambah Sugiono. ■ k5

surya/hayu yudha prabowo

Bandar Judi Dadu Selain pelaku sabung ayam, polisi juga membekuk Mingan (37), warga Dusun Gesingan, Desa Pandesari Kecamatan Pujon, yang mengelar judi dadu di

SABUNG AYAM - Sebanyak 12 pejudi adu ayam diamankan Tim Buser Polres Malang saat menggelar judi di Dusun Maron, Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Minggu (25/9). tempat yang sama. Seperti halnya para bandar judi dadu yang tertangkap sebelumnya, Mingan

juga berdalih jika dirinya bukan bandar. “Dadu sama kocokannya ini bukan punya saya. Ini

punya orang lain, saya cuma dimintai tolong untuk menjaga,” elaknya. ■ st17

`Nyeples` Anak, Ibu Dicelurit

► Dinilai Tidak Becus Urus Anak

KLOJEN - SURYA WARGA Jl Tembesi RT 03 RW 03, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (26/9) kemarin, digegerkan dengan peristiwa berdarah. Seorang paman tega membacok kepala keponakannya karena jengkel dengan korban yang tidak becus mengurus dua anaknya. Peristiwa ini bermula saat pukul 06.00 WIB, korban yang bernama Puji Astuti (32) sedang sibuk mengurusi kedua anaknya, Olsa (9) dan Jovin (8), yang hendak pergi ke sekolah. Kala itu, Puji tidak bisa menenangkan kedua anaknya yang ribut. Sebagai jalan pintasnya, Puji pun memukul kedua anaknya agar tenang dan bisa langsung bergegas pergi ke sekolah. Melihat hal ini, paman ipar Puji, Wihandoko (50), langsung kalap, tak terima Puji memukul kedua

JUDI DADU - Mingan (37), warga Dusun Gesingan, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Minggu (25/9) sore, ditangkap Polisi karena menjadi bandar judi dadu.

motor milik tersangka sebagai barang bukti,” ujar Gaib. Sekalipun telah tertangkap, sebagian pelaku tersebut masih mengelak ikut serta dalam tindak perjudian sabung ayam. Salah satunya ialah Ngatemun, warga Dusun Sumbermulyo, Desa Madiredo, Kecamatan Pujon. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani ini mengaku datang ke tempat sabung ayam hanya untuk menonton. ”Saya niatnya mau mencari saudara saya di rumahnya. Tapi dia nggak di rumah, jadi saya coba cari ke tempat itu. Disana dia juga nggak ada, jadi saya nonton dulu,” ungkap Ngatemun. Sarji, salah satu tersangka menambahkan, judi sabung ayam itu digelar sejak pukul 14.00 WIB. Namun ia membantah bila sabung ayam itu dimainkan secara rutin. ”Nggak setiap hari kok adu ayamnya, baru sekali ini juga adunya, tapi sudah ketahuan dan ditangkap,” kilah Sarji

anaknya. Wihandoko pun, dengan berbekal celurit, entah dari mana ia mendapatkannya, langsung menyabetkan ke arah kepala Puji. Untungnya, Puji dapat menghindarinya, meski ujung celurit tetap mengenai pelipis kirinya. Darah segar pun langsung memerahkan ubin putih di ruang tamu hingga dapur rumah Puji. “Puji berteriak ke arah saya, dia minta tolong diambilkan serbet. Saya kira untuk bersihbersih. Ternyata untuk luka di

kepalanya,” kata Arum (40), tetangga Puji, yang rumahnya terletak di belakang rumah Puji, Senin (26/9). Mengetahui hal ini, Arum bergegas melaporkan ke tetangga lain. Dengan menyumpalkan luka di pelipisnya dengan menggunakan serbet, Puji kemudian diantar ke RS Lavalette. Usai membacok keponakannya, Wihandoko yang tinggal bersebelahan dengan Puji, mendadak menghilang. Pria yang juga saudara kandung dari suami Puji ini, kabur dengan membawa celurit yang digunakan membacok Puji. Sedangkan kedua anak Puji, setelah peristiwa ini, langsung diamankan ke rumah saudaranya. Galih Yogi Dianta (21), adik sepupu Puji, mengungkapkan, Wihandoko memang tinggal bersebelahan dengan Puji, namun masih dalam satu alamat, hanya saja dalam sepetak tanah itu dibangun dua bangunan; sebelah kiri ditinggali Puji dan keluarganya dan sebelah kanannya ditinggali Wihandoko dan keluar-

surya/nedi putra aw

KORBAN BACOK - Puji Astuti (32), yang diduga dibacok pamannya sendiri, saat memberi keterangan kepada polisi di UGD RS Lavalette, Senin (26/9). ganya. “Saya bingung, mengapa Mbak Puji sampai dibacok (oleh Wihandoko),” kata Galih. Menurut Galih, Wihandoko dikenal sebagai sosok pria yang pendiam, tidak memiliki bakat temperamen. Sementara itu, Kapolsek Klojen, Kompol Kartono, mengurai-

kan, sejauh ini pihaknya masih mencari pelaku pembacokan. Terkait motif di balik pembacokan ini, lanjutnya, dari keterangan para saksi, baik anggota keluarga maupun tetangga, diduga karena pelaku emosi ketika melihat korban memarahi dan memukul anaknya. ■ k1


3 Kediri

Raya

● ● ● ●

BLITAR NGANJUK TULUNGAGUNG TRENGGALEK

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

PROTES INFRASTRUKTUR

Kayaknya pendirian kampus UB di Kediri bakal terwujud, cuma kenapa harus di Kel. Mrican yg tentunya jga jauh, kenapa tidak didirikan di daerah Kec. Pesantren, yg kyknya krg mendapat perhatian dr PEMKOT KEDIRI atau dbngun dekat dg RS GAMBIRAN II, tentu mudah djangkau dan lebih strategis... 087756361201 KD Salut operasi yg di lakukan Dishub dan Polri untuk angkutan umum dg menghilangkan film kaca tapi sayang kendaraan yg sdh tdk laik jalan tetap di biarkan operasi mhn perhatiannya demi keselamatan dan kenyamanan penumpang trims. 085746631009

DITIMBUN BATU Jalan Dusun Bedoyo ditimbun batu oleh warga setempat, sehingga kendaraan beroda empat tidak bisa lewat. Aksi ini dilakukan lantaran jalan desa yang sudah lama rusak parah dibiarkan saja, tak pernah diperbaiki.

Untuk TVRI JAWA TIMUR, kenapa gak gabung ke parabola saja, agar bisa mengikuti acara2nya, karena selama ini TVRI sulit ditangkap dg antena uhf.... 087756361201 Sekolah negeri harus diubah jadi Badan Layanan Umum Daerah.Agar tidak butuh guru PNS,karena pakai tenaga kontrak atau lepas yg lebih profesional daripada PNS 085649337053 KD Yth Ibu Bupati kediri dan bpk Kepala Dinas pendidikan kabupaten kediri,mohon diperhatikan nasib kami GTT dan PTT di SMKN 1 plosoklaten,kami sudah mengabdi lama di sana yang dulu bernama SPP SPMA,kejelasan kerja dan nasib menjadi PNS sangat tidak jelas serta gaji yang sangat kurang.kami ingin kejelasan nasib kami semenjak kedatangan PNS-PNS baru yang sangat tidak bisa bekerja,kami hanya ingin menjadi PNS,mohon diperhatikan. 085330450008

surya/david yohanes

Jalan Rusak Diblokade Warga

Pengendara sepeda motor juga pembayar pajak, perhatikan juga dong kenyamanan sebagai pemakai jalan. Jangan cuma yg roda 4 saja.Gimana nih pemerintah? 085330964321

►Perbaikan Total Tunggu Dana 2012

sosialisasi disnaker jatim kurang diperhatikan pemerintah buktinya sekarang bnyk pengangguran.mohon ditingkatkan lagi ya bos biar kesejahteraan masy merata 085856580609

TRENGGALEK - SURYA Mereka memblokade jalan dengan tumpukan bebatuan, Senin KESABARAN warga Dusun (26/9). Kerusakan jalan yang mengBedoyo, Desa Djati, Kecamatan hubungkan dengan Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh ini teramat paKarangan, Kabupaten hingga hanya bisa dilalui kenTrenggalek terhadap kondisi rah, daraan roda dua. jalan desa mereka sudah di Menurut salah satu warga setemluar batasnya, hingga mereka pat, Kartolo (33), kekesalan warga terhadap Pemkab Trenggalek meberaksi guna mendapat muncak, sebab pemerintah setemperhatian pemkab. pat tak kunjung memperbaiki jalan

Kpda bpk p0lice peter0ngan saya m0h0n setiap hr sabtu-senin siaga d skitar j0mplangan rel peter0ngan d lancarkan y jalanx,suwering bgt macet PUAAAKK...trimz 087856512442

desa yang rusak parah. Padahal

permintaan untuk perbaikan jalan sudah dilayangkan ke pemkab. Sebagai bentuk protes atas lambannya respons pemkab, warga memilih menanami jalan dengan pohon pisang. Namun aksi ini sudah dianggap umum dilakukan. Karena itu, selain menanami pohon pisang, warga juga menggunakan bebatuan dan batang pohon kelapa dilintangkan di tengah untuk memblokade jalan. Akibatnya, seluruh kendaraan roda empat atau lebih tidak bisa lewat dan harus memutar yang jaraknya lebih jauh. Dengan tertutupnya akses untuk semua kendaraan ini, warga berharap pemerintah setempat akan turun lang-

sung dan melihat kondisi sebenarnya di lapangan. “Penanaman pohon pisang sudah sering dilakukan. Kami gunakan batang pohon kelapa dan bebatuan, agar cepat diperhatikan pemerintah,” ujarnya. Menurut Kartolo, jalan di desanya dalam kondisi terkelupas aspalnya. Akibat kerap dilewati mobil, jalan tersebut akhirnya menimbulkan lubang-lubang menganga. Saat kemarau, dalam keadaan kering, jalan menyisakan bebatuan yang menonjol dan sangat berbahaya bagi pengendara motor. Sementara saat musim hujan, jalan berubah menjadi ■ KE HALAMAN 4

Kemarau, 600 Mata Air Diobservasi

surya/rudi mulya

MEMBANDEL - Sejumlah PKL membandel dengan masih berjualan di area luar samping Balai Kota Kediri. Padahal telah dipersiapkan tempat untuk penataan PKL di dalam balai kota dekat dengan kantin. Para PKL ingin tetap berjualan di luar karena takut kehilangan pelanggan.

KEDIRI - SURYA Musim kemarau yang terjadi tahun ini menimbulkan kekhawatiran matinya mata air yang menjadi andalan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Hal ini memaksa Perhutani melakukan observasi terhadap lokasi mata air karena sebagian besar berada di kawasan hutan. Di Kediri Raya, terdapat 600 titik mata air yang kebanyakan berada di dalam kawasan hutan. Sejumlah mata air dikabarkan debitnya berkurang akibat kemarau. Hal tersebut diperparah

dengan kerusakan pohon-pohon yang selama ini menjadi penyangga resapan air akibat terjadinya kebakaran hutan. “Saat ini kami sedang memantau kondisi seluruh mata air yang ada di dalam kawasan hutan, apakah debitnya masih baik atau turun,” kata Wakil Administratur Perhutani Kawasan Pemangkuan Hutan (KPH) Kediri, Errik Alberto. Untuk melakukan observasi ini, Perhutani membentuk tim khusus yang akan bekerja selama 40 hari. Tim tersebut akan

melakukan identifikasi terhadap keberadaan mata air dan kawasan hutan di sekitarnya. Hasil kerja tim ini akan disampaikan pada instansi terkait sebagai bahan penanggulangan krisis air bersih dan kekeringan selama kemarau. Observasi terhadap mata air ini akan ditindaklanjuti dengan program konservasi hutan. Perhutani akan melakukan penghijauan di kawasan hutan yang melingkupi mata air sebagai bagian dari program reboisasi yang digelar tahun ini untuk menjaga agar mata air tetap dapat mengalir. ■ st41

Eks Perangkat Desa Terancam Digusur

Jabatan di Kelurahan Bakal Diisi Pejabat PNS Habis manis sepah dibuang. Itulah pepatah yang mungkin pantas disandang eks perangkat desa di Kota Kediri. Setelah perubahan desa menjadi kelurahan tahun 2003, kini ada rencana semua jabatan perangkat diisi pejabat PNS. DIDIK MASHUDI KEDIRI

P

ERUBAHAN status desa menjadi kelurahan di Kota Kediri tahun 2003 lalu sempat berjalan alot dan panas. Masalahnya perubahan itu juga mengakibatkan banyak konsekuensi seperti pejabat kades yang dipilih langsung oleh rakyat dihapus serta diisi pejabat PNS. Demikian pula para perangkatnya secara bertahap yang semula dipegang eks perangkat desa telah dialihkan kepada pejabat PNS. Termasuk nasib ratusan hektare eks tanah kas

desa atau tanah bengkok para perangkatnya secara berangsur juga hapus karena telah menjadi tanah aset Pemkot Kediri. Namun perubahan yang semula sempat banyak terganjal itu akhirnya berlangsung mulus setelah Pemkot Kediri mengakomodasi nasib para perangkatnya. Sejumlah kades ada yang diangkat menjadi kepala kelurahan meneruskan jabatannya sebagai kades, demikian pula perangkat lainnya tetap dipertahankan pada jabatannya dengan berstatus pelaksana tugas (plt). Kini setelah delapan tahun perubahan desa menjadi kelu-

surya/didik mashudi

KORBAN KEBIJAKAN - Erna Fitri, salah seorang perangkat kelurahan yang merasa menjadi korban kebijakan wali kota. Dia kemudian melayangkan somasi lantaran diperlakukan tidak adil.

rahan berlalu, jasa-jasa mantan perangkat itu satu persatu bakal dipereteli. Apalagi para perangkat itu tidak mungkin selamanya menyandang status sebagai pejabat plt yang harus diisi pejabat definitif. Karena telah ada perubahan desa menjadi kelurahan, tentu pejabatnya bakal dipegang pejabat PNS. Rencana meng-

angkat pejabat PNS untuk mengisi perangkat kelurahan dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kediri, M Ivantoro. “Kalau tidak segera diisi pejabat PNS kami yang malah ditegur oleh BPKP,” tambahnya. Dijelaskan Ivantoro, sesuai dengan ketentuan, pejabat perangkat kelurahan memang

harus diisi pejabat PNS. Apalagi statusnya telah berubah dari desa menjadi kelurahan sehingga perangkatnya juga harus ■ KE HALAMAN 4

surya/rudi mulya

DARURAT - Meski hanya di bawah tenda, karyawan Armada Pagora Jaya tetap berusaha melayani para pelanggan mereka.

Armada Pagora Tetap Layani Arisan Motor KEDIRI - SURYA Meski baru tertimpa musibah kebakaran, diler Armada Pagora Jaya tetap melayani arisan sepeda motor para nasabahnya. Saat ini nasabah arisan sepeda motor jumlahnya mencapai sekitar 8.000 peserta. Untuk melayani peserta aris-

an sepeda motor tersebut pihak diler Armada Pagora Jaya telah mengontrak rumah yang ada di sebelah selatan kantor diler serta memasang tenda. Dari sekitar 8.000 peserta, sekitar 4.000 lebih telah mendapatkan ■ KE HALAMAN 4


Mataraman lintas mataraman Usulan Kantor KPUD Diganjal Dewan NGANJUK - DPRD Kabupaten Nganjuk dituding mengganjal usulan hibah tanah untuk pembangunan kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Nganjuk. Sejak delapan bulan setelah usulan tanah hibah tersebut disampaikan, dewan belum mengeluarkan persetujuan secara resmi. Ketua KPUD Kabupaten Nganjuk, Juwair mengatakan, sejumlah upaya untuk memuluskan usulan hibah tanah aset Pemkab Nganjuk tersebut telah ditempuh oleh KPUD. Di antaranya membuat surat resmi hingga rapat kerja dengan Komisi A DPRD Nganjuk. “Tapi hampir seluruh anggota dewan seolah kompak jika ditanya tentang usulan hibah tanah untuk kantor baru KPUD selalu berputar-putar jawabanya, itu yang membuat kami bingung sendiri,” kata Juwair, Senin (26/9). Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Nurwadi Nurdin mengatakan, terkait hibah tanah untuk kantor baru KPUD Nganjuk sudah tidak ada masalah. Ini dikarenakan dewan sudah memberikan persetujuannya atas hibah tanah aset pemkab tersebut. “Mungkin saja saat ini masih dalam proses formalnya. Bagaimana pun pelepasan aset tidak boleh asal-asalan, jadi tidak benar kalau kami mengganjal usulan hibah tanah tersebut," katanya. ■ aru

7 Siswi SMP Kesurupan TULUNGAGUNG - Tujuh siswa SMPN 2 Kauman, Senin (26/9) kesurupan secara bersamaan. Kesurupan bermula dari salah satu siswi dan menjalar ke siswi lainnya. Menurut kesaksian mereka yang kesurupan, ada sejumlah makhluk halus yang menakutkan. Bermula dari seorang siswi kelas 9, Ulya (15) yang phobia terhadap air, digoda dua temannya akan disiram. Ulya yang ketakutan menangis dan dibawa ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Menurut salah satu guru Agama Islam, Alipi, setelah dibawa ke UKS Ulya mulai sembuh, namun tiba-tiba Ulya malah kesurupan. Melihat ada siswa yang kesurupan, siswa-siswa lain bergerombol melihat kondisi Ulya. Karena kondisinya terus memburuk, Ulya dibawa ke musala sekolah untuk didoakan. Setelah berhasil disembuhkan, Ulya hendak diantarkan pulang. Namun, baru sampai di aula sekolah, Alipi mengaku mendapat laporan bahwa ada siswa-siswa lain yang juga kesurupan. Enam siswa kelas 8 yang tadinya melihat Ulya di UKS ikut kesurupan. Mereka berteriak-teriak dan menangis seperti ketakutan. untuk menyembuhkan mereka yang kesurupan, dibacakan ayat-ayat suci Alquran. Mereka yang mulai sadar diajak membaca surat Al Fatihah sampai kesadarannya berangsur pulih. ■ st37

surya/rudi mulya

TURUN JALAN - Puluhan mahasiswa Institut Agama Islam Tribakti menggelar aksi turun ke jalan, Senin (26/9), menuntut agar kasus GTT, PTT, dan kasus korupsi di RSUD Gambiran 2 Kediri segera diproses secara hukum.

Tukang Ojek Tertipu Tamu Lokalisasi NGANJUK - Tukang ojek, Dwiyono Utomo (46) warga Desa Kaliabuh Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun bernasib sial. Dia harus merelakan motor Honda Revo nopol AG 3885 FQ yang selama ini menjadi penopang hidupnya dibawa kabur seseorang bernama Joko yang belum pernah dikenalnya. Kejadian itu bermula ketika dia sedang mangkal di pos ojek depan Pasar Caruban pada Minggu (25/9) sekitar pukul 20.00. Ia didatangi Joko yang minta diantarkan ke lokalisasi PSK Guyangan di Nganjuk. Sesampai di lokalisasi, Joko minta turun di sebuah wisma. "Di wisma tersebut Joko terlihat santai dan menyapa ke sana kemari,” kata Dwiyono di Mapolres Nganjuk, Senin (26/9). Joko kemudian mengajaknya minum-minuman keras dan ajakan tersebut diikutinya. Usai puas minum miras, Joko mengajak korban mengantarnya kembali ke depan Pasar Caruban Madiun. Di tengah perjalanan, mendadak Joko minta diturunkan. Dia mengaku kebingungan untuk pergi ke tempat istrinya. Selanjutnya Joko meminjam motor korban. Tanpa curiga, Dwiyono menyerahkan motornya. Namun, setelah menunggu cukup lama, Joko tak kunjung kembali. Seketika itu, barulah Dwiyono sadar telah menjadi korban penipuan. Tak ada yang bisa dilakukannya lagi, selain melaporkan kasus yang dialaminya itu ke Mapolres Nganjuk. ■ aru

Armada... ■ DARI HALAMAN 3

sepeda motornya. “Kami memiliki backup data semua peserta arisan, sehingga meski ada kebakaran data yang kami miliki tidak hilang,” kata Suwito, Pimpinan diler Armada Pagora Jaya kepada Surya, Senin (26/9). Seperti diberitakan, Kamis (22/9) malam kantor diler Armada Pagora Jaya di Jl Ahmad Yani, Kota Kediri hangus terbakar. Puluhan sepeda motor yang disimpan di gudang dan etalase hangus terbakar. Menurut Suwito, setelah dilakukan pengecekan lagi, hanya sekitar 25 unit sepeda motor yang hangus total tinggal kerangka dalam kebakaran tersebut. Sedangkan sisanya masih dapat diselamatkan karena hanya sebagian yang mengalami rusak terbakar. Terkait nilai kerugian total yang dialami diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar. Kerugian tersebut terdiri hangusnya

bangunan diler yang menyatu dengan gudang dan tempat servis serta puluhan sepeda motor yang hangus dan rusak. Meski showroom terbakar habis, Suwito menegaskan, tidak ada karyawannya yang dirumahkan. Karyawan bagian administrasi tetap melakukan pelayanan, sedangkan bagian bengkel karena lokasinya tidak ada, untuk sementara masih belum beraktivitas. “Total semua karyawan kami jumlahnya mencapai 40 orang,” tambahnya. Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Didit Prihantoro saat dikonfirmasi menjelaskan, penyelidikan kebakaran diler motor itu masih menunggu hasil labfor untuk mengetahui penyebab kebakaran. Meski begitu polisi telah memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa kebakaran. Fokus penyelidikan labfor adalah meneliti instalasi listrik di bangunan diler. Beberapa sampel yang diamankan petugas di antaranya kabel, travo serta sampel kayu. ■ dim

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

Makan Tiwul di Depan Kejari

► Kritik Penyimpangan Raskin

BLITAR - SURYA ACARA makan tiwul bersama dilakukan belasan warga Desa Sambigede, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar di halaman depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Senin (26/9). Mereka makan lahap meski hanya tiwul dengan sambal terong tanpa lauk. "Ya begini ini akhirnya, nasi karak dan tiwul yang kami makan. Ini pun kami makan tanpa lauk, hanya dengan sambal terong," ujar Karyanto (30), salah seorang yang ikut makan tiwul tersebut. Acara makan tiwul itu bukan dalam rangka kenduri atau selamatan, melainkan protes masyarakat Sambigede yang prihatin karena kasus penyimpangan beras untuk rakyat miskin (raskin) dihentikan penyidikannya oleh jaksa. Raskin itu diduga disimpangkan Kades Sambigede, Bambang Riyanto. Warga yang terdiri laki-laki dan perempuan datang di kantor Kejari dengan menumpang dua truk dan satu pikap. Tiba di kantor kejari, warga tak langsung diterima, melainkan harus menunggu sekitar satu jam. Waktu satu jam itu dimanfaatkan orasi oleh Joko Prasetyo, koordinator aksi. Ia minta agar kejari tak mengaburkan penanganan kasus

dugaan korupsi raskin, yang sudah ditangani Polres Blitar dan sudah menetapkan Bambang Riyanto sebagai tersangka. Namun, tatkala BAP itu dilimpahkan ke kejaksaan, ditolak, dengan alasan kasus itu tak kuat karena tak cukup bukti sehingga tak ditemukan kerugian negara. "Ada apa jaksa sampai bersikap seperti itu? Polisi sudah menetapkan Bambang sebagai tersangka pasti punya pertimbangan yang kuat. Namun, jaksa malah menolaknya," tegas Joko. Menurut pengakuan warga, seharusnya mereka mendapat jatah beras 7,5 kg per orang. Ternyata raskin itu tak dibagikan, melainkan dijual ke sebuah toko di Kecamatan Kesamben dengan harga Rp 5.300 per kg. Padahal, jumlah beras yang harus dibagikan ke 419 warga itu sebanyak 6,285 ton. Sehingga, diperkirakan, uang yang didapat berkisar Rp 33 juta. Kemudian 10 orang perwakilan warga diterima Kasi Intel An-

surya/imam taufiq

LAHAP - Warga Desa Sambigede dengan lahap makan tiwul tanpa lauk di depan Kantor Kejari Blitar. Aksi itu sebagai kritik penanganan penyimpangan raskin oleh kades mereka yang tak kunjung selesai. sori dan Kasi Pidsus Teguh. Di hadapan para jaksa, Joko memberikan bukti-bukti kuitansi fiktif yang diduga dibuat kades seperti seakan-akan beras raskin itu telah dibagikan kepada warga. Namun, setelah dicek ternyata kuitansi itu ditandatangani keluarga Bambang. Teguh membantah pihaknya menolak BAP yang dilimpahkan polres. Karena ada kekurangan yang harus dilengkapi oleh penyidik polisi, maka berkasnya dikembalikan. Soal penahanan

Dana Cekak, Penyakit Seksual Meningkat KEDIRI - SURYA Penyebaran infeksi menular seksual (IMS) di Kabupaten Kediri tahun ini mengalami peningkatan. Selain karena kurangnya kesadaran menggunakan kondom di kalangan PSK dan pelanggan saat berhubungan seksual, peningkatan kasus IMS ini terjadi karena kurangnya anggaran untuk pemantauan dan sosialisasi pencegahan IMS. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri yang dihimpun Surya menunjukkan, dari 600 orang berisiko tinggi, seperti PSK, waria dan kelompok gay yang dicek kesehatannya di klinik IMS dan VCT Gurah sepanjang tahun ini, 61 persen di antaranya positif mengidap IMS. Persentase penularan IMS ini terbilang tinggi. Pasalnya, sejak tiga tahun terakhir, penularan IMS sebenarnya cenderung turun setelah sempat mengalami peningkatan tajam pada tahun 2007. “Tahun 2008, persentasenya 84 persen, tahun 2009 60 persen dan 2010 sebanyak 54 persen. Pada tahun ini memang ada kenaikan IMS sekitar 7 per-

sen menjadi 61 persen,” ungkap Kasi Pemberantasang Penyakit Menular Langsung (P2ML) Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Nur Munawaroh kepada Surya, Senin (26/9). Dijelaskannya, peningkatan kasus IMS ini salah satunya disebabkan masih kurangnya kesadaran untuk menggunakan kondom. Banyak pekerja seks komersial (PSK) yang mengeluh pelanggan enggan memakai kondom karena merasa kurang nyaman. Bahkan para pelanggan meminta tarif kencannya didiskon jika tetap dipaksa memakai kondom. “Memang penggunaan kondom baru 68 persen,” imbuh Nur. Hal lain yang mendorong naiknya penyebaran IMS karena minimnya dana untuk pemantauan dan sosialisasi tentang penyakit tersebut. Banyak LSM yang selama ini menjalankan program penanganan IMS berhenti beroperasi akibat seretnya pendanaan dari donor. Sedangkan anggaran yang disediakan pemerintah daerah sangat kecil. Namun dinkes berupaya agar pendanaan untuk

program penanganan IMS dapat meningkat pada waktu mendatang. “Banyak mitra kami dari LSM yang kesulitan dana. Kami terus berupaya agar bisa secara mandiri mendanai program penanganan IMS,” ujarnya. Terpisah, Sanusi, koordinator LSM Suar, salah satu LSM yang giat menangani program IMS dan AIDS di Kediri membenarkan adanya kesulitan dana tersebut. Menurutnya, tahun ini terjadi putus komunikasi untuk penanganan IMS karena seretnya dana untuk membiayai tenaga penyuluh. “Ada persoalan dana sehingga intensitas sosialisasi menjadi berkurang. Bahkan kita tidak bisa melakukan pemantauan intensif akibat masalah anggaran,” katanya. Dia menyebut, anggaran yang diberikan oleh pemerintah daerah hanya Rp 84 juta per tahun. Jumlah itu dirasakan sangat kecil untuk membiayai program penanganan IMS selama satu tahun. Kondisi ini menyebabkan banyak informasi yang tidak lagi dapat tersampaikan pada kelompok berisiko tinggi. ■ st41

Kejar Perampok SPBU ke Luar Kota BLITAR - SURYA Komplotan perampokan bersenjata api yang menyatroni SPBU di Jalan Desa/Kecamatan Kanigoro, Minggu (25/9), diduga bukan hanya melibatkan pelaku lokal. Karena itu petugas buser Polres Blitar dikerahkan memburu hingga ke luar kota. Dari tiga tim yang sudah bergerak, hingga kemarin belum ada yang kembali karena masih melakukan pelacakan ke bebe-

Jabatan... ■ DARI HALAMAN 3

diisi PNS. Pengisian pejabat PNS tersebut amanat dari Perda tentang struktur organisasi di lingkungan Pemkot Kediri. “Kami hanya menjalankan amanat perda yang dibuat oleh DPRD dan Wali Kota Kediri,” tambahnya. Diakuinya, kebijakan mengganti perangkat non PNS kepada perangkat PNS merupakan bagian dari penataan organisasi yang menjadi bidang tugasnya. “Kami tidak serta merta mengganti semua perangkat non PNS, pergantiannya secara bertahap,” paparnya. Hanya saja pergantian perangkat non PNS tersebut terkesan menggusur para perangkat lama eks perangkat desa. Padahal para perangkat non PNS tersebut sebelumnya banyak berjasa memuluskan peralihan status desa menjadi kelurahan di Kota Kediri. Salah seorang perangkat

rapa kota di Jatim, di antaranya Malang dan Magetan. "Belum ada informasi, petugas masih bergerak. Ada beberapa daerah yang kini jadi atensi petugas sehingga perlu didatangi, siapa tahu menemukan pelakunya," kata Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Edy Purdianto, Senin (26/9). Menurut Edy, melihat modus yang dijalankan, pelaku bukan pemain baru. Sayangnya, CCTV yang dipasang di SPBU itu tak

merekam jelas ciri sepeda motor yang dikendarai, dan wajah pelaku. Kamera CCTV dipasang terlalu jauh, sehingga tidak bisa menangkap gambar dengan jelas. Perampokan di SPBU Kanigoro terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, saat situasi SPBU sepi. Salah satu perampok masuk dan menodongkan pistol ke arah seorang petugas SPBU yang sedang menghitung uang di dalam kantor. ■ fiq

non PNS yang enggan disebut namanya mengaku penggusuran perangkat non PNS banyak melanggar HAM. Karena pergantian perangkat tidak disertai pencabutan ketentuan lama yang mengangkat para perangkat non PNS. Di antaranya, Perda No 11/2002, Skep wali kota No 38/2003 dan Perwali No 31/2006. “Ironisnya, ketiga ketentuan itu sampai sekarang masih belum dicabut. Tapi dalam mutasi sudah ada pejabat baru,” ungkapnya. Erna Fitri, salah satu perangkat Kelurahan Lirboyo yang tergusur dari jabatannya membenarkan tindakan mutasi dirinya dilakukan sewenangwenang. “Secara moral sebagai perangkat non-PNS saya merasa dianiaya, dicemarkan, dan dilecehkan. Secara materiil saya terancam kehilangan penghasilan tunjangan perangkat nonPNS dan hak pengelolaan tanah eks kas desa,” ungkapnya. Karena merasa diperlakukan tidak adil, Erna melayangkan surat somasi kepada Wali Kota

Kediri. Somasi diajukan karena Erna digusur dari jabatannya sebagai Plt Kasi Pemerintahan Kelurahan Lirboyo sejak 2 Agustus 2011. Dalam surat somasi tertanggal 21 September 2011, Erna juga mengancam, jika dalam tempo 70 hari setelah dimutasi kasusnya tidak segera diselesaikan, bakal mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Ternyata Erna bukan yang pertama digusur karena kasus serupa juga menimpa sejumlah perangkat non-PNS di Kelurahan Blabak, Bandarkidul, Mrican, Mojoroto dan Baluwerti. Apalagi saat ini masih ada puluhan perangkat non-PNS yang bakal mengalami nasib serupa. Koordinator Masyarakat Transparansi Kediri (MTK) Arif Wijaya menyebutkan, sebelum pergantian perangkat non-PNS harus dilakukan sesuai ketentuan serta tidak boleh sewenangwenang. “Kalau SK-nya belum dicabut berarti ada perampasan jabatan, dapat digugat ke PTUN,” tambahnya. ■

Bambang, papar Teguh, itu masih wewenang penyidik polisi. "Nggak usah khawatir kami akan menangani kasus ini dengan serius. Namun, saat ini kasusnya masih jadi kewenangan polres. Kalau sudah jadi kewenangan kami, kasus ini akan kami tuntaskan, termasuk menahan tersangka jika semua bukti sudah kuat," tegas Teguh. Puas mendapat penjelasan dari kejaksaan, warga kemudian beralih ke pendapa Pemkab Blitar, dengan maksud menemui bupa-

ti. Namun, mereka hanya ditemui Kepala Kesbanglinmas Mujianto. Warga minta agar bupati menghentikan Bambang dari jabatannya karena tega menilep raskin. Tak puas karena tak bertemu bupati langsung, pendemo kemudian meminta perwakilan mereka menemui Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Edy Purdianto dengan maksud sama. Di hadapan perwakilan warga, Edy mengaku telah menetapkan Bambang sebagai tersangka kasus penyimpangan raskin. ■ fiq

Kabupaten Kediri Butuh 654 Guru SD KEDIRI - SURYA Dunia pendidikan di Kabupaten Kediri dibayangi kurangnya jumlah tenaga pengajar untuk tingkat Sekolah Dasar (SD). Ironisnya, upaya penambahan guru terganjal kebijakan pemerintah pusat yang menetapkan moratorium (penghentian sementara) proses rekrutmen PNS. Akibatnya, pelaksanaan program wajib belajar terancam tidak dapat berjalan optimal. Data yang dihimpun Surya dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri menunjukkan, hingga Februari 2011 lalu, tercatat masih adanya kekurangan 654 tenaga guru SD. Kekurangan tenaga pengajar tersebut tersebar di 621 SD yang ada di berbagai kecamatan. Namun kekurangan guru terbanyak terjadi di beberapa kecamatan yang lokasinya sulit dijangkau dan terpencil, seperti Mojo, Semen, dan Kandangan. Sebaliknya, di kecamatan yang berada di perkotaan, seperti Pare dan Ngadiluwih, jumlah guru justru menumpuk. Rata-rata saat ini di setiap SD, jumlah guru hanya 7 - 9 orang. Padahal sesuai perhitungan, paling tidak di sebuah SD ada 10 guru, yang meliputi kepala sekolah, guru kelas, dan guru bidang khusus, seperti keterampilan atau teknologi informasi. Akibatnya, pihak sekolah menyiasati masalah keku-

Jalan... ■ DARI HALAMAN 3

kubangan lumpur. Kondisi ini sudah terjadi lebih dari setahun. Setiap kali warga minta jalan diperbaiki oleh pemkab, Dinas PU Bina Marga hanya melakukan penambalan sekadarnya saja. Cara ini tidak menyelesaikan masalah, lantaran tak lama kemudian jalan rusak lagi. Bahkan penambalan terakhir dilakukan hanya dengan menggunakan tanah, bukan semen atau aspal. "Ini merupakan bentuk akumulasi kekecewaan masyarakat, karena kondisi jalannya rusak berat seperti ini namun tidak ada tindakan apa pun dari pemerintah untuk melakukan perbaikan," kata tokoh pemuda Desa Jati, Agus Syafa'. Syafa' mengaku prihatin dengan kondisi jalan di desanya. Salah satu warga lain menceritakan, kerusakan jalan tersebut diakibatkan oleh aktivitas truk-truk bertonase besar yang hilir-mudik mengangkut batu dari kawasan

rangan guru ini dengan memaksimalkan tenaga guru yang ada. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kediri, Abdul Hasyim menyayangkan kondisi masih kurangnya ratusan guru SD. Menurutnya, dengan kondisi tambal sulam guru yang harus mengajar di dua kelas, pencapaian kualitas pendidikan sebagaimana visi pemerintah daerah bisa berjalan lambat. Padahal kualitas pendidikan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pembangunan. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri sebenarnya bermaksud mengajukan permohonan rekrutmen untuk mengisi kekosongan tenaga guru SD. Tapi hal tersebut tidak dapat dipenuhi menyusul keluarnya keputusan moratorium pengangkatan PNS yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. “Di Jatim hanya Surabaya yang mendapat pengecualian untuk merekrut PNS. Sedangkan Kabupaten Kediri tidak, karena belanja pegawai kita diatas 50 persen dari APBD. Ini terjadi karena beban anggaran kita bertambah untuk membayar sertifikasi 4000 tenaga pendidikan sebesar lebih dari Rp 100 miliar. Makanya, kita tetap mengajukan permohonan rekrutmen pada akhir tahun,” kata plt Kabag Humas Pemkab Kediri, Edhi Purwanto. ■ st41

pertambangan batu putih. Dikonfirmasi terpisah, Kabag Humas Pemkab Trenggalek, Yoso Mihardi mengatakan, terkait protes warga, Dinas PU Bina Marga Pengairan sepakat tahun ini menganggarkan Rp 100 juta untuk pemeliharaan jalan tersebut. Pemeliharaan ini sifatnya sementara, agar jalan tersebut layak dilalui dan tidak membahayakan bagi penggunanya. Tahun 2012 mendatang rencananya dianggarkan dana dari PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) untuk perbaikan yang menyeluruh. Jalan sejauh 4 km tersebut nantinya diubah menjadi hotmix, bukan lagi aspal biasa. Pemeliharaan juga melibatkan sebuah perusahaan penambangan batu, yang selama ini menggunakan jalan tersebut sebagai akses transportasi kendaraan mereka. “Warga sudah membuka blokir jalan setelah ada kesanggupan akan ada pemeliharaan sementara. Sedang perbaikan seluruhnya akan dianggarkan lewat PAK,” terangnya. ■ st37


6 Sidoarjo

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

Wali Murid Maafkan Guru Suwarno

lintas SIDOARJO Tempat Wisata Buatan Banyak Dikunjungi SIDOARJO - Sektor pariwisata di Sidoarjo berkembang signifikan berkat maraknya sarana dan prasarana seperti hotel, restoran, agen travel, kafe, dan salon. Retribusi dari wisatawan memberi kontribusi yang cukup besar untuk menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata, Soewignyo, mengatakan, tempat wisata terpopuler adalah kompleks Industri Tas dan Koper (Intako) Tanggulangin, Delta Fishing Buduran, Water Park Suncity Plaza Sidoarjo, dan Kampoeng Batik Jetis. “Lokasi ini yang paling banyak dikunjungi saat Lebaran kemarin,” tutur Soewignyo. Selain wisata buatan, Sidoarjo juga memiliki tempat wisata religi. Di antaranya, makam KH Ali Mas’ud alias Mbah Ud di Pagerwojo, Kecamatan Buduran, dan makam Dewi Sekardadu di Pucukan, Gebang, Kecamatan Sidoarjo. Makam Mbah Ud dikunjungi sedikitnya 700 orang per hari. Sedangkan makam Dewi Sekardadu sekitar 100-200 orang per pekan. Makam Dewi Sekardadu akan dipugar dengan dana sekitar Rp 500 juta melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2011. “Selain untuk merehab makam, itu juga untuk membeli perahu menuju makam," katanya. ■ mif

Ada Dana, Taman Kota Tak Terawat SIDOARJO - Beberapa taman di akses jalan di Sidoarjo yang dibangun Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) terkesan tidak menarik perhatian karena kurangnya perencanaan dan digarap secara serampangan. Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD, Juanasari, menunjuk contoh Taman Adipura di Bundaran Taman Pinang Indah. Katanya, taman itu tak ubahnya seperti taman anakanak. Di tempat itu dipasang replika jamur serta tanaman bunga kecil yang kurang menunjukkan lambang Sidoarjo bersih dan asri. “Seharusnya lambang kewibawaan itu dijaga,” kata politisi lajang ini, Senin (26/9). Menurut dia, taman di alun-alun juga diberi replika serupa sehingga tidak membuat orang tertarik. Katanya lagi, di taman Wadung Asri, Kecamatan Waru, semua tanaman mati karena tanahnya kering. “Anggaran pemeliharaan rutin itu ada. Percuma kalau membikin taman tanpa ada perawatan,” kecamnya. Koleganya dari Komisi C DPRD, M Zainul Lutfi, menambahkan, taman di Jalan Lingkar Barat dekat Jembatan Pagerwojo juga kelihatan kotor. Sementara, Kepala Dinas PU Pengairan, M Syafiq, berterima kasih atas kritik itu. “Kalau kurang menarik, nanti kami ganti dengan tanaman yang sesuai. Seperti di Taman Adipura, replika jamur akan diganti tanaman hidup,” jelasnya. ■ mif

surya/anas miftakhudin

DIKRITIK - Taman Adipura di bundaran depan Perumahan Taman Pinang Indah yang dikritik anggota DPRD, Senin (26/9), karena diberi replika jamur dan bunga matahari.

► Kekerasan di SMPN 3 Porong surya/mustain

MERAWAT KEMAJEMUKAN - Para pemuda lintas agama saat bersilaturahmi dengan pemimpin Gereja St Maria Annuntiata di Jl Monginsidi, Sidoarjo, Minggu (25/9) malam.

Tokoh dan Pemuda Lintas Agama Bersatu SIDOARJO - SURYA Setelah ledakan bom di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo yang menewaskan pelaku bom bunuh diri, Pemkab Sidoarjo bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dan para tokoh agama serta masyarakat berkumpul di pendapa kabupaten, Senin (26/9). Pertemuan dihadiri Wakil Bupati HMG Hadi Sutjipto; Komandan Kodim 0816 Letkol Miftakhudin; Kapolres AKBP Edy Hermanto; Kajari Sumardi; Ketua MUI Usman Bahri; Ketua Forum Kerukunan Umat Ber-

agama Imron Rofi’i; Ketua GP Ansor Agus Ubaidilah dan pejabat teras pemkab. “Camat sampai tingkat desa hingga RT/RW agar mewaspadai orang tak dikenal dan mencurigakan,” tutur Hadi Sutjipto. Sementara itu, sejumlah pemuda lintas agama juga bertemu di Jl Pahlawan VII/144, Sidoarjo, Minggu (26/9) malam. Barisan Ansor Serba Guna (Banser), misalnya, bertekad membantu pengamanan sejumlah gereja, masjid dan tempat ibadah lainnya. Total anggota Banser yang disiagakan 360 orang. “Setiap

desa kami memiliki 20 anggota dan di Sidoarjo ada 18 kecamatan," kata Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Sidoarjo, Agus M Ubaidilillah. “Jika dibutuhkan, kami siap sewaktuwaktu.” “Kami ingin hidup damai dan aman di Sidoarjo,” imbuh Natael Hermawan, pendeta Gereja Kristen Jawi Wetan, Sidoarjo. Para pemuda itu juga spontan mengunjungi sejumlah gereja, antara lain Gereja St Maria Annuntiata di Jl Monginsidi. Para pemuda ditemui Kepala Paroki Romo Seve Rinus. ■ mif/ain

Lewat Jalan Tikus, Blokir Jalan Porong SIDOARJO - SURYA Jalan Porong kembali lumpuh diblokade warga 45 RT yang menuntut ganti rugi akibat luapan Lumpur Lapindo, Senin (26/9). Aksi serupa dilakukan warga, Minggu (25/9). Warga menerobos masuk jalan dengan memanfaatkan jalur tikus dari Desa Mindi, Porong. Polisi pun membubarkan aksi itu usai jalan dikuasai warga hampir sejam. Warga 45 RT mengawali unjuk rasa dengan berkumpul di Balai Desa Mindi dan Balai Desa Ketapang, Tanggulangin, sejak pukul 08.00 WIB. Sebelum tiba di jalan Porong, warga sempat menghentikan laju Kereta Api Penataran yang melewati Stasiun Porong. Sekitar pukul 09.40 WIB, warga berangsur-angsur duduk bergerombol di jalan Porong, baik lajur Malang-Surabaya maupun Surabaya-Malang. Akibatnya sejumlah kendaraan pun berhenti. Warga berhasil “menduduki” jalan arteri itu. Sekitar pukul 10.00, jalan Porong benar-benar lumpuh. Polisi sempat mengamankan warga bernama Rosul dari Mindi. Ana, istri Rosul, berusaha mencegah suaminya dengan meronta-ronta. Maka, dia diamankan juga. Kepala Polres Sidoarjo, Ajun Ko-

surya/mustain

DIAMANKAN - Polisi mengamankan perempuan sesaat sebelum blokade Jalan Porong berakhir, Senin (26/9). misaris Besar Eddy Hermanto, keduanya diduga memprovokasi warga lainnya untuk tetap bertahan di jalan Porong. Sementara, wakil warga 45 RT, Suprapto, berharap pemerintah berlaku adil. “Minimal saat ini sudah ada keputusan jelas, misalnya dengan memberikan bantuan sosial uang kontrak rumah,” ucap warga Ketapang ini.■ ain

SIDOARJO - SURYA KEKERASAN oknum guru Ahmad Suwarno terhadap tujuh siswa SMPN 3 Porong, Sidoarjo tampaknya berakhir damai. Pihak sekolah mengundang para wali siswa, Senin (26/9). Hasilnya, wali siswa memaafkan guru itu. Pertemuan tujuh wali siswa dan pihak SMPN 3 Porong itu terkesan mendadak dan hanya sejam: pukul 07.00-08.00 WIB. “Wali murid telah memaafkan dan menganggap wajar karena tidak ada cedera,” ucap Kepala SMPN 3 Porong, Hartoyo. Meski dianggap selesai dengan pertemuan wali murid itu, namun kasus ini tetap ditindaklanjuti Dinas Pendidikan Sidoarjo. Sebab, secara kedinasan, akan ada pembinaan khusus terhadap Suwarno. “Bentuknya apa, ya itu kewenangan dinas,” elak Hartoyo. Dia mengaku telah memberikan laporan kejadian itu Diknas Sidoarjo. Salah satu siswa yang dihukum Suwarno, mengakui, ia dan enam temannya merasakan tendangan guru bidang teknologi informasi itu. Ada yang tiga kali, namun ada yang sekali. Meski mengaku sakit akibat tendangan itu, tidak ada bekasnya karena dia memakai celana panjang. “Kalau ditendang, ya itu sudah kekerasan, kalau hanya dijemur saja, tidak terasa,” ucapnya seraya mengaku telah memaafkan sang guru. Siswa ini berharap kejadian serupa tidak terulang lagi agar calon siswa yang bersekolah di SMPN 3 Porong tidak takut. Ia sendiri mengaku masih takut. Bukan pada Suwarno, namun takut dinilai siswa ndableg karena kini kejadian itu diketahui banyak orang menyusul beredarnya video itu secara luas. “Saya kan bukan anak ndableg,”

selorohnya. Sedangkan Suwarno menyadari perbuatannya itu sebagai bentuk kekerasan, namun dia mengaku khilaf saat itu. “Saya memang khilaf. Saya dan siswa sudah saling meminta maaf,” ucapnya lirih, kemarin. Dia menyatakan telah bicara dari hati ke hati dengan para siswa tersebut tentang hukuman itu. “Setelah kejadian itu saya masukkan mushola. Saya sentuh hatinya, ada yang saya suruh wudlu,” ucapnya. Dia membantah telah menendang dan memukul. “Saya hanya tempak sikile. Kalau pukulan itu hanya seolah-olah,” bantahnya. Diberitakan, hanya gara-gara main bola saat jam istirahat, tujuh siswa SMPN 3 Porong dihukum dengan cara dijemur di halaman sekolahnya oleh Ahmad Suwarno, guru IT sekaligus bagian ketertiban sekolah, Kamis (15/9) lalu. Siswa juga ditendang dan dipukul. Kejadian itu pun menyebar luas setelah terekam dalam video telepon seluler berdurasi 03.12 menit. Dalam video, Suwarno terlihat menendang kaki siswa. Ia juga melayangkan pukulan ke sekitar wajah siswa itu. Tampak pula dua kali Suwarno menendang siswa lainnya. Tangan Suwarno juga tampak bergerak-gerak saat berada di depan barisan tujuh siswa itu. Saat itu seorang siswa terlihat berusaha mengusap kakinya yang diduga baru jadi sasaran tendangan oknum guru itu. ■ ain


7 Gresik Guru Pramuka Cabuli Siswi SMP, Dipecat

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

GRESIK - SURYA Dinas Pendidikan akan memecat oknum pegawai negeri sipil (PNS) di sebuah SMP negeri di Sidayu berinisial NQ (30). Ia diduga mencabuli Mawar (nama samaran), siswi kelas III di SMP itu, saat Perkemahan Sabtu dan Minggu (Persami) di Telaga, Desa Suci,

Manyar, Gresik, Maret 2011. “Kalau memang terbukti dan pihak kepolisian telah menetapkan sebagai tersangka maka tidak ada sanksi lain kecuali dicabut surat keputusan (SK) PNS-nya,� tegas Kepala Dinas Pendidikan Wanda Metini Hiariej di kantornya, Senin (26/9).

Ia mengaku telah menerjunkan anggotanya untuk mengecek ke pihak sekolah, karena kejadian itu sejak Maret 2011, tetapi baru sekarang mencuat. Informasinya, kejadian itu berawal saat Mawar diajak pacarnya ke rumah kosong di Desa Glatik, Kecamatan Ujungpangkah. Mawar diperkosa pa-

carnya. Empat teman pacarnya yang bergabung dari awal, tak jadi memerkosa karena kasihan. Kejadian itu lantas diceritakan Mawar kepada NQ, guru ekstrakulikuler Pramuka. Tapi, NQ justru memaksa Mawar melayani birahinya saat Persami. Akibat kejadian itu, Mawar mengu-

rung diri hingga pernah mencoba bunuh diri dengan meminum obat sampai overdosis. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Gresik, Ajun Komisaris Fauzan Sukmawansyah, mengatakan, kasus ini terus diusut. Sedangkan pacar korban masih buron. â–  st38

lintas GRESIK

AMBROL - Atap Gedung Pusat Latihan Kerja (PLK) di Jl Dr Wahidin Sudirohusodo, terlihat ambrol dan dibiarkan hingga, Senin (26/9).

Pupung Janji Kembalikan Rp 212 Juta

Gedung Mangkrak, Dibiarkan Ambrol

GRESIK - Pupung Ekajati Purwantisari (37), tersangka penipuan Rp 212 juta dengan dalih bisa memasukkan seseorang menjadi anggota Polri, berniat mengembalikan uang itu kepada korbannya, Narwi (59), warga Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti. Mad Roji (35), anak pertama dari Narwi (59), mengatakan, Pupung saat di sel tahanan Polres Gresik, berjanji mengembalikan uang itu asalkan laporan perkaranya dicabut. Sementara, Narwi mengaku pernah diancam setelah melaporkan kasus ini ke polisi. Menurut dia, pernah ada orang yang mengaku sebagai pengacara Pupung dan menakut-nakuti akan melaporkan balik atas tuduhan pencemaran nama baik. “Dulu waktu kenal pertama bilang, Pupung adalah saudara, ternyata bukan,� ujar Narwi, Senin (26/9). Terpisah, Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Kebomas, Inspektur Satu Rudy Hartono, mengatakan, sampai saat ini berkas Pupung masih dikerjakan oleh penyidik. “Dua pekan lagi berkas akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri, sekarang masih dalam penyelidikan,� kata Rudy. Seperti diberitakan, Pupung tinggal di Jl Raya Kembangan Asri, Perumahan Gria Kembangan Asri (GKA), Kecamatan Kebomas. Ia memasang fotonya bersama lelaki yang ia sebut sebagai suaminya dengan nama AKBP Sufadelan, berdinas di Polda Jatim. Berkat foto di rumahnya itu, Narwi percaya bahwa Pupung bisa memasukkan anaknya menjadi anggota Polri tanpa seleksi. Narwi pun merogoh duit hingga Rp 212 juta. Namun, polisi tak menelusuri identitas Sufadelan itu. “Jangan cerita-cerita kepada siapapun karena akan mengancam jabatan Pak Sufadhelan sebagai perwira di kepolisian,� jelas Roji menirukan Narwi saat awal bertemu Pupung. ■ st38

surya/sugiyono

Bagi Hasil Gas Rp 3 M

Ingin Bekerja, Tertipu Rp 2,8 Juta

â–ş Hanya dari Hess Indonesia

GRESIK - Bayu Sugiyanto (23), warga Jl Sembayat Tengah, Kecamatan Manyar, Gresik, menipu Bambang Suprayitno (41), warga Jl Bulak Cumpat Barat, Desa Bulak, Kecamatan Bulak, Surabaya. Tersangka Bayu meminta uang 2,8 juta dengan dalih untuk jaminan mendapatkan kerja. Awalnya, mereka bertemu di warung Pasar Sembayat, Maret 2011. Bayu berjanji bisa memasukkan Bambang untuk bekerja di sebuah perusahaan. “Syaratnya, saya bayar Rp 800.000 untuk biaya administrasi. Setelah dua pekan, dia meminta uang lagi untuk tambahan administrasi, hingga totalnya Rp 2,8 juta,� ujar Bambang di Markas Polsek Manyar, Senin (26/9). Bambang menunggu pekerjaan itu datang hingga sebulan, namun tak kunjung dipanggil. Dia pun menanyakan ke Bayu, namun Bayu menjawab masih dalam proses administrasi. Lama-lama, kesabaran Bambang habis. Dia lapor polisi. Kepala Polsek Manyar, Ajun Komisaris Darsuki, mengatakan, berkat laporan Bambang itu, terkuak pula korban penipuan Bayu lainnya. Ada tiga orang yang tertipu oleh Bayu. “Kerugiannya sekitar Rp 5 juta dari aksi penipuan yang dilakukan oleh tersangka,� jelas Darsuki. Ia menambahkan, tersangka Bayu dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Sementara, menurut pengakuan Bayu, uang hasil penipuan tersebut hanya digunakan untuk jajan. “Karena pengangguran tidak ada pekerjaan, akhirnya uangnya saya gunakan untuk jajan,� ujar Bayu di Markas Polsek Manyar. ■ st38

GRESIK - SURYA PEMKAB Gresik akan terima Dana Bagi Hasil Gas (DBHG) yang minimalis. Hasil pembicaraan bersama pemerintah pusat, Gresik tahun ini hanya bisa mendapatkan pemasukan Rp 3 miliar dari Hess Indonesia. Pemasukan Rp 3 miliar itu hanyalah hasil pembagian pemerataan dengan daerah (kabupaten/ kota) lain. Padahal sebelumnya Pemkab Gresik berharap bisa mendapatkan pendapatan lebih besar dari proses pengolahan gas ini, mengingat Gresik memiliki lokasi sumber gas. Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah (DPPKAD) Gresik, Yetty Srisuparyati, mengakui, kisaran Rp 3

miliar itu meleset dari perkiraan. “Dari hasil pembicaraan di Jakarta kemarin, hasilnya memang di bawah harapan,� ungkap Yetty, Senin (26/9). Ia memaparkan, minimnya pendapatan dari sektor bagi hasil pengelolaan gas itu tidak terlepas dari proses pengelolaan gas oleh Hess yang mengalami gangguan. Berdasarkan laporan saat pertemuan di Jakarta, Hess menyatakan, proses produksi gas

pada awal Mei mengalami gangguan dan di-shut down. Operasional baru berjalan akhir Juli lalu. Satu-satunya proses produksi yang berjalan hanyalah di Bojonegoro. Ketua DPRD, Zulfan Hasyim, sebelumnya menyatakan, Gresik sebenarnya bisa mendapatkan pendapatan lebih besar dari hasil produksi gas. DBHG diharapkan bisa menjadi sumber pendapatan yang besar selain dari pos kepelabuhan. “Masalahnya kami belum tahu seperti apa rincian liftingnya, tapi dari sektor gas ini Gresik harusnya bisa mendapat pemasukan besar,� ungkap Zulfan. Peluang Gresik mendapatkan DBHG masih bisa besar jika Hess Indonesia Pangkah dapat berproduksi normal. Tapi diperkirakan hingga akhir tahun ini produksi belum bisa berjalan karena masih ditemukan kebocoran. Karena Hess Indonesia Pangkah belum beroperasi maka

Gresik tahun ini hanya bisa menerima hasil bagi rata. Lifting Hess Indonesia terhitung Desember 2010 hingga Mei 2011 sekitar USD 39.754,901,00 dolar AS. Sedangkan perhitungan bagi hasil secara umum dapat digambarkan 85 persen diserahkan ke pemerintah pusat, 3 persen diserahkan ke Surabaya (Pemerintah Provinsi), sedangkan enam persennya dibagi rata kabupaten dan kota. Dari nilai enam persen yang dibagi rata itulah, Gresik menerima Rp 3 miliar yang kemudian dimasukkan dalam tambahan Perubahan APBD sebagai pendapatan DBHG. Penerimaan DBHG Gresik hanya berharap dari Hess Indonesia Pangkah. Sebab, Gresik tidak memperoleh DBHG dari operator migas Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB PPEJ) yang mengekplorasi sumur Lengowangi di Desa Suci, Manyar. â–  rey

GRESIK - SURYA Atap gedung Pusat Latihan Kerja (PLK) di Jl Dr Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, ambrol karena material penyangganya dimakan rayap hingga lapuk di sana-sini. Gedung itu biasanya digunakan pelatihan, bahkan jadi tempat menginap para peserta pelatihan. Di dalam kompleks gedung, terdapat kantor Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI), kantor Badan Narkotika Kabupaten (BNK) dan rumah inap atlet Gresik United (GU). “Gedung ini biasanya digunakan pelatihan-pelatihan,� ujar seorang petugas PLK yang tidak mau disebutkan namanya, Senin (26/9). Sementara, juru hubungan masyarakat KONI, Muhamad Zaini, mengatakan, perawatan bangunan itu adalah tanggung jawab Pemkab Gresik. “Gedung itu sudah lama tidak diperbaiki dan tidak berfungsi, karena setiap pelatihan gedung tersebut tidak difungsikan,� ujar Zaini. Ia menambahkan, ambrolnya atap itu karena kondisi bangunan juga sudah tidak layak pakai. “Ada empat kamar yang tidak dapat dimanfaatkan karena kondisi atap, plafon dan tiang penyangga sudah rapuh,� imbuhnya. Bahkan, bangunan tersebut oleh Pemkab Gresik terkesan dibiarkan mangkrak hingga rusak. Tidak ada petugas yang berjaga untuk membersihkan dan merawat bangunan itu. ■ st38

Menara Garling, Gardu Suling Gresik (2-Habis)

Terkepung Reklame, Pemkab Tak Berdaya Cabut Izin Upaya merevitalisasi Gardu Suling (Garling) sebagai salah satu ikon Kota Gresik, tampaknya tidak bisa segera terlaksana. Bangunan di tempat strategis itu terkepung reklame. Wakil Bupati M Qosim berjanji memperbaiki tapi tak maksimal tahun ini.

 

‚  ‚ƒ„    ”





P

ARA pemerhati dan pecinta budaya serta sejarah Gresik mulai bergerilya

untuk menyelamatkan Garling. Mereka bukan hanya mencoba menyelamatkan bangunan sisa kolonial Belanda itu, tetapi juga berusaha menonjolkan Garling sebagai salah satu ikon

Â?

DYAN REKOHADI GRESIK

Gresik. Ketua Mataseger (Masyarakat Pecinta Sejarah dan Budaya Gresik), Kris Adji AW, menyatakan, pemerintah seharusnya mengambil langkah konkret, di antaranya mencabut perizinan pemasangan papan reklame yang menutupi Garling. Pemkab Gresik juga diminta turut membantu menjaga kelestarian bangunan cagar budaya dengan membantu dana perawatan. “Kalau papan reklame dibersihkan dan

 •

�‚…†ƒ„‡ ˆ†‰ˆŠ‹‰ ˆ†‰ˆŒŽƒ ˆ†‰‰Ž†„ ˆ†‰†ŒŽ‰ ˆ†ƒ‘†ƒŒ ’“‚…†ƒ„‡ ˆ†ƒ‘†ƒ‹

                    Â? Â?Â?Â?    ­   €

bangunan Garling dibersihkan atau dicat, pasti cantik dan bisa dilihat semua orang, kami yakin Garling bisa dijadikan ikon yang tak kalah dari tugu Jogjakarta,� ujar Kris. Kris juga mengingatkan upaya revitalisasi Garling akan berbuah baik jika diikuti perbaikan sekitar Garling di Jl HOS Cokroaminoto dan Jl Basuki Rahmat. Sementara itu, Wakil Bupati M Qosim berjanji memberi perhatian khusus. �Kami akan

perhatikan, kami juga sudah diingatkan beberapa komunitas. Kami akan lakukan perbaikan tapi mungkin belum bisa maksimal tahun ini,� ujar Qosim. Masalahnya, pemkab tidak berdaya karena perizinan pemasangan papan reklame di kawasan itu sudah telanjur diberikan. Jika merunut janji wakil bupati yang meminta toleransi hingga tahun depan, setidaknya masih ada harapan Gardu Suling itu bisa terlihat segar beberapa bulan ke depan. ■

dok: mataseger

KHAS KOLONIAL - Gardu Suling sebelum terkepung papan reklame.


8 Jawa Timur

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

Pelanggan PLN Nunggak Rp 2,9 M

lintas jatim Penderita Kusta di Kendit Meningkat SITUBONDO - Jumlah penderita penyakit di Kecamatan Kendit, Situbondo, terus meningkat. Pada tahun 2010, warga yang terjangkit penyakit yang disebabkan bakteri microbaterium leprae tersebut, mencapai 26 orang. Pelaksana program pengendalian kusta Puskesmas Kendit, Herlambang Setihadi menyatakan, berdasarkan hasil survei pada tahun 2011, jumlah penderita kusta yang berhasil ditemukan jumlahnya mencapai 14 orang. “Jumlah ini belum termasuk hasil survei kontak, sebab tidak menutup kemungkinan jumlah penderitanya akan semakin bertambah,” ujar Herlambang Setihadi kepada Surya, Senin (26/9). Meningkatnya penderita kusta ini, akibat minimnya pengetahuan tentang kebersihan lingkungan serta kurangnya pemahaman masyarakat akan pengetahuan penyakit tersebut. Sehingga masyarakat yang terjangkiti penyakit akan diam, karena minder dan merasa ketakutan akan terkucilkan dari lingkungannya. “Ya petugas yang aktif mencari, sebab kalau tidak dicari, penyakit ini tidak akan ditemukan dimasyarakat,” katanya. ■ izi

Polisi Amankan 11.197 Pil Koplo JOMBANG - Polres Jombang menyita 11.197 butir pil koplo sekaligus menangkap empat tersangka bandar atau pemasoknya, yang merupakan anggota jaringan narkoba antarkota, Senin (26/9). Keempat tersangka itu masing-masing Agung alias Kentang (27), warga Mojojejer, Kecamatan Mojowarno. Kemudian Ghufron alias Sampo (32) dan Syamsudin, keduanya warga Desa Ngampungan, Bareng, dan Ririd Candra alias Gundul (29), warga Desa Klampisan, Kandangan, Kediri. Kasubag Humas Polres Jombang, AKP Yogas menjelaskan, terbongkarnya jaringan narkoba antarkota itu berawal dari masyarakat. Di Mojokerto, dua orang laki-laki, masing-masing Edi Siswanto (21) dan Migtaqul Amin (21) dibekuk Satuan Narkoba Polres Mojokerto. Mereka dibekuk karena kedapatan mengedarkan pil koplo jenis Double L. Dua warga Dusun Kuripan, Desa Kurpansari, Kecamatan Pacet ini dibekuk saat melakukan transaksi dengan anggota kepolisian yang menyaru. ■ uto/bet

surya/abdus syukur

KOMPAK - Muspida Kab/Kota Pasuruan bersama, MUI, FKUB dan tokoh masyarakat sepakat dan kompak untuk menjaga kondusivitas daerah dan berupaya untuk mencegah serta mengantisipasi aksi teror, Senin (26/9) sore.

Polisi di Jatim Serentak Razia

► Tokoh Agama Kompak Perangi Teroris

PIL KOPLO - Jajaran Polres Mojokerto berhasil meringkus tiga orang pengedar pil koplo, Senin (26/9) surya/imam hidayat

Rel Diblokir, Penumpang Bingung PASURUAN - Stasiun Kereta Api (KA) Bangil, Kab Pasuruan, terpaksa tidak melayani penjualan tiket sejumlah kereta yang batal diberangkatkan, Senin (26/9). Pasalnya, jalur kereta ke Surabaya tertutup akibat blokade ratusan warga Desa Mindi, Kec Porong, Sidoarjo, yang berdemonstrasi menuntut ganti rugi korban lumpur Lapindo. Karena tidak melayani penjualan tiket tersebut, para calon penumpang kereta api terpaksa balik kucing. Meski tidak semuanya, sebagian penumpang tetap bersabar menanti di stasiun sampai jalur kereta api di Porong normal. "Naik bus jalurnya juga sama diblokirnya pengunjuk rasa. Makanya saya menunggu saja," kata M Ali Ridlo. Agar para calon penumpang mengetahui pembatalan pemberangkatan kereta api, pihak Stasiun Bangil memasang pengumuman permohonan maaf. Untuk sementara tidak bisa melakukan pelayanan penjualan tiket. Sejumlah kereta api yang batal diberangkatkan di antaranya, KA Penataran tujuan Surabaya, Malang-Blitar dan KA Mutiara Timur tujuan Jember-Denpasar. ■ kur

JOMBANG- SURYA SECARA serentak, hampir seluruh jajaran Kepolisian di Jatim menggelar razia ke tempat-tempat keramaian, wilayah perbatasan, terminal, stasiun hingga tempat kos-kosan tidak luput dari pengawasan polisi dan aparat terkait.

polisi dan terpaksa harus meringkuk di tahanan Mapolres Pasuruan. polisi bukan hanya sebatas berpatroli dengan mengawasi gereja, internetan, tempat hiburan maupun razia pengendara saja. Bahkan tempat kos-kasan pun juga dirazia.

Puluhan aktivis lintas agama di Jombang menggelar doa bersama di kantor Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU, Senin (26/9). Aksi itu sebagai bentuk keprihatinan atas tragedi bom bunuh diri di GBIS Kepunton Solo. Sebelum acara doa bersama, masing-masing perwakilan agama melakukan refleksi tragedi minggu berdarah itu. Intinya, seluruh umat mengecam peristiwa yang mencoreng kerukunan antarumat. "Kami mendesak aparat segera mengungkap jaringan yang terlibat pengeboman itu," kata Maria, dari perwakilan Inti (Indonesia Tionghoa). Hal senada dilontakarkan H Su'udi Yatmo, perwakilan dari agama Islam. Ia mengaku prihatin dengan aksi bom bunuh diri di GBIS Solo. Pasalnya, hal itu bisa merusak tatanan pluralisme di Indonesia. Apalagi, gerakan pluralisme sudah lama didengungkan

Razia Perbatasan Puluhan Polisi dari Polres Magetan melakukan razia di wilayah perbatasan Jatim – Jateng tepatnya di Dusun Cemorosewu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, menyusul terjadinya bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Jebres, Solo, Minggu (25/9). Dalam razia perbatasan Jatim – Jateng itu, Kepolisian Polres Magetan didukung sejumlah anggota TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Magetan. Tidak ketinggalan, Polres Lamongan mengantisipasi meluasnya kasus teror bom seperti yang terjadi di Gereja Bethel Injil Spenuh (GBIS) Kepunton, Jebres Solo, Minggu (25/9) siang. Petugas polres gabungan dari berbagai unsur merazia setiap kendaraan yang melewati jalur Babat- Gresik- Surabaya. ■ uto/uni/kur/st36/ st40

KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. "Islam tidak pernah mengajarkan kekerasan. Jadi apapun alasannya, bom bunuh diri tidak bisa dibenarkan. Kami berharap polisi segera mengungkapnya," kata lakilaki asal Mojoagung yang dikenal dekat Gus Dur ini. Di Jember, jajaran Polres menggelar razia di sejumlah titik menyusul meledaknya bom di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Solo. Selain itu, Polres juga mengundang sejumlah pimpinan daerah, pimpinan organisasi keagamaan juga pihak gereja di Jember untuk berkoordinasi, Senin (26/9). Polres Jember menerjunkan 90 personel dalam razia yang digelar, Senin (26/9). Di Pasuruan, membawa senjata tajam berupa celurit dan batu-batu seukuran sekepalan tangan dengan bermaksud untuk lakukan aksi tindak kejahatan. Tapi sebelum beraksi, ternyata tertangkap

BANGKALAN - SURYA Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) PLN Kabupaten Bangkalan harus memeras tenaga dan pikiran memecahkan tunggakan para pelanggannya. Hingga akhir September ini, tunggakan mencapai Rp 2,9 miliar “Kami tengah berupaya mengurangi jumlah tunggakan pelanggan yang kini telah menembus Rp 2,9 miliar,” terang Manajer UPJ PLN Bangkalan Mulyono, Senin (26/9). Berbagai upaya telah dilakukan pihak UPJ PLN Bangkalan. Mulai dari pendekatan persuasif dengan mendatangi pelanggan satu per satu. Hingga kerja sama dengan pihak kepolisian dan kejaksaan untuk melakukan pemutusan jaringan bagi pelanggan yang menunggak. Namun, upaya yang ditempuh PLN tidak pernah menghasilkan apa-apa. Para pelanggan yang menunggak, listriknya tetap saja nyala. “Kami telah terjun ke

bawah menjajaki kesulitan apa yang dihadapi setiap pelanggan hingga tunggakannya sampai jutaan rupiah,” terangnya. Hasil pengamatan Mulyono bersama jajarannya menemukan faktor efektivitas sebagai penyebab membengkaknya tunggakan pelanggan hingga mencapai Rp 2,9 miliar. “Karena pelanggan harus menempuh jarak yang jauh ke loket pembayaran listrik,” katanya. Untuk itu, UPJ PLN Bangkalan kini tengah menyiapkan solusi guna menekan angka tunggakan pelanggan. Salah satunya dengan menggandeng para pembaca meter (cater). “Nantinya cater juga menjadi juru tagih selain membaca meter pelanggan,” ungkapnya. Dalam praktiknya, petugas cater akan mendatangi rumah pelanggan dalam setiap bulannya dengan dilengkapi alat pencatat yang langsung terhubung ke pusat. ■ st32

Anggota Satlantas Jago Jinakkan Reptil BANYUWANGI - SURYA Seorang polisi dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banyuwangi, Briptu, Partika Budi (37) warga Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah ternyata ahli menjadi pawang segala jenis reptil, Senin (26/9). Saat ditemui Surya di kediamannya mengatakan, ia menyukai hewan reptil dan memelihara segala jenis hewan tersebut sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas 3. “Segala macam jenis ular sudah pernah saya tangkap. Beberapa jenis ular phyton dan sanca sepanjang sembilan meter dengan berat kurang lebih satu kuintal sudah pernah saya jinakkan dan sebagian dikembalikan lagi pada habitatnya,” terangnya. Diakuinya, pada tahun 1992 pernah menangkap jenis ular phyton reticculatus sepanjang 9 meter dengan berat 1 kuintal di Sungai Bengawan Solo. Pada saat itu, phyton tersebut dibeli

Ibu Tien Soeharto untuk ditempatkan pada Kebon Binatang (Bonbin) Kontempo, Solo Baru, Jawa Tengah. Pada tahun 2009 lalu, juga menangkap sebanyak tiga ular sekaligus jenis sanca bodo yang bertempat di Dusun Secawan, Dusun Jelun, Kecamatan Licin. Diketahuinya, seekor pejantan sepanjang empat meter. Sedangkan, dua betina sepanjang lima dan enam meter. Akan tetapi, selang beberapa hari kemudian sanca betina sepanjang 5 meter diserahkan pada BKSDA Jember dan dua buah sanca lainnya dikembalikan ke habitatnya. Selain itu, pada awal tahun 2011 juga menangkap dua ular jenis king cobra sepanjang 4 – 5 meter di wilayah hutan dekat Perkebunan Selogiri, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. “Saat ini saya merawat berbagai jenis ular phyton dan tidak pernah mengomersialkan atau menjual reptil” ujarnya. ■ st39

surya/edi prasetyo

PAWANG REPTIL - Briptu Partika Budi (37) warga Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah ternyata ahli menjadi pawang segala jenis reptil, Senin (26/9).

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi : z Hakim - 0812345 94787 z Hendro -087851322567 z Meidy - 031 83356990 informasi bisnis

Sinar Harapan untuk Impian Melahirkan Kalau Terasa Ndak Enak, Saya 2 Kali Sehari Dengan 3 Langkah Efektif Obati Kemandulan PERMASALAHAN tidak bisa hamil atau mandul sangat membingungkan banyak pasangan, terutama bagi Ibu muda dalam masa usia melahirkan, sehingga kadang kala mengakibatkan banyak keluarga diambang perpecahan tidak bisa melahirkan. Penyebab utamanya adalah terjadi penyumbatan saluran telur atau oviduk, pertumbuhan rahim kurang baik, nyeri saat haid, tidak mens (amenore), haid tidak teratur, tumor indung telur, tumor rahim, peradangan ginekologi, hormon tidak seimbang, dysplasia folikular, dan lain-lain yang menyebabkan kemandulan. Penyebab utama kemandulan para pria adalah karena sperma kurang intensif, sperma sedikit dan lemah, mobilitas sperma lamban dan buruk, air mani varikokel, sperma mati, impotensi, ejakulasi dini, radang prostat, serta hormon tidak seimbang. Pakar TCM berpendapat bahwa kemandulan disebabkan energi (qi) dalam darah laki-laki dan fungsi ginjal lemah, toksin panas, serta toksik patogenik menyumbat saluran sperma menyebabkan kualitas sperma sedikit atau banyak sperma mati. Penyebab pada wanita adalah rahim bersifat dingin folikel tidak bisa tumbuh dan tidak bisa matang antara sperma dan sel telur tidak bisa bersatu sehingga menyebabkan kemandulan serta tidak bisa hamil. Klinik Zhong Hua satu-satunya tempat khusus pengobatan kemandulan dari Tiongkok. Klinik tersebut mendatangkan khusus ahli TCM dibidang kemandulan yang menetap di Indonesia untuk konsultasi dan pengobatan kemandulan dengan herbal

TCM yang di kombinasikan dengan pengoptimal sperma. Pengobatan terdiri atas tiga bagian. Pertama, minum jamu TCM dapat memelihara energi (qi) darah manusia, memperbaiki hormon perempuan, meningkatkan kesehatan fisik, serta membersihkan saluran telur untuk memulihkan menstruasi normal dan menghasilkan sel telur yang sehat pada masa subur. Hormon androgen pria meningkat agar kualitas serta jumlah sperma untuk bertambah dan subur. Sehingga, sperma dan telur berkombinasi secara alami dan wanita dapat PROFESIONAL - pengobatan kemandulan herbal TCM hamil serta memiliki anak. Kedua, dengan cara menempelkan dikombinasikan dengan pengoptimal sperma di klinik Zhong Hua telah menyembuhkan banyak pasangan obat pada titik akupuntur untuk mem- yang mengharapkan kehadiran seorang bayi. buang toksin-toksin dalam tubuh agar dan tidak ada reaksi yang merugikan. pria bertambah energik dan wanita Terapi pengobatan semacam itu telah bertambah cantik serta mudah hamil. Ketiga, melalui stimulasi titik akupuntur dengan diterapkan selama bertahun-tahun dan telah pengobatan perawatan alami. Anak yang menyembuhkan banyak pasangan mandul lahir dari kandungan Ibu akan lebih pintar yang mengharapkan bagai malaikat yang telah lama ditunggu-tunggu. Mengobati dan lincah. Asalkan anda memiliki satu sperma yang kemandulan adalah keahlian Klinik Zhong hidup saja, impian anda menjadi Ayah atau Hua karena klinik tersebut profesional dan Ibu dapat tercapai. Keunggulan pengobatan ahli, jadi hasil lebih baik diantara 28 jenis TCM yaitu mengobati secara spesifik, satu pengobatan terbaru, selalu ada yang cocok pasien satu resep, tidak ada efek samping untuk anda. z ikl

Nikmati Promo Klinik Zhong Hua gratis konsultasi dan diskon biaya obat 50%. Untuk kenyamanan dibatasi 20 pasien per hari. Buka tiap hari pukul 09.00-17.00 wib. Hubungi Jl. Raya Jemursari No. 85C (sebelah bank mandiri), Surabaya. Telepon: (031) 83987888, 8438115.

TAK terhitung orang yang sudah merasakan manfaat Sari Bubuk Kedelai Murni Metabolis untuk kesehatan lambungnya. Tak terkecuali Kusmiyati, 48 tahun, ibu 2 anak yang tinggal di Gunungsari, Karanganyar . Sejak setahun silam ia sudah mengkonsumsi Metabolis secara rutin, setelah membaca pengalaman orang lain di koran dan tertarik ikut mengkonsumsi . “Mulanya saya pikir barangkali cocok, ndilalah setelah rajin minum Metabolis ternyata banyak membawa perubahan. Maag saya tidak pernah kambuh lagi,” cerita Kusmiyati ketika ditemui di rumahnya baru-baru ini. Salah satu yang istimewa dari minum Metabolis adalah efek menunda lapar yang mampu member rasa kenyang dalam lambung, atau dalam istilah Kusmiyati; “bikin perut awet-awet kenyang.” Para peneliti menyimpulkan bahwa isoflavon dalam kedelai mampu mendorong sistem pencernaan secara baik. Bagi Kusmiyati jika kondisi lambungnya terasa kurang enak, ia maksimalkan minum Metabolis 2 atau 3 kali sehari. Selama terapi dengan minuman organic tersebut ia merasakan lambungnya makin. “Sebetulnya saya ndak hanya bermasalah dengan lambung, tapi saya juga mengidap kolesterol. Tapi Alhamdulillah dengan minum Metabolis, sekarang kolesterol saya sudah normal lagi, ndak pernah ngeluh nyeri di tengkuk, kram di tangan dan kelelahan seperti dulu.” Kata Kusmiyati tentang manfaat lain yang diperolehnya setelah mengkonsumsi Metabolis. Selain kandungan isoflavon, Metabolis juga mengandung lesitin yang berfungsi membantu pembentukan HDL untuk mengurangi penggumpalan pada sel darah sekaligus mengemulsi (melarutkan) kolesterol dalam darah.

Kecuali manfaat untuk lambung dan kolesterol, kandungan lisin dan isoflavon dalam susu kedelai membantu metabolism tubuh dalam melawan berbagai serangan berbagai penyakit degeneratif lainnya seperti diabetes, rematik, hipertensi, serangan jantung dan lain-lain . Metabolis adalah susu kedelai bubuk alami yang diolah dari kedelai berkualitas dan tanpa campuran bahan kimia apapun. Dengan aroma gurih dan tanpa rasa langu, Metabolis meningkatkan kualitas metabolisme tubuh dan melindungi Anda dari serangan berbagai penyakit. Kini Metabolis telah menjadi asupan harian masyarakat berbagai kalangan dan daerah di seluruh Indonesia. Segera dapatkan manfaatnya untuk Anda dan keluarga.Segera dapatkan Metabolis di apotek, toko obat dan minimarket terdekat. Untuk informasi lengkap, dapat menghubungi perwakilan kami, melalui telepon. Jawa Timur: (031) 71946060 / 72033881 / 081357875550. Surabaya: (031) 34090123. Gresik: (031) 60684443. Sidoarjo: (031) 71880433. Madiun: (0351) 7603503. Ponorogo: (0352) 7120713. Pacitan & Bondowoso: 081357875550. Magetan: (0351) 7625944. Ngawi: (0351) 7636643. Kediri: (0354) 7156661. Nganjuk: 081357629277. Blitar: (0342) 7750062. Tulungagung & Trenggalek: (0355) 7767761. Probolinggo: (0335) 7647179. Pasuruan: (0343) 7852062. Bojonegoro: (0353) 7722928. Tuban: (0356) 7024916. Lamongan: (0322) 7711419. Jember : (0331) 3415437. Lumajang: (0334) 7730554. Situbondo: (0338) 3947070. Banyuwangi: (0333) 411300. Malang: (0341) 5460304. Mojokerto & Jombang: (0321) 6234579. Bangkalan: (031) 71133802. Sampang: 08123086884. Pamekasan: (0324) 7717177. Sumenep: 087851048521. ●ikl


9 Jawa Timur

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

28 Penerima Santunan Jabung Terancam Bui

lintas jatim Residivis Edarkan 1.000 Pil Koplo MADIUN - Residivis kasus peredaran ganja dan pil setan jenis pil koplo atau dekstro, Hendro Santoso (30) warga Jl Sumatra, Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun kembali ditangkap petugas Reskoba Polres Madiun, Senin (26/9). Tersangka kedapatan mengedarkan pil setan itu sebanyak 1.000 butir serta 25 butir pil kuning berlogo SF yang tidak dilengkapi izin peredarannya. Berdasarkan data, tersangka sudah tiga kali ditangkap petugas karena mengedarkan ganja dan pil setan. Kasus pertama yakni tahun 2003 lalu, saat tersangka ditangkap petugas Polwil Madiun mengedarkan ganja, di tahun 2009 lalu, ditangkap petugas Polres Madiun karena mengedarkan pil setan, serta kini kembali mengedarkan 1.000 butir pil setan tersebut. Selama beraksi, tersangka mengandalkan jaringan yang mengenal nomor ponselnya. Selain itu, setiap transaksi penjualan paket empat butir yang dihargai Rp 5.000 per paket itu, tersangka selalu menyerahkan di jalanan atau pinggiran sawah di sekitar Kota Caruban. Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan ribuan pil setan, 2 buah ponsel, serta uang tunai Rp 942.000. Selama ini, tersangka mendapatkan pasokan barang haram dari wilayah Kediri yang dibelinya seharga Rp 350.000 per 1.000 butir. Kasat Reskoba Polres Madiun, AKP Dwi Koranto mengatakan, tersangka merupakan residivis yang pernah tertangkap 3 kali, tersangka terancam 15 tahun penjara. ■ wan

surya/sudarmawan

LONTONG BASI - Plt Kasat Narkoba Polres Madiun Kota, AKP Muhammad Zaini, didampingi Kabag Humas, AKP Supandi menunjukkan barang bukti (BB) sabu-sabu (SS) seberat 28,5 gram yang dibungkus dalam lontong basi milik narapidana Lapas Kelas I Madiun, Imam Hadori (30) warga Bagong Ginayan, Wonokromo, Surabaya, Senin (26/9).

Selundupkan SS lewat Lontong Basi

► Napi Lapas Kelas I Madiun Ditangkap Polisi MADIUN - SURYA KENDATI sudah meringkuk di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Madiun, narapidana yang satu ini tidak juga kapok. Bahkan dia nekat menyelundupkan sabu-sabu seberat 28,5 gram dengan memasukkan barang haram itu ke lontong basi.

surya/sudarmawan

PENGEDAR - Kendati tiga kali tertangkap, residivis Hendro Santoso (30) kembali ditangkap saat mengedarkan 1.000 pil koplo

Mahasiswi Imut Digerebek di Hotel JOMBANG - Pasangan bukan suami-istri yang keduanya berstatus mahasiswa dari dua perguruan tinggi swasta di Jombang digerebek polisi saat berduaan di hotel, Senin (26/9). Selanjutnya, keduanya digelandang ke mapolres guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pasangan itu, yang laki-laki berinisial AS (20) warga warga Desa Dapurkejambon, Kecamatan Kota, mahasiswa semester III sebuah sekolah tinggi keagamaan swasta di Diwek Jombang. Sedangkan yang perempuan berinisial RW (20), mahasiswi sekolah tinggi kesehatan swasta di Jombang. Penggerebekan itu berawal ketika polisi menggelar razia di sejumlah hotel. Dengan menggunakan mobil patroli, petugas langsung bergerak ke hotel New Melati di Jalan Sudirman. Petugas lantas menyisir setiap kamar. Di hotel tersebut, tim razia berhasil menciduk satu pasang mesum. Razia dilanjutkan ke Hotel Kartika yang berdekatan dengan Hotel New Melati. Dari hotel tersebut petugas berhasil menangkap empat pasangan yang sedang memadu kasih di dalam kamar. Salah satu pasangan itu adalah mahasiswa berinisial AS. Ia sedang berduaan di kamar dengan mahasiswi berinisial RW. Saat dilakukan pendataan oleh polisi, baik AS maupun RW hanya tertunduk malu. Keduanya bahkan lebih sering menutupi wajahnya dengan tangan dan jaket guna menghindari sorotan kamera wartawan. AS mengaku baru satu jam masuk kamar, "Belum ngapangapain ternyata sudah ada razia," sesal AS. ■ uto

Ulah narapidana kasus narkoba yang divonis 5 tahun 6 bulan penjara, Imam Hadori (30), sepertinya melecehkan aparat penegak hukum. Pasalnya, meski menjalani hukuman penjara baru dua bulan, narapidana warga RT 08/RW 03, Bagong Ginayan, Wonokromo, Surabaya ini berhasil memasukkan sabu-sabu (SS) seberat 28,5 gram melalui lontong basi yang dikirim perempuan asal Surabaya yang masih buron. Kini, tersangka SS 28,5 gram

sabu-sabu seberat 5,8 gram, kedua 24,5 gram, serta yang terakhir kalinya 28,5 gram. Menurutnya, kasus penangkapan tersangka Imam Hadori itu, merupakan kasus penangkapan terbesar selama setahun terakhir. Namun, dia memastikan jika tidak ada oknum sipir Lapas Kelas I Madiun yang terlibat. Alasannya, yang terlibat dalam penyelundupan kalangan narapidana narkoba sendiri. "Selama saya menjadi Plt 6 bulan terakhir, ada 3 kasus narkoba di Lapas. Semua pelakunya orang kiriman dari Surabaya dan barang-barang haram itu dipasok orang yang berasal dari Surabaya," terangnya kepada Surya, Senin (26/9). Selain itu, Zaini mengungkapkan jika kasus penyelundupan sabu-sabu ke Lapas Kelas I Madiun, selalu berubah berdasarkan kecerdasan pengedar.

Polisi Usut Pungli di Perhutani TUBAN - SURYA Kasus pengeroyokan warga terhadap Wakil Adm Perhutani KPH Tuban berinisial AWK terkait aksi perampasan sapi dan Pungli (pungutan liar) yang telah dilakukannya, sepertinya bakal berbuntut panjang. Sebab, selain mendalami kasus perampasan sapi dan pengeroyokan tersebut, polisi juga berupaya mengusut dugaan pungli yang terjadi tubuh Perhutani. Kapolres Tuban AKBP Nyoman Lastika menjelaskan, saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap AWK dan sejumlah saksi lain. Mulai

Warga Padasan Labrak Bupati Tuban TUBAN - SURYA Puluhan petani asal Desa Padasan, Kecamatan Kerek, Tuban mendatangi kantor Bupati Tuban, Senin (26/9). Dalam aksinya, para petani meminta Bupati Fathul Huda menghentikan rencana perluasan lahan tambang untuk keperluan pabrik semen yang selama ini dianggap telah merusak lingkungan dan mengganggu ketenangan warga. Dalam orasinya, para petani menuding bahwa selama ini proses penambangan yang terjadi telah banyak menyengsarakan masyarakat. Mulai dari dampak polusi udara, kebisingan dan lain sebagainya hingga mengakibatkan ketenangan warga terusik. “Bahkan, reklamasi atas lahan yang sudah ditambang juga tidak pernah jelas,” teriak Agus, koordinator aksi dalam orasinya. Dengan berbagai alasan itulah, warga yang tergabung dalam Gembung (Gerakan Masyarakat Butuh Urip Tenang ini menolak rencana perluasan lahan tambang. “Bupati harus memperjuangkan nasib kami. Dan PT Semen Gresik harus bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan yang telah terjadi,” sambungnya. Beberapa saat berorasi di halaman kantor bupati, sejumlah perwakilan warga dipersilahkan masuk. Namun, warga langsung balik kanan ketika tahu bahwa yang akan menemui mereka ada-

yang terbagi dalam dua kantong plastik dan dilakban masingmasing berisi 12,6 gram dan 15,9 gram serta bungkus daun bekas lontong basi, serta sebuah ponsel tersangka diamankan petugas Polres Madiun Kota,. Plt Kasat Narkoba Polres Madiun Kota, AKP Muhammad Zaini menceritakan, jika kasus penyelundupan sabu-sabu ke dalam Lapas Kelas I Madiun, selama enam bulan terakhir sudah ada kasus tiga kali. Yang pertama, kasus penyelundupan

Yakni, jika dalam kasus penangkapan sebelumnya, sabu-sabu dikirim lewat mie instan, yang terakhir justru dikirim dengan dimasukkan ke dalam lontong yang sudah basi. Zaini mengungkapkan kasus penangkapan tersangka itu bermula, saat petugas Polres Madiun Kota, Juni Legowati melimpahkan tahanan ke Lapas Kelas I Madiun. Usai menyerahkan tersangka, petugas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Madiun Kota ini makan bakso yang ada di halaman Lapas Kelas I Madiun. Tanpa disengaja, saat itu, tersangka memiliki jam bebas keluar Lapas Kelas I Madiun dan bertemu dengan seorang perempuan di sekitar penjual bakso. Beberapa saat kemudian, tersangka menerima dua bungkus lontong basi yang berisi 2 paket SS tersebut. Karena merasa curiga dengan titipan lontong itu, Juni dibantu Misnan salah seorang yang ada di halaman Lapas kelas I Madiun. ■ wan

LAMONGAN - SURYA Hingga kini Kejaksaan Negeri Lamongan belum mampu mengembalikan dana santunan tanah negara rawa Jabung untuk pembangunan Jabung Ring Dyke Lower Solo River Improvement Project (LSRIP) sebesar Rp 5, 3 miliar yang salah sasaran diberikan kepada 33 orang yang tidak berhak menerima. Selain mendata kepemilikan harta para penerima ‘uang haram’ untuk digugat secara perdata, Kejaksaan juga akan memidanakan jika proses sita harta kekayaan menemui jalan buntu. Itu berarti 28 orang dari 33 penerima akan menjalani proses pidana menyusul lima terpidana sebelumnya. “Karena tidak punya iktikad baik mengembalikan, kejaksaan negeri melangkah mulai mendata kepemilikan harta para penerima dana santunan tanah rawa Jabung untuk proses penyitaan,” ungkap Kasi Pidsus. Much Suroyo. Hingga kini, lanjut Suroyo, uang yang berhasil diselamatkan dan kembali ke negara dari sejumlah penerima baru Rp 1, 8 miliar. Masih banyak uang yang belum dikembalikan. Seperti mantan Kades Pelangwot, Khudori, belum mengembalikan Rp 157.680.000. yang diterimanya. Menurut Suroyo, penerima ‘uang haram’ sejak September 2009 itu nampaknya tidak ingin mengembalikan uang yang sudah dinikmatinya. Uang sudah habis dipergunakan untuk membangun rumah, membeli tanah, mobil maupun keperluan lainnya. Makanya langkah selanjutnya adalah proses penyitaan harta kekayaan diawali dengan pendataan. Mereka yang tidak berhak menerima dana santunan pembebasan tanah negara itu hasil rekayasa data yang diusulkan kepada tim sembilan oleh Kepala Desa Jabung, Ahmad Rozi yang sudah divonis empat tahun. Umumnya penerima bukan penggarap tanah rawa Jabung tapi orang luar penggarap. ■ st36

dari kronologi aksi perampasan sapi hingga pungli terhadap para sopir truk yang dilakukan AWK terus didalami oleh petugas. “Terkait aksi pengeroyokan warga, sementara terungkap bahwa aksi itu dilakukan warga lantaran kesal dengan ulah pelaku yang telah merampas empat ekor sapi milik salah satu warga,” terang Kapolres. Sedangkan mengenai kasus dugaan pungli yang telah dilakukan yang bersangkutan, Nyoman mengaku bahwa pihaknya juga telah mengantongi bukti karcis sebagai tanda bukti penarikan uang yang dilakukan oleh AWK.

Namun, polisi masih butuh keterangan dari para sopir truk atau korban yang telah dimintai uang pungli tersebut. Tak hanya itu, Kapolres juga mengaku akan melakukan pendalaman atas perkara ini sampai ke akar-akarnya. Tak terkecuali aliran dana hasil penarikan yang telah dilakukan oleh pelaku. Adm Perhutani KPH Tuban Uud Yogasara ketika dihubungi melalui ponselnya belum bersedia berkomentar banyak terkait peristiwa ini dengan dalih dirinya masih akan melakukan klarifikasi terlebih dulu kepada pihak kepolisian. ■ ufi

surya/sudarmawan

PASANGAN MESUM - Sebanyak tiga pasangan mesum di luar nikah berhasil diamankan petugas Polsek Taman dari sejumlah Kamar Hotel Mariton, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Senin (26/9).

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi : z Hakim - 0812345 94787 z Hendro - 087851322567 z Meidy - 031 83356990 informasi bisnis

Gratis 3 Hari Pengobatan Kanker di Klinik Nur Mustika

surya/m taufik

DEMO BUPATI - Puluhan petani sekitar pabrik semen saat menggelar demonstrasi di halaman Kantor Bupati Tuban untuk menolak rencana perluasan lahan tambang. lah Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein. Alasannya, mereka ingin bertemu langsung dengan Bupati. “Di depan tadi katanya kami mau ditemui oleh bupati. Tapi, ternyata kami dibohongi. Setelah masuk yang menemui hanya wakil bupati. Karena itulah kami memilih kembali,” ujar Agus dan beberapa rekannya sambil berjalan keluar dari gedung Pemkab. Selanjutnya, puluhan petani itu bergeser ke gedung DPRD Tuban. Di sana, mereka juga menolak untuk masuk ke kan-

tor dewan meski sudah dipersilahkan masuk usai menggelar orasi di luar. Akhirnya, sejumlah anggota dewan bersedia keluar halaman untuk menemui mereka. Beberapa saat menyampaikan aspirasinya, para pendemo akhirnya membubarkan diri. “Ada beberapa tuntutan yang disampaikan. Termasuk mengenai permasalahan lingkungan di sekitar pabrik semen dan penolakan rencana perluasan lahan tambang,” kata Sunoto, anggota Komisi D DPRD Tuban usai menemui pendemo. ■ ufi

KANKER paru-paru tergolong dalam penyakit kanker yang mematikan, baik bagi pria maupun wanita, dibandingkan dengan kanker lainnya. kanker paru-paru adalah sebuah bentuk perkembembangan sel yang sangat cepat (abnormal) didalam jaringan paru yang disebabkan oleh perubahan bentuk jaringan sel atau ekspansi dari sel itu sendiri. Jika dibiarkan pertumbuhan yang abnormal ini dapat menyebar keorgan lain, baik yang dekat dengan paru maupun jauh. Penyebab terbesar kanker paru-paru adalah merokok (87%), sedangkan sisanya disebabkan oleh zat asbes, radiasi, polusi udara. ada beberapa kasus penyakit yang memicu terjadinya penyakit kanker paru-paru ini, yaitu penyakit TBC dan Pneumonia. Kedua penyakit ini dapat menimbulkan perlukaan pada jaringan sel organ paru sehingga mensuport terjadinya pertumbuhan sel abnormal didalam rongga tersebut. biasanya kanker paru yang berkembang dari kasus ini adalah jenis Adenocarcinoma. Gejala kanker paru ini hanya akan muncul saat perkembangan abnormal sel ini semakin parah kearah stadium yang lebih lanjut yaitu; sering batuk pada waktu lama, kesulitan bernafas, batuk mengeluarkan

darah, nyeri didada, bahu dan punggung. Yang lainnya seperti susah menelan, leher dan wajah tampak membengkak, nafsu makan berkurang, hilangnya berat badan, cepat lelah atau lemah. Bila hasil uji klinis menunjukkan hasil positif, pasien harus diterapi. Untuk terapi di Klinik Nur Mustika mengunakan terapi

TCM (Traditional Chinese Medicine). Sistem pengobatannya tanpa operasi. Teknik pengobatan dengan cara pemberian terapi dan obat-obatan herbal (bisa berupa cairan, berbentuk pil atau dikemas dlm kapsul). Kombinasi terapi tersebut sangat mujarab untuk terapi kanker paru-paru. Selain itu juga paru-paru, payudara, rahim, usus, hati, nasofaring, kelenjar getah bening, dll. Obat Anti Tumor yang tidak melemahkan tubuh. Dengan prinsip terapi individual sesuai de ngan jenis penyakit, jenis usia, serta semua jenis stadium. Pasien akan selalu dipantau untuk mencapai hasil maksimal. Sehingga dapat mengetahui perubahan kondisi penyakitnya sebelum dan sesudah menjalani pengobatan. Dapatkan Gratis 3 hari Pengobatan bagi pasien kanker. z ikl

Informasi lebih lanjut hubungi segera:

Klinik Nur Mustika

Ruko Gate Way E 17 Waru Sidoarjo. (Sebelum Makro) Telp 031.8554135, 031.71732304 Buka Setiap Hari Pukul 08.00 – 17.00


Heecul Masih Ada

10

Super Junior, boyband Korea Selatan merilis A-Cha, Senin (26/9). Lagu A-Cha yang terdengar lebih garang ini adalah lagu baru dari album ke-5 Mr Simple. Heechul masih tampil bersama mereka sebelum mengikuti wajib militer. ■ kpl www.surya.co.id

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

Rahasia Rencana Pernikahan

Julia Perez

Ditendang

Gossipers ........ Meski menuai sukses lewat lagu Chaiya Chaiya yang diunduh di Youtube, Briptu Norman Camaru sempat menegaskan dirinya tetap akan bertahan sebagai anggota Brimob Polri. Namun, pria asal Gorontoalo ini mendadak menyatakan mengundurkan diri dari dan melepas seragam polisinya. Apa komentar Anda tentang fenomena ini?

LAUDYA Chintya Bella agaknya sudah memberikan kartu trufnya kepada Chico Jericho. Buktinya, mereka lengket selama tiga tahun lebih. Menginjak tahun keempat, keduanya sudah mulai membicarakan kelanjutan hubungannya. Chico (27) mengakui telah membicarakan pernikahan dengan Bella meski mereka berseberangan keyakinan. Sejak awal, mereka menyadari perbedaan itu, tetapi dengan kalemnya Bella mengaku bahwa perbedaan itu untuk dipahami dan bukan menjadi pemicu permasalahan. “Kami sih sudah berbicara serius tentang pernikahan. Seperti semua orang, kami juga punya rencana. Saya tidak bisa memberitahu sekarang. Mohon doanya saja,” kata lelaki keturunan Thailand itu saat ditemui di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (26/9). Selama ini mereka merasa nyaman dan mencoba mendekatkan diri. Baik Bella maupun Chico sudah menggenggam rencana itu. Bagi Bella, sosok Chico sudah memenuhi kriterianya. Sadar hubungannya selama ini kerap tak awet, Bella enggan terlalu banyak berharap dengan Chico. “Kalau ditanya kapan melepas masa lajang, aku malah takut berharap banyak,” ungkap Bella beberapa waktu lalu. Beberapa kali putus di tengah jalan, membuat Bella tertekan dan khawatir hubungannya dengan Chico kembali kandas. “Kalau tidak kesampaian aku takutnya stres. Jangankan jodoh, kerjaan yang tidak kesampaian saja aku bisa membuat stres,” ucap perempuan berusia 23 tahun itu. Bella tak mau sesumbar dan hanya bisa berdoa demi kelangsungan hubungan mereka. “Kalau menikah, Insya Allah ya. Chico berdoa, aku juga berdoa. Bagaimanapun, jodoh atau rezeki masing-masing orang Allah juga yang menentukan,” tambahnya.■ nva

dari Palembang Sadar memiliki tubuh seksi, Julia Perez alias Jupe, sering memamerkan aset tubuhnya. Itu yang membuat mata terbelalak. Meski jarang menyanyi, ternyata pesona fisik Jupe memikat banyak orang. Buktinya, ia cukup laris mengisi acara.

Kirim komentar melalui SMS ke nomor :

083857517888

Dengan format : SiiipKan (spasi) nama#umur# kota#komentar Setiap komentar yang masuk kami upload juga di situs online www.surya.co.id, sehingga bisa diikuti setiap hari.

K

ETIKA diminta tampil dalam hiburan rakyat bersama Bank BRI di Palembang, tiba-tiba Jupe mendapat kabar menyengat. “Saya ditelepon tidak diperkenankan untuk datang dan bernyanyi di Palembang, Sabtu lalu,” kata Jupe lewat telepon, Senin (26/9). Kabar itu datang dari pihak Bank BRI. Hal itu terjadi karena dirinya dinilai selalu tampil tidak pantas kala manggung. Menurut penjelasan panitia, artis yang satu ini dianggap kerap menampilkan goyangan erotis. Pencekalan itu pun sudah tidak bisa ditawar lagi. “Saya salah satu dari tujuh artis yang dinilai selalu tampil seronok di atas panggung. Padahal, sebelumnya saya tampil dua kali di Palembang dan saya diizinkan. Padahal, saya tampil tertutup dengan bawahan celana jins. Saya gak tampil buka-bukaan kok. Padahal goyangan saya di atas panggung tidak menggoda penonton,” ungkapnya. Pencekalan Jupe di Palembang, Sumatra Selatan ternyata bukan kali ini saja. Pelantun lagu Belah Duren itu sudah beberapa kali dilarang masuk ke kota Pempek itu. Beberapa kali pula Jupe bernegosiasi dan akhirnya sempat lolos. “Sebelumnya sempat ada warning, saya mau datang tidak boleh. Terus sempat silaturami

1. Hadi (Lamongan/+6285737008xxx) : jalan hidup manusia allah yg mengatur,buat norman mana yg terbaik kerjakan! smga sukses aja! 2. Heppy Soegara (Malang/+6285749026xxx) : Mdah bgtz mngundurkan diri, Padahal mw jdi anggota ja gk mudah. 3. Lucifer (Sidoarjo/+6287752641xxx) : Knp meMilih Jd artis? bukanKh mnjadi polisi itu cita2 mu dr kcil 'Man'? seragam hitam dan baret hitam, itu yg km blanG..! 4. Uca (Nganjuk/+6287858700xxx) : buat maz Nurman,pkir 1000 kali lg maz klo mau ngelapas jabatanY,jgn trgiur dgn ktenaran skejap sja. 5. Rhiea (Tuban/+6281233688xxx) : ws toh man ... enk dadi polisi wae lbh tetp, ktimbang ddi artis nk ws ng laku pye ?? ape mrgwe opo, nk emang sneng ksenian y d gwe hobi wae toh ... jgn mkir enk e tp kdpan_e bwt ank istrimu. G"d luck :-) 6. Faridz (Surabaya/+6283856443xxx) : wah. .mubbazir get si norman. slit lo untk msuk brimob sprti dya 7. Alvian Sabu (Sumbawa/+6281339500xxx) : bagi aku sah2 saja briptu norman.tapi ingatlo janji sumpa kmu sa'at kmu menjadi seorng anggota brimop. klu bingung memutuskan ini rumusx 3n nalar, naluri,nurani.kmu pasti bisa. salam sukses briptu norman dri anak jalanan. 8. Allim (Caruban/+6285648781xxx) : Lihat aj nnti, orng tu kbnyakan cita2nya ingin jd polisi la klau norman kok cita2nya pengen kluar dri polisi,itu ksalahan besar bagi norman,ingat bribtu norman orng tu suka km merGo km itu polisi bkn tampang km yg sok kaya sahrukan. 9. Alsyur (Surabaya/+6285656255xxx) : Mata norman udah silau dngn materi,setia kepda NEGARA udah luntur,PECAT DIA DENGAN TIDAK HORMAT.

sama pihak MUI dan baru saya dibolehkan untuk tampil untuk pertama. Yang kedua saya boleh tampil. Ketiga waktu itu saya mau hadir lagi di Palembang, untuk acara saya jadi brand ambassador sebuah produk rambut, terus tibatiba saya juga tidak boleh hadir. Jadi dua kali boleh hadir dua kali juga saya dicekal,” tutur Jupe panjang lebar. Kali ini Jupe pasrah. Dia menegaskan bahwa dandanannya normal-normal saja dengan pakaian tertutup dan goyangan yang menurutnya pantas. “Ya mau gimana lagi, saya ikhlas. Saya berharap MUI Palembang bisa membuka hati. Saya ingin silaturahmi saya dan masyarakat Palembang jangan sampai putus,” kata Jupe. Kapokkah dia? Ternyata tidak. Ia sudah menyanggupi akan tampil di Palembang 8 Oktober nanti. Oleh karena itu, Jupe merasa harus menyelesaikan masalahnya ini supaya bulan depan bisa datang ke Palembang. “Padahal saya sudah dua kali ke Palembang dan telah membuktikan kalau saya bisa melakukan apa yang mereka inginkan. Kalau minta pakai baju tertutup dan goyangan yang biasa saja, saya juga bisa,” tambahnya. Meski kecewa, pacar pesepakbola Gaston Castano ini tidak ingin menyalahkan siapa-siapa. "Saya tidak ingin menjadi pahlawan kesiangan. Saya hanya ingin bersilaturahmi ke Palembang. Saya tidak mau ribut-ribut, menerima saja," katanya. ■ tribunnews

kapanlagi

kapanlagi

Kematian Cinta Adly ADA-ADA saja yang iseng mengabarkan Adly Fairuz meninggal. Langsung saja Adly membantah. “Meninggal, bukan itu yang dimaksud, tetapi saya putus cinta,” kata Adly bertutur tentang kematian cintanya. Kisah cinta Adly dengan Lala yang mahasiswa kedokteran di Bandung itu kandas. Untuk mengobati sakit hatinya, Adly menghabiskan energi untuk tur bersama The Adly’s ke berbagai kota setelah menyelesaikan syuting sinetron kejar tayang. Dengan padatnya aktivitas, tidak ada

waktu untuk bersedih seperti ketika putus cinta dari Shireen Sungkar dulu. Bersama Lala, sepertinya Adly menunjukkan kesungguhan. Meski sosok Lala belum pernah dimunculkan terang-terangan di media, namun kabarnya mereka serius menjalani hubungan. “Senin sampai Jumat, syuting. Sabtu-Minggu main band bareng The Adlys. Kemarin ini baru balik dari Malaysia dan Bali. Minggu ini harus manggung di Makassar,” kata Adly Fairuz, Senin (26/9), di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Adly pasrah pada jadwal yang diatur Teddy, manajernya. Yang dia siapkan hanya stamina. “Saya yang minta manajer mengatur supaya Senin sampai Minggu full. Untuk sinetron saya cuma minta satu judul, tetapi untuk band, kapan pun,” kata Adly. ■ tribunnews kapanlagi

Syaratnya Tunggu hingga 4 Tahun MELANIE Putria (29) nyaris tidak bisa beristirahat saat di rumah. Anak semata wayangnya, Sheemar Rahman Puradiredja (9 bulan), sedang aktif-aktifnya bergerak. “Ini anak pertama, jadi bawaannya serba teliti dan mau dilakukan sendiri. Pokoknya full pekerjaan sebagai orang tua, mulai dari pendidikan hingga semua keperluan kecil dan besar, aku dan Angga yang pegang,” kata Melanie saat

dijumpai di Ballroom Mutiara 1, Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta, Senin (26/9). Angga dengan senang hati menyambut jika Melanie hamil lagi. Akan tetapi, bagi Melanie, hamil dan punya anak lagi bukan hal mudah. Ia mengajukan syarat khusus kepada sang suami. Melanie ingin kembali hamil setelah Sheemar berusia empat tahun. Mengalami kerepotan itu pula yang membuat Melanie berpikir panjang untuk menambah momongan. “Menurut perhitungan kami, sampai usia empat tahun Sheemar sudah puas mendapat perhatian penuh orang tuanya. Biar total banget. Baru setelah itu aku bisa alihkan perhatian untuk adiknya,” ungkap Melanie. Dua anak bagi Puteri Indonesia 2002 itu cukup ideal karena orang tua dapat memberikan perhatian penuh. Mengingat tingginya biaya pendidikan saat ini, orang tua harus punya napas panjang agar dapat menyiapkan dengan maksimal. ■ nva kapanlagi

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi: z Hakim - 0812345 94787 z Hendro - 087851322567 z Meidy - 031 83356990

informasi bisnis

Rajin Bersepeda dengan Tubuh Segar TAK bisa disangkal, stamina yang sehat akan membuat tubuh kita terasa segar dan bersemangat. Sebaliknya, stamina yang tidak fit seringkali membuat tubuh kita terasa lemas, sehingga tidak memiliki semangat untuk menjalani aktifitas sehari-hari. Kondisi tersebut dirasakan oleh Sido Slamet seorang PNS yang tinggal di Blitar, Jawa Timur, “Mungkin karena aktifitas pekerjaan, saya mudah sekali merasa lelah dan badan jadi tidak fit.” Ujar pria berusia 53 tahun tersebut. Gentong Mas adalah minuman herbal yang sangat bermanfaat dan aman tanpa efek samping karena terbuat dari bahan alami seperti Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda). Gentong Mas baik dikonsumsi oleh penderita berbagai gangguan kesehatan. Nenek moyang kita dulu, kerap memanfaatkan Gula Aren sebagai bagian dari obat-obatan tradisional untuk mengatasi penyakit. Maklum, dulu belum dikenal obat modern dari Eropa atau ‘Barat’. Selain memiliki rasa yang manis dan lezat, Gula Aren juga mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh, diantaranya adalah Riboflavin yang membantu pembentukan antibodi, energi, memperbaiki kerusakan sel saat proses produksi energi, dan memperbaiki jaringan sistem pencernaan. Thiamin yang dikandung dalam Gula Aren memiliki manfaat untuk memperkuat sistem syaraf dan otot, termasuk gejala-gejala pegal-pegal. Sementara Habbatussauda, telah digunakan sejak beribu tahun yang lalu di Timur Tengah sebagai penawar bagi nutrisi yang mampu meningkatkan sistem pertahanan tubuh. Mengkonsumsi Habbatussauda dapat meningkatkan kekebalan tubuh karena biji hitam ini memiliki fungsi untuk

meningkatkan jumlah sel-sel T, yang baik untuk meningkatkan selsel pembunuh alami. Efektifitasnya hingga 72% jika dibandingkan dengan plasebo hanya 7%. Habbatussauda pun dapat menetralkan racun dalam tubuh yang dapat dikeluarkan dikeluarkan melalui kotoran, urine dan keringat. Meski demikian, pola hidup sehat seperti olah-raga dan mengurangi merokok juga perlu dilakukan. Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com.Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Surabaya : 081316821146 / 031-75161806, Malang: 081219269565, (0341)5491890 Madiun: 081335272936, Kediri: 085223018142, Mojokerto: 085223636470, Gresik: 081322445096, Blitar: 081233052584, Banyuwangi: 085234398441, Sidoarjo: 081252532578, Tulungagung: 081252532577, Jombang: 085257044832, Jember: 081338611049, Trenggalek: 082139057979, Magetan: 081359291111, Probolinggo: 081331952259, Nganjuk: 081331939610, Pa s u r u a n : 0 8 1 2 5 2 7 5 6 2 2 7 , Po n o r o g o : 081274310596, Bojonegoro: 081233390005, Situbondo: 082143391646, Ngawi: 081215110665, Bondowoso: 081233836384, Lamongan: 081331257610, Tuban: 081216135230, Lumajang: 081336191009, Bangkalan: 082118867006, Pa m e k a s a n : 0 8 2 1 4 0 7 4 4 8 6 3 , S u m e n e p : 085232302824, Pacitan: 082139981332, Sampang : 082141417808 ● ikl


12

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

dok

PENYERAHAN BANTUAN - Kepala Dinas Koperasi & UMKM Provinsi Jatim Dr Ir H RB Fattah Jasin MS bersama Kepala Dinkop & UKM Kabupaten Pasuruan Drs Munawar Ilham dan Ketua KPSP Setia Kawan M Kusnan berfoto dengan wakil koperasi peternak yang menerima bantuan peralatan dari Gubernur Jatim (foto kiri). Peralatan yang diberikan berupa ember, saringan, dan karpet perah serta milk can (foto kanan).

Paket Bantuan Gubernur Jatim Bagi Peternak Sapi Perah

Tingkatkan Kuantitas dan Kualitas Usaha Koperasi Susu Dua ribu paket bantuan peralatan diberikan Gubernur Jatim Soekarwo melalui Dinas Koperasi (Dinkop) dan UMKM Provinsi Jatim kepada peternak sapi perah anggota koperasi di 14 kabupaten/kota di Jatim. Bantuan tersebut diserahkan kepada 42 koperasi untuk mendukung usaha peningkatan kualitas dan kuantitas produksi susu segar di Jatim.

K

ualitas susu yang baik tidak terlepas dari cara penanganan peternakan sapi perah yang baik pula. Dengan terbatasnya wawasan dan peralatan, tentu hal tersebut akan sulit diwujudkan. Untuk itu, Gubernur Jatim Soekarwo memberi bantuan dana sekitar Rp 2,1 miliar melalui Dinkop dan UMKM Provinsi Jatim untuk diserahkan kepada peternak di Jatim. Untuk itu, Gubernur Jatim

Soekarwo memberi bantuan berdana total Rp 2,1 miliar melalui Dinkop dan UMKM Provinsi Jatim untuk diserahkan kepada peternak di Jatim. Langkah ini sekaligus untuk memperkuat sebutan Provinsi Jatim sebagai Provinsi Penggerak Koperasi. Bidang Usaha Koperasi Dinkop dan UMKM Provinsi Jatim seksi Peternakan mewujudkan dana tersebut dalam bentuk peralatan yang dibutuhkan pe-

ternak sapi perah. Yaitu, ember, saringan dan karpet perah serta milk can. “Semua peralatan merupakan barang inventaris, bukan milik pribadi. Jadi pakai dan pelihara dengan baik serta segera diberikan kepada rekan peternak jika ada yang membutuhkan,” saran Dr Ir H RB Fattah Jasin MS, Kepala Dinkop dan UMKM Provinsi Jawa Timur, dalam sambutan pada penyerahan bantuan di aula pertemuan Koperasi Peternak Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan di Nongkojajar, Pasuruan, Selasa (20/9). Secara keseluruhan bantuan peralatan ini berjumlah 2.000 paket yang diberikan secara merata ke 42 koperasi di 14 kabupaten/kota. Kabupaten Pasuruan memperoleh 756 paket untuk lima koperasi dan KPSP

dok

PROVINSI PENGGERAK KOPERASI - Kepala Dinas Koperasi & UMKM Provinsi Jatim Dr Ir H RB Fattah Jasin MS bersama pejabat koperasi daerah. Mereka berupaya mempertahankan Jatim sebagai provinsi penggerak koperasi.

Setia Kawan Nongkojajar mendapat 348 paket karena jumlah anggotanya yang banyak. “Diharapkan dengan adanya bantuan ini kapasitas kuantitas serta kualitas produksi susu segar peternak lokal semakin meningkat,” imbuh Dr Mas Purnomo Hadi MM, Kabid Usaha Koperasi Dinkop dan UMKM Jatim. Berdasar data Dinkop dan UMKM Provinsi Jatim, produksi susu segar Jatim rata-rata mencapai 750 ton per hari atau 81 persen terhadap produksi nasional. Susu segar tersebut diproduksi oleh sekitar 150.000 sapi perah (laktasi, kering dan pedet) yang dikelola 58.000 peternak anggota koperasi di Jatim. Jadi Percontohan Anggota Koperasi Peternak Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan di Nongkojajar, Pasuruan, berjumlah 7.459 peternak dengan 17.439 ekor sapi. Susu segar yang diproduksi mencapai 72.000 liter per hari dan uang dibayar setiap 10 hari sekali. “Mereka tersebar di 12 desa, terdiri dari 11 desa peternak sapi perah serta satu desa peternak sapi jantan dan sayur mayur,” ujar Hariyanto, Sekretaris KPSP Setia Kawan. Di luar anggota, ada satu desa di Kecamatan Paserpan yang menyetor susu segar kepada KPSP Setia Kawan. Sebagai upaya membantu anggota dan meningkatkan jumlah produksi susu segar, maka KPSP Setia Kawan meminjamkan sapi gaduan dan guliran kepada anggotanya. Sapi gaduan adalah jika peternak dipinjami induk sapi dari koperasi. Susu yang diproduksi diambil peternak. Sedangkan nanti jika ada anak sapi yang lahir, anak

pertama akan dimiliki anggota tersebut, sedangkan anak kedua dimiliki koperasi. Sementara, sapi guliran merupakan induk sapi pinjaman koperasi yang wajib digulirkan dari satu peternak ke peternak lainnya. Nah, susu yang dihasilkan sapi tersebut dimiliki oleh peternak yang bersangkutan. Menurut Hariyanto, jumlah sapi guliran yang dimiliki KPSP Setia Kawan sekarang 753 ekor dan jumlah sapi gaduan dengan swadaya koperasi sekitar 1.700 ekor. “Anggota yang menerimanya sebanyak dua ribuan peternak,” papar Harijanto. KPSP Setia Kawan sendiri merupakan hasil training dari pemerintah Australia. Seiring berjalannya tahun, koperasi yang diketuai M Kusnan ini tumbuh besar dan menjadi percontohan beberapa negara. “Kami akan menjadi pusat training koperasi peternak bagi Timor Leste dan Papua Nugini yang dibiayai pemerintah Australia,” jelas Kusnan. Pengembangan sumber daya manusia di tubuh KPSP Setia Kawan juga terus dijalankan. Mereka telah bekerjasama dengan Institut Pertanian Bandung, Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Brawijaya Malang, negara New Zealand, Australia, Belanda dan Swedia. Nah, dengan demikian diharap kemampuan para peternak anggota akan semakin berkembang. Diiringi dengan bantuan dari Pemprov Jatim berupa sarana peralatan, tujuan koperasi untuk mensejahterakan anggotanya akan lebih baik. n ida

dok

PENGGUNAAN BIOGAS - Kepala Dinas Koperasi & UMKM Provinsi Jatim, Dr Ir H RB Fattah Jasin MS menyarankan pengolahan kotoran sapi menjadi biogas ditingkatkan. Sebab, biogas mampu digunakan sebagai bahan bakar aktivitas rumah tangga sehari-hari.

Pengembangan Biogas untuk Bahan Bakar Rumah Tangga KPSP Setia Kawan Nongkojajar, Pasuruan juga mengembangkan pembuatan energi biogas sebagai bahan bakar rumah tangga warga setempat. Program ini merupakan hasil kerjasama dengan Humanist Institute for Co-operation with Developing Countries (Hivos), sebuah organisasi nirlaba asal Belanda. Di samping, adanya dana bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Dinkop dan UMKM Provinsi Jatim. Kotoran sapi di wilayah cakupan Koperasi Setia Kawan mencapai 20-30 kilogram per ekor setiap hari. Jumlah total biogas sudah mencapai 655 unit dengan unit terbanyak di Desa Tutur, Desa Blarang dan Desa Tlogosari. Di samping itu, terdapat tiga area sudah memakainya sebagai bahan bakar 100 persen yaitu Dusun Gunungsari, Dusun Cemoro dan Dusun Banyumeneng. Energinya dipakai untuk menyalakan lampu, pemanas air, genset dan memasak. Untuk kebutuhan rumah tangga, cukup dimiliki unit reaktor biogas berukuran delapan kubik yang bisa dipenuhi dari sapi yang per ekornya menghasilkan 25 kilogram kotoran. Harga pembuatan satu peralatan biogas membutuhkan biaya Rp 7 juta. “Program ini perlu dikembangkan terus, sebab peternak tidak akan merugi karena semua bagian dari sapi perah piaraannya dapat dimanfaatkan,” tutur Dr Ir H RB Fattah Jasin MS, Kepala Dinkop dan UMKM Provinsi Jatim. Fungsi sapi perah akan dialihkan menjadi sapi potong ketika umurnya sudah tua, sehingga dagingnya yang dijual. Kemudian, ampas kotoran sapi yang sudah dipakai sebagai energi biogas dapat digunakan sebagai pupuk. Tekad KPSP Setia Kawan menggalakkan penggunaan energi biogas ini menarik perhatian mahasiswa asing. Beberapa waktu lalu, pelajar dari Jerman, Belanda dan Italia datang ke Nongkojajar, Pasuruan untuk penyusunan skripsi terkait biogas. n ida

Bantuan untuk Peternak Sapi di Nongkojajar, Pasuruan

Beban Kami Jadi Diringankan Ukuran kualitas susu segar yang dihasilkan dari sapi piaraan para peternak di Nongkojajar, Pasuruan, sudah mencapai 90 persen dan masuk grade satu. Itu berarti tergolong salah satu produsen susu sapi dengan kualitas baik di dunia. Namun, kesulitan seperti apa yang dihadapi para peternak di sana? Marta Nurfaidah Pasuruan

T

ujuh belas tahun sudah Mohammad Ikhsan menjalani profesi sebagai peternak sapi perah. Setiap hari, rutinitasnya diisi dengan merawat sembilan ekor sapi yang menghasilkan 100 liter susu segar. “Kecuali kalau pas ada yang bunting seperti sekarang, jadi berkurang menjadi 70 liter saja,”

ujar Ikhsan. Sebab, ketika sapi perah bunting produksi susunya tidak ada sehingga oleh peternak dianggap kering atau tidak produktif. Sebagai peternak, Ikhsan juga tidak terlepas dari masalah. Seperti kesulitan menyediakan pakan ternak berupa rumput hijau, daun jagung atau daun kacang di musim kemarau. “Kalau panas seperti saat ini,

rumput hijau agak sulit diperoleh jadi lebih sering mengandalkan bekatul dan polar,” ujar lelaki berusia 38 tahun ini. Namun, menurut Ikhsan, tanpa persediaan dedaunan segar, kualitas sumber makanan ternaknya jadi berkurang. Dengan cara ini, susu segar yang dihasilkan jadi terpengaruh pula. Sementara itu, Chosi'in, 45, yang memiliki empat ekor sapi perah berharap memperoleh pinjaman uang untuk membeli sapi. “Dulu kami bisa pinjam uang dengan bayar cicil, sekarang tidak ada,” keluhnya. Chosi’in berharap layanan itu diadakan lagi karena sangat membantu. Dengan bertambahnya sapi yang dipelihara, kuantitas susu segar yang dihasilkan

akan meningkat. Saat ini, keempat ekor sapi perahnya memproduksi 50 liter susu segar setiap hari. Susu itu disetor ke Koperasi Peternak Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan di Nongkojajar, Pasuruan, sebanyak dua kali yaitu pada pukul 05.30 dan 15.30. Satu liternya diberi harga sekitar Rp 2.900 per liter. Dengan jumlah pendapatan sekitar Rp 4,3 juta per bulan, Chosi’in mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga dan menyekolahkan dua anaknya. “Tetapi kadang ya masih kurang untuk beberapa keperluan karena penjualan susu segar itu satu-satunya pendapatan saya,” ungkap Chosi’in. Berbagai masalah dihadapi, tetapi semangat Ikhsan dan Chosi’in untuk menjaga kondisi sapi-

sapi perahnya tetap sehat tidak pernah pupus. Dengan harapan kualitas susunya juga tetap baik Bertujuan membantu mereka mengatasi kesulitan saat berternak, Gubernur Jatim melalui Dinkop dan UMKM Provinsi Jatim memberikan 348 paket peralatan. Paket berisi ember, saringan dan karpet perah serta milk can tersebut diserahkan di aula pertemuan KPSP Setia Kawan, Selasa (20/9). “Alat-alat ini sedikit banyak meringankan beban kami. Sebab, tidak semua peternak memilikinya,” tutur Ikhsan. Padahal, karpet perah itu diperlukan supaya kaki sapi dapat menjejak dengan stabil dan  kebersihan area terjaga ketika sapi diperah susunya. Sedangkan ember dan saringan perah serta

dok

PETERNAK TERIMA BANTUAN - Para peternak sapi perah anggota KPSP Setia Kawan menghadiri penyerahan bantuan peralatan pemerahan susu segar dari Dinkop dan UMKM Provinsi Jatim. milk can sangat berguna untuk mencegah masuknya bakteri ke dalam susu segar. “Masih ada peternak yang memakai ember plastik. Lha itu mempercepat masuknya bakteri ke dalam susu,” sahut Chosi’in.

Jika hal itu terjadi, maka kualitas susu segar pun menjadi turun. Milk can juga disertakan dalam paket bantuan karena mampu menjaga kondisi susu tetap steril dari rumah peternak hingga KPSP Setia Kawan. n


Tolak Perpanjangan Kontrak dengan Arsenal

Pencetak gol ke-100 untuk Arsenal pekan lalu, Robin van Persie, membuat klub pemakainya cemas, karena striker Belanda ini menolak membicarakan perpanjangan kontraknya. Arsenal waswas bahwa RVP sengaja menolaknya karena ingin hengkang, seperti yang dilakukan Francesc Fabregas dan Samir Nasri. “Saya terlalu fokus mempersiapkan diri dalam pertandingan (melawan Olympiakos), tak ada waktu membahas kontrak,” kilah RVP yang kontraknya berakhir 2013. Ia menandatangani kontrak sejak 2009 dengan gaji 70.000 pounds per pekan. ■ goal/dey

13

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

www.surya.co.id

KEKUATAN ROTASI ► Kesiapan Rooney Diragukan

MANCHESTER – SURYA SIR Alex Ferguson berniat mengubah susunan pemain Manchester United (MU) saat mengincar kemenangan pertama di kualifikasi Grup C Liga Champions melawan FC Basel di Old Trafford, Selasa (27/9). Tim Setan Merah yang menjadi finalis musim lalu kemungkinan besar tanpa striker Wayne Rooney yang dibelit cedera hamstring. Jadi manajer MU ini kemungkinan membuat beberapa perubahan agar timnya tetap tajam. "Saya ingin seluruh pemain ambil bagian, kemungkinan besok ada perubahan," kata Ferguson, Senin (26/9). Setelah tampil bak traktor yang menggilas lawan-lawannya, MU seperti membentur tembok saat ditahan Stoke City 1-1 di liga domestik. Di partai pembuka Liga Champions awal bulan ini, MU belum memperlihatkan keperkasaan mereka karena hanya menahan Benfica 1-1. Salah satu posisi yang kemungkinan diubah Ferguson adalah di sisi penggempur dengan menjadikan Michael Owen sebagai starter. Manajer asal Skotlandia ini yakin sekarang saatnya merebut kemenangan sekaligus membuka kesempatan lolos. Tiga kemenangan di Grup C, menurut Ferguson, sudah cukup untuk menggaransi mereka satu tempat di babak knockout. MU masuk dalam grup yang menguntungkan. Selain Benfica dan FC Basel, MU juga satu kelompok dengan klub Rumania, Otelul Galati. Selain Benfica, dua lainnya hanyalah klub medioker. "Kalau memiliki 10 poin, Anda pasti akan ke babak berikut dan kami jelas ingin menjuarai grup," terang Ferguson. "Jika bisa memenangi tiga partai selanjutnya, kami bisa sedikit merotasi pemain." Meski mencanangkan target menyapu tiga partai berikut, bukan berarti MU meremehkan Basel. Gelandang MU, Darren Fletcher menegaskan ia malah

GRUP C MU VS FC BASEL RABU (28/9), VISION-1, PKL. 01.45 WIB

PRAKIRAAN PEMAIN

MU (4-4-2) : De Gea, Jones, Smalling, Evans, Evra, Nani, Giggs, Carrick, Young, Welbeck, Owen FC Basel (4-4-2) : Sommer, Steinhofer, Kovac, Dragovic, Voser, Shaqiri, Yapo, Tembo, Zoua, Frei, Streller.

MENJAJAL KONSISTENSI - Penyerang muda MU Danny Welbeck dituntut menjaga sejauh mana ketangguhan timnya saat meladeni permainan lepas Alexander Frei dkk dari FC Basel (kanan). ap/jon super

Partai Kelas Berat MUENCHEN - SURYA Selain AC Milan kontra Barcelona, duel Bayern Muenchen versus Manchester City, Rabu (28/9) , layak dilabeli The Clash of the Titans lain di Liga Champions. Sudah pasti bentrok di Allinaz Arena, tak akan menjemukan. Itu karena komentar yang dilempar sebelum laga, membuat tensi mendidih. Laiknya tinju, kedua tim sesumbar bahwa laga nanti akan menjadi partai kelas berat yang berujung KO lebih cepat. Nyawa lini tengah Muenchen, Franck Ribery, yakin kubunya akan all-out demi menjaga mo-

GRUP A MUENCHEN VS MAN CITY

mentum positif. “Sejak bermain di klub ini, aku tak pernah melihat kualitas permainan yang lebih baik. Kalau bermain seperti ini terus, kami berkesempatan besar ke final,” ujar Ribery. Die Roten menjadi tim yang rakus, 21 kali menjebol gawang lawan plus sekali kemasukan. Jangan lupa, Man City pun tak kalah menakutkan. Baru kali ini melawan Muenchen sejak klub didirikan 1880 silam, tidak membuat mereka ciut nyali.“Kami bisa menyerang mereka habis-haisan, seperti halnya bermain di kandang sendiri. Kami pantang ganti gaya, tak peduli itu di away,” koar David Silva. Muenchen wajib berhati-hati. Sekali The Citizens mendapat bola, mereka akan melakukan serangan cepat dan mematikan. Samir Nasri menjadi pemain yang pantas dimatikan, demi memutus alur serangan Manchester Biru. ■ tel/ys/ab

RCTI, RABU (28/9), PKL. 01.30 WIB PRAKIRAAN PEMAIN

Bayern Muenchen (4-2-31): Neuer; Boateng, Badstuber, Buyten, Lahm; Schweinsteiger, Tymoshchuk; Robben, Mueller, Ribery; Gomez Manchester City (4-2-3-1) : Hart; Richards, Kompany, Lescott, Kolarov; Barry, Yaya Toure; Silva, Aguero, Nasri; Dzeko.

SERU - Anggota timnas Prancis, Franck Ribery dan Samir Nasri, membawa misi sama. wpjunction/soccerpics

Dibuai Impian Gelar Ke-10 MADRID - SURYA Jelang laga Grup D lawan Ajax Amsterdam di Santiago Bernabeu, Selasa (27/9), Presiden Real Madrid, Florentino Perez sudah membicarakan ambisi klubnya merengkuh gelar Liga Champions ke-10. Perez yakin, keputusannya memanggil Jose Mourinho untuk menakhodai Madrid yang dipenuhi pemain-pemain mahal, cukup untuk mengantar mereka meraih titel Eropa ke-10. Bukannya bersiap lawan Ajax, konglomerat ini malah menegaskan bahwa gelar kontinental pertama mereka sejak 2002 sudah dalam jangkauan. "Kami sudah menambah kualitas talenta dalam tim, meremajakan serta meningkatkannya," ungkap Perez, Senin (26/9). "Kami di jalur tepat, berlayar dengan baik dan kami ingin mimpi jadi juara Eropa segera datang." Musim lalu, Los Merengues terpental di semifinal karena

GRUP D REAL MADRID VS AJAX PRAKIRAAN PEMAIN

Real Madrid (4-2-3-1): Casillas; Ramos, Albiol, Varane, Arbeloa; Alonso, Khedira; Oezil; Di Maria, Benzema, Ronaldo. Ajax (4-4-2) : Vermeer; van der Wiel, Vertonghen, Alderweireld, Anita; Eriksen, Enoh, Janssen, de Jong; Sulejmani, Sigthorsson.

kalah dari Barcelona. Musim ini Mourinho yang menginjak tahun kedua di Madrid, hanya menang 1-0 atas tuan rumah Dinamo Zagreb di laga pembuka grup. Meski melakukan pemanasan bagus dengan menelan Rayo Vallecano 6-2 di liga lokal, Madrid tetap rentan di pertahan-

TANPA RETORIKA - Mesut Oezil (kanan) dan Angel di Maria dari Real Madrid, hanya berbicara bahasa sepak bola dan menang.

an. Catatan enam gol tanpa balas di dua pertemuan home and away di fase grup musim lalu dianggap tak memengaruhi laga nanti. Sementara Ajax mendapat suntikan dari dua pemain yang sembuh dari cedera, Miralem Sulejmani dan Vurnon Anita. Sulejmani, striker asal Serbia ini, menyumbang satu gol ketika Ajax bermain 1-1 dengan FC Twente. Pelatih de Godenzonen (Para Anak Dewa), Frank de Boer kemungkinan akan memasangkan Sulejmani dengan bintang asal Norwegia, Kolbeinn Sigþórsson. Sigþórsson baru bergabung awal musim ini dari AZ Alkmaar. Striker 21 tahun ini sudah memperlihatkan kapasitasnya dengan mencetak lima gol dari enam kali tampil. ■ ap/rea/van

ap/andres kudacki

waswas akan sepak terjang Basel yang kemungkinan mengancam pertahanan Phil Jones dkk. "Anda harus waspada dengan tim yang tak terpantau. Banyak yang memprediksi Anda akan melenggang dan menang mudah, tetapi kenyataannya itu bukan tugas ringan," tegas Fletcher. "Kami harus bersikap tepat dan memastikan tampil bagus." Basel yang kini terlempar ke urutan empat klasemen sementara Liga Swiss, mengawali kualifikasi Grup C dengan kemenangan 2-1 atas Otelul. Untungnya, RotBlau Basel mulai memperbaiki performa, mengamankan 11 poin dari lima laga terakhir. Tim asuhan Thorsten Fink ini juga punya bekal lain yaitu selalu mencetak gol di semua partai musim ini. Fink dipastikan menekankan kekuatan timnya pada playmaker Swiss, Xherdan Shaqiri. Lini depan mereka juga akan dihuni dua tukang gedor paling berpengalaman Swiss, Alexander Frei dan Marco Streller. ■ bo/soc/van

Tepis Ketakutan Sendiri MOSKOW - SURYA Tiga angka pertama Inter Milan berkat menekuk Bologna 3-1 belum membuat Claudio Ranieri tidur nyenyak. The Tinkerman punya ujian lebih berat yaitu menghadapi krisis pemain lini tengah saat bertandang ke CSKA Moskow di lanjutan Grup B Liga Champions malam ini. Dejan Stankovic dan Joel Obi masih bermasalah dengan cedera. Sementara Sulley Muntari terancam tak bisa turun, karena tak didaftarkan di Liga Champions. Namun, pukulan telak adalah absennya Wesley Sneijder karena cedera paha. “Sniejder tak berangkat ke Moskow. Ketakutan kami makin besar, karena kehilangan dia absen beberapa waktu ke depan. Cederanya parah,” keluhnya. Ranieri pun harus memeras otak, agar bisa merealisasi janjinya menjadikan Inter kemPRAKIRAAN PEMAIN

CSKA (4-3-1-2) : Gabulov; V. Berezutski, Ignashevich, Nababkin, A.Berezutski; Aldonin, Cauna, Tosic; Dzagoev; Love, Doumbia. Inter (4-3-1-2) : Julio Cesar; Nagatomo, Lucio, Samuel, Chivu; Coutinho, Zanetti, Cambiasso; Alvarez; Pazzini, Milito.

bali ditakuti. Kekuatan di tengah akan CSKA mengandalVS INTER kan Esteban Cambiasso, Javier Zanetti, Christian Chivu dan Coutinho. Chivu yang bisa di bek kanan bisa didorong ke tengah. Dan di depan, pilihan kembali jatuh kepada Giampaolo Pazzini untuk disandingkan dengan Diego Milito dengan dukungan Ricky Alvarez. Meski demikian, banyaknya lubang di lini tengah Il Biscione tak membuat tuan rumah CSKA Moskow mendapat angin segar. Apa pun kondisinya, Inter versi Ranieri ini sama menakutkannya dengan Inter yang dua kali mengalahkan mereka di Luzhniki di edisi 2007/2008 dan 2009/2010. Apalagi CSKA juga punya masalah yang sama. Dua pemain penting mereka, kiper Igor Akinfeev dan gelandang tangguh Keisuke Honda, tidak bisa turun. “Inter tetap favorit untuk memuncaki grup ini. Mereka punya rekor bagus, ditambah pemain berpengalaman di ajang ini. Jelas, ini bakal jadi laga yang sulit,” ungkap striker CSKA, Vagner Love. ■ sky/scp/ab

GRUP B

ap/felice calabro

VISI KEMENANGAN - Giampaolo Pazzini (Inter), motor era baru Claudio Ranieri.


14

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

data & agenda PREMIERSHIP INGGRIS

Sabtu (01/10) Everton vs Liverpool 0:0 Aston Villa vs Wigan 0:¾ Blackburn vs Manchester City 1 : 0 MU vs Norwich City 0 : 2 ¼ Sunderland vs West Bromwich 0 : ¼ Wolverhampton vs Newcastle 0:¼ Minggu (2/10) Bolton vs Chelsea 1:0 Fulham vs Q-Park Rangers 0 : ½ Swansea City vs Stoke City 0:0 Tottenham vs Arsenal 0:¼ 1. MU 6 2. Manchester City 6 3. Chelsea 6 4. Newcastle 6 5. Liverpool 6 6. Tottenham 5 7. Stoke City 6 8. Aston Villa 6 9. QPR 6 10. Everton 5 11. Wolverhampton 6 12. Arsenal 6 13. Sunderland 5 14. Norwich City 5 15. Wigan Athletic 6 16. Swansea City 6 17. Fulham 6 18. Blackburn 6 19. West Bromwich 6 20. Bolton 6

5 5 4 3 3 3 2 1 2 2 2 2 1 1 1 1 0 1 1 1

1 1 1 3 1 0 3 5 2 1 1 1 2 2 2 2 4 1 1 0

0 0 1 0 2 2 1 0 2 2 3 3 2 2 3 3 2 4 4 5

22-5 16 19-5 16 12-7 13 7-3 12 8-8 10 9-9 9 4-6 9 7-5 8 5-7 8 6-6 7 5-8 7 9-14 7 6-4 5 5-7 5 5-9 5 4-9 5 4-7 4 8-13 4 3-8 4 8-16 3

LA LIGA PRIMERA SPANYOL

Senin (26/9) Real Mallorca -Real Sociedad 2-1 Levante -Espanyol 3-1 Granada -Real Osasuna 1-1 Sporting Gijon -Racing Santander 0-0 Real Zaragoza -Malaga 0-0 Sabtu (1/10) Real Osasuna vs Real Mallorca 0 : ½ Villarreal vs Real Zaragoza 0 : 1 ½ Racing Santander vs Rayo Vallecano 0 : ½ Minggu (2/10) Valencia vs Granada 0:2 Malaga vs Getafe 0:0 Real Sociedad vs Athletic Bilbao 0 : 1 ¼ Real Betis vs Levante 0:½ Atletico Madrid vs Sevilla 0:¼ Senin (3/10) Sporting Gijon vs Barcelona 1½:0 Espanyol vs Real Madrid 2:0 1. Real Betis 2. Barcelona 3. Levante 4. Sevilla 5. Real Madrid 6. Malaga 7. Valencia 8. Atletico Madrid 9. Real Sociedad 10. Espanyol 11. Real Mallorca 12. Real Osasuna 13. Rayo Vallecano 14. Villarreal 15. Real Zaragoza 16. Granada 17. Santander 18. Athletic Bilbao 19. Getafe 20. Sporting Gijon

4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5

4 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 1 0 0 0 0

0 2 2 2 1 1 1 1 1 0 0 3 2 2 2 1 3 2 1 1

0 0 0 0 1 1 1 2 2 3 3 1 2 2 2 3 2 3 3 4

9-5 12 22-4 11 7-3 11 6-3 11 16-5 10 7-2 10 8-6 10 8-6 7 6-6 7 5-7 6 3-5 6 3-10 6 5-9 5 5-9 5 5-11 5 2-7 4 3-8 3 5-8 2 3-7 1 2-9 1

SERIE A ITALIA Atalanta Cagliari Catania Lazio Siena Parma AS Roma Inter Milan Novara Cesena Fiorentina Lecce Palermo Parma Udinese Juventus 1. Juventus 2. Udinese 3. Genoa 4. Napoli 5. Palermo 6. Cagliari 7. Chievo

Minggu (25/9) -Novara -Udinese -Juventus -Palermo -Lecce -AS Roma Sabtu (1/10) vs Atalanta Minggu (2/10) vs Napoli vs Catania vs Chievo Verona vs Lazio vs Cagliari vs Siena vs Genoa vs Bologna Selasa (2/10) vs AC Milan 4 4 4 4 4 4 4

2 2 2 2 2 2 2

2 2 1 1 1 1 1

0 0 1 1 1 1 1

7-3 5-1 8-5 6-3 7-6 6-5 6-5

2-1 0-0 1-1 0-0 3-0 0-1 0:¾ 0:½ 0:¼ 0:0 0:½ 0:0 0:½ 0:¼ 0:1 0:¼ 8 8 7 7 7 7 7

8. Fiorentina 4 2 1 1 5-4 7 9. Siena 4 1 2 1 4-2 5 10. Lazio 4 1 2 1 5-5 5 11. AS Roma 4 1 2 1 3-3 5 12. AC Milan 4 1 2 1 5-6 5 13. Catania 4 1 2 1 2-4 5 14. Atalanta 4 3 1 0 7-4 4 15. Novara 4 1 1 2 7-7 4 16. Inter Milan 4 1 1 2 7-8 4 17. Lecce 4 1 0 3 3-7 3 18. Parma 4 1 0 3 3-13 3 19. Bologna 4 0 1 3 2-8 1 20. Cesena 4 0 0 4 2-7 0 *Nilai Atalanta dikurangi enam, sebagai hukuman skandal pengaturan skor musim lalu.

TERJUN PAYUNG - Penerjun melakukan penerjunan dari atas pesawat Hercules Milik TNI AU pada Kejurnas terjun payung di Manado, Senin (26/9). Kejurnas terjun payung ini sekaligus sebagai babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) dan juga untuk mencari bibit baru atlet terjun payung.

BUNDESLIGA JERMAN

Minggu (25/9) Cologne -Hoffenheim 2-0 Werder Bremen -Hertha Berlin 2-1 Sabtu (1/10) Kaiserslautern vs Stuttgart ¼:0 Dortmund vs Augsburg 0:1¾ Freiburg vs Moenchengladbach 0 : 0 Hoffenheim vs Bayern Muenchen 1 : 0 Bayer Leverkusen vs Wolfsburg 0:¾ Nurenberg vs Mainz 0:¼ Hertha Berlin vs Cologne 0:½ Minggu (2/10) Hannover vs Werder Bremen 0 : 0 Hamburg vs Schalke 0:0 1. Bayern Muenchen 7 2. Werder Bremen 7 3. Monchengladbach 7 4. Hoffenheim 7 5. Schalke 04 7 6. Hannover 96 7 7. VfB Stuttgart 7 8. Dortmund 7 9. Nurenberg 7 10. Cologne 7 11. Bayer Leverkusen 7 12. Hertha Berlin 7 13. VfL Wolfsburg 7 14. Mainz 7 15. Kaiserslautern 7 16. Augsburg 7 17. Freiburg 7 18. Hamburg SV 7

6 5 5 4 4 3 3 3 3 3 3 2 3 2 1 0 1 1

0 1 1 0 0 3 1 1 1 1 1 3 0 1 2 4 1 1

1 1 1 3 3 1 3 3 3 3 3 2 4 4 4 3 5 5

21-1 18 14-7 16 9-3 16 12-7 12 15-12 12 8-8 12 10-6 10 9-7 10 6-7 10 13-15 10 7-10 10 9-9 9 8-12 9 9-1 7 5-10 5 6-12 4 12-22 4 8-18 4

LIGA CHAMPIONS

Selasa (27/9) CSKA Moskow vs Inter Milan

0:0

Rabu (28/9) Bayern Muenchen vs Man City 0:½ Lyon vs Dinamo Zagreb 0 : 1 ½ MU vs Basel 0:2 Napoli vs Villarreal 0:¾ Otelul Galati vs Benfica 1:0 Real Madrid vs Ajax 0:2 Trabzonspor vs Lille 0:0 Zenit St Petersburg vs Porto ¼:0

LIGA CHAMPIONS

Selasa (27/9) vs Inter Milan 0:0 Rabu (28/9) Bayern Muenchen vs Man City 0:½ Lyon vs Dinamo Zagreb 0 : 1 ½ MU vs Basel 0:2 Napoli vs Villarreal 0:¾ Otelul Galati vs Benfica 1:0 Real Madrid vs Ajax 0:2 Trabzonspor vs Lille 0:0 Zenit St Petersburg vs Porto ¼:0 Kamis (29/9) AC Milan vs Viktoria Plzen 0 : 1 ½ Arsenal vs Olympiakos 0 : 1 ¼ BATE Borisov vs Barcelona 2 ¼ : 0 Bayer Leverkusen vs Racing Genk 0 : 1 ½ Marseille vs Dortmund 0:0 Shaktar Donetsk vs APOEL Nicosia 0 : 1 ¼ Valencia vs Chelsea ¼:0 CSKA Moskow

LIGA EROPA

Jumat (30/9) AEK Larnaca vs Steaua Bucharest 0 : 0 Glasgow Celtic vs Udinese 0:0 Malmo vs Austria Winna 0 : ¼ Maribor vs Birmingham City 0 : ¼ Metallist Kharkiv vs AZ Alkmaar 0:¼ Odense vs Fulham ¼:0 Rennes vs Atletico Madrid ¼ : 0 Schalke 04 vs Maccabi Haifa 0 : 1 ¼ Twente vs Wisla Krakow 0 : 1 ¼ Athletic Bilbao vs PSG 0:¼ Legia Warsawa vs Hapoel Tel Aviv 0 : ¼ Maccabi Tel Aviv vs Dinamo Kiev ¼:0 Rapid Bucharesti vs PSV Eindhoven ¼ : 0 Red Bull Salzburg vs Slovan Bratislava 0 : ½ Sporting Lisbon vs Lazio 0:¼ Stoke City vs Besiktas 0:½ Vaslui vs FC Zurich 0:¼

antara/basrul haq

Pertina Terancam Mosi Tak Percaya

► Gelar Seleksi Kejurnas Mendadak SURABAYA - SURYA KINERJA Pengprov Pertina Jatim yang dinilai acak-acakan, arogan, dan tidak menganut kaidah pertinjuan amatir mendapat sorotan dari Pengko/Pengkab Pertina. Mereka merasa geram dan kecewa dengan kinerja Pengprov Pertina Jatim, sehingga mengancam akan melayangkan surat mosi tidak percaya terhadap pengurus Pengprov Pertina Jatim. Kekecewaan pengko/pengkab semakin memuncak ketika Pengprov menggelar seleksi petinju ke Kejurnas secara mendadak, Sabtu (24/9). Padahal, petinju yang terjaring sudah harus berlaga di Kejurnas yang rencananya digelar di Mataram, NTB, Sabtu (1/10). ”Bagaimana Pengko/Pengkab dapat mempersiapkan atlet dengan baik apabila undangan seleksi dari Pengprov Pertina sa-

ngat mendadak. Masak seleksi digelar, Sabtu (24/9), undangan datang Kamis (22/9). Bahkan ada daerah yang menerima undangan, Jumat (23/9),” kata Iskanto, pemilik Sasana Arema Singo Edan Malang, kemarin. Iskanto menilai seleksi di Sasana Arhanudse-8 Sidoarjo itu sangat tidak wajar dan tidak masuk akal, karena waktunya sangat mepet dengan Kejurnas di Mataram. ”Kalau sampai ada petinju yang cedera, tentunya dia tidak dapat berlaga di Kejurnas,” papar Kanto, panggilan akrabnya, sembari menambahkan sedikitnya 12 pengko dan pemkab siap melayangkan surat mosi tak percaya terhadap Peng-

prov Jatim. Seleksi ini menuai protes dari banyak pengko/pengkab Pertina di Jatim, karena mereka tak diberitahu. Informasinya, hanya Pengko Pertina Kota Malang dan Blitar saja yang diundang untuk mengikuti seleksi. Sebab, Pengprov hanya ingin menambah tiga dari kuota tujuh petinju yang akan berlaga di Kejurnas. Empat petinju ’langganan’ yang diklaim Pengprov sudah mengikuti puslatda itu sudah tidak dapat digusur petinju lain. ”Yang jadi pertanyaan saya, kapan Pengprov menggelar puslatda dan siapa saja atlet dan pelatihnya. Sepengetahuan saya belum pernah ada puslatda,” tegas Kanto. Pengamatan Surya di lapangan, seleksi, Sabtu (24/9) memang acak-acakan. Sebab, ketika para petinju sudah datang, tidak ada satupun pengurus Pengprov yang datang di tempat seleksi untuk timbang badan pe-

PB PTMSI Kirim Atlet ke China JAKARTA - SURYA PB PTMSI mengirim atletnya untuk berlatih di China hingga akhir November 2011, sebagai upaya merebut medali emas SEA Games 2011. "Pada gelombang pertama sejak Juli 2011, lima atlet putra dikirim melakukan latihan di China. Dengan pertimbangan, di putra mengandalkan atlet junior," kata Deddy Kurniawan, Manajer Tim Tenis Meja Indonesia, Senin (26/9). Kelima atlet putra yang kini melakukan latihan di China, ujar Deddy, Ficky Supit, Agus Freddy Pramono, Dani Prasetio dan Rocky Eman dengan pengawasan pelatih China, Mr Gong Bauhwa. Sedang lima atlet putri yang juga dipromosikan ke multi event dua tahunan ASEAN ma-

sih melakukan latihan di Surabaya. Petenis putri yang kini berlatih di Jawa Timur adalah Stella Palit, Fauziah Yulianti, Silir Rovani, dan Christine Ferliana. Kelima atlet putri yang kini melakukan latihan di Surabaya katanya, akan menyusul atlet putra melakukan latihan di China mulai awal Oktober. Berlatih di China paparnya, guna mengatasi kepiawaian petenis meja asal Singapura yang menggunakan atlet asal China. Begitu juga dengan tim putri, Vietnam merupakan lawan kuat. Selama di China ujar Deddy, para petenis nasional selain digembleng teknik dan fisik juga diberikan latih tanding diberbagai event nasional maupun internasional yang ada di Negeri Tirai Bambu itu.

Menurut Deddy, Negeri Tirai Bambu memiliki banyak atlet tenis meja andal. Hal itu yang jadi tujuan utama dalam menempa atlet nasional yang dipromosikan ke SEA Games XXVI Jakarta. Deddy mengakui, prestasi atlet tenis meja nasional saat ini mengalami penurunan tajam. Upaya mengejar kembali prestasi yang sudah lepas, dibutuhkan penempaan pemain mulai usia dini, seperti di putra memberikan kepercayaan pada atlet junior. Sedang di putri sebagian besar masih diperkuat atlet senior. Atas pertimbangan itu pula, petenis putri hanya ditempa di Surabaya sejak Juli 2011, walau selanjutnya mulai Oktober juga melakukan latihan di China. ■ ant

tinju. Akibatnya, banyak petinju yang tidak berani makan karena takut berat badannya bertambah. Selain itu, seleksi hanya digelar dalam satu atau dua ronde saja. Komisi Teknik (Komtek) Pertina Jatim, Wiyono, ketika ditemui Surya mengaku tidak mengetahui kriteria petinju yang dipanggil seleksi karena yang memanggil bukan dia tetapi Ketua Harian, Arif Wibowo. ”Ini sangat ironis, masak Komtek tak mengetahui kriteria petinju yang dipanggil seleksi. Padahal, pemantauan atlet potensial itu seharusnya tugas Komtek,” tambah Nurcholis, Wakil Ketua Pengkab Pertina Malang. Baik Iskanto, Nurcholis, dan para pengurus Pertina lain di Malang Raya menegaskan, sebenarnya banyak petinju daerah yang baik dan layak mengikuti seleksi Kejurnas. Buktinya, ketika tim Pra-PON Aceh yang dibesut pelatih Sutan Rambing beruji coba di Malang, empat dari enam petinju Malang yang turun mampu mengalahkan petinju Aceh. Bersamaan seleksi, para peng-

urus Pengko dan Pengkab Malang sengaja datang ke KONI Jatim di Surabaya, Sabtu (24/9) untuk memprotes seleksi atlet dan kinerja Pengprov Pertina Jatim yang acak-acakan. Namun, mereka tidak ketemu pengurus KONI Jatim. Ketua Harian Pengprov Pertina Jatim, Arif Wibowo ketika ditemui para pengurus Pertina Malang terkesan arogan dan ogah diberi masukan. ”Seleksi ini kami biayai sendiri, setelah ada permintaan agar kuota petinju Pra-PON ditambah dari empat menjadi tujuh atlet, sehingga semuanya terserah saya,” kata Arief sembari meninggalkan pengurus Pertina dari Malang. Keempat petinju Puslatda Jatim, yakni Timotius Rumpaidus di kelas 91 kg, Bogie Ardianto (47 kg), Andi Rumpiris (60 kg), dan Agus Susanto (52 kg). Arif menambahkan, Pertina Jatim sudah melakukan seleksi yang diikuti 14 petinju dari berbagai daerah, Sabtu (24/9). "Dari 14 petinju yang kami undang, tiga orang tidak datang," tutur Arif. ■ ekn/fat

Kas: Bek Sriwijaya Berkualitas PALEMBANG - SURYA Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi, memastikan lini belakang timnya sudah tidak memiliki masalah. Laskar Wong Kito saat ini tinggal melakukan pemantapan di Palembang. "Tinggal melakukan pemantapan saja karena pemain sudah lengkap. Semua bek kami berkualitas," kata Kas Hartadi, Senin (26/9). Hal serupa ditegaskan Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin. Ia mengatakan semua bek Sriwijaya FC memiliki kualitas setara, dan bisa diandalkan untuk menghadapi kompetisi Liga Super Indonesia mendatang. "Hasil evaluasi dengan pelatih dan manajemen, untuk lini belakang sudah oke," kata Hendri. Seperti diketahui, duet NovaThierry dianggap paling bagus, mereka berhasil menjaga lini

belakang sehingga tidak kebobolan selama pertandingan lawan Deltras Sidoarjo, Minggu (26/7). Ditambahkan Kas, bek lainnya seperti Ahmad Jufriyanto, Ahmad Markus Bahtiyar juga tidak kalah kualitasnya. "Lini belakang bagus, pemain lainnya seperti Jufe ataupun Markus juga tampil bagus," jelasnya. Sriwijaya FC baru saja merebut juara di turnamen segi tiga Kampiun Bangka Belitung Cup 2011, di Depati Amir, Pangkalpinang Bangka Belitung, 23-25 September. Pada turnamen itu, Sriwijaya FC dua kali memetik kemenangan yakni menekuk Deltras, 2-0 dan mengalahkan tuan rumah Bintang Babel FC. Beberapa pemain baru Sriwijaya FC seperti Nova Arianto dan Siswanto diturunkan di event tersebut. ■ trubunnews


15

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

Enam Tim Diperkirakan Tak Lolos

sepak pojok

► Pengumuman Hasil Verifikasi Ditunda JAKARTA - SURYA PENGUMUMAN hasil verifikasi klub yang turun pada kompetisi tertinggi di Tanah Air ditunda karena belum semua klub melengkapi berkas-berkas yang diminta PSSI.

antara/agus bebeng

DI BANDUNG - Pemain Timnas U-23 berlatih di Lapangan Sabuga, Bandung, Senin (26/9).

Rahmad Panggil Tujuh Pemain BANDUNG - Pelatih Kepala Timnas U-23, Rahmad Darmawan memanggil tujuh pemain baru. Ketujuh pemain baru itu adalah Stevi Bonsapia, Lukas Mandowen, Titus Bonai, Irfan Bachdim, Octovianus Maniani, Ferdinand Sinaga, dan Gunawan Dwi Cahyo. Stevi, Lukas, dan Titus pernah dipanggil dalam pelatnas yang digelar di Malang beberapa waktu lalu. Namun, mereka tidak bisa menyelesaikan pelatnas, karena harus kembali ke Persipura untuk melakukan persiapan tampil di Piala AFC. Adapun Irfan, Octo, Ferdinand, dan Gunawan memiliki pengalaman memperkuat timnas senior. Sebagai konsekuensi pemanggilan tujuh pemain tersebut, Rahmad memulangkan lima pemain untuk sementara waktu. Mereka adalah Kim Jefry Kurniawan, Ruben Wuarbanaran, Irfan Raditya, Jajang Mulyana, dan Dendi Santoso. "Ada beberapa pemain terpaksa dikembalikan ke klubnya, tapi bukan berarti peluang mereka kembali membela Timnas sudah tertutup," kata Rahmad, Senin (26/9). ■ tribunnews

Ketua Komite Kompetisi PSSI Sihar Sitorus, mengatakan, dengan belum lengkapnya semua berkas yang dibutuhkan, maka proses tabulasi data yang diharapkan tuntas, Senin (26/9), belum bisa dipublikasi. "Kemungkinan diumumkan besok (hari ini). Yang jelas kami masih menunggu kelengkapan berkas dari beberapa klub," kata Sihar Sitorus, Senin (26/9). Menurut Sihar, saat ini AFC masih disibukkan dengan verifiksai klub-

klub di liga negara lain, sehingga keterlambatan pengiriman berkas ini tak akan membuat mereka memberikan sanksi. "Karena kebetulan AFC juga sedang keliling ke klub negara lain," katanya. Meski belum semua klub melengkapi berkas yang diminta, anggota Komite Eksekutif PSSI itu mengisyaratkan ada enam klub yang diperkirakan tidak lolos verifikasi karena dianggap tidak memenuhi standar Asian Champions League (ACL). Namun pemilik klub Pro Ti-

tan itu tidak menjelaskan dengan detail klub mana yang terancam terdepak dari kompetisi tertinggi di Tanah Air untuk musim 2011/2012. "Tunggu saja setelah semuanya beres. Karena keenam klub itu masih berpeluang bertahan jika telah memenuhi persyaratan yang diminta," katanya menambahkan. Jika benar ada enam klub yang berpeluang gagal lolos verifikasi, maka jumlah klub yang akan turun di kompetisi tertinggi akan tetap berjumlah 18 klub seperti Liga Super Indonesia musim 2010/2011. Tidak seperti yang diinginkan PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin yang menginginkan kompetisi tertinggi diikuti 24 klub berdasarkan rapat Komite Eksekutif PSSI di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ada enam klub yang dipaksakan masuk pada kompetisi tertinggi, tiga mantan klub Liga Primer Indonesia, yaitu Persema Malang, Persibo Bojonegoro dan PSM Makassar. Sedangkan tiga klub lain adalah Persebaya Surabaya, PSMS Medan dan Bontang FC. Djohar Arifin sebelumnya juga menyangsikan nama-nama klub peserta kompetisi bisa diumumkan, kemarin. "Berkas-berkas klub tersebut belum lengkap. Hari ini (kemarin), klub-klub baru melengkapi kekurangan dokumen mereka," kata Djohar. Jika verifikasi telah selesai, maka sesuai dengan jadwal yang ditetapkan PSSI, kompetisi tertinggi akan digulirkan, 9 Oktober. Manajer Pelita Jaya Jakarta, Lalu Mara menuding PSSI telah membuang-buang waktu dengan menunda hasil pengumuman verifikasi klub yang berhak

mengikuti kompetisi kasta tertinggi musim ini. "Saya sebagai manajer mengharapkan kepada PSSI tidak membuang waktu, karena kompetisi sangat penting untuk pembinaan," jelas Manajer Pelita Jaya, Lalu Mara, Senin (26/9) sore. Lalu Mara berpendapat, berlarut-larutnya pelaksanaan kompetisi tidak hanya merugikan klub-klub peserta. "Kompetisi ini untuk pembinaan. Selain merugikan klub juga merugikan timnas. Bagaimana mungkin terpilih pemain timnas, kalau kompetisi berlarut-larut?" ujar Lalu Mara. Molornya kompetisi juga dapat membuat klub-klub juara terancam tidak bisa mengikuti kompetisi AFC pada musim 2012-2013. Jika belum ada klub juara karena kompetisi domestik belum selesai, Indonesia bisa terlambat mengikuti pendaftaran klub pada kompetisi di tingkat AFC. ■ ant/kompas.com

Persipura Dituntut Main Sabar JAYAPURA - Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago menginstruksikan tim asuhannya bermain lebih sabar saat meladeni Arbil FC pada leg kedua perempat final Piala AFC di kandang Arbil, Irak, Selasa (27/9). "Kami harus bermain sabar dan efisien, karena lawan punya kelebihan dalam serangan balik," kata Jacksen, Senin (26/9). Ucapan Jacksen berkaca pada dua gol Arbil FC yang disarangkan ke gawang Persipura di leg pertama. Dua gol itu bermula dari serangan balik yang cepat. Alhasil kiper Persipura Yoo Jae-hoon terpaksa harus memungut bola dua kali dari gawangnya. Namun demikian, Jacksen mengaku telah mempelajari gaya main pemain Arbil FC. Ia pun mengaku telah memiliki strategi jitu untuk merobek jala lawan. Pada leg pertama, Persipura kalah 1-2. "Mereka pasti ada celah di pertahanan. Ini yang akan kami manfaatkan. Tapi kami harus tajam dalam memanfaatkan peluang," ujarnya. ■ tribunnews

Franco Hitta Batal Berkostum Deltras SIDOARJO - SURYA Salah satu faktor kegagalan Deltras Sidoarjo, di turnamen segi tiga Kampiun Bangka Belitung Cup 2011, di Depati Amir, Pangkalpinang Bangka Belitung, 23-25 September lalu, adalah lemahnya daya serang tim berjuluk The Lobster tersebut. Kegagalan itu membuat manajemen terus memburu striker berkualitas. Sebelumnya manajemen sempat memberi kesempatan pada striker asal Argentina, Franco Hitta, untuk menunjukkan kualitasnya di dua pertandingan. Namun mantan striker Mitra Kukar itu tidak mampu mencetak satu gol-pun. Hal itu membuat manajemen berpikir ulang untuk merekrut striker kawakan tersebut. ”Setelah dari turnamen itu, Hitta tidak jadi kami rekrut, pelatih tidak merekomendasikannya,” kata Achmad Zaini, Sekretaris Deltras, Senin (26/9) kemarin. Di turnamen pra-musim tersebut, Deltras gagal meraih poin. Di dua pertandingan menghadapi tuan rumah Bin-

tang Babel FC, dan salah satu tim tangguh Liga Super Indonesia (LSI), Sriwijaya FC, tim kebanggaan warga Sidoarjo itu takluk dengan skor yang sama, 0-2. Dengan hasil ini, membuat Deltras harus mengevaluasi diri untuk menghadapi kompetisi LSI 2011/2012. Deltras termasuk klub yang mempersiapkan diri lebih baik dibanding klubklub lainnya. Namun sentuhan pelatih anyar, Peter Jorge Streinbunner belum terlihat. Kendala utama Deltras saat ini berada di jajaran penyerangnya. Dari 23 pemain yang direkrut, hanya mantan striker Arema Indonesia, Ahmad Amirudin yang berpengalaman di LSI. Sedangkan striker lainnya masih berusia muda. Mengenai titik lemah ini, Zaini mengungkapkan manajemen sudah mendapat dua pemain berpengalaman di LSI. Dua pemain tersebut, berposisi striker dan defender. Namun sekretaris Dinas Perhubungan Sidoarjo tersebut, enggan menyebutkan nama karena masih proses negoisasi. ■ k3

surya/dok

MANTAN LPI - Pemain Persema, Bima Sakti (kanan) berlatih menjelang pertandingan, musim lalu. Persema musim lalu membelot dari Liga Super Indonesia ke kompetisi Liga Primer Indonesia. Selain Persema, tim LSI lainnya yang ikut LPI, PSM Makassar dan Persibo Bojonegoro. Musim ini, ketiga tim itu masuk verifikasi LSI, namun hasilnya belum diketahui, karena PSSI menunda pengumuman.

Edu Terpikat Kim Young Hoo LAMONGAN - SURYA Striker Korea Selatan yang tengah musim lalu nyaris bergabung dengan Persela Lamongan, Kim Young Hoo berpeluang besar membela Laskar Joko Tingkir untuk kompetisi musim ini. Kemungkinan bergabungnya Young Hoo itu diungkapkan pelatih baru Persela, Eduard Tjong. "Sore tadi (kemarin sore), dia sudah ikut latihan, begitu juga dengan Gustavo (Lopez). Young Hoo ada peluang, kalau boleh menyebut, peluangnya bergabung cukup besar," kata Edu, panggilan Eduard Tjong, Senin (26/9). Meski baru sekali mengikuti latihan bersama pemain Persela yang lain, Edu mengaku bisa melihat kualitas yang dimiliki mantan pemain Gangwon FC, klub KLeague (liga utama Korsel). Sore (Senin, 26/9) kemarin, Young Hoo tampak di lapangan, berlatih bersama Zulham Zamrun dkk. Selain itu, lanjut Edu, dirinya juga mendapat masukan dari manajemen tim mengenai Young Hoo. Seperti diketahui, Young Hoo sebenarnya pemain yang dipilih Persela di pertengahan musim lalu dan bukannya Kim Yong Han. Namun karena 'kecelakaan' kecil membuat manajemen men-

Daniel : Usman Bersedia ke Persisam

surya/ravianto

PERENGGANGAN - Pelatih Persela, Eduard Tjong (kiri) memimpin tim asuhannya berlatih di Stadion Surajaya Lamongan, Kamis daftarkan Yong Han dan bukannya Young Hoo. Selain Young Hoo, latihan Persela kemarin sore juga diikuti mantan striker Persitara Jakarta Utara, Prince Kabir Bello. Pemain asal Nigeria itu datang dan langsung mengikuti latihan di stadion Surajaya. Mengenai Bello, Edu mengaku masih ingin melihat kemampuan striker tinggi besar itu dalam beberapa hari ke depan. Alasannya, Bello 'menghilang' selama satu

musim setelah timnya, Persitara degradasi, dua musim lalu. "Kita akan pantau dia di partai uji coba, Rabu (28/9) dan Jumat (30/9). Kalau dilihat kualitas, dia sebenarnya masuk kriteria, tapi kita tunggu saja," jelas Edu. Asisten Manajer Persela, Yuhronur mempersilakan Edu menilai kedua pemain impor itu dengan cermat. Dia juga tak menolak seandainya Edu memilih kedua pemain itu untuk melengkapi skuad. ■ van

SURABAYA - SURYA Persisam Putra Samarinda, membidik Usman Pribadi, mantan penjaga gawang Deltras Sidoarjo masuk dalam skuad musim ini, setelah lepasnya beberapa penjaga gawang nasional yang menjadi incaran. "Memang sulit mencari kiper berkualitas di Indonesia, karena sudah pasti banyak klub yang mengincar mereka, untung saja Usman masih bersedia datang ke Samarinda," terang Daniel Roekito, Pelatih Persisam, Senin (26/9). Beberapa penjaga gawang yang sempat didekati tim berjuluk Pesut Mahakam itu di antaranya Made Wirawan, Hendro Kartiko dan Jendri Pitoy. Daniel mengakui, kualitas Usman bukan termasuk kiper papan atas nasional, namun dia sangat yakin di Persisam Usman bakal bisa membuktikan kualitasnya. Saat ini Persisam baru memiliki dua penjaga gawang yakni Agung Prasetyo mantan

kiper kedua Persisam musim lalu, dan Rachmadani mantan kiper Persisam U-21. Makanya dikatakan Daniel cukup riskan bila tidak menambah amunisi baru, penjaga gawang yang minimal kualitasnya hampir sama dengan Agung Prasetyo. Senada dengan Daniel, asisten pelatih Eric Ibrahim juga menilai Usman Pribadi cukup layak masuk di Persisam, yang sudah teruji di klub lamanya Deltras Sidoarjo. "Mental dan pengalamannya kita butuhkan dalam tim ini, bisa jadi dia akan bersaing dengan Agung untuk berebut posisi kiper utama," jelas Eric Ibrahim. Menurut Eric, Usman akan bergabung, Minggu (2/10) di Samarinda, karena dia masih menyelesaikan beberapa persoalan di klub lamanya. "Minggu depan dia akan datang, dan segera bergabung dalam proses latihan," tegas Eric mengakhiri.■ ant

Jadwal Belum Jelas, Latihan Persik akan Dihentikan KEDIRI - SURYA Langkah Persik Kediri melakukan seleksi pemain sebelum adanya kepastian pelaksanaan kompetisi Divisi Utama bakal sia-sia. Masalahnya, belum adanya jadwal kompetisi membuat pemain tidak akan diikat kontrak. “Lebih baik seleksi dan latihan pemain Persik untuk sementara dihentikan dulu sampai menunggu keluarnya jadwal kompetisi yang pasti dari PSSI,” kata Barnadi, Ketua Pengcab PSSI Kota Kediri di Sekretariat Persik, Senin (26/9). Menurut Barnadi, jika latihan dan seleksi pemain tetap diteruskan, sementara jadwal dan format kompetisi Divisi Utama belum jelas membuat nasib pemain bakal terkatung-katung. “Sekarang saja jadwal Liga Super belum jelas, apalagi jadwal Divisi

Utama,” tambahnya. Idealnya, kata Barnadi pemain yang telah dinyatakan lolos seleksi diikat kontrak. Hanya saja masalahnya, saat ini manajemen Persik belum memiliki anggaran yang cukup untuk mengikat pemain. “Supaya tidak semakin menggantung lebih baik seleksinya diistirahatkan dulu,” ungkapnya. Apalagi sejumlah pemain yang telah lolos seleksi sekarang mulai bimbang karena Persik tidak masuk tim yang bertanding di Liga Super Indonesia. Barnadi menyebut sejumlah pemain berancang-ancang hengkang karena ingin bermain di Liga Super. Pelatih Persik, Jaya Hartono sudah melakukan seleksi pemain usai Lebaran lalu. Beberapa pemain asing seperti Danilo Fernando dan Claudio Damian

Pronetto ikut dalam seleksi. Itu termasuk beberapa pemain lokal seperti Khusnul Yuli dan mantan pemain Persema Malang, Jaya Teguh Angga. Danilo beberapa hari sempat meninggalkan latihan Persik dan dikabarkan mendekati Persisam Samarinda, namun pemain asal Brasil itu akhirnya kembali ke Kediri. Sementara itu perwakilan Persikmania dari Korwil Ngadiluwih, Tawang Wates, Ngancar dan Gerakan Cinta Persik (GCP), Senin (26/9) kemarin mendatangi Sekretariat Persik. Para suporter pendukung fanatik Persik itu ditemui Ketua Pengcab PSSI Kota Kediri, Barnadi dan Bendahara Persik Wisnu Arya. Persikmania menyesalkan alasan tidak lolosnya Persik dalam 24 tim yang bertanding

di Liga Super Indonesia. “Persik merupakan tim yang pernah dua kali juara liga. Sehingga kalau yang dijadikan alasan PSSI karena faktor sejarah berarti tidak mengakui prestasi Persik,” tandas Devan, juru bicara suporter. Para suporter Persik tersebut juga menyesalkan alasan PSSI karena menginginkan tim tertentu masuk klub Liga Super juga disesalkan. Suporter juga mendesak PSSI tidak plin plan serta tetap konsisten dengan keputusan yang telah diambilnya. “Persikmania tidak mempermasalahkan Persik bermain di level mana musim depan asalkan ditentukan secara fair dan menganut azas sportivitas. Jika tidak ada tanggapan PSSI kami akan melakukan aksi lanjutan,” tandasnya. ■ dim

surya/rudi mulya

BERI CONTOH - Pelatih Persik, Jaya Hartono memberi contoh kepada tim asuhannya pada sesi latihan beberapa waktu di Stadion Brawijaya Kediri. Jika jadwal belum jelas kemungkinan besar latihan Persik dihentikan.


19 Nasional-Internasional

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

Diplomat RI Kena Tilang Rp 6,8 M

lintas nusantara Ditugasi Partai, Anggota DPRD Malah Nyabu JAKARTA - Anggota DPRD Samarinda berinisial MHZ, yang tertangkap anggota Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Barat memakai sabu di kawasan Tamansari, Jakarta Barat, Jumat (16/9) lalu terancam hukuman empat tahun penjara. "Kita sudah konfirmasi, ternyata tersangka merupakan anggota DPRD Samarinda. Dijerat pasal 112 UU Narkotika dengan ancaman 4 tahun penjara," ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Setija Junianta, Senin (26/9). Menurut Setija, MHZ ditangkap di daerah Tamansari saat sedang makan. Selain MHZ, polisi juga menangkap kurir yakni VAK dan MA. Keduanya ditangkap usai membeli sabu. "Dari keduanya kita amankan barang bukti satu gram sabusabu," kata Setija. Setelah menangkap MHZ, lanjut Setija, pihaknya langsung menggeledah kamar anggota DPRD Samarinda itu di hotel di kawasan Tamansari. Di sana, polisi menemukan dua paket sabu senilai 0,1 gram dan peralatannya. "Kalau dilihat dari jumlahnya ini buat dikonsumsi sendiri. Dia juga mengaku datang ke Jakarta untuk tugas kepartaian," terang Setija.  ant

globust

Dipeluk Anak, Hidup Lagi RIO DE JANEIRO - Dinyatakan meninggal oleh dokter yang merawatnya, pasien penyakit pneumonia di Brasil ternyata masih hidup. Dokter yang yakin tidak ada tanda-tanda organ yang masih berfungsi dari pasien perempuan 60 tahun itu, lantas membawanya ke kamar mayat. Namun, setelah dua jam di kamar mayat, ketika si anak ingin memberikan pelukan terakhir, pasien bernama Rosa Celestrino itu ternyata masih bernapas. “Segera saya langsung berteriak, Ibu saya masih hidup dan semua orang melihat saya seperti orang gila," ungkap Rosangela, anak pasien itu.  orange/had

KIRIM keluhan, kritik, saran Anda terhadap layanan publik ke email harian.surya@gmail.com atau surya. laporcak@gmail.com, atau faksimil ke 031-8414024, kirim surat ke Mbak Erly di Harian Surya Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya. Sertakan scan identitas diri yang berlaku dan telepon yang bisa dihubungi.

Perekrutan Dirut PDAM Surabaya OPINI publik terkait tarik ulur kepentingan dan perekrutan Dirut PDAM Surabaya terjawab, setelah wali kota Surabaya menuturkan tak akan ikut campur. Artinya, wali kota memberi ruang gerak leluasa dan tak akan intervensi panitia seleksi sehingga dapat menggunakan kapasitas hak dan fungsinya dalam menjaring dirut sebagaimana mestinya dan tak membedakan calon dari dalam atau luar PDAM. Para calon memiliki kesempatan sama menjadi orang nomor satu di PDAM Surabaya. Mereka memiliki kesempatan sama dalam menyumbangkan ilmu dan pengalaman pada perusahaan dalam melayani masyarakat/pelanggan sekaligus memajukan pelayanan secara profesional. Kendati demikian karyawan PDAM melalui ketua Korprinya yang terpilih beberapa bulan lalu akan ikut memantau dan mengawasi jalannya seleksi perekrutan Dirut PDAM Surabaya, sehingga diharapkan perekrutan berjalan transparan. Pun harapan ketua Komisi D DPRD KMS yang tak menginginkan dirut terpilih nanti terpengaruh intervensi dari eksekutif maupun legislatif, akan menjadi kiblat dan catatan tersendiri bagi karyawan akan mendukung siapapun dirut terpilih. Mashudi Ch SH Jl Kol Sugiono 27, Sidoarjo

Apa Susahnya Menerbitkan KTP? PEMERINTAH Kabupaten Lumajang harus segera membenahi birokrasi yang menjadi ujung tombak pelayanan publik. Hal tersebut dapat terlihat dari lambatnya penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP). KTP yang sudah seharusnya menjadi hak setiap penduduk tidak dapat dipenuhi oleh pemerintah. Berdasarkan keterangan dari ketua RW di lingkungan kami, perangkat RW kami sudah menyerahkan blanko pembuatan KTP secara kolektif ke Kecamatan sejak tanggal 28 Juni 2011. Hingga kini, hampir 3 bulan sejak blanko tersebut di serahkan, KTP warga di RW kami belum satu pun selesai. Sampai ada warga kami yang amat membutuhkan KTP tersebut harus mengurus sendiri ke kantor kecamatan. Tentunya mereka oknum pegawai di kantor kecamatan meminta sejumlah uang sebagai imbalan atas dipercepatnya pembuatan KTP tersebut. Ternyata birokrasi tetaplah birokrasi. Kalau suatu hal bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah? Sampai kapan penyakit birokrasi seperti ini terus dipelihara? Ahmad Fauzi Amrullah Jl HOS Cokroaminoto - Tompokersan Lumajang

►Komisi I DPR RI akan Klarifikasi antara/andika betha

LEWATI KRITIS - Forum Kerukunan Lintas Umat Beragama Solo mengunjungi Septi Rohida (22), salah satu korban bom GBIS Kepunton Solo di RS Dr Oen, Solo, Jateng, Senin (26/9). Seluruh pasien korban bom di RS Dr Oen Solo telah melewati masa kritis setelah menjalani operasi. Berita di halaman 1.

Heli Airfast Ditemukan Hancur SUMBAWA - SURYA Helikopter Airfast jenis Bell 412 PK-OCV yang disewa PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) dan hilang kontak sejak, Minggu (25/9) siang, ditemukan dalam kondisi hancur di Lembah Kemilas, kawasan Pegunungan Elang Dodo, Sumbawa, NTB, Senin (26/9) siang. Juru Bicara Kantor SAR XIII Mataram, Putu Cakra Negar, mengatakan, heli nahas tersebut ditemukan sudah hancur. Pilot dan seorang awak heli ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di dekat bangkai heli. Korban tewas adalah pilot atas nama Agus Khaeruddin dan seorang awak yang bertugas menaikkan dan menurunkan barang atau load-

warteg

master, Ari Palimpung. "Mayat korban ditemukan di dekat bangkai helikopter dalam kondisi sudah meninggal," kata Cakra seperti dikutip dari detik.com. Bangkai heli, kata Cakra, terlihat pertama kali oleh tim SAR yang memantau dari udara menggunakan helikopter milik Basarnas. Heli ditemukan jatuh di kawasan hutan lebat. Tim Evakuasi SAR dibantu polisi dan aparat TNI serta masyarakat sekitar butuh waktu dua jam untuk mengevakuasi korban, hingga menjangkau helipad darurat yang dibuat di Pegunungan Elang Dodo. Jenazah korban langsung dievakuasi ke Bandara Selaparang Mataram, dan tiba di bandara

pukul 17.30 Wita. Kedua jenazah langsung diterbangkan dengan pesawat khusus milik Airfast ke daerah asal. Agus berasal dari Bandung, sementara Ari dari Manado. Heli nahas ini dilaporkan hilang kontak sejak pukul 13.42 Wita, Minggu (25/9). Heli hendak terbang menuju base camp eksplorasi tambang PT NNT di Dodo Rinti, Kabupaten Sumbawa, NTB. Dua menit sebelum hilang kontak, pilot sempat kontak dengan Bandara Brang Biji di Sumbawa, dan menyatakan, "Mayday, mayday". Saat berangkat, dilaporkan cuaca cukup baik. Namun diperkirakan di tengah perjalanan cuaca berubah memburuk.  dtc/viva

SEBAGAI negara dengan tingkat kerentanan bencana terbesar kedua di dunia setelah Bangladesh, bencana di Indonesia kerap menelan banyak korban jiwa. Selain anak-anak, perempuan adalah kelompok masyarakat berisiko tinggi menjadi korban. Sayangnya, kaum perempuan acap kurang mendapat perhatian dalam sosialisasi dan edukasi kebencanaan. Konstruksi sosial yang masih kuat di masyarakat mengondisikan perempuan untuk lebih banyak tinggal di rumah. Karenanya, ketika bencana terjadi perempuan memerlukan waktu lebih lama untuk menyelamatkan diri. Fitrah perempuan terutama ibu untuk sering berdekatan dengan anak-anak dan naluri kasih sayangnya yang kuat membuat risiko perempuan menjadi korban bencana kian besar. Banyak ibu secara spontan berupaya menyelamatkan putra-putri atau anggota keluarga yang lain saat bencana terjadi. Dengan sambil menggendong dan atau menggamit tangan anaknya, maka semakin banyak waktu yang diperlukan untuk menyelamatkan diri. Padahal, waktu yang tersedia kadang teramat singkat. Banyak pula ibu yang sudah berada di area aman, nekat kembali ke rumah untuk menyelamatkan anggota keluarga yang lain. Adanya bencana susulan yang mungkin terjadi membuat risiko perempuan untuk menjadi korban menjadi sangat besar. Atas risiko besar yang dihadapinya, kaum perempuan

Menurut Departemen Keuangan New York, Jumat (23/9), total denda parkir yang belum dibayar diplomat Indonesia sebesar 750.000 dolar AS (Rp 6,8 miliar) hingga Juli 2011. Penunggak terbesar adalah Mesir (1,9 juta dolar) , disusul Nigeria (1 juta dolar). Mei 2011, anggota Kongres AS, Michael Grimm, Peter King, dan Edolphus Towns, mengusulkan peraturan baru tentang sanksi bagi para diplomat yang menunggak denda parkir. Mereka ditilang karena pelanggaran keselamatan, termasuk parkir di depan pipa hidran. "Anggaran New York sudah cukup ketat dan diplomat asing tidak berhak atas kebebasan dengan mengorbankan pembayar pajak kota ini. Saya berdiri di belakang undang-undang dan akan

meminta pertanggung jawaban negara-negara asing dengan denda,” tegas Michael Grimm dilansir Economy Watch. Anggota Komisi I DPR RI, Teguh Juwarno mengatakan, itu mencoreng wajah Indonesia. Komisi I akan meminta klarifikasi ke Kementerian Luar Negeri. Di samping itu, pemerintah akan melakukan negosiasi karena Konvensi Wina memberikan kekebalan diplomatik kepada para diplomat. Jika gagal, pemerintah akan membayar tunggakan itu. "Komisi I akan minta klarifikasi. Jangan-jangan, ini juga terjadi di kantor perwakilan kita di negara lain," kata Teguh. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengatakan, diplomat RI harusnya bebas biaya parkir. Namun, jika Amerika menagih, harus dibayar .  ew/kcm/had

ANDA PUN BISA JADI WARTAWAN -

Jika, Anda memiliki pengalaman apa saja dan atau catatan kehidupan yang layak dilaporkan dan dibagikan kepada pembaca Harian Surya lainnya. Apakah itu seputar kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar, pekerjaan, kampus dan sekolahan, atau sekadar berbagis tips dan ide kreatif lainnya. Tuliskan pengalaman Anda itu dalam bentuk reportase sepanjang 450 kata dan kirimkan ke harian.surya@gmail.com sekarang juga. Lengkapi dengan foto diri, identitas diri yang masih berlaku (KTP/SIM/ passport, kartu mahasiswa/pelajar), nomor kontak yang mudah dihubungi serta alamat lengkap Anda.

Perempuan dan Risiko Bencana Ririn Handayani Ibu Rumah Tangga ririnhandayani@gmail.com

NEW YORK - SURYA DIPLOMAT Indonesia di New York, Amerika Serikat, mencatat rekor baru. Namun bukan rekor membanggakan. Diplomat Indonesia menempati peringkat ketiga pemilik utang denda parkir terbesar di New York.

patut diprioritaskan dalam sosialisasi dan edukasi kebencanaan. Membekali perempuan dengan berbagai pengetahuan untuk mengenali tanda/gejala bencana, cara dan upaya menyelamatkan diri saat bencana terjadi, dan upaya mempercepat pemulihan pasca bencana, adalah sangat penting. Tidak hanya untuk meminimalisir risiko

perempuan juga harus dilakukan dengan pola yang sama. Dengan mengetahui dan mengenali tanda/gejala bencana yang mungkin dideteksi seperti tsunami pasca gempa dan gunung meletus, kaum perempuan bisa mengantisipasi dan meminimalisir risikonya untuk menjadi korban sebelum bencana terjadi. Menguasai cara dan upaya menye-

Perempuan yang umumnya mengalami pemulihan pasca bencana lebih cepat, bisa diandalkan membantu pemulihan anggota keluarga dan anggota masyarakat yang jadi korban. Saatnya mengubah posisi perempuan sebagai yang paling berisiko menjadi aktor utama dalam manajemen risiko bencana. mereka namun juga meminimalisir korban bencana secara umum. Peran strategis ini perlu dioptimalisasi mengingat bencana bisa terjadi kapan dan di mana saja. Jika sosialisasi dan edukasi kebencanaan bagi anak-anak diintegrasikan dengan kurikulum sekolah, maka kurikulum kebencanaan bagi kaum perempuan bisa diintegrasikan melalui sejumlah komunitas berbasis perempuan seperti PKK, Dasawisma, Posyandu bahkan pengajian dan arisan. Perempuan perlu disosialisasi dan diedukasi mengenai risiko besar mereka menjadi korban saat bencana terjadi juga peran strategis mereka untuk menjadi aktor utama dalam manajemen risiko bencana. Seperti kurikulum kebencanaan di sekolah yang dilakukan secara masif dan intensif, kurikulum kebencanaan bagi

lamatkan diri menjadi bekal bagi mereka saat benar-benar terjebak dalam bencana. Tidak hanya bagaimana menyelamatkan diri sendiri namun juga mengupayakan penyelamatan orang-orang terdekatnya terutama anak-anak dan orangtua yang sudah lansia. Kaum perempuan terutama ibu juga bisa menjadi mentor kebencanaan bagi anak-anak dan kerabat bahkan berpotensi menjadi duta edukasi bencana bagi masyarakat atau komunitasnya. Perempuan yang umumnya mengalami pemulihan pasca bencana lebih cepat juga bisa diandalkan untuk membantu pemulihan anggota keluarga dan anggota masyarakat lain yang menjadi korban. Saatnya mengubah posisi perempuan sebagai yang paling berisiko menjadi aktor utama dalam manajemen risiko bencana.

Sarapan Yuuk... Sarah Mustika Barokah sarahmustikabarokah@ rocketmail.com SEORANG anak yang saya temui di tempat praktik mengajar terlihat lemah dan lesu. Langkahnya lunglai, pandangannya sayu dan berwajah sendu. Ketika bersalaman saya tanya dan dia menjawab jika tidak sempat sarapan. Apakah hal tersebut pernah menimpa anak Anda di sekolah? Sebagai orangtua tentunya ingin memberikan yang terbaik bagi anak. Terutama yang berkaitan dengan perkembangan hasil belajarnya. Makan pagi sangat diperlukan bagi anak untuk memelihara ketahanan tubuh agar dapat beraktivitas atau belajar dengan baik serta membantu memusatkan pikiran untuk belajar dan memudahkan penyerapan pelajaran. Makan pagi haruslah mencukup kebutuhan gizi yang seimbang. Bahanbahan pokok seperti beras, buah-buahan atau air buah, susu, serta mentega atau margarine dianjurkan untuk disediakan sebagai makan pagi untuk anak. Beras mengandung vitamin B-complex yang membantu badan untuk mengubah zat tepung dan gula menjadi tenaga. Jika anak makan nasi setiap hari susunan syarafnya dapat bekerja dengan baik karena terpenuhi kebutuhan energi bagi otaknya. Buah-buahan atau air buah terutama sebangsa jeruk mengandung

vitamin C penting bagi anak untuk memelihara jaringan tubuh yang kuat juga membuat sendisendi tidak kaku. Susu atau penggantinya seperti susu kedelai mengandung kalsium yang diperlukan untuk pembekuan darah serta membuat gigi dan tulang kuat. Mentega atau margarin mengandung vitamin A yang dapat memelihara kesehatan mata. Telur dan kentang dapat ditambahkan untuk menambah kesenangan anak saat makan pagi. Peneliti dari Amerika serikat (AS), Alameda County memasukkan makan pagi sebagai salah satu faktor panjang umur yang paling penting. Hasil penelitiannya menemukan mereka yang tidak makan pagi secara teratur mengalami kenaikan 50 persen risiko kematian dibandingkan dengan mereka yang makan pagi secara teratur. Keluhan yang sering dialami anak-anak yang tak pernah sarapan yakni sakit perut yang biasanya merupakan gejala maag, pusing, lemah, dan tak bertenaga. Sehingga kesan yang ditimbulkan adalah anak tersebut malas karena kurang bergairah mengikuti pelajaran di sekolah. Tegakah sebagai orangtua melihat anak harus lapar, pusing, atau mual yang disebabkan karena tidak sarapan? Sedangkan sebagai orangtua sebenarnya mampu untuk menyisihkan waktu bangun pagi lebih awal memasak makan pagi untuk anaknya. 

HARIAN PAGI Staf Redaksi: Alfred Lande, Satwika Rumeksa, Farhan Effendi, Tri Yulianto, D Wahjoe Harjanto, Trihatmaningsih, Sigit Sugiharto, Tri Dayaning Reviati, Eko Supriyanto, Hariyanto, Tri Mulyono, Tutug Pamorkaton, Wahyudi Hari Widodo, Endah Imawati,Yuli Ahmada, M Rudy Hartono, Ahmad Pramudito, Anas Miftahudin, Joko Hari Nugroho, Wiwit Purwanto, Suyanto, Deddy Sukma, Habiburrohman, Didik Sutrisno, Titis Jatipermata, Fatkhul Alami, Doso Priyanto, Ravianto, Dyan Rekohadi, Sri Handi Lestari, Marta Nurfaidah, Dwi Pramesti, Sugiharto, Musahadah, Mujib Anwar, Hadi Santoso, Sudharma Wahyu Adiwijaya, Iksan Fauzi, Ahmad Zaimul Haq, Aji Bramastra, Nuraini Faiq; Ilustrator: Rendra Kurniawan, Akhmad Yusuf Marzuki; Perwajahan: Teguh Wahyudi, Edy Minto Prasaro, Agus Susanto, Haryoto.

Direktur Utama Rusdi Amral Pemimpin Redaksi Sunarko Redaktur Pelaksana Adi Sasono, M Taufiq Zuhdi Sekretaris Redaksi P Sujarwanto

Direktur: Stella Soedibjo; Wakil Direktur: Sunarko; General Manager Bisnis: Stella Soedibjo, Wakil General Manager Bisnis: Wachid Mukaidori ; Manager Iklan: Prasetyo ; Marcomm: Tantowi Jauhari; Biro/Perwakilan: Malang: Hesti Kristanti, Wahyu Nurdiyanto, Eko Nurcahyo, Sylvianita Widyawati, Alamat: Jl Sultan Agung No. 4, Malang. Telepon: (0341) 360201 Fax: (0341) 360204. Iklan: fax (0341) 360204, Sirkulasi (0341) 360203, Kediri: Didik Mashudi, Amru Muis, Alamat: Jl Banjaran Gg I/ 131, Kediri, Tlp (0354) 686933, Pasuruan: Jl Dr Wahidin Selatan 180 Pasuruan. Telepon/fax: (0343) 412411, Gresik: Adi Agus Santoso, Mojokerto: Imam Hidayat, Jakarta: Kistyarini, Alamat: Jl Palmerah Selatan 12 Tlp (021) 5483008, Fax: (021) 5495360 Kantor Pusat: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293 Telepon: (031) 8419000, Fax Redaksi: (031) 8414024 Alamat Surat: PO BOX 110 SBS 60400 Surabaya Penerbit: PT Antar Surya Jaya, Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No.202/SK/MENPEN/ SIUPP/A.7/1986 Tanggal 28 Juni 1986. Percetakan: PT Antar Surya Jaya. Isi di luar tanggung jawab percetakan. Tarif Iklan: Iklan taktis min 2 baris–mak 10 baris (1 baris Rp 25.000); Iklan display/umum (hitam putih) Rp 28.000/mmk, Iklan display/umum (warna) Rp 35.000/mmk; Iklan duka cita Rp 4.000/mmk; Iklan mendesak/duka cita untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00 WIB. Bagian Iklan: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293, Telepon: (031) 841 9000, Fax: (031) 8470000 dan (031) 8470500. Manager Iklan Jakarta: Christina MS Indiarti; Alamat: Gedung Iklan Kompas Gramedia, Jl Palmerah Selatan No.15 Jakarta. Telepon (021) 53679599 Ext.6009, Fax (021) 53699150. Bagian Sirkulasi (Langganan): Gedung Kompas Gramedia Lt. 4 & 5 Jl. Jemur Sari No. 64 Surabaya, Telepon: (031) 8479555 (Pelanggan/Pengaduan), (031) 8483939, 8483500 (Bagian Sirkulasi) Fax: (031)8479595 - 8478753. Harga Langganan Rp 29.000/bulan, E-Mail Pengaduan: pengaduan@suryagroups.com, Rekening: BCA Cabang Darmo, Rek 088-3990380; Bank BNI Cabang Pemuda, Rek. 0290-11969-3 (untuk iklan); Bank Mandiri Cabang Rungkut, Rek 141-00-1071877-3 (untuk sirkulasi) atas nama PT Antar Surya Media. Surya Online: http://www.surya.co.id E-Mail: redaksi@surya.co.id

SEMUA WARTAWAN SURYA DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER. Setiap artikel/tulisan/foto atau materi apa pun yang telah dimuat di Harian Surya dapat diumumkan/dialihwujudkan kembali dalam format digital maupun nondigital yang tetap merupakan bagian dari Harian Surya.


20 Ekonomi Bisnis

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

Klaim Kendaraan Naik Terkerek Premi SURABAYA - SURYA Asuransi umum mencatat kenaikan klaim kendaraan bermotor sepanjang Agustus pasca-Lebaran. Namun, kenaikan total klaim dibandingkan tahun lalu, tahun ini lebih rendah. Koordinator Wilayah Indonesia Timur PT Asuransi Wahana Tata Bambang L Nugroho mengatakan, pasca-Lebaran ada kenaikan klaim untuk kendaraan bermotor sekitar 10–20 persen dibandingkan kondisi reguler. “Kondisi ini sebanding dengan kenaikan premi sebelum Lebaran. Banyak orang mengasuransikan kendaraan untuk dipakai mudik, maka sepulang mudik juga banyak yang mengajukan

klaim,” kata Bambang, kemarin. Total portofolio premi didominasi asuransi kendaraan bermotor, disusul properti, sisanya kargo angkutan dan lain-lain. Sampai Agustus 2011, premi Wahana Tata wilayah Jatim, Bali dan Indonesia Timur Rp 245 miliar, target akhir tahun Rp 305 miliar. Portfolio produk asuransi properti mencapai 40 persen atau Rp 98 miliar hampir sama dengan produk asuransi kendaraan bermotor Rp 112 miliar. Sementara, klaim yang dibayarkan mencapai Rp 159,25 miliar. Rinciannya, klaim kendaraan bermotor Rp 68 miliar dan properti Rp 44,1 miliar. Kenaikan ini dipicu banyaknya kebakaran

yang terjadi akhir-akhir ini dan tumbuhnya pembelian kendaraan bermotor di bulan lalu secara kredit. “Premi naik biasanya klaim juga ikut naik,” ujarnya. Manajer Regional Sinar Mas Jawa Timur Edi Rusianto menambahkan, tren yang terjadi setiap tahun selalu ada kenaikan klaim kendaraan bermotor pasca Lebaran dibanding kondisi reguler. “Dibandingkan tahun lalu klaimnya turun, kendaraan roda dua klaim sampai Agustus 2010 Rp 5,43 miliar, tahun ini Rp 5,36 miliar (Rp 1,9 miliar Surabaya), sedang kendaraan roda empat klaim tahun lalu Rp 29,04 miliar, tahun ini Rp 14,13 miliar (Surabaya Rp 9,1 miliar),” jelas Edi. ■ ame

POTENSIAL - Pasar asuransi kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, masih cukup prospektif hingga akhir tahun.

surya/ahmad zaimul

Diam-diam Jatim Impor Beras

►Kali Pertama Didatangkan dari Vietnam

SURABAYA - SURYA JATIM yang selama ini dianggap sebagai penyangga beras nasional, ternyata diam-diam mengimpor beras dari Vietnam. Tidak tanggungtanggung, Perum Bulog menetapkan sekitar 325.000 ton beras impor untuk provinsi ini. Kian mahalnya harga beras di pasar tampaknya menjadi alasan bagi Bulog. Harga Pokok Pembelian (HPP) gabah dan beras yang ditetapkan pemerintah, yang jauh lebih rendah dibanding harga pasar, membuat pengadaan

beras seret, dan jauh dari target. Kepala Bulog Divre Jatim, Rito Angky Pratomo, mengatakan, importasi beras ini dilakukan sebagai tindak lanjut penugasan oleh Kementerian Perdagangan agar Bulog menjaga ketahanan

KURS DOLAR 8.800 8.850 8.900 8.950 9.000 9.050

26/9 9 POIN 8.779

8.779 9.020

9.033

9086 22/9

23/9

25/9

26/9

KURS VALAS MATA UANG

KURS JUAL

KURS BELI

MYR

2,831.14

2,800.25

SGD

6,936.86

6,862.37

USD

9,020.00

8,930.00

HARGA EMAS

HARGA EMAS 25/9

DOLAR AS/TROY OUNCE 1.639.80

PERKIRAAN PASAR

26/9

1.612.10

(24 KARAT) Rp 468.000/gram

pangan melalui importasi beras. “Bulog Jatim kebagian 325.000 ton beras impor yang berjalan sejak awal September ini. Saat ini yang terealisasi 55.699 ton dan yang sedang bongkar di pelabuhan sekitar 33.650 ton,” kata Angky di kantornya, Senin (26/9). Beras impor yang sudah datang, lanjutnya, langsung dimasukkan ke stok persediaan beras untuk rakyat miskin (raskin) yang saat ini mencapai 177.795 ton atau cukup hingga Desember 2011. “Sambil berupaya tetap mengoptimalkan pengadaan beras dari petani, kita masih harus menyelesaikan importasi beras hingga sekitar Februari mendatang. Sisa beras impor yang belum datang 235.651 ton,” ungkap Angky. Langkah impor terpaksa dilakukan untuk pengamanan pangan di Jatim. Sebab, Bulog adalah lapis kedua dalam ketahanan pangan. "Kalau lapis pertama yakni produksi beras tidak aman, maka Bulog sebagai lapis kedua ketahanan pangan harus melakukan pengamanan,” tegasnya. Tidak amannya ketahanan pangan dibuktikan dari target pengadaan beras tahun ini di Jatim sebanyak 700.000 ton, hingga kini masih terealisasi 360.443 ton atau hanya 40 persen. Padahal, harusnya bulan-bulan ini minimal tercapai 60 persen. "Harga beras yang tinggi membuat kami kesulitan melakukan pengadaan. Siapa yang mau jual Rp 6.000 per kilogram (kg) sedang harga beras yang sama di pasar Rp 7.775 per kg," sebut dia. Sekjen Persatuan Penggilingan dan Pedagang Beras Indone-

sia (Perpadi) Jatim Nurrahman menambahkan, selama ini beras yang terserap Bulog hanya sekitar 10 persen dari jumlah produksi. Artinya, jika pemerintah mampu, bisa saja mengoptimalkan pengadaan, baik dengan menaikkan HPP atau kebijakan lain. “Kondisi ini beberapa tahun lalu sudah kami khawatirkan. Kami menawarkan program pengadaan beras dan mendapat lampu hijau dari Pemprov Jatim. Namun, entah hingga kini belum terealisasi,” ungkap Nurrahman. Pengadaan beras kerjasama Perpadi dengan Pemprov, di mana sebagian dananya dari APBN dan APBD dan pihaknya bersama petani yang melaksanakan. “Jadi bisa menjadi penyeimbang Bulog. Justru program ini sudah berjalan di Jateng,” katanya. Dewan Pembina Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jatim, Noer Soetjipto mengakui, sebagian besar petani enggan memasok beras atau gabah ke Bulog dan mitra kerjanya karena didasari beragam alasan. Selain HPP lebih rendah, persyaratan relatif agak sulit dipenuhi, seperti kadar air dan persentase pecah. “Ini membuat petani memilih berasnya dibuat dijual ke pasar yang harganya lebih baik atau dijadikan stok,” ulas Soetjipto. Karena itu, ia berharap pemerintah segera menyesuaikan HPP, selain mendongkrak pengadaan juga membantu petani. “Butuh kearifan semua pihak, agar kondisi seperti ini tak terulang lagi, misalnya, dengan tata guna air irigasi, serta pengereman alih fungsi lahan,” ujarnya. ■ dio


Timo Tidak Dapat Paksa Pemain SELASA, 27 SEPTEMBER 2011

www.surya.co.id

TUNGGU VERIFIKASI AFC ► Dua Kubu Belum Terima Surat

MALANG – SURYA AREMA, baik kubu M Nur maupun Rendra Kresna, masih menunggu tim verifikasi dari AFC dan PSSI. Belum ada kejelasan kapan mereka akan menilai stadion yang akan digunakan Singo Edan musim ini. Sampai kemarin, manajemen PT Arema Indonesia dari kedua kubu belum menerima surat apapun soal rencana verifikasi itu. Biasanya sebelum tim verifikasi datang ke Malang, manajemen menerima surat pemberitahuan dulu. Media Officer Arema versi Rendra Kresna, Sudarmadji, menyatakan pihaknya masih menunggu kedatangan tim verifikasi. “Kami juga belum tahu kapan akan dinilai. Surat pemberitahuannya saja belum datang, apalagi kejelasan tim itu datang ke Malang,” kata Sudarmadji, Senin (26/9). Saat verifikasi administrasi yang disetor di Surabaya, Agustus lalu, Arema kubu Rendra mengajukan Stadion Kanjuruhan sebagai home base. Beberapa titik di stadion milik Pemkab Malang ini sudah dibenahi untuk meloloskan Arema menjadi klub profesional, di antaranya ruang ganti pemain, mistar gawang, papan skor, dan tribun media. Menurut Sudarmadji, titik-titik ini sempat menjadi sorotan tim AFC, sehingga harus dibenahi. “Kami yakin sekarang masih belum sempurna. Untuk itulah kami minta masuk-

surya/nedi putra aw

INSTRUKSI - Asisten pelatih Arema Joko Susilo (paling kiri), memberi instruksi kepada para pemain dalam sesi latihan di Lapangan Tunjungsekar Malang, Senin (26/9). an dari AFC dan PSSI saat verifikasi dilakukan nanti,” tambah Sudarmadji. Apabila kubu Rendra mengajukan Stadion Kanjuruhan, kubu M Nur mengajukan Stadion Gajayana di Kota Malang sebagai home base. Sesuai surat PSSI No 1698/AGB/152/ IX/-2011 tanggal 23 September 2011 tentang Status Klub Arema Indonesia, Arema di bawah kendali HM Nur inilah yang bisa ikut kompetisi. Selain menjadi home base Singo Edan, stadion milik Pemkot Malang ini juga menjadi home base Persema. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Malang, Subari, menyatakan sampai sekarang pihaknya belum menerima surat pemberitahuan soal rencana verifikasi AFC dan PSSI. Pria asal Situbondo ini me-

ngemukakan biasanya surat pemberitahuan dari PSSI atau AFC langsung diberikan ke klub. “Ini kan kepentingan klub, bukan kepentingan kami. Jadi surat itu jatuhnya ke klub,” kata Subari. Pria yang memimpin Dispora sejak 2009 lalu ini menjelaskan, setelah menerima surat dari PSSI, klub langsung melayangkan surat ke Dispora. Surat dari klub ini hanya berisi pemberitahuan soal kedatangan tim verifikasi dari AFC dan PSSI. “Kalau klub belum menerima, kami juga belum menerima. Kalau kami ini kan tergantung klub,” tambahnya. Sampai saat ini pembenahan di Stadion Gajayana masih berlangsung. Beberapa pekerja masih membenahi rumput yang sempat dibongkar total. ■ st10

Pemain Mulai Terpengaruh Konflik KONFLIK internal Arema yang tak kunjung berakhir mulai merembet kepada pemain. Sudah beberapa hari ini sejumlah pemain tim senior banyak yang absen latihan. Seperti saat latihan di Lapangan Tunjungsekar, Selasa (26/9), dari 17 pemain yang sudah terikat pra-kontrak dengan manajemen PT Arema Indonesia, hanya tujuh pemain saja yang ikut latihan. Mereka yang ikut latihan kemarin adalah Juan Revi, A Bus-

tomi, Purwaka Yudhi, Sunarto, Arif Suyono, Benny Wahyudi, dan Alfarizi. Sedang 10 pemain lainnya absen latihan dengan alasan beragam, termasuk tiga pemain asing non-Asia yang selama ini aktif ikut latihan, yaitu Esteban Guillen, Chmelo Roman, dan Roman Golian. Bukan hanya kali ini saja pemain ‘boikot’ latihan. Sejak PSSI memutuskan kubu HM Nur yang berhak mengelola Arema, pemain mulai banyak yang absen la-

tihan. Manajemen PT Arema Indonesia menduga absennya sejumlah pemain dalam latihan ini karena terpengaruh dengan kisruh yang tak kunjung usai. Manajemen versi Rendra terpaksa mengirim Legal PT Arema Indonesia, Eko Hendro Prasetyo, untuk menemui pemain di Lapangan Tunjungsekar. “Kami hanya minta pemain kompak. Diharapkan pemain tidak mempermasalahkan siapa yang akan mengelola Are-

ma,” kata Eko usai latihan. Menurutnya, pemain yang sudah terikat pra-kontrak tak usah khawatir nasibnya. Apalagi, pendiri Arema, Lucky Acub Zaenal, sempat berjanji akan menggunakan pemain yang sudah dikontrak manajemen pimpinan Iwan Budianto. “Pembicaraan antarmanajemen (manajemen versi Rendra dan versi M Nur, red) belum dilakukan. Sekarang sedang diupayakan pembicaraan itu,” tambahnya. ■ st10

MALANG- SURYA Beberapa pemain incaran pelatih Timo Schuenemann belum juga datang dan ikut latihan Persema. Timo tidak bisa memaksakan mereka ikut latihan karena manajemen PT Singosari Sakti Indonesia belum mengikat mereka dengan kontrak resmi. Di antara pemain yang belum bergabung Persema adalah mantan gelandang Persebaya 1927, Khusnul Yuli, dan mantan bek Metro FC, Richie Pravita Hari. Menurut Timo, dua pemain ini masih menunggu kejelasan nasibnya di Persema. Diakui Timo, dua pemain ini sudah sepakat terkait nilai kontrak dari manajemen. Tetapi, keduanya belum terikat kontrak resmi dengan Persema. “Saya kan tidak bisa memaksakan pemain yang belum terikat kontrak. Selama belum terikat kontrak, mereka berhak tidak ikut latihan,” kata Timo,

LATIHAN - Tommy Pranata (dua dari kiri) dan Richie Pravita Hari (paling kanan) saat mengikuti latihan Persema di Lapangan Tunjungsekar, belum lama ini. surya/nedi putra aw

Senin (26/9). Sebenarnya semua pemain yang akan memperkuat Laskar Ken Arok musim 2011/2012 belum terikat kontrak resmi, termasuk mantan gelandang Arema, Tommy Pranata. Tetapi pemain kelahiran Padang ini tetap aktif ikut latihan bersama

Bima Sakti dkk. Sedang Khusnul Yuli dan Richie baru ikut latihan sekali. Pelatih kelahiran Kediri ini mengungkapkan, latihan bersama tim sangat penting sebelum memasuki masa kompetisi untuk menjaga stamina dan lebih mengenal tim. ■ st10


Surya edisi 27 September 2011